Skip to main content

Edisi 12 Mei 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 257 TAHUN KE 68 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (127 rb Like) http://facebook.com/balipost

kamis paing, 12 mei 2016

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (4.103 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Pelaku Kejahatan Seksual pada Anak

Dikebiri dan Dipasangi Chip Jakarta (Bali Post) – Pemerintah segera menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) untuk memperberat pelaku kejahatan seksual terhadap anak yang salah satunya adalah menerapkan hukuman kebiri. Keputusan tersebut diambil Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas tentang pencegahan kekerasan terhadap anak, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (11/5) kemarin. Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani usai rapat terbatas menjelaskan draf perppu itu telah dibahas oleh sejumlah menteri antara lain Menteri Agama, Menteri Kesehatan, Menteri Sosial, Menteri Hukum dan HAM serta Komisi Perlindungan Anak. ‘’Dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden, kemudian diputuskan bahwa perlindungan kekerasan seksual bagi anak, payung hukumnya akan dibuatkan

perppu,’’ katanya. Puan mengatakan perppu tersebut berisi pemberatan hukuman bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak yakni hukuman pokok maksimal 20 tahun penjara dan hukuman tambahan. Hukuman tambahan, kata Puan, adalah kebiri, dipasangi chip (microchip) bagi pelaku agar bisa dipantau dan publikasi identitas. ‘’Ini merupakan satu keputusan dari Presiden dan pemerintah untuk men-

’’…Perppu tersebut berisi pemberatan hukuman bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak yakni hukuman pokok maksimal 20 tahun penjara dan hukuman tambahan. Hukuman tambahan adalah kebiri, dipasangi chip bagi pelaku agar bisa dipantau dan publikasi identitas.’’

indak pelaku kekerasan seksual terhadap anak karena itu kejahatan luar biasa. Harus memberikan hukuman yang bisa memberikan efek jera,’’ katanya. Sementara itu, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan kebiri bagi pelaku kejahatan seksual adalah kebiri kimia yang secara teknis bisa dilakukan oleh dokter. Hal. 19 Keputusan Hakim

Puan Maharani Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan

KPK Tuntut Harta Nazar Rp 600 M Dirampas

Bali Post/ap

LIGA INGGRIS - Pemain West Ham Andy Carroll (kiri) dan Marcos Rojo Manchester United berebut bola pada laga Liga Inggris di Boleyn Ground stadion, London, Rabu dini hari.

Jakarta (Bali Post) – Jaksa penuntut umum (JPU) KPK menuntut harta mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin sebesar Rp 600 miliar dirampas untuk negara. Jaksa juga mengaitkan Panama Papers dengan sebuah perusahaan terkait Nazaruddin. ‘’Estimasi sekitar Rp 600 miliar, jadi dari saham sekitar Rp 300 miliar. Kemudian dari uang yang disita itu juga sekitar Rp 100 miliar, belum dari aset yang dari properti seperti rumah, pabrik. Itu kan nilainya cukup besar,’’ kata Ketua JPU KPK Kresno Anto Wibowo seusai sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Senin (9/5). Jaksa juga menuntut Nazaruddin dengan pidana tujuh tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider satu tahun kurungan karena menerima Rp 40,37 miliar dari PT Duta Graha Indah dan PT Nindya Karya terkait proyek pemerintah tahun 2010, melakukan tindak pidana pencucian uang sebesar Rp 627,86 miliar pada periode 2010-2014 dan Rp 283,6 miliar pada periode 2009-2010. Terhadap tuntutan itu, Nazaruddin men-

gaku ikhlas. ‘’Yang penting saya ikhlas, seikhlas-ikhlasnya, yang penting niat bantu KPK ke depan memberantas korupsi untuk mengungkap ada teman DPR yang menerima dana itu. Nanti saya bantu ke KPK, ada beberapa kepala daerah/bupati, nanti saya bantu,’’ ujarnya usai persidangan. Nazaruddin pun menyebut sejumlah pihak yang juga melakukan korupsi. Namun, Nazaruddin enggan menjawab pertanyaan wartawan terkait dengan keterlibatan mantan sekretaris jenderal dari partai yang pernah diikutinya. ‘’Ada semua catatannya, semua di Permai. Ada catatannya, siapa yang terima dari Permai Group. Saya akan bantu KPK ungkap ini semua,’’ katanya. Nazaruddin pun menyiapkan pembelaan agar tidak semua hartanya dirampas. ‘’Intinya saya membela hak anak-istri saya saja. Aset saya yang murni sebelum saya menjadi pejabat, saya percayakan ke KPK. Nanti saya luruskan,’’ ujarnya. (ant)

Muhammad Nazaruddin

MU Gagal Geser City dari Liga Champions MANCHESTER United (MU) gagal menggeser Manchester City dari zona Liga Champions setelah dikalahkan tuan rumah West Ham United dengan skor 2-3 pada pertandingan Rabu (11/5) dini hari, satu-satunya pertandingan Liga Inggris hari ini. Sebenarnya The Red Devils berpeluang untuk masuk zona Liga Champion karena pada pertandingan hari Minggu (8/5) City bermain imbang 2-2 melawan Arsenal, sehingga selisih nilai dengan The Citizens hanya dua poin. Dengan hasil pertandingan tersebut kini selisih poin kedua tim masih tetap dua poin yakni City di urutan keempat klasemen sementara Liga Inggris dengan nilai 65 dan MU di urutan kelima dengan nilai 63. Urutan keempat akan mengikuti babak play off Liga Champions, sementara urutan pertama hingga ketiga akan langsung lolos babak grup Liga Champions. Kedua tim telah memainkan 37 pertandingan, sehingga tinggal menyisakan satu pertandingan terakhir. MU masih berpeluang lolos ke Liga Champions jika memenangi pertandingan terakhir melawan tamunya Bournemouth, sementara City kalah melawan tuan rumah Swansea pada 15 Mei. Namun jika MU seri atau bahkan kalah maka posisinya di urutan kelima justru terancam oleh West Ham United yang kini berada di urutan keenam dengan nilai 62 atau hanya selisih satu poin. Pada pertandingan terakhir West Ham akan menghadapi Liverpool. Urutan kelima akan langsung mengikuti Liga Europa. (ant)

Lagi, Abu Sayyaf Bebaskan 4 WNI

Bali Post/ant

MORATORIUM - Petugas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memasang pelang pemberhentian sementara (moratorium) di Pulau G, Jakarta, Rabu (11/5) kemarin.

15 Mei, Pertemuan Pascaputusan ’’Tandingan’’

Dipastikan Tak Ada Revisi, Teluk Benoa Kawasan Suci PERTEMUAN Sabha Pandita, Sabha Walaka dan Pengurus Harian PHDI pascamunculnya putusan tandingan rencananya berlangsung Minggu, 15 Mei 2016. Pertemuan yang bersifat informal itu bertempat di Geria Agung Bongkasa. Temu wirasa itu bertujuan menyatukan komitmen, karena Pesamuhan Sabha Pandita, 9 April, sudah jelas memutuskan Teluk Benoa sebagai kawasan suci. ‘’Kami mendapat kepastian dari Ida Dharma Adhyaksa maupun Ida Sinuhun Nabe Geria Bongkasa, bahwa pada pertemuan itu tidak akan ada perubahan keputusan. Pertemuan itu untuk menegaskan bahwa keputusan pesamuhan tentang kawasan suci Teluk Benoa sudah final. Sekarang tugas Sabha Walaka dan Pengurus Harian beserta segenap eksponen masyarakat untuk menyosialisasikan keputusan itu. Soal ‘’keputusan tandingan’’ yang diten-

garai bisa saja diedarkan oleh oknum di PHDI, Putu Wirata menjelaskan, semuanya akan berakhir karena para anggota Sabha Pandita berkomitmen untuk memastikan bahwa Keputusan Pasamuhan 9 April 2016 adalah Teluk Benoa kawasan suci. ‘’Para anggota Sabha Pandita, para peninjau pesamuhan, bersedia bersaksi bahwa keputusannya adalah kawasan suci Teluk Benoa. Maaf kalau kami katakan, kalau kesaksian sekala masih mau dibantah juga, beliau-beliau ada yang berkenan untuk madewasaksi di Pura Besakih, sebagai puncak dari uji kemurnian dan kejujuran. Kalau masih diragukan juga keputusan tentang kawasan suci Teluk Benoa tersebut, seakanakan ada manipulasi, kami pun bersedia madewasaksi untuk membuktikan bahwa tidak ada Sabha Walaka memanipulasi keputusan,’’ sambung Putu Wirata lagi. Hal. 19 Tetap Sama

Jakarta (Bali Post) – Kelompok Abu Sayyaf kembali membebaskan empat WNI yang disandera. Atas pembebasan itu, Presiden Joko Widodo seperti pada pembebasan sepuluh sandera WNI beberapa pekan lalu, kembali berterima kasih kepada Filipina. ‘’Alhamdulillah puji syukur kepada Allah SWT, akhirnya empat WNI yang disandera oleh kelompok bersenjata sudah dapat dibebaskan,’’ kata Joko Widodo dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (11/5) kemarin. Presiden memastikan bahwa keempat WNI itu dalam keadaan baik. ‘’Pembebasan sandera ini berhasil melalui kerja sama yang baik antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Filipina,’’ katanya didampingi Manteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. Presiden mengatakan keempat WNI itu saat ini telah berada di tangan otoritas Filipina dan akan segera diserahterimakan kepada Indonesia. ‘’Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Filipina yang telah memberikan kerja sama yang sangat baik, dalam dua kali pembebasan WNI kita,’’ kata Jokowi. Hal. 19 Inisiatif Indonesia

’’Jika semua keinginan investor luar daerah, asing dan nasional diakomodasi dengan cara-cara yang tidak bersahabat dengan lingkungan, risikonya mereka akan semena-mena dan tidak menghormati keragaman dan situasi serta adat dan budaya Bali.’’ Alit Wiraputra Ketua Umum Kadin Bali ’’Jangan karena melayani ambisi investor, pemerintah Bali kehilangan wibawa di mata masyarakatnya. Saya ingin tegaskan, investasi jangan melabrak tata ruang. Ikuti prosedur dan buat masyarakat sekitar investasi merasa nyaman. Alam ini bukan milik pemodal dan penguasa.’’ Rumawan Salain Pakar Tata Ruang Unud

Bali Post/ant

PEMBEBASAN SANDERA - Presiden Joko Widodo didampingi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memberikan keterangan pers tentang pembebasan sandera, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (11/5) kemarin.

Bangun Kantor dengan Mereklamasi

Preseden Buruk, Pengusaha Bali Makin ’’Dianaktirikan’’ RENCANA pembuatan kantor pengelola Tol Bali Mandara di Pasanggaran, Denpasar Selatan dengan cara menguruk laut, tak hanya direaksi Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. Ketua Umum Kadin Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra dan pakar tata ruang Universitas Udayana Prof. Rumawan Salain juga mereaksi. Rencana pembangunan kantor operasional dengan menguruk laut bisa menjadi preseden buruk bagi dunia investasi di Bali. Tidak hanya itu, cara–cara seperti ini juga akan membangkitkan kecemburuan pengusaha lokal yang merasa makin dianaktirikan. Strategi investasi dengan melabrak tata ruang seharusnya dieliminasi. ‘’Jika semua keinginan investor luar daerah, asing, dan

nasional diakomodasi dengan cara-cara yang tidak bersahabat dengan lingkungan, risikonya mereka akan semena-mena dan tidak menghormati keragaman dan situasi serta adat dan budaya Bali,’’ tegas Alit Wiraputra. Ia bahkan meyakini hal ini juga akan menyebabkan pengusaha Bali akan tersisih dan merasa dianaktirikan. ‘’Sangat tidak relevan kalau semua keinginan mereka dipenuhi,’’ tegasnya. Ia berpendapat, seharusnya untuk kantor dicarikan tempat di sekitaran kawasan Pelabuhan Benoa. Di sana lahan masih banyak. Tidak perlu reklamasi. Karena akan memberikan contoh yang kurang baik bagi pengusaha dan masyarakat Bali. Hal. 19 Jaga Lingkungan


denpasar

2

Kamis Paing, 12 Mei 2016

Permudah Pembongkaran, Pasar Badung Dipagari Denpasar (Bali Post) – Setelah para pedagang direlokasi ke eks Tiara Grosir, aktivitas di Pasar Badung mulai disterilkan. Bahkan, PD Pasar sudah mulai melakukan pemagaran keliling di kawasan pasar yang terbakar akhir Februari 2016 itu. Pemagaran tersebut untuk memudahkan PD Pasar melakukan pembersihan serta rencana pembongkaran gedung tersebut. Dirut PD Pasar Denpasar I Made Westra yang dihubungi, Rabu (11/5) kemarin mengatakan, berdasarkan hasil rapat dengan beberapa SKPD seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Tata Ruang dan Perumahan, telah disepakati kegiatan pembersihan sisa kebakaran di Pasar Badung menjadi tanggung jawab PD Pasar. Bukan hanya melakukan pembersihan sisa kebakaran, namun berlanjut sampai pada pembongkaran bangunan Pasar Badung. Pembersihan serta pembongkaran itu ditargetkan bisa rampung per September 2016 mendatang. ‘’Saat ini kami sudah mulai melakukan pemagaran di arel Pasar Badung,’’ kata Westra. Dengan adanya pemagaran ini, semua aktivitas di pasar tersebut tidak ada lagi. Kegiatan pembersihan sisa-sisa kebakaran tersebut harus bisa dilakukan dengan baik. Kar-

ena itu, areal di sana harus steril. ‘’Sekarang kami fokuskan dulu untuk pembersihan, karena semua aktivitas sudah dipindah ke lahan eks Tiara Grosir,’’ katanya. Bukan saja pedagang yang direlokasi. Kantor PD Pasar yang sebelumnya juga ada di Pasar Badung ikut dipindah. Untuk sementara ini, PD Pasar berkantor di Pertokoan Suci, Jalan Dipenogoro karena kantor yang lama akan dibongkar secara keseluruhan. ‘’Kegiatan kantor PD Pasar juga dipindah ke Suci,’’ jelasnya. Pemicu Kebakaran Didalami Seperti pernah diberitakan, kebakaran hebat melanda Pasar Badung, akhir Februari lalu. Semua kios dan los pedagang yang mencapai lebih dari 1.700 tersebut ludes terbakar. Kini, aktivitas pedagang sudah dipindahkan ke lokasi sementara di eks Tiara Grosir sambil menunggu pembangunan gedung baru. Sementara penyidik Reskrim Polresta Denpasar yang menangani kasus kebakaran tersebut masih mendalami pemicunya. Pasalnya, hasil penyelidikan labfor tidak menemukan tanda-tanda korsleting listrik. ‘’Menurut hasil (penyelidik - red) labfor, karena adanya api terbuka atau open flame

Jenazah Amokrane akan Dikirim ke Aljazair Denpasar (Bali Post) Jenazah Amokrane Sabet rencananya tidak dibawa ke Prancis, melainkan ke Aljazair. Namun, belum jelas kapan jenazah turis yang tewas dieksekusi polisi itu diterbangkan. Sementara adik Amokrane sudah di Bali untuk mengurus pemberangkatan jenazah sang kakak. Menurut Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hery Wiyanto, Rabu (11/5) kemarin, Konjen Prancis sudah menyampaikan turut berdukacita atas meninggalnya Brigadir A.A. Putu Sudiarta. ‘’Pihak Konsul menyampaikan rasa duka. Tetapi, dia belum tahu kapan jenazah Amokrane diberangkatkan ke Aljazair. Mereka hanya minta dibantu mengemasi barang-barang Amokrane,’’ ujar Kombes Hery. Amokrane ternyata memiliki dua paspor, yaitu Prancis dan Aljazair. ‘’Amokrane datang ke Bali menggunakan paspor Prancis, tetapi dia juga punya paspor Aljazair,’’ ujar mantan Kabid Humas Polda Bengkulu ini. Sebelumnya, rencana tim gabungan dari Imigrasi, Konjen Prancis, Polres Badung dan Polsek Kuta menemui Amokrane Sabet (49) asal Prancis yang dilaporkan bikin onar, membawa duka bagi Korps Bhayangkara. Anggota Buser Polsek Kuta Utara Brigadir Anak Agung Putu Sudiarta dibacok berulang kali oleh Amokrane hingga tewas di Jalan Pantai Brawa, Banjar Tegal Gundul, Desa Tibubeneng, Badung, Senin (2/5). Akibat perbuatannya itu, anggota Brimob langsung memberondong mantan petarung Mixed Martial Art (MMA) itu hingga tewas. (kmb36)

denpasar & sekitarnya Pengamanan Munaslub Golkar MUNASLUB Partai Golkar di Bali akan digelar 15 sampai 17 Mei mendatang. Terkait pengamanan, Polda Bali menggelar rapat koordinasi dengan Panitia Daerah Munaslub Partai Golkar di Mapolda, Selasa (10/5). Rapat dipimpin Kapolda Irjen Pol. Drs. Sugeng Priyanto. ‘’Awalnya 400 orang, ternyata akan ada mengerahan kekuatan lebih besar. Kami juga akan menambah kekuatan, mungkin sekitar seribu personel,’’ ujar Sugeng. Penambahan kekuatan itu atas pertimbangan tingkat potensi konflik dan kerawanan dalam penyelenggaraan munaslub tersebut. Dalam rapat itu, khusus membahas pengamanan. ‘’Kekuatan pengamanan sesuai dengan kekuatan mereka. Fokus pengamanan di Nusa Dua,’’ ungkapnya. Terkait kegiatan itu, Polda Bali mengaku siap mengamankan Munaslub Partai Golkar yang akan diselenggarakan di BNDCC, Kuta Selatan. (rah)

Suara Denpasar & Badung LPJ Menuju Goa Gong Sudah Menyala Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Badung yang sudah menyalakan lampu peneranagan jalan (LPJ) menuju Goa Gong, Kuta Selatan, sehingga suasana menjadi lebih enak, karena sebelumnya gelap. Mahayadi, Kuta Selatan

Jalan A. Yani Tidak Nyaman Jalan A. Yani Denpasar sudah padat lalu lintas, parkir kendaraan yang tidak beraturan, ditambah jalannya tidak rata, jadi semakin tidak nyaman. Saya berharap agar jalannya dibuat lebih mulus lagi sehingga pengguna jalan nyaman. Febri, Denpasar

yang disebabkan oleh barangbarang yang mudah terbakar. Kalau soal pemicunya, sedang kami dalami,’’ kata Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard, kemarin. Sebelumnya, Puslabfor Mabes Polri Cabang Denpasar merilis hasil penyelidikan kebakaran Pasar Badung. Menurut Kalabfor Kombes Pol. Koesnadi, penyebab kebakaran pasar itu bukan karena korsleting listrik. Kobaran api muncul pertama kali di lantai satu. Ciri-cirinya, secara umum material bangunan dari lantai satu hingga empat sama. Namun kerusakan paling parah terjadi di lantai satu karena mengalami panas cukup lama dan tinggi. Secara kelistrikan tidak ada masalah alias tidak ada arus pendek listrik. Selain itu, tidak ditemukan peralatan mekanik menghasilkan panas, juga tidak ada bahan kimia bisa menimbulkan panas sendiri dan tidak ditemukan proses biokimia yang bisa menimbulkan panas. Sedangkan sampel abu yang diperiksa, tidak ada atau ditemukan bahan bakar. Menindaklanjuti hasil itu, penyidik Reskrim Polresta Denpasar langsung mendalami penyelidikan kasus kebakaran Pasar Badung. Salah satu dugaan yang diselidiki adalah indikasi sabotase. (kmb12/kmb36)

Bali Post/wan

SEPI – Foto diambil saat pedagang Pasar Badung direlokasi ke eks Tiara Grosir, 1 Mei lalu. Tampak beberapa wisatawan Tiongkok kebingungan melihat aktivitas Pasar Badung yang sepi, sementara yang nampak hanya puing-puing bekas kebakaran.

Surat Keterangan Bebas Narkoba Diusulkan Syarat Masuk SMA/SMK Denpasar (Bali Post) Surat Keterangan Bebas Narkoba akan dijadikan persyaratan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan SMA/SMK dan perguruan tinggi yang ada di Kota Denpasar. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi masyarakat khususnya para pelajar terjerumus dalam kasus narkoba. ‘’Untuk menyukseskan program ini, kami mohon dukungan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra,’’ ungkap Kepala BNN Kota Denpasar AKBP Wayan Gede Suwahyu, S.H., M.H. saat audiensi di Kantor Wali Kota Denpasar, Rabu (11/5) kemarin. Menurutnya, persyaratan ini harus segera diterapkan di Kota Denpasar agar masyarakat khususnya pelajar merasa takut dan tidak menggunakan narkoba. Ba-

haya narkoba tidak hanya merugikan masalah fisik semata, tetapi juga menyebabkan gangguan mental dan kejiwaan. Salah satu bahaya narkoba terhadap fisik ada-

lah gangguan pada sistem saraf (neurologis), gangguan pada jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler), gangguan pada kulit (dermatologis), gangguan pada paru-paru (pulmoner), sering sakit kepala, mual-mual dan lain sebagainya. ‘’Untuk itu, surat keterangan bebas narkoba sangat efektif untuk menghindari orang menggunakan narkoba,’’ ujarnya. Ia mengatakan, alat tes narkoba yang dimiliki BNN Kota Denpasar sangat terbatas. Oleh karena itu, bagi yang mencari surat keterangan itu di Denpasar, bisa

Kasus Dugaan Korupsi ’’Dana Punia’’ IHDN Denpasar

INI merupakan untuk pertama kalinya seorang sulinggih atau pendeta yang merupakan orang disucikan bersaksi di Pengadilan Tipikor Denpasar. Dia adalah Ida Pandita Mpu Jaya Acharya Nanda. Sulinggih yang juga menjadi dosen di Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar ini menjadi saksi meringankan untuk terdakwa Prof. I Made Titib dan Dr. Praptini, Rabu (11/5) kemarin. Banyak hal yang disampaikan Ida Pandita Mpu Jaya Acharya Nanda di hadapan majelis hakim pimpinan Dewa Suardita dan jaksa penuntut umum (JPU) Gede Arthana, dkk. Salah satunya bahwa dana punia yang dipungut dari mahasiswa IHDN Denpasar masuk dalam bhisama. Namun saat ditanya majelis hakim soal hukum nasional, yakni soal pungutan berdasarkan SK, Ida Mpu mengatakan SK dapat memperkuat bhisama tersebut. Namun tatkala ditanya soal

dualisme SK dengan nomor yang sama tetapi isinya berbeda yang diduga SK siluman karena ada keganjilan, Ida Pandita Mpu Jaya Acharya Nanda tidak bisa menjawabnya. Dia mengaku tidak tahu soal SK dobel itu. Jaksa Hari Soetopo menanyakan, apakah pembelian aksesoris mobil, servis mobil dan biaya TV kabel boleh menggunakan dana punia? Pasalnya, dalam dakwaan dan keterangan saksi, ada disebutkan dana punia itu digunakan untuk aksesoris mobil, servis mobil dan pembayaran TV kabel. Ida Pandita Mpu Jaya Acharya Nanda pun mengatakan hal tersebut tidak dibenarkan jika digunakan di luar lima komponen atau lima aspek yang masuk dalam bhisama. Intinya, dana punia tidak boleh dipergunakan di luar peruntukan. Saat ditanya, apakah selama menjadi dosen tidak pernah ada keluhan soal dana punia atau keberatan dari

orangtua atau mahasiswa? Dia mengatakan, selama dia menjadi dosen, tidak pernah ada keluhan. Pun saat ditanya mengapa ada dana punia ditentukan nilai minimalnya, dengan diplomatis Ida Pandita mengatakan bahwa secara logika, orang kuliah sudah mampu. Bahkan faktanya, orang dapat beasiswa HP-nya mewah-mewah. Dia menilai itu bagian dari yadnya pula dalam agama Hindu. Pun soal transpor dosen, pihaknya membenarkan itu. Bahkan, dia sendiri mengakui pernah menerima, misalnya saat mengajar di Bangli. Atas jawaban tersebut, saksi sulinggih ini ditanya, apakah mekanisme pemungutan punia sudah sesuai? Ida Pandita mengatakan, jika sesuai dengan bhisama, tidak masalah karena ini dinilai sebuah pembangunan karakter. Namun saat hakim menanyakan soal payung hukumnya, saksi mengatakan payung hukumnya adalah bhisama. (asa)

Mohon kepada masyarakat yang menggunakan trotoar sebagai tempat parkir dan berjualan agar lebih sadar. Karena pengguna trotoar seperti pejalan kaki sudah tidak nyaman lagi. Di samping itu, pihak terkait yang bertanggung jawab agar menertibkan hal ini. Soma, Denpasar.

085 100 400 391, (0361) 819446 FM 96,5

web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

tan melanjutkan sekolah maupun perguruan tinggi sangat efektif untuk mengantisipasi maupun mengurangi masyarakat menggunakan narkoba. Tidak hanya itu, untuk mengantisipasi masyarakat menggunakan narkoba, Rai Mantra meminta dibentuk Gerakan Sekolah Bebas Narkoba. (kmb12)

FM 96,5

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.

Hubungi telepon 085 100 400 391, (0361) 819446

Terkait Gugatan Disel terhadap PDI-P

Mpu Jaya Acharya Nanda Sebut Hakim Beri Waktu Payung Hukumnya ’’Bhisama’’ Mediasi Sebulan

Trotoar Dipakai Parkir dan Jualan

Topik : meningkat, wisman terlibat kasus di bali Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5

langsung datang ke Rumah Sakit Trijata, Klinik BNN Provinsi Bali dan Rumah Sakit Wangaya. Agar menjangkau jumlah penduduk Denpasar, BNN Kota Denpasar juga akan membuat klinik khusus tes narkoba. Untuk teknis akan dilakukan oleh BNN. Dengan cara seperti ini, ia berharap bisa mengantisipasi masyarakat menggunakan narkoba. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra sangat mengapresiasi program tersebut. Menurutnya, surat keterangan bebas narkoba sebagai persyara-

Bali Post/wan

Jadi SAKSI - Seorang sulinggih Ida Pandita Mpu Jaya Acharya Nanda (paling kiri) dihadirkan sebagai saksi meringankan dalam sidang kasus dugaan korupsi dana punia mahasiswa baru di IHDN Denpasar dengan terdakwa Prof. I Made Titib (paling kanan) di Pengadilan Tipikor, Denpasar, Rabu (11/5) kemarin.

Denpasar (Bali Post) Gugatan Wayan Disel Astawa terhadap induk partainya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Rabu (11/5) kemarin mulai disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Atas gugatan pemecatan Disel sebagai kader PDI-P itu, pihak PN belum mengambil langkah lebih dalam. Bahkan, dalam sidang yang dipimpim majelis hakim Edward Harris Sinaga dan berlangsung singkat itu, kedua pihak diberi kesempatan untuk mediasi. Majelis hakim memberikan waktu 30 hari atau sebulan untuk melakukan mediasi. Majelis hakim berdalih, mediasi diberikan berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung (PMA) No. 1/2016. Nantinya, diharapkan dari waktu 30 hari ini ada pendapat masing-masing pihak dan majelis hakim kemudian akan mengambil sebuah kesimpulan. Usai sidang, Wayan Disel mengatakan tidak masalah jika harus dimediasi. Dia mengaku tidak masalah untuk rujuk karena yakin mereka masih satu partai. ‘’Kita masih satu partai, kenapa harus saling memecat? Kenapa harus buang anak sendiri?’’ jelas Disel yang kemarin mendapatkan support dari sejumlah pendukungnya. Disel membantah dikatakan membelot dalam Pilkada Badung, tahun lalu. ‘’Buktinya apa saya membelot? Saya mencari keadilan, sama seperti ibu (Megawati - red) saat disingkirkan KLB Surabaya,’’ katanya. Selain puluhan pendukungnya, Disel kemarin juga mendapatkan support dari ayahnya, Nyoman Tang, serta didampingi tiga kuasa hukumnya yang dikomandani Nyoman Karsana. Yang menarik, pihak PDI-P didampingi 17 pengacara dan 10 orang hadir langsung di ruangan sidang. Yang ditunjuk sebagai senior adalah Gede Indria. Atas permintaan hakim itu, pihaknya akan mematuhi proses mediasi. Namun, menurut Indria, tipis kemungkinan mediasi bisa berhasil. Pasalnya, dalam proses mediasi harus menghadirkan tergugat yakni Megawati, Koster dan Giri Prasta. Indria mengatakan, ketentuan UU Partai yakni UU No. 2 Tahun 2008 dan 2011 pasal 32 dan pasal 33, mestinya Disel menggugat dulu melalui mahkamah partai. ‘’Jadi, dia komplain dulu ke mahkamah partai. Persoalannya kan setelah ada keputusan dipecat, kan mestinya sebelum KPTS alias keputusan. Jadi, ini keputusan berlaku ke depan. Kan dia diberikan SK itu,’’ kata Indria, yang kemarin didampingi salah satu pengurus teras DPD PDI-P provinsi Bali Cok Agung. Menurutnya, mestinya apa pun persoalan yang terjadi, diselesaikan di internal partai. ‘’Misalnya di mahkamah partai menemukan data fakta bahwa dia tidak bersalah, ya… bisa nanti dianulir putusannya. Nah, sekarang sudah gugatan, sudah ada putusan, dan putusan itu tidak ada istilah banding,’’ jelas Indria. Sementara itu, Cok Agung mengatakan, alasan Disel bahwa saat Pilkda Badung sudah ada instruksi dari pusat yakni Giri Prasta dan Suiasa. ‘’Ini interuksi lo, ini harus diamankan dan harus dimenangkan,’’ kata Cok Agung. Ia menilai, ada pelanggaran yang dilakukan Disel. ‘’Laporan dari DPC kita olah dan tidak serta merta kita terima. Hingga akhirnya membentuk Tim 7 setelah ada instruksi DPP PDI-P. Tim ditunjuk Pak Suryadi. Pak Disel dipanggil, kita bukan mengadili, namun mengklarifikasi dan menanyakan bukti BBM. Apa pun yang dikatakan, kita tulis, rekam semua dan kita bawa ke DPP. Akhirnya, diputuskan Disel melanggar AD/ART karena tidak mengamankan instruksi,’’ jelasnya. (kmb37)


Kamis Paing, 12 Mei 2016

Dikeluhkan, Kemacetan di Depan Puja Mandala Mangupura (Bali Post) Kemacetan yang kerap mewarnai kawasan Jalan Darmawangsa tepatnya di depan kompleks Puja Mandala, dikeluhkan oleh warga sekitar. Pasalnya, kawasan wisata yang terletak di Kelurahan Benoa, Kuta Selatan itu mengalami keterbatasan lahan parkir tatkala musim kunjungan wisatawan. Hal ini diakui Nyoman Karyana, Rabu (11/5) kemarin. Ia mengungkapkan, kawasan Puja Mandala selain untuk tempat persembahyangan, sekarang sudah menjadi salah satu objek wisata di Nusa Dua. ‘’Tak Bali Post/par jarang banyak rombongan Nyoman Karyana bus wisatawan datang untuk melihat objek tempat ibadah lima agama tersebut,’’ ungkapnya. Pria yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Badung itu meminta agar pihak pengelola kawasan Puja Mandala yakni pihak BTDC dan Pemerintah Kabupaten Badung memperluas areal parkir di kawasan tersebut. ‘’Kami minta pihak BTDC selaku pengelola kompleks peribadahan Puja Mandala dan Pemkab Badung mencarikan solusi atas kemacetan di kawasan tersebut,’’ ujarnya. Politisi asal Bualu ini mengatakan, kemacetan paling parah adalah pada saat libur panjang, beberapa hari lalu. Karena itu, solusi yang bisa dilakukan adalah membangun kantong parkir atau perluasan parkir. ‘’Jalan Darmawangsa macet hingga simpang Siligita,’’ ucapnya. Dijelaskannya, saat ini kondisi parkir bus sudah penuh dan terkadang meluber hingga ke jalan raya. ‘’Kalau bisa, lahan kosong di dekat kawasan Puja Mandala dijadikan lahan parkir sebagai penanggulangan kemacetan jangka pendek,’’ ujarnya. Persolaan kemacetan di kawasan Kuta Selatan saat libur panjang, memang selalu menjadi perhatian masyarakat. Berbagai upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengurai kemacetan di Kuta Selatan, belum juga menemukan solusi pas persolan tersebut. Sebelumnya, akademisi dari Fakutas Teknik Unud P. Alit Suthanaya menyatakan permasalahan kemacetan di Bali paling dirasakan di Badung Selatan dan Denpasar serta titik-titik pintu masuk ke Bali. ‘’Ini artinya bahwa ruas jalan yang ada sudah berada pada kapasitasnya. Demikian juga pada titiktitik persimpangan atau simpul-simpul transportasi, di mana hampir 60 persen sudah pada kapasitasnya. Kondisi ini sudah merupakan warning bagi Kota Denpasar,’’ jelasnya. Ditambah lagi pegembangan underpass dan jalan tol di Badung Selatan untuk memperlancar arus lalu lintas di kawasan tersebut, dipastikan akan diikuti dengan peningkatan penggunaan kendaraan pribadi. Dampak dari kondisi ini sangat dirasakan di Kota Denpasar. Karena tidak mampu melakukan pembangunan jalan baru, Denpasar akan menerima aliran arus lalu lintas dari utara ke selatan menuju ke arah Badung Selatan. ‘’Jangan-jangan sampai 10 tahun ke depan, Sipang Dewa Ruci, jalan tol mengalami kemacetan lagi dan kita akhirnya terperangkap untuk membuat jalan layang. Ini yang kita khawatirkan. Untuk itu, Bali harus membuat grand design transportasi dengan berinovasi mencari pemecahan masalah, tidak hanya bergerak secara alamiah menunggu permasalahan yang fatal terjadi,’’ katanya. (kmb27)

Korupsi Bansos Pura

Dua Terdakwa Divonis Setahun Penjara Denpasar (Bali Post) Dua terdakwa kasus dugaan korupsi Bansos Pura Taman Sari, Klungkung, Ketut Ngenteg dan Anak Agung Oka Suwitra yang disidang secara terpisah, Rabu (11/5) kemarin, divonis setahun. Vonis ini anjlok dibandingkan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Made Pasek, dkk. Sebelumnya, Made Pasek menuntut kedua terdakwa dengan pidana penjara selama empat tahun. Ketua majelis hakim Wayan Sukanila dengan hakim anggota Dewa Suardhita dan Miftahul rupanya mempunyai pendapat yang berbeda dengan jaksa. Namun soal denda, tampaknya hakim mempunyai pendapat yang hampir sama dengan jaksa. Yakni terdakwa Ketut Ngenteg yang merupakan mantan pengurus PDI-P di Klungkung itu ditambah pidana denda Rp 200 juta subsider satu bulan 15 hari. Ngenteg tidak dibebankan membayar uang pengganti sebagai akibat dari kerugian negara, karena dia sudah menitipkan dan mengembalikan kerugian negara Rp 61,5 juta di kejaksaan. Vonis yang sama juga dijatuhkan pada Anak Agung Oka Suwitra. Pria yang hanya menikmati Rp 1,5 juta dan sudah mengembalikannya itu, juga divonis setahun penjara serta denda Rp 200 juta subsider satu bulan 15 hari. Oleh majelis hakim, terdakwa dijerat dengan Pasal 3 jo Pasal 18 Undangundang RI Nomor 31 Tahun 1999 tipikor sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang 20 Tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Atas putusan tersebut, majelis hakim memberikan kesempatan para terdakwa untuk menanggapinya. Kedua terdakwa menyatakan menerima putusan majelis hakim. Sedangkan JPU Made Pasek mengatakan pikir-pikir. (kmb37)

Badung APBD Bali Triwulan I

Realisasi Fisik Tak Capai Target Denpasar (Bali Post) Realisasi fisik dan keuangan APBD Bali 2016 pada triwulan I tidak mencapai target. Kemajuan fisik yang ditarget 20,98 persen hanya mampu terealisasi 16,63 persen. Realisasi keuangan bahkan jauh lebih rendah, hanya 9,24 persen dari target 22,41 persen. Hal itu terungkap dalam Rapat Evaluasi Triwulan I di Wiswasabha Kantor Gubernur, Rabu (11/5) kemarin. ‘’Inspektorat paling rendah dengan realisasi keuangan 1,63 persen, fisik baru 1,63 persen. Diikuti Dinas Sosial, realisasi keuangan 1,03 persen, fisik baru 1,79 persen. Dinas Pertanian, realisasi keuangan 1,74 persen, fisik 4,84 persen. Dinas Pendidikan, realisasi keuangan 2,39

persen, fisik 6,21 persen,’’ papar Karo Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Bali, Nengah Laba. Menurut Laba, realisasi yang tidak mencapai target ini karena sebagian besar masih dalam proses administrasi pelaksanaan lelang serta ada kegiatan yang memang harus

dilakukan pada triwulan II. Secara umum, dikatakannya, realisasi pendapatan dalam APBD Bali 2016 sudah mencapai 19,31 persen. Ini bersumber dari PAD 15,50 persen, dana perimbangan 26,19 persen, dan pendapatan lain-lain 17,64 persen. Sementara belanja tidak langsung, terealisasi 7,90 persen dan belanja langsung 9,24 persen. ‘’Untuk tahun 2016, penggunaan dana APBD tersebar dalam 10 program prioritas daerah, 42 SKPD, 1.358 kegiatan serta 5.451 pengadaan,’’ bebernya. Laba meminta para kepala SKPD mengambil langkahlangkah percepatan untuk

mencapai target sesuai dengan perencanaan. Di antaranya, dengan lebih memahami dan membaca kembali PP Menteri Keuangan No. 235/ PMK.07/2015 per tanggal 22 Desember 2015 yang mengatur tentang Konversi Penyaluran Dana Bagi Hasil dan/ atau Dana Alokasi Umum dalam Bentuk Nontunai. ‘’Begitu juga mempersiapkan administrasi pelaksanaan lelang dengan sebaik-baiknya sehingga gagal lelang dapat dihindari. Dengan demikian, percepatan penyerapan anggaran akan terwujud, sehingga semua program yang sudah direncanakan akan dapat

terealisasi,’’ jelasnya. Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan, rendahnya realisasi keuangan pada triwulan I karena sebagian besar masih dalam proses tender dan lelang. Realisasi yang rendah ini bukan berarti pembangunan tidak berjalan. Pihaknya menginstruksikan agar jajarannya melaksanakan lelang untuk mengoptimalkan serapan anggaran. ‘’Jangan nunggu waktunya lelang. Lelang dahulu, nanti kegiatan yang memerlukan lelang segera administrasinya agar tidak terjadi gagal lelang,’’ ujarnya. (kmb32)

Kasus SPPD Fiktif Gianyar II

Satu Tanpa Pengacara, Sembilan Terdakwa Batal Disidang

Bali Post/wan

TERDAKWA - Sembilan terdakwa kasus SPPD fiktif Kabupaten Gianyar ke Malaysia turun dari dalam mobil tahanan dan digiring untuk disidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, Rabu (11/5) kemarin.

Mangupura (Bali Post) Kasus Surat Perjalanan Perintah Dinas (SPPD) fiktif Dispenda Gianyar jilid II, Rabu (11/5) kemarin sedianya disidangkan di Pengadilan Tipikor Denpasar. Oleh jaksa penuntut umum (JPU) Herdian Rahardi, dkk. ke-sembilan terdakwa diboyong dengan menggunakan bus tahanan kejaksaan ke Pengadilan Tipikor Denpasar. Mereka adalah I Ketut Ritama, Ketut Puja, Made Darmaja, Nyoman Sulendra, Cok Istri Sri Siswarini, Dewa Putu Mudana dan Dewa Putu Suarnama didampingi Pengacaranya yakni Bernadin. Sementara terdakwa Sang Ayu Ika Kencana Dewi didampingi pengacara Nyoman Parwati. Hanya terdakwa Dewa Made Putra yang tidak didampingi pengacara. Karena satu terdakwa tidak didampingi pengacara, sidang pun dibatalkan majelis hakim pimpinan Gde Hariadi, dengan hakim anggota Achmad Peten Sili dan Miptahul. ‘’Karena dalam satu berkas dan satu terdakwa belum didampingi pengacara, sidang kami tunda,’’ jelas Hakim Gde Hariadi. Dari keterangan pihak kejaksaan sebelumnya, SPPD fiktif di Dispenda Gianyar jilid II menetapkan sembilan terdakwa. Dalam jilid I, ada 14 terdakwa yang diajukan ke persidangan. Untuk yang sembilan kali ini, mereka plesiran ke Malaysia, yang sedianya sesuai anggaran ke Bogor. Menariknya, dari sembilan terdakwa, enam terdakwa di antaranya terdakwa yang sama pada SPPD fiktif jilid I. Kasus ini terjadi pada tahun 2013 silam. Saat itu sembilan PNS di bagian tenaga pendata dan penagihan di Dispenda Gianyar berencana menggelar studi banding ke Dispenda Bogor dengan menggunakan dana APBD. Tetapi pada kenyataannya, enam orang tersebut justru plesiran ke Malaysia selama dua hari dari 14-16 Februari 2013. Untuk kasus ini, negara mengalami kerugian sekitar Rp 61 juta. (kmb37)

Lewat ’’Smart City’’

Badung Proteksi Petani dari Hulu ke Hilir SESUAI tema Pekan Informasi Pembangunan (PIP) yakni smart city termasuk di sektor pertanian, rombongan PIP Badung menggali kiat dan strategi di Agrokusuma Kota Batu, Jawa Timur (Jatim). Bagaimana upaya keberpihakan terhadap petani dari hulu hingga hilir, akan diterapkan terhadap petani dan pertanian di Kabupaten Badung. Rombongan PIP Badung tiba di Kota Batu, Selasa (10/5) lalu setelah menempuh perjalanan hampir 2,5 jam dari Surabaya. Dengan e-pertanian, petani diharapkan tak lagi menjadi objek spekulan dan berharap masyarakat bangga jadi petani. Di objek Agrowisata Kusuma Kota Batu, rombongan langsung melihat dari dekat strategi atau kiat budi daya, pengolahan serta pasar. Di luar itu, tempat ini dikenal sebagai wisata agro yang mampu menyedot pengunjung dalam jumlah besar. Berdasarkan data, jumlah kunjungan ke objek wisata ini per harinya mencapai 6-8 ribu, terutama pada masa high season. Sementara untuk hari-hari biasa, jumlah kunjungan mencapai 2.000 orang. Selain menikmati wisata petik buah apel, pengunjung bisa menikmati wisata air dan sejuknya cuaca di kota yang merupakan hasil pemekaran Kota Malang ini. Hal ini diakui Nanang, salah se-

Ingin Wujudkan Janji-janji Kampanye SEMASA kampanye pencalonan diri sebagai Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta banyak “menebar” janji kepada masyarakat. Janji ini kini mulai ditepati sejak dilantik sebagai Bupati Badung periode 2016-2020. Di bidang kesehatan, misalnya, disiapkan pengadaan mobil ambulans di setiap desa guna melayani masyarakat yang memerlukan pertolongan. Program ini telah dikaji dengan anggaran yang dibutuhkan untuk pengadaan 62 ambulans mencapai Rp 32 miliar. Dana yang dianggarkan ini belum termasuk tenaga operasional yang terdiri dari masing-masing 2 bidan, 2 sopir dan 2 perawat. Giri Prasta yang berpaket dengan Ketut Suiasa juga telah mewujudkan Kartu Badung Sehat (KBS) untuk masyarakat kurang mampu. Mantan Ketua DPRD Badung dua periode ini mengatakan, program KBS yang pemerintah daerah luncurkan justru semakin membantu masyarakat. Sebab, apa-apa yang tidak ditanggung oleh BPJS, pemerintah daerahlah yang bakal menanggung. Di singgung mengenai kemungkinan pemerintah memberikan subsidi premi untuk masyarakat Badung yang telanjur menggunakan JKN, Giri Prasta menyatakan akan melakukan kajian terlebih dahulu. “Bagi masyarakat Badung yang ingin pelayanan kesehatan secara gratis, cukup menunjukkan KBS sehingga tidak lagi berbelitbelit untuk urus administrasinya,” sebutnya. Dijelaskannya, KBS akan meng-cover masyarakat Badung seluruhnya, terutama yang belum memiliki BPJS. Baik berobat di puskes-

3

mas maupun di RSUD Mangusada dan RSUP Sanglah, Denpasar. “Pemerintah yang akan menanggung biayanya,” katanya. Selain di bidang kesehatan, Giri Prasta juga memperhatikan kesejahteraan pegawai dengan kembali memberikan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP). Tunjangan ini akan diberikan berdasarkan e-performance, di mana masingmasing dinas dan pegawai dinilai berdasarkan kinerja. Dengan membandingkan kinerja masing-masing planning dan realisasi, akan ketahuan performance-nya. Tak hanya itu, belum sepekan dilantik, Giri Prasta langsung turun ke lapangan meninjau banjir dan sampah kiriman yang tiap tahunnya terjadi di kabupaten terkaya tersebut. Tak tanggung-tanggung, Bupati asal Plaga, Petang itu tetap menjalankan tugasnya meski bertepatan dengan penampahan Kuningan. Kehadiran pemimpin Badung tersebut membawa nuansa perubahan terhadap era penanganan sampah Pantai Kuta dan sekitarnya. Dengan bentangannnya 12 km, pantai ini setiap tahun menjadi langganan bencana sampah kiriman sebagai dampak siklon barat dan berdampak signifikan terhadap citra pariwisata Badung di mata internasional. Selain komitmen terhadap lingkungan, program di bidang pendidikan juga mulai direalisasikan. Salah satunya, pemberian laptop kepada siswa Sekolah Dasar (SD) kelas V dan kelas VI yang menjadi janji saat kampanye. Janji tersebut mulai dikaji oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Badung. (par)

orang pengelola objek Agrokusuma. Menurutnya, objek ini memberikan nilai tambah yang cukup besar bagi Pemerintah Kota Batu dan masyarakat sekitar. Selain mampu menampung tenaga kerja yang cukup besar, kehadiran ribuan wisatawan per harinya mampu menggeliatkan ekonomi masyarakat. Demikian juga dengan hasil budi daya apel, jeruk dan jambu yang dikelolanya. Di luar sebagai objek wisata agro, produksi aneka buah ini benar-benar mampu diolah dengan baik menjadi produk baru yang memberi nilai tambah terutama saat panen raya. Aneka buah ini diolah menjadi berbagai produk olahan seperti aneka jus serta produk lainnya. ‘’Dengan produk ini, buah tetap memberi nilai tambah walaupun saat panen raya,’’ katanya. Dari Agrokusuma, rombongan PIP berkesempatan mengunjungi Jawa Timur Park II yang merupakan objek wisata alternatif berupa kebun binatang. Di tempat ini, pengunjung dapat berinteraksi dengan ratusan spesies hewan, termasuk yang hampir punah. Jawa Timur Park 2 ini juga memiliki museum satwa. Binatang yang telah mati diawetkan kemudian disimpan di museum itu. Angka kunjungan pun cukup mencengangkan. Pada musim liburan, angka kunjungan bisa mencapai 5.000-an orang per harinya.

Objek kunjungan lainnya yakni Museum Angkut yang menampilkan ribuan jenis alat transportasi sejak zaman dahulu, baik berupa sepeda, motor, mobil, heli dan pesawat, termasuk dokar dan yang lainnya. Museum ini juga sangat diminati wisatawan. Hikmah apa yang bisa diambil dari kunjungan di tiga objek ini? Bupati Badung Nyoman Giri Prasta didampingi Sekkab Badung Kompyang R. Swandika menegaskan, kunjungan ke Kusuma Agrowisata ini merupakan langkah konkret turun ke lapangan, khususnya di Agrokusuma Kota Batu. Di tempat ini, ada aneka tanaman seperti apel dan jambu. ‘’Ini menjadi inspirasi untuk penerapan agrowisata berbasis perkebunan di Badung,’’ katanya. Selain untuk kebutuhan agrowisata, katanya, di Badung banyak berdiri hotel dan restoran. Produk pertanian di Badung berpeluang diserap oleh hotel dan restoran. Untuk itu, dia akan memacu petani untuk bisa menghasilkan produk pertanian berkualitas. Pemkab Badung pun akan membantu mulai dari hulu, tengah hingga hilir. Hulunya berupa bibit dan pupuk, tengah berupa proses produksi dan hilir proteksi harga pascaproduksi. Lewat aplikasi, petani nantinya mematok harga sehingga tengkulak tak bisa mempermainkan harga. (ad446)

APEL - Bupati Badung Nyoman Giri Prasta memetik buah apel di Agrokusuma Kota Batu, Jatim. Konsep ini akan diterapkan di Badung, terutama untuk memajukan desa wisata.


4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

info seremoniAL SMK PGRI 5 Denpasar

Kamis Paing, 12 Mei 2016

SMK Kesehatan Bali Medika

Lulusannya Cepat Kerja, Kini Terima 700 Siswa Baru Ranking I Nilai Rata-rata UN SMK Se-Bali

MELEPAS - Kepala SMK PGRI 5 Denpasar Ni Ketut Nuka didampingi Nengah Madiadnyana dan Wayan Darya Kusuma melepas 387 siswa kelas XII. SEBANYAK 387 siswa kelas erja dan membuka usaha mandiri. XII SMK PGRI 5 Denpasar din- Sisanya 235 orang dari Program yatakan lulus 100 persen. Acara Keahlian Akomodasi Perhotelan di pelepasan dilakukan, Rabu (11/5) mana hampir 80 persen sudah bekkemarin, oleh Kepala SMK PGRI erja dan sebagian kecil akan melan5 Denpasar Dra. Ni Ketut Nuka di- jutkan studi sambil bekerja. dampingi Ketua YPLP Kota PGRI Kepala SMK PGRI 5 Denpasar Denpasar Drs. I Nengah Madiad- Dra. Ni Ketut Nuka tampak nyana, M.M. dan Ketua Komite ternyum manis melihat wajah cerSMK PGRI 5 Denpasar Drs. Wayan ah dan semangat siswa kelas XII Darya Kusuma, M.Pd. yang dilepas kemarin tampil perAcara pelepasan sengaja di- caya diri. Dia mengaku sukses melakukan di sebuah hotel kar- nanamkan hidup disiplin, mandiri ena sekolah ini berbasiskan pari- dan penuh kejujuran dalam menwisata. Saat itu, Ni Ketut Nuka jalani hidup. “Saya terharu karena didampingi para wakasek juga mereka mengedepankan kejumenyerahkan penghargaan bagi juran. Budaya ini sudah ditanamsiswa berprestasi. Termasuk siswa kan sejak mereka berada di kelas SMK PGRI 5 Denpasar yang lolos X hingga kelas XII. Akhirnya, merke LKS tingkat Nasional. eka menjadi lulusan SMK PGRI 5 Dia mengungkapkan, semua Denpasar yang berkarakter penuh lulusannya sudah siap mental dan kejujuran,” ujarnya. kompetensi untuk terjun di dunia Untuk itu, dia meminta warga kerja dan berwirausaha. Dari jumlah Denpasar yang ingin memiliki anak itu, sebanyak 152 dari Prodi Jasa berkarakter, cerdas dan terampil Boga yang sebagian besar sudah bek- serta cepat bekerja bisa bergabung

dengan SMK PGRI 5 Denpasar. Pada tahun ajaran baru ini, sekolah di Jalan Kenyeri ini akan menerima 700 siswa baru. Mulai tahun ajaran baru ini, sekolah ini sudah bisa menggunakan gedung baru megah berlantai empat dengan fasilitas semua ruangan ber-AC dan dilengkapi CCTV. Yang menggembirakan, biaya SPP dan dan uang gedung tahun ini naiknya tidak seberapa. Ketua Komite I Wayan Darya Kusuma, M.Pd. mengaku siap mendukung semua program sekolah karena tujuan akhirnya adalah untuk penguatan mutu pendidikan. Kini, sekolah ini dibagi dua gedung. Di gedung barat tepatnya di SMKN 5 Denpasar di Jl. Ratna Denpasar terdiri dari tiga ruang kelas dan ruang pelayanan administrasi. Di Jl. Kenyeri kini sedang dibangun 13 ruang kelas, dua kitchen, dua kamar hotel. Total SMK PGRI 5 Denpasar memiliki 22 ruang kelas. Tahun ini dibangun gedung lantai dua untuk ruang kantor, OSIS, perpustakaan dan lab. Dengan demikian, siswa dan guru SMK PGRI 5 Denpasar makin berprestasi dan mandiri berlandaskan budaya. Darya Kusuma melihat berbagai gebrakan telah dilakukan SMK PGRI 5 Denpasar. Ia berharap kasek, guru dan siswa bersinergi untuk kemajuan lembaga dan menjalankan tugas sebaik-baiknya sebagai ciri SDM profesional. Ketua PPLP Nengah Madiadnyana juga mengacungkan jempol atas inovasi yang dilakukan SMK PGRI 5 Denpasar. Sekolah ini sudah mampu menerapkan prinsip BMW (bekerja, melanjutan dan berwiurausaha). Dia yakin masyarakat akan memilih sekolah ini karena sudah terbukti memberi pelayanan berkualitas dengan lulusan berkualitas pula yakni cepat diterima di dunia kerja. (ad851)

Pameran Felice Jewellery

Cincin Emas Putih Berlian Rp 1,999 Juta FELICE Jewellery tak henti memanjakan para pecinta perhiasan emas dan berlian di Bali. Pasalnya, Felice kembali menggelar pameran emas dan berlian di Business Center, Hotel Aston Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Pameran dimulai Kamis (12/5) ini sampai Sabtu (14/5) mendatang. Felice Jewellery menghadirkan perhiasan berlian fashion model terbaru. Berlian fashion selama ini sangat banyak diminati oleh kaum hawa. “Kami menawarkan cincin emas putih berlian dengan harga terjangkau Rp 1,999 juta saja,” ujar Sales Felice Jewellery Ni Kadek Widnyani saat dikonfirmasi, Rabu (11/5) kemarin. Kadek menambahkan, Felice Jewellery juga menampilkan banyak koleksi perhiasan dengan model terbaru. Mulai dari ladies ring, pendant hingga earring. Setiap desain dibuat terbatas atau limited edition sehingga tidak akan ada duanya di tempat lain. “Setiap pembelian perhiasan akan mendapatkan sertifikat. Kalau nanti customer ingin mereparasi perhiasannya, tinggal menunjukkan sertifikat

PAMERAN - Felice Jewellery kembali menggelar pameran emas dan berlian. Salah satunya menghadirkan koleksi cincin emas putih berlian yang dibanderol Rp 1,999 juta. ini. Reparasi bisa dalam bentuk bahwa berlian itu mahal. Tetapi memperbesar atau memperke- bukan berarti harga murah yang cil ukuran cincin, memasang ditawarkan ini murahan. Tungpermata yang lepas dan renew gu apa lagi, segera kunjungi seperti baru lagi,” imbuhnya. pameran perhiasan emas dan Menurut Kadek, Felice lebih berlian Felice Jewellery. Harga banyak mengeluarkan desain relatif terjangkau ditambah klasik atau abadi yang selalu desain yang unik, menjadikan cocok dipakai kapan saja dan berlian-berlian Felice layak tidak membosankan. Felice juga menjadi bagian dari koleksi ingin menghilangkan kesan anda. (ad445)

SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar kembali meraih ranking I jumlah nilai rata-rata Ujian Nasional (UN) SMK se-Bali. Selama lima kali meluluskan siswa, sekolah yang berdiri sejak tahun 2009 ini memang selalu masuk 10 besar di tingkat provinsi. Pada kelulusan pertama meraih ranking IV, lalu naik menjadi ranking II pada kelulusan kedua. Selanjutnya, bertengger di ranking I selama tiga tahun berturut-turut sampai tahun ini. ‘’Itu kan semua berkat anakanak mau belajar dan guru-guru juga yang memberikan pelajaran mereka masih muda-muda. Saya hanya bisa memberikan motivasi saja,’’ ujar Kepala SMK Kesehatan Bali Medika Drs. Gde Rimaya, DMM., Rabu (11/5) kemarin. Rimaya menambahkan, peserta UN di SMK Kesehatan Bali Medika berjumlah 209 orang dengan total nilai rata-rata 327,95. Kunci sukses salah satunya karena seluruh siswa wajib tinggal di asrama selama tiga tahun sehingga mereka lebih intensif dalam belajar. Para guru juga lebih mudah memberikan tambahan-tambahan pelajaran di luar jadwal sekolah. “Di sini pembelajaran sampai jam 2 kurang seperempat. Setelah itu mereka istirahat, makan, tidur sebentar kemudian jam 4 kalau ada guru yang mau memberikan tambahan

Drs. Gde Rimaya, DMM. pelajaran, kan anak-anak sudah fresh,” jelasnya. Rimaya menambahkan, para siswa juga sudah mulai diberikan tambahan materi sejak beberapa bulan sebelum UN untuk pendalaman. Sebagai tambahan referensi, pihaknya juga menyiapkan fasilitas perpustakaan dengan koleksi buku lengkap. Sebagian besar Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dimanfaatkan untuk membeli buku. “Kemudian dari IT kita juga punya ruang komputer yang cukup dengan jumlah komputer sebanyak 40. Kemudian laboratorium untuk

kepentingan praktik dua program studi yakni keperawatan dan analis kesehatan,” jelasnya. Rimaya melanjutkan, SMK Kesehatan Bali Medika didukung pula tenaga pengajar produktif bekerja sama dengan RSUD Wangaya, RSUP Sanglah dan Universitas Udayana. Sekolah ini juga telah menjadi anggota Persatuan SMK Kesehatan Indonesia (Persemki). Bagi anggota Persemki, ada ujian khusus kompetensi memakai standar ASEAN untuk mendapatkan sertifikat kompetensi selain ijazah kelulusan. “Anak-anak yang sudah mendapat sertifikat kompetensi bisa bekerja di negara-negara ASEAN. Selain itu juga bisa bekerja di Australia karena standar Persemki sama dengan di negeri kanguru itu,” terangnya. Rimaya menegaskan, lulusan sekolah yang dipimpinnya ini seluruhnya sudah siap pakai di dunia kerja. Kendati saat ini 90 persen lulusan memang lebih memilih untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Tak salah bila kemudian peminat SMK Kesehatan Bali Medika terus meningkat dari tahun ke tahun. Namun, mereka harus diseleksi melalui nilai rapor dan tes tulis serta tes kesehatan (tidak boleh buta warna - red). Jumlah siswa yang diterima disesuaikan dengan kapasitas asrama. (ad854)

SMP Ganesha Denpasar

Sekolah Pro-Rakyat, Kini Rekrut 10 Kelas Siswa Baru PELAKSANAAN ujian nasional (UN) di SMP Ganesha Denpasar berjalan berintegritas. Sebanyak 466 peserta UN yang dipantau Kabid Dikdas Disdikpora Kota Denpasar I Made Raka, S.E., M.Si. hadir 100 persen. Made Raka menyatakan pelaksanaan UN di sekolah ini berjalan sesuai aturan. Ini menunjukkan adanya komitmen bersama UN berintegritas. Dia memuji sekolah ini menjadi incaran masyarakat. Sebab, sebelum siswa SD menjalani ujian sudah ada 400 calon siswa yang mendaftar. Ini artinya, SMP Ganesha Denpasar dinilai sebagai sekolah berkualitas. Mutunya sama dengan sekolah negeri dan sejak lama menjadi sekolah kembarannya SMPN 6 Denpasar. Apalagi, biaya pendidikan sekolah ini dikenal pro-rakyat yakni membantu masyarakat. Mendapat pujian demikian, Kepala SMP Ganesha Denpasar Drs. I Ketut Jawita justru rendah hati dengan mengatakan bahwa semua itu berkat dukungan guru, siswa dan masyarakat sekitar sekolah. Makanya, kini dia fokus pada penguatan mutu pendidikan. “Dari segi fasilitas, kami sudah lebih dari cukup. Yang menjadi incaran kami adalah peningkatan mutu dan mutu,” ujarnya. Dia juga mengungkapkan, untuk menjamin UN berintegritas dan mengutamakan kejujuran, peserta UN dilarang membawa HP dan alat komunikasi lainnya. Sementara tas pengawas dikumpulkan di ruang pengawas. Bahkan, 24 ruang kelas UN diisi spanduk yang memotivasi siswa bekerja mandiri. Kendati begitu, Jawita tetap memotivasi siswanya belajar keras untuk meraih UN

tertinggi karena bisa dipakai melanjutkan ke SMA dan SMK. Soal prestasi, Kasek Jawita didampingi Waka Dra. Ni Wayan Gandawati, M.Mpd., Drs. Dewa Adi Adnyana, Nyoman Sujana, S.Pd. dan Ketua Yayasan Ganesha Drs. I Made Ruta mengakui SMP Ganesha Denpasar banyak menggapai prestasi pemuncak. Di antaranya meraih tujuh emas di Porjar belum lama ini. Bahkan, di cabang atletik meraih juara umum II dengan 7 emas dan puluhan perak serta perunggu. Siswa berprestasi di Wali Kota Cup diberikan bonus saat HUT ke-8 SMP Ganesha, sedangkan di Porjar diserahkan saat pelepasan 2 Juni di Bedugul. Masyarakat yang ingin anaknya berprestasi di akademis dan nonakademis, Ketut Jawita mengajak untuk bergabung dengan SMP Ganesha Denpasar. Tahun ajaran baru ini, SMP Ganesha menerima 10 kelas siswa baru sesuai

kapasitas ruangan. Jika animo masyarakat membeludak, yayasan siap membangun gedung baru di atas lahan 12 are milik sendiri. Menariknya, baru dua minggu pendaftaran dibuka, menurut Wakasek Dewa Adi Adnyana, sudah mendaftar 400 calon siswa dengan melampirkan surat keterangan rapor. Sekolah tetap memberi diskon 50 persen uang gedung bagi siswa berkategori khusus yakni dari KK tak mampu anak yatim piatu, anak kembar atau memiliki saudara sekolah di SMP Ganesha. Siswa berprestasi di Porjar dan PSR serta 15 terbaik try out SMP Ganesha diberi diskon 50 persen hingga bebas uang gedung. SMP Ganesha juga dikenal sekolah pro-rakyat. Sebab, uang SPP Rp 195 ribu per bulan (yang berjalan) sudah termasuk biaya lainnya. Siswa di sekolah ini tak lagi dikenakan biaya UTS, ulangan umum termasuk UN dan UAS. (ad852)

SELAMAT - Kabid Dikdas Made Raka memberi ucapan selamat kepada Kasek Ketut Jawita didampingi Dewa Adi Adnyana atas pelaksanaan UN berintegritas di SMP Ganesha Denpasar.

Seminar Nasional di FISIP Undiknas Kampus Mediterranean Bali Dilisensi sebagai Tempat Uji Kompetensi Bidang Hotel dan Restoran Ajak Mahasiswa Jadi Pemilih Cerdas dan Kritis

DILISENSI - Keempat Kampus Mediterranean Bali telah dilisensi sebagai tempat uji kompetensi (TUK) untuk bidang hotel dan restoran. KAMPUS Mediterranean Bali menyelesaikan perkuliahannya merupakan salah satu leading juga di uji kompetensi di masinghospitality school di Indonesia, masing kampus asalnya. Setelah dengan kampus pusatnya yang terlisensinya Kampus Mediterberlokasi di jantung Kota Den- rranean Bali untuk menjadi TUK, pasar yaitu di Jalan Moh Yamin Mediterranean Bali makin dikenal No.9A Renon, Denpasar dan luas oleh industri hotel, di mana memiliki kampus cabang di Kota saat pelaksanaan pra-asestment Bangli, Karangasem dan Singara- maupun final asestment Kampus ja. Sejak April 2015 lalu, keempat Mediterranean Bali sangat ramai kampus Mediterranean Bali telah didatangi oleh staf hotel dengan dilisensi sebagai tempat uji kom- berbeda macam uniform sesuai hopetensi (TUK) untuk bidang hotel telnya, sehingga berdampak positif dan restoran yang meliputi FB bagi mahasiswanya yang secara Service, Housekeeping, Bar dan tidak langsung makin terpacu dan Culinary oleh Lembaga Sertifikasi termotivasi untuk segera bekerja Profesi (LSP) 3 Pariwisata Bali. di hotel-hotel berbintang terseDirektur Mediterranean Bali but. Banyak di antara pegawai A.A. Gede Abdiarta yang akrab senior di hotel-hotel tersebut yang dipanggil Gung Abdy mengatakan, mendaftarkan anaknya/keluargdengan dilisensinya Mediterra- anya untuk kuliah di Mediterranean Bali sebagai TUK sejak April nean Bali setelah meihat fasilitas 2015 hingga saat ini, Kampus pembelajaran dan lab praktik di Mediterranean Bali telah menjadi Kampus Mediterranean Bali. Tertempat pra-asestment dan final lebih, seperti diketahui Kampus asestment/uji kompetensi bagi Mediterranean Bali memiliki agen ribuan staf/pegawai dari berbagai penyaluran langsung ke kapal pehotel berbintang di Bali. Selain siar yaitu melalui agent CTI Group staf hotel, mahasiswa Mediterra- Bali, sedangkan untuk penempanean Bali yang telah menyelesai- tan job training dan kerja di hotel kan program On the Job Training berbintang tentunya sudah tidak (OJT) di industri dan dalam proses diragukan lagi mengingat jaringan

Mediterranean Bali dan LSP 3 Pariwisata Bali yang begitu luas baik di Bali maupun luar Bali. Saat ini, Kampus Mediterranean Bali masih menerima pendaftaran mahasiswa baru gelombang kedua dengan Program Studi Hotel & Cruise Line 1 dan 2 Tahun dengan pilihan Prodi F&B Service, Food Production, Housekeeping, Bartending dan Hotel Accomodation. Bagi 200 orang pendaftar di masing-masing kampus masih diberikan potongan biaya kuliah sebesar Rp 1 juta serta diberikan uang saku Rp 500 ribu setiap bulannya (dengan S&K berlaku) untuk mahasiswa yang rajin kuliah dan disiplin. Direktur LSP 3 Pariwisata Bali Agung Widnyana menyatakan, ditunjuknya keempat Kampus Mediterranean Bali menjadi TUK karena semua persyaratan untuk menjadi TUK telah terpenuhi sesuai dengan acuan dari Badan Nasional Sertifikassi Profesi (BNSP). Selain itu, sejak Agustus 2013 hingga kini Kampus pusat Mediterranean Bali dijadikan sebagai tempat Pre-deployment Training Centre oleh Perusahaan Kapal Pesiar Norwegian Cruise Line (NCL) yang pertama dan satu-satunya di Indonesia. Selain itu, Mediterranean Bali telah meraih berbagai prestasi nyata dan penghargaan. “Awal 2016 ini, LSP Pariwisata Bali kembali ditugaskan untuk mensertifikasi tenaga kerja bidang hotel dan restoran oleh Kementerian Pariwisata RI yang dialokasikan untuk tenaga kerja di Bali dan di luar Bali yang tersebar di Provinsi Papua, Papua Barat, NTT, Kalimantan Timur, Yogyakarta dan Surabaya,” ujar Agung Widnyana. (ad444)

PROGRAM Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Undiknas, Rabu (11/5) kemarin menggelar seminar nasional bertemakan ‘’Reformasi Demokrasi Antara Harapan dan Realita’’. Saat membuka seminar, Rektor Undiknas University Prof. Gede Sri Darma, DBA. dalam sambutan tertulisnya dibacakan Dekan FISIP Undiknas Dr. I Nyoman Subanda, M.Si. menegaskan, banyak aspek berdemokrasi yang perlu ditingkatkan. Termasuk mengevaluasi kelemahan pelaksanaan pemilu hingga pilkada yang memerlukan regulasi yang tepat dan penyelenggara yang bersih. Untuk itu mahasiswa diharapkan mampu menjadi pemilih yang cerdas dan kritis. Seminar yang diikuti 300 peserta ini menghadirkan narasumber Staf Ahli KPU Pusat Ketut Udi Prayudi, S.E., S.H., M.H., Ir. Nelson Simanjuntak, S.H., Koordinator Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran (Bawaslu Provinsi), dan dosen Undiknas Dr. Nyoman Subanda. Udi Prayudi setuju dengan peryataan Rektor Undiknas bahwa untuk menjamin pemilu dan pilkada yang baik, perguruan tinggi harus kritis untuk melahirkan proses demokrasi yang mencerdaskan. Untuk itu perlu didukung oleh pers yang tidak memihak. Bagi mahasiswa, jadilah pemilih yang rasional, cerdas dan mandiri. Dia mengakui pada 239 pilkada belum lama ini masih banyak calon berstatus tersangka korupsi, narkoba dan lain-lain bisa ikut dan memenangkan pilkada. Namun setelah menjabat beberapa hari, mereka akhirnya digelandang ke rutan. Di sisi lain, penyelenggara pilkada juga

banyak yang tak profesional dan tak berintegritas. Buktinya, banyak pengurus penyelenggara yang dipecat Badan Kehormatan Pemilu karena melanggar kode etik. Sementara itu, di acara yang dipandu Budiharjo tersebut, Nelson Simanjuntak mengatakan bahwa reformasi di negara kita masih jauh dari harapan. Buktinya, sejumlah tantangan dalam pemilu kita masih ditemukan. Pertama, belum ada calon yang dipidana karena politik uang. Dia mengatakan, selama ini UU tak mengatur soal itu. Sementara polisi dan jaksa tak berani menggunakan pasal KUHP. Kedua, masalah netralitas birokrasi karena cenderung tak netral. Selanjutnya, pelanggaran oleh penyelenggara pilkada, rendahnya partisipasi rakyat, persoalan DPT dan sengketa pemilu. Pengamat politik Dr. I Nyoman Subanda justru menilai di Indonesia yang paling demokratis. Sebab, jika di luar negeri hanya

pemilihan presiden dilakukan secara langsung, di Indonesia pemilihan langsung dilakukan hingga pilgub, pilkada, pilkel, pildus hingga pilkamling. Hanya, nilai esensi demokrasi itu sendiri masih kurang. Dia menambahkan, masih banyak ditemukan sejumlah pelanggaran, kurangnya kualitas kaderisasi parpol sampai pada proses pemilihan yang belum Luber. Makanya, dia mengatakan 18 tahun kita sudah reformasi, realitasnya masih jauh dari harapan. Dia mengatakan, dari regulasi sudah cukup bagus, namun sulit dicerna di tingkat bawah, KPU dan masyarakat dibuat bingung oleh aturan itu sendiri. Sikap pragmatisme asal ada uang pun berkembang mengalahkan pilihan hati nurani. Makanya, Nyoman Subanda mengatakan demokrasi memiliki dua musuh utama yakni tirani (kesewenangwenangan oleh negara) dan anarkis yakni kesewenang-wenangan oleh rakyat. (ad853)

SEMINAR - Dekan FISIP Undiknas Nyoman Subanda bersama Udi Prayudi dan Nelson Simanjuntak saat berbicara pada seminar di Prodi Ilmu Administrasi Negara FISIP Undiknas.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Kamis Paing, 12 Mei 2016

info seremoniAL

DPD-RI Hadiri Puncak ’’Tabanan Art Festival’’ di Gedung Maria

A K T I V I T A S S E R E M O N I A L C E R I T A S U K S E S S T R A T E G I P R O F I L E S E J A R A H D I C A T A T D I S I N I

5

Dorong Anak Muda Jadi Pengusaha, Dr. Wedakarna Hadir Langsung Beri Semangat

BEDAH BUKU – I Gusti Ayu Sita Wedastiti Wedasteraputri Suyasa, S.E. (Yayasan Mahendradatta, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali), Drs. Abdul Samad Asaf, S.E., M.M. (Wakil Rektor III Universitas Mahendradatta), Prof. Dr. I Wayan Suarjaya (MUDP Bali), Prof. Dr. Nengah Bawa Atmaja (Penulis Buku), Brigjen Pol. Drs. I Nyoman Suryasta (Wakapolda Bali), Ketut Donder, Ph.D. (World Hindu Parisadha), Made Aripta Wibawa, S.H., M.Ag. (Dewan Pasraman Sewaka Dharma) di Universitas Mahendradatta.

Unmar Buka Pendaftaran PKPA 13 Mei 2016

Hadirkan Wakapolda Bali, Bahas ’’Tajen di Bali dalam Perspektif Homo Complexus’’ UNIVERSITAS Mahendradatta Bali bekerja sama dengan Hindu Book & Readers Community (HBRC) kembali mengadakan kegiatan bedah buku sebagai bentuk kepedulian kepada para penulis buku yang selama ini sudah memberikan sumbangsih pemikiran dan penelitian yang dituangkan melalui sebuah buku. Acara ini dilaksanakan untuk menyosialisasikan gerakan gemar membaca di kalangan masyarakat. Acara bedah buku dilaksanakan di Gedung Wedastera Suyasa Universitas Mahendradatta Bali. Acara bedah buku ini merupakan bentuk kepedulian yang memberikan wadah untuk bertemunya penulis buku dengan pembaca untuk sharing membahas isi buku, sehingga pesan yang ada dalam buku tersampaikan secara maksimal. Kegiatan ini menghadirkan empat orang narasumber yaitu Prof. Dr. I Wayan Suarjaya (MUDP Bali), Brigjen Pol. Drs. I Nyoman Suryasta (Wakapolda Bali), Ketut Donder, Ph.D. (World Hindu Parisadha), Prof. Dr. Nengah Bawa Atmaja (Penulis Buku) dengan karyanya yang berjudul ‘’Tajen di Bali Perspektif Homo Complexus’’, dan Made Aripta Wibawa, S.H., M.Ag. sebagai moderator. Acara bedah buku ini dihadiri instansi negeri (SKPD) Provinsi Bali, guru-guru, dan siswa-siswi dari SMP dan SMA seKota Denpasar dan Kabupaten Badung, serta mahasiswa dari berbagai kampus yang ada di Bali. Ketua Panitia Ni Made Dwi Ardiani dalam sambutannya mengatakan, kegiatan bedah buku ini memberi-

kan manfaat kepada pembacanya. Sebab, di sinilah semua permasalahan dalam buku dibahas dengan jelas. Dalam seminar ini, Brigjen Pol. Drs. I Nyoman Suryasta menjelaskan, polisi tidak pernah dan tidak berhak memberikan izin tajen di Bali. Selanjutnya, Dr. I Wayan Suarjaya mengatakan tajen di Bali ada dua. Pertama, tajen itu judi dan memang dilarang. Kedua, tajen tabuh rah yang memiliki nilai keagamaan. Sementara Ketut Donder, Ph.D. menerangkan, dalam buku agama Hindu ayam itu dipakai konsep caru. Prof. Dr. Nengah Bawa Atmaja mengatakan, latar belakang buku ini dibuat karena tajen sulit untuk dihapuskan pada masyarakat Bali. Tajen menampung perspektif manusia sebagai homo complexus, di mana kompleksitas manusia bisa didapat pada tajen. Maka dari itu, tajen dihapuskan atau tidak melalui pendekatan kultural dengan cara disadarkan dan pendekatan kekuasaan dengan cara hukum. Selain itu, disosialisasikan pula Program Pelatihan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Angkatan IV yang dimulai pada 13 Mei 2016 di Magisterium Universitas Mahendradatta, pendidikan setiap Jumat dan Sabtu selama 13 kali pertemuan yang menghadirkan pengajar dari Peradi Pusat dan Bali. Pendaftaran sebelum 12 Mei 2016 di Kampus Pusat Mahendradatta Bali Jalan Ken Arok No. 10 Denpasar dan terbatas untuk 30 peserta calon advokat. (ad448)

RS BaliMed Kampanyekan ’’Hand Hygiene’’ kepada Karyawan dan Pengunjung

KEGIATAN - Kegitan kampanye HH di RS BaliMed. DALAM rangka Hari untuk mendukung gerakan Cuci Tangan Sedunia yang patient safety di RS Baljatuh pada 5 Mei lalu, Ru- iMed. Salah satu cara dalam mah Sakit (RS) BaliMed mempromosikan HH adalah kembali mengadakan kam- dengan cara kampanye HH panye hand hygiene (HH/cuci ini. “Kampanye HH ini bertangan) kepada staf rumah tujuan untuk menciptakan sakit dan pengunjung RS kesadaran kepada seluBaliMed. Kegiatan kampa- ruh staf dan pengunjung nye dibagi dalam dua sesi RS mengenai pentingnya yang menyasar karyawan melakukan kebersihan RS BaliMed yang dilakukan tangan dalam upaya unpada Selasa (10/5) dan Rabu tuk mencegah terjadinya (11/5) menyasar pasien, kelu- infeksi,” jelasnya. arga pasien dan pengunjung Kadek Suciani, S.Kep., rumah sakit. Tema Kampa- Infection Prevention Connye HH Tahun 2016 adalah trol Nurse (IPCN), men‘’Cegah Infeksi, Ayo Cuci jelaskan bahwa dari taTangan 5 Moment’’. hun ke tahun kepatuhan Dokter A.A. Ngurah Budi- staf dalam melakukan arta, MARS., Wakil Direktur cuci tangan 6 langkah, 5 Medik dan SDM RS BaliMed, moment terus mengalami didampingi dr. Kadek Shanti peningkatan. Iini terbukDewi Aryani, Ketua Tim PPI ti dari hasil audit yang RS BaliMed, mengatakan dilakukan dari tahun bahwa tahun 2016 merupak- 2014-2015 terus mengaan tahun ketiga RS BaliMed lami peningkatan. melakukan kampanye cuci Pada tahun 2014 hatangan. “Kita melihat cara sil audit kepatuhan staf mereka cuci tangan dengan dalam cuci tangan sebe6 langkah dan 5 moment,” sar 76,78% meningkat ujarnya, Selasa (10/5). di tahun 2015 menjadi Upaya peningkatan ke- 79%, hal ini menunjukpatuhan staf dalam kebersi- kan bahwa sosialisasi han tangan membutuhkan melalui kampanye HH waktu yang tidak singkat. ini cukup efektif diguMenumbuhkan budaya nakan untuk meningmencuci tangan memer- katkan kepatuhan staf lukan suatu proses yang dalam melakukan cuci membutuhkan dukungan tangan. Di tahun 2016, dan komitmen dari berbagai RS BaliMed menarpihak seperti manajemen, getkan kepatuhan staf tim PPI, dan seluruh staf. sebesar 80%. “Upaya promosi dan edukasi Di samping untuk secara terus-menerus harus mengedukasi staf, RS dilakukan,” ujarnya. BaliMed juga rutin RS BaliMed memiliki memberikan edukasi komitmen yang besar ter- tentang 6 langkah cara hadap upaya pencegahan mencuci tangan kepadan pengendalian infeksi da pasien, keluarga

pasien, dan pengunjung rumah sakit, hal ini terkait dengan kegiatan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) yang dilaksanakan setiap bulannya. Tujuannya adalah agar masyarakat juga mampu melaksanakan upaya pencegahan infeksi dari berbagai paparan kuman, bakteri, dan virus penyebab infeksi lainnya melalui 6 langkah cara mencuci tangan dengan benar. Serangkaian dengan acara kampanye tersebut juga akan diadakan kegiatan lainnya yaitu Lomba Cerdas Cermat, yang bertujuan untuk me-review kemampuan staf dalam melakukan upaya pencegahan dan pengendalian infeksi. (ad450)

GERAKAN Satyagraha yakni berdikari dalam bidang ekonomi yang digagas Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III semakin bergelora ke seluruh pelosok Bali, termasuk di Tabanan. Hal ini bisa dilihat dari pameran industri kreatif dari anak–anak muda Bali dalam pameran yang dihelat komunitas Tabanan Art Festival di Gedung Maria Tabanan. Kehadiran senator termuda Bali ini disambut antusias generasi muda yang hadir. Apalagi Senator Wedakarna berkesampatan untuk mengunjungi satu per satu stan ajengan sukla, stan pakaian (distro) dan stan produk garmen sablon yang 100% digawangi anak muda Hindu di Tabanan dan sekitarnya. Rasa salut dan dukungan langsung disampaikan Gusti Wedakarna. ‘’Saya bangga, bahwa anak muda Bali yang masih duduk di bangku sekolah, kampus, bahkan ada yang sudah bekerja mereka bersemangat untuk menjadi pengusaha Bali. Ada yang sudah punya toko dan ada yang baru belajar menjadi pengusaha, termasuk mendistribusikan secara online. Mereka gotong royong memodali usaha. Ini yang namanya

Satyagraha, ekonomi berdikari untuk kedaulatan ekonomi Bali. Saya salut,’’ kata Gusti Wedakarna. Dalam kesempatan itu, Gusti Wedakarna memberikan dukungan pada komunitas penyelenggara Tabanan Art Festival yang selain mengadakan acara festival musik, festival sepeda BMX, pameran produk anak muda juga memiliki tujuan sosial yakni menolong sesama generasi muda untuk memberikan sumbangan pendidikan. ‘’Ini hebat, citra anak muda Bali yang selama ini disangka hanya bisa hidup glamor dan senang-senang tetapi terpatahkan dengan acara ini. Wajar saja anak muda having fun, tetapi ya… harus dikontrol. Kebebasan berekspresi untuk anak muda Hindu dalam bidang seni adalah mutlak adanya. Ke depan seharusnya eksekutif dan pemerintah Tabanan agar lebih peduli dengan kegiatan anak–anak muda. Berikan anggaran, bantu menyewakan tempat secara gratis, subsidi dan bantu penuh. Apalagi Tabanan ini yang mengklaim sebagai daerah basis Bung Karno, maka harus bisa memberikan perhatian lebih pada pemuda,’’ ujar Gusti Wedakarna yang bagian dari Komite

III DPD-RI Bidang Pemuda. Selain mengunjungi stan, dalam pidatonya di panggung Tabanan Art Festival, Wedakarna menyampaikan beberapa hal yakni aspirasi terbanyak rakyat Tabanan ke DPD-RI terkait sejumlah isu di antaranya keluhan terkait jalan yang rusak berat (jalan berukir) hampir merata di pelosok Tabanan, aspirasi kekecewaan masyarakat terkait pembongkaran Patung Wisnu Murti yang dianggap menyakiti umat Hindu di Indonesia dan aspirasi penempatan Patung Bung Karno di perempatan Kediri yang dianggap menyalahi estetika serta semangat tolak reklamasi Teluk Benoa yang terus digelorakan pemuda Tabanan. ‘’Semua aspirasi pasti saya sampaikan kepada Pemkab Tabanan. Saya ingatkan para rakyat Tabanan untuk sabar. Pemimpin itu bisa datang dan pergi. Bisa mati dan musnah. Tetapi rakyat akan tetap hidup selamanya. Sabar saja. Kita beri kesempatan kepada pemkab untuk bekerja. Kita lihat saja. Saya akan tetap mengawal dan menasihati sesuai fungsi DPD-RI dalam hal pengawasan,’’ ungkap Gusti Wedakarna. (ad447)

SATYAGRAHA – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III meninjau salah satu Stan Pengusaha Muda Bali di Gedung Maria Tabanan.

Muscab Gapensi Karangasem Dibuka Bupati Mas MUSYAWARAH Cabang (Muscab) VIII Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (BPC Gapensi) Karangasem dibuka Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri di Gedung UKM Center Amlapura, Rabu (11/5) kemarin. Muscab kali ini bertemakan ‘’Gapensi Bersama Pemerintah dan Masyarakat Jasa Konstruksi Siap Membangun Bali dengan Profesional Berlandaskan Etika dan Tanggung Jawab’’. Kegiatan dihadiri di antaranya Sekdakab Karangasem I Gede Adnya Mulyadi, Forkopimda, unsur Pengadilan Negeri Amlapura, Plt. Asisten II, Ketua BPD Gapensi Bali, sesepuh Gapensi Karangasem I Gusti Made Tusan, serta para Ketua BPC Gapensi Kabupaten dan Kota se-Bali. Bupati Mas Sumatri mengatakan, sektor jasa konstruksi merupakan salah satu sektor srategis dalam mendukung tercapainya pembangunan nasional. Posisi itu dapat dilihat dengan adanya keterkaitan dengan sektor lain dan jasa konstruksi merupakan bagian penting dari terbentuknya produk konstruksi, karena jasa konstruksi menjadi arena pertemuan antara penyedia jasa dengan pengguna jasa. Peran asosiasi, lanjut Bupati, sangat diperlukan sebagai mitra kerja strategis pemda dalam mewujudkan visi dan misi Kabupaten Karangasem. ‘’Untuk mewujudkan Karangasem cerdas, bersih dan bermartabat berlandaskan Tri Hita Karana, sangat diperlukan peran serta masyarakat jasa konstruksi salah satunya peran asosiasi sebagai mitra kerja strategis pemda,’’ ujarnya. Pihaknya mengajak semua yang terkait khususnya asosiasi kontraktor/konsultan sebagai mi-

tra pemerintah dalam melaksanakan pembangunan agar ikut menciptakan iklim yang sehat, khususnya dalam penyediaan jasa konstruksi, serta terus berupaya meningkatkan kualitas dalam penyelenggaraan jasa konstruksi, tidak kalah penting dalam menghadapi persaingan bebas MEA. Ketua Gapensi Karangasem Ida Wayan Cakra menyampaikan, program kerja BPC Gapensi Karangasem bertujuan untuk meningkatkan hubungan

dan kerja sama dalam memperjuangkan pemerataan kesepakatan berpartisipasi dalam pembangunan bagi masyarakat jasa pelaksana konstruksi umumnya yang tergabung dalam Gapensi, khususnya bagi pengusaha ekonomi lemah. Dikatakan, perlunya perhatian agar ada pemerataan dan keadilan dalam berusaha, mengingat kemampuan usaha anggota yang tak merata, serta mendorong peningkatan kegiatan pembangunan fisik. (ad449)

MUSCAB - Bupati Mas Sumatri saat pembukaan Muscab VIII BPC Gapensi Karangasem, kemarin.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


OPINI

6

Kamis Paing, 12 Mei 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Kesenjangan Pembangunan dan Masyarakat Pinggiran TRAGEDI Yuyun, anak sekolah menengah di Bengkulu, boleh dikatakan sebagai cermin kegagalan kita dalam mensistematika pembangunan nasional. Mengapa disebutkan soal sistematika tersebut? Dalam proses pembangunan di negara berkembang, pokok yang menjadi perhatian paling utama adalah masyarakat yang terpinggirkan. Dalam arti, mereka yang tidak mendapatkan fasilitas seperti yang dinikmati oleh masyarakat lain yang telah menerima. Di negara berkembang, orang yang berpredikat seperti ini banyak yang ada di pelosok, jauh di perkotaan. Untuk itulah pembangunan itu harus sistematis, memerlukan perencanaan sosial yang tinggi, dengan menyerap berbagai aspirasi dari masyarakat. Apa yang kita lihat pada tragedi yang menimpa Yuyun, sungguh menyesakkan. Dia adalah orang miskin, berjalan sendirian hampir satu kilometer untuk sekolah, dengan orangtua yang bekerja jauh sampai puluhan kilometer dan lokasi sekolahnya sepi. Kondisi itulah yang membuat Yuyun terkena tragedi tersebut. Ini adalah cermin kurang meratanya pembangunan di Indonesia. Kalau kita mau jujur, cara untuk melihat kesenjangan pembangunan ini gampang. Lihat saja menterengnya pembangunan di kota, entah Jakarta, Surabaya atau Denpasar. Lalu cobalah kita berkendaraan satu jam dari pinggiran kota tersebut. Akan terlihat bagaimana kontrasnya pembangunan itu. Di Kabupaten Badung, Bali, misalnya, fenomena ini sangat jelas. Badung bagian selatan kontras mentereng dengan Badung bagian utara. Bahkan di Badung bagian selatan pun masih dijumpai kemiskinan. Jadi, apa yang harus kita ambil hikmah dari tragedi yang menimpa Yuyun ini? Dari sisi pembangunan, kita mesti benar-benar mengkaji ulang strategi pembangunan. Harus mengambil banyak pendapat dan masukan dari masyarakat. Dan yang sesungguhnya paling penting adalah dua pilar dari komponen sistem sosial yaitu pemerintah (elite) dengan kelas menengah. Keduanya harus mampu menyinergikan diri. Pemerintah adalah pihak manajerial, pembuat keputusan dan kebijakan dalam proses pembangunan. Kelas menengah adalah dia yang menjalankan keputusan tersebut. Secara khusus boleh disebutkan para pemegang dan pelaksana proyek, yang mungkin merupakan pihak swasta. Pemerintah harus mampu membuat keputusan untuk menggeser pembangunan itu ke pedesaan dan pedalaman dan pihak kelas menengah juga bersedia melakukan pembangunan di pedalaman. Atau membiarkan tumbuhnya kelas menengah baru yang berdomisili di pedalaman. Inilah yang kurang kelihatan di Indonesia sekarang. Tragedi yang menimpa Yuyun juga mencerminkan kegagalan pembangunan secara lebih komplit. Para pemerkosa dan pembunuhnya adalah orang bejat dan jahat dan harus mendapatkan hukuman berat. Presiden pun mendukung hukuman ini. Namun, munculnya para penjahat itu amat mungkin juga disebabkan oleh kurang meratanya pembangunan. Kurangnya akses pendidikan, tidak adanya kesempatan kerja, kurangnya sarana untuk mengekspresikan diri, akan memicu orang untuk berbuat jahat. Jadi, sarana pendidikan dan ekspresi diri sangat penting. Sekolah-sekolah, balai-balai seni, sanggar dan sebagainya harus didirikan untk menghindari kekerasan seperti ini. Dan tantangannya adalah mendirikan sarana seperti itu di pelosok. Pemerintah pasti mempunyai cara untuk mengatasi ini. Di kota pun harus ada sarana ekspresi seperti itu. Apabila di kota sekolah berjejalan tetapi sarana untuk mengekspresikan diri tidak ada, maka kekerasan juga akan muncul. Inilah yang menjadi pekerjaan dari pemerintah daerah. Mudah-mudahan tragedi seperti yang menimpa Yuyun ini tidak akan terulang. Kita menyambut positif pemerintah dengan cepat menangani kasus ini. Pengadilan kepada para pemerkosa dan pembunuhnya segera dilakukan. Ini jelas untuk memberi efek jera kepada anggota masyarakat yang mempunyai sifat seperti itu.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Telepon Rumah Enam Bulan Mati Sebetulnya saya malas untuk menulis melalui koran, tetapi karena terlalu lama, saya terpaksa menulis surat ini. Bahwa telepon rumah kami sudah 6 (enam) bulan lebih mati total. Memang belum pernah kami laporkan ke Telkom. Ada petugas yang mengaku dari Telkom 4 kali datang memeriksa sambil ambil foto. Terakhir bulan April 2016 ada yang datang memperbaiki dan sampai saat ini telepon masih tetap mati. Pembayaran tagihan Telkom sudah dibayar sampai dengan bulan April 2016. Mohon keluhan saya ini diperhatikan jangan dianggap laporan biasa. Adi Jl. Turi No.24B Kesiman, Denpasar

Lomba Marching Band Puputan Klungkung Mengenai sorotan Wabub Klungkung terhadap kegiatan lomba Marching Band Bali di Klungkung, saya memberikan penjelasan bahwa surat undangan ke sekolah/unit marching band seluruh Bali untuk mengikuti lomba ini adalah dari Pemkab Klungkung bekerja sama dengan IKMI Bali yang ditandatangani Bupati Klungkung. Kalau Wakil Bupati mengaku tidak mengetahui kegiatan ini saya tidak mengerti. Masalah uang pendaftaran Rp 250.000 ini adalah inisiatif dari unit peserta. Karena uang ini dipakai membeli satu set piala (juara I, II, III) yang akan kembali didapatkan oleh seluruh peserta. Sedangkan masalah urutan peserta, kami sudah tiga kali menyelenggarakan kegiatan ini di kabupaten maupun kota se-Bali, mengapa baru diributkan? Karena bila diselenggarakan dua hari, ini memerlukan dana yang besar. Itu tidak kami miliki karena kegiatan ini kami biaya sendiri. Komang Sumajaya Ketua IKMI Bali, warga Dusun Metulis, Desa Dawan Kaler, Klungkung

Tragedi Yuyun dan Kegagalan Pola Pembangunan Nasional Peristiwa pemerkosaan dan pembunuhan Yuyun di Bengkulu, merupakan sebuah tragedi sosial pada masyarakat Indonesia. Seperti yang juga diungkapkan dalam sebuah media, tragedi ini mungkin merupakan puncak gunung es dalam gerak kemasyarakatan, yang tidak bisa terungkap karena berbagai alasan. Keterbatasan ruang informasi, ketakutan akan ancaman sampai dengan rasa malu menjadi beberapa dari alasan tersebut. Tetapi, di tengah demikian banyaknya suara dan lembaga yang menyuarakan tentang hak asasi manusia serta perbaikan kualitas hidup masyarakat, maka tragedi yang menimpa Yuyun harus dicari jalan keluar untuk mengatasinya. Sangat mengharukan dan menyakitkan bahwa tragedi tersebut menimpa anak Sekolah Menengah Pertama berusia 14 tahun yang berjalan kaki di tempat sepi sepanjang dua kilometer menuju sekolahnya. Sementara 14 anak yang melakukan kejahatan kepadanya, mempunyai tingkat pendidikan yang masih rendah.

Oleh I Nyoman Lara Diatmika ersoalan awal adalah masalah klasik, yaitu kegagalan pembangunan. Lebih jelasnya adalah prioritas dan penyebaran pembangunan. Menilik beritanya, tragedi yang menimpa Yuyun terjadi karena beberapa hal, yaitu jalanan sepi, sekolah berjarak dua kilometer dari rumah, ditinggal bekerja pada jarak 100 kilometer oleh orangtua dan pelakunya dilakukan oleh orang mabuk-mabukan. Seluruh indikator yang disebutkan itu merupakan indikator dari ketidakmerataan pembangunan. Orangtua Yuyun pun harus sekian hari bermobil untuk bekerja, yang artinya si anak harus di rumah tanpa orangtua komplit. Daerah seperti ini, pastilah tidak mendapatkan sentuhan pembangunan secara merata dibanding dengan apa yang ada di Jawa atau Bali. Padahal Indonesia telah merdeka lebih dari 70 tahun. Mungkin persoalan ini terlalu jauh apabila dibawa ke ranah pembangunan nasional. Akan tetapi, harus dilihat bahwa pembangunan nasional jangka panjang Indonesia, justru mesti melihat lokus keadaan sosial pada daerah yang paling minor. Peristiwa yang menimpa Yuyun itu, terjadi di daerah jauh dari perkotaan. Esensi pembangunan kemanusiaan itu sesungguhnya ada tiga, yaitu melindungi, menghargai dan meringankan. Pada konteks meringankan, pembangunan biasanya menitikberatkan pada sarana, infrastruktur.

P

Memperbaiki jalan raya, membangun kamar mandi umum, mendirikan telepon umum, pelabuhan dan sebagainya adalah upaya meringankan masyarakat dalam melakukan kontak sosial. Pembangunan jalan pedesaan (seperti yang juga dilakukan oleh ABRI di masa Orde Baru) adalah upaya meringankan kemanusiaan tersebut. Dengan sarana demikian, paling tidak secara fisik masyarakat dapat lebih menghemat tenaga untuk menjalankan kehidupan sosialnya. Pembangunan yang mempunyai sasaran melindungi kemanusiaan, tertuju kepada upaya untuk menjaga fisik, psikologis dan lingkungan manusia dari gangguan. Pembangunan puskesmas di zaman Orde Baru adalah upaya untuk melindungi fisik manusia dan menjaga agar kesehatan terjamin. Pembangunan bendungan bertujuan agar lingkungan terpelihara dengan baik. Sedangkan pembangunan yang mempunyai tujuan untuk menghargai kemanusiaan, bertujuan untuk menampung kreasi olah dari gerak dinamika kehidupan sosial. Pembangunan teater, sarana olahraga, balai seni, ruang pertemuan termasuk laboratorium adalah untuk menghargai dari kemampuan umat manusia. Ketiga esensi pembangunan tersebut, tidaklah mesti harus dilakukan di kota saja tetapi juga harus ke seluruh daerah sampai di pelosok. Maka daerah seperti tempat tinggal Yuyun yang mengalami peristiwa sangat mengenaskan itu, kelihatan tidak me-

merhatikan tiga esensi pembangunan tersebut. Jika jalanan masih sepi, maka seharusnya ada petugas keamanan yang patroli. Secara teoretis, mungkin banyak yang sinis kalau menerjunkan polisi di tempat yang jauh dari keramaian. Tetapi justru di situlah pentingnya pihak keamanan ditempatkan di lokasi demikian karena kejahatan biasa berdamingan dengan tempat yang sepi. Para penjahat yang melakukan pembunuhan tersebut kelihatan tidak mampu menyalurkan hasratnya ke dalam wujud yang lain. Sangat mungkin ini disebabkan oleh kurangnya tempat hiburan di daerah itu, kurangnya lokasi untuk menyalurkan karya-karya emosional, sampai dengan kurangnya menyalurkan kreativitas. Kekurangan saluran seperti ini membuat manusia kalap dan hanya tertuju kepada kejahatan dan seks. Berjalan sampai satu kilometer, mungkin tidak terlalu jauh. Namun jika itu dilakukan secara sendirian, inilah yang membuat persoalan menjadi berat. Untuk itulah pemerintah harus memikirkan strategi-strategi keamanan bagi sekolah yang terpencil, terutama di pegunungan atau di pedesaan. Jadi tidak hanya di kota diperlukan penjemputan. Jika memungkinkan, strategi untuk berjalan berkelompok menuju sekolah, penting untuk mengatasi jalan sepi seperti ini. Tidak keliru kalau justru pemerintah membiayai angkutan khusus (istimewa) untuk pendidikan di tempat terpencil ini.

Jadi, jangan dibalik. Pemerintah Indonesia justru harus memikirkan bagaimana melindungi anak-anak sekolah di tempat terpencil. Di kota sudah banyak angkutan dan sudah banyak swasta yang terlibat untuk persoalan pendidikan. Dengan demikian, energi dan konsentrasi bagi pemerintah seharusnya untuk lebih memikirkan bagaimana meningkatkan, menambah kekuatan sumber daya untuk melindungi persoalan-persoalan seperti ini yang ada di daerah pelosok. Bukan sekadar masalah pendidikan saja tetapi juga untuk masalah yang lain. Tragedi Yuyun dalam masalah pembangunan Indonesia, dapat mempunyai makna yang kompleks. Ia berarti kelalaian dalam mengatasi persoalan di daerah terpencil. Juga menyoroti kegagalan dalam mengatasi pendidikan menengah (bahkan mungkin dasar) dan tentu saja juga melindungi hal paling mendasar dalam kemanusiaan. Pembangunan di Indonesia tidak boleh hanya berorientasi kota saja karena sebagian besar masyarakat tinggal di pedesaan. Di antara yang tinggal di pedesaan itu, sebagiannya adalah di daerah terpencil (di pegunungan). Yang juga tidak boleh ditinggalkan pemikirannya adalah efek komunikasi dan informasi sekarang. Jangkauan internet dan ikutannya, saat ini justru telah sampai ke daerah-daerah pelosok di Indonesia. Bahkan mungkin lebih baik di pegunungan. Demikian juga televisi bersaluran internasional yang melaksanakan siaran lebih bebas dibanding dengan di Indonesia. Pada pihak lain, kemampuan intelektual, penyaluran kreativitas, sampai dengan kemampuan pengendalian diri itu, justru semakin minim di daerah pedalaman. Ini sangatlah tidak imbang dengan apa yang ada di kota. Termasuk juga kekurangan sarana penjaga keamanan di daerah pedalaman. Inilah yang harus menjadi perhatian pemerintah di masa depan. Tidak boleh lagi ada kesenjangan perhatian bagi pemerintah Indonesia dalam melaksanakan pembangunan. Di kota maupun di pelosok sekarang mempunyai risiko yang sama apabila gagal menjalankan pembangunan.

Suara Mahasiswa

POJOK

Menjaga Pariwisata Bali dari Ancaman Terorisme

Bangun kantor dengan uruk laut akan menjadi preseden buruk bagi lingkungan. - Pemda jangan sok kuasa atur segalanya.

BELAKANGAN ini sering terjadi kasus-kasus teror yang menimpa Pulau Bali terutama pada sektor pariwisata. Hal ini perlu untuk diwaspadai terutama penjagaan di setiap daerah, baik perkotaan maupun perdesaan dan tempat-tempat keramaian yang banyak dikunjungi oleh masyarakat, baik masyarakat asing maupun masyarakat lokal agar tidak terjadi kasus-kasus yang membuat pulau tercinta ini menjadi pulau yang jauh dari kedamaian. Masyarakat, pecalang dan pemerintah harus lebih waspada dan jangan lengah dengan keadaan seperti ini. Kedamaian suatu daerah sangat memberi suatu harapan untuk maju, terutama dalam sektor pariwisata dan perdagangan. Tanpa kedamaian di suatu wilayah akan sulit untuk mencari suatu peluang dalam perekonomian. Wisatawan yang berkunjung mencari suatu kedamaian wilayah, kesunyian alam, keheningan, dan keasrian daerah, sehingga perlu membuka rasa kerja sama yang baik antara sesama masyarakat serta pemerintah.

Oleh Kadek Susiawan Dalam menjaga Pulau Bali dari bahaya teroris semua komponen harus bersatu. Kalau bukan kita siapa yang harus menjaga Bali? Bangkitkan rasa manyamabraya atarsesama masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman yang melenceng dari udang-undang. Mari kita bangkitkan rasa tanggung jawab dalam kebersamaan menjaga Pulau Bali karena Pulau Bali merupakan pulau yang

memiliki banyak pura dan puri untuk mengheningkan pikiran menuju kedamaian. Dengan demikian marilah bangkitkan keajegan Bali dari menuju yang lebih damai. Hal lain yang perlu dikelola untuk menjaga Bali adalah melakukan penguatan terhadap desa pakraman. Pemerintah harus konsisten membangun dan mengawal kearifan lokal agar jangan sampai ‘’benteng’’ budaya Bali ini tergerus modernisasi. Pemimpin Bali jangan hanya berorientasi meningkatkan perekonomian, tetapi tetap harus memberikan kontribusi strategis dalam pewarisan budaya. Dengan memperkuat desa pakraman, Bali secara tak langsung bisa melakukan deteksi dini terhadap ancaman terorisme. Untuk itu, pendataan dan pengelolaan kependudukan Bali harus terus divalidasi. Ini penting dilakukan mengingat migrasi penduduk di Bali sangat tinggi.

*** Pelaku kejahatan seksual terhadap anak akan dikebiri dan dipasangi ‘’chip’’. - Hakim yang hukum ringan apa perlu dikebiri juga? *** Pertemuan sabha pandita, sabha walaka dan pengurus harian PHDI segera digelar. - Mesti perhatikan umat, bukan investor.

Penulis, mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekomomi Satya Dharma Singaraja

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (127rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.103 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

MANDIKAN KUDA Seorang kusir dokar memandikan kudanya di Tukad Badung, di Jalan Taman Pancing Pemogan, Denpasar Selatan, belum lama ini. www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget Bali Post/wan

Kamis Paing, 12 Mei 2016

7

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Bali Post/kmb36

LATIHAN - Danrem Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa meninjau latihan Posko 1 penanggulangan bencana alam di Makodim 1611/Badung.

Tanggap Bencana Alam

Kodim Badung Intensifkan Latihan Denpasar (Bali Post) Tugas dan tanggung jawab semakin banyak diemban TNI AD, selain tugas pokoknya. Selain menggiatkan pertanian dan sejuta jamban, tentara juga dipersiapkan tanggap bencana alam seperti tanah longsor serta tsunami. Untuk mematangkan kesiapan personelnya, Kodim 1611/ Badung menggelar Latihan Posko 1 penanggulangan bencana alam di wilayah mulai Rabu (11/5) kemarin hingga Jumat (13/5) besok. Danrem Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa, kemarin, menyempatkan diri meninjau latihan tersebut. Menurut Dandim 1611/Badung, Letkol CZI. M. Leo Pola Ardiansa, latihan posko ini sebenarnya ditujukan ke dalam dan ke luar. Ke internal pertama maksudnya melatih antara unsur pimpinan dalam hal ini komandan maupun staf intelijen, operasi, minlog, personalia, dan teritorial. “Supaya nanti apabila benarbenar terjadi bencana, mereka tidak bingung lagi apa yang dikerjakan. Mereka sudah tahu siapa berbuat apa,” ujarnya. Kedua, lanjut Dandim, pihaknya melibatkan pengendali samping di antaranya dari BPBD, Basarnas, PMI, Dinas Sosial, dan pemerintah daerah. “Mereka dilibatkan secara langsung dan bisa merasakan suasana seperti keadaan sebenarnya. Selain itu akan muncul persoalanpersoalan misalnya di mana pengungsian, di mana tempat evakuasi. Mereka sudah siap dan sudah bawa data apabila benar-benar ada. Pokoknya, kita sudah siap sehingga tidak panik jika ada bencana alam,” ucap Leo. Penanggulangan bencana, menurutnya, harus dilakukan cepat, efektif, dan memperkecil korban. Fokus latihan yaitu tanggap bencana tanah longsor ketika hujan tinggi. Untuk wilayah Badung yang rawan adalah di Petang dan Abiansemal. Ancaman tsunami bisa terjadi di daerah Pantai Kuta, Kuta Selatan dan Sanur. (kmb36)

Bali Post/win

DISKUSI - Sosialisasi dan diskusi PrepCom3-Habitat III di Gedung PIP3B, Sanur, Rabu (11/5) kemarin.

Indonesia Agendakan Perkotaan Baru Denpasar (Bali Post) – Saat ini lebih 54 persen penduduk tinggal di perkotaan. Karena itu, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat perlu mengagendakan perkotaan baru (new urban agenda - NUA). Apalagi, Indonesia dipercaya menjalankan peran strategis mendorong tercapainya kesepakatan NUA yang akan ditetapkan dalam Sidang Habitat III. Staf ahli Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Lana Winayanti, menyampaikan hal itu saat sosialisasi dan diskusi PrepCom3-Habitat III yang diselenggarakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Gedung PIP3B, Sanur, Rabu (11/5) kemarin. Dikatakannya, NUA bertujuan memperbarui komitmen negara-negara di dunia untuk perumahan dan pembangunan perkotaan berkelanjutan. Sehingga, NUA diharapkan menjadi momentum bagi Indonesia untuk memiliki kebijakan perkotaan nasional yang selama ini belum bisa diselesaikan. Habitat III merupakan agenda Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) tentang permukiman dan pembangunan perkotaan berkelanjutan, dengan tujuan untuk memastikan komitmen bersama menuju pembangunan perkotaan berkelanjutan. Sidang ini rencananya diadakan di Quito, Ecuador pada 17-20 Oktober 2016. Sementara itu, pengamat tata ruang, Prof. Dr. Ir. Rumawan Salain, mengatakan, pertumbuhan dan perkembangan suatu kota, baik karena angka kelahiran ataupun adanya urbanisasi atau transmigrasi pasti akan berdampak pada lingkungan, khususnya pengalihan fungsi lahan. Dengan demikian, tentu ini akan menyebabkan terdesaknya kota karena jumlah penduduk. Oleh karena itu, jika pemerintah berniat untuk menekan urbanisasi, seperti yang diagendakan melalui NUA, itu akan dapat menekan urbanisasi ke depannya. (win)

Bali Post/wan

ES BALOK - Sejumlah nelayan di Pantai Kedonganan memikul es balok untuk dibawa ke atas perahu. Es itu digunakan untuk membekukan ikan hasil tangkapan mereka. Foto diambil belum lama ini.

Soal Alih Kewenangan SMA/SMK

Pemprov Jamin Penghasilan Guru Meningkat Denpasar (Bali Post) -

Pemprov Bali menjanjikan peningkatan kesejahteraan guru SMA/SMK menyusul adanya alih kewenangan karena implementasi Undang-undang No.23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Salah satunya ditunjukkan melalui Tunjangan Profesi Pendidik (TPP) PNS yang akan disesuaikan dengan Pergub No.61 Tahun 2013. “Dari penetapan untuk tunjangan penghasilan guru kan rencananya kita tidak mengacu ke Pergub 61. Tetapi oleh Bapak Gubernur supaya guru itu setara, sama seperti guru-guru yang di SMA Bali Mandara, tentu penghormatan yang diberikan oleh pemerintah kepada guru harus

lebih,” ujar Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Bali TIA Kusumawardhani di selasela rapat evaluasi triwulan I di Wiswasabha Kantor Gubernur, Rabu (11/5) kemarin. Bila tidak mengacu pada Pergub, lanjut TIA, golongan I hanya dirancang mendapat Rp 600 ribu,

golongan II Rp 750 ribu, golongan III Rp 800 ribu, golongan IV Rp 1 juta, Kepala TU Rp 1,2 juta, dan Kepala Sekolah Rp 1,5 juta. Sementara dalam Pergub 61, guru dan tenaga kependidikan PNS golongan I mendapat tunjangan Rp 2 juta, golongan II sebesar Rp 2,5 juta, golongan III Rp 3,5 juta, dan

golongan IV Rp 4 juta. Saat ini, ada 6.869 guru dan tenaga kependidikan PNS di SMA/SMK yang akan beralih ke provinsi. Anggaran TPP PNS yang dirancang Pemprov mencapai Rp 344.128.320.000. TIA menambahkan, peningkatan penghasilan guru SMA/SMK ini juga diikuti dengan sejumlah tuntutan. Di antaranya, tidak boleh bolos mengajar serta mengambil pekerjaan sambilan seperti membuka les. Para guru harus belajar untuk meningkatkan kualitas dirinya, dengan harapan kualitas

anak didik juga ikut meningkat. Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, memastikan TPP PNS untuk guru dan tenaga kependidikan benar-benar mengacu pada isi Pergub 61. Pada prinsipnya, peralihan kewenangan SMA/SMK dari kabupaten/kota ke provinsi harus membawa hasil lebih baik. Baik dari segi penghasilan guru, maupun kualitas guru dan anak didik. Sementara untuk tenaga kontrak, lanjut Pastika, masih akan dievaluasi lagi mengikuti kebutuhan. (kmb32)

Wisman Berkasus Jadi Beban Bali PEMERINTAH terus berupaya mendatangkan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali. Padahal tidak semua wisman atau WNA yang datang ke Pulau Dewata ini ingin menghamburhamburkan dolarnya sehingga masyarakat sejahtera. “Ada 220 ribu WNA tinggal dan bekerja di Bali. Itu menjadi beban bagi Bali karena mereka tinggal dan hidup dengan biaya murah, salah satunya tidak bayar pajak,” tegas Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali Anak Agung Ngurah Alit Wiraputra, Rabu (11/5) kemarin. Oleh karena itu, lanjut Alit Wiraputra, tidak ada untungnya bagi Bali. Justru mereka juga menggunakan BBM bersubsidi dan bekerja di Bali tanpa kejelasan status. “Misalnya, mereka jadi makelar properti dan guide liar. Ini sangat perlu diantisipasi dan dicarikan jalan keluarnya. Karena hal ini bisa meminggirkan orang Bali,” ungkapnya. Di samping itu, menurutnya, menjadi dilema karena pariwisata Bali saat ini juga menjadi tujuan international crime. Oleh karena itu, kewaspadaan masyarakat dan komponen pariwisata sangat dibutuhkan dalam rangka menangkal destinasi international crime ini. Lebih lanjut, Alit Wiraputra mengungkapkan banyak WNA

yang menetap di Bali bukan tinggal di hotel, melainkan di rumah kos atau ngontrak rumah penduduk. Padahal, keberadaan mereka harus terpantau dan aktivitasnya harus diawasi. Oleh karena itu, sangat perlu bagi masyarakat, pemerintah, dan aparat untuk mengetahui serta memiliki data base akurat tentang keberadaan orang asing yang menetap dan bekerja di Pulau Dewata ini. “Pengaruhnya terhadap pariwisata memang sangat kita khawatirkan. Akan tetapi, kita berharap para turis mancanegara agar tidak takut ke Bali karena hal tersebut,” ujarnya. Diakuinya belum kelihatan dampaknya, dan pihaknya berharap situasi ini tidak dimanfaatkan pesaing Bali sebagai black campaign untuk menurunkan kunjungan wisatawan ke Pulau Seribu Pura ini. Meningkat Jumlah WNA terlibat kasus kejahatan terus meningkat. “Mereka terlibat berbagai kasus, jadi korban dan meninggal. Asal mereka dari beberapa negara,” kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hery Wiyanto saat didampingi Kasubbid Penmas AKBP Sri Harmiti. WNA terlibat kriminal terse-

Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa

Kombes Pol. Hery Wiyanto

but berasal dari Swiss, Jerman, India, Inggris, Australia, Amerika Serikat, Rusia, Prancis, Irlandia, Cina, dan Taiwan. Ada yang terlibat kasus senpi, lakalantas, penganiayaan, kuasai rumah bukan haknya, pemalsuan surat, narkotika, penggelapan, percobaan pemerkosaan, geng motor, dan kejahatan online. Beberapa buronan Interpol ditangkap di Bali, di antaranya tersangka otak puluhan kasus pembunuhan di India, Ranjedra Sadashiv Nikalje alias Mohan Kumar, Antonino Messicati Vitale (42) terlibat kasus pembunuhan di Italia, Vontrey Jamal Clark alias Trey Clark alias Vontrey Clark alias Treezy alias Tray, warga Amerika Serikat terlibat kasus pembunuhan di Amerika. Ratusan warga Cina dan Taiwan ditangkap di beberapa vila

di Badung dan Denpasar karena terlibat kasus cyber crime dan diburu Interpol Tiongkok. Dari data yang dihimpun di Polda Bali, sejak 2012 hingga 2015, WNA yang ditetapkan sebagai tersangka 438 orang, korban sebanyak 591 orang dan meninggal dunia 246 orang. Terkait penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Bali, diduga ada kontribusi warga negara asing (WNA). Setidak-tidaknya sindikat narkoba yang ingin memasok barang terlarang itu ke Bali dikendalikan oleh WNA. Hal tersebut diakui Kepala BNNP Brigjen Pol. Drs. Putu Gede Suastawa. Dari data yang dihimpun di BNNP Bali, sejak tahun 2010 hingga 2014 ditangkap 88 WNA terlibat kasus narkoba. Tangkapan paling banyak terjadi tahun 2011 sebanyak 24 orang. (rah)

Bali Post/rah

A.A. Alit Wiraputra

Data WNA Terlibat Kasus Tahun 2012: n Pelaku : 78 orang n Korban : 134 orang n Meninggal dunia : 58 orang Tahun 2013: n Pelaku : 83 orang n Korban : 217 orang n Meninggal dunia : 73 orang Tahun 2014: n Pelaku : 40 orang n Korban : 120 orang n Meninggal dunia : 69 orang Tahun 2015: n Pelaku : 237 orang n Korban : 120 orang n Meninggal dunia : 46 orang Sumber data Polda Bali


BANGLI

8 SOSOK Tetap Bertani MENDUDUKI jabatan sebagai wakil rakyat sering dianggap sebagai profesi luar biasa. Datang ke kantor berpakaian rapi, menyampaikan aspirasi masyarakat ke pemerintah. Hal ini pun sering menyebabkan perhatian pada pekerjaan lain, salah satunya bertani kian berkurang bahkan hilang. Namun, bagi Ketua Komisi II DPRD Bangli I Nengah Sugiman, kegiatan bertani itu tetap harus digeluti. ‘’Biar saya jadi wakil rakyat, bertani itu tetap dilakukan,’’ ujarnya, Rabu (11/5) kemarin. Keinginannya untuk bertani bukanlah sesuatu yang baru melainkan sudah digeluti sejak masih kecil. Kondisi ini tak membuatnya malu. Yang ada justru rasa bangga karena bisa bersentuhan langsung dengan persoalan-persoalan pertanian yang selama ini menjadi bidangnya di dewan. Tak jarang, saat rasa penat menghantui akibat beban kerja yang berat, pergi ke kebun menjadi salah satu pelipur lara. ‘’Dapat ke kebun satu sampai dua jam sudah sangat menghibur,’’ ujarnya. Di samping bertani, wakil rakyat asal Desa Manikliu, Kintamani ini juga menggeluti bidang peternakan. Hal ini dapat diketahui dari sepuluh ekor sapi peliharaannya. Kemahirannya dalam mengelola dua sektor ini hanya didapatkan dengan belajar secara otodidak. ‘’Untuk bisa menggeluti dua hal ini, saya hanya belajar sendiri dan sharing dengan petani lain,’’ tandasnya. (sos)

Kamis Paing, 12 Mei 2016

PLTS Dihibahkan, Pemkab-PLN Segera Bahas Tarif Bangli (Bali Post) -

Proses penghibahkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Dusun Bangklet Desa Kayubihi Kecamatan Bangli dari pemerintah pusat yang telah bergulir sejak 2014 lalu akhirnya menunjukkan titik terang. Surat serah terima sudah berada di tangan Pemkab Bangli. Sebagai tindak lanjut hal tersebut, pemkab pun akan segera membahas tarif listrik bersama PLN. Kepala Bagian Sumber Daya Alam (BSDA) Setda Bangli I Made Ari Pulasari, Rabu (11/5) kemarin mengatakan, proses penghibahan PLTS sudah bergulir sejak 2014 lalu. Setelah berjalan cukup lama, Kementerian Keuangan akhirnya melayangkan surat persetujuan serah terima kepada pemerintah daerah dengan Nomor: s-82/ MK.6/1206. ‘’Surat itu tertanggal 28 April 2016,’’ terangnya. Guna mengimbangi surat tersebut, pemerintah daerah diminta untuk menandatangani berita acara serah terima. Hal itu pun segera dilakukan. Sebagai tindak lanjut penghibahan itu, kata Pulasari, pemkab akan melakukan koordinasi bersama PLN terkait harga pembelian listrik yang dihasilkan PLTS tersebut. ‘’Untuk tarifnya akan ditentukan langsung oleh Kementerian ESDM. Untuk kesepakatannya

berapa, akan dibahas bersama PLN sebagai pemanfaat listrik selama ini,’’ ujarnya seraya menyampaikan PLTS tersebut nantinya akan dikelola Perusda Bhukti Mukti Bhakti. Mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Bangli ini pun menyebutkan, meskipun sudah dihibahkan, sebanyak 30 dari 50 inverter PLTS masih mengalami gangguan sejak beberapa bulan lalu hingga mengakibatkan produksi listrik turun 50 persen lebih. Langkah perbaikan baru bisa dilakukan jika pembahasan tarif bersama PLN selesai. ‘’Kalau semua normal, produksi listriknya sampai 1 MWp. Tapi sekarang inverternya ada yang gangguan. Produksi listrik jadi turun,’’ sebutnya. Ditambahkannya, sejak diresmikan pada Februari 2013, listrik yang dihasilkan PLTS sudah dimanfaatkan PLN men-

Bali Post/dok

PLTS - PLTS di Dusun Bangklet Desa Kayubihi yang telah dihibahkan pemerintah pusat ke pemerintah daerah. capai 3 juta kWh dengan idol mencapai Rp 3 miliar. ‘’Karena sudah dihibahkan, nanti uang ini yang digunakan untuk melakukan perbaikan inverter,’’ imbuh Pulasari. Direktur Perusda Bhukti Mukti Bhakti Bangli Gusti Gede Satria Wiratanaya mengaku sudah sangat siap untuk mengelola

Bali Post/sos

BEDAH RUMAH - Program bedah rumah yang digelontorkan pemerintah daerah tahun lalu. Untuk tahun ini, realisasinya masih menunggu perbup.

Tunggu Perbup, Realisasi Program Bedah dan Rehab Rumah Bangli (Bali Post) Program bedah dan rehab rumah tahun ini yang anggarannya berasal dari daerah akan menyasar puluhan unit. Realisasinya belum bisa dilakukan dalam waktu cepat lantaran masih menunggu Peraturan Bupati (Perbup). Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Bangli I Wayan Sudiarsa, Rabu (11/5) kemarin. Dipaparkan Sudiarsa, program bedah rumah yang digelontorkan tahun ini mencapai 59 unit. Rinciannya, Kecamatan Bangli 30 unit, Tembuku 9 unit dan Kintamani 20 unit. Sementara untuk rehab rumah menyasar 36 unit rumah yang seluruhnya berada di Kecamatan Kintamani. ‘’Untuk bedah, masing-masing anggarannya Rp 30 juta per unit. Model rumah yang diberikan yakni dua kamar tidur dan satu

kamar mandi dengan total luas 6x5 meter. Program rehab Rp 10 juta per unit,’’ paparnya. Seluruh penerima bantuan sudah diverifikasi ke lapangan. Namun, program itu belum bisa dinikmati penerimanya dalam waktu dekat. Sebab, Perbup yang mengatur hal tersebut belum ada. ‘’Kami masih menunggu perbup. Kalau itu sudah ada, tinggal amprah anggraran, langsung bisa dikerjakan,’’ kata Sudiarsa. Disebutkan juga, pengerjaan bedah rumah ini tidak dilakukan secara bertahap melainkan serempak di seluruh daerah dan bersifat swakelola. Demikian juga halnya dengan rehab. Supaya tak menuai keluhan dari penerima, perkembangan proses penggelontorannya sudah disosialisasikan ke desa. ‘’Pengerjaannya bersifat swakelola. Pembangunan awal harus menggunakan data dari pemerintah dulu. Selanjutnya

baru menggunakan uang sendiri,’’ ucapnya. Sebelumnya, Kepala Disosnakertrans Bangli I Nengah Sukarta menyebutkan, masyarakat yang layak mendapatkan bedah rumah adalah sebanyak 3.002 KK. Sejak tahun 2011 pemerintah daerah, provinsi dan pusat mulai menggencarkan program bedah rumah. Namun sayang, empat tahun berjalan, RTM yang tersentuh baru 1.128 KK. Itu artinya lagi 1.874 KK berada dalam antrean. Dijelaskan, banyaknya KK sasaran yang belum tersentuh program ini lantaran jumlah bedah rumah setiap tahunnya terbatas. Meskipun demikian, upaya untuk memaksimalkan program sudah terus dilakukan. ‘’Jatah yang kami dapat setiap tahunnya sangat minim. Tapi kami tetap upayakan adanya penambahan setiap tahunnya,’’ katanya. (kmb45)

Tak Punya Guru Produktif PNS

SMKN 1 Tembuku Manfaatkan Tenaga Perawat dan Apoteker Bangli (Bali Post) SMKN 1 Tembuku yang membuka jurusan keperawatan dan farmasi, tak memiliki guru produktif berstatus PNS. Untuk menunjang proses belajar mengajar, sekolah yang berlokasi di Desa Bangbang, Tembuku tersebut selama ini hanya menggunakan beberapa guru honorer dari tenaga perawat rumah sakit dan apoteker. Wakasek Humas SMKN 1 Tembuku Nyoman Kariana saat ditemui Rabu (11/5) kemarin mengakui kondisi tersebut. Kariana mengatakan, selama ini SMKN 1 Tembuku memang tidak memiliki guru produktif berstatus PNS untuk Jurusan Keperawatan dan Farmasi. Guru produktif yang dimiilki untuk dua jurusan tersebut semuanya berstatus honorer yang dibayar per jam menggunakan dana komite sekolah. Dipaparkan Kariana, jumlah guru produktif untuk Jurusan Keperawatan yang dimiliki SMKN 1 Tembuku saat ini yakni sepuluh

tersebut ke pemerintah daerah merupakan hal yang sangat baik. Diharapkan pengelolaan PLTS ke depannya tak asal-asalan. PLTS diharapkan bisa dijadikan sumber pendapatan daerah. ‘’Itu sumber PAD. Harus dikelola dengan baik. Jangan sampai setelah diserahkan tak mendatangkan hasil,’’ tegasnya. (kmb45)

Pementasan ”Barong Ngunying” Pukau Ribuan Penonton

Disimpan di Bawah Kasur, Uang Puluhan Juta Raib Bangli (Bali Post) Apes dialami seorang pedagang asal Bebalang Bangli Nyoman Sudani (47). Uang puluhan juta rupiah yang selama ini dikumpulkan dan disimpannya di bawah tempat tidur, raib. Tak hanya uang miliknya, uang anaknya sebesar Rp 2 juta juga diketahui hilang. Informasi Rabu (11/5) kemarin, hilangnya uang tersebut baru diketahui korban saat hendak membersihkan tempat tidur yang dikerubuti semut. Ketika itu korban sempat mengambil bungkus kantong plastik yang menjadi tempat uangnya. Saat dibuka dan dihitung, korban kaget karena uang yang selama enam bulan dikumpulkannya hanya tersisa Rp 800.000. Padahal kalau ditotal uang yang disimpannya sampai puluhan juta. Tak hanya uang korban yang hilang, uang anaknya sebesar Rp 2 juta juga diketahui hilang. Jika ditotal, jumlah uang yang hilang mencapai Rp 36.200.000. Kapolsek Bangli Kompol Dewa Gede Mahaputra saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus pencurian itu. Sebagaimana keterangan korban, uang yang hilang selama ini dibungkus dengan celana dalam dan dibungkus lagi dengan kantong plastik sebelum kemudian disimpan di bawah kasur. Kompol Mahaputra mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui pelaku pencurian. Beberapa saksi telah dimintai keterangan untuk mengungkap kasus tersebut. Namun demikian, mantan Kapolsek Kintamani ini mengaku cukup kesulitan mengungkap kasus tersebut, karena tidak jelas kapan waktu kejadian. Di TKP, pihaknya juga tidak menemukan adanya kerusakan baik pada pintu rumah maupun kamar. ‘’Namun yang jelas kami terus melakukan pendalaman kasus ini,’’ kata Mahaputra. (kmb40)

PLTS tersebut. Sumber daya manusia yang menjadi hal penting dikatakan sudah mencukupi. ‘’Kami sudah sangat siap mengelola PLTS tersebut. Sekarang hanya menunggu kepastian tarif dari PLN saja,’’ katanya. Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Bangli I Made Sudiasa mengatakan, penghibahan PLTS

orang. Sementara jumlah guru produktif untuk Jurusan Farmasi enam orang. Semua guru yang berstatus honorer tersebut merupakan tenaga medis dan apoteker yang bekerja di rumah sakit. ‘’Kami sempat meminta guru produktif GTT, tetapi tidak diberikan. Sebaliknya kami diberikan guru umum, sehingga sebagian tidak mendapatkan jam mengajar,’’ kata Kariana. Kendati tak memiliki satu pun guru produktif berstatus PNS untuk dua jurusan tersebut, namun menurut Kariana sejauh ini tidak ada hambatan dalam proses belajar mengajar siswa. Hingga akhir tahun ini jumlah siswa yang dimiliki dua jurusan tersebut sebanyak 114 siswa untuk Jurusan Keperawatan dan 55 siswa untuk Jurusan Farmasi. Kariana mengaku jumlah siswa dua jurusan itu terus merosot. Penyebabnya, lulusan sekolah kesehatan belum sepenuhnya bisa terserap di dunia kerja. Selain dua jurusan tersebut, SMKN 1 Tembuku juga memi-

SMKN 1 Tembuku liki tiga jurusan lainnya yakni Perhotelan, Jasa Boga, dan Komputer Akutansi. Sementara itu, Kadisdikpora Bangli Nyoman Suteja mengatakan, SMKN 1 Tembuku selama ini memang tidak memiliki guru produktif berstatus PNS. Untuk kelancaran proses belajar mengajar, pihak sekolah selama ini menggunakan beberapa guru dari tenaga medis puskesmas

Bali Post/ina

maupun rumah sakit. Menurutnya untuk sebuah SMK, guru produktif memang sangat dibutuhkan. Namun demikian, guru produktif tidak harus PNS. ‘’Kita masih bisa menggunakan tenaga medis yang mau menghonor atau mengabdi. Jadi tidak masalah, yang penting memenuhi kriteria dan kompetensi,’’ tandasnnya. (kmb40)

Bangli (Bali Post) Pementasan Barong Ngunying yang digelar serangkaian perayaan HUT ke-812 Kota Bangli di simpang empat Kota Bangli, Selasa (11/5) petang mampu menyedot perhatian masyarakat. Ribuan orang dibuat terpukau dengan kesenian yang dibawakan oleh krama Desa Adat Gede Selat, Susut. Berdasarkan pantauan, ribuan masyarakat Bangli tumpah ruah memadati areal simpang empat Kota Bangli sejak sore hari. Tak hanya kaum muda, para orang tua juga rela berdesakdesakan demi bisa menyaksikan secara dekat pementasan Barong Ngunying. Yang menjadi daya tarik dalam pementasan Barong Ngunying itu adalah saat ditampilkannya atraksi ngunying, di mana sejumlah penari yang kesurupan menghujamkan keris ke tubuhnya. Tak hanya itu penari yang mengalami kesurupan juga memakan ayam yang masih hidup. Atraksi ini menimbulkan ketegangan penonton. Penyarikan Desa Adat Gede Selat Ketut Pradnya saat ditemui, Rabu (12/5) kemarin mengatakan, Barong Ngunying merupakan kes-

enian sakral yang sudah diwarisi krama sejak dahulu. Dalam pementasan Barong Ngunying ada dua figur besar yang ditampilkan yakni barong dan rangda. Barong dan rangda yang tampil dalam pementasan kali ini merupakan duwe Sesuhunan yang selama ini di-sungsung krama di Pura Puseh Bale Agung Desa Adat Gede Selat, Susut. ‘’Biasanya, sesuhunan masolah setiap tahun, tepatnya saat hari raya Kuningan,’’ terangnya. Sebagaimana kepercayaan krama desa adat setempat, pementasan Barong Ngunying diyakini dapat memberikan berkah dan ketentraman bagi masyarakat. Pementasan Barong Ngunying juga diyakini mampu mengobati warga yang sakit. Saat terjadi musibah besar misalnya, sesuhunan ini biasanya diiring ke setiap lorong desa pada saat sandikala. Pradnya mengatakan, sebelum era kemerdekaan, Raja Bangli secara rutin mendak Batara Sesuhunan. Bahkan regent Raja Bangli di Puri kala itu rutin melakukan pengecatan ulang atau yang dikenal dengan istilah ngodakin Ida Sesuhunan. (kmb40)

Bali Post/ina

BARONG - Tradisi Barong Ngunying yang dipentaskan di simpang empat Kota Bangli, Selasa (10/5) petang.


GIANYAR

Kamis Paing, 12 Mei 2016

Tolak Bayar Retribusi

Bangunan Milik Warga Cangi Disegel Gianyar (Bali Post) Ratusan warga Banjar Sakah melakukan aksi penyegelan bangunan milik dua warga Cangi yakni Wayan Kontra dan Made Putra yang berdiri di kawasan Banjar Sakah Desa Adat Gagangan Cangi, Batuan Kaler, Sukawati, Rabu (11/5) kemarin. Aksi penyegelan dengan batang bambu ini dilakukan lantaran dua warga tersebut menolak membayar retribusi sebesar 1 persen dari harga tanah sesuai perarem Banjar Sakah. Informasi dihimpun menyebutkan, keputusan penyegelan bangunan itu dilakukan setelah warga Banjar Sakah melakukan pendekatan sebanyak lima kali kepada dua warga tersebut, terkait perarem banjar yang mewajibkan pemilik bangunan membayar retribusi tanah 1 persen dari harga tanah. Namun yang bersangkutan bersikukuh menolak dengan alasan masih berpedoman pada aturan Desa Adat Gagangan Cangi, sementara aturan Banjar Sakah belum diatur dalam aturan Desa Adat Gagangan Cangi. Terus mendapat penolakan dari yang bersangkutan, krama Banjar Sakah akhirnya menggelar paruman. Paruman itu memutuskan memutuskan untuk melakukan penyegelan bangunan itu. Informasi lain menyebutkan, perarem Banjar Sakah muncul pada tahun 2014. Tujuannya meminimalisasi penjualan tanah secara luas di wilayah Banjar Sakah. ‘’Awalnya ini terkait permasalahan maraknya penjualan tanah. Akhirnya saya yang saat itu selaku klian adat memberanikan diri untuk membahas dengan bendesa adat dan secara internal di banjar yang akhirnya memutuskan adanya perarem tersebut,’’ ujar Klian Banjar Adat Sakah Made Sudira Lebih lanjut Sudira berharap kasus ini tidak sampai melebar. Dijelaskannya, permasalahan ini adalah terkait jual beli tanah yang didasari perarem banjar yakni harus membayar retribusi 1 persen dari harga tanah. Perarem itu sudah menjadi kesepakatan seluruh warga banjar. ‘’Jangankan warga luar banjar, warga Banjar Sakah pun tetap dikenakan retribusi 1 persen yang sudah berjalan dari dulu,’’ jelasnya. Perbekel Batuan Kaler Wayan Suarma menjelaskan, jawaban dari kedua pemilik bangunan yang menolak membayar retribusi muncul karena yang bersangkutan melihat pada banjar lain di wilayah Desa Adat Gagangan Cangi. Sehingga nantinya desa adat yang akan menentukan apakah perarem tersebut akan diberlakukan di wilayah Banjar Sakah sesuai yang telah berjalan selama ini. ‘’Silakan penyegelan dijalankan. Permasalahan ini akan saya koordinasikan dengan pihak desa adat,’’ ujarnya. Dikatakan, setelah melalui perdebatan, akhirnya diputuskan untuk menangani permasalahan ini lebih lanjut di tingkat desa adat. Nantinya, apa pun keputusan desa adat, itulah yang akan dijalankan. Namun untuk sementara, bangunan tersebut tetap disegel untuk memberikan sanksi moral kepada warga bersangkutan. ‘’Ini akan dibahas lagi di desa adat. Seperti apa keputusannya, nanti akan disampaikan di sana,’’ tandasnya. (kmb35)

HIV/AIDS hingga Februari Tercatat 986 Kasus

Kesadaran Masyarakat Harus Terus Ditingkatkan Gianyar (Bali Post) Penyebaran virus HIV/AIDS menjadi salah satu permasalahan utama bidang kesehatan di Kabupaten Gianyar. Berdasarkan data hingga Februari, tercatat 986 kasus dan menempatkan Gianyar di urutan keempat jumlah kasus HIV/AIDS terbanyak di Bali. Ke depan, kesadaran masyarakat dalam upaya antisipasi dan penanganan kasus ini masih harus ditingkatkan. Hal itu diungkapkan Sekretaris II KPA Kabupaten Gianyar, Anak Agung Suardana, Rabu (11/5) kemarin. Menurut Agung Suardana, angka kasus HIV/AIDS di Gianyar tidak bisa dianggap remeh. Sebab, meski kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri ke layanan kesehatan mulai menanjak, namun peningkatannya belum signifikan. Kasus baru pun masih cukup banyak bermunculan. Berdasarkan data, tahun 2015 terdapat 146 kasus baru HIV/AIDS, dengan komulatif HIV/AIDS sebesar 947 kasus. ‘’Tahun lalu, layanan VCT Kabupaten Gianyar sudah menangani 6.706 pasien dan 239 di antaranya teridentifikasi positif HIV. Dari 239 itu, 146 kasus dari Gianyar dan 93 dari luar Gianyar. Jadi, masalah ini perlu ditindaklanjuti,’’ katanya. Dijelaskan, penularan HIV/AIDS masih didominasi hubungan seksual berisiko yakni 88 persen. Sebanyak 73,7 persen kasus ditemui pada usia produktif (20 - 39 tahun). Sementara pada umur balita sebanyak 3,3 persen. Sejumlah permasalahan masih ditemui dalam upaya penanggulangan kasus ini. Permasalahan dimaksud seperti masih adanya stigma dan diskriminasi terhadap ODHA, kurangnya kesadaran masyarakat untuk mengakses layanan VCT, belum terlatihnya tenaga medis di Layanan VCT puskesmas, koordinasi penanggulangan AIDS masih lemah serta payung hukum khususnya perda dan renstra penanggulangan AIDS di Gianyar yang masih perlu diperbaharui. Terkait berbagai permasalahan tersebut, Agung Suardana mengatakan, KPA telah menyiapkan sejumlah program tahun ini. Beberapa di antaranya berupa peningkatan layanan VCT di RSUD dan puskesmas, integrasi layanan VCT dengan layanan kesehatan terkait, pelatihan tenaga medis dan nonmedis, mobile VCT ke populasi kunci dan intensifikasi deteksi dini PMTCT. Keseluruhan program akan berjalan baik apabila semua stakeholder memahami dan melaksanakan fungsinya masing-masing secara maksimal. Sementara itu, Asisten II Setda Gianyar Ketut Astawa Suyasa mengungkapkan, kasus HIV/AIDS yang terdata diyakini belum menunjukkan keadaan sebenarnya. Diprediksi masih banyak kasus yang belum terdeteksi dan berpotensi menular di masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya meminta masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman akan bahaya HIV/ AIDS termasuk upaya untuk menghindari penyebarannya. ‘’Masih banyak yang belum paham bahaya HIV/AIDS sehingga penularannya seakan tak pernah putus,’’ katanya. Terkait upaya penanggulangan dari pemerintah, Astawa Suyasa menyebut hal itu meliputi pelayanan promotif, preventif, diagnosis, kuratif dan rehabilitatif. Semuanya bertujuan menurunkan angka penderita dan kematian serta membatasi penularan. (kmb25)

9

Warga Pertanyakan Izin Pembangunan Tower di Banjar Seseh Gianyar (Bali Post) -

Warga di Banjar Seseh mempertanyakan perizinan tower yang berdiri tepat di depan Balai Banjar Seseh, Singapadu, Sukawati. Pasalnya dari informasi awal yang diperoleh warga, bangunan itu akan dijadikan lampu taman penerangan jalan. Namun setelah terealisasi justru berdiri tower setinggi 20 meter. Salah seorang warga, Wayan Sumerta, Rabu (11/5) kemarin, mengatakan, dari informasi yang ia peroleh saat pembangunan dasar tower itu adalah mendirikan tiang lampu taman penerangan jalan. ‘’Pekerja yang membuat itu juga bilang mau bikin tiang penerang jalan karena saat malam di sana memang gelap dan kerap terjadi kecelakaan,’’ katanya. Beberapa hari kemudian, bangunan yang berdiri malah berupa tower dengan ketinggian 20 meter. Dikatakannya, banyak warga yang terkejut dengan keberadaan tower yang berada tepat di seberang jalan depan Bale Banjar Seseh tersebut.

‘’Saat paruman 9 Mei kemarin, tower ini dipertanyakan oleh semua warga. Saat itu, klian banjar mengatakan bila ia juga menerima surat dari Pemkab Gianyar bahwa akan didirikan lampu taman di lokasi tersebut. Namun entah mengapa realisasinya malah tower,’’ terangnya. Usai paruman, klian banjar pun berencana mempertanyakan tower tersebut ke Pemkab Gianyar. Sumerta menambahkan, ia tidak menolak keberadaan tower tersebut. Namun, ia beserta warga lainnya khawatir proses perizinan tower itu dipermainkan oleh sejumlah oknum. ‘’Kami tidak menolak, hanya prosedurnya harus

jelas. Warga di sekitar tower itu harus menerima permohonan pendamping karena bahaya bila itu sampai jatuh,’’ katanya. Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPPT Kabupaten Gianyar Wayan Sudamia yang dikonfirmasi hal ini mengaku belum mengetahui adanya tower yang didirikan di depan Bale Banjar Seseh tersebut. Ia mengaku akan mengoordinasikan informasi tersebut dengan jajarannya. ‘’Kita belum tahu. Nanti saya cek dulu di kabid saya. Yang jelas sesuai ketentuan, tower yang sampai tingginya 20 meter itu harus mengantongi izin pendamping,’’ ucapnya. (kmb35)

Mayat Bayi Terbungkus Plastik Gegerkan Warga Lodtunduh Gianyar (Bali Post) Warga digegerkan dengan bau menyengat di Jembatan Kangetan, Desa Pakraman Lodtunduh, Rabu (11/5) kemarin. Setelah ditelusuri, bau tersebut ternyata berasal dari mayat bayi yang dibuang terbungkus plastik merah di jembatan tersebut. Ironisnya, mayat bayi yang masih menempel tali pusar itu penuh dengan luka lebam. Polisi yang menerima laporan ini langsung melakukan penyelidikan. Mayat bayi tersebut pertama kali ditemukan I Wayan Sudiatmini yang bekerja sebagai buruh batu padas tepat di lokasi kejadian. Awalnya, perempuan 42 tahun ini mendatangi lokasi sekitar pukul 09.00 wita. Setiba di lokasi, ia langsung dikejutkan dengan aroma menyengat. ‘’Pas saya baru sampai di sini, baunya sudah menyengat sekali,’’ kata Sudiatmini. Satu jam berselang, ia akhirnya tidak tahan dengan bau tersebut. Ia pun berupaya mencari tahu sumber bau tersebut. Sudiatmini bahkan mengorek dengan kayu tumpukan

sampah di pinggir jalan di timur jembatan. Sekitar pukul 11.00 wita, terlihat kaki bayi yang keluar dari bungkusan plastik merah. ‘’Melihat ada kaki bayi itu, saya sangat takut. Apalagi di jembatan ini terkenal angker,’’ ucapnya. Sudiatmini kemudian memanggil warga lainnya yakni Wayan Rudiana untuk mengecek kaki bayi tersebut secara bersama-sama. Saat dibongkar dengan kayu, ternyata itu memang mayat bayi yang penuh dengan luka lebam. ‘’Kami takut sekali. Setelah itu langsung saja kami hubungi bendesa adat dan aparat kepolisian,’’ ucapnya. Sudiatmini mengatakan, berdasarkan pantauannya setiap hari selama bekerja dari pukul 09.00 sampai pukul 18.00 wita, diketahui memang kerap ada yang membuang sampah di lokasi tersebut. Namun untuk pembuang sampah plastik berisi mayat bayi tersebut ia mengaku tidak memerhatikan. ‘’Kalau tadi pas saya baru datang sepertinya tidak.

Kalau hari-hari sebelumnya mungkin ada, tapi saya kurang memerhatikan karena tidak menduga akan ada yang membuang mayat bayi seperti ini,’’ imbuhnya. Dokter dari Puskesmas Ubud Henida Hirasanti yang melakukan penanganan di lokasi mengatakan, mayat bayi tersebut berukuran panjang 60 cm dengan berat sekitar 3 kg. Tubuh mayat bayi itu sudah lebam dengan sejumlah luka di kaki dan tangan diduga akibat benturan benda tumpul saat dibuang. Mayat bayi itu diperkirakan lahir seminggu lalu dengan tali pusar yang masih menempel. ‘’Perkiraan kami lahirnya seminggu lalu. Terlihat dari kondisi bau menyengat serta tubuh bayi yang sudah lebam dengan kulit terkelupas serta sejumlah luka termasuk luka pada bagian kepala. Mungkin karena saat dibuang terbentur benda tumpul,’’ jelasnya. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Marsel Doni yang ditemui di lokasi kejadian mengaku masih melakukan

penyelidikan atas kasus ini. Dikatakan, jajarannya sudah dikerahkan melakukan penelusuran sejumlah puskesmas hingga mendata penduduk yang diketahui hamil dalam beberapa bulan terkahir. ‘’Dua orang sudah kita mintai keterangan. Selanjutnya, kami akan melakukan penyelidikan lebih dalam,’’ katanya. Bendesa Pakraman Lod-

tunduh Made Karya mengatakan, atas temuan ini pihaknya akan melakukan upacara penyucian. Namun sebelum itu terlebih dahulu meminta petunjuk sulinggih. ‘’Baru 20 April kemarin kami macaru gede. Hari ini (kemarin -red) juga saya akan nangkil ke sulinggih, apakah kami harus macaru lagi atau bagaimana,’’ tandasnya. (kmb35)

Bali Post/nik

MAYAT BAYI - Anggota polisi saat membungkus mayat bayi yang ditemukan di jembatan Desa Pakraman Lodtunduh Rabu (11/5) kemarin.

Pura Terancam Abrasi

STT Suka Chanti Pasang Baliho Tolak Reklamasi Teluk Benoa Gianyar (Bali Post) Sekaa Teruna Teruni (STT) Suka Chanti Banjar Saba, Blahbatuh, memasang baliho tolak reklamasi Teluk Benoa. Pemasangan baliho ini dilakukan di simpang empat By-pass I.B. Mantra Desa Saba, Rabu (11/5) kemarin. Penolakan terhadap rencana pengurukan laut ini didasarkan pada derasnya laju abrasi di sepanjang Pantai Saba yang kini mengancam keberadaan sejumlah pura. Koordinator STT Suka Chanti Kadek Ola mengatakan, baliho ukuran 4 x 6 meter yang dipasang kemarin, merupakan baliho kedua. Sebelumnya, baliho serupa juga dipasang di By-pass I.B. Mantra. ‘’Ini baliho kedua sebagai wujud kami menolak reklamasi Teluk Benoa yang berkedok revitalisasi,’’ katanya. Dikatakan, penolakan ini didasarkan atas kondisi alam di sepanjang Pantai Saba yang kini terus diterjang abrasi. Bahkan dalam lima tahun terakhir, puluhan meter tanah sudah termakan abrasi. Dinding penahan ombak sebenarnya sudah dibangun di sejumlah titik. Namun, dinding tersebut tetap tidak mampu menahan deburan ombak. ‘’Bila reklamasi dibiarkan, abrasi akan semakin tinggi sampai akhirnya pantai yang indah hanya akan menjadi cerita untuk anak cucu kita nanti. Dan kami tidak mau hal seperti itu,’’ tegasnya. Oia menambahkan, di Pantai Saba terdapat sejumlah Pura yang kini terancam abrasi. Saat ini yang paling terancam abrasi adalah Pura Suka Luwih. Dikatakannya, sebelum reklamasi Pulau Serangan, bibir pantai masih jauh di selatan pura tersebut. ‘’Kalau dulu bibir pantai masih jauh di selatan. Tapi sekarang berada tepat di bibir pantai. Bila abrasi semakin deras, dua pura lainnya juga terancam,’’ katanya. Dari alasan itu, ia sangat berharap pemerintah khususnya Presiden Joko Widodo mau mendengar aspirasi rakyat Bali. Presiden diharapkan mau mencabut Perpres No. 51 tahun 2014 yang dinilai memuluskan jalan reklamasi Teluk Benoa. ‘’Kami harap presiden bisa memahami kekhawatiran kami sebagai masyarakat pesisir,’’ tandasnya. (kmb35)

Pisah Pamit Kapolres Gianyar (Bali Post) Acara pisah pamit Kapolres Gianyar dilangsungkan Selasa (10/5) malam. Dalam acara tersebut, Kapolres Gianyar AKBP Waluya, S.IK. menyampaikan sejumlah program dalam menjaga situasi Gianyar tetap kondusif. Pada acara yang di antaranya dihadiri Wabup I Made Mahayastra, Sekda Ida Bagus Gaga Adi Saputra, Wakil DPRD I Ketut Jata, serta panglingsir Puri Ubud Tjok. Artha Ardana Sukawati dan Cokorda Gde Putra Nindia tersebut, AKBP Waluya mengatakan, Polres Gianyar akan mengedepankan upaya pencegahan untuk menjaga situasi kamtibmas. Untuk itu, dukungan dan kerja sama dari semua pihak sangatlah diperlukan. ‘’Kami mohon kerja samanya sehingga Gianyar yang kondusif bisa terjaga,’’ kata mantan Kabag Binlatops Roops Polda Kalimantan Timur itu. Di sisi lain, Mantan Kapolres Gianyar AKBP Farman, S.H. S.IK., M.H. menyampaikan terima kasihnya kepada masyarakat khususnya petugas keamanan desa adat. Komponen masyarakat adat, kata dia, memiliki peranan penting selama ini. Tanpa peran aktif mereka, akan sangat sulit mewujudkan kondusivitas wilayah. (ded)

Bali Post/nik

TOWER - Tower setinggi 20 meter berdiri tepat di seberang jalan depan Balai Banjar Seseh.

Bali Post/nik

TOLAK REKLAMASI - Baliho tolak reklamasi Teluk Benoa yang dipasang STT Suka Chanti Banjar Saba di ruas Jalan By-pass I.B. Mantra.


KLUNGKUNG

10

Kamis Paing, 12 Mei 2016

Kasus Dana Hibah di Anjingan

Polres akan Periksa Oknum Anggota Dewan Semarapura (Bali Post) –

Kasus dugaan korupsi bantuan dana hibah Rp 200 juta di Dusun Anjingan, Desa Getakan, Kecamatan Banjarangkan, terus didalami Polres Klungkung. Untuk mengungkap kasus tersebut, petugas Tipikor Polres akan memeriksa salah seorang anggota DPRD Klungkung bernama Wayan Kicen Adnyana. Untuk memeriksa politisi dari Partai Gerindra ini, penyidik sudah mengajukan permohonan izin ke Gubernur Bali akhir April lalu. Menurut informasi yang diperoleh di Mapolres Klungkung, Rabu (11/5) kemarin, keterangan Kicen dianggap penting oleh penyidik karena dinilai paling tahu soal isi permohonan proposal pembangunan Merajan Arya Sri Kresna Kepakisan di Dusun Anjingan dan rencana peruntukan bantuan hibah yang bersumber dari APBD Klungkung tahun 2015. Apalagi Kicen merupakan orangtua dari Ketua Panitia Pembangunan Ketut Krisnia Adiputra sekaligus yang memfasilitasi pengajuan proposal fiktif hingga bantuan cair. Permohonan izin untuk memeriksa Kicen belum turun dari Gubernur Bali. Hal ini dibenarkan Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi. Akan tetapi Kapolres tidak mau berkomentar banyak terkait kasus tersebut. ‘’Permohonan izin dari gubernur belum turun,’’ katanya singkat. Kasus dugaan korupsi dana hibah di Dusun Anjingan mencuat setelah ada monev dari BPKP bersama Bagian Kesra Pemkab Klungkung pada Maret lalu. Dari hasil monev ternyata pembangunan Merajan Sri Arya Kresna Kepakisan di dusun itu tidak ada. Padahal dana hibah untuk pembangunan merajan telah cair Rp 200 juta pada 7 April 2015. Proposal diketahui diajukan oleh Krisnia Adiputra selaku ketua panitia pembangunan. Dalam proposal bernilai Rp 305.400.000 itu, Krisnia Adiputra juga memalsukan tanda tangan kakaknya I Komang Raka Widnyana yang didudukkan sebagai sekretaris panitia. Krisnia pun memalsukan tanda tangan Perbekel Getakan Dewa Ketut Widana beserta stempel desa dan mencatut nama beberapa warga sebagai panitia pembangunan. Hal itu mengundang reaksi Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Gubernur Bali sampai turun ke Kantor Perbekel Getakan untuk melakukan pengecekan dan meminta Kapolres mengusutnya secara tuntas. Sampai saat ini Polres belum menetapkan tersangka, padahal tim tipikor telah memeriksa sejumlah saksi baik itu warga yang namanya dicatut maupun pejabat di lingkungan Pemkab Klungkung. (kmb)

Wisata Kota

Perlu Badan Pengelola Profesional Semarapura (Bali Post) – Setelah diluncurkan pada perayaan Hari Puputan Klungkung dan HUT Kota Semarapura beberapa hari lalu, Pemkab Klungkung mulai mengumpulkan SKPD terkait untuk menuntaskan permasalahan yang mengganjal pelaksanaan city tour. Pasalnya, program wisata kota masih perlu banyak digodok terutama terkait kesiapan pengelolaan dan konsepnya ke depan. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengungkapkan, pihaknya berupaya bergerak cepat untuk sesegera mungkin mewujudkan wisata kota. Untuk itu, ia mengumpulkan SKPD yang terlibat dalam pelaksanaan city tour, yaitu Dinas Kebudayaan

Polres Klungkung Polsek Klungkung Polsek Dawan Polsek Banjarangkan Polsek Nusa Penida RSUD Klungkung RSU Bintang PMI Klungkung Damkar Klungkung

(0366) 21115 (0366) 21090 (0366) 23181 (0366) 23180 (0366) 5382838 (0366) 21172 (0366) 25241 (0366) 21442 (0366) 22655

dan Pariwisata, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi, serta Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan. “Masih banyak yang perlu digodok. Kami meminta komitmen dari masing-masing SKPD,” tuturnya ditemui di ruang kerjanya,

Rabu (11/5) kemarin. Ia minta pengelolaan wisata kota bisa digarap secara profesional sehingga Pemkab Klungkung tidak turut campur terlalu banyak di dalamnya. Pengelolaan dilakukan oleh badan pengelola, namun perlu adanya

aturan yang mendasari pembentukan pengelola tersebut. Suwirta menambahkan, perusahaan daerah yang dimiliki Pemkab Klungkung memiliki potensi untuk mengelola city tour. Namun, sebelum menyerahkan pengelolaannya ke perusahaan daerah, diperlukan dukungan SKPD untuk pengadaan sarana dan prasarana yang dibutuhkan seperti menjadikan Lapangan Puputan sebagai bencingah Puri Agung Klungkung. “Ya, perusahaan daerah, tapi sistemnya

dibuatkan dulu sehingga saat diserahkan mereka tinggal mengelola aset,” bebernya. Menurutnya, Pemkab Klungkung baru pertama kali melaksanakan program wisata kota, sehingga perlu membuat konsep yang matang. Terutama terkait ukuran penilaian kinerja pengelola apakah ditentukan dari target yang harus dipenuhi. “Kami upayakan agar pengelolaannya tidak ribet karena kami tidak mau ribet,” ungkap Suwirta. (dwa)

Sumur Bor Tak Berfungsi

Telepon Penting kLUNGKUNG

Bali Post/dwa

IKON - Monumen Puputan Klungkung, salah satu ikon program wisata kota.

Semarapura (Bali Post) –

Warga di Perbukitan Kesulitan Air

Warga yang tinggal di Bukit Tengah dan Dangin Bukit Sabang, Kecamatan Dawan, mengalami kesulitan air akibat kekeringan yang disebabkan tidak adanya suplai air. Pasalnya, suplai air bersih dari PDAM Klungkung tersendat karena kendaraan operasional yang mengangkut air bersih mengalami kerusakan.

Untuk mengatasi masalah itu, Dinas Sosial dan Ketenagakerjaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan PDAM mengadakan pertemuan dengan Asisten II Pemkab Klungkung, Selasa (10/5). Asisten II Pemkab Klungkung Ketut Suayadnya mengungkapkan, sejak tahun 2015 sumur milik Pemprov Bali telah dipasang di

Desa Pesinggahan, tepat di bawah bukit. Akan tetapi, hingga saat ini belum dapat difungsikan dan hanya bersifat sumur uji. Oleh karenanya, untuk sementara BPBD Klungkung turun tangan untuk mengirimkan air bersih. Saat diuji coba, sumur bor itu mampu menyedot air cukup besar, sehingga diupayakan digunakan untuk keperluan warga sekitarnya

termasuk yang tinggal di atas dua perbukitan. ”Kami buat salurannya jika sudah bisa dimanfaatkan,” terangnya. Pemkab akan membuat reservoir atau wadah penampungan air dari sumur bor tersebut. Air kemudian disalurkan ke rumah-rumah warga yang ratarata berada di daerah ketinggian. Menurut Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Klungkung

Made Mula Astra, pihaknya diminta mengirim air PDAM menggunakan mobil bencana karena mobil PDAM ngadat. ”Di sana ada tiga cubing. Kami mengangkut air dari PDAM ke cubang,” ungkapnya. Warga Bukit Tengah kurang lebih 60 kepala keluarga dan warga Dangin Bukit Sabang, Desa Besan, 299 KK atau total 1.239 jiwa. (dwa)

Disos Latih 20 Warga Disabilitas

Semarapura (Bali Post) –

Bali Post/dwa

PELATIHAN – Sebanyak 20 warga Klungkung yang mengalami disabilitas diberikan pelatihan membuat kerajinan anyaman dari bambu dan spa terapis.

Sebanyak 20 warga yang mengalami disabilitas diberikan pelatihan membuat kerajinan anyaman dari bambu dan spa terapis di Graha Purwaka Pangi, Desa Pikat, Dawan. Pelatihan yang dilaksanakan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Kabupaten Klungkung ini untuk meningkatkan keterampilan sehingga mereka mampu berwirausaha secara mandiri. Kepala Disosnakertrans Klungkung Ida Bagus Anom Adnyana mengungkapkan, pelatihan disabilitas yang diselenggarakan selama empat hari sejak Rabu (11/5) kemarin, dibimbing oleh dua pelatih, yakni Nyoman Sudiasa (perajin anyaman bambu asal Besang Kawan)

Dermaga Gunaksa Jadi Pelabuhan Antarprovinsi Semarapura (Bali Post) –

Menteri Perhubungan RI telah mengeluarkan SK Nomor KP 224 Tahun 2016 tentang penetapan lintas penyeberangan antara Pelabuhan Gunaksa di Bali dan Pelabuhan Lembar di NTB tertanggal 12 April 2016. Meski begitu, masih ada pihak yang mengaku-ngaku akan membantu memperjuangkan Dermaga Gunaksa di eks galian C agar dijadikan pelabuhan antarprovinsi. Dengan ditetapkannya Pelabuhan Gunaksa sebagai pelabuhan antarprovinsi, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta berharap segala fasilitasnya dibantu maksimal oleh pusat. Sebab, setelah menjadi pelabuhan antarprovinsi, penyeberangan dari Lembar akan singgah di Pelabuhan Gunaksa akibat padatnya Pelabuhan Padangbai, Karangasem. ‘’Ini membutuhkan anggaran yang banyak. Jadi, pusat agar membantu semuanya,” ujarnya, Rabu (11/5) kemarin. Uji coba Pelabuhan Gunaksa akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Jika tidak ada halangan, uji coba akan dilaksanakan Juni mendatang. Akan tetapi, akses jalan menjadi kendala karena

Bali Post/kmb

CEK - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta (tengah) mengecek kondisi Pelabuhan Gunaksa beberapa waktu lalu. masih menggunakan jalan eksisting yang berlubang dan sempat putus. Jalan eksisting yang berlubang sudah dikondisikan dengan satuan kerja untuk ditimbun dengan pasir. Sementara jalan yang putus diterjang banjir telah dibuatkan lubang muara dan sudah ditembuskan sehingga tidak meluap lagi. “Sekarang

tinggal menunggu pembuatan ruang tunggu di pelabuhan,” ungkapnya. Suwirta berharap Pelabuhan Gunaksa bisa dikelola ASDP atau pihak lainnya, karena secara teknis Pemkab Klungkung tidak bisa mengelola. Di samping itu, Kementerian Perhubungan berencana mengubah jalur

akses jalan menuju dermaga. Hanya, hal ini tidak bisa dilakukan karena pemkab telah melakukan pembebasan lahan untuk akses jalan dermaga. “Kalau untuk pembebasan jalan simpang, Dinas Perhubungan tetap mengusulkannya, namun masih tarik ulur soal penggunaan tim penafsir harga,” jelasnya. (kmb)

dan Nyoman Nilawati (pelatih spa terapis dari Lembaga Pelatihan Kerja di Desa Tojan). “Ini pelatihan kedua yang diselenggarakan Dinsosnakertrans setelah tahun 2015,” tuturnya saat ditemui di Kantor Dinas Sosial. Ke-20 peserta juga mendapatkan seperangkat kelengkapan untuk membuat kerajinan anyaman bambu dan melakukan spa terapis serta buku panduan dan pembinaan lewat telepon. Pemberian alat ini bertujuan agar setelah pelatihan peserta dapat menerapkannya di tempat tinggal masing-masing. “Target kami peserta dapat membuka usaha sendiri,” ungkapnya. Pelatihan menggunakan dana APBN dari Kementerian Ketenagakerjaan RI sebesar Rp 170 juta

ditambah anggaran dari APBD Klungkung. Peserta di antaranya mengalami gangguan pengelihatan dan lumpuh kaki atau tangan. Mereka berasal dari Kecamatan Dawan enam orang, Banjarangkan tujuh orang, Klungkung enam orang, dan Nusa Penida satu orang. Anom Adnyana berharap para peserta dapat bangkit dari rasa minder karena keterbatasan yang dimiliki. Selain itu, para peserta dapat menggunakan keterampilan yang didapatkan pada pelatihan sebagai bekal untuk mengembangkan diri. ‘’Pelatihan ini sebagai wujud perhatian Pemkab Klungkung untuk membantu mengurangi beban dan membangkitkan kaum disabilitas dari keterpurukan,’’ katanya. (dwa)


BULELENG

Kamis Paing, 12 Mei 2016

24 Peserta Kejar Paket B Tak Ikuti UN Singaraja (Bali Post) – Partisipasi peserta Ujian Nasional (UN) melalui program Kesetaraan Kejar Paket B di Buleleng tampaknya masih rendah. Buktinya, mulai hari pertama hingga Rabu (11/5) kemarin, tercatat 24 orang peserta program pendidikan jalur informal di daerah ini tidak mengikuit ujian. Peserta absen dengan berbagai alasan, seperti sibuk dengan pekerjaannya. Akan tetapi, ada juga yang merasa malu karena usianya sudah di atas usia siswa tingkat SMP umumnya. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Gede Suyasa mengakui kalau partisipasi peserta ujian melalui jalur kesetaraan ini masih tergolong rendah. Dikatakan, berdasarkan data peserta ujian melalui jalur ini tercatat ada 196 orang. Mereka itu tersebar di tujuh Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM), SKB dan Pondok Pesantren. Sejak hari pertama, panitia mendapatkan data yang menyebutkan ada 42 orang peserta tidak hadir saat ujian berlangsung. Atas kondisi ini, Disdik mencoba menelusuri alasan peserta yang tidak ikut ujian tersebut. Hasilnya, sebagian besar peserta ujian tidak hadir karena lebih mementingkan waktu bekerja daripada mengikuti ujian. Peserta yang notabene usianya jauh di atas umur siswa SMP normal, umumnya merasa malu ikut ujian. “Mereka yang belum hadir itu tetap kami berikan kesempatan mengikuti ujian susulan sepanjang ada kemauan dari peserta yang tidak hadir tersebut untuk ikut ujian,” jelasnya. Hingga pada hari ketiga ujian, tiga siswa SMP mengerjakan ujian di rumah sakit. Mereka adalah Kadek Sudarma siswa SMP PGRI Seririt. Siswa ini dirawat di RSUD Buleleng. Dia menderita penyakit demam berdarah (DB). Satu siswa lainnya adalah Gede Joni Pratamayasa siswa SMP Satu Atap Negeri 2 Kubutambahan. Sebelum ujian, tangan Joni luka kena tebasan sabit ketika membantu orangtuanya mencari rumput untuk sapi peliharaannya. Kejadian ini dialaminya Kamis (5/5) lalu. Pantauan di RSUD, dua siswa ini mengerjakan soal ujian di ruangan perawatan. Meski masih dalam proses penyembuhan, kedua anak ini tampak semangat seperti anak-anak lainnya dalam menjawab satu demi satu butir soal ujian. Ujian di rumah sakit ini tidak jauh beda dengan ujian di sekolah umumnya. Guru pengawas juga ditugaskan di dalam ruangan, sehingga ujian di rumah sakit itu berjalan dengan pengawasan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang ada. Salah satu guru pengawas, Made Edi Sudarsana, usai melaksanakan tugasnya memaparkan, dua siswa ini sebelum ujian oleh guru di sekolah masing-masing dan panitia ujian di kabupaten telah mengkonfirmasi kepada keduanya terkait kesiapan mengerjakan soal ujian di rumah sakit. Orangtua kedua siswa ini pun sudah mengetahui kalau anaknya siap mengikuti ujian meski dalam kondisi sakit. Selain mengonfirmasi kepada siswa bersangkutan, panitia juga sudah mendapat rekomendasi dari dokter yang merawat yang menerangkan kalau kedua pasien ini kondisi badannya stabil dan siap mengikuit ujian seperti anak-anak lain di sekolah. Selain dua siswa ini, masih ada satu siswa SMPN 2 Kubutambahan Gede Darma Seputra yang absen. Dia juga dalam kondisi sakit. Siswa ini juga mengerjakan soal ujian di ruang perawatan di Pos Kesehatan Terpadu di Desa Tamblang, Kubutambahan. (kmb38)

Terkait Kerusakan Hutan

Singaraja (Bali Post) – Beredarnya informasi kerusakan hutan negara di kawasan Buleleng Barat membuat aparat kecamatan di daerah ini tercengang. Pasalnya, kepala wilayah kecamatan di sana tidak tahumenahu dengan beredarnya kabar kerusakan hutan, akibat pencurian kayu hingga praktik jual beli areal hutan itu. Untuk itu, penguasa wilayah kecamatan ini berjanji berkoordinasi dengan petugas Polisi Hutan (Polhut) dan aparat desa yang berada di perbatasan hutan negara. Camat Busungbiu, Putu Sudama Diana, ketika dikonfirmasi Rabu (11/5) kemarin, mengatakan informasi kerusakan hutan negara di wilayahnya itu baru diketahuinya dari pemberitaan di media massa. Dia tak menyangka terjadi kerusakan hutan negara. Bahkan, muncul praktik jual beli areal hutan di kawasan hutan di wilayahnya. Fakta itu membuat dirinya terkejut. “Kami tidak tahu

Bali Post/kmb38

I Putu Sudama Diana

kalau kawasan hutan negara ini rusak. Bahkan, ada indikasi jual beli lahan hutan. Persisnya ada di desa mana, sejauh ini kami belum dapat kepastian,” katanya. Untuk mendapatkan data valid, pihaknya berjanji dalam waktu dekat ini berkoordinasi dengan pihak Polhut. Upaya ini ditempuh untuk mendapatkan kepastian data dan kondisi riil di lapangan terkait kerusakan hutan tersebut. Dikatakan, kewenangan pengawasan hutan itu secara penuh berada di Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bali Barat. Meski demikian, aparat desa yang wilayahnya berbatasan dengan hutan yang kondisnya rusak itu diminta ikut mengumpulkan data terkait dugaan kerusakan hutan itu. Dua desa yang berbatasan degan hutan itu adalah Desa Sepang dan Desa Sepang Kelod. “Kami akan koordinasi dengan Polhut termasuk aparat desa yang berbatasan dengan kawasan hutan. Hutan itu tembus ke wilayah Kota Negara, Kabupaten Jembrana itu,” jelasnya. Kerusakan hutan itu diakibatkan pencurian kayu hingga prak-

Singaraja (Bali Post) Pencerahan dengan membedah wawasan kebangsaan itu dikaitkan dengan program TMMD ke-96 2016. Acara itu dilakukan di Lapangan Poskotis Dusun Pucak Sari Desa Gerokgak Kecamatan Gerokgak, Selasa (10/5). Warga tampak antusias mendengarkan paparan wawasan kenegaraan yang membedah topik empat pilar negara yakni UUD 1945, NKRI, Pancasila, dan Bineka Tunggal Ika. Pencerahan wawasan kenegaraan itu disampaikan Drs. Doddy Sumardiana dan Ketut Suastika, M.H. dari Kebangpolinmas Pemkab Buleleng. Salah satu yang ditekankan adalah keberadaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

sebagai harga mati. Melalui TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-96 tahun 2016 adalah bagian perjuangan TNI bersinergi dengan masyarakat. “Perjuangan TNI harus didukung masyarakat. TNI sangat kuat bersama rakyat. Kita tentu harus saling mendukung satu sama lain,” ujar Ketut Suastika. Dikatakan, kepedulian TNI bersama rakyat bukan hanya sewaktu terjadi perang. Di lapangan, TNI memberi perhatian untuk rakyat. Salah satu wujud nyata adalah membantu memperbaiki jalan rusak ini. “TMMD menjadi wujud kepedulian TNI. Program lainnya juga sudah berjalan yakni mengerjakan bedah rumah untuk fakir miskin,’’ paparnya. Untuk menambah semangat

mengerjakan jalan di TMMD itu diselenggarakan lomba-lomba tradisional untuk mengondisikan suasana meriah dan semarak. Seperti lomba gebuk guling diikuti 200 orang. Lomba itu dikoordinir Perbekel Desa Gerokgak Putu Mangku di Lapangan Poskotis Dusun Pucak Sari. Beberapa peserta berpartisipasi seperti Persit Gerokgak, Bhayangkari Polsek Gerokgak, PKK Kantor Camat, dan ibuibu masyarakat Desa Gerokgak. Juara pertama lomba gebuk guling itu direbut PKK Desa Gerokgak Komang Dewi, sedangkan juara kedua dari Dusun Taman Sari Kadek Astimi, juara ketiga dari Dusun Palbesi Kadek Putrini. Juara harapan dari Bhayangkari, Nyonya Kobar. (kmb34)

Singaraja (Bali Post) Anak baru gede (ABG) dengan inisial KA ingin menikahi pacarnya, I Luh M (16). Kontan saja orangtua I Luh M tidak mengizinkan. Tidak diizinkan bukannya membuat KA membatalkan niatnya, justru pemuda yang berasal dari Desa Tigawasa, Banjar itu nekat membawa kabur kekasihnya, I Luh M. I Luh M yang masih tergolong anak di bawah umur, masih sekolah di SMP itu dan tinggal di Banjar Dinas Segara Desa Giri Mas, Sawan itu dilarikan pacarnya KA, Selasa (10/5) sekitar 03.00 wita. Dua sejoli itu sesungguhnya sudah lama menjalin asmara. Bahkan, demi membuktikan rasa cintanya KA berniat mempersunting I Luh M. Penolakan orangtua si gadis, lantaran anaknya masih di bawah umur. Tidak pelak, aksi nekat KA menjemput diamdiam pada dini hari I Luh M di rumahnya itu membuat pihak keluarganya marah. Akibatnya, Ketut Suwiyasa (38), orangtua I Luh M, melapor ke aparat kepolisian bila I Luh M meninggalkan rumah tanpa seizin orangtuanya. Keluarga si gadis sempat dibuat bingung dan melakukan pencarian. Kemudian, di tengah kebingunannya itu, Suwiyasa kemudian menerima kabar dari Kepala Desa Dusun Segara yang diiringi pejati serta utusan tokoh adat lainnya dari Desa Tigawasa. Konon, I Luh M akan dinikahkan dengan KA yang tinggal di Desa Tigawasa itu. Tidak terima anaknya yang masih remaja dipersunting, Suwiyasa kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Sawan. Kapolsek Sawan AKP Made Mustiada, Rabu (11/5) kemrin, menyatakan I Luh M yang sebelumnya dilarikan pacarnya, kini telah kembali ke pangkuan orangtuanya. Si gadis bisa pulang karena orangtuanya bersama sejumlah tokoh desa dengan baik-baik menjemput gadis di bawah umur itu. “Kasus ini masih dimediasi. Kemungkinan besok (Kamis - red), kedua orangtua remaja yang dimabuk asmara itu bertemu untuk menyelesaikan masalah ini. Sejauh ini, pihak keluarga I luh M sudah membawa anaknya ke rumah setelah dijemput ke rumah KA,” tandas Mustiada. (kmb34)

Bali Post/kmb34

TMMD - Paparan pencerahan wawasan kebangsaan kepada warga di Lapangan Poskotis, Dusun Pucak Sari, Gerokgak, Selasa (10/5, sebagai bagian dari pelaksanaan TMMD ke-96 tahun 2016.

Hanura Buleleng Dukung PAS-Sutjidra

Bali Post/kmb34

Kader Hanura Kadek Doni Riana, S.H.

Singaraja (Bali Post) Pelan tetapi pasti, Partai Hanura di Buleleng mulai mendekati pasangan incumbent Putu Agus Suradnyana – Nyoman Sutjidra (PASS) di Pilkada 2017. Penjaringan bakal calon (balon) Bupati dan Wakil Bupati di tingkat Partai Hanura, tidak membuahkan hasil. Kader Hanura Kadek Doni Riana, S.H. memutuskan tidak mengembalikan formulir dari jadwal pengumpulan terakhir 9 Mei 2016. Dari situasi sangat dinamis berkembang, akhirnya Hanura Buleleng mengarahkan dukungannya kepada incumbent. Setelah Partai NasDem berlabuh memberi dukungan kepada PASS. Hanura Buleleng menyusul melakukan hal yang sama berikutnya. Koalisi bersama incumbent dinilai berpotensi menaikkan elektabilitas Partai Hanura. “Saya da-

Tak Kantongi Izin

Belasan Baliho Diturunkan Paksa Singaraja (Bali Post) – Belasan baliho, banner, dan spanduk berbagai ukur an d i tu ru n k a n p e t u g a s Polisi Pamong Praja (Pol. PP) Pemkab Buleleng Rabu (11/5) kemarin. Penurunan secara paksa itu dilakukan karena pemiliknya tidak mengantongi izin dari instansi terkait. Karena, itu dikategorikan melanggar lokasi pemasangan. Penertiban itu dipimpin Kepala Seksi (Kasi) Oprasional Bidang Trantib Satpol PP Made Yudistira. Penertiban diawali di Monumen Perjuangan Tri Yudha Sakti, Sukasada. Di lokasi ini, petugas banyak menemukan baliho, banner, dan spanduk yang melanggar lokasi pemasangan. Lokasi ini merupakan daerah yang bebas dari segala bentuk baliho atau alat peraga lainnya sesuai Peraturan Bupati (Perbup) No. 51 Tahun 2007 tentang Kawasan Steril Pemasangan Reklame. Namun faktanya, kawasan ini justru dijejali baliho, spanduk, dan banner yang berisi ucapan selamat atau yang sifatnya promosi. Atas temuan ini, petugas langsung menurunkan baliho tersebut untuk dijadikan barang bukti.

tik jual beli areal hutan. Hal itu diketahui setelah Komisi II DPRD Buleleng melakukan kunjungan kerja ke kantor KPH Bali Barat. Kunjungan ini dilakukan karena belakangan ini, lembaga dewan banyak menerima informasi hutan di Buleleng Barat marak aksi illegal logging. Dari kunjungan itu, dewan mendapat informasi kalau Hutan Bali Barat menjadi sasaran aksi pencurian kayu. Bahkan, praktik jual beli areal hutan terjadi di kawasan hutan negara di Desa Sepang yang berbatasan dengan Kota Negara itu. Konon nilai transaksi jual beli areal hutan itu mencapai Rp 50 juta tiap hektar. Atas kondisi ini, dewan mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali meningkatkan pola pengawasan dari petugas Polhut. Jika tidak segera ditanggulangi, dewan khawatir kalau kerusakan hutan di Buleleng bertambah parah saja. Apalagi, pemerintah daerah kini tidak memiliki wewenang pengawasan dan hak pengelolaan hutan. Pengawasan dan pengelolaan itu sepenuhnya dilakukan oleh Pemprov Bali sesuai UU No. 23 Tahun 2013. (kmb38)

KA Nekat Bawa Lari I Luh M

Pencerahan Wawasan Kebangsaan di TMMD

BULELENG 3477 22713 22510, 21841 28541 23012 24900 22566 25791 93347 92450 92126 92999

Tanpa Restu Ortu si Gadis

Aparat Berdalih Tidak Tahu

Telepon Penting SMS Pengaduan DPRD Buleleng Polres Buleleng Polsek Tejakula Polsek Kubutambahan Polsek Sawan Polsek Singaraja Polsek Sukasada Polsek Banjar Polsek Seririt Polsek Busungbiu Polsek Gerokgak

11

Penertiban kemudian menyasar kawasan Tugu Catus Pata, Singaraja. Lagilagi di kawasan steril ini ditemukan pemasangan baliho atau banner dan spanduk yang melanggar lokasi pemasangan. Selain itu, sebagian besar baliho tersebut tidak mengantongi izin dari pemerintah daerah. Sesuai Perda No. 12 tahun 2011 tentang Pajak Reklame mengatur setiap pemasangan reklame wajib mendapatkan izin dan pemiliknya harus membayar pajak sesuai regulasi yang ada. Usai penertiban, Yudistira mengatakan selama ini pihaknya sudah melayangkan surat peringatan kepada pihak yang memasang baliho, banner, dan spanduk tersebut. Hanya, teguran secara tertulis tidak ditanggapi. Bahkan, jumlahnya semakin banyak saja. Atas kondisi ini, pihaknya kini gencar melakukan penertiban mulai dari wilayah perkotaan dan kecamatan. Sebelum penertiban secara berkelanjutan dilakukan, Pol. PP masih memberikan toleransi kepada pihakpihak yang telah memasang baliho maupun spanduk agar mengikuti aturan

Bali Post/kmb38

BALIHO DITERTIBKAN - Belasan baliho, banner, dan spanduk tanpa izin berhasil ditertibkan petugas Pol. PP Pemkab Buleleng Rabu (11/5) kemarin yang ada dalam dua hari ke depan. Jika batas waktu itu tidak diindahkan, Pol. PP tetap menurunkan baliho yang melanggar tersebut. “Banyak yang melanggar lokasi. Ada juga belum mengantongi izin. Saat ini, kami masih fokus di kota kemudian penertiban di kecamatan. Kami bekerja bukan tanpa dasar. Regulasi perbup dan perda sudah menjadi acuan kami menert-

ibkan pemasangan baliho, banner, dan sepanduk itu,” jelasnya. Hasil penertiban itu disimpan di gudang kantor Pol. PP Jalan Ngurah Rai, Singaraja. Pihaknya, menunggu perintah lebih lanjut. Sementara barang bukti itu disimpan sembari didata. Kami menunggu iktikad baik pemiliknya untuk mengambil barang bukti tersebut. (kmb38)

pat masukan Doni Follower (pendukung Doni -red), jika responden di tingkat masyarakat bawah, elektabilitas mereka condong kepada calon incumbent,” ujar Doni asal Desa Banyuatis ini Rabu (11/5) kemarin. Ia sempat ditunggu mengembalikan formulir oleh Ketua penjaringan kader Hanura Buleleng Gede Wisnaya Wisna. Namun, Doni memiliki pertimbangan supaya tidak sia-sia berjuang. Melalui keputusan diambil, sebagai kader Hanura dia menunggu perintah induk DPD dan DPC Hanura dalam waktu dekat. “Kalau dilanjutkan sebagai balon Wakil Bupati Hanura. Elektabilitas incumbent sangat berat dikalahkan. Saya pertimbangan matang, dan putuskan tidak kembalikan formulir pendaftaran,” ucap Doni, yang juga Wakil Ketua OKK Hanura Buleleng.

Hanura melihat perkembangan politik yang sangat dinamis di Buleleng. Hanura tidak ingin kalah dalam percaturan perpolitikan di Buleleng. “Kami akan mengatur strategi dan rencana kembali ke depan,” imbuh pria kelahiran 30 November 1978 ini. Ketua DPC Hanura Buleleng, Ketut Wirsana, dikonfirmasi terpisah menambahkan, Hanura di Buleleng dipastikan mendukung PAS-Sutjidra. Wirsana mengklaim pendekatan kepada incumbent sejak lama dilakukan. “Bersama calon incumbent PAS-Sutjidra, kami sudah komunikasi sejak lama dan memastikan merapat. Komunikasi akan dimatangkan lagi untuk menjalin koalisi. Hasil penjaringan di Hanura sudah kami laporkan ke DPP dan DPD Hanura. Ke depan komunikasi dengan PASS akan kami lakukan lagi,” tandasnya. (kmb34/k25)


JEMBRANA

12

Kamis Paing, 12 Mei 2016

SOSOK

Terapkan Cara Lebih Mendidik AKSI konvoi disertai coret-coret baju seragam seakan sudah menjadi kebiasaan siswa menjelang kelulusan. Kendati mereka sadar bahwa aksi itu berbahaya, seakan tak digubris. Berbagai cara dilakukan sekolah untuk mencegah atau meminimalisir aksi itu. Seperti yang dilakukan SMK N 1 Negara. Salah satu sekolah kejuruan di Jembrana yang menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) ini menerapkan cara yang lebih mendidik. “Setelah pengumuman kelulusan, perpisahan dirangkai dengan pentas dan acara seperti wisuda. Anakanak merasa terharu,” ujar Kepala SMKN 1 Negara I Putu Wardana. Kegiatan itu menyita waktu hingga sore hari, sehingga juga meminimalisir siswa turun ke jalan melakukan aksi konvoi. Selain itu, untuk menghindari corat-coret baju seragam, Wardana memberikan kebijakan untuk mengambil surat-surat dan nilai, harus mengenakan seragam. Ketika mereka datang tanpa pakai seragam, sekolah tidak melayani. “Bagaimana pun mereka juga masih siswa kita. Tujuannya agar seragam mereka masih utuh dan tidak dicorat-coret,” tambahnya. Pada tahun 2016 ini, dari 400-an peserta UN di SMKN 1 Negara dinyatakan lulus oleh sekolah. Wardana mengatakan selama ini pihaknya juga menekankan agar fokus kelulusan bukan hanya saat kelas XII saja. Ia lebih cenderung menyortir siswa sejak kelas X dan XI. “Kalau memang tidak layak, ya jangan (naik kelas). Bukan hanya saat kelulusan kelas XII jadi patokan,” ujarnya. Untuk itu, ketika masuk kelas terakhir mereka benarbenar sudah siap lulus. (olo)

Perekaman E-KTP, Disdukcapil Jemput Bola ke Yehembang Negara (Bali Post) Guna memaksimalkan perekaman e-KTP, pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Jembrana kembali melakukan jemput bola. Setelah di wilayah Penyaringan, Mendoyo, kini petugas Disdukcapil jemput bola ke Yehembang, Mendoyo. Kadisdukcapil Jembrana Ketut Wiaspada, Rabu (11/5) mengatakan pihaknya memaksimalkan perekaman dengan harapan tidak ada warga yang tercecer karena kepemilikan e-KTP sekarang ini sangat penting, apalagi seumur hidup. Hingga saat ini, terdata 4.348 warga belum memiliki KTP elektronik/e-KTP. Dari ribuan warga yang belum memiliki e-KTP ini karena belum tercetak dan sebagian sudah ready record. Ada juga sudah pernah direkam, namun saat verifikasi tidak hadir sehingga tidak tercetak. Begitu juga sebagian lagi belum terekam karena berbagai kendala. Kendala tersebut di antaranya kebanyakan warga lansia atau jompo dan sakit sehingga tidak bisa datang untuk direkam dan mengurus e-KTP. Untuk mengatasi permasalahan ini pihaknya mulai awal Mei melakukan jemput bola perekaman ke rumah-rumah warga khususnya lansia dan warga kurang mampu. Hingga saat ini, kata Wiaspada, warga yang sudah rekam e-KTP sebanyak 203.567 orang dan yang sudah tercetak 199.219 orang. “Yang belum tercetak 4.348 dan sebagian sudah ready record,” jelasnya. Wiaspada mengatakan pihaknya kini menggiatkan sistem jemput bola ini ke desa-desa. (kmb)

Bali Post/kmb

JEMPUT BOLA - Perekaman e-KTP dengan sistem jemput bola dilanjutkan di wilayah Yehembang.

Abrasi, Sejumlah Nelayan Pengambengan Ngungsi Negara (Bali Post) Sejumlah nelayan yang tinggal di pesisir pantai Ketapang Lampu, Desa Pengambengan, Negara, merasa waswas dengan cuaca belakangan ini. Pasalnya, akibat diterjang ombak besar, abrasi mengancam pemukiman mereka. Sejumlah nelayan pun sudah mengungsi dan membongkar rumahnya yang kena abrasi. Salah satu keluarga yang menjadi korban abrasi yaitu Ahmad Dewasa (63). Nelayan yang sudah puluhan tahun tinggal di sana ini terpaksa mengungsi karena rumahnya tergerus abrasi. “Posisi rumah saya memang paling dekat dengan air laut. Saya mengungsi paling awal. Tapi tidak lama lagi, warga yang lainnya juga pindah,” kata

Ahmad saat ditemui di sela-sela membongkar rumahnya yang kena abrasi. Ahmad mengaku sudah dua kali menjadi korban abrasi dalam tiga tahun belakangan. Pertama, rumahnya juga tergerus abrasi. Saat itu, Pemkab Jembrana memberikan tanah, namun ia lebih memilih menyewa di tempat sekarang karena

jaraknya lebih dekat. Ia tidak menyangka abrasi tidak akan sampai rumahnya. “Ternyata baru sekitar tiga tahun, abrasinya sampai di sini. Biar tidak pindah lagi, saya tempati tanah yang diberikan Pemkab Jembrana. Meskipun lokasinya jauh dari pantai,” ujarnya. Karena belum memiliki biaya, ia terpaksa membongkar

rumahnya yang kena abrasi. Materialnya sementara dibawa ke tempat yang baru. Kemudian, untuk tidurnya, ia mengatakan membuat tenda di rumah tetangganya yang belum kena abrasi. “Kami sekeluarga di tempat tenda itu. Itu hanya untuk sementara saja,” tandasnya. Sementara, Saena, warga lainnya juga mengaku akan pindah sebelum rumahnya terkena abrasi. Rencananya, ia akan tinggal di tanah milik saudaranya. Janda yang anaknya menjadi nelayan ini mengaku sama sekali tidak memiliki ta-

nah. “Untung ada saudara saya yang tanahnya boleh ditempati. Untuk pindah nanti menunggu keputusan anak saya,” aku Saena. Hal yang sama juga diakui nelayan lainnya, Samsul. Ia mengaku akan menumpang di tanah anaknya. “Lokasinya memang jauh dari laut, tapi mau bagimana lagi. Daripada kena abrasi seperti ini,” seru Samsul. Karena tergolong tidak mampu, mereka berharap pemerintah atau pihak lainnya bisa memberikan bantuan untuk meringankan beban mereka. (kmb)

Terbengkalai, Areal Wabup Dorong Hukuman Kebiri Gedung Puskeswan Melaya bagi ”Predator” Anak Negara (Bali Post) – Maraknya kasus pelecehan seksual terhadap anak di wilayah hukum Polres Jembrana rupanya menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Wakil Bupati (Wabup) Jembrana I Made Kembang Hartawan mengaku mendorong memberi hukuman kebiri bagi para pelaku pelecehan terhadap anak di bawah umur ini. Setelah adanya kasus pelecehan seksual terhadap siswi SMP di Melaya, Wabup Jembrana secara khusus bertemu Kapolres Jembrana guna membicarakan masalah tersebut. Perlu ada hukuman yang berat sebagai efek jera bagi para “predator” anak ini. Sejatinya, kasus pelecehan anak di bawah umur ini sempat mereda. Namun, belakangan ini mulai muncul dan sangat mengkhawatirkan. Wabup Kembang Hartawan usai bertemu Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo, Rabu (11/5) kemarin mengatakan para pelaku pelecehan terhadap anak, harus diberikan ancaman hukuman maksimal. Hal ini dilakukan supaya ada efek jera bagi para pelaku. Sebab, selama ini, ancaman hukuman bagi pelaku pelecehan anak di bawah umur dinilai masih ringan. Wabup Kembang Hartawan menjelaskan pihaknya juga akan bersurat ke Presiden sebagai dorongan untuk segera menerbitkan Perppu hukuman dikebiri bagi para pelaku. “Bila perlu, ancaman tidak hanya (maksimal) 15 tahun, tapi seumur hidup atau mati. Selain itu, juga dikenai denda uang Rp 1 miliar misalnya,” katanya. Hukuman berat ini perlu agar tidak terulang dan sebagai peringatan. Ia mencontohkan kasus teranyar yakni

Ditumbuhi Rumput

Bali Post/kmb26

BERTEMU – Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat bertemu dengan Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo. Mereka sepakat agar pelaku pelecehan seksual terhadap anak dihukum berat. seorang siswi SMP di Melaya tak berdaya digagahi oleh orang yang dikenalnya. “Masa depan anak ini masih panjang. Berpotensi lagi sebagai penyanyi, tapi dirusak begitu saja. Saya sangat kecewa. Karena itu, perlu hukuman berat untuk efek jera,” sarannya. Selain ke Polres, lanjut Kembang Hartawan, pihaknya juga akan berkomunikasi dengan pihak pengadilan dan kejaksaan menekankan hal tersebut. Begitu juga akan memaksimalkan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A). Sementara, Kapolres Djoni Widodo mengungkapkan kasus yang ditangani Unit PPA

Pohon Rawan Tumbang Harus Didata Negara (Bali Post) Insiden pohon tumbang yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang patut menjadi perhatian serius. Selama dua tahun terakhur, sudah beberapa pengguna jalan yang menjadi korban akibat pohon ambruk di sepanjang jalan Denpasar-Gilimanuk. Bukan hanya pohon perindang, pohonpohon besar yang di sepanjang hutan menuju Gilimanuk pun berpotensi tumbang. Untuk itu, pihak terkait mesti harus mendata dan mengkaji pohon-pohon yang rawan tumbang. Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa kepada wartawan, Rabu (11/5) kemarin mengatakan perlunya keseimbangan antara peruntukan dengan dampak bagi keselamatan

Bali Post/kmb

ABRASI - Sejumlah warga tampak membongkar rumahnya setelah terkena abrasi.

pengguna jalan. Menurutnya, di sepanjang jalan DenpasarGilimanuk (Gilimanuk hingga Pekutatan-red) terdapat pohonpohon perindang, baik dari Dinas Kehutanan Provinsi maupun dari kawasan konservasi Taman Nasional Bali Barat TNBB. Ia meminta pihak-pihak yang memiliki kewenangan itu agar mendata dan mengkaji kelayakan pohon-pohon tersebut. Apalagi, ketika diketahui sudah rawan tumbang, seperti yang terjadi di Cekik Selasa lalu, semestinya sudah harus ada tindakan. Antara fungsi dan dampak harus diperhitungkan. “Jangan hanya meneduhkan jalan saja, tapi juga harus dikelola dan diawasi bagaimana pohonnya,” tandasnya.

Pihaknya meminta agar pihak-pihak terkait untuk turun mengecek ulang usia dan kelayakan pohon. Bila perlu dibuat tim yang bertugas mengkaji sehingga tidak terjadi permasalahan lagi ke depan. Pihak yang bisa mengkaji itu tentunya yang memiliki wewenang dan kajian teknis yang diperlukan. Selain di sepanjang jalan dari Gilimanuk menuju Denpasar, pohon-pohon yang cukup membahayakan juga terdapat di Cekik yang merupakan kawasan TNBB. Beberapa nampak sudah tumbang dan dipotong. Kawasan yang terbagi dengan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bali Barat ini memang cukup rawan ketika terjadi hujan lebat atau angin. (kmb26)

(Pelayanan Perempuan dan Anak) Polres Jembrana memang cukup tinggi di tahun 2015. Namun, pada tahun 2016 ini cenderung menurun. “Per minggu biasanya 2-3 kasus. Namun, kini tidak ada. Kami akan getolkan upaya preventif dengan melakukan tindakan pendekatan dan pembinaan,” terangnya. Mantan Kasubdit Min. Regident Dit. Lantas Polda Bali ini juga akan berupaya menekan kasus tersebut dengan melibatkan Babinkamtibmas. Mereka akan disebar ke desa/kelurahan untuk melakukan sosialisasi. Begitu pula dengan jajaran Polsek. Petugas akan mendatangi sekolah-sekolah. (kmb26)

Negara (Bali Post) Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Melaya sudah setahun lalu selesai dibangun. Akan tetapi, gedung Puskeswan tersebut belum difungsikan sampai saat ini sehingga terkesan terbengkalai. Karena lama tidak difungsikan, rumput pun tumbuh dengan subur di areal gedung. Dari pengamatan, Rabu (11/5) kemarin, Puskeswan yang lokasinya di Jalan Raya DenpasarGilimanuk, Kecamatan Melaya ini tampak berdiri kokoh dengan bangunan baru. Namun, di sekitar gedung rumput liar terlihat tumbuh dengan subur. Di ruangan gedung tersebut juga terlihat beberapa meja, namun dalam kondisi berdebu. Menurut sejumlah warga setempat, gedung Puskeswan tersebut dibangun pihak Provinsi Bali tahun lalu. Selesai dibangun, tetapi sampai sekarang tidak pernah difungsikan. “Hanya sesekali saja ada mobil parkir, tapi entah mobil siapa. Sebab, di sana kan belum ada yang ngantor,” kata salah seorang warga. Wayan Ardana, yang merupa-

kan warga Melaya mengaku sangat menyayangkan jika gedung yang sudah selesai dibangun, tapi tidak dimanfaatkan. “Sepertinya tidak pernah ada petugas di sana. Buktinya, korden saja tidak ada dan lantainya berdebu,” jelas Ardana saat ditemui di Melaya. Sementara itu, Kadis Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Jembrana Ketut Wiratma saat dimintai konfirmasi belum lama ini mengakui bahwa gedung tersebut belum difungsikan. Sebab, peralatan di kantor Puskeswan tersebut belum lengkap. “Sebenarnya sudah ada alat-alatnya, tapi belum lengkap. Pengadaan sebelumnya dilakukan oleh pihak provinsi,” katanya. Wiratma juga menjelaskan, pihaknya kini hanya memiliki delapan dokter hewan dan bertugas secara mobile. “Jadi, mereka tidak ditempatkan di kecamatan, tapi tersentral di kabupaten/ dinas. Nanti jika ada tugas atau permasalahan, baru mereka bergerak ke lapangan. Idealnya, di tiap kecamatan ada tiga dokter hewan,” jelas Wiratma. (kmb)

Bali Post/kmb

PUSKESWAN - Areal gedung Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di Melaya tampak ditumbuhi rumput liar. Gedung tersebut belum difungsikan sejak selesai dibangun tahun lalu.


13

KARANGASEM

Kamis Paing, 12 Mei 2016

SOSOK Gepeng Jadi Profesi PERSOALAN gepeng masih menjadi masalah mendasar bagi Desa Tianyar Barat Kecamatan Kubu. Pemimpin di desa ini punya tugas berat membersihkan nama Banjar Dinas Muntigunung sebagai daerah penghasil gepeng. Terlebih, kini mereka tak lagi sekadar kebetulan mengemis ke kota karena alasan perut. Akan tetapi, para gepeng ibarat sudah menjadi seorang profesional. Situasi itu dirasakan Perbekel Tianyar Barat terpilih Agung Pasrisak Juliawan. Ditemui di sela-sela kegiatan sinergitas penanganan gepeng, Rabu (11/5) kemarin, ia mengatakan saat ini gepeng sudah tak pantas disebut warga miskin. Sebab, gepeng sudah melakukan tugasnya amat profesional. Bahkan, mereka turun gunung dari Desa Tianyar Barat menuju Kota Denpasar dan kabupaten lainnya di Bali agar bisa menetap di sana. Mereka sudah bisa mengontrak sebuah rumah selama beberapa bulan sebagai markas para gepeng. Selain itu, para gepeng itu juga menyewa mobil untuk berpindah-pindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya. ”Jangan percaya kalau gepeng itu orang miskin. Setiap hari raya di Muntigunung, mereka pulang bawa mobil. Saat hari raya, Muntigunung ini penuh dengan mobil,” kata Pasrisak yang berhasil menjadi perbekel terpilih dengan perolehan 3.236 suara, mengalahkan lawannya I Ketut Kerta dengan perolehan 1.926 suara. Ia memastikan bahwa gepeng tidak diatur oleh seseorang. Karena hasil menggepeng hanya dinikmati yang bersangkutan. Oleh karena itu, ia meminta kalau ketemu gepeng dan meminta-minta uang, jangan pernah memberikannya. Cara ini cukup membantu agar mereka kapok menggepeng ke kota lantaran tidak menghasilkan apa-apa. Pasrisak juga meminta jangan pernah merasa kasihan dengan gepeng. Sebab, jika muncul rasa iba, maka gepeng itu sudah berhasil melancarkan tipuannya. Sebagai perbekel terpilih, Pasrisak mengaku sudah merancang berbagai agenda. Salah satunya, membuka lapangan pekerjaan. Saat ini, Muntigunung sudah menjadi bagian dari desa wisata di Karangasem, pengembangan ke arah itu sedang dipersiapkan. Selain itu, regenerasi gepeng akan diputus dari anaknya. Dia berencana menggunakan undang-undang perlindungan anak untuk mencegah anak ikut menjadi gepeng dan mengarahkannya agar mau bersekolah. ”Kita akan lakukan penanganan dari anaknya, biar tidak ada penerusnya,” tegasnya. (gik)

24 Siswa SMP Tak Ikut UN Mayoritas Siswa DO dari Kubu Amlapura (Bali Post) – Siswa SMP yang tak mengikuti Ujian Nasional (UN) sampai Rabu (11/5) kemarin, dilaporkan mencapai 24 orang. Sebagian besar mereka sudah putus sekolah alias drop out (DO) jauh sebelum UN berlangsung. Hal itu dilontarkan Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem, Gede Basma, Rabu (11/5) kemarin. Dari 24 orang siswa SMP yang tidak mengikuti UN itu, kata Basma, satu orang karena sakit, yakni seorang siswa SMPN 1 Amlapura. Dia dirawat di Perjan RSUP Sanglah. Sementara seorang siswi SMPN 2 Amlapura asal Desa Ababi, meninggal akibat penyakit lupus. Sementara sisanya diketahui sudah DO. Siswa DO itu kebanyakan dari Kecamatan Kubu. Sebanyak 12 siswa yang DO itu diketahui karena sudah pindah domisili, di antaranya karena bekerja ke Tabanan, ke Gianyar dan daerah lainnya. Basma yang asal Kubu ini mengakui, sejak lama pihak sekolah dan Disdikpora Karangasem mengupayakan bagaimana mencegah agar siswa tidak sampai DO. Namun, angka siswa DO masih tetap ada setiap tahun. Dia mengakui, siswa DO dari wilayah Desa Tulamben di antaranya dari Batudawa Kaja termasuk banyak anak-anak yang mesti merantau meninggalkan desanya untuk bekerja seperti menjadi buruh bangunan. (013)

Bali Post/kmb31

PENANGANAN GEPENG - Bupati Karangasem Mas Sumatri saat menyampaikan agenda penanganan gepeng di Rumah Pintar Desa Muntigunung, Tianyar Barat, Rabu (11/5) kemarin.

Penanganan Gepeng Ditargetkan Tuntas Setahun Amlapura (Bali Post) -

Pemkab Karangasem menunjukkan keseriusannya menangani masalah gepeng. Rabu (11/5) kemarin, Pemkab Karangasem mengundang Kepala Dinas Sosial dan Kepala Satpol PP se-Bali ke Banjar Dinas Muntigunung Desa Tianyar Barat Kecamatan Kubu untuk membahas dan mencari solusi bersama-sama. Dengan melibatkan semua pihak, Karangasem menargetkan masalah gepeng ini dapat dituntaskan dalam waktu setahun. Sinergitas penanganan gepeng berbasis desa adat ini berlangsung di Rumah Pintar Banjar Dinas Muntigunung Desa Tianyar Barat. Masalah gepeng perlu segera dituntaskan karena makin mengkhawatirkan. Tidak hanya masalah bagi Karangasem, tapi juga masalah besar bagi kabupaten/kota lain di Bali. Sepuluh tahun pemerintahan sebelumnya, belum mampu menuntaskan masalah ini meskipun ada penurunan cukup signifikan jumlah gepeng setiap tahun dari data Dinas Sosial Karangasem. Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri, mengatakan, gepeng masih terpusat di dua desa yakni di Desa Tianyar Tengah (Pedahan) dan Tianyar Barat (Muntigunung). Total data Dinas Sosial Karangasem

memperlihatkan gepeng saat ini mencapai 138 kepala keluarga atau 285 jiwa. Mas Sumatri menegaskan, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah sinergitas program. Mulai dari pendekatan hukum, dengan penertiban dan tindakan pidana di daerah asal maupun daerah tujuan. Pendekatan kultural melibatkan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, dengan menyisir anak-anak usia sekolah yang masih menggepeng untuk kembali ke dunia pendidikan. Pendekatan spiritual dengan melibatkan Kementerian Agama untuk memberikan bimbingan dan kesadaran beragama. Selain itu, juga pendekatan sosial ekonomi dengan pemberian keterampilan di bidang pertanian, industri rumah tangga, dan bidang jasa lainnya.

Selanjutnya, pendekatan desa adat menjadi jurus pemungkas untuk menuntaskan masalah gepeng ini. Pemkab Karangasem berencana bekerja sama dengan desa adat untuk mempersulit para gepeng ke luar desa yang diatur dalam awig-awig dengan sanksi berat yang akan diatur sedemikian rupa dalam awigawig. “Kalau orangtuanya masih membandel, minimal kita bisa selamatkan anaknya agar mereka tidak menjadi keturunan pengemis,” ujarnya. Klian Banjar Dinas Pelisan Desa Tianyar Tengah, Nengah Sudarma, mengatakan, persoalan utama para gepeng adalah masalah mental. Ia mengaku di wilayahnya ada lima kepala keluarga masih menggepeng. Meski sudah berulang kali diperingatkan, mereka tetap tak

Warga Tianyar Timur Tewas Tenggelam Amlapura (Bali Post) I Nengah Manis (24), warga Banjar Dinas Manik Aji Desa Tianyar Timur Kecamatan Kubu, tewas tenggelam di laut Banjar Dinas Darmawinangun, desa setempat, Selasa (10/5) malam. Korban diduga tak bisa menyelamatkan diri saat terseret gelombang karena mandi di laut dalam kondisi mabuk usai pesta miras. Manis sempat diselamatkan teman-temannya, namun setelah sampai di darat, korban mengembuskan napas terakhirnya saat teman-temannya berupaya menolongnya dengan napas buatan.

Kapolsek Kubu, AKP Gede Sukadana, membenarkan kejadian tersebut. Saat itu sekitar pukul 18.00 wita, korban bersama tujuh temannya minum minuman keras berupa tuak di rumah korban. Setelah itu, mereka berangkat menuju pantai di Lingkungan Pilian. Tujuh temannya itu meliputi I Ketut Semini (13), I Komang Prima (16), I Komang Nik Ariana (23), Ni Luh Selamat (13), I Komang Aris alias Basir (16), I Komang Adi Gunawan (8), dan I Gede Ana (15). Mereka bersama-sama ke Pantai Pemengkang Agung Lingkungan Pilian Desa Tianyar Timur

untuk tujuan berenang. Namun saat itu, korban hanya berenang dengan I Gede Ana. Sedangkan teman-teman yang lain hanya diam di senderan pantai. Setelah beberapa menit, korban berenang menuju ke tengah laut. Petaka bagi korban, dia terseret arus dan tidak bisa menyelamatkan diri. ”Saat itu, saya panik dan berusaha meminta bantuan ke teman yang lain,” kata Gede Ana. Salah satu teman lainnya, Komang Juliana (19) bersama Nengah Suyasa (22), bergegas berenang ke tengah laut untuk memberikan pertolongan den-

toilet di wantilan atau di gedung-gedung lingkungan Sekretariat Daerah yang kesulitan air bersih. Toilet di Gedung Kantor Wabup Karangasem dan di Gedung Kantor Bupati juga tidak ada airnya. Kamar mandi tampak kotor, karena tak ada air yang bisa dipakai untuk menyiram. ”Aliran air sudah mengecil dari beberapa hari lalu. Saya tak tahu penyebabnya,” keluh salah seorang pegawai di Kantor Wabup yang tidak mau ditulis namanya. Sementara itu, sejumlah karyawan PDAM tampak sibuk memperbaiki pipa air PDAM yang bocor. Salah satunya tampak di tepi jalan di depan SPBU di Padangkerta, Amlapura.

Di lain pihak, warga di Jalan Sudirman, Amlapura juga mengeluhkan pasokan air PDAM ke rumahnya kerap ngadat. Bahkan, krisis air ini sudah hampir sebulan. Hal serupa juga dikeluhkan warga di Desa Antiga, Manggis. Di wilayah itu, pasokan air PDAM sering seret. Warga yang kesal pun minta pihak PDAM Karangasem dan pejabat Pemkab Karangasem membantu warga yang kesulitan pasokan air. Warga mendesak instansi terkait di Karangasem untuk mengkaji, apakah sumur bor tua di Tengading yang selama ini menjadi satu-satunya sumber pasokan air bagi warga di Antiga masih layak diandalkan ataukah perlu

mencari sumber mata air baru. Selama ini, pihak PDAM Karangasem beralasan seretnya pasokan air ke para pelanggan karena memang sudah kelebihan pelanggan. Pelanggan sudah mencapai 30.000 sambungan, di lain pihak sumber air baku yang dimiliki sebenarnya hanya mampu untuk 24.000 sambungan. Di lain pihak, sumber mata air yang selama ini menjadi sumber air baku PDAM terus mengecil, baik dari sumber mata air maupun sumur bor. Sementara itu, air dari proyek pipanisasi Telaga Waja, sampai kini juga masih mengalami masalah. Pipa air kerap meledak, meski baru diuji coba. (013)

Curi Motor Kakeknya

Residivis Diganjar Satu Tahun Penjara Amlapura (Bali Post) – Gara-gara mencuri sepeda motor kakeknya, residivis Wayan Suardana alias Dogles (30) diganjar dengan pidana penjara selama satu tahun pada sidang di Pengadilan Negeri Amlapura, Selasa (10/5). Pada hari itu, residivis tersebut menjalani persidangan hingga dua kali. Pada sidang dengan ber-

IPA, dan PKn. Sedangkan, sisanya dikerahkan dari guru SDN 2 Tianyar Tengah. Ini jelas tidak efektif membangun pendidikan yang berkualitas di Tianyar Tengah. Kepala Satpol PP Karangasem Iwan Supartha menegaskan, pihaknya siap menjalankan pendekatan hukum yang dimaksud Bupati Mas Sumatri. Ia mengaku terus melakukan penangkapan, bila menemukan ada gepeng beroperasi di Kota Amlapura. Namun, Supartha menyarankan agar Karangasem bisa berguru ke Desa Trunyan yang dulu terkenal dengan gepeng, tapi kini sudah tak pernah terdengar lagi. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng Gede Komang juga menyambut baik adanya sinergitas seperti ini. Selama ini, ia mengaku prihatin setiap kali menangkap gepeng dari Pedahan dan Muntigunung yang bermalam di emper toko. Ia berharap sinergitas ini dilakukan dengan serius, sehingga penanganannya akan makin cepat. (kmb31)

Mandi di Laut Saat Mabuk

Pasokan Air ke Kantor Bupati Macet Amlapura (Bali Post) – Karangasem pada awal musim kemarau ini sudah mengalami krisis air bersih. Tak hanya warga seperti di Antiga dan di desa-desa tandus mengalami krisis air bersih, pasokan air PDAM ke Kantor Bupati Karangasem juga macet Rabu (11/5) kemarin. Selain tampak kotor dan berbau tak sedap, tamu pemerintah juga tampak kelimpungan saat ke toilet. Sejumlah pegawai mengatakan, aliran air PDAM ke Kantor Bupati mati mulai sekitar pukul 08.30. Akibatnya, mereka mengaku tak bisa buang air ke kamar kecil karena tidak ada air. Dari pantauan kemarin, ternyata tidak hanya

mau berubah. Mayoritas dari mereka tidak punya lahan garapan untuk menghidupi keluarga. Alhasil, mereka tak bisa menyekolahkan anak-anaknya. Mindset berpikir mereka makin sulit diubah, setelah merasakan keuntungan menjadi gepeng. Tanpa harus bekerja, tapi sudah memperoleh uang dengan mudah. ”Sekarang, mindset inilah yang ditanamkan pada anakanaknya. Ini yang berbahaya,” katanya. Ia meminta pemerintah daerah dibantu kekuatan desa adat bisa memutus regenerasi gepeng ini dengan mendorong anakanaknya bersekolah. Jika sudah tumbuh budaya malu, maka ia yakin secara perlahan warga di sana akan enggan turun ke kota untuk mengemis. Namun, untuk mendorong pendidikan anak di Tianyar Tengah, Sudarma meminta Pemkab Karangasem menambah tenaga guru. Sebab, Sudarma mengatakan SMPN Satu Atap di Tianyar Tengah hanya diisi tiga orang guru tetap yakni guru Bahasa Indonesia,

kas perkara No. 14, majelis hakim diketuai Putu Ayu Sudariasih menunda sidang. Rencananya, majelis membacakan putusan terkait kasus Dogles yang mencuri sejumlah sepeda motor di wilayah Karangasem. Namun, majelis belum siap dengan putusannya sehingga pembacanaan putusan ditunda. Pada kasus pencurian

dalam keluarga, Dogles yang beralamat di Banjar Margajati, Pemecutan Kaja, Denpasar dituntut oleh JPU Nur Aprilianto dengan hukuman penjara selama satu tahun enam bulan. Dogles mencuri motor Astrea Grand milik kakeknya, yakni saksi korban Nyoman Wirya. Perbuatan Dogles mencuri sepeda motor itu juga dikuatkan saksi

Kadek Juniada, Wayan Mudiasa, dan saksi Wayan Dwi Sukerta. Namun, majelis hakim memberikan keringanan karena yang bersangkutan sopan dalam persidangan, mengaku terus terang perbuatannya dan belum sempat menikmati sepeda motor hasil curiannya. Pertimbangan memberatkan, Dogles tergolong residivis. (013)

gan menarik korban ke pinggir pantai. Nahas bagi korban, saat itu dia sudah tidak bernapas. Korban sempat diberikan pertolongan pertama dengan cara memompa jantung korban dengan tangan dan memberikan napas buatan. Namun, korban tak tertolong lagi. Kapolsek AKP Gede Sukadana menegaskan, dari penuturan saksisaksi, diperkirakan korban pada saat berenang dalam keadaan mabuk. Korban kemudian tak bisa menyelamatkan diri, diduga pada saat korban berenang dan tenggelam kepayahan. Dari hasil

pemeriksaan tim medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Dia dinyatakan murni tewas karena tenggelam. Suardana menambahkan, korban selama ini tinggal di Kota Denpasar dan hanya sesekali pulang kampung ke Kubu. Di Kota Denpasar, korban bekerja sebagai tukang bangunan. “Arus di pantai itu memang kuat. Selain itu, lokasi tenggelamnya korban juga terdapat palung yang membahayakan jika terjadi arus kuat,” katanya seraya meminta warga berhati-hati saat berenang di pantai setempat. (kmb31)


TABANAN

14

Kamis Paing, 12 Mei 2016

Pembangunan Panggung Terbuka dan Museum Dianggarkan Rp 2,5 M

Pembetulan

Pada berita ‘’Perayaan HUT ke-15 RS Wisma Prasanthi’’ yang terbit Rabu (11/5) kemarin, terjadi kesalahan ketik. Seharusnya ‘’Perayaan HUT ke-15 RSU Wisma Prashanti’’ dan Direkturnya dr. I Gusti Agung Rai Widjaya (kiri).

Jelang 100 Hari Pemerintahan Eka-Sanjaya

Empat Program Utama Sudah Berjalan BUPATI Ni Putu Eka Wiryastuti dan Wakil Bupati Komang Gede Sanjaya menjelang memimpin Kabupaten Tabanan. Dalam rentang waktu tersebut, beberapa program highlight yang direncanakan Bali Post/ist sudah mulai berNi Putu Eka jalan. Berdasarkan Wiryastuti data dari Bappeda Tabanan, program utama tersebut antara lain perbaikan hotmik, pembangunan RS Nyitdah, Trans Serasi, desa wisata, permodalan BUMD. Perbaikan infrastruktur dalam hal ini jalan memang menjadi salah satu prioritas pembangunan di Tabanan. Lewat pendanaan DAK, BKK, dan dana pariwisata, hingga akhir 2016 dipastikan 89,79 kilometer jalan kabupaten mendapatkan perbaikan hotmik. Dengan demikian masih 371 km jalan yang rusak berat hingga sedang. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tabanan I Gusti Ngurah Anom Anthara menjelaskan, perbaikan jalan hotmik yang sudah masuk tahap kontrak sepanjang 62.205 km dan yang masih dalam proses lelang 24,5 km. ‘’Untuk yang masuk dalam tahap kontrak kemajuan fisiknya mencapai 10 persen,’’ ujarnya. Bupati Tabanan menyadari hampir semua masyarakatnya menginginkan perbaikan jalan di daerahnya. Namun, dengan PAD yang terbatas, Eka berharap kesabaran masyarakat karena perbaikan akan dilakuan secara bertahap. ‘’PAD Tabanan yang kecil kami arahkan ke program infrastruktur. Terlebih jalan sudah rusak bertahun-tahun lamanya sebelum saya menjabat dan belum ditangani serius, sehingga tidak bisa dituntaskan bersamaan. Tetapi permasalahan jalan rusak akan tuntas dalam tiga tahun ke depan,’’ ujarnya. Tahun lalu, panjang jalan di Tabanan yang mencapai 869,948 km hampir 50 persennya mendapatkan perbaikan hotmik. Penghargaan Program yang sudah berjalan bahkan mendapatkan penghargaan baru-baru ini adalah Trans Serasi. Program ini berupa antarjemput siswa SMP secara gratis menggunakan armada angkutan kota. Tahun lalu layanan Trans Serasi hanya dilayani 70 unit angkot dengan kapasitas 10 orang per satu angkot atau 700 pelajar untuk satu round trip. Saat ini estimasi pelajar SMP di Kota Tabanan 4.000 orang. Dalam sehari para pelajar ada yang masuk pagi dan siang sehingga ada dua round trip. Jadi, 70 angkot hanya mampu melayani 1.400 orang. Pada 2016 ini, jumlah angkot yang melayani Trans Serasi ditambah 10 unit, sehingga mampu melayani pelajar SMP 1.600 orang per hari. Kapasitas angkut diperkuat lagi dengan adanya tiga unit bus yang satu unitnya mampu membawa 27 siswa. Dengan begitu, jumlah siswa yang mendapat pelayanan dalam seharinya mencapai 1.762 orang. Meski begitu, siswa yang dilayani oleh Trans Serasi masih jauh dari jumlah pelajar SMP yang ada. “Tetapi kami bersyukur, dengan adanya tambahan armada dan bantuan tiga bus dari pusat, jumlah pelajar yang dilayani tahun ini meningkat dibandingkan 2015 lalu,” kata Eka yang berencana memperluas pelayanan Trans Serasi hingga mencapai seluruh kecamatan. Program lainnya adalah RS di Nyitdah yang proses pembangunannya masih dalam studi perencanaan dan permodalan BUMD serta menunggu keputusan DPRD. Sementara program penerapan desa wisata, sudah diresmikan Desa Wisata Ekologis Nyambu di Desa Nyambu. Program Langgeng EcoTourism ini menggandeng Yayasan Wisnu, PT LKJ, dan British Council. Sudah ada 18 desa wisata di Tabanan dan diharapkan ke-133 di 10 kecamatan akan mejadi desa wisata. ‘’Dengan setiap desa menjadi desa wisata maka menjadi salah satu cara ampuh menekan terjadinya alih fungsi lahan,’’ ujar Eka. (san)

Suara Tabanan Kaya Jalan Rusak Kabupaten Tabanan memang kaya pemandangan yang indah, tetapi kaya juga dengan jalan rusak. Seperti jalan menuju Pura Temu Waras yang notabene Pura Sad Kahyangan, kenapa tidak mendapat perhatian dari Pemerintah Tabanan? Kami mohon segera diperbaiki untuk mempermudah akses masyarakat Hindu yang mau sembahyang. Artha, Kerambitan

Tabanan (Bali Post) Setelah sempat terhenti, pembangunan Taman Kota Tabanan dilanjutkan tahun 2016 ini dengan membangun panggung terbuka atau open stage di sebelah timur dengan anggaran Rp 1 miliar dari APBD Tabanan. Sementara Museum Sagung Wah didanai Rp 1,5 miliar sehingga kedua proyek itu total menelan Rp 2,5 miliar. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tabanan Ida Bagus Wiratmaja mengatakan, lanjutan pembangunan panggung terbuka sudah masuk pelelangan. Namun, anggaran Rp 1 miliar dinilainya belum cukup untuk menuntaskannya. Menurutnya, untuk bisa membangun open stage dibutuhkan dana sekitar Rp 4 miliar. ‘’Pembangunan dilakukan secara bertahap,’’ ujarya. Pembangunan Museum Sagung Wah juga sama. Dana Rp 2,5 miliar yang digelontorkan tahun ini belum bisa merampungkan pembangunan. Sebab dari perhitungan, bangunan museum yang ditujukan bagi pahlawan perempuan asal Puri Tabanan itu memerlukan dana Rp 4 miliar. Bangunan yang juga memerlukan dana untuk perbaikan adalah Gedung Kesenian I Ketut Maria. Pemkab berencana mengajukan dana perbaikan ke pemerintah pusat pada 2017 mendatang yang dirancang sekitar Rp 30 miliar. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tabanan I Gusti Ngurah Anom Anthara membenarkan telah ada alokasi anggaran untuk lanjutan pembangunan panggung terbuka dan Museum Sagung Wah serta sudah memasuki masa lelang. “Sudah masuk lelang, ditargetkan sekitar pertengahan tahun sudah mulai pengerjaan,” ujarnya. (kmb24)

Bali Post/kmb24

DILANJUTKAN – Pembangunan panggung terbuka di Taman Kota Tabanan dilanjutkan tahun 2016 ini dengan anggaran dana Rp 1 miliar.

Pengguna ABT di Seltim

Tiga Belum Perpanjang Izin Tabanan (Bali Post) -

Sebagai bentuk pengawasan terhadap masyarakat yang memakai air bawah tanah (ABT) sebagai usaha, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Tabanan mengadakan sidak. Sidak pertama menyasar daerah Kecamatan Selemadeg Timur, Rabu (11/5) kemarin. Dari enam lokasi yang didatangi, setengahnya belum memperpanjang izin.

Menurut Kepala BLH Tabanan Anak Agung Ngurah Raka Icwara, lokasi yang disidak berada di Desa Beranan (satu titik), Desa Tegal Mengkeb (4), dan Desa Bantas (1). Lima titik ABT digunakan sebagai usaha vila dan penginapan, sedangkan satu titik dipakai oleh PT Lanjut Raka. Dari enam titik, tiga penggunaan ABT belum diperpanjang izinnya, yaitu usaha PT Gunung Surya Kencana di Desa Bantas yang berlaku sampai 30 Oktober 2015 dan usaha Hotel Sahaja Sawah di Desa Tegal Mengkeb (1 Oktober 2014) serta Pondok Wisata Bunga Desa di Desa Tegal Mengkeb (23 Oktober 2014). Sidak bertujuan merekap pengusaha yang menggunakan ABT apakah sudah berpihak pada lingkungan atau belum sesuai

dengan persyaratan yang harus dijalani. ‘’Adapun keberpihakan itu antara lain pembuatan biopori, penghijauan, dan adanya sumber resapan,’’ tuturnya. Pihaknya menemukan penggunaan ABT untuk usaha di Seltim telah melakukan syarat tersebut meski beberapa dianggap masih kurang seperti pembuatan biopori. Sementara pemilik usaha yang belum memperpanjang izin penggunaan ABT diperingati agar segera melakukan perpanjangan izin. ‘’Saat ini untuk mengurus izin penggunaan ABT telah diambil alih oleh provinsi. Jadi, kami arahkan ke sana,’’ kata Raka Icwara. Berdasarkan data dari BLH Tabanan, terdapat 150 titik penggunaan ABT untuk usaha, 51 di

Bali Post/kmb24

AAN Raka Icwara

antaranya berizin, sedangkan 99 belum memperpanjang izin. Sidak penggunaan ABT tidak berhenti di Selemadeg Timur tetapi akan dijadwalkan di kecamatan lainnya. (kmb24)

Juni, SKPD Bayar Pajak Pakai Sistem Elektronik Tabanan (Bali Post) Pembayaran pajak secara elektronik (e-billing) adalah salah satu upaya pemerintah untuk memperlancar dan mempermudah penyetoran pajak serta menekan kebocoran atau penyimpangan. Oleh karena itu, mulai Juni mendatang seluruh bendahara SKPD Pemerintah Kabupaten Taba-nan diharapkan menggunakan sistem elektronik dalam menyetor pajak. Untuk mendukung hal tersebut, Pemkab Tabanan menggelar bimbingan teknis (bimtek) perpajakan di Kantor Pajak Pratama (KPP), Selasa (10/5). Acara ini sangat penting dalam membangun kesamaan pandang dan pemahaman tentang berbagai hal khususnya terkait de-ngan upaya meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan daerah yang semakin efektif, efisien, transparan, dan akuntabel dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Asisten III Setda Tabanan I Made Sukada berharap seluruh pejabat pengelola keuangan daerah, bendahara pengeluaran, dan operator/tenaga administrasi menyesuaikan diri dengan arah kebijakan sebagaimana amanat berbagai peraturan/ perundangan yang berlaku dalam pengelolaan keuangan daerah. “Saya berharap mulai Juni 2016 seluruh bendahara SKPD menggunakan sistem elektronik e-billing dalam menyetor pajak,’’ katanya. Panitia Penyelenggara Dewa Nyoman Sukadana mengatakan, tujuan diselenggarakannya bimtek adalah untuk memberikan pemahaman tentang ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perpajakan serta tata cara kewajiban pemotongan/pemungutan dan pelaporan pajak secara elektronik yang timbul dari berbagai transaksi di masing-masing SKPD. “Dengan diselenggarakannya bimtek ini diharapkan dapat menambah pemahaman tentang perpajakan dan terkelolanya administrasi keuangan dengan baik dan benar,” jelasnya. Bimtek diikuti 132 orang yang terdiri atas kasubag keuangan, bendahara pengeluaran, dan operator atau tenaga administrasi. Sasaran dari kegiatan ini adalah kasubag keuangan, bendahara pengeluaran, dan operator atau tenaga administrasi masing-masing 44 orang. Bimtek berlangsung hingga Rabu (11/5) kemarin. (kmb24)

Warung Global

PHDI Jangan Jadi Sumber Konflik

PROYEK reklamasi akan berdampak negatif terhadap lingkungan. Jadi, PHDI harus mempunyai sikap untuk meluruskan dan mensejahterakan umat. Tokoh agama jangan memberikan pernyataan yang kontroversial. Demikian pendapat Suka di Ubud mengomentari topik ‘’PHDI Jangan Lakukan Politisasi’’ dalam acara Warung Global di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta FM, Rabu (11/5) kemarin. PHDI, lanjut Suka, seharusnya membela, mengajegkan Bali, dan menolak yang akan menghancurkan alam Bali. PHDI agar memahami benar jika keberadaan mereka tidak boleh menjadi sumber konflik, melainkan bisa saling mengisi satu sama lain, harus bijak, mempunyai kecerdasan, serta bisa mengendalikan ucapan dan emosinya. Semua ini, kata Putra di Kuta, bermula dari rencana reklamasi yang memunculkan permasalahan keagamaan. Hal ini harus disinkronkan sehingga bisa sejalan antara kepentingan ekonomi dan agama. Kalau ada pihak yang mengklaim itu kawasan suci atau tidak, sebagai

umat kita percayakan kepada PHDI. Permasalahan ini harus dicarikan solusi bersama tokoh masyarakat agar tidak mengakibatkan perpecahan. Solusinya harus berpatokan bhisama yang bisa menguatkan semua pihak. Kekuatan yang paling besar bukan dari segi kesucian, tetapi dari kebanyakan aspirasi masyarakat. Ayu di Petang menambahkan, PHDI sebagai lembaga umat harus berdiri tegak dan tidak goyang sehingga dapat berbuat untuk perubahan yang lebih baik. Jangan menghilangkan kepercayaan masyarakat. Semestinya beliau yang duduk di PHDI lebih tahu karena mendalami

hal itu, sehingga berpengalaman dalam agama dan budaya. Mari jaga Bali agar tetap menjadi sorganya dunia. Bila kita terus bergolak, Bali akan menjadi neraka dunia. Apakah Pak Wiana berpendapat secara pribadi atau selaku pengurus harian PHDI Pusat? Pertanyaan ini dilontarkan Werda di Tegalalang. Jangan bermain kata-kata. Teluk bagian dari laut, jadi

merupakan kawasan suci. Perbedaan pendapat Pak Wiana semoga keluar dari hati nuraninya, bukan karena ada sesuatu di balik itu. PHDI masih berdebat memanas, semestinya satu kata. Hatihati jangan sampai sesama orang Bali berbenturan karena segelintir orang. Menurut Ireng di Bajera, akan terjadi konflik bila aspirasi masyarakat tidak ter-

penuhi. Beda pendapat sahsah saja, tetapi kemudian harus dikerucutkan menjadi satu pendapat untuk mewujudkan yang terbaik. Adat dan budaya Bali harus tetap dilestarikan. Kalau PHDI sudah berada di jalur yang benar, rakyat akan merasa puas. PHDI harus menjadi contoh dan berjalan di jalur yang baik dan benar demi kebaikan umat. (dika)


29 15

Kamis Paing, 12 Mei 2016 Hasil Pertandingan Liga Inggris West Ham

vs Man. United

1. Leicester City 2. Tottenham 3. Arsenal 4. Man. City 5. Man. United 6. West Ham 7. Southampton 8. Liverpool 9. Chelsea 10.Stoke 11.Swansea 12.Everton 13.Watford 14.Crystal Palace 15.West Brom 16.Bournemouth 17.Sunderland 18.Newcastle 19.Norwich City 20.Aston Villa

37 23 11 3 37 19 13 5 37 19 11 7 37 19 8 10 37 18 14 8 37 16 14 7 37 17 9 11 36 16 10 10 36 12 12 12 37 13 9 15 37 12 10 15 36 10 14 12 36 12 9 15 37 11 9 17 37 10 12 15 37 11 9 17 36 8 11 17 37 8 10 19 36 8 7 21 37 3 8 26

3-2

67-35 80* 68-30 70 61-36 68 68-40 65 46-34 63 64-49 62 55-40 60 61-48 58 57-51 48 39-54 48 41-51 46 56-52 44 36-44 44 38-47 42 33-47 42 34-64 42 43-60 35 39-64 34 35-62 31 27-72 17**

The Hammers Menang Dramatis

Pencetak gol : 25 - Harry Kane (Tottenham Hotspur) Ket. * = juara, **= degradasi

Ledley Absen di Piala Eropa Wales Timnas Wales dipastikan tak diperkuat gelandang Joe Ladley pada turnamen Piala Eropa bulan depan. Pemain yang membela klub Crystal Palace itu menderita retak pada tulang kaki saat latihan Rabu (11/5) kemarin. Cedera tersebut berawal dari Palace menghadapi Stoke peBali Post/rtr kan lalu. Fatalnya, cedPemain Crystal era itu semakin parah Palace Joe Ledley. saat menjalani latihan kemartin. “Klub memastikan gelandang Joe Ledley menderita cedera pada kaki pada pertandingan melawan Stoke City. Dia mengalami retak pada tulang fibula,” isi pernyataan klub itu di website-nya. Ledley dipastikan tidak akan tampil di final Piala FA melawan Manchester United pada 21 Mei mendatang di Stadion Wembley. Pelatih timnas Wales Chris Coleman awal pekan ini telah mengumumkan pemanggilan 29 pemain untuk menjalani pemusatan latihan di Algarve, Portugal. Mereka minus Gareth Bale yang harus tampil di Liga Champions bersama Real Madrid, dipersiapkan untuk menghadapi pertandingan persahabatan melawan Swedia sebelum diterjunkan ke turnamen Piala Eropa di Prancis bulan depan. Ditunda Pelatih timnas Inggris Roy Hodgson menunda mengumumkan skuadnya untuk Piala Eropa sampai Senin pekan depan. Keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan bahwa pertandingan kompetisi Liga Utama Inggris baru berakhir Minggu nanti. Hodgson dijadwalkan mengumumkan susunan skuadnya pada Kamis ini. Namun, ia memerlukan laporan terakhir perihal kebugaran para pemain sebelum masuk di timnas. Terlebih beberapa pemain kunci dalam kondisi cedera seperti gelandang Liverpool Jordan Henderson dan pemain Arsenal Jack Wilshere. Dengan mempertimbangkan laga pamungkas Liga Inggris pada Minggu maka diputuskan pengumumkan dilakukan Senin nanti. Inggris akan menjalani pertandingan persahabatan melawan Turki, Australia, dan Portugal, sebelum berhadapan dengan Rusia, Wales, dan Slovakia di fase grup Piala Eropa 2016 yang akan dimulai pada 10 Juni. (kmb39/rtr/ant)

Clattenburg Pimpin Final Liga Champions Nyon, Swiss Wasit asal Inggris Mark Clattenburg dipilih UEFA untuk memimpin pertandingan final Liga Champions, Minggu (29/5) mendatang. Final di Stadion San Siro, Milan itu mempertemukan dua klub Spanyol, Real Madrid vs Atletico Madrid. Clattenburg tercatat enam kali memimpin laga Liga Champions musim ini. Bahkan tiga pertandingan di antaranya melibatkan klub yang bertemu di final yakni Real satu kali dan Atletico dua kali. Mantan tukang listrik berusia 41 tahun itu juga dipercaya asosiasi sepak bola Inggris FA untuk memimpin final Piala FA antara Manchester United vs Crystal Palace di Stadion Wembley 21 Mei mendatang. Clattenburg yang bersama 17 rekannya tampil di Piala Eropa nanti, dibantu Simon Beck dan Jake Collin dalam menjalankan tugasnya nanti. UEFA, Rabu (11/5), juga menunjuk wasit Swedia Jonas Eriksson untuk memimpin final Liga Eropa antara Liverpool melawan juara bertahan Sevilla di St. Jakob-Park, Basel, Swiss, Kamis (19/5) nanti. Wasit berusia 42 tahun itu menjadi korp pengadil lapangan hijau sejak 2002. Untuk musim ini, ia hanya sekali memimpin laga Liga Eropa dan lima kali Liga Champions termasuk laga kedua babak 16 besar antara Bayern Munich vs Juventus. Eriksson juga terpilih memimpin pertandingan Piala Eropa. (kmb39/rtr/uefa.com)

London -

West Ham mengakhiri penampilannya selama 112 tahun di Upton Park, Boleyn Ground dengan kemenangan dramatis 3-2 atas Manchester United (MU) pada pertandingan kompetisi Liga Utama Inggris, Rabu (11/5) kemarin. Hasil ini menghadang harapan MU menembus empat besar sekaligus meraih tiket ke Liga Champions musim depan. Pada malam penuh kenangan di London Timur tersebut, dua gol Anthony Martial sepertinya akan merusak pesta The Hammers. Tetapi dua gol beruntun dalam waktu empat menit jelang laga berakhir dari Michail Antonio dan Winston Reid mengamankan kemenangan yang membuat stadion tua itu larut dalam kegembiraan. Setelah tertunda 45 menit akibat bus tim MU diserang di luar stadion, West

Ham membuka keunggulan pada menit kesepuluh ketika Diafra Sakho mencetak gol pembuka. Martial membalikkan situasi pertandingan dengan dua penyelesaian tepat pada menit ke-51 dan 72. Kemenangan akan mengantarkan pasukan van Gaal merangsek ke empat besar menggeser Manchester City dengan sisa satu pertandingan. Namun, Antonio menanduk umpan silang Dimitri

Payet pada menit ke-76 yang menyamakan skor menjadi 2-2. Empat menit kemudian Reid menaklukkan kiper David de Gea dari jarak dekat juga dengan tandukan kepala yang membuat seisi stadion riuh dalam emosi kemenangan. MU kini harus mengalahkan Bournemouth pada pertandingan terakhirnya pada Minggu, dan berharap Manchester City kalah di markas Swansea City agar tiket

ke kompetisi tertinggi Eropa berada di tangan mereka. Tiket langsung ke Liga Champions musim depan telah dipegang oleh Leicester City selaku juara Liga Utama Inggris musim 2015/2016. Peringkat kedua Tottenham dengan 70 poin juga dipastikan ke Liga Champions karena poinnya sudah tak mungkin dilampaui oleh Manchester City (65). City kini bersaing dengan peringkat ke-3 Arsenal untuk perebutan jatah terakhir tiket langsung itu. Sementara peringkat ke-4 harus melewati babak kualifikasi. Sedangkan peringkat kelima klasemen akan berlaga di Liga Eropa. (kmb39/afp/ant)

Bali Post/rtr

GOL - Pemain West Ham Winston Reid (kanan) merayakan gol bersama rekanrekannya pada pertandingan melawan Manchester United, Rabu (11/5) kemarin.

Jadwal Pertandingan Laga pamungkas Liga Inggris Minggu (15/5) malam Arsenal vs Aston Villa Chelsea vs Leicester City Everton vs Norwich City Manchester United vs AFC Bournemouth Newcastle United vs Tottenham Hotspur Southampton vs Crystal Palace Stoke City vs West Ham United Swansea City vs Manchester City Watford vs Sunderland West Bromwich Albion vs Liverpool

Stephen Curry

Bali Post/ap

Curry Kembali Raih MVP

Bali Post/ap

BUS - Fans West Ham melempari bus tim Manchester United dengan botol bir saat hendak memasuki Stadion Upton Park, London.

Bus Manchester United Diserang London Pesta perpisahan West Ham United dengan Boleyn Ground berubah menjadi pahit sebelum pertandingan dimulai, Rabu (11/5) kemarin. Bus tim Manchester United (MU) diserang dengan lemparan-lemparan botol oleh para penggemar tuan rumah, yang membuat dimulainya pertandingan itu harus ditunda selama 45 menit. Penggemar dalam jumlah besar berkumpul di luar stadion untuk pertandingan kandang terakhir West Ham sebelum pindah ke Stadion Olimpiade setelah 112 tahun

bermarkas di Upton Park. Bus tim Manchester United kesulitan masuk di samping stadion di Green Street. Fans West Ham mulai melempari kaca-kaca bus itu dengan botol minuman, sedangkan tabung asap juga dinyalakan, untuk menambah kacaunya suasana. Bus tim MU mengalami kerusakan kecil dan setidaknya satu jendela hancur. Polisi kemudian membantu mengawal skuad Manchester United memasuki lapangan stadion kurang dari satu jam sebelum pertandingan yang dijadwalkan dimulai pada

pukul 18.45 itu, yang harus ditunda selama 45 menit. Pelatih Manchester United Louis van Gaal terguncang dengan insiden itu ketika ia berjalan menuju ruang ganti. “Cara mereka menerima kami tentu saja bukan cara yang pantas,” kata pelatih Manchester United Louis van Gaal. “Hal itu memengaruhi para pemain dan itu sangat disayangkan.” Asosiasi sepak bola Inggris (FA) mengumumkan bahwa pihaknya akan menyelidiki kasus ini. Sementara West Ham telah melontarkan permintaan maaf

atas insiden tersebut. West Ham telah bermain di Boleyn Ground yang berkapasitas 35.000 penonton sejak 1904. Mulai musim depan mereka akan bermain di Stadion Olimpiade yang berkapasitas dua kali lipat setelah menyetujui penyewaan berdurasi 99 tahun. Para penggemar membeli benda-benda yang terkait dengan stadion seperti kursi, urinoir, pintu-pintu kantor, dan tiang gawang, sebagai benda kenangan dalam pelelangan. Namun tak sedikit pula yang menjarahnya usai pertandingan. (kmb39/ rtr/ant)

Washington Stephen Curry terpilih sebagai Pemain Terbaik (MVP) kompetisi NBA musim ini, Rabu (11/5) kemarin. Bintang Golden State Warriors itu melewati pencapaian legenda NBA Magic Johnson, Michael Jordan, dan LeBron James untuk perolehan suaranya. Sehari setelah kembali dari cedera untuk tampil di playoff bersama Warriors, Curry menyapu bersih 131 suara peringkat pertama. Perolehan ini membuatnya meraih trofi MVP untuk musim kedua secara beruntun. Forward San Antonio Spurs Kawhi Leonard (634) berada di urutan kedua, diikuti forward Cleveland Cavaliers LeBron James (631). Curry bergabung dengan Johnson, Jordan, dan Steve Nash sebagai pemain-pemain guard yang pernah memenangi penghargaan ini untuk dua musim secara berturut-turut. Setelah menancapkan nama sebagai salah satu penembak tiga angka terbaik di liga, Curry memimpin perolehan skor NBA dengan rata-rata 30,1 poin dan mencatatkan keberhasilan 402 lemparan tiga angka ketika ia memimpin Warriors mengukir rekor 73-9. Pemain 28 tahun itu memiliki persentase keberhasilan tembakan tertinggi sepanjang kariernya yakni 50,4 persen, dan mencapai persentase keberhasilan 90,8 persen pada lemparan-lemparan bebas. Ia juga membukukan rata-rata 6,7 assist, dan 5,4 rebound dalam 79 pertandingan. Curry menjadi pemain keempat sepanjang sejarah NBA yang mencatatkan rata-rata 30 angka, enam assist, lima rebound, dan dua steal sepanjang musim, menyusul Rick Barry (1974/1975), Jordan (tiga kali), dan Dwayne Wade (2008/2009). (kmb39/rtr/ant)


OLAHRAGA

16

Kamis Paing, 12 Mei 2016

Pembalap Nasional Sabet Dua Jersey

SK Pembekuan PSSI Dicabut, Tim Transisi Berhenti Bertugas

Banyuwangi (Bali Post) Pesta prestasi ajang International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2016 tampaknya tak didominasi pembalap asing. Buktinya, pada etape I, Rabu (11/5) kemarin, dua pembalap nasional berhasil menyabet dua jersey. Dari empat jersey yang diperebutkan, dua di antaranya direbut pembalap Indonesia yakni Dadi Suryadi dari Terengganu Cycling Team dan Rully Ibnu Farokah (Custom Cycling Team). Dadi mendapatkan polka-dot jersey sebagai tanda raja tanjakan atau King of Mountain (KOM) 1 di Sumberbuluh, atau Km 121,9. Sedangkan Rully mendapatkan Red & White Jersey sebagai tanda pembalap Indonesia terbaik. Rully juga sukses di urutan ketiga pada etape I. Lolosnya pembalap Timnas di Etape 1 ini mendapat apresiasi Ketua PB Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI), Raja Sapta Oktohari. Menurutnya, keberhasilan Rully Ibnu Faroka naik podium ini menjadi pemanasannya untuk ajang Asian Games Jakarta-Palembang 2018 mendatang. “Kami juga memiliki banyak pembalap lain untuk ikut menaklukkan tanjakan Ijen,” jelasnya. Pihaknya juga mendorong daerah lain menggelar ajang balap sepeda internasional untuk mengangkat bakat-bakat pembalap. Pihaknya optimis, dalam SEA Games 201 mendatang di Malaysia, bisa mendulang emas sebanyak-banyaknya. “Kita masih kurang sprinter, ini yang kita persiapkan terus,” pungkasnya. (kmb30)

Bali Post/udi

JUARA - Pembalap asal Korea Donghyun Shin menjadi juara etape I ITdBI 2016, Rabu (11/5) kemarin.

ITdBI 2016

Bali Post/udi

JERSEY - Pembalap Indonesia Rully Ibnu Farokah mendapatkan jersey merah putih dalam etape I ITdBI 2016, Rabu (11/5) kemarin.

Muskablub PSSI Badung Sebelum 1 Juni

Mangupura (Bali Post) Muskablub Askab PSSI Badung digelar di Puspem Badung, paling lambat 1 Juni mendatang. Alasannya, 1 Juni bertepatan digelarnya Kongres Tahunan PSSI di Balikpapan, Kalimantan Timur. Itu dilontakan Ketua Panpel Muskablub PSSI Badung Nyoman Graha Wicaksana, di Kuta, Badung, Rabu (11/5) kemarin. Graha mengakui dirinya bersama pengurus klub anggota PS Badung telah bertemu Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta. Intinya, Kepala Daerah Badung tersebut mendukung secepatnya digelar Muskablub, guna mengisi kekosongan dan kevakuman aktivitas sepak bola di Badung. Hanya, katanya, Bupati Giri Prasta sedang melakukan kunjungan ke Surabaya sampai dengan Jumat (13/5) besok. ‘’Kami akan secepatnya mengadakan Muskablub,’’ tutur pria yang akrab disapa Koming ini. Bahkan, dirinya sudah menemui Ketua Umum Pengkab PSSI Badung priode sebelumnya Dewa Putu Manik. ‘’Dewa Putu Manik juga setuju dihelatnya Muskablub sekaligus siap mempertanggungjawabkan segalanya selama masa kepemimpinannya,’’ kata Koming. Selain itu, Bupati juga meminta peremajaan pengurus demi kemajuan sepak bola Badung. ‘’Bupati ingin pengurus Askab PSSI Badung diisi generasi muda, bukan pengurus yang sudah karatan,’’ jelas Koming yang menerima SK selaku Ketua Panpel Muskablub dari KONI Badung. Di sisi lain, Ketua Umum Perssib Blahkiuh Ida Bagus Wisnu Wardana juga mengharapkan secepatnya digelar Muskablub. ‘’Saya kira sudah saatnya regenerasi personel yang mengisi pengurus Askab PSSI Badung ini,’’ ucapnya. Tujuannya, agar fresh mengurus bola, berikut menggelar kompetisi internal termasuk pembinaan usia dini. (022)

Pembalap Korea Unggul di Etape 1 Banyuwangi (Bali Post) -

Pertama kali ikut turun di ajang balap sepeda International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI), pembalap asal Korea Donghyun Shin berhasil menjadi juara etape I, Rabu (11/5) kemarin. Pembalap dari tim LX-IIBS Cycling Team ini mencatat waktu 3 jam 58 menit 38 detik setelah menempuh jarak 171,4 km. Donghyun Shin mendapat tepuk tangan meriah saat melintasi garis finis di Taman Blambangan, Banyuwangi. Posisi kedua ditempati pembalap asal Tiongkok Guangdong MA. Pembalap dari Wisdom Hengxiang Cycling Team ini mencatat waktu nyaris bersamaan dengan jawara di depannya. Yang membanggakan dua pembalap Indonesia bisa merebut posisi 3 dan 4 di etape 1 ini. Posisi ketiga ditempati Rully Ibnu Faroka dari Customs Cycling Club (CCC) dan posisi keempat diraih Jamalidin Nouardianto dari Timnas. Kedua pembalap Indonesia ini juga mencatat waktu yang nyaris bersamaan dengan dua pembalap asing di depannya. Tak hanya mencatat waktu tercepat, Donghyun Shin juga merebut predikat raja tanjakan di etape pertama ini. Kali ini,

dua jersey diambilnya sekaligus, jersey hijau dan kuning. Pembalap berusia 26 tahun ini mengaku senang bisa menjuarai etape 1 ITdBI 2016. Apalagi, kemenangannya ini yang pertama kalinya di luar negaranya. Meski terganggu cuaca panas, dia cukup menikmati rute etape kali ini. “Cuaca memang sangat panas, tapi saya suka panas,” katanya. Dia berjanji akan mempertahankan dua jersey yang diraihnya ini, termasuk menyiapkan strategi menaklukkan tanjakan di etape maut selanjutnya. Etape pertama ITdBI 2016 yang terpanjang dari empat etape ini mengambil start di kawasan wisata Waduk Sidodadi, Glenmore. Jalur yang ditempuh terbilang datar dan hanya ada

beberapa tanjakan ringan. Sejak dilepas oleh Bupati Banyuwangi Abdulah Azwar Anas, Donghyun Shin tak tampil agresif. Dia mulai menambah kekuatan ketika melewati jarak 30 km. Donghyun Shin makin menggejot ketika memasuki 5 km terakhir. Puncaknya, sekitar 200 meter terakhir, ia melewati dua pembalap Tiongkok dan Kenya hingga menyentuh finis yang pertama. ITdBI 2016 digelar 11-14 Mei, total jarak yang ditempuh sepanjang 567 kilometer. Puncak balap sepeda bergengsi ini akan menaklukkan tanjakan lereng Gunung Ijen dengan kemiringan 45 derajat. Ajang balap sepeda kelima kalinya ini diikuti pembalap dari 21 negara. (kmb30)

Gol Tirtanadi Bawa Pespa ke Final

Bali Post/ist

MENGHADAP -Para pengurus klub sepak bola di Badung saat menghadap Bupati Badung Nyoman Giri Prasta.

Mangupura (Bali Post) Juara bertahan Pespa Bali Selection yang bermaterikan skuad tim PON Bali berhasil mengalahkan tuan rumah Pesanku Kuta dengan skor tipis 1-0 (0-0) pada babak semifinal turnamen Piala Pesanku 2016 di Lapangan Samudra, Kuta, Rabu (11/5) kemarin. Sebiji gol Pespa Bali

Selection dilesakkan Ketut Tirtanadi lewat tendangan bebas di menit ke-81. Sebelumnya, bomber Pespa Samsul Pellu berkali-kali mendapatkan peluang emas, namun mampu digagalkan kiper Aji Bayu Putra yang tampil gemilang di bawah mistar. Bahkan, gocekan Ridwan Haci juga sempat

Cabor Usulan Indonesia Diputuskan di Corcom Kelima Mangupura (Bali Post) Rapat Komite Koordinasi (Corcom) Asian Games 2018 di Badung, Bali, Rabu (11/5) kemarin, belum memutuskan cabang olahraga usulan dari tuan rumah Indonesia. Keputusan belum bisa diambil karena menunggu kepastian masuknya cabang olahraga baseball/ softball di Olimpiade 2020 di Jepang. “Untuk cabang olahraga usulan Indonesia baru akan diputuskan Corcom kelima nanti yang rencananya akan dilakukan September nanti. Untuk cabang olahraga lain dan venue-nya sudah fixed,” kata Ketua KOI Erick Thohir usai rapat Corcom keempat. Menurutnya, dengan menunggu hasil keputusan masuknya baseball/sofball ke Olimpiade, Indonesia jelas sangat diuntungkan karena akan berpeluang lebih banyak memasukkan cabang olahraga usulan tuan rumah. Selama ini Indonesia hanya mendapatkan satu slot. “Jika sebelumnya hanya mendapatkan satu slot, untuk ke depan kita berpeluang bisa memasukkan dua hingga tiga cabang olahraga. Kita tunggu setelah Olimpiade Rio,” katanya menambahkan. Dengan adanya peluang ini, ada lima cabang olahraga yang menjadi prioritas untuk dimasukkan yaitu water ski, bridge, paragliding, jetski dan roller sport. Sebelum Corcom keempat ini hanya tiga yang diusulkan yaitu jetski, bridge dan paragliding. Sementara untuk cabang olahraga lainnya yaitu cabang Olimpiade dan regional sudah tidak ada permasalahan. Bahkan, venue atau lokasi pertandingannya juga sudah ditetapkan pada Corcom keempat yang dihadiri oleh semua pemangku kepentingan termasuk Dewan Olimpiade Asia (OCA). Cabang olahraga yang digelar di

Palembang di antaranya adalah basket, menembak, triathlon, rowing, bola voli, kano/kayak, sepak bola, tenis, sepak takraw, sport climbing dan bowling. Khusus untuk boling merupakan cabang baru karena sebelumnya akan dipertandingkan di Jakarta. Untuk yang dipertandingkan di wilayah Jakarta dan sekitarnya di antaranya panahan, berkuda, senam, modern pentathlon, renang, tinju, anggar, handball, tenis meja, atletik, final sepak bola putra, hocky, rugby, taekwondo, angkat besi, bulu tangkis, sepeda, golf, judo, layar, gulat, martials arts, kabaddi, kriket, squash dan baseball/softball. “Ada beberapa cabang olahraga yang babak penyisihannya dilakukan di Jakarta dan Palembang, seperti sepak bola. Namun, untuk sepak bola putri penyisihan hingga final dilaksanakan di Palembang,” kata pria yang juga Presiden klub Inter Milan itu. Sementara itu, Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Gatot S Dewa Broto mengatakan dengan sudah adanya penetapan khusus cabang olahraga utama dan lokasi pertandingannya, pihaknya akan bergerak cepat agar tidak terjadi perubahan. “Setelah ini kami akan melapor ke Pak Menpora terkait hasil Corcom. Dan selanjutnya hasil ini akan dikunci dengan peraturan menteri,” katanya usai Corcom yang juga dihadiri perwakilan dari Satgas Infrastruktur Asian Games 2018. Meski cabang usulan tuan rumah belum diputuskan, pihak OCA sangat mengapresiasi persiapan Indonesia. Hal tersebut disampaikan langsung Wakil Presiden OCA, Tsunekazu Takeda. Dalam pertemuan tersebut, pria asal Jepang itu mengaku terjadi diskusi yang menarik terkait perkem-

mengancam gawang Aji. Sebaliknya, Pesanku juga mempunyai peluang emas di menit ke-86 lewat Jones yang baru masuk menggantikan Eddy. Sontekan Jones yang tinggal berhadapan dengan kiper Pespa Maruti Anggriawan gagal membuahkan hasil setelah bola berhasil ditepis. Sebelumnya, menit ke-69

KONSTRUKSI BAJA

Jakarta (Bali Post) Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengungkapkan sejumlah alasan yang melatarbelakangi keputusan mencabut Surat Keputusan Bernomor 01307 tentang Pembekuan Aktivitas Organisasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Bersamaan dengan pencabutan SK Pembekuan itu, tugas Tim Transisi juga berhenti. Dalam konferensi pers di Gedung Kemenpora, Jakarta, Rabu (11/5) kemarin, ia mengatakan pencabutan SK pembekuan merupakan tindakan taat hukum untuk menghargai Mahkamah Agung (MA) yang sudah mengeluarkan putusan. “Untuk itu, pemerintah sesegera mungkin mencabut keputusan yang pernah dikeluarkan terkait sanksi untuk PSSI,” ujar Imam. Alasan selanjutnya, Kemenpora menghargai surat yang disampaikan Badan Sepak Bola Dunia (FIFA) kepada Menpora dan Menteri Sekretaris Negara. Surat itu berisi keinginan FIFA mengawal perubahan sepak bola di Indonesia. Kemenpora, katanya, juga akan turut mengawal perubahan sepak bola ke arah yang lebih baik. Terakhir, tutur Imam, pemerintah mendengar keinginan pecinta sepak bola yang ingin pembekuan segera dicabut agar perbaikan tata kelola dapat cepat berjalan. Selasa (10/5) malam, Menpora mengumumkan surat pencabutan pembekuan PSSI dan telah mengirimkannya ke FIFA agar organisasi itu segera mencabut sanksinya.

Bali Post/ant

SURAT PENCABUTAN - Menpora Imam Nahrawi memperlihatkan surat pencabutan sanksi administratif kepada PSSI di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (11/5) kemarin. sepakan Arthur membentur tiang gawang Maruti. Sampai wasit Ali Bacho meniup peluit panjang, skor akhir Pespa unggul 1-0 atas Pesanku. Atas hasil ini, Putra Tresna akan melawan tuan rumah Pesanku guna memperebutkan juara III, Sabtu (14/5) nanti, sedangkan perebutan juara Pespa Bali Selection meladeni POR Sanur, Minggu (15/5) mendatang. Pelatih Pespa AAK Bra-

AC

mastra mengakui, meskipun timnya unggul namun produktivitas gol masih rendah. ‘’Semestinya anak-anak menang lebih dari 1 gol,’’ ucapnya. Oleh sebab itu, pihaknya bakal membenahi lagi, khususnya dalam menghadapi laga pamungkas melawan POR Sanur. ‘’Kami akan tingkatkan lagi mulai kerja sama tim, sampai penyelesaian akhir (finishing),’’ ucapnya. (022)

BELI EMAS Emas, Silver & Platinum Rusak, tidak ada surat, berat kecil sekali, Mau Jual??

bangan persiapan Asian Games 2018. Test Event Rapat Komite Koordinasi (Corcom) kemarin juga memutuskan pada test event atau pertandingan uji coba kejuaraan empat tahunan ini akan mempertandingkan sembilan cabang olahraga. Test event yang juga merupakan pertandingan kejuaraan Asian Youth Games (AYG) ini, kata Erick Thohir, digelar satu tahun sebelum pelaksanaan Asian Games 2018. Sesuai dengan rencana, pertandingan akan digelar di Jakarta dan Palembang pada 12-20 November 2017. Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan khusus cabang olimpiade adalah atletik, basket 3 on 3 putra, sepeda disiplin BMX dan MTB, sepak bola putra, taekwondo dan bulu tangkis. Sedangkan cabang olahraga non-olimpiade adalah karate, pencak silat dan wushu. Terkait dengan sepak bola yang juga dipertandingan pada AYG 2017, Erick mengaku cukup bangga. Apalagi momen ini ditandai dengan pencabutan pembekuan yang dilakukan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terhadap PSSI. “Sebenarnya, ada maupun tidak ada sepak bola AYG maupun Asian Games 2018 tetap jalan. Tapi, dengan adanya pencabutan pembekuan jauh lebih baik karena sepak bola tetap menjadi olahraga nomor satu di dunia,” tutur pria yang juga pengusaha nasional itu. Pelaksanaan test event selain untuk mengejar prestasi juga digunakan sebagai ajang ujicoba lokasi pertandingan yang akan digunakan untuk Asian Games 2018. Dengan demikian, pembangunan lokasi pertandingan harus tuntas sebelum pelaksanaan AYG 2017. (ant)

Tim Transisi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memastikan tugas Tim Transisi yang sebelumnya mengambil alih peran PSSI harus berhenti seiring dengan pecabutan pembekuan induk organisasi sepak bola Indonesia oleh Menpora Imam Nahrawi. “Tim Transisi dibentuk karena ada SK (surat keputusan) pembekuan PSSI. Otomatif dengan adanya surat pencabutan pembekuan Tim Transisi off,” kata Kepala Komunikasi Publik Kemenpora Gatot S Dewa Broto di sela rapat Corcom Asian Games 2018 di Badung, Bali. Berhentinya tugas institusi yang dipimpin oleh Bibit Samad Rianto itu, katanya, bersamaan dengan pencabutan pembekuan PSSI yang dilakukan orang nomor satu di Kemenpora per Selasa (10/5). Tugas Tim Transisi sendiri berjalan sekitar satu tahun. Sementara itu, Perwakilan Dewan Olimpiade Asia (OCA) menyebut pencabutan pembekuan induk organisasi sepak bola yaitu PSSI oleh Menpora Imam Nahrawi merupakan berita bagus. “Ini adalah berita bagus (pencabutan pembekuan PSSI). Saya sangat senang,” kata Wakil Presiden OCA Tsunekazu Takeda. Sepak bola merupakan salah satu cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Asian Games 2018 dan Asian Youth Games (AYG) 2017 yang baru saja ditetapkan. Dengan adanya pencabutan pembekuan dari pemerintah diharapkan menjadi titik terang pencabutan sanksi oleh FIFA. (ant)

I LOVE EMAS Jl. Gunung Soputan 36B Denpasar Barat Telp. 082 14 666 0000, (0361) 8466343 Buka jam: 09.00-22.00 wita, Senin Libur C.0002246-rpa

BENGKEL LAS

KURSUS ALUMINIUM

KURSUS

RUPA-RUPA


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Kamis Paing, 12 Mei 2016

17

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

!!Dicari 8org Sopir B1+8org Tenaga Angkat Gaji Minimal65.000/Hari Dpt Kost+Uang Makan Hub.Makmur Abadi Bgn Jl.T.Umar Brt 888Dps

B.BP.141.05.16.0000424

Krywti Travel,Hub. 487391.dok.services@yahoo.com

A.BP.001.05.16.0000811

!!!Karyawati Min.SMA,Gaji Tinggi,Mekar Abadi Bgn Jl.By Pass Ngurah Rai 777 Jimbaran

B.BP.141.05.16.0000423

Anda Mencari Lowongan Customer Service? PR? OFF.Boy? Driver?Lam.PT.Bintang Harapan Kurnia,Jl.Dewi Sri 101 Kuta (Antara Delta Spa & Bank BRI)

Job Australia Prkbnan & Rest. Biaya 50% Ptng Gj,brngkt Cpt, Gji Bsr,Resmi,Trbts!Hub.Bu Dinapertiwi.Sh,Indopower Pt. Hp.081 217 127 822 Segera.

*Dcr Bag.Gdng,Srbtn,Saridana V/8 Cargo B.Indah)087761315228

Looking for Assistant Manager Resort Wear Clothing Producsion must speak English,Experience 5years.Show Room Kerobokan Contact to:081999977301

AnemoneDpsBthBykGuru/Admin 085338740090/SMS:085338296555

A.BP.817.05.16.0000502

Dibutuhkan 1.F&B untuk A.BP.001.05.16.0000782 Rest Dubai gaji 3000 Dirham, “Bali Kiddy School Bth:Cust. 2.Florist untuk Nigeria 1000 usd, Service(S1,Good English,Exp, A.BP.153.05.16.0000840 3.Decor Nigeria 1000 usd, Max30Th),Cleaning Service(Wnt, !!!Acct S1/D3 Akuntansi Tera4.Hotel Manager 5000 usd,5.Spa Max30Th),Guru Musik&Seni Suara pis Wnt/Pria Gaji Incentive Therapist untuk LN 500-800 usd (Max30Th)CV:info@balikiddy.com Bagus CV bali14hands@gmail.com B.BP.145.05.16.0000405 Hub.081558629489, 081353311259 /Jl.T.Umar Brt 235/Tlp.8954991 !!!Admin Dok Ekspor,wanita max B.BP.164.05.16.0000376 B.BP.164.05.16.0000374 23th,siap kerja,085238203818 !!!Dicari Bag.Admin,SPG Cr: 3 Wanita Bg.Dapur,1 Sopir A.BP.001.05.16.0000595 dan Helper/Serabutan Max.30Th Srbtn,G.Soputan48/085104816789 !!!Bth Segera Sopir Pariwisata Hub.(0361)483233,412706 B.BP.141.05.16.0000425 Hub:081338741174,081337218080 B.BP.141.05.16.0000320 Dicari Staff Packing&Checking B.BP.166.05.16.0000442 Dicari Sopir Pariwisata Wanita 5orang:Show Room Kero!!!Job Luar Negri Resmi Tnp Dp Berpengalaman hub.081386676388 bokan Contacts to:081999977301 Proses Cpat Kebun Resto Pabrik A.BP.001.05.16.0000819 A.BP.153.05.16.0000839 Bth Bnyak Hub.Bali Visa Consultan 085953774417,081337685598

B.BP.166.05.16.0000441

!!Bth 2 org Baby Sitter Bs B.Inggris utk Villa di Tumbak Bayuh Prerenan,permanent Staff DiutamakanSingle(Flexible)Tinggal Tdk Jauh Dr Area Gaji Memuaskan H:P.Wayan 081238107881 B.BP.166.05.16.0000440

A.BP.001.05.16.0000636

Admin u/MiniMart,Peng2ThSpeedy Mart KartikaPlaza DpnCentro

B.BP.154.05.16.0000333

A.BP.001.04.16.0002822

Biasa Mencari Staff 1.Penjahit Sample 2.Penjahit Borongan/Bulanan 3.Tukang Patrun 4.SPB Diutamakan Berpengalaman,Siap Kerja Datang ke Jl.Gunung Tangkuban Perrahu Gg.SD11 No.15 Atau Telp.421029;hr@biasagroup.com

B.BP.004.05.16.0000402

Bth Adm Wnt Min SMU Hub.PT.Air Mancur Tlp.9004508/0817352300

A.BP.001.05.16.0000662

Bth Terapis wnt min 18th di Beachwalkmall,SMK/Sdrjt.pglm/ tdk Gji&tunj.Rosy 085737461171

B.BP.031.05.16.0000404

Cari Sopir Tidur didalam dtang langsung Jl.Sulatri No15 Ksman

A.BP.001.05.16.0000803

Cr Guru SD&Tk bs Kmnksi dg Bhs Ing.Lisan Gts VI/46 SD Nandini

A.BP.001.05.16.0000535

Cr HK Vila Jimbaran Wnt usia Max23Th(Tidur Dlm)085737247147

A.BP.001.05.16.0000762

Cr Kary/SPG Toko,Design Grafis Gaji 2Jt(GP+Bns) 085338424651 A.BP.001.05.16.0000511

Dcr Spv untuk di Ngr Bisa Komputer+SIM A Lam di tuju ke CV Sumber Jasa Pia Email sj-bali@yahoo.com

A.BP.159.05.16.0000828

Bth Cpt Llsn SMU Max.23th u/ Staff Airlines Ada Diklat 081999123181

A.BP.001.04.16.0002007

Bth Pembantu Villa pribadi,experience,usia max25th,good English, good salary HP085100050706

A.BP.001.05.16.0000703

Bth Pemetik Buah Australia, Gj 32Jt,Biaya 5Jt,082247699000 A.BP.001.05.16.0000741

Bth Sgr Tkg Masak,Dapur.Lmr Bw ke Toko Bali Cenik, Pertokoan Udayana Jl.Letda Md Putra Dps

A.BP.001.05.16.0000823 !Need Asst Villa Mgr,Butler, Driver for Villa @Batu Bolong Ca- Dcr Krywn utk Laundry Berpglmn nggu CV:sudarsana_wn@yahoo.com Sibang Kaja Hub.085857930371 A.BP.001.05.16.0000824

B.BP.166.05.16.0000443

Dbthkn Admin wanita SLTA sdrjt, max 23th,Lmr bwa kePuri Motor Jl.Gatsu Timur No.390X Dps

Dibutuhkan! Chef of Partie utk Dicari Staf Penagihan syrt: Pddk SMK Akuntansi, umur maks 25 th, Kumara Sakti Resort di Ubud bisa komputer, blm berkeluarga, tdk B.BP.004.05.16.0000399 Syarat: min.D3/ F&B Services merokok. Lam lengkap sgr kirim ke Dcr Sgr Guru TK/Paud llsSMU-S1 A.BP.001.05.16.0000812 min.4Th Demi CDP or 2Th CDP PO BOX 3788 Dps Lgs Kerja AdaDiklat 0811380028 Good Leadership& Communication Dbthkn Tng Marketing(AO)Lmrn A.BP.001.05.16.0000543 (isi kode PENAGIHAN) Lgs ke BPR Sinar Kuta Jl.Raya Lamaran: hrd@zenjiwaraga.co.id G.01 Dcr Sopir Gj2,5Jt Syrt Brpglmn Tuban 35A P.0361-757243/757384 atau Kumara sakti Resort jln PT.Globalindo Retail&Distb Bth A.BP.001.05.16.0000832 &bs Merawat Mobil(Matic&Manual Suweta Ubud Tlp:0361-289752 Kry Gj/Bl UMR-3Jt Pss:Adm,Csir, pny SIM A&C,Office Boy/Office Dcr 3Tk Kbn,3PRT,2Satpam,2Spr Info:www.zenjiwaraga.co.id SPG,MD,Acct,Gdg,OB,Spv SMS: Girl Syrt Pendidikn Min SMA/ Hub.Villa Ayu Br.Kuwum Kauh II B.BP.145.05.16.0000323 081558684454 Sdrjt pny Kendaraan sndiri min /21X Kerobokan 4731979/736353 Dicari Admin Accounting: A.BP.001.05.16.0000841 B.BP.154.05.16.0000434 Sepeda motor Lam dikrm ke almt Perempuan 22-30 Thn,Mengerti Persh Dist.Alat2 RS Mbthkn: Dcr Sopir berpengalaman,SIM A PT.Asuransi Aspan RukanMerdeka BahasaInggris,menguasai “Marketing Rep.”(Min DII Semua bisa manual/Matic,bawa lamaran unit 15 Jl.Merdeka Raya Renon Excel dan Teliti. Kirim CV: Jur);”Technical Engineer”(STM ke PT.Tegehe Agung T.290189 -Dps Tlp.0361-4747747/4747748 dicarikaryawan@gmail.com A.BP.001.05.16.0000677 Teknik Elektro/Mesin).Lamaran /Email:bali@asuransiaspan.com B.BP.004.05.16.0000407 Dcr Admin & Supervisor min.D3 Dikirim ke Jl.Diponegoro 135A.BP.001.05.16.0000553 Dicari Admin.bisa komputer, Utk Koperasi,pnampilan menarik 137 B24 Dps (T.8423888). Dcr Sopir Pribadi Tggl Dlm sedikit inggris H.082237466110 A.BP.001.05.16.0000826 tdk masih kuliah Tlp. 468229 Hub.087761184915/087761184914 A.BP.001.05.16.0000765 A.BP.001.05.16.0000820 B.BP.005.05.16.0000353 Salesman/girl Pengalaman,35Th Dicari Kary Adm Wanita Dcr Sopir SIM A u/Klinik Hewan keatas hub.082147591197 Hub.PT.Mitraparama Jayautama Hub:0361723777 A.BP.001.05.16.0000039 Jl.Nusa Kambangan 183 Dps A.BP.001.05.16.0000770 A.BP.001.05.16.0000785 Segera Waitris,Bartender,Cook, Dcr Tkg masak,satpam,waiter/s, Dicari Sales dan MD Hub: pnglman,Bhs Inggris.Rest baru utk Dps/Kuta kerja split lmr 0361 - 426276 / 081239433698 areal Popies Kuta.087860625611 bw Rest Renon, A.BP.001.05.16.0000772 A.BP.001.05.16.0000768 Jl.Cok A Tresna85 Dps Dicari sopir pribadi Alphard Sekolah Chis Dps Bth Guru Bhs A.BP.005.05.16.0000842 berpengalaman 08123886888 DPs Mandarin & TU utk Tk,Bisa Dcr2Karyawati Bali Utk Toko SaB.BP.101.05.16.0000431 nggah diSanur Dps 081999174100 Dicari:Penjahit Sample/ Menguasai Komp.Sgr Kirim Lam B.BP.120.05.16.0000412 Produksi,bisa Menjahit Bikini ke:sekolahchisbali@gmail.com Dcr:Receptionist,HK.Puri Asih A.BP.001.05.16.0000780 Lebih Baik.Hub:083114656511 Hotel.Jl.Pantai Kuta No.40 B.BP.004.05.16.0000408 Srbtn SIM C/A,Adm W Lam Jl.MerA.BP.001.05.16.0000616 Dicari;Ast Sales Mgr,Sales tanadi Blk Siloam,08786114492 Dcr:Waiter/s berpnglamn. Cook Executive di bidang Daytour/ A.BP.001.05.16.0000833 brpnglamn utk Rest di Sanur Staf Admn Wnt bs Kmptr Min SMA Activity Hub.eca@napm.co.id/ Hub:08123614559 Md Dharsana Cokroaminoto 460B,081337225559 085655513323 A.BP.001.05.16.0000818

Cr Pembantu Gj 1,5Jt yg anter dpt 500 T.488315/487612 Lgs

Dcr Adm(Wnt),Design Grafis(P) Hub:484042, 087861340445

Cr staf Komputer,bs Office,Ado be,Web Design,ngerti Sosmed,E: lovina@dps.centrin.net.id

Dcr HRD,Hostress,Waiter/ess, Runner,Cashier,Cook,Helper, Steward,Gardeneer,Housekeeping Hub;(0361)730603.Email: analafavela@gmail.com

A.BP.001.05.16.0000837

A.BP.001.05.16.0000801

Cr Cpt 2PRT+1BSiter Gj1,8Jt Tdr Dlam 081999776071/082237496717 B.BP.135.05.16.0000438

Dbth SPG wnt Dbwh 30, Lam lgs Diatas 2 Sore ke CV GIS Jl.Ir Soekarno Hata 12 D Tbn 0361 4790123 A.BP.001.05.16.0000813

Dcr Sgr Satpam Berstifikt Utk Pegadaian Di Dps Lmrn Bw Lgs ke PT.POJ Jl.Gurita I No.11 Gd Pegadaian Lt.2/0361720598 A.BP.001.05.16.0000829

A.BP.001.05.16.0000814

B.BP.004.05.16.0000277

Dcr.Sales Executive Htl,Female English Excellent,Pnglmn SalesCall,FahamE-Commerce adinatamanajemen@gmail.com B.BP.004.05.16.0000406

Dcr SPG Toko di Seminyak,usia min 25Th,bs Bhs Inggris,tampil menarik,pnglmn kerja.lmrn lgsg ke Jl.Tk.Barito 18A Dps (L’Amore Cafe) T.081239392399 A.BP.001.05.16.0000679

Dcr Pembantu Rumah Tangga KTP Bali.SMS 0811 39 8825

Dcr:Waiter/ss,Bs Bhs Inggris, Pembantu Tkg Masak untuk Rumah Makan,Legian Hub:081236109808

A.BP.001.05.16.0000809

Dicr GRO Mandarin PT.Neverneverland Travel 0361-757636/08113869543

A.BP.001.05.16.0000761

Dicri Staff HRD wanita S1 pengalaman min 2thn Hub:Satria,Jln Kargo Indah III No.11, 414188 Lamaran dibawa langsung A.BP.001.05.16.0000658

Hotel in Kuta Looking Brazilia ilian Cook(Pasador)&House Keep B.BP.004.05.16.0000156 Dibth Marketing bs Bhs Asing, ping Send CV hrd@kutatownhouse Tlp.723593/723637/082147596115 s.com 085737536665 A.BP.001.05.16.0000647

B.BP.004.05.16.0000400

Dibutuhkan Segera Karyawan/i Kayumanis NusaDua Looking for: u/Pie Susu diutamakan yg bisa Therapist,Receptionist,Driver, Oven,085338706677/081916133155 Reservation,Waiter,Engineering A.BP.001.05.16.0000766 CV to:hrnusadua@kayumanis.com Dibutuhkan segera karyawati B.BP.101.05.16.0000415 Toko min SMU Hub.0361-484585 Waitress Pengalaman Hub.L.O.L B.BP.154.05.16.0000435

Karyawati u/Toko Parfum&Bahan Londry 085100967935/0818563596

Restaurant Monkey Forest-Ubud Cepat 08123622488

A.BP.001.05.16.0000834

B.BP.120.05.16.0000410

A.BP.001.05.16.0000816

Taco Casa-Canggu is hiring Now Waitress hard working, Dedicated Person,at least 1 year Experience in the same Field,max 26 Y/O,Single CV:info@tacocasabali.com SMS.0821 4524 5144 A.BP.001.05.16.0000276

Vacancy Staf Operasion Untuk Handle Entrance Fee,BhsInggris Lamaran ke True Bali Experience Jl.Diponegoro 150 B12 Denpasar. Telp.239440 Email:hrd@atr uebalineseexperience.com A.BP.001.05.16.0000836

Ymh Bisma Dicr:1.Mekanik, 2.Supir Matic(Alphard) Hub.T.Umar 142 Dps A.BP.001.05.16.0000802

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Djl Innova Sept’2013 diesel V A/T Hitam Km 22.000 Jok Kulit,Istw Hb:085100917410

DAIHATSU

Xenia Xi’2013 Silver AirBag Mlus 130Jt,081999572823

A.BP.001.05.16.0000661

B.BP.141.05.16.0000437

Terios TX’13 Putih,As DK Hub.085102832128,085738724188

DIJUAL MOTOR

Xenia Li Deluxe’2010 AsBali Bagus Sekali 86Jt,087860002341

Yamaha Mio CW’2010 DK4883IN Yamaha Mio Soul GT’12 DK4415DS Yamaha Fino’2014 DK7491EP Yamaha Xeon’11 DK8256CH/427676

YAMAHA

A.BP.001.05.16.0000791

B.BP.141.05.16.0000433

Xenia Dp8Jt,Ayla Dp7Jt,Bs Bntu ijin Pariwisata,082340855805

B.BP.141.05.16.0000429

A.BP.001.05.16.0000077

XeniaXi Famili 1.3’2010 Slv As Bali OrsCat 107ng,085100514558 HONDA

Honda Freed’2013 AC Double Putih Asli Bali H.08155735877

B.BP.141.05.16.0000427

Jazz IDSI AT’2005 DK1134GG All New Jazz S’2010 DK43RU Xenia Xi Deluxe’2009 DK1359AY Carry Pick UP’2015 DK9880FU Mazda 2 Hatchback’11 DK1372CS Nissan XTrail XT’2005 DK840BC New Avanza G’2011 DK1582JA Szk SX4 Cross Over’08 DK882AJ Agya G’14 DK742FR Hub:427676

B.BP.141.05.16.0000428

Freed’13 Pth Terlengkap AC D. Blower,Smst Br.085101400908

A.BP.001.05.16.0000742

Jl Murah New Accord’06Akhir Manual DKKM80Rb BsTT,08124611999 B.BP.135.05.16.0000439 SUZUKI

Karimun GX’2005 Silver Asli Bali 68Jt H.087860002341 B.BP.141.05.16.0000432

DIJUAL MOBIL

TOYOTA

*New Harrier 2.0 Th’15 Putih* *Harrier 2.4 F.Opt’11 Hitam* *Harrier 2.4 Prem Th’08 AsDK* *Lexus RX 270 Th’2011 Hitam* *Vellfire 2.4 Th’11 Hitam Ist* ***Hub.081999315168***

B.BP.141.05.16.0000430

Innova G’08Slvr DK Oris 116Jt P.Saelus2Kamboja7/085101850689

A.BP.001.05.16.0000846

Agya TRD manual hitam’15 asDK bgs 115jt Ng,08123969166

A.BP.001.05.16.0000844

DIJUAL RUMAH Baru Mnmlis Bringkit 36/100 2KT Jln.Aspal,081337332121Nego

A.BP.001.04.16.0002591

!!Hny Dgn 675Jt Sdh Dpt Rmh Sp Huni Siulan Pnatih081558041018

B.BP.141.05.16.0000417

1 Unit Rmh Perum Graha Pertiwi Tabanan, Hub.085935354792

A.BP.001.05.16.0000554

BUC Rmh Lt2 Minimalis LT140m2 3KTdr/2KM.Carpot Luas Jl.Jepun Pipil Gatsu Timur&Tanah 2Are Jl.Utama Nagasari Penatih Hub.089663999622/081236322401

A.BP.001.05.16.0000830

Avanza G’12 Hitam Plat Gianyar BUC Rmh Lt2 T200/300 LC12Gatsu AsBali Mulus,087861499476 Sdky Brt 085108492000/08873920509 B.BP.141.05.16.0000426

A.BP.001.05.16.0000788

Fortuner G Lux’08+Avanza G’12 Htam,081999456633-085102832128

Djl Kost 14KT Hrg.2M,Tegalbuah Dps LT3Are Pmilik,087761724888

Fortuner’09/10 aBali Matic Htm Sangat Istmewa H.081337948889

Djual Rmh Baru 2Lt 4KT,5KM,Dpr Grs,Gazebo Renon 08174782549

A.BP.001.05.16.0000793

A.BP.001.05.16.0000643

Over Krd Etios Valco E’13 Pth MT UM26Jt Ang 3,3/087860856999 B.BP.141.05.16.0000419

DIJUAL MOBIL

A.BP.001.05.16.0000492

A.BP.001.05.16.0000551

Jl Rmh 1,5A 2Lt TegalJayaGatsu Brt Lok.Strategis.087860945466

A.BP.001.05.16.0000831

A.BP.001.05.16.0000821

Atasi Rmh Bocor Grnsi&Renovasi Rmh.Pak Sefri 085100774702

Rmh Jl.Nusakambangan & KenArok T.Kav Pering,Saba,Banda SHM Dijl Tnh Ds.Tuwed-Ngr L1Ha SHM Denpasar Hub:083119366667 Cash/Kredit 0811389913,8956552 a.30Jt Pinggir Jln.Raya GlmnkA.BP.001.05.16.0000620 A.BP.001.05.16.0000282 Dps,082339060548/085608563999 Rmh LT-II view Sawah jl Siulan Seminyak 19Are View sawah,sdh A.BP.159.05.16.0000827 Tnh-150m2 Hub.081238268158 TP Diuruk Pondasi,Komplek Villa Dijual Tanah 2Are(10x20)kampus A.BP.001.05.16.0000688 900Jt per Are.08133 7479762 Ngurah Rai Hub.0811385757 Rmh Lt2 LT117m2 Padang Udayana A.BP.001.05.16.0000745 A.BP.001.05.16.0000822 Hub.085238063577 Tnh Tabanan Kediri Jl.Tropong Djl Tnh 2,57Are Jl.T.Khayangan A.BP.001.05.16.0000797 575m2 540JtGlobal 087761131119 Panjer ,cocok untuk Kos-Kosan Rmh Lt2 T.120/100 Style Villa A.BP.001.05.16.0000847 Hub: 082340843325 Sanggulan Jl.Aspal081337948889 !!!Petitenget 2A,5A dkt Laut A.BP.001.05.16.0000536 A.BP.001.05.16.0000645 Akomodasi Wisata 081338977777 Djl Tnh 21,75are Jl.Narakusuma Rmh T.55/110 Bongan Style Vila A.BP.001.05.16.0000345 No.30 H.1,4M/A H:081805456888 Pggir Jl.Utama H.08137948889 !!Djl Tanah Kampial 495Jt/Are A.BP.001.05.16.0000787 A.BP.001.05.16.0000646 Atau Rmh Type 75 Hg.900Jtan Djl Tnh 5Are lok.strategis,cck Rmh T40/75 ByPas IB Mantra Hub.422700/421666/420800 utk Kos2an,Rmh tinggal,Gudang. 480jt/Nego 081999073335 B.BP.141.05.16.0000421 Tnh dtr jl.4mtr,ada PLN,PDAM, A.BP.001.05.16.0000808 !!Tanah Kediri 1,5A 250Jt/Are lok.Jl.BuanaRaya Gg.BuanaPutri Rumah 2,5Are Penamparan Bs TT Atau Rmh T.45/144 Hg.600Jt-an 087862347009 Mbl Fortuner,085100856999 Pmlk Hub.422700/421666/420800 Dps(pojok)Hb:Gede A.BP.001.05.16.0000775 B.BP.141.05.16.0000418 B.BP.141.05.16.0000422 Djl Tnh Ls 23A Lok.Kesian Gyr !View Laut 10A,20A Karma Kandara DISEWAKAN RUMAH 5m dr Kota gyr cck u/Investasi Akomodasi Wst 087770077777 &dikap.H.65Jt/Are 085102708708 Rmh Jl.Bthari IB No.5 Ls:4,5A A.BP.001.05.16.0000346 A.BP.001.05.16.0000777 3KM AC,Pam,60Jt,081558945112 ***3,15A Lingk Kmpus Jimbaran Jl Tanah Taman Mumbul Nusa Dua A.BP.001.05.16.0000774 Jln6m/081338371818Pemilik-Nego 3A Kwsan Elit SHM 087860945466 KOST B.BP.101.05.16.0000413 A.BP.001.05.16.0000849 14A@Raya Pantai Ketewel,LD50m Kost di Kalimas Residence, Jl Tnh Kav Jl.4m&8m Lok.Sibang Hdp Tmr,8mtr Aspl 082147026666 Jimbaran. Bersih, Furniture dan Sempidi HP:081337630666 A.BP.001.05.16.0000798 komplit & lokasi strategis. A.BP.001.05.16.0000845 BU Mrh 1,25A Jl.Tunjung Tutur Telp: 081-338-653-510 Jual Tanah 7Are Jl.Tukad Barito cck u/Gdn,Kos,Rmh/085792224346 B.BP.004.05.16.0000216 B.BP.101.05.16.0000414 V Renon Dps H.085100435604 DIJUAL TANAH Djl Tnh Ls 6A Jl.± 3mt sdh ada A.BP.001.05.16.0000767 !!Djl Tanah Pondasi kliling ada Bgn strtur Jual Tanah Kebun Kec.Selemadeg 9Are Pinggir Jln.Noja-Gatsu Delod Ceking Surabrata Lt 3 Lok.Gyr Bitre 5menit dr Timur Denpasar Hub.08123812567 Kota Gyr H.950Jt,085100848848 Tabanan 2,5Ha Hub.087860945466

Kvl di Mengwi 70Jt/A bs Kredit & Kvl 55Jt/A Hub.087862450004

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815

Pinggir Jalan Di Denpasar & di Yeh Sumbul Ngr Hub.0811399361

Deposito Koperasi Bunga 16%/th Min 5juta aman&legal Ph.239002

Tanah 2,3Are Semua 600Jt Depan Hotel Jimbaran H:081558945112

Pelunasan/Gestun Kartu Kredit Promo 2,3% Hub.082340004545

A.BP.001.05.16.0000531

A.BP.001.05.16.0000776

B.BP.141.05.16.0000420

A.BP.001.05.16.0000848

DIJUAL MOBIL

A.BP.001.05.16.0000699

SERVICE

SERVICE

A.BP.001.05.16.0000850

SERVICE

A.BP.001.05.16.0000838

A.BP.001.05.16.0000586

A.BP.001.05.16.0000007

A.BP.001.05.16.0000619

A.BP.001.05.16.0000843

A.BP.001.05.16.0000773

A.BP.000.04.16.0002625

Tnh 1,25A Gg.VI Pesanggaran,Jl 6m Pndasi 650jt/A,085100843779

KEHILANGAN Hilang BPKB Tyt Kijang DK 1710 CZ a/n Made Lodra 082146337736

A.BP.001.05.16.0000501

Tnh 1A Nuansa Kori Jimbaran Jl Aspl Ling Perum H:081805448081

A.BP.155.05.16.0000778

A.BP.001.05.16.0000817

Hlg SHMasli No3895 LT 138m2,Pemogan Dps a/n Sony081246777700

Tnh 2,5A,SHM,Lb17M.Jl.5M aspl Gitasura Pguyangan082342456858

B.BP.154.05.16.0000436

A.BP.001.05.16.0000763

SHM No4794/Kerobokan Kaja Ls 100m2 an Agus Umaryadi Udayana Hub.082237981211/081936230700

Tnh 35A Full View Sungai Tangguntiti Kwsn Villa081337948889

A.BP.001.05.16.0000644

Tnh 5,3Are @450Jt Pinggir Jln Utama Singaraja-Seririt Hub 087861420007

A.BP.001.05.16.0000539

KERJASAMA Kerjasama Pembukaan Outlet Laundry Nasional utk Wil Dps & Gyr. Hub.08814910181

B.BP.120.05.16.0000411

Tnh Kav 1-6Are,Dalung @450Jt Hub:081916444170/087860555818

A.BP.001.05.16.0000584 A.BP.001.04.16.0001827 DIJUAL VILLA Tnh1A,265Jt/Are BudukAbianbase Jl vila br Kerobokan.Lt363. KURSUS Jl6m,081237666809/081238920022 Lb400.S.pool.5KM.08179784024 Astari No Gakusei Les Private A.BP.001.05.16.0000804 B.BP.004.05.16.0000398 Bhs Jepang Hub.081999262109 Tnh1A,290Jt/Are BudukAbianbase A.BP.001.05.16.0000786 Jl6m,081237666809/085935497688 RUPA-RUPA A.BP.001.05.16.0000805 PRIVATE Ditmukan Mobil Xenia Th2007 DK DISEWAKAN TANAH Les Private Bali Pintar 1796 QJ Nosin.DC24760 Noka.MHK 14A@Raya Pantai Ketewel,LD50m V1BA2J7K010234 AN:LMD Hertina Mencari guru u/TK,SD,SMP,SMA Hdp Tmr,8mtr Aspl 082147026666 Dana Ningrum Hub.082179535000 Hub.081805641725,083114805888 A.BP.001.05.16.0000799

BIRO JASA

A.BP.001.05.16.0000678

BIRO JASA

A.BP.001.05.16.0000806

KERJA SAMA

SEKAR NADI SPESIALIS

A.BP.001.05.16.0000825

Rmh Br Mnmls bagus T65/100 3KT BUC Tanah 5Are Kuta family BUC Djl Tnh Ls.1,20m2 di PeduJual Tnh Renon Dewi Madri I Ls 2KM Mrh jl.Siulan 087761638828 Seminyak,Murah!!! 081337100093 ngan 081999292906,081236099099 800M LD24M LB30m 081239964448

SUMUR BOR POMPA AIR HUB. PAK MADE :

087 861455034 | 081 337019854 C.0001729-SRV

SERVICE

BAHAN BANGUNAN

FOTO COPY


18

Kamis Paing, 12 Mei 2016


19

Kamis Paing, 12 Mei 2016 BUKU PKI Komandan Kodim 0712/ Tegal Letkol Inf. Hari Santoso menunjukkan lima judul buku Partai Komunis Indonesia (PKI) yang disita dari sebuah mall, di Kodim 0712/ Tegal, Jawa Tengah, Rabu (11/5) kemarin. Kodim 0712/Tegal mengamankan sebanyak 90 buku PKI dari stan buku pada pameran di salah satu mall, karena dinilai melanggar hukum di Indonesia.

Jaga Lingkungan Dari Hal. 1

Bali Post/ant

Inisiatif Indonesia

Angkat Bangkai KMP Rafelia II

Dari Hal. 1

Pemilik Kapal Pasrah Banyuwangi (Bali Post)Tenggelamnya KMP Rafelia II masih menyisakan masalah. Yang terbaru, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) meminta PT Dharma Bahari Utama, pemilik KMP Rafelia II, segera mengevakuasi bangkai kapal. Sebab, masih banyak kendaraan yang terjebak di dalam kapal. Lalu, bahan bakar masih tersisa di tangki kapal. Kondisi ini dikhawatirkan membahayakan perairan di Selat Bali. Yang membahayakan lagi, truk yang terjebak ada yang mengangkut limbah bekas batu bara. Terkait rekomendasi tersebut, operator KMP Rafelia II terkesan pasrah. Perwakilan PT Dharma Bahari Utama, Slamet, terkesan menghindar. Saat ditemui usai rilis KNKT terkait tenggelamnya Rafelia II di Pemkab Banyuwangi, Selasa (10/5) siang,

pria ini enggan berkomentar banyak. Bahkan, seolah pasrah. “Kita serahkan ke manajemen. Yang jelas, terganjal biaya,” kata Slamet. Meski begitu, pihaknya akan berusaha melaksanakan rekomendasi KNKT untuk segera mengangkat bangkai Rafelia II. “Nanti, kita tunggu keputusan manajemen,” pungkasnya sambil berlalu. Diberitakan sebelumnya, KNKT memberikan rekomendasi kepada sejumlah pihak pascatenggelamnya KMP Rafelia II. Salah satunya, bangkai kapal harus segera diangkat, maksimal 180 hari setelah kejadian. Tugas mengangkat bangkai kapal ini adalah bagi pemilik kapal. Namun, jika tak sanggup, Kementerian Perhubungan akan mengambil alih. Selain kesulitan mengangkat bangaki kapal,

manajemen PT Dharma Bahari Utama dihadapkan persoalan ngadatnya gaji ABK hingga dua bulan. Pascakapal tenggelam, ABK yang selamat belum mendapatkan gaji dari manajemen. KMP Rafelia II tenggelam di Selat Bali, 4 Maret 2016. Enam penumpang, termasuk nakhoda ditemukan tewas. Sisanya, 64 orang selamat. Yang disesalkan, data manifest kapal ternyata tak autentik, bahkan simpangsiur. Saat tenggelam, kapal mengangkut 18 truk tronton, 1 truk besar, 4 pick-up dan 4 truk sedang. Terkait insiden ini, Polres Banyuwangi menetapkan oknum pejabat Syahbandar Gilimanuk sebagai tersangka. Sementara hasil audit KNKT, kapal yang sudah dimodifikasi tersebut mengalami kelebihan muatan saat berlayar. Sehingga kapal miring dan tenggelam. (kmb30)

Agenda Bali

Bali Post memberi kesempatan kepada perusahaan, kampus, lembaga adat, instansi pemerintah, dll. yang akan melakukan kegiatan untuk dimuat di rubrik “Agenda Bali”. Silakan kirim jadwal kegiatan Anda dan kontak personalnya. SMS : 08113976363 Email : agendabalipost@gmail.com

Dia bersyukur bahwa inisiatif Indonesia dalam penyelenggaraan triliateral antara Indonesia, Malaysia dan Filipina di Yogyakarta 5 Mei 2016 membuahkan hasil. ‘’Dan operasinya ini adalah salah satu

hasil implementasi pertemuan itu,’’ kata Presiden Jokowi. Sepuluh WNI disandera kelompok bersenjata sejak 26 Maret 2016 dan kemudian dibebaskan beberapa hari lalu, sedangkan empat WNI lainnya disandera sejak pertengahan 15 April 2016. (ant)

Keputusan Hakim Dari Hal. 1 Namun, semua hukuman baik hukuman pokok maupun hukuman tambahan kebiri akan dilakukan berdasarkan keputusan hakim pengadilan. Ia mengatakan pemerintah akan secepatnya mengirim rancangan perppu itu ke DPR untuk dibahas pada masa sidang yang datang. Menurutnya, perppu dipilih pemerintah agar segera bisa dilakukan karena kalau menunggu menjadi undangundang membutuhkan waktu lebih lama. Namun, perppu tersebut hanya untuk pelaku kejahatan orang dewasa, sedangkan pelaku dari kalangan anak-anak tetap menggunakan undang-undang peradilan anak sebagai hukum khusus (lex specialis). Sementara itu, Presiden Joko Widodo menginstruksikan Kapolri dan Jaksa Agung untuk menghukum seberat-beratnya pelaku kejahatan seksual terhadap anak. Presiden juga meminta agar anak-anak dipastikan untuk mendapatkan perlindungan serta dibuat layanan

pengaduan yang bisa diakses dengan mudah. Selain itu, Presiden juga memerintahkan pada penegak hukum untuk mengejar, menangkap dan memberikan tuntutan hukum yang seberat-beratnya kepada para pelaku. ‘’Berikan layanan pengaduan yang dapat diakses dengan mudah. Kejar dan tangkap segera pelaku dan tuntut dengan hukuman yang seberat-beratnya,’’ kata Presiden Joko Widodo saat membuka rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu kemarin. Rapat terbatas kali ini, menurut Presiden Jokowi, untuk mempertajam tentang pencegahan dan penanggulangan kekerasan seksual terhadap anak. Perintah disampaikan Presiden Jokowi setelah sehari sebelumnya menyatakan bahwa kekerasan seksual adalah bentuk kejahatan luar biasa, sehingga penanganannya pun harus dilakukan dengan cara yang luar biasa pula. ‘’Kemudian ini juga sikap dan tindakan kita pun harus ekstra luar biasa,’’ tegasnya. (kmb4/ant)

Ia mengatakan jika semua investor berniat sama seperti pengelola Tol Bali Mandara, laut di Bali bisa habis jadi kantor operasional. ‘’Di sinilah perlunya pemerintah konsisten menjaga lingkungan. Jangan investasi dijadikan kedok untuk mencaplok laut,’’ sarannya. Rumawan Salain bahkan mengingatkan agar investor ikut menjaga wibawa pemerintah. Jangan karena melayani ambisi investor, pemerintah Bali kehilangan wibawa di mata masyarakatnya. ‘’Saya ingin tegaskan, investasi jangan melabrak tata ruang. Ikuti prosedur dan buat masyarakat sekitar investasi merasa nyaman. Alam ini bukan milik pemodal dan penguasa,’’ ujarnya. Ia menegaskan pada zaman digital dan teknologi seperti sekarang ini, kantor operasional tak mesti harus menyatu dengan jalan. Kantor bisa berada di luar wilayah operasi mengingat koordinasi zaman digital sangat mudah dan efektif. Ia juga menyarankan agar Pemprov Bali dan Pemkot Denpasar jangan terjebak pada investasi dengan dalih pemberdayaan ekonomi. Pemerintah harus konsisten menjaga wibawa lembaganya dengan bertindak dan merekomendasikan investasi yang sesuai aturan tata ruang. ‘’Ingat jangan merasa jadi penguasa tunggal atas wilayah yang kita pimpin. Semua harus taat hukum,’’ sarannya. Ia mengusulkan agar Pemkab Badung atau Pemprov Bali yang juga punya saham di Jalan Tol Bali Mandara ini bisa memberikan penyertaan saham tam-

bahan dengan memberikan aset daerah untuk dikerjasamakan, bukan dengan memberikan ruang menguruk laut. Ia juga berharap pemerintah jangan terlalu akomodatif terhadap investasi, terlebih investasi tersebut berpotensi merusak tata ruang Bali. Bendesa Desa Pakraman Pedungan I Gusti Putu Budiartha, Rabu (11/5) kemarin, belum pernah diajak koordinasi terkait rencana tersebut. Budiartha mengatakan, secara kewenangan memang ada otoritas yang mengelola kawasan Pelabuhan Benoa. ‘’Kami belum tahu soal rencana pembuatan kantor itu,’’ katanya. Dikatakannya, secara wewidangan desa pakraman, sejatinya lokasi yang menjadi rencana pembangunan kantor Tol Bali Mandara memang masuk Desa Pakraman Pedungan. Hanya, bila ada rencana pembangunan seperti itu, tidak pernah ada koordinasi. Terkait dengan rencana ngurug laut, Budiartha menilai tidak semudah itu. Banyak faktor yang harus diperhatikan. Misalnya saja, keberadaan biota laut yang berpengaruh terhadap pengurukan itu. Sebelumnya (BP, 11/5) pengelola Jalan Tol Bali Mandara membenarkan adanya rencana membangun kantor operasional dengan menimbun 5.000 m2 di kawasan Teluk Benoa. Kantor operasional itu merupakan fasilitas yang wajib disediakan untuk pelayanan jalan tol. Hal itu disampaikan Humas PT Jasamarga Bali Tol Drajad Hari Suseno didampingi Kepala Divisi Operasi Ir. Ahmad Izzi. (044/kmb12)

Tetap Sama Dari Hal. 1 Seperti diberitakan sebelumnya, Acharya Agni Yogananda menyatakan bahwa keputusan Sabha Pandita tidak ada menyebut Teluk Benoa sebagai kawasan suci. Keputusan Sabha Pandita hanya mendrop poin b dan c. Sementara yang lainnya tetap sama seperti rekomendasi Tim 9. Pengurus Harian PHDI Ketut Wiana juga demikian. Ia bahkan berani madewasaksi bahwa Sabha Pandita tidak pernah memutuskan Teluk Benoa sebagai kawasan suci. Kata dia, keputusan Sabha Pandita sama dengan rekomendasi Tim 9 dan hanya mendrop poin b dan c. Sebab, rekoemndasi Tim 9 mengacu pada bhisama di mana teluk tidak masuk kawasan suci. Atas pernyataan Acharya Agni Yogananda yang saat walaka-nya bernama Alit Bagiasna dan Ketut Wiana, Putu Wirata mengatakan, Pesamuhan Sabha

Pandita 9 April 2016 sudah memutuskan bahwa Teluk Benoa adalah kawasan suci. Pijakannya antara lain norma dan kearifan lokal agama Hindu yang hidup di Bali, Bhisama No. 11 PHDI tentang Kesucian Pura, Perda Tata Ruang Provinsi Bali, Perda Tata Ruang Kabupaten Badung, serta Perpres tentang Sarbagita khsusnya tentang Kawasan Suci. Keputusan ini ditandatangani oleh 8 wakil Dharma Adhyaksa dan Dharma Adhyaksa membubuhkan tanda tangan persetujuan untuk keputusan tersebut, setelah menerima laporan dari dua Wakil Dharma Adhyaksa yang diberi mandat yakni Ida Mpu Siwa Budha Daksa Darmita dan Ida Rsi Bujangga Hari Anom Palguna. ‘’Kami juga menemui beberapa anggota Sabha Pandita untuk mendengarkan langsung bahwa beliau-beliau mengatakan Pesamuhan tanggal 9 April memutuskan Teluk Benoa sebagai kawasan suci,’’ jelas Putu Wirata. (kmb)

Pura Puri Agung Dalem Tarukan Dudonan Upacara Piodalan Buda Umanis, Prangbakat 11 Mei 2016 Buda Umanis, Prangbakat Wrespati, Paing, Prangbakat, Sukra Pon, Prangbakat, Saniscara Wage, Prangbakat, Redite Kliwon, Bala,

11 Mei 2016, 12 Mei 2016, 13 Mei 2016, 14 Mei 2016, 15 Mei 2016,

Puncak Karya/Odalan Nganyarin Nganyarin Nganyarin, Nyineb Sekar Nyineb Lawang

Kamis, 12 Mei 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Meningkatkan Kualitas dan Derajat Perempuan Indonesia (4) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lintas Mancanegara 08.00 Folk Song 08.05 Spot News 08.35 BCTTV/Klip Bali 09.05 Lila Cita Sanggar Indra Jagadhita (2) 10.05 Lejel Home Shopping

11.05 BCTTV/Folk Song 11.30 Round Up The World 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Meningkatkan Kualitas dan Derajat Perempuan Indonesia (4) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Glipse Of The Island 14.05 Klip Bali 14.30 Kidung Interaktif 15.30 Kreasi Kirana Bali TV 16.05 Education on Bali TV/Glimpse 16.30 Dunia Pendidikan 17.05 Agrobisnis 17.30 Taman Sari

TK Harapan Denpasar 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Dialog Interaktif : Smart Pro 21.00 Lintas Mancanegara 21.30 Sekilas Berita 21.35 Mahadewi 22.00 Sekilas Berita 22.05 Lila Cita Calonarang Banjar Tatasan (3) 23.00 Seputar Bali Terkini 23.05 Solusi Alternatif Herbal Putih 00.00 Closing

Pangeran Satyaki Terus Mengejar Arjuna

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Dua Ratus Enam Puluh Lima)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

SANJAYA berkata, Kemudian Pangeran Satyaki, banteng dari keluarga Vrishni yang berbudi luhur dan sangat cerdas itu, terus melanjutkan perjalanannya mengejar gurunya, Arjuna. Setelah cucu sini itu membantai Pangeran Sudarsana, sekali lagi ia menyapa sais keretanya, ‘’Setelah menyeberang melalui lautan divisi Guru Drona, yang hampir tidak dapat diseberangi itu. Divisi Guru Drona itu sangat tangguh karena dikerumuni kereta-kereta, kuda-kuda dan gajah-hajah. Ombaknya terdiri dari anak-anak panah, ikan-ikan berasal dari pedang-pedang tajam lurus dan juga pedang-pedang bengkok. Buaya-buaya daratnya terdiri dari gada-gada. Mereka meraung dengan suara desingan panah-panah dan benturan dari berbagai jenis senjata. Sebuah lautan dahsyat menghancurkan semua yang hidup. Bergema dengan suara dari berbagai alat musik, yang sentuhannya tidak menyenangkan. Hal itu tidak tertahankan bagi prajurit-prajurit yang menang, karena diduduki para kanibal

yang dahsyat, yang ditunjukkan oleh kekuatan dari Jalasandha. Aku pikir, bagian dari barisan yang tersisa itu mungkin dengan mudah diseberangi. Seperti sebuah sungai kecil yang airnya dangkal. Cepat, oh Suta, pacu olehmu kuda-kuda ini, jangan engkau takut-takut. Aku pikir, aku sudah benar-benar sangat dekat dengan guruku, Savyasachin. Setelah mengalahkan pada pertempuran Guru Drona yang tak terkalahkan itu dengan para pengikutnya dan yang utama dari prajurit-prajurit putra Hridika itu. Aku pikir berada tidak jauh dari Dhananjaya. Mereka ketakutan tidak pernah datang ke dalam hatiku. Bahkan jika aku melihat musuh-musuh di hadapanku. Semua ini bagiku seperti setumpuk jerami, dan rumput di hadapan sebuah kebakaran besar di hutan. Lihatlah jalur jalan yang manakah memakai mahkota Arjuna, guruku yang utama di antara para Pandava itu, telah pergi? Dia menjadi tidak setara dengan jumlah besar prajurit-prajurit jalan-kaki, kuda-kuda, prajurit-

prajurit kereta, gajah-gajah yang tergeletak terbantai di tanah. Lihatlah, jalan yang dibuat oleh prajurit berbudi luhur itu bala tentara Kaurava yang melarikan diri. Lihatlah, oh sais kereta, debu cokelat tua yang ditimbulkan oleh kereta-kereta, gajah-gajah, kuda-kuda yang mengundurkan diri itu. Aku pikir, aku sudah betul-betul dekat dengan Arjuna yang menunggangi kuda-kuda kuat berwarna putih itu. Arjuna yang memiliki Krishna sebagai sais keretanya. Dengarkanlah, suara dentingan Gandiva yang terkenal itu. Energi Gandiva itu tak terukur kekuatannya. Dari sifat pertanda-pertanda yang muncul dalam pandanganku, aku yakin Arjuna akan membantai penguasa Sindhu Jayadratha itu, sebelum matahari terbenam, tanpa menyebabkan memakai kekuatan lainnya. Kemudian paculah kuda-kuda ini dengan pelan-pelan ke tempat di mana barisan bermusuhan itu berada. Di sana prajurit-prajurit yang dikepalai Duryodhana dengan tangantangan dibungkus pelindung kulit

itu berada. Di sana orang-orang Kamvoja yang perbuatannya dahsyat memakai baju zirah dan sangat sulit dikalahkan, berjejer pada pertempuran itu. Orang Yavana itu bersenjatakan busur dan anak-anak panah tajam. Mereka terampil dalam skill pukul-memukul. Dan di bawah itu adalah orang-orang Saka, Darada, Barbara, Tamraliptaka, dan orangorang Mleccha lainnya, yang tak terhitung jumlahnya. Mereka bersenjatakan berbagai aneka senjata. Mereka datang ke tempatku,

sungguh di mana prajurit-prajurit yang dikepalai Duryodhana itu. Tangan-tangan mereka dibungkus pelindung kulit yang sangat kuat. Mereka sedang menunggu dengan muka-muka menatapku dan mengilhami tekad bertempur dengan aku. Anggaplah aku telah melewati benteng yang kuat itu, oh Suta. Setelah membantai pada pertempuran ini, semua pejuang itu dengan kereta-kereta, gajahgajah, kuda-kuda dan prajuritprajurit jalan-kaki yang ada di antara mereka.’’ (bersambung)

Sloka 7.9 Punyo gandhah prithivyam ca tejas casmi vibhavasau jivanam sarva-bhutesu tapas casmi tapasvisu Aku adalah wewangian yang sejati di dalam bumi dan warna merah di dalam bara api. Akulah kehidupan di dalam segala yang hidup dan disiplin yang amat keras di dalam kehidupan para pertapa.


16 Pages

90 Number 8th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

st.com. http://epaper.in

rnationalbalipo

L O N A A T I E R N I N T

online: http://www.inte

FORECAsT WEATHER 23 - 32 DPs

to visit Obama a, will not Hiroshime for World apologiz bombing War Two Page 6

high Cannes, onto balance s alert, trie tivity fes security, Thursday,

May 12, 2016

signaling

that maintainhave its

Perhaps will in a balance after Fremaux ing such Paris attacks the after the security difficulties, moments out inside elevated six months an spoke, alarms rang Festival has an evacuation. town with — Coming CANNES 69th Cannes Film Riviera resorthas been made, Palais, forcing eve of Wednesday’sa the care But on the — including November, swarming the French of the annual festivities festivalBut particular opening party” for up measures, police presence. preserving the spirit — beefed new “welcome say, to increased on the beach omnipresent. many festi- goers was far from festival organizers . go on. is good,” security striking change, as but a definitely said in cinema celebration checks

“The atmosphereFremaux is a The most and bag security agents “Cannes the ubiquitous Bomb sweeps up. A dramatic, val director Thierry noted, weren’t Tuesday. change for stepped reviews month interview life, of cinema.” wardrobe have been drill was held last To glowing beige the an of festival ushers. traditionally celebrationfilms have a big fighting unnerving gunmen stormed is also what from critics, theirreplaced with blue And festival “These in which mock been said added. “This want to show palace hub. suits have festival’s Pierre Lescure has secu- spirit,” he was and we still ones. makes Cannes president 500 highly-trained public statement around that.” “The Frenchvery clear,” Fremaux that about will be on guard the is headquarters, very clear, festival is as usual, rity agents That’s in said. “The as usual, so everything Cannes’ red-carpeted and des Festivals. same way the Palais around 200 police earlier to will be fine.” consistent with who addition surveillance cameras That was Lescure, has extensive Cannes. made by statements throughout festival, which “the maximum” and But the pledged thatto balance security a has been done the festival remains opens Wednesday, to counter ensure “that also sought state that place of freedom.” the heightened emphasized pre-eminent Others have by continuing the world’s be diligently Cannes, with business must l. film festival, as usua as we guarded. The parkeep in mind that festival “We must ty will has open this prepare to with a risk whichwith most we are facedas high, and faced strike to never been determined an enemy moment,” French us at any Bernard Interior Minister said Monday Cazeneuve in Cannes.(ap)

You can

ional Bali

find Internat

Post at:

2016 , May 12, Thursday

Jl. D.Tamblingan Sanur

Jl. D.Tamblingan

Cafee Sanur 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

Man United West loses to team Ham after bus attacked

faces Thailand of shame” t “momen at UN rights review council Page 13

of Hundreds e cameras surveillanc ng in Badu

of activities of RA - The MANGUPU visitors to the district by hunof and residents soon be monitored(CCTV). television Badung will CCTVs will dreds of closed-circuit y 100 of Kuta. approximatel This year, focused in the area and ion and Infocom be installed Communicat on Tuesday (May said the Badung to keep an Head of Weda Dharmaja, 300 CCTVs end of Agency, Wayan needs about end to the north Badung 10) that territory of the south of the sureye on the Installation CCTVs. be somewhat difficult Badung. about 300 “We need Badung willof the area that extends in South cameras in veillance the hilly topography to Uluwatu Petang because of River in of tender from Bangkung in the stage that said. cameras that they are Kuta” he explained of 100 of the CCTV in Kuta. Dharmaja activities procurement for monitoring oversee the for the the design to a priority engineering River Bridge to Uluare considered to the detailed Bangkung This year however “Pursuant from the are required. he added. area of Badung 300 CCTVs of them”, watu, at least be procuring 100 Camera... we will only page 2 Continued Penner AP Photo/Andre l a presidentia wearing Paulo, Brazil, Dilma Rousseff , in Sao President Portuguese written in doll of Brazil’s of Big Oil” large inflatableand “Mother next to dear” “Goodbye People protest the words sash withMay 9, 2016. Monday,

Impeachment of Brazil president goes from longshot to likely

ent

sid Brazil pre ment of ely Impeach longshot to lik m goes fro the possibility

of her coming

back

called behas repeatedly Rousseff drive a “coup”with to also vote the impeachment been charged those would she has not that previous that all of A tally by the newspathat cause She argues accounting a crime. convict her.de S.Paulo suggests willing presidents used similar per Folha senators are

only 41 of the SenBrazilian is zero.” from office majority to take up so far Rousseff short of the practices. to impeach last If a simple vote to remove 13 a measure to Congress late from ate’s 81 memberst measure, Rous- permanently — — When JANEIRO be removed was introduced from office number needed. Senate action RIO DE the impeachmen would actually within Dilma Rousseff will be suspended The expected lower Chamber President possibility that she last and, seff a trial is conducted after the In the interim, while voted 367-137 t, an year, the will comes gained momentum remote. 180 days. to vote bid has impeachmen prepares put her the next Michel Temer a of Deputies office seemed in favor of her were to President requiring the Senate so resounding as month Vice against whether verdict will that spurs Wednesday on analysts consider take over. A conviction, remove her anti-Rousseff The charges believe it she have vote, would Brazilians many not the variety on trial, obscure, She is alleged to that many the Senate, where have all but a foregone two-thirds to handling Rousseff’s ouster polling of outrage: been seen rules in her for permanently.newspapers’around 50, influence Brazilian that broken fiscal budget to hide deficits conclusion. will be impeached has traditionally plan to allies. said Marcos senators has found “Dilma of the federalan embattled governthan necessary, clear more came of reasons,” and bolster allegations also main a variety professor at Columbia many more trial. But it’s not Interna- vote for a Troyjo, a ment. The dose of irony: Her School of “And with a goodin Congress are accused University’sPublic Affairs. tional and opponents much worse. a long shot of crimes started as Yet, what

also be heard News can at Global in “Bali Image” from 9.30 96.5 Radio FM am. Listen to until 10.00 FM at http:// Global Radio ten2myat globalfmbali.lis streaming or live video and http:// radio.com lfmbali.com li. http://radiogloba nel/global-fm-ba ustream.tv/chan

balipost (127rb Like) http://facebook.com/balipost

KAMIS PAING, 12 MEI 2016

@balipostcom (4.103 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Lepas 224 Siswa

FIGUR

Perhatikan Arsitektur Bali PEMBANGUNAN desa yang dikembangkan pemerintah daerah di Bali seperti di Kabupaten Bangli dan Badung dengan program Bangga Suka Desa (Mengembangkan Suasana Kota di Desa) -- seperti dicanangkan Presiden Jokowi -menurut pengamat tata ruang Provinsi Bali Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si., IAI., wajib ada dan harus dilakukan. Mengingat, pembangunan di Bali saat ini belum merata dan hanya berpusat di Bali Selatan. Kendati demikian, pihaknya juga mempertanyakan jika program pembangunan di pedesaan dilakukan semua pemerintah pusat dan daerah, seberapa jauh tenaga ahli yang dipersiapkan untuk mendukung pembangunan desa. Pasalnya, saat ini semua tenaga ahli pembangunan berada di pusat kota, baik di pemkab maupun pemkot. Selain itu, jika pembangunan pedesaan dilakukan, maka bangunan infrastruktur juga harus dibangun seperti halnya di perkotaan. Transportasi publik juga harus dimanajemen secara cerdas, dan teknologi juga harus dikembangkan. Pihaknya juga mengimbau bahwa bangunan Bali juga harus memperhatikan arsitektur dan tetap menggunakan unsur bangunan Bali, seperti warna, struktur, hiasan, bahan, dan ornamen khas Bali, sehingga investor tetap menjaga kebudayaan Bali. Dengan demikian, kekuatan kebudayaan Bali tidak akan hilang, meskipun kebudayaan luar masuk ke pedesaan melalui pembangunan arsitektur dari luar. ‘’Saya imbau orang-orang atau investor yang membangun di Bali, mohon kiranya memperhatikan lima unsur arsitektur bangunan tradisional Bali yang harus dijadikan cerminan dalam karyanya. Seperti kalau orang tersebut senang minimalis, silakan menggunakan bahan, warna, struktur, hiasan dan ornamen dari Bali. Sehingga kebudayaan Bali tetap terjaga dan lestari,’’ pungkasnya. (win)

SMKN 1 Tegallalang Bentuk Generasi Terampil SMKN 1 Tegallalang, Gianyar telah lama menjadi pilihan favorit lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk menimba ilmu. Sekolah yang mengajarkan berbagai keterampilan profesi ini berobsesi membentuk generasi muda terampil dan siap diterima pasar kerja. Langkah ke arah itu pun dilakukan dengan tetap menjalin kemitraan, sinergi dengan pelaku usaha dan menyediakan ruang praktik memadai bagi para siswanya. ‘’Kami ingin menjadikan SMKN 1 Tegallalang benar-benar kompeten dalam menyiapkan generasi muda dengan keterampilan profesi. Langkah ke arah itu kami bangun secara bersinergi,’’ ujar Kepala SMKN 1 Tegallalang Wayan Oka Swabudanta, S.Pd., M.Pd. saat acara pelepasan 224 siswa kelas XII. Swabudanta yang telah lama bertugas di lembaga ini mengatakan ke depan keterampilan profesi, baik itu di bidang otomotif, pariwisata dan dunia usaha akan menjadi identitas dan indikator dalam persaingan. ‘’SMK merupakan pilihan cerdas bagi lulusan SMP yang ingin merebut peluang kerja dalam era MEA,’’ ujarnya. Ia pun mengaku akan terus membangun komunikasi positif dengan semua elemen untuk mencapai targettarget pembelajaran di SMKN 1 Tegallalang. Sementara itu, acara pelepasan di lingkungan SMKN 1 Tegallalang berlangsung sederhana namun berkesan, Rabu (11/5) kemarin. Acara yang berlangsung di lapangan tengah SMK yang berlokasi di areal Pura Dalem Kauh Tegallalang itu dihadiri

pengawas Disdikpora Gianyar I Ketut Rinda, Ketua Komite I Ketut Sucipta, tokoh adat Banjar Pejengaji-Gagah dan sejumlah undangan. Acara diawali dengan pementasan tarian Pandawa Widya Puja yang merupakan maskot Sketsa -- julukan SMKN 1 Tegallalang. Usai pembacaan sambutan, dilangsungkan penyematan kalung almamater kepada 224 siswa yang dilepas. Suasana haru nampak terlihat ketika pengalungan berlangsung. Banyak siswa yang berkaca-kaca begitu bersalaman dengan dewan guru. Dewan guru juga tidak bisa menyembunyikan suasana haru tersebut. ‘’Terima kasih Pak Guru dan Ibu Guru atas bimbingannya selama ini,’’ ujar I Made Sumana, salah satu siswa kelas XII. Oka Swabudanta mengatakan pelepasan dengan menggunakan kalung almamater adalah yang pertama kali berlangsung di SMKN 1 Tegallalang. ‘’Ini adalah sejarah baru bagi SMKN 1 Tegallalang. Tahun ini kita kemas sedikit beda,’’ kata Kasek asal Ubud ini. Sebagai pimpinan Sketsa, pihaknya mengaku bersyukur

karena semua anak didiknya lulus 100 persen. Kepada semua siswa kelas XII, ia berpesan agar alumnus Sketsa tetap menjaga nama baik sekolah di mana pun berada. ‘’Apakah kalian berada di dunia usaha-dunia industri atau melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, mohon tetap jaga nama baik sekolah,’’ tambahnya. Kendati dilepas, demikian Oka, secara historis dan ikatan batin jalinan silaturahmi di antara keluarga besar Sketsa tidak pernah putus. ‘’Apalagi sekarang sudah ada wadah Ikatan Alumnus Sketsa,’’ ujarnya. Ketua Komite SMKN 1 Tegallalang I Ketut Sucipta menyampaikan selamat kepada semua siswa kelas XII. ‘’Ini adalah hasil proses pembelajaran yang berlangsung selama tiga tahun,’’ ujarnya. Sementara pengawas I Ketut Rinda mengaku bangga atas pencapaian SMKN 1 Tegallalang yang lulus 100 persen. Kepada seluruh awak Sketsa, Ketut Rinda berpesan agar selalu menjaga kebersamaan. Karena dengan kebersamaan prestasi bisa mengalir. (kmb/k175)

Kikan Kotak

Siap Gebrak Makassar

Bali Post/win

Widi Wikan

Segera Rilis ’’Satu Hati’’ NAMA Widi Wikan sudah familiar di kalangan pencinta musik pop Bali. Pasalnya, selain menjadi penyanyi, ia juga jago dalam menciptakan lagu. Hampir 20 lagu telah diciptakan. Beberapa lagu ia nyanyikan sendiri. Bahkan, belakangan ini lagu ciptaannya banyak dijadikan lagu favorit lantaran liriknya yang menyentuh hati dan bercerita tentang kisah nyata. Beberapa lagu yang ia ciptakan dan bawakan sendiri seperti ‘’Jegeg Sombong’’, ‘’Suud’’, ‘’Ngantosang Keturunan’’, ‘’Ngalih Bagia Nepukin Sengsara’’ dll. hampir semua lagu yang sudah dirilis pernah memuncaki tangga lagu pop Bali di radio-radio. Namun, lagu ‘’Ngalih Bagia Nepukin Sengsara’’ membawa Widi Wikan lebih melejit di belantika musik pop Bali. ‘’Saya sangat bersyukur karena karya saya bisa diterima kalangan pencinta musik pop Bali,’’ ujarnya, Rabu (11/5) kemarin. Kini di tengah kesibukannya, Widi Wikan sedang mempersiapkan dua single terbaru. Menurut rencana, di awal Juni nanti single tersebut sudah bisa dirilis dan siap meramaikan belantika musik pop Bali. Salah satu single yang segera akan dirilis yaitu berjudul ‘’Satu Hati’’. Single tersebut sudah ia rampungkan, hanya tinggal proses terakhir yaitu mixing. ‘’Astungkara sekarang saya sedang mempersiapkan single terbaru. Mudah–mudahan Juni ini bisa dikeluarkan,’’ kata pria kelahiran 28 April 1985 ini. (win)

Bali Post/kmb

TEROBOSAN - Kepala SMKN 1 Tegallalang Wayan Oka Swabudanta, S.Pd., M.Pd. saat mengalungkan kalung almamater kepada lulusan SMKN 1 Tegallalang tahun ajaran 2015/2016. Terobosan ini diharapkan membuat lulusan tetap ingat pada almamaternya.

Bali Post/013

KOTA PUSAKA - Lapangan Candrabuwana dialihfungsikan sebagai bangunan kota pusaka. Proyek itu sudah mulai dikerjakan.

Lapangan Candrabuwana Beralih Fungsi

Jadi Bangunan Kota Pusaka ALUN-ALUN Kerajaan Karangasem yang dikenal dengan Lapangan Candrabuwana akan tinggal kenangan. Pasalnya, lapangan tertua di Karangasem itu kini dialihfungsikan menjadi bangunan kota pusaka. Proyeknya mulai dikerjakan April lalu. Di situ akan dibangun air mancur menyerupai menara air di Taman Tirtagangga. Panggung dan bangunan pendukung lainnya dibangun di tengahtengah lapangan. Lapangan Candrabuwana itu termasuk bersejarah. Pada zaman kerajaan dulu, lapangan itu merupakan alun-alun Kerajaan Karangasem. Di timur lapangan, berjejer Puri Karangasem, mulai dari Puri Kelodan, Puri Kaleran

atau Puri Gede, Puri Kanginan, Puri Saraswati, Puri Kawi Sunia, Puri Jontail, Puri Kertasura, Puri Kresna Duta dan di utara Puri Kaler Kauh. Bahkan setelah zaman kerajaan yakni pada masa Bupati Karangasem AA Gede Karang, alun-alun itu paling dikenal masyarakat. Tiap perayaan 17 Agustus, di sana pihak Pemkab Karangasem menggelar pesta rakyat termasuk menggelar tradisi gebuk ende dengan kontingen dari berbagai desa yang memiliki tradisi tersebut. Termasuk tak kalah terkenalnya, digelar permainan panjat pohon pinang. Berikutnya, Lapangan Candra Buwana itu juga menjadi tempat rekreasi dan tempat

PENYANYI wanita bersuara khas Kikan bersama personel Kotak Band saling bekerja sama menggebrak panggung sekaligus memberikan tontotan yang segar bagi penikmat musik Makassar, Sulawesi Selatan, 13 Mei 2016. Event and Marketing Promotion Redliq Hotel Clarion Arvina di Makassar, Rabu (11/5) kemarin menjelaskan kepada Antara bahwa Kikan pada ajang bertajuk “All About Music with Kikan X Kotak Band” itu akan hadir membawakan sedikitnya 12 lagu yang pernah hits saat masih memperkuat Coklat Band beberapa waktu lalu. “Kikan dalam penampilan spesial ini juga akan membawakan beberapa lagu dari Kotak dan band Indonesia lainnya,” katanya. Ia menjelaskan, penampilan Kikan tentunya menggunakan konsep live music, sebab Kikan akan hadir bersama dua personel Kotak yakni Cella (guitar) dan Chua (bass). Sementara untuk Tantri memang tidak ambil bagian dalam ajang ini yang kabarnya minta izin karena fokus menjaga kehamilannya. Penampilan Kikan dan Kotak sendiri memang bukan sesuatu yang baru. Hal itu telah dilakukan di berbagai ajang berbeda dan hasilnya memang lebih spesial dan menghibur. Sebelumnya, tempat hiburan itu juga telah mendatangkan sejumlah musisi yang tergabung dalam Stroom pada ajang Bold Experience (The Iconz). Stroom yang merupakan sebuah band dan diperkuat sejumlah musisi berbeda gender musik seperti Tyo Nugros, Ello, Ridho Hafiedz (Slank) serta DJ Patricia itu akhirnya sukses memberikan tontonan yang menarik bagi para penikmat musik Makassar. Menurutnya, pihaknya memang terus berkomitmen memberikan suasana yang menarik bagi para pengunjung setianya. “Kami tentunya bersyukur bisa menghadirkan Stroom yang merupakan kolaborasi musisi dari band dan genre musik yang berbeda. Untuk selanjutnya kita juga kembali kedatangan tamu istimewa yakni Kikan dan Kotak,” ujarnya. (kmb)

olahraga, karena selain dijadikan lapangan sepak bola, juga ada lapangan tenis dan lapangan basket. Pada sore hari, warga Kota Amlapura menggunakan sebagai tempat bersoasialisasi dan tempat rekreasi keluarga. Semua kenangan itu bakal sirna. Pantauan Bali Post Rabu (11/5) kemarin, pengerjaan proyek sudah sampai pada pembangunan fondasi. Lapangan itu sudah dipagari seng keliling. Di situ terpasang papan proyek bangunan dari Kemen PU dan Perumahan Rakyat Direktorat Cipta Karya. Proyek penataan kawasan revitalisasi kota pusaka itu dengan kontrak kerja per 7 April, selama 180 hari kerja. Anggarannya Rp 4 miliar lebih. (013)

Bali Post/ant

Slank Konser di Daerah Perbatasan

Bali Post/pik

GRUP band Slank dijadwalkan menggelar konser di dua daerah perbatasan. Yaitu di Singkawang, Kalimantan Barat, 15 Mei 2016 dan Atambua, Nusa Tenggara Timur, 31 Mei. Selain menghibur penggemar di sana, grup yang diisi Bimbim, Kaka, Ivanka, Ridho, dan Abdee ini juga bakal membuat sebuah prasasti. ‘’Kita mau bikin prasasti di dua tempat itu bakal kita semen. Sebagai bukti kalau negara Indonesia ini negara asalnya Slank,’’ kata Bimbim di Potlot, Jakarta Selatan, Selasa (10/5). Pembangunan prasasti itu punya alasan baik. Pemilik album ‘’PLUR’’ itu ingin menularkan semangat nasionalisme dan bangga pada Tanah Air. Sebab, gelaran konser di dua daerah perbatasan itu punya misi pembangunan

daerah perbatasan. Sementara itu, Kaka berharap konser nanti membantu masalah yang ada di sana. Terutama, soal kebanggaan menjadi warga negara Indonesia ketimbang negara tetangga. ‘’Masalah yang ada di sana yakni mereka bimbang karena ada di batas dua daerah. Kita mau yakini mereka Indonesia. Lebih keren,’’ ungkap pelantun ‘’Terlalu Manis’’ ini. Konser bertajuk ‘’Konser Indonesia Perbatasan: Membangun Indonesia dari Perbatasan’’ ini diselenggarakan oleh Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, IndiHome Telkom, dan Rajawali Indonesia Communication. Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmi-

grasi sengaja mengundang Slank demi mencapai visi penggerakan daerah perbatasan menuju lebih baik. Grup yang bermarkas di Potlot itu punya karya yang bisa membangkitkan rasa nasionalisme warga perbatasan. Terutama memotivasi pemberantasan masalah narkoba, TKI, dan teroris yang kerap menjadikan daerah perbatasan sebagai gerbang. “Slank punya pesan yang kuat dalam lagunya dan punya masa yang besar. Makanya kami ingin pesan itu disampaikan ke daerah perbatasan,” kata Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar. “Pembangunan bangsa bukan hanya fisik tetapi juga pendekatan mental, seperti lewat lagunya Slank,” sambungnya. (pik)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook