Skip to main content

Edisi 04 November 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 77 TAHUN KE 69 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com

TERBIT SEJAK 16 AGUSTUS 1948 PERINTIS: K. NADHA

E-mail: balipost@indo.net.id

HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (152 rb Like) http://facebook.com/balipost

JUMAT PON, 4 NOVEMBER 2016

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Bali Post/ant

BRIMOB - Sejumlah kendaraan Brimob terparkir di kawasan Monas, Jakarta, Kamis (3/11) kemarin. Ribuan aparat gabungan TNI dan Polri diterjunkan untuk mengamankan aksi demonstrasi pada 4 November 2016 terkait dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Jokowi Tanggapi SBY

Intelijen Juga Bisa Salah Pendemo akan Bermalam di DPR Jakarta (Bali Post) – Pengunjuk rasa 4 November ini yang datang dari berbagai daerah akan bermalam di kompleks Gedung MPR/DPR. Polda Metro Jaya juga membenarkan kabar bahwa demonstran 4 November akan menginap di Gedung DPR. Ketua DPR-RI Ade Komarudin mengaku belum menerima permohonan resmi dari demonstran yang berencana menginap di DPR untuk unjuk rasa 4 November mendatang. ‘’Sampai saat ini saya belum menerima surat permohonan. Sebaiknya semua diatur melalui mekanisme yang berlaku,’’ kata Ade, Kamis (3/11) kemarin. Menurut Ade, bila merujuk peraturan yang berlaku, Gedung DPR tidak boleh dijadikan tempat menginap, namun bila ada permohonan resmi, DPR bisa mempertimbangkannya. Bila sampai menginap, mungkin saja sebagian demonstran ditampung di beberapa fasilitas dalam kompleks DPR, seperti masjid dan taman. Menurut Ade, keselamatan mereka akan menjadi tanggung jawab aparat keamanan, polisi dan tentara. Hal. 19 Rumah Rakyat

Bali Post/ant

BERKUMPUL - Sejumlah anggota ormas Islam dari berbagai daerah berkumpul di halaman Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Kamis (3/11) kemarin. Sebagian dari mereka akan menginap untuk persiapan aksi demonstrasi yang akan berlangsung Jumat ini.

Zidane Merasa Aneh

Jakarta (Bali Post) – Presiden Jokowi menyatakan tidak akan berada di luar Ibu Kota pada saat unjuk rasa, 4 November hari ini. Wapres Jusuf Kalla (JK) juga menegaskan tetap berada di Kantor Wapres mendampingi Jokowi. Keduanya juga mengimbau agar masyarakat Indonesia, khususnya warga ibu kota Jakarta, tetap tenang dalam menjalani aktivitas keseharian. ‘’Ya… bekerja seperti biasanya, yang sekolah ya… sekolah seperti biasanya,’’ kata Presiden Jokowi saat jumpa pers terkait rencana unjuk rasa Gerakan Nasional Pembela Fatwa MUI, Kamis (3/11) sore kemarin. JK meminta agar semua pihak melakukan unjuk rasa dengan tertib dan saling menjaga keamanan agar tidak disusupi provokator. ‘’Tinggal kita hormati, kita sama-sama Jumatan yang baik, berdoa yang baik. Insya Allah aman-aman saja. Kalaupun ada masalah, ya… kita yang juga susah semua. Kalau ada yang berbuat mulai menyusup ya… hati-hati,’’ ujar JK. Terkait dengan sorotan SBY tentang kinerja intelijen, Jokowi mengatakan, informasi yang disampaikan intelijen tidak harus selalu benar. ‘’Ya, yang namanya manusia bisa benar, bisa enggak benar,

bisa juga error,’’ ucapnya. Sementara JK mengatakan, setiap informasi intelijen harus dianalisis, sehingga akurasinya bisa dipercaya. ‘’Intelijen itu informasi, kemudian dianalisis.’’ Namun, dalam proses analisis itu juga terbuka terjadinya perbedaan pendapat, sehingga memberikan sudut pandang yang beragam. Menurut Kalla, perbedaan pendapat seperti ini merupakan hal yang wajar. ‘’Analisis kan boleh berbeda-beda. Mungkin yang ditangkap Pak SBY beda, analisis kita juga beda, itu biasa saja,’’ ucapnya. (ant/kmb)

Dipanggil Senin

Bali Post/ant

BERBINCANG - Presiden Joko Widodo berbincang dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla terkait rencana aksi unjuk rasa 4 November di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (3/11) kemarin.

Diperiksa 7,5 Jam

Ahok Siap Hadir Rizieq Minta Presiden Jakarta (Bali Post) – Penyidik Bareskrim Polri akan memanggil calon petahana gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pada Senin pekan depan untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan penistaan agama. ‘’Rencana Senin pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Pemanggilan sebagai saksi,’’ kata Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol. Ari Dono Sukmanto di Gedung Bareskrim, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kamis (3/11) kemarin. Atas pemanggilan itu, Ahok menyatakan siap memenuhi panggilan Bareskrim Polri. ‘’Kita akan datang Senin katanya. Warga negara yang baik kalau dipanggil pasti datang,’’ ujar Ahok. Ahok mengatakan meski ia belum menerima surat panggilan dari Bareskrim, ia sudah mengetahui jadwal panggilan yang beragendakan pemeriksaan dan memberi-

kan keterangan. Seperti diketahui, Pemuda Muhammadiyah yang mengatasnamakan Forum Anti Penistaan Agama (FUPA) melaporkan Ahok ke Polda Metro Jaya menyangkut dugaan tindak pidana penistaan agama. FUPA terdiri atas Ikatan Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (IKA UMSU) se-Jabodetabek, Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah se-Nusantara (Kauman), dan Lembaga Advoksi Konsumen Muslim Indonesia (LAKMI). Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/4858/X/2016/PMJ/Dit.Reskrimum, Ahok dituduh melanggar Pasal 156 ayat a KUHP tentang Penistaan Agama. Hal. 19 Potongan Video

Jangan Intervensi

Jakarta (Bali Post) – Ketua organisasi massa Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab diperiksa selama 7 jam 30 menit oleh penyidik Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia (Bareskrim Polri) sebagai saksi ahli agama dalam kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). ‘’Saya diperiksa sebagai saksi ahli agama Islam atas rekomendasi MUI Pusat,’’ kata Habib Rizieq, di Jakarta, merujuk rekomendasi Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ia menjelaskan bahwa telah memaparkan berbagai tafsir Surat Al Maidah ayat 51 dari belasan kitab tafsir klasik dan beberapa dalil ayat-ayat lainnya kepada peny-

idik untuk mempertegas indikasi adanya pelanggaran hukum yang dilakukan Ahok. Kepada wartawan, Habib Rizieq menyampaikan bahwa rangkaian penyelidikan polisi atas kasus ini mulai dari pemeriksaan saksi hingga pemeriksaan rekaman video di Laboratorium Forensik (Labfor) Polri telah dilakukan. Selanjutnya, penyidik tinggal melakukan gelar perkara untuk menentukan status Ahok. Hal. 19 Status Ahok

PELATIH Real Madrid Zinedine Zidane menyebut timnya kehilangan hampir segalanya, khususnya intensitas, saat seri 3-3 melawan Legia Warsawa pada pertandingan Grup F Liga Champions. Bermain di stadion yang kosong penonton, gol dini dari Gareth Bale dan Karim Benzema seolah akan membawa Madrid menang mudah, namun dua pemain Legia Vadis Odjidja-Ofoe dan Miroslav Radovic menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Legia berbalik unggul 3-2 lewat gol Thibault Moulin sebelum Mateo Kovacic menyelamatkan muka Madrid untuk mengubah kedudukan 3-3. Pelatih Los Blancos berkata dalam jumpa pers pascapertandingan bahwa sulit menganalisis apa yang telah disaksikannya itu. ‘’Saya ingin memenangkan pertandingan itu, para pemain juga begitu,’’ kata Zidane. Hal. 19 Sangat Aneh

Ketua RT Dipukuli Pendemo

Ahok Jenguk ke Rumah Sakit

Zinedine Zidane

Jakarta (Bali Post) – Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjenguk Ketua RT 01/07 yang menjadi korban pemukulan para demonstran yang mengaku warga asli Rawabelong yang kemarin dikunjungi Ahok dalam rangka kampanye. Setelah menyapa warga Pejaten Timur di Jakarta Selatan, Ahok bergegas ke RS Siloam di Kebon Jeruk dan sekitar setengah jam kemudian keluar pukul 11.15 WIB untuk memberi pernyataan kepada awak media. ‘’Hasil scan-nya kata dokter tidak begitu mengkhawatirkanlah, mungkin

kalau enggak ada masalah apa-apa, besok bisa pulang. Tapi dia dikeroyok 12 orang, dalam pengakuannya dia digebukin, badan semua digebukin, dia diteriakin ketua RT yang enggak bener gitu,’’ ujar Ahok, Kamis (3/11) kemarin. Ahok mengatakan sewaktu dia selesai blusukan di Kelurahan Sukabumi Utara Pasar Rawabelong, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (2/11), sejumlah orang yang mengaku warga asli berunjuk rasa karena tidak terima dengan kedatangan Ahok. Ketua RT 01/07 bernama Dayat yang hendak menenangkan massa pun

terluka pada pelipis sebelah kanan yang membuatnya harus divisum dan dilarikan ke rumah sakit. ‘’Jadi waktu saya pergi, rombongan ini enggak terima, lalu tanya siapa tuan rumahnya. Dicarilah Ketua RT ini, dia mengatakan, ya saya harus terima (kedatangan Ahok) dong, kampanye kan memang bebas, terdaftar di KPU kok. Lalu dia digebukin, nah saya kira ini penganiayaan,’’ ujar Ahok. Ia mengatakan tim pemenangan akan melaporkan penganiayaan ini kepada polisi, selain akan menanggung seluruh biaya perawatan. ‘’Ini harus lapor pada Polisi, visumnya semua

lengkap, video TV ada, foto lengkap. Ini enggak boleh dibiarkan. Kalau caracara seperti ini dibiarkan, negara mau dibawa ke mana,’’ tambah Ahok. Pada kunjungan warga sebelumnya di Rawabelong, Ahok didemo oleh sejumlah orang yang mengaku warga asli dan menolak kedatangannya bertemu warga. Atas aksi itu, Ahok pun mempercepat kunjungannya, bahkan ia diamankan ke dalam mikrolet M24 tujuan Grogol-Srengseng dan dibawa ke Polsek Kebon Jeruk. Tak hanya itu, ia pun batal meninjau Kali Sekretaris yang biasanya dilanda banjir saat musim hujan. (ant)


DENPASAR

2

Jumat Pon, 4 November 2016

Masih Ditemukan Toko Modern Jual Mikol Denpasar (Bali Post) Mengantisipasi peredaran minuman beralkohol (mikol), Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar melakukan sidak terhadap beberapa toko modern, Kamis (3/11) kemarin. Dari enam toko modern yang disidak, empat toko modern ditemukan masih menjual mikol golongan A yang peredarannya telah diatur melalui Peraturan Menteri Perdagangan No.6/M-DAG/Per/I/2015 tentang perubahan kedua atas Peraturan Menteri Perdagangan No. 20/MDAG/Per/IV/20014 tentang pengendalian dan pengawasan terhadap pengadaan, peredaran dan penjualan minuman beralkohol. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar I Wayan Gatra didampingi Kabid Kerjasama dan Perlindungan Jarot Agung Iswayudi mengatakan, sidak di toko-toko modern juga untuk mengantisipasi terjadinya penyalahgunaan mikol di masyarakat. Karena, penyalahgunaan mikol sering memicu aksi kriminalitas. ‘’Kita sering mengetahui kebanyakan kriminalitas dan kekerasan yang terjadi di masyarakat akibat adanya pengaruh minuman keras,’’ ujar Gatra. Untuk itu, pencegahan lebih dini dilakukan dengan melakukan sidak terhadap toko-toko modern. Sebab, meski sudah ada peraturan mengenai peredaran mikol golongan A, namun beberapa toko modern tetap saja menjualnya. Untuk itu, pihaknya telah menegur secara lisan pemilik toko modern agar segera menarik peredaran mikol tersebut. Di samping itu, pihaknya juga melakukan teguran secara tertulis sehingga toko modern benar-benar mau mematuhi aturan yang ada. ‘’Kami telah melakukan teguran terhadap pemilik toko modern baik secara lisan maupu tertulis,’’ jelasnya. Kabid Kerja Sama dan Perlindungan Jarot Agung Iswayudi menambahkan, setelah dilakukan sidak, toko-toko modern yang menjual mikol langsung menariknya. Ia berharap semua toko modern mematuhi semua aturan yang ada, terutama tidak menjual mikol. Hal ini sangat membantu dalam mewujudkan keamanan dan kenyamanan di Kota Denpsar. (kmb12)

Bali Post/eka

WISATAWAN - Salah seorang wisatawan mengambil foto teman-temannya di depan pintu masuk objek wisata Pura Taman Ayun, Mengwi. Bali masih menjadi tujuan wisata sebagian besar wisatawan yang datang ke Indonesia. Kondisi tersebut menempatkan Bali dalam daftar 10 besar tujuan favorit di kawasan Asia Pasific.

Hendak Selundupkan Narkoba ke Dalam Rutan

Pengedar Ditangkap di Parkir Polresta Bali Post/ist

SIDAK - Disperindag Kota Denpasar melakukan sidak ke sejumlah toko modern untuk memantau penjualan mikol.

Mayat Mengambang di Pantai Berawa WISATAWAN mancanegara yang sedang surfing di Pantai Berawa, Kuta Utara, Rabu (3/11) kemarin dikagetkan dengan mayat mengambang. Posisi mayat dalam keadaan telungkup dan usianya diperkirakan 50 tahun. Selanjutnya, salah satu turis mendorong mayat Mr. X itu ke bibir pantai. Kejadian itu dilihat petugas Balawista I Made Muriana (44) dan langsung membantu mengevakuasi mayat tersebut. ‘’Petugas Balawista langsung menghubungi kepolisian,’’ kata petugas Polres Badung. Anggota Polair Polres Badung Bripka Gusti Ngurah Blambangan langsung ke TKP dan menghubungi tim medis. Setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan kartu identitas sehingga petugas kesulitan mengidentifikasi korban. Selain itu, tak satu pun pengunjung pantai mengenal korban. Selanjutnya, jenazah Mr. X itu dibawa ke RSUP Sanglah Denpasar. Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu I Putu Ika Prabawa saat dimintai konfirmasi, membenarkan adanya penemuan mayat tanpa identitas itu. ‘’Kasusnya ditangani Polair Polres Badung,’’ tegasnya. (kmb36)

Dengan Konsep Motoplex

Hari Ini PT Piaggio Resmikan Dealer Ke-4 PT PIAGGIO Indonesia akan meresmikan dealer penyalur resmi keempatnya di Bali, Jumat (4/11) ini. Bertempat di Jalan Gunung Agung No. 123 Denpasar, peresmian dealer ini mengambil konsep motoplex pertama di Bali. ‘’Peresmian ini juga untuk merayakan pembukaan penyalur resmi Piaggio Indonesia ke-37,’’ kata PR & Communication Manager PT Piaggio Indonesia Robby Gozal didampingi Kurniawan Adinata, Head Marketing & Promotion PT Tiara Indah Abadi (Piaggio), saat melakukan silaturahmi ke kantor Bali Post, Kamis (3/11) kemarin. Menurut Robby, Piaggio Indonesia memiliki visi jangka panjang untuk tumbuh dan berkembang di Indonesia dan senantiasa memenuhi kebutuhan pasar akan produkproduk otomotif unggulan Italia. Dealer penyalur resmi ini sekaligus merupakan Motoplex, toko konsep Piaggio Group yang memberikan kesempatan kepada para penggemar dan pecinta motor untuk merasakan pengalaman lengkap dari dua merek skuter asal Italia yakni Vespa dan Piaggio. Ditambahkan Kurniawan, saat ini di Bali komunitas pengguna produk Piaggio dan Vespa sudah semakin berkembang. Sejak hadir di Bali tahun 2011 lalu, penjualan terus meningkat. Bahkan, Bali termasuk yang ke-3 terbesar di Indonesia. ‘’Karena pasar mulai besar, demand service dan after sales sangat tinggi. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, maka dibukalah dealer ke-4 ini,’’ katanya. Selain peresmian dealer, Sabtu (5/11) akan diadakan touring. Pada kesempatan tersebut, juga akan disediakan unit test ride Vespa GTS 300 Super Sport dan Vespa Sprint Adventure. (kmb23)

Bali Post/edi

SILATURAHMI - Perwakilan dari PT Piaggio Indonesia saat bersilaturahmi ke kantor Bali Post, Kamis (3/11) kemarin.

Denpasar (Bali Post) Meski penangkapan gencar dilakukan petugas, namun sepertinya tak menyurutkan nyali para pengedar narkoba. Bahkan, aksi para pengedar ini kian berani dan nekat saja dengan menggunakan berbagai modusnya. Salah satunya, berupaya menyelundupkan barang terlarang itu ke dalam Rumah Tahanan (Rutan) Polresta Denpasar. Namun, anggota Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar mengendus rencana penyelundupan sabu-sabu (SS) tersebut. Alhasil, penyelundup barang terlarang itu, Tatah H. (45), berhasil ditangkap di areal parkir Mapolresta Denpasar, Kamis (3/11) kemarin. Modusnya, dua paket SS dimasukkan ke tulang (balung) dan daging dalam gulai

kambing. Hal ini dibenarkan Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo didampingi Kasat Resnarkoba Kompol Gede Ganefo saat dimintai konfirmasi terkait pengungkapan kasus itu. ‘’Memang pengamanan kami perketat,

termasuk di areal Mapolresta. Selain itu, pemeriksaan bahkan sidak rutin kami lakukan di rutan untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang,’’ ujarnya. Setelah mendapat informasi rencana penyelundupan itu, tim yang dipimpin langsung Kompol Gede Ganefo melakukan pengintaian di areal parkir Mapolresta. Sekitar pukul 14.00 Wita, tersangka datang mengendarai sepeda motor dan memarkir motornya di areal parkir sebelah timur. Tanpa buang waktu lagi, tersangka langsung ditangkap dan diamankan di pos jaga.

Selanjutnya, dilakukan penggeledahan badan tersangka, tetapi nihil ditemukan barang bukti. Polisi lalu menggeledah barang yang dibawa. Waktu itu, tersangka membawa satu bungkus gulai kambing. Petugas heran karena gulai tersebut berisi tulang kambing. Untung saja petugas teliti dan peka, sehingga menemukan dua paket SS di dalam balung kambing tersebut. Waktu diinterogasi, tersangka mengatakan SS tersebut dibeli dari temannya berinisial MUS. Uangnya ditransfer dulu ke rekening bank MUS, setelah itu barang bukti SS

ditempel di Jalan Cokroaminoto, Denpasar, tepatnya depan Terminal Ubung. Rencananya SS itu diserahkan kepada temanya, HS, yang ditahan di dalam Rutan Polresta. Atas pengakuan itu, selanjutnya dilakukan penggeledahan di ruang sel HS. Tetapi, nihil ditemukan barang bukti. HS tidak mengakui memesan SS itu dari Tatah. (kmb36)

FM 96,5

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.

Hubungi telepon (0361) 7400391

Pembobolan Rekening Marak

Gedung BRI akan Ganti Kerugian Nasabah PasarPembongkaran Badung Capai 40 Persen Denpasar (Bali Post) Maraknya terjadi kejahatan perbankan dengan metode skimming, mengakibatkan beberapa nasabah BRI kehilangan saldo secara tibatiba. Baru-baru ini hal itu terjadi di Tabanan. Seorang nasabah tiba-tiba menerima bukti transaksi melalui SMS sebanyak dua kali yaitu Rp 1,7 juta dan Rp 800.000. Kontan hal itu mengundang kegelisahan masyarakat. Menanggapi beberapa kejadian yang dialami nasabah tersebut, Pemimpin Wilayah BRI Denpasar Dedi Sunardi mengatakan, pihak Bank BRI segera melakukan penelusuran terkait dugaan pembobolan rekening dan telah menggandeng pihak kepolisian untuk menangani kasuskasus kejahatan perbankan yang menimpa Bank BRI dan nasabah Bank BRI. Dedi mengharapkan agar nasabah tetap tenang karena Bank BRI akan mengganti kerugian nasabah yang terbukti menjadi korban tindak kejahatan perbankan tersebut. Untuk memastikan keamanan dalam bertransaksi, Bank BRI gencar melaku-

kan edukasi dan sosialisasi mengenai tips bertransaksi yang aman melalui berbagai bentuk sarana komunikasi. Seperti melalui media massa, SMS Blast, email messaging, akun media sosial resmi BRI, dalam rangka meningkatkan awareness nasabah. Juga, memastikan nasabah senantiasa berhati-hati dalam memanfaatkan kartu debit dan ketika bertransaksi melalui mesin ATM. Dedi mengimbau kepada seluruh nasabah BRI, jika merasa ada transaksi yang bukan dilakukan oleh nasabah, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah segera mencari mesin ATM

terdekat atau melalui mobile banking di HP untuk mengubah PIN sesegera mungkin. Langkah selanjutnya adalah melaporkan pada BRI terdekat. BRI akan segera merespons dengan meneliti jika benar terjadi anomali dalam transaksi. BRI akan mengganti semua kerugian nasabah dan akan segera melakukan pemblokiran untuk transaksi dalam dan luar negeri. Jika diperlukan, akan mengganti kartu ATM. ‘’Pada prinsipnya saat PIN sudah diganti maka pelaku tidak bisa lagi melakukan transaksi untuk mendebet rekening kita,;; jelasnya, Kamis (3/11) kemarin. (kmb42)

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

Topik :

2017, TENAGA KONTRAK TANGGUNG JAWAB SKPD

Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Denpasar (Bali Post) Proses pembongkaran gedung Pasar Badung yang dilakukan sejak Kamis (13/10) lalu, hingga Kamis (3/11) kemarin telah mencapai 40 persen. Pihak pembongkar telah mengerahkan 24 tenaga dan dua alat berat. Sebelumnya, pembongkaran sempat terhambat karena adanya keterlambatan membongkar tower yang ada di depan tangga gedung tersebut. Mandor Proyek Budi Santoso mengatakan sudah tidak ada hambatan lagi selama dilaksanakan pembongkaran. Sebab, tower yang sempat menjadi penghalang sudah dibongkar. Ditanya apakah proses pembongkaran bisa dilaksanakan tepat waktu, Budi Santoso mengatakan, dengan sisa waktu sekitar satu bulan sepuluh hari, pihaknya optimis pembongkaran bisa dilaksanakan sesuai jadwal. Meski demikian, pihaknya akan terus berupaya menggenjot pembongkaran. Misalnya, dengan melemburkan para pekerja. ‘’Kalau malam alat beratnya diistirahatkan, tetapi para pekerja tetap lembur, terutama membereskan besi-besi hasil bongkaran,’’ ujarnya. Terkait timbunan material bekas bongkaran, Budi Santoso mengaku sudah ada orang yang memesan. ‘’Tidak akan dibuang, karena sudah ada yang order,’’ ujarnya. Berdasarkan pantauan, dua alat berat yang dikerahkan terus membongkar bangunan Pasar Badung. Kini sebagian gedung khususnya di sisi barat sudah roboh. Hanya bekas bongkaran masih dibiarkan menumpuk di sekitar lokasi. Sedangkan puluhan pekerja tampak sibuk mengumpulkan besi, pipa dan material lainnya. Sesuai hasil lelang pembongkaran gedung Pasar Badung, rekanan hanya diberikan waktu selama dua bulan. Itu artinya, paling lambat 15 Desember 2016 areal Pasar Badung sudah harus bersih dan rata dengan tanah. Setelah areal tersebut bersih, akan dilakukan pengukuran terkait penyusunan DED. Sedangkan pembangunan fisik dimulai awal 2017 mendatang. (kmb12)

Sidang Tipiring di Terminal Ubung

Hakim Beri Pelanggar Biaya Melanjutkan Perjalanan SIDANG tindak pidana ringan (tipiring) kasus pelanggaran terhadap kawasan tanpa rokok (KTR) sudah beberapa kali digelar. Kamis (3/11) kemarin sidang tipiring kembali dilakukan di Terminal Ubung, Denpasar. Belasan pelanggar digiring ke meja hijau untuk menjalani sidang tipiring. Rata-rata para pelanggar dijerat dengan hukuman denda Rp 100.000. Namun, ada hal unik dan menarik dalam sidang yang berlangsung sekitar satu jam tersebut. Satu pelanggar yang kedapatan merokok di Terminal Ubung mengundang iba sang hakim, I Wayan Kawisada, S.H., M.Hum. Satu pelanggar yakni M. Supardi asal Semarang yang bekerja di Nusa Dua, baru tiba di Terminal Ubung, pagi kemarin. Namun saat turun dari bus yang mengantarkannya dari

Semarang, Supardi langsung digiring petugas Satpol PP Denpasar karena kedapatan merokok. Sayang, saat disidang, lelaki paruh baya ini sempat menunjukkan dompetnya yang lusuh. Di dalam dompetnya hanya ada uang Rp 100.000. Sedangkan hakim telah menjatuhkan denda Rp 100.000. Bila denda dia bayarkan, berarti dia tidak punya uang lagi untuk ke Nusa Dua. Melihat kondisi itu, hakim tetap meminta kepada pelanggar Perda No. 7 Tahun 2015 tentang KTR ini membayar denda yang telah dijatuhkannya. Sementara untuk biaya melanjutkan perjalanan ke Nusa Dua, hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar ini memberikan uang secara pribadi. ‘’Ya bayar dulu dendanya, nanti biaya untuk pulang saya yang kasi,’’ ujar hakim sambil meminta petu-

gas untuk mengambilkan uang di tasnya dan memberikannya kepada Supardi. Selain Supardi, ada pula pelanggar lainnya yang mengaku sebagai penjual kre keliling, Ahmad Widat. Saat diciduk petugas, Widat hanya mengantongi fotokopi KTP. Selain itu, dia juga membawa Kartu Kipem yang sudah kedaluwarsa. Hakim pun menjatuhkan denda kepadanya sebesar Rp 100.000. Mendengar didenda sebesar itu, Widat mengaku tidak membawa uang. Karena dinilai banyak melanggar dan tidak membawa kartu indentitas yang masih berlaku, hakim pun meminta petugas untuk membawanya ke kantor Satpol PP. ‘’Nanti ini bawa saja dulu ke kantor, banyak pelanggarannya,’’ ujar hakim sambil meminta agar setiap ke luar membawa kartu identitas. (ara)

Bali Post/ara

TIPIRING - Suasana sidang tipiring KTR di Terminal Ubung, Kamis (3/11) kemarin.


BADUNG

Jumat Pon, 4 November 2016

Dievaluasi Tim Kementerian PPPA

Badung Nominasi Peraih Anugerah Parahita Eka Praya Tingkat Utama TIM Evaluasi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI melaksanakan verifikasi evaluasi terhadap pelaksanaan Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) di Kabupaten Badung, Kamis (3/11) kemarin, di Ruang Kertha Gosana Puspem Badung. Evaluasi ini dilakukan karena Badung masuk nominasi untuk meraih kembali anugerah Parahita Eka Praya Tingkat Utama. Tim Pusat diterima Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wabup I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Sekda Badung Kompyang R. Swandika, Wakil Ketua TP PKK Badung Ny. Kristiani Suiasa beserta organisasi wanita di Badung. Pada kesempatan tersebut, Bupati Giri Prasta menyampaikan Pemkab Badung telah melaksanakan program inovatif yang berpihak pada perempuan dan anak. Program kesetaraan gender serta pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak telah dimasukkan dalam RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Badung 2016-2021. Untuk pemberdayaan perempuan, Pemkab Badung akan betul-betul melaksanakan program pengarusutamaan gender. Mulai 2017 akan dilaksanakan pelatihan-pelatihan kepada kaum perempuan, termasuk kelompok wanita yang bertujuan meningkatkan ekonomi produktif. ‘’Kelompok Wanita Tani di Badung kita akan jadikan role model. Seperti perajin tenun, endek, kita akan berikan modal. Ketika kebutuhan berkaitan dengan kain bagi siswa maupun pegawai di

VERIFIKASI - Bupati Giri Prasta didampingi Wabup Suiasa foto bersama dengan Tim Evaluasi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI seusai melaksanakan verifikasi evaluasi di Puspem Badung, Kamis (3/11) kemarin. Badung, kita beli langsung di kelompok tersebut,’’ jelasnya. Di bidang kesehatan, diwujudkan dengan pengadaan ambulans untuk 62 desa/kelurahan di Badung. Juga mobil layanan deteksi dini kanker payudara untuk melindungi perempuan dari penyakit kanker. Pemkab Badung juga telah melaksanakan vaksinasi kanker serviks secara gratis, diberikan kepada pegawai di lingkungan Pemkab Badung serta siswi SMA/SMK dan SMP. Kaitannya dengan perlindungan anak, juga menjadi skala prioritas dari Pemkab Badung. Ke depan di setiap desa dengan smart desa (desa pintar) akan ada ruangan khusus untuk ruang bermain anak dan ruang ASI. Untuk proteksi terhadap anak, khusus di bidang pendidikan dilakukan pengadaan laptop untuk anak SD kelas VI, Desember 2016. Tahun 2017 ditambah untuk SD kelas V. Selain itu, untuk SD kelas I dan SMP kelas I akan diberikan seragam lengkap dan ditegas-

kan tidak ada lagi pungutan di bidang pendidikan. Di bidang administrasi kependudukan, kerja sama RSUD Mangusada Badung dengan Disdukcapil, pemerintah menerbitkan akta kelahiran secara langsung bagi anak yang lahir di RSUD Mangusada. Bupati Giri Prasta juga mengharapkan peranan dunia usaha dalam pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. ‘’Kami juga harapkan keterlibatan langsung dunia usaha dalam upaya kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Badung,’’ jelasnya. Ketua Tim Evaluasi Kementerian PPPA Setyawati menyampaikan, program dan kebijakan Badung terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, sangat luar biasa. Diharapkan ke depan Badung akan menjadi pusat pembelajaran bagi daerah lain di tingkat nasional maupun internasional. (ad097)

Jaksa Belum Lakukan Eksekusi

Mobil Tangki PT SP Berjejer di Rubasan Denpasar (Bali Post) Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar mengaku sudah menerima petikan salinan putusan dari Pengadilan Negeri (PN) Denpasar terkait putusan kasasi atas kasus BBM bersubsidi dengan terpidana Dirut PT Sembilan Pilar (SP) I Made Wirata. Hanya, pihak kejaksaan belum melakukan eksekusi, dengan dalih masih berkoordinasi dengan pimpinan dan menunggu putusan resminya. Informasi yang berkembang, isi atau minyak yang ada di dalam mobil tangki tersebut sudah lenyap alias kosong. Sementara hingga Kamis (3/11) siang kemarin, sejumlah barang bukti mobil tangki PT SP tersebut masih berjejer di Rubasan (Rumah Barang Sitaan) di Jalan Ratna, Denpasar. Dalam enam tangki truk BBM tersebut, informasi yang didapat, tidak ada lagi BBM seperti yang tertera dalam putusan kasasi Mahkamah Agung (MA). Petugas Rubasan yang ditemui juga enggan berkomentar soal truk tersebut. Koordinator AMUK (Aliansi Masyarakat Untuk Keadilan) Bali I Nyoman Mardika yang sempat mendemo Kejari Denpasar bersama ratusan massa beberapa waktu lalu, meminta ketegasan Kejari Denpasar dalam perkara ini. ‘’Dulu kami pernah demo minta supaya perkara ini segera dieksekusi. Tapi, waktu itu Kejari bilang belum terima putusan. Sekarang jaksa sudah terima putusan dan kami minta supaya cepat dieksekusi,’’ tandas Mardika.

Di sisi lain, Kasi Pidum Kejari Denpasar Ketut Maha Agung enggan berkomentar banyak terkait perkara tersebut. Ia mengatakan akan segera melakukan eksekusi barang bukti dan terdakwa I Made Wirata. Sebelumnya, majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar menjatuhkan hukuman 6 bulan penjara dan denda Rp 224 juta. Selain itu, kapal tanker dan truk tangki juga dikembalikan ke Wirata. Atas hal itu, jaksa lalu banding dan dikabulkan. Majelis hakim tinggi PT Denpasar menyatakan terdakwa I Made Wirata terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana menyalahgunakan pengangkutan dan niaga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang disubsidi pemerintah dan menggunakan surat palsu. Oleh karenanya, majelis hakim PT Denpasar menjatuhkan pidana penjara selama satu tahun dan denda sebesar Rp 500 juta kepada terdakwa I Made Wirata. Dengan ketentuan, apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan kurungan selama enam bulan. Selain itu, barang bukti berupa enam unit truk tangki dan BBM jenis solar sejumlah 38.400 liter dirampas untuk negara. Kedua pihak lalu mengajukan kasasi dan akhirnya kasasi jaksa yang dikabulkan MA (Mahkamah Agung). Bahkan, terdakwa kini dihukum selama tiga tahun penjara dan sebagian barang bukti dirampas oleh negara dan sebagian lagi dikembalikan. (kmb37)

Curi Sepeda Motor

Mantan Napi Sumedang Ditangkap Mangupura (Bali Post) Anggota Unit Jatanras Dit. Reskrimum Polda Bali, Rabu (2/11) lalu meringkus Rio Irawan (29) di Jalan Merpati, Monang Maning, Denpasar Barat. Pasalnya, mantan napi Sumedang, Jawa Barat ini terlibat kasus pencurian dua sepeda motor masing-masing di wilayah Kuta dan Kuta Selatan. Kanit Jatrantas Kompol Pande Putu Sugiarta didampingi Kasubbid Penmas AKBP Sri Harmiti, Kamis (3/11) kemarin menjelaskan, pengungkapan kasus itu berawal dari adanya informasi masyarakat bahwa di Jalan Merpati sering ada transaksi jual-beli sepeda motor bekas tanpa surat-surat. Polisi mendalami informasi itu, Rabu (2/11) lalu dengan melakukan

pengintaian di wilayah tersebut. Sekitar pukul 20.00 Wita, tersangka datang mengendarai sepeda motor dengan gelagat mencurigakan. Petugas lalu menghentikannya dan menanyakan STNK motor tersebut. Tersangka yang kos di Jalan Pulau Serangan, Denpasar ini, mengaku lupa membawanya. ‘’Setelah dilakukan interogasi mendalam, akhirnya tersangka mengaku sepeda motor itu curian. Tersangka langsung dibawa ke Mapolda,’’ ujarnya. Saat diperiksa, tersangka mengaku mencuri dua motor yaitu di Jalan Waringin, tepatnya di trotoar depan Masjid Baiturrahman, Tuban, Kuta. Saat itu, ia mencuri sepeda motor Suzuki Satria FU. Selain itu, tersangka asal Sumedang ini

beraksi di Jalan Labuan Sait, Padang-padang, Pecatu dan membawa kabur motor Yamaha Mio. ‘’Dua motor itu sudah kami amankan,’’ tandasnya. Selain itu, petugas menyita gunting yang diasah hingga runcing dan dibalut lakban hitam. ‘’Tersangka hanya butuh tiga menit mencuri motor itu,’’ ujar Pande Sugiarta. Sebelum ke Bali, tersangka pernah ditahan di Lapas Sumedang terkait kasus pembobolan toko. Selain itu, ia juga mengaku mencuri 10 sepeda gayung di Ubud, Gianyar. Tersangka mengaku hanya lulusan sekolah dasar. Ia nekat mencuri karena himpitan ekonomi. ‘’Saya diajari mencuri sepeda motor oleh napi Lapas Sumedang,’’ kata Rio. (kmb36)

Bali Post/eka

MOTOR - Tersangka Rio Irawan digelar bersama barang bukti sepeda motor curian di Mapolda Bali, Kamis (3/11) kemarin. Tersangka yang merupakan residivis ini melakukan pencurian di wilayah Badung.

3

Kunci Mengerem Alih Fungsi Lahan

Rancangan Perda RDTR Nyangkut di Dewan Mangupura (Bali Post) – Rancangan Peraturan Daerah (Perda) Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Badung hingga saat ini masih nyangkut di meja dewan. Padahal, kebijakan ini menjadi kunci mengerem alih fungsi lahan akibat pembangunan yang tidak terkendali. Ketua DPRD Badung Putu Parwata saat dimintai konfirmasi, Kamis (3/11) kemarin, berdalih masih melakukan pemetaan terhadap zona-zona yang ada di Kabupaten Badung, sehingga tidak terjadi tumpang tindih antara kondisi di lapangan dengan rancangan perda yang tengah digarap. ‘’Ini yang memerlukan waktu cukup panjang, karena dilakukan per blok. Misalnya, Desa Dalung potensinya apa, masing-masing banjar apa. Jadi kita maping betul dan disesuaikan jangan sampai kawasan penduduk dijadikan kawasan limitasi. Ini yang perlu proses,’’ tegasnya. Ditanya kapan perda tersebut rampung, politisi PDI-P Badung ini tidak memberikan jawaban pasti. Sebab, sejauh ini pihaknya masih melakukan pemetaan di beberapa wilayah, seperti di Kuta Selatan dan Kuta. ‘’Ya... kita rampungkan sesuai dengan kondisi. Kalau bisa cepat dipercepat, kalau memang tidak, kita undur, daripada nanti disahkan tetapi merugikan masyarakat,’’ ujarnya. Di sisi lain, Kapala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan (Distanbunhut) Kabupaten Badung I Gusti Agung Ketut Sudaratmaja mengaku menunggu turunnya Perda RDTR untuk membendung alih fungsi lahan di Gumi Keris. ‘’Sudah ada pendekatan yuridis dan pendekatan teknis. Pendekatan yuridis ini ada RDTR yang belum selesai, karena dalam aturan itu kami akan menetapkan pertanian abadi atau berkelanjutan. Hanya, RDTR belum selesai, masih

di DPRD,’’ terangnya. Adanya Perda RDTR, katanya, sebagai dasar menetapkan lahan pertanian abadi. Aturan ini nantinya akan diperkuat dengan perbup, sehingga bisa melindungi lahan pertanian, baik lahan kering maupun basah untuk tidak bisa diutak-atik. Dengan adanya lahan abadi, petani akan mendapat hak-haknya. Seperti insentif, keringanan pajak, sarana produksi, jaringan infraktruktur, informasi dan teknologi, jaringan pemasaran serta asuransi.

LAHAN PERTANIAN DI BADUNG Tahun

Luas

2011

10.243 hektar

2012

10.195 hektar

2013

10.144 hektar

2014

9.984 hektar

2015

10.006 hektar

‘’Kalau itu bisa diwujudkan, petani bisa terjamin sehingga alih fungsi lahan bisa teratasi,’’ pungkasnya. Dalam kurun waktu lima tahun, rata-rata alih fungsi lahan di Kabupaten Badung mencapai 45 hektar pertahun. Luas lahan pertanian di Badung pada 2011 mencapai 10.243 hektar, mengalami penyusutan menjadi 10.195 hektar pada

Gusti Agung Ketut Sudaratmaja

tahun 2012. Penyusutan juga terjadi tahun 2013 yakni sebesar 51 hektar, sehingga luas lahan yang tersisa mencapai 10.144 hektar. Sementara tahun 2014, lahan pertanian di Gumi Keris tinggal 9.984 hektar. Beruntung tahun 2015 terdapat penambahan luas fungsi sawah, sehingga tahun 2015 lahan pertanian mencapai 10.006 hektar. (kmb27)

Putu Parwata


INFO SEREMONIAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Pansus Finalisasi Ranperda Tower

Tak Berizin, Tower di Luar Zona Bakal Dibongkar

RAPAT FINALISASI - Ketua Pansus I Wayan Suyasa, S.H. saat memimpin rapat finalisasi ranperda menara telekomunikasi. PANSUS DPRD Badung telah melakukan finalisasi draf Rancangan Perda (Ranperda) tentang Menara Telekomunikasi. Rapat finalisasi, Kamis (3/11) kemarin, dipimpin Ketua Pansus I Wayan Suyasa, S.H. juga dihadiri Kepala Dinas Perhubungan dan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Badung I Wayan Weda Darmaja dan Kabag Hukum Setda Badung Komang Budi Argawa. Ketua Pansus Wayan Suyasa mengatakan, pembahasan draf ranperda tower sengaja dis-

elesaikan lebih awal dari rencana sebelumnya. Meski demikian, bukan berarti pembahasan tidak dilakukan dengan cermat. ‘’Pansus sudah lakukan finalisasi pembahasan. Finalisasi dilakukan lebih awal sehingga nanti menunggu paripurna untuk pengesahan,’’ terang Suyasa, Ketua Komisi I DPRD Badung ini. Dalam rapat yang diikuti anggota Pansus di antaranya I Nyoman Sentana, I Made Sumerta, IGN Shaskara, I Wayan Regep, Ni ketut Suweni, I Gede Suraharja, I Nyoman Dirga Yusa dan I Wayan Luwir Wiana itu berjalan cukup alot untuk penyempurnaan draf. Menurut Suyasa, ranperda menara telekomunikasi ini sangat penting, sehingga tidak ada kekosongan hukum pascadibatalkan Perda Nomor 6 Tahun 2008 tentang Penataan, Pembangunan dan Pengoperasian Menara Telekomunikasi Terpadu di Kabupaten Badung. ‘’Setelah renperda ini diundangkan, semua menara telekomunikasi (tower) harus mengikuti perda ini,pp kata Suyasa yang juga Sekretaris DPD II Golkar Badung ini. Sementara itu, Kepala Diskominfo Badung I Wayan Weda Darmaja ditemui seusai rapat mengatakan, ke depan juga akan disiapkan masterplan serta zona pembangunan tower. Dikatakan, jika pembangunan tower sebelumya tidak berada dalam zona, maka tower tersebut wajib dibongkar, terlebih jika tak berizin. ‘’Kalau yang tidak berizin tetapi di dalam zona, kita akan minta untuk segera mengurus izin. Tetapi jika di luar zona wajib untuk dibongkar,’’ kata Weda. Mengenai teknis pembongkaran tower di luar zona, kata Weda Darmaja, pembongkaran akan dilakukan oleh pemilik tower. ‘’Kita akan surati pemilik tower untuk melakukan pembongkaran,’’ katanya seraya menambahkan, jika tidak baru kemudian akan diambil tindakan. (ad102)

Dies Natalis Monarch Bali LEMBAGA pelatihan kerja di bidang perhotelan dan kapal pesiar Monarch Bali yang bernaung di bawah Yayasan Widhi Sastra Nugraha melaksanakan kegiatan Dies Natalis VII di masingmasing cabang Monarch Bali yang berada di lima kabupaten yaitu Monarch Negara, Monarch Dalung, Monarch Gianyar, Monarch Candidasa dan Monarch Singaraja. Kegiatan Dies Natalis Monarch Bali dilaksankan pada 26 - 28 Oktober 2016, sedangkan Monarch Negara mengadakan Dies Natalis VII di Lapangan Monarch Negara yang beralamat di Jalan Sandat Nomor 1 Baler Bale Agung Negara. Kegiatan Dies Natalis Monarch Negara dihadiri perwakilan Yayasan Widhi Sastra Nugraha I Kadek Juli Purwantara, S.Pd. Acara Dies Natalis Monarch Negara ini dibuka oleh Asisten Direktur Monarch Negara I Gusti Ketut Astika, S.Pd. Kegiatan Dies Natalis di Monarch Negara di laksanakan selama dua hari. Hari pertama diawali dengan kegiatan cookies creation, table set up, carrying tray dan making bed. Hari kedua dilanjutkan dengan kegiatan tumpeng creation dan fun quis. Kegiatan Dies Natalis Monarch Negara diakhiri

DIES NATALIS - Kegiatan Dies Natalis Monarch Negara yang dilaksanakan tanggal 27-28 Oktober 2016 di Kampus Monarch Negara, Jl. Sandat No. 1 Kelurahan Baler Bale Agung, Negara. dengan pemotongan tumpeng oleh menempatkan alumni-alumninya Asisten Direktur didampingi staf di kapal pesiar mewah seperti dan instruktur Monarch Negara. Royal Caribean, Celebrity, Apollo Kegiatan ini diakhiri pada 28 Ship Chandler, Azamara, Disney Oktober 2016 yang merupakan Cruise Line dan kapal pesiar mehari jadi Monarch Bali, dan ini wah lainnya dan melalui Bursa juga merupakan bentuk syukur Kerja Monarch Bali akan menemkeluarga besar Monarch Bali yang patkan alumninya di hotel-hotel sudah melahirkan generasi insan di Bali. Saat ini, Monarch Negpariwisata yang profesional. ara telah membuka pendaftaran Monarch Bali yang bekerja Gelomang II Tahun Akademik sama dengan agen kapal pesiar 2016/2017 yang pendidikannya dari PT Ratu Oceania Raya Bali dimulai Januari 2017. (ad232) dan PT Cahaya Persada selalu

SMP PGRI 8 Denpasar Raih Penghargaan Bergengsi Juara I Lomba PKTP Kota Denpasar, Siap Berlaga di Provinsi

PRESTASI – SMP PGRI 8 Denpasar berhasil meraih prestasi gemilang, yakni juara I Lomba Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna dan juara II Lomba UKS Tingkat Kota Denpasar. SMP PGRI 8 Denpasar kem- kan kreativitas antara lain dalam bali menunjukkan prestasi yang hal simulasi penanggulangan gemilang dan membuktikan diri kanker, kelompok penyuluhan mampu bersaing dengan sekolah kanker, kelompok paduan suara, negeri dan swasta lainnya di Kota kelompok Toga, kelompok poster Denpasar. Sekolah yang populer dan mading peduli kanker serta disebut ‘’Griasta’’ ini unjuk ke- kelompok hal-hal spesifik yang bolehan sebagai duta Kecamatan menyajikan hasil makanan seDenpasar Utara, berhasil meraih hat pencegah kanker, sehingga juara I Lomba Penanggulan- mampu meraih juara I Lomba gan Kanker Terpadu Paripurna PKTP dan juara II Lomba UKS (PKTP), sehingga akan mewakili Tingkat Kota Denpasar. Kota Denpasar ke Lomba PKTP Kepala SMP PGRI 8 Denpasar Tingkat Provinsi Bali. Di samp- I Ketut Gede Adi Trisna Sugara, ing itu juga berhasil meraih juara S.T., M.Pd. mengapresiasi seluII Lomba UKS Tingkat Kota ruh pihak yang telah mambantu Denpasar. dalam menyukseskan kedua SMP PGRI 8 Denpasar ber- kegiatan perlombaan tersebut, hasil unggul dari keempat SMP sehingga SMP PGRI 8 Denpasar perwakilan seluruh kecamatan mampu meraih juara I dan II di di Kota Denpasar dengan nilai tingkat Kota Denpasar. ‘’Keber163. Peringkat II diraih SMPN hasilan ini adalah keberhasilan 9 Denpasar dengan nilai 161, dari seluruh keluarga besar SMP diikuti SMP PGRI 1 Denpasar PGRI 8 Denpasar yang sudah dengan nilai 130 di posisi ketiga mempersiapkan diri dengan sandan SMP Cipta Dharma di posisi gat baik, sehingga prestasi yang keempat dengan nilai 111. membanggakan ini bisa kami Dalam dua kegiatan lomba raih,’’ ujar kepala sekolah yang tersebut, Griasta telah berhasil dikenal dekat dengan siswa ini. menampilkan dengan baik berSMP PGRI 8 Denpasar aktif bagai kreativitas pada masing- dalam mengikuti berbagai kegiamasing kegiatan dalam lomba tan, baik dalam bidang akademik tersebut, antara lain dalam upaya maupun nonakademik. Salah satu penanggulangan kanker bagi kegiatan dalam upaya menjalin remaja sejak dini dan pengelolaan kerja sama dan menambah waUKS. Dalam lomba tersebut, para wasan serta pengetahuan siswa, siswa Griasta telah membuktikan Griasta secara rutin melaksanabahwa mereka mampu menampil- kan studi banding ke sekolah

yang ada di Bali maupun di luar Bali. Baru-baru ini, Griasta melaksanakan studi banding ke SMPN 4 Batu, Malang, Jawa Timur. Kepala SMPN 4 Batu, Malang Tatik Ismiati, S.Pd. menyambut positif kegiatan studi banding yang dilakukan oleh SMP PGRI 8 Denpasar. Dia juga mengapresiasi kedisiplinan dan kreativitas siswa-siswi SMP PGRI 8 Denpasar dalam mempertunjukkan kebudayaan Bali di depan siswasiswi SMP Negeri 4 Batu. Studi banding dilaksanakan dengan harapan mampu menjalin tali silaturahmi antarkedua sekolah serta saling bertukar informasi tentang pengelolaan sekolah dan pengelolaan siswa. Di samping itu, SMP PGRI 8 Denpasar juga mengunjungi objek wisata spiritual Gunung Arjuno, Wisata Petik Apel dan wisata edukasi Jatim Park2. ‘’Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam seluruh kegiatan yang dilaksanakan pihak sekolah. Khususnya bagi Bapak Camat Denpasar Utara, Tim Pembina Lomba PKTP dan UKS Kecamatan Denpasar Utara, Pembina SMP PGRI 8 Denpasar I Wayan Kamasan, S.Pd., M.Pd. sekaligus Kepala SMPN 5 Denpasar serta seluruh keluarga besar SMP PGRI 8 Denpasar yang telah bekerja keras sehingga dapat meraih prestasi yang gemilang ini. Harapan kami dan tentunya harapan kita bersama, SMP PGRI 8 Denpasar ke depannya dapat lebih berprestasi dan seluruh staf, guru serta pegawai dapat memberikan pelayanan yang lebih maksimal agar visi dan misi sekolah yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa yang berbudi pekerti luhur dapat tercapai. Dengan begitu, kepercayaan masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di SMP PGRI 8 Denpasar dari tahun ke tahun makin meningkat,’’ tegas Adi Trisna Sugara, Kepala SMP termuda di Denpasar ini. (ad230)

Jumat Pon, 4 November 2016

FKes Unhi Gelar ’’Workshop’’ Peningkatan Kompetensi Penyiapan Dokumen Akreditasi

WORKSHOP - Narasumber foto bersama dengan Wakil Rektor Unhi, Dekan FKes dan para peserta workshop peningkatan kompetensi penyiapan dokumen akreditasi, Kamis (3/11) kemarin. FAKULTAS Kesehatan Ayur- makanya FKes Unhi menggelar weda Universitas Hindu Indonesia workshop peningkatan kompetensi (FKes Unhi) menggelar Workshop penyiapan dokumen akreditasi. Peningkatan Kompetensi PenyMelalui workshop ini diharapiapan Dokumen Akreditasi di kan ada peningkatan nilai akredHotel Puri Nusa Indah Denpasar, itasi. Jika sebelumnya Prodi Kamis (3/11) kemarin. Workshop Ayurweda memperoleh nilai B, tersebut menghadirkan narasum- dalam reakreditasi pada 2017 ber Prof. Dr. dr. Suryani As’ad nilainya bisa meningkat menjadi Armyn, Sp.GK.(K) (Guru Besar A atau paling tidak bisa memperUniversitas Hasanudin Makas- tahankan nilai B. ‘’Workshop ini sar) dan Direktur Program Pas- untuk meningkatkan kinerja atau casarjana Unhi Prof. Dr. I Putu mutu penyelenggaraan program Gelgel, S.H., M.Hum. Kegiatan studi (prodi),’’ ujarnya. itu dibuka Wakil Rektor II Unhi I.B. Putra Suta menambahkan, Prof. Dr. Ida Ayu Yadnyawati dan pendanaan workshop ini berasal ditutup oleh Dekan FKes Unhi Ir. dari Ditjen Bimas Hindu KemeI Nyoman Prastika, M.Si. nag RI. Peserta workshop terdiri Dekan FKes Unhi Ir. Prastika atas para dosen, staf dan para didampingi Wakil Dekan Luh Gde dekan di lingkungan Unhi. Sudaryati, S.SI., M.Si. dan Ketua Wakil Rektor II Unhi Prof. Dr. Panitia I.B. Putra Suta, S.Ag., M.Si. Ida Ayu Yadnyawati mengapremenyampaikan, nilai akreditasi siasi kegiatan workshop ini. Dikamenentukan kualitas prodi. Itu takannya, prodi harus memiliki

kualitas atau mutu. Kualitas itu ditentukan oleh tingkat akreditasi. Akreditasi penting dan wajib karena ada undang-undang yang mengaturnya. Karena menjadi sesuatu yang wajib, apabila prodi tak terakreditasi akan menerima sanksi. Gelar akademik dari prodi yang tidak terakreditasi akan dicabut. Karena itu prodi harus melakukan akreditasi dengan baik. Melalui akreditasi ini Prodi Ayurweda Unhi diharapkan bisa menyusun borang dengan lebih baik lagi, sehingga nilai akreditasinya bisa ditingkatkan, dari B ke A. Apalagi ke depan, nilai akreditasi tidak ada lagi C, tetapi B, baik sekali dan unggul. Dengan adanya peningkatan nilai akreditasi pada semua prodi di Unhi, diharapkan terjadi peningkatan akreditasi institusi. Dalam workshop itu narasumber Prof. Dr. dr. Suryani As’ad Armyn memaparkan materi pedoman penilaian instrumen akreditasi prodi, standar dan prosedur akreditasi prodi, borang akreditasi prodi dan evaluasi diri perguruan tinggi dan prodi. Sementara Prof. Gelgel menyampaikan materi akreditasi prodi dan evaluasi diri. Prof. Gelgel menekankan dalam persiapan akreditasi prodi maupun institusi, komitmen, disiplin dan kerja sama dalam persiapan penyusunan borang, pengusulan dan ketika menerima asesor dalam visitasi, perlu dibina dan dilakukan secara serius. (ad231)

Hari Ini, ISI Denpasar Gelar Pemilihan Rektor Periode 2017-2021 BERPEDOMAN pada Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Rektor/ Ketua/Direktur pada Perguruan Tinggi Negeri dan Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Rektor/Ketua/Direktur, Jumat (4/11) hari ini Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar menggelar pemilihan rektor untuk masa jabatan periode 2017-2021 di Ruang Sidang ISI Denpasar. Ketua Panitia Drs. I Made Subrata, M.Si. menjelaskan, tahapan pemilihan calon rektor ISI Denpasar periode 2017-2021 diawali dengan rapat senat dengan agenda pembentukan panitia pemilihan rektor ISI Denpasar periode 2017-2021 pada tanggal 14 September 2016 dengan hasil SK Senat No. 2729/IT5.4.1/OT/2016. Kemudian pada 19 September dilanjutkan dengan melakukan rapat pembahasan draf tata cara pemilihan rektor ISI Denpasar dengan hasil Keputusan Senat ISI Denpasar No. 2728 / IT5.4.1/OT/2016, tertanggal 19 September 2016. ‘’Setelah itu, kami melakukan tahap sosialisasi kepada seluruh civitas akademika ISI Denpasar melalui baliho dan web resmi kami pada 28 September 2016. Pada 5 Oktober lalu, kami sosialisasikan kepada dosen dan pegawai ISI Denpasar tentang kegiatan pemilihan rektor dan dua hari setelah itu kami juga menyosialisasikannya kepada lembaga kemahasiswaan di tingkat institut dan fakultas ISI Denpasar,’’ kata Subrata, Kamis (3/11) kemarin. Setelah itu, dilakukan tahap penjaringan dan penyaringan calon rektor ISI Denpasar periode 2017-2021. Dikatakan, pendaftran calon rektor dibuka setiap hari kerja dari pukul 08.00-16.00 Wita pada tanggal 10-17 Oktober 2016. Namun, hanya ada satu calon saja yang mendaftar, yaitu Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.Skar., M.Hum. Oleh karena itu, sesuai dengan Pasal 6 ayat 1 dan 4 Permenristekdikti No. 1 Tahun 2015, calon tunggal harus dicarikan calon pendamping yang dilakukan oleh Senat ISI Denpasar melalui musyawarah. ‘’Hasil musyawarah mengajukan pendamping bakal calon sebanyak 5 orang

yaitu Dr. I Komang Sudirga, S.Sn., M.Hum., Dr. I Komang Arba Wirawan, S.Sn., M.Si., Dr. I Ketut Sariada, S.ST., M.Si., Dr. Drs. I Ketut Muka Pendet, M.Si. dan Dr. Drs. Anak Agung Bagus Udayana, M.Si.,’’ jelasnya. Kendati demikian, dari hasil pengkajian berdasarkan pertimbangan Senat dinyatakan dua orang yang memenuhi syarat sebagai calon pendamping, sehingga komposisi calon rektor yang diusulkan kepada Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi yaitu Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.SKar., M.Hum., Dr. I Komang Sudirga, S.Sn., M.Hum. dan Dr. I Komang Arba Wirawan, S.Sn., M.Si. (ad095)

FEB Unud Gelar FGD

Memperkuat Peran LPD dalam Pembangunan Desa Adat FAKULTAS Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unud menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang ‘’Memperkuat Peran LPD dalam Pembangunan Desa Adat Melalui Perubahan Perda Nomor 8 Tahun 2002’’ di Gedung MM Kampus Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Udayana, Kamis (3/11) kemarin. Dalam FGD yang dipandu Prof. Dr. I Wayan Ramantha tersebut, hadir pula Ketua Pansus Revisi Perda LPD, Dekan FEB, Dirut BPD Bali, mantan Kepala BI Bali Viraguna Bagoes Oka dan para pengelola LPD. FGD dilakukan dalam rangka memperkuat peran LPD karena LPD mempunyai manfaat besar dan berkontribusi besar bagi perkembangan ekonomi desa. I Nyoman Parta, Ketua Pansus LPD DPRD Bali, mengatakan ada beberapa hal yang melatarbelakangi perda ini direvisi, karena besarnya desakan dari masyarakat untuk melakukan penguatan LPD. Dikatakan, poin-poin revisi Perda Nomor 8 Tahun 2002 yaitu tentang penegasan bahwa LPD druwen desa

pakraman, menyangkut pengaturan tentang masa batas umur kepala LPD, pemberian sertifikat kompetensi kepada calon kepala LPD yang selama ini belum diatur, penguatan terhadap lembaga penjamin simpanan, kelebihan likuiditas. ‘’Ketika ada dana besar, dana idle, bagaimana mengaturnya,’’ bebernya. Kemudian persoalan tentang LPD yang berpraktik di luar desa pakraman, karena sesuai ketentuan OJK, operasional LPD tidak boleh di luar desa pakraman. Juga menyangkut tentang peristilahan LPD khusus Bali, misalnya istilah tabungan, kredit, deposito, dengan menggunakan bahasa Bali. Sementara dari sisi pengawasan, juga harus diperkuat, karena belakangan banyak LPD yang mengalami kesulitan. ‘’Tentu di setiap desa pakraman sudah ada pengawas. Yang belum adalah bagaimana memfungsikan LPD lebih dalam lagi, lebih besar lagi, lebih bisa masuk ke dalam lagi,’’ ujar Parta. Dekan FEB Unud Dr. I Nyoman Mahaendra Yasa, S.E., M.Si.

FGD - Suasana FGD ‘’Memperkuat Peran LPD dalam Pembangunan Desa Adat Melalui Perubahan Perda Nomor 8 Tahun 2002’’, Kamis (3/11) kemarin.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, CSR, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

mengatakan, peran LPD yang besar tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi tetapi juga serapan tenaga kerja termasuk juga aktivitas sosial budaya. Menurutnya, dengan memperkuat LPD, semua aktivitas yang berkaitan dengan leading sector pariwisata yaitu budaya juga makin kuat. Hanya, tantangan ke depan perlu dipersiapkan. Oleh karena itu, FGD ini adalah memperkuat LPD yang sebetulnya sudah mengarah kepada role yang diharapkan, hanya tantangan ke depan perlu diperhatikan. ‘’Oleh karena itu, kita dari stakeholder khususnya dari perguruan tinggi mencoba mengadakan FGD, mengumpulkan teman-teman dari dekan seluruh Bali, LPD, pelaku layanan jasa keuangan, pakar-pakar hukum dan sebagainya untuk mencoba memberikan masukan, karena saat ini sedang dilakukan revisi untuk Perda Nomor 4 Tahun 2012 sebagai perubahan Perda Nomor 8 Tahun 2002. Saya kira dari Pansus LPD DPRD Bali membuka luas masukan dari semua pihak. Inilah tanggung jawab kita,’’ katanya dan menambahkan, yang sangat urgen diperbaiki adalah dari SDM, ketua LPD, dari sisi usia ketua LPD dan aset. Dari sisi operasionalisasi LPD, katanya, memang harus diintervensi. Artinya, seharusnya ada peran dari pemerintah khususnya peran dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam bentuk kelembagaan dan regulasinya. Dengan demikian, peran ini semestinya lebih kuat dan menjawab persoalanpersoalan yang ada ke depan. (ad234)


DAERAH

Jumat Pon, 4 November 2016

DPD-RI Mediasi Masalah Pengeras Suara Masjid di Kompleks TNI Raider KOMITE III Bidang Agama dan Budaya DPD-RI bersama Pemkab Buleleng melakukan mediasi terkait aspirasi adat Desa Banyuasri, Kecamatan Buleleng tentang keluhan akan keberadaan pengeras suara di masjid yang ada di kompleks TNI Raider Banyuasri. Dalam mediasi itu, dihadiri Kesbanglinmaspol Kabupaten Buleleng, Camat Buleleng, Lurah Banyuasri, Polres Buleleng, Kapolsek Buleleng, Bendesa Adat Banyuasri, Pejabat Raider TNI Kodam IX/Udayana, pengurus masjid dan sejumlah wakil tokoh adat serta masyarakat yang keberatan. Pihak DPD-RI memediasi jalannya rapat yang langsung dipimpin Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Dalam pertemuan terbuka itu, pihak masyarakat adat yang diwakili Jero Ketut Giri menyampaikan keluhan terkait beberapa hal. Di antaranya pengeras suara masjid dari waktu ke waktu dianggap suaranya bertambah keras, bahkan mengarah ke permukiman. Terutama sejak adanya renovasi dari mushola menjadi masjid. Selain itu, masyarakat adat juga mempertanyakan izin renovasi dan perubahan status dari mushola ke masjid

yang tanpa pemberitahuan serta koordinasi ke aparat desa, khususnya desa adat setempat. Menanggapi hal ini, pihak perwakilan TNI Raider Gede Yuda dan Mohamad Adam (pengurus masjid) menyatakan bahwa sejak mencuatnya masalah ini pihak TNI telah mengubah arah pengeras suara ke arah dalam serta membuat beberapa kebijaksanaan baru. Di antaranya, dalam pelaksanaan sholat Jumat ke depan agar seluruh kendaraan jamaah yang selama ini ada di jalan raya agar dipindahkan ke dalam kompleks TNI, sehingga tidak mengganggu lalu lintas. Terlebih di depan kompleks TNI terdapat setra milik umat Hindu. Masukan positif juga disampaikan Jro Bendesa Adat Banyuasri yang menyatakan siapa pun yang datang ke Banyuasri harus menghormati budaya Bali. Hal senada juga diungkapkan Made Jendra (Kementerian Agama RI Kabupaten Buleleng) yang menyarankan agar dua pengeras suara yang selama ini terpasang, cukup satu saja. Mengingat kawasan TNI adalah kawasan terbatas dengan anggota yang jumlahnya juga terbatas dibanding dengan masyarakat adat Hindu

5

Polisi Tembak Lima Perampok Sita Dua Senjata Rakitan Banyuwangi (Bali Post) -

Pelaku perampokan bersenjata api di rumah seorang pengusaha di Kelurahan Sobo, Banyuwangi, Sabtu (8/10) lalu berhasil dibekuk. Lima pelaku terpaksa ditembak tim buru sergap Polres Banyuwangi lantaran melawan. Seluruhnya residivis kambuhan. Dari tangan pelaku diamankan dua senjata api (senpi) rakitan. MEDIASI – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III memimpin dialog dan mediasi antara warga adat Banyuasri dengan pengurus masjid Yonif Raider Banyuasri di Kantor Camat Buleleng. yang terlalu keras jadi ganyang mayoritas. Terhadap hal ini Pem- jalan persatuan TNI dengan kab Buleleng dan DPD-RI rakyat. Penuhi keinginan mengingatkan bahwa apa rakyat dan selesaikan,’’ kata pun aktivitas yang ada di Senator Arya Wedakarna Buleleng harus sesuai dengan (AWK). aturan perundang-undangan. Dalam kesempatan itu ‘’Saya minta aturan tentang DPD-RI menegaskan tidak pembangunan masjid dan adanya penolakan masjid dan renovasi tempat ibadah agar penolakan pengeras suara. ditaati seperti IMB dan izin Yang ada hanya permintaan serta berkomunikasi sosial rakyat adat volume pengeras budaya yang diutamakan. suara diperkecil dan arahJangan hanya karena may- nya diarahkan ke dalam. oritas dan minoritas, maka Selanjutnya DPD-RI akan siapa pun bisa berbuat se- mengeluarkan rekomensasi sukanya. Apalagi ini adalah untuk pemkab dan desa adat instalasi TNI yang harus tentang hal ini termasuk dijaga bersama. Saya dengar laporan ke Panglima TNI. Ke sudah banyak sekali kerja depan metode musyawarah sama antara TNI dengan mufakat akan digunakan rakyat di Banyuasri. Jangan dalam setiap penyelesaian hanya urusan pengeras suara masalah. (ad100)

Kelima pelaku masingmasing Edi Saputro (29) warga Desa Wonosobo, Kecamatan Srono, Hariyanto (42) warga Desa Alasbulu, Kecamatan Wongsorejo, Sairi (45) asal Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Mat Solikin (50) asal Desa Kedungadung, Kecamatan Bangorejo dan Muhammad Sokib (40) warga Desa Rejoagung, Kecamatan Srono, Banyuwangi. Kelima pelaku ditangkap terpisah di rumah masingmasing. “Kelimanya terungkap berawal dari ditemukannya penadah barang bukti hasil rampokan,” kata Kapolres Banyuwangi AKBP Budi Mulyanto didampingi Kasat Reskrim AKP Dewa Putu Primayogantara Parsana, Kamis (3/11) kemarin. Kapolres menambahkan, awalnya, polisi mengamank-

an Alvin, penadah HP hasil rampokan pelaku. Dari sinilah, identitas pelaku terkuak. “Kita akhirnya membentuk tim untuk memburu. Tak sampai sebulan, kelima pelaku berhasil ditangkap,” jelasnya. Nahasnya, kata Kapolres, saat disergap, para pelaku melakukan perlawanan. Bahkan, ada yang nekat menodongkan senpi rakitan. “ Karena membahayakan, akhirnya kita lumpuhkan dengan timah panas,” jelasnya. Kelima pelaku diamankan ke Polres Banyuwangi bersama barang bukti. Penyidik masih terus mengembangkan kasus ini. Apalagi, satu pelaku masih dinyatakan buron. Kepada penyidik, pelaku berdalih baru kali ini beraksi. Selain dua senpi rakitan, dari tangan pelaku diamankan

sejumlah barang bukti. Diantaranya, dua HP, dua tas ransel, kaos untuk masker, empat sepeda motor, sebuah parang dan linggis kecil. Sayangnya, uang hasil merampok sudah dihabiskan para pelaku. Hasil penyidikan, para pelaku mendapatkan jatah Rp 5 juta dari hasil merampok. Polisi juga memburu asal-usul senpi rakitan yang digunakan beraksi. Aksi kawanan perampok ini beraksi di rumah, Jamhari (57), warga Jalan Wonosari, Kelurahan Sobo, Banyuwangi, Sabtu (8/10) dini hari. Mereka sempat menyekap lima penghuni rumah. Lalu, menggasak uang tunai senilai Rp 32 juta dan perhiasan emas senilai Rp 50 juta, 9 ponsel dan laptop. Para pelaku masuk ke rumah korban setelah mencongkel jendela. (kmb30)

Dikeluhkan, Penawaran Proyek Besok, Kembali Digelar Pelatihan Presenter Hindu Ke-10 Tingkat Provinsi Infrastruktur Terlalu Rendah Royal Bali Convex Nusa Dua Gandeng FISIP Unmar

UUNTUK ke-10 kalinya, Bali Convention Event Exhibition Nusa Dua yang bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Sosial Politik Universitas Mahendradatta (FISIP Unmar) melaksanakan kembali program kepada generasi Hindu muda Indonesia. Yakni

diadakannya program pelatihan presenter Hindu tingkat SMP, SMA/SMK se–Bali yang akan dilaksakan, Sabtu (5/11) besok bertempat di Kantor Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Bali (LPMP Bali). Adapun tujuan diseleng-

PRESENTER HINDU – Juara presenter Hindu saat peringatan Sumpah Pemuda di Universitas Mahendradatta.

garakannya event ini adalah untuk meningkatkan kemampuan generasi muda Hindu dalam menguasai public speaking, terutama dalam hal presenter. Demikian diungkap IGA Wastu Manggala MPWS (Direktur Bali Convex Nusa Dua). Royal Bali Convex adalah lembaga MICE yang kerap menjadi organizer bisnis MICE di Bali. Bali Convex melihat bahwa daya saing SDM Bali sangat kalah bersaing, terutama dengan SDM asing yang sudah mulai banyak mengisi setiap divisi pekerjaan yang ada di Bali. Sebagai wujud dari program sosial pendidikan, kini bekerja sama dengan FISIP Unmar untuk menyelenggarakan event ini pada tahun 2016. Hal senada diungkapkan ketua panitia acara pelatihan presenter Hindu ke–10. ‘’Kami berharap agar

sekolah SMP, SMA/SMK seluruh Bali dapat berpartisipasi dalam acara ini. Mengingat tanggung jawab dari institusi untuk menghasilkan generasi yang debatable. Dalam pelatihan presenter ini akan dilatih cara-cara berbicara di depan publik bagaimana mengorganisasi acara, bagaimana menjadi MC yang baik di sekolah dan bisa melatih,’’ ungkap I Wayan Krisna Adi Putra. Sejumlah narasumber akan diundang untuk mengisi acara ini. Di antaranya DPD-RI, MPR-RI, TV lokal, ahli komunikasi, perguruan tinggi, KNPI serta pembicara internasional. Di akhir acara akan dipilih presenter Hindu terbaik yang memperoleh Piala Royal Bali Convex dan beasiswa S-1 hingga S-2 dari Universitas Mahendradatta. (ad101)

Nusa Dua Fiesta 2016 Kembali Digelar

Diawali dengan ’’World Tour’’ Julio Iglesias Concert NUSA Dua Fiesta (NDF) 2016 kembali akan digelar di kawasan wisata Nusa Dua pada 12-20 November mendatang. Event tahunan ini akan berlangsung selama sepekan penuh sebagai ajang penampilan atraksi seni budaya, kuliner, olahraga dan hiburan. Ketua Umum NDF ke-20 yang juga Direktur Operasional ITDC Ngurah Wirawan, Kamis (3/11) kemarin mengatakan, NDF ini mengambil tema ‘’Bring The World To Bali’’. Tema ini dimaksudkan untuk mengangkat nilai kawasan secara keseluruhan sebagai salah satu destinasi terbaik di Bali, bahkan di Indonesia dan dunia. ‘’Event NDF 2016 akan dimulai dengan program road to NDF pada 12 November berupa World Tour Julio Iglesias Concert. Kemudian secara resmi akan dibuka Menteri Pariwisata Arif Yahya pada 16 November. Sedangkan pada 17 November Menteri Koperasi A.A. Ngurah Puspayoga akan membuka pasar mitra binaan BUMN,’’ paparnya. Dikatakannya, seluruh rangkaian kegiatan akan dipusatkan di Pulau Peninsula sebagai ikon baru Kawasan Pariwisata Nusa Dua (KPND) untuk berbagai acara di luar ruangan dengan kapasitas 10.000 orang. Para pengunjung akan dihibur dengan pentas tari Bali dan India, serta musik lokal seperti Balawan, Emoni dan Gus Teja. Untuk musisi nasional ada Isyana Sarasvati, Yovie & Nuno, GAC, Maliq & D’essentials, The Groove, Teza Sumendra dan Imela Kei. Khusus untuk pengembangan potensi lokal, selama acara NDF 2016 juga akan diadakan kompetisi Sun Down Blues on Stage Battle, yang mana finalis terbaik akan ditampilkan bersama musisi blues nasional dan internasional pada Bali Blues Festival, Mei 2017 mendatang. ‘’Pada acara pembukaan NDF 2016, sebagai acara pokok (main event), akan dimulai dengan parade budaya. Kemudian setiap pagi

sampai siang hari akan diisi dengan pameran, food truck, permainan, body painting serta cosplay,” jelasnya. Ditambahkan Wirawan, untuk acara pendamping juga akan dilaksanakan Nusa Dua 10K, 5K dan Kids Run pada 13 November. Selain itu juga ada Tenis Nusa Dua Open, Cross Culture Cycling sejauh

22 km, dengan start dari GWK dan finis di KPND. Pada kesempatan tersebut juga akan ditampilkan hasil lomba desain produk merchandise dan maskot Nusa Dua. Untuk kegiatan lingkungan akan ada green hero fun walk dalam bentuk kerja bakti warga Nusa Dua. Menurutnya, PT ITDC sebagai perusahaan

FOTO BERSAMA - Ketua Umum NDF ke-20 yang juga Direktur Operasional ITDC Ngurah Wirawan (tiga dari kiri) dan panitia berfoto bersama, Kamis (3/11) kemarin.

BUMN bangga dapat menyelenggarakan event tahunan yang dimulai sejak 1996. Yang mana penyelenggaraan NDF 2016 dijadikan sebagai wahana apresiasi hotel dan tenant yang berada di KPND serta kepada para tamu dan pengunjung. Event ini terus berkembang menjadi sebuah pesta besar (fiesta) yang merupakan ajang penampilan berbagai atraksi seni budaya dan kuliner di Indonesia, termasuk kegiatan olahraga, hiburan dan pentas musik lokal nasional dan internasional. Abby Krisnamurti dari Transevent menambahkan, tujuan dari pelaksanaan event ini adalah pesta rakyat. Meskipun demikian, menurutnya sangat penting untuk tetap dijaga masalah keamanan dan kenyamanannya. ‘’Meski pesta rakyat, namun masalah keamanan harus tetap dijaga, ini untuk memberikan kenyamanan kepada Wisatawan,’’ ungkapnya. (ad233)

Bali Post/udi

Abdulah Azwar Anas. Banyuwangi (Bali Post) Lelang proyek infrastruktur secara online membuat Pemkab Banyuwangi sedikit kelabakan. Pemicunya, harga yang ditawar oleh para kontraktor banyak yang terlalu rendah. Akibatnya, kualitas pengerjaan proyek kurang berkualitas. Mengantisipasi hal itu, Pemkab Banyuwangi membentuk tim monitoring pengerjaan proyek mulai tahun ini. Targetnya, jika ada kontraktor nakal akan lang-

sung diberikan sanksi tegas. ‘’Lelang online ini, kita tak bisa mengontrol harga. Penawaran dari peserta tak terkendali, ada yang turun hingga 30 persen,’’ keluh Bupati Banyuwangi Abdulah Azwar Anas usai rakor infrastruktur di Banyuwangi, Kamis (3/11) kemarin. Menurut Anas, akibat penawaran yang terlalu rendah, pihaknya khawatir kualitas proyek akan asal-asalan. Padahal, harga pagu barang di lelang sudah ditetapkan sesuai aturan. Namun, para peserta memberikan penawaran rendah agar bisa menang. ‘’Kalau harga tidak bisa kita kontrol. Tapi, kita bisa mengawasi pekerjaan dari awal hingga akhir,’’ jelasnya. Sehingga, kata Bupati, jika ada proyek yang tak berkualitas, bisa ditemukan sejak dini. Sebab, ketika ada proyek yang kualitasnya rendah, masyarakat akan menyalahkan pemkab, bukan kontraktornya. ‘’Kalau hasil bangunannya jelek, rakyat tidak peduli siapa kontraktor yang mengerjakannya. Tahunya itu ya… pemda yang bangun. Maka, sebelum itu terjadi, proses pengawasan ini harus ditingkatkan,’’ papar Anas.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, CSR, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Ketatnya pengawasan tim monitoring proyek ini akan dimulai pada proyek perubahan anggaran keuangan (PAK) 2016 ini. Dan, akan terus berlanjut hingga tahun depan. Kini, kata Anas, pemkab sedang melakukan berbagai pembangunan fasilitas publik. Mulai Bandara Blimbingsari, terminal terpadu pariwisata dan Gedung Juang. Lalu, tahun depan, akan melakukan revitalisasi Pasar Blambangan dan Alun-alun Taman Blambangan yang fungsinya akan diintegrasikan dengan berbagai ruang publik. ‘’Pembangunan ini tidak mainmain. Kita mengajak beberapa arsitek ternama untuk mendesainnya. Kalau desainnya sudah bagus, tapi penggarapannya tidak baik, kan rugi. Maka pengawasan ini menjadi penting,’’ ungkapnya. Nantinya, imbuh Anas, pengawasan proyek dengan melakukan optimalisasi pegawai di lingkungan Dinas PU dan Bina Marga Kabupaten Banyuwangi. Di setiap kecamatan akan ada petugas untuk mengawasi berbagai proyek pemerintah. Lalu, melaporkan ke Kabid (Kepala Bidang) masing-masing. (kmb30)


OPINI

6

Jumat Pon, 4 November 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Kehidupan Sosial Dijejali Berbagai Tekanan MENJALANI kehidupan sosial di zaman sekarang, kiranya memerlukan kiat tertentu agar tidak tenggelam ke dalam tekanan. Kemajuan teknologi sangat memengaruhi perilaku masyarakat, baik mereka yang sudah dewasa maupun remaja. Bahkan kemajuan teknologi juga memengaruhi perilaku politik. Dalam dua hari ini kita disibukkan dengan berita-berita yang boleh dikatakan mencemaskan. Di Jakarta, Jumat 4 November 2016 akan diselenggarakan demonstrasi besar-sesaran setelah sembahyang Jumat. Konon unjuk rasa itu sebagai lanjutan protes terhadap penodaan agama yang diduga dilakukan oleh Ahok. Direncanakan sampai 50.000 orang akan ikut dalam unjuk rasa tersebut. Di wilayah yang sehari-hari saja masyarakatnya sudah dilanda kemacetan parah di setiap titik, dan dihiasi dengan permukiman padat serba berdesakan, munculnya puluhan ribu unjuk rasa itu tentu saja menyesakkan. Kita prihatin dengan kenyataan seperti ini. Seolah-olah unjuk rasa demikian tidak mencoba melihat keadaan lingkungan Jakarta, bahkan seolah tidak peduli dengan tekanan masyarakat. Kita bertanya-tanya, apakah politik harus seperti itu apabila arah unjuk rasa itu memang ke arah politik. Bisa jadi karena kemajuan teknologi, seperti gawai atau televisi, membuat gerakan massa puluhan ribu itu dapat dilakukan serentak. Bahkan bisa jadi juga ini pengaruh dari televisi luar negeri. Kita bayangkan, bagaimana tertekannya masyarakat Jakarta hari Jumat ini dengan adanya unjuk rasa seperti itu yang akan melanda jalan-jalan protokol. Kita bayangkan bagaimana terganggunya aktivitas perkantoran, aktivitas sosial lain. Bahkan ambulans pun tidak akan mungkin dapat berjalan dengan lancar untuk mengantar orang sakit. Maka, pada titik-titik kritis seperti ini, kita harus mampu memikirkan agar aktivitas itu tidak mengganggu lingkungan. Manusia akan dinilai kemampuan manusiawinya justru pada cara bagaimana dia menghargai pihak lain, bukan memaksakan kehendak. Lain di Jakarta, lain pula di Bali, mungkin juga di daerah-daerah lain. Di Bali dalam waktu beberapa hari terakhir ini masyarakat Denpasar dan Badung digerahkan oleh ulah anak-anak remaja, anak baru gede yang bergerak berandalan dengan geng motor. Mereka tidak saja membikin gaduh malam-malam di jalan raya tetapi juga merusak kendaraan dan mencelakai orang lain. Karena pelakunya masih remaja, boleh dikatakan ini sebagai produk kegagalan orangtua dalam mendidik anaknya. Bisa juga produk kegagalan lingkungan. Karena seperti itu kondisinya, pemerintah juga dapat dikatakan gagal dalam mengakomodasi perkembangan remaja. Artinya sarana-sarana yang diperlukan dalam perkembangan remaja, seperti sarana hiburan dan adu ketangkasan, kurang diperhatikan oleh pemerintah. Kita harapkan juga, para politisi paham dengan situasi seperti ini, baik itu politisi yang sudah duduk di lembaga legislatif, yang duduk di partai politik, maupun yang baru belajar jadi politisi. Kita harapkan mereka tidak bermain politik melulu, menyebarkan sumber dayanya demi politik semata, tanpa memperhatikan masyarakat. Anak-anak remaja kita memerlukan sarana untk bermain di areal yang lebih luas. Jadi relakanlah berbagai aktivitas dan sumber daya itu untuk membangun tempat bermain, adu ketangkasan atau berinteraksi untuk anak-anak muda. Percuma rasanya turun ke desa semata-mata untuk mempromosikan diri dan partai, kalau hasilnya anak-anak muda tahunya hanya kebut-kebutan saja tanpa arah.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Tanggapan PDAM Denpasar Menanggapi keluhan yang disampaikan oleh masyarakat pelanggan PDAM Kota Denpasar melalui Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLKP) Bali tentang ‘’Air PDAM Ngadat’’ yang disampaikan melalui media Bali Post pada Rubrik ‘’Suara Denpasar & Badung’’ tanggal 2 November 2016 dapat kami sampaikan: 1. Kami mohon maaf atas permasalahan gangguan pengaliran air yang disampaikan kepada PDAM Kota Denpasar dan kami menyadari bahwa hal tersebut membawa dampak pada aktivitas rumah tangga saudara. 2. Perlu kami sampaikan pengaliran air untuk wilayah Denpasar Utara dan Denpasar Barat mengalami gangguan pengaliran air pada jam-jam puncak pemakaian pagi dan sore hari. Hal itu belum sepenuhnya dapat kami atasi. Hal ini disebabkan keterbatasan kapasitas produksi yang kami miliki dan elevasi yang cukup tinggi. Kami terus berupaya mengatasi permasalahan tersebut dengan pengaturan valve-valve untuk pemerataan pengaliran namun hasilnya belum optimal dan diperparah lagi setiap hari Selasa dan Jumat PDAM Tirtha Mangutama Kabupaten Badung melakukan pengurasan pada intake air baku Sungai Ayung yang satu saluran pengambilan airnya dengan PDAM Kota Denpasar, sehingga Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sungai Ayung Belusung milik PDAM Kota Denpasar tidak dapat beroperasi secara optimal. 3. Kami tetap mengharapkan agar pelanggan menyediakan bak penampung yang dilengkapi floating valve untuk menampung air saat air mengalir sesuai kebutuhan. 4. Selanjutnya untuk mengatasi permasalahan tersebut PADM Kota Denpasar telah memprogramkan penambahan kapasitas produksi melalui pasokan air Regional Sarbagita Provinsi Bali IPA Tukad Petanu sebesar 150 l/detik sampai saat ini kapasitas produksi yang diharapkan belum optimal dan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Tukad Penet sebesar 150 l/detik dan Waribang tahap II yang diperkirakan beroperasi pengaliran airnya ke Kota Denpasar pada bulan Januari 2017. Sekali lagi kami mohon maaf atas kondisi yang terjadi. Direksi PDAM Kota Denpasar Direktur Utama ttd Ida Bagus Gede Arsana, S.T.

Persoalan Geng Motor dan Upaya Pencegahannya Geng motor sudah dimaknai negatif oleh masyarakat di mana pun komunitas itu berada. Tidak hanya di Bali, ini juga ada di daerah-daerah lain, terutama di perkotaan. Geng motor dicitrakan negatif karena anak-anak remaja yang mengendarainya boleh dibilang berandalan. Orang berandalan adalah mereka yang tidak mengindahkan tata krama, bahkan tata sulila yang ada, tak acuh terhadap aturan, sok kuat dan merasa diri paling menonjol.

Oleh GPB Suka Arjawa otor yang dikendarai sering kali tidak menaati ketentuan yang ada: lampu sign copot, knalpot sengaja dibocorkan, suara keras memekakkan telinga dan berjalan beriringan seenaknya. Dengan perilakunya itu, mereka mengganggu ketertiban sosial dan mengganggu kenyamanan sosial. Padahal, hidup di perkotaan masyarakat harus memperhatikan norma-norma secara lebih ketat agar kenyamanan dan ketertiban terjamin. Hidup di perkotaan masyarakatnya lebih kompleks karena itu toleransi positif harus diketengahkan. Geng motor yang ugal-ugalan itu tidak memperhatikan toleransi positif ini, dan karena itu harus ditindak secara hukum. Secara sosiologis, munculnya berandalan geng motor ini tidak dapat dilepaskan dari lingkungan sosial. Yang dimaksudkan itu adalah lingkungan sosial yang sesak, kumuh dengan kurangnya interaksi sosial yang positif. Kondisi masyarakat seperti ini membuat orang-orang yang berada di lingkungan itu merasa tertekan, kurang leluasa bergerak dan pandangan mata terbatas. Apabila lingkungan demikian tidak mempunyai akses untuk saling bertatap muka, dalam arti lingkungan sekitar tidak menyediakan tempat untuk saling berinteraaksi, berdiskusi, mengungkapkan ekspresi perasaan, maka sosialisasi norma-norma kebaikan akan sulit tumbuh. Taman, gedung pertunjukan atau tempat bermain merupakan lokus pertama untuk melakukan sosialisasi-sosialisasi terhadap norma kebaikan. Tempat tinggal yang sesak berdesakan tidak memungkinkan bagi keluarga untuk menyosialisasikan nilai-nilai keluarga. Yang muncul kemudian adalah generasi yang ‘’kosong’’, seolah kehilangan

M

arah untuk mencari norma-norma yang pantas itu. Dari konteks ini, baik keluarga (rumah tempat tinggal) maupun kondisi lingkungan, tidak akan mampu memberikan sosialisasi yang baik terhadap nilai dan norma kebaikan dalam bermasyarakat. Remaja yang tumbuh di tempat ini secara mudah kemudian mendapatkaan pengaruh untuk mengekspresikan jiwanya. Geng motor dari sisi ini adalah ekspresi jiwa remaja yang gagal tersebut. Menurut ahli psikologi perkebangan, umur antara 12 sampai 20-22 tahun merupakan masa usia adolesensia, yakni usia pancaroba dengan darah muda dengan masa-masa kekerasan pada puncaknya. Semua manusia mengalami hal seperti ini. Sosiolog kemudian menjelaskan bahwa sosialisasi yang baik terhadap norma-norma yang ada akan sangat pantas diberikan pada masa remaja tersebut agar mereka mampu membedakan antara baik dan buruk, benar dan salah, berguna dan tidak berguna. Geng motor dari kacamata tersebut, sesungguhnya merupakan cermin tiga ekspresi, yaitu ekspresi kekerasan pada masa adolesensia, ekspresi ketidakpuasan mereka terhadap lingkungan, dan ekspresi kegagalan semua pihak. Kekerasan jelas nampak dari aksi yang dilakukan anggota gank motor tersebut yang merasa sok kuat, sok kaya, sok paling menonjol dan sebagainya (padahal tidak sama sekali!). Ekspresi ketidakpuasan terlihat misalnya dari cara mereka mencari lokasi untuk memperlihatkan aksinya, yaitu jauh dari tempat tinggal, beramai-ramai, menguasai jalanan dan meraungraungkan bunyi sepeda motor. Jauhnya mereka beraksi dan menguasai jalanan, merupakan cerminan ingin mencari tempat yang luas untuk mengekspresikan diri. Bahwa mereka

beramai-ramai, itu merupakan respons dari keinginannya berinteraksi dengan teman-teman lain yang mungkin tidak didapatkan dari lingkungan tempat tinggal mereka. Dan suara kendaraan yang meraung, tidak lain dari upaya untuk mencari perhatian. Suara motor yang meraung inilah yang harus mendapatkan perhatian karena pasti akan berpengaruh dengan jiwa pengendara. Ketika meraungkan kendaraan itu, mereka merasa perkasa, unggul dan lebih dibanding yang lain (padahal sama sekali tidak demikian!). Yang dimaksudkan semua pihak ini adalah orang tua, pemerintah dan juga masyarakat sendiri yang tidak mampu memberikan ruang pengungkapan ekspresi itu. Barangkali para pengembang dapat juga dipersalahkan karena terlalu memaksakan diri mencari untung sehingga membuat rumah yang demikian dempet, kecil berdesakan, dengan ruang kosong yang kurang mendukung. Terkungkungnya mereka di dalam lingkungan seperti yang diuraikan di atas itu, ditambah dengan biaya hidup yang tinggi, sulit mencari sekolah, sulit mencari kerja dan pengaruh komunikasi visual, membuat anak-anak remaja mudah melampiaskan dirinya untuk mencari jalan pintas mengekspresikan diri, yang salah satunya adalah geng motor tersebut. Anak-anak punk yang suka berpakaian aneh-aneh dan berkelompok itu pun, kemunculannya dapat dijelaskan seperti uraian di atas. Jangan juga dilupakan pengaruh langsung dari orang-orang dewasa yang merasa kaya, memakai motor besar yang seolah memiliki jalan sendiri. Ini juga ikut memengaruhi gaya geng motor itu. Apalagi orangtua sekarang, terlalu sibuk sendiri sehingga perhatian kepada anak-anak semakin berkurang. Di Bali, kesibukan orangtua boleh dika-

Pemerhati Pendidikan dan Seni Sanggar tari maupun tabuh merupakan lembaga pendidikan kemasyarakatan nonformal di luar sekolah yang sangat membantu masyarakat dan pemerintah dalam membentuk karakter anak bangsa yang bermental seimbang lewat pembelajaran seni tari maupun menabuh. Karena dengan belajar menari dan menabuh secara otomatis melatih keseimbangan dan melatih olah pikir maupun olah tubuh anak-anak dengan cara mendengar musik atau gambelan sambil bergerak, bergerak sambil mengingat struktur tari, dan mengingat posisi atau penggeseran (desain) dan yang lebih penting dilakukan dalam belajar menari adalah berekspresi (tersenyum, mendelik, dll) yang dapat berubah setiap saat sesuai dengan kebutuhan tari dan begitu juga tabuh perlu penjiwaan, semuanya ini membangkitkan nilai rasa atau penjiwaan. Hal ini sangat membantu meningkatkan kecerdasan emosional anak-anak, dan juga belajar menari dan menabuh dan berkesenian lainnya dapat mengaktifkan

pikiran kanan anak-anak kita. Oleh karena itu, pemerintah melalui instansi terkait baik itu dinas pendidikan maupun dinas kebudayaan agar memberikan perhatian khusus terhadap sanggar-sanggar seni yang ada, jangan malah dikesampingkan, karena sanggar seni yang ada memberikan kontribusi yang sangat besar dalam perkembangan mental dan pikiran anak-anak kita. Diharapkan juga pemilik-pemilik sanggar agar betulbetul memfungsikan dan mengelola sanggarnya agar memasukkan nilainilai pendidikan. Yang perlu kita ketahui bersama seni itu bersifat alamiah manyangkut masalah bakat, tidak boleh dipaksa untuk dibentuk menjadi profesional, kecuali yang berbakat. Jika anak-anak yang berbakat pelatihnya mungkin bisa mengajarkan teknik gerak tari dengan baik, tetapi yang tidak berbakat agak sulit, astungkara mereka mau mempelajari seni atau kebudayaannya sendiri, jangan dipukul rata, di sini diharapkan pelatih memiliki jiwa mendidik, tetapi bagi orangtua yang anaknya tidak

berbakat jangan merasa pesimis, pasti bisa menari atau menabuh, tetapi hanya sebatas hafal struktur (paileh) tari maupun tabuh. Yang perlu saya tekankan kembali belajar menari dan menabuh itu adalah untuk membentuk atau melatih mental dan mengaktifkan pikiran kanan anak-anak, apalagi diberikan kesempatan tampil atau pentas, ini sangat membantu sekali dalam perkembangan mental anak. Oleh karena itu seni itu jangan diabaikan, harus dilestarikan bila perlu dilakoni, soal berbakat dan tidak berbakat tidak masalah untuk melatih keberanian. Dengan melihat tari dan tabuh memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap dunia pendidikan maupun pariwisata, dan bermanfaat dalam pembentukan karakter anak bangsa yang melahirkan generasi yang intelektual dan berspiritual, dengan menyadari ini, seni harus dilestarikan, dihormati, serta dihargai keberadaannya. I Ketut Sumarna, S.Pd., M.Si. Dusun Minggir, Padangsambian, Denpasar Barat

takan bertambah. Para karyawan atau pegawai di Bali seolah tidak punyai hari libur. Hari Sabtu dan Minggu yang seharusnya bisa dipakai istirahat atau hari keluarga, tiba-tiba saja ‘’diambil’’, tersita untuk ngayah atau matulungan sehingga waktu berkomunikasi dengan anak juga berkurang. Ini harus mendapat perhatian dari masyarakat dan pemerintah. Dengan konteks demikian, asalmuasal geng motor ini muncul di kota-kota yang mempunyai lingkungan tidak tertata. Jangan keliru, tidak mesti mereka datang dari kawasan kumuh di perkotaan saja, tetapi rumahrumah tingkat, flat yang menjulang tetapi tidak mempunyai lapangan untuk berinteraksi, juga berpotensi memunculkan anggota geng motor. Kota-kota besar seperti Surabaya, Jakarta, Bandung dan Makassar sudah juga mengalami hal seperti ini. Apabila kota-kota besar telah mengalami hal seperti itu, yang lebih berbahaya lagi adalah bahwa geng motor itu menjadi sebuah gaya yang ditiru di kota-kota yang lebih kecil. Akan tambah runyam apabila kemudian komunitas seperti itu tidak segera ditindak. Bahwa Bali (Denpasar/Badung) sekarang diguncang oleh pola berandalan geng motor ini, dapat dipastikan kalau Denpasar dan Badung sudah mempunyai kesesakan lingkungan seperti kota-kota lain yang sebelumnya telah terkena pengaruh. Kesimpulannya, geng motor itu sangat berbahaya karena berpotensi merusak tatanan dan setelah besar bisa menjelma menjadi ormas tukang gaduh. Akan tetapi latar kemunculannya disebabkan juga oleh kesalahan kebijakan. Secara hukum pelakunya harus ditindak, namun kemudian diberikan pembelajaran dan penyadaran kepada mereka. Kebijakan pembangunan permukiman harus diperbaiki, disediakan lahan untuk berinteraksi lebih banyak. Pemerintah mesti membuat sarana penyaluran masa remaja seperti sarana grass track dan sejenisnya. Institusi pendidikan tidak usah ragu menghukum murid yang ada seperti itu, dan orangtua menyediakan waktu untuk berkumpul dan mendengarkan ungkapan remaja. Penulis adalah staf pengajar Sosiologi FISIP Universitas Udayana

POJOK Tanggapi pernyataan SBY, Jokowi sebut intelijen juga bisa salah. -Yang penting jangan saling menyalahkan. *** Kebijakan Pemkab Tabanan, gaji pegawai kontrak dibayar SKPD. - Dana proyek untuk rakyat terancam. *** Disperindag sidak, toko modern masih jual mikol. - Ingat, jangan tebang pilih.

z Perintis : K.Nadha, z Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha zPemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata zRedaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana zSekretaris Redaksi: Sugiartha zRedaktur Eksekutif: Parwata zRedaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra zAnggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto zKantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, zAlamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

WISATA KANO Pantai Penimbangan, Singaraja belakangan mulai ramai dikunjungi wisatawan domestik. Di pantai ini kelompok nelayan juga mengenalkan wisata kano, dan sangat diminati wisatawan.

JUMAT PON, 4 NOVEMBER 2016

Bali Post/eka

PAKAIAN DALAM - Tersangka Suherman Raharja menunjukkan barang bukti pakaian dalam wanita di Mapolsek Denpasar Selatan, Kamis (3/11) kemarin.

Curi CD Wanita, Suherman Ditangkap Denpasar (Bali Post) Suherman Raharja (42), sopir pick-up, tertangkap tangan saat mencuri pakaian dalam milik Merry Juniarti (25) di Jalan Gelogor Carik Gang Tanjung, Denpasar Selatan, Rabu (2/11) lalu. Selanjutnya, kasus itu dilaporkan ke Polsek Denpasar Selatan. Sedangkan barang bukti yang diamankan 20 celana dalam berbagai merek, 20 bra, dan 3 lingerie. Kanit Reskrim Iptu Bangkit Dananjaya, Kamis (3/11) kemarin, mengatakan kejadiannya sekitar pukul 04.00 wita. Tersangka tiba di TKP dan langsung menuju kamar korban. Saat mengambil pakaian dalam wanita yang dijemur di TKP, korban memergokinya. Saat kejadian, pelaku baru mengambil tiga celana dalam milik korban. “Kami langsung ke TKP, setelah menerima laporan itu. Karena sering kehilangan, korban lalu melakukan pengintaian,” ujarnya. Selanjutnya, tersangka diinterogasi dan kasus tersebut dikembangkan. Polisi lalu mengajak tersangka ke rumahnya di Jalan Padang Luwih, Badung. Ternyata ditemukan puluhan pakaian dalam wanita. “Tersangka beraksi sejak setahun lalu, tepatnya November 2015. Tersangka mengambil dua celana dalam,” tegas Bangkit. Pengakuan tersangka, lanjut Kanit Reskrim, juga beraksi Senin (31/10) pukul 11.00 wita. Sedangkan keterangan korban waktu itu kehilangan 17 celana dalam, 20 bra, dan 3 lingerie. Tersangka berdalih memiliki libido yang tinggi dan untuk menurunkannya harus memakai celana dalam yang dicuri. Modusnya, tersangka pura-pura memasang brosur sambil memantau situasi TKP. Jika rumah sepi, tersangka asal Bandar Lampung ini, langsung beraksi. (kmb36)

7

761 Guru Penuhi Syarat Jadi Tenaga Kontrak Provinsi Denpasar (Bali Post) -

dari APBD kabupaten/kota, ada juga yang digaji oleh komite. Setelah peralihan kewenangan, seluruhnya difasilitasi oleh provinsi. Namun, hanya yang memenuhi syarat 24 jam mengajar per minggu, berpendidikan D-4/S-1 dan mengajar linier, serta memiliki Akta IV bisa menjadi tenaga kontrak provinsi. “Kalau dia mengajar 24 jam, dia diberikan gaji sesuai UMP. Tapi kalau seandainya guru itu mengajar di bawah 24 jam, kita bayar per jam Rp 50.000. Jangan sampai nanti guru tidak pernah mengajar dibayar UMP, kan kecemburuan jadinya,” ujarnya. Menurut TIA, ada surat pernyataan dari kepala sekolah yang menyatakan guru non-PNS mengajar minimal 24 jam per minggu. Dari surat

pernyataan itulah, pihaknya kemudian bisa menetapkan jumlah guru non-PNS yang ditetapkan menjadi tenaga kontrak. Kepala sekolah bertanggung jawab penuh terhadap objektivitas atas jam mengajar guru di sekolah. “Pemprov kan tidak mungkin mengintervensi, yang paling paham berapa jam guru mengajar kan kepala sekolah. Kalau seandainya di tahun ini guru tersebut mengajarnya 24 jam, tahun depan ternyata dia mengajar di bawah 24 jam otomatis dia akan kita bayar per jam sehingga berkeadilan,” jelasnya. Diwawancara terpisah, anggota Komisi IV DPRD Bali I Gede Suamba berpendapat, guru non-PNS yang sebelumnya menjadi tenaga kontrak kabupaten/kota mestinya langsung ditetapkan sebagai tenaga kontrak provinsi. Kalau saklek berpatokan pada 24 jam mengajar, bisa jadi mereka ada yang tidak memenuhi ketentuan itu. Imbasnya, akan ada penurunan pendapatan yang diterima para

guru tersebut. “Makanya sekarang banyak yang di kabupaten itu ingin bergeser ke SMP. Contoh seperti di Tabanan. Kalau kontrak di kabupaten dia kan dapat Rp 1,1 juta sudah SK Bupati. Kemudian karena dia jam-nya kurang, bisa saja mendapat 10 jam per bulan dikali Rp 50.000 kan berarti Rp 500 ribu,” jelasnya. Suamba menambahkan, kemungkinan adanya kepentingan lain juga sangat besar. Pasalnya, kepala sekolah memiliki peluang menambah guru baru untuk diusulkan menjadi tenaga kontrak provinsi. Misalnya dalam satu sekolah, sudah ada satu guru BK yang cukup untuk menangani 6 kelas. Lantaran ada kepentingan, masuklah satu guru BK lagi sehingga membagi jam mengajar guru BK sebelumnya. Lantaran jam-nya sudah dibagi, guru yang semestinya bisa diangkat menjadi tenaga kontrak provinsi akhirnya dibayar per jam akibat kekurangan jam mengajar. (kmb32)

menjadi 51. “Badan yang digabung itu adalah Bappeda dan Litbang, yang sebelumnya Bappeda sendiri, Litbang sendiri. Kemudian dinas yang dulu Dinas Kominfo digabung dengan Statistik,” ujar Karo Organisasi Setda Provinsi Bali, I Wayan Sudana, yang ditemui di Gedung DPRD Bali, Kamis (3/11) kemarin. Sudana menambahkan, 2 ja-

batan lagi yakni Direktur Utama Rumah Sakit Mata Bali Mandara (RS Indera) dan Rumah Sakit Jiwa akan menjadi jabatan fungsional pada tahun 2018. Jabatan fungsional ini akan berpengaruh pula pada jumlah pejabat Eselon II menjadi 49 dari 51 tersebut. Selain Eselon II, jumlah jabatan Eselon III juga akan berkurang 13 jabatan dan Eselon IV berkurang 5 jabatan.

“Untuk Eselon III nanti tidak ada diisi jabatan dan tidak akan ada pengangkatan, Eselon IV juga begitu,” imbuhnya. Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Bali I Ketut Tama Tenaya mengatakan, perubahan jumlah pejabat Eselon II pasti akan berpengaruh pada rancangan APBD 2017. Kendati hal tersebut masih dikaji karena APBD 2017 juga masih dalam tahap pembahasan. (kmb32)

Seluruh tenaga pendidik atau guru non-PNS di SMA/SMK negeri kini memang ditetapkan dengan Surat Keputusan Gubernur dan dibayar dari APBD Provinsi Bali. Namun, hanya 761 dari 2.505 guru non-PNS yang akan ditetapkan sebagai tenaga kontrak provinsi dan digaji sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP). Sedangkan 1.744 orang sisanya akan dibayar Rp 50.000 per tatap muka seminggu.

“Berdasarkan PP nomor 74 tahun 2008 tentang Guru, disebutkan syarat guru adalah memenuhi kompetensi, kualifikasi dan beban mengajar. Tenaga pendidik non-PNS yang memenuhi syarat dimaksud sejumlah 761 orang, sedangkan yang tidak memenuhi syarat sejumlah 1.744 orang,” ujar Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat memberikan jawaban terhadap pandangan umum fraksi atas Ranperda APBD 2017 dalam Rapat Paripurna DPRD Bali, Kamis (3/11) kemarin. Selain tenaga pendidik, lanjut Pastika, tenaga kependidikan (pegawai) yang dibayar APBD kabupaten/kota juga akan ditetapkan sebagai tenaga kontrak provinsi. Tercatat sebanyak 667 dari 2.112 tenaga kependidikan nantinya digaji

sesuai UMP. Sementara 1.445 orang tetap dibayarkan dari komite sekolah. “Untuk selanjutnya, akan dilakukan kajian komprehensif kebutuhan tenaga kependidikan di SMA dan SMK Negeri,” imbuh Mantan Kapolda Bali ini. Berbeda dengan tenaga non-PNS, nasib tenaga pendidik dan tenaga kependidikan PNS jauh lebih mujur. Menurut Pastika, tenaga PNS yang berjumlah 6.485 orang akan mendapatkan gaji dan tunjangan, tambahan penghasilan pegawai (TPP), serta uang makan. Pindah ke SMP Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Bali, TIA Kusumawardhani, mengatakan, tenaga non-PNS guru sebelumnya ada yang digaji

Kemendagri Revisi Perda OPD

Jabatan Eselon II Jadi 51 Denpasar (Bali Post) Jabatan Eselon II Pemprov Bali telah ditentukan sebanyak 53 dalam Perda Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sebelumnya sudah ditetapkan.

Namun hasil verifikasi Kementerian Dalam Negeri, jumlah itu rupanya mengalami “revisi”. Pasalnya ada dua dinas dan badan yang digabung, sehinga total jabatan Eselon II berubah

Bali Post/rah

PATROLI - Patroli gabungan TNI-Polri melakukan penyisiran di wilayah Denpasar.

Tekan Aksi Geng Motor

TNI-Polri Bersenjata Laras Panjang Sisir Denpasar Denpasar (Bali Post) Puluhan prajurit Korem 163/Wira Satya, Kodim 1611/Badung dan Polsek Denpasar Timur, mulai Rabu (2/11) pukul 21.00 wita hingga Kamis (3/11) dini hari menggelar patoli gabungan. Prajurit bersenjata laras panjang khusus mengincar geng motor. Dandim 1611/Badung Letkol CZI M. Leo Pola Ardiansa S. mengatakan, pihaknya tidak main-main menyikapi aksi brutal geng motor tersebut. Oleh karena itu, supaya hasilnya optimal maka dilaksanakan patroli gabungan prajurit Kodim, Korem, dan anggota Polsek Denpasar Timur. Wilayah yang disisir yaitu Jalan Surapati, Hayam Wuyuk, Tanjung Bungkak, Bundaran Renon, seputaran Bajra Sandi, Tukad Yeh Aya, Tukad Batanghari, Barito, Tukad Pakerisan, Dewata, Pendidikan, Merthasari, Suwung Batankendal, Bypass Ngurah Rai, Pulau Serangan, Simpang Siur, Imam Bonjol, Gunung Soputan, Mahendradatta, Teuku

Bali Post/mud

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Umar dan Jalan Diponegoro. Selain itu, juga dilakukan penyisiran di Jalan Thamrin, Setiabudi, Cokrominoto, Kargo, Gatot Subroto Barat (Tiara Gatzu), Gunung Sanghyang, dan Jalan Gunung Agung. Saat patroli di jembatan Serangan, ditemukan muda-mudi sedang nongrong sambil pesta arak. Selanjutnya mereka langsung dibubarkan. “Disampaikan kepada mereka jangan minum-minuman beralkohol, apalagi sejenis arak karena bisa mengganggu kesadaran. Bilamana kesadaran terganggu maka akan memancing berbuat ke arah negatif. Yang rugi yang bersangkutan dan orang lain. Araknya langsng diamankan,” tegas Dandim. Patroli gabungan juga menyisir Jalan Kargo, tepatnya di Patung Kuda Citra Land. Selanjutnya, petugas membubaran Club Motor Aparian Community Bali berjumlah 12 orang. “Untuk geng motor, saya minta membubarkan diri.

Ini demi kebaikan kita bersama. Jangan sampai aparat penegak hukum melakukan tindakan tegas,” mantan Wadandensi Paspampres ini. Sementara itu, Kapolsek Denpasar Timur Kompol Gede Redastra mengatakan, pihaknya juga melakukan pembinaan ke sekolah-sekolah. “Kegiatan seperti ini sudah sering kami lakukan. Bhabinkamtibmas kami tugaskan turun menyambangi sekolah-sekolah,” ujarnya. Pascakejadian di Jalan Menuh, Kereneng, pembinaan dan patroli gabungan dengan TNI semakin gencar dilakukan. Tak hanya membubarkan orang kumpul-kumpul di jalan, juga menyambangi tempattempat biliar. “Berbagai upaya telah kami lakukan untuk antisipasi geng motor ini. Kami berharap para orangtua dan para guru benar-benar melakukan pembinaan, mendidik dan mengawasinya,” tegas mantan Kapolsek Kuta Selatan ini. (kmb36)


BANGLI

8 Harga Cabai Melonjak, Petani Sumringah Bangli (Bali Post) Petani cabai di Bangli sumringah. Pasalnya, cabai yang dihasilkan para petani itu mampu dijual dengan harga memuaskan yakni Rp 45 ribu per kilogram. Tingginya harga jual cabai di tingkat petani saat ini disebabkan produksi cabai menurun akibat dampak cuaca. Salah seorang petani cabai di Desa Batukaang, Kintamani, I Nyoman Yudana, mengakui bahwa dirinya selaku petani cukup senang dengan tingginya harga cabai saat ini. Pria yang juga menjabat sebagai Perbekel di desanya ini mengungkapkan, tingginya harga cabai khususnya cabai merah besar sudah mulai dirasakannya sejak dua minggu terakhir. ‘’Sebelumnya harganya Rp 25 ribu per kilogram, lalu naik menjadi Rp 30 ribu dan naik terus hingga saat ini mencapai Rp 45 ribu per kilogram,’’ jelas Yudana, Kamis (3/11) kemarin. Menurut Yudana, salah satu penyebab tingginya harga cabai adalah faktor cuaca. Hujan yang akhir-akhir ini mengguyur wilayah Bali mengakibatkan banyak petani cabai gagal panen lantaran tanaman cabai terserang hama. Secara tidak langsung hal ini berpengaruh pada menurunnya produksi cabai. ‘’Saat musim hujan banyak serangan hama yang mengakibatkan cabai gagal panen,’’ ujarnya. Tak hanya di wilayah Bali, kemungkinan gagal panen ini juga dialami sejumlah petani di Pulau Jawa sehingga berpengaruh pada seretnya pasokan cabai. Yudana mengatakan, tingginya harga cabai sebenarnya sudah biasa terjadi setiap tahun. Sebagaimana pengalaman sebelumnya harga cabai biasanya akan mulai mengalami kenaikan saat memasuki bulan Oktober hingga Desember. Lebih lanjut dia berharap harga Rp 45 ribu per kilogram ini bisa terus bertahan. Dengan demikian petani dapat menikmati keuntungan dari penjualan hasil panen. (kmb40)

Gedung Manajemen RSU Bangli Mangkrak Sejak 2006 Bangli (Bali Post) -

Nasib gedung berlantai tiga yang dibangun Pemkab Bangli di lingkungan RSU Bangli tak jelas. Pascamangkraknya proses pembangunan sekitar sepuluh tahun lalu karena tersangkut kasus hukum, bangunan yang rencananya difungsikan sebagai gedung manajemen itu kini dibiarkan terbengkalai. Pihak RSU Bangli mengaku belum bisa melanjutkan pembangunan gedung karena masih fokus membangun gedung pelayanan.

Bali Post/ina

TERBENGKALAI - Bangunan setengah jadi di RSU Bangli yang sejak beberapa tahun terbengkalai.

Jembatan Permanen Tak Kunjung Dibangun

Warga Tembuku Terpaksa Gunakan Jembatan Bambu Bangli (Bali Post) Wacana Pemkab Bangli untuk membangun jembatan permanen penghubung antara Dusun Kedui Desa Tembuku dan Dusun Metra Desa Yangapi tak kunjung terealisasi. Sampai sekarang warga di dua dusun masih memanfaatkan jembatan sederhana dari bambu yang menggantung di atas jurang. Meski kondisinya membahayakan, namun jembatan itu terpaksa dipilih warga untuk mempersingkat waktu tempuh. Salah seorang warga asal Banjar Kedui, Kamis (3/11) kemarin mengatakan, selama ini cukup banyak warga yang melintasi jembatan bambu tersebut. Meskipun kondisinya membahayakan, namun warga tak punya

pilihan lain lantaran ingin mempersingkat jarak dan waktu tempuh. Biasanya warga banyak melalui jembatan tersebut saat prosesi Ida Betara dari kedua desa lunga. Untuk mengantisipasi kerusakan ketika dilalui, setiap akan digelar piodalan jembatan bambu itu diperbaiki warga. ‘’Biasanya jembatan bambu diperbaiki setiap enam bulan,’’ ujarnya. Warga lainnya, Nengah Derawa juga mengungkapkan hal serupa. Dia menyebut warga Kedui selama ini nekat melalui jembatan bambu karena akan mempersingkat waktu menuju Pasar Metra. Tak hanya itu, jembatan ini juga banyak dilalui tukang bangunan dari Antugan yang bekerja di

Yangapi. Bahkan beberapa tukang dari Antugan nekat melalui jembatan darurat dengan sepeda motor. ‘’Beberapa yang tidak berani biasanya menaruh motornya di ujung jembatan. Dari ujung jembatan mereka lalu berjalan kaki ke tempatnya bekerja,’’ terangnya. Mengingat banyaknya warga yang melintas di jembatan bambu tersebut, dirinya pun sangat berharap jembatan permanen bisa segera diwujudkan pemerintah. Terlebih jalan menuju tempat itu sudah diaspal, termasuk dinding jembatan di setiap ujung juga telah kelar. ‘’Kita harapkan pemerintah dapat segera membangun badan jembatannya,’’ harapnya. (kmb40)

Dewan Berencana Rancang Perda Inisiatif tentang Ruas Jalan Bangli (Bali Post) DPRD Bangli berencana merancang perda tentang ruas jalan. Hal ini dilakukan mengingat status ruas jalan di Kabupaten Bangli masih banyak yang tumpang tindih. Anggota Komisi III DPRD Bangli, I Wayan Subagan, Kamis (3/11) kemarin mengatakan mengenai status jalan di Kabupaten Bangli sebenarnya sudah diatur dalam peraturan bupati (perbup). Akan tetapi dalam perbup ternyata belum semua ruas jalan tercover. Masih banyak jalan, terutama jalan desa yang sejatinya statusnya masuk jalan kabupaten tidak tercantum

Jumat Pon, 4 November 2016

dalam perbup. Dia mengatakan, ke depan agar perda tentang ruas jalan tersebut dapat tersusun dengan baik, pihaknya akan melakukan pembahasan bersama kepala desa. Dengan pembahasan bersama pihak desa, pihaknya ingin mendapatkan gambaran status jalan yang ada di masingmasing desa di Bangli. Tak hanya itu, pihaknya juga akan melibatkan akademisi saat penyusunan perda. ‘’Harapan kita tahun depan perda ini telah terbentuk,’’ ujarnya. Senada dengan Subagan, anggota DPRD I Nengah Sugiman juga berpendapat bahwa perda tentang ruas

jalan memang sangat mendesak. ‘’Status jalan menjadi dasar untuk melakukan perehaban ke depannya. Oleh karenanya, sudah sepantasnya ada payung hukum yang mengatur hal tersebut,’’ kata Sugiman. Untuk diketahui, sejumlah ruas jalan rusak di Bangli terancam tak bisa mendapat perbaikan dari dana APBD. Masalahnya, sampai saat ini masih banyak jalan yang tidak jelas status pengelolanya. Agar anggaran perbaikan jalan tidak mubazir, dewan sempat meminta Dinas Pekerjaan Umum Bangli mengubah perbup yang mengatur ruas jalan kabupaten. (kmb40)

Berdasarkan pantauan di RSU Bangli, Kamis (3/11) kemarin gedung mangkrak tersebut berdiri tak jauh dari kamar jenazah dan kantin. Sampai saat ini bangunan yang menghadap ke selatan tersebut kondisinya masih setengah jadi. Meski sudah dipasangi kerangka baja, pada bagian atap belum dipasangi genteng. Direktur RSU Bangli dr. Wayan Sudiana mengatakan, sesuai master plan gedung yang dibangun Pemkab Bangli itu rencananya akan dijadikan sebagai gedung manajemen. Namun karena terjadi kasus hukum saat proses pembangunannya, pembangunan gedung berlantai tiga tersebut akhirnya dihentikan. ‘’Kalau tidak salah pembangunannya dihentikan tahun 2006 lalu. Mengenai detail berapa anggaran pembangunannya dan kenapa masalahnya bisa mangkrak, coba hubungi Dinas Kesehatan,’’ terangnya. Disinggung mengenai rencana RSU Bangli untuk melanjutkan pembangunan gedung tersebut, dr. Sudiana mengatakan bahwa

pihaknya saat ini masih fokus untuk membangun gedung pelayanan. ‘’Kalau gedung pelayanan sudah lengkap baru saya pikirkan untuk kelanjutan pembangunan itu. Kalau memang bisa dilanjutkan gedung itu akan kita pakai sebagai gedung rawat inap. Kita maunya posisi gedung manajemen tidak di sana,’’ jelasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bangli dr. Nengah Nadi saat ditanya soal berapa anggaran pembangunan gedung itu, dia tidak bisa menjawab secara pasti. Demikian juga soal kapan gedung tersebut mulai mangkrak, pihaknya mengaku kurang tahu. Sementara mengenai penyebab mangkraknya bangunan tersebut, dia menyebut inti persoalannya adalah rekanan tidak bisa menyelesaikan pembangunan. Ditambahkannya, karena Dinas Kesehatan sudah menyerahkan bangunan itu ke RSU Bangli, maka mengenai nasib bangunan setengah jadi itu selanjutnya menjadi kewenangan RSU Bangli. (kmb40)

Ulah Calo Penyeberangan ke Terunyan Dikeluhkan Wisatawan Bangli (Bali Post) Keberadaan calo penyeberangan ke Desa Terunyan, Kintamani kembali dikeluhkan guide dan wisatawan. Pasalnya, calo yang biasa mangkal di pertigaan Penelokan ini kerap memaksa wisatawan untuk menggunakan jasa mereka. Tak hanya itu, pelayanan yang diberikan oleh para calo seringkali tak sesuai dengan kesepakatan sebelumnya. Seorang guide asal Padangsambian, Denpasar, Gede Jaya, Kamis (3/11) kemarin menuturkan dirinya sempat mendapatkan pengalaman yang kurang menyenangkan saat mengantar rombongan wisatawan ke Kintamani. Saat tiba di pertigaan Penelokan, sejumlah calo penyeberangan menyetop kendaraannya. Para calo kemudian menawari wisatawannya menyeberang ke Desa Terunyan. Karena tertarik dengan ke-

unikan yang dimiliki Kuburan Desa Terunyan, wisatawan yang diantarnya itupun mau menggunakan jasa calo tersebut. Sebelum diantar, sempat ada kesepakatan antara wisatawan dengan calo. Wisatawan dijanjikan akan diantar turun menggunakan mobil khusus wisatawan dan menyeberang melintasi danau dengan menggunakan boat. Akan tetapi, kenyataannya calo tersebut justru mengantar rombongan wisatawan itu turun dengan menggunakan mobil pick up terbuka. Karena takut, wisatawan pun akhirnya menolak dan meminta agar dicarikan mobil tertutup. ‘’Saat itu tamu saya sempat menunggu lama sekali sebelum mobil tertutup itu datang,’’ terangnya. Saat sampai di bawah, rombongan wisatawan itu bukannya diantar sampai ke Dermaga Kedisan, yang menjadi jalur

penyeberangan resmi menuju Terunyan. Wisatawan justru diantar hingga masuk ke pusat Desa Terunyan. Dari pusat desa, rombongan yang terdiri dari 14 orang itu kemudian diseberangkan ke Kuburan Terunyan menggunakan perahu dayung tradisional, bukan menggunakan boat seperti kesepakatan semula. ‘’Tamu saya yang 14 orang itu diseberangkan menggunakan dua perahu dayung. Saat itu biayanya Rp 100 ribu per orang,’’ ungkapnya. Tak hanya itu, ketika tiba di desa Terunyan rombongan tamunya juga sempat diganggu oleh warga yang memintaminta uang. ‘’Di desa ada orang yang minta-minta uang. Dengan terpaksa ya dikasih sama tamu saya. Sebenarnya tamu saya tidak mempersoalkan warga yang meminta-minta itu. Tapi yang dipersoalkan karena kesepakatan awal para calo itu tidak sesuai dengan kenyataan-

nya,’’ bebernya. Selain itu, Gede Jaya juga mengaku sempat merasa sangat tidak nyaman ketika mengajak wisatawan asal Prancis ke Dermaga Kedisan beberapa bulan lalu. Ketidaknyamanan itu dirasakannya karena banyaknya pedagang acung yang terkesan memaksa wisatawan untuk berbelanja. Atas beberapa pengalaman tidak mengenakan yang sempat dirasakannya tersebut, dirinya selaku guide pun berharap Pemkab Bangli dapat segera membenahi persoalan itu. Pemkab diharapkan dapat mensinkronisasikan tarif penyeberangan antara penyedia jasa yang resmi dengan warga lokal, sehingga tidak membingungkan wisatawan. ‘’Di samping itu, kita harapkan pemkab dapat membina pedagang-pedagang acung agar tidak ada kesan memaksa wisatawan,’’ terangnya. (kmb40)


Jumat Pon, 4 November 2016

Integrasi JKBM ke JKN

Data Masyarakat Miskin Harus Akurat Gianyar (Bali Post) Integrasi program Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) ke Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan akan dimulai 1 Januari 2017. Namun realita di lapangan, masih banyak masyarakat miskin yang belum masuk BPJS maupun JKBM. Terkait hal tersebut, pemerintah dalam hal ini Dinas Sosial Kabupaten Gianyar diminta melakukan validasi data dengan akurat agar tidak ada lagi masyarakat miskin yang tercecer. Anggota Komisi IV DPRD Gianyar Ni Made Ratnadi, Bali Post/ded Kamis (3/11) kemarin, menNi Made Ratnadi gatakan masyarakat miskin sudah terbiasa dengan pelayanan JKBM. Namun tahun depan mereka yang dulunya menggunakan JKBM akan terintegrasi pada layanan BPJS Kesehatan dan kepesertaannya bersifat wajib. Berdasarkan Perpres nomor 111 tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan, pada pasal 6A dinyatakan, penduduk yang belum termasuk sebagai peserta jaminan kesehatan dapat diikutsertakan dalam program jaminan kesehaatan pada BPJS Kesehatan oleh pemerintah provinsi atau pemerintah kabupaten/kota. Menurutnya, iuran per orang per bulan yang dibiayai pemerintah sebesar Rp 23.000. Ratnadi mengungkapkan, sesuai data Dinas Sosial Provinsi Bali, jumlah penerima bantuan iuran BPJS di Kabupaten Gianyar sebanyak 48.457 orang. Namun sejauh ini masih banyak masyarakat miskin yang belum ter-cover layanan BPJS Kesehatan maupun JKBM. Hal ini perlu menjadi perhatian khusus Dinas Sosial Kabupaten Gianyar. Validasi data dan verifikasi yang benar dan akurat dari Dinas Sosial sangat diperlukan agar tidak ada masyarakat yang tercecer dalam pendaftaran saat pengintegrasian JKBM ke JKN. Diharapkan sebelum akhir tahun ini masyarakat Gianyar yang kurang mampu dan belum pernah menggunakan JKBM atau dulu ikut JKBM tapi keluar dan menggunakan fasilitas umum agar mendaftar lagi dengan fasilitas JKBM. Karena masyarakat yang sudah terdaftar di JKBM, dengan mereka sendirinya terintegrasi ke layanan BPJS Kesehatan. ‘’Kami tidak ingin ada masyarakat miskin yang tercecer. Biaya kesehatan dari tahun ke tahun semakin mahal. Kasihan nanti masyarakat yang tercecer akan semakin sulit,’’ tegas politisi PDI-P ini. Lebih lanjut dikatakan Ratnadi, pihaknya mendukung program integrasi JKBM ke JKN. Pasalnya, layanan kesehatan yang disediakan BPJS jauh lebih banyak dan nilai pertanggungannya lebih besar. Dengan demikian, masyarakat Gianyar ke depan akan mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih maksimal dari pemerintah. ‘’Ini akan bisa meringankan beban masyarakat di bidang kesehatan,’’ katanya. Integrasi JKBM ke JKN telah beberapa kali disosialisasikan di Gianyar. Pada sosialisasi 5 Oktober lalu, selain mengulas manfaat kepesertaan JKN, juga ditekankan pentingnya peranan aparat desa/kelurahan. Asisten Administrasi, Ekonomi dan Pembangunan Setda Gianyar I Ketut Astawa Suyasa menyebutkan, aparat desa/kelurahan merupakan benteng terdepan pemerintah dalam menyampaikan informasi ke masyarakat terkait program JKN. (kmb25)

Penyesuaian Perda OPD

GIANYAR 9 Cuaca Buruk, Petani Pilih Panen Cabai Muda Gianyar (Bali Post) Cuaca buruk yang melanda Kabupaten Gianyar sejak beberapa bulan terakhir mengakibatkan kualitas cabai di Subak Kembengan, Desa Tulikup merosot. Supaya tak merugi, panen terpaksa dilakukan mendahului atau ketika buah cabai masih muda. Petani I Wayan Dharma, Kamis (3/11) kemarin, menjelaskan cuaca buruk yang telah berlangsung sejak tiga bulan lalu cukup berdampak pada tanaman cabainya. Selain daun yang keriting, kualitas buahnya juga mengalami penurunan dan banyak yang rontok. Kondisi demikian otomatis mengakibatkan hasil panennya merosot. Lahan seluas enam are yang biasanya menghasilkan 35 kilogram dalam sekali panen yang berlangsung setiap empat hari sekali, kini maksimal hanya menghasilkan 20 kilogram. ‘’Karena banyak yang rontok, terpaksa dipetik muda. Supaya tidak rugi. Kalau nunggu merah, pasti tidak dapat apa,’’ ujarnya. Pola pemetikan mendahului, kata dia, menyebabkan harga jual di pasaran jauh lebih murah yakni di kisaran Rp 15 ribu per kilogram. Berbeda dengan buah yang

sudah merah mencapai Rp 35 ribu per kilogram. Meski demikian, ia mengaku masih beruntung lantaran tidak sampai merugi. ‘’Kondisinya seperti ini, impas saja saya sudah syukur. Tidak lagi berpikir harus berapa dapat untung,’’ ujarnya. Lebih lanjut dia menyebutkan, guna mengantisipasi penurunan kualitas cabai, langkah penyemprotan pestisida sejatinya sudah lebih intensif dilakukan. Namun saying, hal itu nyaris tak membuahkan hasil. Cuaca buruk juga mengakibatkan hasil tanaman lain, salah satunya bunga pacar air turut tak maksimal. ‘’Yang kena imbas juga tak hanya tanaman saya saja, tetapi juga yang lain. Bahkan ada sampai rugi. Tumben seperti ini. Biasanya hasil bagus terus,’’ ucapnya. Kepala Dinas Pertanian, Perhutanan dan Perkebunan Gianyar I Made Raka didampingi Kabid Pangan dan Hortikultura I Made Sudana mengakui cuaca buruk ini sangat berdampak pada tanaman cabai. Dari sekitar 200 hektar lahan tanam, sebagian besar hasil panennya kurang maksimal. Mengantisipasi hal tersebut, pihaknya meminta petani

Bali Post/sos

PETIK CABAI - Petani cabai di Subak Kembengan, Desa Tulikup memetik cabainya yang masih hijau. dalam melakukan penanaman harus memerhatikan musim. ‘’Cuaca ini memang sangat berpengaruh pada tanaman cabai. Ini terjadi di manamana. Supaya tak terus berlanjut, petani harus cermat dalam melakukan penanan-

am. Kapan musimnya baik, itu harus diperhitungkan,’’ tegasnya. Disampaikan pula, cuaca buruk biasanya juga mengakibatkan munculnya hama tungro yang menyerang padi. Oleh karenanya, petani diminta melakukan pemeli-

haraan lebih intensif. Langkah pembasmian hama juga perlu dilakukan sejak dini dan serempak. ‘’Sampai sekarang memang belum ada padi yang serangan tungronya parah. Tetapi ini perlu ditangani secepatnya,’’ tandasnya. (kmb45)

Validasi Data PKH

Ratusan Calon Penerima Dicoret Gianyar (Bali Post) -

Validasi data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan nontunai Program Keluarga Harapan (PKH) per November 2016 telah selesai dilaksanakan Pemkab Gianyar melalui Dinas Sosial. Hasilnya, ratusan calon penerima terpaksa dicoret lantaran tidak memenuhi persyaratan. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gianyar I Made Watha menjelaskan, berdasarkan data yang diterima dari Kementerian Sosial pada awal Oktober lalu, calon penerima program tersebut mencapai 4.025 KPM. Menindaklanjuti hal itu, pihaknya langsung melakukan validasi dengan melibatkan puluhan petugas yang menangani tujuh kecamatan. Satu bulan berjalan, hasilnya justru berbeda. Dari hasil validasi, yang layak menerima program tersebut hanya 3.140 KPM. Sementara sisanya sebanyak

885 KPM dicoret lantaran tidak memenuhi persyaratan. ‘’Validasi sudah selesai dilakukan. Ada ratusan yang tidak lagi layak dapat bantuan itu,’’ katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (3/11) kemarin. Kriteria penerima program untuk tahun ini yakni mereka tergolong keluarga sangat miskin, sedang hamil, memiliki balita, memiliki tanggungan SD sampai SMA, menanggung lansia di atas 70 tahun serta cacat permanen yang mengakibatkan tidak bisa melakukan aktivitas. Dana yang diterima berupa bantuan

tetap Rp 500 ribu, ibu hamil Rp 1,2 juta, biaya SD senilai Rp 450 ribu, SMP sebesar Rp 750 ribu, SMA senilai Rp 1 juta, cacat permanen Rp 3,1 juta, dan lansia Rp 1,9 juta. ‘’Yang dapat bantuan itu harus memenuhi syarat itu dan masuk warga Gianyar. Kalau misalnya anaknya sudah lulus SMA, jadinya tidak dapat,’’ tegas Watha. Sebagai tindak lanjut hasil validasi, dia mengaku akan segera menyampaikannya ke pemerintah pusat. Sesuai infomasi yang diterimanya, bantuan tersebut akan cair pada Desember

Bali Post/sos

I Made Watha

mendatang. Guna memastikan program ini tepat sasaran, pemantauan akan terus dilakukan oleh tenaga pendamping yang kini ber-

jumlah 25 orang. ‘’Untuk tenaga pendamping sudah diusulkan biar ada penambahan lagi delapan orang. Ini juga untuk memaksimalkan pemantauan program,’’ ungkapnya. Sebelum ada tambahan, tercacat sudah ada 2.800 KPM yang menerima program tersebut. Jika dipadukan, totalnya menjadi 6.825 KPM. Meski sudah ada bantuan tersebut, dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, langkah lain juga tetap diambil, salah satunya dengan menggeliatkan program perberdayaan. ‘’Bantuan itu cukup meringankan beban masyarakat. Tetapi kami tak hanya mengandalkan itu. Pembinaan untuk meningkatkan kesejahteraan tetap bergulir,’’ ujar Watha. (kmb45)

Blangko Habis Sejak Oktober

Mekanisme Pengisian Disdukcapil Keluarkan 2.559 Surat Pengganti E-KTP Jabatan Belum Dibahas Gianyar (Bali Post) Mekanisme pengisian jabatan kepala perangkat daerah beserta seluruh jabatan struktural di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) belum dibahas Pemkab Gianyar. Hal ini lantaran proses penyesuaian Perda OPD sesuai hasil verifikasi pemerintah provinsi, masih berlangsung. Kepala Badan Kepegawaian Daerah Gianyar, Ketut Artawa, Kamis (3/11) kemarin, menjelaskan pelantikan pejabat baru sesuai PP No. 18 Tahun 2016 harus sudah dilaksanakan paling lambat 1 Januari 2017. Meski waktunya terbilang sudah dekat, pihaknya belum melakukan pembahasan terkait mekanisme pengisian jabatan tersebut apakah melalui panitia seleksi (pansel) atau mengacu pada petunjuk Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. ‘’Sampai saat ini, itu (pengisian jabatan -red) belum dibahas,’’ ujarnya. Dia mengatakan, belum dilakukannya pembahasan mekanisme pengisian jabatan karena masih ada penyesuaian Perda OPD yang telah ditetapkan eksekutif bersama legislatif beberapa waktu lalu. Berdasarkan hasil verifikasi, Pemprov Bali mengarahkan satu SKPD untuk masalah keuangan. Sementara pada OPD yang telah disetujui dewan bersama eksekutif, masalah keuangan ditangani dua SKPD, yakni Badan Pendapatan Daerah dan Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah. ‘’Kalau itu (penyesuaian Perda -red) sudah selesai dilakukan, baru kami tahu mekanisme pengisiannya. Ini masalahnya kan ada pergeseran, jadinya tidak bisa cepat-cepat. Lain misalnya kalau hanya pengukuhan,’’ tegasnya. Disinggung terkait target batas waktu penetapan pengisian jabatan itu, ia juga belum menentukan. Dia hanya menyebutkan secepatnya. ‘’Kalau misalnya waktu pengisiannya singkat, ya kami harus lembur,’’ ucapnya. Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Gianyar I Nyoman Artawa Putra juga mengaku belum membahas soal pengisian jabatan bersama eksekutif. Alasannya pun sama, karena masih menunggu penyesuaian OPD. Meski demikian, ia menegaskan pengisian jabatan harus dilakukan secara selektif. Pejabat yang dipilih harus berkompeten dan memiliki rancangan kerja yang jelas. ‘’Selama ini memang kinerja SKPD sudah baik. Tetapi pada OPD baru ini, harus lebih baik lagi. Pemilihan pejabat harus selektif. Bidang yang ditangani harus sesuai dengan bidang ilmunya,’’ pintanya. (kmb45)

Gianyar (Bali Post) Surat keterangan pengganti e-KTP yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Cacatan Sipil (Disdukcapil) Gianyar sejak awal Oktober telah mencapai ribuan lembar. Belum bisa dipastikan sampai kapan hal ini berlangsung. Sebab, informasi kedatangan blangko dari pemerintah pusat masih belum ada. Kepala Disdukcapil Gianyar Putu Gede Bayangkara menjelaskan, jumlah perekaman data e-KTP sejak awal Oktober sampai 2 November lalu atau sekitar sebulan telah mencapai 2.559 orang. Tak satu pun dari angka itu yang langsung dicetak. Sebab, blangko e-KTP sudah habis. Infomasi ini langsung datang dari pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri. ‘’Yang belum tercetak mencapai ribuan. Ini sudah berlangsung sejak awal Oktober,’’ ujarnya didampingi Sekretaris Disdukcapil I

Wayan Ardana, Kamis (3/11) kemarin. Menyikapi hal ini, fisik e-KTP sementara waktu masih digantikan dengan surat keterangan yang menjelaskan warga bersangkutan sudah mengikuti perekaman. Hal ini dilakukan supaya penduduk bersangkutan tetap bisa mengurus administrasi lainnya. Kebijakan ini diklaim belum pernah menuai keluhan dari masyarakat. ‘’Surat keterangan yang keluar secara otomatis sama dengan jumlah perekaman,’’ katanya. Dia pun mengaku belum tahu sampai kapan surat tersebut dikeluarkan. Sebab sampai saat ini belum ada informasi kapan blangko e-KTP dikirimkan oleh pemerintah pusat. Informasi yang diterima hanya diperkirakan tersedia kembali bulan ini setelah revisi anggaran DIPA Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil 2016 mendapatkan persetujuan Kementerian Keuangan. (kmb45)

Bali Post/sos

E-KTP - Sejumlah warga sedang mengurus e-KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Gianyar belum lama ini. Sejak awal Oktober, blangko e-KTP di Gianyar sudah habis.


KLUNGKUNG

10

Jumat Pon, 4 November 2016

Sering Terjadi Tragedi

Nusa Penida Perlu Upacara ’’Pamehayu Gumi’’ Semarapura (Bali Post) –

Selain terkenal dengan wisata bahari dan spiritualnya, sejak lama Pulau Nusa Penida diakui sebagai pulau magis. Tragedi Jembatan Kuning dan kecelakaan lainnya diharapkan ditindaklanjuti dengan pelaksanaan upacara pemehayu gumi. Pasalnya, hingga saat ini belum ada upacara besar yang diselenggarakan setelah terjadinya runtutan kejadian yang menimbulkan korban jiwa. Ambruknya Jembatan Kuning merupakan tragedi terakhir yang menelan delapan korban jiwa. Sebelumnya ada wisatawan meninggal dunia saat beraktivitas di laut, Ni Ketut Lastri dan Ni Kadek Indah Barliana tenggelam setelah dihantam ombak di pantai Angle Billabong (2/6) dan pemedek Ni Gusti Ayu Sukaseni meninggal setelah tangkil ke Pura Dalem Ped (7/6). Rangkaian kejadian itu, menurut Ketua Bidang Kemasyarakatan PHDI Klungkung I Dewa Ketut Soma, bila dilihat secara niskala terjadi akibat kealap atau diambil. “Di Nusa Penida sudah banyak warga yang kealap. Orang-orang yang meninggal ini karena kurangnya pelaksanaan yadnya,” terangnya, Kamis

(3/11) kemarin. Oleh karena itu, patut dilaksanakan upacara pemahayu gumi untuk menetralisir kebrebehan atau bencana yang terjadi agar tidak terulang kembali. Sebab, Nusa Penida merupakan pulau mistis yang sangat dikenal dengan cerita I Renggan, Dalem Sawang dan Ratu Gede Mecaling yang memiliki bala tentara wong samar. “Beliau memiliki ribuan bala samar, ini harus diberikan upacara upahayu. Upacara ini dilaksanakan di Nusa Ceningan, Nusa Lembongan, Nusa Gede,” katanya. Upacara pacaruan labuh gentuh perlu diadakan di pesisir pantai Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan, mengingat robohnya Jembatan Kuning menyebabkan banyak korban jiwa. “Mapulang pakelem dilakukan di tengah-tengah tempat jembatan roboh sekaligus nunas tirta kamandalu. Sistemnya mecatur murti. Tirta kamandalu dipakai meruat seluruh masyarkat Nusa Penida,” sebut Soma. Upacara serupa juga mesti dilaksanakan di perempatan Kantor Camat Nusa Penida pada Tilem Sasih Kaulu. Pihaknya juga berharap dilaksanakan pamarisuda buana di titik tertinggi di Nusa Penida. (dwa)

Bali Post/dok

TURUN – Penumpang yang berangkat dari Klungkung daratan turun di pelabuhan rakyat di Nusa Penida.

Selundupkan SS, DAK Turun Pengunjung Rutan Dibekuk

APBD 2017 Dibebani Porprov dan Pilkada

Semarapura (Bali Post) –

Menyembunyikan SS di dalam bungkusan rokok ketika membawa barang titipan untuk napi di rutan, pengunjung bernama I Made Santika alias Kunyil alias Andy Law (35) dibekuk petugas Rutan Negara Kelas II B Klungkung, Rabu (2/11) sore. Pria yang tinggal di Lingkungan Pande, Kelurahan Semarapura Klod, Klungkung, itu ditangkap petugas rutan Klungkung sekitar pukul 17.30 Wita. Menurut informasi di lapangan, Kamis (3/11) kemarin, kejadiannya berawal ketika Kunyil datang ke rutan Klungkung membawa pesanan yang ditujukan kepada seorang narapidana bernama I Komang Gede Astawa alias Samba. Barang titipan yang dibawa berupa dua bungkus roti dan satu bungkus rokok. Semula petugas tidak curiga dengan gelagat Kunyil. Namun, setelah barang titipan tersebut diserahkan, petugas jaga rutan, I Gede Agus Martiana alias Agus Memed (32), mulai curiga karena bungkusan rokok yang diberikan sudah terbuka. Atas kecurigaan tersebut, Agus Martiana kemudian mengeluarkan semua isi rokok tersebut. Ternyata di dalam rokok ditemukan sebuah paket dibungkus plastik klip berisi kristal bening yang diduga sabu-sabu. Petugas lainnya yang ikut menyaksikan langsung mengamankan Kunyil. Dari hasil penggeledahan yang dilakukan, petugas hanya mendapati Kunyil membawa dua buah HP. Petugas juga mengamankan satu unit sepeda motor Vario nomor polisi DK 7730 MB dan STNK atas nama Ni Wayan Juliantari yang dibawa Kunyil ke Rutan Klungkung. Petugas rutan lalu melaporkannya ke Polres Klungkung untuk diambil tindakan lebih lanjut. Kasat Narkoba Polres Klungkung AKP Wayan Parwata tidak mau berkomentar banyak terkait penangkapan pengunjung rutan yang ditangkap membawa SS. Ia hanya mengatakan akan memberikan info Jumat ini terkait penangkapan pelaku. Sementara Kepala Keamanan Rutan Klungkung Johainis Jaflaun mengakui adanya pengunjung yang ditangkap karena membawa narkoba. ‘’Masalah ini sudah dilaporkan kepada kepala rutan dan kepala rutan melakukan koordinasi dengan pihak Polres,” jelas Johainis. (kmb)

Semarapura (Bali Post) – Anggaran yang akan dialokasikan pada APBD Induk 2017, dipastikan menurun dibandingkan tahun 2016. Selain menurunnya anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), pada APBD tahun 2017 juga dianggarkan dana untuk pelaksanaan Porprov Bali dan Pilkada Kabupaten Klungkung. Kondisi ini membuat Pemkab Klungkung harus pintar-pintar mengelola APBD induk agar tetap dapat mengembangkan pembangunan tahun depan. Sekda Kabupaten Klungkung, I Gede Putu Winastra mengaku telah menerima informasi terkait DAK dari pusat yang tidak sebanyak tahun ini. Menurunnya besaran DAK karena terjadi pemangkasan di pusat. ‘’Turunnya besaran DAK akan berpengaruh terhadap pembangunan, mengingat terjadi pengurangan anggaran

KLUNGKUNG (0366) 21115 (0366) 21090 (0366) 23181 (0366) 23180 (0366) 5382838 (0366) 21172 (0366) 25241 (0366) 21442 (0366) 22655 (0366) 21336 (0366) 25599

kan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Klungkung mencapai Rp 11 miliar. Pihaknya berupaya agar anggaran Porprov dapat diturunkan. “Kami minta Disdikpora menekan anggaran untuk Porprov menjadi sekitar Rp 10 miliar,” ujarnya. Anggaran Porprov nantinya digunakan Pemkab Klungkung untuk membiayai atlet yang

Bali Post/kmb

Dua Guru Berprestasi ke Jepang Semarapura (Bali Post) –

Guru dan siswa di Kabupaten Klungkung terus menorehkan prestasi. Dua guru berprestasi mengikuti pembelajaran ke Jepang. Diantar Kabid Dikmen Disdikpora I Ketut Suadnyana dan Kabid Dikdas I Made Sukada, mereka berpamitan kepada Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Kamis (3/10) kemarin. Pendidik yang mendapat tugas ke Jepang masing-masing Diah Puspa Shinta Pradnyani, guru bahasa Jepang SMA Negeri 1 Semarapura, dan I Gusti Ayu

Russasmitha Sri Swaningrat (guru SMA Pariwisata Saraswati Klungkung). Keduanya berangkat ke negara Sakura bersama 24 guru se-Indonesia. Mereka mengikuti pembelajaran di Jepang, 6-22 November 2016. Shinta Pradnyani mengaku senang mendapat kesempatan belajar ke Jepang. Ia akan mendapat ilmu bagaimana cara membuat siswa menjadi aktif sepanjang jam pelajaran serta saling tukar pengalaman mengajar. “Kami juga akan mendapat wawasan untuk nantinya diterapkan di

Klungkung,” katanya. Bupati Suwirta merasa bangga dengan prestasi yang diraih para guru di Klungkung. Ini menandakan kualitas pembelajaran di Klungkung sudah terlaksana dengan baik, berkat dukungan dan semangat dari guru yang memiliki rasa kepedulian tinggi terhadap sektor pendidikan. Bupati berharap kedua guru memegang Program Aksi Gema Santi dalam proses pengajaran. Sementara itu, guru SDN 2 Selat Luh Cakrawati berangkat ke Jakarta, 7- 11 November kar-

ena terpilih menjadi finalis atau nobel (inovasi pembelajaran) kategori alat peraga pembelajaran. Ikut berpamitan siswa SD Negeri 1 Semarapura Kangin. Tujuh siswa kelas VI SD ini mewakili Provinsi Bali mengikuti Apresiasi Sastra Siswa SD 2016, yang digelar di Bogor 8-11 November 2016. Ketujuh siswa itu adalah Ida Bagus Gede Agastya Wiryada, Ni Komang Reyna Nadhira Dewi, Putu Jyotiar Prema Putri, I Gusti Ayu Diah Witari, Anak Agung Istri Shinta Dewi, Luh

PMR Harus Berkarakter Semarapura (Bali Post) –

Kemah Bakti Dewan Kerja Palang Merah Remaja (DKPMR) Madya PMI angkatan V dibuka Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, ditandai pemotongan tali spanduk PMI di Lapangan Tembak Desa Paksebali, Kecamatan Dawan, Kamis (3/11) kemarin. Hadir Sekretaris PMI Klungkung Ngakan Made Mintu, pengurus PMI dan kepala SMP seKabupaten Klungkung. Wakil Ketua Panitia Pelaksana I Wayan Sarjana dalam laporannya menyampaikan, PMR adalah wadah pembinaan generasi muda PMI yang dapat dilaksanakan di sekolah dan di luar sekolah. Kegiatan ini merupakan proses pembinaan anggota remaja dalam peningkatan pengetahuan, keterampilan dan sikap untuk menjadi remaja yang berkarakter.

mengalokasikan usulan KPU tersebut, mengingat belum ada kepastian anggaran dari Pemprov Bali untuk penyelenggaraan pilkada serentak. Sementara itu, Pemkab Klungkung kini sedang menggodok dan merumuskan apa saja yang akan dibiayai pada APBD Induk 2017. Belum bisa dipastikan kegiatan prioritas dalam APBD induk, namun Winastra menegaskan pembiayaan akan sesuai dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang didasari hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). (dwa)

PAMITAN – Tujuh siswa dan tiga guru berpamitan kepada Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta sebelum bertolak ke Bogor, Jakarta dan Jepang.

Telepon Penting Polres Klungkung Polsek Klungkung Polsek Dawan Polsek Banjarangkan Polsek Nusa Penida RSUD Klungkung RSU Bintang PMI Klungkung Damkar Klungkung PDAM Klungkung PLN Klungkung

yang dialokasikan terhadap sejumlah proyek fisik,’’ katanya ditemui, Kamis (3/11) kemarin. Di sisi lain, APBD induk 2017 juga terkuras untuk pendanaan Pilkada Klungkung dan Porprov Bali yang akan dilaksanakan di Kabupaten Gianyar. Anggaran pelaksanaan Porprov yang diusulkan Dinas Pendidi-

akan berlaga pada ajang olahraga se-Bali di Gianyar. Akan tetapi pihaknya mengaku belum mendapatkan informasi terkait jumlah cabang olahraga yang akan diikuti dan jumlah kontingen Klungkung. Pemkab Klungkung juga harus menganggarkan untuk pelaksanaan Pilkada 2018 dengan biaya Rp 23 miliar sesuai yang diajukan KPU Klungkung. Anggaran ini diharapkan dapat dihemat, mengingat Pilkada Klungkung serentak dengan Pilkada Gianyar dan Provinsi Bali. Anggaran yang dapat dihemat diperkirakan hingga Rp 14 miliar. Namun Pemkab Klungkung tetap harus

‘’Perkemahan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas relawan PMI yang memiliki potensi dan pengalaman dalam memberikan pertolongan pertama,’’ tuturnya. Kegiatan diikuti tujuh siswa dari masingmasing SMP hingga 6 November dalam bentuk perkemahan. Bupati Suwirta dalam sambutannya menyatakan kemah bakti ini sebagai bentuk pembinaan terhadap generasi muda yang harus diarahkan dan diwadahi. “Kegiatan ini juga untuk menambah pengalaman, pengetahuan dan wawasan dengan cara memberikan pembinaan dan pelatihan,” katanya. Suwirta mengharapkan anggota PMR benar-benar fokus menjalankan perkemahan ini. “Tancapkan kekuatan dan komitmen adik-adik untuk menjadi orang yang berkarakter kuat,” ujarnya. (dwa)

Bali Post/dwa

BUKA - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta membuka Kemah Bakti Dewan Kerja Palang Merah (DKPMR) Madya PMI angkatan V di Desa Paksebali, Dawan.

Panca Chaira Prasetya dan Kadek Arindra Krista Yoga. Selama di Bogor mereka akan mengikuti lima bidang yang dilombakan, yakni lomba menulis cerita pendek kategori pemula, lomba menulis cerita pendek kategori penulis, lomba cipta pantun, lomba cipta syair dan lomba mendongeng. Bupati Suwirta juga memberikan semangat kepada siswa yang mewakili Klungkung ke ajang nasional. Sebagai bentuk dukungan, bupati menyerahkan dana motivasi. (kmb)


Musyawarah Sengketa Pilkada Mentok

Pemohon Tolak Tawaran Virtual Ulang di Tiga Desa Singaraja (Bali Post) – Musyawarah sengketa Pilkada Buleleng tampaknya akan berlanjut. Mediasi antara pemohon dan termohon, Kamis (3/11) kemarin mentok alias tanpa kesepakatan. Pihak termohon (KPU Buleleng) menawarkan kepada pemohon (bakal pasangan calon perseorangan Dewa Nyoman Sukrawan dan I Gede Dharma Wijaya) melakukan verifikasi faktual ulang (virtual) di tiga desa ditolak. Sebaliknya, pemohon melalui tim advokasinya ngotot agar KPU melakukan virtual ulang di 14 desa. Dalam musyawarah kemarin, KPU menawarkan opsi untuk melakukan virtual di tiga wilayah masing-masing Kelurahan Banjar Jawa (Kecamatan Buleleng), Desa Bila dan Desa Mengening (Kecamatan Kubutambahan). Tawaran virtual ulang di Desa Bila karena terjadi pelanggaran etika yang direkomendasi oleh Panwaslih Buleleng. Sedangkan di Desa Mengening dan Kelurahan Banjar Jawa, saksi dari tim pihak pemohon mengklaim terjadi intimidasi di wilayah itu, sehingga tidak terjadi verifikasi faktual. Di Kelurahan Banjar Jawa, pemohon mengklaim memiliki 300 pendukung. Di Desa Men-

gening ada 19 pendukung, dan Desa Bila 46 dukungan. Itu artinya ada 365 dukungan dari tiga wilayah tersebut yang bisa diverifikasi faktual. Sedangkan, bakal pasangan calon perseorangan memiliki kekurangan 235 dukungan lagi, untuk bisa ditetapkan sebagai calon. Atas tawaran itu, bakal calon Bupati Dewa Nyoman Sukrawan menyatakan menolak. Dia ngotot meminta agar virtual dilakukan di 14 desa dan kelurahan yang notabene tidak divirtual dari 12 hingga 17 Oktober lalu. Menyusul permintaannya tidak dipenuhi, Sukrawan mengaku sudah menyiapkan upaya hukum

lanjutan dengan mengajukan penyelesaian sengketa di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT-TUN) Surabaya. Pihaknya juga menyampaikan laporan kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) KPU RI dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI dan Komisi II DPR RI. “Kami tidak setuju dan tetap meminta agar verifikasi di 14 desa itu. Keinginan kami itu tidak dipenuhi, sehingga sidang musyawarah hari ini diselesaikan. Kami akan tunggu keputusan dua hari lagi. Kalau keputusan musyawarah menguatkan keputusan termohon, kami akan lakukan upaya hukum

lanjutan,” katanya. Kuasa hukum KPU Buleleng, Agus Saputra mengatakan, tawaran melakukan virtual di tiga wilayah itu berdasarkan tiga alasan kuat. Pertama, KPU menjunjung tinggi penegakan hukum, kedua menjaga hak-hak konstitusi warga, dan ketiga menjaga etika para penyelenggara pemilihan kepala daerah. “Tidak semua tawaran pemohon bisa kita terima. Tiga wilayah yang kita berikan virtual itu juga berdasarkan alasan kuat dan kalau di desa yang verifikasinya nol, tidak dapat kami rekomendasikan,” katanya. Sementara itu, pimpinan musyawarah Putu Sugi Ardana mengatakan, karena mediasi gagal menemukan kesepakatan, musyawarah akan dilanjtukan dengan tahapan penyampaian kesimpulan dari pihak pemohon dan termohon Jumat (4/11) pagi ini. Kemudian pimpinan musyawarah akan mengambil keputusan Sabtu (5/11) besok. (kmb38)

Kampanye Perdana

KPU Pentaskan Wayang Wong Singaraja (Bali Post) – Tari Wayang Wong Desa Tejakula akan dipentaskan dalam kampanye perdana, Jumat (4/11) ini di lapangan umum Taman Kota Singaraja. Sekitar 200 orang penari akan memainkan Tari Wayang Wong untuk menyampaikan pesan “Kampanye Berintegritas dan Damai”. Selain menampilkan kesenian tradisional, kegiatan kampanye perdana ini juga diisi dengan penandatanganan “Kampanye Berintegritas dan Damai” oleh pasangan calon.

Ketua KPU Buleleng Gede Suardana Kamis (3/11) kemarin, mengatakan, kampanye perdana akan dihadiri oleh pasangan calon tunggal Putu Agus Suradnyana dan dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. (PAS-Sutjidra), tim sukses dan simpatisan, undangan KPU Provinsi Bali, KPU Kabupaten/Kota se-Bali, Bawaslu, Panwaslih, dan tokoh masyarakat. Sesuai tahapan yang terbaru, kampanye digeber 4 November 2016 hingga 11 Februari 2017 mendatang. “Persiapan su-

11

BULELENG

Jumat Pon, 4 November 2016

dah 70 persen dan kami siap membuka masa kampanye besok (Jumat 4/11) pagi ini,” katanya. Menurut Suardana, pertimbangan memantaskan tari wayang wong dalam kampanye perdana karena tarian yang menjadi warisan leluhur Buleleng itu dijadikan maskot Buleleng. Dengan demikian, pihaknya terinspirasi untuk memantaskan wayang wong untuk menyampaikan pesan tema kampanye berintegitas dan damai. (kmb38)

BNNP Bali Rekrut Pecalang sebagai Relawan P4GN PARTISIPASI masyarakat sangat diharapkan untuk memberantas penyalahgunaan narkoba. Partisipasi dari komponen masyarakat sudah banyak yang dilibatkan melalui wadah relawan Pencegahan Pemberantasan Penanggulangan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Untuk menguatkan kembali, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNN)) Bali merekrut unsur pecalang menjadi anggota relawan P4GN tersebut. Demikian terungkap ketika BNNP Bali menggelar sosialisasi pemetaan kawasan rawan pemberdayaan alternatif antinarkoba di kawasan/wilayah rawan, Kamis (3/11) kemarin di ruang pertemuan kantor Camat Sawan. Sosialisasi ini diikuti para perbekel di Kecamatan Sawan. Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suwastawa, S.H. tampil sebagai narasumber tunggal. Hadir juga dalam acara itu Kasat Narkoba Polres Buleleng Kompol Ketut Adnyana Tunggal Jaya, Kapolsek Sawan AKP Made Derawi, dan Sekretaris Kecamatan Sawan I Gede Arya Suardana. Brigen Pol. Suwastawa mengatakan, keberadaan P4GN ini menjadi salah satu kekuatan dalam memberantas kasus kejahatan penyalahgunaan narkoba di Bali. Pelaku P4GN selama ini telah melibatkan beberapa komponen masyarakat dari berbagai profesi. Untuk menambah kekuatan, BNNP Bali melibatkan unsur pecalang yang ada di setiap desa pakraman di Bali untuk direkrut sebagai relawan P4GN. Pecalang dipilih sebagai relawan

P4GN karena keberadaannya berada pada garis terdepan di setiap lingkungan desa pakraman. Nantinya, posisi pecalang tidak saja membantu menyebarluaskan pencegahan penyalahgunaan narkoba, namun dilibatkan ketika kepolisian atau unsur lain yang akan melakukan operasi penangkapan atau razia untuk mencegah masuknya narkoba ke Bali. “Sesuai UU No. 35 Tahun 2009 mengamanatkan semua komponen berpartisipasi dalam memberantas peredaran narkoba. Kita sudah membentuk P4GN dan sekarang unsurnya kita perkuat dengan melibatkan pecalang. Nanti masing-masing banjar akan mengirimkan dua orang pecalang,” katanya. Menurut Brigjen Pol. Suwastawa, untuk memberikan tambahan pengetahuan, BNNP akan memberikan pembinaan kepada utusan pecalang dari

masing-maisng banjar di Bali. Pendidikan ini fokus memberikan pengetahuan yang berkaitan kejahatan narkoba dan upaya pencegahannya. Pembinaan seperti ini nantinya, pecalang memiliki bekal dalam menjalankan tugasnya untuk memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba mulai dari lingkungan banjar, desa pakraman, hingga ke tempat-tempat umum lainnya. Terkait perkembangan kasus peredaran narkoba di Bali, Brgjen Pol. Suwastawa mengatakan, Kabupaten Buleleng sekarang menduduki peringkat ketiga setelah Badung sebagai ranking pertama, dan Gianyar ranking dua. Peringkat ini berdasarkan jumlah kasus yang berhasil diungkap oleh kepolisian dan ditambah data warga yang sadar menginformasikan sebagai pengguna narkoba kepada BNNP maupun aparat terdekat lain. (ad103)

STOP NARKOBA – Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs I Putu Gede Suwastawa, S.H. (kanan) menyerahkan papan informasi “Stop Narkoba” kepada Sekretaris Kecamatan Sawan, I Gede Arya Suardana.

Sekkab Ditunjuk Laksanakan Tugas Bupati

Bali Post/ist

Gede Suardana

Singaraja (Bali Post) – Gubernur Bali Made Mangku Pastika menunjuk Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. mengisi kekosongan jabatan bupati dan wakil bupati setelah Putu Agus Suradnyana (PAS) dan dr. Nyoman Sutjidra, Sp.O.G. mengambil cuti di luar tanggungan negara untuk mengkuti Pilkada Buleleng. Puspaka ditugaskan melaksanakan tugas-tugas Bupati sampai ada pejabat pelaksana tugas (Plt) Bupati dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Keputusan mengisi kekosongan pimpinan di Buleleng itu disampaikan sesuai telegram dari Pemprov Bali No. 131/498/B.Pem Tanggal 3 November 2016. Telegram ini dikirimkan pukul 17.16 wita dan disampaikan oleh Sekprov Bali Cokorda Ngurah Pem-

ayun. Dari lembar telegram itu terdapat tiga poin seperti, berdasarkan Permendagri No. 74 Tahun 2016 pasal 4 ayat 1 menegaskan bahwa selama bupati dan wabup menjalani cuti di luar tanggungan negara, maka ditunjuk pelaksana tugas bupati. Kedua, sesuai ketentuan pasal 131 ayat 4 PP 49/2008, dalam hal terjadi kekosongan jabatan kepala daerah dan wakil kepada daerah, sekda melaksanakan tugas sehari-hari kepala daerah. Poin tiga, berdasarkan hal tersebut, disampaikan bahwa untuk menghindari terjadinya kekosongan pemerintahan, sekda diminta melaksankan tugas sehari-hari bupati sambil menunggu proses penetapan pelaksana tugas bupati dari Mendagri. Sekkab Puspaka mengata-

kan, perintah itu diterbitkan oleh Pemprov Bali untuk mengantisipasi kekosongan pemerintahan yang ada di Buleleng, karena bupati dan wakil bupati telah mengambil cuti di luar tanggungan negara mulai Jumat (4/11) ini. (kmb38)

Bali Post/kmb38

Dewa Ketut Puspaka

Pemkab Tanda Tangani MoU Perbaiki Jalan Rusak Singaraja (Bali Post) Kerja sama untuk mencegah kerusakan jalan di perkotaan Singaraja, dilakukan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S.T. Penandatanganan MoU dicetuskan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Buleleng untuk menekan jalan rusak akibat bongkar pasang instalasi di badan jalan. Instansi yang dilibatkan PLN, PDAM, dan Telkom. Jalan status kabupaten yang rusak hendaknya tidak ditinggalkan usai diperbaiki. Sebaliknya bekas pembong-

karan wajib dibenahi instansi terkait. Aturan perbaikan jalan justru sering tumpang tindih, alhasil pemerintah mengundang stakeholder menyepakati perbaikan jalan pascabongkar pasang bahan instalasi. Galian dibongkar diminta tidak merusak jalan. “Jalan diperbaiki agar tidak digali lagi dan untuk bertahan lebih lama sampai empat tahun. MoU gagasan Kadis Dinas PU Ketut Suparta Wijaya, S.T. Saya bangga kadis punya ide dan mampu menerjemahkan program saya.

Semua dinas agar mampu menerjemahkan program pemerintahan,” ujar Bupati PAS Kamis (3/11) kemarin. Ditambahkan Kadis PU Ketut Suparta Wijaya, S.T., kerja sama dilakukan agar ada koordinasi sebelum melakukan penggalian jalan oleh stakeholder. “Ke depan, kami tetap koordinasikan dan di kemudian hari tidak lagi terjadi kesemrawutan dan tumpang tindih terhadap perbaikan pascagalian dilakukan stakeholder,” tandasnya. (kmb34)

Disdik dan Polres Edukasi Tertib Berlalu Lintas Singaraja (Bali Post) Menjamurnya geng motor di beberapa kota di Tanah Air dicegah agar tidak berkembang di Buleleng oleh Sat. Lantas Polres Buleleng. Patroli lapangan dilakukan rutin dengan menempatkan penjagaan di beberapa ruas jalan. Kasat Lantas Polres Buleleng AKP I Gede Sumadra Kerthiawan, S.H., M.H. seizin Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si., Kamis (3/4) kemarin, mengatakan, kenakalan remaja melalui geng motor liar patut dicegah. Lakalantas pada malam minggu sering dipicu aksi ugal-ugalan di jalan umum. Namun sejauh pengawasan di lapangan, Sat. Lantas Polres Buleleng belum menemukan geng motor yang berujung tindak kriminal. Ia menambahkan, pencegahan membutuhkan kerja sama berbagai kalangan. Orangtua dan guru dapat memberi pengetahuan bahaya kebut-kebutan dalam kelompok geng motor. Sedangkan pihak Pemda juga bisa menyediakan lahan untuk menyalurkan hobi dan kreativitas anak muda. “Bukan hanya polisi, tapi orangtua, guru

Bali Post/kmb34

Drs. Gede Suyasa, M.Pd.

AKP I Gede Sumadra Kerthiawan, S.H., M.H.

dan masyarakat umum bisa memberi pemahaman terkait aktivitas anak-anak muda menggunakan motor bukan untuk hal-hal negatif. Untuk pemda, supaya menyediakan tempat penyaluran hobi anak muda. Ada ruang dan waktu yang digunakan untuk aktivitas berkendaraan sehingga tidak merugikan atau meresahkan masyarakat,” imbuhnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng Drs. Gede Suyasa, M.Pd. mengatakan, pelatihan dalam memberi pendewasaan berpikir dan bertindak kepada remaja diberikan meminimalisasi tindakan negatif dari aksi kebut-kebutan dalam bentuk geng motor liar. “Kita

sudah melakukan berbagai pelatihan kepemimpinan siswa dan menyisipkan materi penumbuhan budi pekerti termasuk pesan-pesan untuk menghindarkan diri dari perilaku negatif. Kegiatan kebutkebutan, narkoba, pelecehan dan mem-bully teman sehaya supaya dihindari,” ucap Suyasa yang juga mantan Kepala Bappeda Buleleng ini. Pihaknya telah mendorong sekolah-sekolah di Buleleng dan melakukan kerja sama dengan kepolisian meningkatkan kesadaran hukum berlalu lintas. Disdik Buleleng berupaya generasi muda Buleleng senantiasa tampil cemerlang dan berprestasi di bidang akademik atau nonakademik. (kmb34)

Bali Post/kmb34


JEMBRANA

12

Jumat Pon, 4 November 2016

Kasus Percobaan Pemerkosaan Siswi SMA

Pelaku Ternyata Kakak Kelas Korban

Bali Post/olo

TINJAU – Bupati Artha saat meninjau lokasi longsor di Banjar Pangkung Languan Mekar, Desa Yehsumbul. Bupati mengimbau seluruh masyarakat Jembrana untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang belakangan ini terjadi.

Pascalongsor di Yehsumbul

Warga Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem Negara (Bali Post) Memasuki cuaca yang cukup ekstrem dan tidak menentu ini, masyarakat Jembrana baik yang berada di pesisir maupun perbukitan diminta tetap waspada. Bila terjadi musibah diharapkan secepatnya dilaporkan sehingga penanganannya dilakukan lebih cepat. Hal tersebut diungkapkan Bupati Artha saat meninjau bencana tanah longsor yang menimpa rumah I Made Rai (60) di Banjar Pangkung Languan Mekar, Desa Yehsumbul, Mendoyo, Kamis (3/11) kemarin. Bupati Artha yang datang bersama istrinya, Ibu Ari Sugianti Artha, didampingi Kadis Kesosnakertrans Wayan Gorim, Kabag Humas Protokol Made Budhiarta dan Camat Mendoyo Komang Agus Adinata, memberikan bantuan bahan bangunan dan perlengkapan rumah tangga kepada keluarga Made Rai. Artha meminta Made Rai bersama keluarga tabah menghadapi musibah yang menimpa dan memanfaatkan dengan baik bantuan yang diberikan. Sehari sebelumnya, Rabu (2/11) jajaran Polres Jembrana dipimpin Waka-

polres Jembrana, Kompol Anak Agung Rai Laba juga melakukan upaya pembersihan puing-puing secara gotong royong di rumah milik Made Rai yang terkena longsor. Bangunan rumah yang merupakan bantuan bedah rumah milik Made Rai itu jebol akibat tebing dibelakang rumahnya longsor saat hujan lebat, Minggu (30/10) sore. Dua kamar yang berada di Banjar Pangkung Languan Mekar, Desa Yehsumbul itu hancur dan material menimbun sejumlah barang berharga milik Made Rai. Saat kejadian tersebut ,Made Rai bersama istrinya sedang berada di pekarangan rumahnya. Namun, ia tidak bisa berbuat banyak untuk menyelamatkan barang-barang yang ada di dalam kamar. Rumah ini sudah dua kali terkena longsor. Kejadian pertama terjadi pada tahun 2014 lalu, namun tidak menimbulkan kerusakan berat. Saat itu Bupati Artha juga memberikan bantuan bahan bangunan. Sedangkan longsor kali ini merupakan yang kedua dan merusak kamar bedah rumah Made Rai. (kmb26)

Jaga Kesuburan Sawah, Petani Mesti Terapkan Gilvar Negara (Bali Post) – Upaya menjaga kesuburan sawah melalui program pupuk organik dan tanam giliran varietas (gilvar) di Kabupaten Jembrana belum maksimal. Para petani cenderung masih memilih pupuk kimia dan menanam varietas padi sesuai selera pasar (permintaan penebas). Varietas padi chierang paling mendominasi dibanding varietas lain. Padahal, untuk menjaga kesuburan sawah petani mestinya menerapkan gilvar. Dari target sasaran tanam pada April-September 2016 seluas 3.975 hektar, masih didominasi jenis padi chierang. “Untuk jenis padi petani cenderung mengikuti keinginan penebas karena hasil panen mereka juga masih tergantung (dibeli) dari penebas,” ujar Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Jembrana I Ketut Wiratma, Kamis (3/11) kemarin. Dengan demikian, pada setiap masa tanam petani jarang menggilir varietas padi yang ditanam. Wiratma yang didampingi Kabid Pertanian I Ketut Wisada, menjelaskan pihaknya sudah berupaya memberikan penyuluhan dan mengajak petani untuk menerapkan gilvar ini. Tetapi persoalannya petani masih

bergantung penebas yang akan membeli padi mereka. Kalaupun petani menanam varietas lain, para penebas terkesan enggan dengan berbagai alasan. Beberapa waktu lalu pihaknya juga mengumpulkan para penebas dan mengajak untuk tidak membeli hasil panen satu varietas tertentu saja. Namun seusai pertemuan tersebut, saran itu diabaikan dengan berbagai alasan. “Agak sulit merubah kebiasaan, termasuk penggunaan pupuk organik untuk mengembalikan kesuburan tanah,” terangnya. Kendati pemerintah provinsi selama ini memberikan subsidi harga pupuk organik, tetapi hal tersebut tidak diminati petani. Produksi padi di Jembrana merupakan salah satu yang tertinggi di Bali, selain Tabanan. Index Pertanaman (IP) dalam satu tahun di Jembrana di angka 1,4 persen. Artinya, dalam setahun masa tanam sawah rata-rata dua kali. Sisanya 0,60 persen itu ditanami palawija. Dengan kebutuhan beras masyarakat Jembrana 33 ribu ton per tahun, Jembrana mengalami surplus. Hasil tahun 2015 lalu, 71.705 ton gabah kering giling atau sekitar 35.000 ton beras per tahunnya. (kmb26)

Negara (Bali Post) Pelaku percobaan pemerkosaan korban berinisial DR (15), akhirnya menyerahkan diri ke Polres Jembrana, Kamis (3/11) kemarin. Pelakunya ternyata merupakan kakak kelas korban berinisial YA (16), warga Yehsumbul, Mendoyo. Dari keterangan pelaku, ia nekat melakukan percobaan pemerkosaan lantaran pengaruh minuman beralkohol “Saat itu saya tidak sadar. Padahal saya sama sekali tidak punya niat seperti itu (mencoba memperkosa-red), saya kapok dan menyesal,” aku YA sembari mengatakan sebelum kejadian itu ia sempat minum arak bersama teman-temannya di tower atau areal Gedung Kesenian Bung Karno. Sebelum kejadian, lanjut pelaku pada Selasa (1/11)

sekitar pukul 21.30 Wita, ia bersama tiga rekannya berkumpul dan minum miras jenis arak sebanyak satu botol. Nah, usai pesta miras mereka pulang sekitar pukul 23.30 Wita. Dalam kondisi mabuk, mereka pun menuju kos salah satu temannya di Jalan Hasanudin, Lingkungan Waru Mekar, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana untuk bermain playstation.

Selang beberapa jam, sekitar pukul 01.00 Wita, pelaku merasa mual dan bergegas keluar kamar. Saat itulah pelaku melihat lampu di kamar korban menyala. Tak tanggung-tanggung pelaku mendatangi kamar korban. Apalagi saat itu pintu kamar sedikit terbuka. Di dalam kamar pelaku melihat korban tertidur pulas dengan mengenakan destar.

Setelah masuk kamar korban, pelaku mematikan lampu dan mencoba menindih korban. Saat itu juga korban terbangun dan langsung berontak. Tapi pelaku terus hendak menciumi bibir korban. Karena ada perlawanan, hidung korban pun mengalami luka lecet, diduga kena gigi korban. Tak hanya itu, pelaku juga berusaha memegang alat vital korban. Korban pun berteriak minta tolong. Teriakan itu membuat pelaku kabur dan kembali ke kamar kos temannya. Pada pagi hari, pelaku pulang ke rumahnya di Yehsumbul dan kemudian ke sekolah. Di seko-

lah pelaku sempat ditanya oleh beberapa temannya kalau ada polisi yang mencari pelaku percobaan pemerkosaan karena ada laporan di kantor polisi. Mendengar hal itu dan juga dihantui rasa takut, sore harinya pelaku langsung menyerahkan diri. Sementara Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A Sooai seizin Kapolres Jembrana, saat dikonfirmasi membenarkan pelaku menyerahkan diri. Kini pelaku masih dalam pemeriksan penyidik. Pelaku dijerat dengan Pasal 82 UU 35 Tahun 2014 dengan ancaman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun. (kmb26/kmb)

Jelang Sidang Interpol

Pengamanan di Gilimanuk Diperketat

Bali Post/olo

CEK RANMOR – Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo ketika mengecek kendaraan yang digunakan anggota dalam pengamanan sidang Interpol.

Negara (Bali Post) – Polres Jembrana menerjunkan 350 personel guna pengamanan sidang Interpol yang diikuti sejumlah negara pada 7-10 November 2016. Selain di lokasi sidang, peningkatan pengamanan juga dilakukan di pintu masuk Bali yakni di Gilimanuk. Tak hanya itu, juga melakukan pengawasan di pesisir pantai dan jalur-jalur tikus yang ada di wilayah hukum Polres Jembrana. Guna mematangkan persiapan pengamanan, Kamis (3/11) kemarin dilaksanakan apel gelar pasukan yang dipimpin Kapolres Jembrana, AKBP Djoni Widodo. Selain memastikan kesiapan anggota pengamanan, Kapolres juga mengecek satu per satu kendaraan yang digunakan sebagai penunjang pengamanan. Sejumlah kendaraan yang digunakan sehari-hari untuk patroli juga tak luput dari pemeriksaan. Kapolres ingin memastikan kendaraan tersebut benar-benar dalam kondisi

siap pakai. Begitu juga halnya dengan atribut dan perlengkapan anggota dalam pelaksanaan pengamanan. Kapolres mengatakan ada sejumlah personel yang ikut melakukan pengamanan di areal sidang. Ada juga yang melakukan pengamanan di wilayah hukum Polres Jembrana. “Personel yang kita libatkan dari Polsek dan Polres. Mereka ada yang bertugas di areal sidang, ada juga melakukan pengamanan di pintu masuk Bali yakni di Pelabuhan Gilimanuk,” ujar AKBP Djoni. Selain Pelabuhan Gilimanuk yang menjadi akses masuk utama dari Pulau Jawa, pengamanan juga dilakukan di pelabuhan-pelabuhan tradisional yang berada di sepanjang pesisir Jembrana. Di Gilimanuk pemeriksaan lebih diperketat dengan penebalan personel pengamanan. Pemeriksaan dilakukan baik terhadap orang, kendaraan maupun barang yang masuk ke Bali. (kmb26)

Bangun Pasar Kaki Lima

Wabup Ingin Akomodir Para Makelar PEMKAB Jembrana berencana membangun pasar pedagang kaki lima. Pasar tersebut dibangun di atas lahan milik daerah, tepatnya di Jalan Udayana di samping kantor Polsek Negara. Rencananya pasar tersebut akan digunakan untuk mengakomodir seluruh makelar atau pedagang perantara seJembrana, khususnya yang bergerak pada jual beli motor dan mobil bekas. Rabu (2/11), Wakil Bupati I Made Kembang Hartawan didampingi Kadis Disperindagkop Jembrana I Made Sudantra, serta Camat Negara Kariadi Erawan melakukan peninjauan ke proyek yang anggarannya berasal dari APBD Jembrana sebesar Rp 700 juta tersebut. “Pasar ini akan kita peruntukkan bagi para makelar se-Jembrana agar bisa bersama-sama jualan di sini. Jadi tidak ada lagi cerita mereka memajang dagangannya di pinggir jalan, di atas trotoar karena sudah disediakan tempat yang lebih representatif. Selain lebih rapi, pembeli juga dimudahkan karena semua terpusat di sini dan lebih banyak pilihan tentunya,“ kata Kembang Hartawan.

Lebih lanjut Wabup Kembang menjelaskan ide pembangunan pasar ini karena melihat besarnya potensi yang dimiliki para makelar dalam dunia bisnis dan perdagangan. Mereka memiliki kelebihan karena menguasai informasi jaringan (networking) yang luas serta jiwa enterpreneur. Hanya saja karena keterbatasan modal usahanya belum bisa berkembang. Karena itulah dipandang perlu memfasilitasi mereka menyediakan ruang untuk berkumpul, serta saling berinteraksi bagi mereka yang selama ini belum memiliki tempat berjualan. Disinggung mengenai pengelola pasar nantinya, Wabup berencana akan menyerahkan pengelolaannya kepada pihak yang benar–benar menguasai pengelolaan bisnis. “Nanti saya akan minta kepada pengelola agar pasar makelar ini dikemas semenarik mungkin dan memiliki kekhasan sendiri. Bila perlu tiap bulan sekali di tempat ini digelar bursa mobil atau motor untuk menarik pengunjung,“ papar Kembang. Hal senanda juga diungkapkan Kadis Disperindagkop Jembrana I Made Sudantra

yang menilai pasar khusus show room mobil bekas ini nantinya akan membuat pedagang lebih tertib serta tidak mengganggu lalu lintas dalam menawarkan barang

dagangannya. Lokasinya pun dinilai cukup strategis karena terletak dipinggir jalan nasional, di atas lahan seluas 12 are, serta dirancang mampu menampung 30-40 mobil.

Rencananya pasar ini sudah harus rampung pada akhir Desember nanti dan seluruh pembiayaannya bersumber pada APBD Kabupaten Jembrana tahun 2016. (ad096)

TINJAU - Wabup Jembrana Made Kembang Hartawan meninjau pembangunan pasar kaki lima yang rencananya untuk pedagang perantara motor mobil di Jembrana.


Jumat Pon, 4 November 2016

Kekurangan Dana, Pembangunan Pura Lingga Yoni Amlapura (Bali Post) Pura Lingga Yoni di Segara Ujung, Desa Adat Ujung Hyang saat ini sedang proses pengerjaan. Desa adat setempat menyiapkan lokasi baru di sebelah utara lokasi pura sebelumnya. Pertimbangannya, agar para pamedek nyaman saat melakukan persembahyangan. Namun, pengerjaannya belum bisa tuntas. Soalnya, proses pembangunan itu masih kekurangan dana cukup besar, dalam hal melakukan finishing palinggih utama, panyengker hingga gapura. Bendesa Adat Ujung Hyang, Gusti Bagus Suteja, Kamis (3/11) kemarin, mengatakan untuk menuntaskan pengerjaan pura, diperlukan dana sekitar Rp 300 juta lagi. Dana sebesar itu diperuntukkan penyelesaian palinggih di areal pura. Selain itu, juga pengerjaan seluruh bagian panyengker pura. Saat ini pengerjaannya baru berupa dasar. “Rencananya tidak hanya areal pura dibuatkan panyengker, seluruh areal melasti ini akan dibangun panyengker,” kata Gusti Bagus Suteja. Tujuannya, menjaga kesucian area Pura Lingga Yoni dan areal melasti yang dipakai umat Hindu. Pihak desa adat ingin menjaga kesucian areal pura dan areal melasti, untuk menjaga keyakinan umat Hindu, kepada Segara Ujung sebagai tempat melasti. Sebab, Segara Ujung tidak hanya dipakai melasti umat Hindu dari Desa Adat Ujung Hyang, tetapi, juga umat Hindu dari desa-desa lain. Panyengker akan dibangun di sebelah barat bale pawedaan, ke selatan dan ke utara. Sedangkan, dari sebelah utara dari akses jalan sampai di depan Pura Lingga Yoni, akan dibangun gapura atau candi sebagai pintu masuk menuju areal melasti. Diharapkan pembangunan Pura Lingga Yoni secara keseluruhan bisa selesai tahun depan. Pihak desa adat setempat sudah menyiapkan nomor rekening khusus untuk menampung dana punia umat yakni Nomor Rekening BRI 0241-01-006676-53-0 atas nama Panitia Pembangunan Pura Lingga Yoni Segara Ujung. Dia berharap, pemugaran ini segera dapat dituntaskan melalui dana punia ini. Sehingga, genah pura ini menjadi lebih layak untuk umat sedharma melakukan persembahyangan. Kemunculan Lingga Yoni ini bermula dari proyek penyenderan pantai setempat Desember 2013 pekerja proyek penyenderan pantai tersebut menarik sebuah batu besar yang berada sekitar 10 meter dari tepi pantai. Pekerja itu lantas menyeret batu besar itu ke tepi pantai. Batu besar itu memang mirip Lingga Yoni (simbol Dewa Siwa). Saat itu batu tersebut rencananya diambil pekerja proyek, dibawa keluar Karangasem. Tetapi mendapat penolakan dari masyarakat. Batu ini, lantas dipindahkan ke tempat aman dan dibuatkan panyengker. Banyak warga kemudian melakukan persembahyangan. Mulai dari meminta kesembuhan penyakit, hingga meminta keturunan. Lingga Yoni ini lantas menjadi buah bibir, setelah banyak warga permohonannya dikabulkan. (kmb31)

KARANGASEM

13

Ribuan Krama ’’Ngiring Melasti’’ ke Ujung Amlapura (Bali Post) – Ribuan krama ngiring ngaturang ayah dan mundut pratima Ida Batara Pura Penataran Agung Pucak Gunung Kembar Kenusut, dalam prosesi melasti ke Segara Ujung, Karangasem, Kamis (3/11) kemarin. Melasti yang dilaksanakan pukul 06.30 wita tersebut terkait karya di pura tersebut yang prosesi upacara puncaknya dilaksanakan bertepatan dengan purnama sasih kalima Senin (14/11) mendatang. Prawartaka karya, Made

Sujana Eraan, menyampaikan, pada puncak karya ngenteg linggih dan nubung padagingan nanti, direncanakan dipuput sebanyak 21 sulinggih yang akan mapuja bersama. Pada prosesi melasti kemarin, dihantarkan dua sulinggih yakni Ida Pedanda Istri Ngurah dari Geria Cangapit Sidemen, serta Ida Pedanda Gede Nyoman Jelantik Duaja dari Geria Dauh Pasar Budakeling. Sujana Erawan yang juga Plt. Asisten II Setdakab Karangasem itu menyampaikan tu-

juan melasti ini dalam rangka melepas dan membersihkan unsur negatif yang bersentuhan dengan prasarana karya, manusia pangayah-nya, serta menyucikan kembali pratima alias arca Ida Batara. Usai Ida Sulinggih mapuja, dengan prasarana bebantenan juga dilakukan ngaturang pakelem ke tengah Segara Ujung. Selain upakara juga dihaturkan ke laut wewalungan yakni hewan kambing, anjing bangbungkem, bebek, dan ayam bulu hitam. (013)

Bali Post/013

MELASTI - Ribuan pamedek ngaturang sembah bakti pada melasti di Segara Ujung.

Tiga Guru Dipecat

Draf Mutasi di Disdikpora Belum ke Baperjakat Amlapura (Bali Post) –

Isu mutasi di lingkungan Disdikpora Karangasem telah berembus sejak bulan lalu pascamutasi dua gelombang di jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Setda Karangasem. Kalangan guru dan kepala sekolah TK/PAUD, SD dan SMP terkesan resah, mereka bertanya-tanya siapa giliran berikutnya yang kena mutasi, jika gelombang mutasi di lingkungan pendidikan itu digulirkan. Namun, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Karangasem Drs. Nyoman Tari yang ditemui Kamis (3/11) kemarin di Amlapura, menyampaikan draf mutasi Disdikpora belum disetor Kadisdikpora Karangasem kepada Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Karangasem. Soal kenapa lama pihak di Disdikpora menyusun draf usual mutasi dan promosi itu, diduga karena personel yang bakal dimutasi banyak, selain itu juga rumit. Sebab, jumlah guru, pegawai dan kepala TK/ PAUD, SD dan SMP mencapai 4.000 orang. Rumit, karena banyak hal mesti dijadikan bahan pertimbangan. Tari menyebut satu contoh, seorang guru di tempat tugas lama dia sudah mendapatkan tugas mengajar 24 jam. Jika guru

itu dimutasi ke tempat baru ternyata tak mendapatkan jam mengajar sebanyak itu, tentunya tunjangan sertifikasinya tak bisa dibayar atau hilang. ‘’Hal krusial seperti itu mesti dipertimbangan betul,’’ papar Tari. Tari yang juga Sekretaris Baperjakat itu mengakui, belakangan ini banyak pihak menanyakan kapan mutasi di jajaran Disdikpora bakal digulirkan. Soalnya, banyak jabatan terutama kepala sekolah

yang di plt.-kan. Masalahnya, pejabat kepala sekolah selain ada yang sudah pensiun, juga sakit, bahkan meninggal. Mutasi di jajaran Disdikpora itu sudah lama tak dilakukan, karena berbagai kendala, seperti dekat pemilu atau pilkada. Terkait lambatnya penyetoran draf mutasi dari lingkungan Disdikpora, kata Tari yang berasal Desa Ban, Kubu itu, pihaknya sudah menanyakan kepada Kadisdikpora Karangasem. Pihak Disdik-

pora, mengatakan draf sudah rampung dan akan disetor dalam seminggu ini. ‘’Nanti di Baperjakat kami akan teliti, diketuai Sekda. Dalam satu dua hari sudah selesai. Mutasi di Disdikpora itu tanpa pengukuhan atau pelantikan. Begitu terima SK Bupati Karangasem, yang penyegaran atau pun promosi sudah langsung bekerja,’’ paparnya. Dia mengatakan, seperti biasa di lingkungan Disdikpora tentunya ada penghargaan dan sanksi. Mereka yang disiplin sesuai UU Aparatur Sipil Negara (ASN) dan UU lainnya seperti UU Guru dan Dosen, tentu mendapatkan penghargaan. Misalnya promosi mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah. Tentunya sesuai syarat, seperti pangkat dipertimbangkan. Bagi kepala sekolah sudah

mengikuti Diklat calon kepala sekolah. Sebaliknya, yang tak disiplin pasti akan terkena sanksi. ‘’Sudah ada tiga guru kena sanksi dipecat. Mereka tak disiplin, beberapa bulan menghilang atau tak masuk kerja, tanpa ada alasan jelas,’’ paparnya. Dari catatan tiga guru yang dipecat itu, dua orang karena tak masuk kerja berbulanbulan yakni I Gede Armadika, S.Pd., M.Pd., seorang pengawas, serta Gusti Dodok, guru mata pelajaran fisika di SMAN 3 Amlapura di Seraya. Keduanya menghilang, setelah usaha trading-nya diduga kolaps. Armadika diduga menyebabkan ratusan miliar uang para guru, pegawai di lingkungan Disdikpora dan pengusaha itu lenyap. Satu guru SD lagi lainnya dipecat, lantaran melanggar disiplin ASN. (013)

Disdikpora Dapat Tambahan Rp 6 Miliar

Bali Post/kmb31

PURA LINGGA YONI - Hasil pemugaran Pura Lingga Yoni saat ini belum bisa rampung, karena masih kekurangan dana cukup besar.

Merugi, Pabrik Beton Ditinggal Investor Amlapura (Bali Post) Polemik investasi pabrik beton di Banjar Dinas Yeh Malet Desa Antiga Kelod Kecamatan Manggis, rupanya bukan tanpa alasan. Sebelumnya, pernah sebuah pabrik beton di Banjar Dinas Pengalon Desa Antiga Kelod, punya catatan buruk berinvestasi di sana. Lantaran merugi, pihak investor tidak punya pilihan lain, mereka akhirnya meninggalkan begitu saja lahan pabrik beton yang masih penuh dengan beton-beton berukuran besar itu. Klian Desa Adat Angantelu, -- yang mewilayahi Desa Dinas Antiga dan Antiga Kelod -- Gede Dastra, Selasa (1/11) lalu, mengatakan pabrik beton di sebelah utara Kantor Perbekel Antiga Kelod tersebut, sebetulnya sudah beroperasi sejak lama. Namun, persisnya tahun berapa, dia mengaku lupa. Karena sering merugi, maka investornya kemudian meninggalkan lahan tempat pabrik itu. Lahan tersebut dikontrak investor dari warga setempat untuk memproduksi beton berbagai bentuk, seperti bentuk U dan bentuk lainnya. Saat ini, ada ratusan beton berbagai ukuran di atas lahan seluas sekitar satu hektar itu. Hingga kini belum jelas bagaimana nasib beton-beton sebanyak itu. Sejak ditinggal pihak investor beberapa tahun lalu, Dastra mengatakan tempat pabrik beton itu tidak pernah dilihat lagi oleh pihak investor. Lahan tersebut milik warga setempat yang dikontrak pihak investor, namun kini tampak terbengkalai. Beton-beton itu sudah sejak lama tertutup semak-semak. Klian Subak Abian Taman Sri Yeh Malet, Wayan Galang, belum lama ini, mengatakan, berkaca dari pabrik beton itulah, pihaknya mengaku berhati-hati mengambil keputusan, untuk menerima investasi serupa atau tidak di wilayah Banjar Dinas Yeh Malet itu. Sebab, ketika investor sudah merasa merugi, maka tempat yang dikontrak sebelumnya itu akan ditinggal begitu saja. Kalau sudah seperti itu, warga jadi bingung, beton tersebut mau dipakai apa. Sementara lahannya juga tak bisa dimanfaatkan untuk hal lain, jika ratusan beton masih terbengkalai tak termanfaatkan. Desa Antiga Kelod memang menjadi lokasi strategis dalam berinvestasi. Banyak investor melirik jalur ini untuk berinvestasi karena lokasinya cukup strategis. Akses ke Lombok dekat, ke Denpasar juga tidak begitu jauh. Tetapi dengan pengalaman seperti itu, warga jadi berpikir dua kali. Alasan ini pula yang dipakai warga Subak Sri Yeh Malet untuk mempertimbangkan investasi pabrik beton di Banjar Dinas Yeh Malet, yang hingga kini masih menjadi polemik, lantaran proses perizinannya mandek di pemerintah daerah. Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Karangasem memutuskan menunda proses penerbitan izinnya. Soalnya, masih terjadi pro-kontra di antara warga setempat. (kmb31)

Amlpaura (Bali Post) – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem mendapat tambahan anggaran Rp 6 miliar di APBD-P ini. Anggaran itu dipakai membayar tunjangan non-sertifikasi dan kegiatan lainnya. Sementara, anggaran yang dipotong dari pembatalan usulan pengangkatan 60 tenaga kontrak, dialihkan untuk pengadaan jaringan listrik di proyek gedung baru Disdikpora di Padangkerta itu. Ketua Komisi IV DPRD Wayan Sudira, menyampaikan

hal itu di Karangasem, Kamis (3/11) kemarin. Hal senada juga disampaikan Kadisdikpora Karangasem Drs. I Gede Ariyasa beberapa waktu lalu di DPRD Karangasem. Ariyasa asal Buleleng itu mengatakan, anggaran tambahan Rp 6 miliar di APBD-P itu paling banyak untuk membayar tunjangan non-sertifikasi atau semacam TPK di lingkungan Disdikpora. Pembayaran tunjangan nonsertifikasi itu, selain untuk guru TK/PAUD, SD, SMP, juga untuk SMA/SMK swasta. ‘’Penyerahan aset itu ke Disdik

Pemprov Bali baru sebatas aset lembaga dan personel. Penganggaran untuk SMA/ SMK masih di kabupaten sampai selesai tahun anggaran ini. Mulai tahun 2017, total semua urusan di SMA/SMK sudah di pemprov,’’ paparnya. Semula usulan anggaran itu kata Sudira, untuk mengangkat 60 tenaga kontrak. Anggaran itu akhirnya diarahkan untuk pengadaan jaringan listrik di proyek gedung baru Disdikpora. Karena itu, dia berharap proyek itu selesai tepat waktu sesuai kontrak kerja. Sedan-

gkan kualitas pekerjaannya agar nyambung dengan desain gambar perencanaan. Total anggarannya Rp 7 miliar. Sudira juga meminta pembangunan gedung sekolah agar selesai tepat waktu. Seperti proyek pembangunan satu unit gedung bertingkat di SMKN 1 Bebandem di bekas SDN 1 Sibetan. Anggarannya Rp 600 juta. Ketua Komisi II DPRD, Mardana Wimbawa, mengakui ada kekhawatiran penyelesaian proyek gedung di SMKN 1 Bebandem dan gedung Disdikpora di Padangkerta, serta

dua proyek gedung puskesmas yakni Puskesmas I Manggis di Ulakan dan Puskesmas Bebandem tak selesai tepat waktu. Soalnya sekarang ini baru tahap penyelesaian temboknya. Sedangkan, kapnya masih belum tuntas. Padahal, tambah Mardana, pembangunan gedung itu finishing-nya yang lama, jadi rumit karena unsur seni dimasukkan. Selama ini, dewan sudah pernah melakukan sidak ke proyekproyek pembangunan gedung yang dikhawatirkan terlambat itu. (013)

’’Pemilos’’, Pemilihan Ketua OSIS Adopsi Pemilu Sejak KPU dan Disdikpora di Karangasem mulai berkolaborasi untuk memberikan formula pendidikan politik yang tepat di sekolah. Salah satu metode pemilu yang selama ini diterapkan KPU, mulai dipraktikkan di sekolahsekolah. Action itu terjadi biasanya saat ada pemilihan pemimpin di kalangan siswa itu. Contohnya, saat pemilihan Ketua OSIS, sejak KPU dan Disdikpora berkolaborasi, pemilihan Ketua OSIS khususnya di bangku SMA mulai mengadopsi sistem pemilu. Bagaimanakah mekanisme pemilihan yang kini populer disebut Pemilos -- Pemilihan Ketua OSIS -- tersebut? SEJAK adanya MoU antara KPU dengan Disdikpora, SMAN 1 Rendang, tercatat pertama kali mengadopsi pemilu ala KPU yang disebut pemilos untuk memilih Ketua OSIS itu. Mekanismenya pun nyaris sama dengan pemilu. Mulai dari pendaftaran pasangan, melengkapi persyaratan, melakukan kampanye ke kelas-kelas, adu visi misi dan program hingga debat dan orasi di depan ratusan siswa dan guru dalam ruang terbuka. Dalam proses pemilos di SMAN 1 Rendang, pada 21 Oktober lalu, melahirkan Ketua OSIS terpilih, Desak Komang Nadya Paramacyntya dan I Wayan Budiarta, dengan perolehan 420 suara dari total 686 suara siswa, guru, dan pegawai setempat. “Ini pertama kali kami gelar di sekolah, respons siswa bagus sekali. Ini salah satu metode tepat untuk pendidikan politik sejak

dini dari siswa sebagai pemilih pemula,” kata Kepala SMAN 1 Rendang, Wayan Janiarta, belum lama ini. Saat ini, sejumlah sekolah favorit lainnya juga sedang menerapkan sistem serupa. Salah satunya, SMAN 2 Amlapura. Tahapan pemilos di SMAN 2 Amlapura, sudah jadwal kampanye Kamis (3/11) kemarin. Pada masa kampanye, para calon sudah mengisi dengan berbagai aktivitas untuk menggaet suara siswa, guru, dan pegawai setempat. Seperti yang dilakukan Kamis kemarin, para calon melakukan orasi menyampaikan visi misi dan programnya ketika terpilih menjadi Ketua OSIS di lapangan terbuka halaman sekolah setempat. Orasi tersebut disampaikan langsung kepada pemegang hak suara, seperti siswa, guru, dan pegawai setempat. Ada tiga siswa yang menjadi

calon, mereka antara lain, Made Ary Suta Setiawan, I Wayan Putra Widnyana, dan Komang Darma Kurniawan. Setiap calon Ketua OSIS diberikan waktu lima belas menit untuk berorasi, di hadapan sekitar 700 orang siswa dan guru serta staf sekolah. Ketua Penyelenggara Pemilos SMAN 2 Amlapura, Rangga, meminta seluruh pemegang hak suara, menggunakan hak suara pada pemilos Selasa (8/11) nanti. Proses pemilos ini juga mendapat perhatian langsung Ketua Divisi SDM dan Parmas KPU Karangasem I Gede Krisna Adi Widana, Kasubag Teknis I Nyoman Orta Susila dan staf Bagian Umum Gusti Gede Purna. Mereka melihat dari dekat, Kamis kemarin, bagaimana pelaksanaan pemilos di SMAN 2 Amlapura. Gede Krisna menegaskan, melalui

ORASI - Salah satu kandidat Ketua OSIS SMAN 2 Amlapura saat berorasi di hadapan ratusan siswa, menjelang Pemilos 8 November nanti. mekanisme pemilos ini, KPU menjadi lebih mudah memberikan pendidikan politik kepada siswa. Dari pemilos ini, siswa di sekolah akan mengenal lebih awal, bagaimana sebuah tahapan pemilu berjalan, hingga melahirkan pemimpin. Ini juga menjadi sarana yang tepat untuk siswa belajar menentukan pilihan. Melalui pemilos ini, KPU juga ingin meningkatkan partisipasi pemilih pemula yang dalam beberapa pemilu terakhir tampak masih rendah.

Krisna berharap sistem pemilos ini juga dapat diadopsi sekolah-sekolah lainnya di Karangasem. Setidaknya saat pemilihan Ketua OSIS. Jika ini sudah menjadi tren di tingkat sekolah, dia optimis partisipasi pemilih pemula pada pemilu berikutnya, nantinya bisa lebih meningkat. “Potensi pemilih pemula sebenarnya cukup besar. Jadi, mulai sekarang kita garap, untuk meningkatkan partisipasi pada hajatan pemilu berikutnya,” tegas Krisna. (gik)


TABANAN

14 SOSOK Dokter Harus Makin Profesional PERINGATAN Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-52 tahun ini menjadi tantangan bagi para dokter untuk terus meningkatkan profesionalisme. Sebab, ada aturan baru yang ditetapkan pemerintah mengenai syarat kerja sama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dengan dokter ke depanBali Post/san nya. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika, Kamis (3/11) kemarin mengatakan tercakupnya masyarakat dalam Jaminan Kesehatan Nasional mengharuskan dokter bekerja sama dengan BPJS dalam menangani pasien JKN. Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh dokter antara lain memiliki izin praktik dan tempat praktik sesuai standar serta bekerja sama dengan apotek, bidan praktik swasta dan laboratorium. Selain itu, dokter harus memperbarui Surat Tanda Registrasi (STR) lima tahun sekali. Artinya, mereka mesti meningkatkan pengetahuannya terus-menerus. Untuk mendapatkan STR dokter harus mengumpulkan kredit dengan mengikuti seminar ilmiah atau melakukan bakti sosial. Tantangan dokter akan semakin berat apabila aturan mengenai syarat kerja sama dengan BPJS diterapkan, yaitu wajib memiliki titel Dokter Layanan Primer (DLP) dengan belajar selama tiga tahun. “Masyarakat semakin kritis, jadi dokter harus meningkatkan profesionalismenya,” ujarnya. Untuk itu, dalam perayaan HKN ke-52, Dinas Kesehatan Tabanan memfokuskan pada kegiatan yang bisa meningkatkan profesionalisme sekaligus membantu dokter mengumpulkan kredit guna memperbarui STR. Kegiatan yang dilakukan meliputi seminar mengenai gagal ginjal dan kegawatdaruratan dalam obgyn yang digelar 25 November mendatang, serta acara bakti sosial pelayanan kesehatan pada 27 Oktober lalu di Desa Tanguntiti, Selemadeg. (san)

Dishub akan Tindak Tegas Jukir Nakal Mulai Teguran hingga Pemecatan Tabanan (Bali Post) -

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tabanan kian serius membenahi persoalan parkir di kota Tabanan. Instansi ini berniat mengurangi gerak oknum juru parkir (jukir) nakal. Dishub akan memberikan teguran hingga sanksi tegas berupa pemberhentian atau pemecatan jika menemukan oknum jukir melanggar ketentuan. Hal itu ditegaskan Kadishub Tabanan Made Agus Hartawiguna, saat memberikan arahan dan pembinaan kepada juru parkir belum lama ini. “Ini sifatnya pembinaan kepada petugas pemungut retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum. Saya yakin para jukir di Tabanan sudah bekerja sesuai aturan,” ujarnya, Kamis (3/11) kemarin. Meski demikian, pejabat asal Penebel itu tidak akan segan-segan memberikan sanksi jika suatu hari nanti ditemukan oknum jukir nakal yang tidak mentaati aturan yang ada. Sebab, petugas Dishub kerap turun melakukan monitoring dan evaluasi langsung kondisi riil di lapangan. “Pertemuan rutin dengan jukir ini merupakan salah satu upaya mengantisipasi hal negatif tersebut. Mereka selalu dibina bagaimana melayani masayarakat dan wajib

memberikan karcis parkir kepada yang dilayani,” tegasnya. Dinas Perhubungan Tabanan juga memberikan atensi khusus kepada jukir. Di tengah keterbatasan ruang parker khususnya di tepi jalan umum, peranan petugas jukir cukup besar. Mereka turut serta mengatur kelancaran lalu lintas dengan mengarahkan masyarakat pengguna jalan untuk parkir pada lokasi yang telah ditentukan, di luar perannya melaksanakan pemungutan retribusi parkir. Di bagian lain, Hartawiguna meminta masyarakat ikut berperan aktif dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan lancar dengan tidak parkir di tempat yang dilarang. Di Kabupaten Tabanan terdapat 154 orang juru parkir dan 18 petugas administrasi. (kmb28)

seizin Kapolres saat diminta konfirmasinya, Kamis (3/11) kemarin membenarkan bahwa jajarannya berhasil mengamankan salah satu pelaku balap liar. Pelaku bernama I Putu Wahyu Jaya Wikrama (22) asal Banjar Batanyuh, Desa Bekayu, Marga diamankan saat hendak balapan, sedangkan pelaku lainnya serta penonton lari menyelamatkan diri dari kejaran petugas. “Satu pelaku berhasil kami amankan bersama sepeda motor yang sudah

dimodif, yang lainnya kabur dari kejaran petugas. Pelaku dikenakan tilang dan sudah dipulangkan,’’ katanya. Dari informasi yang dihimpun, aksi balap liar di sepanjang Jalan Ir. Soekarno (Kediri–Pesiapan) kerap ada tiap malam Minggu lantaran medannya luas dan lurus. Mereka melakukan aksinya sampai dini hari. Tidak jarang aksi ini dijadikan ajang taruhan oleh anak-anak muda. (kmb28)

Warung Global

Aparat Desa Mesti Awasi Pelajar yang Kumpul-kumpul KEBERADAAN geng motor mengganggu ketenteraman masyarakat dan sering terlibat tindak kriminal. Segera bubarkan dan tumpas tuntas tanpa pandang bulu. Para pelaku kejahatan yang berhimpun dalam geng motor harus ditindak sesuai hukum agar Bali aman. Mahayadi di Kuta menyampaikan ini dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Desa Diminta Bentuk Tim Respons Cepat’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Kamis (3/11) kemarin. Ayu di Petang sependapat, tindakan yang dilakukan geng motor belakangan ini kian meresahkan warga. Geng motor kini menjadi salah satu perhatian utama pihak berwenang karena tindakan mereka kian berani. Dalam aksinya, mereka tidak segan-segan menganiaya korban. Kalau geng motor brutal itu tidak segera dibubarkan, akan sangat membahayakan. Mereka harus dihukum sesuai perbuatannya untuk memberikan efek jera. Geng motor sebagai kelompok kriminal harus mendapatkan perhatian serius dari semua pihak. Winaja di Denpasar mengharapkan di setiap banjar

Bali Post/kmb28

PEMBINAAN - Kadishub Tabanan Made Agus Hartawiguna mengadakan pertemuan rutin dengan juru parkir terkait kegiatan pembinaan.

Pengembangan BRSUD Tunggu Rekomendasi Dewan Tabanan (Bali Post) – Pasien mengantri di BRSUD Tabanan untuk mendapatkan layanan kesehatan sudah sering terjadi. Untuk menangani ini, Pemkab Tabanan hendak mengembangkan rumah sakit di lahan yang lebih luas, yaitu

Satu Pembalap Liar Diamankan Tabanan (Bali Post) Meski kerap ditertiban karena meresahkan masyarakat, aksi balapan liar yang dilakukan anak baru gede di sepanjang Jalan Ir. Soekarno, Kediri pada malam hari tetap marak. Terbukti, Rabu (2/11) dini hari sekitar pukul 03.00 Wita, petugas Polres Tabanan berhasil mengamankan seorang pelaku balapan liar beserta sepeda motornya. Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP I Nyoman Sukanada

Jumat Pon, 4 November 2016

pacalang dan pihak keamanan desa memantau dan mengawasi anak muda yang kumpulkumpul karena kemungkinan mengarah pada tindakan kriminal dan kejahatan. Penyebab remaja terlibat geng motor, menurut Ardana di Denpasar, akibat kurangnya perhatian dan kasih sayang orangtua dan ajakan teman. Aparat kepolisian agar sering melakukan razia kendaraan karena banyak terjadi pencurian. Ini akan membantu mempersempit ruang gerak geng motor. Pemerintah agar memberikan solusi dengan menyediakan tempat penyaluran hobi anak-anak muda sehingga

bakatnya mengarah ke halhal positif. Sugi di Denpasar menyatakan, dalam persoalan geng motor keterlibatan semua pihak terutama keluarga untuk memberi bimbingan terbaik untuk anak-anaknya sangat diperlukan. Anggota geng motor umumnya remaja dan anak sekolah yang sedang mencari jati diri, namun dengan cara melanggar peraturan dan hukum yang ada. Mereka tidak memikirkan dampak atas apa yang dilakukannya, padahal sangat tidak terpuji. Akibatnya masyarakat menjadi resah dan khawatir. Untuk mengatasi dan memberantas geng motor, tambah Sridam di Denpasar, kita tidak boleh hanya mengandalkan petugas kepolisian. Tindakan tegas harus diberikan kepada anggota geng motor yang melakukan tindakan kriminal. Masyarakat dan orangtua mempunyai tanggung jawab mengontrol anaknya untuk mencegah berkembangnya geng motor di sekitar lingkungannya. (dika)

di Nyitdah, Kediri. Selain lewat dana APBD, pemkab berencana meminjam dana pembangunan ke pihak ketiga. Sayangnya peminjaman ini masih menunggu rekomendasi Dewan yang belum turun. Menurut Direktur BRSUD Tabanan dr. Nyoman Susila, Kamis (3/11) kemarin antrian pasien terjadi sejak adanya akses jaminan kesehatan di masyarakat. Puncaknya mulai dirasakan dua tahun terakhir. Ke-225 tempat tidur terisi penuh setiap hari. Untuk mengatasi ini, BRSUD menyiapkan 45 tempat tidur cadangan. Selama tiga bulan terakhir tingkat hunian atau BOR BRSUD mencapai 95,38 persen. Padahal idealnya BOR untuk rumah sakit maksimal 80 persen. Tingkat hunian yang nyaris 100 persen menyebabkan waktu transfer pasien yang membutuhkan tempat tidur lumayan lama. Ratarata pasien harus menunggu satu hingga dua hari. Bahkan

untuk pasien ICU, tujuh tempat tidur yang tersedia tidak sesuai dengan jumlah pasien yang dirawat. Untuk mengatasi keterbatasan tempat tidur ini, tahun 2017 mendatang akan dikembangkan menjadi ICCU dan tambahan delapan tempat tidur lagi. Sayangnya lahan BRSUD saat ini sangat terbatas, sehingga RS di Nyitdah mesti segera dibangun. Terlebih BRSUD mendapatkan penilaian tinggi dari BPJS atau di atas 90 dalam hal melayani pasien JKN, sehingga berstatus sangat direkomendasikan untuk melayani pasien JKN. Sementara itu, mengenai rekomendasi Dewan untuk meminjam dana ke pihak ketiga, Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi mengatakan masih menunggu keputusan dari masing-masing komisi. Meskipun rekomendasi belum turun, ia yakin rencana peminjaman dana ke PT SMI untuk pembangunan RS Nyitdah akan berjalan pada

anggaran induk 2017. Sebelumnya Ketua Fraksi PDI-P Tabanan I Nyoman Arnawa berharap ada penjelasan dari pihak eksekutif bagaimana proses peminjaman dana tersebut, ter-

masuk pengembaliannya. Apabila masalah peminjaman jelas, pihaknya akan segera mengambil tindakan, apakah dengan langsung membahasnya atau membentuk pansus. (kmb24)

Bali Post/kmb24

ANTRI - Pasien mengantri untuk mendapatkan layanan kesehatan di BRSUD Tabanan.

2017, Tenaga Kontrak Tanggung Jawab SKPD Tabanan (Bali Post) – Penataan aparatur termasuk tenaga kontrak terus dilakukan Pemkab Tabanan. Setelah kebijakan tenaga kontrak tidak lagi mengenakan pakaian layaknya PNS dan menggantikannya dengan seragam putih-hitam, mulai 2017 penanganan dan pengelolaan tenaga kontrak diserahkan ke masing-masing SKPD pengguna jasanya. Sebelumnya pengelolaan tenaga kontrak berpusat di Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Setelah diserahkan pengelolaannya, nantinya baik itu menyangkut anggaran maupun administrasi tenaga kontrak sepenuhnya menjadi tanggung jawab SKPD terkait. Kepala BKD Tabanan I Made Yasa menyatakan, pengalihan pengelolaan tersebut

sesuai dengan kebijakan yang telah diambil karena yang membutuhkan tenaga kontrak adalah masing-masing SKPD. “SKPD yang tahu tenaga kontrak yang dibutuhkan untuk membantu kerja yang ada, mulai dari anggaran sampai administrasinya,” ujarnya, Kamis (3/11) kemarin. Dari data BKD, di Tabanan ada sekitar 3.000 tenaga kontrak. Terbanyak di Dinas Kesehatan dan sebagai guru khususnya di SD. Hal ini didasarkan pada kebutuhan yang besar untuk bidang tersebut, sementara pengangkatan menjadi PNS masih moratorium. “Kalau pun ada pengangkatan PNS jumlahnya terbatas, jauh dari yang dibutuhkan daerah,” katanya. Ke depannya perekrutan tenaga kontrak akan dilakukan selektif. Perekrutan di-

lakukan layaknya PNS lewat ujian dengan sistem computerized assesment test (CAT), sehingga yang lulus benar-benar berkualitas. Penerimaan melalui panitia yang dibentuk sesuai tim Baperjakat. Selain itu, perekrutan disesuaikan dengan formasi kebutuhan dan dimumkan secara luas. Terkait aturan tenaga kontrak memakai baju putih bawahan hitam setiap Senin sampai Rabu, menurut Yasa hal tersebut untuk membedakannya dengan PNS. Sebab, tenaga kontrak bukan PNS, maka mereka tidak boleh memakai pakaian PNS termasuk atributnya. Pengadaan paka-

ian ditanggung sendiri oleh yang bersangkutan. ‘’Nantinya akan diupayakan ada anggaran untuk pengadaan pakaian tersebut. Dananya tidak lebih dari Rp 7 miliar, termasuk untuk pengadaan pakaian PNS,” sebutnya. Sebelumnya Inspektur I Gede Urip Gunawan menyatakan hal senada. Tenaga kontrak bukan PNS, sehingga tidak berhak mengenakan pakaian dan atribut PNS. Ini sesuai Perbup 16 Tahun 2016 pasal 6 ayat 1 huruf l yang dilanjutkan dengan Surat Edaran Nomor 800/5179/ BKD Tahun 2016 tertanggal 6 Oktober 2016. (kmb28)


15

Jumat Pon, 4 November 2016

Hasil Pertandingan Liga Champions Grup E Monaco vs CSKA Moscow Tottenham vs Bayer Leverkusen 1. Monaco 2. Bayer Leverkusen 3. Tottenham Hotspur 4. CSKA Moscow

4 4 4 4

2 1 1 0

3-0 0-1 2 3 1 2

0 0 2 2

7-3 4-3 2-3 3-7

8 6 4 2

Leicester Hanya Dapatkan Satu Poin di Copenhagen Copenhagen -

Leicester City menyia-nyiakan peluang untuk mengamankan tiket ke fase gugur Liga Champions ketika tim asuhan Claudio Ranieri itu ditahan imbang tanpa gol oleh FC Copenhagen di Grup D, Kamis (3/11) kemarin.

Grup F Borussia Dortmund vs Sporting Legia Warsaw vs Real Madrid 1. Borussia Dortmund 2. Real Madrid 3. Sporting 4. Legia Warsaw

4 4 4 4

3 2 1 0

Kepulangan kiper LeKepu icester iceste Kasper Schmeichel ke kampung halamannya tidak ha menghasilkan kemenangan. Sebaliknya tim tuan rumah Copenhag gen memberikan pe perlawanan sengit se setelah Leicester mer merusak rekor kemenanga mereka. nangan Sa Satu-satunya kekalaha lahan Copenhagen dalam 27 pertandingan kom kompetitif adalah saat tak takluk 0-1 dari Leicest ester di Liga Champions dua pekan silam. Tim Denmark itu ing ingin menuntaskan bal balas dendam demi me meraih tiga angka di kand kandangnya sendiri. Pelu Peluang terbaik mereka tercipta pada menit ke-70 keti ketika bek Leicester sepak Benjamin VerChristian Fuchs menyapu bola sepakan bic dari garis gawang. Sementara itu k kiper tim Leicester Kasper Schmeichel melakukan pe penyelamatan dari upaya Andreas Cornelius pada men menit-menit akhir. Riyad Mahrez kembali menjadi sosok kreatif untuk pasukan Claudio Ranieri, namun setelah memenangi tiga pertandingan Liga Champions perdananya, “The

1-0 3-3 1 2 0 1

0 0 3 3

11-3 10 12-7 8 4-5 3 4-16 1

Grup G FC Copenhagen vs Leicester City Porto vs Club Bruges 1. Leicester City 2. Porto 3. FC Copenhagen 4. Club Bruges

4 4 4 4

3 2 1 0

1 1 2 0

0-0 1-0 0 1 1 4

5-0 10 4-3 7 5-2 5 1-10 0

Grup H Juventus vs Olympique Lyon Sevilla vs Dinamo Zagreb 1. Sevilla 2. Juventus 3. Olympique Lyon 4. Dinamo Zagreb

4 4 4 4

3 2 1 0

1-1 4-0 1 2 1 0

0 0 2 4

6-0 10 6-1 8 4-3 4 0-12 0

Foxes” harus menelan hasil imbang pada malam yang dingin di Copenhagen. Leicester memuncaki klasemen dengan sepuluh angka dari empat pertandingan, sedangkan Copenhagen di peringkat ketiga dengan lima angka, tertinggal dua angka dari Porto, yang menang 1-0 atas Club Bruges. Gol tunggal pada pertandingan itu dihasilkan Andre Silva menit ke-37. Imbang Hasil imbang juga didapat Juventus saat menjamu Olympique Lyon. Laga di Turin itu menghasilkan skor 1-1 dan menunda klub Italia melaju ke-16 besar. Juventus membuka keunggulan ketika Gonzalo Higuain mengonversi penalti pada menit ke-13, setelah Stefano Sturaro dijatuhkan oleh Mouctar Diakhaby di kotak terlarang. Lima menit jelang bubaran Corentin Tolisso menanduk bola untuk menyamakan kedudukan sekaligus yang menjaga peluang tim Prancis itu untuk mencapai 16 besar. Juventus menghuni peringkat kedua di Grup H dengan delapan angka dari empat pertandingan, tertinggal dua angka dari pemuncak klasemen Sevilla, dan masih tetap berpeluang lolos. Sedangkan Lyon baru mengumpulkan empat angka. Di laga lain Sevilla mencukur tamunya juara Kroasia Dinamo Zagreb 4-0. Gol Luciano Vietto membuka keunggulan untuk Sevilla pada menit ke-31, sebelum Sergio Escudero, Steven N’Zonzi, dan Wissam Ben Yedder mengunci pesta gol setelah bek kanan Dinamo Petar Stojanovic diusir keluar lapangan menjelang turun minum karena mendapatkan kartu kuning kedua. (kmb39/afp/ant)

Bukan karena Stadion Wembley

Bali Post/ap

Pelatih timnas AS Juergen Klinsmann.

Kapten Kehormatan bagi Klinsmann Erfurt Federasi sepak bola Jerman, Kamis (3/11) kemarin memberi gelar kehormatan pada Juergen Klinsmann sebagai kapten timnas. Gelar kapten kehormatan itu diberikan karena kontribusinya membawa Jerman juara Piala Dunia 1990. Selain itu, Klinsmann yang kini menangani timnas AS, juga berhasil membawa tim berjuluk die Mannschaft itu menjadi juara Piala Eropa 1996. Dua gelar terbaik itu diberikan saat ia masih menjadi pemain. Klinsmann menjadi pemain kelima yang menerima gelar kehormatan ini. Sebelumnya gelar itu diberikan kepada pemain legendaris lainnya seperti Fritz Walter, Uwe Seeler, Franz Beckenbauer dan Lothar Matthaeus. Klinsmann memenangkan Piala Dunia saat timnya dilatih Beckenbauer dan dirinya menjabat sebagai kapten tim. Total ia 108 kali mengenakan seragam timnas dan 36 kali menjabat kapten tim. Sayangnya, saat ia menjadi pelatih Jerman, asuhannya gagal menjadi juara dengan menempati peringkat ketiga. Ironinya, kala itu Piala Dunia 2006 digelar di Jerman. ‘’Timnas selalu menjadi hal yang istimewa bagi saya. Timnas menghasilkan momen-momen yang tak terlupakan, pertemuan dan persahabatan,’’ kata Klinsmann. Sementara Federasi Sepak bola Jerman Reinhard Grindel menyebut Klinsmann meninggalkan jejak-jejak yang tak konvensional. ‘’Kontribusinya membuat sepak bola Jerman mempunyai tekanan penting,’’ kata Grindel. (kmb39/ap)

London Pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino tidak ingin menyalahkan Stadion Wembley, menyusul kekalahan timnya 0-1 dari Bayer Leverkusen pada pertandingan Liga Champions, Kamis (3/11) kemarin. Kekalahan akibat gol tunggal Kevin Kamp di babak kedua itu juga menghasilkan rekor Spurs tidak pernah menang dalam enam pertandingan beruntun di Stadion Wembley, setelah mengalahkan Chelsea di Piala Liga 2008. Pochettino mengatakan tidak ada alasan bagi timnya untuk menyesal karena memindahkan stadion kandang ke Wembley dari White Hart Lane yang tidak bisa menampung banyak penonton karena sedang direnovasi. ‘’Coba katakan pada saya, di mana tempat yang lebih baik dari stadion ini? Kami kalah karena tidak bermain dengan lepas dan menunjukkan kualitas yang sebenarnya. Dua pertandingan di Wembley kami lalui dengan penampilan yang buruk, itulah kenyataan yang terjadi,’’ ujar Pochettino usai pertandingan. ‘’Jadi masalahnya datang dari kami sendiri, bukan Wembley. Ini memalukan, termasuk bagi saya, karena ada 85.000 orang pendukung kami hadir di sini. Kami seharusnya bisa menunjukkan sesuatu yang lebih baik,’’ tutur Pochettino. Setelah empat pertandingan, Spurs berada di peringkat tiga Grup E, dengan catatan sekali menang, sekali seri dan dua kali kalah. Kekalahan dari Leverkusen membuat Spurs sudah tanpa kemenangan di enam pertandingan di seluruh kompetisi, setelah terakhir mengalahkan Manchester City di Liga Utama Inggris. Rangkaian penampilan

yang tidak terlalu baik itu sepertinya bisa dimaklumi mengingat penyerang utama mereka, Harry Kane, tengah cedera. Namun, melihat penampilan melawan Leverkusen, Pochettino tidak mau menjadikan cedera itu sebagai alasan. ‘’Kami harus melihat ke cermin dan katakan pada diri sendiri kami harus berkembang dan mencari jawaban atas rentetan kekalahan itu. Setelah kemenangan atas Manchester City kami kerap tidak menang dan mesti segera menemukan jalan keluarnya,’’ tutur pelatih asal Argentina tersebut. Adapun laga melawan Leverkusen di Wembley mencetak rekor penonton dengan 85.512 orang. Jumlah itu merupakan rekor baru jumlah penonton klub Inggris di Liga Champions. Bahkan, tiket pertandingan terakhir Tottenham di grup, melawan CSKA, sudah habis terjual. Kian Terjal Gol pemain internasional Slovenia Kampl dari jarak dekat pada menit ke-65 itu membuat Tottenham menelan kekalahan kandang keduanya. Kekalahan pertama didapat saat menjamu Monaco di laga pembuka. Bek Tottenham Eric Dier nyaris mencetak gol ketika tendangan bebasnya membentur mistar gawang saat pertandingan tinggal menyisakan delapan menit. Dengan dua pertandingan tersisa, Monaco memimpin grup dengan delapan angka setelah mengalahkan CSKA Moscow 3-0. Radamel Falcao membukukan dua gol untuk membantu AS Monaco meraih kemenangan 3-0 atas tamunya CSKA Moscow. Penyerang Kolombia itu mengemas gol ke-41 dan ke-42-nya dari 46 pertandingan di kompetisi klub Eropa. Satu gol lain dihasilkan Valere Germain. (kmb39/afp/ant)

Cilic Raih Tiket Terakhir ke Tours Finals Paris Petenis Kroasia Marin Cilic mengunci tiket ke turnamen penutup musim ATP Tours Finals di London usai mengalahkan David Goffin 6-3, 7-6 (11/9) di turnamen Paris Masters, Kamis (3/11) kemarin. Juara grand slam AS Terbuka 2014 berhasil menuntaskan pembalasan atas tiga kekalahan pada pertemuan sebelumnya atas lawannya dari Belgia itu. Kemenangan di Paris juga memberinya tiket ke turnamen elite yang dikuti 8 petenis top dunia di London, 13-20 November. Kemenangan atas Goffin kemarin, mengantarkan Cilic maju ke babak perempatfinal. Lawan yang dihadapi adalah pemenang antara petenis nomor satu dunia Novak Djokovic melawan unggulan ke-14 Grigor Dimitrov. Kegagalan menundukan Cilic, memberi konsekuensi bagi Goffin gagal tampil di London. Tercatat lima petenis berebut tiket terakhir menuju London sebelum dimenangkan Cilic. Mereka adalah Dominic Thiem, Tomas Berdych dan juga Jo-Wilfried Tsonga. (kmb39/afp)

Petenis Kroasia Marin Cilic.

Bali Post/afp

Bali Post/rtr

WEMBLEY - Pertandingan Tottenham Hotspur vs Bayer Leverkusen digelar di Stadion Wembley, London.


OLAHRAGA

16

Jumat Pon, 4 November 2016

Kurang Fokus, Putra Kedonganan Kebobolan Jelang Akhir Pertandingan

Myanmar Bukan Lawan Mudah bagi Indonesia

Mangupura (Bali Post) Kesebelasan Putra Kedonganan ditahan Uluwatu Putra (Ultra) Pecatu dengan skor 1-1 (1-0) dalam lanjutan turnamen Piala Bupat Badung I/2016, Grup A, di Lapangan Samudra, Kuta, Kamis (3/11) kemarin. Putra Kedonganan unggul lebih dulu di menit 43 melalui Heri Darmawan yang menggetarkan jala Putu Dila Jordi. Sedangkan gol balasan Ultra dilesakkan Heni (80), yang menjebol gawang Trisna Teguh Wisesa. Pelatih Putra Kedonganan Manik Aladin mengungkapkan, di menit-menit akhir, pemain belakang kurang fokus, ditambah stamina yang drop, hingga lawan bisa menyamakan kedudukan jelang akhir pertandingan. ‘’Padahal, sepanjang babak pertama kami banyak punya peluang,’’ sebut Manik Aladin. Di sisi lain, Manajer Tim Ultra Nyoman Watra mengakui, Ultra juga memiliki sederet peluang emas, namun hanya mampu membuahkan sebiji gol. ‘’Hal ini menandakan penyelesaian akhir barisan penyerang kurang tajam,’’ ucap Watra. Hasil lainnya, di Grup B, Putra Kelana unggul 7-2 atas lawannya Alaska. Ketujuh gol yang membobol gawang Mulyantara, dilesakkan Angga empat gol (quattrick) di menit 37, 52, 59, 80, ditambah tiga gol (hattrick) Githa di menit ke-65, 77, dan 78. Sedangkan dua gol balasan Alaska diborong Erik (25), serta penalti (85). Di Grup C, Bala Yudha menundukkan Garuda Dalung 2-0. Kedua gol Bala Yudha hasil bidikan Sardiana (4), dan Agus Setiawan (65). Untuk Grup D, Wanaraduta Sangeh menang 9-1 atas Putra Mambal, di Stadion Mengwi. Kesembilan gol Wanaraduta dicetak Putu Agus Joni (31 dan 79), penalti Galung Setyadi (7), Eka (12), Gede Darma (26), Eka Wiarnata (58), Ari Pranat (59), Eka Suka Bujana (89), serta Suarsana (90). Satu-satunya gol balasan Putra Mambal dicetak Mardiama (8). (022)

Jakarta (Bali Post) Pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl, mengaku tidak mudah menghadapi Myanmar yang akan menjadi lawan Timnas Garuda pada pertandingan uji coba di Stadion Thuwunna, Yangon, Jumat (4/11) ini, karena persiapan yang dilakukan tim lawan cukup panjang. ‘’Kami tahu mereka melakukan persiapan cukup panjang. Mereka juga memiliki pemain yang berbakat dan tim yang terorganisasi dengan baik. Namun, kami tetap akan berusaha menyulitkan mereka,’’ kata Riedl seperti yang dilansir myanmarinternationaltv.com, Kamis (3/11) kemarin. Myanmar, katanya, meski hanya pertandingan dipastikan akan bermain maksimal. Apalagi tim yang berjuluk The White Angels ini bakal menjadi salah satu tuan rumah kejuaraan Piala AFF 2016. Bisa dipastikan, anak asuh Gerd Zeise ini akan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Bagi Indonesia, pertandingan melawan Myanmar ini sangat penting untuk mengetahui kekuatan yang sesungguhnya, meski pada pertandingan uji coba ini tidak dituntut untuk meraih kemenangan. Riedl dipastikan akan menurunkan formasi terbaik. Riedl memanggil 26 pemain. Namun ada satu pemain yang belum bergabung yaitu Stefano Lilipaly. Sesuai dengan rencana, dia baru akan bergabung dengan Kurnia Meiga dan kawan-kawan saat menghadapi Vietnam pada 8 November. Pemain ini merupakan hasil seleksi yang selama ini dilakukan. Jika dilihat dari dua pertandingan uji coba sebelumnya yaitu melawan Malaysia dan Vietnam, dua nama yaitu Irfan Bachdim dan Boaz Solossa berpeluang besar masuk sebagai starter. Menghadapi Myanmar duet andalan ini berpeluang mengisi lini depan timnas. Untuk lini tengah Andik Vermansyah dan Evan Dimas bakal bersanding. Begitu juga dengan Zulham Zamrun dan Bayu Pradana yang kemungkinan besar akan diturunkan. Sedangkan pemain belakang ada nama Abdulrahmam, Yasna Basna, Fachrudin dan Beny Wahyudi. Untuk posisi penjaga gawang ada tiga nama yang bersaing yaitu Kurnia Meiga, Andritany Ardiyasa dan Dian Agus Prasetyo. Jika dilihat dari pertandingan sebelumnya Andritany yang diberi kepercayaan mengawal timnas, namun untuk kali ini Kurnia Meiga juga memiliki peluang besar jadi pilihan utama. ‘’Kami sudah siap. Kami memang tidak mematok kemenangan. Yang terpenting saat ini adalah perkembangan permainan,’’ kata pelatih asal Austria itu. Sementara itu, pelatih Myanmar Gerd Zeise mengaku menghadapi Indonesia bukan perkara mudah, meski baru saja kembali ke pentas internasional. Pihaknya hanya berharap kepada anak asuhnya untuk menjalankan instruksi seperti yang selama ini dilakukan dalam latihan. Indonesia pada Piala AFF 2016 berada di Grup A bersama dengan tuan rumah Filipina, Thailand dan Singapura. Sedangkan Myanmar menjadi tuan rumah Grup B bersama dengan Malaysia, Vietnam dan Kamboja. (ant)

Badung Belum Jaring Taekwondoin Porprov Mangupura (Bali Post) Pengkab TI Badung memang sudah menggelar Kejuaraan Taekwondo memperebutkan Piala Bupati Badung 2016, di GOR Purna Krida, Kerobokan, 8-9 Oktober lalu. Akan tetapi, hajatan tersebut bukan untuk menjaring taekwondoin Porprov. Badung justru punya agenda event Mangupura Taekwondo Championship 2017, di GOR Purna Krida, Kerobokan, 9-11 Februari tahun depan. Ketua Pengkab TI Badung Tjhin Johannes, Kamis (3/11) kemarin menegaskan, turnamen bersifat open tersebut diikuti sekitar 1.000 atlet. Bahkan, beberapa provinsi sudah resmi memberikan konfirmasi mengikuti hajatan tersebut. ‘’Tim PPLP Manado dan tim PON Sulut menyatakan ambil bagian,’’ tuturnya. Karena itu, dirinya menyarankan bagi atlet Badung yang ingin masuk skuad Porprov, diwajibkan mengikuti kejuaraan tersebut. ‘’Kejuaraan ini bergengsi, atlet nasional dan juara PON banyak yang turun. Oleh sebab itu, bagi kandidat atlet Porprov Badung, kami juga memantau sejauh mana prestasi yang diukir mereka,’’ ungkapnya. Yang jelas, lanjut Tjhin Johannes, pihaknya menjaring skuad Porprov Badung juga belum definitif, seraya memberlakukan seleksi berjalan. ‘’Artinya, kami memutuskan atlet Porprov, sebulan menjelang pelaksanaan hajatan multi-event da tahunan di daerah Bali ini,’’ terangnya. Kejuaraan mempertandingkan nomor kyorugi dan poomsae, untuk kategori pemula, kadet, junior dan senior. ‘’Syarat atlet Porprov 15 tahun ke atas. Untuk itu, atlet yang kami rekrut masuk tim Porprov junior dan senior,’’ jelasnya. (022)

Bali Post/ist

Tim Extreme Speed Motorsport

Sean Gelael Incar Podium di Shanghai Jakarta (Bali Post) Pembalap muda Indonesia Sean Gelael mengincar podium pada balapan ketahanan enam jam LMP2 FIA World Endurance Championship 2016 seri delapan di Sirkuit Shanghai, Tiongkok, Minggu (6/11), setelah pada seri sebelumnya mampu berada diposisi keempat. Pada balapan bergengsi ini, Sean Gelael akan didukung penuh oleh rekan satu timnya yaitu Antonio Giovinazzi dan Tom Blomqvist dan akan memperkuat tim Extreme Speed Motorsport yang didukung penuh oleh Jagonya Ayam KFC Indonesia. ‘’Di Jepang kami sudah sangat dekat podium. Sayang ada sedikit kesalahan, padahal jarak dengan pemimpin lomba tidak lebih dari satu menit. Jadi untuk balapan di Shanghai saya pikir podium dalam jangkauan kami,’’ kata Sean Gelael dalam keterangan tertulis, Kamis (3/11) kemarin. Harapan pembalap berusia 20 tahun ini bukan tanpa alasan. Selain ada peluang, ketiga pembalap ini sudah mengenal karakter masing-masing sejak turun di Formula 3 Eropa ini. Kondisi ini dinilai menjadi motivasi lebih untuk meraih hasil terbaik. Masuknya Tom Blomqvist menggantikan Giedo Van der Garde juga dinilai sebagai energi baru. Bahkan, Sean mengaku lebih nyaman bergabung dengan pebalap yang masih berkiprah di ajang DTM BMW. Kondisi ini juga dinilai sangat menguntungkan. (ant)

Bali Post/dok

LINUS - Kesebelasan Perseden yang mewakili Bali bakal meladeni Blitar United (Jatm) pada laga perdana Liga Nusantara (Linus) Grup Adi Stadion Hoegen, Pekalongan, Jateng, 19 November mendatang.

Perseden Jumpa Blitar United 19 November Denpasar (Bali Post) Kesebelasan Perseden Denpasar yang mewakili Bali ke Liga Nusantara, menghuni Grup A bersama Blitar United (Jatim), Kodam II/Sriwijaya (Sumsel), dan PS POP Asahan (Sumut). Pada laga perdana, Tim Laskar Catur Muka jumpa Blitar United di Stadion Hoegen, Pekalongan, Jateng, 19 November mendatang. Sekum Askot PSSI Kota Denpasar Komang Merta mengikuti pertemuan teknik di Jakarta, Kamis (3/11) kemarin. Dijelaskannya, tercatat 32 tim Liga Nusantara yang masing-masing mewakili provinsi, dibagi dalam 8 grup, dan tiap pul dihuni empat tim. ‘’Untuk putaran nasional babak 32 besar ini, hanya dua tim yang melaju ke babak 16 besar, yakni juara dan runner-up grup,’’ ucapnya. Selanjutnya, di babak 16 besar diberlakukan sistem gugur. Bahkan, selama pertandingan jika kedua tim bermain imbang, tanpa diadakan tambahan waktu (addition time), namun langsung dilakukan adu penalti.

Komang Merta menambahkan, pemain Linus tanpa batasan usia, dan tiap kontestan diperbolehkan mendaftarkan maksimal 20 pemain. ‘’Jadi, untuk skuad Perseden, kami percayakan kepada tim pelatih Nyoman Ambara dan AAK Bramastra, mengenai 20 pemain yang layak berkostum Tim Laskar Catur Muka,’’ terangnya. Piala Soeratin Pada bagian lain, hasil pengundian untuk tim Soeratin, Bali yang diwakili Putra Tresna juga berada di Grup A, bersama wakil-wakil dari provinsi yang sama seperti Linus. Mereka adalah Persida Sidoarjo (Jatim), PS

Aku Timur (Sumsel), dan PSDS Deli Serdang (Sumut). Pemilik Klub Putra Tresna IGAN Anom Jaksa menjelaskan, laga perdana tim polesan Dede Mahatma Darma bakal meladeni Persida Sidoarjo di Stadion Hoegen, Pekalongan, Jateng, 20 November mendatang. ‘’Kami juga mendaftarkan 20 pemain, kami juga sudah siap meladeni Persida,’’ ungkapnya. Apalagi, Putra Tresna mendapat suntikan dua pemain baru yakni seorang dari Buleleng dan Wahyu (Kundalini). (022)

Bulls dan Hawks Telan Kekalahan Perdana Atlanta Chicago Bulls menelan kekalahan perdana di kompetisi NBA musim ini saat dibekuk Boston Celtics 105-100 di TD Garden, Kamis (3/11) kemarin. Kekalahan perdana juga dirasakan Atlanta Hawks yang dipermalukan Los Angeles Lakers 123-116 di hadapan publik sendiri. Hasil itu membuat Hawks kini memiliki catatan tiga kemenangan dan satu kekalahan (3-1) musim ini, sementara Lakers dua kali menang dan tiga kali kalah (2-3). Point-guard D’Angelo Russel menjadi penyumbang angka terbanyak untuk kemenangan Lakers dengan 23 poin, sementara smallforward gaek Luol Deng membukukan double-double lewat 13 poin dan 10 rebounds. Sementara itu di kubu Hawks, center Dwight Howard mencatatkan double-double dengan mencetak 31 poin dan 11 rebounds, sementara Tim Hardaway Jr. menyumbangkan 26 poin pada laga di Philips Arena. Di laga lain di Vivint Smart Home Arena, Salt Lake City, tuan rumah Utah Jazz meraih kemenangan 97-81 atas Dallas Mavericks yang belum sekalipun meraih kemenangan di awal musim ini. Harapan Washington Wizards, New Orleans Pelicans dan Philadelphia 76ers, meraih kemenangan perdana juga harus kandas. Wizards menyerah 103-113 saat menjamu Toronto Raptors di Verizon Center, Pelicans dibekuk Memphis Grizzlies 83-89 di FedEx Forum, dan 76ers kalah 93-109 dari Charlotte Hornets, yang meraih kemenangan kandang perdana mereka di Spectrum Center. Di Barclays Center, Brooklyn Nets menang 109-101 atas Detroit Pistons dan Houston Rockets mempecundangi New York Knicks 118-99 di hadapan publik Madison Square Garden. Sementara itu, Oklahoma City Thunder menjaga catatan sapu bersih empat laga dengan memberikan kekalahan perdana Los Angeles Clippers 85-83 di Staples Center. (ant)

Roy Nugraha Turun di Empat Kelas di Kejurnas Grasstrack

I Putu Roy Nugraha

Denpasar (Bali Post) Crosser Bali I Putu Roy Nugraha ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Grasstrack yang bakal berlangsung di Genteng, Jawa Timur, 6 November nanti. ‘’Di event nanti saya akan mengikuti empat kelas di antaranya di kelas bebek modifikasi senior 130 cc, sport trail senior, dan Free For All (FFA) senior,’’ ungkap Putu Roy Nugraha di bengkelnya di Kebo Iwa, Denpasar, Kamis (3/11) kemarin. Roy Nugraha mengatakan, dari empat kelas yang diikutinya, dirinya menyatakan peluang untuk meraih juara di kelas bebek modifikasi senior 130 cc. Pasalnya, saat Kejurnas Grasstrack di Buleleng belum lama ini, di kelas ini dirinya sukses meraih juara kedua. ‘’Peluang paling besar untuk meraih juara memang di kelas bebek. Karena di kelas ini, memang menjadi andalan saya untuk meraih juara. Target tidak muluk-muluk, yang penting bisa masuk tiga besar saja,’’ katanya. Dikatakannya, Kejurnas

Grasstrack di Buleleng beberapa waktu lalu, memang dipakai dirinya untuk persiapan mengikuti ajang nanti. Berangkat dari sana, segala persiapan terus dilakukan dirinya mulai dari penjagaan kondisi fisik, dan tunggangan. ‘’Kejurnas Buleleng memang jadi ajang pemanasan sebelum turun di Genteng. Jadi, sekarang tinggal penjagaan kondisi saja agar tetap fit,’’ tungkasnya. Lebih lanjut dikatakannya, dirinya berserta rombongan mekanik akan bertolak Jumat (4/11) ini. Pihaknya lebih awal, supaya di sana dirinya bisa menjalani latihan secara resmi untuk menyesuaikan diri dengan lintasan tempat akan dilangsungkannya perlombaan nanti. ‘’Memang sih... tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi dengan lintasan. Akan tetapi, itu perlu dilakukan para pembalap sebelum balapan setidaknya untuk mengetahui suasana lintasan. Lain kalau road race baru membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi dengan sirkuit, karena harus mengapal lintasan secara detail. Kalau grasstrack palingan setting gir saja,’’ tutur Roy Nugraha. (kmb41)

Stroll Dampingi Bottas Musim Depan Grove, Inggris Pembalap remaja Kanada Lance Stroll akan menggantikan Felipe Massa di tim Formula 1 Williams. Stroll yang merayakan ulang tahun ke-18 pekan lalu, akan mendampingi Valtteri Bottas untuk musim 2017. Tim Inggris itu dalam pernyataannya, Kamis (3/11) kemarin mengakui Stroll belum memiliki izin mengemudi. Ia akan meneruskan jejak pendahulunya Jacques Villeneuve yang menjadi pembalap terakhir Williams asal Kanada yang menjadi juara dunia F1 pada 1997. Stroll menjadi pembalap termuda

sejak Max Verstappen asal Belanda yang menjalani debut F1 dalam usia 17 pada 2015. ‘’Bisa ikut balapan di F1 ini sungguh luar biasa,’’ kata Stroll yang memulai karier dari balapan gokart. Pemuda asal Montreal itu menjuarai Formula 3 musim dengan mengumpulkan 100 poin setelah menyelesaikan musimnya di F4. Ia mengaku siap menyerap seluruh pengalaman yang diberikan tim Williams. Massa yang berusia 35 tahun, jauhjauh hari telah menyebut akan segera pensiun dan Stroll dinilai sebagai pengganti yang tepat oleh wakil team principal Claire Williams. (kmb39/afp)

Bali Post/ap

Pembalap Kanada Lance Stroll berpose dengan mobil Formula 1 Williams.


IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) Jakarta : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) Surabaya : (031) 5633456 Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA B6>A E:B768676A>EDHI <B6>A 8DB &6N6C6C *:C<69J6C "* *>C 8 : >H8DJCI /E ID *:B76N6G6C 9<C %6GIJ %G:9>I (# Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! Tarif iklan Mini/Baris

Iklan Peluang Emas

"# "6G> :E6C EH 'B7IJ=@C 'G@I>C< JC9>C< &:C9>C< ) !6?> ':C6G>@ "J7 "

884270 -*! ;DG DJI>FJ:

.D 7: *A68:9 6I /7J9 6C9 -:B>CN6@ G:6H "

,: #. -6A:H !? %BH CH *$&6B *. *' :96=JAJ 20## EH 2,*:2 "DJH:@::E>C< 9> %:GD7D@6C %.* 6A> -'- @: "

"

,: -<G G>K:G 'G@I< #. .@CH &>HIG>@ L &HC< &BGC @: .:J@J /B6G EH "

2,*:2 -<G -JE:GK>HDG

H>HI:C )E:G6I>DC6A -I6;;

JCIJ@ .G6K:A <:C )CA>C: 6H>= :G76=6H6 #C<<G>H :GE:C<6A6B6C 6A6B )G<6C>H6H> -:C9 0 ID GB E776A> 8DB

: *,. 16C>I6 .<A 6A6B -DE>G -G7I H 'I8 "

,: "% 16>I:G HH .JC?JC< 6A>

"

"

$*5.;6*7 -JEEA>:G "DI:A ,: %6GN < !J96C< *G>6 '6@H %DBE -J9>GB6C <JC< :CEHG !C C96@6H6 "J7 "

.55* #I6A>6 -6CJG ,:HI &DD@>C< ;DG 16>IG:HH -I:L6G9 - 0 :C9 ID :AA6 #I6A>6 ,:HI $A : B6G6 (D -6CJG *= "

<1 DD@ J 0>AA6 76GJ 9> $>B76 G6C N< ADN6A>I6H "

2,*:2 -6A:H M:8JI>K: .G6K:A <:CI HE:6@ C<A>H= B6M I= &6B6G6C 0 @>G>B @: H6A:H C>8:IDJG76A> 8DB "

"

"

,: ,:H:EI>DC>HI ) "% *JG> H>= "IA $A *6CI6> %JI6 %JI6 "

"

"

,: %GNLC I> 9B>C '>C - -EG ->B %>G>B 0 @: $AC .:J@J /B6G 6G6I

2+=<=14*7 H:<:G6 -JE>G ->B %GB @: *. *G6I=6B6 &>C: &D<>H I>8H $A .:J@J /B6G 6G6I (D "

,: *<L 1CI6 J .@D 9 /7J9 7H6 =H #C<<G>H %>G>B &6BGC @: =DA>HI>876A> <B6>A 8DB

"

,: .@ *DIDC< N6B *>A:I '6M *GJB 36C> *:GB6>

2+<14*7 =:; DD@ 16>I:G 96C 16>IG:HH "J7

"

"

<1 -:@G:I6G>H /BJB - %DBEJ I:G -#' 16C>I6 *. NJ )G8=>9 .AE

"

"

"

,: %6GN6L6C 16C>I6 /CIJ@ 6I:G>C< "J7

2,*:2 .J@6C< $6G>I -67ADC %6DH "J7

"% =32 "DB: $6E6C G A:6C " >C< -:GK>8: %GNLC -:G67JI6C J ,: ,:8:EI>DC>HI 7H #C<<G>H "

':B7:GH>=@6C *:GJB6=6C >JIB@C 1CI6 ,6?>C -BC<6I @G?6 %:G6H : 9B>C !6GB:C -*! -* *:C<6 J "DI:A .AE ", "

A6B6C JI>@ H #C<<G>H %GB 0 >C;D ;J?>=DB:?6E6C 8DB ,: -:<:G6 %6GN6L6I> :GH>= "

@: NDH> <>C<:GHC6E <B6>A 8DB JAA *6GII>B: G::A6C8: J 0>A6 "

,: +- B>C - ->E>A *<ABC C< G:CI6A 9> 6IJ7JA6C *6GII>B: " @I; HJ76A> <B6>A 8DB : *:<6L6> 16C>I6 J C<@G>C<6C J -6CJG ?6B @G? ?6B E6<> *:6.7< 68IDGN %:GD7D@6C " .>C<<6A 6A6B "7 "J7 >86G> %6GN6L6C .J@6C< -DGI>G " 2,*:2 *,. .9G 6A6B 16C>I6 " "6GJH 7:GE:C<6A6B6C -DGI>G 9> '6M .= !? $I ,*:2 !JGJ - *! - - (6C9>C> ,: -DE>G '6H /7J9 "J7 "

!6GB:CI .DADC< .:AEDC $6C<6C !6IHJ 0# (D :CE6H6G J $9L6A #CI:GK>:L " *:@*?*<2 '>C> '6G@:I - -'* -'- *=DC:&6C<HJC< " "

6AJC< -:G>JH " ,: %GN ,:;AMN %6H>G $AC

,: .:@C>H> -.' &>HI A:@IGD "

2+=<=147 ,:H:GK6H> 16C>I6 $6N6 !>G> #2 "* /IB@6C 696 *<AB6C 884270 ;DG 6GI:C9:G 16>IG:HH "

" +<14*7 -DE>G #CHIGJ@IJG ':C<J6H6> =H #C<<G>H '6C96G>C ;DG G6O>A>6C JHH>: + G:HID ,: .:C6<6 C<@6I J ,: DD@=:AE:G 1IG HH ,:HID /BG '6M .= 16>I:G H GEC<ABC ':C<:BJ9> ,6?>C /A:I ':C6G>@ 86AA ;DG 6EED>IB .@ 6C<JC6C "J7 :CI 9:GG>8@ @JI6IDLC=DJH:H 8DB -6CJG "J7 0 @: =G9 H:6H6;6G>8GJ>H:H 8DB "J7 H:<:G6 (D -' "

884270 ;DG 16>I:G :H *AH -:C9 3DJG 0 ID %DG> ,:HI 6G

*DEE>:H %JI6 DG >C;D @DG>G:HI6JG6CI 8D >9

"

"

2+=<=14*7 H:<:G6 *6GI I>B: H6A:H 8DCHJAI6CI A:69 <:C:G6IDG 16@IJ ;A:M>7A: >H6 BJA6> H:8:E6ICN6 *:A6?6G 7DA:= B:C96;I6G "J7 "

2,*:2 9B>C '>C -'% .:AE "

2+<14*7 -AH *GDN ,IA *<AB 9> >9 =C 6C<JC6C '>C .= %>G>B 0 &:C<@6E @: 6C<JC6C $6N6 $A

#B6B DC?DA AD@ EH "

2,*:2 '6C6<:G JCIJ@ ,:HID 9> /7J9 *:C<6A6B6C 9> 7>96C< '6C6?:B:C 96C 88DJCI>C<

%>G>B &6B6G6C @: D;;>8:8:AIH6C 9HE:AAH <B6>A 8DB

2,*:2 *G6BJC>6<6 -&. -9G6?6I *C<6A6B6C A6B6I $A G?JC6 2 D7A: H>M .AE "

884270 ;DG -:8G:I6GN ;DG JGC>IJG: DBE6CN >C %:9>G> .676C6C 0 ID 8DCI68I 86H6BD9:GCD 8DB

2,*:2 + .J@6C< 8=:8@ ,JCC:G .J@6C< $6A6C JI@ !6GB:CI 9> " %JI6 "% # (::9 9B>C 88I -:C9 0 "

ID @DB6C<4G>7:@ N6=DD 8DB 2,*:2 -I6;; .D@D =H #C<<

DBEI 0 "

" "% $<*:/2;1 6A> >7JIJ=@6C 2,: -I6;; :G76=6H6 '6C96G>C .:@C>H> &>HIG>@ *>E6 -:<:G6 *. (:K:GC:K:GA6C9 .G6K:A .:AE " " ".:=;*17 .G69>C< 9> <6IHJ I= 2,: H<G -I6;; %6H>G 16>IG:HH

88DJCI>C< '>C -'% @JCI6CH> A:6C>C< H:GK>8: .:AE -' .<<JC< $L7 EI A?G '6J '6?J $J?JG H '- );;>8: %GB " @: B6>A >C;D 76A> 8D >9 " 2;<:+<8: -I6KDAI /EH G .:@C> ".:=;*17 .G69>C< 9> !6IHJ I= H> A:@IGD &>HIG>@ H %:G?6 -6B6 -I6;; 'JAI>B:9>6 B>C -'% $J?JG AB .:6B $J?JG ,6?>C %GB 0 .<<C< $L7 EI A?G '6J B6?J

@: *G>B6 /I6B6 $A #B6B DC?DA B6>A >C;D 76A> 8D >9 EH "

=7-270 JI@ %DE:G6H> 16C>I6 - E:C<6A6B6C 6C@ 6CN6@ ,:A6H> !6?> $I #CH:CI>; "

":;1 !6GB:C ':B7JIJ=@6C -DE>G 2,*:2 *:< -6ADC -E6 .@ *DA6 "J7 .@9 6A>6C "J7 .AE "

"

"

"

$.:+<7 & 9B 8DB 1 1 ':GI6 C69> ## -JCH:I,D69 "

&$ ":6AI= ) * .>B: -EK DG 'G@I "

(*6*1* >HB6 >8G ':@6C>@ "J7 . /B6G EH "

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post %$&

%!(!%

;9*; 'G= $I "9 >K>8 5 7J ?I =J7

'.58A ">I6B ' . .= % %D9N6 EH "

" )

*A-* >6CI: .=C ">I6B #HI>B:L6 "J7

"

(*:2; - '6I>8 ->AK:G $I G< *G>769>

5 ,B= 'JG6= 'CBAH ->6E "JC> ->JA6C *:C6I>= "

%71 %KA > ':C<L> $I $I H %G:9>I

"

"

# *:= ':L6= !DA9:C !6I: %:E6DC ->6E *6@6>

$A /I6B6 :9J<JA $I $A /I6B6 ,6C<9J -:G>G>I $I 88@ ,J@D

"

9< 6H= 68@ $I ,JB6= ->6E " "JC> 9> .676C6C " " >*7A* ! ! 36G>H " " # ) #61 $A ! .6A6C< /IB &I %. " .:,@ !# 68: &>;I *JI>= %' ' .C= "DD@ J6C6,6N6 8:<=7.: !&JM "IB % B6H>= -EI 6GJ -BHI G $I /' BH@ B $I "

$$

=4. .= ">I6B .>E: .:GI> C<<> ,2 %' JB6 :76H 6C?>G :76H .67G6@C *% B6C I6H (6B6 -:C9>G> .<C >?J6A :E6I ,E $I "J7 " $&)&

"' G:C6 !2 ->AK:G HA> 6A> #HIB:L6 "

:<20* !& *JI>= -6C<6I 6<JH ,E $I " "

"

%@< K6CO6 "IB *G>769> .AE

!

23=*5 06G>D ">I6B *JI>= *G>769> $I (:<D "

87-* * 2 88 ">I6B " "

=*5 'DIDG :6I ">I6B .<C # 'JAJH "

.:28 .<C 9G 6GJ 'H= )G> HBJ6 *G>79> (:<D

& #& & ,JB6= $A ':CJG> ,J@D :*7- 0>I6G6 $&2 H 6A> '6 CI6HJG6 "J7 CJ6A .GLI %' ,7 "

"

SERVICE

"

"

"

35 .C= G: &7G EC BIG $AC -:@6G .JC?JC< 2#0 !6IHJ .>BJG "J7 '66; .*

#61 &I %. ->6E "JC> .C= G: &D@ !1% $I (:I

6 $I B $I '7>A 'H@ !< *JNJ= 6IJ7JA6C

"

#61 'CBAH &I %. %' '6=:C9G6 96I6 6A>':9 ' "

#=6*1 *6<6G :H> .:B7D@ *6<6G ,676I6C 6IJ ->@6I ,B= ->6E *6@6> %:G6B7>I6C .676C6C $I "J7 "

& % %*7*1 %6K *:C<6ADC '6C<<>H $I "

"

SERVICE

"

$A !:9: :H6 !< -6AN6 G

/B6= CN6G -69>C<

#61 &. & B $A 'J9>C< -6G> 9< "7

"

& !%!#

"

=*5 ,J<> -:BE>9> .:<:=6 $A B *6K $I(<D

"

SERVICE

"

:. M !JBJ@H6G> -H:I6C EH $AC BIG / "

23=*5 'G= .C= G: $A !D6 !6?6= *:A>6I6C /7J9 "J7 *B>A>@ .* 9@I .- ,:HI "

35 .C= 6G: 9> %:9JC<J "

35 .C= %6K 9>*JG><69>C< "

5 .C= G: ':C9DND *<G $AC " $I G: "

=*5 .6C6= G: G: G: $>B76G6C "

*7* EI $B@ *% -:GI>E>@6I .

DIJUAL MOTOR

"

,*:2 *GDE:GIN B68:I 9> 6C@ %:C6 ,:CI:C>G -BH "

23=*5 'DA:C -I:BE:G :@6H %DC9>H> 6<JH "J7 "

" '7A K6CO6 % +# (D@6 '" ' $ %

"J7

SPA

"

25*70 *% (D & )

"

=*5 .6C6= $A 6IJN6C< !<

& $I H:BJ6 7>H6 9> 16A:I ,E (< "J7 (D & ) 96C (D E:86= !< *>E>I (< " ) ( 16N6C G> -J96GH6 " *> $A ,N $JL:I -6G> *:BD<6C " & $I $A ,6N6 *6H: %51 "A< J6= DBE:I :G>H> @6C I 7JA6C *BA@ "

%.* '6I:G 6G9 >I> 6C@ %6GIJ " %71 & & B * B !AD<DG *:A6JI -# -#' C *:A6EDG & ?A .6C6= G: &D@ $A !

6G>@ *6@ %69:@ " '6H *9H %:AD9 EH "

" &#$&$ 35 IC= G: E<<>G ?AC JI6B6 ":2>*<. ':C<:BJ9> -6C9N6 #&" #&" 35 .C= 6K &D@ NE6H #

NE6H # '6CIG6 %I:L:A 7H 9@:B ,>7J $6B *6@:I *G>K6I: .;<=7 0>H6 '6HI:G '6CIG6 BIG 9G NE6H $I 76C<@6C ?9 "6 88@ JI@ ,- '6AA '6CJ6A '6I>8 " "J7 "J7 16I:GE6G@ 9AA " "

BIRO JASA

"

"

DIJUAL MOBIL SALON

"

FOTOCOPY

BIRO JASA

BENGKEL LAS

SERVICE

PINJAMAN

PELUANG BISNIS

"

*-=< -JA6E JC !6B:H :@DG6H> %:G:C 'JG6= "* 1

Free

n

Desig

Money Back Guarantee

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl


EKONOMI

18

Jumat Pon, 4 November 2016

IAP Desak Pemerintah Seriusi Masalah Tata Ruang Jakarta (Bali Post) Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Indonesia meminta kepada pemerintah untuk memberi perhatian serius terhadap permasalahan tata ruang di Tanah Air. Jika konflik berkepanjangan soal tata ruang itu bisa diatasi, dipercaya dapat memperlancar pertumbuhan ekonomi, investasi termasuk percepatan pembangunan infrastruktur bisa diatasi. Ketua Umum IAP Bernardus Djojoputro mengatakan hal itu saat Kongres IAP di Jakarta, Kamis (3/11) kemarin. Bali Post/ant

MENGUAT - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis (3/11) sore bergerak menguat sebesar 18 poin. Rupiah kemudian menjadi 13.027 dibandingkan sebelumnya di posisi 13.045 per dolar AS.

Rupiah Menguat 18 Poin Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta, Kamis (3/11) sore, bergerak menguat sebesar 18 poin. Rupiah kemudian menjadi 13.027 dibandingkan sebelumnya di posisi 13.045 per dolar AS. ‘’Bank sentral Amerika Serikat (The Fed) yang mempertahankan suku bunganya, menjadi salah satu faktor yang menahan laju dolar AS terhadap mayoritas mata uang utama dunia,’’ ujar pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Tbk. Rully Nova di Jakarta, Kamis kemarin. Kebijakan The Fed itu seiring dengan sejumlah data ekonomi di Amerika Serikat yang belum mencapai target yang diharapkan.

The Fed masih menunggu perkembangan data ekonomi secara berkelanjutan. ‘’Data ekonomi AS belakangan ini memang cenderung membaik, namun masih belum sesuai target The Fed,’’ katanya. Rully Nova juga mengatakan bahwa menguatnya mata uang rupiah juga menunjukkan pelaku pasar uang tidak terlalu khawatir terhadap aksi demostrasi pada 4 November 2016. Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menambahkan, dolar AS memperpanjang penurunan terhadap sejumlah mata uang dunia, termasuk rupiah seiring ketidakpastian baru tentang hasil pemilu di Amerika Serikat. (ant)

Kongres yang berlangsung dua hari ini menghadirkan sejumlah menteri Kabinet Kerja antara lain Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan A. Djalil, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar. Bernardus mengatakan,

konflik tata ruang itu kian banyak saja terjadi belakangan ini. Konflik tersebut disebabkan oleh kendala pengelolaan tata ruang lintas sektor yang tidak efektif. ‘’Konflik tata ruang antarsektor yang berkepanjangan dapat menghambat pertumbuhan ekonomi, investasi dan pembangunan infrastruktur. Perpres

No. 3/2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional yang meliputi 250 proyek nasional dan 30 proyek prioritas, juga mengalami kendala aspek aturan tata ruang,’’ kata Bernardus. Indonesia faktanya, kata Bernardus, masih tersandera oleh tumpang-tindih pengaturan lahan, serta masih

Bali Post/ant

Inggris Alih Teknologi Pertahanan dengan Indonesia

Bali Post/ant

Citra Tercoreng jika Aksi Anarkis Jakarta (Bali Post) Aksi unjuk rasa yang akan digelar 4 November 2016 ini diharapkan berjalan dengan damai dan tidak mengganggu pariwisata ibu kota Jakarta. ‘’Saya mohon rekan-rekan untuk selalu menjaga perdamaian agar suasana tetap sejuk dan kondusif bagi pariwisata kita,’’ kata Menpar Arief Yahya di Jakarta, Kamis (3/11) kemarin. Ia mengatakan Jakarta merupakan salah satu pintu utama masuknya wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia. Mereka sebagian besar memilih Jakarta sebagai d es t i n a s i w i s a t a M I C E (Meeting Incentive Confer-

ence and Exhibition). ‘’Semoga berlangsung dengan suasana sejuk, mendamaikan. Hal itu penting agar para wisatawan, terutama mereka yang akan berkunjung ke Jakarta merasa aman dan nyaman,’’ ujarnya. Menteri Arief Yahya menyadari unjuk rasa atau demonstrasi merupakan hak setiap warga negara, namun harus dilakukan sesuai aturan dan tidak merusak. Aksi yang anarkis sebaiknya dihindari karena justru merugikan bangsa Indonesia secara keseluruhan. Selain itu citra Indonesia yang sudah baik, justru tercoreng jika aksi dilakukan secara anarkis. (ant)

Akhirnya, katanya, berbagai konflik yang terjadi antara masyarakat dengan pemerintah kota bermunculan disebabkan karena pengaturan rencana tata ruang tidak melalui bottom up planning yang komprehensif. Contoh, dalam kasus reklamasi Teluk Jakarta, termasuk juga di Bali. ‘’Kita belum melihat bagaimana pemerintah secara eksplisit memasukkan agenda carrying capasity, pengentasan kemiskinan, pengurangan kawasan kumuh, penyediaan air bersih kepada masyarakat maupun penyediaan perumahan rakyat,’’ katanya. (010)

AQUA Group Raih Penghargaan ’’Living Legend Companies 2016’’

ALIH TEKNOLOGI - Inggris siap alih teknologi pertahanan dengan Indonesiadalam Indo Defence 2016 Expo & Forum di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

MONAS - Sejumlah orang melintas di pelataran Monumen Nasional (Monas) yang disinari lampu LED berwarna oranye, di Jakarta. Diharapkan massa yang akan demo hari ini tidak merusak monumen yang bersejarah ini.

terfokusnya penerjemahan ruang pada daratan. Hal ini menyebabkan adanya kekosongan aturan, norma hingga petunjuk pelaksanaan terhadap dimensi ruang tanah, bawah tanah, laut, bawah laut, udara hingga ruang budaya. IAP juga meminta pemerintah agar mempertegas komitmennya dalam menyelenggarakan manajemen perkotaan dan pedesaan. Menurut Bernardus, saat ini belum terlihat langkah-langkah nyata pemerintah berkaitan agenda perkotaan, tata ruang maupun desa yang dikaitkan dengan visi 20-30 tahun ke depan.

Jakarta (Bali Post) Inggris siap bekerja sama dengan Indonesia soal transfer teknologi pertahanan. Hal itu demi mewujudkan kerja sama berkesinambungan antara kedua negara. ‘’Yang kami cari kerja sama berkelanjutan yang akan berlangsung hingga bertahun-tahun. Itu hanya bisa diwujudkan dengan transfer teknologi,’’ kata Direktur Regional Departemen Perdagangan Organisasi Pertahanan dan Keamanan Inggris Alexis Hammer kepada Antara di Indo Defence Expo jakarta, Kamis (3/11) kemarin. Hammer menilai Indonesia telah masuk lima besar pasar

utama industri pertahanan Inggris. Dan pemerintah Inggris tertarik melakukan kerjasama transfer teknologi aviasi, kelautan, hingga siber dengan Indonesia. Kedua negara telah lama menjalin kerjasama pertahanan, seperti pertukaran militer rutin. Dan selama kurang lebih 20 tahun militer Indonesia telah menggunakan pesawat Hawk buatan BAE System dari Inggris. ‘’Pesawat Hawk, salah satu contoh kerja sama berkelanjutan. Kami ingin melakukan peningkatan teknologi di platform tersebut,’’ kata Hammer. Inggris juga ingin membuka

kesempatan melakukan kerja sama dengan industri pertahanan Indonesia. ‘’Kami tidak hanya tertarik mentransfer teknologi kami ke Indonesia namun juga untuk menarik perusahaan-perusahaan Indonesia ke Inggris,’’ kata Hammer. ‘’Kami ingin memastikan perusahaan-perusahaan Indonesia mempunyai akses ke pasar sama seperti dengan perusahaan-perusahaan di Inggris,’’ kata Hammer. Desember tahun ini, pemerintah Inggris akan membawa beberapa perusahaan ke Indonesia untuk menjalin kerja sama dengan pemerintah dan industri pertahanan lokal. (ant)

Gus Ipul:

Iklim Usaha di Jatim Mulai Bergairah IKLIM Usaha di Jawa Timur (Jatim) mulai bergairah. Hal itu terlihat dari jumlah peserta pameran MegaBuild yang mencapai 75 perusahaan. Dari jumlah itu, 75 persen peserta dari Jatim. Target transaksi acara itu sekitar Rp 150 miliar dengan 15.000 pengunjung. Sedangkan pameran yang sama, tahun lalu jumlah transaksi hanya Rp 80 miliar dengan 7.500 pengunjung. ‘’Ini menunjukkan iklim usaha 2016 mulai bergairah,’’ kata Wakil Gubernur (Wagub) Jatim Syaifullah Yusuf didampingi General Manager Reed Panorama Exhibitions James Boey di sela pameran arsitektur, interior desain dan bahan bangunan/ MegaBuild yang berlangsung mulai 3-6 November di Surabaya, Kamis (3/11) kemarin. Karena itu, Wagub Syaifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul ini, bangga dengan peserta

pameran yang sebagian besar dari Jatim ini. Jatim khususnya Surabaya, kata Gus Ipul, adalah pintu utama untuk menghubungkan segala hal ke wilayah Indonesia Timur. Termasuk MegaBuild East Indonesia yang membidik pasar mulai Jatim, Bali, Lombok, Makassar, Semarang, Pontianak, Banjarmasin, Manado, Balikpapan hingga Papua. ‘’MegaBuild merupakan satu-satunya pameran yang membawa tiga industri dalam satu pameran. Yakni industri arsitektur, desain interior dan bahan bangunan dan bisa membidik 10 pasar di wilayah Indonesia Timur,’’ tambah James

Boey. Pameran ini, katanya, menghadirkan berbagai kegiatan dan program yang bukan hanya sekedar menyajikan produk maupun teknologi baru di dunia bahan bangunan. Tetapi, juga memberikan edukasi maupun informasi dan perkembangannya bagi para pengunjung. Selain diikuti perusahaan dari industri bahan bangunan, arsitektur dan desain interior di Jatim dan Indonesia, pameran ini juga menghadirkan berbagai produk. Seperti, roof deck, pintu dan jendela, lighting, sanitary ware, perabot dan perlengkapan rumah tangga, keramik/ubin, railing. (059)

AQUA Group, pelopor air minum kemasan, meraih penghargaan Indonesia Living Legend Companies 2016 dari majalah Warta Ekonomi. Penghargaan diterima Presiden Direktur AQUA Golden Mississippi Leila Djafaar di Hotel Pullman Jakarta, Jumat (28/10) malam. Penghargaan ini merupakan apresiasi majalah Warta Ekonomi terhadap kinerja perusahaan yang telah beroperasi lebih dari 25 tahun dan terus melakukan inovasi untuk berkembang. Perusahaanperusahaan ini menyandang predikat sebagai perusahaan legendaris. Penelusuran yang dilakukan tim riset Warta Ekonomi, menemukan lebih dari 100 perusahaan telah berusia 25-49 tahun. Sebanyak 125 perusahaan berusia 50-74 tahun dan 25 perusahaan berdiri lebih dari 75 tahun. Berdasarkan data ini, kemudian majalah Warta Ekonomi melakukan riset panjang untuk menilai perusahaan yang pantas mendapatkan penghargaan Living Legend Companies. Kriteria penilaian tersebut mencakup sejarah perusahaan, inovasi produk dan strategi pemasaran yang dilakukan perusahaan. AQUA Group dianggap mampu melewati tantangan dan terus berinovasi. Selama 43 tahun beroperasi, AQUA Group mengembangkan berbagai inovasi untuk memberikan yang terbaik bagi konsumen dan pemangku kepentingan. Salah satu inovasinya, adalah mengeluarkan produk dengan tokoh Disney untuk mengajak anak-anak agar selalu minum air putih. Produk Disney diluncurkan karena sebuah riset menemukan, satu dari empat anak di Indonesia kurang meminum air putih, sehingga produk kemasan Dis-

ney dapat membantu menarik minat anak-anak minum air putih. Inovasi yang lain adalah kemasan praktis botol Click N Go. Botol bervolume 700 ml ini diperuntukkan bagi mereka yang sering beraktivitas di luar ruang. AQUA juga selalu berinovasi untuk mengelola dampak bisnisnya seperti rancang ulang botol untuk mengurangi bobot kemasan dan menghilangkan segel plastik dalam upaya mengurangi timbunan sampah. Sejak tahun 2014 AQUA Group juga menggunakan kereta api untuk mengangkut produk galon dari Sukabumi menuju Stasiun Ancol Jakarta. Hal itu merupakan salah satu strategi pengurangan jejak karbon. Hal itu untuk pertama kalinya dilakukan perusahaan AMDK. Pada kesempatan itu, Leila menyatakan, ‘’Kami berterima kasih dan mengapresiasi penghargaan dari majalah Warta Ekonomi. Penghargaan Living Legend Companies akan memicu kami lebih mengembangkan inovasi agar AQUA lebih dapat memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen dan pemangku kepentingan di Indonesia.’’ Dalam kurun waktu satu tahun ini, AQUA menerima penghargaan dari majalah Warta Ekonomi secara berturut-turut. Selain menerima penghargaan Living Legend Companies kali ini, Agustus lalu AQUA Group juga meraih tiga penghargaan Social Business Inovation yang diberikan majalah Warta Ekonomi. Dalam kesempatan itu AQUA Group meraih Best Green CEO yang diberikan kepada Presiden Direktur PT Tirta Investama Charlie Cappetti, Program Teknologi Hemat Energi dan Program Pengelolaan Air Bersih di Indonesia untuk kategori Beverage Packaging. (r)

AQUA TERIMA PENGHARGAAN - Presiden Direktur AQUA Golden Mississippi Leila Djafaar mewakili AQUA Group menerima penghargaan Indonesia Living Legend Companies 2016 dari Majalah Warta Ekonomi, Jumat (28/10) malam.


19

Jumat Pon, 4 November 2016

Sistem Proporsional Terbuka Terbatas Kebiri Hak Rakyat Jakarta (Bali Post) Wakil Ketua Komisi II DPR Ahmad Riza Patria berpendapat sistem proporsional terbuka terbatas yang diusulkan pemerintah berpotensi mengebiri kedaulatan rakyat hak pilih rakyat. Pasalnya dalam mekanisme penentuan caleg terpilih tersebut nantinya penentuan caleg terpilih hanya didasarkan pada gambar partai dan nomor urut partai, bukan didasarkan pada nama caleg dan nomor urut caleg seperti sistem yang digunakan selama ini. ‘’Jadi biarkan rakyat memberikan pilihan terbaik. Jangan lagi kebiri hak-hak rakyat, beri peran kepada rakyat untuk menentukan pilihannya,’’ kata Ahmad Riza Patria dalam diskusi dialektika demokrasi bertajuk ‘’Pro-Kontra Draf RUU Penyelenggaraan Pemilu’’ di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (3/11) kemarin. Riza Patria menambahkan, apabila analisis tersebut benar maka sistem Pemilu 2019 tidak mengalami kemajuan, tetapi malah mundur. Sebab, rakyat diarahkan hanya memilih gambar partai atau nomor urut partai, bukan memilih nama caleg atau nomor urut caleg. ‘’Bahkan ada yang bilang surat suaranya nanti tidak sah kalau pemilih hanya memilih nama caleg atau nomor urut caleg,’’ ujar politisi dari Partai Gerindra itu.

Sebenarnya, menurutnya, kewenangan partai politik dalam menempatkan kader-kadernya sebagai calon wakil rakyat sudah diakomodir undang-undang saat ini. Kewenangan tersebut sudah sangat maksimal. ‘’Kewenangan parpol sejauh ini sudah luar biasa. Sudah besar peran parpol, karena parpol juga yang tentukan caleg. Kalau takut, masukkan dong caleg yang bagus,’’ katanya. Wakil Ketua DPR-RI Agus Hermanto mengatakan RUU Penyelengaraan Pemilu merupakan gabungan dari tiga RUU, yaitu UU Pemilu No.42/2008 tentang Pemilu DPR, DPD dan DPRD (RUU Pemilu Legislatif), UU No.8/2012 tentang Pemilihan Presiden/Wapres dan UU No.15/2015 tentang Penyelenggara Pemilu (KPU). RUU Pemilu ini tidak

mengatur tentang pilkada. Dia mengakui khusus bab mengenai sistem pemilu masih perlu risalah (penjelasan) pemerintah, apa yang dimaksud proporsional terbuka terbatas itu. Saat ini fraksi-fraksi masih mendalami dan merumuskan daftar inventarisasi masalah (DIM) tiap fraksi DPR, setelah itu DIM versi pemerintah dengan DIM tiap fraksi akan dibandingkan dalam pembahasan di rapat panitia khusus (pansus). Koordinator Komite Pemilih Indonesia (TePI) Jerry Sumampau menilai sistem pemilu terbuka terbatas yang diusulkan pemerintah dalam RUU Penyelenggaraan Pemilu itu hanya akal-akalan. Sebab, pada dasarnya substansi dari ketentuan tersebut merupakan sistem pemilihan proporsional tertutup. ‘’Kalau usulan terbuka terbatas, itu sebenarnya bohong-bohongan karena substansinya adalah tertutup, jadi caleg tidak dipilih. Penentuan caleg bukan karena caleg memperoleh suraa terbanyak seperti selama ini, tetapi hanya menggunakan istilah saja, karena pemerintah,’’ kata Jerry. (kmb4)

Potongan Video Dari Hal. 1 Kasus bermula saat potongan video Ahok berbicara di hadapan warga Kepulauan Seribu yang beredar viral di media sosial ketika dia menyebut ada pihak-pihak yang melarang

untuk memilih pemimpin non-muslim dengan memakai ayat suci Alquran. Ahok sendiri telah menegaskan dia tidak menghina Alquran saat berdialog dengan warga Kepulauan Seribu itu. Walaupun begitu, dia telah meminta

‘’Semuanya sudah selesai, tinggal tunggu polisi gelar perkara dengan kejaksaan untuk menentukan status Ahok. Kami mau ini dipercepat,’’ katanya. Ia mengimbau agar kinerja Polri jangan dicampuri oleh partai-partai pengusung Ahok maupun Presiden Joko Widodo (Jokowi). ‘’Jangan ada

pihak manapun intervensi, termasuk Presiden, partai pengusung Ahok. Jangan ada yang melakukan manuver politik,’’ katanya. Dalam pengusutan kasus ini, Polri sudah meminta keterangan 22 orang saksi, yang tujuh di antaranya saksi ahli. Para saksi ahli tersebut berasal dari Majelis Ulama Indonesia, ahli tafsir, ahli hukum pidana dan ahli bahasa.

Kapolda Pegang Janji Rizieq Jakarta (Bali Post) – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. M. Iriawan mengatakan bahwa massa pengunjuk rasa akan berkumpul di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, sebelum melakukan demonstrasi pada Jumat (4/11) ini. ‘’Titik kumpul di Masjid Istiqlal. Baru bergerak usai shalat Jumat,’’ kata Irjen Iriawan di Gedung Bareskrim, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Kamis (3/11) kemarin. Menurutnya, massa yang berkumpul di Masjid Istiqlal, usai shalat Jumat akan berjalan kaki melewati Hotel Borobudur - Gereja Immanuel di Gambir Jalan Medan Merdeka Selatan melewati Kedubes Amerika Serikat - Balai Kota - Patung Arjuna Wijaya - Jalan Medan Merdeka Barat menuju ke Istana Presiden. Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab telah mengatakan bahwa aksi unjuk rasa 4 November akan berjalan tertib dan damai. ‘’Habib menyampaikan bahwa demo besok

maaf sebanyak dua kali atas ucapannya itu. Ahok menduga ada pihak tertentu yang sengaja menggulirkan isu SARA untuk menyerang dia terkait sebagai petahana Gubernur DKI pada pilkada mendatang. (ant)

Ahok juga petahana calon gubernur Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2017. Ia sudah menyampaikan klarifikasi melalui akun Instagram miliknya di @basukibtp dan menganjurkan masyarakat melihat langsung video versi utuh pernyataannya secara lengkap tanpa dipotong, terutama pada menit 23.40 hingga 25.35. (ant)

akan damai, tertib dan aman. Kami akan pegang komitmen dari yang bersangkutan,’’ katanya. Menurut Iriawan, sejak Kamis sore ini, sejumlah massa dari luar Jakarta sudah tiba di Ibu Kota. Massa tersebut rencananya akan bergabung dengan sejumlah ormas Islam untuk melakukan aksi unjuk rasa pada Jumat (4/11) guna menuntut Bareskrim Polri mempercepat proses hukum Ahok atas kasus dugaan penistaan agama. ‘’Sudah ada gelombang massa dari luar Jakarta seperti dari Jawa Barat, Banten, tetapi belum begitu banyak,’’ ujarnya. Pihaknya mengharapkan massa pengunjuk rasa sudah membubarkan diri dengan tertib dan tidak anarkis sebelum Jumat (4/11) pukul 18.00 WIB. Untuk mengamankan aksi demonstrasi besar-besaran ormas Islam pada 4 November di Jakarta, TNIPolri mengerahkan 18 ribu pasukan gabungan. (ant)

Sangat Aneh Dari Hal. 1 ‘’Kami juga bisa kalah. Saya tak bisa bilang lebih dari itu untuk menganalisis apa yang telah terjadi, itu pertandingan yang sangat aneh. Kami kehilangan hampir segalanya, khususnya intensitas, semuanya, terutama

setelah kami mencetak dua gol. Ketika itu terjadi, dan lawan mencetak gol, maka itu sulit. Saya bertanggung jawab atas semua ini. Pada akhirnya kami tidak kalah, yang mana bagus buat kami, tetapi perasaannya aneh,’’ sambung Zidane dalam laman ESPN. (ant)

Rumah Rakyat Dari Hal. 1

Status Ahok Dari Hal. 1

Pendemo Mulai Berdatangan

Sementara itu, Ketua MPRRI Zulkifli Hasan menegaskan pihaknya siap menampung para pengunjuk rasa. Ketua MPR siap menerima pengunjuk rasa dan menampung para pengunjuk rasa yang akan beristirahat di Gedung MPR/ DPR. ‘’Saya pribadi, karena ini majelis permusyawaratan, rumah rakyat, penjaga kedaulatan. Kalau ramainya luar biasa. Kemudian yang demo perlu duduk-duduk. Saya berharap bisa diberi tempat istirahat. Kenapa harus dipersulit. Itu kan keluarga kita. Silakan saja Kesekjenan yang mengatur,’’ ujarnya. Penegasan tersebut disampaikan Zulkifli Hasan saat ditanya apakah pimpinan MPR mengizinkan gedung MPR/DPR dipakai untuk menginap bagi pengnjuk rasa yang berasal dari luar Jakarta, karena tidak

bisa langsung pulang ke rumahmasing? Zulkifli mengatakan dapat memahami, untuk membubarkan demonstrasi dengan jumlah massa besar tidaklah mudah. ‘’Jumlah massa demo yang besar mulainya tidak mudah. Begitu juga mengakhirinya. Kalau jumlah massa besar tidak mudah. Untuk kembali ke rumah masing-masing, perlu waktu lama. Oleh karena itu, aparat juga dituntut untuk sabar. Para demonstran juga diharapkan tidak terpancing,’’ harapnya. Zulkifli menegaskan dirinya akan berada di Gedung MPR-RI sepanjang demo berlangsung. Kalau ada demonstran yang mau menyampaikan aspirasi ke MPR-RI, dirinya siap mendengar dan menerima masukan. ‘’Kalau ada demonstrans yang mau tanya ke MPR-RI, MPR siap menjawab. Saya siap menampung aspirasi masyarakat,’’ jelasnya. (kmb4/ant)

Jumat, 4 November 2016 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Melalui Banten Kita Maknai 3 Kerangka Dasar Agama Hindu (2) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Kartun Adi Parwa (3) 08:00 Wita Education On Bali TV 08:35 Wita Bali Channel Tourist TV 09:05 Wita Banjar Bali Quiz 09:30 Wita Lejel Home Shopping 10:05 Wita Agrobisnis 10:30 Wita Taksu 11:05 Wita Bali Channel Tourist TV 11:30 Wita Inovator 12:00 Wita Puja Trisandya 12:05 Wita Dharma Wacana Melalui Banten Kita Maknai 3 Kerangka Dasar Agama Hindu (2) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Lejel Home

Shopping 14:05 Wita Klip Bali 14:30 Wita Tembang Bali 15:30 Wita Education On Bali TV 16:05 Wita Solusi Alternatif Reiki Ling Chi 17:05 Wita Nangun Yadnya 17:30 Wita Taman Sari TK Shanta Yana Kumara - Paguyangan 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:30 Wita Giliran Anda 20:00 Wita Orti Bali 20:30 Wita Lila Cita Drama Gong Wijaya Kusuma (2) 21:00 Wita Bali Channel 21:30 Wita Berita dan Bincang Terkini 21:35 Wita Wirasa 22:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 22:05 Wita Lila Cita Drama Gong Sampik Ing Tai (5) 23:00 Wita Lila Cita Calonarang Tanjung Bungkak (5) 24:00 Wita Closing

Karna Bertekad Beri Hadiah Kurawa dengan Senjata dari Vasava

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Tiga Ratus Tujuh Puluh Delapan) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

GURU Kripa berkata, ‘’Sedikit saja aku menghitung, oh putra Suta, kata-kata bualanmu. Sebab, kenyataanya yang tercapai hanya pikiranmu saja. Karena itu sama sekali tidak ada perbuatanmu yang terwujud. Engkau selalu berbicara rendah tentang dua Krishna dan Prabu Yudhishthira yang adil itu. Dia, oh Karna, yang pasti memiliki kemenangan. Di pihaknya ada kedua pahlawan itu yang terampil dalam pertempuran. Sungguh, Krishna dan Arjuna tidak dapat dengan mudah ditaklukkan oleh para kaum surgawi sekalipun, apalagi para gandharva, para yaksha, kaum manusia, para naga, burung-burung, yang semuanya memakai baju zirah. Yudhishthira, putra Dharma itu, sangat setia kepada para brahmana. Dia jujur dalam pembicaraan, memiliki pengendalian diri yang baik. Dia menghormati para pitri termasuk para dewa. Dia rajin melaksanakan kebenaran dan kesalehan. Dia juga terampil menggunakan senjata-senjata. Memiliki kecerdasan tinggi, mereka juga tahu berterima kasih.

Saudara-saudaranya, semuanya dilengkapi kekuatan besar. Mereka terlatih dalam semua senjata. Mereka rajin melayani atasanatasannya. Memiliki kebijaksanaan dan ketenaran, mereka juga saleh dalam tingkah lakunya. Para sanak saudara dan kerabatnya semuanya dilengkapi keberanian seperti Indra itu sendiri. Pemukul-pemukul yang jitu, mereka semuanya setia kepada para Pandava. Panglima perang, Dhrishtadyumna, dan pangeran Sikhandin, Raja Janamejaya, putra Durmuksha, Chandrasen, Madrasen, Kritavarman, Dhruva, Dhara, Vasuchandra, Sutejana, putra-putra Drupada termasuk Raja Drupada itu sendiri, mereka semua paham senjata-senjata sakti. Mereka sangat kuat termasuk Raja Matsya dengan saudara-saudaranya yang lebih muda. Semua yang mendukung Pandava itu bertekad demi untuk kepentingan mereka dan para Pendava. Mereka itu adalah ksatria Gajanika, Virabhadra, Sudarsana, Srutadhwaja, Valanika, Jayanika, Jayaprya, Vijaya, Lab-

halaksha, Jayaswa, Kamaratha, dan saudara-saudara Virata yang tampan, si Kembar Nakula dan Sahadeva, termasuk lima putra Draupadi, selain itu Rakshasa Ghatotkacha, semuanya bertarung untuk para Pandava. Karena itu, putra-putra Pandu tidak menemui kehancuran. Perjuangan mereka dan banyak kelompok pahlawan lainnya untuk putra-putra Pandu. Tanpa diragukan, seluruh alam semesta ini, dengan para kaum surgawi, para asura, manusia, dengan seluruh kelompok yaksha, rakshasa dan semua gajah, ular-ular dan makhluk-makhluk lainnya, dapat dimusnahkan oleh Bhima dan Phalguna, dengan menggunakan keberanian dari senjata-senjata mereka. Mengenai Yudhishthira, dia dengan hanya matanya yang merah, bisa menghabiskan seluruh dunia ini. Bagaimana, oh Karna, engkau dapat mencoba-coba menaklukkan musuh-musuh itu dalam pertempuran. Siapa Sauri yang kekuatannya tak terukur, itu telah memakai baju zirah untuk dirinya sendiri? Ini, oh putra

Suta, adalah sebuah kebodohan besar bagimu. Karena engkau selalu mencoba-coba bertarung dengan Sauri itu sendiri dalam pertempuran.’’ Sanjaya melanjutkan, Demikian disapa Karna oleh Kripa. Kemudian Karna, putra Radha itu, oh banteng keturunan Bharata, tersenyum beberapa saat, mengucapkan kata-kata ini kepada sang Guru Kripa, putra Saradwat, itu ‘’Kata-kata yang engkau telah ucapkan tentang para Pandava,

oh Brahmana, semuanya benar adanya. Semua ini dan banyak kebajikan lain terlihat pada diri putra-putra Pandu. Itu betul juga para Partha, itu tidak dapat benar-benar dikalahkan oleh dewa-dewa dengan Vasava di depan mereka. Apalagi kalah oleh para daitya, yaksha, dan para rakshasa. Tetapi untuk semua itu aku akan mengalahkan para Partha dengan bantuan panah yang diberikan kepadaku oleh Vasava sendiri. (bersambung)

Sloka 10.31 Pavanah pavatam asmi ramah shastra-bhrtam aham jhnasanam makaras casmi stotasam asmi jahnavi Di antara para penyuci Aku adalah Vayu (ingin) di antara para pendekar –pahlawan – Aku adalah sang Rama, di antara ikan Aku adalah Makara, di antara sungai Aku adalah Sungai Gangga.


16 Pages

L O N A A T I E R N I N T

208 Number 8th Year

Price: Rp

3.000,-

e-mail: info_ibp@balipost.co.id st.com. .com. http://epaper.internationalbalipo

Indonesian st lock down Police to blasphemy prote capital for online: http://www.internationalbalipost

Friday, November

Police to lock down Indonesian capital for blasphemy protest

4, 2016

National

Police spokesman 16,000 po-

Amar said planBoy Rafli deployed along police are on lice will be soldiers and — Indonesian Jakarta JAKARTA force in the capital protest by public with 2,000 of Jakarta’s proning a show contain a much-hyped 2,000 of for the city’s popular begin Friday to order officers against theignite religious expected to folto of test that is Muslim hard-liners afternoon that threatens An accusation in the early prayers. Gen. governor Basuki flashpoints. and racial against Jakarta Gov.Chinese lowing Friday chief of InGatot Nurmantyo, military, blasphemy Purnama, an ethnic of the powerful is an ally the front donesia’s “will be in “Ahok” TjahajaChristian who his politihas said it any movement and minority has galvanized line against the unity president, Muslim-majority nation country’s group of in the aimed at disrupting cal opponents and given a notorious national stage. of 250 million hard-liners a

a second term running who is seeking years. Ahok, in and is a possible Jakarta governor “Jokowi” Widodo on so- as for President Joko of the nation.” is popular with and integrity are already fighting and mate presidential elections, the 2019 Indonesians the blasphemy claim class. to page 6 over Jakarta’s middle Continued cial media which organizers optimistically people to in “Bali the protest, attract half a million also be heardFM 96.5 streets. Police News can boast will Global Radioam. Listen 100,000 traffic clogged Image” at Jakarta’s it might draw up to until 10.00 with from 9.30 Radio FM at http:// have said on communications to Global planning. people based involved in its in Indoneat http:// globalfmbali.listen2myradio.com streaming Muslim groupsis a criminal offense in the past or live videoand http://ustream.tv/ Blasphemy have increased radioglobalfmbali.com sia and prosecutionsInternational documented channel/global-fm-bali. 2014 with decade. Amnestybetween 2004 and up to five 106 convictions imprisoned for some individuals

Rinaldi REUTERS/Iqro

2, 2016. November Indonesia, in Jakarta, Muslim groups hardline protest by planned Friday’s ahead of inhuman preparations and commit during security residents claim a victim, this ing other to police stand said Rai as gather- acts like stabbing concern,” areas used be our common vulnerable than places some potentially teenagers. Other or online should said that Maby play station ing place acts. Jalan Rai Mantra open Mantra. Further, around the and immoralby Denpasar mayor like billiard center,requested to only (alcopoints like Subroto and Renon of h e anarchical center are vulnerable Gatot selling liquor forum, chief SAR- T This was delivered headman forum game 22:00 and stalls should be closely hendradatta, Jalan intensively. D E N PA of a motorreceiving forum, teachers, until to be secured permission guard) village emergence case involving when hol) without given a reprimand.still in rea- are asked Patrol... customary (customary security and and cycle gang on page 2 and disturbing of pecalangrelated parties, Wednesday watched are just naughty be tolerated. students Continued “If they of teenage, it can acts made Denpasar and other level moral and to criminal residents Rai Dharmawi- (Nov. 2). opposing to holding a sonable when they lead disturbMayor I.B. furious. By ingang members Teenage behavior attention by com- However, jaya Mantra of society, Rai ethics needs special such as motorcycle community components night patrol by targeting patrol by involving volving various to implement and night and relevant agencies conduciveness to ponents Mantra requested leading to maintain in an effort delinquency prevent juvenile

Anti-riot

balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

JUMAT PON, 4 NOVEMBER 2016

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

Lomba PKTP

Tiga Sekolah Duta Tabanan Dinilai Tim Provinsi TIGA sekolah duta Kabupaten Tabanan yakni SMAN 1 Selemadeg, SMPN 1 Selemadeg dan SDN 2 Berembeng, Kecamatan Selemadeg mengikuti lomba Program Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP) tingkat Provinsi Bali tahun 2016. Penilaian oleh Tim Penilai Provinsi dilakukan Kamis (3/11) kemarin, yang dipusatkan di SMAN 1 Selemadeg. Staf Ahli Bupati Tabanan Bidang Pemerintahan Ni Ketut Warsiki mengatakan, kegiatan ini diharapkan mampu membantu Pemkab Tabanan dalam penanggulangan kanker. Menurutnya, pencegahan kanker lewat deteksi dini sangat penting. Untuk itu diperlukan informasi sedini mungkin mengenai kanker dan pencegahannya kepada siswa sekolah baik itu SD, SMP dan SMA. ‘’Diharapkan program ini diteruskan dan tidak sebatas dilakukan saat lomba saja,’’ ujarnya. Wakil Ketua YKI Tabanan Bidang Pelayanan Kesehatan dr. Ni Luh Gede Sukardiasih mengatakan, tujuan dari PKTP program sekolah salah satunya adalah untuk menanamkan pemahaman tentang pola hidup sehat dan kesadaran melakukan deteksi dini kanker. Dalam hal pencegahan kanker, selain lomba ini, kegiatan lain yang telah dilakukan oleh pihaknya adalah pemeriksaan IVA gratis, penyuluhan mengenai prilaku bersih dan sehat (PHBS) dan deteksi dini kanker, serta informasi dan edukasi mengenai kanker. (san)

Pengelolaan LPD Desa Adat Ambengan

Kedepankan Prinsip Kehati-hatian KEPALA Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Ambengan Made Nyiri Yasa, S.Sos., M.MA. menilai peran LPD di masyarakat pedesaan sangat penting. Khususnya menyangkut permodalan dalam menunjang usaha yang dikembangkan masyarakat. LPD bersama Desa Adat Ambengan menerapkan awig-awig yang bertujuan menjalin kepercayaan dan kerja sama menekan pelanggaran atas tunggakan pinjaman. Menurut Nyiri Yasa, LPD Desa Adat Ambengan berdiri sejak 12 Mei 1989 dengan SK Gubernur Bali No. 55 Tahun 1989. Gejolak tantangan pengelolaan LPD di awal pendiriannya tidaklah mudah. ‘’Kami tanamkan prinsip kehatihatian mengelola LPD Desa Adat Ambengan. Tantangan utama pengelolaan LPD terkait perilaku peminjaman dan pengelolaan uang. Kita atur strategi membuat awig-awig LPD dan secara intensif disosialisasikan. LPD akhirnya berdiri dan berjalan lancar untuk ke-

Syahrini Jadi Pembuka Konser Air Supply PENYANYI Syahrini yang dikenal dengan jargon ‘’cetar membahana’’ akan jadi pembuka konser Air Supply di Jakarta pada 3 Desember mendatang. ‘’Syahrini dipilih untuk memperlihatkan bahwa Indonesia juga punya diva,’’ kata David Ananda, Managing Director Promotor Full Color Entertainment di Jakarta, Kamis (3/11) kemarin. Syahrini berseloroh, dirinya mau menjadi pembuka konser perayaan empat dekade Air Supply di Jakarta karena ‘’angka manja’’ yang merujuk pada nilai bayaran. ‘’Ini adalah bentuk manifestasi daripada kerja keras saya bisa ada di posisi ini dan kemudian bisa disandingkan dengan band legenda,’’ kata Syahrini yang mengaku bangga bisa berkolaborasi dengan band sebesar Air Supply. Syahrini dan duo Russell Hitchcock-Graham Russell akan berkolaborasi dalam lagu-lagu tertentu. Syahrini juga memberi bocoran bahwa ada kejutan yang disiapkannya untuk para penonton. Bertahannya Air Supply selama 40 tahun di dunia musik menuai kekaguman Syahrini yang juga ingin mengikuti jejak pelantun lagu hits sweet ballad era 80-an itu. (ant)

pentingan masyarakat,’’ ujar Nyiri Yasa, Kamis (3/11) kemarin. Dia menuturkan, LPD Desa Adat Ambengan tumbuh berkembang memiliki aset terbesar dan tergolong sehat di Buleleng. Temuan kredit macet diselesaikan dengan awigawig. LPD Desa Adat Ambengan bahkan sering meraih prestasi atau juara di berbagai ajang perlombaan. ‘’Kami tegakkan awig-awig dan dulu pernah dilakukan eksekusi jaminan. Pengalaman berkembang membuat

LPD Desa Adat Ambengen makin kokoh dibentengi awig-awig. Jika masalah tidak terselesaikan dengan musyawarah dan pembinaan, maka terakhir awig-awig-lah yang ditegakkan,’’ ujar alumni Universitas Panji Sakti Singaraja ini. LPD Desa Adat Ambengan tercatat memiliki aset Rp 30 miliar. Dikatakan, pesat atau lambannya perkembangan LPD berdasarkan usaha pengelolaan. Namun peluang pertumbuhan LPD juga sangat dipengaruhi pelayanan terhadap krama Desa Adat Ambengan. Ketegasan prajuru desa berpedoman terhadap awig-awig demi menjaga kepercayaan masyarakat. ‘’Ya, per November ini aset kita mencapai Rp 30 miliar. Ini sesuai situasi dan kondisi desa masing-masing dalam mengelola LPD,’’ tegasnya. (dgk)

Bali Post/dgk

Kepala LPD Desa Adat Ambengan Made Nyiri Yasa, S.Sos., M.MA.

Limolaz Pizza

Mantan Direktur Sekolah Perhotelan Pilih Jadi Penjual Pizza

PIZZA LIMOLAZ - Komang Sumantara alias Kingkong memperlihatkan pizza limolaz buatannya.

DI JALAN Nusa Indah, tepat di depan Art Center, Denpasar, Komang Sumantara yang kerap disapa Kingkong membuka warung kecil khusus menjual pizza, hot dog, burger, mojito, milkshake, spageti dan lain-lain. Di warung tersebut, ia juga kerap melayani Gojek yang sibuk memenuhi pesanan kliennya. Sesuai dengan julukannya, Kingkong, begitulah bentuk tubuhnya. Tetapi, siapa mengira pria bertubuh tinggi besar ini adalah mantan manager food and beverage hotel dan juga direktur sekolah perhotelan. Sejak resign 22 Oktober lalu, ia memutuskan fokus untuk menggeluti bisnis kuliner khususnya pizza. Melepas jabatan tinggi yang diidam-idamkan setiap orang tentu menjadi tanda tanya besar, kenapa memilih mengundurkan diri dan mendirikan bisnis kuliner? Menjawab pertanyaan itu, Kingkong mengaku menyukai tantangan dan ingin menikmati proses sebuah kesuksesan. Makanya, dia tertantang menjajal hal baru yaitu berbisnis kuliner. Warung kecil tempat usaha pertamanya itu memang tidak terlalu banyak tempat duduk, namun ia kerap menerima pesanan online. ‘’Lebih

banyak yang makan malam di sini. Ini tempat pertama, dulu cuma pakai online tapi karena pelanggan minta ada tempat, akhirnya saya buka tempat ini,’’ ujarnya ketika ditemui, Kamis (3/11) kemarin. Pria yang sempat bekerja di kapal pesiar selama 12 tahun itu tahu betul cara membuat makanan dan minuman berkelas bintang lima. Ketika mencoba minuman mojito buatannya, terasa seperti menikmati minuman hotel bintang lima. Pasalnya, ia juga pernah menjadi bartender. Begitu juga sajian menu makanan pizzanya, bukan sekadar pizza. Ia menyajikan dengan apik dan berkelas. Pizza yang berisi toping paprika merah dan hijau, bawang bombay, sosis ayam, mushroom, daun basil, oregano keju mozzarella asli, itu memiliki cita rasa yang khas. ‘’Semua bumbu yang kita pakai beda. Meskipun ini masakan Italia, tapi tastenya lokal, harganya kaki lima,’’ tandasnya. Pengalaman bertahun-tahun di dunia perhotelan membuatnya mantap menjalani bisnis kulinernya kini. Mulai dari permodalan, marketing, membuat dan menyajikan jualannya dilakukannya sendiri. (may)

Widya Etnik ‘’Go National’’ MENGAWALI karier dari banjar, akhirnya go national. Inilah yang dialami Widya Etnik (WE), grup musik yang belum lama ini menjadi runner-up di ajang kompetisi Banteng Music Festival di Jakarta. Tak hanya meraih gelar juara dan hadiah yang sepadan dengan jerih payahnya, grup ini juga mendapat kesempatan untuk rekaman yang hasilnya akan diedarkan secara nasional. Lagu garapan WE ‘’Untuk Indonesia’’ akan ada di album kompilasi Banteng Music Festival yang direncanakan dirilis akhir tahun ini. Menurut Made Adi, vokalis sekaligus pemain gitar WE, rencana untuk membuat grup ini sudah ada sejak 2014. Namun, baru terwujud tahun 2015. Tahun ini kesempatan bagi mereka ikut kompetisi Banteng Music Festival. Hasilnya, langsung juara I di wilayah Bali. Kemenangan inilah yang mengantarkan mer-

eka maju ke tingkat nasional, hingga mencuri perhatian juri dan penonton dengan paduan musik modern dan gamelan. Mereka pun direkrut Rodinda Music Indonesia untuk mengisi album kompilasi para pemenang yang akan dirilis secara bergiliran. ‘’Awalnya kami memang bermula dari kelompok musik dan tabuh Widya Bakti di Banjar Pegok. Ketika akan ikut kompetisi, kami sepakat untuk tidak membawa nama banjar, karenanya nama kami pilih Widya Etnik,’’ jelas Adi, belum lama ini. Selain lagu ‘’Untuk Indonesia’’ yang bertema nasionalisme yang sudah direkam, WE juga sudah menggarap lagu lainnya seperti ‘’Merindukan Cahaya’’. Mereka juga menggubah kembali lagu ‘’Janger Pegok’ yang merupakan lagu tradisional, pengiring tarian Janger di Banjar Pegok yang hanya dipentaskan saat Pur-

nama Kapat. Selain beberapa kali dibawakan saat tampil, tak menutup kemungkinan lagu ini nantinya akan direkam. Untuk langkah awal, WE saat ini fokus dan bersemangat untuk single ‘’Untuk Indonesia’’. Tiga musisi WE, Adi, Dwi dan Icux bukanlah orang baru di blantika musik di Bali. Adi (vokal, gitar) dan Dwi (bass) sudah lama bergelut di band indie dan angkat nama bersama Gecko. Sedangkan Icux saat ini dikenal sebagai drummer Band Bintang. Mereka bertiga didukung empat penabuh, Wahyu, Dewa, Mang Arya dan Zola. Ketertarikan Rodinda Music Indonesia mengangkat WE, karena grup ini mengambil corak musik modern bergenre punk yang dipadukan dengan instrumen etnik Bali, sehingga diharapkan membawa warna baru dalam industri musik Indonesia. (win)

Personel Widya Etnik

Bali Post/ist


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook