Skip to main content

Edisi 16 Februari 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 176 TAHUN KE 68 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com

TERBIT SEJAK 16 AGUSTUS 1948 PERINTIS: K. NADHA

E-mail: balipost@indo.net.id

HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (103 rb Like) http://facebook.com/balipost

SELASA UMANIS, 16 FEBRUARI 2016

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (3,9rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

KPK Sita 10 HP dari Ruang Kerja Pejabat MA

KPK Ancam Daerah yang Terbitkan IUP Bermasalah Jakarta (Bali Post) – KPK tengah mengkaji adanya indikasi korupsi terkait 3.966 Izin Usaha Pertambangan (IUP) di puluhan daerah di Indonesia yang diduga bermasalah. Ke depannya, jika pemerintah daerah tak mengindahkan upaya pencegahan yang dilakukan KPK dalam kegiatan koordinasi dan supervisi (korsup), akan dilakukan aksi penindakan. Demikian ditegaskan Ketua KPK Agus Rahardjo dalam konferensi pers usai rapat terbatas bersama Menteri ESDM, Mendagri dan 21 gubernur, terkait tindak lanjut ’’Korsup Minerba dan Kick Meeting Energi’’ di Kantor KPK, Jakarta, Senin (15/2) kemarin. Berdasarkan hasil kajian sektor minerba yang dilakukan pihak KPK sejak 2011-2013, menurutnya, telah ditemukan adanya 5.000 IUP bermasalah dan kini berkurang menjadi 3.966. Dari 3.966 IUP yang diduga masih belum clear tersebut, Menteri ESDM Sudirman Said meminta seluruh gubernur yang memiliki konsesi tambang agar menindaklanjuti hasil kajian KPK, untuk meningkatkan penerimaan negara. Pasalnya hingga saat ini negara baru dapat Rp 10 triliun dari total Rp 23 ribu triliun yang harus dibayarkan pihak pengusaha. ’’Temuan korsup ini ada 3.966 pemegang IUP non clear dan ini adalah kewenangan gubernur untuk melakukan eksekusi (pembenahan - red) dengan disuport KPK dan Mendagri,’’ pinta Sudirman dalam kesempatan yang sama. Hal. 19 Tumpang Tindih

Jakarta (Bali Post) – KPK terus mengembangkan kasus dugaan korupsi dalam bentuk penyuapan yang melibatkan pejabat MA dan seorang terpidana kasus korupsi beserta pengacaranya. Untuk memperkuat alat bukti, tim penyidik KPK telah menggeledah beberapa tempat sejak Minggu hingga Senin (15/2) kemarin. Salah satu tempat yang digeledah adalah ruang kerja Kepala Sub-Direktorat Kasasi dan Peninjauan Kembali Perdata Khusus Mahkamah Agung Andri Tristianto Sutrisna, Senin pagi kemarin. Penggeledahan dilakukan selama 2,5 jam. ’’Dari lokasi, penyidik menyita dokumen berupa SK pengangkatan tersangka dan barang elektronik berupa HP sebanyak 10 buah dengan 3 sim card, 1 eksternal hardisk, dan 1 hardisk laptop,’’ terang Plh. Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati Iskak.

Yuyuk mengaku belum mengetahui apakah 10 handphone yang ditemukan menjadi alat transaksi Andri untuk mencari mangsa para pihak yang berperkara. ’’Saya belum tahu, nanti akan kita konfirmasi kepada tersangkanya (dulu),’’ imbuhnya. Juru bicara Mahkamah Agung Suhadi membenarkan KPK menggeledah ruangan Andri Tristianto Sutrisna. “Penggeledahan dilakukan tadi pagi dari pukul delapan hingga sebelas di ruangan pejabat yang bersangkutan yang dinyatakan sebagai tersangka itu,” katanya. Hal. 19 Tersangka Suap

MA Berhentikan Sementara Andri Jakarta (Bali Post) – Mahkamah Agung (MA) memberhentikan sementara Kepala Sub-Direktorat Kasasi dan Perdata Khusus MA Andri Tristianto Sutrisna terkait status tersangka dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Sudah diberhentikan sementara hari ini, karena sudah dinyatakan sebagai tesangka,” DIPERIKSA KPK - Kepala Sub-Direktorat Kasasi dan Peninjauan Kembali Perdata Khusus Mahkamah Agung Andri Tristianto Sutrisna usai diperiksa KPK.

Bali Post/ant

BERJABAT TANGAN - Ketua KPK Agus Rahardjo, Menteri ESDM Sudirman Said dan Mendagri Tjahjo Kumolo berjabat tangan usai memberikan keterangan pers, Senin (15/2) kemarin.

Jokowi Bukan Tak Mungkin Bertemu Petinggi Freeport Palm Springs – Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut bukan tidak mungkin akan bertemu dengan petinggi Freeport dalam kunjungan kerjanya ke Amerika Serikat (AS), kata Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi. ‘’Presiden Jokowi pada 17 Februari 2016 di San Francisco dijadwalkan menghadiri sekaligus menjadi pembicara utama (keynote speaker) pertemuan Dewan Bisnis Amerika Serikat-ASEAN (US-ABC),’’ ujarnya di Palm Springs, Kalifornia, AS, Senin (15/2) WIB. “Presiden akan menjadi keynote speaker untuk US-ABC di San Fransisco pada 17 Februari 2016 pagi. Di situ banyak sekali pemimpin perusahaan yang hadir,” katanya. Dengan demikian, menurut diplomat karier Kementerian Luar Negeri RI ini, bukan tidak mungkin petinggi Freeport juga akan hadir. “Bukan tidak mungkin Freeport ada di dalamnya,” katanya. Namun, ia menegaskan, tidak ada pertemuan yang dikhususkan antara Presiden Jokowi dengan Freeport. Retno mengemukakan, selama ini setiap kunjungan Presiden Jokowi ke AS hampir pasti dikaitkan dengan isu Freeport. “Secara khusus tidak ada pertemuan dengan Freeport,” kata Retno. Selain menghadiri US-ABC, Presiden Jokowi juga akan berkunjung ke Lembah Silikon (Silicon Valley) sebagai pusat ekonomi kreatif produk teknologi informasi (information technology/IT) di AS. Presiden Jokowi juga akan menggunakan kesempatan kunjungan ke AS kali ini untuk bertemu dengan diaspora Indonesia di San Fransisco yang jumlahnya cukup besar. (ant)

Gerebek Terduga Teroris

Baku Tembak, Satu Tewas

Kota Bima (Bali Post) – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri, Subden A Brimob Bima dan Polres Bima Kota menembak mati satu orang terduga teroris dan mengamankan seorang warga di Kelurahan Penatoi Kecamatan Mpunda, Kota Bima, Senin (15/2) kemarin. Tertembaknya terduga teroris yang diketahui bernama Fajar alias Chan alias Muhamad Fuad, setelah melalui

baku tembak dengan Densus 88 dalam sebuah penggerebekan. Sementara itu seorang polisi mengalami luka tembak di bagian kiri tembus paru-paru. Pantauan Suara NTB, penggerebekan yang berujung pada kontak senjata antara Densus 88 dengan terduga teroris terjadi sekitar pukul 08.00 Wita di sebuah rumah milik DW, di RT 02 RW 01, Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Kontak senjata terjadi sekitar 30

Bali Post/suara NTB

GEREBEK - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri menyusuri Kelurahan Penatoi Kecamatan Mpunda, Kota Bima, Senin (15/2) kemarin. Kehadiran Densus ini terkait penggerebekan terduga teroris yang bersembunyi di kampung tersebut.

Mematikan Pengusaha Bali

Bali Post/ant

menit. Sekitar pukul 08.30 Wita, terlihat beberapa personel Densus 88 dan gabungan Brimob serta personel Polres Bima Kota mengangkut sesosok mayat ke luar dari rumah yang digerebek. Jenazah laki-laki yang kemudian diketahui bernama Fajar dibawa ke RSUD Bima menggunakan mobil ambulans dengan pengawalan ketat aparat. Hal. 19 Lakukan Perlawanan

Seorang Polisi Tertembak

100% Saham Asing

AMERIKA SERIKAT - Presiden Joko Widodo dan rombongan tiba di Bandar Udara Internasional Palm Springs, California, Amerika Serikat, Minggu (14/2).

kata juru bicara MA Suhadi, Senin (15/2) kemarin. Andri diberhentikan setelah ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pengiriman putusan kasasi perkara korupsi pekerjaan pembangunan Dermaga Labuhan Haji Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tengara Barat (NTB) di MA. Suhadi mengatakan, pemberhentian sementara Andri itu dilakukan selama proses hukum berlangsung. Jika Andri terbukti melakukan tindak pidana tersebut, maka yang bersangkutan akan diberhentikan dari MA. “Ini kan baru dinyatakan sebagai tersangka,” kata Suhadi. (ant)

KEBIJAKAN pemerintah yang membuka ruang kepemilikan asing hingga 100 persen dinilai akan mematikan pengusaha lokal. Apalagi kebijakan itu terbuka untuk sektor pariwisata. Ketua PHRI Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengatakan, kebijakan kepemilikan asing hingga 100 persen dalam investasi di sektor pariwisata, jelas tidak tepat untuk kondisi Bali saat ini. “Itu kebijakan yang tidak tepat. Di satu satu sisi kita di sini sudah kelebihan kamar, di sisi lain kebijakan itu jelas akan menarik pihak asing untuk membangun kamar lagi. Kalau di daerah lain seperti Lombok mungkin kebijakan ini diperlukan, tetapi tidak untuk Bali,“ tegasnya, Senin (15/2) kemarin. Ia menambahkan, bila pihak asing yang memiliki modal besar dibiarkan menguasai pariwisata Bali, akan dengan cepat membunuh pengusaha lokal yang juga bergerak di sek-

tor pariwisata, khususnya perhotelan. “Kalau mereka yang memiliki modal besar dibiarkan bebas membangun hotel lagi di Bali, itu sama dengan kita sebagai orang Bali bunuh diri,“ ucap tokoh Puri Ubud yang sudah tiga kali menjabat sebagai Ketua PHRI Bali ini. Ia berharap bila pemerintah saat ini memang ingin membangun pariwisata Bali, alangkah baiknya terlebih dahulu membenahi infrastruktur. Seperti airport, jalan, central parkir serta infrastruktur lainnya yang menjadi pendukung pariwisata. Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memastikan pengusaha kecil tetap dilindungi dari kepemilikan asing, meskipun pemerintah telah melakukan revisi terhadap Daftar Negatif Investasi (DNI). Hal. 19 Harus Dilindungi

BHARADA Efendi (23), anggota Subden A Brimob Bima, tertembak saat berlangsung kontak senjata dengan terduga teroris. Warga Desa Nata, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima itu tertembak di bagian bawah lengan sebelah kiri. Kapolda NTB Brigjen Pol. Drs. Umar Septono, S.H., M.H. membenarkan hal tersebut. ‘’Saat didobrak rumahnya, terduga teroris itu melakukan perlawanan. Dia nembak duluan. Anggota terkena di samping kiri, lengan kiri tembus ke paru-paru,” terangnya. Akibat luka tembak itu, anggota Brimob asal Bima yang di-Bawah Kendali Operasi-kan ke Densus 88 Antiteror mengalami luka serius. Kapolda menjelaskan bahwa fasilitas kesehatan di Mataram tidak sanggup menangani luka tembak yang diderita Bharada Efendi, sehingga korban harus dirujuk ke Rumah Sakit Sanglah, Denpasar, Bali. Dari identifikasi senjata yang digunakan terduga teroris, senjata api berjenis revolver itu merupakan hasil curian atau dibeli dari pasar gelap. Hal. 19 Hasil Curian

”Investasi asing diperlukan untuk menggerakkan roda perekonomian, sementara kepentingan pengusaha kecil tetap harus dilindungi.” Menko Perekonomian Darmin Nasution

’’Kalau mereka yang memiliki modal besar dibiarkan bebas membangun hotel lagi di Bali, itu sama dengan kita sebagai orang Bali bunuh diri.’’ Ketua PHRI Bali Oka Artha Ardhana Sukawati


DENPASAR

2

Selasa Umanis, 16 Februari 2016

FIGUR Bali Sudah Saatnya Bereaksi SEBAGAI penyangga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Bali semestinya tetap diberikan ruang untuk memberdayakan potensi lokal. Kebijakan pemerintah pusat dalam mengelola Bali, baik menyangkut aturan maupun kebijakan investasi, hendaknya tetap memosisikan Bali sebagai Bali Post/dir daerah yang berdaulat. ‘’Kebijakan investasi yang memberikan ruang sampai 100 persen kepemilikan asing atas investasi di sektor pariwisata patut dikoreksi. Pengusaha Bali pun pantas melakukan reaksi mengingat dampaknya sangat buruk bagi pengusaha lokal,’’ ujar Ketua Harian Badan Advokasi Kadin Bali Jupiter G. Lalwani, S.H., Senin (15/2) kemarin. Ditemui di Kantor Kadin Bali, Jupiter yang juga Wakil Ketua Bidang Hubungan Internasional Kadin Bali ini mengingatkan bahwa Bali adalah pilar penyangga kekuatan ekonomi nasional. Sebagai kekuatan, Bali hendaknya dikawal dengan aturan-aturan yang lebih khusus, sehingga Bali bisa bertahan sebagai kekuatan NKRI. ‘’Aturan atau paket kebijakan ekonomi nasional mestinya memberikan kekuatan bagi Bali untuk bangkit. Ini yang patut diagendakan pengambil kebijakan agar stabilitas ekonomi cepat pulih,’’ ujarnya. Ia mengingatkan agar pengusaha Bali bersuara menghadapi tekanan terselubung ini. ‘’Sudah saatnya pengusaha Bali bersuara,’’ tegasnya. Menurutnya, tak hanya paket kebijakan yang harus ditinjau, ia juga berharap politisi Bali membangun sinergi dengan pelaku ekonomi. Selama ini ada kecenderungan politisi Bali mengabaikan aspek ekonomi dalam mengelola kekuasaan. Seringkali kebijakan politis yang ditempuh tak sejalan dengan target-target pemberdayaan ekonomi. ‘’Politisi Bali harus mulai melakukan reorientasi pendekatan. Jangan hanya berorientasi pada kekuasaan melainkan mulai memikirkan solusi mengatasi menguatnya kesenjangan ekonomi akibat tak meratanya investasi,’’ sarannya. Ia mengatakan Kadin Bali dalam hal ini sangat berharap ke depan ada sinergi atau konvergensi positif antara politisi dan pelaku ekonomi. (dir)

Mayat Wanita Ditemukan Membusuk Denpasar (Bali Post) Mayat perempuan di Jalan Tukad Pakerisan Gang Batur Sari, Senin (15/2) kemarin, ditemukan telah membusuk. Mayat itu kemudian dibawa ke Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah oleh BPBD Kota Denpasar. Jenazah korban dengan nama Ketut Mistarini (45), beralamat di Jalan Tukad Batanghari IV, Panjer. Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah dr. Dudut Rustyadi, Sp.F., S.H. mengatakan, jenazah perempuan itu sudah membusuk sekitar 24 jam. Diketahui panjang badan 155 cm, berat badan 55 kg, rambut warna cokelat ikal dengan panjang rata-rata 30 cm. “Korban memakai kaos tanpa lengan warna ungu dan bawahan kain warna putih dengan motif bunga warna abu-abu keemasan,” terangnya. Sementara itu, pada tubuh korban tidak ditemukan luka-luka. Ditanya terkait apakah kasus pembunuhan? Dudut mengatakan, yang jelas tidak ada tanda-tanda kekerasan. Teman korban, Bukit, mengatakan kemungkinan meninggalnya Mistarini karena komplikasi penyakit yang dideritanya. “Sejak 20 tahun lalu dia sudah mengidap penyakit hipertensi, asam lambung dan jantung, sehingga harus keluar-masuk rumah sakit,” ucapnya saat menunggu jenazah temannya di Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah. Menurut Bukit, temannya juga hanya tinggal sendiri di kosnya, sedangkan keluarganya berada di Singaraja dan Karangasem. Sehingga saat penyakit yang diderita kumat, tidak ada satu pun yang menolong ataupun mengetahuinya. Sehari-hari Mistarini bekerja di Bandara Ngurah Rai. Bukit menambahkan bahwa Mistarini sempat menceritakan penyakit yang dideritanya. “Sempat mengeluh tekanan darahnya naik, lalu dia bilang kalau mati merupakan rahasia Tuhan,” ucapnya. (kmb42)

Suara Denpasar & Badung Lalin Macet

DIKELUHKAN- Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Suwung, Denpasar Selatan mulai dikeluhkan warga sekitar. Bali Post/dok

Bau Tak Sedap Sampah di TPA Suwung Dikeluhkan Warga Denpasar (Bali Post) –

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Suwung, Denpasar Selatan mulai dikeluhkan warga sekitar. Hal ini dipicu bau tak sedap yang keluar dari tumpukan sampah di kawasan itu. Ironisnya lagi, janji untuk memproses sampah itu menjadi energi listrik tak juga kunjung berhasil. Akibatnya, tumpukan sampah semakin tinggi dan mencemari lingkungan sekitar. Warga di sekitar wilayah itu yakni Pesanggaran sudah merasa tidak nyaman lagi. Bahkan, dalam rapat banjar (paruman agung banjar) per 7 Februari lalu, warga menyampaikan keluhan tersebut. Warga pun akhirnya menyatakan sikap supaya Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) agar segera merealisasikan pengolahan sampah tersebut. Klian Adat Pesanggaran Wayan Widiada, Senin (15/2) kemarin

mengatakan, masyarakat selama ini sudah mentoleransi masalah TPA itu. Mereka sudah sering mengeluh terkait persoalan yang dipicu tumpukan sampah tersebut. “Warga kami yang paling merasakan dampaknya. Setiap hari sudah mencium bau tak sedap ini dan tingkat pencemaran air dan udara sudah melewati ambang batas yang tidak bisa diterima dalam kajian apa pun, sehingga masyarakat berharap agar sesegera mungkin dilakukan pemrosesan sampah itu,’’ kata Widiada.

Harus Kompak Jaga Bali Denpasar (Bali Post) Menjaga Bali dari berbagai ancaman, tidak bisa sepenuhnya diserahkan kepada aparat keamanan yakni TNI dan Polri. Oleh karena itu, Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa berharap semua komponen masyarakat, termasuk pemda, harus kompak menjaga pulau seribu pura ini. “Sebenarnya sebagai masyarakat yang hidup di Indonesia tidak usah takut (ancaman - red) yang penting kita kompak. Aparat keamanan kompak. Polisi, TNI, pemda dan masyarakat harus memiliki rasa tanggung jawab untuk melaksanakan pengamanan di wilayahnya masing-masing,” tegas Danrem, Senin (15/2) kemarin. Menurut Cantiasa, sudah jelas hidup di Bali dan mesti tahu bila ada teroris masuk. “Masak kalah dengan mereka (teroris - red). Saya sering katakan seperti main petak umpet, kita punya rumah, tahu situasi, masak kalah sama mereka? Yang penting kita semua bertanggung jawab soal keamanan. Semua siap dan waspada,” tandasnya. Terkait daerah pesisir dan perbatasan yang banyak jalur tikus, Danrem mengatakan sudah memerintahkan para Dandim khususnya Dandim Karangasem harus melakukan orientasi, mempelajari masalah di sana dan membuat langkah strategis yang dilakukan ke depan. Di Karangasem ada ancaman dari luar dan dalam. “Padangbai, Jembrana dan Denpasar karena ada Benoa (pelabuhan - red), harus lebih ketat dan waspada. Selain itu perbanyak kegiatan sweeping sehingga ancaman dari luar tidak sampai terjadi,” ujarnya. Dari dalam, menurut Danrem asal Singaraja ini, harus dibangun soliditas antara desa pakraman dan pemerintah daerah. “Jadi tidak hanya diserahkan kepada Polri atau Korem saja. Harus ada inovasi untuk menjaga Bali,” ungkapnya. Terkait sinyalemen penyusup masuk Bali, kata Danrem, selama ini belum ada. Hal itu terjadi

Bali Post/rah

Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa karena luar biasanya kerja sama masyarakat Bali, pemda dan aparat keamanan. “Saya lihat kerja sama Babinsa dengan desa pakraman sangat luar biasa. Apa yang selama ini dilakukan sudah luar biasa. Media juga berperan menjaga Bali agar tetap ajeg dan shanti,” kata Cantiasa. (kmb36)

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.

Selundupkan Narkoba

Warga India Dituntut 20 Tahun Penjara Denpasar (Bali Post) Diduga menyelundupkan narkoba jenis sabu-sabu (methamphetamine) seberat 1.516 gram bruto, pria asal India Sayeb Mohammed Said (29) dituntut hukuman 20 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar oleh JPU Eddy Artha Wijaya, Senin (15/2) kemarin. Selain itu, dua orang yang diduga terkait dalam perkara ini, Agus Supriyadi dan Rudy Supriyanto, kompak dituntut 20 tahun dan dikurangi sepenuhnya selama terdakwa ditahan. Jaksa di depan majelis hakim yang diketuai Dewa Suardhita menyatakan terdakwa Sayeb Mohammed Said ditangkap di Bandara Ngurah Rai, setelah lolos menyelundupkan narkoba dari Bangkok, Thailand ke Bali. Pria yang berprofesi sebagai pelaut ini terbukti bersalah melanggar ketentuan Pasal 113 ayat 2 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Terdakwa dinilai mengimpor narkotika golongan I bukan tanaman yang beratnya melebihi 5 gram tanpa izin pihak berwenang. Sedangkan Rudy Supriyanto dan Agus Supriyadi dinyatakan terbukti bersalah sesuai Pasal 114 ayat 2 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka menerima kiriman atau menjadi perantara peredaran narkotika. Jaksa dalam pertimbangan yang memberatkan, sebagaimana yang disampaikan di depan persidangan, terdakwa Sayeb Mohammed tidak mendukung program pemerintah, mencederai Bali sebagai daerah pariwisata. Khusus untuk Agus Supriyadi, yang memberatkan adalah terdakwa dihukum. Yang meringankan terdakwa Sayeb Mohammed Said dan Rudy Suprianto belum pernah dihukum. Mendengar tuntutan itu, terdakwa Sayeb Mohammed Said yang didampingi penasihat hukum HM Rifan bersama M Ali Sadikin dan Daniar Trisasongko, akan menyampaikan pembelaan atau pledoi. Untuk terdakwa Agus Supriyadi dan Rudy Supriyanto, selain pidana penjara 20 tahun, juga dipidana denda masing-masing Rp 1 miliar, subsider enam bulan penjara. Terdakwa melalui penasihat hukumnya, Benny, akan menyampaikan pledoi atau pembelaan pekan depan. Sekadar mengingatkan, terdakwa Sayeb Mohammed Said dibekuk di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Sabtu 5 September 2015. Dia ditangkap saat mengambil bagasi setelah perjalanan dari Bangkok, Thailand menggunakan pesawat Air Asia QZ 521 rute Bangkok-Denpasar, yang tiba sekitar pukul 18.00 Wita. (kmb37)

Puluhan Karya Ikuti Sayembara ’’Denpasar Youth Park’’ PEMERINTAH Kota Denpasar pada tahun ini akan berencana membangun sebuah taman Youth Park atau taman untuk kegiatan kepemudaan di Kota Denpasar. Taman yang rencananya dibangun di Taman Kota Lumintang ini dengan konsep pembangunannya telah masuk dalam sayembara Denpasar Youth Park yang

dilaksanakan Pemkot Denpasar bekerja sama dengan Himpunan Pemuda Kreatif Kota Denpasar. Pelaksanaan sayembara telah dimulai dari 20 Januari lalu dan Senin (15/2) kemarin masuk dalam tahap penjurian bertempat di Warung Bendega Denpasar. Terdapat puluhan karya desain arsitektur Denpasar Youth Park dengan me-

Gung Derah, Denpasar

Proyek Reklamasi

Arya, Denpasar

Pesanggaran mempertanyakan kinerja pemerintah terkait TPA yang tidak ada pengelolaan dan malahan dijadikan tempat pembuangan akhir. Dalam hal ini masyarakat meminta supaya TPA dikelola secara profesional. ‘’TPA sekarang ini sudah mencapai 43 hektar, dan bila dikelola dengan baik tentunya tidak akan menghabiskan lahan sebanyak itu. Bisa lima hektar dan tentunya mengutamakan kesehatan dan lingkungan masyarakat di sekitar TPA,’’ ujarnya. (kmb12)

Denpasar Smart City Beri Wadah Kreativitas Pemuda

Jalan Nusa Kambangan, Denpasar kecil, padat lalu lintas dan macet. Dishub dan Polresta Denpasar tidak boleh cuek. Mereka harus membatasi kendaraan roda empat menuju jalan tersebut.

Tommy Winata harusnya buka-bukaan soal penggelontoran uang Rp 1 triliun tersebut kepada tokoh-tokoh siapa dan lembaga apa saja uang tersebut dibagi-bagi. Saat ini proyek reklamasi nampaknya terus berlanjut. Hutan bakau sudah dibabat di sekitar Tanjung Benoa dan ada landasan helikopter. Restoran juga makin marak. Pohon bakau banyak kena minyak hitam. LSM Lingkungan hidup pada ke mana mereka?

Ditegaskannya, wacana pemrosesan pengolahan akhir sampah itu jangan sekadar wacana yang selama ini terus dijanjikan ke masyarakat Pesanggaran lewat ajang pemilihan pemimpin dan ajang tawar-menawar. Jika pemerintah tidak bisa melaksanakan proses sampah sesuai undangundang, masyarakat Pesanggaran tidak kompromi lagi, dan itu pasti ditutup. ‘’Keputusan penutupan TPA Sarbagita oleh masyarakat ini, sebagai wujud ketidakberhasilan Pemerintah Provinsi Bali dan

Kota Denpasar. Sekarang bolehlah digaungkan Kota Denpasar Bersih, Denpasar Kotaku Rumahku, tetapi kalau kota ada sampah jelas itu tidak lucu,’’ ketusnya. Sebagai perwakilan masyarakat, pihaknya hanya mengawal dari apa yang menjadi keputusan pararem banjar. ‘’Pemerintah harus segera merealisasikan proses pengolahan akhir sampah,’’ katanya. Disebutkannya, kalau pemerintah tidak mendengarkan apa yang menjadi keputusan pararem banjar, lebih baik mencari tempat lainnya dan konsekuensi terakhir warga melakukan penutupan tanpa batas waktu. Sementara itu, Kepala Lingkungan Pesanggaran Putu Gede Sucipta menyatakan masyarakat

TAMAN - Para juri yang terdiri dari kalangan komunitas arsitek, pemerhati budaya, media kepemudaan, videografi dan unsur komunitas kepemudaan di Denpasar melakukan penilaian kepada puluhan desain arsitektur Taman Youth Park Denpasar, Senin (15/2) kemarin.

libatkan juri dari kalangan komunitas arsitek, pemerhati budaya, media kepemudaan, videografi dan unsur komunitas kepemudaan di Denpasar. Menurut I.B. Ngurah Sidhayatra, inisiator dari sayembara ini, pelaksanaan sayembara untuk memberikan masukan dan ide dalam perencanaan pembangunan taman Youth Park dari penggiat arsitektur yang kebanyakan datang dari anak-anak muda Denpasar. Tentu dari latar belakang sayembara ini ingin mewujudkan sebuah taman yang memberikan ruang seluas-luasnya kepada kegiatan kepemudaan di Kota Denpasar. Kriteria inti dari kegiatan sayembara ini yang meliputi keberadaan sungai yang terdapat di sisi timur Taman Kota Lumintang dapat sebagai centre point, karya dapat menggugah munculnya interaksi sosial, memiliki fasilitas umum dan fasilitas sosial yang diperlukan. Di samping itu memiliki art space, performa space, area kuliner, dan advertising space. Beberapa kriteria sayembara juga peserta dapat mempertimbangkan desain yang fleksibel terhadap aktivitas yang diwadahi, memenuhi kriteria sebagai taman, ruang publik dan comunal space. Tentunya dari

karya pemenang nantinya mudah direalisasikan tanpa mengesampingkan unsur keselamatan publik dengan desain yang dapat berkelanjutan secara jangka panjang dapat dikembangkan. Untuk pemenang, menurut I.B. Ngurah, akan diumumkan pada 26 Maret mendatang yang memperebutkan piagam penghargaan dan uang tunai. Sementara itu, Kepala Dinas Tata Ruang dan Perumahan Kota Denpasar I Made Kusuma Diputra mengatakan, dari hasil sayembara ini dipilih lima orang pemenang dengan desain terbaik dapat dihasilkan untuk segera dibuatkan Detail Engineering Design (DED) sebagai dokumen tender. Sehingga

diharapkan anggaran perubahan dapat segera ditenderkan proyek fisik dari pembangunan taman Youth Park dengan rencana tender pada bulan Juli mendatang. Diharapkan dari pembangunan taman Youth Park ini rampung pada bulan Desember 2016 mendatang. “Dari hasil sayembara ini banyak peserta yang datang dari kalangan arsitektur menampilkan desain-desain menarik, sehingga pemerintah tinggal melakukan perancangan pembangunan taman ini,” ujarnya, sembari mengharapkan dari pembangunan ini Taman Kota Lumintang, Denpasar dapat lebih cantik yang tentunya saat ini telah tertata dengan air mancur menari. (ad530)

(0361) 7400391, 812987 FM 96,5

Topik : Bau Tak Sedap Sampah di TPA Suwung Dikeluhkan Warga Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com


BADUNG

Selasa Umanis, 16 Februari 2016

3

Musrenbang RKPD 2017 Kecamatan Kuta

Tekan Penyebaran Rabies di Badung

Kementerian Pertanian Gelar Rakor Pemberantasan Penyakit Rabies Dukung Pariwisata, Kuta Prioritaskan Peningkatan Infrastruktur Wilayah

DALAM rangka koordinasi program pengendalian dan pemberantasan penyakit rabies, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI menggelar rakor, Senin (15/2) kemarin, bertempat di Ruang Kriya Gosana Pusat Pemerintahan Mangupraja Mandala. Rakor dibuka Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI diwakili Direktur Kesehatan Hewan I Ketut Diatmika didampingi Pj. Bupati Badung Nyoman Harry Yudha Saka dan dihadiri Kadis Pertenakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali I Putu Sumantra, Kadis Kesehatan Provinsi Bali I Ketut Suarjaya, FAO, Emergency Centre For Transboundary Animal Diseases Indonesia, instansi yang menangani urusan peternakan kabupaten/kota se-Bali, Kepala Balai Besar Veterinery yang mewilayahi Bali, NTB dan NTT serta Kepala Balai Karantina kelas I Denpasar. Pj. Bupati Badung Nyoman Harry Yudha Saka dalam sambutannya menyampaikan, Kabupaten Badung dengan luas wilayah 418,52 km2 yang secara administratif terdiri dari 6 kecamatan, 46 desa dan 16 kelurahan dengan jumlah penduduk 602.700 jiwa. Dari jumlah penduduk tersebut 25.411 rumah tangga menekuni bidang pertanian dalam arti luas dan untuk bidang peternakan sebanyak 9.914 rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Badung terhadap pembangunan peternakan cukup besar, hal ini tercermin dalam kebijakan dan program yang holistik dari hulu hingga ke hilir yang didukung oleh adanya sinergitas yang padu antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten. Di bagian hulu ditandai dengan terbangunnya pengembangan sentra pembibitan ternak sapi Bali di Desa Sobangan Kecamatan Mengwi yang sepenuhnya didanai oleh Pemda Badung dan pengembangan Sentra Peternakan Rakyat (SPR) Sapi di Kecamatan Petang serta dari sisi kelembagaan Pemerintah Kabupaten Badung memperkuat kelembagaan petani ternak dalam wadah Koperasi

RAKOR - Penjabat Bupati Badung Nyoman Harry Yudha Saka menyerahkan cenderamata kepada Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI diwakili Direktur Kesehatan Hewan I Ketut Diatmika usai pembukaan rakor, Senin kemarin, bertempat di Ruang Kriya Gosana Pusat Pemerintahan Mangupraja Mandala. Mitra Tani Sejahtera. Sedangkan di bagian hilir dengan menyiapkan sarana dan prasarana Rumah Potong Hewan (RPH) dan pasar hewan, yaitu Pasar Hewan Beringkit yang merupakan pasar hewan terbesar di Bali dilengkapi sarana prasarana TV LED/Videotron untuk menginformasikan harga serta telah menggunakan timbangan digital dalam melakukan transaksi jual-beli ternak. Lebih lanjut Yudha Saka menyampaikan, berkenaan dengan kasus penyakit rabies dapat disampaikan bahwa kasus ini pertama kali ditemukan di Bali pada tanggal 28 November 2008 di Kelurahan Kedonganan, Kecamatan Kuta, hingga saat ini belum dapat dibebaskan bahkan pada tahun 2015 kasus di Provinsi Bali mengalami peningkatan pesat. Pada tahu 2014, ditemukan kasus rabies sebanyak 132 kasus dan meningkat tahun 2015 menjadi 531 kasus (400%). Peningkatan kasus hampir terjadi di seluruh kabupaten/ kota se-Bali. Sedangkan untuk Kabupaten Badung pada tahun 2014 ditemukan 5 kasus meningkat menjadi 15 kasus tahun 2015. Menyikapi kondisi ini Pemerintah Kabupaten Badung telah menerapkan strategi penanggulangan penyakit rabies melalui sosialisasi KIE (Komunikasi Informasi Edukasi), melakukan Vaksinasi massal rabies, melakukan eliminasi,

pengawasan lalu lintas HPR, kontrol populasi dan surveillance monitoring. Sementara itu, Direktur Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI I Ketut Diatmika menyampaikan, kasus rabies yang terjadi di Bali harus segera diatasi jangan sampai banyak terjadi korban dan kasusnya meningkat. Langkah-langkah yang akan ditempuh adalah meningkatkan vaksinasi, menyediakan vaksin yang berkualitas baik, membentuk tim untuk membantu Pemerintah Provinsi Bali dalam program pemberantasan yang lebih detail. (ad528)

SEBAGAI daerah tujuan pariwisata internasional, wilayah Kuta patut dijaga mutu kawasannya, sehingga tetap diminati para wisatawan. Pemerintah Kabupaten Badung selalu berupaya memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dan wisatawan. Dari sisi kenyamanan sangat berkaitan dengan infrastruktur yang ada. Untuk itu Pemkab Badung sangat mendukung upaya dari Kecamatan Kuta untuk meningkatkan mutu infrastruktur di kawasan Kuta seperti perbaikan jalan, drainase, jalan lingkungan, sekolah, kesehatan serta fasilitas publik lainnya. Kebutuhan infrastuktur wajib dipenuhi semaksimal mungkin sehingga masyarakat dan para wisatawan merasa nyaman berkunjung ke kawasan Kuta. Di sisi lain pihaknya mengajak masyarakat untuk ikut menjaga dan memelihara infrastuktur publik yang ada. Hal tersebut ditegaskan Kepala Bappeda Litbang Badung I Wayan Suambara saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten tahun 2017 di Kecamatan Kuta, Senin (15/2) kemarin, di Ruang Pertemuan Kantor Camat Kuta. Musrenbang Kuta dihadiri anggota DPRD Badung asal Kuta, kepala SKPD, para lurah, bendesa

MUSRENBANG - Kepala Bappeda Litbang Badung I Wayan Suambara saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten tahun 2017 di Kecamatan Kuta, Senin kemarin, di Ruang Pertemuan Kantor Camat Kuta. adat, LPM se-Kuta, PKK serta tokoh masyarakat. Lebih lanjut Suambara menyampaikan apresiasi atas usulan-usulan program kegiatan pembangunan Kecamatan Kuta yang akan dibahas dalam Musrembang ini. Menurutnya, peningkatan sarana-prasarana wilayah di Kuta akan sangat mendukung keberlangsungan pariwisata. Terkait dengan pembangunan long storage Tukad Mati, Suambara mengatakan, hal tersebut sudah menjadi komitmen Pemkab Badung dalam rangka penanggulangan banjir di wilayah Kuta. Hingga saat ini telah dibangun long storage Tukad Mati sepanjang

Badung Lindungi Nelayan KEBERADAAN nelayan tradisional di pesisir Kabupaten Badung akan dilindungi dengan peraturan daerah (perda). Rancangan payung hukum ini tengah disusun Pansus Pemberdayaan Nelayan DPRD Badung, dan ditargetkan rampung pada Maret mendatang. Ketua Pansus Pemberdayaan Nelayan DPRD Badung, Bali, I Gede Suardika, mengatakan pihaknya menyosialisasikan kembali kepada tokoh masyarakat dan menyerap kembali aspirasi nelayan setempat untuk disahkan menjadi perda. “Dalam sosialisasi ini kami akan menyerap aspirasi nelayan setempat sesuai payung hukum yang dibuat dan menjelaskan bahwa kebijakan-kebijakan pemerintah

untuk masyarakat pesisir bertujuan baik ke depannya,” ungkap Suardika, Senin (15/2) kemarin. Menurutnya, pihaknya akan melakukan pendataan seluruh kelompok nelayan di Desa Kedonganan, Badung, yang benarbenar bermatapencaharian sebagai nelayan penangkap ikan, bukan sebagai nelayan pariwisata. Sehingga pemerintah lebih jelas penyaluran bantuan untuk masyarakat pesisir itu. “Saat ini penyusunan perda ini sudah mencapai 80 persen yang sedikit mengadopsi dari Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur saat studi banding beberapa waktu lalu,” ujarnya. (kmb27)

500 meter dan telah berfungsi sangat baik. Kelanjutan pembangunan long storage Tukad Mati yang masih sepanjang 1,2 km akan menjadi prioritas pembangunan di tahun 2017 mendatang. Di bagian lainnya, Suambara menekankan bahwa Musrenbang RKPD 2017 mengangkat tema “Memperkuat Kemandirian Daerah Melalui Inovasi dan Pengelolaan Potensi dalam meningkatkan Daya Saing Daerah”. Tema ini dijabarkan dalam sembilan program prioritas. Dikatakan, musrenbang kali ini menjadi strategis karena berada pada masa transisi kepemimpinan di Badung. Untuk itu, Apara-

tur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari pemerintahan harus mengikuti program strategis yang dikampanyekan oleh bupati dan wakil bupati terpilih yang sepenuhnya untuk kesejahteraan masyarakat. Sementara itu, Camat Kuta I Gede Rai Wijaya menyampaikan, dalam musrenbang yang pertama kali menggunakan sistem e-musrenbang dan e-planning ini, total usulan Kecamatan Kuta untuk Musrenbang RKPD 2017 mencapai 458 usulan dengan total nilai Rp 572 miliar lebih. Usulan tersebut terdiri dari kelompok ekonomi 30 usulan dengan nilai Rp 4,3 miliar lebih, kelompok sarana-prasarana wilayah 228 usulan dengan nilai Rp 469 miliar lebih, kelompok kesejahteraan sosial 187 usulan dengan nilai Rp 97 miliar lebih dan kelompok umum 13 usulan dengan nilai Rp 1,7 miliar lebih. Adapun skala prioritas program pembangunan Kecamatan Kuta di tahun 2017 meliputi, peningkatan pelayanan administrasi terpadu kecamatan, pelestarian adat istiadat dan budaya, pengentasan 100 RTS, normalisasi Tukad Mati, pembuatan taman kota kecamatan, pembangunan jalan di atas sungai, pembangunan dan penataan GOR Samudra Kuta serta rehab Gedung Lotring. (ad527)


INFO SEREMONIAL

4

Selasa Umanis, 16 Februari 2016

Komisi IV Sidak Pelayanan RSUD Mangusada Badung Unmas Denpasar, PT Terbaik Ke-44 di Indonesia

A Kamar Rawat Inap Penuh, Minta Tambahan Kamar Baru K gelarKOMISI IV DPRD Badung mengsidak ke RSUD Mangusada Senin (15/2) kemarin. Dalam T Badung, sidak tersebut, dewan menemukan banyak pasien rawat inap dititip di observasi lantaran kamar raI ruang wat inap penuh. Kendati demikian, Komisi IV menilai pelayanan RSUD V Mangusada secara umum sudah cukup baik. Semakin baiknya pelayanan sakit pelat merah ini, bahkan I rumah diakui langsung oleh sejumlah pasien rombongan Komisi IV bertatap T saat muka dengan sejumlah pasien yang dirawat di rumah sakit itu. Komisi IV AAN Ketut A AgusKetua Nadi Putra didampingi para mengaku cukup puas me- SIDAK - Jajaran Komisi IV DPRD Badung menggelar sidak ke S anggotanya lihat pelayanan RSUD Mangusada RSUD Mangusada Badung, Senin (15/2) kemarin. pinta politisi asal Kerobokan ini. Badung. Menurutnya, pelayanan Mangusada,” ujarnya. S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

rumah sakit di Kapal, Mengwi itu sudah jauh lebih baik dari tahuntahun sebelumnya. Selain karena ditunjang oleh sarana dan prasarana yang memadai, mental petugas medis di RS itu juga sudah cukup baik. “Secara umum kami menilai pelayanan RSUD Mangusada Badung sudah cukup baik,” kata Nadi Putra. Membeludaknya masyarakat yang berobat ke RSUD Mangusada, menurutnya, juga tidak terlepas dari sejumlah kebijakan dan program prorakyat pemerintah di bidang kesehatan. Seperti program Jaminan Kesehatan Krama Badung (JKKB) Manguwaras dan Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM). Dengan program pengobatan gratis tersebut, katanya, masyarakat memilih RSUD Mangusada ketimbang rumah sakit lain. “Pelayanan yang bagus ditambah ada JKKB Manguwaras. Mungkin ini membuat masyarakat Badung antusias berobat ke RSUD

Hanya politisi Partai Golkar ini mengaku kendala utama RSUD Mangusada saat ini adalah terbatasnya tempat pelayanan. Jumlah kamar rawat inap tidak sebanding dengan jumlah pasien. Akibatnya pasien rawat inap terpaksa dititip di ruang observasi dan UGD. Terkait kondisi ini, pihaknya di Komisi IV mendorong rumah sakit agar segera menambah ruangan alternartif untuk menampung seluruh pasien rawat inap golongan kelas tiga. “Sekarang tingkat hunian (kamar rawat inap - red) lebih dari 100 persen. Jadi ada pasien tidak kebagian kamar. Oleh karena itu kami mendorong ada penambahan kamar rawat inap lengkap dengan petugas medisnya,” katanya. Pihaknya bahkan berharap penambahan kamar rawat inap ini bisa terwujud tahun 2016 ini. “Gedung lama kan tidak terpakai, kami harapkan itu dipakai kamar rawat inap,”

Hal senada juga disampaikan anggota Komisi IV, Made Retha. “Ya, tadi sudah kita lihat. Kita harapkan nanti dengan tambahan kamar rawat inap ini pelayanan tambah baik. Apalagi pelayanan VIP, dan VVIP sudah beroperasi,” katanya. Ke depan politisi asal Bualu ini berharap Badung juga memiliki rumah sakit serupa di wilayah Badung Selatan. RS di Badung Selatan ini untuk melayani masyarakat seputaran Kuta dan Kuta Selatan. “Ke depan kita dorong di Badung Selatan dibangun RS yang sama. Di sana kan macet, jadi masyarakat Badung Selatan sulit kalau ke Kapal. Oleh karena itu kami berharap nanti ada RSUD di Badung Selatan,” tandasnya. Rombongan Komisi IV sendiri dalam sidak itu diterima langsung oleh jajaran manajemen RSUD Mangusada Badung seperti dr. Nurija, dr. Japa dan dr. Kadek Prastika Nala. (ad525)

Unud Gelar Pertemuan ASEA Uninet Diawali Konferensi Internasional

UNINET - Suasana pembukaan pertemuan internasional yang dihadiri oleh anggota ASEAN European Academic University Network, Senin (15/2) kemarin. Pertemuan ini membahas kolaborasi dan kerja sama antaruniversitas anggota Uninet. UNIVERSITAS Udayana (Unud) sains dan teknologi, bidang budaya menggelar Scientific and Plenary dan musik, bidang ekonomi dan Meetings ASEAN-European Univer- ilmu sosial, bidang kesehatan dan sity Networks (ASEA Uninet) 2016 kedokteran, serta bidang kemaritidi Gedung IPD, Kampus Unud Bukit man. “Scientific meeting ini merupaJimbaran, Senin (15/2) kemarin. kan wadah untuk mengekspresikan Pertemuan internasional yang ber- karya-karya ilmiah, paper, riset, agar langsung tiga hari ini dibuka Asisten bisa dipakai untuk komunikasi ilmu II Setda Provinsi Bali Ketut Wija me- pengetahuan antaranggota. Nanti di wakili Gubernur. Sementara sebagai sini ketemunya pasti ada kolaborasi keynote speech Dirjen Sumber Daya lanjutan tentang riset-riset yang lebih Iptek dan Dikti Kementerian Riset, penting dan lebih maju di kemudian Teknologi dan Pendidikan Tinggi hari,” ujarnya. Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Plenary session, lanjut Suastika, Ph.D. dibagi menjadi dua bagian dengan Rektor Unud Prof. Dr. dr. Ketut 4 pembicara. Pembicara pertama Suastika, Sp.PD., KEMD. mengata- adalah Suastika sendiri yang sejak kan agenda pertemuan dua tahunan tahun 2014 hingga 2016 menjadi ASEA Uninet diawali dengan konfer- Presiden ASEA Uninet. Tiga lainensi internasional berupa pertemuan nya yakni Duta Besar Austria untuk ilmiah. Agenda ini baru pertama Indonesia Dr. Andreas Karabaczek, kali dilakukan atas prakarsa Unud. Director Institute of Software TechSedikitnya ada 67 buah karya tulis nology and Interactive System dari ilmiah oleh peneliti dari 8 negara, Vienna University of Technology yaitu Austria, Filipina, Indonesia, Prof. A Min Tjoa dan ASEA Uninet Inggris, Laos, Thailand, dan Viet- Regional Coordinator for Europe nam. Karya tulis yang disajikan Prof. Carla Locatelli. Selain itu juga dalam konferensi ini dibagi dalam disajikan video message dari inisiator 5 kelompok. Masing-masing bidang ASEA Uninet Prof. Bernd Michael

Rode, serta dua pembicara lain yakni European Union Representative Destriani Nugroho dan Office of Higher Education Commision Thailand, Chadarat Singhadechakul. “Plenary session salah satunya membicarakan seberapa jauh kolaborasi berjalan, memantau dan bagaimana harus dikembangkan supaya menjadi lebih baik. Dalam sesi ini juga diberikan semacam anugerah pada beberapa orang yang telah melakukan kolaborasi dengan baik berupa Rode Award,” jelasnya. Suastika melanjutkan, hari kedua ASEA Uninet Plenary Meeting diisi dengan pemaparan 5 calon anggota baru terkait profil masing-masing perguruan tinggi. Salah satu calon anggota berasal dari Indonesia yakni Institut Pertanian Bogor. Saat ini ASEA Uninet sudah beranggotakan 75 universitas dari 17 negara ASEAN dan Eropa, yang bertujuan meningkatkan internasionalisasi pendidikan dan kerja sama riset. “Karena ini sudah makin kuat, harapannya adalah kolaborasi riset nantinya bisa dipublikasikan melalui jurnal ilmiah, riset bertambah hebat dan bisa berkompetisi dengan hasil-hasil riset dengan grup lain,” imbuhnya. Hari terakhir, kata Suastika, diisi dengan pemilihan Presiden ASEA Uninet 2016-2018 dan pemaparan dari presiden terpilih tentang program kerja dua tahun ke depan. Selama di Bali, delegasi ASEA Uninet juga diajak mengenal Bali melalui kunjungan ke berbagai tempat dan atraksi wisata. Di antaranya GWK, Taman Ayun, Uluwatu dan ARMA Ubud. ASEA Uninet sendiri merupakan organisasi yang didirikan pada 1994 oleh Austria, Indonesia, Thailand dan Vietnam. Austria memiliki peranan penting dalam kiprah ASEA Uninet, karena menjadi penyokong dana utama. (ad529)

Kopertis VIII Bersihkan Pantai Padanggalak

SERANGKAIAN HUT ke-34 Kopertis Wilayah VIII, jajaran Kopertis Wilayah VIII (Bali, NTB dan NTT) menggelar aksi bersihbersih di Pantai Padanggalak, Kesiman, Senin (15/2) kemarin. Aksi kebersihan ini dikoordinir Unmas Denpasar diisi dengan membersihkan sampah plastik sepanjang pantai dan penanaman pohon penghijauan. Acara yang bersinergi dengan masyarakat ini juga dihadiri Klian Adat Banjar Kedaton Kesiman A.A. Gede Yudana Putra, S.E. dan Ketua Tim Penataan Kawasan Padanggalak I Wayan Sukra. Rektor Unmas Denpasar Dr. I Made Sukamerta, M.Pd. mengungkapkan rasa syukurnya karena Unmas tahun ini menempati ranking ke-44 perguruan tinggi (PT) terbaik dari 3.230 PTN dan PTS di Indonesia. Bahkan, Unmas menempati posisi PT terbaik nomor satu di Bali, NTB dan NTT, serta mampu menyalip Unud dan Undiksha. Prestasi ini, katanya, berkat kerja keras dan keseriusan jajaran Unmas Denpasar menjalankan Tri Dharma PT secara seimbang dan berkualitas. Made Sukamerta terus memacu kuantitas dan kualitas penelitian dan pengabdian dosennya. Pada 2015 LPPM Unmas Denpasar mendapat dana hibah penelitian Dikti berupa hibah bersaing sebanyak 11 buah, hibah doktor (2), hibah pundamental (1), hibah pasca (2), hibah dosen pemula (8), MP3EI (1), Hikom (1 ) dan USAID (1), dengan total dana Rp 2 miliar. Selain itu juga mendapat dana hibah pengabdian multitahun dan monotahun antara lain IBW (6), IBM (5), IBPE (2) dengan total dana Rp 1 miliar. Untuk lima tahun terakhir, hibah pengabdian Unmas menempati urutan ke-5 PTS terbaik

se-Indonesia. Prestasi ini berkat penilaian Kemenristek Dikti yang menetapkan LPPM Unmas Denpasar berhak atas status kluster madya. Ketiga, Unmas sangat komitmen menjalankan tugas dan fungsinya berdasarkan asas legalitas sesuai aturan Dikti. Termasuk Unmas Denpasar mempertahankan rasio dosen dan mahasiswa. Saat ini saja, katanya, Unmas Denpasar merekrut 45 dosen baru. Mereka diupayakan segera mendapat jabatan akademik sesuai aturan yang berlaku. Dengan demikian mereka berhak mendapat tunjangan fungsional. Bagi Sukamerta, prestasi berada di posisi pertama di Bali dan posisi ke-44 di Indonesia adalah pemacu untuk terus meningkatkan kualitas diri. Untuk itu Unmas Denpasar terus mengembangkan kerja sama dengan PT di dalam dan luar negeri. Koordinator Kopertis VIII Prof. Dr. Nengah Dasi Astawa, S.E.,

M.Si. mengungkapkan baksos serangkaian HUT ke-34 Kopertis VIII selain mengedepankan peduli lingkungan juga untuk konsolidasi antarpimpinan PTS dan dosen di Bali. Hal ini dia lakukan untuk menghilangkan dikotomi PTN dan PTS. Yang jelas semua perguruan tinggi adalah sama, bahkan bantuan pemerintah pun sama untuk semua PTN dan PTS. Dasi Astawa mengungkapkan rasa bangga bahwa tiga PTS di Bali menempati posisi 100 terbaik nasional. Bahkan tiga PTS yakni Unmas, Undiknas dan IKIP PGRI Bali menempati posisi tiga besar di Bali, NTB dan NTT. Sementara PTS di NTB dan NTT belum banyak berbicara. Prestasi ini menunjukkan PTS di Bali sejajar dengan PTN. Ke depan dia ingin PTS lain di Bali menunjukkan eksistensinya sebagai PT terbaik dan bermutu. Caranya, semua PTS menerapkan budaya mutu. (ad1052)

AKSI KEBERSIHAN - Koordinator Kopertis VIII Prof. Dasi Astawa, Made Sukamerta dan para dosen saat melakukan aksi kebersihan di Pantai Padanggalak, Kesiman.

Perlunya Penguatan Keluarga Atasi Kekerasan pada Anak UNDIKNAS University Denpasar menggelar Seminar Nasional bertajuk “Kekerasan Seksual pada Anak”, Senin (15/2) kemarin. Seminar diikuti 100 mahasiswa, menampilkan pembicara mantan Dirjen HAM yang juga Ketua Dewan Guru Besar UI Prof. Harkristuti Harkrisnowo, M.A., Ph.D., dosen FH Undiknas yang juga Ketua Perdiknas Dr. AAA Ngr. Tini Rusmini Gorda, S.H., M.H., Prof. Dr. I Nyoman Budiana, S.H., M.Si., Dr. I Made Wirya Darma, S.H., M.H. dan Ketua AAI Dr. Simon Nahak, S.H., M.H. Di sela-sela seminar, Undiknas juga menggelar workshop pelatihan penyusunan buku bagi dosen Undiknas. Sementara seminar dimoderatori Dekan FH Undiknas Dr. AAA Ngr. Sri Rahayu Gorda, S.H., M.H. Ketua Panitia Seminar Dr. AA Ngurah Eddy Supriyadinata Gorda, S.Sos., M.Si. mengungkapkan, seminar diikuti mahasiswa dari Undiknas dan tujuh PT di luar Undiknas yakni Undip, Universitas Sahid Jakarta, Universitas Mahatmajaya, Universitas Islam Sumut, Universitas Surabaya, Akademi Ilmu Pemasyarakatan Jakarta dan Undwi. Tahun 2014 terjadi 6.066 kasus kekerasan pada anak. Terhadap fenomena ini, Prof. Harkristuti Harkrisnowo mengatakan, angka ini jauh lebih banyak karena tak dilaporkan. Pertama, anak sendiri tak tahu mengalami kekerasan. Kedua, pelakunya orang rumah sendiri akan memunculkan rasa takut. Ketiga, keluarga menutupi karena dianggap tabu sehingga pelakunya tak dihukum. Maka terjadilah pengulangan. Semua ini, katanya, tak boleh dibiarkan dan dilaporkan pada penegak hukum karena akan membawa dampak psikologis luar biasa bagi anak.

Prof. Nyoman Budiana selaku pemerhati hukum adat mengungkapkan, kekerasan seksual pada anak termasuk fenomena menggelikan karena terjadi di lokasi yang aman seperti panti asuhan, sekolah dan rumah. Ini disebabkan pandangan masyarakat bahwa anak dianggap komoditi, bukan menjadi suputra yang harus dididik menjadi anak baik. Pelakunya bisa dikenakan hukum adat, namun dalam batas tertentu. Dengan demikian hukum nasional dan hukum adat berjalan bersinergi. Pembicara Tini Rusmini Gorda melihat dari perspektif perlindungan anak dan perempuan. Berwal dari pandangan bahwa anak dan perempuan dianggap produk domestik. Anak adalah titipan Tuhan, bukan memiliki. Karena merasa memiliki orangtua berhak memukul, padahal anak adalah aset bangsa. Dia harus dikembangkan secara optimal. Secara fisik anak lemah dan labil serta berpotensi menjadi korban kekerasan. Bahkan dia mengatakan kor-

ban dan pelaku beda tipis, sebab dia menjadi pelaku akibat pengalaman masa lalu sebagai korban balas dendam. Di sini diperlukan peran psikolog untuk menterapi korban, baik secara psikologis dan sosial yakni lingkungan keluarganya. Di sinilah perlunya penguatan keluarga terhadap deteksi potensi sebagai pelaku kekerasan. ”Ortu perlu dites kemungkinan menjadi predator,” ujarnya. Pakar hukum Dr. Simon Nahak menegaskan, seharusnya aparat penegak hukum bertindak arif menangani kasus anak. Seperti kasus sodomi oleh bule kepada puluhan anak. Hukuman bagi pelaku, katanya, harus berat paling tidak seumur hidup. Sementara itu, Dr. Made Wirya Darma menganalisis dari sisi hukum pidana. Dia menekankan sebaiknya mengedepankan upaya lain sebelum hukum pidana. Ancaman sanksi bagi pelaku di KUHP dan UU Perlindungan Anak yang berbeda, yakni setengah dari orang dewasa perlu dikaji lagi. (ad1051)

DPD-RI Turun Tuntaskan Masalah Kebangkrutan LPD Tegaljadi Tabanan

Senator Wedakarna Minta Desa Adat Susun ”Pararem” LPD untuk Ikat Pengurus dan Nasabah DPD-RI menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dengan bangkrutnya LPD Tegaljadi di Kecamatan Marga, Tabanan, dengan turun langsung ke masyarakat. Kehadiran sosok pemimpin muda Bali yakni Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III ini disambut oleh ratusan warga Desa Tegaljadi, termasuk pejabat desa dinas, bendesa adat, pengurus LPD dan juga nasabah LPD yang dirugikan. Dalam kesempatan itu Gusti Wedakarna mendapat penjelasan tentang kronologi dari kebangkrutan LPD hingga mencapai hampir Rp 1 miliar, sehingga dapat dicarikan titik temu. “Saya prihatin bahwa kebangkrutan LPD ini akibat perbuatan oknum tokoh desa yang tidak melakukan pencatatan dan manajemen yang baik. Apalagi sekarang beliau sudah almarhum. Secara hukum positif, bahwa ketika seseorang berbuat kejahatan atau penipuan tentu tanggung jawabnya tidak bisa dialihkan kepada pihak lain. Marilah kita belajar, bahwa jangan sampai desa adat tidak memiliki mekanisme pengawasan yang baik. Mulai sekarang kalau sudah menyangkut urusan dana rakyat, pengawasan itu harus lebih ketat,” ungkap Gusti Wedakarna. Untuk itu DPD-RI memberikan

waktu agar sebelum semester II di tahun 2016, LPD Tegaljadi sudah bangkit dengan re-rebranding yang kuat. “Mulailah berbenah diri. Saya tetap mau LPD Tegaljadi ini tetap dibangkitkan dan dihidupkan. Sekarang kita cari solusi, terutama memberi keadilan kepada nasabah yang merasa dirugikan. Ini bukan masalah besar, cuma menjaga kepercayaan (trust) itu sangat penting. Dan LPD sebagai lembaga keuangan adat yang dilindungi UU No.1 Tahun 2013 tentang LKM harus segera berbenah. Ini juga sebagai introspeksi diri bagi siapa pun yang merasa sebagai pembina LPD, bahwa pembinaan itu harus secara tertata dan integrated,” ungkap Gusti Wedakarna. Sejumlah solusi dan rekomendasipun diberikan oleh Gusti Wedakarna yakni: (1) Meminta desa adat membuat keputusan resmi terkait dengan sejumlah poin tanggung jawab dari pengembalian dana nasabah yang hilang dengan mekanisme cicilan dalam jangka waktu tertentu. Keputusan dinilai tidak tepat hanya dengan berita acara rapat, tapi diminta dibuatkan surat keputusan yang mengikat untuk menghindari masalah di masa depan. (2) DPD-RI meminta rakyat Tegaljadi gotong-royong membantu terbentuknya LPD, mengingat LPD adalah benteng ekonomi Hindu Bali

(Satyagraha). (3) DPD-RI meminta segera dibentuk Badan Pengawas LPD Tegaljadi dari unsur profesional, tokoh adat dan tidak KKN. Diharapkan pengawasan ini dilakukan secara berkala melalui Laporan Rutin LPD dan seluruh kegiatan LPD seharusnya diadakan di Kantor LPD dan tidak di rumah pribadi pengurus LPD. (4) DPD-RI meminta kepada para sarjana ekonomi di desa untuk membantu LPD dan program pendidikan tinggi hingga sarjana tetap diprioritaskan. LPD hanya bisa diurus dengan mereka yang

berpendidikan layak dan moral yang baik. (5) DPD-RI mendukung disusunya pararem LPD dan AD/ART LPD sesegera mungkin. (6) DPD- RI meminta Pemerintah Kabupaten Tabanan untuk ikut membantu permodalan, membina secara permanen terkait dengan LDP di seluruh kabupaten. Pemkab tidak bisa lepas tangan begitu saja untuk memproteksi simbol keuangan Hindu ini. Seluruh hal di atas terangkum dalam Surat Rekomendasi Resmi DPD-RI 01102014/223 – B.65/DPD-MPR RI/ Bali/I/2016. (ad531)

SEMINAR - Suasana Seminar Nasional “Kekerasan Seksual pada Anak” di Undiknas University, Senin kemarin.

SATYAGRAHA – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS bertemu ratusan warga Desa Tegaljadi, Marga, Tabanan, tuntaskan masalah LPD.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, CSR, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Selasa Umanis, 16 Februari 2016

Pengajuan Gelar Profesor Dipersingkat Mangupura (Bali Post) Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) kini mempersingkat waktu pengajuan gelar profesor menjadi dua bulan saja. Padahal sebelumnya

Ali Ghufron Mukti

Bali Post/edi

pengajuan gelar ini bisa memakan waktu sekitar 2 sampai 6 tahun setelah rektor mengajukan ke Kemenristek Dikti. “Dalam dua bulan seorang calon profesor harus sudah tahu hasilnya, apakah diterima menjadi profesor atau tidak. Dalam dua bulan harus ada alasan kenapa dia ditolak, kalau diterima sih enggak ada alasan enggak apaapa,” ujar Dirjen Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemenristek Dikti Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D. ditemui di Kampus Bukit Unud, Jimbaran, Badung, Senin (15/2) kemarin. Ali menambahkan, pengajuan gelar profesor juga cukup dilakukan secara online dan tidak perlu ke Jakarta. Terobosan baru ini dilakukan mengingat jumlah dosen dengan gelar profesor di Indonesia sangat terbatas, baru sekitar 5.100 orang. “Kami juga menambah dosen dengan penguatan sharing sumber daya antara lembagalembaga dengan perguruan tinggi,” imbuhnya. Ali mencontohkan dokter di rumah sakit yang dulu tidak diakui Kemenristek Dikti kini dihitung menjadi dosen dengan konsep Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK). Di sisi lain, para dosen juga dibebaskan untuk mengajar di tempat lain. Namun, dosen itu hanya memiliki satu nomor induk di universitas pertama yang dipilih. (kmb32)

DAERAH

5

Pascapenggerebekan Terduga Teroris di Bima

Penjagaan di Pintu Masuk Bali Diperketat Denpasar (Bali Post) -

Pascapenggerebekan Densus 88 di sebuah rumah terduga teroris di Jalan Pemuda, Kelurahan Penatoi, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, pengamanan pintu masuk Bali diperketat. Pemeriksaan orang-orang masuk Bali lewat Pelabuhan Padangbai, Karangasem, dilakukan maksimal. Menurut Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hery Wiyanto, Polda Bali langsung mengambil sikap dan upaya antisipasi pascapenggerebekan tersebut. Pihaknya tidak ingin kecolongan, apalagi Bali sebagai destinasi wisata dunia.

Upaya yang dilakukan, lanjut Hery, melakukan pengetatan terhadap orang masuk Bali dengan cara melakukan pemeriksaan di Padangbai secara maksimal. Selain itu, Polda koordinasi dengan Densus 88 khususnya berkaitan dengan kelompok

teroris tersebut. “Apakah sudah ada yang masuk Bali atau belum?” ujarnya. Di samping itu, pemeriksaan terhadap penduduk pendatang di tempat kos, penginapan dan tempat lainnya semakin digencarkan. Ra-

zia di jalan khusus menyasar bahan peledak dan senjata api dilaksanakan di seluruh Bali oleh Polres berserta jajarannya. “Kami juga melakukan pembinaan kepada masyarakat untuk terus lakukan daya tangkal di wilayahnya masing-masing. Kami juga mengimbau aparat desa pakraman untuk meningkatkan pengamanan di wilayahnya masing-masing,” pinta Hery. (kmb36)

Baru Belasan Motor Curian Diamankan Mapindo Berubah Status dari PPLP Menjadi Akademi Denpasar (Bali Post) Dari 23 sepeda motor hasil kejahatan tersangka ESP alias Yontek bersama komplotannya (ESA, GS dan KB), baru 17 berhasil diamankan. Pencarian barang bukti tersebut dilakukan hingga ke Jawa. Sedangkan modusnya, motor curian didorong, setibanya di tempat aman baru dihidupkan dengan cara memotong salah satu kabel kontaknya. “Tersangka ESP usianya 33 tahun, KB 16 tahun, ESA 21 tahun dan GS 22 tahun. KB tidak ditahan karena di bawah umur,” kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hery Wiyanto, Senin (15/2) kemarin. Menurut Hery, tersangka ESP, ESA dan KB sebagai eksekutor serta joki. Sementara GS asal Singaraja ini berperan sebagai penadah. Dari 17 motor curian yang diamankan, penyidik baru menerima 4 laporan korbannya. Sementara korban lainnya masih dicari polisi. “Penyidik yang menangani kasus itu juga berkoordinasi dengan Polresta Denpasar dan polsek-polsek. Siapa tahu

kasusnya sudah dilaporkan ke sana,” ujarnya. Oleh karena itu, Kabid Humas mengimbau kepada masyarakat yang menjadi korban curanmor supaya mengecek motor yang sudah diamankan di Mapolda Bali. Ia mengharapkan warga yang merasa jadi korban membawa bukti kepemilikan motor tersebut di antaranya BPKB. “Kasus ini masih dikembangkan anggota Opsnal Jatarnas Polda Bali. Kami kembali mengimbau kepada masyarakat supaya hati-hati saat memarkir sepeda motornya,” tandas mantan Kabid Humas Polda Bengkulu ini. Selain itu, tim Jatanras Polda Bali juga menangkap komplotan curanmor lainnya yaitu berinisial AP (19) dan PE, beberapa waktu lalu. Menurut Hery, tersangka AP beralamat di Jalan Subur, Monang Maning, Denpasar Barat. Tersangka asal Banyuwangi ini mengaku beraksi di 3 TKP, di antaranya mencuri Honda Beat di Jalan Sesetan, Honda Scoopy di Jalan Drupadi, Kuta, Badung. Sementara tersangka PE mengaku

beraksi di 1 TKP saja. “Modusnya motor curian didorong dari TKP lalu disembunyikan ke tempat sepi. Selanjutnya mereka buat kunci palsu,” ujarnya. Sebelumnya tim Jatanras Subdit III Dit. Reskrimum Polda Bali menangkap komplotan pencuri puluhan motor di Denpasar, Jumat (12/2) lalu, di Renon. Pelakunya berinisial ESP alias Yontek, ESA, GS dan KB. Mengingat masih di bawah umur, KB tidak ditahan. Penggerebekan dilakukan sekitar pukul 21.00 Wita di wilayah Renon. Saat itu ditangkap tersangka ESP dan ESA. Selanjutnya dikembangkan pengungkapan itu dan giliran tersangka GS dan KB dibekuk. Selanjutnya polisi mencari barang bukti merupakan hasil kejahatan komplotan garong motor ini, sebagian masih di Denpasar dan sisanya sudah dikirim ke Jawa. Dari pengakuan ESP alias Yontek kepada petugas, mereka beraksi di 23 TKP masing-masing di wilayah Denpasar Selatan 19 TKP dan Denpasar Barat 4 TKP. (kmb36)

Kerajinan Reog Dikembangkan di Banyuwangi Banyuwangi (Bali Post) Kesenian Reog yang terkenal di Ponorogo, Jatim, ternyata juga digandrungi di Banyuwangi. Bahkan kerajinan Reog juga muncul di kota ini. Adalah Edi Tri Susilo (34), warga Desa Bangorejo Kecamatan Bangorejo, yang mengembangkan kerajinan ini. Kecintaannya dengan kesenian Reog membuat pria ini menekuni kerajinan tersebut. Selain perajin Reog, Edi Tri Susilo juga tercatat sebagai penabuh gamelan Reog di Banyuwangi. Meski jauh dari kota asalnya, Reog buatan Edi tak kalah menarik. Bahkan sulit dibedakan dengan Reog asli Ponorogo. Bedanya dia menggunakan kulit harimau imitasi sebagai bahan kepala Reog. Bahannya dari lembaran kulit kambing atau sapi, lalu dicat mirip kulit harimau. “Jadi ini bukan asli kulit harimau, tetapi kulit kambing yang dipoles cat,” kata Edi kepada wartawan, Senin (15/2) kemarin. Sementara kayu bahan kepala Reog dipilih kayu

cangkring atau dadap karena lebih mudah diukir. Dengan sentuhan seni yang tinggi, Edi bisa membuat kepala Reog nyaris seperti aslinya. Pihaknya sengaja membuat kulit harimau imitasi karena tak ingin melanggar aturan. Kepala Reog ini dihargai antara Rp 2 juta hingga Rp 3,5 juta. Selain kulit kambing, Edi juga menggunakan ekor kambing untuk hiasan rambut kepala Reog. Pembuatan Reog ini, kata Edi, diakhiri dengan penataan hiasan bulu merak yang disebut dadak merak. Ornamen ini diletakkan di atas kepala Reog. Hiasan merak ini membutuhkan 1.000 hingga 1.500 lembar bulu merak, kemudian dirangkai menggunakan tali penjalin dan bambu. Khusus bulu merak, katanya, dibeli tanpa harus membunuh burung merak. Pasokan bulu merak diperoleh dari bulu yang sudah rontok atau merak yang mati alami. Edi membelinya dari Ponorogo, sebab di daerah ini ada pusat penangkaran merak. “Jadi bulunya kita beli, bukan

berarti harus menghancurkan ekosistemnya,” jelasnya. Karena pembuatannya cukup rumit, harga dada merak ini cukup mahal, berkisar Rp 16 juta, beratnya sekitar 50 kilogram. Jika ditotal harga Reog siap pakai mencapai Rp 20 jutaan. Menurutnya, harga ini sudah umum, sebab bahan yang digunakan juga lumayan mahal. Karena cukup mahal, Edi tidak membuat target pembuatan Reog. Dia hanya membuat kerajinan ini jika ada pesanan. Selama ini pesanan datang dari lokal Banyuwangi. Satu Reog bisa diselesaikan hingga dua minggu. Karena pembuatannya rumit, kerajinan ini membutuhkan ketelatenan tinggi. (kmb30)

MAPINDO berubah status dari Pusat Pendidikan dan Latihan Pariwisata (PPLP) menjadi Akademi Komunitas Mapindo. Pada Senin (15/2) kemarin, Koordinator Kopertis Wilayah VIII menyerahkan izin penyelenggaraan Akademi Komunitas Mapindo di aula Mapindo. Selain dilakukan serah terima izin penyelenggaraan, juga dilakukan workshop sistem penjaminan mutu. Ketua Yayasan STIE Triatma Mulya Dr. I Ketut Putra Suarthana, M.M. menjelaskan, program D-1 dan D-2 Mapindo sebelumnya merupakan Pusat Pendidikan Dan Pelatihan Pariwisata (PPLP) dan lulusannya mendapatkan sertifikat tanda kelulusan. “Dulu di bawah Kementerian Tenaga Kerja,” imbuhnya. Namun kini pihaknya mengajukan diri untuk menjadi sebuah akademi di bawah Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. “Jadi lulusannya nanti dapat ijazah,” ujarnya.

Berubahnya status Mapindo tersebut bertujuan untuk melahirkan tenaga kerja yang profesional, memiliki kompetensi yang lebih tinggi, sehingga diharapkan menghasilkan output yang siap bekerja. Lulusan yang dihasilkan mempunyai keterampilan khusus seperti di bidang tata boga, tata hidangan, front office, house keeping yang dapat bekerja di hotel atau di bidang pariwisata. “Biasanya kalau sekolah umum mencari kerja agak sulit, kalau ini memang pemerintah mengharapkan output yang dihasilkan siap bekerja,” ujarnya. Dengan adanya izin tersebut, ke depan pihaknya tinggal menerapkan kurikulum yang telah disiapkan, sehingga kurikulum yang ada mengacu pada output yang memiliki kompetensi khusus di bidangnya masing-masing. Sebelum menjadi Akademi, Mapindo telah mendapat akreditasi dari Kementerian Tenaga Kerja, namun mengingat kini Mapindo menjadi

sebuah Akademi, maka untuk mendapatkan akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional (BAN) PT diperlukan standar-standar yang harus dipenuhi. Koordinator Kopertis Wilayah VIII Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si. yang menjadi pembicara dalam workshop tersebut menjelaskan, dalam penyusunan standar Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) harus dilakukan oleh seluruh stakeholder dengan berbasis visi dan misi. “Tidak boleh menyusun standar keluar dari visi. Misalnya ingin menjadikan institusi internasional, berarti kan visinya sudah internasional maka nanti pada standar harus mencirikan internasional, seperti perekrutan dosen dan mahasiswa dari luar negeri,” jelasnya. Maka dari itu ia mengimbau untuk berhatihati dalam penyusunan visi.

“Kalau tidak cocok dengan misinya dianggap tidak jalan, maka visi menjadi kata kunci penting,” imbuhnya. Selanjutnya setelah menentukan visi misi maka harus fokus dalam menjalankan visi tersebut agar dapat bekerja optimal, terutama di bidang pendidikan mutu. Begitu juga dengan misi, harus diperhatikan. Misalnya ingin menjadikan akademi berkelas dunia maka pelayanan harus berkelas dunia, standarnya pun mengacu pada kelas dunia. Ketua Lembaga Penjaminan Mutu STIE Triatma Mulya Dra. Dewiwati Sujadi, M.M. mengatakan mahasiswa Mapindo yang telah ada akan dimasukkan ke Akademi Komunitas Mapindo. Mengingat masih baru, maka banyak hal yang harus dilengkapi. Diakui saat ini pihaknya masih pada proses pelaksanaan, belum sampai tingkat evaluasi. (ad1053)

Besok, Pelantikan Bupati/Wali Kota Denpasar (Bali Post) – Pelantikan bupati/wakil bupati dan wali kota/wakil wali kota digelar di Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Rabu (17/2) besok. Sementara itu geladi pelantikan dilaksanakan, Selasa (16/2) ini pukul 14.00 wita. “Calon-calon harus datang. Saya wajibkan datang. Geladi harus datang, kalau tidak begitu nanti kurang bagus,” ujar Sekda Provinsi Bali Cokorda Pemayun usai memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Pelantikan, Senin (15/2) kemarin. Pemayun menambahkan, Gubernur Bali sebagai wakil pemerintah pusat akan melantik dengan pola serentak, 17 Februari besok. Gubernur akan membacakan SK, kemudian ada kata pelantikan, disumpah, serta penandatanganan pakta integritas. (kmb32)

IZIN - Serah terima izin penyelenggaraan Akademi Komunitas Mapindo.

Bali Post/ist

REOG - Perajin Reog di Desa/Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi, Jatim.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, CSR, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


OPINI

6

Selasa Umanis, 16 Februari 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Melawan ’’Capital Flight’’ dengan Ekonomi Kerakyatan PEREKONOMIAN Bali tidak terbantahkan selama ini sangat bergantung pada sektor pariwisata. Akan tetapi, pengembangan sektor pariwisata di Bali sangat beda jauh dengan pengembangan pariwisata di daerah lain. Bolehboleh saja berbagai hotel mewah bertaraf internasional memagari Pulau Dewata ini, namun pagar adat budaya Bali yang bernapaskan agama Hindu seperti yang telah ditancapkan di penjuru pantai di Bali -- dengan berdirinya deretan Pura-pura di pantai Pulau Dewata -- tidak bisa dihilangkan begitu saja. Hotel-hotel dan berbagai akomodasi pariwisata itu tidaklah serta merta berdiri tanpa sebelumnya ada daya tarik adat budaya Bali itu sendiri. Sudah banyak yang bilang, kalau mengandalkan keindahan alam/pantai saja, Bali kalah dengan destinasi lain seperti Hawaii, Maldive, dan yang lainnya. Kalau membanggakan kemewahan dan kemegahan, Bali kalah dengan Dubai atau yang lainnya. Satu-satunya yang menjadi andalan adalah daya tarik adat dan budayanya. Ini tentu saja tidak bisa dilepaskan dari pendukungnya, yakni manusia Bali itu sendiri. Karena itu, pariwisata Bali dan deretan hotel mewah itu akan tumbang dan berguguran jika adat dan budaya Bali itu hilang. Agar adat dan budaya Bali jangan sampai hilang, tentu saja pendukung dan pelakunya jangan sampai hilang. Hilang dalam hal ini bukanlah berarti lenyap begitu saja, melainkan tetap ada tetapi tidak lagi bisa mendukung atau melaksanakan adat budaya Bali itu sendiri. Mengapa? Kenyataan saat ini, pantai-pantai sudah seperti dikuasai pemilik hotel dan investor. Akses ke pantai bagi pelaku dan pendukung budaya Bali sudah mulai terbatas, bahkan dibatasi. Contoh kasus, tembok pembatas yang dibangun dan didirikan sebuah hotel berbintang di wilayah Seminyak. Contoh kasus lain, di kawasan Nusa Dua, pelaku ekonomi kecil di sana mulai digusur bahkan seperti sengaja dibuat seperti terisolasi. Deretan pedagang kecil aneka barang kerajinan sepanjang kawasan menuju BTDC, misalnya, sengaja dibuat semacam pembatas dari tembok dan pohon bambu agar tak kelihatan dari jalan protokol. Demikian pula kelompok petani rumput laut yang dulunya ada di sana, mulai digusur secara halus dengan pendirian hotel berbintang oleh investor. Ketika mereka seperti sudah tak kelihatan dan tak berdaya, para pemodal besar malah diberikan leluasa mendirikan pusat oleh-oleh khas Bali. Memang para pelaku ekonomi kecil dirangkul, tetapi mereka tidak bisa lagi menikmati langsung gemerincing dolar pariwisata sebelumsebelumnya. Termasuk jika nanti reklamasi Teluk Benoa itu terwujud, masihkah para pelaku atau pemilik wisata bahari di kawasan Tanjung Benoa, yang kebanyakan masyarakat setempat punya tempat untuk melayani pelanggannya? Tidakkah mereka juga mengalami nasib sama dengan para petani rumput laut di kawasan Peminge, Sawangan, Geger dan sekitarnya? Demikian pula kekhawatiran jika berdampak abrasi di pesisir Bali yang lain, tentunya para pelaku ekonomi pesisir seperti nelayan dan petani garam akan kehilangan lahan dan mata pencaharian mereka. Belum lagi sistem konsinyasi -- bayar belakangan -- yang diterapkan para kapitalis ini, mulai dari pasar oleh-oleh, restoran sampai ke perhotelan, sangatlah jelas para pelaku ekonomi kerakyatan ini sebenarnya diperdaya memodali mereka. Ketika pundi-pundi para pemodal besar ini penuh, uang yang terkumpul tersebut lalu dibawa terbang (capital flight) ke tempat asli mereka. Contoh yang sudah terjadi, bagaimana Bali berjuang mati-matian untuk mendapatkan kontribusi dari Bandara Ngurah Rai dan Pelabuhan Benoa. Apalagi para pemilik hotel berjaringan internasional, paling mereka hanya memberikan dana CSR mereka. Itu pun secara selektif kepada beberapa masyarakat Bali saja. Dan itu dipastikan bakalan terjadi jika koloni usaha baru terwujud dari hasil reklamasi Teluk Benoa. Kalaupun katanya mereka merekrut tenaga kerja lokal, masyarakat Bali tetaplah hanya sebagai pekerja, bukan pelaku ekonomi (kerakyatan) sebenarnya. Untuk melawan capital flight ini, satu-satunya cara dengan mempersatukan kekuatan ekonomi kerakyatan itu. Kalau toh misalnya Teluk Benoa harus direklamasi demi kepentingan ekonomi Bali, serahkan itu kepada pelaku ekonomi kerakyatan di Bali. Jika modal LPD, BPD, BPR, koperasi, kelompok-kelompok UMKM di seluruh Bali dipersatukan, pastilah mampu melakukan itu. Jikapun misalnya belum mencukupi, maka di situlah peran pemerintah baik di daerah maupun di pusat memberikan dukungan dan bantuan. Contohnya, Badung saja bisa menanamkan modalnya di jalan tol. Padahal, keuntungan dari jalan tol ini dibawa terbang kembali ke konsorsium yang membiayai pembangunan tol tersebut. Siapa mereka, adakah pelaku UMKM di Bali, adakah pengusaha atau pemilik modal dari Bali? Karena itu, saatnya melawan capital flight ini dengan kekuatan persatuan ekonomi kerakyatan. Saatnya menghapus sistem konsinyasi yang sebenarnya memberi modal kepada pemodal besar dengan meningkatkan posisi tawar ekonomi kerakyatan. Misalnya, kalau mau bayar sekarang maka kami mau memasok artshop, restoran atau hotel Anda. Kalau tidak, kami akan jual sendiri. Jika semua sudah bersatu begitu, akan terjadi seperti semut yang mampu menggotong sepotong roti yang besar sekalipun.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Meninggalkan Rumah Tanpa Pesan Telah meninggalkan rumah tanpa pesan Hery Santoso (42), agama Islam. Hary tinggal di Jalan Merpati, Gang IV No. 23 Denpasar. Ciri-ciri Hari Susanto rambut lurus warna hitam, badan kurus, dengan tinggi 165 cm. Hary dilaporkan meninggalkan rumah tanpa pesan oleh adik kandungnya. Kepada kepolisian, Jumat (5/2) lalu, sekitar pukul 17.00 Wita. Bagi pihak atau kerabat yang menemukan pria dengan ciri-ciri seperti tersebut agar menghubungi Totok Susanto di nomor Hp. 081338584885 atau bisa menghubungi alamat Jl. Gn. Cemara VII B No. 3 Denpasar. Totok Susanto Jl. Gn. Cemara VII B No. 3 Denpasar

Reklamasi Teluk Benoa Mematikan Ekonomi Rakyat Reklamasi Teluk Benoa merupakan wacana yang sangat berbahaya bagi kehidupan masyarakat Bali yang berpotensi dapat memecah belah rasa persatuan dan kesatuan masyarakat Bali. Terbukti sudah banyaknya suara-suara dari para sulinggih, tokoh adat dan budaya, tokoh politik dan para pakar perguruan tinggi (para akademisi), juga para generasi muda (baik mahasiswa, sekaa teruna-teruni) maupun organisasi sosial lainnya, yang secara tegas dan jelas menolak reklamasi yang merupakan megaproyek (proyek murcusuar) di Bali.

Oleh Bambang Gede Kiswardi ejalan dengan hal tersebut, desa adat juga menolak kajian analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) yang diajukan pemrakarsa reklamasi Teluk Benoa dianggap tidak layak untuk dijadikan dasar pertimbangan untuk menentukan nasib reklamasi Teluk Benoa. Kajian terhadap amdal tersebut dinilai tidak fair, dangkal dan mengabaikan sistem pengelolaan pesisir secara terpadu (pandangan Akademisi Kelautan Ketut Sudiarta, Bali Post, Minggu, 31 Januari 2016). Perjuangan penolakan reklamasi terhadap Teluk Benoa jangan dianggap sepele oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Juga termasuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Pusat, karena kondisi reklamasi yang dipaksakan sama jahatnya dengan sifat dan karakteristik Kolonialisme terhadap Bali. Dengan memperhatikan dan mengkaji perkembangan wacana reklamasi Teluk Benoa sampai saat ini sepertinya ada gejala-gejala kelompok masyarakat yang pro terhadap reklamasi dan kelompok masyarakat yang kontra terhadap reklamasi. Kondisi seperti ini merupakan ranah yang sangat potensial dimasuki paham kolonialisme, sehingga akan mempercepat runtuhnya dinasti Bali. Pengembangan segmen ekonomi rakyat di Bali belakangan ini semakin banyak tumbuh dan berkembang di setiap jengkal di wilayah Bali yang jumlahnya ribuan lebih, baik yang

S

berusaha di sektor industri pariwisata (kerajinan kayu, kerajinan perak, kerajinan besi dan kerajinan industri kreatif) dan sektor kuliner juga termasuk sektor jasa pariwisata. Dengan memperhatikan kondisi tersebut, maka Bali sebenarnya hidup bertahan dengan kekuatan ekonomi rakyat. Segmen ekonomi rakyat memiliki dua hal penting yang melatarbelakangi kecenderungan tersebut, seperti ekonomi rakyat terbukti ampuh sebagai penyelamat dari keruntuhan ekonomi nasional atau pelemahan ekonomi pada masa krisis. Hal ini disebabkan daya tahan ekonomi rakyat terhadap krisis ekonomi sangatlah aman, sehingga merupakan segmen bisnis yang senantiasa bertahan dan berkembang. Di samping itu, segmen ekonomi rakyat bisa ditemukan di segala sektor ekonomi, mulai dari ekonomi rakyat yang berteknologi sederhana hingga yang relatif canggih. Oleh sebab itu, pengembangan segmen bisnis ekonomi rakyat membutuhkan pendekatan yang integratif (integrative approach) tidak bisa secara parsial ataupun sektoral. Bagi Bali pendekatan tersebut sangat krusial, apalagi akan adanya wacana Reklamasi Teluk Benoa akan memberikan dampak terhadap pertumbuhan dan perkembangan ekonomi rakyat. Secara karakteristik segmen bisnis ekonomi rakyat dapat dikaji melalui topografi. Kajian dari aspek topografi, pengembangan ekonomi rakyat baik dari sektor pariwisata maupun dari sektor nonpariwisata tidak bisa bergerak secara bisnis ekonomi sendiri-sendiri, melainkan

harus bisa bekerja sama saling tolongmenolong, gotong-royong dengan berasaskan kekeluargaan. Dengan demikian kehidupan bisnis ekonomi rakyat di daratan dengan kehidupan bisnis ekonomi di pesisir laut (pesisir pantai) harus bergerak secara seimbang (harmonis) dengan falsafah Tri Hita Karana. Sejalan dengan hal tersebut, apabila wacana reklamasi Teluk Benoa tidak ditolak maka akan berdampak buruk, bahkan mematikan kehidupan bisnis ekonomi para nelayan maupun masyarakat yang berada di pinggiran sepanjang pantai Teluk Benoa. Ini berarti dengan adanya reklamasi akan mematikan ekonomi rakyat dan menghidupkan ekonomi konglomerat (ekonomi kapitalisme). Kajian dari aspek potensi ekonomi berdasarkan struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tampak komposisinya yang dominan diisi oleh sektor perdagangan, hotel dan restoran, sektor pertanian, sektor jasa, sektor pengangkutan dan transportasi, sektor properti dan yang belum terjamah adalah sektor kelautan yang memiliki potensi cukup besar. Maka dari itu, sektor kelautan sudah saatnya untuk menyusun master plan ekonomi kelautan (ekonomi rakyat pesisir laut) agar pengembangan ekonomi rakyat di pesisir pantai melalui strategi intensifikasi atau jika diterjemahkan lebih operasional dapat menjadi konsep strategi One Village One Product (OVOP). Terkait dengan hal tersebut, di mana para nelayan dan masyarakat yang hidup di pesisir pantai sudah menjadikan pantai dan laut sebagai mata

Suara Mahasiswa Membangun Budaya Menjaga Kebersihan Pura PULAU Bali atau sering disebut dengan Pulau Dewata, juga memiliki sebutan lain yaitu Pulau Seribu Pura. Setiap penduduk di Bali yang beragama Hindu rumahnya sudah bisa dipastikan ada satu pura keluarga. Pura yang dikategorikan memiliki ruang lingkup paling kecil dalam sebuah keluarga. Pura ini disebut sanggah atau merajan, tentu julukan itu diberikan karena memang di Bali sangat banyak terdapat pura. Rasa bakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa tidak hanya mencakupkan tangan dan mengucapkan doa, tetapi lebih dari itu. Rasa bakti juga bisa ditunjukkan dengan menjaga alam ini tetap bersih. Apalagi kebersihan di tempat suci di area persembahyangan pura. Salah satu contohnya membuang sarana sembahyang pada tempat yang sudah disediakan di masing-masing pura. Sayangnya tindakan sekecil ini juga sering diabaikan. Sampah-sampah bekas canang

Oleh I Kadek Restru Wiradnya (sarana sembahyang) masih banyak berserakan. Pamedek yang tangkil kadang dengan seenaknya saja membiarkan bekas canang yang digunakannya. Padahal saya rasa bekas sarana sembahyang ini tidaklah berat, tidaklah susah dibawa. Bahkan hampir semua membawa kantong plastik

yang bisa digunakan untuk memungut bekas sarana sembahyang. Cara ini semestinya bisa dibudayakan dengan membiasakan diri hidup bersih. Langkah mudah dan ringan ini akan sangat mendukung upayaupaya menjaga kesadaran, menjaga kebersihan halaman pura. Mari secara sadar kita ikut membantu pekerjaan juru sapuh di pura di mana pun anda sembahyang. Secara tidak langsung ini adalah bentuk bakti kita kehadapan Batara–batari yang berstana di pura tersebut dan kepada ibu pertiwi. Dengan ini kita bisa meringankan ayah-ayahan juru sapuh di pura tersebut. Mari kita bersama-sama memberikan contoh kepada generasi penerus kita dengan sikap dan keteladanan langkah. Untuk berbuat baik itu tidak mesti dilakukan dengan hal-hal yang besar. Hal-hal yang kecil pun baik dilakukan.

pencaharian (kehidupan ekonomi) yang turun-temurun dari nenek moyangnya. Maka dari itu kita sebagai anak bangsa sangat mengenal semboyan yang sangat merakyat yaitu Nenek Moyangku Seorang Pelaut. Dengan demikian potensi ekonomi kelautan sangat menjanjikan kehidupan yang lebih baik dan sejahtera ke depan. Untuk itu peran pemerintah dan legislatif seharusnya menjaga dan melindungi pantai dan laut di wilayahnya, bukan membiarkan dicaplok oleh para investor dengan istilah Papa Minta Rezeki. Dikaji dari sisi kebudayaan maka Bali memiliki budaya Hindu. Budaya ini berkembang berkat perkembangan agama Hindu sejak dahulu kala. Jadi jika berbicara Bali dan masyarakat Bali (krama Bali) maka tidak mungkin lepas dari pemahaman aspek budaya dan agama Hindu. Dengan demikian homogenitas ini penting diperhatikan mengingat sepanjang sejarah kebudayaan telah mempu menghasilkan situasi yang kondusif bagi pengembangan ekonomi rakyat di Bali. Dengan latar belakang itulah sesungguhnya yang menjadi dasar bertumbuhnya industri pariwisata di Bali. Oleh sebab itu dapat dikatakan bahwa industri pariwisata Bali mendunia, terutama berkat kebudayaan yang kondusif yang berlandaskan pada agama Hindu. Berdasarkan kajian tersebut reklamasi Teluk Benoa sudah tidak dapat diterima, bahkan harus ditolak oleh masyarakat Bali karena sudah tidak sesuai dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip falsafah Tri Hita Karana. Di samping itu dari aspek demokrasi ekonomi, masyarakat ekonomi wong cilik (ekonomi rakyat) tidak akan pernah menikmati keadilan ekonomi maupun keadilan sosial bagi hajat hidup orang banyak. Ini berarti apa yang menjadi amanat dan cita-cita Pasal 33 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945 sudah mati karena dicaplok oleh para investor (kapitalisme). Dengan demikian reklamasi Teluk Benoa mematikan ekonomi rakyat, maka dari itu harus ditolak dan Peraturan Presiden No. 51 Tahun 2014 harus dicabut.

POJOK Ketua KPK ancam daerah yang terbitkan izin usaha pertambangan yang bermasalah. - Kalau izin reklamasi bagaimana pak? *** Bau menyengat, warga Suwung Denpasar ancam tutup tempat pembuangan sampah. - Ada ide dijadikan tempat ‘’sampah masyarakat’’. *** Enam pasangan bupati dan wali kota terpilih akan dilantik serentak Rabu besok. - Yang tak terpilih mestinya mendukung.

STIE Satya Dharma Singaraja.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Mahadita, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (103rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (3,9rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

www.iklanbalipost.com

SAMPAH – Kesadaran warga membuang sampah di tempatnya tampaknya masih perlu ditingkatkan. Pasalnya, masih ada yang membuang sampah di atas fasilitas umum untuk pejalan kaki. Seperti tampak di Jalan WR Supratman, Senin (15/2) kemarin. Kendati telah dipasangi spanduk larangan membuang sampah, tetapi sampah tetap muncul di atas trotoar di jalan tersebut.

Balipost on Gadget Bali Post/wan

SELASA UMANIS, 16 FEBRUARI 2016

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

FIGUR

Sangat Terkesan TAK terasa Letkol Inf. Teddy Arifiyanto Setimiharja, S.IP. menjabat sebagai Komandan Kodim (Dandim) 1611/ Badung sudah satu tahun sembilan bulan enam hari. Pada Senin (15/2) kemarin, secara resmi tapuk pimpinan Kodim yang membawahi Badung dan Denpasar diserahkan kepada Letkol CZI. M. Leo Pola Ardiansa S. Selanjutnya, Letkol Teddy menjabat Dansatdik Pusdikter Pusterad. “Selama saya bertugas sebagai Dandim Badung, sangat terkesan, membanggakan dan tentunya berbeda dengan tempat lain. Dilihat dari program dan tuntutan tugas setiap Kodim sama. Namun di Kodim Badung dan Bali pada umumnya, merupakan tempat wisata, tentu karakteristiknya berbeda,” ucap Teddy. Menurut perwira yang lahir di Kuningan, Jawa Barat pada 28 Desember 1974 ini, Bali juga menjadi tempat dilaksanakannya konferensi-konferensi tingkat dunia. Oleh karena itu, tugas pengamanan VVIP sudah menjadi kegiatan rutin dan jadi terbiasa. Pejabat setingkat menteri maupun kepala negara sekalipun sering ke Pulau Dewata ini. “Adat istiadatnya yang unik menjadi kebanggaan kita bersama. Menjadi kebanggaan karena saya sempat tugas di Bali,” tegasnya. Peristiwa bentrok antar-ormas, lanjut pria ramah ini, merupakan kasus yang menjadi perhatian ke depan. Ia mengaku prihatin karena di saat negara berjuang untuk kemakmuran, melawan terorisme, korupsi, narkoba, bela negara, dan mempersatukan NKRI, malah perang antarsaudara. Ia berharap krama Bali harus damai dan bersatu untuk kemakmuran rakyat Bali. Meski demikian, banyak hal positif di Bali mesti menjadi contoh wilayah lainnya. “Saya mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan semua pihak selama saya bertugas sebagai Dandim Badung. Selain itu, mohon maaf jika ada kesalahan baik secara sengaja maupun tidak sengaja,” ujar Teddy. (rah)

Soal Mikol Tradisional

Pemprov Bali Lakukan Pengkajian Denpasar (Bali Post) Pemprov Bali akan melakukan pengkajian terkait distribusi minuman beralkohol (mikol) tradisional. Begitu juga terkait dampak buruk penyalahgunaan mikol yang menyangkut ketertiban umum. Demikian disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam rapat paripurna ke-6 dengan agenda Jawaban Gubernur atas Pandangan Umum Fraksi di ruang sidang utama DPRD Bali, Senin (15/2) kemarin. “Untuk distribusi mikol tradisional saya akan kaji dulu,” ujarnya. Pastika juga mengaku sepakat dengan usulan dewan agar membentuk satu badan usaha bersama. Badan usaha ini nantinya bertugas mengelola produsen mikol tradisional. “Saya sependapat untuk memudahkan melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap produksi maupun pengedarannya,” imbuhnya. Selain mikol, Pastika juga memberikan jawabannya tentang penambahan penyertaan modal daerah kepada PT Penjaminan Kredit Daerah Provinsi Bali (PT Jamkrida). Pihaknya mengapresiasi saran fraksi PDI-P untuk menyiapkan Perda terlebih dahulu sebelum dianggarkan di APBD. “Demikian pula agar setiap penyertaan modal daerah harus mencermati tujuan investasi daerah sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 52 tahun 2012 pada bab II pasal 2 dan 3 yaitu penggunaan APBD harus sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat,” paparnya. Tak ketinggalan, Pastika menyampaikan beberapa pandangannya tentang pendapat dan saran anggota DPRD. Beberapa pandangan itu antara lain, kesepakatannya untuk menata dan membina keberadaan ormas di Bali serta menekan peredaran narkoba di Provinsi Bali. Pastika juga menyepakati tentang perlunya kajian penyusunan regulasi ketenagakerjaan untuk menghadapi MEA. “Namun, regulasi tersebut harus selalu disesuaikan dengan kearifan lokal demi melindungi budaya Bali,” tegasnya. Selanjutnya, Pastika juga akan mengkaji lebih dalam saran tentang pembentukan Dinas ESDM, karena penataan perangkat daerah harus disesuaikan dengan UU nomor 23 tahun 2014 meskipun hingga saat ini pelaksanaannya belum ditetapkan pemerintah. Pada rapat yang sama, Ketua DPRD Bali, I Nyoman Adi Wiryatama, menyerahkan rekomendasi atas usulan revisi Undang-Undang nomor 33 tahun 2004 tentang perimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah serta Undang-Undang No. 64 tahun 1958 tentang pembentukan daerah-daerah tingkat I Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur kepada Gubernur Bali. (kmb32)

Bali Post/eka

PANTAI BIAUNG - Wisatawan tampak menikmati suasana di Pantai Biaung, Denpasar, Senin (15/2) kemarin. Proses penataan pinggiran pantai telah selesai dikerjakan, namun areal parkir kendaraan pengunjung masih perlu penataan.

Diduga Rugikan Negara Rp 2,3 M

Mantan Kadisdikpora Jembrana Ditahan Denpasar (Bali Post) -

Penyidik Pidsus Kejati Bali sudah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) beasiswa di dua perguruan tinggi (PT) di Jembrana, yakni Sekolah Tinggi Ilmu Teknik Jembrana (Stitna) dan Stikes (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan) Jembrana. Dari tiga orang, dua tersangka langsung ditahan, Senin (15/2) sore kemarin. Kedua tersangka itu adalah Anak Agung Gede Putra Yasa mantan Kadisdikpora Jembrana (menjabat 2009-2010) dan Nyoman Suryadi, mantan Kadisdikpora (2008-2009). “Mereka saat ini kami lakukan penahanan selama 20 hari ke depan,” jelas Aspidsus Kejati Bali Erna didampingi Kasipenkum Humas Ashari Kurniawan dan sejumlah penyidik Kejati Bali. Sedangkan mantan Bupati Jembrana Prof. I Gede Winasa, kata Erna, tidak dapat dilakukan penahanan kemarin. “Ini karena yang bersangkutan masih berstatus narapidana dalam perkara sebelumnya. Dia selesai penahanan Mei 2016. Nanti setelah selesai penahanan, kami tahan (Winasa) dalam perkara ini,” jelas

Erna. Dalam bansos beasiswa ini, kata Aspidsus, negara telah dirugikan Rp 2.328.000.000. Apakah Winasa sudah diperiksa sebagai tersangka? Aspidsus mengatakan Winasa sebenarnya sempat ingin dilakukan pemeriksaan, namun mantan bupati di Bumi Makepung itu dalam keadaan sakit. Sehingga akan dijadwalkan pemeriksaan ulang. Masih menurut Aspidsus, modus ini dilakukan para tersangka yakni dengan cara bantuan yang semestinya diberikan pada mahasiswa berprestasi. Namun, itu tidak dilakukan karena ada yang IPK-nya di bawah, justeru ikut dalam daftar penerima beasiswa. Sejatinya, kata Aspidsus, perbuatan pidananya dilakukan karena tersangka melanggar

Perbup 04 tahun 2009, yakni bantuan sosial untuk mahasiwa dan pelajar. Dalam Perbup 04 ini, ada syaratnya, seperti IPK. Namun tidak dilakukan oleh tersangka sebagai Kadisdik. “Ada mahasiswa yang tidak berprestasi, namun masuk sebagai pemohon dari Stitna/ Stikes ini sebagai mahasiswa berprestasi,” jelas Erna. Selain itu, tidak melakukan pendataan dan verifikasi. “Walau tidak sesuai dengan Perbup 04, namun disetujui oleh bupati yang juga menjadi ketua yayasan,” sebut Erna. Atas kasus ini, tersangka dijerat dengan pasal 2 dan pasal 3 UU Tipikor. Kini, kedua tersangka ditahan di Lapas Kelas II A Denpasar di Kerobokan. (kmb37)

Bali Post/eka

DITAHAN - Tersangka AA Gede Putra Yasa dan Nyoman Suryadi ditahan Kejaksaan Tinggi Bali, Senin (15/2) kemarin. Kedua mantan Kadisdikpora Jembrana tersebut ditahan terkait dugaan korupsi bansos beasiswa pendidikan dengan kerugian negara lebih dari Rp 2 miliar.

Dana Penelitian di Indonesia Hanya 0,09 Persen Mangupura (Bali Post) Dana penelitian di Indonesia saat ini hanya 0,09 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Bila dibandingkan dengan negara tetangga, persentase itu terbilang sangat rendah. Sebagai contoh, dana riset di Singapura sudah mencapai 2 persen dari PDB, sedangkan di Malaysia 1 persen. Demikian disampaikan Dirjen Sumber Daya Iptek dan Dikti Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc.,Ph.D. yang

ditemui di Kampus Bukit Unud, Jimbaran, Badung, Senin (15/2) kemarin. “Tahun ini, kita usahakan meningkat, tapi persentase PDB kita kan ribuan triliun, kenaikannya juga umumnya kurang signifikan,” imbuhnya. Rendahnya dana penelitian atau riset juga diakui Rektor Universitas Udayana, Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD.,KEMD. Kendala utama ini menyebabkan Indonesia menjadi terbelakang di bidang riset. Sejumlah ahli riset atau ilmuwan malah sampai

hijrah ke negara lain yang bisa memberi dana lebih untuk riset sekaligus gaji besar. “Memang kalau membandingkan negara-negara lain, jangan deh dengan Eropa, dengan ASEAN saja persentase dana riset di Indonesia tergolong amat kecil. Di sini, penghargaan terhadap riset juga kecil. Jadi, gajinya sama saja, kan siapa yang mau motivasinya kuat di dalam meneliti,” ujarnya. Di Udayana sendiri, lanjut Suastika, dana riset kini sudah meningkat dari 5 persen men-

jadi 10 persen. Kendati idealnya, sebuah universitas minimal menganggarkan 20 persen dari incomenya untuk riset. Namun, pihaknya tidak mau menaikkan anggaran tiba-tiba agar para peneliti atau dosen tidak terkejut sehingga dana itu akhirnya tidak terpakai dengan baik. “Jadi, itu harus ada suatu kontinuitas di dalam riset. Sekarang kita pelajari di mana persoalannya, mau nggak dosen-dosen meneliti. Dana bukan satu-satunya persoalan, tapi motivasi juga harus

dikuatkan. Kami di Udayana meningkatkan dana tapi juga tidak henti-hentinya memotivasi mereka,” jelasnya. Suastika menjelaskan, dana yang disiapkan universitas sejatinya hanya untuk memicu dosen khususnya dosen muda melakukan penelitian. Bila mau, para peneliti bisa mendapatkan banyak sumber dana di luar universitas. Tidak saja dari pemerintah pusat, tapi juga melalui konsorsium atau kerja sama dengan pihak lain. (kmb32)

Berbagai Ancaman Harus Diwaspadai Denpasar (Bali Post) Menjaga Bali tetap aman dan kondusif berbagai ancaman harus diwaspadai. Oleh karena itu, Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa memerintahkan kepada Dandim yang wilayahnya berbatasan dengan daerah luar Bali supaya waspada ancaman dari dalam dan luar. Terutama di saat isu teror terus berembus seperti saat ini. “Sampai saat ini, Bali masih aman dan kondusif. Saya minta kepada Dandim supaya meningkatkan sinergitas dengan kepolisian dan instansi terkait di wilayahnya masing-masing,” tegas Danrem usai acara sertijab Dandim Badung, Tabanan, dan Karangasem di Makorem, Denpasar, Senin (15/2) kemarin. Dandim 1611/Badung yang sebelumnya dijabat Letkol Inf. Teddy Arifiyanto Setimiharja digantikan oleh Letkol CZI. M. Leo Pola Ardiansa S. Untuk Dandim 1619/Tabanan dari Letkol Inf. Choiril Anwar diserahkan kepada Letkol Inf. Herwin Gunawan. Sedangkan Dandim 1623/Karangasem dari Letkol Arm. Erdi Ekawijayanto kepada Letkol Inf. Fierman Sjafirial Agustus. “Rangkaian serah terima ja-

batan Dandim ini dimaksudkan bagian dari pembinaan personel dalam rangka pembinaan satuan atau organisasi sehingga terjadi penyegaran di dalam organisasi yang dinamis ini,” ujarnya. “Saya selaku Danrem 163/ Wira Satya dan pribadi mengucapkan terima kasih yang tulus dan penghargaan yang tinggi kepada Letkol Inf. Teddy Arifiyanto Setimiharja, S.IP., Letkol Inf. Choiril Anwar, S.Sos. dan Letkol Arm. Erdi Ekawijayanto, S.IP. beserta para istri atas segala dedikasi dan pengabdiannya kepada Korem 163/Wira Satya ini,” kata Danrem. Cantiasa berharap pengalaman penugasan sebagai Dandim dapat dijadikan bekal pendorong untuk memacu prestasi di tempat tugas yang baru. Ia meyakini melalui penugasan yang berjenjang dan bervariatif maka akan memiliki wawasan serta pola pikir yang lebih baik. Dengan demikian, kualitas kepemimpinan dan manajerialnya akan mampu menggerakkan organisasi dengan baik pula. Memiliki wawasan dan pengalaman yang bervariatif dalam penugasannya bagi seorang pemimpin sangatlah penting untuk menghadapi beban tugas dan tanggung jawab pada

Bali Post/kmb36

SERTIJAB - Acara Sertijab Dandim 1611/Badung, Dandim 1619/Tabanan, dan Dandim 1623/ Karangasem dilaksanakan di Makorem 163/Wira Satya, Denpasar, Senin kemarin. jabatan yang akan diembannya. Selain itu juga pada jabatanjabatan mendatang yang tentunya tidak akan lebih mudah atau lebih ringan. Ketiga Dandim sebelumnya, lanjut Cantiasa, mendapat jabatan lebih baik untuk pemantapan. Sedangkan pejabat baru merupakan orang-orang pilihan dan mereka masuk ke sini karena Bali jadi barometer

bidang kegiatan skala regional, nasional, dan internasional. Tugas Dandim ke depan tidaklah bertambah ringan, mengingat semakin banyaknya persoalan di wilayah. Untuk itu dituntut mampu menciptakan sinergitas dengan melakukan dialog dan interaksi yang intensif serta konstruktif dengan aparat terkait dan segenap komponen masyarakat dalam

membangun naluri dan kepekaan sosial guna tetap terjaganya stabilitas wilayah. Selanjutnya, Letkol Inf. Teddy Arifiyanto Setimiharja, S.IP. menjabat Dansatdik Pusdikter Pusterad, Letkol Inf. Choiril Anwar menjabat Pabandya-1/ Binsat Spaban III/Siapsat Sopsad, dan Letkol Arm. Erdi Ekawijayanto menjabat Waaspers Kasdam IX/Udayana. (kmb36)


BANGLI

8

Selasa Umanis, 16 Februari 2016

SOSOK

Pasang CCTV D E S A W i s a t a Penglipuran, Bangli sejak beberapa tahun lalu mulai terkenal di tingkat nasional, bahkan internasional. Wisatawan yang ke Bangli tak lengkap rasanya jika tak singgah di desa yang memiliki karang Bali Post/sos memadu ini. I Nengah Moneng Eksistensi Penglipuran semakin terlihat saat hari libur. Pengunjung yang datang mencapai ribuan per harinya. Akan tetapi, di balik itu objek wisata ini ternyata belum dilengkapi fasilitas pendukung keamanan, salah satunya CCTV. ‘’Kami punya ide pasang CCTV untuk mempermudah memantau keamanan objek,’’ ujar Ketua Pengelola objek wisata setempat I Nengan Moneng, Senin (15/2) kemarin. Lokasi yang dipasangi rencananya di pintu masuk, parkir, dan di bagian dalam desa yang menjadi daya tarik utama pengunjung. Namun, ide ini nampaknya tak bisa diwujudkan dalam waktu cepat lantaran memerlukan koordinasi dengan pemkab. Di samping kaitanya dengan keamanan, CCTV ini juga dimaksudkan untuk mengurangi kebocoran tiket. “Mudah-mudahan ini bisa terwujud,” pungkas Moneng. (sos)

Bali Post/sos

MATEKAP - Aktivitas ‘‘matekap’’ sejak beberapa tahun belakangan semakin jarang ditemui. Untuk membangkitkannya, Banjar Guliang Kangin Desa Tamanbali menjadikan metode tradisional membajak sawah ini sebagai daya tarik pariwisata. Minat wisatawan untuk mencobanya pun sangat tinggi.

Penggunaan Sumur Bor Marak

Bali Post/sos

KAKAO - Salah satu perkebunan kakao. Akibat maraknya serangan hama, para petani banyak beralih mengembangkan jeruk.

Mudah Terserang Hama, Kakao Mulai Ditinggalkan Bangli (Bali Post) Pertanian kakao di Kecamatan Tembuku, khususnya di Desa Peninjoan sejak beberapa tahun lalu mulai ditinggalkan. Hal ini sebagai buntut serangan hama yang tak pernah ada hentinya. Petani memilih beralih ke tanaman jeruk. Kepala Desa Peninjoan Dewa Nyoman Tagel, Senin (15/2) kemarin menjelaskan, pertanian kakao pada awalnya menjadi komoditi unggulan sebagian besar masyarakat setempat. Pemenuhan kebutuhan sehari-hari semua berasal dari hasil penjualan komoditi ini. Akan tetapi, eksistensi pertanian kakao secara perlahan mulai menurun akibat serangan hama yang mulai marak. Buah yang belum cocok dipanen membusuk dan kering. Mengatasi hama ini, petani pun sudah melakukan langkah pembasmian dengan menggunakan pestisida. Namun sayang, hal tersebut tak banyak membantu. “Kami sudah datangkan ahli pertanian untuk mengatasi hama itu, tapi tak juga berhasil,” katanya. Akibat hasil panen yang turun, kata Tagel petani mulai beralih ke tanaman jeruk. Puncak peralihan ini berlangsung pada 2009 lalu. Lahan pengembangannya telah mencapai ratusan hektar dan paling banyak di wilayah timur. Diakuinya, tanaman yang identik berkembang di wilayah Kintamani ini cukup subur sehingga bisa menjadi harapan petani di masa mendatang. ‘’Mudah-mudahan tanaman jeruk ini bisa menjadi angin segar untuk petani. Sebelumnya terus gagal dalam mengembangkan komoditi pertanian,’’ harapnya. Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan Bangli Ni Wayan Manik mengakui belakangan ini pertanian kakao telah ditinggalkan. Tak ditampik pula, hal tersebut karena serangan hama yang sangat sulit untuk dihentikan. Dia pun tak mempersoalkan sikap petani tersebut. Pengembangan komoditi lain ini akan tetap bermuara pada upaya peningkatan kesejahteraan. Pihaknya juga menyadari petani tak akan kuat berkutat mengembangkan komoditi yang serangan hamanya cukup tinggi. ‘’Tak masalah petani itu beralih, apalagi ada alasan cukup kuat yakni karena serangan hama. Ini kan salah satu upaya juga untuk memperbaiki penghasilan petani,” ucapnya. (kmb45)

Telepon Penting BANGLI RSU Bangli Polsek Bangli Polsek Susut Polsek Tembuku Polsek Kintamani Damkar PDAM PLN Telkom BPBD Kodim Kantor Bupati

: 0366-91521/91002 : 0366-91062 : 0366-51004 : 0366-5595484 : 0366- 51122 : 0366-92869 : 0366-91094 : 0366-91268 : 0366-91108 : 0366-91448 : 0366-91024 : 0366-91032

Pemerintah Diminta Segera Buat Regulasi Bangli (Bali Post) -

Penggunaan sumur bor oleh sejumlah usaha peternakan ayam yang dituding petani sebagai salah satu penyebab menipisnya pasokan air di saluran irigasi, menjadi sorotan kalangan DPRD Bangli. Supaya petani tak semakin dirugikan, pemerintah pun diminta segera membuatkan regulasi penggunaan sumur bor. Ketua Komisi II DPRD Bangli I Nengah Sugiman, Senin (15/2) kemarin, menjelaskan, belakangan ini persoalan petani sudah cukup banyak. Jika ditambah dengan maraknya pembuatan sumur bor yang berdampak pada mengecilnya debit air di saluran irigasi, secara otomatis beban yang dipikul akan semakin berat pula. ‘’Kasihan petani kalau seperti ini,’’ ujarnya, didampingi anggota Komisi II I Wayan Jamin.

Supaya petani tak semakin dirugikan, pemerintah perlu segera membuatkan regulasi untuk pembuatan sumur bor sebelum terjadi konflik antara petani dengan pengusaha. Dengan hal ini, perkembangan sektor petanian akan tetap terjaga. ‘’Kalau usaha itu kan wajar, tapi ini harus dibuatkan regulasi. Jangan sampai sektor peternakan saja yang diuntungkan. Tapi pertanian malah

dirugikan. Ini perlu mendapat sikap serius dari pemerintah. Biar tidak gara-gara seperti ini terjadi konflik,” tegas Sugiman. Anggota dewan asal Desa Manikliu, Kintamani ini juga menduga banyak sumur bor yang tak mengantongi izin. Untuk itu, pemkab pun diharapkan segera melakukan penertiban. “Rasanya banyak sumur bor yang tak berizin,” imbuhnya. Hal senada juga disampaikan

Jamin. Agar sektor pertanian tak ditinggalkan, penggunaan sumur bor ini sangat perlu disikapi. Di samping oleh pemerintah, pihak desa maupun subak juga perlu membuat aturan terkait hal tersebut. “Subak ataupun desa juga perlu membuat aturan terkait penggunaan sumur bor ini,” ungkapnya. Sementara itu, saat dikonfirmasi Kepala Bagian Sumber Daya Alam Setda Bangli I Made Ari Pulasari mengakui penggunaan sumur bor pada usaha peternakan sangat marak. Pihaknya pun belum merencanakan adanya penertiban, sebab saat ini masih tahap pendataan. “Untuk sumur bor itu

masih kami data. Karena nanti akan diambil alih pemprov, maka regulasinya akan ada di sana,” terangnya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Kantor Perizinan Bangli I Komang Pariartha tak menampik sumur bor yang mengantongi izin baru segelintir. Meskipun demikian, pihaknya menyampaikan akan mendata yang belum mengantongi izin tersebut, sebelum kewenangannya diambil provinsi pada Oktober mendatang. “Usaha peternakan ayam sifatnya komersil. Jadinya sumur bor yang ada harus berizin. Ini yang sedang kami data,” pungkasnya. (kmb45)

Pembangunan Jembatan Pembungan-Pindi Tak Kunjung Terwujud

Bali Post/kmb

MURAH - Kegiatan pasar murah KKB di Batur Selatan yang digelar belum lama ini. Nampak Perbekel Desa Batur Selatan Gede Sarjana, S.H. (paling kiri) dan Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles, S.E. (tengah) dan wakil KKB I Nyoman Suastu seusai menyerahkan paket sembako gratis. Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan kegiatan pasar murah di Banjar Yeh Mampeh.

Kolam Renang Segening akan Dijadikan Tempat Budi Daya Ikan Bangli (Bali Post) Kolam Renang Segening di Lembah Arca Kelurahan Kawan Bangli yang terbengkalai sejak beberapa tahun lalu direncanakan dijadikan tempat pembudidayaan ikan yang mengarah menjadi lokasi rekreasi. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Bangli I Wayan Sukartana. Dijelaskan Sukartana, beberapa waktu lalu pihaknya telah melakukan survei. Ditemukan air yang mengalir ke kolam itu kualitasnya masih cukup baik, nyaris tak ada pencemaran. Atas dasar ini, pihaknya berencana

akan menjadikan kolam yang telah terbengkalai tersebut sebagai lokasi pembudidayaan ikan. ‘’Kami sudah survei. Lokasi itu sangat cocok untuk perikanan. Airnya bagus,” ucap Sukartana, belum lama ini. Melalui budi daya ini, kata mantan Kepala Badan Lingkungan Hidup Bangli ini, kolam Segening akan bisa dijadikan objek rekreasi seperti mancing ataupun atraksi wisata lainnya. Sebelum rencana itu diwujudkan, terlebih dahulu pihaknya akan berkoordinasi dengan Bagian Aset untuk memastikan kepemilikan lahan kolam yang sebelumnya

juga sempat menjadi tempat rekreasi tersebut. ‘’Kami siap untuk uji coba pengisian bibitnya. Sebelum dilakukan, kami harus mengetahui aset itu secara jelas,’’ tegasnya. Kepala Bagian Umum, Aset dan Perlengkapan Setda Bangli I Made Mahindra Putra mengatakan, kolam yang luasnya 5.956 meter persegi itu merupakan aset pemkab dan telah terbengkalai sekitar 20 tahun. Mengenai pemanfaatannya, memerlukan kajian lebih lanjut. “Kolam itu memang aset pemkab. Sudah lama terbengkalai,” terangnya. (kmb45)

Bangli (Bali Post) Pembangunan jembatan penghubung Banjar Pembungan, Desa Jehem Tembuku dengan Banjar Pindi Desa Banjarangkan, Klungkung yang telah direncanakan sejak beberapa tahun lalu tak kunjung terwujud. Padahal keberadaan jembatan tersebut sangat diharapkan oleh masyarakat lantaran dianggap mampu mengurangi waktu tempuh dan memperlancar perekonomian. Pemerintah berdalih, belum tersedianya anggaran menjadi penyebab pembangunan belum bisa direalisasikan. Camat Tembuku I Dewa Agung Putu Purnama, Senin (15/2) kemarin menjelaskan, rencana pembangunan jembatan itu sudah bergulir sejak sepuluh tahun lalu. Bahkan, komunikasi dengan tokoh masyarakat di Banjar Pindi sudah dilakukan. Rencana itu pun mendapat respons positif dari masyarakat. Akan tetapi, seiring perjalanannya, jembatan tersebut tak kunjung dibangun. ‘’Rencana ini sudah bergulir sejak 10 tahun lalu. Tapi sampai sekarang belum terwujud,’’ terangnya. Belum terealisasi, kata Purnama karena belum ada anggaran. Diperkirakan, jembatan yang rencananya memiliki panjang 125 meter itu menelan anggaran sekitar Rp 25 miliar. Hal inilah yang perlu menjadi perhatian serius pemerintah, terutama provinsi dan pusat. ‘’Jembatan itu kan menghubungkan dua kabupaten, mudahmudahan pemrov dan pusat bisa mendukung,’’ harapnya. Pria asal Desa Kayubihi, Bangli ini mengatakan, keberadaan jembatan itu sangat diharapkan masyarakat. Selain mampu mengurangi waktu tempuh, juga bisa berdampak pada perekonomian masyarakat. ‘’Ini sangat diharapkan sekali oleh masyarakat Tembuku. Mu-

dah-mudahan masyarakat Klungkung penafsirannya sama,’’ imbuhnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bangli IB Wediatmika mengakui, rencana pembangunan jembatan itu sudah muncul sejak dulu, namun hingga kini belum terwujud. Ditegaskan juga, hal tersebut akibat belum tersedianya anggaran. Kendala lainnya juga disampaikan karena pembebasan lahan di wilayah Pindi belum tuntas. ‘’Itu yang menjadi kendala,” terangnya, belum lama ini. Pihaknya menyebut, rencana pembangunan sebenarnya sudah mendapat dukungan provinsi. Anggaran dari BKK telah digelontorkan sebesar Rp 1 miliar pada tahun 2013 lalu. Namun, lantaran tak cukup untuk membangun badan jembatan, dana itu pun dikembalikan lagi. Disampaikan lebih lanjut, selain Pembungan-Pindi, pihaknya juga menerima usulan pembangunan jembatan Desa Mengani, KintamaniDesa Belok Sidan, Kabupaten Badung. Sebagai tindak lanjut, survei lapangan dan pengukuran sudah dilakukan beberapa waktu lalu. “Waktu survei, panjang jembatan sekitar 70 meter. Tapi kami tetap berusaha mencari lokasi bentangan terpendek,” ujar Wediatmika. Setelah melakukan survei, kata Mantan Kadis Tata Kota Bangli ini akan lanjut menyusun proposal untuk diajukan ke Pemrov Bali. Keberadaan jembatan ini, menurutnya akan mampu mempersingkat jarak tempuh dan bisa mengembangkan daerah wisata yang ada di sekitarnya. “Desa Mengani telah lama menjadi lokasi pengembangan program agropolitan. Ini memerlukan sarana-prasarana fisik, seperti jalan,” ucapnya. (kmb45)


Selasa Umanis, 16 Februari 2016

Tinggi, Minat Masyarakat Bekerja di Luar Negeri Gianyar (Bali Post) Minat mas y a r a k a t Gianyar untuk bekerja di luar negeri cukup tinggi. Bahkan, setiap tahun terdata rata-rata seratus orang lebih tenaga kerja (naker) dari kawasan seni ini mengadu nasib ke luar negeri. Hal itu diungkapkan Kadisnakertrans Gianyar I Gde Bali Post/dok Widarma SuharWidarma Suharta ta Senin (15/2) kemarin. Widarma mengungkapkan, berdasarkan data yang ia pegang, rata-rata setiap tahun ada sekitar 100 hingga 150 pekerja asal Gianyar yang mengadu nasib ke luar negeri terutama di sektor pariwisata. ‘’Jumlah itu memang fluktuaktif. Tapi rata-rata setahun antara 100 sampai 150 orang,’’ katanya. Dari ratusan naker yang setiap tahun berangkat ke luar negeri itu, sebagian besar menyasar negara-negara Timur Tengah seperti Uni Emirat Arab, Bahrain dan beberapa negara lainnya. ‘’Mungkin karena di sana sektor pariwisatanya sedang berkembang pesat. Makanya minat para pencari kerja sebagian besar menyasar negara-negara Timur Tengah,” imbuhnya. Meski yang berkerja di darat cukup banyak seperti di hotel atau resort, para pekerja asal Gianyar juga banyak yang menjadi pelaut dalam hal ini kru kapal pesiar. ‘’Selain di darat, dominan memang mereka menjadi kru kapal pesiar,’’ katanya. Widarma menyebutkan, di samping semakin tingginya minat para pencari kerja di Gianyar untuk mendapatkan penghasilan lebih besar dengan bekerja di luar negeri, naker asing yang ada di Gianyar pun cukup banyak dan mencapai puluhan orang. ‘’Kalau tenaga kerja asing yang ada di Gianyar, tahun lalu sekitar 62 orang. Jumlah itu sesuai dengan tenaga kerja asing yang memperpanjang izin kerjanya,’’ terangnya. Sama seperti naker asal Gianyar yang mengadu nasib di negeri orang, naker asing juga dominan bergerak di bidang pariwisata. Mulai dari menjadi direktur di beberapa hotel dan usaha pariwisata lainnya. Sebagian lainnya bekerja di sektor perdagangan seperti usaha ekspor dan impor. (kmb35)

Suara Gianyar

9

Tindak Kriminal Marak

Anggota Dewan Minta Pam Swakarsa Dioptimalkan Gianyar (Bali Post) -

Maraknya masyarakat yang menjadi korban tindak kriminal khususnya pencurian, mendapat sorotan kalangan DPRD Gianyar. Polres Gianyar diharapkan meningkatkan kinerja serta mengoptimalkan kerja sama dengan pecalang sebagai Pam Swakarsa di setiap desa. Ketua Komisi IV Putu Gede Pebriantara, Senin (15/2) kemarin, menyampaikan, pi haknya berharap aparat kepolisian lebih maksimal dalam menekan angka kriminalitas. Polisi juga harus bergerak cepat mengungkap sejumlah kasus pencurian yang semakin marak terjadi dalam beberapa hari terakhir. ‘’Kita harap polisi lebih maksimal melakukan pengamanan guna mengantisipasi bahaya kriminal yang ada, seperti pencurian dan lainnya. Apalagi beberapa hari kemarin, banyak sekali pencurian yang meresahkan warga,’’ ucapnya. Beberapa aksi pencurian

cukup menonjol terjadi sejak awal 2016 seperti sejumlah aksi bobol rumah hingga curanmor yang marak terjadi di seputaran Sukawati dan Ubud. Warga yang geram dengan aksi pencurian, mulai langsung menghakimi pelaku bila tepergok seperti yang terjadi di Banjar Laplapan, Ubud beberapa waktu lalu. Sementara aparat Reskrim Polres Gianyar yang sudah melakukan zonasi aksi pencurian, juga tidak menampik bila Kecamatan Sukawati dan Ubud banyak menjadi sasaran pelaku pencurian. ‘’Kalau sudah ada zonasi seperti itu, aparat kepolisan tinggal mengoptimal-

kan kinerja di dua kawasan tersebut guna mengantisipasi terulanganya kejadian serupa,’’ kata Pebriantara. Meski demikian, anggota dewan asal Sukawati ini mengapresiasi kerja sama antara Polres Gianyar dengan pecalang dalam membentuk Pam Swakarsa sebagai wujud penanganan cepat tindak kriminal khususnya bahaya teroris. ‘’Kemarin kan ada pecalang sebagai Pam Swakarsa yang dibentuk oleh bapak Bupati dan Kapolres Gianyar. Kami harap itu bisa dioptimalkan dalam penjagaan lingkungan di masing-masing wilayah,’’ katanya. (kmb35)

MUTASI Eselon II di Pemkab Gianyar molor dari yang diwacanakan sebelumnya. Ini dapat menimbulkan kecurigaan masyarakat akan adanya kesan eksekutif mendapat tekanan dari oknum tertentu yang ingin menempatkan orang tidak profesional dan proporsional di bidangnya. Bupati Gianyar sebaiknya segera mengumumkan mutasi jabatan karena seleksi telah dilaksanakan agar masyarakat tahu dan layanan publik tidak terganggu. Goatama, Tampaksiring

Cabut Perpres 51/2014 MANTAN Gubernur Bali Dewa Berata dan Gubernur Mangku Pastika menolak geothermal Bedugul dan 18 desa adat juga sudah menolak reklamasi. Tapi di mana perjuangan pemerintah Bali dan DPRD-nya dalam menolak reklamasi berkedok revitalisasi Teluk Benoa? Apakah mereka lapar seperti halnya SBY yang sudah mengeluarkan Perpres 51 Tahun 2014. Maka dari itu agar tidak menimbulkan polemik yang berkepanjangan, Presiden Jokowi harus segera mencabut perpres itu. Bimasena, Gianyar

Telepon Penting GIANYAR

Bali Post/dok

Kemacetan Lalin Jadi Bahasan Utama Musrenbangcam Ubud Gianyar (Bali Post) Kemacetan lalu lintas (lalin) menjadi topik yang paling banyak dibahas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Ubud yang digelar, Senin (15/2) kemarin. Dalam kegiatan yang dilangsungkan di aula kantor Camat Ubud itu, masyarakat menginginkan ada solusi nyata guna mengatasi masalah yang mengancam citra kawasan pariwisata tersebut. Dalam Musrenbangcam, masyarakat menyampaikan berbagai usulan pembangunan. Selama acara, peserta enggan meninggalkan ruangan karena ingin me-

mastikan usulan mereka masuk serta diakomodir. Peserta Musrenbangcam yang dibagi menjadi kelompok sesuai bidang memprioritaskan usulan masing-masing. Secara umum, pembahasan usulan berjalan dengan lancar. Yang menarik justru saat sesi diskusi mengenai kemacetan lalin di Ubud. Solusi atas permasalahan tersebut menjadi topik yang paling banyak mendapat apresiasi peserta. ‘’Sebagian besar kelompok masyarakat mengusulkan agar segera mencarikan solusi kemacetan Ubud. Hal tersebut membuktikan masalah penanganan kemacetan merupakan salah satu prioritas Ubud,’’ ujar Sekre-

taris Bappeda Gianyar, A.A. Gde Budiarta, usai kegiatan. Dia mengatakan, hasil pembahasan itu akan dijadikan salah satu acuan bagi pemkab dalam merumuskan solusi ke depan dalam mengatasi kemacetan di Ubud. Pihaknya pun berharap masalah kemacetan tidak lagi menjadi momok bagi perkembangan pariwisata Ubud, apalagi mengingat Ubud merupakan salah satu kawasan pariwisata andalan Bali. Budiarta lebih lanjut menjelaskan, usulan dari enam desa dan satu kelurahan di Ubud di Musrenbangcam itu direkap sesuai dengan bidang

masing-masing, selanjutnya diplenokan masing-masing kelompok sebelum diprioritaskan. Hanya, masih ada beberapa desa yang membuat usulan yang belum sesuai dengan panduan. Hal ini disebabkan keterbatasan sumber daya manusia yang dimiliki desa bersangkutan. ‘’Ada saja usulan yang menjadi kewenangan desa/kelurahan diusulkan ke kabupaten atau provinsi,’’ katanya. Saat Musrenbangcam, seharusnya desa sudah menyiapkan berbagai usulan sesuai bidang masing-masing sehingga tidak banyak waktu terbuang untuk mendengarkan berbagai usulan

lain. Usulan tersebut nantinya akan diakomodir SKPD dan dijadikan acuan dalam menyusun APBD 2017. Sementara itu, Perbekel Sayan I Dewa Gede Agung mengungkapkan, isu kemacetan menjadi pembahasan masing-masing kelompok. Masyarakat, kata dia, sudah sangat ingin Ubud segera terbebas dari kemacetan. Di sisi lain, dia pun menyebut jika pembahasan usulan secara umum berjalan lancar. Hal ini lantaran pihak desa tidak lagi berebut dana di kecamatan. Sebab daftar usulan yang menjadi kewenangan desa telah didanai lewat APBDes. (kmb25)

Child Friendly Asian Conference 2016 Gianyar (Bali Post) Kabupaten Gianyar akan menjadi tempat penyelenggaraan Child Friendly Asian Conference 2016. Menurut rencana, konferensi tersebut selama tiga hari yakni 22 hingga 24 November. Konferensi akan dihadiri sekitar 500 orang pemerhati hak anak dari dalam dan luar negeri. Sejumlah persiapan telah dilakukan. Namun sampai saat ini, belum diputuskan mengenai lokasi atau venues penyelenggaraan konferensi tersebut. Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak Lenny Nurhayati Rosalin didampingi tim konferensi dari Jepang dan Korea Selatan saat melakukan pertemuan dengan Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata di kantor bupati, Senin (15/2) kemarin menjelaskan, pihaknya telah merumuskan sejumlah agenda yang dilaksanakan pada konferensi nanti. Menurut rencana, pada hari kedua konferensi, akan dilakukan pemaparan dari masing-masing perwakilan negara yang concern terhadap pengembangan Kota Layak Anak (KLA). Sebagai tuan rumah, Indone-

sia akan diberi waktu khusus untuk memaparkan tentang kabupaten/kota yang sudah mendeklarasikan KLA. ‘’Di hari terakhir, para delegasi akan dibagi dalam sejumlah kelompok untuk mengunjungi proyek-proyek percontohan ramah anak. Baik itu berupa sekolah, puskesmas, desa/kelurahan, maupun fasilitas-fasilitas penunjang KLA lainnya,’’ tambahnya. Lenny menyebutkan, pihaknya sudah beberapa kali mengunjungi Kabupaten Gianyar dan sangat mengagumi kekayaan seni dan budaya yang ada. Pihaknya pun berharap agar di event itu bisa ditampilkan kesenian tradisional yang dibawakan oleh anak-anak. Tidak hanya itu, Lenny juga mengusulkan pada pembukaan nanti bisa ditampilkan tari Pucuk secara kolosal yang dibawakan para siswa di Gianyar. Hal senada juga diungkapkan tim konferensi dari Jepang. Aramaki, salah seorang anggota tim mengungkapkan, pihaknya sudah mengenal Bali khususnya Gianyar yang sangat identik dengan seni dan budaya. Pihaknya pun berharap konferensi tersebut nantinya mengangkat kesenian tradisional Bali.

Dijelaskannya, di Jepang ada salah satu kota yang memiliki program perlindungan anak yang hampir mirip program KLA di Indonesia. Nama kota tersebut adalah Setagaya. Kemiripan inilah yang diharapkannya mampu menjadi penguat komitmen bersama antara Jepang dan Indonesia dalam rangka menjamin terpenuhinya hak-hak anak. Sementara itu, Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata mengaku sangat bangga Kabupaten Gianyar ditunjuk menjadi tuan rumah Child Friendly Asian Conference 2016. Pihaknya pun berjanji akan berusaha menampilkan yang terbaik agar penyelenggaraan konferensi berjalan sukses. Terkait lokasi penyelenggaraan, Agung Bharata mengaku belum bisa memastikannya. Pihaknya harus berkoordinasi lebih lanjut dengan instansi terkait dan kementerian sebab event ini berskala internasional. ‘’Event ini bersifat internasional. Jadi, kami tidak hanya membawa nama Gianyar atau Bali, tetapi juga Indonesia. Untuk itu, lokasi atau tempat pelaksanaannya belum bisa kami putuskan sekarang. Ini harus dikoordinasikan lagi dengan pihak terkait,’’ ujarnya. (kmb25)

- 943056 - 943144 - 7844717/7844718 - 943113 - 944436 - 943020 - 944225/943233 - 942184

PMI Gianyar KONI Gianya r BNN Kabupaten Gianyar PLN Kodim 1616 Gyr Koramil Gianyar Koramil Blahbatuh Koramil Tegallalang Koramil Tampaksiring Koramil Sukawati Koramil Ubud Koramil Payangan Siaga Lantas/TMC Gianyar Polsek Gianyar Polsek Blahbatuh Polsek Tampsiring Polsek Tegallalang Polsek Sukawati Polsek Ubud Polsek Payangan Unit Kesehatan Matra

Putu Gede Pebriantara

Bupati Belum Tentukan ’’Venues’’

Mutasi Eselon II

Kantor Bupati DPRD BPBD PMK Kantor Satpol PP RSUD Sanjiwani PDAM KPA Gianyar

GIANYAR

- 8958414 - 947261 - 946122 - 947166 - 943069 - 942289 - 941167 - 974792 - 901601 - 297564 - 975314 - 974793 - 945820 - 944510 - 941165 - 901110 - 901575 - 298723 - 975316 -974794 - 972913

Bali Post/ist

PERTEMUAN - Pertemuan antara Bupati Gianyar dengan Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak dan anggota tim konferensi dari Jepang, Senin (15/2) kemarin.

Bali Post/ded

MUSRENBANGCAM - Suasana Musrenbangcam Ubud yang dilangsungkan Senin (15/2) kemarin.

Kasus LPD Suwat

Hasil Audit Diperkirakan Keluar Bulan Ini Gianyar (Bali Post) Kasus korupsi LPD Suwat telah bergulir sejak 2015. Sampai ini, pihak kepolisian masih menunggu hasil audit dari tim auditor yang diperkirakan keluar bulan ini. Sementara, Satuan Reskrim Polres Gianyar yang melakukan penyelidikan dengan pemeriksaan sejumlah saksi, memperkirakan akan ada tersangka yang diseret dalam kasus tersebut. Kasat Reskrim Polres Gianyar, AKP Marzel Doni, Senin (15/2) kemarin, mengatakan jajarannya masih melakukan penyelidikan dalam kasus LPD Suwat. Puluhan saksi dari tiga banjar pun telah diperiksa. ‘’Kasus LPD Suwat masih dalam proses penyelidikan,’’ katanya. Hal senada juga diungkapkan KBO Reskrim Polres Gianyar Ipda I Wayan Antariksawan. Dia mengatakan, selain melakukan pemeriksaan terhadap warga Desa Suwat yang menjadi korban, polisi sudah melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang pengurus LPD yang dilaporkan. Seperti Ketua LPD berinisial SAR, bendahara NMS, dan sekretaris NN. ‘’Pemeriksaan sudah berjalan termasuk pemeriksaan terha-

dap terlapor,“ katanya. Mantan Kanit Tipikor Polres Gianyar ini mengatakan bahwa polisi juga masih menunggu hasil penghitungan tim audit. Belum ada nominal pasti terkait jumlahnya. Informasi menyebutkan, akhir bulan Februari ini, hasil audit akan keluar. “Tinggal menunggu hasil audit. Kira-kira bulan ini dikabarkan keluar hasilnya oleh auditor. Audit dilakukan sejak November 2015,’’ ucapnya. Disinggung adanya potensi tersangka dalam kasus ini, Antariksawan mengisyaratkan akan ada yang menyandang predikat tersebut. ‘’Ya mungkin saja ada. Tapi kita akan lebih memastikan dulu dari hasil pemeriksaan dan audit selesai. Kita akan gelar untuk meningkatkan ke tahap sidik. Setelahnya kita ekspos, baru kemudian ditetapkan tersangka,” jelasnya. Perlu diketahui, dalam beberapa tahun terakhir LPD Suwat menjadi kasus LPD ketiga yang masuk ke ranah hukum di Kabupaten Gianyar. Sebelumnya, ada kasus LPD Belaluan dan LPD Kerta. Masing-masing terdakwa sudah divonis penjara oleh Pengadilan Tipikor Denpasar. (kmb35)


KLUNGKUNG

10

Selasa Umanis, 16 Februari 2016

Di Pendem Nusa Penida

50 KK Belum Nikmati Listrik Semarapura (Bali Post) – Masih ada warga Nusa Penida yang belum menikmati listrik secara langsung. Ini terjadi di Dusun Pendem, Desa Ped. Sekitar 50 KK di dusun setempat belum menikmati listrik. Mereka terpaksa menempel listrik di rumah tetangga. Perbekel Ped, Ketut Karya, mengungkapkan, masalah listrik di Dusun Pendem sudah terjadi sejak lama. Dirinya telah memperjuangkan, namun usulan listrik untuk 50 KK ini belum mendapat respons baik dari pemerintah maupun pihak PLN. Padahal Dusun Pendem merupakan bagian dari Desa Ped yang termasuk wilayah perkotan di Kecamatan Nusa Penida. “Dusun Pendem bukan daerah terpencil. Dusun ini masuk Desa Ped dan tergolong di kota,” jelasnya, Senin (15/2) kemarin. Karya berharap pemerintah dan PLN bisa menjembatani masalah listrik yang dialami warga Dusun Pendem. Apalagi kabel induk PLN ke Pendem hanya berjarak sekitar satu kilometer, sehingga tidak begitu sulit bagi PLN untuk memasang jaringan listrik. “Persoalan listrik ini saya sudah sampaikan kepada pak bupati yang kebetulan turun melakukan bedah desa. Pak bupati langsung menghubungi pihak PLN dan sudah mendapat respons,” katanya. Ia minta persolan listrik di Dusun Pendem cepat ditangani. Listrik menjadi kebutuhan dasar warga di sana, terbukti mereka banyak yang terpaksa menempel di rumah tetangga yang sudah berlangganan PLN. ‘’Kalau dibiarkan terus bigini, kasian mereka. Apalagi jika menempel terus di tetangga, takutnya ada apa-apa dengan kabel listrik yang ditempel,” imbuh Karya seraya mengaku telah mendapat info bahwa PLN masih menunggu anggaran untuk memasang jaringan kabel ke Dusun Pendem. Sementara itu, Manajer PT PLN Area Pelayanan Klungkung Wayan Sutapa menjelaskan, pihaknya sudah melakukan pengecekan ke Dusun Pendem. Pada prinsipnya dan sesuai hasil komunikasi dengan klian dan bendesa di Ped khususnya di Dusun Pendem, pihak PLN berencana melakukan sistem pelanggan listrik atau menggunakan listrik desa untuk mengatasi masalah 50 warga tersebut. “Kami sudah komunikasikan dengan aparat desa setempat untuk pemasangan listrik desa,” ungkapnya. (kmb)

Jebol dan Membahayakan Warga

Trotoar di Jalan Gajah Mada Belum Diperbaiki Semarapura (Bali Post) – Trotoar yang berada di ruas Jalan Raya Gajah Mada, tepatnya di Lingkungan Bendul, Kelurahan Semarapura Klod, Klungkung, dalam kondisi rusak. Di beberapa titik tampak berlubang, namun tidak kunjung diperbaiki. Sejumlah warga terjatuh saat melintas di trotoar yang berada dekat SDN 1 Semarapura Kangin itu. Dari pantauan di lapangan, Minggu (14/2), kondisi trotoar sangat memprihatinkan. Ada dua titik yang yang berlubang. Untuk menghindari terjadinya korban, warga sekitar mencoba menutupnya dengan kayu dan memasang papan imbauan di sekitar trotoar yang jebol. Lubang pada trotoar itu sudah memakan korban. “Ada seorang kakek yang nyemplung dua minggu lalu. Akibatnya, sang kakek mengalami luka pada kakinya,” kata Nasarudin, salah seorang warga yang ditemui seusai membersihkan masjid. Menurut Nasarudin, trotoar tersebut jebol sejak sebulan lalu. Tidak satu pun petugas yang memperbaikinya. Padahal setelah ada warga yang jatuh, ia sudah melaporkannya ke Dinas Pekerjaan Umum (PU) Klungkung agar segera diperbaiki. Terlebih trotoar sering dilewati siswa SD setiap pulang sekolah. Ini tentunya sangat berbahaya bagi anak-anak. Kadis PU Klungkung Gusti Ngurah Supartana belum dapat diminta konfirmasinya terkait trotoar jebol tersebut. HP-nya aktif saat dihubungi, tetapi tidak diangkat. (kmb)

SIDANG - Tiga anggota Polres Klungkung menjalani sidang disiplin karena positif mengkonsumsi narkoba, Senin (15/2) kemarin.

Tiga Anggota Polres Konsumsi Narkoba Berdalih untuk Begadang dan Tambah Penghasilan Semarapura (Bali Post) –

Tiga anggota Polres Klungkung diketahui positif mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasi. Mereka adalah Brigadir Ade Tri Wibowo yang bertugas di Sat Tahti Polres Klungkung, Brigadir Ketut Alit Mahardika (anggota Sabhara Polsek Dawan), dan Bripka Muhamad Mahendra Putra (bertugas di Reskrim Polsek Dawan). Akibat perbuatannya itu, ketiganya menjalani sidang disiplin di Gedung Teather Kamtibmas, Senin (15/2) kemarin. Mereka ketahuan mengkonsumsi narkoba setelah menjalani tes urine yang dilakukan pihak BNN Bali dan RS Trijata Polda Bali belum lama ini. Dalam sidang disiplin yang dipimpin Wakapolres Kompol A.A. Mudita, ketiganya men-

gakui mengkonsumsi barang haram tersebut. Mereka berdalih untuk mendapatkan penghasilan tambahan dan agar kuat begadang. “Saya baru kena sekitar dua tahun, dikasi teman di Denpasar, komandan,” kata Mahendra. Ade Tri Wibowo yang bertugas di Sat Tahti Polres mengaku mendapatkan ekstasi dari temannya saat ultah di salah satu diskotek

di Denpasar. Istrinya tidak tahu kalau selama ini dia mengkonsumsi narkoba. “Saya pakainya tidak tentu. Bisa satu atau dua kali sebulan. Gaji saya sudah cukup, tapi saat ini membutuhkan uang tambahan,” ujarnya. Sementara Ketut Alit Mahardika mengatakan mendapatkan SS dari membeli Rp 300 ribu per paket. Barang haram ini didapatnya dari

JEBOL - Trotoar di ruas Jalan Raya Gajah Mada, Semarapura, yang jebol.

Telepon Penting KLUNGKUNG Polres Klungkung

(0366) 21115

Polsek Klungkung

(0366) 21090

Polsek Dawan

(0366) 23181

Polsek Banjarangkan

(0366) 23180

Polsek Nusa Penida

(0366) 5382838

RSUD Klungkung

(0366) 21172

RSU Bintang

(0366) 25241

PMI Klungkung

(0366) 21442

Damkar Klungkung

(0366) 22655

PDAM Klungkung

(0366) 21336

PLN Klungkung

(0366) 25599

seseorang di Karangasem dengan sistem tempel di jalan agar kuat begadang. “Saya pakainya setiap hari raya, Komandan,” ungkapnya. Ketiga anggota polisi itu mendapat hukuman sesuai tuntutan yang diberikan Kasi Propam Ipda I.B. Pinatih. Wakapolres didampingi Kasat Narkoba AKP Wiastu Andriprajitno dan Kasat Reskrim AKP Yohanes Nengolan menjatuhkan sanksi teguran tertulis dan penundaan pendidikan selama enam bulan kepada Ketut Alit Mahardika dan Mahendra. Sementara Ade Tri Wibowo selain teguran

tertulis langsung disel Propam selama 14 hari. Ade Tri Wibowo diberikan sanksi lebih berat karena sempat terlibat dalam kasus yang sama. “Seandainya empat kali berturut-turut mengikuti sidang disiplin, bisa dipecat. Ketiganya sudah mengakui dan berjanji tidak lagi terlibat dengan narkoba,” tegas Mudita. Dengan adanya anggota yang terlibat narkoba, Wakapolres akan melakukan upaya antisipasi. Di antaranya tetap memberikan arahan dan secara berkala melakukan tes urine terhadap anggotanya. (kmb)

Dewan Nilai Pembangunan Timpang SKPD Fokus Garap Proyek di Perkotaan Semarapura (Bali Post) – Realisasi APBD Klungkung tahun anggaran 2016 dinilai tidak merata. Pasalnya, proyek yang menjadi skala prioritas hanya berpusat di perkotaan, sedangkan realisasi APBD di kawasan pedesaan belum jalan. DPRD minta SKPD tidak hanya fokus mengejar realisasi pembangunan di perkotaan. Anggota Komisi III DPRD Klungkung I Komang Ludra mengungkapkan, pengerjaan yang telah memasuki tender lebih banyak untuk penataan Kota Semarapura. Padahal, masih banyak proyek yang menyentuh masyarakat yang harus dikerjakan. “Dewan sangat mendukung program eksekutif bersama-sama mengesahkan

APBD 2016 lebih awal. Jadi, seharusnya semua pengerjaan dapat terealisasikan bersamasama,” tuturnya, Senin (15/2) kemarin. Pihaknya menyayangkan tindak lanjut dana bantuan sosial (bansos) yang ditujukan untuk merehab rumah warga. Pasalnya, hingga saat ini belum ada realisasi dan pencairan dana. Sebaliknya, proyek besar lainnya seperti penataan monumen dan Kertha Gosa sudah mulai proses tender. “Jangan sampai SKPD hanya fokus ke satu proyek dengan menyampingkan yang lain,” imbuhnya. Menurutnya, ketimpangan pembangunan di kota dan desa merupakan kekeliruan SKPD

dalam mengartikan kebijakan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. Bila semua program APBD induk 2016 bisa dikerjakan lebih awal, kenapa harus disampingkan? Kondisi ini tentu akan membuat realisasi anggaran tiap triwulannya menjadi tidak optimal. Untuk itu, Komang Ludra berharap agar SKPD tidak hanya merealisasikan proyek yang ada di Kota Semarapura, namun juga bergerak mempercepat pembangunan di daerah pedesaan. “Terutama anggaran yang dialokasikan untuk masyarakat miskin, sampai menjelang akhir Februari belum dicairkan. Dana seperti terkatung-katung,” ungkapnya. (dwa)

75 Brigadir Polri Latihan Kerja

Bali Post/kmb

Bali Post/kmb

Semarapura (Bali Post) – Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi, SiK., menerima 75 siswa Brigadir Polri 2016 dari SPN Singaraja dengan pendamping Iptu Sri Nuryanti, untuk melaksanakan latihan kerja di Polres dan Polsek jajaran, bertempat di halaman depan Mapolres, Senin (15/2) kemarin. Acara dihadiri Waka Polres Klungkung Kompol A.A. Gede Mudita, para kabag, para kasat, kapolsek dan para perwira. Para siswa Brigadir Polri ini akan melaksanakan latihan kerja (Latja) di Polres Klungkung dan Polsek jajaran selama enam hari hingga 19 Februari nanti. Selama Latja para siswa

ditempatkan di Gedung Nusa Penida. Mereka akan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di lembaga pendidikan dengan yang ada di lapangan. Kapolres mengatakan, salah satu cara untuk mencapai tujuan pendidikan adalah dengan melaksanakan latihan kerja. “Kegiatan ini merupakan upaya memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada para siswa,” bebernya. Ditambahkannya, pelajaran bukan hanya didapatkan di lembaga pendidikan, tetapi paling banyak diperoleh di lapangan dalam praktik sehari-hari. Kapolres mengharapkan para siswa mampu

memamfaatkan waktu yang sangat singkat ini dengan serius menjalani Latja. Manakala sudah dilantik menjadi Brigadir Polri, siswa ini betul-betul dapat melaksanakan tugasnya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Arendra minta para siswa selalu baik dan dekat dengan masyarakat. Segala tindak tanduk atau perbuatan polisi pasti menjadi sorotan, karena selalu berada di tengahtengah dan mempunyai nilai di hati masyarakat. “Jadi, anggota Polri jangan pernah alergi terhadap kritik. Jadikan kritik, saran, dan keluhan masyarakat sebagai obat,” ungkapnya. (dwa)

Bali Post/dwa

TERIMA - Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi menerima 75 siswa Brigadir Polri.

Bali Post/dwa

RAPAT - Rapat kerja Komisi I DPRD bersama Polres Klungkung.

Perkuat Pengamanan Wilayah

DPRD Upayakan Pengadaan CCTV Semarapura (Bali Post) – Meningkatnya pertumbuhan pariwisata di Kabupaten Klungkung harus diikuti dengan peningkatan keamanan wilayah. Hal ini dilakukan agar para wisatawan yang berkunjung dapat menikmati objek wisata dengan nyaman. Untuk memperkuat kinerja Polres dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kambtimbas), Komisi I DPRD akan mengupayakan pengadaan CCTV di sejumlah titik keramaian di Kabupaten Klungkung. Komitmen DPRD tersebut disampaikan saat rapat kerja Komisi I DPRD bersama Polres Klungkung di Polres, Senin (15/2) kemarin. Komisi I DPRD yang dipimpin Komang Suantara diterima Kapolres AKBP F.X. Arendra Wahyudi didampingi Waka Polres Kompol A.A. Gede Mudita beserta jajarannya. Suantara mengungkapkan, kedatangan Komisi I untuk melakukan koordinasi dengan Polres terkait peningkatan kamtibmas di wilayah hukum Polres Klungkung. Kamtibmas tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak kepolisian, namun juga masyarakat dan instansi yang ada di Kabupaten Klungkung. “Ini kali kedua kami melakukan koordinasi. Dari rapat kerja ini kami mendapatkan informasi terkait penanganan motor bodong, narkoba, dan gangguan keamanan lainnya,” tuturnya. Setelah melakukan koordinasi, Komisi I akan berupaya mendukung kinerja polisi dengan mengusulkan pengadaan CCTV di sejumlah titik keramaian, seperti Jalan Diponegoro yang terdapat banyak toko termasuk toko emas. “Kami akan melaksanakan rapat internal untuk menindaklanjuti hasil raker untuk diusulkan pada pola anggaran ke depan,” tambah Suantara. Hal serupa disampaikan anggota Komisi I, Wayan Mastra. Menurutnya, pengamanan di wilayah hukum Kabupaten Klungkung menjadi tanggung jawab semua pihak. Tidak hanya pihak kepolisian yang bergerak, namun juga DPRD dan Pemkab Klungkung. Kapolres Klungkung sangat mengapresiasi kehadiran Komisi I DPRD untuk bersama-sama menjalin koordinasi guna meningkatkan kamtibmas di Kabupaten Klungkung. (dwa)


Tanpa Rusak Terumbu Karang

Bupati PAS Koordinasi Tangani Banjir Pemuteran MASALAH banjir di kawasan Desa Pemuteran Kecamatan Gerokgak disikapi sangat serius. Pemkab Buleleng melakukan koordinasi melibatkan Balai Jalan Pelaksana Jalan Nasional VIII Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR. Acara itu dihadiri langsung Kepala Balai Sayful Anwar, Kasi Pelaksanaan Jalan Nusaksi, Satker Jalan Nasional Nikmatullah, Pejabat Pembuat Komitmen Wayan Sutama, Kasi Op Balai Sungai Sudana, dan jajaran lainnya. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S.T. mengatakan usai melaksanakan rapat bersama pihak balai di Denpasar, selanjutkan Bupati langsung bertolak lagi menuju Buleleng. Jumpa Pers pun dilakukan memaparkan hasil rapat yang melibatkan balai wilayah jalan dan cipta karya, menyangkut banjir di Pemuteran bercampur lumpur. Jika hal itu dialirkan ke laut maka dikhawatirkan dapat merusak ekosistem lingkungan bawah laut. Dia menilai, bukan hanya di Pemuteran, lima titik banjir di wilayah Pantai Utara Bali (Pantura) lainnya turut menjadi perhatian. Lima titik banjir akan dituntaskan melihat kewenangan daerah atau pusat. Sebagian besar masalah banjir akibat macetnya saluran air. Saat ini, Bupati PAS mengaku tidak ingin air banjir bercampur lumpur tersebut masuk ke laut. Hal itu jelas dapat merusak terumbu karang. “Kami melakukan koordinasi menyangkut penyelesaian masalah banjir di sepanjang jalan di Pantura. Sebenarnya ada beberapa titik banjir di Pantura yakni di Lovina, Patas, Sangalangit, Pemuteran, dan Sendang Pasir. Saya minta supaya dapat diselesaikan secara komprehensif. Dan tidak bisa lewat perkiraan saja,” ujar Bupati PAS, Senin (15/2) kemarin, didampingi Wabup Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG., Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P., Kepala Bappeda Buleleng Ir. Gde Dharmaja, M.Si., Kabag Humas dan Protokol Buleleng Drs. Made Supartawan, M.M. Aliran banjir bercampur lumpur itu berdasar-

Warga Keluhkan Pelayanan LPD Gerokgak Singaraja (Bali Post) Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Gerokgak diterpa protes warganya. Protes disampaikan para nasabah lantaran mereka tidak terlayani secara baik ketika menarik tabungan di LPD tersebut.

TERUMBU KARANG - Bupati PAS melakukan jumpa pers usai melakukan koordinasi bersama pihak balai di Denpasar. Bupati PAS tidak ingin terumbu karang menjadi rusak akibat aliran sodetan banjir bercampur lumpur menuju laut Pemuteran, Senin (15/2) kemarin. kan pengecekan di lapangan. Hal itu berpotensi berbahaya terhadap pertumbuhan terumbu karang. Bupati PAS, merancang ide pembuatan sodetan, dengan tidak mengalirkan langsung ke laut lepas. “Dua tahun lalu, kami sudah membuat studi, membuat Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Intinya, jangan sampai membuat sodetan air banjir langsung mengarah ke laut. Bahayanya kalau dibuat langsung ke laut, bisa malah membuat ekosistem terumbu karang menjadi terganggu,” imbuhnya. Pihaknya berkesinambungan berkonsultasi menuntaskan masalah banjir di Pemuteran ini. Tetap dibarengi mempertahankan daerah konservasi dan lingkungan bawah laut, solusinya penyelesaian jangka pendek dan jangka panjang akan dilakukan. “Kondisi di lapangan banyak ditemukan trotoar menutup saluran air atau got. Ini tentu menjadi bahan kajian bersama, agar semua tidak menyalahkan keadaan yang ada, kita (pemerintah – masyarakat - red) juga melakukan kesalahan,” tegasnya. Pembangunan sodetan menjadi perhatian pemerintah daerah, melalui koordinasi leading sector pemerintah pusat. Pembenahan banjir tidak ingin menyalahi aturan berlaku, Bupati PAS akan melakukan komunikasi poli-

tik ke pusat. “Kami mencoba mengalihkan alur air banjir ke Sungai Pengumbahan. Tapi jaraknya cukup jauh hampir tiga kilometer dari titik banjir. Sodetan dibuat di tanah provinsi, modelnya bisa memakai pompa air. Tapi, yang penting tetaplah melindungi pesisir pemuteran dari banjir berlumpur,” katanya. Ia pekan ini bersiap bertolak menghadap pemerintah pusat, bukan lain mencari penyelesaian banjir di Pemuteran. “Pihak Balai Wilayah Sungai, rencananya membahas Rabu (17/2) besok. Jadi saya akan ikut ke Jakarta, untuk berdiskusi membahas di kementerian menangani masalah banjir,” ujarnya. Ketua Yayasan Karang Lestari Desa Pemuteran I Gusti Agung Prana menjelaskan, menyangkut kreativitas, warganya melakukan aksi snorkeling dan diving di tengah jalan banjir. Hal itu menjadi bentuk kepedulian terhadap kawasan pariwisata Pemuteran. Masyarakat peduli, dan tidak ingin wilayahnya banjir. “Mereka hanya ikut prihatin, dan karena mensyukuri keindahan di Pemuteran yang telah dibangun bersama. Kami kemudian mendapat ancaman dari keadaan alam. Tetapi mereka mengerti terhadap alam. Tapi yang pasti tingkat kesadaran masyarakat untuk memperbaiki alam itu perlu diacungi jempol,” tandasnya. (ad532)

Wakil Bupati Nyoman Sutjidra

Perhatikan Lima Warga Miskin di Buleleng WAKIL Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. dalam sehari memberikan bantuan paket sembako, bedah rumah, dan pelayanan kesehatan kepada lima warga yang kurang mampu. Kelima warga tersebut berasal dari Lingkungan Sangket, Kelurahan Sangket, Kecamatan Sukasada, dan Banjar Dinas Pegayaman, Desa Temukus, Kecamatan Banjar, Senin (15/2) kemarin. Lokasi pertama yang dikunjungi Wabup Sutjidra adalah Lingkungan Sangket, Kelurahan Sangket, Sukasada. Di sini, Wabup Sutjidra harus berjalan kaki sejauh 700 neter guna menemui tiga warga yaitu Kopang Merta Bami (51) Komang Agus Parwata (15), dan Kopang Seruni (81). Kopang Merta Bami merupakan lansia yang hanya tinggal di pondok yang tidak layak ditempati. Dia menghuni tanah warisan keluarganya. Wabup Sutjidra memerintahkan Camat Sukasada dan Lurah Sukasada untuk memediasi keluarga Kopang Merta Bami, menyangkut masalah tanah agar bisa diberikan bantuan bedah rumah yang sudah disiapkan. Sementara Komang Agus

11

BULELENG

Selasa Umanis, 16 Februari 2016

Parwata yang bertetangga dengan Kopang Merta Bami merupakan anak yatim piatu. Dia putus sekolah dan tinggal sendiri di rumahnya. Di rumah Agus itu, Wabup Sutjidra bersama Kepala Dinas Sosial Drs. Gede Komang, M.Si. memerintahkan camat beserta lurah membuatkan surat keterangan bahwa benar Agus ini merupakan anak yatim piatu. Surat keterangan itu bisa direkomendasikan oleh Dinas Sosial untuk mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Dengan KIP ini, Agus bisa melanjutkan sekolahnya yang sempat terhenti dengan gratis. Terakhir, Wabup Sutjidra mengunjungi Kopang Seruni dan akan memberikan bantuan bedah rumah. Keberadaan ketiga warga ini diketahui berkat informasi dari warga yang tergabung pada Paguyuban Perantauan Sangket (P2S) yang sempat memberikan bantuan kepada warga tersebut. Sementara itu, di Banjar Dinas Pegayaman, Desa Temukus, Banjar, Wabup Sutjidra mengunjungi dua warga yaitu Maimunah (67) dan Luh Sumiati (65). Maimunah merupakan lansia yang hidup sebatang kara. Pihak

WARGA MISKIN - Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. turun menunjukkan kepedulian kepada warga masyarakat miskin di Buleleng, Senin (15/2) kemarin.

kecamatan dan Desa Temukus telah memberikan bantuan berupa renovasi rumah. Sedangkan Luh Sumiati merupakan seorang lansia yang hidup dengan anaknya, Ketut Merta. Rumah Ketut Merta ini hancur akibat puting beliung. Di sini, Wabup Sutjidra juga mengatakan akan memberikan bantuan bedah rumah. Ditemui usai pemberian bantuan, Wabup Sutjidra, mengatakan ternyata warga yang benar-benar telantar di Buleleng ini belum bisa dipantau secara optimal. Hal ini disebabkan, karena warga tersebut masih tercantum di dalam kartu keluarga (KK) saudara mereka. Penyelesaiannya memang memerlukan validasi lagi. “Dengan data terbaru yang ada, mudahmudahan KK warga miskin tersebut bisa kita pisahkan menjadi KK mandiri, sehingga kita bisa fokus memberikan bantuan kepada mereka yang betul-betul memerlukan seperti janda telantar atau anak yatim piatu,” ungkap Sutjidra. Pihaknya juga mengharapkan validasi dimulai dari pihak terbawah yakni Ketua RT, kepala lingkungan, kepala desa sampai camat. Wabup Sutjidra juga meminta pihakpihak tersebut segera membuat validasi data terbaru dengan memisahkan KK yang telantar atau miskin itu dengan KK induknya. “Mereka itu harus dipisahkan. Jika tidak, mereka tidak menerima bantuan dan tidak masuk data kita di Dinas Sosial,” imbuhnya. Wabup Sutjidra juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada masyarakat yang telah memberikan informasi mengenai warga miskin ini. Pihaknya mengakui masih memerlukan informasi seperti ini, karena data komprehensif dari pihaknya minim. “Dengan begini mungkin kepala desa dan camat bisa lebih peka terhadap masyarakat yang memang benar-benar mengalami kemiskinan,” tandasnya. (ad533)

Warga setempat, Made Pastra, mengungkapkan nilai tabungannya di LPD Gerokgak yang dikumpulkan selama bertahun-tahun sudah mencapai Rp 37 juta. Ia terpaksa gigit jari ketika dia menarik uangnya. Pastra mengaku sudah beberapa kali mendatangi LPD. “Uang tabungan saya belum bisa ditarik sampai sekarang. Apakah LPD mengalami kredit macet atau ada masalah lainnya. ‘‘Uang saya sekarang belum bisa diambil. Saya mohon kepada pengelola agar segera mencairkan tabungan yang saya milki. Sebab keluarga saya sangat membutuhkan,” ucap Pastra. Ketut Marjaya, warga lainnya, menerangkan sebulan lalu tabungan dimiliki anaknya Kadek Ari Susanti di LPD Gerokgak mencapai Rp 6 juta. Ketika hendak membayar pengobatan di RSUD Buleleng, ia berencana menarik tabungan Rp 3 juta. Namun hanya diberikan Rp 1 juta. “Kebetulan anak saya lagi sakit dan perlu biaya membayar di rumah sakit. Sampai nangis minta uang, kok malah dikasi Rp 1 juta,

padahal mestinya kami perlu Rp 3 juta, ada apa ini LPDnya?” tanyanya. Warga merasa tidak puas atas pelayanan LPD Gerokgak ini. Mereka akan bertindak tegas apabila pengurus LPD menutupi masalah. Mereka harus transparan kepada masyarakat. Kasihan warga yang sudah susah payah menabung bertahuntahun, ketika perlu uang tidak bisa menarik uang yang telah dititipkan di LPD itu. ‘’Memang kami tidak banyak mengetahui apa yang terjadi. Kepada siapa kami mengadu? Kami bahkan sempat diancam oleh oknum, jika melaporkan kepada aparat, uang tabungan tidak akan diberikan. Hak masyarakat hanya meminta tabungan mereka kembali, pengurus LPD juga mesti terbuka atas masalah ini,” tegas Pastra. Dikonfirmasi terpisah, Ketua LPD Desa Gerokgak, Komang Agus Putra Jaya, justru membantah menyangkut keluhan dan tudingan warga itu. Menyangkut kesulitan menarik tabungan di LPD Gerokgak, dinilai hal itu tidak benar. “Yang

Bali Post/kmb34

MENGELUH - Warga masyarakat, Made Pastra, menunjukkan buku tabungan miliknya di LPD Desa Gerokgak, Minggu (14/2) lalu. Dia mengeluh karena ia tidak mendapat pelayanan yang memuaskan ketika akan menarik tabungannya di LPD tersebut. bilang sulit narik tabungan siapa pak? Kalau ingin lebih jelas bisa langsung minta informasi ke LP LPD Kabupaten Buleleng. Di sana

akan mendapatkan kejelasan informasinya. Sebab, LPD Gerokgak masih beroperasi normal seperti biasa,” tangkisnya. (kmb34)

Balon Bupati dan Wakil Bupati Wajib Ikuti ”Sekolah Partai” Singaraja (Bali Post) – Terobosan baru digulirkan jajaran PDI Perjuangan, merekrut bakal calon (balon - red) bupati dan wakil bupati yang akan diusung pada Pilkada Buleleng, Februari 2017 mendatang. Balon bupati dan wakil bupati sebelum ditetapkan menjadi calon wajib mengikuti “sekolah partai”. Ini dilakukan sebagai bentuk keseriusan partai moncong putih agar kader maupun nonkader yang dijagokan pada pilkada mendatang memiliki kemam-

puan dan kualitas sebagai peminpin daerah. Itu diungkapkan Ketua Penjaringan Balon Bupati dan Wakil Bupati PDI Perjuangan Buleleng 2017-2022, Dewa Ketut Suardipa, di Sekretariat PDI Perjuangan, Senin (15/2) kemarin. Dikatakan, keinginan menyekolahkan balon bupati dan wakil bupati ini merupakan kebijakan induk partai. Ini dituangkan pada surat No. 1224/IN/DPP/II/2016. PDI Perjuangan, mengklaim pertama kali melaksanakan

kebijakan ini dalam proses penjaringan dan penyaringan balon bupati dan wakil bupati. Hanya, seperti apa teknis sekolah partai ini belum diketahui jelas. Menurutnya, langkah ini ditempuh untuk mencari calon pemimpin yang memiliki kemampuan menjawab keinginan masyarakat di Bali Utara. “Instruksi sekolah partai bagi balon bupati dan wakil bupati ini sudah kami sampaikan kepada semua kadar maupun nonkader. Ini merupakan kali pertama di-

lakukan untuk mencari calon yang memiliki kemampuan sebagai pemimpin di daerah,” katanya. Selain itu, instruksi DPP PDI Perjuangan itu juga memerintahkan agar DPC PDI Perjuangan Buleleng, melakukan proses penjaringan dan penyaringan calon bupati wakil bupati. Instruksi ini sudah dijalankan dengan membuka pendaftaran balon bupati wakil bupati, mulai Jumat (12/2) dan ditutup Jumat (19/2) pekan depan. (kmb38)

Rekening Bank Bermasalah

Pencairan Bonus Porprov Ngadat Singaraja (Bali Post) – Bonus atlet dan ofisial yang memperkuat kontingen Buleleng pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XII telah diserahkan oleh Bupati Agus Suradnyana. Tetapi belum seluruh atlet dan ofisial menerima bonus tersebut. Alasannya, rekening bank yang mereka setorkan bermasalah. Bonus yang dianggarkan dari APBD Buleleng ini dicairkan dengan cara mentransfer ke rekening masing-masing penerima. Ketua Harian PBSI Buleleng Putu Putradana mengatakan, sebelum pencairan bonus atlet telah diingatkan agar menyetor rekening kepada pengurus di kabupaten. Saat ini ada empat orang atlet PBSI yang belum bisa mencairkan haknya. Hal ini disebabkan atlet bersangkutan kurang teliti

saat menyetorkan rekening ke bank. Dia mencontohkan, atlet menyetor rekening atas nama orangtuanya. Selain itu, ada atlet yang tinggal di luar Buleleng. Sementara identitas rekening harus atas nama atlet bersangkutan dan beralamat di Buleleng. “Masih ada empat atlet kami yang belum melengkapi rekening, sehingga belum menerima bonus,” jelasnya. Ketua Harian KONI Buleleng Gede Darmawan, Senin (15/2) siang kemarin, mengatakan lantaran syarat administrasi belum dilengkapi, sehingga dana bonus atlet belum bisa dibayarkan. Atlet maupun ofisial memang sudah ada yang menyetorkan syarat administrasi. Namun setelah diproses, ternyata ada atlet yang salah menyetorkan nomor rekeningnya. Selain

itu, ada rekening yang disetor tidak aktif, dan rekening bukan atas nama atlet atau ofisial bersangkutan. Hingga kemarin, dari 26 cabang olahraga (cabor) yang memperoleh medali baru 23 atlet atau ofisial yang menyetor rekening lengkap. Dari total bonus Rp 4,6 miliar lebih,

KONI Buleleng telah mentransfer ke rekening masingmasing atlet Rp 3 miliar lebih. “Bukan tidak membayarkan, namun karena persyaratan teknis tidak lengkap. Kami telah berkoordinasi dengan pengurus cabang olahraga bersangkutan agar segara dilengkapi,” katanya. (kmb38)


JEMBRANA

12

Selasa Umanis, 16 Februari 2016

Krama Subak Tegal Berkis Protes Alih Fungsi Lahan Negara (Bali Post) Sejumlah krama Subak Tegal Berkis Desa Kaliakah Kecamatan Negara protes terhadap adanya alih fungsi lahan yang ada di subak sebelah utara Pura Dalem Banyubiru, Negara. Beberapa krama subak, Senin (15/2) kemarin mengatakan, seluas 80 are lahan kini dikuasai pengembang dan sudah dikapling-kapling. Bahkan papan informasi pengkaplingan juga sudah dipasang. Kapling yang ditawarkan, di antaranya luas 3 are sebanyak 12 kapling, 2 are 6 kapling dan 4 are 1 kapling. Lokasi tersebut ada di pinggir jalan sebelah barat. Kini papan itu sudah dirobohkan krama subak. “Sawah masih produktif sudah diratakan pengembang. Katanya sudah pegang rekomendasi alih fungsi. Kenapa kok bisa?” kata anggota subak Ketut Suasana. Prajuru dan krama subak, katanya, memang tidak punya hak untuk melarang orang menjual sawah tapi karena kewajiban untuk menjaga warisan leluhur Bali yaitu subak. “Silakan jual sawah tapi tetap difungsikan untuk sawah. Kalau sawah dijual kepada pengembang untuk dikapling dijadikan permukiman bagaimana Subak Tegal Berkis 10 tahun lagi?” katanya. Pihaknya khawatir jika kaplingan di wilayah subak itu dibuka akan menjadi ancaman bagi sawah lain-

nya, apalagi irigasi sampai tersumbat. Sawah akan tercemar limbah sampah dan limbah rumah tangga. “Kaplingan akan menjamur seperti di beberapa wilayah subak lainnya,” katanya didampingi Klian Subak Tegal Berkis Ketut Budiasa dan Klian Subak Baluk Komang Suartama. Subak yang sudah ‘’diserang’’ perumahan di antaranya di wilayah Baluk sejak tahun 2000. Kini luas subak masih ada 59,64 hektar. Ketut Budiasa membenarkan kalau krama subaknya banyak yang tidak setuju kalau ada alih fungsi lahan di Subak Tegal Berkis. “Sejak awal transaksi proses jual beli kami tidak tahu. Kami tahunya ketika sudah ada pemagaran, sehingga ini menjadi ancaman kelestarian subak ke depan,” tandasnya. Sementara itu, Perbekel Kaliakah Negara Made Bagiarta membenarkan ada protes krama Subak Tegal Berkis Kaliakah sejak dua

bulan lalu. “Dari pemerataan lahan sudah ada riak-riak. Kalau kami dari desa tidak pernah ada pemberitahuan ada pengkaplingan lahan di sana. Setelah ada protes baru pihak pengembang datang. Namun, kami di desa bukan kewenangan memberikan atau tidak izin pengkplingan,” jelas Bagiarta. Menurutnya, pihaknya menyampaikan ke pengembang kalau pengembang harus memiliki izin terlebih dahulu. “Kami sudah sampaikan juga kalau ada protes krama subak. Namun, menurut pihak pengembang, katanya sudah mengantongi rekomendasi tetapi kami tidak pernah lihat. Sementara ini proyek tersebut belum jalan dan distop. Dan perlu dicek juga dari segi tata ruangnya. Kami sudah sempat turun bersama camat,“ tandasnya. Di sisi lain pihak pengembang yang berusaha dihubungi di ponsel yang tercantum sesuai di papan proyek tidak diangkat. (kmb)

Bali Post/olo

DIKAPLING - Lokasi lahan sawah produktif yang kini diratakan dan beralih fungsi untuk dikapling pengembang.

Pelantikan Rabu Besok

Sekda Jabat Plh. Bupati Sembilan Jam Negara (Bali Post) – Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Jembrana terpilih 2016-2021 akan dilaksanakan, Rabu (17/2) besok. Jadwal tersebut tepat sehari setelah masa jabatan Bupati dan Wabup Jembrana I Putu Artha-Made Kembang Hartawan 2011-2016 habis, yakni Selasa (16/2) ini. Selama beberapa jam sebelum pelantikan, Sekda Jembrana I Gede Gunadnya akan mengisi Plh. Bupati. Kepastian waktu pelantikan itu dibenarkan Sekda Jembrana I Gede Gunadnya, Senin (15/2) kemarin seusai mengikuti rapat di Provinsi. Sesuai jadwal, pelantikan akan dilaksanakan Rabu pukul 09.00 wita, sehingga ada kekosongan selama beberapa jam setelah masa jabatan habis. Sesuai aturan, kendati hanya selang satu jam waktu

habis masa jabatan, pucuk pemerintahan harus tetap ada. Sehingga di Jembrana, selama sembilan jam, Plh. Bupati akan diduduki pejabat tertinggi di Kabupaten yakni Sekda. “Dari Rabu pukul 00.00 wita sampai nanti pelantikan pukul 09.00 wita,” ujar Gunadnya. Sebelumnya pukul 07.00 wita, para BupatiWakil Bupati terpilih akan majaya-jaya terlebih dulu. Sesuai hasil rapat kemarin juga, menurutnya undangan juga dibatasi hanya 32 orang. Di antaranya dari keluarga Bupati dan Wabup terpilih, pimpinan DPRD, Muspida, perwakilan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) dan KPU serta Panwaslu. Pada akhir masa jabatan Selasa (16/2) ini, menurutnya, Bupati dan Wabup akan

mengikuti serangkaian kegiatan peringatan lima tahun kepemimpinan. Diawali d e n g a n jalan santai pada Rabu pagi dan pada malam harinya

puncak peringatan dengan sejumlah hiburan. Selama sembilan jam menjabat Plh. Bupati, Gunadnya juga akan langsung ikut dalam pelantikan sebagai perwakilan SKPD. Seperti diketahui, pasangan Bupati dan Wabup ArthaKembang kembali terpilih dalam pemilihan 9 Desember 2015 lalu. (kmb26)

I Gede Gunadnya

BP/olo

Jembrana, Percontohan KIA Bali Post/olo

CBR – Sepeda motor CBR 400 cc yang diamankan di Polsek Kawasan Laut Gilimanuk lantaran STNK diragukan keabsahannya.

Keabsahan STNK Diragukan

Moge Diamankan di Polsek Gilimanuk Negara (Bali Post) – Jajaran Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, mengamankan sepeda motor ber-cc besar di Pos I (pintu keluar Bali) belum lama ini. Surat kendaraan sepeda motor Honda CBR 400cc diragukan keabsahannya, sehingga polisi menangkal kendaraan itu sebelum keluar Bali. Dari informasi, Senin (15/2) kemarin, penangkapan ini berawal dari kejelian petugas di Pos I yang curiga dengan motor gede (moge) dengan tulisan Repsol yang dikendarai Dodik Hardianto (32) asal Gresik. Petugas yang dipimpin Panit 2 Reskrim, Ipda Agung Setyo Negoro curiga melihat gelagat pengendara saat pemeriksaan STNK moge tersebut. Setelah ditanya, pengendara mengaku

sepeda motor itu bukan miliknya, melainkan kakaknya yang sebelumnya membeli kendaraan itu di wilayah Badung. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, polisi lantas mengamankan kendaraan dan STNK tersebut ke Mapolsek Gilimanuk. Dari pengecekan, sepeda motor dengan No polisi B 6337 UY ini nomor kendaraan NC231027616 dan nomor mesin NC23E-1027688. Setelah diperiksa, sepeda motor itu dibeli oleh kakaknya melalui media jual beli online. Untuk mengecek kondisinya riil, Dodik mengaku diminta untuk mengecek sepeda motor itu ke penjual, Rendy asal Badung. Setelah dicek dan sesuai, kakaknya, Aryo asal Surabaya lantas membayar dengan cara transfer uang tanpa dilengkapi

BPKB. Hingga kemudian ia membawa sepeda motor tersebut ke Surabaya melalui Pelabuhan Gilimanuk. Petugas meragukan keabsahan STNK lantaran bentuk fisiknya berbeda. Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk AKP Anak Agung Gede Arka, melalui Panit Reskrim Polsek Gilimanuk, Ipda Agung Setyo Negoro, Senin (15/2) kemarin membenarkan telah mengamankan kendaraan beserta STNK yang diragukan keabsahannya itu. Selanjutnya dilimpahkan ke Polres Jembrana untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih mendalam. Seizin Kapolres Jembrana, disebutkan bahwa polisi meragukan STNK moge tersebut sehingga dilakukan penyelidikan lebih lanjut. (kmb26)

Negara (Bali Post) Program pemerintah pusat melengkapi identitas bagi anak-anak (di bawah umur) melalui Kartu Identitas Anak (KIA) tahun ini akan dilaksanakan di Jembrana. Kabupaten yang dikenal dengan kesenian Jegog ini ditetapkan sebagai daerah percontohan KTP untuk anak tersebut. Kepala Dinas Pendaftaran Penduduk dan Catatan Sipil (Dafdukcapil) Jembrana Ketut Wiaspada, Senin (15/2)

kemarin mengatakan, dari 50 daerah se-Indonesia yang menjadi proyek percontohan KIA ini, Jembrana menjadi salah satu kabupaten di Bali yang mengikuti. KIA ini nantinya akan diperuntukan bagi anak-anak usia 0-17 tahun. Pusat memilih Jembrana untuk percontohan karena kesiapan dilihat dari persentase kepemilikan akta kelahiran. 72 persen dari jumlah penduduk sudah tuntas memiliki akta kelahiran.

gunakan jukung, kesulitan mencari arah pulang. Bagi para nelayan tradisional, keberadaan mercusuar di perairan Pengambengan itu masih penting sebagai penunjuk arah. Terutama bagi jukung yang bersandar di sekitar perairan tersebut seperti di Pengambengan, Perancak, Air Kuning dan Yeh Kuning. Mereka khawatir ketika patokan lampu itu tidak terlihat, bisa masuk ke perairan yang arusnya berbahaya. Sebelum redup seperti saat ini, sorotan lampu berwarna kuning dan menembus hingga ke tengah laut. Namun, setelah diganti putih, jarak pancarnya tidak sampai dan terlihat redup. “Kami akan segera berkoordinasi terkait ini dengan

Pelabuhan Perikanan agar memperhatikan kondisi mercusuar itu,” ujar Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jembrana Made Widanayasa. Widanayasa mengakui bahwa mercusuar itu masih penting sebagai patokan nelayan untuk menunjukkan arah. Para nelayan khususnya nelayan tradisional belum memiliki alat navigasi yang canggih, dan masih menggunakan insting melaut serta mercusuar. Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Kehutanan Jembrana I Made Dwi Maharimbawa mengatakan juga akan mengkoordinasikan permasalahan tersebut dengan pihak terkait. (kmb26)

itu menurutnya dibagi dua. Yakni untuk usia 0-5 tahun dan 5-17 tahun. Sebelumnya, Jembrana juga menjadi pilot project e-KTP yang saat ini berlaku bagi penduduk Indonesia. Dari informasi, fungsi KIA ini untuk pendataan golongan anak di bawah umur dan wajib memiliki akta kelahiran. Nantinya, penggunaan KIA ini akan pararel dengan eKTP setelah beranjak dewasa. (kmb26)

Trotoar Berlubang Bahayakan Pejalan Kaki

Nelayan Keluhkan Lampu Mercusuar Redup Negara (Bali Post) – Keberadaan mercusuar di desa Pengambengan dikeluhkan sejumlah nelayan yang biasa bersandar di pesisir tersebut. Pasalnya, lampu sorot penanda lokasi mercusuar itu belakangan ini sudah redup. Hal itu mengakibatkan para nelayan di malam hari kesulitan mencari arah kembali seusai melaut. Sejumlah nelayan di Pengambengan dan Air Kuning, Senin (15/2) mengungkapkan jarak sorot mercusuar yang sebelumnya dijadikan panduan nelayan, sekarang ini sudah tak terjangkau sampai ke tengah laut. Apalagi saat kondisi cuaca buruk, para nelayan, khususnya nelayan tradisional meng-

Namun, kendati telah ditunjuk, untuk teknis pelaksanaan belum diterima. Diperkirakan, pada pekan ini baru dibahas di Kementerian Dalam Negeri RI. Namun, dari informasi sementara, disebutkan bahwa untuk menunjang pendataan dan penerbitan KIA akan difasilitasi perangkat dari pusat. Ditargetkan, pada tahun 2017 nanti kartu ini sudah dimiliki anak di bawah umur. Dari rentang usia yang menggunakan KIA

Bali Post/olo

TROTOAR – Warga menunjukkan lubang trotoar yang berlubang dan membahayakan pejalan kaki.

Negara (Bali Post) Trotoar di Jalan Ngurah Rai, Dauhwaru dikeluhkan warga lantaran kondisinya yang sudah rusak dan di antaranya berlubang. Padahal trotoar itu sering digunakan masyarakat khususnya saat pagi hari, ketika warga ke Pasar Jembrana maupun ke sekolah. I Wayan Murdana (39), warga Lingkungan Dauhwaru, mengungkapkan, trotoar yang ada di sekitar Jalan Ngurah Rai itu sudah rusak. Akibatnya, beberapa warga ada yang terperosok saat berjalan karena lubang tak terlihat terutama saat menjelang pagi. Banyak pejalan kaki yang memanfaatkan trotoar ini untuk ke Pasar Jembrana. Lubang yang paling terlihat sebesar setengah meter. Menurutnya, sudah banyak korban yang terperosok lantaran tak melihat lubang itu. Sehingga trotoar yang semestinya berfungsi agar pejalan kaki bisa aman berjalan justru membahayakan. Saking dalamnya got, pernah ada murid yang sedang olahraga kecemplung hingga tidak terlihat. Warga baru mengetahui dan menolong anak tersebut setelah ada siswa lain yang berteriak memberitahu ada temannya yang jatuh. Warga lain juga mengaku sudah berupaya menutupi lubang itu dengan karu.

Harapannya agar tidak ada korban terperosok. Tetapi tidak berlangsung lama sudah kembali rusak. Menurut I Komang Muliana, warga berharap agar trotoar tersebut diperbaiki, terlebih sudah rusak lima bulan ini. Awal munculnya lubang saat dilakukan pemasangan kabel fiber optik di bawah trotoar. Trotoar itu dijebol dan tidak diperbaiki lagi. Padahal lubang tersebut cukup dalam hingga ke dasar got. Kepala Lingkungan D a u h w a r u I G u s t i N g urah Adi Adnyana mengaku sering menerima keluhan warganya itu terkait trotoar yang berlubang. Dalam setiap rapat di lingkungan juga sering disampaikan. Masukan masyarakat ini juga sering dipaparkan dalam pertemuan di kecamatan maupun kabupaten. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) I Gusti Putu Mertadana kepada wartawan mengatakan PU sejatinya telah menutup bagian trotoar yang di antaranya jebol itu, tetapi kembali jebol di titik lainnya. PU juga telah memprogramkan untuk perbaikan trotoar di Jalan Ngurah Rai itu. Namun, masih tahap pengkajian apakah seluruhnya diperbaiki atau hanya ditutup bagian yang berlubang. (kmb26)


Selasa Umanis, 16 Februari 2016

13

Gedung Wijaya Kusuma RSUD Karangasem

SOSOK Hati-hati Dicatut MEMULAI tugas di tempat baru, tak selamanya berawal dengan mulus. Terkadang, momen penting pergantian pimpinan lembaga tertentu di suatu daerah, kerap dimanfaatkan sejumlah pelaku kejahatan untuk melakukan tindakan penipuan. Seperti yang dialami Kapolres Karangasem yang baru AKBP Sugeng Sudarso. Baru beberapa pekan menjalankan tugas barunya menjaga keamanan Bali Post/gik Bumi Lahar mengAKBP Sugeng Sudarso gantikan Kapolres Karangasem sebelumnya, AKBP I Gede Adhi Mulyawarman, nama baiknya sempat dicatut pelaku kejahatan. Kemudian pelaku meminta sejumlah uang puluhan juta rupiah kepada sejumlah pejabat dengan berbagai macam modus. Setelah mengetahui namanya dicatut, Kapolres asal Kebumen, Jawa Tengah ini merespons cepat aksi kejahatan itu dengan melacak langsung keberadaannya dari nomor handphone yang dipakai pelaku. “Saya sudah lacak langsung. Semua dari Jawa,” terang Sugeng saat ditanya soal penanganan kasusnya oleh pihak kepolisian. Ia meminta kepada semua pihak tidak mudah percaya, dengan seseorang mengatasnamakan dirinya maupun nama pejabat lain. Apalagi, sampai meminta-minta uang untuk keperluan yang tidak jelas dan terkesan mengada-ada. Banyak pejabat eksekutif dan legislatif yang ditelepon oleh pelaku dan nyaris tertipu. Salah satunya dari kalangan unsur pimpinan dan anggota DPRD Karangasem. Tetapi beruntung, tidak ada satu pun yang menjadi korban karena sudah segera tersadar, setelah alur cerita yang dibangun pencatut nama kapolres untuk menipu, terasa aneh bagi para calon korbannya. Meski sempat membuat heboh, namun penanganan kasus ini akhirnya dihentikan. Sebab, tidak ada korban yang melapor ke Polres Karangasem. (gik)

Tusuk Teman dengan Taji, Siswa SMA Disidangkan Amlapura (Bali Post) – Seorang oknum siswa SMA dari Kubu, terdakwa Komang Ariyasa alias Koploh (19), disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Amlapura, Senin (15/2) kemarin. Dia diajukan ke persidangan karena dua bulan lalu, menusuk temannya sesama siswa SMA di Kubu dengan taji. Sejumlah saksi memberatkan pelajar asal Kubu itu diajukan ke persidangan memberikan kesaksian memberatkan. Salah satu saksi, penjaga kantin sekolah Ni Kadek Mariyani (30) serta sejumlah siswa yang melerai penusukan di depan kantin sekolah, pada Senin (19/10) sekitar pukul 09.00 itu. Mariyani mengatakan, semula dia sibuk melayani para siswa SMAN di Tigaron itu yang berbelanja di kantin. Usai makan dan membayar, korban Nengah Agus Hery Valentino, siswa kelas XI ke luar kantin. Sementara, terdakwa duduk di tempat duduk (bangku) beton sekitar tiga meter dari kantin. Saat korban lewat, kata saksi, terdakwa dilihat memukul perut korban. Saksi mengaku saat itu tak melihat terdakwa menusuk perut korban dengan taji. Dia baru mengetahui terdakwa menusuk korban menggunakan taji, saat dimintai keterangan di Mapolsek Kubu. Dia mendapatkan informasi dari polisi bahwa terdakwa menusuk korban dengan taji. Saksi mengatakan, begitu ada pemukulan terdakwa terhadap korban, siswa di kantin berhamburan. Sekolah geger. Sejumlah siswa berusaha melerai penganiayaan itu. Di lain pihak, terdakwa Koploh membenarkan semua keterangan saksi. Dia mengaku dendam terhadap korban sejak kelas III SMP. Menurut terdakwa, korban kerap mengejeknya. Terdakwa juga menduga korban kerap mengejeknya karena pernah diminta ikut bergabung dengan geng korban, tapi terdakwa tak mau. Terdakwa juga mengaku selain kerap diejek, dia pernah dikeroyok korban dan teman korban. Namun, dia tak melawan. Menurut terdakwa, saat bertemu di SMA, dia kembali diejek. Karena dendam tak tertahankan, ketika diejek Senin (19/10) pagi, dia pulang naik sepeda motor mengambil taji. Dia menunggu korban di depan kantin. Saat korban lewat di depannya, tanpa banyak cakap, dia langsung menusuk ke bagian perut korban. Usai menusuk ke arah perut, dia mengaku dua kali menusuk ke arah punggung atas. Korban menderita luka di perut, juga di kepala. Darah berceceran. Baju dan celana seragam sekoah serta sebuah taji karatan dijadikan barang bukti. Terdakwa Koploh mengatakan, dia ingin masuk sekolah lagi. Saat ditanyai Ketua Majelis Hakim Dzulkarnain, S.H. M.H., terdakwa mengaku belum tahu apakah nantinya dia bisa diterima lagi di SMA itu atau tidak. “Saudara lama sudah tak sekolah karena mendekam di LP sebagai tahanan, bisa jadi nanti dipecat dari sekolah,” kata hakim Dzulkarnain. Sementara anggota majelis hakim AAN Budhi Darmawan menyayangkan terdakwa yang tak mampu mengendalikan diri. Padahal, terdakwa hanya diejek dengan kata-kata. Seharusnya, agar tak terjadi seperti saat ini, disidangkan dan ditahan, terdakwa tak sampai menusuk korban, apalagi dengan taji. Masih beruntung tak sampai luka parah dan mengenai bagian organ dalam yang vital. (013)

Telepon Penting KARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres Polsektif Karangasem Polsek Kota Polsek Manggis Polsek Rendang Polsek Selat Polsek Abang Polsek Kubu Polsek Sidemen Polsek Bebandem Polsek Candidasa Polsek KP3 Padangbai Radio Suara Widya Besakih (SWIB) Koperasi Krama Bali Cab. Karangsem PMI PDAM0 PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura

KARANGASEM

0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363

21220 23222 21167 41768 23082 24187 23330 22988 21709 22110 41677 41388

0363

21791

0363 0363 363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363

2710050 21789 21363 21711 22173 21135 21113 21011 21470 21152 21254

Pipa Pembuangan Bocor, Limbah Toilet Mengalir ke Plafon Amlapura (Bali Post) -

Gedung mewah Wijaya Kusuma (WK) RSUD Karangasem mulai bermasalah. Belum genap lima tahun beroperasi, sejumlah plafon bangunan tampak jebol. Bagian yang jebol, bukan akibat hujan lebat yang mengakibatkan atap bocor. Namun, air limbah dari sejumlah toilet yang “terpaksa” keluar melalui plafon akibat pipa pembuangannya mampet, kemudian bocor. Gedung mewah itu dibangun dari hasil pinjaman PIP (Pusat Investasi Pemerintah). Selain dari pipa pembuangan limbah, plafon jebol juga akibat dari air yang keluar dari pipa pembuangan air dari ruangan lain. Bocornya plafon mengundang pemandangan tak sedap di lingkungan rumah sakit. Plafon jebol tampak terjadi di sejumlah bagian bangunan di Lantai III dan II gedung setempat. Sementara, air limbah yang merembes dari atas plafon ditampung dengan peralatan seadanya, seperti ember. Pemandangan itu jelas menimbulkan kesan kumuh. Dikonfirmasi Senin (15/2) kemarin, Kabag Umum RSUD Karangasem I Made Suja yang didampingi Kepala Instalasi Humas Sang Ayu Made Damayanti mengatakan, kondisi demikian sudah terjadi sejak beberapa waktu lalu. Awalnya, jebolnya plafon akibat hujan deras yang terus mengguyur Karangasem. Tapi, setelah dicek langsung, ternyata sumbernya dari air limbah yang keluar dari atas plafon akibat pipanya bocor. Terlebih, bahan plafon yang tersusun dari gypsum membuat kondisi jebol makin hari makin parah, karena gypsum tak tahan air. Kebocoran pipa pembuangan limbah di lantai atas disebabkan karena ulah

pasien yang kerap membuang pembalut maupun popok anak ke dalam lubang tempat pembuangan air besar di dalam toilet. “Ulah pasien itu membuat pipa pembuangan jadi mampet dan terjadi kebocoran,” kata Suja. Pihaknya mengaku tidak bisa mengecek perilaku pasien setiap hari. Apalagi dengan jumlah pasien yang begitu banyak di RSUD Karangasem, di mana lantai III merupakan tempat pasien kelas III. Parahnya lagi, proses perbaikan juga tak semudah yang dibayangkan. Soalnya, pipa pembuangan yang mengalami kebocoran terpasang di dalam dak bangunan. Guna menghindari komplain pasien yang lebih banyak lagi, RSUD Karangasem sudah menganggarkan Rp 80 juta untuk melakukan perbaikan pipa pembuangan dan plafon. Anggaran itu bersumber dari anggaran fungsional BLU (Badan Layanan Umum) RSUD Karangasem. “Perbaikan akan dilakukan di seluruh bagian yang jebol. Secepatnya,” katanya. Namun, perbaikan akan dilakukan secara bertahap karena setiap ruangan ada pasiennya. Sedangkan untuk proses perbaikan, ruangan tersebut dan ruangan di dekatnya, juga harus dikosongkan. (kmb31)

Bali Post/kmb31

JEBOL - Salah satu bagian plafon gedung Wijaya Kusuma RSUD Karangasem yang jebol setelah pipa pembuangan limbah bocor.

Oknum Pengusaha Galian C Diancam 10 Tahun Penjara

Bali Post/kmb31

I Gusti Ayu Mas Sumatri

Masdipa Dilantik Besok

Surat DPRD Karangasem Tetap Diteruskan ke Depdagri Amlapura (Bali Post) Meski Masdipa direncanakan bakal dilantik Rabu (17/2) besok, surat usul pengesahan pengangkatan dari DPRD Karangasem, rupanya tak ditolak Pemprov Bali. Surat itu tetap diteruskan ke Depdagri oleh Biro Pemeritahan Provinsi Bali, Senin (15/2) kemarin. Namun, seperti apa nasib surat usul pengesahan itu nanti di Depdagri, belum diketahui. Dihubungi via telepon, Senin (15/2) kemarin, Kepala Bagian Otonomi Daerah (Otda) Biro Pemerintahan Provinsi Bali Gede Pranajaya mengakui, dua stafnya I Made Jaya Kusuma dan Ida Ayu Nilawati sudah berangkat Senin kemarin ke Depdagri, untuk menyampaikan surat usul pengesahan pengangkatan I Gusti Ayu Mas Sumatri dan Wayan Artha Dipa (Masdipa) sebagai Bupati dan Wakil Bupati Karangasem terpilih. Pihaknya menegaskan, surat tersebut tetap diteruskan sebagaimana mekanisme yang ada di Biro Pemerintahan. “Kami hanya meneruskan saja. Sekalian dua staf kami berangkat ke Depdagri untuk mengecek usul pengesahan sebelumnya, apakah SK sudah keluar dari Mendagri atau belum,” tegas Pranajaya. Disinggung usul serupa sudah dikirim sebelumnya

dari KPU Karangasem, ia menegaskan seluruh proses selanjutnya ada di Depdagri. Ia mengaku kurang tahu, apakah proses usul pengesahan dari DPRD Karangasem bisa menggugurkan proses sebelumnya dari KPU Karangasem atau sebaliknya saat berproses di Depdagri. Jelasnya, SK Mendagri kepada Masdipa berangkat dari usul pengesahan pengangkatan yang diambil alih KPU Karangasem, hingga sore kemarin, belum diterima Biro Pemerintahan. “Kalau SK resmi belum kami terima. Kalau benar sudah keluar, dua staf kami akan segera membawanya ke Provinsi Bali,” kata Pranajaya dan menambahkan, sehingga tak ada alasan lagi menunda pelantikan Masdipa sebagai Bupati dan Wakil Bupati Karangasem, 17 Februari besok. Di pihak lain, informasi yang beredar, Senin (15/2) kemarin, SK rencananya turun dari Mendagri Senin sore sekaligus untuk enam kabupaten/kota yang ada di Bali, antara lain Denpasar, Badung, Tabanan, Negara, Bangli, dan Karangasem. Dihubungi terpisah, Ketua KPU Karangasem Made Arnawa mengaku juga menerima informasi serupa, kalau staf Biro Pemerintahan Pemprov Bali ke Depdagri,

Senin (15/2) kemarin, untuk mengambil SK bupati dan wakil bupati terpilih yang turun secara serentak, agar pelantikan bisa dilaksanakan 17 Februari besok di Gedung Wisma Sabha Utama Pemprov Bali. Disinggung surat DPRD Karangasem tetap diproses oleh Pemprov Bali ke Depdagri, ia enggan memberikan tanggapan. Pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses selanjutnya sesuai mekanisme yang ada di Depdagri. Ia hanya menegaskan, dengan informasi terakhir yang diterimanya, bahwa SK akan turun serentak Senin ini, maka tanggung jawab ambil alih usul pengesahan pengangkatan yang dilakukan KPU Karangasem sudah dilaksanakan sampai tuntas. Sebelumnya, berkas pengusulan pengesahan yang sebelumnya sudah diambil alih KPU Karangasem sudah dinyatakan lengkap, memenuhi syarat di Depdagri dan sudah maju ke meja Mendagri untuk memperoleh SK. Namun, di tengah proses itu, ternyata DPRD Karangasem baru berproses secara kilat, Jumat (12/2) lalu. DPRD baru menggelar rapat Banmus, dilanjutkan rapat paripurna istimewa dan ditindaklanjuti dengan mengusulkan ke Depdagri melalui gubernur dalam waktu sehari. (kmb31)

Amlapura (Bali Post) – Seorang oknum pengusaha galian C, terdakwa Nyoman Dangin Sanjaya (43), disidangkan di PN Amlapura, Senin (15/2) kemarin. Dia didakwa JPU Made Santiawan, S.H. mengoperasikan galian C tanpa izin di wilayah Banjar Bukit Pawon, Kecamatan Bebandem, Karangasem. Terdakwa asal Budakeling, Karangasem itu diancam dengan pidana penjara maksimal sampai sepuluh tahun. Terdakwa menyatakan maju sendiri menghadapi jeratan melanggar pasal 154 UU RI tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Namun karena ancaman hukuman pidananya lebih dari 9 tahun, majelis hakim yang diketuai Dzulkarnain akhirnya menunjuk penasihat hukum untuk mendampinginya. JPU Santiawan mengatakan, terdakwa telah membuka dan mengoperasikan galian C sekitar Agustus 2015. Dia membuka galian C di atas lahan seluas 67 are dengan bukti berupa surat pemberitahuan pajak terutang. Selain mengoperasikan sebuah alat penggali pasir atau eskavator serta ayakan pasir dan dump truck untuk mengangkut pasir, terdakwa juga mempekerjakan sejumlah tenaga yakni kasir, operator eskavator, dan sopir truk. Dengan begitu, usaha galian C yang dioperasikan terdakwa tergolong bukan skala pertambangan rakyat, tapi sudah industri yang seharusnya dilengkapi dengan izin. Namun saat tim Reskrimsus Polda Bali melakukan penyelidikan dan pemeriksaan, terdakwa tak mampu menunjukkan izin-izin usaha galian C di lereng timur Gunung Agung itu. Terdakwa menjual pasir koral Rp 230 ribu per truk, sementara pasir cor dilego Rp 250 ribu per truk. Usai membacakan surat dakwaan, JPU Santiawan langsung mengajukan tiga saksi. Ketiganya mantan karyawan terdakwa yakni mantan kasir galian C itu, Ni Nyoman Sriasih, mantan sopir truk Nyoman Artha, dan mantan operator alat berat Kadek Ardana. Saksi kasir Sriasih mengaku baru bekerja di usaha galian milik terdakwa dua minggu. Sehari dia digaji Rp 50 ribu, sebelumnya dia sebagai buruh lepas. Sementara saksi Artha sebagai sopir truk digaji Rp 150 ribu sehari dan saksi Ardana tukang keruk galian dengan eskavator digaji Rp 200 ribu sehari. Atas keterangan ketiga saksi, terdakwa membenarkannya. (013)

Curi Kompor, Arif Dituntut Satu Tahun Penjara Amlapura (Bali Post) – Terdakwa Arif Rahman (35) dituntut satu tahun penjara pada sidang di Pengadilan Negeri (PN) Amlapura, Senin (15/2) kemarin. JPU membuktikan pria asal Lombok Barat itu bersalah melakukan pencurian. Atas tuntutan JPU Ni Wayan Yustikasari, S.H., Arif mohon keringanan hukuman. Pria satu anak itu mengatakan kalau dia cepat ke luar dari LP, dia berharap bisa menafkahi istri dan seorang anaknya yang baru kelas III SD. Arif dibekuk polisi di Manggis, setelah tiga bulan lalu mencuri sebuah kompor dan tabung gas milik seorang warga. Padahal, dia ke Karangasem mengaku hendak mencari pekerjaan. Dia mengaku menyesali perbuatannya. ”Saya baru tiga hari datang ke Manggis, Karangasem. Karena tak memiliki uang, saya khilaf mencuri kompor dan tabung gas,” katanya. Dia mengatakan barang bukti itu masih utuh. Dia belum sempat menjual dan belum menikmati hasilnya. Arif mengatakan, dia sudah lebih dua bulan ditahan baik di kepolisian maupun di kejaksaan dalam proses persidangan. Selama ditahan, dia mengaku belum pernah dijenguk keluarganya. ”Memang lebih baik saya tak dijenguk, karena jauh. Keluarga lebih baik mencari sangon untuk anak,” katanya. (013)


TABANAN

14

Selasa Umanis, 16 Februari 2016

Jelang Pelantikan

Eka Sembahyang Keliling Bali Tabanan (Bali Post) Acara pelantikan bupati/wakil bupati dan wali kota/wakil wali kota terpilih dalam Pilkada 2015 lalu, akan digelar di Denpasar, Rabu (17/2) besok. Calon Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti tidak melakukan persiapan khusus menjelang pelantikan. Ia lebih mengutamakan mengadakan persembahyangan keliling Bali bahkan sampai ke Jawa sebagai wujud rasa syukur. “Di Jawa baru ke Mojokerto Majapahit dan makam Bapak Bangsa Bung Karno di Blitar, mengucapkan syukur dan mohon doa restu,” tandasnya, Senin (15/2) kemarin. Perjalanan spriritualnya akan dilanjutkan setelah pelantikan. Eka menjelaskan, yang paling utama adalah mensyukuri karena telah diberikan mandat oleh rakyat. “Saya memohon kepada Tuhan agar bisa menjadi jembatan bagi rakyat untuk membuka kesempatan hidup lebih baik menuju kesejahteraan berdasarkan Pancasila,” ujarnya. Wanita yang juga orang nomor satu di Kabupaten Tabanan periode lima tahun lalu itu berharap, semua bupati/wabup dan wali kota/wawali yang dilantik dapat menjadi contoh dan pengayom rakyat mencapai kesejahteraan. Kalau seluruhnya mempunyai dedikasi yang sama, masyarakat Bali akan sejahtera secara global. Menurutnya, semua harus berpikir holistik dan tidak terkotak-kotak sehingga mampu menjadi integrasi yang utuh. Pemimpin harus siap menjaga dan mencintai alam beserta isinya karena bumi adalah ciptaan Ida Sang Hyang Widi Wasa. Setelah dilantik menjadi murdaning jagat Tabanan, Eka tidak akan mengadakan acara syukuran, karena sudah cukup bersyukur kepada yang di Atas. “Tidak perlu ramai-ramai, yang penting bekerja dan bekerja dengan baik. Saya lebih simpel berpikir karena kesederhanaan hasilnya pasti tidak muluk-muluk,” tegasnya. (kmb24)

BERSERAKAN - Sampah menumpuk dan berserakan di trotoar Desa Pandak Gede, Kediri.

Bali Post/kmb24

Truk Angkut Rusak Ni Putu Eka Wiryastuti

Bali Post/dok

Persiapan UNBK

Empat SMA/SMK Adakan ’’Try Out’’ Perdana Tabanan (Bali Post) – Empat sekolah di Kabupaten Tabanan menggelar try out perdana Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Try out ini sebagai persiapan menghadapi UN yang akan dilaksanakan April mendatang dan membiasakan siswa menggunakan teknologi komputer. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Tabanan Putu Santika, Senin (15/2) kemarin, mengatakan empat sekolah yang melakukan try out perdana UNBK adalah SMAN 2 Tabanan, SMKN 1 Tabanan, SMKN 2 Tabanan, dan SMKN 3 Tabanan. ‘’Empat sekolah ini yang sudah siap fasilitasnya untuk melaksanakan UNBK. Sekolah yang belum siap akan menggelar UN secara manual,’’ katanya. Manfaat diadakan UNBK lanjut Santika adalah siswa menjadi terbiasa menggunakan komputer. Ini sesuai dengan perkembangan zaman, yakni proses belajar dan mengajar nanti bakal berbasis komputer. Kepala SMKN 3 Tabanan I Ketut Suardana mengungkapkan, ujian try out berlangsung selama empat hari, mulai Senin (15/2) hingga Kamis (18/2) nanti. UNBK diterapkan di SMKN 3 Tabanan karena termasuk salah satu sekolah yang sudah memiliki prasarana pendukung. Persyaratan yang diperlukan untuk menggelar UNBK adalah memiliki komputer dan prasarana berupa ruang laboratorium. ‘’Kami memiliki 106 komputer dan tiga ruang laboratorium,’’ ujarnya. Pihak sekolah juga menyiapkan sarana berupa koneksi internet. Dalam hal ini SMKN 3 Tabanan bekerja sama dengan Telkom. Fasilitas internet yang digunakan jenis yang tahan untuk segala cuaca sehingga suasana UNBK tidak terganggu oleh hal-hal teknis seperti jaringan internet yang terganggu atau lelet. Untuk mempersiapkan fasilitas dalam melaksanakan UNBK, SMKN 3 Tabanan mengeluarkan anggaran guna memenuhi 70 unit komputer, mendapat Dana Alokasi Khusus untuk 16 unit komputer, dan bantuan 20 unit komputer dari Telkom. Kelebihan dari UNBK adalah lebih hemat tenaga dan waktu. ‘’Siswa tidak perlu lagi menghabiskan waktu untuk menebalkan nama. Selain itu, kami tidak membutuhkan banyak tenaga pengawas,’’ jelas Suardana. (kmb24)

Sampah Menumpuk di Desa Pandak Gede Tabanan (Bali Post) –

Sejak delapan tahun menangani sampah secara swadaya, Desa Pandak Gede, Kediri, mengalami masalah yang cukup vital. Fasilitas utama berupa truk angkut sampah yang dimiliki mengalami kerusakan. Akibatnya, dalam empat hari terakhir pelayanan angkut tidak berjalan maksimal sehingga terjadi penumpukan sampah di depan rumah penduduk. Hal ini mengganggu pemandangan, terlebih Pandak Gede termasuk salah satu desa yang menjadi jalur pariwisata menuju DTW Tanah Lot. Perbekel Pandak Gede I Gede Putu Suci Arta, Senin (15/2) kemarin, mengatakan, kerusakan truk sampah kerap terjadi. “Setiap bulan ada saja yang rusak,’’ ujarnya. Setiap harinya truk angkut mampu mengangkut lima meter kubik

sampah sekali angkut. Untuk membersihkan sampah di Desa Pandak Gede yang terdiri atas 1.000 KK, truk harus mengangkut dua kali. Artinya, total sampah dalam sehari yang dihasilkan warga mencapai 10 meter kubik.

Biaya operasional truk melebihi uang pungutan per KK. Setiap KK dikenakan biaya Rp 10.000 per bulan. Itu pun terkadang tidak semua membayar. Di sisi lain karena sering rusak, setiap bulan pihak desa mengeluarkan

dana setidaknya Rp 5 juta untuk perbaikan. Belum lagi gaji sopir dan dua staf angkut. “Pendapatan untuk sampah mencapai Rp 10 juta per bulan. Tetapi biaya operasional lebih dari itu. Bisa mencapai Rp 15 juta,” tuturnya. Salah satu langkah yang diambil untuk mengatasi permasalahan ini adalah berjuang mendapatkan dana BKK Kabupaten. Pihak desa mengajukan proposal untuk menambah fasilitas angkut sampah. “Kalau dana BKK didapat, hendak digunakan

untuk menambah fasilitas angkut sampah di desa,” katanya. Suci Arta berharap pemerintah mau membantu menangani sampah di Desa Pandak Gede, sebab termasuk jalur pariwisata, tetapi tidak tersentuh layanan angkut sampah DKP. Oleh karena inilah pihaknya melakukan swadaya penanganan sampah meski baru sebatas mengangkut ke TPA Mandung. “Kami belum sampai tahap pemilahan dan pengolahan,” jelasnya. (kmb24)

Penjabat Bupati Tabanan Kunjungi Nenek Lembuk DI SELA-SELA kesibukannya mempersiapkan acara ngaben sang ibunda, Penjabat Bupati Tabanan I Wayan Sugiada, Senin (15/2) kemarin menyempatkan diri menjenguk Ni Made Lembuk (85), warga miskin asal Banjar Taman Sari, Desa Pandak Gede, Kediri, yang tinggal di bekas kandang sapi. Sugiada diterima langsung oleh Lembuk dan anak semata wayangnya, I Wayan Nastra (45), yang mengalami keterbelakangan mental. Saat itu Lembuk baru saja selesai menjalani fisioterapi di BRSUD Tabanan untuk kakinya yang patah karena mengalami kecelakaan beberapa waktu lalu. Penjabat Bupati didampingi Kepala Dinas Sosial Tabanan I Nyoman Gede Gunawan bersama staf, Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. I Nyoman Suratmika, Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Tabanan I Putu Dian Setiawan, dan Perbekel Pandak Gede I

Gede Putu Suciarta. Sugiada menyerahkan bantuan uang tunai dan paket sembako. Selain itu, dia menyampaikan soal alternatif bantuan selanjutnya bagi Lembuk. Menurutnya, dari hasil koordinasi dengan Dinas Sosial, ada dua alternatif bantuan yang disiapkan untuk Lembuk. ‘’Bedah rumah atau mengajak si nenek dan anaknya ke panti jompo,” jelasnya. Bedah rumah baru bisa dilakukan bila status lahan untuk lokasi rumah sudah jelas. Soalnya, lahan yang saat ini ditempati Lembuk merupakan tanah milik Puri Ancak, Kediri. “Kalau lokasinya meminjam, terus dibangun, tentu akan membuat persoalan baru nantinya. Soal lahan harus clean dan clear,” tegasnya. Bila hal itu tidak tercapai, pihaknya melalui Dinas Sosial siap memfasilitasi Lembuk dan anaknya untuk ditampung di panti jompo. Itu pun kalau pihak

keluarga berkenan. “Soal ke panti jompo, keluarga yang punya kapasitas. Yang jelas, kalau keluarga mampu merawat nenek ini, kami silakan. Tetapi jika tidak, pemerintah siap memfasili-

tasi ke panti jompo,” tandas Sugiada. Nyoman Gede Gunawan menjelaskan, pihak desa sejatinya sudah mengupayakan Lembuk dan keluarganya untuk mendapatkan

bantuan bedah rumah. Hanya, upaya itu terbentur oleh status lahan yang ditempati Lembuk saat ini. “Sejauh ini pejabat di desa baru bisa mengupayakan raskin saja,” ungkapnya. (ad526)

BANTUAN - Penjabat Bupati Tabanan I Wayan Sugiada (tengah) menyerahkan bantuan untuk Ni Made Lembuk di Banjar Taman Sari, Desa Pandak Gede, Kediri, Senin (15/2) kemarin.

Warung Global

Perketat Izin Pembuatan Sumur Bor

Bali Post/kmb24

UJIAN - Siswa SMKN 3 Tabanan mengikuti ujian try out berbasis komputer, Senin (15/2) kemarin.

Telepon Penting TABANAN Polres Tabanan Polsek Kediri Polsek Marga Polsek Kerambitan Polsek Selemadeg Polsek Pupuan Polsek Penebel Polsek Baturiti Polsek Selemadeg Timur Pemadam Kebakaran BPBD PDAM

0361-812519 0361-812280 0361-8946155 0361-8943991 0361-8943669 0362-71110 0361-819194 0368-21110 0361-8509985 0361-812113 0361-7809054 0361-9311213, 0361-9311706

SUARDANA di Gubug, Tabanan, mempertanyakan izin untuk membuat sumur bor. Kalau ada sebaiknya diperketat, apalagi bagi pengusaha besar yang banyak menggunakan air. Ia melontarkan ini dalam acara Warung Global Interaktif dengan topik ‘’Petani Keluhkan Penggunaan Sumur Bor’’ yang disiarkan Radio Global FM 96,5 serta dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, dan SWiB Amlapura FM, Senin (15/2) kemarin. Menurut Made Torek di Ubung, Denpasar, selain sumur bor, penyebab kekeringan adalah kegiatan seperti illegal logging dan pembuatan vila dan hotel oleh investor di lereng bukit. Padahal

tumbuhan di lereng bukit menjadi penahan air saat musim hujan. Izin usaha air mineral juga menjamur. Izin hanya satu, tetapi pengambilannya lebih dari izin. Pemerintah dan pengusaha

mesti mengimbangi dengan melakukan penanaman pohon atau yang lainnya. Wayan Sudanta di Denpasar merasa ngeri dengan dampak sumur bor yang berlebihan. Apa yang kita wariskan kepada anak cucu kalau kekeringan melanda? Bagus kalau dibangun cubangan dan bedungan untuk menampung air hujan, daripada terbuang begitu saja ke laut. Solusi yang sama juga diberikan Arya di Denpasar. Pemerintah dan pengusaha harus membuat cubangan atau bendungan untuk menampung air hujan, sehingga

saat kering air tersebut bisa dimanfaatkan. Air jangan dibuang percuma ke laut. Akan tetapi, Agung Jaya Negara di Denpasar menilai tidak ada kaitan antara sumur bor dan kekeringan yang melanda petani Bangli. Agar air tetap ada sebaiknya pemerintah memperhatikan hulu untuk penyimpanan air, seperti penanaman pohon secara berkala. Berbeda dengan Alit di Kapal yang berpendapat bahwa sumber air berasal dari danau yang ada di Bali. Kalau sampai terjadi pengeboran secara berlebihan berarti air bawah

tanah mulai berkurang. Ini sangat berpengaruh dan berdampak kekeringan. Sementara Gung Raka di Gianyar menyebut hujan juga sumber air. Tetapi jika setiap mau hujan langit dilaser, bagaimana ada sumber air. Sebaiknya izin laser diperketat, jangan seperti pembiaran. Mangku Ireng di Bajra, Tabanan, bertanya soal apakah masih ada petani? Terus, apakah pemerintah peduli dengan petani? Di Bangli masih banyak sumber air yang bisa dimanfaatkan. (eka putri)


15

Selasa Umanis, 16 Februari 2016

Bayern Tundukkan Augsburg Berlin Dua gol dari pencetak gol terbanyak Liga Jerman Robert Lewandowski membuat juara bertahan Bayern Munich dapat melupakan sejenak masalah cedera, ketika mereka menang 3-1 atas Augsburg untuk tetap unggul delapan angka di puncak klasemen, Minggu (14/2). Kemenangan ini bukan hanya membantu mereka semakin dekat dengan gelar liga keempat secara beruntun. Namun juga memperlihatkan kedalaman talenta mereka, ketika Bayern bangkit dari kehilangan bek tengah keempat mereka karena cedera. Menyusul cedera-cedera yang dialami Javi Martinez, Medhi Benatia dan Jerome Boateng, Holger Badstuber kini bergabung dengan daftar pemain cedera setelah ia mengalami patah pergelangan kaki saat berlatih. Dengan para pemain mengenakan kaus untuk mendukung Badstuber pada awal pertandingan, Bayern dengan cepat mengendalikan situasi, dan Lewandowski mengatasi tiga pemain bertahan untuk berputar, dan mencetak gol pembukaan pada menit ke-15. Penyerang Polandia itu, yang juga mencetak dua gol saat timnya menang 3-0 atas Bochum pada tengah pekan, kemudian menambah koleksi golnya di liga menjadi 21 gol, setelah ia menyambar bola operan Thiago Alcantara, untuk menaklukkan kiper Marwin Hitz pada menit ke-62. Sejak dilanjutkannya Liga Jerman menyusul libur musim dingin, Lewandowski menjadi satu-satunya pemain Bayern yang mencetak gol di liga, dan mengemas enam gol dalam empat pertandingan. Akan tetapi, semuanya berubah pada menit ke-78, ketika Thomas Mueller mengemas gol ke-15-nya musim ini. Raul Bobadilla mengemas gol larut untuk tuan rumah, ketika Bayern kini mengoleksi 56 angka dari kemenangan ke-18 mereka, dari 21 pertandingan Liga Jerman. Borussia Dortmund menghuni peringkat kedua dengan 48 angka, menyusul kemenangan 1-0 mereka atas Hanover 96 pada Sabtu, sedangkan Bayer Leverkusen di peringkat ketiga dengan 35 angka. (ant/afp)

Tim Thomas Indonesia Gebuk Maladewa Jakarta (Bali Post) -

Tim Thomas Indonesia berhasil menggebuk tim Thomas Maladewa 5-0 dalam turnamen kualifikasi Piala Thomas yang digelar di Hyderabad, India, Senin (15/2) kemarin. Tunggal putra Indonesia Tommy Sugiarto membuka kemenangan 1-0 untuk Merah-Putih dengan mengalahkan wakil Maladewa Mohamed Ajfran Rasheed 21-2, 21-6.

kata Joshua. “Saya merasa memiliki kesempatan untuk mewujudkan mimpi itu. Tidak hanya itu, memiliki peluang bertarung di kandang di 02 itu, sangat luar biasa menyenangkan,” katanya. “Charles Martin, petinju hebat dan haus akan lawan, dan saya harus tampil sesuai penampilan saya untuk meraih sabuk itu,” tambahnya lagi. Joshua memuji tentang

karier calon lawannya Martin, yang juga belum terkalahkan dengan catatan rekor 23 kali menang, dan sekali seri dalam 24 pertarungan. Petinju AS Martin (29) memenangi sabut juara IBF, setelah lawannya petinju Polandia Vyacheslav Glazkov mundur karena cedera dalam pertarungan mereka bulan lalu, setelah mengalami cedera otot selama pertarungan. Gelar IBF lowong setelah Tyson Fury mengalahkan Wladimir Klitschko pada November tahun lalu, untuk meraih gelar WBA dan WBO. Namun ada klausul pertandingan ulang dalam pertarungan itu yang berarti Fury tidak bisa mempertahankan sabuk IBF, dan dia harus melepas itu. (ant/afp)

Anthony Joshua

Bali Post/ist

Lescott Minta Maaf kepada Penggemar Villa

Bali Post/rtr

Verratti Perpanjang Kontrak di PSG Paris Gelandang Italia Marco Verratti, Senin (15/2) kemarin memperpanjang kontrak dengan Paris Saint-Germain (PSG). Hal itu sekaligus menjadi pukulan bagi sejumlah klub papan atas Eropa yang telah dikaitkan dengan perpindahan pemain tersebut. Pemain internasional Italia berusia 23 tahun itu telah menandatangani kesepakatan perpanjangan kontrak, yang akan mengikat dia bersama klub Prancis itu sampai tahun 2020. Verratti, pemain kunci dalam skuad PSG, untuk meraih gelar juara Prancis dan Eropa pada musim ini, sebelumnya telah dikaitkan dengan kepindahan ke Barcelona, Real Madrid dan Bayern Munich. “Saya sangat senang untuk memperpanjang kontrak saya bersama Paris Saint-Germain,” kata Verratti, yang bergabung dengan klub pada tahun 2012. “Saya berterima kasih kepada klub untuk semua kepercayaan itu, dan telah ditunjukkan kepada saya selama bertahun-tahun. Saya juga akan terus memberikan segalanya, bersama dengan rekan satu tim saya, untuk membawa suka cita bagi pendukung kami, dan untuk membuat tim menjadi yang terbaik di Eropa,” sambungnya. Presiden PSG Nasser al-Khelaifi memuji Verratti sebagai “salah satu pemain terbesar dan berbakat di Eropa” sebagaimana ia memuji keputusan terbaru, pemain Italia itu untuk memperpanjang kontrak bersama klub dan pengaruhnya di tim. “Saya sangat bangga dan saya secara khusus ingin mengungkapkan kepada pemain, dan kami memberikan perhatian penuh untuk dia. Marco adalah salah satu idola dari Parc des Princes.” ungkapnya. (ant/afp)

Indonesia Hendra Setiawan/ Mohammad Ahsan menempatkan Indonesia jauh di atas Maladewa 4-0. Ganda putra yang menjuarai turnamen Thailand Masters 2016 pada pekan kedua Februari itu, mengalahkan pasangan Thoif Ahmed Mohamed/Hussein Zayan Shaheed 21-8, 21-15. Kemudian pada partai terakhir, pasangan Angga Pratama/ Ricky Karanda Suwardi menuntaskan dominasi Indonesia 5-0 atas Maladewa. Angga/Ricky yang menutup pertandingan laga pertama grup C juga meraih kemenangan cepat atas Wassem Ahmed/Rifau Hussain 21-4, 21-5. Pada pertandingan laga kedua tim Thomas grup C yang akan berlangsung pada Selasa (16/2) ini, tim Indonesia akan menghadapi tim Thailand. (ant)

Petinju Juara Olimpiade Joshua Incar Sabuk IBF London Juara Olimpiade Anthony Joshua membuka peluang menambah gelar dunia, ketika dia akan menghadapi pemegang sabuk juara tinju kelas berat IBF Charles Martin pada April mendatang. Petinju Inggris Joshua yang memenangi medali emas kelas super berat di kandang pada Olimiade 2012, merupakan salah satu petinju yang memiliki rekor bertinju sempurna dengan mengoleksi kemenangan 15 KO dari 15 pertarungannya. Petinju berusia 26 tahun itu akan meraih peluang untuk menambah sabuk juara dunia dalam pertarungan pada 9 April di 02 Arena di London. “Bertarung untuk gelar kelas berat dunia adalah mimpi yang ada dalam pikiran saya, sejak saya kembali ke profesional,”

Marco Verratti (kanan)

Bali Post/ist

Tommy Sugiarto

“Pertandingan tadi sekaligus penyesuaian lapangan. Tim kami perlu mewaspadai angin yang cukup kencang di lapangan. Selain itu, lampu di tengah lapangan juga cukup menyilaukan,” kata Tommy. Ihsan Maulana Mustofa yang turun pada partai tunggal kedua menambah kemenangan Indonesia 2-0. Ihsan menaklukkan Hussein Zayan Shaheed dalam dua game langsung 21-2, 21-8. Indonesia semakin unggul 3-0 selepas Anthony Ginting menang cepat 21-4, 21-2 atas Rifau Hussain. “Saya perlu menyesuaikan diri dengan lapangan pada game pertama. Tapi, kondisi lapangan pada pertandingan pertama ini lebih baik dibandingkan saat kami berlatih kemarin,” kata Anthony. Pasangan putra andalan

Kei Nishikori Bali Post/ap

Nishikori Juara Memphis Empat Kali Washington Petenis Jepang Kei Nishikori untuk keempat kalinya meraih juara turnamen ATP Memphis Terbuka dengan mengalahkan pemain muda tuan rumah AS Taylor Fritz 6-4, 6-4 pada babak final, Senin (15/2) kemarin. Nishikori bercokol di peringkat tujuh dunia, dan unggulan pertama dalam turnamen ini, kini telah memenangi 11 trofi ATP dalam kariernya. Di turnamen Memphis ini sendiri, ia telah mencatat kemenangan 17 kali berturut-turut.

Nishikori bersama Roger Federer, Novak Djokovic dan Rafael Nadal tercatat sebagai pemain aktif, yang pernah empat kali berturut-turut memenangi sebuah turnamen. “Ini mengejutkan dan belum pernah saya catat sebelumnya. Ini suatu yang baru, dan saya sangat senang,” kata Nishikori seusai menerima trofi berbentuk gitar di Memphis. Fritz (18) yang baru tiga kali tampil di turnamen level ATP, merupakan petenis termuda AS yang mencapai final ATP, setelah Michael Chang yang

menjadi juara di Wembley pada 1989 saat usia 17 tahun. “Pekan ini luar biasa bagi saya. Dia (Nishikori) terlalu tangguh bagi saya hari ini,” kata Fritz yang peringkat dunianya bakal naik dari 145 ke 103. Nishikori mengatakan bahwa Fritz punya masa depan yang cerah dan tidak lama lagi bakal masuk dalam deretan pemain top dunia. Fritz tahun lalu menjuara AS Terbuka Junior, dan memulai debut ATP di Nottingham tahun 2015. (ant/afp)

London Bek Aston Villa Joleon Lescott telah meminta maaf kepada penggemar klub, karena kurangnya komitmen yang mengakibatkan tim kalah 0-6 di kandang Liverpool di Liga Premier, Minggu (14/2) lalu. Kekalahan itu mengakibatkan Villa terpaut tujuh poin di dasar klasemen, dan Lescott menggunakan Twitter untuk meredakan kemarahan penggemar setelah kinerja tim yang buruk. “Saya bukan seseorang yang senang berkicau setelah permainan apakah itu baik, buruk atau biasa-biasa saja. Tapi saya ingin meminta maaf atas penampilan saat ini, secara pribadi dan kolektif,” katanya. “Liverpool lebih baik dari kami hari ini, tapi itu bukan alasan. Saya dan kurangnya komitmen tim sepanjang 90 menit,” jelasnya. Lescott juga meminta maaf karena mengabaikan pendukung dengan tweet gambar mobil sport Mercedes setelah pertandingan. ‘’Saya ingin menambahkan bahwa tweet dikirim dari akun saya memuat gambar mobil benarbenar tidak disengaja, itu terjadi saat saya mengemudi dan telepon di saku saya,” tambah pemain berusia 33 tahun itu. (ant/rtr)

Joleon Lescott (kanan)

Bali Post/rtr


OLAHRAGA

16

Selasa Umanis, 16 Februari 2016

Atlet Taekwondo Badung Sabet Lima Emas Denpasar (Bali Post) Tim taekwondo Badung sukses menyabet 5 keping medali emas, 5 perak, dan 3 perunggu saat melakoni Kejuaraan Taekwondo yang bertajuk Moks Open yang berakhir berapa hari lalu di GOR Jati Diri, Semarang, Jawa Tengah (Jateng). Kelima medali emas Badung itu dipersembahkan Aurel di nomor poomsae perorangan kadet putri. Praditya kelas -63 kg junior putra. Duta kelas -53 kg kadet putra, Alya kelas -59 kg kadet putri, dan Juwita kelas +68 kg junior putri. Dengan torehan 5 emas itu, membuat tim pelatkab taekwondo Badung menempati posisi keempat di bawah juara umum DNS Semarang dengan 8 emas, peringkat runner-up Solo dengan 5 emas dan 7 perak serta Tri Darma Semarang di posisi III dengan 5 emas dan 6 perak. Badung sendiri hanya kalah 1 perak dari Tri Darma. Ketua Umum Pengkab TI Badung Tjhin Johanes di Denpasar, Senin (15/2) kemarin mengatakan, hasil yang diraih asuhannya itu merupakan bagian dari tolok ukur perkembangan kualitas taekwondoin pelatkab Badung selama ini. Sehingga ke depannya diharapkan prestasi atlet jauh lebih baik dari sekarang ini. ‘’Lima emas yang diraih sebenarnya bukanlah target saya. Pasalnya memang saya tidak memancang target di kejuaraan itu. Tapi para taekwondoin pelatkab Badung telah menunjukkan kemampuannya dengan bagus, meski harus menghadapi rival-rival tangguh. Kini taekwondoin Badung menjadi sorotan kewaspadaan tersendiri bagi daerah lainnya di Indonesia. Bahkan mereka menilai taekwondoin tangguh di Bali berasal dari Badung,’’ ungkap Tjhin Johanes. Johanes menambahkan, target yang sebenarnya di ajang ini hanya untuk melihat kemampuan sekaligus kekuatan peta taekwondo di Indonesia, khususnya di kategori junior. (kmb41)

Bali Post/wan

ASING - Stoper asing asal Kamerun yang membela Pesanku Kuta Abuman Lapula (kiri) melakukan duel udara dengan lawannya dari Bali Soccer Boys dalam turnamen Sanur Open di Lapangan Letda Made Pica, Senin (15/2) kemarin.

Tim Voli Pantai Putra Matangkan Strategi Jakarta (Bali Post) Tim putra voli pantai Indonesia memperkuat latihan strategi menjelang turnamen kualifikasi Olimpiade Rio 2016 cabang voli pantai di Australia, Juni mendatang. “Kami sudah masuk latihan strategi tim, baik untuk menyerang maupun bertahan. Latihan ini merupakan tahapan setelah latihan fisik dan kemampuan individu,” kata kapten tim putra voli pantai Indonesia Ade Chandra Rahmawan, di Jakarta, Senin (15/2) kemarin. Chandra mengatakan bahwa latihan strategi tim itu perlu untuk menghadapi tim-tim kuat, seperti tim Tiongkok, Kazakhstan, tuan rumah Australia, dan tim Jepang. “Tim Tiongkok dan Kazakhstan punya atlet dengan ratarata tinggi badan 197 cm sampai dengan 204 cm. Jangkauan pukulan mereka lebih jauh dan tinggi. Mereka juga sering ikut kejuaraan-kejuaraan internasional,” kata Chandra. Tim Tiongkok juga terkenal dengan permainan depan net, sehingga tim Indonesia harus mampu mengecoh serangan lawan. Meskipun tim Australia dan tim Jepang banyak diisi pemain-pemain baru, Indonesia tetap mewaspadai kedua tim itu, karena pada pertandingan-pertandingan internasional sebelumnya, mereka punya pemain-pemain bagus. Tim Indonesia, menurut Chandra, harus menyiasati lawan-lawan dengan mengandalkan bola-bola cepat, dan pukulan servis selain kemampuan bertahan di lapangan berangin kencang. “Kami juga akan mengevaluasi latihan strategi tim ini. Sekiranya kemampuan individu kurang bagus, kami akan berlatih individu selepas latihan tim,” katanya. Sebelum mengikuti turnamen kualifikasi Olimpiade Rio di Australia, tim pelatnas putra voli pantai akan mengikuti tiga turnamen uji coba, yaitu satu turnamen di Australia pada tanggal 23 hingga 26 Maret dan dua turnamen di Thailand masing-masing pada tanggal 9 sampai 12 April, dan 13 sampai dengan 16 April. Tim pelatnas putra voli pantai terdiri atas tiga tim, yaitu Ade Chandra/Rendy Verdian, Mohammad Ashfiya/Fahriansyah, dan Gilang Ramadhan/Danangsyah. (ant)

Gol Jones Bawa Kemenangan Pesanku Denpasar (Bali Post) -

Pemain Jones memborong dua gol sekaligus membawa kemenangan timnya Pesanku Kuta, Badung, atas lawannya Bali Soccer Boys (BSB) dengan skor 2-0 (0-0) dalam turnamen Sanur Open II/2016, Grup A, di Lapangan Letda Made Pica, Sanur, Senin (15/2) kemarin. Sejak kick-off, kedua tim saling melancarkan serangan. Pesanku yang unggul dari segi materi pemain seperti stoper Abuman Lapula (Kamerun), Arthur, kapten Putu Surya, Dwik Bowo, dan Edy belum mampu mencetak gol sepanjang babak pertama. Sebaliknya, BSB yang diperkut pemain muda tak mau menyerah begitu saja. Gol pembuka kemenangan Pesanku baru tercipta di menit ke-62.

Umpan bola lambung di depan gawang, berupaya disergap kiper BSB M. Rizky. Akan tetapi, sebelum bola ditangkap, Jones lebih dulu menyambarnya dan mencocorkan ke gawang yang melompong. Jones mampu menggandakan kemenangan Pesanku di menit ke-79. Jones yang menerima umpan matang di depan gawang, lagi-lagi kiper M. Rizky meninggalkan sarangnya berupaya untuk

menyelamatkan bola. Akan tetapi, sepakan Jones yang menggantung bola ke gawang, sukses memperdaya kiper Rizky, sebab gawang sudah lowong. Sampai wasit Wayan Artana meniup peluit panjang, skor akhir Pesanku tetap unggul 2-0 atas BSB. Atas hasil ini, Pesanku memimpin di puncak klasemen Grup A. Usai pertandingan, pelatih Pesanku Nyoman Merta

Bali Post/ant

nanti,’’ jelas Merta. Sementara pelatih BSB Bambang Subandrio menyatakan kedua gol semestinya tak perlu terjadi, dan mutlak kesalahan penjaga gawang. ‘’Kiper salah dalam mengantisipasi bola, karena faktor timing-nya,’’ terangnya. (022)

Klasemen Grup A 1. Pesanku 2. Pespa 3. Real Medura 4. BSB

1 1 1 1

1 1 0 0

0 0 0 0

0 0 1 0

2-0 1-0 0-1 0-2

3 3 0 0

Jadwal Selasa (16/2) POPP Pegok

vs

Kolohettu

Bidang Pertandingan PON Palembang dan Bandung Cadangan Tuan Rumah Bergerak Cepat Asian Para Games

Bandung (Bali Post) Bidang Pertandingan PON XIX/2016 dan Peparnas XV/2016 bergerak lebih cepat mempersiapkan personel dan koordinasi dengan panitia Sub PON XIX/2016 di 14 kabupaten/kota di Jabar. “Adanya perubahan kepanitiaan tidak memengaruhi persiapan, yang jelas kami melakukan gerak lebih cepat melakukan persiapan dan koordinasi,” kata Kepala Bidang Pertandingan PON XIX/2016 Jabar Yudha M Saputra di Bandung, Senin (15/2) kemarin. Menurutnya, cukup banyak garapan yang harus dilakukan bidang pertandingan yang merupakan salah satu bidang yang paling vital dan penyelenggaraan PON XIX/2016. Untuk meningkatkan koordinasi dan konsentrasi, Bidang Pertandingan PON XIX/2016 dipindahkan dari Sekretariat PB PON

XIX/2016 ke Kantor Dinas Olahraga dan Pemuda. “Koordinasi terus ditingkatkan, terutama dengan panitia di cabang olahraga. Setiap pekan kami melakukan evaluasi,” katanya. Selain itu, Bidang Pertandingan juga melakukan koordinasi dengan bidang sarana dan prasarana, terkait persiapan tempat pertandingan, terutama lapangan agar sesuai dengan standar pertandingan. “Kepanitiaan pertandingan di setiap cabang olahraga sudah terbentuk, beberapa di antaranya sempat ada perubahan personel. Tetapi saat ini sudah final dan mereka sudah mulai bergerak dan berkoordinasi,” kata Yudha. Yudha menyebutkan, persiapan bidang pertandingan juga dilakukan dengan melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan PON-

PON sebelumnya, termasuk melakukan antisipasi berbagai hal yang kerap mengganggu penyelenggaraan, dan pelaksanaan pertandingan. Salah satunya melalui pencetakan technical handbook, yang akan disebarkan kepada kontingen peserta PON XIX/2016. Menurutnya, technical handbook merupakan salah satu panduan untuk sebuah event kejuaraan termasuk multievent seperti PON. PON XIX/2016 akan mempertandingkan 45 cabang olahraga plus sembilan cabang olahraga ekshibisi yang akan digelar di 14 kabupaten/kota di Jabar yakni Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Sumedang, Garut, Pangandaran, Indramayu, Cirebon, Purwakarta, Karawang, Kabupaten Bekasi, Kota/ Kabupaten Bogor dan Kabupaten Subang. (ant)

Persipura Absen di Piala Gubernur Kaltim

Ade Chandra Rahmawan

mengakui babak pertama asuhannya belum mampu menjebol gawang BSB, karena asuhannya masih mencari celah. Ia pun mengaku tanpa target pada turnamen Sanur Open ini. ‘’Kejuaraan ini kami pakai ajang pemanasan Pesanku Cup, mulai Maret

Jakarta (Bali Post) Pihak panitia Piala Gubernur Kaltim (PGK) memastikan turnamen akan diramaikan 12 klub, tanpa kehadiran Persipura Jayapura yang telah dibubarkan. Sebagai penggantinya, Persib Bandung telah mengonfirmasi kembali untuk ikut serta dalam turnamen yang ditujukan untuk memperingati hari jadi Provinsi Kaltim yang ke-56. “Persipura tidak ikut karena sudah nembubarkan diri. Tapi peserta turnamen tetap 12 tim, karena Persib Bandung yang sebelumnya menarik diri, kini kembali menegaskan keikutsertaannya di turnamen ini,” ucap Wakil Ketua Panpel PGK Yunus Nusi ketika dihubungi wartawan, di Jakarta, Senin (15/2) kemarin. Kepastian Persib sendiri disampaikan Manajer Persib Umuh Mochtar, yang mengaku pihaknya kembali ikut serta,

karena tim baru saja dibentuk menyusul terpilihnya Dejan Antonic sebagai pelatih. “Kemungkinan besar kami ikut Piala Gubernur Kaltim. Tinggal kami komunikasikan dengan pelatih Dejan. Jika bicara skuad, masih butuh ada penambahan di beberapa posisi,” terang Umuh. Menanggapi mundurnya Persipura, Ketua Umum Persipura Tommy Benhur Mano mengaku tidak mempermasalahkan pemainnya gabung klub lain, dan mendukungnya. “Kami belum mendapatkan pemberitahuan terkait Piala Gubernur Kaltim. Kami menunggu kepastian kompetisi. Karena kompetisi belum ada kepastian, tim sementara kami bubarkan. Kami tarik kembali semua pemain setelah ada kejelasan kompetisi. Begitu kesepakatan kami dengan pemain,” terangnya. Perhelatan PGK sendiri akan dimulai pada 27 Februari sampai 12 Maret. (pts)

Jakarta (Bali Post) Palembang dan Bandung ditetapkan sebagai lokasi cadangan tuan rumah Asian Para Games (APG) 2018, meski secara resmi sudah ditetapkan jika ibu kota Jakarta sebagai pusat pelaksanaan kejuaraan khusus atlet difabel tingkat Asia itu. “Setiap kegiatan harus ada cadangan. Makanya kami telah menetapkan Palembang dan Bandung. Ada banyak pertimbangan kenapa kami memilih dua kota itu,” kata Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Faisal Abdullah di sela pelantikan Dharma Wanita Persatuan di Kemenpora, Jakarta, Senin (15/2) kemarin. Menurutnya, Palembang dan Bandung merupakan kota yang telah siap untuk menggelar kejuaraan yang satu paket dengan pelaksanaan Asian Games 2018. Kedua

kota tersebut juga sudah mempunyai fasilitas yang mendukung meski banyak yang harus disesuaikan. “Palembang sudah jelas memiliki kompleks Jaka Baring. Untuk Bandung punya fasilitas yang digunakan untuk PON 2016. Semuanya masih baru,” kata pria yang juga menjadi Wakil Ketua Panitia Penyelenggara APG 2018 tu. APG 2018 sesuai dengan penunjukan dari Asian Paralympic Committee akan digelar di Jakarta, 8-16 Oktober. Ada 18 cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada kejuaraan khusus difabel empat tahunan itu. Faisal Abdullah menjelaskan, persiapan untuk menghadapi Asian Para Games 2018 mulai berjalan seiring dengan keluarnya Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 2 Tahun 2016 tentang Asian Para Games 2018. (ant)

SERVICE

BIRO JASA

SERVICE PANGGILAN

RATU MAMPET

KERJA DITEMPAT BERGARANSI

POMPA AIR l KULKAS l MESIN CUCI

GARANSI

Bali Post/ist

MEDALI - Atlet taekwondo Badung yang sukses meraih medali di kejuaraan taekwondo yang bertajuk Moks Open di GOR Jati Diri, Semarang, Jawa Tengah.

Hub: RESTU TECNIK

081338060813

l AC l WATER HEATER l KOMPOR GAS l DLL

HP. 081 353 470 588 Jln. Cokroaminoto No. 99 Dps C.0001012-SRV

BIRO JASA

BIRO JASA

C.0000736-BRJ

BIRO JASA

BIRO JASA

AHLI BUNTU

WC Garansi

WC MAMPET SALURAN AIR WASTAFEL, DLL

TANPA BONGKAR TANPA OBAT

KURAS

085338344278

C.0000884-BRJ


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

6HODVD 8PDQLV )HEUXDUL

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya +PHQTOCUK RCUCPI KMNCP 6GNGRQP : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

z Iklan Peluang Emas

Dcr Custumer Servis Wnt Min.SMU Bs Computer Lam Jl.Mahendradata 97B Dps

Cr 2PRT+1B.Siter Gj1,8Jt Tdr Dlm,081999776071/082237496717

Bth Scrty&Sopir dtmptkn BI SMA Dcr Pengawas Proyek ST/Setara Dcr Staf Adm max25Th Hub.Indo- Dicari Pegawai Salon yg sudah Gdprtma Bla dr SprB1 SKCK m35 Berpengalman Hub:082147902222 Home&CO Jl.Cokro 165(Samp.Bank bisa.GajiMenarik.Serius A.BP.001.02.16.0001011 plm Lmr ke PT.GHM Kom KIP Blk Sinar/Bank TaspenMandiri Ubung Hub:0818597660 Dcr Pengawas T.Sipil&STM.Bang. A.BP.001.02.16.0000967 A.BP.001.02.16.0000956 C3 Tbn Kuta081337119201,081835 Max.30Th Bujang,H.085333468877 Dcr Staf Adm,Fresh Graduate, Dcr krywti min SMA&S1 utk krja 6054 ghm-dps@humanindo.co.id A.BP.001.02.16.0000984 A.BP.001.02.16.0001026 Single,Pend.SMK/D3 Akuntansi. di I Love Emas,umur max.23th A.BP.001.02.16.0001050 !Paket Belajar Spa+Bekerja ke Dcr Pria u/ Laundry di kuta Email: info@alamrayabali.com 082146660000 Jl.Gn.Soputan 36B Bth Sopir,Staf Admin,IT,Sales Luar Negeri(Resmi)081337327057 Hub.087877497516/08124667259 Jl Kayu Aya 7A Seminyak 736701 A.BP.001.01.16.0002129 A.BP.001.02.16.0000688

Dcr Tenaga Pengiriman SIM A Lks Sanur Hub.085737844678

B.BP.135.02.16.0000518

B.BP.141.02.16.0000499

Dicari Accounting female Single untuk Aniniraka Resort& Spa Jl.Campuhan Sanggingan Ubud 0361 975213 Segera B.BP.120.02.16.0000486

Dicari untuk Proyek Engineer,Drafter,Adm,Pelaksana E-mail:hrdbali2@gmail.com

Dist Top1/NGK Bth Salesman & Sopir Jl.Bedahulu IV/12,412626

A.BP.001.02.16.0000271

Dcr Pegawai Srbutan u/Laundry Gaji Besar+Bonus,085102510222 B.BP.164.02.16.0000509

B.BP.101.02.16.0000506

Cari SPG/Karyawan Toko Gaji 2Jt(GP+Bns) 085338424651

Dicari Tenaga Pria Serabutan/ Produksi Hub:081338771137 A.BP.001.02.16.0001001

A.BP.001.02.16.0000932

A.BP.153.02.16.0001022

Dcr Receptionist untuk Fitness Cr Adm u/Mini M;peng2th.Speedy di Bypass,289700/081802987999 Mart Jl.KartikaPlaza DpnCentro A.BP.001.02.16.0000895 B.BP.154.02.16.0000513 Dcr Segera Karywti Toko bs Cr Admin,Guru Math & B.Inggris Komp.Kasir H.0831.1485.0802 Full/P-time bsa sambil kuliah, A.BP.001.02.16.0000983

gaji bagus Hub.081999456618 Dcr Serabutan Punya SIm A B.BP.004.02.16.0000489 146 202000 Cr Cook u/Resto Labuanbajo-NTT Tinggal Dlm Hub.082 A.BP.001.02.16.0000935 Gaji2xUMR NTT Hub082145252933 !!Dcr Staff Document Cargo Dcr Sgr 3Mrktg+1Adm Gj Pkok+ A.BP.001.02.16.0001024 A.BP.001.02.16.0000999 H:081916224131 u.Mkn+Fee e:dealhospitality@gmai Cr Tng Ptng Rambut,Gj 3Jt & Berpengalaman B.BP.166.02.16.0000522 Cr Drafter Arst/Sipil&STM Bang l.com Ph.8947544 Therapis Pglmn/tdk (Gj+Mes+ **Demi Chef,Chef de Partie,Senior Max 30Th.Bujang.H.085333468877 B.BP.004.02.16.0000422 A.BP.001.02.16.0001025 U.Mkn+HandleService 087860093222 Cook. Email: dic@vci.co.id Dcr Sopir SIM B1 & Adm Wnt Cr Helper,Kolektor,Staf Gudang A.BP.001.02.16.0000964 H.081236239988 Gji Tinggi,081558096445/235062 SMA bs Compt Hub.425082-3 Aust-Japan Perkebunan Potong /eva@napm.co.idB.BP.001.02.16.0000480 A.BP.001.02.16.0000954 A.BP.001.02.16.0001020 Gaji,No DP,Ctc:087861843051 Acct S1/D3 Acct IPK min=3 max Dcr Sopir SIm A Lam ke Jl.Ry Dbthkn Sgr Waitress u Resto di A.BP.001.01.16.0002782 30 th untuk di Ubud/Kuta.Lam ke Sanur Gj 1.7Jt H.081338291806 Sesetan No.213 C Tlp.240253 Restaurant Looking Staff Bar HRD Kuta rss290900@gmail.com 085103011792 A.BP.001.02.16.0000946 Cashier &Helper Ph:0361-732567 A.BP.001.02.16.0000957 A.BP.001.02.16.0000942 Dcr Adm Kasir Cleaner utk Kuta A.BP.001.02.16.0001049 Dcr Sopir,Sales,Mekanik,Helper kerja split lmr bw : Restoran Singapore Aice Group-Holding Admin Pria/Wnt D3 Brpengalaman Kirim CV Jl.Gn.Catur 37 Dps SPG Jl.Pidada7/38 Ubung 418608 Renon Jl.Cok.A.Tresna 85 Dps Pte,Ltd(PT.Elang Samudra Bali) A.BP.001.02.16.0000202

Dcr Sopir Pribadi Bujangan Srbutan Max30Th H:081238708515

Spa Dubai,India,Srilanka&Rusia Resmi081337327057/081999913777

A.BP.001.02.16.0000272

A.BP.001.02.16.0000965

bth: Mgr Finance, Mgr office, Supervisor, Marketing, Accounting, Mgr HRD dan Admin, Mgr Gudang, Staff Gudang,Supir dan Helper, Translater B.Mandarin. Syarat SMA,D3,S1, pglm 2thn dibidangnya. Hub.0361-8443128, 0361-4715165

Bth Guru Pribadi Wanita utk di Rumah.Full Time,bs Bhs Inggris Gj 1.7Jt/Bln.Pnjr,085784767574

B.BP.154.02.16.0000503

A.BP.001.02.16.0000937

Dcr Desain Grafis SMK Multimedia & Marketing freelance SMA/K, pengalaman bid.garment Hub.081328275959

Dcr Krywti utk Tk Kue,PRT Tdr/ Mkn Dlm Gj 1Jt Hub.08123654383

A.BP.001.02.16.0000425

Dcr Staf & Manager Marketing, FO unt Spa di Bali Ratu Spa Cabang Ubud & Kuta,Interview Langsung ke Jl.Kartika Plaza 18 Kuta Email:hrd@baliratuspa.com

A.BP.001.02.16.0000996

Dcr Marketing Sebnyknya,Aktif Mnrik,Imam Bonjol 085102126039

B.BP.804.02.16.0000481

B.BP.004.02.16.0000323

A.BP.005.02.16.0001013

Dcr Karyawan Salon Hairdresser Capster/Thrapist-081936074041

B.BP.154.02.16.0000504

Dcr Staff reservasi & driver 085739686375 / 082236334546

B.BP.812.02.16.0000418

B.BP.154.02.16.0000507

Dcr Staf Lam Lgs ke CV Padilla Jl.P.Moyo 40A Dps, padillasport@gmail.com B.BP.817.02.16.0000473

Dcr Wtr,Wtrss,Cook Helper,Bar. Wr.Jegeg Bulan Popis 2 Kuta (0361) 759025

A.BP.001.02.16.0001004

Dcr Tiketing Wnt Lmr Rama Duta Diponegoro 150 B-4 Tlp:244433

Dicari Segera 2 Hairstylist untuk bergabung di Nyky Salon Grup,Jl.Nusakambangan 179A Hub:087860560187

Peg.jaga Toko Lk/Pr SMA Sdrjat Lamaran Bw Sendiri ke Jl.Gn Soputan 39E Hub.082187784165 A.BP.001.02.16.0001010

Prshn Advertising Bali Pnglman 15Thn Bth:Best Career:Bussines Dcr Tng Krja u/Bersih2 di Vila Mngr(BM)Marketing Executif(ME) Daerah Gianyar Usia Max 35Th A.BP.001.02.16.0000981 Publice Relation(PR)Best Train Wnt & Pria Hub:082236202036 Dicr u/Resort : FO, Manager OP, ning:Desain grafis(DG),Spv MT A.BP.001.02.16.0000959 Waiter. Energic, Antusias, (SM),Accounting Management(AM) Dcr Waitres,Admin,Engineering, Great Opportunity Send CV to Adm Stok(AS)Sell Counter(SC) Sopir Hub:287174/081803006399 kesempatan.lowongan.kerja@ P/W 20-30Thn (BM,ME,PR)S1 Smua A.BP.001.02.16.0000968 gmail.com Dcr.SPG Boutique/Tk Baju di Jursan.CV Lgs PT Jaya Eksprint A.BP.176.02.16.0000711 Ubud.T158.Inggris.Peng.Fas:UMR Housekeeping Pria Pengalaman Jl.Buluh Indah 91D Sbrang SPBU A.BP.001.02.16.0000987 THR,Bonus.Lam.Jl.Ry Seminyak Canggu-Tanpa SMS-08563709163 Resto Ubud Open Soon!Need Staf 38A/081999005354/08123616080 A.BP.001.02.16.0000970 Waiter/ss,FO,CS,081236332239 Email:asterbali@yahoo.com Iiga Warung Bth:Cashir,Waiter/s, A.BP.001.02.16.0001031 B.BP.004.02.16.0000491 Cook,Lam Lsg ke Iiga Jimbaran Safe Carwash Cari Karyawan Lk/Pr Dicari Sopir Hub: Jl.Uluwatu I atau Iiga Ubud Gatsu Tmr 26 H.081239022455 085100957968/085935064388 Jln.Raya Mas Ubud,Email: A.BP.001.02.16.0001029 A.BP.001.02.16.0000936 iigawarung@yahoo.com Sopir di Denpasar Kalau Bisa Dibthkan Sgr Karywti Lulusan A.BP.001.02.16.0000875 Tinggal Dalam 085935055198 SMK/SMA u/Adm Hub.081339557636 Looking for Assistant Garment A.BP.001.02.16.0000995 A.BP.001.02.16.0000976 Komputer,english 085237059743 Staf u/Notaris Brpglmn UMK,Lam Dicari Driver Jujur punya SimA A.BP.001.02.16.0000969 46-A Sanur Hub 081239362392,08999172601 My Advntur Raft Need FO,Waiter/ss, Via Pos Jl.Hangtuah A.BP.001.02.16.0000973 A.BP.001.02.16.0000933 Cleaner,Accounting,Brg CVUbudRest.Waiter/ress,Bar,Cook Dicari House keeping,Sopir, Skr Tunjung XV/3,08113982020 Opr Supervisor,CDP,Admin,Shop Tukang Kebun Hub:081338409322 A.BP.001.02.16.0001028 dekco@dekco.com SMS 0811399375 A.BP.001.02.16.0000988 Operator Wanita max25Th,Min D1 B.BP.004.02.16.0000372 Dicari Karyawati Notaris,Lam Bisa Inggris,Supir SIm A/B1 Warung Bebek Resto Ubud Look Lgs ke Jl.Pidada XII No.1 Dibutuhkan Sgr Waiter/ss,Cook, Packers,min Lulus SMA Krm ke A.BP.001.02.16.0001014 for Waiter/s,Cook 082144417361 H.Coffee Secrets Jl.Drupadi 32 Dicari PRT Wanita Tidur Dalam PT.Pratama Line Logistics, warungbebekresto@gmail.com Renon T.081246767900 Max 28Th Agak Rajin Hub.0811380786 Jl.Teuku Umar Barat No.128 A.BP.001.02.16.0000980 A.BP.001.02.16.0001036 A.BP.001.02.16.0000963 Selambatnya 23 Fembruari 2016 Ymh Bisma Dcr: 1.Mekanik, PT.Xps Link Bth:Administrasi, Dibthkan sgr SPG unt Konter A.BP.001.02.16.0000944 2.Sopir Matic, 3.SI Ek/SMK/D1 Pakaian di Hardyâ&#x20AC;&#x2122;s Gianyar Acct&Courier Mtr. Krm Lam ke Supplier Cr Tng Pengiriman Min Hub:T.Umar 142 Dps T.081235578910 Jl.Gn.Soputan I/107Dps,8466317 SMP SIM C 8447239 081338365211

A.BP.001.02.16.0000782

A.BP.001.02.16.0000886

A.BP.001.02.16.0000972

A.BP.001.02.16.0000966

Dicari Tukang Gudang dan Admin untuk Garmen Hub: 486 479

A.BP.001.02.16.0000513

A.BP.001.02.16.0000991

A.BP.001.02.16.0000975

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Captivaâ&#x20AC;&#x2122;2007 AT Bensin 145Jt Bs Tukar H.085100856999

B.BP.164.02.16.0000512

APV GXâ&#x20AC;&#x2122;04,11,12,14 Ijin Lngkap Pendidikan 68 Sidakarya TT/Krd

B.BP.141.02.16.0000496 COLT

A.BP.001.02.16.0001008

Kijang Innovaâ&#x20AC;&#x2122;13 Matik Bensin Abu2Met 189JtNego 081999988181

TJ 5Jt RmhBr T45/100 550Jt T45 /90 500Jt diJmbrn,081337680729

A.BP.001.02.16.0001027

A.BP.001.02.16.0001042

B.BP.141.02.16.0000515

Truck Colt Dieselâ&#x20AC;&#x2122;08 Canter Orisinil 125Jt 081916209093BUc

APV Luxury 2013 Trwt Samsat Br All Risk 155Jt 081338337487

A.BP.153.02.16.0001023

DIJUAL MOTOR

TABANAN

YAMAHA

Cheap House in Tabanan 707M2/ 400M2 08179758408-0817340706

A.BP.001.02.16.0001040

APV PickUp Mega Xtra Pwr Steer Rendah Kilo 87Jt 08563762239

DAIHATSU

Xenia R Sportyâ&#x20AC;&#x2122;2013 Putih AsBali H.087860856999 Pribadi

Jual Motor Mio 2008 Warna Hitam Hub.081236461474

A.BP.001.02.16.0000989

Ertiga GX MT 14 Merah DK Asli 087862200090

B.BP.141.02.16.0000497

Grnd Max15 asBali PjkBr 1Tg dr Br AC/VR KM15rb 081246554758

A.BP.001.02.16.0000990

A.BP.001.02.16.0001006

TOYOTA

ISUZU

Terios Wild Advntr 15 Putih As DK Smst Br 10Rb KM081287293343 ELF LWBâ&#x20AC;&#x2122;13 Ijn Kuning Adiputro Pendidikan 68 Sidakarya TT/Krd B.BP.135.02.16.0000519

Innova Gâ&#x20AC;&#x2122;11,13,14,09 Ijin Pendidikan 68 Sidakarya TT/Krd

B.BP.141.02.16.0000516 DATSUN JEEP

Datsun Go+Panca T Option 1.2MT Thnâ&#x20AC;&#x2122;15,Putih,Plat DK-Bali,Pjk 7/16,84Jt,Hub:082147233316 (Yudi)/085695297131(Hen)

Wrangler JK Th 2011 Hitam Asli DK 082144420885 A.BP.001.02.16.0000943

B.BP.031.02.16.0000490 FORD

Djl Mbl Ford Fiesta Tipe S Call 081238375965 Agung Ubud

Avanza Gâ&#x20AC;&#x2122;08 Hitam asBali Mls Prbd,081933610070/082341251453 B.BP.141.02.16.0000510

Jual Picanto 2010 DK KM Rendah VKool 90Juta Nego 081339116887 A.BP.001.02.16.0000672

A.BP.001.02.16.0001037

DIJUAL RUMAH Rmh 3KT,2KM,Garasi,Jl7m Lok Pasekan Btbulan H.081338600259 A.BP.001.02.16.0000960

B.BP.141.02.16.0000514

Avanza Gâ&#x20AC;&#x2122;12+Yaris S Lmtâ&#x20AC;&#x2122;11 Mulus081999456633/085102832128 A.BP.001.02.16.0000978

KIA

Rmh Siap Huni di Kota Tabanan 375Jt Cash 52/1A 082236929293

A.BP.001.02.16.0001007

*Sadha Mobil Gatsu Timur 123X* Grand New Innova G Diesel AT P utih Ready Stok Edisi Free Perawatan 3Th Hanya Isi BBM Saja

!!!081558041018 Djl Rmh Mnmls 2Lt di Jl.Sekar Jepun VI/28X B.BP.141.02.16.0000495

!Obral Rmh 6A Lt2 Jl.Gandapura Dkt By Pass 3,3M 081239360583 A.BP.001.02.16.0001047

Dijl 6unit Perum Kutuh, Kerambitan-Tbn,Hb.0361 466842, 081934310335,085100919612 A.BP.001.02.16.0000846

Dijual/Kont Rumah 100/200 di Jimbaran 081337400384 Djl Rmh Baru Tp.50 2Km bs KPR A.BP.001.02.16.0000948 Djl Rmh 1 Are 3KT,1KM,Dpr,RT Dalung Cempaka T.087878213504 HONDA A.BP.001.02.16.0000818 NISSAN Grs Luas.Keboiwa Gg.Balitangi5 Jual CRVâ&#x20AC;&#x2122;2013 A.BP.001.02.16.0000993 Nissan Juke RXâ&#x20AC;&#x2122;2011 Putih Hub:08123638307/085101973705 Hny Dgn 695Jt Sdh Dpt Rmh Siap Hub.081246197683 A.BP.001.02.16.0000985 Huni Siulan Pnatih081380301201 AsDK 085102832128/085738724188 Djl Mobil Avanzaâ&#x20AC;&#x2122;2008 W.Silver A.BP.001.02.16.0000887 B.BP.141.02.16.0000494 A.BP.001.02.16.0000979 115Nego istw/081805398099 Prbd Djl Rmh 2LtLT70 3Kmr 2KmrMandi A.BP.001.02.16.0000941 Jl Mobil Honda Cielo Thâ&#x20AC;&#x2122;94 Hg Terano Spirit 02 Blue Black Or Jl Rumah L.Tnh 6Are Jl Siligita cocok u/Ruko H700Jt Lok.Dalung 58 Nego HP.081339502824, is Ban BsBaru Mls 085108400200 Fortuner VNTurbo A/Tâ&#x20AC;&#x2122;2013 Whtm H3 H.081338270556/087862483102 N.Dua H:3,9M H:087860746511 AsBali TgnI 365NG 081353577668 B.BP.135.02.16.0000521 Jln Gumitir Gg.Suli B No.105 B.BP.101.02.16.0000505 A.BP.001.02.16.0001015 A.BP.001.02.16.0000949 A.BP.001.02.16.0000945 Perum Bukit Hijau-Jimbaran Jual Rmh 2Lt Lingk Elite Onegate SUZUKI Fortuner VntTRD Sportyâ&#x20AC;&#x2122;13 Dsel L.132m2,LB.100m2,T.0361-466842 New Accordâ&#x20AC;&#x2122;06 Akhir VTi Manual SX4 X-Overâ&#x20AC;&#x2122;08 Manual,Silver, LT1,5A Griya RSmuka Asri MM DK Dps Istw,08124611999 Murah Trm DK A/N Pembeli,08123890466 AT,Putih T.081999750009 TT/Krd 081934310335,081338791301 dkt Baitul Makmur-087861081866 B.BP.120.02.16.0000487

Picantoâ&#x20AC;&#x2122;06Silver AsBali+Caren IIâ&#x20AC;&#x2122;04 Slvr AsBali,085101783994

A.BP.001.02.16.0001016

B.BP.141.02.16.0000500

B.BP.164.02.16.0000511

KONSTRUKSI BAJA

B.BP.164.02.16.0000517

PINJAMAN

Avanza Velosâ&#x20AC;&#x2122;12 TanganI drBaru AT Istmw Terawat 081339538123

A.BP.001.02.16.0000849

A.BP.001.02.16.0001039

PERCETAKAN

ALUMINIUM

TOYOTA

PROMO GALUNGAN & KUNINGAN READY STOCK

(Brosur,Flyer,Buku,Undangan,BALIHO dll)

CASH BACK s/d

50jt

*Proses Plat CTP

NEW FORTUNER

AVANZA : DP. 20Jtan INNOVA : DP. 70Jtan FORTUNER : DP. 140Jtan HILUX : DP. 50Jtan

081999145588 // 085100929445

*Mesin Cetak 4 Warna dan 5 Warna

Bunga 0,4%, Tenor s/d 7Th, bisa tukar tambah C.0000437-mbl

NGGAK USAH BELI MESIN ANDA CARI ORDER KAMI YG CETAK Email: tohpatigrafika@yahoo.com

8528537, 468227, 468228-30

FURNITURE Terima Pesanan:

Interior : - Kitchen set, Bedroom set, Kantor, dll - Sofa, Korden, Wallpaper, Karpet - Meja Belajar Sekolah TK-SMA Exterior : - Relling, Pagar, Gerbang, Kanopi, Teralis

INTERIOR

DP

AYU HITA 085 100 848 837

081 999 497 797

C.0001018-MBL

Pintu Expanda Pintu PVC

BAHAN BANGUNAN

AC

TOUR

Tangga Serba Guna

TUT PRAS 081 3377 81144 GUS TOM 08123 605 9993

C.0000412-mbl-3

GESEK TUNAI & PELUNASAN

C.0001002-RPA

HUB : TIARA JAYA Jl. Gunung Agung 173 B Denpasar

Telp. 416466, 9005464, 415159 C.0000786-ALM

TOYOTA

PROMO SPECIAL

GALUNGAN & KUNINGAN

BEBAS

TUKAR TAMBAH SEGALA MERK â&#x20AC;&#x2DC;AGYAâ&#x20AC;&#x2122;RUSHâ&#x20AC;&#x2122;YARISâ&#x20AC;&#x2122;HILUXâ&#x20AC;&#x2122;DLL â&#x20AC;&#x2DC;FREE AKSESORISâ&#x20AC;&#x2122;DP/â&#x20AC;&#x2122;BUNGA RINGANâ&#x20AC;&#x2122;

RUPA-RUPA

H. 08-1234567-113

BUKTIKAN PROMO TERBAIK TOYOTA

A.BP.001.02.16.0000974

Hilang BPKB Motor Scopy Biege Hitam DK 5567 PM Seputar Denpasar Hub081337202267 Bla Ketemu No BPKB:R/12399/III A.BP.001.02.16.0000939

Hlg Buku Kir Mbl Daihatsu Gran Max DK-9825-BQ An. S.Handoko A.BP.001.02.16.0000931

GRAND NEW AVANZA

DP MURAH

20

BALI JAYA TEKNIK

3JT

SIRION

GEBYAR NYEPI PU. G MAX DP. 3 Jt XENIA DP. 7 Jt TERIOS DP. 26 Jt LUXIO DP. 25 Jt SIRION DP. 24 Jt DP. 6 Jt AYLA

RUPA-RUPA

A.BP.001.02.16.0001009

KEHILANGAN BPKB Mobil Suzuki DK611FV No.F 10S1D165869 AN IKetut Jaman SS

DIJUAL MOTOR

1JT-AN

DAIHATSU PUSAT

C.0000952-FUR

A.BP.001.02.16.0000834

Simpanan 50Juta gratis Scoopy Tanpa diundi Hub.0361-239002

30Jt-an GRAN MAX

C.0001041-mbl

ALUMINIUM

081999886701, 081805494222

A.BP.000.01.16.0003230

B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815

ANGS

085101456084

C.0000977-ALM

B.BP.164.02.16.0000508

Pelunasan/Gestun Kartu Kredit Promo 2,3% Hub:082340004545

DP

AYLA

TERIMA TUKAR TAMBAH | KOS DIBANTU

TOUR

A.BP.157.02.16.0000186

RUPA-RUPA 1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% H.087861895055 / 081238979088

XENIA TERIOS 7Jt-an

DP 20 Jt-an/Angsuran 2 Jt-an

085738732229 081999394000

Cash Atau Kredit

A.BP.001.02.16.0000947

DISEWAKAN GUDANG Dikontrakan Gudang Luas 2 Are Hub:087861508080

DP

ES PROS T CEPA

GAYA Furniture & Interior

Arsitek-Desain ArsitekturInterior-IMB-Kont 081337400384

A.BP.001.02.16.0000961

DIJUAL MOBIL

LUXIO

KOMPUTER

A.BP.001.02.16.0001043

A.BP.001.02.16.0001030

Tnh H270Jt Jl bs msk Mbl Ktwel Brat Hardis Mart.085738452864

DP 14 Jt-an

C.0000951-PRC

KONTRAKTOR

A.BP.001.02.16.0000675

A.BP.001.02.16.0001000

A.BP.001.02.16.0000177

OPEN INDENT ALL

*Ongkos Cetak Juga MURAH

B.BP.166.02.16.0000523

DISEWAKAN TEMPAT Over Ktrk Bistro Fslts Lgkp/bs Tmpt Saja Hub:081338157978

A.BP.001.02.16.0000938

Jl Cpt (Pindahan) Tanah 1,1Are Taman Jimbaran Mumbul 450Jt Hub 082145252933

A.BP.001.02.16.0001021

Djl Kav Baru 1 Are Bitra Gianyar Jln 5 Mtr Hub:081999025757

Percetakan *Cetak Apa Saja MURAH

KONTRAKTOR Aditya Design,Bangun/Renov Rmh Vila,Ruko,Kos IMB 081337099764

B.BP.135.02.16.0000520

Djl Tnh 19Are Lokasi Pemuteran Singaraja Hub:085238623737

A.BP.001.02.16.0000682 Jl Tnh 1,3A Jl.Trengguli G.IVD Dps H.375Jt Nego 081353241775 DIJUAL TANAH A.BP.001.02.16.0000997 !!Djl Tanah Kav.@1A Lok. Jual Tanah 600m2 SHM Pinggir Perum Nusa Dua Hill Residen Danau Beratan 082213136600 475Jt/Are Net Hb.420800/422700 A.BP.001.02.16.0000992 B.BP.141.02.16.0000498 Jual Tanah @Pering 20Are&Gubug DISEWAKAN TANAH Tnh Kavling Jl.Besakih Suwung Tabanan 34,75 Are Akses Mobil *****Dikontrakkan Tanah 7Are, kauh H08123871809/081337569788 Hub.085969000599 utk 25Th,18Jt/A per Thn, A.BP.001.12.15.0001632 A.BP.001.02.16.0001005 !!Djl Tanah Kavling 250m2 Lok. Kav Mudutaki Dalung&Tbn 1,5A- Jl.Duyung Gg.I No.14 Sanur,Cocok utk Villa Harga Nego Dpn Br.Pengalon Manggis K.Asem 3A Sdh Aspal 5mtr,085101866136 A.BP.001.02.16.0001032 CP:08123929967,Email:yani.lost Hg.155Jt Nego Hub.085103816888 T Kvl Jln Raya Tiying Tutul B.BP.141.02.16.0000502 inparadise@yahoo.co.id A.BP.001.02.16.0001038 1,38Hktr Bkt Ungasan View Laut Canggu,cck Vila H.082147454248 A.BP.001.02.16.0001044 Dswkn Tnh 32A Bypas Tohpati Dkt Pantai 08123665040 Maaf TP A.BP.001.01.16.0000180 Tanah 2Are 10x20 Tunjung Tutur Tlp.08124603846,085737386045 A.BP.001.02.16.0000950 III H325Jt/Are,087861145099 TP 10Are Jl.Utama Semat Pantai A.BP.001.02.16.0000994 Brawa Hrg 800Jt H.081236143131 DISEWAKAN RESTORAN B.BP.166.02.16.0000524 TanahMurahdiMunggu,Abianbase Over Kontrak Restoran LT7Are & Sempidi H.087860432230 1A 336Jt Pasekan Batu Bulan,Jl A.BP.001.02.16.0001046 L.Bangunan 4Are,Parkir 3A,Lok. 3 mtr Sdh Srtpkt 085238155529 Tanah SHM 37,5Are,lok Mengwi A.BP.001.02.16.0001034 Renon,Jl.Cok Agung Kresna KapHub:081239596539 Hrg 175jt/Are apasitas130 Orang,081212905758 BUC Jual Tanah Jl.Pantai A.BP.005.02.16.0000982 Balangan L270m2 Nego A.BP.001.02.16.0001019 081 337 171703 & 087761477545 Tnh 1atau2Are Lok.Jl.P.Singkep ARSITEKTUR A.BP.001.02.16.0000573 H.525Jt/A Jl4-5m 085101456084 A.BP.001.02.16.0001048 BUC Tnh Jl.Pantai Berawa L8,5A *Arsitek*Borong,Rmh,Ruko,Vila, Tnh 4A bs Ambil 1Are,Kredit di Hub.Pemilik 081239953300 Hotel,Uris IMB 081558926949 Panjer Siap Bgn T.081236725446

A.BP.001.02.16.0001033

ALUMINIUM

Djl Tnh 1,25A Jl.Tkd.Bilok Sanur 082146350469 081558926858

DISKON GEDE PROMORINGAN SPECIAL BUNGA

KREDIT S/D 6 TH FREE ACCESORIES BISA TUKAR TAMBAH BONUS HADIAH

Jtan 081916677038 / 082145293708 C.0000998-MBL

SERVICE

SERVICE PANGGILAN - POMPA AIR - KULKAS - M. CUCI - KOMPOR GAS - W.HEATER - AC BERGARANSI

ABS Jln. Nusa Kambangan Gg. 9 No.9

085646382554 085257934062

C.0001017-SRV

Nusa Bali Service POMPA AIR MESIN CUCI

PANGGILAN

APV GX Thâ&#x20AC;&#x2122;2011 AsBali,Orisinil Jual Cpt BU Kijang Rover Thâ&#x20AC;&#x2122;91 Hitam,082340657775 Nego 110Jt Samsat Baru Hub:081337817799

CHEVROLET

KULKAS, W.HEATER

SUMUR BOR

081933026864 085102868305 C.0000986-SRV

KULKAS M. CUCI FREZZER W.HEATER

AC Service panggilan BERGARANSI

082331838863 081999614179 C.0000742-SRV

BINTANG SERVICE

POMPA AIR

SUMUR BOR MESIN CUCI WATER HEATER

HUB. PAK KADEK :

PANGGILAN MURAH BERGARANSI

085101704628 | 081936006001 C.0000800-SRV


EKONOMI

18

Selasa Umanis, 16 Februari 2016

Lindungi Pengusaha Kecil dari Kepemilikan Asing Jakarta (Bali Post) Pengusaha kecil harus tetap dilindungi dari kepemilikan asing, meskipun pemerintah telah melakukan revisi terhadap Daftar Negatif Investasi (DNI). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memastikan hal itu di Jakarta, Senin (15/2) kemarin.

Bali Post/ant

HITUNG UANG - Seorang petugas menghitung uang rupiah di Kantor Pusat BNI Jakarta.

Rupiah Menguat 94 Poin Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (15/2)sore bergerak menguat sebesar 94 poin. Rupiah kemudian menjadi 13.389 dibandingkan sebelumnya di posisi 13.483 per dolar AS. “Laju mata uang rupiah dipengaruhi sentimen yang beredar di dalam negeri. Neraca perdagangan Indonesia yang mencatatkan surplus menjadi salah satu sentimen yang menopang nilai tukar domestik,” ujar analis dari PT Platon Niaga Berjangka Lukman Leong di Jakarta, Senin (15/2) kemarin. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia surplus sebesar 50,6 juta dolar AS Januari 2016, membaik dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat defisit. Lukman Leong menambahkan, upaya pemerintah memberikan pengampunan pajak atau tax amnesty juga menjadi sentimen yang menopang rupiah dalam jangka menengahpanjang.

Penerapan tax amnesty itu dapat mendorong persediaan dolar AS di dalam negeri meningkat, sehingga volatilitas rupiah terhadap dolar AS dapat terjaga. “Di sisi lain, tax amnesty juga berpotensi meningkatkan dana cadangan devisa Indonesia,” katanya. Ia mengatakan penguatan rupiah juga dipicu dari laju inflasi Indonesia pada tahun 2016, yang diproyeksikan di level rendah. Inflasi yang rendah mendorong harapan pasar terhadap tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) berpotensi turun. Dari eksternal, Lukman Leong mengatakan bahwa memudarnya kemungkinan kenaikan suku bunga bank sentral AS (Fed fund rate) menambah faktor positif bagi mata uang rupiah. Kondisi itu membuat asetaset di negara berkembang kembali dilirik investor. “Perkirakan kenaikan suku bunga AS sebanyak empat kali memudar menjadi dua kali. Hal itu dikarenakan perekonomian global belum stabil,” katanya. (ant)

“Investasi asing diperlukan untuk menggerakkan roda perekonomian, sementara kepentingan pengusaha kecil tetap harus dilindungi,” kata Darmin menjelaskan. Meskipun ada beberapa bidang usaha telah terbuka untuk asing, bagi usaha dengan modal di bawah Rp 10 miliar berisiko kecil dan menggunakan teknologi sederhana tetap dilarang untuk investor luar negeri. Sebelumnya pemerintah memastikan revisi DNI yang masuk dalam paket kebijakan ekonomi X ini bertujuan memotong mata rantai pemusatan ekonomi yang selama ini dinikmati kelompok tertentu dan memberikan perlindungan kepada Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Koperasi (UMKMK). Kebijakan ini juga bukan merupakan liberalisasi, karena merupakan upaya mengem-

bangkan potensi geopolitik dan geo-ekonomi nasional dengan meningkatkan kreativitas dan sinergi serta kemampuan menyerap teknologi di era keterbukaan. “Selain membuka lapangan kerja dan memperkuat modal untuk membangun, perubahan ini juga mendorong perusahaan nasional agar mampu bersaing dan semakin kuat di pasar dalam negeri maupun global,” kata Darmin. Pemerintah telah merevisi Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2014 tentang daftar bidang usaha yang tertutup dan bidang usaha yang terbuka dengan persyaratan di bidang penanaman modal atau yang lebih dikenal sebagai DNI. Dalam daftar tersebut pemerintah memutuskan kemitraan yang ditujukan agar Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penana-

man Modal Asing (PMA) bekerja sama dengan UMKMK yang semula 48 bidang usaha, bertambah 62 bidang usaha sehingga menjadi 110 bidang usaha. Meskipun demikian, pemerintah juga mengeluarkan 35 bidang usaha dari DNI, sehingga terbuka 100 persen untuk asing, antara lain industri crumb rubber, cold storage. Pariwisata seperti restoran, bar, kafe, usaha rekreasi, seni dan hiburan, gelanggang olahraga serta industri perfilman. Selain itu, penyelenggara transaksi perdagangan secara elektronik yang bernilai Rp 100 miliar ke atas, pembentukan lembaga pengujian perangkat telekomunikasi, pengusahaan jalan tol, pengelolaan dan pembuangan sampah yang tidak berbahaya, serta industri bahan baku obat. (ant)

Bali Post/ant

MELUKIS - Pekerja UKM melukis kain batik tradisional di Kota Bogor, Jawa Barat.

Bali Post/ant

TIBA DI HONOLULU - Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta rombongan tiba di Bandar Udara Internasional Honolulu, Amerika Serikat (AS) untuk transit menuju Sunnylands, Rancho Mirage, California, AS, dalam rangka menghadiri acara Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN-AS.

ITPC Perluas UKM Sampai Amerika California – Pemerintah meminta Indonesia Trade Promotion Center Los Angeles (ITPC) untuk memperluas peluang pasar produk UKM Indonesia agar bisa ekspor ke Amerika Serikat. Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki didampingi staf khusus Presiden Ari Dwipayana saat tiba di Hotel Miramonte, Rancho Mirage, California, AS, Minggu malam waktu setempat menemui Kepala Indonesia Trade Promotion Center Los Angeles (ITPC) Arief Wibisono. Arief dan Danang Prasta Danial serta staf marketingnya sedang menggelar pameran di Miramonte Hotel & Resort. Teten menyambut baik produk unggulan Indonesia yang dipamerkan. “Kami meminta kepada ITPC terus meningkatkan kemampuan mengidentifikasi apa saja peluang yang terbuka di pasar Amerika bagi produk-produk UKM Indonesia, sehingga produk-produk UKM Indonesia semakin membanjiri pasar Amerika,” kata Teten. ITPC adalah bagian promosi Kementerian Perdagangan untuk mempromosikan produk ekspor Indonesia di AS. Badan ini bertugas memfasilitas usaha eksportir Indonesia dalam meningkatkan ekspor ke AS. ITPC juga bertugas mempromosikan produk-produk ekspor unggulan Indonesia dan menjadi riset pasar mengenai peluang pasar untuk produk Indonesia di AS. Saat ini produk unggulan di Amerika seperti kopi, arum teh, snack dekacreps, dan mix root fruit (singkong dan kentang manis) dari UKM Indonesia yang diimpor dari Indonesia sudah tersedia dan dijual di supermarket Amerika Serikat, khususnya di supermarket Asia dan Hispanik. Bahkan produk mix root fruit sudah masuk pasar arus utama Amerika Serikat, seperti di Whole Foods, TJ Max, dan Marshalls. Menurut data Departemen Perdagangan AS, total ekspor Indonesia ke AS pada 2015 mencapai 19,6 miliar dolar AS atau naik 1,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan produk ekspor Indonesia ke AS terbesar meliputi knit apparel (pakaian jadi), woven apparel (tenunan), dan karet. (ant)

Industri Bahan Baku Obat

Penipuan Berkedok Terbuka 100 Persen Investasi Asing Perekrutan Karyawan

Gerhana matahari total.

Bali Post/ant

Wisatawan Malaysia-Brunei Saksikan Gerhana di Pontianak

Pontianak (Bali Post) – Pemerintah Kota Pontianak, Kalimantan Barat, mengundang wisatawan dari Malaysia dan Brunei Darussalam menyaksikan gerhana matahari total 9 Maret 2016. “Dalam waktu dekat, undangan untuk menyaksikan gerhana matahari total kepada pihak Malaysia dan Brunei Darussalam akan kami sampaikan. Karena kedua negara tersebut tidak dilewati atau tidak bisa menyaksikan gerhana matahari total tersebut,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pontianak Hilfira Hamid di Pontianak, Senin (15/2) kemarin. Ia menjelaskan, untuk kesiapan sebagai antisipasi respon positif banyaknya kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara berkunjung ke Pontianak, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak pengusaha hotel. “Untuk di Kota Pontianak ada dua titik bagi yang akan menyaksikan gerhana matahari total tersebut, yakni di Gedung Pontianak Convention Center, dan Kantor Lapan (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) di Kelurahan Siantan Hulu,” ungkapnya. Menurutnya, masyarakat dan wisatawan khusus di PCC bisa menyaksikan gerhana Matahari di atas atap gedung tersebut. Sementara kalau di Lapan Pontianak juga bisa dan juga disiapkan peralatannya untuk me-

nyaksikan gerhana Matahari tersebut. “Kami berharap adanya peristiwa gerhana Matahari total tersebut, maka bisa mendongkrak wisman ke Kota Pontianak dan Kalbar umumnya,” katanya. Kepala Lapan Pontianak Muzirwan menyatakan pihaknya menyiapkan sekitar 100 lebih kacamata khusus bagi masyarakat atau wisatawan yang akan menyaksikan gerhana Matahari total, 9 Maret 2016 mendatang di Kantor Lapan Pontianak. (ant)

Surabaya (Bali Post) Aksi penipuan dengan modus perekrutan mengatasnamakan perusahaan BUMN marak terjadi. Meski teknologi informasi sudah mengalami kemajuan, masih saja ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab melakukan aksi penipuan mengatasnamakan manajemen PT Pelabuhan Indonesia III (Persero). Kepala Humas Pelindo III Edi Priyanto mengatakan hal itu di Surabaya, Senin (15/2) kemarin. “Kami mengimbau masyarakat agar berhatihati dan mewaspadai adanya modus penerimaan calon pegawai mengatasnamakan PT Pelindo III. Strateginya antara lain melakukan pemanggilan dengan membayar uang tertentu menggunakan jasa travel. Ada juga memberikan copy surat keputusan palsu dengan membayar uang kepada pihak yang tidak

bertanggung jawab. Modus lainnya melakukan pungutan uang terhadap para calon korban,” kata Edi Priyanto. Aksi itu tidak pelak membuat ketidaknyamanan masyarakat. “Pelindo III tidak pernah memungut biaya apa pun dari pelamar atau menunjuk agen perjalanan mana pun terkait proses seleksi pegawai,” tambahnya. Dikatakan, pelamar yang sedang menjalani proses seleksi dan lolos ke tahap berikutnya akan tetap dihubungi serta diundang secara resmi oleh Pelindo III. Apabila masyarakat menemui kejanggalan, diduga bentuk penipuan agar dapat melaporkan kepada humas perusahaan melalui email resminya: humas@pp3.co.id atau humas@pelindo.co.id Pelindo III dan anak perusahaan dalam melaksanakan proses perekrutan tidak per-

nah melakukan pemungutan biaya sepeser pun dengan alasan apa pun. Pengumuman perekrutan dan proses seleksi dilakukan secara terbuka melalui website resmi korporat yaitu www.pelindo. co.id Modus penipuan tersebut juga sering terjadi di beberapa perusahaan ternama. Sering kali diminta mentransfer sejumlah uang sebagai salah satu syarat pendaftaran dan kelulusan. Seperti untuk pemesanan tiket dan akomodasi peserta yang lulus seleksi. Sering kali penipuan tidak memberikan calon korbannya waktu cukup lama untuk berpikir. Sehingga dalam rasa senang menanti kesempatan tersebut, bukan tidak mungkin secepatnya melakukan transfer. (059)

Jakarta (Bali Post) Sektor industri farmasi bahan baku obat terbuka 100 persen untuk investasi asing. Dibukanya keran berusaha di dalam negeri pascarevisi diumumkan Daftar Negatif Investasi (DNI) yang baru. Menteri Perindustrian Saleh Husin mengatakan hal itu di Jakarta, Senin (15/2) kemarin. “Presiden Joko Widodo menyampaikan bahan baku obat masih lebih dari 90 persen impor. Beliau mengimbau agar impor bisa ditekan. Caranya bahan baku itu diproduksi di dalam negeri,” kata Saleh Husin. Untuk itu, lanjut Saleh, pemerintah membuka seluas-seluasnya bagi investor asing membangun pabrik bahan baku obat dengan kepemilikan hingga 100 persen di dalam negeri. Jika dibangun di dalam negeri, kata Saleh, maka akan menghemat devisa yang keluar akibat impor yang pada akhirnya bisa menekan harga obat. Selain itu investasi yang masuk juga menyerap tenaga kerja di dalam negeri dan meningkatkan aktivitas perekonomian. “Kami akan berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan terkait tenaga ahli. Yang terpenting impor bisa ditekan,” kata Saleh. Revisi DNI di sektor farmasi, khususnya industri bahan baku obat merupakan bukti pemerintah mendukung berkembangnya industri-industri bahan baku obat di Indonesia. Sebelumnya kepemilikan asing pada industri bahan baku obat dibatasi maksimal 85 persen, kemudian menjadi terbuka 100 persen setelah keluar dari DNI baru. (ant)


19

Selasa Umanis, 16 Februari 2016

Bali Post/ant

LOKALISASI - Musisi Ahmad Dhani mengunjungi area lokalisasi Kalijodo, Jakarta Utara, Senin (15/2) kemarin. Kedatangan bakal calon gubernur DKI Jakarta yang diusung PKB tersebut bertujuan untuk mendengarkan aspirasi warga Kalijodo.

Polisi Kena Tembak Dibawa ke RS Sanglah Denpasar (Bali Post) Satu orang polisi yang bertugas pada saat penggerebekan teroris di Bima, NTB dibawa ke IGD RSUP Sanglah, Senin (15/2) kemarin sekitar pukul 16.00 Wita. Bharada Efendi dilarikan ke IGD RSUP Sanglah, lantaran terkena luka tembak. Luka tembak mengenai bagian len-

gan dan perut. Sebelumnya, korban rencananya akan diangkut dengan menggunakan helikopter sehingga pihak pengamanan RSUP Sanglah diminta menyiapkan peralatan medis untuk mengevakuasi korban dari helipad Pusat Jantung Terpadu (PJT) RSUP Sanglah menuju IGD. Korban yang diinformasikan

akan tiba pukul 13.00, tidak kunjung tiba sehingga petugas RSUP Sanglah akhirnya kembali pada pos masing-masing. Ternyata korban diterbangkan dengan pesawat dan mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Korban kemudian dijemput dengan mobil Brimobda Polda Bali nomor polisi 2707-XI. (kmb42)

Tumpang Tindih Dari Hal. 1 Mendagri Tjahjo Kumolo mendukung program korsup minerba yang dilakukan pihaknya dengan KPK. Pasalnya, berdasarkan in-

formasi yang diterimanya dari Presiden Jokowi, ada sekitar 3.000 IUP yang tumpang tindih, baik di sektor kehutanan, perkebunan hingga pertambangan. (wnd)

Tersangka Suap Dari Hal. 1 KPK menggeledah ruang kerja Andri di gedung MA lantai lima selama sekitar 2,5 jam mulai pukul 08.30 WIB. Sebelumnya KPK pada Minggu (14/2) juga menggeledah empat lokasi yaitu di dua unit apartemen milik Ichsan Suaidi yang menjadi tersangka suap di Sudirman Park serta dua unit rumah tempat kediaman Andri di kawasan Gading Serpong dan di perumahan di kawasan Tangerang. Suhadi juga mengungkapkan bahwa sejak Jumat (12/2) KPK sudah memasang garis

polisi, namun penggeledahan baru dilakukan Senin (15/2) karena pada Sabtu dan Minggu adalah hari libur. â&#x20AC;&#x153;Sekarang garis polisi sudah dicabut karena pemeriksaan dan penggeledahan dianggap sudah selesai,â&#x20AC;? ujar Suhadi. Andri ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (12/2) malam dan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait pengiriman putusan kasasi perkara korupsi pekerjaan pembangunan Dermaga Labuhan Haji Kabupaten Lombok Timur di Mahkamah Agung. (wnd)

Selasa, 16 Februari 2016

Korban penembakan di Bima diantar mobil ambulans Brimob Polda Bali.

Lakukan Perlawanan Dari Hal. 1 Selain menembak mati seorang warga, saat penggerebekan itu, aparat juga terlihat mengamankan IM (29), seorang warga yang berada di rumah itu. Warga yang diamankan ini bahkan sempat melakukan perlawanan saat penggerebekan berlangsung. Kapolres Bima Kota AKBP Ahmad Nurman, S.IK. dikonfirmasi membenarkan kontak senjata tersebut. Hanya ia enggan menjelaskan secara rinci proses penggerebekan yang berujung pada baku tembak dengan aparat tersebut. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Yang jelas ada korban,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; katanya singkat. Kapolda NTB Brigjen Pol. Drs. Umar Septono, S.H., M.H., Senin (15/2) sore menjelaskan, terduga teroris yang digerebek

polisi adalah Fajar. Terduga teroris itu disebutkan tergabung dalam jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso alias Abu Wardah. Dia dilumpuhkan polisi bersenjata lengkap di salah satu rumah di Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima, yang juga asal daerah istri Santoso. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Masih kaitannya dengan Santoso, istrinya Santoso juga dari situ. Memang tempatnya di situ di Penatoi. Memang adanya seperti itu, bukan mengada-ada,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; ungkap Kapolda. Umar Septono menyebutkan, Penatoi merupakan sentra kegiatan ideologi garis keras yang mengarah pada kekerasan radikal. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Terbukti sudah banyak anggota yang dijadikan sasaran penembakan

Harus Dilindungi

Hasil Curian Dari Hal. 1 â&#x20AC;&#x153;Bisa diambil dari Polri atau dibeli dari pasar gelap. Bisa juga dari hasil curian,â&#x20AC;? terangnya di Mako Brimob Polda NTB, Senin (15/2) kemarin. Ia menjelaskan bahwa barang bukti senjata api yang turut diamankan dalam penggerebekan di salah satu rumah di Jalan Pemuda RT 01 RW 02 Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima itu akan diperiksa nomor serinya untuk menelusuri sumber

dan pembunuhan hingga dua meninggal dan satu terluka,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; ungkapnya. Kapolda juga menyebutkan, baku tembak itu mengakibatkan seorang anggota polisi terluka di bagian bawah lengan sebelah kiri. â&#x20AC;&#x153;Didobrak rumahnya kemudian terduga teroris itu melakukan perlawanan, dia nembak duluan. Anggota terkena di samping kiri, lengan kiri tembus ke paru-paru,â&#x20AC;? terangnya sembari menambahkan bahwa anggota polisi tersebut adalah anggota Brimob asal Bima yang di-Bawah Kendali Operasi-kan (BKO) ke Densus 88 Antiteror. Kapolda menjelaskan bahwa fasilitas kesehatan di Mataram tidak sanggup menangani luka tembak yang diderita sehingga dirujuk ke Rumah Sakit Sanglah, Denpasar, Bali. (kmb)

dari mana diperolehnya. Sebab, ada kecurigaan bahwa senjata api itu turut diambil ketika terduga teroris tersebut melakukan penembakan dan pembunuhan anggota polisi di Ambalawi 2014 lalu. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Kita telusuri lagi apakah pada saat penembakan Kapolsek Ambalawi dulu senjatanya ikut diambil apa tidak. Masih belum tahu dari mana sumbernya, nanti kita lihat. Saya tidak bisa banyak komentar karena ini ditangani Mabes Polri,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; terang Kapolda. (kmb)

Dari Hal. 1 â&#x20AC;&#x153;Investasi asing diperlukan untuk menggerakkan roda perekonomian, sementara kepentingan pengusaha kecil tetap harus dilindungi,â&#x20AC;? katanya di Jakarta, Senin kemarin. Darmin menjelaskan, meskipun ada beberapa bidang usaha telah terbuka untuk asing, namun bagi usaha dengan modal di bawah Rp 10 miliar, berisiko kecil dan menggunakan teknologi sederhana, tetap dilarang untuk investor luar negeri. (kmb35/ant)

05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Ciwaratri Bentuk Rekonstruksi Diri (4) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lintas Mancanegara 08.00 Glimpse Of The Island 08.05 Suluh Indonesia 08.35 BCTTV 09.05 Dialog Interaktif Gatra Praja 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 BCTTV 11.05 Traventure/Etalasa 11.30 Dunia Kita 12.05 Dharma Wacana Ciwararti Bentuk Rekonstruksi diri (4) 12.30 Berita Siang

13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali 14.30 Lila Cita 15.30 Taksu 16.05 Dialog Interaktif Upakara 17.05 Nangun Yadnya 17.30 Lila Cita 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20.30 Spot News 21.00 Lintas Mancanegara 21.30 Sekilas Berita 21.35 Suluh Indonesia 22.00 Sekilas Berita 22.05 Lila Cita Calonarang Pura Mas Jati (5) 23.00 Lila Cita : Sanggar Cilinaya (7) 23.30 Bali Channel Tourst TV 00.00 Closing

RUMAH SAKIT RSUP Sanglah PMI/RSUP Sanglah RSAD Udayana RSU Wangaya RSU Manuaba RSUD Badung RSU Surya Husada

: 227912-15 : 227911 : 228061 : 222141 : 426393 : 9006813 9006812 : 235041 : 233786 : 233787 : 222013 : 227220

RSU Puri Raharja RSU Saidharma RSU Kasih Ibu Denpasar : BaliMed Hospital : RSU Dharma Yadnya : : Fax. : RSU Dharma Usadha : : RSU Bina Atma : RSU Khusus Bedah Graha Usadha : : Klinik SOS Gatot Kaca : RS Bhakti Rahayu : : RS Bhayangkara : RSU Sari Darma Jl. Pulau Seram No.1 :

223 036 484748 462629 462488 462488 227560 234824 425744 423467 426492 223555 430270 403245 234670 226866

RSU Prima Medika Jl.P.Serangan No.9X : 236225 (Hunting) Fax : 236203 Bali Royal Hospital Jl. Letda Tantular No. 6 Renon : 247499 RSU Wisma Prashanti, Tabanan : 819601 RSU Bintang Jl. Ngurah Rai 10, Klungkung : (0366) 25241 Fax. : (0366) 22819 Rumah Sakit Bersalin Harapan Bunda : 265533 - 34 Layanan Psikiatri Jl. Belimbing 74 Dps. : 249488 Polda Bali : 236494 Posko Bantuan Tourist Police : 224111 Nusa Dua Clinik : 771324 Klinik Mas (Jl. Raya Mas-Ubud) : 974573 Batu Bulan Medical Clinic : (0361) 8884000 Markas PMI Cabang Badung Jl. Imam Bonjol Denpasar : 484305 Pelayanan Abulance Gawat Darurat PMI Cab. Badung : 484305 Pelayanan Usaha Transfusi Darah (PUTD) PMI Cabang Badung d.a. RSUP Sanglah Denpasar : 227224 : 227915 : 227911 s.d.

Agenda Bali Bali Post memberi kesempatan kepada perusahaan, kampus, lembaga adat, instansi pemerintah, dll. yang akan melakukan kegiatan untuk dimuat di rubrik â&#x20AC;&#x153;Agenda Baliâ&#x20AC;?. Silakan kirim jadwal kegiatan Anda dan kontak personalnya. SMS : 08113976363 Email : agendabalipost@gmail.com Om Swastyastu: matur uning ring umat sane pacang medek tangkil ring Ida Batara Pura Dasar Buana (Gelgel - Klungkung) Pujawali pacang kakawitin rahina Redite Wage, 14 Februari 2016 nedunang Ida Batara pukul 10.00; puncak Pujawali rahina

Usianya yang masih relatif muda, 40 tahun, membuat kesehatan raga Nyonya Nurhayati masih bugar secara umum. Meskipun demikian, untuk meningkatkan kesehatannya yang masih belum terganggu itu, sejak delapan bulan sebelum wawancara ini dilakukan ia rajin minum Madu Bima 99. â&#x20AC;&#x153;Dua kali sehari kami meminumnya,â&#x20AC;? ujar ibu dua anak ini saat ditemui 26 Februari 2015. Kami? Ya, karena di rumahnya tak hanya ia yang mengonsumsi madu hitam pahit tersebut tapi juga suami dan anak-anaknya. â&#x20AC;&#x153;Bagi suami, juga untuk menambah kebugaran. Ketika terkena serangan flu, pulihnya cepat,â&#x20AC;? tutur pegawai PT Surya Citra Multimedia, distributor

TELEPON PENTING Badan Narkotika Nasional Provinsi Bali (BNNP) :(0361) 232472, 7800179, 263860 Fax :(0361) 263860

smartphone bermerek BlackBerry dan Sonny ini. â&#x20AC;&#x153;Sedangkan bagi anak-anak saya, saat kena serangan batuk, pulihnya juga cepat,â&#x20AC;? lanjut wanita asal Bojonegoro, Jawa Timur, ini. Bagi Nyonya Nurhayati sendiri? â&#x20AC;&#x153;Stamina bertambah. Di saat menjalankan ibadah puasa, saya tak merasakan lapar sama sekali di siang hari. Seperti nggak puasa aja,â&#x20AC;? ungkap penduduk Jalan Gunung Abang, Kelurahan Monang-Maning, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Provinsi Bali, ini. Mengonsumsi madu sudah dilakukan orang sejak dulu. Konon, ratu Mesir yang terkenal dengan kecantikannya, Cleopatra, memakai madu untuk merawat kesehatan dan kecantikan. Tapi, apa dasarnya minum madu itu dinyatakan bagus bagi kesehatan? Selain sejumlah penelitian ilmiah, kitab suci agamaagama besar menyebutkannya. (1)

Al-Quran (An-Nahl: 69) menyatakan, "Keluarlah dari dalam badannya minuman (madu) yang berlainan warnanya, yang mengandung penawar bagi manusia dari berbagai macam penyakit." (2) Injil (24: 13) menyatakan, "Anakku, makanlah madu, karena itu baik." (3) Weda Arthavaveda (II.3.1) menyatakan, â&#x20AC;&#x153;Minumlah Ghee, madu, dan susu karena baik untuk kesehatan.â&#x20AC;? (4) Tripitaka (Vinaya Pitaka [Mahavagga] VI.208.15:10) menyatakan, â&#x20AC;&#x153;Dalam ajaran Buddha ada 5 macam obat yang dikonsumsi para bhikku setelah mereka makan siang, salah satunya madu. Selama 3 bulan para bhikku dan bhikkuni tak mengonsumsi apa-apa kecuali madu.â&#x20AC;? Nah, kalau kitab suci yang menyatakannya, apakah kita berani menyangsikannya? Saat ini berbagai madu pahit dengan berbagai merek telah beredar di pasaran. Tapi, yang banyak digemari, karena manfaatnya yang nyata, memang Madu Bima 99. Apalagi, dari hasil uji laboratorium Fakultas Farmasi UI dan Sucofindo September 2014,

Soma Kliwon ngawit pukul 13.00; Ida Batara nyejer 3 rahina, tur katuran panyineb ring rahina Wraspati Pon, 18 Februari 2016, sekadi punika atur titiang, mogi rahayu, Om Santi Santi Santi Om (Prajuru Desa Pakraman Gelgel - penyarikan)

Madu Bima 99 terbukti bebas dari bahan kimia obat, patogen, logam berbahaya, dan zat berbahaya lainnya. Bahkan, saat ini juga tersedia Madu Bima 99 khusus, yakni Madu Kesuburan Pria, Madu Kesuburan Wanita, dan Madu Kecerdasan Otak. Untuk mendapatkannya, Anda bisa datang ke apotek, toko obat, dan outletoutlet lainnya di kota Anda. Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa mengunjungi @madubima99, www.madubima.com, dan www.facebook.com/Madu Bima 99. Distributor Bali 08123644754, Subdist : 081936459563, 085954158293, 087761444100,

08174708396 / 0817351071, 081239707770,

081338916680, 08123644754,

081999945381

Setelah Sadar, Arjuna Tewaskan Srutayu dan Achyutayu

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Seratus Sembilan Puluh Lima) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

OH BHARATA, Vibhatsu secara perlahan mendapatkan kembali kesadaran dan juga kekuatannya. Partha seperti seseorang yang baru pulang kembali dari tempat kediamannya sang Dewa Kematian. Setelah melihat keretanya dengan Kesava diselimuti anak-anak panah oleh Srutayu dan Achyutayu. Dan melihat juga kedua musuhnya berdiri di depannya seperti dua api berkobar. Partha, ksatria kereta perkasa itu, kemudian memanggil hadir senjata bernama Sakra. Dari senjata Sakra itu mengalir ribuan panah lurus. Panah-panah itu menyerang kedua pemanah perkasa, baik Srutayu maupun Achyutayu. Anak-anak panah Sakra yang ditembakkan itu terus menyerang dua lawannya, tetapi Srutayu dan Achyutayu tidak kalah hawa, mereka juga dengan sengit menyerang balik melalui angkasa. Kemudian, putra Pandu dengan cepat menggagalkan anakanak panah itu dengan kekuatan dari anak-anak panah miliknya sendiri. Arjuna mulai mengitari medan pertempuran menyerang prajurit-prajurit kereta perkasa

lainnya. Sementara Srutayu dan Achyutayu yang diserang hujan panahnya Arjuna, kehilangan lengan-lengan dan kepala-kepala mereka dan kemudian jatuh ke bumi, seperti sepasang pohon-pohon tinggi ditumbangkan angin. Kematian ksatria utama Srutayu dan pembantaian terhadap Achyutayu menciptakan keheranan di kubu Kuru. Tumbangnya dua ksatria utama itu, memberi persepsi manusia ketika melihat lautan menjadi kering. Setelah membantai lima puluh orang prajurit kereta di antara para pengikut kedua pangeran itu, Partha meneruskan melawan bala tentara Bharata. Dengan cepat membantai banyak prajurit utama Kuru. Kubu Kuru, setelah menyaksikan keduanya, baik Srutayu maupun Achyutayu terbantai, putra-putra mereka yang utama dari manusia, Niyatayu dan Dirghayu, oh Bharata, dipenuhi kemarahan. Tanpa banyak cakap lagi, mereka menyerbu melawan putra Kunti, menebarkan berbagai jenis panah dahsyat. Mereka sudah pasti kecewa dan sakit hati

oleh bencana yang telah menimpa orangtua mereka. Arjuna, yang digairahkan kemarahannya, dalam sesaat mengirim keduanya ke tempat tinggalnya Dewa Yama, dengan menggunakan panahpanah lurus. Banteng-banteng di antara para ksatria bala tentara Kuru itu tidak dapat menahan Partha, guncangan barisan keluarga Dhritarshtra tidak mampu membendung serangan-serangan dahsyat Partha. Arjuna, menyerang seperti seekor gajah dirangsang oleh airair, di sebuah danau yang dipenuhi bunga lotus. Kemudian ribuan penunggang gajah yang terlatih di antara keluarga Anga, oh baginda, juga marah. Mereka mengepung putra Pandu itu dengan kekuatan pasukan gajah. Didesak oleh Duryodhana dan banyak raja lainnya dari daerah barat dan selatan. Serangan itu dipimpin penguasa Kalinga. Mereka bukan saja menekan Arjuna dengan panah, juga mengepung Arjuna menggunakan gajah-gajah raksasa. Partha dengan panah-panah yang dilepaskan dari Gandiva, dengan

cepat memotong kepala-kepala dan lengan-lengan, yang dihiasi perhiasan-perhiasan, dari pejuangpejuang yang maju itu. Medan pertempuran ditebari kepala-kepala dan lengan-lengan yang dihiasi angada-angada itu. Kelihatan seperti batu-batu keemasan dibelit ular-ular. Lenganlengan dari para prajurit dipotong bersamaan ketika berjatuhan. Kelihatan seperti burung-burung

jatuh dari atas pohon-pohon. Gajah-gajah ditusuk ribuan anak panah. Akibatnya gajah-gajah itu meneteskan darah dari luka-luka mereka. Kelihatan seperti bukitbukit di musim hujan, dengan kapur merah cair mengalir turun ke sisi mereka. Yang lain-lain, dibantai Partha dengan panah-panah tajam, akibatnya para ksatria itu berbaring tidak berdaya di medan pertempuran. (bersambung)

Sloka 5.15

Nadatte kasyacit papam na caiva sukritam vibhuh ajnanenavrtam jnanam tena muhyati jantavah Yang Maha Pengasih tidak mengambil, baik buruk untuk diri-Nya sendiri, kebijaksanaan itu terbungkus oleh kekurangan pengetahuan, dan para makhluk pun kalut karenanya.


16 Pages

33 Number 8th Year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

e-mail: info_ibp@balipost.co.id alipost.com. post.com. online: http://www.internationalbali

WEATHER DPS

FORECAST 23 - 32

Tuesday,

February

166 16,, 2016

gear RepublicansSupreme up for U.S. after Court battle death Scaliaâ&#x20AC;&#x2122;s Page 6

Messi passes on penalty, up serves hat-trick Suarez Page 8

http://epaper.internationalb

PM Australian losing Turnbull of shine ahead elections Page 13

y Baliâ&#x20AC;&#x2122;s econom in danger

foreign allowing percent of POLICIES PO secof up to 100 ownership own in the tourism for the investments inv be disastrous

a of lale ith ded V DQ said H OLNH n the kes it SHFLDO never y when ooks as ng away o visit a tions conboski says

crazy way money. His in e stashed x â&#x20AC;&#x201D; he still eft â&#x20AC;&#x201D; while his inets in rk, home. Allen credits eye g a good He e valuable. enght to buy boski targeted ere the highest mics. OZD\V RXWSDFHV best bought the JHÂł7KDW ZDV

Indonesia safe from Zika virus

economy. tor would of Baliâ&#x20AC;&#x2122;s the enjoysus sustainability will shift into the Su a policy Such growth of Bali ment of economic from outside o people in a tight spot. hands of and entrepreneurs of Commerce native entr Wirapuand leave of the Chamber Ngurah Alit is being Chairman Bali, A.A. position for (Kadin) of Industry that the Baliâ&#x20AC;&#x2122;s economic of opportunities OGV tra, stated by the opening-up HUFHQW RI VKDUHV LQ ÂżH weakened IRUHLJQHUV WR RZQ S DU\ HUFHQW IRU IRUHLJQ RZQHUof business. viability HOG RI WRXULVP DQG FXOLQ Âł3ROLFLHV DOORZLQJ S DWH the economic VKLS HVSHFLDOO\ LQ WKH Âż on will endanger \ VKXW GRZQ DQG HOLPLQ Wiraputra, businesses, said Alit RI %DOL ,W ZLOO GHÂżQLWHO entrepreneursâ&#x20AC;? is in high many local 14). destination, policy Sunday (Feb.Bali â&#x20AC;&#x201C;as a touristimpact of such a coma less Because foreigners, the who are in in their demand with Balinese people to investing XUV will threaten when it comes HVXOW IRUHLJQ HQWUHSUHQH HUV petitive position against RZQ EXVLQHVVHV Âł$V D U ZKLOH %DOLQHVH HPSOR\ compete be able to ZLOO Ă&#x20AC;RFN WR LQYHVW KHUH will not and employees said. Danger... themâ&#x20AC;?, he 2 Machado on page REUTERS/Adriano continues at Sao Aedes mosquito =ika to kill the analyses identiÂżed although with insecticide Thursday, a street 2016. Recent laboratory said on 11, mini stry truck sprays pick-up Bra]il, February year, the health deaths. their last a municipal in Brasilia, died in Brazil responsible for runs as A child neiJhborhoodpeople who alone was =ika three H 0LQLVWU\ in Sebastiao that virus conÂżrm virus infections suspects the to RI WKLV LQ ,QGRQHVLD Âł7K could not of the RI mothers the same, authorities is almost XVLQJ LQ- of Health from pregnant can pass added Saramitra. infecof both diseases WKHUDS\ E\ Ă&#x20AC;XLG babyâ&#x20AC;? the entry crystalloid of zika viral to prevent such as QDPHO\ infusion of =LND YLUXV their decrease Manifestations seen in the several measures of- travenous Ă&#x20AC;XLGV Âł7KH within a FLÂżFDOO\ DV into the country, can also be RU FROORLG be cured of the virusalertness at its health Ary tion virus, according infection. QG VHDSRUWV can generally daysâ&#x20AC;? said Made RI SODWHOHWV EXW QRW DV VSH the Zika South Korea, by raising Faculty in the case of dengue 7-12 is safe from in Seoul, on Monday. ÂżFHV DFURVV DOO DLUSRUWV D period of a lecturer at the - Indonesia Ambassador here Sarasmita, at Udayana University, in Indonesia. be heard JAKARTA by Indonesian ANTARA News can also dengue Pharmacy KH ,QGRQHVLDQ 0LQby News of at Global specureceived to a statement 9.30 in â&#x20AC;&#x153;Bali Imageâ&#x20AC;? virus in Indonesia Zika virus resembles recently. people have been Prasetio 96.5 from beDWLRQ UHFHLYHG IURP W hemorJohn A. Radio FM am. Listen to case of Zika Some virus is a correlation and dengue simibeen no until 10.00 FM at http:// that there Âł%DVHG RQ WKH FRQÂżUP microsephaly there has ambassador noted. Zika virus(DHF) virus have to presume fever, lating the incidence of of head) in Global Radio the in incorrect istry of Health, at rhagic fever including; high that it was virus had spread this year,â&#x20AC;? In tween than usual size who have globalfmbali.listen2mystreaming min- out vomiting. Zika symptoms throughout (smaller or live video and http:// from the from that the virus, nausea, and for lar born of mothers radio.com the zika -bali. children headache, QRQ VSHFLÂżF V\PSWRPV a report The information Indonesia. the Eijkman Institute http://radioglobalfmbali.com WR the zika been infected with has been no line with Control the Research DGGLWLRQ In fact, of however, as ustream.tv/channel/global-fm so far there istry is in for Disease Biology and Ministry of such as these symptoms such however, from the Ministry the US Centers which excludes Molecular is any proof the IndonesianWKH DEVHQFH virus also causes pain in muscles statement that there Center of list of countries and Prevention, virus redness on the skin, from the Health saying Zika virus +HDOWK KDG UHDIÂżUPHG the Zika Indonesia and enervation. treatment with active involving joints the and cases account, and territories had of the IndoOn that transmission. Korean media was in 2016. past few weeks, In the has implemented Earlier, certain virus case that a Zika nesian government early 2015. reported pointed Jambi in found in Prasetio Ambassador

Zika virus a safe from Indonesi

balipost (103rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (3,9rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

SELASA UMANIS, 16 FEBRUARI 2016 iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

Indonesia Minta UNDP Hentikan Dana untuk Kelompok LGBT

Bali Post/pik

Jakarta (Bali Post) -

Pemerintah Indonesia meminta Badan Program Pembangunan milik PBB atau United Nations Development Program (UNDP) menghentikan aliran dana bagi kegiatan kelompok LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender). Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta, Senin (15/2) kemarin mengungkapkan, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) telah memanggil perwakilan UNDP di Jakarta untuk mengklariĂ&#x20AC;NDVL EHULWD DGDQ\D DOLUDQ GDQD WHUVHEXW NH ,QGRQHVLD Mahathir Mohamad

Bali Post/ist

Mahathir Mohamad 'LWXGXK 0HPÂżWQDK George Town, Malaysia â&#x20AC;&#x201C; Mantan pemimpin Malaysia Mahathir Mohamad tengah diselidiki pihak berwajib negara itu atas tuduhan memfitnah jaksa agung dalam posting blog berisi kritik atas kegagalan jaksa agung memperkarakan kasus korupsi Perdana Menteri Najib Razak. Pertarungan antara pemimpin masa lalu dan masa kini Malaysia itu sudah berlangsung hampir selama setahun. Mahathir berulang kali menyerukan Najib, bekas anak didik politiknya, untuk mengundurkan diri sebagai buntut dari skandal keuangan pada lembaga pengelola dana milik pemerintah yang dililit utang, 1 Malaysia Development Berhad (1MDB). Dalam sebuah posting pada 5 Februari di blog pribadinya, Mahathir menulis Jaksa Agung Mohamad Apandi Ali tidak mempunyai kredibilitas setelah membebaskan Najib dari segala dakwaan kriminal atau korupsi yang berpusat pada tudingan suap sebesar 681 juta dolar AS dalam rekening pribadi Najib. Najib mengganti jaksa agung sebelumnya dengan menunjuk Apandi, hanya beberapa pekan setelah munculnya laporan Wall Street Journal mengenai pengakuan 1 MDB menyangkut deposito besar pada rekening Najib. Apandi langsung menghentikan penyelidikan kasus Najib, belum lama bulan ini setelah menyimpulkan uang itu diberikan oleh seorang anggota keluarga Kerajaan Saudi dan kebanyakan telah dikembalikan. Inspektur Jenderal Polisi Khalid Abu Bakar mengatakan, beberapa laporan polisi telah dilayangkan kepada Mahathir karena serangan mantan perdana menteri ini kepada Apandi. â&#x20AC;&#x153;Kami akan menyelidikinya menurut ketentuan hukum yang berlaku. Jika ada kasus yang mesti diajukan, kami akan mendiskusikannya dengan kejaksaan agung dan mengambil langkah lebih jauh apabila diperlukan,â&#x20AC;? kata Khalid dalam jumpa pers di George Town, negara bagian Penang. Mahathir sendiri mengeluarkan tantangan kepada Apandi dalam akun blognya. â&#x20AC;&#x153;Sebagai muslim yang baik, dia semestinya bersumpah di bawah Alquran di mesjid dengan disaksikan para pengurus mesjid dan masyarakat bahwa laporan-laporan itu sama sekali tidak melibatkan Najib,â&#x20AC;? tulis Mahathir. Sebelumnya Mahathir menuduh Apandi melindungi Najib dan meragukan kesungguhan Apandi untuk bekerja sama dengan mitranya dalam sistem penyelidikan Swiss menyangkut 1MDB. Najib sendiri membungkam berbagai kritik, di antaranya dengan memecat Wakil Perdana Menteri Muhyiddin Yassin, tahun lalu. Tidak itu saja, loyalisnya di Partai UMNO memaksa putra Mahathir, Mukhriz Mahathir, untuk mengundurkan diri dari jabatannya di negara bagian Kedah. Mahathir juga pernah ditanyai polisi, November tahun lalu, setelah menghadiri demonstrasi antipemerintah di Kuala Lumpur dan menyerukan Najib untuk mengundurkan diri, demikian Reuters. (ant)

â&#x20AC;&#x153;UNDP di Indonesia sudah dipanggil ke Bappenas untuk menjelaskan apa yang terjadi. (UNDP) Yang di sini (mengaku) tidak tahu dan tidak mengikuti proyek itu, itu UNDP di Thailand. Oleh karena itu, diminta secara organisasi untuk memberitahukan ke Thailand supaya jangan melaksanakan itu,â&#x20AC;? kata Wapres Kalla. Sebelumnya diberitakan, UNDP bekerja sama dengan Kedutaan Besar Swedia di Bangkok dan Badan Bantuan Pembangunan Internasional AS (USAID) mengucurkan dana 8 juta dolar AS untuk mendukung berbagai kegiatan yang dilakukan kaum LGBT. Dalam keterangannya, UNDP menyebutkan proyek ini dimulai pada Desember 2014 hingga September 2017. Sejumlah tujuan dari dibentuknya proyek tersebut adalah untuk mendukung kaum LGBT dalam mengetahui hak mereka, termasuk hak hukum dalam melaporkan pelanggaran hak asasi manusia yang dialami mereka. Hasil yang ingin dicapai dari proyek tersebut, salah satunya untuk meningkatkan kemampuan organisasi non-profit LGBT untuk memobilisasi, menyokong dan berkontribusi melalui dialog, kebijakan dan aktivitas pemberdayaan komunitas. (ant)

Jusuf Kalla

Dâ&#x20AC;&#x2122;Masiv Isi OST Film â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122;Boboiboy the Movieâ&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; BAND dâ&#x20AC;&#x2122;Masiv menjajal dunia baru, yaitu mengisi Original Sound Track (OST) film â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Boboiboy the Movieâ&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122;. Dâ&#x20AC;&#x2122;Masiv yang selama ini bernaung di Musica Studioâ&#x20AC;&#x2122;s melantunkan sebuah lagu di film animasi produksi Malaysia itu berjudul â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Dibawah Langit yang Samaâ&#x20AC;&#x2122; ciptaan Iksan Skuter. â&#x20AC;&#x153;Ini pertama kalinya kami membawakan lagu ciptaan orang lain,â&#x20AC;? cetus Rian, vokalis dâ&#x20AC;&#x2122;Masiv. Bagi Rian cs., tidak masalah membawakan lagu ciptaan orang lain. â&#x20AC;&#x153;Ketika kami mendengarkan lagu ini, ada chemistry dengan kami. Terasakan warna dâ&#x20AC;&#x2122;Masiv di lagu ini,â&#x20AC;? papar Rian. Rian mengaku sudah lama ingin membawakan lagu yang bisa dinikmati anak-anak. Hanya butuh waktu 3 hari hingga masuk rekaman. â&#x20AC;&#x153;Prosesnya sangat cepat. Hari ini baca dan hafalin lirik, besok buat irama musik dan besoknya langsung masuk studio

rekaman,â&#x20AC;? urainya. Lagu OST bertempo medium beat ini bernuansa riang, hingga anak Rian sudah hafal OST film yang bakal diputar di Malaysia dan Indonesia ini. â&#x20AC;&#x153;Iramanya sangat easy listening. Nantinya lagu OST ini menjadi single pertama di album baru dâ&#x20AC;&#x2122;Masiv,â&#x20AC;? imbuh Rian. Dâ&#x20AC;&#x2122;Masiv lahir dari kompetisi A Mild Live Wanted tahun 2007, termasuk band kesayangan Musica Studioâ&#x20AC;&#x2122;s selain Nidji dan Noah. Dari lahirnya hingga saat ini, dâ&#x20AC;&#x2122;Masiv masih digawangi 5 personel, yaitu Rian Ekky Pradipta (vokal), Dwiki Aditya Marsall (gitar), Nurul Damar Ramadan (gitar), Rayyi Kurniawan Iskandar Dinata (bas) dan Wahyu Piadji (drum). Lewat lagu OST ini, bisa menawarkan atmosfir semangat yang menggelora di kalangan anak-anak dibandingkan dengan lagu-lagu cinta yang selama ini didendangkan dâ&#x20AC;&#x2122;Masiv. (pik)

KESEHATAN

Mengenali Ciri-ciri Infeksi pada Telinga Tengah Pertanyaan: Selamat pagi dokter, saya Pak Wayan dari Kerobokan. Beberapa hari lalu anak saya demam dan mengeluh nyeri telinga kanan. Selain demam dan batuk, juga pilek. Saya ke dokter dan dikatakan telinga dan tenggorokannya radang. Oleh dokter tersebut, akhirnya dirujuk ke dokter THT. Setelah beberapa hari pengobatan, akhirnya sembuh. Apa yang sebenarnya terjadi pada anak saya, terima kasih. Jawaban: Infeksi telinga bagian tengah (dalam bahasa medis disebut otitis media) merupakan suatu keadaan peradangan di telinga bagian tengah. Sebagian besar kasus infeksi ini disebabkan oleh serangan bakteri atau virus (karena liang telinga pada dasarnya tidaklah 100% steril). Bagian yang terinfeksi adalah ruangan di belakang gendang telinga. Mengalami otitis media akan sangat menyakitkan oleh karena adanya peradangan dan penumpukan cairan di telinga tengah yang menyebabkan peningkatan tekanan pada jaringan telinga di sekitarnya. Sebagian besar kasus infeksi telinga disebabkan oleh bakteri atau virus di telinga tengah, atau kondisi lainnya seperti flu atau alergi yang menyebabkan peradangan (pembengkakan) di saluran pernapasan bagian atas (mukosa hidung, nasofaring) dan Eustachian tube menyempit. Penyempitan

Eustachian tube kemudian menimbulkan akumulasi hasil sekresi dari telinga tengah. Infeksi sekunder oleh bakteri atau virus menimbulkan supurasi lalu munculah gejalagejala infeksi telinga. Gejala infeksi telinga pada anak-anak dan orang dewasa umumnya berbeda. Pada anakanak, gejalanya meliputi: telinga terasa nyeri terutama ketika berbaring, anak sering menarik-narik telinga, sulit tidur, lebih sering menangis, sulit mendengar atau merespons suara, kehilangan keseimbangan, sakit kepala, demam, berkurangnya nafsu makan, terdapat cairan yang keluar dari telinga. Sedangkan pada orang dewasa, gejalanya berupa nyeri telinga, adanya cairan yang keluar dari telinga, fungsi pendengaran menurun, radang tenggorokan. Terdapat beberapa faktor risiko yang berhubungan dengan infeksi telinga, yaitu: * Usia. Anak-anak dalam rentang usia 6 bulan hingga 2 tahun paling rentan terhadap infeksi telinga. Hal ini disebabkan oleh Eustachian tube yang pendek dan relatif berbentuk lurus serta fungsi fisiologis dan kekebalannya belum berfungsi sepenuhnya. * ASI. Merupakan asupan nutrisi utama bagi si kecil pada tahap-tahap awal tumbuh kembang. Selain nutrisi, ASI juga memegang peranan yang sangat penting dalam membangun sistem kekebalan tubuh si kecil. Pendapat

para ahli, kurangnya asupan ASI menyebabkan anak lebih rentan terhadap penyakit. * Menyusu menggunakan botol. Faktor ini lebih kepada kebiasaan orangtua yang memberikan minum (susu/cairan) saat si kecil dalam posisi berbaring. Saat berbaring, posisi Eustachian tube menjadi lebih datar sehingga saat ada cairan yang masuk melalui mulut, cairan ini dapat masuk ke telinga bagian tengah yang nantinya dapat memicu suatu proses peradangan di sana. * Perubahan musim dan kualitas udara yang buruk. Kedua faktor ini berkaitan dengan meningkatnya risiko infeksi saluran pernapasan atas. * Riwayat infeksi telinga di keluarga. Walaupun tidak dominan, faktor ini juga meningkatkan risiko infeksi telinga. Ini berkaitan pula dengan meningkatnya risiko kegagalan terapi dengan antibiotik. * Infeksi saluran pernapasan bagian atas. Saat terjadi infeksi pada saluran pernapasan, sebagian besar akan diikuti pembengkakan pada amandel dan penyempitan pada Eustachian tube. Infeksi telinga yang diatasi dengan cepat biasanya tidak akan menimbulkan komplikasi. Namun, infeksi yang berulang dengan atau tanpa penumpukan cairan dapat berujung pada komplikasi. Selain masalah pada perkembangan anak, komplikasi lainnya berupa gangguan pendengaran secara permanen, gangguan tumbuh

kembang pada bayi atau balita, misalnya si kecil terlambat bicara atau kurang berkembangnya kemampuan bersosialisasi, infeksi yang menyebar, baik ke bagian telinga lain maupun ke jaringan kepala lainnya. Infeksi telinga (terutamapada anak) dapat sembuh dengan sendirinya (memerlukan 7-14 hari) dan tidak memerlukan antibiotik secara rutin kecuali untuk kasuskasus tertentu. Nyeri yang muncul dapat diatasi dengan mengompres telinga, menggunakan obat pereda nyeri, dan obat tetes telinga. Mereka yang mengalami infeksi telinga harus dimonitor terus dan melakukan pemeriksaan rutin, terutama anak-anak. Mengingat infeksi berulang dapat mengakibatkan gangguan tumbuh kembang pada si kecil, maka tindakan pencegahan penyakit memegang peranan yang sangat penting. Selain untuk menghindari risiko komplikasi, pencegahan juga dapat mengurangi beban biaya yang tak terduga dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa cara berikut dapat dilakukan untuk mencegah

infeksi pada telinga: * Menjaga agar telinga tetap kering dan bersih karena lingkungan telinga yang lembab akan meningkatkan risiko infeksi pada telinga. * Membersihkan telinga dengan menggunakan alat/bahan yang memang diperuntukkan untuk telinga. * Menghindari flu. Cara yang paling mudah untuk melakukan hal ini adalah dengan rajin mencuci tangan dengan benar, terutama sebelum mengonsumsi sesuatu. Dan berolahraga. * Hindari asap rokok. Secara umum asap rokok memiliki kemampuan mengiritasi saluran pernapasan kita, terutama orang yang memiliki riwayat alergi. * ASI eksklusif, sangat membantu untuk membentuk dan meningkatkan daya tahan tubuh si kecil. * Jika bayi menyusu menggunakan botol, posisikan kepala bayi lebih tinggi dari botol. Jangan biarkan bayi menyusu dalam posisi berbaring. * Konsultasikan dengan dokter mengenai imunisasi/vaksin yang cocok untuk anak Anda. dr. Ni Wayan Julyani, S.Ked.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 16 Februari 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu