20 HALAMAN
NOMOR 241 TAHUN KE 68 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (119 rb Like) http://facebook.com/balipost
minggu wage, 24 april 2016
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (4.035 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
DIBAKAR - Lapas Kelas II A Banceuy Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/4) kemarin, dibakar para napi. Tampak petugas pemadam kebakaran sedang mamadamkan api. BPM/ant
Napi Bakar Lapas Banceuy
Bandung (Bali Post) Dua hari setelah kerusuhan terjadi di Lapas Kerobokan, Bali, Sabtu (23/4) kemarin, ratusan narapidana (napi) mengamuk dan membakar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banceuy, Bandung, Jawa Barat. Pemicunya adalah dendam para napi akan kematian rekannya akibat gantung diri lantaran ditangkap membawa masuk narkoba ke tahanan.
Menkum HAM Tuding Pemicunya Soal Remisi Bandung (Bali Post) Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Hamonangan Laoly, beserta jajarannya meninjau langsung ke Lapas Kelas IIA Banceuy, Bandung, Jawa Barat usai insiden kerusuhan yang terjadi Sabtu pagi (23/4) kemarin.
Menkum HAM sempat berkeliling dan meninjau kerusakan yang terjadi di dalam lapas khusus narkoba tersebut. Yasonna terkejut melihat kerusakan parah di bekas bangunan yang sebelumnya adalah kantor kepala dan staf Lapas. Hal. 19 Bangkai Mobil
Ada yang Turun Status Hingga Ditutup PEMBANGUNAN rumah sakit di suatu daerah tidak dibatasi jumlahnya. Hanya, dalam pembangunan rumah sakit harus memerhatikan beberapa persyaratan yang wajib dipenuhi seperti izin lingkungan, IMB, amdal, SDM, dan fasilitas. Jika hendak membangun rumah sakit harus memiliki SDM, tidak hanya dokter umum dan perawat tetapi harus ada dokter spesialis. Ternyata, pemenuhan dokter spesialis inilah yang terkadang menjadi kesulitan bagi investor swasta dalam membangun rumah sakit. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan, dr. Nyoman Suratmika, memaparkan saat ini kebutuhan akan layanan kesehatan semenjak adanya Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) semakin tinggi. Hal. 19 Selalu Penuh
BPM/ant
TINJAU - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly meninjau kondisi Lapas Banceuy Bandung yang dibakar para napi.
Para napi mengamuk karena tak terima temannya ditangkap. Para napi mulanya membakar sebuah mobil ambulans lalu merembet ke barang-barang di sekitarnya sampai membuat ruangan Kalapas terbakar. Kemarahan tahanan pun tersulut, ketika polisi berusaha menangkap dan menenangkan mereka. Para tahanan pun melempari petu-
terbakar. Akibat peristiwa ini, lima orang petugas Lapas diperiksa polisi masing-masing Gugum, Agus, Lingga dan Riska. Sementara satu lagi yaitu Kepala Pengamanan Lapas Banceuy Kristo. Selain lima petugas Lapas ini, polisi juga memeriksa tujuh orang napi Lapas Banceuy. Hal. 19 Provokator Kerusuhan
Bisnis RS di Bali
Napasnya Tergantung Dokter Spesialis Belakangan ini, peran rumah sakit dan klinik kesehatan disorot warga lantaran dua hal yakni membeludaknya pasien DB dan dugaan kasus aborsi. Jika kita telusuri saat ini tak ada kamar kosong di RS, bahkan ruang rapat pun disekat menjadi ruang rawat inap. Begitu menggiurkan bisnis rumah sakit (RS). PANTAS saja para ekonom mengatakan bisnis jangka panjang adalah bisnis pendidikan, kesehatan, dan makanan. Selama orang hidup, pasti akan berhubungan dengan kesehatan. Maka dari itu peluang bisnis ruamah sakit dan klinik kesehatan terbuka lebar. Para pebisnis rumah sakit baru bisa menikmati bisnisnya secara finansial sepuluh tahun setelah dibangun. “Lima Tahun pertama, modal belum kembali, tapi alat sudah mulai rusak. Untung RS digunakan untuk investasi alat,” jelas dr. I Gede Wiryana Patra Jaya, M.Kes., pemerhati kesehatan, Sabtu (23/4) kemarin. Hal. 19 Pencegahan
Warga Badung Selatan Tak Nikmati Pelayanan RSUD DI Badung juga kekurangan RS. Ini dibuktikan tingginya tingkat kunjungan ke RSUD Mangusada. Terlebih, RSUD yang berdiri di Jalan Raya Kapal belum mampu meng-cover masyarakat Gumi Keris yang berada di selatan. Pemkab Badung berencana membangun Rumah Sakit (RS) Pratama guna memberikan pelayanan prima kepada masyarakat di Badung Selatan. Pembangunan RS baru ini, dikatakan Wakil Bupati, Ketut Suiasa, guna mengatasi lonjakan pasien di RSUD Mangusada. “Kami rencananya membangun RS Pratama di Badung Selatan. Terobosan ini untuk mengatasi lonjakan jumlah pasien, sehingga tidak kekurangan kamar lagi,” ujarnya. Hal. 19 Seratus Kamar
gas keamanan Lapas dan polisi dengan batu. Versi lain menyebutkan napi yang tewas, sebelumnya menerima narkoba dari luar ke dalam. Napi yang melakukan transaksi narkoba tersebut gantung diri, napi lainnya langsung melakukan pembakaran. Tak hanya ruang Kalapas, ruang petinggi Lapas Banceuy pun turut
RUMAH SAKIT DI BALI (2014) Badung Negeri/Daerah : 1 Swasta : 5 Denpasar Negeri/Daerah : 2 Swasta : 20 Gianyar Negeri/Daerah : 1 Swasta : 4 Klungkung Negeri/Daerah : 1 Swasta : 2 Bangli Negeri Swasta
: 2 : 1
Karangasem Negeri/Daerah Swasta
: 1 : 1
Buleleng Negeri/Daerah : 1 Swasta : 8 Jembrana Negeri/Daerah : 1 Swasta : 3 Tabanan Negeri/Daerah : 1 Swasta : 5
Bali Kekurangan 2.000 Tempat Tidur BPM/dok
DI LORONG - Akibat pasien membeludak, mereka dilayani dilorong-lorong rumah sakit.
BERDASARKAN rasio WHO, setiap 1.000 penduduk memerlukan satu tempat tidur di rumah sakit. Namun saat ini, rasio tersebut mulai bergerak tidak lagi 1.000, tapi setiap 500 penduduk, diperlukan satu tempat tidur di rumah sakit. Ini artinya, penyiapan tempat tidur rumah sakit semakin banyak. Hal. 19 Konsentrasi di Kota
Jumlah Puskesmas Di Bali Tahun 2014
RSUD Hadapi Persaingan RS Swasta
Jumlah Puskesmas dengan Fasilitas
Buka RS Pratama, Puskesmas Perlu Layani Rawat Inap
Kabupaten/ Kota
Rawat Inap
Nonrawat Inap
Buleleng Jembrana Tabanan Badung Denpasar Gianyar Klungkung Bangli Karangasem
4 4 5 3 3 4 3 5 6
16 6 15 10 8 9 6 7 6
Tahun 2014 Tahun 2013 Tahun 2012
37 34 32
83 86 83
Sumber : Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota se-Bali Tahun 2014
Buleleng dengan wilayah terluas di Bali mulai dilirik oleh pemilik modal yang bergerak dalam bisnis jasa pelayanan kesehatan. Beberapa tahun terakhir, bisnis jasa ini mulai berkembang pesat. Tidak hanya swasta, pemerintah daerah sendiri belakangan gencar membuka akses kesehatan di wilayah ini agar lebih mudah dijangkau oleh warga di Bali Utara.
INI menunjukkan persaingan bisnis RS di daerah begitu ketat. Selain memiliki RSUD Buleleng, Pemkab Buleleng juga membangun rumah RS Pratama (rumah sakit tanpa kelas -red) di Desa Tangguwisia Kecamatan Seririt. Rumah sakit tanpa kelas pertama ini dibuka untuk menjawab permasalahan akses kesehatan yang selama ini sulit dijangkau oleh warga dari Kecamatan Seririt, Busungbiu, dan Kecamatan Gerokgak. Tahun 2016, pemkab juga merencanakan membangun satu lagi rumah sakit tanpa kelas yang kedua di wilayah Buleleng Timur. Saat ini, pemerintah masih mengkaji tiga alternatif lokasi masing-masing di Desa Giri Emas Kecamatan Sawan, Desa Kubutambahan dan Desa Bengkala Kecamatan Kubutambahan. Sementara itu, tiga rumah sakit swasta terpusat di jantung Kota Singaraja. Rumah sakit itu seperti Rumah Sakit Umum (RSU)
Parama Sidhi, RSU Kertha Usadha, RSU Karya Dharma Usada. Sementara satu-stunya rumah sakit swasta dibuka di luar kota yakni Rumah Sakit Santhi Graha di Desa Sulanyah Kecamatan Seririt. Tidak hanya rumah sakit, di Buleleng juga mulai tumbuh bisnis klinik kesehatan yang dikelola oleh pihak perorangan dan yayasan. Kilinik perorangan ini sebagian besar bergerak dalam pelayanan jasa persalinan. Kepala Diskes dr. IGN Mahapramana Sabtu (23/4) kemarin, mengatakan, sesuai regulasi yang berlaku jasa rumah sakit maupun klinik di daerahnya telah mengantongi dokumen perizinan lengkap. Dia mengakui klinik belakangan ini cukup membantu pemerintah dalam memenuhi akses kesehatan kepada masyarakat dengan optimal. Untuk itu, pemerintah tetap memberikan peluang untuk membuka jasa kesehatan swasta, sehingga penambahannya tentu
akan memberikan kemudahan kepada warga yang memerlukan jasa kesehatan itu sendiri. Di Karangasem Di Karangasem sejak dua tahun lalu, banyak berdiri rumah sakit swasta dan klinik swasta. Sebelumnya, di kabupaten ujung timur Bali itu baru ada RSUD Karangasem tipe C. Kini sudah menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Karangasem. Belakangan, selain ada lebih dari 70 Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Puskesdes, serta 12 Puskesmas Induk, juga dua tahun lalu dibangun Rumah Sakit Pratama (RSP) Kubu. RSP di Banjar Tegalsari, Tianyar Barat, Kubu itu resmi dibuka bulan lalu. Sejak dua tahun lalu, di Karangasem juga mulai ada yang membangun rumah sakit swasta yakni RS Balimed. Hal. 19 Klinik Kesehatan
DAERAH
2
Minggu Wage, 24 April 2016
Website Desa Galungan Diluncurkan
FIGUR
Pertama di Buleleng
Singaraja (Bali Post) – Langkah maju dilakukan jajaran Pemerintah Desa Galungan Kecamatan Sawan dalam pemanfaatan akses teknologi informasi (TI). Desa ini resmi meluncurkan situs website yang dapat diakses publik. Website ini memuat pemerintahan desa secara umum dan menampilkan potensi di desa setempat. Menyangkut data kepemerintahan, website ini telah tekoneksi dengan server yang dikelola oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
Ajak PGRI Bersinergi WAKIL Bupati Buleleng, dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG., menghadiri langsung kegiatan Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGRI) Buleleng. Acara mengambil tema, peran strategis PGRI sebagai organisasi profesi guru Indonesia dalam mewujudkan guru bermartabat menuju pendidikan bermutu. Bertempat di aula SMKN Bali Mandara, Wabup Sutjidra mengatakan, keberadaan PGRI menjadi salah satu organisasi terbesar dan solid sampai sekarang semenjak 1945. “Tujuan prioritas adalah memajukan dunia pendidikan dan menyatukan para guru dalam rangka pengabdian. Di sana sekaligus mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara sesuai pembukaan UUD 1945,” ujar Sutjidra Sabtu (23/4) kemarin. Pihaknya berharap keberadaan PGRI mampu meningkatkan eksistensi diri dalam peningkatan kapasitas, profesionalisme, kinerja, integritas, dan kode etik guru. Intinya, seluruh pihak berperan mampu bersinergi bersama Pemkab Buleleng. ”Saya berharap PGRI senantiasa menjadi mitra pemerintah daerah dalam pembangunan di bidang pendidikan serta dapat memberikan saran, masukan, dan pengawasan terhadap program yang dijalankan Pemkab Buleleng,” harapnya. Ke depan dalam penyelenggaraan konferensi PGRI, kepengurusan periode 2015-2020 harus ada perwakilan dari guru SD, SMP, dan SMA/SMK. Di sanalah, perwakilan saling berkomunikasi dan berkomunikasi memajukan PGRI. ”Jangan hanya didominasi salah satu guru sekolah. Kami mengimbau para guru harus masuk organisasi PGRI. Peran PGRI merupakan organisasi profesi pejuangan dan ketenagakerjaan yang luar biasa besar,” ujar Sutjidra. (kmb34)
Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) akhir pekan lalu mengatakan, Desa Galungan adalah desa di wilayahnya yang pertama kali mengelola sebuah website. Langkah maju yang dilakukan pemerintah desa dalam pemanfaatan TI untuk membangun desa memiliki manfaat yang positif. Salah satunya adalah pelayanan administrasi kependudukan atau dokumen pemerintahan serta dokumen tersimpan dengan permanen dan ketika dibutuhkan dengan mudah dicari dengan mengakses secara online. Yang tidak kalah penting dari website ini, imbuh Bupati PAS, adalah bagaimana segala potensi desa bisa dipamerkan secara terbuka. Dengan keterbukaan informasi potensi desa ini, publik akan lebih mudah mendapatkan
data maupun informasi yang dibutuhkan. “Ini website pertama yang saya luncurkan dan baru dilakukan oleh Desa Galungan. Saya kira ini langkah maju dan desa-desa lain saya minta meniru apa yang sudah dilakukan Desa Galungan,” tegasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Ketut Suweca menjelaskan, website Desa Galungan berhasil dirancang dengan memanfaatkan cover dari tower internet di hutan Desa Galungan. Dari reviter internet di hutan tersebut berfungsi memancarkan sinyal ke Kecamatan sawan dan Kubutambahan. Dengan dukungan akses internet tersebut, pihaknya menjamin website Desa Galungan yang sudah berhasil dirancang dan mulai beroperasi dengan sta-
bil. “Kami sudah dukung dengan akses internet melalui pemasangan reviter di hutan desa dan ini menjangkau Sawan dan Kubutambahan. Kita yakin akses internet ini akan menjamin website yang sudah dirancang ini akan berfungsi dengan baik, jelasnya. Di sisi lain, Suweca mengatakan, untuk memfasilitasi desadesa lain untuk mengelola website desa, Kominfo akan memperluas akses internet ke desa lain. Salah satunya perluasan akses internet akan dilakukan di Kecamatan Busungbiu. Setelah akses internet masuk, nantinya desa-desa di wilayah Busungbiu dapat mengoperasikan sebuah website. Peluncuran situs website Desa Galungan dirangkaian dengan Dharma Santhi hari raya Nyepi Tahun Baru Çaka 1938. Bupati PAS mengajak masyarakat untuk melaksanakan swadharmanya masing-masing dalam upaya mewujudkan Buleleng aman dan damai. Permasalahan kemasyarakatan dan pembangunan diharapkan disikapi dengan bijaksana dan proporsional agar tidak menimbulkan gejolak sosial. (kmb38)
BPM/kmb38
FOGGING - Dinas Kesehatan Kota Denpasar terus berupaya menekan terjadinya DBD di Denpasar, dengan melaksanakan fogging setiap hari.
Atasi Kasus Demam Berdarah Dangue
Pemkot Denpasar Gencar Adakan ’’Fogging’’ Setiap Hari KOMITMEN Pemerintah Kota Denpasar dalam menjaga kesehatan lingkungan di masyarakat terus dilaksanakan, apalagi di dalam penanganan kasus virus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang sekarang ini menjadi perhatian khusus Pemkot Denpasar, walaupun kasus DBD di Kota Denpasar sudah jauh lebih menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Akan tetapi Pemkot Denpasar melalui Dinas Kesehatan Kota Denpasar terus berupaya menekan terjadinya DBD di Denpasar, terbukti salah satunya dengan gencar melaksanakan fogging setiap harinya, selain juga tetap melaksanakan upaya preventif seperti gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) guna memutus penularan mata rantai virus DBD. Demikian disampaikan Kabid Bina Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) dr. I.B. Gde Ekaputra saat di temui di Denpasar, Sabtu (23/4) kemarin. Lebih lanjut dr. I.B. Gde Ekaputra mengatakan, dalam mengatasi DBD Dinas Kesehatan Kota Denpasar melaksanakan fogging setiap harinya di empat tempat selain permintaan tambahan dari warga masyarakat. Hari Selasa (19/4), dilaksanakan fogging di empat tempat yakni di Sekolah Santo Yoseph di Jalan Sudirman, di Jalan Hangtuah, Gang Mawar No. 4 Sanur, di Jalan Bajateki, Pagutan dan di Jalan Gunung Bromo XI/35 Denpasar. “Fogging merupakan langkah pertama untuk membasmi nyamuk aedes aegypti penyebab DBD dan fogging ini harus disertai dengan gerakan 3M yakni menguras, menutup, dan mengubur benda-benda yang bisa digenangi air. Dikarenakan fogging hanya bisa membasmi nyamuk dewasa dan belum bisa membasmi jentik nyamuk. Jadi, solusi terbaik untuk membasmi jentik nyamuk dengan 3M, dan itu diperlukan keikutsertaan dan kesadaran masyarakat di dalam pelaksanaannya”, ungkapnya. Ditambahkannya, langkah mudah namun efektif dalam mencegah penyakit DBD yang bisa dilakukan masyarakat dengan rutin melaksanakan 3M plus yaitu dengan menutup tempat penampungan air, menguras bak mandi dan tempat penampungan air sekurang-kurangnya seminggu sekali serta menimbun sampah-sampah dan lubang-lubang pohon yang berpotensi sebagai tempat perkembangan jentik-jentik nyamuk. Selain itu juga dapat dilakukan dengan melakukan tindakan plus seperti memelihara ikan pemakan jentik-jentik nyamuk, menabur larvasida, menggunakan kelambu saat tidur, memasang kelambu, menyemprot dengan insektisida, menggunakan repellent, memasang obat nyamuk, memeriksa jentik nyamuk secara berkala serta tindakan lain yang sesuai dengan kondisi setempat. (ad1118)
COBA - Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana (PAS) mencoba mengakses website yang dikelola oleh Pemerintah Desa Galungan Kecamatan Sawan.
Kasus Pembunuhan di Pidpid
Sebudi Tinggalkan Bayi Berusia Tiga Bulan BPM/kmb
TERGULING - Truk bermuatan kaca yang terguling di kawasan Cekik, Gilimanuk.
Truk Bermuatan Kaca Terguling di Cekik
Negara (Bali Post) Sebuah truk bermuatan kaca mengalami out of control (OC) dan terguling di kawasan Hutan Cekik Gilimanuk, Melaya, Jembrana, tepatnya di depan Pura Segara Rupek, Sabtu (23/4) dini hari kemarin. Dari informasi, truk nopol N 9506 US yang dikemudikan Suyanto (31) dari Probolinggo, Jawa Timur tersebut datang dari barat. Namun di jalanan sepi dan gelap tersebut, tiba-tiba truk oleng dan terguling. Diduga truk sampai terguling akibat sopir mengantuk. Saat itu, sopir mengajak istrinya Fatimah (19). Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Gede Sumadra Kerthiawan seizin Kapolres Jembrana yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Truk terguling tersebut tidak sampai memacetkan arus lalu lintas karena truk di luar badan jalan dan evakuasi truk menunggu pemilik kendaraan. “Sopir dan istrinya selamat. Cuma kacanya yang pecah,” jelasnya. Sumadra berharap sopir lebih waspada apalagi di kawasan Cekik jika malam hari dalam keadaan gelap dan banyak pohon perindang. (kmb)
Amlapura (Bali Post) Pembunuhan sadis dengan sebilah taji, meninggalkan duka mendalam pada keluarga korban, Wayan Sebudi (26). Ditemui di rumahnya di Banjar Dinas Belimbing Desa Pidpid Kecamatan Abang, keluarga besar korban tak menyangka korban meninggal dengan cara dibunuh. Kesedihan paling mendalam, dirasakan istri korban, Ni Nyoman Sikiyanti (23). Kini, ia harus merawat kedua anaknya seorang diri. Apalagi, anak keduanya saat ini masih berusia kurang dari tiga bulan. Rumah korban cukup jauh dari kawasan permukiman warga Desa Pidpid. Menemukan rumah korban, harus melewati jalan desa menanjak sekitar lima kilometer dari pusat permukiman desa setempat. Selain itu, juga harus melintasi jalan setapak sekitar seratus meter di antara areal pertanian dan perkebunan warga setempat. Rumah sederhana korban, siang kemarin, tampak sudah dipenuhi puluhan warga sekitar yang melayat, setelah mayat korban dipulangkan ke rumah duka, Sabtu (23/4) kemarin, sekitar pukul 06.00 wita. Mayat korban akhirnya dipulangkan setelah melalui proses autopsi di RSUP Sanglah, Jumat (22/4) malam. Kapolsek Abang, AKP I Nyoman Sugitayasa, mengatakan hasil autopsi ini memperlihatkan tusukan dari taji itu mengakibatkan saluran arteri (saluran yang memompa darah dari jantung ke seluruh tubuh) pada tubuh korban terputus. Ini menjadi penyebab utama korban akhirnya tewas setelah ditusuk taji cukup dalam. Raut wajah duka tampak menyelimuti rumah korban di tengah pepohonan rindang. Rumah di atas lahan tegalan itu, hanya ada dua bangunan sederhana dengan pagar dari tanaman. Dua bangunan itu hanya terdiri dari dua kamar tidur dan satu dapur. sejumlah kerabatnya juga sibuk menyiapkan sarana banten, sebelum mayat korban dikubur. “Rencananya, Wayan (Sebudi) akan dikubur di Setra Pidpid jam dua siang,” kata ayah almarhum, Nengah Sudiarta, saat ditemui di rumahnya, Sabtu (23/4) kemarin. Ayahnya punya dua istri. Korban adalah anak pertama dari sembilan bersaudara. Ia tidak menyangka anak pertamanya yang menjadi tulang punggung keluarga, berakhir tragis dengan sebilah taji. Padahal, antara korban dengan pelaku masih saudara sepupu dan dikenal amat dekat. Keduanya sering menghabiskan waktu bersama, baik saat sama-sama merantau ke Kota Denpasar, dalam bekerja menjadi buruh bangunan,
ataupun sekadar bermain biliar di dekat warung. Kapolsek Sugitayasa, menegaskan saat ini pihaknya masih mendalami kasus ini. Khususnya, dugaan terkait adanya unsur berencana dalam kasus pembunuhan ini. Sejumlah saksi masih dimintai keterangan. Sehingga, pihaknya belum bisa memastikan ancaman pasalnya, apakah masuk dalam unsur kasus pembunuhan berencana atau tidak. Sebelumnya, diberitakan Wayan Sebudi tewas ditusuk taji, Jumat (22/4) sore sekitar pukul 18.00 wita. Peristiwa mengenaskan itu terjadi usai korban terlibat cekcok dengan pelaku I Made Budi Mulyawan (22) di rumah warga I Wayan Karji dalam kondisi mabuk usai pesta tuak. Korban tewas setelah taji (sajam untuk sabung ayam) pelaku menghunjam dada korban. Saat itu, di rumah Wayan Karji sedang ada acara adat masesuuk yaitu ritual adat 12 hari bayi baru lahir. (gik)
BPM/gik
GENDONG - Istri korban saat berada di rumahnya menggendong anak keduanya yang masih berusia kurang dari tiga bulan.
BPM/25
JUARA - Tim jurnalistik SMP Saraswati 1 Denpasar dengan karya madingnya meraih juara I di Kota Denpasar.
Tingkatkan Minat Baca Lewat Lomba Kording di GGF 2016 Denpasar (Bali Post) Keluarga besar SMA (SLUA) Saraswati 1 Denpasar, Sabtu (23/4) kemarin, menggelar Gelora Ganesma Festival (GGF) 2016. GGF 2016 diisi dengan lomba band antarsiswa SMP se-Bali dan lomba koran dinding (kording) siswa SMP se- Kota Denpasar. Lomba kording kemarin, terselenggara atas kerja sama OSIS SLUA Saraswati, Tim Jurnalistik Gelora SMA Saraswati 1 Denpasar dan tabloid Wiyata Mandala. Lomba dibuka Kepala SMA (SLUA) Saraswati 1 Denpasar, Ir. Budiadnyana, didampingi para wakasek diikuti 10 tim SMP di Denpasar. Di antaranya Tim SMPN 3 Denpasar, SMPN 1 Denpasar (A), SMPN 9 Denpasar, SMP Tunas Jaya, SMPK 1 Harapan, SMP Pelita Bangsa, SMP Albana, SMPK Santo Yoseph dan SMPN 1 Denpasar (B). Budiadnyana menekankan lomba mading ini selain untuk mencari anak berbakat dalam menulis juga untuk meningkatkan minat baca anak muda. Mereka ini diharapkan menjadi wartawan andal masa depan. Kedua, melalui lomba yang mengambil tema ‘’Remaja memerangi sampah plastik’’ sangat penting menggugah peran remaja mengatasi masalah sampah di lingkungannya. Hal ini sangat relevan mengingat Denpasar sedang giat bergerak menuju kota bersih dan sehat serta semakin serius dalam mengelola sampah. Tim juri yang terdiri dari I Made Sueca dan Sukma dari Kelompok Media Bali Post akhirnya memutuskan juara I diraah oleh Tim Jurnalistik SMP (SLUB) 1 Denpasar, juara II dan III masing-masing SMPN 9 Denpasar dan SMPN 3 Denpasar. Juara Harapan I dan II masing-masing diraih SMPN 1 Denpasar (A) dan SMP Pelita Bangsa. Panitia juga memberi penghargaan kepada penulis laporan utama terbaik yang diraih SLUB Saraswati 1 Denpasar, karikatur terbaik SMPK Harapan dan desain terbaik diraih SMPN 9 Denpasar. (025)
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
SEREMONIAL
Minggu Wage, 24 April 2016
Prodia Gelar Seminar Dokter
Bangun Pengetahuan tentang Gangguan Tiroid KELENJAR tiroid berfungsi penting sebagai pengendali utama metabolisme tubuh. Namun ketika ada gangguan pada kelenjar tiroid, masih banyak masyarakat yang tidak menyadarinya. Ini tidak lepas dari minimnya pengetahuan sehingga belum menjadi perhatian khusus masyarakat. Padahal gangguan tiroid yang dibiarkan dapat menyebabkan komplikasi kronis. Berangkat dari masalah ini, Laboratorium Klinik Prodia lantas menggelar seminar dokter “Good Doctor For the Great Family-Seminar on Managing Thyroid Disorders” di Denpasar, Sabtu (23/4) kemarin. Denpasar merupakan kota ke-3 dari 16 kota besar yang menjadi lokasi penyelenggaraan seminar. Acara dengan peserta dokter umum ini menghadirkan pembicara Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PDKEMD., FINASIM., DR. Marita Kaniawati dan Made Putra Semadi, serta moderator dr. I Made Siswadi Semadi, Sp.PD. “Penyakit tiroid atau gondok memang kalah serius dengan diabetes, tapi ini juga banyak diderita oleh masyarakat terutama kaum wanita. Jadi wanita bisa dua kali lipat beresiko untuk segala macam penyakit gondok,” ujar Prof. Suastika. Menurutnya, penyakit gondok tidak lepas dari struktur dan fungsi. Dari segi struktur apakah akan membesar atau tidak, apakah berupa benjolan, apakah besarannya merata, benjolan hanya satu atau banyak. Dari segi fungsi ada 3 yakni normal, turun atau naik. Ada banyak penyebab penyakit gondok sesuai kombinasi dari struktur dan fungsi tersebut. “Paling sering kalau dia fungsinya naik namanya hyper tiroid, itu penyakit Grave. Bisa matanya melotot, kurus, itu tidak disenangi orang karena akan menganggu kosmetik. Sekarang yang banyak tapi diabaikan itu hypo tiroid yang fungsinya turun,”
SEMINAR - Rektor Universitas Udayana, Prof. Ketut Suastika (tengah) menjadi salah satu pembicara dalam seminar dokter “Good Doctor For the Great Family-Seminar on Managing Thyroid Disorders” yang digelar Laboratorium Klinik Prodia. jelas Suastika. Dikatakan Rektor Unud ini, gejala hypo tiroid memang tidak sejelas gejala hyper tiroid. Itu sebabnya penyakit yang banyak diderita perempuan ini banyak diabaikan. Dampaknya wanita bisa susah hamil atau melahirkan bayi yang kurang normal. “Kalau penyakit gondok ketahuan lalu diobati dengan baik sebenarnya tidak ada masalah,” imbuh Suastika. Sementara itu, DR. Marita mengatakan, penatalaksanaan penyakit tiroid yang tepat didasarkan pada diagnosis yang akurat dari gambaran klinis, riwayat pasien, pemeriksaan fisik mengenai perubahan anatomi pada kelenjar tiroid, dan interpretasi hasil tes laboratorium. “Adanya perkembangan yang sangat pesat dalam teknologi pemeriksaan laboratorium, seperti peningkatan sensitivitas dan spesivisitas metodologi pemeriksaan menjadi pemeriksaan laboratorium sangat penting unuk diagnosis, terapi dan pemantauan
penyakit tiroid,” ujarnya. Ketua Panitia Seminar, I Kadek Agus Sumerta berharap acara ini dapat memberi gambaran kepada dokter umum terkait manajemen penatalaksanaan pasien-pasien tiroid. Salah satunya dengan melakukan pemeriksaan laboratorium. Terkait hal ini, Laboratorium Klinik Prodia dikatakan telah menyediakan pemeriksaan laboratorium yang menunjang pemeriksaan tiroid. “Memasuki era next generation medicine, Prodia bertransformasi dengan meluncurkan visi baru di tahun 2016, yakni layanan kesehatan terpercaya menunjang pengobatan generasi baru,” imbuhnya. Demi mencapai visi ini, kata Agus, Prodia mengembangkan berbagai teknologi dan aplikasi baru. Antaralain di bidang diagnostic molekuler, mass spectrometry, dan teknologi multiplex di laboratorium klinik dengan didukung oleh sistem validasi metode yang kuat. (ad1117)
Peringati Hari Bumi, Jimbafest Gelar ’’Green Competition” Hingga ’’Garden Tour” DALAM rangka memperingati Hari Bumi pada 22 April, Jimbafest kembali digelar tahun ini. Dalam Jimbafest tahunan ini digelar berbagai kegiatan, mulai green competition, green selfie, hingga green concert. Setelah berlangsung sukses tahun sebelumnya, Jimbafest kembali digelar tahun ini di kawasan Jimbaran yang akan diikuti banjar adat se-Jimbaran, kalangan akademisi, komunitas lingkungan di Jimbaran, Sekaa Teruna Teruni, pelaku wisata di Jimbaran, dan masyarakat lokal Jimbaran. Berbagai kegiatan akan digelar dalam kegiatan yang berlangsung pada 23 April 2016 di Alun-Alun Jimbaran, mulai Green Competition, yakni lomba warna, poster, recycle, green selfie, serta Garden Tour, yaitu kegiatan keliling melihat aktivitas kebun hortikultura dan melihat budidaya dalam rumah hidroponik yang ada di lokasi. Selain itu, Jimbafest yang berlangsung dari pagi hingga malam hari juga akan digelar pasar murah dan community gathering, serta green concert yang menyerukan seruan hari Bumi 2016 lewat musik. Tak ketinggalan, dalam Jimbafest 2016 ini juga digelar lomba recycle kategori SD kelas 4 dan 5, lomba kreasi dari botol plastik bekas dan kertas koran bekas, pidato bahasa Inggris tentang Hari Bumi, dan ada foto selfie bertema aksi mencintai lingkungan. “Jimbafest ini bertujuan untuk menyatukan berbagai elemen yang ada di Jimbaran dalam sebuah kebersamaan,” ujar Putu Agung Prianta dari PT Jimbaran Hijau sebagai penggagas dan penyelenggara Jimbafest 2016 di Jimbaran, Jumat (22/4) lalu. Agung mengungkapkan, jika Jimbafest memiliki beberapa pesan moral yakni green, education, art, culture, and fun. “Dari sisi edukasi kegiatan ini melakukan edukasi kepada
JIMBAFEST - Salah satu kegiatan pada Jimbafest 2016 yang diikuti para siswa. masyarakat tentang lingkungan serta mengajak untuk melestarikan dan menjaga lingkungan,” ungkapnya. Sementara dari sisi art atau seni, lanjut Agung, Jimbafest ini sebagai wadah untuk mengimplementasikan seni dan menyalurkan bakat dan kreatifitas dari berbagai golongan masyarakat setempat. Menjaga kearifan lokal dan kebudayaan Bali serta memperkuat menyama braya (persaudaraan). Sedangkan dari sisi fun, sambung Agung, kegiatan Jimbafest ini juga menjadi suatu kegiatan yang menyenangkan dan dapat diikuti oleh berbagai kalangan. Sementara green, kegiatan ini turut berpartisipasi dalam menyukseskan program Pemprov Bali yakni clean and green. “Nilai dari tema yang diangkat yaitu untuk mengajak masyarakat dari segala usia dan kalangan lebih sadar lagi dengan bumi dan lingkungan sekitar, melalui suatu kegiatan yang dapat mengajak kita untuk
lebih sadar lagi menjaga lingkungan, mengedukasi lingkungan, mengenalkan upaya pendidikan, menyalurkan bakat bakat khusus melalui seni, serta menjaga budaya Bali berbasis kebudayaan,” jelasnya. Yang tak kalah penting, dalam kegiatan ini penggunaan bahan plastik dihindarkan atau dikurangi. Para peserta membawa botol minumannya sendiri. Untuk pasar murah, semua booth/stan tidak boleh menggunakan plastik. Jadi dalam penyajiannya tiap stan/booth menggunakan bahan lain yang ramah lingkungan. Adanya pelaksanaan Jimbafest 2016, tentu saja disambut baik oleh warga Jimbaran. Bagi warga Jimbaran banyak potensi lokal yang bisa dimunculkan lewat festival yang melibatkan 16 banjar ini, seperti potensi pertanian, kesenian, hingga potensi kuliner setempat. Jimbaran Festival ini diinisiasi oleh Jimbaran Hijau dan didukung oleh BNI, Ayana Resort, Propan, Icon, BNN Propinsi Bali, dan berbagai pihak lainnya. (r)
Jika Usia Kepala 3, Rumah Minimum 3 Tanpa Utang. AYO dimentori hadapi dulu rumah idaman Rp 10 miliar itu tanpa utang. Baru setelah itu jagolah punya perumahan tanpa utang. Cek dulu pembicara Anda, apakah dia sendiri sudah punya rumah minimum 10 miliar tanpa utang. Kelirunya orang berutang adalah bayar utang harus pasti, tapi sumbernya bersifat tidak pasti. Ikuti seminar terpopuler: strategi membeli banyak properti tanpa utang, langsung bersama Bp. Cipto Junaedy, peraih rekor MURI pelopor strategi tanpa utang. Seminar diadakan Selasa, 26 April 2016 di Hotel Aston, Denpasar, Jl. Gatot Subroto, Denpasar, Bali. Sesi 1 jam 10.00 Wita dan Sesi 2 jam 14.00 Wita. Gratis, tapi terbatas. Untuk daftar, ketik SMS: Nama_Bali_Pilihan Sesi ke 081 357 311 979. Capek jika berutang. Tirulah para murid Bp. Cipto Junaedy, punya tower kondotel pun tidak usah pakai utang, apalagi cuma perumahan. Jangan jadi developer pakai utang. Temukan rahasia cara konkrit bagaimana dalam 30 hari utang anda jenis apapun bisa lunas, dan nambah rumah tanpa utang. Termasuk untuk menjadi developer untuk punya perumahan atau tower sendiri, tanpa utang, meski uang belum cukup. Saksikan sharing alumni yang sudah bisa punya perumahan sendiri, tanpa utang. Gratis, tapi terbatas. Untuk daftar, ketik SMS: Nama_Bali_Pilihan Sesi ke 081 357 311 979. (ad1079)
UTANG - Murid Cipto Junaedy, Hartoyo dan istri sudah bisa punya kompleks perumahan Mezzanine Residences Lampung, tanpa utang.
3
Bangkitkan Spirit ’’Ayo Menabung dan Berbagi” Sedari Dini CIMB Niaga Gelar Tour de Bank 2016 MENUMBUHKAN spirit atau semangat siswa Sekolah Dasar (SD) untuk mulai belajar menabung dan berbagi sedari dini, Bank CIMB Niaga menggelar Tour de Bank 2016 dengan tema “Ayo Menabung dan Berbagi (AMBD)” di Bank CIMB Niaga, Jalan Melati, Denpasar, Sabtu (23/4) kemarin. Acara Tour de Bank 2016 (AMBD) ini dihadiri langsung oleh Yones selaku Deputi Direktur Manajemen Strategis, EPK dan Kemitraan Pemda OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara Susy Hermcenses dari Community Development Group Head Jakarta, Happy Sutikno selaku Vice President dan Branch Manager S&D V CIMB Niaga, Bali Nusa Tenggara Area Ayu Putu Murtini, Frontliner Officer CIMB Niaga Denpasar dan 250 siswa dari lima sekolah dasar, yaitu SDN 2 Pemecutan, SDN 8 Dauh Puri, SDN 1 Kerobokan, Bali Public School, Renon, dan MI Raudatul Mustasidin, serta guru pandamping masing-masing SD. Selain itu, pada acara ini juga ada penandatanganan Signage Tour de Bank sebagai simbolis launching Tour de Bank 2016 dan penyerahan program sejuta buku kepada lima perwakilan SD, Sabtu (23/4). Murtini selaku Frontliner Officer CIMB Niaga Denpasar mengatakan, untuk memperkenalkan cara menabung dan literasi jasa keuangan secara inflisit kepada siswa SD, CIMB Niaga melakukannya dengan cara yang menyenangkan yaitu bermain games, seperti games laptop run banking run, word search puzzle, memory games, car visit (mobilkas CIMB Niaga dan Simolek) dan Tour de Bank. Dan pemenang masing-masing games diberikan hadiah. Dengan harapan siswa SD tersebut sedari dini sudah mengenal tentang jasa perbankan, bagaimana cara menabung, sehingga mereka bisa berhemat dan berbagi antara sesama yang diajarkan oleh guru di sekolah yang nantinya bisa memberikan manfaat pada saat mereka dewasa nanti. Sementara itu, Happy Sutikno selaku Branch Manager Entrepreneur CIMB Niaga menjelaskan, apabila
FOTO BERSAMA - Vice President dan Branch Manager S&D V, CIMB Niaga Bali Nusa Tenggara, Happy Sutikno (paling kiri) didampingi Deputi Direktur Manajemen Strategis, EPK dan Kemitraan Pemda OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara, Yones (dua dari kiri) dan perwakilan siswa 5 Sekolah yang diundang melakukan foto bersama setelah penyerahan secara simbolis bantuan program sejuta buku dalam acara Tour de Bank 2016 “Ayo Menabung Dan Berbagi” di Bank CIMB Niaga, Jalan Melati, Denpasar, Sabtu (23/4) kemarin. CIMB Niaga sudah bekerja sama den- SD untuk menabung. Yones selaku gan sekolah, siswa sudah bisa mena- Deputi Direktur Manajemen Stratbung cukup dengan uang tabungan egis, EPK dan Kemitraan Pemda awal sebesar Rp 5.000 (tabungan OJK Regional Bali dan Nusa TengKonvensional), sedangkan untuk gara sangat mengapresiasi kegiatan tabungan dengan Syariah siswa bisa yang dilakukan oleh CIMB Niaga. menyetor uang Rp 1.000 saja. Siswa Pasalnya, kegiatan Tour de Bank tersebut sudah bisa menjadi nasabah 2016, “Ayo Menabung dan Berbagi” tabungan CIMB Niaga. Dan mereka yang digelar oleh CIMB Niaga meruakan dapat kartu tabungan dan ATM pakan program yang bagus dan seyang fungsinya sama dengan tabun- langkah lebih maju. Sebab pihak OJK gan dan ATM orang dewasa pada baru akan memberlakukan program umumnya. Rekeningnya akan dibuka Simpel (Simpanan Pelajar-red) pada atas nama siswa dengan adanya Agustus mendatang. Menurutnya perwalian dari orang tua. Program Simpel adalah program yang berpoAMDB dikatakanya tidak terlalu tensi luar biasa untuk mengajarkan fokus pada target material, sebab tu- anak-anak untuk belajar menabung juan utama dari AMDB adalah untuk sejak dini. Untuk mempermudah mengajak siswa SD belajar menabung siswa SD melakukan Simpel di bank, sedari dini. Karena pemerintah sudah pihaknya akan segera menandatanmengeluarkan program tabungan gani MoU dengan Disdikpora, agar Simpel (Simpanan Pelajar-red) yang UU No. 8 tahun 2010 tentang APU bekerja sama dengan bank-bank yang TPT sebagai persyararat membuka ada di seluruh Indonesia, dengan rekening tabungan segera dipotong tujuan untuk menggalakkan siswa persyaratannya. (ad1087)
Budi Hartawan Dekati Partai Demokrat di Pilkada Buleleng
Singaraja (Bali Post)Ketua DPC Partai Demokrat (PD) Buleleng Luh Gede Herryani, S.H., M.Kn., menerima terbuka kedatangan bakal calon (balon) Wakil Bupati Buleleng melalui jalur independen Budi Hartawan. Pertemuan tersebut dilakukan Budi Hartawan untuk mengambil berkas pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati dari Partai Demokrat. Menurut Luh De, PD membuka pendaftaran sampai akhir Mei 2017. Kedatangan Budi Hartawan merupakan suatu penghargaan dan menerima sowan pihak bersangkutan. PD yang tidak bisa mencalonkan calon sendiri akan inten sa Bupati dan Wakil Bupati Buleleng. Beliau adalah salah satu pendiri PD Buleleng, dan memiliki basis massa yang tinggi. Ke depan kami memiliki mekanisme penjaringan surve dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) dan tim sembilan,” ujarnya, Jumat (22/4) lalu. Sementara itu, Kader PKPI Buleleng Budi Hartawan mengatakan, mengetahui DPC PD Buleleng membuka peluang Balon Bupati dan Wakil Bupati. Dia langsung bertemu untuk mengambil berkas pendaftaran. Optimis atau tidak diterima, ia menunggu tim seleksi di DPC Demokrat Buleleng. “Kami langsung memanfaatkan kesempa-
BERKAS - Budi Hartawan didampingi Ketua DPP PKPI Bali Wayan Wirata, mengambil berkas pendaftaran dan bertemu dengan Ketua DPC PD Buleleng Luh Gede Herryani, S.H., M.Kn., Jumat (22/4) lalu di Sekretariat PD Buleleng. tan ini. Kami dari PKPI mendaftarkan diri sebagai balon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng yang nantinya bisa dipaketkan kader partai lain di lintas partai,” ucapnya didampingi Wayan Wirata, Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) PKPI Bali. Saat ini Budi Hartawan menempatkan diri maju dari jalur independen bersama pasangan balon Bupati Ketut Sudiarta, S.H. Di independen Budi Hartawan tetap mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati. Mereka
berdua siap tandem bersaing melawan incumbent di Pilkada Buleleng. DPC PD Buleleng diharapkan tidak memilih calon dengan istilah buah impor, diminta memilih buah lokal dan lebih terjamin. “Kami telah mengumpulkan KTP, dan sekarang mencapai jumlah 30 ribu lebih di Buleleng. Tagline diusung adalah Teman Subudi atau berarti Sudiarta-Budi Hartawan,” tandas Budi Hartawan yang juga sebagai Ketua Dewan Pembina Suka Duka Satria Muda Majapahit. (kmb34/k)
Malam Penganugerahan Tokoh Indonesia 2015-2016
YPI Berikan Penghargaan Tokoh-tokoh Paling Inspiratif YAYASAN Pengahargaan Indonesia (YPI) kembali memberikan apresiasinya terhadap tokoh–tokoh penting yang dinilai tidak hanya berprestasi dan berkontribusi terhadap bidang yang digelutinya tapi juga mampu menjadi panutan bagi generasi muda. Melalui Malam Penganugerahan Tokoh Indonesia 2016 yang berlangsung di Fave Hotel Tohpati, Jumat (22/04) lalu YPI menganugerahkan penghargaanya dibagi dalam 4 Kategori, di antaranya Government Awards, Kartini Awards, Parliament Awards, dan Indonesian Top Leader Awards. Ketua Yayasan Penghargaan Indonesia Harry Rachman mengatakakan, peranan para tokoh tersebut sebagai sosok panutan menurutnya sangat penting. Mengingat di era Globalisasi dengan perkembangan komunikasi dan teknologi yang begitu pesat saat ini, arus budaya luar tentu akan lebih mudah masuk dan mempengaruhi kehidupan sosial generasi muda sehari– hari. Dengan memiliki seorang panutan, generasi muda setidaknya mampu membentengi dirinya dari pengaruh budaya asing. “Agar generasi muda tidak mengalami ‘gegar budaya’, maka diperlukan tokoh panutan yang bisa menjadi inspirasi dalam artian positif. Sejalan dengan kehendak Negara Indonesia dalam mengedepankan manusia yang berkualitas, inovatif, kreatif, dan mampu menghasilkan prestasi sesuai bidang masing–masing,” ujarnya. Lebih jauh ia mengatakan dalam
kartini – Para peraih Kartini Awards dan Indonesian Top Leader Awards foto bersama dengan para model tata rias busana pengantin Bali. memilih tokoh–tokoh yang dinilai layak mendapat penghargaan – penghargaan tersebut. YPI membentuk tim pengamat dan pengkaji yang melakukan penilaian berdasarkan pengamatan di berbagai media massa, survei opini di kalangan relasi dan tokoh masyarakat, serta diskusi dengan sejumlah pengamat di bidangnya masing–masing. Ada pun beberapa award yang dipersembahkan YPI tersebut berhasil disabet oleh sejumlah tokoh penting. Di kategori Parliament Award diraih lima pejabat legislatif dari berbagai wilayah di Indonesia. Kemudian di kategori Indonesian Top Leader awards diraih oleh lima pejabat dinas yang juga dari berbagai wilayah Indonesia. Sedangkan untuk kategori Government Award berhasil diraih oleh Bupati Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, Christiany Eugenia Paruntu, S.E.
Bahkan dalam rangka merayakan hari Kartini YPI menganugerahkan Kartini Award sebagai bentuk apresiasi terhadap tokoh–tokoh wanita yang dinilai mampu mengamalkan nilai-nilai kesetaraan gender yang selalu disuarakan oleh R.A Kartini. Adapun para peraih penghargaan Kartini Awards diantaranya, Ketua LKP Agung Denpasar, DR. Dra. AA Ayu Ketut Agung, MM., Ketua Lembaga Sertifikasi Kompetensi Tata Rias Pengantin Indonesia Nani Sukorenaning Dasih, M.Pd., dan Kepala BPS Kabupaten Rote Ndao, NTT, Ir. Supri Handayani. Disisi lain, Harry juga mengatakan ajang penghargaan ini tentu bukanlah suatu kegiatan yang didasari politik, melainkan murni sebagai apresiasi dari masyarakat atas jasa dan sumbangsih para tokoh tersebut. (ad1119)
4
Minggu Wage, 24 April 2016
Memilih Kebaya yang Anggun dan Memikat KEBAYA, kebaya, kebaya saat ini tidak hanya identik dengan merayakan hari Kartini. Kebaya di Bali sendiri sudah merupakan kebutuhan yang memang jadi pilihan gaya hidup perempuan Bali. Agaknya juga jadi pilihan busana perempuan di Indonesia. Bagaimana memilih kebaya yang tepat? Dan kebaya apa yang cocok dikenakanan untuk tubuh tertentu. Berikut laporannya, dilengkapi dengan tips dari ketua panita “Pagelaran 100 Kebaya”, desaier Bali, Dewi Suarjani. Menggelar sebuah acara 100 kebaya adalah solusi untuk membuat kebaya Indonesia memiliki harkat dan martabat yang jadi pilihan perempuan Indonesia. Nyoman Dewi Suarjani, perempuan kelahiran Singaraja, 16 Desember 1972 ini mencoba mengangkat martabat kebaya lebih tinggi lagi, lewat pagelaran 100 kebaya. Menurut ibu dari Rheza Satria Ryadenata, S.T. dan. Rizky Ramadhan Ryadenata, tidak sulit mengadakan acara in, yang diperlukan hanya kesabaran untuk mewujudkan jadi pagelaran yang layak untuk masyarakat. Sebagai perancang, Dewi ingin turut melestarikan kebaya sebagai warisan budaya dan untuk membuat kebaya lebih populer lagi di kalangan generasi muda kemudian untuk mencari dan menggali ide baru lagi untuk kebaya agar generasi milenial bisa memilih kebaya sebagai pilihan berbusana. Pagelaran 100 kebaya yang akan berlangsung tanggal 29-30 April ini diharapkan mampu membangun industri fashion khususnya kebaya di Bali. Acara ini diharapkan juga mampu memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya pelaku industri fashion di Bali mengenai perkembangan trend mode kebaya yang sedang “in” di Indonesia. Masing-masing desainer rencananya membuat akan membuat second line dari produksi mereka sesuai dengan program kerja IFC ((Indonesia Fashion Chamber), akan ada ready to wear yang dijual sehingga harga bisa terjangkau oleh masyarakat yang menginginkan memakai rancangan desainer Bali. Memilih Kebaya Salah satu tips memilih baju kebaya dengan tepat adalah sesuai dengan warna kulit. Pemilihan baju kebaya ini harus diperhatikan dengan benar, jika tidak maka penampilan Anda tidak terlihat bagus. Jika pemilihan baju kebaya sesuai dengan warna kulit, kulit
Anda akan terlihat lebih cerah dan bersih. Selain itu jika pemilihan warna baju kebaya tepat, maka mata akan terlihat memesona dan rambut juga akan terlihat berkilau dan indah. Jika Anda sudah salah memilih warna baju kebaya, Anda akan terlihat kusam dan tidak bersih, bentuk pipi yang cukup besar, dan akan membuat gigi seakanakan tidak berwarna putih. Jika Anda mempunyai kulit berwarna agak gelap, usahakan memilih warna baju kebaya yang terang dan cerah seperti biru, pink, putih, dan sebagainya. Jika warna kulit Anda putih dan cerah, Anda bisa memilih warna yang lebih lembut seperti putih, biru terang, coklat dan sebagainya. Jika Anda memiliki tubuh yang mungil tidak perlu khawatir untuk bisa tampil cantik. Walaupun memiliki tubuh yang mungil, Anda tetap dapat menggunakan baju kebaya yang sesuai dengan ukuran tubuh Anda. Jika badan Anda kecil dan mungil, Anda bisa memilih baju kebaya dengan kerah yang terbuka pada bagian tubuh Anda. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan kebaya dengan kebaya model adat Sunda. Dengan memperlihatkan kerah terbuka pada dada akan memberikan kesan bahwa tubuh Anda tidak terlalu kecil dan akan membuat tubuh Anda terlihat besar. Yang harus Anda perhatikan lagi adalah jangan memilih baju kebaya yang ketat dan tidak longgar, sebab baju kebaya yang tidak longgar akan membuat tubuh Anda semakin kecil. Anda harus memilih baju kebaya yang longgar dan mempunyai panjang kebaya sampai panggul atau sampai paha agar penampilan Anda semakin baik dan sempurna. Anda tinggal memilih busana yang cocok, dan tentu saja ada baiknya untuk melihat-lihat sesekali, pagelan kebaya yang akan menambah wawasan Anda sebagai maniak kebaya. (osi)
BPM/ist
Mengenal Gejala dan Cara Mengatasi Asma pada Anak-anak Sesak napas merupakan keluhan yang paling sering menyebabkan orangtua meminta pertolongan tenaga kesehatan dan membawa anaknya ke rumah sakit. Penyebab sesak napas sangat bervariasi, bisa karena proses infeksi, alergi saluran napas termasuk asma, tersedak benda asing, dan kelainan bawaan saluran napas. Sesak napas karena proses infeksi paru (pneumonia) merupakan penyebab kematian utama anak usia kurang dari 5 tahun. Pneumonia diawali dengan batuk, pilek dan panas badan, kemudian diikuti sesak napas yang makin berat. Sesak napas yang tiba-tiba misalnya karena tersedak benda asing biasanya lebih mengundang perhatian orangtua untuk segera membawa anaknya ke rumah sakit. Sesak napas yang awalnya ringan dan berkembang menjadi berat kadang-kadang luput dari perhatian orang tua dan tiba di rumah sakit dalam keadaan sangat berat dan sulit diatasi. Apa itu asma? Asma adalah mengi berulang dan/atau batuk persisten dengan karakteristik sebagai berikut: timbul secara episodik, cenderung pada malam/dini hari, musiman,
setelah aktivitas fisik, serta terdapat riwayat asma atau atopi lain pada anak atau keluarganya. Sedangkan, Serangan asma adalah episode perburukan yang berkelanjutan dari gejala-gejala batuk, sesak napas, mengi, rasa dada tertekan atau berbagai kombinasi dari gejala tersebut. Serangan asma biasanya mencerminkan gagalnya penanganan asma jangka panjang, atau adanya pajanan dengan pencetus. Derajat serangan asma bisa dimulai dari serangan ringan hingga serangan berat yang dapat mengancam nyawa. Perlu ditekankan bahwa serangan asma berat dapat dicegah, setidaknya dapat dikurangi dengan pengenalan dini dan
terapi intensif. Konsesus Konsensus Internasional Penanggulangan Asma Anak membagi asma menjadi 3 golongan yaitu: 1. Asma ringan: meliputi 75% populasi asma anak, serangan asma sekali dalam 4-6 minggu, mengi ringan setelah aktivitas berat, terapi pencegahan tidak diperlukan. 2. Asma sedang: meliputi 20% populasi asma anak, serangan lebih sering, seminggu sekali atau kurang, mengi pada aktivitas sedang, yang dapat dicegah dengan obat, terapi pencegahan biasanya diperlukan. 3. Asma berat: meliputi 5% populasi asma anak, serangan sering, lebih dari 3 kali/minggu, terapi pencegahan harus diberikan Bagaimana penanganan asma di rumah? Obat-obatan dalam tatalaksana asma dibagi menjadi 2 kelompok besar, yaitu obat pereda dan obat pengendali. Obat pereda ada yang menyebutnya obat pelega, atau obat serangan.
Obat kelompok ini digunakan untuk meredakan serangan atau gejala asma jika sedang timbul. Bila serangan sudah teratasi dan sudah tidak ada gejala lagi, maka obat ini tidak digunakan lagi. Bila pasien tidak berespons baik dengan pemberian nebulisasi atau inhalasi di rumah maka perlu segera dibawa ke UGD untuk penanganan lebih lanjut. Kelompok kedua adalah obat pengendali, yang sering disebut sebagai obat pencegah. Obat ini digunakan untuk mengatasi masalah dasar asma yaitu radang saluran nafas kronik. Dengan demikian pemakaian obat ini terus-menerus dalam jangka waktu relatif lama, tergantung derajat penyakit asma dan responsnya terhadap derajat pengobatan. Tindakan dini terhadap asma pada anakanak sangat penting karena keterlambatan pemberian obat pengendali akan berakibat penyempitan jalan napas yang ireversibel. Tujuan penanganan asma anak secara umum adalah untuk menjamin tercapainya
potensi tumbuh kembang anak secara optimal, antara lain anak dapat menjalani aktivitas normal seorang anak, termasuk bermain dan berolahraga, sesedikit mungkin angka absensi sekolah, gejala tidak timbul siang ataupun malam hari, dan efek samping obat dapat dicegah agar tidak atau sesedikit mungkin timbul, terutama yang mempengaruhi tumbuh kembang anak. Bagaimana cara pengendalian penyakit asma? Pengendalian lingkungan harus dilakukan untuk setiap anak dengan gejala mengi. Penghindaran terhadap asap rokok merupakan rekomendasi penting. Keluarga dengan anak asma dianjurkan tidak memelihara binatang, khususnya kucing dan anjing. Perbaikan ventilasi ruangan dan penghindaran kelembaban kamar perlu untuk anak yang sensitif terhadap debu rumah dan tungaunya. Hindari debu di dalam rumah, yang biasanya berasal dari karpet, kapuk, boneka, tumpukan buku atau tumpukan
baju, bersihkan rumah secara teratur dengan cara basah (langsung dengan lap basah) agar debu tidak beterbangan, dan yang terakhir hindari
makanan yang berpotensi menimbulkan alergi. ldr. Angela Rosalina Tjidjasa
BPM/ist
ASMA - Penanganan asma anak adalah untuk menjamin tercapainya potensi tumbuh kembang anak secara optimal, anak dapat menjalani aktivitas normal seorang anak, termasuk bermain dan berolahraga, sesedikit mungkin angka absensi sekolah, gejala tidak timbul siang ataupun malam hari, dan efek samping obat dapat dicegah agar tidak atau sesedikit mungkin timbul, terutama yang mempengaruhi tumbuh kembang anak.
”Streching” dengan Posisi Duduk
Aktivitas sehari-hari yang sangat padat dapat membuat kelelahan dan kepenatan tubuh, oleh sebab itu lakukan peregangan atau stretching setiap pagi dengan posisi duduk ataupun berdiri. Dengan melakukan peregangan otototot tubuh seperti kaki, paha, lengan, pinggang, dan punggung maka kebugaran tubuh tetap terjaga sepanjang hari. Baiklah ikuti contoh peragaan berikut ini bersama Novia dari Surabaya yang rajin melakukan stretching setiap pagi sebelum berangkat beraktivitas.
Rubrik “Bugar” ini terbuka untuk umum. Bagi Anda yang memiliki problem masalah tubuh. Kirimkan ke Redaksi Bali Post ( Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232) Atau Adolfina Grace Tangkudung Sekolah Senam Lala Studio ( Jl. Veteran 66E, Puri Satria Denpasar, telp. 0361. 283226. Cantumkan kupon” “Bugar” di sudut kiri amplop.
Gb. I Posisi duduk tegak di kursi, tangan kiri memegang kepala dan menekukkan leher ke kiri sedangkan lengan kanan rileks di paha kanan. Tahan 1x8 hitungan. Setelah itu lakukan juga arah sebaliknya.
Gb. II Tetaplah pada posisi duduk tegak, kedua siku lengan ditekuk ke samping. Sedangkan kedua kaki lurus ke depan dengan telapak kaki menyiku (flat). Tahan 1x8 hitungan lalu rilekskan dan ulangi beberapa kali.
Kupon
Gb. III Dengan posisi duduk kedua lengan lurus di depan dada dan kedua kaki jinjit, condongkan badan ke arah depan, maka peregangan ini bermanfaat bagi punggung.
Gb. IV Untuk peregangan pinggang, duduklah dengan posisi tegak. Lengan kanan lurus ke atas dan lengan kiri rileks pada pegangan kursi. Condongkan badan ke kiri hingga terasa peregangan pinggang kanan. Tahan 1x8 hitungan, setelah itu lakukan arah sebaliknya.
5
Minggu Wage, 24 April 2016
Resensi Buku
Merayu Sukma (1914-1951)
Membaca Kembali Masa Lalu Judul Buku Penulis Penerbit Tahun Tebal
: Terbenam dan Tersingkir : George Orwell : Oak, Yogyakarta : 2015 : 271 halaman
“Animal Farm” (1984), karya yang mengantar Eric Blair, dengan nama pena George Orwell, masuk ke kancah sastra Inggris. Buku yang berjudul asli Down and Out in Paris and London ini, isinya terinspirasi oleh pengalaman Orwell hidup miskin di Paris dan di London. Setelah melepas kariernya sebagai polisi imperial Inggris di Burma—tanpa persetujuan penuh dari keluarganya, tentu—Orwell, seperti banyak penulis dan calon penulis Anglophone sebelum Great Depression, tinggal di Paris dan mengasah bakat kepenulisannya di sana. Sewaktu di Paris inilah, karena sebagian besar uangnya dicuri, Orwell mulai terpaksa untuk hidup miskin. Kemudian, karena merasa tak kuat lagi bekerja sebagai tukang cuci piring di Paris, ia pindah ke London, dan di kota itu ceritanya tentang kemiskinan berlanjut, dengan kawan-kawan baru, dengan kesengsaraan-kesengsaraan yang baru pula. Apa yang dalam buku ini diceritakan oleh Orwell, meski berjarak ribuan kilometer dan terpaut puluhan tahun dari Indonesia pada abad ke-21, kiranya berguna bagi kita untuk sedikit lebih mengerti cara berpikir mereka yang lahir dan hidup miskin. Bangsa boleh beda, tempat boleh lain, dan zaman boleh berubah—manusia akan tetap mengastakan dirinya, dan akan tetap ada di antara kita yang bernasib kurang beruntung, yang kebetulan oleh masyarakat ditempatkan di stratum yang paling bawah. Banyak kesulitan yang dialami oleh narator masih dapat kita temui sekarang: susahnya mencari pekerjaan (bila tak ada pekerjaan), jam kerja yang terlampau panjang (bila ada pekerjaan). Buku yang memberi kita wawasan untuk menguak masa lalu, dan lebih jernih memandang masa depan. (osi)
Ngaben di Krematorium, Masalah atau Solusi? Judul Buku Penulis Penerbit Tahun Tebal
: Ngaben di Krematorium : GPB Suka Arjawa : Pustaka Ekspresi : Maret, 2016 : 210 halaman
M e l ak s a n a kan ngaben di krematorium, sempat menimbulkan kontroversi di dalam masyarakat Hindu di Bali. Artinya ada pihak yang melakukan penentangan, juga ada yang menyetujui. Yang menarik, perkembangannya justru belakangan ini banyak yang memilih melaksanakan ngaben di krematorium. Yang mengejutkan menurut penulis buku ini, pada tahun 2016 ini, malah untuk melaksanakan kremasi itu, anggota keluarga duka harus rela mengantre, sungguh suatu fenomena yang menarik? Kenapa? Karena sesungguhnya masyarakat Hindu Bali biasanya sedikit “hipokrit” dengan hal-hal yang berbau niskala. Sungguh sebuah pergeseran orientasi sosial yang menarik untuk kembali didiskusikan? GPB Suka Arjawa, kolumnis yang rajin mengamati beragam persoalan sosial dan politik, dalam buku ini mencoba untuk mengajak kita berpikir secara bijak dengan pijakan yang layak kita diskusikan kembali sebagai orang Bali, yang tentu saja tidak bisa menolak angin perubahan yang dibawa oleh kemajuan teknologi dan gaya hidup masyarakat yang terus berubah dan bergerak cepat. Buku yang menarik dan layak dibaca ulang. Untuk memahami identitas kultural dengan berpikir kritis. (osi)
Pengarang Prolifik ”Roman Sumatera” Merayu Sukma (ejaan lama: Meraju Sukma) adalah salah seorang pengarang ‘Roman Sumatera’ yang terkemuka, sebuah korpus sastra pop yang pernah meramaikan jagad sastera Indonesia pada tahun 1930an sampai 1960an. Istilah ‘Roman Sumatera’ sering dijumpai dalam penamaan umum sezaman terhadap korpus ini. Sementara kalangan akademik lebih mengenalnya dengan istilah ‘roman picisan’ (ejaan lama: roman pitjisan), yang terkesan agak meremehkan, kalaulah tidak merendahkan (lihat misalnya: Siti Faizah Rivai, ‘Roman Pitjisan Indonesia sebelum Perang’, Skripsi UI, 1963). Tampaknya istilah ini menyebar setelah A. Teeuw menerjemahkan artikel R. Roolvink, “De Indonesiase ‘dubbeltjes-roman’”, dalam A.A. Cense et al. (eds.), Bingkisan Budi, sebuah festchrift untuk merayakan 80 tahun usia Prof. Ph.S. van Ronkel, 1 Agustus 1950 (Leiden & Brussels: A.W. Sijthoff’s Uitgeversmaatschappij N.V., 1950: 255-64) ke dalam Bahasa Indonesia menjadi “Roman Pitjisan Bahasa Indonesia” dalam bukunya, Pokok dan Tokoh dalam Kesusatraan Indonesia Baru, Djakarta: Jajasan Pembangunan, 1952: 239-251. Korpus besar ‘Roman Sumatera’ meliputi beberapa seri yang terbit di beberapa kota Sumatera, seperti seri “Doenia Pengalaman” (Medan, 1930an – 1950an; yang kemudian dialihkan ke Malang), “Loekisan Poedjangga” (Medan, 1930an-1940an), “Soeasana Baroe” (Medan, 1940an), “Panorama” (Medan, 1950an), “Poestaka Nasional” (Medan, 1950an), “Menara” (Medan, 1960an), “Roman Pergaoelan” (Bukittinggi, 1930an-1940an; lihat Sudarmoko, Roman Pergaoelan, Yogyakarta: INSISTPress, 2008), dan “Roman Indonesia” (Padang, 1930an1940an). Terdapat pula beberapa seri lain dengan berusia lebih pendek, seperti “Gubahan Maja”, “Moestika Alhambra”, “Djiwa Baroe”, dan “Perdjoengan Hidoep”. Selain itu, ada pula jilid-jilid yang berdiri sendiri yang, selain terbit di kota-kota yang telah disebutkan di atas, juga terbit di Sigli, Langsa, dan Tebing Tinggi. Di antara kota-kota itu, Medan paling menonjol karena di ‘capital of pulp fiction’ inilah – meminjam istilah Marije Plomp (dalam Heirs to World Culture: being Indonesian 1950-1965, 2012: 371-95) – roman ini paling banyak diterbitkan. Oleh sebab itulah acap kali pula orang menyebut korpus ini dengan istilah ‘roman Medan’. ‘Roman Sumatera’ umumnya diterbitkan oleh penerbit-penerbit pribumi. Terbit rata-rata sekali dua minggu, roman-roman dalam korpus ini berbentuk buku saku dengan ketebalan rata-rata 70-120 halaman. Cetakan pertama sering mencapai 1.000 eksemplar, dan karena populer, banyak di antaranya yang mengalami cetak ulang lebih banyak lagi. ‘Roman Sumatera’ tidak hanya beredar di wilayah Hindia Belanda saja, tapi juga sampai ke Semenanjung Malaya (kini Malaysia dan Singapura) dan Brunei. Genre ini juga terbit di beberapa kota di Jawa, seperti di Jakarta, Solo, dan Malang, tapi kurang populer dibanding taranya (counterpart-nya) yang terbit di Sumatera, karena kalah pamor oleh karya-karya sastra terbitan Balai Poestaka (Commissie voor de Volkslectuur) yang lebih intensif diedarkan di Jawa. Memang dari segi estetika, ‘roman Sumatera’ mengandung hakikat resistensi terhadap karya-karya sastra terbitan Balai Poestaka yang dianggap memenuhi standar moral dan bernila sastra tinggi. Dengan kata
Merayu Sukma (M. Sulaiman Hassan) lain, ‘Roman Sumatera’ mengandung hakikat perlawanan terhadap center of authority Batavia. Dari segi gaya bahasa ‘Roman Sumatera’ berbeda dengan sastera Cina peranakan, namun dari segi isi dan moral cerita ada persinggungan dengan ‘bacaan liar’ yang muncul pada masa yang lebih awal (mengenai ini lihat: Hilmar Farid dan Razif, “Batjaan liar in the Dutch East Indies: a colonial antipoda”, Postcolonial Studies 11(3), 2008: 277-92). Sebagaimana halnya bacaan liar, ‘Roman Sumatera’ mengandung semangat kebangsaan yang dikemas dalam kisah-kisah percintaan mudamudi, namun memiliki nuansa literer yang berbeda dengan genre sastra pop sekarang. Hal ini dikarenakan para pengarang ‘Roman Sumatera’ pada umumnya adalah orang-orang muda yang aktif di dunia pergerakan atau setidaknya memiliki semangat anti penjajahan. Kebanyakan dari mereka berlatar etnis Minangkabau, tapi ada juga yang berasal dari etnis/ daerah lain. Mereka menjalin aliansi kesastraan di luar jalur Balai Poestaka. Jadi, ‘Roman Sumatera’ dapat dianggap sebagai arketip gerakan sastra pedalaman yang di zaman kemerdekaan mencoba melawan dominasi Jakarta. Pengarang Prolifik Merayu Sukma, yang namanya hampir terlupakan dalam penelitian tentang (sejarah) sastra Indonesia, adalah nama pena dari M. Sulaiman Hassan. Ia adalah salah seorang penulis ‘Roman Sumatera’ yang san-
gat prolifik. Sedikit sumber di internet menyebut dia sebagai pengarang naskah drama di Zaman Jepang. Posisi dia sebagai pengarang justru lebih tampak dalam korpus ‘Roman Sumatera’ di mana ia sudah banyak menghasilkan karya-karya dalam korpus ini. M. Sulaiman Hassan lahir di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada tahun 1914. Ketika masih kanak-kanak, ia telah dibawa hijrah oleh orang tuanya ke Banjarmasin. Pendidikannya hanya sampai sekolah rakyat, dan selepas itu ia belajar secara otodidak. Di masa remaja, ia pernah ia membina perpustakaan sendiri sambil belajar karang-mengarang. Pada 1930-an M. Sulaiman Hassan sudah muncul dalam dunia kepengarangan Indonesia dengan ceritacerita pendeknya, dengan memakai nama pena ‘Meraju Sukma’. Waktu itu ia sudah merantau ke Malang, Jawa Timur. (Sebelumnya, selama beberapa waktu tampaknya ia juga pernah merantau ke Medan). Namun masa produktifnya datang di tahun 1940an, ditandai dengan banyak publikasinya dalam beberapa seri ‘roman Sumatera’ yang telah disebutkan di atas. Di antara karya-karyanya yang berhasil diidentifikasi adalah: Teratai Terkoelai (1940), Djiwa jang Disiksa Dosa (1941), Menoeroetkan Djedjak di Padang Pasir (1948), Martil Membangoen (1949?) dari seri “Doenia Pengalaman”; Joerni-Joesri (1940) dan Djiwa Berdosa (1941) dari seri “Roman Pergaoelan”; Berlindoeng dibalik Tabir (1940), Menanti Kekasih dari Mekah (1940), Dilereng Hajat (1949),
Djurang Meminta Korban (1949), Mariati: Wanita Adjaib (1949), dari seri “Loekisan Poedjanga”; dan Putera Mahkota jang Terbuang (1963) dari seri “Menara”. Penelusuran kepustakaan yang penulis lakukan menemukan beberapa judul lain buah pena Merayu Sukma, tapi tidak teridentifikasi serinya, seperti Gema Revolusi (Medan: Poestaka Madjoe, 1949); Pahlawan Pedih (Malang: Oesaha Merdeka, 1946); Kawin Tjita-tjita (Medan: Sinar Harapan, 1965); dan Sinar Pemboeka Rahasia (Medan: Tjerdas, 1965). Belum seluruh karya Merayu Sukma berhasil diidentifikasi. Salah satu kesulitan meneliti sejarah ‘roman Sumatera’ adalah karena tidak seluruh eksemplar yang pernah terbit masih tersisa di perpustakaan-perpustakaan di dunia sekarang. Oleh karena itu peneliti harus melacak judul-judul yang pernah terbit melalui iklan-iklan tentangnya dalam berbagai buku, majalah dan surat kabar yang terbit sezaman. Ini jelas memerlukan ketekunan dan waktu yang panjang. Sebuah sumber menyebutkan, Merayu Sukma juga menulis Sinar Memetjah Rahasia, Kunang Kunang Kuning, dan di Zaman Jepang: Dalam Gelombang Darah, Gema dari Menara, Djiwa Merdeka, dan Njajian dipenghadapan (lihat: “Kenangan terakhir dengan Meraju Sukma”, Penuntun No.4/5 Th. Ke-V, April/Mei 1951:56). Merayu Sukma adalah pribadi yang teguh, idealis dan taat beragama. Ia seorang swasta yang bebas dan tidak mau menjadi pegawai pemerintah. Selain menulis cerita pendek dan roman, ia juga menulis sajak. Ia juga pernah menjadi pemimpin redaksi dan menjadi koresponden beberapa majalah. Di masa hidupnya, Merayu Sukma memiliki dua orang istri dan beberapa orang anak. Ketika terjadi Agresi Belanda I (Juli 1947), ia dan istri pertamanya mengungsi ke Yogyakarta, dan di sana ia dan keluarganya hidup susah. Untunglah istri pertamanya bekerja pada Kementerian Agama. Menjelang Agresi Belanda ke-2, ia kembali ke rumah istri keduanya di Malang (Penuntun, ibid.:55). Pada bulan Desember 1950, Merayu Sukma mengunjungi Yogya lagi untuk menghadiri Muktamar Muhammadiyah yang diadakan di kota itu. Ia datang selaku wakil Muhammadiyah cabang Malang. Waktu itu ia sudah kelihatan kurus dan sakit. Akan tetapi gelora jiwa kesastraannya masih kuat sebagaimana terefleksi dalam esainya yang terakhir, “Pekerdjaan untuk Kebudajaan”, yang dimuat dalam majalah Penuntun No. 2-3, Th. ke-V, Febr./Maret 1951:37-41). M. Sulaiman Hassan, yang lebih terkenal dengan nama Merayu Sukma (nama penanya), wafat pada tanggal 11 Maret 1951 (jam 19:30) di rumah istri keduanya di Singosari, Malang (Penuntun No. 2-3, Th. ke-V, Febr./ Maret 1951:55; Foto direproduksi dari sumber ini). Sampai akhir hayatnya ia hidup dalam kemiskinan. Namun, dalam usianya yang relatif pendek (37 tahun), ia meninggalkan ‘kekayaan’ yang tidak mungkin dapat dinilai dengan uang: buah penanya yang berserakan dalam berbagai surat kabar, majalah dan banyak buku ‘roman Sumatera’, yang telah memberi warna dalam perjalanan sejarah sastera Indonesia modern. lDr. Suryadi Dosen dan peneliti di Leiden Institute for Area Studies (LIAS), Universiteit Leiden, Belanda
Redaksi Mingguan mengundang Anda untuk berpartisipasi dalam rubrik “Kartun” ini. Tulis nama dan alamat lengkap dibalik gambar kartun. Kirim ke Redaksi Bali Post Jalan Kepundung 67a Denpasar.
Afrizal
Achmad Cholid
Wied. N
Y. Anang Jatmiko
Reki Eko Rohdiyanto
DIMENSI
6 ramalan
bintang
Capricorn Peruntungan: Sekalipun ada yang membikin jengkel hati sebaiknya Anda tetap tidak perlu emosi, biarkan saja yang terpenting tetap selalu waspada dan hati-hati. Karier: Hubungan yang sudah baik dengan siapapun sebaiknya dipertahankan. Kesehatan: Hindari sikap amarah dan mudah tersinggung karena akan bikin detak jantung berdetak lebih cepat dan tentunya akan berdampak negatif bagi kesehatan anda. Keuangan: Pemasukan cukup banyak dan bisnis berjalan lancar. Asmara: Bila Anda yang salah maka tak perlu segan untuk minta maaf kepadanya. Aquarius Peruntungan: Tetaplah tenang dan berpikiran dingin, tidak perlu bingung sendiri. Bila bertemu relasi lama, usahakan untuk tidak menceritakan rahasia pribadi kepadanya dulu. Karier: Jangan mudah yakin dan percaya dengan omongan orang sebelum melihat dengan kepala Anda sendiri. Kesehatan: Hindari makanan pedas karena perut Anda masih rentan dengan makanan pedas dan terlalu masam. Keuangan: Usaha Anda menampakkkan keselarasan dan kestabilan sehingga makin besar keuntungan yang bisa Anda raih. Asmara: Mengertilah akan kesulitannya, sehingga tak akan ragu untuk membantunya. Pisces Peruntungan: Di minggu ini sebaiknya Anda bisa menghadapi semua dengan lebih tabah dan tawakal, tak perlu terlalu mengikuti panasnya hati. Karier: Tetaplah bertahan dengan prinsip Anda sendiri meskipun tekanan bermunculan dari rekan-rekan Anda. Kesehatan: Hati boleh saja panas akan tetapi pikiran harus tetap tenang dan dingin. Cobalah Anda bekerja sedikit lebih rileks. Keuangan: Dana yang tersedia sebaiknya dilihat lagi dan sesuaikan dengan anggaran yang akan Anda belanjakan. Asmara: cobalah maklum dengan wataknya yang terlalu banyak pertimbangan. Aries Peruntungan: Kekhawaatiran memang sedang menyelimuti Bintang Aries di minggu ini, namun Anda harap maklum karena memang sudah putarannya alam yang harus dihadapi dengan sikap tenang dan kepala dingin. Karier: Gunjingan dari orang lain jangan terlalu dipikirkan, yang penting Anda tidak pernah menyakiti siapapun. Kesehatan: Kondisi badan Anda masih rentan dengan berbagai penyakit, untuk menjaga agar tetap fit cobalah beberapa olahraga ringan. Keuangan: Beberapa kewajiban lama harus Anda selesaikan, sebab bagaimanapun juga suatu saat Anda pasti akan membutuhkan kembali. Asmara: sebenarnya si dia juga merasakan hal yang sama , cuma takut untuk mengungkapkannya. Taurus Peruntungan: Jangan bersantai ria di minggu ini karena tingkah laku Anda sangat menentukan sekali bagi kesuksesan Karier dan bisnis yang lagi ditekuni ini. Karier: Cobalah terus ditingkatkan prestasi kerjanya agar tidak kesulitan dalam meraih setiap peluang yang terbuka lebar. Kesehatan: Sisi kesehatan sangat mendukung langkah Anda, namun demikian jangan ulangi kebiasaan buruk yang telah berhasil ditinggalkan. Keuangan: Tampaknya keuangan akan terganggu, tak perlu berputus asa sebaiknya singkirkan dulu keinginan untuk bersaing. Asmara: Jangan hanya diam terpaku memandang si dia yang lagi kacau pikirannya, segera ambil tindakan yang dapat meringankan beban pikirannya. Gemini Peruntungan: Usahakan untuk bersikap sewajarnya saja, tempatkan segala sesuatunya pada proporsi yang benar, agar tidak ada ganjalan sehingga segalanya berjalan dengan lancar. Karier: Semangat yang mulai kendor karena omongan orang sebaiknya bisa ditingkatkan kembali. Kesehatan: Hindari udara malam yang berlebihan, jaga agar tubuh jangan sampai terlalu capek. Keuangan: Dukungan sumber dana lumayan baik, malah kalau Anda cermat bisa menyisihkan sebagian untuk antisipasi perkembangan berikutnya. Asmara: Berpikirlah positif dengan kesibukannya akhir-akhir ini yang cukup banyak menyita waktu. Cancer Peruntungan: Tak perlu cemas akan kehabisan order ataupun nganggur, karena banyak peluang yang terbentang didepan mata. Sehingga motivasi harus tetap dipertahankan dan cara kerja perlu ditingkatkan. Karier: Di minggu inilah kesempatan bagi Anda untuk meraih sesuatu yang selama ini tidak mungkin diraih. Kesehatan: Jangan lupa untuk mengatur waktu makan dan istirahat yang secukupnya. Olahraga kecil baik dilakukan untuk menjaga stamina dan kebugaran tubuh. Keuangan: Dibanding masa sebelumnya sumber income kali ini sangat bagus. Asmara: Menjadilah yang terbaik dari yang baik, apalagi si dia mulai ada yang mengincarnya. Leo Peruntungan: Di minggu ini jangan terfokus pada suatu permasalahan, karena masih banyak peluang yang lebih terbuka lebar dan dapat dimanfaatkan dengan maksimal. Karier: Cobalah lebih konsentrasi dan jeli dalam melihat suatu peluang, agar tidak ada yang tersia-siakan. Kesehatan: Segi kesehatan cukup baik dan gangguan muncul hanya karena rasa penat yang berlebihan dibadan Anda. Keuangan: Agak ruwet karena banyaknya masalah yang harus diselesaikan dengan uang. Asmara: Pertahankan suasana yang lebih indah dan menyenangkan ini, dengan selalu menuruti segala keinginannya. Virgo Peruntungan: Suasana masih cerah dan lancar, suasananya juga sangat menyenangkan walaupun posisi sebenarnya sudah bergeser dan sudah tidak semujur hari kemarin. Karier: Jauhi hawa malas yang tampak terus merongrong Anda. Kesehatan: Cepat Anda lupakan persoalan yang pahit, agar suasana hati bisa tetap damai dan tenang selalu. Keuangan: Berhatihatilah dalam memberikan janji-janji, jangan asal omong walaupun keuangan Anda masih relatif stabil dan tenang. Asmara: Jangan sering berkeluh kesah bila berada disampingnya, agar si dia tidak bertambah pusing saja. Libra Peruntungan: Kesuksesan ditangan Anda sendiri dan semua faktor yang ada disekeliling itu hanyalah sebagai pendorong saja, maka dari itu bangkitkan motivasi untuk bisa meraih hasil yagn lebih baik dimingguini dan dimasa yang akan datang. Karier: Tetap jaga keyakinan diri Anda terhadap berbagai semua rencana yang telah Anda jalankan. Kesehatan: Kondisi badan masih baik, hanya saja perasaan jengkel yang terkadang sulit dihilangkan dari dalam hati cobalah untuk dicermati kembali. Keuangan: Berhati- hatilah! Jangan mudah mengeluarkan dana pinjaman kepada orang lain. Asmara: Walau tampak tenang sebaiknya omongan Anda tetap dijaga jangan terlalu cerewet. Scorpio Peruntungan: Berhati-hatilah karena kompetitor Anda mulai berani bermain curang. Jangan diladeni dengan berlaku curang pula, lakukan saja langkah-langkah preventif sehingga kredibilitas anda tetap baik dimata klien Anda. Karier: Kesempatan cukup terbuka lebar hanya saja dalam mengambil tindakan sebaiknya tidak perlu grusa-grusu. Kesehatan: Tidak ada masalah karena semuanya masih baik-baik saja. Bila ada rencana untuk berpergian jauh sebaiknya tak perlu mencemaskan kondisi badan. Keuangan: Pemasukan lumayan tinggi dan lancar. Asmara: Jangan pernah berhenti untuk merajut benang-benang kasih yang akan putus ini. Sagitarius Peruntungan: Di minggu ini cobalah untuk tetap konsisten dalam bekerja walaupun situasinya serba membingungkan, agar tidak semakin memperburuk suasana saja. Karier: Rongrongan dari rekan-rekan Anda ada baiknya disikapi dengan lebih bijaksana lagi. Kesehatan: Jangan menyepelekan gejala terkecil yang timbul dari badan Anda, cobalah segera dilakukan tindakan preventif dengan segera melakukan medical check up. Keuangan: Walaupun income masih lancar akan tetapi jika diri Anda sembrono dalam membelanjakannya maka Anda Diasuh Oleh akan bisa pusing sendiri. Asmara: Putri Wong Kam Fu Pandai-pandailah menciptakan suaBerlaku sana lebih ceria lagi jangan sampai 24-30 April 2016 membosankan.
Minggu Wage, 24 April 2016
Weda Wakya
Keluarga Ideal Menurut Veda Anuvratah pituh putro matra bhavatu sammanah Jaya patye madhumatim vacam vadatu santivan (Atharva Veda 3.30.2) PADA keluarga ideal, anakanak sangat patuh pada orang tua. Dan para orang tua senantiasa mengusahakan kebaikan untuk anak-anaknya. Hubungan antara suami dengan istri selalu manis dan bahagia. Hanya keluarga seperti itu yang bertahan dan berbahagia. Veda mengajarkan keluarga ideal, bukan keluarga amburadul yang hanya untuk formalitas “bersenang-senang”. Laki dan perempuan menentukan bersama untuk kawin, atau menikah, dan bukan untuk berkeluarga. Pada zaman ini, orang-orang berkeluarga bukan untuk membangun rumah tangga Grhastha, melainkan hanya karena saling tertarik dan masing-masing sudah mencapai usia untuk kawin, akhirnya mereka mengadakan upacara formalitas dengan para saksi lalu ada kertas untuk ditandatangani. resmilah mereka menjadi pasangan suami-istri. Ajaran Veda membangun peradaban dan membangun rumah tangga yang dinamakan Grhastha. Berasal dari kata grha (rumah) + stha (tinggal dengan mantap), menjadi kata Grhastha yang berarti laki dan perempuan mulai hidup bersama membangun rumah tangga di dalam jalan Dharma, dan bukan untuk meresmikan hubungan badan antara laki dan perempuan. Kitab Manava Dharma Sastra 9.96 menyebutkan bahwa seorang wanita diciptakan sebagai Ibu, dan lelaki diciptakan sebagai Ayah. Kitab suci Veda menetapkan upacara berdasarkan ajaran Dharma untuk dilakukan oleh suami dan istri secara bersama-sama (prajanhrtham striyah .... srutau patnya sahaditah). Pemandangan sangat umum orang bisa saksikan pada zaman ini, tentang bagaimana amburadulnya kehidupan berkeluarga, bagaimana suami-istri mem-
perlakukan para matakan berlian Oleh Darmayasa orang tuanya; kamahal. Dia kebinlau tidak dikirim gungan mencarke panti jompo, barangkali mereka inya. Ketika teman-temannya diajak di rumah tetapi bukan seba- tahu perihal kehilangan cincin itu, gai orang tua yang patur dihormati mereka menyarankan agar semua yang hadir digeledah saja agar melainkan “sebagai pembantu”. Tanpa tuntunan Dharma, maka tidak karena satu orang akhirnya hidup suami dan istri selalu dihias semua menjadi dicurigai. Ketika oleh pertengkaran, atau kawin diusulkan untuk diadakan pengbeberapa bulan lalu cerai. Ma- geledahan, semua setuju kecuali nava Dharma Sastra 9.101-102 Si Miskin. Akhirnya Orang Kaya menyebutkan: “Anyonyasya..... yang bijaksana memutuskan stri-pumsayoh parah” (101), suami untuk tidak mengadakan pengistri hendaknya saling setia sam- geledahan. Malam tiba, acara jamuan mapai mati. “Tatha nityam .... tau viyuktav itaretaram” (102), maka kan malam pun bubar. Setelah setiap laki dan perempuan yang semua pulang ke rumah masingtelah ada dalam ikatan perkaw- masing, Si Orang Kaya Raya inan harus selalu menjaga hubun- mencari-cari kembali cincinnya gan mereka agar tidak bercerai yang hilang dan ia temukan di dan tidak mengingkari kesetiaan saku jasnya. Ia segera berpikir, kenapa Si Miskin menolak diadamasing-masing. Anak-anak ada yang keseleo kan penggeledahan? Pagi-pagi ia menuju ke rumah memperlakukan orang tuanya sebagai “ATM” demi “keruntu- Si Miskin. Sambil duduk-duduk han” hidup dan masa depannya. bercerita ngalor-ngidul, Si Kaya Bagaimana cara mereka memper- Raya bertanya, “Kalau saya boleh lakukan orang tuanya, cara ber- tahu, mengapa anda tadi malam bicara dan lain-lain, tidak seperti menolak diadakan penggeledahan? sedang bersama orang tua yang padahal sudah pasti anda tidak melahirkan dan membentuknya mengambil cincin saya?” Si Miskin dalam kasih sayang, melainkan dengan nada lemah menjawab seperti sedang bersama budaknya sambil menunjuk ke tempat tidur atau kalau tokh sopan sedikit, di mana anaknya sedang berbarmaka mereka akan memperlaku- ing sakit. “Terus terang, kemarin kan orang tuanya sebagai tamu waktu saya berangkat untuk dan bukan seperti bagaimana jamuan makan malam ke rumah seharusnya seorang anak kepada anda, anak saya menyampaikan keinginannya untuk makan manorang tuanya. Para orang tua, apa pun yang isan “Laddu”. Pada jamuan malam dilakukan dan apa pun yang dida- di rumah anda tadi malam, ketika patkan, yang ada di kepalanya dibagikan manisan Laddu, saya seketika adalah anak-anaknya. tidak memakannya, melainkan Mereka melakukan apa pun, demi memasukkan Laddu itu ke saku. anak-anaknya, mendapatkan apa Pas waktu itu saya juga sedang ingat anak yang sedang sakit. Saya pun, demi anak-anaknya. Tersebutlah seorang yang kaya menolak diadakan penggeledahan raya, ia mempunyai kawan-kawan bukannya sebagai pencuri cincin sangat banyak dari segala kalan- melainkan saya akan ditertawai gan, terpelajar-tidak terpelajar, sebagai pencuri Laddu. Saya lebih kaya-miskin, semua diterima baik menahan diri dituduh sebagai sama. Pada suatu hari, Si Orang pencuri cincin demi anak saya Kaya mengundang seluruh kawan- dapat maka Laddu. Pas waktu itu kawannya untuk makan malam memang wajah anak saya yang bersama. Diantara semua yang sedang sakit muncul di depan kaya raya, hadir pula kawannya mata saya. Si Kaya Raya sangat tersenyang miskin. Semua makanan sudah dihidangkan. Semua makan tuh hatinya oleh cinta kasih Si Miskin kepada anaknya demikidengan lahap dan ceria. Tiba-tiba Orang Kaya tersebut an, cinta kasih itu dari orang tua kehilangan cincinnya yang ber- kepada anak.
Sarasamuccaya 245 menyebutkan: apan yadyapin daridra ikang bapa, amrih-amrih juga ya pawehanya ryanaknya, walaupun dalam kemiskinan Si Bapak, berusaha sekuat tenaga juga memenuhi keinginan anaknya. Orang tua selalu menginginkan kebaikan dan kemuliaan hidup serta masa depan anak-anaknya. Akan tetapi, seringkali orang tua tidak bisa membedakan antara cinta kasih dengan memanjakan. Kebanyakan orang tua mengasihi anak-anak dengan membuta. Mereka tidak sadar bahwa mereka sedang “menikmati” anak-anaknya dan bukan sedang membentuknya. Anak-anak minta apa saja dikasi, mau melakukan apa saja dibiarkan. Maharesi Chanakya mengatakan, mata satru pita bairi, bahwa seorang ibu adalah musuh bagi anak-anaknya seorang ayah adalah musuh bagi anak-anaknya, yena balo na pithitah jika mereka tidak mendisiplinkan membentuk anak-anaknya dengan baik di jalan dharma, mereka adalah musuh. Jika para rang tua menginginkan anak-anaknya berjalan di jalan dharma, memang sebaiknya sejak kecil anak-anak diarahkan di jalan dharma (kaumaram acaret prajño). Pada Grhastha yang ideal, anakanak menghormati dan mematuhi orang tua. Sebaliknya orang tua bekerja keras, berusaha sepenuh hati memajukan anak-anaknya dalam segala hal. Suami dan istri menjalin hubungan yang manis dan berbahagia di jalan Dharma. Manis dan berbahagia di jalan duniawi bebeda dengan manis dan berbahagia di jalan Dharma. Suami dan istri tekun serta menyibukkan dirinya di dalam pelayanan keluarga serta masyarakatnya di jalan Dharma. Hanya keluarga yang manis seperti inilah yang diterima oleh ajaran Veda sebagai keluarga ideal, Satgrhastha, dimana anak-anak sangat menghormati dan patuh pada orang tuanya, dimana suami dan istri tidak saling bertengkar, melainkan hidup rukun harmonis melayani keluarga dan masyarakatnya di dalam jalan Dharma. Atharva Veda mengatakan: hanya keluarga ideal seperti itulah yang akan bertahan lama dan berbahagia selamanya.
MIMBAR AGAMA SEJATINYA kelahiran adalah proses penciptaan tanpa kesadaran apalagi keinginan manusia. Manusia tercipta lewat kelahiran tanpa pernah menyadari dan berkeinginan. Bahwa orang tua yang melahirkan, bukanlah keinginan dari yang dilahirkan. Baru kemudian disadari bahwa kelahiran manusia adalah “keinginan”, tepatnya kehendak dan kuasa Tuhan. Ketika Tuhan mencipta dengan “melahirkan” semua makhluk, termasuk manusia, ternyata telah membawa ‘utang, ‘bekal’ dan ‘karma wasana’. Utang dimaksud disebut Rna, jumlahnya ada tiga (Dewa Rna, Pitra Rna, dan Rsi Rna), sementara bekalnya berjumlah empat (suka, duka, lara, pati), sedangkan karma wasana tidak lain dari sisa-sisa hasil perbuatan masa lalu yang belum “tuntas” diterima atau dinikmati hasilnya, dan menjadi bibit atas keadaan (nasib) kita pada kelahiran kini. Konsekuensi atas penciptaan lewat kelahiran itu adalah ada kewajiban membayar (nawur) utang, lalu menerima kenyataan hidup dengan bekal bawaan suka, duka, lara, pati serta mengarahkan hidup agar semakin baik karmanya, dengan cara mentranformasi asubha karma menjadi subhakarma, sebagaimana dinyatakan sloka kitab Sarasamuscaya, 2 : Ri sakwehning sarwa bhuta, iking janma wwang juga wenang gumayakenikang çubhakarma, kuneng panentas akena ring cubhakarma juga ikang açubhakarma phalaning dadi wwang
Utang, ”Da Da Da” : dari demikian Satu kesempatan banyaknya semua mendapatkan suka Redaktur makhluk hidup, (senang ataupun Khusus yang dilahirkan rasa bahagia), tiga sebagai manusia sisanya diselingi MIMBAR itu saja yang dasuasana duka (sepat berbuat perdih) dan lara (menHINDU buatan baik-buruk derita/sengsara), itu; adapun untuk sampai nanti ajal I Gusti Ketut Widana peleburan per(kematian) menbuatan buruk ke jemput, sebagai dalam perbuatan yang baik juga tanda berakhirnya waktu kehidumanfaatnya jadi manusia. pan. Hanya saja, jangan sampai, Selama ini sudah menjadi kelazi- sejak awal hidup sudah membawa man, hutang (rna) tersebut dibayar hutang, matipun tetap membawa lewat ritual yadnya, yang sayangnya atau meninggalkan hutang. seringkali terjebak dan berkembang Itulah sebabnya di kesempatan sebagai ajang seremonial, berlang- hidup ini, penting sekali menunsung ala festival, bergaya karnaval taskan utang kewajiban, dan bumi dan berbiaya kolosal. Sementara ini adalah ladang luas untuk meaksi-aksi sosial, perbaikan mental, lunasi utang-utang kita dengan peningkatan akhlak bermoral, serta cara menyemai benih karma baik kesadaran spiritual yang diharap- (subhakarma) agar berbuah suka kan tumbuh justru semakin jauh (senang, sejahtera dan bahagia). dari harapan. Dengan membayar Sehingga keadaan duka dan lara hutang, bukan berarti terbebas dari yang setiap saat bisa datang, tidak bekal hidup (suka, duka, lara, pati), sempat menghinggapi kita, meski yang pastinya akan dialami/dirasa- adakalanya dirasakan. Lalu apa kan setiap manusia, tentunya den- yang mesti dilakukan untuk megan porsi berbeda-beda. Ada saat- lunasi hutang itu? Ada baiknya nya mendapatkan dan menikmati disitir satu kisah singkat berikut; rasa suka (senang-bahagia), yang suatu ketika para Dewa, manusia sebenarnya tak pernah jauh juga dan raksasa pergi menghadap dari keadaan duka dan lara hingga Dewa Prajapati meminta nasihat akhirnya berujung pada pati (akhir tentang apa yang perlu dilakukan kehidupan). dan bagaimana sebaiknya hidup? Agaknya tidak salah bila dikaBerturut-turut Dewa Prajapati takan hidup itu adalah sengsara, hanya memberikan kata “da” kesebab selain sejak lahir membawa pada Dewa, manusia dan raksasa. hutang (rna), juga dilengkapi den- Kata “da” untuk Dewa artinya “dagan bekal yang perimbangan- man”, dengan maksud agar para nya satu berbanding tiga (1 : 3). Dewa mengendalikan diri. Kata ULTAH ke-8. Putu Anayu Avatari Anastasia Baratha baru saja merayakan hari ulang tahunnya yang ke-8, Selasa (19/4) lalu. Siswi kelas 2 BPS Denpasar ini merupakan putri pertama dari Dr. Agus Baratha Suyasa, Sp.An.,Kna dan Yuni Baratha.
PERMATA HATI Untuk pembaca Bali Post Mingguan (BPM), kami membuka rubrik baru ‘’Permata Hati”. Rubrik ini mengangkat si buah hati yang baru lahir, yang berulang tahun atau akan berulang tahun. Juga pasangan yang menikah di minggu tersebut atau yang merayakan ulang tahun pernikahan. Kirim foto menarik dan tulis data lengkap identitas diri, orang tua serta komentar singkat. Semua data dikirim lewat email redaksibalipost@ yahoo.com dengan kode Permata Hati. Bisa juga naskah dan foto dikirim ke Sekretariat Redaksi Bali Post. Jl. Kepundung 67 A Denpasar telp. (0361) 225764. (Redaksi)
“da” untuk manusia artinya lakukanlah “dana punia”. Sedangkan kata “da” untuk raksasa artinya “daya” yaitu mengasihani orang lain dengan tidak menyakitinya. Tiga kata sebagai ajaran Dewa Prajapati yang diberikan kepada Dewa, manusia dan raksasa jika diucapkan bersamaan akan menjadi “da da da” (Somvir, 2013). Bahwa yang harus dilakukan manusia di muka bumi ini adalah menempatkan Tuhan dalam hati sebagai sesuatu yang paling penting, sebagai penanda bahwa Tuhan selalu ada dan bersama kita. Lalu soal bagaimana sebaiknya melakoni hidup ini, tiada lain pertama-tama dengan mengendalikan diri dari pengaruh situasi yang acapkali menggoyang dan menggoyahkan sradha-bhakti. Caranya, dengan memperbanyak karma lewat dana punia; memberi sebagai media pelayanan sekaligus bentuk persembahan (seva puja), yang akhirnya bermuara pada sikap dan perbuatan untuk selalu mengasihi dan mencintai segenap makhluk ciptaan Tuhan. Tuhan telah menciptakan bumi beserta segala isinya untuk keberlangsungan kehidupan. Sudah saatnya manusia sebagai makhluk mulia memulainya dengan membuat senangnya makhluk lain, itulah jalan utama untuk membayar, bahkan melunasi hutang kepada Tuhan dengan cara saling membahagiakan (loka samesta sukhino bhawantu), jauh dari duka-lara sebelum akhirnya pati menjemput untuk diterima kembali oleh-Nya.
PAWIWAHAN - Rabu (13/4) lalu, A.A. Ngurah Alit Arijaya, S.H. (Gung Alit), dan A.A. Sagung Irma Dewi, S.S. (Jung Ratih), telah melangsungkan upacara pawiwahan di Puri Agung (Satria) Denpasar. Semoga langgeng selamanya.
I Kadek Adi Santika, S.E., Rabu (13/4) lalu mengakhiri masa lajangnya dengan menyunting Ni Gusti Agung Ayu Putu Lusiana Cempaka, S.Pd. Upacara anak kedua dari I Made Swirya ini dilangsungkan di Br. Babakan, Desa Cau Blayu, Marga-Tabanan.
Redité Wagé, 24 April 2016
Bali L e m b a r
B a s a
7
B a l i
Bencingah
Ni Madé Sumudri
Méweh Ngamolihang Pagawé KETAH kapiragi utawi kasaksiang ring TV indik gatra para yowana méweh ngamolihang pakaryan. Indiké punika kocap sangkaning kahanan ekonomi sané sedeng nedunang miwah genah pakaryan bandingang ring sané ngruruh pakaryan kandun doh akéhan sané ngruruh pakaryan. Tios punika, pendidikan sané kadruénang taler ketah kadadosang dasar ngruruh pakaryan. Sujatiné, yéning kayun kréatif taler ngicalang géngsi, akéh genah makarya utawi pakaryan sané prasida kaambil, sakadi sané kajantenang Ni Madé Sumudri. Pamucuk Kelompok Pemindang Merta Segara sané magenah ring Br. Pandé, Abiansemal, Badung puniki maosang, utsaha rumah tangga sané sampun kamargiang olih krama Br. Pandé saking nguni sujatiné ngicén asil sané becik tur prasida akéhan polih jinah yéning seleg, sakadi kjekalih pagawé sané makarya ring genahnyané. Kekalih pagawé sané kaduénang makarya saking jam pat nyoréang kantos jam pitu. Araina pagawé punika sampun polih jinah séket tali rupiah. Yéning ulam sané kapindang akéhan, pagawé sané kaduénang pacang makarya kantos wengi, upah sané kapolihang taler akéhan. Sumudri maosang, yéning jaga maburuh makarya pindang, patut pisan krama inucap prasida nandakin ambu andih taler rasa kebus sangkaning parikrama mumpunin ulam inucap. “Makarya pindang utamanipun tatkala mumpunin miwah nglablab jakti ngaptiang akéh pagawé, sakéwanten mangkin kantun méweh pisan ngrereh krama sané kayun ngamargiang pakaryan puniki,” baos Sumudri sané embas ring Abiansemal, 10 November 1977 puniki. Katakenin indik leluu sané pacang kamedalang saking pakaryan makarya pindang puniki, anak istri sané ketah kasambat Bu Diah maosang wénten kalih soroh luiré marupa leluu éncéh miwah leluu padet. Leluu éncéh ingih punika toya sisan ngumbah ulam miwah getih ulam pacang kakutang ring séptic tank sané sampun kasiagayang tur kadruénang anggén pangutangan. Sakéwanten yéning leluu padet minakadi tenggek ulam, isin basang-basang miwah siosan pacang kakutang ring telaga sané sampun madaging antuk makudang-kudang lélé tur pacang kateda olih léléné punika. Dadosné makekalih soroh leluu inucap nénten ngawinang cemer. Indik kahanan maadolan pindang ring pasar, kurenan g I Ketut Sulatra puniki maosang yéning pangaptin krama ring ulam pindang amangkinan ngenduk. Duaning saking bulan Maret miwah April puniki akéh pisan kamargiang upacara yadnya, indik punika sané pacang ngiusang sapunapi pisarat utawi pangaptin krama ring ulam pindang. Sakéwanten yéning nénten wénten rerainan kadi asapunika, sinah ulam pindang lais pisan kaaptiang tur katumbas olih krama sané ngawinang krama pamindang prasida makarya nyantos 200 kg araina. “Indik bati sané kapolihang nénten ja pateh duaning nganutin akéh sané prasida kakaryanin tur akéh sané prasida kadol. Sakéwanten yéning indik akéh makarya taler kahanan matumbasan ring pasar sedengsedeng, sinah araina prasida polih bati Rp 150.000 utawi Rp 4,5 yuta abulan,” asapunika ibu saking Ni Putu Diah Nandasari, Ni Kadék Yunita Indrasari miwah Ni Komang Amanda Aprilia Sari puniki maosang. (wan)
(24)
BPM/wan
KERANJANG – Dumun arikrama utawi utsaha makarya pindang akéh kapanggih ring wewidangan pasisi pasih. Mangkin sampun wénten sané kamargiang ring genah sané joh saking pasih sakadi ring Br. Pandé Abiansemal Badung.
Kelompok Pamindang Merta Segara
Utsaha Pindang sané Doh saking Pasisi INDONÉSIA wantah panégara kepualauan sané wewidanganipun jakti jimbar. Nénten wantah amunika, panégara sané kadasarin antuk Pancasila puniki taler madué kalewihan jagat taler kekayaan alam sané ngangobin pisan. Punika mawinan krama saking dura negara maosang yéning sujatiné krama Indonésia meneng ring panégara sané sugih pisan tur sampun saking nguni kasengguh dados panégara Agraris miwah Maritim. Pinaka panégara Agraris, sampun akéh pisan asil-asil jagat sané kapolihang saking parindikan matani miwah maabian. Pinaka panégara Maritim taler akéh ngamedalang asil saking segara sané majanten mabuat pisan majeng krama. Nganinin indik asil saking segara utawi pasih, majanten sané utama wantah makudangkudang soroh ulam. Punika mawinan pakaryan ngrereh ulam utawi dados bandéga wantah pakaryan sané nénten prasida kapasahang saking budaya Indonésia rumasuk ring Bali. Nénten wantah parikrama mencar kémanten, nanging parikrama mindang taler mabuat pisan ring tengahing krama bandégané. Punika mawinan akéh kapang-
gih utsaha makarya pindang sané wénten ring pasisi pasih Bali, minakadi ring Kusamba, Benoa miwah pasih Bali sané siosan. Sakéwanten mangkin kawéntenan genah utsaha pindang nénten wantah kapanggih ring wewidangan pasisi kémanten, taler kapanggih ring genah utawi désa sané joh saking pasisi. Sakadi sané wénten ring wewidangan Br. Pandé, Désa Abiansemal, Badung. Kelompok inucap mawasta Kelompok Pe-
mindang Merta Segara. “Cecihnan saking kelompok iriki, rasan ulam pindang sané tawar tur nénten bes pakéh sakadi pindang sané kakaryanin ring Kusamba utawi pasisi Jimbaran,” baos Ni Made Sumudri sané dados pamucuk kelompok pemindang puniki. Dané maosang, utsaha makarya pindang sané kamargiang olih makéh krama ring Br. Pandé puniki wantah utsaha preragan rumasuk saking parikrama
ngamolihang ulam miwah ngadol makasami kamargiang preragan. Sasukat kaaptiang mangda ngwangun pupulan utawi kelompok olih pamréntah mangda sayan dangan ngamargiang pembinaan taler ngicénin wantuan, sinah ring warsa 1996 krama irika ngwangun pupulan sané kawastanin Merta Segara. Kelompok sané wawu nyinahang eksisténsi saking warsa 2002 puniki kakawitin antuk angga kirang langkung 20 diri kémanten, kasuén-suén nincap dados 30 diri lan mangkin sampun wénten 53 diri. Napi malih dané maosang yéning kaketék sareng pamindang sané durung resmi ngranjing kelompok, sinah akéhnyané kirang langkung 75 diri. Katakénin indik akéh ulam sané pacang kagarap utawi
kapindang ring soang-soang utsaha, dané maosang yéning punika kaadungang sareng akéh “kapasitas” sané kagarap taler sané prasida kaadol saking utsahanipun soang-soang. Wénten krama sané prasida nelasang 200 kg, wénten sané 100 kg kémanten tur wénten taler sané akidikan inggih punika 50 kg. Ulam-ulam sané kapindang oleh kelompok Merta Segara puniki pacang kabaktayang saraina olih supplier sané sampun dados langganan. “Napi malih yéning musim ulam nedeng becik tur pangarganipun sedeng, yéning kasikiang sinah makasami angga kelompok iriki pacang ngaptiang tur prasida nelasang ulam antuk akéh lima nyantos pitung ton araina,” Sumudri nugesang. (wan)
Soroh Ulam sané Kapindang
Nganutin Saking Kalih Masa YADIASTUN kelompok pemindang Merta Segara sampun madué channel utawi suplier sané pacang makta ulam pacang kapindang saraina, wénten kahanan sané ngawinang soang-soang suplier nénten madué ulam sané pacang kabakta. Indiké punika ngawinang kelompok puniki akéh madué genah ngrereh ulam sané taler prasida maktayang makudang-kudang soroh ulam tatkala langgananipun nénten madué ulam utawi nedeng kelang. Sakéwanten sané sering kamargiang, ulam sané kapolihang tur pacang kapindang wantah nganutin saking kalih soroh masan ipun. Ni Made Sumudri, pamucuk kelompok pemindang Merta Segara maosang, ulam sané pacang kapindang kapah dados kalih soroh masa, inggih punika soroh ulam masan kauhan utawi Musim Barat taler ulam masan kanginan utawi Musim Timur. Yéning
masan kauhan utawi kawastanin musim ikan basah sinah ulam karauhang saking Negara sané kamargiang ring bulan Maret nyantos Novémber. Ulam sané kantun seger minakadi ulam layang, tongkol, kucing utawi lemuru miwah sering taler cekalan. Sakéwanten yéning ulam masan kanginan, punika karauhang saking Kusamba miwah Karangasem inggih punika ring bulan Novémber nyantos Januari. Soroh ulam punika wantah ulam Tongkol sané sampun prasida kaadol tur nénten kapindang malih. “Indiké punika duaning Tongkol saking Kusamba nénten becik yéning nénten gelis kagarap nyantos 1 jam tatkala makta ka Abiansemal. Dadosné mangda becik sinah tongkol punika wawu kabakta ka Abiansemal sesampunné wusan kapindang olih krama pamindang ring Kusamba,” baos Sumudri. Malih dané maosang manawita ulam ring Negara miwah Kusam-
ba sukil kapolihang, sinah pacang karauhang ulam saking Jawi miwah Jimbaran antuk kahanan ulam sampun beku tur kawadahin antuk kotak gabus. Sios punika wénten taler ulam saking Benoa sané pangrauh ulamipun saking Belitung miwah sané siosan. Dadosné genah-genah inucap satmaka suplier “cadangan” yéning ulam ring Negara utawi Kusamba nedeng kelang. Yadiastun wénten ulam sakadi ulam jangki sané patut kagoréng kémanten duaning pacang benyah tatkala kapindang, dané maosang sujatiné makasami soroh ulam prasida kanggén pindang. Sané nentuang prasida utawi nénten punika wantah pangargan ulam matahan minakadi ulam tuna sané jakti jaen pisan yéning kapindang, nanging pangarganipun maelan malih katimbang ulam siosan. Pangargan ulam sané sering kapindang inggih punika ulam kucing utawi lemuru pangarganyané Rp
“IBU anggén tiang mapéstaan manawi udangé cukup akilogram manten, lan bé julité kekalih. Niki sisanné banggayang adol lan anggén darang jumah,” aturné Ngurah Jelada. “Nah kénkén ja Cening. Jemak malu wadahin kampil plastik amongkén lakar aba mapéstaan. Sisanné nyanan Ibu menangin jumah, yén liu dadi adep ka peken,” baos Ibunné Gusti Ngurah ngraris nyelepang udangé mawadah tas krésék lan bé julité kawadahin kampil saha kategul rapi. Raganné raris masalinan nganggén celana abu-abu lan baju kaos biru nguda tragia jaga lunga ka umahné Luh Adé Suwarni. Saking pamedalé sagét macelengus Madé Sudiari rauh nganggén Honda macelana jean lan baju kaos abu-abu ketat. “Kénkén Tungurah, sampun siap? Durus makta udang lan bé julit?” aturné Sudiari. “Payu nguda sing. Itunian dogén maan bé julit dadua udang akilo, cukup kan?”
Madé Sudiari iseng mukakin kampilé. Kanten nengok tendas bé julité élag-élog nakutin. “Waow...tiang takut. Bas aéng gedénné. Nguda kantun idup. Ibi uar-uarné apang béné ané maba mrika sampun bresih. Siap tiangé sampun bresih kayang basangné,” raosné Madé Sudiari saha ngentungang kampilé. Ngurah Jelada ngelisang negul kampilé saha tas kréséké baktana ka jaba. Sami barangé dadosanga asiki sareng bebaktaanné Madé Sudiari. “Araah, Madé. Ningalin bé julit amonto dogén takut. Yén lindung kénkén, bani?” “Yén lindung mati bani. Yén bé julit, matanné nika lho... huu takut,” raosné Sudiari. “Ha ha ha… yén ningalin mapi takut, nanging yén jag nyaplok nyanan pasti demen. Ento madan Mbok Madé keledkeled ubi kau-kau encak,”Ayu Jeladi nguyonin Madé Sudiari. “Napi maksudné. Tiang saja takut nepukin, yén naar nika lén undukné. Mula jaen.” “Sangkal madan mapi-mapi
takut tau-tau enyak, dasar ABG,” baosné Ngurah Jelada nyelag saha nyetarter motorné macuet ngandéng Madé Sudiari sané nelekep takut ulung. Rauh ring umahné Suwarni ring Nongan dapetanga timpalné sampun makumpul. “Bééh, mara endag suryané apa kadalon ngipi melah ibi sanja?” Budiana nyuryakin. “Araah, ngomong ba pang liu. Sing tawang aba-abaané nakutin?” Sudiari nengkik. “Apa....? Pasti takut tekén bé julitné Ngurah Jelada gedé gati.” Swandéwi nyelag. “Uyut, mai tulungin jemak béné mara beneh.” Madé Sudiari ngenjuhang kampilné. Ngurah Jelada markir motorné ka bucu saha ngelisang makta kampilé ka paonné Suwarni. “Niek, kanggoang béné enu idup, tondén mabasangin apang sing rusak teked dini.” “Nggih ten kénkén Tungurah. Padalem répot pramangkin masangin di Jero,” aturné Luh Suwarni marasa cemburu ningalin abahné Madé Sudiari magandéng ngelut gélanné.
BPM/wan
ULAM – Sesampuné ulam wus kaumbah kantos kedas, ulam punika kapepelang taler kawadahin kranjang miwah kadagingin uyah sadurung pacang kapumpunin utawi kalablab. 9.000 akilo, yéning cekalan Rp 13.000 akilo, ulam suwat utawi tuna sané jelekan mapangarga Rp 12.000 akilo tur ulam layang pangargan ipun Rp 12.000 akilo. “Sakéwanten yéning lemuru utawi ulam kucing sané karauhang sak-
ing Jimbaran pangarganipun nganutin pasar. Yéning akéh kawéntenanipun sinah mudah pangarganyané asapunika tungkalikanipun prasida dados ngamaelang yéning akidik kawéntenanipun,” Sumudri nartayang. (wan)
Sesampuné daging lan ulamé sané jagi karatengin sami rauh, Luh Suwarni raris ngedumang pakaryané ring timpal-timpalné. Sané truna-truna mresihin udang lan masangin bé julité sané sami kantun maurip. Wénten taler sané nulungin ngeeb bawang, ngiis arés lan ngrajang bebungkilan lakar basa. Sané truni-truni ngracikang bumbu masak anggén masakan Cina lan Bali. Mamakné Luh Suwarni sareng ngawasin bajang-bajangé masak. “Bééh, sajan bé julitné Ngurah Jelada gedé gati, bas amun patin kandiké, nyandang Madé Sudiari takut, hahaha…,” Lanang Geria nyekel baong bé julité raris goroka. Sesampuné padem Madé Budiana ngambilin masangin saha nugel-bugel kantos bresih sareng kalih. “Ipidan Ngurah Jelada ngejuk bé julit dados kari idup?” pitakénné Made Budiana. “Baah Madé sing nawang, Rah Jelada makena bubun udang lan bubun bé julit di Tukad Telagawaja. Ipidan dugasé mapéstaan di jeronné ajak nem-
nem kanti leleh punyah. “Ooh wiyakti, dugas nika tiang kari naftar di SMK 1 Denpasar anggon cadangan, nilai UN né kurang. Sira nawang mangkin payu katerima di SMA Negeri 1 Amlapura.” Sesampuné ulam ayam, udang lan bé julité bresih saha matugel-tugel raris kaserahang ring istri-istriné sané jaga ngolah ngratengin ring pawaregan. Ayu Swandéwi lan Putu Suratni ngratengin bé julité kanggén pésan lan tim kawantu Lanang Geria. Madé Sudiari lan Ketut Sulasih kawantu antuk Madé Budiana ngaryanin jangan arés madaging tendas, kikil lan tulang-tulang ayamé. Luh Adé Suwarni sareng Nyoman Padmini ngarya masakan Cina magenepan antuk daging ayam lan udang kawantu olih Ngurah Jelada, Putu Galang lan Ketut Pajar. Kantun Gedé Pandé sané dados pangancang ngayahin ngambilang piranti sané perluperlu rauhing ngaryanang wédang kopi, téh utawi sirup saha sangananné. (Masambung)
Upacara
8
Redité Wagé, 24 April 2016
Bebantenan Daksina Niyasa Bhuwana Agung KRUNA daksina manut basa Sansekerta maartos upah utawi ngaturin antuk tangan tengen. Daksina taler maartos ”arah Selatan”. Tios punika, daksina taler kawigunayang pinaka aturan sané mawiguna pinaka pracihna rasa suksmaning manah sekala-niskala. Sapunika taler yéning daksina punika katurang majeng Hyang Widhi Wasa, pinaka cihna nyihnayang rasa suksmaning manah. Mawinan daksina kadadosang pinaka niyasa Hyang Guru/Hyang Tunggal (Dewa Siwa). Sajeroning makarya daksina, sarana utama sané kabuatang minakadi nyuh. Nyuh waluya piranti utama banten daksina. Nyuh sané kanggén daksina sambuknyané makelasin tur makerik. Suksman sambuknyané makerik waluya niyasa ngwisésa wisaya indria. Yéning indriané kawisésa antuk kayun miwah budhi sinah prasida nemu swécan Sang Hyang Widhi. Santukan nyuh pirantin utama daksina waluya simbol ahamkaara utawi ego i manusa. Kruna ahamkaara punika mawit saking Aham artosnyané titiang (aku), Kaara artosnyané malaksana. Yéning i manusa marasa déwékné sané malaksana nénten marasa saking pituduh Widhi nika sané kaloktah ring jagaté kasengguh manusa “egois”, artosnyané laksana sané nénten madasar sradha bhakti ring Ida Sang Hyang Widhi. Yéning Citta utawi pikayunan punika kawisésa antuk indria, Citta punika dados Manah sané kantun ring sor kawisésan indria. Yéning Citta punika sampun prasida ngwisésa indria kawastanin wiwéka. Sampun uning ngwiwéka iwang patut. Mangda Ahamkaara punika kaleketin antuk wiwéka mawinanan nyuh piranti utama banten daksina simbol ahamkaara kadagingin piranti sané sios-siosan. Piranti punika minakadi wewakulan pinaka lambang pertiwi, tampak sané malakar busung petang tugel tur majahit maiseh dados segi delapan pinaka lambang Asta Iswara, adéng pinaka lambang Bhuwana Alit, pesel-peselan lambang Panca Déwata, porosan lambang Tri Murti, Gegantusan lambang Brahma, Wisnu, Iswara, miwah benang tukelan simbol Tri Kona. Salanturnyané ring dasar daksina kadagingin beras waluya gambaran gumi. Wénten piranti sané mawasta benang tukelan waluya simbol sané nyambungang atman ring brahman inggih punika jiwatman miwah Ida Sang Hyang Widhi. Santukan urip bagia jaga karasayang yéning paiketan atman ring Sang Hyang Paramatma raket tur mawisésa ring kauripan i manusa. Yadiastun wénten paiketan atman kalawan paramatman nangin nénten mawisésa ring padéwékan, nénten mrasidayang nangun urip bagia. Piranti salanturnyané jinah bolong. Jinah bolong punika waluya lambang angka 9 pinaka simbol Dewata Nawa Sanga waluya Prabhawan Ida Sang Hyang Widhi Wasa sané ngwisesa jagat malarapan wénten ring samian penjuru jagaté ring sia mata angin. Suksmannyané mangda i manusa ring panglimbak uripnyané setata éling ring prabhawan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. (Ida Rsi Bhagawan Smerthi Kusuma Wijaya Sebali)
Sekar Tunjung, Niyasa Déwata Nawa Sanga BPM/dok
TIOS pinaka pralambang kasucian miwah rasa lascarya ri sajeroning ngamargiang yadnya, sekar taler kadadosang pinaka niyasa stana Hyang Widhi. Yéning antuk sarana sekar prasida ngentikang rasa lascarya, Ida Sang Hyang Widhi pacang nglingga stanayang kasucianIdané ring sajeroning pangarsa panjaknyané. Sajeroning agama Hindu, makudang-kudang sarwa sekar prasida kadadosang pinaka sarana pamuspan, silih tunggilnyané sekar padma. Sekar Padma utawi sané ketah kasambat bunga tunjung kawéntenannyané mautama pisan sajeroning agama Hindu, tios punika taler kasengguh sekar suci sané kawigunayang pinaka lambang ngastawa kaagungan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Sajeroning Lontar Siwa Pakarana, kaunggahang tur
katlatarang indik smerti sekar tunjung sané kadadosang pinaka pralambang stana Ida Sang Hyang Widhi Wasa sajeroning prabhawan-Idané pinaka Déwata Nawa Sanga. “Nihan geweruhanta ring Maha Padma ring jaba, kulit lawa ring Purwa Isvara Hyang nia. Daging lawa ring Agneya Maheswara Hyangnia. Lamad lawa ring Daksina Brahma Hyang nia. Otot lawa ring Neriti Rudra Hyang nia. Balung lawa ring Pascima Mahadewa Hyang nia. Kapala lawa ring Wayabhya Sangkara Hyang nia. Sumsum lawa ring Uttara Visnu Hyangnia. Polo lawa ring Ersania Sambhu Hyangnia. Sira pinaka lawa wolu, asta lawa ngarania ring awak. Kunang sira ring awakning uderoning mata sira ta Siva Ingaranan Sang Hyang Siva Ratna.”
Artosnyané: “Sapunika sapatutnyané kauningin indik Padma Agung ring jabayan angganné. Kulit daun sekar ring Purwa, Iswara déwannyané. Daging daun sekar ring Agneya, Mahéswara déwannyané. Lamad sané tipis ring Daksina, Brahma déwannyané. Uwat daun sekar ring Neriti, Rudra déwannyané. Balung lawa ring Pascima, Mahadéwa déwannyané. Kepala utawi tuktuk daun sekar ring Wayabhya, Sangkara déwannyané. Sumsumnyané ring Uttara, Wisnu déwannyané. Polo daun sekar ring Ersania, Sambhu déwannyané. Ida pinaka Asta Lawa, Asta Dala arannyané ring angga. Sarinnyané sajeroning bintik ireng ring panyingakan. Ida sampun Siwa sané kasengguh Sang Hyang Siwa Ratna.” Wentuk saking sekar tunjung
Sekar, Cihna Kasucian miwah Kalascaryan PINAKA sinalih tunggil sarana utama pamuspan, kawéntenan sekar kabuatang pisan olih krama Hindu pamekasnyané ring Bali. Sekar madué makna simbolis, pinaka cihna kasucian, katulusan hati miwah sifat welas asih Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Nénten wantah olih umat Hindu, sekar taler ketah kanggén nyihnayang rasa olih umat tiosan, inggian rasa suka utawi duka. Indiké puniki ketah kacihnayang antuk karangan bunga. Madué teges pinaka pahan organ tumbuhan, sekar sinalih tunggilnyané mawiguna pinaka bakalan sané pacang ngwentuk zigot utawi turunan anyar. Sekar madué sakatah wentuk miwah warna, nganutin soroh tetanduran. Punika awinan, saking sisi kaasrian, sekar ngamedalang parindikan sane becik tur ngulangunin manah sang sané ngatonang.
Kaselehin saking sisi religi, sekar dahat mabuat pisan, utamanipun olih krama Hindu ring Bali. Pinaka sarana upacara, sekar madué kalih kawigunan sané mabuat. Kapertama, kadadosang pinaka simbol Siwa (Ida Sang Hyang Widhi Wasa). Pinaka simbol Siwa, ri kala nglaksanayang pamuspan, sekar kagenahang ring puncak cakupan tangan, wus punika sekar inucap raris kagenahang ring duur utawi taler kasumpangang. Kaping kalih, sekar pinaka sarana pamuspan wantah kadadosang panyangkep sarana upakara. Sekar kanggén nagingin miwah ngiasanin canang utawi banten sané pacang katurang majeng Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Indiké punika janten kasurat ring sajeroning daging sastra sinalih tunggilnyané Bhagawadgita, sané ngwedar indik unsur-unsur pokok pa-
muspan sané patut katurang majeng Ida Sang Hyang Widhi Wasa inggih punika sekar, sajabaning daun, toya, miwah woh-wohan. Wénten makudang soroh miwah wentuk sekar, nanging nénten makasami sekar prasida kadadosang sarana pamuspan. Sajabaning nguratiang unsur kaluihan miwah kasrian, patut taler nguratiang indik unsur kasucian. Pinaka lambang kasucian, kawéntenan sekar sané pacang kanggén sarana upacara kautsahayang nganggén sekar sané kantun seger, bersih (suci), tur miik. Sakadi sané kasurat ring Lontar Agastyaparwa, nlatarang indik sekar sané nénten dados kanggén sarana pamuspan inggih punika sekar sané madaging uled, sekar sané madaging semut, sekar sané layu, sekar sané mayang, miwah sekar sané mentik ring setra. (uma)
malapis-lapis sakadi lapisan Bhuwana Agung sané kawastanin Patalaning Bhuwana. Santukan sapunika, Bhuwana Agung pinaka stana Hyang Widhi kasenggung Padma Asta Dala. “Sekar padma utawi sané kasub kasengguh sekar tunjung punika pinaka pralambang kahanan Bhuwana Agung, simbol Nawa Dewata utawi Dewata Nawa Sanga pinaka pangiderider bhuwana,” baos Ida Rsi Bhagawan Smerthi Kusuma Wijaya Sebali duk kacunduk wawu puniki ring grianidané. Tios punika, sekar padma taler pinaka pralambang Bhuwana Agung sané kasinahang antuk uripnyané i sekar tunjung ring Tri Loka. “Akahnyané ring bhur loka, katik tur daunnyané ring bhwah loka, miwah sekarnyané ring swah loka,” baosnyané.
Kahanan sekar padma ring India kadadosang pinaka simbol Satyam-Shiwam-Sundaram (Kebenaran, Kesucian, Keindahan). Sekar tunjung punika yukti asri, suci mawinan kanggén sarana pamuspan, pinaka simbol kebenaran. Kawéntenan sekar tunjung sané mentik ring tengahing telaga sané maendut yukti prasida dados tetuladan olih para krama ri kala ngamargiang kahuripan. Sekar tunjung yadiastun mentik ring telaga maendut, nanging ri kala mabunga, bungannyané nénten naenin keni endut, kantun asri tur ngangobin. Sané prasida katulad saking sekar tunjung inucap, ring dija manawi i manusa meneng, yadistun ring genah sané kaon, patut tetep malaksana becik nénten keni gegodan taler ius sané kaon. (uma)
Satua
Olih : Madé Taro
I Kedis Petingan “ICANG tusing ngelah preratu cara Cai, ih iba Sikep corah!” Pasaut I Kedis Petingan nigtig tangkah. “Nguda Icang ngandap kasor lan nyumbah tekén Cai buron corah? Diapin awak Cai gedé, kondén karuan tain Cainé gedénan tekén tain Icangé. Diapin kampid Cainé kembang jimbar, kondén karuan Cai bisa makeber tegehan tekén Icang!” Sikep gedé ento buin kedék ngakak. “Ha, ha, ha,…! Cai mula banyol. Tumbén jani Icang ningeh kedis petingan cara Cai ngaku ngelah tai gedé. Awak Cainé dogén joh cenikan tekén tain Icangé, amongkén ya gedén tain Cainé dadi wanén sajan Cai mamunyi keto tekén Icang? Ha, ha, ha…!” “Yén Cai mula dot nawang, mai lawan Icang. Jani lan pada-pada meju. Cén ja ané mesuang tai gedénan, ento ané menang, “ I Kedis Petingan galak nantangin. “Nah, yén suba kéto keneh Cainé, Icang setuju!“ I Kedis Sikep masaut. Laut tuunanga jitné tur mesuang tai lamun taluh angsané gedéné. I Kedis Petingan ancogancog maakin kebo ané sedang
angonanga. “Né tolih tain Icangé!“ Gagah I Kedis Petingan nujuhang tai kebo. I Kedis Sikep marasa angob. Tumben jani nepukin tain kedis petingan amonto gedéné. “Nah, Icang ngaku kalah. Cai suba ané menang,” sautné I Kedis Sikep. “Jani Icang ané bakal nantangin Cai. Mai jani malomba makeber. Nyén ya ané ngidaang makeber tegehan, ento ané menang. Apa ada kedis cenik buka Cai ngidaang makeber tegehan tekén punyan nyuhé?“ I Sikep maras sombong. “Nah, lamun ento ané edotang Cai!” I Kedis Petingan masaut laut makeber ngulayang. Ningalin I Kedis Petingan makeber ngamalunin, I Kedis Sikep ngénggalang ngebahang kampidné laut makeber ngindang. Kedis-kedis lénan ané ngrembun di carang kayuné marasa angob tekén I Kedis Petingan ané bani nantangin I Kedis Sikep. Madak I Kedis Petingan ané menang apang I Kedis Sikep suud nyapa kadi aku, mara sombong, kéto kedisé ané lenan ngamadakang. (Masambung)
Rédaksi nerima reriptan marupa artikel (paling akéh 3500 huruf), satua ringkes (paling akéh 6000 huruf), puisi, geguritan miwah sané siosan. Reriptan mangda kakirim ring alamat: Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email: bali_orti@balipost.co.id.
MINGGU wage, 24 APRIL 2016
9
Playoff NBA
HAL 12
Cavs Belum Terbendung
Peluang Juve Jadi Juara Firenze –
Juventus memiliki kesempatan untuk meraih gelar juara Serie A musim 2015/2016. Namun syarat utama untuk bisa mengunci gelar juara adalah mereka harus mengalahkan Tim Papan Atas Serie A, Fiorentina saat bertandang ke Stadio Artemio Franchi pada hari, Senin (25/4) dini hari nanti. Pada akhir pekan ini, Serie A sudah memasuki Giornata ke 35, yang berarti empat pekan lagi Serie A musim ini akan berakhir. Juventus hingga Giornata ke 34 masih kokoh di puncak klasemen Serie A dengan mengoleksi 82 poin, unggul 9 poin dari pesaing terdekatnya Napoli yang berada di peringkat kedua dengan perolehan 73 poin. Secara matematis, Jika Juventus menang atau setidaknya seri pada akhir pekan ini dan Napoli kalah kontra AS Roma pada akhir pekan nanti maka perolehan poin Juventus sudah tidak dapat dikejar Il Partenopei, sehingga mereka otomatis menjadi juara Serie A . Sembari berharap Napoli kembali terpeleset pada akhir pekan nanti, Juventus tetap harus meraih kemenangan atas Fiorentina. Jika melihat rekam jejak pertemuan kedua tim Il Bianconeri punya sejarah yang bagus saat jumpa Fiorentina, di mana mereka memenangkan 4 dari 6 pertemuan terakhir. Ditambah dengan performa anak asuh
Paulo Sousa itu tengah tidak stabil beberapa pekan terakhir, maka ada peluang yang cukup besar bagi Gianluigi Buffon dkk keluar sebagai pemenang dalam laga ini. Dalam 10 laga terakhir Serie A, Juve meraih sembilan kemenangan dan satu hasil imbang. Sementara itu Fiorentina hanya meraih tiga kemenangan, empat imbang dan tiga kalah dalam periode yang sama. Meskipun demikian, Fiorentina tidak mau begitu saja menyerahkan tiga poin kepada sang juara bertahan. Hal ini dikarenakan posisi mereka di Zona Eropa musim depan masih belum sepenuhnya aman, di mana mereka hanya berjarak enam poin dari peringkat ke enam, AC Milan. Selain itu, tiga poin juga bisa membantu mereka mendongkrak posisi di klasemen, karena jarak mereka dengan Inter Milan di peringkat empat hanya berjarak dua poin saja. Bek Alex Sandro menyerukan kepada seluruh rekan-rekannya di Juven-
tus menganggap semua partai tersisa di Liga Italia adalah partai final demi mempertahankan Scudetto musim ini. Sadar nilai timnya masih bisa terkejar dari Napoli, Alex Sandro meminta seluruh rekannya untuk memenangi empat pertandingan tersisa. “Kami menyikapi setiap pertandingan yang kami lakoni seakan seperti itu adalah laga final dan tak ada bedanya saat mela wan Fiorentina akhir pekan ini. Adapun laga Piala Italia melawan Milan, tak akan ada kejutan dengan cara kami bermain. Kami akan pergi ke sana untuk menang,� tegas Alex Sandro, Sabtu (23/4) kemarin Jelang laga penting ini, Kubu La Viola berada dalam kondisi yang cukup prima. Tercatat hanya Khouma Babacar dan Yohan Benalouane yang tidak bisa dimainkan pada partai ini, selebihnya seluruh pemain Fiorentina siap untuk mencegah pesta juara Juventus terjadi di markas mereka
Usai kalah dari Chievo pada tengah pekan lalu, Paulo Sosa nampaknya tidak akan menggunakan formasi 3-4-2-1 dan kembali ke formasi 4-2-3-1. Nikola Kalinic akan diplot sebagai penyerang tunggal yang dibantu oleh pergerakan Christian Tello, Josip Ilicic, dan Borja Valero di belakangnya. Sedangkan untuk mengatur serangan mereka, Sosa masih akan mempercayai Milan Delj dan Matias Vecino sebagai metronom serangan La Viola. Jika kondisi tuan rumah cukup prima jelang laga ini, kondisi yang berkebalikan terjadi pada kubu tim tamu. Pelatih Massimiliano Allegri disebut tidak akan membawa Claudio Marchisio, Norberto Neto, Roberto Pereyra, Giorgio Chiellini dan Martin Caceres yang masih mengalami cedera. Selain itu pada laga ini Si Nyonya Tua juga tidak bisa diperkuat Stefano Sturaro yang mendapat hukuman akumulasi kartu. Dengan kondisi cedera tersebut, Allegri diperkirakan tidak akan melakukan pergantian yang berarti pada laga ini. Duet Paulo Dybala dan Mario Mandzukic akan menghiasi lini serang Bianconeri, sedangkan posisi Stephan Lichsteiner di sisi sayap kemungkinan
besar digantikan oleh Juan Cuadrado. Di lini tengah trio Paul Pogba, Hernanes, dan Sami Khedira masih menjadi andalan Allegri untuk mengatur tempo permainan. (kmb33/rtr)
Head to Head 14-12-2015 30-04-2015 08-04-2015 06-03-2015 06-12-2014
Juventus 3 - 1 Fiorentina (Serie A) Juventus 3 - 2 Fiorentina (Serie A) Fiorentina 0 - 3 Juventus (Coppa Italia) Juventus 1 - 2 Fiorentina (Coppa Italia) Fiorentina 0 - 0 Juventus (Serie A)
Lima Pertandingan Terakhir Fiorentina (S-S-K-M-K) 20-03-2016 03-04-2016 10-04-2016 17-04-2016 21-04-2016
Frosinone 0 - 0 Fiorentina (Serie A) Fiorentina 1 - 1 Sampdoria (Serie A) Empoli 2 - 0 Fiorentina (Serie A) Fiorentina 3 - 1 Sassuolo (Serie A) Udinese 2 - 1 Fiorentina (Serie A)
Lima Pertandingan Terakhir Juventus (M-M-M-M-M) 20-03-2016 03-04-2016 10-04-2016 17-04-2016 21-04-2016
Torino 1 - 4 Juventus (Serie A) Juventus 1 - 0 Empoli (Serie A) AC Milan 1 - 2 Juventus (Serie A) Juventus 4 - 0 Palermo (Serie A) Juventus 3 - 0 Lazio (Serie A)
BPM/rtr
ANDALAN - Paolo Dybala selalu menjadi andalan Juventus di lini depan.
OLAHRAGA
10
Minggu Wage, 24 April 2016
Spurs Masih Bisa Juara
HEBAT - Striker Hary Kane menjadi salah satu alasan Tottenham Hotspur tampil hebat musim ini.
London –
lini depan Spurs. Performa terkininya, delapan gol dalam enam partai terakhir membawa Spurs terus mendesak Leicester di puncak. Kane berkembang menjadi mesin gol, mampu mencatatkan gol-gol individual nan cantik, menjadi eksekutor penalti andal, memiliki tandukan maut dan finishing ala striker bertipe poacher. Terlepas dari kemampuan mencetak golnya yang tak perlu dibantah, Kane adalah wujud sempurna dari seorang pemain hasil didikan Pochettino: bergerak di seluruh ruang, merepotkan lawan, mau turun ke belakang, dan bermain menekan secara konstan. Visi bermainnya juga kerap dipandang sebelah mata, padahal Kane punya permainan yang kreatif dan canggih. Bersama Sergio
Tottenham Hotspur masih berpeluang untuk merebut titel Premier League, meskipun Leicester City ada di urutan terdepan. Inilah yang akan coba dilakukan Spurs di sisa musim. Ada lima angka yang memisahkan Leicester dan Spurs di dua tangga teratas klasemen sementara Premier League. Kedua tim sama-sama memiliki empat pertandingan sisa.
Radamel Falcao
BPM/rtr
Banyak Klub Siap Tampung Falcao Roma – Radamel Falcao tampil buruk di dua musim terakhir ketika membela Manchester United dan Chelsea. Dalam dua musim terakhir tersebut, penyerang berjuluk El Tigre total hanya mencetak enam gol dari 45 pertandingan. Meski demikian, bukan berarti Falcao tidak laku di pasaran. Masih ada klub yang mau menampung penyerang berpaspor Kolombia tersebut. Raksasa Italia, yakni AS Roma berminat memboyong Falcao. Namun hingga kini masih ada satu masalah yang menghadang Giallorossi untuk mendapatkan bomber berusia 28 tahun tersebut. Falcao memiliki gaji yang cukup tinggi, yakni tujuh juta euro atau sekitar Rp 103 miliar. Jika saja Falcao mau menurunkan gajinya lebih rendah, bukan tak mungkin ia akan berlabuh di Stadio Olimpico pada bursa transfer musim panas 2016. Sang pemain sendiri mengaku tertarik untuk bermain di Major League Soccer (MLS). Sebab, menurut dia kompetisi kasta tertinggi di Amerika Serikat itu telah mengalami lonjakan kualitas. Pendapat Falcao dilatarbelakangi kedatangan sejumlah nama besar ke MLS dalam beberapa tahun terakhir. New York City FC memiliki Andrea Pirlo dan Frank Lampard. Orlando City mempunyai Ricardo Kaka. Ada pula Steven Gerrard di Los Angeles Galaxy. “Mereka bisa memberikan apa yang diperlukan kompetisi ini untuk menjadi lebih kuat dan kompetitif,” kata Falcao, Sabtu (23/4) kemarin. Selain itu, Falcao melihat MLS memudahkan pemain asal Amerika Selatan untuk beradaptasi. Terbukti 20,5 persen dari pemain asing di sana berasal dari Argentina dan Brasil. “Beberapa pemain Kolombia bermain di MLS. Saya juga memiliki bekas rekan setim, seperti Federico Higuain atau Diego Valeri yang berkarier di sana,” tutur Falcao. Falcao memang memiliki kemungkinan kecil untuk bertahan di Chelsea. Dia gagal bersaing dan cuma mendapatkan jatah 363 menit pada semua ajang musim 2015-2016. AS Monaco sebagai pemegang hak milik juga diragukan untuk menampung Falcao. Penyebabnya adalah gaji Falcao yang mencapai 14 juta euro (sekitar Rp 208 miliar) per pekan. Pemain berusia 30 itu sempat menerima tawaran dari salah satu kontestan MLS, Columbus Crew pada Januari 2016. Namun dia menolak pindah. (kmb33/rtr)
Dalam tiga dari empat laga sisa itu, Spurs bermain setelah Leicester. Tetapi kiper Spurs Hugo Lloris menegaskan bahwa di sisa musim ini The Lily Whites akan menjaga fokus, berupaya tampil sekonsisten mungkin dan tidak terlalu memedulikan bagaimana laju rivalnya itu. “Kuncinya adalah fokus ke diri kami sendiri. Kami tahu kalau kami konsisten sampai akhir, maka kami akan dapat imbalannya. Tentu saja tidak cuma tergantung kami, tapi Leicester juga harus kehilangan poin jika tidak, maka mereka layak dapat trofinya,” ucap Lloris, Sabtu (23/4) kemarin. “Kami dalam sebuah posisi dan situasi bagus dan ini merupakan sebuah kesempatan bagus buat kami. Jadi kami harus terus lanjut dan kita akan lihat apa yang terjadi di akhir musim. Tak ada yang dapat menduga apa yang bisa terjadi. Kami amat termotivasi karena kami punya kesempatan melakukan sesuatu yang hebat buat klub,” lanjutnya.
Spurs memang tampil menawan musim ini. Di bawah arahan manajer cerdik Mauricio Pochettino, tim asal London Utara itu berkembang menjadi tim paling komplit dan paling seimbang di Liga Primer Inggris. Tottenham adalah tim yang paling produktif mencetak gol dan paling sedikit kebobolan di musim ini, membuat selisih gol mereka surplus 39, catatan terbaik dalam sejarah klub di era Liga Primer. Mengombinasikan lini belakang solid, lini tengah dominan, lini serang mematikan, dan skuat termuda di liga, Spurs terlihat prima untuk menjadi kandidat juara secara konsisten di musim-musim mendatang. Meski kolektivitas begitu kentara di skuat ini, sulit untuk mengelak bahwa ada banyak individu menonjol. Hugo Lloris terus menjadi kiper yang dapat diandalkan, duo full-back Spurs selalu rajin naik-turun
Jadwal Sisa Tottenham Hotspur Selasa, 26 April 2016 Selasa, 03 Mei 2016 Minggu, 08 Mei 2016 Minggu, 15 Mei 2016
Tottenham Hotspur Chelsea Tottenham Hotspur Newcastle United
vs. vs. vs vs.
West Bromwich Albion Tottenham Hotspur Southampton Tottenham Hotspur
lapangan. Christian Eriksen hanya mencatat assist lebih sedikit dari Mesut Ozil, dan Dele Alli mencuat menjadi youngster klub paling menjanjikan dalam beberapa tahun terakhir. Namun sosok yang paling kentara adalah Hary Kane. Banyak komentator yang secara gegabah berucap bahwa Harry Kane adalah oneseason wonder alias fenomena satu musim saja. Namun memasuki bulan April, Kane adalah topskor Liga Primer dengan 24 gol menjadikannya sebagai pemain Spurs pertama yang mengoleksi gol sebanyak itu dalam semusim dan juga pemain Inggris keempat yang bisa mencetak lebih dari 20 gol di era Liga Primer. Masih berusia 22 tahun Kane sudah mampu menjadi pemimpin bagi
Aguero, Kane adalah striker paling komplet di liga. Jika Spurs juara Liga Primer, para fans tahu kepada siapa mereka harus mengucapkan terima kasih. (kmb33/ rtr/ap)
Torres Berpeluang Masuk Timnas
Madrid – Fernando Torres tampil tajam belakangan ini bersama Atletico Madrid. Pelatih timnas Spanyol Vicente del Bosque tak menutup peluang membawanya ke Piala Eropa. Torres tampil impresif di sepanjang 2016 ini. Dalam 10 penampilannya di Liga Spanyol, dia mencetak tujuh gol dan dua assist untuk Atletico. Bahkan di empat partai terakhir, pemain 32 tahun itu mencetak empat gol dan dua assist. Padahal di awal musim Torres kesulitan menemukan permainan terbaiknya. Dalam 16 pertandingan, dia cuma bikin dua gol dan dua assist. Dalam periode itu dia juga cuma satu kali tampil penuh. Kini dengan kembalinya ketajamannya, Torres bisa berharap memperkuat Spanyol di Piala Eropa 2016. Del Bosque pun mengaku masih membuka lebar-lebar kesempatan. “Kami tidak akan memarginalkan siapapun karena kami cuma ingin memilih para pemain terbaik. Kecuali mereka yang tidak ingin dipanggil karena keinginan sendiri, semua orang ada dalam posisi untuk dipanggil,” katanya, Sabtu (23/4) kemarin. “Kami akan mencoba memilih starter terbaik dan kemudian Tuhan akan menentukan apakah para pemain yang kami panggil bisa bermain. Kami memilih mereka yang paling layak dan mewakili kami dalam cara terbaik, baik di gawang atau di posisi lainnya,” imbuh Del Bosque. Saat ini Fernando Torres menjadi pemain penting bagi Atletico Madrid. Torres beberapa kali menjadi penentu kemenangan Atletico. TerakhirTorres mencetak gol tunggal kemenangan Atletico Madrid kontra Atletico Bilbao. Musim ini Torres bermain sebanyak 37 kali di semua kompetisi bersama Atletico Madrid. (kmb33/ap)
Fernando Torres
Bayern Tanpa Robben
BPM/rtr
Arjen Robben
Munich – Bayern Munich akan bertandang ke markas Atletico Madrid di lanjutan leg pertama semifinal Liga Champions 2015-2016 dalam kondisi tak sempurna. Salah satu bintang mereka, yakni Arjen Robben dipastikan takkan berlaga di laga tersebut. Robben baru saja mengalami cedera telapak kaki. Akibat cedera tersebut, andalan Timnas Belanda tak dapat dimainkan saat Bayern menghadapi Hertha Berlin dan Los Colchoneros. Namun untungnya posisi Robben dapat digantikan pemain lain. Saat ini setidaknya ada dua winger yang dapat meng-
gantikan peran pemain berusia 32 tahun tersebut. Kedua pemain itu ialah Douglas Costa dan Kingsley Coman. Tak sampai di situ, Bayern juga memiliki winger senior berkelas macam Franck Ribery. Karena itu, absennya Robben tak perlu dirisaukan karena dapat digantikan pemain lain. Hal itu pun memperbesar peluang Die Roten untuk melaju ke babak final Liga Champions 20152016. “Kami tidak begitu kawatir sebab ada pengganti sepdan untuk Robben,” ujar pelatih Pep Guardiola, Sabtu (23/4) kemarin. Robben
sudah menderita cedera abductor (cedera paha bagian dalam) pada kaki kiri sehingga absen sejak 12 Maret ketika Bayern menang 5-0 atas Werder Bremen pada lanjutan Bundesliga. Pemain 32 tahun ini pun bakal absen pada dua pertandingan. (kmb33/ap)
TANAH KAVLING
Siap Bangun
LOKASI : JL. Gurita IV - Piranha Sesetan Tersedia juga Tanah Kavling di Lokasi lain 2
138m
2
104m
2
2
100m
BPM/rtr
JL. PIRANHA
2
101m
133m
LEBAR 6M 2 116m
2
100m
2
100m
2
100m
2
100m
2
125m
245460 / 081999914201 / 0811398086
C.0000522-RPA
Minggu Wage, 24 April 2016
GELANGGANG
POR Sanur dan Putra Tresna Lolos Mangupura (Bali Post)-
Kesebelasan POR Sanur dan Putra Tresna memastikan meraih tiket melenggang ke babak delapan besar dari Grup A, dalam turnamen Piala Pesanku 2016 usai mengalahkan lawan-lawannya di Lapangan Samudra, Kuta, Badung, Sabtu (23/4) kemarin. POR Sanur menundukkan lawannya Nawawa Bintang Timur dengan skor 2-0 (2-0). Sementara Putra Tresna mencukur Sawangan 6-0 (2-0). Dua gol kemenangan POR Sanur yang bersarang ke gawang Nawawa BT yang dikawal Yoga, hasil
bidikan Bambang di menit ke20. Selanjutnya bomber Kadek Sentana Adi Putra menggandakan kemenangan di menit ke-28 hingga POR Sanur unggul 2-0. Hasil lainnya, di Grup A Putra Tresna menggunduli Sawangan FC dengan skor 6-0, dalam laga
yang dipimpin wasit Wayan Wasista. Keenam gol yang menjebol gawang Agus c, diciptakan Basri 2 gol, kemudian masingmasing sebiji gol dari Komang Suartawan, Ekananda, AAN Surya Negara, dan Dewa Wiraguna. (022)
11
Biliar Bali Patok Medali PON Denpasar (Bali Post)Pebiliar PON Bali tetap dipatok target menyumbang medal pada PON XIX di Jabar, September mendatang. Pasalnya, para atlet ini dibiayai dengan dana rakyat Bali sehingga mereka berkewajiban memberikan kado prestasi berupa medali buat rakyat Bali. Itu dilontarkan Ketua Umum Pengprov POBSI Bali Njoo Daniel Dino Dinatha di sela-sela mengawasi pebiliar PON berlatih fisik di kawasan Renon, Sabtu (23/4) kemarin. Latihan penggenjotan fisik dengan jogging rutin dilakukan tiap Sabtu dan Minggu, dan telah berjalan tiga bulan. “Untuk mendalami teknik, mereka berlatih di Obrigado tiap Senin,
Rabu, dan Jumat. Komposisi atlet sudah terjadi regenerasi dengan munculnya Irwan Limardi, Tinton, dan Made Marsel Tirta,” terang Dino. Dino mengevaluasi pebiliar PON pasca mengikuti turnamen di Yogyakarta. “Intinya kami tetap bertekad olahraga bola sodok ini menyumbang medali,” tuturnya. Dikisahkan pada PON XVI di Palembang, Sumsel 2004 Bali menyumbang emas di nomor ganda bola sembilan berkekuatan Yudarman dan Ngakan Nyoman Toni Cahaya Putra. Selain itu, pada PON XVII di Kaltim 2008 Bali kembali menyabet emas di nomor bola delapan yang dipersembahkan Desak Raka Kasih Ariati. (022)
BPM/022
MEDALI - Ketua Umum POBSI Bali Njoo Daniel Dino Dinatha bersama atlet PON Bali usai penggenjotan fisik, Sabtu (23/4) kemarin. Pebiliar Bali tetap ditargetkan medali di ajang PON.
LAGA
12
Minggu Wage, 24 April 2016
Playoff NBA
Cavs Belum Terbendung Alburn Hills –
Cleveland Cavaliers dan San Antonio Spurs di ambang semifinal wilayah setelah memperbesar keunggulannya masing-masing atas lawan yang mereka hadapi di babak playoff. Cavs menang 101-91 saat bertamu ke markas Detroit Pistons di game tiga, Sabtu (23/4) kemarin. Kemenangan membuat Cavs unggul 3-0 dan tinggal berjarak satu game lagi dari semifinal Wilayah Timur.Pada pertandingan tersebut trio LeBron James, Kevin Love, dan Kyrie Irving menjadi tiga penyumbang poin terbanyak untuk Cavaliers.
Bermain di kandang lawan tidak membuat Cavaliers gentar. Terlebih lagi mereka memulai pertandingan dengan agregat kemenangan 2-0. Hasil pertandingan di Detroit membuat mereka saat ini jauh meninggalkan Pistons dengan skor 3-0. Artinya, Cavaliers hanya perlu satu pertandingan lagi untuk lolos ke semifinal. Cleveland memang sem-
pat mengalami tekanan dari Pistons pada kuarter pertama. Mereka kalah dalam perolehan poin ketika Pistons sukses mengemas 27 angka. Namun keunggulan Pistons tak bertahan lama karena dalam tiga kuarter berikutnya, Cavaliers berhasil menang dan mengakhiri pertandingan dengan skor 101-91. LeBron James yang pada pertandingan tersebut berha-
sil mencatatkan 20 poin dan 13 rebound mengatakan trio Cavaliers saat ini sedang dalam performa terbaik mereka sepanjang musim 2015-2016. “Saya rasa saat ini kami sedang dalam kondisi yang baik. Saat di lapangan kami tahu apa yang ingin lakukan, baik sebagai individu maupun sebagai anggota tim,� ujar James usai pertandingan. Pada pertandingan selanjutnya, Pistons kembali akan menjadi tuan rumah. Spurs mencatat keunggulan 3-0 setelah meraih kemenangan 96-87 di Fe-
dExForum yang merupakan markas Memphis Grizzlies. Dengan hasil tersebut, maka Spurs berpeluang sudah memastikan tempat di semifinal Wilayah Barat jika mampu menang lagi di tempat yang sama pada game empat. Sementara itu, dalam pertandingan lain Boston Celtics menang 111-103 saat menjamu Atlanta Hawks. Hasil itu membuat Celtics memperkecil ketinggalan jadi 1-2, sekaligus menghidupkan peluang. Celtics masih jadi tuan rumah di game empat. (kmb33/rtr)
Rafael Nadal
Barcelona Terbuka Nadal Lolos ke Semifinal
BPM/ap
MENANG - Pemain andalan Cleveland LeBron James merayakan kemenangan timnya bersama dengan Kyrie Irving di game ketiga babak playoff NBA, Sabtu(23/4) kemarin.
Barcelona – Peluang Rafael Nadal untuk menjuarai Barcelona Terbuka masih terbuka. Nadal baru saja melaju ke babak semifinal setelah menyingkirkan petenis Italia, Fabio Fognini. Nadal butuh waktu satu jam dan 50 menit untuk menang atas Fognini pada pertandingan di Real Club de Tenis Barcelona, Sabtu (23/4) kemarin. Petenis Spanyol itu menang dua set langsung dengan skor 6-2, 7-6(1). Fognini nyaris memaksakan digelarnya set ketiga pada pertandingan ini. Sempat unggul 5-3 di set kedua, dia gagal memaksimalkan servisnya di game kesepuluh. Di game ke-12, dia selamat dari tiga match point untuk memaksakan tie-break. Namun, dalam tie-break,
BPM/ap
Nadal lebih unggul dan cuma memberi satu poin untuk Fognini. Nadal adalah juara delapan kali di Barcelona Terbuka, yaitu pada 2005-2009 dan 2011-2013. Dia selanjutnya akan menghadapi Andrey Kuznetsov atau Philipp Kohlschreiber di semifinal. Pada pertandingan lainnya, Kei Nishikori (Jepang) juga melangkah ke semifinal. Sang juara bertahan mengalahkan Alexandr Dolgopolov (Ukraina) dengan skor 7-5, 6-0 dan akan bertemu Benoit Paire (Prancis) di babak empat besar. Nishikori menjuarai Barcelona Terbuka pada 2014 dan 2015. Dia tengah berusaha membukukan hat-trick juara di turnamen tersebut pada tahun ini. (kmb33/rtr)
Sastra
Redité Wagé, 24 April 2016
I Kaki Dengkil
Urip Maan Nyilih WAWU usan Mé Madé maabénang, raris Ni Berit ngaonin. Kenjekan wargi Tepisiringé iteh maosang pamargin Ni Berité sané nadak pisan, raris Bagus Gedé lina. Ortin Bagus Gedéné lina kocap naler nadak pisan, ngangkebin orti makaoné Ni Berit. Usan punika, orti agengan malih ngangkabin orti linané Bagus Gedé. Inggih punika, orti sedané Bapak Gedé. Neren polih orti asapunika ngawinang I Kaki Dengkil engsek. Ngamanahang sujatiné uripé puniki aklamaran bawang. Aserétan pisan mamarginé irgamayang klebétan tatité. Durung amunapi rasaanga tuuhé mamargi, sagétan sampun madem. “Koné uripé maan nyilih! Nyén maang nyilih? Nyén masilihang? Ngudiang pasilihanga? Adané dogén maang nyilih, sinah buin mani poan tagiha! Kudianga nagih? Asapunika I Kaki Dengkil ngrémon padéwékan sambilanga ngemitin kalayu sekar Bapak Gedé. Ring tampul Balé Gedé genah Bapak Gedé masirepang, I Kaki Dengkil krasak-krésék mamanah. Rames cekiané, rames cong brérongé nénten uratianga. Jeg iteh ja sampun ipun mamanah padéwékan nénten ngrengeang wewidangan dija magenah. Makudang-kudang parajana sampun maosang indik kapatian. Nanging durung wénten sané maosang indik uripé maan nyilih. Mangda aluh antuk nepasin, minab wacana punika awanan baosanga asapunika. Jabat kredekang nepasin, muncuknyané dados sakadi asapunika: Jatma padem santukan uripnyané sampun kaarsaang. Sané nyelang ngwaliang. Wénten jatma padem nadak, santukan nadak uripnyané kakarsayang. Wénten jatma padem sengkaon, santukan kantun matawahtawahan jagi ngantukang urip tur majadengan ngarsaang urip. Wénten sané ngulah pati, ngantukang urip. Wénten sané salah pati santukan padem keni wancana. “Apa to, dadi kema lakuna? Aéngan tekén Ni Ngelah tukang mindringang pipisé Sang Suratma. Yén suba gantina uripé mauliang, jeg beslaha. Yén kondén gantiné mauliang, jeg cangcanga uripé apang jangkep malu mara dadi uliang.” I Kaki Dengkil ngrémon nepasin uripé sané maselang. Mangkin sampun nyansan ngwengiang. Sané magebagan sayan ngedikang. Pablesbes sané magebagan mantuk santukan bénjang wénten makuli ring pasar, ring otél, ring kantor pamerintah, tur sané siosan. Cekiané, saka siki sampun mubarang déwék, asapunika naler cong brérongé sampun mataki-taki jagi usan. “Lamun kéto, ané nyilihang uripé ento pelih masé cara Ni Ngelah? Koné manut atma prasangsané, anaké mindringang pipis koné pelih sawiréh ngranayang anak lian sangsara!” Sambilanga undap-undap I Kaki Dengkil ngrémon asapunika matehang uripé sané kaselang pastika jagi kawaliang. Saking doh kepir-kepir piragina pepaosan ngwacén satua Sang Rejuna sampun usan matapa. Raris I Kaki Dengkil éling ri kala ngatehang Mé Madé ka sétra kapaosang slokané punika. Napi sayuwakti uripé puniki irgamayang sakadi matapa? Wantah sampun usan matapa, jagi mardika malih sakadi dumun dawegé durung nyelang urip. “Lamun kéto uripé ené sujatiné makeker? Patuh cara bogolané makrangkeng di penjara? Patuh cara siapé makurung di guungané? Méh luungan makeker, makrangkéng di penjara, tur cara siapé makurung di guungané. Makejang baanga wates, tusing nyidaang makiba. Kuala maan nasi, maan jaminan. Tusing buin ngitungang makenta! Mapan sai-sai baangan ajeng-ajengan. Yén betek basangé, kruyukang ibané, cara siapé basangné betek!” Grémonan I Kaki Dengkilé nénten wénten sané miragi santukan ipun ngrémon sambilanga nyabsab kuping ngulah legu. Sampun sapunika grémonané, I Kaki Dengkil kantun kémanten ngamanahang indik uripé maan nyilih. Kereng pisan Ipun mamanah. Kantos sampun suung pagebagané, Ipun kantun krasak-krésék padéwékan masadah ring tampul Balé Gedéné ngemitin Bapak Gedé sané jagi unggahanga Tumpang Salu benjang. Sampun kenyel minab mamanah, I Kaki Dengkil ngadébras bangun santukan mangkin sampun semengan. Sambilanga sidap-sidap mitbit bulun mata sané kapit ngamedalang pelék. “Nah... apa dadi oraang, begehang ja suba ngelah artha brana, tegehang ja suba wangsané, masé urip maan nyilih. Yén suba gantiné, artha branané tusing dadi aba, wangsané suba tusing maguna. Masé uripé maan nyilih! Lakar kakarsayang yén suba panumayané.” Puniki paling untat sané grémonanga sambilanga srayang-sruyung mamargi mantuk. (Jelantik)
Sugal Binal Ujian Nasional I Madé Suarsa “MENTANG-mentang pintar, jangan sok idealis. Memangnya sekolah ini milik nenek moyangmu. Sok sekali. Sudah diberi bocoran di kasih tau jawabannya, malah protes. Awas kalau nilaimu jelek!” Katah malih pangubat-abit I Gdé Dharma kadulurin sebeng denges, mua barak ngendih, paningalan nelik nyemprot, untunnyané magiet, saksat Sang Hyang Kala Mertiu ayat nguluh nadah Gusti Agung Khrisna Nugraha Arwatika, nguntul tan makrisikan ring ruang Kepala SMA Negeri 78 sané madrué pakem pakibeh Jupan Jupan Jupan Jupan Yés.... Nénten kapikayun antuk
Gung Khrisna, dados Bapak Gdé Dharma sakadi telas kécalan dharma ring budhi, nénten sakadi sané kacingak ngraina ring sekolah. Nénten kapikayun antuk Gung Khrisna dados dané pageh manggehang kasusatia kajujuran, malah keni ubat-abit. Jakti ri kala ngamiletin Ujian Nasional Gung Khrisna nénten pisan kayun ninutin kaicén bocoran jawaban soal olih Ibu Guru Kadék Wiwin. Ping kuda-kuda kaicén bocoran, dané ten kayun, wastu Ibu Wiwin sané kajudi dados tim suksés kelulusan seratus persén salah panampén, wastu sagrehan nguningayang ring kepala sekolah, pamuput Gung Khrisna keni upet obat-abit
13
kantos kaplengek. Gusti Ayu Madé Arwati wawu rauh saking aguron-guron ring sekolahan, tengkejut nyingak putrané kadi délemé pangsegang ring kuri sofa ruang tamu. Nénten biasané kadi punika. Kapikayun mangguhang pikobet ring Ujian Nasional. Katampekin anaké alit, kausap-usap rambutnyané, kaaras-aras pipi, sareng malinggih lan kapitakénin. “Gus, anak kesayangan Ibu. Tumbén cingak Ibu Gus cara sedih, wénten napi Gus?” “Tiang keni opak Bu.” “Sira ngopak?” “Kepala Sekolah.” “Yén Gus salah, wajar Gus keni opak. Napi salah Gus?” “Salah Gus ten nyak dikasi bocoran jawaban UN.” “Ah…?” Swagina swadharman dané taler guru, ngrumrumin anakanak alit PAUD ring wewengkon Kuta, nginkinang nandur susatia kajujuran ring tuasning anaké alit-alit. Mangda wekasan kapungkuran dados parajana jujur ngajeg nyegjegang jagat sangkaning adeg-adeg, kokoh madasar kayun satia jujur. “Yén ngalih anak dueg, akranjang, akampil, abésék, ategen, tekéning akarung maan ngalih di guminé, sakéwala ngalih anak jujur ané kéweh.” Indiké punika nénten naenin dané lali, mawinan sarat pisan Gusti Ayu Madé Arwati nginkinang saking kari alit, saking kari masekolah ring PAUD mangda sampun biasa maparilaksana jujur. Mawinan dané bingung, dados putrané malaksana jujur malah keni opet opak Kepala Sekolah. Dané inguh. Sedek glincak-glincak, Gusti Aji Alit Tika ring jero sampun napak, sakadi ngopak. “Mama, kénkén cagcag-cigcig nganginang ngauhang sing karuan-karuan cara ngantosang anak beling nyakit…?” “Ah Aji ten nepukin unduk!” “Unduk-unduk sing taén enduk.” “Khrisna opak jak guru-guruné!” “Kepala Sekolah masih ngopak…” “Ah…?” “Ten nyak baanga bocoran jawaban UN.” “Ah…?” “Ah éh ah éh dogén cara nak bega!” “Béh satu-sat….” “Kal takonang jak Wiwin.
para guru sampun “bergerilya” mautsaha sasidan-sidan ngruruh bocoran jagi kawéhin murid-muridnyané mangda sami lulus. Gusti Agung Khrisna Nugraha Arwatika nénten banget nyungkanang indik nilai Ujian Nasional, duaning sampun cumager pisan ring raga. Sané banget kasungkanang indik panglémék Kepala Sekolah I Gdé Dharma, sakadi sampun telas kadharmannyané, wastu metuang raos ten becik. Gusti Ayu Arwati lan Gusti Aji Tika taler ten banget mukayunin indik nilai ujian anaké alit, duaning dané sampun cumager ring kapradnyanan anaké alit. “Ha… ha… ha….” “Kénkén Ajik, rauh-rauh jeg haha hihi…?” “To timpalé ngrumuk di kantor.” “Timpal ngrumuk, to nguda Aji haha hihi?” “Ujian Nasionalé né, kurenané sing taén jumah. Makaad semeng teka tengah lemeng, kema mai geleng nglaleng, ngalih bocoran né beneng, pang makejang ajak seneng.” “Sangkala orahang tiang, Ujian Nasional sugal metuang binal.” “Depang suba kéto. Né penting sing Gung Khrisna.” Gung Khrisna maileh-ileh karereh olih para guru pangemban pawekas kepala sekolah, santukan SMA 78 dados kaloktah sajagat Nusantara duaning Gung Khrisna ngamolihang nilai paripurna nénten kepéh nyang akidik, 100. Kepala Sekolah I Gdé Dharma, Bu Wiwin, lan para guru SMA 78 sami nyalamin Gusti Agung Khrisna Nugraha Arwatika sedek uleng ngraga nyingakin pikolih nilai Ujian Nasional. Asiki, doning dané ngamolihang nilai UN paripurna. Kaping kalih…. “Selamat Gung. Hanya Gung satu-satunya yang diterima sebagai undangan di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta.” “Nggih, tiang pun uning Pak.” Bapak Kepala Sekolah tan sida malih nual. Yadiastun Ujian Nasional taler ngranayang para siswané mungal, sugal, binal, méh-méh kadi cicing singal, baang di baong nagih di sirah paningal, nanging wénten taler sané ngamolihang nilai paripurna ganal, jujuré pinaka dadal.
Saking Langit Bali
Udyoga Parwa
Para Ksatria ring Kuruksétra Olih : I K. Satria, S.Ag KACARITAYANG mangkin genahé mayuda ring Kuruksétra. Wantah makudang-kudang raina kémanten, para ksatria mautama sané pacang mabela pati ring yudané punika sampun mapupul ring Kuruksétra. Samian prajurit puniki wantah ksatria mautama taler umandel sané rauh saking makudang-kudang panegara. Para ksatria mautama punika sampun sayaga pacang mayuda. Kawéntenan prajurité wantah kawilangin antuk wilangan Aksauhini. Yéning kapah, wénten 21.870 diri prajurit sané nglinggihin kréta makta senjata jangkep pinaka ksatria sané sampun waged mayuda, 21.870 diri prajurit sané nglinggihin gajah, 65.610 diri prajurit sané nglinggihin kuda, miwah 109.350 diri prajurit sané mamargi ngamel senjata pedang miwah tombak. Mawinan punika, sané Aksauhini madaging prajurit akéhnyané 218.700 diri. Prajurit Pandawa wénten pitung Aksauhini, prajurit Korawa wénten solas Aksauhini. Yéning wilangin samian prajurit wénten plekutus Aksauhini akéhnyané. Para ksatria sané sampun waged mayuda wénten ring barisan kaping ajeng. Ida Sang Yudhisthira antuk krétanidané mawarna putih, raris wénten Ida Sang Bhima sané ngamel senjata gada tan bina sakadi emas kuning ngencorong, salanturnyané wénten Ida Sang Arjuna ring sisi kiwa, Ida Sang Kesawa pinaka kusir krétané sané luwih. Ida Sang Nakula miwah Ida Sang Sahadéwa taler sampun nglinggihin krétanidané soang-soang. Ksatria saking wangsa Yadu, Ida Sang Satyaki taler wénten ring uri Ida Sang Nakula antuk panah sané taler sampun nglingkerin angganidané. Nglantur ksatria saking Wirata sané kapucukin Ida Sang Matsyapati, wénten Ida Sang Sweta miwah rajaputra Sang Uttara. Kalanturang raris saking ksatria Pancala sané kapucukin Ida Sang Maharaja Draupada, raris krétan Ida Sang Shikandi, kréta mautama Sang Dhrstadyumna, raris wénten kréta raja Kasi sané mucukin ksatria saking Kasi. Wénten maharaja Kunti sané kairing olih prajuritidané. Samian punika wantah prajurit-prajurit sané pascat saha sayaga pacang mayuda ngaturang anggannyané ring Kuruksétra. Tios punika, wénten taler putran Ida Déwi Pancali, Ida Sang Abhimanyu sané rauh antuk kréta sané dahat mautama. Ida kairingin olih para ksatria sané sumanggup pacang mabela pati. Ring genahé tiosan wénten ksatria Korawa sané ngamedalang prajurit sané akéhnyané 11 Aksauhini. Ida Sang Duryodhana kaksiang nglinggihin kréta sané taler ngreneb makacihna Ida putran Ida Sang Drestarasthra kaabih Ida Bhagawan Bhisma, Dang Acharya Drona, Maharsi Krpa, miwah raja saking Gandara, Ida Sang Sakuni. Raja sané nglinggihin kréta mapeséngan Uluka, putran Ida Dang Guru Ida Sang Asvattama. Raris wénten kréta Sang Krtawarmaji sareng prajurit Ida saking Shindu Désa sané kapucukin olih Ida Sang Jayadratha. Raris Ida Sang Susarma, krétan Ida Sang Bhurisrawa sané kairing olih prajuritidané sané nglinggihin gajah. Raja sané nglinggihin kréta wénten Ida Aparijata, Wisalaksana, Wirabahu, Wimwisata, Winbuandini, Bhogadenda, Citraksa, Dursila, Ahrawnyin, Agniya, Adityaketu, kréta Agrasara, kréta Balawardana, Balaki, Bimarata, Bimasvala, Bimawega, Bwiwajesa, Carucitra, Citrabama, kalanturang antuk prajurit Ida Sang Citraga, kairing olih prajurit Ida Sang Citrabana miwah Citraksi. Kalanturang prajurit Citrakundala raris Citramukha. Samian pinaka ksatria utama tur sampun kasub ring jagaté. Suarané sané gumeter nglingkubin langité ring Kuruksétra ngawinang sami beburon sané wénten ring langité rauh nyaksiang sané wénten ring kuruksétra. Kalanturang malih antuk prajurit Ida Sang
Macem-macem gén.” Kadék Wirati Windia, sarainaraina kasambat Wiwin, wantah kekantén dané Gusti Ayu Madé Arwati pecak sareng-sareng ring IKIP. Gusti Ayu luwih oneng ngurus raré-raré baud ring PAUD, Wiwin lewih seneng ngingu bajangbajang ring SMA. Wawu napak ring lebuh, Wiwin bangun labuh, sat ngaturang patabuh ring Gusti Ayu duka sat Siwa griguh. “Kénkén keneh Kamu Win?” “Ampura Bu Gusti, Tiang hanya menjalankan tugas.” “Tugas Siapa? Tugas Apa? Tugas penuh kebohongan!” “Saya tak mengerti Bu Gusti.” “Saya tahu semua sekolah mengejar obsesi lulus seratus persen. Tetapi jangan menempuh cara gombal seperti itu! Jangan mengorbankan kejujuran. Katanya UN untuk melatih kejujuran dan kredibilitas peserta dan sekolah!” Rumasa soléh kapikanten olih Gusti Aji lan Gusti Ayu, ri kalaning Ujian Nasional murid-muridé élah-élah, aluh-aluh, senengseneng, nénten guan-guan malajah, duaning cumager jagi kaicén bocoran jawaban olih guru-gurunnyané. “Ah…. Ngudiang répot-répot bin malajah. Ujian Nasional masé ja lakar orahina tekén guruné.” Kadi punika pasaut anaké alit akéhan, pradé katakénin olih reramannyané dados ten malajah yadiastun sedek Ujian Nasional. Malah para guru sané inguh bincuh bah bangun bah labuh masusupan makudang-kudang lebuh, Kepala Sekolah ngicén pituduh sapunapi antuk kumuh, mangda seratus persén lulus tan embuh, wastu pangegen masyarakat sayan tumbuh nénten letuh-letuh, wekasan sami sida ébuh, énjuh, tan kéwuh. Tumbuh sugal lan binal jroning Ujian Nasional. Sugal, soléh, duaning tepengan Ujian Nasional, sané jagi nyarengin ujian, para murid-murid malah senengseneng, tenang-tenang, duaning sampun pasti pacang kaicén bocoran-bocoran olih Bapak/ Ibu Guru. Nika mawinan para siswa nakal binal, purun mamongol nénten malajah. Akéhan kénten, sakémaon wénten taler sané ngamanggehang kajujuran, ngandelang pikayunan padidi, nénten jagi nyagerang bocoran saking guru, sakadi kahanan Gung Khrisna. Sugalé malih, saking tigang raina sadurung ujian,
Dirgabahu miwah Ida Sang Dirgalasala, raris Ida Sang Dirgarama. Raris wénten Ida Sang Dredasétra, prajurit Ida Sang Bomawikata, kalanturang Ida Sang Yuyutsu, Ida Sang Wikarna, miwah Ida Sang Pratipa. Samian ksatriané sampun mamargi nuju genah Kuruksétra. Nglantur wénten Halayudha, raris wénten Ida Sang Windandini sané kaloktah ring jagaté. Kalanturang prajurit Ida Sang Ekatana, Prajurit Ida Sang Dursaha. Ring sisi kiwa wénten prajurit Ida Sang Dussasana sané ngamel senjata panah mawisésa, kalanturang prajurit Ida Sang Dwilocana, raris Ida Sang Patiweja, Ida Sang Rudrakarman, Ida Sang Senani, Ida Sang Jalasuma, Ida Sang Krtana, raris prajurit Ida Sang Nagadata. Samian ksatria punika wantah prajurit saking Korawa. Kawéntenan Kuruksétrané wiakti sampun dados genah sané dahat ngresresin. Para Déwata sané wénten ring suargan taler rauh sangkaning kawéntenan Kuruksétrané sakadi asapunika. Sami rauh pacang nyaksiang yudané sané pacang mamargi. Kawéntenan para ksatriané irika sahasa nguwah kawéntenan Kuruksétra dados genah sané pinih ngresresin kayun sang sané ngamanggihin. Kahanan punika ngawinang wewidangan Kuruksétrané rumasa gumeter tan bina sakadi linuh sané ageng. Sami rumasa gumeter tatkala nyaksiang para ksatria sané ngamargiang swadharma mabela pati. Para ksatria punika mamargi tan bina sakadi kawéntenan Ida Sang Parasurama sané mayuda. Senjatané sané kagamel olih para ksatria tan bina sakadi Kala Mrtyu sané prasida mancut sekancan sané maurip. Nénten wénten rumasa ajerih ring pikayunan para ksatriané punika. Sami pakelik nyuarayang payudané punika pacang mamargi saha saling pademang nindihin kapatutan. Ida Bhagawan Bhisma, putran Ida Déwi Gangga kapikantenang nglinggihin kréta mawarna putih ngamel senjata panah sané dahat ngresresin pisan. Ida nglinggihin kréta madaging kobér panca lintang miwah madaging kelapa. Ida tan bina sakadi Ida Bhatara Wrhaspati sané mucukin prajurit Korawa. Pakenyitnyit warnan pedangé ring Kuruksétra sangkaning sami senjatané sané kagamel kaentérin Ida Sang Surya. Punika ngawinang genahé punika sakadi permata sané dahat mulia yéning aksiang saking akasané. Ebuké sané kaampehang angin masepuk tan bina sakadi sayongé ring sasih Kaulu. Samian sentana ring Jagat Kuru ngawinang Kuruksétra sakadi genah sané dahat ngresresin. Wénten prajurit sané madué amongan ngaryanin genah pasandekan tatkala yudané sampun mamargi. Wénten sané nyayagayang sarwaning pangan miwah wénten taler sané ngélinglingin mesehé. Prajurité sampun ngaryanin genah masandekan ring Kuruksétra. Asing-asing bucu sampun kawangunin genah masandekan. Tios punika pamucuk miwah ksatria saking Pandawa miwah Korawa ngamargiang paum maosang awig-awig payudané. Punika mawinan genah Ida Bhagawan Bhisma kasayagayang mangda prasida nampi sapangrauh para ksatriané sané pacang mabebaosan indik payudané. Para ksatriané sampun sayaga pacang miletin sabané ngrincikang uger-uger payudan. Ring bebaosané punika pacang maosang parindikan Gandharwa Weda ngaryanin uger-uger mayuda. Ring ratriné punika raris rauh para ksatria Pandawa sané kairing olih Ida Sang Satyaki, Ida Sang Wirata, Ida Sang Draupada, Ida Sang Shikandi, Ida Sang Dhrstadyumna miwah Ida Sang Uttara. Sami nuju genah Korawa sané irika sampun wénten Ida Bhagawan Bhisma miwah makasami sesepuh Jagat Kuruné. Bebaosané sampun mamargi, sayaga pacang mayuda rainané bénjang. (Puput)
Sera Panggang Sera Tunu Sera panggang sera tunu patuh dogén.... nyak réklamasi nyak révitalisasi dayané bengu Daya corah sodagar pongah politik tanah murah ngalih bati aluh élah pang terus idup motah Urug pasih kapling-kapling lantas adep amonto dogén wilangané Adi sing ada pejabat ané ngeh?! Nyoman Punia
Ngurug Teluk Jaman jani nyén ané lakar uluk-uluk? rakyat cenik eda kadéna enduk eda kadéna sing tau tekén unduk unduk ané suba seken-seken tepuk dadi pangedé pipisné matumpuk-tumpuk ulah-aluh majanji manis sada mamauk lagas pesan kenehné nagih ngurug teluk mani puan pasti tusing lakar magutuk réklamasi ngurug teluk batinné invéstoré dogén nuduk bendégané sing nyidang ngudusang payuk dadi rakyat cerik kisah-kisah naanang seduk Madé Suar-Timuhun
Kruna
14
Redité Wagé, 24 April 2016
Cerakén
Ayu Laras
Lengkara
Kadaut ring Sesolahan Palawakia
Punggelan geguritan puniki kaanggén ngulati basa lan aksara Bali. Kapunggel saking Geguritan Cokli sané kakawi olih Djelantik Santha. Kaolah antuk : Pangremba Bali Orti
pupu;gind, Pupuh Ginada 9.dÙn&krism)etonn/, Duaning kari sametonan,
ehl;hidn)mÙ\uæi;,
élah Ida nemuangsih, \\á¡rinÀids*dê;, nganggurin Ida Sang Diah, wêdinÞ¡\mburu, wiadin lunga maburu, mt^`ytÉkpur, matirtha yatra ka pura, kpsisi, ka pasisi, nmÓminÐyunê±wn. namtamin kayun yuwana. 10.kijs*kli;\l\, Kija sang kalih ngalanga,
s)ttewnÓ)nm\ir&, setata wénten mangiring,
tÉn ± tÉn ± p i z)erown/, truna-truni panyeroan,
sÊg)pßkÓsp)k;yun/, sregep makta sapekahyun,
he\ánæ u \umr&jln/, anggén sangu maring jalan, shpÉni,
saha prani, riklm2lu\yn/
ri kala malelungayan. RASA angayubagia para siswa SMA/SMK wus molihang pengumuman kelulusan ujian nasional (UN) ketah kasinahang antuk aksi corat-corét seragam sekolah taler konvoi sepéda motor ring marginé. Parindikan punika janten ngosahang krama taler baya majeng para siswa inucap. Wakil Bupati Buléléng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG., wau puniki ngaptiang mangda wus pengumuman kelulusan nénten wénten siswa sané nglaksanayang konvoi miwah corat-corét baju. Santukan rasa bagia sané kasinahang sakadi punika prasida ngwetuang baya
Ayu Wadén
Ngwedar Album ”Nagih ATM” KAHANAN musik pop Bali sayan becik taler mawarna antuk medalnyané album Pop Bali sané sayan v a r i a t i f . Si l i h s i nung g i l penyanyi sané embas ring Petang, Badung Ayu Wadén sampun nga-rilis albumnyané sané kaping kalih tur pacang ngraménin blantika musik Pop Bali. Album sané mamurda “Nagih ATM” pinaka album kaping kalih Ayu Wadén. Album sané kaproduksi ngraga lintang labél AW Production puniki kaliris sesampuné album kapertama sané mamurda Liep-Liep Lipi Gadang becik katerima olih krama s a n é s eneng ri ng m us i k Pop Bali. Ring album puniki, Ayu Waden kawantu olih makudang-kudang artis pendukung sakadi Panji Kuning, Suwéca Antara, miwah pi-
anaknyané Nanik Anettya. Ring album “Nagih ATM” puniki madaging sia lagu antuk makudang soroh musik sakadi dangdut. “Ring album anyar puniki tiang kawantu olih Panji Kuning, Suwéca Antara, miwah pianak tiang Nanik Anettya. Album puniki madaging sia lagu sané madaging lagu dangdut,” baosnyané ri kala interaktif ring Radio Singaraja FM wau puniki Ngantenang panglimbak musik Bali sakadi mangkin, Ayu mikayunin sayan modérn taler nganutin kadi panglimbak masa inggian saking musik, lagu, miwah kualitas-nyané. Dané taler maosang, sané nglimbak nénten wantah ring widang musik Pop Bali, nanging kasenian sakadi bondrés taler sayan nglimbak kawén-
Mangda nénten metu parindikan sané nénten kaaptiang, aparat kepolisian mangda tegas ring para siswa sané ugal-ugalan ring marginé. Tios punika, pihak kepolisian janten élah nguningin para siswa inucap santukan kala punika dané ngawigunayang seragam
Gung De, Jl.Ngurah Rai Singaraja Nyinahang manah gargita para siswa sané sampun kasinahang lulus ujian nasional puniki sampun kirang séhat malih. Parilaksana punika rumasuk ngrusak katreptian umum. Para siswa ri kala mapupul pastika nénten nguratiang anak tiosan. Mawinan makasami angganing inggian rerama, pihak sekolah taler kepolisian ngicénin uratian
Kruna Basa Bali
AKSARA BALI
1.
bacin
1. bcin/,
1. kotoran
2.
puyung
2.
puyu*,
2. kosong
3.
paksi
3.
pk×i,
3. burung
4.
palebon
4.
p2ebon/,
4. upacara kematian
5.
pamedal
5.
pm)dl/,
5. gerbang/pintu keluar
6.
runtuh
6.
runÓ¡;,
6. jatuh
7.
sabeh
7.
sb);,
7. hujan
8.
sadpada
8.
sdæa,
8. kumbang
9.
semal
9.
s)ml/,
9. tupai
10. sumping
Tutur Anak Dueg
Nampek Kelulusan, Siswa Kaptiang Nénten Corat-Corét Baju putih abu-abu sané majanten macorat corét antuk cat sané dagingnyané nénten karuan.
10. sumæ&,
Bahasa Indonésia
10. nagasari
amel. Satios sampun nyolahang makudangkudang tarian soroh kebyar, Laras taler seneng ring tarian klasik minakadi Baris, Jauk, Topeng, Arja, miwah Gambuh. “dasar tari sané wénten ring Tari Palawakia inggih punika tari kebyar antuk karakter babancihan ring pangawit, miwah karakter tari babarisan ring ungkur sesolahan,” penerima Penghargaan Maestro Tingkat Remaja Bidang Seni Tari miwah Mendongeng olih Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI warsa 2014 puniki nlatarang. Sajeroning Tari Palawakia sané pinih ngulangunin wantah ri kala nabuh gamelan sinambi masolah miwah matembang. Duk masolah ring Art Centre, Laras masolah ngulangunin pisan. Kakawin sané katembangang sinambi masolah miwah nabuh terompong kasinahang becik pisan, ngawi para pamiarsa marasa angob. Laras ngangken marasa angob ring asil karya Tari Palawakia puniki. “Yukti becik, kreatif pisan. Sinunggil ciptaan seni seniman Bali Utara sané patut molihang pujian,” baos Laras sané taler nyolahang tari Palawakia sajeroning Gong Kebyar Mabarung ring Balai Budaya Gianyar wawu puniki. Ayu Larasari mapangapti majeng krama mangda prasida ngajiang taler nresnain kasenian Bali, sakadi Tari Palawakia puniki. (SP. Nala/uma)
tenanyané. “Musik Bali kahanané mangkin sayan ninutin jaman. Inggian saking musik, lagu, taler kualitas-nyané sayan becik. Nénten wantah lagu Bali, kasenian tiosan sakadi bondrés taler sayan nglimbak tur sayan becik kasinahang,” baos anak istri sané maaran panjang I Gusti Ayu Made Mardiani. Ayu Wadén rumasa bagia pisan santukan ngamolihang sokongan saking kulawarga utamannyané saking rabindané. Dané ngaptiang dumogi karyanyané prasida ngibur taler prasida katerima olih para penggemar musik Pop Bali. “Tiang matur suksma majeng kulawargan titiang sané sampun ngicén sokongan. Dumogi lagu Bali sayan kasenengin mawinan lagu Bali tetep ajeg lestari,” Ayu Wadén nguntatin. (ama)
Isin Gumi taler ngrusak katreptian krama. Parindikan punika kabligbagang ring sajeroning acara Isin Gumi Radio Singaraja FM 92,0 Mhz raina Anggara, 19 April 2016 lintang. Kaki Dukuh, Seririt
SESOLAHAN Palawakia nénten banget kaloktah ring Bali. Nanging, nénten asapunika manut Sri Ayu Pradnya Larasari utawi sané ketah kasambat Laras. Pungkuran puniki, dané kadaut ring kréasi tari sané embas ri kala nyanggra kemerdekaan RI ring Bali Utara. Sajeroning Pentas Tari Kréasi ring Taman Budaya Bali daweg tanggal 1 April lintang, seniwati muda mimitan Banjar Babakan Sukawati, Gianyar, ngawi angob para pamiarsa majalaran Tari Palawakia sané kasolahang Sadurung nyolahang Tari Palawakia puniki, Laras taler sampun kasub sangkaning semangatnyané nyolahang Tari Tarunajaya pinaka tarian saking Bali Utara. Mawit kantun SMP, mahasiswi sané mangkin napak ring semester II Jurusan Seni Tari Fakultas Seni Pertunjukan ISI Dénpasar puniki, setata dados sané kapertama sajeroning lomba Tari Tarunajaya sajebag Bali. Satios masolah ring kalangan Pesta Kesenian Bali miwah ngayah, Laras taler naen nyolahang tari sané karipta olih I Gedé Manik puniki ring Korea Selatan duk warsa 2014 lintang sajeroning Festival Seni Budaya Se-Asia. Sajeroning nyolahang Tari Palawakia, tios nyinahang gerak taler ngadungang seni tembang miwah nabuh terompong kebyar. Tari Palawakia rumasuk sesolahan sané sukil. “Sangkaning kasenengan tiang ring widang seni tari, rasané nénten ja sukil pisan,” baos Laras sawus latihan Tari Palawakia duk tanggal 4 April lintang. Manut Laras, sané pinih sukil karasayang ri kala nabuh terompong sané muatang kawagedan. Bakat seni sané banget kabuatang ri kala nyolahang Tari Palawakia rumasuk ring tantangan sané kasenengin manut Laras. Dasar tari sané karipta olih Pan Wandres, seniman Désa Jagaraga, Buleleng puniki sampun kag-
sané sumeken ring parindikan punika. Tanaya, Kampung Tinggi Tunas titiang majeng para guru mangda metuéling para siswa sané pacang lulus mangda nyinahang rasa senengnyané majalaran kegiatan sosial, minakadi baju sané kantun becik kasumbangang. Pihak sekolah taler sida ngaryanin acara ring sekolah soang-soang. Samian puniki matetujon mangda para siswané ngawigunayang galahnyané antuk parikrama sané mawiguna taler nénten mayanin padéwékannyané utawi krama tiosan. Gung Surya, Lovina Yéning prasida, pihak sekolah ngwajibang siswa-siswinnyané ngawigunayang busana adat madya. Lianan punika, nabdabin konvoi miwah corat-corét baju, tunas titiang majeng aparat kepolisian mangda ngwéntenang sosialisasi indik trepti lalu lintas ring margi. Indiké punika patut kalaksanayang sadurung pengumuman kelulusan ring sekolah-sekolah. Gede Wiguna, Sambangan Napi sané kaptiang Bapak Wakil Bupati wantah patut pisan. Indiké punika mangda sida kasobyahang olih para guru ring sekolah majeng siswannyané. Santukan sakadi pengumuman warsa sané lintang sampun naanin wénten siswa keni baya lalu lintas ri kala nyinahang kelulusan antuk pamargi konvoi. (ama)
TIANG mula dueg. Eda sajan ngorahang tiang sombong sawiréh luung déwék padidi mula nyandang tuturang. Jélék déwék padidi masih nyandang tuturang. Nanging, krana kéweh nepukin tongos kajélékan tiang, né jani kaduegan tiang ané lakar tuturang. Tiang suba sarjana. Mulih lantas tiang ka désa ngaba titel sarjana, dot kenehé ngabdiang déwék di désa apang ngidaang désané maju lan sukerta. Kondén duang bulan, sebet keneh tiangé sawiréh liunan anaké di désa belog-belog. “Anak belog yéning sandingang ngajak anak dueg buka tiang, indayang yéh ngajak lengis, kéweh mabesikan. Yén umpayang sakadi montoré, anak dueg mesinné, anak belog banné. Luung mesiné, bedah bané, kéweh masi montoré ngebut,” kéto keneh tiangé dugas ento. Dadiné makaad tiang uli désa ka gumi rantauan. Tiang dueg. Di rantauan maan lantas gegaén melah, ngelah lantas tiang gajih gedé. Makejang né edotang élah. Rainan, ngidaang tiang meli kebaya mael, safari mael, wohwohan impor, bokoran selaka. Sabilang ngancang rainan gedé, kendel kenehé sawiréh lakar mulih. Makejang suba sregep. Panganggo, pipis, gapgapan suba celepang tiang di tasé. Nanging, sabilang rainan, setata makering sibuk télpuné. Bosé nélpun nombaang tiang libur. “Orderan membludak Dé, tamu juga membludak, hanya Gedé karyawan yang bisa saya percaya,” kéto munyin bosé di télpun. Buung tiang mulih, mabalik tiang ka kantor. Padalem perusahaané yén kalahin tiang. Makejang timpalé belog, tuah tiang né dueg. Dadiné, kebaya, safari, woh-wohan, lan bokoran selaka payu pejang tiang di koskosan. Uli ditu tiang mabanten, ngaturang pangacep lan nunas pangampura nénten prasida
pedek tangkil ka pura. Tiang dueg. Moncer lantas karier tiang di perusahaan. Tiang dadi kapercayaan ngisiang perusahaané jani. Tiang dadi pimpinan, pis ngeloh, relasi masi motah. Liu ngelah pipis lan relasi, liu masi dadiné tiang nepukin anak luh jegég. Ditu lantas tiang dadi primadona. Nepukin anak luh ané edotang, tiang nganten. Lantur carita, ngelah tiang pianak muani. Sebengné alep, bagus. Beneh buka anaké tua ngoraang, “Di subané ngelah pianak, mara karasa sakité makurenan.” Tiang ngoyong di kota besar, kurenan magaé, tiang masih magaé, pada-pada tusing enyak ngoyong jumah dadi pangempu. Ulian liu ngelah panawang tusing ja baang kurenané ngalih baby sitter, tusing satuju tiang yén pianaké kaempu di TPA sawireh tusing jelas kasih sayangné. Liu tepuk tiang di tivi-tivi baby sitter malaibang bayi asuhné. Dadiné, mulih ajak tiang pianaké baang dadongné ngempu. Mabalik tiang ka rantauan. Magaé peteng lemah ngalih pangupa jiwa. Meli emas meli mobil meli magenep sekancan ané demenin. Ulian jemet tiang magaé, umah masih suba ngelah, ngidaang masih tiang mukak cabang perusahaan di tongos lén. Menek status tiangé uli anak kolongan dadi konglomerat. Pergaulan tiangé suba lén. Pergaulan lén, tatwa maajengan masi malénan. Relasi bisnis nyansan liu. Télpun kerang-
kering tusing ngidaang ngangkat. Kema mai tiang miting menék kapal tuun limosin. Lanturang carita, makering télpun tiangé di tengah lemengé. “Dé, Putu sakit.” Kéto raos anaké di muncuk télpuné ditu. “Putu nyén?” Kéto tiang masaut sawiréh tiang tusing kenal ngajak anak madan Putu. Kenalan leket tiangé dini madan Samuel, Robert, David, Nicholas, Michele, makejang uli dura negara. Ngelah masih tiang madan Budi, Eko, Widodo, ené suba ané paling désana. Lénan tekén ento, tusing ada sawiréh tiang suba ngwatesin pergaulan. Apang perusahaan tiang majalan antar, tiang tuah bergaul ngajak pangedé. “Mémé suba sing ada.” Kéto buin raos anaké ento. “Mémé nyén?” Kéto buin tiang matakon keta sawiréh suba makelo tusing nganggon basa Bali. Siep télpuné. Tiang buin nglanjutang sirep. Mirib anaké ento salah sambung. Semengan, makesyor bayuné. Béh saja, suba dasa tiban tiang merantau, engsap tekén jumah, engsap tekén pianak, engsap rerama. Malaib tiang ka bandara, menék pesawat kaanter limosin. Suba tiang ngaba gapgapan apang reramané bagia lan pianaké énggal seger. Neked tiang jumah, sarasa ulung jantunga nepuk pianaké suba masiramang di natahé kasaputin kasa duur pepaga.Mimih, Ratu Bhatara ring dija genah sisip titiang? (I Gedé Aries Pidrawan)
Redaksi nerima reriptan profil mabasa Bali miwah Indonésia (pinih akéh 3000 huruf) jangkép sareng foto profil. Profil mangda kakirim ring alamat : Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email : bali.orti@yahoo.com
15
Minggu Wage, 24 April 2016
Yang Membentang Menutupi Bumi
Mengasah Kepekaan, Sang Penjaga Hukum Abadi Semesta l Membaca Denyut Mahaibu Laut (5) Membaca Isyarat Alam KONSEPSI kesadaran kesemestaan menjadi amerta (hidup). Bukan justru men-
l Membaca Denyut Mahaibu Laut (4)
SURATAN susastra alami yang menumbuhkan rasa spiritualitas nan girang riang di kaki Pulau Bali, sebagaimana dipahami Mpu Nirartha di abad ke-16 demikian juga mengingatkan manusia Bali secara ekologis, bahwa laut dengan pantainya mesti tetap dijaga karena berkait dengan siklus daur perputaran air dalam hukum abadi semesta (rta). Daur itu dalam terminologi lokal Bali dinamakan sadkertih, enam perilaku inti keseimbangan yang patut dirawat sehingga tercipta ketenangan hidup. Dalam bentang alam, inti keseimbangan itu terwujud dalam bentuk perawatan dan pemuliaan terhadap gunung dengan hutannya sebagai kawasan resapan air (wana kertih), lalu danau sebagai waduk alami penampung air (danu kertih), hingga pemuliaan terhadap sang Laut sebagai muara penampung air terbesar, terluas, dan tiada terukur, di hilir (sagara kertih). Begitulah, air dipahami dalam visi Bali Tradisi sebagai Dewa Wisnu, Sang Dewata Pelindung, yang mewujud sebagai Dewa Waruna atau Baruna. Sang Dewata Penguasa Laut dinamakan Waruna atau Baruna karena faktanya secara fisikal laut atau samudera itu memang membentang luas hingga menutupi sebagian besar wilayah Bumi. War memang berarti ‘membentang’, atau ‘menutupi’. Dalam simbolik ikonografis Bali, Waruna divisualkan membentang menutupi sebagian besar wilayah Bumi, sebagai ruang
hidup manusia. Saat energi Penghidup Air ini meresap ke dalam perut Bumi, Dia divisikan sebagai Naga Basuki, yang memberi kesejahteraan. Kepalanya di tengah samudera, badannya di tengah sungai, dengan ekor bertengger di gunung. Karena itulah Bali Tradisi mengingatkan Laut dengan Gunung itu sebagai satu-kesatuan yang utuh, sama-sama penting dan strategis untuk dirawat, dijaga, dilindungi kelestariannya sebagai sumber penghidup kehidupan. Dari visi kesadaran kosmologis inilah Bali lantas mewarisi konsepsi kesemestaan yang dinamakan Sagara-Giri atau Pasir-Wukir. Konsepsi kesemestaan SagaraGiri atau Pasir-Wukir dalam tatanan kosmologi Bali menjadi sangat penting, sebagai pasangan tak terpisahkan. Dalam pandangan Hindu-Siwaistis yang berpengaruh besar di Bali, gunung dipahami sebagai hulu (ulu), kepala, sedangkan laut sebagai hilir (teben), kaki. Indikator dan logika hukum kosmiknya pun secara tradisi lantas menjadi begitu sederhana: perusakan dan kerusakan terhadap gunung, hutan, dan danau di kawasan hulu niscaya menimbulkan kerusakan laut di hilir. Begitu pula sebaliknya: hilir rusak atau dirusak, maka hulu pun niscaya rusak. Manakala hulu dan hilir ruang semesta kehidupan manusia sudah rusak, maka hidup dan kehidupan kolektif manusia pun kebanyakan rusak pula, baik fisik-ragawi, mental, maupun spiritual. lnirta ks
lNMF Ririse Aswarini Dari Segara Berjalan dari Segara ke ujung pura Lewati rute lama warung ikan, tambatan perahu bocah-bocah yang berenang minggu pertama bulan baru Kulihat dari tanjung tujuanku tampak jauh di bawah kabut awan dan embun lamunan entah kapan terakhir dulu berkunjung ke situ orang-orang sepuh duduk di batu karang semadi mandi matahari atau menangkap kenangan yang mengapung tak jauh, di tangga turun ke pantai sebuah perahu baru berlabuh ikan-ikan kecil melompat di jaring ada yang jatuh di pasir dipunguti para lelaki yang sejak pagi menanti kuambil gambar sekadar merekam pengalaman menapaki buih ombak menyentuh buram lengan kapal terpesona seperti turis wisata saat tiba di ujung sadar tak kubawa apa-apa tiada kain dan gaharu bunga dan buah persembahan ziarah tanpa rencana hanya takjub dan rindu sambil menatap ke dalam aku jalan sampai di patung penjaga lumut yang dulu makin melekat di situ seperti remah waktu di saku baju menyusakan sejeput hitungan sebelum tanpa kularung ke lautan
lAyu Diah Cempakadewi Seperti Apa Rupa Maut
lNMF Ririse Aswarini
Memangkur Sagu
: Suku Kamoro
‘’Sudah waktunya’’ para tetua berkata dengan isyarat tangan doa mengalun ke langit syukur terima kasih bagi pohon terpilih
l Bali, Bencana, dan Penundukan (5)
KARENA Bali sebagai pulau kecil sarat dengan bencana demi bencana, maka dalam pemahaman para tetua Bali yang hidup dalam tradisi agraris, manusia dipahami tak punya pilihan lain selain mengharmoniskan dirinya dengan alam dan tatanan hukum yang mengatur secara konsisten, konstan, dan teratur. Di situlah manusia Bali diingatkan agar senantiasa mengasah kepekaan diri agar dapat membaca isyarat maupun gelagat alam dengan tajam, termasuk peka memahami polah tetumbuhan dan binatang. Dengan kepekaan yang tajam membaca gelagat alam manusia pun sangat mungkin akan dapat merespons—bukan bereaksi—lebih tepat dan efisien bencanabencana yang datang. Pola arsitektur, misalnya, bisa lebih lentur, akrab, dan hemat energi dengan lingkungan alam tropis yang rentan gempa dan hempasan gelombang tsunami maupun amukan angin badai. Pengaturan tata ruang, penentuan pola dan lokasi pemukiman pun dipilih titiktitik yang relatif aman terhadap dekapan bencana banjir ataupun tanah longsor. Kini, ketika pencapaian kreativitas otak manusia kian tinggi, kepekaan membaca tanda, isyarat, dan gelagat kedatangan petaka alam tentu tak cukup hanya dijawab dengan upacara macaru dengan guru piduka dan balik sumpah. Urusan kepekaan membaca tanda-tanda itu bisa dijawab dengan teknologi—meskipun tidak semua—sebagai sistem peringatan dini (early warning system) dalam mengelola krisis dan ancaman bencana, secara utuh dan menyeluruh. Dan itu tentu tak mungkin dibebankan kepada perseorangan. Bukan dipula diserahkan kepada masyarakat maupun desa adat—sebagaimana menjadi
mengayun kapak tetua menari rumbai rumbia para mama sambut sagu pertama di musim itu terbayang wajah anak-anak di rumah buah tangan dan sukacita dibawa pulang sebelum petang terkenang pula kisah di waktu silam tentang manis inti pati dan ulat yang menggeliat sendirian bukan dalam rekah apel merah namun putih sari daging sagu dalam pangkur pertama leluhur nyayi mama mengalir dalam pelepah palma mengalir dalam pelepah palma menapis serat menepis peluh dan keluh sambil tertingat senyum si bungsu menanti pesta sagu ‘’ambil ampasnya’’ tetua percaya ada berkat dalam sisa terlebih dari pohon terpilih yang terbebas dari dosa kini sebelum pergi seungkap syukur lagi dipanjatkan bagi sebatang pohon yang tulus serupa doa orang kudus cahaya senja lembut menyelinap di kaki hutan mengiringi setapak jalan kembali pulang
Pada belukar paling menakutkan tak kutemukan satupan maut yang ditulis-wariskan segala perjajian hidup baru, hidup lama, bukan takdir siapa
lAyu Diah Cempakadewi Perempuan yang Selalu Menutup Telinga
Jika saja maut adalah kawan yang kini tengah bersisian denganku Lagu yang paling disukainya kubiarkan saja ia mengikutiku adalah suara gerak daun jatuh perlahan mencari tempat paling baik untuk mati tak terlalu lengang, pun tak terlampau rampai juga angin dingin musim utara yang menerbangkan rok mungil adiknya Tapi seperti apakah kematian Perempuan itu tak ingin mendengar apapun bagi seorang yang menerjemahkan hidup kecuali lonceng pukul delapan sebatas duka yang beranak pinak dengan gaung dentang berulang bersilih ganti bak taksi-taksi di kota tua seperti doa yang ia tinggalkan di kapel usang tak sempat kulihat jeda di antaranya Aku sudah mati lebih dahulu sebelum maut datang bertaruh membicarakan takdir yang hampir habis aku sudah mati bersama hari-hari jemu
April Love Kartinis Day April Love Kartinis Day di JKP-109 Ngampoeng Seni 25 April 2016 Senin, KLIWON Malam, Pukul 19.00 Wita
Ia selalu menghilang ke dalam keramaian berpura-pura jadi bising riuh lalu pulang dengan suara penuh keluh suara yang begitu dekat dengan muramnya Perempuan itu sesekali membuka telinganya untuk burung-burung sore yang menjerit lirih terbang melintang penuh curiga seperti induk pemangsa kehilangan si rusa
lNurul Ilmi Elbanna Rencana Setelah Hari Raya
setelah mematahkan kewajiban kita akan mengurai rindu kepada saudara bibir melafal maaf ditiap pintu rumah agar kita paham bilangan dosa lalu berhemat akan berkah yang tercurah
MALAM Ngampoeng Seni 25 Maret yll dalam rangka Peringatan Hari Puisi Se-Jagat Raya di JKP-109: Ava, Kim, Winar, Pradipta, Mer, Riski, Bowo, Dimas, Citra dan Kardinis
jadi merta, kematian. Dengan air ber-mana menjadi amerta, maka kelangsungan hidup dan kehidupan manusia pun terjamin. Tapi, bila air beracun, tidak ber-mana, tak terelakkan kehidupan manusia akan segera menemui merta, kematian. Umum manusia menjadi pendek. Itu alasan kenapa tetua Bali Tradisi memahami Waruna atau Baruna sebagai penguasa Hukum Abadi Semesta Raya yang disebut Rta. Oleh para bijak kehidupan di masa lampau, sang Dewa Laut Waruna juga divisikan sebagai Dewa langit, Dewa Hujan, dan dewa yang menguasai hukum. Ia dibayangkan mengandarai makhluk yang disebut makara, setengah buaya setengah kambing (kadangkala makara disamakan dengan buaya, atau dapat pula digambarkan sebagai makhluk separuh kambing separuh ikan). Dalam teks-teks pemujaan pandita Hindu Bali, Waruna disuratkan sebagai Raja Naga (Nagendra) yang berkekuatan mahadahsyat, berbadan Ikan namun berkepala dengan belalai layaknya sang Raja Gajah (Gajendra), sehingga memiliki daya pelebur kekotoran yang luar biasa dahsyat. Energi dahsyat sang Dewa Laut Waruna dinamakan Waruni, yang tinggal di Istana Mutiara. lnirta ks
kebiasaan birokrat belakangan ini yang cenderung menyerahkan tugas-tugas negara dalam penanganan penyakit sosial justru kepada amsyarakat adat dengan desa adatnya. Negaralah yang sepatutnya wajib menyediakan sarana dan prasarana teknologi itu untuk menjamin keamanan dan kenyamanan warga negara. Bila dulu raja-raja di Bali menjadi “cukong” biaya upacara-upacara besar, kini sepatutnya kepala-kepala daerah di Bali, mulai dari gubernur hingga bupati/walikota, mewu-
judkan guru piduka dan balik sumpah “gaya baru” berupa teknologi canggih yang bisa menjadi bagian utuh sistem peringatan dini terhadap bencana. Lalu, mengatur tata ruang, termasuk menindak pelanggar sempadan pantai, kawasan resapan air, menggiatkan penghijauan di pesisir pantai maupun di pegunungan. Tak perlu ditepis, selain “pulau surga” dengan “seribu pura”, bukankah Bali juga menghamparkan fakta sebagai pulau yang yang tak putus dirundung bencana-bencana dahsyat? ldeprabas
lNMF Ririse Aswarini Puisi Oktober Kaukah patung dari semua batu yang enggan menyentuh hujan atau kerikil di bawah pintu yang tak hirau pada badai dan gigil anak kecil semalaman meringkuk di bawah selimut Kau kata-kata ingkar basuh aku dengan luka menangislah tapi jangan garami air mataku karena segalanya di mana cinta suci pernah berumah selain dalam diam sekawanan burung pengelana Usaikan semua sedu karena waktu bukan hanya milik kita dan igauanmu tentang kenangan akan kepedihan Sebab sekarang ini aku sudah tak ingin mengecup petang dirimu yang bimbang Jadi pulanglah wahai duri yang tak ingin jadi bunga atau apa saja yang memberi ruang untuk merenung tentang waktu dan rasa bersalah yang senyap
lAyu Diah Cempakadewi Menjelma Si Sakit
lNMF Ririse Aswarini Untuk Badut di Taman Minggu
ada rumah leluhur telah lama mununggu kunjungan sepajang tahun dikurung kesendirian meski tanpa senyum dan pelukan salam dan doa cukup sebagai petanda ingatan suatu hari, kita akan memiliki rumah serupa entah di tanah mana
Dua roti dalam pemanggang air panas dalam poci laparku terbit sebelum matahari
Ia selalu ditunggu di tiap minggu di bawah pohon teduh yang semarak tawa anak-anak
pada dinding masih tercium wangi kopi kemarin dan bagian piring yang luput dicuci tersisa warna hambar mentega
Ia mainkan bola dan tongkat ajaib tetapi tersihir oleh mantra sendir: nyanyian lengang lagu kesepian masa kanaknya
menit terlambat tiba setiap kali kutunggu matang sarapan terbayang roti-roti yang berdekapan teh tawar kamomil yang menghalau gigil
Wajah siapa yang kini dipakainya? kelinci merah muda, katak biru yang peragu atau tokoh kartun yang terlupa namanya?
mungkin ia tengah singgah di kampungku jadi saksi doa dan upacara atau menghidupi serpihan kenangan sepasang pelancong di pantai kuta
Ia sendiri mungkin tak sungguh peduli pada aneka wajah yang tak pernah dipilihnya Namun ia percaya setiap tawa riang mereka juga karunia baginya Ini kutulis sajak buatmu di taman minggu masa kecilku kutitip salam bagi badut lucu yang selalu mengirim haru
Sesekali aku ingin pura-pura mati jadi rubah yang kehabisan napas seharian diburu pemangsa lalu bangun seolah tak terjadi apa-apa Kalau saja bisa kutulis ulang nasib ini kalau saja bisa kita ciptakan Tuhan masing-masing ada garis nasib yang ingin kuputar atau kutukar dengan rasa hampa tak berpunya juga pertemuan-pertemuan percuma untuk waktu yang begitu pasrah begitu sia-sia Lama-lama aku tak ubahnya seekor rusa terperangkap di kebun binatang sejak itu kematian telah hadir dungunya, tetap saja kuhibur diri membayangkan hutan pinus dan ricik sungai menelusuri jalan-jalan kecil untuk melarikan diri Kukatakan, hidup cuma perkara siapa yang paling pandai berpura bahagia padahal rusa-rusa, domba-domba, tak ubahnya kita si sakit yang gemar memelihara luka
sunyi segera datang kembali melafalkan puisi lahirlah puisi-puisi yang fitri.
lNunung Noor El Niel Perempuan Waktu seharum apakah bunga hingga kau ingin menciumnya seindah apakah kelopaknya sehingga kau lekat-lekat menatapnya secantik apakah parasku sehingga kau memujanya seelok apakah lekuk tubuhku sehingga kau ingin tumpahkan birahimu aku bukanlah hawa yang diturunkan dari kesepian adam aku bukanlah rabi’ah yang melepas keikhlasan duniawi aku bukanlah dewi sinta, dipuja rama dan dasamuka di tubuhku tak ada sejarah perempuan dari semua kisah itu yang ada hanya bayanganku sendiri di mana selalu membuatku khilaf dan terasing dari ruang dan waktu itulah diriku tempat bersemayam jiwaku
lNMF Ririse Aswarini Roti Pagi
Ada wajah murung dalam senyum perempuan itu menari dengan lambaian tangan dan balon hijau pudar
Maka sesekali aku ingin para-pura mati membayangkan sepasang malaikat Organ tua itu lupa notasi lagu kanaknya berdiri menerangi mayatku dengan lentera perempuan itu meninggalkan segala suara kepada arwah mulia yang diterbangkan ke surga memastikan tak ada sisa nyawa kepada nasib baik yang disia-siakan entah siapa lalu aku bisa pergi ke surga mana saja
lekat menuju hati takbir pun mengalir di tempat gelap di tempat terang, ia mendekap selruh harap bergilir terungkap memantul-mantul meratakan kemenangan
BPM-Mer
hidup Sagara-Giri atau Pasir-Wukir warisan tetua Bali Tradisi sepatutnya dapat menggerakkan manusia modern kini untuk berperilaku santun kepada bentang alam alami dalam konteks kesatuan aliran air. Bahwa kearifan tetua Bali memahami siklus air bermula dari pegunungan, lantas masuk meresap menembus tanah Bumi, menyembul lagi menjadi mata air, yang kemudian mengalir lewat tukad, telabah, pangkung, jelinjing, sungai-sungai, mensejahterakan umat manusia dengan segenap mahluk seisi semestaraya, hingga akhirnya semua bermuara ke laut. Panas matahari menjadikan air itu menguap ke langit, menjadi mendung, lalu turun lagi berupa air hujan, dan begitu seterusnya dalam siklus yang rajeg abadi dalam Hukum Semesta Raya. Siklus ini mengingatkan agar manusia senantiasa menjaga sistem tatanan air justru untuk kesejahteraan dan kelangsungan hidup manusia. Merusak siklus tatanan air berarti pula mengoyak kelangsungan hidup manusia sendiri. Itu sebab, laut dengan pantainya mesti tetap dijaga, diselamatkan, dilestarikan, agar siklus tatanan air itu terus rajeg, sehingga air memberi mana atau energi penghidup bagi kehidupan,
tiap hari bertualang ia di bundar bumi juga semesta angkasa di luar imaji setengah bercanda kumengira adakah wangi mentega di galaksi sana pada orbit bintang mati atau planet baru berpenghuni aroma yang memanggil kita menyusuri lekuk dunia ah, tapi yang kutahu dari ilmu tak ada sepasang roti mampu berdekapan disitu tanpa tanda bagi tanya menit menyusut meresap di dinding laparku terbang ke jagat sepi awang-awang masa depan yang tak selalu pasti seperti rasa sepoci kopi, teh kamomil pereda gigil sekilas cahaya terbias di jendela menit kembali bergegas hangus rotiku terperangkap nyala waktu!
lAyu Diah Cempakadewi Lilith Tak Jadi Pergi
Bilakah kau reinkarnasi Adam setelah mati ratusan kali bolehlah aku jadi Lilith yang mengabaikan tiga malaikat dan menjelma ikan-ikan Laut Merat
Tapi Lilith rupanya tak jadi pergi Ia menjelma iblis saban malam tidur di atas tubuh kekasih siapa saja meninabobokan setiap lelaki yang merindukan rahim ibunya seperti Adam yang masih takut tidur sendiri Sesekali dimintanya rusuk mereka ia bunuh setiap Hawa yang disembunyikan diam-diam memastikan tak ada lagi Tuhan yang curang juga Adam yang keras kepala atau muslihat buah kuldi yang terlarang ataubualan lain yang belumm diwariskan Kitab-kitab terlanjur tak mencatatnya sebab Lilith telah menolak surga tapi sebelum 100 ikan kecil mati tergenang ia sempat berjanji akan menghitung hari paling baik untuk lahir kembali Sebab adal yang mudah murka Adam yyang pura-pura bijaksana Adam yang membenci anak gadisnya ia maish hidup dan tengah sibuk\ menciptakan tuhan-tuhan baru di kepalanya dan menghabisi siapa saja yang mempertanyakan surga dan dosa-dosa
NASIONAL
16
Minggu Wage, 24 April 2016
Dhristharasthra Yakin ’’Takdir’’ Hancurkan Kekuatan Kuru
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta
(Edisi Dua Ratus lima Puluh Satu) Rishi Vyasa : (Bharata) setara
dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
PARA prajurit Kuru itu sosoknya kuat. Mereka bebas dari penyakit. Mereka dibungkus baju besi dan dilengkapi senjatasenjata yang bagus. Mereka rajin mengikuti segala macam latihan senjata. Mereka terampil naik dan turun dari punggung gajah. Gerakan maju dan mundurnya juga cepat. Ketika memukul melakukan serangan cepat dan tepat. Ksatria-ksatria itu sangat tangguh ketika bergerak maju. Sering kali mereka diuji dalam pengelolaan gajah-gajah, kudakuda, dan kereta-kereta. Setelah diuji dengan sungguh-sungguh, mereka diberikan bayaran yang sesuai. Hal itu tidak berdasarkan garis keturunan, kasih sayang, atau hubungan baik. Mereka bukan seorang rakyat jelata. Mereka datang atas kemauannya sendiri. Mereka telah masuk tanpa bayaran. Bala tentaraku terdiri dari orang-orang berkelahiran baik. Orang-orang terhormat. Mereka puas hati, diberi makan dengan baik dan bersikap patuh. Mereka cukup dihargai Duryodana. Semua terkenal dan
dilengkapi kecerdasan tinggi. Mereka, oh nak, dilindungi banyak penasihat utama dan lainlain yang kelakuannya saleh. Semuanya adalah orang-orang terbaik, benar-benar menyerupai para pengawas dunia. Penguasapenguasa bumi itu tak terhitung jumlahnya, mencoba melakukan apa yang menyenangkan kami. Tidak sia-sia mereka bersama kami dengan kekuatan dan pengikut-pengikut juga melindungi mereka. Sungguh, bala tentara Kuru itu seperti sebuah lautan sangat luas, dipenuhi air dari sungaisungai tak terhitung jumlahnya. Air-air itu mengalir dari segala arah melimpah dengan kudakuda, kereta-kereta, meskipun kekurangan sayap-sayap, masih menyerupai angkasa. Kelihatan gajah-gajah dihiasi. Apa yang diperoleh itu adalah ‘’takdir’’. Semua bala tentara baik seperti itu harus terbantai. Ksatria-ksatria itu seperti lautan saja. Jumlahnya sangat besar. Para pejuang itu merupakan air-air yang tidak
berkesudahan. Kuda-kuda dan binatang-binatang lain itu merupakan ombaknya yang sangat mengerikan. Pedang-pedang, gada-gada, panah-panah, anakanak panah, dan tombak-tombak tak terhitung jumlahnya. Itu merupakan dayung-dayungnya yang mempengarungi lautan itu. Berlimpah tiang bendera, perhiasan, mutiara dan batu mulia milik para prajurit. Hal itu merupakan bunga-bunga lotusnya yang menghiasi sangat indah. Kuda-kuda, gajah-gajah itu menyerbu dengan sangat cepat. Serangan-serangan itu seperti angin-angin mengguncang sangat keras. Guru Drona merupakan gua dari lautan itu. Lautan itu tak terduga dalamnya, Kritavarman sendiri merupakan pusaran airnya yang sangat luas. Jalasandha sebagai buaya-buaya daratnya. Dia sangat perkasa. Sedangkan Karna merupakan bulan yang terbit. Kekuatannya, membuat bertambah besar dengan energi dan kebanggaan. Ketika banteng di antara para
Pandava itu ada di atas kereta tunggalnya. Dengan cepatnya, pangeran Satyaki telah pergi menembus melalui bala tentara milikku yang seperti lautan itu. Ketika Yuyudhana telah mengikutinya, oh Sanjaya, tidak terlihat kemungkinan sebuah sisa pasukan-pasukanku yang dibiarkan hidup oleh Savyasachin. Si Arjuna itu adalah ksatria utama dari para prajurit kereta. Sama halnya yang dimiliki keluarga Satwata itu. Setelah melihat kedua pahlawan yang sangat aktif itu menembus melalui divisi yang ditempatkan di bagian depan.
Setelah melihat penguasa Sindhu itu ada dalam jangkauan panahpanah Gandiva Arjuna. Sungguh, langkah apa yang diambil para Kaurava yang didorong dengan takdir itu? Pada waktu itu, ketika semuanya sedang bertarung dengan asyiknya, lalu apa yang terjadi dengan para ksatria Kuru itu? Oh tuan, aku menganggap kumpulan keturunan Kuru itu disusul sang Kematian itu sendiri. Sungguh, keberanian mereka pada pertempuran itu tidak lama lagi terlihat seperti apa ketika dahulu terjadi, kehancuran Kuru. (bersambung)
Sloka 6.42 Atha va yoginam eva kule bhavati dhimatam etad dhi durlabhataram loke janma yad idrsam. Atau ia akan lahir di sebuah keluarga yang telah menerima kebijaksanaan. Tetapi kelahiran semacam ini amatlah sukar untuk didapatkan di dunia ini.
Menkop dan UKM:
RAT Koperasi secara Elektronik Merupakan Pilihan agar menjadi penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR). “Koperasi yang menjadi penyalur KUR, salah satu syaratnya harus siap dari sisi IT-nya,” tegas Menkop lagi. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pengawas KSP Sejahtera Bersama, Iwan Setiawan, menyebutkan bahwa RAT koperasi secara elektronik ini merupakan yang pertama di Indonesia. “Dengan e-RAT kita bisa efisiensi biaya dan waktu, serta melibatkan banyak anggota. Sehingga, bisa melahirkan kebijakan sesuai kebutuhan anggota. Dengan e-RAT juga mendorong terciptanya transparansi kepengurusan koperasi”, ungkap Iwan. Dalam e-RAT, lanjut Iwan, diikuti anggota sebanyak 42.926 orang dari total anggota 70 ribuan. Artinya, eRAT KSP Sejahtera Bersama diikuti sekitar 61,32 persen anggota. “Yang setuju dengan hasil RAT sebanyak 99 persen lebih”, paparnya. (010)
Bogor (Bali Post) Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menyebutkan bahwa rapat anggota tahunan (RAT) koperasi dilakukan secara elektronik atau e-RAT merupakan pilihan cara bagi koperasi untuk melakukan RAT. “Perubahan di zaman serbadigital ini hitungannya detik. Maka dari itu, lewat Peraturan Menteri nomor 19 tahun 2015 kami memberikan pilihan RAT secara elektronik bagi seluruh koperasi di Indonesia,” kata Puspayoga pada acara sosialisasi hasil Rapat Anggota Tahunan (RAT) elektronik Tahun Buku 2015 Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sejahtera Bersama, di Kota Bogor, Sabtu (23/4) kemarin.
BPM/son
MURI - Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga didampingi Bima Arya dan Iwan Setiawan menyaksikan pemberian penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (Muri) untuk Kopersi Simpan Pinjam (KSP) Sejahtera Bersama.
Warga Berhak Awasi Layanan JKN Denpasar (Bali Post) Sudah saatnya warga tidak hanya pasrah ketika mendapatkan pelayanan publik. Dari sisi aturan, warga negara sudah memiliki kekuatan hukum untuk mengawasi layanan publik termasuk dalam layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Dari sisi teknologi informasi, warga juga sudah memiliki banyak alat untuk bersuara seperti ponsel pintar dan media sosial. Demikian terungkap dalam talkshow Peran dan Hak Publik dalam Awasi Jaminan Kesehatan Nasional (Ajakan), Sabtu (23/4) kemarin. Direktur Sloka Institute, Anton Muhajir, mengatakan, hak pengguna ataupun peserta JKN dijamin Undangundang seperti UU No.40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional, UU No.24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, UU No.8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, UU No.29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran, dan UU No.44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit. “Secara garis besar, hak warga ketika menggunakan layanan kesehatan terbagi dua yaitu hak atas informasi dan hak dalam layanan,” ujarnya. Anton memaparkan, ketika menjadi pasien fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, warga berhak untuk memilih layanan serta mendapatkan layanan. Kemudian, berhak memperoleh layanan yang manusiawi, adil,
jujur dan tanpa diskriminasi, menyampaikan pendapat dan keluhannya, mendapatkan pelayanan sesuai dengan kebutuhan medis. Termasuk berhak menolak tindakan medis. “Hak lainnya, mendapatkan layanan yang efektif dan efisien, mendapatkan advokasi, perlindungan dan upaya penyelesaian sengketa, serta mendapatkan ganti rugi jika layanan tidak sebagaimana mestinya,” imbuhnya. Anton menambahkan, warga sebagai peserta maupun pengguna JKN berhak pula untuk memperoleh informasi yang benar, jelas, dan jujur tentang tata tertib dan peraturan di Rumah Sakit, hak dan kewajiban pasien, serta prosedur pengaduan atas kualitas pelayanan yang didapatkan. Begitu juga berhak memperoleh informasi tentang diagnosis dan tata cara tindakan medis termasuk tujuan, risiko dan biayanya. “Meminta pendapat dokter atau dokter lain dan mendapatkan isi rekam medis juga merupakan hak atas informasi sebagai peserta maupun pengguna JKN,” tambahnya. Bila peserta tidak puas dengan layanan oleh fasilitas kesehatan, kata Anton, peserta bisa langsung menyampaikan pengaduan kepada penyelenggara layanan kesehatan dan atau BPJS Kesehatan. Jika tidak mendapatkan layanan yang baik dari BPJS Kesehatan, maka dapat mengadu kepada Menteri Kesehatan. Kepala BPJS Kesehatan
Divre XI (Bali, NTB, NTT), dr. Anurman Huda, mengatakan, persoalan yang ditemukan dalam pelaksanaan JKN adalah keterbatasan obat terutama di wilayah Indonesia bagian timur. Di Bali sendiri, masih ada daerah yang sistem onlinenya tidak berjalan. Padahal, sistem online salah satunya dapat mempercepat mekanisme rujukan karena tidak perlu lagi memakai surat rujukan. “Ada sekitar 12 atau 13 faskes di Bali yang tidak ada jaringan internet. Bali yang sedemikian hebat saja masih terkendala dengan konektivitas internet,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali, Umar Ibnu Alkhatab, mengaku sudah melakukan pemantauan terbatas pada layanan JKN karena ada laporan warga. Pihaknya mencatat sejumlah temuan, mulai dari makelar rumah sakit terkait ketersediaan kamar, masalah rujukan untuk pasien kritis, ketersediaan obat, hingga verifikasi pelayanan dari BPJS Kesehatan yang lambat hingga rumah sakit mengalami kerugian. “Kemudian soal pengaduan, ada pasien yang mengadu di loket pengaduan tapi tidak ada tindaklanjut dari BPJS Kesehatan. Nomor telepon pengaduan BPJS juga sering tidak aktif. Kami juga masih menemukan adanya diskriminasi pasien BPJS. Mereka selalu ditangani belakangan dibanding pasien yang membayar langsung,” imbuhnya. (kmb32)
Minggu, 24 April 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wecana 06.35 Sehat & Bugar 07.05 Seputar Bali Akhir Pekan 07.35 Warna-warni Pagi 08.05 Klip Anak 08.35 I Got It Wayang Puppet (Indonesia) 08.45 BCTTV 09.05 Taman Sari TK Tresnaning Kumara Santhi (2) 09.30 Belajar Menggambar 10.05 Spot News
10.30 Lila Cita Sanggar Tari Raina Arta Budaya (2) 11.30 Dunia Otomotif 12.00 Dharma Wacana 12.30 Traventure 12.45 BCTTV/Glimpse Of The Island 13.00 Dunia Kita 13.30 Lejel Home Shpping 14.30 Tembang Bali 15.30 Gita Shanti SS. Dharma Jati Banjar Pagan (2) 16.05 Dialog Interaktif Harmoni Bali 17.05 Round Up The World
17.30 DW TV 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Banjar Bali Quiz (BBQ) 19.30 Kris (Kriminal Sepekan) 20.00 Samatra Artis Bali 21.00 Lintas Mancanegara 21.30 Sekilas Berita 21.35 Ajeg Bali 22.00 Sekilas Berita 22.05 Lila Cita Lawak Bondres Bala Bali Bulih (2) 23.05 Solusi Alternatif Herbal Putih 00.00 Lejel Home Shopping
Menurut Menkop, adanya pilihan itu sebenarnya untuk mempermudah koperasi segera melakukan RAT seperti yang disyaratkan UU. “Kita ingin membentuk koperasi berkualitas. Salah satunya adalah dengan mendorong koperasi melakukan RAT. Sudah ada 147 ribu koperasi yang memiliki NIK, sementara 62 ribu koperasi sudah dikeluarkan dari database. Nah, koperasi yang sudah memiliki NIK kita dorong untuk RAT,” jelas Puspayoga. Selain mempermudah RAT secara elektronik, lanjut Menkop, pihaknya juga tengah menyusun standardisasi sistem
pelaporan koperasi agar sama di seluruh Indonesia. Tujuannya, agar kualitas koperasi bisa ditingkatkan. “Kita harus bangga bila jumlah anggota koperasi meningkat. Bukan lagi bangga dengan berapa jumlah koperasi,” tegas Puspayoga. Puspayoga berharap seluruh pemerintah daerah mendorong pembinaan koperasi di daerahnya agar berkualitas. “Dorong koperasi untuk RAT, bila tidak RAT ya dibubarkan saja,” ujarnya seraya menyebutkan bahwa wewenang pembubaran koperasi berada di tangan pemerintah pusat. Sedangkan rekomendasi pembubaran sebuah koperasi berada di
pemerintah daerah. Dalam kesempatan itu pula, Puspayoga mengapresiasi KSP Sejahtera Bersama yang mencanangkan target 1 juta jumlah anggotanya. “Saya mendukung penuh hal itu, karena memang rohnya koperasi itu berada di banyak tidaknya jumlah anggota. Semakin banyak anggota, maka semakin berkualitas koperasi tersebut. Omzet koperasi juga tentunya akan meningkat. Itu semua merupakan bagian dari program Reformasi Total Koperasi yang sudah kita gulirkan,” kata Menkop. Puspayoga juga berharap agar KSP Sejahtera Bersama mampu mempersiapkan diri
Petani Cengkeh di Selat dan Gobleg Keluhkan Jamur dan Air Bersih Singaraja (Bali Post) Potensi perkebunan cengkeh menjanjikan di Bali Utara. Kontur tanah dan cuaca mendukung perkembangan cengkeh, khususnya di Desa Selat Kecamatan Sukasada, dan Desa Gobleg Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Kendala petani di lapangan kesulitan air bersih dan mulai munculnya jamur akar putih. Menekan kendala ketersediaan air, petani di dua desa tersebut bekerja sama dengan PT HM Sampoerna Tbk. dan Yayasan Idep Selaras Alam, sejak tahun 2012. Petani khawatir tanaman cengkeh yang bertahun-tahun dirawat mati percuma. “Di musim kemarau kami kekurangan air dan memakai jiriken mencari air berjarak 1,5 Km dari rumah. Sekarang air mengalir lancar dari wilayah atas, dibantu pipa dan tangki penampungan air. Fungsi air dipakai MCK, kelompok tani juga memanfaatkan untuk perkebunan. Jamur akar putih di tanaman cengkeh diketahui setelah ada penelitian dari PT HM Sampoerna,” ujar Sekretaris Kelompok Tani Dharma Yadnya Desa Gobleg, Nyoman Sudi Armawan, Kamis (21/4) lalu. Memperkuat investasi petani, pendampingan dilakukan kepada 65 anggota Kelompok Tani Dharma Yadnya Desa Gobleg, membangun balai kelompok untuk pertemuan. Persoalan air bersih di Desa Gobleg, dinilai krusial mengingat instalasi penyaluran air bersih sebelumnya banyak mengalami kebocoran. Air dialirkan kini telah memenuhi kebutuhan 60 KK di Desa Gobleg. “Kami membantu penyediaan saluran air bersih, dan MCK supaya digunakan masyarakat. Petani cengkeh di sini sangat apresiasi karena kebutuhan airnya bisa dipenuhi. Sebelumnya, distribusi dan jarak sumber air sangat jauh dialami warga. Kami turut membina petani cengkeh, mereka diarahkan menjadi petani mandiri dan ekonominya meningkat,” ucap
BPM/kmb34
AIR - Kelompok Tani Dharma Yadnya Desa Gobleg dan Kelompok Tani Sari Luwih Mertajati Desa Selat, mengalami kendala sanitasi dan kesulitan penyediaan air bersih. Satria Kresna Wardhana, Regional Hub Manager PT HM Sampoerna. Ketut Nara, Ketua Kelompok Tani Sari Luwih Mertajati Desa Selat, mengatakan, bantuan selang air diberikan untuk penyiraman tanaman. Tangki air di Desa Selat turut diperbaiki memudahkan penyaluran air, memakai pipa HDPE SDR 21 25 mm sepanjang 600 meter. Jarak sumber air menuju tangki utama sekitar 1.000 meter, menggunakan pipa HDPE PN 100 ukuran 75 mm. Memberi akses dan memecah aliran air di sepanjang jalur, dibangun 2 tangki baru dan memperbaiki 2 tangki air yang sudah ada. “Kami dibina teknis membuat pupuk kompos, dibantu sanitasi, MCK, dan penyediaan air bersih. Keperluan air juga digunakan untuk adat dan dinas,” kata Nara. Selain distribusi air untuk 60 KK di Desa Gobleg, pemberian bantuan diarahkan kepada 10 KK berada di atas wilayah Desa Gobleg, dengan penyaluran air sejauh 1.500 meter memakai pipa HDPE SDR 21 ukuran 25 mm. Petani cengkeh ditunjang toilet umum dengan sistem pengolahan air limbah Waste Water Garden (WWG), tujuannya menekan kontaminasi air tanah dari septic tank. Mereka
turut dibantu pupuk, bibit cengkeh, dan edukasi pengelolaan tanaman cengkeh. “Kami menggerakkan pertanian terpadu supaya pendampingan kepada masyarakat berprofesi sebagai petani bisa lebih sejahtera. Mereka bisa membuat pupuk mandiri, budi daya cengkeh, dan mengevaluasi sistem pertanian terorganisir dengan baik. Saya harapkan supaya di Buleleng menjadi daerah penghasil cengkeh tertinggi,” tambah Anggota
THE
HEARING
C E N T R E
Quality Hearning Begins Here
Komisi IV DPR RI 2014-2019, A.A. Bagus Adhi Mahendra Putra. Selain itu, 30 siswa SD 3 Desa Gobleg dan SD 3 Selat, diberi edukasi film anak-anak dan berdiskusi menyangkut isu lingkungan di sekitarnya. Mereka diajarkan membuat mural di dinding toilet balai kelompok. Turut dibina menanam akar rumput di sekitar sumber air, supaya tetap terjaga dan tanah tidak mudah longsor. (kmb34)
The
Hearing Centre Bali Branch Jl. Raya Kuta 40B, Kuta - Bali (80361) Indonesia
MEYEDIAKAN
ALAT BANTU DENGAR YANG BERKUALITAS DISCOUNT
GRATIS
20%
SCRENING TEST
HANYA DENGAN PERJANJIAN
Untuk Info selanjutnya Hub. 08123952504 / 081337437373
www.Thehearingcentre.sg
C.0000190-RPA
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Minggu Wage, 24 April 2016
17
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris
Sardine Restaurant Looking for Hostess,Waitress, Busboy Female Bartendres, Gardener,Must Speak English Jl.Petitenget 21 Telp.733617 Mail:sardine@sardinebali.com
Bth Pembantu Villa Pribadi,unt Full Time & Part Time,Pengalaman, Usia Max 25Th,Good English Good Salary Hp.085100050706
A.BP.001.04.16.0001769
B.BP.141.04.16.0001044
Dcr Tk.Las/Listrik/OB SMS 082 361 548 187
A.BP.153.04.16.0002281
Cr.Sopir Merangkap Tng Angkat Beras,Dps 085100866177
B.BP.141.04.16.0001093
Dcr Sopir Serabutan Pny SIM A Hub/Lamaran:Auto Nyaman Jl.Gunung Agung 183 Dps
B.BP.141.04.16.0001110
Dicari,Road Assistance (AsistenJalan)Syarat;Pria, 20-30th,Inggris aktif, pengalaman hospitality. Email:ratna@balibikerental.com
Cari SPG/B Boutique Pengalaman Smart,Menarik,Inggris Aktif Fas:Gaji,Bonus,THR, Karir Hub:8475824 hrd@ptmgbr.com
A.BP.001.04.16.0002104
Coco Group Looking for: - Asst.Chief Engineering - Architect - Design Graphic - Stoker/Auditor - Security - Accounting - Finance Send new CV to: hrm@cocogroupbali.com or walking interview at Jl.Batur Raya No.33 Taman Griya Jimbaran
B.BP.803.04.16.0000882
Job Australia Prkbnan & Rest. Biaya 50% Ptng Gj,brngkt Cpt, Gji Bsr,Resmi,Trbts!Hub.Bu Dinapertiwi.Sh,Indopower Pt. Hp.081 217 127 822 Segera.
Cocobistro Restaurant Needs: Restaurant Mgr/Spv,Waiter/ss, Cook,Cleaning Service.Send CV: corp-hrd@tropicalgroupbali.com /riamarista@gmail.com Ph:0361-775211 Ext 101
BPR Mitra Group Mbth Karyawan AO(L)& Karyawan/i SPI yg Berpengalaman Hub.Telp.4427552
Dcr AO Ptgs Remidi Berpeng.Krm Lam Bank Partha Jl.Gatsu Tmr No.49 Dps Tlp.0361 461171
B.BP.004.04.16.0000975
A.BP.817.04.16.0002241
B.BP.101.04.16.0001090
A.BP.001.04.16.0002143
A.BP.001.04.16.0002210
Dcr Acct Htl pglm2th,PSP nilai Bth Koki bs Masak Eropa,Lam Bw plus,pnmptn di Ubud T.4726864 Lgs ke”The Spoons Restoran” Jl Hangtuah 41 Sanur T.0361270691 E: sun_y_kudus@yahoo.co.id
B.BP.001.04.16.0000703
A.BP.001.04.16.0002202
Cr Admin Gdng min.D3(bs Excel) SPG min SMU(pny kend.sdr), max.35thn. Kirim ke Toko Gayathri Dupa Wangi Jl.Gatsu Timur 85XX Kav.IV,0361239980/087857718000
Dcr 3 Tng Pria/Wanita Srabutan Unt Rumah Makan dan Catring Hub:081916478102
Dcr Sales Berpglaman Min.2Th Dcr bnyk SPG/B u/ Mal Hub.AMP Dicari Bidan BPM di Dps SIM C/A P/W U/Area Bali-Lombok Jl.Veteran No.5 Telp.244957 Hub.08123985216 A.BP.001.04.16.0002134 A.BP.001.04.16.0002232 u/Memasarkan Produk Building Dibutuhkan Segera Cook Helper Dicari Kep.Produksi u/Garment, A.BP.001.04.16.0002221 Material.Bisa Komputer,Fas: Drop CV Uncle Norm Bar and B.Pengalaman dibidangnya dan Dcr Design Grafis u/Restaurant Gaji,U.Makan,U.Trnsport,Pulsa Bistro Legian Ph:0361-759910 Mengerti Patrun H.081999452377 di Seminyak Tlp.735593,Email: A.BP.001.04.16.0002138 Bonus.Hub:Jl.Cokroaminoto Utr A.BP.001.04.16.0002257 A.BP.001.04.16.0001343 mutiatrattoria@hotmail.com Cr Cepat Guide B-Jepang u/Tour 495 Dps Utara (Dpn Showroom Dicari Staff (SMP/Bhs Inggris) Dicari Pengasuh Balita Tinggal A.BP.001.04.16.0000706 Max.35Th,Hub.0361-727547 Hino)Fax:03618495240 untuk Cafe di Ubud Center, di dalam Hub.0817359590 Dcr FO Bhs Jpn,Inggris B.BP.001.04.16.0000290 Tlp:08113885494/08980799873 Bawa CV Lengkap Tp.0361-972950 A.BP.001.04.16.0002264 (Therapist)max 35th u/Spa di Cr Krywn Lk2 Rmh Mkan Dpt Mezz Dicari Sopir Pribadi Hub Email:msdaxis@yahoo.com B.BP.004.04.16.0000891 Jimbaran H.704664/085100638867 Makan,Gaji,Bns Dps Kuta full/ A.BP.001.04.16.0002030 081999004679 /082146739883 Dicari TKW Keluar Negri.China B.BP.101.04.16.0001049 Part Time min SD 085737647417 Dcr Sls Counter&Acc Rservation B.BP.004.04.16.0001082 Hongkong,Singapore,Malaysia Dcr PRT Wanita Tidur Dalam A.BP.153.04.16.0002280 Dicari Terapis Wanita,Reflexy Bhs.Inggris, Hub.238041 Hub:087860688884/082144587666 Gj 1Jt Dps Hub.081337022111 Cr Krywt u/FotoCopy Krj Shift A.BP.001.04.16.0001919 Eksekutif di Kuta Ada GP UM A.BP.001.04.16.0002250 A.BP.001.04.16.0002216 G.1Jt+Bns di Tbn,085738186078 Dcr Spa Therapist Lngsng Kerja Dcr PRT wnt pglmn spn,rjn,umur Dibthkan Manager/Caretaker u/ Kom Tnjgn Hb.Lulu 082137307307 A.BP.001.04.16.0002135 H.08123688131 A.BP.001.04.16.0001920 Perumahan BwCV ke Dbthkan 2 Tnga Waiter/Waitress 30-40,tglDlm Gj2jt082146808888 &Siap Training B.BP.141.04.16.0001112 Dicari Tukang Harian Pasang A.BP.001.04.16.0002275 PerumHarvestUnt Rumah Makan Di Renon Dcr Terapis Spa&Salon d Ubud Hub Batu Alam Hub.081246468225 Dcr Pelak.Lapangan D3/T.Sipil land Jl.ByPass Ngr Rai Simpang Hub:081999090908 Bu Komang Telp.081933017070 A.BP.001.04.16.0002279 Bisa Komputer(Bisa AUTOCAD) A.BP.001.04.16.0002220 Siur Blk Hotel Mercure Kuta A.BP.001.04.16.0001724 Dicari karyawati toko Mas Dewi B.BP.154.04.16.0001103 P/W Punya SIM A/ C.Fas:Gaji, Dbthkn Segera Cook Helper, Dcr Tkg Jarit Pengalaman Kaos Shinta 085969038083 Dibthkan segera staf wnt,sgl U.Makan,U.Trnsport,U.Pulsa, Waiter/ss, dan Cashier min SMK & Jersey Hub.081238703660 A.BP.001.04.16.0002169 u.orng asing,tggl dlm Hub.0819 Bonus.Hub.CV.Maha Sri Dana, CV to hrdkzu@gmail.com A.BP.001.04.16.0002214 Dicr Head Acct-S1 Akuntansi B.BP.004.04.16.0000483 Jl.Cokroaminoto Utara 495(Dpn Dcr Tnaga Cook/Cook Helper Unt 99306969,u.daerah Pecatu,Jmbrn A.BP.001.04.16.0002286 Max30Th,Admin Keu-D3 Akuntansi Dbthkn Sgr Karyawati Toko Showroom Hino)Ubung Kaja Restaurant Hub:081999744747 Dibutuhkan Segera Karyawan Max27Th bsExel Hub.Dapur Prima Wanita Min SMU 484585 A.BP.001.04.16.0002219 Email:msdaxis@yahoo.com Bengkel Cuci Hub.081933069250 Gn.Batu Karu 51 Dps.0361489322 B.BP.154.04.16.0001091 Dcr Tng Cetak Offset,Tkg.Ptong Fax:0361-8495240 A.BP.001.04.16.0002267 A.BP.001.04.16.0002265 Dcr SPG/SPB,Security,Design Tlp:08113885494/08980799873 Sopir&Srabutan,Hb:081338576310 Dibutuhkan:DW Bartender 3 org Dicr Kasir Wanita Max 28Th A.BP.001.04.16.0002038 Grafis(Menyertakan PortoFolio) A.BP.001.04.16.0002032 Kirim Lamaran ke: Bridges Bali Min SMU 085100421164 Hub Bali Pet Shop Jl.Setiabudi Dcr:Sopir Pngalaman Punya ! Biku Rest @Petitenget need Jl.Campuhan, Ubud/ Email: hrd@ B.BP.154.04.16.0001100 No.23A Dps Ph.421100/428786 immediately bar back, Asst Waiter SIM B1,Jujur/Bersih bridgesbali.com/T:0361-2120095 A.BP.001.04.16.0002159 Dicr u/Resort : FO, Spa CV+photo: info@bikubali.com Fas:Gaji,U.Makan,U.Transport, B.BP.145.04.16.0000972 Dcr Chief Engineering Ubud B.BP.168.04.16.0001119 Therapist, Energic, Antusias, Pulsa,Bonus.Hub:CV.Maha Sri Dicr Min.SMA Hobi Sepeda dan Dcr:Reseptionist,Housekeeping Area,Good Salary & Loyalitas great opportunity. Send CV to Dana Jl.Cokroaminoto Utara 495 Skateboard Sbg Pemandu Tinggi Hub:081 337 405 551 or Hotel Puri Asih, kesempatan.lowongan.kerja@gmai Dps Showroom Hino Ubung Kaja E- madesudana@yahoo.com Gj.1,8-2Jt Hub.081999414577 Jl.Pantai Kuta 40, Kuta l.com Tlp:081337070928/08113885494 B.BP.004.04.16.0000973
A.BP.001.04.16.0002031
A.BP.001.04.16.0002253
A.BP.001.04.16.0002146
Export Company need Senior and Dcr Kolektor penempatan Tabanan, syrt: Pria/Wanita, pend. Min SMU/ Junior Accounting. App CV to SMK, blm menikah (diutamakan), komang_ribek@yahoo.com A.BP.001.04.16.0002123 jujur, usia mak. 25 thn, pnya motor. Krj Dpt 1-4JT/Hr 085364344489 Krm lamaran ke Koperasi Krama Bali, Jln. Pahlawan No. 22A Tabanan. Hub:081234782055-081999972758 G.01 A.BP.001.04.16.0002238 The Griya Sanur Hotel3* 270119 Lipat Kertas Teh Dpt 1-2Jt/Mgg Cari FO Staf & Waiter/ss ASAP Hub:087760475724/081238312055 info@thegriyasanur.com A.BP.001.04.16.0002236 A.BP.001.04.16.0002213 Looking for Cheff,Senior Cook, Tropical Group Needs:Sales Kitchen Staff for a Bar in Excact.SPV,Purchasing&Acct(Dw) Ubud. 081237183707 Send CV:riamarista@gmail.com/ B.BP.004.04.16.0000982 corp-hrd@tropicalgroupbali.com Pembantu-Girl Villa Pribadi Ph:0361-775211 Ext 101 English,Cleaning only 8hours B.BP.101.04.16.0001089 (6days)7am-3pm Maya 0811380405 Ubud Padi Villas Looking for: A.BP.001.04.16.0002273 PerusahaanFarmasi&Alkes,Dcr Fo/Receptionist,M&E Staff, Marketing,Sopir&Bag Gudang(L) Driver(SIM A&C)Send CV:riamarista SIM C&A,Admin(L/P) CV Kirim @gmail.com,0361.775211 Ext 101 Jl.Gatsu II No.11 Dps B.BP.101.04.16.0001088 Hub: Sri(081805608197) Urgently Needed,Senior,Junior A.BP.001.04.16.0002206 Accounting u/PT.Rahmat Bahari Saya Butuh Agen Teknologi Indonesia(Exportir)Peng.min3Th Kebensin dan Solar Irit Hasilnya Milyar 081233924140 minD3,PahamPajak,UmurMax35Th, B.BP.004.04.16.0001040 Krm CV ke:wayan369@gmail.com B.BP.154.04.16.0001098 Security for Villa in Legian 6 Villa 3BR in Petitenget Cari days/week 8pm-7am Speak EnglishStaff HK Wanita.Email CV to: good salary certificate/KTA/ rush_kha@hotmail.com ref/Uniform Ph.Maya 0811380405 A.BP.001.04.16.0002272
Tenaga utk Perawatan Villa, Kebun,bisa Bhs.Inggris,mengerti Kelistrikan.Maya 0811380405
A.BP.176.04.16.0001766
A.BP.001.04.16.0002271
A.BP.001.04.16.0002103
Wr.Makan Mencari:2 Koki,2 Staf Lamaran ke Warung Demung SibangKaja-Badung,08123913958 A.BP.001.04.16.0001749
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post
HONDA
Jazz RS Hitam Th’2013 Matic DK Full Var,081805307706
B.BP.141.04.16.0001097
Dijual Honda City 2 manual Th 2002 64Jt kondisi orisinil mls Asli DK perorangan siap pakai Hub.085100841888/0361-4725208
A.BP.001.04.16.0002262
Honda Freed’09 Abu Met Sgt Bgs Tnp Gores,085101581600 Pribadi
B.BP.141.04.16.0001092
ISUZU
Dijual Isuzu ELF PS100 Full Box Th’2013 081999346669
A.BP.001.04.16.0002139
MERCEDEZ
Mercy New Eyes’2000 AT E240 KM28Rb Hitam Prbd,085100856999
B.BP.141.04.16.0001095
Mercedez S 350 Hitam Th’2007 Istimewa Low KM H.081999315168
B.BP.141.04.16.0001115
Mercedez SLK 200 Th’2012 Putih KM2Ribu Istimewa,08123907168
B.BP.141.04.16.0001114
NISSAN
Grand Livina’2007 Hitam Manual asBali 97Jt Nego,085101855556
B.BP.141.04.16.0001106
A.BP.153.04.16.0002282
A.BP.001.04.16.0002106
Jual BU Corolla Altis G1.8 Th 2010 Med Silver 081239634888
KPR 45/71 Depan Poltabes Dps 100/100 Dalung H:081237549200
Estilo’10 Slvr asDK BanBr78,5Jt P.Saelus2Kamboja7/085101850689
MAZDA
Rmh Br Jadi 3KT 1KM Tp 65/100 Jln.Siulan Dps 08123833999
B.BP.154.04.16.0001099
A.BP.001.04.16.0002278
Splash’12 Silver DK Terawat 08133-721-6703
A.BP.001.04.16.0002218
SINGARAJA
MITSUBISHI
Pajero Sport Dakar’12 Htm AT asBali trwat prbd,081337211188
A.BP.001.04.16.0002276
Pajero Putih;2010,Exete 265Jt Mobilio’2014 Pth,081239237588
A.BP.001.04.16.0002260
TOYOTA
Rush Putih G Th’2012 Matic DK Full Var, 081246073194 Yaris TRD’13 DK Mnl Merah Istmw 0818-0561-3699
A.BP.001.04.16.0002269
Avanza G VVTi’07 Silver,AsliDK Ors NonCacat,085100507977 Prbd
B.BP.164.04.16.0001109
Djl Kijang Inova G AT Bensin Thn 2015 2000cc Putih 0811959521/0811386879
A.BP.001.04.16.0002028
Djual Sgr Innova Type V Th09 Hub.081239293301/081805608587 A.BP.001.04.16.0002125
B.BP.164.04.16.0001108
A.BP.001.04.16.0002285
B.BP.141.04.16.0001116
A.BP.001.04.16.0002277
Splash’14 Manual Putih asBali InovaE’08AbuMet ACDblVR,Radial Serion’13 Pth asDK085100840907 120JPSaelus2Kmbj7/085101850689
DIJUAL MOBIL
A.BP.158.04.16.0002022
BELI EMAS Emas, Silver & Platinum
DICARI MOBIL Dicari:Splash,Avanza,Xenia, Innova,Rush,Swift,082147066424
Rmh Br Sdh Jd LB/LT:150/190 m2 Jl.K.Iwa Sltn, Batur Sari III No.1 Pmbli Serius H.0811396569
A.BP.001.04.16.0002098
Rmh Jl.Kerta Dalem Sari LB.100 LT.145 H:081246167636
A.BP.001.04.16.0002249
B.BP.141.04.16.0001111
Rmh Jl.Tk.Badung XII LB.500 LT.345 Hub.081246167636
DIJUAL RUMAH A.BP.001.04.16.0002247 Baru Mnmlis Bringkit 36/100 Rmh Lt2 120/70.Hrg750JtNego,di 2KT Jln.Aspal,081337332121Nego Perum Dalung,Hub:081805524926 A.BP.001.04.16.0002266
Rmh Baru 3unit S.Huni,PegenRmh Mnmls 1A KtchenSet IMB,700 ding Dalung 675Jt,082147454248 B.BP.164.04.16.0001107 Ng Lok.Siulan-Pnth081338329434 A.BP.001.04.16.0002259 Rmh Tnh 2,5Are Jl.Penamparan Rmh Siap Huni Lt2,Hrg.500Jt Hg.2.8M TT Mbl,085100856999Pmk B.BP.141.04.16.0001094 Jimbaran Atas Hub:08123805574 BUC R Mnmls Pds Kld Full BanguA.BP.001.04.16.0002023 nan 3KTdr PAM Hub:081338295917 Rumah Dijual,Pemogan Denpasar A.BP.001.04.16.0002222 LT140,Lb150,3KT,3KM,Garasi Dijual Rmh di Candra Asri Tbn PDAM,PLN2200,3AC,SumurBor Siap Huni Hub: 081 999 452 377 One Gate System,08123633404 A.BP.001.04.16.0001342 B.BP.004.04.16.0000851 Dijual Rumah dekat Poltabes Rumah Minimalis Type 45 H500Jt 3Are BUC 081237445555 TP A.BP.001.04.16.0002245 Batubulan BrSasih.085738452864 DijualRumah Jl.MerdekarayaKuta A.BP.001.04.16.0002083 Depan RS Siloam H:081337367757 DISEWAKAN RUMAH A.BP.001.04.16.0002234 Dikont.Rmh Jl.Tkd.Yeh Aya IX Djual Rmh 2are Dalung Permai Blok 00 Call:085738028479 TP A1 No.7A Dps Hub.08113991999 A.BP.001.04.16.0002090
DIJUAL MOBIL TOYOTA
Rusak, tidak ada surat, berat kecil sekali, Mau Jual??
GRAND PRIZE
I LOVE EMAS
HADIAH LANGSUNG Samsung S7 / Emas @10Gr/ LED TV 32" / Mesin Cuci / Voucher Service
Jl. Gunung Soputan 36B Denpasar Barat Telp. 082 14 666 0000, (0361) 8466343 Buka jam: 09.00-22.00 wita, Senin Libur C.0002246-rpa
081237689237 / 081805361681 / 081337756941
PERCETAKAN
A.BP.001.04.16.0002077
A.BP.001.04.16.0002240
Angs. 90 Rb-an
Angs. 80 Rb-an
Tukar mobil bekas anda disini 24 jam good service Proses kredit pasti lolos
081919188899 08123844556
A.BP.001.04.16.0002239
Djual Tanah 4,73Are Jl.Gn.Sari Gatsu Barat H:081238933845Nego
A.BP.001.04.16.0002268
A.BP.001.04.16.0002198
Rmh:2KT,1KM,Grs.Jl.Ceningansari Gg.XVI/16 Sst.H:08123957985 A.BP.001.04.16.0002217
DIJUAL TANAH Tnh 3Are 15x20m Jl.Sandat V Dps,Lok Strtgs.08123635700 A.BP.001.04.16.0002205
Djual Tnh Tk.Citarum 3,2are Jl.6mtr Aspal Hrg.800 Nego Hub.081999151717
Djl Tnh+Bangunan Jl.P.Yoni 104 Pemogan Densel 0811398817BUCpt
A.BP.001.04.16.0002113
Djl/Sewa Tnh 7,5A View Laut Jl Utama Bali Cliff 081999158596
A.BP.001.04.16.0002261
Djual Tnh 1,5A 4unit Sempidi Jl6mtr 08164846986 A.BP.001.04.16.0002225
Jl Tnh 3A Pusat Kota,Cck u/Gdg Usaha,Ruko,Ofc, 081999158596 A.BP.001.04.16.0002258
- KURAS PENUH
085239983355 C.0001292-BRJ
PROSES CEPAT & MUDAH
DIJUAL MOBIL
SERVICE
GEMILANG APRIL ALL NEW YARIS
NEW RUSH
SERVICE
NEW AGYA
DP 21 JT-AN* DP 19 JT-AN* DP 15 JT-AN*
SINAR JAYA SERVICE
INFO : CHRISTIN ANDA TELP KAMI DATANG
SUMUR BOR
08113850048 / 089618882000 C.0001142-MBL
G.0002601-PRC
KONTRAKTOR
TOYOTA
SPA
ETIOS | ALTIS | HILUX | COMMUTER
salon & spa
HAIR WASH FACIAL BIOKOS HAIR SPA LOREAL PERAWATAN MISS V BODY SPA 2 JAM BODY BLEACHING
RP. 15.000 RP. 50.000 RP. 60.000 RP. 70.000 RP. 90.000 RP. 200.000
JL. JAYAGIRI III/22 08996277822 / 0361223016 JL. HANGTUAH 11X SANUR 0361289481 C.0000670-SPA-1
YARIS DP 30Jtan
AGYA DP 15Jtan
MENANGKAN PAKET LIBURAN NEW RUSH KE CHINA DP 33Jtan
FREE AKSESORIS KREDIT S.D 6TH BISA TUKAR TAMBAH
08113802553 | 087761341277
C.0000901-MBL
DIJUAL MOBIL
SERVICE SERVICE PANGGILAN KERJA DITEMPAT BERGARANSI
POMPA AIR KULKAS MESIN CUCI
HUB. PAK MADE :
085237860903 | 081934392821 C.0001094-srv
Konsultan Paten Terdaftar
EVER COOL - SPECIALIS
STANDART POOL : START FROM * 2.700.000/m3 NATURAL POOL : START FROM * 2.800.000/m3 ALL INCLUSIVE 1 MONTH FREE TRIAL TEST 10 YEARS CONSTRUCTION WARRANTY WATER PROFING BY SIKA KAMI IN PUMP & FILTER BY HAYWARD HARGA JAM MAHAL BESI 08 TES UANG KEMBA LI BESI 013 UKIR SELUP
Melayani Pendaftaran : PATEN MEREK HAK CIPTA DESAIN INDUSTRI Hub :
PERBAIKAN SIAP DITEMPAT SERVICE + FREON KULKAS BONGKAR PASANG GARANSI
0817563986, 085100515078
SMS ALAMAT LENGKAP
www.mitrahaki.com email: info@mitrahaki.com C.0001320-PM
HUB: 0822 4796 4577
AC
C.0000533-AC
C.0001371-BRJ
PAK
KOMANG
AHLI MAMPET KURAS MENGATASI
WC GARANSI
C.0001868-SRV
MAU BUAT KOLAM RENANG?
C.0001012-KONT
PANGGILAN MURAH BERGARANSI
HP. 081 353 470 588 Jln. Cokroaminoto No. 99 Dps SERVICE
HP. 082144464070 | 081916724493
KOMPOR GAS MESIN CUCI WATER HEATER
Hub: RESTU TECNIK
PATEN & MEREK
WUJUDKAN DENGAN HARGA MURAH PRAYOGA JAYA POOL
POMPA AIR
AC WATER HEATER KOMPOR GAS DLL
KONTRAKTOR
A.BP.001.04.16.0002111
Jual Tanah Kav Invest 200Jt/Are Hub.081916321288
A.BP.001.04.16.0002093
DISEWAKAN TANAH Dikont Tnh 25A Pgr Jl By Pass Pesiapan Tabanan T.0817563002 A.BP.001.04.16.0001855
HUB
CLOSET SALURAN AIR WASTAFEL DLL TANPA BONGKAR
081 933 098639 081 238 503 877 C.0001235-BRJ
SERVICE TV PANGGILAN
TV
SI
N RA GA
SEGALA MERK
082 144 495 421 081 5470 9697 C.0000807-SRV
A.BP.001.04.16.0002228
A.BP.001.04.16.0002227
Tnh 15,5A Jl.Cendrawasih Petitenget Ling.Villa,081916274216
DIJUAL APARTEMEN Djl Unit Aprtmen 1KT(41,2m2)di Seminyak,Top.Floor(Lt5)Furnish Fas:Massage&Spa,Big Pool,Kids Pool,Gym,No Agent.081999158596 A.BP.001.04.16.0002254
DISEWAKAN KANTOR Sewa Kantor Fas.Lkp Ada Staff di Kuta 3.5Jt/Bln,0818889198 A.BP.001.04.16.0001665
ARSITEKTUR Arsitek+Borong rmh,Ruko,R.Kos Renovasi 2,5Jt/M2-081238926677 B.BP.154.04.16.0001102
RUPA-RUPA Jual Sisa Proyek Baja Hb300,WF 350,Plat Esser H.081238504111
A.BP.001.04.16.0002199
KEHILANGAN Hlg KP 167/AJ.202/DJPD/5150 80016 DK 9241 AC PT Kacebe M A.BP.001.04.16.0002092
KERJASAMA Dcr JoinParnert Resto Seminyak Bgn 4Ar+Tnh 11Are,081337100093
KONTRAKTOR A.BP.001.04.16.0001760 Perencanaan, Gbr IMB, Bangun/ A.BP.001.04.16.0002283 KURSUS Renov Rmh,Ruko,Kost,Villa dll Tnh 5A di Perum Seminyak Harga Miring Harga BUC 081337100093 HP:08123822 7000,0852388 66666 Terapi Anak Berkebutuhan Kusus A.BP.001.04.16.0001571 Autis Usia 2-10Th, 081239852289 A.BP.001.04.16.0001761 A.BP.001.04.16.0002099 Tnh Jl.Tk.Badung XIX 3 Are DISEWAKAN TEMPAT Hub:081246167636 MESIN A.BP.001.04.16.0002246 Dikont T.Usaha 4x8 Dgn 3KT,2KM Jual Mesin Kodak Nuritsu 3501i 1RT Jl.Drupadi No.1 Dps Tnh Jl.Tk.Badung XVI 8,5 Are Hub.08144554430 / 081938545033 Hrg Nego.Hubungi:082341982066 Hub. 081246167636 A.BP.001.04.16.0002248
A.BP.158.04.16.0002212
A.BP.156.04.16.0001756
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
RAJA BUNTU
PAK GEDE AHLI MAMPET
AHLI SUMBAT
WC Garansi 1 bulan
- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS
081338013066 C.0001200-BRJ
C.0000543-MBL
BONUS ACCESORIES DISKON SPECIAL PROSES KREDIT CEPAT READY STOCK
A.BP.001.04.16.0001982
Jual Tanah 2Are Lok.Ds.Belalang Braban TnhLot 275Jt/Are Lgsg Pmilik 081236882345
AHLI MAMPET
PROMORINGAN SPECIAL BUNGA
082145293708 / 081916677038
A.BP.001.04.16.0001460 Jl Tnh Luas 5,4Are Lok.Strtgis Tnh Kebun Murah 15A Jl 3mt di Sblah Vila dpn Hotel Puri Taman Abiansemal 55Jt Bs Cicil Bagus Lovina Sgr Hp.0877620215 5 Bln Tanpa Bunga 08970204698 00-081338767111
B.BP.004.04.16.0001083
A.BP.001.04.16.0002126
KREDIT S/D 7 TH FREE ACCESORIES BISA TUKAR TAMBAH BONUS HADIAH
Bunga 0,4%, Tenor s/d 7Th, bisa tukar tambah C.0000835-mbl
A.BP.001.04.16.0002127
Tnh Kapling Lok.Kwanji Dalung Dekat Puspem Badung Jl6m Aspal 081338762475/081999546463
Djl Murah Tanah Batuaji Tbn KOST A.BP.001.04.16.0001994 Pinggir Jl Utm,400m2 @135Jt/A. Jual Tanah Murah 0,5A pinggir Kost Fas:RT,KT,Dpr,KM 800 Ribu Dikont.Rmh T53,2KT,1KM,Grs,Lok Nego 082389491999/081351435777 P.Batanta Hp.087862273039 Tk.Badung XX/B1/8,081338741541 A.BP.001.04.16.0002027 CulagCalig Mengwi,081338368137 A.BP.001.04.16.0002231 A.BP.001.04.16.0002209 A.BP.001.04.16.0002118 Djl Tanah Sawah diByPass KlungKampial/STP Bali 1Are 318Jt OverKontrak Rumah LuasTanah1,5 kung 30Are Rp85Jt/A,0818350670 081933046490/08155770309 BUC Kamar fas Hotel dlm Ling RS A.BP.001.04.16.0001752 Are,3KT,1KP,1KM,2Dapur,1Garasi Sanglah/Surya Husada u/Dokter/ A.BP.001.04.16.0001853 Djl Tanah depan Pantai di Seririt 1Unit AC,1Unit Indohome,1M.CuKav 225Jt/A Jl Mobil Trima SHM Residen/Koas/Pasien Harian/Bln 53Are Rp200/Are,0818350670 Batubln 2+4 300Jt 087761245398 ci Jl.Sedap Malam Gg.RatnaXIII H:03614722128/081337322228 A.BP.001.04.16.0001753 B.BP.001.04.16.0000076 /73 Hrg125Jt/Nego,081246997298 A.BP.001.03.16.0002241 Djl Tnh 2Are lok.Jl.Juwet Sari A.BP.001.04.16.0002233 Tanah 3 are 375Jt Pandansari Kuta 650Jt/A Nego.087862295533 Rmh Nyaman LT.200m2 LB.250m2, Keboiwa Selatan 085959570707 DIJUAL RUKO A.BP.001.04.16.0002156 A.BP.001.04.16.0002002 Frnture,Satpam,Klm Rnang,90Jt/ Ruko 2Lt Jl.Utama Suli Dps Djl Tnh Kavling Pering,Gianyar Tnh 1,20are P.Galang/Gelogor Th 08123861163/08123838674 Jln Paving 5m+Got 0811398825 Hub.081237669910 Carik Dps Hub.081237669910
BESAR! Jt
BUC 8,5A Berawa,Tandeg,650Jt/A Pemilik langsung.085105116161
Djual Tnh Tk.Badung XVI 1,5Are 2,4Are Jln 8 mtr Hrg 700 Nego Hub.081999151717
C.0000701-MBL
DISKON
18
A.BP.001.04.16.0002196
2A-4A Jl.Jayagiri Renon Dps H.1,1M Hub:08123900191
TOYOTA
GRAND NEW AVANZA
Murah Jl Cpt Timur Puspem Bdg 1-2A Jl5m Pav.081337332121Nego
Tnh 1Are Pnggr Jl Raya Sibang dkt Jembatan 081237070478 BUC
DIJUAL MOBIL
DP MURAH
1 Mobil NAV I | 10 Unit Motor
20 JT-an
P
MO APRIL
A.BP.001.04.16.0002224
PROMO APRIL
READY STOCK Semua serba mahal?.........Kata Siapa? Khusus buat Anda Agung Toyota Tabanan Berikan Promo DP 7 JT -an untuk Avanza ambil paket iritnya di Bulan ini selagi stock tersedia
DP
N
BUKA
A.BP.001.04.16.0002157
A.BP.001.04.16.0001314
B.BP.141.04.16.0001096
SUZUKI PERMAI GATSU
A.BP.001.04.16.0002179
Djl Mazda2 Th 2011 Kondisi Prima H.135Jt Nego H.0817750147
A.BP.001.04.16.0002270
SUZUKI
RUPA-RUPA
A.BP.001.04.16.0002211
Jual Cpt Rmh Prm Kepaon Indah C.18 Pemogan/087861866454
BU APV 2010 Arena Cash/Over Kredit Hub.082144806396
Grand New Avanza Dp16Jt,Spcial Splash GL Th’2011 Original Terawat BUC H.0851 05 05 2880 Promo Stock Trbts,081338663258
RUPA-RUPA
Jl Rush TRD’15 Putih di Negare 235Jt Nego Hub.087863159222
ATASI :
A.BP.001.04.16.0002274
APV X’06 Silver+Ijin Ors Total Mulus 85Jt,081239600292 BU
GARANSI
DAIHATSU
Feroza’94 merah 53jt,Picanto’09 Merah 78jt Hub.081337776455
KURAS
WC
* CLOSET * WASTAPEL * SALURAN AIR * DLL
TANPA BONGKAR
GARANSI
XL : 081 747 62079 SIMP : 081 339 181 528 C.0001226-BRJ
081337666135 082359392760 C.0001185-BRJ
18
REKREASI
Minggu Wage, 24 April 2016
TTS Bali Post
Pertanyaan Mendatar 1. Ampun 3. Karakteristik khusus yang terdapat pada suatu alat 5. Cantik atau bagus 7. Salah satu destinasi wisata di Klungkung 10. kutub (Inggris) 11. Campak jerman 13. Tidak suka atau senang 15. Daging yang telah digarami dan diasapi 17. Harga ; angka atau biji 19. Obyek wisata di Bangli 22. Nama Pura yang terletak di Kabupaten Karangasem 25. Sekelompok perempuan yang dinikahi oleh seorang laki-laki 27. Ikatan Arsitek Indonesia 29. Batu karang (Inggris) 31. Mudah-mudahan 33. Tidak nyata 35. Air muka 37. Beres 38. Perlahan
3
4
7
5
8
6
9 10
11
12
13 15
17
16
18
22
14
19
23
20
21
25
24 27 29
33
30
26
28 31
32
34 35
36
37
SPT2016
Menurun 1. Pecahan beras halus 2. Bulu Cambuk 3. Manfaat 4. Jejak atau alur bekas Roda 5. Tiruan bunyi anak ayam 6. Boneka pajangan Busana 8. Mencela atau menyalahkan (Inggris) 9. Kampungan 12. Air kemih (Inggris) 14. Perdamaian 16. Dibalik : lalai dalam kewajiban 18. Di Balik : Pertemuan kembali 20. Ular besar berkaki 21. Pelan (Bali) 22. Tua (Bali) 23. Serupa 24. Masa dari sejak melahirkan sampai dengan pulihnya organ reproduksi 26. Laksamana (Inggris) 28. Di balik : pengurangan hukuman narapidana 30. Injak (Bali) 32. Menggembala 34. Pasukan atau prajurit
2
1
38
KUPON TTS No.243 Ketentuan Menjawab
Pemenang TTS No. 241
Jawaban di tulis pada kertas dan masukan ke dalam amplop serta tempelkan guntingan kupon TTS No. 243 dan cantumkan identitas lengkap serta no telepon/Hp. Kirim ke Redaksi Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232, paling lambat Sabtu 30 April 2016. Pemenang diumumkan pada Bali Post Minggu 8 Mei 2016. Hadiah disediakan untuk 5 (lima) pemenang @200.000, dan 1 (satu) tiket masuk Bali Zoo untuk keluarga ( 2 dewasa + 2 anak ). Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Pemenang di Denpasar, Badung, Tabanan dan Gianyar agar mengambil hadiahnya langsung ke kantor Bali Post tiap hari kerja dengan memperlihatkan identitas diri. Hadiah untuk pemenang di luar daerah tersebut akan dikirim lewat pos.
Jawaban TTS No. 241 Mendatar 1. Sianida 5. Beluluk 8. Lor 9. Luggage 10. Ekstrem 12. Belayag 14. Trafo 17. Kios 19. Senyawa 22. Siamang 23. Pialang 25. Amandel 27. Iaum (Muai) 28. Ngeri
30. Pekelem 33. Bienale 35. Lesmana 36. WBA 37. Renjana 38. Sonteng Menurun 1. Silabus 2. Angel 3. Italy 4. Alengka 5. Brengos 6. UPT 7. Kempo
11. Set 13. Anyelir 15. Romance 16. Fence 18. Siam 20. Eling 21. Wani 24. Gandewa 25. Ampelas 26. Lembang 28. Nobar 29. Ina 31. Kusen 32. Liame (Email) 34. Nij (Jin)
1. Ni Made Ayu Puspaningrum Jl. Imam Bonjol No. 117 Denpasar-Barat 2. Agung Susila NP. Jl. Hayam wuruk 1A, semarapura telp. 21839 3. I Putu Sukarta Wijaya Br. Dinas Tihingan Tengah Desa Bebandem Kec. Bebandem karangasem 4. I Putu Mahendra Wijaya Perumahan Aneka Elok Blok DVII/12 Pengilingan – Cakung Jakarta Timur 5. I Made Wijana Jl. Raya Pemogan Gg. Merta Santi No. 33 Denpasar 1 (satu) pemenang mendapatkan tiket masuk Bali Zoo. Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar Nama : Ni Putu Eka Rucci S. Alamat : Jl. Stroberi No. 9 Br. Geria (Depan SDN 9 Subagan) Kel. Subagan – Karangasem
Wisata Bahari kian Pesat PERKEMBANGAN wisata bahari begitu pesat. Trend wisata bahari juga telah mendunia. Hanya saja regulasi tentang wisata bahari belum jelas. Padahal Indonesia memiliki potensi wisata bahari yang begitu besar seperti Raja Ampat, Lombok, Bali, Pulau Komodo, Banyuwangi. “Pemerintah tidak memberikan perangkatnya secara lengkap, izin belum jelas mana kewenangan kabupaten, provinsi, dan pemerintah pusat, semua merasa punya kewenangan,” kata pengusaha wisata bahari sekaligus pemilik Bounty Cruise I Gede Wirata, Jumat (23/4) lalu. Menurutnya, jika perjalanan laut antarprovinsi pasti kewenangan pusat sedangkan antarkabupaten kewenangan pemerintah provinsi. “Kalau Benoa, dikira kewenangan wali kota, tidak, itu antarprovinsi.
Memang pelabuhan di Benoa tapi tujuannya Gili Trawangan itu harus pemerintah pusat, ini pemerintah belum paham, bagaimana kita bisa mengikuti,” selorohnya. Selain regulasi kewenangan, juga masalah pajak wisata bahari terlalu mahal, yaitu 80 persen. “Misalnya, harga kapal Rp 1 triliun, pajaknya Rp 800 miliar,” bebernya. Potensi wisata juga tidak didukung fasilitas seperti yang terjadi di Gili Trawangan yaitu masalah listrik, air, dan sampah. Jika wisata bahari ini dikelola dengan baik ditambah potensi yang ada, ia memprediksi 10 tahun wisata bahari masih tetap eksis. Per hari saja 8.000 orang menikmati wisata bahari di Tanjung Benoa. Hal itu menunjukkan animo masyarakat tinggi terhadap wisata bahari, nilai bisnis ada, dan peminat juga tinggi.
Bounty Cruise sendiri pada low sesson bisa mengantar tamu 1.500-2.000 orang per hari. Apalagi pada high session seperti bulan Juli bisa sampai 5.000 orang per hari. “Kalau kita hitung, hampir 40 persen perjalanan lewat udara, 60 persen lewat laut dengan menggunakan fast boat dari Bali, Padang Bai, Sanur, Benoa, Serangan,” ujarnya. (kmb42)
JUAL BELI PROPERTY
RUMAH / TANAH / HOTEL / VILA Bisnis Bali, DENPOST PROPERTY Djl Rmh Lt. 90m2 lok Jl. Buana Raya Perum Surya Buana No. 100 Hub. 081234659910
TEMUKAN PEMBELI POTENSIAL PARA PEBISNIS NASIONAL GLOBAL MELALUI IKLAN BARIS BERGAMBAR FULL COLOR DI Bisnis Bali DAN DENPOST HANYA
RP. 110.000,-
Djl Rmh Lt. 90m2 lok Jl. Buana Raya Perum Surya Buana No. 100 Hub. 081234659910
Iklan Property Anda Dimuat Sebulan Penuh Di Bisnis Bali dan DENPOST
Ketentuan: Hanya berlaku untuk iklan properti perorangan Bila properti anda laku, penggantian materi dengan properti lain cukup hanya dengan menambah rp. 50.000,- dan dimuat hingga kontrak berakhir. Hubungi
Wiwik Yulandari(Marcomm) HP. 081 1397 6363 Bagian Iklan Denpost, Jl. Kebo Iwa 63A Denpasar, Telp. 0361-416669 Bagian Iklan Bisnis Bali, Jl. Kebo Iwa 63A Denpasar, Telp. 0361-416657 Customer Iklan Bali Post, Jl. Kepundung 67 A Denpasar, Telp. 0361-225764 G.0000620-rpa
19
Minggu Wage, 24 April 2016
Klinik Kesehatan Dari Hal. 1 Sebelumnya, dimulai munculnya klinik kesehatan, seperti Klinik Penta Medika di Manggis, Klinik Tukad Luah di Tianyar, Kubu, Klinik Tulus Ayu (Toyou) dan sejumlah klinik lainnya serta tempat bersama praktik dokter. Dengan dibukanya sejumlah klinik swasta bahkan sudah ada yang membangun RS swasta, Ketua Komisi D DPRD Karangasem Wayan Sudira mengatakan itu sebagai situasi yang membaik di Karangasem di bidang pelayanan kesehatan masyarakat. Artinya, dengan munculnya RS swasta, pelayanan kesehatan kini tak lagi hanya dilayani RSUD milik pemerintah. Diharapkan, pelayanan kesehatan itu mampu bersaing dengan sehat dan profesional. Sudira mengatakan belakangan ini begitu banyaknya warga yang jatuh sakit, seperti tifus dan membeludak penderita demam berdarah. Menurut wakil rakyat asal Desa Sibetan itu, warga mengusulkan agar Pustu seperti Pustu di Sibetan ditingkatkan statusnya menjadi Puskesmas yang melayani rawat inap. Soalnya, saat pasien rawat inap membeludak, RSUD Karangasem penuh bahkan pasien sampai dirawat inap di UGD, di lorong bahkan di
selasar. ‘’Kalau Pustu yang ramai pasien bisa ditingkatkan menjadi Puskesmas yang melayani rawat inap, tentu masyarakat yang jatuh sakit dan mesti rawat inap biaya perawatan yang dikeluarkan akan jauh lebih murah karena lebih dekat dengan desanya,’’ kata Sudira. Di Bangli kehadiran RS swasta menjadi motivasi bagi rumah sakit negeri untuk terus berbenah meningkatkan mutu pelayanan, tak terkecuali bagi RSU Bangli. Selain berupaya meningkatkan pembangunan infrastruktur dan teknologi kesehatan, RSU Bangli terus berupaya meningkatkan kualitas komunikasi dengan masyarakat dalam memberikan pelayanan kesehatan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat. Direktur RSU Bangli, dr. Wayan Sudiana, Sabtu (23/4) kemarin, mengakui bahwa salah satu kelemahan rumah sakit negeri dibanding RS swasta yakni dalam hal komunikasi. Kurang ramahnya petugas dalam memberikan pelayanan kerap menjadi keluhan masyarakat. Oleh karenanya, peningkatan komunikasi yang berkualitas dengan masyarakat menjadi salah satu hal yang tengah dibenahi pihaknya saat ini.
Selain itu, agar tak kalah dengan RS swasta, pihaknya juga terus meng-update peralatan kesehatan sesuai perkembangan teknologi. Pihaknya juga berupaya melengkapi SDM kesehatan sesuai dengan kebutuhan RSU dan masyarakat Bangli. “Yang juga akan kami tingkatkan adalah disiplin pegawai dalam memberi pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Direktur RS BMC Bangli dr. Wayan Rinarta mengatakan, sebagai rumah sakit swasta di Bangli pihaknya selama ini terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat. Selain itu, pihaknya juga berupaya memberikan tarif yang bisa dijangkau oleh semua lapisan masyarakat dengan tetap mengutamakan kesembuhan pasien. “Kualitas tenaga dokter juga terus kita tingkatkan melalui pelatihan,” terangnya. Untuk terus mendapat kepercayaan masyarakat phaknya ke depan akan terus melakukan pengembangan baik infrastruktur, peralatan kesehatan, dan lainnya. Dengan jumlah penduduk Bangli saat ini sebenarnya masih kurang 100 tempat tidur lagi. Ke depan ini yang akan kami garap, ujarnya. (mud/bud/ina)
Pencegahan Dari Hal. 1 Bisnis kesehatan tidak hanya rumah sakit atau pengobatan, tapi juga terbuka peluang untuk pencegahan, peningkatan, dan rehabilitasi. Selama ini, orang hanya berpikir untuk pengobatan, padahal program kesehatan yang komprehensif dan lengkap tidak hanya pengobatan. “Sebenarnya yang masih kita pikirkan itu adalah orang sakit saja, padahal program kesehatan yang komprehensif, yang lengkap itu kan pencegahan, peningkatan, pengobatan dan rehabilitasi,” jelas dokter yang juga owner Klinik Sada Jiwa itu. Program pencegahan misalnya skrining, tumbuh kembang, kesehatan remaja, persiapan menjadi ibu, dll. Ada juga program rehabilitasi untuk usia di atas 40 tahun yang notabene rawan terhadap risiko kesehatan yang seharusnya bisa dicegah. “Meskipun pasti terjadi, tapi dapat mem-
perlambat atau meningkatkan kualitas hidup,” imbuhnya. Tidak hanya untuk usia di atas 40 tahun, program rehabilitasi juga untuk pemulihan pascapengobatan seperti stroke yang memerlukan latihan. Bukan rahasia lagi di kalangan medis dan RS berkembang pendapat bahwa napas sebuah RS ditentukan kemampuan manajemen merangkul dokter spesialis. Merekalah yang banyak membawa pasien. Hanya, kata sebuah sumber di RS swasta di Denpasar, kadangkala dokter spesialis tersebut ingin pasiennya mendapat perhatian lebih. Sementara pasien yang lain haknya terkesan dinomorduakan. Sumber ini menyebutkan keramaian sebuah RS tergantung jumlah dokter spesialis yang dirangkul. Bahkan, para dokter spesialis pun mendirikan RS bersama karena melihat keuntungan yang besar. Gede Wiryana Patra Jaya
mengungkapkan bagian yang paling menguntungkan dalam bisnis rumah sakit adalah farmasi, radiologi, laboratorium, tindakan (operasi), sedangkan pelayanan rawat inap (kamar) tidak terlalu menguntungkan. “Artinya semakin lama pasien dirawat di rumah sakit, beban rumah sakit bertambah karena adanya cross subsidi,” ujarnya. Kondisi ini membuat rumah sakit mulai mengendalikan jangka waktu rawat inap pasien. Pelayanan di rumah sakit yang terpenting adalah saat emergensi, tiga hari setelah dirawat, pasien sebenarnya dapat dilakukan rawat jalan. Namun, bagi pasien yang belum siap untuk rawat jalan, bisa melakukan program rehabilitasi (pemulihan). “Rehab ini setara dengan klinik,” imbuhnya. Dengan begitu, peluang bisnis kesehatan tidak hanya pada pengobatan, tapi juga rehabilitasi. (may/sue)
Bangkai Mobil Dari Hal. 1 Menteri yang juga politikus PDI-P ini juga melihat bangkai mobil dinas Lapas yang ikut terbakar saat kerusuhan terjadi. Yasonna menginstruksikan kepada jajarannya untuk segera merehabilitasi fasilitas Lapas agar segera dapat difungsikan kembali. “Segala pendekatan penyelesaian masalah atau penggeledahan harus dilakukan dengan sentuhan kemanusiaan, bukan menggunakan ancaman,” tegasnya. Menkum HAM Yasonna Laoly menuding PP No. 99 tahun 2012 tentang remisi hak warga binaan pemasyarakatan menjadi penyebab tidak terkendalinya para napi. Akibatnya, kerusuhan seperti di Lapas Banceuy. Ia khawatir kejadian ini akan terjadi di Lapas lainnya. “Ini adanya PP No. 99 jadi (membuat) masalah di dalam banyak. Terjadi overkapasitas, kecewa tidak dapat remisi, ini menumpuk terus, sehingga ketika ada
pemicu langsung meledak,” ujarnya. Persoalan mendasar mengenai hak remisi akan dijadikan alasan para napi untuk berontak. “Bayangkan bertahun-tahun di sini (ditahan) tapi tidak ada harapan. Mau berbuat baik atau jelek, toh tidak dapat remisi. Ya sudah berbuat rusuh saja,” cetusnya. Di hadapan para napi, Yasonna berjanji akan mengkaji kembali PP No. 99 tahun 2012. “Serahkan pada saya. Saya akan berjuang untuk kalian. Saya tahu ini tidak adil, karena yang masuk sekian, yang keluar hanya sekian, sehingg overkapasitas,” katanya. Namun, ia meminta para napi untuk bersabar dan tetap berperilaku baik selama di Lapas. “Berbuat baik, jangan main narkoba,” tegasnya. Seperti diketahui, aturan pemberian remisi bagi napi korupsi, terorisme, dan narkotika diperketat dengan diterbitkannya PP No. 99 tahun 2012. (kmb)
Selalu Penuh Dari Hal. 1 Pada musim pancaroba di mana penyakit infeksi seperti DBD tinggi, tempat tidur baik di RS pemerintah maupun swasta penuh dan terjadi antrean. Tabanan sendiri memiliki tiga RS swasta yang melayani JKN seperti RS Dharma Kerti, RS Kasih Ibu, dan RS Wisma Prasanthi. Mengenai masih terbukanya Tabanan dalam membuka layanan kesehatan dalam hal ini RS, lanjut Suratmika harus dilakukan investor yang benar-benar mengerti soal menjalankan rumah sakit. Sebab, hal yang paling sering terjadi adalah RS tidak bisa menjalankan operasionalnya karena manajeman yang kurang bagus dan tidak bisa merekrut dokter spesialis. ‘’Untuk menjadi RS tipe D setidaknya harus ada dua dokter spesialis dasar. Jika tidak statusnya bukan RS tetapi klinik,’’ jelas Suratmika. Penurunan status ini pernah terjadi di salah satu RS swasta di Pupuan. Pihak
manajemen tidak bisa melengkapi persyaratan SDM yakni untuk menjadi RS tipe D harus ada dua dokter spesialis dasar. ‘’Pihak RS tidak bisa memenuhi syarat tersebut sehingga statusnya diturunkan menjadi klinik,’’ jelas Suratmika. Karena hal yang sama pula lanjut Suratmika di Tabanan pernah ada RS yang tutup atau tidak bisa jalan. Selain tidak bisa memenuhi SDM yang disyaratkan, RS yang berlokasi di Kediri juga tidak dikelola dengan baik. Kebutuhan akan dokter spesialis di Bali untuk menurut Suratmika memang masih sangat dibutuhkan. Terlebih untuk sub-spesialias syarat multak menjadi RS Pendidikan. ‘’Apalagi ada batasan jika dokter hanya boleh praktik di tiga tempat,’’ ujarnya. Bagi dokter spesialis yang sangat dibutuhkan dalam layanan kesehatan dan sangat jarang jumlahnya, menurut Suratmika bisa praktik lebih di tiga tempat dengan rekomendasi dari Dinas Kesehatan setempat. (san)
Seratus Kamar Dari Hal. 1 Rencana pembangunan RS Pratama ini, kata Wabup Suiasa masih dalam tahap pejajakan lokasi. Rencananya, rumah sakit ini akan dibangun dengan jumlah kamar mencapai seratus. Pemerintah juga, kata politisi Golkar ini akan mengembangkan sejumlah puskesmas yang ada di enam kecamatan untuk memenuhi kebutuhan rawat inap di Badung. Pembangunan tiga blok gedung yakni Blok D, F, dan G di RSUD Mangusada serta rencana pembangunan RS Pratama, Pemkab Badung juga akan melakukan perluasan di Puskesmas Abiansemal.
Provokator Kerusuhan Dari Hal. 1 Mereka diduga menjadi provokator dalam peristiwa kerusuhan. “Mereka napi yang diduga sebagai provokator,” ujar Dir. Reskrimum Polda Jawa Barat Kombes Pol. Iman Raharjanto. Sementara itu, napi punya versi berbeda. “Bukan gantung diri, tapi dibunuh,” kata salah seorang napi yang berkerumun bersama napi lainnya. Agung Kriswanto (26), rekan Undang di Blok B kamar III, tidak percaya kalau Undang gantung diri. Dia dan napi lainnya menuding oknum sipir
sebelum wawancara ini dilakukan, yang membuatnya sempat diopname di rumah sakit beberapa hari. Sejak saat itu, ia aktif mengikuti senam yoga. Dan tak berapa lama setelah itu, ia mengenal Madu Bima 99 kemudian rutin mengonsumsinya. Luar biasanya, kalau orang lain meminum madu pahit hitam tersebut hanya dua kali dalam sehari dengan masingmasing dua sendok makan, ia sampai tiga kali dalam sehari dengan masingmasing dua sendok makan. Hasil yang didapatnya tentu juga luar biasa. Apa itu? “Mual-mual dan sakit di tengkuk itu sudah jarang kambuh. Yang sangat terasa, libido meningkat pesat, padahal kesibukan saya makin bertambah,” ungkap penduduk Jalan Setiabudi, Kelurahan Banyuning, Kecamatan Singaraja, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, ini. Minum madu dapat meningkatkan metabolisme dan istem imun. Sistem imun adalah sistem pertahanan tubuh dalam menghadapi setiap serangan
telah menyiksa pria yang akrab disapa Abah Undang sewaktu meringkuk di sel pengasingan. Kalapas Banceuy, Agus Irianto, membantah kematian Undang gara-gara disiksa sipir. “Dia (Undang) meninggal karena gantung diri,” ucap Agus. Guna penyelidikan lebih lanjut, Agus menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian soal tewasnya Undang. Agus berjanji pihaknya akan kooperatif. “Waktu ditemukan gantung diri, kami tidak berani menurunkan jenazahnya. Ya kan harus diselidiki polisi,” kata Agus. (kmb)
Konsentrasi di Kota Dari Hal. 1 Pelaku bisnis kesehatan dr. I Gede Wiryana Patra Jaya, M.Kes. mengungkapkan jika memakai rasio 1:1.000, Bali dengan penduduk 4,5 juta berarti memerlukan 4.500 tempat tidur rumah sakit. “Saat ini Bali baru terpenuhi 2.500 tempat tidur. Ada peluang membuka rumah sakit untuk mengisi kekurangan lagi 2.000 tempat tidur,” ujar dokter yang pernah menerima penghargaan marketers of the years 2015 Kota Denpasar di Bidang Kesehatan. Hanya, dia akui rumah sakit terkonsentrasi di Denpasar dan Badung Selatan, tidak menyebar di seluruh Bali. Rata-rata per kabupaten memiliki penduduk 400.000, berarti setiap kabupaten harus menyiapkan 400 tempat tidur rumah sakit. Sedangkan saat ini baru ada sekitar 175 tempat tidur ru-
Meski Sangat Sibuk, dengan Madu ini Vitalitasnya Malah Meningkat Sebagai pebisnis muda yang sedang naik daun, dengan bidang usaha yang beragam, keseharian I Putu Gde Sedana penuh dengan kesibukan dan mobilitas tinggi. Bahkan, menurut pria 31 tahun ini, sampai larut malam pun matanya tak jarang masih melek untuk memikirkan perkembangan bisnisnya. Hal itu tentu saja wajar, mengingat selain punya toko bangunan yang luas di tengah Kota Singaraja, ia juga membangun usaha properti dan jasa. Akibatnya, kata ayah tiga anak ini, tengkuknya sering sakit dan ia kerap mual-mual. “Mungkin itu lantaran pola makan saya yang tidak teratur,” ujarnya saat ditemui 25 Februari 2015. Gara-gara itu, kondisi fisiknya sempat turun drastis dan ia sampai kena serangan tifus. Itu terjadi enam bulan
IGN Shaskara, dari Fraksi Golkar juga mendorong pengembangan fasilitas kesehetan di Badung Selatan. “Selama ini, masyarakat Badung Selatan dalam pelayanan kesehatan selalu ke rumah sakit swasta, karena RSUD yang ada sangat jauh,” terangnya. Dia mengatakan, anggaran kesehatan yang dirancang 2,16 persen dari APBD yang mencapai Rp 4 triliun juga wajib mengupayakan peningkatan status puskesmas di masing-masing kecamatan. Fraksi Golkar juga memandang perlu penambahan alat kesehatan, terutama alat penyinaran (rontgen) sehingga masyarakat Badung bisa terlayani dengan baik. (par)
bahan asing. Selain itu, peningkatan sistem imun bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang kaya gizi. Apalagi kalau bersifat antioksidan. Dengan mengonsumsi zat-zat tersebut sistem metabolisme akan makin lancar. Apa contoh makanan itu? Yang dijelaskan oleh sejumlah Kitab Suci memang madu. Lalu, berkaitan dengan peningkatan vitalitas, surat kabar Indonesia Today menulis, banyak yang tak tahu madu termasuk makanan pembangkit gairah alias afrodisiak. Konon, madu menjadi makanan pilihan raja-raja zaman dulu sebelum bercinta. Kehebatan madu timbul lantaran di dalamnya terdapat mineral boron, yang membantu tubuh memanfaatkan estrogen, hormon kewanitaan, serta menambah testosteron, homon kelelakian. Saat ini berbagai madu dengan aneka merek telah beredar di pasaran. Tapi, yang banyak digemari, karena manfaatnya yang nyata, memang
mah sakit sehingga peluang bisnis rumah sakit masih ada. “Jadi, berdasarkan kebutuhan, peluang membangun rumah sakit, ada, cuma penyebarannya tidak merata sehingga terlihat kompetisi rumah sakit ketat,” tandasnya. Selain penyebaran rumah sakit yang tidak merata, penyebaran tenaga dokter juga tidak merata, padahal ke depannya semakin banyak dokter spesialis yang menamatkan diri. Mengingat syarat membangun rumah sakit sangat ketat, salah satunya harus ada dokter spesialis, maka tanpa dokter spesialis, rumah sakit tidak dapat menjalankan pelayanan kesehatannya. “Jadi persyaratannya, harus punya dokter spesialis, karena berdasarkan kelas rumah sakit, misalnya kelas B, minimal ada dokter obgin dan dokter anak,” ujarnya. (may) Madu Bima 99. Apalagi, dari hasil uji laboratorium Fakultas Farmasi UI dan Sucofindo September 2014, Madu Bima 99 terbukti bebas dari bahan kimia obat, patogen, logam berbahaya, dan zat berbahaya lainnya. Bahkan, saat ini juga tersedia Madu Bima 99 khusus, yakni Madu Kesuburan Pria, Madu Kesuburan Wanita, dan Madu Kecerdasan Otak. Untuk mendapatkannya, Anda bisa datang ke apotek, toko obat, dan outlet-outlet lainnya di kota Anda. Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa mengunjungi @madubima99, www.madubima.com, dan www.facebook.com/Madu Bima 99. Distributor Bali 08123644754, Subdist : Jembrana 081936459563, Klungkung 085954158293, Tabanan 087761444100, Buleleng 08174708396 / 0817351071, Karangasem 081239707770, Gianyar&Bangli 081338916680, Denpasar 08123644754, Badung 081999945381
M.0000884-adv-9
balipost (119rb Like) http://facebook.com/balipost
Minggu WAGE, 24
APRIL 2016
Tokoh Manfaatkan Internet untuk Berkarya
@balipostcom (4.035 Follower) http://twitter.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Facsimile: 227418
Film
Wira Wati
BPM/win
Bekerja di luar negeri tidak menghalangi keinginan Wira Wati untuk ikut meramaikan belantika musik pop Bali. Wanita yang mempunyai nama lengkap Wayan Wirawati ini memanfaatkan internet untuk mempromosikan lagu barunya yang berjudul “Beli Jahat”. Selain itu, ia juga menggunakan internet untuk mengetahui perkembangan belantika musik pop Bali. Wira Wati menceritakan, pada awalnya ia ditawari untuk berduet oleh temannya di Turki yang bernama Suciari pada 2011 yang sama-sama berasal dari Pulau Dewata. Lagu duetnya kala itu berjudul “Mekite Mulih” yang merupakan lagu pertamanya yang diciptakan De Jun dan diaransemen oleh Gung Eddy di studio Waturenggong. Namun, setelah semua rampung, ia pun belum sempat untuk merilisnya, karena keburu harus balik ke luar negeri untuk bekerja. “Proses penggarapan musik dan video klip “Mekite Mulih” sudah rampung semua, tapi saya belum sempat rilis, karena harus balik lagi ke luar negeri untuk bekerja,” ujar perempuan kelahiran 13 Mei 1990, saat dikonfirmasi. Setelah sempat tertunda, akhirnya pada 2012, ia bergabung bersama Gung Galih di album kompilasi Putra Dewangga 2. Memamfaatkan waktu liburnya, ia juga sempat merilis satu single Trio yang sudah sering ia bawakan di atas panggung namun belum dirilis ke publik. Tak ingin dibilang setengahsetengah dalam berkarier di belantika musik pop Bali, Wira Wati menggandeng pencipta lagu andal yaitu Bayu Krisna. Untuk aransemen diserahkan kepada Dek Artha yang sudah berpengalaman. Wira Wati pun mempelajari lagunya di luar negeri, setelah balik ke Bali, ia langsung take vocal dan puas dengan hasilnya. “Lagu “Beli Jahat” merupakan pilihan saya, karena sesuai dengan karakter suara saya. Lagu “Beli Jahat” terbilang spesial karena pemesanannya lewat jejaring sosial atau online,” terangnya. (win)
78 Film Eropa Diputar Gratis di Denpasar
Jakarta (Bali Post) -
Festival film Eropa ke-16, Europe on Screen (EOS) 2016 akan memutar 78 judul film karya sutradara atau produser film kenamaan asal Eropa. Enam kota termasuk Denpasar akan menjadi tuan rumah pemutaran film gratis tersebut pada periode 29 April hingga 8 Mei 2016 mendatang. Kabag Politik, Pers dan Informasi Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia, Julio Arias, dalam keterangan persnya di Jakarta, Sabtu (23/4) kemarin, mengatakan, EOS menjadi ajang promosi pemahaman antarbudaya dan menjadi jembatan antarwarga - suatu yang terasa semakin penting dalam era globalisasi ini. Sementara Direktur Festival EOS Orlow Seunke mengatakan, EOS akan menampilkan film-film yang menarik dan berkualitas. Pada malam pembukaan, kata Orlow, akan mempersembahkan film ‘’Long Live Freedom’’ (Viva La Liberta) film karya sutradara Roberto Ando. Sedangkan malam penutupan akan menampilkan film ‘’The Surprise’’, film karya Mike van Diem, yang merupakan sutradara pemenang penghargaan Oscar. Festival juga akan menyajikan segmen khusus yang terdiri dari dua film anakanak atau keluarga serta 13
film yang akan diputar dalam acara layar tancap. “Filmfilm ini telah diberi subtitle dalam bahasa Indonesia,” kata Julio Arias. Selain pemutaran film, EOS akan dimeriahkan pula dengan kehadiran tamu istimewa, lokakarya dan diskusi film. “Sejak empat tahun lalu, EOS berupaya mendukung bakat dan visi kreatif dari para sutradara
Ibu kita Kartini, Putri sejati Putri Indonesia, harum namanya. Ibu kita Kartini, pendekar bangsa Pendekar kaumnya, untuk merdeka. Wahai ibu kita Kartini, putri yang mulia Sungguh besar cita-citanya, bagi Indonesia. karena apa yang telah dilakukannya, sehingga diangkat sebagai salah seorang dari pahlawan nasional. Sayang, wanita yang harum namanya tersebut, hanya hidup di dunia selama 25 tahun. Meninggal empat hari setelah putra pertamanya lahir,17 September 1904, konon akibat preeklampsia, meningkatnya tekanan darah karena persalinan. Namun ada yang curiga, ada yang melenyapkan nyawanya karena sepak terjangnya membahayakan kolonialisme,” tutur Rubag. “Benar, membaca Kartini dalam berbagai versi seakan membaca kegelisahan dan kegalauan seorang putri bangsa yang berontak dalam ketidakberdayaan namun terus berjuang sampai nyawa hijrah dari badan. Kalau boleh kutafsir, putri bangsawan itu mengalami faktisitas seperti teori Heidegger, yang berontak terhadap tempat kelahirannya, yang melahirkan dan suasana dan kondisi masyarakat saat dilahirkan serta dibesarkan. Selain negerinya dijajah kolonialisme Belanda yang menyuburkan perpecahan masyarakat meruyak keutuhan keluarga lewat feodalisme dan diskriminasi, juga penjajahan gender akibat sistem patriarkhi yang ortodoks. Meskipun dia punya suami yang baik dan men-
brolan BALE BANJAR ARIDUS dukung segala cita-citanya sebagai wanita, namun Kartini tidak bisa menerima kebiasaan poligami yang seakan diwajarkan oleh masyarakat saat itu, terutama oleh kaun bangsawan dan agamawan. Dia juga mogok dan berhenti belajar agama karena guru agama yang menyuruhnya menghafal ayat-ayat suci dalam bahasa asing menolak menjelaskan makna kalimat yang harus dibaca dan dihafal. Dia malah curiga, guru yang mengajarkan agama tersebut tidak paham apa yang diajarkannya. Karena itu dilayangkanlah surat ke teman wanitanya di Belanda, Estella Zeehandelaar, secara intensif, guna menumpahkan kegalauannya karena di Tanah Airnya tembok penghalang terlalu tebal dan banyak. Bagaimana aku bisa mencintai agamaku, bila kesempatan untuk mengenalnya tidak diizinkan dengan alasan kitab suci tidak boleh diterjemahkan, sehingga tidak paham apa yang kubaca dan kuhafal dalam bahasa asing. Selain curhat pada temannya, lewat kawannya itu
BPM/010
tulisan Kartini dimuat di beberapa surat kabar di Eropa, sehingga tanpa sengaja dia jadi kolumnis,“ papar Kadek Wahyudita. “Hebat benar, di abad ke19 bangsa kita sudah punya wanita yang pikiran dan aspirasinya menembus wilayah Eropa. Berarti, Kartini yang lahir 21 April 1879 juga piawai berbahasa Belanda, meski sekolahnya berhenti saat dia berusia 12 tahun akibat diskriminasi dan feodalisme. Beberapa tahun setelah Pendekar Wanita dan Bangsa itu wafat, baru terjadi pembaruan dalam pengajaran agama dengan dibukanya sekolah-sekolah agama dan organisasi kemasyarakatan berbasis agama seperti Syarikat Islam tahun 1912. Empat tahun sebelumnya, 20 Mei 1908 berdiri Budi Utomo yang bergerak di bidang pendidikan dan sosial budaya. Kalau boleh kukatakan, Kartini adalah inspirator gerakan kemerdekaan Indonesia sehingga tidak keliru dinobatkan sebagai pahlawan nasional. Dia juga sempat menuangkan pemikirannya tentang korupsi pada kawannya Estella. Itu terkait hadiah yang diterima juru tulis wedana istilah camat saat itu, dari masyarakat, yang menurut Kartini sama halnya dengan merampas harta benda rakyat. Cuma dia sedikit permisif, karena penerima hadiah tidak minta namun diberikan oleh masyarakat yang dilayani, mengingat golongan rendah ini kerja hingga bongkokan, namun gajinya sangat ke-
gerai iklan
Balipostcom
Beriklan di Bali Post Telp. : 0361-225764 email : iklanbp@yahoo.co.id
Balipostcom Balipost on Gadget
BERIKLAN VIA SMS
Iklan Bali Post
Ketik BP#Teks iklan#Tanggal muat (dd-mm-yy)
1397 1818
cil. Meski demikian, Kartini memandang, bila kebiasaan itu berulang-ulang jadi permanen, akan merusak moral aparat. Bila membaca semua tulisan tentang Kartini, aku jadi kagum pada wanita yang kendati kelihatan lembut secara fisik, namun semangat dan kemampuan pikirnya ada yang melebihi rata-rata pria,“ ujar Bakti Wiyasa. “Setuju! Memang ada buku suci yang menulis bahwa Hawa dicipta Tuhan dari tulang rusuk kiri Adam, namun bukan berarti Hawa lebih rendah kedudukannya dari Adam. Karena Tuhan memandang Adam tidak bisa berpikir stabil, maka Hawa dicipta buat menstabilisasi emosi dan pikiran Adam. Jadi, apa pun yang dipakai Tuhan untuk bahan makhluk ciptaan-Nya, menurutku, memiliki harkat yang sama. Malaikat dan setan tidak berhak menuduh manusia berkedudukan lebih rendah karena dibuat dari lumpur hina, sedangkan mereka dibuat dari api. Sebab yang ditiup ke tubuh setiap makhluk ciptaan-Nya adalah Roh Suci, maka seluruh material duniawi berhakikat sama. Karena itu, kendati sebagian masyarakat Indonesia menganut sistem patriarkhal dalam kehidupan berkeluarga, tidak berarti wanita harus dipandang lebih rendah daripada laki-laki. Secara fisik anatomi memang ada organ yang lebih lemah dalam tubuh wanita, namun batiniah dan mentalitas bahkan kelincahan mereka ada yang melebihi pria rata-rata. R.A. Kartini sebagai contoh, justru melampaui suaminya Adipati Ario Joyo Adiningrat dalam berpikir dan berkiprah secara internasional dan memerdekakan kaumnya dari belitan feodal-
http://facebook.com/balipost
langkah cepat dan strategis rebut pasar Bali
Kirim ke : 081
pemula Indonesia,” kata Julio. Orlow menambahkan, EOS akan mengundang lima sutradara Eropa untuk mengadakan lokakarya dan mengadakan diskusi dalam rangka berbagi pengetahuan dan pengalaman. “Festival film Eropa ini merupakan inisiatif dari para kedubes dan pusat kebudayaan Eropa di Indonesia,” ungkap Orlow. (010)
JUMPA PERS - Kabag Politik, Pers dan Informasi Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia Julio Arias (kiri) dan Direktur Festival EOS Orlow Seunke (kanan) saat jumpa pers di Jakarta, belum lama ini.
Bila Tidak Gelap, Nggak akan Pulang! ‘’SETIAP 21 April kita mendengar lirik tersebut dinyanyikan para pelajar dan mahasiswa penerus dan penikmat kemerdekaan negeri ini. Itu sebagian dari syair lagu berjudul ‘Ibu Kita Kartini‘. yang dikarang W.R. Soepratman, yang juga pengarang lagu kebangsaan ‘Indonesia Raya‘. Soepratman bukan hanya menerangkan siapa Raden Ajeng Kartini, namun lebih menukik pada apa yang dilakukan wanita yang disebut pendekar bangsa dan kaumnya itu. Memang diutarakan secara implisit lewat pujian, namun kewajiban bagi yang merasa sebagai penerus perjuangannya, menelisik dan memahami sepak terjang wanita ningrat tersebut sebelum tutup usia. Banyak tulisan beredar yang memaparkan perjuangan almarhum buat memerdekan kaumnya dari penjajahan gender, juga kolonialisme yang mengerangkeng kebebasan wanita untuk menempuh pendidikan tinggi. Itulah sebabnya dalam lagu dia disebut pendekar bangsa, pendekar kaumnya dan putri yang mulia bercita-cita besar. Jadi, sangat dangkal dan absurd bila ada yang memahami hanya lewat stile rambut berkonde, kebaya dan tatapan mata yang melankolis. Padahal, dia menjadi siapa,
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
www.iklanbalipost.com
Ketentuan : - Panjang teks iklan 30 karakter per baris, minimal 2 baris maksimal 10 baris - Anda akan menerima SMS balasan tentang biaya dan nomor rekening Bank transfer - Transfer pembayaran dan SMS nama pemilik rekening plus nominal uangnya.
Konser Afgan di Lima Kota
PENYANYI solo Afgan Syahreza segera menggelar konser di lima kota di Indonesia. Konser bertajuk ‘‘SidesIndonesia Tour 2016’’ akan dimulai di The Trans Luxury, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung pada Sabtu (14/5) nanti. Kota Lainnya adalah Batam, Makassar, Surabaya, dan Yogyakarta. “Saya sangat bersemangat sekali, excited,” kata Afgan kepada penulis. Bekerja sama dengan Explore Creative Indonesia (promotor), konser nanti akan menjadi momen berkesan bagi para Afganisme (sebutan fans Afgan). Afgan mengaku sangat sibuk mempersiapkan konser. Dia terus berlatih
untuk memberikan yang terbaik. Selain lagu baru di album ke-4, Afgan pun akan membawakan lagu-lagu lamanya dengan aransemen mendekati warna musik di album ke-4. “Kali ini, saya lebih jujur, lebih dewasa. Dalam satu cerita banyak sisi yang belum terungkap, dan belum diperlihatkan,” ungkap penyanyi berlesung pipit ini. “Di Bandung saya akan duet dengan Rossa dan membawakan beberapa lagu daerah,” papar Afgan yang dalam konser tersebut juga akan merilis album barunya. “Intinya, persiapan terus dilakukan di konser perdana ini,” tutur Afgan. (pik)
isme dan kolonialisme gender. Wanita-wanita super zaman kini seperti delapan menteri perempuan di Kabinet Jokowi, para selebriti wanita yang kaya raya, juga para pengusaha yang tergabung dalam Iwapi dan para guru besar wanita di Indonesia harus berterima kasih pada R.A. Kartini. Tanpa kemerdekaan yang digagas dan diperjuangkan lewat kalimat terkenal, ‘Habis gelap terbitlah terang’, tentu para wanita Indonesia masih terkekang aktivitasnya. Malah negeri yang mengaku gembong demokrasi pun belum pernah punya presiden wanita, justru Indonesia sebelum kemerdekaannya berusia 70 tahun pernah dipimpin wanita,” tambah Adi Saputra. “Yang membuatku tidak habis pikir, Komando Pasu-
kan Khusus (Kopassus) yang terkenal memiliki pendidikan ekstrem untuk merekrut anggotanya, juga memiliki tiga anggota cantik, namun mematikan bila diusik. Tidak ada kemudahan dan prioritas bagi ketiga wanita yang berpangkat sersan dua tersebut untuk bisa diterima. Salah seorang di antaranya adalah Serda Ni Putu Irma Purnama Dewi, wanita berdarah Bali kelahiran Timor Timur, 5 September 1990. Karena peran wanita yang hampir sama dengan pria, yang kesibukannya luar biasa, kawanku Kadek Rimanta memelesetkan ungkapan terkenal dari aporisme Kartini. Habis gelap terbitlah terang menjadi bila tidak gelap nggak akan pulang, hahaha,” bahak Pacet Sudiarsa menutup obrolan. (aridus)
LAYANAN ONLINE IKLAN DISPLAY IKLAN SOSIAL IKLAN ISLAND AD IKLAN PROSPEKTUS IKLAN KUPING IKLAN MEMORIAL IKLAN BERITA DUKA IKLAN BALI BIG SALE PROMO ADVERTORIAL
139 62168 PIN : 55C8E021
CUSTOMER CARE
: 081
email:pembacabalipost@gmail.com
G.0000621-RPA