20 HALAMAN
NOMOR 261 TAHUN KE 68 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (127rb Like) http://facebook.com/balipost
Senin Umanis, 16 Mei 2016
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (4.103 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
Dirobohkannya Baliho Tolak Reklamasi
Pada Putusan Tanpa Kata ’’Suci’’
Anomali Dalam Demokrasi
Sudah Tiga Wakil Dharma Adhyaksa Cabut Tanda Tangan
SEJUMLAH baliho ‘’Selamat datang Jokowi dan tolak reklamasi Teluk Benoa’’ Jumat (13/5) malam dirobohkan aparat keamanan. Alasan penurunan baliho yang berada di jalur Bandara Ngurah Rai-Nusa Dua itu, karena tidak ada izinnya. Namun sejumlah warga kembali memasang baliho tersebut. Bahkan, sejumlah baliho dijaga warga agar tidak dirobohkan kembali. Anggota DPRD Bali dari
Fraksi PDI Perjuangan A.A. Ngurah Adhi Ardhana angkat bicara sehubungan penurunan baliho tolak reklamasi Teluk Benoa milik desa adat oleh aparat keamanan. Terlebih hanya karena rombongan Presiden dan Wakil Presiden akan melintas di dekat lokasi pemasangan baliho tersebut. ‘’Ini adalah suatu anomali dalam suatu upaya demokrasi penyampaian pendapat. Hal. 19 Amanat Rakyat
Tinggal tiga pandita yang masih menandatangani keputusan tentang kawasan Teluk Benoa tanpa kata ‘’suci’’. Ketiga Wakil Dharma Adhyaksa itu adalah Ida Pedanda Gde Bang Buruan Manuaba, Ida Mpu Jaya Acaryananda, Ida Mpu Jaya Sattwikananda. Keputusan tentang kawasan Teluk Benoa tanpa kata ‘’suci’’, yang tanda tangannya dicari ke masing-masing geria Wakil Dharma Adhyaksa semakin kekurangan ‘’pendukung’’. Sebab, satu per satu Wakil Dharma Adhyaksa yang telanjur membubuhkan tanda tangan, akhirnya mencabut dan menyatakan bahwa keputusan yang benar dan sah adalah kawasan suci Teluk Benoa. Ketua Sabha Walaka Putu Wirata Dwikora menjelaskan, Ida Pedanda Gde Kerta Arsa, Wakil Dharma Adhyaksa yang tinggal di Lombok, telah mencabut tanda tangan sembari membuat pernyataan
bahwa keputusan yang benar adalah Teluk Benoa sebagai kawasan suci. ‘’Ide Pedanda langsung membubuhkan tanda tangan dalam pernyataan yang kemudian diserahkan kepada Sabha Walaka yang memang ditugaskan Dharma Adhyaksa menyusun konsep Keputusan Pesamuhan Sabha Pandita, sesuai bunyi Anggaran Dasar Parisada,’’ tegas Putu Wirata. Dengan demikian, kini hanya tiga Wakil Dharma Adhyaksa yang bertanda tangan untuk ‘’mengesahkan’’ kawasan Teluk Benoa tanpa kata ‘’suci’’. Hal. 19 Disodori Konsep
grafis:asd/BP
Dari kiri ke kanan; Tommy Sugiarto, Jonatan Christie, dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.
Bali Post/ant
Piala Thomas
Indonesia Kalahkan Hongkong 5-0 Jajak Pendapat
Krisis Air Membayangi Bali KEKHAWATIRAN krisis air di Bali menguat belakangan ini. Kondisi ini dimungkinkan karena makin maraknya investasi dan tak terkendalinya laju pertumbuhan penduduk. Tidak adanya komitmen serius menjaga kawasan hulu membuat Bali makin nyata menuju krisis air. Ancaman krisis ini terjadi hampir di seluruh kabupaten/kota. Pesatnya alih fungsi lahan juga telah membuat sejumlah kawasan resapan air beralih fungsi. Rusaknya hutan vegetasi dan ekosistem kawasan hulu juga akan membuat Bali berada pada zona rawan air bersih. Ironisnya, di tengah makin menguatnya ancaman krisis air ini gerakan untuk peduli alam dan penyelamatan kawasan hulu tidak terbangun. Hal itu terungkap saat Pusat Data Bali Post menggelar jajak pendapat terkait ancaman krisis air di seluruh Bali. Jajak dilakukan dengan mengajukan kuesioner dan wawancara via telepon. Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden, 78,63 persen mengatakan Bali belum memiliki program yang jelas dan terintegrasi dalam mengatasi ancaman krisis air. Bahkan, ada kecenderungan Bali mengabaikan ancaman krisis air dengan tetap membuka investasi dan tak melakukan pengendalian penduduk secara optimal. Kabupaten/kota juga tak melakukan terobosan nyata untuk menjaga dan memproteksi kawasan hulu yang merupakan sumber mata air. Responden juga mengatakan Bali tidak melakukan kajian yang utuh untuk mencermati potensi dan daya dukung sumber mata air Bali untuk menyangga laju investasi dan pertumbuhan penduduk Bali. Di lain pihak, 18,17 persen mengatakan Bali dan kabupaten/kota sudah melakukan langkah-langkah untuk menjaga sumber mata air. Sejumlah proyek penyelamatan sumber mata air telah digulirkan oleh lembaga teknis terkait. Selain itu, sejumlah kabupaten di Bali juga gencar melakukan penghijauan. Sosialisasi untuk gerakan hemat air bersih juga telah dilakukan. Bahkan, Perda Tata Ruang Bali telah memberikan batasan zona investasi. Hal. 19 Mata Air
PEBULU tangkis tunggal putra Indonesia Tommy Sugiarto membuka jalan kemenangan 1-0 atas Hongkong dalam penyisihan grup B Piala Thomas 2016 di Stadion Bulu Tangkis Kunshan, Tiongkok, Minggu (15/5) malam. Demikian pula pasangan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan unggul dua set langsung atas ganda Hongkong. Sementara Jonatan Christie lagi-lagi menjadi pahlawan kemenangan tim Thomas Indonesia. Ia mengalahkan Hu Yun dengan skor 22-20, 21-18. Sementara itu, kemenangan Ihsan Maulana Mustofa
di partai kelima atas Wong Wing Ki Vincent membuat Indonesia menang sempurna 5-0 atas Hongkong di penyisihan grup B Piala Thomas 2016. Sebelumnya, pasangan ganda putra Angga Pratama/ Ricky Karanda Suwardi juga menyumbangkan kemenangan di partai keempat. Angga/ Ricky sukses menaklukkan Law Cheuk Him/Lee Chun Hei Reginald dengan skor 2116, 21-17. Penampilan Jonatan di awal permainan memang kurang meyakinkan, ia banyak dikontrol oleh Hu dan tak dapat mengembangkan permainannya. Jonatan nyaris
kehilangan game pertama saat tertinggal jauh 9-16. Namun pemain muda asal klub Tangkas ini tak mau menyerah begitu saja. Satu demi satu poin terus dikumpulkan. Akhirnya Jonatan pun mencuri game pertama. Jonatan kembali unggul 9-5 di game kedua. Sayangnya Hu menyusul dan berbalik unggul 15-13. Belajar dari game pertama, ia pun kembali merebut ritme permainan dan mencuri kesempatan di poin-poin kritis hingga akhirnya memaksa Hu untuk menyerah. ‘’Ini adalah turnamen Thomas Cup pertama saya, apalagi ini pertand-
ingan beregu, pressure-nya beda dengan pertandingan perorangan. Saya merasa tegang di awal pertandingan,’’ kata Jonatan mengakui. Sebelumnya Tommy Sugiarto juga unggul atas lawannya. ‘’Saya senang dapat membuka poin untuk tim agar temanteman dapat lebih percaya diri memenangkan partai berikutnya,’’ kata Tommy. Tommy menang atas tunggal putra Hongkong Ng Ka Long Angus 21-17, 22-20 dalam permainan selama 46 menit. Strategi menyerang, bertahan, dan reli-reli berhasil diterapkan putra mantan atlet Indonesia Icuk Sugiarto itu atas Ng Ka
Long pada game pertama. Pada game pertama, Tommy unggul 5-2, 7-3, 8-4 hingga jeda 11-8. Pemain berusia 27 tahun itu terus memperlebar jarak skor menjadi 1511, 17-12, hingga menang 21-17. ‘’Pada game pertama, saya terbantu faktor angin di lapangan. Saya lebih mampu untuk mengendalikan lawan karena menang angin. Tetapi sebaliknya, saya yang dikendalikan lawan pada game kedua karena kalah angin,’’ kata mantan atlet pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia itu. Hal. 19 Ingin Fokus
Soal Reklamasi
KPK Bantah BAP Bocor
Bali Post/dok
DIPERIKSA - Presdir Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja usai diperiksa KPK.
Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah telah terjadi kebocoran Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dalam penyidikan kasus dugaan suap pembahasan rancangan peraturan daerah mengenai reklamasi, dengan tersangka Presdir Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja. ‘’Yang jelas BAP tidak bocor, tetapi memang salinan BAP diterima oleh AWJ sebagai tersangka untuk bahan pembelaan di persidangan nanti,’’ kata Pelaksana Harian Kabiro Humas KPK Yuyuk
Andriati ketika dikonfirmasi wartawan, kemarin. Sebagaimana diberitakan di media, dalam BAP itu, Ariesman mengungkapkan, PT Agung Podomoro Land membiayai penggusuran Kalijodo agar mendapat pemotongan kontribusi tambahan reklamasi di pantai utara Jakarta. Menurut Yuyuk, sumber berita dimaksud bisa saja berasal dari pihak di luar KPK karena selain penyidik, tersangka juga mendapatkan salinan BAP. Perusahaan itu dikatakan mengeluarkan miliaran rupiah
atas permintaan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk penggusuran Kalijodo dan mengerahkan ribuan personel gabungan. Seperti diberitakan, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok meminta Pengawas Internal KPK untuk menyelidiki penyidik lembaga itu yang membocorkan hasil penyidikan ke media. Ahok menilai penyidik seharusnya tidak boleh membocorkan hasil penyidikan ke publik. Hal. 19 Tidak Pernah
’’Young Turks’’ di Munaslub Golkar
Bali Post/ant
KABEL - Sejumlah pengendara kendaraan bermotor berusaha melewati kabel yang melintang menutupi jalan di persimpangan lampu merah Kalibata, Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur, Minggu (15/5) kemarin. Melintangnya kabel serat optik hingga nyaris jatuh ke jalan tersebut menyebabkan kemacetan arus lalu lintas ke berbagai arah di kawasan itu.
GOLKAR. Ya Partai Golkar. Apa yang ada di benak kita? Gonjang-ganjing AncolBali, ndak rampung-rampung! Yang nampak adalah Golkar pecah! Simpatisannya bosan dengan suguhan tontonan saling klaim dan saling serang. Rakyat yang nonton lebihlebih lagi. ‘’Yok opo, kok seduluran rak rampung-rampung, masalahe (Lho, bagaimana ini, kok sesama anggota keluarga, masalahnya ndak selesaiselesai!). Yang lain persiapan Pemilu 2019, sing gambar kuning berantem di dalem! Jangan salah, rakyat pun gampang berpaling, manakala tidak ada lagi di partai itu yang bisa dijadikan panutan. Manakala di partai itu yang ada hanya tontonan perkelahian, merasa ‘’Aku yang benar. Aku yang sah!’’ Munaslub di Bali, 15 – 17 Mei 2016 memberi secercah harapan akan lahirnya sosok
Oleh Jai Singh Yadav pemimpin baru yang mampu ‘’menyembuhkan’’ berbagai ‘’penyakit’’ di tubuh Golkar sesuai dengan keinginan rakyat luas. Bagaimanapun Partai Golkar telanjur melekat di hati rakyat pedesaan pada beberapa periode sebelumnya. Golkar membutuhkan sosok baru sang pemimpin dari kalangan pemuda dengan jiwa Ratu Adil menumpas segala bentuk kekacauan dan menciptakan Golkar yang solid, yang membanggakan, yang melindungi dan nge-wong-ke wong cilik (memanusiakan rakyat kecil) yang selama ini seolah mengalami pergeseran perhatian dari perjuangan partai. Golkar membutuhkan seorang pemimpin muda yang berjiwa reformis terhadap unsur-unsur feodalisme antara
lain pandangan kolot yang Bapakisme – apa -apa Bapak, hingga tokoh muda yang cemerlang akan dibiarkan ‘’layu sebelum berkembang’’. Golkar sangat butuh seorang pemimpin yang mampu membawa keluar dari ‘’terpuruknya’’ partai tertua sejak Orba agar kembali dipercaya publik, dicintai, dan hadir sebagai partai yang menjadi tautan harapan rakyat. Golkar butuh pemimpin yang mampu menegakkan kembali sang Beringin kokoh dari tarian ‘’Moonwalk’’ yang memesona. Seperti dikatakan oleh Romanus Ndau Lendong, gambaran Partai Golkar saat ini diibaratkan sebagai sedang melakukan tarian Moonwalk. Tarian memesona yang seolah tengah bergerak maju - terlihat melalui persiapan penyelengaran Munaslub 2016. Hal. 19 Pengurus Golkar
Azis Syamsudin dan Aburizal Bakrie
DENPASAR
2
Senin Umanis, 16 Mei 2016
Tergilas Bus, Kepala Pengendara Motor Remuk Denpasar (Bali Post) Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) merenggut korban jiwa terjadi di Jalan Raya Kerobokan, Lingkungan Batuculung, Kuta Utara, Minggu (15/5) kemarin. Pengendara motor I Putu Ferry Santosa (25) tewas dengan kondisi kepala remuk setelah tergilas ban bus. Kasat Lantas Polres Badung AKP Nengah Subangsawan mengatakan, kejadiannya pukul 01.45 Wita dan dilaporkan pukul 02.00 Wita. TKP tepatnya di simpang tiga depan SPBU Kerobokan Kaja, Kuta Utara, Badung. Keterangan saksi kepada petugas, bus yang dikemudikan I Gede Witana (43) asal Dalung ini melaju dari selatan akan belok ke arah timur. Sedangkan korban asal Penebel, Tabanan ini bergerak dari arah utara ke selatan. Mendekati TKP, korban melaju dengan kecepatan tinggi melewati genangan air di sebelah timur jalan. Akibatnya, laju motornya tidak terkendali lalu oleng dan akhirnya terjatuh. ‘’Pas waktu itu, bus lewat dan korban mengenai bodi belakang kiri bus, lalu jatuh dan kepala korban terlindas ban bus yang sudah belok ke arah timur,’’ ujarnya. Akibat kejadian itu, telinga kanan korban keluar darah, mulut keluar darah dan tulang kepala pecah. Korban mengembuskan napas terakhirnya di TKP. ‘’Jenazah korban langsung dibawa ke rumah sakit. Kasus ini sedang kami tangani,’’ ucap mantan Kasat Lantas Polres Karangasem ini. (kmb36)
Turis Bunuh Diri Pakai Gas Denpasar (Bali Post) – Mengakhiri hidup dengan cara gantung diri, kini sering terjadi. Namun turis asal Jerman Wolfgang Michael Anton Mocehin (23) melakukan bunuh diri dengan cara berbeda. Ia diduga mengakhiri hidupnya menggunakan gas di rumah kontrakannya di Jalan Gunung Lumut I, Denpasar Barat, Sabtu (14/5). ‘’Kuat dugaan bunuh diri,’’ kata Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan, Minggu (15/5) kemarin. Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat Iptu Lutfhi menambahkan, kejadian itu diketahui pukul 19.00 Wita. Saat ditemukan, korban menggunakan baju kaos warna hitam, celana pendek, posisi telentang, kedua tangan di atas dada, muka ditutup dengan plastik tas kresek warna putih. Keterangan pacar korban, Yura Takahashi (22) asal Makassar, mereka tingggal di rumah tersebut. Yura bekerja di restoran di Petitenget mulai pukul 09.30 Wita dan pulang pukul 20.00 Wita. Saat pulang kerja, ia melihat korban berada di kamar dan mukanya dibungkus dengan plastik kresek putih yang berisi selang warna hijau. Yura langsung merobek kresek tersebut, namun pacarnya sudah meninggal dunia. ‘’Saksi (Yura - red) memiliki tabung tersebut hampir satu bulan yang dipergunakan untuk diving,’’ ujar Lutfhi. Yura dan korban sudah lama pacaran. Bahkan, bulan depan berencana menikah di Jerman. Sebelum bunuh diri, korban baru datang dari negaranya. Korban meninggalkan sepucuk surat berbahasa Inggris. Isi surat pada intinya korban mengatakan punya banyak masalah dan tidak mau Yura menderita karenanya. Korban berharap Yura dapat menemukan cinta lagi. Bahkan, yang lebih baik darinya dan memiliki umur panjang, banyak anak dan mendapatkan kebahagiaan. (kmb36)
Suara Denpasar & Badung Semoga Timnas Berjaya Salam Olahraga. Saya ucapkan selamat, FIFA telah mencabut sanksinya. Semoga Timnas Indonesia berjaya di dunia. Pascapencabutan sanksi dari FIFA, setelah sekian lama persepakbolaan Indonesia mati suri, semoga ini ada pertanda baik. Saya harap Timnas tidak memakai pemain asing, rekrut saja pemain dari negeri sendiri, misalnya orang-orang di Papua, toh juga pemain asing bayar mahal tapi tidak mengharumkan nama Timnas. Wayan Agus, Nusa Dua Arya, Denpasar
PSK Banyak Mengidap HIV Saya baca, PSK di Bali banyak yang mengidap HIV. Di Singaraja pengidapnya terbanyak. Saya jadi ngeri dan khawatir dengan generasi muda kita. Jika pemerintah Surabaya bisa menutup lokalisasi PSK, saya rasa Bali pun bisa asal mau dilakukan. Jika memang sulit, sebaiknya lokalisasi ini dilegalkan saja agar lebih mudah mengontrol para PSK dan juga pelanggannya. Bila perlu diberi tanda agar penyebaran virus HIV/AIDS ini dikontrol. Di tempat lokalisasi dilengkapi dengan dokter yang selalu mengecek, sehingga dengan cara ini angka pengidap HIV bisa menurun. Angga, Denpasar
Waspada Bahaya Laten Komunis Saya kurang setuju kembali diungkitnya paham-paham soal komunis dan keberadaan Partai Komunis Indonesia di negara ini. Sebab, ini akan menimbulkan situasi yang tidak mengenakkan nantinya. Apalagi, bahaya laten komunis ini sudah dilupakan oleh masyarakat. Meskipun kita harus tetap waspada, namun tidak dengan cara-cara yang berlebihan. Ketut Dawi, Abiansemal.
(0361) 7400391, 812987 FM 96,5
Topik : aparat turunkan baliho tolak reklamasi Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
PROYEK JEMBATAN - Sejumlah pekerja mengerjakan proyek pembangunan jembatan penghubung dari Sawangan menuju Peminge, Kuta Selatan, Minggu (15/5) kemarin. Pembangunan jembatan ini merupakan proyek pendukung jalan lingkar selatan Nusa Dua untuk mempermudah akses warga dan juga jalur pariwisata, dengan bentang 100 meter. Bali Post/kmb23
Denfest Jangan Hanya Jadi ’’Event’’ Formalitas Denpasar (Bali Post) –
Kegiatan Denpasar Festival (Denfest) yang telah memasuki tahun kesembilan, sudah mulai dirancang Pemkot Denpasar. Padahal, kegiatan tersebut baru akan berlangsung akhir tahun 2016 mendatang. Bila sebelumnya mengusung tema ‘’Demi Depasar’’, kini akan mengambil tema besar kontemplasi. Yaitu ruang perenungan untuk merayakan kembali Denfest sebagai ajang pembangunan utama dari segenap khazanah kreativitas yang tumbuh di Kota Denpasar. Diharapkan Denfest tidak hanya menjadi sekadar event formalitas setiap tahunnya tanpa memberikan dampak pada masyarakat Kota Denpasar. Hal itu terungkap dalam rapat gabungan antar-SKPD yang dipimpin Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, belum lama ini. Dalam rapat tersebut, mengemuka Denfest ke-9 adalah ruang kontemplasi demi munculnya horizon baru dalam pembangunan Denpasar. Denfest tahun ini berbicara mengenai kekinian komunitas kreatif yang terus bergerak menyinergikan tradisi dan modern Bali seba-
gai ciri khas yang membedakan dengan lokalitas lain di dunia. ‘’Denpasar Festival kali ini harus memiliki sesuatu yang berbeda dan memberikan respons pada perkembangan masyarakat Kota Denpasar yang semakin urban, namun tidak meninggalkan tradisi leluhur. Jangan sampai Denfest hanya menjadi event formalitas setiap tahunnya tanpa memberikan dampak pada masyarakat Kota Denpasar dengan segala komplek-
sivitas yang ada di dalamnya,’’ ujar Rai Mantra. Marlowe Bandem, salah seorang anggota tim Denpasar Kreatif, mengatakan Denpasar Festival ke-9 tahun ini akan menonjolkan Padmaksara sebagai strategi baru dalam pembangunan Kota Denpasar yang dimaknai sebagai sebuah mandala kekuatan yang mengayomi segenap dinamika Kota Denpasar. Padmaksara sebagai teratai penciptaan menegaskan
Efek Jera Diragukan
Hukuman Kebiri Kimiawi Dinilai Kurang Efektif Denpasar (Bali Post) Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Andrologi (Persandi) Prof. Dr. dr. Wimpie Pangkahila, Sp.And., FAACS. menilai hukuman kebiri kurang efektif diberikan pada pelaku kejahatan seksual. Hal itu lantaran hukuman kebiri kimiawi yang diterapkan di beberapa negara tidak menimbulkan efek jera. Namun pada intinya, ia sangat setuju pelaku kejahatan seksual dihukum seberat-beratnya. ‘’Apakah dengan penerapan itu menimbulkan efek jera lebih besar dari hukuman yang lain? Tetapi di India tetap masih ada (kejahatan seksual), bahkan ada hukuman mati, namun tetap saja ada tindakan kriminal (kejahatan seksual),’’ ujarnya, Minggu (15/5) siang. Di Cina, katanya, pelaku kejahatan seksual dijatuhi human mati, di Amerika dijatuhi hukuman kebiri kimiawi dikombinasi dengan hukuman lainnya. Kebiri kimiawi adalah memberikan obat antitestosteron yang efeknya dapat menekan hormon testosterone. Hormon tersebut berfungsi untuk menjaga gairah seks pria dan wanita. Jika orang dengan hormon testosterone rendah, maka gairah seksnya akan berkurang. Namun gairah seks sesorang tidak hanya dipengaruhi hormon testosterone, tetapi juga pengalaman seks sebelumnya yang pada saat-saat tertentu muncul. Kondisi kesehatan dan faktor psikologis orang juga memengaruhi. ‘’Saya enggak yakin hukuman kebiri memberi efek jera dan tidak ada data dari seluruh dunia. Makanya di beberapa negara hukumannya dobel,’’ tandasnya.
Gairah seks bisa saja turun dengan pemberian obat antitestosteron, namun efeknya tidak langsung berdampak. Pemberian beberapa kali, efeknya baru terasa. Setelah pemberian dalam jangka waktu tertentu, gairah seseorang akan kembali. Paling cepat dalam waktu tiga bulan setelah pemberian, gairah seks akan muncul kembali sehingga perlu diberikan lagi. Hal itu, menurutnya, tidak efektif diterapkan. Selain itu, pemberian hormon testosterone tidak hanya berdampak pada gairah seks, tetapi juga memengaruhi otot. Otot akan hilang sehingga lemaknya bertambah, sel-sel darah terganggu sehingga terjadi kurang darah (anemia), pembuluh darah terganggu yang berdampak pada jantung, tulang keropos, ingatan berkurang, dan kesuburan terganggu. Jika hukuman kebiri bertujuan untuk menghilangkan gairah seks, tetapi efek yang lain juga akan muncul, dokter yang melakukan hukuman kebiri akan menjadi melanggar kode etik dan melanggar HAM. ‘’Saya setuju pelaku kejahatan seksual dihukum seberat mungkin, terserah apa, hukuman mati atau hukuman seumur hidup, tetapi jika hukuman kebiri, perlu dipikirkan kembali,’’ ujarnya. Sebelumnya, Kepala Bagian/SMF Psikiatri RSUP Sanglah dr. A.A. Sri Wahyuni, Sp.KJ. berpendapat, hukuman kebiri tidak menyelesaikan masalah karena korban dari tindak kekerasan akan menjadi masalah di kemudian hari. Karena, bisa saja korban akan menjadi pelaku nantinya sehingga kejahatan seksual tidak pernah terputus. (kmb42)
luhurnya keterkaitan kehidupan religi (pura), bisnis (pasar) dan pemerintahan (puri) yang dibalut dengan pemahaman mengenai segala aspek kehidupan. Wayan Semara Cipta selaku event management Denfest mengatakan, dalam pelaksanaan Denfest ke-9 ini akan lebih menonjolkan industri kreatif dan teknologi anak-anak muda dan komunitas–komunitas kreatif menjadi sumbu utama di dalamnya. Semua diberdayakan dengan tetap berpijak pada tradisi leluhur dan local genius yang ada di Kota Denpasar. Dalam Denfest ke-9 ini akan ditampilkan sejumlah konten baru yang bersifat interaktif, seperti penempatan LED floor (lantai layar monitor), visual mapping (menampilkan atraksi visual pada bangunan) dan kinect
mapping. ‘’Selain itu, dalam gelaran Denpasar Festival tahun ini, anak muda kreatif Kota Denpasar akan diberi ruang lebih banyak untuk berekspresi, baik melalui musik, stan clothing, seni mural, eksebisi, tattoo. Tak ketinggalan, custom cultute yang kini memang tengah mewabah di kalangan anak muda Kota Denpasar. Denpasar Festival tahun ini juga akan menampilkan sejumlah pameran seni, art performance dan art installation dari para perupa di Kota Denpasar,’’ ujar Semara Cipta. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
Pemkot Diminta Segera Rancang Perda Reklame Denpasar (Bali Post) – Penataan reklame di Denpasar telah dilakukan sejak 2014 lalu, diawali dengan melakukan moratorium pemasangan reklame di 24 ruas jalan strategis di Denpasar. Moratorium tersebut sudah berakhir Mei 2014 lalu. Kini, penataan reklame di Denpasar masih menggunakan landasan hukum peraturan wali kota (perwali) tentang reklame. Karena itu, dewan berharap agar Pemkot segera menggarap ranperda tentang reklame. Bukan hanya perda reklame yang perlu digarap dalam waktu dekat, sejumlah perwali yang belum memiliki payung hukum di atasnya juga harus segera dibuatkan perda. Selain perda reklame, Pemkot Denpasar juga dinilai perlu menggarap perda tentang toko modern. Selama ini penataan toko modern di Denpasar juga masih menggunakan perwali. ‘’Kami berharap eksekutif perlu merancang perda untuk memperkuat peraturan yang selama ini hanya menggunakan perwali,’’ ujar anggota Komisi III DPRD Denpasar A.A. Susruta Ngurah Putra di Denpasar, Minggu (15/5) kemarin. Perda lainnya yang perlu digarap, katanya, yakni RDTR (rencana detail tata ruang). Perda ini menjadi turunan dari Perda RTRW yang sudah disahkan beberapa tahun lalu. ‘’Perda ini mendesak dimiliki, karena keberadaan lahan di Denpasar yang kecil harus ada acuan yang jelas agar tidak terjadi pelanggaran tata ruang,’’ kata politisi Demokrat ini. Terkait dengan perda reklame, selama ini Pemkot Denpasar sudah merampungkan zonasi pemasangan reklame di sejumlah tempat strategis. Masterplan zonasi pemasangan reklame berhasil diselesaikan pihak konsultan perencana. Dengan rampungnya masterplan ini, Pemkot Denpasar melalui instansi terkait telah melakukan tindakan penindakan
terhadap para pelanggar pemasangan reklame. Selain itu, beberapa baliho dan panggung baliho yang tidak diperpanjang lagi izinnya. Moratorium pemasangan reklame di 24 titik di Denpasar yang mulai berlangsung pertengahan tahun lalu, acuannya Perwali No. 14 Tahun 2013 tentang Penundaan Sementara Izin Reklame di Denpasar, khususnya pasal 4 ayat 2. Selain itu, juga mengacu pada Perwali No. 15 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Reklame di Kota Denpasar. Tahun 2015, Dewan Denpasar berhasil membuat 12 buah perda di luar Ranperda APBD dan APBD Perubahan. Perda tersebut di antaranya tentang ketertiban umum, perubahan Perda tentang BPHTB, izin usaha jasa konstruksi, pemondokan, PKL, pengelolaan cagar budaya, pendaftaran jasa usaha pariwisata, dan pokokpokok pengelolaan keuangan daerah. Selain itu, ada pula perda pengelolaan sampah, penyelenggaraan kearsipan, bangunan gedung, serta perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Tahun 2016 ini, beberapa ranperda sudah berhasil disetujui menjadi perda. Perda tersebut di antaranya tentang ketertiban umum, pedagang kaki lima (PKL), pengelolaan sampah, BPHTB revisi perda sebelumnya, Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah (P3KD) dan Ranperda Bangunan Gedung. Dewan melalui pansusnya juga berhasil merampungkan Ranperda tentang Pajak Parkir dan Pemilihan Perbekel. Setelah berhasil menyelesaikan sejumlah ranperda tersebut, minggu lalu masuk lagi empat ranperda ke meja dewan. Empat ranperda itu, yakni Ranperda Bantuan Hukum, Ranperda Struktur Organisasi dan Tata Kelola Perbekel, Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Ranperda tentang Pengelolaan Perhubungan. (kmb12)
Perkara Korupsi Nunggak, Nasib Uang Negara Tak Jelas SALAH satu tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali Wayan Suardi belum lama ini mengatakan, salah satu arah dari adanya UU Tipikor adalah pengembalian kerugian keuangan negara. Sedangkan hukuman fisik sekaligus merupakan sanksi sosial di masyarakat, karena pelakunya sudah dicap sebagai koruptor. Sehingga dalam perkara korupsi, pengembalian kerugian keuangan negara adalah hal utama dalam pemberantasan korupsi. Menurut mantan Kasipidsus Kejari Buleleng yang saat ini menjabat Kasi Penuntutan Pidsus Kejati Bali ini, penyelamatan aset serta dana negara yang sempat dikorupsi menjadi rumusan dalam UU Tipikor. Berkaca dari kasus tersebut, satu perkara yang begitu menghebohkan hingga menjadi pantauan dan supervisi KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) yakni kasus pipanisasi Karangasem sangat jelas belum terselesaikan baik oleh Pidsus
Polda Bali maupun Pidsus Kejati Bali. Mengningat, kasus dengan anggaran Rp 27 miliar dari APBN itu hingga saat ini belum ada pihak terdakwa yang diputus atau divonis untuk mengembalikan kerugian keuangan negara Rp 3,7 miliar. Fakta dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Denpasar, sudah ada tiga terdakwa yang sudah divonis dalam perkara ini, yakni Wayan Arnawa, I.B. Made Oka (pihak Pemkab Karangasem) dan Imam Wijaya Santosa (rekanan atau bos PT Adhi Karya). Dalam tuntutan jaksa, disebutkan yang mesti mengembalikan kerugian keuangan negara adalah pihak PT Adhi Karya. Sehingga Arnawa dan Oka tidak dibebankan untuk mengembalikan kerugian negara. Hal itu disetujui majelis hakim yang menyidangkan perkara ini. Meski begitu, menyidangkan perkara dengan terdakwa Imam Wijaya Santosa, majelis hakim dalam amar putusannya malah mengabaikan tuntutan jaksa,
yakni Iman Wijaya Santosa tidak dibebankan mengganti kerugian negara Rp 3,7 miliar. Lantas, siapa yang harus mengembalikan kerugian keuangan negara itu? Sementara Arnawa, I.B. Oka dan Iman Wijaya tidak dibebankan uang pengganti. Mengapa mereka dikatakan bersalah jika unsur korupsi tidak ada? Walau terdakwa terakhir sudah divonis beberapa bulan lalu, baik kepolisian khususnya Pidsus Polda Bali maupun Pidsus Kejati Bali, belum ada kabar menindaklanjuti kasus tersebut. Dalam perkara ini, penyidik Polda Bali masih menyisakan sejumlah tersangka. Baik dari pihak PT Adhi Karya maupun dari pengawas proyek bernilai Rp 27 miliar yang digarap Pemkab Karangasem. Hingga Mei 2016 ini, belum ada kabar pelimpahan tersangka lanjutan, sehingga kasus pipanisasi ini menjadi sumir. Informasi teranyar yang diperoleh, Minggu (15/5) kemarin, Polda Bali akan melimpahkan sisa
tersangka itu ke kejaksaan apabila ada perintah dari kejaksaan. Apalagi terdakwa terakhir Iman Wijaya Santosa sudah cukup lama selesai sidangnya. Dalam perkara ini, memang dua lembaga penegak hukum yakni Polda Bali dan Kejati Bali (sebagai penuntut) yang menentukan, kapan sisa tersangka kasus pipanisasi Karangasem itu akan dilimpahkan ke kejaksaan, lanjut dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Denpasar. Apalagi, uang Rp 3,7 miliar sebagaimana penghitungan kerugian keuangan negara, belum ada yang dibebankan untuk mengembalikan. Kasus Dermaga Gunaksa Sementara dalam perkara dugaan morupsi pengadaan lahan untuk Dermaga Gunaksa, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Klungkung sepertinya akan ‘’rehat’’ sejenak sembari fokus menghadapi kasasi di Mahkamah Agung (MA) atas bebasnya tiga orang yang diajukan ke pengadilan. Ini dilakukan kejaksaan
pascasalah satu tersangka yakni mantan Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Klungkung I Wayan Tika meninggal ketika hendak diperiksa sebagai tersangka. Kasipidus Kejari Klungkung Made Pasek akhir pekan kemarin mengatakan, setelah tersangka Tika yang kini menjabat Asisten I Pemkab Klungkung meninggal, pihaknya belum menyelami dugaan tersangka lain dalam kasus ini. ‘’Kemarin penyidikan kita baru sampai Pak Tika. Tapi karena meninggal dunia, kita hentikan dulu,’’ jelasnya. Informasi lainnya yang diterima, dalam perkara ini pihak kejaksaan awalnya mengintip salah seorang pejabat setingkat camat di bilangan Klungkung. Namun, informasi itu dibantah Kasipidsus Pasek. Pihaknya mengaku konsentrasi pada kasasi terlebih dahulu. Untuk diketahui pula, ada sejumlah tersangka dalam perkara ini yang di-SP3kan kejaksaan. (asa)
Senin Umanis, 16 Mei 2016
Badung
3
Atasi Macet di Puja Mandala
Pemkab Koordinasi dengan FKUB dan ITDC Mangupura (Bali Post) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung akan berkoordinasi dengan pihak terkait, yakni Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Badung dan Indonesian Tourism Development Corporation (ITDC) untuk guna membahas kemacetan yang dikeluhkan masyarakat di kawasan Jalan Darmawangsa, depan kompleks peribadatan Puja Mandala, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan. Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa yang dimintai konfirmasi, Minggu (15/5) kemarin, membenarkan akan berkoordinasi dengan kedua instansi tersebut. Untuk mencarikan solusi kemacetan itu, pemerintah juga akan mengumpulkan sejumlah pihak dalam waktu dekat ini. ‘’Kalau pengurai kemacetannya adalah perluasan parkir, kami pun akan mencarikan solusi itu. Tidak hanya pihak FKUB yang nantinya diajak berembuk, pihak penglola yakni ITDC juga akan kita ajak rapat,’’ ungkapnya. Politisi Partai Golkar ini mengakui kemacetan kerap terjadi di kawasan peribadatan tersebut ketika musim liburan. ‘’Ya, saat musim libur panjang kawasan jalan tersebut memang cukup macet. Kami selaku pemerintah akan membahas lebih konkret lagi, termasuk masalah parkir di kawasan kompleks peribadatan Puja Mandala,’’ ujarnya. Seperti diberitakan, kawasan Puja Mandala sekarang ini selain untuk tempat persembahyangan, juga sudah menjadi salah satu objek wisata di Nusa Dua. ‘’Tak jarang banyak rombongan bus wisatawan datang untuk melihat objek tempat ibadah lima agama tersebut,’’ ungkap salah seorang warga, Nyoman Karyana, belum lama ini. Pria yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Badung itu meminta agar pihak penglola kawasan Puja Mandala yakni pihak ITDC dan Pemkab Badung memperluas areal pakir di kawasan tersebut. ‘’Kami minta pihak ITDC selaku pengelola kompleks peribadatan Puja Mandala dan Pemkab Badung mencarikan solusi atas kemacetan di kawasan tersebut,’’ ujarnya. Politisi asal Bualu ini mengatakan, kemacetan paling parah adalah pada saat libur panjang, beberapa hari lalu. Karena itu, solusi yang bisa diilakukan untuk mengatasi kemacetan di jalan tersebut adalah membangun kantong parkir atau perluasan parkir. Kondisi parkir bus saat ini, ditambahkan Karyana, sudah penuh dan terkadang meluber hingga ke jalan raya. ‘’Jalan Darmawangsa macet hingga simpang Siligita. Kalau bisa, lahan kosong di dekat kawasan Puja Mandala dijadikan lahan parkir sebagai penanggulangan kemacetan jangka pendek,’’ pungkasnya. (kmb27)
Bali Post/par
PERBATASAN - Tapal batas antara Kabupaten Badung dan Kota Denpasar yang berada di Jalan Gatot Subroto Barat, Denpasar maupun di perbatasan Sempidi, Kecamatan Mengwi, Badung, terlihat jomplang.
Penataan Tapal Batas Sempidi
Denpasar Terganjal Status Tanah Mangupura (Bali Post) Penataan tapal batas antara Kabupaten Badung dan Kota Denpasar yang berada di Jalan Gatot Subroto Barat, Denpasar maupun di perbatasan Sempidi, Kecamatan Mengwi, Badung, belum terealisasi. Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Badung menyatakan, program tersebut masih terganjal status tanah. Kepala DKP Badung Putu Eka Merthawan mengakui telah bersurat ke Badan Pertahanan Nasional (BPN) untuk meminta ketegasan status tanah di lokasi tapal batas saat ini. ‘’Kami ingin pertegas status tanahnya dulu. Tiba-tiba dibangun, lantas di kemudian hari ada yang mengklaim itu adalah tanah
pribadi, salah juga nanti,’’ ungkap Eka Merthawan, Minggu (15/5) kemarin. Menurutnya, status tanah lokasi tapal batas itu berdiri, masih belum jelas apakah termasuk aset pemkab atau justru milik penyanding/tanah pribadi masyarakat. ‘’Karena itu, kami belum berani melakukan penataan. Tetapi,
Bali Post/kmb23
SAMPAH - Sejumlah petugas kebersihan dari Desa Adat Tanjung Benoa membersihkan sampah-sampah plastik yang terbawa arus bersama rumput yang memenuhi pinggir Pantai Tanjung Benoa, Minggu (15/5) kemarin. Rumput laut yang memenuhi pinggir pantai tersebut, akibat angin kencang yang terjadi beberapa hari terakhir.
Puspem Badung Ditetapkan sebagai Kawasan ’’Eco Office’’ PEMKAB Badung ditetapkan sebagai percontohan kawasan pusat pemerintahan berwawasan lingkungan (eco office). Penetapan dilakukan Drs. Rijaluzzaman selaku Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Bali Nusra saat mengunjungi Pusat Pemerintah (Puspem) Kabupaten Badung, Kamis (12/5) lalu. Kunjungan Rijaluzzaman diterima Sekkab Badung Kompyang R. Swandika dan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Badung drh. Ketut Sudarsana ‘’Keberadaan pusat pemerintahan Kabupaten Badung dengan luas 46,6 ha dan kurang lebih 60 persen kawasan terbuka hijau, telah dilengkapi dengan Instalasi Pengolahan Limbah (Ipal) dan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam pembangunan berkelanjutan salah satunya adalah pro-environment, merupakan komitmen keberpihakan pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan,’’ kata Rijaluzzaman dalam kunjungannya. Sekkab Badung Kompyang R. Swandika menyampaikan apresiasinya atas penetapan Badung sebagai eco office.
Menurutnya, ruang terbuka hijau memang menjadi concern pemerintah. ‘’Bapak Bupati Badung memiliki komitmen yang kuat agar pembangunan yang dilaksanakan di Kabupaten Badung mengacu kepada pembangunan yang berkelanjutan. Sehingga pembangunan tidak hanya dinikmati generasi sekarang, tetapi juga dinikmati oleh generasi mendatang,’’ ucapnya. Pada bagian lain, pejabat asal Kerobokan, Kuta Utara itu menyampaikan berbagai upaya pemerintah dalam keberpihakannya kepada lingkungan, di antaranya Desa Pro Iklim, pendidikan karakter anak-anak sekolah melalui Sekolah Adiwiyata. ‘’Tentunya kita sebagai pemerintah harus menjadi contoh, salah satunya pembangunan pusat pemerintahan yang berwawasan lingkungan. Dari sini kita akan menularkan komitmen-komitmen itu kepada masyarakat, bahwa tanggung jawab kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab kita semua,’’ imbuh Kompyang R. Swandika. Kepala BLH Kabupaten Badung Ketut Sudarsana menambahkan, salah satu keriteria Badung ditetapkan sebagai kawasan pusat pe-
merintahan berwawasan lingkungan (eco office) yakni ruang terbuka hijau. Contohnya, di Puspem Badung yang di atas 50 persen. Provinsi Bali pun, katanya, mendapat predikat serupa. ‘’Provinsi juga telah ditetapkan. Dan untuk kabupaten, Badung satu-satunya se-Bali, karena punya satu kompleks perkantoran, ruang terbuka hijau di atas 50 persen,’’ jelasnya. Selain itu, Pemkab Badung juga telah memiliki Instalasi Pengolahan Limbah (Ipal) dan
Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). ‘’Badung juga puya pemanfaatan energi terbarukan seperti biogas, yang muaranya untuk pelestarian lingkungan,’’ sambung Sudarsana. Dengan penetapan tersebut, pihaknya berharap perkantoran lainnya begitu pula kantor-kantor swasta dapat mencontoh apa yang telah pemerintah perbuat. ‘’Kita contohkan ini supaya kantor yang lain bisa mengikuti,’’ tandasnya. (ad675)
ECO OFFICE - Sekkab Badung Kompyang R. Swandika bersama Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Bali Nusra Drs. Rijaluzzaman saat penetapan Badung sebagai percontohan kawasan pusat pemerintahan berwawasan lingkungan (eco office).
konsep penataan sudah dipersiapkan,’’ katanya. Dia mengakui pihaknya tak bisa berbuat banyak meski beberapa titik tapal batas kurang representatif. Sebab, harus menunggu kepastian dari Bagian Aset terkait status natah di lokasi tapal batas dimaksud. Seperti halnya tapal batas di Sempidi, kalah jauh dengan milik Pemkot Denpasar. ‘’Iya, penataan patung itu Denpasar punya. Tetapi jangan salah, konsep kita dari awal seperti itu (membangun patung - red). Jadi, jangan nanti dibilang Badung meniru Denpasar,’’ tegasnya Dikatakannya, saat ini dokumen status tanah yang telah lengkap hanya di Mengwitani, Jalan Raya Imam Bonjol, dan di Kuwum. Sedangkan status tanah yang belum
jelas, di tapal batas Sempidi, Jalan Gatot Subroto Barat (Denpasar), dan di Suwung (Denpsar). Kabag Aset Setda Badung I Wayan Puja mengakui masih melakukan pendataan aset, apakah tanah penyanding itu milik Pemkab Badung atau
milik pribadi. Pihaknya juga telah melayangkan surat ke Badan Pertahanan Nasional (BPN) untuk menegaskan status tanah tersebut. ‘’Dengan begitu, bila status tanah jelas, pemerintah bisa melakukan penataan,’’ pungkasnya. (kmb27)
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
info seremoniAL
Senin Umanis, 16 Mei 2016
Lulusan SMK PGRI 3 Denpasar Siap Garap Sektor Informal Tiga Siswa SMAN 3 Denpasar Duta Bali di OSN
SERAHKAN - Kepala SMK PGRI 3 Denpasar Nengah Madiadnyana menyerahkan siswa kelas XII kepada Komite Made Riadi. SUDAH menjadi tradisi acara pelepasan siswa kelas XII SMK PGRI 3 Denpasar digelar di hotel. Hal ini link and match dengan SMK PGRI 3 Denpasar yang berbasis pariwisata. Sabtu (14/5), Kepala SMK PGRI 3 Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. melepas 650 siswa kelas XII. Dari jumlah itu, 211 siswa dari Jurusan Tata Boga dan 439 siswa Akomodasi Perhotelan. Pelepasan siswa kelas XII ditandai dengan pengalungan insinye dan penyerahan sertifikat LSP serta penghargaan bagi peraih nilai terbaik di UN. Peraih NUN tiga terbaik masing-masing Ni Luh Emi Puspitasari (358,8), Ni Luh Putu Gita Murdani (345,4) dan Ni Wayan Desy Premasri (345,1). Saat itu, Madiadnyana didampingi Ketua PGRI Kota Denpasar Drs. I Nyoman Winata, M.Hum., Ketua PGRI Bali Dr. I Gede Wenten Aryasuda, M.Pd. dan Ketua YPLP Provinsi PGRI Bali Dr. I Made Suada,
M.M., M.Si. menyerahkan siswa kepada orangtua diwakili Ketua Komite SMK PGRI 3 Denpasar I Made Riadi. Acara pelepasan dihadiri Sekretaris Disdikpora Drs. I Wayan Sukana. Madiadnyana mengungkapkan, yang membanggakan selain lulus 100 persen, sebagian besar lulusan SMK PGRI 3 Denpasar kali ini sudah diterima bekerja sebelum tamat. Ini menunjukkan kualitas PBM dan kompetensi keahlian yang diberikan di sekolah relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Bahkan saat pelepasan sekolah mengadakan tracer study untuk mengetahui posisi pekerjaannya dan kecanderungan mereka setelah tamat. Dia menegaskan, lulusannya banyak memilih bekerja sambil kuliah. Ini menunjukkan bahwa SMK PGRI 3 Denpasar pas di jalan misi SMK sebagai pencetak tenaga kerja profesional. Untuk itu, Madiadnyana meminta lulusannya tak memilih-milih pekerjaan. Bahkan dia
meminta lulusannya siap menggarap sektor informal di kota dan di desa. Sektor ini harus digarap sejak awal untuk menutup peluang orang asing menyapu sektor ini di MEA. Sekolah yang meraih ISO 90012008 dan calon sekolah rujukan nasional ini, kata Madiadnyana, sejak lama dipercaya masyarakat sebagai lembaga pendidikan bermutu, berkualitas dan berpengalaman mengelola pendidikan. Gurunya sebagian besar berkualifikasi S-2 dengan fasilitas lengkap. Maka, wajar SMK PGRI 3 Denpasar disebut sekolah besar, sekolah favorit dan berkualitas. Sebelum pendaftaran dibuka, sekolah ini sudah menerima banyak calon siswa baru. Ini menunjukkan SMK PGRI 3 Denpasar menjadi milik rakyat Bali. Bagi masyarakat yang ingin putraputrinya cepat kerja, dia mengajak bergabung dengan SMK PGRI 3 Denpasar di Jl. Drupadi XVII Gang Dewi Tara No 7. Tahun ini, sekolah ini akan menerima 600 calon siswa baru untuk Program Keahlian Akomodasi Perhotelan dan Tata Boga. Sekretaris Disdikpora Kota Denpasar Drs. I Wayan Sukana menyebut SMK PGRI 3 Denpasar adalah sekolah milik rakyat. Ini terbukti peminat sekolah ini sangat tinggi setiap tahun. Dia setuju lulusan SMK PGRI 3 Denpasar sebagai pionir untuk menggarap sektor informal di Denpasar dan Bali. Bahkan, alumni mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru. Ketua YPLP Provinsi PGRI Bali Dr. I Made Suada sangat mendukung semua program SMK PGRI 3 Denpasar hingga menjadi sekolah bersih dan berkualitas dan menjadi kebanggaan masyarakat Bali. (ad1236)
Bunkasai ’’Penuh Senyuman’’ di STIBA Saraswati Denpasar
BUNKASAI - Ketua Yayasan Bagus Ketut Lodji dan Ketua STIBA Komang Sulatra berfoto bersama dengan pemenang lomba busana Jepang di Bunkasai ke-4 STIBA Saraswati. UNTUK keempat kalinya Seko- kan, Bunkasi merupakan ajang lah Tinggi Bahasa Asing (STIBA) kreativitas mahasiswa Prodi SasSaraswati Denpasar menggelar tra Jepang STIBA Saraswati. Festival Budaya Jepang yang Tema Festival Penuh Senyuman diberi nama Bunkasai. Bunka- diambil karena para peserta dan sai ke-4 mengambil tema ‘’Egao penonton yang mengikuti festival Matsuri (Festival Senyuman)’’. dengan penuh senyum. Mereka Festival dibuka, Sabtu (9/5), oleh pun disiapkan kain putih untuk Deputy Konjen Jepang Mr. Yasue mengungkapkan rasa senangnya Katsunobu. Minggu (15/5) kemarin di festival ini. diisi dengan lomba cosplay contest. Sabtu lalu, festival diisi denAcara penuh happy ini juga di- gan lomba pidato bahasa Jepang hadiri 800 alumni karena saat itu kerja sama dengan JF. Juga ada dilakukan tracer study. Tahun ini, lomba kanji cup, mangga, story STIB Saraswati mendapat dana telling, shodo, Yukata, karaoke, hibah tracer study Menristekdikti. dance cover dan lomba pidato. Acara juga dihadiri Ketua Badan Untuk lomba pidato, juara I diraih Pengurus Yayasan PR Saraswati Dody Afrizal (mahasiswa STIBA) Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S., Rek- Saraswati Denpasar. Dia berhak tor Unmas Dr. I Made Sukamerta mewakili Bali ke tingkat nasional dan Ketua Japan Club Mr. Michi- di Jakarta. ya Mizukoshi serta sejumlah Ketua STIBA Saraswati I Komasyarakat Jepang di Bali. mang Sulatra, S.S., M.Hum. menFestival Budaya Jepang dis- gungkapkan, festival ini merupaelenggarakan atas kerja sama kan wadah bagi siswa SMA dan STIBA Saraswati dengan Kon- SMK se-Bali untuk mengekspresijen Jepang dan Japan Founda- kan kemampuannya berkaitan tion. Ketua Panitia Gusti Ngurah dengan unsur budaya Jepang Kertha Suwinta mengungkap- melalui berbagai lomba. Bunka-
sai ini juga merupakan program tahunan STIBA Saraswati dalam Tri Dharma PT khususnya pengabdian pada masyarakat. Di samping itu, mendekatkan masyarakat dengan kampus juga memperkuat kompetensi keahlian bahasa dan budaya Jepang bagi mahasiswa. Khusus untuk lomba pidato, kata Komang Sulatra, merupakan ajang untuk menunjukkan kemampuan berbahasa secara formal sehingga tampil percaya diri. Menguasai bahasa asing merupakan langkah awal menuju kesuksesan di era MEA dan global. Bagi yang ingin cepat kerja dan menguasai bahasa asing, Komang Sulatra mengajak lulusan SMA dan SMK tahun ini bergabung dengan STIBA Saraswati Denpasar. Tahun ini akan menerima 500 mahasiswa baru. Pendaftaran jalur reguler dibuka 2 Mei - 30 Juni 2016. STIBA Saraswati juga merekrut satu kelas pagi masingmasing untuk S-1 Sastra Jepang dan S-1 Sastra Inggris. Pelaksana Ketua Badan Pengurus Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. menyambuat baik Festival Budaya Jepang kerja sama dengan Konjen Jepang secara berkesinambungan ini. Ia pun mengakui festival berjalan semarak dan penuh nilai edukasi. Dia minta pertahankan keunggulan STIBA Saraswati Denpasar dengan berbagai inovasi. Dengan demikian, STIBA Saraswati yang juga sukses mengirim siswa SD ke Jepang dikenal tak hanya kualitasnya namun juga berkat aktivitasnya. ‘’Tunjukkan keunggulan STIBA Saraswati dalam penguasaan bahasa Jepang,’’ tegasnya. (ad1241)
Cara Investasi yang Menguntungkan, ’’One Coin’’ Bisa Jadi Solusi Tepat ONE Coin mengadakan International Event pada Sabtu (14/5) di Aston Hotel, Denpasar. International Event merupakan acara silaturahmi sesama nasabah One Coin agar keakraban semakin terjaga dan tetap kompak. Dihadiri 1.500 peserta, yang mana 40 persennya telah memiliki coin. One Coin adalah mata uang digital yang dapat diinvestasikan. Ada hampir 1 juta jenis mata uang digital di dunia. Sebelumnya tahun 2009 ada mata uang jenis bitcoin yang harganya Rp 1.000, tetapi saat ini harganya telah mencapai Rp 6 juta. Saat ini harga One Coin adalah =C 5,7. ‘’Mata uang digital ini tidak jauh beda dengan barang-barang digital lainnya,’’ kata Ronal Johanes Jacob, salah satu leader One Coin Denpasar. Mata uang digital harganya lebih tinggi dari mata uang fisik, karena banyak orang yang membelinya. One Coin ada di 219 negara dengan total member 1,8 juta. Sejak berdirinya Februari 2015 lalu, omzet penjualan One Coin telah mencapai Rp 200 triliun. One Coin hanya diproduksi 2,1 miliar keping. Dan dalam kurun waktu satu tahun, One Coin telah habis terjual 600 juta keping. Dalam waktu singkat, One Coin cepat terjual karena menggunakan sistem network. One Coin berkantor pusat di Eropa dan beroperasi di seluruh dunia. One Coin fokus pada pasar inti seperti negara-negara Asia Tenggara, Eropa, India dan Afrika. Perusahaan berkomitmen untuk
Tim LCC Berlaga di Gedung MPR SISWA SMAN 3 Denpasar alias Trisma tak pernah surut mencetak prestasi nasional. Kali ini tiga siswanya menjadi duta Bali pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) di Palembang. Sementara tim LCC Trisma akan berlaga di Gedung MPR-RI. OSN akan dipusatkan di Palembang 15-21 Mei mendatang. Tiga siswa tersebut adalah Pande Ketut Cahya Nugraha (XI-Mipa-5) akan menjadi duta Bali di bidang komputer (TI). Ini adalah ajang kedua bagi Pande Cahya Nugraha di OSN, setelah tahun lalu sukses meraih medali perunggu. ‘’Tahun ini persiapannya lebih matang. Saya ingin meraih emas atau perak,’’ tegasnya. Pande Cahya Nugraha yang dibina oleh Made Adi Sukariawan, S.Pd. juga pernah meraih juara I lomba BLCC se-Bali di Unud dan juara II IT CC di Unud. Sementara itu, A.A. Diah Kartika Wening (XI-Mipa-2) menjadi duta Bali di OSN bidang Ekonomi. Gung Diah yang dibina oleh I Made Dwi Utami Yogi, S.Pd. juga peraih juara harapan I Olimpiade Ekonomi di Unair. Saat itu dia ikut memperkuat tim Trisma. Dia juga peraih juara harapan II di Olimpiade Ekonomi di Universitas Negeri Malang. Ketiga, I Dewa Agung Basthara (XI-IPS) menjadi duta Bali di OSN bidang Kebumian. Tahun lalu dia juga menjadi duta Bali di OSN namun belum meraih predikat terbaik. Kini di Palembang, dia memasang target mendapat medali emas, perak atau perunggu. Siswa binaan dari I Kadek Adiana Putra, S.Pd., M.Si. ini juga pernah meraih juara I Olimpiade Kebumian Undikhsa. Sementara itu, Tim Trisma
meraih juara I Lomba Cerdas Cermat (LCC) Kehidupan Berbangsa dan Bernegara se-Bali 2016. Trisma berhak menjadi duta Bali ke tingkat nasional di LCC di Gedung MPRRI, 8-18 Agustus mendatang. Tim Trisma diperkuat I Putu Bhisama Labdajaya (XI-Mipa-5), Ni Luh Gede Linda Sari (X-Mipa-6), Dwi Indah Arya Palasari (XI-Mipa-4), Annisa Meiva Almasari ( X-Mipa-5). Selain itu, diperkuat I Wayan Bhayu Eka Pratama (XI-Mipa-5), Made Anindya Dwikintan (X-Mipa-6), I Made Adi Surya Jaya, Baiq Nurul Aini (X Mipa-2), Sona Chandra Dewi (XMipa-1) dan Luh Putu Prihandini Utami (X-Mipa-1). Tim yang dibina Kadek Januwiradi, S.Pd., M.Pd. bersama A.A. Daivira Wahyuni, S.H. ini mengungkapkan, tim ini sudah siap berlaga di Gedung MPR-RI. Pembinaan secara matang dilakukan di sekolah sejak April lalu. Jubir Indah Palasari mengungkapkan, tim Trisma ketika di babak
final di tingkat Kota Denpasar mengalahkan SMAN 1 dan SMAN 6. Ketika bersaing di babak final di Bali mengalahkan SMAN 2 Tabanan dan SMKN 4 Denpasar. Tim Trisma, dikatakan Pembina Kadek Januwiradi, sudah dua kali maju ke tingkat Provinsi Bali, namun kalah di babak kedua. Kali ini untuk pertama kali dia membuat duta Denpasar menjadi wakil Bali di LCC tingkat nasional. ‘’Semoga kami berhasil menjadi tiga terbaik,’’ tambah Indah. Kepala SMAN 3 Denpasar Drs. I Ketut Suyastra, M.Pd. didampingi Wakasek Humas I Gede Putu Subrata, S.Pd. memberi apresiasi tinggi atas sukses dan perjuangan anak didiknya. Dia berharap kalau tahun lalu Trisma menyumbang medali perak dan perunggu di OSN, tahun ini meningkat menggaet emas. Demikian juga dengan tim LCC Trisma agar sukses berlaga di Gedung MPR-RI. (ad1240)
DUTA – Anak-anak Trisma yang menjadi duta Bali di OSN dan LCC tingkat Nasional berfoto bersama dengan guru pembinanya.
Made Urip Sosialisasikan UU No.18/2012 tentang Pangan Luncurkan TTI dan Wujudkan Stabilitas Pangan Bersama KWT MENUTUP kegiatan reses anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. menggelar sosialisasi UU No.18/2012 tentang Pangan, sekaligus meluncurkan Kelompok Toko Tani Indonesia (TTI) dan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) seKabupaten Tabanan di Kantor Desa Bongan, Tabanan, Sabtu (14/5). Pada kesempatan itu, Ketua DPP PDI Perjuangan ini juga menyerahkan secara simbolis bantuan program KRPL sebanyak 21 kelompok di Kabupaten Tabanan yang masing-masing menerima Rp 25 juta dengan total bantuan sebanyak Rp 525 juta. Sementara itu bantuan untuk program Kelompok TTI di Kabupaten Tabanan sebesar Rp 200 juta, sehingga total seluruh bantuan sebesar Rp 725 juta. Penyerahan bantuan disaksikan perwakilan Kepala Kantor Ketahanan Pangan, sejumlah Kepala SKPD, Sekcam Tabanan, Ketua KNTA dan Ketua Ganti Tabanan, para Prebekel se-Kecamatan Tabanan, Klian Adat dan Dinas, LPM dan Tim Penggerak PKK serta STT se-Desa Bongan yang dihadiri oleh ratusan petani dan krama subak dari KWT dan Kelompok TTI se-Kabupaten Tabanan. Perbekel Desa Bongan I Ketut Sukarta, S.E. mengaku sangat bangga desanya kembali dikunjungi Made Urip yang langsung mengantarkan aspirasi masyarakat, khususnya para petani dan krama subak di Desa Bongan. Diharapkan, berkat perjuangan Made Urip seluruh hamparan sawah di Tabanan bisa tetap ajeg dan tidak beralih fungsi untuk mempertahankan predikat Tabanan lumbung pangannya Bali. Hal serupa juga diakui oleh Sekretaris Gapoktan Sinar Abadi I Nyoman Sumerta selaku kelompok yang menerima bantuan yang diperjuangkan oleh Made Urip di tingkat
pusat. Pihaknya mengucapkan terima kasih karena sudah mendapat bantuan dua traktor dan tahun lalu kelompoknya juga dibantu program LDPM Rp 225 juta. Made Urip mengakui bantuan untuk Kelompok TTI dan KWT (Kelompok Wanita Tani) itu merupakan program baru dalam rangka membeli produk petani dan menjaga stabilitas harga pangan. Karena selama ini KWT sangat strategis untuk pengembangan pangan pekarangan dan menjaga pangan dalam konteks rumah tangga. Made Urip akan terus melakukan reses sebagai kegiatan di luar gedung untuk menyerap aspirasi masyarakat. Khusus bagi penerima bantuan APBN baik Kelompok TTI maupun KPRL diharapkan bisa ikut memperkuat ketahanan pangan, karena Indonesia termasuk dunia sekitar 10 sampai 15 tahun ke depan akan menghadapi persoalan pangan yang kompleks. Disebutkan, tidak saja Indonesia tetapi juga dunia, akibat
alih fungsi lahan yang tinggi termasuk kebutuhan energi, sehingga perlu disertifikasi pangan. Karena pangan tidak hanya beras, tetapi juga sagu, jagung atau ubi juga termasuk pangan. Selain itu harus punya branding agar bisa menjaga kedaulatan pangan. Sesuai UU No.18/2012 tentang Pangan disebutkan negara harus memberikan pangan yang murah dan terjangkau. Maka itu dalam tatap muka tersebut, Made Urip menyampaikan program dari pusat dan akses bantuan yang akan didorong dan didukung. Namun bantuan itu harus di-manage dengan baik karena sepeser pun uang APBN harus dipertanggungjawabkan penggunaannya ataupun kinerjanya selama ini. ‘’Kelompok TTI dan KWI menjadi program unggulkan kementerian, sehingga bantuan yang diberikan harus betul-betul digunakan dengan baik,’’ tegas Made Urip yang dijuluki Wakil Rakyat Seribu Traktor ini. (ad671)
BANTUAN - Anggota Komisi IV DPR-RI Drs. I Made Urip, M.Si. menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Gapoktan Sinar Abadi, KWT Candra Metu Mekar Sari Baturiti, KWT Srikandi Pupuan dan Bumdes Desa Buahan, Tabanan.
Program Bayi Tabung RSUP Sanglah dengan Biaya Lebih Ekonomis
ONE COIN - Leader One Coin yang diberikan penghargaan karena mencapai pencapaian tertentu. pertumbuhan dan perdagangan. Menurutnya, investasi tidak hanOne Coin telah menetapkan tujuan ya di properti, tanah tapi juga dapat menciptakan pasar dengan lebih dari berinvestasi di One Coin. Ia menga1.8 juta investor One Coin. jak masyarakat untuk berinvestasi One Coin memberikan sekali dengan benar dan di tempat yang seumur hidup kesempatan merev- benar. One Coin adalah mata uang olusi dunia bisnis hari ini di ekonomi digital yang memiliki kehebatan digital. Konsep One Coin lahir dari dan kesempurnaan sistem dalam keberhasilan cryptocurrency per- dunia cryptocurrency. Kedahsyatan intis Bit Coin. Mata uang ini telah One Coin telah dibuktikan, dengan meningkat 75 kali di harga awal. diterimanya One Coin 219 negara Dimulai dengan harga 0,10 US dolar dan mengguncangkan dunia dengan per coin dan telah diperdagangkan konsep baru cryptocurrency. One Coin lebih dari 300 US dolar per coin. menawarkan mata uang digital yang Melalui keberhasilan Bitcoin cryp- sudah diterima oleh 219 negara dan tocurrency dipopulerkan membuka dapat dipergunakan sebagai alat tujalan untuk menjadi bagian dari kar dalam bertransaksi. Dengan One pemenang besar berikutnya dalam Coin orang-orang akan di mudahkan mata uang digital One Coin. bertransaksi antarnegara dan biaya Keuntungan One Coin, member transaksi yang sangat kecil. One dapat membeli dan menjual token Coin adalah the future of payment. lalu mendapatkan keuntungan One Coin memberikan kesempatan 0,05 setiap token. Dengan menjual sekali seumur hidup untuk mentoken mendapatkan 0,10 dari setiap gubah kehidupan kita. Prinsipnya coin kurang lebih 2,5 persen. Juga adalah simpan coin dan jual coin saat mendapatkan keuntungan dari harga tinggi, sehingga tiap investor investor yang membeli ataupun memiliki keuntungan yang sangat menjual Aurum Gold Coin. besar. (ad1243)
BAGIAN Obstetri dan Ginekologi FK Unud/RSUP Sanglah menyelenggarakan Seminar Awam Program Bayi Tabung dengan Biaya Llebih Ekonomis, Minggu (15/5) kemarin. Seminar ini menargetkan hanya 50 pasangan tetapi yang hadir 58 pasangan. Di negara lain seperti Amerika Serikat, biaya untuk mengikuti program bayi tabung adalah Rp 190.876.500. Sedangkan di Kanada membutuhkan biaya Rp 130.572.000 dan biaya paling murah yaitu di India sebesar Rp 13.500.000. Di Indonesia, biaya untuk program bayi tabung berkisar Rp 50.000.000 - Rp 60.000.000. Menjalankan program bayi tabung membutuhkan teknologi, fasilitas, sarana dan prasarana serta obat-obatan yang tidak sedikit biayanya. ‘’Ruangan harus ramah terhadap embrio. Program bayi tabung memang melibatkan teknologi dan asuransi tidak menanggung,’’ jelas Ketua Divisi Fertilitas dan Endokrinologi Reproduksi FK Unud/RSUP Sanglah dr. Made Suyasa Jaya, Sp.OG(K). Namun, pihaknya berusaha menekan biaya program bayi tabung (IVF/in vitro fertilization) dengan memilih jenis obat, menyederhanakan obat yang digunakan namun tidak mengurangi tingkat keberhasilan dari program bayi tabung. Selain itu, fee dokter juga ditekan agar program tersebut dapat berfungsi secara sosial, membantu masyarakat memiliki keturunan dan biaya tindakan juga ditekan. Low cost IVF sebenarnya sudah dilakukan sejak lama oleh RSUP Sanglah. Suyasa Jaya menambahkan, dalam proses IVF adalah menumbuhkan sel telur sebanyak-banyaknya, selanjutnya pada hari tertentu dilakukan petik sel telur. Semua proses tersebut memerlukan biaya terutama media sel telur dan sel sperma. Pada intinya efisiensi di segala sisi dilakukan demi menekan biaya program bayi tabung. Proses melakukan program bayi tabung adalah satu kali siklus haid yaitu selama satu bulan. Setelah mens pertama, di hari kedua pasangan suami- istri (pasutri) harus bertenu dengan timnya untuk melakukan evaluasi pertama yaitu USG vagina dan pengambilan hormon dari darah. Kedua hasil tersebut kemudian dikombinasikan. ‘’Setelah semuanya barulah kita mulai start, pada hari
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
ketiga kita mulai menumbuhkan sel telur sebanyakbanyaknya. Di bagian inilah yang ribetnya disuntik setiap hari,’’ ujarnya. Dalam waktu 36 jam baru dilakukan panen sel telur. Setelah itu, langsung dibuahkan yang dilakukan oleh embriolog. Setelah sel membelah dilakukan embrio transfer (ET), memasukkan benih embrio itu ke dalam rahim. ‘’Sampai di sanalah teknologi manusia bisa mengantarkan, selanjutnya adalah urusan Tuhan,’’ candanya. Diakui peliknya bayi tabung adalah pada tahap embrio berada di dalam rahim karena angka kegagalan tinggi pada saat proses tersebut. Tak heran pihaknya hanya bisa mengusahakan keberhasilan bayi tabung 30-40 persen. Pada 2001 lalu, kata Suyasa Jaya, RSUP Sanglah memulai program bayi tabung. Namun eksistensinya meredup karena kendala fasilitas. Belakangan, RSUP Sanglah mulai menggencarkan program bayi tabung, mengingat RSUP Sanglah merupakan rumah sakit pemerintah satu-satunya di Bali yang memiliki program bayi tabung. Ia menegaskan dalam program bayi tabung tidak ada donor sperma, sel telur, ibu kontrak atau rahim kontrak. (bns1)
BAYI TABUNG - Seminar awam program bayi tabung dengan biaya yang lebih ekonomis diikuti 58 pasutri.
Senin Umanis, 16 Mei 2016
A K T I V I T A S S E R E M O N I A L C E R I T A S U K S E S S T R A T E G I P R O F I L E S E J A R A H
Wakili Indonesia, Delegasi SEA TVET Kunjungi SMKN 3 Denpasar
FOTO BERSAMA – Kepala SMKN 3 Denpasar A.A. Bagus Wijaya Putra (tengah pakaian adat) foto bersama dengan para delegasi dari 10 negara peserta SEA TVET, setelah menyerahkan cenderamata. SMKN 3 Denpasar mendapat ditata begitu apik dengan tetap kehormatan menerima 100 peserta mengedepankan ciri khas Bali, meKonferensi The Second High Of- munculkan kesan istimewa setiap ficials Meeting SEA TVET, Jumat peserta konferensi. Penampilan (13/5). Para pejabat tinggi se-Asia penyanyi Ocha, salah satu siswi berTenggara itu dijamu makan siang prestasi di SMKN 3 Denpasar di selabersama di aula sekolah setempat. sela jamuan makan siang, mendapat Salah seorang delegasi dari Indonesia pujian peserta. Mereka pun banyak Bagiono Djokosumbogo mengatakan yang minta foto bersama. konferensi yang diikuti 10 negara Bagiono Djokosumbogo mengatatersebut bertujuan untuk membahas kan melihat langsung keterampilan harmonisasi sekolah kejuruan. yang dimiliki para siswa SMKN 3 Konferensi selama tiga hari terse- Denpasar lewat jamuan makan siang. but menjadi ajang saling tukar infor- Itu membuktikan jika pengelolaanmasi tentang pengelolaan sekolah nya berjalan dengan baik, termasuk kejuruan antarnegara peserta. Kon- kebersamaan yang tercipta, dengan ferensi yang dikoordinasi melalui kehadiran seluruh guru menggunaSEAMEO tersebut, berakhir Sabtu kan pakaian adat Bali. (14/5). Peserta konferensi juga men‘’Saya percaya dan yakin, tak ada gagendakan kunjungan ke SMK yang siswa SMKN 3 Denpasar yang telah berada di negara tempat berlang- tamat menganggur. Bahkan sebesungnya konferensi. lum mereka tamat sudah dipinang SMKN 3 Denpasar dipilih menjadi sejumlah hotel berbintang di daerah tempat kunjungan peserta konfer- ini. Melalui proses pendidikan dan ensi, berkat keberhasilan sekolah keterampilan yang benar, dapat dibersangkutan menghasilkan lulusan pastikan akan menghasilkan lulusan yang memiliki kualitas mengagum- yang berkualitas. SMKN 3 Denpasar kan di bidang pariwisata. ‘’Para telah membuktikannya di hadapan delegasi dari Asia Tengara melihat 100 peserta konferensi SEA TVET,’’ langsung bagaimana keberhasilan kata Bagiono Djokosumbogo. bidang keahlian pariwisata di SMKN Kepala SMKN 3 Denpasar Drs. 3 Denpasar. Jamuan makan siang A.A. Bagus Wijaya Putra, M.Pd. yang digelar sangat profesional,’’ ujar menilai kunjungan peserta konfeBagiono Djokosumbogo memuji. rensi SEA TVET dari 10 negara di Tempat jamuan makan siang Asia Tenggara, sangat bermanfaat
untuk sekolah. Salah satunya untuk menjalin kerja sama antarsekolah antarnegara. Peserta konferensi yang berjumlah 100 orang itu berkesempatan melihat langsung keberadaan SMKN 3 Denpasar. Didampingi Wakasek Humas Drs. Ida Bagus Sutarja dan Ketua Komite Suwarno, A.A. Bagus Wijaya Putra, pihak sekolah senantiasa berupaya maksimal melakukan berbagai terobosan, untuk menjawab tantangan. Terutama untuk menghasilkan lulusan yang siap kerja bagi yang tidak melanjutkan. Sedangkan bagi yang melanjutkan menjadikan keterampilan yang dimiliki, investasi untuk menjadi seorang wirausaha, yang nantinya akan menciptakan lapangan kerja. ‘’Kami senantiasa menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, yang bermuara pada peningkatan kualitas lulusan. Lulusan yang berkualitas tentu akan dibutuhkan dunia usaha maupun industri,’’ katanya. A.A. Bagus Wijaya Putra tak menampik jika masih ada program keahlian yang peminatnya membeludak dan di sisi lain ada yang kurang peminatnya. Untuk mengimbangi kesenjangan peminat, pihak sekolah selalu mengupayakan berbagai terobosan, kreatif dan inovatif mengelola jurusan. Termasuk mengoptimalkan produktivitas di program keahlian yang minim peminat. ‘’Kami bangga banyak hotel berbintang yang jauh sebelum para siswa tamat, sudah meminta agar setelah tamat mereka bergabung dengan hotel tempat para siswa magang,’’ imbuh A.A. Bagus Wijaya Putra, yang dibenarkan Ketua Komite Suwarno yang berkecimpung di bidang pariwisata. Seusai dijamu makan siang, masing-masing delegasi dari 10 negara diberikan cenderamata yang diserahkan langsung Kepala SMKN 3 Denpasar A.A. Bagus Wijaya Putra. (ad)
Wisuda HELP University Malaysia
Lulusan Stikom Bali Raih Gelar Terbaik
Gusti Wedakarna Serahkan Sertifikat Sukla pda Kaum Marhaen
Para Pedagang Rujak, Nasi Campur, Lalapan Bali Kaget Diundang ke Istana Mancawarna EKSPRESI kaget bercampur bangga terlihat dari kurang lebih 50 pengusaha kecil asal beberapa kabupaten/kota ketika tiba–tiba diundang ke Istana Mancawarna Tampaksiring oleh anggota DPD-RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III atas inisiatif Tim Gerakan Sukla Satyagraha. Bagaimana tidak, hampir sebagian besar dari pengusaha kecil dari umat Hindu itu adalah pelaku ekonomi menengah ke bawah, di antara pedagang rujak, nasi babi guling, nasi campur, sate lilit, lalapan Bali, daluman dan sejumlah kuliner khas Bali. Rasa haru pun menyebar ketika Senator Gusti Wedakarna hadir langsung memberikan nasihat dan motivasi pada pedagang kecil tersebut. Sebagaimana dikatakan oleh Wayan Pujiantara (pemilik warung nasi goreng asal Klungkung). ‘’Tiang tidak menyangka akan mendapatkan sertifikat Sukla dari Ratu Ngurah Wedakarna. Sebelumnya ada tim Sukla yang sempat hadir di warung tiang. Dan tidak lama ada undangan ini. Tiang terharu bisa masuk istana ini, niki salah satu pengalaman terbaik tiang. Tidak menyangka, tokoh sebesar Gusti Wedakarna berkenan menerima tiang yang pedagang kecil ini. Semoga beliau dikarunia kesehatan dan tiang sebagai rakyat Klungkung siap mendukung gerakan Sukla niki mangda umat Hindu memiliki ajengan yang suci,’’ ungkap Pujiantara yang memiliki warung makan kontrakan di daerah Simpang Lima Semarapura ini. Wajah-wajah bahagia kian tampak di penerima sertifikat Sukla yang menganggap bahwa perhatian sederhana yang diberikan pemimpinnya akan melahirkan motivasi bagi pengusaha Hindu yang semakin terdesak. Terhadap hal ini, Gusti Wedakarna menyampaikan tujuan dari gerakan Sukla ini yakni sebagai wujud menyiasati UU No. 33 Tahun
2014 tentang Jaringan Produk Halal yang dianggap tidak sepenuhnya cocok untuk Bali. ‘’Tiang ingin rakyat Hindu tahu bahwa jika tidak dimulai sejak hari ini, maka Bali akan kewalahan untuk menghadapi produk UU yang mengakomodir kepentingan kelompok dan agama tertentu. Sukla bermakna suci bukan masalah halal atau haram. Tapi sukla niki ada proses kesucian dari produk makanan dari persiapan hingga menghidangkan. Kenapa kita tidak pakai kata Satwika, Lungsuran atau Prasadam? Karena umat Hindu lebih familiar dengan kata Sukla dan lebih mudah diingat selain lebih mudah mempersatukan orang Bali di tengah himpitan ekonomi yang dikuasai kaum nyama tamiu dauh tukad. Jangan lupa, bahwa setiap orang Bali berjualan makanan, pasti akan diperciki tirta Pura Melanting dan pasti akan dipersembahkan (ngejot) kepada Tuhan, selain memang tradisi memakai peralatan yang bersih,”
D I S I N I
kata Gusti Wedakarna. Ia pun mendukung agar warung– warung babi guling dan kuliner olahan babi untuk bisa membuka cabang di mana-mana termasuk kawasan heterogen. ‘’Babi guling adalah tradisi Bali, selain sebagai ajengan penangkal virus niskala dari tanah seberang. Saya akan dorong pengusaha babi semakin banyak ada di Bali dan begitu juga agar para pemilik restoran, pemilik hotel, pemilik vila agar menyediakan menu olahan daging babi setiap saat. Toh sebagian besar turis yang datang di Bali ini kan bukan turis syariah, jadi kenapa harus takut kehilangan pangsa? Fokus pada turis Eropa, Amerika, Cina, Jepang dan wilayah nonsyariah yang sangat membutuhkan kuliner babi. Hitunghitung membantu peternak babi di Bali. Ini indetitas Bali yang khas di Indonesia, kalau perlu Bali diberi title Pulau Pusat Kuliner Babi,’’ tambah Gusti Wedakarna. (ad675)
SATYAGRAHA – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III didampingi Wayan Widia Adnyana (Ketua Umum Gerakan Sukla Satyagraha) menyerahkan sertifikat Sukla ke ibu penjual ajengan Bali di Istana Mancawarna.
Jurusan Akuntansi PNB dan Dirjen Pajak Bali
mendapat ranking terbaik ketiga nasional khusus perguruan tinggi bidang ICT, menjadikan Stikom Bali perguruan tinggi ICT terbaik di wilayah Jawa Timur hingga Indonesia Timur. Sehingga kualitas alumni JURUSAN Akuntansi Politeknik daya manusia, khususnya dalam Stikom Bali tidak diragukan lagi. Negeri Bali (PNB) bersama dengan bidang akuntansi dan perpajakan. Tema wisuda kali ini adalah Dirjen Pajak Provinsi Bali, Jumat ‘’Kegiatan seperti ini, bisa mem‘’Tecnology for All’’ yang bermakna (13/5), menggelar kompetisi tingkat berikan wadah untuk menyalurkan Stikom Bali ingin mengembang- Nasional di bidang akuntansi dan keterampilan serta meningkatkan kan ICT dalam setiap aktivitas perpajakan. Kompetisi tersebut yaitu kemampuan dan wawasan dalam hidup manusia, seperti bidang seni, Olimpiade Akuntansi XVII, Lomba bidang akuntansi dan perpajakan budaya, kesehatan, pendidikan, Akuntansi VI dan Accounting and serta menarik minat dan bakat pemerintahan, dunia bisnis hingga Tax Competition III, bertempat di Ge- mahasiswa di bidang perpajakan bidang pertanian secara umum. Un- dung Widya Padma Kampus PNB. dan akuntansi, membangun mental tuk itulah Stikom Bali mengundang Kegiatan ini mengambil tema dan kepercayaan diri dalam rangka Prof. IGP Wirawan, Ph.D. (Guru ‘’Akuntansi dan perpajakan sebagai menghadapi ASEAN Economic Besar Fakultas Pertanian Unud) fondasi pencetak sumber daya manu- Community,’’ kata Direktur PNB Ir. untuk memberikan orasi ilmiah. sia yang kompeten dan berintegritas I Made Mudhina, M.T. Dalam wisuda kali ini, I Nyoman dalam persaingan global’’. Ini digelar Menurutnya, dalam membangun Gede Yudistira dinobatkan sebagai dalam rangka mempersiapkan ma- jiwa kompetitif, semangat berlomba wisudawan terbaik sekaligus se- hasiswa akuntansi dan perpajakan untuk menjadi yang terbaik perlu bagai wisudawan dengan skripsi yang kompeten dan berintegritas da- terus dikembangkan. Dalam dunia terbaik. Empat skripsi terbaik lain- lam menghadapi ASEAN Economic pendidikan hal yang dilombakan nya adalah karya I Wayan Andika Community. adalah kompetensinya, baik itu Artha Putra, Soni Wijaya Santoso, Selain itu, kegiatan ini juga un- keahlian, keterampilan termasuk Gianovi Tri Zeonita dan I Nyoman tuk meningkatan mutu sumber juga kepribadiannya, sehingga bisa Swantara. Sementara itu, Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti - yang menaungi Stikom Bali - Prof. Dr. I Made Bandem, M.A. mengatakan, guna memenuhi permintaan masyarakat, juga dalam rangka technology for all, pihaknya sudah mengajukan permohonan ke Kementerian Ristek dan Dikti untuk perubahan lembaga dari sekolah tinggi menjadi institut. ‘’Kami memperluas program studi, tak hanya ICT tetapi juga bisnis dan seni. Nantinya, STMIK Stikom Bali akan menjadi Institut Teknologi dan Bis- DIBUKA - Suasana pembukaan Kompetisi Nasional Bidang Akunnis Stikom Bali atau disingkat ITB tansi dan Perpajakan yang digelar Jurusan Akuntansi PNB bersama Stikom Bali,’’ ujar Prof. Bandem. Dirjen Pajak Provinsi Bali, Jumat (13/5), di kampus PNB. (ad1238)
Gelar Kompetisi Nasional Bidang Akuntansi dan Perpajakan
MENYALAMI - Ketua Stikom Bali Dr. Dadang Hermawan menyalami seorang wisudawan. SEORANG lulusan Stikom Bali 205 sarjana komputer tersebut, 13 kelas internasional Ida Bagus Wisnu orang di antaranya bergelar BIT. Shintaro Waraspati, S.Kom., BIT. Dalam wisuda ini juga dilepas 10% meraih gelar lulusan terbaik HELP wisudawan sebagai wirausaha University Malaysia pada wisuda di muda Stikom Bali. ‘’Ini komitmen Kuala Lumpur, Minggu (24/4) lalu. kami agar setiap kali wisuda, kami Dia menyisihkan puluhan lulusan juga lepas minimal 10% wisudawan HELP University yang datang dari menjadi pengusaha wirausaha berbagai negara, termasuk 13 orang muda,’’ kata Dadang Hermawan. dari Stikom Bali. ‘’Sejak dibuka 2007, Mengenai daya serap alumni kami telah menghasilkan Bachelor Stikom Bali di dunia kerja, Daof Information Technology (BIT) dang Hermawan mengatakan sebanyak 51 orang. Saat ini, dari rata-rata masa tunggu seorang 6.000-an mahasiswa, 150 orang ada- alumni hanya sebulan. ‘’Artinya, lah mahasiswa kelas internasional,’’ seorang alumni Stikom Bali hanya kata Dadang Hermawan, Ketua butuh waktu sebulan, setelah itu Stikom Bali, dalam acara Wisuda semuanya terserap di dunia kerka XVII Stikom Bali di Inna Grand Bali atau membuka usaha sendiri. BahBeach Sanur, Rabu (11/5). kan sebelum mereka tamat juga Pada wisuda ke-17 ini, Stikom sudah banyak yang meminangnya,’’ Bali melepas 219 orang. Rinciannya, tutur Dadang. 205 orang Sarjana Komputer dan Disebutkan, kepercayaan D-3 Ahli Madya Komputer seban- masyarakat sudah begitu melekat yak 14 orang. Sejak berdiri pada 10 dengan branding Stikom Bali seAgustus 2002, total alumni Stikom hingga menjadi jaminan begitu M Bali sebanyak 3.820 orang, ter- seorang alumni masuk di dunia diri dari S-1 sebanyak 3.220 orang kerja. Apalagi, semua program studi dan D-3 sebanyak 600 orang. Dari terakreditasi B dari BAN-PT dan
Gelar Reuni Kedua
SMPN 1 Denpasar Angkatan 1970 Bersih-bersih di Pantai Petitenget
bersaing dalam dunia global. Total peserta yang ikut berpartisipasi pada kegiatan ini sebanyak 404 orang seluruh Indonesia. Untuk peserta Olimpiade Akuntansi XVII berjumlah 240 orang, Lomba Akuntansi VI 86 orang, Accounting and Tax Competition III 78 orang. Adapun peserta yang berhasil menjadi juara untuk Olimpiade Akuntansi XVII antar SMK seIndonesia adalah sebagai berikut, juara I A.A. Sagung Dian Arimadewi dari SMKN 2 Denpasar, juara II I Kadek Yoga Sanjaya dari SMKN 2 Denpasar dan juara III I Gede Rezha Renardi Sayudha Putra dari SMKN 2 Denpasar. Untuk Olimpiade Akuntansi XVII antar-SMA se-Indonesia, juara I Putu Metta Buddhiyastini dari SMAN 4 Denpasar, juara II I Gede Tomy Eka Kurniawan dari SMA Bali Mandara, juara III Ni Kadek Dian Kotami dari SMA Bali Mandara. Untuk Lomba Akuntansi VI Antarmahasiswa se-Indonesia, juara I Pieter Jingga dari Universitas Tarumanegara, juara II Eriva Anggraeni dari Universitas Tarumanegara, juara III Airin Novianti dari Unuversitas Tarumanegara. Sedangkan untuk Accounting and Tax Competition III Antarmahasiswa se-Indonesia, juara I Aini Fitriyani dari Universitas Tri Sakti, juara II Camelia Mayang Susanti dari Univeraitas Tri Sakti, juara III Ditia Putri Wahyudi dari Universitas Indonesia. (ad677)
Mengembalikan ’’Roh’’ BIC pada PIP2B
KEBERADAAN Building Informatian Center (BIC) di era tahun 70-an sangat dikenal masyarakat Bali saat itu, terutama yang berkecimpung di bidang pembangunan. BIC atau sering disebut dengan Pusat Informasi Teknik Bangunan (PITB) dibentuk pada awal Pelita I di beberapa kota di Indonesia, salah satunya Denpasar yang bertempat di Kelurahan Sanur Komp. PU Werdapura. Keberadaan BIC dipandang sangat bermanfaat kala itu, terutama bagi dunia jasa konstruksi. Di samping dengan produknya yang berupa pedoman harga satuan upah dan bahan bangunan juga sebagai wadah penyebarluasan informasi dan sosialisasi program perumahan dan tata bangunan. Sayangnya, kegiatan BIC ini terhenti di akhir Pelita V akibat tidak tersedianya dana operasional dukungan dari APBN. Mengingat pentingnya peran BIC, di tahun 2003 dilakukan lokakarya nasional terkait perintisan kembali keberadaan BIC. Bali sendiri pada tahun 2008 melakukan upaya merevitalkan keberadaan BIC menjadi Pusat Informasi Pengembangan Permukiman dan Bangunan (PIP2B), empat tahun pertama adalah tahap pembangunan sarana, prasarana bangunan utama dan pendukung, di tahun 2012 bangunan gedung mulai dioperasionalkan secara aktif sebagai ruang pertemuan wadah penyebarluasan informasi, rapat di bidang keciptakaryaan. Dan tahun 2016 ini setelah dibentuk pejabat pengelola oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Cipta Karya dibawah kelola Satuan Kerja Penataan Bangunan dan Lingkungan provinsi Bali, tidak hanya “fisik” keberadaan PIP2B yang dioptimalkan, melainkan tugas dan fungsi PIP2B harus dihidupkan lagi sebagai center of excellence bidang keciptakaryaan. Menurut Pejabat Pembuat Komitmen PIP2B Ni Made Dhina Avianthi Irawan, S.T., M.T. untuk menunjang tugas dan fungsi PIP2B agar dapat berkembang secara berkelanjutan, maka akan dilakukan upaya mitra kerja dengan beberapa pihak. Antara lain perguruan tinggi, asosiasi profesi, distributor bahan bangunan. Melalui mitra kerja ini diharapkan PIP2B dapat memberikan informasi ter-update perihal penyelenggaraan pembangunan. Di samping itu PIP2B juga akan membuka klinik cipta
dadak, pihaknya sangat bahagia dan bersyukur bisa bertemu kawan lama dan bisa bercanda gurau kembali. Acara ini terselenggara berkat kerja sama dan usaha dari semua anggota yang hadir pada hari ini. Tentu hal ini menjadi kenangan tersendiri bagi semua anggota yang hadir. Seolah-olah mengingatkan kenangan pada waktu masih duduk di bangku SMP dulu. Ke depan, Suharya berharap acara reuni ini bisa tetap dilaksanakan, dengan harapan Bersih-bersih - SMPN 1 Denpasar angkatan 1970 bersih- untuk mengetahui keadaan teman bersih di Pantai Petitenget. alumni, sehingga dapat dicarikan Denpasar (Bali Post) – dari sampah. solusi yang baik bagi mereka yang Dalam menjaga dan menjalin ‘’Sebagaimana dalam ajaran belum beruntung. Bahkan, rensilaturahmi, SMPN 1 Denpasar agama Hindu, pada usia-usia yang cana ke depannya, alumni SMP angkatan 1970 yang menyebut sudah senja yang rata 60 tahun, 1 Denpasar angkatan 1970 akan diri ‘’Semeton Laskar Surapati’’ tentunya silaturahmi menjadi hal membuat suatu yayasan. menggelar reuni yang kedua di yang penting bagi kami. Paling ‘’Acara reuni ini dilaksanakan Wantilan Pura Petitenget, Minggu tidak untuk mengetahui bagaimana secara dadakan, sehingga pemben(15/5) kemarin. Sebelumnya, reuni keadaan teman-teman seangkatan tukan panitia pun juga dadakan. yang pertama sudah pernah dilak- dulu, baik secara ekonomi maupun Meskipun demikian, astungkara sanakan di salah satu hotel di Bali. kesehatannya. Baik yang sudah kita bisa berkumul pada hari ini, Selain untuk menjaga dan menjalin beruntung maupun yang belum meski jumlahnya tidak sebanyak silaturahmi, acara ini juga bertu- beruntung, sehingga kami menge- reuni pertama dulu yaitu 200 juan untuk mengetahui keadaan tahui situasi dan kondisi teman- orang. Namun, kami tetap beralumnus SMPN 1 Denpasar ang- teman kami, sehingga rencana kami syukur anggota yang hadir pada katan 1970 yang usianya saat ini ke depan kepada yang belum berun- hari ini masih lumayan banyak rata-rata 60 tahun. tung kita akan carikan solusinya yaitu kurang lebih lebih 50 orang. Kegiatan yang dilakukan kali ini yang terbaik,’’ ungkap Dewa Bagus Semoga kita semua diberi umur adalah kumpul-kumpul sambil ber- Made Suharya selaku koordinator yang panjang, sehingga dapat bercanda gurau, jalan sehat dan tidak reuni, Minggu kemarin. kumpul kembali seperti saat ini,’’ kalah pentingnya adalah menjaga Meskipun anggota yang hadir pungkasnya sambil tersenyum kebersihan lingkungan Pantai Pe- tidak sebanyak reuni yang pertama, bangga bisa berkumpul dengan titenget dan sekitarnya agar bebas karena acaranya bersifat men- teman lama. (win) Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
D I C A T A T
5
info seremoniAL
karya, bagi masyarakat yang akan berkonsultasi perihal pembangunan di bidang keciptakaryaan dapat datang langsung ke PIP2B atau bisa mengakses website. ‘’Kami menyediakan rubrik konsultasi ataupun pengaduan yang akan segera di-launching bulan depan. Keberadaan gedung PIP2B memang difungsikan untuk umum, seperti perpustakaan, ruang rapat beserta alat pendukung audio visual juga bersifat terbuka dan dapat dipergunakan oleh masyarakat umum, dengan tidak dipungut biaya sewa ruang,’’ katanya. Tahap pertama tahun ini PIP2B akan secara aktif dan rutin melakukan kegiatan sosialisasi maupun seminar bidang penyelenggaraan bangunan gedung maupun penataan bangunan. Dengan melibatkan narasumber dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Dinas PU Provinsi Bali serta perguruan tinggi Universitas Udayana. Di samping itu juga akan diadakan pameran bahan bangunan yang berlangsung selama dua hari pada 18-19 Mei 2016 bertempat di Jalan Danau Tamblingan No. 49, Komp. PU Werdhapura-Sanur. Menurut Kepala Satuan Kerja Penataan Bangunan dan Lingkungan Provinsi Bali A.A Ngurah Budi Arnaya, S.T., diharapkan partisipasi masyarakat luas untuk mengunjungi pameran bahan bangunan ini. (kmb)
Building Informatian Center (BIC)
OPINI
6
Senin Umanis, 16 Mei 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Tenaga Kerja Berhak Mendapat Perlindungan PROTEKSI merupakan sistem perlindungan berupa kompensasi yang tidak dalam bentuk imbalan, baik langsung maupun tidak langsung, yang diterapkan oleh prusahaan kepada pekerja. Proteksi ini dengan memberikan rasa aman, baik dari sisi finansial, kesehatan maupun keselamatan fisik bagi pekerja, sehingga pekerja dapat beraktivitas dengan tenang dan dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan nilai tambah perusahaan. Proteksi atau perlindungan pekerja merupakan suatu keharusan bagi perusahaan yang diwajibkan oleh pemerintah melalui peraturan perundang–undangan. Dalam melaksanakan program proteksi, banyak perusahaan bekerja sama dengan perusahaan asuransi yang memberikan pertanggungan terhadap kemungkinan timbulnya masalah kesehatan, finansial atau masalah lainnya yang dihadapi atau dialami oleh pekerja dan kelurganya di kemudian hari. Praktisnya, pemberian proteksi ini kualitasnya tidak sama di antara masing–masing pekerja, tergantung dari kedudukan dan tangguang jawab mereka masing–masing. Pemerintah sebagai regulator biasanya membuat peraturan yang mengharuskan pengusaha atau perusahaan untuk memberikan perlindungan yang memadai bagi pekerja. Sebagai contoh, pemerintah mengharuskan perusahaan memberikan perlindungan bagi pekerja melalui jaminan asuransi tenaga kerja atau yang dikenal dengan Jamsostek. Melalui jaminan asuransi tersebut, pekerja yang di-PHK, pekerja yang mengalami kecelakaan selama bekerja, atau yang sakit akan memperoleh santunan yang layak dari pihak asuransi. Selain itu, pemerintah juga mewajibkan perusahaan untuk memberikan hak cuti bagi penyegaran fisik dan mental pekerja. Oleh karena itu program yang dicanangkan pemerintah berupa kesehatan dan keselamatan kerja (K3) menjadi keharusan bagi setiap perusahaan. Sebab, K3 merupakan suatu usaha dan upaya untuk menciptakan perlindungan dan keamanan dari risiko kecelakaan dan bahaya baik fisik, mental maupun emosional terhadap pekerja, perusahaan, masyarakat dan lingkungan. Jadi kesehatan dan keselamatan kerja tidak melulu berkaitan dengan masalah fisik pekerja, tetapi juga mental, psikologis dan emosional. Kesehatan dan keselamatan kerja merupakan salah satu unsur yang penting dalam ketenagakerjaan. Oleh karena itulah sangat banyak peraturan dan perundang-undangan yang dibuat untuk mengatur masalah kesehatan dan keselamatan kerja. Meskipun banyak ketentuan yang mengatur mengenai kesehatan dan keselamatan kerja, tetapi masih banyak faktor di lapangan yang memengaruhi kesehatan dan keselamatan kerja yang disebut sebagai bahaya kerja dan bahaya nyata. Masih banyak pula perusahaan yang tidak memenuhi standar keselamatan dan kesehatan kerja, sehingga banyak terjadi kecelakaan kerja. Banyak orang berpikir kompensasi itu sebagai uang, yang diterima dalam bentuk upah, gaji, dan insentif. Pengeluaran tunai ini merupakan bagian yang paling besar dari biaya kompensasi yang dikeluarkan oleh pemberi kerja. Tunjangan dan jasa disebut juga proteksi atau kompensasi tidak langsung yang diberikan/disediakan oleh perusahaan. Karenanya UU Keselamatan Kerja yang digunakan untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja akan menjamin suatu proses produksi berjalan teratur dan sesuai rencana. Selain itu undang-undang ini juga bertujuan ada pengaturan agar proses produksi berjalan teratur dan sesuai rencana. Demikian pula UU itu juga akan mengatur agar proses produksi tidak merugikan semua pihak. Oleh karena itu setiap tenaga kerja berhak mendapatkan perlindungan keselamatan dalam melakukan pekerjaannya untuk kesejahteraan dan meningkatkan produksi serta produktivitas nasional.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
May Day, Wacana Parpol-Buruh Demo buruh hanya sebagai seremonial setiap tahunnya, tuntutan yang diajukan tidak lepas dari peningkatan kesejahteraan (UMR) dan jaminan kelangsungan kerja (stop outsourching), sementara negara tidak memberikan indikasi mampu memenuhi tuntutan itu. Di tahun ini ada wacana untuk mendirikan partai buruh, bukan tidak mungkin wacana ini ditunggangi kepentingan kelompok tertentu. Inilah sistem kapitalisme gagal memberikan kesejahteraan, dan akad kerja secara adil. Negara dalam sistem kapitalisme hanya berperan sebagai regulator perekonomian saja bukan bertanggung jawab pada keberlangsungan perekonomian yang adil dan sejahtera bagi masyarakatnya. Maka, menjadi hal yang sangat wajar dalam sistem kapitalisme yang diadopsi oleh negara saat ini cenderung menyerahkan jaminan kesejahteraan buruh kepada pengusaha, baik dalam bentuk kenaikan UMR, BPJS, dan JHT. Akibatnya iklim usaha semakin tidak kondusif, pengusaha memilih buruh outsorching, muncul masalah-masalah baru. Apakah dapat selesai dengan partai buruh? Tentu kita harus melihat permasalahan ini secara utuh dan menyeluruh agar solusinya mampu mengenai akar masalah sebenarnya. Masalah di sini bukanlah buruh swasta versus pegawai negeri sipil (yang satunya dijamin oleh negara dan satunya tidak) karena keduanya adalah sama-sama sebagai pekerja, letak kesalahannya adalah adopsi sistem ekonomi kapitalis yang memang tidak pernah menjamin ‘’keberlangsungan’’ kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya. Mestinya kita sudah mulai berpikir untuk mencari solusi, jika kapitalisme tak mampu memberikan jaminan pemenuhan kesejahteraan yang merata secara kontinu terhadap masyarakat berarti kita harus mencari suatu sistem yang mampu memberikan kepastian kesejahteraan hidup secara merata terhadap masyarakat, apabila kejeniusan manusia tak mampu memberikan jawaban, itu artinya kita harus mencari jawabannya pada Tuhan. Ingat, aturan Tuhan mungkin lebih pasti daripada aturan manusia! Tri Ayuning S, S.Si. Jl. Nangka, No.28 Negara, Bali
Peningkatan Daya Saing Perusahaan dengan Penerapan K3 Beberapa tahun terakhir kejadian kecelakaan kerja makin meningkat. Hampir setiap hari di berbagai media diberitakan terjadinya kecelakaan kerja, kecelakaan lalu lintas, kebakaran, banjir ataupun musibah lainnya di berbagai tempat di Tanah Air. Terjadinya kecelakaan kerja biasanya diikuti dengan kerugian, baik kerugian material bahkan korban jiwa. Penerapan teknologi telah terbukti mampu memberikan manfaat yang cukup besar bagi kesejahteraan manusia, namun dengan penerapan teknologi tersebut ternyata juga dibarengi dengan peningkatan kejadian kecelakaan kerja.
Oleh I Dewa Putu Sutjana
B
eberapa laporan disampaikan bahwa pada tahun 2007 telah terjadi 65.474 kecelakaan kerja di Indonesia dan 1.451 di antaranya meninggal dunia. Sementara BPJS Ketenagakerjaan menyatakan bahwa pada tahun 2009 terjadi 96.314 kasus, tahun 2013 terjadi 103.285 kasus kecelakaan kerja. Sedangkan International Labor Organization (ILO) melaporkan satu pekerja meninggal setiap 15 detik akibat kecelakaan atau sakit akibat kerja, dan setiap 15 detik terdapat 160 kecelakaan kerja. Kejadian kecelakaan kerja di Bali juga hampir serupa. Menurut laporan Jamsostek Bali dari periode Januari 2013 s.d. Desember 2014 terjadi 1.055 kasus kecelakaan kerja, dengan 60 orang meninggal dunia, 1 orang cacat total, 21 orang cacat sebagian dan 8 orang cacat fungsi. Sedangkan laporan kecelakaan kerja di Bali yang dilaporkan ke PT Jamsostek Bali pada tahun 1995 s.d. 1998 kejadiannya sering menjelang waktu istirahat sekitar pukul 10.00–12.00 Wita, karena waktu istirahat pukul 12.00-13.00 Wita. Sedangkan pada industri pesawat terbang (IPTN) di Bandung pada periode yang sama, kecelakaan kerja banyak terjadi sekitar pukul 10.00-11.00 karena waktu istirahatnya pada pukul 11.00-12.00, karena setelah bekerja sekitar empat jam mereka telah lelah sehingga perhatian, konsentrasi dan kewaspadaannya, kecepatan kerja menurun, produktivitas kerja juga menurun, malah kesalahan
makin meningkat. Di samping itu setiap kecelakaan kerja jelas akan menimbulkan kerugian secara langsung maupun tidak langsung serta mungkin pula korban jiwa. Beberapa laporan peneliti mengemukakan bahwa kompensasi yang harus dibayar perusahaan akibat kecelakaan kerja cukup besar. Di Indonesia tahun 2003 kompensasi yang dibayarkan Rp 190.607 miliar, tahun 2004 sebesar Rp 102.461 miliar. Itu pun merupakan kerugian secara langsung. Namun harus diingat bahwa kerugian yang timbul akibat kecelakaan kerja bukan hanya dari kompensasi yang dibayar saja, tetapi masih ada kerugian yang lain sebagai kerugian tidak langsung. Bahkan terjadinya kecelakaan kerja tidak jarang menyebabkan bangkrutnya suatu perusahaan karena besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk ganti rugi. Meski demikian penerapan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) sebagai upaya menekan timbulnya kerugian yang tidak diinginkan belum mendapat perhatian semestinya dalam pengelolaan suatu perusahaan. Di samping itu hasil-hasil penelitian para ahli K3 masih berkutat pada health and safety saja seperti angka sakit, angka kecelakaan, angka kematian, dsb. tetapi belum mampu menunjukkan bahwa penerapan program K3 akan mampu memberikan keuntungan dalam rupiah (industrial language) atau how much saving money. Perlu disadari bahwa K3 merupakan hak tenaga kerja sehingga perusahaan wajib menerapkan
program K3 untuk menjamin kesehatan dan keselamatan pekerja, agar para pekerja mampu bekerja dengan optimal guna meningkatkan produktivitas kerja maupun keuntungan perusahaan. Dalam upaya itu pemerintah melalui Kementerian Tenaga Kerja telah menerbitkan UU No.1 Tahun 1970 tentan kesehatan dan keselamatan kerja (K3), Permenaker No.05/Men/1996 tentang Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3), sesuai dengan persyaratan occupational safety and health administration (OSHA). Dengan tujuan untuk menciptakan suatu sistem kesehatan dan keselamatan kerja dengan melibatkan semua unsur manajemen, tenaga kerja, kondisi dan lingkungan kerja dalam upaya mencegah dan mengurangi kecelakaan dan penyakit akibat kerja, serta terciptanya tempat kerja yang sehat, aman, nyaman, efisien dan produktif. Pada lingkungan kerja yang kurang nyaman para pekerja akan menerima beban tambahan dari lingkungan kerja, sehingga kemampuan kerja mereka untuk melakukan tugas yang dibebankan kepadanya akan berkurang, atau mereka cepat lelah. Mereka yang lelah, jelas kecepatan kerja mereka berkurang, ketelitian kerja berkurang, kesalahan akan meningkat, bahkan kecelakaan kerja pun mudah terjadi. Apalagi disertai dengan peralatan kerja yang kurang serasi dengan para pekerja, misalnya terlalu tinggi, terlalu rendah, tanpa alat pengaman yang baik, jelas produktivitas kerja mereka akan rendah, dan cenderung mudah terjadi kecelakaan kerja. Dalam hal ini kondisi kerja yang nyaman sangat diperlukan para pekerja untuk bisa bekerja dengan produktivitas tinggi. Program kesehatan dan keselamatan kerja (K3) juga merupakan syarat untuk memenangkan persaingan bebas di era globalisasi dan pasar bebas ASEAN Free Trade Agrement (AFTA), World Trade Organization (WTO), Asia Pacipic Economic Community (APEC) maupun MEA. Persyaratan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) menjadi salah satu persayaratan sertifikasi dari berbagai industri, jasa konstruksi, pe-
Suara Mahasiswa Oleh Owen Dihardja rakhir ketika ia dijemput oleh seorang berkendara roda dua dalam gelap dan sepinya pagi. Kadang, Bayu menunggu pelanggan atau jemputan sembari tidur bersama teman-temannya atau sendiri untuk beristirahat karena lelah. Berdasarkan informasi masyarakat sekitar, ‘’kalangan Bayu’’ wajib memperoleh penghasilan sekitar Rp 200.000 (dua ratus ribu rupiah) setiap harinya sebagai setoran. Yang patut kita kritisi untuk dasar bertindak adalah melalui pertanyaan berikut, apakah ‘’kalangan Bayu’’ yang di luar usia produktif patut dipekerjakan pada jam-jam yang tidak pantas? Bayangkan jika kita (kalangan pekerja) dengan jam kerja normal (09.00-17.00) diminta lembur hingga pukul 2 (dua) pagi, pasti kita menuntut upah lebih atau bahkan menolak karena kita punya hak untuk tidak bekerja di luar jam produktif. Lalu, apakah pantas ‘’kalangan Bayu’’ diwajibkan memperoleh penghasilan sebesar yang disebutkan dengan total rata-rata per bulan Rp 200.000 x 30 yaitu Rp 6.000.000 per bulan ditambah lagi hingga tidur di trotoar? Kita, apalagi pemerintah perlu peka terhadap landasan dalam UUD RI 1945 (jika memang tidak bermental mafia
Penulis, Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
POJOK
Mengoptimalkan Peran Negara Mengelola Anak Telantar BAGI masyarakat Denpasar tidak asing lagi dengan Bayu, seorang bocah yang duduk di bangku Sekolah Dasar kerap kita jumpai sedang berjualan koran, khususnya bagi yang sering melintas pertigaan Sesetan-Sanglah (dekat Gang Berlian). Koran yang Bayu jual bukanlah koran biasa, melainkan koran bekas yang dijual setiap harinya bersama teman-teman seumuran yang patut diduga seprofesi dengan Bayu. Koran yang dijual harganya naik-turun, yang mencerminkan bahwa tidak ada standar penjualan sebuah surat kabar, yang didukung dengan tanggal dari koran yang dijual sudah kedaluwarsa. Jadi, Bayu berusaha memperoleh penghasilan semaksimal mungkin dari waktu beroperasi dengan modus operandinya. Kita sebagai konsumen surat kabar, jelas tidak memperoleh timbal balik antara harga dengan kualitas barang, melihat nilai jual surat kabar adalah aktualitasnya. Jadi apakah yang sebenarnya dijual oleh Bayu? Dari fenomena yang marak didapati di Bali maupun daerah lain terkait ‘’pemanfaatan persimpangan jalan besar’’, dapat dikatakan bahwa belas kasihan merupakan harta terpendam di persimpangan menurut ‘’kalangan Bayu’’ di seluruh pelosok negeri ini. ‘’Operasi Bayu’’ dilaksanakan sekitar pukul 23.00 (pukul sebelas malam) – 02.00 (pukul dua pagi) Wita, atau be-
rusahaan farmasi, perusahaan yang memproduksi makanan dan minuman, rumah sakit serta tempat kerja lainnya. Tanpa memenuhi persyaratan K3 sesuai persyaratan dari OSHA atau dari Permenaker maupun UU K3, jelas tidak akan memenuhi syarat untuk sertifikasi. Untuk dapat menerapkan program K3 dengan baik dan benar peranan tenaga ahli K3 cukup besar. Dan apabila persyaratan OSHA diterapkan dengan tegas maka kebutuhan tenaga ahli K3 sangatlah banyak, sementara jumlah tenaga ahli K3 di Indonesia dan di Bali khususnya sangat terbatas. Guna mengantisipasi kelangkaan tenaga ahli K3 beberapa institusi pendidikan telah mendirikan program vokasi K3 (D-3, D-4) seperti di UNS di Surakarta, Universitas Diponengoro semarang, Stikes Binawan di Jakarta dll., Program Studi S-1 K3 di Universitas Indonesia, PS K3 S-1 di Batam. Sementara di Bali sudah dibuka PS S-1 K3 di Institut Ilmu Kesehatan (IIK) Medika Persada Bali. Dengan harapan pada saatnya diberlakukannya persyaratan kesehatan dan keselamatan kerja sesuai persyaratan OSHA maka para ahli K3 sudah dapat disiapkan. Adapun lapangan kerja yang bisa menyerap lulusan PS S-1 K3 adalah hampir semua tempat kerja atau perusahaan seperti instansi pemerintah Departemen/Dinas Kesehatan, Departemen/Dinas Tenaga Kerja, Departemen/Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perkebunan, kehutanan, perhotelan, airport, industri makanan dan minuman, aero catering, industri kerajinan, pertambangan, transportasi, perguruuan tinggi, dsb. Ini baru akan terbukti manakala telah diberlakukannya persyaratan OSHA maupun UU K3 maupun Permenaker RI dengan resmi. Apabila kecenderungan tersebut tidak segera diantisipasi dalam persaingan global sudah pasti kita akan kalah bersaing dengan tenaga kerja asing yang sudah siap menyerbu ke Indonesia umumnya dan Bali khususnya. Untuk itu dibutuhkan pemikiran cerdas sebelum kita tercengang, terlambat, tergilas dan tertinggal.
hukum) mengenai orang telantar yang wajib dipelihara oleh pemerintah. Niat bulat pemerintah belum terlihat hingga kini dalam memelihara orang-orang dengan kondisi demikian. Narkoba yang dengan operasi terselubung saja dapat diberantas habis-habisan hingga lembaga pemasyarakatan (lapas) penuh dan sesak dengan warga binaan kasus narkotika, masak jalanan yang penuh ketelantaran di mana sangat nyata terlihat tidak dapat ditangani? Atau mungkin sibuk dengan urusan pembangunan dengan pemodal yang berorientasi kepada keuntungan pihak tertentu itu lebih penting daripada masa depan Bayu atau pengayoman terhadap orang lanjut usia? Jika bangsa ini akan dibangun, bangunlah bersama dari lapisan terbawah, atau bangsa ini diperkirakan terancam akan ikut terseret runtuh kepada lapisan terbawah kondisi bangsa yang ‘’tidak dianggap’’, yang terlalu berpotensi dapat diruntuhkan oleh kemabukan akan harta dan kekuasaan. Lewat tulisan ini diharapkan seluruh kalangan di Bali agar Tri Hita Karana tetap diamalkan sebagai budaya Bali, memperbaiki pemandangan jalanan Bali di mata turis sebagai wakil universal dan menjadi contoh bagi Indonesia, dan Indonesia untuk dunia.
Sejumlah baliho sambut Jokowi dan tolak reklamasi dibongkar aparat. - Masih ada pembungkaman. *** Jajak pendapat Bali Post, Bali masih dibayangi krisis air. - Krisis kepercayaan juga. *** Masih tiga wakil dharma adhyaksa yang teken keputusan Teluk Benoa tanpa kata suci. - Ini krisis apa lagi?
Penulis, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Udayana, Bali
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Mahadita, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI
http://facebook.com/balipost
Balipostcom Balipostcomwww.iklanbalipost.com
balipost (127rb Like) (81rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.103 Follower) (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
Sasar Sekolah DUNIA pendidikan belakangan ini kerap tercoreng kasus yang melibatkan pelajar. Ada yang menjadi pelaku, ada juga jadi korban kasus kriminal. Kasus yang menjadi sorotan publik adalah narkoba dan kekerasan seksual. Kepolisian tidak bisa tinggal diam melihat kondisi tersebut. “Kami tugaskan Babinkamtibmas masuk ke sekolah-sekolah. Terutama di minggu-minggu akhir,” kata Kapolsek Denpasar Barat Kompol Wisnu Wardana, Minggu (15/5) kemarin. Pihaknya melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah terkait masalah narkoba, seks bebas dan sanksi bagi yang ikut balapan liar. Selain itu, juga diberikan pelatihan mengatasi atau memproteksi diri dari bujukan atau rayuan pelaku kriminal. “Kita berkewajiban melindungi mereka karena sebagai penerus bangsa. Kita juga prihatin bila mereka (pelajar-red) banyak yang terlibat kasus,” tegasnya. Untuk menjaga keamanan, lanjut Wisnu, pihaknya membentuk Patroli Keamanan Sekolah (PKS) di masing-masing sekolah. Para siswa yang telah mengikuti pelatihan dapat menjadi contoh bagi teman-temannya di sekolah. Selain itu bisa melaksanakan tugasnya sebagai PKS di lingkungannya. “Mudah-mudahan angka pelajar tersandung kasus bisa ditekan. Kami juga berharap kerja sama dari guru dan orang tua murid. Mari awasi dan beri perhatian lebih kepada anak-anak kita,” ujar mantan Kasat Reskrim Polres Badung ini. (rah)
Bali Post/wan
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Pelabuhan Tanah Ampo Jadi Tempat Mancing Amlapura (Bali Post) – Pelabuhan kapal pesiar (cruise) Tanah Ampo, Manggis, Karangasem terancam mangkrak. Pelabuhan itu sudah dibangun sembilan tahun lalu. Namun sampai kini belum tuntas. Pun, tak ada kapal pesiar berlabuh di sana. Sejak sekitar tiga tahun lalu justru dermaga pelabuhan itu menjadi lokasi favorit pemancing ikan. Wakil Bupati Karangasem Wayan Artha Dipa saat dimintai tanggapannya terkait mangkraknya pelabuhan itu mengatakan, Kemenhub sudah menyampaikan bahwa proyek pelabuhan itu akan dilanjutkan. Tahun 2017 akan dibanguni breakwater (pemecah gelombang) dan jetty ramdoor. Anggaran yang digelontorkan diperkirakan mencapai Rp 62 miliar. Pemecah gelombang dibangun, karena ombak dan arus laut di sana sangat keras. Karena dahsyatnya gelombang, jembatan pontoon sudah dua kali hancur, meski baru dipakai satu kali. Kini bangkai jembatan pontoon berupa onggokan besi merah karatan terdampar di sisi kanan pantai di sebelah dermaga. “Jetty ramdoor itu nantinya sementara dipakai tempat merapat sekoci yang mengangkut wisatawan yang diturunkan dari kapal pesiar ke dermaga. Dengan sekoci dan merapat di perlindungan breakwater, pasti gelombangnya lebih tenang. Soalnya, agar kapal pesiar bisa merapat di dermaga perlu perpanjangan lantai dermaga sampai 340 meter lagi. Anggaran untuk memperpanjang dan memperlebar lantai dermaga biayanya sangat tinggi,” ujar, Sabtu (14/5) lalu. Sementara itu, warga berharap der-
Bali Post/wan
TANAH AMPO - Suasana Pelabuhan Tanah Ampo, Manggis, Karangasem. Belakangan ini dermaga pelabuhan ini kerap dijadikan tempat memancing ikan. maga itu tetap diberdayakan menjadi objek wisata mancing karena akan lebih banyak manfaatnya bagi masyarakat. Pasalnya, selama ini tiap malam ratusan pemancing mendatangi dermaga tersebut. Seorang pemancing asal Bangli, Wawan mengatakan sangat mudah mendapatkan ikan jika memancing dari atas dermaga itu. Pemancing tak hanya berasal dari Karangasem atau Klungkung, tetapi banyak dari Denpasar, Badung dan Tabanan. Karena pemancing
Tempat Transaksi Narkoba
Polisi Gerebek Hotel di Kuta Denpasar (Bali Post) Salah satu hotel di Kuta, Kamis (12/5) lalu digerebek tim Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar. Pasalnya, di hotel tersebut berlangsung transaksi narkoba. Dalam penggerebekan itu polisi menangkap tersangka KLW (40) bekerja sebagai guide freelance dan karyawan hotel, HP (31). Barang bukti yang diamankan paket ganja dan sabu-sabu (SS). Menurut Kasat Resnarkoba Polresta Kompol Gede Ganefo, Minggu (15/5) kemarin, karena jumlah tersangka kasus narkoba dari kalangan guide dan karyawan hotel terus meningkat, pihaknya melakukan penyelidikan ke hotel-hotel di Kuta. Pasalnya tidak menutup kemungkinan transaksinya dilakukan di hotel supaya lebih aman. “Setelah kami selidiki ternyata benar dan transaksinya dilakukan di areal hotel,” tegasnya. Setelah beberapa kali melakukan penyelidikan, pada Kamis pukul 21.30 Wita, polisi menangkap tersangka KLW di areal parkir hotel di Jalan Dewi Sartika, Kuta, Badung. Dari pengakuan tersangka bekerja sebagai guide freelance ini, ia membeli 1 paket ganja seberat 8,84 gram dari karyawan hotel di TKP yaitu HP. Selanjutnya polisi mengembangkan kasus tersebut. “Saat kami tangkap, barang bukti masih digenggam tersangka,” ujar mantan Kasat Intelkam Polresta Denpasar ini. Selanjutnya petugas memancing tersangka HP dengan menyuruh KLW pura-pura pesan narkoba. Sekitar pukul 22.00, tersangka HP datang menemui KLW. Saat itu polisi langsung menangkapnya. Selanjutnya petugas menggeledah tempat
Balipost Baliposton onGadget Gadget
www.iklanbalipost.com
Senin Umanis, 16 Mei 2016
Figur
BERSANDAR Sejumlah perahu bersandar di kawasan Pelabuhan Benoa, Minggu (15/5) kemarin. Perahu-perahu itu digunakan nelayan untuk melaut mencari ikan.
Bali Post/ist
DITANGKAP - Tersangka kasus ganja dan sabu-sabu ditangkap Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar. tinggal tersangka di hotel tersebut. Alhasil diamankan dua paket ganja seberat 1,34 gram di laci meja dan 1 paket SS seberat 0,14 gram di bawah kasur. Polisi terus berupaya mengungkap jaringan kedua tersangka. Pengakuan HP, barang terlarang itu biasanya dibeli dari temannya, AY (51) berprofesi sebagai peternak tokek di Jalan By-pass Ngurah Rai, Denpasar Selatan. Berbagai upaya dilakukan polisi untuk memancing tersangka AY. Dengan memperalat tersangka HP, akhirnya AY sepakat transaksi di tempat kerja HP. Pada Jumat (13/5) pukul 00.15 Wita, tersangka AY tiba di TKP dan langsung dibekuk. Petugas menyita 1 paket ganja di saku celananya. Selanjutnya dilakukan penggeledahan di kamar rumah tersangka dan diamankan 5 paket ganja. “Tersangka adalah residivis kasus narkoba Polresta Denpasar tahun 2009. Dia divonis 1 tahun di LP kerobokan dan bebas tahun 2010,” ungkap Ganefo. Selain itu juga ditangkap residivis, SU (38) di Jalan Tukad Pakerisan, Panjer, Jumat lalu. Tersangka bekerja sebagai
satpam ini dibekuk saat hendak transaksi. Saat digeledah ditemukan 1 paket SS dalam genggamannya. SU mengaku pernah ditangkap polisi terkait kasus togel dan divonis 5 bulan penjara. “Padahal tersangka baru bebas April lalu. Setelah bebas dia malah jadi pengguna dan pengedar narkoba,” tegas Ganefo. Seorang satpam, STM (32) juga ditangkap di Jalan Bung Tomo, Denpasar, Sabtu (14/5) lalu. STM dibekuk di rumahnya dan ditemukan satu paket SS di dalam kotak cutton but. Selain itu juga ditangkap karyawan travel, GBN (35) di Jalan Tukad Buaji, Denpasar. Pasalnya di kos tersangka tamatan S-1 Teknik Mesin ini disita 1 paket SS yang disembunyikan dalam mangkok. “Kami juga menangkap dua pria saat pesta narkoba di rumah di Jalan Raya Sempidi, Badung. Tersangka AS berusia 25 tahun dan FGK (24) mengaku karyawan BPR. Mereka ini berteman. Disita satu bong berisi sabu-sabu di lantai kamarnya,” ucap perwira asal Buleleng ini. (kmb36)
banyak yang datang, pedagang setempat pun kecipratan rezeki. Sementara pihak desa Pakraman Tanah Ampo sudah sejak lama memungut dana punia atau retribusi parkir kendaraan. Bendesa Pakraman setempat Gede Suyadnya membenarkan hal itu. Hal itu dilakukan desa agar mendapatkan pemasukan. Soalnya desa dan warganya sudah mau membebaskan lahan untuk pelabuhan itu, di samping untuk jalan lingkar. (013)
7
Pemkab akan Angkat Guru Pengabdian Singaraja (Bali Post) – Pengumuman hasil seleksi pengangkatan guru kontrak tahun 2016 ini ditunda, karena Pemkab Buleleng masih melakukan kajian hasil seleksi tersebut. Di sisi lain, di lapangan berhembus isu penundaan ini karena pemerintah merencanakan mengangkat seluruh guru pengabdian sebagai guru kontrak. Tercatat 1.303 orang guru yang masih berstatus guru pengabdian mendaftar untuk mengikuti seleksi pengangkatan menjadi guru kontrak. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) mengatakan hal itu akhir pekan lalu di Singaraja. Lebih jauh Bupati mengatakan, keputusan untuk menunda pengumuman pengangkatan guru kontrak ini akan disampaikan kepada pihak DPRD dalam waktu dekat. Dalam proses pendaftaran hingga masa seleksi ke masing-masing kecamatan, pemerintah daerah banyak menerima informasi yang menyebut kalau proses pengangkatan ini dilakukan dengan permainan yang tidak jujur. “Tudingan ada permainan, itu semuanya tidak benar,” katanya. Menurut Bupati, dalam kajian yang sudah dilakukan pemkab menawarkan kemungkinan seluruh guru pengabdi yang sudah mendaftar dalam seleksi pengangkatan akan diangkat. Selain untuk mengedepankan prinsip keadilan dari guru yang tidak diangkat, alternatif ini juga untuk mempercepat pemenuhan kekurangan guru di sekolah, terutama di pedesaan. Pasalnya, dalam hitungan setahun saja kekurangan guru mencapai 1.500 orang. Kepala Dinas Pendidikan Buleleng Gede Suyasa mengatakan, keputusan untuk mengangkat guru kontrak ini merupakan kebijakan pemkab dalam mengatasi krisis guru. Kebijakan ini sebagai solusi terbaik dibandingkan harus menunggu hasil rekrutmen CPNS dari pelamar umum. Terkait rencana pengangkatan semua guru yang sudah mendaftar dan ikut seleksi itu, Suyasa menyatakan tidak seluruh pelamar yang mendaftar itu memiliki masa pengabdian yang dipersyaratkan. Itu artinya, guru yang tidak memiliki masa pengabdian jelas tidak dapat diangkat. (kmb38)
Marak, Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak KASUS kekerasan seksual terhadap anak-anak dan pelajar kian marak. Bahkan pelaku melakukan pemerkosaan beramairamai hingga korbannya meninggal dunia. Hukuman berat sudah dijatuhkan kepada pelaku, tapi hal itu belum membuat surut kejadian serupa. Di Bali pun demikian. Kasus pencabulan, pemerkosaan dan kasus melarikan anak di bawah umur terus terjadi. Semakin banyak predator-predator anak perempuan berkeliaran. Karena itu para orang tua mesti waspada serta serius mengawasi putraputrinya. “Saat ini sudah darurat kasus kekerasan kepada anak-anak bangsa,” kata praktisi hukum Haposan Sihombing, S.H., Minggu (15/5) kemarin. Fenomena semakin maraknya tindak kekerasan yang berujung pada kematian terhadap anak, menurutnya ada beberapa faktor pemicunya yaitu pertama, modernisasi yang sering menayangkan aksi kekerasan. Artinya, belum ada piranti pembatasan akses media. “Kita perhatikan begitu gampangnya membuka akses situs pornografi,” ucapnya. Kedua, faktor pola asuh dalam keluarga yang cuma mengejar materi tanpa memperhatikan perlunya
kebersamaan di dalam keluarga. Faktor ketiga adalah sanksi hukum kepada pelaku kekerasan yang belum menimbulkan efek jera. Itu artinya wacana hukum kebiri semakin mendapat dukungan berbagai kalangan, tetapi masih dalam perdebatan. Aparat penegak hukum, khususnya kepolisian kata Haposan, dalam memahami kasus tersebut sejak awal tentu perlu diberdayakan kerja sama dengaan istansi terkait berupa kerja sama penyuluhan. Dengan penyuluhan tersebut tentu informasi bahaya yang menghantui bisa dipahami masyarakat, sehingga tumbuh kesadaran untuk waspada dan berupaya mengantisipasinya. “Sebenarnya pencegahan sudah diupayakan, tetapi faktor globalisasi dan penguatan moral bisa dikesampingkan oleh IT. Begitu gampangnya membuka atau mengakses situs-situs porno, kekerasan dan sebagainya,” tegas Haposan. Ia mengaku sangat prihatin terhadap kasus pencabulan terhadap anak semakin marak. Pihaknya berharap para pelaku dihukum berat dan pemerintah
Haposan Sihombing, S.H.
Anak Agung Gede Putra Arjawa, S.H., M.H.
serta masyarakat sama-sama berupaya menanggulangi tindakan pencabulan terhadap anak. “Upaya antisipasi lebih baik. Pemerintah dan aparat penegak hukum serta masyarakat harus menggalakkan sistem pengamanan wilayah, termasuk di sekolah-sekolah,” harapnya. Sementara akademisi Anak Agung Gede Putra Arjawa, S.H., M.H. menyatakan perkembangan iptek tidak terbendung dan di dunia maya anak-anak bebas melihat foto porno. “Pemerintah kita belum mencegahnya sehingga kebablasan. Orangtua juga
super sibuk, sehingga anakanaknya kurang perhatian dan pengawasan. Pendidikan budi pekerti juga kurang ditanamkan pada anak sekarang,” tegasnya. Oleh karena itu, orangtua perlu meningkatkan perhatian dan kasih sayang, bukan dengan memenuhi segala keinginan anak seperti membelikan HP canggih. Selain itu, menurut Arjawa, anak-anak diajak berkomunikasi sebagai partner. Pendidikan budi pekerti ditingkatkan dan anak-anak dilatih dengan kegiatan-kegiatan bermanfaat. (rah)
BANGLI
8
Senin Umanis, 16 Mei 2016
Ketersediaan ABT Menipis
Permukiman Warga Harus Dilengkapi Sumur Resapan Bangli (Bali Post) Guna mempertahankan ketersediaan air bawah tanah (ABT) dan menghindari luapan air saat musim hujan, masyarakat perlu mengambil tindakan preventif, salah satunya pembuatan sumur resapan pada lahan permukiman. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Lingkungan Hidup Bangli I Made Alit Parwata, Minggu (15/5) kemarin. Dijelaskan, belakangan ini ketersediaan ABT semakin tipis. Itu tak lepas dari pola pembangunan yang dilakukan masyarakat yang menghabiskan permukaan tanah untuk dilapisi beton. Kondisi ini juga menimbulkan dampak buruk pada musim hujan. Luapan air ke
jalan hingga terjadi banjir tak dapat dielakkan. Oleh sebab itu perlu ada langkahlangkah konkret mengantisipasi hal tersebut, salah satunya dengan pembuatan sumur resapan yang telah diatur dalam Perda Bangunan Gedung. ‘’Saat terjadi hujan, air yang terserap tanah hanya kisaran sepuluh persen. Ini akan berpengaruh terhadap air di bawah tanah,’’ katanya. Khusus yang ditangani p emkab, sumur resapan yang telah dibuat sejak 2010 sampai 2015 mencapai 330 unit. Lokasinya tersebar di Kecamatan Bangli dan Tembuku. Sementara untuk tahun ini direncanakan ada penambahan 66 unit yang anggarannya berasal dari DAK sebesar Rp 198 juta.
SOSOK
‘’Target pembuatan sumur lima ribu unit. Mudah-mudahan ini diikuti partisipasi secara mandiri dari masyarakat,’’ ujar Parwata. Diungkapkannya, dalam menjaga kestabilan debit ABT tidak hanya dilakukan dengan penyediaan sumur saja namun juga harus diimbangi dengan langkah penghijauan. Akan tetapi, persoalan anggaran diakuinya masih sering menjadi kendala. Oleh karenanya, daerah lain yang selama ini juga menggantungkan kebutuhan air dari Kabupaten Bangli diharapkan bisa memberikan kompensasi. ‘’Air yang ada tidak hanya dinikmati warga Bangli saja, namun warga luar Bangli. Untuk mempertahankan
debit air itu, daerah lain juga perlu terlibat. Salah satunya dalam penghijauan,’’ tegasnya. Mantan Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Bangli ini menambahkan, sebenarnya persoalan pengelolaan sumber mata air ini sudah sering disampaikan saat rapat di tingkat provinsi. Namun, hingga saat ini partisipasi daerah lain dinilai belum begitu terlihat. ‘’Kami sudah sering sampaikan kepada daerah lain. Semoga nantinya mendapat respons,’’ tandasnya. (kmb45) SUMUR RESAPAN Kepala BLH Bangli I Made Alit Parwata saat meninjau salah satu sumur resapan di lingkungan Kota Bangli.
Kembangkan Wisata Agro
Tetap Berkarya USIA senja tidak menjadi penghalang bagi A.A. Gede Bagus Ardhana untuk tetap berkarya. Di usianya yang sudah menginjak 85 tahun, panglingsir Puri Kilian Bangli ini masih tetap aktif melahirkan lukisan-lukisan klasik. Kebanyakan lukisan yang dihasilkannya bertemakan tokoh pewayangan. Ditemui di kediamannya belum lama ini, A.A. Ardhana mengaku sudah Bali Post/ina mulai melukis sejak Gede Bagus Ardhana tahun 1967, saat dirinya masih duduk di bangku sekolah dasar. Tak hanya melukis, sejak kecil dia juga sudah mulai membuat tapel barong dan rangda. Darah seni yang ada pada dirinya, kata Ardhana, diturunkan dari ayahnya A.A. Gede Agung Anom Putra yang tak lain merupakan punggawa pada zaman kerajaan Bangli. Lukisan yang pertama kali dibuatnya saat itu yakni lukisan Hanoman. Saking mengidolakan tokoh kera berbulu putih itu, hingga saat ini pun, Ardhana juga masih kerap melukis Hanoman yang merupakan tokoh protagonis dalam cerita pewayangan Ramayana. ‘’Kenapa suka melukis Hanoman karena dalam cerita Ramayana dia tokoh yang kuat dan paling menonjol,’’ terangnya. Selain Hanoman, pria yang merupakan seorang veteran ini juga telah banyak melahirkan lukisan tokoh-tokoh pewayangan lainnya. Keindahan lukisan karya A.A. Ardhana tak hanya diakui pejabat local, tapi juga pejabat tingkat nasional. Hal ini dibuktikan dari beberapa karya lukisannya yang pernah diminta oleh Sri Sultan Yogyakarta dan Ir. Sutami yang merupakan Menteri Pekerjaan Umum pada era kepemimpinan Presiden Soehato. ‘’Menteri Sutami pernah meminta lukisan saya saat beliau datang dalam pembuatan jalan di Penelokan, Kintamani,’’ kata Ardhana. (kmb40)
Bupati akan Tawarkan Satu Desa ke Investor Bangli (Bali Post) Pemkab Bangli akan mengembangkan lebih banyak wisata agro di Bangli. Hal ini dilakukan mengingat potensi pertanian yang dimiliki kabupaten berhawa sejuk ini cukup tinggi. Sesuai rencana, wisata agro akan dikembangkan di dua wilayah di Kintamani yakni Desa Catur atau Mengani. Bupati Bangli Made Gianyar mengatakan, untuk mengembangkan wisata agro tersebut, pihaknya berencana bakal menawarkan salah satu desa di Kintamani kepada investor. Dalam hal ini, lahan milik petani akan dikembangkan menjadi wisata agro dengan berbagai fasilitas pariwisata. ‘’Salah satu desa nanti akan kami tawarkan kepada investor. Tanahnya tidak dijual, tetapi akan dibanguni fasilitas seperti balai pertemuan dan restoran. Sejauh ini fasilitas penunjang pariwisata memang masih sangat minim sehingga perlu pengembangan,’’ ujarnya belum lama ini.
Dikatakan Gianyar, dua desa tersebut selama ini memiliki potensi pertanian unggulan masing-masing. Khusus untuk Desa Mengani, potensi unggulan yang akan dikembangkan yakni kopi. Apalagi di desa yang berbatasan dengan Kabupaten Badung tersebut, sudah ada pabrik kopi yang kini dikelola Perusahaan Daerah (Perusda) Bangli Bukti Mukti Bhakti. Sementara itu, untuk menggaet lebih banyak wisatawan datang ke
Kementerian Koperasi dan UKM Serahkan Sertifikat NIK
Bangli : 0366-91521 91002 : 0366-91062 : 0366-51004 : 0366-5595484 : 0366- 51122 : 0366-92869 : 0366-91094 : 0366-91268
PENUTUPAN HUT - Penutupan HUT ke-812 Kota Bangli, Sabtu (14/5) malam. Pada kesempatan itu, Kementerian Koperasi dan UKM RI menyerahkan HKI, sertifikat NIK bagi koperasi, Badan Hukum koperasi dan bantuan lainnya.
Pemkab Berencana Rekrut Pegawai Kontrak Bangli (Bali Post) Kekurangan tenaga medis masih menjadi persoalan pelik di Kabupaten Bangli. Menyikapi hal tersebut, pemkab merencanakan perekrutan pegawai kontrak guna mengisi kekosongan. Anggarannya akan dibahas pada APBD perubahaan tahun ini. Bupati Bangli I Made Gianyar menyebutkan, kekurangan tenaga medis, khususnya di daerah Kintamani masih menjadi persoalan setiap tahunnya. Hal ini pun secara tidak langsung akan berdampak pada pelayanan ke masyarakat. Supaya kondisi ini tak terus berlanjut, tahun ini direncanakan ada perekrutan tenaga kontrak. ‘’Kekurangan tenaga medis akan diisi dengan tenaga kontrak. Itu akan dibahas pada anggaran perubahan,’’ ujarnya belum lama ini. Untuk tahap awal, perekrutan akan dilakukan pemkab. Setelah itu akan kembali diusulkan menjadi kontrak provinsi dan berlanjut ke pusat. Diharapkan pula tenaga pegawai kontrak ini seluruhnya berasal dari Kabupaten Bangli. Alasannya, untuk menghindari adanya pindah tugas dalam waktu cepat. ‘’Saya bukan diskriminasi. Kalau orang luar benar-benar komitmen membangun Bangli dan jadi pegawai di Bangli, pensiun di Bangli, saya siap
I Made Gianyar
Penutupan HUT Kota Bangli
Telepon Penting
RSU Bangli Polsek Bangli Polsek Susut Polsek Tembuku Polsek Kintamani Damkar PDAM PLN
Bangli pihaknya bakal melakukan sejumlah upaya. Salah satunya menyelenggarakan sejumlah festival menarik. Karena potensi pertanian Bangli kebanyakan jeruk dan durian, pihaknya berencana akan mengadakan festival dua buah tersebut. Dalam kegiatan yang direncanakan berlangsung bulan Agustus atau September tersebut, Pemkab akan membeli kedua hasil pertanian itu untuk diparadekan. Usai diarak, buah tersebut akan berikan kepada masyarakat untuk dinikmati secara gratis. ‘’Jeruk Kintamani sudah terkenal. Durian juga akan kami perkenalkan melalui festival itu,’’ ujarnya. (kmb40)
memberikan kesempatan untuk ikut seleksi. Janganlah nyari pegawai saja di sini, setelah itu cepat-cepat pindah,’’ tegasnya. Bupati menyebutkan, rencana rekrutmen tenaga medis itu akan tetap dikonsultasikan dengan pemerintah pusat. Jika harus dilakukan dengan CAT, pihaknya menyatakan siap untuk memfasilitasi. ‘’Kalau harus melalui tes, kami siap melakukan itu,’’ imbuhnya. Ketua Komisi I DPRD Bangli I Wayan Wedana, Minggu (15/5) kemarin menyambut baik rencana bupati untuk merekrut tenaga medis melalui sistem kontrak. Langkah tersebut dinilainya penting dilakukan guna memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat dan mendukung program akreditasi untuk puskesmas. Politisi PKPI ini menegaskan, profesi tenaga kesehatan memang sarat akan misi sosial. Meskipun demikian, persoalan gaji nantinya juga perlu mendapatkan perhatian. Jangan sampai hal seperti ini mempengaruhi kinerja pegawai bersangkutan. Data yang dihimpun di Dinas Kesehatan Bangli, jumlah tenaga medis berupa dokter umum di dinas dan puskesmas hanya 21 orang, perawat 123 orang dan bidan 184 orang. Sementara untuk kekurangannya, yakni 43 bidan, 20 dokter dan 21 perawat. (kmb45)
RANGKAIAN kegiatan peringatan HUT ke-812 Kota Bangli resmi ditutup Sabtu (14/5) malam. Selain diisi penyerahan hadiah bagi pemenang lomba selama HUT berlangsung, Kementerian Koperasi dan UKM juga menyerahkan hak cipta (HKI), sertifikat NIK koperasi, Badan Hukum (BH) koperasi dan bantuan lainnya. Acara penutupan dihadiri Bupati Bangli I Made Gianyar, Ketua DPRD Ngakan Kutha Parwata, Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM I Wayan Dipta, Ny. Bintang Puspayoga serta jajaran Muspida Bangli. Ketua Panitia Permanen HUT Kota Bangli Ida Bagus Gde Giri Putra yang juga Sekda Bangli mengatakan, perayaan HUT sudah berlangsung sejak
25 April yang diawali persembahyangan bersama di Pura Kehen. Selanjutnya digelar berbagai perlombaan, yakni lomba penjor antar instansi/desa, ngulat kelabang siswa SMP/ SMA, tenis veteran, senam ayo bergerak, parade busana ke pura dan parade busana endek, karnaval ogoh-ogoh tingkat PAUD serta penyerahan hadiah lomba Adipura Desa. Hadiah bagi pemenangnya langsung diserahkan saat acara penutupan. ‘’Merayakan HUT ini juga diisi kegiatan lain, mulai pembukaan PKB Kabupaten Bangli, ngunying, bondres Susi Buleleng, Calonarang termasuk hiburan lainnya,’’ paparnya. Di samping acara yang bersifat hiburan, penutupan HUT Kota Bangli itu, kata mantan Sekwan Bangli ini, juga diisi dengan penyerahan bantuan
KUR kepada UMKM di Bangli, penyerahan badan hukum koperasi termasuk hak cipta dari Kementerian Koperasi dan UKM serta sertifikat NIK bagi enam koperasi. Bupati Bangli I Made Gianyar mengharapkan dengan ditutupnya perayaan HUT ini Kabupaten Bangli ke depannya bisa menjadi lebih baik. Sejumlah program kerja yang telah dirancang selama ini diharapkan dapat berjalan sesuai harapan dan mendapat dukungan penuh masyarakat. Sementara itu, Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM I Wayan Dipta berharap melalui HUT ini Kabupaten Bangli bisa bersaing dan berdiri sejajar dengan kabupaten/kota, khususnya yang ada di Bali. (ad673)
GIANYAR
Senin Umanis, 16 Mei 2016
9
Revisi Perbup Terkait Bansos dan Hibah
Permudah Organisasi Adat Akses Bantuan Gianyar (Bali Post) Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata telah menanda tangani revisi Peraturan Bupati (Perbup) tentang dana bansos dan hibah. Revisi perbup sebagai tindak lanjut Permendagri Nomor 14 Tahun 2016. Dengan direvisinya perbup tersebut, persyaratan bagi calon penerima dana bansos dan hibah jadi lebih mudah. Asisten III Setda Gianyar Wayan Sudamia, Minggu (15/5) kemarin mengungkapkan, perbup yang telah ditanda-tangani bupati tersebut menyesuaikan ketentuan dalam permendagri. Salah satunya menyangkut persyaratan bagi calon penerima bantuan. Syarat bagi penerima bantuan, khususnya desa pakraman telah dipermudah. Dalam perbup, desa pakraman dan turunannya tidak perlu lagi dipersyaratkan harus berbadan hukum untuk mendapatkan bansos atau hibah. Hal ini sekaligus menjawab kegelisahan di masyarakat sebelumnya terlebih ketika Surat Edaran Mendagri Nomor 900/4627/SJ masih berlaku. “Jadi kita tafsirkan untuk desa pakraman dan turunannya seperti banjar, subak, pecalang, sanggar kesenian termasuk pura dadia boleh dapat bantuan itu. Tapi syaratnya bantuannya telah ditetapkan oleh SKPD,” ujar Sudamia. Meski tak harus berbadan hukum atau mengantongi SKT (surat keterangan terdaftar), namun organisasi adat dimaksud tetap harus memenuhi persyaratan lain. Organisasi-organisasi itu diantaranya harus jelas punya struktur kepengurusan, alamat dan beberapa hal lainnya. Keberadaan mereka harus diketahui bendesa dan perbekel atau lurah. “Sepanjang itu aset desa dan ditanda tangani ketuanya dan bendesa, serta surat diketahui lurah atau perbekel, mereka bisa mendapatkan bantuan,” katanya. Sementara untuk organisasi di luar desa pakraman, Sudamia menyebut mereka harus berbadan hukum atau minimal mengantongi SKT. “Contohnya LSM. Mereka harus punya SKT. Kalau tidak punya, tetap tidak bisa mendapat bantuan itu,” tegasnya. Lebih lanjut diungkapkannya, anggaran bansos dan hibah sudah dipasang di APBD 2016. Tinggal sekarang pencairannya harus disesuaikan dengan mekanisme yang berlaku. (kmb25)
Tindak Lanjut Deklarasi
Desa Pakraman Lembeng Bersihkan Pantai dan Pasang Baliho Gianyar (Bali Post) Setelah mendeklarasikan sikap menolak rencana reklamasi Teluk Benoa, Desa Pakraman Lembeng menggelar aksi jaga lingkungan. Minggu (15/5) kemarin ribuan krama dari Desa Pakraman Lembeng menggelar aksi bersih-bersih di seputaran Pantai Lembeng. Selain itu, masyarakat juga memasang satu baliho tolak reklamasi berukuran besar. Aksi bersih-bersih di Pantai Lembeng ini diikuti krama Desa Pakraman Lembeng sejak pukul 16.30 Wita, hingga sekitar pukul 18.00 Wita. Di sela-sela aksi membersihkan lingkungan, warga juga memasang baliho tolak reklamasi berukuran 4 x 5 meter. Bendesa Pakraman Lembeng I Made Rundu mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari deklarasi tolak reklamasi Teluk Benoa. Dikatakan, kegiatan itu merupakan wujud penguatan komitmen desa pakraman untuk menjaga lingkungan yang sebenarnya selama ini sudah dilakukan secara rutin. “Untuk bersih-bersih pantai ini sudah menjadi agenda rutin dengan menyasar khusus sampah plastik, karena sangat berbahaya untuk kelestarian lingkungan,” katanya. Diungkapkannya, kiriman sampah ke Pantai Lembeng dari Tukad Ayung dan Tukad Kenakan sangat tinggi. Kondisi ini cukup meresahkan warga, terlebih pantai Lembeng kerap dikunjungi wisatawan. “Selain memang sampah pengunjung, sampah dari aliran sungai cukup tinggi. Makanya harus rutin dibersihkan,” ucapnya. Dijelaskannya, pemasangan baliho baru bisa dilakukan sekitar pukul 18.00 Wita, karena menunggu kedatangan para pemuda setelah mengikuti deklarasi tolak reklamasi di Pantai Masceti. “Untuk pemasangan baliho tadi (kemarin-red) dilakukan oleh pemuda, karena sejak awal ini memang lebih banyak dilakukan oleh mereka,” katanya. Made Rundu juga mengapresiasi tingginya semangat perjuangan para pemuda dalam menjaga Bali, salah satunya dengan menolak ancaman besar yakni upaya pengurukkan laut oleh investor. “Tentu kami bangga para pemuda sangat sadar pentingnya menjaga lingkungan. Jelas kami harus mendukung ini,” tandasnya. Perlu diketahui, beberapa waktu lalu Desa Pakraman Lembeng mendeklarasikan sikap menolak reklamasi Teluk Benoa. Deklarasi ini disampaikan setelah melewati sejumlah paruman. Warga juga berharap agar Pemkab Gianyar dan Gubernur Bali mau memperjuangkan pencabutan Perpres Nomor 51 tahun 2014. (kmb35)
Bali Post/nik
PASANG BALIHO - Usai membersihkan pantai, sejumlah pemuda Desa Pakraman Lembeng memasang baliho tolak reklamasi Teluk Benoa.
Bali Post/nik
TOLAK REKLAMASI - Masyarakat memadati kawasan Pantai Masceti, tempat digelarnya deklarasi bersama tiga desa pakraman tolak reklamasi Teluk Benoa.
Areal Pesisir Tergerus Abrasi
Tiga Desa Pakraman Tolak Reklamasi Teluk Benoa
Gianyar (Bali Post) -
Tiga desa pakraman yakni Keramas, Medahan dan Cucukan, Minggu (15/5) kemarin menggelar deklarasi bersama menolak rencana reklamasi Teluk Benoa. Pantai Masceti yang menjadi saksi deklarasi ini pun berubah menjadi lautan manusia. Sekitar pukul 14.30 Wita, secara bertahap warga dari tiga desa pakraman berkumpul di Simpang Masceti. Sembari mengarak dua ogoh-ogoh bertemakan tolak reklamasi, ribuan krama ini kemudian berjalan kaki menuju Pantai Masceti. Bendesa Pakraman Keramas Nyoman Puja Waisnawa mengatakan, pihaknya bersama Bendesa Pakraman Medahan dan Cucukan hanya menyampaikan apa yang menjadi aspirasi masyarakat untuk menolak rencana reklamasi Teluk Benoa. “Sebelumnya kami sudah men-
datangi warga masing-masing banjar di setiap desa pakraman. Dari sosialisasi itu, hasil paruman menyatakan semua warga sepakat menolak rencana reklamasi Teluk Benoa. Hingga kami deklarasikan hari ini,” ungkapnya. Nyoman Puja mengatakan, laju abrasi yang demikian tinggi menjadi alasan utama penolakan oleh warga. Puluhan hektar areal pesisir sudah tergerus abrasi. Warga pun semakin resah bila pengurukan Teluk Benoa jadi dilakukan di tengah pemanasan global seperti sekarang. “Berkaca dari reklamasi
Pulau Serangan dengan luas 400 hektar, sejak itu abrasi semakin deras. Sampai akhirnya bibir pantai kami sepanjang lima kilometer melewati tiga desa pakraman ini harus ditutupi dinding penahan ombak. Selain itu, kami juga memiliki sejumlah pura yang berada tepat di bibir pantai yang saat ini terancam abrasi,” bebernya. Aksi kemarin juga dihadiri 20 bendesa pakraman yang tergabung dalam Paguyuban Desa Pakraman Tolak Reklamasi, seperti perwakilan dari Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Gianyar
dan Karangasem. Bendesa Pakraman Kuta Wayan Swarsa mengatakan, saat ini sudah ada 35 desa pakraman dari tiga Kabupaten dan Kota Denpasar yang menolak reklamasi Teluk Benoa. Dibeberkannya, dalam waktu dekat akan ada dua lagi desa pakraman di Denpasar yang mendeklarasikan tolak reklamasi Teluk Benoa. “Yang jelas bulan Mei ini akan kita ramaikan dengan deklarasi tolak reklamasi. Semua krama Bali harus terus berjuang sampai Perpres Nomor 51 tahun 2014 dicabut oleh presiden dan rencana reklamasi dibatalkan,” teriaknya. Sementara Ketua ForBALI I Wayan Gendo Suardana dalam orasinya mengecam aksi penurunan baliho tolak
reklamasi di Desa Bualu yang dilakukan jajaran TNI. “Baru kemarin Presiden datang dan TNI langsung berupaya menurunkan baliho tolak reklamasi. Maka dalam aksi ini kami mengecam tindakan itu. Ini bukan lagi Orde Baru,” tegasnya. Gendo juga menyerukan kepada seluruh krama Bali untuk melakukan pergerakkan bila kembali ditemukan upaya penurunan baliho tolak reklamasi. Ia juga menegaskan, kebebasan berpendapat dan berekspresi sudah dijamin dalam undang-undang. “Bila TNI menghalangi perjuangan rakyat Bali dengan menurunkan paksa baliho, justru merekalah yang sedang melanggar undangundang yang sedang berlaku,” ungkapnya. (kmb35)
Serangkaian TMMD
Kodim Gelar Lomba Sepak Bola Berpakaian Adat
Gianyar (Bali Post) Selain membuat jalan, dalam kegiatan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-96 di Desa Kerta, Kecamatan Payangan, Kodim 1616/Gianyar menggelar kegiatan unik, yakni turnamen sepak bola berpakaian adat yang diikuti sejumlah siswa SD di desa setempat. Dari kegiatan ini juga diharapkan muncul bibit unggul pesepak bola di Kabupaten Gianyar. Dandim Gianyar Letkol Kav. Berto SP Capah, S.Sos., mengatakan pertandingan sepak bola berpakaian adat diikuti siswa dari SDN 2 Pilan dan SDN 3 Pilan. Peserta terbagi dalam sejumlah tim. “Turnamen sepak bola berpakaian adat ini diadakan di lapangan SDN 3 Kerta, Banjar Penyambangan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program non fisik TMMD ke-96 di wilayah Gianyar,” katanya. Dandim Gianyar berharap melalui event ini bisa memacu bibit pemain sepak bola sejak usia dini di Desa Kerta, di samping menampilkan ajang hiburan yang dikemas
dalam olah raga berbalut nuansa adat Bali. “Ya selain sebagai hiburan, kita harap ini menjadi pemacu semangat siswa, generasi muda kita ini untuk menjadi pemain bola profesional nantinya,” katanya. Lomba dengan sistem gugur ini sudah dimulai sejak Sabtu lalu. Lomba dimenangkan tim A dari SDN 2 Kerta. Pemenang mendapat hadiah uang tunai, sejumlah buku dan alat tulis. (kmb35)
Bali Post/nik
LOMBA - Suasana lomba sepak bola dengan berpakaian adat tingkat SD di Desa Kerta, serangkaian TMMD ke-96.
KLUNGKUNG
10
Senin Umanis, 16 Mei 2016
Bali Post/kmb
CROSS – Ratusan pembalap berlomba dalam kejuaraan motocross yang digelar di bantaran Tukad Unda, Kelurahan Semarapura Kangin.
Kejuaraan Motocross di Bantaran Tukad Unda Semarapura (Bali Post) – Suara riuh dan bising terdengar di bantaran Tukad Unda, Kelurahan Semarapura Kangin, Klungkung, Minggu (15/5) kemarin. Lokasi yang dulunya ditumbuhi semak belukar itu ternyata telah berubah jadi arena motocross. Ratusan kroser atau pembalap menjajal bantaran Kali Unda untuk mengikuti kejuaran Piala Bupati I yang digelar serangkaian Hari Jadi ke-108 Puputan Klungkung. Kejuaraan dibuka Wakil Bupati Klungkung Made Kasta. Sekda Gede Putu Winastra, bersama Camat Komang Wisnuadi, dan tokoh masyarakat setempat ikut menyaksikan kejuaraan motocross yang baru pertama kali digelar di bantaran Tukad Unda. Panitia Ida Bagus Agung Prayuda menyatakan, kejuaraan digelar selama tiga hari sejak 13 Mei lalu melibatkan 300 peserta. Mereka berasal dari Bali, Jawa, Kalimantan, NTB, dan NTT. Lomba mempertandingkan 17 kelas. “Kejuaraan ini memperebutkan total hadiah Rp 50 juta,” ujarnya. Wabup Kasta sangat mengapresiasi kejuaraan motocross tersebut. Dia berharap melalui ajang ini akan muncul atlet berbakat untuk membela nama Klungkung dalam event yang lebih besar. Mencari bibit olahragawan potensial tidak semudah membalikkan telapak tangan. “Semua memerlukan proses dan tahapan yang sangat panjang. Melalui kejuaraan inilah Pemkab Klungkung memajukan daerah,’’ katanya. Setiap kegiatan yang digelar Pemkab Klungkung takkan berhasil tanpa adanya dukungan dari seluruh pihak dan masyarakat. Dengan adanya kerja sama dari kedua belah pihak diharapkan Kabupaten Klungkung bisa berkembang dan berprestasi khususnya di bidang olahraga motocross. ”Menang kalah bukanlah hal utama dan terakhir. Terpenting semangat profesionalisme dan sportivitas di atas segalagalanya,” tegas Kasta. (kmb)
Bali Post/dok
GAJI KECIL – Siswa SMK di Kecamatan Nusa Penida menjelang masuk kelas . Guru pengabdian SD di Kabupaten Klungkung mendapat gaji kecil meskipun sudah mengajar selama tujuh tahun.
Selama Tujuh Tahun
Guru Pengabdian Digaji Rp 300 Ribu Sebulan Semarapura (Bali Post) –
Guru pengabdian hanya digaji rata-rata Rp 300 ribu per bulan. Dengan penghasilan sejumlah itu, mereka harus bekerja seperti guru PNS dan guru kontrak dari pagi sampai siang. Seperti yang dialami salah seorang guru pengabdian di SDN Kecamatan Dawan, Klungkung, berinisial GW. Guru yang mengajar olahraga itu mengaku sudah mengabdi selama tujuh tahun, namun penghasilannya hanya Rp 300 ribu per bulan. ”Selama itu saya digaji rendah, di bawah UMK (Upah Minimum Kabupaten),” tutur GW ditemui, Minggu (15/5) kemarin. Sarjana lulusan IKIP PGRI Bali tersebut sudah sempat mengadukan nasibnya ke pe-
merintah, tetidaknya untuk kenaikan gaji. Akan tetapi, upayanya sia-sia karena guru pengabdian harus memakai surat keputusan sekolah. Dengan SK sekolah, maka sekarang tergantung kekuatan sekolah untuk menggaji tenaga pengabdi. Rata-rata guru pengabdian di Kabupaten Klungkung digaji seperti GW. Jika ingin mendapatkan
gaji sesuai UMK, perlu naik status menjadi guru kontrak yang gajinya dibayar melalui SK bupati. ”Untuk dapat SK bupati sulit sekali. Namun, kadang ada guru baru langsung dapat SK bupati,” kilahnya. GW menyatakan hanya bisa pasrah. Mewakili ratusan guru pengabdian di Klungkung yang bernasib serupa, dia berharap pemer-
intah bisa mendengar suara hati mereka. Apalagi dilihat dari kinerja, guru pengabdian hampir sama dengan guru yang berstatus PNS mengajar dari pagi sampai siang. Penghasilan sangat terbatas itu dirasakannya sangat berat. Terutama bagi guru pengabdian yang sudah berumah tangga. ”Apalagi istri tidak bekerja,’’ jelasnya. Sementara itu, Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Klungkung Nyoman Mudarta membenarkan keberadaan guru pengabdian tersebut. Menurutnya,
guru pengabdian bertugas membantu tugas guru PNS dan guru kontrak untuk mengajar. ”Kepsek (kepala sekolah) yang tentukan pengabdian sesuai kebutuhan masing-masing sekolah,” tandasnya. Pihaknya tidak bisa berbuat banyak terkait gaji guru di bawah standar, mengingat ditanggung oleh sekolah, sehingga sesuai kemampuan sekolah. ”Penghasilannya sesuai kemampuan keuangan sekolah yang bersumber dari dana BOS (Biaya Operasional Sekolah) atau komite,” papar Mudarta. (kmb)
Gerindra Klungkung Laksanakan Donor Darah Target 108, Kumpulkan 116 Kantong Bali Post/dwa
NOBAR - Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi mengajak siswa nonbar untuk mengantisipasi peredaran narkoba, Sabtu (14/5) malam.
Siswa Diajak Nobar Film Korban Narkoba Semarapura (Bali Post) – Mengantisipasi peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Klungkung, Kapolres AKBP F.X. Arendra Wahyudi mengajak sejumlah siswa nonton bareng (nobar) di Mapolres, Sabtu (14/5) malam. Siswa yang hadir dari anggota pramuka, SMAN 2 Semarapura, dan anak-anak Panti Asuhan Diponogoro. Mereka diputarkan film dokumenter yang menceriterakan nasib salah seseorang pelajar yang terjebak atau menjadi korban dunia narkoba hingga meninggal. Kapolres mengatakan, film itu diputarkan agar para generasi muda tahu akibat dari pengaruh penggunaan narkoba yang pada awalnya hanya coba-coba. Apalagi peredaran narkoba sangat membahayakan generasi muda sebagai penerus bangsa. Narkoba tidak hanya menyebabkan gangguan kesehatan dan kejiwaan, namun juga bisa berakibat kematian bagi penggunanya kalau over dosis. “Setiap hari ada saja yang merenggang nyawa akibat dari penyalahgunaan narkoba. Jadi, narkoba merupakan sebuah ancaman yang harus dilawan, sebab sangat besar dampak negatifnya terhadap kelangsungan masa depan generasi muda,” paparnya. Arendra juga mengimbau para pelajar dan generasi muda untuk menjauhi narkotika dan obat berbahaya lainnya. Khusus bagi orangtua yang mempunyai anak-anak yang masih remaja diharapkan terus memantau seluruh kegiatan putranya agar tidak terjebak dengan pengaruh narkoba. “Bimbingan dan pemahaman tentang narkoba perlu dilakukan agar putra-putri yang kita cintai tidak terjebak dengan barang-barang tersebut, sebab akan menyuramkan masa depan mereka,” ujarnya. (dwa)
Semarapura (Bali Post) – DPC Partai Gerindra Klungkung melaksanakan aksi amal donor darah di Balai Budaya Ida I Dewa Agung Istri Kania, Minggu (15/5) kemarin. Kegiatan sosial yang diadakan setiap tiga bulan ini diselenggarakan berkaitan dengan Hari Puputan Klungkung. Panitia Penyelenggara I Komang Suantara menargetkan mengumpulkan 108 kantong darah untuk memperingati Hari Jadi ke-108 Puputan Klungkung beberapa hari lalu. Donor darah diikuti ratusan orang yang terdiri atas kader, pengurus, anggota, dan simpatisan Partai Gerindra. Hadir pula Wakil Bupati Klungkung Made Kasta bersama istri Sri Kasta. “Kegiatan amal kemanusiaan ini bertujuan membantu masyarakat Klungkung yang membutuhkan sumbangan darah,” ujarnya. Pria yang sering dipanggil Otal tersebut menambahkan, persediaan darah sangat vital untuk membantu masyarakat agar pulih dari gangguan kesehatan. Untuk memastikan stok darah tercukupi di Kabupaten Klungkung, pihaknya mengagendakan kegiatan donor darah tiap tiga bulan dengan mengambil lokasi di sejumlah daerah. “Total 116 kantong donor terkumpul,
melebihi target 108. Ada 40 orang yang tidak bisa mendonor karena masalah tensi dan HB,” tuturnya. Ketua DPC Partai Gerindra Klungkung I Wayan Baru mengungkapkan, kegiatan donor darah ini sebagai komitmen partai untuk membantu masyarakat luas dalam memenuhi permintaan darah. Semua kader berpatisipasi termasuk anggota DPRD Klungkung dari Partai Gerindra. “Ini sebagai terobosan Partai Gerindra DPC Klungkung demi kepentingan masyarakat. Saya harapkan kaderkader utamanya yang telah duduk di DPRD bisa terus ikut bersama-sama mengikuti kegiatan,” imbuhnya. Koordinator Donor Darah PMI Kabupaten Klungkung Nyoman Alit sangat mengapresiasi partisipasi Partai Gerindra dalam melaksanakan donor darah karena sangat membantu kebutuhan masyarakat. Saat ini jumlah darah yang tersedia di Klungkung masing-masing golongan A 28 kantong, darah O 32 kantong, darah B 48 kantong, dan darah AB 17 kantong. “Kegiatan ini sangat penting untuk membantu memenuhi kebutuhan darah di PMI Klungkung,” ungkapnya. (dwa/k100)
Bali Post/dwa
DONOR DARAH - Partai Gerindra DPC Klungkung melaksanakan aksi amal donor darah, Minggu (15/5) kemarin.
Senin Umanis, 16 Mei 2016
SOSOK Tata Pesisir WILAYAH pantai di Desa Girimas, Sawan mulai dikembangkan untuk sektor pariwisata hingga lokasi pengobatan. Warga percaya pantai Segara Desa Girimas memiliki khasyat penyembuhan beragam penyakit. Pantai yang berada pada kawasan pura segara ini memiliki daratan pasir halus dan cukup luas. Banyak pengunjung melakukan aktivitas sekadar rekreasi atau pengobatan secara niskala. Perbekel Desa Girimas Wayan Sunarsa mengatakan pantai di wilayahnya itu belakangan ini mulai ramai dikunjungi wisatawan domestik. Belakangan pengunjung tidak hanya mandi di laut atau duduk-duduk santai menikmati pemandangan pantai yang berombak tenang ini. “Saya tidak tahu persis siapa menyebar info, di pantai wilayah kami ini dipercaya dapat menyembuhkan penyakit. Etahlah... belakangan pantai ini mulai ramai pengunjung,” katanya. Pengunjung yang akan melakukan ritual pengobatan terlebih dahulu sembahyang di Pura Segara. Konon restu Ida Batara yang berstana di pura ini membantu umatnya. Biasanya pengunjung melakukan pengobatan dengan cara mengubur badan dengan pasir halus. Tetapi ada juga yang mandi di laut dekat pura. “Kebanyakan pengobatan dengan mengubur badan atau melukat di laut,” terang Sunarsa yang baru menjabat pertama kali ini. Dalam waktu dekat ini Sunarsa berencana melakukan upaya penataan lingkungan. Solusinya membangkitkan kesadaran warga, terutama yang bermukim di pinggir pantai agar mereka ikut menjaga kebersihan pantai dari sampah plastik. Selain itu, kelestarian terumbu karang di perairan. Pihaknya berharap ada dukungan dari instansi terkait, baik daerah maupun provinsi. Khusus untuk terumbu karang, kata Sunarsa kondisnya sudah berangsur-angsur membaik. Beberapa tahun silam karang di wilayahnya itu rusak akibat dampak penangkapan ikan dengan cara tidak ramah lingkungan. “Di pantai ini ada dua lokasi karang. Karang sempat rusak karena ikan-ikan itu ditangkap dengan cara kimia. Ada juga praktek pencurian karang. Sekarang kondisinya berangsur membaik. “Untuk itu kami minta dukungan dari pemerintah daerah,” jelas Sunarsa. (mud)
Hari Ini
Ribuan Siswa SD Jalani UST Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 12.215 siswa SD di Buleleng mengikuti Ujian Sekolah Terkoordinasi (UST) tahun ajaran 2016/2017. Peserta UST ini berasal dari ribuan sekolah negeri dan swasta, termasuk Madrasah Iftidaih (MI), SD-LB, dan Kejar Paket A. Dinas Pendidikan (Disdik) Buleleng sebelumnya telah menerima pasokan naskah soal dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdkpora) Provinsi Bali. Sesuai jumlah peserta UST, Disdik menerima sebanyak 846 sampul naskah soal. Sebelum didistribusikan ke masingmasing sekolah, naskah soal ini dititipkan di masing-masing gugus kecamatan. Hanya untuk gugus Kecamatan Buleleng naskah soal disimpan di kantor Unit Pelaksana Pendidikan (UPP) setempat. Kepala Disdik Gede Suyasa mengatakan, naskah soal tersebut seluruhnya dinyatakan lengkap, Naskah itu sudah sesuai kouta di masing-masing sekolah. Hanya saja untuk kelengkapan dimasing-masing amplop belum diketahui kondisinya. Hal ini akan diketahui ketika UST dimulai serentak pagi ini. Mengantisipasi kekurangan naskah soal atau temuan kerusakan fisik, Disdik sudah menyiapkan cadangan naskah soal yang siap digunakan, sehingga tidak menganggu jalannya UST. Untuk mempercepat penanganan, pihaknya meminta agar sekolah atau panitia segera melapor ke Disdik jika menemukan persoalan di lapangan. “Semua persiapan sudah matang dan anak-anak sudah siap mengikuti UST hari ini. Masalah naskah soal kami sudah antisipasi dengan cadangan naskah soal, bila ada kekurangan atau bisa jadi naskah ada yang rusak,” tegasnya. (kmb38)
BULELENG
11
”Deadline” Berakhir Satpol-PP Bongkar Paksa Baliho
Singaraja (Bali Post) – Setelah memberikan toleransi batas waktu mengurus izin, akhirnya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Pemkab menurunkan paksa puluhan baliho bodong. Dari penertiban akhir pekan lalu, sebanyak 80 buah baliho, spanduk, dan benner berhasil dibongkar paksa. Tujuh di antarnya merupakan baliho jelang Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada). Kepala Seksi (Kasi) Oprasional Bidang Trantib Satpol-PP Made Yudistra, Minggu (15/5) kemarin mengatakan, penindakan yang dilakukan anggotanya itu sudah sesuai prosedur. Sebelum mengeksekusi, pihaknya sudah memberikan toleransi agar pemiliknya mencari izin ke Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BBPT) Buleleng. Satpol-PP sendiri juga sudah memberikan surat teguran yang menyebutkan, baliho itu melanggar aturan. Namun faktanya hingga batas waktu berakhir, baliho tersebut belum juga dilengkapi izin. “Karena batas akhir kita memberikan kesempatan untuk mengurus izin sudah habis dan setelah kita cek tetap saja tidak mencari izin, sehingga kami turunkan secara paksa,” katanya. Baliho yang sempat diberikan toleransi, kata Yudistra untuk mencari izin beberapa diantaranya memuat materi berkaitan pilkada. Selain itu, ada pula reklame yang sifatnya promosi. Sementara lokasi pemasangan itu sebagian besar di dalam kota, seperti di kawasan Patung Catus Pata Jalan Veteran, Jalan Ahmad Yani, wilayah Kelurahan Banyuasri, hingga di simpang empat Pantai Penimbangan, Singaraja. “Sekarang baliho itu masih kita simpan di kantor. Dan kalau pemiliknya ingin mengambil silakan,” katanya. Di sisi lain, Yudistira mengatakan, setelah penertiban ini Pol-PP akan tetap melakukan pengawasn melalui patroli ke lokasi yang kerap kali dijadikan lokasi pemasangan baliho. Dengan demikian, kemungkinan terjadi pelanggaran pemasangan baliho maupun reklame komersil lebih awal bisa dicegah. Selain itu, Pol-PP meminta aparat terbawah mulai dari kecamatan,
pemerintahan desa atau kelurahan agar ikut memantau memberikan informasi terkait dokumen perizinan pemasangan baliho di wilayahnya. “Sudah pasti kami melakukan pengawasan. Dan kami juga bekerja sama dengan aparat paling bawah. Mereka ikut mengawasi dan memberikan informasi terkait perizinan pemasangan baliho. Kalau lagi ditemukan, kita akan cek izinnya. Dan kalau memang berizin kami tidak akan melarangnya,” jelasnya. Kepala BBPT I Putu Karuna mengatakan, mulai tanggal 14 Maret 2016 pihaknya sudah melakukan pendataan terhadap baliho maupun spanduk dan benner di sejumlah wilayah di Buleleng. Dari pendataan itu, sebagian besar baliho yang ditemukan bodong dan dokumen izinnya telah habis masa berlakunya. BBPT kemudian memberitahukan kepada pemilik reklame agar mencari izin atau memperpanjang izin. Sayangnya sangat sedikit pemilik mencari atau memperpanjang izin. “Banyak ditemukan tidak berizin sama sekali. Dan ada izinnya sudah mati. Sudah kami surati pemiliknya, namun tidak banyak yang mau memperpanjang atau mencari izin. Kami sudah laporkan ke SatpolPP untuk menurunkan baliho yang melanggar itu,” katanya. Sesuai regulasi yang ada BBPT memberikan izin pemasangan reklame yang sifatnya komersil dan non komersil. Reklame komersil, selain izin lokasi sesuai Peraturan Bupati (Perbup) No. 51 Tahun 2007, pemiliknya juga wajib membayar pajak reklame seperti yang diatur pada Peraturan Daerah (Perda) No. 12 Tahun 2011. (kmb38)
Bali Post/kmb34
NELAYAN HILANG - Penyisiran gencar dilakukan untuk mencari nelayan yang hilang, Made Parsana (42). Pencarian itu disaksikan masyarakat dari pinggir Pantai Pura Bingin di Desa Bondalem, Tejakula, Minggu (15/5) kemarin.
Nelayan Parsana
Belum Ditemukan Tim SAR
Bali Post/kmb34
RAZIA - Kegiatan razia dilakukan Polres Buleleng bekerja sama dengan TNI, PM dan Dishub Buleleng di bilangan Jalan Ahmad Yani, Kota Singaraja.
Operasi Patuh Agung Singaraja (Bali Post)Kepolisian Resor Buleleng selama dua minggu ke depan 16-29 Mei, akan melaksanakan Operasi Patuh Agung 2016. Operasi berupaya menekan pelanggaran lalu lintas dan menurunkan angka kecelakaan di jalanan. Selama dilakukan operasi patuh agung, setiap pengendara yang ditemukan melanggar akan dikenai tilang. Polisi akan memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan, menindak pengendara melawan arus, plat motor tidak sesuai aslinya, termasuk membonceng tanpa mengenakan helm. Bentuk aturan lainnya perlu diperhatikan adalah motor harus berada di lajur kiri apabila tidak ada lajur kanalisasi. Sepeda motor diimbau menyalakan lampu besar di siang hari dan tidak melanggar lampu merah. Bagi pengendara roda empat akan ditindak jika pelat nomor kendaraan tidak sesuai aslinya. Artinya, tanpa logo instansi keamanan di pelat nomor, tidak pakai sabuk pengaman, termasuk pemakaian sirine di mobil pribadi. “Operasi Patuh Agung sekarang ini melakukan penindakan pelanggaran lalu lintas dengan tilang di tempat,” ujar Kabag Ops Polres Kompol I Ketut Gelgel, S.Sos., Minggu (15/5) kemarin. Ia menambahkan, Polres Buleleng melibatkan sejumlah pemangku kepentingan
seperti Dinas Perhubungan, TNI, dan PM. Pelaksanakan operasi patuh agung dilakukan siang dan malam hari, dengan volume giat dua sampai tiga kali sehari. “Kalau ada kendaraan memakai atribut-atribut TNI akan ditindak PM. Sedangkan Dishub menindak angkutan umum dan angkutan barang. Penumpang naik turun harus pada tempatnya. Mobil plat hitam dipakai angkutan umum akan ditindak Dishub,” tandasnya. (kmb34)
Singaraja (Bali Post)Pencarian hari keempat nelayan hilang, Made Parsana (42) asal Dusun Telagi Bantes, Desa Bondalem, Tejakula masih belum membuahkan hasil. Tim SAR gabungan belum menemukan keberadaan Parsana. Proses penyisiran dari titik Pantai Pura Bingin telah bergeser ke wilayah Barat di Pantai Penimbangan. Kepala Pos SAR Buleleng Anak Agung Ketut Alit Supartana berupaya maksimal mencari korban. Tim SAR memanfaatkan perahu karet mencari ke wilayah pesisir Penimbanga, Selain itu, nelayan juga ikut membantu mencari di wilayah Pantai Pura Bingin. “Ini sudah hari keempat sejak pencarian pertama. Besok siang (Seninred) tim SAR berencana mencari korban memakai Helikopter,” ujarnya, Minggu (15/5) kemarin. Tidak ada kendala cuaca, tetapi arus bawah laut diprediksi bergerak cepat dan diduga korban terbawa derasnya arus. “Dari titik pertama pencarian kami menyisir menyebar, dan diduga
terjadi pergeseran arus laut,” jelasnya. Hari keempat pencarian dimulai pukul 08.00 Wita, memanfaatkan satu perahu karet. Tim Basarnas gabungan terdiri atas Polair Polres Buleleng, Polsek Tejakula, Tim Rescue Sabhara Polda Bali, dan tambahan bantuan BPBD Buleleng. Sebelumnya beredar informasi ada temuan di wilayah Pemaron, tetapi setelah dicek tidak benar alias hoax. “Satu perahu karet diturunkan di Penimbangan selama 2 hingga 3 jam. Sempat ada informasi dibilang penemuan di pesisir Pemaron, tapi itu tidak benar,” imbuhnya. Barang bukti milik Parsana yaitu, jukung berisi tulisan Riz’Q berwarna hijau muda kombinasi biru-hijau sudah diamankan di Pantai Pura Bingin. Awalnya jukung ditemukan nelayan di pesisir Desa Pacung. Parsana dinyatakan hilang, Kamis (12/5) lalu pukul 14.00 Wita, setelah mencari ikan sendirian tanpa life jacket ke tengah laut pukul 02.30 Wita. Kerabat dan istri korban Kadek Wihani (40), telah
melakukan atur piuning dan upacara ngulapin memohon petunjuk penemuan Parsana. “Saya berdoa supaya suami saya cepat ditemukan. Tidak ada firasat waktu terakhir berpamitan melaut,” ucap Wihani yang memiliki empat anak dari Parsana ini. Kapolsek Tejakula AKP I Putu Mangku Yasa, S.H., dikonfrimasi terpisah menuturkan belum ada tanda penemuan korban di tengah laut. Tim gabungan telah bekerja keras, tetapi hasilnya masih nihil. (kmb34)
Bali Post/kmb38
TELUR PENYU - Setelah ditemukan 24 April 2016 lalu, hingga kemarin telur penyu di Pantai Penimbangan tidak kunjung menetas. Nelayan bingung karena tidak ada yang mendampingi merawat hingga telur itu menetas menjadi tukik.
Tak Kunjung Menetas
Nelayan Minta Ahli Konservasi Penyu Singaraja (Bali Post) – Masih ingat penemuan ratusan telur Penyu Hijau di kawasan Pantai Penimbangan, Singaraja? Sejak 90 hari ditemukan, hingga Minggu (15/5) kemarin telur tersebut belum juga menetas menjadi tukik. Nelayan dari Kelompok Sari Segara Desa Baktiseraga, Buleleng yang menemukan telur tersebut, meminta agar instansi teknis atau pakar yang ahli dibidangnya agar memberikan penjelasan terkait kondisi telur tersebut. Ini penting, karena nelayan sendiri sangat berharap ratusan telur itu bisa menetas menjadi tukik, kemudian dilepaskan ke habitat aslinya. Pantauan di lapangan kemarin menyebutkan, sarang telur penyu di sisi timur Pantai Penimbangan tetap dijaga oleh warga nelayan secara swadaya. Sarang itu masih dikelilingi pagar dari jaring bekas. Untuk mengurangi sengatan matahari, sarang tersebut dilengkapi atap. Warga yang berkunjung ke pantai ini banyak yang menanyakan kapan telur tersebut menetas. Pertanyaan pengunjung itu tidak ada yang bisa menjawab. Alasannya, nelayan tidak tahu kapan waktu pasti telur itu menetas. “Sudah lama sekali telur ini belum juga menetas. Kasihan nelayan yang sudah menjaga secara swadaya, sehingga perlu ada pendampingan untuk meneliti apakah telur ini bisa menetas atau tidak,” ujar salah seorang warga. Putu Melor seorang nelayan yang intens menjaga kelestarian lingkungan Pantai Penimbangan mengatakan, umur telur setelah ditemukan tanggal 24 Februari 2016 lalu sudah mencapai 90 hari. Dari informasi yang
didapat, termasuk penjelasan dari beberapa pakar konservasi penyu diinformasikan kalau umur telur 45 hari sudah bisa menetas. Karena itu, warga menggali sarang tersebut untuk memastikan kondisi telur yang dikubur di dalam pasir. Pengecekan ini dilakukan atas saran petugas konservasi penyu yang sempat dihubunginya. “Dua hari lalu saya gali dan ada 10 butir telur yang busuk. Yang lain masih utuh. Belum ada tanda-tanda apakah telur ini bisa menetas. Kami masih bingung,” katanya. Dari telur yang masih utuh ini, kata Melor tidak ditemukan tanda-tanda busuk. Telur yang masih utuh itu kemudian dipindahkan dengan membuat sarang buatan yang tidak jauh dari lokasi penemuan sebelumnya. Keputusan memindahkan telur ke sarang buatan ini dilakukan atas saran yang disampaikan seorang pakar yang ahli menangani konservasi penyu. Petugas ini juga memberikan penjelasan kalau ada dugaan telur itu lambat menetas akibat pengaruh cuaca laut yang tidak menentu. Apalagi saat laut pasang pasir di pantai basah. Namun demikian, setiap sarang penyu tidak seluruhnya telur menetas menjadi tukik. Ada saja telur yang gagal menetas akibat faktor khusus. Untuk itu, sisa telur yang masih utuh harus tetap dijaga dan dipindahkan ke sarang buatan. “Kami sangat mengharapkan telur itu bisa menetas, tapi kapan kepastiannya menetas kami tidak tahu. Kami berharap pemerintah atau ahli membantu kami menyelamatkan telur itu untuk kelangsungan ekosistem penyu di pantai ini,” tegasnya. (kmb38)
JEMBRANA
12
Senin Umanis, 16 Mei 2016
Ditelusuri, Oknum Pegawai LPD Gelapkan Uang Nasabah Rp 95 Juta Lebih Negara (Bali Post) Adanya permasalahan di LPD Desa Pakraman Taman Sari, Munduk Anyar, Kelurahan Tegal Cangkring, Mendoyo, disikapi serius. Rapat pemucuk yang dihadiri pengurus LPD, Pemucuk Desa, Lurah Tegal Cangkring dan Bimas digelar di Balai Desa Pakraman, pada Sabtu (14/5). Dari informasi, oknum pegawai LPD berinisial Putu WT (35) menggelapkan uang nasabah Rp 95 juta lebih. Itu Baru penelurusan awal yang dilakukan pihak terkait.
Bali Post/olo
JEBOL – Gorong-gorong di Gang I Gilimanuk jebol akibat dilalui kendaraan berat. Ini juga dampak dari pengalihan arus lalu lintas pascapenertiban truk kelebihan tonase di Jembatan Timbang, Cekik.
Dampak Pengalihan Arus Lalin
Gorong-gorong di Gilimanuk Jebol
Negara (Bali Post) Pengalihan arus lalu lintas (lalin) ke gang-gang di Gilimanuk berdampak pada kondisi jalan. Di sejumlah titik, jalan yang dilintasi kendaraan itu rusak. Bahkan, gorong-gorong yang ada di tengah jalan jebol. Penyebabnya, ketahanan jalan tidak sebanding dengan beban kendaraan yang melintas. Sejumlah warga di Gilimanuk, Minggu (15/5) kemarin mengungkapkan antrean yang terjadi di jalan menuju Pelabuhan Gilimanuk membuat kendaraan dialihkan ke gang di lingkungan Gilimanuk. Ditambah lagi dengan penertiban truk-truk di UPT Jembatan Timbang, Cekik yang mengakibatkan antrean panjang mengharuskan kendaraan yang menuju Denpasar harus melintasi gang-gang tersebut. Sayangnya, di antara kendaraan yang melintasi
Lurah Tegalcangkring IB Eka Arana, Minggu (15/5) kemarin mengatakan hasil rapat Sabtu lalu belum ada jumlah pasti dana yang digelapkan atau masih simpang siur. Karena itu rapat ditangguhkan dan akan kembali dilanjutkan setelah ada nilai pasti itu. “Kami minta agar di-cross-check dari print out. Kemarin baru ketemu sekitar Rp 95 juta,” ujarnya. Lurah juga meminta agar
pada Selasa (17/5) besok, sudah ada kepastian angkanya dan akan melakukan rapat kembali. Nanti yang bersangkutan akan dipanggil beserta keluarga. Di sana akan dibahas teknis pengembalian dan disaksikan oleh pihak keluarga. Pihak oknum pegawai LPD sekaligus kolektor itu juga sudah mengakui. Dan untuk tindakan nanti akan diputuskan melalui rapat kembali.
Di pihak lain, sumber mengakui kalau rapat itu digelar untuk membahas terkait dana yang digunakan oleh oknum kolektor LPD. “Saat rapat Sabtu diketahui dana yang digunakan Rp 91 juta. Namun, baru Minggu hari ini (kemarinred) setelah ditelusuri dana yang digunakan pelaku Rp 95.600.000,” kata seorang tokoh, Minggu kemarin. Dijelaskan tokoh masyarakat tadi, adanya
Ulah Pengepul, Petani Semangka Tak Nikmati Hasil
gang-gang itu mengangkut barang tidak sesuai tonase jalan. Jalan yang hanya diaspal lapisan penetrasi (lapen) itu pun tak kuat menahan beban. Seperti yang terlihat di gang I. Sepanjang jalan di antara permukiman warga itu hingga tembus Pura Dalem Gilimanuk tampak rusak. Aspal lapen mengelupas. Rusaknya kondisi jalan di perempatan, dekat Puskesmas Gilimanuk kini tidak bisa dilintasi lagi. Pasalnya, gorong-gorong di tengah jalan jebol akibat dilalui kendaraan berat. Lurah Gilimanuk Gede Ngurah Widiada, kepada wartawan membenarkan adanya goronggorong yang jebol itu. Jalan tersebut tidak bisa dilintasi kendaraan berat lagi setelah jebol seminggu lalu. Menurutnya, pihak kelurahan sudah berkoordinasi dan dari Dinas PU sudah memasang tanda perbaikan jalan. (kmb26)
Negara (Bali Post) Harga semangka non biji belakangan cukup tinggi. Sejak sepekan ini, sejumlah petani mengaku merasakan harga jual buah ini naik dari Rp 2.000 per kiloram menjadi Rp 3.500 per kilogram. Naiknya harga semangka ini disebabkan tingginya permintaan tidak sebanding dengan hasil produksi semangka. Di beberapa subak di Jembrana saat ini masih tanam padi dan sebulan nanti baru panen raya. Salah seorang pengepul Hari Iswanto kepada wartawan Minggu (15/5) kemarin mengatakan naiknya harga jual semangka hingga Rp 1. 500 itu sudah terjadi sejak sepekan lalu. Dari awalnya harga Rp 2.000 per kilogram bertahan sebulan, naik menjadi Rp 2.500 dan saat ini mencapai Rp 3.500 per kilonya. Harga naik, karena tingginya permintaan semangka. Di sisi lain, panen semangka masih
Tender Sudah Dilakukan dan Masih Tunggu Cetakan tas agar truk penuh muatan tidak beriringan, sudah ditarik. Dikhawatirkan, memasuki arus mudik, akan mengganggu jalur utama antar-provinsi ini. Ribuan kendaraan diperkirakan akan melintas ke Pelabuhan Gilimanuk melalui jalur tersebut. Kondisi jembatan darurat yang memanfaatkan bagian sisi kiri dan kanan yang tidak jebol, kini kondisinya juga mengkhawatirkan. Aspal bergelombang dan berlubang tepat di tepi sambungan jembatan. Para pengendara mengaku was-was melintasi jembatan darurat yang dibuat tanpa penyangga (pilar). Jembatan itu juga dikhawatirkan ikut ambruk. Kondisi jembatan juga terlihat melengkung, apalagi truktruk penuh muatan dengan leluasa melintas. Aturan batas berat kendaraan yang melintas (berdasarkan sumbu), juga hanya wacana seperti di Jembatan Timbang, Cekik, Gilimanuk. “Kalau nanti jebol, siapa yang bertanggung jawab?” tandas salah seorang warga ditemui di sekitar jembatan. Sementara itu, kantor direksi di dekat jembatan tampak selalu kosong. Tidak ada aktivitas. Justru lebih banyak aktivitas proyek pembangunan rumah sakit swasta yang berada di belakangnya. (kmb26)
yang menjadi petugas kolektor. Dari informasi yang dihimpun di Munduk Anyar, Tegal Cangkring, para nasabah baru tahu kalau ada dana milik mereka diduga digelapkan ketika kelompok banjar memiliki dana Rp 4 juta dan ditabungkan lewat kolektor Putu WT. “Rencananya dana itu akan dibelikan kursi namun ternyata uangnya tidak tercantum di LPD. Padahal di buku tabungan sudah tercantum. Sehingga sejak itulah para nasabah lainnya menjadi resah dan mempertanyakan uang milik mereka. Ini khususnya dana yang disimpan lewat Putu WT,” kata warga saat itu. (kmb26/kmb)
Harga Pasaran Tinggi
Terkait Jembatan Tukadaya Ambruk
Negara (Bali Post) Belum ada tanda-tanda perbaikan jembatan Dangin Tukadaya yang ambruk beberapa bulan lalu. Diharapkan perbaikan ini segera dilakukan, apalagi dalam waktu dekat akan ada mudik lebaran. Namun, informasinya perbaikan jembatan penghubung jalan Denpasar-Gilimanuk ini sudah dilakukan tender dan masih menunggu cetakan. Kadis PU Jembrana Gusti Putu Mertadana, Minggu (15/5) kemarin mengatakan pihaknya belum mengetahui pasti kapan waktu perbaikan jembatan tersebut. Menurutnya, pembangunan itu ada di kewenanganan Balai. Namun, dari hasil koordinasi dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional wilayah VIII, perbaikan diupayakan rampung sebelum lebaran. “Dari informasi sudah dilakukan tender dan masih menunggu cetakan,” katanya. Sebelumnya, Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan juga menekankan agar jembatan yang jebol pada Januari lalu itu bisa segera dikerjakan. Sudah hampir tiga bulan jebol, namun jembatan itu belum juga diperbaiki. Apalagi, kini jembatan darurat di sisi kanan dan kiri, tanpa pengawasan. Seluruh petugas jaga yang sebelumnya mengatur lalu lin-
permasalahan ini diduga karena ada pembiaran dalam tubuh LPD sendiri sehingga masalah ini berlarutlarut. Padahal, kejadian tersebut sudah diketahui mulai tahun 2013. Dari rapat Sabtu lalu Putu WT (35) mengakui sudah memakai dana tersebut. “Untuk apa uang itu, dia tidak ingat dan dikatakan untuk keperluan dia saja,” jelasnya. Diberitakan sebelumnya para nasabah LPD belakangan ini resah karena data tabungan mereka tidak ada di LPD. Sementara, di buku tabungan sudah tercantum. Para nasabah menduga dana mereka diduga digelapkan oleh Putu WT (35) seorang oknum pegawai LPD
sedikit atau terbatas. Semangka produksi Jembrana ini dijual hingga ke Jawa. Sementara itu, para petani mengaku tidak bisa berkutik ketika harga naik seperti saat ini. Karena harga yang dibeli di tingkat pengepul kadang tidak sesuai dengan harga jual. Para petani ini tergantung pada pengepul, bahkan modal mereka juga dari pengepul itu. “Kalau kita jual secara mandiri harganya lebih anjlok, karena kita tak tahu celah distribusi,” keluh salah seorang petani di Mendoyo. Para petani berharap agar pendampingan dari Pemerintah Daerah dilakukan lebih lanjut. Apalagi dulu ada inovasi produksi semangka kotak yang jarang didapati. Sejatinya, bila ini dikembangkan semangka Jembrana akan semakin mudah dikenal. Kini produksi semangka kotak jarang ditemui. (kmb26)
Bali Post/olo
MATERIAL – Material proyek drainase di depan Kantor Lurah terlihat mencolok ke tengah jalan, sehingga menghalangi pengendara yang hendak melintas.
Dikeluhkan, Material Proyek Halangi Akses ke Kantor Lurah Negara (Bali Post) – Proyek saluran air di jalan menuju Kantor Kelurahan Lelateng, dikeluhkan warga. Pasalnya, material batu dan pasir ditaruh hingga mencolok ke tengah jalan. Akibatnya, jalan keluar masuk kantor kelurahan tersendat karena terhalang material tersebut. Apalagi, kondisi jalan rusak yang belum diaspal. Sejumlah warga yang melintas di depan kantor lurah mengaku heran dengan kondisi jalan di depan kantor tersebut. Sebab, sampai saat ini belum diaspal. Belum lagi adanya proyek saluran got yang menghalangi jalan menuju kantor. Sementara itu, warga di sekitar Jalan Danau Tempe itu mengatakan pengerjaan sudah berjalan beberapa pekan ini. Di sepanjang jalan ini mulai padat permukiman, tetapi herannya hingga berdiri kantor lurah belum ada per-
baikan jalan. “Kalau hujan becek, gang-gang lainnya sudah diaspal. Masa di jalan kantor lurah belum,” tandas warga yang enggan disebutkan, Minggu (15/5) kemarin. Kini ada perbaikan drainase, mengurangi ruang warga untuk melintas. Sejumlah warga yang membawa mobil terganggu lantaran separuh jalan tertutupi material proyek. Di ujung jalan, mestinya dipasang tanda peringatan. Lurah Lelateng Kade Suardana, Minggu kemarin mengatakan pada umumnya masyarakat sekitar menyambut baik adanya pekerjaan itu. Karena di sekitar kantor lurah itu rawan banjir. Namun, pihaknya juga telah melakukan sosialiasi, terkait proyek drainase penanggulangan banjir ini berjalan bertahap. Mengenai penempatan material itu memang menjadi masukan. Termasuk pihak
kelurahan juga berkepentingan karena jalur jalan tersebut juga jalur keluar masuk kantor. “Saya sudah sampaikan material itu dipinggirkan supaya bisa dilalui mobil,” ucapnya. Suardana juga menegaskan bahwa dalam waktu dekat ini jalan tersebut akan diaspal. Anggaran pengaspalan itu sudah dipasang dan sebagai tahap awalnya, perbaikan drainase didahulukan. “Di sana rawan banjir. Nanti secara bertahap sampai ke timur dibuat drainase untuk menanggulangi banjir,” tambahnya. (kmb26)
Bali Post/olo
SEMANGKA – Hasil produksi semangka petani di Jembrana yang hendak dijual. Harga semangka belakangan ini naik karena tingginya permintaan.
Senin Umanis, 16 Mei 2016
SOSOK Mendalang sebagai Wujud ”Ngayah” IDA Kumara Yana memiliki kepiawaian mendalang. Putra kedua dalang Ida Made Adi Putra asal Budakeling ini sudah belajar mendalang sejak belia masih duduk di kelas IV SD. Kepiawaian mendalang siswa kelas VIII SMPN 2 Amlapura ini tentu tidak mengherankan, mengingat darah seni mengalir dari orang tuanya. Kakaknya sendiri Ida Wayan Pang Suadarma juga seorang dalang, dan kini kuliah di jurusan Pedalangan ISI Denpasar. “Saya dan kakak sering bergantian mendalang dengan ayah, terutama saat ngayah mendalang wayang lemah (sudamala) di desa-desa Bali Post/bud sekitar,” katanya saat ditemui seusai mendalang di SMPN 2 Amlapura belum lama ini. Kumara Yana pernah meraih juara III sebagai dalang alit (cilik) pada PKB lalu. Namun belakangan wayang dengan dalang alit hanya diparadekan. Selain langka peminat, juga pakemnya tiap daerah berbeda. Tak elok pula kalau menyamakan pakem seni pedalangan atau wayang kulit, serta kesenian lainnya di PKB. “Sebagai anak dari Budakeling, saya tentu saja akan meneruskan tradisi berkesenian dari leluhur. Seni sebagai wujud ngayah dan ritus persembahan,” ujarnya. (bud)
13
KARANGASEM Rumpun Bambu Tumbang, Tutup Akses Jalan Selat-Sidemen Amlapura (Bali Post) Hujan lebat disertai angin kencang kembali mengancam pengguna jalan raya. Cuaca buruk itu mengakibatkan pohon tumbang di Banjar Iseh, Desa Sinduwati, Kecamatan Sidemen, Sabtu (14/5) malam. Pohon tumbang menutup akses jalan dari Kecamatan Selat menuju Sidemen. Proses penanganan juga membutuhkan waktu lama, karena cuaca buruk berlangsung sepanjang malam hingga Minggu (15/5) pagi kemarin. Kepala BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.00 Wita. Serumpun pohon bambu berdiameter lebih dari dua meter tumbang ke tengah jalan dan menutup akses jalan dari dua arah. BPBD Karangasem mengerahkan satu unit armada doble cabin untuk melakukan penanganan bersama masyarakat setempat. Penanganan mem-
butuhkan waktu cukup lama, karena harus memotong satu per satu batang bambu tersebut. ”Namun penanganan saat malam belum bisa dituntaskan, karena cuaca masih buruk dan situasi amat gelap. Kita utamakan keselamatan petugas dulu, karena hujan masih lebat disertai petir,” katanya. Petugas meninggalkan lokasi saat malam, ketika akses jalan setidaknya sudah bisa dilewati kendaraan. Penanganan akhirnya dilanjutkan, Minggu (15/5) pagi bersama dua armada BPBD Karangasem dengan sembilan personil BPBD Karangasem untuk membersihkan batang bambu dan akar bambu yang masih menutupi sebagian akses jalan. Sebab akar bambu itu cukup besar dan membutuhkan alat berat untuk memindahkannya. Penanganan sempat tertunda gara-gara alat berat yang dijanjikan Dinas PU Provinsi Bali tak kunjung
Bali Post/kmb31
PENANGANAN - Petugas BPBD Karangasem saat melakukan penanganan terhadap akar pohon bambu, Minggu (15/5) pagi. datang. Padahal saat dimintai bantuan, Dinas PU Pemprov Bali sudah janji meluncur ke lokasi. ”Kami di-PHP (pemberi harapan palsu),” kata Kasi Kedaruratan dan Logistik Kadek Ratna Wulandari. Akses jalan akhirnya bisa normal seperti biasa setelah akar bambu itu ditangani secara manual dengan dipotong-
potong agar bisa dipindahkan ke pinggir jalan, hingga pukul 13.00 Wita. ”Kami pastikan tidak ada korban jiwa saat bencana pohon tumbang ini,” kata Arimbawa. Arimbawa meminta masyarakat tetap waspada. Cuaca buruk berupa hujan lebat disertai angin kencang diperkirakan masih berlang-
sung dalam beberapa hari ke depan. Sebelum di Banjar Iseh, penanganan pohon tumbang juga dilakukan di Banjar Dinas Tihing Seka, Desa Bebandem, Sabtu (14/5) pagi. Akses jalan sempat ditutup total. Namun, setelah mendapat penanganan akses jalan sudah kembali normal menjelang siang. (kmb31)
Sekolah Swasta Terancam Tutup
Banyak Guru dan Karyawan Kehilangan Pekerjaan Amlapura (Bali Post) –
Satu per satu sekolah swasta di Karangasem gulung tikar alias tutup. Ke depan jika tak ada perhatian lewat regulasi dari Pemkab Karangasem, dikhawatirkan makin banyak sekolah swasta terpaksa tutup karena tidak mendapatkan siswa. Hal itu disampaikan salah satu kepala sekolah swasta di Karangasem, Drs. IGKB Wiradnya, saat ditemui belum lama ini.
PIALA - Dua siswa SMK PGRI Amlapura memperlihatkan piala yang diboyong dari ajang lomba desain banner tema antinarkoba.
Lomba Desain Banner Antinarkoba
SMK PGRI Amlapura Boyong Juara I dan II Amlapura (Bali Post) Capaian prestasi SMK PGRI Amlapura dalam berbagai kejuaraan makin menggembirakan. Setelah meraih juara I dalam lomba desain banner bertema “Lalu Lintas” pada bulan lalu, kini SMK PGRI Amlapura berhasil memboyong dua juara sekaligus pada lomba desain banner bertema “Antinarkoba” yang diselenggarakan Polres Karangasem. Dua siswa yang berhasil mengharumkan nama sekolah itu berasal dari kelas X Multimedia (MM), antara lain I Wayan Eka Sumadi Artha meraih juara I dan Ni Luh Suardiani meraih Juara II. Penyerahan piala kepada pemenang diserahkan langsung Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso di Mapolres Karangasem, Sabtu (14/5) lalu. Kepala SMK PGRI Amlapura Drs. I Ketut Sutarsa ditemui di ruang kerjanya, Minggu (15/5) kemarin, mengaku bangga atas rentetan prestasi yang dicapai kedua siswanya. Capaian ini terasa luar biasa karena diraih secara beruntun. ”Prestasi yang diraih siswa secara beruntun, kami yakini sebagai kesuksesan jalannya proses belajar di sekolah. Proses belajar itu memberikan kesempatan siswa mencoba dan berkarya secara langsung,” kata Sutarsa. Selain itu, sekolah juga menyiapkan sarana pembelajaran praktik, seperti komputer dengan spesifikasi khusus grafis dan pen drawer atau pensil gambar digital. Sedangkan I Wayan Gede Artawa sebagai pembina kedua siswa ini, meyakini bahwa untuk meraih prestasi siswa hanya perlu niat dan kesungguhan. Siswa tidak perlu khawatir tentang tidak memiliki sarana di rumah. Karena pada dasarnya sekolah sudah memberikan kebijakan untuk menyediakan dan meminjamkan alat ketika siswa ingin berkarya, khususnya dalam perlombaan. Kini idealisme SMK PGRI Amlapura untuk mengembangkan potensi anak di Kabupaten Karangasem makin nyata. Raihan prestasi yang diperoleh memungkinkan akan diikuti oleh anak didik lainnya, dengan dibukanya pendaftaran pelatihan jurusan secara gratis. Pelatihan akan dilaksanakan tanggal 2-4 Juni 2016 bagi siswa kelas IX SMP se-Kabupaten Karangasem. Lomba desain banner antinarkoba ini diikuti 118 peserta. Peserta terdiri dari perorangan 14 orang dan sekolah atau pelajar 104 orang. Kapolres Sugeng Sudarso cukup kaget dengan antusias pelajar terhadap lomba ini. Kapolres juga mengucapkan selamat kepada para pemenang, khususnya SMK PGRI Amlapura atas karyanya yang luar biasa. Selain dua siswa SMK PGRI Amlapura, pemenang lainnya adalah SMA PGRI I Amlapura sebagai juara III, MTs Amlapura sebagai juara harapan I, STT Banjar Kaler Seraya juara harapan II dan I Ketut Darmayasa juara harapan III. (kmb31/k.100)
Kepala SMA Parisada Perhotelan Amlapura itu mengatakan, belakangan ini pemerintah banyak membuka SMP negeri, SMA negeri dan SMK negeri. Selain banyak dibuka sekolah negeri yang baru, sekolah negeri itu juga menerima siswa jauh melebihi kuota. Padahal ketentuannya demi menjaga kualitas lulusan dan demi efektifnya proses belajar-mengajar, di sekolah negeri dalam satu rombongan
belajar (rombel) jumlah siswa 32 orang dan paling banyak 40 orang. Namun kini lebih dari 40 orang dan sekolah negeri bisa menerima delapan kelas. Salah satu alasannya menerima rombel banyak semata-mata agar di sekolah itu bisa mengangkat empat wakil kepala sekolah. Wiradnya mengatakan, kalau hanya seperti itu alasan pihak pengelola sekolah negeri menerima siswa, ke depan kualitas pendidikan di Karan-
gasem dikhawatirkan menurun. ”Bayangkan, hanya demi mengangkat satu wakil kepala sekolah lagi rela mengorbankan output sekolah,” katanya. Selain kualitas lulusan pendidikan di Karangasem yang dikorbankan, sekolah swasta juga bakal banyak terancam tutup karena tidak dapat siswa. Ketika sedikit dapat siswa, maka pengelola sekolah tidak akan mampu membiayai operasional lembaga pendidikannya.
Di lain pihak, gaji guru swasta maupun karyawan yayasan atau pegawai di sekolah itu tak bisa dibayar. Sementara, saat ini saja di SMA yang dipimpinnya karena keterbatasan kemampuan yayasan pengelola sekolah, gaji guru dan pegawainya masih jauh di bawah upah minimum kabupaten. ”Anda bisa bayangkan kalau sampai makin banyak sekolah swasta tutup, mau di bawa ke mana guru swasta dan karyawannya? Tentu makin banyak kehilangan pekerjaan. Sementara pemerintah belum mampu menyediakan lapangan pekerjaan. Pengangguran juga masih banyak,” katanya. Menurut Wiradnya, Musyawarah Pengelola Per-
guruan Swasta (MPPS) sudah menyampaikan surat kesulitan pengelola sekolah swasta kepada Bupati Karangasem. Diharapkan masukan pihak MPPS soal kesulitan mereka cepat direspon pihak Pemkab Karangasem. Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Pemkab Karangasem Gede Basma mengatakan, pihaknya di Disdikpora tentu akan memperhatikan masukan pihak pengelola sekolah swasta. Namun pengelola itu juga diharapkan tetap berupaya bersaing secara sehat dan professional, sehingga tetap dipilih masyarakat untuk menyekolahkan putra-putrinya. (013)
Warga Muntigunung Olah Daun Lontar Amlapura (Bali Post) Wilayah Muntigunung, Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, selama ini lebih melekat dengan kesan para gepeng. Kesan ini dirasakan tak adil dan merugikan bagi sebagian warga lainnya. Sebab, sebagian warga lain tetap memilih bekerja keras memanfaatkan potensi desa setempat yang penuh dengan pohon lontar. Warga Muntigunung cukup kreatif memanfaatkan potensi itu, dengan mengolahnya menjadi berbagai bahan kebutuhan sarana upacara umat Hindu. Seperti yang dilakoni Jero Kari (70), ia rutin memesan daun lontar dari seorang pengepul. Biasanya ia membeli sekaligus puluhan pucuk daun lontar seharga Rp 500 ribu kepada pengepul di Tukad Legawa. Kemudian menjemurnya di atap rumah hingga
memenuhi areal rumahnya. Dalam dua hari, daun lontar itu baru kering dan baru bisa diolah. Ia mengaku melakoninya sudah puluhan tahun. Menurutnya, menekuni pekerjaan ini lebih baik ketimbang merantau ke kota hanya untuk menjadi gepeng, alias gelandangan. ”Yang suka menggepeng dari Muntigunung biasanya orang-orang malas yang tidak mau bekerja,” kata Jero Kari belum lama ini. Jero Kari mengaku, dengan mengolah daun lontar ini dia bisa menghidupi enam anaknya yang kini sudah menikah. Bahkan sampai dia punya enam cucu dan dua cicit, nenek ini masih tekun mengolah daun lontar bersama menantu dan cucu-cucunya. Dari pelepah daun lontar itu, setidaknya dimanfaatkan untuk membuat kebutuhan bahan upacara
masyarakat umat Hindu, seperti tebog dan celanggi. Tebog biasanya dijual seharga Rp 10 ribu per 10 item. Sedangkan jenis celanggi dijual seharga Rp 3.000 per 50 item. Harga jual itu biasanya stabil di luar Muntigunung. Sebab, kalau di jual di Muntigunung harga bisa merosot setengah lebih. Jero Kari mengatakan, hasil olahan daun lontar itu biasanya dijual ke daerah Ubud dan sekitarnya. Di sana hasil olahan masyarakat Muntigunung akan dibeli oleh pengepul. Barangbarang dikirim ke Ubud dengan menyewa satu unit mobil. Sekali angkut biasanya ada 100 kampil yang diangkut langsung ke Ubud. Satu kampil biasanya isi 100 gebeng, di mana satu gebeng berisi 10 item tebog. Ada juga celanggi dan berbagai kebutuhan berbahan dasar daun lontar lainnya. Biasanya sarana
upakara tersebut ramai dicari warga saat menjelang Hari Raya Kuningan. ”Kalau terjual habis, bisa dapat untung Rp 5 juta. Jadi tiap enam bulan kami dapat Rp 5 juta,” kata Jero Kari. Namun dia mengaku hanya menjual sarana upakara itu setiap enam bulan sekali, saat menjelang hari raya Kuningan. Sehingga ini tidak menjadi pekerjaan utama masyarakat setempat, tapi menjadi home industri yang cukup membantu membiayai kebutuhan seharihari. Selain mengolah daun lontar, Perbekel terpilih Tianyar Barat Agung Pasrisak Juliawan mengatakan, warga di Muntigunung juga mengandalkan hasil perkebunan jambu mete. Biji jambu mete cukup digemari, sehingga hasilnya cukup menjanjikan bagi warga Muntigunung. Sayangnya akses jalan
yang mayoritas rusak membuat kalangan petani jambu mete sulit mengangkat harga. Ketika dilantik nanti, ia mengaku akan memprioritaskan perbaikan akses jalan menuju areal perkebunan jambu mete warga. Dengan demikian, secara tidak langsung akan mempengaruhi nilai jual biji jambu mete warga setempat. ”Orang-orang Muntigunung cukup ulet. Jadi yang sengaja menggepeng ke kota sebenarnya jumlahnya sedikit. Tidak semua,” katanya. Ia juga ingin memfasilitasi masyarakat untuk memasarkan hasil olahan daun lontar maupun biji jambu mete. Dengan begitu hasilnya lebih meningkat. Mengenai gepeng, ia yakin dengan kemajuan Muntigunung nanti akan makin sedikit warga yang memilih menggepeng ke kota. (kmb31)
TABANAN
14 Ujian Akhir SD Diikuti 6.461 Siswa Tabanan (Bali Post) Setelah berakhirnya pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA dan SMP, kini giliran siswasiswi Sekolah Dasar yang mengikuti ujian akhir sekolah yang dimulai Senin (16/5) ini hingga Sabtu (21/5) Bali Post/kmb28 mendatang. Putu Santika Di Kabupaten Tabanan, ujian akhir SD diikuti 6.461 siswa dari 324 sekolah termasuk Madrasah. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Tabanan Putu Santika, Minggu (15/5) kemarin, mengungkapkan semua SD sudah siap melaksanakan ujian akhir sekolah. Mereka sudah sejak jauh hari menyiapkan anak didiknya sebaik mungkin, sehingga lulus dan bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP pilihan. “Soal ujian sebanyak 461 sampul sudah kami distribusikan ke masing-masing sekolah,” ucapnya. Santika menekankan stakeholder di masing-masing sekolah agar tetap mengedepankan kualitas. “Bagaimana meningkatkan mutu pendidikan kalau kita belum jujur. Saya harap guru bersama kepala sekolah jangan ada membantu siswa. Biarkan mereka mengisi soal dengan kemampuan masingmasing,” ujarnya. Sesuai Prosedur Operasional Standar (POS) penyelenggaraan ujian sekolah tahun pelajaran 2015/2016, hari pertama diuji Bahasa Indonesia. Selanjutnya Matematika (Selasa), IPA (Rabu), PKN dan IPS (Kamis), Agama dan Budi Pekerti (Jumat), serta Bahasa Bali dan Bahasa Inggris (Sabtu). Sejak 2014, Ujian Nasional (UN) untuk SD/MI telah dihapus. Format ujian akhirnya berubah nama menjadi ujian sekolah atau US. Kelulusan siswa ditentukan sepenuhnya oleh sekolah melalui penilaian ujian serta mempertimbangkan nilai mata pelajaran lain dan presentasi kehadiran siswa. (kmb28)
Dinaskertrans Gelar 27 Pelatihan Tabanan (Bali Post) – Berdasarkan data statistik, angkatan kerja di Kabupaten Tabanan berjumlah 268.033 orang dan tenaga kerja 262.206 orang. Dengan demikian, jumlah pencari kerja atau pengangguran mencapai 5.827 orang. Sementara tahun 2016 ini tercatat 197 pencari kerja yang 122 orang telah terserap. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Tabanan (Disnakertras) Tjokorda Alit Juli mengatakan, untuk bisa menyerap pencari kerja pihaknya melaksanakan 27 paket pelatihan bantuan dari pusat tahun ini. Selain itu, bursa kerja online yang bisa diakses baik oleh pencari kerja maupun pembuka lowongan, dan akan dibuka layanan SMS gate away. ‘’Pencari kerja yang mendaftarkan diri ke Dinaskertrans akan mendapatkan SMS langsung jika ada perusahaan atau pembuka lowongan mencari tenaga kerja sesuai dengan kualifikasi yang dimiliki,’’ katanya, Jumat (13/5) lalu. Dari SMS tersebut mereka tahu perusahaan mana saja yang mencari tenaga kerja sesuai dengan kualifikasinya. Namun, langkah ini hanya berupa ide yang belum diterapkan. ‘’Ke depan semoga ada cara untuk menerapkannya,’’ imbuhnya. Untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja sehingga mempunyai kompetensi, Dinaskertras menggelar 27 paket pelatihan. Lima paket sudah berjalan antara lain spa, tata rias, teknologi pendingin, otomotif, dan menjahit. ‘’Satu paket diikuti 16 orang,’’ ujarnya. Bagi yang ingin mengikuti pelatihan peluang masih terbuka sebab 22 paket pelatihan lagi yang belum dilaksanakan. Jenis paket pelatihannya ada yang sama tergantung dari peminatnya. ‘’Saat ini kami sedang melakukan sosialiasi ke desa-desa untuk mencari siapa yang berminat mengikuti pelatihan,’’ tuturnya. Pemkab Tabanan juga mengalokasikan anggaran untuk pelatihan kerja satpam yang tahun ini dijatahkan untuk 40 orang yang pendaftarannya dibuka pada 17 Mei. Para peserta pelatihan mendapatkan skill didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. ‘’Jadi, mereka terlindung dan mendapatkan tanggungan asuransi jika ada hal yang tidak diinginkan selama pelatihan,’’ jelas Tjok Juli. (kmb24)
Senin Umanis, 16 Mei 2016
Rusak Jalan
Truk Angkut Tanah Dilarang Melintas di Kutuh Kaja Tabanan (Bali Post) –
Truk pengangkut tanah dari proyek penataan lahan di Desa Riang, Penebel, kerap melintasi jalan di Banjar Kutuh Kaja, Desa Samsam, Kerambitan. Alhasil, jalan yang di-hotmix tahun 2015 itu banyak rusak. Kondisi ini membuat warga Banjar Kutuh Kaja menggelar aksi protes, Minggu (15/5) kemarin.
Dalam aksi yang dipimpin Bendesa Adat Kutuh Kaja I Gusti Made Arimbawa, krama memasang tiga buah spanduk masing-masing bertuliskan “Stop Truk Pengangkut Tanah Melintas di Banjar Kutuh Kaja (dua buah) dan “Kami Capek Dibohongi”. Spanduk dipasang di perempatan Banjar Penyalin, perbatasan Banjar Kutuh Kelod, dan perbatasan Banjar Kutuh Kaja. Arimbawa menjelaskan, semenjak ada proyek perumahan di Banjar Riang Ancut, Desa Riang, truk pengangkut tanah kerap melintas di Banjar Kutuh Kaja. Akibatnya, sejumlah ruas jalan mulai rusak, seperti di dekat Pura Puseh dan di pertigaan Banjar Kutuh Kaja. Lalu lalang truk juga membawa dampak lingkungan seperti debu dan suara bising. Terkait kondisi ini, sebetulnya sudah diadakan pertemuan antara warga, pihak investor, dan kontraktor. Dalam pertemuan itu muncul kesepakatan pembayaran Rp 50 juta untuk kompensasi dampak sosial. “Itu pun baru dibayar separuh, sisanya masih nunggak,” ucapnya. Terakhir juga ada perjanjian antara investor dan kontraktor terkait perbaikan jalan, namun sampai batas waktu yang ditentukan tidak ada perbaikan. “Jalan hotmix ini perjuangan berat kami, karena hampir puluhan tahun sebelumnya rusak parah. Bahkan untuk memperkuat bahu jalan, krama swadaya melakukan penyemenan,” jelasnya. Warga kemudian mengultimatum pemilik proyek bahwa sebelum jalan diperbaiki maka tidak diizink-
an melintas di Banjar Kutuh Kaja. Apalagi masih ada jalan alternatif menuju proyek itu, yakni lewat Desa Subamia, Tabanan. “Kecuali truk pengangkut tanah dan material berat lainnya, kendaraan lain masih bisa melintas,” kata Arimbawa. Ditemui di kediamannya, penanggung jawab proyek I Gusti Putu Alit Kusuma menyatakan, sejak muncul keluhan jalan rusak akibat truk muatan tanah yang keluar dari proyek yang rencananya dibangun vila dan lapangan golf tersebut, pihaknya langsung menghenti-
kan operasional penjualan tanah. Tunggakan perbaikan jalan akan diserahkan Senin depan. “Senin saya bayar, malamnya sudah bisa dilakukan perbaikan. Memperbaiki jalan tidak semudah goreng telur, tapi perlu proses,” ungkapnya. Untuk perbaikan jalan rusak akibat proyek dianggarkan Rp 109 juta lebih. “Sabar karena ini ada prosesnya. Saya juga tidak mau jalan di sana rusak karena pasti berdampak terhadap proyek yang sedang saya garap,” tandas Alit Kusuma. (kmb28)
Bali Post/kmb28
SPANDUK - Salah satu spanduk di perbatasan yang berisi larangan truk bermuatan tanah melintas di Banjar Kutuh Kaja, Samsam, Kerambitan.
Bali Post/kmb28
PERESMIAN - Peresmian pasar Desa Megati ditandai pemotongan pita oleh Kapolres Tabanan AKBP I Putu Putra Sadana (tengah).
Megati Punya Pasar Representatif Tabanan (Bali Post) – Kondisi pasar Desa Megati yang berlokasi di Banjar Megati Kelod tepatnya di pinggir jalan utama Denpasar-Gilimanuk tak lagi memprihatinkan. Sejak Sabtu (14/5), pasar ini tampak baru dan sangat bersih. Jumlah kios yang sebelumnya hanya 20 kini bertambah menjadi 26 buah. Camat Selemadeg Timur I Gusti Ngurah Dharma Utama menjelaskan, perbaikan pasar Desa Megati merupakan program bedah pasar yang dilakukan jajaran Polres Tabanan bersama masyarakat. Pihaknya sangat berterima kasih kepada Kapolres Tabanan dan jajaran yang telah memperbaiki pasar Desa Megati sehingga kini menjadi sangat representatif. “Kami mewakili masyarakat Megati sangat berterima kasih dengan adanya bedah Pasar Megati ini,” katanya. Jumlah pedagang yang dulu minim sekarang banyak yang mengantre. Pihaknya meminta Jro Bendesa Adat Megati Kelod agar mengatur dengan baik dan seiring dengan waktu Pasar Megati dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Ngurah Dharma Utama juga berharap seluruh perbekel seKecamatan Seltim membangun komunikasi yang baik sehingga ada ide-ide seperti yang dilakukan Kapolres. Sebelumnya pihaknya memang sempat mengajukan proposal ke Pemkab Tabanan untuk perbaikan pasar Desa Megati Kelod, satu paket dengan Pasar Gadungan yang sebelumnya terbakar. Namun, karena tidak memenuhi persyaratan sehingga tidak mendapat bantuan pemerintah. Luas areal pasar hanya dua are, padahal harusnya minimal 10 are. ‘’Syukur Polres punya program bedah pasar sehingga jadi seperti sekarang,” imbuhnya. Sementara itu, Kapolres Tabanan AKBP I Putu Putera Sadana saat meresmikan pasar mengatakan, timbulnya kejahatan karena sisi kehidupan sosial masyarakat seperti faktor ekonomi. “Pelaku kejahatan yang tertangkap kebanyakan memberikan keterangan melakukan suatu kejahatan karena faktor ekonomi yang menghimpit kehidupannya,” sebutnya. Hal itulah yang mendasari pihaknya mempunyai ide cemerlang untuk menekan angka kejahatan dengan kegiatan inovatif dan kreatif melalui bedah pasar bekerja sama dengan seluruh komponen masyarakat Megati Kelod. “Gunakan fasilitas pasar dengan baik dan jaga kebersihannya, sehingga pengunjung mau datang,” tandasnya. (kmb28)
Bupati Eka Soal Siwa Murti
Punya Fibrasi Kuat untuk Ajegkan Bali ACARA matamba (pengobatan) niskala gratis yang digelar Pasraman Siwa Murti Provinsi Bali mendapat respons positif khususnya dari warga yang melakukan persembahyangan di Pura Tamba Waras, Penebel, Tabanan. Pengobatan niskala yang dilaksanakan di Wantilan Pura Tamba Waras, Sabtu (14/5), dihadiri Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti didampingi Ketua Pasraman Siwa Murti, Jero Made Subagia. Menurut Bupati Eka, misi sosial yang dijalankan Pasraman Siwa Murti memiliki fibrasi yang sangat kuat untuk umat dalam mengajegkan budaya Bali. “Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena di samping menjadi penasihat, saya juga mencintai dunia spiritual. Berkat spiritual dan keimanan yang kuat kita bisa membentengi diri sehingga bisa memberi fibrasi baik bagi orang lain,” ungkapnya. Ditambahkannya, apa pun bentuk program spiritual tujuannya untuk mewujudkan keadilan dan
kebenaran sehingga alam ini ajeg. Pengobatan secara niskala bukan hal asing lagi bagi masyarakat khususnya di Bali karena manusia bukan hanya mahkluk biologis, melainkan juga mahkluk sosial, psikologis, dan spiritual. Oleh karena itu, warga mesti senantiasa eling akan Pencipta dengan melakukan perbuatan baik dan berpikir positif. “Mari kita bersama-sama ngayah, beryadnya dengan tulus dan investasi hati agar menghasilkan karma yang baik. Saya sangat mendukung program ini bisa terus dilanjutkan, dan siap memfasilitasi agar bisa membantu umat demi kesempatan hidup sehat,” imbuhnya. Sementara itu, Jero Made Subagia mengatakan pengobatan niskala digelar serangkaian piodalan Ida Bhatara Pura Luhur Tamba Waras yang jatuh pada Rahina Buda Umanis Perangbakat. Pura Tamba Waras merupakan farmasi atau tempat pengobatan secara niskala yang menyediakan lokasi melukat, yakni sapta gangga (7 pancuran).
Pengobatan niskala sudah kerap dilakukan di tempat ini, karena efeknya terasa jauh lebih mendalam. “Kami sudah satu hati dengan krama di sini,” ujarnya. Dalam waktu dekat pihaknya akan menanam tumbuhan yang sekaligus dijadikan obat, usada, dan upakara di areal pura. “Secara niskala kami meminta kesembuhan kepada sesuunan di Pura Tamba Waras dan sekalanya kami gunakan tumbuh-tumbuhan tersebut sebagai obat-obatan,” jelasnya. Ia mengucapkan terima kasih kepada Bupati Eka karena diberi kesempatan membantu masyarakat di Tabanan. Selain itu, mengajak seluruh warga agar senantiasa beryadnya dengan tulus ikhlas serta tetap menjaga hubungan baik dengan sesama, alam dan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. “Mari kita saling bahu-membahu, saling rangkul, ciptakan perdamaian antarsesama karena sumber dari kesehatan adalah jiwa yang damai dan bahagia,” paparnya.
Salah satu warga Ketut Sukarja merasa sangat terbantu dengan pengobatan yang diberikan oleh Pasraman Siwa Murti. Sebelum berobat
dirinya mengeluh sesak napas dan susah berjalan, namun setelah mendapat sedikit terapi keadaanya jauh lebih baik. (ad672)
PENGOBATAN - Proses pengobatan niskala yang digelar Pasraman Siwa Murti di Pura Tamba Waras, Penebel, Tabanan, Sabtu (14/5).
Warung Global
Pasar Kumbasari Mesti Diperbaiki Menyeluruh LESUNYA Pasar Kumbasari merupakan perjalanan pasar, yakni ada pasang surutnya. Kalau tidak diminati lagi, pasar ini bisa dialihfungsikan untuk lahan parkir guna mengurangi kemacetan lalu lintas. Tut Dawi di Abiansemal memberikan masukan ini dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Pasar Kumbasari’’ di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta FM, Sabtu (14/5).
Agus di Nusa Dua menilai Pasar Kumbasari sepi karena pengunjung mencari alternatif
tempat belanja lain yang relatif mudah dijangkau dan tidak perlu masuk ke dalam pasar.
Kebanyakan pengunjung cenderung beralih ke pasar modern, seperti swalayan, supermarket, dan minimarket yang lebih mementingkan kebersihan dan kenyamanan. Mengingat kondisi pasar tradisional Kumbasari yang seperti ini, Ayu di Petang minta perlunya kebijakan dan tindakan yang konsisten serta berkesinambungan dari Pemkot Denpasar. Perbaikan yang dilakukan harus menyeluruh hingga menyentuh
perilaku masyarakat, petugas, dan pedagang. Pengelolaan minim dan lemah yang tidak dapat memenuhi kebutuhan pasar, seharusnya mendapatkan perhatian lebih mengingat Pasar Kumbasari sebagai pusat keramaian dan ekonomi. Arsana di Tabanan menyebut penyebab sepinya pasar karena harga, kualitas, dan pelayanan. Harga produk yang cenderung lebih mahal dari penjual lainnya mengakibatkan pelanggan
beralih. Apalagi jika harga yang ditawarkan tidak sepadan dengan kualitas barang. Menurut Vera di Tabanan, kebijakan pemerintah dalam merevitalisasi pasar tradisional masih lebih menekankan pada renovasi fisik bangunan. Tidak disertai pengembangan pengelolaan dan pembinan termasuk di dalamnya pengembangan sistem manajemen pasar beserta sumber daya manusia yang terlibat serta pedagang. (dika)
25 15
Senin Umanis, 16 Mei 2016 Hasil Pertandingan Liga Spanyol Athletic Club vs Sevilla 3-1 Atletico Madrid vs Celta Vigo 2-0 Deportivo Coruna vs Real Madrid 0-2 Granada CF vs Barcelona 0-3 Valencia vs Real Sociedad 0-1 -----------------------------------------------------------1. Barcelona 38 29 4 5 112-29 91* 2. Real Madrid 38 28 6 4 110-34 90 3. Atletico Madrid 38 28 4 6 63-18 88 4. Villarreal 37 18 10 9 44-33 64 5. Athletic Club 38 18 8 1 2 58-45 62 20.Levante
37 8 8 2 1 36-67 32**
Pencetak gol : 40 - Luis Suarez (Barcelona) Liga Italia AC Milan vs AS Roma 1-3 Juventus vs Sampdoria 5-0 Napoli vs Frosinone 4-0 Sassuolo vs Inter Milan 3-1 -----------------------------------------------------------1. Juventus 38 29 4 5 75-20 91 * 2. Napoli 38 25 7 6 80-32 82 3. AS Roma 38 23 11 4 83-41 80 4. Inter Milan 38 20 7 11 50-38 67 5. Fiorentina 37 17 10 10 56-40 61 19.Frosinone 20.Verona
38 8 7 23 35-76 31** 37 5 13 19 32-60 28**
Pencetak gol : 36 - Gonzalo Higuain (Napoli) Liga Jerman Mainz vs Hertha Berlin 0-0 Bayer Leverkusen vs FC Ingolstadt 3-2 Bayern Munich vs Hanover 3-1 Borussia Dortmund vs Cologne 2-2 FC Augsburg vs Hamburg SV 1-3 Hoffenheim vs Schalke 1-4 SV Darmstadt vs M.ladbach 0-2 VfL Wolfsburg vs VfB Stuttgart 3-1 Werder Bremen vs Eintracht Frankfurt 1-0 -----------------------------------------------------------1. Bayern Munich 34 28 4 2 80-17 88* 2. B. Dortmund 34 24 6 4 82-34 78 3. Bay. Leverkusen 34 18 6 10 56-40 60 4. M.ladbach 34 17 4 13 67-50 55 5. Schalke 34 15 7 12 51-49 52 16.Ein. Frankfurt 34 9 9 1 6 34-52 36 *** 17 VfB Stuttgart 34 9 6 1 9 50-75 33 ** 18 Hanover 96 34 7 4 2 3 31-62 25 ** Pencetak gol : 30 - Robert Lewandowski (Bayern Munich) Liga Prancis Angers SCO vs Toulouse 2-3 Monaco vs Montpellier HSC 2-0 Caen vs Bordeaux 1-0 En Avant Guingamp vs Nice 2-3 ES Troyes AC vs Marseille 1-1 vs GFC Ajaccio 1-0 FC Lorient PSG vs Nantes 4-0 Stade Rennes vs Bastia 1-2 St Etienne vs Lille 0-1 Stade de Reims vs Lyon 4-1 -----------------------------------------------------------1. PSG 38 30 6 2 102-19 96* 2. Lyon 38 19 8 11 67-43 65 3. Monaco 38 17 14 7 57-50 65 4. Nice 38 18 9 11 58-41 63 5. Lille 38 15 15 8 39-27 60 18.Stade de Reims 38 10 9 19 44-57 39** 19.GFC Ajaccio 38 8 13 17 37-58 37** 20.ES Troyes AC 38 3 9 26 28-83 18** Pencetak gol : 38 - Zlatan Ibrahimovic (Paris St Germain) Ket. * = juara, ** = degradasi, *** = playoff degradasi
Daftar Pencetak Gol Terbanyak Liga Italia Seri A 36 gol Gonzalo Higuain (Napoli) 2015-2016 35 gol Gunnar Nordahl (AC Milan) 1949-1950 34 gol Nordahl (Milan) 1950-1951 33 gol Antonio Valentin Angelillo (Inter Milan) 1958-1959 31 gol Giuseppe Meazza (Inter) 1929-1930; Felice Borel (Juventus) 1933-1934; Luca Toni (Fiorentina) 2005-2006 30 gol John Hansen (Juventus) 1951-1952 29 gol Rodolfo Volk (AS Roma) 1930-1931; Borel (Juventus) 1932-1933; Valentino Mazzola (Torino) 1946-1947; Gino Pivatelli (Bologna) 1955-1956; Antonio Di Natale (Udinese) 2009-2010; Edinson Cavani (Napoli) 2012-2013.
Higuain Pecahkan Rekor Pencetak Gol Terbanyak Roma Gonzalo Higuain mencetak trigol dalam pertandingan kandang Napoli melawan Frosinone, sekaligus memecahkan rekor pencetak gol terbanyak di Liga Italia (Serie A) yang telah bertahan selama 66 tahun, atas nama Gunnar Nordahl. Penyerang asal Argentina itu kini mengemas 36 gol, melewati catatan jumlah g o l N o rda hl p a d a t a h un 1949-1950 untuk AC Milan. (ant/rtr)
Bali Post/rtr
Gonzalo Higuain
Tim Uber Indonesia Gebuk Bulgaria 5-0 Kunshan Tim Uber Indonesia berhasil meraih kemenangan sempurna dengan menyapu bersih lima pertandingan, melawan tim Bulgaria, dalam pertandingan penyisihan grup C Piala Uber 2016 yang berlangsung di Stadion Bulu Tangkis Kunshan, Tiongkok, Minggu (15/5) kemarin. Pasangan putri Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari yang turun pada partai terakhir, menyempurnakan kemenangan 5 - 0 , un t u k t i m M e ra h- P u t i h , dengan mengalahkan pasangan Bulgaria Mariya Mitsova/Petya Nedelcheva. Della/Rosyita menundukkan Mariya/Petya yang merupakan pemain-pemain tunggal, pada partai sebelumya, dalam dua game 21-9, 21-11 selama 24 menit. Sebelumnya, Maria Febe Kusumastuti unggul atas Linda Zetchiri 2112, 24-22. Selanjutnya, Fitriani menundukkan Petya Nedelcheva 21-9, 21-15, Ganda Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarini mengalahkan si kembar Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva 21-16, 15-21, dan 21-18. Tunggal Hanna Ramadini unggul atas Mariya Mitsova 21-17, 21-16. “Kami tidak mudah melawan mereka. Poin yang kami dapat seringkali berasal dari kesalahan lawan, karena mereka sering mati,” kata Della.
Pada game pertama, kubu Bulgaria tidak banyak bergerak, dengan melakukan kesalahan sendiri, sehingga menguntungkan Della/Rosyita 10-0. Tapi, Mariya/ Petya mencoba bangkit 5-10 dan 7-12 dari ketertinggalan. Pasangan putri Indonesia yang menempati peringkat 27 dunia itu, melebarkan jarak skor atas Bulgaria 19-7 dan 20-8 sebelum merebut game pertama 21-9. “Mariya tampak tidak terbiasa dengan permainan sektor ganda. Sedangkan Petya lebih biasa main pada sektor ganda,” kata Rosyita. Pada game kedua, Della/Rosyita juga tidak terkejar oleh Mariya/ Petya dengan selisih skor 5-1, 7-2, 10-4, 14-5, 16-6, hingga menuntaskan permainan 21-11. “Kami bersyukur dengan kemenangan pertama tim Uber Indonesia ini. Kami juga akan tetap mencoba bermain maksimal, dengan stroke-stroke saat menghadapi Hongkong, Senin (16/5) ini,” kata Rosyita. (ant)
Fitriani
Duet Mercedes Tabrakan, Hamilton Disalahkan Barcelona Harapan pemuncak klasemen Formula Satu Nico Rosberg meraih kemenangan kedelapan secara beruntun dan kelima untuk musim ini lenyap pada Minggu (15/5) kemarin, setelah terjadi tabrakan dengan pembalap setimnya di Mercedes, Lewis Hamilton, saat lap pembukaan Grand Prix Spanyol. Juara dunia tiga kali asal Inggris Hamilton start dari posisi terdepan, bersamaan dengan Rosberg juga pada posisi depan di Sirkuit de Catalunya. Pembalap asal Jerman itu melewati Hamilton di putaran luar tikungan pertama dan pembalap Inggris itu kemudian mempertahankan kecepatan saat ia mencoba untuk kembali memimpin di tikungan ketiga. Mobilnya miring ke samping dan kemudian memukul Rosberg dengan kedua pembalap berakhir di gravel. Kepala Eksekutif Daimler Dieter Zetsche terlihat menggeleng cemas, sementara Hamilton melemparkan kemudi keluar dari
mobil. Kedua pembalap kembali ke paddock dengan menumpang sepeda motor, dan berjalan susah payah menaiki tangga untuk ditanyai oleh bos tim Mercedes,
kepala motorsport Toto Wolff. Ketua tim non-eksekutif Niki Lauda yang juga juara dunia tiga kali menyalahkan Hamilton sebelum menemui pembalap itu.
‘’Ini bodoh, kami bisa memenangi balapan ini,’’ katanya. ‘’Lewis terlalu agresif. Saya perlu berbicara dengan mereka dan mendengar penjelasan mereka dan kemudian
Bali Post/ap
TABRAKAN - Salah satu mobil Mercedes diderek keluar trek setelah terjadi tabrakan yang melibatkan mobil Lewis Hamilton dan rekan setimnya, Nico Rosberg, pada Grand Prix Formula 1 Spanyol di Sirkuit Catalunya, Minggu (15/5) kemarin.
Arema Kembali ke Puncak Klasemen Malang (Bali Post) Arema Cronus Indonesia Malang kembali bertengger di puncak klasemen sementara Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 setelah menundukkan lawannya Bhayangkara Surabaya United dengan skor 3-0 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (15/5) kemarin. Pada pekan ketiga, posisi Arema yang sebelumnya berada di puncak klasemen digeser Persija Jakarta yang mengantongi 7 poin dari tiga kali bertanding. Namun, Arema kembali meraih posisi puncak dengan raihan poin sama dengan Persija, namun Arema unggul agregat gol dan gawang Arema masih steril alias belum kebobolan. Sementara itu, tiga gol Arema yang mengoyak jala gawang Bhayangkara Surabaya United (BSU) yang dikawal Wahyu Nugroho pada pertandingan, kemarin,
masing-masing dipersembahkan oleh Srdan Lopicic pada menit ke-10, Sunarto menit ke-51 dan Gustavo Giron Marulanda pada menit ke-62. Sejak kick off babak pertama kedua tim sudah terjadi jual beli serangan. Tekanan demi tekanan yang dilancarkan para pemain Arema, membuat permainan BSU tidak bisa berkembang maksimal. Memasuki 45 menit babak kedua, Arema langsung menggebrak lini pertahanan BSU. Permainan cepat yang digalang anak-anak Singo Edan itu langsung membuahkan hasil. Arema kembali membobol gawang BSU melalui tendangan Sunarto pada menit ke-51. Serangan balik dan permainan satu dua anak asuh Milomir Seslija tersebut, kembali mampu menggetarkan gawang Wahyu Tri Nugroho pada menit ke-62 melalui sundulan kepala Gustavo Giron Marulanda. (ant)
kami akan melihat apa yang terjadi,’’ sambungnya. Rosberg masih memimpin klasemen formula satu, berselisih 43 poin dari rival terdekatnya, Hamilton, sebelum balapan kemarin. Namun, tabrakan itu telah mengakhiri harapan Mercedes untuk memperpanjang kemenangan tim menjadi 11 balapan, dan menyamai rekor kemenangan McLaren secara berturut-turut pada tahun 1988. Hanya satu pembalap di era modern yang telah memenangkan delapan balapan secara berturutturut - Sebastian Vettel asal Jerman, dengan kemenangan sembilan kali berturut-turut pada tahun 2013 untuk Red Bull - tetapi Rosberg memiliki harapan untuk melanjutkan kemenangannya setelah menang di sirkuit tahun lalu. Kemenangan itu juga akan membuat dia menjadi pembalap F1 ketiga setelah rekan senegaranya, Michael Schumacher, dan Nigel Mansell dari Inggris yang memenangkan lima balapan pertama musim. (ant/rtr)
OLAHRAGA
16
Senin Umanis, 16 Mei 2016
Pespa Pertahankan Gelar Dua Pemain PON Dicoret
Jakarta (Bali Post) Tim voli putra Surabaya Samator berhasil merebut kembali titel juara setelah mengalahkan Jakarta BNI Taplus 3-0 (25-18, 2522, 25-22) dalam grandfinal Proliga 2016 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (15/5) kemarin. Sementara di sektor putri, Jakarta Electrik PLN menundukkan Jakarta Pertamina Energi 3-2 (25-20, 25-18, 17-25, 19-25, dan 15-8) “Kami tidak menyangka akan menang 3-0. Dari awal saya tekankan harus meredam servis lawan, baru mengembangkan serangan,” ujar pelatih Surabaya Samator Ibarsjah Djanu, usai laga. Strategi yang diterapkan timnya hari ini adalah block yang dilakukan tidak harus menghasilkan angka, melainkan untuk meredam serangan lawan, baru melakukan serangan balik. “Meredam servis lawan berhasil dan kami berha-
Mangupura (Bali Post) -
Kesebelasan Pespa Bali Selection bermaterikan skuad PON Bali berhasil mempertahankan gelar juara pada turnamen Piala Pesanku 2016, pascamenang atas lawannya POR Sanur dengan skor 3-0 (1-0) pada laga pamungkas di Lapangan Samudra, Kuta, Minggu (15/5) kemarin. Atas hasil ini, tim juara Pespa menerima uang pembinaan Rp 8 juta, disusul POR Sanur Rp 5 juta, Putra Tresna Rp 3 juta, dan tuan rumah Pesanku Rp 2 juta. Gol pembuka kemenangan Pespa hasil bidikan Samsul Pellu pada menit ke-21 yang menggetarkan jala POR Sanur yang dikawal Yanto. Di babak kedua, giliran Agus Cair Ekaputra menggandakan kemenangannya, di menit ke-82. Sedangkan gol ketiga merupakan aksi solor run Andik Zulianto di menit ke-86. Sampai wasit Wayan Artana meniup peluit panjang, skor akhir Pespa Bali Selection tetap unggul 3-0. Usai pertandingan, pelatih tim Pespa Bali Selection AAK Bramastra menyatakan kemenangan asuhannya karena mereka rutin berlatih, dan stamina maupun kebugarannya terjaga. ‘’Anak-anak unggul fisik dan mental bertanding, karena terbiasa latihan. Sementara tim lawan baru berkumpul menjelang bertanding,’’ tutur pria
yang akrab disapa Gung Bram ini. Diakuinya, pihaknya bakal mendepak dua pemain PON. Hanya, pengumuman resmi pencoretannya, Selasa (17/5) besok. ‘’Mereka yang kami coret ini, latihannya tidak fokus, dan konsentrasi pada kuliahnya,’’ katanya. Gung Bram mendambakan, asuhannya bisa bertarung sesuai dengan visi dan misi tim PON. Bahkan, mereka dituntut bisa menjalankan instruksi pelatih, untuk meredam gaya permainan lawan. ‘’Tipikal permainan disesuaikan dengan karakter lawan. Misalnya bermain cepat dan kuat, pemain harus punya jiwa petarung, yang siap diturunkan,’’ ujarnya. Kuota skuad PON sebagaimana PB PON 20 pemain, namun jatah dari KONI Bali 18 pemain, sehingga dua pemain harus dicarikan bapak asuh. (022)
Bali Post/kmb
GANGGU -- Pesepak bola Pespa Bali Selection (depan) menggiring bola diganggu lawannya dari POPR Sanur pada babak final turnamen Piala Pesanku 2016 di Lapangan Samudra, Kuta, Minggu (15/5) kemarin.
15 Klub Basket Berlaga di Denpasar City Denpasar (Bali Post) Sebanyak 15 klub basket di Kota Denpasar bakal adu kekuatan saat mengikuti kejuaraan bola basket bertajuk Denpasar City yang digelar Pengkot Perbasi Denpasar. Kejuaraan yang dihelat selama seminggu, akan dibuka Senin (16/5) ini di lapangan basket outdoor GOR Ngurah Rai.
Pengurus Perbasi Denpasar Bidang Pembinaan Henry Kurniawan, Minggu (15/5) kemarin mengatakan, dalam kejuaraan bola basket itu, sehari ada dua pertandingan saja. Mulai pukul 19.00 Wita games pertama, dan pukul 21.00 Wita jadwal games yang kedua. Ke-15 tim basket itu dibagi dalam 4 grup. Di grup A dihuni tim bas-
ket Bania, Jember Underground, Unknown, Bali Ballers. Di grup B dihuni GGC, Elite Spartans, Sanur Basketball, Thunder. Di grup C terdiri dari Black Horse, Cute Ballers, 0Domino Hoops, dan Kingsmen. Serta Grup D hanya dihuni tiga tim, yakni Takapit, NIC, dan Andrenaline. Henry menambahkan, kejuaraan
dengan sistem setengah kompetisi ini rencananya akan dibuatkan dua divisi yang akan bertanding di liga berikutnya. Di mana, 8 tim teratas akan bertanding di divisi pertama dan 8 tim papan bawah akan berlaga di divisi kedua. Dengan begitu, liga antarklub akan dilaksanakan sebulan/dua bulan setelah kompetisi ini selesai. (kmb41)
Selancar Targetkan Enam Emas di PON Denpasar (Bali Post) Tim Selancar Angin PON Bali menargetkan meraup enam medali emas dan satu medali perunggu PON XIX/2016 Bandung, Jawa Barat, September mendatang. Hal itu diungkapkan pelatih Tim Selancar Angin PON Bali Wayan Sujana di Denpasar, Minggu (15/5) kemarin. ‘’Kami bertumpu pada empat atlet andalannya untuk meraih enam medali emas. Mereka adalah I Nyoman Suartana di kelas RS
KOMPUTER
KURSUS
1 putra yang diharapkan mampu menyumbang dua emas di kategori maraton dan cos racing. Di kategori yang sama di bagian putri, ada anak dari peselancar Bali yakni Gusti Candra Pertiwi Sulaksana yang diharapkan meraih satu medali emas. Sedangkan ada nama Gusti Bagus Gopala Sulaksana di kelas bio techno diharapkan mampu meraih medali perunggu,’’ ungkap Sujana. Sujana mengatakan, berkaca dari hasil sebelumnya saat PON
INTERIOR
SPA
Surabaya Samator dan Jakarta Electrik Juara Proliga
Riau 2012 lalu, pihaknya harus bisa memaksimalkan peluang yang ada. Apalagi pihaknya baru saja membawa pulang dua emas dan tiga perunggu di tiga kejuaraan yang kami ikuti di Thailand. ‘’Ada nama I Gusti Made Oka Sulaksana yang diharapkan mampu menyabet dua emas di kelas RSX. Di Kelas mistral one design, juga ada Gede Subagiasa yang diprediksi mampu memenuhi target emas. Di PON nanti, kelas mistral akan dipertandingkan untuk
AC
terakhir kalinya. Di PON selanjutnya sudah tidak akan ada lagi kelas ini, karena berbagai event internasional seperti SEA Games atau Asian Games sudah tidak dipertandingkan lagi,’’ paparnya. Diakuinya, persaingan sangat ketat antara Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Bahkan, Jawa Timur memiliki target untuk meraih medali emas. Selain itu, faktor angin dan fisik pemain bisa menjadi kendala. (kmb41)
BIRO JASA
DIJUAL MOBIL
sil mengembangkan serangan,” ucapnya. Para pemain, menurutnya, dapat mengurangi kesalahan sendiri seperti saat bertemu BNI Taplus dalam putaran final four di Yogyakarta. BNI Taplus sendiri, menurut Ibarsjah, tidak tampil maksimal seperti saat dalam putaran final four. “Tadi tidak seperti di Yogya, servis tidak bagus juga jadi kami lebih leluasa untuk menyerang,” tuturnya. Ia menilai, dari awal para pemain tim yang terakhir menjadi juara pada Proliga 2014 itu, bermain lepas dan tidak ada tekanan sehingga semua kemampuan yang dimiliki dapat dikeluarkan hari ini. Skuad kebanggaan masyarakat Jawa Timur itu juga menata diri dan menyiapkan mental sebelum tampil menawan di hari terakhir Proliga 2016 itu. (ant)
Sriwijaya FC Cukur Madura United Palembang (Bali Post) Sriwijaya FC melibas Madura United lima gol tanpa balas pada laga lanjutan Torabica Soccer Championship 2016 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (15/5) kemarin. Gol pembuka berhasil diciptakan tim tuan rumah lebih dahulu melalui penyerang andalannya Hilton Moreira pada menit ke-15. Hilton memanfaatkan bola mati dari luar kotak penalti. Tembakan keras pemain asal Brazil ini melesat melewati pagar hidup pemain Madura United. Bola berubah arah masuk ke gawang setelah menyentuh pelipis Ahmad Maulana. Peluang lain tuan rumah juga tercipta berselang lima menit kemudian melalui Muhammad Ridwan. Memanfaatkan umpan terobosan, Ridwan yang sudah beradu duel dengan penjaga gawang melepaskan tendangan menyilang, namun bola bergulir tipis melewati tiang gawang. Tak puas dengan sebiji gol, pemain putra daerah Sumatera Selatan Ichsan Kurniawan kembali menambah keunggulan Sriwijaya FC pada menit ke-37. Alumni Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya ini memanfaatkan waktu singkat setelah sepak pojok tidak membuahkan hasil. Bola liar langsung dikejar mantan skuat Timnas U-19 ini dan pergerakannya tidak sempat diantisipasi Fablo.
Keunggulan 2-0 tim tuan rumah ini bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, tim tamu Madura United menaikkan tempo permainan untuk mengejar defisit dua gol. Sementara Sriwijaya FC mulai menumpuk pemain di belakang untuk mempertahankan keunggulan sembari mencari celah melancarkan serangan balik. Pelatih Widodo juga memasukkan Ahmad Jufrianto pada awal babak kedua, dan Firman Utina pada menit ke-77. Menit ke-79, suporter Sriwijaya FC kembali bersorak setelah sepakan Yohannis Nabar berhasil menjebol gawang MU memanfaatkan umpan silang di dalam kotak penalti Alberto “Beto” Goncalves. Beto yang menerobos dari sayap kanan tidak dapat dihentikan pemain MU yang terperangkap taktik serangan balik. Pemain asal Brasil ini langsung membagi bola ke Yohannis Nabar yang persis berada di depan mulut gawang. Yohannis Nabar kembali mencetak gol keduanya pada menit ke-87, kembali memanfaatkan umpan silang Beto. Seakan tak mau ketinggalan, pada pengujung babak kini giliran Beto yang melesakkan bola ke gawang memanfaatkan umpan dari Hilton Moreira. Pada laga ini, Sriwijaya FC berhasil meraih kemenangan besar dengan mencetak lima gol tanpa balas. (ant)
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOTOR
KERJASAMA
INTERNET
TIKET
ARSITEKTUR
BAHAN BANGUNAN
AC BAHAN BANGUNAN
(WA) (WA) C.0001863-ARST
FOTO COPY
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Senin Umanis, 16 Mei 2016
17
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris
Cari Karyawati SMP-SMU Gaji Mingguan 081237688699
A.BP.001.05.16.0001200
!!Dicari Bag.Admin,Bisa Computer,Max.30Tahun Jl.Cargo No.138 Telp.0361-8442990
!!Dcr Sgr Acct&Kasir S1/D3 Wanita Max.35Th Lam ke:Jl.Raya Kuta 16X/vince.clare@gmail.com
!Dcr Staf Administrasi&Kasir Gj2Jt085100779081,081337750810
B.BP.166.05.16.0000665
Bth Pemetik Buah Australia,Gj 32Jt,Biaya 5Jt, 082247699000
A.BP.001.05.16.0001198
!Dcr Praktisi Yoga-Meditasi, Bth Sgr Spa Therapist,Pglmn u/ Dibthkan Segera Accounting Gurah Spa Therapis081916422468 diBelFiore Spa KualaLumpurMalayB.BP.166.05.16.0000663 sia,081331428452/+60126260994 Pendidikan S1 Wnt Email:bangun *Cr Karywan Toko,Design Grafis B.BP.141.05.16.0000646 tataraya@yahoo.com Tlp.708028 B.BP.154.05.16.0000637 Dicari Krywn Cuci Mobil Butuh Segera Tukang Sablon A.BP.001.05.16.0001226 Gaji 2Jt(GP+Bns) 085338424651 A.BP.001.05.16.0000511 Tanpa Pengalaman,Gaji 1,1Jt Rotary,bisa Design,08113867250 Bth Cpt Llsn SMU Max.23th u/ *Receptionist,Spv&SpaTherapist A.BP.001.05.16.0001170 dpt Mess SMS:087862987976 Staff Airlines Ada Diklat Reborn Spa Jl.Sunset Ph:766744 Cr Cpt! Sales Mrktg u/ travel. B.BP.141.05.16.0000643 081999123181 A.BP.001.05.16.0001113 lancar B.Inggris H082144825666 !!!Karyawati Min.SMA,Gaji A.BP.001.04.16.0002007 2 Peg.Wnt Min.SMU Max35th Gaji A.BP.001.05.16.0001040 Tinggi,Mekar Abadi Bgn Jl.By !!!All Jobs Available.Send CV 106X,424141 Cr Mgr Prod Grmnt Ingrs Pnglmn Pass Ngurah Rai 777 Jimbaran mail@concordservices-bali.com 2Jt+Bns,BuluhIndah A.BP.001.05.16.0001215 CV : yosi.gingersnap@gmail.com B.BP.141.05.16.0000647 Call 769073 Mon-Fri 9am-5pm Agung Toyota Gianyar:Bth Sales B.BP.004.05.16.0000458 Dicari Adm/Acct & Sopir B.BP.004.05.16.0000551 Executive,L/P,Min.D3 Lmrn Krm Cr Pembantu Gj 1,5Jt Yg Anter Hb:085100589675-081916564395 !!!Job Luar Negri Resmi Tnp DP Ke PT.Agung Toyota, Jl.Darma Dpt 500 T.081805481810/488315 A.BP.001.05.16.0001218 Proses Cpat kebun Resto Pabrik A.BP.001.05.16.0001199 Giri Buruan Blahbatuh Gianyar Dcr Peg.RoomBoy min SMA Lam: Bth Bnyak Hub.Bali Visa ConsulCr Security(Brsrtifikat)MinSMA IndiHotel Jl.DanauBuyan33Sanur tan,085953774417,081337685598 Tlp:(0361)/Email hrd.agungauto Indi Hotel Jl.DanauBuyan 33 Sanur mallgianyar@gmail.com A.BP.001.05.16.0001231 B.BP.166.05.16.0000666 A.BP.001.05.16.0001233 A.BP.005.05.16.0001139 Cr: K/Wati Admin Toko SMU Max. AnemoneDpsBthBykGuru/Admin 26Th Single T.083119388898 085338740090/SMS:085338296555 B.BP.141.05.16.0000650
A.BP.001.04.16.0002822
Bth 5org SPG Counter Perhiasan di Mal Max 27Th,SMA Hub.223516
A.BP.001.05.16.0000873
Bth Cpt Acc E-Comm & Villa Min D1 bs Inggris Hub.087761881062 A.BP.001.05.16.0001083
Cari pengawas Lap S1/D3, pria SIM C ada mess. Email: trojan.propertindo@gmail.com
A.BP.001.05.16.0000989
Dbth SPG wnt Dbwh 30, Lam lgs Diatas 2 Sore ke CV GIS Jl.Ir Soekarno Hata 12 D Tbn 0361 4790123
A.BP.001.05.16.0000813
Dbthkan Sales Canvas,Sales GT Driver SIM B1,worker,pglm 1Th Min:SMA CV:dpspersonalia@diamo nd.co.id/Tlp:085739495214
B.BP.154.05.16.0000659
B.BP.145.05.16.0000601
Dcr Adm,Sales&Sopir Beras/ Sembako Hub.085237983536
A.BP.001.05.16.0001152
Dcr Admin Wanita,Single D3/S1 Akuntansi.Hub:alambangun.saran a31@gmail.com
A.BP.001.05.16.0001146
Dcr Bag Gdng Srbtn Adm bs Comp Sgr Saridana V/8 Cargo B.Indah 087761315228,087860180816
A.BP.001.05.16.0001130
Dcr Bberapa karyawan/Karyawati Kasir& Admin Hub.081999251555
A.BP.001.05.16.0000530
Dcr Butler Hub.081337460096 Balilife/Bumiayu V/88 Sanur
A.BP.001.05.16.0001206
Dcr Drafter/Engineering Proyek Hub.081217036274/081246512292
A.BP.001.05.16.0001124
Dcr Kary,Gj+Kms+Bns+BPJS Lam PT.PMA,Bedahulu XVII/7 Dps
B.BP.818.05.16.0000132
Dcr Kry Lk Adm Prod.bisa Komp. usia,max25Th,pengalaman tdk diutamakan,Min.D1, 085100480049
A.BP.001.05.16.0000815
Dcr Krywn Gudang Pria Max28Thn Gj Dll Diatas 2Jt/08164730441
A.BP.001.05.16.0001165
Dcr Krywn Hub.Dewa Silver Jl. Pantai Brawa Tlp.03618446108
Dcr Sgra Housekeeping/Cleaning Service u/Pnginapan diSerangan Telp:081236714311 Email:paras parosserangan@gmail.com Pmalas /Penyakitan Jangan Ngelamar
Dicari pembantu rumah tangga Dicari Staf Penagihan syrt: Pddk tinggal dalam, pengalaman, min SMK Akuntansi, umur maks 25 rambut potong pendek, gaji 2 jt, th, bisa komputer, blm berkeluarga, minat Hub. 082247191953, tdk merokok. Lam lengkap sgr 081353140235, 085333470104 kirim ke PO BOX 3788 Dps B.BP.005.05.16.0000669 (isi kode PENAGIHAN) A.BP.001.05.16.0000411 A.BP.001.05.16.0001131 Dicari tukang kebun rajin, pekerja G.01 Dcr Spa Therapist Wnt Pnglmn/ Dibutuhkan Tenaga Mrketing dan keras, minat Hub.085333470104, PT.Alfa Mch Bth Kry Pss:SPG/B, tdk Pnglmn max 30Th lam ke 081353140235, 082144481161, Csir,Adm,Acct,MD,Gdg,OB,Spv,TR Supervisor Marketing Gj UMR+ 081916541796 Espace Spa jl.Ry.Seminyak Br. Gj 2,2Jt-3Jt/Bl:081236776658 B.BP.00505.16.0000668 Bonus Hub.0361425524-420590 Basangkasa 3B Ph.730828 A.BP.001.05.16.0001217 Dicari Sopir/Sales,SIM A,SMA, A.BP.001.05.16.0001126 A.BP.001.05.16.0001125 PT.Finansia Multi Finance MeDibutuhkan segera tenaga kerja Gj,Makan,Insentif,085100246600 Dcr Tkg Sablon P/W Max.25th nylenggrakn walk in Interview A.BP.001.05.16.0001045 syrt:pria,lulus SMK,D1 Teknik Lam.Hang Tuah No.36B Sanur Dicari:Tk.Jahit Dalam,Tk.Cek u/Pss Marketing Officer.pd.tgl A.BP.001.05.16.0000990 Listrik,Elektro & informatika, Sequin,Tk.Overdeck/Corong, 14 s/d 31-5-16 Jam 09:00 s/d Dcr Waiter/ss u/Tubes Restaubisa mengemudi.Kirim lamaran Admin(Wanita),Pengepul Jahit & 14:00 diJl PB.Sudirman,No.10,X rant Hub:760063/081999544432 ke PT.Dwi Eka Bakti Jl.Kenyeri B.BP.145.05.16.0000463 Sequin.Jl.Pulau Ambon 25 S, Dps Kav.1,Dauh Puri,Dps,fas:uang Dcr marketing manager berpeng- 70 XX Dps, E:Dwiekab@yahoo.com Tlp:236087 tranport 1,8 Jt,Isentif,bonus& A.BP.001.05.16.0001043 lmn u/Supermarket,08113999969 Telp.0361-264110,085205573654 Karir ket:min.SMA/SMK,Max 40Th B.BP.154.05.16.0000657 A.BP.001.05.16.0001107 Dicr T.masak (pria) Nusantara A.BP.001.05.16.0000882 Hub.081380880069 No Sms PT.XPS Link Butuh:Acct.(Min D1 B.BP.154.05.16.0000656 Single,Max28Th)&Oprasional Lam Fashion Brand Looking for Admn Jl.Gn.Soputan I/107Dps,8466317 (F)Fluent Englsh,Exp.Microsoft A.BP.001.05.16.0001122 Office,Internet Research Restau Kerobokan tkg Bakery/ Grafic Design T.085100050706 Pastry,brpglmn/tanpa pengalaman E:infojob_garmen@yahoo.co.id dilatih dg cara professional, A.BP.001.05.16.0001228 087861378730 Htl&Rest Need Steward.Direct A.BP.001.05.16.0001193 Intvw to The Yulia Jl.Pantai Salesman/girl Pengalaman,35Th Kuta No.43 T.751893 keatas hub.082147591197 Dibthkn:1.Sopir,2.Sekretaris (D1,bhs.Inggris),3.Asst.Pengacara (SH.bhs.inggris), 4.Pengacara (trdftr di Peradi).CV&Lamaran Kirim:aya@vlobali.com/759722
A.BP.001.05.16.0000939
A.BP.001.05.16.0001150
Dcr Krywn cwek/Cwok Lam:CV Mona Awed Finance Solution Jl.Yeh Aya 89D Renon T.246064
A.BP.001.05.16.0000886
Dcr Krywti Toko Gj.1,4Jt Min. SMP,Usia Max.24Th 081338501888 A.BP.001.05.16.0001017
Dcr Kywn.Wr Bakso &Mie Ayam Jkt(Gji Menarik)H.085205495123
A.BP.001.05.16.0001018
Dcr PRT siap kerja Hub.PT.BCSS 0361-757458 Tuban
B.BP.154.05.16.0000658
Dcr Segera Karyawati Bersih2 utk Villa Rental di Legian Pengalaman/tdk Part Time/Full Hub:085792037083 A.BP.001.05.16.0001143
Dibutuhkan staf adm export import,akunting & perpajakan, D2/D3. Kirim CV ke hrdsil2011@gmail.com B.BP.004.05.16.0000596
Dicari Sopir Hub.8464505/ 085100454671 B.BP.154.05.16.0000652
Dcr u/Rentcar:2 Admin/Resv Bhs. Inggris,Internet,2 Driver CV:bhv@indo.net.id 411462 Dino B.BP.004.05.16.0000543
Dcr:Waiter/ss,Bs Bhs .Inggris u/RM Legian Hub:081236109808 A.BP.001.05.16.0000944
Dibthkan Marketing Dana/Kredit /AO Cowok Min.SMU/SMK Hub: 297837 BPR Suadana Jl.Raya Celuk A.BP.001.05.16.0000090
Dibutuhkan Pegawai Salon Berpengalaman,Gaji Pokok 1,5 diluar Bonus & Makan Hub:082144466462 A.BP.001.05.16.0000642
Dibutuhkan Segera Karyawati Toko Min.SMU Hub.0361-484585 B.BP.154.05.16.0000651
Dicari FO & HK u/Hotel di Kuta Hub.0811395490 B.BP.154.05.16.0000638
Dicari Karyawan/kryawati+Admin Single SMA Hub.085100246600 A.BP.001.05.16.0001046
Dicari Pembantu Rmh Tangga Tdr Dlm Blm Nikah HP.08123987194 A.BP.001.05.16.0001220
Dicari Pria di bawah 30th utk: Penerima Telpon, pengantar makanan & tukang masak di Kuta Email:tri_candra3@hotmail.com SMS:0812 463 0812
Looking for Career? Sales Staff Salary+Commissions.Send CV to Highway Jl.Raya Ubud or email@BaliConsultant.com
B.BP.004.05.16.0000544
Looking for Japanese Speaking Staff Able to Drive Car with Driving License Salary Start from 3,5Million H.0361-9381372 A.BP.001.05.16.0000998
Marketing Wedding Photography max.27Th Wnt S1 English pglman Gaji&Komisi E:onealz@gmail.com A.BP.001.05.16.0001037
Need Villa Manager for Luxury Villa in Canggu Experience in Guest Relations,Marketing Skills,Strong Organizational Fluently Oral & Spoken English SMS:081238362077,Send CV to: devillas8@outlook.com
A.BP.001.05.16.0001161
A.BP.001.05.16.0000039
Stylist 2 Female Max 35 Spk English Htl NusaDua/087860888880
B.BP.101.05.16.0000640
The Damai Urgently Needs Sales &Marketing manager(1)M or F based in Singaraja:min 27year with 2years exp.in same field at 4*&5*Hotel:min D3 any education fields:good communication skills&team work young spirit, good e commerce please send your CV:Photo & doctor certificate to hrd@thedamai.com A.BP.009.05.16.0001160
Universitas Terkemuka Bth Executive Secretary min S1 lmr ke email:geksri_und@yahoo.com A.BP.001.05.16.0000633
Waitress Pengalaman Hub:L.O.L Restaurant Monkey Forest-Ubud Cepat 08123622488
A.BP.001.05.16.0000858
B.BP.120.05.16.0000660
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post !!!081558041018 Djl Rmh Mnmls 2Lt di Jl.Sekar Jepun Hdp Tmr
DAIHATSU
GranMax Pick Up’16 Hrg 85Jt Dp6Jt bs Tkr Tmbh,085101456084
B.BP.141.05.16.0000642
**BU Rmh Mnls Lt2 150/100 Jl. utama Dlg 950JtNg 087860010005
A.BP.001.05.16.0001223
Great Xenia’16 Asli DK 145Jt Dp 25Jt bs Tkr Tmbh, 085101456084
A.BP.001.05.16.0001148
BU Rmh 1,4A,Jl.5m,875Jt Ng,LB Dpn 9Mt Sidakarya 08124661435
A.BP.001.05.16.0001224
Xenia Dp8Jt,Ayla Dp7Jt,Bs Bntu ijin Pariwisata, 082340855805
A.BP.001.05.16.0001192
Djl Rmh Lantai2 Mnmls dlm Kota Jl.Sakura 4 BTN No.12 Harga 1Mlyr,Mbl bs Msuk.081338750132
FORD
Djl Mobil Box Ford th’2010 Hrg Nego,H.08123804929,08123805228 A.BP.001.05.16.0001232
A.BP.001.05.16.0001219
BUC Rmh Lt2 LT120 Jl.Palapa XI Palapa Residen 1 H:08123809404
HONDA
B.BP.166.05.16.0000664
A.BP.001.05.16.0001197
Rmh LT150 KT3 Pam 1,3M Gelogor Carik Gg Koala Dps087761025361
SERVICE
SERVICE
MERTA SERVICE
SEKAR NADI
POMPA AIR
SPESIALIS
C.0001346-SRV
SERVICE
SERVICE
!!Tanah Kediri 1,5A 250Jt/Are Atau Rmh T.45/150 Hg.600Jt-an Hub.422700/421666/420800
Dijual Rumah Akah Klungkung H.08123805600
B.BP.141.05.16.0000649
Seminyak 19Are View Sawah,sdh Diuruk Pondasi, Komplek Villa 900Jt Per Are.08133 7479762
KOST Jual Kos2an,21Kmr,KM Dalam, 1Kios dkt Stikes,088219331231 A.BP.001.05.16.0001142
DIJUAL TANAH Tnh Kvl Di Mengwi 70Jt/A & 55Jt/A Bs Kredit 087862450004
A.BP.001.05.16.0000940
SERVICE
A.BP.001.05.16.0001025
BENGKEL LAS Free
SUMUR BOR POMPA AIR
B.BP.164.05.16.0000653
Atasi Rmh Bocor Grnsi&Renovasi Rmh.Pak Sefri 085100774702 A.BP.001.05.16.0001221
Mendesak Perlu Uang Hari Ini Kami Siap Membantu Gadaikan BPKB Mtr/Mbl H.4746968 B.BP.141.05.16.0000641
B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815
A.BP.001.05.16.0000999
Tnh 1,5A Ry Puputan Renon msk 20m Tk.Yeh HO 081238977714
A.BP.001.05.16.0001202
A.BP.001.05.16.0001210
Tnh 17A Gn.Andakasa Gatsu Brt Blkng Satelindo 085100426688 A.BP.001.05.16.0000206
DISEWAKAN TANAH
Tnh Strtgis Hook 5Are @1,5M Jl SINGARAJA Utama Gelogor Carik Dpn Pasar Dikontrakan Tnh Jl.Akasia 16-A B.BP.004.05.16.0000622 150m2 475Jt Global Bns Rmh 100 Kangkung Dpt 2Jln 08123957540 Gg.Melati LT800 H.085103235500 A.BP.001.05.16.0001213 A.BP.001.05.16.0001196 m dr Jl.ByPas N2,081353669409 Tnh1A,265Jt/Are BudukAbianbase A.BP.001.05.16.0001209 PROPERTY Jl6m,081237666809/081238920022 BU Tnh Kav Dpn Dreamland A.BP.001.05.16.0000804 Mau Beli/Jual Property di Bali Ungasan Kuta Sltn 082236929394 Hub.08113801502(Wyn Sukarja) A.BP.001.05.16.0000789 DISEWAKAN TOKO A.BP.001.05.16.0001006 Dikont.Toko Jl.Tukad BUC 3A Denpasar,Jl.6m+Rmh,2KT 2KM,Nego,088219331231 Lok Stgs Balian Renon Hub:08123805600 DIJUAL VILLA B.BP.141.05.16.0000613 A.BP.001.05.16.0001141 2Villa Baru Sanur Fas.Lkp Pool Tnh 5,3Are @450Jt Pinggir Jln DIJUAL RUKO Gazebo 3KT 3KM,081999226555 BU UtamaSingaraja-Seririt A.BP.001.05.16.0001208 Jual Ruko 3;Lt Ps Kreneng 850 Hub.087861420007 Jt 085221023678/085107041945 B.BP.120.05.16.0000662
BUC Tanah Strategis Sekar Tunjung X Dps 11 Are&K.Lestari Sanur 3Are Hub.082144481746 A.BP.001.05.16.0000876
BENGKEL LAS
087 861455034 | 081 337019854
A.BP.001.05.16.0001227
Ditmukan Mobil Xenia Th2007 DK 1796 QJ Nosin.DC24760 Noka.MHK V1BA2J7K010234 AN:LMD Hertina Dana Ningrum Hub.082179535000 A.BP.001.05.16.0000678
Jual Murah ijin Usaha Perseroan Terbatas(PT) H:083856411673 A.BP.001.05.16.0001129
TOUR Great Bali Tour Great BangkokB.BP.004.05.16.0000539 BIRO JASA Pattaya Tour 6 Hari 5Mlm,16-21 Jual Cpt Ruko Tabanan,Htl Lap Pajak SPT Thnan/Bln Paspor Juni 2016 Hub Sgr:Effendy Sakadi Tuban,Tnh di Mahendradata Minat Hb:0811380273,0817380273 SIUP IMB NPWP 081.338.344.155 moto 0817552058/081238810328 B.BP.004.05.16.0000540
A.BP.001.05.16.0000941
A.BP.156.05.16.0001135
RUPA-RUPA
BIRO JASA
BIRO JASA
RUPA-RUPA
BIRO JASA
BIRO JASA
n
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
C.0001729-SRV
SERVICE
SERVICE
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
ALUMINIUM
SULASTRI - BIRO JASA
(
SERVICE
SERVICE
A.BP.001.05.16.0001003
Dcari Property macet di Bank/ Kena Rentenir Sms 087760451006
Desig
C 0000051 bkl
SERVICE
Bingung Punya Hsl Panen TdkTau Mau Jual Kmn.Hub Km Arys Mikro Fresh Tlp.085738559532/290407
Money Back Guarantee
HUB. PAK MADE :
SERVICE
B.BP.141.05.16.0000648
KLUNGKUNG
B.BP.120.05.16.0000661
A.BP.001.05.16.0001229
RUPA-RUPA Dana Cpt Jmk BPKB/srtifikat 085100978067-081338577675
B.BP.141.05.16.0000645
Tnh Kav Jl.Besakih Swg Kauh Dj TnhKav LT1A Fas:PAM,Lstrik+ Pmgan.08123871809/081337569788 IMB,Lok Goa-Gong bawah Hr450jt A.BP.001.03.16.0000658 Hub:081339584884/085739440177 !2,17Are bs Ambil 1Are Jl.P. B.BP.101.05.16.0000600 Singkep VII,085101456084 BUCpt Jual Tnh 6A Bukit Kampial Blkg A.BP.001.05.16.0001222 STP H.375Jt/A Ng,082144823888 !!Djl Tanah Kampial 495Jt/Are A.BP.001.05.16.0000781 Atau Rmh Type 75 Hg.900Jtan Tnh 1,09 Are Jl.Srikaya Hub.422700/421666/420800 Pattimura 087862339157
A.BP.001.05.16.0001214
J Rmh Belakang Tiara Monang Maning T.081338592266
CRV 2.4’12 Putih+Juke’11 Hitam Fortuner TRD VNT14+12Bnsin Pth B.BP.141.05.16.0000612 085737180911 A.BP.001.05.16.0000591 VR20+X-Trail’09Htm,08993111113 +Outlander’13 Pth, B.BP.164.05.16.0000655 Dijl Perum Tedung Sari Abian B.BP.164.05.16.0000654 SINGARAJA Yaris 2015 Putih DK 235Nego Base Gianyar LT 6,5Are LB350m2 Djual Rumah Komp.Krisna GU Sgr MITSUBISHI 081999636300 Mulus Plat Bali Promo Pajero Dakar Terbaru B.BP.154.05.16.0000636 Tlp:(0361)466842,081934310335, LT/LB 100/70 SHM, 085103235500 081338791301/081337283254 A.BP.001.05.16.0001195 Dp120Jtan/Outlander Dp60Jtan DICARI MOTOR A.BP.001.05.16.0001054 Mirage Dp20Jtan, H:081337909080 DISEWAKAN RUMAH Dj Rmh Tmn Giri LT 200m2 Jl. 081338294465 A.BP.001.05.16.0001205 Pving 5m dkt Coco Mart hr 775Jt Dikont Rmh Canggu Padonan 2Lt, Beli Tinggi MotorBekas SglMerk SUZUKI A.BP.001.05.16.0001230 Hub:081339584884/085739440177 LT 130m2,LB 160m2 Hr 95Jt/Thn APV Arena GX’2011 Silver Asli B.BP.101.05.16.0000599 Hub:081339584884/085739440177 Bali istimewa Hub.081337675702 DIJUAL MOTOR Djl Perum Permata Hijau Hub. B.BP.101.05.16.0000597 A.BP.001.05.16.0001225 HONDA Hub.(0361)466840,081934310335, Dikontrakan Rmh 3 Kamar Jln Jual Katana’95 Wrn.Merah Hrg. Djl Spd Motor Supra X’2001 081338791301/081337283254 Dewi Madri Renon 087862984611 44Jt Nego Hub.081999207742 A.BP.001.05.16.0001058 Wrn Hitam Hub:08123957668 A.BP.001.05.16.0001201 A.BP.001.05.16.0001204 A.BP.001.05.16.0001194 Dijual rumah 2Lt, 3kamar tidur, 3 Dikontrakan Rmh Lt2 jl.Gemitir TOYOTA kamar mandi, 1 kamar pembantu, Perum Graha Liva Kertalanggu 3AC, listrik 3500. minat Yaris New E’15 KM4Rb Manual DIJUAL RUMAH Hub.085738559532/085738285900 Hub.082247191953 AsBali Pth Tkr,087860856999 Pbd Rmh Mewah+Perabot,Lt2 9Are A.BP.001.05.16.0001004 B.BP.005.05.16.0000670 B.BP.141.05.16.0000644 Rmh Style Villa 100/120 Jl.Siulan Sewa Rmh2Lt 3KT AC 4KMandi Dpr Pinggir Jl.Raya Besar+Kost2an Avanza G’10 Hitam TV DVD Full Dps 1,5M Nego 087861420007 15Kmr bisa Krdt,081337844499 Variasi Prbdi 085100979567 RKel Furnish AirPns08159502121
TLP. 085101838442 087761446227
A.BP.001.05.16.0000699
BUC Jl Rumah di Perum Bayu SegaA.BP.001.05.16.0001212 ra Padang Galak H081337171703 Rmh Lt2 LT117m2 Padang Udayana A.BP.001.05.16.0000996 Hub.085238063577 BUC Rmh Baru Mnls Prum Permata A.BP.001.05.16.0000797 Selingsing Munggu,08174745900
A.BP.001.05.16.0000077
M. CUCI KULKAS AC WATER HITER SUMUR BOR K.GAS
BUC Tanah 5Are Kuta family Dijual Tanah 1,84Are Jl.SuniaSeminyak,Murah!!! 081337100093 negara Pemogan H.085100477877
SERVICE
SERVICE
RUPA-RUPA
BIRO JASA
GUNUNG WAYANG RESIDENCE Jl. Gunung Wayang 24, Denpasar
08124651138-085103005620
Melayani : IJIN PRINSIP, IMB, UKL/UPL, SITU/HO, NPWP, SIUP, TDP, IJIN APOTIK, API, PATEN, PAJAK, PASPOR, SIM, SAMSAT, NPPBKC, AKAD NIKAH C.0001148-brj
BIRO JASA
EKONOMI
18
Senin Umanis, 16 Mei 2016
Masih Mungkin Dicapai
Pertumbuhan Ekonomi 5,3 Persen Jakarta (Bali Post) Bank Indonesia menilai target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,3 persen. Dipercaya target itu masih memungkinkan dicapai hingga akhir 2016. Namun perlu dorongan, salah satunya percepatan pencairan anggaran. “Di kuartal I pencairan anggaran di daerah masih rendah, harus didorong terus mudah-mudahan kuartal III dan kuartal IV bisa lebih baik sehingga untuk mencapai 5,2-5,3 persen masih sesuatu yang mungkin dicapai. Kalau untuk mencapai 5,6 persen, saat ini masih terlalu awal,” kata Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara di Cilangkap, Depok, Jawa Barat. Mirza mengatakan, percepatan pencairan anggaran harus didorong oleh setiap departemen, kementerian dan pemerintah daerah, sehingga ada harapan pertumbuhan ekonomi lebih baik pada kuartal II dibandingkan kuartal I yang hanya mencapai 4,92 persen. Perlambatan ekonomi pada kuartal I kata Mirza tidak hanya terjadi di Indonesia. Misalnya saja negara tetangga seperti Singapura hanya tumbuh sekitar 1 persen, Thailand di bawah 2 persen, bahkan Tiongkok hanya sekitar 6,5 persen. Pertumbuhan ekonomi Tiongkok ini turut berimbas pada turunnya harga komoditas secara signifikan. Seperti pada tambang dan perkebunan hingga 70-80 persen. Turunnya harga komoditas pun berpengaruh pada wilayah penghasil komoditas sejenis, seperti Sumatra dan Kalimantan yang masingmasing menyumbang 20 persen dan 9 persen perekonomian Indonesia. Selain perekonomian Tion-
PATUNG – Perajin menyelesaikan pembuatan patung di kawasan seni ukir patung, Ubud, Bali.
Bali Post/ant
Mirza Adityaswara
gkok yang melambat, pengaruh perlambatan ekonomi Indonesia juga dipengaruhi bank sentral Amerika Serikat (The Fed) yang menaikkan suku bunga, sehingga menyebabkan gejolak moneter di berbagai negara. “Perlambatan terlalu dalam ini ditambah gejolak suku bunga Amerika yang terjadi 2013-2015. Kedua faktor ini yang membuat perlambatan ekonomi,” ujar Mirza. Meski demikian, ia tetap optimistis target pertumbuhan ekonomi 5,3 persen dapat tercapai, karena perekonomian Tiongkok mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan sehingga harga sejumlah komoditas, seperti kelapa sawit, karet, nikel dan timah mulai meningkat walaupun belum signifikan. Penundaan kenaikan suku bunga The Fed juga membuat kurs lebih stabil, sehingga industri manufaktur di Pulau Jawa yang memerlukan barang impor dapat beraktivitas kembali dan menyumbang 60 persen perekonomian Indonesia. (ant)
Ekspor Patung Bali
Meningkat 12,76 Persen
Denpasar (Bali Post) Bali mengekspor patung dan aneka jenis cenderamata berbahan baku kayu hasil kreativitas seniman dan perajin setempat sebesar 4,508 juta dolar AS selama Maret 2016. Nilai ekspor itu meningkat 12,76 persen dibanding bulan sebelumnya (Februari 2016) tercatat 3,998 juta dolar AS. “Perolehan itu dibandingkan bulan sama tahun sebelumnya merosot 20,76 persen. Karena Maret 2015 mengantongi sebesar 5,69 juta dolar AS,” kata Kepala Bidang Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Nyoman Subadri di Denpasar, Minggu (15/5) kemarin. Ia mengatakan, aneka jenis patung dan cenderamata dari bahan baku kayu itu memberikan andil sebesar 9,50 persen dari total nilai ekspor Bali sebesar 47,447 juta dolar AS selama bulan Maret 2016, meningkat 17,64 persen dari bulan sebelumnya yang tercatat 40,33 juta dolar AS. Aneka jenis patung dan cinderamata berbahan baku kayu hasil kreativitas seniman dan perajin Pulau Dewata paling banyak menembus pasaran Amerika Serikat 21,95 persen, menyusul Prancis 8,54 persen, Jepang 3,40 persen, Australia 5,15 persen, China 0,66 persen dan Singapura 1,55 persen. Selain itu juga menembus pasaran Prancis
8,54 persen, Hongkong 0,25 persen, Spanyol 7,28 persen, Jerman 5,34 persen, Italia 3,73 persen dan 42,16 persen sisanya menembus berbagai negara lainnya. Nyoman Subadri menambahkan, kerajinan patung yang menembus pasaran luar negeri itu sebagian besar digeluti perajin dan seniman di daerah pedesaan gudang seni Kabupaten Gianyar. Sejumlah desa lainnya di Kabupaten Badung, Klungkung dan Tabanan juga mulai mengembangkan kerajinan patung atau kerajinan berbahan baku dari kayu, namun belum berhasil menembus pasaran ekspor, masih berorientasi pasaran lokal. Pengiriman mata dagangan bernilai seni itu lewat sejumlah pelabuhan laut di Indonesia, karena pelabuhan Benoa, Bali hanya mampu menangani 46,71 persen. Sedangkan 53,29 persen sisanya melalui pelabuhan di Jawa timur, Jawa Tengah dan DKI Jakarta. (ant)
Hemat Energi Sasar 20 Kota
Bali Post/ant
MENINJAU - Susi Pudjiastuti (kiri depan) meninjau lokasi wisata hiu paus (Rhincodon typus sp. atau whale shark) di Desa Botubarani, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.
Susi: Nilai Tukar Nelayan Naik Gorontalo (Bali Post) Dalam 1,5 tahun terakhir nilai tukar nelayan Indonesia merangkak naik. Dari 102 menjadi 110. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, mengatakan itu di Bone Bilango, Sabtu lalu. “Produk Domestik Bruto perikanan tahun 2015 kuartal terakhir tercatat 8,96 persen. Sebelumnya hanya berkisar 6 hingga 7 persen. Ini terjadi setelah kami berhentikan kapal-kapal asing mencuri ikan di Indonesia,” ungkapnya. Hal itu, kata Susi, menjadi prestasi luar biasa di kementeriannya, karena saat yang sama sektor lainnya justru mengalami penurunan. Badan Pusat Statistik menetapkan nilai tukar nelayan (NTN) digunakan untuk mempertimbangkan seluruh penerimaan (revenue) dan seluruh pengeluaran (expenditure) keluarga nelayan. Selain itu, NTN juga digunakan untuk mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat nelayan secara relatif. Hal itu merupakan ukuran kemampuan keluarga nelayan memenuhi kebutuhan subsistennya. Dengan demikian, BPS menilai untuk mengukur tingkat kesejahteraan nelayan semakin diperoleh yang lebih akurat dan objektif. Susi pun mengemukakan, aturan yang ditetapkan pemerintah dalam perikanan sebenarnya sudah bagus, namun tidak maksimal dalam penegakannya. “Waktu pertama jadi menteri, saya lihat dalam perundang-undangan perikanan kapal ilegal yang nangkap ikan boleh ditenggelamkan. Ini kemudian yang saya pakai membela nelayan kita,” ujarnya. Nelayan lokal, menurut Susi, kerap mengalami kerugian besar akibat serbuan kapal asing yang melaut di perairan Indonesia. “Kita ini lautnya nomor dua di dunia, tapi mau makan
ikan saja susah. Di Jawa orang harus makan ikan jawa, ikan tawes, karena nggak ada lagi ikan laut. Kalaupun ada sangat mahal,” tukasnya. Bahkan, ia menyatakan, 115 pabrik eksportir ikan tutup di seluruh Indonesia dalam 10 tahun terakhir. Sementara itu, ia menambakan, dalam sensus tercatat 1,6 juta rumah tangga nelayan telah berkurang menjadi 800.000, karena menjadi nelayan tidak menarik lagi. (ant)
Jakarta (Bali Post) Gerakan Nasional penghematan energi menyasar 20 kota besar di 11 provinsi. Menteri ESDM Sudirman Said menyatakan hal itu di Jakarta, Minggu (15/5) kemarin. “Ke-20 kota besar tersebut merupakan konsumen listrik terbesar,” katanya. Kota-kota tersebut adalah Medan, Pekanbaru, Batam, Padang, Palembang, Lampung, Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Cilegon, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Sidoarjo, Surabaya, Denpasar, Makassar, dan Balikpapan. Program Gerakan Potong 10 Persen adalah upaya pemerintah mengampanyekan penghematan energi di semua konsumen minimal 10 persen. “Gerakan ini sebagai sebuah aksi Nasional. Target utama gerakan ini
adalah penghematan konsumsi energi hingga 10 persen,” kata Sudirman. Untuk itu, lanjutnya, kampanyenya akan terus digaungkan antara lain melalui kegiatan pemberian label efisiensi energi, membentuk manajer dan auditor energi, dan penggunaan lampu hemat energi. Selain itu, mengoptimalkan peran perusahaan jasa energi, menggerakkan Penggerak Energi Tanah Air (PETA), dan mendorong efisiensi energi ke dalam kurikulum pendidikan dasar. Konservasi energi, katanya lebih mudah dibandingkan memproduksi energi. Dengan kata lain menghemat satu kWh lebih mudah dibandingkan memproduksi satu kWh. Ia mengatakan, menghemat 10 persen energi setara
menekan pembangunan 3,5 GW PLTU. Berdasarkan data PT PLN (Persero) pada 2014, total energi yang terjual adalah sekitar 200 TWh yang 93 persen atau 187,175 TWh dari energi tersebut berasal dari sektor rumah tangga, industri dan bisnis. Sudirman juga mengatakan pihaknya sudah menerbitkan Peraturan Menteri ESDM tentang Energi Service Company (ESCO) yang merupakan kemitraan antara pemerintah dan industri serta komersial merealisasikan konservasi energi. “Tidak ada kata terlambat memulai gerakan hemat energi, sehingga menjadi budaya dan gaya hidup demi pembangunan Indonesia yang lebih baik, bersih dan merata,” ujarnya. (ant)
Toko Modern Wajib Perdagangkan Kerajinan Lokal Banyuwangi (Bali Post)Kalangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Banyuwangi, Jatim, kian dimanjakan. Yang terbaru, toko modern di kabupaten ini wajib memperdagangkan hasil kerajinan dari UMKM. Peraturan ini tertuang dalam rancangan Perda terkait Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat yang sedang digodok DPRD setempat. Tujuannya, melindungi kelangsungan UMKM di tengah persaingan pasar bebas ASEAN. Aturan tersebut sengaja dimunculkan oleh DPRD dalam revisi Perda No. 11/2014. “Pansus mengubah kembali materi raperda yang hampir disahkan. Yakni, menambahkan regulasi terkait izin pendirian toko modern. Mereka harus melakukan kemitraan dengan pelaku usaha kecil,” kata Ketua Pansus DRD Banyuwangi Sofiandi, Minggu (15/5) kemarin. Dijelaskan, aturan tersebut menindaklanjuti Peraturan Menteri Perdagangan No. 70/2013 dan Peraturan Presiden No. 112/2007 yang mewajibkan seluruh toko modern bermitra dengan pelaku usaha kecil lokal. “Jadi, setiap toko modern yang berdiri di
Banyuwangi wajib memasarkan hasil kerajinan usaha dari pengusaha kecil, baik UKM maupun UMKM,” jelasnya. Terkait aturan yang dituangkan dalam raperda ini, pihaknya sudah menghadirkan 10 ketua asosiasi pengusaha UKM untuk serap aspirasi. Mereka terdiri dari berbagai jenis usaha, mulai makanan, kerajinan maupun usaha batik. “ Aturan dalam raperda ini akan mendorong kemajuan usaha lokal dengan bermitra bersama toko modern,” imbuhnya. Nantinya aturan baru itu akan melibatkan sejumlah Satua Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Seperti Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) dan Dinas Perindustrian Pedagangan dan Pertambangan (Disperindagtam). Dua lembaga ini diminta komit mendorong kemajuan UMKM di Banyuwangi. “Nanti SKPD terkait kita panggil. Mereka kita minta jika ada pengajuan izin toko modern ada syarat memperdagangkan produk UMKM lokal,” pungkas politisi Golkar tersebut. Selama ini, dua SKPD tersebut berkaitan langsung dengan proses perizinan toko modern. (kmb30)
Bali Post/udi
BATIK - Para perajin batik di Banyuwangi sedang memamerkan hasil karyanya, belum lama ini.
19
Senin Umanis, 16 Mei 2016
Pengurus Golkar Dari Hal. 1 Padahal, yang sebenarnya adalah sedang gerak mundur manis ala sang legendaris Raja Pop Michael Jackson (alm). (Kompas, Munaslub Golkar, 2/5/2016 – “Opini” hlm. 7). Majunya ‘’Young Turks’’-nya Golkar Setelah ketidakpastian yang melelahkan, setelah pemerintah mengesahkan Pengurus Partai Golkar rekonsiliatif hasil Munas Bali, SK Menkum HAM RI Nomor M.HH.-04.AH.11.01 Tahun 2016, Ketua Umum Partai Aburizal Bakrie mengumumkan Munaslub Golkar akan diselenggarakan di Bali pada 23 – 26 Mei mendatang. Kemudian, dimajukan jadwalnya menjadi 15 – 17 Mei karena menyesuaikan dengan jadwal Presiden Jokowi. Pendaftaran bakal caketum (calon ketua umum) dibuka mulai Selasa, 3 Mei hingga Rabu, 4 Mei sampai pukul 00.00 WIB. Dan tokoh muda yang sedang bersinar di Golkar yaitu Azis Syamsudin langsung ‘’pecahkan’’ rekor start sebagai pendaftar pertama. Mungkin ada yang bertanyatanya, mengapa mendaftar yang pertama saja dijuluki sang pemecah rekor start. Memang harus selalu ada yang pertama, baru kedua, ketiga dan seterusnya. Lihat saja lomba lari cepat. Siapa yang melesat duluan dari garis start begitu bendera dikibarkan, hampir 90% dapat dipastikan, dialah yang akan berjaya dan keluar sebagai pemenangnya, menjadi raja di lintasan itu. Kecuali terjadi hal buruk, berupa kecelakaan yang tidak terduga. Bisa saja, terjadi hal sebaliknya. Menjadi ‘’gagal menang’’ karena adanya gangguan teknis baik yang sengaja ataupun tidak. Seperti tali sepatu lepas yang membuat sang pelari jatuh tersungkur. Disenggol teman beda lintasan atau tanpa sengaja menginjak kulit pisang yang dilempar penonton. Sisanya yang 10% adalah kesiapan mental untuk ‘’menang’’, stabilitas berlari, endurance – daya tahan, dukungan dan doa tulus dari orang-orang terkasih dan faktor luck dari Tuhan. Aziz tidak muluk-muluk. Kepemimpinannya adalah bertujuan mengembalikan kejayaan Partai Golkar dengan suatu ideologi partai yang bermartabat dan modern dan meningkatkan militansi kader. Selain itu, Aziz juga berencana melakukan program yang inovatif demi kejayaan Partai Golkar. Tentunya dan yang paling penting adalah mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo. Pada acara Sosialisasi Munaslub Partai Golkar di Kantor DPP, Slipi, Jakarta Barat, Senin (2/5), diumumkan sembilan orang caketum, yaitu Aziz Syamsudin sebagai pendaftar pertama, Ade Komarudin, Airlangga Hartarto, Mahyudin, Indra Bambang Utoyo, Priyo Budi Santoso, Setya Novanto, Syahrul Yasin Limpo dan Watty Amir. Peta persaingan antarkandidat benar-benar berat dan ketat. Namun, akhirnya peta kekuatan caketum yang akan bersaing secara ketat dan sehat di munaslub adalah delapan orang sesuai nomor urut kontestan masing-masing, yaitu 1) Ade Komaruddin, 2) Setya Novanto, 3) Airlangga Hartanto, 4) Mahyuddin, 5) Priyo Budi Santoso, 6) Aziz Syamsudin, 7) Indra Bambang Utoyo, dan 8) Syahrul Yasin Limpo. Sebagai pengambil start pertama dan termuda dari segi usia, M. Aziz Syamsudin, S.E., S.H., MAF., M.H. adalah nama yang sudah tidak asing lagi sebagai legislator andal di DPR. Mantan pengacara yang cukup disegani ini memiliki rekam jejak yang tidak perlu diragukan lagi. Ia cukup kenyang makan asam garamnya DPR dengan menjabat tiga periode sebagai pimpinan di Komisi III - Hukum, HAM dan Keamanan (2009–2014). Aziz yang saat ini memegang posisi sebagai Sekretaris Fraksi Partai Golkar di DPR mengatakan bahwa pilihannya mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Partai Golkar bukan karena ia berambisi tinggi. Apalagi haus politik dan haus kekuasaan. Namun, murni ingin membenahi partai demi kejayaan kembali Partai Golkar. Mantan Ketua Umum KNPI (2008-2011) ini mengatakan ia ingin mengambil tanggung jawab untuk memperbaiki citra partai, melayani masyarakat, bangsa dan negara. Tentang majunya Aziz sebagai orang pertama yang mendaftar caketum Golkar, saya teringat dengan sosok Ashoka, putra kedua Raja Windusara dari Kerajaan Magadha di India. Ashoka adalah pribadi yang sederhana, demikian pula ibundanya, Ratu Dharma. Sejak awal dia sama sekali tidak pernah mendambakan kekuasaan apa pun. Namun, panggilan Ibu Pertiwi untuk membenahi kekacauan dalam sistem pemerintahan yang telanjur korup yang sangat memengaruhi tatanan kehidupan lainnya di kerajaan
serta untuk mengabdi dan melayani rakyat, membuat Ashoka terpaksa berinisiatif maju ke depan mengambil tanggungjawab, mengajukan diri kepada ayahnya agar ditetapkan sebagai Putra Mahkota. Tokoh Ashoka sadar betul, kalau dia tidak meminta ayahnya menjadikannya sebagai putra mahkota - padahal dia bukan putra tertua - dia tidak akan bisa melakukan apa pun untuk segala hal ketidakberesan sistem dan kekacauaan dalam berbagai tatanan kehidupan di kerajaan besar Magadha, yang sangat menggerogoti hatinya. Tanpa menjadi raja, dia tidak punya sarana untuk memperbaiki berbagai ‘’kerusakan mental’’ di kalangan orang-orang dalam sistem pemerintahan kerajaan. Dan tanpa memegang kekuasaan, Ashoka tidak akan bisa membantu teman-temannya yang hidup dalam kesusahan dan tidak mempunyai alat untuk membantu rakyat yang hidup serba kekurangan dan mengalami ketidakadilan. Kekuasaan yang hendak diambil di tangannya bukan untuk dirinya sendiri. Bukan karena dia haus kekuasaan dan rindu pujian serta elu-elu rakyat. Tapi kekuasaan di tangannya adalah — digunakannya untuk memperbaiki sistem pemerintahan yang telanjur korup, mendepak orang-orang yang rakus kekuasaan dan kacau, yang mementingkan dirinya sendiri, tidak lagi peduli rakyat yang menjadi tanggung jawabnya. Itulah cita-cita mulia yang melatarbelakangi Ashoka meminta Raja Windusara menetapkannya sebagai putra mahkota Kerajaan besar Magadha. Demikian pula dengan sosok muda Aziz Syamsudin (45). Dia pun bukan haus kekuasaan. Dia maju seperti Askoka. Ingin memperbaiki sistem di partainya, agar orang-orang partainya kembali memikirkan partai dan kesejahteraan rakyat. Partai bukan alat pribadi para kader untuk menumpuk materi. Partai dan kekuasaan yang didapat berkat partai adalah tempat dan sarana untuk mengabdikan diri kepada rakyat, bangsa dan negara. Aziz juga ibarat seorang Young Turk yang berjuang ingin merombak sistem yang telanjur berurat–mengakar di tubuh Partai Golkar, yaitu feodalisme dan sistem Bapakisme. Sebuah sistem yang kolot yang memandang kelayakan seseorang untuk memimpin berdasarkan umur atau senioritas. Bukan berdasar kemampuan atau pandanganpandangan maju untuk kejayaan partai. Sistem yang memandang bahwa anak muda hanyalah alat untuk mendulang suara bagi partai, tetapi tidak layak duduk sama tinggi di kepemimpinan partai. Lebih senang dengan anggota yang Yes man, yang selalu sigap laksana seorang prajurit mengatakan, ‘’Siap… Bapak. Sesuai petunjuk Bapak’’. Sejarah telah mencatat bahwa pemuda selalu mengambil peran dalam berbagai gerakan perubahan di setiap negara. Seperti di Turki dengan gerakan “Young Turks” (1908) yang bertujuan melakukan reformasi terhadap pemerintahan kerajaan Ottoman di bawah pimpinan Raja Sultan Hamid II. Gerakan kaum muda Turki waktu itu berhasil mengubah pemerintahan monarki absolut ke sistem monarki konstitusional. Sejak 1908 itulah istilah “Young Turks” mendunia dan dijadikan rujukan bagi gerakan kaum muda di berbagai belahan bumi. Di India juga terjadi gerakan kaum muda di dalam tubuh Partai Kongres terhadap Perdana Menteri Indira Gandhi yang memberlakukan Emergency Government - pemerintahan darurat yang sangat otoriter, kurun waktu 1974 –1977. Para legislator muda dari Partai Kongres yang melakukan gerakan ini juga dijuluki ‘’Young Turks’’-nya India. Mereka adalah Chandra Shekhar Singh, Ramdhan, dan lain-lain. Ujungujungnya mereka dimasukkan penjara. Perjuangan mereka berbuah manis atas dukungan rakyat luas. Salah seorang tokohnya yaitu Chandra Shekhar adalah salah seorang legislator yang cukup lama di parlemen India. Akhirnya, Chandra Shekhar menjadi Ketua Umum Partai Janata dan mengalahkan sang petahana, Indira Gandhi. Setelah beberapa periode, Chandra Shekhar pun berhasil mencapai puncak karier politiknya menjadi Perdana Menteri India kedelapan (10 November 1990 – 21 Juni 1991). Di Indonesia sendiri, selain peristiwa gerakan pemuda/ mahasiswa 1998 yang berhasil melahirkan era reformasi di berbagai bidang dengan mengakhiri sejarah 32 tahun pemerintahan Orde Baru, juga berlangsung gerakan kaum muda yang heroik pada saat-saat akhir menjelang rencana pengumuman Proklamasi Kemerdekaan RI. Adalah peristiwa Rengas Dengklok yang diprakarsai pemuda Sukarni, Wikana, dan Chaerul Saleh dari Asrama Pemuda Menteng 31 pada 16 Agustus 1945 pukul 03.00 WIB. Kaum muda ini
menculik Soekarno-Hatta agar keduanya segera bertindak untuk memproklamasikan kemerdekan RI pada hari Jumat, 17 Agustus 1945. Inilah ‘’Young Turks’’-nya Indonesia, yang benar-benar menentukan masa depan bangsa ini melepaskan diri dari belenggu penjajahan dan pendudukan militerisme Jepang. *** Tantangan caketum Golkar periode mendatang teramat berat. Karena ‘’penyakit di tubuh’’ partai berlambang beringin ini cukup akut. Kekompakan partai sangat, sangat rawan. Partai terkuat di era Soeharto ini telah melahirkan beberapa partai baru, seperti Hanura - Hati Nurani Rakyat - Wiranto, PKP (Partai Keadilan dan Persatuan) – Soetiyoso, Gerindra – Prabowo Soebianto, dan Partai NasDem - Surya Paloh. Penyakit lainnya adalah kecenderungan meningkatnya pragmatisme politik di kalangan kadernya dan merosotnya kredibilitas Partai. Oleh karena itu, para kader Golkar harus jeli dan bijak dalam memilih siapa yang kredibel untuk memimpin Golkar ke depan. Muhammad Jusuf Kala, tokoh senior Partai Golkar, pada saat menjabat sebagai Wapres RI periode 2004–2009, pernah memberikan isyarat ‘’kemahkotaan’’ kepada seorang kader muda dari Lampung yaitu Aziz Syamsudin, ‘’Memang benar dia masih muda dan cerdas, dan berpretasi, serta disukai banyak orang. Inilah modal dasar dimiliki Aziz yang saya lihat sejak awal ketika meniti karier politiknya.’’ Sementara itu, mantan Ketua MPR-RI Taufik Keimas (alm) mengatakan, ‘’Sebagai cendekiawan muda, Aziz memiliki peluang lebar untuk berbuat banyak bagi negeri ini’’ (Jakarta, Juli, 2008). Selain itu, juga disampaikan H.R. Agung Laksono, ‘’Aziz memiliki karakter kepemimpinan yang positif sehingga menjadi dasar kepercayaan Fraksi Partai Golkar menunjuknya menjadi Wakil Ketua Komisi III DPR-RI’’ (disampaikan saat menjabat Menko Kesra, Jakarta, Juli 2008). Sementara itu, Anwar Fuady, aktor film senior Indonesia, mengatakan, ‘’Saya pikir, sosok seperti inilah kita harapkan menjadi pemimpin di masa depan’’ (Jakarta, 15 Maret 2011). Berbagai konflik di tubuh Golkar membuat publik ragu akan komitmen para kadernya terhadap nasib rakyat. Banyak kader Golkar bertumbangan pada saat pemilihan, termasuk Aburizal Bakrie saat pencalonan menuju RI-1 karena merosotnya suara Golkar hasil Pemilu 2014. Apabila pemimpin baru Golkar tidak segera memberikan ‘’pengobatan’’ yang tepat resep dan dosis, maka hasil Pemilu 2019 sudah tidak bisa dibayangkan lagi. Golkar saat ini sangat membutuhkan tokoh pimpinan, seorang ketua umum yang kuat memiliki kredibitas dan integritas yang diterima berbagai kalangan, khususnya dalam rangka mengembalikan kepercayaan rakyat di pedesaan. Ketua umum yang baru perlu memopulerkan kembali sikap down to earth, merakyat kepada para kadernya. Karena tanpa rakyat partai mana pun tidak akan jadi apa-apa. Aziz Syamsudin memandang Partai Golkar semakin terpuruk dari waktu ke waktu. Hirukpikuk di dalam partai membuat partai tidak lagi fokus melayani masyarakat. Akhirnya, rakyat pemilih pun tidak segan berpaling ke partai lain dengan visi-misi yang lebih menggiurkan dan menyentuh. Terbukti dari tiap pemilu, perolehan suara Partai Golkar terus merosot karena masyarakat sudah hilang kepercayaannya kepada Partai Golkar. Inilah tantangan terberat calon ketua umum Partai Golkar mendatang. Jangan sampai pecah partai lagi. Kepercayaan rakyat sulit kembali…! Tulisan ini tidak semata menonjolkan salah satu balon - bakal calon - caketum. Di panggung partai politik Golkar bertebaran tokoh-tokoh muda yang visioner untuk mengembalikan kejayaan Golkar, antara lain di luar caketum sendiri seperti Yorrys Raweyai, yang gigih berjuang mengkritisi partai demi kebaikan partai yang dicintainya. Buah kerja kerasnya bersama tim dari Gerakan Bawah Tanah Kaum Muda Golkar, antara lain melalui diselenggarakannya Munaslub Partai Golkar kali ini. Akhir kata, Selamat Munaslub 2016. Berkompetisi secara sehat, beretika, bukan hanya tidak main politik uang, tetapi juga menjalankan prinsipprinsip kompetisi yang jujur dan adil. Ingat, jutaan pasang mata saat ini tidak dapat dicegah, akan mencermati gerak-gerik Bapak-bapak sepanjang waktu tanpa jeda – malam, siang, Maghrib, Dhuzur, Ashar, Isya hingga Subuh. Mereka ada di mana-mana. Tidak pernah sekalipun memicingkan matanya. (ad676/k500) Penulis adalah sejarawan, budayawan, tinggal di Indonesia, di Pesanggrahan Gunung Cilik
Disodori Konsep Dari Hal. 1 Beliau adalah Ida Pedanda Gde Bang Buruan Manuaba, Ida Mpu Jaya Acaryananda, Ida Mpu Jaya Sattwikananda. Sementara beliau yang mencabut tanda tangan adalah Ida Sinuhun Mpu Nabe Siwa Putra Paramadaksa Manuaba, Ida Rsi Bujangga Hari Anom Palguna dan Ida Pedanda Gde Kerta Arsa. Yang menolak menandatangani, Ida Mpu Siwa Budha Daksa Dharmita dan Ida Pedanda Gde Panji Sogata. Kata Putu Wirata, Ida Pedanda Gde Kerta Arsa tidak menduga yang ditandatangani lagi itu adalah versi keputusan yang tidak mencantumkan kata ‘’suci’’ untuk kawasan Teluk Benoa. Ketika disodori konsep, selain tidak dibacakan juga tidak dijelaskan secara detail tentang isi keputusan tersebut. Adapun ida pedanda yang menemui beliau adalah Ida Pedanda Gde Bang Buruan Manuaba, Ida Mpu Jaya Sattwikananda, Ida Acarya Agni Yogananda dan Ide Rsi Agni Jayamukti. Putu Wirata juga menyampaikan bahwa Ida Pedanda Kerta Arsa menitip pesan dan
harapan kepada sulinggih yang masih ada tanda tangannya pada putusan tanpa kata ‘’suci’’ agar kembali kepada keputusan tanggal 9 April 2016. Sebab, keputusan ‘’tandingan’’ yang menyimpang dari keputusan faktual tanggal 9 April 2016, tidak hanya merusak citra sulinggih, citra PHDI, tetapi juga memberi kesempatan untuk merusak tanah dan kawasan Teluk Benoa yang disucikan. ‘’Saya tetap pada prinsip, itu kawasan suci, dan keputusan tanggal 9 April yang disepakati Pesamuhan Sabha Pandita adalah kawasan suci. Diberi tanah 100 hektar pun, saya tidak akan menjual diri untuk membuat keputusan yang aneh-aneh dan tidak sesuai dengan apa yang diputuskan,’’ kata Ida Pedanda Kerta Arsa, seperti dikutip Ketua Sabha Walaka. Sebelumnya diberitakan, Ida Acarya Agni Yogananda membantah telah mengedarkan keputusan tandingan. Sebab, menurut Ida Acharya Agni Yogananda, keputusan tanpa kata ‘’suci’’ tersebut merupakan keputusan pesamuhan sabha pandita dan sesuai dengan bhisama PHDI. (r)
Ingin Fokus Dari Hal. 1 Pada game kedua, Ng Ka Long bermain lebih percaya diri dengan keunggulan 6-2, 8-4, 11-9. Atlet peringkat 11 dunia itu makin melesat meriah skor 1610, 17-11. Namun secara perlahan, Tommy mulai menyempitkan selisih skor menjadi 14-17, 15-19, 16-20, sampai menyamakan skor 20-20. Pada akhir game kedua, Tommy melesatkan smes dan pukulan Ng Ka Long terbentur bibir net. Tommy menang 2220. ‘’Saya sudah tertinggal pada game kedua. Saya hanya berusaha main poin demi poin. Saya sudah ingin fokus ke game ketiga. Tapi jika permainan dapat selesai dalam dua game, mengapa harus saya selesaikan dalam tiga
game?’’ kata Tommy. Kemenangan kedua diraih ganda putra Hendra Setiawan/ Mohammad Ahsan. ‘’Lawan memang bermain bagus. Mereka bermain cepat dan tidak mudah dikalahkan. Mereka berdua adalah pemain kidal. Beberapa kali kami lupa dan sedikit kaget,’’ kata Hendra selepas pertandingan di Kunshan. Hendra/Ahsan menaklukkan pasangan Hongkong Or Chin Chung/Tang Chun Man 22-20, 22-20 dalam waktu 34 menit. Kemenangan itu sekaligus menambah keunggulan Hendra/Ahsan atas Or/Tang. Dalam kualifikasi Piala Thomas di Hyderabad, India, pada Februari, Hendra/ Ahsan menang 24-26, 21-17, dan 21-19. (ant)
Tidak Pernah Dari Hal. 1 Ahok sebelumnya juga sudah menegaskan tidak pernah ada barter antara Pemprov DKI dan para pengembang reklamasi untuk tambahan kontribusi 15 persen dengan balasan pengem-
bang menanggung biaya penggusuran di DKI. Menurut Ahok, bila pengembang membangun atau membiayai fasilitas umum seperti rusun dan jalur inspeksi, hal tersebut merupakan kewajiban mereka bukan barter atau tukar guling. (ant)
Amanat Rakyat Dari Hal. 1 Saya berharap tidak ada lagi keberpihakan dari aparat penegak hukum dalam memahami dunia demokrasi yang memang diamanatkan rakyat melalui perundangan,’’ ujarnya, Minggu (15/5) kemarin. Adhi Ardhana menambahkan, desa adat/pakraman di Bali adalah satuan masyarakat yang telah terbentuk oleh kebersamaan pemahaman dan berkehidupan di dalam masyarakat itu sendiri. Dapat dipahami pernyataan sikap desa adat/ pakraman ini disampaikan dengan baliho ataupun pernyataan di media karena hingga saat ini belum diberikannya jawaban atas pertanyaan dan harapan mereka menyangkut Perpres No.51 Tahun 2014 dan perlakuan terhadap Teluk Benoa tersebut. ‘’Anomali dalam hal ini karena pengekangan dalam penyampaian pendapat yang sangat bertentangan dengan asas demokrasi yaitu kebebasan dalam menyampaikan pendapat,’’ jelasnya. Seperti diberitakan, kedatangan Presiden Joko Widodo untuk membuka Munaslub Partai Golkar disambut warga dengan mendirikan baliho selamat datang. Dalam baliho itu juga terselip aspirasi penolakan warga terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa. Seperti yang terlihat di daerah Kelan dan Kedonganan pada ruas Jalan Bypass Ngurah Rai. Berdiri baliho selamat datang untuk Jokowi yang bertuliskan
pula ‘’Jika SBY Terbitkan Perpres No.51 Tahun 2014, Saatnya Jokowi Membatalkan Perpres 51/2014. Jangan Mau Kena Jebakan Batman! Tolak Reklamasi Berkedok Revitalisasi Teluk Benoa’’. Baliho serupa juga dipasang oleh warga Desa Adat Bualu, antara lain di pertigaan jalan tol Bualu dan di depan gate Nusa Dua pada Jumat (13/5) malam. Baliho yang dipasang di pertigaan tol Bualu sempat dirobohkan oleh aparat jelang kedatangan Presiden, Sabtu (14/5) siang lalu. Sedikitnya ada dua baliho yang dirobohkan, masing-masing berukuran 4x6 meter dan 3x4 meter. Warga Bualu I Nyoman Sueta mengatakan, baliho Desa Adat Bualu dirobohkan sekitar pukul 13.00 Wita oleh aparat. Tidak hanya baliho selamat datang dan aspirasi penolakan reklamasi Teluk Benoa, bendera Merah Putih juga turut dicabut. Pihaknya mengaku sangat kecewa dengan tindakan aparat tersebut. ‘’Kok seolah-olah aparat tidak berpihak kepada kita? Baliho yang di depan gate Nusa Dua juga mau dirobohkan, katanya harus minta izin. Apa urusannya mereka menekan kita?’’ ujarnya. Menurut Sueta, baliho yang kembali dipasang dijaga oleh warga setempat. Begitu juga baliho lain yang masih selamat. Penjagaan ini bertujuan agar perobohan baliho tidak terjadi lagi sampai Presiden melewati daerah itu untuk membaca aspirasi masyarakat. (kmb32)
Mata Air Dari Hal. 1 Ini mengindikasikan Bali sudah bergerak untuk melakukan penyelamatan sumber mata air. Di lain pihak, 3,20 persen responden mengaku tak tahumenahu soal kebijakan dan ancaman krisis air. Responden hanya berharap pengelolaan air di Bali dilakukan
secara transparan. Selama ini pembuatan bendungan hanya propagandanya untuk pertanian, namun setelah terealisasi pengelolaan air bendungan melibatkan PDAM. Responden berharap pemerintah serius mengelola sumber mata air sebelum krisis air benar-benar menjadi malapetaka bagi rakyat Bali. (dir)
16 Pages
92 Number 8th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip
st.com. http://epaper.in
L O N A A T I E R N I N T
says ‘BFG’ Spielberg he’s come t is closes story’ to ‘a love Monday, May
16, 2016
said enBFG” well), Spielberg like “The films as fantasies chanting vital as more realistic are just as gets, the tales. the world “The worsewe have to believe “Hope comes more magic Spielberg. that’s what in,” said can and I think from magic give people. They be will movies can hope that there day. give people fight on to the next to me.” a reason to ed his Hope is everything acknowledg to hisSpielberg and recently drifted interest has like “Lincoln” but Spies,” torical dramas “Bridge of BFG” was last year’s “The he said making that liberating. revisiting something is “It was loved to do, whichthe I’ve alwaysstories that are from brought just to tell he said. “It imagination,” I had as a younger back feelings Cironneau filmmaker.” which drew warmly AP Photo/Lionel Steven “The BFG,” in its Cannes director to reviews faithful Rebecca Clement, respectful and largely was made Jermaine call for premiere, is and Wilton, Mark Rylance Barnhill, ers, during a photoCannes, Dahl’s 1982 classic Dahl estate. Actors Penelope with the actors Ruby al film festival, in concert died in 1990.) Producer Spielberg, left, pose for photograph the internation (The author first obtained Hall, from BFG at the 69th May 14, 2016. Kennedy later turned to The Kathleen and the film France, Saturday, 1993 children rights in to her. story that a southern for the script. orphan “It’s a love grandparents. It’s called collaborating about a young have Mathison by a their The film, Spielberg again “a wonderful have for that grandparents told taken away time, Mathison giant (recent love story Spielberg (Ruby Barnhill) a very bittersweet marks big-eared children,” “I think this with for their friendly, reunion and for us.” Mark Rylance), ever come as it turned out, anti-Israel to the magical reporters Saturday. I’ve Oscar winner famously him antiSpielberg the closest moved Dahl was a return for he has largely also probably a love story.” star considered kind of fablein recent years. It’swriter to telling between his young and some (ap) (Rylance Sitting away from film with “E.T.” last favorite actor next two Semitic. who died and his new his second Mathison, has dedicated is starring in the director’s Melissa Spielberg Giant) November. (Big Friendly “The BFG” Jl. D.Tamblingan
of cinema, the world his gentle a giant in Spielberg, on Saturday with — Steven CANNES Cannes Film Festival BFG.” the landed at adaptation “The Roald Dahl
ional Bali
find Internat
Post at:
Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar
You can
rnationalbalipo
online: http://www.inte
FORECAsT WEATHER 23 - 32 DPs
Monday,
May 16, 2016 on
la oppositi Venezue ate” slams “desperof state Maduro cy emergen Page 6
la Pep Guardio leaves Munich d in showere praise beer and
Russia says yacht by detained North Korea Page 13
ies nic rivalr y led as eth meter Three kil at Moscow ce wl fuel bra
and two dozen largest were killed at Moscow’s - Three people by rivalry MOSCOW in a mass brawl sparked the burial said was were wounded control of that witnesses battling for cemetery weapons, ethnic groups and other in between with guns cemetery after service business. some armed
Three killed as ethnic rivalries fuel brawl at Moscow cemetery
people, vast Khovanskoye were detained About 200 clashes at the said. than 90 people in the took part Moscow and more police and witnesses people were said three southwest broke up the brawl, department of whom were seriously riot police city health four Moscow’s were hospitalised, wield23 young men killed and media showedbats as they rushed on social injured. baseball Pictures posted shafts and the lying on rods, spade over ing iron man’s body expert bent saw a young into the fighting. car as a forensic on the ground Reuters witnesses on. near an overturned lay handcuffed rifles looked as saying pavement mainly young men 10 official Kalashnikov it. About a cemetery of Chechnya and armed with and while police news agency quoted regions Uzbekistan Caucasus The RIA from ex-Soviet Russia’s North their jobs. people from attacked migrants to take oversanctions and had Dagestan working there, attempting by Western to find work battered struggle Tajikistan economy tensions. said ethnic exports, migrants With Russia’s to social for its oil low prices criminal groups addTASS news agencyamong those and ethnic a police source, and Tajiks were Uzbeks Quoting its top Dagestanis, to Moscow Union Chechens, will send former Soviet detained. Interior Ministry crime in the news agencies quoted Tajikistan’s Russian battling organised in saying. incident, as the expert n Irina Volk on his Twitter account to help investigate said rtr) spokeswoma Sobyanin go unpunished.( Russian police mayor Sergei Moscow those responsible would of Global Radio that none Image” at Radio
IBP/rtr
in “Bali to Global also be heard10.00 am. Listen live video until News can io.com or from 9.30 and http://usali.listen2myrad FM 96.5 lfmbali.com FM at http://globalfmb at http://radiogloba streaming l/global-fm-bali. tream.tv/channe
Russia. in Moscow, in a brawl took part inflususpects due to the incidents circulatavoid undesirable a lot of information of myth and of Andrology of the encein the media. and lecturer ing Porn... a physicianthe Medical Faculty certainly at and mara, on page 2 porn websites sexual from gadgets also and Sexology Continued University, sex Udayana effect on individual they are inseparableof the Internet health and to effects, includ- have a detrimental - To- where The development Reproductive in order DENPASARare al- internet.in positive and negative websites on development. be given early must brings of pornographic day teenagers education of teenagers. literate with ing the impact ready very It can Ngurah Pramesesexual development to I Gusti digital world.the phe- the According be seen from of teenagers nomenon
The police
detained
numerous
balipost (127rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.103 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
SENIN UMANIS, 16 MEI 2016 iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
’’My Stupid Boss’’
SOSOK Balik ke AS LIDYA Stephanie Sentosa rupanya sudah jatuh hati pada Amerika Serikat (AS). Setelah hampir setahun belajar di AS karena mengikuti pertukaran pelajar bina antarbangsa di Alaska, kini setelah tamat SMAN 2 Amlapura, dia berencana balik ke Negeri Paman Sam itu lagi. ’’Saya mau balik. Mau kuliah komputer di sana. Saya bercita-cita menjadi programmer,’’ katanya saat ditemui saat pelepasan siswa kelas XII SMAN 2 Amlapura, belum lama ini. Berbulan-bulan menghirup udara AS, membuatnya rindu dengan motode belajar di Negeri Adidaya itu. Dia mengatakan sangat terkesan saat jalan-jalan di New York City. Lidya seharusnya sudah lulus SMAN setahun lalu. Namun, karena mengikuti pertukaran pelajar, dia rela berkorban dengan menunda kelulusan, karena tahun pelajaran di Indonesia berbeda dengan di negeri yang kini dipimpin Presiden Barrack Obama itu. Karena prestasinya, Lidya saat pelepasan 286 lulusan SMAN 2 Amplapura itu, diberikan penghargaan oleh Kepala SMAN 2 Amlapura Drs. Nengah Miyasa. Lidya pernah menjuarai lomba koran dinding dalam rangka HUT ke-31 Koran Kampus Akademika Unud. (bud)
3,4 Persen Perempuan Alami Infertilitas IMS Salah Satu Penyebabnya DATA hospital based menyebutkan sebanyak 3,4 persen perempuan mengalami masalah infertilitas. Jumlah tersebut dikhawatirkan meningkat, mengingat gaya hidup masyarakat juga berubah. Sejak tahun 2001 hingga 2015 Bagian Obstetri dan Ginekologi FK Unud/RSUP Sanglah mencatat jumlah pasien yang melakukan program bayi tabung (IVF/in vitro fertilization) sebanyak 356 orang, 71 di antaranya berhasil hamil. Namun dari 71 tersebut, sebanyak 47 yang berhasil memiliki anak. Hal itu dipaparkan Ketua Fertilitas dan Endokrinologi Reproduksi FK Unud/ RSUP Sanglah dr. Made Suyasa Jaya, Sp.OG.(K), Minggu (15/5) kemarin. Dari data yang ada, infertilitas terbanyak disebabkan saluran telur pada wanita buntu. Buntunya saluran tersebut disebabkan oleh infeksi seperti IMS dan pernah melakukan aborsi. ‘’Aborsi itu 7-8 kali lebih berisiko dibandingkan melahirkan,’’ tandasnya. Kerap melakukan aborsi mengakibatkan wanita susah untuk hamil lagi. Ia pun prihatin dengan kehidupan generasi muda yang saat ini terjadi, seperti pergaulan bebas, berhubungan seks pranikah, bahkan hamil saat usia masih belia. Padahal hal tersebut membawa dampak negatif ke depannya. (kmb42)
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
BCL Pertama Kali Main Film Komedi BUNGA Citra Lestari dikerubuti oleh ratusan mahasiswa saat menggelar ‘’My Stupid Boss (MSB) Goes to Campus’’ di auditorium FISIP UIN Ciputat, Jaksel, belum lama ini. ‘’Gue enggak nyangka mahasiswa pada norak gini he… he,’’ candanya tertawa. Artis yang akrab dipanggil BCL ini terlihat bahagia berceloteh dan meladeni permintaan ratusan mahasiswa tersebut, mulai tanda tangan, foto sampai menjawab pertanyaan-pertanyaan mahasiswa yang tak putus-putusnya. BCL mengaku memang sedang gencar-gencarnya mempromosikan film duet keduanya bersama Reza Rahadian bertajuk ‘’My Stupid Boss’’ yang segera tayang di bioskop mulai 19 Mei mendatang. Sebelumnya, BCL dan Reza menjadi pasangan romantis dan sejati dalam
film ‘’Habibie & Ainun’’ yang menguras air mata. ‘’Kalian wajib nonton film ini untuk menyegarkan pikiran setelah bekutat dengan perkuliahan,’’ promosi artis kelahiran Jakarta, 22 Maret 1983 ini. BCL juga merasa bangga karena MSB bukan hanya tayang di bioskop dalam negeri, tetapi juga diputar di empat negara luar. ‘’Ini adalah pengalaman pertama gue main film bergenre komedi. Enggak gampang lho melakoni sosok Diana yang gue perani. Meski komedi, tapi perannya cukup menguras energi dan penuh watak,’’ ujar istri dari Ashraf Sinclair ini. BCL mengaku memutuskan main di MSB adalah sekaligus mempertaruhkan kariernya. ‘’Gue enggak punya pengalaman dalam berkomedi ria, gue takut gagal, karena itu gue total
ikuti semua arahan sutradara, bahkan sampai kru, he… he,’’ imbuhnya. Selain ke kampus UIN Ciputat, BCL juga mampir ke Balai Kota DKI Jakarta menemui Gubernur Ahok yang sebelumnya sempat bilang akan nonton film MSB. ‘’Gue minta kepastian Pak Ahok juga harus nonton film ini he… he,’’ tuntasnya. (pik)
Bali Post/ist
Catur Desa Dalem Tamblingan
Pertanyakan Realisasi BKK Desa Pakraman Munduk CATUR Desa Dalem Tamblingan menyayangkan keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali yang tidak mencairkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk Desa Pakraman Munduk, Kecamatan Banjar, Buleleng. Sudah dua kali bantuan tersebut tidak direalisasikan. Catur Desa Dalem Tamblingan mempertanyakan sikap pemprov yang tidak mencairkan BKK tersebut. Pada tahun 2014 dan 2015, seharusnya Desa Pakraman Munduk mendapat jatah BKK masing-masing Rp 200 juta. Namun BKK itu tidak bisa dicairkan karena adanya persoalan internal di Desa Pakraman Munduk, terkait pemekaran Banjar Adat Tamblingan menjadi Desa Pakraman Tamblingan. Pihak Catur Desa Adat Dalem Tamblingan pun menyayangkan sikap tersebut lantaran sejauh ini dianggap tidak ada permasalahan internal di Desa Pakraman Munduk. Pangrajeg Adat Dalem Tamblingan I Gusti Ngurah Agung
Pradnyan usai menggelar paruman di Balai Desa Gobleg akhir pekan lalu mengatakan, Catur Desa Dalem Tamblingan berkepentingan karena Desa Pakraman Munduk merupakan bagian dari Catur Desa bersama Desa Pakraman Gobleg, Gesing di Kecamatan Banjar dan Pakraman Uma Jero di Kecamatan Busungbiu. Di samping itu Catur Desa Adat Dalem Tamblingan merupakan pangempon sejumlah pura yang ada di kawasan Danau Tamblingan yang menjadi wewidangan dari Banjar Adat Tamblingan. “Semua data yang ada me-
nyatakan tidak ada persoalan di Pakraman Munduk, sehingga kami bingung apa pertimbangan Pemprov Bali tidak mencairkan BKK bagi Pakraman Munduk,” katanya. Menurut Agung Pradnyan, data yang dikumpulkan mulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten hingga Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP), semuanya menyatakan tidak ada pemekaran Banjar Adat Tamblingan menjadi Desa Pakraman Tamblingan. Bahkan, data terakhir, inisiator pemekaran Banjar Adat Tamblingan menjadi Desa Pakraman Tamblingan
I Nengah Punia membuat surat pernyataan yang menyatakan yang bersangkutan adalah krama adat Munduk. “Saya kira ini bukti yang sangat kuat kalau tidak ada pemekaran di Pakraman Munduk,” jelasnya. Hal senada diungkapkan Klian Desa Pakraman Munduk, Jero Putu Ardana. Dia mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat akan menanyakan kembali pencairan BKK tersebut ke Pemprov Bali. Hal ini dilakukan karena Pemprov Bali berjanji akan memberi penjelasan terkait pertimbangan mengapa tidak cairnya BKK tersebut. Di sisi lain, Ardana mengatakan, I Nengah Punia membuat surat pernyataan tanggal 11 Maret 2016. Dalam surat itu dia menegaskan bahwa masih menjadi krama adat Munduk.
Meski data tersebut kuat, tetap saja desa pakraman yang dipimpinnya itu masih mengalami persoalan internal hingga berujung dihentikannya realisasi BKK. Bahkan, hasil upaya hukum yang ditempuh Pakraman Munduk ke Pengadilan Negeri (PN) Singaraja yang memenangkan Pakraman Munduk, pihak MUDP tidak pernah mencabut SK Pemekaran Banjar Adat Tamblingan menjadi Desa Pakraman Tamblingan. MUDP justru balik menerbitkan SK terbaru, dengan menghilangkan persetujuan dari desa induk. “Sudah jelas-jelas tidak ada persoalan, dan tidak pernah ada pemekaran itu, tapi desa kami tetap saja dipandang bermasalah. Ini yang kami sayangkan dan mudah-mudahan ada solusi terbaik,” jelasnya. (kmb38)
Promosikan Tempat Wisata Lewat ’’Kenangan Kerta Gosa’’ MENYANYIKAN lagu pop Bali sambil mempromosikan tempat wisata suatu langkah positif dalam pelestarian seni dan budaya Bali. Hal itulah yang dilakukan De Gapar, seorang penyanyi lagu pop Bali. Pria kelahiran Singaraja ini mempromosikan salah satu tempat wisata yang ada di Kabupaten Klungkung yaitu Kerta Gosa lewat lagu yang berjudul ‘’Kenangan Kerta Gosa’’ yang tergabung di Gita Dewata Lentera Budaya. Lagu hasil ciptaan Rah De itu ia bawakan secara apik, didukung alunan musik hasil racikan Yan Ferry. Pemilik nama lengkap Putu Ngurah Diksa ini sudah memiliki keinginan untuk menjadi musisi atau artis Bali sejak era 1990-an. Dengan semang a t pan-
tang menyerah, ia terus berusaha melestarikan seni budaya Bali lewat lagu pop Bali dan bersyukur bisa masuk dapur rekaman. ‘’Saya dari tahun 90an sudah berkeinginan untuk menjadi musisi. Saat itu saya terus berusaha dan bersemangat hingga akhirnya bisa masuk dapur rekaman bergabung bersama Gita Dewata Lentera Budaya,’’ ujar De Gapar, Minggu (15/5) kemarin. De Gapar mengakui sejak masuk dapur rekaman sejak tahun 2013, membuat dirinya dikenal banyak orang. Kala itu, De Gapar ikut di album kompilasi perdana lewat lagu ‘’Sube Ngelah Kurenan’’ dan ‘’Warung Remang-remang’’. Sementara di awal tahun 2016, De Gapar kembali ikut dalam album kompilasi kedua di bawah naungan Gita Dewata Lentera Budaya lewat lagu ‘’Meli Kasur di Kintamani’’, ‘’Kenangan Kerta Gosa’’ dan ‘’Romi lan Yuli’’. Lewat karyanya tersebut, membuktikan dirinya jika ia serius dalam menekuni dunia tarik suara dan ikut dalam melestarikan seni budaya Bali, khususnya lagu pop Bali. Pihaknya berharap masyarakat agar tetap mendahulukan lagu pop Bali supaya semakin jaya dan menjadi musik penghibur wajib bagi warga Bali. Apalagi di tengah perkembangan seperti sekarang ini. ‘’Semoga saja di era sekarang ini lagu Bali semakin maju dan bisa menjadi musik wajib bagi masyarakat Bali,’’ pungkas pria kelahiran 26 Agustus 1975 itu. (win)
Bali Post/sue
MATATAH - Sejumlah umat Warga Pura Dadia Agung Pasek Gelgel Aan Lambing mengikuti upacara matatah massal.
’’Matatah’’ Massal di Pura Pasek Gelgel Aan Lambing WARGA Mahagotra Sanak Sapta Resi Dadia Agung Pasek Gelgel Aan di Banjar Lambing, Sibang Kaja, Badung sejak sebulan ini nyanggra karya agung mamungkah, mupuk padagingan, tawur panca sanak agung dan padudusan dan ngenteg linggih. Puncak karya di Pura Dadia Agung Pasek Gelgel Aan jatuh pada Buda Wage Merakih, 30 Maret lalu. Sementara sebagai penutup karya, Sabtu (14/5) lalu diadakan upacara matatah massal dan upacara menek kelih. Upacara matatah massal diikuti 50 warga dan upacara menek kelih diikuti semua warga pangempon Mahagotra Sanak Sapta Resi Dadia Agung Pasek Gelgel Aan di Br. Lambing yang terdiri 83 KK. Upacara yang dipimpin Ida
Pedanda dari Geria Sakti ini juga diikuti warga Pasek dari Jagapati, Pengadangan Beringkit, Kedampal Abiansemal dan dari Gesing, Singaraja. Ketua Panitia Karya Drs. I Wayan Dhania, M.Pd. dan Sekretaris I Made Suwardana, S.Pd., M.Pd. mengungkapkan, matatah massal dan upacara menik kelih ini dilakukan untuk membantu warga dadia yang kurang mampu dalam dua agenda upacara ini. Sekaligus sebagai bentuk sujud rasa syukur umat nyurud dalam bentuk upacara manusa yadnya. Ketiga, untuk meningkatan rasa pasemetonan, persaudaraan serta mengukuhkan serta melestarikan ajeg Bali. Upacara karya dan matatah massal ini pertama kali dilakukan sepanjang sejarah pura ini.
Pemangku Pura Dadia Agung Pasek Gelgel Aan di Lambing Jero Mangku Pasek Ketut Berata didampingi Klian Dadia I Wayan Wiratma menjelaskan, disebut Pura Dadia Agung Gelgel Aan karena warga penyungsung pura ini adalah bagian atau pararudan dari trah Mahagotra Sanak Sapta Resi di Aan, Klungkung. Salah seorang sanak sapta resi di Aan dari keturunan predana yang melahirkan pratisentana kemudian mengembangkan diri ke Sibang Kaja. Makanya jero mangku mengatakan Pura Dadia Agung Pasek Gelgel Aan di Sibang Kaja inilah trah pertama yang berkembang dari Aan. Uniknya, setiap upacara termasuk aturan umat di pura ini tak dibolehkan menggunakan bahan daging sapi. (sue)