20 HALAMAN
NOMOR 262 TAHUN KE 68 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (127 rb Like) http://facebook.com/balipost
selasa paing, 17 mei 2016
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (4.103 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
Bali Post/kmb23
RICUH - Sejumlah Satgas Munaslub Golkar mengamankan sejumlah kader Golkar saat terjadi kericuhan di area munaslub, Nusa Dua, Senin (16/5) kemarin.
Anulir Keputusan Munas 2014
Juan Mata
Mata Siap Dukung Mourinho London – Gelandang Manchester United (MU) Juan Mata siap memberi dukungan sepenuhnya jika memang Jose Mourinho berlabuh di Old Trafford musim depan. Mata tidak ragu memberi dukungan sepenuhnya jika memang manajer berjuluk The Special One itu kembali beredar di atmofser Liga Inggris, sebagaimana dikutip dari laman Sport Witness. Ironisnya, Mata yang pernah membela Chelsea pada 2011-2014, justru kurang mendapat banyak kesempatan turun bertanding ketika Mourinho melatih The Blues. Ia lebih banyak menghuni bangku cadangan ketika berada di kubu Stamford Bridge. Pada kurun 2011-2014, Mata turun dalam 82 laga dengan mengoleksi 18 gol. Ia kemudian dijual ke Manchester United pada 2014. Pemain berusia 28 tahun itu -- dalam wawancara dengan koran Spanyol AS -menyebutkan bahwa jika memang Mourinho menjadi manajer di Old Trafford di musim depan, maka ia siap memberi dukungan sepenuhnya bagi klub. Hal. 19 Penampilan Terbaik
Tim Teluk Benoa Tanpa Kata ’’Suci’’ Takkan Menyerah Tetap Lanjutkan Sosialisasi Denpasar (Bali Post) – Saat ini sudah ada tiga Wakil Dharma Adhyaksa yang mencabut tanda tangannya pada keputusan Teluk Beboa tanpa kata ‘’suci’’. Sementara dua Wakil Dharma Adhyaksa menolak untuk menandatanganinya. Terhadap hal tersebut, ketua sidang dalam Pesamuhan Sabha Pandita pada 9 April 2016 Ida Pedanda Gede Bang Buruan Manuaba pun angkat bicara. Ida Pedanda yang juga menandatangani keputusan tanpa kata ‘’suci’’ itu sah-sah saja jika ada yang mencabut tanda tangannya. ‘’Ya… sah-sah saja mereka berbuat seperti itu, sekarang kan zaman demokrasi,’’ ujarnya, Senin (16/5) kemarin. Kendati demikian, Ida Pedanda mengatakan keputusan tanpa kata ‘’suci’’ itu masih berlaku karena sudah diketok palu dalam pesamuhan. Sementara keputusan lain yang redaksionalnya disusun oleh Sabha Walaka disebut tidak berlaku. ‘’Itu kan sudah di luar paruman. Sudah di luar paruman kan itu pendapat pribadi,’’ jelasnya. Ida Pedanda menegaskan, keputusan Sabha Pandita memakai bahan kajian Tim 9. Di mana Tim 9 tidak saja membahas Teluk Benoa, juga KSPN Besakih. Ketika hal itu ditanyakan kepada peserta pesamuhan, semuanya mengatakan setuju. Hal. 19 Ketok Palu
Golkar Keluar dari KMP
Denpasar (Bali Post) – Selain mendorong ditetapkannya HM Soeharto sebagai pahlawan nasional, Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar juga memutuskan Partai Golkar keluar dari Koalisi Merah Putih (KMP). Dengan keputusan ini berarti menganulir putusan Munas 2014 yang juga digelar di Bali. ‘’Mencabut dan menyatakan tidak berlaku lagi keputusan Munas Partai Golkar Nomor 5/Munas IX/2014 tentang posisi Partai Gol-
kar dalam Koalisi Merah Putih,’’ kata Sekretaris Sidang Munaslub Siti Aisyah saat membacakan hasil keputusan munaslub di Bali
Nusa Dua Convention Center, Senin (16/5) malam. Hal. 19 Dukung Pemerintah
Golkar Perjuangkan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional MUSYAWARAH Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar mendorong ketua umum terpilih memperjuangkan rencana pemerintah menganugerahkan gelar pahlawan nasional terhadap Jenderal Besar TNI Purnawirawan Soeharto. ‘’Menginstruksikan kepada Ketua Umum DPP Golkar terpilih untuk memperjuangkan Jenderal Besar TNI Purnawirawan Soeharto sebagai pahlawan nasional,’’ kata Ketua Sidang Munaslub Nurdin Halid dalam Sidang Paripurna di Bali Nusa Dua Convention Center, Bali, Senin (16/5) malam. Setelah mendapatkan persetujuan dari peserta munaslub, putusan ini dibacakan ulang oleh Sekretaris Sidang Munaslub Siti Aisah sebagai salah satu keputusan munaslub. Hal. 19 Tiga Tokoh
10 Tahun Hubungan Indonesia-Korsel
Park Sebut Masuki Babak Baru Seoul – Presiden Korea Selatan (Korsel) Park Geun-hye menilai hubungan bilateral pihaknya dengan Indonesia memasuki babak baru yang lebih baik. ‘’Indonesia merupakan negara perdagangan utama, negara tujuan investasi dan mitra utama Korsel di ASEAN khususnya. Tahun ini merupakan tahun ke-10 sejak kedua negara menjalin hubungan kemitraan strategis,’’ kata Park dalam jumpa pers bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Cheong Wa Dae, Seoul, Senin (16/5) kemarin. Presiden Park mengatakan, babak baru tersebut ditandai dengan sejumlah kerja sama ekonomi dan upaya saling mendukung di bidang politik luar negeri serta keamanan dunia. Sejumlah kerja sama ekonomi itu, menurutnya, antara lain keinginan memperluas Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) dan memenuhi persyaratan FTA Korsel dan negara anggota Perhimpunan Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) untuk menciptakan lingkungan yang ramah investasi dan bisnis. ‘’Kedua negara sepakat untuk mengeratkan kerja sama khususnya di bidang industri kreatif, maritim dan lingkungan. Pada hari ini telah ditandatangani berbagai MoU untuk membuat sinergi dalam kerja sama,’’ katanya. Park juga menghargai langkah Indonesia yang meminta Korea Utara (Korut) untuk mematuhi Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) terkait penggunaan senjata nuklir. ‘’Saya mengapresiasi penyampaian pernyataan resmi pemerintah Indonesia untuk mengutuk perbuatan Korut, seperti uji coba nuklir, peluncuran rudal dan uji coba peluncuran rudal dari kapal selam,’’ ujarnya. Dia juga menilai hubungan politik Korsel dan Indonesia makin membaik yang dicerminkan melalui kerja sama pengembangan pesawat tempur KFX/IFX berdasarkan rasa saling percaya. ‘’Kedua pemimpin negara sepakat untuk berusaha bersama-sama untuk menanggulangi dan mencegah teror dan juga radikalisme yang bersifat mengancam keamanan sosial masyarakat internasional,’’ ujar Park. Hal. 19 Pengusaha Korsel
Bali Post/ant
BENDERA - Presiden Joko Widodo dan Presiden Korea Selatan Park Geun-hye menyapa para penyambut yang membawa bendera Korea Selatan dan bendera Indonesia di istana kepresidenan di Blue House di Seoul, South Korea, Senin (16/5) kemarin.
Soal Penurunan Baliho oleh TNI, Satpol PP dan Polri
Tak Pantas, Baliho Bergambar Karikatur Presiden
Nyoman Cantiasa
TERKAIT penurunan baliho tolak reklamasi di Bualu, Kuta Selatan, ditanggapi Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa, S.E., Senin (16/5) kemarin. Ia menyatakan bahwa TNI tidak memiliki kepentingan apa pun dalam hal reklamasi Teluk Benoa, sehingga tidak berada pada posisi menerima ataupun menolak. Demikian pula Perpres 51 Tahun 2014 merupakan produk negara yang dikeluarkan oleh pemerintah dan merupakan kewenangan negara dalam hal ini pemerintah pusat untuk mencabut maupun melanjutkannya. ‘’Dalam hal aspirasi tolak reklamasi Teluk Benoa, sekali lagi saya tegaskan TNI tidak ada kepentingan. TNI paham bahwa hal tersebut merupakan
wujud demokrasi di negara Pancasila, sesuai UUD 1945 Pasal 28e ayat 3 yang menyatakan setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat,’’ ujarnya. Terkait adanya baliho tertentu yang diturunkan dan dilepas oleh aparat gabungan d iantaranya Satpol PP, Polri dan TNI sesaat sebelum Presiden dan Wapres melintas, lanjutnya, sesuai dengan arahan dari Protokol Kepresidenan yang diputuskan pada pelaksanaan Rakorwil dan Pam kunjungan VVIP di Kantor Gubernur Bali. Kala itu disampaikan bahwa Presiden tidak berkenan terdapat foto maupun gambarnya di daerah tempat kunjungan yang seolaholah mewakili kepentingan suatu pihak maupun kelompok tertentu. Terlebih lagi
bila dalam suasana masih adanya permasalahan di lingkungan masyarakat setempat, termasuk di antaranya adalah baliho panitia munaslub dan baliho tolak reklamasi Teluk Benoa yang terdapat gambar foto atau karikatur Presiden. Selain itu, katanya, sebelum baliho dilepas atau diturunkan, aparat gabungan sudah mengimbau dan melakukan pendekatan serta memberikan penjelasan maupun penyampaian secara persuasif tentang maksud kegiatan tersebut, baik kepada panitia munaslub maupun kepada perwakilan dan pemilik baliho tolak reklamasi untuk menurunkan baliho yang terdapat foto dan gambar karikatur wajah Joko Widodo. Hal. 19 Tidak Mempersalahkan
Bali Post/edy
DITURUNKAN - Baliho yang sempat diturunkan aparat dan dipasang lagi oleh warga.
denpasar
2
Selasa Paing, 17 Mei 2016
Harga Gula Melonjak
Disperindag Gelar Pasar Murah Denpasar (Bali Post) Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar bergerak cepat untuk mengantisipasi terus melonjaknya harga gula di pasaran. Disperindag Kota Denpasar menggelar pasar murah di pasar-pasar tradisional. P a sa r m u r a h y a n g t e l a h m e n y a s a r dua pasar tradisional ini, yakni Pasar Kreneng dan Pasar Ubung, bekerja sama dengan Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Denpasar. ‘’Kami telah melakukan pasar murah di dua pasar tradisional,’’ ujar Kadis Perindag Kota Denpasar I Wayan Gatra didampingi Kabid Kerjasama dan Perilindungan Jarot Agung Iswayudi yang ditemui usai pasar murah di Pasar Ubung, Senin (16/5) kemarin. Pasar murah ini akan terus dilakukan sampai pelaksanaan Lebaran tahun ini. Menurutnya, meningkatnya harga gula di pasaran yang sampai mencapai Rp 16 ribu per kg di warung-warung ini, dampak dari musim giling di Pulau Jawa sedang menurun. Di samping kebutuhan masyarakat terhadap gula terus meningkat. Untuk itu, ia berharap agar masyarakat menggunakan gula seperlunya, sehingga bisa mengurangi permintaan terhadap gula di pasaran. Kabid Kerja Sama dan Perilindungan Jarot Agung Iswayudi menambahkan, untuk pasar murah yang dilakukan di Pasar Ubung, kali ini pihak PPI menyediakan gula sebanyak 700 kg. Gula yang dijual pada pasar murah ini seharga Rp 12.500 per kg, jauh di bawah harga pasar saat ini. Dalam waktu satu jam saja, gula yang disediakan telah habis dibeli masyarakat. ‘’Kami harapkan dengan adanya pasar murah dapat menekan harga gula yang saat ini telah mencapai Rp 16 ribu per kg,’’ harapnya. Dalam pelaksanaan pasar murah ini, masyarakat dibatasi untuk membeli hanya sampai 4 kg. Pelaksanaan pasar murah ini akan terus keliling ke pasar tradisional yang ada di Kota Denpasar. Untuk itu, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan pasar murah yang akan dilakukan di sejumlah pasar tradisional tersebut. (kmb12)
denpasar
& Sekitarnya
’’Sea Walker’’ Telan Korban PERMAINAN air sea walker di Tanjung Benoa, Senin (16/5) kemarin menelan korban jiwa. Mariana Hartati (41), wisatawan domestik asal Bekasi, Jawa Barat, meninggal saat menikmati atraksi sea walker di salah satu penyedia jasa wisata air di sana. Korban yang sedang bermain sea walker bersama teman-temannya, tiba-tiba minta untuk naik ke permukaan. Setibanya di permukaan, korban melepas helm dan mengatakan dadanya sesak. Salah satu staf water sport langsung memberi air minum. Namun, korban malah muntah-muntah dan napasnya tersengalsengal. Korban langsung dilarikan ke RS Surya Husadha Nusa Dua. Setelah 15 menit dirawat, korban akhirnya meninggal dunia. Salah satu teman korban yang ditemui di Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah mengatakan, korban sempat muntah-muntah. Korban dikatakan tidak menderita penyakit sebelumnya. Korban memiliki dua anak dan tinggal di Bekasi bersama keluarganya. Sehari-hari korban sebagai pebisnis. Selama dua hari di Bali, korban tanpa ditemani keluarga. Kasat Polair Polresta Denpasar AKP Ketut Suparta saat dimintai konfirmasi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti meninggalnya korban. (may/rah)
Suara Denpasar & Badung Telepon 3 Minggu Tak Bisa Digunakan Kepada Telkom, saya punya telepon nomor (0361) 233404, sudah tiga minggu tidak bisa digunakan. Mohon datang untuk mengeceknya. Natri Udiani, Denpasar
TL di Gatsu Barat Mohon dipasang traffic light (TL) di pertigaan perbatasan Badung dengan Denpasar di Gatsu Barat. Sebab, ini sangat berbahaya bagi pengguna jalan karena jalur tersebut sangat padat. Pihak terkait yang berwenang agar segera mengecek ke lapangan. Agung Jaya Negara, Denpasar
Badung Tak Miliki Patung Ikon Beberapa kabupaten di Bali sudah memiliki patung ikon, akan tetapi Badung belum. Jadi, saya berharap agar Kabupaten Badung membangun ikon supaya ciri khas kota lebih muncul. Pak Tut Dawi, Abiansemal.
085 100 400 391, (0361) 819446 FM 96,5
Topik : tim tanpa kata suci takkan menyerah Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/kmb23
PAKET A - Sejumlah peserta mengikuti ujian Kejar Paket A yang setara dengan Sekolah Dasar (SD) di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Widia Sentana, Banjar Batuculung, Kerobokan, Badung, Senin (16/5) kemarin. Peserta ujian yang sebagian besar orang tua ini sangat antusias mengikuti jalannya ujian pada hari pertama.
Dugaan Penyelewengan Pengadaan Kapal Pemprov Bali
Penyidik Kantongi Dua Calon Tersangka Denpasar (Bali Post) Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali telah mengantongi dua nama calon tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan kapal ikan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali yang diteruskan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Menyusul, dinaikkannya status kasus ini dari penyelidikan menjadi penyidikan. Namun, kedua calon tersangka itu belum diumumkan namanya ke publik dengan dalih bahwa yang bersangkutan akan dipanggil dan diperiksa terlebih dahulu dengan status bukan saksi. Kasipenkum Humas Kejati Bali Ashari Kurniawan, Senin (16/5) kemarin, membenarkan bahwa penyidik Pidsus Kejati Bali sudah mengantongi dua nama calon tersangka. ‘’Ya sudah ada dua orang potensi calon tersangka. Tetapi, mereka belum dipanggil dan diperiksa sebagai tersangka. Tim masih terus mendalami
dan memanggil saksi lainnya,’’ jelas Ashari Kurniawan. Pun soal asal tersangka, apakah dari pihak pengguna anggaran dalam hal ini Pemprov Bali atau Kementerian Kelautan dan Perikanan, Ashari tidak mau membocorkannya. ‘’Intinya, saat ini sudah mengerucut dan saksi-saksi terus ditambah,’’ sebut Ashari
Kurniawan. Dalam perkara yang pagu anggarannya bernilai sekitar Rp 10 miliar itu, memang penyidik tidak mau mencicil dalam penetapan tersangka. Metode yang digunakan saat ini berbeda, yakni penyidikan sampai tuntas. Yang menarik pula, sebagaimana diberitakan sebelumnya, bahwa kasus yang di-
pantau Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali Dr. H. Abdul Muni, S.H., M.Hum. menemukan data baru, yakni dari pengadaan tujuh kapal, sekarang bertambah menjadi 11 kapal. Seperti dikatakan Ashari Kurniawan bersama ketua tim penyidik Dr. Akmal Kodrat, beberapa waktu lalu, tujuh pengadaan kapal yang ada di Buleleng dibiayai oleh Dinas Kelautan Pemprov Bali. Sedangkan empat lagi yang ditemukan di Pelabuhan Benoa anggarannya dari KKP Pusat. Seperti diberitakan, untuk memperjelas persoalan ini, sejumlah pejabat penting di Dinas Perikanan dan Kelautan
Pemprov Bali sudah diperiksa. Selain orang nomor satu di Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi, PPK dalam pengadaan proyek ini juga sudah dimintai keterangan. Dari sana tersiar kabar, bahwa indikasi kerugian negara dalam pengadaan kapal ini makin jelas. Hanya, pihak kejaksaan tidak mau buru-buru tunjuk hidung, siapa yang paling bertanggung jawab atas pengadaan kapal tersebut. (kmb37)
FM 96,5
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.
Hubungi telepon 085 100 400 391, (0361) 819446
Kasus Pembunuhan Engeline
Kasus Pipanisasi Karangasem
Banding, PT Kuatkan Putusan PN
Penyidikan Geredeg Dihentikan
Denpasar (Bali Post) Pengadilan Tinggi (PT) Denpasar akhirnya memperkuat putusan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar terkait kasus pembunuhan Engeline. PT melalui tiga hakimnya yakni Rasminto didampingi anggota majelis Hidayatul Manan dan Dehel K. Sandan memperkuat putusan PN Denpasar. Ibu angkat Engeline yakni Margriet Ch Megawe tetap dihukum seumur hidup dan Agustay Hamda Mau 10 tahun penjara. Humas PT Denpasar Cokorda Rai Suamba, Senin (16/5) kemarin mengatakan, upaya banding yang dilakukan terdakwa dimentahkan. PT menolak banding terdakwa. Menurutnya, putusan telah diketok palu minggu lalu. ‘’PT menguatkan vonis PN Denpasar. Dengan demikian, putusannya sama seperti yang telah dijatuhkan sebelumnya,’’ ucap Cok Suamba. Putusan tersebut sudah disampaikan ke PN Denpasar.
Nanti, pihak pemohon (kedua terdakwa) diberikan waktu untuk menyatakan apakah mereka menerima atau menempuh upaya hukum kasasi. Atas putusan tersebut, salah seorang kuasa hukum Agustay, Haposan Sihombing, mengaku belum menerima pemberitahuan putusan. Namun, dia menyebutkan, Agustay yang berada di Lapas Kerobokan telah menerima pemberitahuan tersebut. Dengan demikian, pihak penasihat hukum telah berkoordinasi untuk bertemu dengan Agustay. Selain itu, dia juga sudah koordinasi dengan Hotman Paris Hutapea untuk bertemu dengan Agustay di Lapas Kerobokan. ‘’Pada intinya, kami akan bersiap untuk kasasi,’’ ucap Haposan. Alasan kasasi, menurut Haposan, jika PT penguatkan vonis PN Denpasar, dipastikan pertimbangan hukum akan mirip yakni menyatakan Agustay secara bersama-sama
merencanakan pembunuhan Engeline. Statemen ini yang akan diluruskan, karena di dalam persidangan, tidak ada Agustay ikut merencanakan. ‘’Dia datang saat pembunuhan terjadi dan diperintahkan untuk menguburkan mayat Engeline. Pertimbangan inilah yang harus menjadi dasar, sehingga hukuman 10 tahun cukup berat untuk Agustay,’’ tandasnya. Sementara pihak P2TP2A Kota Denpasar Siti Sapurah yang ditemui di PN Denpasar mengatakan merasa lega dengan dikuatkannya putusan PN Denpasar di tingkat banding. ‘’Ya, saya lega atas putusan ini. Artinya, perjuangan kami tidak sia-sia. Andai kasus ini sampai ke tingkat MA, harapan saya putusanya tidak berubah,’’ jelasnya. Sementara itu pihak Margriet belum berhasil dimintai konfirmasi terkait putusan banding yang menguatkan putusan PN Denpasar itu. (kmb37)
Denpasar (Bali Post) Setelah kasus CPNS Badung, ternyata Polda Bali menghentikan penyidikan kasus mantan Bupati Karangasem I Wayan Geredeg. Alasannya, penyidik tidak memiliki bukti yang cukup melanjutkan kasus tersebut. ‘’Sudah di-SP-3 (dihentikan - red) sekitar tahun 2015. Kapoldanya masih Bapak Ronny,’’ tegas Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hery Wiyanto, Senin (16/5) kemarin. Ditanya penetapan Geredeg sebagai tersangka, Kombes Hery menduga jika proses penyelidikan kasus pipanisasi Karangasem itu ada indikasi melibatkan Geredeg. Akhirnya, penyidik menetapkan Bupati Karangasem dua periode itu sebagai tersangka bersama pelaku lainnya. ‘’Setelah didalami, ternyata tidak cukup bukti karena korupsi ditemukan saat pelaksanaan,
bukan perencanaan. Kalau di perencanaan ditemukan, indikasi korupsi, mungkin sudah diproses,’’ ungkap Hery. Penghentian penyidikan kasus itu, lanjut mantan Kabid Humas Polda Bengkulu ini, sudah melalui gelar perkara dipimpin langsung Kapolda yang saat itu dijabat Irjen Pol. Ronny F. Sompie. Atas pertimbangan dan masukan dari peserta gelar, penyidikan kasus Geredeg dihentikan. Seperti diberitakan, kasus dugaan tindak pidana korupsi terhadap pekerjaan konstruksi jaringan air bersih atau kasus pipanisasi Karangasem, ternyata pada 2011 penyidik menetapkan sembilan tersangka. Salah satunya I Wayan Geredeg yang saat itu menjabat Bupati Karangasem. Namun, nama Geredeg tidak terdengar saat sidang kasus dugaan korupsi tersebut. (kmb36)
Inventaris Terpidana Mati Berdasarkan SE Jaksa Agung Denpasar (Bali Post) Pihak kejaksaan sebagai eksekutor dalam kasus hukuman mati, belum berani memastikan apakah ada daftar nama dari Bali yang masuk eksekusi tahap III. Namun, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali memberi sinyal bahwa pihaknya telah melakukan inventaris terkait vonis mati yang terjadi di Bali. Inventaris tersebut dilakukan berdasarkan Surat Edaran (SE) Jaksa Agung RI. Hal itu dikatakan Kasipenkum Kejati Bali Ashari Kurniawan, Senin (16/5) kemarin. Memang, saat ini infor-
masi semakin kencang bahwa pemerintah melalui Kejaksaan Agung mempersiapkan eksekusi tahap III untuk perkara yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap. Ashari Kurniawan sendiri memandang, inventarisasi tersebut sangat penting karena ini menyangkut masalah nyawa manusia. Jangan sampai, sambung pria asal Yogyakarta itu, ada terpidana mati yang melakukan upaya hukum lanjutan namun daftarnya masuk dalam rencana ini. ‘’Ki t a ha r us betul- bet ul perhatikan semuanya. Ini kan masalah nyawa manusia. Jan-
gan sampai, masih melakukan upaya hukum tapi diekskusi,’’ ucap Ashari menyebut salah satu alasan pihaknya melakukan inventarisasi. Ditanya soal kemungkinan ada satu nama terpidana mati asal Bali yang masuk dalam daftar eksekusi tahap III, Ashari tidak mau berspekulasi. Alasannya, hingga saat ini dia belum menerima informasi soal nama-nama calon terpidana yang bakalan dieksekusi. Yang jelas, belum ada daftar nama resmi yang dia terima dari Kejaksaan Agung. Meski demikian, informasi
lainnya yang diterima Bali Post, pihak kejaksaan khususnya Bagian Pidana Umum sudah beberapa kali melakukan rapat terkait rencana eksekusi ini. Pasalnya, ada satu nama yang konon berasal dari locus Bali. Nama yang santer terdengar adalah Wayan Suaka alias Keteg, balian cetik, yang divonis mati atas kasus pembunuhan satu keluarga polisi di Karangasem. Meski demikian, pihak kejaksaan belum mau berkomentar soal nama Suaka itu. Tetapi, nama tersebut memang menjadi bisikan hangat di kalangan Korps
Adhyaksa. Menurut Ashari, berdasarkan inventarisir Kejati Bali, sampai saat ini baru ada satu terpidana mati yang diketahui tidak melakukan upaya hukum, yaitu Wayan Suaka. Bahkan, dalam kisruh Lapas Kerobokan beberapa waktu lalu, Suaka menjadi salah satu narapidana yang masuk daftar layar ke Lapas Madiun, Jawa Timur. ‘’Kalau Suaka, sudah pasti tak ada upaya hukum baru. Tetapi, kami belum tahu dia masuk daftar (eksekusi) atau tidak,’’ tegas Ashari Kurniawan. (kmb37)
Badung
Selasa Paing, 17 Mei 2016
Cekcok Parkir Disidangkan
Korban Maafkan Dua Terdakwa Denpasar (Bali Post) Sidang dugaan pengeroyokan dengan terdakwa I Nyoman Sulendra dan R.M. Bayu Prabangkara, dengan korban Kresna Bayu Fardiaz, Senin (16/5) kemarin mulai disidangkan. Jaksa penuntut umum (JPU) Hevy di depan majelis hakim diketuai Gede Haryadi membacakan dakwaan sekaligus menghadirkan lima orang saksi. Saat dihadirkan saksi korban Kresna Bayu, majelis sempat menasihati korban bahwa semestinya kasus dengan tetangganya itu bisa diselesaikan dengan baikbaik. ‘’Tetangga adalah keluarga terdekat, kan begitu,’’ kata hakim menasihati saksi korban. Hakim kemudian menanyakan apakah memaafkan terdakwa? Saksi korban mengatakan memaafkan. Akhirnya I Nyoman Sulendra dan R.M. Bayu Prabangkara memeluk Kresna Bayu Fardiaz. ‘’Apakah ikhlas memaafkan,’’ tanya hakim lagi. Saksi korban menyatakan ikhlas. ‘’Apakah terdakwa serius minta maaf,’’ tanya hakim. Terdakwa pun manggutmanggut dan mengatakan serius minta maaf karena mereka mengaku bersalah. Ribut-ribut dengan tetangganya itu mestinya bisa diselesaikan dengan baik-baik. Sementara saksi korban mengatakan, dia dikeroyok setelah
dibangunkan pembantu kakaknya bahwa ada ribut-ribut di depan. Saat dipukul, Kresna Bayu mengaku terluka di telinganya hingga berdarah. Selain dipukul, dia juga mengaku ditarik bajunya hingga robek. ‘’Ketika saya terjatuh, saya ada di atas, saya terus dipukul dan ditendang,’’ kata korban. Ketika itu, Bayu datang dan langsung memukulnya. Saat ditanyakan ke terdakwa, Sulendra membantah memukulnya. Dia mengaku hanya menarik bajunya hingga terjatuh ke aspal, dengan posisi dia di bawah dan Kresna Bayu di atas. ‘’Saya ambil bajunya, saya didorong dan ditindih. Bagaimana saya bisa memukul dan menendang, saya ada di bawah. Saya pun mengalami luka-luka,’’ elak Sulendra. R.M. Bayu Prabangkara yang merupakan cicit pahlawan Ki Hajar Dewantara mengakui membantu Sulendra karena tidak tega melihat orang tua bergerumul dengan saksi korban. Namun, dia mengaku saat itu terjadi saling pukul dan dia juga kena cakaran di dadanya. ‘’Ada visumnya,’’ sebut Bayu. Saksi lain yang langsung dihadirkan kemarin adalah Merie Kusumawati (kakak korban), Aryo dan Rohana (yang melerai pengeroyokan), Astutik (pembantu). Dari keterangan Merie,
kasus ini bermula dari cekcok soal parkir mobil di Jalan Buana Raya, Perumahan Puri Buana, Denpasar. Cekcok bermula saat Merie hendak memasukkan mobil ke garasi. Saat menurunkan anaknya, ada orang datang dan ngomel-ngomel, yang membuat Meri tersinggung dan menanyakan siapa ngomelngomel. Cekcok yang bermula saat Meri hendak masukkan mobil ke garasi itu tak terelakkan. Meri pun sempat memperagakan bagaimana adiknya (korban) ditarik oleh terdakwa hingga jatuh. Merie pun sempat memperagakan bagaimana adiknya (korban) ditarik oleh terdakwa hingga jatuh. Setelah pemeriksaan para saksi, majelis hakim mengagendakan pemeriksaan terdakwa. Dari sini juga terungkap bahwa kasus ini berawal cekcok, kemudian ada perkelahian. Antara pelaku dan korban sama-sama luka. Saat ini pun kasus saling lapor ini masih diproses di Polresta dengan saksi terlapor Kresna dan pelapor Sulendra yang sampai saat ini masih merasakan sakit di pinggangnya. Pada akhir sidang, majelis hakim membacakan penetapan. Dua terdakwa Bayu Prabangkara dan Nyoman Sulendra dinyatakan dialihkan penahanannya dari tahanan Lapas Kerobokan menjadi tahanan rumah. (kmb37)
Kapolres Bertandang ke Ketua DPRD dan Bupati
3
Pinjam Pakai, Status Aset Badung di Denpasar Mangupura (Bali Post) – Penyewaan sejumlah bangunan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar akan berakhir tahun ini. Gedung bekas Pemkab Badung ini akan diberikan cuma-cuma kepada pemerintah setempat untuk dimanfaatkan. Sekretaris Daerah (Sekda) Badung Kompyang R. Swandika saat dimintai keterangan usai rapat RPJMD Badung di gedung DPRD setempat, Senin (16/5) kemarin mengatakan, pihak Pemkot Denpasar telah mendatangi Bupati Badung terkait kelanjutan dari kerja sama tersebut. ‘’Prinsipnya tidak masalah, hanya format kerja sama tidak lagi berupa kontrak. Namun, pijam cuma-cuma sepanjang untuk kebutuhan pemerintah, tidak boleh disewakan,’’ ungkapnya. Menurutnya, kerja sama itu tinggal menunggu proses MoU antara Pemerintah Kabupaten Badung dan Pemerintah Kota Denpasar. Apalagi, kebijakan tersebut telah diatur dalam Peraturan Presiden (PP), Peraturan Daerah (Perda), dan Permendagri. ‘’Ini sudah diatur dalam PP, Perda dan Permendagri. Intinya, dapat dipakai, sama seperti lahan provinsi kita pakai, kalau dengan
pihak ketiga baru ada prosedur,’’ katanya. Sayanyang, pejabat asal Kerobokan ini tak bisa merinci ketentuan dalam peraturan tersebut. Sementara beberapa bangunan milik Pemkab Badung yang disewakan kepada Pemerintah Kota Denpasar, sewanya akan berakhir tahun ini. Gedung yang disewa tersebut adalah kantor Dinas Kebudayaan, Kesbangpolimas, Inspektorat, Dinas Sosial Tenaga Kerja, Dinas Cipta Karya, Kantor KB dan Keluarga Sejahtera, Bappeda Litbang, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Dinas Kesehatan, serta Dinas Bina
Marga dan Pengairan. Seperti diberitakan, MoU sewamenyewa aset antara Pemkab Badung dan Pemkot Denpasar ditandatangani pada tanggal 25 April 2011. Perjanjian ini berlangsung selama 5 tahun, dan berakhir tahun 2016 ini. Saat itu, Pemkot Denpasar menyewa 10 unit gedung senilai Rp 402 juta per tahun atau Rp 2,01 miliar dalam 5 tahun. Sewa lahan yang tercatat seluas 13.317 meter persegi dengan luas bangunan yang ada seluruhnya 11.680 meter persegi, menggunakan sistem pembayaran bertahap, yakni pembayaran tahap I sebesar Rp 800 juta, sedangkan tahap II sebesar Rp 1,2 miliar pada 2012. Kerja sama tersebut merupakan wujud kepedulian dan komitmen Pemkab Badung terhadap penyelenggaraan tugas pemerintahan berkenaan dengan pelayanan publik di Kota Denpasar. Namun, Pemkab Badung berharap Pemkot Denpasar dapat menjamin bahwa aset tersebut nantinya terpelihara dan memberi kontribusi bagi penambahan pendapatan asli daerah Badung. (kmb27)
Paparan Rancangan Awal RPJMD Semesta Berencana
Tingkatkan Keamanan, Tambah Bangun Sinergitas dan Kolaborasi Wujudkan Kesejahteraan Berkeadilan CCTV dan Giatkan Patroli KAPOLRES Badung AKBP Ruddi Setiawan, S.H., S.IK., pengganti AKBP Tony Binsar, bertandang ke Gedung DPRD Badung. Kehadirannya didampingi Kabag Ops Polres Badung Kompol I.B. Suastika, Kasat Intelkam AKP I Made Ardika, S.H. dan Kapolsek Mengwi AKP I Nyoman Patrem. Mereka diterima Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi Wakil Ketua I Nyoman Karyana, S.T., Ketua Fraksi PDI-P DPRD Badung Gusti Anom Gumanti, S.H. Dalam lawatannya tersebut, AKBP Ruddi Setiawan mengatakan, selain memperbanyak CCTV, Polres akan memperbanyak patroli di setiap kawasan di wilayah Badung. ‘’Kami yakin, dengan banyak CCTV pelaku kejahatan kian waswas. Kami juga akan memperbanyak patroli terutama di kawasan pariwisata,’’ tegas Ruddi Setiawan, mantan Kapolsek Metro Penjaringan, Jakarta Utara tersebut. Kapolres juga akan memberikan atensi terhadap keberadaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kerobokan. Menurutnya, sejumlah kasus sering kali terjadi di lapas. Misalnya, tahanan kabur, perkelahian antarwarga binaan, hingga peredaran narkoba. ‘’Ini kami beri atensi karena Lapas Kerobokan ada di destinasi wisata internasional dan menjadi perhatian dunia,’’ tegasnya. Untuk itu, Kapolres berharap dukungan fasilitas dari Pemkab Badung. ‘’Dengan dukungan fasilitas seperti CCTV, mobil patroli dan fasilitas lainnya, tugas-tugas pengamanan diyakini akan berjalan lancar,’’ tegasnya. Ketua DPRD Badung Putu Parwata menyatakan Badung saat ini merupakan destinasi pariwisata internasional dengan sejumlah objek
BERSAMA - Kapolres Badung AKBP Ruddi Setiawan, S.H., S.IK. bersama jajarannya foto bersama dengan Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi Wakil Ketua I Nyoman Karyana, S.T., Ketua Fraksi PDI-P DPRD Badung Gusti Anom Gumanti, S.H. wisatanya. Saat ini hampir 80 persen pendapatan Badung berasal dari sektor pariwisata. Sebagai destinasi pariwisata, katanya, pengamanan dan keamanan merupakan kata kunci yang tak bisa ditawar-tawar lagi. Untuk itulah, dia berharap Kapolres bisa memberikan proteksi keamanan bagi wisatawan untuk kenyamanan wisatawan berlibur di Badung. Saat ini, dia menegaskan, masih banyak kasus kriminal yang terjadi dan menimpa kalangan wisatawan. Dia menunjuk kasus penjambretan dan pencurian yang menimpa wisatawan. ‘’Kasus-kasus seperti ini kami harapkan bisa ditekan seminimal mungkin,’’ tegasnya. Ketua DPRD Badung berjanji akan berupaya semaksimal mungkin memfasilitasi segala kebutuhan terkait dengan pengamanan dan keamanan Badung. ‘’Fasilitas ini
sangat mungkin dilakukan karena merupakan kebutuhan daerah. Minimal, dalam APBD Perubahan ke depan, kebutuhan terkait keamanan Badung bisa dianggarkan terutama pemenuhan CCTV dan mobil patroli,’’ kata politisi PDI-P dapil Kuta Utara tersebut. Seusai audiensi, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta masuk ke ruang Ketua DPRD Badung untuk menemui Kapolres Badung. Bupati didampingi Wabup Ketut Suiasa dan Sekkab Kompyang R. Swandika. Pada kesempatan itu, Bupati menyatakan akan membangun satu ruangan untuk memantau aneka kejadian yang ada. ‘’Lewat IT dan beberapa aplikasi, kami bisa memantau Badung mana saja,’’ ujarnya. Bupati pun menyatakan siap mendukung sarana dan prasarana yang dibutuhkan pihak Polres dan menciptakan keamanan wilayah. (ad742)
BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta, Senin (16/5) kemarin bertempat di Ruang Rapat DPRD Badung, menyampaikan paparan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang telah mengadopsi penuh ajaran Tri Sakti Bung Karno sebagimana tertuang dalam Program Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) dan 6 Prinsip Dasar Pembangunan Badung. Terdapat empat pendekatan mewujudkan Rancangan RPJM 2016–2021, meliputi pendekatan teknokratik, politis, button up, top down dan partisipatif. ‘’Kami di Kabupaten Badung telah berkomitmen dalam upaya mewujudkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah dalam kurun lima tahun ke depan,’’ ungkap Giri Prasta. Dikatakannya, seluruh pola pendekatan ideal dimaksud, dilakukan sinergi dan kolaborasi sehingga terwujud perencanaan pembangunan daerah yang komprehensif terintegrasi serta dapat mengantarkan kehidupan masyarakat Badung yang lebih sejahtera dan berkeadilan. Secara detail di hadapan segenap anggota DPRD Kabupaten Badung, Bupati Giri Prasta didampingi Wakil Bupati Ketut Suiasa dan Sekkab Kompyang R. Swandika juga mengungkapkan implementasi Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) dalam RPJMD Kabupaten Badung untuk tahun anggaran 2016-2021 dengan landasan operasionalnya dengan mengadopsi ajaran Tri Sakti Bung Karno, yakni berdaulat dalam bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian di bidang budaya serta mengadopsi pula program Nawacita. Dalam pemaparannya, Bupati Giri Prasta menyampaikan visi dan misi Badung lima tahun ke depan. Visi Badung yakni memantapkan
RPJMD - Bupati Giri Prasta, Senin (16/5) kemarin menyerahkan RPJMD kepada Ketua DPRD Badung Putu Parwata, bertempat di Ruang Rapat DPRD Badung. arah pembangunan Badung berlandaskan Tri Hita Karana menuju masyarakat maju, damai dan sejahtera, dengan sembilan misi. Dari visi-misi tersebut, terdapat 17 program unggulan daerah yang sejalan dengan lima bidang prioritas PPNSB, meliputi; peningkatkan produksi dan produktivitas pertanian dalam arti luas untuk mencapai swasembada pangan melalui pengembangan pertanian kontemporer. Pembangunan infrastruktur wilayah di antaranya Jalan Lingkar Selatan dan Jalan Lingkar Barat (Outer Ring Road and Shortcut) di Kecamatan Kuta Selatan serta penataan utilitas umum melalui pembangunan jaringan utilitas terpadu. Meningkatkan distribusi pendapatan kepada masyarakat berpendapatan terendah melalui program perlindungan sosial yang komprehensif di sektor dasar (pendidikan, kesehatan, akses permodalan). Meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat
melalui penyediaan tenaga kesehatan dan sarana-prasarana pelayanan kesehatan. Meningkatkan kualitas pendidikan melalui pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik dan saranaprasarana pendidikan. Mendorong dan memperkuat lembaga-lembaga pelatihan kerja untuk memperkuat jiwa wirausaha dan penyerapan tenaga kerja. Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi Wakil Ketua Nyoman Karyana mengatakan, terdapat tiga jalur spesifik dalam penyusunan RPJMD yaitu alur proses teknokratis strategis, alur partisipatif dan alur proses legislasi dan politik. Khusus alur legislasi dan politik, merupakan alur konsultasi dengan DPRD untuk menghasilkan Perda RPJMD. ‘’Pada alur ini diharapkan DPRD dapat memberikan kontribusi pemikiran, review dan evaluasi atas hasil-hasil alur strategis maupun partisipatif,’’ jelasnya. (ad743)
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
info seremoniAL
Selasa Paing, 17 Mei 2016
SMKN 5 Denpasar Cetak Lulusan Berintegritas Wedakarna Kecam Penurunan Baliho Miliki ’’Business Centre’’, Terbuka bagi Masyarakat Umum Tolak Reklamasi Milik Desa Adat Orang Bali Jangan Hanya Bangga Dijadikan Tempat Hajatan Parpol Nasional INFRASTRUKTUR yang lengkap, keamanan tingkat tinggi, letak pulau yang strategis di tengah Nusantara dengan aksesibilitasnya, budaya seni Hindu yang terbuka dan citra Pulau Dewata yang meneduhkan, akhirnya menjadikan Bali kerap dipinjam oleh sejumlah partai politik (parpol) untuk menjadi tempat hajatan penting. Rasa bangga tentu ada, namun momentum politik Bali kerap dilalaikan oleh pemimpin Bali selama petinggi republik ini berdatangan di Pulau Seribu Pura ini. Momentum menyampaikan diskriminasi pembangunan, kurangnya perhatian pemerintah terhadap isu perjuangan orang Bali, termasuk tentang kebijakan nasional yang berhubungan dengan Bali kerap hilang begitu saja karena mentalitas pejabat di Bali sebagian besar hanya melaporkan yang baik-baik belaka di hadapan petinggi bangsa, termasuk di hadapan Presiden. Demikian keprihatinan yang disampaikan tokoh karismatik Bali Dr. Shri I Gusi Ngurah Arya
Wedakana MWS III saat diundang dalam kapasitasnya sebagai Ketua PNI Marhaenisme Bali di sela-sela pembukaan Munaslub Partai Golkar yang dihadiri Presiden dan Wapres RI di Nusa Dua. “Saya sering diundang hadir di kongres, munas atau pertemuan partai-partai politik apa pun di Bali. Pada prinsipnya saya ucapkan terima kasih, karena dengan mengadakan kegiatan di Bali maka parpol-parpol itu sudah membantu rakyat yang bekerja di sektor MICE (Meeting Incentive Conference Exhibition). Sahsah saja dan daerah lain di Indonesia patut iri dengan posisi Bali yang menjadi kesayangan republik. Itu semua berkat asap dupa kami, berkat yadnya yang kami haturkan pada leluhur dan berkat magnet niskala spiritual Bali. Suka tidak suka, Bali memiliki aura yang berbeda di Indonesia ini. Boleh saja Bali bangga, tapi nasihat saya orang Bali jangan terlena. Ada banyak agenda yang harus dilakukan agar pusat memperhatikan Bali dan
SATYAGRAHA – Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (Ketua DPD PNI Marhaenisme Bali) bersama Presiden RI Joko Widodo di Pembukaan Munaslub Partai Golkar di Nusa Dua.
momentum itu sesungguhnya ada di lidah pemimpinnya,” ungkap Gusti Wedakarna yang juga President The Sukarno Center ini. Ia pun menyayangkan bahwa selama ini momentum Gubernur, Bupati, Wali Kota di Bali yang kerap lalai menyampaikan aspirasi rakyat di hadapan petinggi negara saat mereka berpidato sebagai tuan rumah. “Ke depan pejabat Bali jangan pernah lagi memperkenalkan Bali sebagai tempat yang sejahtera dan membuat rakyat terbuai dengan pujian yang memabukkan, tapi sampaikan tegas apa yang dibutuhkan oleh Bali. Ini yang saya sayangkan, its too locally. Saya merasa Bali sudah terlalu banyak kehilangan momentum dan ini pesan untuk pemimpin Bali ke depan,” ungkap Gusti Wedakarna. Lalu bagaimana terkait dengan isu reklamasi? “Usai seremonial munaslub, saya sempat bertemu sekilas dengan Presiden. Saya sampaikan harapan agar Perpres 51/2014 peninggalan SBY agar dicabut. Semoga didengar oleh beliau, kini semua di tangan Presiden, di sana kunci menggagalkan ide reklamasi Teluk Benoa. Setiap bertemu Presiden, baik di Jakarta atau Bali tentu saya harus ingatkan beliau sesuai dengan tugas saya sebagai wakil rakyat. Selain itu, saya dapat laporan bahwa ada pencabutan baliho tolak reklamasi milik desa adat di kawasan Nusa Dua menjelang Presiden datang. Saya kecam dan saya rasa Presiden tidak pernah perintahkan hal begitu, beliau itu Sukarnois dan Presiden tidak ada urusan sama spanduk baliho. Saya kira hanya perbuatan oknum aparat yang berlebihan alias overacting. Apalagi, jika memang benar baliho itu milik adat, ini termasuk melecehkan Bali. Aparat jangan menebar kebencian pada rakyat! Ke depan jangan sampai setiap Presiden ke Bali, pekerjaan aparat hanya cabuti spanduk dan baliho rakyat. Urusi hal yang lebih penting. Malu sama dunia,” pungkas Gusti Wedakarna peraih suara tertinggi di Pemilu DPDRI 2014 ini. (ad745)
KEPALA SMKN 5 Denpasar Drs. I Ketut Sumerta, Senin (16/5) kemarin melepas 492 siswa kelas XII. Mereka terdiri dari program keahlian Seni Tari (45), Seni Kerawitan (49), Usaha Perjalanan Wisata (81), Jasa Boga (148) dan Akomodasi Perhotelan (169). Pelepasan ditandai dengan penyerahan siswa kelas XII kepada Ketua Komite Made Jonika Adnyana. Saat itu juga diserahkan penghargaan bagi siswa peraih NUN terbaik, masing-masing kepada Ni Made Laksmi Prabawati, I Ketut Widi Adnyana dan I Made Andreas Sentana. Acara pelepasan berlangsung semarak karena diisi banyak atraksi dari siswa SMKN 5 Denpasar dan atraksi dari Kasek serta guru SMKN 5 Denpasar. Kasek Ketut Sumerta didampingi para wakasek Kartini Justanti Ika Putri, STT.Par., Drs. I Made Berata, Drs. I Nengah Karma, Ni Luh Putu Sriyasa, S.Pd., M.Pd. dan Drs. Singgih Supaya mengaku banggga karena lulusannya tampil percaya diri sebagai SDM berkualitas. Mereka juga lulusan yang berintegritas, menguasai ilmu, kompetensi dan memiliki sikap moral yang baik. Untuk itu dia mengimbau siswanya bawa pulang ijazah untuk dipakai bekerja dan melanjutkan studi. Ia mengatakan, sukses lulus 100 persen ini berkat kerja keras siswa dan para guru di sekolah yang menggembleng mereka selama tiga tahun. Untuk menghadapi persaingan di era global, dia menekankan lulusannya yang berbasis seni dan pariwisata teruslah mengisi diri, jadilah SDM yang suka bekerja keras, memiliki kompetensi dan daya saing tinggi serta ramah. Yang membanggakan lagi, kata
PELEPASAN - Kepala SMKN 5 Ketut Sumerta menyerahkan penghargaan kepada lulusan terbaik saat melepas siswa kelas XII. Ketut Sumerta, dari 492 siswa yang padat lagi kepada lulusannya. Nalulus tahun ini sebagian besar sudah mun, Ketut Sumerta menegaskan bekerja. Bahkan sejak menjadi siswa tak akan sampai mengorbankan di kelas I mereka sering mendapat waktu efektif belajar siswa. “Inilah job berkesenian dan pekerjaan di inovasi kami untuk memperkuat hotel. Makanya dia menegaskan, jiwa kewirausahaan lulusan SMKN bahwa tak ada lulusannya yang 5 Denpasar, sehingga begitu menganggur. Apalagi sekolah se- tamat mereka sudah memiliki job jak dini sudah memberikan bekal tersendiri,” ujarnya. kewirausahaan kepada siswa. Ketua Komite Jonika Adnyana Mulai Juni ini, kata Sumerta, mengacungkan jempol atas prestasi SMKN 5 Denpasar memiliki busis- anak-anak SMKN 5 Denpasar. Seness centre. Kini sedang dibangun lab lain lulus 100 persen, juga meraih hotel, kitchen dan restoran bantuan niai bagus di UN. Tahun depan dia Pemkot Denpasar. Business centre berharap SMKN 5 Denpasar bisa ini akan mensinergiskan kelima melaksanakan UNBK. Dia juga kompetensi keahlian siswa untuk ingin lulusan SMKN 5 Denpasar bisa dijual kepada masyarakat semua bekerja dan bekerja sambil umum. Di antaranya AP dengan tata melanjutkan studi. Jonika Adnyana grahanya, UPW untuk kompetensi juga memotivasi siswa SMKN 5 Denguide, jasa boga untuk konsumsi dan pasar, bahwa yang mampu merubah tari serta tabuh untuk entertaimen, diri hanyalah diri sendiri. Makanya Panca Yadnya dan acara lainnya. SMKN 5 Denpasar tak boleh berpuas Dikatakannya, masyarakat diri sampai di sini, melainkan terus umum bisa memanfaatkan jasa ini melahirkan kreativitas dan berinoguna memberi pengalaman lebih vasi. (ad1322)
29 Mahasiswa BSRU Thailand Lakukan Program Pertukaran Bahasa dan Budaya di Unmas
Bali Shanti Meditation
Cara Mudah Wujudkan Bali yang Shanti BALI yang shanti adalah salah satu program pemerintah Bali saat ini. Program yang sangat mulia ini akan dengan mudah terwujud jika didukung oleh seluruh masyarakat Bali. Dalam usaha membantu pemerintah mewujudkan Pulau Bali yang shanti, Made Suambara yang merupakan seorang pelaku spiritual Bali modern merancang meditasi khusus yang diberi nama ‘’Bali Shanti Meditation’’. Meditasi ini terbukti ampuh mempercepat munculnya perasaan shanti dalam diri seseorang. Perasaan shanti yang telah muncul ini harus disebarkan ke seluruh alam Bali. Meditasi ini akan lansung memberikan beberapa manfaat, seperti relaksasi pada tubuh, ketenangan pikiran, keseimbangan emosi, kebahagiaan hati dan kedamaian pada jiwa. Adanya dorongan untuk menghormati dan menghargai orang lain dan selalu ingin mengasihi makhluk lain. Semua perasaan tadi secara otomatis akan mewujudkan keluarga yang shanti. Bali yang shanti terwujud dari keluarga Bali yang shanti. Keluarga Bali yang shanti terwujud dari orang Bali yang shanti. Kita lahir di Bali, kita hidup di Bali, kita bahagia di Bali dan kita akan mati di Bali. Apa yang telah kita persembahkan kepada Pulau Bali yang telah memberikan banyak hal pada kita? Jika Anda mencintai Pulau Bali, mari bersama kita wujudkan Pulau Bali yang shanti. Kalau bukan kita siapa lagi? Kalau bukan sekarang kapan lagi? Mari kita tunjukkan rasa bakti kita kepada ibu pertiwi kita yaitu Pulau Bali. Ikuti Bali Shanti Meditation bersama Made
Suambara, Minggu 22 Mei pukul 17.00 Wita. Bertempat di depan Monumen Bajra Sandi, Lapangan Renon, Denpasar. Pakaian adat madya dan mohon bawa alas duduk. Biaya sukarela, dana yang terkumpul akan langsung diserahkan ke AmbarYatim (Yayasan Yatim Piatu Taman Permata Hati) yang saat ini mengasuh 106 orang anak yatim dan piatu. Bagi yang akan ikut silakan ketik nama–shanti ke 081 236 274 888. Mohon ajak semua anggota keluarga. Saksikan dialog interaktif Shanti Meditation di Kompas TV Dewata, Rabu 18 Mei 2016 pukul 20.00 Wita. (ad740)
Made Suambara, pelaku spiritual Bali modern.
Alumni PNB Padati Lapangan Renon Kampanyekan ’’Plastic Care’’ IKATAN Alumni Politeknik Negeri Bali (IKA PNB) merupakan tempat berkumpul dalam menjalin komunikasi sesama anggota, membangun jejaring yang kuat dan luas serta menciptakan kegiatan interaktif dan sosial. Selain itu, memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat dan kemajuan almamater serta ikatan alumni. Oleh karena itu, Minggu (15/5) lalu, IKA PNB menggelar berbagai kegiatan di Lapangan Bajra Sandi, Renon dan dihadiri ribuan peserta, yaitu fun walk, zumba dance, vintage photo exhibition, healthy green bazaar, music performance dan doorprize. Menurut Ketua Umum IKA-PNB I Made Mendra Astawa, kegiatan bertemakan green life dengan program kekinian. ”Kita melihat alumnus ini adalah pekerja-pekerja yang sudah duduk di semua lini yang mewarnai perindustrian di Indonesia. Mereka datang semua,” ujarnya. Karena saking sibuknya, mereka jarang bero-
FUN WALK - Direktur Politeknik Negeri Bali Ir. Made Mudhina, M.T. melepas peserta fun walk ditandai dengan pelepasan balon.
lahraga. Oleh karena itu pihaknya menyelenggarakan aerobik sambil mengenalkan PNB kepada masyarakat di Renon. Selain itu, ada juga program kekinian senam zumba yang sangat menarik dan enerjik juga plastic care. ”Sampah plastik luar biasa di Bali. Mudah-mudahan dengan program plastic care bisa mengurangi sampah plastik di Bali. Yang hadir saat ini sekitar tiga ribu orang,” tegas Mendra. Direktur PNB Ir. Made Mudhina, M.T. menegaskan hingga saat ini PNB punya alumni 4.000 lebih. Selama ini pihaknya punya kepentingan untuk berkomunikasi dengan alumni, karena pengembangan pembelajaran di PNB akan selalu disesuaikan dengan tuntutan industri. “Kita berpikir bahwa alumni yang ada di industri itu, sehingga setiap ada pengembangan pembelajaran baru dapatkan informasinya dari alumni. Menjadi sangat penting bagi lembaga pendidikan seperti PNB ini,” ujarnya. Selain itu, alumni telah mengaplikasikan ilmunya di lapangan. Dengan demikian, tahu mana yang sesuai dan perlu dikembangkan lagi, sehingga pembelajaran di PNB selalu update dan tidak sampai ketinggalan. “Harapan ke depan terjalin terus komunikasi dengan alumni. Alumnilah yang akan membesarkan PNB secara bersama-sama. Kita yakin adik-adik alumni ingin berkonstribusi kepada lembaganya,” ucap Mudhina. Perlu disadari bahwa keadaan para alumni bisa seperti sekarang karena PNB, sehingga ada rasa memiliki dan harus dikuatkan lagi. Supaya IKA-PNB tidak vakum, lanjutnya, alumni akan membentuk wadah kegiatan yaitu sebuah yayasan. Yayasan ini akan menggerakkan berbagai upaya untuk memperbanyak aktivitas, terutama dalam rangka pengembangan kewirausahaan. Diharapkan alumni membangun lapangan kerja melalui yayasan tersebut dan menjadi sebuah wadah yang mampu menciptakan lapangan kerja baru. “Bagaimana mengangkat dan merekrut alumni-alumni baru ikut bergerak serta bergabung dalam kegiatan kewirausahaan. Ini yang ditargetkan oleh IKA-PNB. Alumni harus kuat dan mampu berkonstribusi banyak di masyarakat, sehingga PNB makin dikenal,” tegas Mudhina. (ad739)
BSRU - Rektor Unmas Made Sukamerta bergambar dengan mahasiswa dan dosen dari BSRU Thailand. UNIVERSITAS Mahasaraswati dan Indonesia. Pada penutupan dita(Unmas) Denpasar tak mau main- mpilkan kemampuan mereka dalam main dalam mengimplementasikan penguasaan bahasa dan tari. Mereka MoU dengan PT asing. Ini dibuktikan dibentuk kelas khusus, serta berbaur kerja sama Unmas Denpasar dengan dengan mahasiswa Unmas di kelas Ban Somdejchaopraya Rajabbat Uni- bahasa Indonesia dan Inggris. versity (BSRU) Thailand dilakukan Dua dosen BSRU yang mendampsecara berkelanjutan. Sebanyak 29 ingi mahasiswa di Unmas masingmahasiswa dan dosen BSRU melaku- masing Mr. Tanakorn dan Miss. kan program pertukaran bahasa dan Natsika. Sementara dari mahasiswa budaya di Unmas Denpasar. Mereka terdiri dari Dechophon, Thepsornditerima langsung Rektor Unmas Dr. petch, Patipan, Sompong, Vasunan, Drs. I Made Sukamerta, M.Pd., Senin Parinya, Nattagan, Nonphawit, (16/5) kemarin. Sathit, Nanthicha, Jutarat, Apisara, Ketua Panitia Dewa Gede Agung Natwara, Marisa, Pornpan, RapartGana Kumara, S.Pd., M.Pd. men- sorn, Suppalak, Sudarat, Sathita, gungkapkan selama dua minggu Anchisa, Wilawan. Kannika, Phutmahasiswa BSRU melakukan per- thiporn, Krueawan dan Ratchapol. tukaran bahasa dan budaya. PertuRektor Unmas Denpasar Dr. karan kali ini memasuki tahun ke-6. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. menMereka diberikan tiga program, gungkapkan kerja sama Unmas yakni belajar bahasa Inggris, belajar dengan BSRU Thailand akan terus bahasa Indonesia dan belajar tari Bali dilanjutkan. Bahkan tahun depan
model pertukaran dan programnya akan diarahkan banyak ke lapangan dan ke desa. Di mana mengajak para mahasiswa Thailand mengenal kehidupan masyarakat desa di Bali, sekaligus tinggal beberapa hari di rumah penduduk dan belajar tari Bali di desa. Selain itu, Sukamerta berharap program ini diintensifkan lagi dalam bentuk pelatihan dan seminar internasional. Untuk itu Sukamerta yang juga pelaku pariwisata ini menegaskan, jika ingin memenangkan persaingan di MEA, mahasiswa Unmas dan SDM Bali harus mampu menguasai Bahasa Inggris dan sejumlah bahasa negara tetangga. Sebab sebelum bergerak di bidang lain, bahasa negera tersebut harus dikuasai. “Kita tak boleh kalah cepat dengan negara-negera tetangga lainnya,” ujarnya. Di samping bekerja sama dengan BSRU, Unmas Denpasar juga menjalin kerja sama dengan tiga univeristas lainnya di Thailand. Kerja sama Internasional Unmas Denpasar juga dilakukan dengan Gospel of Korea University, University Florida, Shuwa University di Jepang, Hallelujah Dental Clinic di Korea. Di samping itu, kerja sama dengan Vietnam Natational University dan Kamboja. Juga dengan Charles Darwin University dan sejumlah PT di Eropa. (ad1323)
STPBI Ikuti Konferensi Internasional APac-CHRIE 2016 di Bangkok SEJAK Rabu (11/5) hingga Jumat (13/5), Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) mengikuti konferensi bergengsi tingkat Asia Pasifik, yaitu Asia Pacific Council on Hotel, Restaurant and Institutional Education (APac-CHRIE) di Bangkok. Tema konferensi kali ini adalah “Crisis Management”. Selain kegiatan seminar yang ditujukan kepada para tenaga pengajar dan pendidik maupun praktisi, kegiatan ini juga ditujukan kepada mahasiswa yang masih aktif mengenyam pendidikan di perguruan tinggi dengan adanya pelaksanaan Youth Conference yang meliputi berbagai kegiatan team building. Sebagai anggota atau board member, STPBI berkesempatan menjadi tuan rumah sekaligus panitia penyelenggara pelaksanaan APac-CHRIE yang ke-15 tahun 2017 nanti. Kesempatan ini sangat bagus, karena dapat memberikan wadah bagi para akademisi dan praktisi dari seluruh Indonesia maupun mancanegara mendiskusikan perkembangan isu di bidang pariwisata. Konferensi ini juga akan menjadi suatu nilai tambah bagi pariwisata Bali di mata dunia. Penyerahan pataka kepada Ketua STPBI sebagai simbol bahwa tahun depan pelaksanaan kegiatan konferensi akan dilaksanakan di Bali dengan STPBI sebagai penyelenggara. Kegiatan konferensi berikutnya akan dilaksanakan tanggal 31 Mei-2 Juni 2017. Bagi para akademisi dan praktisi seluruh Indonesia, sangat baik jika dapat mempersiapkan penelitian dari sekarang untuk dapat mengikuti konferensi bergengsi tahunan tersebut. Ketua STPBI I Gusti Made Sudjana, M.M., CHT. menyebutkan penting bagi para akademisi menyampaikan pemikiran mengenai
APAC-CHRIE - STPBI mengikuti konferensi Asia Pacific Council on Hotel, Restaurant and Institutional Education (APacCHRIE), Rabu (11/5) hingga Jumat (13/5) lalu. permasalahan pariwisata serta Selain mengikuti konferensi APacmempublikasikan berikut solusinya CHRIE 2016, STPBI juga berpartisiagar dapat berkontribusi sesuai den- pasi dalam kegiatan Asia Tourism gan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Forum yang diadakan di Bandung Ajang Internasional seperti ini pada tanggal 7 Mei-9 Mei 2016 yang merupakan suatu kebanggaan bagi lalu. Forum tersebut membicarakan STPBI untuk terus dapat berkiprah isu-isu pariwisata dengan tema membawa nama Bali dan Indonesia “Global” dan diikuti oleh akademisi ke kancah Internasional. STPBI maupun praktisi dari Indonesia dan mengirimkan sebanyak 14 orang luar negeri. Pengiriman akademisi tenaga pengajar untuk membawa- STPBI dengan menyampaikan prekan 9 judul paper untuk dipresenta- sentasi penelitian sebanyak 5 tulisan. sikan di khalayak Internasional. Kegiatan tersebut merupakan suatu Ketua Yayasan Dharma Widya komitmen STPBI sesuai dengan visi Ulangun Drs. I Nyoman Gede Asti- STPBI yakni menjadi lembaga penna, M.Pd., CHT. yang juga mengikuti didikan tinggi di bidang perhotelan konferensi tersebut menambahkan, dan kepariwisataan yang unggul, kegiatan seperti itu dapat mem- mandiri dan mampu bersaing di tingberikan ruang kesempatan untuk kat nasional maupun internasional. memperkenalkan Bali dan STPBI di Berkaitan dengan kegiatan pendidikan Internasional. Selain itu, akademis, STPBI akan mengadaKetua Penelitian dan Pengabdian kan Symposium on Hospitality and Masyarakat (LITABMAS) STPBI I Tourism (2nd Symphonit 2016) Wayan Pantiyasa menyatakan acara pada 22-23 Juli 2016. Simposium konferensi ini dapat meningkatkan tersebut mengundang para pengkreativitas dan baik sekali untuk giat, pengkaji, akademisi maupun pengembangan pendidikan dan praktisi yang berkecimpung di pengalaman bagi para dosen untuk bidang pariwisata maupun perberkiprah di pendidikan pariwisata hotelan di Indonesia maupun Asia Internasional. Tenggara. (ad1321)
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Pengusaha Galian C Dihukum Percobaan Amlapura (Bali Post) – Seorang oknum pengusaha galian C di Karangasem, Sony Setiawan, hanya dijatuhi hukuman percobaan pada sidang putusan majelis hakim diketuai Dzulkarnain, S.H. di Pengadilan Negeri Amlapura, Senin (16/5) kemarin. Sony dihukum 10 bulan penjara dengan masa percobaan selama satu tahun. Selain itu, pria asal Karangasem ini juga diwajibkan membayar denda Rp 1 juta subsider sebulan kurungan. Atas hukuman ringan itu, Sony menyatakan langsung menerima putusan majelis. Jaksa Made Santiawan juga menyampaikan hal serupa. ”Saya menerima putusan majelis hakim,” ujar jaksa dari Kejari Amlapura itu di depan majelis hakim diketuai Dzulkarnain. Putusan majelis lebih ringan sedikit dibandingkan tuntutan JPU. Sebelumnya JPU Santiawan mohon majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar UU tentang Galian Mineral Bukan Logam dan Batubara. Menjatuhkan hukuman 10 bulan penjara dengan masa percobaan selama satu tahun. Selain itu, terdakwa juga diwajibkan membayar denda Rp 1 juta subsider dua bulan kurungan. Sony membuka galian C di wilayah Karangasem. Meski galian C itu sudah lama beroperasi, tapi belum mengantongi izin usaha pertambangan (IUP). Galian C milik Sony lantas digerebek polisi dan dia diproses hukum. Di depan majelis, pria itu mengakui bersalah dan menyesali perbuatannya. Dia berjanji bakal mengurus izin usaha galian C-nya sebelum dioperasikan lagi. Barang bukti uang Rp 200 ribu yang merupakan hasil transaksi galian pasir, dirampas untuk negara. (013)
Sumur Bor PDAM Berlokasi di Desa Antiga
Warga Setempat Justru Tak Dapat Pasokan Air Amlapura (Bali Post) –
Warga dari sejumlah banjar di Desa Antiga, Karangasem justru mengaku tak mendapatkan air. Padahal sumur bor yang digunakan sebagai sumber air PDAM di Kecamatan Manggis lokasinya berada di desa setempat. Hal itu disampaikan sejumlah warga dengan salah satu tokohnya, Wayan Patra, Senin (16/5) kemarin.
Bali Post/kmb 26
MUSLIMAT – Ribuan muslimat NU di Kabupaten Jembrana berkumpul di Masjid Baitul Amilin, Yeh Sumbul, kemarin.
Ribuan Muslimat NU Penuhi Masjid Yeh Sumbul Wabup Jembrana Imbau Umat Hindari Narkoba Negara (Bali Post) – Ribuan muslimat Nahdatul Ulama (NU) se-Kabupaten Jembrana, Minggu (15/5) sore memadati Masjid Baitul Amilin, Desa Yeh Sumbul, Mendoyo. Para ibuibu NU ini mengikuti pengajian sekaligus pertemuan silaturahmi yang digelar setiap setahun sekali menjelang bulan Ramadan. Di selasela pertemuan itu, Wabup Jembrana I Made Kembang Hartawan menekankan tentang bahaya narkoba yang menjadi musuh bersama. Kegiatan itu juga dihadiri Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo dan Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf.
Sansan Iskandar, serta Muspika Mendoyo. Sebagai bagian masyarakat Jembrana, para muslimat yang telah berbaur diharapkan menjaga toleransi antarumat beragama. Terlebih mendekati bulan Ramadan, para muslimat agar menguatkan iman dan menjalankan puasa dengan khidmat. Wabup Kembang Hartawan mengingatkan kepada ratusan kaum muslimat NU untuk selalu mewaspadai dan memperhatikan pergaulan anak-anak, apalagi mereka yang mempunyai anak-anak mulai dewasa atau anak baru gede (ABG). Karena, menurut Kembang peredaran narkoba
5
DAERAH
Selasa Paing, 17 Mei 2016
saat ini tidak hanya di perkotaan tetapi sudah menyisir ke daerah pedesaan, bahkan ke pelosok desa. Wabup Kembang yang juga sebagai Kepala Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Jembrana memaparkan bahwa pengguna narkoba di Indonesia ini hampir di semua kalangan, mulai dari pejabat, artis, pengusaha sampai dengan anak-anak remaja. Kalau sampai anakanak mencoba narkoba sekali saja, maka hidupnya akan sengsara seumur-umur,” kata Kembang. Sementara itu, pimpinan cabang Muslimat NU Jembrana Hj. Alfia menyatakan
khusus masalah narkoba, ia mengharapkan di setiap keluarga besar muslimat bisa terbebaskan dari masalah narkoba dan ini dimulai dari para keluarga kecil di masing-masing muslimat. “Kami akan terus kumandangkan di setiap-tiap kegiatan seperti ini, karena kami juga sudah di upayakan supaya menjadi Laskar AntiNarkoba,” katanya. Ketua Panitia Edi Kurniawan mengatakan, pengajian ini dilakukan setahun sekali untuk mempererat silaturahmi ibu-ibu NU di Kabupaten Jembrana. Pengajian diisi oleh KH. Badrus Soleh dari Banyuwangi. (kmb26)
Patra yang mantan anggota DPRD Karangasem itu mengatakan sudah setahun ini warga di sejumlah banjar di Desa Antiga tak dapat pasokan air PDAM. Kalaupun ada, alirannya sangat kecil dan dua kali seminggu. Warga juga harus begadang menunggu cipratan air itu pada dini hari, sekitar pukul 02.00 Wita. Padahal sumur bor sumber air PDAM Karangasem unit Kecamatan Manggis ada di halaman kantor PDAM yang lokasinya di Desa Antiga, yakni sekitar 100 meter selatan pertigaan Padangbai. “Sumber air di Antiga, tapi kami tak dapat pasokan air PDAM,” paparnya. Patra mengatakan, dia tinggal di Kota Amlapura tapi sering pulang ke kampungnya di Antiga. Saat pulang dari kota harus mandi dulu. Pulang juga mesti membawa air minum. Soalnya, di kampung tak ada air. ”Kalau tak membawa air mineral dari kota, di kampung minumpun tak bisa. Kran air PDAM sudah rusak karatan, karena tak pernah
ada airnya,” paparnya. Patra mengaku maklum, alasan pihak PDAM memasok air lebih banyak ke wilayah Desa Padangbai dan Banjar Labuhan, Antiga. Desa Padangbai ada objek vital pelabuhan penyeberangan Padangbai dan merupakan objek wisata dengan banyak hotel. Sementara di Banjar Labuhan ada objek vital milik negara yakni terminal transit Pertamina. “Semestinya air di bagi. Jangan hanya ke Padangbai dan Labuhan saja yang lancar. Sementara di Antiga, di mana lokasi sumur bor PDAM berada justru tak dapat air. Kran air PDAM di rumah pelanggan sudah rusak dan karatan karena tak pernah ada airnya. Sementara pelanggan tetap kena uang beban,” kata Patra. Warga lainnya, Wayan Sukendra menyampaikan hal serupa. Sukendra mengatakan warga di Antiga yang paling krisis air PDAM, yakni di bagian barat atau Antiga Kaler dan Banjar Seraya. Patra mengaku heran, justru pasokan air PDAM cukup
lancar di bagian yang tinggi yakni di timur perempatan desa. Sementara ke pemukiman penduduk di barat perempatan desa yang lokasinya lebih rendah justru seret pasokan airnya. ”Saya tak mengerti, bagaimana bisa begitu. Di wilayah rendah tak dapat air, tapi di wilayah pemukiman penduduk yang lebih tinggi airnya cukup lancar,” paparnya. Selama ini terkait keluhan dan tak ada aliran air PDAM ke Antiga Kaler pihak PDAM seminggu dua kali, yakni Selasa dan Rabu memasok air dengan mobil tangki. Pasokan hanya satu mobil tangki dan bergiliran ke wilayah warga yang mengalami krisis air. Sementara itu, Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri mengatakan, guna mengatasi krisis air PDAM yang dialami warga Antiga, pihaknya sudah membantu sejumlah tower air. Penyerahan tower air beberapa waktu lalu diharapkan bisa sedikit mengatasi krisis air yang dialami warga setempat. (013)
Made Urip Galakkan Lomba Mancing Mania Berdayakan Kelompok Ikan di Tabanan
LOMBA MANCING - Ketua DPP PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. (kiri) menyaksikan lomba mancing bersama Ketua PAC PDI-P Baturiti Ketut Sadham.
Undhira Jalin Kerja Sama dengan Jeounju University Korea Beri Beasiswa dan Peluang untuk Training dan Bekerja UNIVERSITAS Dhyana Pura (Undhira) Bali kembali melakukan kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri. Kali ini Undhira menandatangani MoU dengan Universitas Jeounju University Korea, Jumat (13/5) lalu di Kampus Hijau Universitas Dhyana Pura. Acara tersebut dihadiri Rektor Undhira Dr. dr. Made Nyandra, Sp.KJ., M.Repro. dan Wakil Rektor 2 Dr. I Wayan Ruspendi Junaedi, S.E., M.A. Dari Korea hadir Ko Sun Woa, Ph.D., Dekan Internasional Affairs Jeounju Univesrity, Christ Chang selaku Director of Indonesian Korean Cltural Studies. Hadir juga dalam kunjungan dan penandatanganan MoU ini para dosen dan mahasiswa yang masuk dalam kelas Internasional untuk bersamasama juga mendengar sosialisasi dari Jeounju University. Kedua universitas sepakat mengadakan MoU dalam penyediaan beasiswa bagi mahasiswa-mahasiswi yang hendak melanjutkan pendidikan di luar negeri, khususnya di Korea. Mr. Ko Sun Woa menyatakan Jeounju University memberikan beasiswa untuk menempuh pendidikan di Korea, dengan syarat mampu berbahasa Korea dan bahasa Inggris. Ini merupakan peluang yang bagus juga bagi mahasiswa Undhira untuk lebih mengembangkan diri dan meningkatkan kemampuan sehingga mampu bersaing dengan di dunia luar. Dalam sapaannya, Rektor Undhira Dr. dr. Made Nyan-
dra, Sp.KJ., M.Repro. menyatakan bahwa pihaknya sangat senang dan berterima kasih atas kunjungan pihak Jounju University Korea ke Kampus Hijau Universitas Dhyana Pura. Selama ini Undhira telah menjalin kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi di luar negeri. Beberapa volunteer juga telah dikirim ke Universitas Dhyana Pura untuk membagi ilmu kepada para mahasiswa Undhira. “Sangatlah penting untuk membangun jejaring dan kerja sama dengan berbagai pihak, baik di dalam maupun di luar negeri di seluruh dunia. Hal ini juga sesuai dengan visi dari Universitas Dhyana Pura, yakni menjadi teladan unggulan dan berperan serta aktif dalam mencerdaskan anak bangsa dengan sistem pendidikan yang berkualitas,” ujar Rektor Made Nyandra. Saat ini Undhira sendiri memiliki 7 jurusan dengan 13 program studi yang telah terakreditasi yakni Jurusan Manajemen dan Bisnis dengan Program Studi Manajemen dan Program Studi D-3 Manajemen Pemasaran. Jurusan Psikologi dengan Program Studi Psikologi. Jurusan Keguruan dan Ilmu Pendidikan dengan Program Studi PKK dan Program Studi PG PAUD. Jurusan Sastra Inggris dengan Program Studi Sastra Inggris. Jurusan Bioteknologi dengan Program Studi Biologi. Jurusan Komputer dengan Program Studi Sistem In-
formasi dan Program Studi Teknik Informasi dan Jurusan Kesehatan dengan Program Studi Fisioterapi, Program Studi Rekam Medis, Program Studi Kesehatan Masyarakat, dan Program Studi Ilmu Gizi. Di samping program S-1, Undhira juga memiliki program Pendidikan dan Pelatihan Pariwisata (PPLP) dengan program pelatihan 1 hingga 3 tahun yang memberikan keterampilan di bidang pariwisata. Pendaftaran mahasiswa baru telah dimulai sampai dengan bulan Agustus 2016. (ad1325)
KETUA DPP PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. secara konsisten menunjukkan eksistensi dan kepeduliannya terhadap potensi sektor perikanan di masyarakat, khususnya bagi petani dan nelayan dengan terus memberdayakan kelompok ikan sekaligus menggalakkan kegiatan Lomba Mancing Mania di Tabanan. Salah satunya lewat momentum kegiatan penggalian dana masyarakat yang dijadikan kesempatan oleh anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR-RI ini untuk terus membangkitkan semangat para penghobi mancing mania, dengan membuka kegiatan mancing yang digelar oleh krama Tempek Tlengisan untuk penggalian dana rehab Pura Khayangan Munduk Sangkur, Desa Baturiti, Kerambitan, Tabanan, Minggu (15/5) lalu. Walaupun sejak pagi hujan terus mengguyur lokasi mancing tersebut, namun tidak menghalangi niat Made Urip untuk turun ke tengah masyarakat. Bahkan ribuan peserta mancing mania tetap bertahan dan sangat antusias mengikuti lomba yang dibuka secara simbolis oleh Made Urip, dengan menebar sejumlah ikan lele master yang disaksikan anggota DPRD Tabanan Wayan Lara, bersama Ketua PAC PDI-P Kerambitan Ketut Arsana alias Sadham, Ketua PAC PDI-P Kerambitan Wayan Suyasa dan Kades Baturiti dan Kerambitan. Lomba mancing yang didorong Made Urip ini, selain bertujuan untuk penggalian dana rehab Pura Kahyangan Munduk Sangkur, juga sebagai kegiatan untuk menyalurkan para penghobi mancing mania
di Tabanan, sekaligus menyemarakkan program gemar makan ikan masyarakat. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian beliau (Made Urip-red), karena sangat konsisten memperhatikan masyarakat, termasuk kegiatan krama pangempon pura di desa-desa,” ujar Ketua Panitia Made Brata yang mengaku kagum dengan sepak terjang Made Urip selama ini. Secara terpisah, selaku kader PDI Perjuangan Ketut Sadam mengakui lomba mancing ini sangat bagus untuk memupuk persatuan dan kesatuan masyarakat. Termasuk krama pangempun pura yang berjuang untuk merehab pembangunan dan palinggih pura, sekaligus untuk mendukung program mina politan yang selalu digalakkan oleh Made Urip. Di samping itu juga untuk memasyarakatkan gemar makan ikan di masyarakat. “Peran Pak Made Urip sangat prorakyat, termasuk di sektor perikanan di Tabanan. Selain memberi arahan dan motivasi bagi petani ikan, juga terus aktif memfasilitasi program dan bantuan dari pemerintah pusat. Pak Urip programnya selalu pro-rakyat dan langsung melakukan kunjungan di daerah, sekaligus memberikan pembinaan bagi Kelompok Tani Ikan di Tabanan,” tandasnya. Usai membuka lomba mancing, Made Urip tetap mengajak masyarakat untuk hidup sehat dengan selalu gemar mengonsumsi ikan dan tetap menjaga kelestarian lingkungan, terutama saluran irigasi di pedesaan agar tetap dijaga, jangan membuang
MOU - Undhira Bali melakukan penandatanganan MoU dengan Universitas Jeounju University Korea, Jumat (13/5) lalu. Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
sampah di saluran got ataupun irigasi. Selain itu, anggota Komisi IV DPR-RI ini juga sangat mendukung setiap kegiatan Lomba Mancing Mania sebagai kegiatan positif masyarakat. Di samping sehat lomba mancing ini juga dikatakan bisa jadi sarana hiburan, sekaligus sebagai wahana gotong-royong untuk pembangunan atau rehab pura khayangan. “Saya sejak awal sangat mendukung lomba mancing ini untuk memasyarakatkan gemar makan ikan, apalagi untuk rehab khayangan,” tegas anggota DPR-RI empat periode ini. Menurut Made Urip, kegiatan lomba mancing ini juga telah menumbuh kembangkan usaha budi daya ikan di Kabupaten Tabanan. Oleh karena itu, Made Urip secara konsisten akan terus memperkuat dan memperhatikan sektor riil, seperti sektor pertanian dan perikanan di Tabanan agar terus menggeliat, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kita berharap agar kegiatan positif seperti ini ditumbuh kembangkan ke depan. Jadinya setiap kelompok ikan bisa terus membudidayakan ikan yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Kita juga akan perkuat pemberdayaan sektor perikanan agar bisa menjadi salah satu tulang punggung sumber pendapatan masyarakat di Tabanan,” tegas anggota dewan yang dikenal sebagai Wakil Rakyat Seribu Traktor ini, seraya menyerahkan dana motivasi yang diterima Ketua Panitia. (ad744)
OPINI
6
Selasa Paing, 17 Mei 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Pro-Kontra Hukuman Kebiri KASUS perkosaan oleh 14 orang lelaki yang disertai pembunuhan terhadap korban Yuyun dan mayatnya kemudian dibuang ke jurang, seakan menyentakkan penghuni negeri ini akan pentingnya ditingkatkan lagi perlindungan terhadap kaum perempuan dan anakanak. Padahal kasus serupa, yakni kekerasan seksual yang sadis terhadap perempuan telah lama mencuat. Yakni kasus perkosaan terhadap seorang wanita asing oleh beberapa pria di dalam sebuah bus di India, di mana korban juga dibuang ke luar bus. Bahkan, jika balik ke belakang kasus kekerasan dan pelecehan seksual telah berlangsung sejak zamannya Mahabharata. Yakni kekerasan dan pelecehan seksual yang dilakukan seratus orang, yakni keluarga Korawa terhadap Drupadi. Kasus Yuyun sebenarnya hanyalah ujung permasalahan yang menyembul ke permukaan dari sebuah fenomena gunung es. Sebab, kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap kaum perempuan sebenarnya banyak terjadi di masyarakat. Mulai hal-hal kecil di ruang kerja, di lingkungan sekolah, lingkungan keluarga, dan lingkungan yang lebih besar. Namun, kasus tersebut banyak yang ‘’ditutupi’’ karena alasan menyelamatkan masa depan korban. Beberapa kasus perkosaan malah diselesaikan dengan cara kekeluargaan, yakni pihak pemerkosa bersedia menikahi korbannya. Jika disimak, posisi kaum perempuan ini seperti tidak berdaya, begitu lemah, bahkan tidak mempunyai posisi tawar. Dalam kondisi seperti ini diharapkan negara/pemerintah menjadi satu-satunya harapan, yakni mengeluarkan perangkat hukum yang memberi hukuman berat bagi pelakunya dan melindungi serta memberi rasa keadilan bagi para korbannya. Dalam khazanah ini, kekerasan seksual apalagi terhadap anak di bawah umur diposisikan sama sebagai extra ordinary crime, kejahatan luar biasa. Mengingat masa depan korban telah direnggut dan hilang akibat kejadian ini. Bertolak dari kasus Yuyun dan beberapa kasus lainnya, mencuatlah wacana hukuman kebiri bagi pelaku. Dari wacana hukuman kebiri ini, kemudian lebih mengerucut lagi menjadi hukuman kebiri kimiawi. Kebiri kimiawi adalah memberikan obat antitestosteron yang efeknya dapat menekan hormon testosterone. Hormon tersebut berfungsi untuk menjaga gairah seks pria dan wanita. Jika orang dengan hormon testosterone rendah, maka gairah seksnya akan berkurang. Pelaku diberikan hukuman suntikan hormon antitestosteron untuk menghilangkan gairah seksnya dalam jangka waktu tertentu sesuai hukumannya. Namun hal ini dinilai kurang efektif. Menurut Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Andrologi (Persandi) Prof. Dr. dr. Wimpie Pangkahila, Sp.And., FAACS., hal itu lantaran gairah seks seseorang tidak hanya dipengaruhi hormon testosterone, tetapi juga pengalaman seks sebelumnya yang pada saat-saat tertentu muncul. Kondisi kesehatan dan faktor psikologis orang juga memengaruhi. Gairah seks bisa saja turun dengan pemberian obat antitestosteron, namun efeknya tidak langsung berdampak. Pemberian beberapa kali efeknya baru terasa. Setelah pemberian dalam jangka waktu tertentu, gairah seseorang akan kembali. Tentu saja hal ini tidak efektif diterapkan. Selain itu, jika hukuman kebiri bertujuan untuk menghilangkan gairah seks, tetapi efek yang lain juga akan muncul, dokter yang melakukan hukuman kebiri akan menjadi melanggar kode etik dan melanggar HAM. Mengingat pemberian hormon testosteron berdampak pada penumpukan lemak, sel-sel darah terganggu sehingga terjadi kurang darah (anemia), pembuluh darah terganggu yang berdampak pada jantung, tulang keropos, ingatan berkurang, dan kesuburan terganggu. Bahkan Kepala Bagian/SMF Psikiatri RSUP Sanglah dr. AA Sri Wahyuni, Sp.KJ. berpendapat hukuman kebiri tidak menyelesaikan masalah. Sebab, korban dari tindak kekerasan akan menjadi masalah di kemudian hari. Karena bisa saja korban yang trauma dan terganggu psikologisnya akan menjadi pelaku nantinya, sehingga kejahatan seksual tidak pernah terputus. Dari berbagai pro dan kontra tentang hukuman kebiri ini, jelas yang menjadi fokus masih pada pelaku. Sementara bagaimana nasib korban (yang masih selamat), seakan luput dari perhatian. Misalnya, bagaimana pemulihan psikologisnya, masa depannya dan sebagainya. Seharusnya yang lebih fokus menjadi perhatian, bagaimana upaya penyelamatan masa depan korban ini. Bahkan yang terpenting, upaya pencegahan dan penangkalan terjadinya kasus kekerasan dan kejahatan seksual pada perempuan dan anak-anak. Dengan keterbatasan aparat, tentu kesadaran masyarakat untuk melakukan cegah tangkal ini yang terpenting dimulai dari keluarga. Mengingat kecanggihan teknologi yang memudahkan anak-anak mengakses informasi, termasuk konten pornografi tidak bisa dibendung lagi. Setiap orang harus melakukan cegah tangkal dan peduli dengan nasib anak bangsa ini. Karena yang melahirkan anak-anak bangsa ini adalah kaum perempuan.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Kasus Yuyun Perlu Penyelesaian yang Sistemik Seorang pelajar putri Sekolah Menengah Pertama di Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, berusia 14 tahun, menjadi korban pemerkosaan tukang ojek berinisial Mu (31), Minggu siang, 8 Mei 2016. Peristiwa di Dompu itu menambah daftar panjang korban pemerkosaan dan pembunuhan. Sebelumnya, muncul dua tragedi. Yuyun, siswi Sekolah Menengah Pertama di Bengkulu, diperkosa ramai-ramai, lalu dibunuh pada 2 April. Empat pekan berselang, mahasiswi Universitas Gadjah Mada Feby Kurnia Nuraisyah Siregar dibunuh di toilet kampus oleh seorang petugas kebersihan pada 28 April 2016 pagi. Saat mata masyarakat tertuju ke Bengkulu untuk mengetahui kelanjutan proses penyidikan kasus Yuyun, ternyata di Sulawesi Utara ada kasus yang mirip. Seorang perempuan berusia 19 tahun berinisial V diperkosa secara bergiliran oleh 19 pemuda. Bahkan, dua orang di antaranya diduga sebagai oknum aparat. Komisi Nasional Perlindungan Anak mencatat tren peningkatan kekerasan seksual di Indonesia sepanjang tahun 2010 sampai 2015. Tren menanjak yang ditemukan berdasarkan hasil riset tentang pelanggaran hak anak itu terjadi hampir merata di semua kota/ kabupaten di Indonesia. Angkanya fantastis: lebih 21 juta kasus pelanggaran hak anak, dan sebanyak 58 persen di antaranya mengandung kejahatan seksual. Pasalnya kekerasan seksual yang menimpa perempuan dan anak-anak tiap tahun terus meningkat. Belajar dari kasus Yuyun, kasus kekerasan seksual yang melibatkan anak baik sebagai ‘’korban’’ maupun ‘’pelaku’’ perlu mendapatkan penanganan yang sistemik. Banyak faktor yang berpotensi menjerumuskan anak dalam tindak kekerasan seksual di antaranya: pengaruh miras, video porno, termasuk kemudahan mendapat kedua barang haram tersebut di masyarakat hingga pelosok kampung. Kondisi sosial-ekonomi, terungkap pula sebagian besar pelaku pemerkosa dan pembunuh Yuyun merupakan remaja putus sekolah. Ini menjadi tantangan berat bagi pemerintah dan menambah deretan realitas kegagalan kurikulum pendidikan untuk mencetak generasi yang punya benteng iman. Kasus Feby pun berlatar belakang sosial ekonomi. Pelaku tega membunuh mahasiswi ini demi sepeda motor dan telepon seluler korban. Barang-barang itu kemudian digadaikan demi mencukupi kebutuhan ekonomi keluarganya. Tri Ayuning S, S.Si. Jl. Nangka, No.28 Negara, Bali
Feminisme Vs Kekerasan terhadap Perempuan Jika dilacak dari akar historis kehidupan umat manusia di muka bumi ini, maka dapat diketahui bahwa polarisasi kaum laki-laki dengan perempuan sebenarnya sudah ada sejak diciptakannya kedua insan tersebut. Pada awalnya mereka diciptakan dalam rangka saling melengkapi satu sama lainnya, sebagai perwujudan dari keutuhan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa (Ida Sang Hyang Widhi Wasa). Kemudian seiring berkembangnya peradaban umat manusia, kehidupan masyarakat mulai diliputi oleh berbagai sistem, termasuk sistem relegi, khususnya agama. Terkait dengan kehidupan beragama, wahyu pun diturunkan pada kaum laki-laki. Inilah legitimasi pertama bagi kaum adam (laki-laki) yang secara psikologis ataupun sosiologis mengerangkakan pola-pola pikiran manusia untuk menempatkan laki-laki sebagai pusat, sementara kaum hawa (perempuan) sebagai pinggiran (Kutha Ratna, 2004:182).
Oleh Prof. Dr. I Ketut Suda, M.Si. i sisi lain kelemahan biologis yang secara umum dimiliki kaum perempuan pun tak urung dijadikan alasan untuk menempatkan perempuan sebagai kaum imferior. Harapan yang berlebihan terhadap kehadiran anak laki-laki dalam keluarga, misalnya. Terutama pada masyarakat patrilineal ternyata telah mengukuhkan kekuasaan patriarkhi di lingkungan keluarga dan sekaligus memosisikan kaum maskulin sebagai pihak superior dan feminin sebagai yang imperior. Dalam perkembangan pemikiran dan konsepsi tentang kemasyarakatan, terutama dalam hal memerangi ketidakadilan sosial terhadap kaum perempuan yang terjadi di dalam masyarakat sampai saat ini sebenarnya telah banyak melahirkan gerakan, analisis, dan teori sosial yang berusaha mengkritisi kemapanan sosial yang telah terbangun selama ini. Misalnya gerakan feminisme lahir awal abad ke-20 yang dipelopori oleh Virginia Woolf dalam bukunya yang berjudul ‘’A Room of One’s Own’’ (1929). Feminimisme lahir sebagai gerakan untuk memperjuangkan
D
hak-hak kaum perempuan sebagai kelas sosial. Demikian halnya dengan analisis dan teori kelas yang dikembangkan Karl Marx, sesungguhnya dapat dijadikan alat analisis untuk memahami bentuk-bentuk ketidakadilan ekonomi dan kaitannya dengan sistem sosial yang lebih luas, khususnya bagi kaum perempuan (Fakih, 2005:xi). Namun, dalam perkembangannya gerakan feminimisme tersebut belum menujukkan hasil yang menggembirakan. Terbukti masih banyak terjadi perlakuan yang tidak adil bagi kaum perempuan yang tidak jarang disertai dengan kekerasan hingga saat ini. Seperti kasus pemerkosaan disertai kekerasan yang dilakukan 14 orang laki-laki terhadap seorang anak di bawah umur yang bernama Yuyun, sampai korbanya meninggal dunia. Demikian pula kasus kekerasan seksual yang menimpa anak umur 10 tahun yang mayatnya ditemukan dalam sebuah kardus di Kali Cideres, dan banyak lagi kasus kekerasan lainnya yang menimpa kaum perempuan, merupakan bukti nyata bahwa ketidakadilan sosial dan kekerasan masih menghantui kaum perempuan di negeri ini. Terhadap berbagai kasus yang menimpa kaum perempuan belakan-
gan ini, maka tidak berlebihan jika Presiden RI Joko Widodo menginstruksikan agar pelaku kekerasan terhadap kaum perempuan dijatuhi hukuman yang seberat-beratnya. Hal ini sangat beralasan, sebab jika tidak, sampai kapan kaum perempuan di negeri ini akan dibayang-bayangi oleh rasa ketidakadilan sosial dan rasa ketakutan atas kekerasan yang setiap saat bisa saja menimpa diri mereka (baca: kaum perempuan). Apa yang diinstruksikan oleh Presiden Joko Widodo kapada para hakim di Indonesia merupakan angin segar bagi kelahiran epistemologi feminis dan riset-riset feminis yang ke depan diharapkan dapat mengadvokasi kaum perempuan dari berbagai bentuk kekerasan dan ketidakadilan sosial. Namun yang perlu disadari oleh gerakan kaum feminisme ini adalah adanya perlawanan (resistance) terhadap gerakan tersebut, baik yang muncul dari kalangan laki-laki maupun dari kalangan perempuan itu sendiri. Berdasarkan analisis kritis (critical analysis) ada beberapa faktor penyebab timbulnya perlawanan terhadap gerakan feminimisme tersebut, antara lain: Pertama, mempertanyakan posisi kaum perempuan sama art-
Suara Mahasiswa Fenomena Kunjungan Kerja Fiktif DPR-RI BEBERAPA hari yang lalu publik dibuat terkejut dengan diungkapnya temuan BPK, yakni adanya dugaan kunjungan kerja (kunker) fiktif sehingga merugikan negara senilai Rp 945,4 miliar. Ini tentu menjadi fokus banyak pihak, mengingat DPR merupakan representasi rakyat (dipilih rakyat). Dalam operasionalnya menunjang kegiatan wakil rakyat menggunakan dana dari APBN. Pada tahun 2014 realisasi neto belanja DPR mencapai Rp 2,3 triliun. Berangkat dari anggaran tersebut dapat ditarik suatu gambaran mengenai biaya yang digunakan oleh DPR untuk menjalankan tugas, fungsi, dan wewenangnya selama satu periode anggaran. Terkait dengan kunjungan kerja, melalui UU No. 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD, ditegaskan bahwa anggota DPR wajib untuk melakukan kunjungan kerja dengan tujuan untuk menyerap dan menghimpun aspirasi konstituen. Kunjungan kerja biasanya
Oleh Anak Agung Putra Parasara dilakukan pada masa reses agar tidak mengganggu agenda selama masa sidang. Mengingat dana yang digunakan dalam pelaksanaan kunjungan kerja berasal dari APBN, maka DPR dituntut untuk menerapkan konsep good governance, yakni melaporkan hasil pertemuan dengan konstituennya secara tertulis dan diserahkan kepada Sekretariat DPR melalui fraksinya di DPR. Menjadi persoalan jika DPR tidak melaporkan kunjungan kerja sebagaimana mestinya. Berdasarkan pemberitaan yang berkembang, disebutkan bahwa laporan kunjungan kerja hanya sebatas copy paste dari laporan sebelumnya, dan lebih disayangkan lagi terdapat anggota DPR yang tidak melaporkan hasil kunjungan kerjanya. Peraturan DPR-RI No. 1 Tahun 2014 tentang Tata Tertib, secara gamblang mensyaratkan suatu kunjungan kerja diper-
tanggungjawabkan berdasarkan surat perintah perjalanan dinas dengan tanda bukti penerimaan biaya perjalanan dinas atau secara lumsum atas nama yang bersangkutan. Pada akhirnya lingkungan pengendalian memainkan peran vital dalam mencegah fenomena kunjungan kerja fiktif ini terulang kembali, dengan cara: Setiap elemen pada organisasi menerapkan komitmennya terhadap integritas, etika, dan menginternalisasikan regulasi sehingga penyimpangan dapat dicegah. Fine-tuning regulasi secara berkala sesuai kondisi terkini mutlak diperlukan, karena perkembangan yang dinamis membutuhkan regulasi yang mampu mengantisipasi penyimpangan. Menegakkan aturan pelaksanaan, terutama berkaitan dengan sanksi bagi pelanggar merupakan upaya penindakan seandainya terjadi penyimpangan. Dan pengawasan oleh pihak yang berwenang diharapkan mampu dilaksanakan secara proaktif. Penulis, mahasiswa Universitas Gadjah Mada
inya dengan mengguncang struktur dan sistem status quo ketidakadilan tertua dalam kehidupan masyarakat. Kedua, mempersoalkan posisi perempuan sama pula artinya dengan membahas hubungan kekuasaan yang sifatnya sangat pribadi. Atau dengan bahasa lain sama artinya dengan menggugat privilege yang telah dinikmati kaum mainstream selama ini. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa membahas masalah feminimisme sesungguhnya merupakan isu mendasar dalam rangka menjelaskan hubungan antara kaum perempuan dengan kaum laki-laki. Relasi sosial antara laki-laki dengan perempuan yang berimplikasi pada terjadinya perbedaan antara laki-laki dengan perempuan secara hierarkis telah terjadi melalui proses kultural yang sangat panjang. Perbedaan-perbedaan tersebut terjadi, dikarenakan oleh banyak hal, antara lain: dibentuk, disosialisasikan, diperkuat, bahkan dikonstruksi secara sosial atau kultural, melalui ajaran keagamaan maupun ajaran kenegaraan. Oleh karena itu, melalui proses yang sangat panjang sosialisasi tersebut akhirnya dianggap sebagai ketentuan Tuhan, dalam arti dianggap seolah-olah perbedaan tersebut bersifat biologis yang tidak bisa diubah. Dengan demikian perbedaan antara laki-laki dengan perempuan yang sering disebut perbedaan gender akhirnya dipahami sebagai sebuah kodrat, yakni kodrat antara laki-laki dengan kodrat perempuan (Fakih, 2005:9). Hal ini pulalah yang menyebabkan posisi kaum perempuan selalu tersubordinasi dengan kaum laki-laki, sehingga tidak jarang mendapat perlakuan ketidakadilan secara sosial dan kekerasan secara fisik maupun seksual sampai saat ini. Penulis, Guru Besar Sosiologi Pendidikan pada Program Pascasarjana Universitas Hindu Indonesia
POJOK Golkar perjuangkan HM Soeharto jadi pahlawan nasional. - Bukan karena balas budi ya? *** Tim Teluk Benoa tanpa kata ‘’suci’’ takkan pernah menyerah. - Desa adat juga takkan menyerah. *** Hubungan Indonesia-Korea Selatan masuki babak baru. - Babak lama devisit terus.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (127rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.103 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
LIHAT BURUNG Dua bocah melihat sejumlah burung dara yang dikandangkan di kawasan Taman Kota Denpasar, Lumintang, Senin (16/5) kemarin. Taman kota tersebut ramai dikunjungi warga, termasuk dijadikan tempat olahraga jalan kaki.
Selasa Paing, 17 Mei 2016
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
FIGUR
Bali Post/kmb34
Drs. Gede Suyasa, M.Pd.
12.215 Siswa SD/MI di Buleleng Ikuti UST Singaraja (Bali Post) Sebanyak 12.215 siswa SD/MI di Buleleng mengikuti Ujian Sekolah Terkoordinasi (UST) Senin (16/5) kemarin. Mereka itu berasal dari 479 SD dan 20 Madrasah Ibtidaiyah (MI), tersebar di seluruh kecamatan di Bali Utara. Kepala Dinas Pendidikan Buleleng Drs. Gede Suyasa, M.Pd. mengatakan, pelaksanaan UST hari pertama kemarin, berjalan lancar tanpa kendala. Kondisi soal dalam keadaan baik dan sesuai jumlah peserta. Hanya Disdik menemukan kekurangan soal cadangan di wilayah Busungbiu, tetapi sudah mampu diatasi. “Salah satu SD di Busungbiu kekurangan cadangan soal ujian, tapi bukan untuk soal utamanya,’’ ujar Suyasa yang mantan Kadisbudpar Buleleng ini. Dikatakannya, materi soal UST tingkat SD, 75 persen dari provinsi dan 25 persen dari pusat. “Muatan lokalnya dibuat sendiri,” jelasnya. Pelaksanaan UST ini diharapkan mampu memetakan kondisi pendidikan di daerah. Kemajuan setiap sekolah dapat dinilai dari digelarnya UST. “Kelulusan peserta dikembalikan ke sekolah melalui rapat dewan guru di sekolah setempat,” tambah Suyasa. (kmb34)
Amlapura (Bali Post) -
Pengalaman buruk perihal penguburan jenazah umat muslim di Desa Adat Ujung Hyang, Karangasem, kembali terulang, Senin (16/5) kemarin. Pihak desa adat setempat tak mengizinkan proses penguburan mayat dilakukan di sebuah lahan milik perseorangan, melainkan harus di kuburan umum umat Islam yang sudah ada. Namun, rencana penguburan di kuburan umum juga terkendala, karena keluarga almarhum harus membayar biaya penanjung batu, lantaran yang akan dikubur di sana bukan warga asli Desa Ujung Hyang. Puluhan personel polisi dari Polres Karangasem dan Polsek Karangasem turun langsung ke lokasi, mengamankan situasi. Demikian juga dari personel TNI Kodim 1623/Karangasem. Ketegangan terjadi di selatan Taman Sukasada Ujung. Warga dari Desa Adat Ujung Hyang dan keluarga dari almarhum menunggu sejak pagi, sebelum ada keputusan penguburan mayat almarhum. Bendesa Adat Ujung Hyang, I Gusti Bagus Suteja mengatakan persoalan ini dipicu masalah lama yang belum diselesaikan. Ada lahan pribadi milik umat Islam, Syarifudin, di wilayah desa adat setempat yang dimanfaatkan sebagai kuburan, di luar kuburan umum umat Islam yang sudah ada di desa itu. Persoalan terakhir dikatakan terjadi tahun 2012 silam. Saat itu, sudah sempat dilakukan upaya mediasi oleh desa adat setempat dengan Syarifudin ini. Tetapi, yang bersangkutan tak pernah mengindahkan undangan desa adat. Tercatat, sudah ada lima liang kubur di
lahan pribadi Syarifudin persis di selatan Taman Sukasada Ujung. Artinya, sudah beberapa kali pernah terjadi proses penguburan mayat di lahan itu. Belakangan, keluarga Syarifudin, Hj. Syaid, meninggal belum lama ini. Warga asal Lingkungan Kecicang Islam ini rencananya dikubur di lahan warisan Syarifudin dari almarhum ayahnya Hj. Ali Husein, Senin (16/5) kemarin. Namun, kali ini desa adat setempat bersikap lebih tegas. Sebagaimana hasil pararem, diputuskan tidak boleh lagi ada warga yang dikubur di sana. Mayat harus dikubur di kuburan umum umat Islam. “Kan tidak boleh warga buat kuburan sendiri. Kalau dibiarkan lagi, nanti semua warga begitu kan susah jadinya,” kata I Gusti Bagus Suteja. Akhirnya, persoalan ini kembali dimediasi Kapolsek Karangasem Kompol Anwar Sasmito bersama Ketua MUI Karangasem Hj. Murshid serta Bendesa Adat Ujung Hyang I Gusti Bagus
Bali Post/kmb31
TENANGKAN WARGA - Kapolsek Karangasem Anwar Sasmito berusaha menenangkan warga saat mereka berkumpul di selatan Taman Sukasada Ujung, Senin kemarin. Suteja, Senin kemarin. Hasilnya, almarhum tetap tidak diizinkan dikubur di lahan pribadi milik Syarifudin lagi, melainkan harus di kuburan umum. Namun, agar bisa dikubur di kuburan umum umat Islam, keluarga almarhum dikenakan biaya penanjung batu senilai 100 kilogram beras. Ketua MUI Karangasem Ali Husein, memberikan jaminan menyanggupi adanya syarat penanjung batu itu. Ia mengaku nanti akan mengomunikasikannya dengan keluarga almarhum. Setelah adanya kesepakatan itu, proses penguburan akhirnya
langsung dilakukan di kuburan umum umat Islam, Senin kemarin. Proses penguburan ini masih mendapat pengawalan ketat petugas kepolisian dan TNI. Kaposek Karangasem Kompol Anwar Sasmito, meminta warga setempat tetap menjaga kerukunan antarumat beragama. Jangan sampai masalah ini berlarutlarut, tidak mau menghormati satu sama lain. Selanjutnya, persoalan Desa Adat Ujung Hyang dengan Syarifudin harus dituntaskan dengan proses mediasi lebih lanjut. Ida Bagus Suteja mengaku
sudah punya inisiatif itu sejak dulu. Akan tetapi Syarifudin, katanya, tak pernah menghadiri undangan desa adat. Bahkan, ia juga mengaku sudah sempat bersurat ke MUI Karangasem, meminta bantuan agar bisa dilakukan mediasi yang difasilitasi MUI Karangasem. Tetapi, sampai sekarang proses yang diharapkan itu belum juga terlaksana. “Kami di desa adat punya awig-awig yang jelas. Mana kuburan, mana tempat suci. Mohon agar itu dimengerti,” katanya. Hingga berita ini ditulis, Syarifudin belum bisa dimintai konfirmasi. (kmb31)
Operasi Patuh Agung 2016
Narkoba Rambah Peternak
Sasar Ranmor Parkir Sembarangan
PATUH AGUNG - Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto saat menyematkan tanda Operasi Patuh Agung 2016, Senin (16/5) kemarin.
PEREDARAN narkoba benarbenar merambah hingga pelosok desa. Salah satu buktinya, narkoba sudah beredar di kalangan peternak ayam petelur wilayah Penebel, Tabanan. Jika tidak ditanggulangi maka dikhawatirkan akan membuat bangkrut peternak wilayah tersebut. “Salah satunya teman saya di Penebel, Tabanan. Ia mengaku sudah pakai 1,5 bulan dan saya suruh rehabilitasi agar tidak terjerumus semakin dalam,” tegas Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. Putu Gede Suastawa, Senin (16/5) kemarin, usai membuka pelatihan peningkatan kompetensi petugas lembaga rehabilitasi instansi pemerintah bidang motivational interviewing di Kuta. Penyebab narkoba bisa cepat masuk ke desa-desa, kata Suastawa, karena pengedarnya mempromosikan obat kuat. Padahal itu penyesatan dan dampaknya bertolak belakang. “Saya tegaskan pakai narkoba akan bikin impoten permanen. Bahkan, mereka tidak peduli lagi dengan keluarganya,” tegasnya. Justru, pengguna narkoba mengaku malah senang dipen-
Lantas Polda Bali AKBP Andi Prihastomo. AKBP Syamsudin menerangkan untuk pengendara sepeda motor, kesalahan-kesalahan yang akan dikenai tilang yakni kelengkapan surat-surat, pengendara melawan arus, pelat nomor tidak sesuai spectec/aslinya, pembonceng tidak pakai helm atau dua-duanya, motor harus lajur kiri (apabila ada lajur kanalisasi) dan harus nyala lampu besar di siang hari, melanggar lampu merah dan melanggar marka jalan, garis stop serta naik
KOMUNIKASI - Meningkatkan kemampuan sistem berkomunikasi terhadap pecandu, Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Suastawa melatih tenaga medis puskesmas.
Denpasar (Bali Post) – Selama dua minggu ke depan, jajaran Dit. Lantas Polda Bali menggelar Operasi Patuh Agung 2016. Operasi ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas. Selain itu, operasi tersebut dalam rangka cipta kondisi. Operasi difokuskan menyasar kendaraan bermotor (ranmor) yang parkir di sembarang tempat. Hal ini disampaikan Kabag Bin Ops. Dit. Lantas Polda Bali AKBP Syamsudin, S.E., Senin (16/5) kemarin. Ia menjelaskan, Operasi Patuh Agung 2016 ini dimulai 16 Mei dan berakhir pada 29 Mei 2016. Selama dua minggu ke depan, lokasi yang diprioritaskan yakni di sepanjang Jalan Gatot Subroto Denpasar, Jalan WR Supratman, dan Jalan Cokroamninoto Denpasar serta di lokasi lainnya. ‘’Selain pelanggaran surat-surat, helm SNI dan marka jalan, kami akan memfokuskan penindakan terhadap pengendara yang parkir sembarangan,’’ katanya. Selama ini, pihaknya melakukan analisis dan diketahui banyak ranmor yang parkir sembarang di lokasilokasi yang menjadi sasaran tersebut. Meski difokuskan di sana, lokasi lainnya juga akan menjadi perhatian. ‘’Pokoknya, yang melanggar akan ditindak tegas. Sanksi yang akan diberikan yakni tilang. Dit. Lantas Polda Bali akan menerjunkan anggota sebanyak 352 personel,’’ jelasnya saat didampingi Kasubdit Min Regident Dit.
Bali Post/kmb21
Empat Kabupaten/Kota Siap Ikuti Seluruh Materi PKB Denpasar (Bali Post) Sedikitnya ada 25 materi wajib yang harus diikuti 9 kabupaten/kota dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-38 pada 11 Juni-9 Juli mendatang. Namun sampai saat ini, hanya empat kabupaten/kota yang menyatakan kesiapannya mengikuti seluruh materi wajib tersebut. Masing-masing, Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Gianyar, dan Karangasem. Sementara lima kabupaten lainnya ada yang absen pada beberapa materi. “Lima kabupaten yang tidak bisa mengikuti penuh materi wajib PKB adalah Jembrana, Tabanan, Bangli, Buleleng, dan Klungkung,” ungkap Kepala Dinas Kebudayaan Bali Dewa Putu Beratha kepada Bali Post, Senin (16/5) kemarin. Beratha memaparkan, Ka-
7
Penguburan Jenazah Berlangsung Tegang
Sayangi Keluarga POLDA Bali beserta jajaran menggelar Operasi Patuh Agung 2016 dan berlangsung sejak 16 hingga 29 Mei. Pada Operasi Patuh Agung 2015 lalu, tercatat sebelas orang meninggal dunia di Bali, turun drastis dibandingkan 2014 sebanyak 23 orang. “Kami ingin menggugah pengendara kendaraan menyayangi keluarganya. Kalau jadi korban lakalantas sampai meninggal atau cacat permanen kan kasihan keluarga yang ditinggalkan. Apalagi yang jadi korban sebagai tulang punggung keluarga,” tegas Kasat Lantas Polres Badung, AKP Nengah Subangsawan, Senin (16/5) kemarin. Oleh karena itu, Subangsawan mengimbau pengguna jalan agar berhati-hati apalagi saat hujan. Kondisi jalan licin sangat rawan kecelakaan. “Contohnya, kecelakaan di Jalan Raya Kerobokan, Kuta Utara, Minggu (15/5) lalu. Pengendara motor, I Putu Ferry Santosa (25), tewas dengan kondisi kepala remuk, setelah digilas ban bus. Motornya oleng saat melintasi genangan air,” tegas Subangsawan. Sedangkan tujuan operasi itu, kata mantan Kasat Lantas Polres Karangasem ini, terciptanya lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar terutama di titik rawan kecelakaan. Yang paling penting adalah masyarakat meningkatkan kesadaran, disiplin, dan kepatuhannya dalam berlalu lintas. “Operasi ini dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri 1437 Hijriah. engedepankan penegakan hukum disertai preemtif dan preventif,” ujarnya. (rah)
Bali Post/wan
bupaten Jembrana tidak bisa mengikuti materi wajib lomba topeng bondres, parade arja, dan kesenian rekonstruksi. Kabupaten Tabanan tidak bisa mengikuti kesenian rekonstruksi. Kabupaten Bangli absen dalam pergelaran wayang wong tingkat anak-anak dan kesenian inovatif. Kabupaten Buleleng tidak berpartisipasi dalam lomba taman penasar dan wayang Ramayana tingkat anak-anak. Sementara Kabupaten Klungkung tidak terlibat dalam kesenian inovatif. “Tapi kalau kita lihat dari 25 materi yang harus mereka ikuti kan persentasenya kecil sekali. Kabupaten yang tidak bisa ikut seperti Jembrana misalnya, kemungkinan karena kesulitan untuk mencari seniman pada materi wajib tersebut,” jelasnya. Menurut Beratha, seluruh
kabupaten/kota sejatinya wajib mengikuti 25 materi yang terbagi dalam pawai, lomba, parade seni, dan pergelaran. Materi pawai berupa fragmen tentang cerita-cerita unik di kabupaten/kota, namun tetap mengacu pada tema “Karang Awak”. Pawai yang dijadwalkan mulai pukul 14.00 Wita di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali ini juga akan didukung mobil-mobil hias. “Di samping seluruh kabupaten/kota, pawai juga diikuti ISI Denpasar yang terdepan dengan kesenian Ketug Bumi. Nanti yang paling terakhir ada Marching Band Unud. Di tengah-tengahnya ada juga satu partisipasi dari luar negeri yaitu Prancis dan peserta luar daerah dari Sumatera Barat dan Nusa Tenggara Timur,” ujarnya. (kmb32)
motor lebih dari dua orang. Sementara, untuk pengendara mobil ada enam sasaran, yakni pelat nomor tidak sesuai spectec/aslinya, tempel logo/simbol pada pelat nomor, pakai rotator/sirene pada mobil pribadi, tidak pakai sabuk pengaman, melanggar lampu merah, serta melanggar marka jalan dan garis stop. ‘’Dalam Operasi Simpatik lalu, polisi hanya menegur. Namun, kini melakukan penindakan sesuai aturan yang berlaku,’’ imbuhnya. (kmb21)
jara. Pasalnya, mereka tidak menghidupi keluarga, justru istri dan keluarganya membawakan makan serta uang. “Ini fakta, mereka justru nyaman dipenjara. Kondisinya sangat memprihatinkan,” ucap jenderal asal Gulingan, Mengwi ini. Oleh karena itu, pihaknya ingin menjangkau pengguna barang terlarang itu hingga kecamatan. Untuk mengoptimalkan upaya tersebut, BNN memberdayakan dokter dan konselor di puskesmas. Brigjen Suastawa berharap mereka aktif jemput bola terhadap orang-orang yang memiliki gejala pengguna narkoba. “Kami rangkul mereka untuk memperluas jangakauan. Selain itu, mereka bisa masuk ke sekolah-sekolah supaya siswa paham bahaya narkoba,” tandasnya. Menurut mantan Dir. Binmas Polda Bali ini, Bali berada di urutan sebelas tingkat kerawanan penyalahgunaan narkotika di Indonesia. Oleh karena itu, tahun ini rehabilitasi lebih dititikberatkan pada kualitas terhadap pecandu. Selain itu, berintegrasi dengan instansi terkait, Dinkes, Dinsos, Kumham dan lainnya. (kmb36)
Bali Post/rah
BANGLI
8
Selasa Paing, 17 Mei 2016
Sepuluh Desa Berpotensi Kekeringan SISWA BERPRESTASI - Siswa berprestasi I Made Adhi Dana Putra Suardana berfoto bersama Kepala SMPN 1 Bangli I Wayan Widiana Sandhi, Ketua Komite Wayan Wira, Guru Pembina Ekstrakulikuler Judo Nyoman Sumerta dan orangtuanya, I Ketut Adi Sumertana.
Kejurnas Kartika Cup
Siswa SMPN 1 Bangli Raih Emas Bangli (Bali Post) Prestasi gemilang berhasil ditorehkan siswa SMPN 1 Bangli I Made Adhi Dana Putra Suardana. Siswa kelas IX ini baru saja berhasil menyabet medali emas dalam ajang bergengsi Kejurnas Kartika Cup 2016 yang diselenggarakan di Bandung awal Mei lalu. Dalam kejurnas yang dilaksanakan mulai tanggal 6-8 Mei tersebut, Dana yang merupakan anak kedua dari pasangan I Ketut Adi Sumertana dan Ni Kadek Puspa Segari ini turun di kelas +73 kg. Dalam kejurnas ini Dana bertanding mewakili Bali bersama sejumlah atlet judo lainnya. Guru Pembina Ekstrakurikuler Judo SMPN 1 Bangli Nyoman Sumerta yang mendampingi Dana saat ditemui di SMPN 1 Bangli kemarin mengatakan, selain berhasil menyabet emas, Dana juga kerap menorehkan prestasi gemilang di beberapa ajang kejuaraan judo lainnya mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, nasional bahkan internasional. Dalam kejuaraan judo tingkat Nasional, Dana setidaknya pernah tercatat berhasil meraih tiga medali emas dan satu perak. Sedangkan di tingkat internasional, siswa asal Kelurahan Kawan Bangli ini juga tercatat pernah berhasil menyabet emas, menyisihkan atlet judo dari beberapa negara lainnya. ‘’Belum lama ini Dana berhasil meraih emas dalam Bali Open Internasional Judo Championship yang diikuti delapan negara di GOR Lila Buana Denpasar,’’ terangnya sembari menambahkan, prestasi Dana tak terlepas dari besarnya dukungan yang diberikan sekolah dan orangtuanya. Kepala SMPN 1 Bangli Drs. I Wayan Widiana Sandhi, M.Pd. mengatakan, selain berupaya membawa anak didiknya untuk berprestasi di bidang akademik, pihaknya juga terus mendorong siswanya untuk meraih prestasi di bidang non-akademik salah satunya olahraga judo. Sampai saat ini sudah ada belasan atlet judo berprestasi yang dilahirkan SMPN 1 Bangli melalui ekstrakurikuler judo. Dia mengaku sangat bangga atas prestasi yang diraih siswanya tersebut. Sebab selain membawa nama harum sekolah, prestasi yang diraih Dana juga mampu membawa nama harum Bali bahkan Indonesia. Pihaknya berharap keberhasilan Dana dalam meraih prestasi bisa ditiru siswa-siswa lainnya. (kmb40/k50)
Tiga Siswa SD Tak Ikut UST Bangli (Bali Post) Sebanyak tiga siswa SD di Kabupaten Bangli tak mengikuti Ujian Sekolah Terkoordinasi (UST) yang digelar Senin (16/5) kemarin. Dari ketiga siswa yang absen tersebut, dua di antaranya karena sudah drop out. Sementara satu lainnya sudah meninggal dunia. Kendati demikian, pelaksanaan UST di Bangli secara umum berlangsung dengan tertib dan lancar. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli Nyoman Suteja mengatakan, berdasarkan laporan dan hasil pantauannya ke sejumlah sekolah kemarin, pelaksanaan UST pada hari pertama kemarin secara umum dapat berlangsung lancar. Tidak ada masalah berarti yang ditemukan dalam pelaksanaan UST. ‘’Mudah-mudahan tetap lancar sampai UST hari terakhir,’’ ujarnya. Hal senada juga disampaikan Kabid Dikdas Nengah Danta Haryana. Dia menambahkan, pada UST hari pertama sebanyak tiga siswa absen dari total 3.954 siswa yang menjadi peserta UST. Ketiga peserta yang tidak hadir tersebut yakni Ni Wayan Eka dari SDN 4 Songan, Ni Nyoman Ayuani dari SDN 7 Songan dan I Wayan Sarjaya dari SDN Abang Songan. Dua peserta yakni Ni Wayan Eka dan Ni Nyoman Ayuani tak ikut UST karena sudah berhenti sekolah alias drop out. ‘’Sementara peserta I Wayan Sarjaya tak ikut UST karena sudah meninggal dunia 6 April lalu,’’ katanya. Danta mengatakan, khusus terhadap dua siswa yang absen karena berhenti sekolah tersebut, sebenarnya sebelum UST dimulai mereka sudah sempat dibujuk oleh pihak sekolah masing-masing untuk tetap bersekolah. Namun mereka memilih berhenti. ‘’Mereka berhenti sekolah setelah daftar nominatif keluar,’’ terangnya. Sementara itu, mata pelajaran yang diujikan pada hari pertama kemarin yakni Bahasa Indonesia. UST berlangsung pukul 08.00 hingga 10.00 wita. Pada hari kedua, mata pelajaran yang diujikan yakni Matematika, disusul kemudian dengan IPA pada hari ketiga atau Rabu (18/5) serta PKn dan IPS pada hari keempat, Kamis (19/5) mendatang. Sesuai yang telah dijadwalkan, hasil UST ini akan diumumkan pada 25 Juni mendatang. (kmb40)
Bangli (Bali Post) -
Persoalan kekeringan sejak beberapa tahun belakangan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bangli. Bahkan, sepuluh desa berpotensi mengalami kekeringan tiap tahunnya. Pemerintah daerah hanya bisa melakukan langkah antisipasi yang bersifat jangka pendek. Sedangkan solusi jangka panjang tak kunjung ditemukan. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli I Ketut Agus Sutapa, Senin (16/5) kemarin menjelaskan, kekeringan yang berdampak pada krisis air bersih masih menjadi persoalan di sejumlah daerah. Di Kecamatan Bangli, kekeringan biasanya terjadi di Desa Landih. Kemudian di Kecamatan Tembuku potensi kekeringan
meliputi Desa Yangapi dan Desa Peninjoan. Sementara itu, untuk Kecamatan Kintamani meliputi Desa Bantang, Desa Terunyan, Desa Serai, Desa Buahan, Desa Abang Songan, Desa Suter dan Desa Abang Batudinding. ‘’Kalau masih ada hujan seperti sekarang, sepuluh daerah itu masih aman. Kalau kemarau datang, biasanya kesulitan air
bersih,’’ ujarnya. Kesulitan air bersih saat kekeringan melanda, kata Sutapa, hanya bisa disikapi dengan menyuplai air bersih menggunakan mobil tanki. Langkah ini pun diakuinya belum banyak dapat membantu warga. Sebab anggarannya per tahun hanya Rp 10 juta. Sementara untuk penan-
ganan saat terjadinya bencana, hanya mengandalkan anggaran tak terduga yang telah disiapkan pemkab sebesar Rp 1 miliar. ‘’Kami hanya memiliki anggaran untuk suplai air saja. Penanganan jangka panjang untuk persoalan ini belum ditemukan,’’ terangnya. Bencana kekeringan biasanya juga mengakibatkan sektor pertanian mengalami gagal panen. Akan tetapi, untuk di Kabupaten Bangli hal tersebut diklaim belum pernah terjadi. ‘’Untuk di Bangli, gagal panen yang berdampak pada ketah-
anan pangan belum pernah terjadi,’’ ujar Kepala Kantor Ketahanan Pangan Bangli I Wayan Sarma. Ditegaskan Sarma, jika nantinya ketahanan pangan terganggu, maka akan disikapi dengan pengamprahan beras di cadangan pangan pemerintah. Jumlahnya pun disesuaikan dengan kebutuhan. ‘’Kalau untuk bencana gagal panen, akan digunakan anggaran tak terduga. Kami akan langsung amprah ke bagian Keuangan,’’ tandasnya. (kmb45)
Tanaman Jeruk Diserang Hama Keong, Petani Resah
Bali Post/sos
RUSAK - Kondisi ruas jalan sekitar Pasar Kintamani. Di berbagai titik dapat ditemui kerusakan yang sudah sangat parah.
Makin Memprihatinkan, Kondisi Ruas Jalan di Pasar Kintamani
Bangli (Bali Post) Kondisi akses jalan di sekitar Pasar Kintamani semakin memprihatinkan. Kerusakan jalan dapat ditemui di berbagai titik sehingga menyebabkan pedagang dan pembeli merasa tidak nyaman. Pemerintah pun didesak segera melakukan perbaikan. Berdasarkan pantauan Senin (16/5) kemarin, kerusakan terjadi di beberapa titik. Kondisi terparah nampak pada jalan yang menghubungkan pasar atas dan bawah. Aspalnya mengelupas dan berhamburan. Tak pelak, hal ini mengakibatkan pasar
jadi semakin semrawut. Salah satu pengunjung pasar Wayan Suartana menuturkan, kerusakan sebenarnya sudah sempat ditangani. Jalan yang berlubang atau mengelupas sudah ditambal dengan aspal bekas. Akan tetapi, pengendara justru merasa sulit saat melintas. ‘’Kalau bisa biar segera diperbaiki. Supaya pengendara lebih nyaman,’’ ujarnya. Dikonfirmasi hal ini, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bangli Ida Bagus Wediatmika menjelaskan, penanganan ruas jalan di kawasan pasar tersebut tidak termasuk kewenangannya. Mes-
ki demikian, masalah tersebut telah disampaikan ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) supaya diusulkan dilaksanakan perbaikan. Sementara itu, Kadisperindag I Nengah Sudibia mengatakan penataan Pasar Kintamani dirancang tahun ini. Prosesnya sudah masuk dalam tahap perencanaan dan anggarannya mencapai Rp 800 juta. Selain parkir, anggaran itu juga dimanfaatkan untuk pembangunan kios kuliner. ‘’Kalau ada sisa dari program itu, maka akan digunakan untuk memperbaiki jalan,’’ pungkasnya. (kmb45)
Bangli (Bali Post) Sejumlah petani jeruk di Desa Mangguh, Kintamani kini diresahkan oleh kemunculan hama keong yang menyerang tanaman jeruk. Hama keong yang menyerang bagian buah tersebut mengakibatkan buah yang sudah hampir siap panen justru berguguran. Petani setempat I Nengah Selamat menuturkan, awalnya para petani di desanya sama sekali tidak menyangka bahwa keong menjadi penyebab gugurnya buah jeruk selama ini. Petani awalnya menyangka buah jeruk gugur berjatuhan karena diserang hama lalat emas. Sebagaimana pengamatan petani selama ini, proses gugurnya buah jeruk akibat serangan hama keong diawali dari adanya tancapan mulut keong ke buah jeruk. Setelah beberapa hari, buah jeruk yang sempat dihinggapi keong akan mulai berjatuhan. ‘’Setelah dimakan keong kecil, paling lama buah jeruk bertahan enam hari. Setelah itu berguguran,’’ terangnya.
Saat menghisap jeruk, lubang yang diciptakan keong sangat rapi. Nyaris tidak ada bekas lubang yang terlihat lantaran setelah dihisap, lubang kembali tertutup. Hal inilah yang menyebabkan begitu buah jeruk jatuh, kulitnya nampak bersih tidak kelihatan berlubang. Selain di Mangguh, kondisi yang sudah berlangsung sejak beberapa minggu ini diakuinya sudah mulai merambah hingga ke kebun jeruk di Desa Lembean. Selamet mengatakan, untuk mengatasi persoalan tersebut, petani sementara ini menggunakan obat-obatan untuk merangsang kedatangan keong. Obat yang mengandung racun tersebut dimanfaatkan untuk membunuh keong. Selain itu petani juga berupaya berkonsultasi dengan PPL setempat. Sementara, Plt. Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan (P3) Bangli Ni Wayan Manik mengaku akan menindaklanjuti informasi tersebut. Pihaknya akan berkoordinasi dengan petugas lapangan setempat. (kmb40)
JERUK - Buah jeruk yang diserang hama keong.
Bali Post/ina
Penataan Kawasan Kintamani Dinilai Masih Parsial
Bangli (Bali Post) Masa kepemimpinan Bupati Bangli I Made Gianyar bersama Wabup Sang Nyoman Sedana Arta atau paket Gita tiga hari lagi menginjak seratus hari. Dalam kurun waktu itu, penataan objek wisata Kintamani dan Pasar Kidul menjadi fokus utama. Sejumlah program pun telah dilakukan dan telah menunjukkan hasil. Namun, khusus penataan pariwisata Kintamani, sejumlah kalangan menilai program yang dilaksanakan pemkab masih bersifat parsial. Wakil Ketua Asita Bali Putu Winastra, Senin (16/5) kemarin mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi langkah pemkab yang telah melakukan penataan kawasan Kintamani. Namun pihaknya menilai, penataan hanya fokus di Penelokan saja. ‘’Yang lainnya belum. Sifatnya
masih parsial,’’ ujarnya. Dikatakan, objek wisata yang ada di Kintamani tak hanya Penelokan. Masih ada objek wisata yang perlu mendapat perhatian seperti Danau Batur, pura dan Desa Terunyan. Saat wisatawan berkunjung ke objek-objek tersebut, suasana tak nyaman masih kerap menghantui. Supaya tak terus berlanjut, maka perlu ada manajemen pengelolaan yang baik. ‘’Saya sempat menerima info bahwa ada wisatawan yang berangkat ke Terunyan diminta tarif terlalu tinggi. Akhirnya dia batal. Hal seperti ini sangat perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah. Berikan rasa aman,’’ tegas Winastra. Lanjut dia, hal yang juga perlu dievaluasi pemkab yakni sistem pembayaran tiket masuk yang selama ini belum terkelola
dengan baik. Wisatawan yang datang harus terus membayar setiap akan masuk ke objek wisata. ‘’Jangan sampai wisatawan masuk Kintamani bayar Rp 30 ribu, setelah masuk Terunyan, bayar lagi. Demikian juga di objek lainnya. Kan menimbulkan ketidaknyamanan. Ini perlu dibuatkan one gate system,’’ katanya. Guna mewujudkan iklim pariwisata yang semakin baik, menurut Winastra sumber daya manusia harus mendapat perhatian serius. Harus ada standardisasi terlebih Kintamani menjadi wisata geopark. ‘’Kalau memang ada sebuah lembaga yang siap memberikan standar service, harus diajak duduk bareng,’’ ucapnya. Dalam memecahkan persoalan pelik yang melanda sektor pariwisata Bangli, Winastra
mengungkapkan, setahun lalu pelaku pariwisata sudah meminta bupati duduk bersama melakukan diskusi. Hal itu pun sudah disanggupi. Akan tetapi, hingga menginjak ke periode pemerintahan kedua, hal ini tak kunjung ada tindak lanjut. ‘’Asita juga dijanjikan bertemu dengan bupati duduk bersama di Guliang Kangin. Tapi sampai sekarang tak ada. Mungkin Pak Bupati sibuk,’’ keluhnya. Pengelola Desa Wisata Undisan, Tembuku ini menambahkan, selain dari pemkab, perhatian DPRD terhadap sektor pariwisata juga masih sangat rendah. Penyerapan aspirasi ke desa, sangat minim dilakukan. ‘’Semestinya dewan harus gencar turun menyerap aspirasi masyarakat, khususnya di daerah yang masuk desa wisata. Dewan ini harus melakukan
sesuatu, sebelum orang lain melakukannya. Jadi jembatan untuk masyarakat dengan pemerintah,’’ pintanya. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Bangli I Nyoman Basma mengatakan, jelang 100 hari kepemimpinan Gita, langkah perubahan sudah dilakukan. Salah satunya penertiban kawasan Penelokan. Sikap tegas ini diharapkan tak hanya bersifat sementara. ‘’Sekarang sudah berjalan dengan baik. Tapi perlu diingat, beberapa waktu lalu pedagang di Penelokan ditertibkan. Itu harus segera dicarikan tempat berjualan. Biar mereka juga nyaman,’’ tegasnya. Terkait penataan Pasar Kidul, politisi Partai Golkar ini menyebutkan, baru pada bagian luarnya saja. Dia berharap nantinya langkah serupa harus bisa diterapkan pada bagian-bagian lainnya. (kmb45)
Selasa Paing, 17 Mei 2016
Bali Post/nik
PERTEMUAN - Kepala BNN Kabupaten Gianyar AKBP Made Pastika saat bertemu dengan Ketua DPRD I Wayan Tagel Winarta, Senin (16/5) kemarin.
Anggota Dewan Siap Dites Urine Gianyar (Bali Post) Dalam mewujudkan Indonesia bebas narkoba, DPRD Gianyar menyatakan kesiapannya untuk mengikuti tes urine. Hal ini terungkap dalam kunjungan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gianyar di kantor DPRD Gianyar, Senin (16/5) kemarin. Ketua DPRD Kabupaten Gianyar, I Wayan Tagel Winarta, menyatakan, pihaknya siap menyambut kedatangan petugas BNN untuk melakukan tes urine di kantor DPRD Gianyar. ‘’Seluruh anggota dewan selaku wakil rakyat harus memberi contoh terlebih dahulu. Jadi, kapan pun dites urine kami siap,’’ tegasnya usai melakukan pertemuan dengan BNN Kabupaten Gianyar. Politisi PDI-P ini berharap agar saat pelaksanaan tes urine nanti tidak ada anggota yang absen. Sebanyak 40 anggota dewan dan para staf harus berpartisipasi dalam kegiatan ini. ‘’Saya harap tidak ada yang absen. Kalau ada yang absen tanpa alasan jelas, ini akan dipertanyakan,’’ ujarnya. Lebih lanjut Tagel Winarta mengaku mendukung penuh kegiatan antinarkoba yang terus digalakkan BNN, terlebih saat ini Presiden Joko Widodo sudah menyatakan Indonesia darurat narkoba. ‘’Kita harus memperbaiki generasi muda agar terbebas dari bahaya narkoba. Jangan sampai generasi penerus kita rusak akibat penyalahgunaan barang haram ini,’’ tandasnya. Sementara, Kepala BNN Kabupaten Gianyar AKBP Made Pastika mengatakan, tes urine di kantor DPRD Gianyar akan dilakukan secara mendadak. Namun, ia juga mengaku masih mencari momen saat seluruh angota DPRD Gianyar hadir. ‘’Namanya juga sidak, tentu waktunya belum bisa ditentukan. Yang jelas saat sidak nanti semua anggota dewan harus masuk kantor,’’ ucapnya. Terakhir kali BNN Kabupaten Gianyar pernah melakukan sidak di dewan pada tahun 2014 lalu dan hasilnya nihil. Namun berdasarkan informasi, untuk tes urine tahun ini diperkirakan akan ada hasil. ‘’Ya kita lihat hasilnya nanti, apakah nihil lagi atau tidak,’’ ucapnya. (kmb35)
GIANYAR
9
Pemkab Belum Temukan Perda Penghambat Investasi Gianyar (Bali Post) -
Pemkab Gianyar tengah melakukan penyisiran terhadap perda yang dinilai menghambat investasi. Sejauh ini hasilnya masih nihil. Kepala Bagian Hukum Setda Gianyar Ida Ayu Tirta, Senin (16/5) kemarin, mengungkapkan sesuai hasil rapat beberapa waktu lalu dengan Biro Hukum Pemprov Bali, pemkab telah diminta mencabut perda penghambat investasi sesuai instruksi pemerintah pusat. Hal ini pun langsung ditindaklanjuti. Bagian Hukum, kata dia, sudah bersurat ke masing-masing SKPD. Selain itu, pihaknya juga turut melakukan penelusuran. ‘’Sampai saat ini, SKPD belum ada jawaban. Kita juga sudah lihat satu per satu perda yang dimiliki Gianyar. Hasilnya belum kita temukan perda penghambat investasi,’’ katanya. Dayu Tirta menyebut pihaknya sempat kebingungan
mengenai klasifikasi perda penghambat investasi. Hal ini lantaran belum pernah ada gejolak timbul akibat keberadaan perda yang ada di Kabupaten Gianyar. ‘’Biasanya kan begitu. Kalau misalnya ada yang dianggap menghambat, pasti muncul
riak-riak di masyarakat. Sampai sekarang belum ada seperti itu,’’ ungkapnya. Pihaknya pun optimis Gianyar tidak memiliki perda penghambat investasi. Apalagi mengingat, dalam menyusun perda, eksekutif maupun legis-
latif menyesuaikan peraturan perundang-undangan dan hanya merujuk pada potensi yang ada. ‘’Perda dibentuk karena ada perintah undang-undang dan ada kewenangan. Jadi, bukan saja karena ada potensi,’’ ujarnya. Lebih lanjut dijelaskannya, Pemkab Gianyar akan memroses pencabutan perda terkait sistem penyelenggaraan pendidikan. Namun, pencabutan ini bukan lantaran perda tersebut bermasalah melainkan karena adanya peralihan kewenangan pengelolaan SMA/SMK. Pihaknya akan bersurat ke Dinas Pendidikan,
Pemuda dan Olahraga untuk segera melakukan langkahlangkah terkait. Hal ini mengingat peralihan kewenangan dari pemkab ke pemprov sudah cukup dekat waktunya. Mengenai proses pencabutan atau perubahan perda, Dayu Suci memaparkan secara ringkas mekanismenya. Terlebih dahulu SKPD mengajukan perubahan atas perda lama sesuai kebutuhan. Kemudian, Bagian Hukum akan menyampaikannya ke DPRD dengan surat pengantar bupati untuk mendapat pembahasan. (kmb25)
Tekan Angka Lakalantas, Polisi Gelar Operasi Patuh Agung Gianyar (Bali Post) Guna meminimalisasi angka pelanggaran yang selalu menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas (lakalantas), polisi kini menggelar Operasi Patuh Agung. Di wilkum Polres Gianyar, petugas langsung melakukan penindakan terhadap pengguna jalan yang melakukan pelanggaran. Jalan By-pass I.B. Mantra menjadi kawasan dengan tingkat pelanggaran dan lakalantas paling tinggi. Menurut catatan polisi, dari 75 kasus lakalantas hingga April, 46 persennya terjadi di kawasan tersebut. Ditemui usai apel, Senin (16/5) kemarin, Kapolres Gianyar AKBP Waluya mengatakan, Operasi Patuh Agung digelar serentak di seluruh Indonesia. Operasi akan dilaksanakan selama 14 hari dari 16 hingga 29 Mei 2016. ‘’Tadi (kemarin -red) sudah digelar apel pelaksanaan Operasi Patuh Agung yang selanjutnya dilaksanakan selama 14 hari ke depan,’’ ucap perwira melati dua di pundaknya ini. Selama operasi, polisi akan lebih rutin melakukan penindakan terhadap pelanggaran aturan lalu lintas guna menekan angka kecelakaan yang selalu
berawal dari pelanggaran. AKBP Waluya juga berencana memberi target unit lantas di setiap polsek dalam mendisiplinkan pengguna jalan. ‘’Ya nanti semua ada target. Semua harus bergerak guna mengurangi lakalantas,’’ ujarnya. Mantan Kasat Lantas Polresta Denpasar ini menambahkan, polisi sudah berkoordinasi dengan Dishubinfokom Gianyar dalam menekan angka kecelakan. ‘’Dishub sudah kita ajak berkoordinasi kemarin. Sekarang sedang dirancang perda. Mereka juga sudah menyiapkan personel yang nantinya bersinergi dengan jajaran Sat. Lantas Polres Gianyar,’’ ucapnya. Hari pertama Operasi Patuh Agung, jajaran Polres Gianyar langsung menyasar titik rawan pelanggaran. Hasilnya, sejumlah pengendara yang melanggar langsung ditilang karena tidak memenuhi ketentuan. ‘’Tadi ada beberapa sepeda motor yang kami amankan karena tidak sesuai ketentuan,’’ ucap Kasat Lantas Polres Gianyar AKP Pius Loda. AKP Pius menambahkan, penindakan pada operasi ini akan lebih fokus pada jalur
tengkorak rawan laka lantas meliputi wilkum Polsek Sukawati, Blahbatuh, dan Gianyar. ‘’Khususnya di By-pass I.B. Mantra itu, tingkat kecelakaan memang paling tinggi. Bahkan dari total seluruh jumlah laka, sekitar 46 persennya terjadi di lokasi itu,’’ katanya. Diterangkannya, lakalantas di Jalan By-pass I.B. Mantra paling banyak terjadi menjelang malam, karena saat jam pulang kerja tersebut banyak pengendara yang lelah. Kondisi ini diperburuk dengan minimnya lampu penerangan jalan. ‘’Itu kan jalur lintas kabupaten, namun sayang saat menjelang malam, ketika arus sedang tinggi justru minim penerangan sehingga kerap memicu laka. Seperti kasus anggota polisi yang meninggal beberapa hari lalu, karena gelap sehingga menabrak truk yang parkir di pinggir jalan,’’ tuturnya. (kmb35) RAZIA - Sejumlah petugas kepolisian saat melakukan razia serangkaian Operasi Patuh Agung, Senin (16/5) kemarin.
Bali Post/nik
KLUNGKUNG
10
Selasa Paing, 17 Mei 2016
Tingkatkan Disiplin Pengguna Jalan
Polres Gelar Operasi Patuh Agung 2016 Semarapura (Bali Post) –
Polres Klungkung menggelar Operasi Patuh Agung 2016 untuk menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban lalu lintas di wilayahnya. Operasi ditandai dengan adanya gelar pasukan di halaman Mapolres Klungkung, Senin (16/5) kemarin. Gelar pasukan yang dipimpin Kapolres AKBP F.X. Arendra Wahyudi diikuti anggota Polres, instansi terkait seperti anggota Kodim 1610/Klungkung, Satpol PP, serta petugas Dinas Perhubungan dan Infokom. Menurut Kapolres, Operasi Patuh Agung 2016 digelar selama 14 hari hingga 29 Mei mendatang. Operasi ini dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat sebagai pengguna jalan serta menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif. Sebelum melaksanakan penegakan hukum keluar, Polres terlebih dahulu melakukan penertiban ke dalam yang bertujuan memberikan contoh dan teladan yang baik kepada
masyarakat. Apalagi di dalam menghadapi permasalahan di bidang lalu lintas, dibutuhkan peran serta seluruh stakeholder agar mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Koordinasi antarinstansi pemerintah lainnya juga perlu ditingkatkan agar setuasi keamanan, keselamatan, dan ketertiban berlalu lintas bisa berjalan lancar,” ujar Arendra. Dalam melaksanakan Operasi Patuh Agung 2016, Kapolres berharap petugas tetap mengutamakan keamanan dan keselamatan masyarakat. Meskipun begitu, anggotanya akan menindak segala bentuk pelanggaran yang dilakukan pengguna jalan raya. (kmb) KELENGKAPAN - Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi mengecek kelengkapan personel dalam gelar pasukan di halaman Mapolres, Senin (16/5) kemarin.
BPBD Terus Suplai Air ke Empat Dusun Semarapura (Bali Post) – Musim yang tidak menentu akhir-akhir ini membuat empat dusun di Kecamatan Dawan mengalami kekeringan. Empat dusun yang berada di dataran tinggi tersebut kesulitan air akibat tidak adanya hujan untuk mengisi cubang-cubang tempat penampungan air. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung harus terus turun tangan menyuplai air secara rutin kepada ratusan masyarakat. Bali Post/dwa
PELAJARI - Perwira prajurit angkatan laut mempelajari kondisi Nusa Penida.
Peserta KKDN Pelajari Kondisi Nusa Penida
Dusun Bukit Tengah Desa Pesinggahan dihuni 60 KK, di Dusun Dangin Bukit Sabang dan Bukit Abah Desa Besan terdapat 299 KK, Dusun Glogor Desa Pikat mempunyai 50 KK, dan Dusun Babung Desa Gunaksa berpenduduk 60 KK. ‘’Keempat dusun yang
ada di wilayah perbukitan ini memanfaatkan air dengan sistem tadah hujan,’’ kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Klungkung Made Mula Astra, Senin (16/5) kemarin. PDAM Klungkung hingga saat ini belum mampu mem-
berikan pelayanan hingga di wilayah tersebut. Untuk itu, BPBD mengerahkan satu unit truk tanki untuk menyuplai air. Tindakan ini diambil untuk membantu PDAM yang memiliki tanggung jawab menyuplai air. “BPBD turun ikut membantu karena PDAM
Semarapura (Bali Post) –
Bali berbatasan langsung dengan Australia. Lebih khusus lagi Pulau Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, yang terletak di sebelah wilayah tenggara Bali dipisahkan Selat Badung dan termasuk dalam wilayah alur laut Indonesia II. Oleh karena itu, Nusa Penida menjadi wilayah yang memiliki letak strategis untuk keamanan dan pertahanan. Kondisi itu membuat sejumlah perwira prajurit Angkatan Laut (AL) yang termasuk dalam Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) diterjunkan langsung untuk mempelajari kondisi Nusa Penida. Kegiatan KKDN berlangsung 9-18 Mei di Nusa Penida dan Pengampenan. Mayor Laut (E) Arsyam Wahid mengungkapkan, laut menjadi hal penting dalam penjagaan keamanan. Apalagi Kecamatan Nusa Penida yang terdiri atas Pulau Nusa Gede, Lembongan, dan Ceningan berbatasan langsung dengan Australia. KKDN di Nusa Penida melibatkan 12 perwira dan dosen pembimbing. Kegiatan penyuluhan menekankan nilai sikap bela negara untuk menumbuhkan rasa cinta Tanah Air kepada siswa. Dalam acara ini juga dilaksanakan penyuluhan terhadap para nelayan terkait aktivitas melaut sesuai dengan aturan yang berlaku. Program ini bekerja sama dengan AL negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. Seorang Tentara Laut Diraja Malaysia, dr. Khairuddin, mengatakan kegiatan pertukaran perwira yang diikutinya sebagai upaya untuk menjalin kerja sama militer. Ia mengaku sangat mengagumi keindahan Nusa Penida yang masih asri dan belum begitu ramai dikunjungi. Nusa Penida disebutnya memiliki potensi laut yang sangat menjanjikan seperti rumput laut. Para perwira juga mengunjungi Kantor Konservasi Kawasan Perairan (KKP) Nusa Penida berkaitan dengan kerja sama pengamanan kawasan serta untuk mengetahui latar belakang dan profil konservasi. (dwa)
Enam Siswa SLB Ikuti Ujian SD Semarapura (Bali Post) –
Ujian SD terkoordinasi digelar mulai Senin (16/5) kemarin. Ujian Sekolah Luar Biasa (SLB) hanya diikuti enam orang siswa yang dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama atau kategori B melibatkan lima anak yang mengalami bisu dan tuli, sedangkan satu orang lagi dari kategori D mengalami cacat fisik atau tuna daksa. Ujian di SLB hampir sama dengan ujian SD umum lainnya. Yang membedakan adalah sistem pengawasannya. Seperti di SLB Negeri Klungkung di Kelurahan Semarapura Tengah, pihak pengawas ikut sibuk membantu para siswa menerjemahkan beberapa soal yang kurang d ip a ha m i. Mereka seca ra telaten menjelaskan kepada siswa menggunakan bahasa isyarat. Meskipun siswanya mengalami cacat, soal yang didapat sama dengan paket soal ujian peserta umum. ‘’Paket soal sama dengan siswa
umum, namun pengawasnya khusus dari para guru yang ada di sekolah ini,” kata Ni Made Santiniwati, salah seorang guru. Kadisdikpora Nyoman Mudarta menilai ujian SD terkoordinasi di Klungkung berjalan lancar. Ada lima mata pelajaran yang diujikan kali ini, tetapi tidak semua berasal dari pusat. Dua naskah soal, yakni mata pelajaran IPS dan PKN dibuat provinsi, sedangkan mata pelajaran IPA, Bahasa Indonesia, dan Matematika dibuat pusat. Sementara kelulusan siswa tetap ditentukan oleh sekolah. Ujian SD di Klungkung diikuti 3.060 siswa yang tersebar di empat kecamatan. (kmb) PENJELASAN - Seorang guru SLB di Klungkung memberikan penjelasan kepada muridnya yang mengikuti ujian SD, Senin (16/5) kemarin.
Sejumlah Kader Tak Disiplin
Internal Partai Gerindra Memanas Semarapura (Bali Post) –
Menjelang Pilkada 2018, situasi politik di Kabupaten Klungkung mulai memanas. Mulai dari perpecahan di tubuh Partai Hanura yang membuat mantan Ketua DPC Hanura Putu Tika Winawan lengser, hingga manuver DPD Partai Nasdem yang menyebabkan sistem politik tanpa mahar. Kini, giliran internal Partai Gerindra yang memanas akibat tidak disiplinnya sejumlah kader yang duduk di kursi legislatif. Ketua DPC Gerindra Klung-
kung I Wayan Baru menegaskan, ada sejumlah elite politik di tubuh Gerindra yang mulai enggan mengikuti kegiatan partai. Bahkan, saat diminta untuk mengerahkan massa, kader-kader tersebut tidak menggubris. “Meski saya telah meminta dengan baik, tetap saja tidak hadir dalam kegiatan partai. Bahkan, tidak ada konfirmasi,” tuturnya, Senin (16/5) kemarin. Ia sangat menyayangkan tidak hadirnya sejumlah kader dalam kegiatan politik. Ini akan menjadi catatan untuk dirinya
dan berharap pusat memantau kinerja kadernya di Klungkung. ‘’Saya tidak mengetahui apa tujuan sikap acuh sejumlah wakil rakyat dari Partai Gerindra. Seperti pada pelaksanaan donor darah, ada sejumlah kader yang duduk sebagai wakil rakyat malah tidak hadir tanpa alasan,” imbuhnya. Politikus yang kini menjabat sebagai Ketua DPRD Klungkung itu merasakan adanya ketidakdisiplinan di kalangan kadernya. Ia waswas karena hal itu dapat merusak internal partai. Bila ini dibiarkan akan
merongrong internal partai. Menjelang Pilkada 2018, Wayan Baru meminta seluruh kader menyamakan persepsi. Jangan sampai perbedaan pendapat di tubuh partai menimbulkan benih-benih perpecahan. Terkait sikap DPC Gerindra ke depan, ia menerangkan akan tetap mengusung paket SuwirtaKasta. Pihaknya tidak akan melaksanakan pendaftaran bakal calon mengingat calon yang maju kembali telah dipastikan. Wayan Baru meminta keputusan ini diikuti oleh para kader Partai Gerindra. (dwa)
Jalan di Kamasan Sering Banjir
Dewan Minta Segera Ditangani Semarapura (Bali Post) –
Rencana menghidupkan kembali pariwisata di Desa Kamasan dengan mengemasnya dalam desa wisata disambut antusias anggota DPRD asal desa setempat I Ketut Sukma Sucita. Ia mengharapkan tindakan konkret dari eksekutif untuk menata Desa Kamasan, seperti pintu masuk yang hingga saat ini terus digenangi air meski tidak hujan. Dihubungi Senin (16/5) kemarin, Sukma Sucita menyatakan terobosan Bupati
Klungkung I Nyoman Suwirta menjadikan Kamasan sebagai dewa wisata bisa mengembalikan kejayaan desa yang dulunya sering dikunjungi wisatawan. Untuk itu, ia minta Bupati Suwirta segera mewujudkan rencananya tersebut dengan menata kembali wilayah Desa Kamasan. Tahun ini Desa Kamasan mendapatkan proyek perbaikan jalan hotmix senilai Rp 4 miliar. Perbaikan akan menjangkau jalan TojanKamasan, Jelantik-Kamasan,
Gelgel-Kamasan, Gunung Niang-Banjar Gria, dan Jalan Kresna. Selain itu akan dibangun juga gapura yang bertuliskan Desa Wisata Kamasan di jalan masuk bagian barat. Ia mengharapkan perbaikan jalan nanti diikuti dengan perbaikan drainase di jalan masuk desa bagian barat. Pasalnya, debit air yang tinggi sering membuat wilayah tersebut kebanjiran. Kondisi ini dikeluhkan masyarakat sekitar, mengingat ketinggian air menyulitkan peng-
endara sepeda motor. “Demi mendukung desa wisata yang dicetuskan Bupati Suwirta, diharapkan ada penanganan masalah aliran air yang sering menggenangi jalan,” ujarnya. Aliran Tukad Cau mulai dari wilayah Siku tepat di kediaman pribadi Bupati Suwirta hingga ke Pura Manik Bingin juga sering meluber ke jalan. “Ini juga menjadi persoalan yang dihadapi masyarakat Desa Kamasan,” ungkap Sucita. (dwa)
hanya punya satu truk tanki yang mengalami gangguan sehingga tidak bisa mengirim air ke wilayah kesulitan air,” tuturnya. Air yang didistribusikan BPBD ke wilayah kesulitan air berasal dari PDAM Klungkung. Penyuplaian air dilaksanakan seminggu dua kali pada Selasa dan Kamis menggunakan anggaran operasional pembelian bensin. Air yang disuplai didapat gratis dari PDAM. “Sekali mengirim air menghabiskan bahan bakar 40 liter, sedang-
kan truk bantuan dari BPBD Provinsi Bali,” ungkapnya sembari menambahkan pengiriman dilakukan oleh tim gerak cepat (TRC) yang beranggotakan lima personel. Pejabat yang sebelumnya bertugas sebagai Kabid Pengelolaan Informasi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Klungkung itu mengaku akan terus mengirim air selama masyarakat masih membutuhkan. Pihaknya juga menyuplai air saat terjadi gangguan pada distribusi air PDAM. (dwa)
Selasa Paing, 17 Mei 2016
BULELENG
11
SOSOK
Dewan Sambut Positif Pengangkatan Seluruh Guru Pengabdi
Jalan Objek Wisata DESA Ambengan, Sukasada belakangan ini dikenal memiliki potensi wisata alam yang bagus. Wisatawan lokal maupun asing sudah mulai ramai menikmati air terjun di Dusun Jembong. Selain pemandangan curahan air terjun deras itu, Desa Ambengan juga didukung pemandangan perkebunan dan persawahan nan indah. Di desa ini juga dikenal sebagai sentra pembuatan kerajinan bingkau foto album, menggunakan bahan baku dari alam. Tokoh masyarakat desa, Ketut Suartana, mengatakan pengembangan objek wisata alam di desanya ini telah berjalan baik. Hanya, sekarang ini terjadi permasalahaan krusial yang memengaruhi pengembangan potensi wisata yang ada. Akses jalan menuju objek wisata ini mengalami kerusakan sepanjang 12 kilometer. “Sudah lama jalan itu tidak nyaman dilintasi,” katanya. Anggota Komisi II DPRD Buleleng itu mengatakan pemerintah berencana memperbaiki kerusakan jalan itu enam kilometer. Jalan yang ditangani ini menghubungkan pusat desa menuju lokasi objek air terjun di Dusun Jembong. Sisanya dari pusat desa menuju Dusun Pebantenan. Rencananya diprogramkan tahun berikutnya. “Beranjak dari kondisi itu, pemerintah telah menjanjikan memperbaiki kerusakan itu secara bertahap. Tentunya warga akan menunggu. Jalan itu sangat penting untuk perkembangan wisata di desa kami,” tegasnya. Dewan dari Gerindra ini mengatakan, selain akses jalan, persoalan yang menghambat pengembangan objek wisata alam di desanya adalah terjadinya penurunan debit air dari sungai di wilayah itu akibat pemakaian air untuk kepentingan irigasi subak yang tidak bisa diganggu begitu saja. Biasanya, penurunan debit air terjun, itu terjadi November setiap tahunnya. Perlu dilakukan pembahasan melibatkan semua pihak, sehingga tidak sampai muncul persoalan hingga menganggu pengembangan wisata atau usaha tani di desanya. (mud)
Bali Post/kmb34
ILLEGAL LOGGING - Polisi memeriksa potongan kayu bekas illegal logging yang dilakukan Muhamad Nurahman (23) (tangan diborgol) di wilayah Banjar Dinas Tegal Sari Desa Sumberkima, Gerokgak, Senin (16/5) kemarin.
Angkut Sonokeling
Nurahman Ditangkap Singaraja (Bali Post) Tingkat pengawasan kawasan hutan di Buleleng kian memprihatinkan saja. Aksi illegal logging kerap terjadi akibat minimnya aparat penjaga hutan. Kasus illegal logging mengangkut hasil kayu hutan jenis sonokeling tanpa dokumen sah itu berhasil diungkap polisi.
Bali Post/kmb34
BUKTI BARU - Labfor cabang Denpasar sudah melakukan penyelidikan di rumah Ni Ketut Narinten di Dusun Pasar Desa Anturan, Buleleng. Sejauh ini belum ditemukan ada bukti baru. Polsek Kota Singaraja berencana menyerahkan penanganan kasus itu ke Satreskrim Polres.
Kasus Tewasnya Narinten
Tersangka illegal logging itu adalah Muhamad Nurahman (23). Dia diciduk Minggu (15/5) lalu, pukul 04.00 wita di wilayah Banjar Dinas Tegal Sari Desa Sumberkima, Gerokgak. Nurahman berasal dari Sumberklampok. Ia ketahuan mengangkut kayu sonokeling dari Desa Pejarakan menuju Desa Sumberkima menggunakan motor Yamaha Jupiter MZ hitam, tanpa pelat nomor. Polisi mencegat kemudian meminta yang bersangkutan menunjukkan surat dan dokumen penting. Pelaku Nurahman menyerah dan tidak mampu menunjukkan dokumen sah. Ia selanjutnya digiring ke Polsek Gerokgak untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Kapolsek Gerokgak, AKP I Gusti Ngurah Alit Putra, Senin (16/5) kemarin, membenarkan peristiwa penangkapan tersangka illegal logging itu. Jajarannya tengah
melanjutkan pemeriksaan intensif kasus tersebut. “Anggota sudah meminta bantuan petugas ahli kehutanan untuk memastikan apa benar kayu tersebut dilarang atau tidak. Pelaku dan barang bukti berupa tiga batang kayu sonokeling itu masih diamankan di Polsek Gerokgak,” paparnya. Alit Putra menambahkan, proses penangkapan berdasarkan informasi dari masyarakat. Nurahman sebelumnya diamdiam membawa kayu dini hari menghindari kecurigaan warga. Ketika minta dokumen sah, tersangka tidak bisa menunjukkan surat-surat yang dimaksud. “Kami berterima kasih ada info dari masyarakat dan anggota, sekarang tengah turun mencari alat yang digunakan untuk memotong kayu itu. Bisa jadi memakai kapak bukan memotong menggunakan mesin agar tidak bising dan ketahuan warga,” tandasnya. (kmb34)
Polisi Belum Temukan Bukti Baru
Singaraja (Bali Post) Pengungkapan siapa dugaan pelaku pembunuhan Ni Ketut Narinten (60) di wilayah Desa Anturan, terkesan lambat. Padahal, Labpor Denpasar sudah turun ke TKP. Karena tidak punya bukti baru, Polsek Kota Singaraja berencana menyerahkan kasus itu ke Sat. Reskrim Polres Buleleng. Dari barang bukti dan hasil autopsi yang dilakukan, kuat dugaan kematian korban disebabkan benda tumpul. Namun, sejauh ini, polisi belum mampu membuktikan siapa kreator di balik tewasnya Narinten. Rumah Narinten sudah didatangi tim Laboratorium Forensik (Labfor) cabang Denpasar. Akan tetapi, selama dua pekan penyelidikan oleh polisi ini, belum berhasil mengungkap pelakunya. Sebanyak 15 orang saksi bahkan telah diperiksa, tanpa kembali menemukan bukti baru. “Kami telah memeriksa intensif dan secara estafet. Sampai sekarang, kami belum menemukan bukti baru kembali. Kami berharap
ada keberuntungan,” ujar Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Nyoman Suarnata, Senin (16/5) kemarin. Beberapa benda yang dicurigai dipergunakan kasus pembunuhan itu berupa linggis, bantal, sarung bantal, celana hitam. Namun, sejauh ini belum bisa diketahui siapa aktor pembunuhan itu. Benda-benda berisi bercak darah ditemukan terkait misteri kematian Narinten. Namun sewaktu diperiksa ternyata bercak darah babi bukan darah manusia. “Sudah tidak ada penemuan lagi sekarang. Kalau dari autopsi itu sudah jelas meninggal karena benda tumpul, tetapi dari Labfor belum ada mengarah ke bercak darah yang ditemukan darah manusia yang di linggis, tapi adalah darah babi,” paparnya. Suarnata berencana menyerahkan kasus yang ditangani ini ke Polres Buleleng. Ia segera melakukan komunikasi bersama Kapolres Buleleng, AKBP I Made Sukawijaya. Proses penyelidikan kemungkinan besar akan ditangani Polres Buleleng. (kmb34)
Teror Perlu Diantisipasi Bersama Singaraja (Bali Post) Aksi terorisme di wilayah Bali Utara perlu diantisipasi bersama. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI, Luhut Binsar Panjaitan, menilai potensi terorisme belakangan marak, tidak hanya di Bali, tetapi di beberapa wilayah Indonesia. Kewaspadaan dan peningkatan keamanan perlu dilakukan komponen aparat bersama masyarakat. Peristiwa seperti ancaman teror beberapa waktu lalu memang sempat terjadi di Kantor Camat Buleleng, berupa surat kaleng yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab. Beruntung ancaman itu tidak sampai mengakibatkan korban. Pelaku yang tidak ditemukan diduga sengaja ingin menakut-takuti warga Kota Singaraja. Luhut mengimbau penga-
manan di sejumlah pintu masuk di Bali diantisipasi bersama seluruh komponen dari aksi teror. “Seperti pintu-pintu masuk di Bali, harus dapat diantisipasi sedini mungkin. Jangan sampai kecolongan peristiwa yang tidak diinginkan,” ujarnya, Senin (16/5) kemarin, di SMAN Bali Mandara. Situasi di Bali sejauh ini kondusif. Menurutnya, gerakan radikal dinilai dapat mengganggu kestabilan NKRI. Hal semacam itu perlu segera dicegah bersama seluruh komponen masyarakat. “Kita tahu ada gerakan-gerakan (terorisme) tapi tidak sampai mengarah ke Bali. Sampai saat ini, kami tidak lihat gerakan menonjol. Kami tetap waspada sebab apa saja bisa terjadi, kan kita tidak tahu pikiran orang,” imbuh Luhut. (kmb34)
Singaraja (Bali Post) – DPRD Buleleng mendukung rencana Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) mengangkat seluruh guru pengabdi menjadi guru kontrak. Dengan catatan, sudah lolos administrasi. Dewan mengapresiasi rencana itu agar kekurangan guru belakangan ini segera teratasi. Karena itu, hemat wakil rakyat di daerah, ini agar dalam pembahasan APBD Perubahan tahun ini, pemerintah memberi usulan dengan mempersiapkan anggaran yang tidak terpakai kemudian diposkan di anggaran induk. Ketua DPRD Gede Supriatna mengatakan hal itu di kantornya, Senin (16/5) kemarin. Menurutnya, persoalan krisis guru ini sesungguhnya terjadi sejak lama dan tidak teratasi optimal. Situasi menjadi bertambah parah akibat banyaknya guru memasuki masa pensiun. Keberadaan guru terus berkurang juga disebabkan jatah formasi dalam perekrutan CPNS dari pelamar umum tidak sebanding dengan guru yang pensiun. “Krisis guru ini menjadi persoalan pelik dan belum terselesaikan dengan baik. Bahkan, guru semakin sedikit karena kekurangan itu tidak pernah diisi dengan jumlah yang memadai,” katanya. Tobosan mengangkat guru kontrak ini diakui Supriatna menjadi solusi efektif kendati harus membebani keuangan di daerah. Keinginan pemerintah mengangkat semua pelamar yang sudah lolos administrasi sangat tepat dan tak ada hubungannya dengan “tebar pesona” menjelang perhelatan
pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (pilkada). Untuk itu, dalam pembahasan APBD perubahan yang dijadwalkan Juni 2016, ini dewan siap mendorong penuh rencana penambahan anggaran untuk pengangkatan guru kontrak itu. Penambahan anggaran dari yang sudah disiapkan pada APBD induk ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan anggaran yang tidak terpakai secara penuh. Selain itu, sumber pendapatan dari provinsi atau dana pusat yang masuk sisa lebih, memperhitungkan anggaran (silpa) bisa saja dianggarkan untuk tambahan anggaran pengangkatan guru kontrak tersebut. Tidak itu saja, penghematan beberapa tender proyek fisik nantinya akan diplot untuk menambah anggaran pos gaji guru kontrak yang ada. “Saya kira sumber anggaran pasti ada. Dan kami siap membahas itu, sehingga pengangkatan guru kontrak secara penuh mencapai 1.000 orang itu bisa diwujudkan tahun ini,” jelas Supriatna (kmb38)
Bali Post/kmb38
Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna
Rencana Pengangkatan Guru Kontrak
Tiga Pelamar Gugur Administrasi
Bali Post/kmb34
KELENGKAPAN SURAT - Operasi Patuh Agung diawali pemeriksaan kelengkapan surat dan kendaraan petugas di Polres Buleleng, Senin (16/5) kemarin.
Operasi Patuh Agung Singaraja (Bali Post) Operasi Patuh Agung 2016 digelar sampai 29 Mei 2016. Operasi itu menyasar penggunaan kendaraan bermotor di seputaran Kota Singaraja. Personel Polres memeriksa suratsurat dan kelengkapan kendaraan masyarakat umum. Kasat Lantas Polres AKP Nyoman Sugianyar Ardika mengatakan, hari pertama Operasi Patuh Agung itu, polisi bersama Dishub, Satpol PP, Jasa Raharja, dan PM bekerja sama
menegakkan masyarakat tertib berlalu lintas. “Personel di Polres yang terlibat mencapai 106 orang. Beberapa sasaran yang ditetapkan diawali penegakan ketertiban dan disiplin kepada anggota kepolisian,” ujar Sugianyar, Senin (16/5) kemarin. Pihaknya mengingatkan masyarakat sehari-hari lebih mematuhi peraturan lalu lintas. Berbeda dengan Operasi Simpatik yang menekankan tindakan teguran. Operasi kali ini tegas memberi sanksi tilang. (kmb34)
Trek-trekan Liar
Singaraja (Bali Post) – Dinas Pendidikan (Disdik) Buleleng mengumumkan hasil verifikasi berkas administrasi pengangkatan guru kontrak tahun 2016. Dari total guru 1.034 pengabdi yang melamar, hanya tiga guru yang tidak lolos verifikasi syarat administrasi yang diwajibkan. Otomatis, 1.031 dinyatakan lolos. Tiga orang yang tidak lolos itu, seorang memiliki kualifikasi pendidikan strata satu (S-1), namun tidak memiliki masa pengabdian. Dua pelamar lainnya tidak lolos administrasi karena melamar menggunakan ijazah pendidikan SMA. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Gede Suyasa mengatakan Senin (16/5) pagi kemarin, proses verifikaksi berkas administrasi ini dilakukan setelah masa pendaftaran ditutup 4 Februari 2016 lalu. Verifikasi ini memakan waktu cukup lama. Soalnya, pelamar yang mendaftar mencapai 1.034 orang. Meski memakan waktu panjang, panitia akhirnya mengumumkan pelamar yang lolos seleksi. Dan mulai kemarin, pengumuman ditempel di Kantor Unit Pelaksana Pendidikan (UPP) masing-masing kecamatan. Pelamar yang dinyatakan lolos syarat administrasi itu terdiri dari 1.031 orang guru kelas dan 206 orang lainnya guru pendidikan jasmani (penjas). Selanjutnya, pelamar yang sudah lolos ini mengikuti seleksi lanjutan melalui tes wawancara yang menyangkut bidang tugas kompetensi pendidik. Rencananya tes wawancara ini dilakukan tanggal 6 Juni 2016. Hasil seleksi ini akan mencari pelamar yang diangkat menjadi guru kontrak dengan kuota yang dicari 600 orang. Dalam penentuan pelamar yang lulus ini, panitia sudah memiliki rumus tersendiri, sehingga pelamar yang masuk ranking 600 besar itu yang akan lolos dan resmi diangkat menjadi guru kontrak. “Dari pelamar yang masuk tiga orang gugur karena tidak memenuhi syarat administrasi. Yang lolos ini akan dites wawancara mengenai kompetensinya untuk mencari kuota yang diangkat sesuai anggaran yang disiapkan sebanyak 600 orang. Penentuan ranking ini berdasarkan formulasi yang sudah disiapkan panitia,” katanya. Keinginan Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) mengangkat seluruh guru yang sudah melamar, Suyasa mengatakan, kebijakan itu sah-sah saja diusulkan oleh pemimpin di daerah untuk mempercepat penanganan krisis guru yang terjadi belakangan ini. Sebelum kebijakan itu dijalankan perlu dilakukan pengkajian terutama dari segi kesiapan anggaran untuk membayar gaji guru kontrak yang akan diangkat. Hal ini penting karena sesuai Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) untuk tahun ini ditetapan untuk 600 orang. Untuk itu, kalau mengangkat semua pelamar yang sudah lolos seleksi administrasi, konsekuensinya pemerintah harus menyiapkan anggaran tambahan lebih dari yang sudah disiapkan saat ini. Untuk itu, pengkajian ini penting dilakukan termasuk meminta persetujuan lembaga dewan. “Kemauan pimpinan semua pelamar ini diangkat, namun ini harus dikaji lagi karena menyangkut dukungan anggaran. Pembahasan akan dilakukan pemerintah termasuk melibatkan dewan,” jelasnya. Menurut Suyasa, sepanjang anggaran memungkinkan dalam perubahan APBD tahun ini, pelamar yang tidak masuk ranking 600 besar dapat diangkat. Untuk itu, sisa kouta sekitar 400 orang itu akan dimasukkan dalam cadangan yang sewaktu-waktu diangkat untuk memenuhi kebutuhan kekurangan guru yang terjadi saat ini. (kmb38)
Sepeda Motor Disita Singaraja (Bali Post) Trek-trekan liar menimbulkan keresahan di wilayah BTN Griya Permai Pemaron Blok C Singaraja. Belasan remaja dibubarkan dan 12 motor diamankan di Polres Buleleng. Aksi trek-trekan itu kerap dikeluhkan. Sebab, hal itu mengganggu ketenangan masyarakat. Suara bising knalpot membuat warga geram dan lang-
sung mengontak polisi terdekat. “Tidak bisa ditoleransi lagi, sebab trek-trekan liar itu dilaksanakan di dekat permukiman.,” ujar Kasubbag Humas Polres AKP Agus Widarma Putra, Senin (16/5) kemarin. Kepolisian melakukan dua tindakan baik hukum maupun pembinaan. Orang tua yang anaknya mengikuti trek-trekan itu akan dipanggil polisi
sembari diberi himbauan. Trek-trekan liar bukan kali pertama terjadi di Kota Singaraja, tetapi beberapa kali sudah ditangkap. ‘’Hal ini juga disebabkan tidak tersedianya tempat menyalurkan kegemaran remaja. Penanganan kenakalan remaja membutuhkan peran berbagai pihak untuk memberi pemahaman efek negatif balap liar itu,’’ imbuh Widarma. (kmb34)
Bali Post/kmb34
TREK-TREKAN - Belasan sepeda motor parkir di halaman Mapolres Buleleng, Senin (16/5) kemarin. Sepeda motor itu hasil sitaan trek-trekan liar remaja di areal perumahan di wilayah Pemaron, Singaraja.
JEMBRANA
12
Selasa Paing, 17 Mei 2016
Dua Hari, Dua Warga Tewas Gantung Diri Negara (Bali Post) Kasus gantung diri di wilayah hukum Polres Jembrana terus bertambah. Bahkan, dua hari belakangan ini ada dua warga yang diketahui tewas gantung diri. Pertama, Wayan Suani (53), warga Dusun Air Anakan, Desa Banyubiru, Negara, nekat menggantung dirinya, Minggu (15/5). Keesokan harinya, Nyoman Nayun (52), warga Banjar Sawe, Desa Batuagung, Jembrana, juga ditemukan tewas gantung diri. Informasi yang dihimpun, Senin (16/5) kemarin menyebutkan, Wayan Suani nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri diduga karena depresi. Hal itu dikuatkan dengan keterangan saksi-saksi. Dikatakan, korban memiliki anak laki-laki yang tinggal di Tabanan, namun tidak pernah pulang. Kemudian, ada dugaan lain juga yakni karena faktor ekonomi. Sebelum kejadian, korban diketahui menghilang oleh suaminya sekitar pukul 02.00 wita. Sang suami tidak mendapati istrinya di kamar. Karena sudah subuh, pencarian dilanjutkan pagi harinya. Betapa kagetnya saksi setelah melihat istrinya tergantung di batang pohon kopi setinggi kurang lebih 190 cm. Korban menggantung dirinya dengan seutas tali plastik
warna hijau. Dari hasil pemeriksaan dokter dari Puskesmas Banyubiru dinyatakan tidak ditemukan adanya tandatanda kekerasan pada tubuh korban. Sementara, keesokan harinya, korban Nyoman Nayun diketahui gantung diri, Senin (16/5) pukul 00.30 wita. Sebelum ditemukan tewas gantung diri, korban pada Minggu (15/5) pukul 16.00 datang dari opname karena menderita sakit kelenjar getah bening. Korban istirahat di rumahnya. Saksi beserta adik korban dan korban sendiri sempat ngobrol hingga pukul 00.00 wita. Nah, saksi ketiduran di luar. Sekitar setengah jam kemudian, saksi hendak keluar rumah dan langsung kaget melihat korban sudah tergantung di teras dapur. Saksi kemudian membangunkan adik korban, Ketut Sudarma (49) dan memotong tali yang menjerat leher korban. Diduga, korban nekat gantung diri karena frustasi dengan sakitnya. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra seizin Kapolres Jembrana dikonfirmasi, Senin (16/5) membenarkan kedua kejadian gantung diri tersebut. Dari catatannya, sejak awal Mei sudah terjadi tiga kasus gantung diri. (kmb)
RAKOR - Rapat koordinasi (rakor) membahas persiapan arus mudik yang dilaksanakan di Polres Jembrana.
Bali Post/olo
Antisipasi Antrean Saat Arus Mudik
Diharapkan Ada Perbaikan Sistem di Gilimanuk
Negara (Bali Post) Arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk, setiap tahunnya pasti terjadi antrean panjang. Dari tahun ke tahun, persoalan itu belum bisa dipecahkan secara maksimal. Guna mengantisipasi kemacetan dan antrean panjang saat arus mudik nanti diharapkan ada perbaikan sistem di Gilimanuk, baik dari segi keamanan atau fasilitas, sehingga menjadi lebih baik ke depannya. Untuk memecahkan persoalan itu, sejumlah instansi pun menggelar rapat koordinasi (rakor), Senin (16/5) kemarin. Rakor dipimpin Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo dihadiri Wakil Bupati Jembrana Made Kembang Hartawan, Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf. Sansan Iskandar serta instansi terkait lainnya seperti
Karantina Gilimanuk, ASDP Gilimanuk, SAR Jembrana dan instansi terkait lainnya. Dalam kesempatan itu, Wabup Kembang mengatakan memang dari tahun ke tahun selalu ada antrean di Gilimanuk, namun kini sudah lebih baik. Dalam jangka panjang diharapkan tidak ada lagi antrean. Ke depan diharapkan ada
pembangunan gate yang lurus. “Kalau sekarang kan masih kelak-kelok. Ke depan perlu sistem yang baik,” jelasnya. Terkait pengaturan lalu lintas, kata Kembang, jangan sampai truk fuso dan tronton masuk ke jalan yang sudah di-hotmix. Pihaknya juga akan segera memperbaiki jalan di Gang I Gilimanuk
yang jebol. Sementara, Kapolres Jembrana menjelaskan untuk pengamanan arus mudik pihaknya menyiapkan 6 pos pengamanan dan satu pos pelayanan serta pos terpadu. Pihaknya akan melakukan rekayasa lalu lintas saat arus mudik. Untuk memperlancar arus lalu lintas, pihaknya menerjunkan 600 personel. Diharapkan, arus mudik berjalan dengan aman dan lancar. Hal serupa juga dikatakan Dandim Jembrana. Ia mengaku siap mendukung dan ikut terlibat dalam penga-
manan arus mudik. Saat arus mudik perlu adanya pemeriksaan yang ketat di pintu masuk Bali ini. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya penyusupan, baik itu pelaku kriminal maupun kelompok radikal. Di pihak lain, Manajer Oprasional ASDP Gilimanuk Sugeng Purwono mengungkapkan untuk kelancaran arus mudik pihaknya menyiapkan 8 loket tiket. Demikian juga menyiagakan dermaga ponton. Selain itu, fasilitas lain, termasuk ruang ibu menyusui juga disediakan. (kmb)
Usai Nyabu, Cewek Kafe Ditangkap di Penginapan
Bali Post/kmb
DIPERIKSA - Korban gantung diri Nyoman Nayun ketika diperiksa petugas.
TNI dan Warga Kuras Air di Lokasi TMMD Negara (Bali Post) Jajaran Kodim 1617/Jembrana bersama masyarakat melaksanakan kegiatan pengurasan air pada lokasi tiang pancang di lokasi TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) di Dusun Serong Desa Gumbrih Kecamatan Pekutatan, Senin (16/5) pagi. Tujuan pengurasan itu untuk pembangunan jembatan yang akan menghubungkan Dusun Serong dengan Desa Pengeragoan Dauh Tukad. Pengurasan air dilakukan dengan menggunakan mesin pompa aki-
bat hujan deras dan naiknya aliran air sungai. Kegiatan dipimpin Pasi Ter Kodim 1617/Jembrana Kapten Inf. Nyoman Yudana. Selain melaksanakan penyedotan air juga dilakukan pengangkatan bahan material yang akan digunakan dalam pembangunan jembatan akibat akses jalan yang becek sehingga tidak bisa dilalui truk pengangkut material. “Kami berupaya semaksimal mungkin sehingga pelaksanaan TMMD nanti berjalan lancar dan perlu peran masyarakat,” jelas Yudana. (kmb)
Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087
Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110
Bali Post/kmb
DIAMANKAN - Tersangka Marlina, yang juga cewek kafe saat diamankan di Polres Jembrana.
Negara (Bali Post) Jajaran Satuan Reskoba Polres Jembrana kembali menangkap pelaku penyalahgunaan narkoba, Sabtu (14/5) siang. Marlina (28), asal Dusun Krajan RT 03 Desa Rojosari, Kecamatan Gelagah, Banyuwangi, dibekuk usai nyabu. Penangkapan tersangka yang merupakan cewek kafe ini berlangsung di sebuah penginapan di Sumbersari, Melaya. Kasat Reskoba Polres Jembrana AKP Nyoman Master seizin Kapolres Jembrana mengatakan tersangka ditangkap karena ada informasi dari masyarakat yang diduga melakukan penyalahgunaan narkoba. Kemudian dilakukan penyelidikan oleh Polsek Melaya dan disampaikan ke Polres Jembrana. Kemudian tersangka berhasil ditangkap di penginapan tersebut. Hasil penggerebekan itu, di atas meja kamar penginapan ditemukan barang bukti paket aabu seberat 0,05 gram netto. Selain itu, bungkus rokok, HP
merek Ever Cross type A 5 K, satu buah botol larutan cap Kaki Tiga berisi cairan warna bening dan pada tutup botol berisi pipet plastik dan kaca. Botol ini diduga digunakan untuk menghisap barang haram tersebut. Tak hanya itu, satu buah korek api yang sudah dimodifikasi, satu buah gunting warna hijau, satu buah plastik klip sudah kosong yang diduga narkotika jenis sabu. Tersangka dan barang bukti kemudian diamankan dan dibawa ke Polsek Melaya dan dilimpahkan ke Polres Jembrana untuk penyidikan lebih lanjut. “Nanti (prosesnya-red) akan ditentukan oleh tim assasement. Nanti akan direhabilitasi,” jelasnya. Saat penangkapan, tersangka bersama temannya. Namun, entah kenapa, temannya itu berhasil kabur dan kini sudah menjadi buronan polisi alias DPO. Dari pengakuan tersangka, ia baru mengonsumsi SS baru dua kali dan didapat dari temannya. (kmb)
Gelar Operasi Patuh Agung 2016
Kapolres Cek Kesiapan Personel dan Ranmor Negara (Bali Post) – Ratusan personel Polres Jembrana dan instansi terkait, Senin (16/5) kemarin mengikuti gelar pasukan Operasi Patuh Agung 2016. Operasi yang digelar selama 14 hari ini, menyasar objek pengguna jalan terhadap pelanggaran lalu lintas. Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo selain memimpin langsung gelar pasukan, juga mengecek sarana dan prasarana, khususnya kendaraan roda dua dan roda empat yang digunakan saat operasi. Kapolres menekankan operasi yang berlangsung hingga 29 Mei ini, nantinya dilakukan dengan pendekatan preentif, preventif dan penegakan hukum apabila diperlukan. “Selain gelar pasukan, kita juga mengecek sara-
na dan prasarana apakah kendaraan itu siap dilaksanakan,” terang Kapolres. “Jangan sampai siap personel, tapi tidak sarana dan prasana. Baik itu roda empat maupun roda dua,” tambahnya didampingi Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Gede Sumadra Kerthiawan. Operasi Patuh Agung ini dilaksanakan serentak dan menjelang kegiatan puasa Ramadhan dan mudik. Dalam pengecekan kemarin Kapolres didampingi Wakapolres Kompol Anak Agung Rai Laba mengecek satu per satu kendaraan baik roda empat maupun roda dua. Jajaran polantas khususnya yang mengendarai roda dua juga dipastikan telah membawa kelengkapan, seperti senter dan mantel hujan. (kmb26)
Bali Post/olo
CEK RANMOR – Kapolres Jembrana bersama jajaran mengecek langsung ranmor yang akan digunakan dalam Operasi Patuh Agung 2016 selama dua pekan ke depan di halaman Mapolres Jembrana.
Selasa Paing, 17 Mei 2016
Ngecer Togel
Oknum Sekdes Padangbai Diadili Amlapura (Bali Post) – Gara-gara tepergok main ceki dan menjual toto gelap (togel) jenis TSSM, oknum Sekdes Padangbai, I Nengah Sudiana alias Jentik alias Lengur, disidangkan di Pengadilan Negeri Amlapura, Senin (16/5) kemarin. Pada sidang itu, Jaksa Made Santiawan mengajukan saksi IGN Suantara, S.H. (32) guna dimintai keterangannya. Saksi Suantara yang anggota Buser Sat. Reskrim Polres Karangasem merupakan salah seorang anggota tim yang membekuk oknum PNS yang bertugas sebagai sekdes di Kantor Perbekel Padangbai itu. Suantara mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan informasi seminggu sebelum penggerebekan April lalu. Di wilayah Banjar Melanting, Padangbai, ada orang menjual togel. Informasi masyarakat ditindaklanjuti. Terdakwa Lengur dan empat lainnya ditemukan tengah main ceki. Lima pemain ceki itu lantas diserahkan ke penyidik. ”Kami serahkan ke penyidik. Setelah itu, kami tak tahu kelanjutannya,” ujar Suantara saat ditanyai Ketua Majelis Hakim Dzulkarnain, apakah pemain ceki yang dibekuk saksi juga diajukan ke persidangan melanggar pasal 303 KUHP. Saksi Suantara asal Banjar Santi, Selat itu mengatakan, dia dan timnya fokus bertugas menangani terdakwa yang mengecer togel. Surat perintah atasannya memang begitu. Digerebek saat main ceki, Lengur lantas digelandang ke rumahnya. Di rumah yang lumayan bagus itu, tim buser menemukan barang bukti (BB) terdakwa mengecer togel. BB yang ditemukan dua HP yang di dalamnya ada catatan pemasangan nomor togel lewat SMS. Ditemukan rekapan dan uang hasil transaksi togel Rp 260 ribu. ”Saat kami interogasi, terdakwa mengakui angka-angka di HP BB itu angka pasangan togel. Uang BB Rp 260 ribu juga diakui hasil transaksi togel sebelumnya,” papar Suantara. Jaksa mengajukan BB berupa pembayaran hasil jualan togel kepada bos atau bandar togel atas nama Agus Kencana di Denpasar. Atas fakta itu, anggota majelis hakim Gde Adi Gandha Wijaya mengatakan, terdakwa dan bandarnya sudah terang-terangan. Bahkan, pembayaran hasil jualan ditransfer lewat rekening bank. ”Apakah nama Agus Kencana sudah ditelusuri peranannya?” tanya hakim Adi. Saksi Suantara mengatakan, sudah ditelusuri. Pihaknya sudah tiga kali mendatangi rumah Agus di Denpasar. Namun, Agus Kencana tak pernah ditemukan di rumahnya yang ditunjuk. Dia jarang pulang ke rumahnya itu. ”Istrinya mengatakan dia jarang pulang. Bahkan, sudah tiga bulan tak pulang,” ujar saksi Suantara. Ketua majelis hakim Dzulkarnain menyayangkan terdakwa yang merupakan aparat desa, tapi memberi contoh yang tak baik dengan melanggar hukum main judi ceki dan menjual togel kepada masyarakat umum. ”Dalam proses persidangan ini, Saudara jangan menghambat. Saudara selama ini tak ditahan. Satu kali tidak menghadiri sidang, kami langsung tahan,” tegas Dzulkarnain. (013)
Semrawut, Pedagang Pasar Amlapura Timur Ditata Ulang Amlapura (Bali Post) Pedagang Pasar Amlapura Timur mendatangi Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri, ke kantornya, Senin (16/5) kemarin. Mereka mengeluh, sejak ditertibkan petugas saat berjualan di areal basement. Bupati Mas Sumatri memberikan kebijakan agar pedagang di sana diperbolehkan sementara berjualan di basement. Namun, Pemkab Karangasem sudah merencanakan akan menata ulang seluruh pedagang agar lokasi berjualannya sesuai dengan komoditas. Sejak dua pekan terakhir, pedagang di basement Pasar Amlapura Timur memang terus ditertibkan petugas. Penertiban itu membuat mereka kesulitan mencari nafkah. Proses penertiban sempat berjalan lancar. Namun, pedagang tetap menggunakan berbagai modus agar tetap bisa berjualan di basement sehingga lebih dekat dengan pelanggan. Salah satu yang sulit dikendalikan adalah pedagang bermobil. ”Mereka pura-pura parkir. Setelah sampai di dalam, malah melakukan transaksi. Dilihat seperti itu oleh pedagang lain, jelas mereka juga ikut jualan di bawah,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Karangasem, I Gusti Ngurah Suarta, saat berdialog dengan pedagang. Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri, cukup pusing menangani persoalan pedagang di basement. Namun, ia berniat melakukan perbaikan di dalam Pasar Amlapura Timur secara menyeluruh, karena situasi pasar makin semrawut. Ketika sempat datang ke pasar setempat, ia mengaku melihat banyak persoalan. Pertama, tata letak pedagang yang tidak sesuai komoditas, los pasar di sebelah timur basement yang disekatsekat, parkir semrawut, pos jaga kosong, hingga sistem pemungutan parkir basement yang seharusnya menggunakan sistem portal, tapi tidak dilakukan. Mas Sumatri mengaku sudah memerintahkan Kadisperindag bersama Kepala Pasar Amlapura Timur untuk melakukan langkah-langkah. Salah satunya, menata ulang pedagang agar mereka berjualan sesuai komoditasnya. Proses kajian dan pendataan pedagang, kata dia, sudah dilakukan. Nantinya, penentuan penempatan pedagang akan dilakukan dengan sistem undi.
Bali Post/kmb31
MENEMUI BUPATI - Salah satu perwakilan pedagang yang menemui Bupati Sumatri tampak sedih, setelah sempat beberapa kali ditertibkan petugas. Ia akhirnya ikut menemui Bupati untuk menyampaikan aspirasinya. Mas Sumatri juga meminta pedagang menjaga keberadaan Pasar Amlapura Timur. Ia mengingatkan pedagang tidak melakukan pencurian listrik dan menjaga instalasinya masing-masing agar tidak memicu kebakaran. Hal ini juga menjadi sorotan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) yang mendanai pembangunan Pasar Amlapura Timur ini tahun 2013. Perwakilan PIP, diakui Bupati Mas Sumatri, sempat turun ke Pasar Amlapura untuk melihat dari dekat Pasar Amlapura Timur, apakah sudah sesuai peruntukan atau tidak. Salah satu yang menjadi sorotan agar benar-benar diperhatikan adalah in-
Air Telaga Waja Baru Mengalir ke Lima Kecamatan Amlapura (Bali Post) Polemik sumber air baku Telaga Waja akhirnya disikapi seluruh elemen terkait. Mereka menghadiri undangan Pemkab Karangasem di ruang rapat Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, Senin (16/5) kemarin. Hasil pembicaraan itu dipastikan air baku Telaga Waja baru bisa mengalir ke lima kecamatan. Sedangkan warga di dua kecamatan lain kembali harus bersabar, karena proses pendistribusiannya cukup panjang dan harus dibangun reservoar cukup besar. Seluruh pihak yang berkompeten hadir dalam pertemuan itu. Mulai dari Kadis PU Provinsi Bali, Kepala Balai Wilayah Sungai Bali Penida, Kepala UPT Telaga Waja dan seluruh pejabat terkait di Pemkab Karangasem. Usai rapat tersebut, Wakil Bupati Wayan Artha Dipa menegaskan, sudah ada titik terang terkait dengan pengelolaan SPAM Telaga Waja ini. Tanggung jawab masing-masing pihak juga sudah jelas. Balai Wilayah Sungai Bali Penida mengurus sumber air baku Telaga Waja. Kemudian dari Provinsi Bali yang mengurus distribusi utamanya. Sedangkan dari Kabupaten dan PDAM akan mengurus distribusi dari distribusi utama ke distribusi pelayanan ke rumah-rumah warga. Titik persoalan dari masalah ini, kata Wabup, masih seputar pada perbaikan-perbaikan. Dalam setahun terakhir ini, Provinsi Bali sudah mengupayakan
13
KARANGASEM
agar airnya sudah bisa mengalir sehingga air baku Telaga Waja akhirnya sudah bisa mengalir, meski dalam tahap uji coba. Dari pertemuan itu, PDAM Karangasem juga menyatakan sudah siap mendistribusikan air Telaga Waja ke rumah-rumah pelanggan. ”Tercatat ada lima kecamatan siap digarap PDAM untuk distribusi ke pelanggan, antara lain warga Kecamatan Rendang (bagian timur), Selat, Bebandem, Sidemen, dan Manggis. Kecamatan Kubu dan Abang tinggal menunggu,” kata Artha Dipa. Lima kecamatan itu sudah siap dilakukan penyambungan, hingga penyiapan keran-keran umum. Nantinya, secara teknis, pengelolaan ini berada di bawah UPT Telaga Waja Pemprov Bali yang khusus menangani sumber air baku Telaga Waja ini, dengan tanggung jawab sampai pada distribusi utama. Sedangkan untuk distribusi pelayanan akan menjadi tanggung jawab kabupaten bersama PDAM. Dari distribusi utama ke pelayanan, akan dipasang beberapa water meter karena PDAM nanti membeli air curah dari UPT Telaga Waja. Kepala Balai Wilayah Sungai Bali Penida Ketut Jayada mengatakan, sistem penyelesaian persoalan Telaga Waja ini sangat panjang sehingga harus ditangani secara bertahap tiap tahun. Apalagi distribusi dari air baku ke beberapa kecamatan sangat jauh, mencapai 90 kilometer. Secara sistem, penanganan Telaga Waja
ini ternyata baru rampung tahun 2015. Tahun ini pun masih dimanfaatkan untuk penyempurnaan sehingga sering ditemukan terjadi ledakan pada pipa induk distribusi primer berdiameter 70 cm itu di sejumlah titik. Terutama, masalah ledakan sering terjadi pada distribusi air di wilayah Putung karena medan berat dan tekanan air yang menjadi berlipat-lipat, setelah air mengalir di daerah turunan. ”Meledaknya pipa disebabkan karena tekanan air yang sangat besar, bukan kualitas pipa. Tahun ini, kami memikirkan cara untuk mengurangi tekanan air itu dengan memasang alat VRV,” kata Jayada, pejabat asal Desa Jasri, Karangasem ini. Bagaimana langkah selanjutnya untuk dua kecamatan lagi, yakni Kecamatan Abang dan Kubu? Jayada menegaskan, pihaknya sudah merencanakan
sistem yang panjang menuju wilayah ini. Rencananya, akan dibagi menjadi dua. Yakni dari sumber air baku ke Kecamatan Abang. Setelah itu, baru distribusi dari Kecamatan Abang ke Kecamatan Kubu, dengan catatan harus membangun reservoar yang cukup besar di Kecamatan Abang. Rencana ini sudah akan dikerjakan tahun 2016. ”Sehingga, kalau di hulu ada masalah, paling tidak di hilir dalam dua minggu ke depan masih bisa melayani air bersih dengan bantuan reservoar itu,” katanya. Mengenai kerja sama pemanfaatan air Telaga Waja ini, Pemprov Bali akan membentuk perjanjian kerja sama dengan kabupaten. Surat perjanjian itu sudah selesai, tinggal ditandatangani Gubernur Bali bersama Bupati Karangasem. Selanjutnya tinggal penyambungan, dari pipa distribusi utama ke pipa distribusi pelayanan. (kmb31)
Bali Post/kmb31
PERTEMUAN - Suasana pertemuan di ruang rapat Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, Senin (16/5) kemarin.
stalasi listrik karena sangat rentan memicu kebakaran. Selain itu, PIP juga menyoroti basement pasar yang seharusnya menjadi tempat parkir, malah jadi tempat jualan pedagang. Perwakilan pedagang yang datang menemui Bupati, pada prinsipnya tidak mempersoalkan kebijakan Pemkab Karangasem. Mereka hanya meminta diberikan kesempatan berjualan agar bisa menafkahi keluarga. Kalaupun nanti ada penataan ulang, salah satu pedagang Ketut Parta mengaku siap mengikuti kebijakan baru pemerintah daerah untuk membuat Pasar Amlapura Timur lebih baik. (kmb31)
Dua Pengedar Narkoba Disidangkan Amlapura (Bali Post) – Dua orang pengedar dan pemakai narkoba jenis sabu-sabu (SS) disidangkan di Pengadilan Negeri Amlapura, Senin (16/5) kemarin. Keduanya yakni Sahroni Bin Mariham alias Bron dan rekannya Rahmanudin Bin Mahidam alias Rahman. Dalam persidangan sebelumnya juga terungkap saat dibeberkan penyidik Polres Karangasem, keduanya dibekuk di rumah Bron di Banjar Kecicang Islam, Bungaya Kangin, Karangasem tiga bulan lalu. Saksi Made Sutama, anggota tim Buser Sat. Reskoba Polres Karangasem salah satu yang ikut menggerebek rumah terdakwa mengatakan, Bron sudah lama dicurigai polisi sebagai pengedar dan pemakai narkoba. Hal itu berkat informasi masyarakat di sekitarnya. Saat Bron pulang dari Denpasar, dia dikuntit. Dia dicurigai saat itu baru mengambil ”barang” di Denpasar. Saat asyik memakai SS itu, Bron digerebek. Sementara rekannya Rahman, saat itu tidur di kamar rumah Bron dengan kamar tertutup. Bron disuruh polisi membuka kamarnya. Rahman pun dibekuk. Keduanya digelandang ke Mapolres Karangasem. Saat dinterogasi, kata saksi Made Sutama, Bron mengatakan dia masih menyimpan paket besar SS. Paket itu ditaruh di dapurnya, terbungkus kantong bekas pembungkus beras. Keesokan harinya setelah penggerebekan, Bron digelandang ke dapurnya guna menunjukkan BB SS itu. Saksi Sutama mengatakan, Bron wilayah edar SS-nya antara lain di Kota Amlapura, di desanya di Kecicang dan di wilayah Bebandem. Sementara Rahman, mengakui memakai SS sebelum digerebek polisi di rumah Bron, juga mengaku pernah ikut mengedarkan SS itu. Di lain pihak, Bron yang mantan petinju amatir di Karangasem itu mengaku saat digerebek, dia baru saja memakai SS. Saat tengah asyik mengisap SS, tim buser dipimpin Kanit Sat. Reskoba Polres Karangasem Komang Moris malah menggerebeknya. “Ini nasib saya,” ujarnya. Senin kemarin, Bron dihadapkan ke depan sidang dengan majelis hakim diketuai Dzulkarnain. JPU Santiawan menghadirkan lima saksi di antaranya saksi dari polisi Made Sutama, Munahar, dan Muhajirin. (013)
Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres Polsektif Karangasem Polsek Kota Polsek Manggis Polsek Rendang Polsek Selat Polsek Abang
0363 21220 0363 23222 0363 21167 0363 41768 0363 23082 036324187 0363 23330
Bupati Mas Kukuhkan Bunda PAUD BUPATI Karangasem, IGA Mas Sumatri, mengukuhkan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten dan Bunda PAUD Kecamatan seKarangasem di Gedung UKM Centre, Senin (16/5) kemarin. Bupati Mas mengatakan, pendidikan dini di PAUD sangat penting, guna menyiapkan anak-anak belajar di jenjang pendidikan usai PAUD. Pada kegiatan yang dihadiri pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) itu, Kadisdikpora Karangasem Drs. Gde Ariyasa menyampaikan, pendidikan sejak usia dini sangat penting sebagai rangsangan sejak anak lahir sampai usia enam tahun. Rangsangan pendidikan diberikan kepada anak guna membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohaninya. Dengan begitu, anak akan memiliki persiapan memasuki pendidikan lebih lanjut. ”Begitu pentingnya pendidikan anak usia dini, maka kerja sama semua pihak perlu dibangun dan dikembangkan. Bunda PAUD dan masyarakat diharapkan
BUNDA PAUD - Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri foto bareng Bunda PAUD Kabupaten dan Kecamatan. mengambil peranan langsung,” katanya. Bupati Mas menambahkan, pendidikan anak usia dini penting karena saat itu perkembangan fisik, mental, dan spiritual seorang anak mulai terbentuk. Karena itu, dia mengingatkan bahwa tanggung jawab memberikan pendidikan usia dini, bukan semata oleh pemerintah lewat PAUD. Orangtua anak dan masyarakat mesti bersama-sa-
ma menyukseskan pendidikan di PAUD. “Bunda PAUD sebagai mitra mesti menyiapkan generasi bangsa yang sehat, cerdas berkualitas, kreatif, dan inovatif. Mereka generasi emas yang akan melanjutkan pembangunan,” tandasnya. Bunda PAUD Kabupaten Karangasem yang dikukuhkan, Nyonya Sarini Artha Dipa, sementara Bunda PAUD Kecamatan masingmasing istri Camat. (ad741)
TABANAN
14
Selasa Paing, 17 Mei 2016
Bali Post/kmb
TALKSHOW - Kasat Lantas Polres Tabanan AKP I Wayan Sudita, S.H. (kiri) didampingi Kanit Regident Iptu Ketut Suandi mengadakan talkshow di Radio Global FM Bali dengan topik “Operasi Patuh Agung 2016”, Senin (16/5) kemarin. Operasi Patuh Agung 2016 digelar serentak di seluruh Indonesia, 16-29 Mei. Operasi ini bertujuan memperlancar arus lalu lintas serta menurunkan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas.
Penyaluran KUR Capai Target Tabanan (Bali Post) Kucuran dana dari pemerintah pusat untuk program bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kabupaten Tabanan banyak peminatnya. Hal ini bisa dilihat hingga Mei 2016, alokasi KUR untuk retail sudah habis disalurkan atau mencapai target yang ditetapkan, sedangkan KUR alokasi usaha mikro baru disalurkan 49 persen. Kepala BRI Cabang Tabanan Maidri Agung Cahyanto memastikan penyaluran KUR tepat sasaran. Sebab, semuanya diawasi, baik sebelum kredit tersebut disalurkan ke nasabah maupun setelah diterima nasabah untuk pengembangan usaha. ‘’KUR direspons positif oleh kalangan pelaku usaha karena membantu dalam pengembangan usaha dan suku bunga yang dipatok sangat ringan sehingga tidak membebani,’’ katanya, Minggu (15/5). Untuk bisa menerima KUR, penerima harus memiliki usaha dan sudah berjalan selama enam bulan. Aturan enam bulan sebagai syarat penerima KUR dibuat tujuannya guna menghindari adanya penyaluran kredit fiktif yang tidak bisa dipertanggungjawabkan di kemudian hari. ‘’Jadi, pelaku usaha yang belum menjalankan usaha selama enam bulan juga dapat menerima bantuan penguatan modal dengan suku bunga 9 persen ini,” ujarnya. KUR juga terbuka peluangnya untuk diakses oleh calon pelaku usaha. Terpenting nasabah atau calon pebisnis memiliki catatan transaksi yang sudah berjalan atau website bagi pelaku usaha pebisnis online, sebagai catatan penilaian usaha bagi pihak bank untuk kemudian diajukan sebagai penerima KUR. Rencananya alokasi KUR segera ditambah guna lebih memeratakan penerima bantuan untuk penguatan modal usaha. (kmb24)
Bali Post/kmb28
PELAKU - Wakapolres Tabanan Kompol Leo Martin Pasaribu didampingi Kasat Reskrim merilis penangkapan pelaku pemalsuan SK pegawai kontrak di Pemkab Tabanan.
Buat Sebelas SK Bodong
Dewa Adnyana Diciduk di Buleleng Tabanan (Bali Post) –
Sempat buron tiga minggu, Dewa Made Adnyana alias Dewa Jokowi (46) akhirnya diciduk jajaran Sat Reskrim Polres Tabanan di salah satu pusat perbelanjaan di Buleleng, Sabtu (14/5) lalu. Pelaku pemalsuan surat keputusan (SK) tenaga kontrak di Pemkab Tabanan ini mengaku sudah membuat 11 Surat Perjanjian Kerja (SPK) dan Surat Hadapan Pegawai Kontrak (SHPK) tahun 2015. Dua korbannya telah melaporkan ke pihak kepolisian, sedangkan sembilan lainnya masih bekerja di lingkungan Pemkab Tabanan. Wakapolres Tabanan Kompol Leo Martin Pasaribu mengatakan, pelaku menjanjikan bantuan kepada para korban untuk diangkat menjadi pegawai/ tenaga kontrak di lingkungan Pemkab Tabanan dengan syarat menyerahkan uang Rp 20-Rp 30
juta. “Setelah para korban menyanggupi, pelaku membuat SK menggunakan jasa rental dengan meniru surat asli. Selanjutnya pelaku memalsukan tanda tangan pejabat pemkab dan stempel instansi yang mengeluarkan surat,” bebernya, Senin (16/5)
Uji Coba Beras Merah
Ditemukan Lima Klon Unggulan Tabanan (Bali Post) – Kabupaten Tabanan mengadakan uji coba untuk mendapatkan varietas beras merah baru yang lebih unggul. Setelah dicoba di Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), dipilih 15 klon yang kemudian ditanam di lahan percobaan yang berlokasi di Bongan. Hasilnya, ditemukan lima klon unggulan yang sifatnya sama dengan induknya dan memiliki waktu panen lebih cepat. Kepala Dinas Pertanian, Hortikultura, dan Tanaman Pangan Tabanan Nyoman Budana mengatakan, beras merah cendana yang diuji umumnya memiliki waktu panen sekitar 140 hari. Untuk lima klon yang dipilih memiliki rata-rata panen sekitar 100 hingga 105 hari. “Jadi, lebih cepat panennya,” ujarnya, Minggu (15/5). Selain memiliki keunggulan waktu panen yang lebih cepat, kelima klon itu tidak berubah cirinya dalam hal ini warna dan bau yang sama dengan induknya. Meski demikian, uji coba untuk menemukan varietas beras merah cendana yang baru masih panjang. Kelima klon akan kembali ditanam dan hasilnya dikerucutkan menjadi tiga klon. Pemilihan klon tetap berdasarkan waktu panen yang lebih cepat tanpa meninggalkan keunggulan warna, rasa, dan bau. “Selain itu juga dilihat mana yang paling tahan dengan hama,” katanya. Tiga klon yang dipilih bakal kembali diuji coba di Bongan. Setelahnya diseleksi lagi untuk mendapatkan satu klon yang paling unggul. Klon terunggul selanjutnya diuji coba secara serentak di Tabanan baik di dataran tinggi, sedang, maupun rendah. Uji coba ini untuk menentukan di daerah mana klon berkembang baik. Satu klon yang dipilih menjadi varietas baru yang penanamannya diserahkan kepada kepala daerah. Hingga saat ini uji coba varietas beras merah sudah memakan waktu setidaknya dua tahun. Uji tanam telah dilakukan tiga kali di Batan dan sekali di Tabanan. “Proses untuk menemukan varietas baru masih lama,” jelas Budana. Dengan adanya varietas unggulan, jadwal tanam beras merah dalam setahun bisa bertambah karena waktu panennya lebih pendek, sehingga produksi petani meningkat. (kmb24)
kemarin. Uang yang diterima pelaku dari para korban dipakai untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan membayar gaji awal kepada para korban dengan terlebih dahulu meminta nomor rekening. Uang ditransfer secara tunai melalui BPD Cabang Tabanan untuk meyakinkan para korban bahwa Surat Perjanjian Kerja dan Surat Hadapkan Pegawai Kontrak tidak bermasalah. Pemberian gaji dilakukan oleh pelaku hanya dua bulan sejak SK diberikan kepada para korban. Mencuatnya kasus penipuan dalam pengangkatan pegawai/ tenaga kontrak di lingkungan Pemkab Tabanan tahun 2015 ini
berawal dari laporan masyarakat (korban) pada Maret 2016. Mereka baru menyadari setelah mengajukan permohonan perpanjangan pegawai/tenaga kontrak. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Tabanan mendapati Surat Perjanjian Kerja dan Surat Hadapkan Pegawai Kontrak milik para korban tidak terdaftar/teregistrasi atau palsu. Setelah dilakukan pengusutan ternyata surat tersebut diperoleh dari pelaku. Dari laporan tersebut polisi kemudian melakukan penyidikan, namun tersangka keburu melarikan diri. “Setelah tahu dirinya dilaporkan ke polisi, pelaku kabur dan tinggal berpindah-pindah di wilayah Badung,
Denpasar dan terakhir berhasil diamankan di Buleleng,” ujar Martin Pasaribu. Pelaku mengaku baru tiga hari tinggal di kompleks Perumahan Banyuning Lestari, Buleleng. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit komputer, alat scanner dan printer, satu set peralatan pembuatan stempel/cap, enam lembar Surat Perjanjian Kerja, dan enam lembar Surat Hadapkan Pegawai Kontrak. Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan pasal berlapis, yaitu pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP atau 263 ayat (1) KUHP. “Pelaku diancam pidana 20-30 tahun,” ungkap Wakapolres. (kmb28)
Sidak Duktang di Selemadeg
Satu WNA Tanpa Kitas Tabanan (Bali Post) Sebagai kontrol tertib administrasi kependudukan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) beserta dinas terkait lainnya menggelar sidak penduduk pendatang (duktang) di Selemadeg, Senin (16/5) kemarin. Hasilnya, satu WNA tidak bisa menunjukkan Kitas (Kartu Izin Tinggal Terbatas), sedangkan 68 WNI dilengkapi Kipem, tiga memerlukan perpanjangan Kipem, dan enam tanpa Kipem. Kepala Disdukcapil Tabanan I G.A. Rai Dwipayana menjelaskan, Bali Post/kmb24 sidak dilakukan di Desa Antap SIDAK - Sidak penduduk pendatang menyasar WNI dan WNA dan Dewa Wanagiri. ‘’Kami mendi Selemadeg, Senin (16/5) kemarin. datangi lima WNA yang tinggal di
sana dan ternyata satu tidak bisa menunjukkan Kitas. Padahal dia sudah tinggal di Tabanan sejak tahun 2010,’’ ujarnya. WNA asal Australia bernama Glenister itu hanya bisa menunjukkan paspor. Pihaknya memberikan waktu WNA tersebut untuk mengurus Kitas ke Kantor Imigrasi dan setelahnya wajib melaporkan diri ke Disdikcapil Tabanan untuk mendapatkan Surat Keterangan Tempat Tinggal (SKTT) sesuai Kitas. ‘’Setelah tiga bulan akan kami sidak kembali,’’ paparnya. Terkait WNA yang tinggal di Tabanan, data antara Imigrasi dan yang tercatat di Disdukcapil
tidak sinkron. Hal ini dikarenakan WNA tidak melapor ke Disdikcapil. Padahal pelaporan diri WNA ke Disdukcapil untuk mendapatkan SKTT tidak dipungut biaya. Berdasarkan UU 24/2013, untuk mengurus arsip kependudukan tidak dipungut biaya apa pun. Hal ini juga berlaku bagi penduduk pendatang. Dengan peraturan ini, warga pendatang harusnya cukup mengurus Surat Keterangan Lapor Diri (SKLD) di kantor desa setempat. Surat keterangan ini nantinya menjadi pengganti Kipem yang tidak ada biaya dalam mengurusnya. (kmb24)
Warung Global
Aparat Jangan Kekang Aspirasi Rakyat SEHARUSNYA aparat tidak menurunkan baliho penolakan reklamasi yang notabene adalah sebuah ekspresi penyampaian pendapat rakyat. Penurunan baliho itu merupakan sebuah pemasungan demokrasi. Demikian pendapat Agung Derah di Denpasar mengomentari topik ’’Aparat Turunkan Baliho Tolak Reklamasi’’ dalam acara Warung Global di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta FM, Senin (16/5) kemarin. Ketut Mursi juga menyampaikan demikian. Baliho tolak reklamasi tidak ada unsur bisnis, jadi buat apa harus minta izin segala. Lain halnya dengan penjualan sebuah produk, baru perlu izin dari pihak berwenang. Penurunan dan pembongkaran
baliho ini sebagai bukti bahwa aparat tidak menghormati aspirasi rakyat. Menurut Werdha di Gianyar, rencana reklamasi Teluk Benoa nyata-nyata ditutuptutupi dan dipaksakan. Kenapa suara penolakan rakyat Bali ini
ditutupi dengan menurunkan baliho–baliho yang dipasang? Apakah pemerintah di Bali sudah menyampaikan apa adanya? Rakyat Bali menolak reklamasi, apakah Presiden tahu itu? Ini yang ditutupi sehingga Presiden melihat rakyat Bali tidak ada yang menolak reklamasi. Ini sebuah bukti pengekangan terhadap demokrasi. Untuk membatalkan reklamasi Telok Benoa, Presiden harus mencabut Perpres 51/2014. Ireng di Tabanan menambahkan, baliho tolak reklamasi yang tidak ada izinnya, pasti dicabut oleh yang berwenang atau aparat. Bagaimana dengan baliho ormas yang telah kedaluwarsa, baliho yang dipasang
di tempat yang dilarang, dan sebagainya? Aparat, pinta Arya di Denpasar, sebaiknya tidak usah mencari-cari kesalahan pihak lain. Di pinggir-pinggir jalan dan di tempat umum juga banyak baliho ormas, apakah itu berizin? Jika tidak, apakah aparat berani membongkarnya? Aparat hanya berani sama mereka yang menolak reklamasi. Semua pertanyaan ini untuk menciptakan keadilan. Nyoman Mastra di Gianyar juga mempertanyakan keberpihakan aparat. Aparat mestinya independen, tidak memihak siapa pun. Baliho penolakan reklamasi merupakan penyampaian sebuah pendapat. Kalau
diturunkan, ia justru mencurigai aparatlah yang telah berpihak. Wayan Agus di Nusa Dua menilai tidak ada yang salah dengan baliho tersebut, jadi buat apa diturunkan. Ia hanya berdoa agar Bali aman dan terhindar dari bencana dengan membatalkan reklamasi Teluk Benoa. Dari awal, menurut Wilson di Canggu, rencana reklamasi Teluk Benoa telah melanggar peraturan sebab itu adalah kawasan konservasi, bukan revitalisasi apalagi direklamasi. Penyampaian pendapat melalui pemasangan baliho tidak akan terjadi jika aspirasi rakyat lewat anggota Dewan sebagai wakilnya telah berjalan dengan baik. (sikha)
24 15
Selasa Paing, 17 Mei 2016
Bali Post/rtr
Liga Spanyol (La Liga) Juara : Barcelona Degradasi : Levante Penyerang Manchester United Marcus Rashford.
Bali Post/rtr
Liga Inggris (Premiere League) Juara : Leicester City Degradasi : Newcastle United, Norwich City, Aston Villa Distribusi tim musim 2016/2017 Liga Champions : Leicester City, Tottenham Hotspur, Arsenal Liga Champions vs penyisihan grup : Man. City Liga Eropa : Southampton, Manchester United Liga Eropa via penyisihan grup : West Ham
Hasil Pertandingan
Rashford Bela the Three Lions
Distribusi tim musim 2016/2017 Liga Champions : Barcelona, Real Madrid, Atletico Madrid Liga Champions vs penyisihan grup : Villarreal Liga Eropa : Athletic Club Liga Eropa via penyisihan grup : Celta Vigo Liga Eropa (hasil kompetisi domestik) : Sevilla
London -
Liga Inggris Arsenal Swansea City Everton Man. United Newcastle Southampton Watford Stoke West Brom Chelsea
Bali Post/rtr
vs Aston Villa 4-0 vs Man. City 1-1 vs Norwich City 3-0 vs Bournemouth ditunda vs Tottenham 5-1 vs Crystal Palace 4-1 vs Sunderland 2-2 vs West Ham 2-1 vs Liverpool 1-1 vs Leicester City 1-1
1. Leicester City 38 23 12 3 2. Arsenal 38 20 11 7 3. Tottenham 38 19 13 6 4. Man. City 38 19 9 10 5. Southampton 38 18 9 11 6. Man. United 37 18 9 10 7. West Ham 38 16 14 8 8. Liverpool 38 16 12 10 9. Stoke 38 14 9 15 10.Chelsea 38 12 14 12 11.Everton 38 11 14 13 12.Swansea 38 12 11 15 13.Watford 38 12 9 17 14.West Brom 38 10 13 15 15.Crystal Palace 38 11 9 18 16.Bournemouth 37 11 9 17 17.Sunderland 38 9 12 17 18.Newcastle 38 9 10 19 19.Norwich City 38 9 7 22 20.Aston Villa 38 3 8 27
68-36 81* 65-36 71 69-35 70 71-41 66 59-41 63 46-34 63 65-51 62 63-50 60 41-55 51 59-53 50 59-55 47 42-52 47 40-50 45 34-48 43 39-51 42 44-64 42 48-62 39 44-65 37** 39-67 34** 27-76 17**
Pencetak gol : 25 - Harry Kane (Tottenham Hotspur)
Penyerang muda Manchester United Marcus Rashford dimasukkan dalam skuad sementara timnas Inggris untuk Piala Eropa 2016. Pelatih the Three Lions Roy Hodgson, Senin (16/5) kemarin tidak memanggil penyerang Arsenal Theo Walcott untuk turnamen yang berlangsung di Prancis bulan depan. “Saya senang menyaksikan seorang pemain yang menonjol penampilannya di akhir kompetisi dan memiliki masa depan yang cerah. Dia punya peluang untuk menggeser pemain lain yang berada di tim,” jelas Hodgson usai mengumumkan pemanggilan atas pemai remaja MU itu. Rashford yang beru berusia 18 tahun, menjalani debutnya pada Februari lalu. Ia mencetak tujuh gol dalam 16 pertandingan di semua kompetisi termasuk dua gol di debutnya di Liga Utama Inggris. Kali ini, Hodgson memanggil lima penyerang termasuk Rashford. Dua lainnya merupakan mesin gol kompetisi liga musim ini yakni Harry Kane (Tottenham Hotspur) dan Jamie Vardy (Leicester City). Sisanya adalah Wayne Rooney (MU) dan Daniel Sturridge (Liverpool). Hodgson tetap memberikan tempat pada gelandang Arsenal Jack Wilshere meski pemain bersangkutan absen hampir disepanjang musim ini karena cedera. Pemain sayap Andros Townsend
yang klubnya Newvcastle United terdegrdasi, juga masuk timnas. Tidak hanya Walcott yang bakalan absen di Prancis bulan depan. Pemain berpengalaman yang juga tidak muncul termasuk gelandang MU Michael Carrick bek Leighton Baines dan Phil Jagielka (Everton). “Pasti, saya kecewa tidak masuk timnas. Tapi saya telah berbicara
dengan Roy dan menghargai keputusannya,” ungkap Walcott di Twitter. Inggris akan memainkan pertandingan persahabatan melawan Turki, Australia dan Portugal sebelum berangkat ke Prancis. The Three Lions tergabung di Grup B dengan Rusia, Slovakia dan Wales di Piala Eropa nanti. (kmb39/rtr)
Skuad Inggris : Kiper : Joe Hart (Manchester City), Fraser Forster (Southampton), Tom Heaton (Burnley) Bek : Gary Cahill (Chelsea), Chris Smalling (Manchester United), John Stones (Everton), Kyle Walker (Tottenham Hotspur), Ryan Bertrand (Southampton), Danny Rose (Tottenham Hotspur), Nathaniel Clyne (Liverpool) Gelandang: Dele Alli (Tottenham Hotspur), Ross Barkley (Everton), Fabian Delph (Manchester City), Eric Dier (Tottenham Hotspur), Danny Drinkwater (Leicester City), Jordan Henderson (Liverpool), Adam Lallana (Liverpool), James Milner (Liverpool), Raheem Sterling (Manchester City), Andros Townsend (Newcastle United), Jack Wilshere (Arsenal) Penyerang : Wayne Rooney (Manchester United), Harry Kane (Tottenham Hotspur), Jamie Vardy (Leicester City), Daniel Sturridge (Liverpool), Marcus Rashford (Manchester United)
Bali Post/rtr
Liga Italia (Serie A) Juara : Juventus Degradasi : Frosinone, Verona Distribusi tim musim 2016/2017 Liga Champions : Juventus, Napoli Liga Champions via penyisihan grup : AS Roma Liga Eropa : Inter Milan Liga Eropa via penyisihan grup : Fiorentina Liga Eropa (hasil kompetisi domestik) : Sassuolo
Lovren Dicoret dari Timnas Kroasia
Ket. * = juara, ** = degradasi.
Bali Post/ap
Pelatim timnas Italia Antonio Conte.
Conte Dibebaskan dari Tuduhan Pengaturan Skor Cremona Pelatih timnas Italia Antonio Conte dibebaskan dari tuduhan terlibat dalam skandal pengaturan skor pada 2011/2012 saat masih menangani klub Siena. Pengadilan Italia di Cremona, Senin (16/5) kemarin menyatakan tuduhan yang dialamatkan pada calon pelatih Chelsea itu tidak berdasar. Hakim Pierpaolo Beluzzi menyatakan Conte dibebaskan karena kasus penipuan yang dituduhkan kepadanya dinilai tidak berdasar. Conte yang tengah menjalani hukuman empat bulan dari sepak bola Italia (FIG) berkaitan dengan kasus serupa menyatakan tidak bersalah atas kasus tersebut. Dia kini tengah mempersiapkan timnas Italia ke Piala Eropa 2016 di Prancis bulan depan. Pelatih berusia 46 tahun itu kemudian akan menangani Chelsea di musim kompetisi depan. “Apa pun yang terjadi pada dia, kasus itu telah usai,” tegas pengacara Conte, Francesco Arata. Conte membela Juventus dalam 40 pertandingan saat sebagai pemain. Ia kemudian mengantarkan klub berjuluk si Nyoya Tua itu tiga kali meraih gelar juara Serie Liga Italia berturut-turut 2012-2014 sebelum menangani timnas Gli Azzurri. Kasus pengaturan skor itu terjadi di Serie B, Divisi II Liga Italia dan Lega Pro pada musim 2010-2011 serta sejumlah pertandingan Coppa Italia. Pengadilan Cremona kemarin juga memerintahkan penyidangan terhadap 90 kasus pengaturan skor pada 6 Desember. FIGC sendiri juga telah mengadakan penyelidikan atas kasus ini. Hasilkan 50 pemain dilarang berlaga selama lebih dari 5 tahun da sejumlah klub termasuk Atalanta dan Siena dikurangi poinnya. (kmb39/rtr)
Zagreb Pelatih Kroasia Ante Cacic, Senin (16/5) kemarin mencoret bek Liverpool Dejan Lovren dari daftar skuadnya untuk Piala Eropa 2016. Keduanya diketahui tidak akur seperti terlihat pada Maret lalu. Lovren duduk di bangku cadangan dan tidak dimainkan pada pertandingan melawan Hungaria. Ia sempat mengkritik Cacic sebelum berhenti dari sesi pemanasan setelah mengetahui dirinya tak bakalan dimainkan di laga itu. “Saya belum menutup pintu untuk Lovren. Dia bisa saja kembali memperkuat timnas bila dia menyadari bagaimana menjadi anggota tim,” ungkap Cecic. Lovren tampil mengesankan di kompetisi Liga Utama Inggris. Ia
mencetak gol penentu kemenangan timnya saat Liverpool mengalahkan Borussia Dortmund di babak perempatfinal Liga Eropa. Ia juga menjadi kunci kekuatan the Reds saat menghadapi Villarreal di semifinal dan mengantarkan pasukan Juergen Klopp ke babak final menghadapi juara bertahan Sevilla, Kamis mendatang di Basel. Pasukan Cecic diperkuat enam pemain yang membela juara Liga Kroasia Dinamo Zagreb. Sementara kiper berusia 21 thaun Dominik Livakovic dimasukkan dalam tim cadangan. Kroasia tergabung di grup keras D di Piala Eropa, Juni nanti. Tim asuhan Cecic harus menghadapi juara bertahan Spanyol, Rep. Ceko dan Turki di babak awal. (kmb39/rtr)
Bali Post/rtr
Liga Jerman (Bundesliga) Juara : Bayern Munich Degradasi : VfB Stuttgart, Hanover 96 Playoff degradasi : Eintracht Frankfurt Distribusi tim musim 2016/2017 Liga Champions : Bayern Munich, Borussia Dortmund, Bayer Leverkusen Liga Champions via penyisihan grup : Borussia Moenchengladbach Liga Eropa : Schalke 04, Mainz Liga Eropa via penyisihan grup : Hertha Berlin
Skuad Kroasia : Kiper : Danijel Subasic (Monaco), Lovre Kalinic (Hajduk Split), Ivan Vargic (Rijeka), Dominik Livakovic (Dinamo Zagreb). Bek : Vedran Corluka (Lokomotiv Moscow), Darijo Srna (Shakhtar Donetsk), Domagoj Vida (Dynamo Kiev), Sime Vrsaljko (Sassuolo), Gordon Schildenfeld (Dinamo Zagreb), Ivan Strinic (Napoli), Tin Jedvaj (Bayer Leverkusen), Duje Caleta-Car (Red Bull Salzburg). Gelandang : Luka Modric (Real Madrid), Ivan Rakitic (Barcelona), Mateo Kovacic (Real Madrid), Marcelo Brozovic (Inter Milan), Milan Badelj (Fiorentina), Ivan Perisic (Inter Milan), Alen Halilovic (Sporting Gijon), Domagoj Antolic (Dinamo Zagreb), Marko Rog (Dinamo Zagreb), Ante Coric (Dinamo Zagreb). Penyerang : Mario Mandzukic (Juventus), Nikola Kalinic (Fiorentina), Marko Pjaca (Dinamo Zagreb), Andrej Kramaric (Leicester City), Duje Cop (Dinamo Zagreb).
Bali Post/rtr
Liga Prancis (L1) Juara : Paris St Germain Degradasi : Stade de Reims, GFC Ajaccio, ES Troyes AC
Bali Post/rtr
Bek Liverpool Dejan Lovren.
Distribusi tim musim 2016/2017 Liga Champions : Paris St Germain, Olympique Lyon Liga Champions via penyisihan grup : Monaco Liga Eropa : Nice, Lille Liga Eropa via penyisihan grup : St Etienne
OLAHRAGA
16
Selasa Paing, 17 Mei 2016
Piala Uber
Hanna Antarkan Indonesia ke Perempatfinal Kunshan (Bali Post) -
Tunggal putri Indonesia Hanna Ramadini sukses mengantarkan Tim Uber Indonesia melaju ke perempatfinal Piala Uber 2016 setelah mengunci kemenangan 3-2 atas Hongkong.
Reyhan
Bali Post/ist
Kroser Bali MX Dominasi Piala Bupati Klungkung Denpasar (Bali Post) Para kroser Bali MX mendominasi pada kejuaraan Grasstrack dan Motocross memperebutkan Piala Bupati Klungkung di Sirkuit bantaran Tukad Unda, Kelurahan Semarapura Kangin, Klungkung, Minggu (15/5) lalu. Mereka adalah kroser cilik 7 tahun Reyhan yang menjuarai kelas 50 cc open, Maliki Somma (kelas 65 cc open), Saka (kelas 85 cc open) serta Diva Ismayana juara di kelas MX-2. Keberhasilan mereka berkat latihan rutin yang diasuh duet pelatih Cok Vicky dan Kame. Para kroser Bali MX berlatih di Sirkuit Pangkung Tibah, Wahana Bali Adrenaline (WBA) Suwung, termasuk penggenjotan fisik di pantai dengan latihan empat kali dalam seminggu. (022)
Hanna yang turun pada partai kelima menang atas wakil Hongkong Ng Wing Yung dua game langsung dalam pertandingan lanjutan penyisihan Grup C Piala Uber 2016 di Stadion Bulu Tangkis Kunshan, Tiongkok, Senin (16/5) kemarin. Dalam pertandingan selama 40 menit, Hanna yang mempunyai peringkat 63 dunia menundukkan Ng Wing Yung yang mempunyai peringkat 365 dunia dengan skor 21-16, 21-11. “Beban sebagai penentu kemenangan pastinya ada. Saya menjadi lebih berhati-hati saat bermain dan tidak ingin kehilangan bola,” kata atlet asal klub Mutiara Cardinal Bandung itu. Hanna bersaing ketat pada awal game pertama 1-1, 1-2, 2-3, dan 3-4. Berkali-kali kubu Hongkong mengajukan challenge dari bola-bola Hanna yang mengarah ke sisi belakang lapangan. Atlet asal Tasikmalaya itu
meraih satu demi satu poin dan meninggalkan lawan 14-8. Ketika Ng Wig Yung berusaha mempersempit jarak 16-18, Hanna malah menutup game pertama 21-16. “Kualitas permainan lawan memang lebih bagus pada game pertama dibanding game kedua. Saya dapat lebih banyak menyerang setelah jeda game kedua,” ujar atlet berusia 21 tahun itu. Pada game kedua, Hanna tampil menguasai lapangan walaupun sejumlah bola Hanna melebar ke sisi luar lapangan ataupun net ketika lawan menyamakan kedudukan 3-3 dan 5-5. Kemenangan Hanna semakin
tidak terbendung dengan beberapa smes ke sisi tengah lawan menghasilkan skor 11-7, 16-8, 18-9, dan menutup pertandingan 21-11. “Saya lebih termotivasi pada pertandingan ini dibanding kemarin karena saya menjadi penentu kemenangan tim saat ini,” kata Hanna. Indonesia sempat tertinggal dua kali setelah dua tunggal Maria Febe Kusumastuti dan Fitriani menelan kekalahan. Beruntung dua ganda mampu menyamakan skor sebelum Hanna memastikan kemenangan dramatis Indonesia. (ant)
Plt. Ketua Umum PSSI Hinca Pandjaitan
PSSI Kembali Beraktivitas
Piala Uber
Jakarta (Bali Post) PSSI menegaskan jika saat ini aktivitasnya kembali normal setelah dua sanksi yang diterima induk organisasi sepak bola Indonesia yaitu dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan federasi sepak bola dunia atau FIFA resmi dicabut. Plt. Ketua Umum PSSI Hinca Pandjaitan di Jakarta, Senin (16/5) kemarin mengatakan, dengan aktifnya roda organisasi maka pihaknya akan langsung menjalankan beberapa program yang sebelumnya tertunda. Fokus utamanya adalah menjalin hubungan dengan pemerintah. “Koordinasi akan segera ditindaklanjuti. Nantinya ada kesepakatan yang bisa dijalankan oleh pemerintah dan ada pula keputusan yang hanya bisa diambil oleh PSSI,” katanya di Kantor PSSI Senayan, Jakarta. Dengan aktifnya PSSI, katanya, pihaknya juga akan segera menjalankan tugas yang diberikan oleh FIFA. Salah satu tugas yang secepatnya harus dijalankan kerja sama dengan pemerintah karena untuk mendukung suksesnya beberapa kejuaraan termasuk Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. Dalam keterangan perdana setelah kepulangannya mengikuti Kongres FIFA di Meksiko, selain akan menjalin komunikasi dengan pemerintah sesuai dengan koridor, pihaknya juga akan secepatnya membentuk tim nasional dari berbagai level. Selama masa pembekuan, tim nasional dari semua level juga vakum. Kondisi ini membuat tim nasional absen pada ajang internasional seperti kualifikasi Piala Asia dan Piala Dunia 2018. Dengan adanya pencabutan sanksi, langkah yang akan dilakukan adalah menentukan pelatih di semua level. (ant)
Indonesia vs Hong Kong 3-2 - Hanna Ramadini vs Kong Ng Wing Yung 21-16, 21-11 - Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari vs Ng Tsz Yau/Yeung Nga Ting 21-16, 21-8 - Fitriani vs Cheung Ngan Yi 16-21, 21-12, 16-21 - Greysia Polii/Anggia Shitta
vs
- Maria Febe Kusumastuti vs
Tse Ying Suet/Yuen Sin Ying 21-10, 21-16
Pui Yin Yip 19-21, 21-12, 18-21
Menik Juara Salsarobic Denpasar (Bali Post) Menik keluar sebagai juara di nomor salsarobic dalam lomba senam aerobik merayakan HUT ke-14 Bali TV di Wantilan Bali TV, Jalan Kebo Iwa 63 A Denpasar, Minggu (15/5) lalu. Juara II Roes dan juara III Rusini. Untuk fun aerobic anak-anak juaranya Elena, disusul Sasa, dan Klaris. Sementara Astuti juara senam poco-poco, juara II Rini dan juara III Parwati. Pesenam Mega mengawinkan gelar juara hip-hop untuk instruktur maupun mantan juara I, II, dan III, serta aerobik profesional wanita (instruktur dan mantan juara umum). Untuk hip-hop, juara II Andre dan juara III Sutikno. Semenara juara II aerobik profesional wanita Hellen, dan juara III Voni. Ketua Panpel Adolfina Grace Tangkudung di Denpasar, Senin (16/5) kemarin menerangkan, jumlah peserta membeludak mencapai 418 pesenam. ‘’Untuk beregu saja mencapai 31 regu, dan tiap regunya diperkuat enam pesenam,’’ ucap pemilik Lala Studio ini. Selain itu, peran dan kinerja juri dari Persatuan Juri Senam se-Bali (Perjusba) membuat penilaian benar-benar objektif, dan semua peserta bisa menerima segala keputusan juri dengan lapang dada. Grace Tangkudung juga mengapresiasi peran serta banjar-banjar yang mengikuti senam massal. ‘’Ibuibu warga banjar mulai sadar betapa pentingnya senam untuk menjaga kebugaran tubuhnya,’’ kata Ketua Umum Asosiasi Instruktur Aerobik dan Fitnes Indonesia (Asiafi) Bali ini.(022)
Berikut lima agenda PSSI sesuai arahan FIFA
Bali Post/wan
1. Menjalin hubungan PSSI dengan Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) PSSI menyiapkan player relation. Selain itu PSSI dan APPI akan menerapkan standar kontrak bagi pemain sekaligus menyiapkan asuransi. 2. Good Governance Me-review statuta PSSI agar sama dengan statuta FIFA yang baru sekaligus berkomunikasi dengan pemerintah terkait dengan kesepakatan yang bisa dijalankan bersama dan yang tidak. 3. Liga Profesional Me-review Indonesia Super League sebagai kompetisi resmi PSSI. Sekaligus mengkaji status Indonesia Soccer Championship (ISC) dalam kongres Exco PSSI di Balikpapan, 1 Juni. 4. Menyiapkan Timnas Indonesia Mempersiapkan Tim Nasional Indonesia untuk mengikuti agenda FIFA yang terdekat seperti Piala AFF 2016, SEA Games 2017 dan Asian Games 2018. 5. Pengembangan Infrastruktur PSSI berkoordinasi dengan pihak yang terkait dengan pengembangan infrastruktur untuk memajukan sepak bola nasional.
Bali Post/ant
UNGGUL - Ganda putri Indonesia Rosyita Eka Putri Sari (kanan) disaksikan rekannya Della Destiara Haris mengembalikan shuttlecock ke arah lawannya Tsz Yau Ng dan Nga Ting Yeung dari Hongkong pada pertandingan penyisihan Grup C Piala Uber 2016 di Kunshan Sport Center Gymnasium, Tiongkok, Senin (16/5) kemarin. Indonesia unggul 3-2 atas Hongkong.
Indonesia Manfaatkan Jeda Dua Hari
AEROBIK - Suasana lomba aerobik memperingati HUT ke-14 Bali TV di Wantilan Bali TV, Jalan Kebo Iwa 63 A Denpasar, Minggu (15/5) lalu.
Bali Post/ant
Kunshan (Bali Post) Memiliki jeda dua hari, tim Thomas Indonesia mengevaluasi penampilan sejumlah pemain dalam laga pertama penyisihan grup B Piala Thomas 2016 sebagai bekal menghadapi tim Thomas Thailand pada Rabu (17/5). “Secara umum kami sudah puas dengan penampilan semua pemain. Bagi kami, penampilan naik-turun pada saat mereka melawan tim Hongkong pada laga pertama penyisihan
SPA
grup B itu masih wajar sebagaimana terjadi juga pada pemain andalan Malaysia Lee Chong Wei,” kata Manajer Tim Thomas dan Uber Indonesia Rexy Mainaky di Kunshan, Senin (16/5) kemarin. Tim Thomas Indonesia memiliki jeda pertandingan penyisihan grup pada Senin sehingga punya kesempatan untuk merancang permainan berdasarkan hasil pertandingan dan situasi di lapangan pada laga pertama. “Kami
mengakui Hongkong punya kekuatan merata pada sektor tunggal seperti Hu Yun, Ng Ka Long, dan Wong Wing Vincent,” kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) itu. Tommy Sugiarto yang turun pada partai pertama mewakili tim Merah-Putih hampir kehilangan game kedua dari Ng Ka Long Angus. Tapi, putra mantan atlet bulu tangkis Icuk Sugiarto itu dapat bangkit dan
BAHAN BANGUNAN
menuntaskan pertandingan dalam dua game 21-17, 22-20. “Jika Tommy pada tunggal pertama sampai tiga game, penampilannya itu akan berpengaruh pada pemain-pemain lain setelahnya. Tommy se b a g a i p e m a in y a ng b e rpengalaman terbukti mampu mengatasi situasi kritis dan bermain dengan tenang,” kata Rexy. Tim putra Indonesia, lanjut Rexy, semula memperkirakan kemenangan 3-2 ataupun 4-1 atas Hongkong sudah cukup untuk mengantarkan pada pertandingan penyisihan beri-
BIRO JASA
BAHAN BANGUNAN
kutnya. Semangat para pemain putra Tanah Air untuk merebut kemenangan mutlak 5-0 semakin menghadirkan gairah mencapai target merebut Piala Thomas 2016. “Kami akan mengevaluasi penampilan masing-masing pemain pada hari ini apakah akan kami lebih diperhalus ataukah justru mempertajam serangan-serangan karena kami akan menghapi Thailand,” kata Rexy. Tim Thomas Thailand menang 3-2 atas Tim India pada laga lain penyisihan grup B Piala Thomas 2016. (ant)
BIRO JASA
AC
BIRO JASA
AC
SERIANI PAK KETUT KURAS + MAMPET & SOLUSI
WC BENGKEL LAS
SIMPATI
KONTRAKTOR
XL
PELAYANAN YNG BAGUS + MURAH 24 JAM
081338561747 087860950022 C.0001730-BRJ
SPA
SARANA JAYA STEEL
BIRO JASA
Jln. Satelit 66X Denpasar Mengerjakan : Canopy Trindek, Spandek, Poly Carbonat Stainless Steel Railing Tangga, Railing Balkon Baja Ringan Konsruksi Gudang Pintu Harmonika Tangga Putar Aluminium, Daun Pintu Aluminium Pemasangan Gypsum
SPA
085 100 978 460 C.0000007-BKL
INTERIOR
INTERNET
BIRO JASA
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Selasa Paing, 17 Mei 2016
17
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris
Looking for Exp Teachers of Chemistry,Biology, Geography,Science,English,IT &Business Studies,Please Send CV Etc to:hrdbsch@gmail.com
B.BP.141.05.16.0000694
!!Dicari Pembantu Rumah Tangga,Tinggal Dalam, Pengalaman,Rambut Pendek,Gaji 2Jt Minat Hub:082247191953, 081353140235,085333470104
B.BP.141.05.16.0000701
!!Dicari Tukang Kebun Need Staff Orchid Villa Rajin,Pekerja Keras Minat Petitenget Speak English,UMK Hub:085333470104,081353140235, Salary+Bonus,Hb:087862052546 B.BP.154.05.16.0000738 082144481161,081916541796 ***Job Luar Negri Resmi Tnp Dp B.BP.141.05.16.0000702 Proses Cpat Kebun Resto Pabrik !!Dicari Bag.Admin,Bisa Bth Bnyak hub.Bali Visa Consultan Computer,Max.30Tahun Jl.Cargo 085953774417,081337685598 No.138 Telp.0361-8442990 B.BP.166.05.16.0000716
B.BP.141.05.16.0000646
Cr Krywti Toko utk 4jam Kerja Gj 1,3Jt Hb.085338037660
!!!Karyawati Min.SMA,Gaji Tinggi,Mekar Abadi Bgn Jl.By Pass Ngurah Rai 777 Jimbaran
B.BP.141.05.16.0000647
A.BP.001.05.16.0001272
!!Cri PRT Jga Ank TglDlm G.1,3 Jt 081237903622/087861412911
Apply to Zanzibar Rest Jl. Arjuna Legian for:Waitress & Bar or Send CV to: balizanzibar@gmail.com
*Cr Karywan Toko,Design Grafis Gaji 2Jt(GP+Bns) 085338424651
Dcr Karyawan/Karyawati Toko Tamatan SMA sdrjt 0811394065
*Receptionist,SPV&SpaTherapist Reborn Spa Jl.Sunset Ph:766744
Dcr Krywti Butik(SMA)IndiTextile&Jewellry Jl.D.Buyan 33Snr
Agung Toyota Gianyar:Bth Sales Executive,L/P,Min.D3 Lmrn Krm Ke PT.Agung Toyota,Jl.Darma Giri Buruan Blahbatuh Gianyar Tlp: (0361) 948888 Email: hrd. agungautomallgianyar@gmail.com
B.BP.145.05.16.0000687
A.BP.153.05.16.0001297
A.BP.153.05.16.0001298
!!!Dcr PRT tgl dalam villa Seminyak SMS P.Joko 087861759558
A.BP.001.05.16.0001308
Job Australia Prkbnan & Rest. Biaya 50% Ptng Gji,brngkt Cpt, Gji Bsr,Resmi,Terbatas! Hub.Bu Dina Pertiwi.Sh,Indopower Pt. Hp.081 217 127 822 Segera.
A.BP.817.05.16.0001276
Dcr Bartender/ss,Waiter/ss, bs Bhs.Inggris u/Rest Simpang Cafe Jl.Legian No.133 Simpang Inn Hotel 0361-761306
B.BP.154.05.16.0000737
B.BP.135.05.16.0000705
A.BP.001.05.16.0000511
A.BP.001.05.16.0001113
Customer service Female,Single Fluently in English,Email & Internet Literacy Send CV to: rcidps.hrd@ritra.com
A.BP.001.05.16.0001316
Dbthkan Sales Canvas,Sales GT Driver SIM B1,worker,pglm 1Th Min:SMA CV:dpspersonalia@diamo nd.co.id/Tlp:081916244598
B.BP.145.05.16.0000601
Dcr Sgr Kurir Min.SMA,Pnya Kendaraansndri,fasltas:G.Pok,UM, BPJS.Bw CV Ke Synus Refill Cen ter Tlp.082897103055/490452
A.BP.005.05.16.0001271
Cr:K/Wati Admin Toko SMU Max. 26Th Single T.083119388898
A.BP.001.05.16.0000989
Dcr Kolector,Adm,Serabutan,Jl. S.Tunjung XVI/123AA T.467606
A.BP.001.05.16.0001278
Dcr PRT di Surabaya Tggl Dlm Gj 2Jt Hub.081236151023
A.BP.001.05.16.0001289
Dcr SPG Billabong Petitenget Krm CV Petitenget 99X 4731263 A.BP.001.05.16.0001267
Dcr Sopir Serabutan Hub.082236334546/08573968375 B.BP.154.05.16.0000734
Dcr u/Rentcar:2 Admin/Resv Bhs Inggris,Internet,2 Driver CV:bhv@indo.net.id 411462 Dino
B.BP.004.05.16.0000543
Dcr:Reseptionist,HK,Puri Asih Htl, Jl.Pantai Kuta 40, Kuta
A.BP.001.05.16.0001296
Dcri Sgra Sopir & Krywati Hub:JN Londre 081239036432
A.BP.001.05.16.0001275
Dibthkn:1.Sopir,2.Sekretaris (D1,bhs.Inggris),3.Asst.Pengacara (SH.bhs.inggris),4.Pengacara (trdftr di Peradi).CV&Lamaran Kirim:aya@vlobali.com/759722
A.BP.001.05.16.0001131
Dibutuhkan Segera Karyawati Toko Min.SMU Hub.0361-484585
A.BP.005.05.16.0001139
B.BP.154.05.16.0000733
Brazilian Aussie BBQ @Seminyak Looking for Waitress,Female Bartenders,Passador(Brazilian Cook) Must Know Basic English Send CV to reservation@brazili anaussiebbq.com/082144450099
Dibutuhkan Tenaga Mrketing dan Supervisor Marketing Gj UMR+ Bonus Hub.0361425524-420590
Bth sgr kary pria min SMU/SMK krm CV&lmrn lkp ke PT.Jasa Satria,Perum Sesetan Residence No.A8,Jl.Piranha IIA/ origin_indonesia@yahoo.com
Dicari Krywn U/Adm Basic Accounting diutmkn mengerti system Accurate.Lam:ke PT Kemang Food Industries Jl.Mahendradata 91 Blok 6 Dps Brt.H.081558613150
A.BP.001.05.16.0001126
Dicari Karyawati Toko Emas Dewi Shinta 085969038083
A.BP.001.05.16.0001292
B.BP.004.05.16.0000688
B.BP.004.05.16.0000689
Cr Cpt! Sales Mrktg u/ travel. lancar B.Inggris H082144825666
A.BP.001.05.16.0001040
Cr Krywn/Tng Srbtn Toko Bs T.Dlm Gj UMR+Bns Jl.P.Bungin No.32
Dbthkn Tng Marketing(AO)Lmrn Lgs ke BPR Sinar Kuta Jl.Raya Tuban 35A P.0361-757243/757384
A.BP.001.05.16.0000832
Dcr Adm(Wnt),Design Grafis(P) Hub:484042, 087861340445
A.BP.001.05.16.0000814
Cr Krywn/ti Sales Adm Toko Gj UMR+Bns Jl.P.Bungin No.32
Dcr Bag Gdng Srbtn Adm bs Comp Sgr Saridana V/8 Cargo B.Indah 087761315228,087860180816
Cr Pembantu Gj 1,5Jt Yg Anter Dpt 500 T.081805481810/488315
Dcr E-Commerce Jl.Bakung Sari 13A Kuta Hub.751870,755718
A.BP.001.05.16.0001284
A.BP.001.05.16.0001283
A.BP.001.05.16.0001199
Cr Sopir Srbtn Toko Bs T.Dlm Gj UMR+Bns Jl.P.Bungin No.32
A.BP.001.05.16.0001285
A.BP.001.05.16.0001130
B.BP.154.05.16.0000735
Dcr Gr Wnt,TK/SD English;Gr SD Agm Hindu;Gr SD(Spd)GatsuVI/46
A.BP.001.05.16.0001277
Dcr Staf Produksi u/Coklat Tau Cara Olah Hub:085100619419
A.BP.001.05.16.0001247
Dcr Wtr/Wtrs Wrng Jegeg Bulan Popis II Kuta (0361) 759025
A.BP.001.05.16.0001044
Dcr dr Umum; Sp.THT; Perawat CV ke Jl.M.Yamin IV/5 Renon
A.BP.001.05.16.0001265
Dcr sgr HRD,Kurir,Sales.Lmr ke Tiki Jl.Kapten Regug No.I Dps
A.BP.001.05.16.0001251
Dicari Karyawati Salon,penampilanmenarik,Gajimemuaskan, Hub:Coming Salon,Abian Base Dalung H.087.86215.6752
A.BP.001.05.16.0001266
A.BP.001.05.16.0001263
Dicari Pria di bawah 30th utk: Penerima Telpon, pengantar makanan & tukang masak di Kuta Email:tri_candra3@hotmail.com SMS:0812 463 0812
A.BP.001.05.16.0001161
Dicari Sopir Hub.8464505/ 085100454671
B.BP.154.05.16.0000732
Dicr T.masak (pria) Nusantara Hub.081380880069 No Sms B.BP.154.05.16.0000731
UD.Ratini Grosir Jimbaran Cr Sgr Kasir Bs Comp/081339167182
B.BP.101.05.16.0000713
Dicr u/Resort:Security,Spa Therapis Pria,Asst Op Manager Energic,Antusias,Great Opportunity.Send CV to:kesempatan.lo wongan.kerja@gmail.com A.BP.176.05.16.0001246
GrocerandGrind Restaurant Req Urgent Purchasing,Pizza Maker, Cook,Waiter/s,Pastry Chef CV to:naeni@grocerandgrind.com/ accounting@grocerandgrind.com Jl.KayuJati 3X Seminyak/737321
A.BP.001.05.16.0001262
PT.Finansia Multi Finance Menylenggrakn walk in Interview u/Pss Marketing Officer.pd.tgl 14 s/d 31-5-16 Jam 09:00 s/d 14:00 diJl PB.Sudirman,No.10,X Kav.1,Dauh Puri,Dps,fas:uang tranport 1,8 Jt,Isentif,bonus& Karir ket:min.SMA/SMK,Max 40Th
A.BP.001.05.16.0000882
PerusahaanDeveloperMembthkan Accounting Supervisor,Legal,QS min S1 Pngalaman 2Th CV krm ke hrd.mitrainvestama1@gmail.com
A.BP.001.05.16.0000675
Sopir prbdi.Sms 085954096100 Nm,umur,alamat,pnglaman kerja A.BP.001.05.16.0001248
Tk.Masak&Waitress Wanita max 30Th Wr.Makan Indonesia Area Batubelig Gj 1,5-2Jt+Bns Ada Mess Tlp.03614741436 B.BP.154.05.16.0000729
Urgent La Monde Restaurant Need Waitress/Cook Helper, Barista Send CV Direct to Padma Utara 2 Legian B.BP.154.05.16.0000730
Dcr Pria Bujang Max 25th u/ Bantu Didapur Tinggal dalam 081916563972-085739158381 A.BP.004.05.16.0001041
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post
APV Arena GX’11 AsBali Spr Istw 106Jt Ng BU T.08123808700
Jual Rumah Gatsu I Luas 110m Dikont Rmh 2Lt diPerum Citra Kmr 3,Lt2/085100748748 H.810Jt Badak Agung BlokC3,3Kmr,1KmPRT B.BP.141.05.16.0000696 2KM,Hub(081338674810/Kadek) Djl Perum Taman Giri-Nusa Dua A.BP.001.05.16.0001287 L.132m2,L.125m2,LB.200m2,LB.16 Dikontrakkan Rmh Jl.Hangtuah32 5m2 Tlp.081934310335, 2KT,KTamu,Dpr ,Grs,K.Mandi 081338791301(0361)466840 Hub: 0811388348
APV X’07 Pmk TelorAsin 79JtNg P.Saelus2Kamboja7/085101850689
Minimalis Lt2 Jl.Kresek Gg.Arwana Dktrkan Rmh 3KM Gg.Panji BatuNo.10 Fas.Lkp 085237833078 yang Hub:081936090419
NISSAN
Nissan Navara Double Labin 2008 Frontier Hub.081246892834
A.BP.001.05.16.0001108
SUZUKI
A.BP.001.05.16.0001055
B.BP.141.05.16.0000699
A.BP.001.05.16.0001268
A.BP.001.05.16.0001311
T.Cemagi,Canggu L.3600m2 0361-466842,081337283254, 081338791301,081934310335
A.BP.001.05.16.0001064
Tanah 5Are Bedugul View Danau Buyan Hrg70Jt/Are.087761694352
A.BP.001.05.16.0001317
Tnh 1,5A/2A/5,35A Jl.Tunjung Sari Gg Kenanga Dpn Polresta ke utara H.400jt/A,08123917745
A.BP.001.05.16.0001274
A.BP.001.05.16.0001280
A.BP.001.05.16.0001259
Rmh Baru Mnmls Type 55/100m2 & RmhBesarCckKantor,Garmen&BuType 70/80M2 Residence 99 Pena- le,5KT,R.TamuLuas,081238169620 A.BP.001.05.16.0001315 tih Komplit Dgn AC+Cabopy+IMB, A.BP.001.05.16.0001288 SHM 650jt,087761855545 P.Lngsg DISEWAKAN RUKO TOYOTA Inova 2.0G MT Slv AsBali 126Ng A.BP.001.05.16.0001281 Over Kontrak Ruko di Jl.Tangku Alphard’2010 Pmk Audio Prem Rmh Br Gaya Vila Pengilian Dlg Jl.Pidada IX/8XDps085103701144 ban Perahu Padangsambian Klod Hitam,Tukad Barito 17X Panjer BUC Djl Tanah 156m2 Kawasan A.BP.001.05.16.0001301 IMB,S.Huni,700Jt,082147454248 B.BP.141.05.16.0000695 Dps Cck utk Usaha,08123768280 Beranda Mumbul H.081337171703 InovaG’05+Jazz IDSI’07+Corolla B.BP.164.05.16.0000709 Avanza E’2011 Model G Silver A.BP.001.05.16.0001136 A.BP.001.05.16.0000994 00 Semua AsliBali 082144123789 Rmh Imam Bonjol LT2Are Lt2 3KT Asli Bali 110Jt Nego,257008 BUC Tnh 1,25A Kebo Iwa Dp Bali A.BP.001.05.16.0001313 Gdng,4KM Hub:08123843080 KOST A.BP.001.05.16.0001309 TV Swamandala 081338054154 New Avanza G’12 Pth asBali Mls A.BP.001.05.16.0001260 Kost di Kalimas Residence, Over Krd New Yaris’15 E Putih A.BP.001.05.16.0001286 Prbd,081933610070/082341251453 Rmh Jl.Gn.Rinjani No.14 Ls.2,4 Jimbaran. Bersih, Furniture Mnual KM4Rb UM50Jt085100856999 Dijual Kebun Jeruk ±20Are B.BP.001.05.16.0000712 Are Monang-Maning.081330324512 B.BP.141.05.16.0000697 komplit & lokasi strategis. kasi Bagus Hub.087861242300 Yaris 2015 Putih DK 235Nego A.BP.001.05.16.0001264 A.BP.001.05.16.0001291 Avanza G’05 Silver AsBali Full Telp: 081-338-653-510 Rmh LT215 LB150 3KT Pool Villa 081999636300 Mulus Plat Bali B.BP.004.05.16.0000216 Djl Tanah 3Are Perum ISI Dps, B.BP.154.05.16.0000636 Cemara Indah 1B 082145229888 Variasi 102JtNg,082144723168 A.BP.001.05.16.0001312 Angantaka,Djl Tnh 2A Jl.Siulan A.BP.001.05.16.0001303 DIJUAL TANAH DIJUAL MOTOR AvanzaG’08 Htm AsDK AudTV 113Jt Gg.Flamboyan Hub.085238088881 Rmh Lt2 LT117m2 Padang Udayana Tnh Kavling Di Abianbase & A.BP.004.05.16.0001237 P.Saelus2Kamboja7/085101850689 HARLEY DAVIDSON DAIHATSU Hub.085238063577 Canggu Hub:081337141817 A.BP.001.05.16.0001310 Djl Tnh Jl.Jayagiri 20 Djl Harley XR1200 Th’09 Orange A.BP.001.05.16.0001305 A.BP.001.05.16.0000797 Xenia Dp8Jt,Ayla Dp7Jt,Bs Bntu Camry 2.4V Hitam Metalik Th’10 Hub:087861541208 082236929394 Rmh bagus baru T65/100 3KT-2KM Tnh Kvl Di Mengwi 70Jt/A & ijin Pariwisata,082340855805 260JtNg,0811510588/0361766481 BPKB-STNK LkpA.BP.001.05.16.0001255 A.BP.001.05.16.0001256 A.BP.001.05.16.0000077 55Jt/A Bs Kredit 087862450004 Jl.Siulan Penatih 087761638828 B.BP.164.05.16.0000707 A.BP.001.05.16.0001025 Djl Tnh Luas 44,93m2 view bagus A.BP.001.05.16.0001258 HONDA Djl Kijang Inova Th’2006 Slvr DIJUAL RUMAH pinggir sungai Petanu,cck vila Tnh 3Are Jl.Induk Tiing Tutul Jazz RS’09 Manual, Hitam Plat DK Mulus,hub:081999457003 DISEWAKAN RUMAH !!Dijual Rumah Bnyk Vila 500Jt/A,082147454248 Lok.Sukawati Hub.08123931319 Rush TRD’13 Manual T.223327 A.BP.001.05.16.0001300 A.BP.001.05.16.0000419 Dikont/Jual Rmh di JimbaranB.BP.164.05.16.0000710 2Lt,3Kamar Tidur,3Kamar Mandi, A.BP.001.05.16.0001299 Djl Kjg LGX Matic’2003 Silver Jual Tnh 6A Bukit Kampial Blkg 3KT T100/200, 081337400384 BU Tanah 12Are Jl.Batukaru Tbn 1Kamar Pembantu,3AC,Listrik MITSUBISHI Hub:08123803706 A.BP.001.05.16.0001252 Ds.Tengkudak SHM 081239701777 STP H.375Jt/A Ng,082144823888 3500 Minat Hub:082247191953 A.BP.001.05.16.0000781 Promo Pajero Dakar Terbaru B.BP.004.05.16.0000690 B.BP.141.05.16.0000703 A.BP.001.05.16.0001318 Rmh S.Huni 4KT,R.Tamu,R.Klrga Rumah 2,5Are Penamparan bs Kav 18A Bs ambil 1A/2A Sesetan Dp120Jtan/Outlander Dp60Jtan Fortuner R’15 AsBali Vnt Turbo BU Tnh Kav Jl.Siulan Dentim Garasi,PAM,PLN Jl.Trijata I/27 & 1A Sidakarya H.081999556654 Mirage Dp20Jtan,H:081337909080 AT KM16Rb,082146321008 Bs Krd TT Mobil,085100856999 Pemilik 30Jt/Th Min 2Th 081999925143 Hub: 082236929394 APV’13 Slvr Mulus BU Jl.Tk.Pakerisan 27 Panjer 085237045223
A.BP.001.05.16.0001205
SERVICE
SERVICE
A.BP.001.05.16.0001314
B.BP.141.05.16.0000698
B.BP.164.05.16.0000715
SERVICE
SERVICE
A.BP.001.05.16.0000795
SERVICE
A.BP.001.05.16.0001279
RUPA-RUPA
Tnh 83 m2 Dalung Prmai SHM 450 Jt Trima Ats Nama 081337185967
A.BP.001.05.16.0001261
Tnh Kavling Sdh SHM Panji Anom dkt Samsat Singaraja Jln.7M Aspal 50Kavling 95jt/A/087761855 545-087762010373 Pmilik Lsng
DISEWAKAN TEMPAT Ovr Kntrk Sisa 6Th cck u/Gdg, Tnh Kvl Jl.Juwet Sari&Jl.Taman H.085100259954 Pancing Pemogan 081337327078 Showroom/KantorA.BP.001.05.16.0001319 A.BP.001.05.16.0001282
A.BP.001.05.16.0001304
Tnh 1A,265Jt/Are BudukAbianbase Jl6m,081237666809/081238920022
RUPA-RUPA A.BP.167.05.16.0001269 1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% Hlg BPKB Mtr DK 5798 HF AN Ester H.087861895055 / 081238979088 TABANAN Djami Hub:081337358176 B.BP.164.05.16.0000704 A.BP.167.05.16.0001270 Jual Tnh 5,25A/1,75A Jl.Mawar BPKB/T.Ovr 2Jm Cair PltLuar Bs 77 Tabanan,082146173999 Kmsi5% 0,7%,082236597695-087761450486 BIRO JASA B.BP.141.05.16.0000177 B.BP.164.05.16.0000706 Lap Pajak SPT Thnan/Bln Paspor Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat SIUP IMB NPWP 081.338.344.155 DISEWAKAN TANAH T.085337370228 / 412815 A.BP.001.05.16.0000941 Dikont Tnh 5A Jl.Kediri Tuban A.BP.001.05.16.0001203 30Th Strategis 089513712855 PELUANG BISNIS Dcari Property macet di Bank/ B.BP.154.05.16.0000728 Kena Rentenir Sms 087760451006 Income Harian,Modal min.3Jt DIJUAL RUKO A.BP.001.05.16.0001227 Hub.08113801502 (Wyn Sukarja) A.BP.001.04.16.0002742 Jual Ruko 3;Lt Ps Kreneng 850 Dcr Pendana Prbdi Jmnan Srtfkt Jt 085221023678/085107041945 PELUANG USAHA Rmh di Dps Max Pinjaman 6 B.BP.004.05.16.0000539 Jl.Cpt Usaha Interior Mobil Bulan Hub:081337776168 A.BP.001.05.16.0001320 DISEWAKAN R.MAKAN Spc Jok Terkenal,Profit Tinggi Pelunasan/Gestun Kartu Kredit Sistem Mudah,Tenaga Kerja OK.RM 6x15 Jl.G.Agung 66C.Brt Tersedia Hub.081338567092 Psr Loak,087765490865, 720220 Promo 2,3% Hub.082340004545 A.BP.001.05.16.0000804
A.BP.001.05.16.0001250
RUPA-RUPA
A.BP.000.04.16.0002625
DIJUAL MOBIL
ALUMINIUM DIJUAL MOBIL
KOMPUTER
KURSUS
A.BP.001.05.16.0001273
Hlg BPKB DK 7992 HY AN Dyah Ayu Rai Cindra Wati 087861904799
KURSUS
SERVICE
KEHILANGAN Hlg BPKB DK 1244 IO a/n. Agus Samsir Hub.081283231000
B.BP.154.05.16.0000736
DIJUAL MOBIL
EKONOMI
18
Panen Subak Sembung Turun
Oktober Diprediksi Meningkat Denpasar (Bali Post) Salah satu subak yang ada di Denpasar adalah Subak Sembung. Subak ini terbentang luas di atas lahan 115 hektar, yang terbagi menjadi enam munduk. Masing-masing munduk dikelola 12-20 petani, dan satu petani rata-rata mengelola lahan 50 are.
Bali Post/ant
CASH CENTER - Pegawai menghitung uang di cash center BNI, Jakarta, Senin (16/5) kemarin.
Rupiah
Terapresiasi 0,73 Persen Jakarta (Bali Post) – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat April 2016, mengalami apresiasi sebesar 0,73 persen. Tercatat kurs tengah eceran tertinggi terjadi pada minggu kedua. “Rupiah terapresiasi 0,73 persen terhadap dolar Amerika. Level tertinggi rata-rata Nasional kurs tengah eceran rupiah terjadi pada minggu kedua April 2016 mencapai 13.119,71 per dolar Amerika,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Sasmito Hadi Wibowo di Jakarta, Senin (16/5) kemarin. Jika dilihat berdasarkan provinsi, kata Sasmito, level tertinggi kurs tengah terjadi di Provinsi Kalimantan Utara 12.945,00 per
dolar Amerika pada minggu ketiga April 2016. Selain terhadap dolar Amerika, rupiah juga terapresiasi 0,09 persen terhadap dolar Australia bulan yang sama. Level tertinggi rata-rata Nasional kurs tengah eceran rupiah terhadap dolar Australia terjadi minggu pertama April 2016 yang mencapai 9.968,05 per dolar Australia. “Mengacu pada provinsi, level tertinggi kurs tengah terjadi di Provinsi DKI Jakarta yang mencapai 9.662,40 per dolar Australia pada minggu pertama April 2016,” tambah Sasmito. Selain itu, rupiah juga terapresiasi sebesar 0,59 persen terhadap euro dengan level tertinggi kurs tengah terjadi di Provinsi Bali yang mencapai 14.023,70 per euro pada minggu pertama April 2016. (ant)
INSA Dukung Kebijakan ”Maritime Base” Jakarta (Bali Post) Indonesian Nasional Shipowners Association (INSA) atau Asosiasi Pengusaha Pelayaran Nasional mendukung kebijakan pembangunan nasional yang selama ini berbasis daratan (land based oriented development) atau dari agraris menjadi pembangunan berorientasi maritim (Maritime based oriented development). Ketua Umum INSA Carmelita Hartoto mengatakan hal itu pada rakernas di Jakarta, Senin (16/5) kemarin. Langkah pemerintah tersebut, kata Carmelita, merupakan hal yang seharusnya dilakukan. Sebab, DNA Indoneaia adalah negara maritim. “Bangsa Indonesia harus menyadari dan melihat diri sebagai bangsa yang identitas kemakmurannya dan masa depannya ditentukan bagaimana kita mengelola samudera,” papar Meme, begitu wanita ini kerap disapa. Perubahan kebijakan
itu, kata Meme, adalah k o n s e p pem bangunan yang lebih fokus ke sektor maritim. Dikatakan, moda transportasi laut menjadi pilihan utama dan pendorong ekonomi nasional. Sehingga konsep angkutan laut The Ship follow The Trade adalah landasan yang dipegang. INSA, kata Meme, mengusulkan agar pemerintah mempercepat pelaksanaan Anggaran Belanja Pemerintah, terutama yang terkait infrastruktur, seperti pembangunan Power Plant, pembangunan pelabuhan, jalan dan kapal. Optimalisasi pengelolaan s u m b e r d a ya a la m d i setiap daerah, terutama bidang energi. Kebijakan Pro-Bisnis, INSA meminta ada equal treatment antara industri pelayaran di luar negeri dengan industri pelayaran dalam negeri. Skema term of trade untuk ekspor menggunakan CIF dan untuk Impor menggunakan FOB. (010)
Panen pada bulan April hingga Mei ini membawa hasil kurang memuaskan bagi petani di Subak Sembung. Pasalnya, petani hanya mampu menghasilkan 6,5 ton per ha, sehingga total padi yang dipanen sekitar 374 ton. Padahal panen di bulan Oktober hasilnya bisa sampai 9 ton per ha. Pekaseh Subak Sembung Wayan Sunarta mengatakan sampai saat ini baru 50 persen lahan sawah yang ada di Subak Sembung dipanen. Sisanya belum siap panen. Penurunan hasil panen itu, dikatakan, biasa terjadi saat April-Mei. Alasannya pengaruh cuaca. Saat padi sedang berbunga tidak didukung cuaca cerah. Sering cuaca mendung dan terkena hujan. Hal itu menyebabkan panen padi tidak optimal. “Kalau musim cerah, sinarnya bagus. Demikian juga malam hari embunnya bagus. Produksi panen pasti juga bagus,” tandasnya. Dengan cuaca yang tidak baik pada bulan Januari-April, menyebabkan hama cepat berkembang. Diakui, areal persawahan di Subak Sembung tidak mengalami kekurangan air yang dialirkan secara bergantian ke petak-petak sawah petani. Hal itu juga mempengaruhi panen tak serentak akibat padi belum menguning. Bulan Juli petani mulai menanam padi, dan Oktober sudah panen. Diprediksi panen Oktober naik menjadi 9 ton. Padi yang dipanen itu dijual kepada pengepul dengan harga Rp 200.000 per are, jika cuaca sedang buruk. Sedangkan jika cuaca
baik, harganya mencapai Rp 320.000 per are. Biaya untuk mengolah lahan tersebut berkisar Rp 100.000 per are. “Dapat memang untung, tetapi sedikit,” imbuhnya. Diakui, ia belum mampu 100 persen menggunakan pupuk organik. Pupuknya masih dicampur kimia. Petani Subak Sembung juga belum semuanya menggunakan sistem pola tanam jajar legowo, tetapi masih mengandalkan pola tanam tegel. “Karena sudah kebiasaan menggunakan pola tegel, ada sih petani yang menggunakan pola jajar legowo, tetapi belum semua terbiasa. Mengubah ke pola baru perlu waktu,” ujarnya. Sunarta sendiri memiliki lahan 1 ha ditanami padi dan sayur. Jika ia menanam padi saja, hasilnya tidak terlalu menguntungkan. Maka dari itu ia juga menanam sayur seperti sayur hijau, cabai, kangkung. Ketua Pengelola Ekowisata Subak Sembung I Made Suastika, S.E. mengatakan pihaknya telah melakukan penandatanganan MoU dengan Fakultas Pertanian Unud. FP Unud bukan saja melakukan penelitian, tetapi juga pembinaan kepada petani di Subak Sembung. Sebagai pengelola agrowisata Subak Sembung, ia berusaha agar para petani tidak menjual lahannya. Dia memotivasinya dengan mempertahankan lahan sawah tetap menjadi lahan sawah. Caranya digelar festival-festival termasuk menjadikannya tempat wisata agro. Pengembangan produk-produk Subak Sembung juga terus dilakukan agar petani termotivasi mempertahankan lahan sawahnya. (kmb42)
Selasa Paing, 17 Mei 2016
Promosi Potensi Investasi ke Pengusaha Korsel Seoul Potensi pariwisata, investasi dan bisnis Indonesia dipromosikan ke pengusaha Korea Selatan dalam satu forum bisnis di Seoul. “Kendati ekonomi dunia sedang tidak stabil, ketika pasar saham di Cina melambat dan harga minyak di Amerika turun, tapi mata uang rupiah tetap stabil,” kata Presiden Joko Widodo pada forum bisnis di Hotel Lotte yang dihadiri 450-an pengusaha Negeri Ginseng. Kepada para pengusaha di negeri itu, Presiden juga mengatakan Indonesia sedang membangun infrastruktur seperti jalan tol, jalur kereta api, pelabuhan, bandara dan bendungan untuk irigasi. Selain itu, Presiden menjelaskan, pemerintah juga sedang melakukan deregulasi ekonomi mendukung kemudahan investasi dan bisnis bagi pengusaha dari dalam maupun luar negeri. “Kami akan melanjutkan reformasi ekonomi. Melanjutkan penyederha-
naan peraturan bisnis dan investasi, serta melanjutkan membuka kerja sama ekonomi,” katanya. Presiden dijadwalkan melakukan pertemuan bisnis dengan pemimpin Lotte Group dan petinggi perusahaan baja POSCO. Jokowi juga akan menghadiri jamuan makan siang bisnis bersama 20 pengusaha besar di Korea Selatan. (ant)
Upah Buruh Tani
Naik 0,36 Persen Jakarta (Bali Post) – Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan upah nominal harian buruh tani Nasional April 2016, mengalami kenaikan 0,36 persen dibandingkan Maret 2016. Dari Rp 47.559 menjadi Rp 47.731 per hari. “Untuk upah nominal harian buruh tani mengalami kenaikan karena pada April 2016 kita deflasi dan daya beli buruh tani mengalami kenaikan,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Sasmito Hadi Wibowo di Jakarta, Senin (16/5) kemarin.
Sasmito mengatakan kenaikan upah nominal harian buruh tani Nasional tersebut juga diikuti kenaikan upah riil sebesar 0,87 persen. Tercatat pada Maret 2016, upah riil buruh tani sebesar Rp 37.236 per hari, dan pada April naik menjadi Rp 37.559 per hari. Sasmito menjelaskan, perubahan upah riil menggambarkan perubahan daya beli dan pendapatan yang diterima para buruh, seperti buruh tani dan buruh informal perkotaan, atau kelompok masyarakat berpenghasilan rendah. Semakin tinggi upah
MENANAM - Buruh tani menanam bibit padi di daerah Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.
riil, maka semakin tinggi pula daya beli buruh dan begitu pula sebaliknya. Rata-rata upah nominal April 2016 tercatat sebesar Rp 81.554 per hari dari sebelumnya sebesar Rp 81.481 Maret. Sementara untuk upah riil juga mengalami kenaikan sebesar 0,54 persen dari sebelumnya Rp 65.843 per hari menjadi Rp 66.202 per hari. Untuk rata-rata upah nominal buruh potong rambut wanita per kepala, April 2016 juga mengalami kenaikan sebesar 0,70 persen menjadi Rp 24.369 per kepala, menjadi Rp 25.200 per kepala. (ant)
Presiden Joko Widodo
Bali Post/ant
Minyak Dunia Berbalik Naik Singapura (Bali Post) Harga minyak mentah dunia melonjak 1 persen pada perdagangan hari ini, setelah Goldman Sachs menyatakan pasar bakal mengakhiri hampir dua tahun kecenderungan turunnya harga minyak akibat kelebihan pasokan. Hal itu menyusul gangguan produksi yang mendorong rangkaian defisit pasar minyak. Minyak acuan Brent diperdagangkan pada 48,50 dolar AS per barel atau naik 67 sen (1,4 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya. Sedangkan kontrak berjangka West Texas Intermediate naik 68 sen atau 1,5 persen pada 46,89 dolar AS per barel. Gangguan pasokan dari Nigeria, Venezuela, AS dan China memicu pembalikan outlook minyak versi Goldman Sachs yang sejak lama sudah memperingatkan terjadinya kelebihan pasokan
dan tidak jelasnya kejatuhan harga minyak. “Pasar minyak telah menjauh dari hampir jenuhnya stok untuk menjadi defisit lebih cepat dari yang kami perkirakan sebelumnya,” kata Goldman seraya menambahkan pasar telah mengalami defisit mulai Mei lalu, karena kuatnya permintaan dan jatuhnya volume produksi. Di Nigeria, Exxon Mobil menghentikan sementara ekspor minyak dari penghasil minyak mentah terbesar negeri ini. Qua Iboe dan daerah lainnya sehingga memangkas output negara ini pada tingkat terendah dalam beberapa dekade terakhir pada 1,65 juta barel per hari. Sedangkan Venezuela terancam oleh gagal bayarnya perusahaan minyak mereka PDVSA yang harus melunasi obligasi sebesar 5 miliar dolar AS tahun. (ant)
19
Selasa Paing, 17 Mei 2016
Tidak Mempersalahkan Dari Hal. 1
HUT BALADIKA - Bupati Badung Giri Prasta dan mantan Pangdam IX/Udayana Wisnu Bawa Tanaya saat HUT ke-12 Baladika Bali di GWK, Jimbaran, Rabu (11/5) lalu.
Baladika Bali, Organisasi yang Berpihak pada Rakyat BALADIKA Bali menyadari jika masih ada stigma negatif masyarakat terhadap organisasi kemasyarakatan (ormas). Pandangan miring bahwa ormas adalah organisasi preman mestinya sirna, saat puluhan ribu anggota Baladika Bali bersepakat menjadi organisasi yang bergerak di bidang sosial, menjaga lingkungan serta pelestarian budaya Bali. Bupati Badung Giri Prasta menyatakan hal itu dalam pidatonya pada HUT ke-12 Baladika Bali di kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Jimbaran, Badung, Bali, Rabu (11/5) lalu. Giri Prasta mengatakan, pandangan yang sering menyebut Baladika sebagai ormas tidak berpendidikan harus diubah. Preseden buruk itu mesti dimusnahkan dari visi dan misi Baladika untuk memajukan Bali. Baik melalui pengembangan sumber daya
manusia, pelestarian budaya, juga peningkatan ekonomi Bali. ‘’Baladika tidak boleh lagi menjadi organisasi yang dipandang sebagai organisasi yang akrab dengan kekerasan. Kita harus menjadi organisasi yang lebih baik. Organisasi sosial dan organisasi yang menjaga adat, tradisi maupun nilai luhur budaya Bali,’’ ucap Giri Prasta. Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Baladika Bali Nyoman Gde Sudiantara menegaskan, organisasi Baladika adalah organisasi kemasyarakatan yang selalu berpihak kepada rakyat. Organisasi sosial yang menampung suara hati masyarakat untuk kemudian menyuarakannya kepada pemerintah. Upaya-upaya itu telah berbuah manis dengan naiknya beberapa legislator serta terpilihnya salah seorang anggota
yang kini menjabat bupati di Kabupaten Badung. Sehingga dengan begitu, sekarang tidak ada lagi kesenjangan antara pemerintah dan masyarakat. Baladika Bali akan berdiri di tengah-tengah masyarakat. ‘’Kami tidak akan menjadi organisasi yang tidak memihak rakyat. Itu bukan visi dan misi kami dalam membesarkan organisasi ini. Kami berada dan hadir untuk menjadi penyambung lidah rakyat. Dan terlebih adalah sebagai organisasi yang menjaga nilai keluhuran Bali,’’ ujarnya. Sementara itu, Wisnu Bawa Tanaya, mantan Pangdam IX/Udayana, menyambut positif terhadap perubahan mainstream dalam organisasi Baladika Bali. Ia menyambut gembira dengan banyaknya kader yang hadir dan telah sukses menjadi pejabat publik. (r1324)
Dukung Pemerintah Dari Hal. 1 Munaslub menyepakati bahwa sesuai doktrin Partai Golkar karya-kekaryaan dan demi kemajuan bangsa serta kesejahteraan rakyat, maka Golkar dinilai perlu memosisikan ulang keberadaannya dalam lingkup KMP untuk mewujudkan cita-cita ber-
dasarkan Pancasila dan UUD 1945. Munaslub juga memutuskan dukungan Golkar terhadap pemerintahan Jokowi-JK harus ditindaklanjuti dengan upaya nyata Partai Golkar, demi menyukseskan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Selain itu, DPP Partai Golkar juga diberikan kewenan-
gan penuh untuk mengambil kebijakan dan segala langkah dalam rangka mengonsolidasikan seluruh tindakan dengan tetap berpegang teguh pada ideologi doktrin, paradigma baru dan landasan perjuangan Golkar. ‘’Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan,’’ ujar Siti Aisyah. (kmb23/ant)
Ketok Palu Dari Hal. 1 Oleh karena itu, hanya Tim 9 yang mempresentasikan hasil kajiannya dalam pesamuhan 9 April lalu. Sampai kemudian ada keputusan untuk mendrop butir b dan c pada halaman 8 kajian Tim 9. ‘’Kami kan bukan anakanak, kami sulinggih. Jadi sudah diterima oleh semua pihak, kami ketok palu kok diapain lagi itu. Itu kan sudah formal, sudah didukung oleh undangundang itu,’’ tegasnya. Selain itu, lanjut Ida Pedanda, Ketua Umum PHDI juga sudah mengatakan bila keputusan yang disusun oleh Ida (Ida Pedanda Gede Bang Buruan Manuaba - red) adalah keputusan yang sah. Ketua Umum PHDI sebagai perpanjangan tangan Sabha Pandita pun sudah melaksanakan sosialisasi. ‘’Sudah siap diterima itu untuk disebarluaskan ke seluruh Indonesia, kepada Parisada provinsi dan kabupaten. Jangan hal-hal yang sudah selesai, kemudian kita banting lagi, pecahkan lagi,’’ jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya (BP, 16/5), hingga saat ini tinggal tiga pandita yang masih menandatangani keputusan tentang kawasan Teluk Benoa tanpa kata ‘’suci’’. Ketiga Wakil Dharma Adhyaksa itu adalah Ida Pedanda Gde Bang Buruan Manuaba, Ida Mpu Jaya Acaryananda, Ida Mpu Jaya Sattwikananda. Sementara pandita yang mencabut tanda tangan adalah Ida Sinuhun Mpu Nabe Siwa Putra Paramadaksa Manuaba, Ida Rsi Bujangga Hari Anom Palguna dan Ida Pedande Gde Kerta Arsa. Yang menolak menandatangani, Ida Mpu Siwa Budha Daksa Dharmita dan Ida Pedande Gde Panji Sogata. Ketua Sabha Walaka Putu Wirata mengatakan, Ida Pedanda Gde Kerta Arsa telah mencabut tanda tangannya pada Minggu (15/5). Beliau tidak menduga yang ditandatangani lagi itu adalah versi keputusan yang tidak mencantumkan kata ‘’suci’’ untuk kawasan Teluk Benoa. Ketika disodori konsep, selain tidak dibacakan juga tidak dijelaskan secara detail tentang isi keputusan tersebut. Adapun ida pedanda yang men-
emui beliau adalah Ida Pedanda Gde Bang Buruan Manuaba, Ida Mpu Jaya Sattwikananda, Ida Acarya Agni Yogananda dan Ide Rsi Agni Jayamukti. Putu Wirata juga menyampaikan bahwa Ida Pedanda Kerta Arsa menitip pesan dan harapan kepada sulinggih yang masih ada tanda tangannya pada putusan tanpa kata ‘’suci’’ agar kembali kepada keputusan tanggal 9 April 2016. Sebab, keputusan ‘’tandingan’’ yang menyimpang dari keputusan faktual tanggal 9 April 2016, tidak hanya merusak citra sulinggih, citra PHDI, juga memberi kesempatan untuk merusak tanah dan kawasan Teluk Benoa yang disucikan. ‘’Saya tetap pada prinsip, itu kawasan suci, dan keputusan tanggal 9 April yang disepakati Pesamuhan Sabha Pandita adalah kawasan suci. Diberi tanah 100 hektar pun, saya tidak akan menjual diri untuk membuat keputusan yang aneh-aneh dan tidak sesuai dengan apa yang diputuskan,’’ kata Ida Pedanda Kerta Arsa, seperti dikutip Ketua Sabha Walaka. (kmb32)
Sedangkan baliho yang tidak bergambar atau terdapat foto Presiden, aparat gabungan yang bertugas saat itu tidak mempersalahkan. Ditegaskan kembali, bahwa hanya baliho yang terdapat foto atau karikatur Joko Widodo saja yang ditertibkan, sedangkan untuk baliho yang berisi tulisan aspirasi masyarakat Bali tentang tolak reklamasi yang tidak terdapat foto atau gambar Presiden tetap terpasang di tempatnya. Menurut Danrem, seringkali orang atau segolongan masyarakat tertentu tidak menyadari bahwa ada beberapa perbuatan yang dilakukannya dapat merendahkan martabat seorang Presiden. Perbuatan itu dilakukan melalui tulisan maupun gambar atau foto di media sosial atau media lainnya yang tidak pantas untuk dikonsumsi masyarakat yang berbudaya seperti Indonesia. ‘’Penghinaan’’ itu sebenarnya tidak saja terjadi kepada Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla, tetapi terjadi juga kepada Presiden sebelumnya, yaitu Susilo Bambang Yudhoyono. Secara khusus pemasangan baliho yang menyertakan foto-foto karikatur seorang presiden atau wapres seyogianya tidak perlu dilakukan meskipun dengan alasan untuk menyuarakan aspirasi segolongan masyarakat tertentu dalam alam demokrasi Indonesia. Ia berharap jangan sampai tertanam pada pemikiran generasi muda atau anakanak kita bahwa menggunakan karikatur-karikatur yang lucu dan tidak pantas bagi seorang kepala negara, termasuk penggunaan bahasa-bahasa yang tidak santun dalam menyuarakan aspirasi tertentu adalah hal yang benar dan boleh dilakukan bagi setiap warga negara. Apalagi saat ini sedang marakmaraknya beredar gambargambar atau simbol-simbol ajaran komunisme seperti gambar palu arit di topi, kaos, pin, dan lain-lain. ‘’Sekali lagi, budaya bangsa yang telah mengajarkan nilai-nilai kekuatan kepribadian sebagai ciri agung bangsa Indonesia di antara bangsa-bangsa di dunia lainnya, harus senantiasa terpelihara dengan baik sejalan dengan tumbuh dan beralihnya generasi bangsa dari waktu ke waktu. Apalagi masyarakat Bali yang begitu kuat dengan tradisi dan adat
istiadatnya. Kitalah yang memiliki kewajiban untuk memberi contoh dan teladan kepada para generasi muda bangsa saat ini,’’ tandas Danrem asal Buleleng ini. TNI memiliki kewenangan dalam pengamanan VVIP terhadap Presiden, Wakil Presiden dan keluarganya serta tamu negara setingkat kepala negara atau kepala pemerintahan dari segala ancaman, termasuk kenyamanan dan ketenangan beliau selama melaksanakan kunjungan dan kegiatan. Selanjutnya Kolonel Cantiasa mengimbau dan mengajak masyarakat agar penggunaan simbol-simbol negara, lambang negara, lembaga negara dan atribut negara ditempatkan dan diperlakukan sebagaimana mestinya. Mengapa kepala negara menjadi salah satu hal yang penting untuk diperlakukan dengan semestinya, karena merupakan simbol kedaulatan negara yang penting untuk dihormati dan dihargai serta merupakan milik seluruh warga negara secara keseluruhan, dan oleh setiap warga negara wajib ditempatkan di atas semua golongan tanpa berpihak pada golongan dan kelompok tertentu. Selain itu, kepala negara merupakan representasi pemegang kekuasaan yang sah secara konstitusi dari warga negara yang diperoleh atas pilihan dan kepercayaan rakyat. Penghormatan dan penghargaan kepada kepala negara melambangkan tegaknya moral dan etika bagi setiap warga negara. Kedaulatan negara akan diakui dan disegani oleh negara lain apabila kewibawaan kepala negara dijaga, diperlakukan dan ditempatkan dengan terhormat oleh rakyatnya. Danrem berharap agar seluruh lapisan masyarakat ikut serta menjaga situasi dan kondisi wilayah Bali agar tetap aman dan nyaman dengan cara saling menghargai serta menghormati, sehingga setiap orang yang datang ke Bali memiliki kesan yang baik dan kepuasan tersendiri sehingga mereka datang berkunjung kembali. ‘’Mari terus kita jaga kemanunggalan TNI dengan rakyat serta bersama-sama bergandengan tangan dan merapatkan barisan. Bersama rakyat TNI kuat dan bersama TNI rakyat aman dan sejahtera. Membangun Bali ke depan yang santi lan jagaditha,’’ ujarnya. (kmb36)
Tiga Tokoh Dari Hal. 1 Sejauh ini pemerintah sudah berencana menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada Presiden kedua RI Soeharto, Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid dan mantan Komandan Resi-
men Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) Sarwo Edhie Wibowo. Menurut Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, pengesahan gelar pahlawan nasional kepada tiga tokoh itu menunggu keputusan presiden (keppres). (ant)
Penampilan Terbaik Dari Hal. 1 Ketika ditanya mengenai kepastian Mourinho di Manchester United, Mata menjawab, ‘’Saya tidak tahu. Hanya saya siap memberi segalanya dan saya akan terus
memberi penampilan terbaik bagi klub.’’ ‘’Yang terpenting sekarang bukan apa yang bakal terjadi di masa depan, melainkan lolos ke Liga Champions dan meraih kemenangan di Piala FA,’’ kata Juan Mata. (ant)
Pengusaha Korsel Dari Hal. 1 Presiden Jokowi melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Park Geun-hye di Istana Cheong Wa Dae, yang disebut juga Blue House. Pertemuan itu untuk membicarakan peningkatan hubungan bilateral. Presiden RI melakukan
kunjungan kenegaraan ke Korsel pada 15-18 Mei 2016. Sejumlah pertemuan bisnis juga telah dilakukan oleh Presiden Jokowi bersama para pengusaha Korsel. Dari Korsel, Presiden Jokowi akan berkunjung ke Sochi, Rusia untuk menghadiri Konferensi Tingkat-Tingkat (KTT) ASEAN-Rusia pada 1920 Mei 2016. (ant)
Satyaki Dikeroyok Duryodhana Dkk.
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta
(Edisi Dua Ratus Enam Puluh Sembilan) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
KETIKA mengucapkan katakata ini kepada sais keretanya, pejuang-pejuang itu berkekeinginan bertempur. Mereka dengan cepat datang ke depan Pangeran Satyaki. Cucu Sini ini memiliki keberanian yang tak terukur. Para ksatria itu membuat suara keras dan mengatakan ketika mereka datang, ‘’Bantai, Serbu, Tunggu, Lihat, Lihat!’’ Prajurit-prajurit itu mengucapkan kata-kata kasar dan penuh semangat perang kepada Satyaki. Sedangkan ksatria utama Satyaki dengan menggunakan anak-anak panah tajam, lalu membantai tiga ratus orang pasukan berkuda dan empat ratus ekor gajah-gajah dari pihak Kuru. Perang itu menciptakan suasana sangat menegangkan. Lalulalang senjata-senjata terjadi antara pemanah-pemanah dari kedua belah kubu. Semangat menyerang para ksatria di kubu Kuru melawan Pangeran Satyaki di sisi lain, menjadi sangat dahsyat. Perang itu menyerupai pertempuran antara dewa-dewa dan para asura pada zaman dahulu. Sebuah penyembelihan
besar-besaran terjadi. Cucu Sini menyambut serangan-serangan anak panah-panah tajam dari pihak lawannya. Serangan-serangan itu menyerupai ular-ular berbisa mematikan pasukan kekuatan itu, oh tuan, putra paduka kelihatan seperti sebuah kumpulan awan-awan. Setelah menutupi di segala sisi, pada pertempuran itu, dengan curahan anak-anak panah, pahlawan gagah berani itu, oh baginda, tanpa takut-takut membantai sejumlah besar pasukan-pasukan paduka. Perang itu benar-benar sangat menakjubkan, oh raja, pemandangan yang hamba saksikan di sana, tidak ada sebuah anak panah pun, oh tuan, dari Satyaki yang gagal mengenai sasarannya. Lautan pasukan itu berlimpah dengan kereta-kereta, gajah-gajah, kudakuda penuh ombak-ombak yang dibentuk prajurit-prajurit jalankaki. Para ksatria itu masih tetap berdiri segera setelah berbenturan dengan Satyaki. Kelompok itu terdiri dari pejuang-pejuang yang dilanda kepanikan. Gajahgajah, kuda-kuda dibantai, di segala arah, oleh Satyaki dengan
panah-panahnya yang terus dan berulang-ulang berputar-putar. Panah yang ditembakkan itu berkeliling kesana-kemari seolaholah menderita akibat serangan seperti di musim dingin. Kami tidak melihat prajurit-prajurit jalan-kaki atau para prajurit kereta, gajah-gajah, prajuritprajurit berkuda, kuda-kuda yang tidak diserang dengan anak-anak panahnya Yuyudhana itu. Bahkan Phalguna, oh raja, yang telah menyebabkan sebuah penyembelihan besar-besaran di sana seperti yang dilakukan Satyaki, oh baginda. Cucu Sini itu telah berada di antara pasukan-pasukan itu. Banteng di antara manusia itu yang tidak mengenal takut itu dilengkapi tangan sangat lincah. Murid Arjuna sendiri itu menunjukkan keterampilan terbaiknya. Satyaki bertarung melebihi gurunya, Arjuna, itu sendiri. Kemudian Prabu Duryodhana menyerang sais kereta Satwata itu dengan tiga batang anak panah yang diarahkan ke empat ekor kudanya. Dia lalu menyerang lagi Satyaki itu menggunakan tiga batang anak panah. Sekali lagi
memakai delapan anak panah. Sedangkan Duhsasana menyerang banteng di antara keluarga Sini itu memakai 16 batang anak panah. Sedangkan Sakuni menyerang dengan lima dan 20 batang anak panah. Chitrasena melepaskan lima anak panah. SedangkanDuhsasana menyerang Satyaki pada bagian dada menggunakan lima dan 10 batang anak panah. Macan di antara keluarga Vrishni itu yang diserang dengan anak-anak panah tajam dan ksa-
tria-ksatria utama Kuru, dengan penuh semangat dia menyerang setiap orang dari mereka, oh baginda, menggunakan tiga batang anak panah. Setelah melancarkan serangan yang hebat, semua musuh itu dengan panah-panah yang dilengkapi energi besar, dipaksa cucu Sini itu yang memiliki gerakan sangat lincah dan keberanian melanglang di medan pertempuran dengan kecepatan seekor burung elang. (bersambung)
Sloka 7.13 Tribhir guna-mayair bhavair ebhih sarvam idam jagat mohitam nabhijanati mam ebhyah param evyayam Seisi dunia ini terpengaruh oleh ketiga guna ini, dan tak mengenalKu, yang berada di atas semuanya itu dan yang tidak dapat berganti-ganti sifat.
16 Pages
93 Number 8th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip
st.com. http://epaper.in
L O N A A T I E R N I N T
rnationalbalipo
online: http://www.inte
FORECAsT WEATHER 23 - 32 DPs
Tuesday,
rica’ Soars to ‘Captain Ame ney Monster’ ‘Mo $73 Million, $15 Million Opens With Tuesday, May
17, 2016
and that has
May 17, 2016
a Barcelon Madrid s; celebrate on clubs focus League ns Champio
ts use Democra Trump as to an bogeym to vote get people Page 6
China says Pentagon report ‘severely ’ relations damaged Page 13
Colombian police seize 8 tonnes of cocaine near Panama border
Page 8
powered the just
million after Civil experience to $300 theaters,” America: 4,426 film to close North American did as exten days in vel’s “Captain million at “The newcomers with $72.6 of all time. - Disney-Mar he added. the overwhelming extravaat U.S. theaters weekend LOS ANGELES pected considering latest Marvel dominant and st second and 2013’s strength of the ‘Money Monster’ War” remains -- the eighth-large both perfectly Age of Ultron” ganza and performed offered “Avengers: U.S. locations
and a Roberts “Iron Man 3.” has taken in $295.9 ‘The Darkness’ expectations in for audiopened “Civil War”domestic box office , in line withnew and different George Clooney-Juli Monster” something million. BH million at the Paul Dergarabedian thriller “Money will with $15 “The ten days. Civil War” ences.” with ComScore, respectably horror-thriller and its first exceeded the box “Captain America: media analyst Bacon title to have Tilt’s low-budget starring Kevinup $5.2 mil- senior“Civil War” is keeping a strong become the 11th second weekend. That said Darkness,” going for scared Force in its the 13th office momentum $70 million by “Star Wars: The Radha Mitchell, sites in a Friday War’ headed million, “Jurassic summer season.America: Civil old- list is lion at 1,754 at horror fans. with $149 Awakens” $106.6 million, “Marvel’s “’Captain benefit from good launch aimed showed impressive million, with to h, an irresist- World” with “Civil War”after it launched with $103.1 fifth- continues word-of-mout a flatwith $77.7 fashioned and its delivery of movie The Avengers” staying power last weekend, the Age of Ultron” million, “Avengers: with $75.6 million popcorn ible concept $179.1 milliontime. The 59% decrease all $75.2 million, “Avatar” as two other out perfect summer highest of Knight” with same range last year’s “The Dark Hunger Games: Catching is in the y tentpoles: and “The Marvel-Disne million. was Monster” Fire” at $74.2 Sony’s “Money viable counter-proadults, finishing able to provide aimed at gramming recent forecasts. Directed generated well above “Monster” premiere on by Jodie Foster, Film from its world solid buzz night at the Cannes busiThursday saw a 22% gain in Festival and Saturday. to “The Friday ness from fifth weekend of show to Disney’s continued with $17.8 Jungle Book” staying powerfor a second remarkable nture 3,970 locations million at The comedy-adve preplace finish.mere 27% from the the Camus up declined a and will wind AP Photo/Thibault frame George $311 million Roberts, for the vious with more than ers weekend actors Julia l film domestically. (rtr) from left, photograph pose for 69th internationa Jodie Foster, the Clooney 2016. at Director and Amal May 12, Monster Clooney of the film Money France, Thursday, southern screening Cannes, festival,
via REUTERS Colombian
Police/Handout
border with
Panama,
May
nes seize 8 tonrder n police Colombia near Panama bo of cocaine
A Colombian 15, 2016.
national
policeman
stands guard
in front
of packages
of cocaine,
which were
confiscated
in Turbo
province
near the
also be heard News can at Global 9.30 in “Bali Image”
96.5 from $5 milRadio FM am. Listen to offered a until 10.00 FM at http:// States has capture of the for the Global Radio ten2mydrugs United lion reward at seizure of globalfmbali.lis 442 streaming “The biggestagainst criminals,” gang’s leader. produces some or live video and http:// accordradio.com 8 tonnes in history. A hit lfmbali.com Colombia Juan Manuel li. annually, http://radiogloba nel/global-fm-ba t said Colombian President Three people tonnes of cocaine Nations. Colompolice confiscated ustream.tv/chan national United the governmen the Santos said on Twitter.operation. 252 tonnes ing to the in the - Colombian with Panama,largest seizures in Carlos bian authorities seized border BOGOTA were arrestedMinister Luis in 2015.(rtr) one of the along the Defense the drugs belonged of the narcotic of cocaine in what may be The said in the municipality Villegas Usuga crime gang. on Sunday,recent years. plantation department, to the Clan This value nana in Antioquia country in delivers violence. in of Turbo said. with an estimated tion often are no restrictions The haul, was discovered Sihombing, means that there access. “We a ba- officials Haposan of media of $240 million, hideaway on access on device it is so easy to 15). are practitioner, an underground of girls Sunday (May to him, the increas-n observe that sites,” he said. 2 predators parents on page .. According phenomeno pornographic and more that account, Continued abuzz the wandering. On and keeping their ingly widespread to the death Emergency. leading even rape of violence is caused by several perpetratorsdie. Severe penalties must be vigilant L an A to had modernizaSEXU on the perpetra- children seriously. we have against of children cases victims imposed Firstly, the similar “Currently violence chil- have been have not made cases of violence a legal factors. Bali, the emergencythe nation,” said against tors but they subside. In escape dren, includ- incidents abuse, rape and More children of ing students, of sexual to occur. continue increasingly are The minors widespread.
violence d sexual cy of chil
Emergen
balipost (127rb Like) http://facebook.com/balipost
SELASA PAING, 17 MEI 2016
@balipostcom (4.103 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
Nyamuk Beradaptasi dengan Lingkungan
Virus DBD Merebak
MENINGKATNYA kasus DBD tahun ini diduga karena nyamuk telah melakukan penyesuaian atau adaptasi dengan lingkungan. ‘’Semacam evolusi, baik ketahanan terhadap paparan zat kimia, perilaku hidup, waktu menggigit dan lainnya,’’ kata Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Bali Made Kerta Duana, MPH., Senin (16/5) kemarin.
Bali Post/pik
Afgan-Rossa
Duet Konser’’Sides’’
ADA kejutan dalam konser ‘’Sides’’ Afgan Syahreza di Bandung, baru-baru ini. Mendadak Afgan menampilkan aksi duet bersama Rossa menyuguhkan dua lagu. Penampilan mereka memancarkan kemesraan di panggung. Saling berhadapan sembari berpegang tangan. Teriakan nada cemburu terdengar sangat keras dari Afganisme (fans fanatik Afgan) tatkala Afgan dan Rossa memeragakan adegan bernuansa romantis. Jujur, di konser ini, penontonnya mayoritas kaum perempuan. Kalangan remaja mendominasi, walaupun beberapa ada juga kalangan ibu, termasuk juga dari Malaysia. Di kursi deret depan, duduk menyimak Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan nyonya. Wali Kota yang gesit ini ternyata juga penggemar lagu-lagu Afgan. Selama hampir dua jam, penyanyi berlesung pipi ini menyapa penggemarnya tanpa henti. Ketika melantunkan lagu baru ‘’Kunci Hati’’ yang dirilis malam itu, Afgan mengajak penonton ikut bersenandung bersama. ‘’Ada yang hafal? Saya spesial akan memberikan hadiah pelukan bagi yang hafal seluruh isi lirik lagu ini,’’ sapa Afgan yang disambut ‘’huuuu...’’ dari penonton. Afgan sangat mahir menjalin kedekatan dan dialog dengan penonton. Dia mengungkap pengalaman pribadi, termasuk membocorkan proyek karier ke depan. Beberapa kali Afgan turun panggung menghampiri kerumunan cewek di semua sudut. Beberapa ada yang nekat memberikan bunga dan bungkusan hadiah, dan mencuri peluang dengan mencium kedua pipi penyanyi pujaannya ini. Afgan benar-benar tebar pesona dan konser ini menyegarkan, dengan pengubahan komposisi pada beberapa lagu lawas, misalnya pada lagu ‘’Terima Kasih Cinta’’, ‘’Panah Asmara’’, ‘’Bukan Cinta Biasa’’ dan sederet yang lain. (pik)
Diuji Coba SOP Pelayanan RS Pratama Tangguwisia Singaraja (Bali Post) – Desakan lembaga dewan untuk mempercepat pelayanan Rumah Sakit Pratama (SR) di Desa Tangguwisia, Kecamatan Seririt, direspons Pemkab Buleleng. Pemkab menggenjot kelengkapan teknis di rumah sakit tersebut. Tenaga medis dan paramedis di rumah sakit ini mulai rutin mempraktikkan Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan. Sementara penyiapan alat kesehatan (alkes) saat ini mencapai 75 persen. Data dihimpun di lapangan Senin (16/5) siang kemarin, SDM di rumah sakit pratama pertama di Bueleleng Barat itu tercatat sebanyak 36 orang. Tenaga ini meliputi enam orang dokter umum, dua orang dokter gigi, satu dokter spesialis bedah, satu orang apoteker, dan 19 perawat. Selain itu, juga ditempatkan 36 orang bidan yang akan melayani pasien dari wilayah Banjar, Seririt, Busungbiu, dan Kecamatan Gerokgak. Selain itu, juga disiapkan ahli radiologi dan petugas teknis lain. Guna memastikan kesiapan penguasaan penerapan SOP ini, kemarin secara khusus Wakil Bupati (Wabup) dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. melakukan pemantauan ke rumah sakit tersebut. Wabup ditemani Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) dr. I Gusti Ngurah Mahapramana dan pimpinan instansi terkait lainnya. Wabup Sutjidra didampingi Kepala Diskes Mahapramana mengatakan, sejauh ini uji coba penerapan SOP sudah berulang kali dilakukan. Secara umum SOP itu sudah berjalan dan dipahami dengan benar oleh petugas medis yang sudah disiapkan. Dari kesiapan ini, pihaknya optimis, mulai awal Juni 2016 mendatang rumah sakit sudah beroperasi dan melayani kunjungan pasien dari empat kecamatan di Buleleng Barat. Lanjut Wabup Sutjidra, saat ini setiap ruang perawatan atau ruang pelayanan lainnya sudah dipasangi alkes. Kelengkapan alkes ini sudah mencapai 75 persen dan masih menunggu pemasangan alkes yang masih dalam proses pengadaan. (kmb38)
Bali Post/kmb38
TINJAU - Wabup Buleleng dr. Nyoman Sutjidra meninjau uji coba SOP pelayanan Rumah Sakit Pratama Desa Tangguwisia, Senin (16/5) kemarin.
Dari beberapa pengujian yang dilakukan, ternyata nyamuk sekarang sudah tahan terhadap dosis yang sebelumnya efektif seperti fogging/abate. Perilaku menggigit juga diduga tidak hanya di pagi atau sore hari, dan beberapa penemuan jentik juga tidak hanya pada kontainer yang gelap. ‘’Kalau dulu, nyamuk memilih kontainer berwarna gelap dengan air bersih sekarang juga banyak ditemukan di kontainer cerah seperti keramik, botol bening, tempat tirta, air
burung, dll,’’ jelas pria yang juga dosen Prodi Kesehatan Masyarakat (KM) FK Unud. Wilayah yang lebih kotor dari Bali ada, namun nyamuk di Bali berkembang pesat membawa virus DB bukan semata-mata karena kebersihan lingkungan. ‘’Kebersihan lingkungan agak sedikit berbeda sebagai risk factor,’’ tandasnya. Bali endemik DB karena didukung tingkat kepadatan penduduknya yang tinggi, mobilitas penduduk, dan banyak kontainer tempat
nyamuk berkembang. Seperti Denpasar dengan banyaknya lahan/rumah kosong tak berpenghuni, barang bekas pakai. Begitu juga dengan Gianyar yang banyak penggunaan kaleng cat, dll. untuk kerajinan. Walaupun endemik sepanjang tahun, tetapi peningkatan kasus tetap dipengaruhi musim yang mana di akhir penghujan kasus DB akan meningkat. Maka dari itu PSN paling efektif untuk pencegahan DB karena
membersihkan kontainer. ‘’PSN itu menguras, menutup, mengubur dan memanfaatkan barang bekas. PSN cara paling efektif untuk memutus rantai penularan, dari jentik jadi nyamuk dewasa, fogging untuk nyamuk dewasa saja. Jentik yang menetas jadi nyamuk lagi, kalau ada kasus meningkat, PSN dan fogging harus dilakukan sekaligus,’’ paparnya. Sementara untuk virusnya sendiri yang mulai dikaji adalah tingkat virulensinya, karena ada beberapa kasus orang meninggal tanpa melewati fase yang biasa. Hal itu dikatakan masih dikaji dan hasilnya belum ada. Ada empat tipe virus Dengue yaitu Dengue 1, Dengue 2, Dengue,
3 dan Dengue 4. Masing-masing mempunyai keganasan tersendiri. ‘’Seseorang yang sudah pernah kena DBD bisa kena lagi DBD dari virus yang berbeda tipenya,’’ imbuh dr. Gede Wira Sunetra, MPPM., Kepala Bidang P2PL Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Berdasarkan data DBD dari Januari hingga April, tercatat sudah 30 orang meninggal, 11 di antaranya di Buleleng, 1 orang di Jembrana, 2 orang di Badung, 9 orang di Denpasar, 7 orang di Gianyar. Sedangkan total kasus DB hingga akhir April 6.812 kasus. Setiap bulan mengalami peningkatan, dari Januari sebanyak 1.033 kasus, Februari 1.619, Maret 2.407 dan April 1.753 kasus. (kmb42)
Bedah Buku Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet
Menjawab Masalah Aktual Hindu Bali DUA buku berhasil dirampungkan dan dapat dinikmati masyarakat umum. Buku itu merupakan kumpulan beberapa tulisan, makalah dan pemikiran lepas Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet yang ditulis sejak tahun 1994. Buku itu yakni ‘’Menjawab Masalah Aktual Hindu Bali’’ dan ‘’Tuntunan Muspa Hindu Bali’’. Tema utama yang dibahas tiada lain terkait dengan masalah aktual keagamaan Hindu Bali. ‘’Dalam penyusunannya menjadi buku yang utuh, saya sengaja membatasi hanya memilih tulisan yang mengungkap hal-hal yang belum terungkap dalam buku lain,’’ ujar Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet ditemui usai acara bedah buku di Puri Den Bencingah, Semarapura, Klungkung, Minggu (15/5). Keinginan menulis buku terkait Hindu Bai sudah sejak lama diidamkan, namun karena kesibukan urusan pekerjaan dan rutinitas sehari-hari, Ida Panglingsir yang juga Ketua FKUB Bali ini meminta bantuan sahabatnya I Ketut Sumarta untuk menyunting. ‘’Sahabat saya ini sekaligus sangat rajin mengingatkan dan menyemangati supaya menulis buku sebagai bukti palaba atau warisan keintelektualan,’’ ujarnya. Diharapkan dua buku ini bisa menjadi sumber bacaan baru perihal Hindu Bali. Ida Panglingsir yang memiliki nama walaka Ida Dewa Gede Ngurah Swastha ini menyebutkan, dalam penyusunan buku tersebut tidak mengalami masalah berarti. Mengingat, isi dalam ulasannya ini berdasarkan pengalaman yang dihadapi selama berkecimpung di dalam organisasi Hindu. Kegiatan bedah buku ini sebagai upaya untuk menguji kebenaran dari teori yang disampaikan dalam
buku. Menurutnya, hal ini sangat penting untuk menyamakan persepsi dalam memandang Hindu Bali. Pihaknya mengakui, dalam membahas tentang Hindu Bali tidak cukup disampaikan dalam satu buku saja, sehingga ia hanya menyampaikan poin-poin penting yang sering dihadapi masyarakat Hindu Bali dalam buku ini. Dalam buku pertamanya yang berjudul ‘’Menjawab Masalah Aktual Hindu Bali’’ disampaikan tentang keyakinan, dasar ajaran, yadnya, upacara, tempat suci Hindu Bali. Pihaknya mengakui, ada perbedaan antara yadnya, upacara dan tempat suci Hindu di Bali dan juga yang ada di India. Bahkan dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia, ada sejumlah perbedaan. ‘’Perlu dijelaskan dan ditegaskan kembali bahwa seluruh ajaran tatwa, etika dan upacara yang dianut Hindu Bali ini bersumber dari
kitab suci Weda,’’ ungkapnya. Pambawa acara dalam bedah buku ini Ida Dewa Gede Bagus Badra berharap keberadaan dua buku ini dapat menjadi salah satu referensi di dalam pelaksanaan persembahyangan dan pegangan untuk umat Hindu Bali. Bedah buku ini dihadiri sekitar 150 undangan yang terdiri dari Ida Dalem Semarapura, Ida Pedanda dan ida panglingsir puri lan geria se-Bali, tokoh masyarakat serta masyarakat. Sebagai pembedah dan pembahas pada acara bedah buku ini hadir Drs. A.A. Made Arwata, M.Si. dan Dr. I Gusti Made Ngurah dan antropolog I Wayan Geria. Ida Pedanda Gede Made Tembau Geria Aan mewakili para sulinggih menyambut baik dengan diluncurkan dua buku yang ditulis oleh Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet. (kmb12/ k100)
Bali Post/kmb12
BEDAH BUKU - Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet saat bedah buku ‘’Menjawab Masalah Aktual Hindu Bali’’ dan ‘’Tuntunan Muspa Hindu Bali’’ didampingi tiga pembedah yakni Drs. A.A. Made Arwata, M.Si., Dr. I Gusti Made Ngurah dan antropolog I Wayan Geria, Minggu (15/5) di Puri Den Bencingah Semarapura, Klungkung.
Bali Post/kmb26
PENILAIAN - Tim dari Badan Perpustakaan dan Arsip Provinsi Bali melakukan penilaian perpustakaan di SMKN 1 Negara yang menjadi duta Kabupaten Jembrana dalam lomba tersebut.
Lomba Perpustakaan Sekolah
SMKN 1 Negara Duta Jembrana SMK Negeri 1 Negara menjadi duta Kabupaten Jembrana dalam lomba perpustakaan tingkat SLTA Provinsi Bali. Sekolah kejuruan favorit di Negara ini, Senin (16/5) kemarin dinilai Tim Penilai dari Badan Perpustakaan dan Arsip (Basusip) Provinsi Bali. Tim disambut langsung Kepala SMKN 1 Negara I Putu Wardana bersama dewan guru dan komite sekolah. Perpustakaan sekolah yang dinilai ini menerapkan standar layanan sesuai aturan. Ketua Tim Penilai dari Basusip Provinsi Bali I Gusti Made Bagiadi mengatakan tujuan lomba ini mengajak seluruh warga sekolah menciptakan perpustakaan yang representative, sehingga siswa terpenuhi kebutuhan literasi dalam meningkatkan prestasi. Nantinya secara bertahap mampu menumbuhkan minat baca kepada seluruh masyarakat sekolah. Menurutnya, ada sejumlah kriteria yang menjadi penilaian. Di antaranya bagaimana menciptakan perpustakaan menarik untuk dikunjungi, mempersiapkan konten (isi) dalam perpustakaan
termasuk SDM pengelola, serta anggaran untuk pengembangan ke depan, baik konvensional maupun digital, dukungan sarana dan prasarana dan promosi perpustakaan. ‘’Apakah pengelola ramah dan mau membantu siswa. Memberikan tegur sapa dan senyum itu wajib,’’ ujarnya. Selain itu yang paling penting adalah sinergi pelayanan perpustakaan dengan sistem pembelajaran yang ada. Sekolah wajib menumbuhkan budaya literasi, dengan siswa membaca minimal selama 15 menit sebelum proses pembelajaran dimulai. ‘’Dari semuanya itu, bahan-bahan itu sudah disiapkan (SMKN 1 Negara). Mudah-mudahan ini menjadi hal yang menggembirakan ke depan sebagai acuan perpustakaan di berbagai jenjang sekolah,’’ ujarnya. Hadir pula dalam penilaian tersebut Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Jembrana Ida Ayu Darmayanti dan Kabid Pendidikan Menengah Dinas Dikporaparbud Jembrana Dewa Putu Wardana. (kmb26/k100)
Adi Nugroho-Donita Kompak Urus Anak
SECARA biologis hanya perempuan yang bisa menyusui. Namun suami tetap berperan penting dalam menciptakan lingkungan yang nyaman bagi istri, seperti yang dilakukan selebriti Adi Nugroho untuk istrinya, Donita. “Salah satu pendukung kesuksesan ASI itu ibunya happy (bahagia),” kata Donita kepada Antara di sela-sela acara Milna 1st Bite Campaign di Jakarta, Sabtu lalu. Perempuan 27 tahun itu mengemukakan sang suami selalu memberi dukungan kepadanya ketika sedang menyusui. Misalnya, menyodorkan segelas air hangat pada Donita ketika akan memberi ASI
pada buah hati mereka. Adi juga kerap memijat bagian punggung untuk menperlancar ASI sesuai saran dari ahli laktasi. “Pas aku ngantuk harus nyusui, dia pegangin bayi, aku menyusui sambil tidur,” kata ibu yang memberi ASI eksklusif untuk anak semata wayangnya. Saat ini Svarga, putra Donita dan Adi, mulai diberi makanan pendamping ASI. Agar buah hatinya tidak kaget dengan transisi makanan, Donita mencampurkan ASI ke dalam bubur yang telah disaring agar teksturnya cair. “Biar rasanya tetap dikenal, disaring lagi biar dia enggak kaget dari (makanan) yang cair banget,” paparnya.
KESEHATAN Pertanyaan: Saya seorang ibu dengan kehamilan kedua. Anak saya pertama umur 1 tahun. Apakah boleh setelah melahirkan segera dilakukan pemasangan IUD seperti yang disarankan oleh ibu bidan di tempat saya kontrol. Terima kasih. Ibu Dewiq di Denpasar Jawaban: Komplikasi karena kehamilan maupun persalinan di Indonesia disebabkan, pertama, terlalu muda (hamil dengan umur ibu < 16 tahun). Kedua, terlalu tua (hamil dengan umur ibu > 35 tahun). Ketiga, terlalu banyak (hamil > 4 kali). Keempat, terlalu sering (jarak kehamilan berikutnya < 2 tahun). Kejadian terlalu sering biasanya dikarenakan kurangnya informasi tentang kontrasepsi yang tepat bagi ibu yang telah melahirkan, adanya hambatan dukungan dari suami dalam pemakaian alat kontrasepsi, mitos atau anggapan
Sejak putranya lahir, Donita dan Adi bagai tim yang kompak mengurus anak nyaris tanpa bantuan orang lain. Selama enam bulan, Donita benar-benar merawat dan mengurus segala keperluan Svarga. Saat ini dia mulai dibantu asisten, namun untuk tugas-tugas seperti membereskan perlengkapan bayi. Segala aktivitas yang bisa membangun keakraban dengan anak tidak ingin dilimpahkannya kepada orang lain. “Aku enggak mau kehilangan momen, ingin lihat perkembangannya,” kata Donita yang selalu mengajak anaknya ketika ia beraktivitas di luar rumah. (kmb)
Bali Post/ant
Pemasangan IUD Setelah Lepas Plasenta
di masyarakat yang belum tentu benar tentang kontrasepsi setelah melahirkan dalam hal ini IUD (intra uterine device), dll. IUD adalah kontrasepsi yang terbuat dari plastik halus dibagi menjadi dua jenis yaitu nonhormonal dan hormonal. Nonhormonal biasa berbentuk spiral (Lippes Loop) atau berbentuk lain (Cu T 380A atau ML Cu 250). Sedangkan hormonal, seperti ProgestasertT dan LNG-20 yang dipasang dalam rahim dengan memakai alat khusus oleh dokter atau bidan/ paramedis lain yang terlatih. Jenis IUD nonhormonal disarankan jika menginginkan pemasangan setelah melahirkan seperti Cu T 380A adalah sebuah tipe IUD yang efektif, aman, bekerja lama, dan reversibel yang tidak mengganggu hubungan seksual. Copper Cu T 380A uga tidak memiliki efek samping dan kontraindikasi yang terkait dengan hormon dan tidak memengaruhi kemampuan
menyusui (Kaneshiro, 2010). Penggunaan IUD atau alat kontrasepsi dalam rahim sebagai alat kontrasepsi di Indonesia relatif masih sangat rendah yakni 6,6% dari seluruh pemakaian alat kontrasepsi, lebih kecil dibanding pemakaian suntikan (58,4%), pil (24%). Padahal sebagai alat kontrasepsi IUD memenuhi beberapa syarat seperti murah, efektif, efek samping minimal, praktis, dan mudah pemasangannya. Seiring bertambahnya informasi yang baru tentang keamanannya, IUD menjadi semakin populer karena beberapa alasan. Salah satunya adalah bahwa IUD merupakan metode kontrasepsi efektif reversibel yang bersifat ‘’pakai dan lupakan’’, tanpa memerlukan penggantian hingga selama 10 tahun. Pemasangan IUD selama ini yang sudah diketahui oleh masyarakat dan telah berjalan yaitu pemasangannya bisa dilakukan setelah selesai masa nifas (42 hari), setelah
terjadinya kejadian keguguran/ abortus, dilakukan setiap saat dari siklus haid dan dipastikan bahwa calon akseptor tidak dalam keadaan hamil, setelah melakukan senggama tanpa perlindungan maksimal dalam waktu 5 hari, dan pemasangan juga dapat dilakukan setelah lepas plasenta atau (Post placental IUD) yang ibu tanyakan saat ini. Pemasangan IUD segera setelah lepas plasenta mempunyai beberapa keuntungan antara lain mudah pemasangannya dikarenakan ukuran dan bentuk rahim belum mengecil seperti kondisi tidak hamil, akseptor jelas tidak dalam
keadaan hamil, tidak memerlukan waktu tertentu lagi, tidak memengaruhi air susu ibu (ASI) dan pasien sudah terlindungi segera setelah meninggalkan rumah sakit sehingga mencegah jarak kehamilan yang terlalu sering. dr. Kadek Agus Kurniawan, Sp.OG. Dokter Spesialis Kebidanan dan Penyakit Kandungan Klinik Bunda Setia Dosen di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa