Skip to main content

Edisi 28 Februari 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN NOMOR 188 TAHUN KE 68 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

TERBIT SEJAK 16 AGUSTUS 1948 PERINTIS: K. NADHA HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (104 rb Like) http://facebook.com/balipost

MINGGU PON, 28 FEBRUARI 2016

@balipostcom (3,9rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Pengemban Pengamal Pancasila

Narkoba

PEMBUNUH GENERASI BALI ANCAMAN narkoba saat ini luar biasa. Jika tidak diantisipasi akan menjadi pembunuh generasi Bali dan menghancurkan bangsa tercinta ini. Perang yang paling berbahaya saat ini bukan lagi angkat senjata dan alutsista, tapi proxy war dan brainwash (cuci otak). Ancaman teror, paham radikal, ISIS, anarkisme, dan narkoba masuk dalam perang modern tersebut. Saat ini sifat dan karakteristik perang telah bergeser serta tercipta berbagai macam jenis perang baru di antaranya proxy war. Hal. 19 Proxy War

Sudah Merambah Dunia Pendidikan NARKOBA adalah musuh besar kita bersama. Obat yang bekerja dengan memengaruhi susunan saraf pusat ini mengikis potensi manusia yang menggunakannya. Bukan tanggungtanggung korbannya, mulai dari orang-orang terhormat dan berkedudukan sampai kepada anak-anak dan kaum remaja, baik dari pelosok kota sampai ke pelosok desa. Bahkan, penyebarannya sudah merambah ke dunia pendidikan. Pengamat Pendidikan yang juga Ketua Yayasan Pendidikan Handayani Denpasar, Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, S.H., M.H., mengatakan saking maraknya pengedar dan pengguna narkoba, sampai-sampai narkoba sudah mulai memasuki lembaga-lembaga pendidikan atau sekolah-sekolah yang merupakan wadah para anak didik meraih dan menggali ilmu pengetahuan. Kebanyakan korbannya adalah para pelajar, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi. Kejahatan yang mereka lakukan di antaranya mengisap ganja, meminum pil ekstasi dan obat-obatan terlarang lainnya. Hal. 19 Tak Pilih Kasih

Sasar TNI, Sisir Asrama MENINDAKLANJUTI instruksi Presiden Joko Widodo supaya lebih gila dalam pemberantasan peredaran narkoba, BNNP Bali langsung memperkuat kekuatannya supaya hasilnya lebih maksimal. Sedangkan Polda Bali akan menyisir asrama polisi dan Kodim 1611/Badung mengawasi anggotanya agar tidak masuk ke sindikat narkoba. “Saya setuju dan dukung sekali instruksi bapak Presiden. Implementasinya kekuatan diperkuat dan tindakan tegas bagi pelaku narkoba,” tegas Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa, Kamis (25/2) lalu. Selain itu, BNNP Bali hanya merehabilitasi penyalah guna narkoba yang melaporkan diri. Sedangkan pengguna yang ada barang bukti dan pengedar harus diproses secara hukum. Hal. 19 Tes Urine

Dikendalikan dari Lapas Kerobokan DI Bali perburuan sindikat narkoba gencar dilakukan kepolisian, terutama Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar. Bayangkan selama 2015 ditangkap 359 orang di wilayah Denpasar dan Badung Selatan. Sedangkan secara seseluruhan Polda Bali dan jajaran menangkap 524 tersangka. “Bali sudah masuk bencana narkoba. Ke depan, Polresta dan jajaran

Terapkan Sanksi Adat, Awasi Transaksi di LP

juga menggencarkan pencegahan,” tegas Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Anak Agung Sudana, didampingi Kasat Resnarkoba Kompol Gede Ganefo, beberapa waktu lalu. Pihaknya juga berupaya membongkar jaringan barang terlarang tersebut. Kendalanya jaringan narkoba menerapkan sel terputus sehingga ada kendala dalam menelusurinya. Kasubdit 2 Dit. Resnarkoba Polda

PRESIDEN Joko Widodo telah memerintahkan jajaran kementerian/lembaga agar lebih gila lagi dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Pasalnya, Indonesia kini dalam status darurat penyalahgunaan barang haram itu. Khusus di Bali pemberantasan narkoba akan menjadi sangat sulit. Mengingat Pulau Dewata merupakan destinasi pariwisata yang didatangi wisatawan dari berbagai penjuru dunia. “Kalau dalam pandangan saya, pemberantasan narkoba di daerah pariwisata adalah sangat

sulit. Diperlukan ketegasan dan kemauan dalam menegakkan hukum,” ujar anggota Komisi II DPRD Bali yang membidangi pariwisata, A.A. Ngurah Adhi Ardhana, di Denpasar, Kamis (25/2) lalu. Namun, lanjut Adhi, Bali memiliki suatu hal yang tidak dimiliki daerah pariwisata lain. Keistimewaan itu adalah Bali masih hidup dengan budaya dan adat istiadat yang memiliki akar kuat (cultural life). Budaya dan adat istiadat ini juga didasari oleh hukum adat, yang semestinya bisa dipakai untuk member-

Bali AKBP Joni Lay, saat ditanya peredaran narkona 2016, peredaran narkoba masuk Indonesia dari negara tetangga. Sementara daerah peredaran dominan di kos-kosan. Yang mengejutkan Joni Lay mengungkapkan bahwa napi Lapas Kerobokan menjadi pengendali peredaran narkoba di Bali. Hal. 19 Muara di Lapas

antas narkoba. “Apabila dalam hukum adat dapat ditegaskan perlakuan sehubungan narkoba maka akan cukup besar dampaknya. Semisal dikenai sanksi adat disisihkan oleh desa adatnya, atau diusir dari lokasi tempat tinggalnya bila itu warga pendatang, dan sebagainya,” jelasnya. Sementara itu, anggota Komisi I DPRD Bali, Nyoman Adnyana, mengatakan, pemberantasan narkoba mesti dimulai dengan upaya pencegahan. Hal. 19 Makin Modern

Pasien Rehabilitasi Didominasi Usia Muda WARGA yang melakukan rehabilitasi narkoba di Bali cenderung bertambah. Hal ini berbanding lurus dengan jumlah penangkapan yang dilakukan instansi terkait. Di samping melalui yayasan, rehabilitasi itu juga bisa dilakukan di Rumah Sakit Jiwa Provinsi (RSJP) Bali. Wadir Pelayanan RSJP Bali dr. I Dewa Gede Basudewa, Sp.Kj. seizin Direktur RSJP Bali, Bagus Darmayasa, Kamis (25/2) lalu , menjelaskan jumlah masyarakat yang tertangkap oleh pihak kepolisian maupun BNN cenderung mengalami peningkatan. Hal. 19 Pasien Rehabilitasi

Sidang Kasus Narkoba

Aneh, Tak Pernah Divonis Melebihi Tuntutan Jaksa

BPM/dok

DITANGKAP- Penyelundup narkoba asal India Sayeb Mohammed Said saat ditangkap aparat di Bali.

DI Bali kepolisian maupun BNNP sama-sama bersemangat memberantas peredaran narkoba. Dari fakta yang dibeber BNNP maupun polisi, amat jarang pengedar narkoba dibekuk di hiburan malam. Padahal sejatinya hiburan malam seperti diskotek adalah lahan emas bagi pengedar narkoba. Lantas, bagaimana dengan hukuman para bandar maupun pemakai atau penyalah guna narkoba? Jika mengikuti sidang sejumlah kasus narkoba, khususnya di PN Denpasar di Jalan Sudirman, hukuman yang di-

terima sangat bervariasi. Anehnya, sering terjadi perbedaan pendapat antara jaksa sebagai penuntut dan hakim yang memutuskan atau memberi vonis. Faktanya, vonis hukuman pelaku narkoba naik dari tuntutan jaksa hampir tidak ada. Namun, jika putusan hakim turun atau pun turun drastis dari tuntutan jaksa amat banyak. Misalnya, dituntut lima tahun oleh jaksa, namun divonis setahun oleh hakim. Ada pula tuntutan 13 tahun oleh jaksa, namun oleh hakim dibebaskan. Ini menunjukkan adanya perbedaan pendapat antara

hakim dan jaksa. Putusan atau vonis yang diberikan majelis hakim tergantung dari peranan tersangka. Ada yang sebagai pelaku, atau pengedar, atau yang menjadi korban. Vonis juga dilihat dari besarnya barang bukti. Sehingga vonis tersebut kembali pada proses pembuktian di pengadilan. Dan jika tidak puas, maka jaksa bisa mengajukan banding, atau pun kasasi jika terdakwa narkoba dibebaskan. Hal. 19 Dibebaskan


DAERAH

2 FIGUR

Minggu Pon, 28 Februari 2016

Soal Transportasi Berbasis Aplikasi ’’Online’’

’’Simakrama Pangerebongan’’ SEBELUM ritual ngarebong digelar, Minggu sore ini (28/2), krama Desa Pakraman Kesiman siang harinya menggelar simakrama pangerebongan dipusatkan di Puri Ageng Pemayun Kesiman. Simakarama dipimpin langsung tokoh puri A.A. Ngurah Gede, S.H. yang juga Ketua DPRD Kota Denpasar didampingi panglingsir Puri Ida Nararya Oka Pemayun berserta keluarga puri. Simakrama ini berlangsung sederhana sebagai media sosial krama Kesiman untuk memikirkan kemajuan bersama. Acara akan dihadiri Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara sekaligus dijadikan A.A. Ngurah Gede semacam open hause untuk menyerap aspirasi masyarakat Kesiman sebagai bagian dari warga Kota Denpasar. ‘’Ini tradisi kuno kami di puri untuk sambung rasa dan mempererat paiketan puri dan warga,’’ tegas A.A. Ngurah Gede Sabtu ( 27/2) kemarin. Pada simakrama kali ini juga dibahas pengamanan bersama Nyepi dan malam pangerupukan. Dia berharap tak ada insiden di wilayah Kesiman mulai dari mengarak ogohogoh hingga Catur Brata Panyepian sehingga berlangsung khidmat. Untuk itu, warga nonHindu diminta menunjukkan toleransinya menghormati brata panyepian. (sue)

Rumah Bocor

Satu Keluarga Tidur Kedinginan Saat Hujan Semarapura (Bali Post) Di Banjar Bias Desa Kusamba, Klungkung tinggal Wayan Sumerta (45) bersama istrinya Wayan Sukerni dan anaknya Ni Putu Lembut Purnama Sari yang masih berumur delapan bulan. Keluarga yang termasuk kategori miskin ini terpaksa harus tidur kedinginan di bawah asbes bocor, setelah tempat tinggalnya tertimpa buah pohon ental. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang mendatangi langsung rumah Wayan Sumerta ini pun langsung memerintahkan untuk segera mengganti asbes rumah yang rusak tersebut. Sebagai buruh angkut di pelabuhan penyeberangan, Wayan Sumerta hanya mampu menghasilkan pemasukan Rp 60 ribu sehari. Buruh harian ini pun mengaku penghasilan tidak pasti tersebut hanya bisa untuk memenuhi kebutuhan seharihari keluarganya. Saat Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta turun untuk melaksanakan bedah desa di Desa Kusamba, orang nomor satu tersebut melihat langsung kondisi Wayan Sumerta ini. Keluarga Wayan Sumerta tinggal di rumah dengan dua kamar dan beratapkan asbes. Ini menjadi satu-satunya bangunan yang menjadi tempat tinggal keluarga kecil tersebut. Wayan Sumerta mengaku, rumah tersebut ia peroleh dari bantuan Provinsi Bali melalui bedah rumah di tahun 2013 dengan anggaran hanya Rp 15 juta. Ia mengaku, anggaran yang minim tersebut hanya dapat ia gunakan untuk membangun rumah tembok batako beratapkan asbes. Kini rumah asbes yang menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan tersebut telah bocor. Sedikitnya ada enam lubang menganga pada asbes tersebut dengan diameter sekitar 30 cm. Kondisi ini pun memaksa keluarga Wayan Sumerta harus tidur kedinginan saat terjadi hujan lebat. “Kalau hujan air masuk ke dalam jadi airnya harus ditampung di ember. Tempat tidur dipinggirkan agar tidak terkena hujan,” tuturnya saat ditemui Bupati Suwirta Sabtu (27/2) kemarin. Sumerta mengaku lubang pada asbesnya tersebut sudah terjadi sejak dua bulan lalu akibat tertimpa buah pohon ental milik tetangga. Melihat kondisi tersebut, Bupati Suwirta langsung meminta kepada jajarannya untuk mengganti saat itu juga asbes bocor. Bupati Suwirta mengungkapkan, bila perbaikan rumah tersebut menggunakan APBD Klungkung masih harus menunggu hingga anggaran perubahan. “Ini tidak boleh dibiarkan, harus secepatnya diganti. Kalau menunggu anggaran APBD, sampai anggaran perubahan mereka kehujanan terus,” ungkap orang nomor satu tersebut. (dwa)

BPM/dwa

BOCOR - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta melihat langsung rumah asbes yang bocor akibat tertimpa buah pohon ental.

Masih Tunggu Keputusan Pusat Denpasar (Bali Post) -

Persoalan transportasi berbasis aplikasi online mencuat dalam Simakrama Gubernur Bali di Wantilan DPRD Bali, Sabtu (27/2) kemarin. Berawal dari Ketua Paguyuban Angkutan Sewa, I Nengah Wirayasa, yang keberatan operasional Grab Car distop sementara. Aplikasi online dari Malaysia itu dikatakan membawa keuntungan bagi pengemudi angkutan sewa seperti dirinya. Tidak hanya menggeliatkan lagi angkutan sewa, dari segi pembagian hasil juga masuk akal. “Jadi, mohon kepada bapak Gubernur dan Wakil Gubernur untuk mengizinkan kami tetap bekerja menggunakan aplikasi online Grab dengan alasan kami harus mendapatkan penghasilan untuk menafkahi keluarga. Kalau ada cara kerja kami yang merugikan, kami siap untuk diajak berdiskusi dan akan berusaha untuk membenahi,” ujarnya. Terkait perizinan, Wirayasa mengaku sudah berusaha mengikuti semua aturan yang ada. Selama ini dirinya bekerja berdasarkan izin angkutan sewa yang legal. Dirinya membayar izin antara Rp 4 sampai Rp 5 juta di koperasi tempat angkutan sewa bernaung. “Kami memang tidak pernah membayar izin di Dinas Perhubungan karena tidak tahu

bagaimana caranya. Kantornya saja tidak semua tahu,” jelasnya. I Nyoman Kantun Murjana dari Persatuan Sopir Taxi Bali (Persotab) yang selama ini menolak keberadaan Grab Car serta Uber Taxi turut angkat bicara. Pihaknya mengaku tidak melarang mobil atau angkutan umum yang memiliki izin. Hanya, harus ada kajian serta mekanisme tertentu sebelum menyetujui operasional transportasi berbasis aplikasi online. Kajian diperlukan agar tidak sampai ada sopir taksi yang kehilangan pekerjaan akibat kemunculan aplikasi online tersebut. “Kajian belum ada, kok sudah disetujui. Sejak 2010, kendaraan di Bali terutama pariwisata sudah overload. Kalau

kita tidak bisa mencari makan, apa pemerintah mau bertanggung jawab,” ujarnya. Menyikapi masalah ini, Kepala Dinas Perhubungan dan Infokom Bali, Ketut Artika, mengaku sudah menggelar rapat koordinasi pada 21 Januari lalu. Saat itu diputuskan bahwa Grab Car disetujui untuk beroperasi karena menggunakan kendaraan legal yang sudah terdaftar di Dinas Perhubungan. Kendati, tetap menunggu petunjuk teknis dari Kementrian Perhubungan. Tapi kemudian muncul rekomendasi dari Ketua DPRD Bali agar operasional Grab Car distop. “Konsultasi terakhir kami ke Kementerian Perhubungan tanggal 12 Februari, memang diminta bersabar dalam satu bulan ini untuk menunggu keputusan dari Pokja mengenai layanan angkutan umum berbasis internet ini, sehingga atas dasar menghormati rekomendasi yang diberikan oleh Ketua DPRD Bali, bapak Gubernur sebenarnya sudah menjawab dan untuk sementara memang sampai dengan menunggu keputusan Pokja menyetop dulu opera-

sional Grab ini,” paparnya. Artika membantah bila pihaknya memberikan izin operasional kepada Grab Car, baik selaku perusahaan aplikasi online maupun kendaraannya. Izin operasional hanya diproses untuk koperasi atau perusahaan angkutan sewa yang legal. Saat ini tercatat ada 300 lebih perusahaan atau koperasi angkutan sewa di Bali dengan jumlah kendaraan hampir mencapai 15 ribu. Sementara itu, Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta meminta agar semua pihak menunggu hasil dari pemerintah pusat. Penolakan dari Persotab menurutnya sebagai hal yang wajar, namun jangan sampai membuat keributan karena justru merugikan semua pihak. “Kalau kita memberikan izin salah kita, kalau kita tidak memberikan izin juga salah. Maka solusinya kita meminta saran kepada pemerintah pusat terkait dengan pelaksanaan operasional Uber dan Grab itu sendiri,” ujarnya mewakili Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang izin menghadiri acara sesaat setelah simakrama dimulai. (kmb32)

KKB Bangli, Karangasem, Gianyar, Klungkung Gelar Pra-RAT di Bangli Bangli (Bali Post) Koperasi Krama Bali (KKB) Unit Pelayanan Bali Timur yakni Bangli, Klungkung, Karangasem, dan Gianyar menggelar pra-rapat anggota tahunan (RAT) tahun buku 2015 di Gedung BMB Kantor Bupati Bangli, Sabtu (27/2) kemarin. Dalam laporan pertanggungjawaban yang disampaikan manajer koperasi masing-masing, dinyatakan bahwa secara umum KKB yang selama ini bergerak di beberapa bidang usaha mengalami perkembangan yang baik. Manajer KKB Unit Pelayanan Bangli Dewa Adhi Dhyantara dalam laporannya mengatakan, hingga akhir 2015, jumlah anggota KKB Bangli tercatat 531 orang, tersebar di semua kecamatan yakni Bangli, Tembuku, Susut, Kintamani. Untuk sumber permodalan, KKB Bangli yang bergerak di unit simpan pinjam; pembayaran online untuk listrik, telepon, transfer antarbank; warung media serta unit pengolahan sampah, mengalami kenaikan signifikan sebesar 29,49 persen. Begitu juga total volume kredit yang telah disalurkan kepada anggota mengalami peningkatan sebesar 29,91 persen, dan perkembangan warung media meningkat 6,82 persen. “Untuk SHU tahun 2015 juga meningkat 10,80 persen dari Rp 82.354.669 pada tahun 2014 menjadi Rp 91.252.257 tahun 2015,” terangnya. Sementara itu, dalam laporannya Manajer KKB Unit Pelayanan Gianyar I.B.G. Mahendra menjelaskan bahwa sumber permodalan KKB Unit Pelayanan Gianyar tahun 2015 yang saat ini memiliki 835 anggota mengalami kenaikan sebesar 8,79 persen. Sepanjang 2015 total volume kredit yang te-

BPM/kmb40

RAT – Pra-RAT tahun buku 2015 yang dilaksanakan di Gedung BMB Kantor Bupati Bangli. lah disalurkan kepada anggota mengalami penurunan sebesar 17,46 persen. Perkembangan warung media meningkat 17,07 persen, perkembangan pembayaran via online mengalami kenaikan 1326,84 persen. Mengenai SHU tahun 2015, terjadi kenaikan 139,35 persen dari Rp 6.426.568 tahun 2014 menjadi Rp 15.381.580 tahun 2015. Di bumi serombotan, Klungkung, KKB juga mengalami perkembangan yang cukup baik. Sebagaimana laporan yang dibacakan Manajer KKB Unit Pelay-

anan Klungkung Luh Putu Inten Pradnyani, dijelaskan bahwa sumber permodalan KKB Unit Pelayanan Klungkung tahun 2015 mengalami kenaikan sebesar 14,19 persen. Adapun total volume kredit yang telah disalurkan kepada anggota mengalami peningkatan sebesar 21,49 persen. Perkembangan warung media mengalami penurunan sebesar 4,58 persen. “Untuk SHU tahun 2015 mengalami kenaikan Rp 3.208.806 atau sebesar 5,71 persen, dari Rp 56.140.639 tahun 2014 menjadi Rp 59.349.445 di

tahun 2015,” kata Inten. KKB Unit Pelayanan Karangasem, sebagaimana laporan yang disampaikan Bendahara KKB Ni Putu Delly Komalasari diungkapkan bahwa sumber permodalan KKB Unit Pelayanan Karangasem tahun 2015 mengalami kenaikan sebesar 58 persen. Volume kredit yang telah disalurkan kepada anggota mengalami peningkatan sebesar 46 persen. Sementara itu, Badan Pengawas KKB Bambang Gde Kiswardi dalam kesempatan kemarin mengatakan, selain untuk mengetahui

perkembangan koperasi, pra-RAT yang dilaksanakan bersamaan ini juga dilakukan sebagai ajang silaturahmi antar-anggota KKB. Terkait laporan pertanggungjawaban yang disampaikan keempat unit KKB, Bambang menilai sudah bagus. Namun, pihaknya tetap meminta kepada pengurus KKB masing-masing untuk terus melakukan peningkatan. Sedangkan kepada seluruh anggota KKB yang hadir kemarin, diharapkan untuk terus aktif, sehingga tujuan koperasi bisa diwujudkan bersama. (kmb40)

Rai Mantra Pimpin Apel Peringatan HUT Ke-228 Denpasar

Anugerahkan Lencana Emas Kerti Budaya, Tingkatkan Kompetensi Masyarakat PUNCAK peringatan HUT Ke-228 Kota Denpasar dilakukan dengan pelaksanaan apel Sabtu (27/2) kemarin, yang dihadiri Menteri Koperasi dan UKM A.A.N. Gede Puspayoga, Dirjen Imigrasi Ronny F. Sompie, Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Mirawati Sudjono, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Denpasar, dan tokoh masyarakat Kota Denpasar bertempat di Lapangan Lumintang Denpasar. Apel peringatan HUT dengan pembina apel dipimpin langsung Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, juga diikuti barisan siswa sekolah, TNI, Polri, pecalang, dan PNS di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Dalam kesempatan tersebut Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra juga menganugerahkan pengharagaan Kerti Budaya kepada para tokoh seniman di Kota Denpasar, serta kepada penggiat sanggar seni di Kota Denpasar. Penganugerahan Kerti Budaya dengan lima orang penerima penghargaan piagam dan lencana emas di antaranya Ni Made Rusni, I Made Sarin, A.A. Oka Suci, alm. I Wayan Rugeh,

dan dr. A.A Ngurah Anantasika, Sp.O.G. atas pengharagaan dan kerja samanya di bidang budaya di Kota Denpasar. Sementara penggiat sanggar dengan piagam penghargaan diberikan kepada lima sanggar yang telah berpartisipasi dan berperan aktif atas pembinaan, pelestarian, pengembangan seni dan budaya di Kota Denpasar. Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mengharapkan pada peringatan HUT tahun ini dengan peningkatan daya saing masyarakat Kota Denpasar. Apalagi hal ini berkaitan dengan persaingan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dengan tantangan ke depan yang dibalut lewat program smart city melangkah ke Kota Cerdas yang tak terlepas dari kompetensi dan peningkatan kreativitas masyarakat Kota Denpasar. Memimpin pada periode kedua tahun ini Wali Kota Rai Mantra dan Jaya Negara dengan terus melihat kelemahan dan langkah baru ke depan lewat program pembangunan dasar masyarakat Kota Denpasar yang meliputi kesehatan, pendidikan, dan perekonomian.

Hal ini juga telah ditunjukkan dengan angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Denpasar yang direlease BPS Provinsi Bali mencapai 81,65 sebagai angka tertinggi di Bali, yang perlu terus ditingkatkan dan diperkuat. Sehingga program smart city dan kota kompeten menjadi acuan Pemkot Denpasar ke depan. Apalagi Bali dan Denpasar telah menjadi daerah terbuka terkait masalah MEA dan globalisasi sehingga kita melakukan program sertifikasi kepada masyarakat. “Sertifikasi kompetensi menjadi hal penting dalam MEA dan globalisasi, bagaimana kita menyelematkan masyarakat dengan memberikan pemahaman terkait dengan sertifikasi kompetensi sehingga masyarakat tidak menjadi penonton didaerah sendiri,” ujar Rai Mantra sembari mengatakan pemberdayaan masyarakat terkait sertifikasi kompetensi menjadi tantangan yang harus dimulai lewat berbagai program Pemkot Denpasar. Wali Kota Rai Mantra juga membuka secara resmi Denpasar Expo yang ditandai dengan pemukulan kendang. Deputi

Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Mirawati Sudjono menyambut baik pelaksanaan Denpasar Expo yang menampilkan program inovasi Pemkot Denpasar yang harus

ditiru daerah lain sebagai gelar inovasi pelayanan publik yang dapat dilihat masyarakat. Karena program pemerintah saat ini muaranya pada pelayanan publik. (ad1229)

PENYEMATAN LENCANA - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Wali Kota I.GN Jaya Negara, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede dan Sekda Kota Denpasar A.AN Rai Iswara menyematkan lencana Kerti Budaya dan penyerahan piagam penghargaan untuk sanggar pada peringatan puncak HUT Ke-228 Kota Denpasar, Sabtu (27/2) kemarin di Lapangan Lumintang Denpasar.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Mahadita, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


DAERAH

Minggu Pon, 28 Februari 2016

3

Sampah Plastik Ancam Kelestarian Terumbu Karang Lovina Singaraja (Bali Post) – Spot penyelaman di Pantai Lovina, Kecamatan Buleleng, belakangan ini mulai terusik akibat sampah kiriman dari daerah hulu. Selain sampah, lumpur pada saat banjir sebelumnya banyak ditemukan menempel pada terumbu karang, hingga pertumbuhannya terganggu. Bahkan jika tidak dilakukan upaya pembersihan, bisa saja terumbu karang yang mulai terjaga kelestariannya ini akan mati dan ikan hias pun mulai meninggalkan rumah ikan yang sudah dipasang si spot penyelaman ini.

BPM/mud

Wisatawan bersama pelaku wisata dan pemerintah daerah melakukan aksi bersih sampah plastik yang mengotori Pantai Lovina, Sabtu (27/2) kemarin.

TP 45 “Scout Competition 2016”

SMP TP 45 Jaring Lima Kelas Siswa Baru BERSAMAAN dengan puncak HUT ke-228 Kota Denpasar, SMP TP 45 Denpasar kembali menggelar Lomba Pramuka TP 45 Scout Competition. Peserta lomba semakin meningkat membuktikan ajang ini makin bergengsi bagi Pramuka tingkat penggalang SD di Kota Denpasar. TP 45 Scout Competition 2016 dibuka, Sabtu ( 27/2) kemarin, oleh Kakwarcab Pramuka Kota Denpasar diwakili Sekretaris Drs. I Wayan Arawan,M.M. Pembukaan juga dihadiri Ketua Yayasan TP 45 I Gede Ngurah Ambara Putra ,S.H. Kakwaran Denut dan kasek di lingkungan Yayasan TP 45 Denpasar. Pembukaan ditandai dengan penyerahan piala bergilir oleh Kakwarcab Pramuka Kota Denpasar. Ketua Panitia TP 45 Scout Competition yang juga Kepala SMP TP 45 Denpasar, Drs. I Ketut Nuda melaporkan TP 45 Scout Competition yang digelar serangkaian HUT ke-228 Kota Denpasar dan HUT Yayasan TP 45 Denpasar ini diikuti puluhan gugus depan di lingkungan SD se-Kota Denpasar. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun lalu yang juara umumnya dipegang oleh SD Dwijendra Denpasar. Lomba meliputi lomba tandu, hasta karya pramuka (membuat karya seni dari bahan limbah) dan Lomba Cerdas Cermat (LCC ) Pramuka. Tiap katagori lomba disiapkan piala tetap. Bagi juara umum disiapkan piala bergilir Kepala SMP TP 45 Denpasar. Lomba ini bertujuan meningkatkan kreativitas kemampuan pramuka penggalang tingkat SD dalam bidang teknik keterampilan kepramukaan. Di samping itu untuk memperkuat pendidikan karakter, menumbuhkan rasa persatuan dan kesetauan dna budaya bersaing. Ini sesuai dengan tema kali ini yakni ‘’Melalui TP 45 Scout Competition kita tingkatkan mutu gerakan pramuka berawal dari

gugus depan’’. Ajang ini diakui Ketut Nuda sangat efektif untuk promosi penerimaan siswa baru, di mana para peserta dan juara langsung diterima di sekolah ini. Semua juara dan peserta dibebaskan dari uang gedung. Tahun ini, SMP TP 45 Denpasar akan menerima lima kelas siswa baru. Namun, kalau animo masyarakat membludak, pihaknya menyiapkan gedung lagi empat kelas siswa baru. Yang luar biasa, semua siswa masuk pagi. Tahun lalu biaya pendidikan di sekolah ini tak mengalami kenaikan. Namun, tahun ini dipredikasi paling tinggi naiknya 10 persen. Bagi warga sekitar Kreneng dan Kesiman dan Sumerta diprioritaskan diterima di sekolah ini. Biaya SPP yang sudah berjalan Rp 160 ribu per bulan sudah termasuk biaya ulangan umum, uang OSIS dan multimedia. Artinya, dia menjamin tak ada pungutan lain

di tengah jalan. Sementara buku paket disiapkan secara gratis, kecuali LKS.Sekolah ini juga meraih juara umum gateball dan lomba Pramuka Trisma Cup. Tokoh Puri Agung Kesiman yang juga Pembina Yayasan TP 45 Denpasar, A.A. Ngurah Gede Kusuma Wardana ikut memberi dukungan bahwa SMP TP 45 Denpasar termasuk sekolah berkualitas. Sekolah ini telah berpengalaman mengelola sekolah sejak 1975 lalu dan selalu dikejar masyarakat karena kualitasnya. Sekretaris Kwarcab Pramuka Kota Denpasar Wayan Arawan memberi apresiasi positif terhadap ajang ini yang mampu dilakukan secara rutin tiap tahun oleh SMP TP 45 Denpasar. TP 45 Scout diharapkan dipakai media pembelajaran dan meningkatkan kualitas keterampilan dan pendidikan karakter sesuai amanah Kurikulum 2013. (ad2192)

PRAMUKA - Sekretaris Kawarcab Pramuka Denpasar Arawan memberi selamat kepada Ketut Nuda saat membuka TP 45 Scout Competition 2015.

HUT Ke-25

LPD Sibetan Bukukan Aset Rp 111,6 Miliar HARI Ulang Tahun (HUT) ke-25 LPD Desa Adat Sibetan, Kecamatan Bebandem, Karangasem, Sabtu (27/2) kemarin, berlangsung semarak. Gebyar LPD yang disertai dengan penarikan undian berhadiah periode ke-15 ini disambut antusias ribuan masyarakat setempat. Karena LPD Sibetan kebanggan mereka, tiap tahun berkembang pesat. Pada HUT diusia perak ini LPD Sibetan mampu membukukan aset senilai Rp 111,6 miliar. Kepala LPD Sibetan I Made Mastiawan, mengatakan LPD Sibetan awalnya hanya bermodal Rp 2 Juta dari bantuan Pemprov Bali tahun 1990. Tetapi setiap tahunnya LPD ini memperlihatkan peningkatan, baik modal, aset hingga laba. Capaian itu tidak terlepas dari kepercayaan masyarakat Sibetan maupun luar Sibetan. Dalam setahun terakhir (tahun 2014-2015), LPD Sibetan berkembang pesat. Tabungan masyarakat berupa tabungan harian dan tabungan program Simasda meningkat 20,69 persen dari Rp 43,3 miliar menjadi Rp 52,2 miliar, dengan jumlah nasabah 11.142 orang. Demikian juga deposito meningkat 27,82 persen dari Rp 35,3 miliar menjadi Rp 77 miliar, dengan jumlah nasabah 2.088 orang. Dengan peningkatan tersebut, laba juga meningkat 22,73 persen dari Rp 3,3 miliar menjadi Rp 4,3 miliar. Bahkan modal LPD juga meningkat, karena ketentuan Perda 60 persen keuntungan harus menjadi modal. Sehingga masuk modal baru 26,67 persen dari Rp 9,8 miliar menjadi Rp 12,4 miliar. Total aset dalam setahun terakhir meningkat 24 persen dari Rp 89,8 miliar menjadi Rp 111,6 miliar. Mastiawan menambahkan, sebagaimana ketentuan dalam Perda, 20 persen dari keutungan setahun terakhir dikembalikan ke desa adat untuk pembangunan. Sehingga LPD Sibetan menyerahkan keuntungan Rp 872,6 juta kepada desa adat. Dana ini bisa digunakan untuk membantu biaya pembangu-

nan Pura Puseh dan aci-aci yang dilaksanakan desa adat. “Selain melestarikan desa adat, LPD kami juga punya misi sosial dengan memberikan bantuan kepada siswa berprestasi, baik SD, SMP dan SMA,” kata Mastiawan. Bantuan diberikan kepada 114 siswa dengan total bantuan Rp 36,7 juta. Ada juga bantuan untuk pasraman pemangku Rp 3 juta, 8 PAUD Rp 12 juta, 3 TK Rp 4,5 juta, hingga bantuan untuk pecalang Rp 3 juta. Total bantuan ini mencapai Rp 59,2 juta. Gebyar kali ini digelar spektakuler dengan hadiah berupa 4 unit motor, serta hadiah hiburan seperti kulkas, mesin cuci, TV dan lainnya. Gebyar LPD Sibetan semakin terasa istimewa dengan kehadiran tokoh-tokoh penting. Seperti Bupati Karangasem dua periode (20052015) I Wayan Geredeg, Kadiskop UKM Karangasem Nengah Mindra, Kepala BPD Cabang Karangasem, Ketua BKS-LPD Bali, Camat dan Muspika Bebandem, anggota DPRD Karangasem, pengurus

BKS-LPD Karangasem, MADP Bebandem, Panitia Pembangunan Desa Adat Sibetan, Ketua BPD Sibetan-Jungutan, Klian Banjar, KUPTD Bebandem, Ketua KUD Bebandem, Kepala Sekolah se-Desa Adat Bebandem, penglingsir desa adat hingga ribuan nasabah yang memenuhi Balai Desa Sibetan. Geredeg dalam sambutannya mengapresiasi capaian LPD Sibetan. Ia meminta LPD di kampung halamannnya itu dapat dikelola dengan baik dan mampu terus melestarikan desa adat. Demikian juga Kadiskop UKM Nengah Mindra. Ia menegaskan capaian LPD Sibetan amat luar biasa, karena bertahun-tahun mampu tetap menjadi LPD nomor satu di Karangasem, disusul LPD Duda dengan aset sekitar Rp 63 miliar dan LPD Sogra sekitar Rp 40 miliar. Bendesa Adat Sibetan Wayan Subadra, berterima kasih kepada seluruh jajaran LPD Sibetan. Dengan kinerja yang luar biasa, Desa Adat Sibetan tetap bisa dibangun dan dilestarikan. (ad2193)

BANTUAN - Bendesa Sibetan, Kadiskop UKM dan Kepala LPD Sibetan, saat menyerahkan bantuan kepada PAUD, TK dan siswa berprestasi.

Menyusul ancaman kerusakan terumbu karang tersebut, Sabtu (27/2) kemarin sejumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang sedang berlibur bersama pelaku pariwisata di Lovina melakukan pembersihan sampah di tengah laut. Aksi sosial ini, melibatkan sejumlah penyelam lokal dan asing. Mereka menyelam pada sejumlah spot penyelaman di Lovina untuk membersihkan sampah yang mengancam kelestarian terumbu karang. Salah satu penyelam Emanuel mengatakan, terumbu karang di Lovina perkembangannya sudah sangat baik. Hal ini tidak lepas dari upaya pelestarian melibatkan semua komponen, sehingga

taman karang di Lovina ini banyak dicari oleh wisman untuk melakukan diving. Sayangnya, beberapa bulan terakhir terumbu karang di kawasan ini mulai terganggu akibat sampah kiriman dari beberapa sungai di Lovina. Situasi ini diakuinya cukup membahayakan, jika tidak dilakukan upaya pembersihan sampah maupun lumpur yang menempel, baik di rumah ikan maupun terumbu karang itu sendiri. “Kalau perkembangan sudah sangat baik, namun belakangan banyak sampah tersangkut di rumah ikan atau pada terumbu karang. Pembersihan sangat perlu dilakukan dengan kontinyu, sehingga tumbuh

kembang terumbu karang bisa terawat dan babas dari ancaman sampah atau lumpur yang dihanyutkan banjir,” katanya. Sementara itu, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana didampingi penggagas aksi bersih sampah plastik Nyoman Ari Astawa mengatakan, sampah yang mengotori taman karang di Lovina berasal dari sampah yang sengaja dibuang ke sungai kemudian saat banjir hanyut hingga ke pantai. Selain itu, pada musim angin barat sampah kiriman ini juga banyak mengoroti kawasan pesisir. Untuk itu, pemerintah belakangan ini terus menggenjot pembinaan dan menyadarkan warga tentang teknik pemilahan sampah di desa-desa penyangga di kawasan wisata Lovina. Langkah ini sangat penting, sehingga tidak lagi membuang sampah di sungai atau bahkan ke pantai. “Saya berharap di samping peran aktif pemerintah, kita juga terus mengedukasi masyarakat tentang pemilahan sampah dan pengumpulan sampah,” katanya. (kmb38)

Pameran Felice Jewellery

Batu Mulia Ditawarkan Mulai Rp 15 Jutaan FELICE Jewellery kembali menggelar pameran perhiasan emas dan berlian di Business Center Hotel Aston, Jl. Gatot Subroto, Denpasar. Pameran digelar mulai, Minggu (28/2) ini hingga Selasa (1/3) mendatang. Kali ini Felice menawarkan beragam batu mulia keluaran terbaru dengan desain limited edition. “Keaslian batu terjamin karena kami juga memberikan sertifikat. Setiap pameran kami selalu mengeluarkan desain baru agar customer tidak bosan. Jadi satu desain untuk satu model,” ujar Sales Felice Jewellery, Michael dikonfirmasi, Sabtu (27/2) kemarin. Michael menambahkan, Felice lebih banyak mengeluarkan desain klasik atau abadi yang selalu cocok dipakai kapan saja dan tidak membosankan. Desain batu mulia yang dipaketkan dengan emas putih ini pun tidak hanya sebatas untuk pria, tapi juga wanita. Terdiri dari blue sapphire, jamrud, cat eye, dan rubi, yang didatangkan dari Sri Lanka dan Kolombia. “Batu mulia ini kami jual dengan harga spesial mulai dari Rp 15 jutaan,” imbuhnya. Menurut Michael, Felice juga menyediakan perhiasan berlian fashion keluaran terbaru seperti pendant, earring, solitare dan ladies ring. Dapatkan pula harga spesial untuk pembelian satu set

perhiasan berlian yang terdiri dari cincin, anting, dan liontin. “Kami juga memberikan diskon 20 sampai 30 persen untuk perhiasan yang harganya dibawah Rp 10 juta,” jelasnya. Michael menjelaskan, Felice ingin menghilangkan kesan bahwa berlian itu mahal. Tapi bukan berarti harga murah yang ditawarkan ini murahan, karena Fe-

lice selalu menjaga kualitas batu mulia dan berlian yang dijual. Selama ini, Felice mendatangkan berlian dari Afrika yang memakai cutting atau potongan Belgia. Sementara desainnya dibuat di Hongkong. “Berlian Felice diasah dengan teliti dan indah hingga memancarkan sinar gemerlap meski berlian berukuran kecil,” tandasnya. (ad2195)

BERKELAS - Felice Jewellery menyediakan cincin bertahtakan batu mulia yang elegan dan berkelas serta dijamin keasliannya, beberapa bahkan sudah bersertifikat Internasional Laboratorium.

FH Unmas Tuan Rumah Seleksi Tes KAI Cetak Advokat yang Berkarakter FAKULTAS Hukum (FH) Unmas Denpasar dipercaya oleh DPP Kongres Advokat Indonesia (KAI) sebagai tuan rumah seleksi tes advokat untuk KAI. Seleksi anggota KAI dipusatkan di kampus Unmas, Sabtu (27/2) kemarin, dibuka Petrus Bala Pattyona,S.H.,M.H.,CLA., mewakili ketua DPP KAI. Seleksi diikuti 40 peserta seluruh Bali. Dekan FH Unmas, I Nengah Susrama,S.H.M.H. didampingi WD I, I Gusti Ngurah Anom, S.H.,M.H., dan WD III, Ni Luh Gede Yogi Arthani, S.H.,M.H. mengungkapkan rasa bangganya karena KAI menjalin kerjasama dengan FH Unmas untuk melakukan seleksi anggota. Kerjasama ini merupakan program FH Unmas yang memiliki keunggulan dalam bidang advokasi. Sekaligus penting bagi lulusannya untuk mengantongi sertifikat pendamping ijazah sesuai amanah KKNI. Dia mengatakan kerjasama ini akan dilanjutkan dengan menjadikan FH Unmas sebagai pusat pendidikan khusus advokat (PKPA). Dengan demikian FH Unmas bersama KAI mampu menghasilkan penegak hukum yang profesional dan berkarakter yang menjunjung tinggi kepastian hukum. Dengan menjadi tuan rumah, dia berharap semakin banyak alumni FH Unmas menjadi anggota KAI dan menjadi pengacara profesional. Sementara itu, Ketua DPD KAI Bali, Nyoman Gde Sudiantara,S.H., mengungkapkan hingga kini KAI di Bali beranggotakan 200 pengacara. Mereka tersebar merata di seluruh cabang di Bali. Dia menegaskan selama ini belum ada anggotanya yang sampai melanggar kode etik. Hal itu selalu dia tekankan setiap pertemuan di DPD KAI Bali karena mereka dicetak untuk menjadi pengacara yang berkarakter.

Artinya, mereka wajib mengedepankan analis hukum ketimbang aspek ekonomis. Untuk itu, model rekrutmen di KAI berlangsung ketat, di mana tingkat kelulusannya hanya 55 persen. Hal itu dilakukan, menurut Sudiantara yang akrab disapa Punglik ini untuk mencetak advokat yang berkualitas dan profesional, bukan mementingkan anggota yang banyak. Advokat berkarakter juga menjadi penekanan Petrus Bala Pattyona bahwa DPP KAI berkomitmen mencetak advokat yang profesional dan berkrakter. Caranya, semua anggota KAI harus mengedepankan analisis dan kajian hukum serta pertimbangan hukum daripada negosiasi soal bayaran secara ekonomis. Dengan demikian, pengacara yang dicetak KAI adalah mereka yang mengedepankan profesionalisme. Inilah yang di

sebut Petrus sebagai pengacara yang berkarakter. Khusus untuk pengacara KAI di Bali, dia menegaskan sangat berpeluang menjadi pengacara bertaraf internasional. Untuk itu, dia menyarankan isilah diri terus dengan keilmuwan dan bahasa asing sehingga mampu menembus pasar luar negeri. Di samping itu, kembangkan diri juga untuk menjadi mediator, kurator dan legal auditor. Dia mengatakan seleksi menjadi advokat KAI adalah pintu masuk untuk berkarir. Makanya, dia menyarankan anggota KAI harus matang secara akademis untuk bisa memacahkan masalah dan melakukan pembelaan. Setelah mereka lulus menjadi advokat barulah diberikan pendidikan dan pelatihan. ‘’Sama jika maujadi polisi, lulus tes polisi dulu barulah dididik,’’ tegasnya. (ad2191)

BUKA SEGEL - Petrus Bala Pattyona didampingi Gede Sudiantara dan Dekan FH Unmas Nengah Susrama saat membuka segel tes anggota KAI.


PERNIK

4

Minggu Pon, 28 Februari 2016

GURU - Kemarahan dan kebencian anak didik bisa tumbuh karena kata-kata dari seorang guru. Kata-kata ibaratnya peluru yang bisa menikam hatinya. Pemilihan kata dan kalimat yang santun berkemanusiaan perlu diberdayakan saat menghadapi anak didik yang menurut sang guru perlu dinasihati. Nasihat-nasihat ini amat penting. Guru bisa menjadi idola bagi peserta didik jika nasihat-nasihat yang diberikannya mampu memancarkan kasih sayang. Kekuatan kata-kata guru bisa memengaruhi hati, pikiran, dan perasaan peserta didik. Penggunaan kata-kata yang tepat inilah perlu dipelajari oleh guru dan dalam mengungkapkannya tidak menimbulkan ketersingungan bagi peserta didik. Peserta didik bisa mengingat gurunya jika kata-katanya menyentuh hati nuraninya. Mengolah kata, membangun kalimat yang memotivasi menjadikan guru itu tetap diingat.

Menjaga Profesi Guru KOMPETENSI (pedagogis, kepribadian, sosial, dan profesional) perlu terus dikembangkan dan diberdayakan oleh seorang guru. Rambu-rambu moral itu akan menjadian guru lebih disegani dan dihormati oleh anak didik dan masyarakat. Tindakan-tindakan yang kurang terpuji jangan sampai dilakukan oleh seorang guru lebih-lebih terhadap anak didik. Profesi guru memiliki kekhasan dibandingkan dengan profesiprofesi lainnya. Guru berhadapan dengan beragam karakter peserta didik yang unik yang berbedabeda latar belakang sosial budaya pula. Hampir setiap hari, guru berdekatan dengan peserta didik dan diharapkan selalu menjaga keprofesionalannya. Guru yang profesional mampu bekerja sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. Tugas-tugas yang dijalankan oleh seorang guru akan menjadikan dirinya lebih bersemangat karena diberikan kesempatan untuk

mendidik, mengajar, membimbing melatih, mengembangkan, dan mengkreatifkan peserta didik secara optimal. Tidak semua orang bisa menjalankan tuas itu, bersyukurlah sebagai seorang guru karena diberikan waktu untuk menularkan ilmu pengetahuan kepada anak-anak bangsa tercinta. Meskipun IT berkembang pesat, posisi guru belum tergantikan karena kaitan antara guru dengan peserta didik tidak hanya terjadi dalam trnasfer ilmu pengetahua saja. Di dalamnya juga terjadi transfer karakter, nilai-nilai budaya bangsa yang tanpa disadari bisa merasuki

hati peserta didik. Guru sebagai Panutan Guru selalu menjadi perhatian karena diharapkan mampu menumbuhkembangkan nilainilai kebenaran, keluhuran budi yang bisa dicontoh oleh anak-anak didiknya. Syukur-syukur jika bisa dijadikan panutan bagi sesama. Meski diakui tidak semua guru bisa menjaga profesinya dengan baik, tidak jarang oknum guru melakukan tindakan kurang terpuji. Contoh sederhananya, berlaku tidak senonoh dengan anak didiknya yang seharusnya dijaga. Guru yang lalai akan tugasnya perlu diberikan pembinaan secara berkesinambungan. Kebiasaan-kebiasaan yang menyimpang dari nilai-nilai sosial budaya dihindari agar guru tetap dipandang oleh anak didiknya. Guru jangan sampai kehilangan kendali pikirannya. Keseimbangan berpikir dalam merencanakan sebuah tindakan perlu dipelajari

oleh seorang guru. Amat disayangkan memang jika seorang guru sampai menyimpang dari koridornya sebagai seorang pendidik. Untuk itu, perlu kiranya ditanamkan pada hati seorang guru nilai-nilai moral yang mesti dimiliki oleh seorang guru. Misalnya, guru belajar merasakan bahwa anak didiknya sedang dalam masa-masa untuk mencari ilmu pengetahuan, masa-masa belajar menemukan hakikat dirinya. Masa-masa belajar seperti ini peserta didik mengharapkan ada panutan dalam dirinya. Guru adalah orang yang dekat dengan peserta didik, maka jadilah pencerah bagi peserta didik. Kata-kata Guru Pengendalian diri bagi seorang guru amat diperlukan. Jika peserta didik keliru atau dipandang menyimpang usahakan jangan sampai mengeluarkan kata-kata yang sampai membuat hatinya merasa

sakit. Kata-kata guru yang kurang berterima akan diingat oleh peserta didik. Secara tidak langsung sudah ada perasaan kurang sehat di hati anak didik. Kata-kata yang membangkitkan semangat hidupnya, memotivasi kegiatan belajarnya, kata-kata yang memberikan kesejukan dalam dirinya pastilah akan selalu diingat oleh peserta didik. Peserta didik yang kelihatannya nakal, ia bisa berubah karena kata-kata dari seorang guru. Dalam hal ini, guru perlu mengenal lebih dekat problematika yang dihadapi oleh peserta didik. Kemarahan dan kebencian anak didik bisa tumbuh karena katakata dari seorang guru. Kata-kata ibaratnya peluru yang bisa menikam hatinya. Pemilihan kata dan kalimat yang santun berkemanusiaan perlu diberdayakan saat menghadapi anak didik yang menurut sang guru perlu dinasihati. Nasihat-nasihat ini amat penting. Guru bisa menjadi idola bagi

peserta didik jika nasihat-nasihat yang diberikannya mampu memancarkan kasih sayang. Kekuatan kata-kata guru bisa memengaruhi hati, pikiran, dan perasaan peserta didik. Penggunaan kata-kata yang tepat inilah perlu dipelajari oleh guru dan dalam mengungkapkannya tidak menimbulkan ketersingungan bagi peserta didik. Peserta didik bisa mengingat gurunya jika kata-katanya menyentuh hati nuraninya. Mengolah kata, membangun kalimat yang memotivasi menjadikan guru itu tetap diingat. Guru amat berperanan dalam membangun hati nurani peserta didik. Tindakan yang kurang terpuji perlu dihindari oleh seorang guru. Guru adalah panutan bagi peserta didik. Untuk itu, jagalah profesi guru agar tetap dipandang mulia bagi anak didik dan masyarakat. IBW Widiasa Keniten

Aktivitas Fisik pada Penderita Penyakit Jantung PENYAKIT jantung telah menjelma menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di Indonesia, bahkan di dunia. Dengan jumlah penderita yang terus meningkat, pertanyaan seringkali muncul tentang batasan-batasan aktivitas fisik yang boleh dilakukan pada orang yang berhasil pulih setelah terkena serangan jantung. Di satu pihak, orang dewasa yang cenderung menyepelekan gejala ringan yang muncul seperti nyeri dada yang hilang muncul hingga terus beraktivitas berat hingga berakibat fatal. Sebagian lainnya cenderung takut beraktivitas dan terus terusan berbaring setelah terkena serangan jantung sehingga memperlambat kembalinya status fisik optimal. Aktivitas fisik intensitas tinggi. Contoh aktivitas ini meliputi olahraga kompetisi, olahraga pertarungan maupun olahraga yang memerlukan akselerasi cepat seperti futsal, sepak bola, basket, bulu tangkis, tinju, beladiri pertarungan, angkat besi, triathlon, renang kompetisi. Orang yang pernah mengalami serangan jantung, pernah didiagnosa gagal jantung dan anak dengan penyakit jantung kongenital yang belum diobati definitif hendaknya tidak melakukan aktivitas ini karena membebani kerja jantung yang sudah tidak optimal dan dapat berisiko fatal. Orang yang pernah mengalami episode nyeri dada berulang meski ringan juga

sebaiknya menghindari sementara aktivitas ini hingga diketahui penyebab pasti nyeri dadanya. Aktivitas fisik intensitas sedang. Contoh aktivitas ini meliputi olahraga tenis, berenang rekreasi jarak sedang, lari jarak menengah, bersepeda dengan kecepatan sedang, golf. Orang yang pernah mengalami serangan jantung ringan dan gagal jantung awal masih dibolehkan melakukan aktivitas ini dalam pengawasan dan murni dalam keadaan rekreasi dan bukan kompetisi. Situasi kompetisi, stres dan emosi dapat memicu pelepasan norepinefrin yang memicu peningkatan aktivitas jantung serta vasokonstriksi.

Intensitas Rendah Aktivitas fisik intensitas rendah. Contoh aktivitas ini meliputi jogging dengan kecepatan rendah, bersepeda dengan kecepatan rendah, berenang rekreasi jarak dekat. Aktivitas ini tidak hanya diperbolehkan, tetapi juga dianjurkan pada semua penderita penyakit jantung. Berdasarkan banyak penelitian dan literatur, aktivitas fisik intensitas rendah dapat meningkatkan performa jantung dalam jangka panjang, cenderung menyebabkan vasodilatasi dalam jangka panjang dan menurunkan situasi proinflamasi di pembuluh darah. Pada penderita post serangan jantung, 4-5 minggu setelah serangan

disarankan untuk perlahan mencoba aktivitas ini. Aktivitas fisik dikatakan optimal bila dilakukan sekitar 3-4 kali dalam seminggu dengan rentang waktu antara 2030 menit. Pemaparan di atas masih merupakan panduan yang sangat umum. Batasan aktivitas pada masingmasing orang sesungguhnya berbeda tergantung pada karakteristik pasien serta berat ringannya penyakit jantung yang diderita. Rutinlah berkonsultasi dengan dokter anda tentang aktivitas yang bisa dilakukan untuk bisa mencapai status fisik yang optimal. Dr. Ida Bagus Komang Arjawa

JANTUNG - Berdasarkan banyak penelitian dan literatur, aktivitas fisik intensitas rendah dapat meningkatkan performa jantung dalam jangka panjang, cenderung menyebabkan vasodilatasi dalam jangka panjang dan menurunkan situasi proinflamasi di pembuluh darah. Pada penderita post serangan jantung, 4-5 minggu setelah serangan disarankan untuk perlahan mencoba aktivitas ini.

Pentingnya Peregangan (1) MELAKUKAN stretching tiap pagi setelah bangun tidur akan sangat bermanfaat, terutama bagi pembaca yang super sibuk dan tidak punya banyak waktu untuk melakukan olah raga. Dengan melakukan stretching pada bagianbagian tubuh misalnya pinggang, lengan, pinggung, maka aliran darah jadi lancar dan mulailah hari-hari ceria penuh semangat. Ikuti contoh peragaan berikut ini bersama Instruktur Ir. Ketut Sri Dwipayani dari LALA STUDIO. Rubrik “Bugar” ini terbuka untuk umum. Bagi Anda yang memiliki problem masalah tubuh. Kirimkan ke Redaksi Bali Post (Jl. Kepundung 67A Denpasar 80232) atau Adolfina Grace Tangkudung Sekolah Senam Lala Studio (Jl. Veteran 66 E,Puri Satria Denpasar, telp. (0361) 283226) Cantumkan kupon “Bugar” di sudut kiri amplop.

Gb. I Posisi duduk tegak dengan kaki bersila, lengan kiri rileks sedangkan lengan kanan ke atas hingga pada posisi di atas kepala. Condongkan badan sedikit ke kiri dan tahan 1 x 8 hitungan setelah itu lakukan juga mencondongkan badan ke kanan.

Gb. II Untuk pinggul, ambillah posisi seperti yang nampak pada gambar yaitu merebahkan kedua lutut ke arah kiri lalu tahan 1 x 8 hitungan setelah itu ke arah kanan dengan hitungan yang sama pula.

Gb. III Untuk mempertahankan postur tubuh tetap tegak, tetaplah pada posisi duduk bersila dan kedua lengan lurus ke atas di samping telinga, tahan pada 2 x 8 hitungan lalu rileks dan ulangi beberapa kali.

Awali aktivitas di pagi hari dengan sejenak melakukan stretching dan salam bugar dari LALA STUDIO.

Gb. IV Dengan posisi yang sama, luruskan lengan kiri ke arah kanan dan ditekan oleh lengan kanan dengan posisi menyiku tegak, tahan 1 x 8 hitungan setelah itu lakukan juga pada arah berlawanan dengan hitungan yang sama pula.


JENDELA

Minggu Pon, 28 Februari 2016

Resensi Buku

CERPEN

Mendedah Puisi Judul Buku Penulis Penerbit Tahun Tebal

Menengok Kembali Masa Lalu Penulis Penerbi Tahun Tebal

Mati Tanpa Nama Oleh IBW Widiasa Keniten

: Buku Puisi dan Puisi : Narudin : Sarbikita Publishing : 2015 : 366 halaman

ADA 29 buku puisi dari dalam dan luar negeri ditulis dalam buku ini sebagai bandingan yang digarap dalam buku kritik dan info ini. Dari awal sang penulis mencoba untuk memperkenalkan buku-buku puisi dalam buku ini untuk memudahkan pembaca puisi memberi makna murni hingga makna esensial. Analisis-analisis dalam buku ini tentu terasa “berat” karena penulis di dalam buku ini mencoba mendedah puisi dengan maksud untuk memberi pengertian lebih detail sehingga bisa menyisipkan beragam teori sastra. Pada Puisi Sapardi Djoko Damono “Hujan Bulan Juni” esai dalam buku ini di beri judul “Impresi Pseudo dan Ikhtiar Elusif” ..., “ Pseudo-kosmos menawarkan wilayah abuabu, namun secara konotatif bukan “kelabu” di mana entitas-entitas (atau agar lebih arguable) anasir-anasir impersonal dipesonalkan atau bagaimana “dead metaphor “ala Aristoles tak tanggung-tanggung menjelma “bizzare metaphor”. Seperti termaktub dalam puisi “hujan Bulan Juni” dan puisi “Aku Ingin”. (hal:3) Ada juga analisis untuk puisi Afrizal Malno, Ahda Imran, Joko Pinurbo. Dan beberapa penyair lain. (osi)

Judul Buku

5

: Iskandar Zulkarnain, Dewa Mendu, Muhammad Bakir dan Kawan-kawan: Lima Belas Karangan tentang Sastra Indonesia Lama. : Henri Chambert-Loir : KPG-EFEO : 2014 : 398 halaman

I S K A N D A R Zulkarnain adalah tokoh sejarah barat yang menjadi mitos di timur. Dewa Mendu manusia fiktif yang berpetualangan di alam dewa, indra dan cendra. Muhammad Bakir pengarang yang menulis cerita untuk sesamanya rakyat Betawi. Banyak tokoh lain menghuni halaman-halaman buku ini. Sultan Malaka Mahmud, yang tidak mau bertanggung jawab atas kekalahannya melawan Portugis. Daendels, sang Marsekal galak yang memerintah pulau jawa atas nama Napoleon. Abdullah al-misri, Peranakan Arab yang menulis teori politik yang berani. Khatib Lukman, yang melukiskan letusan Gunung Tambora di Pulau Sumbawa. Tuan Gentis, orang Belanda yang merampok Java Bank tapi ditangkap polisi. Itulah sastra Indonesia lama, yang beradab-adab sebelum Sumpah Pemuda mempersatukan berbagai suku bangsa di kepulauan Indonesia. Kelima belas artikel yang dimuat dalam buku ini ditulis dalam rentang 35 tahun, antara 1977 dan 2013, berselang dengan berbagai karangan lain, baik berupa artikel, makalah atau buku. Di antara berbagai kesusastraan lama (Jawa, Sunda, Bali, Bugis, Minangkabau, dan lain-lain), kesusastraan Melayu menduduki tempat utama oleh bahasanya, yang tidak lain dari bahasa Indonesia masa lalu. Buku yang menarik untuk memahami Bahasa Indonesia dan cikal bakal sejarahnya. (osi)

SECARIK larik puisi Chairil Anwar berjudul Aku terselip di sakunya, .../Aku ini binatang jalang/dari kumpulannya terbuang//.... Orang-orang yang menolongnya ingin tahu siapa sebenarnya lelaki yang mati terbunuh pada malam itu. Tidak ada identitas sebagai tanda pengenal mengenai dirinya. Tapi orang-orang sepertinya tahu wajahnya. Entah siapa nama sebenarnya dan dari mana asalnya? Orang-orang di sekitarnya tak ada yang tahu. Tubuhnya semakin lama semakin membeku seiring dengan darahnya yang terus mengalir. Polisi dan tentara sepakat mengamankan. Ia tak ingin ada balas dendam dari teman-temannya yang menurut tentara dan polisi pastilah yang mati itu orang besar di kelompoknya. Intel melakukan penyisiran. Setiap gang atau jalan tikus ditelusuri. Takut ada yang menyelinap dari tempat-tempat yang tidak terpikirkan sebelumnya sebagai balas dendam atau tanda kesetiaan pada yang mati. Ambulans melarikan jasadnya. Dokter dan perawat cekatan bekerja lebih-lebih jasadnya dikawal oleh aparat keamanan. Pikiran para dokter dan perawat amat sederhana. “Jika bukan orang pilihan pastilah tidak akan dikawal secara ketat seperti ini.” Tidak ada kata yang bisa diucapkan oleh dokter hanya kain kafan dan suntikan formalin yang bisa diberikannya. Laki-laki yang mati tanpa nama itu terdiam kaku menunggu sanak famili yang bersedia mengakuinya. Dapat dipastikan tidak ada yang mau mengakuinya karena ia tak punya identitas yang jelas. Keluarganya pasti tidak akan tahu bahwa salah satu anggota keluarganya sudah menghadap Yang Kuasa. Tanpa nama inilah sebagai salah satu sebabnya. Orang-orang di dekatnya berkerumun. “Inilah akibatnya kalau tidak punya identitas yang jelas. Jika ada kartu penduduk, tidak akan merepotkan orang lain.” “Tapi jika dipikir-pikir yang mati tanpa nama ini juga tidak merepotkan kita. Ia mati tetap mati. Paling-paling ia hanya akan dikubur setelah itu hilang.” “Sudahlah untuk apa memikirkan yang sudah mati. Memikirkan yang hidup saja sudah susah,” laki-laki itu pergi. Ia tidak ingin menjadi korban di kota kelahirannya. Kota tempatnya mengenal hidup sekarang ini semakin hari semakin tidak nyaman saja. Hampir setiap waktu ada saja kasuskasus pembunuhan, perampokan, pencurian yang sepertinya menghiasi kota kelahirannya. Dulu sebelum menjadi kota seramai ini, sekalipun tidak pernah terdengar terjadi kekerasan dalam kotanya. Sekarang hampir setiap hari dihiasi dengan beragam kekerasan dan beragam kasus yang seakan silih berganti datangnya. Laki-laki penghuni kota itu semakin takut saja. Kedamaian yang dulu ia dapatkan seakan sirna. Perebutan tempat hidup dan mencari sesuap nasi sebagai salah satu penyebabnya. Kota itu sebelumnya adalah lahan pertanian yang subur. Penduduknya hidup dari hasil sawah. Pagi-pagi orang-orang di sana sudah ke sawah dan menikmati indahnya padi-padi yang menguning. Kenangan-kenangan masa lalunya melintas di benaknya. Ia masih ingat

pura Ulun Suwi setiap waktu didatangi para petani sebagai tempat memohon kemakmuran dan agar bulir-bulir padinya menjadi berisi. Tapi, sekarang semenjak berubah menjadi kota. Orang-orang mulai terbiasa dengan jual beli tanah. Tanah warisan bukan menjadi miliknya lagi. Tergiur oleh uang. Tergiur ingin cepat kelihatan kaya. Tergiur ingin dipandang dan tentu tidak lagi sibuk-sibuk mengurusi tanah pertanian sebagai jawabannya. Dengan menjual tanah, uang ada di saku dan setiap saat bisa menghamburkan ke mana pun dimaui. Akhirnya menjadi jongos di tanahnya sendiri. Setaip tahun selalu saja berganti wajah orang-orang yang mendatangi kota itu. Terus berdatangan sampai terasa sesak seakan bernafas saja sudah susah apalagi mencari penghidupan. Hukum rimba memasuki perkotaan. Singa-singa berwajah manusia siap menerkam siapa yang lemah dan tak berdaya. Siapa yang kuat itulah yang menjadi penguasa. Laki-laki yang mati tanpa nama itu seakan hilang dari perbincangan. Itulah perkembangan teranyar dari kota itu. Entah kenapa malam itu ada seorang ibu yang mengaku kehilangan anaknya. Katanya anaknya sudah sepuluh tahun meninggalkan desanya dan menyambung hidupnya di kota baru itu. Ia datangi rumah sakit yang pernah mengafani dan menyuntiknya dengan formalin. Dengan mudahnya, dikatakan bahwa laki-laki yang mati

tanpa nama itu sudah dikubur. Sebagai seorang ibu ia terus bertanya, “Di mana dikubur?” “Maaf masalah itu tiang kurang tahu. Coba tanyakan bagian administrasi.” Langkahnya dipercepat. Ia tak ingin dikatakan sebagai seorang ibu yang lupa pada anaknya meskipun ia sering dengar dan ia rasakan anaknya yang lupa dengan ibunya. “Di mana anakku dikubur?” “Anak ibu? Maksudnya apa?” “Laki-laki yang mati tanpa nama itu maksud Ibu.” “Di kota ini terlalu banyak yang mati tanpa nama. Tiang sendiri tidak tahu. Orang-orang yang mati itu sepertinya tidak ingin identitasnya dikenali. Banyak yang mati tanpa nama Bu.” “Lihat ini!” Petugas administrasi itu memperlihatkan catatannya. “Hampir setiap hari ada saja yang mati tanpa nama. Terus yang mana anak Ibu?” Perempuan itu merasa kurang puas. Ia tanyakan, “Di mana biasanya dikubur?” “Di sana. Di pemakaman umum. Dekat dari sini. Ibu bisa jalan kaki ke kuburan. Maaf tiang tidak bisa mengantarkan karena tugas tiang belum selesai. Ini lagi mencatat yang mati juga tanpa nama. Pusing tiang Bu. Identitasnya tidak ada. Bisa-bisa nanti kuburan itu akan dikenal sebagai kuburan tanpa nama?” Perempuan itu pergi. Ia susuri jalan menuju ke kuburan. Hati kecilnya mengatakan pastilah anaknya ada di

sana. Harapan di dalam hatinya terus bergelora. “Anakku berikan petunjuk mengenai keberadaanmu. Ibumu rindu padamu meski kau telah mati dan dikubur tanpa alunan doa-doa. Berikan kesempatan agar ibumu bisa memberikan sedikit doa mengantarkanmu menuju alam keabadian.” Langkahnya terus dipercepat. Ia tidak ingin perjuangannya berakhir karena masalah waktu. Tekadnya sudah pasti. “Anakku harus ditemukan.” Ia terus menuju alamat yang disampaikan oleh petugas tadi. Ia semakin yakin karena di depannya sudah ada kuburan. Kebetulan pada saat bersamaan ada juga yang mengubur. Perempuan itu ingin tahu,”Siapa yang mati?” “Kami tidak tahu. Ia tak memiliki identitas. Karena sudah batas waktunya kami terpaksa menguburnya bersama dengan teman-temannya yang lain.” “Kenapa ia mati?” “Ini kota Bu. Persaingan tetap berjalan di kota ini. Siapa kuat itulah yang menang. Perubahan sudah merambah sisi-sisi hidup manusia di kota ini. Rasa mengasihi seakan terbang bersama arus kehidupan yang semakin memanas. Terus ibu mencari siapa?” “Mencari anakku yang pergi menyambung hidup di kota ini. Kudengar ada yang mati tanpa nama, makanya ibu ke kota. Ibu yakin itu anak ibu yang pergi ingin mengubah hidupnya. Ibu yakin anak ibu itu yang mati.” “Tapi, Bu. Coba lihat di sana. Banyak kuburan tanpa nama. Tiang yakin susah menemukan anak ibu.” Perempuan itu tidak mau menyerah. “Terima kasih,” balasnya. “Biarkan tiang mengitari kuburan ini. Siapa tahu ada yang memberi petunjuk mengenai anakku.” “Silakan Bu.” Orang-orang yang melihatnya sudah memastikan bahwa perempuan itu sudah tidak waras. Setahunya tumben ada orang yang mengitari kuburan hanya untuk mencari anaknya. Selama ini, jika ada yang mati tidak ada yang peduli. Baru hari ini ada seorang ibu yang rindu bertemu dengan anaknya meskipun sudah dikubur. Senja merambat. Perempuan itu merasa lelah. Sudah tiga kali ia mengelilingi kuburan itu. Hatinya belum juga tertambat pada satu kuburan. Sinar mentari semakin meredup, senja kala menggantikannya. Tiba-tiba matanya tertuju pada satu kuburan yang menurut hati nuraninya masih baru. Ia dekati. Dadanya berdegup kencang. Ia berkata lirih, “Pasti ini kuburan anakku.” Ia duduk bersimpuh sambil memanjatkan doa-doa. “Anakku maafkan ibu karena ibu hanya bisa melahirkanmu, tapi tak bisa memilikimu. Pergilah bersama karmamu. Ibu yakin doa ibumu ini bisa mengantarkanmu ke dunia abadi. Mohonlah maaf pada Yang Kuasa karena hidupmu telah dibasahi dengan beragam noda dan dosa.” Perempuan itu tiba-tiba ambruk. Ia bersimpuh. Kepalanya persis berada di kening orang yang mati tanpa nama yang menurutnya itulah anak kandungnya. Sebuah kecupan manis mengalir dari bibirnya yang semakin digerogoti oleh usianya.

Redaksi Mingguan mengundang Anda untuk berpartisipasi dalam rubrik “Kartun” ini. Tulis nama dan alamat lengkap dibalik gambar kartun. Kirim ke Redaksi Bali Post Jalan Kepundung 67a Denpasar.

Wied. N

Windhu Segara

W.G. Sumarta

Eddie Oetomo

Cok. Padmanaba


DIMENSI

6 RAMALAN

BINTANG

Capricorn Peruntungan: Di minggu ini cobalah beraktivitas dengan lebih giat lagi dan jangan pendam ambisi Anda untuk bisa meraih hasil yang lebih baik daripada minggu-minggu kemarin. Mengenai segala rencana Anda untuk melakukan ekspansi, tidak akan mengalami masalah. Laksanakan saja dengan penuh keyakinan hati. Karier: Tak perlu bingung dengan perintah atasan, jika belum mengerti sebaiknya Anda tak perlu malu untuk bertanya. Kesehatan: Apa salahnya sejenak perut diisi dulu baru melanjutkan tugasnya, karena jika sampai jatuh sakit bukankah pekerjaan Anda menjadi kacau. Keuangan: Tak perlu ragu untuk melakukan langkah-langkah yang terbaik dan tidak merugikan siapa pun dan jangan terlalu banyak perhitungan bila tidak perlu benar. Asmara: Jangan asal percaya dengan omongan teman, supaya kesalahpahaman tidak mengacaukan hubungan Anda berdua. Aquarius Peruntungan: Buat apa terlalu percaya ucapan orang. Cobalah lebih yakin dengan suara hati daripada mendengarkan segala omongannya yang hanya akan bikin segalanya menjadi kacau saja. Karier: Tampak semakin kokoh meskipun digoyang dari kanan kiri sekalipun. Kesehatan: Suasana hati Anda tampak happy dan mampu membawa angin baik bagi kesehatan Anda. Keuangan: Di minggu ini cukup lancar karena dari segi pemasukan terus mengalir dan tidak ada hambatan. Asmara: Cobalah hormati hak-haknya dengan tidak terlalu memaksakan kehendak kepadanya. Pisces Peruntungan: Job-job baru, sebaiknya dihadapi dengan sungguhsungguh. Jangan asal-asalan saja agar hasil yang diraih benarbenar maksimal dan memuaskan hati. Karier: Berbagai macam problem yang cukup pelik mulai berdatangan. Kesehatan: Kondisi badan masih kurang memungkinkan untuk beraktivitas yang terlalu berat. Untuk itu, bila ada rencana sebaiknya dikondisikan dulu dengan kesehatan Anda. Keuangan: Bila ada uang lebih sebaiknya ditabung saja, tak perlu punya pikiran beli ini dan itu karena di masa depan nanti masih membutuhkan banyak biaya. Asmara: Jangan biasakan memojokkan dirinya karena kesalahan yang pernah dilakukannya di masa lalu. Aries Peruntungan: Optimislah, karena langkah ke depan Anda semakin terbuka dan jelas. Maka dari itu, tak perlu takut untuk lebih bisa berkreasi dan berinovasi agar hasil yang diraih dapat lebih bervariasi dan dapat meningkat. Karier: Hindari sikap indisipliner. Sebab, itu akan memengaruhi kredibilitas Anda yang selama ini terkesan baik dan tampak loyal sekali pada perusahaan. Kesehatan: Masih baik dan berjalan seperti apa adanya walau begitu tenaga sebaiknya tetap dijaga dan jangan terlalu diforsir. Keuangan: Tiada artinya income yang tinggi jika tidak bisa memanage-nya dengan baik. Asmara: jangan sampai terjerumus kedalam asmara matre. Itu sama saja dengan bom waktu yang setiap saat bisa meledak dan merugikan. Taurus Peruntungan: Walau kelihatannya tenang akan tetapi jangan terlalu takabur dulu karena situasi pasar masih tidak menentu dan mudah berubah setiap saat, maka tetaplah usahakan untuk tidak terpancing dengan setiap perubahan pasar yang terlalu cepat ini. Karier: Cukup tenang meskipun banyak masalah baru yang mulai bermunculan. Kesehatan: Penyakit mag sebaiknya perlu waspada dan patuhi anjuran dokter sebaik mungkin dan jangan lupa untuk selalu rajin kontrol ke dokter. Keuangan: Terhadap kabar burung yang sulit dipercaya kebenarannya sebaiknya jangan cepat tergoda, waspadalah. Asmara: Banyaklah tersenyum dan bersikap yang menyenangkan hati. Gemini Peruntungan: Kenyataan yang ada masih jauh dari perkiraan Anda semula, walaupun hasilnya tidak seperti yang diomongkan orang. Akan tetapi, Anda harus lebih berbangga diri karena di situasi seperti ini Anda masih bisa survive dan tidak terlalu tergoncang oleh badai yang cukup besar akhir-akhir ini. Karier: Tindak lanjuti segala rencana Anda yang tampak menjanjikan itu. Kesehatan: Jangan asal membeli obat di warung, sebab bila sampai salah obat yang rugi Anda sendiri juga. Bila ada penyakit lebih baik dibawa saja ke dokter sehingga lebih cepat untuk mengantisipasinya. Keuangan: Income masih mengalir dengan derasnya sehingga segala kebutuhan bisa tercukupi. Asmara: Suasananya kurang harmonis, maka dari itu cobalah untuk lebih bersabar dengan tidak lupa untuk selalu melontarkan joke-joke segar. Cancer Peruntungan: Jika ingin tetap survive maka profesionalisme perlu dijunjung tinggi agar kepercayaan klien-klien Anda tidak sampai luntur. Walau untuk bersikap seperti itu tidaklah semudah membalik tangan, tetapi dengan berbalik pada permasalahan yang pernah terjadi di masa lalu, maka sudah selayaknya jika diri Anda termotivasi dengan hal itu. Kesehatan: Kurangi banyak jajan di luar rumah sebab selain faktor higienis yang perlu dicermati juga akan mengurangi biaya pengeluaran yang kurang efisien. Keuangan: Bersabarlah dalam menyikapi setiap peluang yang muncul, jangan terburu-buru. Asmara: Membahagiakan dan jauh dari masalah yagn berat, hanya saja jauhilah teman yang tidak disukai olehnya, agar hubungan Anda dengannya bisa terasa lebih dekat lagi. Leo Peruntungan: Peruntungan masih memihak Anda di minggu ini. Maka dari itu, jika mau bergerak maka tidak sulit untuk meraih kesuksesan besar. Cobalah dimanfaatkan minggu yang baik ini untuk suatu urusan yang besar, agar tidak terbuang percuma. Karier: Tawaran yang datang sebaiknya Anda tak perlu banyak pikir lagi. Segera diberi keputusan dan ditindaklanjuti. Kesehatan: Jaga kebersihan makanan, sebab akhir-akhir ini banyak berjangkit penyakit perut. Keuangan: Bila ingin spekulasi tidak ada masalah karena minggu ini lagi mujur. Asmara: Pertahankan suasana yang masih harmonis ini, dengan tidak berbuat yang aneh-aneh. Virgo Peruntungan: Di minggu ini usahakan sesantai mungkin dalam menghadapi berbagai masalah yang terkadang muncul secara mendadak. Tetaplah berkonsentrasi tinggi, sehingga kecil kemungkinan mengalami masalah yang timbul akibat dari kecerobohan diri sendiri. Karier: Tetap aman meskipun banyak rekan yang mulai iri dengan kesuksesan Anda selama ini. Kesehatan: Badan Anda terus bertambah melar saja, untuk itu coba Anda mulai perhatikan pola makan Anda, jangan sampai terlalu over. Keuangan: Rezeki yang datang sebaiknya dialokasikan dengan setepat mungkin. Asmara: Jangan ragu untuk menegurnya apalagi itu demi kebaikan dirinya. Libra Peruntungan: Jangan sembrono jika ingin bisnis Anda tetap survive, apalagi banyak perkembangan mendadak yang cukup membikin kacau jika Anda tidak bisa mengantisipasi sebelumnya. Jangan terlena oleh berbagai kemudahan yang Anda rasakan saat ini karena semua itu masih semu dan kemungkinan terburuk masih saja bisa menimpa diri Anda. Karier: Cobalah Anda pahami segala keinginan atasan agar sikap dan tingkah laku Anda tidak sampai menimbulkan kekecewaan bagi dirinya. Kesehatan: Hindari keluar malam jika benar-benar tidak ada urusan penting yang harus dikerjakan, ingatlah akan kondisi badan Anda yang kurang begitu fit akhir-akhir ini. Asmara: Terus Anda kontak dia, jangan sampai si dia merasa Anda abaikan hanya karena kesibukan Anda di kantor. Scorpio Peruntungan: Segala urusan terbilang cukup lancar, akan tetapi permasalahan tampak mulai mencuat ke atas sehingga harus lebih hati-hati dan waspada. Jangan seenaknya sendiri membuat keputusan tampa pikir panjang. Karier: Jangan mudah menceritakan rahasia pribadi kepada rekan-rekan Anda. Kesehatan: Walau masih terasa berat untuk memulai disiplin melaksanakan schedule Anda, akan tetapi itu lebih baik daripada tidak sama sekali. Keuangan: Yang lebih cermat dalam mengalokasikan dana yang ada jangan sampai timbul pemborosan karena itu akan sangat mengganggu sekali. Asmara: Tidak ada salahnya jika Anda bercanda untuk menghangatkan suasana agar tidak terkesan dingin dan kurang gairah. Sagitarius Peruntungan: Cukup tenang walaupun terkadang masih terbayang konflik di masa lalu yang selalu muncul kembali jika bertemu dengan orang yang telah membikin hati Anda kecewa. Karier: Masih perlu waktu untuk bisa meraih posisi atas, walau begitu tidak ada salahnya jika Anda mulai merencanakannya mulai dari sekarang dan jangan lupa untuk memanfaatkan waktu yang baik ini untuk mengambil hati atasan. Keuangan: Beberapa pengaturan keuangan Anda masih tampak tidak rasional. Tak perlu seperti bankir, akan tetapi cobalah untuk berpikir logis dalam menentukan pilihan-pilihan finansial Diasuh Oleh pada minggu ini. Asmara: Jangan keburu Putri Wong Kam Fu mengambil kesimpulan mengenai dirinya, Berlaku karena dirinya tidak sesederhana seperti 28 Februari 5 Maret 2016 yang Anda bayangkan.

Minggu Pon, 28 Februari 2016

WEDA WAKYA

Doktor Ahli Weda Memuji Pencuri Om gange ca yamune caiva Godavari sarasvati Narmade sindho kaveri Jales’smin sannidhim kuru “Om... Dewi sungai suci Ganga, Yamuna, Sarasvati, Godavari, Narmada, Sindhu, dan Kaveri..., mohon berkenan bersama-sama hadir bersthana di dalam air suci ini.” GANGA selalu menjadi bagian terpenting dalam pemujaan seharihari para pendeta dan umat Hindu atau penganut ajaran Weda yang menjalankan persembahyangan sehari-hari. Para pendeta Hindu di Indonesia dalam kegiatan di pagi hari “Nyurya Sewana” (sembahyang pagi Pendeta) memujimuji serta memohonkan berkah Ganga melalui doa puja “Om Ganga Saraswati Sindhu…”. Mantra di atas merupakan mantra yang sangat umum dipergunakan oleh umat Hindu di India khususnya dan di dunia pada umumnya untuk memohon tirtha suci Ganga. Mantra ini sama fungsinya dengan mantra “Pangastawa Tirtha Ganga” seperti yang dipergunakan oleh para Pandita dan Pinandita di Indonesia. Umat Hindu bahkan lebih jauh mempergunakan mantra ini sebagai mantra mandi dan penyucian diri sehari-hari. Penulis sempat menyampaikan mantra ini kepada beberapa Pandita dan Pinandita di tanah air. Beliau-beliau kemudian menambahkan pada mantra pribadinya ketika memohon air suci Ganga (Om Ganga Sarasvati Sindhu...). Keutamaan dan kemuliaan sungai suci Ganga mendapat tempat penting dalam peradaban suci Weda khususnya pada kitab-kitab Purana dan Itihasa, di antaranya yang terkenal adalah Kashi Khanda dan Kriya Yoga Sara Khanda. Umat Hindu batinnya akan seketika bergetar keras begitu mendengar kata Ganga atau sungai suci Ganga. Khususnya bagi umat Hindu di Indonesia, Ganga mengandung arti dan kemuliaan yang sangat tinggi. Mereka akan merasakan kebahagiaan batin luar biasa jika mendapatkan setetes air Ganga. Belasan tahun saya melihat wajah-wajah yang begitu cerah dan

“mekar” begitu mencuci pakaiansaya perlihatkan nya dengan sabun Redaktur air suci Ganga. di sungai Ganga. Khusus Bahkan, kaMandi di sundang saking bangai Ganga adaMIMBAR yaknya umat yang lah suatu usaha memerlukan, saya penyucian diri. HINDU terpaksa mencamOleh karena itu, purnya dengan air mereka mandi Darmayasa suci dari berbagai yang bersih pakai tempat suci di Insabun di rumah donesia. Banyak di antara mereka masing-masing. Ketika mandi di tidak mau menerimanya tanpa Ganga mereka tidak memakai “menyambut” Ganga dengan pe- sabun. Mereka pun berdisiplin baik nyambutan upacara sesaji, atau untuk tidak membuang kotoran ke yang paling sederhana adalah pe- sungai Ganga, tidak membuang danyambutan air suci Ganga dengan hak, dan juga tidak berani kencing Canang, persembahan bunga dan di sungai Ganga. Semua larangan lain-lain. Sebuah tradisi yang indah tersebut dilakukan tanpa ada yang dan suci menyambut kehadiran memberitahukan dan tanpa pernah air suci Ganga. Suatu kali, dalam ada tulisan larangan membuang sebuah pertemuan keagamaan di sampah atau kotoran lainnya di New Delhi, seorang ibu yang san- sekitar sungai Ganga. gat terpelajar di dalam ajaran suci Kitab-kitab suci menjelaskan Weda bernama Dr. Shashi Prabha, kemuliaan Ganga secara panjang dengan begitu bersemangat dan lebar. Para sarjana duniawi juga bangga menyampaikan pujian- mengadakan berbagai penyelidikan nya terhadap seorang pencuri. Ia ilmiah dengan Test Laboratorium mengatakan dalam bahasa Hindi, untuk menguji kemuliaan air suci “Dhanya hai aisaa chor”, terpujilah sungai Ganga. Melalui penelitian seorang pencuri seperti itu. ilmiah tersebut mereka menjumpai Ceritanya, ia mengunjungi Bali, ternyata tidak ada bakteri yang bertemu dengan banyak kenalan. bisa hidup di dalam air Ganga. Pada setiap kenalan ia memberikan Mereka yang pernah mandi di sedikit air Ganga. Lama kelamaan, Ganga pun mengagung-agungkan sesampai di Jakarta, ia merasa kemuliaan Ganga, menyampaikan tidak mampu memberikan air suci berbagai pengalaman mulai dari Ganga kepada teman-temannya kesembuhan dari penyakit sampai yang sangat banyak. Akhirnya ia dengan pencapaian ketenangan pun memutuskan untuk menar- dalam rumah tangganya. Rg Veda uhnya (ngelinggihang) di Pura sendiri menyebutkan bahwa Aditya Jaya Rawamangun, Ja- air (apsu) mempunyai daya karta. Tetapi, seorang teman Indo- penyembuh (bhesaja), terlebih nesianya (almarhum Ida Pedanda lagi air suci Ganga yang sudah Oka Puniaatmaja) melarangnya dibuktikan mempunyai kekuasambil berkata, “Jangan…, jangan tan penyembuh melalui peneditempatkan di Pura…” litian laboratorium oleh para Dr. Shashi merasa keheranan, ahli. Ganga disebutkan sebagai kemudian bertanya, Kenapa??? Ida tempat “linggih” atau sthana Pedanda Oka Puniaatmaja menga- seluruh Dewa-Dewi, sebagai takan, “Nanti dicuri orang….” Dr. penganugrah Catur Purusartha Shashi Prabha segera menjawab, yaitu Dharma (sifat-sifat agung “Wah baru kali ini saya mendengar di dalam diri), Artha (kelengkaseorang pencuri seperti itu. Saya pan kesenangan-kesenangan harus mencakupkan tangan meng- duniawi), Kama (pemuasan kehormat untuk pencuri itu. Terpu- inginan-keinginan) dan Moksa jilah pencuri seperti itu…” (Hadirin (pembebasan dari ikatan-ikatan pun bertepuk tangan ramai mend- duniawi), sebagai penyucian diri engarkan cerita Dr. Shashi). dari karma-karma buruk dan Ganga dijaga kebersihannya penghapus segala jenis dosa. oleh masyarakat tanpa komando. Pustaka suci Skanda Purana Orang-orang biasanya tidak berani bagian Avantya Khanda menyebut-

kan bahkan bukan hanya sungai suci Ganga yang diyakini mempunyai kekuatan penyucian lahir batin melainkan seluruh sungaisungai suci yang disebutkan di dalam stotra mantra pujaan para Pandita dan Pinandita (etas canyas ca saritah sarva-papa-harah smrtah). Ganga sebagai sungai suci paling mulia di atas muka bumi ini (ganga tu saritam srestha) juga sebagai pemberi anugerah kesejahteraan umat manusia sesuai dengan tingkat sraddha (keyakinan) dan penyerahan dirinya (bhavanurapato visno sada sarva-jagaddhita), pengantar keberhasilan di dunia ini dan juga di alam-alam setelah kematian (Ganga hi sarva-bhutanam ihamutra phala-prada). Sejak kami memperkenalkan program Tirthayatra ke pusat permandian suci Haridwar di kaki Himalaya di India Utara, kini umat Hindu Indonesia secara teratur mengadakan kunjungan tirthayatra ke India. Ada yang mengadakan kunjungan tirthayatra pribadi, ada pula bergroup yang pada umumnya diatur oleh para Travel Agent yang jumlahnya juga tidak sedikit. Mereka dengan penuh rasa bhakti mendak (memohon) air suci Ganga di pusat permandian Har Ki Pauri di Haridwar. Beberapa umat yang mengetahui tempat yang paling tepat untuk mendak air suci Ganga, mereka memohon air suci Ganga di daerah Brahma Kunda di Har Ki Pauri. Pada umumnya umat Hindu asal Bali menjadi pusat tontonan orang-orang di sana karena pakaian dan cara sembahyang yang sangat berbeda dengan cara sembahyang orang India. Sering mereka tidak melewatkan kesempatan untuk berfoto bersama dengan umat Hindu asal Indonesia. Bhakti sraddha sangat tinggi dimiliki oleh umat Hindu sangat jelas ketika mereka membawa tirtha Ganga dengan menjinjing di atas kepala, sampai di rumah di-pendak atau disambut dengan banten lalu di-linggih-kan di Sanggah Pemrajan atau di Pelangkiran. Sekarang, umat Hindu Indonesia tidak perlu lagi menjadi “Pencuri” tirtha Ganga karena jarak pembatas tanah suci Bharata dengan tanah suci Balidvipa sudah tidak ada lagi.

MIMBAR AGAMA

Sin Cia adalah Momentum Pembaharuan Diri DI tempayan raja purba Tang Yan yang memerintah pada tahun 2357-2255 SM, terukir kalimat “Bila suatu hari dapat memperbaharui diri, perbaruilah terus tiap hari, dan jagalah agar baru selama-lamanya”. Kalimat ini tertulis dalam “Ajaran besar (DaXue) Bab II : I dalam kitab suci agama Khonghucu, merupakan spiritual “menjadi rakyat baru” yang terlestarikan hingga kini di dalam budaya tradisi Sin-Cia atau Tahun Baru Imlek. Dalam perayaan Tahun Baru Imlek 2567 Klongculek, yang diselenggarakan oleh Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin) Provinsi Bali pada 19 Februari 2016, di Aula Gedung Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, dengan mengusung tema “Ajaran zaman kuno, masih relevan pada zaman yang baru (Wen-GuEr-Zhi-Xin), adalah merupakan fundamental perayaan Tahun Baru Imlek, yang tetap dilestarikan guna memupuk persatuan di dalam kehidupan bermasyarakat bangsa Indonesia”. Bilamana fajar pagi menyingsing tabir, ufuk cakrawla, dan sinar mentari mulai memancarkan cahayanya di ujung timur dalam penanggalan tahun masehi, yang menunjukkan hari Senin, 08 Feb-

ruari 2016, maka tuk menjadi bekal hari itulah adautama, saat kelak Redaktur lah tanggal 1 Ciakembali keharibKhusus Gwee-2567 Kongaan Tuhan Yang culek (Tarikh Maha Esa. MIMBAR penanggalan Adapun salah Konghucu) yang satu ajaran kuno KHONGHUCU merupakan hari merupakan dasar bahagia dan hari fundamental, yang WS. CH. Budhi S. Pribadi.SP suka cita bagi menjadi pegangan umat Khonghucu, pengakuan keiserta segenap warmanan bagi umga Tionghoa yang ikut merayakan atnya. Adalah delapan keimanan Tahun Baru Imlek. (Ba-Chen-Zhen-Gui). Sebagai dasar Tahun Baru Imlek bagi umat keyakinan kepada Tian, Tuhan Khonghucu adalah merupakan Yang Maha Esa/ firman Tuhan evaluasi dan penelitian diri dengan (Tian-Ming) dengan diawali iman jujur, teliti dan lengkap untuk me- percaya kepada Tuhan Yang Maha nyongsong sepanjang tahun yang Esa, dan ditutup dengan iman baru dan seiringan dengan momen- menempuh jalan suci. Dari sinilah tum instropeksi ini. Marilah kita seorang umat Khonghucu membina pahami dan resapi pokok-pokok diri, keluarga dan masyarakat. ajaran Nabi Khongcu/Khonghucu, Untuk semua itu, Nabi Khonyang merupakan ajaran kuno. ghucu yang hidup pada tahun Untuk diamalkan dalam era za- 551-479 SM telah memberikan man modern ini, sebagai landasan pengarahan yang terpadu berupa hidup harmonis dalam kehidupan perangkat pegangan dalam langbermasyarakat, berbangsa dan kah di titian emas untuk bekal mebernegara. Nabi Khongcu, menga- nempuh jalan suci. Adapun salah rahkan umatnya menjadi seorang satu perangkat titian emas yang yang berakhlak mulia, demi hidup merupakan dasar kehidupan bedamai, sentosa dan bahagia se- ragama yakni lima kebajikan kekal jahtera di dunia sekarang, di mana (Wu-Chang), diantaranya (1) Cinta telah memberikan yang dimilikinya kasih, (2) kebenaran, (3) susila, (4) selaku “Genta Rohani Tuhan Yang bijaksana dan (5) dapat dipercaya Maha Esa” (Tian-Zi-Mu-Dho) un- (Ren-Yi-Li-Zhi-Xin). Dengan telah

meresapi makna kelima komponen lima kebajikan kekal adalah saling melengkapi antar sila yang satu dengan sila yang lainnya. Bahkan, di dalam pelaksanaan dan pengalaman tidak dapat dipisahkan menurut selera oleh diri kita. Jadi, apabila hendak menempuh jalan suci, agar dapat memetik benih mustika kebajikan yaitu menjadi seorang susilawan (JunZi), maka wajib melaksanakan lima kebajikan kekal secara utuh, konsekuen, bulat dan terpadu, seperti sabda Nabi Khonghucu yakni dalam Kitab Sabda Suci XVII;6. “Kalau orang di manapun dapat melaksanakan ajaran lima kebajikan kekal sebagai pedoman, dialah dapat dinamai berperi cinta kasih”, maka meyakini firman Tuhan (Tian_ming) sebagai watak sejati (Xing), dan mengikuti watak sejati, hakekat kemanusiaan. Sebagai jalan suci, itulah yang dibimbingkan agama khonghucu. Maka agama Khonghucu adalah benarbenar agama dan bukan sekadar tuntunan falsafah hidup manusia atau The Philosophy of Human Live semata, seperti anggapan banyak orang yang hanya mengerti kulit mukanya, tanpa mendalami isi ajarannya, yakni sebuah ajaran untuk menjadi umat manusia yang difirmankan Tuhan.

PERMATA HATI Untuk pembaca Bali Post Mingguan (BPM), kami membuka rubrik baru ‘’Permata Hati”. Rubrik ini mengangkat si buah hati yang baru lahir, yang berulang tahun atau akan berulang tahun. Juga pasangan yang menikah di minggu tersebut atau yang merayakan ulang tahun pernikahan. Kirim foto menarik dan tulis data lengkap identitas diri, orang tua serta komentar singkat. Semua data dikirim lewat email redaksibalipost@yahoo.com dengan kode Permata Hati. Bisa juga naskah dan foto dikirim ke Sekretariat Redaksi Bali Post. Jl. Kepundung 67 A Denpasar telp. (0361) 225764. (Redaksi)

PUTRI cantik bernama lengkap I Dewa Ayu Alindya Nada Sugama merupakan putri pertama pasangan I Dewa Gede Dana Sugama, S.H., M.H. dan Gusti Ayu Wulandari. Alin lahir pada tanggal 2 Oktober 2015.

NI Nengah Dwi Febri Ananta Putri baru saja merayakan hari ulang tahunnya yang ke-8. Putri kedua dari pasangan A. Putera dengan Denik Suryantini yang lahir 13 Februari 2008 ini saat besar nanti ingin menjadi seorang guru. Semoga siswi kelas II C SD Saraswati 6 Denpasar ini, bisa meraih apa yang akan dicita-citakannya.


Redité Pon, 28 Februari 2016

Bali L E M B A R

7

B A S A

B A L I

Bencingah Ni Madé Widari

Sangkaning Meled Masekolah KETAH kapanggih ring kahuripan puniki, makéh krama sané marasa aget duaning prasida masekolah kantos prasida ngamolihang préstasi sané dados kanggén bekel ngamargiang kahuripan riwekasan. Sakéwanten ring Masa Kemerdekaan Indonesia sakadi mangkin, kantun akéh kapanggihin krama sané nénten prasida masekolah sangkaning kirangan prabéa. Prabéa sané kadruénang wantah jangkep kanggén nagingin kaperluan saraina. Yadiastun asapunika kahanannyané, wénten sinunggil krama krama sané waged tur nglintangin galah wimudanipun antuk sumeken mautsaha miwah makarya antuk tetujon mangda prasida nglanturang masekolah taler ngamolihang bekel anggén riwekasan, sakadi sané sampun kamargiang Ni Made Widari. Widari wantah sinalih tunggil krama sané madué utsaha makarya genténg préss tanah ring wewidangan Désa Adat Tegal Darmasaba. Indik pakaryan miwah tata cara makarya genténg inucap, sujatinné sampun kauningin dané mawit kantun alit. Kasatuayang, tatkala punika reramannyané nénten prasida nyekolahang dané sajabaning asiki sameton lanangnyané kémanten, nanging sujatinnnyané dané meled pisan prasida masekolah. Pamuputné Widari meneng ring Pejaten inggih punika genah emboknyané makurenan sinambi makarya ring utsaha genténg tanah sané kadruénang olih ipénnyané. Ngawit punika dané ngranjing ring sekolah sané nampek saking genah emboknyané taler saraina makarya dados buruh ngarya genténg sesampun budal saking sekolah. “Tiang ngamargiang pakaryan punika mawit kantun alit utawi SD, duaning manah tiangé meled pisan mangda prasida masekolah. Sinambi makarya, warsa 1996 tiang prasida tamat SMA,” baos dané sané embas ring Nyitdah, 27 Juni 1978 puniki bangga. Kurenan I Wayan Santa puniki nglanturang, sesampuné tamat SMA dané polih makarya ring Tanah Lot ring widang Pariwisata, salanturnyané ring warsa 1998 dané ngantén ka Désa Adat Tegal Darmasaba. Sangkaning madué anak alit, dané nénten prasida ngrereh genah makarya anggén nyarengin kurenannyané nagingin pangaptin saraina. Punika mawinan ring warsa 1999 dané sareng kurenannyané ngwangun utsaha makarya genténg tanah sané sampun saking alit ketah kamargiang. Dané nénten takut ngawitin utsaha punika yadiastun modal sané kadruénang kala punika wantah Rp 700.000. Sios punika barang sané kaadol miwah jinah anggén numbas mesin panyangkan tanah sané mapangarga Rp 4,5 juta kapolihang saking nyelang ring emboknyané. Dadosné utsaha punika prasida becik kamargiang nyantos mangkin kadasarin antuk bekel pengalaman sané sampun kapolihang tatkala kantun masekolah dumun. Indik lakar sané kanggén makarya genténg tanah puniki, kabaosang ibu saking Ni Wayan Andayani, I Komang Astika Nata, miwah Ni Ketut Ayu Apriliani puniki, nganggén lakar tanah sané sampun kaolah tur sampun mawentuk balok mawinan prasida langsung kajangka. Yadiastun maelan saking ngolah tanahnyané preragan, punika kamargiang mangda dané prasida ngadungang akéh genténg sané kakaryanin sareng akéh modal sané kadruénang. Sios punika yéning ngolah preragan sinah akéhan malih galah sané jagi katelasang, sadurung prasida nyangka genténg inucap. “Dadosné yéning numbas tanah sané sampun mabalok-balok punika, prabéanyané prasida “dikontrol”. Akéh genténg sané kakaryanin prasida nganutin saking sapunapi akéh modalnyané. Indik pangargan tanahnyané kirang langkung Rp 300.000 antuk akéh 200 balok. Saking soangsoang balok punika prasida kanggén makarya genténg biasa mawit lima kantos nem bidang,” asapunika krama sané meneng ring Br. Baler Pasar, Desa Adat Tegal Darmasaba, Abiansemal Badung puniki maosang. (wan)

(16)

BPM/wan

ELET – Sadurung jagi kadéngdéng, genténg sané wau wusan kajangka mangda kagenahang ring rak sané kawastanin élét kantos genténg inucap tuh gigis miwah minyak panyangkan sané kantun neket ring genténg punika ical.

Genténg Tanah

Kantun Kaaptiang Yadiastun sané Modérn Sayan Ngakéhang KASUEN-suén majanten pangaptin kramané ri kala ngamargiang kahuripan puniki sayan nincap. Punika wantah sangkaning kahanan masa sané sayan nglimbak tur ngawinang kramané madué pikayunan sané sayan maju tur nincap. Napi malih antuk kahanan teknologi informasi sakadi mangkin, sinah kramané taler sané wénten ring Bali meled mangda prasida ngamargiang pula-pali kahuripan sané anyar miwah nuulad sakadi sané akéh kapanggih saking dura negara. Nénten wantah indik parikrama sosial utawi masawitra kémanten, taler indik pangaptin pokok sané sering kabaos Sandang, Pangan, miwah Papan meled katulad. Minakadi indik Sandang utawi mapanganggo, mangkin sampun akéh sané nuutin style saking dura negara. Wénten taler indik Pangan utawi ajengan sayan sering

kapanggih kramané ngajeng soroh ajengan saking dura negara. Taler indik Papan utawi wewangunan umah sané kakaryanin nganutin style modern tur nganutin style anyar. Maosang indik Papan utawi wewangunan umah, sinah pangaptin krama ring pirantipiranti utawi lakar sané kanggén makarya wewangunan taler sayan akéh. Duaning mangda prasida nagingin style utawi soroh wewangunan sané kakaryanin sakadi sané kaaptiang krama inucap. Minakadi yéning sané dumun krama Baliné nganggén batu bata tatkala makarya tembok taler tanah legit sané sampun becik maaduk tur nyangket anggén luluhnyané, mangkin sampun magentos antuk batako miwah luluh sané kakaryanin saking bias macampur semén. Yadiastun asapunika, nénten makasami piranti wewan-

gunanné kagentosin dados modern. Inggih punika tatkala makarya raab umah, kantun akéh kapanggih kramané ngrereh tur nganggén genténg sané kakaryanin saking tanah, yadiastun kawéntenan soroh raab modern minakadi saking besi utawi baja sayan akéh kadol. Indiké punika sané ngawinang utsaha makarya genténg tanah ring Bali kantun kamargiang yadiastun kawéntenan masaing taler sayan rimit. I Wayan Diana Sugiantara Putra, krama sané madué utsaha makarya genténg tanah ring Désa Nyitdah, Kediri, Tabanan puniki maosang pangaptin krama ring kawéntenan genténg tanah kantun akéh kapanggih nyantos mangkin, utamanipun krama sané jagi makarya umah style Bali. Indiké punika duaning tatkala makarya umah style Bali nganggén genténg sané

wangunipun akéh lekak-lekuk sakadi genténg saking dura Bali, sinah rupan wangunan punika kirang becik kapanggih, nénten anut adung maciri Bali. “Indiké punika panggihin tiang tatkala wénten krama Bali sané nganikain mangda ngentosin genténg raab paumahan sané sampun jagi kaplaspas. Duaning krama punika maosang umah sané kawangun kirang becik kapanggih tatkala nganggén genténg sané dumunan, genténg sané wentuknyané akéh lekak-lekukipun,” baos dané. Katakénin indik pangargan ngadol, dané maosang kahanan masaing jagi ngawinang pangargannyané nénten tegteg. Sakéwanten dané ngadol genténgnyané antuk pangargan Rp 700.000 nyantos kalih yuta antuk akéhnyané 1000 bidang. Pateh sakadi sané kabaosang Ni Made Widari, pangadol genténg ring Desa Adat Tegal Darma-

saba. Pangargan genténg tanah nénten tegteg duaning nganutin sapunapi pangaptin krama sané matumbasan. Punika mawinan tatkala katakénin indik kahanan genténg tanah sané kaadol antuk kawéntenan genténg besi utawi baja sané akéh kapanggih mangkin, dané maosang yéning punika taler ngawinang pangaptin krama ring genténg tanah nénten tegteg. Sakéwanten kahanan punika setata nganutin sapunapi kahanan ekonomi krama sané jagi makarya wewangunan. “Sané panggihin tiang, krama sané kahanan ipun “menengah ke atas utawi akéhan madué jinah wawu ya numbas genténg besi utawi baja sangkaning géngsi jagi nganggén genténg tanah. Sakéwanten krama sané kahanan ipun “menegah ke bawah” majanten jagi ngawigunayang genténg tanah sané kakaryanin krama Bali,” dané nugesang. (wan)

Makarya Genténg Tanah

Pinih Becik Kaborbor Salami Roras Jam YADIASTUN pinaka piranti tradisional sané sampun ketah kapanggih ring pakraman, makarya genténg tanah préss punika nénten ja dangan. Duaning parikramanyané abot pisan tur nelasang prabéa miwah galah sané nénten akidik. Napi malih kahanan palemahanné mangkin sané sukil kapikayunang, ngawinang parikrama makarya genténg sayan sukil. Minakadi indik kawéntenan matan ai sané kaaptiang pisan tatkala makarya genténg mangkin gelis pisan magentos dados ujan tanpa kaélingang. Yéning parikrama makarya nénten becik, sinah genténg tanah nénten prasida siteng tur sué kanggén raab nepasin kebusné matan ai utawi belus licitan tatkala keni ujan. I Wayan Diana Sugiantara Putra maosang sané pinih kéwuh tatkala makarya genténg inggih punika tatkala masan sabeh, duaning kahanan punika jagi ngulgul parikrama néngdéngin napi malih yéning genténg sané

kadéngdéng punika polih keni sabehan, sinah jagi benyah tur majanten rugi. Katakénin indik parikrama makarya, dané maosang yéning punika kakawitin antuk ngolah tanah legit sané kanggén lakar punika antuk nagingin paras maintuk miwah toya mangda becik nyangketnyané. Laut tanah i wau kaselip utawi kagiling nganggén mesin wus punika wau kapepelang mangda “tékstur” lakar inucap nénten bas padet utawi nénten bas renggang. Sesampuné punika wawu lakar sané sampun mrepat lantang inucap kapunggel-punggel nganggé kawat mangda prasida dados balok-balok sané jagi kajangka utawi kacétak. “Sadurung jagi nyangka utawi nyétak, panyangkan punika patut kadagingin minyak utawi solar mangda belig saha tanah sané kajangka punika katatakin antuk “jimat” tur sesampuné kajangka laut kagenahang ring rak sané kawastanin élét mangda prasida tuh akidik nyantos sisansisan minyak panyangkanné telas

saking genténg sané wau kajangka punika,” baosnyané. Sesampune tuh akidik, wau genténg inucap kadéngdéng apisan utawi ping kalih ring ai sané kawéntenanipun becik mangda jakti-jakti tuh tur prasida kaborbor ring gerombong. Sué galah morbor sané pinih becik wantah roras jam, nanging setata nganutin saking sapunapi ageng gerombongnyané taler akéh genténg sané kadagingin. Wayan Diana malih maosang, gerombong punika akéhan sané madaging bolongan tiga anggén nagingin saang utawi sambuk borboran, wénten sané wantah kalih bolongnyané tur wénten taler sané patpat, sakéwanten genah nyelepang genténgnyané tetep pateh asiki saking duurnyané. Akéh bolong anggén nagingin saang punika wantah nganutin saking ageng gerombong miwah akéh krama utawi pagawé sané jagi morbor. Katakénin indik lakar napi sané becik kanggén morbor, Wayan Di-

ana maosang yéning sané patut kanggén inggih punika saang miwah sambuk, sakéwanten salagenti utawi nénten sinarengan. Tatkala ngawitin morbor nyantos kutus jam kantun prasida nganggén saang, sakéwanten sesampuné punika patut nganggén sambuk mangda prasida becik taler genténg prasida mawarna barak. Tatkala genténg kaborbor ring gerombong, ipun kajujukang tur akéhnyane kadagingin manut saking ageng gerombong inucap, wénten sané 5.000 bidang kémanten, 10.000 bidang tur wénten nyantos 20.000 bidang. Yéning

kahanan masan dingin utawi palemahanné besegan akidik, sinah morbornyané suénan malih saking roras jam. “Tatkala morbor genténg puniki, patut pisan nganggén api, boya nganggén andus kémanten mangda genténgé becik mawinan nénten putihan warnan ipun. Yadiastun wénten sané nganggén andus kémanten tanpa keni api nang akidik, nanging sué morbornyané prasida nyantos kalih raina miwah ageng gerombongnyané prasida kanggén morbor genténg nyantos 20.000 bidang,” baosnyané malih. (wan)

“RAH, udang ajak bé julité sisan anggon darang nasi uli ipoan adep Ibu. Ada anggon ngimbuhin meli keperluan sekolah Ceningé. Mungpung liu maan. Yén buin pidan masanné suba suud sinah tusing maan liunné cara jani,” pandikan ibunné nguratiang okanné ngajeng. “Nggih Ibu, dumadak yén pidan kaonin titiang masuk ka Karangasem, Tuaji kayun nglanturang makeni bubu. Mangda wénten anggén ngrereh darang ajengan. Utawi yén adol anggén matumbasan ngraina. Bégak yén polih udang nang séket ukud utawi bé julit nang asiki sambilang masiram. Bandingang ring mancing kapah polih,” aturné Ngurah Jelada. “Nah Wah, Aji lakar nglanturang, bandingan tekén bubuné ngoyong di pasepelan melahan ngoyong di tukadé makerem. Nyén nawang ada udang lan bé julit kababas macelep. Yén sing masanné udangé di tukadé langahan nanging gedé-gedé. Yén suba masanné cara jani

udangé liu nanging gelesan. Apa buin dini sing ada anak ngenyat utawi nyetrum cara di Selat,” pandikan Ajinné macelengus ka pawaregan jaga ngwédang. “Inggih Tuaji, titiang pamit mangkin jaga naftar ring SMA,” aturné Ngurah Jelada. “Ooh, kéné Wah. Mungpung enu ada pipis melahan jani beliang ragané HP apang ada anggon matélpunan ajak timpalé. Kanggoang asal dadi anggon saling tukar informasi ané perlu ajak timpalé. Indik pulsa bisaang ragané ngreringa,” baosné Gusti Madé Taman saha ngicén okanné jinah Rp. 1.000.000,-- Ngurah Jelada bengong, nrébés toyan panonné nerima paican ajinné. Sujatinné saking dumun raganné meled madué HP, nanging éling ring ajinné nénten madué mawinan raganné meneng matilesang angga. Naen Luh Suwarni ngaturin raganné makta HP né asiki mangda élah ngubungin raganné, nanging Ngurah Jelada nénten kayun. Ajerih yén

ajinné iwang panampén mangda numbasang raganné HP. “Inggih Tuaji, matur suksma. Dumadak mangda polih sané murahan,” aturné cendet. “Nah, kanggona Wah. Ento montoré marérén, mirib timpalé teka,” pandikan ajinné. Gusti Ngurah Jelada ngelisang medal raris munggah ka montoré sareng timpal-timpalné. Sané naftar ring SMA Amlapura saking SMP Rendang wantah sareng nemnem. Samian nilai Ujian Nasionalné becik-becik, cager jaga materima. Sané siosan wénten ring SMA Klungkung, Bangli lan Dénpasar. Samian maalasan reramanné makarya dados pagawé irika. Sisanné sané lianan naftar ring SMK 1-2-3 ring Dénpasar, mangda gelisan makarya. Usan naftar ring SMA Negeri I utawi II Amlapura mangkin Nyoman Padmini sareng timpalné Putu Suratni lan Ketut Pajar malali ka Hardys matumbasan kaperluanné soang-soang. Ngurah Jelada sareng Madé Budi-

ana, lan Madé Sudiari gumanti ka Toko HP santukan timpalné Madé Budiana wénten makarya irika nyambil ngadol pulsa. “Kénkén Dé Budi, dija payu lakar masuk?” patakén timpalné Wayan Sudiana. “Kanggoang di SMA Negeri I ajak tetelu, lan di SMA Negeri II ajak tetelu, manut paekné uli tongosé kos. Yén sig tongos Wayané kénkén ada tongos kos-kosan? Miribang paek uli SMA Negeri I,” pasautné Madé Budiana saha maekin tongos pajangan HP né. “Oooh ada Dé. Ané kosongan apa ané suba lengkap misi dipan kasur lan lemari? Ada ané paon lan kamar mandiné mabarengan ada masih ané sabilang kamar misi paon lan kamar mandi. Nanging séwanné terang mabinayan. Nu murah tuah Rp. 200.000,-- lengkap kayang listrik. Ané magabung buin murahan tuah Rp. 100.000,-ngabulan. Dadi tongosin ajak dadua. Kénkén lakar delokin jani?” patakén timpalné Madé

Budiana. “Sing Yan, apang tawang malu payu materima dini apa tusing. Kayang pangumumané mara ngalih tongos kos. Jani lakar ngalih HP malu Yan,” pasautné Madé Budiana. “Ooh nah, jani macem HP-né magenepan. Téhnikné suba pada canggih-canggih lan ceshingné méndahan mulai ané harganné murah cara kacang goréng aji satak tali, nganti ané jutaan rupiah. Kéwala patut ati-ati apang tusing bakat uluk-uluka aji panampilan apik nanging isinné rerakitan tusing asli, alias blulong. Yén tingalin uli Mérekné masih ada magenepan luiré: Nokia, Sony Éricsson, Samsung, Motorola, Siemens, LG. Arganné masih méndahan manut code modél pabrikanné. Contohné Nokia É52, Sony Ericsson W205 dll. Di Toko lénan malah ada HP ané murah keluaran China,” tuturan timpalné Madé Budiana.

BPM/wan

GEROMBONG – Tan bina sakadi bungut paon, gerombong punika jagi kadagingin saang utawi sambuk anggén morbor genténg mangda prasida becik baraknyané.

(Masambung)


Upacara

8

Redité Pon, 28 Februari 2016

Bebantenan

Tradisi Nangken ring Pura Penataran Sari Pétang

Katattwan Banten Catur Sanak

Nyanggra Purnama Ngarya Lampad

PASIDIKARAN sang raré marep ring Sang Catur Sanak kapratiwimbayang ring banten. Wénten banten sané katiba ring Sang Catur Sanak, wénten banten sané katiba ring sang raré. Sakadi buah kelapa sané dados wadah mendem Catur Sanak. Ring muncuk kelapa punika marajah Aksara Om kara, ring sornyané marajah antuk Aksara Ah kara. Niki waluya niyasa sang raré miwah reramannyané, mangda i manusa uning yéning sampun embas ring guminé sayaga uning langit punika waluya Bapa Akasa, guminé punika waluya Ibu Pertiwi. Ring kahuripané makelantas mangda setata sayaga ngupapira langit mangda nénten keni polusi, taler Ibu Pertiwi nénten kacemerin antuk laksana loba i manusa. Manut Yajurveda XXV.17. nyengguhang, ‘Tan maataa perthivi tat pita dyauh’. Artosnyané, Ida Sang Hyang Widhi Wasa ngutpati gumi miwah langit waluya Ibu Bapa. Dadosné sang raré ri sampuné kelih, swadharma sané paling utama ngraksa cuaca miwah Ibu Pertiwi. Santukan yéning cuaca miwah gumi Ibu Pertiwi keni cemer sinah sumber-sumber kahuripané sané siosan jaga usak, minakadi entikentikan, bayu sané kairup ring manusa. Yéning nika usak sinah urip i manusa setata kalara-lara uyak panyungkan. I manusa taler mangda setata éling ring sunar Sang Hyang Widhi, mawinan ring gundukan Catur Sanak mapendem kadigingin damar malengis nyuh tanusan. Nika waluya panuntun mangda ring kahuripané puniki nénten lali mapatitisang kayun, ucap, miwah laksana ring sunar Ida Sang Hyang Widhi sané maprabawa Ida Bhatara Brahma. Mangda kayun, ucap, miwah laksana setata ngutpati sané patut kautpati, bhakti ring Bhatara Wisnu mangda kasunarin ri kala ngupapira sané patut kaupapira, tur bhakti ring Ida Bhatara Iswara mangda kasunarin rikala mrelina sané patut kaprelina. Sang raré taler natab banten dapetan sané untengnyané banten tumpeng muncuk kukusan kadagingin taluh bébék waluya banten guru. Banten puniki waluya niyasa suci sané mapainget mangda sang raré riwekas setata tinut, tan lémpas maguru ring sané patut kanggén guru nunas paplajahan waluya sesuluh nitenin kahuripan puniki. Banten dapetan punika mapiranti taler rakan banten. Manut Lontar Yadnya Prakerti, suksman rakan banten kasurat, ‘Raka-raka pinaka widyadhara-widyadhari. Widyadhara punika anak sané ngawisesa pangewruh’. Widya martos pangweruh. Dhara martos ngamel utawi ngwisésa. Suksma banten dapetan mapiranti rakan banten mangda sang raré riwekas nitenin kahuripan madasar antuk pangweruhan. Ngamargiang pangrasa ring kahuripané puniki mangda kadasarin papineh sané maunteng pangweruhan. Santukan rasa indriané punika manut Katha Upanisad waluya jaran sané ngedeng kréta. Yéning jarané becik tur seger sinah becik anggén ngedeng kréta. Nanging yéning kréta nénten madaging tali lis sané nitah jarané sinah jarané punika ngedeng kréta sakama-kama. Nika sinah pamargin krétané nénten manut ring kayun sang madrué kréta. Nika mawinan banten dapetan niyasa daging gumi. Daging gumi puniki yéning nénten kadabdabin antuk pangweruh sinah urip i manusa dahat abot, akéh nemu gegodan. (I Ketut Wiana)

TRADISI sané kadruénang Pura Penataran Sari Pétang minab prasida ngwewehin saha kadadosang tetuladan olih yowana désa-désa lianan ring Bali. Tradisi tawah sané wantah wénten ring Pura Penataran Sari Pétang, Br. Pétang Dalem, Désa Pétang, Kecamatan Pétang, Kabupatén Badung wantah tradisi sané nangken kalaksanayang pamekasnyané sajeroning nyanggra raina Purnama. Tradisi sané kadruénang punika wantah tradisi ngarya lampad. Tradisi ngarya lampad punika setata kalaksanayang olih sekaa sané kawastanin organisasi DHT (Dahaa Truna Palasari Pétang). Sekaa punika wantah sekaa sané kakuubin olih pamaksan. Manut kelian DHT, I Putu Edy Widiantara (25) sané ngangken sampun kajudi dados kelian ngawit warsa 2013 lintang, organisasi DHT karincikang tur kawangun duk warsa 1972 lintang antuk kelian daweg punika I Ketut Wardanayasa. Organisasi sané sampun mayusa makudang-kudang warsa puniki kawentuk antuk tetujon utamannyané wantah ngayah. Edy maosang, dasar unteng pikayunan DHT wantah ngayah, ngrumaketang tali pasikian manyama braya ring désa pakraman, pamekasnyané ring Pura Penataran Sari, Petang. Organisasi DHT ngawit kawentuk sampun kamiletin olih yowana inggian lanang miwah istri. “Kantos mangkin, organisasi DHT sampun kami-

letin olih 92 diri yowana lanang miwah istri,” baosnyané. Manut kelian DHT, sawilang pacang rauh rainan Purnama sané rauhnyané 30 raina apisan, samian anggota sampun sayaga pacang ngarya lampad. Lanang miwah istri sampun uning pakaryan ngayah soang-soang gumanti parikrama ngayah raris prasida kalaksanayang ngawit kalih raina sadurung Purnama. Ngayah sané kalaksanayang kalih raina sadurung purnama manut dané, kalaksanayang olih lanang miwah istri antuk nginkinang sakancan pabuat sané kabuatang sajeroning ngarya lampad. Pamekas arahina sadurung purnama sané ngayah wantah para lanang sajeroning ngrereh lakaran lampad. Nepet raina purnama wawu samian anggota DHT tangkil ka Pura Penataran Sari Pétang pacang maébat. Samian lakaran ngarya lampad sané karereh sadurungnyané kaolah dados lampad. Parikrama sané kalaksanayang puniki manut dané pinaka sinunggil jalaran ngrumaketang paiketan pasametonan sareng samian angganing sekaa miwah pemaksan, ngaturang bakti miwah suksmaning manah ring Pura Penataran Sari Pétang antuk sakancan waranugraha marupa daging abian gumanti prasida setata masari. “Pinaka rasa angayubagia majeng Sang Hyang Widhi Wasa majalaran parikrama sané sampun lami tur nangken kalaksanayang nepet Purnama puniki,” sapunika dané negesang. (yan)

BPM/yan

NGOLAH - Angga DHT nepet raina purnama lintang samian tangkil ka Pura Penataran Sari Pétang ngolah lakaran sané kaalap ring abian krama gumanti dados lampad.

Lakaran Ngarya Lampad Karereh saking Abian Krama NGARYA lampad ring Pura Penataran Sari Pétang, Br. Pétang Dalem, Désa Pétang, Kecamatan Pétang, Kabupatén Badung, nangken kalaksanayang nyabran Purnama sané rauhnyané abulan apisan. Organisasi DHT (Dahaa Truna Palasari Pétang) sané madué swagina ngarya lampad. Manut kelian DHT, I Putu Edy Widiantara (25), ngarya lampad puniki mangkin sampun sareng 92 diri anggota sané ngranjing ngayah sajeroning DHT. Parikrama ngayah organisasi DHT manut dané sampun kakawitin kalih raina sadurung Purnama. Parikrama ngayah kalaksanayang olih lanang miwah istri kadagingin

antuk ngayah majejaitan sané kapuserang ring Pura Penataran Sari Petang. Pakinkin kalih raina sadurung Purnama kadagingin antuk makarya tatakan lampad sané pacang kadagingin nasi kuning, makarya tatakan jaja Bali, kawangén, miwah tatakan jangan. “Samian tatakan kakaryanin antuk lakaran busung, ron, miwah ambu,” baosnyané. Edy ngwewehin, parikrama araina sadurung Purnama wantah parikrama sané pamekas kalaksanayang olih para lanang. Parikrama sampun kakawitin ngawit semengan olih para lanang pamekas sané duk punika nepet nénten makarya utawi libur.

BPM/yan

LAMPAD- Makanten majajar akéh lampad sané sampun wusan kaolah tur katanding becik olih angga DHT pacang katurang raris salanturnyané katunas.

Parikrama sané kalaksanayang olih para lanang wantah ngrereh lakaran ngarya lampad. Lakaran lampad sané karereh wénten makudang-kudang soroh, minakadi, don sabo, don pradnyan, waluh bali, nangka, kecicang, bongkot, plosor pisang susu, miwah muncuk waluh. Samian lakaran lampad punika karereh ring abian utawi tegalan krama ring wewidangan Pura Penataran Sari Pétang. “Ngrereh lakaran lampad samian ring abian krama antuk sistem kalascaryan krama mayadnya utawi ngaturang sakancan asil abian pamekasnyané sané kabuatang pinaka lakaran ngarya lampad,” Edy negesang. Parikrama nepet raina Purnama, manut kelian lulusan IKIP PGRI Bali puniki, samian angga organisasi DHT tangkil ka Pura Penataran Sari Pétang sinambi makta piranti kanggén mébat. Samian lakaran ngarya lampad sané karereh sadurungnyané kaolah dados lampad. Sesampun parikrama mébat tur lampad puput kakaryanin, lampad raris kaaturang ring samian palinggih sané wénten ring Pura Penataran Sari Pétang tur kadulurin antuk pamuspan. Sesampun puput ngastawa, lampad sané katurang katunas mawali. Samian lampad raris kadumang sareng samian angga DHT miwah para penglingsir pura. “Lampad inucap pacang katunas sareng kulawarga makasami ring umah soangsoang,” baosnyané. (yan)

Satua

BPM/net

I Cicing Borosan Tekén I Méong Olih : I

Madé Taro

BUIN maniné, I Miong padidiana majalan ka Bencingah . Disubané nyansan peteng, uli joh tepukina lawat puriné. Ia lantas majalan adéngadéng kanti neked di natah puriné. Tusing tawanga uli duri I Bojog ngetut pajalanné ka puri kanikain olih Prabu Macan apang ningalin apa sekén I Miong bakal ka purin Ida Anak Agung. Duaning Sang Prabu tusing percaya yéning I Miong ané getap-getapan ento bani ka puri. Disubané ngidayang ngecogin tembok di tengah puri, ditu lantas I Miong nepukin Ida Anaké Agung sedeng ngrayunang. Tepukina masi I Rakrék nyongkok di arep Ida Anaké Agung sambilanga nyelépnyelépang layah dot ajak sisan-sisan rayunan Ida. “Jani suba galah ané melah,” kéto I Miong makeneh. Tusing makrisikan nang abedik ia nylisib di durin Ida Anaké Agung, makecog ka sakan puriné, di bucun balené ia mengkeb. Sakéwala cicing borosan ané mula celang ento nepukin matanné I Miong ané ngendih ulian kena sunaran damar. I Rakrék uyang paling sambilanga nolih Ida Anak Agung satmaka dot ngaturang ané tepukina ento. I Rakrék lantas ngongkong, ngédéngang calingné. Ida Anak Agung Raja Garbana tusing nawang apa ané kenehanga tekén I Rakrék. Kadénanga I Rakrék layah. Ditu lantas dané ngentungang tulang, sakéwala tusing runguanga tekén I Rakrék. Tatkala I Miong ngédéngang tendasné uling tongosné mengkeb, ditu I Rakrék ngongkong sambilanga kecag-kecog. Ida Anak Agung bingung, terus Ida ngentungang tulang ané gedénan. Tulang ento masih tusing runguanga tekén I Rakrék. Tatkala I Miong ngajengitang gigi lan calingné, ditu I Rakrek tusing buin ngidayang naanang pedih basangné lantas makecog lakar nyagrep I Miong. Kéwala lacur Ida Anak Agung Raja Garbana ané sedeng ngrayunang ento katumbrag, sinah Ida krodha! Ida Anak Agung laut nganikain panjaknyané nyemak pedang. Ditu lantas I Rakrék ané wanén lan satya ento kapademang ulian Ida Anak Agung Raja Garbana tusing nawang indik sujatiné. I Bojog ané uli tunian ngintip kénkén pulah-palihné I Miong marasa angob. Ditu lantas ia ngénggalang malaib ka alasé lan nyatuayang indik I Rakrék kamatiang di arepan Sang Prabu. “Kawagedan lan kawanénan I Miong jakti-jakti ngangobin manah tiangé Ratu! I Miong ané suba nylametang isin alasé makejang,” kéto I Bojog matur ring Prabu Macan. Sué lantas Sang Prabu Macan nyantosang sapatekan I Miong, duaning pinaka raja dané patut ngisinin wecanané lakar neda tainné I Miong. Kéwala I Miong ané dueg ento tusing ja lakar mawali buin kz alasé, ulian ia sangsi yéning Ratuning Alas ané loba ento tusing ja lakar neda tainné dogén, kéwala makejang buka ukudanné bakal tedana baan Sang Prabu Macan. Ento ané ngawinang sabilang suud meju, I Miong setata ngurugin tainné. “Apang tusing adeka tekén Sang Prabu Macan,” kéto abetné. (Puput)

Rédaksi nerima reriptan marupa artikel (paling akéh 3500 huruf), satua ringkes (paling akéh 6000 huruf), puisi, geguritan miwah sané siosan. Reriptan mangda kakirim ring alamat: Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email: bali_orti@balipost.co.id.


MINGGU PON, 28 FEBRUARI 2016

9

Asa Inter ke Zona Champions

HAL 10

Tugas Berat Menanti Infantino Zurich –

FIFA punya pemimpin baru yaitu Gianni Infantino. Baru saja terpilih Ifantino mengemban tugas berat yakni mereformasi badan sepakbola tertinggi dunia itu. Infantino terpilih menjadi presiden FIFA usai memenangi pemungutan suara yang digelar di Kongres Luar Biasa di Zurich, Jumat (26/2) waktu setempat, menggantikan Sepp Blatter. Dalam pemungutan suara yang berlangsung dua tahap, pria 46 tahun itu meraih 115 suara, unggul dari pesaing terdekatnya Sheikh Salman bin Ebrahim al-Khalifa yang mendapatkan 88 suara. Lahir di Brig, Swiss pada 23 Maret 1970, Infantino punya darah Italia dalam dirinya, tepatnya dari daerah Calabria dan Lombardy. Dia disebut memegang tiga kewarganega-

raan yakni Swiss, Italia, dan Yunani, juga fasih menggunakan lima bahasa antara lain Italia, Prancis, Jerman, Inggris, dan Spanyol. Infantino maju dalam pemilihan presiden FIFA dengan jabatan sebagai Sekretaris Jenderal UEFA yang sudah diembannya sejak 2009 silam. Sebelum masuk UEFA, dia bekerja sebagai Sekretaris Jenderal International Centre for Sports Studies (CIES) di Universitas Neuchatel. Ayah empat anak ini juga dikenal sempat menjadi penasihat untuk sejumlah organisasi sepakbola di Italia, Spanyol, dan Swiss, ini tak

terlepas dari statusnya sebagai pengacara. Lulusan University of Fribourg ini dalam kariernya di UEFA diketahui punya peran membuat perubahan jumlah peserta di ajang Piala Eropa. Seperti diketahui, mulai Piala Eropa 2016 di Prancis nanti turnamen itu akan diikuti 24 tim bukanya 16 tim seperti biasanya. Dia juga yang mengusung ide menambah jumlah peserta Piala Dunia menjadi 40 negara. Infantino kini punya tugas berat memulihkan reputasi FIFA, setelah tercoreng kasus korupsi, suap, dan pencucian uang. Kasus itu pula yang

memaksa Blatter kehilangan jabatan sebagai presiden FIFA, juga menjerat beberapa eksekutif organisasi sepakbola tertinggi dunia itu. “Saya tak bisa mengungkapkan perasaan saya saat ini. Saya telah melalui sebuah perjalanan luar biasa yang membuat saya menemui banyak orang fantastis, yang hidup dan bernafas di sepakbola, dan banyak orang berhak melihat FIFA dengan sangat disegani,” ujar Infantino dalam pidatonya usai pemilihan. Blatter, yang posisinya digantikan Infantino, hanya bisa mendoakan kesuksesan untuk kompatriotnya asal Swiss itu. Blatter yakin Infantino bisa membuat FIFA menjadi bersih dan kredibel lagi di mata dunia. (kmb33/rtr)

Tentang Infantino: 1. Lahir pada 23 Maret 1970 di Swiss, FIFA akan kembali dipimpin pria kelahiran Swiss (Presiden FIFA sebelumnya, Sepp Blatter, juga lahir di Swiss). 2. Memiliki dua kewarganegaraan Italia dan Swiss. 3. Menguasai lima bahasa (Italia, Prancis, Jerman, Inggris, dan Spanyol). 4. Seorang Pengacara lulusan Universitas Fribourg, Swiss. 5. Mengawali kariernya sebagai Sekretaris Jenderal International Centre for Sports Studies (CIES) Universitas Neuchâtel, Swiss. 6. Telah bergabung dengan UEFA sejak tahun 2000. 7. Menjabat sebagai Sekretaris Jenderal UEFA sejak tahun 2009. 8. Turut menjadi orang yang mengimplementasikan meningkatnya jumlah peserta Piala Eropa (dari 16 jadi 24 negara). 9. Memiliki kebijakan utama yang ingin menambah jumlah peserta Piala Dunia dari 32 menjadi 40 negara. BPM/ap

+HQGHUVRQ ,QJLQ 5DLK 7UR¿ 3HUGDQD Sebagai Kapten

Liverpool – Gelandang Jordan Henderson memiliki motivasi lebih di final Capitol One Cup malam nanti. Di laga itu, Henderson akan pertama kalinya memburu trofi dengan status kapten Liverpool. Sejak gabung Liverpool pada 2011, Henderson memang sudah dua kali melaju ke final yakni Piala Liga Inggris dan Piala FA di musim 2011-2012. Setelah Steven Gerrard pergi dari Liverpool akhir musim lalu, Henderson diberi kesempatan untuk memakai ban kapten di lengannya musim ini. Di musim per-

tamanya sebagai kapten, Liverpool berhasil dilajukan ke final Piala Liga Inggris. Di Wembley, Henderson dkk akan berjuang untuk mengalahkan Manchester City guna meraih trofi pertamanya sebagai kapten. Sebagai catatan, Henderson pernah merebut Piala Liga Inggris empat tahun lalu, tapi saat itu Gerrard masih jadi kapten. Misi yang terbilang tidak mudah mengingat kualitas skuat yang dimiliki City. Meski demikian, Henderson yakin dia bisa mengemban tugas itu dengan baik. “Anda akan terinspirasi

Bulls Kalah Lagi Atlanta – Chicago Bulls harus pulang dengan kecewa usai dikalahkan Atlanta Hawks pada pertandingan yang berlangsung, Sabtu (27/2) kemarin. Pau Gasol dan kawan-kawan harus mengakui keunggulan Hawks dengan skor akhir 103-88. Catatan mengecewakan tersebut membuat Chicago harus mengalami lima kekalahan secara beruntun saat memainkan laga tandang. Mereka saat ini berada di posisi delapan klasemen sementara wilayah timur juga terancam oleh Detroit Pistons yang berada di posisi sembilan. Saat ini Bulls berada di posisi delapan dengan catatan 30 kemenangan dan 27 hasil kekalahan. Sementara Detroit berada di posisi sembilan dengan catatan 29 kekalahan dan 29 kemenangan. Detroit bisa saja menyalip posisi Chigago jika berhasil konsisten meraih kemenangan. Menurut pelatih Chicago, Fred Hoiberg, timnya tidak pernah membuat kesempatan untuk memenangkan pertandingan. Ia juga menilai anak buahnya terlalu meremehkan lawan dan membiarkan tim lawan mencetak banyak angka. “Mereka tidak menciptakan kesempatan untuk memenangkan pertandingan karena memiliki masalah dalam menangani bola mereka sangat ceroboh,” ujar Hoiberg mengomentari penampilan anak buahnya. Sedangkan di partai lainya, bintang Toronto Raptors, Kyle

Lowry, tampil cemerlang saat menghadapi salah satu kandidat juara NBA Cleveland Cavaliers. Lowry membuat total poin tertinggi dalam kariernya, 43, untuk membawa Raptors menang 99-97. Pada pertandingan yang dihelat di Air Canada Center, Cavs sebenarnya unggul di kuarter pertama 31-21. Namun Raptors bangkit di kuarter kedua dengan memangkas ketertinggalan jadi dua bola, 45-49. Cavs sendiri kembali mendominasi di kuarter ketiga dengan membuat 28 angka berbanding 23 angka milik Raptors. Cavs menjauhkan keunggulan jadi 77-68. Namun, Raptors menggila di kuarter keempat dan keunggulan Cavs mulai dipangkas. Bahkan di sisa 3 menit kuarter ini, Raptors membuat sembilan angka,kemudian berbalik menang dua poin, 99-97. Lowry jadi mimpi buruk Cavs setelah mencetak 43 poin, lima rebound, dan sembilan assist, untuk mencatatkan poin tertinggi dalam kariernya. Terrence Ross (15 poin) dan Bismack Biyombo (11 poin) menopang Lowry. Sementara, bintang Cavs, LeBron James membuat 25 poin, delapan rebound, dan tujuh assist. Kemenangan atas pemuncak klasemen Wilayah Timur itu membuat Raptors membuntuti Cavs dari posisi kedua, dengan 39-18 dan sudah memenangi empat gim terakhir beruntun. Sementara Cavs di puncak dengan 41-16. (kmb33/rtr)

dari pencapaian kapten-kapten klub ini sebelumnya. Sebagai pemain, Anda akan selalu dinilai oleh orang-orang, tapi sebagai kapten, Anda hanya akan dinilai dari jumlah trofi yang dimenangi,” ujar Henderson, Sabtu (27/2) kemarin. “Jika Anda bermain baik dan tim ini memenangi segalanya, Anda adalah kapten yang sangat bagus. Begitu pula jika Anda tidak bermain baik, jika tidak memenangi trofi, Anda akan dinilai berbeda,” imbuhnya. Henderson musim ini memang tampil kurang maksimal karena cedera kaki dan membuatnya sempat absen 3-4 bulan. Dia baru mencetak dua gol dari 14 penampilan di seluruh kompetisi. “Ini bukan soal apakah saya kapten yang bagus atau tidak, ini soal memenangi trofi. Tidak peduli siapa yang akhirnya mengangkat trofi. Saya hanya ingin jadi contoh, membantu orang di sekitar saya dan memberikan yang terbaik untuk melakukan itu. Yang terpenting adalah memenangi trofi,” katanya lagi. Menurut mantan kapten Liverpool, Steven Gerrard, Jordan Henderson layak mendapatkan trofi juara berkat dedikasinya pada olaha-

raga tersebut. Henderson didatangkan oleh Liverpool pada tahun 2011 lalu. Awalnya ia kesulitan beradaptasi di klub Merseyside tersebut. Bahkan ia sempat akan dilego oleh Brendan Rodgers. Namun gelandang asli Inggris itu terus bekerja keras di Anfield dan akhirnya ia kini menuai hasilnya dengan terpilih jadi Kapten The Reds, menggantikan Gerrard. “Saya selalu konstan berhubungan dengan rekanrekan lama dan teman-teman saya di Melwood di sepanjang musim dan saya ingin sekali melihat Henderson meraih trofi tersebut. Saya tak bisa mengatakan seberapa besar Jordan layak mendapatkan trofi itu,” ujar gelandang 35 tahun tersebut. “Sesuatu yang kurang diapresiasi dalam sepakbola, dan Anda tak bisa menilainya dengan uang. Banyak pemain yang sangat berdedikasi pada profesi yang dijalaninya. Para pemain yang dari momen mereka menginjakkan kaki di tempat latihan langsung berkeinginan untuk belajar lebih dan membuat diri mereka sendiri menjadi yang terbaik. Jordan adalah contoh bagi semua pemain,” pujinya. (kmb33/rtr)


BOLA MANIA

Arsenal Harus Menang Buka Peluang Juara Manchester â&#x20AC;&#x201C; Gelandang Arsenal Francis Coquelin memiliki keyakinan bahwa peluang timnya untuk menjadi juara Premier League musim ini masih terbuka jika berhasil mengalahkan Manchester United. Partai bigmatch tersebut akan digelar malam nanti di Old Trafford. Arsenal tengah timpang karena baru dikalahkan dengan skor 0-2 oleh Barcelona di Emirates Stadium dalam laga leg pertama 16 besar Liga Champions. The Gunners pun di ambang tereliminasi dari kompetisi antarklub Eropa. Akan tetapi Arsenal berada di jalur yang tepat dalam perburuan juara Premier League setelah berhasil mengalahkan Leicester City dengan skor 2-1 pada 14 Februari 2016. Karena itu pasukan Arsene Wenger tersebut wajib meraih poin saat memainkan pertandingan penting melawan United. â&#x20AC;&#x153;Saya pikir United mengalami musim yang sulit. Tapi di laga seperti ini kami tahu mereka akan naik level, karena semua orang menyukai pertandingan seperti ini,â&#x20AC;? kata Coquelin, Sabtu (27/2) kemarin. â&#x20AC;&#x153;Akan menjadi kemenangan penting jika mereka mengalahkan kami, tapi kami sudah siap. Kami telah mengalahkan Leicester dan saya pikir seluruh anggota tim sadar akan itu. Jika ingin menjadi juara, kami harus memenangi laga-laga seperti ini. Manchester United selalu menjadi klub besar. Meski sedang menurun mereka tetap memiliki skuad yang bagus,â&#x20AC;? lanjutnya. Arsenal punya masalah yang cukup pelik dengan cedera. Mikel Arteta dan Alex Oxlade Chamberlain, menjadi dua nama terakhir yang masuk ruang perawatan meyusul Tomas Rosicky, Santi Cazorla, Jack Wilshere dan Gabriel Paulista. Meski enam pemainnya mengalami cedera, Wenger tetap optimis karena komposisi tim intinya tidak banyak berubah. Olivier Giroud diprediksi akan kembali menjadi ujung tombak The Gunners dengan disokong oleh trio gelandang kreatif Arsenal yaitu Alexis Sanchez, Mesut Ozil, dan Theo Walcott. Di kubu tuan rumah akan mengusung misi balas dendam pada perjumpaan dengan Arsenal kali ini. Hal ini dikarenakan pada pertemuan pertama kedua tim pada musim ini, The Gunners sukses mempermalukan anak asuh Louis van Gaal di Emirates dengan skor telak 3-0. United tentu tidak ingin mengulang memori buruk tersebut pada pertemuan kali ini, apalagi pada pertandingan kali ini mereka akan bermain di depan pendukung mereka sendiri. Jika melirik pada catatan pertemuan kedua tim, Juan Mata dkk berpeluang besar untuk menang. Dari enam pertemuan terakhir kedua tim di Old Trafford, Arsenal hanya menang pada satu pertemuan saja, di mana empat pertemuan lainnya berakhir dengan kemenangan United. Hal ini ditambah performa kurang stabil Arsenal pada laga tandang di Premier League musim ini, di mana tim besutan Arsene Wenger tersebut hanya mampu menang satu kali dari lima laga tandang terakhir mereka di semua kompetisi. Namun masalah cedera sepertinya akan menjadi penghalang besar bagi United untuk memenangkan laga ini. Pasalnya hingga hari, Jumat (26/2) kemarin, tercatat 12 punggawa mereka mengalami masalah cedera. Wayne Rooney, Ashley Young, Matteo Darmian, Bastian Schweinsteiger, dan David De Gea dipastikan tidak bisa turun pada laga ini. Kondisi ini semakin parah dengan cederanya Anthony Martial saat melakukan pemanasan kontra Midtjylland. Meski pada konferensi persnya Louis van Gaal menyebut bahwa kondisi cedera Martial tidak terlalu parah, namun Louis van Gaal nampaknya tidak bisa menurunkan sang pemain pada laga penting tersebut. Sebagai gantinya Marcus Rashford akan kembali dipercaya menjadi ujung tombak Setan Merah setelah pemain 18 tahun tersebut mencetak dua gol kontra Midtjylland. Selain itu Sergio Romero dan Marcos Rojo diprediksi akan tampil sebagai starter pada laga ini. (kmb33/rtr)

Asa Inter ke Zona Champions Milan â&#x20AC;&#x201C; Partai penuh gengsi akan tersaji di Serie A yang mempertemukan Juventus melawan Inter Milan yang digelar, Senin (29/2) dini hari. Vice President Nerazzurri Javier Zanetti mengaku pertandingan yang digelar di Juventus Stadium itu akan berjalan menarik. Setelah menduduki posisi puncak klasemen Serie A dalam waktu yang lama, Inter mengalami penurunan performa sehingga kini menempati posisi lima. Peluang untuk menjadi juara Serie A sudah semakin sulit sebab pasukan Roberto Mancini ini tertinggal 10 angka dari sang capolista Juventus. Karena itu, bersaing demi finis ketiga alias zona Liga Champions adalah target realistis Inter musim ini. Akan tetapi misi itu akan mendapat rintangan di giornata 27 karena akan melawan Juventus, tim yang sedang on fire. Meski begitu Zanetti tetap optimistis bisa mengejutkan Juventus. Namun yang jelas partai nanti akan berjalan sengit dan seru. â&#x20AC;&#x153;Nanti akan menjadi pertandingan yang menarik. Ada tradisi yang kaya di balik dua klub ini dan kami juga memiliki potensi untuk mengejutkan mereka,â&#x20AC;? kata Zanetti, Sabtu (27/2) kemarin. Pelatih Roberto Mancini tak dapat me-

Hakan Sukur

BPM/afp

kinan besar sudah dihapus oleh yang bersangkutan, yang memilki akun @hakansukur. Boleh jadi apa yang dilakukan Sukur ini terkait dengan ideologi politik yang dianutnya. Sejak pensiun sebagai pesepak bola, mantan penyerang Torino, Inter Milan, Blackburn Rovers dan legenda Galatasaray itu memang terjun ke dunia politik. Di tahun 2011 dia terpilih sebagai anggota parlemen dari Partai Keadlilan dan Pembangunan (AKP), yang notabene adalah partai yang sempat diketuai Erdogan. Namun, pada Desember 2013 Sukur memutuskan mundur dari kegiatan partai tersebut usai kasus korupsi yang diduga menyeret nama Erdogan dan beberapa pengikutnya. Sukur lantas menye-

mainkan Marcelo Brozovic. Namun Geoffrey Kondogbia bisa diturunkan setelah sanksinya resmi dikurangi. Pada pertemuan sebelumnya di Serie A musim ini Juventus imbang 0-0 di kandang La Beneamata. Namun itu tak bisa lagi dijadikan acuan. Peta kekuatannya sudah berubah total. Juventus bukan lagi tim yang tersendat di awal musim. Dalam pertemuan terakhir di leg pertama semifinal Coppa Italia musim ini, Juventus bahkan sanggup menghajar Inter 3-0 di Turin. Kali ini di tempat yang sama, meski baru saja bertarung habis-habisan melawan Bayern Munchen di Liga Champions, Juventus diunggulkan kembali meraih kemenangan. Bagi Juventus kemenangan sangat penting demi menjaga keunggulan satu poin atas peringkat dua Napoli. Selain itu, kemenangan juga bisa menjadi suntikan motivasi sebelum bertemu lagi dengan Inter di leg kedua semifinal Coppa Italia tiga hari setelahnya. Massimiliano Allegri bisa kembali menurunkan Alex Sandro dan Giorgio Chiellini, jadi Juventus dapat kembali ke skema 3-5-2. Di tengah takkan ada nama Claudio Marchisio yang cedera, sedangkan Paulo Dybala dan Mario Mandzukic diprediksi bakal kembali diduetkan di barisan depan seperti ketika melawan Bayern Munchen. (kmb33/ap/rtr)

Perseteruan Pemerintah dan PSSI Harus Diakhiri Jakarta â&#x20AC;&#x201C; Perseteruan antara pemerintah Indonesia dan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia memanas setelah pertemuan dengan Presiden pekan ini. Itu terjadi karena kedua pihak memiliki perbedaan pendapat mengenai permintaan presiden pada pertemuan tersebut. Hal tersebut rupanya mendapat tanggapan dari pengamat sepakbola nasional, M Rais Adnan. Menurutnya kedua pihak tidak boleh berlarut-larut dalam perseteruan. Ia juga meminta agar kedua pihak duduk bersama agar masalah cepat selesai. â&#x20AC;&#x153;Pemerintah dan PSSI harus duduk bersama dan bersinergi. Itu diperlukan agar tidak terjadi perbedaan pendapat seperti yang terjadi usai pertemuan. Kasihan para

KAPTEN - Mauro Icardi akan menjadi andalan Inter Milan saat melawan Juventus dalam lanjutan Serie A Italia, Senin (29/2) nanti.

Karier Politik Sukur Terancam Istanbul â&#x20AC;&#x201C; Mantan bintang internasional Turki Hakan Sukur, sedang tersandung masalah terkait kicauannya di twitter. Karier politiknya pun menghadapi hadangan. Beberapa hari belakangan ramai pemberitaan di mediamedia Turki dan juga Eropa, ketika Sukur diperiksa jaksa penuntut umum terkait dengan isi twitter-nya yang dinilai menghina presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan anaknya. Meski demikian Sukur membantah bahwa cuitannya itu ditujukan kepada Erdogan. Namun jaksa penuntut umum menolaknya dan memutuskan akan terus melanjutkan investigasi. Jika terbukti bersalah maka Sukur bisa dipenjara selama empat tahun. Proses hearing sendiri yang bakal dihadiri Sukur rencananya akan digelar dalam beberapa pekan ke depan. Cuitan itu sendiri sudah tidak ada, Sabtu (27/2) kemarin. Kemung-

Minggu Pon, 28 Februari 2016

brang untuk mendukung rival Erdogan, Fethullah Gulen, yang disinyalir dekat dengan Amerika Serikat. Meski demikian, Sukur sampai saat ini masih menjalani profesinya sebagai anggota parlemen dari barisan independen alias non-partai. Namun dengan kasus dugaan pelecehan terhadap Erdogan ini, karier politik Sukur kini terancam. Di dunia olahraga, Sukur adalah pahlawan Turki. Puncak kontribusinya adalah saat menjadi kapten timnasnya kala finis di peringkat ketiga Piala Dunia 2002. Hingga kini ia tercatat sebagai top skorer sepanjang masa Turki dengan 51 gol dari 112 caps. Total ia membukukan 332 gol dari 709 pertandingan kompetitif. (kmb33/afp)

penggemar karena bingung. Itu seharunya bisa diperbaiki antara dua pihak untuk menemukan solusi,â&#x20AC;? ujar M Rais, Sabtu (27/2) kemarin. Menurutnya permasalahan antara PSSI dan pemerintah memang sudah seharusnya berakhir karena sangat merugikan banyak pihak seperti para pemain bola dan penggemar sepakbola. Ia menilai turnamen yang saat ini beredar di beberapa tempat bukan menjadi solusi yang baik dalam permasalahan sepakbola nasional. â&#x20AC;&#x153;Pemerintah juga harus jelas dalam memberi masukan kepada PSSI. Para pemain sepakbola butuh kompetisi bukan sekedar turnamen karena itu hanya dimainkan tiga bulan dan membuat masa depan pe-

M Rais Adnan

BPM/ant

main menjadi tidak terjamin,â&#x20AC;? tutupnya. (ant)

1# !$ + ! # & 6027 1# # 4 + ! #5(1% ## ! 5 %! % ! ( ) 20003

! ! " # $%&' % ' ( ) ( * )

" +

& # , - . /00 - ' (" 1 2003 ! " ! # $%!

(! ) * + ! ! ! , +-- ,! + !,+ ! . + / 0 ! ! ! / " $&'

!"!# ! ! $#%!& '(! )*+

10


Minggu Pon, 28 Februari 2016

GELANGGANG

11

Legend Mitra Devata Petik Kemenangan Mangupura (Bali Post)Kesebelasan Legend Mitra Devata kembali memetik kemenangan dalam dua kali uji coba. Tim bermaterikan mantan pemain profesional Bali ini, mampu menekuk Sawangan FC 8-0, di Lapangan Yoga Perkanthi Jimbaran, pada latih-tanding, Kamis (25/2) lalu. Kedelapan gol yang bersarang ke gawang Sawangan FC, dilesakkan Nyoman Rafik Armawan (2 gol), Ida Bagus Mahayasa (2 gol), serta Sudi (2 gol). Dalam laga yang dipimpin wasti Wayan Artana tersebut, dua biji gol lainnya dipersembahkan Sulendra dan Wayan Gangga Mudana. Uji coba berikutnya, Legend Mitra Devata menundukkan Kelan All Stars dengan skor 5-0, dalam pertandingan yang dipimpin wasit Suta, di Lapangan Wirayuda Kelan, pada Jumat (26/2) lalu. Kelima gol kemenangan Legend Mitra Devata yakni tiga gol (hattrick), diborong Sudi, kemudian satu gol masingmasing tercipta lewat kaki Nyoman Rafik Armawan dan Ida Bagus Mahayasa. Koordinator Purwanto Iman Santoso, Sabtu (27/2) kemarin, mengemukakan, uji coba ini menunjukkan semangat kebersamaan pemain. ‘’Mereka tetap bertanding dengan santun dan sportif,’’ ucapnya. Ia menilai, kemenangan bukan tujuan utama, namun tetap menonjolkan jalinan persahabatan, sehingga bisa memberikan contoh bermain bola yang baik dan benar. (022)

Ketut Adi Juara Jive Solo Denpasar (Bali Post)Pedansa Ketut Adi Sudiarta keluar sebagai juara di nomor jive solo, pada kejuaraan dansa memperebutkan Piala Wali Kota VII/2016, di GOR Lila Bhuana, Senin (22/2) lalu. Sedangkan juara cha-cha solo Bagus Putu Raka Mendra Dana, untuk jive solo U-10 juaranya Ni Made Ranya Deslina A, serta juara cha-cha solo U-10 Ni Kadek Fillya Calista P. Juara line dance syllabus cha-cha solo Ni Made Cintya Sukma Wedari, line dance syllabus rumba solo juaranya Gusti Ayu Putu Mariesta W. Juara line dance syllabus jive solo Bagus Made Subawa Dana, serta juara line dance syllabus waltz solo Rezky Wulandari. Juara special event standard waltz couple I Wayan Satria Wibawa dan Ni PUtu Archisya Anandari W, dan juara hip-hop Duo Double Joe. Untuk juara cha-cha couple Ketut Adis Sudiarta/Safera Dwi Utami. Juara rumba couple Wayan Satria Wibawa/Ni Putu Archisya Anandari W. Juara jive couple Bagus Putu Raka Mendra Dana/Ayu Putri Yunia Lestari D, sedangkan juara cha-cha lady-lady Putu Vinanda Agnesty/Ni Putu Chika Amanda P. Sekretaris Panpel Bayu, di Denpasar, menerangkan, jumlah peserta 175 pedansa. Dikemukakan, pihaknya di ajang Piala Wali Kota ini, melombakan 14 kategori, walaupun pada Porprov Bali di Buleleng, dansa melombakan enam kategori. ‘’Kami yakin Porprov berikutnya nomor yang dilombakan dipastikan bertambah,’’ ucapnya. Menurut Bayu, saat ini di Denpasar terdapat delapan klub dansa. ‘’Dansa masuk ke sekolah melalui program ekstra kurikuler,’’ terang Bayu. (022)

BPM/wan

NGOTOT - Pesepak bola Pespa Padangsambian (kiri) sama-sama ngotot berebut bola dengan lawannya dari Bali Soccer Boys (BSB), di ajang turnamen Sanur Open, di Lapangan Letda Made Pica Sanur, Sabtu (27/2) kemarin.

Pespa Padangsambian Pesta Gol

Denpasar (Bali Post)-

Kesebelasan Pespa Padangsambian berpesta gol ke gawang Bali Soccer Boys (BSB) dengan skor 10-1 (3-0), dalam turnamen Sanur Open II/2016, Grup A, di Lapangan Letda Made Pica, Sanur, Sabtu (27/2) kemarin.

BPM/022

SERAH — Ketua Umum Askot PSSI Kota Denpasar Eko Supriadi (kanan) menyerahkan trofi kepada tim SMA Dwijendra yang merebut gelar juara Piala Wali Kota VII/2016, Sabtu (27/2) kemarin.

Tim Futsal SMA Dwijendra dan SMPN 9 Juara

Kesepuluh gol kemenangan Pespa yang membobol gawang BSB yang dikawal Wahyu Andika diborong Agus Wijaya lima gol di menit ke-7, 34, 48, 52, dan 72. Ditambah empat gol dari Nyoman Rafik Armawan di menit ke-22, 50, 54, dan 63. Satu gol lagi hasil bidikan Komang Dwipayana di menit ke-69. BSB baru bisa mempertipis kekalahan pada menit ke-78 melalui titik putih. Penalti diberikan wasit Im-

manuel karena kiper Pespa Gede Bambang Arimbawa menjatuhkan pemain BSB Purdiatmika. Kapten Novianto yang mengeksekusi sukses memperdaya kiper Bambang Arimbawa. Meskipun tertinggal 1-10, pemain BSB tak patah semangat. Di menit-menit akhir Heru Kristiawan berkali-kali menukik ke jantung pertahanan Pespa, lewat jalur sayap kanan. Akan tetapi umpan terukur ke mulut gawang belum

Denpasar (Bali Post)Tim futsal SMA Dwijendra, dan SMPN 9 Denpasar, keluar sebagai juara dalam turnamen futsal memperebutkan Piala Wali Kota VII/2016, di Tanjung Sari Futsal, yang berakhir Sabtu (27/2) kemarin. Di final, tim SMA Dwijendra berhasil menundukkan SMAN 2 (Resman) dengan skor 5-2. Sedangkan juara III dan IV direbut SMAK Harapan, dan SMA Muhammadiyah. Tim juara berhak menerima uang pembinaan Rp 1 juta, Rp 800 ribu, Rp 600 ribu, dan Rp 400 ribu. Pelatih Resman Mamak Abdullah sama sekali tak mempermasalahkan timnya gagal merengkuh gelar juara. Alasannya, kata dia, skuad yang diturunkan seluruhnya siswa kelas 1, dan umumnya kelahiran tahun 2000. ‘’Kami tak boleh menurunkan siswa kelas III, sebab mereka pemantapan menjelang UN,’’ kilah Mamak. Untuk kategori SMP, tim SMPN 9 unggul atas SMP PGRI 1 dengan skor 4-2. Juara III diraih SMPN 4 dan juara IV direbut SMPN 11. Tim juara berhak menerima uang pembinaan Rp 900 ribu, Rp 700 ribu, Rp 500 ribu, dan Rp 300 ribu. Ketua Askot PSSI Kota Denpasar Eko Supriadi menjelaskan, tim pemandu bakat telah memantau para pemain baik SMA maupun SMA, yang berbakat dan bertalenta. ‘’Selanjutnya, mereka kami bina secara berkesinambungan,’’ ucap dia. Diakuinya, di Kota Denpasar banyak bibit potensial pemain futsal. ‘’Kami menyiapkan mereka untuk PON Remaja termasuk persiapan Porprov,’’ kata dia. Ke depan, Askot berniat menggelar event internal lagi, tetapi khusus diikuti pemain yang ber-KTP Kota Denpasar. (022)

Jakarta Pertamina Tundukkan Samator Gresik (Bali Post)Tim putra Jakarta Pertamina Energi meraih kemenangan perdana dalam kompetisi bola voli kasta tertinggi Indonesia, Pertamina Proliga 2016 setelah menaklukkan Surabaya Samator dengan skor 3-2. Tim asuhan Octavian itu, menang pada putaran pertama pekan kedua atau seri Gresik, yang berlangsung di GOR Tri Dharma, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Sabtu (27/2) kemari petang, dengan angka (25-22, 26-28, 25-18, 17-25, 15-12). Sebelumnya, pada putaran pertama pekan pertama atau seri Malang, anak-anak Pertamina kalah dua kali masingmasing dari tim debutan Bekasi BVN 2-3 dan Jakarta Elektrik PLN jdengan skor 2-3. Asisten pelatih Jakarta Pertamina Energi, Alam Hadi Kosasih mengaku senang dengan kemenangan pertama timnya. Sebab, Agung Seganti dan kawan-kawan bermain sesuai intruksi, dibanding dua laga sebelumnya di Malang. “Fisik pemain sangat bagus di Gresik ini, meski kami akui lapangan kurang baik, namun anak-anak bermain fokus,” ucap Alam. Sementara menanggapi kekalahan timnya, Pelatih Surabaya Samator Ibarsyah Djanu Tjahyono mengakui, lawannya tampil lebih baik, dan intruksinya kurang dipahami oleh anak asuhnya, sehingga pola permainan kurang berjalan baik. (ant)

mampu dituntaskan pemain BSB yang berdiri bebas di depan gawang. Sampai wasit Immanuel meniup peluit panjang, skor akhir Pespa tetap unggul 10-1. Atas hasil ini Pespa keluar sebagai juara grup A, sedangkan posisi BSB juru kunci grup, dan harus tersingkir. Satu tiket lagi yang lolos ke babak delapan besar, masih diperebutkan antara tuan rumah Real Medura Sanur dengan Pesanku Kuta yang bakal bentrok, pada 1

Maret mendatang. Pelatih Pespa Kadek Loco Ediana mengakui, menit-menit akhir asuhannya kurang fokus, bahkan terkesan terlalu percaya diri. “Merasa sudah menang besar, anak-anak jadi over confidence, dan tidak konsentrasi lagi,” kilah dia. Di sisi lain, pelatih BSB

Bambang Subandrio menyatakan timnya memang tidak target. “Pemain kami hanya cari pengalaman di turnamen ini,” jelasnya. Meskiun kalah Bambang Subandrio tetap mengapresiasi penampilan asuhannya yang mampu menunjukkan skema permainan. (022)

Klasemen Grup A 1. Pespa 2. Real Medura 3. Pesanku 4. BSB

3 2 2 3

3 1 1 0

0 0 0 0

0 1 1 3

14 - 3 10 - 1 4-3 1 - 22

9 3 3 0

Jadwal Minggu (28/2) POPP Pegok vs Putra Pemenang

PBFC Lawan Persela Tanpa Gol

BPM/kmb41

EMAS - Pelari 60 meter dari SD 2 Paguyangan I Gusti Ngurah Thio Widnyana (tengah) KU III, meraih medali emas dalam Kejuaraan Piala Wali Kota di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Sabtu (27/2) kemarin.

SMPN 6 Denpasar Rebut Tiga Emas Denpasar (Bali Post)SMPN 6 Denpasar merebut tiga keping medali emas dari 12 medali yang diperebutkan, dalam kejuaraan atletik Piala Wali Kota Cup 2016, di Stadion Ngurah Rai Denpasar, Sabtu (27/2) kemarin. Tiga medali emas dipersembahkan Ni Kadek Cintya Kirana Maharani dua emas di nomor lompat jauh (4.06 meter), dan lari 60 meter (8.84 detik), serta satu emas lagi dipersembahkan Ida Ayu Komang Devi lompat jauh (5.02 meter). Sedangkan tiga sekolah yakni SMPN 8 Denpasar, SMP Dwijendara, dan SMP

PGRI Denpasar harus berbagi masing-masing dua keping medali emas. Dua medali emas SMPN 8 Denpasar diraih oleh Rizda Almaida Putri nomor tolak peluru 8.52 meter, dan Ni Luh Komang Triyulan Wahyubisana lari 100 (13. 22 detik). Sedangkan dua emas SMP Dwijendara dipersembahkan Putu Bagus Bhaskara Yoga Nanda lompat jauh (4,77 meter), dan lari 80 meter. Sementara dua emas SMP PGRI Denpasar disabet Made Ari Dana lari 100 meter (12.36 detik) dan Putu Dedi Ariawan tolak peluru (10.68 meter).

Dan tiga emas sisanya masing-masing diraih SMP Ganesha lewat Ketut Gede Arya lompat jauh (5.44 meter), SDN 2 Peguyangan Gusti Ngurah Thika Widnyana lari 60 meter (4.26 detik) dan SDN 2 Ubung lari 60 meter atas nama Luh Putu Mirah (4.05 detik). Panitia kejuaraan I Nyoman Suteja mengatakan, kejuaraan tahun ini ada peningkatan dari sebelumnya hanya diikuti 325 atlet meningkat menjadi 360 peserta. Ajang ini murni untuk pembinaan atlet, mengingat atlet senior tidak diperkenankan mengikuti kejuaraan ini. (kmb41)

Samarinda (Bali Post)Tuan rumah Pusamania Borneo Football Club (PBFC) Samarinda, gagal meraih kemenangan, pada laga pembuka turnamen Piala Gubernur Kaltim 2016, setelah ditahan imbang Persela Lamongan tanpa gol, di Stadion Utama Palaran, Samarinda, Sabtu (27/2) kemarin. Tim berjuluk “Pesut Etam” harus rela untuk berbagi angka dengan “Laskar Joko Tingkir”, setelah dua kali 45 menit kedua tim hanya bermain sama kuat dengan skor 0-0. Tim PBFC yang diarsiteki Basri Badrusalam, sebenarnya cukup mendominasi dalam penguasaan bola pada pertandingkan yang disaksikan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, dan sejumlah pejabat SKPD Provinsi Kaltim, terutama memasuki babak kedua. Namun, beberapa kali peluang yang diciptakan barisan penyerang PBFC selalu gagal berbuah gol. Penyebabnya, ketatnya barisan pertahanan Laskar Joko Tingkir dan penampilan gemilang penjaga gawang Choirul Huda . Dua kali pemain PBFC Sultan Samma mencatatkan peluang emas, yakni pada menit ke-70 dan 74, tetapi tendangan keras Sultan bisa diantisipasi penjaga gawang Persela, dan mengenai mistar gawang. Sebaliknya tim tamu Persela, meski menerapkan strategi bertahan, namun tim asuhan Stefan Hannson ini juga mencatatkan beberapa peluang emas. Bahkan pada menit 54, Samsul Arif bisa menembus pertahanan

PBFC dan mencetak gol, namun gol tersebut pada a k hi r n y a d i anulir w asit Toriq Alkatiri, karena menganggap pemain Persela itu lebih dulu dalam posisi “offside”. Pelatih Stefan Hannson mengaku cukup puas dengan penampilan anak asuhnya, atas keberhasilannya merebut satu poin di laga pembuka. Meski demikian, Hannson mengaku sedikit kecewa dengan kepemimpinan wasit, utamanya saat waktu 2 x 45 usai, namun belum memberikan waktu tambahan. “Memang saya sempat marah-marah, karena waktu sudah habis, wasit tidak ada memberi kode waktu tambahan, kalau untuk gol yang dianulir masih ‘fiftyfifty’, bisa ya atau tidak,” tegas Hannson. Disinggung evaluasi menghadapi laga selanjutnya melawan Gresik United, Hannson mengatakan akan melihat dulu pertandingan Gresik United melawan Arema Cronus. “Pasti kami akan evaluasi, kami bersyukur dengan hasil ini, kami bisa menahan imbang PBFC,” tambahnya. Sementara itu, pelatih PBFC, Basrie mengaku kecewa dengan hasil imbang yang diraih timnya. Kendati demikian, masih optimistis bisa bersaing untuk merebut posisi di babak selanjutnya. “Pemain kami cukup mendominasi, hanya saja sejak awal lawan menerapkan strategi bertahan, mereka seperti memarkir bus, ini yang membuat anak-anak kesulitan untuk mencetak gol,” jelasnya. (ant)


12

Minggu Pon, 28 Februari 2016


Sastra

Redité Pon, 28 Februari 2016

I Kaki Dengkil

Tan Paguna MANGKIN sampun sasih Kasanga, sasih sané mabuat ring pawilangan Isaka warsa manut surya—chandra pramana. Nyantosang Tilem kémanten pasalin warsané jagi rauh. Wantah Tilem sasih Kasangané puniki rauh, warsa anyar naler jagi rauh. Dauh nglintangin dauh, peteng nglintangin lemah, raina nglintangin raina, wewaran mamargi antar, sasih nglintangin sasih, warsa nglintangin warsa. Pawilangan warsané ring Tilem Kasangané mangkin sampun nikel wilangan siu sangangatus tigang dasa kutus. Sakadi sané sampun-sampun, sanunggil wanti warsa engsek manahipuné I Kaki Dengkil. Napi minab sané ngawinang pramangkinan sengkaonanga tangkahné sakadi sida masatsat antuk ngad? Nénten wénten sané uning, sioasan ring déwékipuné niri. Aksinin ipun sakadi asapunika wenginé puniki, glebag-glebuh ring ambén kubunné. Sanunggil warsa Isaka anyaré rauh, I Kaki Dengkil setata asapunika. Nyiksik bulu marasa déwék tan paguna urip ring jagat mayané puniki. “Apa suba bakat gaé saenuné urip imaluan? Dugas cerik, aéng dangkalé, tusing nawang tegeh endép. Pating risakin, pating cacad, pating kaplug, tusing taén nyeh. Sabilang buron bakat matiang, sabilang tetanduran bakat usak” Asapunika I Kaki Dengkil maselselan. Dawegé alit I Kaki Dengkil waluya sapunika, uat jangaté ngangobin. Masan layangan tuah malayangan kémanten karyané. Masan guli, pragat mabentétan kémanten. Masan tanda, pragat main tanda kémanten. Masan kulit roko, ngrahina munduhang kulit roko. “Maplayan” punika karyané dawegé alit. Sampun kelihan, naler asapunika. Pragat “maplayan” kémanten. Saking playan sané inganingan, kantos sané abot-abot. Wantah éling ring solahné asapunika, I Kaki Dengkil ingkel-inglek kedék kantos bungker-bungker. Dawegé bajang ipun kasub truna inan rurung. Kasépan reramanné nolih, sampun ical lawatné. Napi malih sesampuné tumbasanga onda antuk reramané. Patpat kantos ngadol sampi reramanipuné dawegé numbasang onda. Ondané punika ngawinang ipun ganjah malali. Makocok méong tur makocok méong ring jabaan purané dawegé odalan, mablokyu tur maceki ring pagadangan pisagané, maklecan ring Balé Desa kantos ka Klungkung, asapunika karyané nyabran raina. Madaging malih matuakan bilang jelengkek kantos naan ulung maondaan santukan punyah. Bantat, kamula asapunika I Kaki Dengkil. Waluya bantaté kalintang, wénten naler becikné. I Kaki Dengkil jemet pisan ring sekolahan. Punika ngawinang I Kaki Dengkil prasida dados guru. Nénten guru biasa, guru sané titib pisan mreténin murid. Makéh pecak muridné mangkin sampun dados jatma. Makéh pecak muridné kantun éling ring ipun kantos mangkin. Kocap, muridné marasa aget kajahin antuk I Kaki Dengkil sané titib ngajahin muridné kantos midep, naler nénten naan mina-minaang murid. Asapunika naler, kocap ipun nénten naan nyarca tur ngukum muridné tur precaya makasami muridné midep dados napi ja manut pangaptiné. Muridné wénten dados tentra, pulisi, guru, danéswara, dagang, tur sané tiosan. Asapunika naler sesampuné nyaluk gama, makurenan kantos nué pianak, I Kaki Dengkil sayan nyemetang makarya. Nénten kémanten makarya dados guru, naler makarya sané siosan manut kawéntenané. Santukan jemeté makarya, sering kurenan tur pianaké nénten karengeang. Puniki sampun sané selselanga antuk I Kaki Dengkil kantos mangkin. “Apa déwéké setata ngulahang keneh padidi uling ipidan? Tan paguna sajan lamun kéto! Anaké ané maguna sinah makejang ngrasaang kawigunan déwéké!” Asapunika I Kaki Dengkil ngrémonang déwékné sanunggil wanti warsané rauh. Ngataun, I Kaki dengkil marasa déwék tan paguna. Ngataun marasa déwék nénten madrué dakin lima. “Yén lad muridé marasa I Déwék maguna, sujatiné ento nglebih-lebihang. Utawi miribné ento tuah pamanis mara kacunduk! Ngajum-ajumang! Tusingké sujatiné sabilang jelema demen ajum?” I Kaki Dengkil marerasan padéwékan wenginé puniki! Sayuwakti kamula abot pisan urip ring jagat karanané puniki. Napi malih ritepengan ngamargiang swadarmané. Waluya ja swadharmané punika manut manah soang-soang. Wantah sampun mamalih swadharma, punika nyandang tekekang gamel. Wénten mamalih swadharma dados guru, daos dokter, dados balian, dados pregina, dados danéswara, dados dagang, tur sané siosan. Punika soang-soang sané mamalih. Dados napi kémanten dados. Kawanten mangda sayuwakti ugi tekekang gamel. Sesampuné ngambil swadharma, kantun wénten malih asiki, sané kabaos ngetut pamargi pangelingsiré sané katami. Wénten ngetut pamargi anak lingsir dados sulinggih, wénten sané ngetut pamargi dados danéswara, dados sang angawarat, tur sané siosan. Napi wantah nénten prasida ngetut sapunapi? Punika waluya panampén soangsoang, marasa maguna utawi tan paguna? Dados, wantah pungkesan, sapusira ugi sané marasa tan paguna kasengguh antuk déwék paragayan tur wala tandané makasami. Wantah wénten Sang Angawarat marasa sampun maguna, midep, kémanten warginé maosang ipun tan paguna. Ngiring siksik buluné soang-soang punapi iraga sampun maguna? Sampunang sakadi I Kaki Dengkil sané mangkin wawu marasa déwék tan paguna! (Jelantik)

Bunga Kemoning Maya di Jaba Pura Slukat Agung Wiyat S. Ardhi SUUNG sepi di Pura Slukat. Tumbén mangmung tusing ada anak tangkil. Biasanné sabilang soré pastika ramé, sawiréh di jaba tengah, ada pancoran tongos anaké nunas toya. Pan Dibya, juru sapuh di Pura Slukat suba suud makedas-kedas, nyampatang luu natah purané, mutbut padang, mawastu asri pakantenan wewidangan purané. Pan Dibya nylélégang sampatné di batan punyan kemoningé ané tumbuh werdi di sisin pancorané, lantas negak di samping sampatné. Sabilang suud nyampat, sabilang negak di batan punyan kemoningé ené, Pan Dibya inget tekén ipiannyané. Yén raosang ipian, ia tondén masaré, nu ngrabang sawang. Ada anak istri anom mabusana putih kedas marambut selem dendem magambahan masekar sekar kemoning akatih, ngadeg di arepannyané, mawacana: “Punyan kemoningé ené, mabunga maya akatih, katon tan katon, siket pesan anggon matetambaan. Nyén ja ané sujati teleb tulus bhakti ring Ida Bhatara Slukat, ia ané lakar kapaica.” Anaké istri anom ento sirna. Yén uli dija kadén pangawitnyané, orta unduk bunga kemoning mayané ené santer kadingeh baan anaké

Ida Bhatara sané malingga malinggih di Pura Slukat, kasub antuk barés Ida. Pepes anaké nangkil, kaicén paica bungkung, soca seseletan ané kapercaya siket. Ento mawanan nuju sandikala apa buin nuju Kajeng Kliwon, liu anak tangkil ngaturang bhakti, mapiunas mogi lédang Ida Bhatara mapaica wara nugraha. Dugas Kajeng Kliwon nuju Soma limang dina ané liwat, liu pesan anaké tangkil, bajang tua, cerik kelih, teked Nini Sarwi, ané kasub bisa ngliak. Di jaba tengah Pura Slukat, engsap tekén tata krama, ia patikacuh nemah misuh, matbat ngubat-abit, sawiréh suba uli abulan ia ngrisakin aasan bungan kemoningé ené sambilanga dulangak-duléngék matolihan ka carang punyannyané, sakéwala pocol tusing ningalin bunga kemoning, apa buin bunga kemoning maya, lantas ngrumuk: “Béh, orta sawat bakat gugu, munyin dongkang bakat clegekang, pati grapé magarang saling pamalunin tangkil, pocol…,” cara beruk silemang pakrumuknyané. Pan Dibya, ané tuah sukserah ring tuduh Kawi, tetep seleg ngayah nyampat di wewidangan purané, sing sanget maperih apaké bunga

13

kemoning mayané lakar kapaica sig déwékné. Carikné ané tuah akecoran ané tongosné sedeng melahan paek tekéning genah Pura Slukat, sedekan eneng. Sampinné ané tuah aukud, angop gasék pesan ngamah, ciri sampinné seger. Ento miwah ia sayan seleg ngayah nyapuh di Pura Slukat. *** Pan Dibya nylélég di sakané di ambéné balé daja ané tis sambilanga nyiup kopinné nyangluh maimbun séla kutuh sumping waluh. Kasirsir baan anginé aris, Pan Dibya nguyuk-uyuk cara blatuk nuktuk di muncuk punyan kapuk. Mén Dibya tusing tau tekén kurenanné ngundapan. ia ngorta ngamélmél padidi, negak matajuh di batarané sabilang majejaitan, tusing kadingehang raosné lantas nengkik: “Bapané wiiiiiiih…, kija kisidanga kopingné, biasa san kéto ajak ngorta.” Pan Dibya makesiab. “Mara atenga kopinné clegekanga sagét suba nguyuk, jelékan tekén mata lengis bé. Ento, mantuné Luh Kérni, mirib ada ané lakar orahanga, kedatangang paningalané.” Pan Dibya ngangsehang ngedatang paningalan, matolihan. Luh Kérni, kurenan I Dibyané ngraos: “Wa, suba tuyuh pesan Iwa ngajak Mémé ngencanin Beli Dibya somah tiangé, tusing ada ciri nyegerang. Kénkénang madaya, Wa…?” Kasaurin baan Pan Dibya: “Kepelek rasanné keneh Iwané. Kéwala da suud nunas ica.” Ajak telu mawirasa di ambén balé daja. I Dibya ané ngebah di luanan, tusing nyidayang maklisikan, ningehang pabligbagan rerama lan somahnyané. *** Buda Kliwon Pagerwesi. Pasemengan pesan Pan Dibya suba bangun. Disubané suud ngopi maimbuh biu malablab duang bulih ané kasiagayang baan mantunnyané, Luh Kérni, ia nyemak aritné natad kranjang padang, majalan ka carik. Suryané mara nadarin. Ia nyongkok di pundukané, ngarit padang alon-alon sawireh tusing gegéson. Dauh kalih, disubané ngemaang sampi ngamah, ia nyujur ka Pura Slukat lakar mabersih-bersih. Suung lapat di wewidangan purané. Ia makesiab duaning ia ningalin kupu-kupu bek ninggahin sampaté ané kaslélégang di batan punyan kemoningé. Gegéson ia maekin. Kupu-kupuné tusing ja malaib. Pan Dibya alon-alon nyemak sampaté. Sayan makesiab, tengkejut, sawiréh inan limané mangiet cara gencer cludu. Katlektekang, inan limanné kadékét baan bunga kemoning. Sayan katlektekang, kategarang ngelésang, sakéwala tusing nyidayang kelés. Kupukupuné sambrag, malaib ka jero pura. Ia milu nugtug ka jeroan, masila nunas ica. Buka ada baos anak istri makekisi di kopingné: “Ené ané madan bunga kemoning maya,” lantas tan jemuga bunga kemoning mayané ento kelés, kagisiang baan limané tengen, katekekang. Gegésonan Pan

Udyoga Parwa

ngubadin panakné, adinné, bapanné. Anaké ané teka ento, saja, ada képék, pérot, lumpuh, lung, daah-duuh nyakitang basang, nyakitang sirah, ngamigmig cara anak bebainan. Pan Dibya bingung, Mén Dibya nugtugang raosné. “Ituni,dugas Bapané suba majalan ka carik, membah anak uli ija kadén teka mai ngorahang nunas tamba. Titiang makesiab duaning nawang, Bapané tuisng ja balian ané niwakang ubad. kéné raos anaké ané mai ené: ‘Sampun dingeh tiang Pan Dibya nyidayang nyegerang anak gelem sesampuné polih paica sekar kemoning maya ring Pura Slukat.’ Kéto raos anaké. Suba orahang tiang Bapané tusing ja balian, kéwala kedeh tetagihané ngidih ubad.” “Jero tamiu sareng sami, jakti sakadi raos somah tiangé. Tiang boya ja balian, tiang jatma belog, wong tani kelen ten uning punapa-punapi, napi malih indik matetamban, joh pisan, nénten kamanah antuk tiang.” Yadiastun keto raosné Pan Dibya, anaké ané teka ento mamerud mapinunas. “Inggih, napi ja icén jeroné, jagi tunas tiang.” Pan Dibya bingung, I Dibya ané uli tuni di paon marengin somahné maekin Pan Dibya, makesisi: “Pa, tegarang asaban wangsuh sekar kemoning maya paican Bhatara Pura Slukat icén, dulurin nunas ica ring Ida Bhatara, dumadak sida seger.” Pan Dibya nedunang toya asaban wangsuh sekar kemoning mayané ané linggihanga di merajan, kacacarang pada mabedik, apang usapanga dija tongos sakitné. Ada ané ngusapang ditu prajani, ada masi ané ngaba mulih disubané ngaturang canang. Lantas sayan biur ortané, Pan Dibya dadi balian kaliwat siket. *** I Dibya suba seger luung, ané jani suba nyidayang nulungin bapanné magarapan ka carik, nuju soré, disubané anaké nunas tamba mapamit, negak di ambén balé daja. Ada jagung malablab disampingné, upon-upon carikné . Luh Kérni teka ngaba kopi negak disampingné. Marawat liang dimuané. “Beli… Beli… titiang…titiang….” “Kénkén Luh?” “Tiang… tiang… tiang mandeg uli selaé lemeng Beli.” “Aaaaahhhh…, mandeg?” tengkejut bengong I Dibya. Lantas… “Ratu Bhatara, ledang I Ratu mapaica sentana ring sikian titiangé.” I Dibya ngelut kurenané, ngusap-ngusapang basangnyané. Ada yéh mata ngetél aketélan uli paningalané. Kausapang baan Luh Kérni, kéwala katambakin: “Depang Luh, yéh mata bagia, uli makelo san Beli ngantosang ketélannyané. Luh, siaagang canang, jalan muspa ka sanggah, matur suksma ring Ida Bhatarabhatari. Orahin I Bapa, I Mémé apang bareng muspa di sanggah kamulan.

Saking Langit Bali

Sang Nakula-Sahadéwa Sungsut Olih : I K. Satria, S.Ag IDA Sang Nakula miwah Sang Sahadéwa sané wénten ring genahé punika ngraris matangi saha matur ring Sang Prabhu Salya, “Nawegang Bapa, saking dibi sané wénten ring pikayunan titiang wantah parindikan para prajurit Madradésa sané sujati pinaka ksatria becik pacang mapitulung ring anggan titiangé. Nanging, sané kaicén wantah matiosan pisan. Titiang marasa kuciwa ring parindikané puniki. Yéning titiang mabaos kasar majeng Bapa, nénten pisan kapatutang duaning Bapa satmaka Bapan titiangé. Yéning makenyem taler titiang nénten mrasidayang.” “Uduh Bapa mawit alit titiang sampun katinggalin rerama. Kantos inuni semeng, pangaptin titiang molihang wantuan saking Bapa sané dados reraman titiang, nanging sané polihang tiang wantah rasa kuciwa.” Sang Sahadéwa nglantur matur. Ida Sang Prabhu Salya dahat engsek sangkaning bebaosan Ida Sang Nakula miwah Sahadéwa. Ida Sang Wasudéwa taler nénten mrasidayang negdegang pikayunan Ida Sang Nakula kala punika. Sangkaning asapunika, Ida Sang Wasudéwa ngrumrum saha nangiang pikayunan Ida Sang Yudhistira. Kabaosang, Sang Prabhu Salya patut dados tetuladan sangkaning Ida satya ring bebaosanidané. Kahanan ring Upaplawya dahat sungsut sangkaning ortiné punika. Sami bengong ngayunin pamargi sané dahat sulit yéning marginin. Sami meneng sangkaning rumasa nénten prasida ngayunin indiké punika. Ngraris wénten silih sinunggil maharaja sané mabéla majeng Panca Pandawa, Maharaja Saibya mabaos, “Uduh Sang Madrapati, yéning titiang ngayunin indiké puniki nénten ja meweh, wantah sangkaning kadropon mabebaosan sadurung sayuakti manggihin indik kapatutan, nika sujatiné kaiwangan sang maraga ksatria. Mangkin patut sampun jagaté maosang Sang Maraga Madrapati pinaka prabhu sané kadropon ngambil pikayunan saha masatya....” Kadi asapunika bebaosan Ida Sang Prabhu Saibya. Ida Sang Prabhu Madra malih nyawis, “Uduh Sang Prabhu Saibya, sampunang I Déwa malih ngadukang toya sané sampun putek. Cutet titiang rumasa iwang mabaos duk punika. Duk punika titiang wantah mapikayunan sang sané nyaggra saha mapitulung punika wantah Ida Sang Maharaja Yudhistira, boya Ida Sang Duryodhana. Yéning titiang nguningin indiké punika wantah pamargin Ida Sang Duryodhana, titiang nénten pacang sakadi asapunika, duaning rumasa pacang mabéla

Dibya mapamit, meled kenehné lakar ngubadin lumpuh panakné, I Dibya. Men Dibya sedekan madagang ngadep cananag di tentené. Luh Kérti sedekan di paon ngaénang somahné titisan. Pan Dibya nyujur ka sanggah, nglinggihang sekar kemoning mayané ento di piasané. Ia nyiagayang piranti anggona ngasab sekaré, wangsuhné kawadahin toplés. Wangsuh sekar kemoning mayané kanggon ngolésin batisné I Dibya ané sedekan leplep di pasaréan. Lantas ia buin nyujur ka sanggah, nyiagayang tongos ané patut genah nglinggihang tirta wangsuh sekar kemoning mayané, paican Bhatara Slukat. Disubané titisanné lebeng, Luh Kérti nyujur ka balé daja ngaba titisan maimbuh biu malablab duang bulih, nundun I Dibya apang bangun. Adéng-adéng I Dibya ngedatang paningalan, nguadang lima nguadang batis lantas negak. Luh Kérti makesiab: “Beli … aduh Beli… Beli nyidayang negak, Beli seger…, Waa, Iwa… tingalin Beli Dibya suba nyidayang negak.” Buka anak tusing taén gelem, I Dibya tuun uli pasaréanné, majujuk, matindakan alon-alon ka ambénné. Luh Kérti cara kena bebai bongol, kamegmegan, buka caket bibihné, tusing precaya ningalin kurenanné nyidayang majalan padidina pesu uli pasaréan. Atiban lebih I Dibya tusing dadi maklisikan, makejang soroh ayahin. Tuah telu bulan ia maan ngrasayang manis rasan makurenan. Lantas jani, somahné seger. Dumadak seger nerus, apang bakat rasaang sarin pakurenané, apang swéca Widhiné ngicén preti sentana. Pan Dibya nyagjag ka balé daja disubané ningehang jeritan mantunné. Ia bengong ningalin panakné majujuk di ambén baléné, seger kéwala marawat seming. Ia mabalik marep kaja kangin, nyakupang lima, “Ratu Bhatara Slukat, suéca Ratu ring sikian titiangé, panjak lacur tur nista.” Luh Kérti malaib mesuang, ka tentené ané tusing joh uli umahné, ngorahin matuanné, Mén Dibya, unduk I Dibya suba seger. Mén Dibya, engsap tekén sisan canangné ané tondén payu, kutanga, gegéson malaib mulihan, ngedot san ningalin I Dibya seger. *** Tusing tawang nyén kadén nyobyahang, uli dija kadén tekané, sagét nglimbak ortané unduk Pan Dibya nyegerang panakné ané gelem lumpuh atiban. Ubadné, toya asaban wangsuh sekar kemoning paican Ida Bhatara Slukat. Pangawitné, dugasé ia mulih uli carik disubané suud nyapuh di Pura Slukat, teked diwangan umahné, ia kagét ningalin anaké ramé pesan negak di balé dangin, balé dauh, majujuk di natahé. Ia sanget pesan tengkejut, sawiréh kadéna ada kasengkalan di umahné. “Kénkén ia pianaké I Dibya, kénkén ia kurenané, mantuné.” Gegéson ia macelep mulihan, lantas Mén Dibya ngorahang anaké ané teka ento lakar nunas tamba anggona

ring kapatutan. Lianan punika, titiang taler nénten pacang nerima wantuan sané katiba ring prajurit titiangé yéning titiang uning ring parindikan puniki.” Mirengang bebaosané punika, Ida Sang Baladéwa ngadeg ngraris mamargi nuju genah Ida Sang Prabhu Madra, “Madasar punika, méweh pisan nglémpasin payudan pantara sameton, mawinan manut titiang payudané puniki nénten patut kamargiang. Yadiastun sangka kala sané pinaka cihna pangawit yudané sampun kasuarayang saha prajurit Narayaniné sampun nuju genah yudané, titiang nénten pacang sareng ring payudané puniki. Kawéntenan Pandawa miwah Korawa wantah pateh yéning kamanah antuk titiang. Ida Sang Bhima miwah Ida Sang Duryodhana wantah sisyan titiang ring sajeroning senjata gada, nénten prasida sujatiné titiang mabela ring silih sinunggil prajurit sané mawisésa puniki. Titiang Baladéwa nénten pacang nyarengin payudané puniki, titiang wantah ksatria sané maraga ksatria yéning yudané kasaratang patut miwah iwangné.” Mirengang bebaosané sakadi asapunika, Ida Sang Prabhu Kesawa raris ngadeg saha ngandika, “Uduh Beli Sang Baladéwa, napi sujatiné suksman bebaosané punika..?” “Uduh Adi Sang Kesawa, Beli pacang lunga matirtha yatra, Beli pacang nyuciang angga sariran Beliné, turmaning Beli nénten pacang nyarengin payudané puniki....” Cutet baos Ida Sang Baladéwa. Pamargi saha pikayunan Ida Sang Baladéwa sampun kauningin olih samian ksatriané. Wantah Ida Sang Prabhu Salya sané dahat engsek tur nénten molihang uratian Ida Sang Prabhu Saibya taler Ida Sang Maharaja Kasi sané cumpu mabela ring Panca Pandawané. Ida Sang Nakula raris ngadeg tur nganampekin Ida Sang Prabhu Salya. Ida nangis sangkaning nyaksiang kawéntenané sakadi asapunika. Ida taler nénten prasida egar sangkaning pacang mayuda sareng pamanidané. “Uduh Bapa, yéning mangkin I Biang kantun maurip, minab Ida nénten pacang ngampurayang titiang sangkaning mayuda sareng Bapa. Mangkin indayang pikayunin indiké puniki, siswa mayuda nglawan guru, pianak mayuda nglawan rerama.” Sané wénten irika nangis nyaksiang saha mirengan bebaosan Ida Sang Nakula sakadi asapunika. Tan bina sakadi sekar tunjung tan keni toya, layu tanpa sunar sané luih. Sami sungsut nyaksiang kawéntenané punika. (Puput)

Semut Api Di pasih i bapa ngalih asih di pasisi i bapa makisi-kisi di muntig benyah latig katigtig di teluk peturu Bali matepuk saling gapluk Pulo Pudut naut ngawi buut revitalisasi anggon ngaput Ibu Pertiwi sedih bekut ngaksi iraga saling gutgut nè nulak masuryak ngopak ulian isin ati sing maundang matendang kaplagandang nè cumpu mupu ulian liu maan bati mapendak matandak kedèk ngakak kanti sukak nè pasti makejang ngaba pamatut mabriuk sing nawang takut tan pèndah i semut api nindihin gumi ngutgut kanti mati Nala Antara


Kruna K

14

Redité Pon, 28 Februari 2016

Atlet Taekwondo

Cerakén Lengkara

Abi Wicaksana Akéh Préstasi

Punggelan geguritan puniki kaanggén ngulati basa lan aksara Bali. Kapunggel saking Geguritan Cokli sané kakawi olih Djelantik Santha.

CENIK-cenik tabia k krinyi, minab anut pisan anggén ngumpam ngumpamiang kahanan anak alit sané mawasta Pa Pande Putu Abi Wicaksana Putra. Abi— as asapunika dané sering kasambat. Pelajar kelas III B SD Saraswati 5 Dénpas Dénpasar puniki kaloktah pinaka at atlet Taekwondo sané madué b bakat. Yadiastun yusann yusannyané kantun muda pisan, pis Abi sané embas rring Gianyar, Agus 10 Agustus 2007 sampra pun prasida molihang ri sakatah kejuara ring juaraa Taekwondo. juaraan Minak Minakadi kejuaraan Taek Taekwondo Bupati Badu Badung Cup, Walikot Cup, miwah likota kejuaraan ring GWK. Madué be berat badan 23 k kawagedan kg, A Abi ring aréna kejuaraan prasida ngawi an angob akéh angganin Punika awganing. sa inan sawilang ngami-

Kaolah olih: Pangremba Bali Orti

pupu;sienom/, Pupuh Sinom 17.s\ÐnæuteÉ nkp)rs/, sangkan putrané kaperas, higs u m iÓ edj)lnÓk i /, I Gusti Madé Jelantik, pinkpu[æn&tÊ[Æ, pinaka puspaning tresna,

letin kejuaraan, budalnyané dané sering makta medali. “Titiang jakti seneng olah raga. Kairingang nyarengin Taekwondo, titiang sumeken muruk,” baosnyané. Kacunduk ring sekolahnyané, Abi katon maplalianan. Dané nyaritayang indik kasenengannyané ring olah raga Taekwondo. Ri kala kapatutang milihin ekstra kurikuler ring sekolahnyané, Abi raris nyaritayang majeng reramannyané. Nyelehin Abi sané seneng olah raga, reramannyané nyalantarayang Abi sareng ekstra Taekwondo. Abi taler kaicén piteket yéning olah raga bela diri nénten wantah molihang préstasi kémanten, nanging akéh pisan pikenoh lianan sané prasida kapolihang. Sinunggilnyané anggén mélanin déwék pét matemu sareng duratmaka. Napimalih pungkuran akéh pisan duratmaka sané seneng malaksana kaon. Yadiastun ri kala nyenengin olah raga Taekwondo tur molihang prestasi, indiké punika ngawinang bangga. Pianak Pande Wayan Miarta miwah Ni Putu Yunia Dewi puniki muruk ring Dojan Waringin. Abi latihan sawilang raina pinaka pakinkin ngamiletin kejuaraan ring Kota Semarang. Informasi sané kapolihang, Abi sareng sakatah atlet Taekwondo lianan pacang ka Kota Semarang, Februari puniki. Sakéwanten

jadwalnyané durung jakti. Punika awinan Abi patut nginkinang raga sabecik-beciknyané. “Mangda molihang prestasi patut sumeken latihan. Titiang setata éling piteket pelatih,” baosnyané jujur. Nginkinang raga sadurung ka Kota Semarang pacang macentok, Abi latihan ring GOR Lila Bhuawana, Dénpasar. Latihannyané sawilang raina. Ngawit saking latihan fisik kalanturang sareng teknik ngalahang musuh. Minab sangkaning senengnyané olah raga, Abi setata jaat latihan. Dané madué cita-cita dados atlet Taekwondo berprestasi. Katakénin suka duka muruk olah raga Taekwondo, Abi ngangken seneng pisan yéning prasida menang kejuaraan tur molihang medali. Mungguing sedihnyané Abi musti tetep latihan tur ngawinang galah maplalianan akedik. Ri kala dané males latihan, dané éling piteket pelatihnyané sajeroning dados atlet Taekwondo berprestasi patut sumeken latihan. Nénten pacang wénten prestasi sané dangan kapolihang. Samian prestasi sané kapolihang wantan asil latihan miwah kasumekenan. Yadiastun cita-citanyané dados atlet Taekwondo berprestasi, Abi nénten nglaliang kapatutannyané malajah. Dané meled prestasi malajah imbang sareng prestasinyané pinaka atlet Taekwondo, sané setata menang ngamiletin kejuaraan. (ast/yan)

ehoknÐt ) t u z ã y (é k u ,i Ó

Jero Madé Puspawati

okan Ketut Banjar yukti, s*kodirojepni, Sang kadi Raja péni, ni\ál*putÉenhubu;, ninggalang putrané ubuh, huemor&rxtmæÙgn/, umoring rana Tampuagan, pinkpucuk&jurit/, pinaka pucuking jurit, zystɱ, nyaya satru, t)Ïh&stÉieyotÓm, terehing Satryottama. 18.eynuæjesek×kuæ2 ) h*,

yén saja séksék selehang, mulmas(tÊ[Æosi;, mula madasar tresnasih, pnÓrn&\r u ;sibt ) n/, pantaraning Ngurah Sibetan, mr&gusÓihyuecokÞi, maringGustiAyuCokli, n\&pitÊ[Æenrumit/,

Maéstro Tari Bali, Molihang Penghargaan Seni Citra Likita KAPITRESNANÉ majeng seni tari, ngawinang Jero Madé Puspawati marasa kangen prasida ngigel sakadi duk kantun bajang. Sangkaning yusan dané sané sampun lingsir, ngawinang dané nénten prasida sakadi dumun malih. Napi malih polih jatuh wau puniki, ngawinang sayan sukil maélogan. Parindikan punika ngawinang dané ngawigunayang wantuan tongkat tatkala mamargi. “Tiang dot terus nyidayang ngigel. Rumasa sedih mirengang suara tetabuhan, nanging nénten prasida ngigel,” baosnyané sawus nerima penghargaan Citra Likita saking SMAN 3 Dénpasar wau puniki. Maestro tari Bali puniki nyaritayang indik pamargin kauripan dané pantara seni taler rasa tresna mawinan dané prasida dados kulawarga Puri Satria. Embas ring Br. Tegehkuri, Kelurahan Tonja, Dénpasar Timur warsa 1933 lintang, Jero Madé Puspawati antuk wastan dané sakantun alit Ni Madé Rupawati. Wasta Jero Madé Puspawati, pinaka wastan anyar sané kapolihang ri sampuné dané marabian sareng Cokorda Bagus Sayoga. Darah seni sujatiné membah saking ibun dané, pinaka pregina sané kasub duk punika. Rupawati alit polih nunas ajah ring Sekolah Rakyat

yadiastun sami cumpu, yy;erxmt)mÙ*, yayah réna matemuang, jtuk(menmiwlin/, jatu karmané miwalin, smisau, sami sadhu, plessk&]u]ɱ[, palasé saking susrusa.

Yatna ring Téror ”Berkedok Musibah” PARA rerama miwah siswa SMP Nasional Dénpasar rumasa osah sangkaning wéntennyané aksi penipuan sané kamargiang sinunggil jadma sané nénten kauningin majalaran hapé (HP) duk raina Soma (22/2) lintang. Ri kala ngamargiang parilaksanannyané, sang duratmaka ngubungin para reraman siswané antuk ngicén orti yéning pianaknyané keni sengkala ring sekolahan. Punika ngawinang makéh rerama saking siswa SMP Nasional rauh ka sekolahan wus nerima orti sakadi punika. Orti sané kabaosang matios-tiosan. Wénten kabaosang yéning pianaknyané jatuh saking undag sekolahan kantos tan éling. Sang duratmaka inucap taler maosang yéning rumah sakit

patut numbas alat antuk pangarga mayuta-yuta, mawinan rerama siswa inucap kauduhang nransfer jinah ka rékening sané kauduhang. Parindikan punika kabligbagang ring sajeroning acara Isin Gumi Radio Singaraja FM 92,0 Mhz raina Anggara, 24 Februari 2016 lintang. Nengah Sudik, Seririt Sané ngawinang tiang angob, dados ipun uning aran taler nomor hapé para reraman siswa punika. Napiké sangkaning dangannyané numabs nomor hapé ring konter? Tunas titiang majeng para rerama setata yatna ring téror sakadi punika. Sampunang gelis precaya. Becikan cingakin dumun

Kruna BASA BALI

AKSARA BALI

1.

gingsir

1. gii\uæ^,

1. geser

2.

gipih

2.

gipi;,

2. bersemangat

3.

girang

3.

gir*,

3. riang

4.

gita

4.

git,

4. tembang

5.

ilis

5.

hilis/,

5. jelas

6.

imba

6.

himã,

6. contoh

7.

ingon-ingon

7.

hie\onÀie\on/,

7. ternak

8.

isis

8.

hisis/,

8. kering

9.

jengah

9.

j)\;,

9. tertantang

10. jenuk

ngigel, dados guru tari ring banjar tanpa ngarepang upah. Biang Menteri Koperasi dan UKM, A.A. Ngurah Puspayoga puniki taler naen makarya repertoar puisi sareng sastrawan Angkatan Pujangga Baru, Sutan Takdir Alisyahbana antuk murda “Perempuan Di Persimpangan Zaman”. Sangkaning rasa tulus dané ngayah nglestariang taler nglimbakang seni tari, makéh penghargaan sampun kapolihang. Minakadi pinaka dosén luar biasa STSI Dénpasar, penghargaan seni Garjita Budaya saking Pemerintah Kabupatén Badung, penghargaan internasional sajeroning patinget 17 tahun Balai Seni Toya Bungkah, taler penghargaan Ciwa Natha Raja saking STSI Dénpasar, miwah sané tiosan. Jero Madé Puspawati sané kantun ayu ring yusan dané sané sampun lingsir puniki rumasa seneng sangkaning akéh alitalit sané kayun malajah ngigel. Yadiastun kahanan jaman sayan nglimbak, dané ngangken kasenian Bali pacang tetep rajeg kantos riwekas. (ast/uma)

Isin Gumi

nanging pitresnané rumit, ydêsÓ¡nuæmicumæu,

duk jaman penjajahan Jepang, nanging nénten kantos puput. Sangkaning sokongan ibun dané, Rupawati malajah tari Palégongan ring pregina tiosan, sakadi ring I Wayan Rindi saking Br. Lebah, I Nyoman Ridet, Ni Reneng, I Nyoman Kaler, taler pregina tiosan. Sangkaning kasumekenan dané muruk, makéh tari sané prasida kasolahang. Sakadi Tari Demang Miring, Tari Puspa Wana, Tari Margapati, miwah Tari Légong Kuntul. Ring warsa 1950 Jero Puspa –sakadi punika dané ketah kasambat sampun prasida masolah ring Kota Surabaya. Ring yusan dané sané kantun wimuda, warsa 1951 I Wayan Rindi miwah Sindu ngajak dané keliling ngurukang ngigel ring banjar-banjar. “Seni akéh nguwah taler ngwarnain urip titiangé,” baos dané. Jero Madé Puspawati, sinalih tunggil pregina Presiden RI kapertama, Ir. Soekarno. Nyabran kunjungan Presiden Soekarno ka Bali, sampun pastika Jero Madé Puspawati masolah ring Istana Tampaksiring. Rumasuk ring genah tiosan sané karauhin Presiden Soekarno. Rasa tresnan dané ring seni tari nénten prasida kalémpasin. Yadiastun sampun dados kulawarga puri, Jero Madé Puspawati kantun

10. j)nuk/,

BAHASA INDONÉSIA

10. melayat

ka sekolahan, mangda tatas uning sujatiné. Yukti jaman sayan canggih, para duratmaka taler sayan wikan ngrincikang daya corahnyané. Gung De, Jalan Ngurah Rai Singaraja Janten para rerama pacang tengkejut molihang orti sakadi punika. Rasa jejeh metu yéning pianaknyané kenapi-napi. Pastika ipun gegéson kantos ninggal pakaryan, wantah mastikayang pianaknyané selamat. Indiké puniki mangda nénten kangken biasa kémanten, pantaraning sekolah taler rerama patut yatna. Tanaya, Kampung Tinngi Antuk wéntennyané, wicara sakadi punika prasida kadadosang paplajahan. Madasar parindikan inucap, sampun sapatutnyané ngwangun komunikasi pantara pihak sekolah sareng para rerama mawinan yéning polih orti sakadi punika prasida kapastikayang ka sekolahan. Para rerama siswané taler mangda madué paiketan sané becik sareng guru utawi wali kelas ring sekolah pianaknyané. Yéning wénten parindikan setata karembugang. Gung Surya, Lovina Antuk wéntennyané téror sakadi punika, prasida kanggén dasar mangda sida ngwangun komunikasi sané sering pantara siswa sareng para reramannyané. Sangkaning komunikasi sané becik, para rerama prasida mapikayun ening ri kala miragi orti kaon indik pianaknyané. Minakadi pacang nakénang dumun sareng sawitrannyané utawi sareng guru, mangda tan dados korban penipuan. (ama)

Sang Rerama RING kahuripan puniki, i manusa madué tetiga utang sané kabaos Tri Rna. Kapertama, Déwa Rna inggih punika utang i manusa majeng Ida Sanghyang Parama Kawi, Sangkan Paraning Dumadi. Ida sané ngardi sarwa prani ring jagat puniki. Kaping kalih, Pitra Rna inggih punika utang i manusa ring Wang Atuha, Sang Rerama, sané ngwéntenang, ngembasang, miwah mreténin iraga ngantos prasida sakadi mangkin. Malih asiki, Rsi Rna inggih punika utang i manusa ring para guru sané ngicén pangajah-ajahan anggén bekel iraga sajeroning ngamargiang dharma kahuripan. Manut linging aji sastra, kocap utang sané tetiga puniki wantah prasida kataur antuk ngelarang yadnya. Déwa Rna kataur antuk ngwangun Déwa Yadnya miwah Bhuta Yadnya. Pitra Rna kataur antuk ngamargiang Pitra Yadnya miwah Manusa Yadnya. Rsi Rna kataur antuk ngwéntenang Rsi Yadnya. Sané pinih patut tegesang iriki, sané kabaos yadnya boya ja upacara utawi upakara bebantenan kémanten. Indik puniki banget perlu malih resepang ring angga soang-soang. Yadnya nénten puput rauh ring bebantenan! Lewihan saking nika, yadnya inggih punika samian pamargi sané kadasarin antuk kasucian, katulusan hredaya. Pitra Rna pinaka utang ring Sang Rerama, satmaka sané pinih riin patut dadosang taki-takining pamargi. Sakadi baos, asapunapi ja wikan i oka, asiki sané nénten prasida kakaryanin olih ipun, inggih punika ngaryanin rerama. Resepang, yéning nénten wénten Yayah sareng Ibu nénten lakar wénten i pianak. Saking patemon Sanghyang Kama Jaya miwah Sanghyang Kama

Ratih sané nadiang iraga. Irika ring padmanadi, sang kama kekalih, kama petak (sukla) lan kama bang (swanita), matemu raris dados rah salanturnyané dados daging saha tulang sané ngwangun stula sariran i manusa. Ri sampuné sia sasih wénten ring garban Sang Ibu, lumaris iraga embas ring marcepada puniki. Tangis dados ceciri ri kalaning muputang galah sia sasih punika. Embas kasarengin antuk sameton Sang Catur Sanak, luiré: yéh nyom, rah, lamas, miwah ari-ari. Yéning nénten wénten Sang Catur Sanak punika, nénten prasida iraga embas. Sang Catur Sanak sané taler ngraksa kahuripan i manusa ring lemah. Duaning punika i manusa nénten dados lali ring kawéntenannyané. Ri sampune manusa embas, Sang Catur Sanak salanturnyané kapendem dados asiki ring natar paumahan, irika ring ajeng balé daja utawi sané ketah kabaos metén. Sira minabang naenin ngrumasayang asapunapi gumanti rasaning Sang Ibu ri kalaning ngembasang oka? Sujati ageng pisan yadnyan dané. Ri tepengan punika sayuwakti urip miwah padem madué genah sané pada utawi ketah kabaos ‘magantung bok akatih, idup matiné asah’. Kadi asapunika pamargin Wang Atuha, utamannyané Sang Ibu, ngetohin jiwa pramana, ngaturang angkihan ring okannyané. Sampun sauninga tattwan panumadi-

ané kadi asapunika, sapatutnyané sang oka uning ring linggih Sang Rerama. Ring sastrané wénten kasurat kadi puniki, ‘Pitri dewa bhawa. Maitri dewa bhawa’. Yayah satmaka Ida Sanghyang Widhi sané manumadi. Ibu taler kadi asapunika. Duaning punika, ngiring taur Pitra Rna antuk ngelarang yadnya sakantuné Sang Rerama maurip. Margiang Pitra Yadnyané majalaran ngaturang bakti ring Yayah Ibu, dados sentana sané suputra. Suarga mantuk ring Sang Rerama mawit saking karma bakti sang oka saraina, nénten sangkaning agengnyané upakara ngabén sané kamargiang. Akéh pisan ayah-ayahan pinaka wentuk karma bakti iraga sané prasida aturang ring Yayah miwah Ibu. Inggih punika luiré: uning ngresepang sakancan tutur ayu sang atuha, gumanti nénten tungkas utawi wanén ring pikayunan-pikayunan sang kekalih, uning makta raga ring pakraman mangda nénten parilaksanané mapuara kaon ring kulawarga, miwah saraina jemet mangutsahayang kabecikan dados unteng sakancan parilaksana. Wantah sang oka sané makta kawibawan linggih Sang Rerama. Pamargi sané asapuniki sujatiné sané mawasta Pitra Yadnya Mautama. (Tudekamatra)

Redaksi nerima reriptan profil mabasa Bali miwah Indonésia (pinih akéh 3000 huruf) jangkép sareng foto profil. Profil mangda kakirim ring alamat : Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email : bali.orti@yahoo.com


15

Minggu Pon, 28 Februari 2016

Kerja sama Lintas Kesenian Komposer, Perupa, Pemusik Penyair

BPM-Mer

PUISI ramalan Ciam Si Tan Lioe Ie memancing kerja sama Lintas Kesenian antara Yokki Tan Lioe Ie, Komposer Wayan Gde Yudane, Maithila Bandem dalam musik puisi, perupa Nyoman Erawan dalam kokok saja, Yokki Tan Lioe Ie, Dedy, Teguh, Anom Darsana. dalam gerak dan lafal Acara berlangsung malam ini di Bentara Budaya Bali KG pukul 19.00 Wita

Ciam Si China dan Tenung Bali (2 habis)...  Dari Shastra Jawa Kuno, Menyimak Puisi Tan Lioe Ie

PUISI NOMOR 7 berbunyi: ‘’Mimpi tak berwujud/ Rahasia senyap udara/ lelah tangan menggapai/ Tiada yang tergenggam.’’ Di dalam Shastra Bali ada diskusi menarik tentang tiga pembagian Waktu yang dinamakan Ibi, Jani, Mani (kemarin, sekarang, besok). Kesimpulan dari diskusi shastra itu, seperti berikut ini: Ane ibi suba ilang (yang kemarin sudah hilang). Ane jani sing bakat gisi (yang sekarang tidak dapat dipegang). Ane bin mani sing tawang (yang besok tidak diketahui). Tiga baris kesimpulan itu perlu direnung-renungkan agar didapatkan apa yang dimaksudkan. KETIKA MENYIMAK puisi nomor 7, saya merasakan ada persamaan dengan tiga kesimpulan di atas. Seperti berikut inilah persamaan yang ditulis dengan cara berbeda di dalam puisi nomor 7 itu. Baris kesatu ‘’mimpi tak berwujud’’ saya maknai bahwa ‘’yang kemarin sudah hilang’’. Baris kedua ‘’Rahasia senyap udara’’ saya artikan bahwa ‘’yang seskarang tak bisa dipegang’’. Baris ketiga ‘’Lelah tangan menggapai’’ saya pahami bahwa ‘’yang besok tidak diketahui’’. Baris keempat ‘’Tiada yang tergenggam’’. Saya pandang sebagai kesimpulan. Isi kesimpulan itu, bahkan yang namanya Waktu sudah tidak ada lagi dalam kesadaran. Kesimpulan itu mengingatkan saya pada Kesadaran Waktu yang sering dibicarakan dalam Shastra Jawa Kuno dan Bali. SECARA SINGKAT, Waktu adalah Kala. Segala yang ada di dalam hukum Waktu disebut Sa-Kala. ‘’Ada di dalam hukum Waktu’’ berarti terkena oleh hukum Waktu itu. Sebaliknya segala yang ada di luar hukum Waktu disebut Nis-Kala. ‘’Ada di luar hukum Waktu’’ berarti bebas dari Waktu. Salah satu penanda Waktu terpenting adalah kematian. Itulah sebabnya Dewa Kala diceritakan memakan manusia. Tanpa adanya kematian, sulit memahami untuk apa ada Waktu. Bebas dari hukum Waktu artinya bebas dari ‘’kematian’’. DISKUSI tentang kematian tentu sangat panjang, dan tentu saja tidak di dalam tulisan ini. Yang jelas, ‘’bab’’ tentang Waktu adalah juga salah satu ajaran rahasia dalam Shastra Jawa Kuno dan Bali, sebagai dasar agar merasa ‘’ngeh’’, kapan sesungguhnya yang disebut ‘’sekarang’’ ini. PUISI NOMOR 12 DAN 28 saya baca sebagai Tantra adalah salah satu paham dalam filsafat Hindu yang inti tesisnya seperti berikut ini. ‘’Karena Atma jatuh di dalam tubuh, maka dengan bertumpu pada tubuh itulah Atma dibangkitkan kembali.’’ Tubuh disamakan dengan tanah. Kalah ada anak kecil (atma) jatuh ke tanah, tidak bisa tidak harus bertumpu pada tanahlah anak kecil itu bisa bangkit kembali. Pandangan Tantra berbeda dengan filsafat lainnya yang sibuk mencari Sang Pencipta. Tantra berbeda dengan filsafat lainnya yang siuk mencari Sang Pencipta. Tantra berbeda dengan filsafat lainnya yang sibuk mencari Sang Pencipta. Tantra

Dwi s. wibowo

PENUJUM SETIAP HARI, selalu ada kalimat yang berubah pada telapak tanganmu yang menyala, kadang berupa pertanyaan yang tak musti dijawab, kadang berisi jawaban dari pertanyaan yang entah, bahkan terkadang berujud puisi yang lebih entah apa maksudnya. Kata-kata dalam kalimat itu berbaris, lalu bergerak menuruni garis menyilang pada telapak tanganmu, hingga ke nadi. BARISAN KATA-kata itu, seperti keajaiban yang terberkati oleh langit. yang dipercaya dapat menuntun langkah, persis letupan meteor yang kau ikuti kemanapun lesatannya. Meski, tak sekalipun kau ketahui dimana pecahan batu angkasa itu mendarat. Kemudian kau berdalih bahwa itulah misteri nasib. Sepandai-pandainya tupai membaca tkdir, nasib juga yang menentukan, ke kubangan mana ia akan terjatuh. kalau begitu, bacalah dengan menyebut nama tuhan yang masih kau imani. Selagi sempat sebelum ia melangkahkan diri menuruni bukit melalui jalur yang dibuat seorang pengembara dengan raut muka kecewa. Seorang pengembara yang mencari namun gagal menemukan keajaiban di puncak bukit, lalu menjauh dan menceburkan dri ke laut. AKU JADI TERINGAT pada perkataan seorang guru yang tak pernah bicara, ‘’berhati-hatilah pada kata, sebab ia bisa saja menyumbat aliran darahmu,’’ tulisnya pada selembar daun yang senantiasa mengering, menyisakan jalinan tulang yang saling berkait.

Dwi S. Wibowo IMAJINASI SEBUAH KOTA KALAU SAJA bisa, bakal kukemasi seluruh peristiwa yang pernah terjadi di kota ini ke dalam sebuah kota rahasia, lalu kulemparkan jauh ke dalam rimba. Biar ditumbuhi belukar yang menjalar sepanjang tahun, lumut yang perlahan menyelimuti, dan jamur-jamur ajaib sehingga kenangan di dalamnya dapat membusuk dengan baik. KALAU saja, orang-orang di kota ini berukuran mungil, akan kuciptakan sebuah miniatur kota yang baru, lantas kuletakkan mereka satu persatu agar belajar bagaimana menata kehidupan yang baru. Di

memusatkan perhatiannya pada ciptaan, yaitu tubuh sebagai modifikasi canggih dari Panca Mahabhuta. PUISI NOMOR 12 berbunyi begini: ‘’Terpesona bulan ikan lupa air/Meloncat menggelepar di tanah kering/Ikan yang memeluk bulan air/Berkilau tubuhnya dimanja cahaya bulan.’’ KESADARAN atau pandangan yang ‘’salah’’ adalah seperti ikan yang terpesona pada bulan di langit. Untuk menemukan buln itu ikan melompat ke luar dari air. Bukan bulan yang didapatkannya, tapi kematian di tanah kering. Sebaliknya, kesadaran atau pandangan yang ‘’benar’’ adalah ikan yang berpegangan pada bayangan bulan di dalam air. Ikan itu akhirnya mendapatkan sinar bulan yang membuat hidupnya bercahaya. Matafora ikan hidup di dalam air, sama dengan Atma yang hidup di dalam tubuh. Air adlaah Tubuh. Tantra mengajarkan, bulan di dalam tubuh terletak di untek (otak). Jadi, menurut ajaran Tantra dan menurut pesan puisi nomor 12, hiduplah (atma) di dalam air (tubuh) bersama bulan (otak) agar didapatkan cahaya itu. PADA BARIS KETIGA puisi nomor 28 dengan terang disebutkan: ‘’Pengembara tak berpijak di bumi hilang langkah.’’ Apakah langkah itu kalau bukan tujuan. Apakah kehilangan langkah itu kalau bukan kehilangan arah. Kalau ikan kembali ke air, kesadaran kembalikan ke tubuh. Ikan berumah di air. Kesadaran berumah di tubuh. Bahkan hidup dan mati pun lokasinya di dalam tubuh. Masih banyak lagi hal yang bisa didiskusikan tentang puisi nomor 12 dan 28 itu dari aspek tantra. Tapi seperti saya katakan tadi, bukan dalam tulisan ini tempatnya. PUISI NOMOR 29 berbunyi begini: ‘’Pendeta korbahkan pedang/ Raja titahkan pedang/ Pedanga jajakan pedang/ Api diri lelehkan pedang. Puisi ini berbicara tentang api di dalam diri. Kedahsyatan api dalam diri melebihi ampuhnya kotban pendeta. Mengalahkan tidak raja yang mutlak. Apa sebenarnya yang dimaksudkan api dalam diri oleh penyairnya? DALAM SHASTRA JAWA KUNO api di dalam diri dinamakan Agni Rahasya. Api rahasia berasal dari Bumi dan Langit. Api Langit berasal dari matahari, masuk melalui ubun-ubun dan selanjutnya tinggal diam di hati. Api bumi berasal dari dalam bumi sendiri, masuk melalui telapak kaki terus naik sampai di tempat bernama nabhi atau pusar. Pertemuan api di hati dan api di pusar itulah yang dinamakan Api Rahasia, Rahasia dalam hal ini berarti halus tidak kelihatan. Para yogi mengolah api rahasia itu untuk membakar segala macam mala di dalam dirinya, baik mala dari makanan dan minuman, mala dari kelahiran, maupun mala dari karma buruk maupun mala dari karma baik. Api rahasia ini membakar yang baik dan yang buruk.

Karena yang baik dan yang buruk sama-sama mengikat. Ikatan baik dan buruk itulah yang dibakar habis sehingga terjadilah Laporan Kegiatan JKP-109-2016 ruwat yang sesungguhnya. Api rahasia itulah yang memiliki daya ruwat. Kahebatan daya ruwatnya melebihi ruwatan dari 228 Tahun Denpasar di Malam Ngampoeng Seni seratus pendeta lintas soroh. Melampaui ruwat dari seribu Kamis KLIWON 25 Februari 2016 ritual yang ikhlas maupun wajib. Melewati sejuta mantra yang ACARA DIISI dengan pembacaan puisi dan musikalisasi puisi dihapal maupun yang dibaca. Lidah api dianalogikan seperti secara berturut-turut oleh para hadirin, yakni, Bonk Ava, Wayan ujung pedang yang menghadap ke atas. Itu adalah Nada dari Jengki Sunarta, Eka Pranita Dewi, Ira Puspita, Kim Al Ghozali, Ongkara Gni. Dalam Shastra Jawa Kuno terdapat banyak ajaran Nunung Noor El Niel, Yahanes Guru, serta Brandjangan, S.H. tentang Agni Rahasya. Ajaran tersebut penting sebagai dasar dan kawan. Dihad beberapa penyair/seniman dan Milisi JKP untuk memahami ajaran selanjutnya, terutama ajaran yang yakni, Aryadimas, Putu Bonuz, Raka Prama, Winar Ramelan, berhubungan dengan yoga Nadia Purwi Andani, Dwi S. Wibowo, Citra Sasmita, Bram APAKAH penyair Tan Lioe Ie membawa Shastra Jawa Kuno Setiawan. dan Bali? Saya tidak tahu. Yang saya tahu dari pengantar buku Cian Si, Tan Lioe Ie ‘’membaca’’ kartu Tarot. Saya tidak paham apa mengapa bagaimananya kartu Tarot itu. Tapi puisi nomor 29 ini memang mengejutkan saya. Karena inilah puisi tentang api yang langsung masuk ke dalam diri saya begitu pertama kali membacanya. Untuk diketahui, masih ada dua puisi dalam kumpulan Ciam Si tang berbicara tentang api. Puiisi nomor 24 berisi ‘’kuda pi’’. Puisi nomor 39 berisi ‘’api jantung’’. Api dalam dua puisi tersebut berbeda dengan Agni Rahasya yang disebutkan di atas. KUPULAN PUISI CIAM SI dibingkai oleh puisi pertama yaitu puisi nomor urut 1 dan puisi terakhir yaitu puisi nomor urut 46. Berbeda dengan puisi lainnya yang terdiri dari empat baris, kedua puisi bingkai itu masing-masing hanya terdiri dari satu baris. Puisi nomor urut 1 hanya dua kata berbunyi: ‘’Berbagi cahaya.’’ Puisi nomor urut 46 hanya sebuah kata berbunyi. ‘’BerSEJUJURNYA, sangat banyak perbagi cahaya.’’ Puisi nomor urut 46 hanya dari Samkhya Darshana, yaitu salah satu dari enam aliran filsafat besar dalam pan- tanyaan muncul dari perkenalan pertama sebuah kata berbunyi : ‘’Tertawa.’’ DALAM PEMBACAAN saya kedua dangan dunia Hindu. Pandangan Samkhya saya dengan kumpulan puisi-puisi ramalan puisi awal dan akhir itu adalah bingkai ini sudah masuk ke dalm Darshana Bali. berjudul Ciam Si ini. Pertanyaan-pertanawal dan akhir, atau bingkai langit dan Bingkai atas adalah cahaya yang ringan yaan yang muncul itu tidak ditujukan pada bumi, atau bingkai atas dan bawah. ‘’Ber- bernama Kesadaran yang di dalam Sam- penyairnya, melainkan ditujukan pada ilmu pengetahuan yang mudah-mudahan bagi cahaya’’ adalah bingkai langit, sebagai khya disebut Shiwa atau Cetana. BINGKAI BAWAH adalah Sarwa Tat- segera akan terungkap ini. awal yang datang dari atas. ‘’Tertawa’’ UNTUK TAHAP ini saya berhenti adalah bingkai bumi sebagai akhir yang da- twa, yaitu segala macam realitas yang tang dari bawah. Di tengah-tengah bingkai didalamnya berisi sadrasa (enam jenis pada keheranan, ternyata banyak kemirilangit dan bingkai bumi tersebut terdapat rasa utama). Keenam jenis rasa utama itu pan antara pandangan dunia yang ada puisi nomor 2 sampai dengan nomor 45 adalah asin, pedas, pahit, asam, manis, di dalam kumpulan puisi-puisi ramalan kecut. Penggabungan semua rasa itulah Ciam Si dengan pandangan dunia Bali sebagai isi dari kumpulan Ciam Si. SISTEMATISASI seperti ini meng- yang memberikan kehidupan pada segala yang ada di dalam Shastra Bali dan Jawa ingatkan saya pada rajahan Saddasha yang hidup. Dalam tubuh yang hidup rasa Kuno. Kemiripan itu adalah pintu masuk Aksara (enam belas benih mantra). Pada itu berubah menjadi bermacam-macam yang tepat untuk menemukan keunikan rajahan tersebut, silabel AH menjadi bing- perasaan seperti sedih, marah, cinta, rindu, masing-masing, sekali lagi, terima kasih kai langit, dan silabel ANG menjadi bingkai dendam, senyap, sepi, cemas, geli, lucu atas pengetahuan yang daya dapatkan dari bumi. Di tengah-tengah antara bingkai dan sebagainya. Dalam kumpulan Ciam Si kumpulan Ciam Si ini. IBM Dharma Palguna atas dan bingkai bawah itu terdapat 14 saya merasakan gagasan ini ada pada puisi benih aksara yang dinamakan Caturdasha terakhir yang berbunyi: ‘’Tertawa.’’ Aksara. Bingkai atas adalah Bapa. Bingkai sebagai direktur PT dan mengasuh anak-anaknya sendirian. bawah adalah Ibu. Aksara yang ada di Tintamas di Jakar- Di jenjang pendidikan formal ia hanya tengah-tengahnya adalah ‘’kehidupan’’ dan ta, pekerjaan utama menamatkan kelas I Madrasah Ibtidaiyah sekaligus ‘’kematian’’ itu sendiri. penerbit tersebut (setingkat Sekolah Dasar). SAYA BERTANYA-TANYA, apakah adalah mencetak MESKIPUN TIDAK TUNTAS mengsebelumnya Tan Lioe Ie sudah tahu buku impor untuk enyam pendidikan formal, Ali menguasai rupa shastra dari rajahan itu, ataukah diedarkan di Indo- sekurangnya bahasa Arab, Inggris, Prancis, sistematisasi Ciam Si kebetulan mirip nesia. Ali bekerja Jerman dan Belanda. Di dunia pendidikan dengan bentuk dari rajahan enam belas di sana selama 20 Ali pernah mengajar di Lembaga Pendidiaksara itu? tahun sambil terus kan Kesenian Jakarta (LPKJ) sekarang SISTEMATISASI Ciam Si juga mengmenulis. Karir Ali sebagai penerjemah Institut Kesenian Jakarta. Staf pengajar ingatkan saya pada struktur pemikiran mulai melesat sebagai penerjemah karya- di Institut Pertanian Bogor, Pembantu karya bahasa Arab di era tahun 1970an. Rektor I Bidang Akademik (1973-1982) dan ‘’KARYA TERJEMAHAN yang baik Anggora Dewan Pembina. sesungguhnya juga sebuah karya kreatif, Ratu Selvi Agnesia Masyarakat Majemuk seperti Indonesia, MENDENGAR nama Ali tidak kurang berharganya dibanding karya Audah tidak akan terlepas dari Masalah Terjemahan Tak Terhindarkan asli’’ tutur Ali yang di usia senjanya masih Sunlie Thomas Alexander buku Sejarah Hidup Muhamaktif bekerja termasuk menerjemahkan OBITUARI KUDA GOYANG mad (1972) karya Husein Haikal yang 1966) dan sebagainya. karya Hay bin Yazqan, novel filsafat Ibnu diterjemahkan olehnya. Karya ini dinis‘’ALI AUDAH adalah penerjemah dari Tufail dan buku kumpulan tulisan Menadi pojok beranda yang tak lagi ada bikan oleh banyak pembaca sebagai kara bahasa Arab yang terbaik ke dalam bahasa pak Tak Bertongkat. masterpiece Ali dalam penerjemahannya. Indonesia’’ tutur Taufik Abdullah, ketua MENGKILAS BALIK SEJARAH seakan kembali terngiang ringkik riang, tualang yang girang Lantaran Ali berhasil menerjemahkan Akademi Jakarta di Teater Kecil, Taman hidupnya, Ali Audah lahir di Bondowoso, tidak hanya enak dibaca dan dipahami, Ismail Marzuki (25/11/15). Jawa Timur, 14 Juli 1924. Ia adalah bungsu namun terjemahannya begitu indah denSELAIN PENERJEMAH AKTIF dari lima bersaudara. Ayahnya, Salim ke mana kuda kayuku melaju hilang? gan rasa kata yang sesuai dengan konteks dari karya-karya berbahasa Arab tentang Saudah seorang pedagang yang gemar bahasa Indonesia dan pembaca. sastra, filsafat dan sejarah. Ali juga aktif membaca, sayangnya Ali ditinggal wafat bocah 4 tahun itu dulu mungkin mengira TIDAK HANYA buku Sejarah Hidup menulis cerita pendek, novel, drama dan ketika kecil da ibunya Aisyah Djubran tengah melintasi ranch -- kaktus dan bar Muhammad, tercatat puluhan karya yang karya-karya fiksi dan non fiksi. Menurut menjadi tulang punggung yang tangguh jadi oase panjang selepas tidur siang kebanyakan berasal dari Timur Tengah Taufik dalam sambutannya, karya Ali Auhiyyaa, kami berpacu telah ia terjemahkan. Karya pertama yang dah yang berjudul Nama dan Kata dalam Gunawan Tri Atmodjo ke padang=-padang terlarang, ia terjemahkan adalah kumpulan cerita Quran (2011) adalah sebuah magnum opus Sepasang Ucapan dalam Hujan ke kota-kota benderang kami bertandang! pendek Suasana Bergema karya Abdul yang luar biasa, baik karena kekayaan isin-

Ali Audah Sang Penerjemah Timur Tengah (1)...

Hamid G. as.Sahar, kumpulan karya sastra dari Timur Tengah berjudul Peluru dan Asap (1964), Kleopatra dan Konferensi Perdamaian (Pustaka Nasional, Singapura,

antara gedung-gedung persesi yang kuciptakan, mereka akan belajar cara memilah ruang dengan lebih mudah, mereka akan tidur di ruang yang sama luas, mereka juga akan menghirup udara dalam jumlah yang setara. POHON-POHON akan kutanam saling berjauhan, agar rimbun dedaunan tak menghalangi pandanganku saat mengawasi gerak gerik mereka. Bunga-bunga yang kelak mekar akan kubatasi jumlahnya, agar populasi serangga tak mengganggu ritme hidup mereka yang baru. Dengan begitu, buah-buahan juga aan menyusut jumlah dengan sendirinya. Sehingg asetiap butir biji yang tersisa, akan berlipat nilainya. KALAU SAJA, orang-orang di kota ini berotak kerdil, akan kususupi celah-celahnya dengan ideologi baru. Sehingga mereka tak perlu lagi tunduk pada penguasa yang mengatasnamakan negara, hukum, apalagi agama. Kalau saja semua itu dapat kulakukan, minimal dalam sebuah cerita fiksi, perubahan kota itu, akan kumulai hari ini.

ya, maupun kejernihan penjelasannya. ATAS DEDIKASINYA di bidang penerjemahan dan karya sastra serta sumbangan bagi perkembangan pemikiran masalah kebudayaan dan ilmu pengetahuan, Akademi Jakarta sebagai dewan kehormatan seniman/budayawan menganugerahkan penghargaan tahunan Akademi Jakarta (life time achievement) tahun 2015 kepada Ali Audah. Lantaran dilahirkan tahun 1924, Ali audah adalah penerima penghargaan Akademi Jakarta yang tertua. Sayangnya karena kondisi kesehatan yang kurang baik, penghargaan Akademi Jakarta 2015 diwakili oleh kepokannya Husein Audah. DI USIA ALI YANG GENAP 92 TAHUN pada 14 Juli silam, ia sudah menekuni bidang penerjemahan dalam bentang waktu 50 tahun. Ia memulai karir penerjemahannya di mulai sejak usia 27 tahun, seperti kebanyakan penerjemah di Indonesia, Ali memulai dengan menerjemahkan karya-karya sastra Eropa, selanjutnya disusul dengan karya fiksi dan non-fiksi dari bahasa Arab, Inggris dan Prancis. Atas saran Asul Sani, ia mulai menekuni terjemahan karya-karya bahasa Arab karena pada masa tahun 1950 an belum ada yang melakukannya. PADA TAHUN 1961 Ali menjabat

run silent..., run deep.... in the long long run, sail along SMSoliloquy

Coming on Age in Balidwipamandala ... 16 Agustus 2015

16 Agustus 2018

segala percakapan telah mereka tambahkan di kaki hujan hingga kita tinggal sepasang ucapan yang menggigil pada tiupan pertama kesunyian dan kita sepakat menamainya kebisuan lalu kita mencari jejak suara pada bibir pagi yang tak begitu tua kita merangkak pada derak pintu dan keretak jendela sembari berdoa. sayup belum disenyapkan dan lirih belum diluruhkan

dikenangnya juga punggung keras-licin itu; dari kayu apakah tunggangannya tercinta dibuat orang? hayyo, kudaku yang jantang, kudaku yang tampan kumujum kau jadi silver, jadi tornado, jadi bucephalus kendati tapal batas hanyalah selebar beranda bagi angan-angan penaklukan -tak sampai ke persia ke hindustan, ke ponderosa ke new england

dan kita sepaham menamainya kesepian dan kuda setia itu terus bergoyang-goyang di ujung jalan berderap meninggalkan usianya selembar daun jatuh perlahan yang gamang melulu dalam diam membawa serta dot, permen, dan kacang; oh rampasan perang kita termangu seperti keabadian di masa kanak-kanak yang menunggu yang gemilang. kita menanti kesempatan untuk sekadar berbalasan hingga dalam rindu yang aneh, ia bermimpi pohon-pohon meliuk hidup barangkali sebentar lagi gerimis reda dan menjelma kawanan kuda tapi segala tanda yang kadung tertunda yang pemberang; akan sampai sebagai sesuatu yang berbeda ‘’di beranda yang tak lagi ada, kami hidup semoga kita tak lumat dalam kalimat sebagai kuda arwah semoga dalam keasingan kita menjaga kerianganmu, tak merasa sendirian. hai mantan pahlawan cilik yang malang!’’


NASIONAL

16

Minggu Pon, 28 Februari 2016

Diserang Dua Putra Madri, Sakuni Lari ke Divisinya Drona

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Dua Ratus Lima) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

RAJA Virata, oh paduka, mendekati kedua prajurit yang keberaniannya besar dan sedang bertempur itu. Mereka bertarung sengit demikian juga pengikutpengikutnya. Pertempuran yang terjadi antara mereka ini, sangat dahsyat. Darah dari tubuh-tubuh ksatria itu mengalir deras seperti air. Pertarungan itu menyerupai pertempuran antara seekor singa dan sepasang gajah-gajah kuat di hutan, dengan dahinya retak. Putra perkasa Yajnasena itu dengan kerasnya menyerang Raja Valhika, menggunakan panah-panah dahsyat dan tajam. Serangan itu benar-benar mampu menembus bagian badan vital. Valhika yang juga dipenuhi kemarahan menyerang putra Yajnasena itu dengan sembilan batang panah lurus. Anak panah itu juga memiliki sayap-sayap keemasan diasah di atas batu. Pertarungan antara kedua prajurit itu sangat dahsyat dengan hujan-hujan panah. Hal itu menambah ketakutan orang-orang pengecut. Di sisi lain, menggembi-

rakan para pahlawan. Anak-anak panah ditembakkan ke seluruhnya menutupi langit dan semua tempat di arah mata angin. Akibatnya, tidak ada yang bisa dilihat lebih lama lagi. Dan Saivya, Raja Govasana, di depan pasukan-pasukannya bertarung melawan prajurit kereta perkasa pangeran Kasi. Seperti seekor gajah berkelahi dengan lainnya. Raja Valhika digairahkan kemarahannya itu menghadapi lima prajurit perkasa, putraputra Draupadi yang kelihatan gemerlapan, seperti pikiran bertarung melawan lima indria. Lima pangeran itu juga, oh yang utama dari makhluk bertarung dengan musuh. Mereka menembakkan anak-anak panahnya dari segala sisi. Seperti tujuan indria-indria yang senantiasa bertempur dengan tubuh ini. Putra paduka, Duhsasana, menyerang Satyaki dari keluarga Vrishni menggunakan sembilan batang panah lurus, ujungnya tajam. Diserang keras oleh pemanah kuat dan hebat itu, Satyaki yang kebera-

PPP Dukung Anggota DPR Tes Urine secara Rutin Jakarta (Bali Post) Pascakasus narkoba yang membelit politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Fanny Safriansyah alias Ivan Haz, pimpinan DPR mengusulkan tes urine secara rutin bagi anggota DPR. Usulan tersebut ditanggapi positif oleh PPP. “Sangat setuju. Ini harus didukung. Seluruh anggota fraksi PPP pasti setuju. Tes urine harusnya memang dilakukan, bahkan secara mendadak,” kata Juru Bi-

cara PPP, Arsul Sani. Arsul berharap usulan itu menjadi komitmen bersama seluruh anggota DPR. Bahkan, ia mendorong agar disampaikan dalam rapat paripurna. “Bila perlu, dibahas di Badan Musyawarah (Bamus) sehingga tes urine itu menjadi peraturan bagi anggota DPR,” ujar dia. Anggota Komisi III itu menambahkan bahwa tes urine ini harus dilakukan secara berkala dan acak.

Selain itu, lanjut Arsul, tes urine harus dilakukan secara profesional. “Orang positif belum tentu pengguna, bisa saja pengobatan. Pengobatan modern sekarang ini bisa menggunakan obat bisa dikecualikan,” katanya. Arsul mengingatkan sanksi berat harus disiapkan bagi yang terbukti positif narkoba dalam tes urine. Dari mulai teguran tertutup hingga proses lebih lanjut di MKD. (ant)

niannya tidak mampu digagalkan itu kesadarannya hilang. Dengan ditenangkan, keluarga Vrishni itu kemudian dengan cepat menyerang putra paduka. Prajurit kereta perkasa itu dengan sepuluh batang panah bersayap dengan bulu-bulu burung Kanka. Saling menyerang satu dengan lainnya. Mereka saling membuat menderita menggunakan panah adalannya masing-masing. Kelihatan gemerlapan, oh raja, seperti dua pohon Kinsuka dihiasi bunga-bunga. Dibuat menderita anak-anak panah dari Kuntibhoja, rakshasa Alamvusha, yang dipenuhi kemarahan, kelihatan seperti sebuah pohon Kinsuka yang indah anggun dengan beban bunga-bunganya. Rakshasa itu lalu menyerang Kuntibhoja dengan banyak anak panah. Alamvusha juga mengeluarkan teriakan menakutkan di depan kelompok paduka. Ketika pahlawan-pahlawan itu saling menyerang satu lainnya kelihatannya oleh semua pasukan. Serangan itu menyerupai Sakra dan Asura Jamba pada zaman dahulu.

Dua putra Madri itu dipenuhi kemarahan. Dengan sengitnya menjatuhkan ke tanah Raja Gandhara, si Sakuni, yang sangat menyakitkan hati mereka. Penyembelihan yang terjadi, oh baginda, sangat menakutkan. Sumber serangan Kuru tetap dijaga Karna termasuk putra-putra paduka. Api kemarahan para Pandava bertambah besar. Oh baginda, api itu siap menghabiskan seluruh bumi ini. Dipaksa membalikkan punggungnya, di medan pertempuran oleh kedua putra Pandu yang

menyerang dengan panah-panah itu, Sakuni tidak dapat mengerahkan keberaniannya. Raja Gandara itu malah tidak mengetahui apa yang harus dikerjakan. Setelah melihat Sakuni prajurit-prajurit kereta perkasa kedua putra Pandu itu, sekali lagi menghujani dengan anak-anak panah mereka. Seperti dua kumpulan awan menurunkan aliran hujan di sebuah bukit kokoh. Diserang panah-panah lurus tak terhitung jumlahnya, putra Suvala Sakuni itu melarikan diri menuju divisinya Drona. (bersambung)

Sloka 5.25 Labhate brahma nirvana Rsayah ksina kalmasah Chinna dvaidha yatatmanah Sarva bhuta hite ratah Para Rishi – orang-orang suci – yang dosa-dosanya telah terhapus yang keragu-raguannya – rasa dualismenya yang bertentangan telah tertebas habis - yang pikirannya penuh dengan disiplin, dan yang bahagia dalam kesejahteraan semua makhluk mencapai Brahma Nirvana.

TNI Dijadikan ”Pelindung” bagi Bisnis Narkoba Jakarta ( Bali Post) Panglima TNI Gatot Nurmantyo mengatakan perdagangan narkoba sebagai bisnis ilegal selalu mencari pelindung dalam menjalankan kegiatannya, salah satunya dengan menggaet oknum TNI. ena narkoba adalah bisnis. Bisnis yang ilegal. Bisnis yang mencari tempat yang aman. Tempat yang aman yaitu aparat keamanan polisi dan TNI,” kata Panglima TNI usai acara pembukaan Gashuku Nasional dan Rakernas Forki di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta abtu Jakarta,, S Sabtu (27/2) kemarin. Menurut dia, meski kesejahteraan prajurit sudah ditingkatkan, namun masih ada oknum dari tingkatan tamtama, bintara atau perwira y a n g

“KarGatot Nurmantyo

BPM/ant

masih terkena rayu bisnis haram ini. Faktor kebutuhan hidup yang salah satunya biaya sekolah anak, menurutnya, kemungkinan jadi penyebabnya. Kebutuhan menjadikan bisnis narkoba sebagai peluang yang dilihat untuk menambah pemasukan. ‘’Saya juga sadar. Kesejahteraan prajurit sudah banyak kemajuan. Tapi, untuk hidup normal, dikatakan hidup normal itu prajurit biasa-biasa saja tanpa menabung. Jadi, seorang tamtama, bintara, bahkan perwira kalau dia tak menabung, dia tak bisa menyekolahkan anaknya sampai universitas, karena biaya mahal kan. Ini peluang yang mereka lihat,” tuturnya. Terkait upaya pembersihan oknum TNI yang terlibat penyalahgunaan narkoba, Gatot menginstruksikan agar terus dilakukan pembersihan secara rutin. Bila ada yang berhasil melakukan pembersihan maka diapresiasi.

Namun, bila ada oknum yang terkena maka komandan akan ikut bertanggungjawab untuk menyelesaikannya. “Saya sadar itu. Maka saya ajukan pembersihan. Bagi yang berhasil, memperoleh, mengungkap itu prestasi. Tapi, bila ada yang tertangkap maka komandannya pun akan bertanggung jawab,” tegas mantan Kepala Staf TNI AD (KSAD) ini. Presiden Joko Widodo juga sudah menginstruksikan perang terhadap narkoba, salah satunya Jokowi menginginkan Badan Narkotika Nasional (BNN) dengan pembentukan satuan tugas (satgas) terpadu untuk memerangi narkoba. Panglima TNI pun mendukung kebijakan tersebut dan siap memberikan bantuan bila diperlukan. “Apa yang dikatakan untuk narkotika, kami akan siap memberikan 24 jam, memberikan pasukan yang terbaik,” kata Gatot. Gatot menambahkan, keseriusan memerangi narkoba dari pihak terkait diperlukan karena status darurat narkoba. (ant)

Curi Timah Jaring, Residivis Diamankan BPM/ist

ANJING - BNN akan mengerahkan anjing pelacak untuk mengendus narkoba.

BNN Bentuk Unit K9 Surabaya (Bali Post) Kepala Badan Narkotika Nasional, Komisaris Jenderal Polisi Budi Waseso, mengemukakan keberadaan Unit K9 yang secara awam dikenal dengan anjing pelacak-nya akan mengefektifkan pelacakan narkoba yang akan dibawa penyelundup. “Dalam percobaan yang dilakukan, narkoba yang disembunyikan pun bisa ditemukan oleh anjing secara tepat. Kami akan merealisasikan unit ini supaya bisa efektif dan efisien untuk mengungkap narkoba,” katanya saat mengunjungi tempat pelatihan anjing pelacak, di Surabaya, Sabtu (27/2) kemarin. BNN akan membentuk sendiri unit K9 yang akan digelar di mana-mana tempat yang dianggap rawan penyelundupan narkoba.

“Salah satu kekuatan dari unit K9 diharapkan mampu mengungkap peredaran narkoba mengingat wilayah Indonesia ini semuanya sudah ada narkoba,” katanya. Ia mengakui alat bantu deteksi yang digunakan masih memiliki kelemahan dan anjing yang dilatih ini diharapkan mampu mengendus keberadaan narkoba. Anjing merupakan salah satu hewan pertama yang didomestikasi manusia, selain kuda. Kemampuan penginderaan anjing pada aspek indera pembauan (awam mengenal sebagai penciuman), pendengaran, dan getaran sudah lama dikenal sangat prima. Anjing pelacak yang sangat andal diketahui bisa membaui aroma yang telah diencerkan ratusan kali dari

konsentrasi awal, hingga setelah berhari-hari kemudian. Anjing juga memiliki intelijensia tinggi sehingga mampu memahami perintah lisan dan isyarat dari pelatih dan pengawaknya. Beberapa jenis anjing yang terbukti cocok untuk dijadikan anjing pelacak khusus atau umum di antaranya anjing gembala Jerman (alsatian alias herder), Belgian Malinois, Basset Hound, Labrador atau Labrador Retriever. Sedangkan anjing Dobermann dan Rottweiler lebih umum dididik untuk menjadi anjing penghalau huruhara dan pengendali massa. Korps Marinir Amerika Serikat sempat mengerahkan anjing terlatih sebagai unit tersendiri pada Perang Vietnam. (ant)

Negara (Bali Post) Jajaran Polres Jembrana mengamankan seorang residivis Nur Kamaruj Zamal (26), Kamis (25/2) malam. Buruh nelayan asal Dusun Ketapang Muara, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, ini tertangkap tangan saat mencuri timah pemberat jaring. Dari informasi, berawal dari korban H Suradi (47) asal Loloan Timur Jembrana yang kerap kehilangan timah pemberat jaring di gudangnya di Dusun Ketapang Muara, Desa Pengambengan. Pengusaha perahu asal Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana ini ke-

mudian meminta salah satu karyawannya Arsani (45) untuk memantau dan mengintip siapa yang kerap mencuri timah di gudangnya itu. Setelah ditelusuri ternyata pada Kamis (25/2) sekitar pukul 19.00 wita, pelaku datang ke gudang korban dengan mengendap-ngendap. Pelaku berbekal pisau yang dibawa kemudian memotong timah pemberat jaring dan memasukkan ke dalam tas hitam yang dibawanya. Namun sial, saat akan kabur, bapak satu anak ini dibekuk saksi Arsani bersama karyawan lainnya dan dibawa ke kantor desa. Kejadian tersebut kemudian dilapor-

kan ke Polres Jembrana. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Dudarma Putra seizin Kapolres Jembrana Sabtu (27/2) kemarin, membenarkan adanya laporan pencurian timah tersebut. Menurut Sudarma Putra pelaku mengakui perbuatannya. Pelaku mengaku melakukan pencurian dua kali. Pencurian pertama dilakukan sekitar seminggu lalu dan berhasil membawa kabur timah seberat 19 kilogram. Sedangkan pencurian kedua, pelaku langsung tertangkap karyawan lainnya. Selain mengamankan

pelaku, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa timah pemberat jaring dengan berat sekitar 15 kilogram lebih, satu buah tas kain warna hitam, dan sebilah pisau. Pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Pelaku yang ditemui di Polres Jembrana mengaku terpaksa mencuri karena dililit utang dan untuk makan. Dikatakannya timah seberat 19 kilogram itu dijual Rp 300 ribu. “Dua ratus ribu buat bayar utang, yang seratus ribu untuk makan,” ujar pelaku yang pernah masuk penjara karena mencuri rokok. (kmb)

Minggu, 28 Februari 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wecana Pasraman Pemangku Serati lan Manggala (6) 06.35 Sehat Bugar 07.05 Seputar Bali Akhir Pekan 07.35 Warna-warni Pagi 08.05 Klip Anak 08.35 I Got It Plastic Waste 08.45 BCTTV 09.05 Taman Sari TK Ana Kumara 09.30 Belajar Menggambar

10.05 Boga Dewata 10.30 Lila Cita Sanggar Tari Sekar Wari (1) 11.30 Dunia Otomotif 12.05 Dharma Wacana 12.30 Traventure 12.45 BCTTV/Glimpse Of The Island 13.00 Dunia Kita 13.30 Lejel Home Shopping 14.30 Tembang Bali 15.30 Gita Shanti 16.05 Dialog Interaktif Harmoni Bali 17.05 Round Up The World 17.30 DW TV 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali

19.00 Banjar Bali Quiz (BBQ) 19.30 Kris (Kriminal Sepekan) 20.00 Samatra Artis Bali 21.00 Lintas Manca Negara 21.30 Sekilas Berita 21.35 Ajeg Bali Mekoteken Simbol Persatuan Desa Adat Munggu 22.00 Sekilas Berita 22.05 Lila Cita Calonarang Klungkung (2) 23.05 Solusi Alternatif Herbal Putih 00.00 Lila Cita Sendratari Beleganjur Siwa Keselimur (2) Closing

BPM/kmb

DIAMANKAN - Pelaku yang diamankan karena mencuri timah pemberat jaring. Ia mengaku uang hasil curiannya digunakan untuk bayar utang dan makan.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

0LQJJX 3RQ )HEUXDUL

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya +PHQTOCUK RCUCPI KMNCP 6GNGRQP : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

z Iklan Peluang Emas

Cr Housekeeping u/Guest House diKuta Bhs Inggris081338184340

Bth staf sales Reservasi tour CVke:Balicitawisata@Gmail.com info : BCW Tour:085102499349

Dcr Capster Salon/Wanita BrpngaDcr PRT Wnt Tnggl Luar Gj 1Jt Dibutuhkan Segera:Sebuah Villa Distributor Building material Int.Design Comp Need:Sales, laman/Niat Krj/GP+UM+Srvc hub Daerah GlogorCarik082147474222 di Ubud membutuhkan Pembantu Mbthk:Sales,SPVSales,Manager SPG, Sales Messenger Good B.BP.154.02.16.0001233 08976999973(Deling Salon)Renon Wanita,Usia Sekitar 30-40Thn, Operasional,Auditor. Work and Good pay. Email: Dcr Sgr Adm,SPG Hub.PT.Jumbo Bersih,Cekatan,Jujur&BertanggungA.BP.001.02.16.0000414 bit.hrd.ga@gmail.com hrd.furniture@yahoo.com Jl.Intan LC2/11 Dps,0361427858 Bth: Marketing Officer & SPG Dcr Cook Pglmn Min.2Th Sacred B.BP.145.02.16.0001093 jawab,Berpengalaman Bekerja Gatsu Barat 376 Dps A.BP.001.02.16.0001896 Min.SMA. Kirim lam lkp ke Ground Jl.Dobel Six Seminyak A.BP.001.02.16.0001608 Ramayana Resort&Spa is looking pada Orang Asing,Menguasai PeDcr Sopir untuk Garmen punya A.BP.001.02.16.0001740 PT.Finansia Multi Finance Jl.PB. Hp.087860625611 for Graphic Designer:2Yrs Exp. House Keeping Sidoi Hotel kerjaan Rumah Tangga,Diutamakan SIM A Hub:03618475290 A.BP.001.02.16.0002142 Sudirman No10X,Kav.1,Dauh Puri Dbthkn Markting Llsan MinD3-S1 Good English,S1 Graphic Design Jl.Legian 363,Kuta T.0361754201 yg bs Menginap di Dalam,Surat A.BP.001.02.16.0002052 Lmrn Dpt dikirim ke Jl.Subak Dcr Engineering Listrik,AccounA.BP.001.02.16.0001945 Send CV:hrd@ramayanahotel.com Dps/dtg & lgsg interiview setiap Dcr Therapist Aqua Spa Jl. Lamaran Lengkap di Fax ke Dalem 1A Griya LaksmiAtrha ting &Plumbing utk Hotel Le Keluarga Bali Butuh PRT,Gaji A.BP.001.02.16.0002181 hari mulai jam 10 s/d 15:00 Teuku Umar Hub.081999932998 No:(021)72793509 No 12 Gatsu Tengah Dps Email:hrd. Pirate Beach Club Lokasi di 1 Juta Minat Serius Hub. Sopir SIM A,Usaha Supplier,Ada s/d Tgl 31/3/2016 A.BP.001.02.16.0002127 A.BP.001.02.16.0002128 tristanisascientific@yahoo.com Gili Trawangan&Laboan Bajo 08123676135 Tidak Terima SMS Mess,Rajin,Jujur,081936261161 A.BP.001.02.16.0001544 Dcr Waitress&Sushigirl u/Resto Dicari Driver Delivery,Pria A.BP.001.02.16.0002039 A.BP.001.02.16.0002130 A.BP.001.02.16.0002194 Flores,Telp:0361 487240,Krm CV Bth:SPG Bostik,mrktng,tk.sapu. di Uluwatu Tlp.735593 Max 30Th,min SMA,Email ke Dbthkn Sgr Mekanik Bengkel Spd Need Cook,Waiter/ss Berpeng. Taco Casa-Seminyak,Canggu Lam:hrd.trisuryainternusa@gmai ke info@ptjelajah.com mutiatrattoria@hotmail.com hrd@balimoon.co.id Tlp.461945 Mtr Brpnglmn Hub.Aan Jaya Mtr Krm CV K TutMak Rest Ubud is Hiring Now Waitress Hard B.BP.004.02.16.0001166 l.com/087861454652/9005831 A.BP.001.02.16.0001879 A.BP.001.02.16.0002037 A.BP.001.02.16.0002146 Jl.Trenggana 162 Penatih Dps 975754 E:info@tutmak.com Working,Dedicated Person,at Dcr Kryawan/wati utk Bag.Kasir, Dcr karyawan Adm.Lam ke PT.Puji Dicari Karyawati untuk Toko ReA.BP.001.02.16.0001757 !!!Dcr:Admin Pajak & SPG/SPB Utk B.BP.004.02.16.0001174 Least 1 Year Experience in the Pramuniaga,Teknisi KelistrikSurya Indah Jl.By Pass Ngrh tail Min.SMA Hub:0361-484585 Dickies,bisa English & komptr,CV Dbthkn Sgr cook helper,waitrer/ss Need Urgently A Chief sequrity same field,max 26 y/o,single an&Alat Pendingin.Krm Lam ke B.BP.154.02.16.0001232 No.17 Psanggaran.Syrt min SMA to:yulia@atomicfm.asia dan cashier min SMK CV to for 11 yr Luxury Villas at CV:info@tacocasabali.com Jl.Mahendradata T.087860641406 Dicari Marketing Lembaga sederajat bisa Computer B.BP.166.02.16.0001240 hrdkzu@gmail.com Sanur strong and English speak SMS:0821 4524 5144 E.nirmalasupermarket@gmail.com Pelatihan.Potensi Penghasilan A.BP.001.02.16.0002163 Butuh Butller Villa 3BR, B.BP.812.02.16.0000485 A.BP.001.02.16.0002174 A.BP.001.02.16.0001889 Dcr:FO & HK,Puri Asih Hotel ing.call Gede at 081337293191 15Jt Hub Alit:082247976777 Jln.Cendrawasih No.33 Petitenget Dbutuhkan Driver/Sopir Ambulan Dcr Krywn Min.SMK,S1 Teknik A.BP.001.02.16.0002034 A.BP.001.02.16.0001797 The Griya Villas & Spa Bunutan Jl.Pantai Kuta No.40 Bali Email CV to:akha_72@yahoo.com u/Clinik 24Jam max 35Thn Hub: Sipil Hub:0811388559,426577 A.BP.001.02.16.0001770 Dicari Sales Counter Wanita A.BP.001.02.16.0001745 PT.ABC cr Sales(SMU/K,Max23Th) Kr.Asem,butuh Spa/Massage Girl, 081236021000/4740141 A.BP.001.02.16.0001939 Dcr:Staf Acounting,Sanur Krm Lam & CV ke PT.Bali Butuh Segera!Spa Therapist di Supir(SMU,B1)Lam Gatsu Timur 7 A.BP.001.02.16.0002138 Guest Relation Manager. CV: Dcr Krywti Bag.Mrkting(Office) A.BP.001.02.16.0002051 Hub:081238311096 Tegehe Agung,290189 Tegalalang:20 Org Wanita.Tdk Dcari Sgr Operation,Sales Mngr info@thegriya.com u/Distributor Kayu Gatsu Barat A.BP.001.02.16.0001780 A.BP.001.02.16.0001931 PT.Delisari Nusantara,Bergerak perlu pengalaman,akan di beri Senior Reservation,FO SuperA.BP.012.02.16.0001514 588 Hub:411382,081999273931 Dcri Krywan Serabutan&Pembantu Dicari Staf Administrasi Kirim di Bidang Food & Beverage pelatihan karir bagus & gaji visor E:hrd@thegrandsunti.com A.BP.001.02.16.0001997 CV ke supimport99@yahoo.co.id Mencari karyawan dg Pengalaman We Are Looking for 1Room Maids Rumah Tangga Jln Gelogor Carik menarik! Kirim Lamaran ke : Cc.iketutmudiarta@yahoo.com Dcr Mekanik Mtr u/Bengkel Resmi Who have experience Min 2years B.BP.001.02.16.0001198 di Food Ingredients,Lulus D3 Perumahan Royal Orchid No.43 A.BP.001.02.16.0002157 Jl.By Pass Ngurah Rai Sanur No.01 Honda Gianyar,082341675969 for Private Villa in Kerobokan Dicr 2 Karyawan min D1/D2 Menguasai Market Horecaba di Dcr Pengawas llsn S1 Arsitek/ B.BP.101.02.16.0001197 Telp: Pak Leo, 0821-4554-8444. Email:hrd@zenbali.com/T:289752 Send your CV:Jl.Merta Agung Gg Perhotelan,Lmrn+CV Kirim/bw Bali dan Sekitarnya.Krm CV Sgr B.BP.031.02.16.0001152 Sipil & staf Administrasi llsn Dibthkn Kepala Mekanik&Mekanik B.BP.145.02.16.0001098 Langsung ke Gedung Samaritan Badabing Ph.03618476419/ ke HRD@delisari.com, Interview Cr PRT/BSiter G1,8Jt TdrDlm082 Diploma, max.30thn, penampilan Brpglmn Hub.Kecak Motor Honda Dibthkan Urgent Tnaga Srabutan Jl.P.Moyo 15X Denpasar 80222 081338559198 Tgl 3-5 Maret 2016 237496717-081999776071 LsgKrja menarik. Hub.087862149015 Jl.Padang Luwih No.166 Dalung &Engineering Hub.085649634572

B.BP.154.02.16.0001230

Job Australia Prkbnan & Rest. Biaya 50% Ptng Gj,brngkt Cpt, Gji Bsr,Resmi,Trbts!Hub.Bu Dinapertiwi.Sh,Indopower Pt. Hp.081 217 127 822 Segera.

A.BP.001.02.16.0002152

A.BP.817.02.16.0002036

Spa Dubai,India,Srilanka&Rusia Resmi081337327057/081999913777 A.BP.001.02.16.0000272

**Dicr Sgr Accounting S1 Pria, Cook,Receptionist Wnt Max 30Th Enginrng,Lam Bw Lgs PT.Benoa Tirta Harum Watersport Jl. Pratama 36x NusaDua Tlp.775575

!!!Dicari:SPG,Admin (Wanita),Sopir(Pria), Hub.Jl. Muding Indah 121X Telp.412706

A.BP.001.02.16.0002015

1SPG Butik Berpengalaman Lokasi Dps,Bersedia Shif Malam Gaji + Bonus/Bulan Hub.087762269492

B.BP.141.02.16.0000992

Kencana Daya Engineering butuh Marketing Segera Min D1 Single.Kirim Lamaran ke hrdkencanadaya@yahoo.co.id

A.BP.001.02.16.0002133

BPR Dps Mbthkn Sgr mrkting AO Audit Itrnal Ptgs Remedi,Lam Jl.Gatsu Tmr 49 Dps 0361461171

A.BP.153.02.16.0002167

A.BP.001.02.16.0002048

Online Marketplace Looking for Accounting&Design grapic Send CV:sri@balishopping.co.id

Bth Acounting,Tehnisi,Keuangan Skill AC+Helper,Admin Proyek, Admin Serabutan,Engineering Telp.0361-238055/0811399736 Email:hrd.lintasdaya@gmail.com

A.BP.153.02.16.0002173

Dcr:Front Office,House Keeping,Driver,Engineering,Bell Boy,Security&Laundry utk Hotel Hub.PO Box 2005 Kuta Bali

A.BP.001.02.16.0001848

Bth Satpam PT.Dirgahayu VP,Jln Subita 21X Dps Hub:08123804040 A.BP.001.02.16.0002012

B.BP.164.02.16.0001226

Cr Pengepul Penjahit u/Garment Kualitas Export H.085649634572

A.BP.153.02.16.0002172

Cr Satpam&Sopir u/kantor.Bw Lamaran ke Jl.Imam Bonjol 471 Br.AbianTimbul,(Smpng BRI),Dps

A.BP.001.02.16.0001641

B.BP.135.02.16.0001239

B.BP.004.02.16.0001218

A.BP.001.02.16.0001994

A.BP.153.02.16.0002170

A.BP.001.02.16.0001796

A.BP.001.02.16.0001791

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post APV Pik Upâ&#x20AC;&#x2122;13 Akhir Pth AsBali Smst&KIR Baru 081239587125

Avanza Gâ&#x20AC;&#x2122;07 Pmk Aqua Blue AsDK ***Rumah Type 45/105 Perum Yeh Terawat Gress,Hub.081999566004 Aya Regency Jl.Tk Yeh Aya IXB A.BP.001.02.16.0002207 Blok A No.1 Hub:089668339366 Dijual Suzuki Ertiga 2013â&#x20AC;&#x2122;GX Avanza Gâ&#x20AC;&#x2122;10 Abu Met AsDK Jl. A.BP.001.02.16.0002073 B.BP.141.02.16.0001237 Silver Tgn I Bgs/08123144103 Nangka Gg.Turi No.2 Dps 245520 45/92,Blhbth,550jt,SHM,IMB.Tnh Gran Max PUâ&#x20AC;&#x2122;12 1.3 Hitam B.BP.101.02.16.0001234 A.BP.001.02.16.0002196 1,32A,Btbln,350/A, 081339662277 AsBali 65Jt Nego, 087860002341 Djl Carry 1.0 th 2005 Semi Box Djl Inovaâ&#x20AC;&#x2122;12,Avanzaâ&#x20AC;&#x2122;11 Silver A.BP.001.02.16.0001876 B.BP.141.02.16.0001238 Aluminium Hub.085338218388 Dewata Cargo 5Ubung,0811382625 Dijual Rmh Ls 2Are Gatsu I Gg. Ayla Dp7Jt,PickUP Dp6Jt, Xenia A.BP.001.02.16.0002150 A.BP.001.02.16.0002159 Intan BU Hub:081339812059 Dp7Jt Hb.082340855805 EstiloVXiâ&#x20AC;&#x2122;09 BiruMet AsDK71,5Jt Grand Fortunerâ&#x20AC;&#x2122;12 Htm Disel 36 A.BP.001.02.16.0002176 A.BP.001.02.16.0001407 P.Saelus2Kamboja7/085101850689 Rb Bs TT&Krd,Dp60Jt,0818350999 Dijual Rmh Trijata 2,6 Are dan HONDA A.BP.001.02.16.0002205 B.BP.164.02.16.0001231 Rmh G.Catur 1,79 Are Akses Honda Jazz IDSi Maticâ&#x20AC;&#x2122;2004 R3 GAâ&#x20AC;&#x2122;12 Slvr AsDK MT 124Jt/TT Hardtopâ&#x20AC;&#x2122;79 hitam diesel PS AC Jln 5 m Hub: 081999680310 Silver,087760100999 Bs TT/Krdt P.Saelus2Kamboja7/085101850689 cakram harga 80jt 081239011111 A.BP.001.02.16.0001403 A.BP.001.02.16.0002199 A.BP.001.02.16.0002206 A.BP.001.02.16.0002156 Dijual Rumah+Tanah10x10 Lokasi DiJual Cpt Honda Jazz Warna Carry PUâ&#x20AC;&#x2122;87,Barang Bagus Mulus Jl Yarisâ&#x20AC;&#x2122;12 Putih Matic Jl.kebo Iwa Gg.Melon No.5 Hitam Thnâ&#x20AC;&#x2122;2005 Msn VTec Manual Trwt Hub.081337298677 BUC Hub.0361480870 Bromo XIV No.19 Belakang McD Keboiwa, A.BP.001.02.16.0002132 A.BP.001.02.16.0001569 Harga Rp 102 Jt Nego 085100087290 NewAvanza12 Biru,Ubud,130JtPas 081805406639/A.BP.001.02.16.0001783 hp.082147461309/087863049499 JEEP B.BP.004.02.16.0001118 Range Rover Evoque Wrn Htmâ&#x20AC;&#x2122;12 Trwt,Expat Pindah,085253654316 Djl Rmh Baru Lt2 diGatsu Barat B.BP.004.02.16.0001173 Dijual Jazz RS2012,Mulus,Low Pribadi Istimewa Hb.0811394022 Tipe 90/95 Hub.081933000228 Starlet SEGâ&#x20AC;&#x2122;95 Silver AsliBali KM,Tangan I,Asli DK, A.BP.001.02.16.0001904 A.BP.001.02.16.0001916 Cakep Mulus Trwt,082144123789 Hub.081338197238 Djl Rmh Lt2 Jl Bisma 22 Dps MERCEDEZ DAIHATSU

Ferozaâ&#x20AC;&#x2122;95 Biru Silver V10" 45Jt Ng,085100966802 Prbd

B.BP.818.02.16.0001160

A.BP.153.02.16.0002169

Djual Mercy Thâ&#x20AC;&#x2122;96,KIA Sportage Thâ&#x20AC;&#x2122;2005 Hp:082340689115

Freed PSD 13 DK Putih J Kulit Istmw 08777-1234-307

Toyota Agya Matic TRDS Thâ&#x20AC;&#x2122;2013 Biru Met 103Jt Ng/081338352059

A.BP.001.02.16.0002143

A.BP.001.02.16.0002183

HRV Prestige 15 DK Putih a.n Sdr Spt Br 0818-0561-3699

A.BP.001.02.16.0001900

Toyota Crown Thnâ&#x20AC;&#x2122;94 Manual Silver Hub.085100428707

MITSUBISHI

L300 Pick Up Htmâ&#x20AC;&#x2122;12 Mls Sekali Hub:081933020816,081558180690

A.BP.001.02.16.0002184

DIJUAL RUMAH TOYOTA Avanza Gâ&#x20AC;&#x2122;2004 asliBali Tgn1 Rmh Gatsu I Gg.VI/10 Tnh 2A Coklat MudaMet,0851 05 05 2880 Sading Jl.7M Htmix,08123810034

A.BP.001.02.16.0002151

B.BP.164.02.16.0001227

SUZUKI

A.BP.001.02.16.0002082

Grand Innovaâ&#x20AC;&#x2122;13 Putih Mulus Hub:085100856999 Pribadi

Swiftâ&#x20AC;&#x2122;2012 Htm Sprti Baru Dbl Velg+VR18Br,081999925143 Prbdi

!Djl Rumah Utara Puspem Badung Siap Huni 425Jt H.08123923726

B.BP.141.02.16.0001236

A.BP.001.02.16.0002202

A.BP.001.02.16.0002016

APV GLâ&#x20AC;&#x2122;11 Slv asDK TgnI OrsCat All New Avanza Gâ&#x20AC;&#x2122;15 Hitam UM 45 !Djl Rmh 85m2 Full Bangunan 370 gres 96JtNg,085100812191 Prbdi Jt Sisa 30x5,6 T.081337671123 jt Ng Tabanan 082144594437 BUC A.BP.001.02.16.0002188

A.BP.001.02.16.0002161

BALI LANCAR

PAK KETUT AHLI WC MAMPET

MENYAMBUT HARI RAYA NYEPI

SOLD Jelinjingan

Jalan

Jalan 6m

L=174m2

L=101m2

L=116m2 Jelinjingan

08123865819, 08174751610

081236529577

ARTA TEKNIK

PAK KOMANG

AC

M.CUCI KULKAS FREEZER CHILLER BERGARANSI W.HEATER

TLP. 082144262089

C.0001871-rpa

SUMUR BOR

C.0001171-BRJ

AHLI WC MAMPET

KURAS

WC

TANPA BONGKAR

SERVICE

CLOSET WASTAPEL BATHTUB SALURAN AIR DLL GARANSI

081 933 098 639 081 238 503 877 C.0001548-BRJ

C.0000741-srv

SERVICE SINAR JAYA SERVICE

SERVIS BERGARANSI

Perawatan Rutin membuat AC jadi Awet

PANGGILAN MURAH BERGARANSI

HUB. PAK MADE :

CV. KENCANA PERTIWI TEKNIK 085237860903 | 081934392821 C.00018120-srv BONGKAR PASANG 200RB ISI FREON 7X24 JAM CUCI AC INSTALASI SIANG/MALAM SERVICE LISTRIK ANSI BERGAR DLL

Camera EDGE, Hikvision, Analog, HD, DVR,

(0361) 4715400, 081 2363 9049 Jl. Pulau Misol No. 110 Dps

C.0001638-AC

085100933617,085792170822 C.0001851-SRV

AC

KULKAS MESIN CUCI KOMPOR GAS WATER HEATER FREZER, DLL.

085102688674 082236618987 GATSU BARAT, PENAMPARAN C.0002112-srv

081337666135 082359392760

C.0001364-BRJ

BIRO JASA

Garansi 1 bulan

- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS

GARANSI

085239983355

SERVICE TV PANGGILAN

POMPA AIR

TV

I NS

RA GA

SEGALA MERK

082 144 495 421 081 5470 9697 C.0002140-SRV

READY STOCK DP BISA NEGO MIN. (11Jt-an ) BUNGA DIBAWAH 1% PERBULAN

081 9999 82322

C.0001938-mbl

CASHBACK

B.BP.004.02.16.0001221

KEHILANGAN Hilang BPKB Motor Scopy Biege Hitam DK 5567 PM Seputar Denpasar Hub081337202267 Bla Ketemu No BPKB:R/12399/III A.BP.001.02.16.0000940

TOYOTA NEW

RUSH

DP 33Jtan

AGYA DP 17Jtan

READY STOCK TAXI

READY STOCK

NEW AVANZA FORTUNER

C.0001306-MBL

XENIA TERIOS DP 7Jt-an 30Jt-an GRAN MAX

DP

AYLA

ANGS

ETIOS | ALTIS | HILUX | COMMUTER YARIS DP 30Jtan

PROMO SPECIAL NYEPI READY STOCK

AGYA DP 17Jtan

NEW

RUSH

DP 33Jtan

FREE AKSESORIS KREDIT S.D 6TH BISA TUKAR TAMBAH

A.BP.001.02.16.0002125

DIJUAL MOBIL

HONDA DEWATA PROMO DP 27jt BRIO JAZZ RS DP 54jt MOBILIO DP 28jt DP 85jt CR-V

BR-V READY

HR-V

DP

60

Jt

Proses Cepat | KTP luar bisa, dibantu | Pasti oke

08113802553 | 087761341277

HUB : 087861965007 INDRA 081337281539

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

C.0001504-MBL

C.0001559-MBL

TOYOTA

PROMO SPECIAL

1JT-AN DP

GALUNGAN & KUNINGAN

3JT

SIRION

LUXIO

YARIS

INNOVA

087860831669 - 081236339051

DP 14 Jt-an

FREE AKSESORIS DP 30Jtan KREDIT S.D 6TH BISA TUKAR TAMBAH

A.BP.153.02.16.0002166

DIJUAL MOBIL

TOYOTA

25Jt-an

DIJUAL MOBIL PROMO SPECIAL

Hub: RESTU TECNIK C.0001012-SRV

LANCAR JAYA

AHLI SUMBAT

POMPA AIR l KULKAS l MESIN CUCI HP. 081 353 470 588 Jln. Cokroaminoto No. 99 Dps SERVICE PANGGILAN BERGARANSI

A.BP.001.02.16.0001985

DISEWAKAN APARTEMEN 2 Bedrooms in Dewi Sri Kuta Sharing Pool,087861995000Murah

A.BP.001.02.16.0001992

Sale Furniture Ex Villa,Bed,Meja Mkn,Kond.Bgs WA.0811327845

GRAND NEW AVANZA

DP MURAH

ES PROS T CEPA

DP 20 Jt-an/Angsuran 2 Jt-an TERIMA TUKAR TAMBAH | KOS DIBANTU

081 805 66 2000 085101456084 C.0001074-mbl

Telah Terbit

20

DISKON GEDE PROMORINGAN SPECIAL BUNGA

KREDIT S/D 6 TH FREE ACCESORIES BISA TUKAR TAMBAH BONUS HADIAH

Jtan 081916677038 / 082145293708 C.0000913-mbl

C.0000998-MBL

BUKU BARU

PUSTAKA BALI POST

C.0001922-BRJ

l AC l WATER HEATER l KOMPOR GAS l DLL

C.0001646-AC

Restaurant Over Kontrak di Jln Monkey Forest Ubud.Saat ini Masih Beroperasi,Kontrak Masih Berlangsung Th2018.Hrg Perpanjangan Bs Nego Lgs ke Pemilik Yg Berminat Hub:081338176905

Over Kontrak Cuci Mobil,sudah Jalan!Jl.Antasura 081237559829

081338013066 KAMUS BALI - INDONESIA - ENGLISH, AHLI MAMPET INDONESIA - BALI - ENGLISH

PANGGILAN MURAH BERGARANSI

KERJA DITEMPAT BERGARANSI

AC

PICKUP | M.CARRY | PICKUP FUTURA ERTIGA | WAGON R | APV ARENA | SWIFT

C.0001513-BRJ

WC

SERVICE PANGGILAN

083114627667 / 081339197339

TANPA BONGKAR

RAJA BUNTU

POMPA AIR - MESIN CUCI - KOMPOR GAS

GARANSI

Dapatkan Cashback Dan Hadiah Menarik

TOYOTA

C.0001041-mbl

SUMBER SERVICE

PAK WAYAN

WC

MELANCARKAN - SALURAN AIR - WASTAFEL - KRAN AIR - DLL

081999391056|082342462318

BIRO JASA

POMPA AIR SUMUR BOR - WATER HEATER KOMPOR GAS MESIN CUCI WATER HEATER

KURAS

ATASI :

SOLD L=106m2

WC

Atasi WC Mampet, Wastavel Dll. 24 Jam TanpaBongkar&ObatKimia Kuras WC

08123613315 C.0001859-srv MELAYANI SERVICE

A.BP.001.02.16.0002200

A.BP.001.02.16.0001890

A.BP.001.02.16.0001493

MERTA JAYA TEKNIK

SOLD

Melayani pemasangan baru untuk Rumah, Kantor, Hotel, dll. Jaminan harga termurah, tersedia paket 4, 8, 16 Paket 4 Chanel chanel & satuan. Merk EDGE Bisa dilihat melalui cuma 3,9 jt komplit HP Android/ios.

A.BP.001.02.16.0002137

A.BP.001.02.16.0002115

SERVICE DAN PENJUALAN AC BARU/BEKAS

Lokasi : Tukad Balian

A.BP.001.02.16.0002123

Over Kont.Wrung Makan Jl.Utama Lukluk&Jl.Himalaya085100435717

A.BP.001.02.16.0002164 A.BP.001.02.16.0002148 A.BP.001.02.16.0001755 Hlg BPKB No:L09856611-O A/n B.BP.004.02.16.0001228 Dkont Rmh Lt3 6K.Tdr,3Kmd,2Dpr Djl Sawah 41Are Hrg.65Jt/Are Tnh 35A ada rtsn Jti Solomon Ketut Widhiastuti.081337354053 Rmh Jl.Gn.Rinjani Monangmaning Jln.Belimbing 30/081236219000 Hub:081916335580/0361-460030 umr5th lok Tgl Lnggh Kec Sukasada A.BP.001.02.16.0001877 DIJUAL RUKO A.BP.001.02.16.0002020 A.BP.001.02.16.0002178 LT243m2 dkt SMP7/081238265355 Bll087885148882/081236650356 !Dijl ruko Lt2 Dalung Permai, MuHlg BPKB a/n Ni Md Udyani Rumah 3KT 2KM RT Garase Lok. Djl Tnh 2Are Jl.Singosari jl.6 mtr, A.BP.001.02.16.0002168 B.BP.031.02.16.0001091 ding Indah, T.Prahu,081999524425 Mayuni,DK197UA Hub081353249698 085935133288/085100875799 Tnh Komp.Vila Lok.Ds.Nyanyi Ls Rmh Lt2 4Kmr Tdr,Perum Beranda Taman Jimbaran Hub.08123637925 B.BP.166.02.16.0001242 A.BP.155.12.15.0002553 A.BP.001.02.16.0001853 A.BP.001.02.16.0002144 1,8A 475/A Bns IMB,08123857589 Garden Mumbul H:081239169169 DISEWAKAN VILLA A.BP.001.02.16.0002204 AC KOST Djl Tnh Lok Hook Dpn Prm Sekar A.BP.001.02.16.0002126 Over Kontrak Villa Jl.By Pas Rmh Lt2 Type 112/110 Cekomaria Tnh Kvl diMengwi 70Jt/A bs KreJl AC 1/2,1,1.5 PK Grnsi Bs TT Wangi 2,25Are Jl.IB.Mantra Dps Kost Strtgs Fas Lgkp Area Kuta Penatih T.9009941/085954088585 Imbo 085205531027/081999935300 dit & Kvl 150Jt/A 087862450004 Snr Smpng Katulebo085333300115 AC Bekas Rsk/Mati.081353221399 Hub.081369471111

GESEK TUNAI & PELUNASAN

TERSEDIA TANAH KAVLING

A.BP.001.02.16.0001625

B.BP.166.02.16.0001243

RUPA-RUPA Atasi Rumah Bocor Dak Dinding Talang,Dll(Daris)085102796346

A.BP.001.02.16.0002201

B.BP.166.02.16.0001241

AC

Tnh 2are lok.Jl.Raya Batuyang Gg.Garuda III,Hub.081239302225

A.BP.001.02.16.0001603

A.BP.001.02.16.0002182 Tnh 50A Jl.Raya Pemogan,8A By Pass Kedonganan H.08123637925 Ditemukan BPKB Kawasaki Ninja A.BP.001.02.16.0001852 VersyS Pth DK3482BX AN dr Owi Cynthia Hub Agung 087761462687 DISEWAKAN RESTORAN

A.BP.001.02.16.0002165

A.BP.001.02.16.0002189

BUC 2Are Jl Merdeka Bypas Tbn 130Jt/A H:081239237550

DIJUAL MOBIL

L=174m2

CCTV

A.BP.001.02.16.0002154

DISEWAKAN RUMAH Dikont Rmh Br Jl.Nuansa Hijau Utama XX/1A green Kori Ubung 3KT 1Dpr 1RT 1KM 1Gd Garase Hal Depan Luas H.089683533224

BIRO JASA

C.0001910-RPA

Istana Electric

TABANAN

350jt cash Rumah siap huni di Kota Tabanan H.081239011111

BIRO JASA

Rp.700JT/ ARE

AC

A.BP.001.02.16.0002145

SERVICE

H. 08-1234567-113 BAHAN BANGUNAN

Rumah Minimalis Daerah Buluh Indah 2Lt jl.8m T.081353091888

Kav cck Villa@10A,Jl6m,Tabanan A.BP.001.12.15.0001632 **Tanah sertifikat Perumahan** Nice View 125Jt/A 085739235526 A.BP.001.02.16.0002197 11Are diMengwi Hub.08170081688 Tanah 3Are 425Jt Padangsari A.BP.001.02.16.0001899 1,25Are&2Are Jl.T.Badung 10Are KeboIwa Selatan 085959570707 A.BP.001.02.16.0001868 Jl.T.Batanghari H.082145270447 Tanah 3Are Pinggir Jalan Raya A.BP.001.02.16.0002186 1,38Hktr Bkt Ungasan View Laut Batuyang Ramai,081934350527 A.BP.001.02.16.0002198 Dkt Pantai 08123665040 Maaf TP A.BP.001.01.16.0000180 Tnh 2,5/5 Are Jl Tmn Weda Sari 1Are Promo Pembuka Bypas Kete- Kws Elit GatsuBrt 085100086878 wel 275Jt Bln Ini,081238364632 A.BP.001.02.16.0002177 A.BP.001.02.16.0002187 BUC 1,5Are Jl.Utama Semana Mam- Tnh 2A Lok 500mtr dr GWK & Tnh bal 499Jt/A Pmlik 082341670605 2A di Batubulan H.082147394310

Disewakan Villa Hub : 087860183220 / 0361289329

A.BP.158.02.16.0002041 KONTRAKTOR Djl Tnh L 400m2 Lok Danau *Swimming Pool specialist conBuyan Bedugul hub.082145303234 tractor pny mslh 082144464070

B.BP.145.02.16.0001165

Kauh H08123871809/081337569788

RUPA-RUPA

Cleaning Bongkar Pasang Service Penjualan

SINGARAJA

Djl Tnh 10 Are View Bendungan Titab Hub 087863137010

Jl Cpt Tnh+Bgn di Jl.Padma A.BP.001.02.16.0002158 A.BP.001.02.16.0002185 !Tnh 1,3m2 Hrg Miring 350Jt/A Induk Penatih Hub.085100639012 DISEWAKAN TANAH A.BP.001.02.16.0002153 Sempidi,9009941/085954088585 Jl Tanah 2A+Rmh Jl.C.Aminoto Jgk Wkt Spr Pnjg 14A@Jl.Utama A.BP.001.02.16.0002114 Gg.Swari C.BUC 08123893200 TP Pantai Ktwel 8mAspal0817340222 Tnh Kavling Jl.Besakih Suwung

A.BP.001.02.16.0001987

Rmh Elit Style Vila Ls.1A Lkp Seisinya Btbulan Tgl Bw Koper Aja 081999925143Blkng Alfamart

A.BP.001.02.16.0002024

Trijata I(Raya)No19,0811399697

L.1,8A.081999714366/081805647323 Rmh Br T65/100 3KT 1KM Granit bs KPR Siulan Dps 08123833999 A.BP.001.02.16.0001915

A.BP.001.02.16.0002149

A.BP.001.02.16.0002147

ISUZU

Dijual Panther P.Upâ&#x20AC;&#x2122;2004 Bak GD 3 Way Hub.081999596522

ALUMINIUM

Jual 3are Jl.Cekomaria 375jt/a DIJUAL TANAH nego 085101833825 2A 385jt/are Nego Jl.Btyang,Gg A.BP.001.02.16.0002162 Bangau 3 Bt.bulan,081337905999 Djual Tanah1,59Are PadangGalak A.BP.001.02.16.0002160 Secepatnya Hub: 081999633009 Tanah Langka 2A Dps Kota Jl.

A.BP.001.02.16.0002175

- KURAS PENUH

C.0001574-BRJ

PAK GEDE AHLI MAMPET KURAS

WC TANPA BONGKAR

* CLOSET * WASTAPEL * SALURAN AIR * DLL

GARANSI

XL : 081 747 62079 SIMP : 081 339 181 528 C.0001995-brj

RAJA SUMBAT

WC GARANSI

Atasi WC Mampet, Saluran Air, Wastavel Dll. Tanpa Bongkar Melayani Nguras

081338633936

C.0001470-brj

Penyusun Tebal Harga

: Drs. I Made Wiguna, M.Ag : vi + 54 Hal : Rp 19.000,-

Kamus ini menerjemahkan kata-kata dalam tiga bahasa, yaitu bahasa Bali, bahasa Indonesia, dan bahasa inggris. Begitu pula menguraikan bahasa Bali alus serta bahasa Bali kasar, yang dilengkapi dengan cara membaca dalam bahasa inggris. Keberadaan kamus dapat membantu para siswa dalam menerjemahkan bahasa, serta dapat membantu para guide ketika membimbing para tamunya.

Hub : Pustaka Bali Post, Jl. Kepundung No. 67 A, Telp. (0361) 225764 atau Toko - Toko Buku Terdekat di Kota Anda Cdr.3kol.rpa.buku baru bp1809


18

REKREASI

Minggu Pon, 28 Februari 2016

TTS Bali Post

Pertanyaan Mendatar: 1. 4. 7. 8. 11. 13. 15. 17. 21. 22. 23. 25. 28. 33. 35. 37. 39. 40. 41. 42.

Kacau atau kalut Nama sebuah sungai Perintah Insting Tas tradisional Papua Berhubungan dengan mkhluk hidup Perahu layar tradisional Sulawesi Selatan Bersifat kesatria atau berani Minuman beralkohol Mana (Bali) Lelucon Sajak berlirik pujian Salah satu hari raya Hindu Nama benua Asyik bermesraan Kaos berlengan tanpa kerah Mampus Sama seperti yang telah disebutkan diatas Dibalik : Terlalu (Inggris) Salah satu cabang olah raga

2

1

3

8

9

24. 26. 27. 29. 30. 31. 32. 34. 36. 38.

6

11

15

12

14

16

17

18

19

20

21 23

22 25

24 28

29

30

35 37

31

32

26

27

33

34

36

38

39 40

41

SPT2016

10. 12. 14. 16. 18. 19. 20. 21.

Halangan Rumah sakit umum Rambut (Inggris) Ampuh (Bali) Tepung kacang hijau Tidak lurus Lomba karya ilmiah mahasiswa Dibalik : Alat penerang Kejang otot Upah kerja Canang Cium Tiga serangkai Encer atau leleh Sinar atau cahaya (Inggris) Permintaan maaf (Inggris) Persepuluhan Minuman tradisional manis bercitarasa jahe Campur Hujan (Inggris) Baris atau arakan (Bali) Dibalik : Hebat ; Luar biasa Tarik (Bali) Nyiru (Bali) Dahulu kala (Inggris)

5

10 13

Menurun: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 9.

4

7

42

KUPON TTS No.235 Ketentuan Menjawab Jawaban di tulis pada kertas dan masukan ke dalam amplop serta tempelkan guntingan kupon TTS No. 235 dan cantumkan identitas lengkap serta no telepon/Hp. Kirim ke Redaksi Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232, paling lambat Sabtu 5 Maret 2016. Pemenang diumumkan pada Bali Post Minggu 13 Maret 2016. Hadiah disediakan untuk 5 (lima) pemenang @200.000, dan 1 (satu) tiket masuk Bali Zoo untuk keluarga ( 2 dewasa + 2 anak ). Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Pemenang di Denpasar, Badung, Tabanan dan Gianyar agar mengambil hadiahnya langsung ke kantor Bali Post tiap hari kerja dengan memperlihatkan identitas diri. Hadiah untuk pemenang di luar daerah tersebut akan dikirim lewat pos.

Jawaban TTS No. 233 Mendatar 1. Salvo 6. Pitam 9. Kwartir 10. Halus 11. Ilham 12. Nagna (Angan) 13. Buung 15. Ekstrak 16. Talen 19. Otlas (Salto) 22. Elegi 24. Jelai 27. Eltor 30. Sekilas 32. Tekad

33. 34. 35. 37. 38. 39.

ASEAN Magma Falak Modiste Hyena Torsi

Menurun 1. Sahabat 2. LDL 3. Oksigen 4. Walhasil 5. Etomer (Remote) 6. Prangko 7. Tanggul 8. Mekanis

14. 17. 18. 20. 21. 23. 24. 25. 26.

Uel Ane Eda TDL Aso Galagasi Jelajah Liberte Isinuma (Amunisi) 27. Estafet 28. Tok 29. Reduksi 31. Kemudi 36. Lir

Pemenang TTS No. 233 1. I Made Suarsana Jl. Gong Gede No. 9 Tihingan, Klungkung 2. Putu Ayu Ika Purwaningrum Br. Pasek, Ds. Tajun, Kec. Kubutambahan, Buleleng 3. IDG. Ngurah Sarjana Kr. Teruna Jln. Seruni II Mataram 83126 4. I Made Mudana Br. Bringkit, Ds. Kaba-Kaba, Kediri Tabanan 5. I Gusti Ayu Wika Pratiwi D/a SMP Negeri 2 Amlapura Jl. Jenderal Sudirman No.1 Karangasem 1 (satu) pemenang mendapatkan tiket masuk Bali Zoo. Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar Nama : Ni Luh Wayan desi Handayani Alamat : Br. Kebon Desa Nyitdah Keiri, Tabanan

Air Terjun Gitgit Kekayaan Alam Bali Utara AIR terjun Gitgit merupakan salah satu air terjun yang paling terkenal di Bali, bahkan di luar negeri. Di samping keindahannya memikat hati para pengunjung, juga karena keberadaannya yang mudah dijangkau. Wisata alam yang lokasinya di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Buleleng, pun berpotensi sebagai khazanah kekayaan alam di Bali Utara. “Melihat topografi Buleleng, nyegara gunung. Ini membuat potensi air terjun cukup banyak di Buleleng. Namun, yang paling dikenal di sini (Bulelengred) air terjun Gitgit,” kata Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG., Sabtu (27/2) kemarin. Ia mengatakan, dalam men-

ingkatkan pariwisata air terjun diperlukan kesadaran masyarakat. Artinya, masyarakat harus sadar akan kebersihan lingkungan, manajemen tata kelola, dan keahlian memandu wisatawan, baik itu lokal maupun mancanegara. Selama ini, air terjun Gitgit sudah memiliki nama di mata publik, tinggal pengelolaan di masyarakat lebih ditingkatkan. Sementara, Perbekel Desa Gitgit I Putu Wardana menjelaskan tingkat kunjungan air terjun Gitgit belakangan ini mengalami penurunan. Hal itu disebabkan dampak dari adanya teror bom di Jakarta. Namun, dalam beberapa waktu ke depan, ia optimis kunjungan akan kembali meningkat. (dgk)

Mata Air Siha Tantang Adrenalin NUSA Penida yang semakin terkenal di kalangan wisatawan membuat jumlah kunjungan ke kepulauan tersebut terus membludak. Hal ini pun membuat objek keindahan alam di Nusa Penida mulai terkuak satu per satu. Selain keindahan pantai alami diminati para pelancong, keberadaan mata air di Nusa Penida juga mulai ramai dikunjungi wisatawan. Tidak hanya Guyangan, Tembeling ataupun Penida. Ternyata masih ada destinasi wisata mata air tersembunyi yakni mata air Siha. Akses jalan yang sulit dijangkau menyebabkan destinasi mata air Siha belum banyak terjamah kalangan pencinta alam. Mata air tersebut hampir sama dengan Tembeling, hanya saja jalan menuju ke lokasi lebih ekstrem. Tempat tersebut terletak di Pangkung Gede, Desa Batumadeg, lebih tepatnya di bawah Pura Gunung Sekar. Tidak sembarangan orang bisa

menikmati kesegaran air Siha. Perlu nyali besar untuk menelusuri bukit dengan hamparan hutan, menuruni tebing curam. Akses tangga masih menggunakan kayu dibalut tali, itu pun kondisi lapuk dimakan usia. Warga setempat, Kadek Yama Yanta mengatakan destinasi ini sangat menantang adrenalin. Parahnya, kondisi tangga sangat buruk sehingga

pengunjung harus lebih berhati-hati melewati jalan ini. Dibutuhkan ketelitian menuruni anak tangga. “Inilah mata air Siha, destinasi alami belum terjamah. Jernih air menghapus dahaga, rasa lelah pupus begitu saja ketika sampai,” katanya. Mata air ini memiliki kolam alami dengan diameter hampir sama dengan Tembeling. Bedan-

ya, lebih dekat dengan lautan lepas. Di tempat ini pengunjung dapat menikmati deburan ombak kencang menyapa sambari menikmati seger mata air Siha. Jalan setapak serta tidak ada petunjuk menuju mata air ini memang menyulitkan pengunjung yang baru pertama kali ke tempat ini. Apalagi, untuk dapat menuju tempat tersebut, harus menyusuri semak dan perbukitan. Yama meminta kepada pengunjung diharapkan diantar warga setempat demi keamanan, hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi kemungkinan terburuk terjadi. (dwa)

PENGUNJUNG - Beberapa pengunjung saat menikmati lokasi mata air Siha.


19

Minggu Pon, 28 Februari 2016

Tes Urine Dari Hal. 1 Di samping itu, sweeping digencarkan, termasuk tes urine di instansi-instansi. â&#x20AC;&#x153;Penyalah guna yang ditangkap atau hasil sweeping tetap diproses hukum kalau ada barang bukti. Tapi BNNP Bali tetap berikan asesmen dan setelah proses hukum selesai baru direhabilitasi. Apalagi benar pengedar atau pembuat (narkoba -red) jelas lebih tegas hukumannya,â&#x20AC;? ujarnya. Dalam hal pemberantasan, pihaknya terus menyelidiki dan mengembangkan jaringan narkoba yang terungkap di Bali. Bahkan target penangkapan ditingkatkan. â&#x20AC;&#x153;Kami upaya ungkap jaringannya dan juga sudah diusulkan alat deteksi. Selain itu, akan digunakan alat perekam jejak sehingga lebih banyak lagi target bisa dijangkau,â&#x20AC;? ujar mantan Dir. Binmas Polda Bali ini. Untuk penguatan personel, Suastawa akan minta anggota ke Polda Bali dan polres di Bali. Untuk mengawasi jalur penyelundupan barang terlarang itu, BNNP Bali akan membentuk interdeksi di pelabuhan laut dan udara. â&#x20AC;&#x153;Baru di Bandara Ngurah Rai ada interdeksi. Pasokan narkoba ke Bali sampai saat ini masih dari Jawa,â&#x20AC;? tegas jenderal bintang satu ini. Di samping itu, sinergitas dengan Polda dan TNI semakin diperkuat. Pihaknya terus melakukan tes urine personel Polri dan TNI. BNNP Bali juga dilengkapi senjata, anjing pelacak dan alat detektor. â&#x20AC;&#x153;Istilahnya sapunya dibersihkan dulu, sebelum dipakai nyapu,â&#x20AC;? ungkapnya. Sementara Kabid Humas

Polda Bali Kombes Pol. Hery Wiyanto mengatakan, direktur dan kasat Resnarkoba sudah tahu instruksi tersebut dan tinggal melaksanakannya. â&#x20AC;&#x153;Di Bali juga harus begitu,â&#x20AC;? ujarnya. Termasuk asrama? â&#x20AC;&#x153;Semua, jika ada indikasi dan pasti lakukan penindakan,â&#x20AC;? kata Hery. Selain itu, pengawasan internal juga gencar dilakukan dengan cara tes urine. Alhasil ada anggota Polda Bali dan Polres Buleleng positif pakai narkoba. Sanksinya mereka dikeluarkan dari operasional atau distafkan. Dandim 1611/Badung Letkol CZI. M. Leo Pola Ardiansa S., mengatakan pihaknya juga mengawasi personelnya supaya tidak pakai narkoba. Selain itu, pihaknya melakukan tes urine anggotanya, terutama yang dicurigai. â&#x20AC;&#x153;Anggota intelijen juga saya kerahkan untuk mengawasi anggota. Kalau terbukti pakai narkoba, sanksinya berat dan bisa dipecat. Saya mengimbau kepada anggota Kodim jangan coba-coba pakai narkoba,â&#x20AC;? tegas Letkol Leo. Di Buleleng Di Buleleng, tak hanya pemakai dan pengedar narkoba dari masyarakat biasa yang ditangkap, oknum polisi nyabu pun ikut ditangkap. Kasat Res. Narkoba Polres Buleleng AKP Made Agus Dwi Wirawan, S.H., M.H., menyebutkan angka penangkapan pelaku narkoba di daerah ini pada Januari â&#x20AC;&#x201C; Februari 2015 hanya lima tersangka, sementara Januari â&#x20AC;&#x201C; Februari 2016 meningkat menjadi 12 tersangka. â&#x20AC;&#x153;Di awal tahun ini ada 12 tersangka tertangkap, 2 orang

di antaranya ditahan sebagai pengedar dan 10 orang di assessment di BNNP sebagai penyalah guna narkotika,â&#x20AC;? ujarnya Kamis (25/2) lalu seizin Kapolres Buleleng AKBP Harry Haryadi Badjuri. Polisi dikatakannya bertindak tegas terhadap pengedar melalui tindakan penangkapan dan penanganan. Sedangkan korban penyalahgunaan narkoba dilakukan rehabilitasi dan assessment. â&#x20AC;&#x153;Kasus menyangkut narkotika termasuk organiced crime, di samping penegakan hukum juga dilakukan upaya pencegahan. Ini menekan permintaan sabu-sabu di masyarakat, ditekan melalui sosialisasi, pemasangan banner baliho, dan membentuk kader antinarkotika,â&#x20AC;? jelas dia. Dwi Wirawan tidak menampik di tahun 2015 lalu terdapat satu anggota kepolisian tertangkap kasus narkoba sabu-sabu. Oknum polisi berinisial AW telah ditangani kepolisian dengan menjalani hukum selama lima bulan. â&#x20AC;&#x153;Kalau ada indikasi anggota polisi sebagai penyalah guna dan pengguna narkoba, dikenakan hukum positif sipil, dan tindakan disiplin kepolisian melalui sidang komisi kode etik,â&#x20AC;? tegasnya. Sementara itu, para orang tua di Buleleng mulai peka dan tertib mengawasi lingkungan pergaulan anak-anaknya. Sistem peredaraan narkoba jenis sabu-sabu di Buleleng, masih memakai pola sistem tempel. Selain itu, pengedar mulai cerdik memasarkan narkoba dengan meletakkan narkoba secara tersembunyi. Kini, Dwi Wirawan mengaku masyarakat di Singaraja sudah semakin cerdas, mereka berpikir narkoba ini sangat berbahaya. (ken/dgk)

Proxy War Dari Hal. 1 Proxy war merupakan taktik konfrontasi antara dua kekuatan besar dengan menggunakan pemain pengganti untuk menghindari konfrontasi secara langsung. Dampak dari perang ini kehancuran fatal. Bali sebagai destinasi wisata dunia akan menghadapi persoalan internal dan eksternal. Beragam cara akan dilakukan untuk menggerogoti krama Bali. â&#x20AC;&#x153;Anak-anak kita (generasi muda -red) sudah disusupi. Aparat keamanan dan pemerintah terus menangkap pelaku narkoba, gelar sweeping dan menangkap gembongnya. Pasarnya kan hilang, sindikat narkoba tidak mau kalah. Dia masuk ke lingkungan anak sekolah, SMA, SMP, dan SD. Ke depan, anak-anak kita ini dipersiapkan jadi marketingnya dia,â&#x20AC;? tegas Danrem 163/ Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa Jumat (26/2) lalu. Kalau generasi penerus bangsa ketergantungan narkoba, lanjut Danrem, mereka butuh uang membeli narkoba, harus cari uang dan akhirnya kriminal. Awalnya, kecil-kecilan mencuri uang orangtuanya, ke depan mencuri di lingkungan atau tetangga dan lebih luas lagi. â&#x20AC;&#x153;Ancaman proxy war, ancaman brainwash sangat berhaya. Makanya kita sebagai stakeholder, pemda, polisi, TNI, dan instansi terkait harus bersatu. Semua berpikir bagaimana menyelamatkan anak-anak kita. Kalau tidak, enggak

tahu ke depannya seperti apa. Karena bangsa ini tergantung anak-anak. Kita akan tua, pensiun, mati. Siapa lagi yang melanjutkan,â&#x20AC;? ujarnya. Jika mereka menjadi generasi yang rusak, ditambahkannya, mau dibawa ke mana bangsa ini dan arahnya kehancuran. Menurut perwira asal Buleleng ini, ancaman proxy war dan cuci otak ke generasi muda sudah mulai masuk. Oleh karena itu, sebagai orangtua harus menyelamatkan generasi penerus bangsa ini. â&#x20AC;&#x153;Siapa lagi kalau bukan masyarakat Bali dan orangorang yang tinggal di Bali harus ikut peduli. Narkoba sudah sulit dibendung. Beberapa waktu lalu oknum anggota TNI, polisi, anggota DPR ditangkap kasus narkoba. Mestinya mereka jadi teladan. Siapa lagi jadi benteng? Dari lingkungan terkecil yaitu keluarga harus berbuat,â&#x20AC;? harap lulusan terbaik Akademi Militer Angkatan 1990 ini. Peraih bintang Adhi Mahayasa ini mengimbau kepada masyarakat Bali mewaspadai banyaknya tempat wisata, vila, penginapan, dan apartemen. Kalau ada yang tahu atau melihat pemakai atau pengedar narkoba langsung laporkan. Saat ini, narkoba musuh bersama yang bisa menghancurkan bangsa ini. Selain itu akan merusak generasi penerus bangsa. Untuk itu, masyarakat Bali harus waspada taknik perang baru ini. Beredarnya narkoba sangat memprihatinkan. Gaya hidup yang konsumtif sen-

gaja disusupkan ke generasi muda sebagai salah satu model proxy war. Saat generasi muda keenakan, maka pihak ketiga dengan mudah mengeruk kekayaan Indonesia. â&#x20AC;&#x153;Kalau sampai lengah, itu berarti kehancuran,â&#x20AC;? tandasnya. Sementara Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. mengatakan Bali ada di posisi sebelas penyalah guna narkoba di Indonesia. Mulai tahun ini, upaya pencegahan narkoba dikedepankan lewat desa pakraman. Bali mendapat anggaran khusus untuk sosialisasi ke desa pakraman dan porsinya lebih besar dari program lainnya. â&#x20AC;&#x153;Tiap desa pakraman mendapat jatah sepuluh kegiatan. Ini perjuangan kami ke BNN Pusat sehingga dapat anggaran khusus,â&#x20AC;? tegasnya. Dengan gencarnya sosialisasi ke desa pakraman diharapkan pencegahan dini bisa dilakukan. Desa pakraman diharapkan menjadi garda terdepan. â&#x20AC;&#x153;Sampai saat ini warga lebih takut dengan aturan atau awigawig atau pararem yang dikeluarkan desa pakraman. Saya rasa kondisi ini bisa dimanfaatkan untuk melindungi warganya dari bahaya narkoba,â&#x20AC;? ungkap Suastawa. Menurut Kepala BNNP Bali, jumlah penyalah guna narkoba terjadi penurunan sedikit di tahun 2015. Penurunan tersebut terjadi karena pengaruh dari rehabilitasi dan sosialisasi bahaya narkoba yang gencar dilakukan. (rah)

Data Terakhir Dari Hal. 1 Hal tersebut secara tidak langsung akan berjalan selaras dengan jumlah yang melakukan rehabilitasi. Data terakhir Februari ini, pasien rehabilitasi mencapai 15 orang. Angka ini berbanding tipis dengan bulan sebelumnya yang kisaran 14 orang. Ditegaskan juga, pasien yang masuk ke RSJP ini merupakan rekomendari dari tim asisment yang terdiri dari BNN, pengadilan, kejaksaan dan lain sebagainya. â&#x20AC;&#x153;Kami hanya menerima rehab. Rekomendasinya ada dari tim,â&#x20AC;?

terang Basudewa. Lanjut dia, untuk mengalihkan perhatian pasien ini dari jeratan narkoba, selain melalui pengobatan, rehabilitasi yang diberikan juga berupa kegiatan keterampilan, seperti berkebun dan melukis. Waktu yang ditempuh ini menyesuaikan dengan kondisinya. â&#x20AC;&#x153;Kalau rehab itu biasanya satu sampai tiga bulan. Tapi ada juga yang sampai satu tahun. Ini menyesuaikan dengan kondisi pasien,â&#x20AC;? katanya. Yang menarik, kata Basudewa, pasien narkoba lebih banyak usia muda.

Kemungkinan mereka terjerumus ke narkoba akibat salah pergaulan. Sementara itu, warga binaan di Lapas Narkotika juga cenderung mengalami peningkatan. Pada Januari tercatat 44 orang, sementara di Februari ini mencapai 68 orang. Ada tambahan 24 orang,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; kata Kepala Lapas Bambang Maryanto. Lanjut dia, program rehabilitasi direncanakan baru dimulai pada Maret mendatang. Sementara ini untuk mengalihkan perhatian warga binaan dari narkoba, dilakukan melalui kegiatan pemberdayaan. (sos)

Dibebaskan Dari Hal. 1 Di Bali, hanya satu perkara narkoba yang sedang tahap kasasi, karena ada pelakunya yang dibekuk petugas Polresta Denpasar dibebaskan oleh hakim. Sedangkan temannya tetap dikenakan hukuman berat. Rata-rata untuk perkara narkoba hukumannya di atas setahun penjara. Bahkan ada orang asing yang

divonis seumur hidup. Pekan lalu, penyelundup narkoba jenis sabu-sabu (methamphetamine) seberat 1.516 gram bruto, Sayeb Mohammed Said dari India dituntut hukuman 20 tahun denda Rp 1 miliar oleh JPU Eddy Artha Wijaya. Selain itu, dua orang yang diduga terkait (kurir) dalam perkara ini, Agus Supriyadi dan Rudy Supriyanto dituntut 20 tahun.

Tahun 2015, tepatnya Juli lalu, pria asal Australia, Nicolas James Langan (24), hanya dihukum 12 bulan (setahun) oleh majelis hakim. Selain Nocolas, temannya yang juga sopir, Hanung Pekik Hermantoro (25) divonis sama, yakni diganjar hukuman setahun penjara dalam sidang di PN Denpasar. Perbedaan inilah sering terjadi di persidangan. (asa)

#$%%#% $ & ' ( )*+&#,)-

* " . 2 " ! " #$ " % ! " ! &'

" 0 " " " ' 1 1

! ! ! " $&()*( + *,+(* + -*() +())+ %* + +*. & .& /*( +% *($*

... / 0 /

! " # $%&! '$( ( ( ( ( ( ( ( ( ( ( ( (

! " # $ % $ & '

) * ) * ) * ) * ) * ) * ) * ) * ) * ) * ) * ) *

+ * ,+ * ,. * ,/0 * ,1 * ,/0 * ,/0 * ,/0 * ,/ * ,/ * ,2 * ,0 * ,-

)* +, , , * ) - )

... / )0 / )

Makin Modern Dari Hal. 1 â&#x20AC;&#x153;Modus operandi pengedar narkoba kan sekarang sudah modern, bisa menggunakan media lain seperti makanan. Oleh karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini pada anak-anak supaya mereka tahu apa itu narkoba dan bahayanya,â&#x20AC;? ujarnya. Dari segi penindakan, Adnyana menilai saat ini lebih bagus dan serius terutama dari segi aturan hukum karena diberlakukan pula hukuman mati. Hanya, kebijakan untuk tidak menyeret pemakai ke ranah hukum memerlukan suatu kejelian. Jangan sampai hal ini justru memberikan kesempatan bagi pengedar yang berdalih menjadi pemakai untuk terhindar dari jeratan hukum. â&#x20AC;&#x153;Pemakai itu pun harus ada ukurannya, misalnya kalau sakit sudah ketergantungan dengan obat mengandung narkoba berarti benar dia hanya pemakai. Tapi tibatiba orang ketangkap padahal tidak ada hubungan dengan

kesehatan mereka, hanya memakai karena memang kecanduan perlu juga ditindak. Jangan sampai dipakai alasan, kebijakan itu dimanfaatkan oleh pengedar,â&#x20AC;? jelasnya. Adnyana menambahkan, aparat penegak hukum juga mesti memberi perhatian khusus pada Lembaga Pemasyarakatan (LP). Sebab, LP selama ini identik sebagai sarang peredaran narkoba. Oleh karena itu, petugas LP harus ketat melakukan pengawasan dan penindakan secara tegas. Begitu juga melakukan razia narkoba secara rutin melibatkan kepolisian. â&#x20AC;&#x153;Tidak saja narkoba, di LP itu kok kayak bukan penjara malah pembinaan kejahatan. Bebas di sana bawa senjata api, senjata tajam, narkoba, Hp, yang seharusnya tidak boleh kenapa ditemukan di LP? Berarti pengawasannya kurang dan longgar. Polisi juga harus intens melakukan pemeriksaan di LP supaya jangan LP menjadi tempat transaksi narkoba,â&#x20AC;? tandasnya. (rin)

Dari Lapas Dari Hal. 1 â&#x20AC;&#x153;Sebagian besar tersangka yang kita tangkap mengaku muaranya di lapas. Kita sempat cek ke sana dan orangnya memang ada. Ngeri di sana (lapas-red),â&#x20AC;? kata perwira melati satu asal NTT ini. Kasubdit 2 ini juga mengungkapkan Dit. Resnarkoba Polda Bali tidak punya peralatan IT canggih untuk memantau sindikat barang terlarang tersebut. Polda memang punya Unit Cyber Crime tapi khusus di Direktorat Kriminal Khusus. â&#x20AC;&#x153;Kalau kita paling pakai HP dan penyelidikan manual. Ini yang kadang-kadang jadi kendala di lapangan,â&#x20AC;? ucapnya. Perwira melati dua di pundak ini mengatakan, bersama Polres Karangasem, pihaknya memantau vila-vila di wilayah Amed, Karangasem. Diduga turis dari Gili Trawangan, NTB, mengadakan party di sana karena dekat. â&#x20AC;&#x153;Amed hampir persis dengan Legian dan Seminyak. Pojok sekali dan jauh. Namanya party pasti bebas. Kalau pakai narkoba

aman sekali di sana. Saya sudah minta anggota Polres Karangasem menelusurinya,â&#x20AC;? tegasnya. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Budi Waseso (Buwas) juga menyatakan peredaran narkoba saat ini banyak dikendalikan dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Oleh karena itu, dia pun akan melakukan pengawasan terhadap semua lapas yang ada di Indonesia secara rutin. â&#x20AC;&#x153;Makanya, nanti kita akan awasi semua lapas minimal dua kali dalam sebulan,â&#x20AC;? kata Buwas di Surabaya, Sabtu (27/2) kemarin. Bentuk pengawasan itu menurutnya bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan mengadakan sidak. â&#x20AC;&#x153;Sidaknya nanti kalau perlu kita membawa anjing K-9. Tujuannya supaya bisa mengendus setiap narkoba, barangkali ada yang disembunyikan. Kalau sudah seperti itu, maka saya yakin bandar narkoba tidak akan berani macam-macam,â&#x20AC;? kata Buwas. (rah)

Sebelum umurnya 40 tahun, kata Hamka Hasan, badannya kurus sekali dan ia perokok berat. Di usia 40 ia berhenti merokok. Akibatnya, berat badannya melar terus. Ketika ditemui 24 Maret 2015, di usia 53, berat badannya 76 kg. Mengapa bisa begitu? Menurut ayah tiga anak ini, setelah berhenti merokok selera makannya naik. Bagus dong? Ternyata, tidak. Karena, yang naik bukan hanya berat tubuh melainkan juga tensi darahnya. Akibatnya, kepalanya sering sakit, ia susah tidur, dan semangat kerjanya rendah. Untuk mengatasinya, dulu ia rajin mengonsumsi produk herbal keluaran sebuah perusahaan multilevel marketing. Tapi, sejak Desember 2014, atas saran anaknya,

ia beralih ke Madu Bima 99. Sejak saat itu tiap hari pedagang kelontong di Pasar Tuminting, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, ini minum madu pahit hitam itu. Hasilnya ternyata menggembirakan. â&#x20AC;&#x153;Dulu, kalau tidak tidur siang, kepala saya pasti sakit. Sekarang tidak. Dulu, di malam hari, saya baru bisa tidur jam satu atau dua pagi, sekarang bisa jam sembilan. Dan semangat kerja saya sekarang bertambah,â&#x20AC;? ungkap pria asal Gorontalo yang berdomisili di Lingkungan IV, Kelurahan Tuminting, Kecamatan Tuminting, ini. Menurut Badan Kesehatan Dunia, lebih dari seperempat penduduk dunia saat ini menderita hipertensi alias tekanan darah tinggi. Hipertensi adalah kondisi yang menunjukkan seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal sehingga mengakibatkan risiko kesakitan (morbiditas) dan risiko kematian (mortalitas).

Tak Pilih Kasih ujar Radendra Jumat (26/2) lalu. Ketika anak-anak dan remaja mulai dibayangi oleh narkoba, tidak ada satu orang tua pun yang berbahagia. Membuat pemakai tidak produktif, sangat merusak kesehatan fisik dan psikis. Sehingga efek samping memunculkan tindakan kriminal seperti melakukan perampokan, pencurian, pelacuran, dan bentuk-bentuk kejahatan lainnya. Oleh sebab itu, dia mengajak semua pihak, baik pemerintah, instansi terkait dan masyarakat harus saling bersinergi untuk memerangi bahaya narkoba ini. Apabila narkoba tidak diperangi, maka akan menjadi konsumsi para remaja dan khususnya para pelajar harapan bangsa. (win)

Dari Hal. 1 Lebih lanjut dikatakan, pengedar narkoba menjadikan sasarannya tidak pilih kasih. Semua orang bisa menjadi korbannya tidak peduli mereka berpendidikan ataupun tidak berpendidikan. Bahkan, usia anak-anak sekolah pun menjadi target pengedar narkoba. Mereka merayu secara diam-diam dengan mengatakan sebagai obat antigalau, antistres, padahal justru menambah masalah. â&#x20AC;&#x153;Kita harus memberi pemahaman yang tepat dan persuasif kepada generasi muda kita agar sadar bahaya narkoba. Perlu juga ditanamkan sikap dan wawasan antinarkoba. Dampaknya terhadap kesehatan dan kecerdasan juga harus terus didiseminasikan,â&#x20AC;?

TELEPON PENTING Badan Narkotika Nasional Provinsi Bali (BNNP) :(0361) 232472, 7800179, 263860 Fax :(0361) 263860 RUMAH SAKIT RSUP Sanglah : 227912-15 PMI/RSUP Sanglah : 227911 RSAD Udayana : 228061 RSU Wangaya : 222141 RSU Manuaba : 426393 RSUD Badung : 9006813 9006812 RSU Surya Husada : 235041 : 233786 : 233787 Tekanan darah dikatakan tinggi bila lebih besar atau sama dengan 140/90 mmHg. Normalnya 120/80. Berdasarkan penyebabnya, hipertensi dibagi dua: primer dan sekunder. Hipertensi primer tak diketahui penyebabnya. Dan sekitar 90% penderita tergolong jenis ini. Sedangkan pada hipertensi sekunder penyebabnya diketahui, antara lain kelainan pembuluh darah ginjal, gangguan kelenjar tiroid, dan penyakit kelenjar adrenal. Dokter Suhardjono dari FKUI menyatakan, untuk membuat tekanan darah tetap normal, kita perlu mengoreksi gaya hidup. Koreksi itu meliputi penurunan berat badan, pembatasan asupan garam, diet kolesterol dan lemak jenuh, pembatasan konsumsi alkohol dan kopi, menjauhi stres, tidak merokok, menggunakan suplemen potasium, kalsium, dan magnesium, serta rajin-rajin berolahraga. Saat ini berbagai madu pahit dengan berbagai merek telah beredar di pasaran. Tapi, yang banyak digemari, karena manfaatnya yang nyata, memang Madu Bima 99. Apalagi, dari hasil uji laboratorium

RSU Puri Raharja RSU Saidharma RSU Kasih Ibu Denpasar BaliMed Hospital RSU Dharma Yadnya

: :

222013 227220

: : : : Fax. : RSU Dharma Usadha : : RSU Bina Atma : RSU Khusus Bedah Graha Usadha : : Klinik SOS Gatot Kaca : RS Bhakti Rahayu : :

223 036 484748 462629 462488 462488 227560 234824 425744 423467 426492 223555 430270 403245

Fakultas Farmasi UI dan Sucofindo September 2014, Madu Bima 99 terbukti bebas dari bahan kimia obat, patogen, logam berbahaya, dan zat berbahaya lainnya. Bahkan, saat ini juga tersedia Madu Bima 99 khusus, yakni Madu Kesuburan Pria, Madu Kesuburan Wanita, dan Madu Kecerdasan Otak. Untuk mendapatkannya, Anda bisa datang ke apotek, toko obat, dan outlet-outlet lainnya di kota Anda. Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa mengunjungi @madubima99, www.madubima.com, dan www.facebook.com/Madu Bima 99. Distributor Bali 08123644754, Subdist : 081936459563, 085954158293, 087761444100,

08174708396 / 0817351071, 081239707770,

081338916680, 08123644754,

081999945381


balipost (104rb Like) http://facebook.com/balipost

MINGGU PON, 28 FEBRUARI 2016

@balipostcom (3,9rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

TOKOH

Poison And Rose Sebarkan Tolak Reklamasi Teluk Benoa BPM/ist

Davina Veronica Menangis Lihat Sampah Plastik Berserakan AKTRIS dan aktifis lingkungan, Davina Veronica Hariadi (37), mengimbau kepada masyarakat agar stop menggunakan kantong plastik. “Saya kan suka jalan-jalan ke daerah di Indonesia, hati saya menangis melihat sampah plastik berserakan. Enggak terangkut dan enggak bisa hancur. Soalnya, sampai ratusan tahun sampah plastik enggak bisa terurai. Lain dengan sampah daun, bisa hancur bersama tanah,” cetus Davina yang bermain gemilang di film ‘Sang Pialang’ dan ‘Ruma Maida’ ini. Mantan model dan peragawati berlesung pipi ini menggugah kesadaran masyarakat. Agar jangan membuang plastik sembarangan. Kalau belanja di pasar tradisional atau supermarket, sebaiknya bawa kantong plastik dari rumah. Jadi, dari pasar tidak bertambah kantong plastik lagi. “Saya mendukung peraturan pemerintah yang dicetuskan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, ibu Siti Nurbaya Bakar, agar di setiap supermarket dan retail, setiap pembelinya yang belanja yang mau menggunakan kantong plastik agar dipungut Rp 200 per kantong plastik. Bahkan, di kota lain, ada yang dipungut Rp 3.500,” tuturnya. Selain itu, kalau ada plastik di jalanan, sebaiknya dipungut dan dibuang ke tempat sampah yang semestinya,” terang Davina. Blasteran Jawa-Manado dan lulusan Universitas Pelita Harapan jurusan Public Relation ini menambahkan, cinta alam dan lingkungan serta segenap isinya. “Sayang alam yang indah dan cantik tapi penuh dengan sampah plastik,” imbuh Davina yang mengaku masih jomblo. Juara 3 dan juara Favorit Model Cover Girl majalah ‘’Mode’’ tahun 1996 ini hampir setiap waktu dan setiap hari terus berkoarkoar di ruas jalanan bersama aktivis lainnya. Apa ada hasilnya? “Saya enggak malu berteriak di jalanan. Ini agar bumi dan lingkungan tetap sehat dan enggak terkotori oleh sampah plastik. Seperti ketika tahun lalu saya dan Melanie Soebono dan artis-artis lain demo di jalanan ‘stop penyembelihan dan makan daging anjing dan kucing’, kan saat ini sudah berkurang penyembelihan hewan anjing. Paling enggak protes kami direspons pemerintah dan masyarakat dan sedikit ada hasilnya,” tandas Davina yang menyukai musik R&B dan jazz ini. (pik)

POISON And Rose merupakan band indie yang mengusung aliran bergenre Punk Rock. Band ini dibentuk 10 November 2010 dan kini telah berusia enam tahun. Terbentuknya Poison And Rose bermula dari pertemanan yang sama menyukai musik genre punk rock. Selama perjalanannnya, Poison And Rose yang bermarkas di Kota Gianyar ini, sempat merombak formasi bandnya. Di mana dari awal mula Ceroronk pada vocal gitar, Angga Gitar/back vocal Tu Agus di bagian Bass dan Erix Ness sebagai penggebuk drum. Kemudian berjalan tiga tahun band ini merombak formasinya di posisi bass semula diisi Tu Agus digantikan Gemo di tahun 2013. Berikutnya ditambah additional keyboard Kominx Jangkis dan Putra Labora yang masih tetap aktif dan kompak sampai saat ini. Band digawangi Ceroronk, sudah merilis album pertamanya di tahun 2014 dengan judul album ‘’Dosa Terindah’’, berisikan 13 lagu di dalam album tersebut. Beberapa brand men-support perilisan album pertama

mereka yakni, Pukul Rata, Flameable, Rockiller, Labora, Chimaera, dan Ugly Store. “Setahun perilisan album pertama, kami kembali di awal tahun 2015 merilis dua lagu baru berjudul ‘Tragedi 98’ dan ‘Tangisan Alam Jeritan Manusia’,” ujar Ceroronk Sabtu (27/2) kemarin. Menurutnya, lagu tragedi 98 dimaksud, didedikasikan untuk pejuang demokrasi di masa orba, dimana hilangnya suara kebenaran di atas kekuasaan pemerintahan. Sedangkan lagu ‘’Tangisan Alam Jeritan Manusia’’, didedikasikan untuk gerakan Bali tolak reklamasi Teluk Benoa, kini masih getol diperjuangan rakyat Bali. “Masyarakat kini masih terus berjuang untuk mempertahankan Teluk Benoa, yang ingin dirampas penguasa tidak bertanggung jawab,” ucapnya. (kmb34)

Eminore Keluarkan Single ”Pengkhianat” Untuk Pasangan yang Tersakiti

Denpasar (Bali Post) Setelah merilis single ‘’The Salah Paham’’ pada tahun 2015, kini grup Band Eminore kembali mengeluarkan sebuah single andalan yang berjudul “Pengkhianat”. Band yang berlokasi di Jalan Raya Padonan, Banjar Dawas, Tibubeneng, Kuta Utara ini beranggotakan Bombom (vocal, gitaris), Ady (gitar), Victor (bass), dan Herman (drum). Tujuan dirilisnya lagu ini adalah untuk mewakili perasaan atau isi hati orang-orang yang tersakiti karena dikhianati oleh pasangannya lewat lirik lagu. “Single pengkhianat adalah lagu yang kami persembahkan untuk orang-orang yang terkhianati oleh pasangannya,” ujar Victor sang bassis. Single “Pengkhianat” ini nuansa musiknya lebih terkesan cadas pada klimaks lagunya dengan sentuhan Rock dan Metal jika dibandingkan dengan single pertamanya yang berjudul ‘’The

Salah Paham’’. “Lagu ini hanya sebagai pemanasan sama halnya dengan single pertama ‘The Salah Paham’ sebelum nantinya kami akan merilis album perdana di tahun ini,” ujarnya. Lebih lanjut dikatakan, pengambilan syuting untuk video klip “Pengkhianat” dilakukan di Canggu yang di bantu oleh Agoes ZPX (pemain bass 4WD) sebagai pemeran utama

dengan konsep yang menyesuaikan dengan tema atau cerita lagu. Video klip dan lagunya sudah bisa dinikmati di radio-radio dan di televisi di Bali serta sudah ada di media sosial. “Walaupun kami band baru, tetapi kami banyak di support teman-teman band senior di Bali. Itu yang memacu semangat kami untuk terus mengeluarkan karya baru,” ujarnya. (win)

Personel Eminore

Nyejek Padang Pesu Lindung! KEMUNCULAN gerakan LGBT (lesbian, gay, biseksual, transgender) di Indonesia, adalah bagian dari proxy war atau perang proksi. Yakni perang untuk menguasai suatu bangsa, tanpa perlu mengirim pasukan militer. Ini perang modern yang murah meriah, karena negara lain yang memiliki kepentingan tidak langsung berhadapan. Karena itu, fenomena pendukung LGBT yang meminta komunitasnya dilegalkan tersebut wajib diwaspadai. Perang proksi itu menakutkan lantaran musuh tidak diketahui, beda dengan melawan militer negara lain, di mana musuh bisa dideteksi dan dilawan. (Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Ryamizard Ryacudu). “Meskipun perang proksi istilah militer lama, namun terminologi ini kayaknya masih awam di telinga masyarakat kebanyakan. Definisi perang proksi adalah perang yang menggunaan pihak ketiga sebagai pengganti buat menghindar dari berhadapan secara langsung antara dua atau lebih kekuatan yang berseteru. Kadang-kadang digunakan pemerintah sebagai proksi, juga aktor kekerasan non-negara, bisa pula serdadu bayaran dan pihak ketiga lainnya. Di kancah kekuasaan ekonomi dan politik, proksinya mungkin disebut komprador dan di zaman perang kemerdekaan dulu ada kelompok yang diberi cap gandek-gandek NICA. Yang perlu dicamkan pernyataan Menhan

BPM/ist

TOLAK REKLAMASI - Band Indie Poison And Rose menolak reklamasi Teluk Benoa.

brrolan brolan BALE BANJAR AR AR ARIDUS lebih lanjut, perang proksi adalah perang modern yang tidak lagi menggunakan senjata atau alutsista, melainkan pemikiran. Orang-orang yang telah dicuci otaknya, tiba-tiba muncul di depan kita tanpa diketahui sebelumnya, merusak tatanan bernegara dan berbangsa terutama ideologi negara, sehingga terjadi kehancuran secara totalitas. Bila bom atau nuklir ditaruh musuh di Jakarta dan meledak, yang hancur hanya Jakarta, Semarang, dan kota lainnya tidak, namun kalau perang proksi, musuh tiba-tiba menguasai bangsa, kita semua hancur. Penjelasan Ryamizard ini memang masuk akal, namun pendukung LGBT belum tentu semua paham bila penyimpangan orientasi seksual yang mereka lakukan termasuk proxy war, sebab bagi mereka, masih banyak urusan lain yang membahayakan negara dan bangsa,“ papar Rubag. “Ya, bagi mereka orientasi seksual yang dianggap menyimpang oleh sebagian besar

masyarakat adalah masalah privat dan tidak seberbahaya terorisme, korupsi, dan narkotika, yang dikategorikan extraordinary crimes. Mungkin saja para pendukung LGBT menganggap mantan Kepala Staf Angkatan Darat itu lebay, karena memasukkan kelompok mereka ke kegiatan perang proksi. Apalagi pilihan orientasi seksual merupakan bagian dari hak asasi manusia yang tidak boleh diintervensi siapa pun, kendati undang-undang untuk LGBT belum dibuat. Pun Presiden Jokowi mengatakan akan mendengar lebih banyak pendapat rakyat tentang LGBT, sehingga psikoseksual yang belum diterima sebagai hal yang lazim ini berstatus ana tan hana atau antara ada dan tiada. Meski demikian, paparan Ryamizard perlu disimak secara mendalam. Bidang atau ranah pertahanan yang diurus Menhan, bukan semata musuh konvensional yang jelas terlihat, namun baginya justru yang tidak tampak lebih berbahaya. Ini masalah mental dan pikiran, apalagi dalam kampanye Pilpres 2014 Jokowi mengikrarkan konsep Revolusi Mental (Revtal). Bicara soal mental, cakupannya sangat luas karena mental memengaruhi pikiran yang mendorong tindakan dan perilaku manusia, terutama perilaku abnormal yang ditengarai potensial merongrong ideologi negara. Jadi, tidak terlalu lebay Ryamizard bicara soal bahayanya LGBT, karena itu merupakan trending

topic saat ini,“ komentar Kadek Wahyudita. “Pikiran tanpa kaki dan tangan belum bisa disebut ideologi, namun jangan sampai menunggu anggota badannya tumbuh yang bisa menggerogoti tatanan hidup berbangsa dan bernegara. Sayang, masih ada pendapat yang menyatakan bahwa LGBT bukan termasuk gangguan atau penyakit jiwa yang patologis, sehingga tidak mungkin melakukan upaya penyembuhan. Hal lain yang menarik dari paparan Ryamizard bahwa pengidap LGB tidak bisa dideteksi lebih awal, meski ada pria yang berdandan dan berulah seperti wanita atau sebaliknya wanita berulah seperti pria di depan umum, namun belum tentu mereka homoseksual atau lesbian. Ironisnya, ada yang berpenampilan manly dan macho, bertubuh atletis berjanggut lebat, pokoknya lelaki banget serta diincar kaum hawa, ternyata gay permanen. Aku terkejut dan nyaris tidak percaya membaca di media online, seorang penyanyi dangdut kondang yang juga sering jadi juri kontes dangdut di TV, diberitakan ditangkap dan ditahan polisi. Dia diduga melakukan tindakan homoseksual terhadap seorang anak lelaki di bawah umur, di mana korban atau penyintas melaporkan tindakan si pesohor ke Polsek dekat TKP. Berkali-kali aku mengatakan pada diriku kalau berita itu hoax alias bohong, karena dalam setiap kesempatan kutonton di TV, terduga

BPM/ist

Singaraja Band Heroes 2016

Libatkan Peserta Se-Bali Tanpa Batasan Umur SETELAH menggelar Festival Band Heroes tahun 2015 lalu, Singaraja Band Heroes kembali digelar tahun 2016 ini. Kompetisi sehat para band lokal di Bali ini merupakan rangkaian kegiatan untuk menyambut dan merayakan HUT ke-412 Kota Singaraja. Jika tahun sebelumnya hanya peserta lokal, namun dalam kompetisi kali diikuti oleh peserta umum se-Bali. Tim Kreatif Pemkab Buleleng, Cok Adithya, Jumat (26/2) yang lalu, mengatakan, dalam event tahun ini panitia akan membuka kategori umum peserta band se-Bali dan kategori band pelajar se-Buleleng. Untuk hadiah, selain memperebutkan total hadiah Rp 60 juta, band pemenang nantinya akan tampil pada event yang diadakan oleh pemkab. Tidak ketinggalan panitia akan menjaring kategori best player dari masing-masing finalis. “Tahun lalu, peserta hanya di lingkup Kota Singaraja, namun melihat perkembangan yang ada saat ini kita coba buka kesempatan untuk umum di Bali,” katanya. Dari empat puluh peserta yang ditargetkan mendaftar lanjut Cok, panitia akan menjaring 15 besar peserta untuk maju ke grand final, dan berhak tampil

pelaku paedofilia itu terkesan suka wanita alias playboy. Mataku baru terbelalak saat melihat tayangan Indonesia Lawyers Club, Selasa lalu, yang membahas kasus selebriti itu. Wah, pendapat Ryamizard bahwa LGBT sulit diketahui, benar,” ujar Bakti Wiyasa. “Aku juga sempat seperti kamu, tidak percaya! Di samping macho dan manly, pesohor itu baru saja pulang dari ibadah ke tanah suci dan dia dianggap public figure. Juga pernah membina rumah tangga dengan dua wanita yang juga selebriti. Yang pertama juga penyanyi dangdut berpotongan aduhay namun cerai, yang kedua juga pesohor dan cantik tapi meninggal akibat kecelakaan lalu lintas. Dalam keadaan menduda, kurasa pria yang mengaku penuh kesibukan dalam dunia hiburan karena banjir jobs, senantiasa dikelilingi wanita. Maklum, banyak persyaratan yang dimilikinya sebagai daya tarik yang mampu memikat lawan jenis. Anehnya, kok seperti tidak mensyukuri anugerah Tuhan yang berlimpah diterimanya, dia justru memilih pria kecil untuk menyalurkan libidonya. Mungkin saja bila tindakan itu didasari suka sama suka, tentu tidak masalah. Kendati LGBT dianggap perilaku seksual menyimpang oleh sebagian besar masyarakat, bagiku, merupakan pilihan yang sah bagi pendukungnya, karena belum ada produk hukum yang melarangnya. Di samping itu masih terngiang nasihat Buya Hamka di TV dulu, yang menyarankan untuk tidak menertawakan orang yang jatuh, lantaran kita belum jatuh. Aku malah bersyukur bisa hidup normal sebagai manusia yang tetap yakin

pada puncak pesta rakyat HUT ke-412 Kota Singaraja, April 2016. Pendaftaran dibuka mulai 29 Februari hingga 28 Maret mendatang. Babak penyisihannya akan dilaksanakan 3 April 2016 di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja. Untuk memeriahkan event musik itu, pihaknya merangkul sejumlah musisi untuk ikut serta membantu jalannya kompetisi. Salah satunya Dewa Satria salah satu The Best Guitar pada Singaraja Band Heroes tahun 2015 lalu. (mud)

bahwa keseimbangan jagat ini dipertahankan oleh keberadaan purusa dan pradana atau lelaki dan perempuan,“ tambah Pacet Sudiarsa. “Benar, rasa bersyukur dan berterima kasih atas anugerahNya serta mohon diberi jalan yang baik, benar dan patutlah yang jarang dilakukan orang saat berlimpah rezeki. Itu menyebabkan orang berperilaku seperti sesonggan Bali, nyejek padang, pesu lindung, betek basang, pesu bingung!. Ada yang mengatakan bahwa LGBT berkembang di Indonesia, karena negeri ini dijadikan tempat pelemparan dan pemasaran segala jenis produksi. Sistem kredit yang didanai lembaga financial internasional membuat orang sulit membedakan antara

Cok Aditya

BPM/mud

kebutuhan dan keinginan. Impor budaya asing lewat teknologi sibernetika memuluskan tujuan utama dari aktivitas itu, yang melahirkan hedonisme, konsumerisme, narsisme. Demokrasi dan demokratisasi adalah jalan bebas hambatannya atau tolnya. Aku cenderung menyebutnya perang budaya, meski Samuel Huntington menyebut perang peradaban, yang melahirkan penjajahan budaya atau Cultural Inperialism. Mungkin itulah sebabnya di butir ketiga dari Trisakti, Bung Karno menyarankan kita untuk berkepribadian dalam berkebudayaan. Agar tidak seperti sekarang, nyejek padang pesu lindung, betek basang pesu bingung!“ ujar Adi Saputra. (aridus)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook