Skip to main content

Edisi 22 Januari 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN NOMOR 153 TAHUN KE 69 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

TERBIT SEJAK 16 AGUSTUS 1948 PERINTIS: K. NADHA HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost

MINGGU PAING, 22 JANUARI 2017

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Trump Hapus Obamacare

”First Lady” Masih Tanda Tanya Washington –

Donald Trump langsung menjalankan fungsi eksekutifnya usai dilantik menjadi Presiden ke-45 Amerika Serikat, Sabtu (21/1) kemarin. Langkah pertamanya adalah menandatangani perintah eksekutif untuk mengurangi beban dari undang-undang kesehatan atau Obamacare. Sejak masa kampanye, Trump sudah menegaskan akan membatalkan semua kebijakan pemerintahan Obama, salah satunya adalah Obamacare. Saat menandatangani perintah itu di Ruang Oval, Kepala Staf Gedung Putih Reince Pribus menggambarkan perintah itu adalah upaya untuk mengurangi beban ekonomi akibat Undang-Undang Affordable Care 2010. Partai Republik yang menguasai senat dan parlemen, menjadikan upaya untuk meninggalkan prestasi domestik Barack Obama sebagai prioritas utama. Dalam pandangan Partai Republik, Obamacare, yang ingin memastikan jutaan warga AS yang tak memiliki asuransi atau tak mendapat tunjangan kesehatan dari tempat kerja mereka, mendapat-

BPM/ist

BENDERA - Pelaku membawa bendera Merah Putih bertuliskan Arab dan gambar pedang saat aksi demo FPI di depan Mabes Polri. Bendera ini atas inisiatifnya sendiri. Pelaku membeli bendera itu kemudian menyablonnya.

Ingin Tiru BKR Jakarta (Bali Post) Polisi telah memeriksa Nurul Fahmi (26), pelaku yang membawa bendera RI bertuliskan Arab dan gambar pedang di demo FPI. Dari pengakuannya, dia membawa bendera tersebut karena zaman dulu ada bendera BKR (Badan Keamanan Rakyat) dengan tulisan Arab. ‘’Karena ada aksi ormas Islam sehingga dia membawa bendera tersebut,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Argo Yuwono, Sabtu (21/1) kemarin. Saat ini, Nurul, yang telah berstatus tersangka dan ditahan, masih terus diperiksa secara intensif. Keterangan Fahmi masih didalami, apakah perbuatannya itu atas inisiatif sendiri atau ada yang memerintah. “Masih didalami. Dia sudah ditahan di Polres Jaksel,” kata Argo. Nurul dijerat dengan pasal 66 jo 24 subsider 67 Undang-Undang No. 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Nurul ditangkap di Pasar Minggu, Jaksel, oleh Polres Jaksel pada Kamis (19/1) malam karena membawa bendera tersebut saat aksi FPI di depan Mabes Polri, Senin (16/1) lalu. (kmb)

Berwirausaha Buka Peluang Hidup Makmur SEBAGAI negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia, Indonesia berpotensi untuk mengembangkan perekonomian. Penduduk tidak hanya merupakan pelaku usaha dalam perekonomian namun juga sekaligus berperan sebagai pangsa pasar bagi usaha dunia bisnis. Sayangnya peningkatan Oleh jumlah penduduk I Nengah Wirsa, S.E., M.M. tidak serta merta turut meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari laju pertumbuhan jumlah penduduk Indonesia per tahunnya adalah 1,49%, atau sekitar 4,5 juta jiwa per tahun, namun menurut BPS tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2015 mengalami penurunan, yaitu hanya 4,8%. Hal tersebut terjadi karena beberapa masalah yang muncul sebagai akibat dari adanya inflasi, pengangguran dan masalah perkonomian lainnya. Untuk mewujudkan negara atau daerah menjadi maju, setidaknya 2% penduduknya tergolong sebagai wirausaha atau entrepreneur. Hal. 19 Penduduk Besar

kan akses ke layanan kesehatan yang murah. Kebijakan ini mewarnai perubahan ke arah sosialisme yang banyak digunakan negaranegara Eropa dalam menanggung akses kesehatan warganya. Namun, langkah pemerintahan Obama sukses memasukkan 20 juta orang ke dalam sistem asuransi, menurunkan angka warga AS yang tak memiliki asuransi dari 16 persen pada 2010 menjadi 8,9 persen tahun lalu. Presiden Trump menyatakan kebijakan Obama itu akan disingkirkan dan akan digantikan secara simultan. Sebuah tantangan besar karena sistem layanan kesehatan AS yang sangat rumit. Sejauh ini hanya sepertiga warga AS yang terjamin asuransi publik. Hal. 19 Ibu Negara

Pecat Semua Duta Besar Pilihan Obama

BPM/rtr

ISTRI - Presiden AS Donald Trump tampil mesra bersama istri Melania. Namun kabarnya status first lady akan diserahkan kepada anaknya.

Washinton Langkah agresif dilakukan Presiden ke-45 Amerika Serikat, Donald Trump, sehari setelah dilantik. Dia memecat semua duta besar asing yang diangkat oleh Barack Obama. Trump menyampaikan kepada tiap duta besar di seluruh dunia yang ditunjuk Obama, wajib meninggalkan kantor mereka pada 20 Januari 2017, tanpa masa teng-

gang sedikit pun. Sebelumnya tim transisi pada 23 Desember lalu memang menyatakan, aksi bersih-bersih ini dilakukan tanpa ada pengecualian dan tak ada masa perpanjangan bagi pejabat yang diangkat oleh Obama. Tercatat ada 80 duta besar untuk negara, lembaga, dan lainnya dibuang sekaligus oleh Trump. Hal. 19 Negara Sekutu

Kelemahan Anak Muda Bali

Jangan Cengeng Tak Mau Ambil Risiko dan Andalkan Warisan

BPM/dok

PENCARI KERJA - Lulusan sarjana kini masih banyak mencari pekerjaan seperti tampak pada pendaftaran guru kontrak.

Hampir sebagian besar orang ingin menjadi sukses di kemudian hari. Namum ketika diminta memilih, sebagian besar lebih memilih untuk menjadi pekerja yang sukses atau top eksekutif daripada menjadi wirausaha yang sukses. INILAH yang terjadi di kalangan anak muda Bali. Kebanyakan pemuda Bali yang kental dengan budaya dan kearifan lokalnya, berorientasi pada warisan (kekayaan dan kepintaran) yang didapatkannya, malas menjadi wirausaha tanpa mau mengambil risiko untuk membuka dan merebut untuk bisa menjadi wirausaha di tanah sendiri.

“Dari sekian peluang usaha yang ada di Bali, hanya segelintir pemuda Bali yang mau mengembangkan usahanya. Padahal menjadi wirausaha di Bali sangat menjanjikan, apalagi Bali merupakan destinasi pariwisata dunia yang tidak pernah habis dikunjungi wisatawan dari berbagai belahan dunia,” ujar Guru Besar Fakultas Teknik Arsitektur Universitas Udayana, Prof.

Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si.IAI., Jumat (20/1) lalu. Rumawan mengatakan, ada beberapa faktor yang memengaruhi pemuda Bali tidak bisa merebut peluang usaha di Bali. Bukan karena faktor modal, tetapi minimnya jejaring yang dibangun dalam mengembangkan usaha. Padahal, membangun sinergisitas dengan berbagai stakeholder terkait adalah sesuatu yang sangat memengaruhi dalam membangun dan mengembangkan usaha di Bali. Hal. 19 Bukan Menyerah

ZAMAN yang semakin berkembang ini menuntut kita untuk lebih tanggap dalam beradaptasi dengan masyarakat sosial. Perkembangan teknologi, sosial, bahkan ekonomi sangat berpengaruh pada pemenuhan kebutuhan hidup. Namun, angka pengangguran semakin meningkat tiap tahun menjadi hambatan bagi pertumbuhan ekonomi. Badan Pusat Statistik mencatat bahwa angka pengangguran lulusan universitas mencapai 360 ribu orang. Hal ini menunjukkan bahwa sekarang ini para lulusan PT tidak bisa hanya mengandalkan ijazah tetapi juga harus mempunyai kompetensi juga. Apalagi saat ini perusahaan semakin selektif dalam memilih karyawannya karena persaingan yang semakin ketat dan mendunia. Dewasa ini bukan hanya tentang ijazah yang dituntut tetapi kompetensi apa yang dimiliki oleh calon tenaga kerja. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan anak muda khususnya di Bali. Wirausaha adalah seorang inovator yang mampu mengubah kesempatan menjadi sebuah ide yang bisa dijual, dapat memberikan nilai tambah melalui upaya, waktu, biaya, serta kecakapan dengan tujuan mendapatkan keuntungan. Sebagai masyarakat yang modern, apalagi lulusan perguruan tinggi jangan hanya men-

Oleh I Made Artawan, S.E., M.M. cari pekerjaan, tetapi harus bisa menciptakan lapangan pekerjaan dengan berwirausaha. Kalimat yang sering didengungkan bahwa “sebuah bangsa bisa maju, jika wirausahanya maju”. Ucapan tersebut dapat dibuktikan pada negara-negara maju di dunia, di antaranya Amerika, Singapura, dan beberapa negara maju lainnya. Mereka bisa maju karena masyarakat negara tersebut banyak yang berwirausaha. Seharusnya setiap masyarakat harus memiliki mental majikan, jangan hanya menjadi mental pekerja. Dengan sebuah ide kecil yang inovatif, maka wirausaha dapat terwujud. Hal. 19 Ide Kreatif

SDM Hindu Harus Berwirausaha, Bukan ’’Dimakan’’ Gengsi Lulusan SD dan SMP yang menganggur di Bali jumlahnya kini menurun. Berbeda dengan lulusan perguruan tinggi khususnya diploma dan sarjana justru mengalami peningkatan. Sejumlah pengamat menilai karena mereka ‘’dimakan’’ oleh gengsi.

Pengangguran Di Bali Februari 2014 Agustus 2014 Februari 2015 Agustus 2015 Februari 2016

33.028 44.126 33.611 47.210 50.402

KETUA Pasemetonan Mahasisya Hindu Dharma (PMHD) Unwar, I Kadek Dwi Mahendra Putra, mengakui lulusan sarjana perguruan tinggi khsusunya pemuda Hindu masih banyak yang cengeng dan ‘’dimakan’’ gengsi dalam memilih peker-

jaan. Mereka cenderung mencari kerja, bukan menciptakan lapangan pekerjaan. Ke depan, kondisi ini tak boleh terjadi lagi. Dunia kampus pun sekarang sudah memperbaiki diri dengan memberikan bekal kewirausahaan bagi calon lulusannya. Khusus untuk anggota PMHD, dia katakan tak boleh ada yang menganggur. Makanya PMHD memiliki program pelatihan kewirausahaan dan inkubator bisnis guna mempersiapkan mereka menjadi SDM Hindu yang berwirausaha, bukan ‘’dimakan’’ gengsi. Sementara itu, jarangnya lulusan SD dan SMP menganggur di Bali menurut Kepala

Dinas Tenaga Kerja dan Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Bali, Drs. I Ketut Wija, M.M. karena lulusan SD dan SMP tak pilih-pilih pekerjaan. Menurut Wija, lowongan pekerjaan yang ditawarkan melalui bursa kerja online tak bisa sepenuhnya terisi. Padahal, rata-rata ada 24 ribu lowongan pekerjaan yang ditawarkan di sana. “Sayangnya, 25 persen lowongan tersebut tak terisi,” bebernya. Wija menambahkan, hal itu antara lain disebabkan belum nyambungnya kompetensi yang dimiliki para pencari kerja dengan lowongan yang ditawarkan. Hal. 19 Mencari Pekerjaan

ilustrasi/wawan


DAERAH

2

Minggu Paing, 22 Januari 2017

BPM/wan

PIODALAN SARASWATI - Piodalan Saraswati di Pura Dalem Kretthi Bhuwana berlangsung Sabtu (21/1) kemarin. Tokoh Puri Ubud hadir ngaturang Tari Topeng Sidakarya dan menari langsung sebagai Dalem Sidakarya dalam prosesi upacara yang juga diisi dengan tari rejang dewa dari Ubud.

Hindari Laksanakan ”Banyu Pinaruh” yang ”Briuk Siu” GENERASI muda Bali mesti memaknai Hari Suci Saraswati dan Banyu Pinaruh sesuai hakikatnya. Menurut pengamat Agama Hindu Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, Hari Saraswati adalah hari turunnya ilmu pengetahuan. Hari Banyu Pinaruh yang jatuh Minggu (22/1) ini, artinya air ilmu pengetahuan. Upacara yang tepat dilakukan saat Banyu Pinaruh yakni menghaturkan laban nasi dan air kumkuman. Sebab pada Banyuh Pinaruh merupakan hari pembersihan diri sebelum mempelajari ilmu pengetahuan itu sendiri. Ketika memberikan dharma wecana Saraswati pada warga Dwijendra, Sabtu (21/1) kemarin, M.S. Chandra Jaya mengatakan malam renungan Saraswati harus diisi dengan baik melalui pembacaan sastra dan diskusi (dharmatula) di sekolah, pura, banjar dan tempat suci lainnya. Makanya Dewi Saraswati dibuat dalam bentuk sosok wanita cantik agar membuat orang tertarik mempelajariya. Dia menegaskan, ilmu pengetahuan kini sebagai kunci untuk menggapai kehidupan yang lebih baik. Ilmu pengetahuan digunakan untuk menemukan satyam (kebenaran) dalam arti yang seluas-luasnya. Kedua, untuk kemuliaan dan kesuciann (shivam) seperti yang disimbolkan dengan genitri. Ketiga, dipakai untuk keindahan (sundaram) yang disimbolkan dengan gitar. Ini artinya, generasi muda Hindu tak hanya dituntut menguasa pengetahuan, juga tetap menempatkan kesenian kebudayaaan di antara pengetahuan mereka. Chandra Jaya juga mengingatkan jangan melaksanakan Panyu Pinaruh dengan briuk siu alias ikut-ikutan. Anak muda datang ke laut hanya untuk mejeng. Saat itu hendaknya diisi dengan suci laksana, mandi dan keramas dengan air kumkuman untuk ngelebur mala. Sementara itu, pengamat budaya Dr. Putu Dyatmikawai mengatakan Hari Suci Saraswati hendaknya dipakai kaum wanita Bali mulat sarira untuk lebih maju dalam mengenyam pendidikan. Sebab ke depan, orang yang berilmu sangat dihargai orang lain dan menentukan kesejahteraan. Untuk itu wanita Bali, kata dia, harus menempuh pendidikan setinggi-tingginya. Hanya lewat pendidikan yang memadai kita mampu mengahapus konstruksi sosial untuk persamaan gender yang tak lagi mengangap wanita insan yang bodoh dan lemah. Makanya wanita Bali harus tampil cerdas. Individu yang cerdas ini akan membentuk negara yang kuat. (sue)

M.S. Chandra Jaya

BPM/sue

Harap Tambahan Satu Dermaga Baru Bangli (Bali Post) Pemerintah daerah (pemda) dalam hal ini Dinas Perhubungan Kabupaten Bangli merencanakan membangun empat dermaga di Danau Batur. Pembangunan dermaga yang akan dilaksakan 2018 itu, dibangun di tempat dermaga yang sudah ada sebelumnya yakni Dermaga Kedisan, Demaga Kuburan Trunyan, Dermaga Desa Trunyan, dan Dermaga Toya Bungkah. Melihat hal itu, diharapkan ada tambahan satu dermaga yang baru nantinya sehingga ada lima dermaga di Danau Batur. Seperti yang diungkapkan Kepala UPTD Penyeberangan Danau Batur I Ketut Nasta, saat ini ada empat dermaga di Danau Batur. Itu pun, kata dia hanya satu dermaga yang masih berfungsi sampai sekarang yakni Dermaga Kedisan. ”Sekarang memang yang aktif Dermaga Kedisan saja, sedangkan tiga dermaga lainnya tidak berfungsi,” ungkap Ketut Nasta Sabtu (21/1) kemarin. Nasta berharap, nantinya tambahan satu dermaga baru di Batur yakni dermaga di Desa Songan, sehingga nantinya total dermaga yang ada di Batur menjadi lima dermaga.(nan)

Petugas Khawatirkan Jalur Kadin Bali Jalin Kerja Sama dengan Japan Club Tikus di Gilimanuk Berkontribusi dalam Perekonomian

Negara (Bali Post) Gilimanuk merupakan pintu gerbang Bali. Para petugas di Gilimanuk selama ini juga mendapat tanggung jawab besar mengamankan Bali dari ujung barat Pulau Dewata. Bahkan ketika bom Bali meledak, pengamanan di Gilimanuk mendapat sorotan. Petugas di Gilimanuk juga sering dicibir apalagi jika ada oknum yang tertangkap kamera ataupun tertangkap tangan melakukan pungli. Namun, peran petugas di Gilimanuk tidaklah mudah. Selain berpanas-panasan karena harus memeriksa kendaraan yang masuk Bali, petugas polisi juga harus bergumul dengan debu. Sarana prasarana juga masih kurang. Tidak hanya petugas kepolisian dan Satpol PP dan petugas kependudukan yang sering curhat namun petugas TNI juga curhat. Para petugas juga mengeluhkan masih kurangnya koordinasi antar-instansi sehingga terkesan masih melakukan tugasnya sendiri-sendiri. Bahkan yang paling mereka keluhkan banyaknya celah jalur tikus yang dilalui pendatang untuk meloloskan diri. Bahkan saat Ketua DPRD Jembrana Ketut Sugiasa dan rombongan sidak di Gilimanuk beberapa petugas juga mengeluhkan terkait masalah itu. Selain Sugiasa menemukan sendiri jalur tikus yang kemungkinan bisa dilalui pendatang ge-

lap meloloskan diri. Sebelumnya Sugiasa meminta agar jalur tikus yang ada di Pelabuhan Gilimanuk segera ditutup guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terutama terkait dengan keamanan di Bali. Pasalnya, pagar pelabuhan yang berada di sisi timur dermaga LCM kedapatan bolong. Demikian juga Pos KTP Gilimanuk masih manual dan belum dilengkapi fasilitas scanner. Petugas harus mengarahkan penumpang pejalan kaki yang harus melalui jalan yang cukup panjang agar bisa masuk ke pos pemeriksaan KTP. Sementara selasar juga belum tersedia. I Ketut Sugiasa menyoroti terkait jalur tikus dan bedeng-bedeng kumuh di areal Pelabuhan Gilimanuk disikapi pihak ASDP Gilimanuk. Sugiasa meminta jalur-jalur tikus ditutup untuk menghindari celah pungli dan pelanggaran lainnya yang membuat keamanan Bali terancam. Serta bedeng-bedeng ditertibkan. Manajer Operasional ASDP Gilimanuk, Sugeng Purwono, saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya sejatinya sudah mengantisipasi

adanya celah-celah bolong pada pagar di sisi timur dermaga LCM tersebut. Menurutnya ke depan pagar besi yang ada selama ini di sekitar dermaga LCM ini akan segera ditutup dan diganti dengan pagar beton. Begitu pula dengan lapak pedagang dan bedeng-bedeng yang ada di sekitar dermaga LCM tersebut. Pihaknya katanya sudah mengajukan ke kantor pusat agar pagar sepanjang 60 meter ini diganti dengan pagar beton, sehingga tidak ada bolong lagi. “Pagarnya tahun ini sudah digarap menunggu anggaran cair dulu,” katanya. Dikatakan untuk pedagang yang di dalam areal pelabuhan akan diatur lagi nantinya. Namun untuk pedagang yang berada di luar areal pelabuhan itu wewenangnya ada di pemerintah daerah. Kadis Dapdukcapil Ketut Wiaspada saat dikonfirmasi juga membenarkan pengadaan alat pemindai KTP atau scanner, sudah masuk di APBD tahun 2017. Pengadaan yang direncanakan sebanyak tiga unit, nantinya dua unit untuk di Pos KTP Gilimanuk, satu unit lagi disiapkan untuk yang sifatnya mobilisasi penduduk pendatang (keliling). Dikatakan untuk semua alat yang berfungsi untuk menentukan asli atau palsunya sebuah KTP, itu sudah dipasang di anggaran induk 2017. (wit)

Menteri PUPR Pantau Proyek ’’Shortcut’’ Bedugul - Singaraja Singaraja (Bali Post) Rencana pemerintah pusat membangun shortcut jalan raya Bedugul - Singaraja tampaknya semakin mendekati kenyataan. Beberapa bulan lalu, tim dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan uji kondisi tanah (sondir -red) di titik shortcut lima dan enam (Desa Wanagiri hingga Desa Gitgit, Kecamatan Suaksada). Selain itu, penyusunan Detail Engineering Design (DED) dipastikan kelar pada pertengahan tahun ini. Melihat dari dekat rencana proyek tersebut, Menteri PUPR RI Dr. Ir. Mochammad Basoeki Hadimoeljono, Sabtu (21/1) kemarin, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi titik shortcut lima dan enam. Dalam sidak itu, Menteri PUPR didampingi pejabat dari Balai Pemeliharaan Jalan Nasional (BPJN) dan Bupati Buleleng nonaktif Putu Agus Suradnyana. Kesempatan itu langsung dimanfaatkan Agus Suradnyana melakukan lobi lebih intensif kepada Menteri PUPR untuk segera mewujudkan shortcut yang ditunggu-tunggu masyarakat Buleleng. Dalam rekaman video amatir, Agus Suradnyana yang sedang menjalani cuti kampanye pilkada tampak berdiskusi dengan Menteri PUPR. Dari diskusi itu, pada intinya, proyek shortcut sangat penting untuk pemerataan pembangunan di Bali khususnya pembangunan yang lebih baik bagi Buleleng di berbagai bidang termasuk pariwisata, jalur trans-

portasi, akses aktivitas ekonomi dan lainnya. Karena itulah, pihaknya sangat mengharapkan Kementerian PUPR bisa segera mewujudkan shortcut ini. Menteri PUPR RI Basoeki mengatakan, secara umum titik shortcut yang masuk wilayah Buleleng itu sudah tahap penyusunan DED dan ditargetkan akan rampung tahun ini. Kajian berdasarkan Feasibility Study (FS) kondisi jalan nasional Bedugul - Singaraja itu sempit dan berkelok-kelok. Kondisi ini jika dibiarkan, maka kendaraan bus pengangkut rombongan wisatawan atau truk kesulitan dan kerap kali memicu kemacetan dan rawan kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Dengan pertimbangan itu, titik lima enam tersebut masuk dalam skala prioritas untuk dibangun. Untuk itu, pemerintah pusat akan meningkatkan koordinasi dengan pemkab. Hal ini menyangkut persiapan lahan yang terkena jalur proyek. Saat ini, pihak pemkab sudah melakukan pendekatan kepada warga pemilik tanah di titik lima dan enam tersebut. Tinggal ada lokasi tanah yang berbatasan dengan pura masih dilakukan pendekatan oleh pemerintah daerah setempat. “Jalan Bedugul - Singaraja itu sempit dan berkelok, kalau dilintasi bus besar dan truk jelas memicu kemacetan dan orang menjadi malas ke Buleleng, sehingga perekonomian menadi mandek. Persiapan sudah kita lakukan dan tinggal menyempurnakan dan pemerintah daerah juga saya minta intens untuk pembebasahan lahan,” katanya. (kmb38)

BPM/ist

SHORTCUT - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Dr. Ir. Mochammad Basoeki Hadimoeljono meninjau lokasi proyek shortcut jalan raya Bedugul - Singaraja di titik lima dan enam Sabtu (21/1) kemarin.

Denpasar (Bali Post) Dalam rangka menjalin kerja sama lebih kuat dengan pengusaha Jepang, Kadin Bali melakukan komunikasi dan kerja sama dengan Japan Club. Bentuk implementasinya, Kadin Bali diminta menjadi narasumber pada acara seminar yang diadakan Japan Club, Jumat (20/1). A.A. Ngurah Alit Wiraputra, Ketua Umum Kadin Bali mengatakan, acara pertemuan tersebut penting karena pengusaha Jepang yang ada di Bali jumlahnya lebih 2.500. “Potensi mereka (pengusaha Jepang) untuk mengembangkan usaha di Bali cukup besar. Bayangkan 2.500 pengusaha Jepang di Bali, berapa tenaga kerja yang terserap? Perekonomian kita dibangun dan sebagainya, itu kan penting sekali,” paparnya. Pengusaha Jepang berkontribusi besar terhadap perekonomian Bali yang tumbuh di atas rata-rata nasional. Pengusaha Jepang ini harus diajak bersama-sama pengusaha lokal untuk bersinergi. “Tentu ini akan ada keterbatasan kalau mereka bergerak sendiri, dengan PMA-nya kan ada keterbatasan,” ungkapnya. Maka dari itu, pengusaha Jepang harus dilindungi diajak bersama-sama membangun perekonomian Bali. Kerja sama yang dilakukan bisa berupa kerja sama perda-

gangan, investasi, dalam bidang pendidikan misalnya pertukaran pelajar, dalam bidang ketenagakerjaan, pertukaran pementasan seni dan budaya, kunjungan pariwisata, dll. Dari sisi regulasi, dikatakan pengusaha Jepang paling taat dalam mengikuti aturan yang ada. Maka dari itu, pihaknya memulai kerja sama dengan negara Jepang. “Jepang ini paling taat dan gampang untuk diajarkan, ke depannya bagaimana kita memberikan edukasi kepada mereka bahwa rambu-rambunya seperti ini, kalau boleh sih mereka kerja sama dengan semua komponen pengusaha lokal termasuk media karena kan mereka penting. Kalau mereka sudah bekerja sama dengan teman-teman media, tentu mereka akan terakomodir. Mereka juga kan punya CSR dan keuntungan yang mereka dapat, mereka juga bingung disalurkan ke mana. Inilah bersama-sama Kadin Bali dengan Japan Club membangun sinergi,” urainya. Chairman Bali Japan Club, Michiya Mizukoshi, mengatakan, dalam pertemuan tersebut pihaknya melakukan komunikasai dengan Kadin Bali. Anggota Japan Club ada yang bergerak di bidang traveling industry, hospit, hotel, restaurant, sport activity, IT, namun 70 persen bergerak pada traveling industry. (kmb42)

BPM/kmb42

SEMINAR - Kadin Bali menjadi narasumber pada acara seminar yang diadakan Japan Club.

Mayat dalam Karung

Wanita Asal Mojokerto, Bertatus Janda Denpasar (Bali Post) Saat warga Sidakarya, Denpasar Selatan (Densel), tepatnya di Jalan Kerta Dalem sibuk merayakan rahina Saraswati, Sabtu (21/1) kemarin, digegerkan dengan penemuan karung mengambang di Tukad (Kali) Punggawa. Setelah dibuka isinya ternyata mayat wanita dan diduga korban pembunuhan. “Ditemukan sekitar pukul 08.00 wita. Tepatnya di depan rumah nomor 100X. Anggota masih melakukan olah TKP,” tegas sumber di Polresta Denpasar. Dalam penyelidikan identitas korban diketahui bernama Jematun, asal Desa Kedungudi, Mojokerto. Wanita kelahiran 5 Januari 1971 ini diketahui berstatus janda dan telah memiliki anak dua orang. Sumber itu menambahkan, keterangan Made Kara (57) beralamat di Jalan Sidakarya, pukul 07.30 wita seperti biasa setelah membuka warung di depan TKP, melihat-lihat ke Tukad Punggawa. Saat itulah, Kara melihat karung besar mencurigakan berada di kali tersebut. Selanjutnya, Kara memberi

tahu petugas kebersihan kali, Wayan Kadra (48), yang kebetulan sedang membersihkan kali tersebut. Mereka kemudian mengecek isi dari karung tersebut. Kadra yang tinggal di Jalan Bedugul Gang Gagak, Sidakarya ini, langsung turun ke kali tersebut. Setelah ditarik menggunakan alat pembersih sampah, dilihat keluar rambut orang. Kadra langsung naik dan melaporkan temuan tersebut ke pecalang untuk diteruskan ke Polsek Densel. Hasil pemeriksaan luar yang dilakukan Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, ditemukan ciri khusus yaitu kutil pada dada kiri. Dokter Hengky, Sp.F., dokter spesialisasi forensik dan Medikolegal RSUP Sanglah mengungkapkan, jenazah yang diterima pukul 10.15 wita dan dari hasil PL diketahui berjenis kelamin perempuan. Pihaknya memperkirakan usia korban di atas 25 tahun. “Tapi cenderung sudah dewasa pertengahan,” imbuhnya. Dalam perkembangan terakhir, pacar korban berinisial M telah diminta keterangannya di Polresta Denpasar. (kmb36/kmb42)

z Perintis : K.Nadha, z Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha zPemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata zRedaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana zSekretaris Redaksi: Sugiartha zRedaktur Eksekutif: Parwata zRedaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika zAnggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto zKantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, zAlamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


DAERAH

Minggu Paing, 22 Januari 2017

Hari Saraswati

3

Ketua Yayasan Lantik PMHD Unwar

Pura Lokanatha Dipadati Umat Bekali Kewirausahaan agar Tak Jadi Pengangguran Denpasar (Bali Post) Pelaksanaan Hari Suci Saraswati, Sabtu (21/1) kemarin diwarnai dengan kegiatan persembahyangan bersama di sejumlah pura di Denpasar. Umat merayakannya dengan mempersembahkan banten atau sesajen kepada Hyang Widi Wasa dalam manifestasinya sebagai Sang Hyang Aji Saraswati. Sejak pagi tampak dua pura di Denpasar, yakni Pura Lokanatha, Lumintang Denpasar dan Pura Agung Jagatnatha menjadi tempat persembahyangan bersama. Para siswa dan masyarakat umum telah berkumpul di depan halaman pura setempat untuk mengikuti prosesi persembahyangan bersama. Dalam kerumunan pamedek tampak hadir Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, Sekda AAN Rai Iswara, Ketua Dharmawanita Persatuan Kota Denpasar Ny. Kerti Rai Iswara, serta para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Dalam kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Jaya Negara mengatakan hal yang paling penting dan harus dipetik hikmah dari setiap perayaan Hari Suci Saraswati ini tidak hanya sekadar memperingati hari turunnya ilmu pegetahuan, akan tetapi lebih dari itu bahwa harus mampu mengintrospeksi diri seberapa banyak telah menggunakan atau memanfaatkan ilmu pengetahuan yang dimiliki untuk peningkatan kualitas spiritual diri sendiri maupun untuk kesejahteraan orang lain. Dengan demikian sangat diharapkan agar perayaan Hari Raya Suci Saraswati kali ini mampu meningkatkan kesadaran bagi umat se-Dharma, khususnya dalam penerapan ilmu pengetahuan yang dimiliki. Begitu halnya dengan para generasi muda saat ini diminta meningkatkan ilmu pengetahuan agar kelak

bisa berguna bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa dan Negara. “Karena ilmu pengetahuan bersifat suci, dengan berusaha untuk mempergunakan ilmu yang kita miliki ke arah yang lebih baik serta bisa bermanfaat bagi orang lain,” ujar Jaya Negara. Sementara Kabag Kesra Kota Denpasar IGN Bagus Mataram mengatakan, peringatan Hari Raya Suci Saraswati rutin diselenggarakan Pemerintah Kota Denpasar di dua tempat. Pertama di Pura Agung Lokanatha, Kecamatan Denpasar Utara dan di Pura Agung Jagatnatha ini sendiri. Pelaksanaan Hari Raya Suci Saraswati ini merupakan peringatan turunnya ilmu pengetahuan atau sumber kecerdasan serta menghormati Sang Hyang Aji Saraswati sebagai Ibunya ilmu pengetahuan yang diperingati setiap enam bulan sekali. Selain itu, pelaksanaan Hari Raya Suci Saraswati ini juga akan dilaksanakan di Pura Selonding Besakih yang juga merupakan linggihnya di pura tersebut. “Dari perayaan Hari Raya Suci Saraswati ini diharapkan para generasi muda bisa memiliki pengetahuan yang baik, serta memiliki moral yang baik pula,” kata Ngurah Mataram. Sebelum melaksanakan prosesi persembahyangan, terlebih dahulu dilakukan ngelis atau penyucian di areal pura, baru kemudian dilakukan Puja Tri Sandya serta diakhiri dengan persembahyangan bersama. Prosesi Hari Suci Saraswati kali ini di-puput Ida Pedanda Putrake Timbul dari Gerya Timbul Kesiman, serta diisi dengan Wayang Lemah dari Pepadi Kota Denpasar, sekaa Kidung Yadnya Jayeng Swara Kota Denpasar, dan tarian Rejang Dewa oleh staf Sekretariat Kota Denpasar. (kmb12)

EKSISTENSI Pasemetonan Mahasisya Hindu Dharma (PMHD) Unwar sangat dikagumi di Bali. Kegiatannya dikenal mempersiapkan SDM Hindu di Bali menjadi pemimpin. Jumat (20/1) malam, Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Prov. Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., melantik kepengurusan PMHD Unwar 2017-2018. Pengurus PMHD Unwar kali ini diketuai I Kadek Dwi Mahendra Putra, dibantu wakil ketua I Wayan Sastrawa. Sekretaris I dipegang Putu Nita Yulistian, Sekretaris II I Gusti Ayu Bintang Pramestidewi. Bendahara I Kadek Widiasih dan bendahara II Ni Putu Sintia Pratiwi. Pengurus juga dilengkapi dengan sejumlah ketua bidang. Untuk parahyangan diketuai Ni Kadek Ayu Werdhi Apsari, pawongan oleh I Putu Agus Beratayasa dan palemahan oleh I Nyoman Agus Adi Prawira. Ketua PMHD Unwar yang baru dilantik, Kadek Dwi Mahendra Putra menegaskan dalam masa kepemimpinan dia memiliki sejumlah program unggulan selain program tahunan PMHD Unwar, seperti latihan kepemimpinan Asta Brata. Kini pengurus dan anggota PMHD wajib men-

FOTO BERSAMA- Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Prov. Bali, A.A. Gede Oka Wisnumurti bersama wakil rektor berfoto bersama usai melantik pengurus PMHD Unwar. ingkatkan kualitas diri lewat pendalaman ilmu pengetahuan dan keterampilan. Para anggota PMHD Unwar wajib mengikuti pelatihan kewirausahaan dan menyukseskan inkubator bisnis di Unwar, sehingga pemuda Hindu PMHD Unwar setelah tamat tak menjadi pengangguran. Hal ini menjadi fokus PMHD Unwar sesuai dengan mottonya’’ Dharmaning Mahasisya Mahottama’’ yakni menjadi SDM mahasiswa yang utama. Dia tak ingin anggotanya cengeng dan memilih-milih pekerjaan. Bekal yang diperoleh di bangku kuliah harus

terus diisi dengan kompetensi keahlian sehingga siap kerja dan menciptakan lapangan pekerjaan. Dia juga tak ingin anggota PMHD Unwar menjadi barisan pengangguran di Bali, dengan hanya berbekalkan warisan orangtua. Inilah yang dia sebut program pesaja, yakni sungguh-sungguh dan jengah. Untuk pesaja ini PMHD Unwar, kata Dwi Mahendra Putra juga memperkuat kemampuan meneliti mahasiswa yang disinergiskan dengan program pengabdian masyarakat. Sebab dengan meneliti, mahasiswa bisa mendatangkan uang.

Acara serah terima dari Ratna Saraswati kepada Dwi Mahendra Putra juga dihadiri Wakil Yayasan Ir. Wayan Sugihantara, WR I Ir. Nyoman Kaca, M.Si., WR II Ni Putu Pertamawati, S.E., M.M., dan WR III Dr. Ir. I Wayan Parwata, M.T., pembina serta paiketan alumni PMHD Unwar. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Prov. Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., sebagai pelindung PMHD Unwar yakin Mahendra Putra mampu membuat PMHD Unwar makin maju. Dia setuju PMHD Unwar memiliki ikon sebagai duta budaya. Wisnumurti mengatakan, PMHD Unwar adalah universitas menggali pengalaman berorganisasi. Untuk itu kunci sukses menjadi pemimpin atau bekerja, yakni konstitusional building (taat aturan). Kedua, institusional building ( membangun lembaga) perlu kerja sama dan kerja bersama-sama. Ketiga, capacity building (meningkatkan kualitas diri) dan membangun networking. Dia minta tunjukkan pemuda Hindu tampil berkualitas dan mampu duduk bersama dengan pemuda lainnya. PMHD jangan dijadikan sektarian, tapi tempat berhimpun dan berkiprah. (ad2079)

Harga Ikan di Tabanan Naik Tabanan (Bali Post) Matadagangan berbagai jenis ikan air tawar maupun ikan laut di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Tabanan mengalami kenaikan akibat pasokan yang berkurang. “Kondisi itu menyebabkan harga berbagai jenis ikan di pasaran meningkat dibanding hari-hari sebelumnya,” kata Salah seorang penjual ikan di Pasar Pesiapan, Tabanan Ni Nengah Sumantri, Sabtu (21/1) kemarin. Ia mengatakan, meningkatnya harga ikan itu berlaku untuk hasil tangkapan ikan di laut maupun hasil budidaya air tawar. Ikan gurami, nila dan karper mengalami kenaikan kisaran Rp 2.000 - Rp 5.000/kg dari sebelumnya yang telah berlangsung sejak seminggu yang lalu. Harga ikan jenis gurami yang sebelumnya Rp 42.000 menjadi Rp 45.000 per kg. Begitu juga ikan lele naik menjadi Rp 23.000 per kg dari sebelumnya Rp 20.000 per kg. Ikan nila dari Rp 30.000 naik menjadi Rp 35.000 per kg dan patin naik menjadi Rp 30.000 dari sebelumnya Rp 28.000 per kg. “Kenaikan harga ikan air tawar maupun ikan tangkapan ini kemungkinan masih akan terjadi beberapa hari ke depan, seiring dengan tingginya intensitas hujan,” ujarnya. Sementara itu, di tempat terpisah salah seorang pengepul, sekaligus produsen ikan air tawar Made Budiasa, mengungkapkan harga ikan memang mahal sekarang ini. “Meski mahal, permintaan pasar akan ikan air tawar ini terjadi cukup stabil di pasaran,” ujarnya kepada Antara. Beberapa jenis ikan yang mengalami kenaikan harga di tingkat produsen, diantaranya ikan Nila dari Rp 18.000 menjadi Rp 20.000 per kg. Begitu pula ikan karper dari Rp 28.000 menjadi Rp 35.000 per kg, lele dari Rp 15.000 menjadi Rp 15.500 per kg, ikan patin dan bawal dari Rp 18.000 menjadi Rp 21.000 per kg. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Tabanan I Made Subagia, dalam kesempatan terpisah menjelaskan daerahnya memiliki potensi besar sebagai daerah pengembangan budidaya perikanan air tawar untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin meningkat. Untuk itu pihaknya bertekad meningkatkan produksi perikanan dengan target menebarkan benih ikan pada lahan seluas 80 hektare dalam tahun 2017. Potensi perikanan air tawar tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan produksi. Hal itu dinilai sangat penting, mengingat permintaan pasar akan ikan air tawar semakin meningkat. (kmb)

WISATAWAN-Sejumlah wisatawan terlihat melintas di kawasan wisata Kuta, Badung, belum lama ini.

BPM/wan

Imlek, Kunjungan Wisatawan Tiongkok Naik Mangupura (Bali Post) Pemerintah Provinsi Bali bersiap menyambut sekitar sepuluh ribu wisatawan dari Tiongkok berlibur di Pulau Dewata, serangkaian Imlek 2017 yang diharapkan mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara di Indonesia. “Turis dari Tiongkok minatnya untuk datang ke Bali sangat tinggi mengingat 65 persen wisatawan mancanegara ke Pulau Dewata karena budaya,” kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Anak Agung Yuniarta di Kuta, belum lama ini kepada Antara. Menurut dia, sekitar satu juta turis dari negeri

dengan ikon tembok besar itu berkunjung ke Pulau Dewata selama tahun 2016. Jumlah itu, kata dia melonjak 40 persen jika dibandingkan tahun 2015, dari total jumlah kunjungan wisatawan mancanegara hampir lima juta orang. Ia juga mengapresiasi maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia yang sudah membuka penerbangan langsung ke beberapa kota di Tiongkok. Begitu juga sebaliknya maskapai negeri tersebut juga membuka rute ke Bali, sehingga akses ini turut mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan. Sementara itu, Konsulat Jenderal Tiongkok

Festival Budaya Karang Taruna

Upaya Pelestarian Seni di Kalangan Generasi Muda

BARONG - Salah satu atraksi Barong di panggung saat kegiatan Festival Budaya.

BPM/kmb

Denpasar (Bali Post) Banyak cara untuk menunjukkan kecintaan dan upaya melestarikan seni budaya Bali. Mendukung upaya Pemerintah Kota Denpasar dalam melestarikan dan mengembangkan seni budaya yang adi luhung yang tengah berkembang di Denpasar, dan juga untuk memperingati HUT ke-229 Kota Denpasar, digelar festival budaya. Kegiatan ini diselenggarakan Karang Taruna Kota Denpasar. Selain Festival Budaya juga digelar pameran ekonomi kreatif yang ada di areal Taman Lumintang. “Kegiatan festival budaya yang di selenggarakan Karang Taruna Kota Denpasar ini haruslah kita dukung penuh, karena ini sifatnya penguatan kebudayaan di kalangan generasi muda. Di mana kegiatan festival budaya kali ini merupakan kegiatan budaya yang dikhususkan dengan lomba menarikan barong ket yang merupakan sebuah kesadaran penguatan, pelestarian dikalangan pemuda yang saat ini sudah terlihat antusias mengikuti kegiatan seperti mapang barong ini,” ujar Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat pembukaan festival berlangsung, Jumat (20/1) lalu. Diharapkan kegiatan seperti ini bisa terus ditingkatkan lagi, serta bisa terus memperkuat konsep pembangunan berwawasan budaya di Kota Denpasar. Sementara Ketua Karang Taruna Kota Denpasar Ketut Ngurah Ariawan mengatakan, kaum muda adalah generasi yang berkarya. Untuk itu saat ini Karang Taruna Kota Denpasar membuktikan bahwa generasi muda di Denpasar sangat mencintai seni budaya dan tradisi Bali. Dalam festival budaya ini, Karang Taruna mengadakan sebuah lomba mapang barong ket untuk para generasi muda se-Kota Denpasar. Yang mana kegiatan ini di ikuti oleh 32 sekaa dari masing-masing Kecamatan yang ada di Denpasar. Kegiatan ini dilangsungkan selama dua hari. Selain itu festival, lomba ini juga diramaikan dengan stan-stan ekonomi kreatif seperti pakain endek, kuliner khas Bali, pernak-pernik hasil kerajinan anak muda Denpasar serta hiburan musik. (kmb)

(Cina) di Denpasar Hu Yinquan dalam kesempatan yang sama mengatakan, Bali merupakan salah satu destinasi favorit warganya karena keunikan budaya dan alam yang indah. Hu menjelaskan, sekitar sepuluh ribu wisatawan tersebut datang ke Bali khusus untuk menghabiskan libur panjang serangkaian Imlek. Untuk menghibur wisatawan dari negeri asal Panda itu pihaknya menjalin kerja sama dengan Kementerian Pariwisata, DPP Asita Komite China, Pemerintah Provinsi Bali, Asita Bali, organisasi kemasyarakatan keturunan Tionghoa mengadakan perayaan Imlek bersama wisatawan. (kmb)

Perubahan Suhu Laut Diduga Penyebab Paceklik Ikan Negara (Bali Post) Perubahan suhu laut diduga menjadi penyebab utama paceklik ikan di Kabupaten Jembrana, Bali sekitar delapan bulan terakhir. “Kami segera akan melakukan penelitian terkait suhu laut, dan hubungannya dengan paceklik ikan di Selat Bali. Tapi dari beberapa data dan analisa awal, kuat dugaan hal itulah yang menyebabkan paceklik,” kata Kepala Badan Peneliti Dan Observasi Laut (BPOL) Seacorm I Nyoman Radiarta belum lama ini. Ia mengatakan, fenomena El Nino menyebabkan suhu perairan di Selat Bali menjadi hangat, sehingga ikan jenis lemuru yang merupakan habitat asli perairan tersebut bergerak lebih ke dalam. Karena ikan yang banyak diburu nelayan Kabupaten Jembrana dengan perahu selerek ini bergerak ke perairan yang lebih dalam menyebabkan peralatan tangkap nelayan tidak mampu menjangkaunya. “Ada juga asumsi kedua, ikan tersebut berpindah ke perairan lain. Namun asumsi ini kecil terjadi, karena sampai saat ini kami belum mendapatkan informasi kalau di daerah lain nelayan mendapatkan tangkapan ikan lemuru dalam jumlah besar,” katanya kepada Antara. Untuk mendapatkan jawaban atas dua dugaan itu, rencananya BPOL akan mengadakan penelitian selama empat kali di tahun 2017, disesuaikan dengan perubahan angin. Menurutnya, penelitian akan dilakukan pakar dari tiga bidang dengan dukungan teknologi seperti satelit, serta dilakukan menyeluruh termasuk dengan mempelajari perubahan ekosistem pesisir. “Dengan penelitian itu kami berharap menemukan jawaban penyebab paceklik serta untuk antisipasi ke depan jika terjadi gejala yang sama,” katanya. Ia mengatakan, ikan lemuru senang berada di perairan dengan suhu dingin, sehingga saat suhu air laut menjadi hangat mereka mencari tempat yang sesuai dengan kebutuhan tubuhnya. Paceklik ikan di Kabupaten Jembrana sudah berlangsung sekitar delapan bulan terakhir, sehingga membuat nelayan beralih profesi menjadi bekerja serabutan. Di Desa Pengambengan yang merupakan sentra perikanan tangkap di Kabupaten Jembrana, banyak nelayan yang bekerja sebagai buruh bangunan hingga ke Denpasar. Karena paceklik, Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan yang biasanya dipenuhi ribuan orang yang mencari nafkah dari hasil tangkap saat ini sepi dengan ratusan perahu selerek parkir di kolam labuhnya. (kmb)


4

Minggu Paing, 22 Januari 2017

SISWA - Melalui sastra dalam diri siswa terbentuk sifat-sifat kemanusiaan yang saling menyayangi, menghargai dan toleransi. Karena dalam sastra terdapat unsur-unsur keindahan (estetika), keselarasan dan keseimbangan hidup melalui kata-kata, maka harmonisasi kehidupan dapat terwujud. Sastra membentuk keluhuran budi, sikap, perilaku yang bermuara pada terbentuknya karakter yang luhur.

Membentuk Karakter Siswa MUNCULNYA perilaku menyimpang pada siswa menimbulkan polemik dalam dunia pendidikan. Dunia pendidikan dianggap menjadi kambing hitam dari merosotnya karakter siswa. Begitu juga dunia pendidikan dianggap hanya mampu membentuk kecerdasan intelektual melalui materi-materi hapalan yang miskin nilai. Pembelajaran yang membentuk kecerdasan emosional dan spiritual kiprahnya semakin hilang. Belum lagi kurikulum yang diterapkan banyak mengacu pada konsep penguasaan secara kognitif. Hal yang berkaitan dengan pembentukan afektif (sikap) dan psikomotor (keterampilan) sering terabaikan. Siswa diwajibkan menguasai seluruh materi dari setiap mata pelajaran yang muncul dengan standardisasi ketuntasan. Bila belum tuntas, maka diwajibkan untuk mengulang dan memperbaiki. Dari sinilah terkesan sekolah robot mulai muncul dengan mengesampingkan sifat alamiah manusia. Artinya tuntutan penguasaan seluruh materi yang ada dengan nilai yang sudah ditetapkan ketuntasannya, mengisyaratkan manusia harus serba bisa. Padahal sesungguhnya manusia adalah makhluk lemah secara kodrati. Maka dari itu pastinya tidak semua materi dalam mata pelajaran bisa dikuasai. Dari sinilah seolah-olah sekolah mem-

bentuk manusia yang otaknya harus hebat dengan tingkat kemampuan intelektual tinggi. Padahal di dalamnya ada jiwa-jiwa insani yang mesti dibentuk dan dijaga emosinya untuk terus berkembang melahirkan kepribadian yang luhur. Kepribadian yang luhur inilah yang mampu membentuk karakter manusia yang berkualitas. Di sekolah sesungguhnya siswa diharapkan memperoleh waktu luang. Karena sesungguhnya makna sekolah adalah waktu luang bagi siswa untuk belajar dan menemukan jati dirinya. Seiring dengan perkembangan yang terjadi tuntutan dan harapan dalam dunia pendidikan (sekolah) semakin tinggi. Sekolah bukan lagi menjadi tempat untuk memperoleh waktu luang. Tetapi

sekolah sudah menjadi tempat yang membosankan dan menjemukan bagi siswa, bila di dalamnya tidak dibangun suasana kehidupan yang manusiawi. Artinya sekolah yang hanya mengejar prestise semata telah mengabaikan bahwa manusia sesungguhnya wajib dibentuk kehalusan dan keluhuran budinya. Sekolah yang mengedepankan prestasi akademik dengan nilai yang tinggi, mengesampingkan setiap bakat dan potensi siswa. Padahal bakat dan potensi inilah yang perlu diasah dan dikembangkan. Pengembangan bakat dan potensi inilah yang mampu melahirkan manusia-manusia yang sukses dalam hidupnya. Apalagi sekarang jarang dijumpai konsep pembelajaran yang mengedepankan kemampuan imajinasi, kreativitas dan inovasi siswa, terutama dalam pengembangan bakat dan potensi yang dimiliki. Bahkan kegiatan mengarang bagi siswa sudah mulai jarang dilakukan. Padahal mengarang merupakan salah satu kegiatan yang mampu mengolah akal, rasa, imajinasi, kreativitas dan inovasi manusia melalui media tulisan. Apabila siswa dibiasakan untuk mengarang dalam berbagai bentuk karya apakah cerpen, puisi, syair,

Kejang Demam pada Anak DEMAM adalah hal yang paling sering kita jumpai pada anak kita. Tapi tahukah Anda demam tersebut merupakan tanda dari berbagai penyakit, dari yang ringan sampai yang berat? Hal ini karena demam merupakan salah satu tanda apabila dalam tubuh terjadi proses infeksi. Apabila di dalam tubuh terdapat proses infeksi maka demam akan muncul. Penyakit yang berhubungan dengan demam ini sangat sering kita temui seperti kejang demam atau lebih dikenal dengan istilah “step.” Kejang demam merupakan bangkitan kejang yang terjadi pada anak berumur 6 bulan sampai 5 tahun yang mengalami kenaikan suhu tubuh (suhu di atas 38°C, dengan metode pengukuran suhu apa pun) yang tidak disebabkan oleh proses intrakranial. Kejang ini terjadi harus didahului oleh demam, jika tidak didahului dengan demam bukan merupakan sebuah kejang demam. Tatalaksana Kejang Demam Ketika menghadapi situasi anak sedang kejang, hal yang

dapat dilakukan adalah: 1. Tetap tenang dan tidak panik. 2. Longgarkan pakaian yang ketat terutama di sekitar leher. 3. Bila anak tidak sadar, posisikan anak miring. 4. Bila terdapat muntah, bersihkan muntahan atau lendir di mulut atau hidung. Walaupun terdapat kemungkinan (yang sesungguhnya sangat kecil) lidah tergigit, jangan memasukkan sesuatu ke dalam mulut. 5. Ukur suhu, observasi, dan catat bentuk dan lama kejang. 6. Tetap bersama anak selama dan sesudah kejang. 7. Berikan diazepam rectal (melalui pantat) bila kejang masih berlangsung lebih dari 5 menit. Jangan berikan bila kejang telah berhenti. Diazepam rectal ini hanya

SUHU — Selain mengetahui cara mengatasi keadaan apabila anak kita kejang, hal penting lainnya ialah mencegah agar tidak terjadi hal tersebut, dengan menyediakan alat pengukur suhu. Jika suhu anak di atas 37,5°C, obat penurun panas dapat diberikan, setelah itu anak dibawa ke tempat kesehatan untuk mencari penyebab demam.

DI tengah kesibukan Anda, tetaplah menjaga kebugaran tubuh dengan rutin berlatih, agar dapat juga memperoleh bentuk tubuh ideal. Dengan menggunakan alat bantu tongkat pendek, latihan bermanfaat bagi pinggang, perut, paha, betis dan lengan. Ikuti contoh peragaan berikut ini bersama Okky dari Lala Studio Celuk ini.

RUBRIK “Bugar” ini terbuka untuk umum. Bagi Anda yang memiliki problem masalah tubuh. Kirimkan ke Redaksi Bali Post ( Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232) Atau Adolfina Grace Tangkudung Sekolah Senam Lala Studio ( Jl. Veteran 66E, Puri Satria Denpasar, telp. 0361. 283226. Cantumkan kupon” “Bugar” di sudut kiri amplop.

boleh diberikan satu kali oleh orangtua. 8. Bawa ke dokter atau rumah sakit bila kejang berlangsung 5 menit atau lebih, suhu tubuh lebih dari 40°C, kejang tidak berhenti dengan diazepam rectal, kejang fokal (sebagian), setelah kejang anak tidak sadar, atau terdapat kelumpuhan. Pencegahan Kejang Selain mengetahui cara mengatasi keadaan apabila anak kita kejang, hal penting lainnya ialah mencegah agar tidak terjadi hal tersebut. Yang bisa kita lakukan yaitu menyediakan alat pengukur suhu, jika kita merasa badan anak kita hangat atau panas kita bisa mengukur dan memastikan apakah anak kita demam atau tidak. Rentang suhu tubuh yang normal adalah 36,5°C – 37,5°C. Jika suhu anak diatas 37,5°C, obat penurun panas dapat diberikan kepada anak, setelah itu anak dibawa ke tempat kesehatan untuk mencari penyebab demam. Apabila sudah mempunyai riwayat pernah kejang sebelumnya, orangtua perlu memperhatikan suhu tubuh anaknya saat kejang dulu dan dicegah agar tidak mencapai suhu tersebut dengan memberikan obat penurun panas. Dan saat suhu tubuh anak diatas 38°C bisa diberikan obat sirup anti kejang untuk mencegah terjadinya kejang berulang. Prognosis Prognosis kejang demam secara umum sangat baik. Kejadian kecacatan sebagai komplikasi kejang demam tidak pernah dilaporkan. Perkembangan mental dan neurologis umumnya tetap normal pada pasien yang sebelumnya normal. Kelainan neurologis dapat terjadi pada kasus kejang lama atau kejang berulang, baik umum maupun fokal. zdr. Ni Putu Indah Kusumadewi Riandra

prosa dan tulisan lainnya dalam bentuk karya sastra, maka jiwajiwa yang terpenjara akan bebas berekspresi. Dapat diketahui bahwa manfaat karya sastra bagi siswa adalah untuk menumbuhkan imajinasi, agar semakin berkembang dan tata bahasa dalam kehidupan sehari-hari semakin baik. Dengan siswa aktif dalam dunia sastra maka kemampuan kreativitas dalam wujud imajinasi semakin terasah. Pikiran-pikiran yang negatif mampu dilebur dan dilarutkan dalam imajinasi yang mampu melahirkan sebuah karya sastra. Tumpahan segala rasa jiwa mampu mengalir dalam untaian kata-kata yang dirajut dan disusun dengan penuh perasaan. Begitu juga sastra dapat dijadikan wadah rasa bhakti terhadap Sang Pencipta dalam bentuk pemujaan melalui kata. Melalui karya sastra para siswa memiliki wadah menuangkan imajinasi, kreatifitas dan inovasi dalam wujud seni untaian kata-kata. Wajah Sastra sebagai wajah manusiawi. Melalui sastra dalam diri siswa terbentuk sifat-sifat kemanusiaan yang saling menyayangi, menghargai dan toleransi. Karena dalam sastra

terdapat unsur-unsur keindahan (estetika), keselarasan dan keseimbangan hidup melalui kata-kata. Dengan siswa mampu cinta dan hobi terhadap sastra, maka harmonisasi kehidupan dapat terwujud. Sastra membentuk keluhuran budi, sikap, perilaku yang bermuara pada terbentuknya karakter yang luhur. Sastra adalah vitamin bagi jiwa dan batin manusia yang berasal dari otak kanan dan mampu menumbuhkan sikap halus dalam diri manusia. Begitu juga sastra menciptakan sikap yang santun, beretika berperasaan dengan daya toleransi yang tinggi. Sebagai contoh pengembangan berpuisi sebagai bentuk imajinasi jiwa terhadap alam, fenomena, perasaan dan juga kepekaan terhadap dunia sekitar. Dengan kemampuan dan pengembangan sastra dalam diri siswa, maka terwujud keseimbangan, kepedulian, imajinasi dan hakikat serta nilai-nilai kemanusiaan untuk mengikis sifat-sifat kekerasan, keegoan, dan individualistik. Karena dengan siswa mempelajari, memahami dan mampu melahirkan karya sastra, maka sesungguhnya mereka sudah membentuk kepribadian yang peduli dan manusiawi. Apresiasi sastra di sekolah ses-

ungguhnya dapat dikembangkan dalam berbagai kegiatan. Bahkan dalam perayaan bulan bahasa apresiasi terhadap karya sastra dapat dilakukan melalui berbagai event penting terutama dalam bentuk lomba. Ditambah lagi dengan adanya kegiatan literasi di sekolah, maka budaya apresiasi karya sastra dapat ditingkatkan. Artinya menumbuhkan minat baca dan tulis dalam kehidupan siswa melalui pembiasaan dan latihan-latihan. Melalui kegiatan ekstra jurnalistik dan drama di sekolah, maka peran dan fungsi karya sastra itu sendiri dapat dirasakan oleh siswa. Disinilah pentingnya guru mampu mengkemas dan mengembangkan semua itu, agar siswa mau dan mampu terlibat di dalamnya. Dengan semakin aktif dan adanya wadah positif bagi siswa untuk menumbuhkan kretifitas, inovasi dan kemampuan imajinasinya, maka segala bentuk tindakan-tindakan yang menyimpang dari norma dan tatanan nilai dapat dicegah. Sastra adalah wadah untuk membentuk karakter siswa yang luhur, mulia, santun, cerdas, mandiri dan bermartabat. zI Nyoman Agus Sudipta

Kenali Anak dengan Hiperaktivitas SERINGKALI muncul pertanyaan orangtua setelah melihat anaknya yang cenderung sulit memperhatikan, melakukan tindakan impulsif (bertindak cepat tanpa berpikir sebelumnya), sulit berkonsentrasi dan sulit melakukan instruksi, apakah anak saya menderita hiperaktivitas. Jika memang mengalami hiperaktivitas, apakah penyebab hiperaktivitas tersebut, dan apakah ada obat untuk mengatasinya. Orangtua tentu sangat khawatir apabila anak menderita hiperaktif dan tentang efeknya di masa depan, sehingga tidak jarang orangtua mengganggap semua anak yang tidak bisa diam dan sulit diperintah adalah anak dengan hiperaktivitas. Hiperaktivitas atau yang dalam istilah kedokteran disebut ADHD atau GPPH (gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivas) adalah sebuah gangguan neuro-perilaku dengan gejala berupa hiperaktif, impulsif (bertindak tanpa berpikir sebelumnya), dan susah untuk memusatkan perhatian (inatensi). ADHD kemudian dibagi menjadi 3 subtipe, yaitu dominan impulsif-hiperaktif, dominan inatensi, atau kombinasi keduanya. Penyebab ADHD sendiri saat ini tidak diketahui secara pasti. Beberapa referensi menyebutkan beberapa faktor risiko yang berhubungan dengan gejala ADHD adalah genetik, gangguan kondisi medis pada otak, ketidakseimbangan kadar neurotransmitter, defisiensi nutrisi, dan toksin. Meskipun ADHD memang jenis gangguan perilaku yang paling sering dijumpai pada anak-anak hingga remaja, tidak semua anak yang cenderung beraktivitas lebih dikatakan hiperaktif. Diperlukan pengamatan yang cermat oleh ahli di bidang tersebut untuk menyatakan anak tersebut hiperaktif atau tidak, dan se-

Gb. I : Posisi berdiri tegak kedua kaki dibuka dan kedua lengan lurus ke atas memegang tongkat pendek condongkan badan ke arah kanan, lalu tegak dan condongkan badan ke arah kiri. Ulangi beberapa kali akan bermanfaat mengikis lemak pada pinggang.

ANAK - ADHD biasanya sulit dikenali pada anak kurang dari 3 tahun, dan biasanya gejala akan muncul saat usia pertama sekolah, dimana orangtua atau guru melaporkan bahwa sudah tidak bisa lagi mengatur perilaku anak. jauh mana “hiperaktif” tersebut dikatakan masih dalam batas kewajaran. Tidak ada uji laboratorium pasti untuk ADHD. Sehingga diagnosis ADHD harus berdasarkan kriteria dari gejala klinis. Gejala-gejala klinis ADHD sangat kompleks, dan tidak mungkin terjadi tumpang tindih dengan berbagai kondisi perilaku lain (seperti gangguan belajar, kecemasan, depresi, gangguan penyesuaian, gangguan memberontak) atau bahkan perilaku masih dikatakan normal. Sekolah ADHD biasanya sulit dikenali pada anak kurang dari 3 tahun, dan biasanya gejala akan muncul saat usia pertama sekolah, dimana orangtua atau guru melaporkan bahwa sudah tidak bisa lagi mengatur perilaku anak. Gejala–gejala yang mungkin menandakan anak dengan ADHD adalah sulitnya mengatur fokus pada hal detail, cenderung melakukan kesalahan dengan ceroboh, tidak mau / menolak tugas yang me-

merlukan usaha dalam waktu yang lama (mengerjakan tugas / PR), tidak mengikuti perintah, sering berbicara, sering gelisah (menggerakkan jari tangan atau kaki) saat duduk, menjawab cepat sebelum pertanyaan selesai, dan sering menggangu teman sebaya. Selain itu, anak dengan hiperaktivitas sering kurang percaya diri, sulit bersosialisasi, cepat bosan, dan sering menentang. Untuk dikatakan anak dengan ADHD, biasanya gejala-gejala tersebut harus dilaporkan pada dua tempat yang berbeda (rumah, sekolah, kerabat, atau aktivitas lain), dan gejala ini sangat terlihat mengganggu fungsi sosial, sekolah, dan pekerjaan. Kepada orangtua, mungkin anak sering dilaporkan sangat nakal, tidak mengerjakan PR, susah diatur oleh guru, atau dilaporkan sering memecahkan/menjatuhkan barang oleh kerabat atau teman. Apabila gejala tersebut hanya muncul pada situasi tertentu atau satu tempat saja, maka anak biasanya bukan mengalami

ADHD. Jika beberapa ciri tersebut terlihat pada anak dan perilaku berbeda nyata dengan anak lain seusianya, sebaiknya segera dibawa ke ahli (psikolog, psikiater atau dokter spesialis anak). Penanganan Penanganan anak dengan ADHD sangat individual dan cenderung memerlukan waktu yang lama. Terapi lini pertama pada anak ADHD adalah farmakoterapi (obatobatan) berupa pemberian methylphenidate, dextroamphetamine, atau atomoxetine. Selain itu, apabila perlu, akan diberikan terapi perilaku, yakni dengan membantu keterampilan organisasi tugas (membuat jadwal rutin), pemberian reward-punishment, dan sosialisasi/melakukan kegiatan dengan teman sebaya. Selain itu, kondisi yang mungkin menyertai ADHD harus diketahui dan diberi penanganan spesifik. zdr. I Wayan Eka Satriawibawa

Tubuh Ideal dengan Tongkat Gb. II : Tetaplah pada posisi berdiri tegak dan berat badan bertumpu pada kaki kiri. Kedua lengan lurus ke atas memegang tongkat dan arahkan jauh ke belakang, sambil mengarahkan kaki kanan serong ke kiri. Lakukan 2 x 8 hitungan, setelah itu arah kebalikan dengan hitungan yang sama.

Gb. IV : Ambillah posisi seperti yang nampak pada gambar kaki kanan ditekuk sedangkan kaki kiri lurus ke belakang. kedua siku lengan ditekuk lalu luruskan depan dada. Ulangi 2 x 8 hitungan, setelah itu lakukan pada arah kebalikan dengan hitungan yang sama.

Gb. III : Untuk mengencangkan betis, tutup kedua kaki rapat sambil menekukkan kedua siku lengan, jinjit lalu tahan 1 x 8 hitungan dan ulangi beberapa kali agar memperoleh betis yang kencang.

Dengan meluangkan waktu sejenak untuk berlatih, bentuk tubuh ideal jadi milik kita dan salam bugar dari Lala Studio.

Kupon


5

Minggu Paing, 22 Januari 2017

Resensi Buku

Konsep Pendidikan Hindu Judul Buku Penulis Penerbit Tahun Tebal

: Cara Belajar Agama Hindu yang Baik : I Ketut Wiana : Pustaka Bali Post : 2009 : 129 halaman

KEMAJUAN ilmu pengetahuan dan teknologi semakin pesat, dan manusia cenderung mengejar dunia materi. Namun, umat Hindu tampak semakin bergairah dalam hal beragama. Paling tidak itu bisa dilihat dari segi fisik, misalnya maraknya upacara agama yang dilakukan umat Hindu di Bali. Serta semakin meningkatnya kuantitas umat mengunjungi pura baik saat odalan maupun di luar odalan. Untuk memahami kerangka agama Hindu tersebut perlu adanya sistem pendidikan yang memadai. Dan buku ini menyodorkan konsep pendidikan Hindu yang kiranya bisa dipakai acuan oleh para pemuka umat dalam menyelenggarakan pendidikan. (osi)

Film

Ketegangan yang Memikat Judul Film Sutradara Artis

Tayang

: Missing Women : Eon-hie Lee : Ji-won Uhm, Hyo-jin Kong, Seo Eun-Aa, Joon Go, Won-yeong, Seok-Chan Jeon, Hae-yeon Kil, Gin-goo Kim. : 2016

KOREA memiliki p e s o n a tersendiri di Asia. Perkembangan seni budaya serius dan pop seimbang. Lihatlah film-film serius KimKim-Duk. Atau film ini, yang bercerita begitu komplek dan memikat. Walau alur dan kecepatan kamera terlalu lambat. Film ini akan menceritakan tentan seorang wanita bernama Ji-Sun (diperankan Ji-won Uhm), yang telah menceraikan suaminya. Ia bekerja keras seorang diri untuk dapat menghidupi putri tercintanya, yaitu Da-Eun (diperankan Ha-nee Seo). Ji- Sun mempunyai seorang Babysister yang bernama Han-Mae (diperankan Hyo-jin Kong), yang bertugas merawat putrinya, di saat dirinya bekerja. Pada suatu hari Ji-Sun menemukan putri dan Babysisternya menghilang. Cerita dikemas begitu memikat, bahkan sampai detik terakhir kita tidak bisa menebak ke mana arah cerita. (osi)

Tarom

CERPEN

Oleh Surya Gemilang TAROM akhirnya menerima Surat Peringatan Penggusuran dari pemimpin Penjaga Tanah Negara. Sehari kemudian, Tarom mengumpulkan para kepala keluarga di dalam rumahnya yang tak luas itu. “Mulai besok,” kata Tarom di hadapan para kepala keluarga yang duduk berdesak-desakkan menghadap dirinya, “setiap keluarga wajib menyumbangkan seperdelapan dari uang penghasilan hariannya kepadaku. Uang itu akan kugunakan buat mengusir pasukan Penjaga Tanah Negara yang, berdasarkan isi Surat Peringatan Penggusuran, akan datang kemari sebulan lagi untuk menggusur permukiman kita!” Beberapa jenak, semua hening, ketakutan menatap hari depan. “Bagaimana bisa kau menggunakan uang kami untuk mengusir mereka?” kau bertanya tiba-tiba, memecah hening. “Aku akan membuat sebuah senjata,” jawab Tarom, dingin. “Sebuah senjata yang tak akan pernah dibayangkan oleh siapa pun.” *** Sebagaimana aku, sebagian besar orang yang telah mendengar rencana Tarom—secara langsung maupun tak langsung pun ragu dengan rencananya. Memangnya, ia mempunyai ilmu untuk membikin senjata macam itu? Bukankah dulu ia tak tamat SD? Namun, kami tetap menyumbangkan seperdelapan dari uang penghasilan harian keluarga kami kepada Tarom, sebab kami berusaha untuk percaya padanya, terlebih karena pria berusia 43 tahun itu adalah pemimpin di permukiman—yang terletak di bantaran Sungai Cisatoke— ini; orang yang berkali-kali sudah, sebelum dan sesudah kami angkat jadi pemimpin, menuntaskan berbagai permasalahan-yang-berkaitan-denganpermukiman-liar-ini dengan pihakpihak luar. Seminggu setelah sistem pungutan harian itu berjalan, Tarom terlihat pulang membawa sebuah kotak kardus. Isinya pasti berat sekali, karena Tarom yang menggendongnya sampai tampak begitu tersiksa. “Aku tak perlu bantuan,” sahutnya ketika kutawari bantuan untuk mengangkat kotak kardus tersebut. Pada hari-hari selanjutnya, Tarom terlihat lagi pulang membawa kotakkotak kardus berisi sesuatu yang berat. Rupanya, bukan cuma bantuanku saja yang ia tolak; ketika yang lainnya pada menawari bantuan buat mengangkat kotak-kotak kardus itu, bantuan dari mereka pun ditolak. Penolakan-penolakan itu kemudian menimbulkan kesan rahasia—membuat kami penasaran betul dengan isi dari kotak-kotak kardus tersebut, dan senjata macam apa yang akan Tarom buat dengannya. “Sekarang ini, kalian tidak perlu tahu soal senjata apa yang kubuat,” jawab Tarom—kutanya ia saat aku menemuinya di depan rumahnya untuk menyerahkan seperdelapan dari uang penghasilan keluargaku. “Nanti kau dan yang lainnya pasti akan tahu.” “Kalau begitu,” sambung salah seorang kawanku—yang juga datang untuk menyerahkan uang sumbangan, “bolehkah kami masuk ke dalam rumahmu dan melihat proses pembuatan senjata itu?” “Tidak boleh! Pokoknya, proyekpembuatan-senjata itu rahasia untuk sementara ini!” Dan, kabar soal kerahasiaan proyekpembuatan-senjata itu pun menyebar dengan cepat di sekujur permukiman kami, lantas membuat semuanya— kecuali Tarom, tentu saja—pada penasaran. “Seandainya Tarom tinggal bersama istri, atau anak, atau siapa saja di dalam rumahnya,” ucap istriku pada suatu malam, “kita pasti akan dengan mudah mengetahui apa yang sebenarnya

ke dalam kamar Tarom melalui salah satu lubang pada dinding rumahnya. Pria tersebut bunuh diri dengan cara yang tak berbeda jauh dengan yang Joni Kecil lakukan. Dan, sebelum lari dari rumah Tarom, ia berteriak, “Tuhan sudah osteoporosis!” Orang-orang lain yang sebelumnya sempat mengintip ke dalam rumah Tarom, tetapi pada saat yang tidak tepat, pun benar-benar bersyukur. *** Hari penggusuran tiba. Pasukan Penjaga Tanah Negara tiba pula ke permukiman yang terletak di bantaran Sungai Cisatoke itu pada pukul 10 pagi. Alat-alat penghancur pun sudah terlihat di tangan mereka. Dan, para penduduk di sana hanya bisa berdiri di luar rumah, menatap mereka dengan tatapan iba yang sia-sia. “Kalian semua sepertinya ingin bersenang-senang dengan kehancuran,” kata pemimpin Penjaga Tanah Negara dengan volume suara tinggi, membikin para penduduk di permukiman itu semakin ketakutan. Kemudian aku tersadar, ada satu orang yang belum terlihat: Tarom. Di manakah ia? Sekonyong-konyong pintu rumah Tarom dibuka dari dalam. Tarom keluar dengan gagah-berani, tak lama kemudian berdiri di hadapan pasukan Penjaga Tanah Negara. “Kalian semua sepertinya ingin bersenang-senang dengan kehancuran,” kata Tarom dengan dingin, kemudian melangkah kembali ke rumahnya. Beberapa detik kemudian, Tarom keluar lagi dari rumahnya, kali ini dengan senjata itu di tangannya …

sedang Tarom kerjakan di dalam sana. Kita, kan, jadi bisa bertanya pada anggota keluarganya yang lain.” Ketika hari penggusuran tinggal seminggu lagi, terjadilah sesuatu yang mengerikan. Sesuatu yang mengerikan itu menimpa Joni Kecil, anak laki-lakiku satu-satunya. Sesuatu yang mengerikan tersebut berhubungan dengan proyekpembuatan-senjata Tarom. *** Kau pernah berkata bahwa kau ingin hidup hingga usia 90 tahun— sebenarnya, hanya karena kau menyukai angka itu. Tapi kau mati ketika kau berusia 9 tahun oleh sebab keingintahuanmu yang berlebihan. Sore itu kau tak lagi bersama kawananmu. Kau pergi, seorang diri, secara diam-diam, ke arah rumah Tarom. Setiap rumah di permukiman itu tak mungkin dindingnya tak terbuat dari triplek-berlubang, termasuk rumah Tarom. Melalui lubang-lubang yang ada, kau mengintip ke dalam rumah Tarom, ke setiap ruang yang mampu matamu jangkau. Tidak pernahkah ada orang lain yang mengintip ke dalam rumah Tarom seperti aku? pikirmu sesaat. Kau tidak tahu bahwa sudah banyak orang yang berbuat seperti itu. Hanya saja kau berbeda; kau beruntung. Kau mengintip ke dalam rumah Tarom, tepatnya ke dalam kamarnya, di saat yang benar-benar tepat: senjata yang sedang dalam proses pembuatan itu sedang tak ditutupi dengan selembar kain karena Tarom sedang sibuk mengerjakannya. Sedetik. Dua detik. Tiga detik. Tatapanmu, yang terarah ke senjata itu, mendadak kosong. Tiba-tiba ada yang menepuk pundak kau; itu adalah ibumu. Kau sama sekali tak dikejutkan oleh tepukan itu; kau sama sekali tak menoleh ke arah ibumu. Baru saja ibumu hendak berkata, Tarom sudah terlebih dahulu, dari da-

lam kamarnya, berteriak, “Hei! Jangan mengintip!” Dan dengan sendirinya tahulah ibumu akan apa yang sedang kaulakukan sedari tadi. Tahu-tahu kau berteriak, “Gigi Tuhan tinggal dua!!!” lantas berlari, berlari, berlari, menuju tepi Sungai Cisatoke— tak jauh, tentu saja, karena di bantarannyalah permukiman kau dan yang lainnya berada. Berkat keterkejutannya, ibumu tak langsung mengejarmu. Saat kau sudah berada di tepi Sungai Cisatoke dan mengambil sebongkah batu seukuran bola basket yang lumayan berat, barulah ibumu berlari ke arahmu. Ketika akhirnya kau menghantamkan batu itu ke kepalamu—hingga terluka parah—dan kau terhuyung-huyung lalu tercebur ke Sungai Cisatoke yang arusnya sedang tak ramah, ibumu pun, dan siapa pun yang melihat kejadian itu, reflek memekik nyaring. Tarom terlihat muncul dari balik pintu rumahnya tepat ketika kau tercebur ke Sungai Cisatoke. “Tuhan memang sudah tua!” teriaknya dari tempat ia berdiri, tanpa merasa bersalah sedikit pun atas kematianmu. *** Berkat ibunya, tersebarlah kabar kematian Joni Kecil dan apa yang sebelumnya ia lakukan—sebelum nekat mencari ajal—ke seluruh keluarga yang tinggal di bantaran Sungai Cisatoke. Segera sajalah mereka berpikir bahwa senjata yang sedang Tarom kerjakan itu mengandung suatu ilmu hitam; sebuah pemikiran yang sama sekali tidak ilmiah, tidak intelek, dan sebaiknya tidak usah kaupusingkan. Tapi, pemikiran itu kemudian— tiga hari sebelum hari penggusuran— semakin diamini berkat bunuh dirinya seorang pria—yang juga tinggal di bantaran sungai itu—yang, sebelum bunuh diri, kedapatan sedang mengintip

*** Tumben-tumbennya suamiku pulang tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Ah, mungkin ia lupa saking lelahnya— sebab, tadi ia baru saja mendapat tugas untuk turut serta dalam penggusuran permukiman di bantaran Sungai Cisatoke. “Makan siang sudah siap, Sayang,” ucapku. Suamiku tak menjawab. Ia hanya melangkah ke meja itu—bukan meja makan—menarik lacinya, dan mengambil sekotak paku payung dari sana. “Rupanya rambut Tuhan sudah rontok,” ucapnya dengan datar sebelum membuka kotak paku payung itu … dan menelan semua isinya. *** Parjo, pria yang tergabung dalam Penjaga Tanah Negara itu, terlihat melangkah tertatih-tatih di jalan, menuju rumahnya. Aku yang sedang duduk di beranda sambil menikmati udara siang sengaja memerhatikannya karena tumben-tumbennya Parjo seperti itu; biasanya ia melangkah dengan tegap dan gagah. Sampai di depan pintu rumahnya, alih-alih memasukkan kunci ke lubangnya, ia malah berteriak, “Tuhan hampir lumpuh!!!” dan membentur-benturkan kepalanya ke gagang pintu, dengan teramat keras, hingga … *** Badri, pemimpin Penjaga Tanah Negara, ditemukan tewas di kamarnya dengan kondisi mengenaskan: sebatang garpu menusuk mata hingga otaknya. Pihak kepolisian hanya menemukan sidik jari Badri seorang di garpu itu. *** Tuan Gubernur mendapat laporan bahwa Penjaga Tanah Negara kehilangan seluruh anggotanya yang ditugaskan di bantaran Sungai Cisatoke. *** Air Sungai Cisatoke tampak begitu merah. Begitu merah.

Redaksi Mingguan mengundang Anda untuk berpartisipasi dalam rubrik “Kartun” ini. Tulis nama dan alamat lengkap dibalik gambar kartun. Kirim ke Redaksi Bali Post Jalan Kepundung 67a Denpasar.

Satya Dewi

Windhu Segara

Dewa Komang Mahadewa

Adi Wiryadarma

Gus DW

Afrizal


DIMENSI

6 RAMALAN

BINTANG

Capricorn Peruntungan: Di minggu ini dan masa yang akan datang jika ingin tetap sukses maka harus tingkatkan prestasi kerjanya dan lakukan efisiensi waktu setepat mungkin agar tidak ada waktu yang terbuang percuma. Jika ada yang mengkritik cobalah Anda petik hikmahnya tak perlu melihat dari sosok orangnya, karena segala yang Anda dengar di minggu ini sangat membantu bagi langkah Anda ke depan nantinya. Karier: Berusahalah untuk tetap tenang dalam menyikapi semua permasalahan agar terhindar dari pengambilan keputusan yana salah. Kesehatan: Senam yang berlebihan hasilnya akan buruk bagi kesehatan, untuk itu berusahalah menempatkan segala sesuatunya pada proporsi yang sebenarnya. Keungan: Banyak pemasukkan namun sayangnya terjadi pemborosan tak terduga. Asmara: Belajarlah dari kesalahan-kesalahan di masa lalu, jangan sampai Anda ulangi lagi, kalau pasangan Anda sudah jengkel, bisa panjang urusannya nanti. Aquarius Peruntungan: Pikirkan bagaimana caranya untuk bisa berjiwa besar bila dikritik dan jangan cepat besar kepala bila dipuji. Agar diri Anda dapat terlepas dari segala kesulitan-kesulitan di masa depan nanti. Setiap tawaran yang datang bisa ditindaklanjuti, tak perlu khawatir akan mendapat ganjalan dari beberapa rival Anda. Karier: Jangan bimbang ataupun ragu bila ada rencana, segera saja laksanakan jangan tunggu nanti. Kesehatan: Jaga maag-nya dengan makan tepat waktu dan jangan terlalu capai. Bila ada senggang pergunakan untuk tidur saja agar pikiran bisa tetap fresh selalu. Keungan: Selalu saja tidak mencukupi kebutuhan, cobalah mencari tambahan hasil dengan menambah lapangan kerja baru. Asmara: Isu-isu yang beredar, sebaiknya tidak perlu didengarkan, cobalah lebih percaya pada apa yagn diucapkan olehnya. Pisces Peruntungan: Sikapilah situasi yang ada saat ini dari sisi positifnya sehingga bisa terlepas dari kebingungan. Lakukan hipotesa yang tepat dari semua itu jangan takut untuk gagal bukankah keberhasilan itu tidak bisa terlepas dari kegagalan, maka dari itu yang penting jalan dulu. Karier: Jangan mensia-siakan bantuan dari orang luar ada baiknya Anda sikapi dengan sebijaksana mungkin. Kesehatan: Perhatikan posisi tidur Anda, usahakan badan tetap lurus dan ketinggian bantal Anda benarbenar disesuaikan jangan sampai terlalu tinggi karena leher bisa terasa linu dikala bangun. Keuangan: Tak perlu khawatir karena income terus mengalir. Asmara: Kata-katanya sebaiknya didengarkan, jangan hanya masuk telinga kiri lalu keluar telinga kanan. Aries Peruntungan: Berusahalah untuk tetap survive meskipun Anda harus mau berkubang Lumpur ibaratnya, jangan persoalkan hal-hal yang tak urgent apalagi hanya berlandaskan gengsi saja karena itu akan sangat berdampak buruk bagi kelangsungan bisnis dan Karier Anda. Yang jeli dalam mencari celah-celah yang ada, walaupun kecil jika bisa disikapi dengan sungguh-sungguh dan penuh kehati-hatian maka akan bisa mendatangkan keuntungan yang sangat besar. Karier: Tak ada gunanya Anda masukkan hati omongan yang menjengkelkan itu, karena hanya akan mengganggu konsentrasi kerja Anda saja. Kesehatan: Untuk sementara makanan cepat saji lebih baik dihindari dulu, konsumsi saja sayur-sayuran karena akan baik bagi ketahanan tubuh Anda. Keuangan: Tidak ada masalah hanya saja jangan terlalu boros untuk itu jangan menyimpang dari anggaran yang telah Anda susun. Asmara: Bimbinglah perasmaraan ini dengan penuh kelembutan dan kesadaran yang tinggi jangan biarkan omongan dari luar mengacaukan ketenangan yang sudah mulai tercipta. Taurus Peruntungan: Minggu ini semuanya harus gerak cepat, baik itu dalam pengambilan keputusan ataupun dalam menyiapkan strategi yang harus dilaksanakan. Jangan sampai peluang yang tinggal selangkah lagi dapat diraih harus hilang karena keterlambatan Anda dalam bertindak. Karier: Jaga motivasi untuk tetap tinggi agar tidak mengalami kesulitan untuk menyelesaikan semua rintangan yang ada itu. Kesehatan: Jangan minum air es terlampau banyak ingatlah bahwa Anda saat ini sudah mulai batuk dan pilek. Keuangan: Pengeluaran masih sulit untuk dikendalikan sehingga tak heran jika Anda tetap kesulitan untuk dapat menabung. Asmara: Berusahalah untuk tampil menarik buat pasangan Anda, jangan setelah mendapatkan hatinya malah malas untuk berias diri dan menjaga penampilan. Gemini Peruntungan: Tidak ada rintangan yang membikin ciut hati Anda, tetaplah enjoy dalam beraktivitas jika memang ada rencana besar sebaiknya jangan segan untuk segera merealisasikannya mumpung situasi dan kondisi saat ini masih bagus dan menguntungkan. Karier: Usahakan untuk bisa bertindak secara tepat, cepat dan sistematis. Kesehatan: Porsi makan harap selalu dikontrol jangan sampai terlalu over, karena jika berat badan bertambah maka hawanya akan terus ngantuk dan kerja menjadi malas saja. Keuangan: Bayang-bayang pemborosan tetap saja sulit untuk dihilangkan walau Anda telah berlaku hemat sekalipun. Asmara: Harus sabar dan mau mengalah jika ingin suasana kembali tenang dan mesra. Cancer Peruntungan: Manfaatkan dorongan positif dari sekeliling Anda karena hal itu akan sangat berpengaruh bagi kelangsungan rencana yang lagi Anda susun agar tidak menimbulkan persoalan rumit di kemudian minggu. Biarkan segalanya berjalan sesuai dengan proporsi yang ada, dan tidak perlu memaksakan kehendak karena semua itu masih belum pasti. Karier: Tinggalkan dulu kegiatan yang hanya buang-buang waktu dan kesempatan saja. Kesehatan: Untuk tidur larut malam sebaiknya Anda hindari. Beristirahatlah lebih banyak dibanding minggu-minggu kemarin agar kondisi badan bisa tetap selalu segar sepanjang minggu. Keuangan: Pemasukan masih relatif lebih baik dibanding minggu-minggu sebelumnya. Asmara: Jangan memperbesar persoalan yang ada, kasihan pasangan Anda jadi menderita batinnya. Leo Peruntungan: Turuti saja kemauan pasar sekalipun terkesan aneh dan menyulitkan. Tak ada gunanya anda menentang arus jika akhirnya Anda kehabisan order karena tak sesuai dengan selera pasar. Peluang cukup terbuka lebar untuk itu janganlah bersikap keras kepala, ada baiknya Anda bisa membaca situasi dengan benar. Karier: Ada orang yang iri dengan diri Anda, tak perlu ditanggapi secara serius. Kesehatan: Hati boleh saja panas tetapi pikiran harus tetap tenang dan dingin. Jangan biarkan emosi berkecamuk di dalam hati karena hanya akan bikin tidur tak tenang dan makan menjadi tak selera. Keuangan: Dana yang tersedia sebaiknya dilihat lagi dan sesuaikan dengan anggaran yang akan Anda belanjakan. Asmara: Jangan buru-buru mengatakan asmara pada orang yang baru Anda kenal, karena jika asmara anda bertepuk sebelah tangan, bagaimana malunya Anda? Virgo Peruntungan: Sekalipun peluang terbuka lebar jika Anda tidak bisa berhatihati apalagi dengan mudahnya percaya dengan perkataan orang maka akan sulit untuk bisa meraih kesuksesan besar. Sangat ironis sekali jika Anda hanya berpedoman pada omongan orang yang kurang bisa dipertanggungjawabkan kredibilitasnya. Karier: Waspadalah! Minggu ini penuh dengan jebakan yang cukup rapi sekali, sehingga jika lengah sedikit maka masalah besar akan menimpa Anda. Kesehatan: Jagalah kondisi badan Anda sebaik mungkin, sebelum bertindak dipikir dulu faedahnya daripada mementingkan kesenangan yang sifatnya hanya sementara. Keuangan: Sekalipun tawaran yang datang itu cukup menguntungkan sebaiknya segalanya harus jelas kekuatan hukumnya. Asmara: Minggu ini penuh dengan selisih pendapat yang mengarah kepertengkaran, mengalah sajalah. Libra Peruntungan: Minggu yang penuh dengan kejutan, karena berbagai rencana yang tak terduga ternyata membuahkan hasil yang sangat memuaskan. Teruslah berinovasi dan berkreasi jangan biarkan langkah Anda terkesan monoton dan membosankan saja. Karier: Meskipun suasana hati lagi runyam jika sudah berada di kantor usahakan muka tetap ceria dan menyenangkan. Kesehatan: Jangan takabur dulu walaupun kesehatan dirasa cukup baik untuk saat ini, karena jika tidak ada upaya untuk menjaganya maka tidak lama akan jatuh sakit juga. Keuangan: Masalah terletak pada bagaimana Anda memanage waktu dengan benar sehingga peluang itu tidak sampai terbuang percuma. Asmara: Hilangkan segala keluh kesah dihati yang selalu Anda ucapkan terus menerus, karena itu akan bikin hatinya menjadi jengkel saja. Scorpio Peruntungan: Di minggu ini tak ada gunanya negative thinking bila ada peluang segera saja ditindaklanjuti jangan dibiarkan mengambang tanpa kepastian. Suasana tampak tenang karena terbawa oleh nasib bintang Anda yang lagi hoki dan penuh dengan kemujuran. Kesehatan: Jangan menuruti jengkelnya hati apalagi sampai berbuat sesuatu yang malah merugikan kondisi badan Anda. Jaga dengan baik kesehatan Anda selagi dianugrahi badan sehat. Keuangan: Tak perlu mengobral dana jika tidak ingin pusing dikemudian minggu, berhemat adalah langkah yang tepat untuk saat ini. Asmara: Tergantung diri Anda pribadi, jika mampu menyerap segala keinginannya maka tentu saja ketulusan asmaranya dapat dijaga terus. Sagitarius Peruntungan: Karena di minggu ini anda banyak menemui orang yang bertampang bunglon, maka dari itu tak perlu terhanyut oleh omongan yang sekadar bualan. Cobalah tetap konsen dengan berbagai urusan yang lagi Anda hadapi, tak perlu tengok kanan kiri, karena secara tidak langsung akan mempengaruhi kelancaran berbagai urusan Anda. Karier: Bila tidak mengerti jangan segan untuk bertanya, daripada dipaksakan untuk jalan nanti hasilnya malah akan membikin kecewa saja. Kesehatan: Pikiran tiba-tiba melayang dan mata berkunang-kunang jika itu terjadi sebaiknya anda berhenti beraktivitas dulu. Keuangan: Pemasukan cukup baik dan pengeluaran Diasuh Oleh masih terkontrol, sehingga keuangan tak sampai Putri Wong Kam Fu memusingkan. Asmara: Jagalah hatinya supaya Berlaku bisa berbunga-bunga terus, jangan malah Anda sakiti 22-28 Januari 2017 dengan kata-kata pedas.

Minggu Paing, 22 Januari 2017

WEDA WAKYA

Keterpelajaran Membuahkan Ketundukan Hati Sarasvati namastubhyam varade kama-rupini vidyarambham karisyami siddhir bhavatu me sada

Redaktur Khusus

(Sarasvati Stotram)

WAKYA

“SEMBAH sujud bhakti hamba ke hadapan Dewi Sarasvati, yang selalu berkarunia memenuhi segala keinginan para pemuja-Nya. Hamba memulai mempelajari ilmu pengetahuan, semoga Dewi Sarasvati senantiasa berkenan menganugerahi keberhasilan.” Masih banyak dijumpai salah penulisan, pengejaan, dan juga pelafalan terhadap stotra pujian terhadap Dewi Sarasvati ini. Jika orang melihat di google, buku, majalah, surat kabar, dan lain-lain pun akan melihat masih ada kesalahan di sana-sininya. Semoga tulisan ini dapat memberikan kontribusi sedikit demi kemajuan pendalaman ajaran-ajaran suci Sanatana Dharma ke depan yang lebih baik lagi. Hari Sabtu, 21 Januari 2017, umat Hindu di Nusantara berbahagia merayakan Hari Raya Sarasvati. Sedangkan di India akan dirayakan pada Vasant Panchami (1/2/2017) nanti. Pemujaan dilakukan sejak pagi hari pkl. 07.13 s/d 12.34 siang. Umat biasa merayakan dengan memakai pakaian berwarna kuning, sembahyang Sarasvati pagi hari dengan melakukan Sarasvati-vandana, memuja Sarasvati, mempersembahkan gandum bakar Chapati dari jagung dicampur dengan daun Sarsong (sesame), kuekue manis berwarna kuning, dan lain-lain. Sebagian besar persembahan berwarna kuning, termasuk bunga berwarna kuning. Rumah-rumah atau ashram dihias warna kuning. Khususnya orang yang ingin memberikan pelajaran kepada anak-anaknya, maka “Dewasa Ayu”-nya adalah pada hari ini. Pelaksanaan praktik spiritual juga banyak dilakukan pada hari ini. Umat pada hari ini semua memuja buku-buku pelajarannya dan memohon pada Dewi Sarasvati memberkati mereka dalam pelajarannya, memberikan kecerdasan yang baik, serta jalan ke depan yang indah. Pada malam hari biasanya diselenggarakan acara-acara seni budaya. Pelaksanaan di India kurang lebih sama dengan pelaksanaan Sarasvati Puja di Indonesia, khususnya pemujaan pustaka-pustaka/ buku-buku. Anak-anak sekolahan beramai-ramai pergi dan melakukan persembahyangan

WEDA

Darmayasa Sarasvati di sekolah atau kampusnya masing-masing. Hanya saja anak-anak pelajar dan mahasiswa di Indonesia, khususnya di Bali, melaksanakan dengan cara besar-besaran dan tampak kebersamaan yang sangat baik serta rapi, termasuk peran aktif para guru atau dosennya. Penekanan diberikan pada permakluman tekad untuk memulai belajar yang sungguh-sungguh dan memohon karunia khusus dari Dewi Sarasvati untuk menyukseskan studi yang dilakukan. Vidyarambham karisyami, duhai Dewi Sarasvati, hamba bertekad untuk memulai belajar yang sungguh-sungguh. Siddhir bhavatu me sada, mohon berkenan agar selalu mengaruniai segala kesuksesan terhadap studi hamba. Terdapat juga penulisan “siddhyarambam karisyami” pada baris yang sama untuk “vidyarambham karisyami”. Kalimat yang lebih benar adalah “vidyarambham karisyami” dan bukan “siddhyarambham karisyami”. Vidyarambham berasal dari kata vidya (ilmu pengetahuan) dan arambham (memulai, mengawali dengan tekad sungguh-sungguh). Sedangkan siddhyarambham berasal dari kata siddhi (berhasil, sukses, sakti, kekuatan spiritual) dan arambham (memulai, mengawali dengan tekad sungguh-sungguh). Akan menjadi kurang tepat jika kalimat baris ke-3 berarti “hamba akan memulai keberhasilan, kesaktian, dan lain-lain. Oleh karena itu yang lebih tepat adalah “Vidyarambham karisyami”, - hamba akan memulai bersungguh-sungguh belajar ilmu pengetahuan. Mengapa permohonan ditujukan kepada Dewi Sarasvati? Jawabannya ada pada baris ke-2 “varade kama-rupini”, karena Dewi Sarasvati adalah varade, yang secara pasti mememuhi, mengisi, mengabulkan segala keinginan para pemuja-Nya. “Kama-rupini”, berarti yang di-”varada/de” oleh beliau adalah “kama” alias keinginan-keinginan dari para pemuja-Nya. Oleh karena itulah Dewi Sarasvati disebutkan sebagai “Varade kamarupini”, yaitu yang mengabul-

kan keinginan-keinginan para pemuja-Nya. Tedapat salah kaprah pemahaman terhadap hari raya Sarasvati, khususnya di kalangan selain siswa-mahasiswa. Sepertinya hari raya Sarasvati ini adalah hari raya milik anak-anak sekolahan dan mahasiswa. Pada hari raya Sarasvati, biasanya hanya anak-anak sekolahan dan mahasiswa yang mempunyai kewajiban sembahyang, sedangkan para “yang bukan pelajar-mahasiswa” dapat “bonus bebas puja”. Anggapan atau salah kaprah pemahanan yang sudah mentradisi ini tentu saja tidak baik dilanjutkembangkan oleh mereka yang bukan pelajar-mahasiswa. Di Bali, tradisi pemujaan Sarasvati dilakukan oleh para orang tua yang sedang “mematangkan” berbagai jenis ilmu, khususnya mereka yang ingin mematangkan “ilmu kadhyatmikan” alias ilmu pengetahuan spiritualnya. Mereka melakukan praktik spiritual khusus pada hari ini dengan berpuasa dari banyak hal dan kesenangan-kesenangan duniawi, menjapakan mantram-mantram khusus, dan berbagai aktivitas agama spiritual lain dilakukan dengan lebih bersungguhsungguh, yang berbeda dengan praktik-praktik mereka pada hari-hari lainnya. Pemujaan dengan berbagai jenis persembahan bebanten juga dilakukan. Banyak mantrammanttram tidak lumrah atau tidak umum dipraktikkan oleh umat Hindu di negara lain, termasuk India, justru dapat dijumpai di Bali. Tentu saja demi pertimbangan batasan artikel kami tidak menuliskannya di sini. Dengan demikian, anggapan hari raya Sarasvati merupakan hari raya “anak-anak” tidaklah benar. Semua umat, dari segala latar belakang dan usia, seharusnya melakukan pemujaan pada hari Sarasvati ini, mengingat Dewi Sarasvati adalah Dewi yang Varade Kama-rupini, Dewi yang sangat “bares” (bahasa Bali) -- pemurah, mudah mengabulkan keinginan-keinginan pemuja-Nya. Mengingat Dewi Sarasvati berkenan memenuhi keinginan-keinginan para abdi-Nya dengan “mudah alami” maka beliau disebut pula dengan berbagai jenis nama, yang semua mengandung kemuliaan sangat khusus. Dari ribuan nama Dewi Sarasvati, beberapa nama beliau adalah: Vac, Vag Devi, Sarasvati, Vagisvari, Sarada, dan lain-lain. Dari ribuan nama, dua peranan penting dari Sarasvati dipuji-puji dalam literatur suci Veda, yaitu Dewi Sarasvati

sebagai Daivi-vak atau VidyaDevi (Dewi Ilmu Pengatahuan) dan sebagai Nadi Devata (Dewi sungai suci “Sarasvati”). Sebagai Nadi Devata, Dewi Sarasvati beliau adalah “Apo Devi” (Dewi air/sungai) yang “Apo divyah” (air surgawi, air suci dengan kekuatan spiritual yang luar biasa). Sedangkan sebagai Daivi vak atau Vidya Dewi, dikenal selalu berpakaian putih (ya subhravastravrta). Brahma-Vaivarta Purana menyebutkan, warna putih melambangkan satva-guna (sifat kebaikan, mulia, indah, asri). Mereka yang diakui mempunyai pengetahuan adalah mereka yang oleh pengetahuan yang dipelajarinya sudah terbentuk menjadi orang yang selalu memikirkan kebaikan yang lain, selalu mengusahakan kemuliaan makhluk lain. Semua pengetahuan yang dipelajarinya sematamata hanya demi kebaikan yang lain (paropakaraya) dan pengetahuan yang hanya ada dalam buku dan ingatan sama sekali tidak diakui sebagai pengetahuan. Jadi, pengetahuan, termasuk yang belajar pengetahuan, yang mengajarkan pengetahuan, dan cara belajar-mengajar pengetahuan itu sendiri, hendaknya murni dalam sifat kebaikan dan kemuliaan. Itulah vidya (pengetahuan). Pengetahuan juga disebutkan sebagai vidya gupta-dhanam, atau harta rahasia. Hanya pengetahuan yang diajarkan dan dipelajari melalui jalan kebaikan sajalah yang akan mampu memberikan ketundukan hati yang baik kepada mereka yang mengabdikan hidupnya demi pengetahuan. Semakin memiliki pengetahuan mereka akan menjadi semakin tunduk hati. Bukan sebaliknya, semakin belajar batin menjadi semakain kacau dan ketinggian hati menjadi semakin memuncak. Ilmu padi merupakan ilmu dari mereka yang sejatinya belajar pengetahuan. Sebagai pada akhirnya pengetahuan harus memberikan ketundukan hati yang baik (vidya dadati vinayam), karena hanya pengetahuan yang “menyulap” orang menjadi tunduk hati sajalah yang akan mampu menjadi pengetahuan pembebas dari kesengsaraan (vidya ya vimuktaye). Lontar Bhuwana Kosa menekankan bahwa ilmu pengetahuan mengaruniai penyucian lahir-batin lebih (anghing jñana sauca juga lewih saking sauca kabeh). Perenungan seperti inilah yang diperlukan juga dilakukan pada perayaan hari raya Sarasvati.

MIMBAR AGAMA

Dua Sisi Kehidupan Redaktur Khusus MIMBAR

BUDDHA Dhana Putra DHAMMA yang diwariskan oleh Sang Buddha bukan hanya untuk mereka yang menjalani kehidupan tanpa rumah —bhikkhu, bhikkhuni, samanera, samaneri. Dhamma juga dibabarkan untuk umat awam —upasika dan upasaka. Semuanya mempunyai tujuan yang sama; mencapai kebahagiaan tertinggi nibbana. Buddha memberikan kebebasan bagi semua orang, apakah menjalani kehidupan sebagai perumah tangga atau kehidupan tanpa rumah. Tidak ada yang memaksa, mengharuskan. Setiap orang mempunyai kebebasan untuk memilih. Tentu saja ada syarat dan ketentuan yang menjadi kewajiban untuk dilakukan dalam kehidupan ini demi mencapai tujuan tertinggi. Walaupun mempunyai tujuan yang mulia, kenyataan kita hidup di dunia yang penuh dengan daya tarik, kesenangan, dan berbagai kondisi lainnya. Terutama bagi kita yang menjalankan kehidupan perumah tangga, merasa mempunyai hak untuk menikmati hidup ini, memberikan kepuasan bagi diri sendiri. Buddha telah memberikan rambu-rambu bagi semua lapisan masyarakat; kelompok perumah tangga maupun yang menjalani kehidupan tanpa rumah. Rambu-rambu tersebut sebagai pegangan dalam mengarahkan diri sehingga kita bisa berjalan di dua sisi kehidupan dengan

seimbang; kehidupan duniawi untuk mengejar kesuksesan, kekayaan, kedudukan, dan seterusnya dan kehidupan spiritual. Kita harus mengingatkan diri kita sendiri bahwa dua tingkat kesucian pertama —sotapanna dan sakadagami— dapat dicapai oleh perumah tangga. Dengan demikian, kesempatan bagi semua orang untuk dapat sampai pada tingkatan tersebut, yang dapat dikatakan sebagai tingkatan yang cukup aman, walaupun kita menjalani kehidupan sebagai perumah tangga. Rambu-rambu yang paling penting adalah latihan bagi diri sendiri untuk melakukan perbuatan baik dengan menjalankan latihan kemoralan (pancasila Buddhist) dengan sebaik mungkin, semurni mungkin, dalam kehidupan ini. Kegagalan menjalankan sila akan memberikan dampak yang buruk, kemunduran dari jalan Dhamma

yang telah ditempuh. Sila menuntun kita untuk terus berusaha berbuah baik dan menghindari perbuatan buruk. Kita berusaha untuk tidak membunuh, tidak mencuri, tidak berbuat asusila, tidak berbuat buruk lewat ucapan (berbohong, memfitnah, berkata kasar, gosip, dan sejenisnya), dan tidak mengkonsumsi makanan dan minuman yang melemahkan kesadaran. Masih berkaitan dengan sila, Buddha memberikan rambu-rambu tentang usaha bagi umat awam. Ada lima bidang usaha yang seharus dihindari; berdagang daging, minuman keras, racun, senjata api, dan perbudakan. Bidang usaha tersebut lebih mengarah pada pelanggaran sila atau kita menyediakan sarana bagi orang lain untuk melakukan perbuatan buruh. Di sisi lain kita merasa kehidupan sekarang lebih keras bila dibandingkan ke-

hidupan di masa lalu. Harus melakukan ini dan itu, banyak kebutuhan, dan tuntutan lainnya. Di masa lalu, orangtua kita juga tetap mempunyai masalah hidupnya masing-masing. Tiap masa kehidupan pasti ada kesulitan tersendiri. Standar hidup terus meningkat. Standar ini sering kali menyebabkan diri kita lebih menderita. Ketegangan, stres, mengejar target, dan seterusnya. Semuanya menimbulkan masalah secara fisik. Batin pun menjadi tidak tenang, tidur menjadi tidak nyenyak dan tergantung dengan obat-obatan. Kita perlu menata kembali kedua sisi kehidupan yang ada. Mengejar kekayaan, kedudukan, kesuksesan secara duniawi di satu sisi. Di sisi lain, harus menyediakan waktu untuk diri sendiri; berdana, melatih sila, mengembangkan samadhi, dan melakukan perbuatan baik lainnya.

PERMATA HATI

Untuk pembaca Bali Post Mingguan (BPM), kami membuka rubrik baru ‘’Permata Hati”. Rubrik ini mengangkat si buah hati yang baru lahir, yang berulang tahun atau akan berulang tahun. Juga pasangan yang menikah di minggu tersebut atau yang merayakan ulang tahun pernikahan. Kirim foto menarik dan tulis data lengkap identitas diri, orang tua serta komentar singkat. Semua data dikirim lewat email redaksibalipost@ yahoo.com dengan kode Permata Hati. Bisa juga naskah dan foto dikirim ke Sekretariat Redaksi Bali Post. Jl. Kepundung 67 A Denpasar telp. (0361) 225764. (Redaksi)

Kebahagiaan menghampiri pasangan I Putu Mahendra dan Ni Wayan Sudiawati. Tepat pada hari kedua di tahun baru 2017, 2 Januari 2017, pasangan berbahagia ini dikaruniai putri kembar yang cantik-cantik. Putri pertama diberi nama Luh Putu Ayunda Prisha Pramesti dan adiknya, Luh Kadek Ayudia Prisha Prameswari. Selamat ya.


Redité Paing, 22 Januari 2017

Bali L E M B A R

7

B A S A

B A L I

Bencingah I Nengah Resep

Anggén Tamba KAWÉNTENAN makudang-kudang pikobet sané kocap metu sangkaning nginem ineman madaging alkohol ngawinang akéh kramané nénten seneng ring ineman punika. Sapunika taler ring ineman tradisional minakadi arak utawi sajeng rateng miwah tuak sané taler kasengguh kaon. Sujatiné sajeng BPM/was inggian tuak miwah arak madué kawigunan becik sakadi sané kabaosang olih I Nengah Resep. Dané maosang, jakti nénten sami seneng nginem sajeng, sakéwanten ring krama tiosan minakadi anggané, sajeng rateng punika wantah mawiguna utawi pinaka tamba. Sangkaning punika ngraina dané nginem sajeng rateng utawi arak sané nénten langkungan saking kalih sloki. Kawéntenan inucap taler nganutin kahanan angga, duaning wénten taler sané asloki kémanten sampun cukup. “Kala sirep tiangé rumasa nénten becik majanten tiang jaga nginem arak anggén ngangetin tangkah. Wantah kalih sloki duaning yéning akéhan ngawinang punyah tur nénten becik majeng kesehatan, napi malih yéning kainem sadurung ngajeng,” baos dané. Kepala Dusun Br. Belubuh Seraya Karangasem warsa 1966 ngantos warsa 2001 puniki taler cumpu antuk kawéntenan krama sané nginem sajeng kanggén maliang-liang, nanging durung naenin dané manggihin kramannyané mauyutan sangkaning nginem sajeng. Mangda nénten gelis punyah, krama sané jagi nginem sajeng patut sampun ngajeng sadurungnyané, wus punika wawu masajengan. Wénten taler parikrama sané prasida kamargiang inggih punika nyiagayang toya putih anggén nyarengin sajeng. “Punika wantah “trik” sané ketah kanggén kramané nguni. Minakadi yéning nginem sajeng agelas, sinah toya putih sané kainem patut taler agelas, mangda nénten gelis punyah,” asapunika I Nengah Resep maosang sada makenyem. (was)

I Wayan Nadri

Prasida Makta Raga SAKADI sané ketah kauningin, krama ring Désa Seraya Karangasem sampun kaloktah antuk sima nginem tuak miwah nginem arak. Sajeroning parikrama upacara, para krama patut nginem sajeng i wawu majejangkan, nénten dados kantos punyah. I Wayan Nadri maosang, sujatiné nginem BPM/was sajeng nénten ja dangan, duaning krama inucap patut pisan nguningayang sapunapi tata-titi sané patut mangda nénten ngamedalang parilaksana sané ngawinang pikobet. Yéning kramané prasida ngwatesin raga taler enteg manah, sinah nénten jagi ngamedalang pikobet. Sakéwanten yéning ipun wantah krama sané demen ngawag, krosokan taler seneng ngulgul sameton siosan, sinah punika sané jagi ngawinang biuta. “Sané ketah kapanggih tatkala krama punika sampun punyah, rasa lek jagi ical. Punika mawinan, soang-soang krama sané seneng masajengan patut prasida makta raga. Yéning becik sinah ipun jaga enteg tur gelis sirep tatkala punyah, sakéwanten yéning kaon sinah jagi ngamedalang pikobet,” baos dané. Kabaosang malih, yéning ipun kenyel sinah gelis sirep risampuné keni sajeng, nanging yéning wénten sané punyah saha madué pikayunan kirang teteg tur corah, sinah ipun prasida ngawinang sameton tiosan marasa gedeg. Sios jakti madué manah nénten becik miwah bikas corah, krama sané ketah uyut ri kala nginem sajeng punika wantah sangkaning wénten gedeg saking dumun. Sangkaning nénten becik makta raga sinah ipun lali ring padéwékan. “Krama iriki tatkala masajengan sareng akéh majanten jagi nguratiang sawitra sané nyarengin. Yéning wénten sané jagi uyut, sinah timpalnyané sané kantun teteg jagi ngicén sajeng mangda lantas ngelemet sirep. Asapunika sané ketah kamargiang iriki tur kantos mangkin arang kapanggihin parindikan sané nénten kapikayunin,” baos I Wayan Nadri. (was)

(61)

BPM/net

SAJENG – Pinaka tetamian budaya, sima nginem sajeng sajeroning pakraman majanten ketah kapanggihin ring Bali. Sios kanggén masawitra, masajengan taler ketah kamargiang sajeroning parikrama upacara yadnya.

Sima Nginem Sajeng ring Seraya, Karangasem

Kanggén Nyarengin Makidung utawi Kanggén ”Loloh” SANÉ mangkin akéh pisan kapanggihin parilaksana corah minakadi masiat kantos amatimati sané kocap kamargiang sangkaning punyah nginem ineman madaging alkohol. Kahanan punika ngawinang kramané mapikayunan yéning ineman alkohol sané nincapang akéh kawéntenan parilaksana kaon ring pakraman pamekas majeng para yowana. Nénten akidik krama sané nulak utawi nénten cumpu antuk kawéntenannyané rumasuk ring kawéntenan ineman tradisional minakadi sajeng rateng utawi arak miwah tuak utawi sajeng ental tur sajeng jaka. Yéning katelisik sajeroning widang budaya, sujatiné sajeng sampun kapanggihin ring Bali

saking panyatusan warsa lintang. Napi malih nginem sajeng manados sima ring makudangkudang wewidangan utawi genah ring Bali, utamanipun ri kala wénten upacara yadnya. Indiké punika ketah kapanggihin ring wewidangan Désa Seraya Karangasem. I Nengah Resep, silih sinunggil panglingsir ring Br. Benasari, Seraya Tengah, Karangasem maosang, sajeng ental, sajeng jaka wiadin sajeng rateng sampun kauningin tur ketah kapanggihin saking nguni. I Wayan Nadri, Krama Br. Benasari, Seraya Tengah taler maosang, ring Désa Seraya sampun kaloktah saking nguni antuk nginem sajeng sajeroning upacara minakadi ri kala wént-

en krama sané kalayusekaran miwah upacara siosan. Nanging nginemnyané punika boya ja kanggén maseneng-seneng wiadin memunyah, sakéwanten kanggén nyarengin utawi nampingin krama sané tatkala punika ngamargiang makekidungan. “Ri kala wénten krama sané kalayusekaran, majanten krama sané rauh tur seneng nginem sajeng jagi sareng nembangang sastra kekidungan sané ketah inggih punika Kidung Linggar Petak. Yéning sampun marasa uyeng-uyengan utawi jagi punyah, krama inucap patut matangi tur wusan nyarengin nginem sajeng,” baos Wayan Nadri. Dané malih maosang, manut saking pitutur para panglingsir

ring désannyané, sajeng tuak punika kajantenang prasida nambanin sungkan kencing manis taler prasida nedunang kadar gula. Sané kanggén wantah tuak sané sampun wayah utawi sané ring Désa Seraya kawastanin antuk Tuak Bayu. Sios punika, krama Seraya taler seneng nagingin sajeng rateng utawi arak ring wedang sané sampun maseduh. Duaning sios saking nincapang rasannyané, krama sané ngwédang madaging sajeng prasida siteng tur nénten gelis kiap. Sakéwanten sajeng sané kadagingin ring wedang nénten adados akéhan saking asinduk alit, mangda nénten ngawinang punyah. Ngeninin indik kawigunan sajeng kanggén ngangetin angga

sarira, Wayan Nadri maosang sajeng sané kanggén wantah sajeng rateng sané pinih becik. Olih krama irika kasengguh antuk “loloh” utawi “maloloh”, sakéwanten wantah asloki kalih sloki utawi tengah gelas alit ngraina. Parikrama inucap kanggén ngicalang rasa dingin tur prasida ngawinang sirepé becik. “Pikolih becik saking nginem sajeng satmaka nyihnayang yéning sujatiné nénten makasami nginem sajeng mapikolih kaon. Kasinahang malih antuk kahanan arangnyané panggihin tiang pikobét sangkaning nginem sajeng tuak miwah sajeng rateng ring wewidangan Désa Serayané iriki,” I Wayan Nadri nugesang. (was)

Makarya Tuak

Becikan Kadagingin Lau SAKADI sané sampun ketah kauningin, sajeng tuak wantah ineman “beralkohol” tradisional sané akéh kapanggihin ring makudang-kudang genah ring Indonesia rumasuk ring Bali. Punika kapolihang wantah sangkaning ketél-ketélan sané kasangga saking taru sané kauningin prasida ngamedalang tuak, minakadi taru Jaka miwah taru Ental. Toya sané katagaang punika nénten ja kapolihang ring bongkol taruné nanging wantah ring muncuk utawi ring batan don utawi bungannyané sané jagi katedunang risampuné akéh kapolihang utawi kataga ring wadah sané sampun kasayagayang. I Nengah Resep maosang, parikrama makarya tuak makéh kapanggihin ring masan endang utawi panes. Parikrama makarya tuak punika kakawitin antuk nyelehin taru ental utawi taru jaka sané kauningin sampun prasida ngamedalang tuak. Wus punika bunga utawi sané kawastanin “puji” saking

taruné punika kagetep mangda toyannyané prasida néltel wawu katagang. Mangda nénten keni toya ujan sinah wadahnyané punika katekepin antuk don taru incap. Sané patut taler kadagingin ring wadah i wawu inggih punika Lau utawi sambuk sané jagi kaememin antuk tetelan toya tuak tur prasida nincapang rasanyané. I Wayan Nadri taler maosang, sambuk sané kanggén lau punika wantah atin sambuk sané nénten bes nguda utawi bes wayah. “Punika jakti jagi nincapang rasan sajeng, nanging sané ngawigunayang lau saking sambuk wantah tuak ental. Yéning ring tuak jaka, sané kanggén lau wantah babakan kayu kutat,” baosnyané. Kawewewhin malih, yéning telisik saking tarunnyané, tuak wénten kalih soroh ingih punika tuak ental saking taru ental tur tuak jaka saking taru jaka. Sakéwanten saking rasannyané wénten malih kalih soroh, inggih punika tuak wayah utawi

tuak bayu miwah tuak manis. Makekalih prasida kakaryanin saking tuak jaka miwah tuak ental. Yéning makarya tuak manis genah utawi wadah téltélannyané patut setata karesikin saking ampas tuak sané jagi matandekan irika. Yéning makarya tuak wayah sinah ampas-ampasnyané nénten karesikin sakadi sapatutné nyantos tétélan i wawu dados tuak sané majanten alkoholipun wayahan saking tuak manis. Yadiastun mabinayan parikramané makarya, makekalih dados kadagingin lau. Tuak sané madaging lau kasinahang antuk warnanipun sané barak nguda nur rasannyané jaenan katimbang sané mawarna putih duaning punika nénten madagingin lau. Katakénin indik kawigunan tuak sios saking dados ineman, dané taler maosang yéning tuak wayah prasida dados cuka. Kamargiang antuk ngenahang tuak ring pucung tur katekep, wus punika wawu kapendem ring arep cangkem

“TIANG mulih ngalih sangu anggon nglunasin SPP-né. Mungpung masih ten malajah. Sujatinné ada napi niki tumbén ramé teka,” pasaurné sada égar kenyem nolih Madé Sudiari. “Sing perlu basa-basi buin Dé. Ibi iraga ukana matakon tekén Madé indik manisan jaen ané daara tekén Madé Sudiari. Kadén Madé maang Ia dadua lan Iang masih dadua. Dija Madé maan ento, jani nu ada? Né timpalé nyud nagih pang taen ngrasanin?” “Ooh manisané nika? Kénkén nyak jaen rasanné Dék Ary ajak Gusti Ngurah?” “Bééh sajan jaen pesan, kanti nyrékcék peluh Icangé naanang buang sing ada ané nglumbahin tawang? Untung Tungurah ngatehang Icang mulih. Yén anak lénan magoba cara Cai mirib suba salomé ngarang déwék Icangé. Utawi sujatinné keneh Cainé kénkén saja demen tekén Kai apa gumanti mabudi ngancurang pasawitran iragané uli cerik, bangsat?” baosné Sudiari tan tahan ngomél nuding Dék Budiana sambil ngeling. “Oraang jani sétan.”

“Ndén... ndén malu Dék, dadi nuduh Iang... ada apa nénénan?” pasautné Budiana. “Suba orahang indik manisané ané baang Madé? Apa ento mula obat perangsang, mawanan Sudiari ngrudeg nafsu birahinné? Syukur Iang tondén naar, yén suba mirib patuh pada sing tahan, lantas pasti suba main kudakudaan ajak timpal. Apa keto maksud Cainé?” baosné Ngurah Jelada nahan krodanné. Duk punika Wayan Sudiana rauh saking makarya. “Mimiih wénten tamiu ja rauh. Nanging jag kadi memanes, Kadék Sudiari ngeling, Gusti Ngurah maosang main kuda-kudaan, napi sujatinné niki?” patakénné Wayan Sudiana. “Tiang sing ngerti Beli. Timpalé jag teka-teka nuduh tiang maang obat perangsang.” “Sujatinné kéné Beli Yan Sudiana, dugas Sabtuné di sekolahan Madé Budiana maang Dék Sudiari manisan dadua, tiang baanga dadua.... salanturné (caritanné Ngurah Jelada kantos ngajak Sudiari ka RSU matamba lan ngetés

manisané). Mangkin cobak Beli Yan minehin. Ia jag tenang-tenang mapi sing nawang. Keneh tiangé mragatang secara kakeluargaan malu. Yén sing ngaku terpaksa lakar laporang tiang ka Kepala Sekolah. Yén perlu ka Kantor Polisi pang pisan-pisan bubar,” baosné Ngurah Jelada patutanga ring timpalné. “Saja kéto Dék? Yén di amonéné sujatinné Cai sing nyidang makelid buin. Bukti lan saksi korban suba terang muktiang Cai salah. Jani melahan Cai ngaku pelih lan matur sisip tekén Sudiari lan Gusti Ngurah Jelada. Cai salah gedé, yén kanti kejadian Madé Sudiari ajak Gusti Ngurah main kuda-kudaan, ento ulian Cai Dék. Ento bisa kena pasal hukum perlindungan anak, pelécéhan séksual, narkoba, pencemaran nama baik magenepan. Cai bisa makrepus kanti molas tiban ngerti?” baosné Wayan Sudiana ngomélin misanné. Madé Budiana maklieb sebengné seming létég. Yéh paningalanné ngembeng-ngembeng sedih. “Saja Beli, kénkén kadén

BPM/net

SAMBUK – Mangda sajeng tuak sayan becikan rasannyané, majanten jagi kadagingin lau sané ketah kakaryanin antuk sambuk sané sampun polih kagenahang ring lengatan paon tur karereh atinnyané. paon antuk galah nyantos tigang warsa. Wus punika wawu kaambil tur tuak i wawu sampun ning tur ampas ipun ical, punika satmaka cihna yéning tuak sampun dados cuka sané becik anggén loloh duaning alcohol-ipun akéh sakéwanten rasannyané masem. Yéning tuak manis ketah kanggén olih

kramané makarya gula Bali. “Tuak punika kantun becik wantah tigang raina kémanten antuk kawéntenan ipun patut setata masaring. Yéning nénten masaring sinah araina kémanten sampun rusak tur nénten dados kainem malih,” asapunika dané maosang. (was)

bayun tiangé jag makita sasiliban nulungin Madé Sudiari apang nyidang mapacaran ajak Gusti Ngurah Jelada ané setata dadi idamanné uli pidan.” “Nanging apa sing ada jalan lénan, sing ja nganggon obat perangsang berbahaya? Awak ngajak timpal sesai bareng malajah, ulian ento dogén nyidang numbuhang rasa tresna. Sing nyen Cai ané demen tekén Sudiari, mara tolaka lantas nagih ngrusak nama baikné? Ané jelékan buin cinta ditolak dukun santét bertindak,” pituturné Wayan Sudiana teges. “Nggih Gusti Ngurah, Dék Sudiari tiang salah, tiang matur sisip. Ampurayang tiang ten mamanah panjang baan iriné sesai kalah malomba ulian malajah kayang pacaran setata dadi pecundang,” Madé Budiana sané biasanné jumbuh dados loyo kadi ayam matatu baong “Terus dija Madé maan manisan kéto?” patakénné Luh Candri miwah Gedé Pandé. “Anuuu, Belin tiangé ané magaé di kapal pesiar ngaba,

bakat paling aklopok.” “Nah lamun kéto jani aba mai. Melahan lakar hancurang apang sing ngawé rusak,” baosné Wayan Sudiana. Madé Budiana amung nguntuk tan pasaur sambil ngeling sigsigan. “Nggih Gusti Ngurah lan Madé Sudiari tiang taler nunas kaiwangan misan tiangé. Puputang rauh deriki manten, mangda anggéna pangalaman uning jengah bergaul miwah nindihin sawitra. Béééh kadung ngobrol, ngomél kantos lali nyuguhin nang toya putih,” baosné Wayan Sudiana raris mukak kulkas ngamedalang coca-cola kanggén tamiunné. Jam pitu usan nginum coca-cola Ngurah Jelada sareng timpalné raris pamit budal. Madé Budiana kantun ngeling sigsigan maselselan kadelumuk maseka sareng Madé Sudiari jaga malasang Ngurah Jelada sareng Luh Adé Suwarni mangda ipun sami mapikolih. *@* (Masambung)


Upacara

8

Jaja Cecek ring Banten Saraswati

Bebantenan Kawéntenan Pura Prajapati PRAJAPATI wantah aran tios saking Sang Hyang Widhi. Kruna Prajapati mawit saking kalih kruna Basa Kawi, luiré: ‘praja’ mateges manusa, miwah ‘pati’ mateges daging/inti, mawinan prajapati kategesin pinaka ‘inti/daging manusa’ inggih punika atman (roh) sané pateh sakadi brahman (Sang Hyang Widhi). Mrajapati utawi Merajapati taler mawit saking kalih kruna Basa Kawi (Jawa Kuna). ‘Mraja’ mateges ‘dados pangwasa’ miwah ‘pati’ mateges inti/daging utawi sané kasengguh atman. Mawinan Mrajapati mateges ‘pangwasa atman’. Nyabran Désa ring bali pastika madaging palinggih Pura Prajapati sané genahnyané napek sareng sétra. Manut dresta magama Hindu ring Bali, atma sang jadma sané angga sarirané sampun kapendem utawi manusa sané wawu padem nanging durung kaabén, atmane kangken kantun kakwasa olih Sang Hyang Widhi antuk prabhawan-Idané pinaka Bhatara Mrajapati. Palinggih Pura Prajapati ketahnyané wénten ring ‘ulun sétra’ sané mawentuk Padma Capah. Punika mawinan yéning ngamargiang upacara Pitra Yadnya minakadi ngabén, ri kala mungkah, Ida Sang Sulinggih nunas majeng ring Bhatara Mrajapati mangda kaicén waranugraha nglepas sang atma sané pacang kaabén miwah upacara salanturnyané mangda sang atma prasida mantuk ka sunia. Pura Prajapati (Mrajapati; “Mraja Pati” utawi Rajapati) wantah pinaka genah suci pinaka genah pamujaan Sang Hyang Widhi Wasa sajeroning prabawan-Idané pinaka “Prajapati” miwah Dewi Durga sané magenah ring ulun sétra. Ri kala sang atma kantun ma-status préta sané kulawargannyané durung prasida ngamargiang upacara ngabén, sang atma sané kasengguh preta puniki kalinggihang ring Pura Prajapati sakadi sané munggah ring sajeroning kutipan artikel “Parisada Hindu Darma Indonesia, Pura Jenggala Hulu Prajapati di Bali”. Pura Prajapati pinaka wagian saking Pura Kahyangan Tiga, sajeroning Babad Bali kabaosang kawangun ring ulun sétra mawentuk Padma miwah Bebaturan pinaka linggih Sedahan Sétra. Satios pinaka genah pamujaan Dewi Durga, sajeroning Tri Mandala Pura Besakih, Pura Prajapati utawi Pura Jenggala kasinahang taler pinaka stana stana Sang Hyang Panca Maha Bhuta sané ngwentuk unsur-unsur Bhuwana Agung puniki. Kabaosang taler, Pura Mrajapati pinaka genah pamujaan alam kosmis sané mapaiketan sareng Pura Dalem miwah setra mawinan mangda prasida menetralisir kekuatan positif miwah negatif sané metu sangkaning praktikpraktik ajahan Durga, kamargiang upacara pinaka wentuk yadnya suci ring Pura Dalem pinaka stana Dewa Siwa antuk tetujon ngamolihang karahayuan. Asapunika kabaosang Pura Rajapati puniki pinaka stana Dewi Durga miwah Sang Hyang Panca Maha Bhuta, sané taler katlatarang sajeroning Lontar Anda Bhuwana, Pura Rajapati pinaka genah linggih Bhatara Paramesti Guru miwah Bhatari Durga ri kala Ida tedun ka jagat puniki. (Ida Rsi Bhagawan Smerti Kusuma Wijaya Sebali)

Redité Paing, 22 Januari 2017

Niyasa Pangawit miwah Panguntat Aksara “Watugunung, Saniscara Umanis, pujawalin Bhatara Saraswati widi-widanania, nistania, suci peras daksina, penek ajuman sesayut Saraswati, banten Saraswati, segara gunung, perangkat putih kuning, tansah wangi-wangi, daksina, pengadegan abesik, kembang payas sekar cane, canang yasa.” TEGESNYANÉ, “Saniscara Umanis Watugunung inggih punika pujawali Ida Sang Hyang Aji Saraswati, upakaranyané marupa suci, peras daksina, penek ajuman, sesayut Saraswati, banten Saraswati, segara gunung, daksina linggih, kembang payas, sekar cane, miwah canang yasa”. Sakadi asapunika sané munggah ring sajeroning Lontar Sundarigama. Ring rainan Saraswati sané sampun kapakélingin rainané dibi, umat Hinduné ngamargiang pamuspan majeng Sang Hyang Aji Saraswati sané nedunang ilmu pengetahuan suci antuk sarana upakara sakadi sané kabaosang iwawu. Ring panglimbak masa sakadi mangkin, krama akéhan ngaturang sarana upakara marupa sesayut Saraswati miwah banten Saraswati sané makéh kadol ring pasar. Manut I Kadek Satria, S.Ag., M.Pd.H., Sekretaris Lembaga Konsultan Upacara UNHI Denpasar, ring sajeroning banten Saraswati madaging jaja Saraswati sané marupa cecek, daun bingin, saha piranti tiosan. “Sajeroning banten Saraswati madaging jaja Saraswati sané mawentuk cecek, punika pinaka

niyasa pangawit miwah panguntat aksara. Tios punika, akéh sané percaya yéning cecek wantah buron sané madué kekuatan saha kepekaan anggén nerima ilmu spiritual. Kruna cecek sajeroning basa Bali marupa tanda diakritik (.). Aksara napi sané kakaryanin pastika ngawit makarya cecek tur kauntatin antuk tanda cecek punika,” baosnyané. Kalanturang malih, ring rainan Saraswati banten sané lumrah katurang marupa sesayut Saraswati lan banten Saraswati. Sesayut Saraswati sané madaging tetiga penek mawarna barak, putih, lan selem pinaka lambang Tri Kona. Sesayut Saraswati suksmannyané pinaka pauwahan, nguwah sané kaon mangda manados becik. Yéning ring banten Saraswati madaging bubuh, daun bingin, jaja Saraswati sané mawentuk cecek saha piranti sajangkepnyané. Daun bingin pinaka lambang kalanggengan, mangda ilmu pengetahuan sané kapolihang prasida langgeng tur pangweruh sané kapolihang prasida nglimbak. Manut Satria, agama Hindu punika fleksibel, nénten wénten keterpaksaan. Yéning nénten wénten sesayut miwah banten Saraswati, dados ngaturang canang kémanten ring pustaka suci/buku-buku sané kaduénang. Nanging patut ngutsahayang ngawigunayang tirta Saraswati sané prasida kapolihang ring sekolahan, ring geria, utawi genah tiosan sané ngamargiang upacara Saraswati.

BPM/dok

BANTEN - Banten Saraswati wantah banten sané setata katurang ri kala rainan Saraswati. Rainan Saraswati wantah raina pinaka pakeling tedunnyané Ilmu pengetahuan Suci. Tios punika, nyabran nyanggra rainan Saraswati, akéh para siswané pakrimik yéning ring rainan Saraswati nénten dados ngwacén napi malih masesuratan. Sajeroning Lontar Sundarigama kaunggahang sakadi puniki: “Tan wenang angereke, aksara, amaca, anulis, tuwi makidung muang kekawin, tuwi arerasan saluwiring tatuwe aksara suksema, kewalia amujamuja walinin bhatara Saras-

Atur Piuning Pujawali Kahyangan Jagat Catur Angga Batukau Pura Luhur Besikalung NYANGGRA Pujawali Piodalan ring Kahyangan Jagat Catur Angga Batukau Pura Luhur Besi Kalung sané kamargiang ring raina Buda Kliwon Sinta, 25 Januari 2017 rauh ring Saniscara Pon Sinta 28 Januari 2017 (nyejer tigang raina), prawartaka karya nguningayang atur indik dudonan pujawali sané pacang kamargiang sakadi ring sor puniki. Ngeninin indik dudonan karya sampun kamargiang ngawit raina Anggara Kasih Dukul, tanggal 10 Januari 2017 antuk parikrama pangungkab lawang utawi matur piuning. Ring raina Sukra Kliwon Watugunung, 20 Januari 2017 kamargiang parikrama nanceb taler macar pangeruak. Ring rainané dibi, Saniscara Umanis Watugunung sampun kamargiang parikrama nyangkepang Upakara Saraswati, pabaktian Saraswati kapertama miwah kaping kalih. Ring rainané mangkin, Redite Pa-

ing Sinta, 22 Januari 2017 kamargiang Banyu Pinaruh, pabaktian Saraswati kaping tiga, nyamuh gedé, negtegang manik galih, miwah nanceb penjor, ngamargiang oleman, mendak toya, miwah mlaspas taler ngulap ambé wewangunan. Kalanturang ring raina Soma Pon Sinta, 23 Januari 2017 antuk parikrama nunas tirta taler nyangkepin piranti upakara. Ring raina Anggara Wage Sinta kamargiang pula-pali matanding miwah nyoroh banten miwah caru, ngias ampilan, ngulap ambé, ngadegan, saha ngaturang guru piduka. Ring raina Buda Kliwon Sinta utawi Pagerwesi sané pinaka pamucuk pujawali kamargiang parikrama makarya olahan upakara, nyanggra panangkilan para pamedek, nedunang pralingga Ida Bhatara, ilén pacaruan miwah panyapsap, ilén pamendak, Ida Bhatara masucian ka Beji Kauh, Ida Bhatara katuran datengan,

wati juga wenang, apan sang pinuja sira amedalaning sarwa dewa, kewala meneng juga sira ayoga.” Tegesnyané: Nénten patut makarya sané mapaiketan ring sastra, ngwacén, nulis, makidung, makekawin, saha pakaryan sané mapaiketan ring aksara. Nanging tetep ngamargiang pamujaan majeng Dewi Saraswati, santukan sané ngamargiang pamujaan punika pacang

ngwujudang kawéntenan para déwata, nanging ipun setata degdeg mayoga. “Ri kala Saraswati, nénten dados ngwacén, nyurat, makidung, makekawin, wantah wentuk saking pengejawantahan yoga. Santukan nénten dados ngwacén, nyurat, saha ngambil pakaryan sané mapaiketan ring aksara, iraga ngamargiang payogan utawi mayoga,” Satria ngwewehin. (uma)

Satua

tari rejang, baris gedé, nganteb pujawali piodalan, maedan utawi mapurwa daksina, nuur utawi nyanjan, makincang-kincung, miwah mabyasa nyantos puput. Ring raina Wraspati Umanis Sinta kamargiang bakti panganyaran utawi pabaktian pamedek miwah pamuspan Siwaratri. Kalanturang malih ring raina Sukra Paing Sinta miwah raina Saniscara Pon Sinta antuk ngaturang bakti panganyar utawi pabaktian pamedek. Ring raina Saniscara Pon Sinta Ida Bhatara sapisanan katurang ngluhur, katuran pamelayagan miwah katuran upakara panyineban. Bénjangnyané wawu kamargiang parikrama mareresik ring wewidangan pura. Asapunika Dudonan karya sané prasida kawedar, dumogi sida kahyun Ida Dané ngaturang ayah napi malih rauh pedek tangkil ngaturang sembah pangubhakti. -0-

Upacara Usabha Pura Dalem Puri Besakih Puncak Karya Soma Kliwon Landep NYABRAN warsa, krama Bali pamekas umat Hindu ring sajebag Bali majanten matakitaki pacang ngaturang bakti ka Pura Besakih pamekasnyané ring Pura Dalem Puri Besakih sané puncak usabhannyané nemonin raina Soma Kliwon Landep, tanggal 30 Januari 2017 sané jagi rauh. Kangken nyabran Usabha Dalem Puri Besakih makéh krama sané rauh pedek tanggil satios nunas karahayuan taler ngaturin para Dewa Hyang-nyané malabaan ring Tegal Penangsaran. Antuk kawéntenan punika, prawartaka karya nguningayang

atur indik éédan pamargin usabha mangda krama sauninga. Usabha sané pacang kasineb ring raina Wraspati Pon Landep, tanggal 2 Februari 2017 puniki kakawitin antuk upacara patabuhan usabha miwah nurun sané kamargiang ring raina Sukra Paing Sinta, 27 Januari 2017. Pula-pali kalanturang malih ring raina Saniscara Pon Sinta, 28 Januari miwah bénjangné ring raina Redité Wagé Landep, 29 Januari 2017 dudonan upacara kalanturang antuk ngaturang ayaban utawi rayunan. Nepet ring puncak usabha, ring raina Soma Kliwon Landep,

30 Januari 2017 kalaksanayang Pecayaan Usabha miwah ngaturang ayaban/rayunan. Salanturnyané ring raina Anggara Umanis Landep, 31 Januari kantos raina Wraspati Pon Landep, 2 Februari 2017 dudonan karya kalanturang antuk ngaturang ayaban/rayunan miwah sapisanan kamargiang panyineban. Dumogi ida dané pamekas umat Hindu prasida pedek tanggil nganutin éédan sané sampun kasobyahang. Dumogi samian nemonin karahayuan saha kadirgayusan. -0-

Magoak-goakan Olih : Madé Taro SAKING makéhnyané kerajaan ring Bali, sané pinih kasub wantah Kerajaan Buléléng. Kerajaan sané magenah ring sisi Kalér Pulo Baliné punika kapréntah olih raja sané mapeséngan Panji Sakti. Tatacarané pinaka pemimpin boya wantah kapuji olih kerajaan-kerajaan tiosan ring sajebag Bali, sakéwanten kapuji rauh ring kerajaan-kerajaan ring dura Bali minakadi Kerajaan Blambangan. Nanging pungkuran, Kerajaan Blambangan nyinahang parilaksana sané nénten manut. Kerajaan inucap meled lepas saking ius Kerajaan Buléléng. Sampun ketah Sang Panji Sakti ngutus bala wadwanidané ngepung Kerajaan Blambangan, nanging setata kalah. Pamuputnyané para bala wadwanidané nulak malih mayuda. Ipun ngangken pocol nrejek Blambangan santukan wadwanidané lewih kuat. “Luungan ngoyong jumah lan maliang-liang sareng kulawarga,” tuturné. Sedek dina anu, Sang Panji Sakti manggil patih sané pinih kasayangang, Macan Gading. “Paman!” baosnyané. “Indayang pikayunin, rerehang pamargi, kénkén carané para prajurité apang nyak buin ngepung Blambangan?” “Ampurayang, Ratu! Minab wadwanidané sampun waneh mayuda. Ipun lewih seneng maliang-liang, maplalianan ring lapangan ajeng puriné. Manut titiang, becikan Ratu sareng maplalianan, sampunang mikayunin mayuda kémanten.” “Apa baosang Paman? Maplalianan? Apa sané baosanga panjaké manggihin rajané bareng maplalianan? “Boya sapunika Ratu. Sabeciknyané Ratu masliahan, nyinahang kahanan sané anyar sané ngawi bayuné egar, mapupul sareng panjak maplalianan. Indayang pirengang sapunapi senengnyané i panjak polih masliahan.” Saking jeroing Puri kanten tinglis pisan suara suryakan para panjakné sané maplalianan. Wénten panjak sané kedék ngakak, kantos bungker. Tatkala mirengang suaran suryakan panjakné, Sang Panji Sakti anggut-anggut cihna satinut ring baos Patih Macan Gading. (Masambung)

Rédaksi nerima reriptan marupa artikel (paling akéh 3500 huruf), satua ringkes (paling akéh 6000 huruf), puisi, geguritan miwah sané siosan. Reriptan mangda kakirim ring alamat: Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email: bali_orti@balipost.co.id.


9

MINGGU PAING, 22 JANUARI 2017

Chelsea Vs Hull

Misi Tetap di Puncak

HAL 10

Rakitic Ingin Bertahan di Barcelona

PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN Eibar (4-2-3-1): Yoel; Luna, Lejeune, Dos Santos, Capa; Garcia, Rico; Inui, Adrian, Leon; Enrich Barcelona (4-3-3): Ter Stegen; Alba, Pique, Umtiti, Roberto; Gomes, Busquets, Rakitic; Messi, Suarez, Neymar Statistik Kedua Tim Head to Head 06/03/16 Eibar 26/10/15 Barcelona 15/03/15 Eibar 19/10/14 Barcelona

0-4 3-1 0-2 3-0

Barcelona Eibar Barcelona Eibar

(La Liga) (La Liga) (La Liga) (La Liga)

Lima Pertandingan Terakhir Eibar (M-K-S-M-K) 04/01/17 07/01/17 13/01/17 16/01/17 20/01/17

Osasuna 0-3 Eibar 0-2 Eibar 0-0 Sporting Gijón 2 - 3 Atlético Madrid 3 - 0

Eibar (CDR) Atlético Madrid (La Liga) Osasuna (CDR) Eibar (La Liga) Eibar (CDR)

Lima Pertandingan Terakhir Barcelona (K-S-M-M-M) 06/01/17 09/01/17 12/01/17 14/01/17 20/01/17

Athletic Bilbao2 - 1 Villarreal 1-1 Barcelona 3-1 Barcelona 5-0 Real Sociedad 0 - 1

Barcelona (CDR) Barcelona (La Liga) Athletic Bilbao (CDR) Las Palmas (La Liga) Barcelona (CDR)

DUEL - Striker Barcelona Neymar (depan) berduel dengan pemain Atletico Bilbao Gorka Elustondo

BPM/ap

Eibar Vs Barcelona

Neymar Jadi Andalan Barcelona –

Juara Bertahan La Liga, Barcelona akan kembali berjuang untuk kembali ke puncak klasemen La Liga pada akhir pekan ini. Kali ini mereka akan berhadapan dengan tim papan tengah, Eibar di Ipurua Municipal Stadium pada hari Senin (23/1) dini hari nanti. Di laga ini Neymar akan kembali jadi tumpuan mencetak gol. Hingga Jornada ke-18 kemarin, Barcelona masih tertahan di peringkat ketiga klasemen sementara La Liga dengan raihan 38 poin. Mereka hanya berselisih dua poin saja dari sang pemuncak klasemen Real Madrid, yang mengumpulkan 40 poin. Jika El Real terpeleset kembali, maka ada kemungkinan bahwa pihak El Barca bisa mengkudeta posisi puncak klasemen dengan syarat Sevilla juga ikut tersungkur pada Jornada ke-19 nanti. Lawan yang akan mereka hadapi di akhir pekan nanti adalah Eibar. Tim yang baru promosi ke La Liga dua tahun yang lalu ini bisa dikatakan cukup apik prestasinya, di mana saat ini mereka menempati peringkat ke sembilan klasemen sementara La Liga dengan mengumpulkan 26 poin. Namun semenjak promosi

ke La Liga, Eibar tidak sekalipun pernah mengalahkan Barcelona. Bahkan empat pertandingan mereka selama dua tahun ini selalu dimenangkan oleh sang juara bertahan dengan margin gol minimal dua gol. Oleh karenanya Barcelona diprediksi tidak akan kesulitan untuk mengatasi permainan tim tuan rumah di Ipurua Municipal Stadium nanti. Pelatih Luis Enrique dipastikan tidak akan membawa Javier Mascherano ke markas Eibar karena yang bersangkutan mendapat hukuman suspensi. Selain itu, Andres Iniesta dikabarkan sedikit mengalami gangguan otot pada sesi latihan beberapa waktu yang lalu, sehingga ia diragukan tampil sebagai starter pada laga ini. Sang pelatih mengaku optimis timnya mampu juara, apalagi setelah Real Madrid

terpeleset dua kali. Menurut Enrique, hasil positif yang diraih Barcelona mampu memberikan tekanan kepada kedua tim yang memiliki peringkat lebih baik tersebut. “Kami mendapatkan hasil positif karena mampu mengamankan poin penuh. Kondisi ini membuat kami bisa memberikan tekanan kepada tim yang berada di atas kami. Saya selalu berharap mereka menderita kekalahan. Kompetisi telah mencapai paruh musim dan saat ini ada empat tim yang mempunyai peluang meraih gelar. Akan menjadi hal yang bodoh jika sudah menyimpulkan klub mana yang akan menjadi juara,” ungkap Enrique, Sabtu (21/1) kemarin. Ancaman juga datang dari peringkat keempat, Atletico Madrid yang mulai meningkatkan performa. Saat ini tim asuhan Diego

Simeone itu tertinggal empat poin dari Barcelona. Barcelona akan berusaha untuk tidak lengah agar jarak mereka dengan Atletico bisa tetap terjaga. Enrique sendiri kemungkinan masih akan memainkan skema 4-3-3, dengan Trio Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar sebagai trisula serangan pada laga ini. Posisi Iniesta di lini tengah Barca kemungkinan akan digantikan oleh Andre Gomes, sedangkan posisi Javier Mascherano kemungkinan masih akan ditambal oleh Samuel Umtiti yang akan bekerja sama dengan Gerard Pique di jantung pertahanan El Blaugrana. Neymar akan kembali menjadi andalan pasca penaltinya ke gawang Real Sociedad. Gol penalti pemain Brazil tersebut juga berawal dari aksi solo run nya. Dilansir Barca, Neymar merupakan provokator ulung di kotak penalti lawan. Aksinya yang menawan seringkali diakhiri dengan pelanggaran yang berbuah hadiah penalti. Tercatat selama bermain di Spanyol Neymar sudah

memberikan 19 penalti untuk Barcelona. Jumlah tersebut lebih banyak dari pemain lain jika dihitung sejak lima tahun lalu. Di tempat kedua ada megabintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo dengan catatan 15 kali. Menyusul kemudian striker Sevilla, Vitolo 12 kali, dan Lionel Messi sembilan kali. Jelang laga berat ini, pelatih Eibar Jose Luis Mendilibar sedikit pincang untuk menghadapi sang raksasa Catalunya. Hal ini dikarenakan lima pilar utamanya, Asier Riesgo, Arbilla, Junca, Kike Garcia dan Ramis dipastikan absen pada laga ini karena mengalami cedera. Mendilibar sendiri diprediksi akan menurunkan skema 4-2-3-1, di mana Sergi Enrich masih menjadi andalan di lini serang Eibar. Ia akan dibantu oleh tiga gelandang serang, yaitu Inui, Adrian dan Pedro Leon. Untuk lini pertahanannya, Mendilibar akan menempatkan Florian lejeune dan Mauro Dos Santos di depan Yoel yang bertugas mengawal gawang Eibar. (kmb33/ ap/rtr)

Barcelona – Ivan Rakitic menegaskan niatnya untuk bertahan di Barcelona selama mungkin. Sang gelandang pun membantah spekulasi transfernya ke Manchester City. Surat kabar Kroasia sempat mengabarkan kepergian Rakitic ke Liga Primer Inggris pekan lalu. Hal ini dipicu oleh dicoretnya Rakitic dari starting XI sejak Desember lalu. Kendati begitu, gelandang Kroasia tersebut bersikeras bertahan di Camp Nou. “Saya ingin duduk bersama pihak klub karena saya ingin memperbarui kontrak saya dan bertahan di sini selama bertahun-tahun,” ungkap Rakitic, Sabtu (21/1) kemarin. “Manajer tahu bahwa saya tidak senang ketika saya tidak berada di lapangan. Ia mengenal saya lebih banyak dari siapa pun. Saya harus bekerja ekstra keras untuk sampai pada kondisi terbaik saya dan mampu menunjukkan itu pada manajer. Setelah itu ia yang membuat keputusan. Ada lebih dari 20 orang dalam skuad. Kami semua ingin bermain dan kami harus paham jika kami tidak turun. Manajer tahu saya ingin bermain setiap pekan dan tak pernah melewatkan satu pertandingan,” imbuhnya “Saya bukan bocah 15 tahun. Ia tak perlu menjelaskan segalanya pada saya.

Satu-satunya solusi adalah bekerja keras dan mengambil keuntungan dari setiap kesempatan yang ia berikan pada saya. Saya tenang karena saya bekerja keras,” katanya lagi. Sementara itu, Pelatih Barcelona Luis Enrique mengatakan Ivan Rakitic merupakan pemain penting di timnya, tapi ia enggan membahas peluang untuk menawarkan kontrak baru. Gelandang timnas Kroasia itu terus dikaitkan dengan rumor yang menyatakan ia akan hengkang dari Barca setelah gagal masuk tim inti setelah bermain imbang 1-1 di laga El Clasico kontra Real Madrid Desember lalu. Rakitic yang kontraknya akan habis pada 2019, dikabarkan akan hengkang ke Manchester City. Luis Enrique enggan membahas tentang perpanjangan kontrak Rakitic, namun menegaskan sang gelandang tetap memiliki peran penting di timnya. “Rakitic adalah pemain penting dan akan terus seperti itu. Saya tidak bisa berkata apa-apa terkait kontrak baru,” kata Enrique. “Hal yang menjadi kunci dalam aspek olahraga adalah semua pemain tersedia. Apa yang saya inginkan adalah mereka berada di kondisi yang siap untuk bermain di setiap menit yang saya berikan,” tutupnya. (kmb33/rtr)


BOLA MANIA

10

Minggu Paing, 22 Januari 2017

Klasemen Liga Inggris 1 Chelsea 2 Tottenham 3 Liverpool 4 Arsenal 5 Man City 6 Man United 7 Everton 8 WBA 9 Stoke City 10 Burnley 11 Bournemouth 12 West Ham 13 Southampton 14 Watford 15 Leicester City 16 Middlesbrough 17 Crystal Palace 18 Hull City 19 Sunderland 20 Swansea City

P 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21

W 17 13 13 13 13 11 9 8 7 8 7 7 6 6 5 4 4 4 4 4

D 1 6 6 5 3 7 6 5 6 2 4 4 6 5 6 8 4 4 3 3

L 3 2 2 3 5 3 6 8 8 11 10 10 9 10 10 9 13 13 14 14

F 45 43 49 48 41 32 32 28 27 23 30 26 19 23 24 17 30 20 20 23

A Pts 15 52 14 45 24 45 22 44 26 42 20 40 23 33 28 29 33 27 31 26 37 25 35 25 26 24 36 23 34 21 22 20 40 16 45 16 40 15 49 15

19 20 20 20 19 20 20 19 20 20 20 20 20 19 20 20 20 20 19 19

15 14 12 12 11 11 11 8 8 8 7 7 6 6 6 6 4 2 2 1

0 2 5 4 4 3 2 6 6 2 4 4 6 5 5 3 6 4 3 6

4 4 3 4 4 6 7 5 6 10 9 9 8 8 9 11 10 14 14 12

40 41 45 35 30 33 32 30 38 31 25 21 22 18 22 28 11 17 14 15

16 18 23 22 22 23 24 25 29 44 27 27 26 25 27 34 26 40 34 36

45 44 41 40 37 36 35 30 30 26 25 25 24 23 23 21 18 10 9 9

17 18 18 18 18 18 18 18 18 19 18 18 18 18 19 18 17 18 18 18

12 12 11 10 10 8 8 8 7 6 5 5 5 6 4 4 4 3 1 1

4 1 46 16 3 3 38 22 5 2 47 17 4 4 32 14 2 6 30 25 7 3 26 12 4 6 22 19 3 7 29 32 5 6 25 24 7 6 28 30 8 5 22 25 7 6 15 18 6 7 26 31 3 9 20 30 7 8 24 29 5 9 13 29 4 9 26 33 3 12 19 37 7 10 15 39 6 11 17 38

40 39 38 34 32 31 28 27 26 25 23 22 21 21 19 17 16 12 10 9

21 13 7 1 35 14 20 14 3 3 60 21 20 13 3 4 39 15 19 11 1 7 36 22 20 8 6 6 26 22 20 8 6 6 23 23 20 8 4 8 20 24 20 6 9 5 19 17 20 7 5 8 22 22 20 6 8 6 21 27 20 7 4 9 14 26 20 6 6 8 16 23 20 5 8 7 29 32 20 6 4 10 19 26 21 5 6 10 18 25 20 6 3 11 23 35 20 4 8 8 27 30 20 5 5 10 16 25 20 5 3 12 23 39 19 5 5 9 18 36

46 45 42 34 30 30 28 27 26 26 25 24 23 22 21 21 20 20 18 18

Perkiraan Susunan Pemain Chelsea (3-4-3): Courtois; Cahill, Luiz, Azpilicueta; Alonso, Kante, Matic, Moses; Hazard, Costa, Pedro Hull City (3-5-2): Jakupovic; Dawson, Davies, Maguire; Robertson, Mason, Clucas, Huddlestone, Snodgrass; Niasse, Hernandez Statistik Kedua Tim Head to Head 01/10/16 Hull City 22/03/15 Hull City 13/12/14 Chelsea 11/01/14 Hull City 18/08/13 Chelsea

Liga Spanyol 1 Real Madrid 2 Sevilla 3 Barcelona 4 Atletico Madrid 5 Real Sociedad 6 Villarreal 7 Athletic Club 8 Celta Vigo 9 Eibar 10 Las Palmas 11 Espanyol 12 Alaves 13 Malaga 14 Real Betis 15 Deportivo 16 Leganes 17 Valencia 18 Sporting Gijon 19 Granada CF 20 Osasuna

Chelsea Chelsea Hull City Chelsea Hull City

(EPL) (EPL) (EPL) (EPL) (EPL)

Lima Pertandingan Terakhir Chelsea (M-M-K-M-M) 26/12/16 Chelsea 3 - 0 Bournemouth (EPL) 31/12/16 Chelsea 4 - 2 Stoke City (EPL) 05/01/17 Tottenham 2 - 0 Chelsea (EPL) 08/01/17 Chelsea 4 - 1 Peterborough (FA Cup) 15/01/17 Leicester 0 - 3 Chelsea (EPL) Lima Pertandingan Terakhir Hull City (S-K-M-K-M) 31/12/16 Hull City 2 - 2 Everton (EPL) 02/01/17 WBA 3 - 1 Hull City (EPL) 07/01/17 Hull City 2 - 0 Swansea City (FA Cup) 11/01/17 Man United 2 - 0 Hull City (EFL) 14/01/17 Hull City 3 - 1 Bournemouth (EPL)

Liga Italia 1 Juventus 2 AS Roma 3 Napoli 4 Lazio 5 AC Milan 6 Inter Milan 7 Atalanta 8 Fiorentina 9 Torino 10 Cagliari 11 Udinese 12 Chievo 13 Sampdoria 14 Bologna 15 Genoa 16 Sassuolo 17 Empoli 18 Palermo 19 Crotone 20 Pescara

0-2 2-3 2-0 0-2 2-0

STARTER - Striker Diego Costa akan menjadi starter saat Chelsea menjamu Hull City malam nanti.

Chelsea Vs Hull

Misi Tetap di Puncak London –

Raksasa EPL Chelsea bertekad untuk mengamankan posisi mereka di puncak klasemen. Untuk itu mereka akan membidik kemenangan di pertandingan pekan 22 EPL saat menjamu Hull City di Stamford Bridge malam nanti. Hingga pekan ke-21 EPL kemarin Chelsea masih kokoh berada di puncak klasemen EPL dengan raihan 52 poin. Beberapa pekan yang lalu The Blues sempat memimpin klasemen dengan selisih sepuluh poin, namun keunggulan itu berkurang setelah mereka kalah dari Tottenham. Tidak ingin hal tersebut terulang lagi, tim asal London itu akan berusaha untuk memenangkan laga ini kembali. Jika menilik rekor pertemuan mereka dengan Hull City, maka kubu Chelsea seharusnya tidak perlu khawatir pada akhir pekan nanti. Pasalnya mereka tidak terkalahkan di sembilan pertemuan terakhir melawan

The Tigers, di mana terakhir kali kedua tim bertemu Chelsea berhasil menang 0-2 di KCOM Stadium pada awal Oktober 2016 yang lalu. Meski punya sejarah yang cukup bagus, namun Chelsea harus ekstra waspada dengan The Tigers. Di bawah pelatih baru Marco Silva, mereka mulai menunjukkan tanda-tanda yang positif usai sempat terpuruk di setengah musim yang lalu. Hull sendiri memiliki motivasi ekstra untuk keluar dari zona degradasi yang hanya terpaut selisih gol saja dengan Crystal Palace di peringkat 17. Oleh karenanya mereka akan berusaha keras mencuri poin di Stamford

Bridge. Jelang laga ini Pelatih Antonio Conte dikabarkan tidak memiliki satu pun pemain yang cedera. Ia bahkan dikabarkan sudah menyelesaikan pertikaiannya dengan Diego Costa, di mana striker Timnas Spanyol itu terlihat sudah kembali berlatih bersama Tim utama Chelsea beberapa hari yang lalu. Conte mengakui bahwa Costa dapat membantu The Blues mempertahankan posisi sebagai penghuni puncak klasemen sementara. “Diego Costa adalah pemain hebat dan pribadi yang baik. Diego Costa pemain penting,” ucap pria asal Italia itu, Sabtu (21/1) kemarin. Conte tidak menampik sempat mendengar rumor yang menyebutkan bahwa pencetak gol terbanyak di Liga Inggris itu akan segera hengkang. Namun dirinya tak mau terpengaruh dengan isu

liar itu. “Saya mendengar banyak spekulasi mengenai Diego. Tapi yang terpenting dia sudah berlatih dengan kami dan dia bisa bermain menghadapi Hull City,” imbuh Conte. “Costa ingin bertahan di Chelsea. Dia sangat bahagia bermain untuk kami. Saya tidak melihat ada masalah. Dan saat ini dia hanya fokus pada Chelsea dan bermain untuk kami,” kata sang pelatih lagi. Costa sendiri diprediksi akan kembali menjadi starter pada laga ini, di mana ia akan dibantu oleh Eden Hazard dan Pedro di lini serang The Blues. Di lini tengah, duet Nemanja Matic dan N’Golo Kante masih akan menjadi pengatur tempo serangan Chelsea, sedangkan Thibaut Courtois akan kembali diturunkan di bawah mistar gawang mereka.

Di kubu tim tamu, pelatih Marco Silva tengah dipusingkan dengan banyaknya pemain yang tidak bisa ia mainkan pada laga ini. Markus Henriksen, Moses Odubajo, Greg Luew, Will Keane, dan Alex Bruce dipastikan absen karena menderita cedera. Kondisi ini diperparah dengan absennya Ahmed El-Mohamady dan Dieumerci Mbokani yang harus membela negaranya di ajang Piala Afrika 2017. Dengan banyaknya pemain yang absen, Silva diprediksi akan menurunkan skema 3-5-2 dengan Abel Hernandez dan Oumar Niasse sebagai juru gedor pada laga ini. Di sektor pertahanan, Curtis Davies, Michael Dawson dan Harry Maguire akan menjaga jantung pertahanan The Tigers, di mana Eldin Jakupovic akan menjadi palang pintu terakhir mereka pada laga ini. (kmb33/ap/rtr)

Liga Prancis 1 Nice 2 Monaco 3 PSG 4 Lyon 5 Guingamp 6 Marseille 7 Stade Rennes 8 St Etienne 9 Toulouse 10 Bordeaux 11 Nantes 12 AS Nancy 13 Montpellier 14 Lille 15 Bastia 16 Caen 17 Dijon FCO 18 Angers SCO 19 FC Lorient 20 Metz *

Lewandowski Menangkan Bayern

Liga Jerman 1 Bayern Munich 17 13 3 1 2 RB Leipzig 16 11 3 2 3 Hertha Berlin 16 9 3 4 4 Eintracht Frankfurt 16 8 5 3 5 Hoffenheim 16 6 10 0 6 Borussia Dortmund 16 7 6 3 7 Cologne 16 6 7 3 8 Freiburg 17 7 2 8 9 Bayer Leverkusen 16 6 3 7 10 Mainz 16 6 2 8 11 Schalke 04 16 5 3 8 12 FC Augsburg 16 4 6 6 13 VfL Wolfsburg 16 4 4 8 14 Moenchengladbach 16 4 4 8 15 Werder Bremen 16 4 4 8 16 Hamburg SV 16 3 4 9 17 FC Ingolstadt 04 16 3 3 10 18 SV Darmstadt 98 16 2 2 12

40 31 24 22 28 35 21 22 23 26 20 13 15 15 20 14 14 11

10 15 16 12 17 19 15 29 24 30 19 17 24 25 34 31 27 30

42 36 30 29 28 27 25 23 21 20 18 18 16 16 16 13 12 8

Robert Lewandowski

Piala Afrika

Pantai Gading Imbang Kontra Kongo

Wilfried Bony Oyem – Pantai Gading bersusah payah menyelamatkan satu poin melawan Republik Demokratik Kongo. Sementara Maroko membalikkan keadaan untuk menang atas Togo. Bertanding di Stade d’Oyem di lanjutan fase grup Piala Afrika 2017, Jumat (20/1) kemarin Pantai Gading dua kali tertinggal hingga akhirnya bermain imbang 2-2. Kongo sudah mencuri keunggulan di menit ke-9 lewat sepakan terukur Neeskens Kebano dari sisi kiri di dalam kotak penalti.

IBP/rtr

Keunggulan itu membuat Pantai Gading bermain lebih menekan. Mereka lantas menyamakan kedudukan di menit ke-26 dari situasi sepak pojok ketika umpan Max Gradel disambar sundulan Wilfried Bony. Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Dua menit kemudian Kongo kembali unggul. Umpan silang Firmin Mubele dari kanan ditanduk dengan leluasa oleh Junior Kabananga yang tak terkawal dengan baik. Butuh upaya besar dari Pantai Gading hingga akh-

irnya mendapatkan gol penyama di menit ke-67. Sepakan Serey Die dari luar kotak penalti membentur Marcel Tisserand dan mengecoh kiper Ley Matampi. Pantai Gading menekan hingga laga usai, tapi tak membuahkan gol lain. Mereka menguasai bola hingga 60 persen, melepaskan 13 percobaan dengan lima yang tepat target. Sementara Kongo punya enam upaya, hanya dua yang mengarah ke gawang. Di laga lainnya, Maroko tertinggal lebih dulu untuk menang 3-1 atas Togo. Tendangan bebas dari jarak jauh Romain Saiss melesat tanpa bisa diantisipasi kiper Kossi Agassa. Sepakan keras Youssef En-Nesyri dari luar kotak penalti di menit ke-72 lantas menegaskan kemenangan Maroko. Dengan hasilhasil ini, Kongo sementara memuncaki Grup C dengan empat poin dari dua laga. Maroko di posisi dua dengan nilai tiga. Sementara Pantai Gading dan Togo secara berurutan di posisi tiga dan empat, mengoleksi dua angka dan satu poin. (kmb33/ap)

IBP/rtr

Freiburg im Breisgau – Bayern Munich berhasil meraih poin penuh saat bertandang ke markas Freiburg. Sang manajer puas dengan kemenangan itu, tapi juga kecewa penampilan pasukannya. Bertandang ke Schwarzwald-Stadion, Sabtu (21/1) kemarin Bayern sudah kebobolan di menit keempat. Gawang Manuel Neuer dikoyak gol Janik Haberer. Bayern baru dapat menyamakan kedudukan lewat gol Robert Lewandowski di menit 35. Lewandowski pula yang berhasil membalikkan keadaan pada injury time. Bayern seperti biasa tampil mengontrol. Sementara Freiburg lebih banyak menunggu di area sendiri, sembari mengincar kesalahan Bayern untuk melancarkan serangan balik. Percobaan dari Arjen Robben dan Mats Hummels di menit kedelapan dan 16 masih melebar. Sementara serangan balik Freiburg di menit ke-20 jadi ancaman serius untuk Bayern. Beruntung bagi mereka sepakan Florian Niederlechner dihentikan Neuer. Upaya Bayern semakin berbahaya, ketika di menit ke-27 sepakan Arturo Vidal memaksa Alexander Schwolow melakukan manuver penyelamatan. Bayern nyaris menyamakan skor di menit ke-35, andai sepakan jarak dekat Lewandowski tak diblok Mike

Frantz yang melakukan tekel tepat waktu. Namun pada akhirnya Bayern menyamakan skor dari korner yang dihasilkan. Umpan lambung Douglas Costa disambar tendangan voli Lewandowski. Babak pertama berakhir imbang 1-1. Eksekusi tendangan bebas Grifo empat menit babak kedua berjalan melesat tipis saja di kanan gawang Bayern. Bayern membalas dengan aksi Robben di menit ke-56. Bergerak memotong dari kanan, tendangannya mengarah pojok kiri gawang masih bisa dijangkau Schwolow. Bayern terus menekan dengan penguasaan bola mereka. Sundulan Hummels menyambut umpan Robben masih terbaca oleh Schwolow. Di menit ke-74, Freiburg mengklaim penalti setelah Haberer merasa dijatuhkan Hummels. Tapi wasit malah memberinya kartu kuning karena dianggap berpura-pura. Robben melakukan percobaan lain di menit ke-83, meneruskan skema sepak pojok masih berakhir sedikit di kanan gawang. Serangan balik Freiburg di menit ke-87 nyaris saja berakhir dengan gol. Umpan Onur Bulut diteruskan dengan sepakan first time Nils Petersen. Neuer dengan sigap menghalau bola. Saat laga tampak akan berakhir dengan skor sama kuat, Lewandowski tampil sebagai pembeda. Franck Ribery menusuk di sisi kiri, lalu

Masa Sulit Shaw Manchester – Jonathan Barnett agen bek Manchester United Luke Shaw, membantah kliennya bakal meninggalkan Old Trafford pada bursa transfer musim panas 2017. Luke Shaw baru bertanding 13 pertandingan semenjak Jose Mourinho menjadi manajer di Old Trafford pada musim panas 2016. Pemain berusia 21 tahun itu bahkan belum pernah tampil sejak 30 November lalu. Menurut pemberitaan media-media Inggris, Jose Mourinho telah memasukkan nama Luke Shaw dalam daftar jual. Namun kabar tersebut dibantah Jonathan Barnett. “Dia bahagia di klub. Manchester United sangat senang kepadanya dan dia sangat bahagia berada di Manchester United,” kata Jonathan Barnett, Sabtu (21/1) kemarin. Luke Shaw bergabung dari Southampton dengan biaya transfer 27 juta pounds (Rp 442 miliar). Namun Luke Shaw dinilai belum dapat menampilkan performa terbaik lantaran beberapa kali sering mengalami cedera. Shaw sempat mengalami cedera patah tulang saat menghadapi PSV Eindhoven di ajang Liga Champions November 2015. Cedera itu membuatnya harus absen hingga akhir musim 2015-2016. Ia kembali membela Manchester United pada Agustus 2016. Pada musim 2016-2017, Luke Shaw baru

tampil dalam tujuh pertandingan di ajang Premier League. Mourinho menilai tak mudah bagi Luke Shaw untuk bisa kembali ke bentuk permainannya. Menurut pelatih berpaspor Portugal tersebut, seorang pemain yang mengalami cedera bakal membutuhkan waktu untuk kembali beraksi di lapangan. Shaw kerap mengalami cedera, terakhir ia mengalami benturan di laga Piala Liga Inggris kontra West Ham United pada 30 November 2016. Pemain yang berposisi sebagai fullback tersebut, sejatinya merupakan sosok yang diandalkan oleh Mourinho di lini belakang. Mourinho lantas melihat kondisi yang dialami Shaw sangat disayangkan. Terlebih jelang menghadapi Reading pada 7 Januari 2017. Kala itu mantan pemain Southampton itu tengah disiapkan bakal merumput, tapi kembali Shaw merasakan sakit di kakinya. “Anda tentu menginginkan skuad yang memiliki kondisi yang bagus. Dalam kasus Shaw sebelum laga melawan Reading, ia tengah siap bermain 90 menit. Namun di pagi harinya ia mengalami sakit dan tak siap bermain,” ujar Mourinho. “Jadi menurut pandangan saya ia masih memiliki masa sulit hingga tak bisa bermain di laga tersebut,” tutupnya. (kmb33/rtr)

mengirimkan umpan silang. Bola diterima Lewandowski dan sempat dikontrol dengan dada sebelum akhirnya dituntaskan dengan sepakan. Bola sebenarnya bergulir tak terlalu kencang, tapi akurat ke pojok kiri bawah gawang. Schwolow cuma bisa menyaksikan bola masuk ke gawangnya. Statistik mencatat dalam laga itu Bayern tampil dominan dalam penguasaan bola hingga 75 persen, 13 percobaan dengan lima yang tepat sasaran. Sementara Feinburg bisa membuat sebelas percobaan dengan tiga yang on goal. Ancelotti mengakui laga itu cukup sulit bagi anak asuhnya. Meski begitu dia memuji mental bermain Lewandowski dkk. “Pertandingan tadi sulit karena menghadapi lawan yang kuat dan agresif. Kami tak bermain cukup bagus, khususnya di babak pertama,” kata Ancelotti. “Saya senang dengan tekad dan karakter yang ditunjukkan para pemain. Kami menang karena dua hal itu. Kami memang tak puas dengan cara bermain, tapi kami puas dengan hasilnya,” tutur Ancelotti. Kemenangan ini mengamankan posisi Bayern di puncak klasemen Liga Jerman, dengan nilai 42 dari 17 pekan. Mereka unggul enam angka dari Leipzig di posisi dua. Sementara Freiburg tertahan di posisi delapan dengan 23 poin. (kmb33/rtr)


Minggu Paing, 22 Januari 2017

11

GELANGGANG

Made Eskar Peringkat III Junior Master Denpasar (Bali Post)Petenis Bali Made Eskar Revilla keluar sebagai juara III dalam ajang bergengsi Junior Master U-14, yang digelar di Lapangan Siliwangi, Bandung, Jabar, 16-20 Januari lalu. Sementara peringkat pertama direbut Azmi (Jambi), dan urutan kedua Nouvaldo dari Semarang, Jateng. Ayah Made Eskar yakni David yang dikontak, Sabtu (21/1) kemarin menyatakan ajang ini hanya diikuti delapan petenis Peringkat Nasional Pelti (PNP). David bersyukur Eskar mampu menduduki peringkat III nasional, sehingga berhak mengikuti Piala Davis U-14 yang rencananya dihelat di Thailand, 20-25 Maret mendatang yang diikuti 16 negara. ‘’Yang bisa turun pada Prakulifikasi Piala Davis U-14, untuk wilayah Asia Oceania dan Australia seperti Selandia Baru,’’ terang David. Selama melakoni tujuh kali pertandingan, Eskar memetik kemenangan lima kali dan dua kali kalah. Pasca berlaga di Junior Master, Eskar berniat kembali ke ibu kota berlatih ditangani pelatih Teddy Widi. Bahkan David berencana mengikutsertakan Eskar seleksi mencari bea siswa sekolah berikut latihan tenis di Perth, Australia. ‘’Eskar akan mengikuti seleksi bea siswa sekolah langsung latihan tenis di Negeri Kanguru,’’ tutur pria asal Spanyol ini. (022)

KEMBALIKAN BOLA Pebulu tangkis Indonesia Hardianto (depan) senang mengembalikan bola kepada lawannya. Berry Anggriawan/Hardianto menundukkan lawannya Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (Jepang) 22-20, dan 21-19.

BPM/ap

Malaysia Masters

Made Eskar Revilla

BPM/ist

Pro Kundalini FC Punya Hak Suara di PSSI KLUB Pro Kundalini merupakan satu-satunya klub sepak bola milik pribadi guru spiritual Kundalini Putu Ngurah Ardika, yang punya hak suara di PSSI Pusat. Padahal selama ini yang punya hak suara adalah klub perserikatan di Bali, seperti PS Badung dan Perseden Denpasar. Pro Kundalini mempunyai simbol sederhana berupa bunga teratai dan bola. Hal ini menandakan kumpulan para penggiat spiritual yang peduli terhadap sepak bola. Pro Kundalini dan Kundalini harus dibedakan. Kundalini merupakan tim anggota Perseden yang merangkak mulai divisi II, kemudian promosi ke divisi I, dan divisi utama. Sedangkan Pro Kundalini mulai menapaki Liga Nusantara (Linus) juara Rayon Bali 2014, kemudian bertanding ke Lombok meladeni wakil NTB hingga juara dan mewakili Bali dan Nusa Tenggara (Bali, NTB, NTT). Selanjutnya, Pro Kundalini berlaga di Madura dan tembus babak 16 besar hingga memiliki hak suara pada Kongres PSSI. ‘’Kami ikut kongres saat La Nyalla Mattaliti terpilih menjadi Ketum PSSI Pusat, termasuk Kongres terakhir memilih Edy Rahmayadi,.’’ tutur Putu Ngurah Ardika. Ia pun menyambut baik rencana Liga Nusantara yang harus bermaterikan pesepak bola U-23, sehingga ada regenerasi pemain. Pro Kundalini pun mulai berhitung peta kekuatan tim-tim pesaing seperti juara Linus Perseden, Tunas Muda Ubud, Putar Tresna, dan Perst Tabanan. ‘’Saat ini kami punya sekitar 13 pemain U-23, dan target kami harus juara Bali,’’ ucapnya. Lawan terkuat Perseden harus merombak total skuadnya U-23, dan persiapan maupun pembentukkan tim dituntut lebih awal, mengingat Tim Porprov Kota Denpasar baru berlaga di Gianyar September mendatang. Sedangkan Liga Nusantara lebih dulu digulirkan. Kundalini sendiri lahir 2 September 2009, bertepatan tanggal kelahiran Putu Ngurah Ardika yang kala itu berusia 39 tahun. Jika Pro Kundalini berkarier di jalur Liga Nusantara, maka tim Kundalini mengikuti turnamen internal Perseden, seperti Piala Wali Kota, bahkan pernah juara pada turnamen di Jimbaran, Kuta, maupun Seminyak. Ia pun mengaku menerapkan pola manajemen membayar jerih-payah pemain sekadar saja. ‘’Itu pun dananya dari pemberian para murid spiritual Kundalini,’’ terang dia. Ngurah Ardika mengakui tetap menggeluti dunia spiritual dan sepak bola merupakan penyaluran hobinya sejak duduk di bangku SD. Ngurah Ardika pernah membela tim Poleng Kesiman, Unud, tim mahasiswa Bapomi Bali, termasuk pernah mengusung bendera Perseden. Karier di korps pengadil lapangan, Ngurah Ardika juga pernah mengikuti kursus wasit dan memiliki sertifikat. ‘’Saya ikut penataran wasit di Kodam V/Brawijaya Surabaya, yang memberi materi wasit senior Jakfar Umar,’’ jelasnya. Progam jangka panjang Kundalini dituntut bisa mencetak pemain sendiri. Oleh sebab itu, SSB Kundalini berlatih di Lapangan Makorem 163/Wirasatya tiap Selasa dan Kamis. ‘’Pelatihnya Arif Rizal, kalau kami membentuk tim, pelatihlah yang otomatis merekrut, sebab pelatih dianggap mengetahui kerangka tim, dan materi pemainnya,’’ ungkap Ngurah Ardika. (nel)

BPM/wan

HAK SUARA - Pesepak bola Pro Kundalini FC, merupakan satu-satunya klub milik pribadi di Bali, yang punya hak suara di PSSI Pusat.

Ganda Putra Pastikan Final

Jakarta (Bali Post)-

6DWX SDVDQJDQ JDQGD SXWUD PHPDVWLNDQ VDWX WHPSDW ÀQDO SDGD WXUQDPHQ Malaysia Masters 2017 di Sibu Indoor Stadium, Sarawak, Malaysia, Sabtu (21/1) kemarin. Kepastian satu tempat bagi tim Merah Putih didapatkan oleh pasangan Berry Angriawan/Hardianto yang menang dua game langsung dari pasangan Jepang Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe. Dalam pertandingan yang berlangsung 47 menit tersebut, Berry/Hardianto sempat tertinggal enam poin dari pasangan Jepang, 5-11 di game pertama. Berry/Hardianto yang berjuang gigih akhirnya bisa menyamakan kedudukan menjadi 20-20,

dan perpanjangan poin-pun harus dilakukan hingga akhirnya usaha maksimal Berry/ Hardianto membuahkan hasil dan memenangi game pertama 22-20. Di game kedua pertandingan ketat dan jual-beli serangan terjadi, bahkan Berry/

Hardianto sempat tertinggal poin 9-11 hingga akhirnya mampu disamakan lagi di tengah pertandingan 14-14. Selepas itu, Berry/Hardianto terus memimpin poin dan tak bisa dikejar oleh pasangan Jepang hingga akhirnya pasangan Indonesia memenang-

kan pertandingan dengan kemenangan tipis 21-19. Berry mengaku sempat kaget atas pola permainan pasangan Jepang, sehingga di awal game pertama poin mereka jauh tertinggal dari pasangan Negeri Matahari Terbit tersebut. “Rahasia kemenangan kami tadi hanya fokus dan mencari poin demi poin. Di final belum tahu siapa lawan kami, tetapi yang paling kami jaga nanti harus tetap fokus dan berpikir tenang saja,”

ujar Berry. Ganda putra Indonesia lainnya, Hendra Aprida Gunawan/Markis Kido juga akan berlaga di partai semifinal turnamen berlabel Grand Prix Gold ini. Hendra/Kido akan menantang pasangan tuan rumah Sze Fei Goh/Nur Izzuddin dalam laga yang juga digelar, Sabtu (21/1) di Sibu Indoor Stadium, Sarawak, Malaysia untuk berebut satu jatah tersisa di final turnamen berhadiah total 120.000 dolar AS. (ant)

14 Tim U-12 Lolos di Hari Pertama

BPM/wan

ROMBAK—Skuad Perseden Denpasar yang juara Liga Nusantara 2016, dipastikan dirombak total, mengingat persyaratan pemain Liga Nusantara 2017 ini U-23.

Denpasar (Bali Post)Tercatat 14 tim U-12 lolos pada hari pertama babak penyisihan Danone Nation Cup 2017 di Lapangan Kompyang Sujana, Sabtu (21/1) kemarin. Kelima belas tim yang melaju adalah Mandala Putra Matador, Mandala Putra Samba, Guntur, Putra Angkasa, Bina Putra, Susila Putra B, Damar Cakti A, Mandala United Harimau, Purnama Putra, Putra Pemenang Rajawali, Tabanan 3, Tabanan 1, Putra Perkanthi A, dan Klungkung. Dalam babak penyisihan kemarin melibatkan 47 tim yang dibagi dalam 17 grup. Tuan rumah Bali mendapat jatah 34 tim yang lolos, sehingga pada hari kedua, Minggu (22/1) ini bakal menyusul 20 tim yang melaju. Ke-34 tim wakil Bali bakal bersaing dengan wilayah NTB dan NTT (14 tim) pada pekan depan, sehingga totalnya 48 kontestan. Bagi tim juara wilayah Bali dan Nusa Tenggara, bakal mewakili ke pentas nasional yang melibatkan 16 tim dari seluruh Indonesia. Bagi tim juara nasional berhak tampil ke AS, Juli mendatang. (022)

Perseden Tunggu Regulasi Linus Denpasar (Bali Post)Kesebelasan Perseden Denpasar selaku juara Liga Nusantara nasional masih menunggu regulasi Linus tahun 2017. Pasalnya, ada beberapa alternatif terutama dalam pembagian grup tiap kontestan. Sekum Askot PSSI Kota Denpasar Nyoman Merta di Denpasar, Sabtu (21/1) kemarin menerangkan pihaknya memastikan jumlah kontestan Liga Nusantara membelu-

dak. Hanya sistem pembagian wilayahnya masih dikaji, apakah seperti sebelumnya juara provinsi diadu meladeni provinsi terdekatnya, seperti juara Bali melawan juara NTB, dan NTT, atau pembagian wilayah (zona) Barat, Tengah, dan Timur. ‘’Pembagian wilayah ini masih dikaji, dan belum diputuskan,’’ ujar Merta. Yang jelas, kata dia untuk skuad tim Linus dipastikan U-23 dan hampir seluruh pe-

main Tim Laskar Catur Muka yang membawa Perseden juara Linus umurnya di atas 23 tahun. Disinggung kapan pembentukkan tim Perseden Linus, Merta menyatakan pihaknya masih harus menggelar rapat bersama pengurus membahas program kerja, termasuk agenda event yang harus diikuti Perseden. ‘’Kami harus jadwalkan dalam program kerja bersama pengurus,’’ sebut dia. (022)

BPM/022

U-12 - Suasana turnamen sepak bola U-12 untuk wilayah Bali di Lapangan Kompyang Sujana, Sabtu (21/1) kemarin.

Tim Keris Rekrut 28 Pemain Timnas Garuda Miliki Disiplin Tinggi Badung Selatan Mangupura (Bali Post)Tim Keris PS Badung merekrut 28 pemain dari wilayah Badung Selatan. Sedangkan sebelumnya, trio pelatih Nyoman Sujata, Nyoman Oka Triana, dan Kadek Loco Ediana menjaring 18 pemain dari Badung Utara. Dengan demikian, total PS Badung telah merekrut 46 pemain sebagai kandidat skuad Tim Porprov Badung. Manajer Tim Porprov Badung Wayan Sugita Putra di Badung, Sabtu (21/1) kemarin menerangkan, tim pelatih bakal menyeleksi lagi tahap berikutnya melibatkan ke-46 pemain yang lolos. ‘’Kami segera melakukan seleksi tahap kedua. Kemungkinan lokasinya di Lapangan Banteng Seminyak atau Stadion Samudra Kuta,’’ tutur Wakil Ketua

Askab PSSI Badung ini. Dijelaskannya, dalam seleksi berikutnya dipastikan terdapat pencoretan pemain bagi skill ball-nya

kurang mumpuni. Sugita menjadwalkan tim Porprov Badung sudah terbentuk kerangka tim, Maret nanti. (022)

BPM/ist

SELEKSI—Para pemain yang mengikuti seleksi pembentukan tim Porprov Badung, dari wilayah Badung Selatan, di Lapangan Banteng, Seminyak, 16-18 Januari lalu.

Jakarta (Bali Post)Pelatih tim nasional Indonesia yang baru ditunjuk PSSI, Luis Milla mengatakan timnas Garuda memiliki disiplin yang baik. “Saya melihat beberapa video. Timnas Indonesia sudah memiliki koordinasi dan disiplin yang bagus,” ujar Luis di Kantor PSSI, Jakarta, Jumat (20/1).Namun Luis melanjutkan, dirinya juga melihat masih ada beberapa aspek tim yang harus ditingkatkan. Untuk itulah dia memerlukan kerja sama dengan semua pihak. ‘’Saya mau memanfaatkan pengalaman yang saya punya untuk mengeluarkan kemampuan terbaik pada diri pemain,’’ tutur pelatih berkebangsaan Spanyol ini. Terkait target, Milla sendiri sepertinya tidak ingin itu membebaninya dalam membentuk tim yang solid. Dia menanggapi target itu dengan mengatakan bahwa hanya ingin melakukan yang terbaik. “Kami akan mencapai apa

yang kami bisa. Semua ini bagian dari proses menuju satu tim yang kompetitif,” kata dia. Luis Milla sendiri ditetapkan sebagai pelatih timnas senior dan timnas U-22 pada Jumat (20/1) lalu. Dia mulai bekerja secara efektif pada 8 Februari 2017 dan dikontrak selama dua tahun dengan evaluasi capaian setiap tahunnya. PSSI menargetkannya meraih medali emas di SEA Games 2017 Malaysia, Asian Games 2018 dan dapat mendongkrak posisi Indonesia di peringkat FIFA, setidaknya peringkat 130 sampai akhir tahun 2017. Adapun Luis Milla memiliki karier yang bagus semasa menjadi pesepak bola. Dia adalah salah satu dari segelintir pemain yang pernah membela dua klub dengan jejak rivalitas panjang, Barcelona dan Real Madrid mengikuti jejak beberapa nama seperti Luis Figo, Michael Laudrup dan Bernd Schuster.(ant)


LAGA

12

Minggu Paing, 22 Januari 2017

Australia Terbuka

Nadal Menang Susah Payah Melbourne – Rafael Nadal dapat perlawanan luar biasa dari petenis remaja Alexander Zverev. Nadal harus bermain lima set untuk merebut tiket ke babak 16 besar. Dalam pertandingan yang berlangsung, Sabtu (21/1) kemarin, Nadal sudah harus berjuang keras sejak set pertama. Setelah berduel selama lebih dari empat jam, Nadal yang ditempatkan sebagai unggulan sembilan menang dengan 4-6, 6-3, 6-7(5), 6-3, dan 6-2.

BPM/ap

MENANG - Rafael Nadal merayakan kemenangannya atas Alexander Zverev di ajang Australia Terbuka, Sabtu (21/1) kemarin.

Wehrlein Belum Cocok di Mercedes Brackley – Bos Mercedes Toto Wolff, mengungkapkan alasannya tak merekrut pembalap akademi Mercedes, yakni Pascal Wehrlein karena belum matang. Sosok Wehrlein yang disebut-sebut calon kuat untuk menggantikan posisi Rosberg kalah dari Bottas yang lebih berpengalaman di ajang Formula One (F1). Menurutnya, program akademi yang dimiliki Mercedes bertujuan untuk mengembangkan pembalap-pembalap muda untuk masa depan tim dan F1 di kemudian hari. Sementara Mercedes mencari pembalap yang siap terjun bersaing di papan atas ajang F1. “Wehrlein cepat dan brilian dan dia selalu dipandang. Tapi dia dalam fase perkembangan. Dia harus mampu membuat kesalahan dan belajar. Dan dia tidak bisa melakukan itu dengan kami,” ungkap Wolff, Sabtu (21/1) kemarin. Begitu pun dengan Esteban Ocon yang sudah terikat kontrak dengan Force India. Wolff tak ingin menghancurkan karier Ocon yang sudah nyaman berada di Force India.“Dia sudah menanda tangani kontrak dengan Force India. Kami tidak ingin menghancurkan karier dengan bergerak terlalu cepat,” jelasnya. Wolff tidak mau Wehrlein dan Ocon bernasib sama dengan pembalappembalap lain yang dianggap gagal olehnya, karena masih muda untuk membela tim besar. Sebut saja Sergio

Perez, Heikki Kovalainen dan Kevin Magnussen. “Lihatlah Sergio Perez, Heikki Kovalainen atau Kevin Magnussen. Mereka terlalu dini berada di McLaren dan tidak cukup baik dipersiapkan,” jelasnya. Wolff mengaku Mercedes bisa saja mengganti Valtteri Bottas dengan pembalap lain dengan nama besar pada musim 2018. Pasalnya, mantan pembalap Williams tersebut hanya menanda tangani kontrak berdurasi satu musim dengan tim berjuluk The Silver Arrow tersebut. Wolff mengaku Mercedes akan membuka lowongan kepada pembalappembalap baru pada musim

2018. Mercedes percaya musim 2018 merupakan kesempatan bagi tim yang bermarkas di Brackley tersebut menemukan tim yang lebih dinamis ketimbang sebelumnya. “Memang benar, pasar pengemudi akan lebih dinamis untuk musim 2018. Kami akan memiliki sejumlah pilihan seperti Sebastian Vettel, Fernando Alonso, Valtteri Bottas dan banyak lagi. Yang jelas Bottas juga telah memahami hal ini,” ujar Wolff. Menurut dia, jika Bottas mampu membuktikan kemampuannya di musim pertama, kemungkinan kontraknya akan diperpanjang. (kmb33/ap)

James Ellington

BPM/rtr

kan menjadi 2-2. Nadal pada akhirnya berhasil meraih set pamungkas dengan kemenangan 6-2 yang mengantarnya ke babak 16 besar untuk berhadapan dengan pemenang laga antara Gael Monfils atau Philipp Kohlschreiber. Zverev adalah petenis remaja dengan ranking tertinggi saat ini dan disebut-sebut sebagai calon nomor satu dunia. Dia membuat 11 double fault dan 74 unforced error. Angka tersebut jauh lebih banyak dibanding Nadal yang hanya membuat empat double fault dan 34 unforced error. Di bagian putri Caroline Wozniacki terhenti di babak 32 besar Australia Terbuka

2017. Petenis Denmark itu dikalahkan Johanna Konta. Wozniacki menyerah 3-6, 1-6, di Margareth Court Arena. Bagi Wozniacki kekalahan itu pun membuat dia harus menunggu lebih lama lagi untuk mencicipi gelar juara turnamen tenis grand slam. Meski pernah menjadi peringkat satu dunia belum sekalipun Wozniacki menjadi juara grand slam. Prestasi terbaiknya adalah sebagai finalis Amerika Serikat Terbuka pada tahun 2009 dan 2014. Wozniacki mengakui permainan Konta lebih bagus ketimbang dirinya dalam laga tersebut. Petenis 26 tahun itu mengambil hikmah dari

Warriors Menang Lagi Houston Golden State Warriors berhasil meraih enam kemenangan beruntun setelah menumbangkan Houston Rockets pada lanjutan NBA, Sabtu (21/1) kemarin. Kevin Durant kembali menjadi pahlawan kemenangan Warriors 125108 atas Rockets pada laga di Toyota Center. Durant yang memimpin Warriors menang atas Oklahoma City Thunder tengah pekan lalu, kini menjadi momok menakutkan tim lawan. Forward Warriors ini mencetak angka terbanyak dengan 32 poin, disusul Stephen Curry dengan torehan 24 poin. Pemain andalan Rockets, James Harden yang superior pada beberapa laga sebelumnya kini tampil kurang garang. Harden hanya mampu mencetak 17 poin, sementara N’Dumba Capela menjadi pendulang angka terbanyak Rockets dengan 22 poin serta

membuat 12 rebound. Warriors dan Rockets langsung saling serang pada kuarter pertama yang berakhir dengan keunggulan 32-29 bagi tim tamu. Mendapat dukungan penuh suporternya, Rockets masih kesulitan mengejar angka Warriors dan kembali tertinggal 57-62. Durant yang tampil gemilang mampu mengemas sejumlah poin pada kuarter ketiga dan kembali membawa Warriors memimpin 99-79. Rockets yang terus ditekan pun akhirnya menyerah 108-125 dari Warriors yang mengandalkan tembakan tiga angka Curry pada kuarter terakhir. Hasil ini membuat Warriors masih terus memimpin klasemen wilayah Barat dengan mengantongi 74 poin. Sementara bagi Rockets, kekalahan tersebut membuat mereka masih tertahan di peringkat ketiga meraih 66 poin. (kmb33/rtr)

Kevin Durant

Lorenzo Akui Ducati Berbeda

Pascal Wehrlein

BPM/rtr

Kecelakaan Parah Karier Ellington Terancam Tenerife – Sprinter berkebangsaan Inggris, James Ellington dan Nigel Levine terpaksa dilarikan ke rumah sakit usai mengalami kecelakaan sepeda motor. Keduanya mengalami kecelakaan usai berlatih di Tenerife. Meski mengalami luka yang cukup parah, namun mereka ditemukan dalam kondisi sadar dan stabil. Ellington dan Levine kabarnya terlibat tabrakan dengan mobil yang melaju di sisi jalan yang salah. Mereka mengalami kecelakaan saat hendak kembali pulang usai menjalani sesi latihan. Kabarnya Ellington menderita patah tulang kaki ganda serta patah tulang panggul. Hal tersebut bisa mengakhiri kariernya sebagai sprinter. Sementara Levine juga mengalami hal serupa dengan rusaknya tulang panggul. “Kami menyesal setelah mendapatkan kabar mengenai James Ellington dan Nigel Levine yang terluka akibat mengalami kecelakaan di Tenerife. Keduanya telah menerima perawatan medis dan saat ini mereka dalam kondisi

Zverev yang baru berusia 19 tahun tampil tanpa gentar meski yang dia hadapi sudah mengoleksi 14 titel Grand Slam. Dengan posturnya yang 198 cm, Zverev memiliki kecepatan serta pukulan bertenaga yang membuat Nadal kerepotan. Servis-servis bertenaga Zverev dan pukulan backhand yang sangat baik mengantar dia memenangi set pertama dengan 6-4 dan ketiga 7-6 (7-3) sehingga membuatnya memimpin 2-1. Namun Nadal yang 11 tahun lebih tua memanfatkan pengalamanya untuk bisa merebut set keempat dan menyamakan kedudu-

kekalahan tersebut. “Dia bermain sangat baik, Servisnya sangat bagus dan bisa pengembaliannya sangat dalam. Dia sangat percaya diri sepanjang pertandingan. Saya angkat topi buat dia. Dia bermain lebih bagus dari pada saya hari ini,” kata Wozniacki usai pertandingan. “Saya belum pernah berjumpa dengan dia sebelumnya. Saya baru bisa memahami karakter bermain dia yang sesungguhnya setelah berhadapan. Tapi apapun dia telah tampil sangat bagus seperti yang saya bilang tadi. Tapi dengan hasil ini saya sudah mengawali tahun 2017 ini dengan lebih baik ketimbang tahun lalu. Kita baru memulai tahun ini dengan turnamen ini. Masih banyak pertandingan tersisa tahun ini,” ucap dia. Tahun lalu di Australia Terbuka Wozniacki terhenti di babak pertama. (kmb33/rtr)

sadar dan stabil,” tutur juru bicara atletik Inggris, Sabtu (21/01) kemarin. “Saat ini staf atletik Inggris telah menghubungi staf rumah sakit untuk meberikan perawatan intensif terhadap mereka. Kami telah berkomunikasi dengan pihak keluarga korban dan akan memberikan informasi terkini mengenai situasi yang dialaminya. Kami belum merilis informasi lebih lanjut mengenai tingkat keparahan cedera mereka saat ini,” lanjut pernyataan itu. Ellington mengaku kejadian tersebut terjadi begitu cepat. Pasalnya, mereka hendak kembali ke rumah masing-masing usai menjalani sesi latihan

di Tenrife. Meski demikian, Ellington mengaku sangat bersyukur karena masih diberikan kesempatan untuk hidup. “Saya benar-benar tersentuh oleh pesan dan dukungan dari semua orang. Saya benarbenar diberkati karena saya tidak tahu bagaimana caranya saya dan Nigel bertahan hidup hingga hari ini,” ungkap Ellington “Saya dan Levine adalah dua karakter yang kuat dan akan berusaha untuk bangkit kembali dari kecelakaan yang mengerikan ini,” tutupnya. Prestasi terbaik Ellington adalah meraih medali emas di nomor 4x200 meter di Kejuaraan Eropa 2014. (kmb33/rtr)

Bologna – Pembalap asal Spanyol, Jorge Lorenzo mengaku tak ingin membandingkan tim lamanya yakni Yamaha dengan tim barunya saat ini, Ducati. Menurutnya, kedua pabrikan itu memiliki hal yang berbeda dalam membangun sebuah motor. Lorenzo mengatakan Yamaha dan Ducati memiliki filosofi yang berbeda. Baik dari mesin hingga bagianbagian penting yang terkait MotoGP. “Saya tahu jika dibandingkan dengan Yamaha akan menjadi dua filosofi yang berbeda, bagaimana membentuk sebuah motor. Suara, sasis, swingwarm, posisi pengendara, dan aerodinamis yang berbeda,” ungkap Lorenzo, Sabtu (21/1) kemarin. Terutama saat ini Ducati tengah melakukan perubahan untuk motornya. Jika sebelumnya Ducati handal di trek lurus, kini kelebihan itu dikurangi dan mengakomodasi kekurangan saat sedang menikung. Lorenzo akan memulai tantangan barunya di Ducati di musim ini. Sebab sejak kemunculannya di MotoGP, X-Fuera sudah bernaung di pabrikan Yamaha pada 2008 hingga 2016. Lorenzo mengaku akan fokus satu per satu di MotoGP musim 2017, dengan meningkatkan paket tim Ducati. Paket yang dimaksudkan Lorenzo itu adalah dirinya sendiri, tim, kru, dan tentunya motor Ducati yang akan

ia tunggangi. Seperti yang diketahui Bos Ducati Corse, Gigi Dall’Igna menargetkan timnya meraih juara dunia di MotoGP 2017. Dall’Igna berharap kedatangan Lorenzo itu bisa membawa aura positif bagi tim Ducati Corse. Namun sebelum ke arah sana, Lorenzo memilih fokus satu demi satu. Hal ini di-

lakukan agar peningkatan paket yang dimaksud Lorenzo dapat menjadi yang terbaik. Sebab, jika sudah menjadi yang terbaik, target juara dunia akan tercapai. “Kami hanya perlu fokus pada peningkatan paket kami hari demi hari dan minggu demi minggu. Paket ini termasuk saya sebagai pembalap, tim,

Jorge Lorenzo

kru saya dan terutama motor,” ungkap Lorenzo. “Jika kita memiliki paket terbaik, maka kami bisa menjadi juara dunia. Itu harus menjadi tujuan kami,” tutupnya. Target menjadi juara tentunya akan mendapat persaingan ketat dari tim-tim besar macam Yamaha dan Honda. (kmb33/rtr)

BPM/rtr


Sastra

Redité Paing, 22 Januari 2017

I Kaki Dengkil

Mretawarsabrata PUNGKURAN puniki, sabehé tedun magéyélan sabilang raina. Mailehan guminé gentuh, er bhaya kabaos tedun. Makéh abingé macepol runtuh, makéh taruné balbal pungkat. Kubon I Kaki Dengkilé tuduh mailehan, ngawinang Ipun lecingan keni toya. Raris ngetor langgér wantah sampun asapunika. Nénten wénten sané nyaputin sakadi rihiné dawegé I Dadong Dengkil kantun urip. Manut katattwannya, toyané punika tirta, mertha sané nangun urip. Nénten wénten soroh sané urip sangkaning pramana, jabat sané Eka Pramana, Dwi Pramana, tur Tri Pramana sané prasida urip wantah nénten keni toya. Sinah sayuwakti asapunika, pretiwi, apah, teja, bayu, akasa kocap sané ngwangun watang manusané. Silih sinunggil wewilangané punika nénten wénten ngawinang kilayu sang watang punika. Sané manahanga antuk I Kaki Dengkil sané mangkin, indik toyané sané prasida nangun urip. Nanging toyané punika nalér sané midep ngawinang makasami sirna. Ring sajeroning toya wénten geni, ring sajeroning geni wénten toya. Sayan ngabot-abotang sané manahanga antuk I Kaki Dengkil wenginé puniki. Ritatkala sabehé tedun magéyélan. Sakadi sané sampun-sampun, bokipuné gecel-gecelina, jambak-jambaka santukan sirahné rasaanga kebut-kebut. Pamekas bunbunané sané kanten nyakala klebit-klebit. Daldalané asapuniki. I Kaki Dengkil inunian ngwacén nemblas brata Sang Murdaning Jagat sané mungguh ring Lontar Niti Raja Sasanané. Lontar pakaryan, tabé pakulun Ida Cokorda Mantuk Ring Rana. Kantun kamanten Ipun marasa bangga ngwacén lontar buuk tetamiané. Anak sampun masan nganggén internét ngwacén lontar, Ipun kantun pating sabsab sanunggil ngwacén. Madaging ngunggahang daksina malih. Kocap I Kaki Dengkil kesiab pisan ngwacén silih sinunggil gagelaran Sang Tedung Jagaté sané kabaos mretawarsabrata. Naler kocap sané kabaos mretawarsabratané punika kasengguh mangda Ida Sang Tedung matingkah sakadi sabehé sané nénten mabina-binaan nyiramang toya ring jagaté. Mangda nénten mabinabinaan mapica kasujahteraan ring warginé makasami. Sakadi sabehé sané nedunang toya. Nénten ké wantah lebihan jagi ngawinang sangsara? Wantah kakirangan naler jagi ngawinang ngepah? Sané patut asapunapi? I Kaki Dengkil iteh mamarna indik gagelaran Sang Angawaraté punika. Manahanga, durung wénten Sang Angawarat sané prasida ngetisang toya mangda tegep ngawinang makasami rata wargi Tepisiringé marasa tegep polih merta. Polih tirta amerta sangkaning kawicaksanaan Sang Angawaraté. “Ngudiang ento papak rambang? Lén suba makejang jani apang kena pajeg, jani buin pajeg montoré menék telung atus presén. Ané maluan pajeg tanahé menék masé telung atus presén. Uling dagang rujak kanti sodagar gedé makejang kena pajeg. Koné pajegé ento lakar anggon nyukertaang jagat! Pamuputné tukang pajegé enu dogén nyidaang ngalamit pajeg! Kénkén ené? Buin pidan Sang Angawaraté lakar nuunang sabeh cara ujané tan mabina-bina?” Lantang mlémad grémonan I Kaki Dengkilé asapunika. Mangkin sampun nyansan ngwengiang. I Kaki Dengkil kantun blangsah nénten mrasidayang masaré. Ngamanahang patutnyanné asapunapi sané kasengguh mretawarsabrata. Sapunapi micayang mreta salantang warsané jagi rauh. Minab té asapunika tetueknyané. Kawanten sané kantun manahanga antuk I Kaki Dengkil indik cukuan mretané sané kapica. Wantah manahang nénten wénten sané jagi marasa tegep mikolihang artha brana. Dagangé setata marasa kirangan polih bati. Sodagaré setata kirang akéh maadolan. Pagawéné marasa kirangan polih gajih. Danéswarané marasa kirangan polih korupsi. Sang Angawaraté? Marasa kirang polih pangargan! Napi malih? Sampun asapunika pican Ida Bhatarané? Dawegé ayamé makruyuk ping pisan, I Kaki Dengkil wawu éling. “Kamula uripé agayung camplung. Mretawarsabratané sujatiné maartos apang dané ané maan panugrahan nedungin jagat apang éling micaang mreta salantang warsa sategepnyané tekén warginé. Waluya mantes agayung camplungé!” I Kaki Dengkil ngrambang asapunika sambilanga naanang kiap paningalané. “Lamun énté dot pesan dadi gubernur, ané madan mretawarsabratané ento malu tincapang! Da nyen kondén apa-apa suba nagih dadi Sang Angawarat. Mara kapalih dadi dépéér dogén suba gedé sirahé. Tusing inget apa anggon mandrékin warginé apang mamalih déwéké ipidan?” Polih kamanten I Kaki Dengkil masesimbing. Nénten uning sapisira sané kasimbingin. (Jelantik)

Engsek Gedé Aries Pidrawan DI SMA Panca Pandawa tiang magaé, dadi guru. Ajak a k ut us t i ang s abar engan nyelepang lamaran ditu, pitung tiban ané suba liwat. Makejang katerima. Nanging lacur, disubané dis sértifikasi adan tiangé dogén ané tusing nyidaang marengin pelatihan sértifikasi. Mula lacur idupé. Jani, makejang timpalé ento suba ngasanin pis sértifikasi. Ngidaang ia glindang-glindeng, malali-lali ngajak kaluwargané muah tunangané. Dini, tiang nu tetep ngetuh tusing maan apa. Inget unduké ento, pepes tiang marasa engsek, inget tekén paukudan ané nasibé jelék buka lék-lék. Unduk nasib tiangé ané jelék ento, liu timpalé nuturin apang tiang tusing putus asa, apang tiang tetep ngantiang kesempatan di disé buin ade tés sértifikasi. Tiang demen sawiréh timpalé nu pada rungu ngajak tiang. Ané makada tiang tusing putus asa sawireh Pak Gedé, keto tiang sesai nyambat, pinaka Wakasék Kurikulum ditu, sesai masih

maang tiang motivasi apang tiang tetep berpréstasi. “Sing perlu ngantiang sértifikasi apang kasambat guru profésional Tu,” keto Pak Gedé ngomong ritatkala ngatehang tiang nyemak piala ka Unud dugasé tiang maan juara satu nyurat ésai. “Guru profesional ento tuah kabuktiang baan teleb ngajain lan ngelah prestasi. Sertifikat ento dadi gaé. Liunang gen ngalih channel, sinah suba lulus. Gedénang buin pipisné, sinah enggal lulusné. Timpal Bapaké dugas ené maan telpon uli panitia sertifikasi apang nyerahang pipis dasa juta, mara ngidaang lulus,” kéto Pak Gedé buin nglantur. Tiang teleb ningehang sambilang tiang malik-malikang piagam penghargaan ané tonden misi adan. Nuturang unduk Pak Gedé, tiang saja-saja salut. Yadiastun di rapat-rapat tiang pepes maadu pendapat, nanging ia tusing ja taén sebet. Ia tetep maang tiang motivasi lan arah-arah ritatkala tiang

13

nepukin jalan buntu. Taén tiang ieg gedé ajak Pak Gedé di rapaté. Dugas ento rapat nuturang indik dana BOS sané liu masisa. Bapak Kepala Sekolah nyatuayang dana BOS-é enu masisa buin 60 juta. Guru-guruné katantangin ngaé proposal ngadakang kegiatan. Tiang sumringah. Paling simalu tiang menékang lima, “ Bapak Kepala Sekolah, Titiang jagi nglaksanayang workshop cerpén, jagi ngundang pembicara nasional,” keto tiang ngajuang usul. Suba tiang ngelah catetan prabéa. “Yéning rékarékaang titiang, minabang limolas juta jagi telas Pak.” Dugas ento, Pak Gedé nyautin, “Sapuniki Pak Kepala Sekolah. Yéning jagi nglaksanayang workshop ngantos ngundang pembicara ring sisi, minabang tiang nika pinaka cihna guru iraga ten teleb ngajain iriki, santukan murda workshop-é punika wantah ajah-ajahan guruné driki. Murda workshop-é: nyurat cerpén. Cerpen nika sampun kaajahin olih guru Basa Indonesia lan Basa Bali driki. Yéning titiang, usul niki nénten ja becik kalaksanayang.” Tiang makesyab mireng usul Pak Gedé. Mirib tiang sané kasindir, sawiréh tiang sané ngajain basa Bali. Di kapahkapahé, disagété Putu Budi, guru Bahasa Indonesisané tusing masuk, bisa-bisa tiang sané nyelepin apang muridé tusing uyut. Baan kakedeng elek, tiang buin masaut, “Pak Kepala Sekolah, ngundang pembicara saking dura désa mangda siswa iraga driki polih pengalaman nyurat cerpén langsung saking sastrawan sané samput tersohor Pak.” Buka i dongkang nepukin capung, konden pragat baan nambunang munyi lakar buin ngomong, Pak Gedé suba malunan mamunyi sada bangras. “Yén kéto, Putu dadi pembicarané. Kone Putu suba dadi sastrawan tersohor, liu ngelah buku, liu tulisané kamuat di koran. To ngudiang ngalih pembicara uli joh ngantos nelahang pipis molas juta. Dum pipisé ento, ngidaang timpal-timpalé makinyukan.” Buin makleteg bayuné. Jengah rasayang tiang. Kakedeng baan jengah, bani dadinné tiang nglanturang ngomong, “Pak Kepala Sekolah, program sané dumun-dumun tuah program maseneng-seneng kémanten Pak. Lomba tarik tambang, nyuun soksokan, nylepang paku ka botol, lari klereng, usan punika magibung ring ruang guru. Puput. Nunas mangda Bapak Kepala Sekolah minehin. Napi unteng program-é punika? Napi sané prasida kaplajahin ring pro-

gram punika? Buina, prabéané akéh pisan. Duk kegiatan sané sampun lintang, kegiatané punika nelasang prabéa petang dasa juta. Kija manten pamargin jinahé sané akéh nika? Yéning pineh-pinehin titiang, numbas tali tambang, soksokan, guli, lan besi paku nénten ngantos nelasang prabéa kadi punika.” Magejeran asaang tiang pajalan rapaté dugasé ento. Tingalin tiang muan Pak Gedé barak biing. Timpal-timpalé pada pakrimik, ngoraang tiang bes bani. Pamuputné, rapaté ento tusing ngasilang pamuput. Pamuputné kegiatané patuh buka ané pidan-pidan. Pamuputné, patuh masi prabéané liu sajan. Yadiastun tiang pepes maiegan munyi di nujuné rapat, tiang salut tekén Pak Gedé. Ia bisa ngejang awak. Risedek rapat, saja tiang ngajak Pak Gedé buka musuh keliliran, saling sautin, saling bangrasin. Nanging, biuta di rapat tusing ngantos ngawinang biuta di sisi. Di sisi iraga matimpal leket, yadiastun ia Wakasek tiang guru biasa. Yén ada anak matakon tokoh idola, bisa Pak Gedé sané sambatang tiang. Baan tresnanné Pak Gedé kapining tiang, Ia sesai nyak ningeh keluh kesah tiangé. Nyak masi ia maang tiang piteket-piteket lan penyemangat. Dinujuné tiang ngelah tulisan, satonden tiang kirim ka koran, Pak Gedé sané baang tiang paling simalu maca. Yadiastun ia guru Matematika, ia ngelah masi panawang encén tulisan berbobot lan murahan. Miribang S2-né ané makada. Sujatiné, ngidaang tiang buka jani, guru berpréstasi kaadanin tuah ulian Pak Gedé. Ada informasi lomba PTK, bisa ngedas lemengé ia nelpun tiang, ngorain tiang nyiapang awak marengin lombané ento. Kéto masi lomba-lomba elénan. Di nuju tiang tusing ngelah melin bénsin, bisa ia mesuang pis padidi ngamaang tiang apang ngidaang tiang majalan ka tongosé lomba. Yén tongos lombané joh, ban sayangné Pak Gedé tekéning tiang, bisa ia sané ngatehang baan mobilné. *** Ruang guru semengan suba mabyayuhan. Kadén tiang ada kerauhan sawireh ibi lan puan, tumbén ada kerauhan massal di sekolah negeriné ba daja. “Ada apa Luh?” Tiang matakon tekén Luh Sri. “Daftar guru ané nrima tunjangan daerahé suba pesu Beli,” kéto saut Luh Sri masemu girang. Mirib adanné ada

di daftaré ento. Kendel pesan bayun tiangé sawireh pis tunjangané liu. Liunné duang juta. Pesunné nelung bulan cepok. Yén tiang maan, ngidaang tiang nambunang lakar meli laptop. Meli laptop mula pangaptin tiangé uli pidan. Nulis nganggon kertas pindo gaé. Suud nulis buin nyalin ka komputeré. Apabuin jani ongkos ngréntal komputér suba ngamaelang. Tiang magegéson maekin timpal-timpalé, bareng nolih daftar sané matempel di tripléké. Kondén bakat daftaré ento baca tiang, Pak Gedé saget majujuk di samping tiangé. “Eda bareng masuuk Tu. Né pangumumané.” Sambil nyerahang kertas. “Sakewale lacur Tu. Buin adan Putuné tusing menek di daftaré ento.” “Dados kénten Pak Gedé, dumun berkas-berkasé sampun lengkapin tiang.” “Bapak sing ngidaang ngomong apa Tu. Keputusané di daérah. Eda ento sangetangé, mirib tusing rejekin Putuné. Yadiastun tusing dini Putu maan rejeki, sinah di tongos lén rejekin Putuné numpuk.” “Nggih, suksma Pak Gedé.” Tiang anggut-anggut mirengang Pak Gedé nuturin. Pak Gedé lantas magedi. Iseng tiang ngubit-ngubitin pangumumané ento. Makejang adan guru-guruné menék. Ngantos guru ané mara macelep i telun masih ada adanné. Nah, tusing kenapa, mula tusing rejekin tiangé dini buka munyinné Pak Gedé. Menek tiang ka lantai dua ngojog ruangané Pak Gedé lakar nguliang daftaré ento. Ruangané sepi, Pak Gedé tusing ade ditu. Inget tiang pangumunané ené penting sajan, bukak tiang lemarinné lakar ngejang berkas ditu. Tiang paling sawireh berkas di lemariné liu, buin sada mabrarakan. Jejehné, yén pejang ditu sinah daftaré ené bisa macelep di berkas ané lénan. Pintih-pintihang tiang berkasé ento. Buka nepukin leak, makesyor bayun tiangé. Tepukin tiang makejang map berkas tiangé matumpuk ditu: berkas impassing, sértifikasi, lan tunjangan daérah. Di kulit mapé ento baca tiang tulisan “Pantet polonné tusing maan-maan impassing, tusing ngidaang sértifikasi. Bas mabet dueg, bas mabet kritis. Inget tiang tekén munyinné Pak Gédé ané manis ngulangunin. Tiang prajani engsek. Engsek maimbuh seneb. -0-

Saking Langit Bali

Aswamédha Parwa

Atma sané Mautama

Saraswati

Olih : I K. Satria, S.Ag SANÉ mangkin kalanturang piteketé indik kautaman manah mangda prasida setata leket sajeroning manah sané kabaosang luhur. Sami pangrékan indriané pacang kekasorang sangkaning patut ring pikayunan. Sané kabaosang iwang patuté puniki boya sangkaning sané wénten ring sekala, sakémaon sami sané wénten wantah lawat sané pateh sakadi ring pawayangan. Kantun wénten sané saja sujati punika kawiyaktiannyané. Kawéntenané punika sampun lempas ring sekancaning suka kalawan duka ring jagaté, tur kaebek sangkaning pangwasa Ida Hyang Brahma. Ngruruh sané sujati sané kabaosang ngruruh kasujatian sané tanpa ceda. Sang sané sampun maraga wicaksana pacang setata mautsaha ngeret sekancaning indria sané ngawinang prasida degdeg ring padéwékan. Sangkaning pangwesan indriané punika sané ngawinang kahuripané setata ngruruh momo sané sampun kasobyahang ring jagaté kabaosang nénten becik. Yéning imbayang kawéntenané punika pacang dados sakadi I Kurma sané ngedeng sekancaning tangan miwah kaki nuju ring angga sarirannyané. Sang wicaksana ngruruh mahardika ring sekancan indria sakemaon setata ngamolihang kasukan sané sujati. Sami sekancaning pikayunan sané becik pacang kaunggahang ring pikayunannyané sakemaon nénten pisan kadagingin kawéntenannyané. Sami pikayunané sané kaon punika pacang kasor tur pacang nemu kapatutan. Sesampuné punika pacang prasida molihang kautaman ring angga saha kawéntenan jiwatma sané tanpa ceda ngwetuang kawisésan ring angga sarira nuju brahman sané sujati. Sang pawikan pacang setata ngamargiang tapa brata sané ngawinang kautaman jiwatmané punika ngancan ngautamayang ring sarirané, setata ngruruh genah sané sepi, duning ring genahé sané sepi punika pacang sida kapolihang Adhyatma, winaluya sakadi agni sané setata ngagengang yéning sampun polih minyak. Sakadi punika kautaman sang maraga wicaksana. Sané nguripin jagaté puniki pacang medal dados sunar sané terang pisan, ngawinang sami pacang sida kajantenang. Sang wicaksana sampun prasida ngamanggihin jagaté puniki ring angga sarirannyané sané kapanggihin antuk jnana sané mautama. Dané pacang prasida ngunggahang nuju genah sané suci, kawéntenané punika sangkaning angga sarirannyané sampun prasida nuju sunar sané galang ngantos nénten prasida malih pacang nemuang sengsara ring jagaté. Sujatiné sariran i manusa sampun madué sunar sané becik saha mautama, taler sampun madué toya ring sarirané sané marupa rah, punika taler sampun madué pertiwi sané ngawinang wénten galih miwah wénten bayu sangkaning prasida maurip. Sané tiosan taler wénten akasa sané marupa suara miwah. Kawéntenané punika sami pacang nemu kadukan miwah panyungkan baya

sané ngwetuang kasor kawéntenan manusané sangkaning sakit. Sujatiné sané lelima punika sané prasida keni pikobet sané ngwetuang kasor sariran manusané, madué asia lawangan miwah kekalih dewata sané ngwesa inggih punika Siwa miwah Iswara. Stula sarirané punika kaliputin olih sekancaning indria sané ngwetuang suksma sarirané taler kaiket sahananing indria. Stula sarirané punika mawit saking tetiga sané ngwetuang kahuripan inggih punika bayu miwah kekalih toya sané ening inggih punika empedu miwah limpa. Stula sarirané punika sané setata neket ring sekancaning sané nénten becik ring jagaté, ngawinang leteh miwah kasor kapatutané. Stula sarirané sané nyihnayang manusané maurip iriki ring jagaté, punika mawinan dahat méweh pisan ngasorang, lianan ring punika dahat banget kawéntenannyané neket ring sarirané. Stula sarirané punika sané ngawinang kahuripané memargi saha sakadi pedati, mlincer sangkaning utpati, stiti miwah pralina utawi embas, maurip, miwah mawali padem. Punika sané ngawinang stula sarirané kabaosang pinaka samudra sané akéh madaging wayangan sané nénten patut pisan margiang, wayangané punika sané ngawinang manusané lali ring kautaman dados manusa. Patut kauningin indik jagaté puniki, wantah pinaka sariran manusa sané nyegjegang, yéning kadasarin antuk kapatutan, pacang prasida ngawinang becik, sakémon yéning sarirané nénten becik wantah pacang nemu kaon. Majalaran antuk utsaha sané ngejohin sekancaning malané, ngeret indriané sané mautama pacang prasida nglepas pangwesan indria nuju genah suci ring angga sarira. Jadma sané prasida ngamel Sang Hyang Agama, sang setata pageh ngelarang tapa brata miwah samadhi, wantah sané pacang molihang genah mautama ring Siwa Loka. Sang sané sakadi asapunika pacang prasida nguningin kapatutan sané mautama tur pageh pacang ngruruh antuk tapa bratané utama. Dané pacang ngunggahang kawéntenan Widhi ring angga sarirané malarapan antuk semadhi, jiwa premanannyané pacang nyusup ring sekancaning mauripé. Sané sakadi asapunika sampun kaloktah kabaosang sakadi Bhatara Wisnu, Bhatara Mitra miwah Bhatara Baruna, Bhatara Agni miwah Prajapati. Ida punika sané ngwetuang saha ngupapira kawéntenan jagaté puniki. Ida pinaka tresna sané ngaksiang sekancaning kahuripan ring jagaté. Ring angga sariranidané sampun nunggal jiwatman sané mautama. Ida sampun nunggal majeng ring kasuciané sané paripurna. Ida pinaka tetujon brata para brahmana sané setata ngutamayang kapatutan miwah kawicaksanané. Ida sané maha sampurna setata kapuja olih para brahmana sané mautama iriki ring jagaté. (Puput)

Sastra dahating mautama Anggén sesuluh lan pangweruh Rikala ngamargiang swadharma Agama patut pikukuhin setata Subhakti pinaka cihna rasa sradha Widya kasujatian sang jnana Awidya sané ngawinang sengsara Tincapang pangweruh dados manusa Irika ring raina Saraswati ngaturang puja I Nyoman Agus Sudipta

Prabasta Pasupati Yaning sayuwakti Wantah subakti Pinaka bukti Masastra kawi Mabusana sakti Malaksana suci Prabasta kasidi Kasupat pasupati Nyapa tan kadi Durus mamargi Marurub agni Titiang manepi Nilarwati


Kruna

14 Dék Cupu

Cerakén Lengkara Punggelan geguritan puniki kaanggén ngulati basa lan aksara Bali. Kapunggel saking Geguritan Cokli sané kakawi olih Djelantik Santha. Kaolah antuk : Pangremba Bali Orti

puupu;du(m, Pupuh Durma 7.helonÀelon/, Alon-alon, \ur;sib)tnÂ\ê*, Ngurah Sibetan nangiang, \)lutßdêenrmæ&, ngelut madiané ramping, du;hdihelon*, duh Adi alonang, kyuendumunÓ)gÓ)g*, kayuné dumun tegtegang, b)lizdêmnnÑnin/, Beli nyadia manandanin, ky*kw)ks/, kayang kawekas, nuhutÓitihuglÀgil/. nuut titi ugal-agil.

Galungan Cina

Yusa Nénten Mialangin Makarya DÉSA Nagesepaha, Kabupatén Buléléng nénten wantah kasub antuk pengrajin wayang kaca miwah wayang kulit, pengrajin saab, makudangkudang kasenian kémanten. Ring désa inucap taler ngembasang sinunggil penyanyi Pop Bali. Malajah lan terus malajah, punika parikrama sané nerus kalaksanayang miwah kagemel olih penyanyi anyar Pop Bali sané ketah kasambat Dék Cupu. Yadiastun yusannyané sané sampun nénten wimuda malih, nénten ngreredang semangatnyané sareng makipu g war ring blantika musik Pop Bali. Ring warnggané sa 2016 sané wawu lintang, anggané a sané ngamedalang single kapertama ng Luh mamurda “Susu Putih” duet sareng Juli. Karyannyané ngamolihang panaending mpén becik saking pangonéng gending wéntePop Bali. Antuk asapunika kawénteg raga nannyané, Dék Cupu nyantenang nyané malih ngamedalang single anyarnyané ring pangawit warsa anyar 2017 antuk murda “Puas”. andeSingle “Puas” kantun ngandelang Andika pinaka pangripta miwah entt mi Dék Artha sané pinaka aransement mi-wah dados vokal director-nyané mangda ngamolihang asil karya sané becik. nten Dék Cupu maosang, makarya nénten on, ja mentingang yusa kémahon, né pikayunan utawi kateleban sané né pinih mautama. Dasar punika sané etukapungkurnyané prasida ngameturasida ang pikayunan anyar sané prasida ngwetuang asil karya anyar. an “Astungkara tiang seneng pisan da ring pangawit warsa puniki prasida ng ngamedalang single sané kaping nikalih puniki. Antuk single puniing ki tiang prasida muktiang yéning karya. yusa nénten ngwatesin iraga makarya. Single puniki kantun serahang tiang ta mimajeng Andika pinaka pangripta ement wah Dék Artha pinaka aransement ector ” sapisanan pinaka vokal director,”

baos Dék Cupu sané teleb pisan ring kasenian bondrés puniki. Single kaping kalih Dék Cupu puniki mangkin sampun ngawit kaédarang ring radio-radio miwah sampun prasida ka-request. Majalaran single kaping kalih sané mamurda “Puas”, pangaptinnyané pateh sakadi musisi Bali tiosan, asil karyannyané prasida katerima miwah prasida ngibur krama utawi anak tiosan. “Gending puniki sampun prasida ka-request ring radio-radio. Tiang ngaptiang single puniki prasida katerima becik sakadi singlee tiangé sané kapertama sané mamurda “Susu Putih”. Punika wantah pangapti sané manut titiang samian penyanyi ngaptiang karyanyané prasida becik katerima olih krama tiosan,” baos guru Bahasa Inggris puniki nguntatin. (ama) a

Isin Gumi

Gung Surya, Lovina Wéntennyané krama sané ngamolihang

KIS sampun padem minab tiang pendataan ring tingkat désa kirang becik miwah akurat. Mawinan patut kawawanin malih nglaksanayang pendataan, napi malih kantun wénten sisa kuota sané mawali. Tiosan punika kartu KIS banget kabuatang krama pinaka pagentos kartu JKBM. Kaki Dukuh, Seririt Tunas titiang majeng aparat ring désa-désa mangda yakti sumeken ri kala ngalaksanayang pendataan kramanyané. Mangda yukti kauningin warga sané sampun padem, sané sampun pindah, utawi sampun madué kartu. Yuktiné kantun akéh krama sané ngaptiang mangda prasida ngamolihang Kartu Indonésia Séhat (KIS) sané banget mawiguna ri kala krama nedeng sungkan.

WARSA anyar Imlék (im= pananggalan, lék = bulan), sané kabaos taler Chung Cien, kawit kauningin kahanannyané daweg Treh/Dinasti Xia ring Tiongkok, raris kabakta lan kasobyahang ka sagenah-genah jagat olih para sodagar Cina, kumantos taler rauh ring Indonesia. Ring Indonesia, katattwan warsa anyar Imlék rahat panjang, ngawit Orde Lama kantos Orde Réformasi mangkin. Antuk katah lan sué kawéntenan wong Cina ring Indonesia sat sampun kadi manyama tunggalan, mawinan Presidén Soekarno majalaran Keputusan Presiden No. 2/OEM/1946 netepang patpat rerainan ageng Tionghoa sané wenang kapakélingan ring Indonésia inggih punika: warsa anyar Imlék, Céng Béng, embasnyané Kong Hu Cu, lan pademnyané Kong Hu Cu. Warsa 1968--1999 duk Orde Baru, Imlék nénten kadadosang kapakélingan jroning pakraman ring Indonésia majalaran Intruksi Presidén Suharto Nomer 14/l967. Ring Orde Réformasi, Presidén Gus Dur majalaran Keputusan Presidén No. 19/2001 tanggal 9 April, warsa anyar Imlék katetepang raina libur fakultatif. Wawu ngawit warsa 2003 olih Presidén Mégawati Soekarno Putri katetepang pinaka raina libur nasional. Mangkin élah antuk nonton kaluihlemuhan lan kalengutan tontonan barongsai, bilih-bilih nuju Imlék. Galungan Cina. Imlék ring Bali, pamekas désa-pradésa sané katah wénten wargi Cina sakadi Sukawati, Blahbatuh (Gianyar) lan Lampu (Bangli), warsa anyar Imlék sering kabaos Galungan Cina. Minab duké riin durung lumrah kruna Imlék punika ring Bali. Samaliha ketah krama Baliné yéning wénten pidabdab masib ring kahanan

parikrama ring Bali, wastannyané kapatehang kémanten sakadi sané ketah ring Bali. Punika mawinan raina raméramé sané kalaksanayang olih wong Cina, masib sareng raméramé ring Bali nuju Galungan, raris Imlék kawastanin Galungan Cina, mangda élah antuk maosang lan ngincepang. Nuju Galungan ring Bali, sameton Bali ngejotin nyama Cina. Nuju Galungan Cina, nyama Cina ngwales ngejot ring sameton Bali. Parikrama majot-jotan pantaraning nyama Bali-Cina, mangkin sampun arang, méhméh sampun tan wénten malih. Napi malih majotan ring nyama Cina, majot-jotan pantaraning nyama Bali kémanten nénten wénten malih. Bina kayéng dangu. Aab jagaté mangkin sampun tios. Riin kabaos masyarakat agraris, wastu katah galah mélah-élahan wusan manyi ring sawah. Mangkin kabaos masyarakat industri, sat sami sakadi mauber-uberan ring galah, tan wénten selah galah katah ngaryanin jot-jotan. Samaliha mangkin bantas ajeng-ajengan saraina-raina wénten kémanten uleh-ulehan. Dangu, sat sami nyantosang jot-jotan pisaga, doning kapah manggihin ajengajengan luih makadi nasi tulén, lawar, komoh, orét, urutan, srapah, saté, miwah sekancannyané. Mangkin sat sampun ngraina ngajengan luih-luih, antuk akéh anaké madolan, tur uleh-ulehan pakaryané nénten ja méweh yéning jati-jati jemet mautsaha. Raksasa Nian Duké riin ring Tiongkok wénten raksasa oneng mangsa jadma mawasta Raksasa Nian. Sabilang warginé muponin tetanduran ring sawah tegal, Raksasa Nian tedun sakéng bangkiang gunungé, sahasa mamangsa sami pikolih pamupun warga, mamangsa sarwa buron ubuh-ubuhan wargi,

lan taler mamangsa jadma. Punika mawinan katuju galah muponin pikolih tetanduran, warginé ngenahang tetedan ring arep lebuh/angkul-angkul mangda punika kamangsa olih Raksasa Nian, lamakana nénten mangsa beburonan lan jadma. Sedek raina anu, Raksasa Nian malaib kalapu-lapu kajejeh-jejeh ri kala ipun ngaton anak alit maklambi majalér barak. Kala irika wargi sami raris uning yéning Raksasa Nian takut ring asing-asing sané mawarni barak ngékék. Punika mawinan raris nyabran warsa anyar Imlék, wargi ngantungang sémbé lan lampion ias-iasan gulungan-gulungan kertas mawarni barak, anggén nyejeh-nyejehin Raksasa Nian. Pamuput Raksasa Nian kaejuk olih Pandita Tao mawasta Hong Jun Laozu kadadosang palinggihannyané, wastu nénten malih i raksasa ngapak-apak, ngipik-ipik mamati-mati. Doning I Raksasa Nian sampun ten ngadug-adug malih, mawinan nyabran warsa anyar Imlék nyama Cina pamekas, setata nguncarang Gong Xi Fa Cai (dumugi mangguh karahajengan lan ébeking pikolih). Wénten pepitu parikramaning wang Cina rikanjekan rerainan Imklék inggih punika: maresikresik paumahan pinaka simbul ngicalang kaletehan, maiasiasan antuk warni barak anggén mijejehin Raksasa Nian, nyayagayang angpao (ang = barak, pao = bungkusan), nyayagayang dedaaran pinaka cihna pasametonan, ngenyit-ngenyutang kembang api pinaka cihna ramianikang pepéstayan, nénten kadadosang madingang ulam ritatkala madaar pinaka cihna ngeret indria, lan masima krama ring sameton lan kulawarga sami pinaka simbul paras-paros sarpana ya. GONG XI FA CAI. CIE SOU. (I Made Suarsa)

Kruna

Ring Buléléng, Panyiuan Kartu Indonésia Séhat (KIS) Kawaliang KARTU Indonésia Séhat (KIS) sané kapolihang krama makéh sané kawaliang. Ring Kabupatén Buléléng, pendistribusian KIS bulané puniki sampun puput kalaksanayang pemkab nglintang Dinas Sosial. Sakémahon, panyiuan KIS kawaliang. Kepala Dinas Sosial, Gede Komang, wawu puniki nguningayang pendistribusian KIS sampun kalaksanayang ngawit tanggal 1 Januari 2017. Kartu sané kacétak kantos 86.258. Sakémahon madasar laporan saking petugas, wénten 8.632 kartu sané kawaliang santukan sané patut nerima sampun padem, sampun pindah alamat, miwah sampun madué KIS. Parindikan punika kabligbagang ring sajeroning acara Isin Gumi Radio Singaraja FM 92,0 Mhz raina Anggara, 17 Januari 2017 lintang.

Redité Paing, 22 Januari 2017

Gung De, Jl. Ngurah Rai Singaraja Keséhatan pinaka parindikan sané maji pisan ring kahuripan puniki. Mawinan wéntennyné program Kartu Indonésia Séhat (KIS) kaerasayang banget ngwantu para krama napi malih sané kawéntenannyané tuara. Aparat tunas titiang ri kala ngamargiang pendataan mangda yakti tedun langsung, mangda polih data sané sumeken. Putu Gama, Patemon Kantun akéh kartu KIS sané mawali, tunas titiang kuota punika kaicén majeng krama sané durung ngamolihang madasar vérifikasi sadurungnyané. Lianan punika saking Dinas Sosial mangda nyobyahang ka pakraman, napimalih krama sané sadurungnyané madué JKBM napiké otomatis kagentosin dados KIS. (ama)

BASA BALI

AKSARA BALI

1.

ayub

1.

hyub/,

1. basah

2.

baag

2.

bhg/,

2. merah

3.

babak

3.

bbk/,

3. lecet

4.

bangkig

4.

b\Ðig/,

4. kurus sekali

5.

bentet

5.

b)nÓ)t/,

5. lengkap

6.

bentir

6.

b)nÓ^,

6. kerdil, cebol

7.

cabar

7.

cb(,

7. gegabah

8.

cabcab

8.

cbÇb/,

8. sebut acak

9.

cacar

9.

cc(,

9. bagikan

10.

cg$,

10. handal

10. cager

BAHASA INDONÉSIA


15

Minggu Paing, 22 Januari 2017

Alir Air, Alur Hidup z Tak Terempang, Tak Tertampung

AIR HIDUP itu cair, mengalir. Dengan cair dan mengalir, maka air menjadi hidup. Begitu air diam, didiamkan, apalagi beku, membeku, maka air pun sontak menjadi “mati”. Air Hidup yang mengalir dan terus mengalir itu dinamakan ber-mana, memiliki daya hidup, sehingga sanggup menghidupkan dan menghidupi setiap yang dialirinya, diresapinya. Daya Hidup yang terus mengalir menghidupkan dan menghidupi itu oleh tradisi dinamakan malanting, saraswati, juga gangga. AIR SARASWATI-GANGGA yang terus mengalir, mengalir, dan mengalir bisa saja diempang, dibendung, bahkan ditampung. Namun sedalam-dalam dan seluas-luas daya penampung, bila Air yang mengalir, mengalir, dan terus mengalir tiada disediakan celah untuk mengalir atau dialirkan, maka Air akan mencari jalannya sendiri untuk mengalir, mengalir, dan terus mengalir. Bahkan samudra raya yang luas dan dalam pun tak kuasa mengempang maupun menampung Air yang mengalir, mengalir, terus mengalir. SAMUDRA RAYA tak punya pilihan lain selain mengalirkan dan terus mengalirkan perjalanan sang Air. Dengan bantuan panas dan sinar Matahari, Air

pun dialirkan oleh Mahaibu Samudra Raya lewat penguapan, hingga menjadi gumpalan mendung, lalu turun menjadi hujan. Berupa Air kembali untuk kemudian mengalir, mengalir, dan terus mengalir lagi. Begitu terus berulang dalam siklus abadi kosmik: mengalir, mengalir, dan terus mengalir. Air Hidup yang mengalir dan terus mengalir itu dinamakan ber-mana, memiliki daya hidup, sehingga sanggup menghidupkan dan menghidupi setiap yang dialirinya, diresapinya. HIDUP ITU JUGA laksana Air: cair, mengalir, mengalir dan terus mengalir. Tiada terbendung, apalagi terputuskan. Para bijak tradisi kehidupan menuturkan, bahkan kematian pun sejatinya tak dapat membendung Hidup. Karena Hidup terus berlangsung di luar kehidupan ini, untuk kemudian menempuh perjalanan lebih panjang, mungkin memasuki kehidupan ini lagi dengan baju tubuh baru. Sebagaimana Air mengalir tak mudah baginya kembali ke titik awal mula keberangkatannya, Hidup pun tak mudah menyusuri alur-alur dalam kehidupannya semula. Apalagi hendak kembali ke Titik Awal Mula Muasalnya yang Mahajernih Mahabening Mahamurni. z deprabas

zNGAMPOENG SENI, Pertama 27 Januari 2017 Jumat PAING, pukul 19.00 WITA di JKP-109 Ulang tahun Putri Suastini, kita manfaatkan Pemanasan 229 Tahun DENPASAR 27 Februari 2017 dengan SAJAK SAJAK DENDANG DENPASAR DAN NYIUR SANUR

zLaga gala Promosi 2017 Menantang KREATIVITAS Sembilan (9) Prosa plus Sembilan (9) Sajak sertakan foto/pas poto SANTAI plus Biografi singkat (lihat Putu Gede Pradipta – Apre BPM 18 Desember 2016 JIKA MEMBACA geguritan Burayut akan timbul sebuah pertanyaan. Mengapa perempuan Burayut bias mendidik dan membesarkan anak-anaknya yang delapan belas orang itu? Sedangkan nama-nama Bali saja empat (Gede, Made, Nyoman, dan Ketut). Bahkan sekarang semakin berkurang karena KB berhasil di Bali (Nyoman dan Ketut) mulai tidak muncul lagi. Perempuan Burayut bisa menata kehidupan keluarganya tentu dengan beragam tantangan yang harus

Deus de Amor: Nyanyian Awan

Adakah engkau melihat awan yang dibawa angin dan gunung ke pantai? bergelombang hitam putih membungkus bumi dapatkah engkau menahannya? Adakah engkau melihat air yang dibawa matahari dari bumi ke langit? berfatamorgana di antara benang cahaya dapatkan engkau membelokannya?

dimenangkan olehnya agar bisa menghidupi anak-anaknya. Delapan belas anak yang dilahirkan oleh perempuan burayut. Luar biasa. Jika dilihat dari ukuran sekarang ini. Betapa ramainya keluarga Burayut. Jika dibentang di dalam sebuah lingkaran (windu) dibuat garis tegak lurus, mendatar, dan menyilang sepertinya setiap sudut rumah akan berdiri anak-anak Burayut. KEDELAPAN BELAS itu bisa meraih kesuksesan dalam meraih cita-cita. Dan mengapa pengarang memilih angka delapan belas? Apakah ini ada kaitannya dengan delapan belas huruf Bali (a, Na, Ca, Ra, Ka, Da, Ta, Sa, Wa, La, Ma, Ga, Nga, Pa , Ja. Ya, Nya). Apakah ada juga Nawa Sangar. Nawa bermakna Sembilan, sanga bermakna Sembilan jika dijumlahkan juga berangka delapan belas (1+ 8 = 9). Angka tertinggi. Hebatnya pengarang Bali memberikan ruang untuk berkontemplasi. JIKA MELIHAT dari ungkapan di atas, wajarlah dikatakan bahwa kisah Dadong Burayut sebagai sebuah simbol kesuburan. Kesuburan tidak hanya secara material, juga kesuburan spiritual. Dadong Burayut memberikan kemungkinan bahwa anakanak yang dididik dengan kasih sayang akan melahirkan sebuah kebahagiaan bagi orang tuanya. Dadong Burayut Candidasa memberikan ruang kesuburan itu. Yang berada di

Tiga (3) Sajak

zHerry Wijaya Manado – Klungkung PP

Adakah engkau melihat angin Deus de Amor: yang dibawa waktu Nyanyian Lembayung dari samudera ke benua? berderap bagai prajurit Matamu telaga menuju perang berpayung lembayung dapatkah engkau menghentikannya? padanya berkeriapan segala jiwa kibar rambutmu gerai Adakah engkau melihat haru aroma hutan sawit yang dibawa elang padanya bermekaran dari karang ke sangkar? segala mimpi mimpi ranum. nerderai di ngarai menyusur lekuk-lekuk bukit Palung pipitmu oase bening berbual dapatkah engkau mendiamkannya? padanya kirbat pengembara merendam rindu Adakah engkau melihat luka jari jarimu manisan barisan kurma yang dibawa airmata padanya anak-anak dan duka ke derita? berdendang kesukaan. berkeriapan dalam relung doa-doa sunyi Tutur katamu anak sungai melintas dapatkah engkau padanya berkemah menyembunyikannya? segala satwa liar. hatimu semesta kekal Adakah engkau melihat jiwa padanya berpada ada dan tiada. yang dibawa maut hatiku adalah hari harimu dari negeri ke ngeri Kautenun benangku beringas menikam ruang dan waktu di segala kemelut musim dapatkah engkau mencegahnya? kusut fajar dan legam malam Sunyi kental, rindu berpalung Adakah engkau melihat cinta Daun daun gugur, yang dibawa hati serpih serpih waktu dari jantung ke jiwa? Sketsa sketsa liar, bersarang di sendi sendi nadi garis garis sungsang dapatkah engkau menolaknya? Di sana kurangkai jalan pulangku karena ku tahu Begitulah AKU padamu! dari mana aku berasal.

Titik: Akar Daya dan Guna Kata zLahir dari Kecerahan Kesadaran Budi

SEBAGAIMANA Air punya alirnya sendiri, Hidup pun punya alurnya sendiri. Alir Air punya asal, alur hidup pun punya muasal. Sejajar dengan penalaran ini, tradisi memahami kata-kata pun punya akarnya. Apakah akar kata-kata? “Cecek,” tutur tradisi. Varian sebutannya adalah gecek. Artinya sama: Titik. Titik itu point. Point itu substansi. Substansi itu sari-pati. Sari-pati itu inti. INTI ITU HAKIKAT. Hakikat itu kedalaman terdalam. Kedalaman terdalam itu Hidup yang menghidupkan dan menghidupi kehidupan dengan penghidupan. Hidup yang menghidupkan dan menghidupi kehidupan dengan penghidupan itu dinamakan dengan banyak nama. Saraswati itu satu di antara sebutan-Nya. Cecek atau gecek atau titik itu awal dan juga akhir setiap aksara yang disuratkan. Setiap aksara manakala disuratkan dimulai dengan titik, dan diakhiri dengan titik. Titik itu awal, sekaligus akhir. TITIK BISA BERWUJUD noktah kecil, hingga tak kelihatan, tapi titik juga dapat berwujud besar tak berhingga. Titik bisa mewujud lubang kecil, lubang sedang, hingga lubang hitam besar tak berhingga. Titik bisa berupa bola pingpong, bisa bola tenis. Titik juga bisa berupa bola sepak yang dikejar-kejar dengan sepenuh daya, kecerdasan dan kecekatan oleh para pemain sepak bola. Bukan untuk dikuasai, tidak buat dimiliki, melainkan untuk ditendang kembali hingga bisa pas tepat masuk ke ruang kosong gawang. CECEK, TITIK, itu daya energi Hidup yang menjadikan kata-kata mengalir dari pikiran ke ujung lidah, menjadi frase, kalimat, paragraf, wacana, hingga menjadi buku, bahkan kitab. Daya energi Hidup ini menjadikan kata-kata mengandung substansi makna kebenaran yang berguna memuliakan kehidupan bersama manakala dilahirkan dari kecerahan kesadaran dan kebijaksanaan budi. Kata-kata kehilangan makna dan gunanya bagi kehidupan manakala dilahirkan dari kegelapan ego, yang mau menang dan benar sendiri. Cerdas dan bijaklah dengan kata-kata yang terucap maupun tersurat. zdeprabas

Akhir Hinaan Kotor Sisupala z Menghentikan untuk Membebaskan Jiwa

LAHIR dengan keganjilan bermata tiga dan berlengan empat dari pasangan Raja Chedi, Damagosa, dengan permaisuri Srutasrawa, takdir lakon hidup Sisupala pun telah ditentukan—sedemikian tragis. Semula dia hendak dibuang oleh orangtuanya. Tapi, sabda gaib dari Hyang Embang menentukan lain: raga Sisupala yang ganjil itu bisa hilang dengan sendirinya bila dipangku oleh titisan Sri Wisnu. Dengan catatan tebal: titisan Sri Wisnu itu pula yang niscaya bakal menjadi maut Sisupala. TAKDIR ITU PUN datang menggerakkan kisah kehidupan Sisupala—tiada kuasa dielakkan. Wasudewa Krishna muda datang berkunjung melihat si bayi Sisupala. Begitu bayi ganjil itu dipangku Sri Krishna, sabda Langit terbukti dengan sendirinya: raga Sisupala sontak berubah menjadi normal. Kelebihan mata dan lengannya murca, entah ke mana. Sepatutnya pasangan Damagosa-Srutasrawa betempik girang bahagia. Namun yang terbayang justru takdir nahas Sisupala yang sedemikian terang benderang: maut Sisupala pun dipastikan berakhir di tangan titisan Sri Wisnu itu. Keniscayaan itu mendorong sang ayah, Damagosa, bersimpuh memohon-mohon supaya Sri Krishna berkenan mengampuni kepapaan dosa-dosa Sisupala. SRI KRISHNA memang memenuhi harapan Damagosa, namun tetap dengan jatah batas jelas tegas: maksimum hanya 100 kesalahan. Bila telah mencapai limit puncak 100 kesalahan, Sisupala tetap tidak mengubah perilakunya, maka saat itu pula kematiannya dipastikan. Tiada lagi jatah bonus tambahan umur ataupun diskon pengampunan. SAATNYA TIBA. Di paseban yang sedang penuh undangan terhormat guna menghadiri penobatan Yudistira sebagai Raja Diraja Hastinapura, Sisupala malah berulah onar. Suasana damai sontak berubah menjadi gaduh oleh ceracau mulut

Dadong Burayut Candidasa… zRuang Murni bagi Hati dan Jiwa

lereng bukit Candidasa, di atasnya ada pura sebagai pemujaan Siwa. Purusha-Pradana justru terwujud di Candidasa. TANDA DARI KESUBURAN ITU amat sederhana. Muncullah mata air yang memberikan kesejukan bagi setiap insan manusia. Ada yang mengatakan bahwa di alam ini (Bhuwana agung-Bhuwana alit) 80% unsurnya adalah cair. Itu artinya unsur air ada di dalammnya. Mata air yang tidak pernah kering. Itu artinya subur, jadilah sebuah ranu kecik (danau kecil) yang memancarkan keindahan dengan beragam bunga tunjung (padma). Sebuah bunga yang akarnya di

lumpur, bunganya menyembul di atas air. Lontar-lontar tutur mengatakan bahwa bunga padma adalah setana dari Sanghyang Widhi. Indah sekali. Yang lebih menggugah hati di tengah ranu kecil adalah sebuah gili. Yang jika upacara akan dibuatkan jmembatan sehingga para pemuja—Nya bias hadir di tengah-tengah gili. Gili yang dikitari dengan bunga tunjung (padma). Keharuman hati pemuja_nya dikitari dengan harumnya tunjung (padma) yang dihembuskan angin semilir. Mahaharum menunggal di tengah gili. Gili bisa juga dipersonifikasikan sebagai Purusha dan ranu sebagai pradana. Luar

Bujang Anjalai Menafsir Valmiki… zTanaman Pengganti Padi

TENTU saja menimbulkan pertanyaan, bila Anjalai (jelai) ternyata pernah menjadi nama Pulau Sumatra pada masa yang sangat kuno. Mengingat, pengetahuan kita tentang jelai sangat terbatas. Orang Melayu sendiri mungkin, hanya mengenal jelai dalam pantun lama. Misalnya, dalam mantra pelamun asal Minangkabau berikut: Anjalai satangkuak rapek Tasibak di panurunan Doa aku lalu tidak taanbek Itulah doa lamunan SEPERTI APA rupa jelai itu, di mana mendapat bibitnya, bagaimana cara mengupasnya, yakin kita, satu generasi di atas saya sudah tak paham. Apalagi dari keterangan kamus-kamus ensklopedi tanam-tanaman, jelai tampaknya bukan tipe tanaman andalan di wilayah Sumatra. Kamus alkitas menyebutkan, jelai pada zaman kuno dikonsumsi di Palesltina

Deus de Amor: Nyanyian Azali

Biarkan aku mengairimu dengan cinta azali Sekalipun dalam sepi nombak Agar laut member air mata atas ingin angin kapal layarmu Biarkan aku mengairimu dengna cinta hakiki Sekalipun dalam gelisah elang Agar kerapuhan manunggal dalam sepi waktu Atas kabut bukit sunyimu Biarkan aku mengairimu dengan cinta purba Sekalipun dalam uzur debu gurun Agar malam menyaji embun Atas lading padang pengembaraanmu Biarkan aku mengairimu dengan cinta dadu Sekalipun dalam sumbang angin Atas baying benang jiwamu Biarkan aku mengairimu dengan cinta tunggal Sekalipun dalam malang matahari Agar mata mengalirkan keabadian Atas luka duka ceritamu Biarkan aku mengairimu dengan cinta, Semua cinta sekuat cinta sehabis cinta.

untuk pangan kuda dan roti kelas dua, karena rasanya kurang seenak gandum. SINGKATNYA, jelai lebih cocok di wilayah yang tanahnya agak kurang subur atau sama sekali tidak subur gembur. Sementara Sumatra, apalagi dataran tingginya, terlalu kaya dengan humus penyubur tanah, basah oelh air dank abut dari bukit dan lembah-lembah. Sekurang-kurangnya hingga akhir tahun 1960- an lalu, pelukis Wakidi masih menyajikan Pemandangan di Mahat yang subur dan sunyi, Bukit Serelo dengan air sungai Lematang yang jernih, kehidupan Mooie Indie di Minangkabau. Tak hanya Wakidi, di kanvas para naturalis lain, terlihat kalau sawah jang sedang dibadjak… goeboeg di tengah-tengah padang padi… goenoeng jang kebiroe-biroean didjaoeh mata itu belum lagi sepenuhnya terkena limbah industri abad 20. Isu perubahan iklim pun belum menjadi wacana. Kecuali beberapa lokasi tambang mineral, tampaknya sampai tahun itu, belum banyak yang berubah pada tanah Sumatra. Dengan kata lain, petani belum perlu menanam jelai untuk menggantikan tanaman pokok padi yang bisa tumbuh di pegunungan dingin sekali pun. ITU KALAU JELAI hanya berarti jewawut, yang biasanya lebih banyak timbul di daerah tandus dan kurang air. Misalnya seperti di banyak pulau di Flores Timur saat ini, di mana sorgum tumbuh baik dan menjadi alternative pangan masyarakat. UNTUNGLAH, naskah Undang-undang Tanjung Tanmah yang diperkenalkan Uli Ko-

Panggung, Krapyak Untuk tan tsabit Ini panggung, busur lengkung Beton berlumut, pintu dan jendela Empat penjuru, enggan mengatup Di sini dulu tempat berburu Para pangeran, mentas sikap Kesabaran dari rusa dan menjangan Dan ketika berbalik punggung Abad-abad rasa sekejap, Pangeran: Ini panggung, putih jangkung Pohon sawo, buah-buah setengan matang Jatuh di halaman rumah-rumah Yang beret jadi warung. Angkringan, laundry kiloan Jadi patok baru berburu kalam Lewat sorogan dan bandongan Kitab-kitab kuning matang Tak jauh ke halaman-halaman Kekosongan, maka petiklah, O, para pecinta junjungan!

Ode Kwandang Hujan menghampar Bukit-bukit kwandang Biru terhampat lautan kwandang Biru berpijar langit kwandang Hijau cemerlang teluk kuwandang Jernih-jernir air kwandang Di atas warna-warna akrab Bumi kwandang Benteng oranye tegak menjulang Warna dari langam tak dikenal Maka kini tinggal reruntuhan hitam Menyimpan kesakitan Laut bukit teluk wandang Langit tanah air kwandang Menunggu waktu dibangkitkan!

Sisupala yang tiada henti melontarkan kebencian dan hinaan. Mulai dari Bima sebagai simbol kekuatan Hastinapura menjadi sasaran tembak kata-kata kotor Sisupala, lalu berlanjut ke sang Raja Yudistira. Hadirin geram, namun tak bisa berbuat apa, karena terikat etika sabha paseban—yang memantangkan berulah onar. MERASA MELAMBUNG setinggi langit karena menjadi pusat perhatian tunggal seluruh hadirin, Sisupala pun kian kalap. Ia terbuka melontarkan hinaan demi hinaan kotor ke arah Sri Krishna yang telah menyempurnakan raganya dari ketidaknormalan. Sisupala lalai, sejak awal Sri Krishna sejatinya sedang menghitung satu demi satu kesalahannya. Tepat pada hitungan ke 100, senjata ampuh pamungkas berupa Cakra Sudarsana pun muncul di tangan titisan Wisnu itu—membikin mata segenap hadirin terpejam akibat tak kuasa menahan silau pancaran sinar kemilaunya. Hanya dalam hitungan nanodetik, Cakra itu melesat menebas leher Sisupala hingga terpisah dengan tubuhnya. BEGITU HADIRIN MEMBUKA MATA, kisah Sisupala pun berakhir teramat tragis. “Aku mengakhiri hidup Sisupala supaya dia tidak terjerembab lebih dalam ke dalam kubangan dosa demi dosa yang bakal terus diperbuatnya. Kematiannya justru penyelamatan, sekaligus pembebasan jiwanya,” sabda Sri Krishna. Sisupala memang telah berakhir dalam kisah susastra agung Mahabharata karya Rsi Wyasa. Namun di Tanah Air Nusantara Raya yang kian jauh meninggalkan akar-akar budayanya setelah 71 tahun merdeka, Sisupala justru sedang menebar ujaran-ujaran kebencian, hinaan, dan kebohongan atas nama agama. Bahkan membela Tuhan. Mereka tak juga kunjung menyadari, betapa Sri Krishna sejatinya tak pernah lalai menghitung-hitung batas tegas “100 kesalahan” baru Sisupala atas Tanah Air Nusantara Raya. z deprabas biasa tetua Bali menata keindahan Candidasa. Di darat ada Siwa-Dewi Kesuburan (Hariti). Di depannya gili dan ranu. Tidak hanya itu saja, di tengah lautan pun ada beberapa gili yang menampilkan keindahan saat dibentur-bentur deburan ombak, yang menyatukan purusha-pradana. MAKA PEREMPUAN Gedong pun menyemaikan Gandhi yang memberikan kesuburan batin bagi pengikutnya. Kesuburan mengalir di Candidasa. Memberikan ruang kontemplatif bagi pencari keindahan. Penyatuan Purusha-Pradana terjadi di Candidasa. Candidasa sebagai candi-candi hati memberikan ruang kedas (murni) bagi hati, jiwa, dan batin. Ruang keindahan yang masih tersisa dalam gempuran material yang terkadang melenakan hati dan diri zIBW Widiasa Keniten zok sebgai naskah tertua Melayu itu ternyata menyebutkan arti jelasi yang berbeda dari yang saya tahu. Jelai, rupanya dipergunakan orang Malyu Kuno untuk menyebut padi yang ketika itu tentu banyak sekali jenisnya. Keterangan ini, sangat melegakan. Karena dapat membantu memahami, mengapa para peneliti sejarah menterjemahkan ‘’Yavadvipa’’ menjadi ‘’Pulau Jelai’’ zRiki Dhamparan Putra

zSigit Susanto Bungkusan Ibu bergondok itu rambutnya belum banyak uban namun batuknya berangsur tak menyusut pertanda usia yang melaku atau kebiasaan merokok yang sudah cukup lama ibu itu memanen gaji bulanan dari suaminya yang telah meninggallkan empat tahun silam jika batuk sudah menghubungi otot-otot yang menjalar di tubuh terutama otot di leher persis dia atas gondok yang menonjol segera ia bertandang ke puskesmas terdekat pasien itu pertama bukan mengeluhkan sakit yang ia derita namun lebih utama ia membuka bungkusan dari daun pisang untuk merawat tua di depan loket seperti sudah paham ritualnya bungkusan itu berisi ketan yang ditaburi serundeng yang buatan pasien sendiri kalau sudah begitu antrean bias meloncat ke ibu pembawa bungkusan itu ketan serundeng tergolong jarang bias didapatkan di sekitar situ perawat itu pulang membawa bungkusan untuk anak perempuannya ketika si anak mulai kecnaduan ketan serundeng si pasien tak kunjung tiba anak merengek mengharapkan dapat bungkusan lagi. Anak pasien dan perawat bertemu dalam kisah ketika kedua orang tua mereka telah lama pergi.

Tiga (3) Sajak

zRaudal Tanjung Banua

Lansano Sumbar – Yogya PP Lambung Kerbau Jantan : papa rusli marzuki saria

Lambung kerbau jantan Lambang lumbung kejayaan Tanduk dan punuk Lengkung ketabahan. Lambung kerbau jantan Lecut pecut di punggung tuan Genta di leher Dantang harapan. Lambung kerbau jantan Mendaki jalan ke perbatasan Dari belasting + Padri Dari PDRI + PRRI Kau geret pedati Dari pasar ke pasar Di bawah tumpukan kol dan sawi Loloslah amunisi. Lambung kerbau jantan Menyimpan rumut padang hijau Lumbung yang jaya Mimpi tegak di atasnya Tapi dentang genta Tenggelam sudah di jauhan: Tombak yang ditancapkan Menyemburat matahari Merah jingga!


NASIONAL

16

Minggu Paing, 22 Januari 2017

Ghatotkacha, Saat Terakhir Tewaskan Satu Akshauhini Ksatria Kuru

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Empat Ratus Tiga Puluh Tujuh)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

PRESTASI sangat mengesankan sebetulnya dicapai Rakshasa Ghatotkacha. Bisa dikenang, hal yang mengharumkan diberikan Ghatotkacha kepada Pandava sebelum ia tewas oleh panah pemberian Dewa Indra, Naikartana atau Konta yang ditembakkan Karna. Putra Bhima itu dapat menyempurnakan prestasinya, setelah menghancurkan musuh-musuhnya setelah jantungnya ditembus panah Karna. Ghatotkacha tampak bersinar gemerlapan, Oh raja seperti sebuah gunung kokoh atau sebuah kumpulan awan-awan indah. Sungguh, setelah mengubah wujudnya yang mengerikan dan menakutkan itu, putra Bhimasena yang tingkah lakunya sangat ganas itu jatuh ke bumi. Ketika ia sedang sekarat, Oh raja, badannya yang sangat besar, itu menimpa sebagian bala tentara paduka, kemudian menekannya ke bawah menggunakan berat tubuhnya sendiri. Dengan cepat setelah ia terjatuh, rakshasa yang tubuhnya sangat besar itu terus bertambah besar. Tekad Ghatotkacha bisa bermanfaat pada saat terakhir bagi para Pan-

dava. Tubuh Ghatotkacha itu pun akhirnya dapat membantai satu Akshauhini penuh pasukan paduka ketika dirinya sendiri, menarik napas terakhir hidupnya. Kemudian sebuah keributan keras timbul di sana yang dibuat oleh teriakan-teriakan singa dan bunyi terompet kerang. Selain, dentuman genderang-genderang itu kenongan-kenongan. Setelah menyaksikan ilusi dari Rakshasa itu dihancurkan kemudian dia sendiri terbantai, para Kaurava sungguh mengeluarkan teriakan kegembiraan sangat keras. Atas prestasi mengagumkan Karna, putra Suta itu pun disembah oleh para keturunan Kuru. Putra Suta itu dihormati seperti Sakra yang telah disembah para Marut atas terbantainya Vritra, naik di belakang kereta putra paduka. Pemandangan kegembiran para ksatria Kuru itu menjadi perhatian semua, memasuki tempat kelompok Kuru itu. Sanjaya berkata, ‘‘Setelah menyaksikan putra Hidimva terbantai dan berbaring seperti sebuah gunung, yang terbelah. Para Pandava

dipenuhi kesedihan. Semua mulai menitikkan banyak air mata. Hanya Vasudeva yang penuh kepuasan. Bahkan, Krishna mulai mengeluarkan teriakan-teriakan singa. Hal itu membuat sedih para Pandava. Sungguh, setelah mengeluarkan teriakan-teriakan keras itu Kesava memeluk Arjuna. Setelah menambatkan kuda-kuda dan setelah mengeluarkan raungan-raungan keras, dia mulai menari-nari dalam kegembiraan. Janardhana itu menari-nari seperti sebuah pohon digoyang sebuah badai. Setelah Krishna memeluk Arjuna sekali lagi dan berulang kali menepuk-nepuk ketiaknya sendiri, Achyuta yang dilengkapi kecerdasan tinggi itu sekali lagi berteriak sembari berdiri di teras keretanya. Setelah melihat tanda-tanda kepuasan yang ditampilkan Kesava, Dhananjaya Oh raja, dengan hati dalam kesedihan itu menyapanya. ‘’Oh pembantai Madhu, engkau terlihat sangat gembira. Jarang sikap itu ditampilkan pada peristiwa kesedihan yang disebabkan kematian putra Hidimva. Pasukan-pasukan kita sedang melarikan diri, setelah

menyaksikan Ghatotkacha terbantai dari Karna. Kami juga dipenuhi kecemasan sebagai akibat jatuhnya putra Hidimva itu. Oh Janardana, penyebabnya sangat penting ketika pada waktu suasana kesedihan itu justru engkau merasa sangat bergembira. Karena itu, Oh yang utama dari manusia jujur. Aku bertanya, maka katakanlah kepadaku dengan sungguh-sungguh. Apa penyebab paduka bergembira seperti

itu. Sungguh jangan menyimpan sebuah rahasia. Sudah sepantasnya jika engkau Oh penghukum musuh-musuh, mengatakan itu kepadaku dengan terus terang. Oh pembantai Madhu, katakan kepadaku apa yang menghilangkan kegawatanmu hari ini. Perbuatanmu ini Oh Janardhana, keringanan hati ini, kelihatan bagiku seperti mengeringkan lautan atau menggerakkan gunung Mahameru. (bersambung)

Sloka 11.48 Na veda yajnadhyayanair na danair Na ca kriyabhir na tapobhir ugraih Evam rupah sakya aham nr loke Drastum tvad anyena kuru pravira. Dan, menakjubkan, sangat terang benderang, tak ada habishabis-Nya, Yang utama –pertama – Yang mengisi semuanya, --Yang selain dikau tak pernah terlihat oleh yang lainnya sebelum ini! Penglihatan ini tak dapat terlihat oleh veda-veda atau para pangeran! Atau dengan pengorbanan, atau amal, atau dengan mantra mantra, atau dengan puja-puji suci, atau dengan puasa yang berkepanjangan. Tak seorang pun di dunia ini dapat melihatnya, karena penglihatan ini hanya disimpan untuk dikau.

Tekuni Usaha Kerajinan Sokasi Batik

Mantan Pegawai Hotel Raup Puluhan Juta Per Bulan

BPM/udi

TAWURAN - Puluhan pelajar SMP digiring ke Polsek Singojuruh, Banyuwangi, Sabtu (21/1) kemarin, setelah terlibat tawuran.

Tawuran, 20 Pelajar SMP Digiring ke Polsek Banyuwangi (Bali Post) Tawuran antarpelajar SMP pecah di ruang terbuka hijau (RTH) Singojuruh, Banyuwangi, Jumat (20/1) malam. Mereka saling serang akibat salah paham. Tak ada korban dalam insiden ini. Pascakejadian, 20 pelajar diamankan di Polsek Singojuruh, Sabtu (21/1) kemarin. Di Polsek, puluhan pelajar ini diberikan pembinaan. Yang menarik, mereka dibina di hadapan wali murid masing-masing. Dua kelompok pelajar yang bentrok berasal dari SMPN I Singojuruh dan MTs Padang. Keduanya terlibat saling serang mulai Jumat siang. Untungnya, polisi bergerak cepat. Kedua kubu berhasil dihalau. Lalu, digiring ke Polsek. “Ada 20 pelajar yang kita giring ke Polsek. Mereka

kita bina di hadapan wali murid. Tujuannya, peristiwa serupa tak terjadi lagi,” Kasat Reskrim Polsek Singojuruh, Aiptu Asmari mewakili Kapolsek, AKP Sumono. Selain wali murid, pembinaan disaksikan perwakilan kedua sekolah. Menurut Asmari, sebelum diberikan pembinaan, para pelajar yang masih belia ini menandatangani kesepakatan damai. Menurutnya, aksi tawuran ini hanya dipicu masalah sepele. “Pemic-

unya, ada oknum pelajar saling ejek di medsos. Lalu, memprovokasi yang lain dan terlibat tawuran,” jelasnya. Dalam kesepakatan damai yang diteken kedua pihak, para pelajar ini sepakat tak akan mengulangi perbuatannya lagi. Bahkan, dengan sekolah lainnya. Kebetulan, kata Asmari, lokasi tawuran tak jauh dari Mapolsek. Sehingga, bisa dilerai dengan cepat. Karena masih pelajar, para pelaku tawuran hanya diberi pem-

BERHENTI dari pekerjaan sebagai karyawan hotel kemudian memilih menggeluti usaha kerajinan sokasi tampaknya menjadi keputusan tepat yang diambil I Wayan Karmen (42) warga asal Banjar Jehem Kaja, Desa Jehem Kecamatan Tembuku. Dengan inovasinya menghias sokasi dengan unsur batik, saat ini ia sukses meraup omzet hingga Rp 50 juta per bulan. Tak hanya itu dengan usaha kerajinan sokasi batik yang digelutinya, ayah tiga anak tersebut juga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi ibu rumah tangga dan remaja di Desa Jehem. Ditemui di rumahnya Sabtu (21/1) kemarin, Karmen menuturkan dirinya mulai merintis usaha kerajinan sokasi batik sejak 2007 lalu setelah 14 tahun bekerja sebagai karyawan hotel di Jimbaran. Dirinya mengaku memilih membuka usaha kerajinan sokasi lantaran pangsa pasarnya yang cukup menjanjikan. Di samping itu alasan lain yang membuatnya menekuni usaha kerajinan sokasi adalah potensi besar yang dimiliki Bangli adalah bambu. Karmen mengatakan untuk membuat produk sokas-

inya bisa tampil beda dengan produk sokasi perajin lainnya, dia berinovasi dengan memadukan batik sebagai hiasannya. Dimana sokasi setengah jadi yang dipasoknya dari perajin di Banjar Antugan dihias dengan cara dibatik layaknya membatik pada selembar kain. Karena tidak menggunakan bahan seperti wantek dan bahan pewarna yang berunsur minyak dalam proses membatik, sokasi batik buatannya pun memiliki ketahanan yang lebih lama dibanding produk sokasi lainnya. Misalnya ketika dicuci menggunakan sikat, hiasan batik pada sokasi buatannya tidak mudah luntur. “Dalam proses pewarnannya melalui tahap perebusan. Tahannya bisa sampai lima tahunan,” ujarnya. Suami dari Ni Nyoman Suryati ini mengatakan, dalam sebulan dia bisa memproduksi aneka jenis sokasi batik hingga 4 ribu buah. Produk kerajinan yang dihasilkannya tersebut selama ini ada yang dipasarkannya langsung melalui sales dan ada yang dijual ke pengepulpengepul. Tak hanya beredar di pasaran, produknya juga ada yang diserap oleh supermarket ternama di Bali.

Karmen mengatakan, dari usaha yang ditekuninya tersebut, per bulannya dia bisa meraup omzet rata-rata hingga Rp 50 juta. Selain mendapat keuntungan materi, usaha yang digelutinya juga membuka peluang pekerjaan bagi warga di sekitarnya terutama kaum ibu rumah tangga dan remaja yang belum bekerja. Dia mengungkapkan saat awal merintis usahanya mempekerjakan sekitar tujuh orang tenaga yang berasal dari sekitar rumahnya. Seiring lancarnya usahanya, jumlah tenaga yang bekerja padanya pun bertambah hingga 35 orang. Dengan bekerja membatik sokasi, sejumlah ibu rumah tangga yang bekerja padanya bisa membantu ekonomi keluarga mereka tanpa harus meninggalkan anak, pekerjaan rumah tangga dan kewajiban sebagai warga adat di Desa Jehem. Karmen mengatakan, dalam menekuni sebuah usaha agar bisa tetap ekssis terutama usaha kerajinan, kunci utamanya adalah inovasi, semangat dan komitmen. Selama menekuni usahanya ini dia mengaku banyak meniru semangat warga pendatang yakni tidak malas. (ina)

binaan. “Mereka seluruhnya masih di bawah umur. Jadi, kita berikan pembinaan,” jelasnya. Dengan pembinaan ini, para pelajar tersebut diwarning tak mengulangi perbuatan. Jika terulang, polisi akan memberikan sanksi tegas. “Para pelajar ini mudah terbawa emosi, tersinggung sedikit, lalu bentrok fisik,” jelasnya. Selain para pelajar, polisi juga memberikan imbauan ke wali murid. Mereka diminta lebih ketat mengawasi pergaulan anak-anak masing-masing. Sebab, tanpa peran orang tua, kata Asmari, para pelajar juga mudah tergiur dengan pergaulan. (kmb30) BPM/ina

SOKASI - Sejumlah ibu rumah tangga sedang membuat sokasi batik di usaha kerajinan sokasi milik I Wayan Karmen.

Pamit ke Sungai, Kakek Ditemukan Tewas

BPM/udi

TEWAS - Warga bersama petugas mengevakuasi kakek yang tewas di Sungai Kalibaru, Desa Desa Sukorejo Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi, Sabtu (21/1) kemarin.

Banyuwangi (Bali Post) Tragis menimpa Sukemi (70), warga Desa Sukorejo Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi. Kakek ini ditemukan tewas di Sungai Kalibaru, di desa setempat, Sabtu (21/1) kemarin. Sebelum tewas, korban berpamitan pergi ke sungai. Pemicu tewasnya korban masih misterius. Dugaan sementara, korban terpeleset dari atas tebing. Tubuh korban ditemukan sekitar pukul 10.10 WIB oleh tim SAR gabungan. Korban sebelumnya dinyatakan hilang sejak Jumat (20/1) sore. Saat ditemukan, tubuh korban sudah kaku, tersangkut batuan sungai. “Tubuh korban ditemukan di bawah jembatan gantung Kedungmayit, sekitar 300 meter dari lokasi korban ter-

jatuh,” kata Ade Setiawan, petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi. Pria ini menjelaskan, begitu mendapat kabar warga hanyut di sungai, pihaknya langsung menerjunkan tim ke lokasi. Dibantu warga dan komunitas Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) tim menyisir aliran sungai. Hujan lebat sempat menyulitkan pencarian. Setelah hampir 20 jam melakuka penyisiran, tubuh korban ditemukan. “Kondisinya terjepit batuan sungai,” kata Ade. Tubuh korban dievakuasi. Tim medis juga melakukan pemeriksaan. Hasilnya, tak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan. Kapolsek Bangorejo, AKP Watiyo, melalui Kani-

treskrim Aiptu Gatot Kukuh Suryawan, mengatakan kematian korban murni lantaran kecelakaan. Hasil olah TKP di lokasi, korban berniat ke sungai. Lalu, kakinya terpeleset ketika melintas di atas tebing. Korban hanyut dan hilang. “Korban akhirnya ditemukan sudah kaku,” jelansya. Hasil tim medis, kata Gatot menguatkan jika korban murni tenggelam. Sebab, tak ditemukan tanda bekas kekerasan. Tak jauh dari lokasi, petugas mendapati sepeda dayung dan sandal jepit milik korban. Barang-barang itu diletakkan di dekat musala. Setelah diperiksa tim medis, jenazah korban diserahkan ke pihak keluarga. Rencananya, langsung dimakamkan. (kmb30)


IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) Jakarta : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) Surabaya : (031) 5633456 Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA >2:= A6>324232=:A@DE 8>2:= 4@> #2J2?2? '6?825F2? ' ':? 4 6 :D4@F?E +A E@ '6>32J2C2? 58? "2CEF "C65:E % Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! Tarif iklan Mini/Baris

2-+:2 D@A:C ?@G2 $2E:4 +52 >6?:E:6D )FAA=:6C 5:+3F5 $6>3E9<2? )@A:C )2=6D CA?8=>? F3 ! F3 : AE D:DE AE )$" ! "642?E:<2? )$" <F?E F % ?E2?2J2 8>2:= 4@> !

+:2 )2=6D FC?:EFC6 >:? )$ !

<1 )8C )E27 <F?E:?8 $2?286C (6DE@C2? $2?286C '23C:< >2:= , ?6I<J 8>2:= 4@> !

2-+:2 )FA:C '2C:H:D2E2 36CA6?82=2>2? F3

!

$:892- -/+7 )A2 5: %FD2 F2 $6?42C: *96C2A:DE J2?8 A6?82=2>2? 2E2F J2?8 36=F> A6?82=2>2? $6?52A2E<2? 2;: @?FD '!) FE: * (

F3 !

2-+:2 )E277 5>:? "2D:C @@< 6=A6C -2:EC6DD )E6H2C5 )J2C2E >:? )$+ '6?82=2>2? $:? *9 ):2A "6C;2 2H2 #2>2C2? <6 !=

*F<25 /69 J2 !

"/;< &255+ C )E27 * 292> %6E -: )2=6D )', )2=6D 2=F?8 '6C HC<:?8 *, )@7EH2C6 2C5H2C6 >2: =@< 00 ! ! #6=2<: C6D9 C25F2E65 >2:= : )FA:C A2C:H:D2E2 E2F ;2=2? -: *<8 "63@? +E< 526C29 244@F?E:?8 E96A=F>36CD2C>D 4@> !

"?EC 5: %FD2 '624EF *5< E:?882= 5:5=> ; ! 2-+:2 )FA:C J8 6CA6?82=2>2? ! -: )2EA2> )@A:C *:?882= => 36CD:9 !E F3 F 'C:325: F3

:2 &C8 #2<: FE< )6C23FE2? ! #2> <6 *@<@K @DK != (2J2 !

*5C 5=> F3

-:2 @@< -2:EC:D @C2?8 6?:D *F32? *F32? 2=: ! =5<27+<287+5 @>A2?J #@@< @C ! (6DE 2?8EF29 -: == '@D:E:@? F?E (6DE@ 2 FE=6C $ $:? IA 2D FE=6C !

-: )@A:C F52?8 FE< 2C>24J *2?29 #@E F3

*5< $6C@<@< $2I *9 'F?J2 $EC !$ /7<+3+?+ 8F?8<2CJ2 3E9 J62CD $2I J@ -:==:?8 E@ ! 5@ -@C< (@E2E:@? &FED:56 2=: ?8:?66C:?8 '( '=<D?2 #A?82? #>C? <6 '* ") != )F=: AD -: AE *F<2?8 $2D2< J8 33B !

2G6 2 C:G:?8 #:46?46 ,2=:5 #" '?8=>? E9 5: 'CD922? -6EC:D 5: 2?88F '2DDA@CE )6?5 @>A=6E6 AA=:42 <?EC<D: 8JADF> "C> , ! -: )AG $:H@? $2>2DF<2 $:? ) D:?8=6 != 2EDF %@ AD E:@? , E@ 9?9;2A72 8>2:= 4@> 86?E2;2J2132=: J29@@ 4@ :5 -: '6>32?EF F )6?5:C: *:?882=

F3 63: ?@E #2E6C *92? !2?F2C: :52=2> F3

-: )2=6D *6<?:D: $:? )$ , <6 "2:C@D )6;29E6C2 F3

!

;;< $8C )AG $:?) # ' $2I "*' 2=: 2JF?:2D2 8>2:= 4@>

!

!

!

2-+:2 44@F?E:?8 $2?286C $/& '6CA2;2<2? #2A@C2? "6F2?82? H29JFEF=@=2 8>2:= 4@> !

2-+:2 FDE@>6C )6CG:46 +?E !6H6=CJ @>A 9D ?88C:D @>A H29JFEF=@=2 8>2:= 4@> !

874 @FD6 (6DE #@@<:?8 7@C -2:E6C D 2C @@< , E@ C2:

2C5:2?2 J29@@ 4@> !

$:+>/5 86?E E9 44E 5>:? IA >:? E9 3:D2 @>AFE6C ?8=:D9 >2569:==J J29@@ 4@> 2F !

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post $#%

$#% #

+21+<;= J=2 ):=G6C >=< 'C:325: $2?F2= %FD2 F2 F3

2<;=,2;12 ) *C:E@? 53= 423:? :DE>H

;E%8 !

!

" -: $3= )8= $6C< *C>2 &G6C"C5 ?52 *6=A "> E?8

(/72+ :E2> D=: 2=: *6C2H2E !

!

+@@ () $$ * 'E9 ,( *, , ') !E %8 " *

! #%*%

!& ( D=: 2=: $F=FD 2C82 !E %68@

!

+:26=7

F== ,2C:2D: $F=FD

#95+;1 9:E2> != *F<25 '2?4@ C2? , %@

! $ ) $

>+7@+

@=5 DE:>6H2 2C82 !E %68@

"@E2 :2?J2C $FC29 52? %68@ F3 '6>:=:<

!

"=6+1 *JA6

2?J2

!E != )FC25:A2 6?FE F3 !

!

35 (>9 # #* C6 5: F2?2 :67 -28@? ) . ! >: :. =A92C5 '>< *A , D " (2J2 '252?8 )2>3:2? C8 %68@ $:C286 * 3D**

:E2> A !E %68@ F3

!

!

SERVICE

SERVICE

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

!

!

$71 $F5FE2<: 2=F?8 C6 *F<25 2=:2? AD

"=6+1 C6 '6?2>A2C2? 3D ** $@3:= #?;E "C5

'><

!

!

$71 DA6< 'C> )59 DA= (2;2H2=: (2J2 *23?

# ' "% $ (* (" ($ AC CD $3= '6CF>292? @D6? , %@ $2?8F?EFC F3

!

$71 C6 I # * 25F?8 . (6?@? != >

% "% ! 23=+5 (F>29 #D C6 != %FD2 2487< (>9 "* CD #DE

HE '6?:52 %@ AD

*' != $2H2C ' $@J@ AD ! F3 23=+5 (F>29 #* > # >

!

23=+5 $6C4J )

*9

:E2> DE:>6H2 F3

5 *?9 C6 5: !:>32C2? #:?8< ,:==2 'C6>:F> *=A

23=+5 2487<:+4+7 (F>29 2=F?8 5<E )$+ "FE2

!

BIRO JASA

!

BIRO JASA

! ) "

$71 "2G ):2A 2?8F? !E *2C@ *682=2=2?8

!

% "% =+5 (F<@ #E != C )FE@>@ F3

!

% $ 5 *2?29 C6

;E 2C6 =@< !2=2? )682C2 $25F @?82?2? 8 %@ $ A2?E2: F3 A6>:=:< 6CCJ 2AE =24< !

BIRO JASA

!

$71 %6>A:= !E != 6D2<:9 '@?5@< :EC2 '>@82? !

% *2?29

!E C6 6?FE F3

!

23=+5 *?9 2C6 56<2E E= 2;F>2 '6<FE2E2? !6>3C2?2 F3 !

BIRO JASA

50 )6CE:7:<2E *?9 %@ *8= % '6=2A@C !

50 F<F ":FC *9 "

% '* (6DEF $F=J2 $2?5:C: !

$51 =8 )6CE:7:<2E *2?29 % "6EFE '2D6< 'F;2?E2C2 %@ $ F3

!

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

SALON


18

REKREASI

Minggu Paing, 22 Januari 2017

TTS Bali Post

Pertanyaan MENDATAR 1. 8. 9. 11. 13. 14. 15. 17. 18. 20. 23.

38.

2

3

4. 5. 6. 7. 10. 12. 16. 19. 21. 22. 24. 25. 27. 30.

PROMOSIKAN PARIWISATA MELALUI PERAYAAN IMLEK DI BALI KEMENTERIAN Pariwisata bekerja sama dengan Konsulat Jenderal Tiongkok (Cina) di Denpasar, Dewan Pimpinan Pusat Asita dan didukung pemerintah daerah setempat menggarap perayaan Imlek bagi wisatawan Tiongkok yang berlibur di Bali sebagai salah satu promosi pariwisata. “Pemerintah ingin membuat dan menyiapkan suasana seperti layaknya di rumah mereka sendiri bagi turis Tiongkok saat merayakan Imlek,” kata perwakilan dari Kementerian Pariwisata Dewa Gede Ngurah Byomantara kepada Antara, belum lama ini. Perayaan Imlek yang digelar 27-28 Januari 2017 di salah satu hotel di Jalan Sunset Road Kuta itu akan dihadiri sekitar 1.000 wisatawan Tiongkok yang khusus diundang saat mereka berlibur di Pulau Dewata. Dalam keterangan kepada awak media bersama DPP

Asita, Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan Provinsi Bali dan organisasi kemasyarakatan keturunan Tionghoa, Konsulat Jenderal Cina di Denpasar Hu Yinquan mengatakan perayaan itu untuk menarik minat wisatawan dari negeri dengan ikon “the Great Wall” tersebut berkun-

jung ke Pulau Dewata dan Indonesia. Perayaan itu akan diwarnai pementasan seni yang dibawakan oleh seniman dari Provinsi He Nan, Tiongkok dan pertukaran budaya dengan pertunjukkan barongsai serta hiburan khas Imlek yang difasilitasi Asita Bali. “Untuk meramaikan acara itu kami khusus mengundang rombongan kesenian nasional yang tampil pada pertunjukan tersebut,” katanya. Ketua Umum Asita Asnawi Bahar mengharapkan perayaan Imlek itu dapat memberikan kesan tersendiri bagi wisatawan dan menjadi viral bagi media promosi wisata Indonesia. “Dari kegiatan ini akan ada nilai lebih yang dirasakan dan menjadi viral sehingga ini menjadi media promosi yang murah,” imbuhnya. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Anak Agung Yuniarta mengatakan wisatawan Tiongkok memiliki prospek yang signifikan terhadapn kunjungan wisatawan mancanegara ke Pulau Dewata. Selama tahun 2016, hampir satu juta wisatawan dari negeri asal panda itu berkunjung ke Bali atau melonjak 40 persen jika dibandingkan tahun 2015. Perayaan Imlek untuk masyarakat Bali juga digelar pada 7-8 Februari 2017 di

33. 35.

Kentongan (Bali) Sarang (Inggris) Segala jenis makhluk hidup baik hewan/ tumbuh-tumbuhan Satu dan satu-satunya Bisikan hati Marmer Pencahar Kemakmuran (Jepang) Sebuah akhiran Berbadan dua Alat pengukur laju kendaraan Buku standar obat resmi Belokan Kristen Tuhan (Ibrani) Tidak ada Kelalaian Panggilan untuk perempuan dewasa Aren Bila diulang berarti cerewet (Bali)

Taman Budaya Denpasar bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bali dan didukung organisasi kemasyarakatan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (Inti) Bali. Festival kuliner tradisional khas Tiongkok dan lokal, donor darah, pasar murah, festival barong sai hingga puncak acara pada 8 Februari 2017 dengan pertunjukkan seni budaya dua bangsa akan mewarnai perayaan di Bali. Tidak hanya di Pulau Dewata, kegiatan serupa juga digelar di Mataram, NTB pada 11-12 Februari 2017 kerja sama dengan Pemerintah Provinsi NTB dan didukung Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) NTB dengan menghadirkan pertunnjukkan seni budaya dan bakti sosial. Perayaan Imlek juga dilaksanakan di Kupang, NTT pada 15 Februari 2017 bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi NTT dan didukung PSMTI NTT. (kmb) VIHARA Keberadaan Vihara di Bali juga bisa menjadi objek wisata yang menarik bagi wisatawan asal Tiongkok.

5

6

7

8 9

10

11

12

13

14 15

18

16

17

19 20

21

22 24

23

25 26

28

29

27

30

31

32 34

35

33 36

37 38

KUPON TTS No.280

MENURUN 1. 2. 3.

4

SPT

26. 28. 29. 31. 32. 34. 36. 37.

Pertentangan atau perdebatan Jelas sekali Kerugian ; kehilangan (Inggris) Batuan keras berwarna keputih-putihan Banding atau imbangan Merek lem Mengenai atau berasal dari tumbuh-tumbuhan Pendidikan guru agama Tidak dapat merasa atau lumpuh Pengumpamaan benda mati sebagai makhluk hidup Nama lagu kebangsaan kita Terimalah ; kabulkanlah Usaha kecil menengah Topang Telinga (Inggris) Nama pulau di Irian Jaya Pedagang (Jepang) Sebuah bilangan Asosiasi Negara-negara Asia Tenggara Cendekiawan

1

Ketentuan Menjawab

Pemenang TTS No. 278

Jawaban di tulis pada kertas dan masukan ke dalam amplop serta tempelkan guntingan kupon TTS No. 280 dan cantumkan identitas lengkap serta no telepon/Hp. Kirim ke Redaksi Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232, paling lambat Sabtu 28 Januari 2017. Pemenang diumumkan pada Bali Post Minggu 5 Pebruari 2017. Hadiah disediakan untuk 5 (lima) pemenang @200.000, dan 1 (satu) tiket masuk Bali Zoo untuk keluarga (2 dewasa + 2 anak). Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Pemenang di Denpasar, Badung, Tabanan dan Gianyar agar mengambil hadiahnya langsung ke kantor Bali Post tiap hari kerja dengan memperlihatkan identitas diri. Hadiah untuk pemenang di luar daerah tersebut akan dikirim lewat pos.

Jawaban TTS No. 278 MENDATAR 1. Kesemek 5. Kaktus 8. Amoi 10. Mataram 11. Frontal 12. Puik 13. Ria 15. Raup 17. Skandal 20. Info 21. Endek 22. Kol 23. Stake 25. Tail 26. Trisula

30. 31. 32. 33. 34. 35. 36. 37.

Troi Sir Baur Kapalan Tirakat Agni Radial Bonanza

MENURUN 1. Kampus 2. Setara 3. Murtad 4. Kampil 5. Kirk 6. Konfrontasi

7. 9. 14. 16. 18. 19. 22. 24. 26. 27. 28. 29. 30. 32.

Selip Ofisial Investigasi Ungkal Kontur AE Keluang AR Tertib Isaran (Narasi) Urakan Aratna (Antara) Tekor Baal

1. Ni Nengah Sumiati Jl. Bedugul Selatan Asri By-Pass Kediri, Br. Tegal, Desa Dauh Peken, Tabanan 82113 2. I Made Suarsana Jl. Gong Gede No.9, Tihingan, Klungkung 80752 3. Sujana Giri I Putu Br. Dinas Selat, Desa Selat, Sukasada, Singaraja, Buleleng 81161 4. Ajeng Ayu Lestari Jl. Raya Gerih Gg. Drupadi No.51, Sibang Kaja, Badung 5. Ni Luh Kartika Sari Br. Sesana, Ds. Bungaya Kangin, Kec. Bebandem, Kab. Karangasem (Hp:08813683491) 1 (satu) pemenang mendapatkan tiket masuk Bali Zoo. Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Nama : I Komang Sri Artana Alamat : Jl. Danau Poso No.72, Blanjong, Sanur 80227 (Hp:081916141334)


19

Minggu Paing, 22 Januari 2017

Muncul Ide Hilangkan ’’Presidential Threshold’’ Jakarta (Bali Post) Saat ini, parpol besar sedang mengusulkan presidential threshold minimal 20 persen. Di balik itu, ada ide baru untuk menghilangkan presidential threshold tersebut pada Pemilu 2019. Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yudha, menilai, sistem presidential threshold perlu dihilangkan. Sebab, tak lagi relevan diterapkan di Pemilu 2019 yang akan digelar serentak, baik pemilihan presiden maupun pemilihan anggota legislatif. Saat ini, revisi Undang-Undang Pemilu sedang dibahas oleh DPR. Salah satu isu yang menjadi perdebatan panjang mengenai ambang batas partai politik dapat mengajukan calon presiden. “Karena pilpres dan pileg berlangsung serentak. Maka presidential threshold menurut saya relevansinya enggak ada,” ujarnya pada diskusi di Jakarta Pusat, Sabtu (21/1) kemarin. Menurut dia, secara logika, sistem tersebut tidak bisa dinalar, jika alasannya hanya untuk memperkuat sistem presidensial melalui dukungan partai politik besar. “Idealnya ya enggak perlu kalau alasannya untuk memperkuat sistem presidensial, supaya ada partai sejak awal berkoalisi cukup besar dan didukung partai besar gitu kan logika beberapa partai. Tapi, menurut saya itu tak relevan,” ujarnya. Ia mencontohkan bagaimana Pilpres 2009 lalu. Ketika pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Budiono menang karena didukung banyak partai politik. Tapi, faktanya kata dia, kekuatan besar itu juga selamanya solid karena partai seperti Golkar dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kerap berbeda pandangan dengan pemerintah. Saat ini hal serupa juga terjadi di pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. (kmb)

Penduduk Besar Dari Hal. 1 Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, pernah mengungkap di Indonesia dengan jumlah penduduk besar yang berwirausaha hanya 1,65%, masih tertinggal oleh negara ASEAN lainnya seperti Singapura, jumlah pengusaha sudah mencapai 7% (dari jumlah penduduk), Malaysia 5%, Thailand 3%. Untuk itu, kebiasaan wirausaha ini semestinya bisa ditanamkan dari kecil, atau dijadikan kurikulum dalam dunia pendidikan. Mengapa generasi muda penting berwirausaha? Hal itu disebabkan saat ini banyaknya lulusan menjadi pengangguran, pertumbuhan lapangan pekerjaan tidak sebanding dengan pertumbuhan lulusan dunia pendidikan. Kalau saja generasi muda sudah dibiasakan berwirausaha dari masa sekolah, tentu setelah tamat mereka tidak semuanya akan menjadi pencari kerja, malah mereka akan menjadi pencipta lapangan pekerjaan. Mereka yang berwirausaha inilah berpeluang menjadi orang yang hidup makmur. Wirausaha sendiri pada dasarnya adalah kemampuan yang dimiliki oleh seseorang untuk melihat dan menilai peluang-peluang bisnis, mengumpulkan sumber daya-sumber daya yang dibutuhkan untuk mengambil tindakan yang tepat dan mengambil keuntungan dalam rangka meraih sukses. Kesadaran masyarakat terutama generasi muda akan wirausaha atau entrepreneur di Indonesia masih rendah. Orientasi mereka masih mencari pekerjaan terutama melamar menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), ataup pegawai dari perusahaanperusahaan yang juga lowongannya terbatas. Di Indonesia, jumlah lulusan sarjana setiap tahunnya tidak sebanding dengan lowongan pekerjaan yang ada. Setiap tahunnya, perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta menghasilkan lulusan melalui wisuda minimal dua kali, dengan rata-rata 250.000 orang sarjana dan hanya sekitar 10.000 orang yang mampu terserap di pasar kerja nasional maupun global (Soefijanto, 2012). Laporan BPS menyebut-

kan tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada Februari 2016 tercatat sebesar 5,5 persen. Ini berarti dari 100 angkatan kerja ada sekitar lima hingga enam orang pengangguran. Jika dibandingkan dengan kondisi periode sebelumnya yaitu pada Februari 2015, TPT mengalami penurunan sebesar 0,31 persen. Meski demikian, TPT untuk lulusan universitas atau sarjana (S1) justru mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Terdata tingkat pengangguran terdidik lulusan sarjana meningkat dari 5,34 persen pada Februari 2015 naik menjadi 6,22 persen di Februari 2016. Entrepreneur adalah cikal bakal bisnis UMKM. Untuk mengembangkan dan meningkatkan jumlah UMKM di Indonesia tergantung dari bagaimana meningkatkan mental generasi muda dalam berwirausaha. Generasi muda harus memiliki mental tidak takut gagal, berani mencoba, dan berani mengambil risiko adalah salah satu cara untuk membangun jiwa enterpreneur yang tangguh. Banyak yang takut akan ketatnya persaingan dengan perusahaan asing yang bermodal besar, sehingga menciutkan mental dari para entrepreneur muda Indonesia. Sebenarnya, persaingan terjadi bukan untuk saling menjatuhkan antar pengusaha, tetapi persain gan terjadi untuk lebih memotivasi para pengusaha tersebut untuk lebih berinovasi dalam hasil produksi, distribusi, dan pemasarannya. Jika tidak ada persaingan maka tidak akan ada tantangan untuk berinovasi secara terus-menerus. Jika setiap generasi muda menyadari pentingnya berwirausaha, sudah barang tentu akan mengurangi pencari kerja yang sekaligus akan mengurangi jumlah pengangguran di Indonesia, maka dari itu sebagai warga negara dan generasi muda, jangan terlena ada pada zona nyaman (confort zone) di bawah pendanaan orang tua, sehingga melupakan posisi sebagai penerus yang akan menghadapi tantangan yang semakin berat di masa datang. Untuk itu, mari berwirausaha untuk kebaikan masa depan diri sendiri, dan bangsa kita Indonesia. Penulis dosen FEB Undiknas University

Mencari Pekerjaan Dari Hal. 1 Untuk itu, sangat dibutuhkan link and match lulusan sarjana dengan lapangan pekerjaan. Selain itu, dibutuhkan pula perubahan orientasi dalam mencari pekerjaan. Di tempat terpisah, Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra mengaku, Pemprov Bali sebetulnya telah menempuh sejumlah kebijakan untuk menyikapi persoalan tingginya angka pengangguran intelektual. Di antaranya, dengan merekrut 200 sarjana pertanian untuk ditempatkan pada unit Simantri yang tersebar di seluruh Bali. Mereka ditugaskan melakukan pendampingan bagi Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) yang mendapat bantuan Program Simantri. “Tanpa bermaksud mengecilkan keberadaan lulusan lingkup pertanian, faktanya mereka tak mudah mendapatkan peker-

jaan di jalur formal. Mindset sarjana pertanian yang tak mau menekuni bidang agraris juga menjadi faktor pemicu bertambahnya pengangguran intelektual,” ujarnya. Mahendra berharap, sentuhan teknologi pertanian dalam program Simantri mampu menggugah minat generasi muda khususnya sarjana pertanian untuk menekuni bidang ini. Pasalnya dengan penerapan teknologi, secara ekonomis program ini memberi manfaat lebih bagi pengelolanya. Selain merekrut sarjana lulusan lingkup pertanian sebagai pendamping Simantri, Pemprov juga merekrut Sarjana Bahasa Bali yang ditugaskan sebagai Penyuluh Bahasa Bali. Program lain yang bertujuan mengatasi angka pengangguran intelektual adalah Pemberdayaan TKS (Tenaga Kerja Sarjana). Program dari pusat yang dilaksanakan sejak tahun 2012 ini merekrut lulusan sarjana dan ditugaskan

melakukan pendampingan bagi kelompok usaha. Jumlah yang direkrut hingga tahun 2016 telah mencapai 150 orang. Wakil Ketua DPRD Bali I Nyoman Sugawa Korry menawarkan solusi untuk mengatasi masalah pengangguran intelektual dengan menggaungkan gerakan wirausaha bagi generasi muda di Bali. Perguruan tinggi harus menjadi garda terdepan untuk memulai dan merealisasikan gerakan wirausaha ini. Sementara Pemprov Bali bisa membantu untuk memfasilitasi. Misalnya memfasilitasi FGD (Focus Group Discussion) yang melibatkan Forum Rektor untuk merumuskan metode Diklat wirausaha. Selanjutnya, melalui PT Jamkrida dan BPD Bali memfasilitasi calon wirausaha yang sudah mampu membuat rencana usaha yang layak, dan membantu mengoordinasikan evaluasi pelaksanaan gerakan wirausaha, dan lainnya. (rin/sue)

Ide Kreatif Dari Hal. 1 Sudah banyak contoh ide kreatif dari para wirausahawan, tinggal kita harus bisa mengaplikasikan ide-ide yang kita dapat untuk menjadi sebuah karya yang inovatif. Orang Bali terutama pemudanya sejak dini harus ditempa mentalnya supaya menjadi mental yang tangguh, tidak mudah menyerah, tahan banting, jujur, ulet, serta mampu bertahan dalam kondisi sesulit apa pun. Pemuda Bali jangan lemah, cengeng, serta jangan hanya mengandalkan warisan dari leluhur, mental seperti itu harus sudah ditinggalkan. Buka mata buka telinga dunia sekarang sudah terbuka hampir tidak ada batas antara negara. Orang asing dengan mudah masuk ke Indonesia khususnya ke Bali dengan mimiliki berbagai kompetensi, bagaimana dengan kita? Lupakan mimpi yang indah tentang masa depan tanpa melakukan sesuatu, kita harus kerja keras untuk mewujudkan mimpi yang indah itu, tanpa kerja keras mimpi tersebut tidak akan pernah tercapai. Sebagai generasi muda Bali harus berani melangkah ke depan jangan takut dengan persaingan. Persaingan akan mendorong menjadi manu-

sia yang lebih baik lagi dalam mengembangkan usaha kita. Seorang pengusaha harus mempunyai rencana yang matang, tujuan yang jelas dan action yang tidak setengah-setengah. Tiga hal tersebut akan menuntut menuju kesuksesan. Jika dalam perjalanan menuju kesuksesan mengalami kegagalan itu adalah hal yang sangat wajar. Seperti orang bijak bilang kegagalan adalah sukses yang tertunda. Kesuksesan adalah proses yang panjang yang tidak dapat diperoleh dengan cara instan. Dan kesuksesan hanya berlaku bagi orang-orang yang pantang menyerah dan tidak mudah putus asa. Kesuksesan yang besar dimulai dari suksessukses yang kecil, jadi bersyukurlah terhadap apa pun yang kita peroleh meskipun hasilnya tidak seberapa. Justru yang tidak seberapa itulah akan membawa kesuksean luar biasa. Tidak ada jalan lain dan tidak ada kata terlambat para pemuda Bali untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas diri untuk mampu memenangkan persaingan yang semakin ketat ini. Salah satu jalan yang masih terbuka luas adalah dengan jalan berwirausaha. Kemampuan berwirausaha dapat diperoleh dari berbagai pelatihan, seminar, atau dengan

berinteraksi langsung kepada para pelaku wirausaha. Dengan melakukan hal-hal tersebut kita bisa mendapatkan ilmu serta pelajaran wirausaha dan langsung bisa terjun ke dalam dunia usaha yang sangat luas. Meningkatkan mental generasi muda Bali dalam berwirausaha adalah salah satu cara untuk membangun jiwa entrepreneur yang tangguh. Karena, walaupun seseorang memahami strategi wirausaha tapi dia tidak berani terjun ke dalam dunia usaha, maka proses wirausaha pun tidak akan terwujud. Banyak yang takut akan ketatnya persaingan dengan perusahaan asing yang bermodal besar, sehingga menciutkan mental dari para entrepreneur muda di Bali. Jika setiap masyarakat atau pemuda Bali sadar akan pentingnya wirausaha, tentu saja dapat menekan jumlah pengangguran di Indonesia khususnya di Bali. Oleh karena itu, kita sebagai warga Bali harus memiliki mental tangan di atas yang senantiasa memberi kepada sesama, jangan hanya bersifat tangan di bawah dengan mengharapkan pemberian dari orang lain. Berwirausahalah demi kebaikan diri sendiri dan Bali. Penulis , dosen FE Unwar

Bukan Menyerah Dari Hal. 1 “Ini bukan berarti kita menyerahkan sepenuhnya kepada stakeholder (investor), tetapi kita sebagai orang Bali yang harus membuka usaha tersebut dengan melibatkan mereka sebagai klien-klien kita,” lanjutnya. Selain itu, faktor lainnya adalah pemanfaatan IT, bahasa, dan daya saing. Dikatakan, di era digital seperti sekarang ini, memanfaatkan kecanggihan IT untuk mempromosikan produkproduk usaha juga sangat penting. Di samping juga penguasaan bahasa dan meningkatkan kualitas daya saing yang berintegritas. Sehingga, orang Bali mampu bersaing secara global tanpa digilas oleh perkembangan zaman. “Orang Bali egonya terlalu tinggi, sehingga kurang produktif. Seharusnya orang Bali membuka kolaborasi seluas-luasnya. Begitu juga dengan daya saingnya yang kurang menantang, karena selalu mencari posisi nyaman dan berorientasi pada diri sendiri tanpa memikirkan generasi masa mendatang,” tandasnya. Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar yang juga dosen kewirausahaan, Dr. Dr. M.S. Chandra Jaya, M.Hum., juga menyebutkan anak muda Bali sebenarnya memiliki etos kerja yang tinggi. Itu ketika mereka bekerja pada orang lain. Sementara itu jika disuruh berwirausaha mereka malas karena tak berani mengambil risiko. Budaya ini muncul, kata dia, akibat pengaruh feodalisme dan rasa gengsi. Mereka cenderung

merasa aman menjalani hidup karena selalu melihat ada warisan tanah berhektar-hektar. Di era global saat ini, budaya itu tak relevan lagi. Kita harus bekerja dan menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Dia melihat hampir semua toko dan warung dikontrakkan untuk orang luar Bali. Padahal dari segi mata dagangan mereka (pemuda Bali, red) terutama yang baru lulus sarjana bisa mengerjakan seperti yang dilakoni warga luar Bali. Apalagi salah satu keuntungan mereka adalah tak lagi menanggung beban sewa ruko karena sudah menjadi milik sendiri. Status Sosial Hal senada juga diungkap oleh praktisi hukum, Dr. I.B. Radendra Suastama, S.H., M.H. Dikatakan, kebanyakan pemuda Bali berpandangan bahwa menjadi seorang pedagang atau pengusaha kecil status sosialnya di masyarakat menjadi turun. Padahal untuk menjadi pengusaha besar harus dimulai dari skala kecil. Selain itu, faktor merasa sebagai penduduk asli juga menjadi salah satu pendukung sifat manja dan kurang tekunnya anak muda Bali dalam bekerja dan berusaha. Sementara mengenai kualitas SDM-nya, Radendra mengatakan sesungguhnya kualitas orang Bali tidak kalah dibandingkan dengan orang luar Bali. Namun, persoalan yang lebih mendasar sesungguhnya terletak pada perspektif atau cara pandang yang kurang berani

untuk bersusah dulu dan terlebih lagi didasari faktor gengsi. “Jika saja kita menganut pandangan bahwa gengsi kita tidak akan turun atau merosot jika menjadi pekerja sektor informal atau bahkan wirausaha yang merangkak dari bawah, niscaya kita akan menang dalam kompetisi, karena sesungguhnya kualitas dasar kita sangat bagus dan tidak kalah dibandingkan saudara-saudara kita dari luar pulau,” imbuh Ketua Yayasan Pendidikan STIMI Handayani Denpasar tersebut. Selain itu, kata dia, mindset sistem nilai orang Bali untuk menghargai usaha orang lain juga harus diubah. Bukan sekadar menghargai berdasar kekayaan atau jabatan, tetapi atas usaha yang dirintisnya. Jadi, persoalannya adalah mengenai ‘’ideologi” atau sistem nilai dan cara berpikir kita sebagai orang Bali-lah yang harus direset lagi agar bisa menjadi pemenang dan bukan pecundang. Menjadi pelaku dan bukan sekadar penonton. Mengambil dan mengejar peluang dan bukan sekadar menunggu peluang. Menjadi orang yang bukan sekadar memuja prestise dan gengsi, tapi mengutamakan prestasi dan persistensi. Dia membenarkan peluang terbentang luas sebagai daerah pariwisata. Tinggal kita mau atau tidak berwirausaha dan bekerja. Apalagi kita sudah punya modal sosial dan tinggal bagaimana memanfaatkannya secara optimal demi kesejahteraan kita bersama, ujar Radendra. (win/sue)

Ibu Negara Dari Hal. 1 Sistem Medicare hanya melayani warga berusia di atas 65 tahun atau Medicaid untuk warga termiskin. Namun, sejak awal, para politisi Partai Republik menyebut kebijakan ini terlalu dipaksakan dan memakan biaya besar. Sementara itu, pascapelantikan, muncul sebuah isu yang menggelitik. Posisi Ibu Negara yang seharusnya diisi oleh Melania Trump kemungkinan akan diambil alih oleh anak pertama sang Presiden yakni Ivanka Trump. Bisa jadi putri tertuanya, Ivanka, akan menjadi first lady atau ibu negara Amerika Serikat yang sebenarnya. Posisi ibu negara Amerika mestinya akan diperankan oleh Melania, istri ketiga Trump yang lahir di Slovenia, yang sebelumnya dikenal sebagai model fashion. Namun, hampir semua analis politik sepakat bahwa peran Melania dari mulai kampanye hingga ke tim transisi sangat minimal bahkan sepertinya tak terlihat. Saat kampanye, Melania hanya dua kali menyampaikan pidato penting, termasuk pidato ‘memalukan’ karena dianggap meniru naskah pidato Michelle Obama di

konvensi Partai Demokrat pada 2008. Melania sudah mengatakan tidak akan langsung pindah ke Gedung Putih pada beberapa bulan pertama dan memilih tetap tinggal di Trump Tower, New York, bersama putranya, Baron. Isyarat-isyarat ini meneguhkan spekulasi bahwa Ivanka besar kemungkinan akan memerankan fungsi ibu negara di Gedung Putih. Dari sedikit perempuan di tim Trump, Ivanka sangat menonjol. “Ia akan memerankan fungsi (ibu negara yang mestinya dijalankan) ibu tirinya,” kata David Patrick Columbia, seorang jurnalis USA Today. Sedangkan Ivanka sendiri ketika dimintai konfirmasi tentang hal ini mengaku tidak terlalu memikirkan hal itu. Sebaliknya, wanita 35 tahun tersebut meminta kepada rakyat AS untuk mendukung ayahnya. “Ayah saya adalah pemersatu yang luar biasa,” katanya. “Untuk setiap kritik, saya hanya bisa mengatakan berilah dia waktu. Biarkan dulu dia bekerja, biarkan dia membuktikan bahwa kalian salah menilai,” kata Ivanka. Patut ditunggu sepak terjang Presiden ke-45 AS tersebut. (kmb33/rtr)

Negara Sekutu Dari Hal. 1 Para duta besar itu di antaranya termasuk Jerman, Inggris, Kanada, dan negara penting sekutu lainnya. Pemecatan juga berlaku untuk duta besar di Cina, India, Jepang, dan Arab Saudi. Proses penggantian duta besar nantinya akan dilakukan Trump dalam kongres. Sementara itu, istri Trump, Ivana Trump, dilaporkan telah menyatakan minatnya untuk menjadi duta besar untuk Republik Ceko. Presiden Republik Ceko, Milos Zeman, juga telah menyatakan dukungannya. Selain itu, beberapa rencana lainnya juga mulai santer menggema menggantikan para dubes lama. Seperti Gubernur Carolina Selatan Nikki Hayley yang bakal menjadi duta besar untuk

PBB, menggantikan Samantha Power. Selain itu, duta besar untuk Israel juga akan diisi oleh David Friedman, dan Iowa Gov Terry Branstad sebagai duta besar Cina. Sejauh ini, Trump telah dikritik banyak pihak terkait aksi di bawah kabinetnya ini. Sebelumnya, Gubernur New Jersey, Chris Christie, memang menyatakan apabila Donald Trump menjadi Presiden Amerika Serikat, ia akan membersihkan pejabat pemerintah federal yang ditunjuk secara politis oleh Barack Obama. Salah satu sekutu utama Trump itu juga menyatakan, Trump akan meminta kongres meloloskan peraturan sehingga lebih mudah untuk memecat pekerja publik. “Seperti yang Anda ketahui dari kariernya yang lain, Donald suka memecat orang,” kata Christie. (rtr)


balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost

MINGGU PAING, 22 JANUARI 2017

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

Gaya Busana Melania Tiru Jackie Kennedy Washington -

BPM/ant

SLANK - Vokalis Slank, Kaka, memeriahkan penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat.

Bocoran Lirik Lagu Slank di Album Baru Jakarta (Bali Post) Grup band Slank akan merilis album baru tahun ini. “Tanggal 1 Februari album baru beredar,” kata Bimbim Slank dalam sebuah diskusi di basecamp Slank, Gang Potlot, Jakarta, Kamis malam. Bimbim menguak salah satu lagu dalam album berjudul “Pala Lu Peyank” itu. Dia mengatakan akan ada lagu yang terinspirasi dari penyair Chairil Anwar. “Lagu ‘Orang Merdeka’ terinsipirasi dari Chairil Anwar,” ujar dia. Lagu itu berbicara tentang kebebasan berekspresi saat ini. rang seperti Chairil Anwar akan susah Menurut Bimbim, orang arang ini. jika lahir di era sekarang aters-nya banyak. Punya ide beda sedikit “Bicara sedikit haters-nya yang sirik banyak,” kata dia. an membocorkan penggalan lirik dalam Bimbim kemudian ritis dan sinis...” Dia menjelaskan bahwa lagu tersebut. “Sok kritis “kritik bukan sirik, kritis bukan sinis’’. “Orang yang enggak rti kehilangan kritik,” ujar Bimbim. sirik itu bukan berarti a harus memberikan solusi. Kritik harus “Slank kritik, kita membangun, kalau salah mestinya begini, seperti itu,” tambah dia. (ant)

Gaya berbusana Ibu Negara Melania Trump terlihat sejalur dengan gaya berbusana (mantan ibu negara) Jacqueline Kennedy saat menghadiri Hari Pelantikan Presiden Donald Trump. Namun yang lebih mencuri perhatian publik justru gaya berpakaian pembantu terdekat Trump, Kellyanne Conway. Melania yang berusia 46 tahun dan ibu negara pertama yang berlatar belakang model, memilih mengenakan busana rancangan desainer Amerika Ralph Lauren berupa mantel biru bergaris leher seperti jubah biarawan yang dipadu dengan gaun. Tetapi yang justru lebih menarik perhatian publik adalah gaya berbusana Kellyanne Conway yang mengenakan mantel warna merah, putih dan biru yang berkesan patriotis, lengkap dengan topi merah. Kellyanne Conway adalah tangan kanan Presiden Donald Trump. Busana seharga 3.600 dolar AS buatan Gucci yang membawa pesan era Revolusi Amerika ini menghebohkan media sosial sehingga muncul beragam meme sampai dibanding-bandingkan dengan Paddington Bear dan Napoleon. Dalam wawancara dengan NBC, Conway menyebut busan-

anya “pakaian revolusioner Trump”. Tetapi pernyataan dia itu ditanggapi sinis oleh program acara “Daily Show” yang via Twitter menyebut gaya busana Conway memperlihatan era Trump bakal membawa Amerika ke zaman dulu. Sebaliknya laman gaya hidup Racked memuji penampilan Conway sebagai orang yang paling fesyen di Washington Jumat itu. Sebaliknya gaya berbusana Melania Trump ditanggapi datar, bahkan disebut tampil dengan potongan rambut ala 1960-an. Tak heran, menurut Reuters, gaya dan busana seperti itu akan segera dimu dimuseumkan (masuk Museum Smithsonian) seperti busanabusana para ibu negara sebelumnya. Majalah fesyen Elle menyebut pilihan berbusana Melania sangat mirip dengan penampilan Jackie

Jakarta (Bali Post) BierYoga dari Jerman mempopulerkan tren berolahraga aneh yakni yoga sambil minum bir. “Intinya, saya main-main dengan Radler (minuman yang terbuat dari separuh bir separuh limun atau soda) di ruangan saya,” kata cofounder BierYoga Jhula pada Vice tahun lalu. “Saya melakukan rangkaian vinyasa standar, yang biasa dilakukan orang berulang kali, dan mencoba mencari celah di mana saya bisa melakukannya sambil minum bir,” katanya. Kini, Jhula membuat konsep itu mendunia dengan melakukan serangkaian kegiatan di Australia dan perlahan mulai tenar di Amerika Serikat. Beberapa pengajar yoga di AS mengatakan adanya bir dalam kelas mereka membuat kelas yoga makin diminati. Beberapa kelas menghadirkan

New York an atas John Legend dan band metal legendaris Metallica Penyanyi papan a artis yang akan tampil pada malam penghargaan Grammy termasuk di antara Award 2017. Penyelenggara Grammy, The Recording Academy, mengumumkan bahwa an bergengsi untuk insan musik dunia itu akan berlangsung ajang penghargaan da 12 Februari. di Los Angeles pada apat nominasi terbanyak di ajang itu. Sementara John Legend Beyonce mendapat ngan lagu balada “All of Me”, merupakan salah satu favorit pemeyang terkenal dengan nyanyi 38 tahun itu sudah memenangkan 10 penghargaan nang Grammy. Penyanyi dan selalu tampil sejak 2014. h satu grup heavy metal paling berpenMetallica, salah ember 2016 merilis album pertama dagaruh, pada November n, yang seperti album terkini Legend lam delapan tahun, telat untuk bisa masuk ke Grammy. The Recording erencana menghadirkan penyanyi Academy juga berencana nderwood dan Keith Urban. country Carrie Underwood ammy ditentukan berdasarkan Pemenang Grammy rofesional musik, bukan berdasar jajak pendapat profesional grafik penjualan lagu atau album. Komedian Ingn yang telah mengumpulkan basis gris James Corden penggemar lewat acara Stasiun TV CBS “Carpool Karaoke” akan menjadi pemandu acara utama ni. Grammy tahun ini. antikan rapper LL Cool J yang Corden menggantikan an acara itu selama lima tahun telah membawakan afp/ant) berturut-turut. (afp/ant)

brrolan brolan BALE BANJAR AR AR ARIDUS SEJAK kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia diproklamasikan, selalu ada upaya anasir asing mengobrak-abrik negeri ini lewat para kompradornya. Gagal memecah belah melalui Negara Indonesia Serikat (RIS), lalu pemberontakan bersenjata di berbagai wilayah Tanah Air disulut, yang syukur berhasil dipadamkan akhir 1950-an. Kemudian medio 1960-an meletus tragedi berdarah yang memporakporandakan bangsa, diberi istilah Gerakan 30 September 1965 yang ditengarai atas prakarsa Partai Komunis Indonesia (PKI). Di era reformasi, persatuan dan kesatuan bangsa dikoyak lagi oleh munculnya fundamentalisme bernuansa keagamaan dan partai politik. Apakah kita harus percaya tesis Max Lane yang berjudul ‘’Bangsa yang belum selesai. Indonesia, sebelum dan sesudah Soeharto’’? ‘Tentu tidak! Kita jangan membiasakan diri untuk menari mengikuti irama genderang orang, apalagi waham postkolonialisme selalu berupaya menghipnotis kesadaran

kita. Waham ini menafsir kondisi budaya, politik dan tradisi kita seturut budayanya sendiri dan hebatnya mereka juga berusaha merekrut cantrik-cantrik fanatik untuk membenarkan dan mempromosikan wacana tuannya. Kita jangan bangga karena berhasil menganut pengetahuan palsu dengan status subaltern, sedangkan yang mendoktrin kita menempatkan diri sebagai ministerium, yang wacananya disetarakan dengan sabda Tuhan. Kalau kita bandingkan dengan negara-negara maju seperti Amerika Serikat dan Jepang, usia kemerdekaan kita kalau dianalogikan setara dengan balita atau usia di bawah lima tahun, sedangkan AS dan Jepang sudah dewasa bahkan tua. Coba simak sejarah AS dan Jepang! Amerika maju seperti sekarang juga harus melewati banyak perang saudara karena negara dan bangsa ini dihimpun dari para imigran dari berbagai bangsa, terutama Eropa. Jepang belum pernah terjajah dalam arti sebenarnya meski sempat diduduki beberapa tahun oleh Amerika pasca-Perang Dunia II, namun konsolidasi dan kristalisasi kebangsaannya tidak steril dari cipratan darah. Pemberontakan para daimyo atau warlord yang menguasai prefektur-prefektur sering saling serang dan itu berlanjut sampai Jepang dikuasai rezim Tokugawa (1600-1868) yang membentuk keshogunan. Untuk etos kerja, disiplin, etika masyarakat dan usaha, bangsa Jepang berutang budi pada Shogun

Tokugawa,’’ papar Rubag. ‘’Ya guna melepaskan diri dari imperialisme pengetahuan, agar tidak terus berstatus subaltern, kita harus menyimak tulisan Gayatri Spivak dan Edward W. Said. Anjuran mereka, kita harus menafsir sendiri sejarah, budaya dan tradisi kita lewat berbagai disiplin ilmu, bukan menyerahkan pada bangsa lain meskipun mereka mengaku ministerium yang merasa berhak memonopoli kebenaran. Lagi pula, Derrida mengenalkan teori dekonstruksi yang hakikatnya menyarankan kita agar menunda untuk percaya, apa pun dilihat, didengar, dan dibaca. Benar, dengan mewarisi tradisi dan cara berpikir keshogunan Tokugawa, Jepang berhasil melewati masa krisis dan segera bangkit setiap mengalami serangan. Gempuran Commodore Perry tahun 1853 dan 1854 lewat Teluk Edo membuat lahirnya Restorasi Meiji (1868) yang melejitkan Jepang di bidang industri berat. Kekalahan di Perang Dunia II dengan hancurnya Nagasaki dan Hiroshima 1945, membuat Jepang bangkit dan take off di tahun 1950. Mengapa bisa, bukankah ada gejolak di dalam negeri setiap Jepang mendapat gempuran dari luar? Tentu bisa, karena segala gejolak ada bagian dari pemerintah yang menangani, sedangkan kemajuan dan perkembangan Jepang sebagai negara dilaksanakan oleh kaum teknokrat dan birokrat yang piawai di bidangnya. Mereka tidak semua ikut ramai-ramai seperti politisi dan elite kita sibuk menangani segala isu yang bukan

Kennedy saat mendampingi suaminya Presiden John F. Kennedy dilantik pada 1961. Melania Trump memulai kariernya sebagai model rem-

aja di tanah asalnya di Slovenia. Dia kerap menjadi sampul majalah Vogue dan GQ. Melania dan para mantan istri Trump seperti Ivanka

yang juga bekas model, Jumat malam di Washington itu tiba-tiba berubah gaya menjadi berbusana lebih formal. (ant)

Aneh, Yoga Sambil ’’Nge-bir’’ Sedang Populer

John Legend dan Metallica akan Tampil di Grammy

Copot Celananya!

BPM/rtr

PERHATIAN - Salah satu penasihat Donald Trump, Kellyanne Conway dan Steve Bannon dalam acara pelantikan Sabtu (21/1) kemarin. Kellyanne Conway lebih mencuri perhatian publik dalam acara tersebut.

bidangnya,’’ ujar Nuarta. ‘’Kalau kita sering melontarkan teriakan ‘harga mati‘ untuk NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika, kita tidak boleh menyerah pada upaya memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa ini. Kalau mau berkata jujur, bangsa kita luput dari upaya balkanisasi dan makar, berkat ideologi pemersatu yang bernama Pancasila. Disadari atau tidak, sebagian besar warga bangsa ini, mempraktikkan dan mengamalkan ajaran Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Jika tidak, bangsa ini sudah hancur berkeping-keping saat gagasan RIS dipropagandakan Van Mook. Juga hancur lebur saat pemberontakan bersenjata sepanjang tahun 1950-an atau menjadi dua bagian saat terjadi G-30-S, karena dibelah komunisme dan kapitalisme yang menjadi inti Perang Dingin. Berkat Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa lah, NKRI tetap tegak, Merah-Putih terus berkibar dan kebinekaan sebagai kekuatan tetap bertahan. Bila ada oknum yang berlagak seperti orang suci karena para pengikutnya mendaulat dia sebagai imam besar, memlesetkan Pancasila dengan Panca Gila, kita perlu curiga, asal muasal oknum ini dan bertanya, apakah leluhurnya orang Indonesia? Dia juga pernah mengatakan Pancasila sebagai ideologi yang mengkhianati bangsa Indonesia dan sering menyebut warga bangsa yang tidak seiman dengannya sebagai kafir. Kini, oknum ini dengan beberapa bawahannya dibelit kasus hukum karena banyak pihak yang melaporkannya ke polisi. Ironisnya, dia seperti merengek atau ngeles, minta

kasusnya diselesaikan secara kekeluargaan atau ada yang memediasi. Hahaha, kukira macan ternyata kucing garong,’’ ungkap Sudiantara. ‘’Aku terkencing-kencing menahan bahak menyaksikan video yang viral beredar di internet menampilkan seorang wanita pakai helm membuli oknum yang kamu tuturkan. Dengan logat Jawa timur yang kental, dia mengkritisi oknum yang sering melaporkan setiap orang yang dibencinya dengan tuduhan penistaan agama. Dari pidato hingga mata uang, yang tidak sesuai dengan seleranya dan dianggap berseberangan dengan keyakinannya distigma sebagai penistaan. Ekspresi wanita itu tambah lucu saat mengulas masalah tuntutan oknum tersebut untuk mencopot Kapolda Jawa Barat dan Metro Jaya. Bib, kamu itu siapa, kok beraninya menyuruh copot Pak Kapolda, semua polisi kamu suruh copot, cocoknya celanamu sendiri yang dicopot, mau nggak? Kamu cocok nggak jadi habib, koreksi diri dong! Kalau berani, laporkan saya dengan penistaan copot celana, berani enggak, berani enggak? Sampai di situ orasi wanita tersebut, aku terguling-guling di lantai tanpa kuasa menahan diri,’’ tutur Sumadi. ‘’Virus megalomania menyebabkan oknum tersebut menyerang setiap orang yang dibencinya dan dituduhnya menista agama. Itu karena dia melekatkan nama sebuah agama di LSM yang diketuainya, sekaligus menjadi imam besarnya. Kini, seorang juru bicaranya yang juga mirip ketuanya gemar melemparkan tuduhan secara ngawur, dilaporkan beberapa komponen masyarakat Bali ke Direskrimsus Mapolda Bali,

bir sebagai alat untuk yoga, yang kemudian bisa diminum usai berlatih yoga. “Mengajar yoga tradisional dengan cara yang non-tradisional lebih banyak diminati,” kata Erin Sonn, pendiri Eat. Yoga.Drink. di Northern Vir-

ginia, AS yang menawarkan sesi “Yoga+Bir”. “Kita melakukan aktivitas ini karena yoga dan bir membuat rileks,” kata Kristin Kelly dari pabrik bir Flying Dog di Frederick, Maryland, AS. (ant)

BIR - Yoga menggunakan botol bir. Lewat Youtube berdurasi satu jam lebih saat berkunjung ke sebuah stasiun TV swasta, si Jubir yang kepo dan rempong tersebut, menuduh pecalang di Bali melempari umat Islam yang lagi sholat Jumat dan melarang mereka melakukan ibadah. Ini jelas-jelas fitnah, karena kerukunan beragama di Bali serta toleransi masyarakat Bali terhadap pendatang telah dibangun ratusan tahun. Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun pernah menyerukan para elite di Jakarta untuk datang ke Bali, khususnya ke sebuah tempat suci di Kubutambahan, Buleleng bernama Pura Kerta Negara Gambur Anglayang. Pura yang digagas tahun 1014 dan disempurnakan pada tahun 1260 saat pemerintahan Raja Prameswara Hyang Ning Hyang Dewa Lencana tersebut

BPM/ant

memiliki delapan pelinggih di jeroan-nya. Pelinggih Ratu Bagus Sundawan dari unsur Suku Sunda, Ratu Bagus Pemelayu dari ras Melayu, Ratu Ayu Syahbandar dan Ratu Manik Mas dari unsur Cina dan Buddha, Ratu Pasek, Dewi Sri dan Ratu Gede Siwa dari unsur Hindu dan Ratu Gede Dalem Mekah dari unsur Islam. Di area yang sama juga ada Padmasana untuk menyembah Batara Samodaya. Hebatnya, di antara pelinggih tidak ada sekat, menandakan prinsip persamaan, persaudaraan dan kebebasan sudah ada di sini sebelum Pancasila digali Bung Karno. Imam besar dan jubirnya perlu bertandang ke sini, sebelum bicara ngawur, atau perlu dicopot celananya, hahaha,’’ gelak Nyoman Putra menutup ulasannya. (aridus)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook