Skip to main content

Edisi 22 Mei 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN NOMOR 267 TAHUN KE 68 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

TERBIT SEJAK 16 AGUSTUS 1948 PERINTIS: K. NADHA HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (133 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

MINGGU PAING, 22 MEI 2016

Hoki “THE critical question is not ‘are you lucky’, but what do you do with the luck you got”. (Jim Collins). Saya tidak senang dengan bentuk hidung saya. Besar. Jelek. Saya berencana mengoperasinya. Operasi plastik supaya hidungnya mancung kayak Brad Pitt. Namun, istri saya sangat tidak setuju, katanya nanti hokinya hilang. Itu hidung hoki katanya. Bayangkan, semua kerja

keras, mulai belajar di sekolah, di universitas, trainingtraining yang bejibun, pelatihan-pelatihan yang saya ikuti, seminar, dan buku-buku yang saya pelajari selama 20-25 tahun terakhir, kalah hanya karena bentuk hidung. Apa yang saya capai selama ini salah satu faktornya adalah bentuk hidung yang katanya membawa hoki. Jadinya tidak boleh dioperasi. Kalau dioperasi, bentuk hidungnya berubah, hokinya hilang. “Hoki te it, punsu te ji,” demikian kata ayah saya. Keberuntungan yang paling

utama, kepandaian nomor dua. Baru-baru ini, saya membaca buku yang menarik dari Jim Collins, ‘’Great by Choice’’. Ceritanya adalah bagaimana perusahaan-perusahaan yang berhasil mencapai prestasi luar biasa. Perusahaan yang nilai sahamnya naik puluhan kali lipat dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan kompetitornya. Perusahaan yang terus tumbuh walaupun dunia terus berubah. Perusahaan yang tetap berkibar di tengah dunia yang chaos dan tidak pasti.

@balipostcom (4.126 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Salah satu chapter yang menarik adalah ada satu bab yang didedikasikan oleh Jim Collins dan timnya untuk mempelajari masalah keberuntungan. Saya pikir ini menarik karena belum pernah saya menemukan studi yang dilakukan oleh researcher kelas dunia mengenai subjek hoki ini. By the way bagaimana mempelajari keberuntungan? Premise-nya adalah apakah ada faktor keberuntungan (luck) yang berperan dalam keberhasilan perusahaan-perusahaan luar

biasa itu. Apakah Bill Gates beruntung? Malcolm Galdwell dalam bukunya ‘’Outlier’’ mengatakan bahwa luck play a certain role dalam keberhasilan seseorang. Gates beruntung karena dilahirkan di keluarga menengah atas Amerika. Gates beruntung lahir di pertengahan 1950. Sehingga Gates muda, masih di college ketika kebangkitan personal komputer dimulai. Lahir 10 tahun lebih awal, Gates mungkin sudah bekerja di IBM dan

berkeluarga, sehingga tidak mungkin menghabiskan waktu berjam-jam setiap harinya, zero sleep, makan fast food berbulan-bulan, mengerjakan proyeknya, yaitu mengembangkan bahasa pemrograman BASIC bukan personal komputer Altair. Lahir 10 tahun belakangan, Gates masih di high school, jadi tidak mungkin juga ikut serta dalam pengembangan early programming ketika itu. Hal. 19 Masa yang Tepat

18 Tahun Era Reformasi

Gagal Zero Korupsi dan Reformasi Birokrasi

WAISAK - Seorang biksu menata bunga di altar untuk mempersiapkan acara Waisak di Candi Sewu, Prambanan, Jawa Tengah, Sabtu (21/5) kemarin.

Jakarta (Bali Poat)Sabtu (21/5) kemarin, genap 18 tahun era reformasi. Pada saat itu, lengsernya Presiden Soeharto dan dijadikan sejarah peralihan kekuasaan dari Orde Baru ke era Reformasi. Masa yang menyerukan demokrasi untuk keadilan rakyat. Anggota Komisi III DPR RI Masinton Pasaribu, yang ikut ambil bagian dalam demonstrasi melengserkan Soeharto, mengakui masih banyak cita-cita reformasi yang belum terealisasi. “Cita-cita demokrasi dalam reformasi masih bersifat prosedural belum masuk pada demokrasi substantif,” katanya. Politisi PDI-P ini memaparkan, demokrasi prosedural yang dia maksud adalah kinerja berbagai lembaga negara yang sudah transparan, pengakuan secara undang-undang mengenai multipartai, pemilu terbu-

ka, kebebasan pers, dan lain sebagainya. Namun, menurut dia, semua itu menjadi bagian kecil dari realisasi tuntutan mahasiswa dan masyarakat saat menyuarakan reformasi. Dia juga mengatakan, demokrasi sebagai buah dari reformasi saat ini harus tetap dijaga dan diperluas. “Itu semua harus terus dikawal hingga korupsi, kolusi, dan nepotisme benarbenar tidak ada. Kita ingin zero korupsi dan pemerintahan yang transparan. BPM/ade Hal. 19 DEMONSTRASI - Sejumlah massa melakukan demonstrasi untuk Kawal Terus memperingati 18 tahun era reformasi.

BPM/ant

Makin Turun, Ketahanan Pangan Bali SEJAK dulu, ketahanan pangan Bali tergantung dari Jawa. Lihat saja sedikit ada gejolak panen di Jawa, pasokan pangan ke Bali menjadi seret dan harga melambung tinggi. Saat ini menjelang bulan puasa, sejumlah kebutuhan pokok di Bali ikut melambung. Bali mandiri dalam urusan pangan sepertinya jauh panggang dari api. Apalagi jumlah penduduk Bali terus meningkat karena arus pendatang, lahan sawah semakin menyempit membuat ketahanan pangan Bali semakin menurun. Luasan wilayah dengan jumlah penduduk yang tidak berimbang, berdamak pada kekurangan pasokan untuk konsumsi. Seperti produksi padi di Denpasar sejatinya cukup tinggi. Namun, karena jumlah penduduk yang cukup banyak, produksi yang tinggi tidak mampu menutupi jumlah kebutuhan akan beras. Kabid Produksi Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kota Denpasar, Drh.I da Bagus Mayun Suryawangsa, mengakui tingkat produksi padi di Denpasar cukup tinggi. Bahkan, dibandingkan ka-

bupaten lainnya di Bali, Denpasar menduduki posisi yang paling atas. Dikatakan, luasan sawah pada 2015 lalu mencapai 2.509 hektar atau 20 persen dari luasan Kota Denpasar. Sedangkan produksinya mencapai 27.000 ton beras kering panen. Ini menunjukkan produksi sebesar 6,7 kuintal per hektar. Sedangkan jumlah penduduk Denpasar sesuai hasil Sensus 2010 lalu mencapai 877 ribu lebih. “Jadi, bila dihitung setiap orang yang membutuhkan 115 kilogram per orang per tahun, Denpasar masih banyak kekurangan, sekitar 67.000 ton beras. Sementara kebutuhan untuk penduduk Denpasar mencapai 92.000 ton,” katanya. Mayun mengatakan, dengan luasan sawah yang sedikit dan jumlah penduduk yang banyak, jelas akan kekurangan. Meskipun dari tingkat produksi sudah sangat tinggi. “Kendalanya luas sawah yang kecil, bagaimana pun tidak akan bisa memenuhi kebutuhan sendiri,” katanya. Hal. 19 Alih Fungsi Lahan

Petani Tabanan Beralih ke Pertanian Organik Jonatan Christie

Tiongkok Rebut Uber

Indonesia Berharap di Thomas Kunshan Tiongkok kembali merebut Piala Uber setelah mengalahkan Korea Selatan di final di Kunshan Sport Center Stadium, Kunshan, Sabtu (21/5) kemarin. Dalam 10 perhelatan Piala Uber terakhir, Tiongkok menjuarai sembilan kali. Sementara itu, Indonesia berharap bisa memboyong Piala Thomas. Indonesia akan melakoni laga final Piala Thomas pada Minggu (22/5) ini, melawan Denmark. Indonesia mengaku siap menghadapi tim Skandinavia tersebut. Namun, Manajer Tim Thomas dan Uber Indonesia, Rexy Mainaky, berkeyakinan kalau Denmark tidak akan mudah disingkirkan. “Kami siap melawan Denmark. Kami tidak melihat atau berpikir Denmark mudah dikalahkan, tapi kami tetap fokus dan konsentrasi ke pertandingan,” ujar Rexy. Menjadi finalis Piala Thomas 2016, Indonesia dan Denmark untuk kali kelima bertarung di babak puncak turnamen beregu putra paling bergengsi ini. Hal. 19 Partai Puncak

BPM/dok

PANGAN - Sebagian besar pangan Bali seperti buah-buahan dipasok dari Jawa.

TABANAN memiliki lahan pertanian 21.742 hektar. Jumlah ini terus mengalami penyusutan setiap tahunnya. Untuk menekan alih fungsi lahan, pemerintah Kabupaten Tabanan mengeluarkan program Gerbang Pangan Serasi. Salah satunya adalah mendorong petani di Tabanan untuk melakukan pertanian organik yang hasilnya disebut beras sehat di mana petani yang mau menerapkan pertanian organik akan disiapkan pasarnya oleh pemerintah. Hal. 19 Beras Sehat

Mewujudkan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan

Oleh: Prof. Dr. Ida Bagus Raka Suardana, S.E., M.M.

KALAU ditinjau dari luas wilayah, Provinsi Bali termasuk provinsi yang paling kecil di Indonesia, dengan luas sekitar 5.636,66 km2 serta jumlah penduduk 4.056.300 orang (2013) dan total 953.726 rumah tangga (RT). Berkaitan dengan pangan, tentu jumlah RT petani adalah faktor utamanya. Sampai tahun 2013, jumlah RT yang berusaha di pertanian sebanyak 404.507 RT (42,4 persen dari total RT di Bali). Lebih dari setengahnya adalah petani gurem (memiliki kurang dari 0,5 hektar) sebanyak 257.181 RT. Sejak dua warsa terakhir, lahan yang dimanfaatkan untuk usaha pertanian dari tahun ke tahun semakin menyusut akibat derasnya alih fungsi atau

konversi lahan pertanian ke bukan lahan pertanian seiring kemajuan pembangunan infrastruktur, khususnya infrastruktur pariwisata. Tentu saja akibat alih fungsi lahan, terutama lahan sawah, berdampak pada penurunan hasil produksi pertanian. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Bali, luas sawah 81.482 ha (2007), tahun berikutnya menurun menjadi 81.235 ha (2008), dan tahun 2013 adalah 81.165 ha, sedangkan berdasarkan data Kantor Bulog Divisi Regional Bali, dari total kebutuhan beras 31.000 ton per tahun, sebanyak 22.000 ton beras atau 71% didatangkan dari Pulau Jawa. Demikian juga kebutuhan akan buah-

buahan, Bali masih dibanjiri oleh buahbuahan yang datang dari luar pulau maupun impor dari negara lain. Hal itu akan sangat kelihatan menjelang hari raya, hampir 60 persen produk pertanian yang dijual di pasar tradisional di Bali didatangkan dari luar Bali, termasuk sarana upakara untuk kelengkapan upacara dalam mendukung kekuatan Bali secara religius keagamaan, sebagian besar masih berasal dari luar, seperti janur, pisang, jeruk, apel, daging, telur, dan sebagainya. Tampaknya ketergantungan produk luar itu semakin lama akan semakin meningkat. Apa penyebabnya? Hal. 19 Ancaman Serius


DAERAH

2

Minggu Paing, 22 Mei 2016

Berkelahi di Lapangan Pergung

FIGUR

Pasangan Kumpul Kebo Diamankan Polisi

Cinta Tanah Air DISIPLIN di kalangan generasi muda salah satunya ditingkatkan melalui jembatan latihan bela negara. Hal itu sekaligus membina rasa cinta Tanah Air dan rela berkorban untuk memajukan Bangsa Indonesia. Ketua Korps Resimen Mahasiswa (Menwa) Ugracena Buleleng, Dra. Ni Made Cantiari, M.Si., menilai pendidikan bela negara dikembangkan melalui latihan kedisiplinan dan rasa cinta Tanah Air. “Menumbuhkan bela negara berarti sekaligus meningkatkan jiwa nasionalisme anak muda di era globalisasi dari maraknya media sosial. Generasi muda harus mampu menjaring hal-hal tidak baik di lingkungannya,� ujar Cantiari, kakak kandung dari Danrem 163/Wirasatya Kolonel Inf. Nyoman Cantiasa, belum lama ini kepada Bali Post. Generasi muda memiliki andil dalam mengisi cita-cita proklamasi dan cinta Tanah Air. Selain itu ikut menjaga kondusivitas di setiap wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Maka sangat diperlukan sikap berbangsa dan bernegara ditumbuhkan generasi muda. Ini sekaligus amanat UU RI No. 39 tahun 1999 dan UU RI No. 3 tahun 2002, di mana setiap warga negara Indonesia wajib mengikuti bela negara,� ucapnya. (dgk)

BPM/dok

I Wayan Koster

Soal Anggota DPRD Bali Positif Narkoba

Koster Pastikan Bukan dari Fraksi PDI-P Denpasa (Bali Post) Kasus satu anggota DPRD Bali terindikasi positif narkoba sampai juga di telinga Ketua DPD PDI Perjuangan (PDI-P) Bali, I Wayan Koster. Dengan tegas, Koster menyatakan anggota dewan tersebut bukanlah dari Fraksi PDI-P. “Saya sudah cek yang satu anggota DPRD itu sudah pasti bukan dari Fraksi PDI Perjuangan,â€? ujarnya di sela-sela acara try out SBMPTN yang digelar partainya di GOR KONI Ngurah Rai, Denpasar, Sabtu (21/5) kemarin. Koster mengaku sangat menyayangkan dan prihatin atas kejadian ini. Pihaknya pun mengajak seluruh kader baik kader PDI-P maupun partai lain agar jangan sampai ada lagi yang terlibat dalam masalah narkoba. Termasuk tidak menggunakan kesempatan ini untuk memojokkan anggota partai yang terlibat kasus tersebut. “Jangan juga mempolitisasi masalahmasalah yang sifatnya pribadi ini ke ranah politik, memojokkan partainya dan sebagainya. Tapi mari ini dijadikan sebagai satu pembelajaran buat kita semua sebagai kader partai,â€? jelasnya. Koster berharap kejadian serupa tidak terulang kembali. Khusus untuk kader PDI-P agar menjadikan hal ini sebagai pelajaran yang baik untuk tidak ditiru. “Di PDI-P memang sudah diinstruksikan oleh Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri untuk tidak ada kader partai yang melakukan perbuatan-perbuatan yang berkaitan dengan masalah narkoba seperti ini,â€? tandasnya. Sebelumnya diberitakan, tes urine mendadak yang dua kali digelar Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali di DPRD Bali rupanya sudah membuahkan hasil. Dari hasil pemeriksaan BNN, satu anggota dewan dinyatakan positif narkoba. Hal ini pun dibenarkan oleh Wakil Ketua DPRD Bali, 1\RPDQ 6XJDZD .RUU\ VDDW GLNRQĂ€UPDVL via telepon, Jumat (20/5) lalu. “Kami sudah menerima, tapi siapa, saya belum tahu karena suratnya langsung ke Pak Ketua,â€? ujarnya. Sugawa menambahkan, hasil pemeriksaan BNNP Bali ini akan didiskusikan terlebih dahulu di antara pimpinan dewan. Termasuk akan dikoordinasikan dengan pihak BNN selaku pemberi informasi. (kmb32)

Negara (Bali Post) gelap tersebut. Kejadian heboh terjadi Sri Widari di Polsek Mendi Lapangan Pergung, Men- doyo mengatakan kalau sudah doyo Jembrana, Jumat (20/5) satu tahun dia ditiduri oleh Sumalam. dana tanpa ikatan pernikahan. Dari informasi Sabtu (21/5) Dikatakan, dia terus disakiti kemarin, kejadian ini karena dengan berselingkuh dengan dipicu janda bernama Made Sri wanita lain. “Bahkan, anak Widari (43) asal Banjar Sem- saya juga sering dirayu. Tadi bung Desa Penyaringan Ke- saya sempat nelepon dia kacamatan Mendoyo, Jembrana tanya ada di griya pesan banten yang terbakar api cemburu pernikahan. Tidak tahunya ada pada kekasih gelapnya Nyo- di lapangan,â€? katanya. man Sudana (46) yang sedang Di Polsek Mendoyo, Sri berada di lapangan sepak bola Widari sempat mengancam Desa Pergung, Mendoyo. akan membunuh Sedana jika Sri tiba-tiba datang dan tidak segera menikahinya, dan melabrak pasangan kumpul mencaci maki pasangannya itu. kebonya yang dipacari sejak Melihat pasangan itu bertengsetahun lalu itu. kar lagi, polisi pun mengambil Sedana dari Banjar Yeh tindakan tegas membentak Mecebur Desa Penyaringan, pasangan tersebut agar mau BPM/eka OPERASI PASAR - Dua orang petugas tengah menyiapkan gula pasir pada operasi pasar di Pasar Mendoyo ini malam itu sedang diam. Badung eks Tiara Grosir, Denpasar, Sabtu (21/5) kemarin. Dalam operasi pasar yang digelar asyik menelepon kekasih geKepada petugas Polsek Diskoperindag Provinsi Bali dan PPI Denpasar tersebut, gula kristal putih dijual Rp 12.500 per lapnya yang lain di lapangan Mendoyo, Made Sri Widari sepak bola Desa Pergung den- menuturkan, dirinya sudah kilogramnya. Saat ini, di pasaran harga gula pasir telah mencapai Rp 15.000 per kilogramnya. gan maksud ketemuan. setahun tinggal serumah denSaat itu, Sedana tidak men- gan Sudana tanpa ada ikatan yadari kalau di lapangan itu pernikahan. Mereka samajuga ada Ni Luh APD (17) yang sama berstatus duda dan janda. merupakan anak gadis Sri Sudana katanya juga sudah Widari. Saat itu, Ni Luh APD tinggal di rumahnya setahun. main ke lapangan bersama “Dia janji akan menikahi saya. kekasihnya. Dia sudah sering nyakiti saya Ketika mengetahui kalau berselingkuh dengan wanita pacar gelapnya ada di Lapan- lain,â€? tutur Sri Widari. gan Pergung sedang menelepon Menurut Sri Widari, kekekasih gelapnya yang lain, Sri kasihnya itu juga sering dugem Widari langsung merampas di kafe dan pacaran dengan telepon Sedana dan mencaci cewek kafe. Bahkan, anak makinya dengan kata-kata gadisnya yang telah tamat kotor. Kemudian pasangan SMA yakni Ni Luh APD sersungai di daerahnya. “Karena dari tersebut terlibat Singaraja (Bali Post) – ing dirayu Sudana agar mau Memasuki musim kemarau tahun ini, beberapa desa di sumbernya air sudah kecil dan yang pertengkaran hebat. Ni Luh diajak tidur. Buleleng mulai mengalami krisis air bersih. Kondisi ini tidak membutuhkan banyak, sehingga APD yang berkulit putih dan Bahkan, Sri Widari menunbisa dihindari lantaran sumber mata air di beberapa desa di setiap antre terkadang dapat empat bertubuh tinggi serta berparas jukkan isi SMS Sudana kalau daerah ini debit airnya mulai turun. Sementara kebutuhan jeriken dan untuk minum, cuci pir- cantik itu, membela ibunya ingin menggagahi anaknya. Namun meskipun dia tahu akan air bersih terus bertambah sejalan dengan pertambahan ing, dan memasak. Kalau mandi bersama kekasihnya, sehingga dan cuci baju datang ke sungai atau pertengkaran semakin ramai. belang Sudana yang suka main penduduk. minta air dari tetangga yang memiMelihat pertengkaran terse- perempuan, Sri Widari menliki sumur,â€? katanya. but, puluhan pemuda yang ada gaku tetap ingin dinikahi oleh Salah satu desa yang mengalami gunakan kendaraan roda dua. Sementara itu, Klian Dusun di Lapangan Pergung secara kekasihnya itu lantaran cinkrisis air bersih terjadi di Dusun Salah seorang warga, Komang Kembang Sari Desa Pangkung Ardika, saat antre mengambil air Kembang Sari, Made Merta, men- otomatis semuanya mendekat tanya sangat besar dan tulus Paruk Kecamatan Seririt. Sejak kemarin, menceritakan, setiap gatakan, persoalan air bersih di dan menonton pertengkaran kepada Sudana. Apalagi dia sudah setahun tinggal serumah awal musim kemarau ini, pasokan musim kemarau krisis air bersih wilayahnya terjadi puluhan tahun seru tersebut. Apalagi saat itu terjadi aksi dengannya. air bersih di dusun ini mengalir han- di wilayahnya menjadi langganan lalu. Jaringan air bersih dengan Sementara Sudana hanya ya tiga jam dalam sehari. Akibatnya, setiap tahun. Atas kondisi ini, dir- WHNQLN JUDĂ€WDVL LQL GLEDQJXQ GHQJDQ jambak oleh pasangan tersebut warga harus antre sejak pagi hari inya harus meluangkan waktu dana swadaya. Untuk menunjang juga tidak terelakkan. Pacar bisa menunduk mendengar oceagar bisa menampung air bersih un- untuk mengambil air bersih untuk operasional pemeliharaan, setiap Luh APD yang memegangi han kekasihnya itu dan sekali tuk kebutuhan memasak di dapur. memenuhi kebutuhan memasak bulan, warga dikenakan iuran wajib Sedana juga terkena gigitan Se- menimpali kata-kata kotor kekasihnya dengan ngedumel. Jika terlambat, warga dipastikan di dapur. Dalam satu hari, Ardika Rp 10.000 tiap kepala keluarga (KK). dana pada lengan kanannya. Kemudian karena ada lapo“Bagaimana saya menikahi tidak mendapat pasokan air karena mengaku dapat menampung air Jika musim penghujan pasokan harus menunggu pasokan air bersih bersih paling banyak empat jeriken airnya masih mencukupi. Ketika ran dari masyarakat sehingga dia. Mulutnya kalau ngomel keesokan harinya. Bahkan, ketika besar. Air yang berhasil ditampung musim kemarau mulai Juli hingga satu kijang anggota Polsek tidak bisa direm. Lagian masak memasuki puncak musim kemarau, itu hanya cukup untuk memenuhi Desember pasokan airnya mengecil Mendoyo datang dan menga- orang nikah dipaksa,â€? kata warga di daerah ini terbiasa tidak kebutuhan di dapur. Hal ini karena hingga tidak mencukupi kebutuhan mankan pasangan kekasih Sudana. (kmb) mendapatkan air bersih satu hingga bak penampungan air bersih di dae- seluruh warga. Atas kondisi ini, pentiga hari berturut-turut. rahnya kapasitasnya kecil, sehingga gambilan air di bak penampungan Setiap hari, warga laki-laki dan tidak cukup memenuhi seluruh ke- dibuka hanya tiga jam setiap hari. perempuan sejak pukul 06.00 wita butuhan seluruh warga. Apalagi saat Setelah itu, dilakukan pengisian ramai-ramai mendatangi lokasi bak ini debit air dari sumber air yang kembali untuk stok air yang bisa penampungan air bersih di pusat berjarak sekitar tujuh kilometer dari diambil keesokan harinya. “Karena dusun. Selain menggotong air yang lokasi bak penampungan. Keperluan debit kecil di musim kemarau seperti sudah ditampung dengan jeriken mandi atau mencuci dirinya dan sekarang airnya tidak mencukupi atau ember besar, ada juga warga keluarga terpaksa menggunakan untuk kebutuhan. Pengambilan air yang mengangkut air bersih meng- air sumur atau mendatangi aliran hanya dibuka tiga jam sehari dan setelah itu ditutup untuk mengisi bak agar bisa diambil oleh warga keesokan hari,â€? katanya. Untuk menyelesaikan persoalan air bersih di wilayahnya itu, Merta berharap pemerintah daerah membantu untuk menambah volume air dari sumbernya dengan memasang jaringan pipa yang lebih besar dari yang ada saat ini. Selain itu, dia juga mengharapkan adanya bantuan dari pemerintah atau pihak lain untuk menambah sumber-sumber air baru. Penambahan ini bisa dilakukan dengan membuat sumur bor pada lokasi tertentu, sehingga pasokan air bersih mencukupi kebutuhan seluruh warga. “Kalau bisa dibantu BPM/kmb38 pipa untuk menambah jaringan KESULITAN AIR - Memasuki musim kemarau tahun ini, sejum- yang sudah ada sekarang. Atau BPM/kmb lah desa di Buleleng mulai kesulitan air bersih. Situasi ini ter- penambahan sumber air baru untuk DIAMANKAN - Pasangan kumpul kebo yang bertengkar jadi di Dusun Kembang Sari Desa Pangkung Paruk Kecamatan menambah pasokan air sangat kami di Lapangan Pergung Mendoyo diamankan di Polsek Seririt. harapkan,â€? tegasnya. (kmb38) Mendoyo.

Masuki Musim Kemarau

Warga Mulai Mengalami Krisis Air Bersih

Tidak Ada Keistimewaan

Raja Denpasar Tempati Blok Tirta Gangga Denpasar (Bali Post) Status terpidana yang disandang Raja Denpasar IX, Ida Tjokorda Ngurah Mayun alias Cok Samirana, membuatnya tidak mesti ditempatkan di ruang khusus mapenaling (masa pengenalan lingkungan) LP Kerobokan. Namun, pascadibekuk petugas Kejaksaan di-back up kepolisian, Cok Samirana langsung ditempatkan di blok, yakni Blok Tirta Gangga. Informasi yang diterima Bali Post Sabtu (21/5) kemarin, Blok Tirta Gangga adalah narapidana khusus kriminalitas. Bukan khusus narkoba. Kalapas Kelas II A Denpasar di Kerobokan, Slamet Prihantoro, membenarkan bahwa Raja Denpasar langsung ditempatkan di blok tanpa melalui mapenaling. “Karena statusnya napi, beliau ditempatkan di Blok Tirta Gangga. Tidak ada keistimewaan dalam melakukan penahanan,â€? ucap NDODSDV VDDW GLNRQĂ€UPDVL ZDUWDZDQ via ponsel.

Kalapas mengatakan, walau Cok Samirana seorang tokoh puri, dipastikan tidak ada keistimewaan atau mendapatkan perlakuan berbeda dengan napi lainnya. “Kami anggap semua sama. Tidak ada perlakuan berbeda untuk beliau,� ucapnya. Untuk diketahui, Cok Samirana sempat menjadi DPO Kejari Denpasar. Dia sempat dicari ke rumahnya oleh kejaksaan bersama polisi, namun yang bersangkutan tidak ada di tempat. Jumat (20/5), setelah dipantau lewat alat monitoring Kejaksaan Agung, Cok Samirana akhirnya dibekuk di Bandara Ngurah Rai, tanpa melakukan perlawanan. “Kita tangkap sesaat setelah mendarat di Bandara Ngurah Rai,� ujar Kajari Denpasar, Immanuel Zebua. Dikatakan, bahwa Raja Denpasar ditangkap bagian dari eksekusi yang dilakukan kejakaan atas vonis dalam perkara penipuan dengan korban Lely. Sementara kuasa hukum Cok Samirana, Futichah Qudratin Feoh,

yang dikonfirmasi atas peristiwa tersebut mengatakan, selama ini Raja Denpasar Cok Samirana bukan tidak kooperatif. Namun, dia sedang menjalani proses penyembuhan karena dalam tahap pengobatan. “Tidak ada beliau sembunyi. Beliau ke Jakarta urusan berobat karena ada penyempitan pembuluh darah,� kata Futichah. Ditambahkan, saat hendak pulang dari Jakarta, Cok Samirana dijemput petugas kejaksaan dibantu dengan aparat kepolisian. Disinggung soal DPO, Futichah mengatakan bahwa selama ini Raja Denpasar itu tidak pernah bersembunyi. Selama masa pengobatan, yang bersangkutan bolak-balik Denpasar-Jakarta. Bahkan saat pulang kemarin, sebelum dijemput kejaksaan, pihaknya ingin mempertanyakan kasus hukum yang membelitnya yang masih dalam proses PK. “Beliau sangat menghormati proses hukum. Tidak ada niatan menghindar,� sebut kuasa hukumnya. (kmb37)

BPM/kmb37

DIKAWAL - Cok Samirana dikawal polisi dan Kasiintel Kejari Denpasar, Syahrir Sagir.

z Perintis : K.Nadha, z Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha zPemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata zRedaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana zSekretaris Redaksi: Sugiartha zRedaktur Eksekutif: Parwata zRedaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra zAnggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto zKantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, zAlamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. Â&#x201E; WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


DAERAH

Minggu Paing, 22 Mei 2016

Direktur PDAM Ditahan

Bupati akan Tunjuk Plt. Amlapura (Bali Post) â&#x20AC;&#x201C; Direktur PDAM Karangasem I Gede T. Baktiyasa sudah menjadi tersangka dalam kasus dugaan menerima suap atau pun penyalahgunaan wewenang dalam jabatannya dan ditahan di Lapas Karangasem. Guna pelayanan PDAM tetap berjalan, Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri merencanakan bakal menunjuk pelaksana tugas (plt). Bupati Mas menyampaikan itu saat ditemui pada hari lanjut usia (Lansia) di Balai Masyarakat Abang, Karangasem, Sabtu (21/5) kemarin. Dikatakan pihaknya bakal membahas masalah Direktur PDAM yang ditahan bersama staf, serta Badan Pengawas PDAM hari ini. â&#x20AC;&#x153;Direktur atau pimpinan PDAM itu harus diisi, tak boleh kosong,â&#x20AC;? tegasnya. Soal siapa akan ditugasi menjadi Plt., Mas Sumatri mengatakan bisa saja orang dalam yang paham dengan manajemen, serta teknis dan pelayanan PDAM. Apakah sudah

memiliki calon yang bakal ditugasi? Atas pertanyaan itu, Bupati Mas tak mau menyampaikan. Bupati Mas kelahiran LamSXQJ 6XPDWUD LWX EHUKDUDS *HGH Baktiyasa tidak bersalah dan tak melakukan tindak pidana seperti yang disangkakan penyidik Kejari. â&#x20AC;&#x153;Kalau disalahkan, itu sudah risiko menjadi pejabat,â&#x20AC;? katanya. Soal kelanjutan manajemen PDAM sendiri, Bupati Mas mengatakan nantinya pihaknya bakal mengkajinya. Tentu Badan Pengawas dan yang terkait bakal dirapatkan guna mengambil langkah-

langkah. â&#x20AC;&#x153;Kami akan mengambil langkah-langkah. Namun supaya tidak salah, tentu semuanya dikaji sesuai mekanisme dan ketentuan yang ada,â&#x20AC;? ujarnya. Menurutnya, langkah cepat mesti dilakukan. Soalnya di PDAM menyangkut pelayanan vital kepada masyarakat. Soal kesinambungan pasokan air PDAM. â&#x20AC;&#x153;Jangan sampai masyarakat atau pelanggan PDAM terus mengeluh karena pasokan air tak lancar,â&#x20AC;? tambahnya. Saat ditanyai, apakah bakal mengangkat Pelaksana tugas (Plh) atau atau Plt direktur baru? Bupati Mas mengatakan pihaknya bakal mengkaji mekanismenya dulu. â&#x20AC;&#x153;Apakah boleh dengan Plt. atau mencari pengganti langsung sebelum direktur lama jelas atau status hukumnya belum berkekuatan hukum tetap, itu akan kami kaji dulu,â&#x20AC;? tandasnya. (013)

LANSIA - Bupati Mas Sumatri dan Wabup Artha Dipa saat Hari Lansia di Abang.

Bupati Mas Berpesan, Lansia agar Bimbing Generasi Penerus PERKEMBANGAN zaman menyebabkan generasi muda menghadapi berbagai tantangan. Karena itu, para sesepuh atau warga lanjut usia (Lansia) diharapkan membimbing generasi penerusnya secara bijaksana, sesuai pengalamannya yang sudah banyak â&#x20AC;&#x2DC;makan asam garamâ&#x20AC;&#x2122; kehidupan. Pesan itu disampaikan Bupati .DUDQJDVHP ,*$ 0DV 6XPDWUL VDDW *HE\DU /DQVLD .DEXSDWHQ Karangasem yang dipusatkan di Balai Masyarakat Abang, Karangasem, Sabtu (21/5) kemarin. Pada gebyar lansia terkait Hari Lansia Nasional, Karangasem mengangkat tema â&#x20AC;&#x153;Melalui Hari Lansia, Kita Hormati dan Rawat Lansia.â&#x20AC;? Bupati Mas meyakini di antara lansia di Karangasem ada pensiunan yang ahli politik, pertanian,

peternakan atau bidang lainnya. Diharapkan ilmunya ditransfer kepada generasi penerusnya. â&#x20AC;&#x153;Kami mohon lansia turut membimbing dan memberi contoh generasi penerusnya, anak, cucu, cicit dan paling tidak anak-anak dilingkungannya masing-masing,â&#x20AC;? paparnya. Sebaliknya, Bupati menitip para lansia kepada generasi penerus serta masyarakat di lingkungannya. Jangan sampai lansia dibiarkan kesepian, dibiarkan kualitas hidupnya rendah dalam menghadapi hari tuanya. Lansia atau orang tua yang sakit jangan dibiarkan, tetapi harus dirawat dengan sabar dan telaten dan diajak berobat. Soalnya ada kebijaksanaan dalam kalangan masyarakat Bali, kalau tak hor-

3

â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122;Workshopâ&#x20AC;? Sepekan Film IHDN Denpasar MAHASISWA Jurusan Komunikasi dan Penerangan Agama IHDN Denpasar sudah pernah menghasilkan karya berupa iklan GDQ Ă&#x20AC;OP \DQJ GLELQD ROHK , *XVWL Ayu Ratna Pramesti Dasih, S.Sos., M.Si., selaku Ketua Jurusan Komunikasi dan Penerangan Agama. Selain itu, karya tulis mahasiswa dalam bentuk tabloid Warta Dharma Duta pimpinan redaksi Ni Made Yuliani di lingkungan Fakultas Dharma Duta yang mengambil WHPD WHQWDQJ SHUMXDQJDQ , *XVWL Bagus Sugriwa saat memperjuangkan pendidikan Agama Hindu, juga menjadi titik awal munculnya ide GDUL , *XVWL 1JXUDK 3HUWX $JXQJ selaku Sekertaris Jurusan Komunikasi dan Penerangan Agama untuk membuat film mengenai SHUMXDQJDQ , *XVWL %DJXV 6XJULZD Untuk merealisasikannya, dengan dukungan penuh dari Dekan Fakultas Dharma Duta, Dr. Drs. I Wayan Wastawa, MA., workshop Sepekan Film Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar yang baru pertama kali dilaksanakan untuk menambah ilmu dan keterampilan mahasiswa GL ELGDQJ SHUĂ&#x20AC;OPDQ Workshop Film yang diselenggarakan (Institut Hindu Dharma Negeri) IHDN Denpasar diselenggarakan selama sepekan (15-21 Mei 2016). Workshop ini berhasil mendatangkan narasumber dari IKJ (Institut Kesenian Jakarta) Fakultas Film dan Televisi. Narasumber yang sudah ahli dibidangnya sangat mampu menyedot perhatian peserta workshop yang berasal dari ISI Denpasar dan komunitas yang tergabung dalam kelompok-kelompok pecinta dan creator Ă&#x20AC;OP GL %DOL 3DQLWLD \DQJ membatasi jumlah peserta sebanyak 30 orang akhirnya membludak menjadi sekitar 80-an peserta. Namun demikian, hal ini tidak PHQJXUDQJL NRQGLVLĂ&#x20AC;WDV workshop yang diselenggarakan. , *XVWL $\X 5DWQD 3UDPHVWL Dasih, S.Sos., M.Si., juga menambahkan bawasannya pelaksanaan workshop Ă&#x20AC;OP LQL DGDODK ODQJNDK strategis bagi masyarakat kampus, khususnya IHDN Denpasar GDQ PDV\DUDNDW SHUĂ&#x20AC;OPDQ GL %DOL untuk mendapatkan Pendidikan \DQJ EHQDU WHQWDQJ Ă&#x20AC;OP 0HQJLQJDW Ă&#x20AC;OP DGDODK VDODK VDWX PHGLD belajar dan penyampaian informasi yang efektif. Hingga perlu kiranya pelatihan yang benar oleh para ahli Ă&#x20AC;OP \DQJ WHODK EDQ\DN PHODKLUNDQ Ă&#x20AC;OP Ă&#x20AC;OP EHUPXWX GL ,QGRQHVLD Kegiatan workshop film ini memberikan pengetahuan dasar serta ketrampilan hingga kearah SURGXNVL SDGD Ă&#x20AC;OP $GHJDQ \DQJ baik angelnya harus benar-benar dipahami peserta. Karena itulah peserta workshop dilatih step by

mat dan tak merawat lansia bisa tulah hidup atau alpaka guru rupaka. â&#x20AC;&#x153;Para lansia kita adalah pejuang kita. Kalau tanpa perjuangan orang tua yang kini sudah lansia, kita tak ada seperti ini. Saya tak mungkin menjadi Bupati,â&#x20AC;? ujarnya. Kadis Sosial Karangasem Made Sosiawan melaporkan, lansia di Karangasem mencapai 3.800 orang yang perlu mendapatkan perhatian. Karena anggaran Pemkab terbatas, tahun ini terkait *HE\DU /DQVLD NHPDULQ EDUX orang yang dibantu dengan paket sembako. Pada gebyar kemarin juga diisi dengan Posyandu Lansia berupa pelayanan pengobatan, serta dharma wacana disampaikan Kepala Kantor Kementerian UNIVERSITAS Hindu IndoAgama Karangasem. (ad995) nesia (Unhi) Denpasar menggelar Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) jalur mandiri di kampus setempat, Sabtu (21/5) kemarin. Sebanyak 531 calon mahasiswa mengikuti SPMB gelombang pertama. Mereka diberi waktu masing-masing 1,5 jam untuk menyelesaikan dua ujian tertulis. Masing-masing ujian kemampuan SERING kali terlihat di jalan Didasari oleh fakta itu, Rotary anak TK setempat. Kegiatan kali dasar yang terdiri dari 40 soal raya para orang tua atau dewasa Club terpanggil untuk membuat ini terlaksana berkat dukungan dengan materi matematika dasar, membonceng anak-anak dengan perubahan. Melalui ikon proyek sponsor dari Rotary Club di Korea bahasa Inggris, kewarganegaraan motor tanpa melengkapi anak mer- Helmet Man Rotary secara berkelan- Selatan. dan bahasa Indonesia, serta 40 eka dengan pelindung kepala. jutan memberikan bantuan helm Sebagai tambahan, selama satu soal lagi terkait kemampuan IPA/ Jelas-jelas hal ini tidak dapat standar SNI secara gratis kepada tahun terakhir tidak kurang dari IPS tergantung program studi yang dibenarkan dan sangat berbahaya anak TK di seluruh Bali, sekaligus 2.000 helm telah dibagikan kepada dituju. bagi anak-anak. Padahal anak ada- mengedukasi kepada para orang TK di seluruh Bali melalui bantuan â&#x20AC;&#x153;Seleksi penerimaan mahasiswa lah buah hati orang tua. Jarak tem- tua akan pentingnya menggunakan dari para sponsor, baik yang ber- baru Unhi dilaksanakan dengan puh yang dekat ataupun pandangan helm saat mengendarai sepeda mo- sifat individu, corporate maupun sangat ketat. Hal ini didasarkan bahwa tidak apa untuk anak kecil tor, baik jarak dekat maupun jauh. organisasi. atas pemikiran untuk mendapatuntuk tidak memakai helm seakan Secara khusus, Sabtu (21/5) â&#x20AC;&#x153;Ke depan jumlah tersebut akan kan calon mahasiswa baru yang menjadi pembenaran akan hal ini. kemarin rombongan Rotary Club terus bertambah sampai kita tidak lebih berkualitas, sesuai tuntutan Tentu saja oleh karena adanya of Bali Denpasar bersama Helmet menyaksikan lagi para orang tua sistem penjaminan mutu yang supola pikir dan kebiasaan seperti ini, Man menyambangi TK Alit Kirana membonceng anak-anak tanpa dah ditetapkan Unhi,â&#x20AC;? ujar Wakil sering kali ditemui korban kecela- di Jln. Kebo Iwa, Denpasar, untuk helm. Mari kita utamakan anak! Rektor I Bidang Akademik Unhi kaan lalu lintas yang melibatkan memberikan edukasi serta mem- Ingat pakai helm, penting ingat Prof. Dr. I Ketut Suda, M.Si., dianak kecil. bagikan helm gratis kepada 72 klip!â&#x20AC;? (kmb) dampingi Wakil Rektor II Bidang 6'0 3URI 'U ,GD $\X *GH <DGQ\Dwati, M.Pd., dan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Prof. Dr. Ir. Euis Dewi Yuliana, M.Si. Suda menambahkan, Unhi melaksanakan SPMB lebih awal dibandingkan dengan perguruan tinggi lain di Bali. Langkah ini dilakukan untuk membangun citra publik bahwa lembaga perguruan tinggi swasta seperti Unhi berani lebih awal untuk mendapatkan calon-calon mahasiswa berkualitas, sesuai standar yang sudah ditetapkan. â&#x20AC;&#x153;Pencitraan publik Unhi yang berbasis agama dan kebudayaan harus diawali dengan input yang baik dan benar, sejak rekrutmen calon mahasiswa baru. Dilanjutkan dengan proses pembelajaran yang baik, diharapkan mendapatkan lulusan atau output yang berkualitas. Lulusan yang berkualitas menyebabkan semakin luas kesempatan umat Hindu berpartisipasi dalam proses pembangunan bangsa yang semakin kompetitif,â&#x20AC;? paparnya. HELM - Rotary Club terpanggil untuk membuat perubahan. Melalui ikon proyek Helmet Man Rotary Menurut Suda, calon mahasiswa secara berkelanjutan memberikan bantuan helm standar SNI secara gratis mengikuti seleksi untuk bisa masuk

FILM - Peserta workshop sepekan Film IHDN Denpasar bersama dengan narasumber foto bersama disela-sela kegiatan. step dalam pengambilan angel. Hingga para peserta merasa bahwa materi yang disampaikan sangat bermanfaat. Manfaat ini tidak sekedar dipahami, namun langsung para peserta diminta mempraktekkannya. Tujuan diberikan pelatihan kepada para peserta hingga paham agar dapat menghasilkan film yang benar-benar layak untuk dikonsumsi publik. Karena tampiODQ Ă&#x20AC;OP WHQWXQ\D KDUXV GLGXNXQJ oleh berbagai kemampuan yang memang dapat berkontribusi pada SURGXNVL Ă&#x20AC;OP EHUPXWX Pemateri jumlahnya tujuh orang. Diantaranya ada yang DKOL GLELGDQJ VHQL SHUĂ&#x20AC;OPDQ \DQJ disampaikan oleh Arda Muhlisius yang didampingi oleh Naswan Iskandar. Penulis Skenario disampaikan oleh RB. Armantono, yang mampu menyampaikan teknik penulisan dengan cara yang sangat berbeda karena peserta tanpa terasa sudah dapat memunculkan ide cerita. Pemateri yang memberikan pengetahuan dan praktek tentang SHQ\XWUDGDUDDQ Ă&#x20AC;OP GLVDPSDLNDQ oleh Edi SS. Hingga akhirnya PDWHUL SURGXNVL Ă&#x20AC;OP GLVDPSDLNDQ oleh Rinayanti Harahap yang baru saja menuntaskan filmnya yang berjudul Surat Cinta Untuk Kartini. Tata Kamera disampaikan oleh Nur Hidayat, selanjutnya materi tata suara dilatih oleh Iwan Darmawan. Dan terakhir bagian materi yang melatih editing disampaikan oleh Danu murti. Empat hari berlalu, hingga hari kelima dan keenam digunakan untuk praktek langsung shooting Ă&#x20AC;OP NDU\D SHVHUWD workshop yang berjudul â&#x20AC;&#x153;Airnya Ku Akhiriâ&#x20AC;?. Dr. Drs. I Wayan Wastawa, MA., yang merupakan Dekan Fakultas Dharma Duta Institut Hindu Dharma

Negeri Denpasar sangat antusias berpartisipasi sebagai pemeran utama bernama Pak Made dalam Ă&#x20AC;OP WHUVHEXW ´6D\D PHQJDMXNDQ diri sebagai pemain utama untuk bernostalgia dalam dunia akting yang dulunya pernah saya lakoni ketika tergabung dalam sekaa drama gong. Senang sekali rasanya bisa ikut berpartisipasi. Semoga ini bisa dijadikan acuan untuk lebih baik lagi,â&#x20AC;? harapnya. Lawan mainnya dalam film bergenre drama komedi tersebut adalah salah satu anggota dari Komunitas Cinclue (Cinema Klungkung) bernama Komang Agus Kristawan yang berperan sebagai Adit. Film yang menceritakan tentang seorang mahasiswa yang tidak peka dengan lingkungannya, suka membuang sampah sembarangan dan suka membuka keran air kamar mandi kampus, sehingga air terbuang sia-sia. Pak Made tak pernah lelah untuk menasehatinya hingga akhirnya ia sadar dengan cara tak terduga. Selama proses shooting berlangsung, peserta workshop dituntut untuk profesional dalam mengerjakan project hingga proses editing, dan akhirnya ditayangkan sebelum acara penutupan workshop berlangsung. Harapan akhir dari workshop ini dilaksanakan oleh IHDN Denpasar pertamakali adalah karena ada kecendrungan agar film di Bali benar-benar bermutu. Hingga masyarakat Bali makin mencintai GXQLD SHUĂ&#x20AC;OPDQ %DKNDQ KDUDSDQ yang paling dasar adalah agar masyarakat Bali memiliki kemamSXDQ XQWXN PHPSURGXNVL Ă&#x20AC;OPQ\D sendiri yang tentunya bermutu. Artinya, layak untuk dikonsumsi hingga tingkat internasional. Mengingat Bali merupakan tujuan wisata Internasional. (ad1801)

531 Calon Mahasiswa Ikuti SPMB Unhi Denpasar

Rotary Club of Bali Denpasar Sambangi TK Alit Kirana

UNHI - Calon mahasiswa Unhi Denpasar tampak serius mengerjakan soal ujian kemampuan dasar pada seleksi jalur mandiri di Kampus Unhi Denpasar, Sabtu (21/5) kemarin. di enam fakultas dengan total 12 program studi pada program sarjana (S-1). Masing-masing Fakultas Ilmu Agama dan Kebudayaan, Fakultas MIPA, Fakultas Kesehatan (Ayurweda), Fakultas Pendidikan Agama dan Seni, Fakultas Teknik, dan Fakultas Ekonomi. Untuk lebih menarik peminat, Unhi memberikan beberapa jenis beasiswa. Diantaranya beasiswa PPA dari Kopertis-Dikti, beasiswa BBM dari Kopertis-Dikti, beasiswa BP-PPA dari Dikti, beasiswa bebas SPP dari Unhi kepada 180 mahasiswa baru yang diberikan dari semester I sampai semester IV, beasiswa Bidikmisi dari KopertisDikti, beasiswa dari BNI Denpasar serta beasiswa dari pemerintah daerah maupun instansi lainnya. â&#x20AC;&#x153;Khusus beasiswa bebas SPP diberikan kepada mahasiswa baru (S-1) pada Fakultas Ilmu Agama dan Kebudayaan, Fakultas MIPA, Fakultas Kesehatan (Ayurweda), Fakultas Pendidikan Agama dan Seni, dan Fakultas Teknik,â&#x20AC;? jelasnya. Suda melanjutkan, calon mahasiswa yang diterima hanyalah yang memenuhi standar Unhi.

Namun bukan berarti kesempatan untuk menjadi mahasiswa Unhi langsung tertutup. Pasalnya, Unhi akan kembali melaksanakan seleksi gelombang kedua melalui jalur minat. Mengingat kapasitas atau daya tampung Unhi tahun ini mencapai 800 hingga 900 mahasiswa baru. â&#x20AC;&#x153;Hal ini guna memberikan kesempatan yang lebih luas pada generasi muda Hindu untuk mendalami masalah agama, budaya, ekonomi, biologi, teknik, sastra Hindu, ayurweda, hukum Hindu, pendidikan, serta dengan semakin banyak anak muda Hindu yang berpendidikan tinggi diasumsikan akan semakin luas kesempatan berpartisipasi dalam proses pembangunan bangsa, maka Unhi membuka pendaftaran mahasiswa baru gelombang ke II,â&#x20AC;? jelasnya. Informasi lebih lanjut tentang penerimaan mahasiswa baru, beasiswa bebas SPP, uang gedung dan lain-lain dapat menghubungi Sekretariat Unhi di Jalan Sangalangit *DWVX 7LPXU 'HQSDVDU 7HOS 464700, 0361-464800 ext.106 dan 108 atau melalui laman resmi Unhi di www.unhi.ac.id. (ad1800)


4

Minggu Paing, 22 Mei 2016

FILOSOFI /DQGDVDQ Ă&#x20AC;ORVRĂ&#x20AC; 7UL +LWD .DUDQD GDODP NHKLGXSDQ \RZDQD SHPXGD %DOL EHUWXMXDQ PHZXMXGNDQ KXEXQJDQ KDUPRQLV VHFDUD YHUWLNDO GDQ KRUL]RQWDO +DUDSDQQ\D DGDODK WXPEXKQ\D NHVDGDUDQ GDQ NHFHUGDVDQ GDODP GLUL yowana %DOL VHFDUD HPRVLRQDO GDQ VSLULWXDO \DQJ EHUODQGDVNDQ 7UL +LWD .DUDQD VHKLQJJD VHJDOD WDQWDQJDQ GDQ DQFDPDQ \DQJ GDWDQJ PHQJKDPSLUL GDSDW GLFHJDK

Bangkitkan Semangat Nasionalisme â&#x20AC;?Yowanaâ&#x20AC;? Bali

Berlandaskan â&#x20AC;?Tri Hita Karanaâ&#x20AC;? SUDAH 108 tahun lamanya semangat nasionalisme para pemuda digelorakan sebagai bentuk perjuangan. Semangat untuk mewujudkan sebuah perubahan besar dan terbebas dari penindasan serta penjajahan. Semangat yang didasari rasa nasionalisme, persatuan dan kesatuan untuk mencapai satu tujuan. Semangat yang dimotori oleh kesadaran untuk memperjuangkan harkat dan martabat bangsa melalui gerakan kebangkitan nasional pada tanggal 20 Mei 1908. Perjuangan kaum pemuda dalam wadah â&#x20AC;?Budi Utomoâ&#x20AC;? yang memiliki makna dan tujuan luhur berlandaskan jiwa, pikiran dan kesadaran (budi) yang luhur, sangat baik/ utama (utomo). Sebuah perjuangan yang luar biasa dari kaum pemuda serta kontribusi yang nyata terhadap bangsa dan Negara. Inilah yang perlu dibangkitkan kembali dari para pemuda, terutama semangat nasionalisme yang semakin hari semakin memudar. Bahkan di tengah arus perkembangan yang semakin maju, semangat tersebut tergelincir dalam landasan pacu modernisasi. Pemuda merupakan motor penggerak dari kemajuan suatu bangsa. Dalam perkembangan yang semakin modern, justru para pemuda semakin sibuk dengan permasalahannya sendiri. Bagaimana tidak, para pemuda sekarang sibuk mengisi kesenangan, melakukan seks bebas, bersikap apatis, bahkan cenderung menyelesaikan masalah dengan cara-cara anarkis. Di

samping itu mereka terjerumus dalam pengaruh narkoba yang semakin memprihatinkan. Banyak di antaranya lupa tentang tanggung jawab yang dibebankan pada pundaknya untuk menata dan mewujudkan masa depan yang gemilang. Hal ini juga dialami oleh para yowana (pemuda) Bali di tengah hingar bingar pariwisata yang secara tidak langsung membawa pengaruh dalam tatanan kehidupan masyarakat Bali. Perubahan yang dapat dilihat adalah mulai berkurangnya peran penting pemuda dalam kebertahanan adat dan budaya Bali terutama dalam pewarisan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Sebagai contoh sekarang minim dijumpai yowana Bali yang berkomunikasi dalam pergaulannya mempergunakan bahasa ibu (Bali). Di samping itu pengaruh modernisasi merubah tata penampilan yowana Bali saat mempergunakan busana adat yang lebih menonjolkan sisi sensualitas dan meninggalkan nilai etika maupun estetika. Mulai berkurangnya rasa hormat dan berbhakti kepada Catur Guru yaitu empat guru utama yang mulia di antaranya; Guru Rupaka (orangtua), Guru Pengajian (guru di sekolah), Guru Wisesa (pemerintah), dan Guru Swadhyaya (Tuhan). Di samping karena pengaruh perkembangan zaman yang semakin tanpa batas (global) dengan akses informasi yang semakin pesat serta tontonan/hiburan yang dinikmati melalui berbagi media, secara tidak langsung berdampak pada mentalitas dan karakter yowana Bali. Hal ini GLVHEDENDQ NDUHQD NHPDPSXDQ Ă&#x20AC;OWHU DWDX GD\D saring yang dimiliki masih lemah dan kurangnya pengawasan, bimbingan dan tuntunan dari orang tua. Di samping itu yowana Bali telah meninggal jati dirinya sebagai generasi penerus (sentana) yang sesungguhnya harus menjadi anak yang luhur dan utama (suputra).

Tantangan Di tengah tantangan dan permasalahan yang dihadapi oleh yowana Bali, maka semestinya mereka selalu belajar dan membelajarkan diri untuk mampu menjadi pemuda harapan bangsa dan Negara. Artinya mereka menyadari bahwa tanggung jawab besar yang dipikulkan dan diwariskan harus didasari semangat nasionalisme. Semestinya yowana Bali mengisi kehidupan dengan kegiatan-kegiatan positif dan juga memupuk pengalaman-pengalaman yang menjadi modal dalam mengarungi kehidupan yang semakin keras. Begitu juga persaingan yang semakin bebas dengan diberlakukannya MEA (Masyarakat Ekonomi Asean), menambah beban yang semakin berat untuk diperjuangkan. Jangan sampai yowana Bali menjadi penonton atau tersisih dalam kehidupannya di tengah gempuran dan hempasan yang semakin menantang. Yowana Bali semestinya semakin peduli, aktif dan kreatif dalam mengembangkan diri untuk menjaga eksistensinya di masyarakat. Kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan dalam kehidupan masyarakat dikembangkan, diberdayakan dan diterapkan dalam wadah organisasi pemuda sekaa trunatruni. Disamping itu yowana Bali semakin peka terhadap perkembangan yang terjadi dengan tetap mewarisi nilai-nilai luhur adat-istiadat sebagai pembentuk jati diri. Maknanya adalah tercipta generasi muda (yowana) yang memiliki karakter luhur, berwawasan luas, cinta dan peduli terhadap tanah airnya. Upaya untuk mewujudkan yowana Bali yang memiliki semangat nasionalisme pelaksanaannya berlandaskan pada ajaran Tri Hita Karana. Konsepnya adalah yowana Bali memiliki kecerdasan spiritual dalam mewu-

judkan rasa sradha dan bhaktinya kepada Tuhan sebagai Sang Pencipta. Penerapannya adalah yowana Bali dalam aktivitas kehidupannya tidak lepas dengan kegiatan-kegiatan religius, seperti rajin sembahyang, berdoa, ngaturang ayah, berbakti pada orangtua sebagai guru rupaka, menghormati guru di sekolah, berperilaku susila dengan dasar utama untuk memelihara hubungan yang harmonis dengan Tuhan (Parhyangan). Dalam interaksi sosial melalui pergaulan yowana Bali dengan kecerdasan emosionalnya menjaga tata krama, beretika, sopan santun, paras-paros, menghargai perbedaan, menjaga persatuan dan kesatuan berlandaskan konsep manyama braya. Penerapannya adalah yowana Bali menjaga rasa kebersamaan hidup bermasyarakat sebagai makhluk sosial, saling menghormati dan menghargai dengan sesama manusia berlandaskan falsafah Vasudaiva Kutumbakam (kita semua bersaudara). Tujuannya adalah untuk menciptakan hubungan yang harmonis dengan sesama manusia (pawongan) dalam menciptakan kehidupan yang aman, damai dan sejahtera. Menata kehidupan yang diharapkan tidak terlepas dengan menjaga dan melestarikan alam lingkungan sebagai tempat melangsungkan kehidupan. Alam lingkungan yang ditata, dijaga dan dilestarikan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab mampu memberikan rasa nyaman, tentram dan damai dalam kehidupan. Penerapannya adalah yowana Bali memiliki kesadaran menjaga alam lingkungan dengan membiasakan perilaku untuk membuang sampah pada tempatnya, mempergunakan HQHUJL VH HĂ&#x20AC;VLHQ PXQJNLQ PHQJRODK DODP dengan sebaik-baiknya, menciptakan kreatiĂ&#x20AC;WDV GDQ WHNQRORJL WHSDW JXQD GDODP PHQDQJ-

gulangi masalah kerusakan alam. Tujuannya adalah untuk menciptakan hubungan yang harmonis dengan alam lingkungan (palemahan) dengan menumbuhkan kesadaran bahwa yowana Bali sebagai generasi penerus wajib menata, menjaga dan melestarikan alam lingkungan. )LORVRĂ&#x20AC; /DQGDVDQ Ă&#x20AC;ORVRĂ&#x20AC; Tri Hita Karana dalam kehidupan yowana Bali bertujuan mewujudkan hubungan harmonis secara vertikal dan horizontal. Harapannya adalah tumbuhnya kesadaran dan kecerdasarn dalam diri yowana Bali secara emosional dan spiritual. Kecerdasan secara emosional dalam diri yowana Bali mampu menciptakan generasi muda yang berkarakter luhur dengan sikap dan perilaku yang baik (susila). Kecerdasan secara spiritual dalam diri yowana Bali mampu menumbuhkan rasa sradha dan bhakti untuk menciptakan generasi muda yang religius, berakhlak mulia dengan menjadikan ajaran agama sebagai pedoman hidup. Dengan terciptanya yowana Bali yang memiliki kecerdasan secara emosional dan spiritual berlandaskan Tri Hita Karana, maka segala tantangan dan ancaman yang datang menghampiri dapat dicegah. Penerapan inilah menjadi gambaran tentang bangkitnya rasa nasionalisme dalam diri yowana Bali untuk mengisi kemerdekaan dan melanjutkan perjuangan dari era Boedi Oetomo sampai sekarang. Selamat hari Kebangkitan Nasional, mari tumbuhkan kesadaran dan semangat nasionalisme dalam diri dengan mencintai tanah kelahiran sendiri. zI Nyoman Agus Sudipta

Keluarga Sebagai Pilar Budaya Literasi MENARIK sekali tulisan IBW Widiasa Keniten di Bali Post Minggu (1 Mei 2016) dalam tajuk â&#x20AC;&#x153;Literasi di Ranah Pendidikanâ&#x20AC;?. Menarik bukan saja karena tulisan ini diturunkan mengawali Mei sebagai bulan buku (istilah Presiden Soeharto sejak 1995) atau Mei sebagai bulan pendidikan (istilah Mendikbud Anies Baswedan, sepanjang bulan Mei 2016), melainkan pada konteks kehidupan bangsa yang berusia lebih dari 70 tahun merdeka, budaya literasi masih rendah walaupun Sularto, dkk. (2004 :xxxii) menyebutkan lebih dari 90 persen penduduk negeri ini sudah melek huruf. Tulisan IBW Widiasa Keniten menarik paling tidak untuk tiga hal. Pertama, menunjukkan keprihatinannya sebagai seorang pengawas pendidikan SMA yang menemukan minat baca-tulis di lembaga pendidikan tidak beranjak naik walaupun usia kemerdekaan telah mencapai 70 tahun lebih. Padahal, negeri ini merdeka berkat tokoh-tokoh pejuang yang bukan saja gigih melawan penjajahan, melainkan juga gigih dan teguh kukuh mengisi diri dengan bacaan yang berbobot untuk membangun argumentasi. Kedua, mengajak lembaga pendidikan formal (pendidikan dasar â&#x20AC;&#x201C; Perguruan Tinggi) membentuk komunitas baca-tulis dengan guru/dosen sebagai pioner. Komunitas ini dapat menjadi wahana menggetoktularkan budaya literasi dalam ekosistem persekolahan/perguruan. Dengan demikian, kehadirannya dapat merangsang peserta didik untuk berdialog dan berdiskusi melalui bahan bacaan baik Ă&#x20AC;NVL GDQ QRQĂ&#x20AC;NVL WHUNDLW GHQJDQ EHUEDJDL

isu aktual di masyarakat. Berdialog dalam budaya literasi adalah komunikasi multi arah (dia-lo-gue) dalam arti tidak saja intrateks tetapi juga melampaui teks dengan partipan penanggap komunikasi. Ketiga, mengajak guru untuk membangun perpustakaan pribadi secara bertahap. Seiring dengan itu, secara bertahap pula guru dipacu untuk mencintai buku dan sumber pustaka lain yang sangat berguna bagi pengembangan profesinya, terutama dalam menumbuhkan budaya baca di kalangan peserta didik. â&#x20AC;&#x153;Mengharapkan anak didik agar gemar membaca dan menulis, guru juga semestinya gemar membaca dan menulisâ&#x20AC;?. Budaya Tidak ada yang keliru dengan tulisan IBW Widiasa Keniten itu. Namun, mengembangkan budaya literasi melalui jalur pendidikan formal (sekolah) tanpa menyebutkan peran keluarga (informal) dan masyarakat (nonformal) tampaknya kurang elok. Oleh Ki Hajar Dewantara, ketiga lembaga pendidikan itu disebut trisentra pendidikan. Keluarga adalah pusat pendidikan pertama dan utama termasuk dalam memperkenalkan budaya literasi di kalangan anak-anak. Sadar akan pentingnya peran keluarga, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan membentuk direktorat Pembinaan Keluarga berdasarkan Permen Nomor 11 Tahun 2015. Permen ini menjadi jembatan emas bagi keluarga untuk membuat anak cinta literasi dari rumah untuk dikuatkan di sekolah dan dikembangkan di masyarakat. Sehubungan dengan hal itu, keluarga menengah ke atas yang mempekerjakan pembantu rumah tangga dari kaum buta aksara dengan harapan bayarannya mu-

rah, selain tidak mendidik juga sangat berbahaya bagi tumbuh kembang anak yang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Pekerja Rumah Tangga yang dipekerjakan seyogyanya memahami perkembangan dan mengerti ilmu jiwa anak sehingga tugasnya selain sebagai pengasuh juga mendidik sebagaimana layaknya guru di PAUD. Guru pengganti bagi orangtua sibuk untuk mengurus kebutuhan anak dengan keunikannya masing-masing, termasuk mampu merangsang anak agar dekat dengan budaya literasi melalui metode (sederhana) permainan yang menggembirakan. Keluarga Modern Keluarga modern Indonesia perlu berguru kepada Inggris dan Jepang yang memiliki budaya literasi yang mapan. Budaya membaca dikedua negeri itu justru diawali oleh kaum wanita yang mengasuh bayi di rumah masing-masing ketika sang suami pergi bekerja. Di antara wanita itu, tercatat pula para babu doyan membaca buku di rumah majikannya. Waktu luangnya dimanfaatkan secara efektif untuk rekreasi menjelajahi dunia lewat buku-buku sastra khususnya novel. Sapardi Djoko Damono (1979 : 63) menengarai novel Pamela karangan Richardson yang berkisah tentang seorang pembantu (Pamela) yang pandai dan jujur terpaksa meninggalkan majikannya yang kurang ajar mau mengawininya. Menariknya lagi, alasan Pamela meninggalkan tuannya agar ia mendapatkan waktu lebih banyak untuk membaca. Kebiasaan membaca yang ditradisikan dari lingkungan rumahlah yang membuat bule dari Inggris atau Jepang setiap bepergian selalu membawa buku. Mereka berwisata sambil menambah ilmu dari

berbagai sumber tertulis, termasuk melek budaya literasi media. Membaca bagi mereka bukanlah hobi, melainkan sebuah kebutuhan seperti halnya makan dan minum. Jika lapar terangsang untuk makan, jika haus terangsang untuk minum. Jika jiwanya lapar dan haus, sarapannya adalah bacaan. Jika budaya literasi sudah tertanam di keluarga masing-masing sebagai sebuah kebiasaan, maka tugas sekolah sebagai pilar kedua pendidikan adalah menguatkan dan masyarakat sebagai pilar ketiga bertugas mengembangkan literasi. Hal ini sejalan dengan ajaran Ki Hajar Dewantara tentang Trikon : Konsentris, Konvergensi, dan Kontinuitas. Konsentris berarti menyatukan keanekaragaman dalam tiap keluarga (Indonesia) tanpa kehilangan identitas masing-masing yang berakar kuat pada kearifan lokal dengan konsep jengah (kerja keras,cerdas, ikhlas, tuntas) dan tindih (patriotik) untuk Indonesia Jaya. Konsep ini seturut dengan syair lagu Indonesia Raya, â&#x20AC;&#x153;Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya untuk Indonesia Rayaâ&#x20AC;?. Membangun jiwa Indonesia, seyogyanya dengan literasi bermutu sesuai dengan tingkatan usia anak. Budaya Asing Konvergensi artinya keluarga hendaknya mampu memadukan budaya asing dan budaya bangsa dengan metode pilah dan pilih sesuai dengan kepribadian bangsa. Metode ini pertama-tama juga diperoleh melalui pendidikan keluarga. Dalam konteks pemenuhan literasi anak, tugas oarngtualah yang memilih dan memilah bacaan bagi anak dari berbagai sumber, termasuk mendampingi anak melek literasi media yang menyerbu keluarga Indonesia. Orang

tua seyogyanya bertindak seperti layaknya itik yang mampu memilih makanan dalam lumpur untuk diberikan kepada anaknya demi kesehatan jiwa si anak. Kontinu artinya pendidikan keluarga dikelola secara berkesinambungan dari generasi ke generasi, dari orang tua kepada anaknya. Tugas orang tua adalah mewariskan nilai-nilai kebaikan dalam keluarga untuk ditransformasi kepada anak untuk bekal hidup di dunia lebih luas (sekolah dan masyarakat). Dalam konteks penanaman budaya sadar literasi, pengalaman Suwardi bisa dirujuk. Ia selalu menyelinap ke ruang bacaan keluarga saking hausnya dengan ilmu dan informasi sesuai dengan bakat dan cita-citanya. Di perpustakaan keluarga ia menikmati aneka bacaan yang menarik minatnya. Hal yang sama juga dilakukan oleh para tokoh pendiri bangsa seperti Soekarno, Hatta, Cipto Mangun Kusumo, Muhamad Yamin, dan sederet nama yang lain dengan tradisi literasi melalui peran perpustakaan keluarga. Dengan teori Trikon, transformasi nilainilai karakter yang berintikan integritas, kejujuran, dan gotong royong dapat dimantapkan melalui budaya sadar literasi sejak dini dengan sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat. Anak yang hebat lahir dari keluarga yang melek literasi. Sekolah yang hebat lahir warga sekolah yang konsisten menggemakan gerakan literasi sekolah. Masyarakat yang hebat lahir dari keluarga dan sekolah hebat budaya literasinya. Bangsa yang hebat adalah bangsa yang setiap keluarganya menjadi pilar budaya literasi untuk gerakan perubahan yang lebih baik menuju kesejahteraan dan kemakmuran bersama. zI Nyoman Tingkat, Guru SMAN I Kuta Selatan

.HQFDQJNDQ 3DKD GHQJDQ %HUVLPSXK PADA pagi yang cerah ini marilah kita tetap menjaga kebugaran tubuh dengan melakukan latihan peregangan ringan dengan posisi bersimpuh. Dengan gerakan yang sederhana tanpa menggunakan musik sekalipun maka hasilnya dapat dirasakan. Gerakan yang bermanfaat untuk otot paha, lengan, kaki dan punggung ini dapat dilakukan setiap pagi sebelum berangkat beraktivitas. Baiklah ikuti contoh peragaan ini bersama Instruktur Prami dari Lala Studio.

RUBRIK â&#x20AC;&#x153;Bugarâ&#x20AC;? ini terbuka untuk umum. Bagi Anda yang memiliki problem masalah tubuh. Kirimkan ke Redaksi Bali Post ( Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232) Atau $GROÂżQD *UDFH 7DQJNXGXQJ 6HNRODK 6HQDP /DOD 6WXGLR -O 9HWHUDQ ( 3XUL 6DWULD 'HQSDVDU WHOS 283226. Cantumkan kuponâ&#x20AC;? â&#x20AC;&#x153;Bugarâ&#x20AC;? di sudut kiri amplop.

Gb. I : Posisi bersimpuh dengan kedua kaki dibuka sedikit dan kedua lengan lurus depan dada. Turunkan badan sedikit dan tahan 1 x 8 hitungan (pantat tidak menyentuh tungkai) lalu tegakkan kembali dan ulangi beberapa kali.

Gb. II : Tetaplah bersimpuh dengan lengan kanan di pinggang sedangkan lengan kiri di atas. Condongkan badan ke arah kanan hingga terasa tarikan pinggang kiri lalu tegakkan dan condongkan badan ke arah kiri serta ulangi beberapa kali.

Gb. III : Posisi duduk dengan kaki kanan lurus dan kaki kiri ditekuk ke belakang dan pantat bertumpu pada kaki kiri. Kedua lengan lurus depan dada saling berkaitan. Condongkan badan ke depan lalu tegakkan dan ulangi beberapa kali, setelah itu lakukan pada arah kebalikan.

Dengan gerakan yang sederhana namun besar manfaatnya maka tubuh jadi fit dan salam bugar dari Lala Studio.

Gb. IV : Dengan posisi bersimpuh kedua lengan lurus ke belakang dan jari-jari telapan saling berkaitan. Dorong badan ke depan lalu tegakkan dan ulangi beberapa kali.


5

Minggu Paing, 22 Mei 2016

Resensi Buku ”Mapulang Lingga” Tonggak Sulinggih Terbebas dari Belenggu Duniawi Judul Buku

: Fungsi dan Makna Upacara Mapulang Lingga dalam Rsi Yadnya Penulis : Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Putra Sara Shri Satya Jyoti Editor : I Gede Pariadnya Penerbit : Pustaka Bali Post Tahun Terbit : 2016 Tebal : xvi + 48 hal GANGSARANtindak kuangan daya. Itulah sebuah ungkapan dengan amanat yang ingin disampaikan sangat dalam yang semestinya dipahami oleh umat Hindu khususnya yang berkedudukan sebagai orang suci (Pendeta) ketika muput upacara. Sebab orang suci itu mempunyai sesana. Walaupun telah madwijati namun belum melaksanakan Upacara Ngalinggihan Weda maka belum diperkenankan muput upacara yadnya. Begitu pula telah melaksanakan upacara Ngalinggihan Weda tetapi belum melaksanakan Upacara Mapulang Lingga, juga tidak diperkenankan muput upacara yang berhubungan dengan Atiwa-tiwa. Sehingga Upacara Mapulang Lingga mempunyai peranan penting yang mengesahkan boleh tidaknya seorang sulinggih muput upacara yang tingkatannya lebih besar. Ini sesuai dengan fungsinya bahwa Mapulang Lingga bertujuan untuk menghilangkan kelekatan material/duniawi yang menyelimuti roh Sang Sadaka sehingga Brahman dapat menyatu atau malinggih ring angga sarira Sang Sadaka. Itulah yang menjadi dasar Upacara Mapulang Lingga dianggap sebagai tonggak Sulinggih telah bebas dari belenggu material/duniawi sehingga dikatakan menyatu dengan Brahman. Namun menurut buku ini, upacara tersebut hanyalah sebuah seremonial belaka, karena terbebasnya belenggu duniawi bukan disebabkan oleh upacara saja tanpa diikuti oleh perubahan tingkah laku dari Sang Sulinggih itu sendiri. Bebasnya Atman dari ikatan duniawi, sesungguhnya oleh usaha sendiri untuk menjauhkan diri dari pengaruh duniawi (ngeret indria) serta selalu melaksanakan Tapa, Yoga, Brata, dan Samadhi. Apabila hal itu dilakukan dengan baik, maka semua maya (duniawi) akan sirna sehingga Atma menjadi suci hingga dapat menyatu dengan Brahman. Itulah sesungguhnya Mapulang Lingga sejati sebagai pengantar menjadi sulinggih yang sujati Su-Linggih. zDivisi Buku BP

Ketika Sastra Menjadi Harapan Judul Buku Penulis Penerjemah Penerbit Tahun Terbit Tebal

: : : : : :

Orang-Orang Malang Fyodor Dostoevsky Hartono Hadikusumo Penerbit OAK, Yogyakarta 2015 216 hal KASUS pembakaran buku yang terjadi di Indonesia sesungguhnya membuat kita “nelangsa” Jauh di Rusia pada tahun 1845. Buku ini ditulis oleh anak muda Rusia, karena orang-orang Rusia pada saat itu frustasi dengan para penguasa, dan merindukan reformasi. Dan meletakkan harapan mereka pada sastra. Buku ini menarik untuk dibaca ulang. Betapa sejarah selalu berulang. “Baiklah, biar aku katakan padamu, aku sangsikan kemasyhuranku akan lebih tinggi dari yang kucapai sekarang ini,” tulis Dostoevsky kepada adiknya, Mikhail, bulan November 1945. Orang-orang Malang, novelnya yang pertama, baru diterbitkan bulan Januari berikutnya, tetapi masyarakat St. Petersburg sudah ramai membicarakan bakat sastra yang baru ini. Orang-orang pertama yang dipinjami naskahnya tidak berhenti membaca sebelum mereka menamatkannya pada pukul empat pagi, kemudian bergegas ingin bertemu dengan penulisnya. Air mata berlelehan di pipi mereka, mereka memeluk dan menyelamatinya sebagai “Gogol yang baru”. Penulis berusia dua puluh empat itu tidak mampu berkata-kata dan merasa rikuh. Tidak lama kemudian Vissarion Belinsky, kritikus sastra paling berpengaruh waktu itu, juga ikut memujinya. Bisakah Dostoevsky sendiri—Belinsky bertanya—mengerti besarnya nilai dari apa yang sudah ditulisnya itu? “Orang-orang Malang menunjukkan Dostoevsky yang masih muda itu membuat debut yang dipengaruhi banyak oleh apa yang sudah berlangsung dalam budaya Rusia, tetapi pada waktu yang sama memberikan syarat yang menggoda terhadap lahirnya seorang seniman yang matang yang akan memiliki pengaruh besar terhadap apa yang kemudian akan datang mengikutinya di seluruh dunia sastra.” Kata Hugh Aplin, penerjemah adikarya sastra Rusia. Buku yang menarik, yang mampu memotret realita “politik” sebuah negara. (osi)

Secangkir Kopi

CERPEN

Oleh IBW Widiasa Keniten PAGI membangunkan kerinduannya pada mentari. Orang-orang di kota kami berlomba-lomba meraih sisa-sisa hidup. Ketegangan terlihat di wajah-wajahnya. Padahal, pagi baru saja menampakkan sejuknya. Kesemerautan menghiasi jalanan. Setiap orang berlomba-lomba meraih kesempatan. Keterlambatan berarti keberhasilan tertunda. Perempuan yang sedang hamil enam bulan itupun tidak mau ketinggalan. Ia susuri kota dengan semangat hidup. Ia tahu di perutnya ada masa depan yang harus dijaga dan dipertahankan. Gerak hidup yang cepat mengharuskannya bergerak lebih sigap. Sudah enam bulan ia menjaga kehamilannya. Ia tak mau bersedih meski laki-laki yang mengaku sebagai seorang suami meninggalkannya entah ke mana. Kabar burung mengatakan bahwa suaminya itu telah tergoda dengan perempuan lainnya. Ia tak peduli. Apakah suaminya masih ingat dirinya ataukah tidak? Baginya jabang bayi di rahimnya itulah yang mesti dibelanya dengan memenangkan kehidupan. Keramaian pesta pertikahan seakan tiada berbekas lagi. Kecerian saat disalami para undangan hanya sebuah memori yang tidak perlu diingat lagi. Rumah mungil yang diimpikannya itu seakan hanya ada dalam dongeng saja. Kegembiraan semu yang singgah di hidupnya hanya sementara. Ia tidak bisa berkata lagi saat suaminya menghilang. Sebagai perempuan, ia tak mau berpasrah diri. Ia bulatkan hidup menjadi yang terbaik. Langkahnya pasti walau tanpa suami di sisinya. Omonganomongan miring mengenai dirinya dipandangnya sebagai cambuk saja. Ia sadar tidak semua menerima sikapnya itu. Bahkan yang paling menyedihkan adalah tatkala mertuanya sendiri yang menyuruh mengugurkan kandungannya. Ia tahu bahwa itu bukan keputusan terbaik bagi seorang perempuan. “Biarkan, anak ini akan tetap tiang jaga, Bu. Meski tanpa ayah di sampingnya. Bagiku, anak ini sebagai bukti kesetianku pada suami dan keluarga ini. Tiang tahu bahwa keluarga ini menginginkan agar tiang meninggalkan rumah ini. Tapi, itu nanti Bu setelah waktu memberikan kesempatan untuk pergi. Berikan tiang menumpang di rumah ini. Anggaplah tiang berada di sini karena bayi yang ada dalam perut ini.” “Tidak ada yang perlu Ibu tutupi lagi. Anakmu memang sudah memenangkan perjuangnya. Ia berhasil mempermalukan diri tiang dengan meninggalkannya saat tiang berbadan dua. Tiang sebenarnya sudah curiga dari sebelumnya, tapi tiang tidak bisa berbuat banyak. Mulutnya itu meruntuhkan logika berpikir tiang. Tunggu saja Ibu. Lagi sebentar. Lahir saja anak ini tiang pasti meninggalkan rumah ini. Ibu tak usah khawatir.” “Tidak ada yang lebih indah dari seorang istri jika bisa hamil. Mestinya jika menantu bisa hamil, patutlah Ibu bersyukur. Berbangga jika orang seperti Ibu akan segera meminang cucu. Cucu yang akan mengantarkan neneknya ke alam sana. Akan tetapi, Ibu sebaliknya.” “Apa? Aku harus bersyukur. Hahahaha. Jangan berharap banyak. Kaulah yang menyebabkan anakku meninggalkan rumah ini. Jika kau tidak menikah dengan anakku, pastilah rumah ini tentram.” Perempuan muda itu nyengir. “Semoga saja, Bu.” Ia tinggalkan menantunya tanpa ada rasa bersalah. Raut kebencian mewarnai wajah tuanya. Sisa-sisa hidupnya dilukis dengan beragam warna kebencian. Ia memang tidak merestui pernikahannya. Sekarang, kesempatan itu hadir untuk memberikan waktu pada menan-

tunya menentukan pilihan. Perempuan itu meninggalkan rumah yang menyimpan kenangan. Kenangan tidak menyejukkan dalam hidupnya. Ia susuri jalan hidup baru. Bayanganbayangan bersama suaminya masih teringat jelas di benaknya. Jika kerinduan membuncah hatinya, pantai sebagai penyembuhnya. Dengan bertemankan secangkir kopi, ia nikmati keindahan demi keindahan rasa cinta. Kopi sebagai penyatu kata cinta di hatinya. Keceriaan dan kerinduan bermuara dalam segelas kopi. Ia aduk-aduk seperti mengaduk rasa rindu yang membara dan mengharap jalan keluarnya. Deburan ombak pantai membangunkan hatinya. “Sayang tidak ada yang paling indah saat bersama seperti ini.” Di bawah payung pantai, laki-laki itu memandang laut biru. “Hatiku sebiru dan sedalam laut itu, Sayangku.” Secangkir kopi menemani pertemuan demi pertemuannya. Laki-laki itu memang doyan minum kopi. Aroma kopi membangkitkan beragam inspirasi. Laki-laki itu pernah mengatakan bahwa dirinya seorang pengembara yang suka mencari inspirasi. Secangkir kopi katanya bisa melahirkan beragam karya. Apa benar apa tidak. Tapi itulah pengakuannya. “Biarkan aku menjalani hidup sebagai pengembara. Dengan mengembara, aku ingin merangkai dunia. Entahlah apa wujud dunia itu. Apakah dunia cinta. Dunia maya atau dunia antah berantah. Aku mendapatkan kebebasan dengan pengembaraan ini. Biarkan hidupku sebagai seorang pencari inspirasi.” Perempuan itu gundah. “Lantas, jika nanti, kita sudah bersama, apakah kau juga akan mengembara mencari inspirasi.” “Bisa jadi, Sayangku.” “Bisa jadi? Artinya kau juga akan pergi meskipun sudah hidup bersama kita.” “Aku pikir tidak apa-apa. Bukankah itu bagian dari kebebasan.” “Benar. Tapi, kita sudah dalam satu ikatan. Ada yang mesti kita perhatikan. Hidup tidak hanya mengikuti keinginan. Dan kau harus bisa memberikan

hidup pada anakmu.” “Apa anak? Jangan berpikir tentang anak. Aku ingin hidup bebas.” “Tapi, perut ini tidak bisa berbohong, kekasihku. Lihatlah. Kau mesti bertanggung jawab.” “Baiklah. Kalau itu keinginanmu, sebagai seorang laki-laki, aku mau bertanggung jawab. Seminggu lagi kita menikah.” “Seminggu lagi?” “Benar. Memangnya kenapa? Itu bukti bahwa aku laki-laki bukan?” Laki-laki pengembara itu menyeruput sisa kopinya. Ia merasakan kenikmatan setelah meneguk kopi. Secangkir kopi akan melahirkan beragam ide. Beragam inspirasi akan bekelebat di benaknya. “Kopi ini akan mengingatkan kita bahwa kita pernah bersama.” “Maksudmu? Apakah setelah menikah. Kau akan tetap mengembara?” “Kau sendiri sudah tahu jawabannya. Tak usah aku menjelaskannya lagi. Aku memang tidak mau dikurung seperti ayam aduan saja. Aku ingin terbang seperti burung-burung itu. Lihat burung itu.” Laki-laki itu menunjuk sepasang burung yang terbang melintas di depannya. Ia amat bebas. Tak ada yang mengikatnya. Aku ingin seperti itu.” “Tapi kau bukan burung? Kau punya tanggung jawab. Paling tidak kau bertanggung jawab terhadap penerusmu ini.” “Sudahlah jangan berpanjang kata lagi. Ayo kita pulang. Akan kusampaikan bahwa aku akan menikahi dirimu.” Perempuan itu pasrah. Tidak ada kata yang bisa terucap lagi. Keduanya pulang. Orangtuanya bukannya bersyukur karena anaknya akan menjadi orang tua. Ia hanya bisa mengatakan. “Kau boleh menikah setelah itu urus hidupmu. Aku tidak akan siap menjaga dirimu.” Pernikahan semu berlangsung. Kegembiraan semu terpancar. Rias pengantin semu. Kasih sayang hanya ada dalam kartu ucapan. Perjalanan rumah tangga semu pun terjalani. Laki-laki itupun pergi setelah melangsungkan pernikahan semu. Tidak ada yang tahu arahnya. Ia hanya mengatakan akan mencari inspirasi dan setelah beragam inspirasi mendatanginya akan dikelu-

arkannya menjadi beragam karya dan ia akan merasa terpuaskan. “Gimana suamimu? Apa ada kabar?” “Belum Me. Ia pergi entah ke mana. Tiang sudah berusaha menanyakannya. Tapi, sampai detik ini tidak ada beritanya. Mungkin karma saya memang seperti ini. Menjadi perempuan setelah dihamili, setelah dinikahi semu lantas menjadi perempuan tanpa kepastian.” “Tapi kau harus tetap menjaga janinmu itu.” “Terima kasih. Hanya ini kekayaan tiang, Me. Tidak ada yang bisa tiang banggakan darinya. Setelah anak ini lahir, yang menjadi pikiran tiang. Ke mana nanti tiang menitipkannya?” “Kau mesti berjanji tidak akan mengganggunya. Meme tidak mau mendengar kau menggugurkannya. Meski suamimu seperti itu, anak ini tidak ada salahnya.” “Terima kasih Me. Hanya Meme tempat tiang melabuhkan isi hati ini.” “Mari kita ke sana. Semoga jualan kita laris.” Pedagang di pasar menawarkan beragam hasil bumi. Karunia Tuhan menyatu dalam sebuah pasar. Dengan pasar, manusia bisa memutar kehidupan. Perubahan berjalan seirama denyut pasar. “Meski kita semakin diterjang pasar modern. Kita tidak boleh pasrah. Hidup mesti diperjuangkan.” “Terima kasih Me. Semoga tiang bisa setangguh Meme.” Perempuan itu meneteskan air matanya. “Kenapa tidak mertuanya yang memperlakukan dirinya seperti ini? Kenapa mesti kasih sayang diperoleh dari orang lain? Apa memang sudah hilang kasih sayang di hatinya?” “Tidak usah menyesali diri. Meme tahu kau selalu dihina oleh mertuamu. Meme tahu siapa mertuamu itu. Sewaktu muda pun ia juga seperti itu. Jangan kaget dengan kelakuannya. Meme pernah dipermalukan olehnya. Ia telah merebut cinta meme. Ia mengaku dihamili oleh kekasih meme. Apa benar apa tidak, kekasih meme yang menghamili? Meme tidak tahu. Tapi yang pasti cinta meme kandas hanya karena sebuah pengakuan. Sudahlah. Itu masa lalu. Tidak perlu diperpanjang. Meme sudah kubur untuk selamanya.” Waktu mengikuti langkah perempuan itu. Ia tidak bisa memungkiri lagi. Perutnya terus membesar dan sebentar lagi ia akan menjadi seorang ibu muda. Ibu yang tanpa didampingi seorang suami. Malam membangunkan hidup baru di rahimnya. Seorang hamba Tuhan hadir di bumi. Tangis sebagai pembuka jalan kehidupan. Tapi, tangis itu untuk siapa? Untuk sebuah kebahagian atau sebuah perjuangan akan segera dimulai? “Me, tiang sudah menjadi seorang ibu. “Perempuan itu menaruh secarik kertas di samping bayinya. “Tiang tidak bisa menjaga anak ini. Rawatlah anak ini. Jika nanti laki-laki yang menghamiliku datang. Jangan diberikan karena ia tidak pantas disebut sebagai seorang ayah.” Perempuan itu meletakkan bayinya di depan angkul-angkul rumah orang yang sering dijadikan melabuhkan derita hatinya. “Maafkan tiang Me karena tiang tidak pantas dipanggil dengan sebutan ibu. Tiang pergi, Me. Semoga meme bersedia merawat anak tiang seperti merawat hati meme yang memuliakan kehidupan.” Ia cium anaknya berulangulang sebagai tanda perpisahan dengan darah dagingnya. Catatan Angkul-angkul: pintu gerbang rumah Tiang: saya Meme: panggilan untuk seorang perempuan

Redaksi Mingguan mengundang Anda untuk berpartisipasi dalam rubrik “Kartun” ini. Tulis nama dan alamat lengkap dibalik gambar kartun. Kirim ke Redaksi Bali Post Jalan Kepundung 67a Denpasar.

Eddie Oetomo

K. Ngurah

Windhu Segara

Satya Dewi

GAB Sanjaya


DIMENSI

6 RAMALAN

BINTANG

Capricorn Peruntungan: Hasil dari kerja keras Anda untuk sementara ini memang belum begitu memuaskan, meski begitu jangan berkecil hati, teruslah bekerja keras dan tinggalkan kemalasan agar apa yang Anda mimpi-mimpikan dapat terlaksana. Karier: Waspadalah akan tipu muslihat yang dilancarkan oleh orang yang tidak menyukai diri Anda, untuk itu jangan mudah percaya dengan setiap omongan yang datang. Kesehatan: Untuk sementara jangan sering keluar malam agar kondisi badan Anda tidak terus menurun. Keuangan: Tak ada salahnya Anda menyisihkan sebagian dana untuk antisipasi perkembangan berikutnya. Asmara: Masih mesra dan harmonis, tinggal bagaimana Anda menjaga emosi Anda. Aquarius Peruntungan: Tak perlu ragu untuk melangkahkan kaki walaupun hambatan ada di sana-sini, uluran tangan yang datang sebaiknya bisa disikapi dengan sebaik mungkin jangan sampai disia-siakan begitu saja. Karier: Jangan cari ribut dengan siapapun karena tak ada untungnya bila perlu mengalah saja. Kesehatan: Di sekitar kaki dan tangan masih terasa pegal-pegal dan cukup mengganggu, tetapi semua itu bisa teratasi dengan terapi pemijatan yang biasa Anda lakukan. Keuangan: Pemasukan masih cukup baik dan selalu ada saja rezeki yang datang tak perlu cemas dan berkecil hati. Asmara: Agak merenggang coba selidiki sebab musababnya, tak perlu malu bila Anda dipihak yang salah, sadari dan ubah sikap agar hubungan bisa membaik lagi. Pisces Peruntungan: Banyak cobaan yang harus Anda lewati, namun tak perlu resah ataupun patah semangat. Bila Anda berhasil melewati, maka kesuksesan pasti ada ditangan, percayalah. Karier: Lakukan observasi dulu dan jangan tergoda untuk melangkah sebelum ada persiapan dan situasi yang menunjang. Kesehatan: Biasakan jogging dipagi minggu yang cukup sejuk dan segar hawanya tersebut. Ingatlah betapa nikmatnya hidup ini jika badan selalu sehat dan terhindar dari segala penyakit. Keuangan: Jangan membuat blunder yang merugikan bagi keuangan Anda, cobalah untuk tidak membikin kesalahan sedikitpun agar keuagan tetap dapat stabil dan kuat. Asmara: Setelah Anda temui formulanya maka asmara Anda akan terlihat romantis dan bisa membuat iri orang lain. Aries Peruntungan: Permasalahan sudah Anda lampaui dengan lancar, maka waspadailah hal-hal yang memungkinkan munculnya kembali masalah lama tersebut. Bila sekiranya hati ragu sebaiknya jangan diteruskan. Karier: Jangan menentang arus karena kondisi diri Anda saat ini masih belum cukup kuat, ada baiknya Anda jalani saja apa yang sudah ada ini. Kesehatan: Hadapilah setiap problem dengan penuh ketenangan dan keriangan sehingga problem tidak sampai mengganggu kondisi badan Anda. Keuangan: Jangan membelanjakan dana demi barang yang tak terlalu penting, cobalah banyak berhemat. Asmara: Walau yang namanya asmara tengah-tengah membara, namun jangan sampai lupa diri. Bagaimanapun juga si dia akan tetap menjadi milik Anda, tak perlu khawatir dan bimbang lagi. Taurus Peruntungan: Meski banyak yang terganggu dengan program yang lagi Anda jalankan saat ini ada baiknya tidak ditanggapi dengan emosi, tetaplah tenang dan yang terpenting masih selalu berjalan di atas rel yagn telah direncanakan. Karier: Tak ada untungnya jika berbohong justru akan menimbulkan masalah saja. Kesehatan: Cobalah makan di rumah saja walau rasanya masih kalah dengan makanan di luaran, tetapi dari segi kebersihan tentunya tak bisa diragukan lagi. Keuangan: Pemasukan dan pengeluaran tampak seimbang dan hampir tidak ada gangguan yang berat. Asmara: Jangan hanya manis di bibir tetapi di kala si dia lagi membutuhkan Anda seakan-akan hilang lenyap dari bumi ini. Gemini Peruntungan: Tidak disangka dan tak dinyana jika tiba-tiba proyek yang sebelumnya mustahil untuk bisa sukses ternyata bisa mendatangkan kabar baik di minggu ini. Tindak lanjuti kabar bagus ini tak perlu terbayang-bayang oleh sesuatu yang buruk yang belum tentu terjadi. Karier: Komunikasi dengan atasan tetap dijaga bila perlu ditingkatkan lagi jangan sampai atasan mempunyai pandangan negatif mengenai diri Anda. Kesehatan: Konsentrasi kerja tampak terganggu dan yang lebih fatal lagi badan menjadi lemas dan ogah-ogahan untuk bekerja. Hanya dengan motivasi tinggi maka Anda bisa lepas dari hawa malas yang merugikan itu. Keuangan: Rezeki memang tidak disangka-sangka datangnya dan bersyukurlah karena di kala keuangan lagi seret, tiba-tiba ada income masuk. Asmara: Masih seperti biasanya, tenang dan banyak ceriaa daripada susahnya. Cancer Peruntungan: Waspadalah! Kompetitor Anda mulai bangkit dan membikin gebrakan yang tak Anda sangka sebelumnya yang jika tak segera diantisipasi maka dampaknya bagi bisnis Anda akan besar sekali. Karier: Jangan cemas karena gairah dan motivasi kerja mulai timbul kembali. Kesehatan: Jika sudah menginjak waktu senja ada baiknya Anda berhenti bekerja, bukankah masih ada minggu esok untuk menyelesaikannya agar kondisi badan tetap bisa segar sepanjang minggu. Keuangan: Income tetap mengalir seperti biasanya, tinggal tergantung bagaimana Anda memanagenya dengan benar. Asmara: Tertawalah terus bila perlu sampai teler, daripada pusing memikirkan persoalan yagn tak kunjung selesai. Leo Peruntungan: Tetaplah optimis karena hanya dengan demikian segala tantangan seberat apapun akan terasa lebih ringan. Jauhi kebimbangan yang hanya akan menuntun Anda ke arah kehancuran saja. Karier: Sikap rekan sekerja yang kurang simpati dengan diri Anda sebaiknya disikapi dengan menggunakan rasio agar diri Anda tidak terjebak ke dalam permainannya. Kesehatan: Di minggu ini masih relatif baik hanya saja suasana hati yang terkadang memang sedikit runyam jika dibiarkan maka bukan tak mungkin kesehatan Anda akan terkena dampaknya juga. Keuangan: Pemasukan masih bisa diharapkan akan dapat meraih hasil lebih besar dibanding minggu kemarin. Asmara: Buat apa cemberut terus, itu akan membikinnya semakin pusing saja. Virgo Peruntungan: Tempatkan segala sesuatunya pada proporsi yang benar, agar tidak ada ganjalan sehingga segalanya dapat berjalan dengan lancar. Karier: Omongan orang yang belum tentu kebenarannya sebaiknyatak perlu terlalu dimasukkan hati. Kesehatan: Jaga tubuh jangan sampai terlalu capai. Kepenatan yang berlebihan bisa merupakan pintu masuk segala macam penyakit. Keuangan: Tampaknya akan terganggu, tak perlu berputus asa sebaiknya singkirkan dulu keinginan untuk bersaing karena terlalu mahal biayanya. Asmara: Sadarilah akan posisinya yagn cukup sulit untuk bisa diajak berterus terang. Libra Peruntungan: Kesempatan untuk meraih hasil besar masih terbuka lebar tinggal tergantung bagaimana Anda memanage semua peluang tersebut sehingga bisa sampai pada sasaran yang diinginkan. Karier: Hindari ketergantungan dengan orang lain dan jangan mengharap yang terlalu tinggi tanpa melihat kondisi Anda saat ini. Kesehatan: Ingatlah bahwa pikiran dan kondisi badan Anda sudah cukup lelah, sehingga sekalipun dipaksakan untuk saat ini akan percuma saja hasilnya. Keuangan: Pemasukan masih cukup tinggi sekalipun kebutuhan juga terus meningkat. Asmara: Tak ada gunanya perkara sepele seperti itu dimasukkan hati, itu akan membuat diri Anda cepat tua saja, bukankah lebih baik jalani setiap masalah yang ada ini dengan perasaan gembira. Scorpio Peruntungan: Segala persoalan yang muncul masih dalam batas kewajaran. Tetaplah bersemangat mengejar segala peluang yang ada, yang penting rasio harus lebih diutamakan daripada perasaan. Karier: Jangan mendengarkan omongan teman kalau hanya akan membikin Anda kesulitan sendiri nantinya. Kesehatan: Hindari konfrontasi dengan siapa saja karena hanya akan membikin pikiran menjadi tegang. Keuangan: Pemborosan masih sulit untuk Anda redam walaupun pemasukan masih terus mengalir dengan lancar. Asmara: Suasana masih terjalin mesra dan romantis. Sagitarius Peruntungan: Tak perlu menghiraukan tanggapan orang lain yang terkadang kurang objektif dan kurang bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Ada baiknya Anda percaya dengan rencana yang telah Anda susun sendiri sehingga bisa berjalan dengan tenang tanpa tergantung dengan orang lain. Karier: Bila ada perselisihan dengan rekan sekerja sebaiknya dibicarakan saja dengan atasan tak perlu diselesaikan dengan menggunakan otot. Kesehatan: Jika dalam hati terus merasa gelisah dan bertanya-tanya mengenai kondisi badan Anda saat ini ada baiknya segera konsultasikan dengan dokter ahlinya, sehingga hati bisa tenang dan tidur bisa nyenyak kembali. Keuangan: Percuma saja jika harus main spekulasi ataupun ambil keputusan penting Diasuh Oleh sedangkan faktor kemujuran tampak minim Putri Wong Kam Fu sekali. Asmara: Keinginannya kadang sulit Berlaku untuk dinalar, walaupun begitu tak perlu 22-28 Mei 2016 terlalu dipersoalkan.

Minggu Paing, 22 Mei 2016

WEDA WAKYA

Merunduk Dalam Kemuliaan bhavanti namrastaravah phalagamaih navambubhir bhuri vilambinoghanah anuddhatah sat-purusah samrddhibhih svabhava evaisa paropakarinam (Abhijñana Sakuntala 5.114) PEPOHONAN menjadi merunduk rendah sampai menyentuh tanah karena penuh berisi buah yang sangat banyak dan matang manis, mendung menjadi merunduk ke bawah karena penuh dengan air hujan siap membuat bumi ini menguning dan menghijau. Seperti itulah orang-orang bijaksana, sama sekali tidak terganggu oleh kemampuan yang dimilikinya, karena mereka secara alami sudah menjadi tunduk hati. Ada peribahasa, “Semakin berisi padi semakin merunduk”. Kalimatnya sangat sederhana dan hampir tidak ada anak bangsa yang tidak hafal dengan peribahasa ini. Akan tetapi, biasanya apa pun yang sudah terbiasa kita lihat atau kita berdekatan sehari-hari dengannya, maka kita cenderung akan mengabaikan keutamaannya. Peribahasa India mengatakan “Chiraag tale andheraa”, orang Barat akan mengatakan “darkness reigns at the foot of the lighthouse”. Demikian pula dengan peribahasa ini, pada umumnya orang mengabaikan kepentingan pesan sangat indah yang dibawakan oleh peribahasa ini yang mampu mengubah hidup orang menjadi hidup yang sangat mulia. Kita mengabaikan ajaran-ajaran leluhur sebaliknya sangat menggebu-gebu memburu segala sesuatu yang berbau modernisasi. Selain pesan dalam bentuk peribahasa, leluhur kita sering pula memberikan pesan berupa tindakan-tindakan mulia yang secara langsung sudah menjadi “kitab suci” penuntun hidup. Akan tetapi, tanpa rasa bersalah sedikit pun ternyata kita para keturunannya dengan sangat mudah mengabaikannya, bahkan tidak sedikit pula yang mencibir terhadap ajaran leluhurnya. Para Rakawi dan orang-orang bijaksana pada zaman dahulu tidak pernah mencantumkan namanya di dalam karya-karya agungnya. Kalau tokh ada, mereka akan menuliskan nama samaran yang mendidik, seperti misalnya Mpu Tantular, Mpu Prapañca, dan lain-lain. Mpu Tantular menuliskan namanya demi memberikan pen-

gajaran perihal akan merasa tunduk hati. Tanterkebelakang Redaktur tular berarti dia ketika belajar ke Khusus yang tidak panbelakang, kepada tas diikuti, tidak ajaran dan tradisi WEDA patut diteladani. leluhur. Betapa tunduk WAKYA Kutipan di hatinya seorang atas menunjukRakawi hebat kan Rakawi India Darmayasa seperti beliau. yang sangat heTidak tinggi hati bat dan terkenal dan tidak sombong karena ket- bernama Kalidas(a) memberikan erpelajarannya. Sedangkan Mpu pesan bahwa orang-orang yang Prapañca berarti beliau yang benar-benar terpelajar, secara mempunyai pra (kelemahan) alami akan menjadi tunduk hati pañca (5), lima jenis kelemahan bagaikan pepohonan lebat buah atau kekurangan. Begitu me- menjadi merunduk dengan sendirendahnya beliau-beliau yang rinya (bhavanti namrastaravah super hebat tersebut. Memiliki phalagamaih). Sebagaimana segala kehebatan murni tetapi pepohonan merunduk karena mengatakan diri penuh dengan berat oleh buah, seperti itulah kekurangan. orang-orang bijaksana terpelajar Ketundukan hati yang sama menjadi tunduk hati karena “bejuga bisa kita pelajari dari Arjuna rat” oleh keluasan pengetahuan ketika menyerahkan diri sepenuh- yang dimilikinya. nya kepada Sri Krsna, “karpanyaBiasanya, orang-orang yang doso’pahata-svabhavah prcchami sedikit pengetahuan dan pengalatvam dharma-sammudha-cetah, man akan menjadi kebanggaan yacchreyah syan niscittam bruhi berlebihan. Mereka bertingkah tan me sisyas te’ham sadhi mam yang aneh-aneh memaksakan tvam prapannam.” (Bhagavad- diri “eksis”, padahal mereka tidak gita 2.7). kurang dan tidak lebih hanyalah Arjuna mengatakan bahwa ke- pohon padi yang sudah ditinggalsadarannya menjadi sangat lemah kan oleh isinya. Mereka mencuat dan kalut dipenuhi kebingungan ke atas menjadi paling tinggi dan tentang kewajibannya. Ia juga paling kelihatan, padahal dia mengatakan pikirannya bodoh hanya suatu “kemasan” yang susempurna, walaupun sesungguh- dah di-“bye-bye” oleh isinya. nya ia adalah siswa ‘comlaude’ Banyak terjadi di dunia, orangyang dibanggakan oleh Guru orang zaman sekarang dikenal dan Drona. Arjuna memohon agar diburu karena “kemasan”, sedanKrsna memberitahukan dengan gkan zaman dahulu orang diburu pasti kepadanya, apa yang lebih dan dimuliakan karena “isi”. baik yang harus dilakukan oleh Ketundukan hati merupakan Arjuna? Ia segera menundukkan sebuah harta karun sangat pentdiri dengan mengatakan, “Hamba ing dan berharga. Bukan hanya adalah murid Anda, berikanlah pada pergaulan biasa seharipelajaran kepada hamba, dan hari, melainkan juga pada hidup hamba menyerahkan diri sep- spiritual. Orang tidak mungkin enuhnya pada Anda.” memajukan diri di dalam spiriSebagai seorang pangeran, tual ketika mereka gagal dalam Arjuna adalah orang terpelajar, menurunkan serta menundukkan namun ketika ia menghadapi ke- egonya. Ketundukan hati merubingungan, Arjuna menyerahkan pakan sebuah keharusan untuk dirinya pada Sri Krsna yang ia meningkatkan diri di dalam pennyatakan sebagai gurunya. Walau carian spiritual. terpelajar, Arjuna masih merasa Seorang tokoh spiritual besar di memerlukan seorang guru. Seba- daerah Benggala, India Timur berliknya, orang-orang kebanyakan nama Shri Chaitanya Mahaprabyang merupakan produk zaman hu dalam karya terkenalnya modern, membiarkan diri “tanpa “Siksastaka” sangat menekankan rem” melaju kencang dalam kece- perihal ketundukan hati di dalam patan laju globalisasi, teknologi jalan spiritual, “trnad api sunidan informasi. Orang berlomba- cena”, bahkan orang hendaknya lomba untuk menjadi sesuatu menundukkan egonya sedemikian yang para leluhur bahkan sering rupa, bila perlu lebih rendah dari menghindari dan menjauhinya. rerumputan di jalan. Sedangkan kebanyakan orang Leluhur Jawa dan Bali sangat modern tidak tertarik bercermin ahli memberikan ajaran tinggi pada cermin jernih leluhur. dan mulia melalui “malajah samMereka yang ingin menjadi- bil magending”, dan “magending kan hidupnya berarti-guna lahir sambil malajah” alias belajar dan batin maka mereka tidak sambil bernyanyi dan bernyanyi

sambil belajar. Siapa yang tidak mengenal Pupuh Ginada berikut? Eda ngaden awak bisa, depang anake ngadanin, gaginane buka nyampat, anak sai tumbuh luhu, ilang luhu buke katah, yadin ririh, enu liyu palajahan. (jangan merasa diri mampu, biarlah orang lain yang menilai, kegiatan (belajar) itu bagaikan menyapu, betapa sering muncul sampah, hilang sampahnya debunya masih banyak, walau terpelajar, masih banyak yang (harus) dipelajari. Untaian lagu sederhana ini mengajarkan ketundukan hati bagi orang-orang yang terpelajar. Walau terpelajar, leluhur kita menghindari meninggikan egonya sambil tetap menambah ilmunya terus, dari mana saja dan dari siapa saja. Mereka berpendapat masih banyak pengetahuan mulia lain yang bertaburan di dunia ini yang perlu dipelajari. Sama dengan Bali, leluhur Jawa pun mewariskan lagu ketundukan hati yang sama. Saya belajar tembang Mijil ini dari almarhum Prof. Drs. Budya Pradipta Ph.D di India, ketika saya membantu mengedit tesis beliau khususnya istilah-istilah Sansekertanya. Tembang Mijil, lagu tradisional Jawa, yang dari turun temurun telah menjadi pegangan hidup bagi seseorang yang hendak memperoleh keahlian dan daya lebih: Dedalane guna lawan sekti, kudu andhap asor, wani ngalah luhur wekasane, tumungkula yen dipun dukani, bapang den simpangi, ana catur mungkur (Jalan untuk memperoleh keahlian dan daya lebih, haruslah senantiasa tunduk hati, berani mengalah luhur akhirnya, menunduklah apabila dimarahi, rintangan apa pun hendaknya dihindari, (kalau) ada pembicaraan tidak baik abaikanlah. Pupuh Pangkur berikut yang dikutip dari Serat Wedhatama (asmaraambanguncipta.wordpress.com) juga mengajarkan ketundukan hati yang baik: mangkono ilmu kang nyata, sanyatane mung we reseping ati,bungah ingaran cubluk, sukeng tyas yen den ina, nora kaya si punggung anggung gumunggung, ugungan sadina dina, aja mangkono wong urip (demikianlah ilmu yang nyata, senyatanya memberikan ketentraman hati, tidak merana dibilang bodoh, tetap gembira jika dihina tidak seperti si dungu yang selalu sombong, ingin dipuji setiap hari, janganlah begitu caranya orang hidup). Akhirnya, ada pertanyaan untuk kita semua: Jika leluhur kita kayaraya, mengapa kita tetap miskin?

MIMBAR AGAMA

”Wu-Chang” dan ”Ba-De” Konfusianisme DI dalam ajaran agama Khonghucu, ada dua kategori sifat mulia, kebajikan, yaitu (1) Lima kebajikan (Wu-Chang), (2) Delapan Kebajikan (Ba-De) sebagai ajaran bagi umat konfusianitas. Yang disebut ‘Lima Kebajikan (Wu-Chang) adalah (I) Ren : Cinta Kasih: Rasa Kebenaran; Kebaikan; Tahu- Diri; Halus Budi Pekerti, serta dapat menyelami perasaan orang lain, (2) Yi, menjunjung kebenaran/ keadilan/kewajiban diri, (3) Li, sopan-santun; kesusilaan/kepantasan diri, (4) Zhi, kebijaksanaan/ kearifan (5) Xin, rasa untuk dapat dipercaya; memegang janji/ menepati janji. Sedangkan yang disebut ‘’Delapan kebajikan (Ba-De) adalah (1) Xiao, rasa bakti yang tulus terhadap ‘orang-tua’, guru dan leluhur, (2) Thi, rasa hormat terhadap orang yang lebih tua usianya, (3) Zhong, setia terhadap atasan (pimpinan; teman dan sahabat. (4) Xin, rasa untuk dapat dipercayai oleh orang lain, (5) Li, sopan santu: tata krama dan budi pekerti, (6) Yi, rasa solidaritas, rasa senasib dan sepenanggungan, serta mau

membela kebeorang, yang berknaran dan menoerja dengan cekaRedaktur lak hal-hal yang tan, akan berhaKhusus diraksakan tidak sil pekerjaannya baik, (7) Liam, dan yang berlaku MIMBAR mempratekkan mura - hati, niscara hidup yang caya akan dituruKHONGHUCU sederhana dan ti perintahnya. tidak melakukan Intisari ‘Lima WS. CH. Budhi S. Pribadi.SP penyelewengan, Kebajikan/Lima (8) Che, menasifat kekekalan han diri untuk (Wu-Chang) ini tidak melakukan hal-hal yang tertuang dalam kitab menciuh amoral/hal-hal yang bisa meru- - VI.A: 67. “”Bahwa rasa hati sak moral. berbelas kasih tiap orang memHal cinta-kasih itu adalah punyai rasa hati malu dan tidak hati manusia dan perasaan belas suka tiap orang mempunyai rasa kasih/welas kasih itulah. Benih hati hormat dan mengindahkan cinta kasi/kemanusiaan. Bila tiap orang mempunyai; rasa hati orang yang tidak mempunyai membenarkan dan menyalahkan perasaan berbelas kasihan ke- tiap orang mempunyai. Adapun pada sesama orang, tidak layak rasa hari berbelas kasih itu menjadi orang dan untuk mewu- menunjukkan adanya benih cinta judkan cinta, kasih mempunyai kasih; rasa hati malu dan tidak 5 pedoman, yaitu (1) hormat, (2) suka itu, menunjukkan adanya lapang hati, (3) dapat dipercaya, benih kesadaran menjunjung (4) cekatan, (5) murah-hati, Bila- kebenaran. mana orang yang berlaku hormat Rasa-hati hormat dan menginniscaya tidak akan terhina, yang dahkan itu menunjukkan adanya berlaku lapang hati, niscaya benih kebijaksanaan. mendapat simpati orang, yang Cinta-kasih (Ren); kebenaran berlaku dapat dipercaya/menepa- (yi): Kesusilaan (Li) dan Kebiti janji, niscaya akan dipercayai jaksanaan (Zhi). Bukan hal yang

dimasukkan dari luar ke dalam diri kita, sudah merupakan watak dasar kita sejak terlahir di muka bumi ini lewat ayah-bunda kita, namun sering kita tidak mau mawas diri, maka dikatakan ‘’Carilah dan engkau akan mendapatkannya, sia-siakanlah dan engkau akan kehilangan.’’ Sifat orang memang berbedabeda, mungkin berbeda lipat dua sampai lima, atau bahkan tidak terhitung. Tetapi itu tidak dapat dicarikan alasan kepada watak dasar manusia/watak sejati. Lahiriah yang baik, yang dikaruniakan Tuhan/Sang Pencipta. Dari ‘’Lima sifat kekekalan/ lima kebajikan (Wu-Chang) sebagai dasar pokok ajaran beragama ini, bila mampu dikembangkan/digemilangkan terus menerus di dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat majemuk ini. Akan menjadi aset pribadi yang paling berharga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Memang hanya kebajikan yang berkenan kepada Tuhan, sungguh miliki yang satu itu - kebajikan (Wie De- Dong Tian, Xian, You-Yi-De). Shang Zai

PERMATA HATI

Untuk pembaca Bali Post Mingguan (BPM), kami membuka rubrik baru ‘’Permata Hati”. Rubrik ini mengangkat si buah hati yang baru lahir, yang berulang tahun atau akan berulang tahun. Juga pasangan yang menikah di minggu tersebut atau yang merayakan ulang tahun pernikahan. Kirim foto menarik dan tulis data lengkap identitas diri, orang tua serta komentar singkat. Semua data dikirim lewat email redaksibalipost@yahoo.com dengan kode Permata Hati. Bisa juga naskah dan foto dikirim ke Sekretariat Redaksi Bali Post. Jl. Kepundung 67 A Denpasar telp. (0361) 225764. (Redaksi)

PUTU Melia Devita, 21 Mei 2016 tepat berusia 9 tahun. Anak dari pasangan Putu Wirya Nugraha dan Nengah Styawati merayakan hari ulang tahunnya dengan sederhana di rumah dihadiri keluarga dekat dan teman-teman.

I MADE Yoga Sujana (kiri), Anak pasangan Gede Eka dan Komang Arin, 28 April 2016 lalu, genap berusia 2 tahun. Semoga panjang umur dan selalu sehat.


Bali

Redité Paing, 22 Méi 2016

L E M B A R

7

B A S A

B A L I

Bencingah

BPM/wan

I Madé Ridia

Jalaran Mayadnya EMBAS tur ngamargiang kahuripan pinaka jadma magama Hindu-Bali, majanten pisan patut ngamargiang sekancan tata-titi sané sampun munggah ring makudang-kudang sastra agama. Sinalih tunggilnyané ngamargiang yadnya utawi parilaksana sané kamargiang sangkaning manah tulus lascarya. Parikrama mayadnya nénten wantah kasinahang antuk upacara, taler prasida kamargiang antuk makudang-kudang jalaran utawi pamargi, minakadi antuk parikrama utawi pakaryan sané kamargiang saraina, sakadi sané kabaosang I Madé Ridia. I Made Ridia, sinalih tunggil krama sané saraina ngamargiang utsaha makarya palinggih batu Karangasem ring wewidangan Désa Sobangan, Mengwi, Badung. Dané maosang, utsaha sané kamarging majanten nganinin indik pura utawi genah suci krama Hindu Bali. Indik ngrereh bati akidik-akidik kémanten, mangda prasida becik mamargi kémanten. Sangkaning punika tatkala nagingin sekancan pangaptin krama, dané nénten saklek indik pangarga napi malih tatkala ngarap ring genah sané katuju. Tatkala punika sering pisan kramané jagi ngaptiang mangda kadagingin malih pepayasan sané sujatiné pangarganipun sampun akéh nglimbak yéning pangapti punika kadangingin. Sakéwanten dané mautsaha nagingin pangaptin krama mangda nénten kapanggih makekalih pikobet. “Pikobet sané kapertama, krama sané mesen majanten jagi sungsut ring kayun duaning pangaptinipun nénten samian kadagingin. Kaping kalih wantah tiang manados kirang lega tatkala manggihin asil pakaryan sané kirang becik sangkaning bas saklek indik pangarga. Punika mawinan tiang setata mautsaha nagingin pangaptin krama, idepang tiang mayadnya ka palinggih tur maturan ring Ida Bhatara sané malingga malinggih ring genah suci punika,” baos dané sané embas ring Sobangan, 7 November 1967 puniki. Katakénin indik pikayunan sané kanggén dasar tatkala ngamargiang utsaha puniki, kabosang yadiastun pada-pada makarya piranti miwah palinggih saking batu nanging kahanan seni nénten ja pateh ring soang-soang krama sané madué utsaha palinggih puniki. Kurenan Ni Wayan Sulandri puniki taler maosang, yadiastun akéh sané prasida ngaryanin palinggih, durung majanten makasami prasida nyenengang pakaryanipun mangda becik tur prasida ngadungang sareng jimbar utawi cupit genahnyané. Punika mawinan makarya palinggih pateh sakadi arsiték, duaning patut ngadungang pakaryan sareng genah sinambi ngutsahayang mangda nénten wénten pepalihan sané kirang. Ridia sané madué pianak kekalih, I Wayan Edi Artha Rimbawa S.T. miwah I Made Pasek Sudiksa puniki nglantur maosang, sios nénten saklek, krama sané ngamargiang pakaryan puniki patut taler éling ring kahanan raga sadurung nyanggupang ngambil pakaryan. Duaning tatkala nyanggupang pakaryan tan padagingin pangéling raga, sinah jagi ngamolihang rasa lek tatkala pakaryan punika nénten prasida kapuputang sakadi galah sané sampun kacumpuang saking ngawit. Indiké punika majanten jagi ngulgul ilén-ilén taler pulahpalih upakarané minakadi pamargin pamlaspasan, panyimpenan miwah sané siosan. “Mangda nénten manggihin kahanan asapunika, majanten tiang sareng tukang tiangé jagi matetimbang tur marembug sadurung jagi nyanggupin pakaryan. Duaning pinaka krama Bali tukang tiang punika majanten jagi nyarengin pakaryan adat ring soang-soang désannyané. Indiké punika taler patut kapikayunin mangda tatkala nabdabang pakaryan nénten nemuang pikobet sangkaning wénten tukang sané nénten prasida makarya duaning nyarengin upacara,” asapunika dané sané meneng ring Br. Dukuh Moncos, Sobangan, Mengwi puniki negesang. (wan)

(28)

BPM/wan

PALINGGIH - Kawéntenan palinggih malakar batu Karangasem sayan akéh kaadol ring pakraman. Duaning pangaptin krama ring wewangunan palinggih sané kakaryanin antuk batu Karangasem kantos mangkin sayan nincap.

Palinggih Malakar Batu Karangasem, Ngawit Kanggén ring Pura Besakih RING masané mangkin jakti akéh kapanggihin parindikan sané sampun nglimbak. Asapunika taler sané kapanggih ring kahuripan jadma Baliné, minakadi sapunapi pulah-palih ngamargiang kahuripan makrama banjar utawi makrama désa, sapunapi tetujon sané jagi karereh saraina tur sapunapi pulah-palih krama ri sampunné téknologi ngranjing ring kahuripannyané soangsoang. Nénten wantah amunika, ring widang arsitéktur utawi makarya wewangunan taler sampun nglimbak. Krama Bali sampun uning tur prasida mapariseleh indik makarya wewangunan mangda madué “nilai seni” taler prasida matuuh sué. Utamanipun tatkala kramané jagi makarya genah suci sakadi pura miwah sanggah.

Sané mangkin ri kala makarya pura utawi sanggah utamanipun tatkala makarya palinggihnyané, akéhan krama ngawigunayang lakar marupa batu selem saking Karangasem. Indiké punika kasinahang saking kawéntenan makudang-kudang panganyar palinggih sané ngadol utawi ngenahang palinggih batu ring sisin marginé. Kawéntenan sakadi punika sayan ngakéhang pinaka cihna yéning akéh krama Bali sané seneng ring palinggih inucap. I Made Ridia, sinalih tunggil krama sané makarya tur ngadol palinggih batu Karangasem ring wewidangan Désa Sobangan Mengwi puniki maosang, punika wantah sangkaning pisarat krama Bali madué palinggih sané kaduénang tuuhnyané sué mawinan nénten gelis

ngentosin palinggih sané wénten ring pura utawi sanggahnyané soang-soang. “Parindikan punika mawit saking kapanggih batu Karangasem punika kanggén palinggih ring Pura Agung Besakih. Palinggih punika kawangun duk warsa 1971, kantos mangkin kantun becik tan pawénten rusak. Punika ngawinang akéhan krama meled nulad,” baos Ridia makenyem. Dané malih maosang, soroh sané kakaryanin taler akéh kaadol ring pasaran minakadi gedong pasimpenan, apit surang, palinggih, rong tiga tur wénten taler padmasari miwah padmasana. Sané pacang kaselehin tatkala numbas sios saking ageng palinggih taler indik pepayasan miwah luk-luknyané. Dadosné yéning pepayasan mi-

wah luk palinggih sampun becik yadiastun pangarganipun maelan sinah pacang katumbas olih kramané. Indik pangarga palinggih utawi kamulan akéhan kaadol antuk pangarga pitung yuta kantos kutus yuta langkungan. Wénten Padmasari sané mapangarga kantos limolas yuta. Yéning padmasana kaadol antuk pangarga petang dasa yuta duaning sios saking tegehnyané kantos pitung meter, taler sangkaning madué ketékan sané rimit tur patut kamargiang ring soang-soang paletan padmasana, minakadi indik genah Badawang, Wisnu, Wilmana taler Angsa. Indik lakaran, Ridia maosang polih ring wewidangan Karangasem, ring bongkolan Gunung

Agung. Duaning batu punika kawangun saking bias “lahar” luaban gunung inucap. Parindikan sané pateh taler kajantenan I Made Sukendra, krama sané taler makarya tur ngadol palinggih batu Karangasem ring wewidangan Désa Penarungan, Mengwi. Dané maosang, batu punika karereh ring Karangasem, ring wewidangan Tulamben, Umaanyar miwah Tigaron. Yéning ring Umaanyar, batu punika padet tur baat, yéning sané kapolihang ring Tulamben pateh padet sakéwanten inganan malih akidik. Nanging sané saking Tigaron sios saking inganan batu punika taler bolong-bolong. “Pangarganipun majanten matiosan, nganutin kahanan batu sané kapolihang,” Sukendra maosang. (wan)

Sukil Ngrereh Batu Karangasem

Lakaran Palingih Kagentosin antuk Batu Candi SAMPUN ketah kauningin yéning krama Bali waged makasenian. Kasenian nénten wantah kasinahang olih pregina, tukang tabuh utawi seniman tiosan. Seni taler kasinahang olih tukang minakadi tukang wangunan. Mawinan akéh kapanggihin wewangunan anyar sané wangunipun kapaduang sareng seni sané ngulangunin. Tios seni, lakaran sané kawigunayang taler kauratiang. Mawinan majanten krama pacang nyelehin piranti utawi lakaran sané siteng tur prasida matuuh sué. Sakadi sané akéh kapanggihin mangkin, krama Bali akéh makarya palinggih antuk lakaran batu Karangasem duaning lakaran punika sampun kasengguh tur mabukti dados lakaran sané siteng. Sakéwanten pinaka “sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui” sinah kasuén-suén kawéntenanipun sayan ngidikang, mawinan sukeh kapolihang. I Made Ridia maosang, sujatiné pangaptin krama ring palinggih batu kantun becik,

sakéwanten sané dados pikobet wantah kawéntenan lakaran sané sayan ngidikang tur telas duaning sampun saking nguni kantos mangkin kakeduk. Punika laut ngawinang sayan méweh ngamolihang batu taler pangargannyané sayan nincap. Punika majanten ngawinang pangargan barang sané kadol taler ngamaalang. “Yéning saihang kahanané mangkin sareng tatkala tiang ngawitin ngwangun utsaha punika duk limang warsa lintang, sampun doh pisan masiosan. Tatkala punika pangargan batu selem wantah kalih yuta a trek, mawinan titiang prasida makarya tur ngadol padmasana antuk pangargan kalih dasa yuta sané asiki. Yéning mangkin, padmasana sané tegeh, ageng taler pepalihanipun pateh kadi asapunika sampun mapangarga petang dasa yuta,” Ridia nartayang. Sangkaning kahanan punika, kasuén-suén batu Karangasem kagentosin antuk batu candi saking Jawi mangda tetep prasida

nagingin pangaptin krama ring palinggih batu. Napi malih mangkin sampun sayan akéh krama sané ngadol palinggih batu candi yadiastun kahananipun nénten pateh sakadi batu Karangasem. Parindikan pateh kabaosang I Made Sukendra, batu candi kanggén ngentosin batu Karangasem sané sampun sukil kapolihang. Pangargannyané taler kabaosang mudahan tur prasida katumbas manut pangapti duaning tatkala kaadol ring Bali sampun marupa lémpéng-lémpéngan. Minakadi lakar batu candi antuk ageng tigang meter persegi katumbas antuk pangarga limangatus tali rupiah tur prasida katumbas nganutin pangapti. “Kahanan sakadi punika majanten ngawinang pangargan palinggih sané kakaryanin taler mudah. Minakadi yéning palinggih batu Karangasem adol tiang antuk pangarga tigang yuta langkungan, sané kakaryanin antuk batu candi adol tiang antuk pangarga kalih setangah yuta,” Sukendra maosang. (wan)

BATU – Batu sané kapolihang kantun mabungkulan, mawinan tatkala ngawit makarya, batu sané kapolihang saking Karangasem inucap katebih-tebih antuk sikut sané kabuatang.

USAN magibung Ngurah Jelada sareng ajinné masepédaan makta bubu jaga masiram nyambi makeni bubu. Nanging simpang dumun ka tegalé ngicén banténgné neda padang gajah. Pisaga wiadin kramané sané nyingakin sami nyapatin. “Dumadak mangda akéh polih ulam Gusti Ngurah. Mangkin daetané becik, sabeh ngribis biasanné ulam julité medal.” Sapunika pakaryanné Gusti Ngurah Jelada sadina-dina nulungin ajinné ring tegalé, ngarit padang gajah, nihtih papah kelapa, nyahcah gadebong anggén tatedaan banténgné. Nanging yén wénten galah tan lali taler ring lapangan main sépak bola, volly, wiadin ring balé banjar magamel. Nyoréang masiram ka tukadé nyambi makeni bubun udang lan julit. Kadi siman anak ABG kadi mangkiné HP-né sering magending wénten sané ngonték, SMS utawi ngrumpi sareng timpalné. Sané pinih sering wantah Luh Suwarni lan Madé Sudiari. Ring sapunapiné taler rainné ring Selat Gusti Ayu

Citra Andini sané setata kangen. Yéning nganggur sajaba ring Luh Suwarni ring Nongan taler sering ka Menanga ring timpalné tan lali nyimpangin Wak-wakné sareng mingsikinné irika, sané sami nyayangang raganné. Ibu sareng ajinné kalintang bangga madué putra-putri kekalih sami rukun masameton saha rajin nulungin anak lingsir. Punika awinan sering angganné mapitutur mangda okanné atiati mapagubugan, santukan nénten sami anaké seneng. Wénten manten sané iri, dengki, napi malih sami truna bajang midep saling corokin, saling cenidra utawi cemburuin mrebut gegélan. Yéning madasar saking tresna sujati sinah sami kasih. Nanging yéning madasar hawa nafsu midep mencanén saking silib ngaduang santét lan winaya jaat utawi terangterangan ngaduang bayu akas marikosa, obat perangsang, bius kadi mangkiné. Naen Gusti Ngurah Jelada matur indik ajinné késah saking Selat ka Jero Peringalot.

“Tuaji, sapunapi wiwitanné mawinan Tuaji kapanggih sareng Ibu ngraris majero iriki. Dados kantun madué bangkét ring Selat? Kocap yéning anak nyentana patuté pateh kadi anak ninggal kadaton. Lad saking kapurusa dados kadi predana ngwaris ring Luhé?” aturné Gusti Ngurah Jelada matadah kimud, kapatutang antuk rainné taler mangda uning. “Sajaan, Aji kanti engsap Cening suba kelih jani. Patut Cening nawang tekén kawitan. Sujatinné Pekak Ceningé dini masameton ajak Pekak Ceningé di Jero Kawan Selat. Nanging pekaké dini tusing madué oka lanang. Makejang istri, Wak Raka kambil ka Jero Menanga, Wak Rai kambil ka Jero Nongan mawanan Cening ngelah misan ditu. Maka dadua rabi-rabin Wak Ceningé tusing kayun nyentana dini. Enu Ibun Ceningé ané paling jegég mapeséngan Gusti Ayu Nyoman Siwi, kasiwi apang tetep malinggih di Jero ngélingang anaké lingsir.” “Yén sapunika Tuaji ngla-

mar Ibu napi Ibu sané nglamar Tuaji?” Gég Jeladi nyelag. “Ah, sing kéto. Ceritané lantang mirip cara sinétron di tiviné,” Ibunné nyaurin. “Baah, Ibu jeg ngorahang cara sinétron. Yén kétoang sing telah baan nyaritayang.” “Dados ringkesané manten. Bénjangan yén wénten galah wau mangda malintihan.” Ngurah Jelada nesekang malinggih mangda ajinné midartayang riwayat hidup angganné. “Nah Aji lakar macarita, nanging apang énggal eda selaga yén tuturan Ajiné tondén nyarik. Kéto masih eda brangti yén ada ané nyakitin keneh, eda ngeling yén ada ané sedih.” “Inggih titiang janji Tuaji, asal Ibu nénten nangis dumunan,” atur okanné matutang. “Nah..., yén I Gusti Madé Pering pekaké dini madué oka tetelu makejang istri, Pekak Ceningé di Selat I Gusti Wayan Selat masih madué oka tetelu, kapertama I Gusti Gedé Kebon, lantas Aji, lan bibiné Gusti Ayu Nyoman Sisu. Wak Kebon dadi pakaséh

BPM/wan

marabi Jero Sekar madué oka dadua, misan ceningé Gusti Ngurah Anom lan Gusti Ngurah Adnyana. Aji tuah tamatan Sekolah Rakyat kanggoang dadi Juru Tulis Désa. Ngelah gegélan madan Gusti Ayu Adriani, raina tekén paman Gusti Gedé Karang di Jero Kanginan. Sujatinné Aji suba makinkinan lakar ngantén, pada leket sesai matemu. Aji dadi tukang gupek raganné dadi penari légong. Apa buin suba kalugrain olih anaké lingsir makadadua. Nanging lacur, tan pasangkan tau-tau bibiné Ayu Nyoman Sisu jag plaibanga ka Ujung, rorodanga tekén pamané Gusti Gedé Karang ané dugas ento dadi Mantri Perawat di RSU Karangasem. Pekaké menggah pesan dugas pajatiné teka nylabarang. Aji masi gedeg ngrudeg lakar kema nrugtug negteg, sawiréh bas ngajak sameton mapalingan. Mirib ada unsur paksaan. Nanging makejang anaké lingsir ngandegang.” (Masambung)


Upacara

8 Bebantenan Masegehan, Nyuguhang Aturan ring Sang Bhutakala SEGEHAN wantah upakara sané pinih alit ring upacara Bhuta Yadnya, sané agengan marupa tawur. Kruna segehan mawit saking “Sega” utawi “sego” ring basa Jawa sané tegesipun wantah nasi utawi ajengan. Punika mawinan segehan kadagingin nasi miwah bawang jahé, tasik. Nasi punika wénten sané marupa nasi cacahan, nasi kepelan, tumpeng alit utawi dananan. Wangun banten segehan punika marupa aledan saking daun pisang utawi busung, kadagingin antuk nasi miwah bawang, jahé, miwah tasik. Sajeroning masegehan ketah kajangkepin antuk api takep pinaka pangentos dupa, kadagingin malih beras miwah tetabuhan toya, tuak, arak miwah berem. Segehan taler mateges “Suguhan” sané katur majeng ring para Bhutakala mangda nénten ngawinang biuta ring kauripan jadmané. Sios punika taler katur majeng ring ancangan utawi iringan Ida Bhatara-Bhatari sané sujatinné wantah panyeledi saking leteh sané kamedalang olih pikayunan, bebaosan, taler parilaksanan i manusa. Malarapan antuk maturan segehan puniki kaaptiang sakancan leteh i wawu prasida kasomya. Sios punika segehan taler cihna utawi parikrama saking sinalih tunggil daging Tri Hita Karana inggih punika Palemahan utawi pamargi parikrama kahuripan sané becik sareng sekancan pakardian Ida Hyang Paramakawi. Segehan miwah caru taler munggah ring sajeroning Kala Tattwa miwah Lontar Bhamakertih. Ring Susastra Smerti (Manavadharmasastra) taler kabaosang, soang-soang pamucuk kulawarga patut ngamargiang upacara Bali (suguhan rayunan majeng ring palemahan) ring genah-genah sané naenin dados genah amati-mati, ring ulekan, ring sampat, kompor, sangihan, miwah ring talenan. Sajeroning mabanten segehan, ketah sané kanggén marupa segehan putih inggih punika segehan sané pinih alit tur katurang saraina. Wénten taler segehan putih kuning sané wangunipun pateh sareng segehan putih sakéwanten madaging nasi mawarna kuning. Segehan puniki seringan katur ring sor palinggih kémanten. Wénten taler segehan manca warna sané ngawigunayang nasi mawarna lelima inggih punika putih, barak, kuning, selem miwah brumbun. Nasi punika taler kagenahang antuk pangiderider bhuwana minakadi warna selem kagenahang ring Uttara, putih ring Purwa, warna barak ring Daksin, miwah kuning ring Pascima. Yéning warna brumbun pinaka pepadonan saking makapapat warna i wawu kagenahang ring Madya utawi tengah tur prasida kabaosang dados pancernyané. Segehan manca warna puniki akéhan katur ring lebuh pamedalan utawi prempatan margi. Yéning katurang ring natar merajan utawi utamaning mandala, katurang segehan manca warna, pangruwak katur ring Sang Bhuta Bhucari. Ring natah umah katurang segehan manca warna nanging makepel katur ring Sang Kala Bhucari. Ring lebuh utawi pamesuan katurang segehan manca warna katur ring Sang Durga Bhucari. (Ida Rsi Bhagawan Smerthi Kusuma Wijaya Sebali)

Redité Paing, 22 Mei 2016

Padmasana, Niyasa Bhuwana Agung

Lingga Stana Sang Hyang Widhi Wasa SAJERONING ngamargiang kahuripan magama Hindu pamekasnyané ring Bali, ketah kapanggihin i krama ngwangun palinggih pinaka genah ngayat kawisésan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Sinalih tunggil palinggih sané ketah kapanggihin wénten ring pura, mrajan, sanggah, ring kantoran, taler ring sekolahan marupa wangunan Padmasana. I Kadek Satria, S.Ag., M.Pd.H maosang, Padmasana mawit saking kruna padma miwah asana. Padma mateges sekar tunjung (padma), miwah asana mateges sikap duduk. Antuk punika, Padmasana kategesin pinaka simbol sané nyinahang genah Ida Sang Hyang Widhi malinggastana ring sekar tunjung (padma). Sekar tunjung kaniyasayang pinaka genah Hyang Widhi malingga stana, mawinan Padmasana nénten tios wantah gegambaran Bhuwana Agung (Makrokosmos) sané pinaka lingga stana Ida Sang Hyang Widhi Wasa. “Padma ring basa Bali mateges sekar tunjung, asana mateges sikap duduk. Padmasana kategesin pinaka genah malingga Hyang Widhi ring luhuring sekar padma,” Sekretaris Lembaga Konsultan Upacara Unhi puniki maosang. Sajeroning Lontar “Padma Bhuana” kaunggahang yéning sekar tunjung (padma) kadadosang niyasa bhuwana agung lingga stana Hyang Widhi sané sujati. Sajeroning Lontar “Dasa Nama Bunga” kaungghang yéning sekar tunjung (padma) wantah rajaning sekar (Raja Kesuma) santukan urip ring tiga loka. Akahnyané ring pertiwi/enduté, batangnyané ring toyané, daun miwah sekarnyané ring akasa (udara). Santukan punika, sekar tunjung (padma) kadadosang niyasa Tri Loka utawi Tri Bhuwana stana Hyang Widhi. Tios punika, sekar tunjung taler kadadosang pinaka niyasa Padma Asta Dala. Sajeroning wangunan Padmasana, wénten kapanggihin pepayasan minakadi bedawangnala, garuda, naga, miwah angsa. Mawit pepayasan inucap Padmasana nyinahang kawéntenan Tri Loka (Bhur, Bwah miwah

Swah). Parindikan inucap prasida kakantenang saking kawéntenan bedawangnala sareng kekalih naga (Anantabhoga miwah Basuki) sajeroning palinggih Padmasana pinaka niyasa Bhur Loka, wangunan padma rumasuk singhasana pinaka niyasa Bwah Loka, miwah Swah Loka kasinahang ring pasimpenan padagingan mawentuk padma. “Naga Basuki miwah Anantabhoga wantah niyasa kalanduhan miwah kasukertan. Mawinan punika, Padmasana sané madasar bedawangnala wantah niyasa kaajegang jagat pinaka genah i manusa urip sangkaning waranugrahan Ida Sang Hyang Widhi sajeroning prabhawan Ida pinaka Parama Siwa, Sada Siwa, miwah Siwatma,” dané negesang. Kabaosang malih, sajeroning Lontar Siwagama kaunggahang, sané kaayat ring palinggih Padmasana wantah Sang Hyang Siwa Raditya, Bhatara Guru, miwah Bhatara Surya. Sajeroning Lontar Wrhaspati Tattwa kaunggahang sané kaayat ring palinggih Padmasana wantah Sang Hyang Tri Purusa luiré; Parama Siwa, Sadha Siwa, miwah Siwatma. “Sang Hyang Siwa Raditya kaayat ring palinggih Padmasana santukan Ida wantah sisyan Bhatara Siwa sané wikan mawinan polih waranugraha pinaka upasaksi miwah pinaka panyeledi Ida Bhatara Siwa ring jagaté. Ri kala Bhatara Siwa kaayat olih Bhatara Surya pinaka Sang Guru, mawinan ri kala punika Bhatara Guru kaayat ring palinggih padmasana,” Satria negesang. (uma)

Padma Sari miwah Padma Capah

Palinggih Pangayatan Ida Bhatara MAOSANG indik wangunan palinggih Padmasana, yéning katilik saking wentuk wangunannyané, Padmasana kabinayang dados limang soroh sakadi sané kabaosang Sekretaris Lembaga Konsultan Upacara Unhi, I Kadek Satria, S.Ag., M.Pd.H. Makalima soroh wangunan padmasana punika

mawasta Padma Anglayang, Padma Agung, Padmasana, Padma Sari, miwah Padma Capah. Makasamian punika wentukwangunanyané matiosan. Wangunan Padma Anglayang ngawigunayang bedawangnala pinaka dasar palinggih, matumpang pitu tur ring luhurnyané marong tiga.

BPM/net

PADMA - Wangunan Padma Sari miwah Padma Capah ketah kawigunayang taler kauningin krama pinaka palinggih pangayatan/panyawangan Ida Bhatara sané kaayat irika.

Padma Anglayang kadadosang pinaka lingga stana Sanghyang Siwa Raditya utawi Sanghyang Tri Purusa, miwah Trimurti. Ring Wangunan Padma Agung, dasarnyané taler ngawigunayang bedawangnala, matumpang lima, ring luhur marong kalih, pinaka lingga stana Sanghyang Siwa Raditya utawi Sanghyang Tri Purusa, miwah niyasa stana Ardanareswari. Wangunan Padmasana sané madasar bedawangnala wentuk wangunannyané matumpang lima, ring luhurnyané marong siki. Ring wangunan puniki taler mapedagingan ring sor, madya, miwah luhur/pucak, pinaka niyasa stana Sanghyang Siwa Raditya utawi Sanghyang Tri Purusa taler pinaka niyasa stana Sanghyang Tunggal, Hyang Widhi Yang Maha Esa. Ring wangunan Padma Sari, nénten madasar bedawangnala, matumpang tiga miwah ring luhurnyané marong siki. Wantah kawigunayang pinaka lingga stana Sanghyang Siwa Raditya utawi Sanghyang Tri Purusa. Wangunan Padma Capah sané nénten madasar bedawangnala, wangunanyané matumpang kalih tur ring luhurnyané marong siki niyasa stana prabhawan Ida Sang Hyang Widhi pinaka Baruna (Dewa Laut). “Padma Sari miwah Padma Capah ketah pinaka palinggih pangayatan/panyawangan, ngayat Ida Sang Hyang Widi Wasa,” teges dané. Kabaosang malih, sané minayang wangunan Padma Sari miwah Padma Capah wantah ring tumpang wangunannyané kémanten. Indik pedagingan, makekalih wangunan Padma puniki wantah madaging padagingan ring dasar miwah pucak wangunan kémanten. (uma)

Satua

Olih : Madé Taro

Nguda I Tetani Tusing Ngamah Punyan Teep? I MACAN buin ningeh tuturan para tetaniné ento. Jani munyiné I Macan sayan ngadengang tur angkihangé angseg-angseg. Cara suba ngantiang mati. Nepukin para tetaniné ento maekin awakné, I Macan nasledétan kangin kauh. “Suba pasti ada bupahné,” I Macan masaut munyiné cenik pesan. “Yén Cai ajak makejang ngidaang megatang taliné ené, suba pastika Icang slamat. Ica masemaya lakar ngaya para tetani uli panca baya. Tusing ento dogén, Icang masih lakar ngalihang Cai kayu-kayu ané jaen amah Cai.” Ningehang pasemayan I Macan buka kéto, para tetaniné masuryak girang. Para tetaniné ento ngénggalang ngutgut tali ané nyeet I Macan apang kanti pegat. Ané dadi pamucuk para tetaniné ibuk ngaukin tetaniné ané lénan ané enu iteh di paumahané. Jani aketi liun tetaniné ngutgut megatang taliné ento. Ada né ngutgut di baong, di batis, di tundu, lan di basangné. Matané I Macan lantas sakabedik marasa galang, angkihané ngamelahang, ikuhné lan awakné ané gedé suba ngidaang makiba, kupingnné tegak, lan batisné adéng-adéng matingtingan kanti I Macan jani ngidaang majujuk. I Macan lantas magraungan keras. Para tetaniné masuryak saling sautin marasa liang. Sakéwala lacur, suryakan para tetaniné tusing makelo. Rasa liang ané karasayang I Tetani tusing makelo. I Macan ané ganas ento ngédéngang kasujatian awakné. Dugasé ento, I Macan ngajengit ngédéngang calingné ané rangap, ngédéngang kukuné ané rénggah. Ulian basangné layah, metu jani daya corahné I Macan. Para tetaniné ané liuné aketi tur enu masuryak girang sahasa kajekjek tur amaha matah-matah tekén I Macan. Para tetani ané enu maglantungan di ikuhné I Macan suba ngrasayang tur nawang daya corahné I Macan. Ia suba tusing satya tekén raosné lakar tusing ngamah tetani ané suba nulungin awakné. Ditu lantas para tetani ané ada di ikuhné I Macan makecos ngénggalang malaib tur mengkeb di batan don teepé. Don teep ané sayan kuning ento sahasa makeyem marep teken I Tetani ané sedeng kalaran. Don teepé ento sahasa ngebatang doné apang I Tetani tusing kanti amaha tekén I Macan. “Nah, jani pesuang iban Cainé! Sawiréh I Macan suba makaad ka tengah alasé,” kéto I Don Teep mamunyi. Marasa I Macan suba joh, para tetaniné pesu uli betén don teepé. Ulian marasa mapituang tulungina tekén I Don Teep, ditu lantas para tetaniné masemaya tusing lakar ngamah punyan teep tur uling sekat ento I Tetani lan I Punyan teep matimpal saling tulungin. Uling sekat ento masih I Tetani tusing ngamah punyan teep. (Puput)

Rédaksi nerima reriptan marupa artikel (paling akéh 3500 huruf), satua ringkes (paling akéh 6000 huruf), puisi, geguritan miwah sané siosan. Reriptan mangda kakirim ring alamat: Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email: bali_orti@balipost.co.id.


MINGGU PAING, 22 MEI 2016

9 Dybala

Tak Masuk Timnas HAL 10

Karier Cemerlang Ancelotti Milan – Carlo Ancelotti lahir pada tanggal 10 Juni 1959 di Reggiolo, Italia. Sebagai pemain, Ancelotti tampil sebanyak 26 kali bersama timnas Italia dan ikut berlaga di ajang Piala Dunia 1986 dan 1990. Dia memulai karier bermainnya pada tahun 1976 bersama Parma. Pada 1979, dia pindah ke AS Roma, bermain sebagai pemain tengah dan menjadi kapten tim. Dari tahun 1987 sampai 1992, dia bermain bersama AC Milan. Sebagai pelatih, Ancelotti adalah satu dari 6 pelatih yan g memenang kan Lig a Champions sebagai pemain dan pelatih. Pengalaman kepelatihan Ancelotti yang pertama dimulai saat melatih Reggiana pada tahun 1995. Di tahun pertamanya itu dia berhasil membawa klub itu promosi ke Seri A. Tahun 2001 Ancelotti pindah ke Milan untuk melatih mantan klubnya, AC Milan. Bersama AC Milan Ancelotti mulai menunjukkan dirinya merupakan seorang pelatih hebat. Ancelotti meraih setidaknya delapan trofi bersama Rossoneri, yakni Coppa Italia (2003), Serie A (2004), Italian Supercup (2004), UEFA Champions League (2003 dan 2007), UEFA Super Cup (2003 dan 2007), serta FIFA Club World Cup (2007). Setelah meraih sukses di AC Milan, Ancelotti pindah ke Premier League dan melatih klub asal kota London, Chelsea pada tahun 2009 hingga tahun 2011. Bersama The Blues Ancelotti meraih gelar Premier League (2010), FA Cup (2010) dan FA Community Shield (2009). Ancelotti juga menjadi pelatih yang sukses meraih gelar Premier League di musim pertamanya setelah Jose Mourinho. Ancelotti kemudian hijrah ke Perancis untuk melatih klub Paris Saint-Germain (PSG) di tahun 2011-2013. Ancelotti pun berhasil membawa PSG meraih gelar Ligue 1 di tahun 2013, sebelum akhirnya pindah ke Real Madrid. Di musim pertamanya bersama Real Madrid, Ancelotti meraih gelar Copa Del Rey tahun 2014, dan UEFA Champions League tahun 2014. Selain meraih berbagai gelar bersama tim, Ancelotti juga meraih berbagai prestasi individual. Ancelotti sempat meraih Serie A Coach of The Year tahun 2001 dan 2004, UEFA Manager of The Year tahun 2003, The World’s Best Club Coach 2007, dan Premier League Manager of The Month selama melatih Chelsea. (kmb33)

Karier Kepelatihan Ancelotti: 1995–1996

Reggiana

1996–1998

Parma

1999–2001

Juventus

2001–2009

Milan

2009–2011

Chelsea

2011–2013

Paris Saint-Germain

2013–2014

Real Madrid

2016- ...

Bayern Munich

Disiplin Kunci Sukses Ancelotti Milan – Carlo Ancelotti mengatakan bahwa dirinya merupakan sosok yang amat disiplin dengan waktu. Pria Italia yang bakal menangani Bayern Munchen musim depan, mengakui bahwa ÁHNVLELOLWDV PHUXSDNDQ KDO SHQWLQJ XQWXN PHQMDODQL WDQWDQJDQ VHEDJDL PDQDMHU 1DPXQ LD MXJD NDGDQJ KDUXV EHUWLQGDN WHJDV MLND PHPDQJ GLEXWXKNDQ “Ada beberapa hal di mana DQGD ELVD EHUVLNDS OHELK ÁHNVLEHO dan hal-hal di mana anda harus bertindak tegas. Jika seorang pemain mengatakan pelatih, saya mengalami pekan yang berat, bisakah kami istirahat satu jam lebih lama?’ Itu tidak apa. Namun ketika saya mengadakan pertemuan sebelum pertandingan, anda harus datang tepat waktu,” tutur Ancelotti, Sabtu (21/5) kemarin “Di Chelsea kami menggelar pertemuan pada pukul 10.30 dan Drogba tidak ada di sana. Saya tidak tahu apakah ia terjebak macet atau apa. Ia datang pada pukul 11. Ia akhirnya

tidak bermain,” imbuhnya. Ancelotti sempat menangani Real Madrid selama dua musim, memenangkan Liga Champions dan Copa del Rey. Menjalani masa rehat selama semusim, sebelum akhirnya memutuskan bergabung dengan Bayern. Sang pelatih mengaku mulai menikmati masa-masa awal bekerja di klub barunya. Pelatih asal Italia ini mulai melatih Die Rothen setelah pengabdian Pep Guardiola selesai pekan ini. Salah satu hambatan melatih Bayern Muenchen telah dilalui oleh Carlo Ancelotti. Yakni kendala bahasa Jerman dan Ancelotti mengaku kesulitan belajar Bahasa Jerman yang menurutnya cukup membin-

gungkan. Ancelotti sendiri sudah bisa bebahasa Inggris, Prancis dan Spanyol. “Bahasa Jerman adalah bahasa yang paling sulit. Kata kerjanya sungguh membingungkan. Kadang mereka ditempatkan di kata kedua, kadang juga di akhir kalimat,” ungkap Ancelotti. Terlepas dari kendala bahasa Jerman yang sedang ditekuninya, dia menilai Bayern seperti sebuah keluarga. “Saya tak terlalu sering menggelar pertemuan dengan petinggi Bayern. Tapi saya rasa klub ini seperti keluarga. Ada beberapa mantan pemain yang jadi petingginya,” tutup pelatih berjuluk Don Carletto ini. (kmb33/ap)

Rossi Start Terdepan di Italia Mugello – Pebalap Yamaha asal Italia, Valentino Rossi start paling depan di MotoGP Italia 2016. Rossi mengungguli Maverick Vinales dan Andrea Iannone yang ada di posisi kedua dan ketiga. Bagi Rossi ini merupakan pole keduanya musim ini. Pole pertamanya ia dapatkan pada MotoGP Spanyol, di mana ia juga keluar sebagai pemenangnya. Ini juga merupakan pole pertamanya di Mugello sejak 2008. Di Sirkuit Mugello, Sabtu (21/5) kemarin Rossi merebut posisi start terdepan setelah menorehkan catatan waktu 1:46,504 detik. Ia mendapatkan catatan waktu tersebut ketika VHVL NXDOLÀNDVL KDPSLU VHOHVDL Posisi kedua ditempati oleh rekan Rossi di Yamaha musim depan, Mevrick Vinales yang catatan waktunya 1:46,598 detik. Catatan waktu Vinales berselisih 0,094 detik dari Rossi. Sementara itu, Iannone berada di posisi ketiga dengan catatan waktu 1:46,607 detik dan pebalap Honda, Marc Marquez berada di posisi keempat dengan catatan waktu 1:46,759 detik. Marquez punya kesempatan untuk mengalahkan catatan waktu Rossi pada putaran terakhirnya, namun ia gagal melakukannya. Rekan satu tim Rossi di Yamaha saat ini, Jorge Lorenzo berada di posisi kelima dengan catatan waktu 1:46,882 detik. Catatan waktunya berselisih 0,378 detik dari Rossi. (kmb33/rtr)

BPM/ap

Valentino Rossi


BOLA MANIA

10

Juve Incar Gabriel Jesus Turin â&#x20AC;&#x201C; Juventus berniat mendatangkan penyerang Palmeiras, Gabriel Jesus pada b u r s a transfer musim panas 2016. Namun, butuh uang tak sedikit untuk mendapat pemain berjuluk The Next Neymar itu. Menurut agen Gabriel, Cristian Simoes, Juventus harus mengeluarkan 40 juta euro atau sekitar Rp 610 miliar. Uang tersebut sesuai dengan klausul pelepasan yang dimiliki pemain berusia 19 tahun tersebut. â&#x20AC;&#x153;15 juta euro tidak cukup untuk menggaetnya. Gabriel bermain brilian, mencetak gol dan memiliki klausul pelepasan 40 juta euro. Jelas Palmeiras takkan menjualnya kurang dari harga tersebut,â&#x20AC;? jelas Simoes, Sabtu (21/5) kemarin. Tak heran Gabriel dihargai begitu tinggi. Dari enam penampilang bareng Palmeiras musim ini, penyerang berkepala plontos itu mampu mengemas enam gol dan satu assists. Jika dilihat secara kasat mata, permainan Gabriel mirip dengan penyerang Barcelona, yakni Neymar da Silva. Skill olah bola dan ketenangan di muka gawang adalah persamaan dari dua pemain asal Brasil tersebut. Namun Juventus tak akan sendiri dalam perburuan penyerang Brasil U-23 tersebut. Inter Milan dan Manchester United serta Arsenal kabarnya juga tertarik dengan Gabriel Jesus. Sang pemain sendiri akan tampil di Olimpiade yang akan dihelat di Rio de Jeneiro nanti. (kmb33/ap)

Dua Raksasa Inggris Berebut Turan Barcelona â&#x20AC;&#x201C; Kesulitan mendapatkan tempat di starting eleven Barcelona, peluang Arda Turan untuk hengkang dari Camp Nou pada musim panas mendatang memang cukup terbuka. Manchester United dan Arsenal pun disebut-sebut tertarik dan siap bersaing mendapatkan tanda tangan superstar Timnas Turki tersebut. Turan gabung dengan Barca pada musim panas 2015 dari Atletico Madrid dengan harga 26 juta pounds. Namun, hingga saat ini ia hanya tampil sembilan kali di La Liga. Blaugrana tak akan keberatan melego sang winger selepas Piala Eropa 2016 nanti. United diyakini ngebet memboyongnya setelah Memphis Depay tampil buruk sepanjang musim 2015-2016. Sementara Arsenal disebut-sebut membutuhkan sosok pemain sayap anyar. Banyak posisi yang bisa dimainkan oleh pemain 29 tahun tersebut, tentunya menjadi nilai plus. Selain sebagai winger, Turan juga fasih bermain sebagai playmaker, ataupun gelandang tengah. â&#x20AC;&#x153;Saya sudah berusaha sekuat tenaga untuk memberikan kesan yang baik bagi pelatih, tapi keputusan ada di tanganya,â&#x20AC;? ujar Turan, Sabtu (w21/5) kemarin. â&#x20AC;&#x153;Saya masih sangat bahagia di Camp Nou, tapi kita tidak akan tahu apa yang terjadi nanti,â&#x20AC;? imbuhnya. Barcelona bakal coba menimbang penawaran terbaik yang bisa membuat mereka mendapatkan kembali investasi yang mereka keluarkan untuk sang pemain musim panas lalu. (kmb33/ap)

Minggu Paing, 22 Mei 2016

Dybala Tak Masuk Timnas Buenos Aires â&#x20AC;&#x201C; Pelatih Timnas Argentina, Gerardo Tata Martino mengumumkan 23 pemain yang bakal dibawa untuk tampil di ajang Copa America Centenario 2016, yang diadakan di Amerika Serikat pada 4 hingga 27 Juni 2016. Lionel Messi dan Gonzalo Higuain adalah dua dari 23 pemain yang disertakan Tata Martino dalam pengumumannya, Sabtu (21/5) kemarin. Namun tak semua pemain top Argentina disertakan Tata Martino. Paulo Dybala dan Carlos Tevez adalah dua pemain yang di luar dugaan tidak masuk skuad. Padahal bersama Juventus musim ini, Dybala mampu mengemas 23 gol dan sembilan assists dari 45 pertandingan. Sementara Tevez mendulang sembilan gol dan empat assists dari 20 pertandingan. Media-media setempat memprediksi, Martino menyimpan Dybala untuk Olimpiade musim panas dari 3 Agustus hingga 20 Agustus 2016. Ada pun Copa America berakhir sejak 26 Juni 2016. Meski tanpa Tevez dan Dybala, Argentina tak kekurangan stok di lini depan. Masih ada nama Lionel

Messi, Gonzalo Higuain, dan Sergio Aguero. Di lini tengah ada nama Angel Di Maria, Nicolas Gaitan, dan Erik Lamela. Nantinya di ajang Copa America Centenario tersebut, Los Albiceleste tergabung di Grup D bersama Cile, Panama dan Bolivia. Sebagai tambahan informasi, Copa America kali ini merupakan peringatan 100 tahun digelarnya kompetisi antarnegara Benua Amerika Selatan tersebut. Sebenarnya Copa America diperuntukkan kepada negara-negara yang berada di wilayah Amerika Selatan. Namun, hampir di setiap edisi penyelenggara Copa America mengundang negara dari wilayah Amerika Utara dan Tengah. (kmb33/rtr)

BPM/rtr

ABSEN - Striker Juventus Paolo Dybala secara mengejutkan tidak dimasukkan ke dalam timnas Argentina dalam perhelatan Copa America 2016. Berikut skuad Timnas Argentina: Penjaga Gawang: Sergio Romero (Manchester United), Nahuel GuzmĂĄn (Club Tigres), Mariano Andujar (Napoli) Bek: Gabriel Mercado (River Plate), Facundo Roncaglia (Fiorentina), NicolĂĄs Otamendi (Manchester City), Jonathan Maidana (River Plate), Ramiro Funes Mori (Everton), Marcos Rojos (Manchester United), VĂ­ctor Cuesta (Independiente) Gelandang: Javier Mascherano (Barcelona), MatĂ­as Kranevitter (AtlĂŠtico Madrid), Ever Banega (Sevilla), Lucas Biglia (Lazio), Javier Pastore (PSG), Augusto FernĂĄndez (Atletico 0DGULG (ULN /DPHOD 7RWWHQKDP 1LFROiV *DLWiQ %HQĂ&#x20AC;FD Ă&#x2030;QJHO 'L 0DUtD 36*

Depan: Ezequiel Lavezzi (Hebei China Fortune), Lionel Messi (Barcelona), Sergio AgĂźero (Manchester City), Gonzalo HiguaĂ­n (Napoli).

City Inginkan Arteta Manchester â&#x20AC;&#x201C; Masa depan kapten Arsenal Mikel Arteta memang belum jelas keberadaannya pada musim panas 2016. Terlebih kontraknya dengan The Gunners memang tidak bakal diperpanjang manajemen klub yang bakal berakhir dalam waktu dekat ini. Keputusan tersebut diambil oleh pihak Arsenal lantaran kontribusi Arteta di musim ini memang sangat minim. Gelandang berpaspor Spanyol tersebut hanya bermain sebanyak 15

pertandingan, hanya menyumbangkan satu assist. Meski begitu, Arteta nampaknya tidak perlu merasa risau mengenai masa depannya. Sebab kabarnya salah satu raksasa Premier League Manchester City, siap menampung Arteta di musim depan. Bahkan keinginan City untuk bisa mendapatkan jasa pemain berusia 34 tahun tersebut langsung hadir dari manajer anyar The Citizens, Pep Guardiola. Mantan arsitek Barcelona itu disebut-sebut tertarik memasukkan Arteta dalam skuadnnya di musim 2016-2017. Guardiola sendiri kabarnya yang meminta Arteta untuk menjadi salah satu staf kepelatihan di timnya di City musim depan. Arteta sudah 11 tahun bermain di Premier League bersama Everton dan Arsenal, sehingga pemahamannya akan membantu Guardiola dalam beradaptasi dengan Premier League. Setelah melewati fase permainan di level junior, pemain yang lahir pada 26 Maret 1982 di San SebastiĂĄn ini memutuskan untuk bergabung dengan Barcelona. Namun, keberadaannya di tim masih belum mendapat

BPM/ap

Mikel Arteta

perhatian lebih, sehingga belum bisa membuatnya bermain bersama tim inti. Hingga pada akhirnya Arteta dipinjamkan untuk bermain dengan Paris Saint-German di Liga Perancis pada tahun 2000. Arteta resmi bergabung dengan Everton pada Juli 2005. Gol pertamanya berhasil bersarang di gawang Crystal Palace dengan hasil akhir 4-0 dan memberi kemenangan untuk Everton. Di musim 2005-2006, Arteta menjadi pemain favorit, baik oleh fans maupun dari pemain Everton sendiri. Di musim berikutnya pun performa Arteta semakin baik dan patut diacungi jempol. Dia sering menjadi Man of the Match di beberapa pertandingan. Hal ini membuatnya Player of the Match dua tahun berturut-turut. Di musim-musim berikutnya Arteta menjadi aset penting bagi klub. Berhasil mengoleksi 9 gol di musim 2006-2007 dan sekali lagi mendapat gelar sebagai Palyer of the Year. Arteta sempat mengalami cedera di area perutnya di paruh musim. Setelah pulih, Arteta kembali bermain dan mencetak gol pertamanya di musim 2008-2009 di Liga Premier versus Blackburn Rovers

dengan eksekusi tendangan bebas. Arteta juga pernah menjadi kapten tim saat melawan Newcastle United dengan skor imbang 2-2. Arteta mengalami cedera lagi di lututnya yang memaksanya untuk tidak bermain hingga sisa musim 2008-2009. Arteta kembali bermain lagi pada Januari 2010, dimainkan sebagai pemain cadangan saat melawan Birmingham City. Kariernya di Arsenal sebenarnya sangat bagus di musim perdana, namun sedikit demi sedikit performanya menurun. â&#x20AC;&#x153;Sangat sulit untuk bisa pindah, tapi saya ingin meninggalkan semuanya. Saya ingin memutuskan dan saya pikir dalam beberapa bulan saya sudah tak cukup bagus untuk bisa mewakili tim dengan kondisi begini,â&#x20AC;? ujar Arteta, Sabtu (21/5) kemarin. Sementara itu, kabarnya Tottenham Hotspur juga masih berusaha untuk membajak Arteta ke White Hart Lane, juga untuk menjadi bagian dari tim kepelatihan Mauricio Pochettino. Namun melihat rivalitas besar antara Spurs dan Arsenal, sepertinya peluang itu tidak akan terjadi dan Arteta bisa dikatakan lebih memilih menerima tawaran emas dari Guardiola. (kmb33/rtr)


Minggu Paing, 22 Mei 2016

GELANGGANG

11

BPM/022

Yudi Siswantoro (kiri) bersama Fredrik Billy.

Kenshi Bali Sering Dijajal Daerah Lain Denpasar (Bali Post)Para kenshi PON Bali sering dipakai ajang uji coba atlet kempo daerah lain. Alasannya, peta kekuatan kenshi Bali patut diperhitungkan di kancah Nasional, utamanya dalam menghadapi PON XIX di Jabar, September mendatang. Sekretaris Majelis Guru PB Perkemi Yudi Siswantoro, di sela-sela gashuku Nasional wilayah IV (Jatim, Bali, NTB, dan NTT), di Hotel Batukaru, Ubung, Sabtu (21/5) kemarin menerangkan, tim kenshi PON Bali meloloskan 13 nomor dan total 17 nomor yang dipertandingkan. â&#x20AC;&#x153;Jadi peluang kenshi Bali mendulang medali di PON terbuka lebar,â&#x20AC;? jelas pemegang sabuk VII DAN ini. Tercatat atlet PON daerah lain yang menjajal kekuatan kenshi Bali, yakni tuan rumah PON Jabar, Maluku, Sulsel, Kaltim, NTB, dan Jatim akan berlatih tanding dengan kenshi Bali, Senin (23/5) besok. â&#x20AC;&#x153;Atlet luar suka ke Bali sekaligus rekreasi,â&#x20AC;? ungkapnya. Yudi Siswantoro menjadi penguji Nasional bersama dua pemegang V DAN, yakni Fredrik Billy dan Made Mandiyasa. Ketua Harian Perkemi Bali Fredrik Billy menerangkan, peserta gashuku 150 kenshi dan yang ikut ujian 90 peserta. â&#x20AC;&#x153;Gashuku bertujuan memantapkan teknik,â&#x20AC;? ujarnya. Karena itu, delapan atlet kempo PON Bali mengikuti gashuku agar mampu menguasai teknik dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi. â&#x20AC;&#x153;Misalnya atlet II DAN bisa memperagakan jurus III DAN, sehingga poinnya bisa lebih tinggi,â&#x20AC;? ucap Billy. Gashuku Nasional melibatkan atlet Bali (110), ditambah Jatim (25) dan NTB (15), sedangkan atlet NTT tak bisa hadir karena ada kegiatan Kempo di daerah tersebut. (022)

BPM/ant

GIRING - Pesepak bola Bali United Yabes Roni Malaifani (tengah), menggiring bola diapit dua pemain Semen Padang Satrio Syam (kiri) dan Handi Ramdhan (kanan), dalam pertandingan Liga Torabika Soccer Championship 2016, di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (21/5) kemarin.

BU Petik Tiga Poin di Kandang Gianyar (Bali Post)Tuan rumah Bali United (BU) akhirnya sukses mengamankan tiga poin di kandang, pasca menundukkan tamunya Semen Padang dengan skor tipis 2-1 dalam laga lanjutan Torabika Soccer Championship 2016, di Stadion Kapten Wayan Dipta Gianyar, Sabtu (21/5) kemarin. Pertandingan baru berjalan 2 menit, tim tuan rumah sudah mampu mencetak gol pembuka lewat pemain bernomor punggung 32 asal Korea Ahn Byukeon. Gol berawal dari sepak pojok, Byukeon yang mendapat umpan langsung melakukan tembakan keras ke gawang Semen Padang yang gagal diselamatkan Jandia Eka Putra.

Gol balasan Semen Padang akhirnya tercipta di menit ke-36 lewat sontekan mendatar Vendry Mofu yang gagal diselamatkan Rully Desrian. Hingga turun minum skor sama kuat 1-1. Gol penentu kemenangan BU tercipta tiga menit menjelang bubaran. Sepakan keras Martinus Novianto di menit 87 membawa BU unggul 2-1. Menit 90 Semen

Padang harus bermain dengan 10 pemain setelah wasit memberikan Handi Ramdhan kartu merah, setelah memukul Lucas Patinho. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit Nusur Fadillah skor tetap 2-1, untuk kemenangan Bali United. Pelatih Bali United Indra Sjafri menjelaskan, meski sukses meraup tiga poin pertama di kandang, namun

dirinya belum puas. Kendati demikian, pihaknya tetap mengapresiasi perjuangan asuhannya yang akhirnya mampu meraih kemenangan perdananya di kandang. â&#x20AC;&#x153;Kemenangan ini patut disyukuri, mengingat nilai tiga poin ini pertama kalinya dari empat kali pertandingan yang dilakoni. Semoga di laga away nanti tim bisa meraih hasil maksimal,â&#x20AC;? tegas Indra Sjafri. Di bagian lain, pelatih Semen Padang Nil Maiza mengatakan sejatinya asuhannya sudah bermain bagus. Meski tertinggal lebih

dulu, namun lewat kerja keras akhirnya tim mampu mencetak gol penyeimbang di babak pertama. Namun sayang di akhir-akhir pertandingan pemain belakangnya lengah, dan kelengahan itu bisa dimanfaatkan tuan rumah untuk mencetak gol kemenangan. â&#x20AC;&#x153;Jika saja pemain sedikit lebih fokus dan konsentrasi dalam menjaga lawan, mungkin gol itu tidak akan terjadi. Namun apa boleh buat, semoga di pertandingan berikutnya kesalahan seperti itu tidak terjadi lagi,â&#x20AC;? kata Nil Maizar. (kmb41)

Fisik Merosot

Atlet Pelatda Terancam Tak Dikirim ke PON

BPM/022

KEJAR - Pesepak bola Guntur dan Bina Putra saling mengejar bola pada ajang Liga Asosiasi SSB Kota Denpasar U-14, di Lapangan Kompyang Sujana, Sabtu (21/5) kemarin.

Guntur Cukur Bina Putra Denpasar (Bali Post)Kesebelasan Guntur sukses mencukur lawannya (Bina Putra) dengan skor 3-0, dalam Liga Asosiasi SSB Kota Denpasar U-14 di Lapangan Kompyang Sujana, Sabtu (21/5) kemarin. Hasil lainnya di Lapangan Kompyang Sujana, Bali United mengalahkan Jima dengan skor 7-1. Sedangkan hasil di Lapangan Arga Coka, Pegok, kemarin Putra Tresna menekuk Garuda Sakti Bali (GSB) dengan skor 6-1. Sementara Mandala United (MU) menggunduli lawannya Damar Cakti B dengan skor 5-0. Sekretaris Panpel Gede Made Anom Prenatha mengakui laga seru bakal tersaji antara Mandala United (MU) melawan Damar Cakti A di Lapangan Kompyang Sujana, Minggu (22/5) ini. â&#x20AC;&#x153;Bahkan laga antara dua tim papan DWDV LQL ELVD GLNDWDNDQ Ă&#x20AC;QDO Âľ ucap Anom Prenatha. Dijelaskannya, Liga Asosiasi SSB Kota Denpasar ini masih bergulir dua pekan lagi. Tim-tim papan atas mulai kelihatan, bahkan timtim yang membuntuti juga muncul seperti Bali Soccer Boys (BSB), Putra Tresna, termasuk Bali United yang mulai merangkak naik. (022)

Denpasar (Bali Post)Sejumlah atlet cabor yang menghuni Pelatda KONI Bali, bahkan sudah mengantongi tiket ke PON masuk daftar garis merah. Pasalnya, atlet yang sudah melakoni dua kali tes fisik hasilnya di bawah standar. Oleh sebab itu, KONI Bali langsung memberikan peringatan keras kepada atlet yang bersangkutan. Malahan Ketum KONI I Ketut Suwandi tak segan-segan bakal tidak mengirimkan atlet bersangkutan jika tidak mengalami perkembangan staminanya. I Ketut Suwandi di Denpasar, Sabtu (21/5) kemarin PHQMHODVNDQ EDJL \DQJ Ă&#x20AC;VLNQ\D drop, mereka masih mempunyai kesempatan dua kali saat tes tahap III dan IV. Jika tetap saja tidak mengalami progres peningkatan, kemungkinan besar tidak diberangkatkan ke

PON Bandung. Suwandi berharap tes tahap III dan IV nanti bisa dimanfaatkan atlet yang bersangkutan XQWXN PHQLQJNDWNDQ Ă&#x20AC;VLNQ\D â&#x20AC;&#x153;Jangan salahkan KONI jika nantinya mereka tidak dikirim ke PON. Karena KONI ingin melihat perkembangan konGLVL Ă&#x20AC;VLN DWOHWQ\D PHQJLQJDW pelatih sendiri tidak pernah mengetes fisik asuhannya. -DGL .21, ELVD PHOLKDW Ă&#x20AC;VLN para atlet PON berdasarkan data yang akurat, bukan asalasalan,â&#x20AC;? paparnya. Sementara bagi atlet pelatnas umumnya tingkat kebugarannya (VO2Max) mumpuni. Akan tetapi, bagi atlet yang tidak pernah mengikuti tes, pihaknya tak bisa memonitor Ă&#x20AC;VLN PHUHND ´.DPL WDN LQJLQ atlet sakit pasca diberangkatkan ke PON, sehingga atlet tidak bisa konsentrasi,â&#x20AC;? tegas Suwandi. (kmb41)

BPM/022

TES $WOHW 3HODWGD %DOL VHGDQJ PHQJLNXWL WHV Ă&#x20AC;VLN GL *25 /LOD %KXDQD


LAGA

12

Minggu Paing, 22 Mei 2016

Vinales Miliki Potensi Besar

BPM/ap

Maverick Vinales

Mugello â&#x20AC;&#x201C; Kepindahan Maverick Vinales yang berlabuh ke Tim Movistar Yamaha menyisakan cerita tersendiri bagi Aleix Espargaro. Menurut pembalap asal Spanyol tersebut, ia merasa tak dihargai oleh pihak manajemen perihal masa depannya. Suzuki tak membutuhkan waktu lama untuk menemukan pengganti Vinales. Pabrikan asal Jepang tersebut menunjuk Andrea Iannone dari Ducati un-

tuk mengisi posisi yang ditinggalkan pembalap berusia 21 tahun tersebut. Kendati demikian, Espargaro yang sudah membela Suzuki selama dua musim belum bisa menentukan masa depannya. Sebab ia memiliki kontrak yang akan berakhir pada musim ini. Oleh karenanya, ia hanya fokus memberikan yang terbaik kala mengaspal menggunakan motor GSX-RR. Bos Tim Movistar Yamaha Lin Jarvis, membe-

berkan timnya memiliki sosok Maverick Vinales untuk mengisi kursi kosong yang ditinggali oleh Jorge Lorenzo. Mulai musim 2017, Lorenzo akan menjadi pembalap Ducati untuk dua musim beruntun. Sebagai penggantinya, Yamaha memilih Vinales untuk menjadi tandem Valentino Rossi selama dua musim, terhitung musim depan. Jarvis menilai Vinales memiliki potensi besar untuk menjadi pembalap kenamaan di masa de-

pan. â&#x20AC;&#x153;Saya melihat banyak potensi pada dirinya. Saya yakin dia akan berkembang menjadi pembalap yang sangat hebat di tim yang tepat,â&#x20AC;? kata Jarvis, Sabtu (21/5) kemarin. Sejauh ini Vinales baru berhasil mengukuhkan satu podium, yakni saat menjajal GP Prancis dua pekan lalu. Kendati demikian, Jarvis optimis pemuda asal Spanyol itu bakal gemilang bersama Yamaha pada musim 2017 dan 2018. (kmb33/rtr)


Sastra

Redité Paing, 22 Méi 2016

I Kaki Dengkil

Ring Tegal Penangsaran “BÉH... uluk-uluka né tekén I Kaki Dengkil! Pamuputné dini I Déwék kababas! Suba teked dini di Tegal Penangsaran, tusing dadi mabalik mulih buin. To Sang Jogor Manik di Kori Agungé lakar nambakin. Nyén bani mobos, lakar gepluka kanti bencar poloné. Yén suba kéto lakar makelo kalaralara dini di Tenggal Penangsaran.” Asapunika Bagus Gedé maselselan santukan nuutaang baos I Kaki Dengkilé mangda nuut margi beneng kaler, kelod, kangin, utawi kauh. Kocap pilihin siki-siki, pateh kémanten jagi némblés ring genahé pateh, ring tengah. Punika sampun genah Sunya Lokané. Punika patut, I Kaki Dengkil sané waluya ngaturang asapunika. Nénten ké Jagatrayané punika waluya bunter? Kija ja mamargi, jabat mamargi kalér, kelod, kangin, utawi kauh, pateh kémanten jagi matemu ring tengah malih. Kéwanten wénten malih wilangan, ri kala Ida Bhatara Surya ngutarayana, Jagatpatiné puniki pinih nampeka sareng Suarga Loka. Inggih, punika kocap wewilangan sané siosan, wewilangan margi utama ngwangun pitra yadnya. Wenginé puniki I Kaki Dengkil masayuban ring kubonné sambilanga mecik-mecik sirahné sané kebut-kebut santukan papak-papak wilangina. Sakadi sané sampun-sampun Ipun néwék bengong mamarna kantiné saka siki ngaonin. Naler marna Bagus Gedé kekantian leketé sané mangkin sampun nglanturang pamarginé nénten mawali. Minab punika awanan puragina rerasan Bagus Gedéné ring kadituan. “Lén dugasé nu di Marga Sanga, nu dadi ulahalih mulih nuréksa umahé, nuréksa nyén nyiram entik-entikané, nuréksa I Siap Klau Brahma pengijengé, nuréksa kuluké I Guna ané ngawinang malingé tusing bani paek. Makejang nu cara ipidan dugasé nu numadi. I Amad nu dogén seken nyirna, seken nyiram waluya tusing karuan ada maang pipis. Kurenané, tusing tawang apa nu sebet, apa kénkén? Nu ja ia jumah nengil ngitungang pula-pali umahé. Tusing tawang di sisi, apa nu susastya? Panaké? Da suba orahanga, ané abesik suba nyaluk gama. Depinang apang bisa niti urip. Ané buin besik, nu malajah, yén tusing singsal, sinah buin akejep lakar nuut beliné nyaluk gama.” Bagus Gedé ulesné keni lalahina antuk I Kaki Dengkil. Ngamélmél paragaan ring Tegal Penangsaran sakadi punika. Durung usan kepir-kepir piragina ring kupingné rerasan Bagus Gedéné antuk I Kaki Dengkil, malih piragina suara kadi puniki: “Bakat san tuutang munyin I Kaki Dengkilé, jani awaké matangkeb dini di Tegal Penangsaran. Pakenyitnyit cara kunang-kunang atmané dini liu gati. Aruh, inguh bayuné baana. Makita magedi uling dini! Yén bobos Sang Jogor Manik sinah aluh baana ngeplukin. Tuaha ipidan dueg masilat, jani jejeh baana ngadokang silaté, amunto gedé gangsuh pawakan cikrabalané ento. Tusing kanti duang jurus suba nylekéték baana. Yén saruang maléngkas tidong beneh, awanan awaké dugas ngalain nu mokoh kakéné.” Ingkel-ingkel I Kaki Dengkil miragi grémonan Bagus Gedéné kadi punika. “Bagus... Bagus Gedé kekantian tiangé dados asapunika panampén Idané? Punika ékan-ékan Sang Suratma. Makasami kocap mangda nglintangin Marga Sanga. Punika nénten ja sakadi Tol Bali Mandara utawi Margi Sangané ring Besakih. Margi Sangané punika margi niskala anggéna mingetin atmané sané kén patut ngranjing ka pah-pahan siksa manut karmané. Sampunang ja Ida, Sang Dharma Wangsa miwah Panca Pandawané makasami iriki dumun ngantré, mabarisan nyantosang Sang Suratma nentuang akadi punapi ukumané jagi katerima.” Asapunika I Kaki Dengkil ngrimik padéwékan ring kubonné. Piragina napi nénten antuk Bagus Gedé, I Kaki Dengkil nénten uning. Kéwanten sakadi piragina, Bagus Gedé ngrémon. Maselselan santukan nénten nuut pamargi Nisadané sané kalintang papa. Wantah awengi nyumbah Bhatara Siwa raris polih karcis pripas ngranjing ka Suarga Loka. Asapunika naler I Bagus Umbara. Karyané ngrahina maklecan kémanten, naler ulah-aluh ngranjing ka Suarga Loka santukan nulungin anak lingsir. Bagus Gedé naler sakadi reporter tipiné nglaporang kawéntenané ring Tegal Penangsaran. Kocap byuta pisan kawéntenané irika. Makéh atma lara kalaran-laran, atma drewaka sané ngadugadug, atma sangsaya sané sabilang wénten nesek kasangsayain. Naler irika wénten atma bebotoh sané nglaca-laca nomer buntut tur masolah sakadi ngecelin ayam ngrahina. Asapunika naler atma sané siosan makéh wénten. Miragi asapunika, ukuha I Kaki Dengkil matakén. Sira kémanten panggihina irika, atma padanda wénten nénten? Atma nayaka praja jagi panggihina malih jebos! Naler sané mabuat, Ipun jagi matakén, Bagus Gedé irika dados atma napi nggih? Wantah nikaang atma tiwas, sinah nénten. Santukan makopok-kopok madrué ali-ali. Sedeng makéh madué jinah santukan wawu ngadol kaplingan. I Kaki Dengkil sujatiné uning, nanging Ipun siep ngep santukan Bagus Gedé kekantian kalintang leket. Minab wantah takénina antuk Sang Suratma wawu jagi cawisa. (Jelantik)

Ngubek Segara Rupek I Madé Suarsa TULÉN pisang sabit, bulan léngkong tenggek arit, garang bintang-gumintang ring langit pakenyitnyit. Lelawah jempiit méh lebih nem bangsit, catcat-citcit, sruat-sruit, sengit nyander ngit walang sangit wit pucak bukit wana sripit padang buit-buit, ngencit pakecritcrit, ngampehang ambu mangsit. Rumasa sayan gesit, Pan Negara seleg negakin jit silit, selag sandal jepit. Paliaté sraratsririt megat segara alit, menceg tan pawangsit ring pasisi tan sulit. Damar sémbé kunangkunang kenyat-kenyit warna kuning kadi kunyit, sirep raré ayam kukuruyuk madanglit, busan-busan asu ngongkong ngubat-abit, minab wénten jadma rusit daya pengit. Sami nungtit, kadi ringgit kidung pingit. Reng-reng kidung jagat luih inucap ring tungtung Jawi Purwa samar-linamar kapireng kantos Bali Pascima. Toyan segara ning neng beneng kadi benang, angin milir-sumilir sangkéng kulon ngwétana, was-

tu kaluihan kidung jagat sayan wengi sayan wangi. Piragi kadi sengi-sengi, kahanan séket warsa nguni ataki atangi. “Biiihhh…, luih sajan pakaryan Ida Sang Hyang Widhi. Bulan jegjeg, bintang segseg, pasih degdeg, angin tegteg. Amonto joh selat pasih Gumi Banyuwanginé, tatas krenyatkrenyitan damaré, pedas kukuruyukan siapé, jelas kongkongan cicingé. Sedek nguda ya nyamené di Banyuwangi? Paek kéwala joh, joh kéwala paek. Ratuuuu Bhatara dumadak ajeg neng Jagat Baliné nerus kadi puniki, nénten karusak wong dura désa dura negara”. Kadi punika nitiasa pakaeng, pinunas Pan Negara duk kantun Ipun truna bunga, sawengiwengi mengongin kaluihan Segara Rupek sakéng Pasisi Gilimanuk. Tan engsap-engsap Pan Negara ring pitutur panglingsirnyané nguni, indik carita kahanan segara cupit pantaraning Bali Pulina lan Jawi Dwipa. Antuk cupit cupek segarané,

13

wastu ketah kebaos Segara Rupek. Tan kadi-kadi mérang kayun dané Mpu Sidhimantra, sesampuné Ki Naga Basukih matur yéning andel-andel Mpu Sidhimantra mawasta Manik Angkeran sahasa nyempal tanggun ikuh Naga Basuki mapan banget momo mamuatang mutiara manik, wastu Manik Angkeran raris kasédayang. Mpu Sidhimantra mapinunas ring Naga Basukih mangda Manik Angkeran malih kauripang. Naga Basukih sumanggup, nanging sesampuné maurip, Manik Angkeran mangda salaminnyané jenek ring Bali. Irika raris Mpu Sidhimantra nguétang muncuk keris ring cekak jagat, wastu pegat, dados segara masahang Bali Pulina lan Jawi Dwipa, mangda dané Manik Angkeran nénten sida malih mawali ka tanah Jawi. Sedek manahnyané ngengsut ring carang-carang jagaté nguni, Pan Negara wawu inget ring padéwékan sampun werdha, napetang awak negak ring pasisi ramé kadi peken, séh-sumeléh jadma luh-muani cerik kelih pasliwer ring sampingipuné, saling cedurin ngraos sesampuné napak ring Gilimanuk. “Ono pemeréksaan ih.” “Yo ra popo.” “Nék aku ra duwe KTP piyé?” “Yo ra popo.” “Ra popo, ra popo, la nék ketangkep piyé to?” “Yo ra popo, kék i sepuluh éwu, bérés.” “Gampang yo?” “Opo sih, sing ora gampang néng mBali.” Panyatusan méh panyiuan wong Jawi sat katéngkogang saking Kapal Ferry selegenti napak ring pasisi, mawali wus libur lebaran. Wénten sampun taunan jenek ring Bali, wénten wawu nembé napak ring Bali. Sami maosang élah-aluh gampang ngliwatin sang majaga netes natasang KTP ring asingasing sané wawu rauh ring Bali. Enjuhin dasa tali rupiah kémanten abidang prasida lolos tan pakaturéksain. Sané banget ngangenin ati, sering pisan petugas jaga pules leplep nyilapin méja antuk lesu kiapnyané tan sida nanggehang, wastu sami wong wawu rauh, las telas lolos lulus saking pameriksaan. Pastika nénten keni antuk natasang, wong becikbecik napi jadma ngipik-ipik, napi rowang napi satru. Sampun lintang tengah latri Pan Negara kantun negak bengong majeng kauh. Amunika ramén jadma Nusantara, jadma duranegara, sepéda, montor, mobil, truk, dagang, pasliwer, Ipun kari negak padidi. Inget

Ipun malih ring séket warsa sampun lintang kantun Ipun truna seneng kantos tengah latri negak bengong sisin segarané ninggalin lampu-lampu sémbé pakenyitnyit ring dauh tukad. Busan-busan kukuruyukan ayam lan kongkongan asu sida kapireng yadiastun dohnyané kirang langkung 5 mil utawi 8 kilometer. Ipun ngaet malih sida sakadi dumun, seneng adem ayem miragiang suaran ayam lan asu ring Ketapang kapireng kantos Gilimanuk, sunaran damar sémbé katon saking Gilimanuk. Tan jenek alungguh aturu Pan Negara ring umah Ipun sawewengkon Cekik, doning Ipun padidi nongos. Somah sampun sué padem, sampun dados Déwa Hyang ring sanggah kamulan. Numbuhang pianak asiki I Gedé Negara, pecak makarya ring Kuta, padem daweg Bom Bali I, 12 Oktober 2002 Saniscara Umanis Tolu sareng 201 jadma tiosan, akéhan wong duranegara. Maweweh-weweh pakéweh, matimpi-timpi salah tampi, matumpuk-tumpuk ibuk, majeljel-jeljel pariselsel maubelubel ring tangkah Pan Negara. Yusané sayan lingsir mambu tanah, mamanah masadah ring tangkah somah, malah ngriinin mulih kagumi wayah. Dot nglantingin pianak, pejah truna di désan anak. Sat makutang tan pakadang, Pan Negara mabudi ngening manah sakadi dumun-dumun ring Pasisi Segara Rupek. Dumun sepi, mangkin ramé tan sinipi. Dumun suwung, mangkin pagriung. Yata berat, yén bantas amunika, prasida antuka nyalimurang manah. Sané banget ngawé manahnyané ibuk kadi katebuk, jengah kadi kanyahnyah, sebet kadi kasabet, indik wénten kepiran orti, ring Segara Rupek jagi kawangun jembatan Jawa-Bali. Sami ékanékan pangawasa Dauh Tukad, kocap mangda ten macet ring Pelabuhan Ketapang, lancar pamarginé ka Bali. “Tusing ada jembatan, suba kéné jlema Jawa pasliab ka Bali. Apa buin gaénang jembatan, sing jeg aluh adéng nganggoang kita ia ngenceh meju di Bali.” “Iraga, nyama-nyama Bali masé pelih Beli.” “Nguda keto?” “Raga bes tergantung jak anak Jawa. Awai dogén ia sing madagang, iraga paling. Apa buin abulan.” “Beli suba té. Nyama lénan bin agumi?” Ramé rames pabligbagan Pan Negara-Pan Pageh, sisin jukungan ring Pasisi Segara Rupek ngrereh angin tampek

nuju tumpek, ngicalang opek mlekpek ambu sepek. Madaging pisan raos Pan Pageh. Sampun ketah, katah malah, wong wédok Jawi ngadol canang sisin margi, kenyem panyambatsarané manis sinambi, krana seneng anaké meli. Samaliha tan akéh ngrereh bati. Bina dagang canang nyempéng Bali, judes, sebeng dedet, ceketan bangka, napi malih nuju rerainan. Malih wawu neduang kompor, melutin pisang, wong Bali sampun ngentré numbas godoh. Yén wong Bali ngadol godoh, napi malih manusa, buyung nénten wénten nolih. “Men bena setuju anak ngubek Segara Rupek, ngaé jembatan dini?” “Sing. Teked dija lakar lawan maprekara. Beli?” “Apa buin Cang. Yan saja payu ada jembatan dini, jeg lakar bom terasné.” Wawu macempléng ngorahang “bom”, peteng-peteng paningalan Pan Negara, tangkah ngejer giginé magiet, lima tekek magemelan, bekulan mentug, mua baag biing, manahnyané mawali pat belas tiban lintang, napetang awak pianaknyané, Gedé Negara, pagawé Paddy’s Cafe, puun sengeh, batisnyané ketes makadadua, lima kiwa tengen pegat, jejeroan sambrag keni bom. Pianak padem, somah teler padem, sakit ati tan sida mendem. Saking pat belas tiban Pan Negara idup padidi ring pondok. Busan-busan nelasang galah kantos tengah wengi, negak bengong ring Pasisi Segara Rupek, inget pianak somah, madingang manah séket tiban lintang daweg truna bunga, siang latri malali malila ring pasisi jaladi. “Iiiiiihhhh…. Panak wakéné suba mati baan iba, buin nagih ngadug-adug mai. Kénkén keneh ibané? Nagih ngaé jembatan, pang aluhan iba ngaba bom ka Bali? Ndén malu. Jekjek malu bangkén Pan Negara…!” Pan Negara gelur-gelur nigtig tangkah. Sépanan Pan Pageh ngisi ngelut Pan Negara mamuduh nagih ngamukin jadmajadma Jawi wawu tedun sakéng Kapal Ferry. “Ngoyong, ngoyong Beli, ngoyong Beli. Tegtegan bayuné da nyambat-nyambat I Gedé buin. Ia suba melah maan tongos di kadituané!” “Nyén bani ngubek Segara Rupek? Nyén bani ngaé jembatan dini, lakar uluh poloné idup-idup!” “Ngoyong Bali, ngoyong, ngoyong Beli. Yén saja ada anak bani ngucek ngubek Segara Rupek, ngaé jembatan dini, tusing ja Beli Cang dogén nglawan, ajak sagumi Bali lakar nindihin. Da Beli sengsaya...!”

Saking Langit Bali

Aswamédha Parwa

Yadnya Mautama Mamargi Antar

Gudip

Olih : I K. Satria, S.Ag PARA atitiné sané rauh ri kala punika wantah watek déwata sané kasangra manut pamargi sané munggah ring sastra. Ida Sang Maharsi Samwarta raris nyambrahma antuk bebaosan sakadi puniki; “Pidaging nawegang titiang Ida Bhatara Indra, rahajeng rauh. Antuk sapangrauh Ida sané mautama pinaka junjungan para Asura Wala miwah Witra, durusang lédangang bebaktian titiangé mangkin.” Kadi asapunika atur Ida Sang Maharsi Samwarta. Ida Sang Prabhu Marutta taler nyanggra saha mawecana kadi asapuniki; “Waranugraha miwah prema Ida Bhatara Indra dahat aptiang titiang. Titiang ngaturang suksmaning mananh antuk sapangrauh Ida Bhatara Indra. Sangkaning pangrauh Ida, yadnyan titiangé pacang kabaosang paripurna. Minab sampun kahuripan titiangé setata nemu sané kabaos paripurna. Nawegang Sang Narendra, Ida Bhagawan Samwarta wantah arin Ida Bhagawan Wrehaspati sané sampun sayaga tur kayun mucukin yadnyané puniki antuk pamargi sané kapatutang ring sajeroning daging sastrané.” Sakadi asapunika wecanan Ida Sang Prabhu Marutta. Sesampuné sakadi asapunika atur sambramawacana saking sang madué yadnya, Ida Sang Prabhu Indra sané pinaka rajaning déwata ring swargan raris ngandika; “Titiang sampun sauninga ring kawéntenan Ida Maharsi Samwarta sané pinaka pamuput yadnyané puniki. Ida wantah Rsi mautama saha dahat mawisésa. Patut pisan kawéntenan Ida Bhagawan wantah pinaka sametonan Ida Bhagawan Wrehaspati, mawanan malarapan ulamanidané ngawinang titiang rauh ring galahé sakadi mangkin. Uduh Sang Prabhu, titiang dahat lédang ring makasami pamargin Ida Sang Prabhu. Sané mangkin, nénten wénten malih kasungsutan ring pikayunan titiangé. Sami pikayun sungsut sampun ical ring anggan titiangé.” Sakadi punika pangandikan Ida Bhatara Indra. Ida Bhagawan Samwarta raris nyelag saha mawecana; “Yening wantah punika patut, nawegang titiang Sang Prabhu, yéning wantah tuhu pikayunan Ida Bhatara Indra sakadi asapunika, titiang mapinunas mangda lédang kayun Ida Bhatara indra kasarengin para déwata ring swargan sané ngamargiang upacara puniki mangda manut ring daging sastra mawinan mapikolih becik. Turmaning mangda pinaka cihna kaluihan yadnya puniki wantah sangkaning polih pamargi saha waranugrahan Ida Bhatara Indra.” Sangkaning pisarat Ida Maharsi pinaka putran Ida Bharmana Angirasa sakadi punika, Ida Bhatara Indra raris ngandikain para déwatané ngaryanin genah payadnyan sané mautama sané pacang kanggén ngamargiang yadnya. Irika para déwatané makarya genah payadnyan sané dahating mautama pinaka cihna pakaryan para déwata saking swargan. Nénten lali taler genah yadnyané sané pinaka

genah Gandharwa miwah Apsara ring pelapan agungé kakaryanin dahat becik sakadi kahanan ring swargan. Wewangunané punika digelis kapuputang olih para dewatané sangkaning sapatitah Ida Bhatara Indra. Sesampuné wangunan sané dahat luih tur mautama puput kakaryanin olih para déwatané, Ida Bhatara Indra raris ngandika ring Ida Sang Prabhu Marutta sakadi asapuniki; “Uduh Sang Prabhu, yéning muputang piranti yadnyané antuk maprekanti sakadi mangkin dumadak para dewata saha para leluhuré lédang arsa saha ngicén waranugraha. Sané mangkin margiang yadnyané antuk ngaturang banteng lanang majeng Ida Bhatara Agni tur ngaturang banteng wiru majeng Ida Wiswadewa.” Kahanan punika ngawinang pamargin yadnyané dahat becik tur sumringah pisan. Para dewata sané kapucukin olih Ida Bhatara Indra sané nyayagayang yadnyané ngawinang pamargin yadnya punika dahat luih tur agung. Ring dudonan karyané sané pinih untat, Ida Bhagawan Samwarta mamargi nuju genah payadnyané antuk angga sarira sané ngamedalang sunar nyalang pinaka cicha Ida wantah rsi sané mautama. Ida Bhatara Indra kacaritayang nampi samian sané katurang olih Ida Sang Prabhu Marutta. Samian rumasa dahat ledang ngamargiang yadnyané punika. Ida Bhatara Indra taler ngayunin mangda Ida Prabhu Marutta ngicén para déwatané mawali ka swargan. Sesampuné para dewatané mawali ka swargan, Ida Sang Prabhu Marutta raris digelis mupulang emas saha arta brana tiosan pacang katurang ring para Brahmana sané wénten irika. Tatkala punika Ida tan bina sakadi Ida Bhatara Kuwera sané nuénang sekancan arta brana ngaturang arta branané majeng para Brahmana. Antuk manah sané dahat liang pisan, Ida Sang Prabhu Marutta raris nunas mapamit ring Ida Brahmana Samwarta tur mawali nuju puri ngamargiang swadarma pinaka raja. Ida Sang Prabhu Marutta sampun dados prabhu sané mautama saha akéh madué arta brana pinaka cihna raja sané mautama. “Kadi asapunika Cening Sang Yudhistira, Cening mangda ngamargiang kahuripané puniki saha prasida becik ngamel jagat. Sampunang lali taler Cening ngamargiang yadnya sané sampun sapatutnyané kamargiang olih sang maraga ratu sané mautama ring jagaté!” Ida Sang Yudhistira kaksiang dahat seneng pisan kawéntenannyané. Kayunidané nyihnayang seneng ring satua sané kacaritayang olih Maharshi putran Ida Dewi Satyawati punika. Sané mangkin Ida Sang Yudhistira sampun sayaga ngamel jagat saha pacang ngamargiang yadnya sané mautama pinaka pisarat mangda sida kabaosang raja sané mautama. (Puput)

ngrépak magésak tusing bisa nengil napi kacingak bakat ambil lima gudip kéné kéto bakat gisi apa misi? yéning ngraos setata kisi-kisi abesik madué tetujon sageté asi ngelah ulian aluh apang sing pesu peluh apabuin magaé tuyuh ané sing gelah masé celepang engkebang apang anak lén using nawang gegaén anak gudip mula ya tamak makejang jemak yéning ketara masebeng cara Padanda Baka mapi-mapi alep tusing ngelah dosa ngraos dabdab alon kenyemné manis ngilidang dayané malengis I Nyoman Sadwika


Kruna

14 CerakĂŠn

Agung Wirasutha

/HQJNDUD

Ngamargiang Kahuripan Patut Imbang

3XQJJHODQ JHJXULWDQ SXQLNL NDDQJJpQ QJXODWL EDVD ODQ DNVDUD %DOL .DSXQJJHO VDNLQJ *HJXULWDQ &RNOL VDQp NDNDZL ROLK 'MHODQWLN 6DQWKD Kaolah antuk : Pangremba Bali Orti

pupu;gind, Pupuh Ginada 17.npiewnĂ&#x201C;)nĂŁ)bĂ&#x2122;tn/, Napi wĂŠnten bebuatan, bnĂ&#x201C;)nĂŁ)k)lĂ&#x;inkdi, banten bekel minakadi, enptute Ă&#x20AC; \ĂĄnt Ă&#x20AC; r u n/, nĂŠ patut anggĂŠn aturan, mnwitb)likyun/, manawi ta Beli kayun, mk)mitĂĽ)lr*eyog, makemit ngelarang Yoga, wnĂ&#x201C;;b)cik/, wantah becik, \Ă&#x2030;risĂ&#x;t^`g)mn. ngraris matirtha gemana. 18.sk&hiriklnĂ&#x201C;ÂĄr*, Saking irika lanturang, pm(ge i nm\Ă&#x2018;\l i s i /, pamarginĂŠ mangda ngilis, mnwi\(ykumĂ?ÂĄmn/, manawi ngarya kumkuman, he\ĂĄnb Ă&#x; zupn i ru;, anggĂŠn mabanyu pinaruh, b)cikĂ&#x201C;itĂŞ*mzwis*, becik titiang manyawisang, sk&m\Ă?in/, saking mangkin, pirnĂ&#x201C;im\Ă&#x2018;syg. piranti mangda sayaga.

ReditĂŠ Paing, 22 MĂŠi 2016

Yumang Rimba

Ketah Nglawak Sareng BondrĂŠs â&#x20AC;?Jalak Baliâ&#x20AC;? YUMANG Rimba, penyanyi Pop Bali mimitan Jembrana puniki seneng magending mawit kantun alit. Ngawit nyinahang kabisannyanĂŠ magending duk warsa 2002 ring Kota Surabaya antuk ngendingang tembang mabasa IndonĂŠsia miwah Inggris kadadosang dasar Yumangâ&#x20AC;&#x201D;sapunika danĂŠ ketah kasambat nglimbakang kawagedan magending ring Pulo DĂŠwata. Yumang marasa sakadi â&#x20AC;&#x153;ulungin bulanâ&#x20AC;? tatkala ring Bali danĂŠ langsung ngranjing dapur rekaman sangkaning prasida ngripta lagu ngraga. â&#x20AC;&#x153;Yukti marasa seneng pisan. Tiang seneng magending mawit kantun alit. Pangawit ring dunia musik, tiang magending ring Surabaya, wus punika tiang tedun ring tembang Pop Bali. Sangkaning prasida ngripta lagu ngraga, tiang langsung ngranjing dapur rekaman. Niki wantah angen-angen tiang saking dumun,â&#x20AC;? baos Yumang antuk manah mabunga-bunga. Album kapertama Yumang ngawit angganĂŠ tedun ring blantika musik Pop Bali mamurda The BĂŠst Of Yumang Rimba. Makudang-kudang

lagu dados andalan ring albumnyanĂŠ punika, minakadi; Dagang BĂŠ Guling, Tembang Antuk MĂŠmĂŠ Bapa, TamĂŠng Perkara, Ngaku Sing Ngelah Kurenan, Beli Sayang, miwah Panes Hati. Samian lagu ring album punika karipta ngraga olih Yumang. â&#x20AC;&#x153;Puniki album pertama tiang. Ngawit ngayunin pacang sareng nglimbakang tembang Bali, tiang ngawit ngripta lagu Bali. Mawinan ring album tiangĂŠ sanĂŠ kapertama, samian lagu wantah duĂŠn tiangĂŠ,â&#x20AC;? baosnyanĂŠ makenyem. Satios magending, Yumang Rimba taler nelebin widang seni tiosan sakadi bondrĂŠs miwah gamelan. Sekaa bondrĂŠs sanĂŠ wau kawentuk kaaranin Jalak Bali. Yadiastun wau masolah ring wewidangan Jembrana kĂŠmanten, nĂŠnten pisan ngirangin semangatnyanĂŠ makarya taler nglimbakang seni budaya Bali. Bincuh sareng sekaa bondrĂŠs nĂŠnten ngawinang Yumang lali ring kasenengannyanĂŠ magending. Mawinan punika, nyabran masolah bondrĂŠs, Yumang setata ngadungang seni pantara magending

Isin Gumi

miwah nglawak. Mawinan makakalih prasida kasalantarayang. â&#x20AC;&#x153;YĂŠning ring kalangan ri kala masolah bondrĂŠs, titiang setata nagingin antuk tembang Bali. Tios punika tiang taler mautsaha sajeroning masolah bondrĂŠs tiang prasida ngicĂŠn piteket becik majeng krama,â&#x20AC;? baos anak istri antuk aran jangkep Gusti Ayu Komang Rimbawati. Manut Yumang, kekalih kasenian punika kamargiang sakadi toyanĂŠ membah. Ring kayun danĂŠ wantah mautsaha nglestariang saha nglimbakang seni miwah budaya Bali. DanĂŠ pamangapti, krama taler kayun nglestariang saha nglimbakang seni sanĂŠ kaduĂŠnang mangda tetep rajeg. Ring kabincuhannyanĂŠ masolah sareng sekaa bondrĂŠs Jalak Bali, Yumang taler sampun nyayagayang album kaping kalih. â&#x20AC;&#x153;Mangkin tiang taler sampun nyayagayang album kaping kalih tiangĂŠ. MatĂŠri sampun puput, kantun prosĂŠs kĂŠmanten. Dumogi prasida gelis puput tur gelis kamedalang saha katerima ring tengahing krama,â&#x20AC;? aptindanĂŠ. (ama)

PENYANYI pendatang baru terbaik Gita DenPost Award (GDA) 2002 naen kapolihang Agung Wirasutha. Tios punika kalih warsa maruntutan ring GDA 2004 miwah 2005 penyani sanĂŠ mapesĂŠngan jangkep I Gusti Agung Wira Sutha, ST., MT., puniki kajudi dados penyanyi pria pinih becik. DanĂŠ taler naen polih kalih penghargaan sinarengan pinaka penyanyi pria pinih becik miwah penyanyi terfavorit GDA warsa 2007 lintang. Yukti pinaka penghargaan sanĂŠ ngangobin manah anak lanang sanĂŠ embas ring Tabanan, 24 Mei 1973 puniki. Bincuh pinaka pegawai negeri sipil (PNS), staf ring bagian Konseling IMB ring Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Badung miwah muputang kuliah S-3 ring Program Doktor Ilmu Teknik Universitas Udayana, ngawinang Agung â&#x20AC;&#x201C;sakadi punika danĂŠ ketah kasambat patut wikan ngepah galah pantara makarya sareng urati ring kekalih okandanĂŠ I Gusti Agung A y u Dinda Prameswari Sutha miwah I Gusti Agung Bagus Revito Nugraha Sutha. â&#x20AC;&#x153;YĂŠning dados tunas, meled pisan mangda arahina punika lintangan ring patlikur jam,â&#x20AC;? baosnyanĂŠ. Ă&#x2030;ling ring kahanan sanĂŠ kaarepin, ngawinang anak lanang sanĂŠ masameton sareng kutus pasangan I Gusti Wayan Suandha (alm) - I Gusti Ayu Rai Nurati (alm) puniki mautsaha ngawigunayang galah antuk parindikan sanĂŠ mabuat. UtamannyanĂŠ galah sareng kulawarga. Napi malih istrindanĂŠ, Ni Putu Suaryani, S.T., taler bincuh ring Komisi Penyiaran Indonesia (KPA) Provinsi Bali. Malajah saking akĂŠhnyanĂŠ kasus sanĂŠ mapaiketan ring kulawarga ngawinang yowana pinaka pelopor ring widang pendidikan Kabupaten Badung warsa 2005 puniki nyelanang galah urati ring kulawarga utamannyanĂŠ majeng keklaih okandanĂŠ. Sajeroning ngamargiang kahuripan puniki, Agung setata ngutamayang ngama-

rgiang urip sanĂŠ imbang, imbang pantra urati ring kulawarga miwah ngamargiang pakaryan. Samian patut kamargiang sabecik-beciknyanĂŠ. Sampun ketah bincuh ngambil pakaryan saking alit, nĂŠnten ngawinang Agung marasa pakĂŠwuh. Agung ngangken, samian sanĂŠ kamargiang madasar kalascaryan pastika asilnyanĂŠ becik. Aget Agung maduĂŠ istri taler oka sanĂŠ kayun nyokong kabincuhandanĂŠ makarya mawinan nĂŠnten naen nemu pikobet ring paserainan. â&#x20AC;&#x153;Sira kĂŠmanten pacang cumpu yĂŠning urip akĂŠh pilihan. YĂŠning titiang milih ngamargiang urip imbang. Sakadi makarya ajengan, bebasan sanĂŠ kanggĂŠn mangda asah, pas, mawinan najenganĂŠ nyantep. Ngamariang urip taler patut imbang,â&#x20AC;? baos danĂŠ sumeken. Tios punika, Agung taler mapangapti, napi sanĂŠ kamargiang mangkin mangda prasida katulad olih kekalih okandanĂŠ. SanĂŠ utama mangda ngamargiang urip imbang. Mawinan saking imbang punika pacang metu rasa keharmonisan taler rasa bagia. â&#x20AC;&#x153;Pamargin kahuripan puniki kantun panjang. Tiang taler merluang sokongan saking kulawarga miwah samian penggemar lagu-lagun tiangĂŠ,â&#x20AC;? Agung ngwewehin. (ast/uma)

Guru Pangabdi ring BulĂŠlĂŠng Pacang Kangkat Nglaksanayang Tri Kaya Parisudha RERINCIKAN indik pengangkatan guru pangabdi dados guru kontrak sanĂŠ kamedalang Bupati BulĂŠlĂŠng, Putu Agus Suradnyana (PAS) kasokong becik olih angganing DPRD KabupatĂŠn BulĂŠlĂŠng. Kabaosang, sanĂŠ kangkat wantah guru pangabdi sanĂŠ sampun nyangkepang taler lulus administrasi sanĂŠ kabuatang. DĂŠwan ngajiang pisan rerincikan punika mangda kirangnyanĂŠ tenaga guru pungkuran puniki gelis kadabdabin. Santukan punika, ring pembahasan

APBD Perubahan warsa puniki, pemerintah ngicĂŠn usulan antuk nyayagang anggaran sanĂŠ nĂŠnten kanggĂŠn salanturnyanĂŠ kagenahang utawi diposisikan ring anggaran induk. Manut Ketua DPRD GedĂŠ Supriatna Soma, parindikan krisis guru puniki yukti sampun dados pikobet saking lami sanĂŠ durung molihang uratian taler akĂŠhnyanĂŠ guru sanĂŠ ngranjing masa pensiun. Parindikan inucap kabligbagang ring sajeroning acara Isin Gumi Radio Singaraja FM 92,0 Mhz

raina Anggara, 17 MĂŠi 2016 lintang. Gung DĂŠ, Jl. Ngurah Rai Singaraja Rerincikan puniki wantah pikayunan sanĂŠ becik saking kepala daĂŠrah pinaka pamargi nagingin akĂŠhnyanĂŠ kekirangan guru ring BulĂŠlĂŠng. Tiang gargita pisan ring rencana puniki, napi malih makasami guru pangabdian sanĂŠ sampun naftar ring selĂŠksi pengangkatan pacang kangkat. Patut pisan ngamolihang sokongan sak-

Kruna %$6$ %$/, $.6$5$ %$/, %$+$6$ ,1'21e6,$

HPSHODQ

1. h)mĂŚ)ln/,

EHQGXQJDQ

ĂŠmpĂŠr

2.

ehemĂŚ(,

VHUDPEL

JDEHQJ

3.

gb%,

ragu

gegĂŠndong

4.

g)egen*Ă&#x2018;o,

peminta-minta

gantut

5.

gnĂ&#x201C;ÂĄt/,

kependekan

LEXK

6.

hiibu;,,

gemuk

MDEDJ

7.

jbg/,

tidak sopan

NDELQDZD

8.

kbinw,

OXDU ELDVD

NDOHVRQ

9.

k2eson/,

payah

kedropon

10. k)edĂ&#x2030;oepon/,

tergesa-gesa

ing samian angganing. Ketut Artana, Banjar Yukti pisan ring BulĂŠlĂŠng kantun akĂŠh kakirangan guru utamanĂŠ sanĂŠ kayun kagenahang ring pendidikan dasar. Mawinan wĂŠntennyanĂŠ rencana pengangkatan samian guru pangabdi wantah pamineh sanĂŠ becik pisan. Janten pisan pacang kasanggra becik olih para guru sanĂŠ sampun suĂŠ ngabdi. Komang Eby, Lovina Indik rerincikan kangkatnyanĂŠ guru pa ngabdi dados guru kontark wantah cihna saking keadilan. Lianan punika, rerincikan sanĂŠ becik punika digelis mangda kasalantarayang mangda pikobet kekirangan guru pamekasnyanĂŠ ring KabupatĂŠn BulĂŠlĂŠng digelis molihang pamargi. Indik kakirangan guru janten kaawinang sangkaning nyabran warsa pastika wĂŠnten guru sanĂŠ pensiun. Tanaya, Kampung Tinggi Singaraja Kewicakan Bupati BulĂŠlĂŠng becik pisan anggĂŠn anggĂŠn nabdabin kekirangan guru ring BulĂŠlĂŠng. Sakadi kauningin, guru banget kabuatang ring kahuripan puniki. Wantah saking guru iraga pacang ngamolihang ilmu miwah ajah-ajahan anggĂŠn sesuluh kahuripan, mawinan guru patut kajiang pisan. (ama)

YĂ&#x2030;NING maosang parindikan ajah-ajahan Tri Kaya Parisudha gumanti sampun sering kapiragiang. Tri Kaya Parisudha mawit saking tigang kruna; Tri, Kaya, miwah Parisudha. Tri wantah tetiga, Kaya inggih punika parilaksana, Parisudha inggih punika sekancan sanĂŠ becik. Tri Kaya Parisudha yĂŠning kajangkepang wantah tetiga parisolah becik sanĂŠ patut kamargiang ring kahuripan puniki. Napi kĂŠmanten tetiga parilaksana punika? Asiki wĂŠnten sanĂŠ mawasta Manacika, inggih punika mapikayun sanĂŠ becik. Wacika, nĂŠnten tios wantah mabaos sanĂŠ becik, wĂŠnten taler Kayika inggih punika maparilaksana sanĂŠ becik. Yapi tui ri angen-angen mapahala juga ya. Yadiastun kantun ring pikayun, sakĂŠwanten punika sampun mapikolih. YĂŠning mapikayun sanĂŠ nĂŠnten becik sinah pacang manggihin sanĂŠ nĂŠnten becik. Punika taler yĂŠning mapikayun sanĂŠ becik, wantah sadia rahayu sanĂŠ kapikolihang. Mangda nĂŠnten dados jadma tios pikayunĂŠ sareng napi sanĂŠ kabaosang. Sapunika taler pikayunanĂŠ mangda setata anut adung sareng napi sanĂŠ kabaosang tur sanĂŠ kalaksanayang. Sampunang makta pikayun sanĂŠ nĂŠnten becik minakadi ngadut basang pedih utawi kroda. Punika gumanti nĂŠnten becik pisan. KĂŠnten taler ri sajeroning mabaos. Melahang pisan ngenahang baos, mangda nĂŠnten ngawi anakĂŠ brangti. Buka sesenggakanĂŠ maosang; Manganan layah tekĂŠn blakas.

Punika gumanti patut pisan. YĂŠning matatu sangkaning keni blakas sinah dados rerehang tamba tur digelis prasida kĂŠnak mawali. SakĂŠmaon yĂŠning sampun baosĂŠ sanĂŠ natunin, minab ngantos tiban-tibanan mĂŠh-mĂŠhan ngantos mawali ka karang wayah durung ical tatunĂŠ punika. Tiosan ring mapikayun tur mabaos sanĂŠ melah, gumanti sanĂŠ mabuat wantah parilaksananĂŠ mangda anut ring ajah-ajahan agama. NĂŠnten dados malaksana sanĂŠ nĂŠnten becik. Margiang sahananing parilaksana sanĂŠ becik ring kahuripan puniki. Punika patut telebang pisan kalih laksanayang. Sampunang maparilaksana sanĂŠ nĂŠnten becik minakadi mamaling, masiat, marikosa napi malih mamatimati. Kantun ĂŠling ring Angelina? Sedih pisan titiang miarsayang indikĂŠ punika. Anak alit sanĂŠ nĂŠnten uning napinapi, kapademang olih anak sanĂŠ nĂŠnten malih mawatek manusa, sakĂŠwanten sampun mawatek raksasa. Sampunang pisan ngantos ngambil pakaryan kadi asapunika, akuda ja jinah sanĂŠ kaicĂŠn, ĂŠlingang iraga manusa sanĂŠ maduĂŠ pangrasa, wiwĂŠka uning sanĂŠ ancĂŠn patut, sanĂŠ encĂŠn nĂŠnten

patut. Sering taler titiang ngwacĂŠn surat kabar, miarsayang ring tipi, para yowananĂŠ mangkin purun ngutang anak alit sanĂŠ wawu embas, wĂŠnten taler sanĂŠ kapademang. YĂŠning pineh-pinehang punika wantah manik paican Widhi, dados kakutang? AkĂŠh kramanĂŠ sanĂŠ durung maduĂŠ oka, mrika-mriki matamba nunas ring Ida Bhatara mangda sida ngamolihang sentana. Niki mawalik, ri sampunĂŠ maduĂŠ anak alit, boya kapiara malah kaentungang. Tri Kaya ParisudhanĂŠ punika patut margiang ring sahananing pamargi ring kahuripan puniki. YĂŠn punika nĂŠnten kamargiang sinah sampun jagatĂŠ puniki nĂŠnten prasida nemu rahayu, nĂŠnten prasida jagadhita sekala niskala. Riantukan, Bali puniki kaloktah ngantos ring dura negara sangkaning kaluihan palemahan taler budaya sanĂŠ kajiwapramanain antuk agama Hindu sanĂŠ ngawinang Bali mataksu. Sampunang Bali kĂŠmanten mataksu, iraga pinaka wong Bali patut taler mangda naksuang raga malarapan antuk ngamargiang parilaksana sanĂŠ becik. (I Komang Alit Juliartha)

5HGDNVL QHULPD UHULSWDQ SURÂżO PDEDVD %DOL miwah IndonĂŠsia (pinih akĂŠh 3000 huruf) jangNpS VDUHQJ IRWR SURÂżO 3URÂżO PDQJGD NDNLULP ULQJ DODPDW %DOL 3RVW -DODQ .HSXQGXQJ $ 'pQSDVDU 7DOHU GDGRV ULQJ HPDLO EDOL RUWL#\DKRR FRP


15

Minggu Paing, 22 Mei 2016

BPM - Mer

zStop Press JKP-109 BAIK sebagai Sri, Umadewi, ataupun Durgadewi, hakikat sang Mahaibu tetaplah tunggal: Dia-lah Shakti Siwa, Energi Kosmik sang Dewata Tertinggi, Sang Inti Hidup. Jejak makna ini, misalkan, dapat dirunut jelas dari mantra Pertiwi Stawa, mantra pujaan ke hadapan Pertiwi sebagai Mahadewi, sang penguasa Bumi—yang

Selamat Apresiasi Ngampoeng Seni-25 Ulangtahun KEDUA- JKP - 109 JATIJAGAT KAMPUNG PUISI Rabu KLIWON 25 Mei 2016 Kamis UMANIS 26 Mei 2016 Jumat PAING 27 Mei 2016

Sarin Gumi, Sarin Tanah Menyamudrakan Titik Air Menyembah Tanah dengan Tambah z Pandangan Dunia Bali tentang Tanah (4)

sejatinya adalah Siwa, Energi Cinta Kasih sang Sumber Hidup. TETUA BALI menyebut inti hidup Tanah-Pertiwi itu dengan istilah sarin gumi atau sarin tanah. Dari istilah ini lantas lahirlah istilah sarin tahun, sebagai wujud nyata persembahan manusia Bali ke hadapan Ibu Pertiwi sebagai Penguasa Tanah yang telah memberi hidup kehidupan sekaligus penghidupan manusia—bukan ditelikung sebagai persembahan kepada si raja, penguasa jagat duniawi. BILA INGIN HIDUP nyaman bahagia sepanjang hayat hingga ke generasi entah kapan ke depan belajarlah dari petanipetani kuna di pedesaan, bagaimana mereka memperlakukan penuh kasih sang Tanah Ibu Bumi Pertiwi ini. Dalam laku sehari-hari, setiap melakukan pekerjaan apa saja yang berkaitan dengan tanah, petani subak Bali tak lupa menggelar upacara persembahan untuk memohon berkah Ibu Pertiwi. Teks tradisi Dharma Pamaculan atau Sri Tatwa bahkan menjelaskan rinci perihal kewajiban seorang petani, meliputi tata cara mengolah tanah di sawah, menanam bibit tepat waktu, pengusiran hama atau tolak bala, hingga tata cara membuat bendungan. Tidak hanya itu, tapi juga diatur perihal segala upakara dan upacara yang ditujukan kepada Ibu Bumi dalam

wujud Dewi Sri, sebagai Dewi Kesuburan, termasuk manakala tanah hendak dialihfungsikan. MOMENTUM PERTAMA kali bayi menginjak tanah (tuwun ka tanah) saat setelah berusia satu oton (enam bulan Bali, 210 hari)—ada juga melakukannya saat usia bayi tiga bulan Bali (105 hari)— pun diberi makna istimewa di Bali. Itulah mula awal seorang anak manusia meminta berkah energi hidup secara langsung kepada sang Ibu Bumi Pertiwi. Pada saat dia baru lahir, lewat ari-ari yang turut diajak serta terlahir pula, si bayi telah pula meminta restu Ibu Bumi Pertiwi. Di sana “si anak manusia baru” bayi lewat ari-ari telah meminta restu hidup pada tanah Ibu Bumi Pertiwi sebagai “air hidup” (amerta sanjiwani). BERKATALAH SANG BAPAK KANDUNG penuh harap kepada tanah Ibu Bumi Pertiwi saat menanam ari-ari si anak baru lahir dari gua garba sang ibu kandung: Ong sang Ibu Pertiwi rumaga bayu, rumaga amerta sanjiwani, amertani ikang muwuh rerem, moga dirghayusa sanutugang tuwuh; “Ya, Ibu Bumi Pertiwi yang merupakan kekuatan, merupakan air hidup bergelar Sanjiwani, semoga Ibu memberikan kehidupan nan kekal kepada sang bayi yang sedang tumbuh.” zdeprabas

zAsrina Novianti PINTU SAJAK

zNisika Idayati Di Danau Jempang

di pintu sajak itu kau berdiam lama sekali waktu jadi patung kenangan murung sunyi merapat menjadi penjaga pintu seperti mata serdadu yang sigap tak kenal lelap kau ingin mengetuk seperti juga chairil dengan segenap kantukk yang remuk di pintu sajak itu kata-kata mungkin menunggu menghitung gumpalan waktu dan runcing sunyi yang dingin selepas itu mungkin ia tetap tertutup atau terbuka meskipun senantiasa berhenti sebagai kata

zNurul Ilmi Elbanna Loper Koran hari kedua di kota tua seorang bocah loper koran tertangkap mata baju kumal, rambut berantakan bersaing dengan bising kendaraan di lampu merah tempat orang oprang-orang biasa mengumpati waktu tetapi mereka memilah rezekinya di sana setia menjajakan kalimat dan kata-kata di kota tua, peristiwa tersusun bagai hidangan makan kota yang tak lebur oleh gedung-gedung penantang langit kota dengan sihir knalpot pecah di jalanan

Dini hari aku tertidur sebelum lampu Redup perlahan di depan pagar Ingatan kembali ke jalan kecil di kampung halaman Waktu beranjak kita segera pulang kembali Lelap di lantai membayangkan wajah cemas ibu Bila mungkin aku lupa arah rumah Cerita-cerita berkeliaran di kepala Wajah malam tahyun bagu yang selalu dirayakan dengan riang Suara petasan menggema di telinga Dan aku terbangun terasa tubuhku gigil dalam dingin Bukan, bukan oleh cemas wajah ibu Bukan pula sebuah alamat yang tertinggal di kereta Tapi langkah nyenyak sepatu tuda Melaju perlahan ke pintu dapur Menyembunyikan arang dan garam batu Berdoakan ia hingga balas tidur Membangunkanku dari senyap dan Menemukan wajah pucat gelisah Tertidur dalam tidurku

zKadek Wara Urwasi LALUAN SANG LEE Pagi hari di laluan Sang Lee bisa kau rasa dunia mimpi kultus petani yang mainkan suling pagi-pagi nyanyian gadis patah hati Sebabnya anak-anak begitu manis dan orangorang tua jengah menunggu ranumnyamereka buah ladang sepanjang jalan habis panen padi dagangan di puncak bukit di waktu yang jauh mari menepi semangkuk mie kari secamgkir teh tarik sungai mengering di balah lalu kau bisa bicara padaku tentang kabar hari ini berikut masa depan kami

Dua (2) Tahun JKP-109 JATIJAGAT KAMPUNG PUISI zMimpi Besar untuk Tetap Hadir dan Mengalir SETIAP ORANG pernah merasakan kangen, baik itu kangen pada seseorang, kangen pada suatu tempat, atau kangen pada masakan yang kita sukai. Kangen adalah perasaan ingin berjumpa, perasaan yang selalu mengganggu setiap malam, kenangan lama yang terus menghantui. KEKANGENAN untuk membuat komunitas sastra di Bali dialami oleh mantan anggota Sanggar Minum Kopi, Wayan jengki Sumarta, Tan Lioe Ie, Dr. Sahadewa, Dr. Eka Kusmawan, Mas Ruscitadewi, K. Landras Syalendra, Made Artha, Phalayas Sukmakarsa, Arya Dimas Ngurah, mengadakan reuni di Warung Rani, Jalan Teuku Umar, 25 Mei 2014. Dari pertemuan tersebut, tercetuslah komunitas baru bernama ‘’Kampung Puisi Bali.’’ BERMINGGU-minggu setelah pertemuan di Warung Rani, Wayan Jengki Sumarta, Arya Dimas Ngurah, Muda Wijaya seperti menunggu keajaiba, menunggu orang datang turut bergabung dalam acara apresiasi

seni di Warung Bodhiveg milik Arya Dimas. Namun tak satupun orang datang, tapi tak menyurutkan semangat mereka, mereka tetap hadir pada minggu-minggu berikutnya. Hingga keajaiban itu terjadi, satu persatu orang berdatangan, seperti Dadi Pujiadi Reza, Kim Al Ghozali, SulisGingsul, Atrari Senudinari. Kemudian mereka jadi miliki Kampung Puisi Bali, dengan Arya Dimas sebagai Ketua Umum atau pak Lurah, Wayan jengki Sunarta sebagai Ketua I, dan Muda Wijaya sebagai Ketua II. SEIRING WAKTU terus melangkah, Kampung Puisi Bali menggelar acara seperti peluncuran buku kumpulan puisi ‘’Dongeng Dari Utara’’ karya Made Adnyana Ole, dibedah oleh Mas Triadnyani 26 Juli 2014. Pada tanggal 10 Agustus 2014 Kampung Puisi Bali merayakan hari ulang tahun Umbu Landu Paranggi dan juga merayakan hari ulang tahun Frans Nadjira diakhiri bulan Agustus besamaan dengan hari terakhir loma basa puisi se-Bali (30 dan 31 Agustus 2014).

z Membaca Denyut Mahaibu Laut (9) APAKAH yang sanggup menyamudrakan setitik air? “Samudra,” jawab tradisi. Ringkas. Padat. Tepat akurat. Hanya Samudra-lah yang sanggup menjadikan setitik air yang jatuh ke pangkuannya, seketika itu pula dengan sendirinya berubah menjadi Samudra. Luas. Menghampar. Mendalam. Tak terukur. Tak terkira. Tak terduga pula. Karena kemahaan kemampuannya itulah Bali Tradisi memahami, Samudra tidaklah sama dengan sagara. Samudra melingkupi konsepsi transendensi sebagai Sadjyota Mudra, tarian Kosmik yang ritmis, indah, terpola, teratur, dan tersistem. Layaknya arus energi napas yang masuk-keluar lewat hidung dengan tenang, nyaman, damai, saat seseorang tertidur-dalam, pulas, lelap. SANG SAMUDRA, SADJYOTA MUDRAlah yang menggerakkan kehidupan secara ritmis, dan tiada terelakkan: layaknya tarian gelombang yang pasang-surut, tiada ubahnya tarian ombak yang mendorong ke luar dan sejenak kemudian menarik kembali ke dalam—entah dengan menggulung, ataukah dengan menyapu, menggerus, mungkin pula meresap, menyusup. Dari sini segenap yang bermaterial lantas menjadi mengalami dualitas kehidupan nan ritmis sekaligus harmonis, tiada ubahnya dengan raga sagara, laut—tanpa kuasa dielakkan, dihindarkan maupun dihindari, tiada kuasa pula dilawan, apalagi ditundukkan. DUALITAS KEHIDUPAN nan ritmisharmonis itu disebut dengan banyak nama, memang. Kalangan fisikawan menyebut dengan sentripetal dan sentrifugal. Kiwiawan menamainya fusi dan difusi. Dalam bahasa arah, diberi judul kiri dan kanan. Dalam kamus aliran air, dualitas ini dinamakan hulu dan hilir. Dalam kaitan mata, dia berwujud pejam dan jaga, layaknya mulut terbuka dan menutup. Dalam kebiasaan waktu, dia menjadi siang dan malam. Ada pula terang dan gelap, widya dan awidya, atau sura dan asura, dan seterusnya, dan sebagainya. Psikolog Carl Gustav Jung menawarkan istilah anima dan animus. Ada menyebut maskulin dan feminine. Lain lagi kalangan ekonomi, memberi judul:

zNi Putu Astavini Ditha Hidangan yang Lenyap tiap kali aku pilur centelah bergagang emas pada pintu kayu belakang rumah selalu kudapati sepi yang diam-diam telah mengubah udara mati berhenti bersirkulasi sehingga aroma nasi puleh dan sepiring lauk ayam suir lengkap dengan sayu kangkung bumbu pecel menu yang di masak ibu sudah tadi tidak sudi mampir di ujung hidung justru menghalau pelukan untuk sekadar bertukar suhu tubuh barangkali ada sesajen yang luput dihaturkan senja tadi manakala ayam-ayam jantan yang gemar lalu lalang di pekarangan telah mematuk satu persatu biji nasi lengkap dengan garam diatas daun pisang hijau sehijau kaos yang aku kenakan hari ini. ADAPUN acara lain yang digelar adalah diskusi kebudayaan bersama Emha Ainun Nadjib, Iman Budhi Santosa, Slamet Riyadi 29 Oktober 2014, peluncuran buku kumpulan puisi ‘’Rusa Berbulu Merah’’ karya Ahda Inran 4 Oktober 2014, workshop penulisan puisi bersama Frans Nadjira 12 Oktober 2014, diskusi kebudayaan bersama Candra Malik 13 November 2014. pada tanggal 16 Agustus 2015 Umbu Landu Paranggi mengganti nama Kampung Puisi Bali menjadi ‘’Jatijagat Kampung Puisi.’’ (Frans Nadjira kurang sreg dengan Kampung Puisi Bali, red) DUA tahun Jatijagat Kampung Puisi berdiri, diperkuat milisi Wayan Jengki Sumarta, Arya Dimas Ngurah, Muda Wijaya, Bonk AVA, Kim Al Ghozakum Sulis Gingsul, Atrari Senudinari, Riski Maulana, Dadi Pujiadi Reza, Citra Sasmita, Dwi S. Wibowo, Putu Gede Pradipta dan Merry Santa Mantari. Semua karena pengaruh dari Umbu Landu Paranggi dan Frans Nadjira adalah api yang mengobarkan semangat di JKP. Sampai saat ini JKP menggelar acara ‘’Ngampung Seni’’ yang diadakan setiap tanggal 25, acara ini dikonsep oleh Umu Landu Paranggi. JKP-109 perlu regenerasi, mencari anggota muda seperti pelajar SMA atau Mahasiswa, oenyuka puisi. Anggota muda ini diharapkan memberi suntikan tenaga untuk menguatkan nama JKP di kancah sastra Nasional maupun Internasional. z Bonk AVA KKB

z Pandangan Dunia Bali tentang Tanah (5) PESAN MORAL yang hendak dibabarkan kewicaksanaan dan kesantunan cara Bali Tradisi terhadap Ibu Bumi Pertiwi berwujud tanah sederhana saja: jangan main-main, jangan sembaranganlah terhadap tanah yang sudah menghidupi, menghidupkan, sekaligus memberi penghidupan kehidupan manusia. Terkecuali, sekali lagi terkecuali, memang ingin buru-buru ditelan Tanah. Pesan moral kelanjutannya adalah: utamakan dan muliakan pulalah putra-putri kehidupan yang sudah menyediakan hidupnya sebagai petani. Ukuran utama sukses bagi sang angawa rat, sang pemimpin negara, karena itu, adalah seberapa sehat, sejahtera, aman tenteram, bahagia, dan makmur para petani? Andai petani gundah, cemas, risau, apalagi sampai petani kelaparan, miskin, maka yang paling salah adalah pemimpin negeri sebagai otoritas pengatur dan pengemong negeri. Dan, karena itu, sang pemimpin negeri di berbagai tingkatan mesti bertanggung “Ikang tani weh ayu rimuhun,” begitu senantiasa diingatkan kepada para pemimpin. Maksudnya jelas, tegas: wajib sejahterakanlah para petani terlebih dahulu, bila negerimu ingin dinyatakan makmur, sejahtera. Kenapa petani? Karena petani-lah profesi yang menyembah tanah dengan tambah, yang mamacul dengan pacul-nya. Dengan anambeg (mengolah membolak-balik tanah) sang petani yang lascarya nekeng tuas, tulus ikhlas, sejat-

inya telah menggali-gali aksara dirinya, hingga menyatu padu dengan sang Energi Tanah Bumi Pertiwi. TIADA PENYEMBAH IBU BUMI PERTIWI lebih tulus sekaligus total tinimbang sang petani. Tiada yang lebih besar jasanya tinimbang petani, karena petanilah profesi yang mendasari sekaligus menghidupi segenap profesi lainnya. Pendeta, rohaniwan, dokter, guru, hingga tentara, pengusaha, industri, pedagang, bahkan nelayan, tak terkecuali kepala negara, kepala pemerintahan sekalipun berutang hidup, kehidupan, dan penghidupan kepada sang petani. Tanpa hasil Bumi yang timbul dari pengolahan tanah oleh petani, maka profesi lain pun niscaya bangkrut. Manusia tak hidup tanpa hasil mengolah tanah Bumi Pertiwi oleh petani. BERANGKAT DARI KESADARAN demikian, maka Bali Tradisi lantas mewariskan pemaknaan mendalam, layaknya divisikan pujangga besar Tagore dalam Tukang Kebun-nya: mengolah tanah itu tiada ubahnya dengan mengolah diri sendiri. Melayani tanah tiada beda dengan melayani kehidupan. Me-nambah itu menyembah. Tambah adalah sembah. Tidak punya karang sawah, kata Pedanda Made Sidmen dalam Salampah Laku karyanya, “Karang awake tandurin.” Tanah tubuh inilah yang ditanami dengan aneka kegunaan yang memuliakan hidup dan kehidupan sehingga memberikan penghidupan yang berguna dan bermakna. zdeprabas

debet dan kredit, pemasukan dan pengeluaran, atau pendapatan dan biaya. Susastra Samkhya memberi judul purusha dan pradana atau purusha dan prakreti. Tantra awal memvisikan sebagai Shiwa dan Shakti. Tantra Tao membahasakannya sebagai yin dan yang. TAK TERBILANG BERAGAM JUDUL dan wujud yang ada dan diberikan. Penekun susastra Bali Tradisi lantas menyebut semua itu dengan istilah padat: rwa bhinneda tan pasastra tan patepi. Itulah dualitas yang tak

tersurat, tak terkatakan, sekaligus tiada tepi batas dan pembatas. Manakala telah sampai mencapai pangkuan yang tak tersurat, tak terkatakan, sekaligus tiada tepi batas dan pembatas itulah, setitik air sekecil apa pun, dengan serta-merta seketika itu pula dan dengan sendirinya lantas berubah menjadi Samudra Raya, sang Mahaenergi Sadjyota yang berinti-pusat-poros pada Dia Yang Mahatunggal. Mahatunggal berarti Tiada kemenDua-an, Tiada ke-Dua-an. znirta ks

zRara Gendis PANTAI HARIBAAN

zNMF Ririse Aswarini SEEKOR BURUNG BISU

Hinggra kau pijakkan kaki ke negeri ini kau kalungi setiap pantai dengan untaian jejak merentang bagai akar-akar di celah tanah tapi gelombang tak luput datang menghapusnya Esok kau datang lagi membawa cerita musim demi musim mengajakku meresapi setiap denyut nadi dan pesona pelabuhan tempat kapal-kapal datang dan pergi Sayang, jalan-jalan di dunia ini betapa jauh : kiranya hidup tak seruupa pantai yang terlihat batasnya

zIGA. Komang Williani Rupanya Kata-kata yang paling kuat diruncingkan oleh angin diraut dan disusun gelisah dalam jejeran buku-buku yang lupa dicerna tentang aning keci yang diperlakukan seperti manusia ia tetap menjilat ia tak pernah khilaf sedang orang-orang di sebuah perhelatan melepaskan merpati sembari takut mereka berganti warna di sekolah mereka belajar tentang kebebasan yang bertanggungjawab dan melawan lupa gila atau menertawai remeh temeh soal bagaimana burung bisa berganti warna rupanya

zNunung Noor El.-Niel PUISI YANG HILANG kau telah mencuri semua puisi dari seluruh catatan harianku kini aku telanjang tanpa kata tanpa metafore penghias makna tapi mengapa kau tak juga percaya jika seluruh desah yang masih tersisa adalah eranganku pada saat kita bercumbu pada keremangan waktu lihatlah nalurimu di setiap lipatan sprei masih tersisa bau tubuhmu di sana

1 Subuh itu di puncak cemara seekor burung termangu ia terdiam saja seperti lupa lagu paginya seolah linglung mungkin setengah limbung hanya sesekali digerakkan paruhnya di ketinggian sana tahun baru sudah menyala dalam kembang aneka warna semalam dirayakan kala pesta 2. wahai burung bermata remang apa yang buatmu kesepian sedihkah kau karena usia bakal merontokkan sayap, angan, dan segala yang kau punya? subuh ini aku sedang ingin berdoa mari, biar kesebut untukmu salah satunya walau selalu aku tak tahu kapan mukzizat akan tiba apakah setelah dentang lonceng kuil yang pertama khusuk mantra pendeta atau sesudah sebuah puisi tulus hati usai dituliskan? 3. beberapa waktu setelah tahun baru akhirnya kutahuburung itu sudah lama bisu setiap subuh ia kembali ke tempat itu terdiam di atas cemara meraba kicauan ibunya di udara Kini giliranku yang termangu subuh ini menantinya di bawah pohon itu seekor burung yang selalu hinggap di atas mimpiku hanya meninggalkan jejak sepi untukku bukan aksara-aksara puisi yang kumau kini, aku harus merajut sendiri setiap kata setiap makna tanpa rasa untuk membasahi seluruh relung dada pada saat kau berlalu dariku mestikan aku kembali merayumu dengan bisikan-bisikan liarku agar aku dapat kembali merengkuh seluruh puisi-puisiku yang hilang jika memang itu maumu, mari kita sulang seluruh puisi yang hilang kita kulum bersama dalam erangan hingga seluruh impian kita bermakna


NASIONAL

16

Minggu Paing, 22 Mei 2016

Drona Tumbangkan Viraketu ke Bumi

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Dua Ratus Tujuh Puluh Empat) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

SEBELUM panah-panah Phalguna yang menyerupai ularular bebas dari selongsongnya kemudian memasuki tubuhmu. Buatlah perdamaian dengan para Pandava. Sebelum para Partha yang berbudi luhur itu membantai seratus saudara-saudaramu, pada pertempuran dharma itu, mendapatkan bumi dengan kekerasan. Buatlah perdamaian dengan para Pandava. Sebelum Prabu Yudhishthira dibuat marah demikian juga Krishna, penghibur pada pertempuran itu, buatlah perdamaian dengan para Pandava. Sebelum Bhima yang berlengan perkasa itu menerobos kelompok sangat besar ini menangkap saudara-saudaramu, buatlah perdamaian dengan para Pandava. Dahulu, Bhishma pernah mengatakan kepada saudaramu itu, Suyodhana, ‘Para Pandava tidak dapat ditaklukkan dalam pertempuran. Oh engkau yang ramah. Segera buatlah perdamaian dengan mereka.’ Saudaramu yang sial itu, Suyodhana, bagaimanapun, tidak melakukan

itu. Karena itu tetapkan hatimu dengan teguh pada pertempuran ini. Bertarunglah dengan penuh semangat melawan para Pandava. Pergilah cepat dengan keretamu ke tempat Satyaki itu berada. Tanpa engkau, Oh Bharata, kelompok ini akan melarikan diri. Demi kepentingan dirimu sendiri, bertarunglah melawan Satyaki yang keberaniannya tidak mampu digagalkan.’’ Demikian disapa oleh Guru Drona, putra paduka tidak berkata sepatah pun sebagai jawaban. Dengan berpura-pura tidak mendengarkan kata-kata putra Bharadwaja itu, Duhsasana meneruskan ke tempat Satyaki berada. Dengan ditemani pasukan berkekuatan besar dari orang-orang Mleccha yang pantang mundur itu, Duhsasana mendatangi Satyaki pada pertempuran ini, Duhsasana bertarung dengan semangat seperti pahlawan itu. Drona juga, yang utama dari prajurit-prajurit kereta itu, digairahkan kemarahannya. Kemudian Drona menyerang melawan keluarga Panchala dan

para Pandava, dengan kecepatan sedang-sedang saja. Drona menerobos ke tengahtengah kelompok para Pandava. Drona mulai menggusur prajuritprajurit Pandava dalam jumlah ratusan dan ribuan. Malah Guru Drona, oh raja, mengumumkan namanya pada pertempuran itu. Ksatria utama itu menyebabkan sebuah penyembelihan besarbesaran terjadi di antara para Pandava, keluarga Panchala, dan keluarga Matsya. Viraketu yang terkenal, putra penguasa Panchala itu menyerang putra Bharadwaja yang berkali-kali sukses mengalahkan barisan para Pandava. Setelah menyerang Drona dengan lima batang panah lurus. Pangeran itu lalu menyerang tiang benderanya Drona dengan sebuah panah. Kemudian sais keretanya menggunakan tujuh panah bersayap. Hamba melihat pemandangan sangat menakjubkan, oh baginda, pada pertempuran itu. Lantaran Drona berusaha dengan penuh semangat, namun tidak dapat mendekati pangeran Panchala

itu. Kemudian, oh tuan, keluarga Panchala, setelah melihat Drona tertahan dalam pertempuran lalu mengepung yang belakangan dari segala sisi. Oh raja, semua itu dilakukan dengan keinginan demi kemenangan Prabu Yudhishthira. Prajurit-prajurit itu kemudian menutupi Drona dengan hujanhujan panah berapi-api. Selain itu, dengan tombak-tombak panjang dan berbagai macam senjata lainnya, oh raja! Setelah menggagalkan hujanhujan lebat senjata-senjata, dengan menggunakan senjatanya

sendiri. Tampak seperti angin membuyarkan kumpulan awan di langit. Guru Drona kelihatan sangat gemerlapan. Kemudian, pembantai pahlawan-pahlawan bermusuhan putra Bharadwaja itu. Dia membidikkan sebuah panah dahsyat yang dilengkapi kemegahan matahari dan juga api. Panah itu dilepaskan ke arah keretanya Viraketu. Panah itu, Oh baginda, menembus melalui tubuh pangeran Panchala itu. Akibatnya, dia dengan cepat jatuh ke bumi, berlumuran darah dan berkobar seperti sebuah nyala api. (bersambung)

Sloka 7.18 Udarah sarva evaite Jnani tv atmaiva me matam Asthitah sa hi yuktatma Mam evanuttamam gatim. Semua (pemuja) ini agung, tetapi kutegaskan bahwa pemuja yang bijaksana adalah sebenarnya diri-Ku sendiri. Karena setelah harmonis secara sempurna, ia memandang-Ku sebagai tujuan nan agung.

Terbungkus Plastik, Mayat Mr. X Dibuang di Pinggir Sungai Banyuwangi (Bali Post) -

Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan warga di pinggir sungai Dusun Balokan Desa Dasri Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, Jatim, Sabtu (21/5) kemarin.Pertama ditemukan, kondisi mayat terbungkus plastik, kaki dan tangannya terikat kabel. Dugaan sementara, mayat yang mulai membusuk ini adalah korban kejahatan. Mayat pertama kali ditemukan salah satu warga setempat, Amin. Awalnya, warga curiga mencium bau busuk dari arah sungai. Setelah diperiksa, warga menemukan bungkusan plastik di semak-semak. Warga sempat menduga bungkusan itu adalah bangkai bangkai

binatang. Yang mengejutkan, setelah dibuka, plastik tersebut berisi mayat. Kondisinya mengenaskan. Temuan tak lazim ini langsung dilaporkan ke Polsek. Sejurus kemudian polisi tiba. Saat memeriksa, mayat tersebut sempat diduga korban mutilasi. Namun,

BPM/ist

MISTERIUS - Polisi menunjukkan mayat Mr. X terbungkus plastik di Tegalsari, Banyuwangi, Sabtu (21/5) kemarin.

seluruh anggota tubuhnya masih utuh. “Tubuhnya dibungkus plastik berlapis-lapis, kepalanya dibungkus sarung guling, tubuhnya diikat kabel televisi,” kata Kapolsek Tegalsari AKP Suhardi usai memimpin langsung olah TKP. Pihaknya menduga korban ini sudah meninggal lebih dari 24 jam. Sebab, mulai menimbulkan bau busuk. Ceceran darah juga mulai mengering. Korban kata Kapolsek menggunakan baju batik, celana biru, dan jaket jins biru. Yang memprihatinkan, wajah korban dipenuhi luka. Untuk pengembangan penyelidikan, mayat korban dibawa ke RSUD Blambangan, Banyuwangi. “Kita masih terus menelusuri identitas korban,” jelas Kapolsek. Ciri lainnya, korban berambut lurus pendek, umurnya sekitar 35 - 40 tahun, bertubuh sedang. Sepintas, pakaian korban mirip pekerja kantoran. Kapolsek menegaskan, mayat Mr.X ini dipastikan korban tindak kejahatan. Sebab, lokasi pembuangan mayat jauh dari perkampungan, sekitar 500 meter dari arah jalan raya. Di sekitar lokasi, polisi menemukan sebilah kayu yang diduga berkaitan dengan kematian korban. Hingga pukul 18.00 WIB, identitas korban masih misterius. Kapolsek mengaku terus berkoordinasi dengan seluruh Polsek di Banyuwangi. Namun, belum ada kabar adanya laporan orang hilang. (kmb30)

BPM/ist

APUNG - Rumah apung di perairan Bangsring, Desa Bangsring Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi yang dijadikan pelestarian terumbu karang.

Rumah Apung, Rahasia Nelayan Lestarikan Terumbu Karang Banyuwangi (Bali Post) Komunitas nelayan pemburu ikan hias di perairan Bangsring, Desa Bangsring Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, Jatim, memiliki cara unik melestarikan terumbu karang. Mereka membuat zona perlindungan bersama (ZPB) di perairan setempat. Di atasnya dibangun sebuah rumah apung sebagai sarana konservasi ikan hias. Tak hanya melestarikan terumbu karang, rumah apung ini juga menjadi objek wisata menarik. Rumang apung yang dikenal dengan Bangsring Underwater ini disumbang Kementerian Kelautan dan Perikanan tahun 2014. Hal ini setelah pihaknya membentuk kelompok nelayan yang gencar melestarikan terumbu karang, menolak penggunaan potasium saat

berburu ikan. “Awalnya, kita prihatin penggunaan potasium yang merusak terumbu karang, lalu melenyapkan populitas ikan hias,” kata Ikhwan Arief, Ketua kelompok nelayan Bangsring “Samudera Bakti”, di sela-sela Festival Underwater di perairan setempat, Sabtu (21/5) kemarin. Kini, kata dia, rumah apung ini dikembangkan menjadi destinasi wisata oleh para nelayan. Alhasil, pariwisata di tempat ini tumbuh pesat. Per bulan wisatawan bisa mencapai 30.000 – 70.000 orang. Nelayan juga diuntungkan dengan membuka jasa penginapan, warung dan perahu wisata. Arief mengisahkan, sekitar tahun 2000, terumbu karang di perairan setempat rusak parah akibat bom ikan. Dampaknya, nelayan

mengeluhkan turunnya pendapatan ikan. Pihaknya kemudian melakukan gerakan menolak bom ikan. “ Waktu itu, sempat mendapat tentangan. Dari 200 nelayan, hanya 8 yang sepakat menolak bom ikan,” kenangnya. Salah satu alasan menentang adalah nelayan mengklaim penggunaan bom ikan sudah menjadi tradisi turun-temurun. Puncaknya, tahun 2008, pihaknya makin gencar berkampanye menolak bom ikan. Berkat pendekatan yang tepat, nelayan mau bertobat menggunakan bom ikan. Mereka memilih cara tradisional saat berburu ikan. Setelah banyak nelayan menghentikan pengeboman ikan, terumbu karang yang tadinya rusak mulai tumbuh alami. Upaya transplantasi

juga dilakukan untuk percepatan pemulihan. Ikanikan pun mulai kembali dan jumlahya terus bertambah. Besarnya manfaat yang dirasakan nelayan ini membuat mereka sadar ikut mengembangkan area konservasi. Di area ini, nelayan dilarang melakukan aktivitas penangkapan ikan baik menjaring maupun memancing. “Mulai 2009, ikan-ikan sudah kembali. Area ini sebagai tempat berkembang biak ikan-ikan. Mereka akan tumbuh hingga besar sebelum akhirnya berenang ke laut lepas. Ini sebagai cara menjaga jumlah populasi ikan di laut,” tutur Ikhwan. Akhirnya, Kementerian Kelautan dan Perikanan melirik gerakan nelayan tersebut dan memberikan hadiah rumah apung sebagai media konservasi. (kmb30)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

0LQJJX 3DLQJ 0HL

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya +PHQTOCUK RCUCPI KMNCP 6GNGRQP : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris z Iklan Peluang Emas

PT.Fuji Home Japan Dbthkn: Staff Bag.Marketing,Brpnglman di Property,Mendapatkan Gaji + Bonus(Jujur&TeamWork)T.4723564 Email:info@fujihomejapan.com A.BP.001.05.16.0001726

Dbthkn OB Sgr Hub: 769131

Sardine Restaurant Looking for Hostess, Waitress,Female Bartendres, Gardener,Must Speak English, Jl.Petitenget 21 Telp.733617 Mail:sardine@sardinebali.com B.BP.141.05.16.0000944

A.BP.001.05.16.0001774

Dibutuhkan Security Pria & Wanita Langsung Kerja Hub.081238768164, 087878234813 A.BP.001.05.16.0001790

Dicari Pegawai Salon Gaji Memuaskan H.081238363805 B.BP.141.05.16.0000978

Dcr PRT Plus jaga Toko 8Jam/Hr Area Krobokan,Inggris Gaji Bagus Hub:081999408804

Dicr PRT Wnt Berpengalaman, Umur 30-40Th, Tinggal Dalam, Gaji 2Jt Hub.082146808888

Bank Partha mbthkn staf Legal Mrkt & AO, pglm.Lam ke Jl.Gatsu Timur 49 Dps Tlp.0361-461171 A.BP.001.05.16.0001688

A.BP.001.05.16.0001725

Job Australia Prkbnan & Rest. Biaya 50% Ptng Gji,brngkt Cpt, Gji Bsr,Resmi,Terbatas! Hub.Bu Dina Pertiwi.Sh,Indopower Pt. Hp.081 217 127 822 Segera.

Bth Karyawan/ti,Adm,Srabutan, Tk.Jahit,T.Squin Tlp:287946 A.BP.001.05.16.0001748

Bth Sgr Tkg.Cukur Trampil Sesuai Jaman,08123950566/243130 A.BP.001.05.16.0001626

Bth:Kaur,Kbg.Dana,Mkt.Eks & AO A.BP.817.05.16.0001276 Lam:PT.BPR Khrisna Darma A Agung Toyota Gianyar:Bth Sales Executive,L/P,Min.D3 Lmrn Krm Jl.Ry Darmasaba No.9(08123685479) A.BP.001.05.16.0001470 Ke PT.Agung Toyota, Jl.Darma Dbthkn Segera Cook Helper, Giri Buruan Blahbatuh Gianyar Waitrer/ss,Cashier min SMK Tlp: (0361) 948888 Email: hrd. Purchasing officer(Diploma) agungautomallgianyar@gmail.com CV to hrdkzu@gmail.com

A.BP.153.05.16.0001708

A.BP.005.05.16.0001139

B.BP.004.05.16.0000154

Butuh Segera Kary Min SMU Hub:082144916261/08970835794 A.BP.001.05.16.0001771

Butuh Segera! SPA Therapist di Tegalalang: 5 org(Wanita)Tdk Perlu Pengalaman,Akan Diberi Pelatihan,Karir Bagus & Gaji Menarik! Kirim Lamaran ke: Jl ByPass Ngurah Rai Sanur 101/ Kumara Sakti Jl.Suweta,Ubud/ Email:hrd@zenbali.com/T:289752 B.BP.145.05.16.0000865

Butuh Segera!Spa Therapist utk Yoga Retreat Vila,Ubud (2 org) min.21Th,min SMU,Pengalaman min 1Th,Bs Bhs Inggris,Lamaran ke:VilaKumarasakti,Jl.Suweta Ubud/T.0361-974656/hrd@zenbali .com/info:www.kumarasakti.com B.BP.145.05.16.0000866

Cr Lk2 Rmh Makan Gj,Mezz,Makan Bns sanur Kuta 085737647417 A.BP.153.05.16.0001604

Cr Peg.Salon bisa Crbt,Fcl+ Bonding 085238264710 DiSempidi A.BP.001.05.16.0001738

Cr Sopir Berpengalaman bs Tdr Dalam Hub.081936120993 A.BP.001.05.16.0001730

Dbh Tng Kasir Wanita Hub: Diponegoro 51 Dps 0361-228872 A.BP.001.05.16.0001345

Dcr DW Eng Sgr Hub.Tlp 734000 Email:personnel@the-dusun.com A.BP.001.05.16.0001625

Dcr FO Pria,Engineering u/ Hotel di Kuta-087860355476 B.BP.154.05.16.0000984

Dcr Kary/Kasir Toko alat tulis Jl.Kesatrian Gyr Hb.08123844551 B.BP.004.05.16.0000913

Dcr Krywn/ti Mrktng Office Yg Mahir Bhs Inggris 085100571234 A.BP.001.05.16.0001535

Dcr Krywti Toko Tamatan SMA Sdrjt Hub.08124659880 A.BP.001.05.16.0001347

Dibthkn:1.Sopir,2.Sekretaris(D1, bhs.Inggris), 3.Asst.Pengacara (SH.bhs.inggris),4.Pengacara (trdftr di Peradi).CV&Lamaran Kirim:aya@vlobali.com/759722 A.BP.001.05.16.0001131

Dcr PRT u/daerah Kuta berpengalaman,tgl dlm gaji 1,5jt SMS-085857155820 B.BP.154.05.16.0000986

Dibutuhkan :DW Cook 1 org dan DW Bartender 2 org, Kirimkan Lamaran ke: Bridges Restaurant Jl.Campuhan,Ubud/Email:hrd@ bridgesbali.com/T:0361-2120095

Dcr SPG gj 2,250Jt+Bns Kirim CV ke syangubud@yahoo.co.id/ B.BP.145.05.16.0000863 ke Toko Syang Jl.Monkey Forest Dibutuhkan Chief Acc,S1Ak,PengDepan Restaurant Three Monkeys lmn Min.5Th,max35Th.CV ke finc Hub:08113898484 08113898484 on@podchocolate.com/8496228 B.BP.004.05.16.0000928

Dcr Security,Admin,Gardener,Bw CV ke Ktr Siaga86,JlPendidikan No62 Dps T.710644/081316361234 A.BP.001.05.16.0001641

Dcr Staf FO Pria Wnt Umur19-25 Menarik Sehat & Pekerja Keras Bisa Bhs Inggris Krm CV ke rijasaagung_hrd@yahoo.co.id A.BP.001.05.16.0001657

Dcr Tkg Sablon Garment , Jln. Patih Nambi 7A Hb:085103008088 A.BP.001.05.16.0001767

Dcr Tng Salon Wanita Bs Meni Pedi,Gel&Nail Waxing Gj .UMR Hub.087761506999 B.BP.101.05.16.0000981

Dcr karywan/wati utk bagian Store Manager,Supervisor Area, Koordinator IT,Staff Kasir, Mekanik engineering,Pramuniaga Krm Lam ke Jl.Mahendradata Selatan,Tlp.081933056361 Email nirmalasupermarket@gmail.com B.BP.001.05.16.0000970

Dcr sopir SIM A/B1,Tk.Widiarta Jl.Andakasa 101X,081339344105

A.BP.001.05.16.0001681

Dibutuhkan Cost Controller S1/D3Ak Pengl Min3Th,Max35Th CV ke:fincon@podchocolate.com A.BP.001.05.16.0001683

Dibutuhkan Segera SPB/SPB, Marketing Wilayah Dps Min SMU/ D1 Fas:Gaji+Bonus+Komisi Jenjang Karir Interview:SeninRabu Jam 09.00-Selesai,Alamat Jl.Seruni 18 Telp.223118 A.BP.001.05.16.0001764

Dibutuhkan Segera! Staff Water Sport&Mekanik Hub:085738000084 B.BP.101.05.16.0000871

Dibutuhkan segera akunting untuk perusahaan asing. Info SMS ke 082138349920 B.BP.004.05.16.0000974

Dicari Admin Min SMA bs computer, tenaga logistik (pria) Hub.082144810258 Nusa Dua B.BP.101.05.16.0000938

Dicari Penjahit Wanita utk Butik Jl.Imbo Tlp.08113229744 A.BP.001.05.16.0001432

Dicari Segera Tenaga Ekspedisi B.BP.001.05.16.0000972 &Bgn Umum Memiliki SIMA&C Umur Min.20Th.Pddkn Min.SMA Email: Dcr tng Therapist Spa berpglmn trigi.indonesia@yahoo.com Hub:0361-265491 / 085253990536 A.BP.001.05.16.0001635

De Moksha Resort,Looking for Sales Executive,F/M, Tabanan Area.Min.SMU,English,have own Transport,Call 0361-790790/ info@villamoksha.com B.BP.004.05.16.0000869

Dibthkn 2cookhelper u/Restoran â&#x20AC;&#x153;Avocadocafeâ&#x20AC;?Canggu.CV krm ke purnama@motionfitnessbali.com atau 081353345410 A.BP.001.05.16.0001759

A.BP.001.05.16.0000906

Dicari Segera:1.Sopir(Pria SMU Maks.35Th SIM B1 Bs Bw Engkel) 2.Admin/CS(SMU Komunikatif Pengalaman Min.1Th)Kirim Lmrn ke:Antartika(Unit Ice) Jl. Pidada V/9 Dps/Email ke:psimal ango_cvantartika@yahoo.co.id

Dicari Sgr sales Supervisor, Manufacturing Company Located Sales,Delivery,Staff Purchasing. in Tabanan,Looking for:Senior Krm CV ke Jl.Kediri 36A Tuban Accounting Manager:Min 5 Yrs 0361757551/HP081805306633 Exp, Real Cost Report,Fluent B.BP.154.05.16.0000983 Eng.Senior HRD Manager:Min 5 Dicari Staff Salon/Spa Hub. Yrs Exp,Fluent Eng. Purchasing 081236180000,081558054002 manager: min 5Yrs Exp. Ability A.BP.001.05.16.0001578 to negotiate long term position Dicari Teknisi Listrik,AC dan Send CV: recruitmentbaliag Kasir Krm CV Lam ke PT.Bali ency@gmail.com Tegehe Agung Telp:290189 A.BP.001.05.16.0001492

Dicari Tukang Kebun(Tingal di dalam)hub.081805382587,973381 A.BP.001.05.16.0001753

Dicari pembantu untuk di BatuBulan Hub.Gusti 08123806901 A.BP.001.05.16.0001693

Dicr u/Resort:Security,Spa Therapis Pria,Asst Op Manager Energic,Antusias,Great Opportunity.Send CV to:kesempatan.lo wongan.kerja@gmail.com

A.BP.001.05.16.0001696

PerusahaanFarmasi&Alkes,Dcr Marketing,Admin(L/P) CV Krm Jl.Gatsu II No.11 Dps Hub:Sri (081805608197) A.BP.001.05.16.0001739

A.BP.176.05.16.0001246

Gelato Legian Krywti SMU Menarik Bs Inggris Hub.08179796139 A.BP.001.05.16.0001457

High-end furniture Design Company located in Renon,looking for:Office/Sales Senior Manager: min 5Yrs Exp,Fluent Eng. CV Technical drafter to assist designers and production.(CAD, Sketchup)Longterm Position Send CV and Porfolio:recruitme ntbaliagency@gmail.com B.BP.004.05.16.0000924

Kurir Mtr&Adm Keu.bs Cmptr tm SMU Gj UMR+Tunjangan sgr Hub. PCP Ry Sesetan 337Dps T.710021 A.BP.001.05.16.0001740

Manager,Prestigious Private VillaEstate,Jimbaran:manage community relations,security, maintenance and service in common areas.Fluent Indonesian ,Balinese,English.Send Cv to mgr.bali.estate@outlook.com

B.BP.001.05.16.0000808

Hotel di Kuta Mbthk Satpam,KTA SIM A Telp.081353303366

B.BP.004.05.16.0000926

Persh Garment & Cargo di Kuta Bth:1.Staff Akunting,2.Packing Email:hrddianagroup@gmail.com Atau Telp.081353303366

Perush.Distributor imported food&bvrg di Dps,bth:Sales Sprmarkt.Syrt:wnt,single.Lmrn +CV+Foto ke:sales@gap-indo.com Telp.(0361)8495805 B.BP.004.05.16.0000975

Primary,Kindergarten.English & Mandarin Teacher Position.Full & Parttime for a School in Dps. Pls Send CV to:u2cmm@yahoo.com A.BP.001.05.16.0001644

Staf Funding Koperasi Min.SMK GP.3Jt + Insentif 081337380202 A.BP.001.05.16.0001754

Staf Penjualan/Admin Sales Wanita 20-30Thn,Bisa Komputer Tunjung Danu 3,Dps 464289 A.BP.001.05.16.0001464

Urgently Needed Administrative Staff who Understand Garment for Office in Brawa fluent in English,hard work.Serious only Pls Contact:0361 8474108/Send your CV to:cvpsylo@gmail.com

A.BP.001.05.16.0001447

Turtle Rest in Poppies II,Looking for Waitress-081338702266

A.BP.001.05.16.0001659

WLC Dbthkn:Guru Bhs Inggris Hub: Bernard 081339684837

B.BP.154.05.16.0000985

A.BP.001.05.16.0001695

A.BP.001.05.16.0001763

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post KIA

BU Cpt KIA Sportageâ&#x20AC;&#x2122;2000 50Jt Nego.08124615612/085237105134 B.BP.164.05.16.0000925

*****Dijual KIA Pregio Thâ&#x20AC;&#x2122;2005 Wrn Silver Hub:08124654267 A.BP.001.05.16.0001702

Taruna CSXâ&#x20AC;&#x2122;02 Jl.Puputan Baru III/37 Sblh Tmr Lap.Kap.Sujana A.BP.001.05.16.0001758

Xenia 1.3 Sportyâ&#x20AC;&#x2122;08 Silver DK Jl.Wy Gentuh Dlg 085100507553

A.BP.001.05.16.0001777

A.BP.001.05.16.0001797

A.BP.001.05.16.0001761 HONDA

Jazzâ&#x20AC;&#x2122;05 Merah AsBali Cat Ori DAIHATSU Mlus SamstBr 95Jt 081239600292 Dht Ayla X AT Th 2014 100Jt A.BP.001.05.16.0001791 Orisinil Asli DK Perorangan CRV Prestige 2013 Putih asBali Siap Pakai Bergaransi.Disc Bs Kredit 087860008257 Khsus Pembelian Krdt.Hub Mobil 88 A.BP.001.05.16.0001783 085100841888/0361-4725208 Hnd Mobilio RS MT Th2015 193Jt B.BP.004.05.16.0000987 KM 2Ribu Orisinil Asli DK Siap Dht Xenia Li MT Th 2011 97Jt Pakai Perorangan.Disc Khusus Orisinil Mulus Asli DK PT Siap Pembelian Kredit.Hub Mobil88 Pakai Bergaransi.Disc Khusus 085100841888/0361-4725208 Pembelian Kredit.Hub Mobil88 B.BP.004.05.16.0000989 085100841888/0361-4725208 Honda CRV 2.4 Maticâ&#x20AC;&#x2122;12,Tgn1,As B.BP.004.05.16.0000990 DK,Pth,LowKM,Istmw,08123916771 A.BP.001.05.16.0001778 Dijual Mobil Daihatsu(Pick UP) Jazz S Htm Maticâ&#x20AC;&#x2122;13 Plat AsDK Thâ&#x20AC;&#x2122;92 Warna Putih 081338176905 A.BP.001.05.16.0001769 Bali-Dps 168Jt Ng,087861840861 B.BP.141.05.16.0000982 Feroza SEâ&#x20AC;&#x2122;95 Audio 3TV,VR+Ban MITSUBISHI 33,F.Var/Modif Lgkp Jl.Meduri Pajero Dakar Putih 2012 AsBali GgI/1Br.AbiankapasKaja-Dentim A.BP.001.05.16.0001793 Bs Kredit 087860008257 Sirionâ&#x20AC;&#x2122;12 Dp.15Jt + Avanza 12; A.BP.001.05.16.0001782 13 Dp.25Jt + Cityâ&#x20AC;&#x2122;06 Dp.12Jt NISSAN Avanzaâ&#x20AC;&#x2122;08 Dp.20Jt Jl.P.Kawe Nissan Juke Merah 2013 AT As 44A Depan Alfamart Bali Bs Kredit 087860008257

DIJUAL MOBIL

ISUZU

Elf NKRâ&#x20AC;&#x2122;08 Body Merpati Long 2 unit Semua Baru Buktikan!!! 08123948199 MAZDA

Mazda2 AT GT Skyactiv Silver Met LowKM Ist Mulus 0818563400

B.BP.141.05.16.0000979

Djl Rmh Type 105/55 Batu Intan Btbln Hub.082144151612(Rmh Br) A.BP.001.05.16.0001752

Jl Rmh Sp Bngun 40/110 Tbn Marga Dp 5Jt/ANg 4Jt 082138444374

Djl Rmh Lt2,4Kmr tdr,Lstrk, A.BP.167.05.16.0001751 Telpun,PDAM,alamatlingk.Tegal Rmh SHM LT72/90m2 KT3KM2 800Jt Permai Blok K3/71,081338329866 Ng Penamparan Hub.081331200224 A.BP.001.05.16.0001640

A.BP.001.05.16.0001781

KOST Kost di Kalimas Residence, Jimbaran. Bersih, Furniture komplit & lokasi strategis. Telp: 081-338-653-510 B.BP.004.05.16.0000216

DIJUAL TANAH Tnh Kavling di Abianbase& Canggu Hub.081337141817

Rmh Baru Lt2,Jl.6mtr Strtgis Rmh2Lt,2KT,1KM,Dpr,view swh,LT LT=107m2,LB=125m2 Subak Dalem 1,25A Jl.5M,900Ng,081999538668 A.BP.001.05.16.0001798 B.BP.001.05.16.0000967 Gatsu I 1,2M Nego,081337270111 Tnh Kvl Di Mengwi 70Jt/A & A.BP.001.05.16.0001796 DISEWAKAN RUMAH 60Jt/A Bs Kredit 087862450004 Rmh LT2,3Are Tnp Perantara yg A.BP.001.05.16.0001455 Dikont.Rmh Besar&luas cck utk A.BP.001.05.16.0001792 batu,08164729138,081558006093 Tnh Kav Jl.Besakih Swg Kauh Bule,Kantor/Garment Jl.Meduri APV Blind Van cck:Laundry/CateA.BP.001.05.16.0001628 Pmgan.08123871809/081337569788 Dentim 60Jt/Th Ng,081999925143 ring AsDKâ&#x20AC;&#x2122;13 BU H.081339304687 !!!Dijual Rumah Jantung Kota, A.BP.001.03.16.0000658 A.BP.001.05.16.0001795 A.BP.001.05.16.0001673 Belakang Tiara MM,081338592266 Murah Jl Cpt Timur Puspem Bdg Dikon Rmh Tgl jaya Dalung 3KT Carry 1â&#x20AC;&#x2122;0 GajahMadaâ&#x20AC;&#x2122;96 orginal A.BP.001.05.16.0001762 1-2A Jl5m Pav.081337332121Nego tgn 1 brg istimewa 08123636970 BUC LT3Are 14Kmr PrkirLuas Dps 2KM grs fas lkp H.081353035220 A.BP.001.05.16.0001415 A.BP.001.05.16.0001547 A.BP.001.05.16.0001780 Kota,Trisi Full 087761724888TP Tnh Kvl Jl.Juwetsari&Jl.Taman Dikont Rmh 1Kmr Tidur 5x5 AC Djl APVâ&#x20AC;&#x2122;13 silver+ijin pariwisata A.BP.001.05.16.0001773 Pancing Pemogan H.081337327078 kon bagus prbd081338009507 BUC Rmh LT135m2 Lt2 lok Tibung Teras,Dapur,Kmr.Mandi,AirPanas A.BP.001.05.16.0001799 B.BP.101.05.16.0000977 Sari Hrg Nego Hub.087860030403 PDAM,Tlp,GaraseJl.Mertasari !!! BUC 60m2 190jt semua Jl.Ry Karimun GXâ&#x20AC;&#x2122;04 Smst+ban&Aki Bru A.BP.001.05.16.0001351 Suwung Kangin Hub.08123912109 Pasekan Bt Bulan 081236909637 Mbl Siap Pake Hub.087761640554 BUC Rmh Lt2 T200/300 Gatsu Brt A.BP.001.05.16.0001668 A.BP.001.05.16.0001785 A.BP.001.05.16.0001789 LC12M H.2,75M/Ng 085108492000 Dikont.Rmh 4KT,R.Tamu,R.Klwrga Tnh Ls.8Are Jl.Sekar Tunjung 16 TOYOTA A.BP.001.05.16.0001653 Garasi,PAM&PLN Jl.Trijata Per 5 No.7 Hrg.850Jt Ng,Lgs Pmlk Fortuner GLuxâ&#x20AC;&#x2122;12 AT Bensin Dijual Rmh SHM LT133/LB 150m2 th 150Jt 081238169620 Stratgis Hub.081236726611/081916188544 Htm VR20 BsTkr,085100856999Pbd 3KT 3KM Jl.Cargo Indah III A.BP.001.05.16.0001794 A.BP.001.05.16.0001750 B.BP.141.05.16.0000980 Perum Tulip Garden No.4 Dps Kont Rmh 2Km Tdr,1Dpr,1KM,1RT !!!BUC 1A+1A 170jt/A Gg.Bt NgonAgya Putih S TRD 2015 112,5 Jt Hub.082111828159 maaf TP Hub:081936008355 jol Bt.Bulan 085935245558 Ng Pribadi 100%Mulus 081999700795 A.BP.001.05.16.0001768

SUZUKI

Splash manual Putihâ&#x20AC;&#x2122;14 Audio 3TV,JKlt,VR18,F.Var,Tgn1,Asli DK Sprt Br KM2000,081999925143

A.BP.001.05.16.0001784

DIJUAL MOBIL

DIJUAL RUMAH Rumah 2,5Are Penamparan Bs TT Mobil,085100856999 Pemilik

A.BP.001.05.16.0001572

A.BP.001.05.16.0001749

SPA

A.BP.001.05.16.0001662

A.BP.001.05.16.0001786

SERVICE

Ungasan Pggr Jln,Hook,sdh Urug Pndasi 9,9A.Cck Mini Mart.Link Vila,Sklh Internsl081237717999

Jl Tnh 3,5A(SHM)T-Cupek KroboJasa fnshg cat tembok, politur, kan/Ling Htl Villa/Jln Msk 1 Plafon Tektur,dll,085338223838 A.BP.001.05.16.0001787 Mbl/Cuma Minta Rp2.5M(Bs Ambil 2A/Rp.1.6M).Echo 12.25A(Lbr12) KEHILANGAN !!!Petitenget dkt Pantai 2A,5A /Jln Utma-Elit 150m Pantai/Murah Hlg BPKB Mercy DK119BD A/N Ni Akomodasi Wisata 081338977777 Skali Cck u/Warisan Rp.1.2M Putu Emayati Mts/1364/XI/14-0 A.BP.001.05.16.0001484 A.BP.001.05.16.0001700 /A (Pas) Hub: 08179965168 BU! 33A@Jl.Utma Pantai Kramas A.BP.001.05.16.0001516 15m drByPas Rp385/A, 0817340222 Jl Tnh 3A Pusat Kota,Cck u/Gdg BIRO JASA A.BP.001.05.16.0001472 Lap Pajak SPT Thnan/Bln Paspor Usaha,Ruko,Ofc, 081999158596 Dijual Tanah 30A TP A.BP.001.05.16.0001770 SIUP IMB NPWP 081.338.344.155 Plaga Hub:082145987078 A.BP.001.05.16.0000941 Seminyak 19Are Siap Bangun,cck A.BP.001.05.16.0001557 Villa 900Jt/Are 08133 7479762 PELUANG BISNIS Dijual Tnh LT 35Are dan 3Are B.BP.004.05.16.0000992 Lok.Baturiti Hub: 081999975200 Bisnis Onecoin,Modal3jt Income Tnh 227m2 SHM Jl.Pura Demak A.BP.001.05.16.0001664 08113801502 IV Dps jalan 12m, 08123927007 50jt Plus HP/WA, Dijual Tnh Los Pantai Âą3Ha di A.BP.001.05.16.0001006 A.BP.001.05.16.0001680 Pabuahan Jmbrna H.081547333936 UCAPAN A.BP.001.05.16.0001630 DIJUAL VILLA Terima Kasih Atas Terkabulnya Djl Tnh 1,35Are Jl.P.Roti Gg. Jual Villa LT.2,8Are S.Pool Doa Novena 3 Salam Maria Panda Akses Jl 6m 081999977330 Full Furniture Lok.Gatsu 1,8M A.BP.001.05.16.0001743 A.BP.001.05.16.0001745 Hub.085100724312 Djl Tnh 1A lok Griyasandansari PENGUMUMAN A.BP.001.05.16.0001788 Sanggulan Tbn 081236779800 Berdasarkan Akta Berita Acara A.BP.001.05.16.0001651 Rapat PT Nurjaya Karya Listrik Djl Tnh TP.269A Sumberkima RUPA-RUPA berkedudukan diDenpasar No.35 Singaraja Hub:082145987078 A.BP.001.05.16.0001556 Gratis Scopy Dgn Buka Simpanan Tgl 19-5-2016 dibuat diNotaris Koperasi Min.50Jt 081337380202 Djl Tnh view laut Jmbrn 4-12A I Putu Sarjana Putra SH telah A.BP.001.05.16.0001755 300jt Hub: 082147247139 dilakukan penurunan modal A.BP.001.05.16.0001555 Kaca film,Spectrum,Htm,80%,1rol dasar dan modal setorPerseroan Terpakai 2mtr,4Jt,Normal(800Jl 1,5are+1,3are 225jt/are SHM dari Rp. 1.000.000.000,Btbln 4+2A 330jt/A, 087761245398 -1Jt/Mbl)087853836999 Cpt Dpt menjadi Rp.450.000.000,B.BP.004.05.16.0000991

SERVICE

B.BP.166.05.16.0000988

A.BP.001.05.16.0001747

A.BP.001.05.16.0001376

RUPA-RUPA

BIRO JASA

BIRO JASA

BAHAN BANGUNAN

BIRO JASA

BUKU BARU KAMUS BIRO JASA

PUSTAKA BALI POST

BALI - INDONESIA - ENGLISH, INDONESIA - BALI - ENGLISH Penyusun Tebal Harga

: Drs. I Made Wiguna, M.Ag : vi + 54 Hal : Rp 19.000,-

Kamus ini menerjemahkan kata-kata dalam tiga bahasa, yaitu bahasa Bali, bahasa Indonesia, dan bahasa inggris. Begitu pula menguraikan bahasa Bali alus serta bahasa Bali kasar, yang dilengkapi dengan cara membaca dalam bahasa inggris. Keberadaan kamus dapat membantu para siswa dalam menerjemahkan bahasa, serta dapat membantu para guide ketika membimbing para tamunya.

Hub : Pustaka Bali Post, Jl. Kepundung No. 67 A, Telp. (0361) 225764 atau Toko - Toko Buku Terdekat di Kota Anda Cdr.3kol.rpa.buku baru bp1809


REKREASI

18

Minggu Paing, 22 Mei 2016

Pertanyaan

TTS Bali Post

MENDATAR 1. Tanaman hias dengan daun berwarna-warni 4. Tangkis (Bali) 7. Evaluasi Belajar Tahap Akhir 8. Berkulit putih oleh karena kekurangan pigmen 10. Pesawat dengan julukan si cocor merah 11. Putaran atau menyimpulkan (Inggris) 12. Dokar 13. Tiga huruf kembar 15. Betina (Bali) 16. Sebuah akhiran 17. Buku harian pada pesawat )DXQD GDQ Ă&#x20AC;RUD \DQJ terdapat di dalam suatu daerah 20. Kereta dorong 21. Genit atau lincah dan menawan hati 23. Uang perangsang untuk meningkatkan prestasi kerja 25. Nama burung 26. Buluh 27. Sumber Daya Manusia 28. Niciren Syosyu Indonesia, sebuah aliran agama Budha berasal dari Jepang 30. Ukuran berat berbobot 6,25 Ons 32. Biru tua atau biru langit 33. Berkilauan (Bali) 34. Belah atau retak 36. Bengek 37. Nama sebuah pura di Denpasar 38. Kebijakan atau kearifan

Pantai Suluban, Surganya Para Peselancar

MENURUN 1. Partikel renik darah berfungsi di proses pembekuan 2. Merampok (Inggris) 3. Ilmu tentang komposisi dan struktur bumi 4. Menutup atau menyumbat bagian tubuh yang luka dengan kasa untuk menghentikan perdarahan 5. Toko busana modern dan eksklusif 6. Tangkai atau hulu 9. Bila diulang berarti berbahaya (Bali) 12. Negara yang beribu kota Honiara 13. Awatara Wisnu yang akan datang 14. Orang yang berkecimpung dalam bidang pengembangan ilmu kedokteran 18. Jalinan bilah bambu untuk membalut tangan patah 19.Kendaraan yang ditambangkan untuk mencari penghasilan tambahan 22. Nafsu atau gairah untuk bekerja dan berjuang 24. Karya tulis sebagai laporan pelaksanaan tugas 25. Berisi penuh 29. Dua puluh lima (Bali) 31. Mesin untuk menulis 35. Tiruan suara harimau

PARA wisatawan mancanegara itu begitu bahagia berceng-kerama bersama di permukaan air yang bening dan biru. Sesekali mereka mengapung untuk beberapa saat, kemudian dengan meng-angkat badannya, berdiri di atas papan selancar, dan akhirnya bergerak meliukâ&#x20AC;&#x201C;liuk mengikuti arah ombak ke arah pesisir. Ketika air surut, mereka berenang ke arah tengah lautan sembari mengamati gerakan air. Begitu ombak bergulir, mereka pun meluncur mengikuti gerakan air ke tepian pantai. Itulah pemandangan yang menonjol di Pantai Suluban. Pantai yang terletak di kawasan perbukitan batu karang dan berpasir putih ini merupakan surga bagi peselancar, karena memiliki ombak yang cukup besar dan menantang. Diberi nama Pantai Suluban, karena untuk mencapai pantai yang terletak di Desa Pecatu antara Kawasan Uluwatu dan Pantai Labuan Sait, pengunjung harus melewati goa batu karang sebelum akhirnya sampai di pantai yang luas, berpasir putih dengan gemuruh gelombangnya menyenangkan bagi wisatawan peselancar. Air laut pantai ini sangat jernih dan gelombangnya cukup tinggi, sehingga merupakan pantai yang paling dikenal di kalangan peselancar dunia. Pantai ini terletak beberapa

kilometer di sebelah utara Uluwatu, bertetangga dengan Pantai Selancar Bingin dan Labuhan Sait. Beberapa fasilitas pariwisata seperti restoran, bar, penyewaan alat-alat surfing serta bengkel perbaikan SDSDQ VXUĂ&#x20AC;QJ Pantai di sini agak sempit, berbeda dengan Tanjung Benoa ataupun Kuta. Namun di sini menjadi tujuan wisata favorit bagi bule-bule yang maniak GHQJDQ RODKUDJD VXUĂ&#x20AC;QJ NDUHQD ombak yang besar tentulah cocok untuk jenis watersport ini. Birunya air laut, segarnya air laut sungguh membuat pandangan menjadi sejuk dan cocok untuk relaksasi. Teriknya matahari akan begitu terasa pada siang hari, bisa berteduh di balik batu karang sambil menikmati keindahan laut, kalau turis asing malah asyik berjemur di atas batu karang. Selain untuk lokasi berenang dan berselancar, pantai ini juga sangat indah sebagai tempat untuk menyaksikan matahari terbenam. (par)

Ketentuan Menjawab

Pemenang TTS No. 245

Jawaban di tulis pada kertas dan masukan ke dalam amplop serta tempelkan guntingan kupon TTS No. 247 dan cantumkan identitas lengkap serta no telepon/Hp. Kirim ke Redaksi Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232, paling lambat Sabtu 28 Mei 2016. Pemenang diumumkan pada Bali Post Minggu 5 Juni 2016. Hadiah disediakan untuk 5 (lima) pemenang @200.000, dan 1 (satu) tiket masuk Bali Zoo untuk keluarga ( 2 dewasa + 2 anak ). Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Pemenang di Denpasar, Badung, Tabanan dan Gianyar agar mengambil hadiahnya langsung ke kantor Bali Post tiap hari kerja dengan memperlihatkan identitas diri. Hadiah untuk pemenang di luar daerah tersebut akan dikirim lewat pos.

1. I Kadek sadia Br. Sesana Ds. Bungaya Kangin SDN 1 Bungaya Kangin Kec. Bebandem Karangasem

Jawaban TTS No. 245 MENDATAR 1. Kabung 5. Telaah 8. Eerie 9. Njop 10. Laskar 11. Intensi 12. Iler 14. Terbit 16. Rekreasi 20. NSA 21. Ampik 23. Leo 24. Iur 25. Akasa 27. Zen 29. Konsonan

32. Inkaso 34. Solo 35. Rirelot (Tolerir) 36. Kopiko 37. Hero 38. Saing 39. Lokasi 40. Esacni (Incase) MENURUN : .RQÂżJXUDVL 2. Umpire 3. Gentar 4. Brantas 5. Teliti

6. 7. 13. 15. 17. 18. 19. 21. 22. 26. 28. 29. 30. 31. 33.

Lustrum Abadi Erata Toksikologi Kala Enozo (Ozone) Sains Aren Piano Stamina Energik Korosi Oblige Asthma Ngogo

2. Satya Dewi SD Saraswati 5 Denpasar Kelas 2B 3. Nusawan I Dewa Putu Br. Tusan Ds. Tusan Kec. Banjarangkan Klungkung â&#x20AC;&#x201C; Semarapura 4. I Gd N Kunta Himawan Jl. Danau toba No.9 Tabanan 5. I Komang Arjaya Jl. Transito III/2 KR. Taliwang Cakranegara 83238 087865935355 1 (satu) pemenang mendapatkan tiket masuk Bali Zoo. Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar Nama : Kimiartha Alamat : Jl. Setiabudi Gg. X/ 40 Denpasar 081547495423

bpm/dok

Pantai Suluban

Lembah di Antugan yang Eksotik

Tawarkan Suasana Tenang, Menarik Jadi Lokasi Foto

BPM/sos

ANTUGAN - Objek wisata baru di Banjar Antugan Desa Jehem Tembuku. Keindahan lembah yang ditawarkan sejak sebulan lalu menjadi incaran penggemar foto.

DI TENGAH suasana perkotaan yang semakin sesak, kerap memunculkan rasa jenuh, terutama bagi yang memiliki aktivitas cukup padat dalam kesehariannya. Guna mencairkan rasa itu, berlibur menjadi salah satu alternatif. Jika bosan dengan objek wisata di lingkungan perkotaan, wisata baru di Banjar Antugan Desa Jehem, Tembuku, Bangli bisa dimasukkan dalam agenda perjalanan Anda. Apakah itu dan bagaimana keindahannya? Untuk sampai di tujuan wisata ini, hanya dibutuhkan waktu tempuh sekitar 20 menit dari Kota Bangli. Pencinta traveling sepenuhnya dihadapkan dengan jalan yang mulus. Dalam perjalanan, mata terlebih dulu dimanjakan dengan hijaunya

pepohonan yang bersorak ria akibat terhempas angin. Sesaat sampai di tujuan, pemandangan eksotik langsung menghipnotis pikiran. Lembah curam dengan ketinggian sekitar 300 meter di jalur Tukad Melangit tampak membentang panjang. Di sisi timur dan baratnya dihiasi hijaunya pepohonan hingga memberikan kesan sejuk. Demikian juga dengan semilir angin yang memancarkan suasana tenang. Hirup-pikuk keramaian, tak nampak di lokasi ini. Perasaan terasa menyatu dengan alam yang masih perawan. Bagi komunitas yang ingin mencari tempat foto ekstrem, objek ini sangat cocok dijadikan backround. Pengunjung tak harus masuk ke semak-semak untuk

mencari pemandangan terbaik. Melainkan hanya naik ke bangunan panggung yang terbuat dari bambu dan kayu yang berisi anjungan sepanjang lima meter mengarah ke tengah lembah. Dari lokasi ini, terlihat jelas pepohonan yang berada di bawahnya. Pengunjung yang datang ke objek ini lebih banyak berusia muda. Selain mengabadikan momen perjalanannya dengan foto fose biasa, ada pula yang nekat melakukan aksi loncat di atas anjungan. Hal ini pun sangat memacu adrenalin. Salah satu pemuda Banjar Antugan Putu Ediana Putra (27), menuturkan awalnya panggung tersebut hanya dijadikan tempat kumpulkumpul oleh pemuda sekitar. Akan tetapi, melihat pemandan-

gan yang sangat eksotik, foto yang diambil diunggah ke media sosial. Sejak itulah pengunjung datang silih berganti. â&#x20AC;&#x153;Awalnya hanya iseng-iseng upload ke medsos. Ternyata sejak sebulan lalu, banyak yang berkunjung ke sini,â&#x20AC;? tuturnya. Kunjungan, kata dia, tak hanya datang dari Kabupaten Bangli. Namun juga dari sejumlah daerah pariwisata lainnya, seperti Ubud, Badung dan Denpasar. Bahkan, saat hari libur tiba, wisatawan asing juga banyak yang berdatangan. â&#x20AC;&#x153;Kalau hari libur, pengunjung yang datang sampai ratusan. Tiket masuk

seikhlasnya,â&#x20AC;? katanya seraya menyampaikan lahan objek tersebut merupakan milik salah satu warga setempat, I Made Arta. Di balik meningkatnya jumlah kunjungan, objek ini ternyata belum didukung fasilitas yang memadai. Atas kondisi itu, perhatian pemerintah pun sangat diharapkan. Salah satu pengunjung, Devi menuturkan objek wisata ini sangat baik unWXN PHODNXNDQ DNVL VHOĂ&#x20AC;H NDUHQD pemandangan yang ditawarkan sangat memesona. â&#x20AC;&#x153;Tempat ini sangat menantang, sangat cocok untuk menguji adrenalin. Untuk selfie sangat bagus,â&#x20AC;? cetusnya. (sos)


19

Minggu Paing, 22 Mei 2016

Masa yang Tepat Dari Hal. 1 Jadi, Gates beruntung lahir pada masa yang tepat. Lahir di keluarga yang tepat. Dan bersekolah di tempat yang tepat pula. Demikian kata Galdwell. Tapi Collins punya pendapat lain. Dia bilang, apakah Gates the only person yang lahir di era itu? Apakah Gates the only person yang belajar bahasa pemrograman BASIC ketika itu? Apakah Gates the only person yang bersekolah di Harvard? Apakah Gates the only person yang pandai matematika di Harvard? Jawabannya adalah no, no, no, no, dan no. Jadi, apa yang membuat Gates berhasil mendirikan Microsoft dan menjadi salah satu the greatest achievement in the world, dan one of the most success strory in modern history? Collins menyimpulkan, Gates memang beruntung. Lahir di saat yang tepat, di tempat yang tepat. Namun yang lain pun banyak yang seberuntung Gates. Yang membedakannya adalah Gates, immersed untuk menekuni passion-nya. Bahkan sampai menentang orang tuanya untuk drop out dari Harvard, pergi ke Albuquerqe, New Mexico supaya bisa bekerja dengan Altair. Gates mendedikasikan hidupnya, hampir tidak tidur. Makan fast food berbulan-bulan supaya waktu makan tidak mengganggu pekerjaannya. Gates did more with his luck. Demikian pula hasil research Collins terhadap perusahaan-perusahaan yang dipelajariya (antara lain Microsoft, Soutwest Airlines, Apple, Amgen). Perusahaanperusahaan tersebut mendapatkan luck, etiher bad luck or good luck yang sama dengan kompetitor-kompetitornya. Yang membedakannya bukan luck per se, namun apa yang dilakukan dengan keberuntungan yang didapatnya. â&#x20AC;&#x153;The real difference wasnâ&#x20AC;&#x2122;t luck per se but what they did with the luck they gotâ&#x20AC;?. Kesimpulan Collins adalah bahwa keberuntungan tidak menyebabkan perusahaan-

perusahaan yang di-research tadi outperform kompetitorkompetitornya. Keberuntungan tidak menyebabkan perusahaan-perusahaan yang di-research tetap sukses walaupun dunia penuh ketidakpastian dan chaos. â&#x20AC;&#x153;Itâ&#x20AC;&#x2122;s not luck, but people do,â&#x20AC;? demikian kata Collins. Bukan keberuntungan, tapi orangnya. Off all the luck we can get, people luck, yaitu keberuntungan menemukan mentor yang tepat, menemukan pasangan hidup, menemukan team-mate, menemukan pemimpin, menemukan teman, adalah keberuntungan yang utama. Ya, saya merasa beruntung, karena disekolahkan oleh orang tua saya keluar dari Rangkas Bitung, kota kecil tempat kelahiran saya. Saya beruntung lahir di masa ekonomi Indonesia tidak terinterupsi oleh perang dan revolusi dan bencana alam yang besar. Saya beruntung diterima dan dilatih oleh BCA. Saya beruntung pidah ke Bali. Namun saya paling beruntung karena bertemu dengan teman yang tepat, pasangan hidup yang tepat. Saya merasa paling meruntung bertemu dengan partner-partner kerja saya, Pak Pribadi yang membantu saya, dan seluruh keluarga besar BPR Lestari. Saya beruntung istri saya, membantu saya di perusahaan, she is the best CEO I ever known. Saya beruntung adik saya yang pandai menjadi partner saya di bisnis property. Saya paling beruntung berteman dengan Tung Desem Waringin yang menjadi insipirasi saya. Saya beruntung berteman dengan Pak Hermawan yang mengajari saya. Jadi, bagaimana? Perlukah hidung saya dioperasi? Istri saya menjawab, tetap tidak boleh. Karena kalau bentuk hidung berubah, tidak akan ketemu sama Pak Hermawan. Dan dia tidak suka orang yang hidungnya mancung, jadi tidak mau jadi istri saya. Kalau bentuk hidung saya berubah, tidak akan ketemu sama partner-partner bisnis saya. Itu namanya keukeuh (bersikeras-sunda) Salam.

Beras Sehat Dari Hal. 1 Kepala Bappeda Tabanan, I.B. Wiratmaja, memaparkan dalam program beras sehat petani diajak pemerintah untuk beralih dari pertanian konvesional menjadi pertanian organik. Saat ini baru ada 33 subak dengan total luas lahan 585 hektar masuk dalam program ini. Perkiraan total panen dari luasan tersebut adalah 1350,25 ton gabah kering yang setara dengan 702,13 ton beras. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Untuk mengajak petani menerapkan pertanian organik tentu tidak mudah. Untuk itu, kami bantu dengan memberikan subsidi baik itu bibit dan sarana produksi serta kepastian pemasarannya,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; ujar Wiratmaja. Subjek pemasaran beras sehat ini adalah PNS di lingkungan Pemkab Tabanan

sejumlah 9.198 orang. Untuk membeli gabah kering beras sehat dari petani, pemkab menggandeng Perpadi di mana berdasarkan hitunghitungan, gabah beras sehat petani ini dibeli denga harga Rp 6.000 per kg. Selain dengan program beras sehat, Pemkab Tabanan juga melakukan pengembangan varietas baru yang saat ini dilakukan pada varietas beras merah cendana. Kepala Dinas Pertanian, Hortikultura dan Tanaman Pangan, Nyoman Budana, memaparkan normalnya beras merah cendana yang diujikan ini memiliki waktu panen sekitar 140 hari. Untuk lima klon yang terpilih ini memiliki rata-rata panen sekitar 100 hingga 105 hari. â&#x20AC;&#x153;Jadi, lebih cepat panennya,â&#x20AC;? ujar Budana. (san)

Kawal Terus Dari Hal. 1 Kita harus kawal terus, hingga hari ini kita masih melihat ketidakadilan. Perjuangan belum sepenuhnya berhasil,â&#x20AC;? tuturnya. Ketua KPK Agus Rahardjo juga berharap demikian. Dia berharap agar pemerintah menggunakan momentum Hari Kebangkitan Nasional untuk melakukan reformasi birokrasi. â&#x20AC;&#x153;Saya dalam beberapa kali kesempatan dengan Presiden mengatakan tolong reformasi birokrasi kita diperbaiki dan tolong kita punya single identity number,â&#x20AC;? katanya. Mantan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) tersebut menilai bahwa KPK dapat dijadikan contoh sebagai lembaga yang sudah menerapkan reformasi birokrasi. â&#x20AC;&#x153;KPK paling tidak sudah menerima salary yang lebih tinggi dibanding birokrasi yang lain karena itu ya sebetulnya reformasi birokrasi ingin kinerja birokrasi dan budaya yang bagus. KPK posisinya selalu ada target, selalu mementingkan pelayanan dibanding kepentingan pribadi mudahmudahan dengan diberikan reward di atas PNS lain, semoga KPK bisa memberikan contoh,â&#x20AC;? tambah Agus. Selain reformasi birokrasi, Agus juga menilai sudah saatnya nomor induk kependudukan tunggal diterapkan

di Indonesia. â&#x20AC;&#x153;Kepatuhan orang itu salah satunya ditentukan kalau kita punya single identity number. Jadi, kalau kita punya single identity number anda tidak bayar parkir pun akan dipanggil. Data antara pelayanan imigrasi dan perpajakan pun terintegrasi. Orang sekarang masih bisa memanipulasi pajak karena mereka masih bisa punya identitas berbeda,â&#x20AC;? jelas Agus. (kmb/ant)

Ancaman Serius Dari Hal. 1 Selain jumlah penduduk dan pengunjung wisatawan ke Bali yang semakin naik, yang tentu meningkatkan kebutuhan akan pangan, maka salah satu penyebabnya adalah alih fungsi lahan pertanian merupakan ancaman serius akan ketahanan pangan Bali secara mandiri. Dari data yang ada, alih fungsi lahan terbanyak pada 2013 lalu terjadi di lima kabupaten, yaitu Tabanan mencapai 15.577 Ha, dan Buleleng 7.196 Ha, Gianyar 4.585 Ha, dan Karangasem 4.256 Ha, dan Klungkung 1.337 Ha. Alih fungsi lahan mempunyai implikasi yang serius terhadap produksi SDQJDQ OLQJNXQJDQ Ă&#x20AC;VLN VHUta kesejahteraan masyarakat pertanian dan pedesaan yang kehidupannya tergantung pada lahannya. Alih fungsi lahan pertanian subur yang selama ini terjadi kurang diimbangi dengan upayaupaya secara terpadu dalam pengembangan lahan pertanian melalui pencetakan lahan pertanian baru yang potensial. Sebenarnya, dalam upaya pengendalian alih fungsi lahan pertanian pangan, pemerintah telah memiliki regulasi berupa undang-undang yakni UU No. 41/2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (PLP2B). UU ini dengan jelas menyebutkan bahwa Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan adalah bidang lahan pertanian yang ditetapkan untuk dilindungi dan dikembangkan secara konsistem guna menghasilkan pangan pokok bagi kemandirian,

ketahanan dan kedaulatan pangan nasional, yang dapat berupa lahan beririgasi, lahan reklamasi rawa pasang surut dan nonpasang surut (lebak) dan/atau lahan tidak beririgasi (lahan kering). Dalam UU nomor 41/2009 juga dinyatakan bahwa suatu daerah/kawasan ditetapkan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, maka pemerintah pusat dan pemerintah daerah bertanggung jawab terhadap pelaksanaan konservasi tanah dan air yang meliputi perlindungan sumber daya lahan dan air; pelestarian sumber daya lahan dan air, pengelolaan kualitas lahan dan air, serta pengendalian terhadap pencemaran. Tujuannya, agar dapat memberikan jaminan bahwa LP2B yang telah ditetapkan, bisa produktif dan mampu memberikan dukungan dalam proses produksi pangan dalam jangka panjang dan berkelanjutan. Namun di lapangan, implementasi UU tersebut belumlah berjalan sesuai yang diharapkan. Masyarakat, termasuk pemerintah daerahnya, kurang peduli untuk menjaga program Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan tersebut, sebab kalah oleh kepentingan pragmatisme dan pertimbangan faktor ekonomis lainnya. Sekadar ilustrasi saja dari sisi masyarakat, seorang petani yang memiliki lahan setengah hektar sawah (50 are), jika diusahakan sendiri dengan menanam padi, paling banter setiap 3 bulan bisa menghasilkan Rp 3 juta, itu pun jika tidak gagal panen. Sementara jika tanah tersebut dijual dengan

harga misalnya Rp 25 juta/ are, maka sang petani akan memperoleh Rp 1,250 miliar, yang kalau uangnya ditaruh di bank dengan bunga 0,5 persen sebulan, maka paling tidak Rp 6 juta bisa dikantongi setiap bulannya. Apalagi kalau harga tanahnya lebih tinggi dari harga tadi, jelas perolehan per bulannya lebih banyak lagi. Nah, solusi agar alih fungsi tidak semakin masif dan untuk terwujudnya lahan pertanian pangan berkelanjutan, maka pemerintah harus mengambil kebijakan dengan pemberian insentif, misalnya bentuk keringanan PBB (pajak bumi dan bangunan), pemberian subsidi pupuk dan bibit (bila perlu gratis), pengembangan infrastruktur pertanian dan bentuk-bentuk lainnya, yang lebih banyak berpihak kepada masyarakat petani. Dari mana pembiayannya, tentu dapat dibebankan pada APBN, APBD Provinsi serta APBD Kabupaten/Kota. Jika UU nomor 41/2009 benar-benar dapat diimplementasikan secara tertib dan benar, maka laju alih fungsi lahan pertanian produktif dapat direm, meski tidak bisa dihapus total. Tinggal sekarang sejauh mana pemerintah, baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, mau dan mampu mengimplementasikan UU nomor 41/2009 tersebut serta mencantumkan LP2B dalam rencana tata ruang wilayah masing-masing guna mendukung upaya mewujudkan ketahanan pangan, kemandirian pangan menuju kedaulatan pangan. (***)

Alih Fungsi Lahan Dari Hal. 1 Kabupaten terpadat kedua di Bali yakni Badung juga mengalami nasib serupa. Alih fungsi lahan pertanian adalah momok bagi sektor pertanian. Data terakhir, luas sawah di Badung yang terdapat di lima kecamatan, yaitu 10.144 hektar, selama tahun 2014 telah terjadi alih fungsi lahan 160 hektar (1,5 persen). Kondisi ini berdampak pada ketahanan pangan akibat luas lahan yang menyusut. Tak hayal, sektor ini terus ditinggalkan masyarakat. Ketua DPC Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Badung, I Nyoman Sujastra, mengatakan selain menderita kerugian akibat murahnya harga gabah, petani di Badung juga terdesak alih fungsi lahan. â&#x20AC;&#x153;Selain alih fungsi lahan, minat generasi muda menggeluti sektor pertanian yang kian hari kian menurun. Kalau dibiarkan akan memengaruhi kondisi pangan,â&#x20AC;? ujarnya. Menurutnya, ketahanan pangan salah satunya harus ditumbuhkan, karena sebagai daerah pariwisata dikunjungi wisatawan domestik dan mancanegara. Untuk itu, di tengah keterbatasan lahan bagaimana produktivitas bertambah, sehingga minat

masyarakat kembali menggarap lahan pertanian. Para petani di Kabupaten Badung juga berharap pemerintah setempat mensubsidi harga gabah yang anjlok di tingkat petani. Sebab, kondisi ini memuat masyarakat enggan untuk bertani dan memilih menjadi kuli bangunan. â&#x20AC;&#x153;Pascapanen harga jatuh, pemerintah mesti membantu petani. Apalagi, dengan pendapatan Badung yang mencapai Rp 3 triliun lebih, maka pemerintah tidak salah kalau mensubsidi harga gabah petani,â&#x20AC;? ungkapnya. Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, menegaskan pemerintah Kabupaten Badung memiliki komitmen yang amat kuat untuk menjaga kedaulatan pangan di Kabupaten Badung. Keberhasilan Badung bersama dalam menjaga kedaulatan pangan ini akan berimplikasi terhadap tingkat kesejahteraan petani, di sinilah dibutuhkan adanya program pembangunan yang terintegrasi yang melibatkan semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait di lingkungan pemerintah Kabupaten Badung. â&#x20AC;&#x153;Merespons kondisi yang ada saat ini, saya minta SKPD teknis terkait utuk melakukan evaluasi dan berhitung dalam merancang

program kegiatan, sehingga akan dapat mengangkat harkat dan martabat petani menuju petani yang mandiri dan sejahtera, sehingga mereka bisa bangga sebagai petani,â&#x20AC;? tegasnya. Dikatakan, agar ketahanan pangan dapat terwujud di Kabupaten Badung, pemkab setempat akan mengaktifkan dan mengajak masyarakat membangun kembali lumbung padi di pedesaan. Bupati Giri Prasta juga mengatakan bahwa dalam konteks mengimplementasikan program nasional pembangunan semesta berencana, maka aparatur sipil negara selaku abdi negara dan abdi memiliki peran yang amat penting dan strategis dalam mendukung penyelenggaraan fungsi pemerintahan, pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan yang pada hakikatnya akan menjadi bukti bahwa pemerintah senantiasa hadir di tengah masyarakat. â&#x20AC;&#x153;Oleh karenanya, saya menegaskan kembali bahwa pemerintah Kabupaten Badung akan tetap fokus terhadap upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat Badung baik pangan, sandang, papan, pendidikan, kesehatan dan memberikan perlindungan sosial yang menyeluruh bagi krama Badung,â&#x20AC;? ujarnya. (ara/par)

Partai Puncak Dari Hal. 1 Bagi Indonesia, inilah kali ke-19 mereka akan tampil di partai puncak Piala Thomas, sejak pertama kali digelar pada tahun 1949. Meskipun hingga kini masih memegang rekor sebagai tim yang paling sering masuk final (dan juara), tapi pasukan Merah Putih tak pernah mengangkat piala ini lagi sejak 2002. Denmark, tim Eropa terkuat di cabang bulu tang-

kis ini pernah delapan kali lolos ke final, pada tahun 1949, 1955, 1964, 1973, 1979, 1996, 2004, dan 2006, tapi tak pernah memenanginya, termasuk saat empat kali menghadapi Indonesia. Duel pertama Indonesia'HQPDUN GL Ă&#x20AC;QDO WHUMDGL GL 7Rkyo, Jepang, pada tahun 1964. Kala itu Indonesia menang dengan skor akhir 5-4. Pada tahun 1973, di Jakarta, kedua negara kembali bertarung di babak puncak, dan tuan rumah kembali me-

nang dengan skor akhir 8-1. Enam tahun kemudian, juga di Jakarta, Indonesia kembali menundukkan DenPDUN GL Ă&#x20AC;QDO NDOL LWX GHQJDQ skor telak 9-0. Pertemuan terakhir IndoQHVLD 'HQPDUN GL Ă&#x20AC;QDO WHUMDGL pada tahun 1996 di Hongkong. Dengan skuad Joko Supriyanto, Ricky Subagja/ Rexy Mainaky, Hariyanto Arbi, Bambang Supranto/ Rudy Gunawan, dan Alan Budi Kusuma, Indonesia menang 5-0. (kmb)


balipost (133rb Like) http://facebook.com/balipost

MINGGU PAING, 22 MEI 2016

@balipostcom (4.126 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

Buku Konsep Sistem Pertahanan Nonmiliter

Indonesia Tengah Hadapi â&#x20AC;?Perangâ&#x20AC;? PERANG tidak hanya berupa gencatan senjata, perang juga dapat berupa penghancuran sebuah negara dengan cara merusak sendi-sendi yang selama ini membuat negara itu kukuh. Kondisi ini sejatinya tengah terjadi di Indonesia. Republik ini tengah menghadapi â&#x20AC;&#x153;perangâ&#x20AC;? narkoba, perang cyber, perang terhDGDS NRQĂ LN \DQJ PHQJDWDVQDPDNDQ DJDPD Hal itu tersirat dalam buku Konsep Sistem Pertahanan Nonmiliter yang dipersembahkan oleh sembilan alumnus Akademi Militer Nasional (AMN) lulusan tahun 1964. Suryanto Suryokusumo, IGK Manila, Asman Akhir Nasution, Priyo Sanyoto, Monang Siburian, Iskandar Kamil, Soegini, Suwarto Ipook, dan Aang Suwardjo, merupakan sembilan nama yang masuk dalam tim penulis buku yang disunting oleh Suryanto Suryokusumo.

Menurut Mayjen TNI (Purn) DR. (HC) IGK Manila, S.IP, buku yang diterbitkan oleh Yayasan Pustaka Obor Indonesia ini merupakan sumbangan AMN lulusan 64 kepada negara dan bangsa. Buku ini mengambarkan Indonesia saat ini tengah menghadapi perang yang tidak menggunakan senjata. â&#x20AC;&#x153;Orang mengira perang itu diartikan senjata lawan senjata. Padahal, lawan kita akan menghancurkan Indonesia dengan model-model

cara dan taktik yang tidak mengunakan senjata, namun dengan model lain,â&#x20AC;? ungkap Sekretaris Anggota Dewan Pertimbangan Presiden ini. Dijelaskan, model perang yang dihadapi negeri ini adalah narkoba. Data Badan Narkotika Nasional (BNN) mencatat, peredaran uang saat ini mencapai Rp 1,3 triliun per hari dari transaksi narkoba. Bahkan, 50 orang meninggal tiap harinya karena narkoba. dari Kementerian Hukum dan HAM juga

FK Unud Selenggarakan Baksos di Kelurahan Peguyangan

Self Jumantik Dibentuk untuk Menangani Jentik Denpasar (Bali Post) Fakultas Kedokteran Universitas Udayana menyelenggarakan kegiatan bakti sosial (baksos) berupa gerakan serentak (gertak) Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Kelurahan Peguyangan, Sabtu (21/5) kemarin. Para mahasiswa semester IV dari prodi kedokteran, psikologi, Ă&#x20AC;VLRORJL IDUPDVL PHQ\DVDU banjar. Selain di Kelurahan Peguyangan, prodi PSIK dan IKM juga melakukan kegiatan baksos di Gianyar karena juga berdasarkan instruksi dari Pemda Bali mengingat kasus DB sedang mewabah di sana. â&#x20AC;&#x153;Mahasiswa semester IV itu sudah punya basic ilmu kesehatan masyarakat,â&#x20AC;? ujar Dekan FK Unud, Prof. Dr. dr. Putu Astawa, Sp.OT (K)., M.Kes. Kelurahan Peguyangan adalah suatu daerah binaan dalam melakukan inter profesional education. Di dalam melakukan inter profesional education adalah proses pembelajaran dari masing-masing individu baik dokter, psikologi, perawat, farmasi bekerja bersama-sama dalam suatu kelompok. â&#x20AC;&#x153;Tidak bisa pemecahan suatu masalah kesehatan dari dokter saja,â&#x20AC;? tandasnya. Untuk itu, pihaknya telah me-launching suatu daerah yaitu di Kelurahan Peguyangan dan disaksikan oleh Lurah, Kepala Puskesmas dan Wali Kota sebagai binaan FK Unud. Mengingat DB saat ini sedang mewabah, maka kegiatan pence-

BPM/wan

BAKSOS - Dekan Fakultas Kedokteran Unud, Prof. Dr. dr. Putu Astawa (kemeja cokelat) memberikan pengarahan kepada puluhan mahasiswa Fakultas Kedokteran Unud dalam pelaksanaan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk dengan penebaran abate di sejumlah rumah penduduk di lingkungan Kelurahan Peguyangan, Sabtu (21/5) kemarin. gahan sangat penting daripada pengobatan. Memang, di Kelurahan Peguyangan kasusnya rendah, namun dikhawatirkan nyamuk berpindah sehingga harus mampu mencegah, salah satunya dengan PSN. Lurah Peguyangan, A.A. Gede Agung Darma Putra, S.IP., MAP. mengapresiasi kegiatan FK Unud karena dengan adanya kegiatan gertak PSN itu, pihaknya merasa terbantu untuk menghambat penyebaran DB di Kota Denpasar mengingat DB di Kota Denpasar mengalami peningkatan pada bulan April, Mei. â&#x20AC;&#x153;Jadi, kita bersamasama dengan seluruh elemen masyarakat bahu-membahu untuk menghambat penyebaran nyamuk DB dengan 3M plus. Di Kelurahan Peguyangan, kami sudah melaksanakan safari DB ke sekolah-sekolah,â&#x20AC;? paparnya.

Pada sekolah-sekolah yang ada di wilayah Kelurahan Peguyangan baik TK, SD, SMP, termasuk SMK Rekayasa sudah dibentuk self jumantik yang dilatih dengan jumantik Kelurahan Peguyangan dan Puskesmas III Denut. Anakanak sekolah tersebut dilatih menjadi self jumantik, yang mana self jumantik bisa menjadi pionir di sekolah maupun di rumahnya. â&#x20AC;&#x153;Jadi, kami juga berikan bantuan berupa bubuk abate dan senter yang digunakan untuk memantau jentik,â&#x20AC;? imbuhnya. Ia berharap pelatihan yang diberikan menjadi self jumantik dapat diterapkan dengan baik sehingga self jumantik itu dapat menghambat pertumbuhan jentik nyamuk DB di sekolah maupun di rumahnya. (kmb42/ k50)

mencatat, jika penjara yang ada di Indonesia dominan dihuni pelaku kasus narkoba, disusul korupsi, perampokan dan tindak kejahatan lainnya. â&#x20AC;&#x153;Bagaimana generasi kita dihancurkan dengan narkoba. Artinya, kita perang menghadapi apa bahaya darurat narkoba. Sementara bagaimana undang-undang yang memayungi perang tanpa senjata ini belum ada,â&#x20AC;? jelasnya. Bentuk perang yang juga tengah dihadapi Indonesia adalah perang cyber, di mana negeri ini dihadapkan dengan kemajuan teknologi yang tidak terkontrol. â&#x20AC;&#x153;Perang cyber juga kita hadapi saat ini. Di mana media sosial

mempermainkan dunia kita. Bahkan jangankan bupati atau wali kota, presiden kita pun dimaki-maki di sosial media,â&#x20AC;? paparnya. Bagaimana membendungnya? Apa yang harus dilakukan dan bagaimana cara melawannya. â&#x20AC;&#x153;Itu yang kami tuangkan dalam buku ini. Nanti akan dibuat solusi maupun penanganhanya. Konsep ini kami tujukan untuk segera membuat payung, yakni payung tetang undangundang nonmiliter. Kalau terjadi serangan itu, siapa yang berhak menangani apa kodam, badah khusus, kemudian siapa yang memberikan sosialisasi apa itu narkoba,â&#x20AC;? paparnya. (par)

7.249 Siswa Ikuti â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122;Try Outâ&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; SBMPTN PDI Perjuangan Denpasar (Bali Post) Ribuan lulusan SMA se-Bali mengikuti try out Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang digelar DPD PDI Perjuangan (PDI-P) Bali dan DPC PDI-P se-Provinsi Bali, Sabtu (21/5) kemarin. Try out tidak hanya digelar serentak di seluruh kabupaten/kota di Pulau Dewata, tapi juga secara serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia. Di Bali saja, total ada 7.249 siswa yang mengikuti try out, masing-masing 4.749 siswa IPA dan 2.500 siswa IPS. â&#x20AC;&#x153;Saya kira ini adalah latihan yang sangat baik bagi lulusan SMA. Mudahmudahan dengan latihan ini akan berhasil mengikuti tes SBMPTN nanti dan bisa diterima di perguruan tinggi negeri yang diinginkan,â&#x20AC;? ujar Ketua DPD PDI-P Bali, Dr. I Wayan Koster saat meninjau pelaksanaan try out di GOR KONI Ngurah Rai, Denpasar, kemarin. Koster menambahkan, materi try out disajikan mirip dengan soal yang keluar dalam SBMPTN 10 tahun terakhir. Soal-soal yang terukur diharapkan dapat menjadi alat ukur para siswa mengenai kemampuan dan tujuan perguruan tinggi. Sekaligus memberikan pemahaman para siswa dalam menentukan universitas unggulan, misalnya daya tampung dan

grade universitas. Pihaknya juga ingin mempersiapkan mental dan psikologis siswa pada saat menghadapi SBMPTN. Termasuk mempersiapkan mereka tentang cara pengisian data pribadi dan data pengisian lembar jawaban. â&#x20AC;&#x153;Ternyata banyak sekali lulusan SMA yang ingin ikut mendaftar. Tapi karena

BALE BANJAR ARIDUS UMAT Hindu di Bali pada bulan Mei 2016 ini merasakan keprihatinan sekaligus berdukacita. Prihatin karena lembaga yang seharusnya menuntun dan mencontohkan perilaku agamis pada seluruh umatnya, justru kembali mengalami perpecahan internal. Friksi diakibatkan kepentingan pribadi beberapa oknum terkait rencana reklamasi Teluk Benoa oleh investor. Di tengah kemelut yang kian meruncing diwarnai saling tantang melakukan â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;sumpah corâ&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122;, seorang pendeta yang karismatik di Bali, Pedanda Gede Made Gunung, mengembuskan napas terakhir Rabu (18/5) akibat serangan stroke dan gagal napas. Masyarakat berduka karena pendeta yang dijuluki reformis dan terkenal dengan pencerahannya pernah berujar, â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Kendati semua masyarakat Bali mendukung reklamasi Teluk Benoa dan Besakih sebagai kawasan strategis pariwisata nasional, saya sendiri akan berjuang untuk menentangnya!â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Dumogi Amor ring Acintya, semoga arwah almarhum bersatu dengan-Nya! Benar kata orang, kita baru merasa

kehilangan bila seseorang meninggalkan kita untuk selamanya, sedangkan yang masih di sekitar kita tidak sebaik atau seberkesan seperti yang telah pergi. Meski terdengar lebay dan tidak masuk akal, aku berdoa semoga arwah almarhum tetap bersemangat seperti saat masih hidup, gigih mempejuangkan Bali dan masyarakatnya, agar terlepas dari segala bentuk penindasan. Artinya, Bali tetap ajeg seperti yang sering diulasnya ketika memberi dharma wacana di banyak tempat. Cukup menarik membaca pencerahan almarhum terakhir di sebuah media online, berjudul â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Kematian itu adalah teman setia dari kehidupan kitaâ&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122;. Dari judul, kukira, pendapatku dalam beberapa kali obrolan, tidak jauh berbeda dengan pencerahan beliau ikhwal kematian yang merupakan titik akhir dari kehidupan. Bukan hanya manusia, semua makhluk hidup pasti akan mengalami kematian, meski cara mati mereka berbeda, namun tetap seturut skenario Yang Mahakuasa. Di usia menjelang 70 tahun, sudah teramat sering aku berdiri di dekat asagan atau pemandian mayat, setiap ada anggota banjar atau braya yang meninggal. Di sanalah aku merenung, wajah yang dulu ganteng atau cantik dan tubuh yang gempal dan kekar atau seksi dan semok, jadi mengkerut, pucat kebiruan dan mendesirkan bau tidak sedap. Di situ aku kerap berpikir, aku pun akan mengalami kondisi dan proses serupa, sehingga

kematian bagiku seperti antrean menunggu panggilan buat menerima sesuatu,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; tutur Rubag. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Wah, kalau begitu kematian sama artinya dengan pemberian bukan pengambilan nyawa dong! Apa pun konsepmu tentang kematian tidak perlu kudebatkan, namun aku setuju kalau kematian adalah suatu hal yang pasti. Ini lebih pasti daripada ilmu eksakta, yang tidak perlu diformulasikan. Ya, dalam kalimat awal pencerahan Ida Pedanda Gunung itu, beliau berpesan agar kita tak hentihentinya memohon petunjuk, bimbingan, dan tuntunan ke Yang Mahakuasa, agar kita dapat mengarungi hidup di jalur yang benar, agar bisa berlabuh di pulau harapan sebagai tempat asal kita yang sebenarnya. Untuk itu, beliau mengutip banyak butir dari Sarasamuscaya tentang arogansi, kecongkakan dan kelancungan orang yang kaya, berkuasa dan berbadan kekar, namun setelah waktu berlalu menjadi loyo, rapuh, dan tidak berdaya menjelang maut tiba. Tumpukan harta benda, koleksi istri yang cantik, bahkan kekuasaan yang superhebat, tidak bisa menghindarkan mereka dari kematian dan semua benda duniawi tersebut akan ditinggal di dunia fana. Cuma karma yang baik atau suba karma dan perbuatan yang jahat atau asuba karma yang menemani manusia ke akhirat atau sunialoka. Syukur saja tubuh yang ditinggalkan, yang kau katakan pucat, kaku, dan membiru

tidak mengeluarkan bau yang membuat orang muntah akibat perbuatan busuk yang dilakukan selama hidup,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; papar Kadek Wahyudita. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Meskipun pencerahan itu ditujukan ke khalayak umum, akan menjadi tuntunan yang baik bila dipahami dan dilaksanakan oleh mereka yang mengaku sebagai pemuka masyarakat dan agama, pejabat, tidak terkecuali para sulinggih. Sebab, masyarakat kita, kendati menyebut diri sangat demokratis, namun nyatanya kehidupan seharihari masih terikat paternalisme dan primordialisme alias â&#x20AC;&#x2DC;bapakismeâ&#x20AC;&#x2122;. Ing ngarso sung tulodo, merupakan pemeo yang diterapkan dalam bertindak, bersikap, dan berucap. Untuk memerangi sampah saja, orang-orang yang peduli kebersihan harus membuat meme â&#x20AC;&#x2DC;malu dong!â&#x20AC;&#x2122; terlukis di baju kaos. Guna mengikis kelancungan terkait NRQĂ LN \DQJ WHUMDGL GL 3+', Bali, sebaiknya para pemuka agama menggurat â&#x20AC;&#x2DC;malu dong sama Pedanda Gunungâ&#x20AC;&#x2122; di hati masing-masing. Bukan maksudku membuat kambing hitam dan membesarbesarkan masalah, kuduga, kepergian mendadak Ida Pedanda Gunung bisa jadi akibat tekanan psikologis yang begitu keras. Sebab, sebagai perintis gagasan dharma wacana, beliau berkehendak agar kebalian orang Bali tetap terjaga dan keasrian serta kelestarian pulau ini juga tidak terusik. Itulah sebabnya, saat investor berusaha keras mereklamasi Teluk Benoa dan pemerintah pusat

waktu yang sangat mepet waktu sosialisasi kemarin, jadi pesertanya masih terbatas. Tahun depan akan dilakukan lebih baik lagi, bahkan kami rencanakan sebelum ujian nasional itu sudah bisa dilaksanakan,â&#x20AC;? terangnya. Koster melanjutkan, program try out yang baru pertama kali diadakan ini

merupakan bentuk kepedulian PDI-P dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Begitu juga dalam memajukan pendidikan di seluruh Indonesia. Kegiatan ini merupakan rekomendasi Rapat Koordinasi Nasional Bidang Pemuda dan Olahraga PDI-P pada 9-10 April 2016 di Depok, Jawa Barat. (kmb32/k100)

BPM/kmb32

TRY OUT - Sebagian lulusan SMA mengikuti try out SBMPTN yang digelar DPD PDI Perjuangan Bali di GOR Ngurah Rai, Denpasar, Sabtu (21/5) kemarin.

Malu Dong Sama Pedanda Gunung! brolan

BPM/wan

NONMILITER - Mayjen TNI (Purn) DR. (HC) IGK Manila, S.IP. memberikan buku Konsep Sistem Pertahanan Nonmiliter kepada Mayor Jenderal TNI (Purn.) Wisnu Bawa Tenaya, S.IP. di Denpasar, Sabtu (21/5) kemarin.

di Jakarta ingin menjadikan Besakih sebagai KSPN, beliau melontarkan tekad untuk menentang meski sendirian. Sinyalemen tentang adanya sulinggih yang terlibat dalam urusan reklamasi rupanya memukul telak batin beliau,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; komentar Bakti Wiyasa. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Aku pun tidak ikut-ikutan memoles kambing putih dengan jelaga, namun kecurigaanmu masuk akal. Bagaimana beliau bisa mengubah perilaku masyarakat yang awam tentang agama GDQ Ă&#x20AC;OVDIDW DWDX tattwa, kalau sulinggih yang menjadi kolega beliau masih ikut bermain dalam urusan kekuasaan dan material. Ing ngarso mangun angkoro, ing madyo numpuki harto, tut wuri menadahi! Itulah tuntunan yang ditonton masyarakat yang justru dipertunjukkan secara kasatmata dewasa ini. Masih bisa dimaklumi bila kelancungan seperti itu terjadi di kalangan politisi dan birokrat, namun menjadi contoh yang kurang baik bila dilakukan oleh mereka yang mengaku sebagai agamawan. Terutama di Bali, seorang berani menyebut diri sebagai sulinggih atau orang yang berkedudukan suci lewat proses diksa atau dwijati, seharusnya paham hakikat dirinya. Mereka disebut sang meraga putus yakni melepaskan urusan keduniawian, karena memilih jalan Tuhan untuk mengabdikan diri pada umat dan semua ritual keagamaan. Bahkan, untuk melakukan hubungan badan dengan istri yang juga ikut malinggih menjadi pedanda

istri pun harus melewati ritual penyucian. Nah, kalau kudengar ada sulinggih yang bergerilya dari rumah ke rumah untuk minta tanda tangan, seperti kasus di PHDI Bali, aku curiga oknum tersebut masih menganggap dirinya walaka atau orang awam yang terbebani tuntutan ekonomi,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; imbuh Pacet Sudiarsa. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Rupanya perilaku politik yang membuat jagat politik gonjang-ganjing cukup lama, virusnya meloncat ke manamana, termasuk ke lembaga keagamaan. Aku tidak tahu persis kedudukan, posisi dan fungsi sabha pandita, sabha walaka, dharma adhyaksa yang ada di PHDI, namun karena konflik aku berusaha menghafal nomenklaturnya. Konflik terjadi akibat kawasan suci Teluk Benoa ditetapkan Sabha

Walaka yang dilaporkan ke Dharma Adhyaksa, untuk diserahkan pada Sabha Pandita untuk dibahas pada pesamuhan-nya. Awalnya, semua titik kawasan suci itu diterima peserta Pesamuhan Sabha Pandita, namun dalam laporannya kata â&#x20AC;&#x2DC;kawasan suciâ&#x20AC;&#x2122; dihapus, yang ditengarai oleh ulah gerilya beberapa sulinggih, sehingga terjadi konflik terbuka. Ironisnya, bukan hanya kebohongan kata-kata kasar yang tidak cocok dilontarkan sulinggih terhambur, bahkan saling tantang untuk melakukan sumpah cor pun terjadi. Keributan yang kini jadi santapan publik ini mencoreng kredibilitas dan martabat PHDI sebagai lembaga umat. Aku setuju ungkapanmu, malu dong sama Pedanda Gunung!â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; ujar Adi Saputra. (aridus)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 22 Mei 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu