Skip to main content

Edisi 10 Mei 2016| Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 255 TAHUN KE 68

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (126 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

selasa kliwon, 10 mei 2016

Dualisme Keputusan PHDI Takkan Surutkan Perjuangan Desa Adat Tolak Reklamasi

@balipostcom (4.103 Follower) http://twitter.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Bangun Kantor

Pengelola Tol Bali Mandara Berencana Uruk Laut 5.000 M2

Denpasar (Bali Post) Hasil Pesamuhan Sabha Pandita PHDI yang menyatakan kawasan suci Teluk Benoa awalnya menjadi angin segar bagi gerakan tolak reklamasi Teluk Benoa. Munculnya keputusan ‘’tandingan’’ terkait kawasan Teluk Benoa tanpa kata suci, rupanya tak lantas menyurutkan gerakan tersebut. Penolakan justru semakin kuat diperjuangkan masyarakat khususnya di 32 desa adat yang sudah mengeluarkan pernyataan resmi menolak rencana reklamasi Teluk Benoa. ‘’Kami tetap akan berjuang walaupun ada dualisme itu. Saat ini sudah ada 32 desa adat yang menolak, kami harap terus merambah ke desa-desa yang lain,’’ ujar Bendesa Adat Ketewel, Gianyar, I Wayan Loci, Senin (9/5) kemarin. Loci menegaskan, desa adat tetap menganggap Teluk Benoa sebagai kawasan suci. Mengingat di dalam kawasan itu ada puluhan titik suci seperti pura, muntig, loloan, dan campuhan. Dasar inilah yang menguatkan perjuangan menolak reklamasi. Ia pun berharap pada PHDI khususnya Sabha Pandita untuk menyatukan persepsi tentang kawasan suci Teluk Benoa. ‘’Jangan sampai umat itu punya penilaian lainlain terhadap PHDI. Maka harus satu persepsi supaya jangan krama itu bingung,’’ pintanya.

Bendesa Adat Tanjung Benoa I Made Wijaya menilai keputusan Pesamuhan Sabha Pandita tanpa kata suci, sarat dengan kepentingan. Pasalnya, keputusan itu seakan-akan tidak menyetujui Teluk Benoa menjadi kawasan suci. ‘’Keputusan itu sarat kepentingan, tidak mengakomodir kepentingan masyarakat di Bali. Apa sih perjuangan mereka untuk kepentingan Bali,’’ ujarnya. Wijaya meminta tokoh-tokoh yang ada di balik keputusan itu sesekali turun ke pesisir.

Umat Harus Kritisi Kinerja PHDI PARISADA Hindu Darma Indonesia (PHDI) oleh banyak kalangan dinilai belum optimal menjabarkan perannya untuk mengayomi umat. Bahkan, di tengah maraknya perdebatan terkait status kawasan suci Teluk Benoa, sejumlah tokoh yang duduk di PHDI malah memperjuangkan agar kata suci yang melekat pada kawasan Teluk Benoa dihapus. Dua tokoh ATMB Bali Dr. Gde Made Sadguna dan Dr. Supartha Djelantik, Senin (9/5) kemarin, mengingatkan agar umat Hindu segera mengkritisi lembaga umatnya, termasuk peran MUDP Bali dalam mengayomi hak-hak adat umat Hindu. Supartha Djelantik mengatakan

PHDI adalah lembaga kehormatan umat Hindu yang memiliki makna integritas secara moral dan etika. Pelantikan pengurusnya pun melalui penyumpahan atau majaya-jaya yang memiliki makna kebatinan religius magis. Mestinya dengan sumpah integritas penyerahan diri seutuhnya, tidak ada kelingking berkait, dusta, atau kebohongan yang menghimpit pribadi-pribadi termulia seorang yang menjalankan dharma. ‘’Jabatan dalam struktur kepengurusan PHDI jangan dijadikan kedok untuk melakukan kepentingankepentingan pragmatis. Hal. 19 Harus Melawan

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Utamanya melihat bagaimana kuatnya penolakan masyarakat pesisir terhadap reklamasi Teluk Benoa. Apalagi, generasi muda berada di garda terdepan dalam penolakan tersebut. Di sisi lain, para tokoh maupun pemimpin di Bali juga diharapkan kuat iman ketika dihadapkan pada janji-janji manis investor. Sebelum mengambil keputusan, hendaknya selalu berpikir jauh ke depan. Hal. 19 Pembohongan Umat

Rencana Lokasi Penimbunan Lanjutan untuk Lahan Kantor Pelayanan Operasi Jalan Tol Bali Mandara

’’Jabatan dalam struktur kepengurusan PHDI jangan dijadikan kedok untuk melakukan kepentingan-kepentingan pragmatis. Umat harus bangkit melawan pengelolaan lembaga umat yang tak berpihak pada kepentingan umat.’’ Dr. Supartha Djelantik ’’…seluruh umat Hindu perlu mencermati apa yang terjadi di PHDI. Jangan sampai kepentingan umat dikorbankan demi memenuhi kepentingan duniawi oknum yang telah menyalahgunakan lembaga umat yang kita cintai ini.’’

DI TENGAH maraknya isu penolakan reklamasi Teluk Benoa, kini rencana melakukan reklamasi dengan melakukan pengurukan laut juga sedang dirancang pengelola Tol Bali Mandara. Reklamasi dengan menyasar lahan di kawasan Teluk Benoa ini rencananya untuk perkantoran. Langkah ke arah itu pun sudah diawali dengan membuat proposal kajian termasuk mendatangi sejumlah klian di wilayah Pedungan. Menyikapi hal ini, tokoh muda peduli alam Bali Dudiek Mahendra meminta Pemkot Denpasar bersikap tegas menyikapi usulan ini. ‘’Kami berharap Pemkot Denpasar selektif menyikapi rencana reklamasi yang diusulkan pengelola Tol Bali Mandara. Satu tuntutan kami belum terpenuhi, sekarang malah ada proyek baru dengan dalih membangun perkantoran. Hal. 19 Tak Dikehendaki

Sabha Pandita Segera Gelar Pertemuan

Denpasar(Bali Post) Dinamika yang terjadi di tubuh PHDI, khususnya di kalangan sulinggih, akan segera dibicarakan dalam suatu pertemuan khusus. Salah satunya menyangkut keputusan Pesamuhan Sabha Pandita PHDI tanggal 9 April lalu yang memunculkan dua keputusan berbeda. Ketua Sabha Walaka PHDI Putu Wirata Dwikora membenarkan bila Dharma Adhyaksa menginginkan adanya pertemuan. Namun pertemuan itu hanya dengan para Wakil Dharma Adhyaksa. Hal. 19 Pertemuan Khusus

Dr. Gde Made Sadguna

Pemerintah akan Evaluasi Kebijakan Ekonomi I-XII

Diperiksa, Penjual Kaos Bergambar ’’Palu-Arit’’

Jakarta (Bali Post) – Petugas Polsek Metro Kebayoran Baru, Jakarta Selatan memeriksa pemilik toko yang menjual kaos berlambang ‘’paru-arit’’ di kawasan Blok M Square berinisial MI. ‘’IM dibawa ke Polsek Metro Kebayoran Baru guna penyelidikan lebih lanjut,’’ kata Kapolsek Metro Kebayoran Baru Komisaris Polisi Ary Purwanto, di Jakarta, Senin (9/5) kemarin. Selain IM, polisi juga meminta keterangan penjaga toko yang menjajakan baju bergambar palu dan arit itu, AN, dan menyita satu lusin kaos tersebut. Berdasarkan informasi, awalnya tim gabungan Polda Metro Jaya dan Intel Gabungan Kodam Jaya menerima informasi penjualan kaos berlambang palu-arit di Blok M Square dan Blok M Mall Jalan Melawai Kebayoran Baru pada Minggu (8/5) sore. Selanjutnya tim gabungan polisi dan TNI itu mengamankan karyawan berinisial AN dan pemilik Toko More, IM, yang menyediakan pakaian berlambang terlarang itu. Hasil pemeriksaan AN menyebutkan kaos itu sudah ada sekitar tiga bulan lalu sejak saksi bekerja di toko milik IM. Ary menyatakan saksi tidak mengetahui gambar baju itu menandakan lambang PKI yang dilarang keras pemerintah Indonesia, sehingga sementara ini tidak ada unsur makar. (ant)

Bali Post/ant

BERBINCANG - Presiden Joko Widodo berbincang dengan Menko Perekonomian Darmin Nasution serta Menko Polhukam Luhut Pandjaitan (kanan) sebelum memimpin rapat terbatas bersama menteri Kabinet Kerja membahas Penilaian Standar Bisnis di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (9/5) kemarin.

Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta evaluasi menyeluruh terhadap Paket Kebijakan Ekonomi I hingga XII dengan melibatkan berbagai pihak, terutama kalangan dunia usaha. ‘’Presiden meminta segera dilakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap paket kebijakan ekonomi itu dengan melibatkan Kadin, Hipmi, pelaku usaha, dan juga regulator, untuk melihat hambatan di berbagai hal yang dilakukan,’’ kata Seskab Pramono Anung usai rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (9/5) petang. Pramono menyebutkan, berkaitan dengan Paket Kebijakan Ekonomi XII yang isinya mengenai kemudahan berusaha, pemerintah akan melanjutkan paket kebijakan itu. Menurutnya, pemerintah akan membuat acuan dengan mengambil contoh negara-negara yang menempati peringkat satu hingga 30. ‘’Mengacu pada peringkat satu hingga 30 karena Presi-

den ingin penurunan peringkat kita dari 109 saat ini ke peringkat 40 pada 2016 ini,’’ katanya. Penilaian peringkat kemudahan berusaha untuk Indonesia dilakukan dengan mengambil daerah DKI Jakarta dan Surabaya. ‘’Jika dua kota ini sudah berhasil maka akan dijadikan sebagai model atau contoh yang akan diterapkan di daerah lain,’’ kata Pramono. Menurutnya, Presiden Jokowi juga ingin adanya kesesuaian regulasi dengan kondisi di lapangan. ‘’Presiden menjadwalkan akan mengecek langsung di tempat-tempat tertentu di Jakarta dan Surabaya,’’ kata Pramono. Menurutnya, Presiden juga menginstruksikan Menko Perekonomian dan BKPM untuk memantau seluruh proses perbaikan apakah sudah sesuai dengan rencana. ‘’Dengan berbagai langkah itu diharapkan peringkat kemudahan berusaha Indonesia akan turun dari 109 ke 40,’’ kata Pramono Anung. (ant)

Proyek Reklamasi

Pejabat Jangan Jadi Tukang Stempel Bali Post/ade

RUSUH - Ratusan massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) saat berunjuk rasa di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/5) kemarin, diwarnai kericuhan. Aksi unjuk rasa sebagai bentuk protes terkait pernyataan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang yang menyebut kader HMI dengan kasus korupsi tersebut diwarnai kericuhan. Namun peserta aksi itu membubarkan diri setelah Saut Situmorang menggelar jumpa pers dan menyatakan mohon maaf atas ucapannya yang menyinggung HMI terkait tindak korupsi di Indonesia.

Jakarta (Bali Post) Moratorium reklamasi yang melibatkan pejabat negara setingkat menteri, dikhawatirkan hanya sebatas jadi stempel legalitas dari sebuah konspirasi untuk menabrak aturan yang berlaku. Oleh karena itu, para menteri Kabinet Kerja diminta tidak memosisikan dirinya sebagai tukang stempel para pengusaha. ‘’Pemerintah jangan hanya menjadi tukang stempel. Harus betul-betul memperhatikan segala aspek, baik status hukum perizinan, tidak merugikan publik, tidak merugikan nelayan. Para menteri tidak boleh menjadi tukang stempel pengusaha,’’ kata Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid dalam diskusi publik bertema ‘’Ekonomi vs Ekologi’’

yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Bidang Lingkungan Hidup di Gedung DPR, Jakarta, Senin (9/5) kemarin. Menurut anggota DPR dari daerah pemilihan DKI Jakarta ini, ketidakhadiran negara menjadi penyebab kemelut reklamasi Teluk Jakarta. ‘’Jika negara cuma menjadi stempel legalitas sebuah konspirasi maka dipastikan memunculkan hukum rimba,’’ ujarnya. Solusinya, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menambahkan, pemerintah atau negara harus hadir dalam bentuk tertulis berupa perizinanperizinan terkait analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) berikut kajian ilmiah hukum, sosial, ekonomi, sosial, dan ekologi.

Wali Kota Makassar Muhammad Ramdhan Pomanto mengatakan kesemrawutan reklamasi seperti yang terjadi di Teluk Jakarta selain karena faktor operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK, diperburuk adanya penggusuran masyarakat di pesisir pantai Jakarta. Keadaan itu makin diperparah dengan pembangunan proyek reklamasi yang bukan ditujukan untuk ruang publik tetapi semata hanya untuk segelintir orang kaya yang mampu membeli gedung mewah dari proyek reklamasi yang dibangun. ‘’Seharusnya lahan reklamsi yang dibangun diawali dengan membangun ruang publik, baru selanjutnya ruang privaten,’’ katanya. Hal. 19 Menabrak Aturan

Hidayat Nur Wahid


denpasar

2 Pangdam Termuda di Indonesia

SEMAKIN luasnya tugas ke depan dan sesuai kebutuhan organisasi, Pangdam IX/ Udayana beralih dari Mayjen TNI M. Setyo Sularso kepada Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, MDA. Mayjen Kustanto merupakan Pangdam termuda di Indonesia. Serah Bali Post/wan terima jabatan Mayjen TNI Kustanto telah dilaksanaWidiatmoko, MDA. kan, Rabu (4/5) lalu di Mabes TNI-AD, Jakarta. Sedangkan acara pisah sambut dilaksanakan di gedung Aula Makodam Udayana, Senin (9/5) kemarin. Undangan yang hadir di antaranya Gubernur Bali Made Mangku Pastika, mantan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya dan Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto. Mayjen Setyo Sularso selanjutnya mendapat kepercayaan sebagai Irjen TNI di Mabes TNI. Sementara Mayjen Kustanto sebelumnya menjabat Asisten Teritorial Kasad. ‘’Jabatan merupakan suatu amanah dari Tuhan Yang Maha Esa, maka sudah menjadi kewajiban bagi siapa pun termasuk saya untuk melaksanakannya dengan baik, karena merupakan pertanggungjawaban kepada Tuhan Yang Maha Esa,’’ tegas Mayjen Kustanto saat memberi sambutan. Sebagai pejabat baru, Pangdam kelahiran 16 Maret 1965 ini mengharapkan dukungan dan kerja sama yang baik dari Polri, pemda, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan seluruh elemen masyarakat, dalam menciptakan situasi kondusif di wilayah Kodam yaitu Bali dan Nusa Tenggara. Menurut jenderal bintang dua asal Banyumas, Jawa Tengah ini, masukan dan informasi tersebut sangat bermanfaat untuk menentukan kebijakan dan pengambilan putusan yang cepat dan tepat dalam rangka menciptakan situasi tetap kondusif. Mayjen Kustanto merupakan alumni Akademi Militer 1987. Riwayat pendidikan militernya, di antaranya Akmil 1997, Sussarcab Kav. 1987, Seskoad dan Command and Staf College 2004. Selain itu, sempat mengikuti pendidikan pengembangan spesialisasi yakni British Council English 1991, Sus Danyon 2003, Kibi AD 2003 dan Sus Dandim 2005. Prestasi dan penghargaan yang pernah diraih, Satya Lencana Kesetiaan VIII Tahun, Satya Lencana Wira Karya, Satya Lencana Kesetiaan XVI Tahun, Satya Lencana Kesetiaan XXIV Tahun, Satya Lencana Santi Dharma, Medali PBB Untaes, Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, Bintang Jasa Utama dan Bintang Yudha Dharma Nararya. Mayjen TNI M. Setyo Sularso dalam sambutannya mengatakan, selama tujuh bulan sebagai Pangdam IX/Udayana, Bali baik-baik saja. ‘’”Kami mohon pamit dan maaf lahir batin. Kita sebagai prajurit punya tugas pokok yaitu tidak boleh gagal. Terima kasih kepada Bapak Kapolda Bali, Lombok dan NTT, atas kerja samanya selama ini. Sekali lagi saya mohon pamit dan mohon doa restunya,’’ ujar Mayjen Setyo Sularso. (rah)

denpasar

& Sekitarnya

Hakim Sibuk, Sidang Ditunda SIDANG di Pengadilan Negeri Denpasar, Senin (9/5) kemarin banyak tertunda. Salah satunya adalah sidang kasus dugaan kepemilikan ganja 1,4 gram dengan terdakwa gitaris band Geisha, Roby Satria. Walau jaksa sudah siap dengan menghadirkan beberapa saksi, namun sidang ditunda karena hakim sibuk karena ada agenda di Nusa Dua. Jaksa sedianya menghadirkan saksi ahli. Hal itu dibenarkan kuasa hukum Roby. ‘’Hakim sedang ada acara seminar, jadi ditunda dulu, dilanjutkan Rabu besok,’’ ucap kuasa hukum Roby Satria, Butje Karelbernard. Kemarin, sedianya Sidang Roby memasuki agenda pemeriksaan saksi. Rencananya, majelis hakim meminta keterangan saksi dokter Lapas Kerobokan. Dari awal, jadwal sidang di PN Denpasar memang berantakan. Tidak hanya sidang Roby yang batal digelar. Sejumlah sidang lainnya juga ditunda. Para terdakwa yang sudah datang pun harus tetap mendekam di ruang tahanan. (kmb37)

Suara Denpasar & Badung Banjir Rob Akibat Urukan Limstone Tol Bali Mandara

UN SMP

Minim, Sekolah Gelar UNBK

Denpasar (Bali Post) – Ujian Nasional (UN) tingkat SMP, Senin (9/5) kemarin, berlangsung secara serentak. Sebanyak 66 SMP negeri dan swasta di Kota Denpasar menggelar ujian untuk kelas IX. Berbeda dengan pelaksanaan UN tingkat SMA/SMK, untuk tingkat SMP masih minim yang menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Tahun ini di Denpasar hanya empat sekolah yang menerapkan pola ini. Bahkan, keempatnya merupakan sekolah swasta yakni SMP CHIS, Doremi, Dyatmika dan Taman Rama.

Pelaksanana UN di Denpasar sempat ditinjau Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta didampingi Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikpora Denpasar Made Raka di beberapa sekolah. Di SMPN 10 Denpasar, UN diikuti 507 siswa yang akan berlangsung selama empat hari. Kemarin, siswa mendapat mata pelajaran Bahasa Indonesia. Siswa hanya mendapat satu mata pelajaran setiap hari. Selain Bahasa Indonesia, mata pelajaran yang di-UN-kan yakni Matematika, Bahasa Inggris dan IPA. Menurut Jimmy Sidharta, dengan pelaksanaan UN SMP di Kota Denpasar berjalan aman dan lancar, tentunya integritas siswa terkait tingkat kejujuran harus terus ditingkatkan yang tak terlepas dari komitmen bersama dan peran serta para guru dan orangtua. Jimmy juga mengatakan nilai UN tidak menjadi penentu kelulusan. Namun, nilai UN nantinya sebagai pemetaan sekolah untuk mencari sekolah di jenjang berikutnya. ‘’Kejujuran dalam pelaksanaan UN yang berintegritas harus terus terjaga yang nantinya menjadi tolok ukur secara nasional,’’ ujar Jimmy. Terkait dengan pelaksanaan UNBK tingkat SMP, Jimmy mengatakan masih terkendala dengan sarana dan prasarana komputer. Pihaknya berharap agar tahun depan dapat ditindaklanjuti oleh sekolah, sehingga bisa menyelenggarakan UNBK. Kepala SMPN 10 Denpasar Ketut Sukartha mengatakan, persiapan pelaksanaan UN telah dilakukan pihak sekolah dari pemantapan. Sebelum UN berlangsung, juga diberikan jam belajar tambahan kepada siswa. Menjaga integritas dengan tingkat kejujuran, terus ditekankan kepada siswa tidak boleh saling kerja sama, tidak ada kebocoran kunci jawaban dan tidak boleh membawa HP. ‘’Pelaksanaan UN berjalan lancar dan seluruh siswa kelas IX SMPN 10 dapat mengikuti UN,’’ ujarnya. Sukartha mengharapkan ke depan siswanya dapat mengikuti UN berbasis komputer. Hal ini tentunya diikuti dengan kesiapan sarana dan prasarana komputer dalam menggelar UNBK tahun berikutnya. (kmb12)

Euforia Kelulusan

Hubungi telepon 085 100 400 391, (0361) 819446 Bali Post/eka

UN - Para siswa SMP Dharma Praja tengah mengikuti UN di Denpasar, Senin (9/5) kemarin. Sebanyak 234 orang siswa di SMP ini mengikuti UN pada hari pertama, tanpa ada siswa yang tidak hadir.

PU Tata Tiga Bantaran Sungai

Denpasar (Bali Post) Mewujudkan bantaran sungai yang lebih bersih dan indah, Pemkot melalui Dias Pekerjaan Umum (PU) telah melakukan penataan. Sampai saat ini sudah tiga sungai telah ditata sebagai bentuk percontohan. Tiga bantaran sungai yang telah ditata, yakni Tukad Bindu di Banjar Ujung Kelurahan Kesiman, bantaran Tukad Badung yang dimulai dari bawah jembatan Jalan Gajah Mada dan Tukad Tagtag di sebelah timur SMPN 10 Denpasar. Tahap awal penataan ini, masingmasing digarap sepanjang 80 meter di sebelah kanan dan kiri alur sungai. Selain pemasangan paving dipadu dengan hiasan batu sikat, di kawasan tersebut juga dilengkapi lampu taman. ‘’Penataan berupa pemasangan paving dan batu sikat di sisi bantaran ini untuk menghilangkan kesan sungai yang kumuh, angker dan jorok, menjadi sesuatu yang

menarik, indah dan bersih,’’ ujar Kepala Dinas PU Kota Denpasar Ir. I Ketut Winarta, belum lama ini. Dikatakannya, penataan juga sebagai edukasi bagi warga yang berada dekat sungai untuk turut menjaga kebersihan lingkungan dan tidak lagi membuang sampah ke aliran sungai. Sehingga sungai yang tampak begitu asri yang dihiasi lampu taman menjadi tepat rekreasi air, tempat jogging serta bisa sebagai tempat memancing bagi masyarakat yang berkunjung. Dikatakannya, Pemkot Denpasar juga menyediakan tempat mainan bagi anakanak, seperti ayunan dan prosotan serta mainan lainnya. Tidak hanya sebagai tempat rekreasi siang hari saja, pada malam harinya sungai-sungai ini akan terlihat sangat indah dengan hiasan lampu warna-warni yang diletakkan di tembok yang membendung tepi sungai seperti di Tukad Tagtag dan Tukad

Bindu, Denpasar. Semua ini sebagai sebuah terobosan untuk mengubah kesan sungai yang kotor dan bau menjadi sesuatu yang menarik dan indah untuk dinikmati pemandangannya. Semua kiat ini merupakan komitmen Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra yang ingin mewujudkan kebersihan di Kota Denpasar secara keseluruhan, baik di darat maupun di sungai. Semua ini harus dilakukan bersama dan bukan peran serta pemerintah saja. Peran serta lingkungan setempat dan masyarakat sangatlah diperlukan untuk secara rutin setiap saat merawat, menjaga dan melakukan kebersihan di bantaran sungai agar tetap asri dan indah. Dinas PU sudah mengagedakan penataan bantaran sungai ini dilakukan secara berkelanjutan. Mengingat, bantaran sungai merupkan aset yang bisa ditata untuk tempat rekreasi baru di tengah hiruk-pikuk Kota Denpasar. (kmb12)

Bali Post/dok

DITATA – Pinggiran Tukad Badung kini ditata dengan pemasangan batu sikat dan lampu warna-warni. Dengan penataan ini, diharapkan kesan jorok dan kumuh aliran sungai ini akan berubah menjadi asri, indah untuk tempat rekreasi.

Cabuli Dua Bocah, Buruh Bangunan Ditahan

Denpasar (Bali Post) Penyidik Subdit IV Direktorat Reskrimum Polda Bali menahan buruh bangunan OS (55) sejak Rabu (4/5) lalu. Pasalnya, tersangka terlibat kasus pencabulan dua bocah berinisial MKG (10) dan AMS (5,5) di Perumnas Monang-Maning, Denpasar Barat. Penyidik masih mengembangkan kasus itu. Menurut Kabid Humas Polda Bali Kombes Hery Wiyanto, Senin (9/5) kemarin, penyidik telah memeriksa dua orangtua korban. ‘’OS ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan setelah penyidik mendapat alat bukti yang cukup,’’ tegasnya. Kepada penyidik, tersangka mengaku awalnya memangku korban. Saat itulah dia melakukan perbuatan tak senonoh terhadap kedua bocah tersebut. Setelah itu, masing-masing korban diberi uang Rp 2.000. ‘’Tersangka ini statusnya duda anak satu. Selama di Bali, dia bekerja sebagai kuli bangunan,’’ ungkap Hery. Antara korban dan tersangka, kata Hery, bertetangga sehingga saling kenal. Saat dipanggil, korban langsung mendekati tersangka. ‘’Biasanya kasus seperti ini kan di kamar, tapi tersangka melakukan pencabulan di gang rumahnya,’’ ujarnya. Sebenarnya kasus itu terjadi pada April lalu, tetapi baru dilaporkan Rabu (4/5). Kasus ini baru dilaporkan setelah korban mengeluh kemaluannya sakit saat dimandikan orangtuanya. ‘’Saat ditanya orangtuanya, korban menceritakan perbuatan tersangka,’’ ucap mantan Kabid Humas Polda Bengkulu ini. Untuk memperdalam kasus itu, kedua korban divisum di RS Trijata, kemarin. Saat itu mereka didampingi orangtuanya. Sementara tersangka ditahan di Rutan Mapolda. ‘’Korbannya baru dua yang lapor. Kalau ada yang lain, silakan lapor, pasti diproses. Kami mengimbau kepada para orangtua dan warga supaya menjaga anak-anak dengan baik. Kepedulian tetangga juga penting untuk menyelamatkan anak-anak kita dari perbuatan asusila,’’ ujar Hery. (kmb36)

’’Smart People’’ Dukung Terwujudnya ’’Smart City’’

Trotoar Banyak Hancur

Euforia kelulusan dengan corat-coret di baju sudah lama dilakukan oleh para siswa-siswi yang telah lulus. Mulai dari imbauan dan larangan tidak bisa menghilangkan euforia kelulusan tersebut. Untuk itu, saya menyarankan kepada pihak terkait agar euforia ini dikemas yang menghasilkan motivasi. Tentu, diadakan di satu tempat dan diawasi serta dikawal oleh pihak terkait. Euforia kelulusan tetap saja dilakukan seperti sebelumnya, karena coretan-coretan yang ada di baju bisa dikenang sepanjang masa. Asalkan, kegiatan tersebut tidak mengganggu kenyamanan dan keamanan. Becik, Tuban Agung Jaya Negara, Denpasar

FM 96,5

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.

Hindari Dijadikan Tempat Pembuangan Sampah

Banjir rob sudah datang akibat sedimentasi urukan bermeter-meter kubik limestone proyek Tol Bali Mandara. Mau alasan pembenaran apalagi wahai penguasa? Mau kongkalikong sama investor rakus? Apakah masih niat menguruk laut? Tunggu alam murka lagi dan rakyat akan terus menghujat. Belum direklamasi dan belum seratus persen saja airnya sudah naik dan banjir di Jalan By-pass Ngurah Rai. Bli Made, Denpasar Mahayadi, Kuta Selatan

Trotoar di Jalan Raya Sesetan, Denpasar, banyak yang hancur. Kanan dan kiri jalan kondisinya sama. Trotoar di jalur itu banyak digunakan oleh kawan-kawan kita yang tunanetra. Mohon kepada Dinas Pekerjaan Umum dan jajaran terkait segera memperbaiki. Soni Wijaya, Denpasar

Selasa Kliwon, 10 Mei 2016

SEMINAR - Wali Kota Rai Mantra saat menjadi keynote speaker pada Seminar Nasional Pendidikan Hindu yang diselenggarakan DPK Peradah Indonesia Denpasar di Ruang Praja Utama Kantor Wali Kota Denpasar, Senin (9/5) kemarin. SMART City adalah kota cerdas dalam menghadapi berbagai permasalahan dan memiliki strategi dalam menghadapi sebuah tantangan. Mewujudkan Denpasar Smart City, salah satu komponennya adalah Smart People yakni manusia cerdas. Hal ini disampaikan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat menjadi keynote speaker pada Seminar Na-

sional Pendidikan Hindu yang diselenggarakan DPK Peradah Indonesia Denpasar di Ruang Praja Utama Kantor Wali Kota Denpasar, Senin (9/5) kemarin. Rai Mantra mengatakan, Smart People (masyarakat cerdas) sangat dipengaruhi oleh terbentuknya karakter generasi muda yang baik. Salah satunya melalui peran pendidikan agama Hindu. Se-

lain Smart People, Smart City juga didukung oleh beberapa komponen yakni Smart Governance, Smart Mobility, Smart Environment, Smart Economy dan Smart Living. Sehingga hal ini mendukung program Smart City yang tidak lepas d a r i i nd e k s p e m b a n g u n a n manusia. Dalam hal ini, Pemerintah Kota Denpasar telah bisa mendukung Smart City tersebut karena Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Denpasar telah mencapai 81,65 persen. Indeks pembangunan manusia ini tertinggi di Bali dan telah melebihi nilai yang ditentukan oleh pusat. Rai Mantra mengatakan, dalam smart city, menghadapi berbagai permasalahan bisa menggunakan kemajuan teknologi atau tidak. Semua berhasil, harus terlebih dahulu memahami pengertian dari smart city tersebut. Smart city adalah sebuah konsep kota yang membantu masyarakat yang berada di dalamnya dengan mengelola sumber daya yang ada dengan efisien dan memberikan informasi yang tepat kepada masyarakat, lembaga di dalam untuk melakukan kegiatan atau mengantisipasi kejadian yang tidak terduga. Sebagai kota smart, Pemerintah Kota Denpasar telah me-

manfaatkan teknologi yakni dengan menyediakan pengaduan masyarakat secara online melalui Pro Denpasar Plus. Masyarakat bisa mengadukan dan upload foto permasalahan yang ada di Kota Denpasar ke layanan Pro Denpasar Plus yang telah disediakan. Pengaduan tersebut segera akan ditindaklanjuti oleh dinas terkait di Pemkot Denpasar. ‘’Hal ini adalah suatu program baru Pemkot Denpasar dalam mengakomodasi dan memecahkan berbagai permasalahan pembangunan yang ada di Kota Denpasar

yang harus ditindaklanjuti segera,’’ ujarnya. Yang terpenting dalam mengwujudkan smart city tersebut, harus didukung semua komponen masyarakat dengan cara ikut berpartisipasi, menjaga pluralitas etnik maupun sosial serta memiliki pemikiran yang open minded. Menurutnya, seminar yang digelar ini sangat startegis untuk mengajak generasi muda bisa mengetahui lebih awal tentang konsep Smart City. Nantinya, generasi muda sangat berperan dalam mendukung smart city. (ad338)

085 100 400 391, (0361) 819446 FM 96,5

Topik : umat harus kritisi kinerja phdi Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com


Badung

Selasa Kliwon, 10 Mei 2016

3

Pemda Diminta Lengkapi Sarana Pemilah Sampah Mangupura (Bali Post) Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Bali mendorong agar pemerintah daerah (pemda) dapat melengkapi sarana dan prasarana pemilah sampah sebagai upaya membangun kepedulian masyarakat untuk ikut mengelola sampah. ‘’Kenyataannya, selama ini pemerintah tidak memfasilitasi ketika sampah sudah dipilah oleh masyarakat,’’ kata Direktur PPLH Bali Catur Yuda Hariani kepada wartawan Antara di Denpasar, Senin (9/5) kemarin. Padahal, lanjutnya, untuk membangun kesadaran masyarakat yang terbiasa nyaman dan dilayani dalam urusan sampah menjadi mau memilah sampah, itu cukup sulit. ‘’Seharusnya ada truk sampah maupun motor cikar (moci) yang bisa mengangkut sampah yang sudah dipilah di tengah kondisi kesadaran masyarakat yang sudah mulai terbangun untuk memilah sampahnya,’’ ujarnya. Di sisi lain, tambah Catur, terkait dengan pengolahan sampah organik (komposting), masyarakat masih enggan untuk melakukan dengan alasan kendala luasan lahan. ‘’Sebenarnya banyak metode komposting yang bisa diterapkan di rumah tangga, yang tidak memerlukan lahan yang luas dan masyarakat harus didorong untuk itu,’’ ujarnya. Catur juga mengapresiasi terobosan dari Pemprov Bali yang mengadakan lomba Green Office di antara satuan kerja perangkat daerah (SKPD) provinsi setempat. ‘’Kalau pemerintah menginginkan masyarakat berubah dan sadar dalam mengelola sampah, tentu harus bisa memberikan contoh terlebih dahulu,’’ ucapnya. Dalam lomba ‘’Kantor Hijau’’ itu, bukan saja terkait urusan kebersihan hingga kerindangan, namun juga menyangkut upaya penghematan energi. Sementara itu, Nyoman Arsana selaku Stakeholder Relation PT Tirta Investama Mambal (Aqua Danone) mengatakan, sebagai wujud kepedulian terhadap persoalan sampah, pihaknya telah membentuk Lembaga Pemberdayaan Pemulung (LPP). LPP yang sudah dibentuk sejak 2010 itu, saat ini telah melibatkan 1.000 pemulung dan memiliki dua Recycle Business Unit (RBU) dengan nama Bali PET yang berlokasi di Desa Lepang Kabupaten Klungkung dan Desa Kertalangu Kota Denpasar. ‘’Setiap bulannya mampu diproduksi lebih dari 200 ton sampah plastik bekas PET,’’ ucapnya, belum lama ini. (kmb)

Kasus Pembunuhan Manajer RP

Terdakwa Minta Maaf

Mangupura (Bali Post) Majelis hakim pimpinan Edward Harris Sinaga memberikan kesempatan kepada terdakwa kasus pembunuhan Manajer Operasional Royal Palace (RP) I Nyoman W. Setia Budiarta untuk melakukan pembelaan. Dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Senin (9/5) kemarin, terdakwa meminta maaf kepada keluarga korban. Para terdakwa juga meminta keringanan hukuman atas perbuatan yang mereka lakukan. Salah seorang terdakwa, Wayan Selamet, di hadapan majelis hakim mengaku bersalah dan menyesali perbuatannya. Pasalnya, apa yang dia lakukan bersama temannya telah mengakibatkan hilangnya nyawa Manajer Operasional RP I Nyoman W. Setia Budiarta. Terdakwa lain, Tri Yulianto dan Made Budiarta, juga menyatakan hal yang sama, yakni meminta maaf dan meminta ampunan hukuman pada majelis hakim. ‘’Saya mohon agar dihukum yang seringannya yang mulia. Saya menyesal dan sangat merasa bersalah, sekaligus meminta maaf kepada keluarga korban,’’ pinta Wayan Selamet. Sementara pembelaan yang dilakukan terdakwa melalui kuasa hukumnya, Ketut Ngastawa dan Haposan Sihombing, pada pokoknya menyatakan untuk membuktikan apakah para terdakwa terbukti memenuhi unsur yang melakukan, yang menyuruh melakukan, dan yang turut serta melakukan, haruslah dihubungkan dengan perbuatan pokoknya, yaitu menghilangkan nyawa orang lain. Namun, katanya, para terdakwa tidak terbukti dengan sengaja melalukan perencanaan pembunuhan. Dikatakannya, dengan tidak terbuktinya unsur dengan sengaja menghilangkan nyawa orang, maka unsur yang melakukan, yang menyuruh melakukan, dan yang turut serta melakukan dianggap tidak terbukti oleh kuasa hukum terdakwa. Dari sejumlah unsur yang diuraikan dan setelah membuktikan dakwaan maupun tuntutan dari jaksa penuntut umum (JPU), tim penasihat hukum para terdakwa menyimpulkan beberapa hal. Yakni, menyatakan ketiga terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pembunuhan berencana yang dilakukan secara bersamasama, sebagaimana dalam Pasal 340 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Ngastawa dalam kesimpulan juga menyatakan ketiga terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pembunuhan yang dilakukan secara bersama-sama sebagaimana dalam Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan meminta para terdakwa dibebaskan. Karenanya, dia meminta supaya terdakwa dibebaskan dari dakwaan pertama primer dan subsider. ‘’Namun, merehabilitasi harkat dan nama baik ketiga terdakwa,’’ pinta Ngastawa. Usai mendengarkan pembacaan pembelaan dari tim penasihat hukum para terdakwa, hakim Edward Harris Sinaga memberikan kesempatan kepada tim JPU I Kadek Wahyudi Ardika, I Made Agus Sastrawan dan Nyoman Bela Puta Atmaja menanggapinya. Tim jaksa akan menanggapinya (replik) pada sidang yang digelar 16 Mei mendatang. (kmb37)

Bali Post/wan

LANTAI - Pemkot Denpasar terus melakukan upaya penataan untuk mempercantik wajah kota. Tampak sejumlah pekerja sibuk memasang lantai batu andesit di areal taman hydrant di sudut tenggara depan Jayasabha Denpasar, Jalan Puputan Badung - Jalan Kaliasem, Senin (9/5) kemarin.

UN Berintegritas Ternoda

ORI Sayangkan Siswa dan Pengawas Bawa Ponsel

Mangupura (Bali Post) – Pelaksanaan ujian nasional (UN) berintegritas ternoda. Pasalnya, pihak Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Bali menemukan masih adanya siswa dari sejumlah sekolah yang membawa telepon seluler (ponsel) ke dalam ruang ujian pada hari pertama pelaksanaan UN SMP, Senin (9/5) kemarin. ‘’Kami sangat menyayangkan masih adanya temuan seperti ini, padahal sudah beberapa kali diberikan penekanan,’’ kata Kepala ORI Perwakilan Bali Umar Ibnu Alkhatab kepada wartawan Antara di Denpasar, kemarin. Dalam pantauan ke sejumlah sekolah di tujuh kabupaten/kota di Bali ini, pihaknya tidak hanya menemukan siswa yang membawa telepon genggam, tetapi ada pengawas yang juga sibuk meng-

gunakan telepon genggamnya saat UN berlangsung. ‘’Kalau sudah seperti ini, kami tidak tahu apakah ada iktikad baik atau tidak dari para pengawas,’’ ucapnya mempertanyakan.

Umar menambahkan, setelah pelaksanaan UN, pihaknya akan segera mengirimkan sejumlah temuan pelanggaran itu kepada Disdikpora Provinsi Bali, kabupaten/kota dan juga kepala sekolah bersangkutan. ‘’Kami inginkan agar pengawas yang sudah lalai seperti itu tidak digunakan lagi saat UN tahun depan. Kami juga sudah mencatat nomor ruangan maupun nama-nama pengawas yang kami temukan melakukan pelanggaran itu,’’ ujarnya. Selain itu, dalam pantauannya juga ditemukan pelanggaran lain seperti ada

siswa yang gaduh di dalam ruang ujian maupun saling bertanya. Selama pelaksanaan UN, kata Umar, ORI Bali menargetkan masing-masing dari sembilan kabupaten/ kota di Bali ini paling tidak dapat disasar enam sekolah. ‘’Kami rasa jumlah tersebut sudah cukup untuk menjadi sampel,’’ ucapnya. Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali TIA Kusuma Wardhani mengatakan, pihak sekolah dan siswa jangan mencoba-coba untuk bekerja sama saat pelaksanaan ujian nasional. ‘’Para pengawas

juga kami harapkan agar benar-benar melakukan pengawasan sehingga tidak ada lagi barang-barang yang tidak semestinya seperti telepon genggam berada dalam ruang ujian,’’ ucapnya. Mantan Kepala Badan Diklat Provinsi Bali ini mengatakan, semestinya sekolah dapat mengedepankan nilainilai kejujuran, apalagi UN sudah tidak menentukan kelulusan siswa lagi. Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali, siswa yang mengikuti UN jenjang SMP/MTs di Bali sejumlah 66.442 orang. (kmb)

Wabup Suiasa Tinjau Pelaksanaan UN SMP WAKIL Bupati Badung I Ketut Suiasa, Senin (9/5) kemarin meninjau pelaksanaan ujian nasional (UN) di sejumlah sekolah. Di antaranya di SMPN 2 Mengwi dan SMPN 5 Mengwi. Peninjauan dilakukan untuk memastikan ujian yang diikuti sekitar 9.715 siswa se-Badung berjalan lancar. Saat melakukan peninjauan, Wabup Suiasa didampingi Kepala Disdikpora Badung I Ketut Widia Astika, Kabid Pendidikan I Made Mandi, Camat Mengwi IGAN Jaya Saputra, Kepala UPT Disdikpora Mengwi I Wayan Koper, dan sejumlah tokoh masyarakat. Di SMPN 2 Mengwi, Wabup diterima Kepala SMPN 2 Mengwi I Ketut Suanda dan di SMPN 5 Mengwi diterima Kepala SMPN 5 Mengwi I Ketut Karya. Setibanya di sekolah tersebut, Wabup Suiasa langsung menuju ruang kelas siswa yang sedang mengikuti ujian. Secara umum, pelaksanaan ujian hari pertama dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia berjalan lancar dan tertib. ‘’Tujuan kami meninjau SMPN 2 Mengwi dan SMPN 5 Mengwi, ingin mengetahui pelaksanaan UN di Kabupaten Badung berjalan tertib. Kami ingin pelaksanan UN di Badung ini berintegritas,’’ ujar Wabup Suiasa di sela-sela kun-

jungannya. Pelaksanaan ujian berintegritas, sambung Wabup Suiasa, maksudnya seluruh panitia pelaksana melaksanakan fungi tugas dan kewajibannya masing-masing. Tenaga pengawas harus mengedepankan nilai-nilai kejujuran dan disiplin. ‘’Saya berpesan, dalam melaksanakan tugasnya pengawas jangan melakukan tindakan di luar tugasnya. Pengawas di dalam jangan mengganggu situasi, jangan menciptakan situasi,’’ pesannya. Kepada siswa, mantan Wakil Ketua DPRD Badung dua periode ini juga mengingatkan agar mengerjakan dengan penuh kejujuran. ‘’Siswa yang terpenting mempersiapkan mental, jangan tegang dan jangan emosional,’’ pesannya lagi. Kepala Disdikpora Badung I Ketut Widia Astika menyampaikan, pelaksanaan UN berjalan lancar. ‘’Kami bersyukur, ujian berjalan lancar. Soal juga tidak ada yang kurang,’’ terangnya. Saat ini, imbuh Astika, seluruh peserta UN berjumlah 9.715 siswa, terdiri dari 5.112 laki-laki dan 4.603 perempuan. ‘’Memang ada yang tidak bisa ikut ujian karena sakit. Seperti I Gusti Ngurah Dharma Prayuda, siswa SMPN 5 dari Sempidi, harus ujian di rumah sakit. Tapi tidak

UN - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi Kadisdikpora Ketut Widia Astika meninjau UN di sejumlah sekolah, Senin (9/5) kemarin. masalah, karena sudah seizin dokter,’’ jelasnya. Tahun ajaran 2015/2-2016, ada 57 sekolah yang menyelenggarakan UN. Dari jumlah tersebut, empat sekolah menyelenggarakan ujian dengan

berbasis komputer. Empat sekolah dimaksud yakni SMP Canggu Community School, SMP Lentera Kasih, SMP Australian Independent School Indonesia Bali, dan SMP Sunrise School Bali. (ad339)

Badung Belajar E-Government di Pemkot Surabaya AMBISI menjadikan Kabupaten Badung sebagai smart city dengan berbasis e-government, bukan hanya wacana. Bahkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung, Senin (9/5) kemarin berkunjung ke Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya guna menyerap informasi maupun teknologi yang telah berhasil diterapkan oleh pemkot setempat. Kujungan serangkaian Pekan Informasi Pembangunan (PIP) ini dipimpin langsung Bupati Badung Nyoman Giri Prasta didampingi Sekda Badung Kompyang R. Swandika dan sejumlah pimpinan SKPD terkait, seperti Kadispenda Wayan Adi Arnawa, Kepala BPPT Made Sutama, Kadishub Wayan Weda Dharmaja, Kabag Pembangunan A.A. Bayu serta segenap awak media. Rombongan PIP 2016 yang mengangkat tema ‘’Lewat E-Government Tingkatkan Kualitas Pelayanan Melalui Smart City’’ disambut Wakil Wali Kota (Wawali) Surabaya Whisnu Sakti Buana beserta jajaran SKPD.

Dalam kesempatan itu, Wawali Surabaya Whisnu mengucapkan terima kasih atas kehadiran jajaran Pemkab Badung guna mencari tahu penerapan e-government yang berhasil diterapkan di Surabaya. ‘’Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Bapak Bupati Badung beserta jajarannya. Kami juga terbuka untuk berbagi pengalaman terkait e-government,’’ ujarnya. Menurutnya, Pemkot Surabaya akan menjalin kerja sama dengan beberapa kabupaten/kota terkait mewujudkan e-government pada 31 Mei mendatang. ‘’Kami harapkan dari kunjungan ini terjalin hubungan sinergi antara Badung dan Surabaya ditindaklanjuti dengan MoU,’’ tegasnya. Bupati Giri Prasta juga berterima kasih atas keterbukaan Pemkot Surabaya dalam berbagi pengetahuan mengenai upaya mewujudkan smart city. Selama ini, Pemkab Badung telah menerapkan e-government pada musrenbang di setiap kecamatan. ‘’Kami

smart city di Kabupaten Badung. ‘’Kami akan mendatangkan SDM yang berkopenten untuk mengajarkan kami bagaimana membangun smart city yang bersinergi antar-SKPD,’’ sebutnya. Surabaya merupakan ibu kota dari Provinsi Jawa Timur dan menjadi kota terbesar kedua setelah Jakarta. Penerapan dan pengembangan e-government di Surabaya meliputi pengelolaan keuangan daerah dan e-government untuk pelayanan masyarakat. Di antaranya, e-budgeting, e-project, e-procurement, e-controlling, e-performance dan program e-government lainnya. (ad336)

CENDERAMATA - Bupati Giri Prasta menyerahkan cenderamata kepada Wawali Surabaya Whisnu Sakti Buana di sela kegiatan PIP 2016. akan menerapkan apa yang belum ada. Bahkan, nanti petani pun akan memakai sistem online sehingga tidak lagi dipermainkan oleh tengkulak,’’ ungkapnya.

Selain menyerap informasi terkait keberhasilan Surabaya menerapkan e-government, Bupati Giri Prasta juga akan mendatangkan langsung SDM dari Surabaya dalam mewujudkan


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Selasa Kliwon, 10 Mei 2016

SMA PGRI 2 Denpasar Lepas 162 Lulusan Siswa SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar Tak Cetak Pengangguran, Terima 320 Siswa Baru Raih NUN Tertinggi di Bali Dapat Bonus Rp 7 Juta dari Yayasan

BONUS - Ketua Yayasan PR Saraswati Bagus Ketut Lodji menyerahkan bonus Rp 7 juta kepada Dewa Ayu Dian Nata Dewi. SUDAH menjadi tradisi SMK Kompetensi Kejuruan. Farmasi Saraswati 3 Denpasar tiap Kepala SMK (Farmasi) Saraswati tahun sukses mengantarkan siswa 3 Denpasar I Gede Made Suradnyana, kelas III lulus 100 persen. Hal itu S.Si., Apt. didampingi Wakasek Kurijuga ditunjukkan pada tahun ini. kulum Ketut Hery Tonik dan Dewa Yang istimewa, tahun ini SMK Far- Gede Sukmantara, S.E., M.M. menmasi Saraswati 3 Denpasar kembali gatakan, semua hasil yang dicapai melahirkan siswa peraih Nilai Ujian oleh anak-anaknya merupakan buah nasional (NUN) tertinggi di Bali. dari kerja keras yang telah mereka Prestasi itu diukir Dewa Ayu Dian lakukan bersama dengan siswa, guru Nata Dewi. Dia memperoleh total serta dukungan Yayasan PR Sarasnilai 368,4. Dewa Ayu Dian Nata wati Pusat Denpasar, orangtua dan Dewi termasuk siswa berprestasi seluruh stakeholder. Dikatakan, Nata di Bali. Dia meraih juara I LKS se- Dewi adalah peraih juara umum I di Bali bidang kefarmasian dan tahun SMF setiap semester, sehingga ada lalu berhak mengikuti LKS tingkat korelasi nilai UN dengan prestasi Nasional di Tangerang. Anak per- siswa. Sementara nilai rata-rata sekotama pasangan Dewa Gede Wijana lah ada di ranking ke-6 di Bali. dan Desak Nyoman Purnawati asal Senin (9/5) kemarin, Nata Dewi Tampaksiring, Gianyar ini memper- diterima Pejabat Ketua Yayasan PR oleh nilai 88,0 untuk mata pelajaran Saraswati Denpsar Ir. Bagus Ketut Bahasa Indonesia, nilai 94,0 untuk Lodji, M.S. bersama Drs. Dewa SukaBahasa Inggris, nilai 92,5 untuk nada. Bagus Ketut Lodji menyatakan Matematika dan nilai 93,9 untuk rasa bangga dan syukurnya siswa

SMK Saraswati 3 Denpasar meraih prestasi terbaik UN SMK di Bali. Yayasan juga memberi apresiasi atas kerja keras siswa dan guru. Saat itu Bagus Ketut Lodji menyerahkan bonus Rp 7 juta bagi Nata Dewi. SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar, dikatakannya, membuktikan diri sebagai sekolah terbaik dan berkualitas. Diharapkan prestasi ini menular kepada adik kelasnya. SMK Farmasi juga tetap mempertahankan budaya prestasi ini tahun depan. Kepada kasek, Bagus Ketut Lodji mengatakan jangan cepat berpuas diri. Tunjukkan semua prestasi dengan pelayanan bermutu. Bagi siswa kelas XII yang tahun ini lulus bisa memilih studi lanjut di Akademi Farmasi Saraswati Denpasar. Soal prestasi, anak-anak SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar sudah go national. Beberapa kali meraih juara LKS. Kini, SMF sedang mempersiapkan siswanya maju ke LKS tingkat Nasional di Malang. Siswa SMF Komang Dirga Mega Buana menjadi duta Bali ke LKS Nasional bidang farmasi setelah meraih juara I LKS di Bali. Kasek Made Gede Suradnyana menambahkan, tahun ini SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar hanya menerima 120 siswa. Jumlah ini sengaja dibatasi disesuaikan dengan kapasitas ruangan dan laboratorium. SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar kini terakreditasi A. Selain dikenal memiliki guru profesional, juga memiliki lab terlengkap dan termutakhir dewasa ini. Sekolah ini memiliki empat lab meracik obat, lab teknologi farmasi, lab kimia analisis dan lab komputer. Semua siswa mendapatkan keempat program ini. (ad632)

Wali Kota Puas SMPN 10 Denpasar Jalankan UN Berintegritas Sekolah Berprestasi Berbasis Lingkungan

WALI KOTA Denpasar diwakili Asiten II Sekda Kota Denpasar yang juga Plt. Kadisdikpora Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta, Senin (9/5) kemarin, memantau pelaksnaaan UN di SMPN 10 Denpasar. Saat itu, Jimmy Sidharta didampingi Kabid Dikdas I Made Raka langsung diterima Kepala SMPN 10 Denpasar I Ketut Sukartha, M.Si. Setelah meninjau pelaksanaan UN dari luar ruangan dan kinerja pengawas, Jimmy Sidharta mengaku puas pelaksanaan UN di SMPN 10 berjalan berintegritas. Dia berharap model UN di SMPN 10 Denpasar dijadikan contoh sekolah lain untuk menuju Denpasar sebagai kota UN berintegritas tingkat nasional. Dia mengatakan, apa yang dilakukan jajaran SMPN 10 Denpasar sudah baik, tak ada ruangan yang ditutupi gorden, pengawas tak ada yang ngobrol, baca koran dan memainkan HP. Sementara siswa mengerjakan soal UN dengan tertib dan bekerja mandiri. Hal ini penting ditekankan karena UN hanya untuk maping keberhasilan belajar siswa, bukan penentu kelulusan. Kedua, Jimmy Sidharta mengaku senang berada di SMPN 10 Denpasar karena nuansa sekolahnya ditata apik berbasis vila. Dengan demikian, memunculkan suasana yang menyenangkan, segar dan hijau. Makanya, Kabid Dikdas Made Raka mengatakan SMPN 10 adalah sekolah berprestasi berbasiskan lingkungan dan termasuk Sekolah Adiwiyata. Kepala SMPN 10 Denpasar Ketut Sukartha mengatakan, sebanyak 507 siswanya mengikuti UN den-

PANTAU UN - Asisten II Sekda Kota Denpsar Jimmy Sidharta dan Made Raka diterima Kasek Ketut Sukartha saat meninjau UN di SMPN 10 Denpasar. gan tingkat kehadiran 100 persen. Ketut Sukartha didampingi Untuk UN kali ini, dia menyiapkan Wakasek IGA Putu Tritawati, S.Pd., 26 ruangan bahkan meminjamkan I Nyoman Budiada, S.Pd., M.Pd.H., dua rungan untuk SMP PGRI 9 Drs. Nyoman Teken dan Ngakan Denpasar. Made Sura Adnyana, S.Pd. menKepada Jimny Sidharta, dia juga gaku semua siswanya sudah siap menegaskan bahwa sekolahnya mental dan materi menghadapi UN. memiliki segudang siswa cerdas hasil Program minggu intensif diberikan binaan kelas bilingual dan klub mata bagi siswa yang menghadapi UN dan pelajaran. Salah satu siswa cerdas lomba-lomba. Mereka juga dibina leSMPN 10 Denpasar I Gusti Made wat klub akademis sesuai bidangnya Raka Alfin Aditya sukses meraih dan klub seni dan sastra. juara umum di tiga kategori di OlimDijelaskan, SMPN 10 Denpasar piade Biologi se-Bali di Undiksha. juga memiliki kelas superior, adalah Raka Alfin Aditya juga peraih pe- kumpulan siswa ber-IQ 120 ke atas. runggu di OSN 2015. Mereka dibina khusus guru SMA dan Raka bersama Kepala SMPN dosen. Kelas bilingual dikhususkan 10 Drs. I Ketut Sukartha, M.Si. bagi siswa yang siap menerima PBM mengawinkan gelar juara II Siswa dua bahasa yakni bahasa Indonesia Berprestasi dan Kasek Berprestasi dan Inggris. Sedangkan kelas pintar Bali 2015. Jadi, di sekolah ini tak adalah siswa berkemampuan sedang hanya siswa mencetak prestasi, juga dan kurang yang dibina khusus unguru dan kaseknya. tuk menjadi siswa pintar. (ad628)

Seminar Internasional di Stikes Bali

Perlu Perhatian Turunkan Angka Kematian Ibu Melahirkan

PEMBICARA - Ketut Widia bersama para pembicara pada seminar internasional di Stikes Bali. STIKES Bali secara konsisten Awiroute Wandee, Juthamahee dan menggelar seminar nasional dan in- Isariya Thanarodjanasah. ternasional dua kali dalam setahun. Ketua Stikes Bali Drs. I Ketut Seminar internasional, Senin (9/5) Widia, BN.Stud., M.M. saat memkemarin, mengambil tema ‘’Menin- buka seminar menekankan bahwa gkatkan Peran Tenaga Kesehatan seminar dalam rangka Dies Natalis untuk Memastikan Akses yang ke-11 Stikes Bali ini sangat penting Merata pada Pelayanan Kesehatan bagi mahasiswa dan lembaga untuk Reproduksi Perspektif dari Indone- mengetahui dan menambah wawasan sia, Thailand dan Filipina’’. Seminar tentang pola penanganan kesehatan sehari yang diikuti 300 peserta dan reproduksi di Indonesia dan menghadirkan narasumber dari negara tetangga Filipina dan ThaiIndonesia diwakili dosen Stikes Bali land. Seminar ini penting diketahui Ni Luh Adi Satriani, S.Kp., M.Kep., bagi perawat dan kebidanan untuk Sp.Mat., Ida Ayu Wulandari, S.Si., menuju kesejahteraan bersama. SeM.Keb., pembicara dari Filipina Elis- bab, peran tenaga kesehatan sangat abeth P Lopes RN. dan dari Thailand menentukan dalam peningkatan Supawadee Kura-chottikul. derajat kesehatan masyarakat secara Yang menarik, seminar juga umum dan menurunkan angka kediikuti enam mahasiswa dari Saint matian ibu melahirkan dan kematian Louis College, Thailnad. Mereka bayi. Untuk itu, Stikes Bali sebagai mengikuti program student dan lec- sebuah lembaga pendidikan kesehature exchange di Stikes Bali. Enam tan berkualitas di Bali ikut berperan mahasiswa yang ikut program ini menyiapkan SDM tenaga kesehatan yakni Jahapan Usapron, Thidekt yang profesional. Ngambunkan, Jalaluck Sangdee, Dia mengakui angka kema-

tian ibu melahirkan masih cukup tinggi di Tanah Air. Apalagi bagi masyarakat tak mampu di desadesa. Untuk itu, Ketut Widia menegaskan pentingnya perhatian semua pihak dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya dalam reproduksi wanita. Dalam seminar yang dipandu Putu Darma Suyasa, Ph.D. ini, pembicara Ni Luh Adi Satriani mengungkapkan masalah reproduksi wanita di Bali masih banyak mengalami kendala. Sebab, masyarakat Bali yang menganut faham patrilinial masih mendepankan kaum laki-laki daripada wanita. Namun, kini seiring perkembangan zaman, budaya itu mulai terkikis mengingat kesadaran masyarakat Bali dawasa ini sudah makin meningkat bersamaan makin meningkatnya kesejahteraan mereka. Hal yang sama diakui juga terjadi di Filipina dan Thailand. Menurut Elisabeth Lopes, angka kematin ibu melahirkan di negaranya masih tergolong tinggi. Hal yang sama diungkapkan naras umber dari Thailand Supawadee Kura-chottikul bahwa masalah ibu dan bayi meninggal saat kelahiran masih tergolong tinggi di desa dibandingkan di perkotaan. Kini, pemerintah mulai peduli dengan reproduksi wanita mulai dari prakelahiran, saat lahir hingga kelahiran. Semunya dibantu lewat program pemerintah. Saat diskusi, banyak mengemuka pendapat soal pentingnya perhatian kaum suami untuk menekan angka kematian ibu dan bayi saat melahirkan. (ad631)

SMA PGRI 2 Denpasar yang dikenal dengan sebutan Regrisma kini menjadi sekolah incaran masyarakat. Selain dikenal satusatunya memiliki program khusus yakni SMA plus Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal (PBKL) bidang pariwisata, siswanya juga dikenal banyak mengukir prestasi. Kepala SMA PGRI 2 Denpasar I Komang Arta Saputra, S.Pd., M.Pd. didampingi Wakil Ketua YPPLP Kota PGRI Denpasar Dr. I Nengah Sukama, S.Pd., M.M., Senin (9/5) kemarin, melepas 162 siswa kelas XII. Sekaligus dia mengumumkan bahwa 100 persen siswanya dinyatakan lulus. Sesuai dengan visi dan misi SMASMK plus di bidang pariwisata yakni front office dan kini ditambah dengan bahasa Jepang, membuktikan sejumlah siswanya setelah tamat diterima bekerja dan melanjutkan studi. Ini yang dia katakan SMA PGRI 2 Denpasar tidak mencetak pengangguran melainkan menjadi SDM yang tangguh, baik sebagai tenaga kerja andal maupun melanjutkan studi. Komang Artha Saputra didampingi para Wakasek I Made Purwa, I Made Suwecana, Wayan Suweni dan Agustin Setiawati juga menyerahkan penghargaan bagi siswa peraih UN dan US terbaik. Peraih UN terbaik di IPA diraih Gusti Ayu Putri (472,0) dan IPS diraih Elmi Achmad Baykhaqi (440,0). Sementara peraih NUS di IPA diraih I Komang Angga Rahayudiputra (1315,50) dan di IPS oleh Ni Made Yundari ( 1311,50).

Ia menambahkan, tahun ajaran baru ini SMA PGRI 2 Denpasar yang berlokasi di Monang-maning menerima 320 siswa baru dengan berbagai kemudahan yang disebut program khusus. Jumlah ini sengaja dibatasi agar semua siswa di sekolah ini bisa masuk pagi. Hal ini meniru model pembelajaran di SMAN 4 Denpasar. Dia mengatakan, pihaknya memberi berbagai kemudahan bagi calon siswa baru. Bagi siswa lulusan SMP PGRI di Kota Denpasar diberikan diskon uang gedung 25 persen. Warga dari Monangmaning diberikan potongan uang gedung 20 persen. Wakil Ketua YPLP PGRI Dasmen Kota Denpasar Dr. I Nengah Sukama, S.Pd., M.M. menegaskan, lulusan Regrisma terbukti memiliki karakter dan integritas secara moral dan kinerja. Mereka dicetak

menjadi SDM andal, baik sebagai pencetak calon tenaga kerja maupun melanjutkan studi. Makanya, dia menyebut hanya SMA PGRI 2 yang memiliki program PBKL oleh pemerintah. Untuk itu, dia mengajak lulusan SMP di Denpasar bergabung dengan SMA PGRI 2 yang menjadi sekolah unggulan di kawasan Monang-maning. Kasek Komang Artha Saputra menambahkan, 100 pendaftar di sekolah ini diberi keringanan uang gedung sampai 50 persen. Komang Artha Saputra juga menegaskan, pendaftaran calon siswa baru sudah dimulai dengan menggunakan surat keterangan dari kasek bahwa siswa bersangkutan duduk di kelas III SMP. Pendaftaran dibuka di dua gedung sekolah yakni di Jl. Gunung Karang III Denpasar dan Jl. Gunung Rinjani Gang Patuha V Perumnas. (ad630)

TERBAIK - Kepala SMA PGRI 2 Denpasar Komang Artha Saputra dan Dr. I Nengah Sukama memberi selamat kepada lulusan terbaik SMA PGRI 2 Denpasar.

Bangga Nilai-nilai Hindu Masih Lestari di Keraton Yogyakarta

Wedakarna Minta Panglingsir Puri di Bali Harus Tiru Soliditas Keraton Yogyakarta

HUBUNGAN warih Raja Pertama dan Pendiri Kerajaan Badung Ida Batara I Gusti Tegeh Kori dengan warih Kerajaan Mataram Yogyakarta makin erat dengan keberadaan sosok Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III. Sejak Mahasabha I Pasemetonan Agung Nararya Dalem Benculuk Tegeh Kori di Klungkung pada 9 September 2009, Gusti Wedakarna makin membawa nama leluhur Bali menuju ke pentas nasional. Hal ini ditandai dengan aktifnya kembali Puri Tegeh Kori di kancah Forum Raja/Sultan Nusantara, termasuk dukungan Raja Denpasar Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan kepada Gusti Wedakarna untuk berkiprah di Forum Silaturahmi Keraton Nusantara dan sejumlah forum raja-raja Nusantara. Tujuannya untuk mengembalikan kejayaan bangsa Indonesia khususnya nilai adat, seni dan budaya mengingat keraton/puri/kKedaton memiliki fungsi pelestari budaya (Permendagri 30 Tahun 2007). Demikian diungkapkan Shri Gusti Wedakarna saat menghadiri upacara peringatan Ulang Tahun dan Naik Tahta Sri Sultan Hamengku Bawono X di Keraton Yogyakarta, Sabtu (7/5) lalu. “Keberadaan puri di Bali dengan Keraton Yogyakarta sesungguhnya satu. Para warih Jawa-Bali berasal dari leluhur yang satu. Cuma nilai– nilai Siwa Budha Mataram dan Majapahit ini bisa dilaksanakan secara total oleh puri di Bali karena para raja dan panglingsir di Bali semua masih beragama Hindu, sehingga pakem– pakemnya nyambung. Tetapi, apresiasi saya berikan kepada Keraton Yogyakarta bahwa nilai–nilai Siwa Budha, ajaran Itihasa Mahabharata masih sangat dilestarikan oleh Sri Sultan bersama keluarganya. Dan ini sangat membanggakan. Saya angayubagia setelah melihat proses HUT Sultan Yogyakarta yang sangat bernuansa Siwa Budha,’’ ungkap Shri Gusti Wedakarna. Ia pun berpesan pada para raja/ panglingsir puri di Bali bahwa ke-

bersatuan itu adalah sangat penting, mengingat jika Bali ingin berdaulat, maka warih-nya harus bersatu. ‘’Saya yakin suatu saat, di generasi saya atau generasi setelah saya bahwa para keturunan puri di Bali ini akan bersatu. Jika ingin mengaku sebagai ksatria, maka seorang warih harus menghindari sikap-sikap tidak terpuji dan mulai jadi teladan minimal di lingkungan di mana dia tinggal. Saya ingin semua puri bersatu, saling pakedek pakenyem, tetapi tetap eling waspada terhadap musuh Bali dan agama Hindu. Karena satu–satunya yang ditakutkan oleh musuh Bali adalah kebersatuan dan persatuan orang Bali terutama para gustinya (pemimpinnya). Bagi yang memiliki gelar bangsawan, silakan lestarikan asal tidak feodal dan silakan besar di puri masing–masing. Sudahi konflik, jangan ribut sesama orang Bali karena saat ini respek itu dimunculkan karena kerja dan keteladanan, balutan gelar itu nomor sekian. Saya ajak puri di Bali bersatu dalam politik, ekonomi dan budaya, karena puri dan geria (Raja Resi) adalah benteng Hindu Dharma,’’ ungkap Gusti Weda-

karna yang Sekjen Pasemetonan Agung Nararya Dalem Benculuk Tegeh Kori (PANDBTK). Ia pun meminta agar soliditas puri–puri di Bali bisa menyamai soliditas Yogyakarta, sehingga perjuangan untuk Bali ke depan bisa dengan mudah dicapai. ‘’Saya ingatkan, kenapa DI Yogyakarta sampai bisa punya UU Keistimewaan sendiri? Karena para bangsawan, warih dan para kawula rakyatnya bersatu. Semua bisa menjaga sikap (sesana manut linggih). Tidak ada yang merasa tinggi atau rendah, tidak ada sifat iri hati yang ada malah jengah. Nah, sekarang apa orang Bali bisa seperti itu? Karena kita sedang berjuang untuk UU Provinsi Bali Dwipa. Saya yakin pasti bisa dan orang Bali pasti bisa bersatu jika semua manut pada kekuatan Hindu Dharma. Bali harus banyak belajar, mendengar dan menelaah. Mulat sarira dan hormati swadharma masing-masing tokoh, niscaya Bali niki bangkit,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang juga Senator Republik Indonesia ini. (ad343)

SATYAGRAHA – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat memberikan ucapan pada Sri Sultan Hamengku Bawono X dan Gusti Kanjeng Ratu Hemas saat peringatan HUT Raja.

SMK PGRI 4 Denpasar Lepas 641 Lulusan

Cetak SDM ’’Job Seeker’’ dan ’’Job Creator’’

SMK PGRI 4 Denpasar tercatat terbanyak kedua di Bali yang meluluskan siswanya. Kepala SMK PGRI 4 Denpasar Drs. I Ketut Suarya, M.Pd. melepas 641 siswa kelas XII, Senin (9/5) kemarin. Mereka yang dilepas berasal dari Akomodasi Perhotelan, Jasa Boga dan Multi Media (MM). Pelepasan ditandai dengan penyerahan siswa kepada Wakil Ketua Komite Drs. Ginastra disaksikan Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. dan Ketua PGRI Denpasar Drs. I Nyoman Winata, M.Hum. Kasek Ketut Suarya mengungkapkan, di usia ke-16 SMK PGRI 4 Denpasar tampil dewasa dan bermutu. Lulusan yang dicetak, katanya, juga bermutu. Ini dibuktikan hampir 80 persen siswa kelas XII yang dilepas sudah terserap di dunia kerja. Bahkan, dia menyatakan bahwa siswanya tahun ini lulus 100 persen. Dia mengatakan, letak sukses sebuah SMK adalah mampu mengantarkan siswanya lulus dan bekerja. Makanya, dia mengatakan SMK PGRI 4 Denpasar mencetak SDM yang memiliki kemampuan sebagai job seeker (yakni bekerja di tempat orang lain). Buktinya, banyak siswanya diterima bekerja sebelum lulus di Prodi AP dan MM. Di samping itu, juga mencetak job creator yakni mampu menciptakan lapangan kerja baru. Ini banyak dilakoni lulusan di Prodi Jasa Boga.

Kepada lulusannya, Ketut Suarya meminta untuk terus mengisi diri. Jangan pilih-pilih pekerjaan karena persaingan di dunia kerja makin tinggi. Bagi lulusan SMK PGRI 4 Denpasar yang diterima di dunia industri, dia minta untuk tunjukkan disiplin kerja agar dihormati oleh semua pihak. Sebab, disiplin dan semangat kerja yang tinggi adalah kunci sukses kehidupan. ”Kami juga sudah berikan penguatan pendidikan karakter,” ujarnya. SMK PGRI 4 Denpasar memiliki konsep lulusan menjadi BMW yakni bekerja, melanjutkan dan wirausaha. Hal itu diakui Ketua YPLP Dikdasmen PGRI Kota Denpasar I Nengah Madiadnyana yang mengatakan bahwa sekolah ini tampil luar biasa, baik dalam kelengkapan sekolah maupun mutu lulusannya. Ini se-

mua berkat kerja keras dan kerja cerdas kasek dan guru serta komite. Dia yakin, sekolah berkualitas akan dikejar masyarakat, apalagi sekolah ini banyak menghasilkan lulusan yang sudah bekerja. Ketua Komite Drs. IGB Wiadnyana, M.M., M.Pd. menambahkan, SMK PGRI 4 Denpasar kini sudah memiliki sarana dan prasarana yang lengkap. Di sisi lain, Kasek Ketut Suarya mengatakan tahun ini akan menerima 14 kelas siswa baru masing-masing 7 kelas untuk AP, lima kelas untuk Jasa Boga dan dua kelas untuk MM. Khusus untuk lulusan SMP PGRI dan warga Padangsambian dan sekitarnya diberikan keringanan uang bangunan hingga 20 persen, siswa lainnya diberi diskon 10 persen. (ad629)

PELEPASAN - Kasek Ketut Suarya bersama Madiadnyana, Ginastra dan Nyoman Winata saat acara pelepasan siswa kelas XII SMK PGRI 4 Denpasar.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Selasa Kliwon, 10 Mei 2016

A K T I V I T A S S E R E M O N I A L C E R I T A S U K S E S S T R A T E G I P R O F I L E S E J A R A H

info seremoniAL

BRI Kanwil Denpasar Serahkan Penghargaan Pemenang SIPK dan PPBU

SMAN 8 Denpasar Lepas 565 Lulusan

Jadikan Ilmu untuk Menolong Diri Sendiri SUDAH menjadi budaya acara pelepasan siswa kelas XII SMAN 8 (Smapan) Denpasar dilaksanakan secara meriah di sebuah hotel. Kepala SMAN 8 Denpasar Drs. Ida Bagus Ngurah, M.Si., Senin (9/5) kemarin melepas 565 siswa kelas XII. Pelepasan siswa ditandai dengan penanggalan atribut sekolah serta penyerahan siswa dari Kasek Ida Bagus Ngurah kepada Ketua Komite Smapan A.A. Ngurah Gede Widiada, S.H. didampingi Eko Supriadi dan Kabid Dikmen I Wayan Supartha. Acara juga diisi dengan aneka seni budaya siswa Smapan. Saat itu OSIS Smapan menampilkan bintang tamu No Stress. Kepala Smapan Ida Bagus Ngurah didampingi Ketua Panitia I Made Madra, para Wakasek I Wayan Subaga, Made Sugana, I Wayan Winarsa, dan Wayan Tisnawan juga menyerahkan penghargaan bagi siswa peraih nilai UN tertinggi. Yang membanggakan Ida Bagus Ngurah bahwa nilai UN siswanya semakin meningkat dibandingkan tahun lalu, sekalipun bukan lagi sebagai penentu kelulusan. Ida Bagus Ngurah yang juga seorang dalang wayang kulit ini menegaskan bahwa lulusan Smapan semakin dewasa secara bertahap. Dia berharap ilmu yang diperoleh bisa dipakai untuk menolong diri sendiri, kemudian bermanfaat bagi keluarga, bangsa dan negara. Bagi dia, ilmu pengetahuan tak pernah stagnan. Untuk itu, dia minta lulusan Smapan terus meningkatkan kualitas diri dengan cara melanjutkan studi,

baik di Diploma maupun di S-1. Hal ini dia tekankan agar tak menjadi kalangan pengangguran intelektual di Bali. Kedua, Ida Bagus Ngurah mengungkapkan lulusan Smapan juga berkarakter. Manajemen karakter ini juga sebagai penentu kesuksesan seseorang. Makanya, selama tiga tahun digodok di kawah Candradimuka di Smapan kini saatnya lulusan Smapan menggunakan karakter terbaik di masyarakat. Ibarat membuat minyak kelapa, ada yang menjadi minyak murni, ada yang menjadi klengis dan entip, harus disadari sebagai sebuah proses pendewasaan diri. Ketua Komite Smapan A.A. Ngurah Gede Widiada berterima kasih atas kerja keras para guru, kasek, dan karyawan menjadikan Smapan sebagai sekolah berprestasi. Sekolah paling bungsu di antara SMAN di Kota Denpasar, katanya, mampu mencetak SDM berkarakter dalam moral dan

kinerja. Menghadapi paradigma baru pendidikan, dia mengatakan hendaknya orangtua ikut peduli dengan pendidikan anak-anak alias tak menyerahkan 100 persen kepada sekolah. Tugas guru adalah mengajar dan mendidik di ruang terbatas, guna mencegah terjadinya kenakalan remaja diharapkan orangtua ikut peduli dengan aktivitas anaknya. Kabid Dikmen Disdikpora Wayan Supartha membenarkan perlunya sinergisitas semua pihak untuk membangun Smapan. Ini yang membuat Smapan ibarat bayi yang baru lahir sudah mampu menjadi sekolah bermutu dan lengkap sarananya. Ke depan, dia harap Smapan menjalankan UNBK. Dia juga mengajak guru jangan hanya mengajar melainkan banyak berfungsi sebagai pendidik. Apalagi Smapan sekolah berbasis budaya dan pendidikan karakter. (ad627)

MELEPAS - Kepala Smapan Ida Bagus Ngurah saat menyerahkan lulusan SMAN 8 kepada Ketua Komite A.A. Ngurah Gede Widiada di acara pelepasan, Senin kemarin.

BRI Kanwil Denpasar menyerahkan penghargaan kepada pemenang Sistem Insentif Penghargaan Kinerja (SIPK) dan Program Penghargaan BRI Unit (PPBU) tahun 2015 kepada para kepala unit, Senin (9/5) kemarin. PPBU merupakan program penghargaan BRI unit yang diberikan sekali dalam satu tahun. PPBU meliputi SIPK dan unit terbaik kategori tertentu antara lain, kategori peningkatan pinjaman tertinggi (PPT), kategori peningkatan Simpedes tertinggi (PST), kategori pencetak laba tertinggi (PLT), kategori pencetak fee base income tertinggi (PFT). Pemenang SIPK diraih BRI Unit Imam Bonjol II, Kanca Denpasar Gajah Mada; BRI Unit Padangbai, Kanca Amlapura; BRI Unit Penfui, Kanca Kupang; BRI Unit Mujur, Kanca Praya. Pemenang PPBU kategori PPT yaitu kelas I diraih BRI Unit Gianyar, Kanca Gianyar; kelas II diraih BRI Unit Kediri Tabanan, Kanca Tabanan; kelas III diraih BRI Unit Buleleng, Kanca Singaraja; kelas IV diraih oleh BRI Unit Catur, Kanca Bangli; kelas V diraih BRI Unit Mahendradata, Kanca Gatsu. Kategori PST yaitu kelas I diraih oleh BRI Unit Narmada, Kanca Mataram; kelas II diraih BRI Unit Waytabula, Kanca Waikabubak; kelas III diraih BRI Unit Labuhan, Kanca Sumbawa Besar; kelas IV diraih BRI Unit Busalangga, Kanca Kupang; kelas V diraih BRI Unit Tawali, Kanca Raba Bima. Kategori PLT yaitu kelas I diraih BRI Unit Praya Kota, Kanca Praya; kelas II diraih BRI Unit Naikoten, Kanca Kupang; kelas III diraih BRI Unit Sumbawa Kota II, Kanca Sumbawa Besar; kelas IV diraih BRI

Saat Perayaan HUT Kota Bangli

Jam Kerja Petugas Kebersihan Ditambah

Bangli (Bali Post) Memasuki perayaan HUT ke-812 Kota Bangli, Dinas Tata Kota harus bekerja keras dalam menjaga kebersihan lingkungan kota. Guna mengantisipasi adanya tumpukan sampah, jumlah petugas dan jam kerjanya pun ditambah. Kepala Dinas tata Kota Bangli Ida Ayu Yudi Sutha, Senin (9/5) kemarin menjelaskan, setiap perayaan HUT tiba, jumlah sampah mengalami peningkatan 4 sampai 5 kubik per hari. Supaya hal ini tak mengganggu kenyamanan pengunjung di setiap acara, pembersihan pun lebih diintesifkan. Hari biasa hanya dua kali sehari, yakni pagi dan sore. Namun, saat perayaan HUT terjadi penambahan pada siang hari. “Jam kerja petugas menjadi bertambah. Awalnya dua kali sehari, menjadi tiga kali. Bahkan,

sampai malam baru selesai,” terangnya. Lanjut dia, guna memaksimalkan kinerja, petugas yang diterjunkan ke lapangan juga ditambah, yang sebelumnya kisaran 30 orang menjadi 45 orang. Disinggung ketersediaan kendaraan pengangkut sampah ke TPA, dikatakan masih cukup. “Untuk armada masih bisa diatur. Meskipun jumlahnya sedikit. Tetap dimaksimalkan,” katanya. Selain pembersihan, petugas yang ada juga turut disibukkan dengan dekorasi panggung hiburan maupun podium kehormatan. Beberapa di antaranya pun ada yang menjadi koordinator lomba penjor sampai HUT selesai. “Hari terakhir perayaan, Tata Kota juga menyerahkan trofi Adipura desa, lingkungan, sekolah dan SKPD,” imbuh mantan Kabag Ortal Setda Bangli ini. (kmb45)

Ida Ayu Yudi Sutha

Unit Maluk, Kanca Sumbawa Besar; dan kelas V diraih BRI Unit Tawali, Kanca Raba Bima. Kategori PFT yaitu kelas I diraih BRI Unit Praya Kota, Kanca Praya; kelas II diraih BRI Unit Lewoleba, Kanca Larantuka; kelas III diraih BRI Unit Betun, Kanca Atambua; kelas IV diraih BRI Unit Tenau, Kanca Kupang; dan kelas V diraih BRI Unit Mahendradata, Kanca Gatsu. Pemimpin Wilayah BRI Denpasar M. Fankar Umran mengatakan, tujuan dari program tersebut untuk memberikan apresiasi terhadap pencapaian kinerja BRI unit dan sebagai motivasi untuk terus memberikan kinerja terbaik. Parameter penilaian SIPK adalah target RKA yg meliputi laba, simpanan, pinjaman, dan NPL. Dari 295 BRI unit yang ada di Kanwil BRI Denpasar, yang memenangkan SIPK sebanyak empat BRI unit. Jumlah ini lebih banyak bila dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya satu BRI unit yang

Telkom Hadirkan Fasilitas PaDi di UPT Rumah Pintar Kota Denpasar PT TELKOM Wilayah Bali Selatan luncurkan Pustaka Digital (PaDi) sebagai salah satu fasilitas baca pada Smart Digital Lounge di Rumah Pintar Kota Denpasar. Peluncuran PaDi di Rumah Pintar Kota Denpasar ini disaksikan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Denpasar Ir. Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta W, M.T. dan Perwakilan DPRD Kota Denpasar usai pembukaan Gelar Teknologi SMK Kota Denpasar Tahun 2016 yang berlangsung di Pedestrian Jalan Kamboja Denpasar, Kamis (5/5). Deputy GM Witel Bali Selatan Fredy Kandora mengatakan, penyediaan fasilitas PaDi di Rumah Pintar Kota

Dorong Penguatan Sektor Perikanan di Tabanan bagi anggota. “Lomba mancing yang disupport penuh oleh Pak Urip ini, sekaligus sebagai penggalian dana untuk memeriahkan HUT ke-36 STT yang digelar 4 Juli mendatang dengan berbagai lomba yang digelar bersama masyarakat,” ujarnya. Selain itu, Lomba Mancing Mania yang pertama kali digalakkan oleh Made Urip tersebut selama ini telah berhasil menyatukan masyarakat, termasuk para generasi muda yang bisa aktif bergotong royong dengan warga setempat. Terbukti, di luar dugaan peserta membeludak, bahkan sekitar 500 tiket habis terjual karena peserta datang sangat antusias. “Ini bukti perhatian Pak Made Urip terhadap generasi muda sangat luar biasa. Bahkan, selalu hadir turun ke tengahtengah masyarakat,” tegasnya. Made Urip juga sempat membuka kegiatan Lomba Mancing Mania di Banjar Denbatas, Tabanan yang digelar oleh STT Eka Prana. Sama seperti lomba mancing lainnya, ratusan peserta yang datang juga membeludak dan memenuhi arena lomba di sekitar jaringan irigasi subak di Banjar Denbatas. Kehadiran Made Urip langsung disambut Ketua STT Eka Prana, Gede Agus Sudiarta, beserta camat dan sejumlah tokoh masyarakat. Hal senada juga disampaikan

Ketua STT Gede Agus Sudiarta, bahwa kegiatan Lomba Mancing Mania kali ini secara khusus mengundang kehadiran Made Urip yang sangat concern dengan sektor perikanan di Tabanan. Karena selama ini, selain memberikan bantuan dana talikasih, juga selalu menyempatkan hadir untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya di sektor pertanian termasuk penguatan sektor perikanan di Tabanan. “Kita selaku generasi muda sangat berterima kasih atas kehadiran Pak Made Urip yang telah mensupport kegiatan sekaa teruna di sini. Apalagi selama ini, Pak Urip satu-satunya wakil rakyat yang selalu aktif terjun ke tengahtengah masyarakat, termasuk kegiatan sekaa teruna selalu diberikan dorongan. Oleh karena itu, kita memilih menggelar lomba mancing untuk penggalian dana menyambut ulang tahun STT sekaligus untuk persiapan Lomba Gong Kebyar yang akan diikuti oleh STT Eka Prana,” katanya. Pada kesempatan itu, Made Urip memberi apresiasi kegiatan STT di setiap banjar yang selalu aktif melalukan kegiatan positif, salah satunya Lomba Mancing Mania. Selain sebagai kegiatan positif untuk meng-

gali dana juga bisa dijadikan ajang rekreasi dan hiburan di tengah-tengah masyarakat. “Lomba Mancing Mania ini sebagai motivasi yang sangat bagus bagi generasi muda kita. Selain jadi ajang penggalian dana juga bisa sekaligus memperbaiki lingkungan dan menjaga kebersihan sungai yang menjadi sarana hiburan yang menarik bagi masyarakat setempat,” ungkap anggota DPR yang diberi julukan Wakil Rakyat Seribu Traktor itu. Di samping itu, menurut Made Urip, Kabupaten Tabanan memiliki potensi perikanan yang sangat bagus untuk terus dikembangkan. Oleh karena itu, ia akan terus mendorong pembentukan kelompok pembudi daya ikan. Seperti dengan memberikan bantuan Program Usaha Mina Pedesaan (PUMP) Budi Daya yang selama ini sudah sangat banyak disalurkan di Tabanan. “Bantuan PUMP sudah sangat banyak diberikan di Kabupaten Tabanan. Jika sudah berhasil bisa didorong terbentuknya Kelompok Pengolahan dan Pemasaran atau Poklasar yang bisa dikelola ibu-ibu dengan membentuk Kelompok Wanita Tani (KWT, red). Kita akan memberi dukungan penuh terhadap potensi perikanan yang ada di Tabanan,” imbuhnya. (ad341)

Denpasar ini sebagai salah satu implementasi program ‘’BUMN Hadir untuk Negeri’’ dan mendukung program taman bacaan masyarakat dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Telkom sebelum ini telah memiliki platform komersial Qbaca yang merupakan e-book store atau toko buku digital yang di dalamnya terdapat bebagai pustaka dari berbagai penerbit. Salah satu penerbit yang menjalin kerja sama dengan Telkom adalah Balai Pustaka. Kerja sama ini merupakan salah satu implementasi sinergi BUMN, di mana Telkom menyediakan e-library bagi buku digital Balai Pustaka serta berperan sebagai delivery channel. Sehingga saat ini masyarakat dapat membaca karya sastra legendaris milik Balai Pus-

taka secara digital baik di Qbaca maupun PaDi. “Pustaka Digital dapat dimanfaatkan oleh seluruh siswa maupun masyarakat yang berkunjung ke Rumah Pintar Kota Denpasar untuk mengakses beragam bacaan yang tersedia tidak hanya terbitan Balai Pustaka namun juga berbagai pustaka lainnya yang sudah tersedia sebelumnya dalam aplikasi Qbaca,” jelas Fredy Kandora. Kehadiran PaDi diharapkan dapat membantu membangun kembali minat baca masyarakat dan membantu mencerdaskan masyarakat dengan tersedianya macam-macam jenis buku di program PaDi ini. “Selain di rumah pintar PaDi juga dapat dikunjungi di Plasa–plasa Telkom atau download Qbaca di Google Play Store,” jelas Fredy. (bns1)

DIluncurkan - PT Telkom Wilayah Bali Selatan meluncurkan Pustaka Digital (PaDi) sebagai salah satu fasilitas baca pada Smart Digital Lounge di Rumah Pintar Kota Denpasar.

D I C A T A T D I S I N I

memenangkan SIPK. “Dan untuk tahun 2016 seluruh jajaran mikro akan berupa semaksimal mungkin sehingga jumlah pemenang SIPK semakin meningkat,” ujarnya. Proyeksi sampai dengang posisi triwulan I tahun 2016 terdapat 30 BRI unit yang berpotensi memenangkan SIPK yang akan terus dikawal dan dimonitor pencapaiannya setiap triwulanannya. Asmawi Syam, Direktur Utama BRI, mengatakan acara tersebut merupakan pemberian penghargaan kepada para kepala unit yang berprestasi, artinya secara kinerja sudah baik. “Yang diundang yang berprestasi, yang dapat juara, tetapi yang tidak juara pun kita undang untuk memberikan motivasi kepada mereka agar juara,” tandasnya. Program tersebut setiap tahun dilakukan untuk memberikan penghargaan kepada kepala unit karena telah bekerja keras selama setahun. “Bahkan pelayanan KUR kita ini kan juga bekerja Sabtu, Minggu,” imbuhnya. (ad340)

PENGHARGAAN - Direktur Utama BRI menyerahkan penghargaan kepada Kepala Unit BRI yang menang se-Bali Nusa Tenggara.

Made Urip Buka Maraton Lomba Mancing Mania

KETUA DPP PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. tidak henti-hentinya turun ke tengah masyarakat. Kali ini anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan itu diundang membuka secara simbolis kegiatan Lomba Mancing Mania di sejumlah desa, sekaligus untuk memperkuat sektor perikanan di Tabanan. Salah satunya lomba mancing yang digelar STT Swastikanti, Banjar Selemadeg Kelod, Selemadeg, Tabanan, Minggu (8/5) lalu. Di sela-sela masa resesnya itu, Made Urip membuka secara maraton kegiatan lomba mancing didampingi anggota Fraksi PDI-P DPRD Tabanan Made Suardika. Lomba dibuka secara simbolis dengan menebar ikan di sekitar Telabah Banjar Selemadeg Kelod disaksikan Camat Selemadeg, Perbekel Selemadeg dan sejumlah tokoh masyarakat setempat. Melalui kehadiran wakil rakyat di tingkat pusat ini, juga menambah semangat ratusan penghobi mancing mania yang hadir berlomba menangkap ikan lele terberat untuk memperebutkan sejumlah hadiah menarik itu. Menurut Ketua Panitia Lomba Mancing Mania Komang Agung Kusuma Arta Guna, STT sengaja menggelar lomba mancing sebagai kegiatan positif yang bisa berguna

5

MARATON - Ketua DPP PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. membuka secara maraton kegiatan Lomba Mancing Mania di Kabupaten Tabanan, Minggu (8/5) lalu.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


OPINI

6

Selasa Kliwon, 10 Mei 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Politik Berbayar POLITIK uang sepertinya kian nyata di republik ini. Sebelumnya, rumor politik berbayar ini mencuat di PDI-P. Sudah menjadi rahasia umum, jika seorang kader banteng moncong putih ini ingin menduduki jabatan strategis, mulai dari pimpinan partai di daerah, kepala daerah semacam bupati dan wali kota atau pimpinan DPRD, haruslah mendapatkan rekomendasi dari sang ketua umum. Nah, dalam mendapatkan rekomendasi inilah diisukan kader harus menyetor sejumlah uang kepada pucuk pimpinan partai. Rumor politik berbayar dalam perebutan jabatan ini, entah menjadi ketua partai di daerah, kepala daerah, pimpinan DPRD, sepertinya bukanlah isapan jempol lagi. Salah satu yang nyata-nyata melakukan hal ini adalah Partai Golkar. Jika sebelum-sebelumnya dalam Munas Golkar diisukan ada permainan uang dalam pemilihan ketua umum, terakhir jelas-jelas dinyatakan bahwa calon ketua umum haruslah menyetorkan dana untuk bisa lolos di munas. Tak tanggung-tanggung, nilai awal yang ditawarkan dalam politik transaksional ini mencapai Rp 5 miliar. Belakangan, turun menjadi hanya Rp 1 miliar. Jika di hulu yakni dalam penyelenggaraan munas untuk memilih ketua umum saja sudah terjadi politik berbayar ini, maka bisa dibayangkan yang terjadi di hilir. Kader yang mencuat menjadi pimpinan partai dipastikan bukanlah yang diutamakan dari kualitasnya, integritasnya, loyalitas dan berbagai kriteria tas-tas lainnya, melainkan mereka-mereka yang berani dan mampu membayar lebih besar. Istilahnya wani piro. Para pimpinan partai ini lupa, masyarakat -- yang diharapkan menjadi pendukung terutama saat pemilu -- kini kian cerdas. Dalam kondisi keterbukaan informasi dan masyarakat yang makin cerdas, maka muaranya muncul sikap apatis masyarakat terhadap partai politik. Kepercayaan publik terhadap partai politik pun kian luntur. Masyarakat yang cerdas pun ikut-ikutan menerapkan politik berbayar ini saat pemilu, wani piro? Dan, nyatanya banyak kasus pemenang pemilu adalah mereka yang berani bermain politik berbayar dengan jumlah besar. Masyarakat yang makin cerdas dan makin apatis pun akhirnya mencari untung dalam politik berbayar ini. Sudah umum saat pemilu masyarakat kini menerapkan politik berbayar, ambil saja semua uangnya entah dari partai mana pun, sementara urusan nyoblos nanti siapa yang tahu! Dalam karut-marut politik berbayar dan hilangnya kepercayaan publik terhadap partai politik, kini muncul pilihan calon independen. Masyarakat yang apatis, pragmatis, kini mempunyai alternatif pilihan untuk calon pemimpinnya. Mengingat, dalam konteks calon independen ini tidak memberikan ruang dan kesempatan bagi politik berbayar. Tidaklah mengherankan jika kemudian salah satu pucuk pimpinan partai langsung seperti kebakaran jenggot dengan mencetuskan deparpolisasi. Sayangnya, masyarakat yang sudah cerdas dan apatis tidak mengerti, gagal faham atau sengaja tidak tahu dan mengerti apa itu deparpolisasi. Bagi mereka, di tengah ketidakpercayaannya terhadap partai politik utamanya para pemimpinnya, mereka kini punya pilihan calon independen. Sayangnya, dalam sejarah pemilu selama ini, calon independen ini selalu gugur di tengah jalan. Namun, dalam kondisi ketidakpercayaan publik terhadap partai politik, sementara aturan mengenai hal ini dimungkinkan diterapkan, diharapkan calon independen ini menjadi secercah harapan bagi publik untuk memilih pemimpinnya yang memang benar-benar berkualitas, berintegritas dengan menjunjung tinggi moralitas. Semoga tidak ada lagi upayaupaya untuk menjegal calon independen maju menjadi pilihan rakyat sehingga tidak gugur di tengah jalan.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Profesor Terpidana Orang yang menyandang gelar (jabatan fungsional akademik) profesor, bagi masyarakat awam menyebutnya sebagai orang yang serba tahu alias mahaguru alias guru besar. Profesor, sesuai dengan namanya, yakni guru besar, yang bersangkutan memiliki tugas utama mengajar di perguruan tinggi, baik di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun di perguruan tinggi swasta (PTS). Selain yang baikbaik dan yang bagus-bagus ada pula yang kurang terpuji seperti tersandung masalah hukum, kasus kriminal, dan ada pula yang terduga korupsi. Membaca berita di harian ini yang terbit tanggal 7 Mei di halaman 3, disebutlah seorang profesor yang juga mantan bupati sedang menjalani sidang tipikor (tindak pidana korupsi). Pertanyaan yang selalu bergejolak dalam diri dan sekiranya ada profesor yang secara nyata berstatus terpidana, maka sesuatu yang ingin saya tanyakan ke pihak-pihak terkait adalah seperti berikut: 1. Apakah yang sudah berstatus terpidana masih berhak disebut profesor, padahal secara terang-benderang yang bersangkutan tidak lagi mengajar atau sudah menanggalkan tugasnya sebagai pengajar. Dan bagaimana pula dengan tunjangan profesi (satu kali gaji pokok), serta tunjangan kehormatan (dua kali gaji pokok)-nya? Pertanyaan terbuka ini saya tujukan kepada pimpinan perguruan tinggi (PTN atau PTS) dan/atau Koordinator Kopertis Wilayah VIII di Bali. 2. Jika dalam tempo 2-3 hari belum juga ada yang menjawab/menanggapinya, dimohon kepada wartawan BP untuk segera melakukan investigasi/wawancara perihal yang saya keluhkan ini. Perlu dicatat, saya pengaju pertanyaan dan penulis surat-pembaca ini tidak ada pretensi yang bukan-bukan terhadap mereka, kecuali hanya keingintahuan selagi saya ini adalah pemerhati gelar-gelar di perguruan tinggi. Romi Sudhita Jl. Srikandi, Singaraja

Khawatir terhadap DB Memasuki bulan Mei 2016 ternyata ancaman terhadap masyarakat Bali dari serangan deman berdarah (DB) belum sirna. Bahkan DB makin meresahkan, karena kini makin banyak warga yang terbaring di rumah sakit (RS) dan puskesmas karena DB. Gerakan pemerintah daerah untuk melakukan pemberantasan atau setidaknya untuk menekan DB memang sudah dilakukan. Mohon pemerintah dan pejabat di Bali lebih serius melakukan penanganan DB. Jika memungkinkan, mohon tempuh jalur niskala atau setidaknya pamahayu jagat. Ini penting mengingat DB telah membuat banyak warga kehilangan kesempatan untuk bekerja karena harus menunggu keluarganya yang terbaring lemah di rumah sakit. Mohon kesehatan masyarakat mendapat perhatian serius. Dewa Suarta Denpasar, Bali

Quo Vadis Golkar? Partai Golkar (PG) di bawah Aburizal Bakrie (ARB) tak henti-hentinya menjadi buah bibir dan cibiran masyarakat. Hal itu menandakan bahwa ada kepentingan-kepentingan pribadi dan faksi yang sangat kuat dalam tubuh partai. Dalam suatu komunitas yang heterogen, dan demokrasi tidak dijalankan dengan tulus dan terbuka, maka friksi dan konflik pasti akan terjadi. Oleh karenanya, transparansi, akuntabilitas, dan hegemoni ideologis, harus terjamin eksis dalam sebuah partai (yang modern). Kalau saja dalam proses munas, ARB agak arif dan konsisten dalam mengendalikan partai, maka kasus seperti sekarang ini pasti tidak akan terjadi. Sementara itu, anasir asal bapak senang (ABS) dan mental ‘’sengkuni’’ tampaknya tumbuh dengan subur dalam tubuh PG. Akibatnya, PG menjadi partai yang semakin semrawut, dan kontraprofuktif.

Oleh Wayan Windia ebetulnya, kondisi PG sebagai partai yang modern, pada dasarnya sangat kondusif. Karena tidak ada lagi dominasi ‘’orang kuat’’ yang hegemonis. Tetapi, karena partai ini berkembang menjadi partai yang salah urus, dan ada oknum yang ingin kembali menjadi kekuatan hegemonis, maka akibatnya menjadi sangat fatal bagi PG. Terakhir, PG memperkenalkan sistem ‘’bayar’’ bagi calon ketua umum (caketum) dalam munas yang akan datang di Bali. Sungguh dramatis, dan saya tidak mengerti jalan pikiran para elite Golkar saat ini. Kenapa peserta munas harus diberikan uang saku, biaya transpor, biaya akomodasi, dll. Saya yakin, para peserta munas tersebut bukanlah orang yang miskin-miskin. Mereka pasti adalah kader yang memegang posisi kekuasaan di daerahnya masing-masing. Mereka pada umumnya sudah berada dalam ‘’zona partai yang nikmat’’. Bayaran kepada peserta munas tampaknya juga mengindikasikan sebuah pembenaran bahwa sebelumsebelumnya ‘’politik uang’’ sudah melekat dalam tubuh partai ini. Mungkin karena ARB tidak akan mendapatkan arena dalam PG, maka tentu ia tidak mau mengeluarkan dana untuk munas. Sebetulnya kondisi dana

S

seperti ini ada juga sisi baiknya. Yakni mulai membiasakan penyelenggaraan munas yang sederhana, senyap, dan tidak menghambur-hamburkan uang. Terakhir PKS telah memberikan keteladanan. Partai ini melakukan kegiatan semacam munas dengan sangat sederhana, dan tidak ada publikasi. Tetapi tiba-tiba sudah diumumkan pimpinan partai yang baru. Selanjutnya, karena KPK sudah mulai ‘’masuk’’, maka hati-hatilah partai ini dalam ber-munas. Jangan-jangan begitu selesai munas, maka sang ketum PG harus berurusan dengan KPK. Bagaimanapun, KPK pasti sudah punya rumus tentang apa yang dimaksud dengan gratifikasi. Masuk partai adalah kesiapan bersama untuk memperjuangkan idologi dan platform partai. OLeh karenanya harus siap untuk berkorban. Paling tidak, dalam menghadiri munas. Masuk partai jangan bergaya birokrat. Ke mana-mana harus ada uang jalan. Kalau demikian halnya, maka proses uang dalam politik

(politik uang) akan semakin merajalela. Selanjutnya akan semakin banyak saja kader partai yang masuk penjara. Hal ini sangat membahayakan masa depan bangsa, yang dahulu dibangun dengan penuh pengorbanan dan tetesan darah. Kalau partai-partai di Indonesia sudah bobrok, dan dominasinya masih menonjol dalam proses politik, maka tidak ayal lagi eksistensi NKRI berada dalam bahaya. Kalau Golkar sudah merasa sekarang ini sebagai partai yang miskin, maka tak usah terlalu dibuka ke depan publik. Sesuai dengan situasi rakyat yang masih miskin-miskin, maka lakukan saja pelaksanaan munas dengan sederhana. Peserta munas bisa dikurangi. Harus bayar sendiri. Berapa pun peserta yang hadir, maka munas harus dianggap sah. Karena hanya sekianlah kader partai peserta munas, yang berkeinginan terlibat dalam menentukan kepemimpinan dan kebijakan partai. Tidak usah dipaksa-paksa, dengan membayari

Sebetulnya, kondisi PG sebagai partai yang modern, pada dasarnya sangat kondusif. Karena tidak ada lagi dominasi ‘’orang kuat’’ yang hegemonis. Tetapi, karena partai ini berkembang menjadi partai yang salah urus, dan ada oknum yang ingin kembali menjadi kekuatan hegemonis, maka akibatnya menjadi sangat fatal bagi PG.

Suara Mahasiswa Ancaman Kemacetan dan Pembiaran Pemerintah SEBUAH penelitian dan survei yang dilakukan oleh Dinas Infokom dan Perhubungan Provinsi Bali menyebutkan bahwa jumlah kendaraan bermotor di Pulau Dewata mencapai 5,1 juta unit. Tingginya jumlah kendaraan ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah. Sebab, dampak yang sudah mulai terasa belakangan ini adalah kemacetan di sejumlah ruas jalan, khususnya di kawasan selatan Bali. Kondisi ini diperparah dengan tingkat pertumbuhan jalan yang tak seimbang dengan laju pertumbuhan kendaraan bermotor. Selain rendahnya tingkat pertumbuhan jalan, kebiasaan masyarakat untuk memarkir kendaraan di sembarang tempat juga memberi andil bagi kekroditan arus lalu lintas, terutama di wilayah Denpasar dan Badung. Tengok saja beberapa ruas jalan di Kota Denpasar, seperti Jalan Diponegoro, Jalan Teuku Umar, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Plawa, Jalan Kenyeri, Jalan Seroja, dan lainnya, yang bahkan separuh badan jalan justru dimanfaatkan oleh pemilik kendaraan sebagai tempat parkir. Ini sungguh ironis, karena ada semacam pembiaran dari pemerintah terhadap kondisi ini. Pertama, pemerintah membiarkan mental enak masyarakat memarkir kendaraan di sembarang tempat. Padahal, baik Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan maupun Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2006 tentang Jalan sudah secara tegas mengatur larangan tentang parkir di badan/bahu jalan. Kedua peraturan tersebut secara umum

Oleh Enjoh Dewi mengamanatkan bahwa pada dasarnya setiap orang dilarang memanfaatkan ruang manfaat jalan yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan. Terganggunya fungsi jalan ini, misalnya parkir kendaraan untuk keperluan lain selain dalam keadaan darurat. Memang ada fasilitas parkir yang memanfaatkan median jalan, namun hanya di jalan-jalan yang ditentukan oleh pemerintah daerah setempat berdasarkan kawasan (zoning) pengendalian parkir. Bagi pengguna fasilitas parkir di luar jalan yang ditentukan tersebut, dikenakan sanksi pidana kurungan paling lama 6 (enam) bulan atau denda paling banyak Rp 50.000.000 (lima puluh juta rupiah). Pertanyaan kritisnya, mengapa pemerintah daerah seperti kehilangan keberanian untuk menegakkan aturan yang ada? Kedua, pemerintah masih menutup mata terhadap pembangunan pusat perbelanjaan hingga fasilitas publik yang justru tidak dilengkapi dengan fasilitas parkir kendaraan bermotor. Padahal kondisi ini

dapat diantisipasi dini oleh pemerintah dengan mencermati perencanaan pembangunan sebelum mengeluarkan izin mendirikan bangunan (IMB). Ketiga, pemerintah juga terkesan tak acuh dengan keberadaan dealer kendaraan, khususnya terkait syarat kepemilikan kendaraan. Di satu sisi, dari sektor bisnis dealer jelas diuntungkan ketika semakin banyak masyarakat yang membeli kendaraan. Demikian halnya dengan pemerintah, karena semakin tinggi pertumbuhan kendaraan bermotor maka semakin tinggi pula proyeksi penerimaan daerah, khususnya dari sektor pajak. Namun di sisi lain, pemerintah melupakan perannya selaku pengambil kebijakan, utamanya dalam mengatur kepemilikan kendaraan bermotor. Padahal, jika ada niat pemerintah dapat memberikan semacam edaran kepada seluruh dealer kendaraan bermotor agar disyaratkan kepada para pembeli kendaraan, khususnya kendaraan roda empat untuk memiliki areal parkir di rumah. Mencermati kondisi ini, maka sudah waktunya bagi pemerintah untuk berbenah. Bahwa benar tingginya jumlah kendaraan akan berdampak baik bagi penerimaan daerah, namun jangan sampai pemerintah lupa tentang dampak lain yang justru mengancam masa depan pariwisata Bali. Satu hal yang perlu disadari, Bali adalah daerah pariwisata. Dan kemacetan bisa saja menjadi bumerang bagi masa depan pariwisata Bali. Penulis, mahasiswa semester IV Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Dwijendra

semua kepentingan pribadinya. Semua hal itu harus diatur dalam AD/ART dan tatib munas. Secara teoretis dan secara empirik sudah menjadi rahasia umum, bahwa manusia selalu berusaha mencari rente. Apalagi kini dalam suasana globalisasi yang pragmatis dan kompetitif. Saya juga tidak percaya, bahwa kalau peserta munas sudah ditanggung biaya kedatangannya, maka akan menghilangkan politik uang dalam proses demokrasi di PG. Jangan-jangan meski sudah ditanggung kedatangannya, hotelnya, dan uang sakunya, maka sogok-menyogok masih akan terjadi juga. Karena sudah telanjur nikmat mendapat sogokan. Dalam kasus Munas Partai Demokrat (PD) di Bandung, banyak yang mengira sebelumnya, bahwa tidak ada politik uang di sana. Tetapi ternyata PD menjadi partai yang babak belur. Bahkan ketumnya harus masuk penjara. Jadi, politik uang dalam parpol sudah sangat mengakar. Dalam bahasan di atas, kita hanya berwacana tentang hilir politik di Indonesia. Tercermin dalam munas partaipartai, pelaksanaan pemilu, dll. Semua yang kini terjadi di hilir, karena hulu politik di Indonesia yang sebetulnya sudah sangat rusak. Bahwa kita telah terlalu jauh menyimpang dari proses demokrasi yang harus berlandaskan pada Pancasila dan UUD 1945. Kalau saja kita menerapkan sistem politik sesuai dengan jati diri bangsa, dan sesuai dengan UUD 1945 (yang asli), maka sistem politik di Indonesia saat ini tidak akan separah sekarang. Oleh karenanya, kita perlu segera mengembalikan MPR pada posisinya sebagai lembaga tertinggi negara, menetapkan GBHN, dan memilih presiden dan wakil presiden. Selanjutnya, kepala daerah dipilih oleh DPRD. Maka korupsi akan dapat dikendalikan, asalkan KPK tetap harus dipertahankan eksistensinya. Penulis adalah Ketua Pusat Penelitian Subak Universitas Udayana

POJOK Dualisme keputusan PHDI takkan surutkan perjuangan desa adat tolak reklamasi. - Berjuang bukan untuk materi. *** Tak tegasnya membela hak umat, sejumlah tokoh mengkritisi kinerja PHDI. - PHDI mesti buktikan takkan bisa ‘’dibeli’’. *** Pemerintah akan evaluasi secara menyeluruh kebijakan ekonomi I hingga XII. - Ingat jangan ‘’asal bapak senang’’.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (126rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.103 Follower) http://twitter.com/balipostcom

Selasa Kliwon, 10 Mei 2016

7

Denpasar (Bali Post)-

Lebih dari 10 tahun RUU Kepalangmerahan digantung di DPR-RI dan belum disahkan. Padahal sudah banyak terjadi penyalahgunaan lambang Palang Merah di Indonesia yang dinilainya semakin akut. Kenyataan di lapangan, semua pihak bebas menggunakan lambang tersebut dengan tujuan tertentu, seperti politik, komersial, dan kepentingan lainnya. “PMI memiliki tugas besar bidang kemanusiaan, tapi sampai sekarang undang-undangnya belum disahkan. Dengan adanya UU Kepalangmerahan, kita jadi punya payung hukum. Jadi siapa pun tidak boleh menyalahgunakan atribut PMI,” ujar Ketua Pengurus PMI Provinsi Bali Gusti Bagus Alit Putra, Senin (9/5) kemarin. Alit Putra menambahkan, UU Kepalangmerahan sangat berperan dalam legalitas kegiatan yang akan dilakukan. Artinya, agar kegiatan kemanusiaan yang dikerjakan oleh PMI memiliki landasan hukum yang kuat, perlu ada perlindungan oleh negara melalui UU. Selama ini, kata Alit Putra PMI baru dilindungi Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 25 Tahun 1950 dan Keppres nomor 246 tahun 1963. “Sedangkan terakhir saya dengar, di DPR-RI RUU Kepalangmerahan berada di urutan 109. Jadi kapan akan dibahas? Karena itu kami desak agar wakil rakyat memperjuangkan untuk segera dibahas di DPR-RI agar mendapat perhatian khusus dan diprioritaskan,” ungkapnya. Di sisi lain, UU Kepalangmerahan juga berperan penting dalam hal penganggaran. Dalam sistem anggaran jika tidak memiliki payung hukum yang kuat maka

Saat Makan Sate

Turis Australia Dijambret jar tapi tersangka langsung kabur naik motor. “Anggota kami kebetulan melintas di sana. Selanjutnya ditanya ciri-ciri pelaku dan langsung dilakukan pengejaran,” kata Sumara.Ketika polisi melakukan pengejaran hingga di Jalan Majapahit, dilihat ada pria ciricirinya sama dengan pelaku. Setelah ditangkap ternyata benar pria itu yang menjambret korban, karena barang bukti masih utuh yakni dompet berisi Iphone dan uang Rp 3 juta. Selanjutnya tersangka asal Blitar, Jawa Timur ini dibawa ke Polsek Kuta. Saat diinterogasi tersangka beralamat di Jalan Glogor Indah, Denpasar mengakui perbuatannya. “Kasus ini masih kami kembangkan karena tidak menutup kemungkinan tersangka beraksi di TKP lain. Untuk sementara ia beraksi satu kali,” ungkap mantan Kapolsek Ubud, Gianyar ini. (kmb36)

Bali Post/ist

JAMBRET - Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara saat merilis pengungkapan kasus jambret yang korbannya WNA.

akan sulit mendapat dana. “Anggaran PMI Bali Rp 2 milyar dan itu kurang. Seharusnya minimal Rp 3,5 milyar. Padahal PMI sangat berperan besar dalam bidang kemanusiaan seperti kebencanaan dan penyediaan darah dari berbagai golongan. Karena itu, RUU Kepalangmerahan ini perlu didesak agar segera dibahas,” jelasnya. Alit Putra menambahkan, RUU PMI sejatinya sudah mulai dibahas tahun 2004. Tahun 2009 dan tahun 2014 lalu juga dibahas, namun belum ada keputusan apapun. Padahal organisasi lain seperti Pramuka sudah memiliki Undang-undangnya sendiri. Pihaknya meminta agar DPR-RI menjadikan pembahasan dan pengesahan RUU PMI sebagai prioritas. “PMI sudah kental di kalangan masyarakat, baik dari kalangan atas, menengah, dan bawah. Apalagi PMI bergerak di bidang kebencanaan, kemanusiaan, sampai peningkatan kapasitas generasi muda. Maka dari itu, pengesahan RUU ini sangat mendesak,” tegas pria yang juga Wakil Ketua DPRD Bali ini. Sementara, Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama mengaku prihatin sampai saat ini

PMI - Aksi pawai sukarelawan PMI seluruh Bali di Kantor DPRD Provinsi Bali, Senin (9/5) kemarin. PMI yang berkiprah dan telah dirasakan manfaatnya belum didukung UU yang mengatur gerak langkah organisasi tersebut. Wiryatama yang juga Ketua Dewan Kehormatan PMI Provinsi Bali berkomitmen, bahwa anggota dewan akan meneruskan aspirasi ini ke pusat. “Kami akan buat dukungan untuk menyuarakan aspirasi ini, dan diteruskan ke pemerintah pusat

Ketut Sudikerta saat membacakan sambutan gubernur dalam acara pembukaan Heritage International Workshop “Pusaka sebagai Aset Kebudayaan, Sosial dan Ekonomi”, di Hotel Werdhapura, Sanur, Denpasar, Senin (9/5) kemarin. Sudikerta menjelaskan, Kota Pusaka merupakan istilah untuk mendefinisikan sebuah bentuk kota yang menempatkan penerapan kegiatan pelestarian pusaka (heritage). Kota yang dimaksud memiliki kekentalan sejarah sebagai strategi utama pengembangan sebuah kota. Terkait hal ini, komitmen bersama pemerintah pusat dan daerah sangat diperlukan dalam mengembangkan pusaka untuk pembangunan perkotaan di masing-masing

agar mengedepankan masalah kemanusiaan,” tegasnya. Acara orasi mendesak disahkannya RUU Kepalangmerahan kemarin juga serangkaian peringatan ke-153 Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional. Sebelum orasi, ratusan sukarelawan PMI seBali melakukan apel peringatan di Wantilan DPRD Bali, serta pemberian piagam penghargaan

Bali Post/kmb42

kepada pendonor darah sukarela hingga 50 kali, yang diberikan secara simbolis kepada Wayan Kariasa, Gusti Made Sumekto Putra Yadnya, Anak Agung Adi Antara, Wayan Sri Widiantari, dan Lukas Budianto. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pawai dari wantilan menuju lobi DPRD Bali dan orasi mendorong sahkan RUU Kepalangmerahan. (kmb42/kmb32)

UN SMP Hari Pertama di Bangli

Dua Siswa Kerjakan Soal di RS, Seorang di Rumah Bangli (Bali Post)Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP di Kabupaten Bangli, Senin (9/5) kemarin berjalan lancar. Tingkat kehadiran siswa untuk mengikuti UN di sekolah tidak mencapai angka seratus persen. Pada hari pertama UN kemarin, tercatat empat siswa tidak mengikuti UN di sekolah karena sakit dan putus sekolah (DO). Kepala Dinas Pedidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli Nyoman Suteja ditemui di sela-sela memantau UN di SMPN 1 Bangli kemarin mengatakan, secara umum pelaksanaan UN SMP berjalan lancar. Tidak ditemukan adanya masalah, baik kerusakan maupun kekurangan naskah soal ujian. “Secara umum pelaksanaan ujian nasional hari pertama ini berjalan bagus dan lancar. Tidak ada masalah mengenai naskah soal. Termasuk pengawas kita sudah cukup kehadirannya,” terangnya. Dikatakan Suteja, dalam pelaksanaan UN ini pihaknya meminta kepada seluruh sekolah untuk melaksanakan UN berintegritas. Pihaknya juga menekankan agar seluruh sekolah mengutamakan kejujuran. Untuk menghindari adanya temuan siswa maupun

UN - Siswa SMPN 1 Bangli saat mengerjakan soal UN. pengaw as yang melakukan pelanggaran dengan membawa HP ke dalam ruangan, Suteja mengatakan pihaknya sudah meminta masing-masing melakukan antisipasi. “Kita sudah buatkan skema. Pada saat masuk ke ruangan ujian, siswa dan pengawas diminta HP-nya dititipkan. Saya berharap dalam ujian kali ini tidak ada lagi temuan-temuan pelanggaran,” terangnya didampingi Kepala SMPN 1 Bangli Widiana Sandi.

Kota Belum Masuk Daftar Pusaka UNESCO Denpasar (Bali Post) Indonesia memiliki beberapa aset pusaka yang terdaftar dalam Daftar Pusaka Dunia UNESCO. Diantaranya, Candi Borobudur, Taman Nasional Ujung Kulon, Taman Nasional Komodo dan Sistem Subak di Bali. Namun sampai saat ini belum terdapat kota ataupun area dalam kota yang masuk dalam Daftar Pusaka Dunia UNESCO. “Kami sangat mendukung program dari Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, yaitu Program Penataan dan Pelestarian Kota Pusaka (P3KP). Hasil implementasi nantinya adalah terbentuk Kota-Kota Pusaka di Indonesia, termasuk di Bali,” ujar Wakil Gubernur Bali

Bali Post/wan

Mendesak, Pengesahan RUU Kepalangmerahan

Banyak Tak Punya Jamban

Mangupura (Bali Post)Kasus penjambretan yang menyasar warga negara asing (WNA) kembali terjadi. Marieke Burama (30), warga negara Australia dijambret saat makan sate di Jalan Patimura, Legian, Kuta. Pelakunya yakni tersangka Andry Arista alias Andre (21) dibekuk di Jalan Majapahit, Kuta, Rabu (4/5) lalu. Menurut Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara, Senin (9/5) kemarin pihaknya sudah berupaya semaksimal mungkin menekan kriminalitas. Apalagi Kuta sebagai tujuan wisata dunia, sehingga pengamanan harus diprioritaskan. “Kami sebar anggota, terutama pada jam-jam rawan. Tujuannya selain menjaga keamanan bila ada kasus cepat ditangani,” ujarnya. Pada Rabu (4/5) pukul 01.00 Wita, korban beralamat di Jalan Majapahit, Kuta teriak jambret. Ia berusaha menge-

Balipost on Gadget

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

figur

Masih banyak masyarakat kurang mampu di Bali yang belum memiliki jamban keluarga. Itu data yang diperoleh Koram 163/ Wira Satya. Kondisi ini menggugah Danrem Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa berserta Kodim melakukan kegiatan karya bakti membangun satu juta jamban. Menurut Kolonel Nyoman Cantiasa, didampingi Pasi Bhakti TNI Siterem 163/Wira Satya Mayor CAJ Achmad Musa, Senin (9/5) kemarin Korem selaku satuan komando kewilayahan berkedudukan di Bali bersama-sama dengan Kodim jajarannya kembali melanjutkan kegiatan karya bakti TNI. Kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian kepada bangsa melalui Gerakan membangun satu juta jamban untuk rakyat (Gema Sang Juara) yang telah dicanangkan pimpinan TNI-AD bagi masyarakat kurang mampu. “Dari data-data yang kami peroleh, ternyata banyak masyarakat Bali yang kurang mampu belum memiliki jamban. Melihat kondisi itu, Korem langsung mengambil langkah yaitu melakukan karya bakti ini untuk mengatasi masalah kebersihan dan kesehatan masyarakat,” tegas Mayor Musa. Lebih lanjut, Musa yang juga menjabat Kapenrem ini mengatakan, gerakan sejuta jamban ini telah dilaksanakan sejak Januari 2016 dengan melibatkan anggota TNI bersama masyarakat. Kegiatan ini akan berlangsung hingga Juni mendatang. “Akan dievaluasi kembali jika dirasa masih banyak masyarakat yang belum memiliki jamban maka kegiatan ini akan terus dilakukan dengan bekerja sama dengan pemerintah daerah maupun komponen masyarakat. Harapan kami Bali terbebas dari masalah jamban keluarga,” ujarnya. Sedangkan tujuan lain digelarnya kegiatan itu mengajak dan mendorong masyarakat dapat hidup bersih dan sehat. Masyarakat diharapkan meninggalkan kebiasaan-kebiasaannya yang kurang baik guna menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Selain itu, menggugah masyarakat untuk berempati dan bergotong-royong membantu mengatasi kesulitan yang dialami oleh sesama. (kmb36)

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

www.iklanbalipost.com

JUAL BUAH – Dua orang anak berjualan buah, Senin (9/5) kemarin. Mereka menjajakkan dagangannya dari satu tempat ke tempat yang lain. Foto diambil saat mereka melintas di Jalan Kapten Japa, Denpasar, kemarin.

daerah. “Pelestarian Kota Pusaka tidaklah semata-mata demi kepentingan ekonomi, namun justru terkait dengan aspek sosial budaya karena melestarikan Kota Pusaka tersebut sama halnya dengan melestarikan warisan budaya sebagai jati diri,” jelasnya. Sudikerta melanjutkan, keberhasilan dalam pelestarian budaya tersebut nantinya akan berdampak pada pergerakan ekonomi kota bila Kota Pusaka pada akhirnya dapat menjadi tujuan wisata. Sementara itu, Direktur Keterpaduan Infrastruktur Permukiman, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Dwityo A. Soeranto mengatakan, program P3KP dilaksanakan dengan

menyusun kota warisan yang ada di Indonesia. Khususnya kota yang memiliki bangunan cagar budaya dengan nilai yang signifikan untuk kota. Saat ini, terdapat 45 kota yang sudah menjadi anggota P3KP dan dibagi menjadi empat kelompok regional di seluruh Indonesia. Salah satunya Kota Denpasar yang ada di Bali. “Dalam mengelola sebuah kota warisan memerlukan komitmen kuat, kolaborasi dan pemangku kepentingan di Indonesia. Semoga ada rencana aksi yang lebih realistis dalam mengawal peningkatan kualitas pelestarian Kota Pusaka, sehingga dapat mendorong terwujudnya cita-cita menjadi World Heritage City,” ujarnya. (kmb32)

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikpora Bangli Nengah Danta Haryana saat dikonfirmasi terpisah siang kemarin mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima, tercatat empat orang peserta tidak hadir ke sekolah. Dari total 3.546 siswa yang tercatat sebagai peserta UN tahun 2016, satu orang peserta absen, karena berhenti sekolah. “Siswa yang absen tersebut atas nama Ni Jero Ciri Suci, siswa SMPN 6 Kintamani,”

terangnya. Selain itu, tiga peserta lainnya juga tidak hadir karena sakit yaitu Ni Putu Juliantari siswi SMPN 1 Kintamani, Ni Made Lestayani siswi SMP 2 Bangli, dan Ni Nyoman Carma siswi SMP Satap 3 Kintamani. Siswi Ni Putu Juliantari tidak bisa mengikuti UN di sekolahnya karena masih dalam kondisi sakit usai menjalani operasi kanker dan tangan kirinya diamputasi. Dengan kondisi tersebut, Juliantari

Bali Post/kmb40

tetap mengikuti UN di rumahnya di Banjar Sukarma Desa Kintamani. Sementara dua siswi lainnya, Ni Made Lestayani dan Ni Nyoman Carma juga tidak bisa hadir ke sekolah untuk mengikuti UN karena terjangkit sakit demam berdarah. Meski demikian, kedua siswa tersebut masih bisa mengerjakan soal UN, masing-masing di ruang observasi UGD RSU Bangli dan di sebuah klinik di Tianyar, Karangasem. (kmb40)


8

BANGLI Hari Ini, Kota Bangli Genap Berusia 812 Tahun

Selasa Kliwon, 10 Mei 2016

TANGGAL 10 Mei 2016 atau hari ini, Kota Bangli genap berusia 812 tahun. Kelahiran kota yang kaya akan sumber daya alam ini tidak bisa dilepaskan dari sejarah Raja Ida Batara Guru Sri Adikunti Ketana sebagaimana yang termuat dalam prasasti Kehen C. Konon sebelum menjadi kota seperti sekarang, Bangli pernah ditinggalkan penduduknya karena serangan wabah gerubuk. Seperti apa ceritanya? Sejarawan Bangli A.A. Gede Bagus Ardhana saat ditemui di Puri Kilian Bangli, Senin (9/5) kemarin menuturkan, sebagaimana yang termuat dalam prasasti Pura Kehen C diceritakan bahwa di wilayah Bangli dulunya berkembang sebuah wabah penyakit yang hebat. Wabah penyakit itu lazim disebut kegeringan/gerubug. Wabah ini menyebabkan banyak penduduk Bangli meninggal. Penduduk lainnya yang merasa masih sehat menjadi ketakutan terhadap wabah yang semakin meluas. Untuk menghindari kegeringan/ gerubug, para penduduk kemudian berbondong-bondong meninggalkan wilayah Bangli. Karena tak satu pun penduduk yang mau tinggal, wilayah Bangli pun akhirnya menjadi kosong. Melihat keadaan tersebut, Raja Ida Batara Guru Sri Adikunti Ketana yang kala itu bertahta sebagai Raja Bangli menjadi cemas. Beliau saat itu berusaha memulihkan keadaan dengan berbagai upaya. Raja Ida Batara Guru Sri Adikunti Ketana kemudian melakukan pertemuan bersama para patih, bujangga dan mpu untuk mengatasi kegeringan yang menyedihkan itu. Tepatnya pada tahun Çaka 1126 bulan Içaka tanggal 10 tahun Paro Terang, hari Pasaran Maulu, Kliwon, Candra (Senin) Wuku Krulut (tanggal 10 Mei 1204 Masehi) Raja Ida Batara Sri Adikunti Ketana mengambil kebijaksanaan dengan memerintahkan putra-putri beliau yang bernama Ida Sri Dhana Dhi Rajalencana dan permaisurinya yang bernama Batari Sri Dhana Dewi Ketu untuk mengembalikan penduduk yang telah meninggalkan desanya ke Bangli. Oleh Raja Ida Batara Sri Adikunti Ketana, para penduduk diminta agar kembali berkumpul guna bersamasama membangun dan memperbaiki rumahnya masingmasing dan melaksanakan upacara yadnya pada bulan kasa, karo, ketiga, kapat, kalima, kaenem, kapitu, kaulu, kasanga, kadasa, desta dan sada. Di samping itu, Raja Adikunti Ketana juga memerintahkan kepada seluruh penduduk untuk menambah keturunan di wilayah Loka Carana dan diizinkan membabat tanah untuk membuat sawah dan saluran air. ‘’Dan pada setiap upacara besar di Pura yang ada di Desa Bangli, seluruh penduduk wilayah Desa Bangli harus bersembahyang,’’ terangnya. Pada saat itu juga yakni tanggal 10 Mei 1204 Masehi, Raja Ida Batara Guru Sri Adikunti Ketana mengucapkan amanat yang disertai kutukan. Sesuai amanat Raja, kala itu seluruh penduduk Bangli diminta untuk kembali membangun Bangli dan tidak melanggar perintah raja. Bilamana ada yang mengindahkannya, dikutuk agar disambar petir tanpa hujan atau mendadak jatuh dari titian serta matanya menjadi buta tanpa dicotok. Dan setelah meninggal arwahnya menjadi siksaan Yamabala dan dilemparkan dari langit serta jatuh di alam neraka. Dari cerita singkat tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa sejak adanya perintah Raja Ida Batara Sri Adikunti Ketana yang memerintahkan seluruh penduduk Bangli melalui putra-putrinya membangun desa kelahirannya kemu-

Telepon Penting Bangli RSU Bangli : 0366-91521/91002 Polsek Bangli : 0366-91062 Polsek Susut : 0366-51004 Polsek Tembuku : 0366-5595484 Polsek Kintamani : 0366- 51122 Damkar

: 0366-92869

PDAM

: 0366-91094

PLN

: 0366-91268

Telkom

: 0366-91108

BPBD

: 0366-91448

Kodim

: 0366-91024

Kantor Bupati : 0366-91032

Pura Kehen Sejarawan Bangli A.A. Gede Bagus Ardhana dian disepakati sebagai hari lahirnya Kota Bangli. Hari lahirnya Kota Bangli ini pun ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Bangli melalui Peraturan Daerah Kabupaten Bangli No. 02 Tahun 1991 tanggal 30 Januari

1991. Dimana dalam Pasal 3 Perda tersebut ditegaskan bahwa setiap setahun sekali Pemerintah Daerah Tingkat II Bangli Wajib Memperingati Hari Lahirnya Bangli yang Ditetapkan Tanggal 10 Mei. (ad337)


GIANYAR

Selasa Kliwon, 10 Mei 2016

PROFIL UCCL Gencarkan Penertiban Unit Cepat Cegah Laka (UCCL) Polres Gianyar semakin gencar melakukan penertiban terhadap aksi pelanggaran yang dilakukan pengendara sepeda motor. Terbukti hingga kini sudah seratus lebih sepeda motor yang diamankan di Mapolres Gianyar. “Kalau dihitung sudah ada seratus lebih sepeda motor yang diamankan,” tegas Kasat Lantas Polres Gianyar AKP Pius Loda. Beberapa dari sepeda motor yang ditahan sudah dikembalikan ke pemiliknya. Namun pemiliknya telah diberikan pembinaan terlebih dahulu di Polres. Bahkan untuk pelanggaran yang dilakukan pelajar, selain melakukan pemanggilan, polisi juga bersurat kepada sekolah dan guru. “Di sini kita memang memprioritaskan penertiban terhadap pelajar, karena mereka yang lebih dominan berkendara tanpa memenuhi aturan. Selain itu polisi juga ingin menumbuhkan disiplin berlalu lintas sejak dini,” katanya. Berdasarkan data laka lantas dari Satlantas Polres Gianyar, sepajang 2016 hingga pertengahan April tercatat ada 75 kasus laka lantas, dengan 16 korban meninggal dunia, 10 korban luka berat dan 98 korban luka ringan. Total kerugian yang dipicu dari puluhan kasus laka lantas tersebut mencapai Rp 136.250.000. Berdasarkan lokasi kejadian, kasus laka paling banyak terjadi di wilkum Polsek Sukawati yang mencapai 22 kasus, selanjutnya diikuti Polsek Ubud dengan 16 kasus laka dan Blahbatuh dengan 15 kasus. Sementara Polsek Kota Gianyar terjadi 10 kasus laka, Tegallalang 5 kasus, Payangan sebanyak 3 kasus dan Tampaksiring sebanyak 4 kasus. (kmb35)

9

Tahun 2017

Bupati Minta Sekolah Gelar UNBK Ditambah

Gianyar (Bali Post) -

Setelah menjadikan SMP Negeri 1 Gianyar sebagai satu-satunya sekolah di Bali yang menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Pemkab Gianyar kini berencana membantu pengadaan sarana-prasarana untuk menambah jumlah sekolah di tingkat SMP yang melaksanakan UNBK tahun 2017. Ditargetkan minimal ada penambahan satu sekolah untuk hal tersebut. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gianyar I Made Suradnya mengatakan, pelaksanaan UNBK di SMP Negeri 1 Gianyar hingga sesi ketiga pada Senin (9/5) kemarin berjalan dengan lancar. “Tadi (kemarinred) Bapak Bupati sudah turun melakukan pemantauan ke SMPN 1 Gianyar. Selanjutnya pelaksanaan UNBK hingga sesi

ketiga semua aman,” ucapnya. Dikatakan, usai pemantauan tersebut Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata mengharapkan adanya penambahan sekolah di Gianyar yang bisa melaksanakan UNBK. Terlebih ke depan aktifitas belajar siswa akan banyak menggunakan IT. “Penyampaian Bapak Bupati usai pemantauan tadi, agar 2017 ada penambahan sekolah yang melaksanakan

UNBK. Minimal ada penambahan satu sekolah,” ucapnya. Dari perintah itu, ia pun mengaku secepatnya akan melakukan pengecekan kesiapan sekolah lain untuk melaksanakan UNBK. Dikatakan kesiapan SDM menjadi persyaratan paling penting penyelenggaraan ujian dengan sistem ini. “Kalau SDM siap, nanti bisa kita upayakan pengajuan pen-

gadaan sarana dan prasarana pada APBD induk 2017 mendatang,” katanya. Diakui pengadaan sarana dan prasana UNBK membutuhkan biaya yang tidak sedikit, diperkirakan mencapai angka ratusan juta rupiah. Namun terlebih dahulu sebelum pengadaan dilakukan, pihaknya harus memantau dan menyeleksi sekolah yang dinilai siap melaksanakan UNBK. “Yang jelas kita akan pantau dulu kesiapan sekolah,” katanya. Disinggung beberapa sekolah yang berpotensi melaksanakan UNBK, Suradnya mengatakan, perkiraan awal seperti SMP Neg-

eri 1 Blahbatuh, SMP Negeri 2 dan 3 Gianyar serta SMP Negeri 1 Sukawati dan. “Ini baru perkiraan saja. Lebih pastinya nanti akan kita putuskan setelah kita cek kesiapan masing-masing sekolah terlebih dahulu,” tandasnya. Sementara dalam pemantauan kemarin, Bupati Agung Bharata berharap keseluruhan pelaksanaan UN tingkat SMP dapat berjalan lancar. Dia pun berharap kelulusan dapat 100 persen. Untuk itu pihak sekolah diminta dapat terus berkoordinasi dengan pemerintah melalui dinas terkait apabila ada permasalahan, sehingga bisa segera ditindak lanjuti. (kmb35)

Peralihan Kewenangan SMA/SMK

Guru Abdi Terancam Dirumahkan Gianyar (Bali Post) Peralihan kewenangan pengelolaan SMA/ SMK dari Kabupaten ke Provinsi dikhawatirkan berdampak pada nasib guru abdi. Para guru yang diangkat melalui SK kepala sekolah itu terancam dirumahkan. Menyikapi hal ini, Komisi IV DPRD Gianyar berencana memanggil Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) dalam waktu dekat. Ketua Komisi IV DPRD Gianyar Putu Gede Pebriantara, Senin (9/5) kemarin mengungkapkan, nasib guru abdi menjadi salah fokus perhatian dewan dalam peralihan kewenangan SMA/SMK. Sebab guru abdi tidak masuk data provinsi. “Mereka tidak masuk data provinsi. Itu berarti guru abdi kemungkinan besar tidak diakui provinsi,” kata politisi PDI-P ini. Pebriantara menyebut, dengan tidak terdatanya para guru abdi kemungkinan terburuk mereka akan dirumahkan. Pihaknya mengaku belum tahu data pasti mengenai jumlah guru abdi di Gianyar. Meski demikian pihaknya menegaskan, dewan akan memperjuangkan nasib para guru abdi. “Kita masih berjuang agar mereka bisa tetap dipakai seperti semula, karena mereka sangat dibutuhkan. Untuk jumlahnya, yang pasti sudah ada pendataan dari Disdikpora untuk itu. Mereka ada yang mengabdi di kisaran empat hingga lima tahun,” ujarnya. Dikatakannya lebih lanjut, pemkab telah menyiapkan data seperti masalah aset hingga gaji pegawai agar proses pengalihan kewenangan SMA/SMK dapat berjalan sesuai harapan. Namun pihaknya menyebut, dari koordinasi terakhir dengan Disdikpora, masalah nasib guru abdi memang belum ada kejelasan. Oleh karena itu pihaknya berencana memanggil Disdikpora guna membahas berbagai persoalan, terutama menyangkut nasib para guru abdi. “Perkembangan lebih lanjut kita panggil Disdik. Yang paling kita perhatikan adalah masalah guru. Ini masih kita telusuri dan yang jelas kita berusaha memperjuangkan nasib mereka. Ini akan kita bahas lebih detail karena Oktober proses peralihannya harus sudah dilakukukan dan awal 2017 sudah efektif berjalan,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Disdikpora Gianyar I Made Suradnya mengatakan, proses pendataan yang meliputi tenaga guru, administrasi hingga perangkat sekolah sudah selesai dilakukan. Pihaknya mengaku sedang memperjuangkan status ratusan guru non PNS yang selama ini dipekerjakan di SMA/SMK dengan dasar SK kepala sekolah dan SK Bupati. “Selama ini kan mereka yang sudah mengisi kekurangan guru. Ada yang digaji dari dana BOS dan lainnya. Selanjutnya ini seperti apa, kita masih menunggu keputusan pemerintah provinsi,” jelasnya. Di sisi lain, pihaknya masih melakukan pendataan aset berupa tanah sekolah. Pasalnya, pengalihan aset berupa tanah ini harus diikuti dengan perubahan nama pemilik lahan. (kmb25)

PANTAU UNBK - Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata saat melakukan pemantauan UNBK di SMP Negeri 1 Gianyar, Senin (9/5) kemarin.

Tinggalkan Polres Gianyar

AKBP Farman Diantar Kereta Pelepasan Gianyar (Bali Post) Senin (9/5) sore kemarin dilaksanakan upacara pelepasan untuk AKBP Farman yang sudah selama satu tahun 25 hari menjabat sebagai Kapolres Gianyar. Uniknya, dalam acara tersebut AKBP Farman bersama istrinya disiapkan kereta pelepasan yang ditarik oleh belasan personel Unit Buser Satreskrim Polres Gianyar menuju pintu keluar untuk selanjutnya menduduki kursi Wadir Krimsus Polda Bali. Kabag Ops Polres Gianyar Kompol Ketut Dana mengatakan, upacara pelepasan Kapolres menggunakan kereta hias ini merupakan yang pertama dilakukan. Ini merupakan aksi spontan seluruh jajaran Mapolres Gianyar. “Pelepasan dengan kereta seperti ini memang baru pertama kali. Keretanya kami pinjam dari salah seorang warga kemudian

dihias oleh jajaran sejak hari Minggu,” ucapnya. AKBP Farman yang ditemui usai apel farewell kemarin mengatakan, banyak hal berkesan selama ia menjabat sebagai Kapolres Gianyar, khususnya dalam penyelesaian sejumlah kasus adat. “Tadi saya sudah sampaikan kepada Kapolres yang baru, kasus menonjol yang sudah terselesaikan dan beberapa kasus yang masih dalam proses mediasi,” ucap perwira dengan dua melati di pundaknya ini. Sementara itu, AKBP Waluya yang saat ini menjabat sebagai Kapolres Gianyar mengatakan jajarannya akan diarahkan untuk memaksimalkan deteksi dini, sehingga setiap gangguan kamtibmas bisa dicegah lebih cepat. “Terlebih dahulu kita akan memulai dengan berinteraksi dengan masyarakat, mengun-

jungi wilayah- wilayah yang jelas kita akan mengutamakan pencegahan terhadap gangguan kamtibmas,” tegas perwira yang sebelumnya menjabat sebagai Kabidbinlatops Roops Polda Kalbar tersebut. Ditambahkannya, kedekatan dengan masyarakat akan menjadi prioritas. Salah satu upaya yang dilakukan ialah menyebar nomor telepon Kapolres, Kapolsek, hingga babin. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan masyarakat menyampaikan kepada polisi bila terjadi ganguan kamtibmas. “Ini langkah awal saja, agar kita memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat. Jadi, bila ada kejadian mereka tidak perlu jauh ke kantor polisi, bisa cepat disampaikan via telepon atau SMS, selanjutnya polisilah yang akan terjun mendatangai masyarakat,” tandasnya. (kmb35)

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati

- 943056

DPRD

BPBD

- 943144 - 7844717/7844718

PMK

- 943113

Kantor Satpol PP

- 944436

RSUD Sanjiwani

- 943020

PDAM

- 944225/943233

KPA Gianyar PMI Gianyar

- 942184 - 8958414

KONI Gianyar

- 947261

BNN Kab. Gyr.

- 946122

PLN

- 947166

Kodim 1616 Gyr

- 943069

Koramil Gianyar

- 942289

Koramil Blahbatuh

- 941167

Bali Post/nik

KERETA HIAS - AKBP Farman bersama istri saat menduduki kereta hias yang ditarik personel Unit Buser menuju pintu keluar Mapolres Gianyar.

Bali Post/ist

Populasi Lalat Meningkat

Puluhan Warga Selat Datangi Kantor Camat Gianyar (Bali Post) Puluhan warga Banjar Selat, Desa Buahan Kaja mendatangi Kantor Camat Payangan, Senin (9/5) kemarin. Kedatangan mereka untuk menyampaikan keluhan gangguan lalat di pemukiman warga. Diduga gangguan lalat tersebut akibat keberadaan peternakan ayam yang berada dekat dengan permukiman. Selain gangguan lalat, warga juga mengeluhkan bau menyengat kotoran ayam. Dalam pertemuan yang dilangsungkan kemarin, warga menyampaikan tingginya populasi lalat dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi ini memicu ketidak nyamanan warga. “Kalau musim buah lalat memang banyak. Tapi sebelumnya belum pernah ada lalat sampai sebanyak ini,” kata Jero Mangku I Wayan Ceteg. Warga lainnya, I Wayan Sima yang seorang pedagang mengeluh akibat meningkatnya populasi lalat berdampak pada berkurangnya warga yang berbelanja. “Dagangan saya banyak yang dikerumuni lalat. Pembeli jadi enggan berbelanja,” keluhnya. Warga lainnya, I Wayan Sutrisno mengatakan selama ini sebenarnya warga ewuh pakewuh menyampaikan kondisi ini, karena pemilik kandang merupakan warga Banjar Selat. Namun karena tidak tahan lagi dengan gangguan lalat, akhirnya warga memilih untuk mengadukan masalah tersebut ke Kantor Camat Payangan. “Kami mendukung adanya usaha produktif dilakukan masyarakat seperti usaha peternakan ayam potong ini. Hanya saja untuk dampak lingkungan agar diperhatikan. Kami tidak ingin usaha ditutup. Di sini kami ingin mencari jalan keluar agar gangguan lalat bisa diatasi,” ucapnya. Sementara itu, pemilik kandang ayam, I Nyoman Suastana mengatakan, selama ini ia sudah melaksanakan standard operating procedure (SOP) perusahan mitra dalam beternak. SOP dimaksud yakni melakukan penyemprotan kandang seminggu dua kali setelah usia ayam dua minggu. Untuk bangkai ayam, pihaknya telah

mengelola dengan merebus untuk dijadikan pakan babi. Kalau ada bangkai ayam busuk dikeluhkan, diduga ayam mati dibawa oleh anjing ke tempat lain. Dijabarkannya, pihaknya mendirikan kandang berukuran 8 X 30 meter dengan kapasitas empat ribu ekor. Suastana menegaskan, pihaknya tidak ingin mengganggu lingkungan, namun ia tidak menampik masih awam dalam bidang peternakan dan perizinan. “Oleh sebab itu saya meminta petunjuk apa yang harus dilakukan, sehingga tidak mengganggu kenyamanan lingkungan,” katanya. Hal senada juga disampaikan peternak lain, I Made Budiartana. Pria ini sudah mendirikan kandang sejak 2010 di lahan miliknya sendiri. Mengatasi gangguan lalat, ia mengaku sudah melakukan langkah-langkah yang disarankan sesuai keputusan paruman prajuru banjar, yakni melakukan penyemprotan dan pemasangan kelambu. “Sekarang kami serahkan kepada aparat terkait di Gianyar dan Payangan upaya apa yang harus kami lakukan,” katanya. Bidang Informasi dan Pengaduan BPPT Gianyar I Nyoman Sukarja menjelaskan, untuk peternakan ayam yang mencapai jumlah 10 ribu ekor wajib mengantongi izin. Di bawah itu perlu ada tanda daftar usaha dan persetujuan pendamping. “Nanti ini harus dibuat izin persetujuan pendamping. Setelah itu, tim akan kami turunkan untuk mengkaji ini layak atau tidak,” ucapnya. Sementara itu, Camat Payangan A.A. Raka Suryadiputra mengatakan, solusi sementara peternak harus berkomitmen melaksanakan SOP usaha peternakan. Selanjutnya pihak desa dan trantib kecamatan akan secara intensif melakukan pemantauan ke lapangan guna memastikan SOP berjalan. “Selain itu, kandang yang kosong agar dikosongkan dulu untuk mengetahui apa benar setelah kandang kosong lalat berkurang. Mudah-mudahan solusi ini bisa mengatasi permasalahan,” katanya. (kmb35)


KLUNGKUNG

10

Selasa Kliwon, 10 Mei 2016

UN SMP Hari Pertama

Diikuti 3.227 Siswa Semarapura (Bali Post) –

Ujian Nasional (UN) tingkat SMP di Kabupaten Klungkung, Senin (9/5) kemarin, diikuti 3.227 siswa. Ujian hari pertama bidang studi Bahasa Indonesia ini berjalan lancar. Semua siswa mengikuti UN atau tidak ada yang absen. Pelaksanan UN mendapat perhatian kalangan DPRD Klungkung dan pihak kepolisian. Masing-masing Polsek ikut turun melakukan pengamanan di masing-masing sekolah untuk mendukung pelaksanaan UN agar berjalan tertib, aman, dan lancer. Polsek Banjarangkan yang dikomandoi AKP Made Sudanta menyebarkan anggotanya ke SMPN 1 Banjarangkan, SMPN 2 Banjarangkan, SMPN 3 Banjarangkan, SMP Darma Yasa Timuhun, dan SMP Satu Atap Takmung. “Kami berharap pelaksanaan UN SMP berjalan lancar sampai selesai,” kata Sudanta. Komisi III DPRD Klungkung yang diketuai Made Jana turun memantau pelaksanaan UN di sejumlah sekolah. Bersama anggotanya Putu Sri Handayani, ia memantau pelaksanaan UN di SMPN 2 Semarapura. Komisi yang membidangi pendidikan ini ingin memastikan jalannya UN tidak ada yang bermasalah. “Sejauh ini aman-aman saja,” ujarnya. Di tempat terpisah, Kadisdikpora Klungkung I Nyoman Mudarta juga turun melakukan pemantauan UN pada hari pertama. Ia menilai secara umum tidak ada persoalan. Semua siswa bisa mengikuti UN mata ujian Bahasa Indonesia. “Jalannya UN lancar, tidak ada persoalan,” sebutnya. (kmb)

Berlomba Sambil Nikmati Objek Wisata Semarapura (Bali Post) –

Bekerja sama dengan Komunitas Bali Raga, Polres Klungkung menggelar lomba lari double road race, Minggu (8/5) lalu. Lomba yang diikuti atlet nasional dan internasional ini menempuh rute ke sejumlah objek wisata bertujuan mendukung program wisata kota yang dikembangkan Pemkab KLungkung. Menurut Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi, perlombaan lari ini merupakan event berskala internasional pertama yang diselenggarakan. ‘’Ini sebagai upaya mengenalkan Klungkung sebagai kota budaya kepada masyarakat luas. Sejalan dengan program city tour yang diluncurkan Bupati Klungkung Nyoman Suwirta belum lama ini,” tuturnya. Lomba lari dibuka Letkol Inf. Franciscus Ari Susetio, S.E. didampingi Wakapolres Klungkung Kompol I Nengah Sadiarta, S.H., SiK. Kapolres Arendra turun langsung ke jalan untuk berpartisipasi. Lomba juga melibatkan anak-anak dari SDN 1 Semarapura dan SMPN 1 Semarapura. Selain mengikuti lomba, para peserta bisa menikmati pemandangan di sepanjang rute mulai dari Kertha Gosa, Monumen Puputan Klungkung, Pasar Seni, hingga Tukad Unda. (dwa)

KE RS - Asisten I Pemkab Klungkung Wayan Tika dilarikan ke rumah sakit setelah pingsan di ruang kerjanya, Senin (9/5) kemarin.

Berpesan Jangan Diganggu

Asisten I Pemkab Meninggal di Ruang Kerja Semarapura (Bali Post) – Panggilan Tuhan tidak bisa ditebak kapan datangnya. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Klungkung I Wayan Tika (56) pingsan di ruangan kerjanya, Senin (9/5) kemarin. Ketika dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Klungkung, Tika dinyatakan sudah meninggal dengan kondisi tubuh sudah membiru dan kaku. Pejabat asal Banjar Peken, Desa Tangkas itu ditemukan tidak sadarkan diri di bawah meja kerjanya sekitar pukul 09.45 Wita. Orang yang pertama kali mengetahui kejadian ini adalah stafnya, A.A. Istri Oka Kurniawati. Kurniawati yang hendak membawa surat dari bupati kaget melihat mantan staf ahli di bidang hukum, politik dan pemerintah ini terbaring di lantai. Wakil Bupati Made Kasta ketika berada di ruang Dharma Mandala sangat terkejut setelah mendapat laporan stafnya, Luh Putu Eka Santini, bahwa Tika tidak sadarkan di lantai. Ia bersama staf yang lain kemudian menuju ruangan Tika yang ber-

sebelahan. Tika kemudian dibawa dengan mobil Humas, namun saat tiba di RS, mantan Kabag Hukum ini dinyatakan sudah meninggal. Menurut Kurniawati, Tika sebelumnya baik-baik saja. Yang bersangkutan sempat mengikuti apel dan bercanda dengan sejumlah stafnya. Hanya, sebelum kejadian, mantan Plt. Kadishub Klungkung ini berpesan agar jangan diganggu. Saat itu yang bersangkutan sedang merekap bansos yang diserahkan Sekda Klungkung Gede Putu Winastra. “Bapak Tika tumben minta jangan diganggu. Beliau langsung menutup pintu ruangan kerjanya,” katanya. Setelah satu setengah jam,

Kurniawati kemudian memberanikan diri masuk ke ruang kerja bosnya. Ia mendapat surat agar Tika hadir mewakili bupati dalam kunjungan kerja Pemkab Kuantan Singingi, Kepulauan Riau. “Saya kaget sekali, Bapak saya lihat sudah terbaring di bawah meja kerjanya,” ungkap Kurniawati dengan raut wajah ketakutan. Dirut RSUD Klungkung dr. Nyoman Kusuma mengatakan, Tika sudah dinyatakan meninggal ketika dibawa ke rumah sakit. Pihaknya belum bisa memastikan penyebab meninggalnya pejabat teras Pemkab Klungkung ini. “Dilihat dari kondisi luar biasanya jantung karena dari leher sudah membiru,” sebutnya.

Desa Paksebali Terus Tata Tukad Unda Semarapura (Bali Post) –

Meski tidak terpilih sebagai desa wisata di Kabupaten Klungkung, Desa Paksebali tetap mengembangkan daerahnya agar dikunjungi wisatawan. Pasalnya, Desa Paksebali memiliki tiga potensi yang dapat menunjang pengembangan pariwisata, yaitu potensi alam, kerajinan, dan budaya yang telah lebih dulu dikenal. Perbekel Desa Paksebali I Putu Ariadi, menyatakan sempat kecewa karena desanya tidak terpilih di antara 14 desa wisata yang ada di Klungkung. Namun, kekecewaan tersebut digunakan sebagai pelecut untuk memajukan desa agar menarik kunjungan wisatawan. Tiga potensi yang dimiliki dijadikan modal berharga. Desa Paksebali mempunyai Tukad Unda yang sudah dikenal sebagai objek untuk melaksanakan prawedding. Di bidang kerajinan, produksi tedung dan prada-nya tidak asing lagi. Sementara di sektor budaya, memiliki tradisi melaksanakan Dewa Mesraman atau Dewa Mepalu di Pura Panti. “Kami punya gagasan untuk menjadikan Paksebali sebagai desa wisata. Potensi untuk itu sudah ada,” tuturnya, Senin (9/5) kemarin. Untuk menunjang ide desa wisata, pihaknya telah menata Tukad Unda. Selain itu, akan dibuat tempat untuk memperlihatkan proses pembuatan tedung. Di tempat ini juga akan disediakan berbagai

Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung (0366) 21115 Polsek Klungkung (0366) 21090 Polsek Dawan (0366) 23181 Polsek Banjarangkan (0366) 23180 Polsek Nusa Penida (0366) 5382838 RSUD Klungkung (0366) 21172 RSU Bintang (0366) 25241 PMI Klungkung (0366) 21442 Damkar Klungkung (0366) 22655 PDAM Klungkung (0366) 21336 PLN Klungkung (0366) 25599

Bupati I Nyoman Suwirta lemas seusai melihat jenazah Tika, sehingga harus dipapah anggota Satpol PP dan dilarikan ke ruang pavilion untuk dicek kesehatannya. Sementara istri Tika, Ni Nengah Astini, bersama kedua anaknya, Gde Justika Kori dan Made Dwija Paramarta Kori, menangis histeris setelah melihat jenazah suaminya. Sambil memeluk jenazah Tika, Astini mengaku tidak menyangka kalau suaminya telah meninggal. Padahal Tika sempat menjenguk mertuanya yang sakit di Lombok dan baru datang, Minggu (8/5) sore. “Tetapi pagi tadi, Bapak sempat mengatakan mimpi meninggal dan meminta agar dikremasi jika meninggal,” ungkapnya. Jenazah Tika hingga siang kemarin masih dititip di RS sambil menunggu keputusan pihak keluarga. Anak sulungnya, Gde Justika Kori, sempat menolak jenazah

Bali Post/dwa

hasil kerajinan di Paksebali yang dapat dibeli pengunjung sebagai kenang-kenangan. Pengelolaannya diserahkan kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Upaya penataan yang dilaksanakan Desa Paksebali sudah terlihat dengan perubahan kondisi Tukad Unda. Kawasan yang sebelumnya kumuh ini kini tampak apik, sehingga ramai dikunjungi wisatawan. Pada hari libur, pelancong mencapai ratusan orang. Penataan akan dikembangkan lagi sehingga Tukad Unda dapat dikunjungi mulai siang hingga malam hari.

Tiap hari rata-rata satu hingga dua wisatawan melakukan prawedding, sedangkan pada hari libur bisa mencapai lima rombongan. Wisatawan yang melakukan prawedding dikenai retribusi Rp 250 ribu, termasuk karcis kendaraan dan pemandu wisata. Sementara wisatawan asing yang mengambil foto dikenai Rp 10 ribu. Wisatawan lokal dipungut karcis parkir Rp 2 ribu (sepeda motor) dan Rp 5 ribu (mobil). Retribusi ini ditetapkan sesuai Peraturan Desa (Perdes) Nomor 4 Tahun 2014 dan Peraturan Perbekel Nomor 1 Tahun 2014 tentang retribusi.

Menurut Ariadi, saat ini kesan kumuh sudah tidak terlihat lagi. Bangunan cafe yang sebelumnya terbengkalai, diratakan dan dibangun fasilitas toilet dan tempat ganti baju. Tahun 2016 ini pihaknya merencanakan membuat restoran, kolam renang, dan shower. Tempat ini juga akan diisi permainan air seperti bebek air dayung. Untuk malam hari telah dipasang lampu penerangan jalan di delapan titik dan masih dipersiapkan lampu LED yang akan membuat air terjun Tukad Unda menjadi bersinar. (dwa)

Bali Post/kmb

Wayan Tika (alm)

Penanganan Guru Malas Diserahkan ke BKD

Semarapura (Bali Post) –

DITATA - Tukad Unda terus ditata untuk menunjang Desa Wisata Paksebali.

ayahnya dibawa ke rumah duka. Dia menginginkan jenazah bapaknya langsung dikremasi sesuai permintaannya. (kmb)

Seorang guru di SMP Satu Atap Selat harus menandatangani surat pernyataan setelah tidak masuk kerja sejak September 2015 hinggga Mei ini. Sebelumnya guru mata pelajaran PKN tersebut mengirim surat keterangan sakit, namun selanjutnya tidak kunjung mengajar tanpa keterangan. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Klungkung telah beberapa kali melakukan pembinaan, dan kini permasalahan guru malas tersebut diserahkan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD). “Ya, kami sudah membina karena kondisinya seperti itu. Kami minta Kabid PMPTK Drs. Ketut Sujana untuk melakukan tahapan berikutnya,” ujar Kadisdikpora Nyoman Mudarta, Senin (9/5) kemarin.

Kepala SMP Satap Selat Ida Bagus Nyoman Pujawan, S.Pd. didampingi Pelaksana Harian Nengah Suratmaja menyebutkan, guru bernama SAP tersebut terakhir hadir saat menyerahkan SK misbar dari guru SDN 1 Tangkas ke SMP Satap Selat pada September 2015. Guru golongan III a ini awalnya tidak bersekolah dengan alasan sakit, namun kemudian tidak bekerja tanpa ada keterangan. “Awalnya dia membawa surat keterangan sakit, tetapi seterusnya tanpa keterangan berbulanbulan. Kami sempat mencari tahu kondisi yang bersangkutan ke tempat asalnya,” katanya. Pihak sekolah menemuinya 16 Oktober 2015 lalu untuk menanyakan kondisi kesehatannya. Menurut seorang guru di sekolah tersebut Komang Suprapta, saat ditengok

yang bersangkutan tampak sehat-sehat saja. Pihak sekolah kemudian meminta surat pernyataan untuk melaksanakan tugas semestinya, namun tetap saja mangkir. Sementara itu, UN SMP hari pertama di SMP Satap Selat berjalan lancar. Menurut Pelaksana Harian Nengah Suratmaja, ujian diikuti 31 siswa terdiri atas 14 putra dan 17 putri. Mayoritas siswa berasal dari Desa Selat, Desa Akah, Desa Tegak, dan Selisihan. Di SMPN 2 Semarapura, 317 siswa (146 putra dan 171 putri) mengikuti ujian. Kasek Made Arnawa, S.Pd., M.M. menyatakan, tim monitoring yang turun adalah Komang Ardana dari Disdik Provinsi Bali didampingi Korwas Klungkung Ketut Tantra. Hadir pula dua anggota Komisi III DPRD Klungkung, Made Jana dan Putu Sri Handayani. (dwa)


Selasa Kliwon, 10 Mei 2016

BULELENG

11

Bupati Tinjau UN SMP Singaraja (Bali Post) Dalam upaya memberi atensi dan motivasi kepada anak-anak pada pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP yang dimulai, Senin (9/5) kemarin, Bupati Putu Agus Suradnyana, S.T., melakukan kunjungan ke sekolah tempat siswasiswi mengikuti UN tingkat SMP. UN tingkat SMP dilakukan selama empat hari dari tanggal 9-12 Mei 2016. Salah satu sekolah yang dikunjungi adalah SMPN 2 Singaraja di Jalan Sudirman Kota Singaraja. Dalam pelaksanaan UN tidak ada masalah di sekolah itu. Demikian juga pendistribusian soal UN berjalan tertib. Bisa jadi karena peserta UN telah jauh-jauh hari dengan penuh disiplin dan kerja keras mempersiapkan diri menyongsong hajatan penting itu. Bupati PAS mengatakan pengawasan UN SMP ini cukup ketat, pihak Ombudsman RI Perwakilan Bali juga ikut mengontrol kelancaran UN SMP ini. Pihaknya bangga karena kepala sekolah dan penyelenggara UN telah mempersiapan anak-anaknya, dan juga berkoordinasi dengan cukup baik. “Dengan persiapan yang mantap dan koordinasi yang baik ini, semoga pelaksanaan UN tingkat SMP di Buleleng tidak menemui masalah berarti,” harap Bupati PAS Senin kemarin, disetujui Kadis Pendidikan Buleleng Drs. Gede Suyasa, M.Pd. Dipercaya UN ini mampu menciptakan generasi muda

berintegritas dan memiliki daya saing tinggi di tengah perkembangan zaman. Pendidikan di Bali Utara ini, katanya sudah mulai memasukkan pemahaman dan juga pengembangan karakter. Bersyukur anakanak memiliki semangat pantang menyerah. “Integritas itu patut dijaga. Karena itu, jangan ada menghalalkan berbagai cara hanya demi mendapat angka tinggi. Semua harus belajar memahami makna kejujuran diri itu,” paparnya. Selain itu, juga dipantau di SMPN 1 Singaraja termasuk UN Paket B. Petugas Inspektorat Jenderal Kementerian dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI yang diketuai R. Saptoadji Purwantoro, S.H., M.Si. juga ikut memonitor UN SMP di Buleleng ini. “Ya, saya ikut memantau beberapa sekolah sebagai sampel, termasuk UN untuk program Kejar Paket B,” ungkap Saptoadji. Disinggung sistem soal yang dipakai pada UN tingkat SMP kali ini, Saptoadji mengakui soal UN tingkat SMP ini menggunakan sistem paket. Untuk penentuan nilai, hasil UN ini tidak menjadi satu-satunya kriteria kelulusan, tetapi masih sangat diperlukan dalam kaitan pemetaan dan juga parameter pendidikan di daerah. “Hal tersebut menyebabkan UN masih diselenggarakan saat ini. UN digunakan sebagai pemetaan dan parameter pendidikan,” tandasnya. (kmb34)

Bali Post/kmb34

TINJAU - Bupati Putu Agus Suradnyana didampingi Kadisdik Drs. Gede Suyasa, M.Pd. melakukan peninjauan pada hari pertama UN tingkat SMP, Senin (9/5) kemarin.

Disdik Godok Skema Pengelolaan Kolam Renang Pidada

Singaraja (Bali Post) – Pemerintah Daerah mulai melakukan kajian terkait rencana pengelolaan Kolam Renang Pidada di Kelurahan Banyuasri, Singaraja. Upaya ini ditempuh karena pemerintah tidak ingin fasilitas yang sudah dibangun tersebut mubasir. Apalagi dewan meminta percepatan kepastian lembaga yang ditunjuk sebagai pengelola fasilitas itu. Dari pembahasan awal, muncul dua opsi yakni pengelolaan bekerja sama dengan pihak ketiga. Selain itu pemerintah daerah sendiri juga punya peluang mengelola kolam renang bertarap Internasional itu. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Gede Suyasa saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (9/5) kemarin mengatakan Disdik bersama Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Sekkab mulai intens mengkaji skema pengelolaan kolam renang itu. Pertimbangan dua opsi skema pengelolaan yang diajukan itu menjadi poin pembahasan penting. Opsi kerja sama dengan pihak ketiga bisa saja dilakukan. Tetapi hitung-hitungannya harus matang, karena terkait modal pengelolaan termasuk pembagian penghasilan, jika kolam renang itu dikelola pihak ketiga. Bila pemerintah daerah memutuskan sebagai pengelolanya, maka hal mendasar yang harus dijelaskan adalah soal status aset kolam itu. Alasannya, lahan pembangunan kolam renang itu merupakan tanah pinjaman Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. Tidak kalah pentingnya adalah kesiapan anggaran jika pemerintah daerah memutuskan mengelola kolam itu sendiri. Diperkirakan perlu sekitar Rp 1 miliar dana setahunya. Di samping itu, jika kolam dikelola sendiri pemerintah harus membentuk Unit

Pelaksana Teknis Daerah (UPTD). “Kami bersama Bagian Tapem sudah membahas menyangkut skema pengelolaan kolam renang. Dua opsi itu sudah digodok. Dan hal itu masih berproses dan tahun depan kita sudah mengambil keputusan opsi yang mana akan dipilih,” katanya. Terkait usulan lembaga dewan, perlu dibentuk SOP pengelolaan kolam renang. Mantan Kabag Humas dan Protokol Sekkab Buleleng ini menyatakan sependapat usul legislatif itu. SOP ini diakuinya penting sebagai acuan yang harus diikuti pihak pengelola yang ditetapkan nantinya. Untuk itu, usul ini akan menjadi materi pembahasan lanjutan, termasuk saat pemerintah daerah membahas skema pengelolaan kolam renang dengan lembaga dewan. “Kita akan bahas terkait SOP yang diusulkan dewan. Acuan itu penting bagi pengelola yang ditunjuk kelak,” jelasnya. Disinggung soal perawatan kolam renang setelah rekanan menyerahkan proyek tersebut, Suyasa menyatakan, anggaran pemeliharaan dalam satu tahun sudah disiapkan melalui APBD tahun 2016 sebesar Rp 780 juta. Saat ini, Disdik masih menunggu hasil lelang pekerjaan melalui Unit Layananan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa Pemkab Buleleng. Dalam proses lelang ini, ULP belum menerima rekanan yang menawar pekerjaan tersebut. Alasannya untuk pemeliharaan kolam memerlukan perusahaan yang memiliki spesialisasi khusus. Atas kondisi ini, volume pekerjaan yang harusnya dilakukan Januari tertunda Mei 2016. Situasi ini membuat anggaran yang sudah dialoaksikan turun dari Rp 780 juta menjadi Rp 530 juta. (kmb38)

Kesulitan Operasi Lanjutan

Perut Lia Ada Lubang Kecil

Bali Post/kmb38

BERJALAN LANCAR - Ujian nasional (UN) tingkat SMP di Buleleng diikuti oleh 11.272 siswa berjalan lancar. Dari jumlah itu, 42 siswa berhenti dan 15 di antaranya tidak mengikuti ujian karena menikah.

42 Siswa SMP Absen UN

Menikah Dini, 15 Orang Berhenti

Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 42 siswa SMP di Kabupaten Buleleng tidak hadir pada hari pertama Ujian Nasional (UN), Senin (9/5) pagi kemarin. Dari jumlah siswa yang absen ujian itu, 15 siswa berhenti sekolah. Alasan tak mengikuti ujian lantaran memutuskan menikah di usia dini. Selain itu, ada 17 siswa tidak ikut ujian karena telah bekerja untuk membantu ekonomi keluarga. Sedangkan 10 siswa lainnya diketahui pindah sekolah ke luar Buleleng. Banyaknya siswa yang berhenti sekolah menjadi perhatian serius Dinas Pendidikan (Disdik) Buleleng, agar dapat dikurangi siswa yang berhenti sekolah. Kepala Disdik Gede Suyasa usai memantau ujian kemarin mengatakan, dari penelusuran ke sekolahsekolah tidak sedikit anak-anak memutuskan menikah di usia dini. Disinyalir karena pola asuh di rumah tangganya kurang baik. Apalagi perkembangan teknologi informasi (TI) belakangan ini justru implikasinya kerap kali memunculkan dampak negatif bagi anakanak itu sendiri. Anak-anak itu harusnya menyelesaikan jenjang pendidikannya lebih dulu, tetapi mereka terpaksa putus di tengah jalan. Soalnya, akibat pergaulan bebas menyebabkan mereka menjalani pernikahan dini. Ada juga siswa berhenti sekolah lantaran bekerja. Untuk hal ini lebih banyak terbelit persoalan ekonomi keluarga. Mereka ikut menanggung beban kebutuhan keluarganya. “Memang susah membayangkannya, anak usia belasan tahun harus menikah. Mereka justru mengorbankan pendidikan yang menjadi hak setiap anak,” katanya. Atas kondisi ini, Suyasa mengharapkan adanya dukungan para orang tua siswa agar lebih memperhatikan pola asuh anak-anak di rumah. Selain itu, pengawasan di luar sekolah perlu dilakukan dengan sebaik mungkin. Partisipasi seperti ini diyakini efektif mencegah anak-anak yang putus sekolah di tengah jalan.

Selain itu, pemahaman tentang budi pakerti, baik di sekolah maupun di rumah juga harus digenjot lagi sehingga anak-anak tidak mudah terjerumus pada lingkungan pergaulan bebas yang merugikan anak-anak itu sendiri. “Ini pekerjaan rumah bagi pemerintah dan orang tua juga harus mengawasi pergaulan anakanak di luar jam sekolah,” pintanya. Disdik menemukan tiga siswa tidak mengikuti ujian karena sakit. Dua siswa itu masingmasing Kadek Sudarma, siswa SMP PGRI Seririt, dan Gede Joni Pratamayasa, siswa SMP Satu Atap Negeri 2 Kubutambahan. Keduanya saat ini dirawat di RSUD Buleleng karena menderita penyakit demam berdarah (DB). Sementara itu, Gede Darma Seputra siswa SMPN 2 Kubutambahan harus menjalani perawatan medis karena mengalami luka tebas pada tangan. Siswa ini saat ini dirawat di Pos Kesehatan Terpadu (Postu) Desa Tamblang, Kubutambahan. Terhadap anak-anak yang masih kondisi sakit, nantinya akan diarahkan mengikuti ujian susulan yang akan digelar satu minggu setelah ujian utama digelar. Sedangkan ujian kesetaraan kejar Paket B ada 196 orang. Peserta ujian kesetaraan ini tersebar di tujuh Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM), SKB Buleleng, dan Pondok Pesantren Al Iman. Ujian ini baru dimulai sore hari kemarin dan berlangsung lancar. Demikian pula naskah soal dan LJK diterima lengkap sesuai jumlah peserta ujian. (kmb38)

PRIHATIN! Kata itu pantas dialamatkan pada Ni Putu Lia Yutariani (18). Gadis tuna wicara ini tinggal di Banjar Bingin Banjah, Desa Temukus, Banjar. Sehari-hari ia hanya ditemani nenek dan kakeknya, Ni Nyoman Tinggi (60) dan Nengah Pasek. Pasca operasi sejak umur 7 tahun, dipasang pembungkus plastik di lubang kecil perut bagian kirinya. Atas sakit yang dialami usus terbelit itu membuat Lia sulit membuang angin dan juga air besar. Akibatnya ia sering merasa kesakitan di bagian dalam perutnya. Neneknya Nyoman Tinggi mengatakan sakit yang diderita Lia belum tertangani tuntas. Masih menyisakan lubang kecil di perutnya. Cucunya pernah tidak membuang air besar berbulanbulan saat kecil. Dokter yang memeriksa menyatakan usus Lia ada terbelit. Nah.. hal itulah yang menyumbat saluran pencernaannya. Pihak keluarga senantiasa berusaha agar Lia tetap sehat. Lia harus memakai alat pompa guna mempelancar kentut dan buang air besarnya. Perut Lia juga disedot, tiga kali sehari. Tujuannya untuk mengeluarkan kotoran di tubuh supaya tidak mengendap dan juga membusuk. “Sehari-hari Lia susah makan, juga susah buang air besar, bahkan bisa beberapa bulan. Pernah perutnya membesar karena sulit buang air besar saat dia kecil,” kenang Tinggi, Senin

(9/5) kemarin. Tindakan operasi kecil pernah dilakukan sewaktu Lia berumur tujuh tahun. Perut Lia sudah pernah dioperasi untuk mengobati usus yang terbelit itu. Operasi pertama tidak menuntaskan masalah. Kemudian dilanjutkan operasi besar di RSUP Sanglah. Saat itu, karena harus beli alat mencapai Rp 8 Juta, Nenek Tinggi mengaku tidak mampu membelikan alat bantu itu. “Sebetulnya relatif banyak penderita sakit seperti Lia ini. Jarang hidup setelah menjalani operasi. Seperti saudara saya dari Tigawasa sakitnya hampir sama seperti cucu saya ini,” ucap nenek yang bekerja serabutan ini. Kondisi saat ini perut Lia terlihat terbuka. Karena itu, ususnya terlihat dari kulit perut kiri. Supaya tidak ada infeksi akibat debu dan udara kotor masuk, perut Lia ditutupi plastik dan plester. Lia harus pandai-pandai mengatur gerak tubuhnya. Dia tak bisa bergerak leluasa dan bebas seperti anak-anak umumnya. “Di perutnya ada lubang supaya bisa kentut dan kotorannya bisa keluar. Saya hanya bisa pasrah menerima cobaan cucu saya ini. Saya tidak mampu membelikan alat penutup yang baik. Karena itu, hanya pakai alat sederhana untuk pompa perut biar bisa kotoran encer dan tak keras keluarnya,” tandasnya. (dgk)

Bali Post/kmb34

OPERASI LANJUTAN - Perut berlubang yang diderita Ni Putu Lia Yutariani (18) dari Banjar Bingin Banjah, Desa Temukus, Banjar sudah sejak lahir. Setiap saat Lia merasakan sakit dan perih di bagian perutnya kendati setelah operasi. Perlu sebetulnya dilakukan operasi lanjutan, namun belum diupayakan. Pihak keluarganya hanya memanfaatkan plastik penutup lubang di perutnya itu. Dikhawatirkan muncul infeksi dari udara kotor dan berdebu.

AKBP Made Sukawijaya Kapolres Buleleng

Singaraja (Bali Post)Terjadi rotasi di puncuk kepemimpinan Kepolisian Resor Buleleng. Pejabat lama AKBP Harry Haryadi Badjuri digantikan AKBP I Made Sukawijaya, S.IK., M.Si., yang sebelumnya bertugas sebagai Kapolres Karimun di Kepulauan Riau. Sedangkan Harry Badjuri promosi menempati jabatan baru di SSDM Mabes Polri. Menjelang tradisi pisah sambut di Mapolres Buleleng, Kamis (12/5) mendatang, masyarakat diimbau waspada terhadap munculnya kasus pencatutan nama Kapolres. Sering muncul penipuan berkedok penyalahgunaan informasi, khususnya saat momentum pergantian pimpi-

nan tertinggi di Mapolres. “Personel kepolisian agar waspada terhadap oknum yang mengaku-ngaku sebagai Kapolres Buleleng. Kasus semacam itu biasanya muncul sebagai modus operandi pada setiap momen pergantian pimpinan,” kata Wakapolres Michael Revelindo Risakotta mengingatkan, Senin (9/5) kemarin, saat pelaksanaan apel pagi. Dikatakan, modus pencatutan nama Kapolres memang terkesan klasik. Tidak sedikit ada oknum mengatasnamakan pejabat Polres untuk melancarkan aksi meminta imbalan uang. Mereka berdalih Kapolres yang asli tengah sibuk dan sulit dikonfirmasi. “Pencegahan dini perlu dilaku-

kan bersama warga dan berbagai kalangan,” pintanya. AKBP Harry Haryadi Badjuri sendiri telah melaksanakan serah terima jabatan di Mapolda Bali, Senin (9/5) kemarin. AKBP Harry Haryadi dapat promosi jabatan Kasubbagsisbinkar SSDM Mabes Polri. Jabatan Kapolres Buleleng dipercayakan kepada AKBP I Made Sukawijaya. Salah satu tugas terdekat diemban Kapolres baru itu antara lain pengamankan Pilkada 2017, polemik PLTU Celukan Bawang, hingga persoalan di tingkat desa adat di beberapa wilayah di Buleleng. (kmb34)

Bali Post/kmb34

KAPOLRES BARU - AKBP I Made Sukawijaya, S.IK., M.Si. menjabat sebagai Kapolres Buleleng yang baru mulai Senin (9/5) kemarin. Sebelumnya Sukawijaya bertugas di Kapolres Karimun Polda Kepulauan Riau.


JEMBRANA

12

Selasa Kliwon, 10 Mei 2016

Pascalibur Panjang, 34.217 Mobil Keluar Bali

Negara (Bali Post) – Antrean kendaraan keluar Bali di Pelabuhan Gilimanuk berlanjut hingga Minggu (9/5) malam. Ribuan kendaraan pribadi berikut bus dan truk berjubel hendak menyeberang ke Pelabuhan Ketapang hingga keluar areal parkir pelabuhan. Pascalibur panjang ini, puluhan ribu mobil keluar dari Bali. Dari data di ASDP Gilimanuk, terdapat 248.867 penumpang dan 34.217 roda empat meninggalkan Bali selama arus balik libur panjang. Manajer Operasional ASDP Gilimanuk, Sugeng Purwono, Senin (9/5) kemarin kepada wartawan mengatakan puncak arus balik wisatawan yang keluar Bali pada libur panjang ini, pada Sabtu lalu. Saat puncak itu, tercatat ada 38.198 penumpang dan 4.180 roda empat yang menyeberang melalui Pelabuhan Gilimanuk. Kondisi itu mengakibatkan areal parkir pelabuhan penuh dan kendaraan harus antre hingga di luar pelabuhan. Pihak ASDP mengaku telah menambah

kapal untuk mempercepat b erkura ngnya antrean. Loket kendaraan roda empat yang biasanya tiga loket ditambah menjadi lima loket. Begitu pula dengan loket kendaraan roda dua, yang pada hari normal hanya satu loket ditambah menjadi tiga loket. Sementara, armada kapal ditambah menjadi 34 dari 32 unit. Trip kendaraan juga ditambah dari biasanya berkisar 213, kini menjadi 231 trip. Untuk itu, arus penyeberangan cukup padat di Selat Bali. Hampir sama dengan sehari sebelumnya, pada Minggu (8/5) malam juga terjadi antrean kendaraan. Bukan hanya mobil pribadi yang antre, melainkan bus-bus pariwisata dan truk yang juga hendak menyeberang ke Jawa juga terjebak antrean. Antrean terjadi hingga ke wilayah pertigaan Cekik, Gilimanuk atau sekitar tiga kilometer dari pelabuhan. Para penumpang yang mengendarai m o b i l h a rus m e nung g u lebih dari tiga jam untuk masuk ke loket pelabuhan. (kmb26)

DIAMANKAN – Pelaku persetubuhan anak di bawah umur (bersebo tengah) di Tuwed diamankan di Mapolres Jembrana.

Setubuhi Siswi SMP, Promotor Musik Ditangkap

Korban Mengaku Pusing Setelah Diberi Permen Negara (Bali Post) – Kasus persetubuhan anak di bawah umur terjadi di wilayah hukum Polsek Melaya. Siswi SMP berinisial KW (15) menjadi korban kebejatan IKH (42) asal Pangkung Dedari, Desa Melaya. Korban disetubuhi pelaku ketika menginap di rumah kakeknya di Kecamatan Melaya. Minggu (8/5) dini hari. Bali Post/olo

DIPADATI - Suasana di Pelabuhan Gilimanuk saat akhir pekan lalu dipadati kendaraan termasuk busbus pariwisata.

Motor Dilindas Truk, Pelajar SMA Luka Parah Negara (Bali Post) Kecelakaan dialami I Kadek Riski Parama Putra (16), pelajar di salah satu SMA di Jembrana, Senin (9/5) kemarin. Pemuda asal Banjar Pangkunglanguan, Desa Yehsumbul, Kecamatan Mendoyo, Jembrana ini terlibat senggolan dengan pengendara motor lainnya di jalur Denpasar-Gilimanuk, tepatnya pada KM 80-81, Banjar Bale Agung, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana. Diduga karena ngebut, Riski Parama yang mengendarai motor Honda Scoopy DK 6524 ZM ini terpental setelah senggolan. Pada saat bersamaan itu, ada truk yang beriringan dengan korban. Akibat terpental itu, motor korban masuk ke kolong truk. Beruntung, nyawa korban masih bisa tertolong meski mengalami luka cukup serius dan patah kaki kiri. Korban pun kini dirawat ke RSUD Negara. Sementara, sepeda motor yang dikendarai korban ringsek akibat dilindas ban belakang. Bahkan, kondisi motor tidak berbentuk lagi. Informasi yang dihimpun, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 wita. Saat kejadian, korban datang dari arah timur

(arah Denpasar menuju Gilimanuk). Diduga korban mengendarai motor ngebut karena akan berangkat ke sekolah. Setiba di TKP, pelajar tersebut hendak mendahului truk bermuatan berat bernopol W 8254 UY. Truk tersebut dikemudikan Ajis (46), asal Pasuruan, Jawa Timur. Saat hendak menyalip itu, tiba-tiba dari arah berlawanan meluncur pengendara sepeda motor yang tidak dikenal. Terjadilah senggolan dan korban oleng lalu jatuh terpental ke kolom truk yang disalipnya. Meskipun terpental sampai ke kolong truk, namun korban tidak sampai tergilas. Hanya motornya yang tergilas. “Saya lihat dia (korbanred) ng e but. Dari arah berlawanan ada motor lain hingga terjadi senggolan. Motor yang dari timur terpental dan masuk di bawah truk saya. Sementara pengendara motor yang diajak bersenggolan kabur karena tidak sempat jatuh,” jelas sopir truk Ajis. Saat ini, sepeda motor pelajar tersebut berikut truk dan sopirnya telah diamankan oleh Unit Lakalantas Polres Jembrana guna proses lebih lanjut. (kmb)

Bali Post/kmb

KECELAKAAN - Kecelakaan menimpa seorang pelajar dan mengakibatkan korban luka parah, sementara motornya ringsek.

Aksi tak senonoh itu diketahui oleh kakak korban yang kebetulan berada di rumah tersebut. Sang kakak mendobrak pintu kamar dan pelaku tak bisa mengelak. Pelaku yang disebut-sebut sebagai promotor musik ini pun dilaporkan ke Polsek Melaya dan langsung ditangkap tanpa melakukan perlawanan. Untuk penyelidikan lebih lanjut kasus ini dilimpahkan Unit PPA Reskrim Polres Jembrana. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra, Senin (9/5) kemarin membenarkan pihaknya menangani kasus persetubuhan anak di bawah umur tersebut. Selain menangkap pelaku, pihaknya juga telah menyita sejumlah barang bukti. ‘’Masih didalami kasusnya. Pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif,’’ katanya. Sudarma Putra menjelaskan pelaku mengenal korban setelah mengetahui bakatnya dalam menyanyi. Pelaku sebagai promotor musik hiburan ini tertarik dan mengajak korban untuk pentas menyanyi. Dari sanalah, pelaku sering berkomunikasi dengan korban lewat handphone (HP). Sekitar sebulan perkenalan, pelaku lantas minta janjian bertemu untuk membicarakan honor pentas. Saat itu, korban sedang di rumah kakeknya untuk menginap. Setelah saling kontak, mer-

eka sepakat ketemu pada malam kejadian. Pelaku menyelinap masuk ke kamar korban. “Saya merayu korban. Saya bilang, kepala pusing kalau sehari tidak ketemu dia. Ya, itu untuk merayu saja,” aku IKH. Untuk memuluskan aksi bejatnya, pelaku juga memberikan dua permen untuk korban sambil membicarakan masalah pentas. Setelah makan permen itulah korban merasakan dirinya pusing. Pelaku kemudian memanfaatkan situasi itu dengan memeluk dan menciumi korban. Bahkan, pelaku sampai menyetubuhi kemolekan tubuh korban. Aksi bejat itu diketahui kakak korban dan seketika pintu kamar didobrak. Polisi lantas membekuk pelaku tanpa perlawanan. Dari pengakuan tersangka, ia memang sering mengadakan pentas musik untuk hiburan. Grup musiknya biasa pentas di sejumlah acara hajatan dengan lagu-lagu Bali Koplo. Tersangka mengaku tidak menjanjikan apa-apa kepada korban, hanya sekadar mengajak pentas. Atas perbuatannya, pelaku kini diamankan di Mapolres Jembrana. Ia dijerat dengan Pasal 81 UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak Yo pasal 64 KUHP ancaman pidana kurungan minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun. (kmb26)

Pohon Kwanitan Dijadikan Ikon Kebun Raya Jagatnata Negara (Bali Post) Pohon kwanitan menjadi tanaman ikon daerah Jembrana dan salah satu jenis tanaman yang akan ditanam di Kebun Raya Jagatnata (KRJ). Pohon yang biasa tumbuh di hutan ini dikenal dengan batang kayu yang kuat dan tahan lama. Hampir di seluruh wilayah hutan di Jembrana, memiliki pohon bernama latin Dysoxylum cyrtobotryum miq ini. Kepala Kantor Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (LHKP) Jembrana I Wayan Darwin, Senin (9/5) kemarin mengatakan dari hasil pembicaraan dengan LIPI, KRJ ini mengadopsi konservasi tanaman di Kebun Raya Bogor atau Kebun Raya Ekakarya Bedugul, tetapi sifatnya tematik. Tanaman yang ditanam di KRJ ini lebih ke tanaman obat (usada) dan sarana upakara. Selain itu, juga akan ditanam berbagai tanaman yang hidup di Jembrana seperti pohon kwanitan. Sejak masih berwujud hutan belantara, pohon ini acapkali ditemui di wilayah Jembrana dan hingga saat ini pun masih tumbuh di kawasan hutan lindung. Seiring dengan meluasnya permukiman, jenis pohon itu jumlahnya menurun karena ditebang sebagai bahan bangunan. Kualitas kayu pohon ini bertahan lama, sejenis dengan pohon majegau (Dysoxylum densiflorum miq). Pohon-pohon yang berkaitan dengan sarana upakara juga akan ditanam di kebun raya ini, seperti berbagai jenis pohon

kelapa (nyuh). Sehingga ada hutan di tengah kota yang bisa menambah suplai oksigen bagi masyarakat. Selain fungsi konservasi, kebun raya di dataran rendah ini juga bisa menjadi objek penelitian, pendidikan dan pariwisata. Pihak LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), juga telah menetapkan bahwa KRJ ini nantinya menjadi kebun binaan di daerah. Kepala Bidang Konservasi Ex-situ, Pusat Konservasi Tumbuhan (PKT) Kebun Raya – LIPI, Joko Ridho Utomo, mengatakan sesuai Perpres Nomor 93 tahun 2011 tentang Kebun Raya, Lembaga (LIPI) akan tetap melakukan pembinaan dan pengelolaan teknis sampai kapan pun. Dan yang menjadi fokus utama adalah untuk konservasi tumbuhan secara ex-situ. Namun, tidak dapat dipungkiri, dengan konsep tematik, bisa menjadi objek penelitian dan pendidikan di samping juga wisata lingkungan. “Tematik tanaman usada dan sarana upakara ini satu-satunya, kami akan melakukan pendampingan pembinaan dan pengelolaan teknis,” terangnya. Untuk kebun raya, menurutnya, tidak harus dengan wilayah yang luas. Areal akan menyesuaikan dan yang terpenting adalah koleksi tumbuhan yang terdokumentasi. Salah satunya adalah pohon kwanitan yang ditetapkan menjadi pohon utama nantinya di kebun raya Jagatnata itu. (kmb26)

Bali Post/olo

SDM Personel Perlu Ditingkatkan

Negara (Bali Post)Berbagai kasus belakangan ini terjadi di wilayah hukum Polres Jembrana. Untuk itu, jajaran kepolisian perlu meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dalam memberikan pelayanan dan penanganan kasus. Guna meningkatkan kemampuan SDM para anggota, baik buser dan penyidik di jajaran Reskrim Polres Jembrana, diberikan pelatihan fungsi teknis reserse, Senin (9/5). Wakapolres Jembrana Kompol A.A Gede Rai Laba didampingi Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra menga-

takan peningkatan kemampuan para anggota ini perlu dilakukan mengingat kasuskasus yang terjadi memerlukan kesigapan. Kemampuan anggota pun perlu terus dilatih dan diasah. Pelatihan tersebut diberikan pembina fungsi pada Reskrimum Polda Bali, Reskrimsus Polda Bali, Inafish, Bidkum dan Propam. “Jadi, pelatihan yang diberikan lebih banyak teori penyelidikan dan penyidikan. Semua terkait pelaksanaan tugas reskrim,” jelasnya. Dengan pelatihan-pelatihan ini diharapkan para anggota mampu melaksanakan tugas dengan maksimal di lapangan. (kmb)

Bali Post/kmb

PELATIHAN - Pelatihan diikuti oleh jajaran Reskrim Polres Jembrana baik di tingkat polres hingga polsek.


Selasa Kliwon, 10 Mei 2016

KARANGASEM

13

Edarkan SS, Mantan Petinju Diadili

Amlapura (Bali Post) – Mantan petinju amatir yang menjadi terdakwa dalam kasus memakai dan menjadi pengedar narkoba jenis sabu-sabu (SS) Sahroni Bin Mariham alias Bron dan rekannya Rahmanudin bin Malidan alias Rahman, Senin (9/5) kemarin kembali disidangkan di Pengadilan Negeri Amlapura. Keduanya disidangkan karena bersama-sama memakai SS dan ikut menjadi pengedar. Kedua terdakwa berteman dan bertetangga di Banjar Dinas Kecicang Islam, Desa Bungaya Kangin, Karangasem. Bahkan Bron terolong bandar. Saat penggerebekan di rumahnya oleh tim Buser Sat Reskoba Polres Karangasem, Sabtu (6/2) lalu sekitar pukul 14.30 Wita, kata saksi Made Sutama dan saksi Made Dedi Kusuma Wardana, di atas kasur di bawah bantalnya ditemukan satu paket SS. Itu merupakan sisa yang dipakai sebelumnya bersama rekannya terdakwa Rahman. Saat diinterogasi di Mapolres, kata saksi Sutama Bron mengakui masih ada paket SS. Paket itu disimpan di dalam karung beras di dapurnya. Minggu (7/2) lalu, yakni sehari usai penggerebekan polisi disaksikan klian banjar dinas kembali melakukan penggeledahan di dapur Bron. Di sana ditemukan lima paket besar. Saat terdakwa Bron disuruh mengeluarkan paket itu, ternyata berisi 28 paket dan masingmasing paket harganya Rp 500 ribu. Saksi Sutama mengatakan, penggerebekan dipimpin Kanit Nyoman Sukarma. Di lain pihak, Bron mengatakan dia sebenarnya baru hendak mengisap SS itu, namun tiba-tiba Sukarma alias Moris sudah menggerebeknya. “Ini nasib saya,” katanya. Kedua terdakwa, yakni Bron dan rekannya Rahman disidangkan dalam berkas terpisah. Pada sidang dengan terdakwa Rahman kemarin, selain dua saksi, polisi juga diajukan JPU Gede Putu Juliarsana dan Kadek Edy Setiawan, lima saksi lainnya. Mereka diantaranya Klian Banjar Dinas Kecicang Islam Munahar (52), tetangga terdakwa Mariham (53), Ari Wahyudi alias Ari (25) serta Ishar (30). Saksi Sutama mengatakan, saat interogasi terhadap terdakwa terungkap bahwa wilayah terdakwa mengedarkan narkoba di Kota Amlapura, di Kecicang dan di wilayah Bebandem. Bron mendapatkan SS itu di Denpasar dan jaringannya terputus. Dia mengaku mengambil narkoba dari tempelan di satu tempat. Saksi mengatakan Bron sudah lama menjadi target operasi. Saat operasi Antik Agung, penyelidikan diintensifkan. Ada warga menyampaikan informasi terdakwa Bron menjadi pengedar SS dan dia baru pulang dari Denpasar. Saat baru pulang dari Denpasar, dia pun terus dikuntit. Bron yang pertama dibekuk polisi yang dilanjutkan dengan membekuk Rahman. Keduanya langsung digelandang ke Mapolres Karangasem. Dari hasil tes urine, keduanya dinyatakan positif menggunakan narkoba. (013)

Pantau UN SMP

Ketua Dewan Minta Eksekutif Perhatikan Sekolah Swasta

Bali Post/013

SEPI - Pasar Karangsokong Subagan, Karangasem, belakangan ini tampak sepi. Kondisi ini membuat para pedagang mengeluh lantaran omzet penjualan mereka turun drastis.

SMP Swasta Terancam ”Gulung Tikar”

Amlapura (Bali Post) Ujian Nasional (UN) SMP ternyata memperlihatkan masalah pelik, khususnya bagi SMP swasta. Perekrutan siswa di SMP negeri yang melebihi kuota membuat SMP swasta di Kota Amlapura mati pelan-pelan alias “gulung tikar”. Fakta itu mengemuka ketika Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi melakukan pemantauan pelaksanaan UN hari pertama bersama Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa ke sekolah-sekolah swasta, Senin (9/5) kemarin. UN SMP di Karangasem tahun ini diikuti sebanyak 6.678 orang siswa. Dari jumlah tersebut, beberapa siswa dinyatakan tidak bisa mengikuti UN karena ada yang meninggal, sakit dan karena sebab lainnya. Antara lain, di SMPN 1 Amlapura tiga orang siswa, SMPN 5 Amlapura satu orang dan satu siswa lainnya dari SMPN 2 Amlapura mengikuti UN dari RS Balimed Karangasem. Namun sorotan pemantauan langsung berubah setelah melakukan pemantauan di SMP Parisada Amlapura. Di sana peserta UN dapat dihitung dengan jari. UN tahun ini di sekolah itu hanya diikuti 24 siswa yang terbagi ke dalam dua ruangan. ”Kami hanya akan mengikuti UN tahun ini dan tahun depan. Tahun berikutnya kami tidak bisa ikut UN lagi karena kami tidak lagi menerima siswa baru,” kata Kepala SMP Parisada Amlapura Ni Made

Sugandiani. Pihaknya memutuskan tak lagi menerima siswa karena jumlah siswa yang mendaftar di sekolahnya makin berkurang. Dengan jumlah siswa yang minim, ia mengaku pihak yayasan tak mampu membiayai operasional sekolah yang cukup besar, khususnya biaya administrasi. Ia menduga situasi ini terjadi akibat SMP negeri yang tiap tahun merekrut siswa besarbesaran hingga melebihi kuota. Imbasnya jelas, sekolah swasta menjadi korban. Selain SMP Parisada, SMP Saraswati sudah lebih dulu merasakan imbas dari cara-cara perekrutan seperti itu. Sekolah ini sudah dua tahun ini tidak lagi beroperasi alias mati suri. Nasib SMP Parisada Amlapura juga dikhawatirkan akan seperti PGAH Parisada yang sudah meluluskan Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri.

Melihat situasi ini, Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi mengaku cukup prihatin. Menurutnya sekolah swasta tetap diperlukan keberadaannya untuk bersamasama membangun pendidikan di Karangasem. Masalah ini harus segera diatasi. Salah satunya dengan mempertegas regulasi kuota penerimaan siswa baru di tingkat SMP. Jangan sampai alasan mengejar target jam mengajar guru untuk memperoleh sertifikasi, malah harus merekrut siswa hingga melebihi kuota yang sekaligus membuat sekolah swasta bangkrut. Meski demikian, Sumardi juga meminta sekolah swasta terus meningkatkan kualitas belajar mengajarnya agar sanggup bersaing dengan sekolah negeri. Sebab, sebelum menentukan pilihan sekolah, siswa dan orang tuanya tentu melihat kualitas pengajaran di sekolah swasta maupun negeri. (kmb31)

Bakar Jenazah, Belasan Warga Muncan Disambar Petir

Amlapura (Bali Post) Proses pembakaran jenazah I Wayan Geria (75), warga Desa Adat Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem mendadak bubar, Senin (9/5) kemarin. Proses pembakaran jenazah dalam situasi hujan lebat itu, tiba-tiba disambut kilatan petir. Sebanyak 15 warga yang sempat berlindung di bawah pohon pule langsung terpental. Empat korban di antaranya sempat dilaporkan mengalami lukaluka dan segera dilarikan ke Puskesmas Selat. Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso membenarkan peristiwa terse-

but. Peristiwa itu dikatakan terjadi sekitar pukul 16.00 Wita. Saat itu hujan lebat memaksa puluhan warga yang mengikuti proses pembakaran jenazah berteduh di bawah pepohonan di sekitar setra setempat. Kilatan petir pada salah satu pohon tempat berlindung warga seketika membuat belasan warga terkapar. Belasan warga itu bisa bangun kembali dan bergegas mencari tempat yang lebih aman untuk berlindung. Namun saat itu masih ada empat warga yang tertinggal di bawah pohon itu. Ternyata empat warga tersebut men-

derita luka cukup serius. Mereka antara lain, I Gusti Made Putra (36), I Gusti Ngurah Putra (45), I Gusti Ngurah Sidemen (43) dan I Gusti Ayu Ngurah (40). Semua korban luka berasal dari Banjar Pemuhunan, Desa Muncan. Saat kejadian itu, Gusti Ngurah Putra mengaku mual dan sakit kepala. Dia harus dibantu warga lainnya untuk berlindung ke tempat yang lebih aman. Korban lainnya, Gusti Made Putra mengalami luka bakar pada bagian perut dan sempat mengaku kram. Sedangkan Gusti Ngurah Sidemen hanya mengalami luka ringan. Usai dirujuk ke

Puskesmas Selat dan mendapat perawatan, ketiga korban ini akhirnya diperbolehkan pulang. “Tiga korban dipastikan hanya mengalami luka ringan. Sedangkan satu korban lainnya, Gusti Ayu Ngurah terpaksa harus dirujuk ke RSUD Karangasem karena menderita luka cukup serius,” tegas Kapolres Sugeng Sudarso. Korban Gusti Ayu Ngurah mengalami luka bakar pada bagian paha hingga perut. Saat kondisinya diperiksa di Puskesmas Selat, irama detak jantungnya tidak normal sehingga dirujuk ke RSUD Karangasem untuk menda-

patkan perawatan lebih lanjut dengan peralatan lebih lengkap. Situasi itu dibenarkan salah satu dokter di Puskesmas Selat, dr. Komang Sri. Saat diperiksa di sana ia menegaskan irama detak jantung korban tidak normal cenderung melambat. Ditemui di UGD RSUD Karangasem, Senin (9/5) malam korban I Gusti Ayu Ngurah nampak lemas. Ia masih nampak shock setelah mendapat perawatan dari tim medis setempat. Ia belum bisa berbicara banyak, mengenai ikhwal terjadinya peristiwa tersebut.(kmb31)

KETUA DPRD Karangasem Nengah Sumardi, S.E., M.Si., Senin (9/5) kemarin bersama Wabup Karangasem memantau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMP. SMP yang dipantau yakni SMPN 1 Amlapura, SMPN 2 Amlapura dan SMPN 5 Amlapura. Ditemui di SMPN 5 Amlapura, Sumardi minta pemimpin baru Karangasem memperhatikan sekolah swasta. Sebab, sekolah swasta selama ini andilnya sangat besar dalam rangka membantu pemerintah menyelenggarakan pendidikan. Dari pantauan kemarin, pelaksanaan UN hari pertama berjalan lancar. Tak ada masalah kekurangan soal maupun lembar jawaban komputer yang kurang atau rusak. ”Hari pertama syukur UN berjalan lancar,” ujar Kepala SMPN 2 Amlapura Drs. Wayan Gede Suastika, usai menerima rombongan Ketua DPRD dan Wabup Wayan Artha Dipa. Ikut dalam rombongan pemantauan UN itu, Sekdis Disdikpora Gede Basma juga Kepala Kesbanglinmaspol IBP Swastika. Total siswa kelas IX yang mengikuti UN tahun ini 6.847 orang. Dari jumlah itu, pada UN hari pertama dilaporkan dua tak bisa hadir, seorang siswi SMPN 2 Amlapura karena meninggal dunia akibat penyakit parah dan satu orang siswa SMPN 1 Kubu karena terserang demam berdarah. Sumardi mengatakan, selama ini sudah ada sekolah swasta baik SMP maupun SMA/SMK yang gulung tikar karena tak mendapatkan siswa. Sekolah itu tutup karena kalah bersaing dengan sekolah negeri. D i mana sekolah negeri fasilitasnya banyak dari pemerintah, guru dan pegawai PNS, serta dibantu dengan anggaran cukup. Sementara sekolah swasta banyak yang serba sederhana dan belum mampu memenuhi fasilitas itu, sehingga kesulitan mendapatkan siswa. Di lain pihak, dengan dalih memenuhi jam mengajar guru agar bisa dibayarkan tunjangan sertifikasinya, sekolah negeri akhirnya menerima siswa sangat

banyak sampai 10 rombongan belajar pada satu kelas tingkat. Nengah Sumardi asal Sibetan itu meminta pemimpin Karangasem tak hanya mengejar kuantitas dalam penerimaan siswa. Namun, mesti sudah berpikir kepada kualitas lulusan. ”Kalau jumlah siswa per kelas terlalu banyak sampai 40 orang misalnya, tentu seorang guru saat m e n g a j a r t a k a ka n b i s a mendampingi semua siswa, apalagi dengan kurikulum 2013 itu,” paparnya. Menurutnya, kalau kuantitas yang dikejar, diharapkan juga tak sampai mengabaikan kualitas lulusannya. ”Kualitas lulusan harus berintegritas dan ke depan mereka mampu berpikir mandiri,” paparnya. Dengan perkembangan yang cepat ini, kata Sumardi, eksekutif dan pemimpin Karangasem mesti bertindak cepat. Den gan banyaknya masukan dalam rangka memperhatikan sekolah swasta agar tidak makin banyak yang gulung tikar, karena sekolah negeri makin banyak dibuka dan penerimaan siswanya juga banyak, diharapkan pengelola sekolah swasta diajak rembuk. “Pemimpin harus action cepat,” katanya. Wabup Karangasem Wayan Artha Dipa mengatakan, pihaknya bakal mengkaji masukan dari Ketua DPRD Karangasem. Dia mengatakan, selama ini sudah diterapkan keadilan antara bantuan anggaran di negeri dan sekolah swasta. ”Kami akan usahakan membantu membina sekolah swasta. Kalau nanti siswa tak mau bersekolah di swasta, kami tentu tak bisa berbuat banyak. Namun yang penting, pengelola sekolah swata harus terus bekerja keras, berupaya bersaing dalam memberikan pelayanan pendidikan anak-anak, tentu nanti masyarakat akan melihat. Dengan pelayanan yang tulus dari hati sehingga output menjadi baik, belum tentu sekolah negeri akan lebih dilirik dibandingkan swasta. Di kota-kota, justru sekolah swasta ada yang lebih favorit dibandingkan negeri,” paparnya. (ad342)

Lansia Buta-Tuli Bersaudara Telantar

KISAH hidup lansia bersaudara ini bak kisah cerita rakyat Bali, “I Buta dan I Bongol”. Hidup di antara kebun salak lebat di Banjar Dinas Juuk Legi, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, sang kakak mengalami kebutaan, sedangkan adiknya juga sudah tuli. Di tengah masa senja, kedua lansia ini justru hidup terlantar tanpa perhatian saudaranya. Mereka tinggal di sebuah gubuk sederhana yang jauh dari kawasan pemukiman warga. Kedua lansia itu adalah Wayan Sisu (80) dan Nengah Rusta (76). Ditemui di sebuah gubuk sederhana miliknya, Senin (9/5) kemarin keduanya hanya bisa membunuh waktu

dari sebuah kamar kecil berukuran 3x3 meter yang sekaligus dimanfaatkan sebagai dapur. Asap tungku api, kayu bakar, kasur dan bantal usang sehari-hari sudah menjadi teman hidupnya. Hidup sang kakak lebih merana, karena di balik tubuhnya yang makin mengering, kedua kakinya juga menderita lumpuh. Lantaran tak ada satu saudarapun yang merawatnya, kedua lansia ini tetap harus berjuang hidup di masa tuanya. Untuk kebutuhan hidup sehari-hari, sang kakak tiap hari harus merangkak dari atas kasur lusuh itu untuk mendekati tunggu api di sebelahnya. Dia harus berjuang keras hanya untuk sekadar

Bali Post/gik

LANSIA - Wayan Sisu saat ditemui di kamarnya dengan kasur dan bantal yang sudah lusuh. Lansia ini hidup merana di masa tuanya

duduk. Beruntung masih ada beberapa kampil kecil beras bantuan dari desa setempat dan warga sekitar yang merasa iba dengan masa tua lansia bersaudara ini. Sisu harus memasak untuk mengobati rasa lapar dirinya dan adiknya, jika tidak ada tetangganya yang mengirimkan makanan kepadanya. ”Awaian tiang pragat dini (sehari-hari saya hanya di sini –red),” ujar Sisu. Sisu mengaku bersaudara delapan. Sebagian besar saudaranya mengikuti program transmigrasi ke Kendari, Sulawesi Tenggara. Sewaktu masih muda dia juga mengaku ikut menjadi transmigran bersama saudaranya. Namun setelah 15 tahun di sana, Sisu memutuskan pulang kampung untuk merawat 80 are kebun salak keluarganya. Sejak saat itu, ia mengaku sering menderita muntaber dan akhirnya menderita kelumpuhan. Dengan keterbatasan itu, Sisu tak bisa lagi menggarap puluhan are kebun salak di sekitar rumahnya itu. Sejak saat itu juga dia sehari-hari hanya membunuh waktu di dalam kamarnya. Nasib sang adik tak jauh beda. Dia sudah tuli sejak masih muda. Selain itu, Rusta juga mengalami gangguan mental. Sehingga Sisu tak bisa sepenuhnya menggantungkan hidupnya kepada sang adik. Lansia buta-tuli bersaudara ini juga tak pernah menikah dalam hidupnya. Sehingga ketika memasuki masa senja seperti sekarang tak ada seorang anakpun yang merawatnya. Situasinya makin sulit bagi lansia buta-tuli bersaudara ini karena seluruh kerabatnya masih transmigrasi ke Kendari, Sulawesi Tenggara. Sisu

mengaku sudah belasan tahun tak pernah berkomunikasi lagi dengan saudaranya. Dihubungi, Senin (9/5) kemarin Perbekel Desa Duda Timur terpilih Gede Pawana mengakui kondisi warganya seperti itu. Namun pihaknya mengaku sepasang warganya yang tidak beruntung tersebut masih rutin mendapatkan berbagai bantuan kebutuhan pokok, baik dari pemerintah daerah maupun dari lembaga swadaya masyarakat. ”Sebenarnya masih ada salah satu kerabatnya di sini. Keduanya sempat dirawat di sana. Tapi pekak Sisu dan Rusta justru minta balik ke gubuk itu lagi,” katanya. Sisu dan Rusta juga sempat hendak diajak ke Panti Jompo agar mendapat perawatan yang layak sebagai lansia. Tapi keduanya tidak mau, sehingga pihaknya terpaksa hanya memberikan bantuan beras dan kebutuhan pokok lainnya untuk bekal hidup di gubuknya itu. Namun Pawana juga meminta tetangganya sesekali menengoknya untuk mengetahui kondisi kedua lansia ini. Saat ini di Desa Duda Timur dihuni sebanyak 1.927 kepala keluarga. Dari jumlah itu, 394 kepala keluarga masih dalam kategori miskin. Paling banyak berada di Banjar Dinas Batu Gede, dekat dengan daerah perbatasan Kecamatan Manggis. Namun jumlah itu jauh menurun dari data sebelumnya mencapai 639 kepala keluarga. Berbagai upaya terus dilakukan untuk menekan angka kemiskinan. Bantuan dari pemerintah daerah juga tiap tahun turun di Desa Duda Timur. ”Tahun ini sudah dipastikan dapat bantuan bedah rumah lagi

sebanyak 13 unit dari Pemrov Bali. Sebelumnya sudah 51 unit. Saya target sisanya (28 daftar tunggu bedah rumah) bisa tuntas tahun 2017,” tegasnya. (gik)

MEMANTAU - Ketua DPRD Nengah Sumardi bersama Wabup Karangasem memantau UN SMP ke sejumlah SMP, Senin (9/5) kemarin.


TABANAN

14 FIGUR

UN SMP Hari Pertama

12 Siswa Absen

Kado HUT PDAM PRESTASI gemilang berhasil ditorehkan PDAM Tabanan di tingkat nasional. Dalam ajang yang digelar Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) pada kegiatan Investmen 2016 di Jakarta, PDAM Tabanan mendapatkan Bali Post/bit penghargan sebagai Top BUMD 2016. Ini menjadi kado spesial menjelang HUT ke-30 PDAM pada September mendatang. Dirut PDAM Tabanan Ida Bagus Oka Sedana mengatakan, keberhasilan meraih penghargaan di tingkat nasional tidak terlepas dari kerja sama serta dukungan masyarakat dan pimpinan daerah. Pasalnya, dari 2.000 BUMD se-Indonesia yang menjalani tahapan seleksi, PDAM Tabanan merupakan satu-satunya PDAM di Bali yang mendapatkan penghargaan tersebut. “Kalau tidak salah ada tujuh PDAM se-Indonesia yang mendapatkan penghargaan Top BUMD 2016,” ujarnya, Senin (9/5) kemarin. PDAM Tabanan tidak melakukan persiapan khusus selama berlangsungnya proses penilaian, melainkan rutin melakukan audit baik umum maupun kinerja. “Sudah hal biasa. Bahkan saat penilaian pada tahapan wawancara, saya tanpa didampingi staf seperti peserta lainnya. Layaknya ujian presentasi,” kenangnya. Penghargaan yang diterima PDAM Tabanan kategori efisien di bidang operasional dan energi. Dengan diraihnya penghargaan di tingkat nasional, PDAM Tabanan dituntut mampu meningkatkan layanan kepada masyarakat khususnya ketersediaan air. Untuk itu, banyak hal yang harus dibenahi termasuk jaringan pipa distribusi yang sudah tua. (bit)

Selasa Kliwon, 10 Mei 2016

Tabanan (Bali Post) -

Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP di Kabupaten Tabanan, Senin (9/5) kemarin, tidak diikuti semua peserta. Tercatat 12 siswa tidak hadir karena alasan sakit dan sebagian lagi berhenti sekolah. Sesuai data dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikmudora) Tabanan, peserta UN SMP tahun 2016 sebanyak 6.572 orang. Kadisdik Tabanan Putu Santika menyatakan, dari laporan yang diterimanya, 12 siswa yang absen UN tersebut berasal dari lima sekolah, yakni SMPN 1 Seltim, SMPN 1 Marga, SMPN 2 Tabanan, SMPN 5 Tabanan, dan SMP Saraswati Tabanan. “Alasannya sakit dan berhenti sekolah. Berhenti sekolah 10 siswa, yaitu di SMPN 1 Marga empat orang, SMPN 5 Tabanan dua, SMP Saraswati tiga, dan SMPN 1 Seltim satu siswa. Siswa yang tidak bisa mengikuti UN karena sakit, nantinya bisa menempuh ujian susulan,’’ paparnya. Ia memastikan pelaksanaan ujian berlangsung lancar. Distribusi soal juga tidak ada kendala. Hanya, dibandingkan dengan UN jenjang SMA/SMK, pelaksanaan UN Berbasis Komputer (BK) tingkat SMP belum bisa dilaksanakan. ‘’Ke depan akan kami upayakan,” ungkapnya. Sementara itu, Kepala SMPN 1 Marga, Made Suasta, S.Pd. membenarkan empat siswanya tidak mengikuti ujian nasional karena berhenti sekolah. Keempat pelajar tersebut berasal dari Banjar Gelagah, Desa Payangan, dan Banjar Kuwum. Mereka sudah tidak mengikuti aktivitas belajar sejak Maret lalu. “Tiga karena sakit yang tak jelas. Mereka tidak mau lagi sekolah meski sudah dibujuk oleh orangtua masing-masing. Satunya lagi karena masalah keluarga,” jelasnya. Pihaknya sangat menyayangkan keempat siswanya itu tidak bisa mengikuti ujian. Pasalnya, mereka dikenal baik dan tidak pernah membuat keributan di sekolah. Bahkan nilai akademisnya relatif bagus. “Melalui orangtua, mereka sudah mengajukan surat permohonan berhenti sekolah empat bulan lalu. Karena sudah masuk dalam daftar peserta, mereka dinyatakan tidak ikut UN,” imbuh Suasta. (kmb28)

Bali Post/kmb28

UN SMP - Suasana pelaksanaan ujian nasional (UN) hari pertama salah satu SMP di Kabupaten Tabanan, Senin (9/5) kemarin.

Lima Tahun Lagi

Terancam Krisis Air Baku

Bali Post/kmb24

KIRIM - Kopi robusta yang dihasilkan petani Tabanan dikirim ke Italia beberapa waktu lalu.

Kecil, Ekspor Kopi Robusta

Tabanan (Bali Post) Kabupaten Tabanan memiliki centra perkebunan kopi jenis robusta. Kecamatan yang memiliki perkebunan kopi paling luas adalah Pupuan, yaitu 7.700 hektar, disusul Selemadeg Barat dan Selemadeg. Saat ini kualitas kopi robusta Tabanan mulai dilirik pasar ekspor meski jumlah permintaannya masih kecil. Untuk itu, Pemkab Tabanan terus melakukan promosi sehingga pasar ekspor semakin meluas. Salah satunya promosi kopi robusta Tabanan ke Italia. Menurut Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Tabanan Roemi Listyowati, pihaknya melakukan kerja sama dengan Shadhilly Coffee Italy. ‘’Sebelumnya kami sudah mengekspor kopi ke Korea,’’ tuturnya, Senin (9/5) kemarin. Lahan kopi robusta di Pupuan per hektarnya menghasilnya sekitar 600 kilogram kopi. Jika dirata-ratakan sekali panen dihasilkan 4.620 ton kopi. Dari hasil tersebut hanya sekitar 75 ton yang diekspor. ‘’Biji kopi yang diekspor tentu memiliki standar tersendiri dan dalam memenuhi standar ini, petani sudah sangat paham,’’ ujar Roemi. Semua kopi yang dihasilnya terserap di pasar lokal baik Bali maupun luar daerah. Untuk bisa menyalurkan kopi para petani, pihak Dinas Kehutanan dan Perkebunan membentuk tujuh unit usaha yang berlokasi di Pupuan. Di unit usaha ini biji kopi yang dibeli dari petani diproses sesuai standar yang diinginkan pembeli. ‘’Ada pengolahan basah, semi basah, dan kering,’’ katanya. Dijelaskannya, untuk menghasilkan produk kopi yang berkualitas, pihaknya telah melakukan pembinaan sejak lama mulai dari budi daya sampai pengolahannya. Harga jual kopi ekspor lebih menguntungkan petani karena lebih mahal setidaknya Rp 5.000 daripada dijual di pasar lokal. Untuk itu, Roemi mengharapkan lewat kerja sama dengan Korea dan Italia, produk kopi petani akan semakin besar terserap ke pasar ekspor. (kmb24)

Tabanan (Bali Post) – Meski memiliki banyak sumber mata air, kebutuhan masyarakat Kabupaten Tabanan akan air cukup tinggi. Pasalnya, Tabanan merupakan daerah pertanian yang membutuhkan banyak air dan warganya juga memerlukan air bersih. Di sisi lain, sumber air semakin berkurang dan debit air semakin mengecil. Tanpa usaha pengelolaan air yang lebih baik, lima tahun ke depan Tabanan dikhawatirkan akan mengalami krisis air baku. Sebab, sumber air yang ada saat ini baik kualitas maupun kuantitasnya semakin menurun. Apalagi sistem jaringan berkembang sangat pesat, sedangkan kemampuan PDAM Tabanan sangat terbatas dan mekanisme perizinan cukup panjang. “Perlu perhatian serius, karena keandalan sistem tidak akan bertahan lama. Perhatian khusus pemerintah daerah sangat kami harapkan untuk menyikapi kondisi yang ada. Jika tidak, lima tahun ke depan akan terjadi krisis ketersediaan air baku,” ujar Dirut PDAM Tabanan Ida Bagus Oka Sedana didampingi Kepala Bagian Hubungan Layanan Pelanggan Ida Bagus Murjana, Senin (9/5) kemarin. Untuk persediaan air baku direncanakan pembuatan

Bendungan Lambuk di daerah Megati, Seltim, yang anggarannya berasal dari pemerintah pusat. Akan tetapi, karena masih terbentur pembebasan lahan, oleh provinsi kemudian dialihkan untuk pembangunan di Bukian, Pelaga, Petang, Badung. “Kalau seperti ini, Tabanan justru akan beli air di Badung,” katanya. Dari data PDAM Tabanan, daerah bagian barat Kecamatan Kerambitan sampai Selemadeg sudah sulit untuk penambahan jaringan karena kondisinya memang sudah sangat kritis. PDAM telah membuat terobosan pembua-

tan sumur bor di sejumlah titik, salah satunya sudah terealisasi di Pesiapan, Kecamatan Tabanan. Sayangnya, debit air yang dihasilkan belum maksimal. Pada kedalaman 150 meter hanya mampu menghasilkan 10 liter per detik. “Potensi air di bawah tanah tidak ada. Bahkan di wilayah Selemadeg, pada kedalaman 200-300 meter debit air yang dihasilkan sangat kecil. Secara umum daerah kritis perlu 10 liter per detik, jadi dengan kapasitas yang ada saat ini paling lama hanya bertahan tiga tahun,” jelas Oka Sedana. (kmb28)

Bali Post/kmb28

KONDISI AIR - Dirut PDAM Tabanan Ida Bagus Oka Sedana (kiri) didampingi Kepala Bagian Hubungan Layanan Pelanggan Ida Bagus Murjana saat temu wartawan terkait kondisi air.

Panen Padi, Petani Andalkan Naker Luar Bali Tabanan (Bali Post) Setiap menjelang musim panen padi, kebutuhan akan tenaga buruh panen meningkat. Peluang ini kemudian diambil oleh tenaga kerja (naker) dari luar daerah karena buruh panen dari Bali terbatas. Hal ini tentu mengurangi pendapatan yang diterima petani pada saat musim panen. Sekretaris Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Tabanan Gusti Subagia, Senin (9/5) kemarin, mengungkapkan sekarang ini dari mulai menanam hingga panen, petani cenderung mengandalkan buruh dari luar Bali. Kondisi ini terjadi karena mereka cenderung merugi jika dikerjakan sendiri. ‘’Pemilik lahan atau petani hanya mengawasi dan malah bekerja di sektor lain guna menutupi biaya usaha tani,’’ katanya. Menurutnya, perhitungan untung dalam usaha pertanian padi, seorang petani selayaknya menguasai lahan tiga hektar. Namun, saat ini hampir tidak ada petani yang memiliki lahan seluas itu. Rata-rata petani di Tabanan mempunyai lahan 25 are. Lahan yang terbatas ini membuat petani yang sebelumnya menjadikan pertanian sebagai mata pencaharian utama, kini memosisikan sebagai usaha sambilan. Banyak yang pindah haluan ke sektor pariwisata dan tukang bangunan karena hasil yang didapat lebih besar dan pasti. “Sejumlah petani beranggapan lebih baik mengeluarkan ongkos Rp 70 ribu per orang per hari untuk membayar buruh panen padi,” tandasnya. Sementara itu, Ketua KTNA Tabanan I Nengah Mawan mengatakan, pemerintah pusat saat ini mengarahkan pembangunan pertanian secara umum pada peningkatan kesejahteraan petani sebagai pelaku utama. Untuk itu, pemerintah daerah hendaknya menfasilitasi dan memberdayakan lembaga pertanian yang ada. Hal ini menjadi salah satu upaya yang efektif guna meningkatkan daya saing sekaligus nilai tawar produk pertanian lokal terlebih lagi menghadapi perdagangan bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). (kmb24)

Warung Global

Banjir Rob Pertanda Terjadi Kerusakan Alam

GEJALA apa ini sehingga terjadi rob? Mungkin ini sebuah peringatan sebelum nantinya lebih parah lagi. Gung Derah di Denpasar mengutarakan pendapatnya ini dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Banjir Rob Landa Jalan By-pass Ngurah Rai’’ di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlasertandanya. Teluk Benoa akan direklamasi berarti tanda kerusakan alam terjadi. Jika Teluk Benoa jadi direklamasi, rob akan bertambah parah lagi. Pada tahun 1980-an, menurut Anton di Denpasar, ka-

wasan Jalan By-pass Ngurah Rai adalah hutan bakau. Seir-

ing perkembangan zaman, bakau sudah tidak ada lagi, digantikan oleh bangunan beton. Apa yang dikatakan oleh rekan sebelumnya bisa jadi ada benarnya. Yang bisa dilakukan sekarang adalah menanam bakau/mangrove lagi di daerah tersebut sehingga ada penahan saat air laut pasang. Bercerita soal kondisi Jalan Ngurah Rai dulu, Becik di Tuban menilai perbandingannya dengan sekarang sangat jauh berbeda. Ketika air laut

sampai masuk daratan, pasti posisi daratan lebih rendah. Kondisi ini kerap terjadi saat air laut pasang. Wacana Bupati Badung akan menormalisasi Telok Benoa harus segera dilakukan atau bisa saja dengan membuat tanggul/senderan sehingga air laut tidak menggenangi daratan. Selain itu, sedimentasi harus dikeruk sehingga air laut bisa mengalir. Sugik di Mambal setuju dengan usulan ini. Werdha di Gianyar me-

nyampaikan, bila sudah tahu penyebabnya segera cari solusinya. Apakah ini ada hubungannya dengan daya dukung Bali yang sudah semakin padat? Jangan sampai tanah Bali amblas seperti di Jakarta. Jalan Bypass Ngurah Rai merupakan kewenangan pusat, meski begitu perbaikan harus segera dilakukan tanpa terbentur dengan koordinasi. Jika urgen, tidak perlu lagi koordinasi sana-sini. (sikha)


31 15

Selasa Kliwon, 10 Mei 2016

Bukan Demi Pichichi

Hasil Pertandingan Liga Spanyol Celta Vigo Eibar Barcelona Getafe Las Palmas Levante Real Madrid Real Sociedad Sevilla Villarreal

vs Malaga 1-0 vs Real Betis 1-1 vs Espanyol 5-0 vs Sporting Gijon 1-1 vs Athletic Club 0-0 vs Atletico Madrid 2-1 vs Valencia 3-2 vs Rayo Vallecano 2-1 vs Granada CF 1-4 vs Deportivo Coruna 0-2

1. Barcelona 37 28 4 5 109-29 88 2. Real Madrid 37 27 6 4 108-34 87 3. Atletico Madrid 37 27 4 6 61-18 85 4. Villarreal 37 18 10 9 44-33 64 5. Celta Vigo 37 17 9 11 51-57 60 6. Athletic Club 37 17 8 12 55-44 59 7. Sevilla 37 14 10 13 50-47 52 8. Malaga 37 11 12 14 34-34 45 9. Real Sociedad 37 12 9 1 6 44-48 45 10.Las Palmas 37 12 8 1 7 44-49 44 11.Valencia 37 11 11 15 46-47 44 12.Eibar 37 11 10 16 47-57 43 13.Deportivo Coruna 37 8 18 11 45-59 42 14.Real Betis 37 10 12 15 32-51 42 15.Espanyol 37 11 7 1 9 36-72 40 16.Granada CF 37 10 9 1 8 46-66 39 17.Getafe 37 9 9 1 9 36-65 36 18.Sporting Gijon 37 9 9 19 38-62 36 19.Rayo Vallecano 37 8 11 18 49-72 35 20.Levante 37 8 8 21 36-67 32**

The Hammers Siapkan Laga Pamungkas di Upton Park London West Ham United telah menjual habis tiket musiman menjelang kepindahan ke Stadion Olimpic London pada musim depan. Berita baik ini muncul jelang the Hammers menyiapkan laga pamungkas di stadion lama di Upton Park melawan Manchester United, Rabu (11/5) dini hari. West Ham menjual lebih dari 50.000 tiket untuk stadion berkapasitas 60.000 penonton itu. Klub itu memperoleh pemasukan lebih banyak dari klub London mana pun. “Setelah membuat keputusan besar untuk pindah ke bekas Stadion Olimpiade, kami dengan gembira melihat bagaimana hal itu menangkap imajinasi basis penggemar The Hammers,” kata wakil presiden klub Karren Brady. “Kami mendapati diri kami akan menuju musim pertama kami dengan lebih dari 50.000 pemegang tiket musiman dan puluhan ribu orang yang berada dalam

daftar prioritas untuk kursi-kursi pada 2017/2018.” Tim asuhan Slaven Bilic akan pindah ke Stadion Olimpiade setelah 112 tahun bermarkas di Upton Park, Boleyn Ground. The Hammers akan memainkan pertandingan kandang terakhir mereka di stadion berkapasitas 35.000 penonton itu saat melawan Manchester United. Klub juga mengatakan bahwa tiket pertandingan di stadion baru terjual habis untuk setiap pertandingan Liga Inggris musim depan. Saat ini West Ham berada di peringkat ke-7 klasemen dengan perolehan 59 poin. Kemenangan atas MU yang menghuni posisi ke-5 dengan 63 poin, akan mengatrol pasukan Bilic ke posisi ke-7 dengan menggeser Southampton. “Atmosfir pertandingan tak akan sama (antara di Upton Park dan Stadion Olimpiade,” ujar pelatih asal Kroasia itu. (kmb39/ afp/ant)

Jadwal Pertandingan

Pencetak gol : 37 - Luis Suarez (Barcelona)

Liga Inggris

Liga Inggris Liverpool vs Watford 2-0 Manchester City vs Arsenal 2-2 Tottenham Hotspur vs S outhampton 1-2 1. Leicester City 37 23 11 3 67-35 80* 2. Tottenham Hotspur 37 19 13 5 68-30 70 3. Arsenal 37 19 11 7 61-36 68 4. Man. City 37 19 8 1 0 70-40 65 5. Man. United 36 18 9 9 44-31 63 6. Southampton 37 17 9 11 55-40 60 7. West Ham United 36 15 14 7 61-47 59 8. Liverpool 36 16 10 10 61-48 58 9. Chelsea 36 12 12 12 57-51 48 10.Stoke City 37 13 9 15 39-54 48 11.Swansea City 37 12 10 15 41-51 46 12.Everton 36 10 14 12 56-52 44 13.Watford 36 12 8 1 6 36-44 44 14.Crystal Palace 37 11 9 1 7 38-47 42 15.West Bromwich 37 10 12 15 33-47 42 16.AFC Bournemouth 37 11 9 17 44-64 42 17.Sunderland 36 8 11 17 43-60 35 18.Newcastle United 37 8 10 19 39-64 34 19.Norwich City 36 8 7 21 35-62 31 20.Aston Villa 37 3 8 2 6 27-72 17** Pencetak gol : 25 - Harry Kane (Tottenham Hotspur)

AS Roma vs Chievo Verona 3-0 Atalanta Bergamo vs Udinese 1-1 Carpi vs Lazio 1-3 Fiorentina vs Palermo 0-0 Frosinone vs Sassuolo 0-1 Sampdoria vs Genoa 0-3 Torino vs Napoli 1-2 Verona vs Juventus 2-1 1. Juventus 37 28 4 5 70-20 88* 2. Napoli 37 24 7 6 76-32 79 3. AS Roma 37 22 11 4 80-40 77 4. Inter Milan 37 20 7 10 49-35 67 5. Fiorentina 37 17 10 10 56-40 61 6. Sassuolo 37 15 13 9 46-39 58 7. AC Milan 37 15 12 10 48-40 57 8. Lazio 37 15 9 13 50-48 54 9. Chievo Verona 37 13 10 14 43-45 49 10.Genoa 37 13 7 17 44-46 46 11.Torino 37 12 9 16 51-53 45 12.Empoli 37 11 10 16 38-48 43 13.Atalanta Bergamo 37 10 12 15 39-46 42 14.Bologna 37 11 8 18 33-45 41 15.Sampdoria 37 10 10 17 48-56 40 16.Udinese 37 10 9 18 34-58 39 17.Palermo 37 9 9 19 35-63 36 18.Carpi 37 8 11 18 35-56 35 19.Frosinone 37 8 7 22 35-72 31** 20.Verona 37 5 13 19 32-60 28**

GOL - Cristiano Ronaldo merayakan gol yang dibuat di Stadion Santiago Bernabeu, Senin (9/5) kemarin saat menghadapi Valencia di kompetisi Liga Spanyol. Bali Post/ap

Madrid -

Real memaksa rival sejatinya Barcelona untuk memainkan laga pamungkas sebelum meraih gelar juara Liga Spanyol. Kemenangan kandang itu mengantarkan Real menuju peringkat kedua klasemen dengan raihan 87 poin atau terpaut satu poin dari sang pemuncak klasemen Barcelona. Sementara Atletico Madrid tergeser ke posisi ketiga setelah kalah 1-2 dari tuan rumah Levante dan harus mengakhiri mimpinya meraih gelar La Liga. Tambahan dua gol di Santiago Bernabeu mengantarkan Ronaldo mengoleksi 200 gol. Total musim ini, pemain asal Portugal itu telah

menghasilkan 33 gol dan terpaut 4 gol dari Luis Suarez (Barcelona) dengan sisa satu pertandingan. “Dia akan terus berjuang hingga akhir musim,” jelas pelatih Real Zinedine Zidane di website klub itu, Senin kemarin. “Dia berjuang bukan demi Pichichi (trofi pencetak gol terbanyak). Tapi dia hanya ingin mencetak gol di setiap pertandingan, gol demi gol. Klub pun akan menikmati keuntungan dari suburnya dia,” tambah Zidane. Ronaldo menjadi sosok penting keberhasilan Real setelah direkrut dari Manchester United pada 2009. Ia rata-rata menyum-

bang 1,16 gol per pertandingan dan menjadi sosok penting sukses Real meraih La Decima, gelar ke10 Liga Champions. Pada pertandingan kemarin Ronaldo menyumbang gol pada menit ke-26 dan 58. Satu gol lainnya dihasilkan Karim Benzema yang membuat Real sempat memimpin 3-0. Namun, Valencia mampu bangkit dan menghasilkan dua gol beruntun melalui Rodrigo (55) dan Andre Gomes (81). Sayangnya mereka harus kehilangan Rodrigo menjelang akhir pertandingan yang membuat harapan mencuri satu poin di Santiago gagal total. (kmb39/rtr)

Pencetak gol : 33 - Gonzalo Higuain (Napoli)

Platini Berencana Mundur

Lausanne Presiden federasi sepak bola Eropa (UEFA) Michel Platini akan mengundurkan diri dari jabatannya setelah bandingnya ditolak, Senin (9/5) kemarin untuk pelanggaran kode etik. Pengadilan tertinggi olahraga, Pengadilan Arbitrase untuk Olahraga (CAS) menolak banding Platini tapi hukumannya dari enam tahun dikurangi menjadi empat tahun. Dengan keputusan ini berarti UEFA akan harus memilih presiden baru. (afp/ant)

Balil Post/rtr

PENGHARGAAN - Pelatih Leicester City Ranieri menerima penghargaan Enzo Bearzot, di Roma, Senin (9/5) kemarin. Ranieri dinobatkan sebagai Pelatih Italia Terbaik setelah membawa Leicester, klub yang tahun lalu hampir terdegradasi dan tak diunggulkan musim ini, menjadi juara Liga Utama Inggris 2015/2016.

vs

Manchester United

Kamis (12/5) dini hari Norwich City Sunderland Liverpool

vs vs vs

Watford Everton Chelsea

Thunder Samakan Skor atas Spurs

Cristiano Ronaldo menyumbang dua gol saat Real Madrid mencetak kemenangan dramatis 3-2 atas Valencia di Stadion Santiago Bernabeu, Senin (9/5) kemarin. Namun kelihatannya perjuangannya bukan demi meraih trofi Pichichi sebagai pencetak gol terbanyak musim ini.

Liga Italia

Rabu (11/5) dini hari West Ham

Bali Post/rtr

CEDERA - Penyerang Arsenal Danny Welbeck mendapat perawatan setelah mengalami cedera lutut pada pertandingan melawan Manchester City, Senin (9/5) dini hari.

Welbeck Diragukan Tampil di Piala Eropa

London Ujung tombak Arsenal Danny Welbeck mengalami cedera lutut saat Arsenal menahan Manchester City 2-2 pada pertandingan Liga Utama Inggris, Senin (9/5) kemarin. Cedera tersebut membuat peluangnya tampil di Piala Eropa bulan depan bersama timnas Inggris diragukan. Pemain 25 tahun itu harus meninggalkan lapangan pada babak pertama dan pelatih the Gunners Arsene Wenger mengatakan dirinya cemas mengenai besarnya kerusakan pada lutut kanan sang penyerang. “Tandatanda pertamanya terlihat seperti (cedera) lateral meniscus,” papar Wenger. “Dia terlihat terpukul dan dia bukan sosok yang suka untuk diistirahatkan.”

“Saya sedikit cemas. Saya tidak ingin berbicara mengenai Piala Eropa, marilah menjadi sedikit optimistis.” Welbeck kembali ke tim Arsenal pada Februari setelah sepuluh bulan menepi akibat cedera pada lutut kirinya. Pelatih timnas Inggris Roy Hodgson akan mengumumkan skuadnya untuk Piala Eropa 2016 di Prancis pada Kamis mendatang. Welbeck, Wayne Rooney, Harry Kane, Jamie Vardy, Daniel Sturridge, dan Andy Carroll menjadi calon-calon penyerang yang akan mengisi skuadnya. Liga Champions Hasil imbang di Stadion Etihad itu memperpanas perebutan tiket ke Liga Champions musim depan.

Dengan sisa satu pertandingan, City berpeluang menggeser posisi Arsenal dari peringkat ketiga yang merupakan jatah langsung ke kompetisi Eropa itu. Namun peringkat kelima Manchester United pun sama-sama memiliki peluang bila memenangkan dua pertandingan tersisa. Pelatih City yang akan hengkang Manuel Pellegrini berharap bisa memberi perpisahan dengan raihan kemenangan di Stadion Etihad. Gol-gol indah dari Sergio Aguero dan Kevin De Bruyne dua kali membawa tuan rumah unggul. Namun Arsenal dua kali memberi pukulan balik melalui sundulan Olivier Giroud dan tembakan Alexis Sanchez yang kemudian menaklukkan Joe Hart. (kmb39/ rtr/ant)

Oklahoma Kevin Durant mencetak angka tertinggi sepanjang kariernya di playoff dengan 41 poin dan memimpin Oklahoma City Thunder merebut kemenangan 111-97 atas San Antonio Spurs pada semifinal Wilayah Barat kompetisi bola basket NBA, Senin (9/5) kemarin. Kemenangan di Chesapeake Enery Arena menyamakan skor 2-2. Tertinggal empat angka setelah kuarter ketiga, Thunder mengungguli Spurs 34-16 pada kuarter keempat untuk menjauh dari kejaran tim tamu. Durant memasukkan 14 dari 25 tembakan dan memasukkan sepuluh dari 13 percobaan lemparan tiga angka. Russell Westbrook menambahi 14 poin, 15 assist, dan tujuh rebound untuk Thunder. Steven Adams memasukkan 16 angka dan 11 rebound, dan Dion Waiters masuk sebagai pemain pengganti untuk membukukan 17 poin. Tony Parker mencetak 22 poin untuk Spurs. Kawhi Leonard mencetak 21 poin dan enam rebound. LaMarcus Aldridge mencetak 20 poin dan melakukan enam rebound saat timnya menelan kekalahan ini. Game Lima akan dimainkan di San Antonio, besok.

Atlanta Kevin Love tampil gemilang saat timnya Cleveland Cavaliers menang 100-99 atas Atlanta Hawks pada Game 4 Wilayah Timur di Philips Arena. Love mencetak 27 poin, termasuk delapan lemparan tiga angka, untuk mengantarkan Cavs melaju ke final untuk kedua secara beruntun. Cavaliers yang menyapu putaran kedua playoff deng keunggulan 4-0 atas Hawks, kini menunggu pemenang dari seri Toronto Raptors melawan Miami Heat. Raptors untuk sementara memimpin 2-1. Kyrie Irving mencetak 21 poin dan melakukan delapan assist. Bintang Cavaliers LeBron James menambahi 21 poin, sepuluh rebound, sembilan assist, dan tampil mengesankan saat membendung penguasaan bola terakhir Hawks. Dengan Cavaliers memimpin 100-99 dengan waktu menyisakan sepuluh detik, James mengunci guard Atlanta Dennis Schroeder saat melakukan menggiring bola dan memenangi jump ball untuk membantu Cavs mempertahankan keunggulan. (kmb39/rtr/ant)

Paris Zlatan Ibrahimovic, Minggu (8/5) kembali terpilih sebagai Pemain Terbaik Liga Prancis (UNFP) untuk ketiga dalam empat musim terakhir. Penghargaan ini diberikan hasil jajak pendapat pemain profesional di kompetisi sepak bola Prancis. Pemain 34 tahun asal Swedia itu menjadi pemain pertama yang memenangi penghargaan UNFP sebanyak tiga kali setelah menjalani musim dengan gemilang. Ujung tombak Paris Saint Germain (PSG) itu menjadi pemain tersubur di Liga Prancis, dengan koleksi 35 golnya dari 29 pertandingan. Penampilan briliannya merupakan faktor penting dalam membantu PSG meraih gelar keempatnya secara beruntun dan tercepat. Ibrahimovic, yang kontraknya akan habis pada musim panas

ini, sebelumnya memenangi penghargaan serupa pada 2013 dan 2014. Ia kalah bersaing dengan penyerang Olympique Lyonnais Alexandre Lacazette pada musim lalu. Musim ini, ia menyingkirkan sesama nominator yakni Lassana Diarra dari Olympique de Marseille, Hatem Ben Arfa dari Nice, dan rekan setimnya Angel Di Maria. Ibrahimovic dan Di Maria merupakan dua dari delapan pemain PSG yang masuk tim terbaik Liga Prancis 2015, sedangkan pelatih mereka Laurent Blanc terpilih sebagai Pelatih Terbaik pada upacara pemberian hadiah di Paris pada Minggu. Ousmane Dembele dari Stade Rennes memenangi penghargaan Pemain Muda Terbaik, sedangkan Penghargaan Kiper Terbaik jatuh kepada Steven Mandanda, yang meraih penghargaan ini untuk keempat kalinya. (afp/ant)

Ibrahimovic, Terbaik di Liga Prancis

Penyerang Paris Saint Germain Zlatan Ibrahimovic.

Bali Post/ap


OLAHRAGA

16

Selasa Kliwon, 10 Mei 2016

Maria Febe Dkk. Berpeluang Lolos ke Perempatfinal

Jakarta (Bali Post) Legenda bulu tangkis putri Indonesia Susi Susanti memotivasi tim Uber Indonesia agar menunjukkan prestasi dalam kejuaraan final Piala Uber di Kunshan, Tiongkok, pada 1522 Mei mendatang. Maria Febe Kusumastuti dkk. diprediksi mampu lolos ke perempatfinal. “Kalau ditargetkan prestasi, mungkin berat untuk tim Uber Indonesia. Kejuaraan ini adalah kesempatan bagi tim kita yang diisi pemain-pemain muda sebagai bekal untuk kejuaraan berikutnya. Mereka tidak boleh menyerah dan bermain tanpa beban agar menunjukkan prestasi,” kata Susi di sela-sela peringatan HUT Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) ke-65 di Jakarta, Senin (9/5) kemarin. Peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 itu mengatakan tim Uber Indonesia masih berpeluang menembus putaran perempatfinal atau delapan besar setelah lolos grup C yang diisi tim Thailand, Bulgaria, dan Hongkong. “Mungkin ganda putri kita masih dapat diandalkan. Dua poin dari ganda dan tunggal berjuang dapat satu poin,” kata istri Alan Budikusuma itu. Namun, ketiadaan Nitya Krishinda Maheswari sebagai pasangan Greysia Polii dalam tim Uber Indonesia dinilai Susi mengurangi peluang meraih poin pada ganda. “Nitya tidak bermain karena cedera. Linda juga tidak masuk tim karena fokus Olimpiade. Tetapi, tim Indonesia tidak boleh patah semangat karena setiap pertandingan tidak dapat terprediksi hasilnya apalagi pertandingan beregu,” ujar Susi. Manajer Tim Thomas dan Uber Indonesia Rexy Mainaky mengatakan Indonesia masih berpeluang meraih poin pada sektor ganda saat menghadapi tim Hongkong maupun Thailand. “Untuk sektor tunggal, kami akan melihat kondisi di lapangan siapa pemain yang sesuai untuk diturunkan,” ujar Rexy. Rexy yang juga Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI berharap Greysia dapat memimpin pemain putri lainnya dalam kejuaraan final Piala Uber 2016 meskipun Nitya tidak ikut dalam tim. “Greysia akan berpasangan dengan Tiara Rosalia Nuraidah. Pemain lawan mungkin tahu siapa Greysia dan Tiara. Tetapi, lawan boleh jadi belum tahu pola permainan pasangan putri kita itu,” kata Rexy. Atlet ganda tim Uber Indonesia Rosyita Eka Putri Sari mengaku kepercayaan diri untuk bermain pada kejuaraan beregu bersama pasangannya Della Destiara Haris semakin meningkat setelah mengikuti Singapura Terbuka 2016 dan Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2016. “Kami mewaspadai pasangan Thailand Sapsiree/Puttita karena kami kalah dari mereka pada Kejuaraan Asia di Tiongkok kemarin,” kata Rosyita. Ia mengatakan ketiadaan Nitya dalam tim Uber Indonesia menjadi tantangan baginya bersama Della serta pasangan Anggia Shitta Awanda dan Ni Ketut Mahadewi Istarani untuk membuktikan kemampuan mereka. (ant) Tim Uber Indonesia Tunggal putri : Maria Febe Kusumastuti, Hanna Ramadini, Fitriani, dan Gregoria Mariska. Ganda putri : Greysia Polii/Tiara Rosalia Nuraidah, Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarini, Rosyita Eka Putri Sari/Della Destiara Haris. Jadwal : Grup C Minggu (15/5) : Indonesia vs Bulgaria. Senin (16/5) : Indonesia vs Hong Kong. Selasa (17/5) : Indonesia vs Thailand.

Dua Pebasket PON Bali Bakal Dicoret

Denpasar (Bali Post) Tim basket Bali yang hanya meloloskan tim putri ke PON, kini memiliki skuad 13 pebasket. Padahal, sesuai dengan kuota PB PON, hanya 11 pemain. Karena itu, dua pebasket putri Bali terancam dicoret. Pelatih tim PON Bali Risdianto di sela-sela melatih asuhannya di GOR Merpati, Senin (9/5) kemarin menerangkan, sebagaimana batas pengiriman atlet basket entry by name paling lambat 16 Juni mendatang. Oleh sebab itu pihaknya bakal mencoret dua pemain awal Juni. Diakuinya, secara skill individu pihaknya mengetahui kualitas asuhannya. Bahkan, beberapa skuad PON juga bermain di klub Tomang Sakti Merpati di kancah Woman Indonesia Basketball League (WIBL), seperti Made Rima Angen Suari, Citta, Jasmin, dan Fitri. ‘’Kami juga diuntungkan sebab mereka punya pengalaman,’’ tutur Risdianto. Disinggung rencana try-out ke Filipina, dia menegaskan, hingga kini belum pasti sebab dananya juga belum ada. Untuk itu, pihaknya merencanakan program alternatif misalnya ke Thailand atau Malaysia. ‘’Alternatif lain kami dapat dari Tim PON Jatim untuk segitiga Bali, Jatim, dan Jateng, di Surabaya,’’ ucapnya. Risdianto juga merespons laga segitiga ini, mengingat skuad tim putri Jateng juga bermain untuk klub Sahabat di WIBL. ‘’Jadi, kalau try-out ke Surabaya memperebutkan Piala Wali Kota juga seru,’’ jelasnya. (022)

Bali Post/dok

PON - Pebakset PON Bali yang juga mengusung bendera Tomang Sakti Merpati di ajang Woman Indonesia Basketball League (WIBL).

Bali Post/ant

CIUM BENDERA - Kapten tim Thomas Indonesia Hendra Setiawan mencium bendera Merah Putih saat pelepasan Tim Thomas dan Uber 2016 di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Senin (9/5) kemarin. Tim bulu tangkis beregu putra dan putri Indonesia akan bertanding memperebutkan Piala Thomas dan Uber yang berlangsung di Kunshan, Tiongkok, 15-22 Mei 2016.

Indonesia Targetkan Raih Piala Thomas

Jakarta (Bali Post) -

Indonesia menargetkan membawa pulang Piala Thomas ke Tanah Air setelah gagal meraih juara dalam enam kali mengikuti kejuaraan bulu tangkis beregu putra dua tahun sekali itu. “Indonesia tidak dapat melupakan sejarah pernah memenangi kejuaraan Piala Thomas sebanyak 13 kali. Tetapi, terakhir kali Indonesia menang Piala Thomas 14 tahun lalu, pada 2002. Tim Thomas Indonesia kini menargetkan gelar juara pada 2016,” kata Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Gita Wirjawan selepas peringatan HUT ke-65 PBSI di Jakarta, Senin (9/5) kemarin. Gita mengatakan tim Thomas Indonesia sempat optimistis merebut Piala Thomas pada 2014 saat tim Tiongkok kalah pada semifinal dari tim Jepang 0-3. Tapi, Indonesia justru kalah juga pada semifinal dari tim Malaysia 0-3. “Jepang memang hanya satu kali meraih Piala Thomas, tetapi kemenangan tim putra Jepang itu sangat simbolik karena saat itu kami yakin dapat merebut Piala Thomas,” ujar Gita. Manajer Tim Thomas dan Uber Indonesia Rexy Mainaky mengatakan target juara untuk tim putra Merah-Putih berdasarkan pada turnamen kualifikasi Piala Thomas 2016 di Hyderabad India, Februari

lalu. “Tetapi, kami akan tetap fokus pada pertandingan di Grup B lebih dahulu. Untuk kejuaraan Piala Thomas 2016, kami memang tidak punya banyak waktu dengan membentuk simulasi seperti Piala Thomas 2014. Persiapan kami beriringan dengan persiapan Olimpiade Rio 2016,” kata Rexy. Pelatih ganda putra PBSI Herry Iman Pierngadi mengatakan tim Thomas Indonesia tidak selalu mengandalkan pasangan putra unggulan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. “Kami tetap mengirim tiga pasangan. Hendra/Ahsan tidak selalu diturunkan, tetapi melihat catatan pertandingan juga dengan lawan. Selain itu,

dua pasangan lain juga punya prestasi yang tidak jauh berbeda dengan Hendra/Ahsan,” ujar Herry. Hendra yang juga menjadi kapten tim Thomas Indonesia mengatakan keyakinannya terhadap rekan-rekan satu tim setelah meraih kemenangan pada Kejuaraan Bulu Tangkis Tim Asia 2016 atau turnamen kualifikasi Piala Thomas-Uber di India, Februari. Tim Olimpiade Pada kesempatan yang sama, Gita Wirjawan juga mengumumkan 10 pemain bulu tangkis Indonesia yang akan mengikuti Olimpiade Rio de Jeneiro, Brazil pada Agustus mendatang. “Atlet

ITdBI 2016

Wang Meiyin Jadi Pesaing Utama Peter Pouly Wang Meiyin ikut turun di ITdBI. Ini akan membuat pertarungan makin sengit, terutama di jalur tanjakan,” kata Race Director ITdBI Jamaludin Mahmood di Banyuwangi, Senin (9/5) kemarin. Dijelaskan, Wang Meiyin sudah enam tahun ini memperkuat Wisdom-Hengxiang Cycling Team, Tiongkok. Pembalap berusia 28 tahun ini berhasil menjadi juara tanjakan (King of Mountain/KOM) pada kejuaraan balap sepeda Le Tour de Langkawi 2016 di Malaysia, 24 Februari - 2 Maret lalu, serta sempat menjadi juara etape di sejumlah tur Asia lainnya. “Peter Pouly ini bakal berat saingannya. Meiyin ini sudah pun-

SEPEDA - Para pembalap asing berlaga di ajang ITdBI 2015.

ya modal kepercayaan memenangi Tour de Langkawi, usianya yang jauh lebih muda dari Pouly,” jelas Jamalaudin. Selain Meiyin, masih ada satu lagi juara Asia yakni Jang Sunjae (LX-IIBS Cycling Team Korea). ITdBI 2016 ini diikuti 100 pembalap dari 21 negara peserta. Mereka berasal dari Benua Asia, Eropa, Amerika, Australia, dan Afrika, terbagi dalam 20 tim, 14 tim luar negeri dan 6 tim dalam negeri. “Tim dalam negerinya bertambah, karena kebijakan dari pusat untuk memasukkan dua tim Indonesia yang akan berlaga di kejuaraan internasional setelah ini. Jadi terpaksa ada tim dari luar negeri yang memang masih posisi menunggu konformasi langsung kami close,” jelasnya. Selain timnas, tim Indonesia Prima juga akan turun. Ajang ini akan dijadikan salah satu tolak ukur kemampuan tim Indonesia. TdBI tahun ini akan menempuh empat etape, total panjang rute 567 kilometer, naik dari tahun sebelumnya yang hanya 555 kilometer. Rute ini ditempuh dengan mengelilingi wilayah Banyuwangi, puncaknya menaklukkan lereng Gunung Ijen yang terkenal dengan kawah belerang dan api biru. (kmb30)

di nomor nasional hanya mempertandingkan jarak 30 meter saja. Nantinya para pemanah itu akan dibina lebih lanjut,” ungkapnya di Denpasar, Senin (9/5) kemarin. Dhiatmika menerangkan, pihaknya sekarang ini memfokuskan dalam pembibitan para pemanah yang ada di Denpasar. Pasalnya, nantinya para atlet ini bakal diproyeksikan untuk menghadapi Prorprov 2019 mendatang. Karena dalam jangka waktu empat tahun dipastikan mereka sudah sangat matang untuk mengikuti kejuraan. “Yang penting pembibitan para atlet panahan harus dilakukan, sehingga ada regenerasi penerus yang nantinya bisa melapis atlet senior. Pembibitan sangat perlu

dilakukan agar pembinaan tidak terputus dan berjalan berkesinambungan,” paparnya. Menurutnya, dari hasil yang didapatkannya banyak atlet berpotensi. Hanya untuk mematangkan potensi itu, mereka semua perlu proses. “Atlet yang kelihatan menonjol dari SD Anak Mas Denpasar. Kalau tingkat pelajar SMP yang kelihatan bagus dari SMP PGRI 8 Denpasar, dan SMPN 2 Denpasar,” katanya. Bahkan untuk mengintensifkan para atlet tersebut, pihaknya memberikan pelatihan kepada mereka. Diharapkan dengan pelatihan yang diberikan, nantinya kualitas mereka bisa terus mengalami peningkatkan yang signifikan. (kmb41)

Banyuwangi (Bali Post) Ajang balap sepeda International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 11-14 Mei besok dipastikan makin seru. Raja tanjakan asal Tiongkok Wang Meiyin dipastikan akan turun laga menaklukkan lereng Gunung Ijen di ketinggian 2.799 mdpl (meter di atas permukaan laut). Kehadiran pembalap asal negeri Tirai Bambu ini akan menjadi pesaing jawara tanjakan ITdBI, seperti Peter Pouly dari tim Singha Infinite Cycling Team (Singapura). Pembalap Cina ini juga digadang-gadang menggantikan pembalap Iran yang absen tahun ini. “Untuk pertama kalinya,

BP/dok

yang akan kami kirim sebanyak 10 orang berdasarkan pengumuman Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) tentang atlet-atlet yang lolos kualifikasi Olimipiade Rio,” kata Gita Wirjawan. Sepuluh atlet bulu tangkis Indonesia itu adalah Tommy Sugiarto pada tunggal putra, Linda Wenifanetri pada tunggal putri, pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan pada ganda putra, atlet ganda putri

Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari, serta dua pasangan atlet ganda campuran yaitu Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto. Indonesia juga menargetkan dua medali emas Olimpiade Rio 2016 yaitu pada nomor ganda campuran dan ganda putra meskipun juga punya peluang untuk meraih medali pada nomor tunggal putra dan ganda putri. (ant)

Tim Thomas Indonesia Tunggal : Tommy Sugiarto, Ihsan Maulana Mustofa, Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting. Ganda Putra : Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Angga Pratama/ Ricky Karanda Suwardi, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Jadwal : Pada Grup B Minggu (15/5), Indonesia vs Hong Kong Selasa (17/5), Indonesia vs Thailand Rabu (18/5), Indonesia vs India

Gregorius Gheda Dende

Rombak Teknik

PETINJU PON Gregorius Gheda Dende yang turun di kelas ringan (60 kg) kalah melulu saat meladeni petinju DKI Matiaz Mandiangan. Tercatat tiga kali kekalahan Gregorius atas Matiaz antara lain di ajang Piala Wapres di Lahat, Sumatra Selatan, PraPON di Kupang, NTT, serta Piala Gubernur Maluku. ‘’Saya akui Matiaz petinju senior, dan saya di atas ring senangnya jual-beli pukulan,’’ tutur petinju yang akrab disapa Goris ini. Karena itu, dirinya diinstruksikan pelatih harus merombak gaya bertinjunya. ‘’Saya harus pakai teknik dan strategi dalam meladeni lawan,’’ ungkap petinju kelahiran Sumba Barat Daya, NTT, 7 April 1993 ini. Goris memulai karier tinju di Sasana Waimangura, Tombalaka, sejak 2009. Selanjutnya, dia merantau ke Bali bergabung di Sasana Adi Swandana Boxing Camp (ABC). Dia turun pada Por-

prov Bali di Denpasar (2013) meraih perak, kemudian event serupa di Buleleng (20-15) menyabet emas. Dia pun membeberkan petinju pesaing di kelas seperti Gresty Alfons (Jabar), dan Farhan (Papua Barat) merupakan sparring-partner-nya sekaligus petinju pelatnas yang sedang menjalani latihan di ASBC, mengingat Gusti Made Adi Swandana merupakan pelatih pelatnas. ‘’Kalau saya dua kali duel melawan Gresty, hasilnya imbang, sekali menang dan sekali kalah,’’ kata putra kedua pasangan Markus Wora Mahendok dan Perpetua Pati Wora ini. Kini, kepercayaan diri dan motivasi Goris makin bertambah, sebab berlatih bersama delapan petinju pelatnas. Selain itu, iming-iming bonus medali emas di PON di atas Rp 100 juta, membuat dirinya optimis. ‘’Saya tetap menargetkan medali, dan siap menaklukkan Matiaz,’’ ujar peraih perak di Pra-PON ini. (nel)

Perpani Denpasar Lakukan Pembibitan Atlet untuk Porprov 2019

Denpasar (Bali Post) Pengkot Perpani Denpasar mulai melakukan pembibitan atlet panahan untuk diturunkan di ajang Porprov 2019 mendatang. Pembibitan dilakukan lewat ajang Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) Kota Denpasar meski dalam tahap ekshibisi. Ketua Umum Pengkot Perpani Denpasar IGN Entrya Dhiatmika mengatakan, dalam ekshibisi di di Lapangan SMPN 2 Denpasar itu diikuti sebanyak 70 atlet yang berasal dari enam SD dan SMP dengan mempertandingkan nomor recurve, compound dan nasional putra/putri. “Saat Porsenijar lalu untuk nomor recurve diikuti sebanyak 70 atlet, compound, jarak 50 meter dan 30 meter. Sedangkan

Gregorius Gheda Dende

BP/022


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Selasa Kliwon, 10 Mei 2016

17

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

!!Dicari PT.Fuji Home Japan Dcr Admin Bth Sgr SPG Lmrn Bw Ke Tk. Bali Dcr HRD Brpglmn Min.4Th Utk Driver Supir SIMC/A dan 2Sales Dibutuhkan Terapis Spa Gaji Me8org Sopir B1+8org Tenaga & Marketing Brpnmplan Menarik Cenik Pertk.Udayana Kav.A33 Industri Kerajinan Tangan Krm SIMA/C DlmKota Hp.085100190572 muaskan Lmrn HRD Surya Husadha A.BP.001.05.16.0000549 Angkat Gaji Minimal65.000/Hari Estimator,Peng.Proyek,Arsitek Jl.Letda Made Putra Dps CV:hrdwiracana@gmail.com / Jl. Jl.P.Serangan No.7 Dps Segera A.BP.001.05.16.0000592 Dpt Kost+Uang Makan Hub.Makmur (Jujur,Team Work,Peng.Min 3Th Raya Sesetan 63 Wiracana A.BP.001.05.16.0000618 Htl&Rest Need Storekeeper(M)& Cr Adm&Karywti Tk.Bangunan A.BP.001.05.16.0000577 Abadi Bgn Jl.T.Umar Brt 888Dps Dibidangnya Msing2)Hub.4723564 Dibutuhkan segera Staff semua Accounting(FM),Direct Intvw to Gaji+Bonus 082237286986 Dcr HRD,Hostress,Waiter/ess, B.BP.141.05.16.0000321 Email:info@fujihomejapan.com Department bawa CV ke Crusoe’s The Yulia Inns Jl.Pantai Kuta A.BP.001.05.16.0000607 Runner,Cashier,Cook, Helper, Cari Pembantu A.BP.001.05.16.0000519 Bar & Resto Jl.Legian 184 Kuta No.43 Ph:751893 Cr Cook Helper & Chef di Cafe Steward,Gardeneer,Housekeeping Hub.082247527777 Job Australia Prkbnan & Rest. A.BP.001.04.16.0002855 B.BP.154.05.16.0000295 Kuta Call Ilia, 082146768685 B.BP.141.05.16.0000331 Hub;(0361)730603. Email: Biaya 50% Ptng Gj, brngkt Cpt, A.BP.001.05.16.0000341 !!!Dicari Bag.Admin,SPG analafavela@gmail.com Gji Bsr,Resmi,Trbts!Hub.Bu Cr Guru SD&Tk bs Kmnksi dg Bhs dan Helper/Serabutan Max.30Th B.BP.004.05.16.0000277 Dinapertiwi.Sh,Indopower Pt. Ing.Lisan Gts VI/46 SD Nandini Hub.(0361)483233,412706 Dcr Hairstaylist Salon Serba Hp.081 217 127 822 Segera. A.BP.001.05.16.0000535 B.BP.141.05.16.0000320 Bisa Gj 3,5Jt Hub.081238162024 A.BP.817.05.16.0000502 Cr Kary/SPG Toko,Design Grafis Dicari Tukang las A.BP.001.05.16.0000621 Need Spa Trainer for InternaGaji 2Jt(GP+Bns) 085338424651 Hub.081236322379,081805375739 Dcr Pegawai Bagian Kredit KSP tional Spa School in Denpasar A.BP.001.05.16.0000511 A.BP.001.05.16.0000558 Sari Utama Jl.Sdp Malam, 263818 Call:081936203319/0361-723340 Cr Krywan,SIM A&C,Adijaya Rent !!!Karyawati Min SMA,Gaji A.BP.001.05.16.0000305 B.BP.164.05.16.0000304 Car,Jl.Legian Gg.Dewa Brata 2 Tinggi,Mekar Abadi Bgn Jl.By Dcr Penjaga Villa & Catering !!!Admin Dok Ekspor,wanita max B.BP.154.05.16.0000312 Pass Ngurah Rai 777 Jimbaran Gj Mnarik Tmt SMA,08113865793 Craft Export in Mas-Ubud,Need 23th,siap kerja, 085238203818 B.BP.141.05.16.0000319 A.BP.001.05.16.0000622 A.BP.001.05.16.0000595 Mrktg/Merchandiser,Purchasing Cheers Bali Sport Bar and Dcr Sales Bhn Bangunan !!!Job Luar Negri Resmi Tnp DP Spv Please Send Resume & CV to Restaurant looking for 2Barman Pengalaman+Bag Pengiriman, Proses Cpat Kebun Resto Pabrik Email dharmas@indo.net.id &2Waitress to Join Immediately tidak Merokok,Lmr ke Raya Bth Bnyak Hub.Bali Visa Consultan Phone 0361 976179,0361 972540 Send your CV to Cheers Bali Jl Darmasaba 18 Dps 081333359022 085953774417,081337685598 B.BP.004.05.16.0000325 B.BP.004.05.16.0000326 Legian kaja 476 or robby_69bal B.BP.166.05.16.0000334 Dcr 3Tk Kbn 3PRT 2 Satpam 2Spr Dcr Sekretaris & Adm Laki-laki i@yahoo.com Ph.081239690382 Admin u/Mini Mart,Peng 2Th Spedy Hub.Villa Ayu Be Kuwum Kauh II Max.28Th Serius H.081238453208 A.BP.001.05.16.0000281 Mart Kartika Plaza Dpn Centro /21X Kerobokan 4731979/736353 A.BP.001.05.16.0000615 “Bali Kiddy School Bth:Cust. B.BP.154.05.16.0000333 B.BP.154.05.16.0000332 Dcr Sgr 2 Helper dan Sales Service(S1,Good English, Exp, Asuransi Terbaru Bth Mrktng Ener- Dcr Acct S1/D3 Acct IPKmin=3,2 Kosmetik Hub.Jl.Nusakambangan Max30Th),Cleaning Service(Wnt, jik 082146588555 P.5838951B bisa Excel rss290900@gmail.com 179A Tlp.087 860 560 187 A.BP.001.05.16.0000599 Max30Th),Guru Musik&Seni Suara A.BP.001.05.16.0000313 A.BP.001.05.16.0000460 Aust-Japan,Perkebunan Ptg Gaji Dicari Pembantu Wnt u/Villa di Dibutuhkan 2 waiter/waitress & (Max30Th)CV:info@balikiddy.com Dcr Sgr HRD Sales Lmr ke Tiki Dcr Barista,Waiter/Waitress, Seminyak Tinggal Luar Berminat 1 koki ahli Chinese & Seafood /Jl.T.Umar Brt 235/Tlp.8954991 USA Resto,Pabrik 087861843051 Jl.Kapten Regug No.1 Denpasar Sacred Ground Jl.Double Six Tlp.755572 hari Kerja Jam 8.30 A.BP.001.05.16.0000132 B.BP.164.05.16.0000310 nonhalal lamar ke Wr.Demung A.BP.001.05.16.0000264 A.BP.001.05.16.0000610 Legian Ph:0361-730961 Bth Cpt llsSMU-S1 u/Guru PG/TK Dcr PRT Wanita bs Naik Motor Jl.Raya Sibangkaja 08123913958 Dcr Sgr Therapist yg pglmn di A.BP.001.05.16.0000332 A.BP.001.05.16.0000422 Dicari Waiter/s Berpengalaman, Tinggal dalam Hub.085238127777 Ksmpatan Terbatas 0811380028 daerah Pecatu Hb.081805638869 Dicr GRO Mandarin Dcr Security,HK,Admin Bw CV Ke Gaji Bagus,CV ke Kendi Kuning A.BP.001.05.16.0000544 B.BP.164.05.16.0000318 B.BP.101.05.16.0000229 PT.Neverneverland Travel Ktr Siaga86,Jl.Pendidikan No.62 Restaurant,Jln Drupadi 1001 Dcr Bberapa karyawan/Karyawati Dcr Spr Tanki Air SIM B1+Adm Bth Segera Guru Paud 0361-757636/08113869543 Dps. T.0361710644,081316361234 Seminyak,0361.733266 Kasir& Admin Hub.081999251555 Hub.Jln Bila 081337480733 sgr Hub:082340336433 B.BP.135.05.16.0000328

A.BP.001.05.16.0000530

A.BP.001.05.16.0000582

A.BP.001.05.16.0000560

A.BP.001.05.16.0000548

B.BP.004.05.16.0000156

Dibutuhkan Sales,Admin,Sopir Bag.Gudang Min SMU.Lamaran Jl.Tukad Pancoran 10X T.0361 8955550 Hp.081936180391

A.BP.001.05.16.0000563

Dibutuhkan! Chef of Partie utk Kumara Sakti Resort di Ubud Syarat: min.D3/ F&B Services min.4Th Demi CDP or 2Th CDP Good Leadership& Communication Lamaran: hrd@zenjiwaraga.co.id atau Kumara sakti Resort jln Suweta Ubud Tlp:0361-289752 Info:www.zenjiwaraga.co.id

Dcri Terapis Spa utk Spa Hotel, wanita,max 30th,min 1th pnglmn. CV ke avantitehspa@gmail.com

B.BP.004.05.16.00003335

Need:PR &Digital Mrkt Mgr,Chinese Cook,Sales Mrkt,Send CV to Sama-sama Rest Hp:08123841129 info@samasamabali.com/Nusa Dua

Dcr Sopir Gj2,5Jt Syrt Brpglmn &bs Merawat Mobil(Matic&Manual pny SIM A&C,Office Boy/Office B.BP.101.05.16.0000327 Girl Syrt Pendidikn Min SMA/ PRT Tgl Dlm pribadi Rmh Kecil Sdrjt pny Kendaraan sndiri min B.BP.145.05.16.0000323 P.5838951B Sepeda motor Lam dikrm ke almt Dicari Guru/Mahasiswa Bhs Bali T.Umar 082146588555 A.BP.001.05.16.0000600 PT.Asuransi Aspan RukanMerdeka & Bhs Inggris Hub:087860973769 Perusahaan Distribusi Ban,Oli, A.BP.001.05.16.0000540 unit 15 Jl.Merdeka Raya Renon Aki Membutuhkan Salesman & Dicari SPG bisa Bahasa Inggris -Dps Tlp.0361-4747747/4747748 Technical Support Sales Umur max30Th dan Therapist /Email:bali@asuransiaspan.com min SLTA Technical Support Laki-laki Pengalaman tidak diA.BP.001.05.16.0000553 min STMK,Tech Support utamakanminimalSMU,Umur Dcr Sopir Max40th Hub.PT NCS Mengerti Motor,Mesin, Cargo Jl.Seruni No24Dps/233328 Max35Th.Kirim CV ke jarimenari@ja Oli,Aki,ban.Kirim CV ke Toko A.BP.001.05.16.0000567 rimenari.com / Jl.Raya BasangHero Jl.Cokroaminoto No.1 Dcr Staff Admin utk Prsh Dive kasa 47 Seminyak T.0361736740 Denpasar T.427355 Tour di sanur,Umur Max 40Th B.BP.004.05.16.0000161 B.BP.004.04.16.0001238 T.0361289316,HP.085237350144 Dicari PRT Gj 1,5Jt/Bln Sang Spa bth: Therapist dan DW A.BP.001.05.16.0000603 T.Umar Dps SMS:08123945120 Reception,Pria dan Wanita Max Dcr Supir Jl.By Pass Ngurah A.BP.001.05.16.0000606 35Th, Bw CV Jl.Jembawan 24B Rai 196 Sanur Telp.282771 Dicari SPG bs B.Inggris Gaji A.BP.001.05.16.0000614 Pdg Tegal Ubud T:980844,email: 2,5Jt&PRT Tggl Dlm Gaji 2,5Jt Dcr:Receptionist,HK.Puri Asih hrm@sangspaubud.com Hub.0361755204 Imam Bonjol 607 Hotel.Jl.Pantai Kuta No.40 A.BP.001.05.16.0000054 B.BP.004.05.16.0000214 A.BP.001.05.16.0000616 Dicari Supir Gaji Memuaskan Suami-Istri krj RT,Helper LasDibutuhkan Sales/Marketing Hub.081338724631 Segera !! TkCat,Srbtn Lk Mess.0811392860 Hub.8947651/081805332677 A.BP.001.05.16.0000562 A.BP.001.05.16.0000534 A.BP.001.05.16.0000269 Dicari Tenaga Therapist Pijat Tk.Masak Wanita Max.30th Wr. Dicari Tukang Masak Chinese Utk Hotel Hub: 081703099000 Makan Indonesia Area Batubelig Food&Nasi Campur H.08179719692 B.BP.004.05.16.0000281 Gj1,5Jt-2Jt+Bns AdaMes-4741436 A.BP.001.05.16.0000613 Dicari Therapist Spa & Salon B.BP.154.05.16.0000317 Dicari:Wanita Pembantu RT, Urg!Acct,Min.D3 Supir B1,Srbtn 0361-4720308/081236123000 A.BP.001.05.16.0000569 Tinggal Dalam Untuk Villa di &Admin L/P Min.SMU, Max 35Th Dicari Therapist Spa utk di Jl.Imam Bonjol Denpasar,Gaji Krm:sdm.bks@gmail.com Kuta Hub.081805495808 Menarik SMS 0816571027 081916107576 B.BP.154.05.16.0000251

B.BP.004.05.16.0000278

B.BP.001.05.16.0000141

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Xenia Li’11 AsDK(86) Avanza G’ 12/13 Putih(149)T.081999750009

A.BP.001.05.16.0000602

Xenia Xi Plus Hitam’10 Dp 21Jt Angs2,7 Cash105Jt 085935361046

A.BP.001.05.16.0000578

Xenia Xi’07 Htm AC Dbl 93Jt +R. Sporty’12Pth 138 H085237000840

A.BP.001.05.16.0000617

FORD

Ford Escape XLT 2008 32000KM 150Juta 081337534499

B.BP.154.05.16.0000293

HONDA

Grand Civic’90 Silver Mesin+ Body Trwt 38Jt Ng,085100828598

NISSAN

Xtrail Th’11 GT TngI Mls Asli Bali Spesial Hub:081999024646

A.BP.001.05.16.0000568

MERCEDEZ

Dijual Mercy Htm C240 Elegance 05 Facelift(Sunroof) 0811389336

A.BP.001.05.16.0000585

Mercy C 230 Hitam Asli DK Full Var.Th 99 081338201994

B.BP.164.05.16.0000316

City’06 15 Jt Aja Sisa Teken Jl.P.Kawe 44A Dpn Alfamart

A.BP.001.05.16.0000611 HYUNDAI

Djl Cpt Hyundai Santafe Th’14 Bensin Hub.082341806666

A.BP.001.05.16.0000552

TOYOTA

A.BP.001.05.16.0000598

DAIHATSU

Toyota Great Th.1993, Samsat baru, Hub: 08179745467

A.BP.001.05.16.0000532

TeriosTX ADV’13Slvr AsBali Avanza G’07 VVTi Silver,AsDK LowKM Prbadi 172Jt085101850689 112Jt Nego,08123890466 bs Krdt A.BP.001.05.16.0000625 B.BP.164.05.16.0000300 Gran Max 1.3D Th’2011 Hitam Avanza G’07 VVTi Silver, Asli AsDK VR15 Istw H.087860229704 Bali,Bagus MlsSkl, 085100507977 B.BP.141.05.16.0000307

B.BP.164.05.16.0000299

Daihatsu New Sirion’11 Putih Over Krd Yaris New’15 Manual Automatic, 087860049621 AsBali Pth KM4rb UM50/085100856999Pbd B.BP.141.05.16.0000306

B.BP.141.05.16.0000305

Gran Max Station Silver AC’13 Avanza G’10 Silver AsBali Mls Dp15Jt/Angs 2Jtan 085935361046 Prbd,081933610070/082341251453 A.BP.001.05.16.0000579

Xenia Dp8Jt,Ayla Dp7Jt, Bs Bntu ijin Pariwisata, 082340855805 A.BP.001.05.16.0000077

BENGKEL LAS

B.BP.141.05.16.0000324

Avanza S’10 Silver Terlengkap Tarikan Ringan H.087860391057

B.BP.164.05.16.0000311

KONSTRUKSI BAJA

Yaris S TRD Sportivo’10 Putih Matic Istimewa H.08123808700

YAMAHA

Dijual Motor Yamaha R.15 Hitam Km 1300, Hub: 081246083721

B.BP.141.05.16.0000308

****Mentari Auto Bali**** A.BP.001.05.16.0000559 *Hub.0361-464168/08123907168* Yamaha Mio Mulus 2009 Hrg5,8Jt *New Mustang 2.3cc Putih* (Nego) 081338761059 Nusa Dua *N.Alphard2.5+Vellfire 2.5Htm* B.BP.154.05.16.0000330 *Lexus RX 270 Th’2011 AsDK* *Harrier 2.4 Th’08 AsDK Istw* DIJUAL RUMAH *Mazda RX8 Th’2008 AsDK* Baru Mnmlis Bringkit 36/100 B.BP.141.05.16.0000313 AvanzaG’05Slvr AsDK Ori Ban Bru 2KT Jln.Aspal,081337332121Nego A.BP.001.04.16.0002591 P.Saelus2Kamboja7/085101850689 A.BP.001.05.16.0000624 Rmh Lantai2,LT1,25A Jl.Anyelir Fortuner 11 Asli Bali Diesel Dps,08123890466 bsTT Mobil B.BP.164.05.16.0000302 Beli dari Baru 08123809046 A.BP.001.05.16.0000597 !!Rmh Type55 Perum Swamandala Rush S Manual TRD’15 Hitam Keboiwa Utara Hub.081353688846 A.BP.001.05.16.0000626 asDK 220Jt Bgs Mls 08123969166 A.BP.001.05.16.0000537 1 Unit Rmh Perum Graha Pertiwi Tbnan,400JtNego,H.085935354792 SUZUKI A.BP.001.05.16.0000554 Splash’2014 Putih Manual BUC Rmh Lt2 LT120 Jl.Palapa XI Spt Baru KM20rb H.08123808700 B.BP.141.05.16.0000309 Palapa Residen 1 H:08123809404 A.BP.001.05.16.0000591 Karimun Estilo Th’2012 Putih Djl Rmh LT3Are, LB170m2, fslts AsBali Manual,085101581600Prbd Lgkp Jl.Gn Andakasa Gg. Melati, B.BP.141.05.16.0000303 Hrg.1,6 M. 08113889831 (TP) APV Arena GX’10 Htm,Asli Bali A.BP.001.05.16.0000583 Sgt Trawat 109Jt,085100024424 B.BP.164.05.16.0000298 Jual Rumah Type 84/125 DiPerum Pakoles Blok A7, 08989644043 Rmh80/120M 2Lt 3KT1,3M Citarum Karimun GX’03 BiruMet,Orisinil A.BP.001.05.16.0000572 Renon,Ls216/200m 4KT 2Lt Pool Istimewa,69JtNego,081237682727 B.BP.164.05.16.0000301 Rmh Br Mnmls bagus T65/100 3KT Br Semer Krobokan 082145229888 A.BP.001.05.16.0000581 2KM Mrh Jl.Siulan 087761638828 DICARI MOBIL A.BP.001.05.16.0000531 DISEWAKAN RUMAH Avnza,Xnia,Yaris,Jaz,CRV,Trios Rmh Jl.Nusakambangan & KenArok Dikont Rmh 3KT,2KM,Garase Rush,Pjero,PU,dll,085100421453 Denpasar Hub:083119366667 B.BP.164.05.16.0000314 A.BP.001.05.16.0000620 Pemogan Hub.08174782549 A.BP.001.05.16.0000550 Rmh Mnmls KitchenSet 1A 675Jt DIJUAL MOTOR Disewkan rmh elite di Perum Ng Lok.Jl.Siulan 081338329434 A.BP.001.05.16.0000588 Citra Badak Agung Blok C3, HONDA Honda CBR 250cc’11 akhir Jl.Gn Turun Hrga Rmh T110/100 Glogor Lt II, 3K.tdr,1K.Prt, 2toilet Carik Jl.5 mtr 085102180922 Muliawan 15MM Dps,081999271555 Hub.0361-422660,081338674810 A.BP.001.05.16.0000596

A.BP.001.05.16.0000555

KOMPUTER

BIRO JASA

Dikont Rmh Lt2 2Are Jl.Sekar Jepun Hub:08123917058

Kvl di Mengwi 70Jt/A bs Kredit & Kvl 55Jt/A Hub.087862450004

Dikont.Rumah Jl.P.Misol Gg. IX No, 5 Hub: 484403

Pinggir Jalan Di Denpasar & di Yeh Sumbul Ngr Hub.0811399361

Diktr Rmh 2Lt di Komp Burung Jln. Beo 6 Hub:089621071120 / 081337562129 / 08997157567

Djl Tanah diJl.L.J.Lala Mentik No.98 Kupang NTT Luas 8750M2 &diJl.Bajawa No.98 Kupang NTT Luas 1250M2(Daerah Bisnis) Hb:082158621838 - 081337064650

A.BP.001.05.16.0000589

A.BP.001.05.16.0000580

A.BP.001.05.16.0000566

Dknt Rmh 9Jt/Th Jl.Pucuk Bang Br.Tangtu Dps Tmr,081999068135

A.BP.001.05.16.0000605

DISEWAKAN RUKO Over Kontrak Ruko Spa Sanur 08113882660

A.BP.001.05.16.0000571

KOST Kost di Kalimas Residence, Jimbaran. Bersih, Furniture komplit & lokasi strategis. Telp: 081-338-653-510

B.BP.004.05.16.0000216

A.BP.001.05.16.0000586

A.BP.001.05.16.0000619

A.BP.001.05.16.0000533

Djl Tnh 2,57Are Jl.T.Khayangan Panjer, cocok untuk Kos-Kosan Hub: 082340843325

A.BP.001.05.16.0000536

JT 2Are Utara RSU Tabanan SHM 3Mnt ke Kota Nego 081805347636

A.BP.001.05.16.0000542

Jl Tnh+Rmh 3Are Lokasi Tengah Kota Dps Hub.087862401788 Nego

A.BP.001.05.16.0000623

Jual Tanah Kav.daerah Sulang Klungkung dekat Lap.Umum Paksa Bali Hub: 082146146868

A.BP.159.05.16.0000576

A.BP.001.05.16.0000446

BIRO JASA

A.BP.001.05.16.0000573

BIRO JASA

XL

DIJUAL MOTOR

KERJASAMA Kerjasama Pembukaan Outlet Laundry Nasional utk Wil Dps & Gyr. Hub.08814910181 A.BP.001.05.16.0000584

KURSUS Private Piano/Keyboard utk Anak2 di Rmh anda, 082145919331 A.BP.001.05.16.0000538

DIJUAL MOBIL

I LOVE EMAS Jl. Gunung Soputan 36B Denpasar Barat Telp. 082 14 666 0000, (0361) 8466343 Buka jam: 09.00-22.00 wita, Senin Libur C.0002246-rpa

081338561747 087860950022

SERVICE PANGGILAN

BIRO JASA

BAHAN BANGUNAN

KULKAS, W.HEATER

SUMUR BOR 081933026864 085102868305

SERVICE

ALUMINIUM BAJA RINGAN

RUPA-RUPA

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

Nusa Bali Service POMPA AIR MESIN CUCI

C.0001487-SRV

AC

A.BP.001.05.16.0000539

Rusak, tidak ada surat, berat kecil sekali, Mau Jual??

PELAYANAN YNG BAGUS + MURAH 24 JAM

BIRO JASA

A.BP.000.04.16.0002625

B.BP.154.05.16.0000315

SHM No.4794/Kerobokan Kaja Ls 100m2 an Agus Umaryadi Udayana Hub.082237981211/081936230700

BELI EMAS Emas, Silver & Platinum

C.0001730-BRJ

KURSUS

KEHILANGAN Hlg BPKB Kijang Nopol DK1693FT Noka MHP11KF8000057486 Nosin 7K0295937 NoBPKB A8878259-0

RUPA-RUPA A.BP.001.05.16.0000545 3Jam Cair,BPKB Hlg SHM Asli No.3895 LT138m2 081999715172/082146758393.0,5% Pmogan Dps-AN.Sony081246777700

RUPA-RUPA

KURAS + MAMPET & SOLUSI

WC

A.BP.001.05.16.0000160

DIJUAL TANAH A.BP.001.05.16.0000556 A.BP.001.05.16.0000217 Tanah Kav 1Are Lok Pandak Gede !!!Petitenget 2A,5A dkt Laut 1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% Akomodasi Wisata 081338977777 Tbn 240jt TP Srius081999081551 H.087861895055 / 081238979088 A.BP.001.05.16.0000564 A.BP.001.05.16.0000345 B.BP.164.05.16.0000297 !View Laut 10A,20A Karma Kandara TABANAN Bisnis Franchise Bg Hsl 2,5%/Bl Akomodasi Wst 087770077777 Jual Tnh 5,25A/1,75A Jl.Mawar A.BP.001.05.16.0000346 Ptnsi Pghsln 18 M 082144031789 77 Tabanan,082146173999 Kmsi5% B.BP.135.05.16.0000329 Dijual Cepat Tnh L.5Are Lok. B.BP.141.05.16.0000177 Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat Anturan hub.087762631125 DISEWAKAN R.MAKAN B.BP.009.05.16.0000275 T.08123985172 / 412815 Over Ktrk Warung Mkn 6x9m Raya A.BP.001.05.16.0000007 Djl Tanah 300m2 di Jl.Sutoyo Renon 35Jt/Th 087718222221 Jl Rak Kaca,Meja Kntr,Kaca Villa Blk Br.Gemeh Hub:0811399570 A.BP.001.05.16.0000570 A.BP.001.05.16.0000601 Berbagai Ukrn 081337534899 B.BP.154.05.16.0000294 Tanah Dijual di Tued 1 Ha SHM DISEWAKAN GUDANG Pelunasan/Gestun Kartu Kredit a 30Jt Pinggir Jln Raya Glm-Dps Dikont.Gudang ‘ L9 Promo 2,3% Hub.082340004545 H.082339060548/085608563999 Hub: 081353203868

SERIANI PAK KETUT

SIMPATI

Gudang Jl.P.Moyo 35 LT.600m2 LB.300m2,082144736771/234430

SERVICE

MERTA SERVICE POMPA AIR M. CUCI KULKAS AC WATER HITER SUMUR BOR K.GAS

TLP. 085101838442 087761446227 C.0001346-SRV

bam

Bali Artha Mandiri GYPSUM DAN BAJA RINGAN

DISTRIBUTOR SUPPORT

PROHMolOo C75 Gysum

JUAL BAHAN & TERPASANG Jl. Tukad Badung 234 Denpasar

085105145333, 081936132009 081236000485 Email : a6_studio@yahoo.com C.0000067-BJR

BIRO JASA


EKONOMI

18

Selasa Kliwon, 10 Mei 2016

Perbaikan

Menuju Negara Layak Investasi

Jakarta (Bali Post) Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta adanya sejumlah langkah perbaikan dari kementerian dan lembaga agar Indonesia masuk dalam kategori negara layak investasi (investment grade). “Saya minta adanya langkah-langkah perbaikan dari aspek institusional, eksternal, fiskal, moneter sehingga kita mencapai peringkat layak investasi,” kata Presiden Jokowi pada rapat terbatas membahas peringkat kemudahan berbisnis dan layak investasi di Kantor Presiden Jakarta, Senin (9/5) kemarin.

Presiden Joko Widodo

Indonesia, kata Presiden, harus mencapai peringkat layak investasi untuk memperluas akses pasar keuangan internasional berbiaya lebih rendah. “Juga meningkatkan persepsi terBali Post/ant hadap Indonesia yang

akan mendorong peningkatan arus modal, dan investasi masuk ke Indonesia,” kata Presiden Jokowi. Presiden menyebutkan 28 April 2016 pemerintah sudah mengumumkan Paket Kebijakan Ekonomi XII. Fokusnya memangkas sejumlah izin, jumlah prosedur, waktu dan biaya untuk kemudahan berusaha terutama pengusaha pemula.

Harga Daging Sapi Rp 97.500/Kg lut hanya mengkonsumsi daging produksi peternak lokal sehingga harga tetap terkendali, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Dia menjelaskan meskipun ada perayaan hari besar keagamaan seperti Idul Fitri dan Natal, produksi daging sapi di Sulut mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dengan harga sangat terjangkau. Karena itu, katanya, pemerintah terus melakukan pengawasan dan pemantauan sehingga harga kebutuhan pokok masyarakat di Sulut tetap stabil dan stok dalam keadaan aman. “Kami bukan hanya melakukan pemantauan di tingkat pedagang, tapi ke sentra produksi dan pedagang pengumpul, agar kelihatan stok tetap aman,” katanya. Dia mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir, karena stok daging sapi di Sulut masih cukup memenuhi kebutuhan masyarakat. “Kalaupun terjadi kenaikan harga, pasti hanya tipis akibat kondisi jelang perayaan Ramadan,” jelasnya. (ant)

Pedagang daging sapi.

Bali Post/ant

Kerja Sama Ekonomi

Wakil PM Cina Temui Jokowi

Jakarta (Bali Post) Wakil Perdana Menteri Cina Yang Jiechi menemui Presiden Joko Widodo. Pertemuan itu membahas peningkatan kerja sama bilateral di sektor ekonomi. Rombongan pemerintah Cina tiba di Istana sekitar pukul 13.30 WIB, Senin (9/5) kemarin. Jiechi menyampaikan kepada Jokowi pemerintahnya berkeinginan membahas peningkatan kerja sama ekonomi lebih luas bersama Indonesia. Dia mengatakan rombongan sebagian besar merupakan menteri dan pejabat di bidang ekonomi. Mereka telah mendapatkan pemaparan mengenai potensi kerja sama dengan Indonesia, saat bertemu Menko Perekonomian Darmin Nasution. Sebelum menemui Presiden, delegasi Cina telah melakukan pertemuan dengan Menko Darmin di Hotel Borobudur, Jakarta. Pada pertemuan tersebut pihak Cina menyampaikan rencana pembentukan ‘’Cina Desk’’ di Kantor Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) serta rencana kesepakatan penggunaan mata

uang Cina Renmimbi. Selain itu, Indonesia juga akan membentuk Pusat Promosi Investasi Indonesia di Negeri Tirai Bambu. (ant)

peraturan baru yang diterbitkan. “Saya minta langkah perbaikan dalam Paket Kebijakan Ekonomi XII ini betul-betul jalan di lapangan, berubah secara nyata, jangan sampai hanya tertulisnya saja, tetapi di lapangan belum sesuai dengan apa yang kita inginkan,” kata Presiden. Presiden Jokowi mencontohkan pembuatan perseroan terbatas (PT), soal hari dan biaya belum sesuai keinginan, juga soal pembuatan sertifikat tanah yang waktu dan biaya belum sesuai keinginannya. Perbaikan itu juga kata Presiden, harus sampai di daerah, dan Sabtu (7/5) sudah disampaikan pula ke Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi). “Meski survei kemudahan berusaha hanya di Jakarta dan Surabaya, tapi saya ingin kebijakan ini berlaku secara nasional,” pinta Presiden Jokowi. (ant)

Rupiah Menguat 70 Poin

Jelang Ramadan

Manado (Bali Post) Jelang bulan suci Ramadan harga daging sapi di sentra perdagangan Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) masih dalam kondisi stabil. ‘’Saat ini harga daging sapi di Kota Manado Rp 97.500 per kilogram (kg). Harga ini masih sama dengan sesi perdagangan beberapa pekan sebelumnya,’’ kata Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut Hanny Wajong di Manado, Senin (9/5) kemarin. Hanny mengatakan pihaknya akan terus memantau dan mengawasi sehingga harga daging sapi di Kota Manado, tetap stabil dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang diperkirakan meningkat jelang Ramadhan. “Kendati harga daging sapi di beberapa provinsi di Indonesia naik cukup signifikan, tapi di Sulut masih stabil,” katanya. Stabilnya harga daging sapi di Sulut karena pasokan daging dipenuhi dari produksi lokal. Sel ama i n i , k a t a n y a , S u -

“Langkah-langkah perbaikan diperlukan. Saya ingin peringkat kemudahan bisnis bisa diturunkan dari 109 menjadi peringkat ke40,” kata Presiden Jokowi. Paket Kebijakan Ekonomi XII ini merupakan kebijakan besar dengan cakupan luas, yaitu mencakup 10 indikator kemudahan berusaha. Dari 10 indikator itu prosedur yang semula 94 dipangkas jadi 49 prosedur. “Kalau lihat pemangkasan memang sudah hampir separuh, tetapi dalam praktik saya ingin kita ikuti bersama, terutama implementasi di lapangan,” katanya. Paket kebijakan ekonomi tersebut juga mengatur perizinan dari sembilan izin menjadi enam izin. Waktu yang sebelumnya 1.566 hari dengan paket itu dipersingkat menjadi 132 hari. Dan perhitungan total kegiatan itu belum memasukkan biaya perkara, karena belum ada praktik dari

Bali Post/ant

TRANSAKSI - Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta, Senin pagi 13.280 per dolar AS.

Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta, Senin (9/5) pagi menguat 70 poin. Rupiah kemudian menjadi 13.280 per dolar AS. “Laju rupiah masih konsolidasi. Rupiah cenderung menguat, namun beberapa sentimen negatif berpotensi menghambat kenaikan rupiah,” kata Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Rez a Priyambada.

Rupiah sempat mendapat sentimen positif dari kembali melemahnya nilai tukar dolar AS. Namun, pelemahan itu menjadi lebih terbatas setelah seorang petinggi The Federal Reserve diwartakan mengatakan kemungkinan kenaikan suku bunga pada Juni. Di sisi lain, angka pertumbuhan produk domestik bruto dalam negeri yang dirilis pekan lalu juga mempengaruhi pergerakan

nilai tukar rupiah. Setelah terakselerasi 5,04 persen (yoy) pada Triwulan IV2015, produk domestik bruto kembali turun menjadi 4,9 persen (yoy) pada Triwulan I-2016. Reza mengatakan jika tidak ada sentimen positif setelah libur panjang akhir pekan lalu, nilai tukar rupiah kemungkinan bisa melemah. “Tetap cermati sentimen yang ada terhadap laju rupiah,” ujarnya. (ant)

Tax Amnesty

Instrumen Efektif Repatriasi Modal

KALANGAN pengamat menilai pengampunan pajak (tax amnesty) menjadi instrumen efektif terjadinya repatriasi modal dan memperkuat basis pajak baru. Karena itu, tax amnesty harus menjadi pendahuluan sebelum dilakukan penegakan hukum. ‘’Apalagi database kita belum canggih ya. Ini yang harus diperbaiki ke depannya,’’ ujar pengamat pajak dari Universitas Pelita Harapan Ronni Bako di Jakarta, Minggu (8/5). Menurutnya, tax amnesty cukup efektif sampai saat ini untuk mengembalikan dana yang berada di luar negeri. Karena tidak ada upaya lain selain tax amnesty. Contoh keberhasilannya ada di Afrika Selatan, mereka berhasil dengan memakai konsep tax amnesty. Dia juga menambahkan, dana-dana yang parkir di luar negeri itu bisa kembali lagi ke Indonesia asal sistemnya kuat. ‘’Saya kira dana itu bisa balik, tapi tidak semuanya dalam bentuk cash, paling dalam bentuk cash hanya Rp 5.000 triliun, sisanya bisa lewat saham atau dalam bentuk aset,’’ katanya. Menyinggung seberapa besar potensi dana WNI di luar negeri, Ronny Bako mengatakan dana perkiraan dari Menteri Keuangan yang menyatakan dana WNI mencapai Rp 11.400 triliun memang benar adanya. Namun tidak semuanya berbentuk cash, tetapi ada dalam bentuk lain seperti fixed asset atau saham. Hal senada juga disampaikan Darussalam, pengamat pajak dari Universitas Indonesia. Kata Darussalam, efektivitas tax amnesty menarik modal (repatriasi) sudah dilakukan di negara-negara lain. Seperti Italia, Portugal, Argentina,

Yunani, dan Belgia. ‘’Jadi sebagai suatu kebijakan tidak ada yang salah,’’ kata Darussalam. Tax amnesty, kata Darussalam, lebih efektif dilakukan dengan cara voluntary (sukarela) ketimbang penegakan hukum. Alasannya, tax amnesty bisa sebagai suatu masa transisi sebelum dilakukannya penegakan hukum yang tegas. “Jadi tax amnesty dulu baru penegakan hukum yang tegas bisa dilakukan,” katanya. Darussalam memaparkan, pengampunan pajak harus diberikan terlebih dahulu ketimbang penegakan hukum karena jumlah wajib pajak yang tidak patuh sedemikian besarnya. Ketidakpatuhan tersebut disebabkan banyak hal, misalnya karena ketidaktahuan mengenai kewajiban membayar pajak, kurangnya sosialisasi, sistem admisnistrasi pajak yang masih belum sempurna, hukum pajak yang belum sepenuhnya mencerminkan kepastian dan keadilan. “Nah kalau penegakan hukum yang dikedepankan, maka seberapa efektif yang dapat dilakukan, lantas seberapa cepat penegakan hukum yang akan dilakukan, lantas seberapa valid data yang dimiliki, kan belum ketahuan,” katanya. Dengan hanya 22 juta penduduk Indonesia yang memiliki NPWP dan 9 juta yang melaporkan SPT Tahunan, maka jika tidak ada tax amnesty, jutaan rakyat Indo-

nesia terancam tarif pajak hingga 30 persen dan denda maksimal 48 persen. Ronni Bako menegaskan orang-orang yang menyimpan uang di luar negeri tidak bisa juga disebut pengemplang pajak. Tidak bisa disamakan antara tax amnesty dengan pengemplang pajak, itu dua hal yang berbeda. “Pengemplang pajak artinya orang yang belum melaporkan hartanya dan belum beres. Sedangkan tax amnesty adalah dana yang berada di luar atau yang di dalam negeri yang akan diambil dan secara otomatis mendapatkan pengampunan pajak. Beda sekali dengan pengem-

plang pajak,” katanya. Karena dua hal itu berbeda, menurutnya, tidak perlu dipersepsikan sama antara keduanya. Bahwa tax amnesty adalah cara yang baik untuk mendapatkan uang dari luar negeri adalah salah satu hal. Hal berbeda lainnya adalah pengemplang pajak. “Intinya dua hal ini tidak sama, tidak sebangun dan tidak selalu identik,” katanya. Sementara Darussalam lebih menekankan pentingnya tax amnesty sebagai bagian dari reformasi pajak secara keseluruhan bersamaan dengan reformasi atau amandemen UU KUP,

PPh, PPN, dan Bea Materai. Nantinya, tarif PPh akan diturunkan di kisaran 17-20 persen pascadilakukannya tax amnesty. “Dengan demikian tax amnesty merupakan starting point dari reformasi pajak keseluruhan, yaitu suatu masa transisi menuju sistem pajak yang lebih baik lagi. Fungsi tax amnesty ini adalah untuk membawa subjek pajak dan objek pajak yang selama ini belum dikenakan pajak untuk masuk ke dalam sistem administrasi pajak sebagai data. Bukan yang penting jumlah potensi dananya,” kata Darussalam. (ant)

Bali Post/ant

RAPAT KERJA - Pembentukan Panitia Kerja Tax Amnesty. Menteri Keuangan Bambang Brojonegoro (kiri) didampingi Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi (kanan) mengikuti rapat kerja di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Rapat kerja tersebut digelar membentuk panitia kerja pembahasan RUU Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty serta Daftar Inventaris Masalah (DIM).


19

Selasa Kliwon, 10 Mei 2016

Disambut Isak Tangis

Jenazah Pekerja Kapal Pesiar Tiba di Buleleng Singaraja (Bali Post) – Setelah disemayamkan sekitar tiga pekan di Miami, AS, jenazah Gede Agus Suastira, pekerja kapal pesiar asal Dusun Sanih, Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng tiba di rumah duka, Senin (9/5) malam kemarin. Kedatangan jenazah almarhum disambut isak tangis kerabat dan keluarga. Selain pihak perusahaan, jenazah almarhum diantar perwakilan dari BP3TKI. Di Bandara Ngurah Rai, kedatangan jenazah dijemput perwakilan keluarga, kemudian diberangkatkan dengan ambulans Antar Bangsa. Jenazah tiba di rumah duka pukul 19.00 Wita. Pantauan Bali Post di rumah duka, tampak karangan bunga berjejer di gang kecil menuju rumah duka di RT Kapten Muka, Lingkungan I, Kelurahan Banjar Jawa, Kecamatan Buleleng. Keluarga, kerabat dan warga berdatangan mengucapkan dukacita yang mendalam. Sementara jenazah almarhum ditempatkan di ruang tamu. Di situ tampak istri almarhum, Putu Ayu Susiantini, dan putrinya Ni Putu Biyan Kartika. Istri almarhum Susiantini

didampingi ibunya Ketut Sukerti menceritakan, seluruh biaya pemulangan jenazah ditanggung pihak perusahaan. Bahkan, almarhum dipastikan akan mendapatkan asuransi dan dana pensiun karena sudah sepuluh kali bekerja di kapal pesiar. ‘’Tadi kami jemput ke bandara dan semua biaya ditanggung perusahaan dan kami mengucapkan terima kasih karena pemulangan jenazah almarhum sudah lancar dan tidak dipungut biaya sepeser pun,’’ katanya. Susiantini menambahkan, jenazah almarhum akan dikubur di Setra Desa Pakaraman Buleleng, Senin (16/9) mendatang. Pada hari H penguburan, jenazah baru akan dibersihkan lanjut diupacarai, sesuai dengan tradisi di keluarga almarhum. Menunggu hari H penguburan peti jenazah tetap menggunakan yang asli dari Miami, Amerika Serikat. Seperti diketahui, Suastira meninggal dunia pada 18 April 2016 di Miami. Dia meninggal karena penyakitnya kambuh saat sedang berlayar. Selama bekerja di kapal pesiar, almarhum menempati posisi sebagai

Bali Post/kmb38

SETIA - Putu Biyan Kartika, putri pertama almarhum, setia berada di sisi peti jenazah Suastira. pramusaji. Dalam pelayaran rekan dan atasannya dia kemu- pital Miami, Amerika Serikat. tanggal 16 April 2016, almar- dian dirawat di Rumah Sakit Namun akhirnya Suastira dinhum mengeluhkan sakit pada Nassu. Agar mendapatkan yatakan meninggal. Almarhum kepala sebelah hingga ke tel- perawatan yang lebih optimal, meninggalkan istri Putu Ayu inga kiri dan disertai muntah- almarhum diterbangkan den- Susiantini dan dua anaknya, muntah. Almarhum sempat gan helikopter menuju Rumah Putu Bian Kartika dan Kadek tidak sadarkan diri. Oleh rekan- Sakit Jackson Memorial Hos- Marsia Kartika. (kmb38)

Dijanjikan Dinikahi, Siswi SMP Rela Dicabuli 14 Kali

Banyuwangi (Bali Post) Cinta membuat siswi SMP di Songgon, Banyuwangi, gelap mata. Hanya gara-gara dijanjikan akan dinikahi, ia rela digagahi oleh pacarnya, Andi Sucipto, warga Desa Sumberarum, Songgon, Banyuwangi. Celakanya, aksi bejat itu dipergoki kakek korban. Kasus ini sedang ditangani penyidik Polsek Songgon. Kapolsek Songgon Iptu Musmin menjelaskan, terungkapnya kasus ini berawal dari laporan kakek korban. Korban dilaporkan menghilang dari rumah. Setelah ditelusuri ternyata korban bersama pelaku ditemukan berdua di sebuah rumah kos di Genteng, Banyuwangi. Akhirnya, pasangan kekasih ini digiring ke Polsek. Karena terpojok, pelaku dan korban akhirnya buka mulut. ‘’Korban mengaku sudah 14 kali dicabuli pelaku,’’ kata Kapolsek, Senin (9/5) kemarin. Aksi amoral pelaku pertama kali dilakukan awal Januari 2016. Pelaku merayu korban diajak bersetubuh. Modusnya, pelaku berjanji akan menikahi korban setelah lulus sekolah. Rayuan ini membuat siswi kelas II tersebut luluh. Dia pun merelakan digagahi pelaku di sebuah gubuk

di tengah perkebunan. ‘’Versi korban, dia sempat meronta, tetapi dipaksa pelaku,’’ tegas Kapolsek. Aksi pertama berhasil, pelaku makin ketagihan. Begitu ada kesempatan, pelaku selalu mengajak korban, terhitung 14 kali. Terakhir, pelaku mengajak korban tinggal di rumah kos dan melakukan adegan layak sensor, 4 Mei 2016. Dari kasus ini, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya sejumlah baju korban yang digunakan saat berhubungan dengan pelaku dan motor yang digunakan pelaku beraksi. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku ditahan di Polsek Songgon. Penyidik menjeratnya dengan Pasal 76 junto Pasal 81 ayat 1 UU No. 35/2014 tentang Perlindungan Anak. ‘’Pelaku mengakui semua perbuatannya, penyidikan masih jalan terus,’’ pungkas Kapolsek. Sementara itu, pelaku berdalih melakukan aksi amoral itu atas dasar suka sama suka. Dalihnya, dia akan menikahi korban ketika lulus sekolah. Selama ini pelaku leluasa berhubungan dengan korban lantaran orangtua korban bekerja di Kalimantan. (kmb30)

Harus Melawan

Dari Hal. 1

Umat harus bangkit melawan pengelolaan lembaga umat yang tak berpihak pada kepentingan umat,’’ ujarnya. Sementara itu, Dr. Sadguna mengaku khawatir kalau PHDI

sudah disandera oleh petualangpetualang pragmatis karena omongan dan perilakunya tidak mencerminkan pribadi seorang sulinggih yang semestinya lebih mengutamakan kebenaran substantif ketimbang kebenaran prosedural. ‘’Oleh karena

itu seluruh umat Hindu perlu mencermati apa yang terjadi di PHDI. Jangan sampai kepentingan umat dikorbankan demi memenuhi kepentingan duniawi oknum yang telah menyalahgunakan lembaga umat yang kita cintai ini,’’ ujarnya. (dir)

Pertemuan Khusus Dari Hal. 1

Dalam hal ini, Sabha Walaka turut menyiapkan pertemuan tersebut atas perintah Dharma Adhyaksa. ‘’Dan tidak ada agenda mengubah keputusan tentang kawasan suci Teluk Benoa,’’ tegasnya. Sebelumnya anggota Sabha Pandita yang juga Tim 9 PHDI Ida Acharya Agni Yogananda dalam pesan singkatnya, Minggu (8/5), menegaskan Dharma Adhyaksa akan memberi tugas kepada salah seorang Wakil Dharma Adhyaksa untuk mengundang anggota

Sabha Pandita melaksanakan pertemuan khusus. Acharya juga menambahkan, Sabha Walaka juga sudah setuju diadakannya pertemuan melibatkan Dharma Adhyaksa dan anggota Sabha Pandita untuk membahas dinamika dalam Parisada dan hal lainnya. Waktu dan lokasi pertemuan saat ini masih belum bisa dipastikan. ‘’Sebelum pertemuan khusus Sabha Pandita akan dimulai dengan pertemuan terbatas/pimpinan Sabha (pimpinan sidang pesamuhan - red),’’ imbuhnya. (kmb32)

Menabrak Aturan

Dari Hal. 1

Kemarahan masyarakat makin menjadi setelah praktik korupsi pengusaha dan DPRD DKI Jakarta dibongkar KPK. Para pembuat kebijakan reklamasi tersebut diketahui menabrak aturan yang berlaku. Ramdhan mengingatkan, apabila kewibawaan dan kewenangan pemerintah telah didegradasi oleh pengusaha, maka hanya menunggu kehancuran saja. ‘’Kalau fungsi pejabat negara hanya menjadi stempel legalitas demi meng-

abaikan aturan yang berlaku maka tinggal menunggu saatnya kerusakan ekologi bahkan ekonomi,’’ kata Ramdhan. Ketua Umum PB HMI Muhammad Fauzi berharap masyarakat tidak larut dalam opini publik. Dia juga mengingatkan pentingnya pembangunan reklamasi yang mengedepankan kepentingan publik. ‘’Reklamasi itu harus untuk kepentingan umum yang lebih besar, maka harus seimbang antara manfaat ekonomis dan ekologis untuk kelanjutan hidup manusia,’’ ujarnya. (kmb4)

Tak Dikehendaki Dari Hal. 1

Jika ini diloloskan berpotensi menjadi pembenar oleh penggagas reklamasi Teluk Benoa melakukan pengurukan,’’ ujarnya, Senin (9/5) kemarin. Dudiek Mahendra yang juga Penyarikan Desa Pakraman Sesetan, Denpasar ini mengatakan pihaknya telah mendapat konfirmasi langsung dari sejumlah warga atau tokoh masyarakat terkait rencana ini. ‘’Kami berharap Pemkot Denpasar cerdas mengelola usulan ini. Ketika proyek itu tak dikehendaki masyarakat, proyek itu harus ditolak. Terlebih diusulkan saat kami berjuang menolak reklamasi,’’ ujarnya. Ia mengatakan, sesuai kajian dan usulan, luas laut yang akan diuruk mencapai 100x50 meter persegi atau 5.000 m2. Ia pun berharap dalam mengelola bentangan pesisir dan kawasan teluk di Bali, penguasa dan birokrat di Bali jangan lagi

main kucing-kucingan dengan krama Bali. Pemerintah harus transparan. Penjelasan kepada publik secara terbuka harus dikedepankan mengingat mereka akan menerima dampak langsung dari proyek ini. Sesuai data yang ada, proyek ini sudah dirancang sejak 2015. Ini terbukti dari kajian lingkungan rencana penimbunan lanjutan untuk penyiapan lahan kantor operasi jalan Tol Bali Mendara. Alamat yang tercantum dalam sampul kajian lingkungan ini di Jalan Raya Pelabuhan Benoa No. 15 Pesanggaran, Denpasar. S ementara itu, K etua Komisi I DPRD Denpasar I Ketut Suteja Kumara mengaku belum mengetahui ada rencana tersebut. Bahkan, surat ke DPRD Denpasar juga belum ada. Semestinya bila ingin melakukan pembangunan, apalagi dengan cara menguruk laut, harus dibicarakan dulu. (dir/ara)

Pembohongan Umat Dari Hal. 1

Akademisi Prof. Dr. Ketut Rahyuda, S.E., MSIE. menyebut tidak ada dualisme dalam keputusan Sabha Pandita

PHDI. Keputusan ‘’tandingan’’ yang belakangan muncul dikatakan sebagai bentuk pembohongan umat. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak menghiraukan keputusan di luar

keputusan yang menyatakan Teluk Benoa adalah kawasan suci. ‘’Tidak ada dualisme,’’ ujar pria yang turut hadir menjadi peninjau dalam Pesamuhan Sabha Pandita itu. (kmb32)

Selasa, 10 Mei 2016 05.30 Gayatri Mantra 05.35 Bali Channel Tourist TV 05.40 Mars Bali Jagathita 05.48 Lagu Ngastitiang Bali 05.54 Bhagawad-Gita 05.57 Balada Nusa Jaya 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Meningkatkan Kualitas dan Derajat Perempuan Indonesia (2) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lintas Mancanegara 08.05 Spot News 08.35 BCTTV 09.05 Dialog Interaktif Gatra Praja

10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Etalase 11.05 BCTTV 11.30 Dunia Kita 12.05 Dharma Wacana Meningkatkan Kualitas dan Derajat Perempuan Indonesia (2) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali/BCTTV 14.30 Lila Cita Sanggar Agung Semara Dwipa (3) 15.30 Education On Bali TV 16.05 Dialog Interaktif Upakara 17.05 Nangun Yadnya

17.30 Taman Sari DCC (2) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20.30 Spot News 21.00 Lintas Mancanegara 21.30 Sekilas Berita 21.35 Taksu 22.00 Sekilas Berita 22.05 Lila Cita Calonarang Pura Tambang Badung (1) 23.00 Solusi Alternatif Herbal Putih 00.00 Closing

Satyaki Cerai-beraikan Pasukan Drona

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Dua Ratus Enam Puluh Tiga)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

Selanjutnya kereta Drona yang berkilauan itu diseret sampai jauh, oh raja, kereta itu lari berputar seribu lingkaran pada medan pertempuran itu. Putarannya seperti matahari dalam perjalanannya. Kemudian semua raja dan pangeran-pangeran dari kelompok Kaurava itu menyambut dengan hiruk- pikuk dan teriakan-teriakan sangat keras. Mereka berseru, ‘’Lari, cepat, tangkap kuda-kudanya Drona itu.’’ Dengan cepat kuda-kuda itu meninggalkan Satyaki dalam pertempuran itu. Oh baginda, semua prajurit kereta perkasa itu berlari cepat menuju ke tempat di mana Drona berada. Setelah menyaksikan semua prajurit kereta perkasa itu melarikan diri disengsarakan dengan anakanak panahnya Satyaki, pasukan-pasukan paduka sekali lagi berantakan dan menjadi sangat bersedih. Sementara Guru Drona sekali lagi meneruskan jalannya menuju pintu masuk susunan barisan. Mereka mengambil tempat di sana, kereta itu dilarikan di de-

pan kehadiran Satyaki. Kecepatan lari kuda-kuda itu seperti angin. Hal itu karena telah dibuat menderita panah-panah pahlawan Vrishni itu. Akibatnya susunan barisan putra Bharadwaja yang gagah berani itu hancur berantakan dan bercerai-berai. Kendati, tanpa kehadiran para Pandava dan keluarga Panchala, Guru Drona tidak lagi membuat usaha apa pun untuk mengejar cucu Sini itu. Hanya, Drona membuat dirinya sendiri melindungi susunan barisan yang hancur berantakan ini. Sambil menahan para Pandava dan keluarga Panchala lainnya, Drona berkobar dalam kemarahan berdiri di sana. Dia menghabiskan segala sesuatu, seperti matahari yang timbul pada akhir yuga. Sanjaya berkata, Setelah mengalahkan Drona dan prajuritprajurit lainnya dari bala tentara paduka, yang dikepalai putra Hridika, yang utama dari manusia itu. Banteng di antara keluarga Sini itu, oh yang utama dari keturunan Kuru, sembari tertawa berkata kepada sais keretanya, ‘’Sesungguhnya, musuh-musuh kita, oh Suta, telah dihabiskan

oleh Kesava dan Phalguna sendiri. Dalam sisa-sisa menaklukkan mereka lagi, kita hanya berpurapura sebagai alat-alatnya. Musuhmusuh itu sebenarnya telah dibantai banteng di antara manusia putra dari kepala kaum surgawi itu. Kita hanya telah membantai orang yang sudah mati saja.’’ Setelah mengatakan kalimat itu, kepada sais keretanya, banteng di antara keluarga Sini itu, oh yang utama dari pemanahpemanah, kemudian membantai pahlawan-pahlawan bermusuhan. Prajurit perkasa itu menebarkan kekuatan besar. Anak-anak panah surgawinya disiapkan di sekelilingnya pada pertempuran menakutkan ini, mereka melanjutkan seperti seekor burung elang mencari mangsanya. Prajurit-prajurit Kuru itu walaupun menyerang dari segala sisi. Serangan-serangan mereka tidak berhasil menahan yang utama dari prajurit-prajurit kereta, yang menyerupai matahari itu sendiri dengan seribu sinarnya. Ksatria utama Pandava ditahan dengan kuda-kuda sangat baik miliknya, warnanya putih sep-

erti bulan atau sebuah terompet kulit kerang. Sungguh, oh Bharata, tak seorang pun dari mereka bertarung di pihak paduka dapat melawan Yuyudhana. Keberanian ksatria utama ini tak tertahankan. Keperkasaannya tidak pernah surut. Kehebatannya setara, ia yang memiliki seribu pasang mata. Satyaki, kelihatan seperti matahari pada musim gugur di langit. Kemudian yang utama dari raja-raja yaitu Sudarsana, yang paham semua mode peperangan, bergegas menggunakan baju zirah

keemasan. Selain melengkapi dengan busur juga anak-anak panah. Tak pelak, dia dipenuhi kemarahan menyadari kubu Kuru cerai berai. Dengan tekad berusaha maju melawan Satyaki yang sedang menyerang dan membuka perjalanannya. Pertarungan sengit tak terhindarkan terjadi antara mereka. Perang sangat dahsyat terus berkecamuk. Prajurit-prajurit paduka, keluarga Somaka, oh raja, memuji pertarungan sangat hebat antara keduanya, seperti Vritra versus Vasava. (bersambung)

Sloka 7.7 Mattah parataram nanyat kincid asti dhananjaya mayi sarvam idam protam sutre mani-gana iva Tak ada sesuatu pun yang lebih tinggi dari-Ku, oh Arjuna! Semua yang ada di sini tertali pada-Ku, ibarat permata-permata yang terurai di sehelai benang.


16 Pages

87 Number 8th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

rnationalbalipo

L O N A A T I E R N I N T

Tuesday, May

10, 2016

Disney-Marvel

via AP

Chris Renner, Civil Jeremy America: Paul Rudd, “Captain from left, Mackie, in a scene from Anthony Stan appear by Disney, released and Sebastian Olsen In this image Evans, Elizabeth War.”

erica: ‘Captain AmStarts Civil War’ Sizzling h Summer WitMillion $181.8 of the same

st.com. http://epaper.in

online: http://www.inte

FORECAsT WEATHER 23 - 32 DPs

point last ahead

14.7% 7.8% ahead Civil --year and an impressiveplayed a major has America: “The Jungle a dominant of 2014. Disney ney’s “Captain gain with - Marvel-Disspectacularly with role in that “Zootopia” delivering and plus “Star LOS ANGELESthe summer U.S. locations. numbers me- Book” opened providat 4,266 n, senior the blockbuster Awakens” its $936 War” has weekend said The Force of Paul Dergarabedia $181.8 million

Wars: or 30% ComScore, America” dia analyst with “Captain America: ing $285 million, “Captain of and with “The The third performanceunderlines Marvel of a million total. weekend of to lofty expectations opening War” The fourth finished second movie met domestic trailing Civil miladept management Book” -with $21.9 Disney’s the fifth-best War’ Jungle of all time Awakits 24-day key franchise.America: Civil as the “Captain America” weekend Wars: The Force sites to lift “Jurassic “’Captain the goods sum- lion at 4,144 million. Open Road’s only “Star million, in “Marvel’s certainly delivered of the Day” came at ens” at $248 total to $285 $208.8 million, million “Mother’s position kick off movie million World” at at $207.4 at official 2016 was in perfect quality, comedy third with $9 mer of The Avengers” Age of Ultron” on its sheer brand a distantfollowed by Universal’s t value, to capitalize and “Avengers: 3,141, “The Huntsman: release topped massive entertainmen frame of with $3.6 million $191.3 million. has already a high-profilea cadre of third War” The tentpole total of 2011’s appeal and Winter’s domestic Aveng- date,” he noted. “Despite “Mother’s on the small at 2,901. the final The First apt title, rise should sports-related options America: With its impressive 7% the Kentucky “Captain million and including Cup playoffs, Mother’s saw an er” at $176.6 “Captain America: screen, 5 Day” during the a so-so with a top $259 million Derby and Stanley eclipse 2014’s in business on strong Soldier” at debut and Day weekend following ensemble The Winter of next weekend. War” ‘Cap’ came weekend at frame. The Aniston, bankability all-time opening for “Civil by the end opening Jennifer has The marketingwith moviegoers, expected long-term movie, starring Kate Hudson, and ten keepbetween the multiplex.” Roberts is also in its first clearly resonated an epic fight America” on track for Julia in $20.7 million and “Captain as it promised Captain AmericaMan, box office 2016 with taken (rtr) in ing the U.S. Chris Evans’ days. Jr.’s Iron this weekend of Chadwick a record performance Robert Downey and Tom $3.856 billion through plus the introduction Black Panther Boseman’sSpider-Man. Holland’s

Tuesday,

a and Barcelon fight for Madrid to title in Spain final round Page 8

May 10, 2016

n report Pentago n reveals confusio troops among US mission over Afghan Page 6

Violence In Athens As Pension Reforms Passed

mayor Firebrand lead takes early es in Philippin vote count Page 13

thrown outside petrol bomb dodge a a protest following lawmakers were police officers where Greek riotduring minor clashes May 8, 2016. Greece reforms by protestersin central Athens,and pension parliamentcontroversial tax discussing

REUTERS/Alkis

Konstantinidis

In Athens Violence forms Passed ion Re As Pens campaigners with anti-austerity Mr Tsipras

reform progress Greece’s met the terms of has “The discuss whether it euro bailout. see PASOK socialists. for and a multi-billion- outcome will ease opposition will be a tombstone to A positive said Kyriakos measures released allow prospects,” the conservaand than €5bn

more growth of burden pro- lar trade unions, but in June affect most Mitsotakis, leader party which Greece’s financial and peaceful repayments would not as largely make debt in Greece argued theyand moved the country tive New Democracy polls. sav- it to July. (rtr) changes under attack system. and leads in opinionaims to generate and pension bombs in Athens pensioners - Police come opporThou- towards a “sustainable” The package to 3% of GDP, raising ATHENS controversial tax with petrol to an important also be heard been peltedand pensions reforms. “We have us for the country a ings equivalenthigh earners, loweringa News can that the at Global tests against for tax enter of a vote Police have before in “Bali Image” from 9.30 and increasing income tax 96.5 turn ugly. passed unpopularthe streets ahead and pave the way tunity this vicious cycle, and Radio FM am. Listen to lawmakers. tax-free thresholds tax”. as Greeceprotesters took to until 10.00 FM at http:// bailout cash finance ministers break cycle,” he told from op- so-called “solidarity be in the offing, virtuous could Global Radio ten2myunder attack sands of t hopes will unlock him when eurozone More taxes reporting on Monat But he came who accused globalfmbali.lis governmen on debt relief streaming lawmakers position leaders, who re-elected with newspapers plans to increase or live video and http:// in on coalition’s voters for progress Greece additional taxes radio.com lfmbali.com li. of the ruling parliament voted day that of betraying Monday. last September http://radiogloba nel/global-fm-ba hotel introduce austermeet on

ons outside pain of in the 300-seat VAT and tobacco, overnight his government ustream.tv/chan to ease the and in of the changes.reduce some fuel and The demonstrati use. Eurozone in the capital peace- favour reforms will a number of promisesprotect pensions.you prom- on and internet meet later to and The parliament were largely merge secu- ity “Mr Prime Minister,into despair,” stays ministers will it Thessaloniki groups of protesters pension payouts,increase social taxes of the finance and turned ful, but smallpolice, who responded pension funds, and put up The ised hope Gennimata, leader if the earners. attacked riot Inside the parliament rity contributions said Fofi wherein they gas. Alexis for middle and highdeeply unpopuwith tear Prime Minister return system, are not sold, – so have been test of perish or on Sunday measures building, a crucial to the farmers who Denpasar could not goods as all 153 Tsipras survived are retuned in Renon, she majority, said Rusadi s demand we loose out”, business called supply thema (May 8).When his wafer-thin the supermarket to continuously tried buying owns her own kg of mushrooms lost able meet meetmushrooms, she 2 Jamur. other farmers, on page for famers havewith with 10-12were required to was Bee Continued Farmer... requested, mushrooms form In fact, many contracts day. “We their produce the — uct. while or had their or restaurants the amount specifically but the qualityas hers. “Since a DENPASAR she explained , hotels a l - clients same using grounds. Farmers in the MoU”, a food exhibi- not the on these trou- supermarkets Wayan taking part in as part of the supermarke t functions ways have the terminated farmer Ni held had celebrations Mushroom ble meeting tion being for example for a anniversary demand sup- Purnami Rusadi, with a supermarket un- PHDI-P contract she was continuous because given her ply of a prod- terminated agricultural

Farmers

t demands

ed to mee

challeng

of modern

markets

balipost (126rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.103 Follower) http://twitter.com/balipostcom

SELASA KLIWON, 10 MEI 2016 iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Tak Banyak Perguruan Tinggi Miliki Prodi K3 SETIAP perusahaan mesti memiliki unit Kesehatan Keselamatan Kerja (K3). Unit tersebut berfungsi mencegah timbulnya kecelakaan kerja, baik yang disebabkan kelalaian kerja maupun lingkungan kerja yang tidak kondusif. ‘’Fungsinya untuk mengetahui sedini mungkin bahaya dalam bekerja, terutama pekerjaan yang menggunakan sistem shift,’’ ujar Ketua Program Studi Pendidikan Kedokteran Universitas Udayana Dr. dr. Dewa Gede Purwa Samatra, Sp.S.(K), Jumat (6/5) lalu. Dengan adanya unit K3 di perusahaan, kecelakaan kerja dapat dicegah. Dikatakannya, perguruan tinggi di Bali tak banyak yang memiliki program studi K3 secara khusus. Yang ada hanya sejenis kesehatan lingkungan (kesling). Demikian juga Universitas Udayana, belum memiliki prodi K3 secara mengkhusus namun terselip pada beberapa mata kuliah pendidikan kedokteran. Diakui, di Fakultas Kedokteran Unud diajarkan K3, namun jika studi tersebut dipelajari lebih mengkhusus akan sangat bagus. ‘’Perusahaan wajib harus punya, agar kecelakaan kerja bisa dicegah,’’ imbuhnya. Rektor Institut Ilmu Kesehatan (IIK) Medika Persada Bali Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Sp.PD.-KHOM. mengatakan, unit K3 adalah mencakup kesehatan dan keselamatan pekerja di suatu perusahaan. K3 sangat dibutuhkan industri dan pariwisata karena yang terpenting dalam bekerja adalah safety. Maka dari itu setiap hotel besar dan pabrik harus memiliki tenaga K3. ‘’Kalau itu bisa dipenuhi, keselamatan kerja kita akan lebih bagus untuk pekerjanya dan perusahaannya,’’ imbuhnya. Ia juga menyampaikan, tidak banyak perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki prodi khusus K3. ‘’Satu ada di Batam, di Semarang dan Kediri ada yang D-3. Kalau di Bali IIK Medika Persada Bali satu-satunya yang memiliki S-1 K3, cuma belum diketahui masyarakat,’’ ujarnya. Ia melihat belum banyak masyarakat yang tahu tentang informasi prodi K3. ‘’Itu banyak yang belum tahu karena pertama di Bali, bahkan di Indonesia kita juga pioner,’’ katanya. Prodi K3 sangat dibutuhkan dalam industri pariwisata, perhotelan, karena dalam menyongsong MEA harus betulbetul berstandar internasional, sehingga setiap institusi yang mempunyai pekerja harus mempunyai sarjana K3. Menurutnya, unit K3 tersebut sangat dibutuhkan dalam pengembangan industri termasuk industri pariwisata di Bali. (may)

Rano Karno Kena DBD

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

’’Jurus Andalan’’

Single Terbaru ManG Nanik

SUKSES dengan album Dedara.com #2 lewat lagu ‘’Paican Sayang’’ yang diproduksi Hartapro, kini Mang Nanik kembali merilis single terbarunya yang bertajuk ‘’Jurus Andalan’’. Lagu tersebut diciptakan penyanyi pop Bali Yan Tawan yang kini tinggal di Sulawesi Tengah serta musiknya diaransemen Dek Artha yang juga pemilik Studio Recording Hartapro. ‘’Astungkara lagu terbaru saya ini sudah resmi dirilis untuk meramaikan belantika musik pop Bali,’’ ujar Mang Nanik yang tinggal di Lingkungan Pasdalem, Gianyar, Minggu (8/5). Lagu ‘’Jurus Andalan’’ menceritakan kisah seorang lelaki mata keranjang yang menggunakan berbagai cara serta bermodalkan rayuan untuk mendapatkan seorang wanita. Namun, dari berbagai cara yang

digunakan, si wanita menyadari jika pria itu mata keranjang dan sering menyakiti perempuan. Sehingga dengan berbagai jurus andalan yang digunakan tidak mempan untuk merayu si wanita. Dari cerita lagu tersebut, Mang Nanik berharap bisa menjadi pembelajaran bagi para wanita saat mau mengenal lakilaki, agar tidak menjadi korban lelaki hidung belang. Selain itu, ia juga berharap lagu ini bisa diterima pencinta musik pop Bali di mana pun berada. Setelah resmi dirilis, kini Mang Nanik terus gencar mempromosikan single keduanya tersebut agar masyarakat serta pencinta musik pop Bali mengetahui single keduanya itu. Lagu ‘’Jurus Andalan’’ kini sudah bisa didengarkan di radio-radio yang menyiarkan lagu pop Bali. (win)

Bali Post/win

Krakatau Gebrak 7 Kota

Jazz Bukan Musik ’’Segmented’’

Bali Post/ist

AKTIVITAS - Hai Dai (tengah) sedang memimpin sebuah aktivitas yang dilakukan di Sekar Bumi Farm di Payangan, Gianyar, beberapa waktu lalu.

GUBERNUR Banten Rano Karno terkena demam berdarah dengue (DBD) dan kini dirawat di sebuah rumah sakit di Lebak Bulus, Jakarta. Sebelumnya, pada tahun 2008, Rano Karno yang populer menjadi Doel di sinetron ‘’Si Doel Anak Sekolahan’’ ini juga pernah diserang DBD dan typus. Rano sudah merasa kurang sehat selama sepekan terakhir namun baru memutuskan untuk dirawat di rumah sakit, Sabtu (7/5) siang. ‘’Kondisi Gubernur drop (turun) beberapa hari terakhir ini. Mungkin karena banyak tugas kantor. Tetapi, Gubernur tetap semangat datang ke berbagai acara,’’ kata Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten Deden Apriandhi di Serang, Banten. Setelah demamnya tak juga hilang, Rano baru dirawat. Menurut Deden, kegiatan Rano pada April 2016 cukup padat. Kelelahan diduga turut menjadi penyebab Rano terkena DBD. Sabtu pagi, Rano sebenarnya dijadwalkan menghadiri bakti sosial di Kota Tangerang, Banten namun kedatangannya dibatalkan karena sakit. ‘’Dirawat di rumah sakit di Lebak Bulus karena rumah Rano juga berada di daerah itu. Kalau kondisi terakhir terkait jumlah trombositnya saya belum tahu,’’ kata Deden. Tugas-tugas Rano diyakini masih bisa dijalankan karena akan ditangani Sekretaris Daerah Banten Ranta Suharta dan para asisten daerah Banten. ‘’Belum bisa diperkirakan, berapa lama Rano akan dirawat,’’ ujar Deden. (pik)

WOW Bali, Yayasan Berkonsep Tri Hita Karana

KONSEP Tri Hita Karana harus tetap dijaga karena mampu membuat keseimbangan dan kesinambungan dalam kehidupan. Demikian diungkapkan Hai Dai, seorang peneliti dan pendiri Yayasan WOW Bali. Pria asal Vietnam ini mengaku telah mempelajari konsep Tri Hita Karana sejak 2008 silam. ‘’Saya tertarik datang ke Bali dan mempelajari konsep ini. Tri Hita Karana mampu bertahan dari dulu hingga kehidupan modern sekarang ini,’’ kata Hai Dai, Senin (9/5) kemarin. Berawal dari hal inilah maka Hai Dai mendirikan Yayasan WOW Bali. Menurutnya, yayasan ini didirikan khusus untuk membina generasi muda agar mampu bersaing di masa mendatang. ‘’Cara saya mewujudkan hal tersebut adalah dengan memberikan mereka skill yang sesuai berdasarkan konsep Tri Hita Karana,’’ imbuhnya. Konsep tersebut berperan dalam mengasah soft skill dan

hard skill yang dimiliki oleh generasi muda Bali. ‘’Salah satu contoh adalah dalam hubungan antara manusia dengan manusia. Kami akan mendidik mereka bagaimana caranya berhubungan dengan rekan kerja ataupun atasan sehingga mereka sukses dalam berkarier,’’ terang Hai Dai. Menurutnya, Tri Hita Karana adalah konsep yang luar biasa sebab mampu menuntun manusia untuk membina hubungan yang harmonis, baik dengan sesama manusia, lingkungan dan Tuhan. Jika konsep ini mampu diaplikasikan dengan benar serta secara berkesinambungan akan dapat membuat keidupan yang harmonis. Kini yayasan ini mengelola sebuah taman edukasi sekaligus

KESEHATAN Pertanyaan: Saat ini saya sedang sakit mata. Setiap bangun pagi kotoran mata sangat banyak dan mata juga tampak merah. Apakah ini berbahaya? Saya juga memiliki bayi yang saat ini sedang menyusui. Apakah meneteskan air susu ibu pada mata bayi dibenarkan?

Bali Post/pik

Jawaban: Mata merah yang paling sering dijumpai adalah konjungtivitis. Penyakit ini sering menular dengan sangat cepat, sehingga dijumpai mata merah pada suatu komunitas, seperti keluarga. Terdapat banyak mitos mata merah yang beredar di masyarakat. Mulai dari cara penularan, hingga berbagai macam pengobatan tradisional yang dipercaya mampu menyembuhkan mata merah, namun tidak terbukti secara ilmiah. Konjungtivitis merupakan

rekreasi yang bernama Sekar Bumi yang berlokasi di Payangan, Gianyar. Diharapkan nantinya dengan mengikuti program yang ada di taman ini, generasi muda Bali akan mendapatkan skill yang dibutuhkan dan berkelanjutan. ‘’Hal utama yang ingin saya capai adalah bagaimana generasi muda dapat bersaing secara berkelanjutan, tidak hanya berhenti di titik tertentu,’’ lanjutnya. Tidak hanya itu, WOW Bali juga secara rutin mengadakan festival yang menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan bakatnya. Tahun ini festival tersebut akan diselengarakan pada bulan Agustus. ‘’Saya yakin dengan bakat yang dimiliki generasi muda Bali, mereka akan mampu bersaing di masa depan,’’ tutupnya. (kmb33)

Mitos Mata Merah

peradangan pada konjungtiva atau selaput bening mata. Peradangan disebabkan oleh infeksi oleh bakteri, virus, dan dapat disebabkan oleh alergi terhadap suatu substansi. Konjungtivitis yang disebabkan oleh virus biasanya mengenai kedua mata dan sangat cepat menular, dan disertai kotoran yang agak cair. Konjungtivitis karena bakteri dapat mengenai salah satu atau kedua mata dengan ciri khas kotoran mata kekuningan yang cukup banyak terutama di pagi hari. Konjungtivitis bakteri dapat menular namun tidak secepat yang diakibatkan oleh virus. Konjungtivitis virus dan bakteri dapat terjadi bersamaan dan menimbulkan gejala yang saling melengkapi, namun sebenarnya dapat sembuh spontan dalam rentang waktu tujuh hari apabila sistem kekebalan tubuh cukup kuat untuk mela-

wan infeksi mikroorganisme tersebut. Pemberian obatobatan baik tetes mata, salep mata, dengan atau tanpa obat minum dapat mempercepat penyembuhan. Konjungtivitis akibat alergi biasanya terjadi pada kedua mata dengan kotoran mata yang lengket dan molor seperti keju di pizza, namun tidak menular, dan harus mendapatkan pengobatan. Konjungtivitis dapat menular melalui sentuhan langsung dan tidak langsung. Kotoran mata sampai air mata dari pasien dengan mata merah bersifat infeksius dan menjadi media penularan yang baik. Kacamata, sapu tangan, handuk, sarung bantal, tissue bekas dari pasien sering disentuh oleh orang di sekitar dan kemudian secara tidak sengaja menyentuh mata sendiri sehingga air mata yang tertinggal di benda tersebut

SETELAH mengakhiri tur perdananya pada Februari 2016 di Palu, Band Krakatau Reunion menyiapkan tur panjang kedua, antara Mei-Agustus 2016. Kota pertama adalah Medan, 4 Mei 216, memeriahkan North Sumatera Jazz Festival ke-6, 7 Mei di Bandung Festival Citylink, 13 Mei menggebrak Motion Blue Cafe, Jakarta, 15 Mei di Magelang dalam acara Borobudur Jazz Festival, 16 Mei di Semarang dalam acara Semarang Great Sale. Juni dan Juli istirahat panjang karena memasuki bulan puasa Ramadan dan Lebaran. Krakatau kembali menghelat tur di dua kota tersisa yaitu 7 Agustus main di Tour d’Singkarak (Sumatera Barat) dan berakhir 21 Agustus Krakatau unjuk diri di Prambanan Jazz Festival, bersama Al Jarreau dan Boyz II Man. Dwiki Dharmawan, key boardis, mengaku tak mudah menyatukan dan menyesuaikan waktu tur Krakatau Reunion. ‘’Pascavakum panjang, kami sudah punya aktivitas secara individual dan sibuk dengan kegiatan dan proyeknya masing-masing. Hanya idealisme dan visi musik yang sama yang bisa menyatukan kami berenam,’’ kata Dwiki. Di Grand Ballroom Santika Dyandra Hotel, Medan, Rabu (4/5) lalu, Krakatau berhasil memukau khalayak Medan lewat nomor-nomor lama yang telah diaransemen ulang. Tembang-tembang lawas mereka seperti ‘’Imaji’’,

‘’Kemelut’’, ‘’Gemilang’’, ‘’Kau Datang’’, ‘’La Samba Primadona’’, ‘’Sayap Sayap Beku’’, ‘’Haiti’’, ‘’Kembali Satu’’ dan ‘’Aku, Kamu, Kita’’ plus tiga lagu baru yang spesial buat publik Medan dibawakan oleh vokalis Trie Utami dengan memikat. Tak ketinggalan demo drum oleh Gilang Ramadhan dan duet ‘’maut’’ antara Dwiki Dharmawan dan Indra Lesmana pada keyboard mampu menyedot aplus gemuruh publik Medan. Dwiki Dharmawan dalam kesempatan tersebut memuji penyelenggaraan North Sumatera Jazz Festival yang digagas oleh pemusik Medan, Erucakra Mahameru. ‘’Dengan demikian semakin menambah pergelaran musik jazz di Indonesia yang kini sudah mencapai 40 gelaran festival di Tanah Air,’’ kata Dwiki Dharmawan. Ini bukti bahwa jazz bukan lagi menjadi musik yang segmented. ‘’Sekarang banyak tampil musisi jazz di pergelaran musik jazz lokal maupun internasional, seperti Ricad Hutapea, Echa Soemantri dan Barry Likumahuwa yang juga unjuk kebolehan dalam session bersama Dwiki, Erucakara Mahameru dan Jeff Lorber dari Amerika,’’ papar Dwiki. Di Medan juga tampil band C Man dan Phil Yoon Group dari Korea Selatan. Donny Hardono, manajer Krakatau yang memiliki Studio DSS menambahkan, pascaLebaran tahun ini, Krakatau bakal merilis album baru setelah 25 tahun vakum. (pik)

Bali Post/pik

dapat menularkan kuman ke orang lain. Tidak benar bahwa jika seseorang melihat langsung mata pasien konjungtivitis maka akan tertular mata merah. Pasien dengan mata merah dianjurkan memakai kacamata untuk tujuan mengurangi debu yang masuk mata dan tujuan kosmetik agar terlihat lebih elok. Seorang dokter mata biasanya pernah mendapatkan pasien dengan komplikasi dari mata merah yang tidak diobati dengan benar. Seseorang anak kecil datang dengan komplikasi keluarnya orangorangan (iris) mata akibat diberi tetes mata berupa (maaf) air kencing tetangganya yang kemungkinan mengandung bakteri Nesseria gonnorhoeae. Tidak jarang pasien mengobati mata merah dengan air susu ibu (ASI) yang belum tentu bersih. Seorang pasien pernah datang mengeluh matanya panas setelah diberi tetesan air kapur sehingga justru memperberat keadaan matanya dengan

trauma bahan kimia. Lalu bagaimana terapi yang tepat untuk mata merah? Untuk menentukan terapi suatu penyakit, dokter diharuskan melakukan wawancara dan pemeriksaan yang cermat sebelum memutuskan terapi kepada pasiennya. Diperlukan pengobatan yang baik, istirahat yang cukup, dan menjaga hiegenitas diri untuk sembuh dan mencegah penularan kepada orang di sekitar pasien. Mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun setelah menyentuh pasien konjungtivitis dan memakai barang pribadi tidak bergantian sangat efektif membatasi penularan konjungtivitis. dr. Made Rian Ananta, M.Biomed., Sp.M. Dokter Mata & Dosen di Fakultas Kedokterak dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa Dokter Mata di RSU Surya Husada Denpasar


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook