20 HALAMAN NOMOR 241 TAHUN KE 68 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
TERBIT SEJAK 16 AGUSTUS 1948 PERINTIS: K. NADHA HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (122 rb Like) http://facebook.com/balipost
MINGGU UMANIS, 1 MEI 2016
@balipostcom (4.071 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
Pengemban Pengamal Pancasila
’’Otonan’’ Kera Tabanan (Bali Post) Ada pemandangan menarik serangkaian odalan Tumpek Landep tahun ini khususnya di DTW Alas Kedaton, Marga Tabanan, Sabtu (30/4) kemarin. Gebogan setinggi 2,5 meter mewarnai piodalan Tumpek Kandang, selain banten otonan wre (kera) di objek wisata yang berlokasi di Deda Pakraman Kukuh tersebut. Tujuannya, sebagai wujud syukur sekaligus untuk makanan tambahan kera. Sebelum diarak keliling objek, Gebogan Buah seberat 2 ton ini lebih dulu dipersembahkan di Pura Dalem Kahyangan Kedaton. Prosesi otonan Wre atau wanara dipimpin Bendesa Adat Kukuh I Gede Subawa dan di-puput pamangku Pura Dalem Kahyangan. Setelah ritual otonan untuk Wre yang upacaranya dipimpin Jero Mangku Ketut Sudira, barulah gebogan buah ini diarak keliling objek. Bendesa Adat Kukuh, I Gede Subawa, mengatakan, ngrebeg gebogan buah ini baru pertama kali digelar di Alas Kedaton. “Ini upacara tambahan di luar banten otonon sato (binatang, red). Sebagai bentuk puji syukur, kera dan kelelawar tetap lestari di Alas Kedaton,” ungkap Subawa. Ngrebeg gebogan ini sebagai makanan tambahan untuk kera di Alas Kedaton. Buahbuahan pun dipilih jenis lokal seperti sotong (jambu), manggis, jeruk, apel, dan pisang. (kmb28) PAJEGAN - Serangkaian Tumpek Kandang, umat Hindu di Alas Kedaton, Sabtu (30/4) kemarin, mengarak pajegan buah setingi 2,5 m. Saat itu dilakukan otonan bagi seluruh kera. BPM/kmb23
Ketika KPK Geledah Rumah Nurhadi
Dokumen dan Uang Rp 1,7 M Dibuang di Kloset Jakarta (Bali Post) Masyarakat patut mengapresiasi kinerja KPK dalam menangani kasus Sekretaris MA, Nurhadi. KPK menyita sejumlah dokumen dan uang senilai Rp 1,7 miliar dari penggeledahan rumah Sekretaris MA, Nurhadi, di Jl. Hang Lekir, Jaksel.
Informasi yang didapat dari KPK, Sabtu (30/4) kemarin, menyebutkan saat penyidik masuk ke rumah megah Nurhadi, tim langsung menggeledah beberapa ruangan. Beberapa dokumen penting yang dicari-cari tidak ditemukan di ruangan-ruangan rumah Nurhadi. Dua orang penyidik kemudian
memasuki toilet yang berada di dekat kamar Nurhadi. Saat membuka toilet, penyidik menemukan beberapa berkas yang sudah dirobek-robek dan dibuang ke dalam lubang kloset. Beberapa dokumen disobek-sobek dan di-flush di toilet. Penyidik berhasil menyelamatkan beberapa berkas penting, meskipun
dalam keadaan sobek dan basah. Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang pun membenarkan ada beberapa dokumen yang disita dari rumah Nurhadi dalam keadaan robek dan basah. “Iya, memang infonya begitu dari anak-anak,” ujar Saut. Hal. 19 Kepanikan Keluarga
Pura Dalem Tengaling PURA Dalem Tengaling merupakan pura kawitan Mahagotra Tirta Harum. Pura yang diempon Banjar Guliang Kangin dan Dadia Taman Bali ini berlokasi di Banjar Guliang Kangin Desa Tamanbali, Bangli, tepatnya di seberang barat dari setra tunon Guliang Kangin. Sebagaimana pura pada umumnya, Pura Dalem Tengaling memiliki tiga halaman yakni utama mandala, madya mandala, dan nista mandala. Di utama mandala Pura Dalem Tengaling terdapat kurang lebih 17 palinggih. Dua dari 17 palinggih di antaranya merupakan palinggih pokok yakni Palinggih Pengaruman Ida Batara Dalem Tengaling dan Palinggih Tirta Harum. Hal. 19 Disucikan
DPR kini sedang merivisi UU Pilkada. Salah satu wacana penting yakni semakin beratnya persyaratan bagi calon indepeden di mana surat dukungan (KTP) meningkat 3,5 persen dari sebelumnya serta wajib menyertakan meterai. Kedua, Bawaslu diberi wewenang untuk mendiskualifikasi pasangan calon yang melanggar aturan seperti praktik money politic. Dua wacana ini terlontar di ten-
gah derasnya parpol di DPRD DKI Jakarta untuk ‘’menjegal’’ popularitas Gubernur Ahok yang maju lewat calon independen. Namun, tak disadari persyaratan berat itu berlaku untuk seluruh Indonesia. Jika ini disepakati dipastikan parpol ikut membuat calon independen kian terjepit serta mengancam demokrasi nasional. Hal. 19 Syarat Dukungan
Tak Boleh Diskriminatif
ilustrasi/TUSUARIA
SUDAH dua kali Kabupaten Gianyar menggelar pemilihan kepala daerah (pilkada) secara langsung. Selama itu pun pesta demokrasi di kawasan seni ini selalu diwarnai pertarungan head to head. Namun untuk Pilkada 2018 nanti, KPU Kabupaten Gianyar berencana menyiapkan anggaran untuk satu paslon independen dan tiga paslon dari parpol. Ketua KPU Kabupaten Gianyar A.A Gde Putra Sabtu (30/4) kemarin, mengatakan dua kali dilangsungkannya Pilkada di Kabupaten Gianyar memang selalu diwarnai pertarungan dua calon. Seperti head to head pada Pilkada 2008 antara A.A. Gde Agung Bharata dengan Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati. Begitu pula pada pertarungan Pilkada 2012 diisi pertarungan dua calon yakni A.A. Gde Agung Bharata dengan Cokorda Gde Putra Nindya. “Dua kali dilaksanakannya Pilkada di Kabupaten Gianyar memang selalu head to head,“ katanya. Hal. 19 Tak Bisa Diprediksi
USD 37.603 atau sekitar Rp 496 juta. SGD 85.800 atau sekitar Rp 837 juta. 170 ribu Yen atau sekitar Rp 20,244 juta. 7.501 Riyal atau sekitar Rp 26,433 juta. EUR 1.335 atau sekitar Rp 19,912 juta Rp 354.300.000.
CALON INDEPENDEN SEMAKIN TERJEPIT
JAGAT BALI
Gianyar Siapkan Anggaran untuk Paslon Independen
UANG YANG DISITA KPK DARI RUMAH NURHADI
Revisi Undang-Undang Pilkada terutama terkait calon independen perlu memuat poin kualitas yang diperlukan oleh calon yang berasal dari jalur perseorangan tersebut. Anggota Komisi II DPR, Hetifah Sjaifudian, menjelaskan memang ada pembahasan mengenai calon independen dalam revisi. “Tujuannya bukan untuk mengganjal calon independen, namun memperkuat sistem pilkada secara keseluruhan,” tuturnya. Hetifah menjelaskan bahwa revisi Undang-Undang Pilkada di antaranya mengacu pada pelaksan-
aan pilkada serentak yang pertama. Pada kenyataannya, pada proses pilkada masih ditemui banyak masalah terutama tentang calon independen. “Calon independen hanya dijadikan alat pemecah suara. Calon independen hanya dijadikan sebagai pelengkap agar pilkada tidak diikuti calon tunggal. Calon independen hanya dijadikan alat memaksakan kepentingan kandidat saat tidak mendapat dukungan parpol. Ini yang tidak boleh terjadi,” ujarnya. Hal. 19 Tak Mulus
Di Buleleng, Muncul Tiga Paslon Independen PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) Buleleng semakin ramai. Pasangan incumbent Putu Agus Suradnyana, S.T. dan dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG., digadang-gadang siap melawan tiga calon independen yakni Dewa Nyoman Sukrawan-Gede Dharma Wijaya, I Gusti Ketut Adi Yustika Aryawan-Luh Made Marwati, dan Ketut Sudiarta-Budi Hartawan.
BPM/
MAKIN RAJIN - Luh Made Marwati berpasangan dengan I Gusti Ketut Adi Yustika Aryawan, makin rajin mencari dukungan fotokopi KTP ke sejumlah pasar di Buleleng.
Menariknya Pilkada Buleleng akan menjadi perhatian seluruh parpol di Bali. Sebagai kawasan paling luas di belahan Bali Utara, Buleleng juga dikenal keras terhadap dunia perpolitikan. Pertarungan antarkader di Buleleng diyakini akan menjadi loncatan parpol meraup suara di Pilgub Bali 2018. Pasangan independen YusMarwati, rajin turun ke lapangan mencari KTP. Luh Marwati adalah pedagang koran di sekitar Jalan Diponegoro dekat Pasar Anyar Kota Singaraja. Dia maju sebagai bakal calon Wakil Bupati Buleleng. Marwati bertekad
membawa perubahan kepada masyarakat di Buleleng. Sewaktu berkeliling menemui pedagang di areal pasar, banyak warga mempersiapkan fotokopi KTP ditujukan untuk Yus-Marwati. “Sehabis menjual koran, saya keliling mencari dukungan dan mengumpulkan KTP. Beberapa lapak di Pasar Buleleng dan Pasar Anyar, saya datangi lalu memperkenalkan diri menjadi calon Wakil Bupati Buleleng. Kalau terpilih kelak, saya akan memerhatikan masyarakat kecil di Buleleng,” paparnya. Hal. 19 Kumpulkan KTP
DAERAH
2
Minggu Umanis, 1 Mei 2016
Jangan Rusak Lingkungan Atas Nama Pariwisata
FIGUR
Mangupura (Bali Post) Penolakan rencana reklamasi dari anak muda Bali terus berlipat ganda. Sabtu sore (30/4) kemarin, Anak-anak Muda Desa Adat Kampial menggelar aksi pemasangan baliho dan bendera sebagai bentuk pernyataan sikap terhadap rencana ngurug laut di Teluk Benoa seluas 700 hektar untuk kepentingan bisnis semata tersebut.
Layani Presentasi Pembangunan Bandara KEINGINAN membangun Bandara Internasional Bali Utara (BIB) di wilayah Kecamatan Kubutambahan Buleleng, sepertinya masih jauh dari harapan. Kondisi jalan Denpasar-Singaraja belum meyakinkan dengan waktu tempuh 1,5 hingga 2 jam. Perihal rencana Pemprov Bali untuk mendukung pembangunan BIB ditanggapi netral Pemkab Buleleng. Iklim perekonomian di Buleleng, belakangan meningkat nyata dengan keberadaan infrastruktur pendidikan berupa sekolah dan kampus perguruan tinggi. Isu bandara mencuat empat tahun belakangan, beberapa investor lewat presentasinya ke Pemkab Buleleng, selalu kandas tanpa realisasi nyata di lapangan. Konsep ditawarkan cukup kreatif, sayangnya SDM di Buleleng dan infrastruktur jalan juga belum menunjang maksimal. “Kita semua berharap segera adanya pembangunan infrastruktur yang mendukung geliat pembangunan di Bali Utara. Tentu sekaligus memajukan perekonomian dan infrastruktur untuk bandara di Buleleng,” ucap Sekda Buleleng, Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P., Jumat (29/4).Menurutnya, soal membangun BIB, seluruhnya memakai kajian-kajian, termasuk dari pemerintah Provinsi Bali dan Pemkab Buleleng. Pihaknya berharap seluruhnya bisa serius dan merealisasikan harapan bersama. “Ini menyangkut investasi, anggaran, dan banyak aspek. Kita tunggu saja perkembangannya. Komunikasi dan koordinasi kami dengan Pemprov Bali, juga baikbaik saja. Presentasi untuk memaparkan program pembangunan bandara itu tetap kami layani,” imbuhnya. Pihaknya menekankan, isu bandara dengan perpolitikan di Buleleng, dipisahkan. Bahkan, diakui dia tidak memiliki kaitan dan membedakan politik dengan pembangunan. “Tidak ada (oknum) menghambat investasi di Buleleng. Semua menyaksikan, sekarang persoalannya hanya belum ada realisasi menyangkut berbagai aspek penunjang. Penuhi dulu aspeknya. Kita harus bangun Buleleng, dengan pembangunan riil dan bisa dirasakan untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” papar Puspaka. (kmb34)
BPM/kmb34
Drs. Nyoman Sutrisna, M.M.
Pelestarian Pariwisata Pesisir Lovina
Singaraja (Bali Post) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng, Ir. Nyoman Sutrisna, M.M., menilai potensi pesisir di Pantai Lovina, Lingkungan Desa Kalibukbuk, Kota Singaraja, memiliki khazanah biota laut yang menarik. Kunjungan tamu lokal dan mancanegara, silih berganti menikmati keindahan alam di Lovina. “Dikenal sebagai budaya maritim seperti atraksi tarian nelayan, megangsingan, sampi gerumbungan, dan mekorot layangan. Kalau pelestarian di laut dilakukan melalui pengembangan terumbu karang kepariwisataan, salah satunya memakai teknologi biorock bawah laut,” ujar Sutrisna kepada Bali Post di Singaraja, belum lama ini. Ke depan, Sutrisna berencana melakukan pengembangan marina berdasarkan kemampuan yang dimiliki pemerintah. Tujuan marina laut sekaligus meningkatkan sumber daya manusia (SDM) nelayan pesisir dan pengunjung Lovina. “Dikembangkan sejenis alat transportasi seperti kapal pesiar tradisional ke depannya. Ini bisa meningkatkan SDM, jangan sampai alat yang dikembangkan tidak mampu difungsikan masyarakat. Kalau marina terapung, agar bisa menguntungkan masyarakat, wisatawan dan pelaku pengelola hotel,” kata dia. (kmb34)
Jero Mangku Wimba Sari selaku koordinator aksi mengatakan, gerakan ini adalah gerakan kepedulian terhadap lingkungan di Bali dan tanpa adanya kepentingan lainnya. “Anak-anak muda Bali sudah bersikap, semesti-
nya harus didengarkan. Sebagai generasi muda, mereka tak mau lingkungannya dirusak dengan mengatasnamakan pariwisata,” ujarnya. Sekitar pukul 16.30 wita, pemasangan satu baliho pun dilakukan
di sebelah barat LPD Desa Adat Kampial dan juga satu bendera di depan Perumahan Puri Kampial dikibarkan dengan semangat puputan oleh kawula muda Bali ini. Sementara itu, pada hari yang sama di wilayah Gianyar juga dilakukan aksi serupa, sekaligus menambah barisan perlawanan di Kabupaten Seni tersebut. Mereka adalah Sekaa Teruna Teruni Puspa Kencana, Banjar Tameng Sukawati yang memasang baliho tolak reklamasi Teluk Benoa. Mereka berharap, Presiden Joko Widodo memerhatikan masyarakat Bali dengan datangnya penolakan dari berbagai prajuru ini. Generasi muda Bali ini juga meminta Jokowi membatalkan Perpres 51 tahun 2014 warisan Susilo Bambang Yudhoyono yang mereka sebut sebagai salah satu biang kerok rencana reklamasi ini. (kmb)
BPM/kmb
PASANG BALIHO - Anak-anak muda Desa Adat Kampial menggelar aksi pemasangan baliho dan bendera sebagai bentuk pernyataan sikap penolakan terhadap rencana ngurug laut di Teluk Benoa seluas 700 hektar untuk kepentingan bisnis semata tersebut.
BPM/kmb26
PELAKU – Pelaku pengguna sabu-sabu asal Pengambengan diamankan petugas dari Sat Narkoba Polres Jembrana.
Nyabu, Warga Pengambengan Dibekuk Negara (Bali Post) –
Seorang nelayan yang juga pembuat minyak ikan di Pengambengan dibekuk jajaran Polres Jembrana lantaran mengonsumsi narkoba. Putu Wawan alias Mek (44) asal Banjar Munduk tak dapat berkutik ketika petugas mengamankan pelaku beserta barang bukti sabu-sabu di dalam rokok. Kasat Narkoba Polres Jembrana AKP Nyoman Master seizin Kapolres Jembrana, Sabtu (30/4) kemarin, mengatakan pelaku diamankan petugas di tepi jalan di Banjar Munduk. Polisi sebelumnya menerima informasi dan melakukan penyelidikan serta menyanggongi pelaku. Akhirnya, petugas mengamankan pelaku saat keluar mengen-
darai sepeda motor Yamaha x-ride DK 7537 PO. Narkoba jenis sabu-sabu yang diamankan, disembunyikan oleh pelaku di dalam bungkus rokok Marlboro merah. Selain sabu, polisi juga mengamankan handphone warna hitam merek Aldo. Pelaku beserta barang bukti diamankan di Mapolres Jembrana. Sementara itu, tersangka mengaku sabu-sabu itu dipakainya sejak dua bulan lalu usai bekerja di Kalimantan. Ia mengaku membeli satu paket sabu seharga Rp 500 ribu dan sabu itu digunakannya agar kuat bergadang membuat minyak ikan. Master menyebutkan untuk pasal yang dikenakan, pihaknya menunggu hasil assignment (kmb26)
TATAP MUKA - Acara tatap muka muka Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dengan insan kreatif Kota Denpasar Jumat malam (29/4) di Mangsi Coffee, Jl. Merdeka Renon, Denpasar.
Polres Gandeng Nelayan Wali Kota Rai Mantra Dorong Anak Muda Kreatif Ciptakan Kamtibmas Negara (Bali Post) Kapolres Jembrana, AKBP Djoni Widodo, Sabtu (30/4) pagi kemarin, di halaman Pos Pol Air di Pelabuhan TPI Pengambengan meluncurkan program terobosan kreatif Polres Jembrana tentang Polri Sambang Pesisir Optimalisasi Penduduk Pesisir Dalam Mendukung Kamtibmas yang Kondusif. Selain Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo, saat itu juga hadir Kapolsek dan Danramil seKabupaten Jembrana, Kakan Kesbangpol Jembrana yang diwakili Kasi Kewaspadaan Dini I Ketut Sutama, camat se-Kabupaten Jembrana, Babinsa dan Babinkamtibmas wilayah pesisir pantai se-Kabupaten Jembrana, Ketua Nelayan dan Perwakilan nelayan/masyarakat pesisir seKabupaten Jembrana. Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo mengatakan pihaknya mengharapkan peningkatan kerja sama antara Polri dengan masyarakat pesisir agar terciptanya rasa aman dan nyaman bagi nelayan atau masyarakat pesisir. Menurutnya, kegiatan peningkatan Kamtibmas pesisir bukan hanya tugas Polri namun juga tugas bersama masyarakat pesisir dan aparat terkait lainnya agar apa yang menjadi tujuan bersama bisa tercapai. “Kami menggandeng para nelayan dan masyarakat pesisir karena mereka lebih mengenal siapa
saja warga setempat dan siapa saja mungkin ada pendatang yang mencurigakan sehingga perlu diantisipasi secara dini hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya. Di Jembrana katanya ada 30 pelabuhan tidak resmi dan kerap disebut jalur tikus sehingga ini perlu diawasi. Pihaknya me-launching program Polri sambang pesisir ini guna mengurangi dan mencegah tindak kriminal yang ada di wilayah Polres Jembrana dan mencegah peredaran narkoba serta masuknya terorisme. Saat itu juga diserahkan pakaian untuk para nelayan. Sementara itu, perwakilan dari Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jembrana Suryadi mengatakan organisasi ini bergerak di bidang sosial bukan politik yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama masyarakat pesisir pantai. Dengan diadakannya terobosan baru Polri sambang pesisir pihaknya merasa terbantu di dalam meningkatkan rasa aman, nyaman dan tenang dalam mencari nafkah di laut/pantai. Program HNSI untuk tahun ini 2016 ini berupa pembagian mesin, sampan, dan jaring bagi nelayan yang belum punya. Program tersebut akan dilaksanakan bertahap mengingat jumlah nelayan se-Kabupaten Jembrana sekitar 10.000 orang yang tersebar di pesisir pantai/laut Kabupaten Jembrana. (kmb)
BPM/kmb
TEROBOSAN KREATIF - Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo ketika menyerahkan secara simbolis baju kaus untuk para nelayan dalam program terobosan kreatif Polri sambang pesisir.
Lahirkan Industri Kreatif
JIWA muda tentu penuh tantangan dan ingin terus mencoba hal baru yang dapat membangkitkan semangat dalam kehidupan sehariharinya. Di Kota Denpasar dengan kreativitas anak muda yang tak terlepas dari berbagai aktivitas seni dan budaya sebagai bekal dalam mewujudkan sebuah kreativitas yang nantinya dapat menjadi sebuah peluang dalam mewujudkan masa depannya. Dari berbagai kreativitas anak muda Denpasar yang telah diberikan ruang kreativitas oleh Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra lewat keterlibatan mereka dalam berbagai kegiatan seni dan budaya yang digelar Pemkot Denpasar. Dari aktivitas di tingkat pemuda banjar, karang taruna hingga kegiatan festival yang digelar di tingkat kecamatan. Gaung dari kegiatan membangkitkan dan menunjukkan kreativitas tersebut dirangkul dalam puncak kreativitas masyarakat Denpasar melalui Denpasar Festival. Dari menggandrungi kreativitas kuliner, tekstil, seni pertunjukan, fotografi, dan videografi lewat film festival dipertontonkan ke hadapan khalayak masyarakat. Dalam waktu dekat ini Wali Kota Rai Mantra bersama Wakil Wali Kota I GN Jaya Negara yang mewadahi aktivitas kreatif anak muda dengan membangun Denpasar Youth Park di kawasan Taman Kota Lumintang. Rancangan desain yang telah disayembarakan Badan Kreatif Denpasar dengan perwujudan kawasan ini akan segera terealisasi.
Adanya taman-taman dengan nuansa kreatif, aktivitas olahraga, layar tancap untuk menyaksikan kreativitas film serta sarana duduk santai sebagai tempat diskusi. “Kami terus mendorong anak muda kreatif yang nantinya mampu melahirkan industri kreatif di Kota Denpasar,” ujar Rai Mantra saat ditemui bertatap muka dengan insan kreatif Kota Denpasar Jumat malam (29/4) di Mangsi Coffee, Jl. Merdeka Renon, Denpasar. Lebih lanjut, Rai Mantra mengatakan akan segera mewadahi insan kreatif melalui Badan Kreatif Kota Denpasar yang tentunya sebagai tempat pertemuan orang-orang kreatif dalam pembahasan keberlanjutan kreativitas mereka. Denpasar Youth Park menjadi salah satu gagasan awal yang akan segera terwujud sebagai tempat pertemuan kreativitas mereka. Karena dari insan kreatif ini mampu menjadi industri kreatif yang dapat dilirik anak muda Denpasar sebagai sebuah peluang ekonomi. “Dari sekaa teruna hingga karang taruna dan komunitas kepemudaan kreatif lainnya mampu bertemu dan melahirkan ide-ide mewujudkan insan industri kreatif,” ujar Rai Mantra. Saat ini telah banyak berkembang peluang ekonomi dari kreativitas mereka. Dari kuliner, tekstil, fotografi, videografi, musik, seni tari serta kreativitas seni lainnya yang tentunya perlu terus di-support sebagai karya baru yang dapat dinikmati bersama. (ad1441 )
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Minggu Umanis, 1 Mei 2016
SEREMONIAL
3
“Fashion” Model Terbaru Felice Jewellery
Wisuda XIII Balindo Paradiso
Cincin Flower Mulai Rp 9,999 Juta
Lulusan Siap Bekerja di Kapal Pesiar
FELICE - Ladies ring merupakan salah satu koleksi yang akan dipamerkan Felice Jewellery mulai hari Minggu (1/5) ini. FELICE Jewellery kembali menggelar pameran emas dan berlian di Business Center, Hotel Aston, Jl. Gatot Subroto, Denpasar. Pameran dimulai Minggu (1/5) ini sampai Selasa (3/5) mendatang. Felice Jewellery menghadirkan perhiasan fashion model terbaru. Salah satunya cincin flower yang dibanderol mulai Rp 9,999 juta. “Ada fashion model terbaru emas putih berlian microset-
ting, cincin flower mulai Rp 9,999 juta,” ujar Sales Felice Jewellery Ni Kadek Widnyani dikonfirmasi, Sabtu (30/4) kemarin. Kadek menjelaskan, microsetting adalah proses pembuatan perhiasan memakai mesin. Hasilnya jauh lebih bagus dibandingkan dengan pembuatan secara manual. “Jadi semua perhiasan Felice dibuat dengan mesin. Potongan berlian meskipun kecil-kecil terlihat lebih indah,” jelasnya.
Kadek menambahkan, Felice Jewellery juga menampilkan banyak koleksi perhiasan dengan model terbaru. Mulai dari ladies ring, pendant, hingga earring. Setiap desain dibuat terbatas atau limited edition sehingga tidak akan ada duanya di tempat lain. “Setiap pembelian perhiasan akan mendapatkan sertifikat. Kalau nanti customer ingin mereparasi perhiasannya tinggal menunjukkan sertifikat ini. Reparasi bisa dalam bentuk memperbesar atau memperkecil ukuran cincin, memasang permata yang lepas, dan renew seperti baru lagi,” imbuhnya. Menurut Kadek, Felice lebih banyak mengeluarkan desain klasik atau abadi yang selalu cocok dipakai kapan saja dan tidak membosankan. Felice juga ingin menghilangkan kesan bahwa berlian itu mahal. Tapi bukan berarti harga murah yang ditawarkan ini murahan. Tunggu apa lagi, segera kunjungi pameran perhiasan emas dan berlian Felice Jewellery. Harga relatif terjangkau, ditambah desain yang unik, menjadikan berlian-berlian Felice layak menjadi bagian dari koleksi anda. (br1440)
BPM/ara
EMISI-Serangkaian Hari Bumi dan Lingkungan Hidup, BLH Denpasar melakukan uji emisi terhadap kendaraan bermotor. Uji emisi berlangsung selama empat hari dan menargetkan 2.000 unit kendaraan di uji emisi.
liki 22 kapal pesiar. Itu artinya kebutuhan tenaga kerja akan lebih banyak lagi dari sebelumnya. “Kesempatan untuk bekerja di kapal pesiar itu semakin cerah, di mana kita ketahui sudah merupakan tren orang-orang itu libur di dalam cruising karena mereka hanya sekali angkat koper, bisa melalui 5,6,7 negara sekaligus,” ujarnya. Kawan menambahkan, tenaga kerja dari Bali khususnya lulusan Balindo Paradiso diprioritaskan sebanyak 20 persen dari WISUDA - Melalui Wisuda XIII, Balindo Paradiso ingin menciptakan tenaga kerja profesional, terdidik dan kompeten guna menghadapi persaingan masyarakat ekonomi global. INTERNATIONAL Hotel & pengalaman rata-rata hampir Cruise Ship Training Academy, 10 sampai 11 kali kontrak di kaBalindo Paradiso menggelar pal pesiar,” imbuhnya. Dengan Wisuda XIII di Inna Grand Bali kata lain, lanjut Hendra, tenaga Beach, Sanur, Sabtu (30/4) ke- pengajar Balindo Paradiso tidak marin. Acara ini diikuti 255 hanya kompeten dalam mengawisudawan dari empat program jarkan teori ilmu perhotelan, jurusan, yakni D-2 Buttler Class, tapi juga bisa berbagi pengalaD-1 Dining Room, D-1 Cook man nyata tentang bagaimana Class, dan D-1 Bar. Seluruh kehidupan bekerja di kapal lulusan Balindo Paradiso meru- pesiar dengan lebih mengena. pakan tenaga kerja siap pakai, Sejauh ini lulusan dari Balindo khususnya untuk kapal pesiar Paradiso memiliki grade 7 ke dan perhotelan. atas. Mereka mendapatkan dua “Posisi sebagai dining room sertifikat sekaligus, yakni sercabin steward, atau di cook, tifikat kelulusan dan sertifikat butler, dan bar, permintaannya kompetensi. Menyusul secara memang sangat besar dari user kelembagaan, Balindo Paradiso untuk bekerja di kapal pesiar,” sudah mempunyai lembaga ujar Direktur Balindo Paradiso, setifikasi pihak pertama dan Kadek Hendra Juli Hartawan, pihak ketiga. S.E. “Inilah yang menjadi sebuah Hendra menambahkan, fasil- nilai plus nantinya, di samping itas yang mendukung kegiatan anak-anak itu dapat berkarier belajar mengajar di Balindo Par- di dunia Nasional, secara Iteradiso sudah hampir 80 persen nasional pun mereka sudah siap. menyamai fasilitas lingkungan Jadi ‘SIM’-nya sudah mereka kerja di kapal pesiar. Harapan- pegang semua,” tandasnya. nya, ketika mahasiswa lulus dan Ketua Yayasan PT Bali Paraditerima bekerja di kapal pesiar dise Citra Dewata I Wayan sudah tidak kagok atau bingung Kawan Setiawan, BA., S.Sos., lagi. Mahasiswa juga diajarkan mengatakan para lulusan Baltiga bahasa asing, yakni bahasa indo Paradiso khususnya diperInggris, Italia, dan Jerman. Se- siapkan untuk bekerja di Kapal luruh materi pengajaran atau Pesiar MSC yang berkantor kurikulum didatangkan lang- pusat di Jenewa, Swiss. Saat ini sung dari kantor pusat MSC MSC memiliki 12 kapal pesiar Sorrento berdasarkan Standar mewah, dengan rata-rata 2000 Internasional Kapal Pesiar sampai 3000 penumpang pada MSC. masing-masing kapal. Tiga “Kami melakukan yang ter- diantaranya bahkan sedang baik untuk mempersiapkan diperpanjang agar bisa memuat tenaga kerja yang siap pakai. 5500 sampai 6000 penumpang. Setiap tenaga pengajar memiliki Sampai 2019, MSC akan memi-
kebutuhan tenaga kerja MSC. Namun sebelum berangkat ke kapal pesiar, para lulusan harus mengikuti training, minimal di hotel berbintang di Bali. Setelah itu barulah diadakan interview dengan mengutamakan bahasa Inggris. “Jadi istilah kita no English, no job. Jadi no.1 harus menguasai bahasa Inggris,” tegasnya. Kawan menuturkan, MSC tidak saja bergerak di kapal pesiar, tapi juga di bidang cargo. Saat ini telah mengoperasikan 463 kapal container. (ad2885)
4
Minggu Umanis, 1 Mei 2016
BPM/ist
KONSEP - Melalui konsep taki-takining sewaka guna widya manusia selalu dididik menjadi makhluk yang berguna dan bermanfaat serta mampu mengabdikan diri melalui kemampuan yang dimilikinya. Inilah peranan penting dari sebuah pendidikan yang mampu menyadarkan dan menumbuhkan hakikat keutamaan hidup untuk selalu menjaga keharmonisan.
Memaknai Pendidikan
Belajar untuk Tingkatkan Kualitas Hidup PENDIDIKAN mampu mengantarkan manusia untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Maka melihat kembali perjuangan dari Ki Hadjar Dewantara dalam melawan penindasan penjajah Belanda yang melarang rakyat Indonesia untuk mengenyam pendidikan perlu diapresiasi dengan sungguh-sungguh. Artinya tanggal 2 Mei yang disebut sebagai hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan juga sebagai penghormatan terhadap hari lahirnya Ki Hadjar Dewantara bukan saja dimaknai secara seremonial, tetapi dijadikan sebagai penyadaran bersama tentang pentingnya pendidikan dalam hidup. Dalam UU Nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional disebutkan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran, agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Hal ini mempertegas bahwa melalui pendidikan manusia diharapkan mampu menjadi manusia yang seutuhnya dengan dilandasi akhlak mulia, keterampilan dan kepribadian luhur untuk mampu menata kehidupan bersama secara harmonis. Sehingga harapan untuk menciptakan kehidupan yang aman, damai dan sejahtera dapat terwujud dengan baik. Dalam perkembangannya pendidikan yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas kehidu-
pan manusia kehilangan hakikat utamanya. Pendidikan tidak lagi mampu membentuk karakter manusia yang luhur dan berakhlak mulia, di tengah kehidupan yang semakin heterogen. Banyak manusia yang terlahir dari dunia pendidikan cenderung memiliki karakter yang lemah dan tidak siap dalam mengarungi kehidupan. Belum lagi jiwajiwa yang prematur terlahir begitu saja dalam dunia pendidikan, sehingga melahirkan manusia-manusia yang cacat mental dan cenderung menjadi perusak. Bahkan tidak bisa dipungkiri bahwa manusia yang terdidik justru memiliki fanatisme sempit dalam memaknai kehidupan. Manusia yang satu dengan yang lainnya saling menyakiti, saling menghancurkan, saling menindas, bersikap apatis serta rasa kemanusiaannya semakin kering, ketika menganggap diri sebagai manusia pintar yang katanya terdidik. Maka dari itu penting sekali untuk menata kembali sebuah pendidikan
yang mampu membentuk manusia yang memiliki jiwa-jiwa insani dalam mengabdikan diri melalui ilmu pengetahuan yang dimiliki, agar berguna dan bermanfaat bagi kehidupan. Catur Asrama Dalam tatanan kehidupan masyarakat Hindu dikenal adanya tingkatan kehidupan secara spiritual yang terbagi menjadi empat tingkatan yang disebut Catur Asrama. Konsep Catur Asrama membagi empat tingkatan kehidupan yang dimulai dengan masa menuntut ilmu pengetahuan atau belajar yang disebut Brahmacari Asrama. Pada tingkatan ini para siswa memiliki kewajiban untuk mengisi diri dengan ilmu pengetahuan dan berpantangan sekali mengumbar nafsu seksual yang diolah menjadi kekuatan konsentrasi pikiran, agar terfokus pada pelajaran melalui pelaksanaan oyas sakti. Maknanya adalah para
siswa pada tingkatan Brahmacari Asrama mengolah kecerdasan intelektual melalui penggabungan aktivitas yoga (oyas sakti), sehingga mampu menumbuhkan kecerdasan emosional dan juga kecerdasan spiritual. Melalui aktivitas dan latihan-latihan pengendalian gerak-gerak pikiran (yoga), maka para siswa terlatih dan terbiasa untuk mengendalikan diri, sehingga tercipta karakter luhur yang berkualitas. Hal yang terpenting ditananamkan adalah berbhakti kepada Catur Guru utama yaitu Guru Rupaka (orang tua), Guru Pengajian (Guru di sekolah), Guru Wisesa (Pemerintah), dan Guru Swadyaya (Tuhan). Inilah wujud penerapan dari konsep pendidikan yang mengedepankan sradha dan bhakti melalui penerapan Takitakining sewaka guna widya. Niti Sastra Konsep Taki-takining sewaka guna widya ini terdapat dalam
kitab Niti Sastra V. 1 yang merupakan bait pertama dalam sloka tersebut yang berarti bersiap sedialah selalu mengabdi pada ilmu pengetahuan yang berguna. Melalui penerapan Brahmacari Asrama, maka manusia mengisi diri dengan ilmu pengetahuan yang berguna bagi kehidupan. Dengan dasar sradha dan bhakti, maka ilmu pengetahuan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bentuk pengabdian, sehingga memiliki manfaat bagi makhluk lainnya. Disamping itu Taki-takining sewaka guna widya mengajarkan manusia untuk selalu belajar dalam hidup ini dengan istilah long life education. Gambarannya adalah manusia belajar sepanjang hayat, selalu berusaha meningkatkan kualitas diri, memperbaiki segala kekurangan menuju kehidupan yang lebih baik. Seperti penggalan bait pupuh Ginada yang berbunyi ”…gaginane buka nyampat, anak sai tumbuh luu”. Ibarat kehidupan ini yang
Citra Kebudayaan Bali
Murni dan Bahasa Tubuh Perempuan Bali TULISAN-tulisan tentang I Gusti Ayu Kadek Murniasih kebanyakan sengaja menyatakan fokus tema utamanya adalah trauma dan mengatakan karyanya mengangkat tabu. Sebenarnya tidaklah benar-benar seperti itu. Keinginan, tujuan, impian, kehidupan Murni terungkap semua di kekaryaannya. Dia menyatakan bahwa lukisannya itu komplit, segalanya ada di sana, benar-benar dari dirinya sendiri. Murni belajar melukis dari I Dewa Putu Mokoh, yang merupakan guru melukis Mondo (pasangan Murni saat itu). Melalui Mokoh, ia belajar cara melukis yang kita kenal sebagai gaya lukis Murni– gaya Pengosekan dari Gianyar, Bali. Murni cerita bahwa pada awalnya dia mempelajari melukis flora dan fauna, yang merupakan tema gaya tradisi Pengosekan, meskipun Mokoh tidak dikenal melukis sesuai tema tradisi tersebut. Mokoh dikenal radikal di gaya ini, karena dia melukiskan keseharian masyarakat yang humoris dan juga tentang hubungan seksual. Contohnya, seorang perempuan yang sedang berbaring setengah telanjang atau sepasang kekasih di tempat tidur diintip oleh orang lain dari luar jendela,metafor visual tentang hubungan seksual,bahkan seorang ibu yang sedang melahirkan. Karya-karya Murni antara tahun 1992 sampai 1998 yang ada di koleski Yayasan I GAK Murniasih terlihat mengkombinasi bahasa visual Mokoh dan yang dikenal tradisi Pengosekan, pada warnawarna dan tema-temanya juga. Elemen Beberapa elemen dan karakteristik Murni di karya-karya awalnya terus terulang. Dari karya awalnya sudah terlihat surealis, menggambarkan kehidupan sehari-hari, dan tentang pengalaman serta memori dari dirinya, jika dilihat dari juduljudul yang diberikan terhadap karyanya. Maka jika hanya difokuskan bahwa karyanya tentang trauma dan tabu sangatlah sempit pembacaannya terhadap karya lukis Murni. Bisa dikatakan, dan seperti yang dijelaskan “Surealisme Naif Murni” oleh Jean Couteau, bahwa Murni sudah berpikir lebih kedepan dalam menggunakan gaya lukis Pengosekan-nya.Murni pernah mengatakan, “Saya tidak mau melukis seperti yang lainnya,” termasuk seperti gurunya. Citra kebudayaan Bali masuk dalam penggambaran kegiatan sehari-hari Murni. Murni diketahui lahir di keluarga Hindu Bali, namun tidak ada tulisan yang menyatakan kalau ia religius atau tidak. Tetapi dari lukisan-lukisannya, sepertinya demikian. Di Hindu Bali, lingga dan vagina adalah dasar daripada konsep purusa pradana atau lingga yoni, yang sepertinya terlupakan. Maka, saat Murni melukiskan seseorang berdoa ke satu lingga atau banyak lingga, apakah
lukisan-lukisan ini terlalu vulgar dalam melukiskan simbol-simbol kebudayaan Bali sendiri? Menurut Nirwan Dewanto di artikelnya “Berahi yang Berterus Terang,” erotisisme tidaklah suatu hal baru yang dilukiskan di lukisan tradisi Bali yang diketahui. Saat pelukis laki-laki, seperti guru Murni sendiri, Mokoh, “mengerjakannya sembunyi-sembunyi” – menunjukan pasangan bersenggama dengan warna-warna pastel atau sesuatu menutup mereka - Murni “sebaliknya.”Murni “menohok rasa kesopanan kaum priayi dan borjuis” dengan “pokok berahinya,” dan tidak terlihat “heroik.” Dewanto menjelaskan, lukisan-lukisan Murni adalah “apa yang mungkin menandakan bahwa erotika tak selamanya berarti dan membebaskan” dan melalui lukisan-lukisannya “kita terlanjur belajar bahwa tubuh tak perlu terikat pada anatomi, psikologi, … gaya berat bumi…. [dan] terutama, pada dosa.” Terlebih lagi, dalam tesis Wulan Dirgantoro yang salah satu babnya berjudul “Female Desire and the Monstrous-Feminine in the Works of IGAK Murniasih” mengutip Hobart et al yang menyatakan tubuh di dalam kosmologi Bali memiliki level-level kesuciannya tersendiri. Dikatakan, “…dari pinggang ke bawah dianggap rendah atau kotor… dan bagian atas… dari bahu ke atas adalah yang tertinggi dan paling murni.” Maka memosisikan seseorang sembahyang ke sebuah lingga atau banyak lingga seperti lukisan-lukisan di atas, Wulan menyatakan bahwa Murni “melanggar batas-batas kebudayaan” kosmologi tubuh Hindu Bali. Di saat yang sama, tubuh-tubuh yang “terpecah” ini “merebut kembali [citra tubuh] dari beberapa penetapan representasi dan reinterpretasi yang dari Simbolik.” Dari diskusi di atas oleh Dewanto dan Dirgantoro, citra kebudayaan Hindu Bali oleh Murni ada diantara subversif (menjatuhkan) dan normatif (berdasarkan kaidah). Di satu sisi, batas-batas yang kabur ini sangat diperdebatkan padahal purusa pradana sudah ada dari awal. Di sisi lain, lukisan Murni yang dimana seseorang menyembah terhadap penis atau tambahan bagian tubuh lainnya pada sanggah persembahyangan mendemonstrasikan kepercayaan Hindu Bali-nya yang ia ketahui, seperti pada Terimakasih Tuhan (2003) dan Meruku Megah(2001).
Hindu Murni juga melukiskan praktik dan simbolisme kepercayaan Hindu Balinya secara kurang “erotis”, dalam bentuk sederhana tetapi dahsyat. Seperti Ayahku Berbaring Selamanya (1996) yang menggambarkan “ngreka” – simbol badan seseorang yang dibuat dari sisa-sisa tulang dari yang telah dikremasi. SertaMemory 21 Nopember (Tahun tidak diketahui)yang hanya berisigantungan (sesajen yang dibuat dari janur, biasanya diletakkan di tembok-tembok atau gapura saat hari raya besar atau upacara keagamaan) dengan dua jari di atasnya, menunjukan suatu memori yang sepertinya terjadi saat hari keagamaan tersebut. Kefokusan pada satu objek yang kemungkinan awam bagi yang non-Hindu Bali ini sangatlah tidak biasa, tetapi Murni memilih untuk melukiskannya dan di saat yang sama mengilustrasikan kepercayaan Hindu Bali-nya. Keris, senjata yang bergelombang dan hanya ada di Jawa beserta Bali, Indonesia, ini sepertinya menjadi salah satu motif gambar yang digunakan Murni untuk menggambarkan dirinya atau seseorang. Keris juga merupakan objek yang sangat sakral dan maskulin, maka disini terlihat sisi interpretasi citra kebudayaan Bali lainnya dari Murni. Mimpi Dapat Wahyu (1999) sangatlah dekat dengan kepercayaan orang Bali dan dilihat sebagai sesuatu yang positif. Maka, sepertinya ini adalah sesuatu yang sangat penting bagi Murni sehingga direkam olehnya sedemikian rupa. Adapun juga interpretasi lainnya seperti meditasi (dalam Bahasa Bali metape), yoga, dan bahkan membicarakan tentang Indraku (1999) dilukiskan dalam bentuk Cakra, yang merupakan senjata Dewa Wisnu atau titiktitik energi yang dipercaya ada di dalam tubuh manusia. Murni bahkan mengapropriasi, atau menerjemahkan elemenelemen, kebudayaan Bali dengan caranya sendiri. Seperti lukisan tradisi wayang Bali dan tari-tarian Bali. Daripada melukiskannya secara detil, ia hanya mengambil bentuk-bentuk universalnya dan diisikan elemen-elemen darinya. Salah satunya dilukiskan hitam putih, karakter wayang yang memegang telepon seluler dan memiliki penis besar yang didekorasi, mungkin tidak ditemukan di lukisan tradisi Bali lainnya. Maka Murni memiliki interpretasinya tersendiri sebagai orang Bali beserta citra kebudayaannya. Ia kurangi banyaknya elemen dan detil yang ada pada penggambaran dan citra kebudayaan Bali yang biasanya. Murni mampu membawa interpretasinya itu melalui gaya lukis Pengosekan. Savitri Sastrawan
selalu diisi dengan aktivitas menyapu/bersih-bersih (nyampat) yang setiap hari dilakukan, tetapi selalu ada sampah (kekotoran/kekurangan), sehingga kekurangan tersebut perlu terus diperbaiki dengan selalu belajar dan membelajarkan diri. Melalui konsep Taki-takining sewaka guna widya manusia selalu dididik menjadi makhluk yang berguna dan bermanfaat serta mampu mengabdikan diri melalui kemampuan yang dimilikinya. Inilah peranan penting dari sebuah pendidikan yang mampu menyadarkan dan menumbuhkan hakikat keutamaan hidup untuk selalu menjaga keharmonisan. Maka tepat apa yang disampaikan oleh Swami Satya Narayana bahwa tujuan pendidikan adalah kearifan, tujuan peradaban adalah kesempurnaan, tujuan kebijaksanaan adalah kebebasan, dan tujuan pendidikan adalah karakter yang baik. I Nyoman Agus Sudipta
5
Minggu Umanis, 1 Mei 2016
Resensi Buku
CERPEN
Memahami Pemikiran Seorang Rektor Judul Buku Penulis Penerbit Tahun Tebal
: Menembus Batas, Professor Sri Darma di Era Global dan Digital : Nyoman Wijaya : Undiknas University Press : 2016 : 240 halaman
BUKU Biografi yang ditulis oleh Nyoman Wijaya ini mencoba membawa pembaca untuk memahami sedikit sejarah perjalanan sang tokoh, mulai dari sejarah keluarga (sang kakek) Sri Darma yang merantau dari Desa Gunaksa-Klungkung ke BajeraTabanan di tahun 1932. Termasuk pula cerita bagaimana Sri Darma muda saat melanjutkan studi doktor (S-3) di negara Kangguru Australia, yang penuh dengan berbagai kisah menarik, salah satunya adalah saat krisis melanda Indonesia yang memaksa Sri Darma hampir putus kuliah, sehingga untuk menambah uang hidup, rela menjadi buruh kacang dan sempat berjualan baju khas Bali, meski merugi. Lika-liku perjalanan Sri Darma sebagai seorang rektor, yang saat awal kepemimpinannya di tahun 2004 mengalami tantangan yang sangat berat dengan turun drastisnya jumlah mahasiswa, diungkap dengan alur yang bertutur. Demikian juga nilai-nilai yang diajarkan oleh orangtuanya, Ketut Sambereg, -salah seorang founding father Undiknas bersama (alm) Prof. Gorda-, diceritakan cukup menarik. Seperti, Sri Darma bersama saudara-saudaranya dididik sejak kecil penuh dengan kedisiplinan ala semi militer oleh sang ayah, dan banyak nilai-nilai kehidupan lainnya diajarkan oleh sang ayah, yang di kemudian hari dipakai sebagai panduan dalam hidup oleh seorang Sri Darma. Pemikiran-pemikiran Sri Darma dalam memimpin sebuah lembaga pendidikan tinggi tampak tertuang mulai bagian 16, meskipun di bagian-bagian sebelumnya sudah terselip beberapa pemikirannya. Terobosannya memperkenalkan kemajuan teknologi informasi serta mengiplmentasikannya di dalam seluruh kehidupan kampus, dipaparkan secara baik. Namun demikian, tiada gading yang tak retak, seperti pengakuan penulisnya dalam kata pengantar, demikian juga buku biografi ini. Contohnya, ada beberapa cerita yang diulang di bagian lain, sehingga agak mengganggu. Tetapi secara keseluruhan, buku ini layak dibaca oleh generasi muda, agar bisa dipakai contoh dalam mengarungi kehidupan. (Prof IB Raka Suardana)
Menggali Potensi Diri Judul Buku
: Teori Kehidupan “Quantum Your Life”, Mengelola Kecerdasan-EmosionalSpritual Meraih Sukses dan Bahagia : I Gede Astawan : I Gede Pariadnya : Pustaka Bali Post : April 2016 : xx + 184 hal SUKSES dan Bahagia. Itulah sebuah ungkapan yang penuh dengan arti dan makna dalam setiap kehidupan manusia di dunia ini. Namun, seribu gerak langkah kaki manusia bergerak kesana-kemari siang malam dipanggung kehidupan yang amat luas ini belum sepenuhnya menjadi modal utama apalagi menjadi jaminan untuk dapat mencapainya. Malah terkadang sebaliknya, tetesan keringat membasahi tubuh menemani kelelahan kaki mengukur jalan belum mendapatkan imbalan yang setimpal. Jangankan mencapai target, untuk memenuhi kebutuhan pokok pun kadang-kadang tidak mencukupi, bahkan jauh dari kata cukup, apalagi sukses dan bahagia!! Untuk itu, alangkah lebih baiknya apabila seribu gerak langkah kaki itu sesuai dengan potensi diri yang benar-benar menjadi kemampuannya. Sehingga paling tidak kesetiaan tetesan keringat menemani kelelahan kaki mendapatkan imbalan yang setimpal sebagai upahnya. Sesungguhnya setiap individu yang dilahirkan menjadi manusia itu unik, yakni mempunyai potensi tersendiri yang terpendam dalam jiwanya sebagai pancaran energi yang bersifat diskrit dalam jumlah tertentu yang disebut dengan Kuanta sebagai bentuk tunggal Kuantum. Hal tersebut menyatakan bahwa setiap individu mempunyai kelebihan dan kekurangan. Maka kenalilah diri sendiri untuk dapat menggali dan mengembangkan potensi diri sehingga mampu menjadi diri sendiri dalam memberikan gambaran yang jelas terhadap kehidupan ini. Dibantu dengan pengelolaan kecerdasan, emosional, dan diakhir dengan spritual (manusia berencana Tuhan yang menentukan) maka sukses dan bahagia dapat dicapai, Semuanya itu didasari atas azas: semua orang punya kesempatan sukses dan bahagia, semua orang punya hak sukses dan bahagia, serta semua orang bisa sukses dan bahagia. Buku ini layak dibaca dan dipahami oleh siapa saja, terutama generasi muda yang baru meniti karir sehingga dapat mencapai keberhasilan untuk menggapai sukses dan bahagia. Sesuai dengan konsepnya yang menuntun, buku ini memberikan inspirasi hingga menyadari bahwa kita mempunyai kemampuan itu. (Tim Buku BP) Penulis Editor Penerbit Tahun Terbit Tebal
Perempuan di Distrik Reykjavik Oleh: I Putu Agus Phebi Rosadi
DENGING orang-orang Reykjavik hari ini adalah lecutan kebebasan.Kota sumringah seperti baru saja keluar dari peti mati. Akhir pekan mengumpulkan mereka. Alkohol mengubur mereka. Mereka minum berbotol-botol seperti menandaskan mantra amnesia. Itu tentu tak berlebihan dibanding meminum seteguk minuman beralkohol di hari senin atau selasa. Kau perempuan satu-satunya yang mungkin tak terbelenggu letupan itu. Mungkin karena kau orang asing. Kau duduk termangu menatap langit dengan sweat shirt dan scarf ungu yang menyampir di leher. Tapi sayang, kota ini tak begitu berbaik hati memberikan wajah langitnya. Kau termangu di sana. Menyaksikan gelaplangit dan menyerahkan tubuh pada dinginnya. Jarak kita tak begitu jauh. Tak begitu jauh untuk seukuran mataku yang masih bisa memerhatikan lentik bulu matamu yang kelihatan sederhana tanpa eye shadow. Dan wangi tubuhmu, aku seperti mencium aroma ranum salju. “Islandia memanglah tak terlalu cantik, jika bicara soal langit,” Suaramu jatuh seperti menimpa tubuhku tiba-tiba. “Tepat sekali.Wajahmu asing sekali.Apa kau datang dari Inggris?” tanyaku dengan empuk tanpa menatap wajahnya. “Tebakanmu tak salah,” jawabnya. “ Apa yang dikatakan orangorang ternyata benar, ketika bertemu dengan orang Inggris, yang mereka cakapkan pertama adalah soal cuaca. Juga botol sherry di genggam tanganmu, adalah peringan beban perjalanan malam, bukan? Persis seperti yang ditulis dalam buku panduan para pelancong Inggris.Tapi mengejutkan juga, ada perempuan Inggris yang justru menikmati Islandia. Tempat di mana gelap bermukim. Tempat di mana dingin menyeringai.” “Justru kau salah. Ketika kita datang ke sebuah tempat, kita tak harus menikmatinya, bukan? Aku tak menikmati Islandia. Jangan keliru. Jikapun Islandia akhirnya aku nikmati, itu karena apa-apa yang ada di tempat ini. Apa-apa yang kau anggap tidak menarik itu tidak kutemukan di tempatku,” sergahnya. Langit Reykjavik menyergap dengan menebalkan dinginnya dalam interval yang singkat. Orang-orang masih larut dalam memburu kebebasan. Subuh di ujung mata.Kita tak lagi bedampingan. *** Di hari Minggu, kita kembali bertemu. Dalam dekapan dingin Islandia yang sama. Kau menyenderkan tubuhmu. Dengan sederhana pula tubuhku menimpali. Rambutmu yang masai terurai menggerakkan tangaku untuk merapikannya. Tiba-tiba semua tak sederhana lagi. “Aku ingin berbagi sesuatu, barangkali kesedihan.” kau pecah dingin Reykjavik tiba-tiba dengan suara yang sedikit parau.Tubuhmu tentu belum bersepakat dengan cuaca.Aku tau, perlu berbilang bulan untuk cukup untuk beradaptasi dengan dingin yang sepeti ini. “Kau perempuan yang cantik dan manis. Gairah hidup perempuan Inggris dari kejauhan nampak begitu tinggi. Mengapa kau perlu bersedih?” “Sepertinya kau banyak membaca literatur tentang Inggris.Gairah
telah benar-benar menunjukkan perasaan pribadi padaku, maka itu tentu menjadi lebih berharga dari apapun. Seperti itulah barangkali perempuan Inggris. Bahkan, dalam keadaan sedih, kudengar perempuan Inggris selalu menghemat emosi mereka. Perasaan pribadi hendak ditunjukkan seperti memberikan coklat mahal atau anggur yang bagus.
hidup yang tinggi selalu memilki sisi buruk bagi perempuan jika hatinya tak mampu mengimbangi. Dan yang menyebalkan, akulah perempuan yang tak sanggup berada di garis gairah itu. Aku tak sanggup memilah lalu melupakan sekalipun hanya kemuraman masa lalu yang diberikan seorang lelaki.Ia seperti menguasai utuh ruang waktuku.” Kutatap wajahmu yang taam. Apakah mata itu adalah kesedihan? Kupikir memang begitu.Kau tersenyumkemudian menatapku sebelum akhinya menajatuhkan beberapa kalimat. “Islandia merupakan tempat imajinasi dapat berkembang dalam kukungan dingin. Lelaki dalam kepalaku sangat bergairah menghadapi pesona kota ini. Di akhir pekan, suluruh kota seperti padang gembala. Lonceng akhir pekan berbunyi, domba-domba beriringan ke padang. Mengembik pada berbotolbotol alkohol.Di hari lain, Islandia seperti wanita tua renta. Sepi dan pemurung. Jika ingin mencari sebuah firasat untuk menggambarkan orang Islandia, pastinya santai dan pasrah. Begitu katanya lelaki itu ---lelaki yang selalu kelihatan mengantuk di malam hari, karena seharian bekerja sebagai psikiater.” Dingin ini semakin menyayat dengan desis kesedihan yang pelanpelan mulai mengalir dari bibirmu. Getar suaramu kini membuat rasa ludahku semakin hambar. “Di sinilah kata lelaki itu, adalah tempat yang ia bayangkan sebagai tempat terbaik untuk meneruskan kehidupan dan mengistirahatkan
letih kelana. Tapi di penghujung bulan ke tiga dia pergi tanpa membuatku terbiasa melewati malam dengan senyap tanpa tangan-tangan yang mendarat di pipiku dan ujung jari menyusuri wajah kemudian. Lelaki itu kini membuatku selalu menghitung detak jantung sendiri. Detak yang selalu pelan-pelan tanpa suatu lonjakan sepertiketika ia menatap ke dalam mataku. Dan itu tentu menyebalkan sekali. Seperti laut tanpa gelombang. Sebenarnya malam itu telah lama berganti. Sejak ia benar-benar pergi membawa semuanya. Aku tak bersedih karena kupikir aku bisa menunggunya kembali. Tapi ia tak kembali. Semakin hari semakin mataku sembab. Membuat segala yang kupandang mengabur.Itu sebabnya aku tak ingin mengingatnya, karena setelahnya, aku tak bisa mengingat apapun. Aku tak ingin mengingat lagi hari itu.Hari di mana sebuah hubungan seperti menutup pintu di belakang punggungnya. Ia melepas semua kepercayaan yang membuat ikatan kami ada.” Suaramu benar-benar berat seperti sedang menahan asma ketika harus mengakhiri ceritanya. Itulah yang menjadi alasan mengapa kau harus datang ke Islandia, sekalipun kau tak pernah mengakui sentiment emosional semacam itu. Kaitan antara perpisahan dan sebuah tempat memang rumit. Aku yakin kau tak menikmati Islandia. Tidak sama sekali. Tapi kau mencintai seseorang di sini. Di kota yang mendapat reputasi buruk dalam kepalanya. Barangkali memang benar, kelangkaan adalah nilai. Terlebih, kau
*** Aku mengantarmu dengan maksud sampai di depan hotel saja. Tapi kau justru memaksaku untuk mengikuti hingga ke kamar: kamar paling atas yang menurutmu kedua jendela itu seperti mata paling sempurna untuk menatap Reykjavik, jantung Islandia. Ia memastikan jika aku memang tak pernah memandang Islandia dari sana dan perempuan itu ingin aku membuktikan ucapannya. Aku masih berdiri di depan pintu kamarmu. Tentu saja tamu tak akan masuk tanpa pengantar silakan. Kau menatapku. Sedikit lama. Aku tidak mengerti apa maksud tajam mata itu. Tiba-tiba ada yang seperti mendentum di dadaku. Menarik sekali memandang tubuhmu yang kini tanpa sweat shirt dan scarf yang menyampir. Hanya sehelai kain tipis bermotif musim semi. Kau menghadap ke luar jendela. Apa yang ada dalam kepalaku seperti menunda waktu untuk memasuki kamar. Aku membayangkan tubuhku memeluk tubuhmu dari belakang, dan daguku kubiarkan merapat di bahumu. Ah, betapa Islandia yang kini bersiap kembali tua renta begitu indah jika akhirnya kita nikmati berdua. Aku merasa dentuman dalam dadaku kini semakin keras ketika kau membalikkan badan dan merenggut tanganku.Detak jantungku seketika melonjak kencang. Dadaku seperti menahan napas. Kita berpelukan. Berciuman. Lalu kau mulai membuka baju perlahan. Ketika kesadaranku hilang setengah, tiba-tiba kau mendorongku keluar dan mengunci pintu dari dalam sambil tertawa keras-keras. “Sampai jumpa besok pagi.Jangan lupa janjimu mengantar ke bandara.” Seketika ingatanku terpental. Seperti ada yang memecah kepalaku hingga remuk. Jantungku berhenti berdegup. Ini pengalaman pertamaku terjebak dalam lelucon perempuan.Kesan yang buruk sekali. Kesan yang terus akan memanjang dalam ingatan setelah kau pergi besok pagi. *** Reykjavik pagi hari sepertikota mati.Gelap.Dingin.Tapi ada pelukanmu yang menghangatkan. “Terima kasih. Ini kali pertama aku merasa bahagia berkunjung ke Islandia. Kupikir kesedihanku telah berakhir.” Kau mengakhiri pelukan dengan ciuman singkat. Matamu menghujam mataku seperti sedang berkata, ‘Aku akan kembali’. Kuharap pun begitu. Segera kau memasuki mobil yang hendak mengantarku ke bandara. Sekejap saja kau menghilang.Lobi hotel terasa sepi sekali dalam riuh lalu-lalang pengunjung. Diam-diam, aku berharap kau benar-benar segera kembali. Tubuhku menadah perasaan yang berat. Seperti jatuh cinta untuk pertama kalinya. Diamdiam pula, aku tak ingin kekasihku cemburu.
Redaksi Mingguan mengundang Anda untuk berpartisipasi dalam rubrik “Kartun” ini. Tulis nama dan alamat lengkap dibalik gambar kartun. Kirim ke Redaksi Bali Post Jalan Kepundung 67a Denpasar.
Imam Sahri
Satya Dewi
Y. Anang Jatmiko
Afrizal
W.G. Sumarta
DIMENSI
6 RAMALAN
BINTANG
Capricorn Peruntungan: Di minggu ini tetaplah berhati-hati, karena tidak sedikit yang iri hati pada Anda. Jadi walaupun merasa benar, sebaiknya tetaplah diam saja. Karier: Prestasi kerja harus tetap dipertahankan, sehingga orang lain tetap menghargai diri Anda. Kesehatan: Tampaknya masih perlu perhatian, meski tak banyak gangguan, namun sebenarnya kondisi Anda tak begitu bagus untuk terlalu diforsir. Keuangan: Terpengaruh positif, beberapa sumber yang tak diduga ternyata mendatangkan hasil. Asmara: Berhati-hatilah karena sesuatu yang indah dan menyenangkan dapat rusak begitu saja hanya karena cemburu buta. Aquarius Peruntungan: Suasananya masih cukup menguntungkan dan menyenangkan, sehingga bila ada keinginan sebaiknya tak perlu ragu untuk segera menyiapkan konsep untuk segera melaksanakannya. Karier: Cobalah lebih bervariatif dalam bertindak, sehingga tak terkesan monoton dan mudah ditebak. Kesehatan: Beberapa penyakit lama ada kemungkinan dapat kambuh kembali, karena memang kondisi badan anda yang masih rentan terhadap penyakit. Keuangan: Kalaupun disektor ekonomi ada hambatan itu takkan menjadi kendala berat karena bisa diatasi. Asmara: Makin bertambah mesra dan harmonis, pertahankan suasana ini dengan selalu bersikap sabar. Pisces Peruntungan: Bertindaklah lebih hati-hati dan tidak grusagrusu dalam mengambil keputusan. Karena faktor kecerobohan akan dominan sekali menghiasi langkah Anda di minggu ini. Karier: Tawaran yang datang secara mendadak, sebaiknya jangan diberi keputusan dulu. Kesehatan: Berusahalah untuk selalu berolahraga ringan di pagi hari, agar selain badan selalu sehat juga pikiran akan terasa segar dan jernih. Keuangan: Jika sudah harus mengeluarkan dana sebaiknya bisa dipikir beribu-ribu kali, jangan sembrono. Asmara: Terimalah realita yang ada dengan hati yang senang. Aries Peruntungan: Bekerjalah dengan penuh semangat karena di minggu ini peruntungan Anda benar-benar bagus dan cukup menjanjikan. Karier: Manfaatkan kesempatan baik yang sudah dipelupuk mata. Kesehatan: Sadarilah bahwa kesehatan itu mahal harganya dan ternilai harganya, untuk itu Anda harus menjaganya dengan benar dengan selalu berpola hidup yang sehat. Keuangan: Di minggu ini terasa cukup sulit dan memusingkan. Asmara: Tidak ada gunanya terlalu mendengarkan omongan orang, karena itu hanya akan bikin sakit hati saja. Taurus: Peruntungan: Cobalah untuk bisa bekerja serileks mungkin, agar rencana dapat berjalan dengan lancar dan tidak terganggu. Karier: Rongrongan yang muncul dari orang lain, sebaiknya biarkan saja, tak perlu terlalu ditanggapi. Kesehatan: Jangan berhenti untuk selalu mengkonsumsi air putih, apalagi Anda sering banyak duduk akhir-akhir ini. Keuangan: Jangan terlalu mengobral dana yang ada untuk beli barang yang kurang begitu penting, sadarilah bahwa saat ini Anda masih memerlukan dana yang cukup banyak untuk dapat terlepas dari resesi ini. Asmara: Tampak mulai goyah karena kurang adanya pengertian dan rasa saling percaya, maka dari itu segera instropeksi diri Anda. Gemini Peruntungan: Peluang yang muncul, sebaiknya dipelajari dengan hati-hati. Perlu konsentrasi tinggi untuk menjawab berbagai tantangan dan permasalahan yang muncul di minggu ini. Karier: Omongan sumbang dari luar sebaiknya ditanggapi dengan hati dingin tidak perlu terlalu menuruti maksud mereka. Kesehatan: Biasakan untuk berbicara dengan benar juga dengan intonasi yang wajar, agar kebiasaan Anda yang selalu berbicara dengan berapi-api tidak sampai mengganggu faktor kejiwaan Anda. Keuangan: Pemasukan masih lumayan lancar dan hampir tidak ada gangguan yang terlalu berat. Asmara: Hubungan yang agak merenggang ini sebaiknya bisa disikapi dengan hati yang sabar dan perasaan yang selalu mengalah. Cancer Peruntungan: Tidak ada gunanya mencari-cari kesalahan orang lain, ada baiknya Anda concern saja dengan urusan yang lagi dihadapi. Agar bisa tepat pada sasaran dan hasilnya bisa memuaskan hati. Karier: Terhadap orang yang mencari kesalahan Anda, sebaiknya tak perlu ditanggapi. Kesehatan: Cukup baik dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan, walau pekerjaan tampak cukup banyak dan melelahkan. Keuangan: Walau dana tersedot cukup banyak untuk suatu urusan, tetapi pemasukan masih cukup lancar untuk dapat mendongkrak keuangan Anda. Asmara: Jangan selalu menyakiti hatinya, karena itu akan menjadi bumerang buat Anda sendiri. Leo Peruntungan: Suasana di minggu ini cukup berat dan banyak menguras pikiran serta tenaga, maka dari itu jangan tambah stres Anda dengan berbagai rencana baru yang belum waktunya untuk dikerjakan sekarang. Karier: Berbagai tawaran yang datang, sebaiknya jangan diterima dulu. Kesehatan: Jika terasa ada keanehan dengan kondisi badan Anda, maka jangan segan-segan untuk segera membawa ke dokter. Keuangan: Selama Anda tenang dan tidak bersikap grusa-grusu, maka keuangan Anda akan tetap tenang dan tidak terganggu. Asmara: Agar suasana bisa kembali harmonis dan mesra maka Anda harus temukan solusi yang tepat. Virgo Peruntungan: Jagalah ucapan sebaik mungkin, jangan asal bicara tanpa dipikir masak-masak dulu. Agar bisnis Anda bisa lancar dan tidak mengalami halangan ataupun rintangan. Karier: Bicaralah sekedarnya saja karena di minggu ini tidak sedikit orang yang berusaha mencari-cari kesalahan Anda. Kesehatan: Jangan menolak ajakan orang lain untuk berolahraga bersama-sama, tak perlu ogah-ogahan mumpung badan masih sehat. Keuangan: Cukup baik dan stabil sehingga Anda tak perlu cemas. Asmara: Jika memang masih sangat menasmarai sebaiknya cobalah untuk mau menerima segala kekurangannya. Libra Peruntungan: Susun rencana yang menggembirakan dan bermanfaat dan sekaligus dengarkan saran maupun pendapat dari berbagai pihak, jangan acuh saja. Di minggu ini peruntungan anda cukup bagus dan mampu menutup berbagai permasalahan yang ada didalam bisnis Anda. Karier: Hubungan dengan rekan-rekan umumnya baik, akan ada pertemuan dengan kawan lama. Kesehatan: Masih terkendali dan tidak ada masalah, akan lebih baik jika Anda tetap melakukan rutinitas rutin berolahraga di pagi hari, semisal jogging ataupun senam. Keuangan: Minggu ini keuangan tidak ada masalah, semua apa yang Anda harapkan insya alllah akan terlaksana. Asmara: Berilah dia kebebasan, jangan anda rampas hak-haknya. Hormatilah dan hargai keinginannya, asal tidak sampai menyimpang dari norma kesusilaan. Scorpio Peruntungan: Bisnis Anda akan terus meningkat, segalanya lancar dan mantap. Meskipun demikian Anda jangan sembrono tetaplah waspada serta berhati-hati. Jangan mudah menerima ajakan teman untuk berfoya-foya dan lebih baik jangan mencampuri urusan orang lain yang hanya akan merugikan diri Anda sendiri. Karier: Apa kata atasan sebaiknya Anda laksanakan saja itu akan lebih baik daripada Anda terus menentangnya. Kesehatan: Walaupun badan terasa lebih baikan, ada baiknya Anda tetap menjaganya dengan lebih hati-hati terutama terhadap berbagai makanan yang menjadi pantangan anda sebaiknya jangan dilanggar dulu. Keuangan: Perputaran uang kurang stabil, perlu perbaikan. Hindari pemborosan karena bisa menjadi penghambat langkah Anda. Asmara: Kurang adanya saling pengertian cukup mempengaruhi hubungan masa depan Anda berdua. Bicaralah terus terang dan terbuka padanya. Sagitarius Peruntungan: Minggu ini bintang Anda masih bagus dan mujur, hanya tinggal tergantung bagaimana Anda memanfaatkan kesempatan ini. Jangan cepat merasa puas dengan apa yang Anda raih selama ini, dimana masih ada peluang maka raihlah keberhasilan sebanyak mungkin. Kesehatan: Agak rentan dengan penyakit, untuk itu anda harus jaga benar jangan sampai penyakit lama kambuh kembali hanya karena Anda lalai untuk hidup disiplin, terutama dalam memanfaatkan waktu istirahat yang ada. Keuangan: Pertahankan yang sudah bagus ini dan kalau bisa ditingkatkan lagi. Minggu ini masih banyak keuntungan yang dapat Anda raih, Diasuh Oleh optimislah. Asmara: Sabarlah karena Putri Wong Kam Fu memang sudah jalannya begitu, Anda Berlaku harus mau menerima dan memaklumi 1-7 Mei 2016 kekurangan-kekurangannya.
Minggu Umanis, 1 Mei 2016
WEDA WAKYA
”Antyesti”, Upacara Kematian Bukanlah Pembakaran Mayat
Om Vayuranilamamrtamathedam bhasmantam sariram Om krato smara krtam smara krato smara krtam smara (Isavasya Upanisad, Mantra 17) “Nafas hidup menyatu dalam kekekalan bersama angin, dan badan jasmani lebur menjadi abu. Semoga Tuhan Sang pencipta alam semesta mengingat kita dalam berkahNya, dan semoga kita selalu mengingatNya.” KEMATIAN merupakan “Bab Kesimpulan Akhir” dari “Buku Perjalanan” manusia di dunia ini. Orang-orang yang berada jauh dari sentuhan ajaranajaran suci Veda tidak akan mengerti rahasia kematian dan mereka tidak akan memiliki pengetahuan tentang bagaimana serta apa yang harus dilakukan pada mereka yang meninggal. Pada kebanyakan umat Hindu kita di Bali khususnya, perlu diadakan penyuluhan oleh yang berwenang memberikan penyuluhan. Paling tidak, bagi mereka yang ingin melihat upacara kematian diselenggarakan dengan cara lebih baik dari sebelumnya, dari apa yang sudah ada, maka mereka dapat memberikan contoh bagaimana melaksanakan upacara kematian yang lebih baik serta dalam naungan jalan Dharma. Upacara kematian di dalam ajaran suci Veda, dalam bahasa Sanskerta, dinamakan antyesti, agni-kriya, antima-samskara, antya-kriya, dan sebutan lainnya. Kata antyesti biasanya paling dikenal oleh umat Hindu secara umum di India, sama seperti kita mengenal kata Ngaben di Bali (Indonesia). Kata antyesti berasal dari kata antya (terakhir) dan isti (persembahan yajña). Antyesti berarti persembahan yajña terakhir bagi mereka yang meninggal karena setelah kematian yang bersangkutan tidak bisa lagi melakukan persembahan yajña. Ia mempersembahkan keseluruhan dirinya kepada Tuhan Yang Maha Esa melalui api suci pembakaran di tempat pembakaran mayat yang dalam bahasa Sanskerta dinamakan Shmasana. Barangkali kata smasana ini di Bali kemudian menjadi kata Sema. Dahulu Sema juga dinamakan Setra, barangkali berasal dari kata Ksetra yang artinya medan suci, lapangan suci, tegal suci, karena ia bukan tempat kotor melainkan tempat melakukan persembahan yajña terakhir bagi setiap orang yang meninggal. Hanya saja tradisi di Bali, karena berbagai alasan, akhirnya banyak yang dikubur terlebih dahulu (makingsan ring Perthiwi) sambil menunggu wak-
tu untuk di-aben Sloka ini jika Oleh Darmayasa sehingga lamadiucapkan samlama sebutan Sebil mendoakan tra dan Sema menjadi meredup, yang meninggal akan dapat diganti oleh sebutan Kuburan. mengingatkan sang atma dari Oleh karena hampir menyeluruh yang meninggal bahwa keperumat Hindu di Bali mengubur giannya meninggalkan badan mayat terlebih dahulu sebelum a d a l a h u n t u k m e n d a p a t k a n di-aben maka anak-anak muda badan yang baru. Hal yang sama zaman sekarang banyak yang juga terdapat dalam Aji Palayon tidak mengenal sebutan Sema yang menceritakan bagaimana dan Setra. sang atma meninggalkan badan Sesungguhnya, secara tradisi kasarnya yang disebutkan sebaVeda, kitab suci, atau secara gai “guwungan” atau kurungan pemahaman tattwa, pelaksan- (tusta cittani sang waraatma, aan upacara kematian Antyesti kalaning metu sangkeng kurunseharusnya badan orang menin- gannya, saking sangu sira kinuggal sesegera mungkin dibakar. rungan, hanyar mangke kawasa Bahkan dari pertimbangan kes- mesat – demikian bahagianya ehatan juga lebih baik segera sang atma yang beruntung, pada dibakar. Akan tetapi, tradisi saat keluar dari “guwungan” yang berjalan tanpa disengaja atau sangkar badannya, yang dan tanpa disadari oleh umat menutupi atma sejak dahulu kebanyakan menyebabkan se- kala, baru sekarang atma dapat b a g i a n b e s a r u ma t me mi l i h keluar bebas). mengubur badan wadag orang Ada pula yang membacakan meninggal dibanding dengan B h a g a v a d - g i t a s a m p a i s a t u yajña membakar. Bab, atau bahkan sampai haBelakangan ada istilah “mak- bis 700 an sloka yang terdiri ingsan di Gni (Agni)” cukup dari 18 Bab. Selain pembacaan membantu umat untuk men- Bhagavad-gita, atas nama yang gadakan pembakaran mayat meninggal pihak keluarga juga orang meninggal dengan segera m e n y u m b a n g k a n k i t a b s u c i tanpa menunggu sekian hari Bhagavad-gita kepada semua atau bahkan sekian minggu yang hadir. Ini tentu saja yaberada di Bale Dangin. Bahkan jna indah penuh makna, yang ada yang sampai beberapa bu- secara pasti akan membukakan lan dibaringkan di Bale dangin. jalan damai abadi kepada yang Tentu saja kebiasaan ini tidak meninggal. searah dengan pandangan kesPemahaman penting yang ehatan, selain ia juga mengabai- patut disampaikan kepada umat kan ajaran dan tradisi Veda. kebanyakan juga adalah perihal Ketika ada yang meninggal, kematian itu bukanlah membabegitu dibaringkan di Bale Dan- kar mayat melainkan ia persemgin, maka keluarga, kenalan, bahan yajña terakhir oleh yang dan masyarakat setempat pada meninggal. Ia bukan upacara berdatangan ke rumah yang kematian biasa untuk menmeninggal. Akan tetapi, san- gurus mayat yang meninggal, gat jarang ada yang datang melainkan ia adalah upacara langsung menemui orang yang persembahan yajña terakhir meninggal untuk mendoakan. oleh yang meninggal yang dituBahkan ada yang langsung da- jukan kepada Tuhan Yang Maha tang membawa ban cekian dan Esa untuk menuju kepada tulangsung mencari pasangan 5 juan akhir hidup manusia, yaitu orang, duduk di Bale Daja atau kembali kepada asal muasal, di Bale Dauh. Hanya satu, dua, Sangkan Paraning Dumadhi. atau boleh dikatakan, tidak ada Jika pembakaran mayat tidak sama sekali yang datang ke Bale dilakukan segera, tentu saja apaDangin untuk melihat dan men- apa. Jika lama tidak di-aben, doakan yang meninggal. tentu saja juga ada pengaruhnya Sekarang, di beberapa daerah, yaitu atma yang meninggal akan sudah mulai ada tradisi orang mengalami penangguhan atau langsung melihat yang mening- halangan untuk melakukan pergal dan mendoakan agar yang jalanan menuju alam kedamaian meninggal dapat melanjutkan sejati. Semakin cepat upacara perjalanan dengan tenang damai kematian dilaksanakan akan ke dunia kedamaian abadi. Ada semakin membantu sang atma yang mengucapkan mantram untuk melakukan perjalanan Gayatri, mantra Ista-Dewata, damai dan bahagia menuju keatau ada yang membacakan bebasan abadi (Moksa). sloka-sloka suci Bhagavad-g?ta “Tradisi” ngaben yang sampai yang menurut kitab-kitab suci harus “jual sawah”, artinya ngaPurana dan Itihasa khususnya, ben berarti harus keluar uang akan dapat membebaskan atma banyak menyebabkan orang yang meninggal untuk mencapai menunda-nunda pelaksanaan pembebasan (moksa). ngaben. Padahal, setiap upacBhagavad-gita 2.22 menye- ara, termasuk upacara antyesti, butkan: Sebagaimana halnya selalu ada 9 tingkat upacara, seseorang menanggalkan paka- dari yang terlengkap (uttamanian yang sudah usang dan men- ing uttama) sampai dengan yang genakan pakaian yang baru, sep- paling sederhana (kanisthaning erti itu pula sang roh meninggal- k a n i s t h a ) , s e m u a i t u a d a 9 kan badan jasmani yang sudah tingkat. tidak berguna dan memasuki Yajña yang dilakukan dengan badan jasmani yang baru. baik dan penuh sraddha bhakti
maka upacara kanisthaning kanistha (paling sederhana dari yang paling sederhana) akan dapat mengalahkan upacara yang paling lengkap dari yang paling lengkap (uttamaning uttama). Kekuatan sraddha bhakti sangat ampuh, yang mampu mengalahkan persyaratan upacara banten. Akan tetapi, kesiapan pemahaman seperti ini pastilah belum bisa diterima oleh masyarakat atau umat kebanyakan. Oleh karena itu, sambil secara perlahan-lahan menyebarkan pemahaman indah seperti ini, kita memang harus tetap melihat tradisi upacara antyesti seperti yang sedang dilaksanakan oleh umat kebanyakan. Perubahan drastis dan massal sebaiknya dihindari karena ia pasti menemui kegagalan, selain pasti pula menciptakan keributan yang tidak diinginkan. Mereka yang menyadari bahwa upacara antyesti adalah persembahan yajña terakhir oleh yang meninggal maka mereka masih tetap melaksanakan pembakaran mayat dengan memakai kayu bakar “sarwa luwih” seperti kayu candana, mangga, tulasi, dan lain-lain sedangkan minyaknya akan dipergunakan minyak ghee (minyak yang dibuat dari susu sapi), butter, atau minyak kelapa asli “tanusan” (minyak kelapa yang dibuat secara tradisional). Memang pada kenyataan nyala api jauh lebih besar dibandingkan dengan pemakaian kompor dan juga bara apinya membakar mayat lebih cepat. Umat juga menghanyutkan abu mayat keluarganya ke sungai suci Gangga, campuhan suci (pertemuan 2 atau 3 sungai) atau ke laut. Di India, mereka biasanya tetap memilih menghanyut abu mayat keluarganya ke sungai suci Gangga di Haridwar, Varanasi, Triveni, atau di Bodhgaya. Hal ini dilakukan semata kerena pemahaman bahwa ia adalah persembahan yajña terakhir oleh yang meninggal maka keluarganya berusaha melakukan yang terbaik yang mereka bisa lakukan. Akhirnya, hal terpenting yang perlu kita intip pada rahasia kematian ini adalah tepat ketika anggota keluarga atau kenalan mengetahui detik-detik orang meninggal maka hal-hal penting dilakukan adalah membisikkan mantram Gayatri atau Nama Suci Tuhan di telinganya sambil menyentuhkan air suci Gangga pada bibirnya. Jika tepat pada detik-detik yang bersangkutan meninggal dapat mendengar mantram Gayatri, Nama Suci Tuhan atau sloka suci Bhagavad-gita dan lain-lain, maka atma akan segera mendapatkan penyucian dan kemudian mencapai Moksa (pembebasan abadi dari kesengsaraan berupa kelahiran dan kematian). Tentu saja, tidak banyak orang yang beruntung mendapatkan kesempatan mulia seperti itu.
MIMBAR AGAMA
Menyambut Waisak TIGA minggu lagi, Hari Raya Waisak akan tiba. Setidaknya, sejak sepekan yang lalu, umat Buddha menyambut datangnya dengan sejumlah kegiatan. Waisak bukan hanya di lingkungan vihara, namun masuk ke ruang publik dan semakin dikenal masyarakat luas. Sejak pekan silam, telah berlangsung kegiatan sebulan dalam Dhamma di Vihara Buddha Sakyamuni, di Denpasar. Sejumlah vihara besar dan kecil di sejumlah daerah juga menampilkan acara serupa. Umat mempunyai kesempatan yang lebih besar dalam mengenal ajaran Buddha, mendapatkan siraman rohani, menambah pengetahuan Dhamma, dan tentu saja mendapat berkah. Seperti diuraikan dalam “Berkah Utama” bahwa mendengarkan Dhamma merupakan salah satu bentuk berkah utama. Di Pasar Seni Ancol, kawasan wisata di Jakarta Utara berlangsung Festival Waisak selama satu bulan. Festival yang diselenggarakan untuk pertama kalinya dan di ruang terbuka untuk umum, memperkenalkan tentang agama Buddha. Tentu saja, diharapkan,masyarakat luas lebih mengetahui dan paham tentang agama Buddha. Tidak mempunyai pandangan yang keliru, bisa membedakan antara tradisi, agama, dan unsur-unsur lainnya. Waisak Anak Buddhist Indonesia yang dimotori oleh anak-anak sekolah minggu dari sejumlah vihara akan menggelar acara Waisak Anak di Baywalk Mall (Jakarta Utara) dan Mal Bale Kota (Tangerang), Sabtu dan Minggu pekan depan. Sejumlah acara Waisak lainnya juga berlangsung di sejumlah tempat perbelanjaan di sejumlah kota besar. Dan tentu saja yang akan dinantikan oleh seluruh umat Buddha adalah kebaktian detik-detik Waisak yang akan berlangsung tiga minggu lagi, pukul 04:14
WIB (05:14 Wita). lemahkan kesa- han kemoralan yang lebih tinggi. Setelah itu, umat daran, tidak makan Lebih baik lagi jika tekadnya Redaktur Buddha, dengan setelah tengah hari, juga ditambah dengan melatih Khusus penuh suka cita, tidak menikmati meditasi, membaca paritta, dan menghadiri perkesenangan indera perbuatan baik lain yang bisa MIMBAR ayaan Waisak (nonton, menden- dilakukan. BUDDHA yang akan digelar garkan musik, dll), Menyambut Waisak bukan di vihara maupun tidak mempercan- hanya dengan berbagai kegtempat lainnya. tik diri dan meng- iatan di luar diri, namun juga Dhana Putra Menyambut gunakan perhiasan, m e m p e r s i a p k a n d i r i s e c a r a datangnya Waitidak menggunakan batin. Lebih banyak melakukan sak memberikan rasa suka cita tempat tidur yang mewah. kebaikan, lebih banyak melatih tersendiri. Semua orang merasa Hanya diperlukan sedikit diri, lebih banyak usaha untuk semangat dalam berlatih, antu- tekad untuk meningkatkan lati- menyucikan batin. sias, dan bergembira. Namun yang lebih penting dari semuanya adalah kembali pada diri sendiri. Bagaimana kita mempersiapkan diri secara batin? Bagaimana kita Untuk pembaca Bali Post Mingguan (BPM), kami membuka rubrik baru mempraktikan Dhamma dalam ‘’Permata Hati”. Rubrik ini mengangkat si buah hati yang baru lahir, yang keseharian, terlebih menjelang berulang tahun atau akan berulang tahun. Juga pasangan yang menikah di Waisak. minggu tersebut atau yang merayakan ulang tahun pernikahan. Kirim foto Jika bisa, alangkah baiknya menarik dan tulis data lengkap identitas diri, orang tua serta komentar singkat. bila meningkatkan latihan Semua data dikirim lewat email redaksibalipost@yahoo.com dengan kode Dhamma dalam keseharian. Permata Hati. Bisa juga naskah dan foto dikirim ke Sekretariat Redaksi Bali Kedatangan para bhikkhu yang Post. Jl. Kepundung 67 A Denpasar telp. (0361) 225764. (Redaksi) memberikan wejangan Dhamma, merupakan kesempatan baik untuk melakukan kebajikan. Kita bisa berdana makan pagi atau makan siang setiap hari. Kesempatan tersebut telah ada. Hanya Anak ketiga diperlukan niat untuk berbuat dari pasangan baik ditambah dengan usaha I Made Suarjauntuk mempersiapkan kebajikan ya dan Ni Gst. yang akan dilakukan. Nym. Dewi SuyJika tidak ada bhikkhu di kota anti dengan atau daerah Anda, janganlah nama Komang berkecil hati. Kita masih bisa Adya Vidhema melakukan kebajikan dengan Katyayana, meningkatkan latihan sila atau panggilan kemoralan. Ada lima latihan yang Mang Dena. biasa dilakukan; berusaha untuk Lahir pada tidak membunuh, tidak mem29 Novermber curi, tidak berbuat asusila, tidak 2012. Semoga berbuat buruk lewat ucapan, dan nantinya ia tidak mengkonsumsi makanan dapat menjadi dan minuman yang melemahkan anak yang berkesadaran. guna. Kita bisa meningkatkan dengan melakukan delapan latihan moral; tidak membunuh, tidak mencuri, tidak melakukan hubungan suami istri, tidak berbohon dan ucapan buruk lain, tidak mengkonsumsi makanan dan minuman yang me-
PERMATA HATI
Redité Umanis, 1 Mei 2016
Bali L E M B A R
7
B A S A
B A L I
Bencingah
Nyolahang Arja Muani
Nganutin Panglimbak taler Pangaptin Krama
I Putu Purnawan
Patut Nuénang Cecihnan PINAKA pragina sané sarahina ngamargiang parikrama seni sesolahan utawi “seni peran”, sinah sané patut kautamayang wantah nyumekenang tur ngresepang indik tokoh napi sané jagi kasolahang punika. Mangda nénten ngawinang pamiarsa sané dados pariindikan pinih utama saking parikrama sesolahan punika marasa kuciwa santukan praginané kantun kaku pisan ring kalangan. Mangda prasida sayan becik, pragina inucap patut setata mapaurukan taler nelebang peplajanné mangda sayan-sayan kapolihang kawagedan punika. Napi malih majanten sayan becik yéning tokoh sané kasolahang punika sampun prasida dados cecihnan saking praginané inucap, sakadi sané kamargiang olih I Putu Purnawan S.Pd. Dané wantah pragina Arja Muani sané sampun kasub ring krama Baliné. Duaning dané sané setata nyolahang Désak Rai punika jakti sampun waged pisan nyolahang tokoh sané ring pakem ipun wantah tokoh sané pangawaknyané cenik, lincah taler lamis mabebaosan. Dané sané sampun nyolahang Désak Rai saking warsa 1998 nyantos mangkin puniki maosang yéning dados pragina ring sesolahan utawi “seni peran” sakadi puniki patut pisan nuénang jati diri utawi cecihnan soangsoang. Yéning nénten asapunika tur kayun nyolahang makudang-kudang soroh tokoh, sinah pragina inucap nénten prasida nyinahang kawagedan ipun sané pinih becik majeng ring pamiarsa. Sangkaning punika napkala kaaptiang tur kaulemin mangda kayun masolah antuk tokoh siosan, majanten dané setata nulak duaning punika jagi ngulgul pikayunan tatkala nyolahang Désak Rai sané sampun kauningin ring pakraman wantah kasolahang olih dané. “Napi malih pelawak Bali senior minakadi Dadab miwah Cedil ngaptiang tiang mangda kantun kukuh taler ngulengang pikayunan jagi nyolahang Desak Rai punika ring dija ja tiang masesolahan. Duaning tiang sampun kasub kauningin dados Desak Rai tur nénten tokoh siosan olih kramané,” baos lanang sané embas ring Pasekan, 12 Maret 1971 puniki. Dané sané tamat saking Kokar Sukawati ring warsa 1993 puniki laut maosang yéning dumun nénten wénten manah dané jagi manados pragina arja. Sios punika dané sané ketah kasambat Ajus Purnawan puniki nénten naenin mabalih arja muani napi malih jagi nguningang parikrama Désak Rai punika. Nanging ritatkala timpalnyané jagi ngaturang arja muani, dané karereh mangda dados Desak Rai tur kererehang kwaca nyantos gegelungan. Ring dina kapertama masolah dados Desak Rai punika, kurenan saking Ni Ketut Sukarmi, S.Pd. puniki ngarasayang “taksu” saking Ida Hyang Widhi duaning sakancan bebanyolan sané kabaosang yadiastun ngawagin setata ngawinang pamiarsané kedék ngakak tur ngawinang timpal ipun kéweh nandakin dané mabaos ring kalangan. Pamuputné ngawit saking punika dané kayun nelebang mapaurukan indik Arja Muani taler sapunapi parikrama saking Désak Rai inucap. Katakénin indik sapunapi Desak Rai sané kasolahang dané, bapak saking Ni Putu Jyoti Kamala puniki maosang yéning dané wantah Desak Rai sané 50% ngicénin bebanyolan tur 50% malih ngicénin tutur miwah tetuwek nyabran masolah ring kalangan. Santukan dados pragina dané marasa patut pisan ngicénin tetuwek utawi tutur tur nénten prasida dados Desak Rai sané jagi ngawinang pamiarsa ipun kedék kémanten tan pangicénin tetuwek utawi tutur majeng ring pamiarsa utamanipun sané alit-alit sami. “Ring manah tiangé, ngawinang pamiarsané ica utawi kedék wantah parikrama sané mautama, nanging sané patut pisan kamargiang wantah ngicénin tetuwek becik ring sajeroning bebanyolanné. Duaning alit-alit i wawu jagi resep ring tutur sané kapiragiang yéning ipun kaicén sinambi makedékan utawi maliang-liang tur nénten antuk parikrama sané saklek tur sumeken kémanten,” baos lulusan IKIP PGRI sané meneng ring Br. Pasekan, Desa Dajan Peken, Tabanan puniki makenyem. (wan)
(25)
BPM/dok
LANANG - Sesolahan Arja Muani wantah sesolahan sané kamargiang makasamian olih pragina lanang kémanten, dadosné indik sané ngawinang sesolahan inucap becik kamargiang inggih punika saking sapunapi ipun prasida mabebaosan taler maparisolah ring kalangan sakadi anak istri yadiastun ipun wantah anak lanang
Arja Muani
Ngutamayang Lemuh Sesolahan ring Kalangan MAOSANG indik kawéntenan Bali majanten nénten prasida lémpas saking makudang-kudang soroh budaya ipun. Duaning sakancan pariindikan sané sampun kataminin saking nguni olih krama Bali punika wantah cecihnan sané ngangobin pisan majeng ring indik Pariwisata taler indik kasenian Nusantara puniki. Ring kauripan krama Bali sané magama Hindu, budaya sané marupa parikrama seni punika sering kapanggih ring parikrama upacara yadnyané. Wénten sané marupa kasenian Wali utawi unteng saking pamargin upacara inucap minakadi wayang Sapuleger, wénten sané dados Wewali utawi kasenian pajangkep upacara minakadi tari Rejang miwah wayang lemah tur wénten taler sané dados Wali-walian utawi unén-unén minakadi sesolahan legong miwah parikrama Arja. Arja inggih punika sesolahan utawi unén-unén sané kuna tur kasenengin pisan olih krama Baliné. Satua utawi lelampahan sané kabaktayang ring Arja punika minakadi Sampik Ingtai, Basur, Ramayana, Bharatayudha miwah sané siosan. Nanging wénten taler sané kawastanin Arja Muani inggih punika arja sané makasami kamargiang olih pragina lanang-lanang minakadi Mantri, Punta miwah Kartala taler Désak Rai, Liku, Galuh, Inya miwah Limbur. I Putu Purnawan S.Pd. inggih punika pragina Arja Muani sané sampun kasub dados
MAMAK Tan Tjing Gwan, méménné Luh Adé Suwarni seneng pisan manahné ningalin bajang-bajangé cacep tur sregep ngarya masakan magenepan magotong royong sekadi kramané ring banjar maolahan. Mawinan tan jangkayan sareng nyediaang inuman lan sanganan. Mula saking dumun pagubugan pantaraning sameton Bali sareng keturunan Cinané ring Nongan ngantos ka Menanga mula sampun wawuh. Akéh sané ambil kaambil. Pakaryanné sané gumanti madolan hasil bumi, sanganan manco, roti klemén, potongan, kué kering lan basah, dagang ajengan masakan Cina,dagang ceraki, kain-kain lan klontong. Luh Adé Suwarni manten dumun dawegé kari alit mawasta Tan Tjiu Lian utawi Adé Lien. Kantun marga warga Tjing Gien, Tjing Guan lan Tjing Gong pangusaha mobil lan bingkil. Saking pada semangat makarya ngarepin masakanné soang-soang tan krasa sampun tengai tepet jam roras siang.
Désak Rai puniki maosang yéning Arja Muani punika sampun kapanggih saking nguni tur nénten ja wantah sesolahan anyar sané karipta saking Arja kémanten. Punika kasinahang antuk makudang-kudang potrékan lawas sané akéh kawéntenanipun. “Napi malih nyantos ka mangkin tiang kantun madué potrékan pekak tiang sané nganggén panganggé utawi busana Inya. Tuuh potrékan punika sampun sué pisan tur dané sampun tan kari tatkala tiang kantun alit pisan,” baos dané. Dané taler maosang yéning becik utawi kaon sesolahan arja muani punika akéhan kasinahang saking sapunapi sang pragina lanang blegeran prasida lemuh masolah dados pragina istri minakadi masolah dados Desak Rai utawi Liku. Indik punika nénten ja dangan tur manados pariindikan sané pinih kéwuh saking sesolahan arja muani, duaning krama lanang sané sampun abanaban ipun keras tur bangras sinah nénten dangan tatkala kaaptiang mangda prasida masolah dados krama istri sané aban-aban ipun lemuh miwah alus. Sering pisan praginané nénten prasida becik tur kaku tatkala masolah, sakéwanten yéning prasida becik nyinahang raga dados krama istri ring kalangan sinah sesolahananné punika kabaosang sampun becik pamargi ipun. Ngeninin indik genah makalelima “karakter” istri ring lelampahan arja muani inucap, Purnawan
Masakané sampun sami puput, raris kagenahang ring méjané ring kamar tamu, tegep sareng piring, gelas, séndok, garpu,miwah inum-inuman mabanjah. Mangkin bajangbajangé makrépakan mresihin perabot lan nyampat ring dapur. Ngebatang karpét ring kamar tamu, saha mresihin raganné soang-soang jaga mapéstaan. Tan lali Luh Adé Suwarni maturan jotan saiban pinaka ciri sampun usan maratengan saking paon, natah ngantos ka pamedalé, tan bina kadi krama Baliné siosan. “Naah, mangkin sampun tengari, sampun disné pada ngajengang. Rarisang sampun bébas malinggih, sampunang kimudkimud. Mamak jaga nunas nyicipin masakané pada mabedik anggén ring paon,” baosné raris ngambil piring, jembung anggé wadah masakané. “Ngiring mangkin ngambil piring, jembung dagingin soangsoang napi ja kayuné. Sané seneng nganggén sendok garpu rarisang. Seneng bebalian rari-
maosang yéning Liku taler Désak Rai akéhan kagenahang ring pupulan sané kaon utawi “jahat” sakéwanten yéning Galuh taler Inya kagenahang ring pupulan sané becik utawi maraga patut. Sakéwanten yéning Limbur nganutin lelampahan sané kasatuayang, luiré yéning Limbur punika dados ibu saking Liku sinah ipun dados kaon utawi “jahat” sakéwanten yéning dados ibu saking Galuh sinah ipun dados “karakter” sané becik utawi patut. Asapunika taler indik parisolah ipun, yéning Désak Rai taler liku madué solah sané bangras, kasar, taler ngawag mabebaosan sakéwanten yéning Galuh miwah Inya solah ipun alus banban, kalem tur uning sor-singgih basa. “Yadiastun asapunika nanging Désak Rai taler Liku sané seringan masolah utawi katanggap. Sios punika Desak Rai taler sering kadadosang “pengelurus” saking bebaosan kasar tur bangras sané kabaosang olih Liku. Asapunika tungkalikan ipun yéning Desak Rai sané iwang bebaosan ipun, sinah Liku sané dados “penglurus”. Dados- n é makakalih punika patut saling tulungin tatkala ngamargiang sesolahan inucap,“ baos dané sané sampun 17 warsa ngamargiang swadharma dados pragina puniki.(wan)
sang wajikin tangané,” sapané Luh Adé Suwarni saha negak nampek masakané nyambi ngayahin timpal-timpalné. Samian raris mabriuk pada ngajengang ngambil ulam sasenenganné saling sledétin. “Bééh aéng jaenné. Kénkén Niek, Rah Jelada dadi mimbuh?” baosné Lanang Geria. “Yééh, ngujang kanti matari. Kadén duénang bareng? Iraga ané masak, iraga ané ngajeng. Telahang ten kénkén. Kanggé mamak dipaon sampun cukup,” aturé Luh Suwarni. “Yén kéné nyanan bisa sing nyidang mulih kawaregan. Apa buin mimbuh punyah kena bier. Ajin kajét kikil siap di jukut arésé dogén suba nyelélég. Buin imbuhin kuah tim béjulité jeg siat-siut makpak lengen. Nasiné sing mrasa suba lolos,” raosné Gedé Pandé. “Sangkal eda sambera makejang acepokan mara jaen. Kawitin uli sup asparagus lan sayur hijo malu. Mara nyemak nasi lan masakan ané beratan, tim, pésan,ayam goréng, mie, opor,
PATUT kajantenang yéning sakancan pariindikan ring mercapadané puniki jagi setata nglimbak. Punika sangkaning pikayunan taler kahanan jadma sané setata magentos-gentos minakadi indik parikrama kauripan ipun utawi tetujon ritatkala parikrama ngamargiang kauripanné puniki. Indik sané setata magentos punika taler kapanggih ring parikrama kasenian ring Bali, minakadi yéning dumun praginané nénten wénten ngangén kwaca sané jangkep tur malih pragina istriné nénten nganggé kamen di tangkah ipun. Nanging kasuénsuén sayan nglimbak minakadi sampun nganggén baju kaos lengen bawak utawi lantang, kwaca makain beludru tur wénten sané mangkin nganggén kebaya. Nénten indik busana kémanten, nanging indik parikrama masesolahan ipun taler sampun nglimbak duaning nganutin sakadi sapunapi pisarat taler pangaptin kramané. I Putu Purnawan maosang, sané dumun arja patut pisan nganutin saking tata-titi utawi pakem ipun minakadi amongkén makeloné patut matembang ngawitin papeson ipun, sapunapi parikrama ngelangsé, ngalih pedum karang, tetanganan, pekaad miwah sané siosan. Duaning sesolahan arja punika wantah sesolahan sané madué pakem utawi tata-titi ipun sakadi sesolahan topéng utawi wayang. Sakéwanten yéning punika kamargiang tur kasinahang ring pamiarsa sakadi mangkin, sinah arja jagi katilarin olih para pamiarsa inggih punika para yowana taler krama Bali “kekinian”. “Indik punika nénten prasida katulak tur jakti kapanggih ring krama Baliné mangkin. Tiang dados pragina setata inguh santukan yéning jagi ngukuhang tur nyolahang arja antuk pakem utawi tata-titi ipun sané patut, sinah nénten anut adung sareng pangaptin kramané tur ngawinang arja miwah arja muani puniki jagi gelis katilarin olih krama Baliné,” baos Purnawan. Yéning dados kasaihang, krama Bali nguni seneng nyaksiang arja utawi arja muani duaning ipun meled nyaksiang satua sané jagi kalampahang. Sakéwanten sané mangkin kramané seneng nonton arja duaning meled nyaksiang bebanyolan kémanten tan pangenehang indik sapunapi satua sané jagi kalampahang. Sangkaning kahanan sakadi punika ngawinang Arja miwah Arja Muaniné sayang kagingsirang antuk sesolahan Lawak utawi Bebanyolan. Sakéwanten taler sayan akéh kapanggih arja sané kasarengin olih pelawak-pelawak Bali. Punika satmaka utsaha sané kamargiang mangda kawéntenan Arja kantun eksis ring tengahing pakraman nanging sané kasinahang punika nénten prasida kabaosang Arja Tulén sajabaning sesolahan Kolaborasi Arja Lawak. Duaning sané jagi kasolahang punika sampun doh pisan lémpas saking tata-titi utawi pakem Arja inucap. Yadiastun asapunika, nanging kolaborasi i wawu wantah utsaha para pragina mangda pangaptin kramané prasida setata kadagingin. Indik parikrama sesolahan arja muani puniki, dané nyantenang yéning kasuén-suén krama Baliné jagi meled malih nyaksiang arja miwah arja muani sané nganutin saking tata-titi utawi pakem sané patut. Punika mawinan sakancan pragina inggih punika pragina sané sampun sué taler pragina anyar sané wawu muruk patut pisan nelebang paplajahan ipun taler ngawitin saking pakem dasar sadurung jagi mapaurukan indik sapunapi panglimbak sesolahan arjané punika. “Santukan yéning nénten kadi asapunika tur tatkala mapaurukan kakawitin saking parikrama sané sampun kalimbakang, sinah pragina punika jagi nemuang pakéwuh tatkala kaaptiang mangda masolah arja ring kalangan utawi parikrama sané patut nganutin pakem utawi tata-titi ipun. Yéning sampun kénten, sinah ipun nénten mrasidayang nyinahang kawagedannyané ring arep pamiarsa,” baos Purnawan sumeken.(wan)
karé lan ané lénan. Yén suba mrasa nandes wareg dadi isinin darang nasi ané kering-kering cara udang goréng tepung, krupuk udang sambilang malagaran naar bier, coca cola, sprite, yén ada anggur merah dadi masih,” raosné Putu Galang mapi nawang table meiner. “Naah, sing kénkén. Ngajak timpal, anggap jumah padidi gén. Nyanan eda engsap ngumbah piring. Lamun mrasa punyah nyanan idihanga kopi pahit tekén Arniek. Asal sing ngutah dogén apang tusing pocol madahar,” baosné Ngurah Jelada nundikin Luh Suwarni. “Ooh sajan. Ané suba mrasa nandes wareg tongosang malu, néh kecorin bier malu anggon ngilangang nyelab. Dadi timpalang ayam goréng, udang goréng lan kacang kapri. Apang etisan dadi imbuhin és batu. Yén suba wareg mara dadi nginum anggur merah,” pituduhné Luh Adé Suwarni saha ngédarang bier lan gelas madaging és batu. Para gadisé nunas coca cola lan sprite timpalanga udang goreng tepung
sané renyah makriang. Ngurah Jelada sareng Madé Budiana griep-griep alon-alon mimbuh mie goreng, pésan béjulit, lan sambel goreng témpe misi jejeroan ayam. Wau Ngurah Jelada malih mimbuh ajengan, Luh Adé Suwarni ngambil tanganné ngandegang. “Tungurah, boya ja tiang nombaang ngajeng. Nanging wau kan sampun ngambil ajengan duang piring. Tiang takut nyanan memarang,” aturné Luh Suwarni ngasih-asih. Raganné mula nguratiang gélanné uli ituni sampun mimbuh nyicipin darang nasiné samian. “Bééh Adék Warniek. Tiang ajak dadua anak sedeng malomba makereng-kerengan madaaran, mungpung mapéstaan. Nyanan yén ada ané nyelémpang dadi siram baan yéh. Yéning nilai UN saja tiang kalah, nanging madaar tondén karuan. Apa buin malomba lénan...mrebutin céwék dadi masih,” baosné Madé Budiana sayan ngacuh sampun naar bier pada mabotol. (Masambung)
Upacara
8 Bebantenan Caru miwah Tawur RING basa Sansekerta caru teges ipun luwih miwah kerta raharja sakéwanten ring Basa Kawi mateges yadnya. Dadosné Macaru punika wantah yadnya sané kamargiang mangda palemahanné prasida sayan luwih taler kerta raharja. Sakadi ring Lontar Pakem Gama Tirta upacara yadnyané punika wantah panyeledii saking Tri Hita Karana mangda prasida kapolihang parikrama manusa sané becik majeng ring Ida Sang Hyang Widhi Wasa utawi Parahyangan, sareng jadmané siosan utawi Pawongan taler sareng jagaté puniki utawi Palemahan. Sios punika upacara Pacaruan miwah Tawur taler matetujon jagi nyomya sakancan Bhutakalané. Ring Lontar Déwa Tattwa, caru utawi tawur punika kamargiang tatkala wénten biuta utawi kabencanain, sangkaning sasih miwah warsa sané ngaptiang kamargiang pacaruan utawi tawur, wénten taler sané kamargiang sangkaning kawéntenan ring pakarangan, sanggah miwah siosan tur wénten taler kamargiang sangkaning ngiringang parikrama upacara Panca Yadnyané. Indik sorohan sané kawastanin Caru inggih punika Ekasata, Pancawarna, Pancasata, Pancasanak, Panca sanak-madurga, Nga-Rsi Gana sakéwanten sané rumasuk ring sorohan Tawur minakadi Manca Kelud, Balik Sumpah, Tawur Gentuh, Mancawalikrama, Ekabhuwana, Tribhuwana miwah Ekadasarudra. Indik ulam minakadi ayam sané kawigunayang ritatkala ngamargiang caru utawi tawur manut saking Lontar Sudamala miwah Lontar Kala Tattwa inggih punika ayam putih jagi katur ring Bhuta Janggitan, sané biying katur ring Bhuta Langkir, sané siungan katur ring Bhuta Lembu Kania, ireng utawi selem jagi katur ring Bhuta Taruna miwah ayam brumbun jagi katur ring Bhuta Tiga Sakti. Manut saking Lontar Dharma Caruban ulam caru punika patut kakaryanin Kinelet melayang-layang inggih punika blulangan kulit sané kantun neket tendas, batis miwah ikuh ipun. Wus punika Winangun urip utawi blulang sané kantun madaging tulang iga, tulang tundun, batis miwah ikuh i wawu kagenahang melingeb. Kakaryanin taler Urab utawi Rerasmén barak miwah putih sané madaging antuk ulam, layah, ati, muluk, kulit miwah getih yening punika rerasmén barak. Sios punika kakaryanin taler jejatah lembat, asem miwah calon sané kawastanin Trinayaka pinaka aturan saking daging ulam i wawu sané madaging antuk aksara suci Ang – Ung – Mang. Nénten wantah amunika, kadagingin taler Gayah inggih punika punggalan bawi, winangun urip, mejatah katikan sanjata Déwata Nawa Sanga, kadagingin malih jatah katikan bagia, orti, surya, candra, tunjung, cempaka, pidpid, sapudaki, konta, japit dumi, orét-orét, satuh, don, jerimpen, ancak, penyeneng, sandat, endongan, satuh miwah bingin. (Ida Rsi Bhagawan Smerthi Kusuma Wijaya Sebali)
Redité Umanis, 1 Mei 2016
Kakawitin saking Tukang Ukir
Mangkin dados Pembina Tabuh miwah Tari GEGINAN tukang ukir, ngarya gong taler nabuh gong prasida jangkep ring sinunggil angga pregina. Kasenengan ring widang seni sané sampun metu ngawit Kelas 3 SD, pamekasnyané ring widang ngukir, pinaka pangawit majeng Gusti ketut Pos (64) ngebatang kasenengan miwah kabisannyané ring widang seni tabuh. Kacunduk wawu puniki ring Jalan Raya Samplangan, Gianyar, genah dané majang dagangan gong maosang, ngawit Kelas 3 SD kantos warsa 1983, dané wantah makarya ngukir sanggah miwah ngukir payasan wangunan umah kémanten. Sinarengan geginanyané ngukir, kasenengan dané ring widang tabuh taler tumbuh. Salanturnyané daweg warsa 1985 dané polih ngukir barungan gong, tur agetnyané barungan gong sané dané ukir punika kanggén lomba gong kebyar tur prasida molihang juara kapertama. ”Saking lomba gong kebyar punika titiang kaloktah ngukir barungan gong,” baosnyané. Sasukat punika, dané mao-
sang, kawagedannyané ring widang tabuh sayan nglimbak. Kaloktah ring widang ukir barungan gong ngawinang krama sané ngrereh gong rauh numbas gong majeng dané. Kantos mangkin, dané maadolan gong ring kalih genah. Asiki ring Br. Tatiapi, Pejeng Kawan, Tampak Siring, Gianyar miwah ring Jalan Samplangan, Gianyar sané wawu dané margiang kalih warsa. Ninutin galah, baos Pos, sangkaning hobinnyané ageng ring widang tabuh ngawinang dané kaloktah dados pembina tabuh, kantos naen ngurukang nabuh ring sakatah wewidangan minakadi ring Kodya Gianyar, Klungkung, miwah genah sané siosan. Sajabaning waged nabuh, dané taler kaloktah pinaka dalang, samaliha polih dané ngwayang kantos ka Nusa Dua, Badung. Ring jeronnyané, dané taler ngurukang masolah sané kamiletin olih para yowana. Sajabaning ngurukang masolah miwah nabuh ring jeronnyané, dané taler nerima pangarsan utawi panggilan saking krama
sajeroning ngajahin masolah miwah nabuh ring banjar-banjar. ”Tambis-tambis sawilang rahina titiang ngurukang masolah miwah nabuh,” baosnyané liang. Maosang indik ukiran barungan, manut dané biasannyané ninutin pangarsan utawi karakter sané kasenengin olih krama panumbas. Indik taru sané kanggén ukiran lumrahnyané kawigunayang taru blalu Bali miwah nangka. Munggwing pangargan barungan gong ring genahnyané kaadol antuk pangarga sané matiosan. Gong semar pegulingan sané a sét kaadol Rp 1,25 yuta. Yéning a sét gong kebyar kaadol Rp 2,35 yuta. Kendang bebarongan a sét kaadol Rp 3 yuta. Kendang geguntangan a sét Rp 2 yuta. Geginannyané pinaka dalang taler ngawinang dané ngadol gendér wayang sané kalih kaadol Rp 14 yuta. Munggwing, wayang sané a kropak madaging 60 wayang kaadol Rp 20 yuta. ”Nénten teteg, sajeroning a warsa prasida kaadol a barung. Biasannyané krama sering numbas gong pecahan,” baosnyané. (yan)
Malarapan PSR, Yowana Sawewengkon Kota Dénpasar Nglestariang Seni Mewirama SAMIAN pamilet yowana sawewengkon Kota Dénpasar sané ngangganing sekolahnyané soang-soang, inggian mawit saking sekolah bacakan SMP miwah SMA katon angob pisan ngamiletin pacentokan Pekan Seni Remaja (PSR) sané kalaksanayang ring Art Center, wawu puniki. Pacentokan mawirama sané kalaksanayang ngawit jam setengah kutus kantos jam lima nyoréang puniki wantah parikrama sané madué tatujon nglestariang seni miwah budaya Bali malarapan yowana, mangda seni miwah budaya Bali, pamekasnyané seni mawirama nénten ical. Silih sinunggil pamilet sané ngangganing siswa SMAN 7 Dénpasar, Kadek Sintha miwah Jayanti, maosang, PSR boya parikrama sané kamiletin sajeroning ngrereh sira sané medal dados juara, nanging sané
karereh wantah kasumekenan miwah kayun nglestariang budaya utawi seni mawirama. Indiké punika santukan, ring aab jagat globalisasi miwah kakebat teknologi sané sayan wayah tur praktis sakadi galahé puniki, manut dané, rasa seneng ring angganing truna-truni Bali sajeroning nglestariang seni miwah budaya mawirama kapah kalaksanayang. Paindikan punika sangkaning, mawirama ring angganing yowana galahé mangkin kasengguh pinaka kesenian sané kirang populer yéning kasaihang sareng seni tabuh, sasolahan, miwah seni sané siosan. Ngalantur Sintha maosang, seni mawirama boya wantah sawates metembang, nanging ring sajeroning “wirama” inucap madaging tutur sané akéh madué teges filsafat sané dalem pisan. Teges filsafat inucap
mangda prasida kanggén dasar sasuluh manusa ring sajeroning ngalanturang urip. Mawirama wantah kesenian lawas sané pacang arang ri kala samian widang sampun kabaos modéren. ”Punika awinan, pinaka yowana Bali, titiang ngaptiang lomba sakadi puniki patut setata kalaksanayang nyabran warsa, mangda yowana Baliné kawekas tetep prasida nincapang kawagedan sajeroning seni mawirama,” baos Sintha, daweg ngamiletin pacentokan mawirama. Siosan punika, Jayanti taler ngaptiang, sekolah-sekolah sapatutnyané mangda nyayagayang saha nuntun para yowana, mangda tetep prasida ngalestariang seni miwah tradisi mawirama. Siosan punika taler nincapang sumber daya manusia ring widang seni miwah budaya leluhur Bali. (win/yan)
BPM/yan
TABUH- Gusti Ketut Pos, nglestariang seni budaya Bali malarapan ngadol barungan gong, pembinaan tabuh, pembinaan tari, sapisanan dados dalang.
Satua
Olih : Madé Taro
I Kedis Petingan BPM/win
MAWIRAMA- Sintha miwah Jayanti, wantah sinunggil pamilet sané ngangganing soang-soang sekolah sajeroning pacentokan PSR mawirama sané kalaksanayang ring Art Center.
DUGAS i Kedis Sikep makeber ngliwatin punyan nyuhé, ia ngaden i Kedis Petingan enu joh di betén. “Weh Cai kedis petingan, énggal uber Icang!“ I Sikep sombong. Ditu lantas dingeha suarané i kedis Petingan joh di duurné. I Kedis Sikep tusing marasa yén I Kedis Petingan madaya. Kala i Kedis Sikep lakar makeber, énggal i Kedis Petingan mencegan di duur tendasné i Kedis Sikep. Ulian ento, ia tusing perlu makeber, tuah magisian dogén di jambulné i Kedis Sikep. Buina ia ngidaang ngucicak sambilanga nyabut buluné i Sikep ané sombong ento. I sikep mara marasa yén i Kedis Petingan dong ja lawané ané aluh. Ulian ento i Sikep nyansan ngebatang kampidné tur makeber sayan tegeh. Keto masih i Kedis petingan saya becat nyabut buluné i Sikep. Makelo-kelo, i Sikep marasa yén bayuné sayan enduk, tusing buin ngdaang makeber tegeh. Uin ia ngaukin i Kedis Petingan. “Weh Petingan, Ija Iba jani?“ i Sikep matakon angkihané sengal-sengal. “Icang duur Cainé Sikep,“ i Kedis Petingan masaut sahasa ngwalék. “Nah, “Nah, én kéto Icang ngaku kalah. Mai jani tuun dogén suba, Icang tusing kuat,“ I Sikep ngajakin. “Nah, yén ento keneh cainé, Icang nuut dogén!“ I kedis petingan masaut bingar. Adeng-adeng i Kedis Sikep Tuun, tendasne marasa pedih. I Petingan nyansan becat nyabut bulunéi Sikep kanti tendasné botak lan matatu. Nyansan paek punyan nyuhé, i Sikep suba tusing ngidaang makeber tur ngulungang awakne ka bet-beté. Glebu! I Sikep makaik krana marasa sakit ulian tendasé ané matatu lan kampidné lung. I Kedis Petingan enu seger lan ngucicak bagia sambil ngaukin timpal-timpalné. Ia makeber di duurné Kedis Sikep lantas mantinggah di duur tundun kbeboné. I Kebo nungadahang tendasné ngaénang para kedisé makeber sambrang sambil nguci girang. Makejang ngucicak saling sautin marasa demen krana i Kedis Petingan ngidaang ngalahang i Sikep ané sombong nyapa kadi aku. (Puput)
Rédaksi nerima reriptan marupa artikel (paling akéh 3500 huruf), satua ringkes (paling akéh 6000 huruf), puisi, geguritan miwah sané siosan. Reriptan mangda kakirim ring alamat: Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email: bali_orti@balipost.co.id.
9
MINGGU UMANIS, 1 MEI 2016
“Playoff” NBA
Heat-Hornets Sampai Gim Ketujuh HAL 12
MU INGIN TUNDA PESTA LEICESTER Manchester –
Manchester United wajib memenangi laga kandang kontra Leicester City. Posisi empat besar menjadi taruhannya. The Red Devils masih terlibat pertarungan Ànis di ]ona Liga Champions dengan Manchester City dan Arsenal. %erada di posisi kelima, MU hanya terpaut lima angka dari dua rivalnya itu dan satu pertandingan di tangan. Akan tetapi peluang itu akan menyusut, apabila MU gagal mendulang angka penuh kala dikunjungi Leicester di Old Trafford, malam nanti. Sementara itu, Leicester sedang di ambang sejarah. Dengan keunggulan tujuh poin dari rival terdekatnya, Tottenham Hotspur, The Foxes hanya butuh satu kemenangan lagi guna memastikan gelar juara liga pertama untuk mereka. “Saya pikir kami harus mengalahkan mereka, karena kami masih dalam perburuan posisi empat. Kami tidak bisa membiarkan mereka menjadi juara di akhir pekan ini di Old Trafford,” ujar manajer MU Louis Van Gaal, Sabtu (30/4) kemarin. “Saya pikir mereka akan menjadi juara di pekan berikutnya. Kami tidak akan merusak pesta mereka, hanya menunda sebentar,” imbuhnya. Di awal musim ini MU menahan Leicester 1-1 di King Power Stadium. Pasukan Claudio Ranieri ini baru sekali kalah dalam 10
pertandingan liga terakhir, sementara MU hanya sekali kalah dalam tujuh pertandingan terakhir. “Ranieri selalu mengatur timnya dengan sangat baik. Saya adalah orang pertama yang bilang Leicester bisa menjadi juara. Bagi saya hal ini tidak mengagetkan,” lanjut Van Gaal. Manchester United mengawali musim ini dengan harapan yang luar biasa untuk menjadi juara, usai mereka mendatangkan sejumlah nama, seperti Memphis Depay, Matteo Darmian, Morgan Schneiderin, Bastian Schweinsteiger, dan Anthony Martial. Namun hanya nama terakhir yang tampil impresif musim ini. Dan alih-alih menjadi tim top, Setan Merah kini tengah kesulitan untuk sekedar finish di empat besar. United sendiri bakal bermain dengan modal kemenangan 2-0 atas Crystal Palace di laga terakhir mereka di Premier League pada 20 April, yang juga dimainkan di Old Trafford. Gol bunuh diri Damien
Delaney membuka keunggulan tuan rumah, sebelum Darmian mencetak gol perdananya di klub pada menit ke-55. Hasil ini menandai kemenangan kedua secara beruntun bagi United di liga. Sementara Leicester City p u n y a k a n y a n g amat besar untuk memenangkan liga, usai mereka u n g g u l tujuh angka dari Tottenham dengan tiga laga tersisa musim ini. The Foxes menang 4-0 atas Swansea City di King Power Stadium pekan lalu, sekaligus bangkit usai sebelumnya bermain imbang 2-2 melawan West Ham. Hasil tersebut menandai rekor tim asuhan Claudio Ranieri, yang kini tidak terkalahkan di sembilan pertandingan dan kini mereka akan fokus sepenuhnya pada usaha untuk menjadi juara liga musim ini. United masih belum bisa diperkuat Luke Shaw dan Bastian Sch-
weinsteiger yang diperkirakan akan absen hingga musim kompetisi berakhir. Sementara Leicester akan kehilangan Jamie Vardy yang absen karena hukuman larangan bermain dari FA. Mereka kemungkinan juga tidak bisa menurunkan Leonardo Ulloa yang dikabarkan mengalami cedera punggung. (kmb33/rtr)
Head to head 29/11/15 Leicester City 1 - 1 Manchester United 31/01/15 Manchester United 3 - 1 Leicester City 21/09/14 Leicester City 5 - 3 Manchester United 14/04/04 Manchester United 1 - 0 Leicester City 27/09/03 Leicester City 1 - 4 Manchester United Lima Pertandingan Terakhir Kedua Tim Manchester United: 10/04/16 Tottenham Hotspur 3 - 0 Manchester United 14/04/16 West Ham United 1 - 2 Manchester United 16/04/16 Manchester United 1 - 0 Aston Villa 21/04/16 Manchester United 2 - 0 Crystal Palace 23/04/16 Everton 1 - 2 Manchester United Leicester City: 19/03/16 Crystal Palace 0 - 1 Leicester City 03/04/16 Leicester City 1 - 0 Southampton 10/04/16 Sunderland 0 - 2 Leicester City 17/04/16 Leicester City 2 - 2 West Ham United 24/04/16 Leicester City 4 - 0 Swansea City
MBP/rtr
Kesempatan Besar Kasper London – Partai tandang antara Leicester City melawan Manchester United malam nanti akan jadi momen penting bagi Kasper Schmeichel. Saat itu dia bisa keluar dari bayang-bayang ayahnya. Memiliki ayah berlabel legendaris kadang melahirkan beban berat bagi pemain. Mereka mendapat tanggung jawab untuk menyamai atau melebih sukses orang tuanya. Itu dialami Kasper Schmeichel. Kiper The Foxes itu selalu dibandingkan dengan ayahnya, Peter Schmeichel. Peter Schmeichel termasuk kiper terbaik yang pernah ada dalam sejarah. Sosok berusia 52 tahun itu meraih puluhan gelar dan penghargaan individu semasa aktif. Masa keemasannya berlangsung saat membela MU. Selama delapan musim (1991-1999) mengawal gawang Setan Merah, Peter Schmeichel mendulang 14 trofi bergengsi, diantaranya lima titel Liga Inggris dan satu takhta Liga Champions. Untuk penghargaan individu, Peter Schmeichel sempat tiga kali dinobatkan sebagai kiper Denmark Terbaik dan Kiper Terbaik UEFA. Hingga akhir kariernya, dia selalu menerima pujian. Ini yang jadi beban Kasper Schmeichel. Meski jadi putra Peter Schmeichel dan sama-sama jadi penjaga gawang, kisah kariernya jauh berbeda. Sepak terjang Kasper Schmeichel nyaris tidak terdengar. Kasper Schmeichel memulai kariernya bersama Manchester City pada 2005. Tapi dia tidak mendapat tempat dan dipinjamkan ke Darlington, Bury, Falkirk, Cardiff City dan Coventry City. Dia lalu bergabung dengan Notts County (2009), Leeds United (2010) dan baru merapat ke Leicester pada 2011. Ironisnya, selama 11 tahun berprofesi sebagai kiper, Kasper Schmeichel belum pernah meraih titel bergengsi. Sejauh ini dia baru merebut gelar Championship (2013/2014). Ini yang membuatnya terus tertekan. Soalnya dia tidak bisa menyamai prestasi ayahnya yang bergelimang gelar. “Masalahnya saya sudah berusia 29 tahun. Saya sudah menikah dan memiliki dua anak. Tapi masyarakat masih melihat saya sebagai putra seseorang. Banyak orang yang terkejut ketika saya mengatakan berumur 29 tahun,” ungkap Kasper Schmeichel, Sabtu (30/4) kemarin. Kesempatan Kasper Schmeichel untuk merdeka dari cengkraman ayahnya kini ada di depan mata. Dia setidaknya berpeluang meraih satu gelar, yakni takhta Liga Inggris. Itu bisa terjadi jika dia bisa menundukan Setan Merah di Old Trafford. (kmb33/ap)
Kasper Schmeichel
BPM/ap
BPM/rtr
Rio Haryanto
Rosberg Pole, Rio Ke-21 Sochi – Pebalap Mercedes GP Nico Rosberg untuk dua balapan beruntun start dari posisi terdepan. Sementara itu, Rio Haryanto (Manor Racing) hanya akan mengawali balapan dari posisi ke-21, di bawah Pascal Wehrlein. Dalam sesi Kualifikasi GP Rusia yang dihelat di sirkuit Sochi Autodrom, Sabtu (30/4) kemarin Rosberg menjadi pebalap tercepat di sesi ini setelah mencatatkan waktu 1 menit 35,417 detik. Bagi Rosberg ini adalah pole position keduanya musim ini, setelah di balapan GP China dua pekan lalu. Peluang Rosberg menang makin besar setelah rekan setimnya Lewis Hamilton gagal menuntaskan sesi Q3 karena masalah mesin dan harus start di posisi ke-10. Sementara itu, Sebastian Vettel berhasil menempatkan Ferrari-nya di posisi kedua dengan waktu 1 menit 36,123. Namun karena mengganti girboks, Vettel kena penalti lima grid dan akan start dari posisi ketujuh. Di posisi ketiga ada pebalap Williams Valtteri Bottas dengan 1 menit 36.536 detik. Melengkapi posisi lima besar adalah Kimi Raikkonen dan Daniel Ricciardo. Sementara itu, Daniel Ricciardo, Sergio Perez, Daniil Kyvyat, Max Verstappen, dan Hamilton di posisi keenam hingga kesepuluh. Pebalap Indonesia yang
memperkuat Manor, Rio Haryanto harus puas start di posisi kedua terbawah alias urutan ke-21, hanya lebih baik dari Marcus Ericsson. Meski kecepatan mobilnya
paling bagus di kualifikasi ini (333 km/jam), Rio hanya mencatatkan waktu 1 menit 39,463, selisih tipis dari Pascal yang start di posisi ke-20. (kmb33/ap)
OLAHRAGA O
10
Musim Alli Telah Berakhir
Silva, Marcelo, dan David Luiz Tak Masuk Skuat Brasil di Copa America Rio de Janeiro – Keputusan berani dibuat pelatih timnas Brasil Carlos Dunga dengan tidak mengikutsertakan tiga pemain senior ke Copa America Centenario. Mereka adalah Thiago Silva, Marcelo, dan David Luiz. Ketiga pemain itu tak ada dalam daftar 40 nama yang masuk dalam skuat pra-eliminasi untuk turnamen Copa America Centenario musim panas ini yang diumukan, Sabtu (30/4) kemarin. Meski demikian, publik Brasil sendiri boleh dibilang tak terkejut dengan keputusan Dunga tersebut. Pasalnya, ketiga pemain itu memang bukan lagi pilihan favorit di timnas sejak Dunga melatih lagi usai Piala Dunia 2014. Silva yang awalnya berstatus kapten timnas sudah absen membela Selecao sejak Copa America 2015 lalu. Silva dikabarkan berselisih paham dengan Dunga, utamanya sejak ban kapten diserahkan kepada Neymar. Sementara itu, Luiz dicoret karena performa buruknya di laga Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona CONMEBOL bulan lalu. Padahal Luiz masih rutin dipanggil oleh Dunga. Pemain top Brasil yang absen adalah Marcelo. Bek kiri yang main di Real Madrid itu memang bukan pilihan utama Dunga sejak menggantikan Luis Felipe Scolari. Dia hanya lima kali dipanggil dan melewatkan kualifikasi bulan lalu. Dengan demikian, ada empat pemain senior Brasil yang dipastikan absen di Copa America nanti setelah Neymar tak ikut, karena akan tampil di Olimpiade musim panas nanti. (kmb33/ rtr)
Minggu Umanis, 1 Mei 2016
London –
pertandingan penuh. Sistem permainan Pochettino yang mengandalkan tempo tinggi kian berkontribusi pada stamina Alli yang tentunya lebih mudah berkurang dibanding rekan-rekannya. Keuntungan ini pertama akan dirasakan oleh Alli sendiri. Dengan sanksi ini Alli akan memiliki waktu istirahat sekitar enam pekan antara penampilan terakhirnya bersama Spurs dengan pertandingan pembuka Inggris di Euro 2016. Alli hampir pasti menjadi salah satu pemain utama Roy Hodgson di turnamen benua Eropa tersebut. Dengan waktu istirahat yang lebih panjang dibanding rekan-rekannya, Alli jelas memiliki kesempatan untuk lebih bugar dan tentunya memiliki banyak energi untuk langsung tampil pada pertandingan pertama Euro-nya. Keuntungan kedua akan dirasakan oleh rekan setim Alli si Spurs, Heung-Ming Son. Pemain asal Korea Selatan ini menjadi opsi yang paling memungkinkan untuk menjadi pengganti Alli di skuat Spurs. Meskipun jarang bermain, Son yang didatangkan dengan banderol 22 juta pounds pada musim panas silam tampil cukup baik ketika dipercaya oleh Pochettino. Dengan musim panas mendatang yang cenderung kosong bagi Son, ia memiliki kesempatan untuk menjadi pemain kunci Spurs musim depan, apabila mampu menjadi pengganti bagi Alli pada sisa laga di Premier League i n i . (kmb33/ rtrt)
Tottenham Hotspur dipastikan tak bisa lagi memainkan bintang mudanya, Dele Alli di tiga laga akhir Premier League musim ini. Sanksi diberikan FA menyusul aksi pemukulan yang dilakukan Alli terhadap Claudio Yacob, saat Spurs ditahan imbang 1-1 oleh West Bromwich Albion di White Hart Lane beberapa waktu lalu. Alli sendiri memang mengakui dakwaan FA atas aksi kekerasan yang ia lakukan, namun hal itu tak membuat
Francesco Totti
BPM/ap
Roma Perpanjang Kontrak Totti Roma – Terwajab sudah teka-teki Francesco Totti musim depan. Presiden AS Roma, James Palotta dilaporkan setuju memperpanjang kontrak sang kapten, setidaknya hingga musim 20162017. Sepe r t i diberitakan harian setempat, Sabtu (30/4)) kemarin Palot-h ta dan Totti sudah bunberbincang lewat sambunebut gan telepon. Dalam perbincangan tersebut trak Palotta setuju memperpanjang kontrak m sepesepakbola yang telah membela tim nior Roma sejak 1993 tersebut. Tak heran Pallota memperpanjang konenda trak Totti. Selain karena status legenda yang disandang suami dari Illary Blasi ngin tersebut, Totti juga diketahui masih ingin membela Giallorossi . ndaSebelumnya Totti diisukan tak mendapat perpanjangan kontrak ketika masa 016. baktinya berakhir pada 30 Juni 2016. bunPenyebabnya Totti tak memiliki hubuniano gan baik dengan sang allenatore, Luciano Spalletti. otta Namun kabar persetujuan Pallotta mengubah segalanya. Pengumuman perpanjangan kontrak Totti akan disebarr ke publik usai AS Roma memainkan laga tandang ke markas Genoa di lanjutan S Serie A giornata 36 pada Senin(2/5) malam nanti. (kmb33/ap)
PSSI Inggris itu mengurangi sanksi dan menjatuhkan larangan bertanding di tiga pertandingan untuknya. g sudah melaMusim Alli y yang koni debut bersama timnas senior Inggris itu pun dipastikan berakhir. Spurs kini hanya tinggal berkompetisi di Premier League. “Saya sangat kecewa karena musim saya sudah berakhir, harusnya saya tidak seperti itu,� kata Alli, Sabtu (30/4) kemarin. Pemain 20 tahun itu menyadari banyak hal dari kesalahannya di laga itu. “Saya akan belajar dari masalah ini dan kembali lebih kuat dari sebelumnya,� imbuhnya. Di laga itu Alli tampak frustasi karena penjagaan ketat oleh Yacob. Kepastian sanksi Alli ini pun tentu mengecilkan peluang Spurs meraih titel Premier League musim ini. Pasalnya Alli adalah pemain kunci The Lilywhites musim ini, bahkan baru-baru ini ia terpilih sebagai pemain muda terbaik Premier League. Dengan menyisakan tiga laga lagi, Spurs yang bercokol di peringkat dua papan klasemen masih terpaut tujuh poin dengan Leicester City yang bertengger di puncak. Pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochett i n o men-
Positif Ini memang bukan kali pertama Alli gagal menahan emosinya pada sebuah pertandingan. Pada pertandingan Europa League melawan Fiorentina Alli juga sempat melakukan tindakan tidak terpuji, namun lolos dari sanksi. Meskipun emosinya sebagai pemain muda memang kurang stabil, namun Alli sudah menjadi pemain kunci bagi pelatih Pochettino. Bagi Pochettino, kehilangan Alli tentu akan menjadi kehilangan yang cukup besar. Namun tidak semua efek sanksi Alli akan berakhir negatif. Dengan keharusannya untuk istirahat pada sisa laga Premier League ini, Alli bisa perlahan mengembalikan staminanya. Sebagai pemain muda, tentu ia seharusnya tidak terlalu sering dimainkan, mengingat itu bisa menghambat perkembangannya. Total 3.224 menit dimainkan Alli musim ini, nyaris 36
BPM/rtr
REBUT - Pemain Tottenham Hotspur Del Alli terjatuh ketika berebut bola dengan Daneil Yacob saat Spurs berjumpa West Bromwich Albion beberapa waktu lalu.
Rahasia Sukses PSG Paris – Manajer Paris Saint-Germain, Laurent Blanc, mengungkapkan cara tepat yang dilakukan timnya agar dapat memperoleh gelar juara Ligue 1 pada musim 2016. Saat ini Raksasa Prancis tersebut melesat cepat dengan 89 poin dan bertengger di puncak papan klasemen sementara Ligue 1. Mereka semakin melaju pesat saat berhasil menundukkan Rennes dengan skor 4-0 di Pac des Princes pada Sabtu (30/4) kemarin. Blanc mengaku rahasia keberhasilan timnya adalah motivasi diri. Tak hanya itu, menurutnya Zlatan Ibrahimovic dan
ganggap pemukulan yang dilakukan pemainnya, Dele Alli hanya masalah kecil. Namun bukan berarti pemukulan gg p hal normal bagi g itu dianggap setiap pemain. “Pemukulan itu memang mengecewakan, tapi itu cuma masalah kecil,� kata Pochettino. Kini Alli sudah menanggung resikonya, Pochettino berharap Alli belajar dari kesalahannya dalam laga itu. “Dia sudah menanggung konsekuensinya dan dia harus belajar dari kesalahannya,� kata Pochettino.
kawan-kawan juga selalu menerapkan kedisiplinan dan profesionalisme pada setiap pertandingan. “Hasil 89 poin di musim ini membuktikan bahwa kami dapat bermain konsisten hingga akhir
musim. Saat ini kami memiliki tiga pertandingan yang tersisa pada musim ini,� kata Blanc. “Kami berharap dapat memecahkan rekor sebelumnya. Tim ini telah menunjukkan kembali motivasi dan disiplin tingginya,� sambung pelatih berkebangsaan Prancis itu. Di laga tersebut PSG berhasil menang setelah top
skor mereka, Zlatan Ibrahimovic kembali mencetak brace atau dua gol bersama dengan Maxwell dan Edinson Cavani. “Mereka telah bermain sangat baik. Saya sangat bahagia. Kemenangan ini merupakan jawaban terbaik atas kritik yang kami dengar belakangan ini,� tutup Blanc. (kmb33/rtr)
% $ " & ' (
$ )$ * + " ,
! "
# $ "
, - ,
!
"#$#%& ' &()****)#"&) ' &())+*(&(%
! "# "
Minggu Umanis, 1 Mei 2016
GELANGGANG
11
Porsenijar Denpasar
SD Denbar, Spentwo dan Smansa Juara Denpasar (Bali Post)Tim SD Kecamaran Denpasar Barat (Denbar), SMPN 2 (spentwo), dan SMAN 1 (Smansa) memastikan juara umum dalam Porsenijar Kota Denpasar 2016 yang berakhir, Sabtu (30/4) kemarin. SD Denbar meraup 60 emas, 49 perak, dan 46 perunggu. Disusul Denpasar Utara (Denut) meraih 36 emas, 34 perak, dan 55 perunggu. Kemudian juara III Denpasar Selatan (Densel) yang merebut 29 emas, 30 perak, dan 49 perunggu. Di tingkat SMP juaranya Spentwo yang mendulang 42 emas, 32 perak, dan 24 perunggu. Selanjutnya SMPN 3 Denpasar yang merebut 32 emas, 14 perak, dan 16 perunggum, serta juara III SMPN 1 yang meraih 13 emas, 8 perak, dan 16 perunggu. Untuk tingkat SMA juaranya Smansa yang menyabet 47 emas, 20 perak, dan 20 perunggu. Disusul juara II SMKN 1 (Skensa) yang meraup 23 emas, 15 perak, dan 19 perunggu. Sementara juara umum III diraih SMAN 2 (Resman) yang meraih 19 emas, 23 perak, dan 21 perunggu. Terpilih sebagai atlet terbaik I Ketut Bagus Prabhu Ananta Pramadhiksa (SDN 5 Peguyangan/tenis lapangan) dan Ni Nyoman Reghita Kristanthi (SDN 8 Dauh Puri/senam). Selain itu, Komang Wibawa Kusuma (SMPN 2/judo), dan Ni Komang Sri Darmayanti (SMPN 3/pencak silat). Atlet terbaik tingkat SMA, yakni I Wayan Gede Bima Prasetya (SMAN 1/judo) dan Ni Luh Mitayuni SMAN 2/atletik). (022)
BU Tak Mau Kehilangan Poin Mangupura (Bali Post)Tuan rumah Bali United rupanya tak mau kehilangan poin penuh di laga perdana, saat menjamu Pusamania Borneo FC dalam Kompetisi Tora Bika Soccer Championship 2016, di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (1/5) sore ini. Kemenangan mutlak harus diraih Fadil Sausu dan kawankawan, guna menambah semangat para pemain saat melakoni laga tandang. Ambisi itu dilontarkan Indra Sjafry saat konferensi pers di Hotel Natya, Kuta, Badung, Sabtu (30/4) kemarin. “Di pertandingan perdana ini kami menargetkan tim harus mampu meraih tiga poin. Mengingat hasil sempurna sangat dibutuhkan tim untuk melakoni laga selanjutnya,� ungkap Indra Sjafri. Pelatih asal Padang, Sumatra Barat itu, menyatakan kemenangan mampu diraih asuhannya, sebab akan dijadikan motivasi setiap pemain. “Jika kalah di kandang, maka mental pemain akan down. Jadi kemenangan wajib diraih tim di laga perdana ini kontra BPFC,�tegas Indra Sjafri. Saat disinggung apakah pemain asing Nemanja Vidakovic yang direkrut manajemen bakal diturunkan atau tidak, mantan pelatih Timnas U-19 itu enggan membeberkan, apakah dirinya bakal menurunkan pemain Vidakovic di laga perdana ini. “Kami belum bisa memastikan Vidacovic akan dimainkan. Kami lihat situasi saja,� katanya. Di bagian lain, Pelatih Pusamania Borneo FC Dragan Djukanovic menyatakan permainan Bali United selama ini cukup bagus. Apalagi mereka bermain di kandang dengan dukungan suporter, otomatis mereka mendapat tambahan motivasi dari ribuan penonton. Apalagi selama ini pihaknya sangat respek terhadap gaya bermain cepat yang diperagakan Bali United, karena pihaknya sudah tahu Bali United mempunyai filosofi dalam pengembangan pemain. “Kalau dari materi pemain mereka memang tidak terlalu melakukan perombakan. Jadi kami yakin tim tuan rumah dipastikan bakal memberikan hasil maksimal. Meski begitu kami mempunyai target awal akan berusaha menyajikan permainan bagus agar bisa memenangkan pertandingan. Apalagi pemain sudah tidak ada masalah, yang sebelumnya jadwal yang dirilis main di kandang menjadi tandang,� paparnya. (kmb41)
BPM/ist
KEMBALI - Pebulu tangkis Liliyana Natsir (kiri) berupaya mengembalikan bola bersama pasangannya, Tontowi Ahmad. Pebulu tangkis yang DNUDE GLVDSD 2ZL %XWHW LQL PHODMX NH ÀQDO PHQDQWDQJ =KDQJ 1DQ =KDR <XQOHL SDGD .HMXDUDDQ $VLD GL :XKDQ 7LRQJNRN
Kejuaraan Asia
Owi/Butet ke Final Jakarta (Bali Post)-
Ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, atau akrab disapa Owi/Butet sukses menembus putaran Ă€nal Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2016, setelah mengalahkan pasangan Korea Selatan pada semiĂ€nal, Sabtu (30/4) kemarin. “Kami bermain lebih tenang dan memperhatikan pola permainan lawan, sehingga bisa mengetahui cara menghadapi mereka,â€? ujar Owi di Wuhan, Tiongkok, kemarin. Owi/Butet menang atas wakil Korea Selatan Shin Baek Cheol/Chae Yoo Jung
21-16, 21-13, dalam pertandingan semifinal selama 35 menit. Owi mengakui beberapa poin sempat melakukan kesalahan, sehingga menguntungkan pasangan Shin/Chae pada pertemuan pertama kedua pasangan itu.
“Pada game pertama kami tetap fokus dengan permainan kami sambil tetap mencari pola tepat mengatasi mereka. Ini adalah pertemuan pertama kami dengan mereka,� ujar Butet. Pada putaran final kejuaraan setingkat turnamen
Kedudukan Owi/Butet dengan Zhang/Zhao dalam 17 kali pertemuan adalah 5-12. Pasangan Tiongkok itu juga menang berturut-turut dalam tujuh pertemuan sebelumnya. Pertemuan terakhir mereka, yaitu pada Korea Terbuka 2015 dengan kekalahan kubu Indonesia 16-21, 15-21. “Kami harus lebih fokus dan menjaga ketenangan bermain selain tetap menjaga kondisi fisik,� kata Owi. (ant)
Papua Ditetapkan Jadi Pengembangan Sepak Bola
Surabaya Samator dan BNI Petik Kemenangan Bandung (Bali Post)Tim bola voli putra Surabaya Samator dan tim BNI Taplus meraih hasil positif, atau menang pada laga kedua, final four putaran pertama Proliga 2016 seri Bandung. Surabaya Samator menang atas Palembang Bank Sumsel Babel dengan skor 3-2 pada Proliga 2016, final four putaran pertama di GOR C-Tra Arena Bandung, Sabtu (30/4) kemarin. Pelatih Surabaya Samator Iabarsah Djanu Tjahjono, mengatakan pada babak final four semua tim sulit diprediksi kekuatannya. “Di atas kertas mungkin bisa, namun di atas lapangan semua bisa berubah. Kami bersyukur mampu mengatasi keadaan,� katanya. Ia juga mengapresiasi kemampuan yang ditunjukkan seluruh anak asuhnya, namun ia juga mengingatkan bahwa timnya masih banyak membuat kesalahan walau akhirnya menang. Set pertama Surabaya Samator kalah dengan skor 23-25. Sedangkan pada set kedua Surabaya Samator membalas dengan skor 25-20. Kemudian set tiga Samator menang lagi dengan 26-24. Palembang sempat menjadikan kedudukan seri dengan skor 23-25. Hingga akhirnya Surabaya Samator memastikan kemenangan pada set kelima dengan skor 15-7. Dengan hasil ini Surabaya Samator menambah poin 2 dari kemenangan kedua mereka, sedangkan Palembang Bank Sumsel Babel mengantongi tambahan poin satu dari kekalahan 3-2. Pada pertandingan lainnya, tim voli Jakarta BNI Taplus sukses menundukkan Jakarta Pertamina Energi (JPE) dengan skor 3-0. Pada set pertama BNI Taplus menang dengan skor 25-21 atas JPE. Kemudian set kedua JPE memaksakan skor deuce, walau akhirnya kalah lagi dari BNI Taplus dengan skor 26-24. Pada set terakhir, Pertamina memaksimalkan kemampuan mereka dengan memaksa keadaan unggul atas BNI 21-24. Namun diluar dugaan, BNI mampu membalikkan keadaan melalui deuce dengan skor set ketiga menang 26-24 atas JPE. (ant)
super series itu, Owi/Butet akan menghadapi musuh bebuyutan mereka Zhang Nan/ Zhao Yunlei yang merupakan pasangan unggulan pertama asal Tiongkok. “Jarak perolehan skor kami pada beberapa pertemuan terakhir dengan mereka tidak begitu jauh, seperti pada Kejuaraan Dunia 2015. Mungkin kami kurang tenang saat menghadapi mereka, dan kami harus antisipasi itu,� kata Butet.
BPM/kmb
UJI COBA - Para pemain Legend Mitra Devata bersama Jepang Selection, saat melakukan uji coba di Lapangan Yoga Perkanthi, Jimbaran.
Legend Mitra Devata Tundukkan Jepang Selection Mangupura (Bali Post)Kesebelasan Legend Mitra Devata bermaterikan mantan pesepak bola profesional di Bali sukses menekuk lawannya, Jepang Selection dengan skor 8-1 dalam latih-tanding di Lapangan Yoga Perkanthi Jimbaran, baru-baru ini. Kedelapan gol yang bersarang ke gawang Jepang Selection dilesakkan Gerard dua gol, Purwanto Iman Santoso dua gol, Komang Mariawan, Heru, Ny-
oman Rafik Armawan, dan Mutram masing-masing sebiji gol. Koordinator Purwanto Iman Santoso mengemukakan uji coba melawan komunitas warga Jepang di Pulau Dewata, merupakan ajang sebelum timnya bertandang ke luar Bali. Rencananya tim Legend Mitra Devata bertandang ke Yogyakarta dan Solo, guna melakoni serangkaian uji coba dengan tim-tim lokal. “Kami akan melawat ke DIY dan
Jateng,� ucapnya. Dia menilai, saat meladeni Jepang Selection materi pemainnya lumayan mudamuda, gabungan antara senior dan junior. Dijelaskannya, dalam laga tersebut Jepang Selection masih bisa mengimbangi permainan Legend Mitra Devata sampai dengan 20 menit awal. Akan tetapi, kata dia, menit berikutnya timnya mendominasi, bahkan bisa mendikte permainan Jepang Selection. (kmb)
Jayapura (Bali Post)Gubernur Papua Lukas Enembe mengungkapkan, bahwa Presiden Joko Widodo di tengah kunjungannya ke Papua menetapkan Papua sebagai tempat pengembangan atlet sepak bola di Indonesia. “Kabar gembiranya adalah Papua telah ditetapkan sebagai tempat untuk pengembangan sepak bola,� ujar Lukas di Jayapura, Sabtu (30/4) kemarin. Ia menyatakan bahwa pengembangan yang dilakukan di Papua adalah untuk semua tingkatan, baik Nasional maupun Internasional. “Untuk bermain di tingkat Nasional maupun Internasional, semua dikelola di Papua. Papua jadi pusat pendidikan sepak bola dan semua pemain diangkat dari sini,� kata dia. Enembe pun menambahkan, bahwa nantinya pemerintah akan mendatangkan pelatih berkualitas dari negara-negara yang persepakbolaannya telah maju. “Kami sudah sepakat untuk membiayai pelatihpelatih dari Eropa,� ujarnya saat sedang mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau lokasi pembangunan Pelabuhan Depapre, Kabupaten Jayapura. Sebelumnya Presiden Joko Widodo pada Jumat malam (29/4) secara resmi telah membuka turnamen Tora Bika Soccer Championship (TSC) 2016, di Stadion Mandala Jayapura. Dan pada kunjungan hari keduanya di Papua, presiden telah melakukan peletakan batu pertama Pasar Mama Mama Papua, Kota Jayapura, lalu peresmian Pasar Doyo dan meninjau lokasi pembangunan Pelabuhan Depapre, Kabupaten Jayapura. (ant)
LAGA
12
Minggu Umanis, 1 Mei 2016
”Playoff” NBA
Heat-Hornets Sampai Gim Ketujuh
BPM/ap
MENANG - Dwayne Wade merayakan kemenangan timnya atas Charlotte Hornets di babak playtoff NBA, Sabtu (30/4) kemarin.
Charlotte – Miami Heat memaksa Charlotte Hornets memainkan gim ketujuh di babak pertama playoff Wilayah Timur. Pada gim keenam yang dihelat di Time Warner Cable Arena, Sabtu (30/4) kemarin Heat yang butuh kemenangan untuk memelihara peluangnya lolos ke semifinal, langsung tancap gas dengan unggul 2724 di kuarter pertama. Di kuarter kedua Heat menjauhkan keunggulan dengan mencetak 32 poin berbanding 26 milik Hornets. Heat menutup paruh pertama
gim dengan memimpin 5950. Masuk di kuarter ketiga Hornerts sempat menipiskan ketertinggalan sebelum Heat menutup gim ini dengan kemenangan 97-90. Skor kedua tim sama kuat 3-3 dan gim penentuan akan dihelat di kandang Heat American Airlines Center, Senin(2/5) malam waktu setempat. Dwayne Wade tampil sangat baik dengan membuat 23 poin, enam rebound, dan empat assist. Dia ditopang oleh Luol Deng yang bikin 21 poin dan Goran Dragic dengan 14 poin. Di kubu Hornets ada Kem-
ba Walker dengan 37 poin, tiga rebound, dan lima assist. Dari Wilayah Barat, Blazers memastikan diri masuk semifinal dan menantang juara bertahan Golden State Warriors. Ini setelah Blazers memenangi gim keenam kontra Clippers dengan skor 106-103. Blazers menang 4-2 dengan bantuan 28 poin, lima rebound, dan tujuh assist dari Damian Lillard. Clippers tak bisa berbuat banyak tanpa kehadiran dua pemain andalannya, Blake Griffin dan Chris Paul yang cedera. Di tempat lain Indiana Pacers
memanfaatkan betul bermain di kandang sendiri, ketika menghadapi Toronto Raptors di laga keenam playoff NBA 2015–2016. Pada pertandingan itu, Pacers memang dengan skor 101-83. Keadaan tersebut membuat skor agregat menjadi 3-3. Laga penentuan akan terjadi di kandang Toronto Raptors pada Minggu 1 Mei 2016 waktu setempat. Siapa pun pemenangan pada pertandingan tersebut akan menghadapi pemenang dari Miami Heats kontra Charlotte Hornets. Raptors sebenarnya ber-
hasil mendominasi delapan menit pertama pertandingan. Mereka bahkan berhasil unggul sampai lima bola dari Pacers. Meski begitu, Pacers tetap menempel dan mengakhiri kuarter I dengan skor 22-20 untuk keunggulan Raptors. Pacers terus menjauh ketika memasuki kuarter terakhir. Mereka berhasil menambah 30 poin tambahan, sementara Raptors hanya mampu menambah 19 tambahan. Pada pertandingan tersebut Paul George menjadi pencetak poin terbanyak untuk Pacers. (kmb33/rtr)
Sastra
Redité Umanis, 1 Mei 2016
13
Nakutin.
I Kaki Dengkil
Jiwa Mukti NE mangkin I Kaki Dengkil malajah makatakata, papak kata manahanga. Riantukan pacegceg pisagané ngaonin, sinah sané manahanga indik pamargi kapatiané punika. Sapunapi ké pamarginé sang kilayu sekar sampun manut pangastitiné jagi manggih suarga loka? Utawi kabanda antuk karmané raris mangguh neraka papa? Sujatiné nenten wénten sané uning, wantah sang sampun putus kemanten sané uning. “I Déwék tusing taén mati, sinah tusing nawang ané kénkén madan suarga loka tur naraka papa! I Dadong Lepud tur I Kaki Baga dogen ané taén mati tusing nawang kenken madan suargan tur neraka! Koné mara teked di tegal panangsaran sasubané ngaliwatin marga sanga tur titi ugal-agil di tukade tan pa dasar lantas nepukin cikra bala ané ngepluk sirahné kanti tusing inget. Inget-inget suba idup buin di mrecapada! I Wintang Lara ané nyelegodoh wawatangan luas ka tegal penangsaran tuasing pedas nyatwaang pajalané” Asapunika I kaki Dengkil ngarémon padéwékan sandikalané puniki sambilanga mirengang wakbaré makéla nyualak. Sapunapi sujatiné pamarginé anaké padem? Sayuwakti minab sujatiné nénten wénten sané uning. Malih pisan sané sayuwakti uning wantah sang seda kamanten. Punika awanan wénten pitutur, rikala sampun maraga Kilayu Sekar, kocap makesami sungsut. Minab wénten sané masuryak ngamadakang, punika sané tan pangrasa. Wantah sampun padem, sapusira ugi sapatutné sareng ngastitiang. Kanti, meseh (patutné), kulawarga, pianak, tur kurenan, sayuwakti jagi marasa kicalan. Sayuwakti pisan sakantuné wawatangan Sang Kilayu Sekar kaperemang, raris kapegadangin sambilanga ngortiang kabecikan pari polah Sang Seda. Wénten nutur sambilanga maceki, makocok meong, macong, tur sané siosan. Sasampuné déwasané anut, raris Sang Kilayu Sekar kabakta ka sétra, kabasmi utawi kapendem. Rauh irika makesami krama tur kulawargané prasida ngatehang. I Timpal, I Pianak, I Somah, I Kanti, tur kramané makesami wantah presida ngatoang rauh ring setra. Wantah kaabénang kaater kantos ke segara. Wantah madaging ngarorasin, jabat ngalanus utawi kaligyaang minab kantos katirtayatraang tur kalinggihang ring marajan. Indik pamarginé lantur, kocap wantah sang karma sané nyarengin. Sampun kamanten usan upakarané, kasuénsuén nénten wénten malih éling. I Timpal, I Pianak, I Somah, I Kanti, tur kramané makesami wantah nangisin kantos ring setra. Wantah karmané kaonan akidik, midep somahé ngaonin ngantén. Asapunika naler midep warisané adola antuk putrané anggéna ngupakarain. Sakadi mangkiné akéhan asapunika, ngarya upakara antuk ngadol warisan. Jinah padol tegal bangketé sujatiné a pah kidik anggéna upakara, akéhan sané anggéna masukan-sukan. Rauh iriki, I Kaki Dengkil malingser paminehnyané. “Lamun kéto, makejang anaké mati mangguh suarga loka? To apa upakarané ané ngaénang Sang Pitara munggah ka suarga loka! Yén misi ka neraka papa, sinah tusing lakar presida kalinggihang. Nyén sujatiné ané ngawinang sang pitara mangguh suarga loka? Apa sang pitarané ento padidian? Apa putrané? Koné karmané nutug sang pitara. Karmané ento ané nandan apa lakar macelempung ka neraka papa, apa lakar mangguh suarga loka?” I Kaki Dengkil lempuyengan ngamanahang indiké punika. I Kaki Dengkil naan miragiang satwan Sang Panduné kairingang Sang Patni sasampuné mantuk malablab ring kawah jambangané. Mirigi indiké punika, Sang Bima murka! Raris malesat ka neraka papa, jambangané kaubek-ubek raris kalingebang mangda presida ngiringang Sang Bapa manggih suarga loka. “Yén saja kéto, miribné Sang Suputra sajan ya nyidaang nedehang raramané mangguh suarga loka! Kuala apang saja kéto, nangun yadnya ulian dakin lima. Tusing ja baan ngadep tegal carik. Lamun kéto sujatiné sumangsaya masé apa Sang Potraka seken nyidaang nedehang ke suarga loka? Lamun sangsaya paling luunga gaénang ibané apang presida jiwa mukti!” Asapunika I Kaki Dengkil nepasin. Kocap pamargina ka suarga loka midep kasundarin antuk kotaman subakti Sang Suputra tur antuk kaadnyanané nadosang raga mangda jiwa mukti! Para Yogi tur para Rsi, nyamipya mangda mangguhin suarga loka. Majalaran antuk yoga ngelasin mayané. Asapunika naler nyurupya sakadi Ida Sang Rama miwah Sang Kresna sané kamula antuk panumadiané sampun prasida mangguhin suarga loka. Asapunika naler majalaran antuk jnana mayoga ngawangun daivi sampad mangda prasida nylokya. Pinih untat majalaran antuk nyaujya ngalepasang sang atma ring ragané mangda presida manunggal sareng Sang Hyang Tunggal. “Mimih kéweh makejang ento. Rasané tusing lakar presida baan. Rasané ané paling aluha kanggoang nyiwa mukti. Apang jiwa mukti, pragat ja baan ngilangang momo angkara indriané tur nyinahang uripé ené sujatiné maya!” Asapunika I Kaki Dengkil ngarémon padéwékan. Kocap sasukaté mangkin Ipun pangkah jagi nyiwa mukti. “Halo pak Gubernur, Pak Bupati, Pak Walikota, Pak Daneswara ngiring nyiwa mukti, usanang ngamargiang angkara murka” Polih kemanten I Kaki Dengkil masesimbing. Jelantik
Bojog I Putu Supartika CAI ningeh, dini jani liu anaké inguh. Kenapa? Ulian dini liu anaké nuturang indik bojog. Boya ja bojog ané ngeléb uli jumah anaké ané miara bojog. Boya ja bojog ané teka uli gunungé ngalih amah dini ulian amah-amahané di gunungé suba telah krana gunungé suba gundul. Nanging ené koné bojog lén. Bojog siluman. Ada jelema ané masiluman dadi bojog. Sujatiné tuturé ené suba uli makelo dingeh di margané. Mirib suba ada abulan anaké ngortaang bojog silumané ené. Yén saja bojogé ento nyak degeng, mirib sing kanti kakéné ortané ané dingeh di margané. Ulian bojog aukud ngaénang margané kaebekin bibih. Kudang satua kadén ané suba pesu. Jeg mabrarakan cara luu. Kudang tongos kadén ané suba anggona tegak nuturang bojogé ento. Ané ngaénang bojogé ento dadi tuturan tuah krana ia setata jail sabilang peteng. Yén ada anak ngaliwat di jalané, bojogé ento lakar teka lan majujuk nyeleg di malunné sambilanga
ngajengit. Takut. Pasti kaliwat takut. Nyén sing takut nepukin bojog rikala peteng, apabuin tan mua ngeluang cai. Ada kanti bah ulian geluanga tekén bojogé ento. Makejang anaké dini jani takut pesu peteng-peteng. Apabuin anak luh, anak muani dogén masih bisa takut. Yén dikénkéné ada ané pesu peteng pasti ngajak kanténan. Nawang cai kenapa sangkal kéto? Apang ada nabdabang disageté geluang bojog tur pingsan. Apang ada ané nyangkol ngaba mulih, yén sing kéto, apang ada nongosin di tongosé pingsan dogén. Luh-luhé ané suba setengah umur ané biasané majalan ka peken jam roras peteng, jani sing bani peken. Adékana ia ngadep don, bongkak utawi busung di jumahné di sageté ada anak meli, yén ada ané nu ka peken pasti tengai-tengaian numpang ojék. Kéto masih dagang ané biasané mabukak jam 4 semengan, jani kanggoanga mabukak jam 6. Cai nawang kénkén guminé dini ulian bojogé ento? Tenget.
*** Ipidan dugas cai cenik, cai suba taén masih ngasanin unduké ené. Di marga-margané liu anaké nuturang bojog. Patuh cara jani tuturé ento. Miribké dini mula umah bojog siluman. Miribké dini liu anaké ané bisa masiluman dadi bojog. Patuh masih cara jani, bojogé ento nakut-nakutin anak ané ngaliwat peteng-peteng. Jeg tan mua bojogé ento majujuk di malun anaké sambilanga ngejengit. Patuh masih cara jani, kanti ada ané bah ulian gelu. Sabilang ada anak majalan ka peken tengah lemeng, maniné pasti ia nutur nepukin bojog, geluang bojog. Yén sajaké bayuné tusing gedé, mirib ia suba bah koné. Untung ia nu ngelah bayu gedé. Mara lakar nyemak batu, bojogé ento suba sing ada. Ilang mirib kija kadén lakuna. Jering buluné ningeh tuturé ento, miribké cai patuh ngrasaang kéto, bulun cainé jering ulian ningeh tuturé ento, lan cai sing bani pesu peteng-peteng. Kanti dua bulan bojogé ento ngaé wargané dini inguh. Lantas ramé-ramé ia mapupul di balé banjaré. Mirib nyén kadén ané ngomando apang wargané mapupul ditu. Sagetan sandikalané ento suba ramé ada anak mapupul ditu. Ada ané ngaba parang, ngaba kléwang, ngaba batu, ngaba pentungan, ngaba lungan bata, ngaba tali, lan ada masih ané ngaba oncor. Suba tawang cai ngujang anaké mapupul ditu, pasti ia lakar ngejuk bojog silumané ento. Petengé suba di malun matané. Ramé-ramé wargané ngalindeng ngalihin bojogé ento. Miribké anaké ané masiluman dadi bojog sing nawang yén ada anak ané lakar ngejuk déwékné petengé jani. Cara biasané ia masiluman dadi bojog lan nakutnakutin anak ané ngaliwat. Makecos uli beté. Nyeleg di malun anaké. Ngédéngang giginé ané rangap, sambilanga ngejengit. Sakéwala lacur, anaké ento sing takut. Kenapa? Ulian ia suba ngaba gagemet ané kabagiang satondéné majalan ngejuk bojog. Lan ané paling lacura, anaké ento mabalik ngapuakin bojog silumané baan pentungan. Uli dija kadén tekan anaké liu, bojogé ento marasa awakné suba kakurung. Ia tusing nyidaang malaib kija, tusing nyidaang makecos ka punyan kayuné. Kénkén kadén undukné, jeg ilang kasaktian bojogé ento. Tusing ja ada ané ngorahin, wargané negul bojog silumané ento, lantas paida abana ka balé banjaré. Neked ditu bojogé cangklinga di punyan buluané ané ada di natah balé banjaré. Mani semengné cai gelu mara neked di balé banjaré. Krana bojogé ané macangkling
Aswa Medha Parwa
Swadharma Sang Ksatria Olih : I K. Satria, S.Ag SESAMPUNE Ida Sang Prabhu Dhritarashtra Ngaturang Tirta sané keanggén sarana nyuciang sang atma Ida Bhagawan Bhisma, raris Ida Sang Yudisthira sané tatkala punika wénten ring uri Ida Sang Prabhu Dhirtarastha, Runtuh saha rumasa sebet pisan ring pikayunan, Ida sekadi keni panah sang meraga ksatria sané mautama maglebug runtuh ring pertiwiné. Ida Sang Krishna ngicénin pewarah majeng ring Ida Sang Bhima raris Ida mautsaha pacang mapitulung majeng ring Ida Sang Yudisthira. Ida Sang Kesawa raris mebaos saha dahat ageng suaran Idané “Puniki nénten patut memargi ”, Kadi asapunika atur Idané Sang Prabhu Krishna, sané pinaka ksatria mautama tur tanpa tanding ring jagaté. Sami para Pandawané ngaksiang kawéntenan Ida Sang Putra Dharma sampun ring pertiwiné, Ida dahat sebet ring pikayunan saha nénten pisan sida kapegatin sebet idané tatkala punika. Sami sané wénten irika rumasa sungsut tur sedih ring pikayunan, sangkaning nyaksiang kawéntenan Ida Sang Maha Dharma sekadi punika, Sami Panca Pandawané raris melinggih saha nampek ring Ida Sang Yudhistira. Ida Sang Dhritarasta, antuk wacana sané taler gumeter sangkaning sungsut raris mebaos majeng ring Ida Sang Yudhistira, Kadi Asapuniki bawos Idané: “Uduh cening sané meraga ksatria sané mautama. Sané mangkin sampun panumaya I Déwa ngelaksanayang swadharman I Déwané. Antuk kautaman ksatria saha kawisésan I Déwané sampun prasida ngarebut jagaté puniki. Sané mangkin, durusang I Déwa maseneng-seneng sangkaning sampun jaya ring payudané cening. Sakémaon cening, minab Bapa sampun rumasa ring anggan bapané tur sampun nguningin pariindikan lantaran sebet I déwané sané mangkin, I Déwa sampun peragayan maharaja sané kasunggi ring jagaté. matiosan pisang ring anggan bapané, sane sampun kilangan sami putran bapané. Putra-putra sané banget kasutresnain sané mangkin sampun sekadi wayangan ring anggan bapané, Ibu Idéwané Déwi Gandhari taler bapa sané sujatinnyané rumasa sebet ring pikayunan. Bapa sané sampun lémpas ring makasami pewarah-warah Ida Sang Widura sané dahat mabudi luhur punika, taler sané setata rumasa bagia sangkaning kaluwihan Astinapurané, Bapa sujatinnyané sané setata madué pikayunan sané durbudi, nika sané mawinan mangkin bapa dahat eling ring pikayunan indiké punika. Ida Sang Widura sané mawisésa, pradnyan tur dahat sutresna majeng ring Astinapurané sampun sering pisan mapiteket kapining bapa. Naenin Dané mapiteket kapining bapa: “Uduh Sang Prabhu, sami sentanan Ida Sang Prabhu pacang biuta, biuta sangkaning durbudi tur kroda sané tan sipi saking Ida Sang Duryodhana. Nawegang Sang Prabhu, yéning pradé Sang Prabhu mikayunin pacang negdegang kawéntenan Astinapurané, titiang nunasang margiang napi sané aturang titiang sumangdéné jagaté selamet. Sampunang pisan ngayunin Ida Sang Duryodhana sané dahat durbudi punika.
Sampunang malih eling tur icalang sampun saking Astinapura, sampunang ngicénin Ida Sang Karna miwah Ida Sang Sakuni ngicénin piteket adharma sané ngawinang nyumingkin biuta pikayunan Ida Sang Duryodhana. Antuk winaya sané dahat singid, dané sampun ngawinang nénten becik saha ngaryanin nyaratang pati majeng ring Ida Sang Prabhu Yudhistira sané sampun dahat mautama punika. Putera Dharma, Pinaka Raja sané dahat mautama sané bénjang pungkur pacang setata prasida nguwasa ring jagaté puniki. Yéning nénten ngadegang Ida Sang Prabhu Yudhistira dados maharaja ring jagaté puniki, Durusang Sang Prabhu mucukin jagaté saha ngemargiang swadharma dados prabhu sané adil saha nganutin pemargin agama. Lugrayang Sang Prabhu ngemargiang sahananing kautamané saha ngicénin liang majeng ring makesami kulawargané puniki”. Tatkala punika Dané Sang Widura sampun ngicénin piteket sekadi asapunika, Uduh cening Putran Ida Déwi Kunti I Déwa, Bapa sujatinnyané sané belog saha nganutin pikayunan Ida Sang Duryodhana sané ngawinang biuta jagaté puniki. Bapa sané sujatinnyané nekepin karna sangkaning ngelaliang saha nénten nampi sami pikayunan becik saking ksatria saha brahmanané sané mautama, punika sané ngawinang bapa sané sayaga pacang nampi asing-asing dosané puniki. mangkin panggihin bapa cening napi malih Ibun I Déwané, sané mangkin bapa puniki sané patut nandang sengsara saha sungsut ring pikayunan, Sakémaon cening, napi mawinan I Déwa sebet sekadi mangkin”. Sesampuné mirengang Wacanan Ida Sang Prabhu Dhritarasthtra punika. Raris Ida Sang Yudhishthira digelis deg-deg ring pikayunan Idané. Selanturnyané Ida Sang Kesawa raris mawecana pinaka nyelimur pikayunan para ksatriané sami sané wénten irika: “Yéning wénten sané dahat sungsut ring pikayunan sangkaning sebet ngayunin leluhurnyané. nénten bina sekadi sang sané ngawinang sebet para leluhuré ring jagaté wayah. Punika sané mawinan, icalang sampun makasami sane ngawinang sungsut tur kayunin kawéntenané sané jagi rawuh. Wirangang kayunné! Margiang sané mangkin upacara sané ngawinang becik tur landuh jagaté, yadnya majeng ring para brahmana saha medana majeng ring makesami para janané sané tuara. Ngiring ngawéntenang yadnya sané ngawinang liang sedaging jagaté, aturang soma, miwah sesaji taler banten pinaka cihna subhakti ring para leluhuré. Aturang sekancaning saji ring semetoné sami ulam, sayur saha sekancaning bhoga sané becik tur patut keaturang taler nagingin pikayunan para atitiné. Utamayang pisan majeng ring para janané sané tuara. Sang Maharaja sané mautama puniki minab nénten patut ngelarang kadukan sané banget. Napi sané patut uningin sampun kauningin. Napi sané patut margiasng taler sampun kemargiang. Minab Sang Prabhu taler sampun nguningin indik swadharmané dados ksatria sakadi sané sampun kawacanayang olih Ida Sang Bhagawan Bhisma. Napi malih olih Ida Bhagawan Krishna Dwaipayana.
ento tusing ja enu marupa bojog, sakéwala bojoge ento suba marupa jelema. Liu anaké ané mabalih kemu. Cai masuuk ka tengah apang nyidaang ningalin. Cai nyansan gelu, muan cainé karasa ada ané nampél keras gati disubané nawang yén jelemané ané macangkling lan dadi bojog ento tuah dadong cainé. Cai sing percaya tekén unduké ento. Cai ngasanin déwék cainé ngipi kanti cai mintel liman cainé. Sakéwala ento tusing ja ipian, krana dugas cai mintel lima, cai ngasanin sakit. Buin cai ngucek-ngucek paningalan, krana cai tusing masih percaya tekén unduké ento. Sakéwala lakar kénkénang buin sing mercayain unduké totonan? Suba seken-seken di malun matan cainé, cai ningalin dadong cainé mategul, awakné sebuh lan babak belur. Untung dadong cainé nu idup. Untung dadong cainé tusing cakcaka kanti mati. Sakéwala dadong cainé sing bani pesu sasukat ento. Sabilang wai dadong cainé mubet di kamaré sambilanga ngubadin awakné ané babak belur. Dadong cainé lakar pesu rikala cai, bapan cainé, utawi mémén cainé teka ngabaang dadong cainé nasi. Buin duang mingguné, dadong cainé ngutahang atma. Mirib ulian amah lek ané ngranaang. *** Tiban-tibanan uli sasukat dadong cainé mati, sing ada buin anak ané nuturang bojog siluman. Anaké ngadén suba punah. Kanti jani cai suba nyansan tua lan dadi truna lingsir krana cai sing ngantén-ngantén--ulian cai sing nyak ngalih anak luh, buin dingeh cai kebir-kebiran orta indik bojog silumané ento. Miribké bojogé ento lakar ngwales sakit atin dadong cainé ané ipidan tegula di tengah natah banjaré. Utawi miribké ento atman dadong cainé ané ondén maan tongos, sabilang peteng masiluman dadi bojog ngaénang wargané takut. Puncakné dugas manis rahinan Kajeng Kliwoné, semengan tongosé dini nadak sara biur. Wargané semengan suba malaib-laib ka pateluané delodan. Cai nawang unduké ento lan cai milu kemu nyagjagin. Di tengah pateluané ané bet --krana ada punyan tiing ngrimbun di duurné-- ada mayat anak tua nyelémpang. Mayatné seger. Tusing ada tampak jaguran, gorokan utawi sebuh di awakné. Tusing ada getih ané membah di tongosé totonan. Tusing masih ada ané ilang uli awakné. Bajuné, kambené, kéto masih udengné nu tileh. Ané sing nu tuah angkihanné. Cara ada plalian kocokan
wargané ngalinderin mayaté ento. Makejang wargané ditu ngaba petakon: kenapa? Yén sing polisiné énggalan teka lan ngaba mayaté ento ka tengah ambulané, mirib mayaté ento lakar dadi balih-balihan kanti mayaté ento rebut buyung. Sing ada ané percaya teken asil otopsiné ané teka buin duang mingguné, ané ngorahang anaké ento mati ulian kena penyakit jantung. Dija ada anak désa bisa kena penyakit jantung? Wargané ditu jeg bani ngorahang yén anaké tua ento mati ulian geluang bojog siluman. Tusing ja besik dua wargané ané ngorahang kéto, nanging makejang wargané dini ngorahang unduk ané patuh. Sajabaning cai ané tusing ngorahang apa-apa. Cai tusing ja nawang rikala sandikala wargané buin mapupul di balé banjaré cara ipidan dugas dadong cainé ketara dadi bojog. Aba-abaané patuh. Ada ngaba batu, kléwang, parang, tali, pentungan, lan oncor. Dijaké cai dugase ento, adi cai sing ada ditu? Suba tengah lemeng, wargané majalan ramé-ramé ka pateluané, tongos anaké mati ané orahanga geluang bojog ento. Neked ditu makejang ngalih tongos mengkeb. Yén cai nawang unduké ento, pasti cai nyidaang nebag yén wargané ento lakar ngejuk bojog siluman cara ipidan. Sakéwala jani cai sing nawang unduké ento. Dugasé ento mirib cai suba pules ngengkis di jumah. Tusing makelo wargané mengkeb ditu, saget dipunyan tiingé ada ané krasak-krosok teka uli kauh. Miribké ento lubak? Rasé? Sakéwala tusing ja lubak utawi rasé, krana ento tuah bojog. Ikutné ané lantang ngenah klépat-klépat di duur. Yén cai milu dugasé ento, pasti cai lakar nawang yén bojogé ento girang maglanting-glantingan di punyan tiingé lan ia tusing nawang yén liu ada anak ané ngintip di beténé. Cara sing rungu tekén apa bojogé ento tuun ka jalané. “Jukkkk....!!!” Tan mua bojogé ento gelu lan ia makecos ka punyan tiingé. Wargané pesu uli tongosné mengkeb tur ngepung bojogé ento. Bojogé nyidaang melaib krana nasibné nu luungan tekén dadong cainé. Sakéwala lacur, dugas bojogé ento makecos ka punyan tiingé ada wargané ané nyabatang batu. Kena. Tendas bojogé kena batu lan ia malaib beneng kauh, sambilanga ngisiang tendasné. Tengah lemeng cai bangun. Peluh cainé ngecah, cara anak suud magaé ngempug batu. Cai ngusapin sirah cainé baan limané, lantas tingalin cai liman cainé misi getih.
Saking Langit Bali Satya Graha Peturu Bali sepatutne... Sagilik saguluk briuk sepanggul Waluyaning kadi sampat ategul Ngiring setata eling ring pengajah Ida kawitan Sampunang mesepihan menyama Iraga satmaka getih abungbung Jele melah gelahang bareng Yen wenten duratmaka corah Dursila ngawe rug ikang jagat Sampunang mendep meneng Warih Ida patut mebela pati sutindih Yen sampun iraga mesikian Waluyaning kadi sampat ategul Satya Graha nindihin tanah pelekadan Pastika jenar Ida jagi sueca Ten wenten duratmaka sida Ngrubeda mencanen jagat Bali.... I Nyoman Punia
I Kapu Angin ngalinus I kapu kalapu Ngujur manah toya ning Masolah gardita Matembang sunia Duh ratu Sang Hyang Embang Kambang titiang tanpa rambang Nilarwati
Kruna
14 Cerakén Lengkara Punggelan geguritan puniki kaanggén ngulati basa lan aksara Bali. Kapunggel saking Geguritan Cokli sané kakawi olih Djelantik Santha. Kaolah antuk : Pangremba Bali Orti
pupu;gind, Pupuh Ginada 11.rikl]]i;ktig, Ri kala sasih Katiga, n)emon&srsÙti, nemoning Saraswati, l\ietgl*hpd*, langité galang apadang, s(ws)k(smihrum/, sarwa sekar sami arum, pkuæienpdybinl/, paksiné pada ya binal, mkciri, maka ciri, w*tnimupur&t)gl/. wang tani mupu ring tegal. 12.\ur;sibt ) nß\r ¡ á n/, Ngurah Sibetan mangguran, mrninÙinhê±ecokÞi, maranin Winahyu Cokli, s)de % hep;mjhitn/, sedeng épéh majahitan, nnÑ&cn*enowsã¡su*, nanding canang nowés busung, mli\ái;r&gunu*rt, malinggih ring gunung rata, hudu;hdi, uduh Adi, hmæurb)lime\od, ampura Beli mangoda. NGIMPASIN calo utawi agén illegal tenaga kerja ka dura negara, Pémkab Buléléng menginténsifkan pengawasan ngelintang Dinas Tenaga Kerja lan Transmigrasi (Disnakertrans). Sadurungnyané para tenaga kerja lokal katunas mangda nyangkepin idéntitas diri, ijazah, sertifikat, rékomendasi berkelakuan becik utawi nénten naenin maparilaksana ten patut, melanggar aturan,
Cok Istri Mirah Kusuma Widiawati
Kukuhang ”Semangat” R.A. Kartini COK Mirah – sapunika dané sering kasambat. Anak istri sané embas ring Denpasar, 30 Oktober 1964 puniki nuturang yéning dané sampun biasa nglaksanayang akéh aktivitas sasukat alit. Punika awinan makudang-kudang organisasi naen dané miletin. Nénten wantah ri kala aktif pinaka pelajar miwah mahasiswa, taler sesampun makulawarga. Aktif ring organisasi kemasyarakatan PKK Désa Sanur Kaja, anggota LKMD, Ketua Dasa Wisma miwah wakil ketua PKK Banjar Pekandelan naen kagamel. Majeng dané, anak istri nénten wantah sukses ring karir, nanging patut madué kepekaaan majeng pikobet ring wewidangan. Rumasuk lami ring organisasi kemasyarakat, sayan mahbah mata hatinyané yéning anak istri madué posisi strategis ring wewidangan kulawarga miwah pakraman. Alumni SPG Negeri Denpasar sané madué aran jangkep Cokorde Istri Mirah Kusuma Widiati puniki aget pisan, kaicén rabi sané prasida adung saha ngicén sokongan m a j e n g parikrama sané kalaksanayang Cok Mirah. Rumasuk tigang putranyané sané mangkin sampun remaja tur makatiga sampun kuliah. Samaliha putra kapertama miwah kalihnyané Ida Bagus Agung Tresna Putra miwah Ida Bagus Gede Parama Putra, sedek muputang kuliah S-2 nyané ring Australia. ”Minab wénten pengaruh saking lingkungan kulawarga sané sibuk miwah akéh aktivitas. Salami punika becik, titiang setata nyalanin saha angayubagi,’’ baosnyané sinambi makenyung. Cok Mirah sané paserahinannyané pinaka guru pengajar bidang studi Bahasa Indonesia ring SMAN 7 Denpasar tur molihang tambahan tugas pinaka wakasek humas meled melanin hak-hak kaum perempuan. Anak istri sané madué idola R.A. Kartini puniki, nénten meled anak istri wantah pinaka panyangkep ring makudang-kudang widang. Kantun sajeroning pakeling hari Kartini, ibu tigang putra puniki éling yéning pola pikir sané kirang anut sareng panglimbak masa, kantun leket ring anak istri Bali. Prasida kaketékin anak
istri Bali pamekasnyané sané ngamel posisi penting ring daerah puniki. Kacontohang olih Cok Mirah, ri kala negeri puniki kapimpin presiden perempuan Megawati Sukarno Putri, metu UU Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) miwah UU Perlindungan Anak, sané sadurungnyané nénten naen wénten sasukat Indonesia merdeka. Samaliha, kawéntenan anak istri sajeroning pemerintahan, pacang ngicén warna sané matiosan. Sampun sapatutnyané anak istri Bali kaicén hak-haknyané. Boya sawaliknyané dianulir. Conto lianan taler kabaosang olih guru berprestasi 2011 lintang puniki, akédiknyané anak istri duduk pinaka anggota DPRD inggian ring tingkat kota miwah provinsi, pacang nyupitang genah melanin hak-hak anak istri ring daerah puniki. ”Perempuan Indonesia nénten meled R.A. Kartini sedih ring pusaranyané, sangkaning napi sané dané bélanin nénten makasami ngasilang. Titiang meled R.A Kartini makenyung bangga ngaksi kiprah perempuan Indonesia,’’ baos istri Ida Bagus Udayana Putra puniki. Dané kantun éling, ri kala mantan Presiden Megawati Sikarno Putri maosang ring stasiun TV swasta, pacang wénten pauwahan sané ageng sajeroning kulawarga, yéning ibu pacang kaajiang. Sapunika taler sajeroning pakraman miwah pemerintahan. Tan pamatetujon ngawinang anak lanang dados lawan, sampun nénten jamannyané malih anak istri sané meled ngamel posisi ring tingkat banjar, désa, kelurahan, kabupaten kota miwah provinsi kaalang-alangin. Yéning menang sampun haknyané, icén sokongan. ”Titiang percaya kantun wénten Tuhan ring negeri puniki, sané pacang ngicén hukuman majeng sané pantes kakuhum tur nglanusang pamargi ida dané sané melanin hak-haknyané,’’ baos guru berprestasi miwah guru kreatif pilihan siswa SMAN 7 Denpasar puniki. (ast/yan)
Isin Gumi keni pamidanda ukum salami ngerereh karya. Warga Buléléng nénten wantah ngerereh lowongan kerja ring Dénpasar, Badung kémanten, sakémaon akéh sané nyarengin kapal pesiar, spa, lan hotél, ring dura Negara. Indik punika kategesang Kadisnakertrans Buléléng, Ni Madé Priyanti Putri Koriawan, S.E wau puniki. Paindikan punika kabligbagang ring acara Isin Gumi Radio Singaraja FM
92,0 Mhz rahina Anggara, 26 April 2016
masi, lan napi-napi sané patut kejangkepin.
Kaki Dukuh, Seririt Para calon tenaga kerja sampunang tergiur parindikan katawarin mangda gelisgelis makirim pinaka tenaga kerja, yéning makudang-kudang persyaratanné durung jangkep. Punika mawinan patut ngrauhin kantor Disnakertrans dumun antuk prasida ngamolihang infor-
Gung De, Jl.Ngurah Rai Singaraja Yukti rikala ngurus indik mapaiketan pacang makarya ka dura negara sumangdané hati-hati miwah nginutin awig-awig ketenagakerjaan ring Disnakertrans. Riantukan salami puniki sampun akéh para calon tenaga kerja keluar negeri kabelogbelog olih agén tan resmi utawi ilégal antuk prabéa puluhan yuta.
BAHASA INDONÉSIA
Tanaya, Kampung Tinggi Pinaka calon tenaga kerja mangda seléktif miwah setata ngutamayang yatna tur waspada. Sadurungnyané mangda taler ngecék légalitas perusahaan pengirim tenaga kerja inucap. Lianan punika napiké sampun maprakanti sareng Disnakertrans.
Kruna AKSARA BALI
1.
Alas
1. ,hls/,
1. Hutan
2.
Bianglala
2.
,bê\ÞÞl,
2. Pelangi
3.
Carik
3.
,crik/,
3. Sawah
4.
Danu
4.
,dnu,
4. Danau
5.
Giri
5.
,giri,
5. Gunung
6.
Jukung
6.
,juku*,
6. Perahu
7.
Kreteg
7.
,kÎ)t)g/,
7. Jembatan
8.
Malila cita
8.
,mlilcit,
8. Berekreasi
9.
Segara
9.
,s)gr,
9. Laut
10. ,tukd/,
10. Sungai
Made Yudana
Kaicalan Kasih Sayang Guru ALIT-alit sané bagia, méweh kalaliang olih Prof. Dr. Made Yudana, M.Hum. nénten wantah bagia ring umah, taler bagia ring sekolah antuk sakancan sané kaicén olih guru-guru ring kelas inggian ring sisi. Manut Prof Yudana –sapunika dané sering kasambat, kasenengan sané dané polihang ring umah miwah sekolah, minab mangkin sampun nénten kapolihang. Ring umah alit-alit akéh sané marasa med. Paindikan sané pateh taler taler ring sekolah. Sekolah nénten malih dados taman sané ngawi bagia. Samaliha dados genah sané nyejehin sangkaning beban belajar berat. Kacunduk sesampun dados pembiacara daweg seminar nasional strategi dunia pendidikan dalam menghadapi MEA, guru besar Universitas Undiksa, Singaraja puniki sering kitak-kituk ngaksi tingkah polah alit-alit sané akéh kaicalan masa kanak-kanaknyané. ”Titiang nénten madué maksud melihang sapasira. Ngiring iraga sharing, mangda kasenengan alit-alité nénten ical sangkaning kahanan sané durung jelas,’’ baos Guru Besar Undiksa sané embas ring Badung, 19 Agustus 1960. Yudana sané tamat ring SD No. 1 Ayunan, Kecamatan Abiansemal, Badung, ngrasayang bagia pisan sekolah. Samaliha daweg ngawitin sekolah, dané nénten pasida sirep ngantosang semengan. Sekolah nganggén seragam, sepatu miwah tas anyar. Timpal-timpalnyané makasami seneng. Sapunika taler sareng guru-guru taler bagia karauhin murid-murid anyar. Sapunika taler ri kala dané ring SMPN 1 Abiansemal. Yadiastun majalan nglintangin jembatan darurat, nanging malih Yudana marasa semangat ka sekolah. Nanging indiké punika mangkin sampun dados kenangan. Yudana sané mangkin galahnyané akéh telas pinaka pembicara, marasa sedih majeng paindikan icalnyané masa alit-alité sané bagia. Guru pinaka pamucuk pula-pali aguron-guron nénten malih katon bagia ring ajeng kelas. Akéh
guru-guru sané sampun kaicalan kasih sayang majeng murid-muridnyané. Samaliha sané wénten setata ngemilang. Paindikan sané pateh taler dané katonang ring umah. Rerama sering nguél sangkaning panaknyané nénten kayun malajah. Siosan punika akéh rerama sané nénten prasida dados conto sané becik. Sawates metuéling i rerama, yéning malajah punika nénten sawates ngwacén buku pelajaran. Ngwacén koran, majalah miwah buku-buku lianan taler rumasuk malajah. Pianak pacang bagia tur seneng yéning rerama prasida nampingin malajah. ”Malih pisan, titiang wantah meled sharing tur metuéling sapasira, icén kasih sayang majeng alit-alité, sané jakti dados hak alit-alité,’’ baos bapak tigang diri pianak puniki. Madué kurenan sané taler guru, Yudana sering diskusi ring nénten tegtegnyané sistem pendidikan ring negeri puniki. Guru pinaka angganing sané pinih nampek sareng siswa salami pula-pali aguron-guron, musti prasida nyinahang kasih sayangnyané. Yéning guru sampun kaicalan kasih sayangnyané, prasida kapastikayang pendidikan sampun kaicalan jati dirinyané. Kurenan Dra. Made Darmika puniki taler ngaksi kasih sayang pinaka basis pendidikan, pungkuran puniki akéh kalaliang sajeroning pendidikan modern. Ring Indonesia, semangat pendidikan sané kalimbakang K Hajar Dewantara banget nyuukang majeng kasih sayang. Topik sané kabaosang sifatnyané teknis-metodelogis. ”Ngiring para guru ring negeri puniki, dados guru sané humanis, icén muridmurid iraga haknyané molihang kasih sayang, gumanti alit-alité tumbuh madué kasih sayang ageng, madué rasa empati, urati miwah kepekaan sosial, sané mangkin sayan ical saking murid-murid iraga,’’ bapak saking Dewi Yudana, M.Hum, Dwi Indah Yudana, S.I.Kom, Surya Pradnyana, S.Ked ngwewehin. (ast/yan)
Mati Makenyem
Ngeyatnain ’’Calo Tenaga Kerja Ilégal’’
BASA BALI
10. Tukad
Redité Umanis, 1 Mei 2016
Pasek Sujana, Bantang Banua Lianan ring mebekel makudang kawagedan miwah ketrampilan minakadi waged mabasa asing, calon tenaga kerja naler mangda setata ngrereh informasi sané resmi. Sané utama mangda yakti-yakti lembaga pengirim tenaga kerja punika sampun terdaftar ring Dinas Tenaga Kerja. Puniki mangda nénten wénten malih calon tenaga kerja sané kena tipu. (ama)
KANGIN kauh titiang mangumbara mitakén ring sakancan anak sané temonin titiang Titiang pisarat uning napi sani pinih katakutin di jagaté wayah puniki. Ring sang sadu titiang mitakén, ring sang jatma sugih taler. Miwah anak sané daak kalara-lara. Sané paling katakutin wantah mati punika panyawisne. Anaké takut mati wénten sangkaning kantun angen ring brana. Wénten angen ring tresna somah miwah pianak. Diastun daak durung janten anaké las mati. Minabang punika sané ngawinang tuara wénten anak mati nyambil makenyem. Ané ménten mati sakadi anak nengkik lan takut. Punika awinan titiang ngunuh-ngunuh tutur indik mati punika. Tuturé punika pacang anggén bekel lan sasuluh krana titiang dot mati makenyem. Ring sang sadu titiang ngunuh ,ring sastra naler ngipil-ngipil. Makéh poléh pitutur. Matiné tuara dadi lémpasin yén sampun hidup sinah mati. Yén mati sinah pacang hidup malih. Sakadi baju maganti awak sapunika daging sastrané. Punika tutur sané unuh titiang usan ngwacén pablibagan Sang Kresna sareng Sang Arjuna. Wantah angga sarira sané mawali ka panca mahabhuta sang jiwa wantah nitya maideran. Polih tititiang ngwacén séwala patra saking I Madé Sangra hidupé pamuput mati. Matiné pamuput hidup. Menten tutur sang guru sané karesepang pituturnyané tuara pesan dadi takut mati. Matiné ento tuara bina tekén anak ané pules. Ring tongosé peteng ma-
kanténan kunang-kunang pakenyit-nyit titiang nuturin déwék. Mara amuncuk kuku indik matiné tepuk. Matiné tuara pesan dadi lémpasin kapin kudiang ngengkebin tuara ngidayang kapin di gook batu. Buwina déweke suba sesai mati kéwala akejep. Yén pules matiné akijapan kéwala yan seken matiné makeloan pules. Ménten malih sané pisarat tatas mangda prasida matiné makenyem. Duaning akéh anaké mati takut. Dot pesan titiang tatas tekén unduké punika malih titiang ngunuh tutur ngipil-ngipil. Mitakén titiang ring sang sadu. Puniki panyawisné yén dugasné hidup setata makenyem tekén anak lén pastika lakar makenyem mati. Yén dugasné hidup setata makenyem teken Widhi, gumi, lan buron pastika taler makenyem mati. Malih timbang titiang unduké punika wantah yukti karasayang. Napi malih titiang ngwacén sapunapi sané nunggil kaincepang sadurung mati sapunika sane kacunduk riwekas. Yéning sadurung mati nunggil ngincepang déwa. Sang jiwa pacang matemu ring déwata. Yéning sadurung mati nunggil incepané ring dedemenané sakadi bebotoh sané setata ngingetang siap sinah
pacang dados siap malih pidan. Kamanah antuk titiang aluh yén mati makenyem. Kalingké makenyem déwa lakar papas ulian matiné. Inget titiang tekén brayan titiang dadua ménten ukan mati sakéwala aget ménten sané nulungin. Mitakén titiang napi kaingetang bapa dugas kelem di pasihé ?. Tengkesiab titiang miragi pisaur ipun “ bapa inget tekén siap sané sesai gecel bapa ’’. Mitakén titiang tekén reraman titiangé di karang buncing malih tengkesiab titiang miragi “ bapa dugasné lakar mati tuah inget tekén mitran bapané ané jegég nyelolét. Iwang panarkan titiangé kadén aluh mati makenyem tekén nepukin déwa ulian nunggilang manah tekéning dewa sadurung mati. Wau kamanah antuk titiang anak ané marsidayang setata makenyem hidup di guminé pacang makenyem mati. Buwina makenyem boya ja di bibih, kéwala di keneh lan ring laksanana kadasarin lascarya asih angalap girang bakti ring Widi. Anak ané hidupné setata eling ring déwa pacang ngincepang idep tekén déwa sadurung mati. Eling boya ja di keneh kemanten nanging di munyi miwah laksana. ( I Ketut Sandiyasa )
Redaksi nerima reriptan profil mabasa Bali miwah Indonésia (pinih akéh 3000 huruf) jangkép sareng foto profil. Profil mangda kakirim ring alamat : Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email : bali.orti@yahoo.com
15
Minggu Umanis, 1 Mei 2016
Merayakan Sajak, Bahasa Manusia dan Cara Mencintai Perbedaan Keindahan, Kejujuran dan Cinta...
SAYA SENANG berada dalam barisan para penyair. Sebab sajak mengajari saya tidak membenci. Sajak mengajari saya melihat segala hal dari sudut pandang keindahan, kejujuran, dan cinta. Kenapa ada Benci? PERASAAN ITU sangat mengerikan. Kebencian melahirkan pembunuhan sejak manusia mengenal peradaban. Kitab milik kaum Yahudi, Nasrani, maupun Islam sama-sama menceritakan anak Nabi Adam Membunuh saudara kandungnya sendiri karena iri dan dendam. Mahabharata dan Ramayana pun bercerita mengenai pertempuran panjang yang diikuti kematian ribuah orang. Penyebabnya tak jauh dari rasa benci. Ada, bahkan, masa ketika bumi dikuasai kebencian, mala petaka pun membuncah. Ribuah orang mati sia-sia dengan berbagai cara: lewat peperangan yang tak berkesudahan, melalui teror bom yang tidak jelas tujuan dan objeknya, atau dengan pembunuhan-pembunuhan perorangan yang tak kalah mengerikan. Kini, tak sedetik pun bumi beristirahat dari perang. ADA MASA KETIKA kebencian mela-
hirkan penghukuman tidak masuk akal hanya karena manusia dilahirkan dengan garis keturunan berbeda dari penguasa. Sejarah tak akan pernah melupakan Hitler yang memburu orang-orang Yahudi untuk dimusnahkan, dibinasakan di kamp-kamp tawanan penuh tkus dan penyakit pes, diberangus dengan gas beracun di kamar pembantaian, atau diberondong senapan mesin. Kebencian pula yang menggerakkan kebiadaban Westerling di Makassar yang mengakibatkan ribuah pribumi terkapar terpapar peluru. KENAPA ADA kebencian? Bahkan ketika agama yang diturunkan untuk kepentingan cinta dan saling kasihi pun akhirnya memunculkan banyak kebencian. Ada saja orang yang beranggapan agama adalah sebuah piranti untuk mensahkan kesalahan yang ditudingkan pada orang lain, untuk menjungkalkan orang ke dalam rumusan kesesatan. Maka biarkan saya merayakan hari-hari saya dengan sajak.
Menunggu Cerita Arie Smith
Sajak mengajari saya untuk mengerti bahwa perbedaan bisa dilihat dengan cara yang sangat indah. DI LUAR ITU, perbedaan, ternyata, sangat banyak menghasilkan kesalahpahaman dan memicu kebentian. Hingga kini pu, misalnya, neo Nazi masih cukup kuat
Arus Waktu
Sedang kita tak bertemu, lamat-lamat pupuh kupu-kupu mengantarmu masuki gerbang coklat tanah dan lengkung bambu. Aku bergumam minta didengar. Tapi tarian terlanjut jauh menuntun sayapmu lewati awan.
Ini hanya soal lintasan waktu. Kau iringi murka atau canda, bintang bintang tetap bergerak, berputar, meski memberimu sedikit ruang buat api petasan dan mabuk kepayang.
Yang paham kesenyapan lembah tahu belaka tabiat bunga. Hidup sejenak memberi warna dan keharumah. Lalu berangkat ke rumah-rumah beratap ilalang dengan cahaya tak biasa bergaris-garis kasar. Siapa yang mewarisi sisa-sisa cat dan kuas? Siapa yang akan menggambar bianglala tempat tarian penyambutan dipentaskan?
Penanggalan telah diganti. Angka-angka berderet bertanda-tanda : Ada lingkaran merah atau coretan silang saat kita bisa melepas penat. Tapi waktu lalu tak peduli kau haru biru. ‘’Kenapa ketawa? Malam akan lewati semua mimpi. Terserah pada harap. Karena sesungguhnyalah kita hanyut pada arus tak terbendung, tempat cerita Baku peluk menyerah terseret ke titik hitam bermuara tanya kekal.’’
Langit berkabut di sini. Mungkin tak berarti apa-apa, Ada sedikit upacara kubuat di antara kegaduhan sekadar cara bertabik pada keajaiban hidup dan mati. Karena sesungguhnya aku tak benar-benar paham hubungan antara jalan setapak dan kesahajaan. Tetaplah bercerita, Arie
Musim Pegayaman
Mari tidur. Biarkan waktu jadi selimut enuntun kita melewati malam hingga pagi tiba dengan keramahan sama. Tidak ada yang berubah. Tahun hanyalah perhitungan mimpi.
Padaku Saja
Kenangan adalah subuh yang kering sambil menggigil sentuh permukaan telaga ditandai bayang bulan yang bergelombang.
Karena yang tampak di matamu Begitu nakal. Ada banyak titik suram Yang menyatakan kau baru saja Menelan baying tak kukenal Bermain bak kanak-kanak Dan mengejekku dengan lambaian
Karena selawat burda kita terbangun mewakili suluh obor para perempuan dan kokok ayam dan cericit burung. ‘’Jangan beranjak. Biarkan bulan di wajahmu tak terhalang bayang rimbun dedaunan. Diam. Biar aku lihat rona kanakmu kembali. Karena bulan tua mengubah segala warna maka ambilkan aku air itu. Keemasan. Seteguk saja. Biar tak terlupa getar dingin angin subuh mengantar tarhim dari masjid. Embun di daun menetes ke ujung rambut memaksa pikiran tuangkan segala ingatan pada ketidakpahaman di gerak pohon, pada segala yang baik buah tangan leluhur seperti kembang cempaka di ujung halaman menebar wewangin. Seperti salam sapa setiap orang yang kujumpa di sudut jalan. Lampu-lumpu meredup, gerak kian berwarna ‘’Sebab ada hidup,’’ katamu. Di sini. Hanya hidup tidak membekukan. Tak jadikan ikan ikut asin di lautan bergaram. Maka kami akan terus hidup mengolah remang menjadi siang, menjadi lapang menjadi ladang menanam makna segala yang bisa. Musim pagi, cengkeh dijemur. Senyum menyubur. Perempuan lalu lalang bicara riang. Karena rebana ditabuh: musim pengantin, ‘’Akan lahir putik baru setelah kembang-kembang dipetik dikeringkan.’’ Musim-musim berganti bukit di timur berubah warna di kala senja.
Aku mau pulang menimangmu di senyap setelah pintu-pintu kecerewetan ditutup.
Gerimis di Cibubur Pacar kerilku, Sisie Gerimis mengejar di pinggir danau mungil. Teruslah ketawa. Tak perlu melihat langit kelam berawan suram. Di bumi kita bermain menyambut daun gugur dan senyum angin. Tidak harus mengerti. Gerimis tak perlu dimaknai sebagai apa-apa. Jatuh di tanah bersama suka, kupu-kupu menghindar ke prdu-perdu, kita sentuh titik dinginnya sambil berlari. Apa yang dipedihkan? Cukuplah gerimis sebagai gerimis. Sebagai ciuman yang semestinya.
Aku mengajakmu berjalan di antara halimun Menegur kebimbangan sendiri dengan cericit burung Dan riak air di kali kecil dan udara yang menggigilkan Lihat sajalah betapa anak-anak itu menemukan riang Di balik kerudung sarung dan sarapan singkong rebus Sambil mengerjap-ngerjapkan mata mengusir kantuk Selamat datang di rumahku yang tua dan tekun.
Mencumbu-Mu
Jika kita jumpa musim angin biarkan kapal membawa khayal pada gunung di tengah laut. Pada sajak-sajak berombak bergulung membawa cahaya. Pada kayu-kayu tumbang membusuk. Dan ketidakpahaman. Biar saja Angin menari dengan langgam sendiri. Dingin tiba bersamanya. Gerimis di mata Gerimis pura-pura Tak berangin
Aku hanya minta sedikit waktu-Mu Untuk bercinta dengan nakal Seperti angina berputar di kepalaku
Aku belum menemukan cara Untuk mencumbu-Mu hari ini. Karena Langit kian suram dan tak tahu bagaimana Mungkin peluk mesra berhasil kita tautkan Ketika pikiran bermain di kolong kotor jalanan
Kupetik kara dalam sepi di keluasan masa lalu. Disana, tumbuh pohon perjumpaan. Siapa yang menyentuh, ia diketuk dengan perpisahan. Kita bahkan memeluknya , kau ingat itu?
Aku sudah sanggup tanpamu. Jika pun matahri menerbitkan malam dan rembulan menyingsingkan pagi, pikiranku takkan berubah lagi. Dan perasaan-perasaan pernah kangen padamu sudah kuhapus dengan airmata dan keringat. Tak seharusnya kita bertahan lebih lama dari ini.
9 Februari 2016
Tak ada cara untuk membuktikan Kau pernah mampir di sini. Bebatuan hitam buih pada alir sungai burung pipit hanya melempar rahasia.
Selamat Datang di Rumahku
Perjumpaan Masing-masing
Setiap hujan turun, sebatang kara kutorehkan cepat-cepat ke sepucuk masa depan. Tapi, jangankan puisi, bahkan kaleng ingatanku tumpah lagi dan yang kucoret justru jadi pelangi.
Rahasia Bayangmu
Aku ingin menyertakanmu dalam kerinduan Pada segala yang terhampar. Pada terik matahari Pada segala kemungkinan setelah cahaya di timur Sebab, sesungguhnyalah itu terang masih merangkak Mencari jalannya sendiri di retakan gunung-bebukitan
Aku belum menemukan kata Untuk menyapa-Mu pagi ini. Karena Tak yakin pada kepantasan “Selamat Pagi”
Aku sudah sanggup kautinggalkan. Atau harus aku yang pergi? Sama saja ada atau tidak ada bayanganku di pekatnya ingatanmu: seluruhnya, atau sebagian besar berisi marahku, seolah aku bukan lisan yang fasih menuturkan petatah-petitih. Tiada yang kau ingat dari kelembutanku.
Pernah Terbit Matahari
Bolehkan aku berkunjung ke pikiranmu. Pagi amat pengap Aku mau matamu di sini melihat derita rinduku agar ada yang bisa aku ucap dalam puisi dan suguhan sup kental aneka warna.
-kulihat wajahnya di alir air
Ada ombok di rambutnya. Ada juga cahaya berpendar kecil pada alurnya. Jariku. Jariku berselancar memetik kenangan seperti saat awal kami memahami bahwa ada yang tak terbaca dari pandangan. Ini tidak seerhana.
Tidurlah, burung kecil Aku ingin tersesat sepertimu
Rindu. Memburu. Bolehkan aku mengetuk pagi sambil mengenangkan segala gelinjang tubuhmu semalam. Tak ada warna. Kelam pun memutih berputar membentuk lingkaran nada : Malaikat menari.
Jangan goda aku. Jangan biarkan pikiran busuk membawaku ke gaduh keluh. Aku mau kamu di sini memahami tiap huruf sajak - sajakku. Memahami betapa sesungguhnya aku tak suka pada siksa rindu.
Gadis kecil di seberang bukit mengirim salam. ‘’Aku sedang demam rindukan rindu pada senyum pagi.’’ Lalu datanglah segerombolan tanda tentang angin lusuh atau udara yang kumuh.
Aku sudah sanggup untuk berpisah. Siapa tahu perjalanan kita adalah perjumpaan masing-masing dengan jarak baru dan arah berbeda. TIdak ada yang keliru, tidak perlu pula kita saling memaafkan. Toh waktu telah mengenyangkan dada dan kepala kita dengan penyesalan.
Benarkah telah dituliskan di kitab kejadian bahwa kita memang harus berbagi basah di pelantaran ketika hujan turun sore itu? Bolehkah aku ragu? Toh kita samasama tidak tahu itu.
Pikiran melayang Pada geliat Irama kelingkingmu
Tidak Sederhana
Sebatang Kara
Tak bisa kubayangkan apa jadinya jika kemarau tiba. Bumi dilupakan langit. Angin tak mencumbu awan. Dan, matahari hanya memberi peluh dari terik yang memeras ragaku.. Jika hujan turun lagi, celepak-celupak berisi air labit akan kucampur air pelupuk mata. Tapi. Mustahil kutulis kisah lain karena cerita tentangmu masih menggenang di pelantaran.
Aku Mau Kamu
Kau menari Aku menimba Wangi dupa
Yang bisa kucatat hari ini sepasang sepatu tua menanti di depan rangkaian mimpi.
Setiap hujan turun, aku menampung air langit di sekaleng ingatan, kuaduk dengan air pelupuk mata, dan jadilah tinta. Sebatang kara kucelupkan.
Lalu, aku gagal lagi menulis secarik puisi. Tinta tumpah. Jika terlampau lama menunggu hujan yang tak juga turun, kukumpulkan embun. Daunan bahkan sampai hapal doa-doaku.
Denpasar-Jakarta-Singaraja Menari
Mampirlah ke sini Ada rindu menantimu
Jangan menggodaku Kamu padaku saja
Tidurlah, burung kecil. Jika mati Kukubur engkau sepantas Jika pun nanti sayapmu mengembang Terbanglah ke kamarku yang lusuh Atau menyambangi buku-buku di ruang depan Karena telah terlalu lama hanya menampung debu Otakku dipenuhi perkara kekinian tak jelas Yang berserakan di meja kerja dan hard disk
Ketut Syahruwardi Abbas Lahir di Desa Pegayaman, Buleleng,
Ketut Syahruwardi Abbas
Orang bisa menimang yang dikata Seperti perahu di alun laut Seperti nyala lilin di kamar berangin Tapi aku hanya punya satu keinginan Kamu padaku saja
Burung itu tersesat di teras rumah Terbang membentur tembok dan jatuh Kupapah ia ke atas telapak tangan Terkulai memandang sendu
ran para penyait. Sebab, sajak mengajariku kesamaan semua manusia. Sajak mengajariku satu bahasa, yakni bahasa manusia. Sajak mengajariku cara mencintai, bukan cara membenci. CINTA ada di setiap kalimat yang dibuat para penyair. Sesuatu yang kini sangat sulit dipahami oleh kebanyakan manusia, terutama mereka yang terlanjur tertular pikiran untuk tidak bisa berdampingan dengan perbedaan. Karena cintalah Tuhan mengutus para nabi, para santo, para begawan, untuk membimbing manusia keluar dari kebiadaban. Namun, betapa sering kita menerjemahkan cinta Tuhan itu sebagai keberpihakan, seakan hanya kitalah, hanya kelompok kitalah, banyak yang bersembahyang dengan cara kitalah yang dicintai-Nya. Yang lain dibenci. Karena itu menurut pikiran konyol mereka -- kita patut ikut membenci. TERIMA KASIH telah membawa saya pada dunia kepenyairan, dunia cinta.
Duabelas (12)Sajak
Jangan menggodaku Aku cemburu
Burung Kecil
Bulan itu masih sama, terpekur seperti yang kita lihat di masa kanak-kanak. Bukit hitam yang berubah bentuk jika pagi dan lorong-lorong antara tembok-tembok tanah dan cahaya setengah tubuh.
membius anak-anak muda tolol yang menganggap bangsa lain sebagai bangsa-bangsa yang tidak panas menghuni bumi. Di Amerika Serikat, sekelompok kaum putih masih saja senang mengibarkan bendera Ku Kluk Klan, membenci kulit berwarna dan bercita-cita mengusir mereka dari tanah yang mereka rebut dari kaum Indian. SIALNYA, semua kebencian akibat perbedaan itu seperti mendapat pengesahan dari para ilmuwan ‘’aneh’’ yang mengaku pengikut darwinisme. Mereka beranggapan, tingkat evolusi manusia tidak sama. Bangsa Eropa, menurut mereka, menempati peringkat pertama sebagai manusia yang telah mengalami evolusi sempurna. Yang paling rendah, yang masih sangat dekat dengan alam monyet, adalah orang-orang berkulit hitam di Afrika. Gila. TERIMA KASIH, Tuhan. Engkau memberiku kesempatan berada dalam jaja-
Mendung adalah cara sedih memahami hidup. Bergerak malas di atas ubun-ibun sambil sesekali bersin dan batuk-batuk tua. ‘’Mari bermain. Tuangkan lumpur ke atas pasir. Tuangkan air ke atas lumpur. Bangunlah hidupmu sendiri,’’ Tapi untuk Apa? Rahasia Lebih dari mendung. Lebih dari kelam. Terlalu banyak batu di sini. Keras berbongkah-bongkah Sulit memahami percakapannya dengan air yang menampar-nampar riauh berisik. Sulit mengerti peluk ciumnya dengan daun yang jatuh lembut Tak risaukan hidup tak sedihkan mati. Rahasia di balik air Rahasia cahaya. Bayangmu hanyut di atas daun gugur.
Enam (6) Sajak
Candra Malik Solo-Jakarta-Bandung Sudut Paling Riskan
Mendengar pendengaran mendengar. Melihat penglihatan melihat. Hening mengucapkan kekosongan. Telingaku berdenging, malam melafalkan sunyi paling sepi. Dinihari telah tiba. Surya menata Subuh yang sebentar lagi. Masih saja Engkau kasat menunjuk hampa di dadaku. Setiap kali kusebut NamaMu, aku khawatir perpisahan ini takkan menepati janji. Ingin sekali aku berjumpa denganMu meski kematian satu-satunya jalan. Aku sangat mau. Di sudut paling riskan, kupercayakan hidup pada keniscayaan-keniscayaan Cinta. Dunia berulangkali memberiku hal-hal tak pasti. Lalu kukemas setiap kekecewaan itu menjadi tutur kata di lisan purba: kejujuran takkan menua. Waktu selalu baru setiap kedip mata, Rindu pun selalu tahu di mana arah kiblatnya, dan aku memilih titik sujud di antara azali dan abadi. Pancaran mata paling tajam adalah ketika rasa memutuskan tak pernah memejam.
Terima Kasih
Semula kusangka engkau adalah semesta paling luas, menyediakan kehangatan paling hakiki, dan ufuk paling tenang. Ternyata aku keliru. Walau beribu kali kulihat matahari terbit dan garis senyummu, engkau tetaplah gunung berapi. Magma di lubukmu semakin tak terkendali. Pagi ini, kawahmu muntah serapah. Meletup-meletupkan idah api. Bara meluluhlantakkan prasasti kita. Ikrar tak lagi terbaca meski satu aksara. Terlalu kusayangi engkau. Sampai aku lupa di dalam dirimu tersembunyi misteri tak terjangaku. Ternyata aku tidak mengenalmu. Sedikit pun tidak. Ini letusan kesekian. Pada akhirnya kau harus kutinggalkan. Cukup kini kuingat, beribu kali garis senyummu pernah menerbitkan matahari. Dulu.
Siang cemburu pada malam karena kau lebih suka kita berpelukan ketika letih telah larut di peristirahatan. Jika kau mendekapku dalam terik, tak ada yang kuminta selain menarik tirai dan daun jendela, lalu kita menganggap gelap lebih berhak menyaksikan di mana kecupan pertama kusuratkan. di buku-buku punggung telapakmu yang memegangku penuh perasaan. Kita berebut napas. Kau memilihku, menjadikan aku pendekat yang liar, menangkap deru degup yang memburumu di puncak pendakian. Kubenamkan matahari di purnama wajahmu ke dadaku. Gerhana telah memberi orgasmus. Kita gelap mata: tiada yang lain selain yang batin.
Adakah Yang lebih?
Setiapkali bibirku bertemu takdirmu, serta merta kusebut nama kita: dua yang sesungguhnya satu. Walau gulita telah memburamkan segala terang, pelita dari segaris senyummu cukup mengantarku pada kelegaan.
Adakah yang lebih jujur dari puisi? Bahkan untuk berdusta pun, syair harus disusun dengan kata hati. Tak ada sanggup mengakalinya. Setiap yang buruk seketika ia tegur. Apakah yang lebih rela dari puisi? Bahkan untuk berkhianat pun, kata hati harus dibisukan oleh akal dan pasti gagal. Ia tetap setiap berbicara walau tak didengarkan siapa pun. Apakah yang lebih tulus dari puisi? Bahkan untuk berbantah pun, tiap baik harus berbaris teratur. Tak adayang dibiarkan berlarian ke sana ke mari seperti logika para pendebat. Adakah yang lebih terbuka dari puisi? Bahkan makna yang paling gelap pun membuka aib penyair itu sendiri. Tak ada yang ditulisnya selain peristiwa-peristiwa memalukan tentang diri.
Cinta tidak meminta apa-apa selain terimakasih. Tiada yang kuterima selain ketulusan kasihmu, dan tiada kasihmu selain kerelaan menerimaku. Siang cemburu pada malam sejak kita sadar: hakikat tak selalu kasat.
NASIONAL
16
Minggu Umanis, 1 Mei 2016
Jalasandha Lempari Tombak Satyaki
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Dua Ratus Lima Puluh Tujuh) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
SERANGAN itu seperti sebuah kumpulan awan perkasa pada akhir musim panas yang mencurahkan aliran hujan, di sebuah lereng gunung. Gajah-gajah itu terbantai oleh panah-panah yang sentuhannya menyerupai petir. Panah-panah itu dilontarkan orang utama di antara keluarga Sini. Akibatnya, para Kurava mulai melarikan diri dari medan, gading-gading mereka patah, tubuhnya ditutupi darah. Kepala-kepala dan bagian-bagian depannya pecah terbuka. Sedangkan, telinga-telinga, muka-muka, belalainya terpotong. Mereka sendiri kehilangan penunggangnya. Tiang-tiang benderanya jatuh. Para penunggangnya terbantai dan selimut-selimutnya terlepas. Mereka berlarian, Oh raja ke segala arah. Banyak di antara mereka, Oh baginda, dirobek-robek Satwata itu dengan panah-panah panjang, selain itu anak-anak panah berkepala seperti gigi-gigi anak lembu dan juga anak-anak panah berkepala lebar. Banyak Anjalika dan anakanak panah itu mukanya seperti
pisau cukur. Panah itu berbentuk bulan sabit. Banyak juga para ksatria itu melarikan diri, dengan darah mengalir dari tubuh mereka sendiri mengeluarkan kotoran dan kencing-kencing mengeluarkan berbagai jeritan keras seperti raungan awan-awan. Beberapa di antara mundar-mandir. Beberapa terpincang-pincang dan beberapa terjatuh, dan beberapa bermuka pucat dan sedih. Demikian dibuat sengsara oleh Yuyudhana itu dengan panahpanah menyerupai matahari atau api. Akibatnya, divisi gajah pasukan Kuru melarikan diri ke segala arah. Setelah divisi gajah itu dimusnahkan, Jalasandha yang perkasa datang. Dirinya sendiri berusaha dengan tenang memimpin gajah-gajahnya ke depan keretanya Yuyudhana yang ditarik kudakuda putih. Dibungkus Angada keemasan, dengan anting-anting dan mahkota serta bersenjatakan pedang. Diurapi pasta cendana merah. Kepalanya dilingkari rantai emas berkilauan. Dadanya ditutupi sebuah pelindung kulit.
Lehernya dihiasi rantai berkilauan dari emas. Pahlawan itu jiwanya tanpa dosa. Dia berada di depan gajah-gajahnya, menggoyang-goyangkan busurnya yang dihiasi emas. Kelihatannya gemerlapan, Oh raja seperti sebuah awan yang sarat petir. Seperti daratan menahan laut menggelora, Satyaki menahan gajah sangat baik dari penguasa Magadha yang datang mendekatinya dengan kegeraman seperti itu. Setelah melihat gajahnya ditahan panah-panah sangat baik dari Yuyudhana, Jalasandha yang perkasa menjadi dipenuhi kemarahan. Kemudian, Oh raja, Jalasandha yang marah itu, menyerang cucu Sini, pada bagian dadanya yang bidang. Serangan nya menggunakan beberapa panah sangat kuat. Dengan panah lain dan anak panah yang ditempa baik berkepala lebar. Dia memotong busur pahlawan Vrishni itu ketika yang belakangan sedang menariknya. Kemudian, Oh Bharata, sambil tersenyum terus, penguasa dari Ksatria Magadha yang gagah perkasa itu, menyerang Satyaki yang tanpa busur
itu dengan lima batang panah tajam. Pangeran Satyaki yang gagah berani dan berlengan perkasa itu walaupun diserang menggunakan banyak panah oleh Jalasandha. Cucu Sini itu sedikit pun tak gentar. Semuanya ini kelihatannya sangat menakjubkan. Kemudian Yuyudhana yang perkasa tanpa ketakutan, memikirkan panahpanah yang akan dia pakai. Setelah mengambil busur lain, Dia menyapa Jalasandha, ‘Tunggu, Tunggu!’ Setelah mengatakan sebanyak ini, cucu Sini ini den-
gan cepat menyerang Jalasandha pada bagian dadanya yang bidang. Serangan itu menggunakan 60 batang anak panah. Sambil terus tersenyum. Dengan anak panah yang mukanya seperti pisau cukur sangat tajam. Dia memotong busur Jalasandha pada pegangannya dengan tiga batang panah yang diarahkan ke bagian dada Jalasandha sendiri. Kemudian Jalasandha setelah melemparkan busur masih dengan anak panahnya lalu melemparkan sebuah tombak, Oh tuan, kepada Satyaki. (bersambung)
Sloka 7.1 Sri Bhagavan uvaca Mayy asakta manah partha Yogam yunjan mad asrayah Asamsayam samagram mam Yatha jnanasyasi tac chrnu Bersabdalah Yang Maha Pengasih ; Dengarkanlah olehmu, oh Arjuna, bagaimana mempelajari yoga dengan pikiran yang selalu terpusat kepada-Ku dan Aku sebagai tempat dikau berlindung, dengan demikian tanpa ragu-ragu lagi engkau mengenal-Ku secara utuh.
30 Napi Lapas Jakarta Dipindahkan ke Nusakambangan Jakarta (Balipost) Dengan pengawalan ketat anggota Brimob Polda Metro Jaya, 30 narapidana dari dua lembaga pemasyarakatan (lapas) di Jakarta dipindah ke Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (30/4) kemarin. Dengan diangkut menggunakan bus Transpas, selanjutnya, 30 napi dengan kondisi terborgol itu diturunkan dari bus dan pindah ke Kapal Pengayoman IV yang akan mengantar mereka ke Dermaga Sodong di Pulau Nusakambangan. “Hari ini, ada 30 napi dari Jakarta yang dipindah ke Nusakambangan,” kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Jateng Molyanto saat dihubungi wartawan. Dari informasi yang dikumpulkan, 30 napi tersebut berasal dua lapas di Jakarta, di antaranya sebanyak 10
napi dari Lapas Kelas II A Narkotika Jakarta yang menjalani hukuman bervariasi, satu orang terpidana mati, empat orang terpidana seumur hidup, dan lima orang dengan pidana sementara, sedangkan 20 napi lainnya berasal dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Jakarta yang terdiri atas empat napi pidana umum dan 16 orang terpidana kasus narkotika. Saat ditanya mengenai salah seorang napi yang dipindah itu merupakan terpidana mati atas nama Zulfikar, dia mengaku belum menerima laporan tersebut. “Saya belum
menerima laporan,” jelasnya. Dia menjelaskan, rencananya 300 napi dari Jakarta akan dipindah secara bertahap ke enam lapas dari tujuh lapas di Pulau Nusakambangan. Pemindahan napi tersebut rutin dilaksanakan mengingat kondisi lapas di Jakarta sudah sangat padat. “Di Jakarta sudah padat dan Nusakambangan merupakan penyangga,” jelasnya. Saat ini, para napi tersebut akan ditampung di Lapas Kelas I Batu, Nusakambangan, sebelum didistribusikan ke lapaslapas lainnya yang ada di pulau penjara tersebut. (kmb)
Pemkab Buleleng Potong Anggaran Pilkada 2017 Singaraja (Bali Post) Rencana anggaran Pilkada kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Buleleng sebesar Rp 42,7 miliar mengalami efisiensi alias dipotong menjadi Rp 41 miliar lebih. Pertemuan dilakukan di ruang kerja Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buleleng, melibatkan KPU Buleleng, perwakilan Polres Buleleng, dan Kodim 1609/ Buleleng. Kesepahaman bersama Pemkab Buleleng, akhirnya membuahkan hasil salah satunya terhadap KPU Buleleng. Persiapan dini KPU menjadi lebih matang, dengan telah melakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Anggaran KPU Buleleng mengalami efisiensi mencapai Rp 1 miliar lebih dari angka Rp 42,7 miliar. Sebagaimana di awal sempat diajukan dan sepakat dicairkan satu tahap. “KPU menyangkut anggaran Pilkada 2017, ada perubahan regulasi. Di awal berdasarkan standar kebutuhan Permendagri No. 51 tahun 2015. Maka anggaran digunakan saat ini adalah standar kebutuhan dan juknis kebutuhan Pilkada serentak 2017, melalui SK nomor 43 dan nomor 44 KPU RI tahun 2016,” ujar Ketua KPU Buleleng Gede Suardana, S.Pd., M.Si., Jumat (29/4)lalu. Menurut Suardana, untuk anggaran KPU Buleleng
Gede Suardana, S.Pd., M.Si.
KMB/dgk
disepakati Rp 41 miliar lebih. Besaran nilai dimanfaatkan semaksimal mungkin, selama tahapan Pilkada dimulai pertengahan tahun ini. “KPU melakukan revisi dari anggaran diajukan sebelumnya. Dari hasil revisi diusulkan dari Pemendari No. 51, senilai Rp 42,7 miliar. Kami berdasarkan SK 43 dan 44 KPU RI tahun 2016 terkoreksi menjadi Rp 41 miliar,” ucapnya. Ia menuturkan, efisiensi anggaran salah satunya mengenai penggunaan gudang logistik. Semula dari menyewa akhirnya memanfaatkan eks Gedung Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Buleleng, di Jalan Gajah Mada atau berdampingan dekat Markas Kodim 1609/Buleleng. Artinya efisiensi dana, seka-
ligus ditunjang bantuan keamanan TNI di dekat gudang logistik. “Angka Rp 41 miliar, di dalamya terdapat honorarium dan kebutuhan barang jasa. Karena kami sudah diberikan pinjaman gudang oleh pemerintah kabupaten berdasarkan usulan KPU, dari anggaran gudang mencapai Rp 1 miliar dihilangkan. Gudang logistik memanfaatkan eks gedung DKP di Jalan Gajah Mada Singaraja,” paparnya. Suardana menambahkan, poin anggaran penting ikut dimasukkan adalah pemungutan suara ulang Rp 1 miliar ke anggaran yang baru. “Ini karena pemungutan suara ulang pascaputusan MK diatur dalam peraturan KPU, maka harus dimasukkan ke dalam standar kebutuhan Pilkada 2017,” tambahnya. Selain anggaran Pilkada KPU Buleleng disetujui Rp 41 miliar, dana lainnya disepakati pemerintah adalah pengamanan untuk TNI mencapai Rp 2,6 miliar, Polri sebesar Rp 14 miliar, dan Bawaslu Rp 13 miliar. Sekda Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. mengatakan, mekanisme finalisasi penganggaran KPU Buleleng, Polri dan TNI rampung disepakati. Pihaknya kemudian melakukan rapat bersama DPRD Buleleng, guna menginformasikan secara konkret hasil pengalokasian dana. (kmb34)
Minggu, 1 Mei 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wecana 06.35 Sehat Bugar 07.05 Seputar Bali Akhir Pekan 07.05 Warna-warni Pagi 08.05 Klip Anak 08.35 I Got It Windmills (Philippines) 08.45 BCTTV 09.05 Taman Sari TK Harapan Nusantara (1) 09.30 Belajar Menggambar
10.05 Spot News 10.30 Pelangi Kehidupan 11.30 Dunia Otomotif 12.00 Dharma Wacana 12.30 Traventure 12.45 BCTTV / Glimps Of The Island 13.00 Dunia Kita 13.30 Lejel Home Shopping 14.30 Tembang Bali 15.30 Gita Shanti SS. Gadung Sari (2) 16.05 Dialog Interaktif Harmoni Bali 17.05 Round Up The World 17.30 DW TV
18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Banjar Bali Quiz (BBQ) 19.30 Kris (Kriminal Sepekan) 20.00 Samatra Artis Bali 21.00 Lintas Manca Negara 21.30 Sekilas Berita 21.35 Ajeg Bali Tradisi Slat Sarang 22.00 Sekilas Berita 22.05 Lila Cita Calonarang Benoa (4) 23.05 Solusi Alternatif Herbal Putih 00.00 Lejel Home Shopping
BPM/ant
DIPINDAHKAN - Aparat sedang memindahkan 30 napi dari Jakarta menuju Nusakambangan, Sabtu (30/4) kemarin.
Paket Kebijakan Ekonomi Tak Berpihak pada Buruh Jakarta (Bali Post) Dalam rangka memperingati Hari Buruh atau Mayday pada 1 Mei 2016, Labor Institute Indonesia (LII) menyarankan serikat buruh memberikan berbagai kritik yang konstruktif terhadap kebijakan perekonomian Presiden Joko Widodo. Sebab, menurut LII, 12 paket kebijakan ekonomi yang telah dikeluarkan pemerintah itu tidak memberikan keuntungan yang proporsional bagi kaum buruh di Indonesia. Paket kebijakan ekonomi itu juga tidak sesuai dengan tujuan yang digariskan oleh Nawacita dan Tujuan Pembangunan yang Berkelanjutan (SDG’S).
“Bagaimana mendorong persaingan dan produktivitas tenaga kerja dan mendorong pertumbuhan untuk penciptaan lapangan kerja yang bermuara pada decent work dan sustainable job atau kerja layak dan keberlangsungan pekerjaan bagi buruh,” kata Analis Politik dan Hak Asasi Manusia LII, Andy William Sinaga, Sabtu (30/4) kemarin. Andy berpendapat paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan pemerintah terkesan hanya kebijakan populis tanpa proses monitoring dan evaluasi yang jelas. Akibatnya, paket tersebut kurang dapat diadopsi dan diimplementasikan oleh kementerian dan
lembaga terkait. Menurut Andy, monitoring dan evaluasi belum dikerjakan maksimal oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sebagai leading sector. “Kami mengimbau agar presiden tidak perlu mengeluarkan paket kebijakan ekonomi lagi. Sudah seharusnya Presiden Jokowi melakukan evaluasi atas paket kebijakan yang telah dikeluarkan. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengumumkan paket kebijakan deregulasi XII tentang kemudahan memulai usaha bagi usaha kecil menengah (UKM), Kamis (28/4). Latar belakang penerbitan paket kebijakan XII ini sesuai den-
gan amanat nawacita agar Indonesia dapat menjadi bangsa mandiri dan berdaya saing dengan upaya mempermudah memulai usaha bagi UKM. Dalam paket kebijakan deregulasi XII terdapat sejumlah perbaikan pada seluruh indikator yang ada. Salah satunya adalah pemangkasan prosedur untuk memulai usaha. Sebelumnya, pelaku usaha harus melalui 13 prosedur yang memakan waktu 47 hari dengan biaya berkisar antara Rp 6,8 juta hingga Rp 7,8 juta. Dalam deregulasi yang baru pelaku usaha hanya akan melalui tujuh prosedur selama 10 hari dengan biaya Rp 2,7 juta. (ant)
150 Ribu Buruh Siap Unjuk Rasa di ’’Mayday’’ Jakarta (Bali Post) Memperingati Mayday atau Hari Buruh yang dirayakan setiap tanggal 1 Mei, para Buruh siap menggelar aksi unjuk rasa. Rencananya buruh se-Jabodetabek akan berkumpul di Bundaran Hotel Indonesia (HI) mulai pukul 10.00 WIB. “Massa naik bus dari daerah masing-masing dan berkumpul di bundaran HI sekitar pukul 10.00 WIB.
Karena car free day maka mobil tidak kita masukkan ke Thamrin dan Sudirman tapi kita jalan kaki,” kata Presiden Konfederasi Serikat Buruh Indonesia (KSPI) Said Iqbal, Sabtu (30/4) kemarin. Iqbal juga mengatakan, ratusan ribu buruh yang akan berunjuk rasa besok berasal dari daerah se-Jabodetabek dan juga berasal dari sejumlah elemen buruh. “Untuk demo buruh be-
sok di Jakarta ada dari kawasan Jabodetabek. Ada sekitar 150.000 massa yang mengikuti aksi Mayday ini,” ujarnya. Iqbal menambahkan, para buruh yang hadir di antaranya berasal dari Kawasan Industri Pulogadung, Cakung, Bekasi dari EJIP Cikarang. Sedangkan dari Tangerang mereka dari Balaraja dan Cikupa. Buruh dari Bogor juga turut meramaikan Mayday
besok. Jumlah massa terbesar, lanjut Iqbal berasal dari KSPI yang mencapai 89.000 orang. Dari KSPSI Andi Gani berjumlah 23.000 orang dan KPBI serta aliansi-aliasni buruh se-Jabodetabek. “Itu yang sudah terdaftar ya, masih ada dari organisasi buruh lain yang nantinya akan menyusul ikut hadir bersama kita,” ujarnya. (kmb)
Undiksha Genjot Buka Prodi Pendidikan Kedokteran Singaraja (Bali Post) Proses pengajuan Prodi Pendidikan Kedokteran Undiksha dirancang maksimal. Sarana prasarana Prodi Pendidikan Kedokteran ini melibatkan kerja sama Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui RSUD Buleleng. Berbagai komponen diharapkan saling mendukung. Keberadaan Undiksha di Buleleng adalah magnet kunjungan ribuan generasi muda dan demi perekonomian Bule-
leng. “Kami intens mengurus pembukaan Prodi Pendidikan Kedokteran melalui jalur formal. Ini tentu diawali proposal dan ketersediaan SDM pengajar. Kami telah memiliki tiga belas tenaga dokter bekerja sama dengan RSUD Buleleng,” ujar Rektor Undiksha Singaraja, Dr. Nyoman Jampel, M.Pd., Sabtu (30/4) kemarin. Dia mengatakan pendidikan mampu mengubah mindset dan mendorong kemajuan masyarakat di
suatu daerah. Generasi muda akan berperan, berbekal ilmu diperoleh di bangku perkuliahan dan diaplikasikan di masyarakat. Saat ini, kata dia, Undiksha mempercepat Prodi Pendidikan Kedokteran baik lewat bantuan formal maupun politik. “Pemerintah pusat sudah memberi mandat mengembangkan prodi-prodi yang bukan tergolong kependidikan. Sehingga kami memiliki Prodi Hukum, Teknologi Informasi,
Analis Kimia, Pariwisata dan banyak prodi lainya,” paparnya. Dia mengatakan Undiksha dikenal merakyat dengan masyarakat di Buleleng. Masyarakat kurang mampu diprioritaskan mendapatkan beasiswa. Beasiswa diterima sebagai modal menamatkan perkuliahan. “Bupati juga mendorong supaya kita memiliki Prodi Pendidikan Kedokteran. Seluruh aturan prosedur telah kami ikuti,” tegas Jampel. (kmb34)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Minggu Umanis, 1 Mei 2016
17
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) Jakarta : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) Surabaya : (031) 5633456 Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA Email: pembacabalipost@gmail.com Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! Tarif iklan Mini/Baris
Iklan Peluang Emas
Dicari Housekeeping SMS:0811395387
!!!Karyawati Min SMA,Gji Tinggi,Mekar Abadi Bgn Jl.By Pass Ngurah Rai 777 Jimbaran
Dibutuhkn Pemain DJ,Waitress KKM,Juru Mudi Lam:Sea Safari Cruise Jl.Raya Pelabuhan Benoa Email:hrd@seasafaricruises.com
A.BP.153.04.16.0002873
Dicari Staff Wanita Untuk Kantor Hub:0811399813 A.BP.153.04.16.0002872
B.BP.141.04.16.0001327
A.BP.001.04.16.0002884
Dcr Staff Percetakan Pria Lam:Jl.Badak Agung II No.1 Dps A.BP.001.04.16.0002881
Bth Sgr Staff u/Kopi Kiosk di Sanur Bhs Ing 0361-270046 A.BP.153.04.16.0002874
Dcr PRT jujur,rajin,bersih tinggal dalam H.082336097779 B.BP.164.04.16.0001430
Dcr Staff Admin Perusahaan Lam:Jl.Badak Agung II No.1 Dps A.BP.001.04.16.0002882
Bth T.Salon Pglmn H.Salon Sai Laksmi,P.Misol 26,083856224199
Cr Pembantu Gj1,5Jt yg Ngantar Dpt 500 T.488315/487612 Lgs
Dicari Pembantu Bisa Mengurus PerusahaanDevelopermembutuhAnjing Gaji 1,2/Bulan+Ongkos kan Accounting Supervisor.Wanita, Bersih.Tinggal Dlm,08971438054 Min D3 dan Quantity Surveyor A.BP.001.04.16.0002865 A.BP.001.04.16.0002627 Cr Waiter/Waitress B.Ing &Tkg Min.S1 pengalaman 2thn. Dcr:PRT jujur/baik u:pribadi Dicari Sopir Punya SIM A&B1 A.BP.001.04.16.0002870 Cuci wntCall Ilia, 082146768685 CV kirim ke hrd.mitrainvestama tdr dlm max25th H:081999492582 Peminat Hub: 081808830830 A.BP.001.04.16.0002842 Dcr PRT Wnt Brpglm,Sopan Rajin @gmail.com A.BP.001.04.16.0002852 A.BP.001.04.16.0002863 A.BP.001.04.16.0002701 u.30-40Th Gj 2Jt.082146808888 Bth Cpt Admin,Mrkting Prshn Dicari Teknisi AC+Helper Dcr:Waiter/ss bisa Bhs Inggris A.BP.001.04.16.0002883 Perusahaan Distributor:Acc comLinen U/Hotel yg Sdng berkbng u/R.M @Legian Hub;081236109808 Hub.082236090698/085100986816 puter&Gadget:1.Admin,2.Sales/ Dcr PRT wanita,tdr dlm Gaji Hub/SMS 081805471780 A.BP.001.04.16.0002857 A.BP.001.04.16.0002853 A.BP.001.04.16.0002810 memuaskan H.085100883990 PT.APL Butuh 2 VSR Vaksin Syrt Marketing, 3.Pengiriman.Lam/CV Bth Trapis Dgn Gj Tinggi Spa A.BP.001.04.16.0002836 Dibutuhkan:Acc Pengalaman utk email ke: anaya.acc@gmail.com S1 Usia Max.30Th CV Ke Trvl Agent E:operationbs@hotma Alexa Jl.Glogor Carik Gg.Panda A.BP.001.04.16.0002854 Dcr Pegawai Laundry Wanita Jl.Cargo Permai 88XXX il.com 088219300527 No.4 Dps Hub.081337009800 Ubud Rest.Waiter/ress,Bar,Cook Hub.082247773391 A.BP.001.04.16.0002732 A.BP.001.04.16.0002770 A.BP.001.04.16.0002824 A.BP.001.04.16.0002816 dekco@dekco.com SMS 0811399375 Dicr Cost Control,QS,Arsitek, Cari Penjahit Bulanan Fas:Gaji Dicari Bag.pembukuan(wnt),seraB.BP.004.04.16.0001341 Dcr QS,Pelaks MEP, Adm Project, Pelaksana,Adm in Proyek,Sekreu.Makan,THR,Cuti;BPJS;5Hr Kerja butan bisa nyetir Hub.(0361) Sbh Rst Arabian Food Bertaraf dan Drafter.Hub.0361-419677 tarisMin.S1(ST/Arsitek/Sipil) Hub.PT.MGBR-ioco Jl.Sunset A.BP.001.04.16.0002714 4727264/65,Hp.082236655989 Int’l Lok.di Senggigi Lombok, u/Persh Kontraktor Hub.0823399 A.BP.001.04.16.0002833 Road 88X Seminyak Kuta 8475824 Dibthkan PRT bs Masak,Tdr dlm bth Head Chef & Manager.Syrt: 30603 Email:medjien.matahariba Dicari Karyawati u/Laundry di A.BP.001.04.16.0002777 Usia 30Th ke ats, 08123923020 pglmn min 3th di bid.yg sama, li@gmail.com Canggu Hub.081238498393 Dcr Mrktg Mgr,HRD,AO,CS,Acctg. B.BP.004.04.16.0001367 A.BP.001.04.16.0002725 bs Bhs.Inggris dgn baik,bonus Pengalaman Diutamakan PT.BPR Prima Dewata, Jln.Gatsu Dcr SPG Gj 2,250jt kirim CV ke Looking for Guest Relation tmbhan bs Bhs.Arab.Krm lam&CV+ A.BP.001.04.16.0002698 Barat No.18Y Bdg 430816/430818 ellisaling@yahoo.com/ ke Jl. Officer(GRO) 1 Year Exp. Team foto ke admin@divalombok.com Dicari Marketing u/Transport A.BP.001.04.16.0002715 Monkey Forest toko Syang Ubud A.BP.001.04.16.0002632 Work,Fluent English,Hard Work. Lamaran dibawa langsung ke Cr Admin Gdng min.D3(bs Excel) sebelah Restaurant Lemonado The Griya Villa Amed Cari FB Send CV to rudisata@gmail.com Jalan Kenyeri II/C Tlp.247619 SPG min SMU(pny kend.sdr), A.BP.001.04.16.0002671 Manager,Guest Relation Manager 082145548444 A.BP.001.04.16.0002520 max.35thn. Kirim ke Toko Gayathri B.BP.004.04.16.0001423 PMA di Batubulan, Lowongan FO Spv.Send CV: Dicari Mekanik Sepeda Motor Dupa Wangi Jl.Gatsu Timur 85XX Dcr Salesman Sparepart Mobil + Teknisi Mekanik SMU/SMK info@thegriya.com Jl.Sidakarya 51 A Protuner Kav.IV,0361239980/087857718000 Motor.SIM C,kend.sndri,tau wil A.BP.012.04.16.0002454 Laki-laki max.30th Krm CV ke Hub:Helios 081936266444 Segera A.BP.001.04.16.0002138 Dps,min SMA/Sdrjt. Bawa lam ke Urgently Need:Legal & General hrd@tripper.com atau ke: A.BP.001.04.16.0002711 Cr Cepat Guide B-Jepang u/Tour PT.Dirgaputra Jl.Trengguli 44 Affair.Syarat:S1 hukum,Min 1 PT.Tripper Nature Br.Tegaltamu Looking for Sales & Marketing Max.35Th, Hub.0361-727547 Dps Tlp.0361-461646 Thn Pengalaman,percaya diri, Batubulan,Gianyar min 2 years Experience,Fluent B.BP.001.04.16.0000290 A.BP.001.04.16.0002821 English, Hard Work.Send CV to Telp:0361291000,Fax:0361295200 Analytical Thinking,Admin dan Cr Krywt u/FotoCopy Krj Shift B.BP.004.04.16.0001424 Dicari Accounting yg Sudah Komunikasi Skill,Bhs Inggris rismasata@gmail.com G.1Jt+Bns di Tbn, 085738186078 A.BP.001.04.16.0002672 Pengalaman dan Tahu Pajak unt Raih 126 juta Dalam 3 Bulan dan A.BP.001.04.16.0002846 (written&verbal).lamaran ke: Dcr Cook Brpnglmn Hub.Wr.Padi- Proyek Hotel di Payangan.Lamaran Dicari Teknisi Mesin dan Gratis ke Korea.Segera Regishrd@zenjiwaraga.co.id/T:289752 Padi Jl.Ry Kapal 081239801377 Listrik Hub.085338284915 diemail:nikyoga@yahoo.com trasi_Nama ke 08510177388 info:www.zenjiwaraga.co.id
Dbthkn Elektrician Brpnglmn bs Instalasi AC/DC,Ngerti Listrik 1Phase&3Phase CV:Sea Safari Cruise Jl.Pelabuhan Benoa Email:hrd@seasafaricruises.com
A.BP.001.04.16.0002651
A.BP.001.04.16.0002801
Dicari Tukang Las Pengalaman 2Th, Resin&Moulding Umur Max 30Th,Kerobokan H.085100447041 B.BP.141.04.16.0001432
Boutique Villa Rental Agency Looking for senior admin & booking Agent.Excellent English, good presentation&motorbike Essential.Salary Negotiable. Umalas. Call/SMS 087860806272 A.BP.001.04.16.0002791
B.BP.164.04.16.0001428
Dcr Karyawati Untuk di Wr.Babi Guling Sari Kembar Jl.Marlboro Brt 99 Gj2Jt Berpnglmn di Babi Guling Hub:081338665134 No SMS
A.BP.001.04.16.0002858
B.BP.004.04.16.0001364
Dcr Staff Admin pglmn,Design Grafis,Sopir pribadi & Kantor Hub.Jl.Gadung 81 Kreneng Dps
A.BP.001.04.16.0002815
A.BP.001.04.16.0002739
B.BP.145.04.16.0001381
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU
Ayla’13 Type X Silver Manual AsliBaliMulusLowKM085100584428
Splash’14 Manual Putih AsBali Avanza G’11MerahMet AsDK Oris Serion’13 MT Pth,085100840907 Mlus 117,5Jt,081239600292 Prbd B.BP.141.04.16.0001436
Carry PU’15 Hitam Asli DK 087862200090
A.BP.001.04.16.0002860 HONDA
A.BP.001.04.16.0002876
A.Djl Tyt Nav’13, Tgn Pertama, Wrn Hitam H.085338812777
A.BP.001.04.16.0002768
Djl CRV’2005 AT/Hitam Hp:08123969591
Karimun Estilo 2008 Gg.Cemara 10 Tlp.08123801729
A.BP.001.04.16.0002826
Altis’04 prbdi silver istimewa ex.dokter,Dps Hub.081338735911
A.BP.001.04.16.0002703
Freed SD’09 Pth 155+G.VitaraMT Karimun’05 GX Hitam Asli Bali 12/200+Veloz’13AT,087860856999 Audio,Mulus,Trawat085101978746 B.BP.141.04.16.0001433
Avanza G’04 Silver Asli Bali Pribadi Hub:085237961789 A.BP.001.04.16.0002851
BU Innova th 2012 gold/silver, type G matic Hub.081237070266
MITSUBISHI
A.BP.001.04.16.0002827
A.BP.001.04.16.0002843
A.BP.001.04.16.0002859
ISUZU
Dijual Isuzu Panther’95 Biru M.Metalik, Hub:081338176905
A.BP.001.04.16.0002700
Pajero’11 Diesel Hitam AsBali Jl.Ry Sesetan 135,082237415454 A.BP.001.04.16.0002880
MERCEDEZ
B.BP.141.04.16.0001434
Jl Mercedes Vaneo 2002 Putih KM 56rb 135 Jt 081999661555
A.BP.001.04.16.0002871
A.BP.001.04.16.0002809
A.BP.001.04.16.0002829
Avanza’12 putih, asBali, Jl.Soka T.0817555449
A.BP.001.04.16.0002819
A.BP.001.04.16.0002856
B.BP.164.04.16.0001429
Innova G’05Silver AsBali Ori Splash’2011 Silver Asli Bali Mulus Prbdi,087861499476 Sdkry Full Var 111Jt 08123964757 BUC B.BP.141.04.16.0001435
AC
A.BP.001.04.16.0002868
Jual Cpt BU Corolla Altis G1.8 2010 Med Silver 081239634888
TOYOTA
SUZUKI
Splash GL th’2011 terawat Hub.0851 05 05 2880
Inova’05 asbali trwt,Asuransi 110jt nego Hub.081236502244
DICARI MOTOR “08123667168” Beli NMax,Scopy,Beat& sgl merk
SPA
A.BP.001.04.16.0002775
BIRO JASA
A.BP.001.04.16.0002849
BUC Dijual Murah Tanah Tulikup Pemilik Langsung 081933097792 A.BP.001.04.16.0002661
BUC Tanah 2 Are Jl.IB Mantra Jln 6 meter Hub.087761045335
B.BP.166.04.16.0001439
Djl Rmh Candra Ayu 7 Btubln,1A mnmlis jln.5M HUb.081337306812
Dikont Rmh 1Kmr Tidur 5x5 AC Teras,Dapur,Kmr.Mandi,AirPanas PDAM,Tlp,GaraseJl.Mertasari Suwung Kangin Hub.08123912109
A.BP.001.04.16.0002628
Dikont Rmh 3KT 2KM RM Dpr Grsi Murah Hub:081338300590
A.BP.001.04.16.0002845
A.BP.001.04.16.0002820
DIJUAL TANAH Tnh Kvl di Mengwi 70Jt/A & 55Jt/A Bs Kredit 087862450004
A.BP.001.04.16.0002516
Jual Rmh Lt2 LT2A Jl.Gn.Talang No.56 Dps Hp.081999111398
A.BP.001.04.16.0002817
A.BP.001.04.16.0002813
Dijual Tanah3,5Are LokPinggir Jln Utama ByPas Sanur 085101783994
Rmh 60/100 Puspem Bonus AC,Tmn KSet 082144523237/087860059631
A.BP.001.04.16.0002862
!Sisa 3Kav Strategis Dlm Kota Rmh Br Idaman 3KT 1KM T65/100 Pemogan 50mtr dr Jln.Utama Jln Jl.Siulan Dps Hub:08123833999 Link 6mt Aspal Hb.081805489074
A.BP.817.04.16.0002731
Dijual Tnh Kav Strtegis Densel 1-5 Are Hub: 081239311248 A.BP.001.04.16.0002776
Djl Tanah 1 Are Jl.Cekomaria Gg.Cempaka 5 Hub.081936062755
A.BP.001.04.16.0002764
Djl Tnh 2,35A Jl.Glogor Carik Gg.Nuri Pemogan 081237928457 A.BP.001.04.16.0002812
Djl Tnh 5A,Uma Alas Lestari Link Villa/SHM 081337312573 A.BP.001.04.16.0002773
DIJUAL MOBIL
TV
SEGALA MERK
082 144 495 421 081 5470 9697 C.0000807-SRV
BUKU BARU
PUSTAKA BALI POST
WACAKAN PAWATEKAN OTON n s n al ar a
S
i Rp.
ata 6 al .000 -
a n a
an a a S.S
R a in a m r pakan kons p asar n an ap r aann a m n ik ti s tiap k la iran man sia s a ai ma l k i p i nia ini. makan a ti ak sala s rta kan tanpa asar alasan ika i ali man sia m mp n ai s tan J l m ait s a ai ma l k i p n an tri pramana-n a i asari atas l -m la an akan i a api an i alanin a. Nam n l i m non ol J l -m la n a a kan l i an ak l k tim an m la -n a s in a m m n lkan s tan atma ait ro an la ir k m ali. a aimana p n atak ma p n ta iat k la iran s s oran ti ak p rl is sali kar na s m a it m r pakan k l-n a man ma i m n a i l m . Nam n s a ai man sia il i i n an tri pramana ai rpikir nt k r sa a m n tralkan n an alan arma a ama r pa m laksanakan pa ara pama a ata r atan s s ai n an sila krama-n a s a ai nt k p n tralan an p m asan.
BIRO JASA
BABAD ARYA KANURUHAN
BAHAN BANGUNAN
n s n al ar a
an k S patra al Rp. 1 .000 -
k ini m n a ikan a aimana p r alanan l l r r a an r an t r a l . S in a apat ik ta i ol n rasi p n r sn a alam m nin katkan ati irin a s a ai sala sat ari r a an r an. D n an mikian m rasa iri s a ai n rasi p n r s apat m nin katkan sra a an akti k pa a l l r nt k m n apai k i pan an armonis.
SERIANI PAK KETUT
SERVICE PANGGILAN KERJA DITEMPAT BERGARANSI
KURAS + MAMPET & SOLUSI
POMPA AIR l KULKAS l MESIN CUCI
081338561747 087860950022
Hub: RESTU TECNIK
WC
SIMPATI XL
PELAYANAN YNG BAGUS + MURAH 24 JAM
C.0001730-BRJ
l AC l WATER HEATER l KOMPOR GAS l DLL
HP. 081 353 470 588 Jln. Cokroaminoto No. 99 Dps C.0001868-SRV
BABAD USANA BALI PULINA n s n al ar a
an k S patra iii 66 al Rp. 1.000 -
a a sana ali lina m n ritakan t ntan k a aan p m rinta an mas arakat ali masa lampa s ak p m rinta an i Sin aman a a n an ra a Dal m Slon in k m ian rlan t k aman a l sampai pa a kspansi a apa it k ali. a a ini m man l i an ak r rita m n nai k k asaan a apa it i ali an itan ai n an rk asan a inasti ar i ali akni ari kalan an Dal m Sampran an lal pin a k l l sampai ak irn a r a ai pra ara m n rpa ri l l lal r irila istana S marap ra.
staka
ali
ost Jl. ata
p n n No. 6 oko - oko k
r
lp. 0 61 kat i ota
6 n a
. kol.rpa.
k
oton
A.BP.001.04.16.0002460
DIJUAL APARTEMEN Djl Unit Aprtmen 1KT(41,2m2)di Seminyak,Top.Floor(Lt5) Furnish Fas:Massage&Spa,Big Pool,Kids Pool,Gym,No Agent.081999158596 A.BP.001.04.16.0002254
DISEWAKAN VILLA Disewakan/Dijual Villa diSanur Luas 2Are+Pool 081236855640 A.BP.001.04.16.0002808
RUPA-RUPA Jl Velg BMW Alpina 20+Ban 99% Istmw Langka 081999661555 A.BP.001.04.16.0002828
KERJASAMA Deposito 500jt bunga 16%/thn dijamin SHM rumah 081337380202 A.BP.001.04.16.0002861
A.BP.001.04.16.0002864
HEWAN Djl Murah:Ruko Lt4 Jl.DiponeDjl Anak Anjing Yorkshire goro Dps & Tnh 26Are Sblm Ayana Tnh P.Saelus II 4Are+Rmh&Tnh5,5 Resort Jimbaran 08123804558/ Terrier,Stamboom + Vaksin Hub: 081999110707 081239188199 / 081999358299 A Sanggaran Bs 1A.081222955597 A.BP.001.04.16.0002878
DIJUAL MOBIL
A.BP.001.04.16.0002743
RUPA-RUPA
I LOVE EMAS
SI
Ruko 3Lt LT1Are LB210 Hrg 3,2M Jl.Gn.Rinjani Dps 081999028800
A.BP.001.04.16.0002831
Jl. Gunung Soputan 36B Denpasar Barat Telp. 082 14 666 0000, (0361) 8466343 Buka jam: 09.00-22.00 wita, Senin Libur C.0002246-rpa
SERVICE
Telah Terbit
A.BP.001.04.16.0001761
Tnh Dalung Permai 1 Are+2 Are Hr/A 500Jt 089621180533
Rusak, tidak ada surat, berat kecil sekali, Mau Jual??
PANGGILAN
SERVICE
A.BP.001.04.16.0002618
Tanah 14Are,LD51mtr Jl.Utama Pantai Ketewel 082147026666
BELI EMAS Emas, Silver & Platinum
SERVICE TV
KURSUS
A.BP.001.04.16.0002848
DISEWAKAN TANAH Dikontrakan Tanah Luas 3Are Lokasi Blkng Kampus Unud Bukit Hub.0817356034
A.BP.001.04.16.0002367
www.mitrahaki.com email: info@mitrahaki.com C.0001 0-
N RA GA
A.BP.001.04.16.0002597
Tnh 1,6A di Cargo Dewata&2A di dkt By Pass Sanur 08123612722
A.BP.001.04.16.0002850
DIJUAL RUKO Ruko/Tnh Induk Buluh Indah,Mahendradata,Malboro 085100493862
PATEN & MERK
SERVICE
A.BP.001.04.16.0002258
A.BP.001.04.16.0002841
DISEWAKAN RUKO Dikontrakan Ruko 4,5x15 Dkt SE Jl.Pulau Bungin 081916450750
A.BP.001.04.16.0002752
0817563986, 085100515078
BIRO JASA
A.BP.001.04.16.0002708
Jl Tnh 3A Pusat Kota,Cck u/Gdg Usaha,Ruko,Ofc,081999158596
Tnh 5A di Perum Seminyak Harga Miring Harga BUC 081337100093
Melayani Pendaftaran : v PATEN v MEREK v HAK CIPTA v DESAIN INDUSTRI Hub :
BIRO JASA
Jl Tanah 5Are Batubulan Hp.082145964726
Jl Tnh L.3,35 Are Jl.Abimanyu Singaraja Hub.081999653990
Djl Tnh Kav Mrh Jl.Kaswari Dps dan Tnh Inves 150Jt/Are dgn Jl 4mtr diBadung Hub.081338182006
Konsultan Paten Terdaftar
KERJASAMA
A.BP.001.04.16.0002261
A.BP.001.04.16.0002830 SINGARAJA
Tnh 20 Are Dekat Perumahan di Bongan Tabanan Hub:08123659893
A.BP.001.04.16.0002798
SERVICE
Djl/Sewa Tnh 7,5A View Laut Jl Utama Bali Cliff 081999158596
Tnh cocok vila Canggu Hr/A 425 Jt 1Are +1,5 are 081999270475
A.BP.001.04.16.0002818
A.BP.001.04.16.0002575
A.BP.001.04.16.0002784
A.BP.001.04.16.0002814
Dijual Tanah 2 are blkg GWK Kav Vila @2-10A Jl6m Tabanan 1 are Puri Gdg,Hub.08786134766 Nice View 100Jt/A,085739235526
A.BP.001.04.16.0002867
Jl Rumah 2Lt LT=130m2 LB=135M2 Panjer Dps Hub.0811453753
A.BP.001.04.16.0002834
A.BP.001.04.16.0002875
DISEWAKAN RUMAH !Dikont Rmh Jl.Gatsu I No.23, 3KT 1KM Dpr Grs Hrg.15jt/th min 2th hub.081236526600
B.BP.141.04.16.0001437
A.BP.004.04.16.0002712
A.BP.001.04.16.0002719
B.BP.161.04.16.0001431
Djl Rmh 2Lt (Baru) 3KT/4KM P.Misol X / SHM 081337312573
Djl Sgr Rumah L/B 490/360 di Sanur, 140/250 By Pass Sanur (Nego) Hubungi HP:081936196089
A.BP.001.04.16.0002847
Rumah Lantai 300m2 Tanah 2Are ****Tnh 1,4A di Dalung-Padonan Hg2,9M Tk.Pancoran087862433522 Paving 6m OneGate 081337378898
A.BP.001.04.16.0002877
A.BP.001.04.16.0002840
Fortuner TRD Disel’12 Putih DK Trwt Baik 0818-0561-3699
Jl Cpt Grad Livina SV’12 silvr DK Spt baru Manual 127 jt Net CRZ’13 Hybrid ungu tua Limited Edition 259jt Net H.0817334537
A.BP.001.04.16.0002728
Rumah 2,5Are Penamparan Bs Tukar Mobil, 085100856999 Pmlk
Djual Sgr Innova GMT Th 2009 Hub.081805608587/081239293301
NISSAN
Mercy New Eyes’00 E240 AT AsBali KM28rb Tkr,085100856999
Rmh L.1,5Are lok Jl.Mekar II !!BUC 1,5A 260jt/A mbl msk Jl. Djl Tnh Cpt Lt 1,69Are Jl.Jati C V No.9 Pemogan,081805442726 Btyang Batubulan, 081236909637 Padanggalak Hub.081999633009
DIJUAL RUMAH !!Dijual Rumah LT.2,5A Penatih Jl.6Mtr 081933077992
A.BP.001.04.16.0002869
RUPA-RUPA
18
DAERAH Pertanyaan MENDATAR 1. Selalu kecil aja, tidak dapat menjadi besar 4. Pengebirian 8. Penangguhan 9. Rasa Cinta 10. Paviliun 13. Giro non Customer 15. Runtuh ; Tumbang 18. Noda 20. Tidak berpengetahuan luas 22. Bagian diantara buku-buku 23. Kejang otot 24. Alat untuk menyauk/ meraup benda di air 25. Pati ; tepung 27. Pancang ; patok 29. Makan (Inggris) 31. Sejenis permainan yang mempergunakan sentilan jari 34. Dibalik : Genus cacing pipih yang bersifat parasit 35. Terletak begitu saja ; terkapar 36. Terbengkalai 37. Perhiasan tambahan pada kalung
Alfa Prima Gelar ”Sothresic 2016” “SOTHRESIC 2016” merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Musik Alfa Prima Denpasar dengan mengangkat tema “Let’s Play Acoustic And Share”. “Dengan mengangkat tema ini kami berharap dapat memperkenalkan bandband indie yang memiliki potensi ke masyarakat luas melalui musik akustik dan juga dapat mengajak mereka berbagi kepada sesama melalui musik akustik ini,” ujar Putra Mahardika selaku supervisi acara, Sabtu (30/4) kemarin. Tiket masuk ke acara ini berupa 3 buah buku/ alat tulis atau dapat juga diganti dengan uang senilai Rp 5.000 yang akan didonasikan ke panti asuhan Priyahita yang berlokasi di Negara, Jembrana, Bali. Beberapa grup band yang turut berpartisipasi dalam memeriahkan acara ini, yakni SEEMS, Morelia, White Rose, LYLIN, MDW, The Stroomz, Sunday Morning, Broken Radio dan masih banyak band lainnya. Selain penampilan band, acara ini juga dimeriahkan oleh pertunjukan tari modern dari UKM Dance Alfa Prima. “Tujuan lain dari acara ini adalah untuk mengajak anak muda melakukan kegiatan yang positif, selain dalam bermusik dan kesenian tari, acara ini juga memberikan ruang kepada wirausaha–wirausaha muda
TTS Bali Post
Ketentuan Menjawab
Pemenang TTS No. 242
Jawaban di tulis pada kertas dan masukan ke dalam amplop serta tempelkan guntingan kupon TTS No. 244 dan cantumkan identitas lengkap serta no telepon/Hp. Kirim ke Redaksi Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232, paling lambat Sabtu 7 Mei 2016. Pemenang diumumkan pada Bali Post Minggu 15 Mei 2016. Hadiah disediakan untuk 5 (lima) pemenang @200.000, dan 1 (satu) tiket masuk Bali Zoo untuk keluarga ( 2 dewasa + 2 anak ). Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Pemenang di Denpasar, Badung, Tabanan dan Gianyar agar mengambil hadiahnya langsung ke kantor Bali Post tiap hari kerja dengan memperlihatkan identitas diri. Hadiah untuk pemenang di luar daerah tersebut akan dikirim lewat pos.
Jawaban TTS No. 242 MENDATAR 1. dan 9 . Habis Gelap 4. dan 11. Terbitlah Terang 8. ura 10. nerb (Bren) 13. Naruru (Urunan) 14. Gumi 15. Agaj (Jaga) 17. Centong 19. Narkoba 22. OMG 23. Denhaag 26. Sekejap
29. Bolu 31. Nyal 32. Arapej (Jepara) 33. Aborsi 35. Alaj (Jala) 36. Intra 37. Ron 38. Gramatika 39. Idrug (Gurdi) MENURUN 1. Higgnac (Canggih) 2. Bulenan 3. Supernova 4. Taat
5. 6. 7. 12. 15. 16. 18. 20. 21. 23. 24. 25. 27. 28. 30. 34.
Belanja Tonggak Hibrida Egg Agogo angsu ene RA. Kartini Baa Danyang Halajam (Majalah) Absolut Jupiter Pejuang Lis Ibra
1. Intan Pratiwi SD Negeri 9 Denpasar Kelas 2a 2. Ni Made Rahayu Megayanti Br. Gunung Desa / Kec. Abiansemal Badung 3. I Wayan Aries Agetia Jl. Segara Madu, Gg, Ratna III D No.4, Kedonganan 081 339 191343 4. Aditya SMA Negeri 7 Denpasar Kelas XII S1 5. Dwi Ema putra Y Br. Balangan Desa Kuwum Mengwi - Badung 1 (satu) pemenang mendapatkan tiket masuk Bali Zoo. Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar Nama : Ni Nyoman Rusmini Alamat : Jln. Gadung Gg. III No. 7 Denpasar
SOTHRESIC 2016 - Salah satu peserta Sothresic 2016 yang tampil pada kegiatan yang digelar Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Musik Alfa Prima Denpasar, kemarin. untuk mengembangkan usahanya,” kata Putra. Beberapa wirausaha muda yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini yaitu, UKM Kewirausahaan Alfa Prima, Twister Potatto, Sosis Bakar Gorilla, Hydealson Pomade dan Tulip Agung Boutique. Acara yang memiliki kepanjangan “Solidarity Through The Music” ini juga mengundang UKM dari kampus–kampus lain untuk hadir dalam acara tersebut dengan tujuan untuk menumbuhkan rasa solidaritas antara UKM musik diseluruh Denpasar. The Stroomz selaku pengisi acara pada kegiatan ini menyatakan bahwa, kegiatan ini sangat baik dan dapat
menjadi alternatif disaat solidaritas antar UKM musik sudah mulai melemah. Acara yang dimulai pukul 15.00 itu mendapatkan respons yang cukup baik dari masyarakat. Terlihat dari jumlah penonton yang memadati area parkir Alfa Prima dan silih berganti datang untuk menyaksikan acara ini. “Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi perkembangan musik indie Bali dan dapat membantu anak–anak yang sedang membutuhkan dukungan agar dapat mengikuti proses belajar dengan baik serta bermanfaat bagi masyarakat luas” tutup Putra Mahardika. (win)
Festival Tirtagangga Libatkan Ratusan Seniman
FESTIVAL - Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri saat pembukaan festival Tirtagangga. FESTIVAL Tirtagangga ke-3 dibuka Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, Sabtu (30/4) kemarin. Pada parade berbagai jenis kesenian kemarin, melibatkan ratusan seniman. Sementara penonton wisatawan lokal dan wisatawan mancanegara mencapai sekitar 1.000 orang. Festival di taman peninggalan kerajaan Karangasem itu, digelar dua hari sampai Minggu (1/5) sore
MENURUN : 1. dan 2. Tokoh pendidikan nasional kita 3. Penganan dari ketan 4. pandu putri kecil 5. Di balik ; tinju 6. Tidak biasa 7. Judul film tentang kehidupan gurunya Bruce Lee 11. Cercaan ; makian 12. Kumpulan senyawa organic yang mengandung nitrogen 14. Badan ruang angkasa Amerika 16. Drama panggung yang dialognya di nyanyikan 17. Peraturan yang mengikat 19. Balai kesehatan ibu dan anak 21. Khayalan 26. Ucapan spontan 28. Lampu kecil bertutup kaca (Inggris) 30. Sejenis penyakit mata yang disebabkan virus 31. Serut 32. Pertunjukan ulangan (Inggris) 33. Kelewat bodoh (Bali)
Minggu Umanis, 1 Mei 2016
ini. Sejumlah sekaa baleganjur dari sejumlah banjar di Desa Pakraman Ababi ditampilkan, seperti sekaa baleganjur Manik Anyar, baleganjur Jaya Utama Banjar Abian Jero, seka baleganjur Amerta Giri Banjar Embah Api. Selain itu tampil genjek kolosal, serta pragmen tari melibatkan ratusan seniman. Pragmen tari mengangkat cerita sejarah pembangunan Taman Tirtagangga.
Taman itu dibangun Raja Karangasem terakhir AAAA Ketut Karangasem pada abd XIX masehi. Selain Bupati Mas, Wabup Arta Dipa dan Muspida, juga dihadiri Kasi Promosi Wisata Olahraga Kementrian Pariwisata I Nyoman Wija Sugiantara. Wija asal Desa Ababi itu mengatakan, Festival Tirtagangga dalam rangka promosi objek wisata di Bali dan khususnya di Karangasem. Diperlukan branding, advertising dan selling objek wisata sehingga, tak hanya dikenal di dalam negeri juga luar negeri. Festival Tirtagangga merupakan rangkaian program Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia. Festival hari ini, di antaranya digelar lomba gebuk bantal dan festival olahraga air lainnya di kolam Tirtagangga yang airnya jernih dan sejuk. Kadis Budpar Karangasem Drs. Wayan Purna mengatakan, promosi dan festival itu dikatakan efektif dalam rangka mempromosikan objek daya tarik wisata Karangasem. Namun, soal berapa sudah peningkatan jumlah wisatawan ke Karangasem tahun ini sampai April, dia mengaku lupa angkanya. (bns1)
SERVIS - Menyambut Hari Pendidikan Nasional, Astra Motor Bali selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah Bali memberikan diskon bagi pelajar yang melakukan servis motor.
Hari Pendidikan
Pelajar Dapatkan Diskon Servis Motor MENYAMBUT Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei 2016, Astra Mo t o r Ba l i s e l a k u main dealer sepeda motor Honda wilayah Bali menghadirkan program spesial bagi pelajar. Program bertajuk Ayo Ke AHASS Pelajar Indonesia ini diselenggarakan di seluruh jaringan AHASS (Astra Honda Authorized Service Station) wilayah Main Dealer Astra Motor. “Kami akan memberikan diskon jasa servis lengkap sebesar 20% kepada para pelajar yang melakukan servis di AHASS wilayah Main Dealer Astra Motor. Program khusus ini berlaku mulai tanggal 2 hingga 15 Mei 2016,” ungkap Technical Service Department Head Astra Motor Bali Dharma Widjaja. Untuk mendapatkan diskon spesial tersebut, konsumen hanya perlu melakukan selfie sambil memegang papan logo “Ayo Ke AHASS”
yang telah disediakan di setiap AHASS. Hasil foto tersebut wajib di-upload ke media sosial (facebook atau instagram) dengan menyertakan tagar #AyoKeAHASS. Setelah itu, konsumen cukup menunjukkan kepada petugas dan langsung mendapatkan diskon spesial tersebut. Dharma Widjaja menjelaskan, program ini khusus dibuat Astra Motor untuk mengapresiasi para pelajar yang peduli terhadap sepeda motornya. Program Ayo Ke AHASS Pelajar Indonesia ini merupakan bagian dari kampanye Astra Motor tahun 2016 ini, #AyoKeAHASS, yang di-launching serentak di seluruh wilayah Main Dealer Astra Motor pada awal April lalu. Dengan kampanye tersebut, setiap bulan hingga akhir tahun nanti, akan ada program spesial untuk mengajak konsumen menjaga kondisi sepeda motor Hondanya di AHASS terdekat.
Tak hanya di wilayah Bali, program ini juga berlaku di seluruh jaringan AHASS Astra Motor lain yang tersebar di beberapa provinsi di Indonesia (Bengkulu, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kota Balikpapan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Ambon, Papua, Nusa Tenggara Barat, Bali, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, DKI Jakarta-Astra Motor Jl Dewi Sartika). Selain memberikan diskon di AHASS, pada Hari Pendidikan Nasional ini, Astra Motor juga melakukan servis kunjung ke beberapa sekolah dan universitas. “Kami memahami kesibukan para pelajar sehingga terkadang kesulitan mendapatkan waktu luang untuk menservis sepeda motor kesayangannya. Oleh sebab itu, kami sengaja menyediakan fasilitas servis kunjung ke sekolah dan kampus agar
tidak mengganggu aktivitas belajar-mengajar mereka,” imbuh Dharma Widjaja. Astra Motor Bali juga akan memberikan tambahan benefit kepada para pelajar berupa program “Semeton Card Tire Vaganza” yang merupakan program bagi seluruh konsumen yang dapat menunjukkan kartu semeton Honda Bali Card saat pembelian ban akan mendapatkan 1 kupon undian yang berhadiah utama 1 unit sepeda motor Honda. Program Semeton Card Tire Vaganza ini berlaku mulai 1 April – 31 Juni 2016 di seluruh jaringan resmi Honda dan akan diundi pada bulan Juli 2016.. Dengan berbagai program spesial tersebut, Astra Motor berharap, sepeda motor Honda para pelajar selalu dalam kondisi prima, agar dapat menunjang mobilitas mereka, baik ke sekolah, ke kampus, maupun ke tempat lainnya. (bns2)
19
Minggu Umanis, 1 Mei 2016
BPM/ade
PAMERAN TRAVEL - Pengunjung memadati arena Garuda Indonesia Travel Fair 2016 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (30/4) kemarin. Pameran travel berskala nasional serentak di 14 kota.
Syarat Dukungan Dari Hal. 1 Ketua KPU Bali, Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, di Denpasar, Sabtu (30/4) kemarin, membenarkan Undang-undang No.8 tahun 2015 tengah direvisi oleh pemerintah pusat dan DPR RI. Sembari menunggu hasil revisi juga telah ada keputusan Mahkamah Konstitusi. Terkait hal ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Ketua KPU Buleleng. Utamanya dalam memberikan gambaran awal mengenai syarat dukungan terhadap calon perseorangan adalah sekitar 7,5 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT). “Itu sebagai informasi awal, nanti hal-hal lebih lanjut kita akan menunggu apakah ada ketentuan lain dari pihak pusat,” terangnya. Raka Sandi mengakui, persyaratan dukungan untuk calon perseorangan dalam Undang-undang No.8 tahun 2015 memang lebih berat daripada persyaratan dalam Undang-undang No.32 tahun 2004. Rata-rata jumlah dukungan naik sekitar 3,5 persen. “Kemarin kan dihitung dari jumlah penduduk, sekarang setelah ada putusan MK untuk sementara berdasarkan aturan yang ada
jadi tidak lagi berdasarkan jumlah penduduk tapi DPT,” tandasnya. Dikatakannya, dari segi penyelenggaraan Pilkada, peluang calon independen tetaplah ada. Kendati di Bali, hampir tidak pernah ada calon perseorangan atau independen yang berhasil menjadi pemimpin. Baik itu di tingkat pemilihan gubernur, maupun kepala daerah di kabupaten/kota. “Kalau berdasarkan pengalaman penyelenggaraan, di pilgub belum pernah ada calon perseorangan. Jadi, belum ada yang sampai bisa mengikuti pemungutan suara,” ujar Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi. Sementara di kabupaten/ kota, lanjut Raka Sandi, di Klungkung dan Bangli memang diketahui pernah ada calon perseorangan. Khusus di Bangli bahkan pernah ada saat pilkada serentak 2015 lalu. Sayangnya, calon tersebut tidak bisa memenuhi persyaratan minimal dukungan. Dengan kata lain, untuk di Bali memang belum pernah ada calon perseorangan yang sampai kemudian terpilih, lalu dilantik menjadi kepala daerah. “Masalah terpilih atau tidak, itu hak masyarakat. Bagi KPU ada maupun tidak ada (calon perseorangan),
tetap difasilitasi,” jelasnya. Raka Sandi menambahkan, calon perseorangan tetap dimungkinkan dalam Undang-undang pemilu termasuk Undang-undang No.8 tahun 2015 yang kini menjadi pegangan KPU. Di samping pasangan calon dari partai politik dan gabungan partai politik. Itu sebabnya dalam pilkada terdekat yakni Pilkada Buleleng dan Pilgub Bali, pihaknya tetap membuka peluang terhadap calon perseorangan. “Sepanjang aturannya memungkinkan kita akan buka kesempatan itu. Sekarang kan kembali kepada tokoh masyarakat atau figur yang akan maju dalam pilkada tersebut, apakah akan melalui jalur partai politik atau gabungan partai politik ataukah melalui jalur perseorangan,” imbuhnya. Data terakhir KPU Bali saat pemilu presiden dan wakil presiden 2014 lalu, DPT di Bali berjumlah 2.942.282. Masing-masing, 409.374 DPT di Denpasar, 346.208 DPT di Badung, 353.300 DPT di Tabanan, 222.732 DPT di Jembrana, 537.103 DPT di Buleleng, 180.742 DPT di Bangli, 379.983 DPT di Karangasem, 153.724 DPT di Klungkung, dan 359.116 DPT di Gianyar. (rin)
Kepanikan Keluarga Dari Hal. 1 Selain penemuan dokumen yang dibuang di lubang toilet, penyidik KPK juga menemukan uang yang disembunyikan di kloset kamar mandi di dekat kamar Nurhadi. “Ada kepanikan keluarga saat tim datang, sebagian uang ditemukan di kloset,” kata petugas KPK. Penggeledahan rumah Nurhadi dilakukan KPK pada Kamis (21/4) lalu. Penggeledahan dilakukan selang beberapa jam setelah KPK menangkap Edy yang tengah menerima uang suap untuk
pengurusan perkara PK perdata. Uang yang disita dalam penggeledahan itu total mencapai Rp 1,7 miliar. Uang sejumlah itu ditemukan dalam beberapa pecahan mata uang. Salah satu tempat ditemukannya uang adalah di lubang toilet duduk di kamar mandi dekat kamar Nurhadi. Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang, membenarkan penemuan uang di kloset di rumah Nurhadi itu. Menurut Saut, ada kepanikan saat penyidik melakukan penggeledahan di rumah megah itu. “Memang begitulah kalau
KPK datang, pada panik dan terkejut,” ujar Saut. KPK menduga, uang senilai Rp 1,7 miliar itu terkait dengan kasus suap panitera PN Jakpus. Meskipun begitu, KPK belum mau membuka asal muasal uang yang disita dari rumah Nurhadi. KPK belum mau menjelaskan keterkaitan uang yang disita dengan kasus yang tengah ditangani. Sementara itu, wartawan sudah mencoba untuk mengonfirmasi ke Nurhadi terkait penggeledahan oleh KPK di rumahnya. Namun, Nurhadi tak bisa dikonfirmasi. (kmb)
Disucikan Dari Hal. 1 Di areal madya mandala juga terdapat beberapa buah palinggih yang sangat disucikan di antaranya Palinggih Batara Batari, Ratu Ngerurah Agung dan lebuh. Di areal ini juga terdapat sebuah palinggih yang letaknya berdekatan dengan sebuah pohon kaliampuak berusia ratusan tahun yang disebut dengan Puncak Tanana. Pemangku Pura Dalem Tengaling, Dewa Ayu Ketut Mangku, mengatakan sebagian besar palinggih yang ada di Pura Dalem Tengaling merupakan bangunan tempo dulu. Diperkirakan, palinggih
tersebut dibangun sejak zaman kerajaan. Hal ini bisa dilihat dari material batu padas yang digunakan dan ornamen ukiran yang sangat klasik. Meski diakuinya sudah ada beberapa palinggih yang dipugar, namun ornamen ukirannya yang lama masih dipakai. “Seperti pemedal pura. Dipugar tapi ukirannya masih yang kuno,” terangnya. Dikatakan Dewa Mangku, piodalan di Pura Dalem Tengaling dilaksanakan setiap Saniscara Kliwon Wuku Kuningan. Meski piodalan-nya dilaksanakan setiap enam bulan sekali namun Pura yang beberapa bangunannya kini sedang dalam tahap pemuga-
ran ini hampir setiap harinya dikunjungi banyak pamedek terutama yang ingin berobat. Tidak saja dari Mahagotra Tirta Harum, namun yang lainnya. “Banyak yang ke sini untuk berobat. Yang datang hampir dari seluruh Bali,” ujarnya. Sementara itu, Bendesa Guliang Kangin Ngakan Putu Suarsana mengatakan historis keberadaan pura ini sudah ditulis ke dalam bentuk buku oleh penulis keturunan Mahagotra Tirta Harum. Sebagaimana yang diketahuinya dahulu Pura Dalem Tengaling merupakan pesraman dari Ida Bhagawan Wisnu Buwana, seorang bhagawanta Majapahit. (ina)
Tak Bisa Diprediksi Dari Hal. 1 Sementara untuk Pilkada 2018 mendatang, diakuinya belum ada yang bisa memprediksi. Namun sementara yang baru mengumumkan untuk maju merebut kursi Bupati Gianyar adalah kandidat dari PDI-P yakni Made Mahayastra. “Sampai sekarang kan baru bapak wakil Made Mahayastra saja, yang menyatakan akan maju. Selain itu juga ada kandidat yang ramai diperbincangkan di media sosial, baru dua itu saja. Tetapi seperti apa Pilkada Gianyar 2018 nanti belum ada yang bisa memprediksi, karena pendaftaran direncanakan baru 2017,“
jelasnya. Disinggung kemungkinan mencuatnya calon independen, Gung Putra menjawab semua calon dari partai maupun independen diberi kesempatan untuk maju memperebutkan kursi orang No. 1 di Gianyar itu. “Pada prinsipnya semua masyarakat itu, baik yang dicalonkan oleh partai mau pun perorangan, pasti diberi kesempatan, yang penting telah memenuhi persayaratan,“ terangnya. Pihaknya kini juga sudah mulai mempersiapkan anggaran untuk Pilkada 2018 nanti. Rencananya, ia mempersiapkan anggaran untuk tiga calon dari parpol dan satu calon dari independen. “Kami
ingin saat mendekati hari H nanti, kita hanya fokus pada pelaksanaan pilkada. Jadi sekarang, kita sedang menggodok persiapan anggaran untuk tiga paslon calon dari partai politik dan satu calon dari independen, mudah-mudahan bisa rampung dalam waktu dekat,“ ujarnya. Selain itu, pihaknya juga sudah berkoordiansi dengan Disdukcapil untuk mendata daftar penduduk potensial pemilih. Diharapkan, data tersebut betul-betul valid. “Inilah yang sudah kita komunikasikan agar betul-betul didata semaksimal mungkin, sehingga pendataan pemilih bisa lebih bagus,“ tandasnya. (nik)
Tak Mulus Dari Hal. 1 Dia menambahkan, berdasarkan pilkada sebelumnya, langkah-langkah calon independen tidak berjalan mulus. Namun, tak berarti calon yang berasal dari parpol juga lepas dari berbagai masalah. Namun, jika calon dari parpol bermasalah, kata dia, akan ada organisasi yang bertanggung jawab atas pengusungannya. “Kalau independen siapa yang bertanggung jawab bila dia terpilih dan ternyata bermasalah,” ujarnya. Hetifah menilai bahwa yang tak boleh diabaikan dari revisi Undang-Undang Pilkada adalah menekan Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar melakukan seleksi ketat bagi kandidat baik calon perseorangan maupun dari partai politik. Pengamat politik Anang Zubaidy menilai Revisi Undang-Undang nomor 8 tahun 2015 tentang Pilkada dinilai jangan sampai diskriminatif terhadap calon perseorangan untuk maju dalam Pilkada 2017. “Kalau sampai mempersulit, berarti UU Pilkada diskriminatif,” katanya dalam diskusi “Calon Independen’’ belum lama ini. Menurut Anang, selama ini persyaratan dukungan calon perseorangan maju dalam pilkada sudah cukup berat, yakni 6,5-10 persen dari daftar pemilih tetap (DPT) sesuai yang tertuang dalam Undang-Undang (UU) nomor 8 tahun 2015. Dengan persyaratan tersebut, menurut dia, calon kepala daerah yang maju secara independen sulit menang. Mengacu pada catatan Skala Survei Indonesia
(SSI) dalam Pilkada 2015, calon independen yang menang hanya 14,4 persen, sementara yang kalah 85,6 persen. “Sebagian kandas karena persyaratan dukungan,” kata dia. Karena itu, menurut dia, RUU nomor 8 tahun 2015 tersebut seharusnya lebih memperingan syarat calon dukungan tersebut guna memberikan alternatif bagi masyarakat menentukan pilihan politiknya sekaligus meningkatkan partisipasi politik masyarakat. “Calon independen jangan dianggap sebagai bencana politik, sebab dengan adanya calon independen justru dapat mendorong parpol untuk berbenah,” kata dia. Rencana pengetatan persyaratan calon independen, dengan menaikkan syarat dukungan, bisa memunculkan opini sebagai ketakutan parpol, yang justru dapat memunculkan deparpolisasi. “Rencana menaikkan syarat calon perseorangan naik menjadi 15-20 persen jumlah pemilih dengan menyamakan syarat dukungan calon dari parpol jelas tidak fair. Sebab, calon dari parpol cukup mendapatkan restu dari elite partai untuk mendapatkan dukungan,” kata dia. Peneliti politik lainnya Allan Fatchan Gani Wardhana mengatakan, masyarakat dapat mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK) apabila hasil revisi UU Pilkada diskriminatif terhadap pencalonan perseorangan. “Jika UU Pilkada diskriminatif, masyarakat atau pihak yang mencalonkan diri bisa melakukan gugatan hukum,” kata dia. (kmb/ant)
Kumpulkan KTP Dari Hal. 1 Sementara itu, perjalanan Sahabat Sukrawan yang mengusung paket Surya, Dewa Nyoman SukrawanGede Dharma Wijaya, kian disibukkan mengumpulkan KTP. Calon independen membutuhkan fotokopi KTP sebagai syarat pencalonan dalam Pilkada mendatang. “Fotokopi
KTP kami kumpulkan dengan sahabat Sukrawan turun ke lapangan. Semuanya berpencar memasuki setiap pelosok desa di Buleleng. Sekitar 25 ribu hampir terkumpul. Semua KTP akan diverifikasi di Posko Surya di Jalan Anggrek Kota Singaraja,” ucap Kordinator Sahabat Sukrawan, Agus Tanaya Somandhana. (dgk)
TELEPON PENTING Badan Narkotika Nasional Provinsi Bali (BNNP) :(0361) 232472, 7800179, 263860 Fax :(0361) 263860 RUMAH SAKIT RSUP Sanglah PMI/RSUP Sanglah RSAD Udayana RSU Wangaya RSU Manuaba RSUD Badung RSU Surya Husada
: 227912-15 : 227911 : 228061 : 222141 : 426393 : 9006813 9006812 : 235041 : 233786 : 233787 : 222013 : 227220
RSU Puri Raharja RSU Saidharma RSU Kasih Ibu Denpasar : 223 036 BaliMed Hospital : 484748 RSU Dharma Yadnya : 462629 : 462488 Fax. : 462488 RSU Dharma Usadha : 227560 : 234824 RSU Bina Atma : 425744 RSU Khusus Bedah Graha Usadha : 423467 : 426492 Klinik SOS Gatot Kaca : 223555 RS Bhakti Rahayu : 430270 : 403245 RS Bhayangkara : 234670 RSU Sari Darma Jl. Pulau Seram No.1 : 226866 RSU Prima Medika Jl.P.Serangan No.9X : 236225 (Hunting) Fax : 236203 Bali Royal Hospital Jl. Letda Tantular No. 6 Renon : 247499 RSU Wisma Prashanti, Tabanan : 819601 RSU Bintang Jl. Ngurah Rai 10, Klungkung : (0366) 25241 Fax. : (0366) 22819 Rumah Sakit Bersalin Harapan Bunda : 265533 - 34 Layanan Psikiatri Jl. Belimbing 74 Dps. : 249488 Polda Bali : 236494 Posko Bantuan Tourist Police : 224111 Nusa Dua Clinik : 771324 Klinik Mas
(Jl. Raya Mas-Ubud) Batu Bulan Medical Clinic
: :
974573
(0361) 8884000 Markas PMI Cabang Badung Jl. Imam Bonjol Denpasar : 484305 Pelayanan Abulance Gawat Darurat PMI Cab. Badung : 484305 Pelayanan Usaha Transfusi Darah (PUTD) PMI Cabang Badung d.a. RSUP Sanglah Denpasar : 227224 : 227915 : 227911 s.d. 227915 UGD Jiwa 24 Jam RSJP Bangli : (0366) 91008, 91052 RSU Graha Asih : 764860 RSIA Puri Bunda : 0361437999 Fax. : (0361) 433988 Pelayanan Gawat Darurat 24 Jam (Posko PSC Dinas Kesehatan Propinsi Bali) : 7805498 Pesawat 118 Informasi AIDS : 239191 Yayasan Peduli Keluarga/ Narkoba : 259597/ 08123988429 Dinas Kebakaran Kota Denpasar : 113.1 Dinas Kebakaran Kab. Badung : 113.2 Gangguan PLN : 123 STB-N : 262872 Gangguan PDAM : Kodya Denpasar : 240749 PDAM Badung : 421845 Layanan Informasi & Pengaduan PT. Pertamina (Persero) : 232222 : 0800-1355555 (Bebas Pulsa) : 08155800 5555 (SMS) Call Center Safe Community Kota Denpasar : (0361) 223333 dan SMS (0361) 8022232
balipost (122rb Like) http://facebook.com/balipost
MINGGU UMANIS, 1 MEI 2016
@balipostcom (4.071 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Seni & Budaya
Tokoh
Gong Kebyar IHDN ’’Mabarung’’ dengan Klungkung Ayu Wiryastuti
Segera Rilis Album Ketiga MENGAWALI karir di blantika musik pop Bali, eksistensi Ayu Wiryastuti tidak usah diragukan lagi. Pasalnya, pada 2007, ia mengeluarkan album perdananya yang berjudul “Boya Kepuasaan� dan pada 2013 merilis album “Urutan Amah Meong�. Album yang semua musiknya diaransemen oleh sang suami tercinta yaitu Dek Artha, selalu mendapatkan respon yang positif oleh para pencinta musik pop Bali. Setelah album “Urutan Amah Meong� pada 2013, kini Ayu Wiryastuti sedang mempersiapkan album ketiganya yang akan segera dirilis dalam waktu dekat ini. Dalam albumnya yang ketiga ini akan ada sepuluh lagu yang kebanyakan diciptakan dan diaransemen oleh sang suami yaitu Dek Artha, yang saat masih memuncaki di bidang penata musik di Bali. “Astungkara saat ini saya sedang mempersiapkan album ketiga yang akan segera dirilis. Lagu pada album ketiga saya ini, hampir semua diciptakan dan digarap oleh suami saya,� ujar Ayu Wiryastuti beberapa waktu lalu. Kesepuluh lagu pada album ketiganya tersebut, dikatakannya semua materinya sudah selesai direkam, bahkan dua di antaranya sudah rampung dibuatkan video klip, dan sisanya masih dalam proses pengerjaan. Tema yang dipilih pada album ketiganya ini masih berkutik dalam tema percintaan dengan format DVD. Selain itu, ia juga menggaet Bayu Nirwana sebagai teman duetnya pada dua lagu terbarunya itu. Terkait dengan judul album yang akan dipilih pada album ketiganya ini, pihaknya masih merahasiakannya, agar para pecinta musik pop Bali menjadi panasaran. Selain itu, Ayu berharap, dengan dirilisnya nanti album ketiganya ini, bisa memberi warna baru dan bisa diterima pecinta musik pop Bali seperti album-album sebelumnya. (win)
Operasi Sampar SERING terberitakan di Bali, aparat keamanan gabungan terdiri dari kepolisian, militer terkadang ikut pula para pecalang melaksanakan operasi pemberantasan penyakit masyarakat yang disingkat Pekat. Penyakit sosial ini ditandai perilaku menyimpang yang dilakukan baik oleh perorangan maupun kelompok orang, yang bertentangan dengan nilai-nilai, etika, norma, dan hukum. Bila deviasi perilaku tersebut tidak diantisipasi secara dini kemungkinan akan menyebar seperti virus, merusak ketenteraman, keamanan dan kedamaian kehidupan berbangsa dan bernegara. “Sebagai warga negara, aku setuju operasi semacam itu dan bila perlu sebaiknya dilaksanakan secara rutin. Andaipun keamanan dan ketertiban masyarakat di Bali relatif kondusif, namun sebagai tindakan preventif jauh lebih baik dibanding represif akibat baru sadar setelah ketenteraman dan kedamaian masyarakat hancur lebur. Pembiaran, apa pun motifnya, tidak baik bagi keberlangsungan hidup bangsa dan negara. Bali sebagai primadona pariwisata Indonesia, dipastikan akan didatangi banyak manusia dengan beragam karakter, gaya hidup dan yang paling mengkhawatirkan penyakit sosial baru. Kita semua tahu, selain daya tarik kebudayaan, seni dan alam, wisatawan juga perlu ketenangan, kenyamanan, dan keamanan saat menikmati liburan mereka. Kendati Bali pernah menga-
Facsimile: 227418
brrolan brolan BALE BANJAR AR A R ARIDUS lami bom teroris dua kali, kedatangan wisatawan ke Pulau Dewata meski sesaat sempat berkurang, namun segera pulih kembali dalam tempo cepat. Kudengar, wisatawan maklum terorisme bisa terjadi di mana-mana. Jadi, sepanjang orang Bali tidak merusak keamanan dan ketenteraman pulaunya sendiri, mereka tidak merasa khawatir. Namun belakangan, kita sering mendengar dan membaca di media massa, termasuk media online, kian banyak perilaku orang asing yang masuk ke Bali sebagai turis, jauh menyimpang dari kebiasaan wisatawan sebelumnya yang suka damai, ramah, dan sopan. Ada yang mencuri, ngutil, melacur, menghipnotis demi dapat uang, menipu bahkan ada yang bertindak seperti begal, berteriak-teriak di keramaian melontarkan umpatan kotor, juga ada yang makan dan minum di restoran tanpa mau bayar,“ papar Rubag. “Setuju dan benar! Suasana dan kondisi pariwisata Bali sekarang sangat jauh berbeda dengan saat geliat pariwisata dimulai secara gencar akhir
Semarapura (Bali Post) -
Masyarakat Klungkung akan dihibur oleh seniman muda duta Pesta Kesenian Bali (PKB) Bali 2016. Minggu (1/5) malam ini, sekaa gong kebyar IHDN Denpasar akan mabarung dengan duta gong kebyar Kabupaten Klungkung. Agenda seni ini dipusatkan di Balai Sasana Budaya Klungkung. Tahun ini gong kebyar IHD Negeri Denpasar ditunjuk sebagai pendamping. Hal itu disebabkan hanya ada 9 duta dari kabupaten/ kota, maka yang tampil terakhir harus berhadapan dengan duta pendamping. Sekalipun sebagai pendamping, salah satu penasihat Gong Kebyar IHDN Denpasar, Dr. A.A. Gede Raka, M.Si., bertekad tampil maksimal. Sekalipun bukan kampus berbasis program studi seni tari dan tabuh, namun SDM mahasiswanya memiliki bakat dan minat yang kuat di bidang seni. Makanya acara mabarung ini, kata dia, untuk mengasah mental dan keterampilan penari dan penabuh. Gong kebyar IHDN Denpasar dikoordinir oleh Dewa Ketut Wisnawa, S.Sn., M.Ag. dan I Gusti Ngurah Pretu Agung, S.Sn., M.Ag. dengan penanggung jawab Warek III, I Ketut Wisarja dan penasihat Rektor IHDN, Prof. Dr. I Nengah Duija, M.Si. Sekaa ini juga sudah pernah mebarung dengan duta Gianyar 2015 yakni Sekaa Gong Sangpadu, Maret lalu. Gong kebyar IHDN akan membawakan Tabuh Dua Kreasi tahun 1960-an. Ketenteraman dan kenyamanan Bali sesuai predikat Bali sebagai Pulau Surga, Pulau Dewata , Pulau Paginya Dunia dan lainlain terwujud, karena simbiosa mutualistis antara penduduk pulau ini dengan wisatawan yang datang. Mereka datang betul-betul untuk berlibur dan menikmati alam, seni dan kebudayaan Bali serta menyaksikan way of life masyarakatnya. Kedamaian, ketenteraman, dan kenyamanan berlangsung hingga akhir tahun 1980-an, sebelum istilah globalisasi diperkenalkan sebagai obat mujarab 1.001 macam penyakit ekonomi. Gejala perubahan di mana banyak orang dari luar pulau menyerbu Bali, memang sudah terasa, terutama setelah dibukanya Jalan By-pass Ngurah Rai dan kawasan Nusa Dua sebagai kompleks hotel bertaraf internasional. Masih kuingat kala itu, Departemen Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi (Deparpostel) merupakan kementerian baru di Kabinet Pembangunan IV (1983-1988), Orde Baru, di mana sebelumnya pariwisata ada di bawah Departemen Perhubungan dikomandani Direktur Jenderal Pariwisata. Ahmad Tahir adalah Menparpostel pertama yang pernah mewanti-wanti, Bali harus dijual mahal, jangan diobral seperti barang loakan. Bali cuma ada di Bali dengan segala keunikan dan daya tariknya yang memukau para wisatawan mancanegara, katanya. Untuk itu, Tahir mengusulkan agar pemasaran dan promosi pariwisata Bali sebaiknya berorientasi pada selective tourism, bukan massive tourism. Hanya yang tertarik pada budaya, seni, alam, dan keunikan Bali-lah yang pantas datang dan mereka harus punya uang
Pepanggulan “Mungkah Lawang� karya I Wayan Darya, S.Sn. Tabuh ini membawa pesan membuka pintu hati civitas PT di Bali bahwa kampus bukan akademis tulen namun mengemban kebudayaan. Juga menampilkan Tari Baris “Gurnita Wira Rebana� dan Galuh Ajeng yang dibina oleh Dedi
dan Dewa Wisnawa. Sementara fragmentari berjudul “Katundung Sita� dan tari kreasi “Durga Murthi� ditata oleh Wayan Juana AS, S.Sn., M.Fil.H. Keduanya masih dalam proses penggarapan. Sementara itu gong kebyar duta Klungkung akan diwakili Sekaa Gong Gita Remaja dari Desa Kutampi, Nusa Penida. Sekaa ini dipimpin I Wayan Misna, S.E., akan menampilkan tabuh dua, tari kreasi Dalem Bungkut, tari Jaran Teji dan Baris serta fragmen Senapati Suksrana Duta. (sue)
BPM/sue
SIAP TAMPIL - Sekaa gong kebyar IHDN siap tampil di mabarung dengan duta Klungkung.
banyak. Ada beberapa pertimbangan menurutnya sebagai dasar untuk melontarkan usul itu, yang seharusnya dipahami juga oleh masyarakat Bali, sehingga tidak menyesal kelak,� tutur Wayan Wijaya. “Sayang, imbauan Ahmad Tahir itu tidak ada yang menghiraukan, karena libidinal ekonomi dan kekuasaan akibat kerakusan membuncah. Bagaikan bendungan dilanda air bah luar biasa, Bali jadi terkikis sehingga dalam tempo cepat jadi bopeng. Seiring itu, Proyek Nasional Sertifikasi Tanah digencarkan, di mana tanah sebagai warisan leluhur dianggap sakral, menjadi profan akibat bukti kepemilikan yang sebelumnya berupa pipil berubah jadi lembaran kertas, yang bisa diperjual-belikan. Gaya hidup berdasar hedonisme dan konsumerisme yang marak sepanjang dekade 1990an, membuat orang Bali sibuk latihan baris berbaris dengan aba-aba ‘adep kiri, adep kanan‘, sehingga sertifikat tanah pindah tangan dan berubah kepemilikan. Kebijakan yang pernah dibuat Gubernur Bali, Ida Bagus Mantra, yang menetapkan kawasan wisata hanya di empat area, yakni Denpasar, Sanur, Kuta, dan Nusa Dua, langsung ditabrak dengan alasan pemerataan. Makanya selain pantai dan daratan tertentu, karena rebutan membagi kue pariwisata, sempadan sungai, lereng gunung dan bukit, ladang, sawah dan semak tempat jin buang anak pun berubah jadi hunian dan penginapan. Sekarang tidak ada yang tahu pasti jumlah akomodasi di Bali, karena banyak vila milik orang asing disewakan untuk penginapan. Demikian pula jumlah biro perjalanan yang lama dipertahankan Pak Mantra
hanya 24 buah, kini menjadi ratusan bahkan ribuan yang sebagian besar tidak berizin. Perusahaan transportasi pun sulit terkontrol, meskipun sering terjadi unjuk rasa para sopir taksi yang memrotes kehadiran perusahaan taksi baru. Runyam jadinya, pening kepalaku Tante!“ komentar Made Suryanegara. “Persis, tidak ada yang mengaku sebagai penanggung jawab dalam perilaku menyimpang di kancah pariwisata ini, meski lembaga bernomenklatur pariwisata, ada. Apakah ini disebut laissez faire atau biarkan saja, sebagai tuntutan kapitalisme neoliberal? Anomali lain di dunia pariwisata Bali adalah praktik ‘jual-beli kepala ‘dan‘ sitting guide‘. Guide atau pramuwisata sebagai pekerja pemanduan dan pemberi informasi, bila dipikir secara wajar, harus menerima fee atau bayaran setelah menunaikan tugasnya. Namun sejak booming wisatawan berbahasa Mandarin ke Bali, entah apa alasannya, justru guide disuruh membayar tamu yang dihandle-nya ke biro perjalanan dengan jumlah puluhan dolar Amerika Serikat per kepala. Bila seorang guide melayani 20-30 tamu, bisa jadi dia harus mengeluarkan ratusan dolar sebelum mengambil pekerjaan. Bukankah praktik seperti ini oleh Bung Karno disebut, exploitation de l’homme par l’homme atau pengisapan manusia oleh manusia? Di kancah biro perjalanan Korea, juga pernah terjadi keresahan para guide, karena haknya menerima tips atau uang ucapan terima kasih dari klien diambil seluruhnya oleh perusahaan. Di kancah Rusia ada istilah sitting guide, di mana pramuwisata bekerja tak ubahnya kondektur bus, yang tugasnya
%
! %
% ! %
!" # $%&' (()*&+ # ,!- .//"0/"
% % ( !
%0/) * + 2)
) %
$1' '%2* '1'1
333
! "#" $ ! % & $ ! "#" $
Personel Moluska
BPM/pik
Moluska Ramaikan Industri Musik Indonesia BAND beraliran british-pop (britpop) bernama Moluska resmi meluncurkan mini album perdana mereka yang bertajuk “Tata Surya�. Vokalis band Moluska, Surya, menjelaskan tentang makna nama tata surya dalam mini-album perdana mereka tersebut. Surya mengibaratkan karya-karya yang dilahirkan oleh Moluska ini memiliki arti yang luas layaknya tata surya. “Kenapa tata surya? Karena tata surya kan luas dan memiliki banyak planet, itu seperti musik kita yang selalu berinovasi dan memiliki arti luas,� papar Surya saat jumpa pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dalam mini album perdananya ini, Moluska mengusung single bertajuk ‘’Cinta Dari Surga’’ sebagai single andalan mereka. Dijelaskan pula oleh Surya, pemilihan single ‘’Cinta Dari Surga’’ sebagai single andalan Moluska dalam album ini didasarkan pada kesepakatan seluruh personel band yang pernah mengikuti ajang Rising Star Indonesia ini. Mereka beranggapan bahwa lagu ‘’Cinta Dari Surga’’ ini dapat mewakili kelima lagu lain yang terdapat dalam album “Tata Surya�. “Kenapa lagu (‘Cinta Dari Surga’) ini jadi andalan karena lagu ini mewakili segala yang ada di mini album ini. Lagu ‘Cinta Dari Surga’ ini Moluska banget, mewakili kita banget,� terang Surya. (pik)
cuma menutup dan membuka pintu bus, sedangkan pekerjaan guiding dilakukan staf berbangsa Rusia. Akibatnya, banyak orang asing tinggal di Bali yang visanya berstatus turis namun nyatanya bekerja. Nah, bila untuk orang lokal sering dilaksanakan Operasi Pekat, untuk orang asing dengan praktik menyimpangnya perlu ada petugas khusus untuk menertibkan agar terkesan adil,“ tambah Nyoman Karya. “Setuju! Kubaca di internet, ada mantan petarung Mixed Martial Arts, berkepala botak, bertubuh atletis, besar banyak tato, berkebangsaan Prancis sering berbuat onar di kawasan Berawa, Kuta Utara, Badung. Dia konon sudah ada di Bali sejak tahun 2013, dengan pekerjaan tidak jelas. Sering makan dan minum di
restoran serta menginap di hotel dan vila, tidak mau membayar. Konon bila ditagih, justru dia mengancam. Di Seminyak makhluk ini di-blacklist. Pernah istri seorang wisatawan bule hendak dipinjamnya, sehingga suaminya ngamuk. Jadi, semua penyimpangan perilaku di ranah pariwisata, kalau boleh, kusebut sampahsampah pariwisata. Kuusulkan pihak imigrasi bergabung dengan kepolisian dan dinas pariwisata untuk melakukan operasi sampah pariwisata disingkat Operasi Sampar. Sebab ada sanksi hukum bernama deportasi dan persona non grata untuk menangkal semuanya agar tidak meruyak seperti virus. Barbie‌Barbie‌panggil Barbie!“ seloroh Gus Bawa di akhir pendapatnya. (aridus)
* - + + 3 ) * + ,)" * ) * + ".") * ) * + )"* +, , ) * + /." 0 &1" ) * + 1 )+( ) * + #0#./) * ) * + %0/)& ,1 ) * + % *) %)( " *0 /.#. ,20/&./) *
# $1' '%2 &('&1
)) 1 $('
'