20 HALAMAN
NOMOR 178 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
Senin Kliwon, 19 Februari 2018
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Ratusan Tokoh Bali Dikukuhkan Jadi Relawan Semeton Mantra-Kerta Ingatkan Kampanye Santun dan Bermoral
KOSTER-ACE - Wayan Koster dan Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace) yang masingmasing didampingi istri berada di tengah-tengah massa.
DUKUNGAN kepada pasangan nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-I Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta), terus saja mengalir. Kini, giliran ratusan tokoh masyarakat yang didominasi anak muda yang menamakan dirinya Semeton Mantra-Kerta Bali memutuskan untuk menjadi garda terdepan pemenangan pasangan harapan rakyat Bali ini. Semeton Mantra-Kerta ini sendiri langsung dikukuhkan oleh Cawagub Ketut Sudikerta di Rumah Apresiasi Mantra-Kerta, Denpasar, Minggu (18/2) kemarin. Mantra-Kerta sendiri mendapuk purnawirawan jenderal bintang satu yang juga mantan Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI (Purn) Made Sumantra sebagai ketua
relawan. Usai mengukuhkan para relawan tersebut, Sudikerta menyambut baik dukungan tersebut. Ia mengatakan bahwa pihaknya seperti mendapat nutrisi untuk mewujudkan program-program Nawa Candra untuk menye jahterakan masyarakat Bali. Nawacandra sendiri merupakan sembilan program prioritas Mantra-Kerta apabila terpilih di Pilgub Bali 2018. Salah satu dari program-program tersebut ialah membangun ekonomi kerakyatan melalui bedah warung dan bedah rumah, pengembangan ekonomi kreatif hingga ke desa, memfasilitasi Kredit Usaha Rakyat (KUR), membangun LPD di desa adat yang belum memiliki LPD, memperkuat Lembaga Perkredi-
tan Desa (LPD), Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), pasar desa, koperasi, UMKM, kewirausahaan bagi pemuda, mendekatkan pelayanan perizinan hingga ke tingkat kecamatan. ‘’Kita menyambut positif hati nurani masyarakat kita yang menjatuhkan pilihan kepada kita, tentu dengan hati yang tulus kita terima untuk mewujudkan program Nawa Candra nanti. Karena ada sembilan program priortas kami,’’ terangnya. Ia juga berpesan kepada para pendukungnya untuk selalu mengedepankan nilai-nilai moral dan etika dalam memenangkan dan menyosialisasikan MantraKerta di masyarakat. Hal. 19 Dapat Apresiasi
Koster-Ace Usung Kampanye Simpatik, Berbudaya, Bermartabat dan Mengedepankan Kepentingan Bali KOMISI Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Provinsi Bali, Minggu (18/2) kemarin menggelar deklarasi kampanye damai Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2018. Acara digelar di Kantor KPUD Provinsi Bali di Jalan Tjok Agung Tresna, Denpasar. Jadwal yang disampaikan KPUD Provinsi Bali, deklarasi kampanye damai dimulai pukul 09.00 Wita, namun molor 20 menit menunggu pasangan nomor urut 2 yang tiba pukul 09.20 Wita. Pasangan calon nomor urut 1 (satu) Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (KosterAce) tiba tepat pukul 09.00 Wita. Kandidat yang diusung PDI Perjuangan, Hanura, PAN, PPP, PKB dan PKPI itu didampingi ribuan massa yang berjalan dengan tertib. Atribut bendera Merah Putih, bendera masing-masing partai pengusung berjejer dengan rapi. Iring-iringan Koster-Ace
yang berjalan kaki dari DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali semakin semarak dengan penampilan tiga barung baleganjur. Tiba di lokasi, Koster-Ace yang didampingi Ketua Tim Pemenangan I Nyoman Giri Prasta dan sejumlah pengurus lainnya langsung masuk ke lokasi deklarasi. Ketua KPU Provinsi Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi dalam sambutannya menegaskan deklarasi damai tidak hanya di permukaan, akan tetapi sudah masuk ke dalam hati dan dilaksanakan dalam keseharian bahkan untuk selamanya. ‘’Kami mengucapkan terima kasih, sampai saat ini seluruh tahapan dapat dilalui dengan penuh persaudaraan, dan manyama braya kita wujudkan,’’ katanya. Ia juga mengharapkan dalam pelaksanaan kampanye nanti, kedua pasangan calon memenuhi dan mematuhi semua aturan,
tidak melakukan kampanye di media sosial yang tidak jelas sumber beritanya. ‘’“Kampanye damai melahirkan suasana Bali yang teduh dan sejuk. Juga melahirkan pilkada yang berintegritas,’’ ujarnya. Setelah sambutan ini, kedua paslon bersama Ketua dan Sekretaris Tim Pemenangan mengucapkan Deklarasi Kampanye Damai secara bersama-sama, dilanjutkan dengan penandatanganan plakat Deklarasi Kampanye Damai. Selanjutnya dilakukan pelepasan burung merpati dan balon oleh masing-masing pasangan calon. Pada kesempatan itu, Koster berharap agar pelaksaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali benarbenar konsisten dilaksanakan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan KPUD Provinsi Bali. Hal. 19 Secara Simpatik
MANTRA-KERTA - Ratusan tokoh masyarakat yang didominasi anak muda yang menamakan dirinya Semeton Mantra-Kerta berkomitmen mendukung pasangan nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-I Ketut Sudikerta.
Jaksa Agung RI Resmikan Kantor Kejaksaan Badung di Mengwi
DIRESMIKAN - Bupati Giri Prasta mendampingi Jaksa Agung RI H.M. Prasetyo meresmikan Kantor Kejaksaan Badung di jalan Terminal Mengwi, Kamis (15/2).
JAKSA Agung RI H.M. Prasetyo meresmikan Kantor Kejaksaan Badung di jalan Terminal Mengwi, Kamis (15/2) lalu. Pada kesempatan itu H.M. Prasetyo mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan masyarakat serta Bupati Badung atas bantuan Gedung Kejaksaan Negeri Badung. Dengan pembangunan fasilitas ini akan dapat mempermudah dan mempercepat berjalannya pelayanan proses hukum terhadap masyarakat Kabupatn Badung. ‘’Mudah-mudahan dengan berdirinya Kantor Kejari Badung dapat memberikan pelayanan dan proses hukum yang berkeadilan terhadap masyarakat Badung. Pelihara terus hubungan baik dengan segenap instansi di wilayah Kabupaten Badung,’’ ungkap Jaksa Agung. Hadir pada kesempatan tersebut Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Gede Alit Widana, M.Si., Ketua DPRD Provinsi Bali Adi Wiryatama, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Ketua Pengadilan Tinggi Bali I Gede Ketut, S.H. M.H.,
Ketua Kejaksan Tinggi Bali Dr. Jaya Kusuma, S.H. M.H., Kapolresta Denpasar, Danrem 163/ WSA diwakili Kasi Intelrem 163/ WSA, Dandim 1611/Badung, Kapolres Badung, Wakil Bupati Badung, Camat Mengwi, Sekda Kota Denpasar, Jaksa Agung Muda Intelijen, Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan, Kajati Kalsel, kepala OPD Kabupaten Badung. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dalam sambutannya mengatakan Pemerintah Kabupaten Badung sangat komit terhadap penegakan hukum dan mendukung penuh proses pengadilan di Kabupaten Badung. ‘’Negara Indonesia adalah negara hukum, untuk itu Pemerintah Kabupaten Badung mengambil inisiatif untuk membangun kantor Kejari di Kabupaten Badung dan atas persetujuan DPRD Kabupaten Badung. Kejaksaan merupakan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D), sehingga sangat diperlukan dalam proses pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Badung agar bisa berjalan dengan baik dan
transparan,’’ jelas Giri Prasta. Sementara itu, Kajati Bali Dr. Jaya Kusuma, S.H., M.H. mengucapkan terima kasih atas kehadiran Jaksa Agung RI, dalam peresmian Kantor Kejaksaan Negeri Badung. ‘’Sesungguhnya berdirinya Gedung Kejari Badung merupakan Keputusan Presiden RI dan ditindaklanjuti dengan keputusan Jaksa Agung RI tentang pembentukan Kejari di seluruh Indonesia. Salah satunya Kejari di Kabupaten Badung. Dengan selesai dibangunnya Gedung Kejari Badung akan mempermudah dalam pelayanan hukum untuk masyarakat Badung. Kami mengucapkan apresiasi kepada pemerintah dan masyarakat Badung atas terbangunnya Gedung baru Kejari Badung,’’ paparnya. Dalam kesempatan tersebut, Jaksa Agung RI H.M. Prasetyo didampingi Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menanam pohon Badung di Halaman Kantor Kejaksaan Negeri Badung. Pohon ini selain sebagai pohon perindang juga untuk melestarikan pohon Badung yang merupakan ikon Badung. (ad941)
Magister Pariwisata Unud Luncurkan Buku dan Seminar Peluang Pariwisata Millenial
PROGRAM Studi (Prodi) Magister Pariwisata Fakultas Pariwisata Universitas Udayana (Unud) meluncurkan dua buku yaitu ‘’Metamorfosis Pariwisata Bali’’ karya Prof. Dr. Nyoman Darma Putra, M.Litt. selaku penulis dan editor dan buku ‘’How to Calculate Tourism Leakage Using Micro Analysis Approach’’ karya Dr. Ir. IGA Oka Suryawardani, M.Mgt., Ph.D. di aula Gedung Pascasarjana Unud beberapa hari lalu. Peluncuran buku tersebut dirangkai dengan Seminar ‘’Peluang dan Tantangan Pariwisata Millenial’’ dengan menampilkan pembicara tunggal Ida Rsi Acharya Waisnawa Agni Budha Wisesanatha (walaka Ir. Made Suryawan, M.M., CHSP., CHA). Acara ini dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Pariwisata Unud Dr. Drs. I Nyoman Sunarta, M.Si. Pada saat yang sama juga dilakukan acara penyerahan kenang-
kenangan kepada Prof. Dr. Nyoman Darma Putra, M.Litt. selaku mantan Ketua Prodi dan Prof. Dr. Syamsul Alam Paturusi, MSP. selaku mantan Sekretaris Prodi Magister Pariwisata yang sudah menyelesaikan tugasnya dengan sukses membawa Prodi Magister Pariwisata ke kancah internasional. Sementara itu, Dr. Ir. IGA Oka Suryawardani, M.Mgt., Ph.D. selaku Koordinator Prodi Magister Pariwisata yang baru sangat mengapresiasi kesuksesan pengelola prodi sebelumnya dan berjanji untuk melanjutkan program kerja dan kesuksesan tersebut. Suryawardani yang kini menjabat Koordinator Prodi Magister Pariwisata itu tercatat lulusan program Double Degree S-3 Pariwisata Pascasarjana Unud (Juli 2014) dan Universite Paris 1-Pantheon Sorbonne, Prancis (Juni 2015). Salah satu buku yang diluncurkan dengan judul ‘’How to Calculate
Tourism Leakage Using Micro Analysis Approach’’ yang merupakan hasil penelitian disertasi IGA Oka Suryawardani ini dicetak oleh Penerbit Lambert di Jerman. Buku tersebut memaparkan hasil riset tentang kebocoran pariwisata (tourism leakage) di sektor perhotelan di Bali. Dalam bukunya, istri dari Ir. AAP Agung Suryawan Wiranatha, M.Sc., Ph.D. ini mengatakan, pariwisata memang telah menjadi sektor penggerak ekonomi terbesar di Bali. Namun, keuntungan ekonomi yang didapat dari sektor ini belum sepenuhnya dinikmati oleh masyarakat Bali. Salah satu alasannya adalah kebocoran yang terjadi akibat dilakukannya impor, baik barang maupun jasa guna memenuhi kebutuhan industri pariwisata. Untuk menghitung kebocoran dari industri pariwisata tersebut, diperlukan metode penghitungan yang tepat, salah satunya adalah
pendekatan analisis mikro berbasis data perusahaan. Hasil penelitian yang berdasarkan analisis mikro menunjukkan bahwa kebocoran terbesar terjadi di hotel berbintang 4 dan 5 yang merupakan chain hotel atau hotel berjaringan yakni sebesar 51%, diikuti oleh bintang 4 dan 5 yang bukan chain hotel sebesar 22,7%. Sedangkan untuk hotel berbintang 1, 2 dan 3, kebocoran terjadi sebesar 12% dan hotel nonbintang sebesar 8,8%. ‘’Data itu menunjukkan bahwa pendapatan dari sektor akomodasi pariwisata banyak yang lari ke luar negeri. Pendapatan yang ke luar itu antara lain untuk membiayai produk impor, tenaga kerja asing, komisi agen luar negeri, dan lainnya,’’ ujarnya. Dengan rata-rata kebocoran pendapatan sebesar 18,8%, sehingga diperlukan strategi tepat untuk meminimalisasi hal ini. Hal. 19 Produk Lokal
BUKU – Koordinator Prodi Magister Pariwisata Dr. Ir. IGA Oka Suryawardani, M.Mgt., Ph.D. foto bersama saat seminar dan peluncuran buku beberapa hari lalu di Pascasarjana Unud.
denpasar
2
Senin Kliwon, 19 Februari 2018
figur
”Mitigation Plan” yang Jelas PENURUNAN status Gunung Agung dari status awas menjadi siaga disambut gembira oleh para pelaku pariwisata. Pasalnya, kondisi itu sebelumnya memang menjadi sorotan yang sangat luar biasa dari partner di luar negeri maupun calon wisatawan yang mengikuti pemberitaan di berbagai media. Guna meyakinkan para wisatawan, Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies (Asita) Bali akan terus melakukan persiapan yang lebih baik, apabila terjadi lagi erupsi Gunung Agung. Dalam hal ini, yang sudah disiapkan adalah mitigation plan atau rencana mitigasi bencana yang jelas. ‘’Mitigation plan saat ini sudah kami sampaikan di sejumlah negara, termasuk di negara Tiongkok yang sebelumnya paling ragu terhadap hal tersebut,’’ ujar Ketua Asita Bali I Ketut Ardana, belum lama ini. Dengan adanya rencana mitigasi bencana yang jelas, pihaknya optimis pariwisata Bali akan kembali normal bahkan akan lebih baik lagi. ‘’Informasi seperti itu memang sangat dibutuhkan oleh wisatawan, karena tidak satu pun wisatawan yang ingin berkunjung ke kawasan yang tidak aman. Jadi, kita pastikan destinasi kita aman dan nyaman untuk dikunjungi,’’ tegasnya. Sementara untuk meningkatkan kembali kunjungan wisatawan, promosi akan tetap dilakukan. Tidak hanya dalam kondisi seperti ini, namun juga harus dilakukan setiap saat. Promosi itu tidak hanya dilakukan pemerintah saja, namun industri pariwisata juga harus ikut melakukan promosi. Dengan cara seperti itu, diharapkan peningkatan kunjungan wisatawan sesuai yang ditargetkan pemerintah, yakni 20 juta wisatawan pada tahun 2019 mendatang bisa tercapai. ‘’Untuk tahun 2018, Kementerian Pariwisata menargetkan sebanyak 17 juta wisatawan. Setidaknya 10 juta wisatawan Tiongkok diharapkan berlibur ke Tanah Air,’’ ujarnya. (edi)
Pemotong Kaki Istri Batal Ajukan Banding Pasrah Diganjar 8 Tahun Penjara
Denpasar (Bali Post) Pascadivonis bersalah dan dihukum selama delapan tahun penjara, terdakwa Kadek Adi Waisaka Putra (37) yang dengan sadis menganiaya hingga kaki istrinya putus sempat membisiki pengacaranya, Benny Hariono, untuk mengajukan upaya hukum banding. Namun setelah diberikan kesempatan selama sepekan dan setelah berpikir matang, terdakwa batal melakukan upaya hukum banding. Terdakwa menerima putusan majelis hakim yang mengganjarnya selama delapan tahun penjara. Hal tersebut dibenarkan kuasa hukumnya, Benny Hariono, Minggu (18/2) kemarin. “Ya, terdakwa akhirnya menerima vonis itu Jumat (16/2) lalu, setelah batas waktu pikir-pikir selama sepekan,” ujar Benny. Tidak hanya pihak terdakwa, jaksa yang melakukan penuntutan pada terdakwa juga menerima putusan majelis hakim, walau vonis lebih rendah dari tuntutan jaksa. Seperti diberitakan sebelumnya, majelis hakim pimpinan Estar Oktavi menilai perbuatan terdakwa sadis dan membuat istrinya, Ni Luh Putu Kariani, cacat seumur hidup. Kadek Adi Waisaka Putra, Kamis (8/2) lalu akhirnya dipenjara selama delapan tahun penjara. Majelis hakim pimpinan Estar Oktavi mengatakan, terdakwa terbukti melakukan kekerasan dalam rumah tangga, yakni memotong kaki istrinya hingga mengalami cacat seumur hidup. Kendati demikian, putusan hakim masih lebih rendah satu tahun dari tuntutan jaksa. JPU Ni Luh Wayan Adhi Antari sebelumnya menuntut terdakwa supaya dihukum selama sembilan tahun penjara. Tentang pasal yang digunakan menghukum terdakwa, majelis hakim sependapat dengan JPU dari Kejari Denpasar. Yakni, terdakwa dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan KDRT dengan korban istrinya, Ni Luh Putu Kariani. Terdakwa melakukan perbuatan kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 huruf a yang mengakibatkan istrinya jatuh sakit dan luka berat. Dalam perkara ini, terdakwa juga dijerat Pasal 44 ayat 2 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT. Terdakwa menganiaya istrinya pada 5 September 2017 di kamar kosnya di Jalan Uma Buluh, Canggu. Kasus ini berawal dari terjadinya pertengkaran antara korban dan terdakwa. Terdakwa yang dalam keadaan emosi mengambil parang yang panjangnya 31 sentimeter. Terdakwa mengayunkan parang tersebut ke kedua kaki istrinya secara bergantian. Dengan kaki terluka dan berlumuran darah, korban berusaha kabur namun tetap dikejar dan ditebas beberapa kali hingga kaki istrinya putus. Mirisnya, aksi itu dilakukan sang suami di depan anaknya sendiri. Ketika korban sudah tidak berdaya, terdakwa mengajak istrinya ke rumah sakit. (kmb37)
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : Stop ”Hoax” dan Ujaran Kebencian saat Pilgub 2018 Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
MELUKIS WAYANG - Sejumlah anak sedang belajar melukis wayang tradisional khas Kamasan di Taman Budaya Bali, Minggu (18/2) kemarin. Kegiatan seperti ini merupakan salah satu media yang efektif untuk memperkenalkan seni dan budaya kepada generasi muda Bali. Bali Post/wan
Bersekongkol Mencuri
Enam Karyawan Toko Ditangkap
Denpasar (Bali Post) Kasus pencurian puluhan slop rokok di Toko Onik di Jalan Antasura, Peguyangan Kangin, Denpasar Utara berhasil diungkap anggota Ospnal Polsek Denpasar Barat, Sabtu (17/2) lalu. Pelakunya ternyata enam karyawan di toko tersebut berinisial Ni Nengah Sr (30), Ni Ketut An (26), Ni Luh St (27), EY (44), SF (24) dan Ye (27). Sedangkan pelaku lain, Pt, masih buron. Dikonfirmasi Minggu (18/2) kemarin, Kapolsek Denpasar Barat Kompol Gede Sumena didampingi Kanit Reskrim Iptu Aan Saputra mengatakan, pemilik toko I Wayan Partama (55) pada Senin (12/2) pukul 10.00 Wita mengaudit dan mengecek barang dagangan yang ada di
toko. Korban kaget karena sebagian barang hilang. Selanjutnya, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Denpasar Barat. Barang yang hilang meliputi 11 slop rokok Marlboro, 10 slop rokok Sampoerna dan 16 slop rokok Dji Sam Soe. Setelah menerima laporan
itu, Tim Opsnal dipimpin Panit Buser Ipda Nengah Seven Sampeyana melakukan penyelidikan. ‘’Hasil penyelidikan mengarah ke orang dalam yaitu karyawan toko tersebut. Anggota kami melakukan penyelidikan lebih mendalam dan akhirnya berhasil mengungkap kasus ini,’’ ujar
Iptu Aan Saputra. Awalnya Ni Nengah Sr ditangkap di tempat kosnya di Jalan Antasura Gang Dewi Madri, Denpasar. Selain menangkap pelaku, polisi mengamankan barang bukti uang hasil penjualan rokok curian tersebut Rp 2.550.000. Selanjutnya pelaku dibawa ke Polsek Denpasar Barat guna diinterogasi lebih dalam. Dari pengakuan Sr, dia bersekongkol dengan teman kerjanya yaitu Ni Ketut An, Ni Luh St, EY, SF, Ye dan Pt. Dalam aksinya, para pelaku membagi
PGSDT Gelar Temu Wirasa
Ajang Mempererat Hubungan ”Pasemetonan” Denpasar (Bali Post) – Dalam rangka HUT XLIX dan Mahasaba VI yang akan dilaksanakan pada 4 Maret 2018 mendatang, Para Gotra Santana Dalem Tarukan (PGSDT) menggelar Temu Wirasa dan Dharma Tula di Auditorium Uttama Widya Sabha kampus Universitas Warmadewa, Minggu (18/2) kemarin. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yakni Ida Sri Rsi Dukuh Putra Bandem Kepakisan dan Guru Made Sueca. Hadir dalam kegiatan ini, Ketua Umum Pengurus Pusat PGSDT I Nyoman Gunawan, Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. dan 250 pasemetonan
PGSDT kabupaten/kota se-Bali. Ketua Panitia I Ketut Sugihantara mengatakan, kegiatan temu wirasa ini bertujuan untuk mempererat hubungan pasemetonan PGSDT atas dasar sradha dan bhakti, menegakkan bhisama dan nilai-nilai luhur Ida Batara Dalem Tarukan. Dalam upaya menjalin komunikasi antar-pasemetonan, pengurus PGSDT memanfaatkan teknologi informasi, seperti media sosial (medsos). Sebab, keterbukaan informasi dan lancarnya komunikasi sangat bermanfaat untuk mempersatukan pasemetonan PGSDT di manapun berada. “Forum Temu Wirasa ini adalah salah satu cara dan upaya untuk saling tukar
Bali Post/win
FOTO BERSAMA - Ketua Umum Pengurus Pusat PGSDT I Nyoman Gunawan (lima dari kiri) didampingi pengurus PGSDT lainnya berfoto bersama Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. pada acara Temu Wirasa PGSDT, Minggu (18/2) kemarin.
pikiran dan informasi dari berbagai sudut pandang tokoh, pangelingsir dan pengurus PGSDT. Sehingga dapat memediasi agar tidak menimbulkan salah persepsi dalam menjalankan dharmaning makawitan dan mapesemetonan ke depannya,” ujar Sugihantara. Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat PGSDT I Nyoman Gunawan menegaskan, di era globalisasi seperti saat ini, persaingan sangat ketat. Oleh karena itu, kualitas SDM harus ditingkatkan. Terlebih pengaruh teknologi dan informasi sangat pesat di kalangan generasi muda. Perkembangan dan persaingan ini harus dimaknai sebagai sebuah kompetisi untuk membangun dan meningkatkan kualitas SDM. Terutama bagi generasi muda pasemetonan PGSDT. “Melalui temu wisara ini, kita ingin menyadarkan pasemetonan PGSDT untuk menjaga dan meningkatkan persaudaraan, sehingga tidak terjadi perpecahan di dalam pasemetonan PGSDT. Meskipun pengaruh teknologi informasi dan persaingan global terus terjadi, namun hal ini harus dapat dimaknai sebagi ajang untuk mempersatukan diri dan untuk meningkatkan kualitas SDM untuk lebih maju ke depannya. Apalagi pasemetonan PGSDT berkewajiban untuk menjaga keberadaan PGSDT itu sendiri,” tegasnya. Gunawan berharap pasemetonan PGSDT dapat tercerahkan dari tokohtokoh yang menjadi narasumber pada temu wirasa ini. Sehingga pasemetonan sadar tentang apa yang akan diperbuat dan diprogramkan ke depan untuk menjaga warisan leluhur PGSDT. (win)
tugas. ‘’Ada yang bertugas mengambil barang lalu ditaruh di depan meja kasir. Tujuannya untuk mengelabuhi pemilik toko. Ada juga yang memilih diam atau tidak melapor kepada majikannya. Para pelaku ini dapat upah sesuai tugasnya masingmasing,’’ kata Iptu Aan Saputra. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Dua Kali Ditunda
Hari Ini, Willy Rencananya Dituntut Denpasar (Bali Post) JPU Bella Putra Atmaja dan kawan-kawan yang menyidangkan perkara 19 ribu butir pil ekstasi dengan terdakwa Abdulrahman Willy sudah dua kali gagal membacakan tuntutan. Majelis hakim pimpinan I Made Pasek, awalnya meminta jaksa dari Kejari Denpasar itu memberikan penundaan hingga Kamis (15/2) lalu. Namun hari itu juga batal dilakukan penuntutan karena bertepatan dengan Jaksa Agung M. Prasetyo meresmikan Kantor Kejari Badung di Mengwi. Informasi yang didapat di lingkungan pengadilan, pihak JPU akan membacakan tuntutan pada terdakwa Willy yang mengaku sebagai manajer marketing Akasaka, Senin (19/2) hari ini. “Kamis batal karena ada peresmian Kejari Badung. Kebetulan yang meresmikan jaksa agung. Saat itu juga ada briefing dari Jaksa Agung, sehingga jaksa semua hadir di sana. Mungkin Senin tuntutan Willy sudah bisa dibacakan,” tandas seorang petugas kejaksaan. Sebelumnya Willy sempat menangis saat diperiksa sebagai terdakwa. Dia mengaku dijebak hingga dia harus berurusan dengan pengadilan. Hal itu terungkap juga di persidangan bahwa terdakwa lain mengaku barang ekstasi itu milik Acoy dan diminta dijualkan oleh Dedi Setiawan. Dedi kemudian meminta Iskandar menjualkan. Namun sebelum dijual, Dedi sudah keburu ditangkap di Tangerang. Dari sanalah kemudian berkembang dengan penangkapan Budi Liman lanjut Willy ditangkap di Akasaka. (kmb37)
Badung Gelar Ruwatan ”Sapuh Leger” Se-Bali PEMERINTAH Kabupaten Badung melaksanakan ruwatan Sapuh Leger se-Bali di Jaba Pura Lingga Bhuwana, Puspem Badung, Minggu (18/2) kemarin. Total ada sebanyak 2.442 orang ikut dalam ruwatan ini, baik dari masyarakat Badung maupun kabupaten/kota lain di Badung. Ruwatan Sapuh Leger yang ketiga kali ini ditanggung penuh oleh Pemkab Badung alias gratis. Upacara ini dihadiri langsung oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan pejabat terkait di lingkungan Pemkab Badung. Masyarakat juga tumpah ruah memenuhi areal Jaba Pura Lingga Bhuwana Puspem Badung untuk mengikuti ruwatan massal ini. Rangkaian upacara di-puput oleh dua sulinggih yakni Ida Pedanda Geria Angantaka dan Ida Pedanda Geria Tegal Darmasaba serta seorang Dalang Sapuh Leger yakni Ida Bagus Alit Arga Patra dan dibantu 10 orang dalang untuk meruwat. Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Badung Ida Bagus Anom Bhasma mengatakan, ruwatan Sapuh Leger se-Bali ini telah tiga kali dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Badung. Dua kali pada era Bupati A.A. Gde Agung dan baru sekali di era Bupati I Nyoman Giri Prasta. ”Ruwatan Sapuh Leger ini diadakan tiap lima tahun sekali. Sekarang sudah
Gratis, Diikuti 2.442 Orang
tiga kali. Kalau saya tidak salah, pelaksanaan pertama tahun 2008. Waktu itu diikuti kurang lebih 2.500 orang. Kemudian tahun 2013 kami gelar yang kedua kalinya dengan jumlah peserta sekitar 1.500 orang. Sementara yang sekarang pesertanya terdaftar kurang lebih 2.000 orang lebih,” ujarnya. Anom Bhasma menambahkan, masyarakat yang ikut ruwatan ini tidak hanya masyarakat Badung, tetapi juga dari berbagai kabupaten/kota di Bali. “Yang mengikuti ruwatan Sapuh Leger mayoritas berasal dari Kabupaten Badung. Tapi tidak sedikit pula berasal dari sejumlah kabupaten/kota seBali,” terangnya. Anom Bhasma menambahkan, masyarakat yang ikut ruwatan ini tidak dipungut biaya sepeser pun alias gratis. Pasalnya, semua biaya sudah ditanggung oleh Pemkab Badung. Anom Bhasma menyebutkan, sedikitnya Rp 150 juta APBD Badung tahun 2018 dialokasikan untuk upacara ini. “Masyarakat tidak dipungut biaya apa pun untuk mengikuti ruwatan Sapuh Leger ini alias gratis,” katanya. Anom Bhasma menegaskan, ruwatan Sapuh Leger gratis ini merupakan bagian dari komitmen Bupati Badung untuk meringankan beban masyarakat yang membutuhkan ruwatan Sapuh Leger. Masyarakat cukup
menyiapkan di antaranya Daksina Pejati duang soroh serta pelengkapan persembahyangan. “Biaya yang diperlukan untuk melaksanakan ruwatan Sapuh Leger tidak murah. Untuk itu, Bapak Bupati memprakarsai diselenggarakannya ruwatan Sapuh Leger gratis se-Bali agar bisa meringankan beban masyarakat,” jelasnya. Ketua Panitia Ruwatan Sapuh Leger I Gusti Ngurah Artawan yang juga Ketua Listibiya Badung mengatakan, jumlah peserta yang mengikuti ruwatan Sapuh Leger mencapai 2.442 orang. Sesuai dengan Lontar Kala Tatwa, Sudamala dan Siwa Gama, bagi umat Hindu yang lahir bertepatan dengan Wuku Wayang, wajib melaksanakan ruwatan Sapuh Leger yang bertujuan untuk penyucian dan pawintenan. Adapun rangkaian pelaksanaan ruwatan Sapuh Leger, di antaranya meruwat dan mabayuh oton. Sementara itu, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menegaskan, ruwatan Sapuh Leger ini sebagai bentuk komitmen Pemkab Badung dalam meringankan beban masyarakat Badung dan Bali, khususnya yang membutuhkan ruwatan Sapuh Leger. “Bukan ini saja yang kami lakukan. Kegiatan adat apa pun itu saya akan bantu. Itu tugas pemerintah bagaimana meringankan beban dan kebutuhan
RUWATAN – Bupati Giri Prasta saat menghadiri ruwatan Sapuh Leger massal se-Bali di Jaba Pura Lingga Bhuana Puspem Badung, Minggu (18/2) kemarin. masyarakat,” ujarnya. Mantan Ketua DPRD Badung ini mengilustrasikan keberadaan peran masing-masing tokoh Panca Pandawa. Di mana ketika menjadi Bima, harus berani tegas, aturan jelas. Kalau menjadi Arjuna, tepat sasaran untuk membantu. “Nah, di sini yang butuh Sapuh Leger, Sapuh Leger kita bantu. Yang butuh pendidikan, pendidikan kita bantu. Begitu seterusnya,” jelas Giri Prasta. Kemudian, Nakula. Menurut Giri Prasta, Nakula itu adalah penampilan, performa. Keempat, bagian dari Panca
Pandawa adalah Sahadewa berarti intelektual atau kecerdasan. Yang paling penting. kelima adalah Darma Wangsa, Yudistira bagaimana neraka itu biar bisa dijadikan surga. Orang yang lagi bingung itu biar bisa dibantu. “Semua warga dan masyarakat dapat melakukan itu. Sapuh Leger ini artinya sapuh pembersih dan leger itu ligir yang berarti mala yang ada di diri kita sendiri. Biar paripurna tidak cukup di raga saja, tapi juga di desa. Dan komitmen kami tidak hanya di Badung, tapi juga Bali,” pungkasnya. (ad937)
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
Senin Kliwon, 19 Februari 2018
Modal Hadapi Sevilla London Dua gol Romelu Lukaku mengantarkan Manchester United (MU) melaju ke perempatfinal Piala FA dengan mengalahkan tuan rumah Huddersfield Town 2-0, Minggu (18/2) kemarin. Kemenangan ini juga menjadi modal bagi pasukan Jose Mourinho menghadapi Sevilla di Liga Champions pertengahan pekan ini. Lukaku menjaga konsistensinya dengan mencetak gol di setiap pertandingan MU di tiga laga sebelumnya di turnamen ini. Pemain Belgia itu telah mencatatkan 11 gol dari sepuluh penampilannya di Piala FA dan 21 gol di semua kompetisi musim ini. Gol pertama Lukaku tercipta pada menit ketiga dari jarak dekat. Sang penyerang kembali menyumbang gol pada babak kedua setelah MU membangun serangan balik cepat ke gawang tim yang mengalahkan mereka di Stadion John Smith di Liga Inggris, Oktober silam. Pertandingan putaran kelima Piala FA ini juga dihiasi keputusan Video Asisten Wasit (VAR) terkini di sepak bola Inggris, ketika gol pemain MU Juan Mata tidak disahkan setelah dinyatakan offside sebelum turun minum. ‘’Ya, keputusan itu menguntungkan kami namun VAR ini bagi saya membunuh emosi permainan,’’ kata manajer Huddersfield David Wagner. ‘’Itulah mengapa saya tidak menyukainya, namun saya bukan orang yang membuat keputusan.’’ Pekan buruk West Bromwich Albion bertambah buruk ketika mereka dikalahkan oleh Southampton 1-2 untuk mengamankan tiket perempatfinal untuk pertama kalinya sejak 2005. Kekalahan selalu terlihat menghinggapi kubu West Brom, yang menghuni dasar
klasemen Liga Inggris dan telah memecat ketua serta ketua eksekutif mereka pada awal pekan lalu. Mereka kemudian harus mengizinkan empat pemain senior mereka dimintai keterangan polisi Spanyol atas tudingan pencurian di taksi dari bagian luar suatu rumah makan cepat saji di Barcelona. Dua orang yang terlibat insiden itu, Jonny Evans dan Gareth Barry, tampil sebagai pemain inti saat melawan Southampton setelah meminta maaf di depan umum, meski ban kapten Evans dicabut oleh manajer Albion Alan Pardew. South-
ga dari Indonesia. ‘’Standar Operasional Prosedur (SOP) keselamatan memang telah ada, tetapi kita akan lihat lagi perjanjian di antara majikan dengan pekerja terkait apabila peraturan tersebut masih longgar,’’ katanya. Dia mengharapkan Kantor Tenaga Kerja dan Kementerian Sumber Daya Manusia akan mengadakan kajian lagi terhadap perjanjian serta SOP terkait. Minggu lalu seorang pembantu rumah tangga Adelina Lisio (28) meninggal dunia di Rumah Sakit Bukit Mertajam setelah diduga disiksa oleh majikannya di sebuah rumah di Bukit Mertajam,
Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019 1. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 2. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) 3. Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan 4. Partai Golongan Karya (Golkar) 5. Partai Nasional Demokrat (NasDem) 6. Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda) 7. Partai Beringin Karya (Berkarya) 8. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 9. Partai Persatuan Indonesia (Perindo) 10. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 11. Partai Solidaritas Indonesia (PSI). 12. Partai Amanat Nasional (PAN) 13. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) 14. Partai Demokrat Bali Post/rtr
JATUH - Pesawat berpenumpang 66 orang jatuh di pegunungan Iran bagian tengah dalam perjalanan dari Teheran menuju Yasuj di bagian barat daya negara tersebut, Minggu (18/2) kemarin. Semua penumpang dan awak pesawat tewas dalam kecelakaan tersebut.
han direksi BPD Bali kurang memperhatikan syarat-syarat kompetensi, pengalaman, track record integritas sebagai syarat mutlak bagi sebuah bank untuk dapat survive atau berkembang. Kata dia, Minggu kemarin, Komite Nominasi dan Remunerasi kurang memperhatikan calon yang mempunyai kompetensi, pengalaman memimpin dan integritas. Hanya karena kurang satu persyaratan yaitu Sertifikat Manajemen Risiko, malah digugurkan atau ditolak. Padahal semestinya syarat tersebut bisa disusulkan. ‘’Padahal pelamar berasal dari bank yang jauh lebih besar dari BPD Bali dan mempunyai pengalaman luas dan sudah teruji,’’ pungkasnya. Menurutnya, orang Bali yang berkecimpung atau pernah berkiprah dalam dunia perbankan, bukan saja di level regional Bali saja. Tetapi di level nasional maupun internasional juga ada yang berminat untuk mengembangkan BPD Bali. Namun tidak mendapat kesempatan hanya kurang persyaratan yang semestinya tidak terlalu susah untuk dipenuhi.
Pulau Pinang. Menurut laporan, beberapa tetangga menyebut Adelina dipaksa tidur bersama seekor anjing jenis rottweiler di anjungan rumah selama lebih sebulan sebelum dia meninggal, Sabtu. Ahmad Zahid mengatakan, pemerintah Malaysia juga tidak akan melindungi siapa pun majikan yang didapati bersalah melakukan penganiayaan atau kezaliman kepada pekerja asing. ‘’Kita mempunyai perjanjian di antara pihak majikan dan pekerja berkenaan yang harus ditandatangani supaya peraturan dan garis panduan itu dapat diikuti,’’ katanya. (ant)
Demokrat Nomor Terakhir
juga melayani sejumlah rute internasional. Iran mengalami sejumlah kecelakaan pesawat dalam beberapa dekade terakhir. Teheran menyatakan sanksi dari Amerika Serikat membuat pihaknya tidak bisa membeli pesawat atau suku cadang baru dari negaranegara Barat. (kmb33/rtr)
Pemilihan Direksi Jangan Kaku
lima orang yang diajukan ke OJK. Termasuk di dalamnya calon Direktur Utama dan Direktur Kepatuhan. Namun karena peraturan yang harus dipatuhi, maka Dewan Komisaris dan pemegang saham masih koordinasi dengan Menteri Dalam Negeri dan OJK untuk langkah selanjutnya. ‘’Yang lain tidak diusulkan karena masih ada perbedaan pendapat terkait pemberlakuan PP No. 54 Tahun 2017 tentang BUMD, Pasal 57 yang berkaitan dengan syarat umur maksimal 55 tahun,’’ jelasnya. Lima orang calon lainnya yang belum terpilih di antaranya Dr. I Gede Made Sadguna dengan jabatan yang dituju Direktur Utama, I Wayan Sukarta dengan jabatan dituju Direktur Utama, I Nengah Dana Wirawan dengan jabatan dituju Direktur Kredit, Ida Bagus Putu Suryawan dengan jabatan dituju Direktur Bisnis Nonkredit dan I Dewa Gede Putra Yustina dengan jabatan dituju Direktur Kepatuhan. Sementara itu, pengamat perbankan Nyoman Sender mengatakan, proses pemili-
Malaysia Keberatan Indonesia Hentikan Pengiriman PRT
14 Parpol Ambil Nomor Urut
Tiga Calon Direksi BPD Bali akan Dites OJK Pusat TIGA calon direksi BPD Bali dalam waktu dekat akan mengikuti fit and proper test yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Pusat. Tiga calon ini telah diseleksi tim seleksi calon direksi Bank BPD Bali melalui hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). ‘’Bila tiga calon ini lulus fit and proper test dan disetujuai oleh OJK maka selanjutnya penetapan kembali oleh RUPS,’’ kata Dr. I Ketut Sukawati Lanang Putra Perbawa, Dewan Komisaris PT Bank Pembangunan Daerah Bali, Minggu (18/2) kemarin. Dari 25 orang yang mendaftar, delapan calon yang diajukan ke RUPS LB. Hasilnya tiga calon terpilih dan Selasa (20/2) akan dikirim ke OJK Pusat. Tiga orang calon tersebut I Nyoman Sudarma dengan jabatan yang dituju Direktur Kredit, Ida Bagus Gede Setia Yasa dengan jabatan yang dituju Direktur Operasional dan I Wayan Sutela Negara dengan jabatan yang dituju Direktur Bisnis Nonkredit. Lanang Putra Perbawa mengakui idealnya sebanyak
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Dari segi statist i k n y a , ujarnya, Malaysia merupakan negara yang mencatatkan kasus penyiksaan terhadap pembantu rumah tangga dari Indonesia terendah dibanding beberapa negara lain. Sehubungan hal itu, Ahmad Zahid mengatakan akan bertemu dengan Menteri Tenaga Kerja Indonesia Hanif Dakiri untuk mengadakan perundingan mengenai soal keselamatan pekerja-pekerja serta pembantu rumah tang-
Romelu Lukaku
wasan yang sulit dijangkau. ‘’Kami masih belum memiliki akses ke lokasi kecelakaan sehingga jumlah korban tewas masih belum bisa dipastikan secara akurat,’’ kata Mohammad Taghi Tabatabai. Mehrabad berlokasi di barat Teheran dan banyak digunakan sebagai bandara domestik, meski
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
Pemerintah Malaysia akan dirugikan dengan rencana pemerintah Indonesia yang mau menghentikan pengiriman pembantu rumah tangga (PRT) ke negara ini. Wakil Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Ahmad Zahid Hamidi mengemukakan hal itu sebagaimana diberitakan media setempat, Minggu (18/2) kemarin, menanggapi wacana penghentian pengiriman PRT ke Malaysia usai mengadakan peninjauan ke Dataran Bagan Datuk.
ampton membuka keunggulan melalui Wesley Hoedt pada menit ke-11. Dusan Tadic menambahi gol kedua setelah turun minum. Salomon Rondon dengan cepat membalas untuk West Brom namun Southampton mampu mencatatkan kemenangan kedua mereka di Albion dalam dua pekan, dan mendapatkan tiket perempatfinal berhadapan dengan Wigan Athletic atau Manchester City yang baru pada bertanding pada Senin dini hari. Pada laga lain Brighton menang 3-1 atas Coventry City. Di Hillsborough, Sheffield Wednesday dan Swansea City bermain imbang tanpa gol. (kmb39/rtr/ant)
waktu setempat. Hilang kontak yang terjadi antara menara pengawas dan pesawat berjenis ATR-72 itu dipercaya terjadi setelah pesawat itu menabrak gunung Dena. Aseman Airlines membantah pesawat jatuh dikarekanan kesalahan teknis. Mereka mengatakan, kecelakaan kemungkinan besar terjadi lantaran cuaca buruk di kawasan itu. Meski demikian, otoritas setempat masih menginvestigasi penyebab jatuhnya pesawat tersebut. ATR merupakan pesawat bermesin turbo ganda yang biasa dipakai dalam penerbangan jarak pendek. Juru bicara Aseman Airlines Mohammad Taghi Tabatabai mengatakan, seluruh penumpang bersama enam awak kapal dilaporkan tewas. Meski demikian, Tabatabai mengaku hal tersebut belum bisa dilaporkan secara pasti mengingat kondisi ka-
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
Kuala Lumpur -
Pesawat Tabrak Gunung, 66 Tewas Teheran – Sebuah pesawat berpenumpang 66 orang jatuh di pegunungan Iran bagian tengah, dalam perjalanan dari Teheran menuju Yasuj di bagian barat daya negara tersebut, Minggu (18/2) kemarin. Pesawat buatan ATR milik Aseman Airlines itu jatuh di area pegunungan dekat Semirom, demikian diungkapkan juru bicara badan darurat Mojtaba Khaledi. Dia menambahkan, helikopter penyelamat tidak bisa mendarat di lokasi karena kabut tebal. Sementara itu, petugas mencoba mencapai wilayah itu lewat jalur darat. Pesawat itu menghilang dari radar 50 menit setelah lepas landas dari Mehrabad. Pesawat yang membawa 60 penumpang, dua pramugari, dua pilot serta dua aparat keamanan itu diketahui lepas landas sekitar pukul 5 pagi
20 HALAMAN
NOMOR 178 TAHUN KE 70
Jadi pertimbangan strategis berupa jam terbang, pengalaman, kompetensi, track record dan integritas mesti lebih dikedepankan. Bukan persyaratan administratif yang terkesan kaku. Kebijakan pemilihan direksi seperti ini patut dipertanyakan oleh masyarakat Bali apabila menginginkan bank BPD Bali ini bertumbuh dan berkembang ke depan. Pemegang saham harus memahami bahwa sejatinya pemilik mayoritas sebuah bank itu adalah masyarakat penabung. Karena 80 persen aset bank berasal dari uangnya nasabah tabungan dan deposito. Sedangkan pemegang saham dalam hal ini pemda (provinsi dan kabupaten/kota) tidak lebih dari 20 persen saja. ‘’Saya khawatir para pemegang saham tidak memahami hal tersebut dan karenanya merasa memiliki bank BPD,’’ tegasnya. Mereka lupa mayoritas pemilik bank itu adalah masyarakat yang kepentingannya diwakili oleh regulator bidang perbankan yang bersifat independen yakni Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (kmb42)
Jakarta (Bali Post) Empat belas partai politik (parpol) yang lolos verifikasi faktual telah mengambil undian nomor urut peserta Pemilu 2014. Nomor itu akan digunakan hingga hari pencoblosan pada 17 April 2019. Pengundian nomor urut tersebut dilakukan di aula lantai dua kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (18/2) malam. Acara pengundian nomor urut dipandu langsung oleh Ketua KPU RI Arief Budiman dan Ketua Bawaslu RI Abhan. Pimpinan partai yang hadir antara lain Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Tommy Soeharto, Ketua Umum PPP Romahurmuziy, Ketua Umum PSI Grace Natalie. Ada kejadian menarik sebelum undian nomor urut dilakukan antara lain Megawati Soekarnoputri yang berpapasan dengan Prabowo Subianto yang pernah jadi pasangannya di Pilpres 2009. Mereka lalu bersalaman. Hal. 19 Tommy Soeharto
info seremonial
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Simakrama dengan Krama Desa Adat Peneng Baturiti
Bupati Giri Prasta Fasilitasi ’’Karya Melaspas’’ di Pura Puseh Desa Peneng BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri undangan simakrama dengan krama pangempon Pura Puseh Desa Adat Peneng, Baturiti, Tabanan, Kamis (15/2) lalu. Bupati Badung didampingi anggota DPR-RI I Made Urip, Camat Baturiti I Ketut Ridia, Bendesa Adat Desa Peneng I Wayan Reda dan Perbekel Desa Mekar Sari I Made Darsana. Turut hadir prajuru Desa Adat Sekar Gula, Kerobokan, Tundak Temacun dan prajuru Desa Adat Mejan beserta tokoh masyarakat setempat. Dalam simakrama tersebut, Bupati Giri Prasta menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas undangan untuk melakukan tatap muka dengan krama pangempon Pura Puseh Desa Adat Peneng. Ia menyampaikan rasa bangganya terhadap masyarakat Desa Adat Peneng yang secara mandiri dan bersatu melaksanakan upacara yadnya dalam hal ini upacara melaspas dan ngalinggihang di Pura Puseh desa setempat. Menurutnya, semangat krama melaksanakan karya ini sesuai dengan konsep ajaran agama Hindu yakni Tri Hita Karana salah satunya bidang parahyangan, bagaimana meningkatkan hubungan yang harmonis antara manusia dan Tuhan. ‘’Apa yang dilaksanakan oleh krama ini sangat sejalan dengan prioritas pembangunan yang kami jalankan di Kabupaten Badung yang berkomitmen memberdayakan dan melestarikan seni, adat, agama dan budaya,’’ ungkapnya.
SIMAKRAMA - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri undangan simakrama dengan krama pangempon Pura Puseh Desa Adat Peneng, Baturiti Tabanan, Kamis (15/2) lalu. Di bagian lain, Giri Prasta menyampaikan program dan kegiatan Pemkab Badung khususnya dalam melaksanakan pemerataan pembangunan di wilayah Bali. Pemkab Badung bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam hal pemberian bantuan Rp 2,6 miliar untuk Pura Luhur Batukaru. Tahun ini Pemkab Badung juga menganggarkan Rp 5 miliar untuk Pura Luhur Puncak Padang Dawa, Baturiti. Pada kesempatan ini, Bupati Giri Prasta tersentuh meringankan beban masyarakat setempat dengan memfasilitasi seluruh biaya upakara melaspas dan ngalinggihang dengan menyerahkan punia Rp 40 juta, diikuti Made Urip Rp 5 juta dan per-
bekel desa setempat Rp 3 juta. Bendesa Adat Peneng I Wayan Reda melaporkan, biaya yang telah dikeluarkan untuk bangunan fisik pura total Rp 350 juta. Dana ini bersumber dari BKK, Kas Desa Adat dan dana pembangunan dari LPD setempat. Atas nama krama pangempon Pura Puseh Desa Adat Peneng, ia mengucapkan banyak terima kasih kepada Bupati Badung yang membantu dan mendukung sehingga pelaksanaan upacara berjalan sesuai harapan. ‘’Ke depannya kami berharap Pemkab Badung dapat membantu dan mendukung kegiatan masyarakat kami di Desa Adat Peneng dalam bentuk pengajuan proposal,’’ ujarnya. (ad934)
Trisma Raih Empat Emas, Perak dan Perunggu di Thailand
INTERNASIONAL - Siswa Trisma meraih empat emas, perak dan perunggu pada ajang lomba penelitian internasional di Thailand. SEKOLAH minim dana bukan alasan bagi anak-anak SMAN 3 Denpasar (Trisma) tidak berprestasi di tingkat internasional. Dengan dana mandiri, lima dari enam tim Trisma yang lolos di ajang Thailand Inventors Day berangkat penuh kebanggaan membawa nama besar RI. Anak-anak Trisma sukses luar biasa di ajang bergengsi tersebut. Trisma meraih empat medali emas, satu perak dan satu perunggu. Emas direbut tim Trisma yang diperkuat I Nyoman Aris Suardana dan I Gusti Agung Ayu Desinta Linggarcani. Mereka memaparkan temuannya dalam bahasa Inggris berjudul ‘’Biokomposit dari Kombinasi Limbah Kulit Singkong dan Sampah daun Kering’’. Siswa binaan I Wayan Ananta Wijaya ini menemukan bahan pengganti kayu dari limbah daun. Emas kedua dicapai Nyoman Gede Tryadhi Putra Setiawan, Cokorda Istri Mega Wulandari, Ni Luh Putu Hardy Lestari dan Ni Komang Yuko Utami dengan judul penelitian
‘’Lengis Melah (Kombinasi VCO Minyak Kelapa Murni dan Daun Nilam) sebagai Antioksidan Guna Mencegah Penuaan Dini’’. Minyak Bali ini dicampur daun delem, mampu mencegah penuaan kulit, namun baru pada pembuktian kandungan oksidan dan senyawanya. Temuan ini bermanfaat bagi kaum wanita karena tak perlu ke spa lagi. Minyak Bali ini lebih harum, mengandung senyawa oksidan dan mudah didapat. Emas ketiga dipersembahkan I Gede Guntur Saputra, Ni Made Ayu Regina Karasugi, Ni Luh Putu Pranadia Sutari Putri Wirawan, Ni Wayan Putri Dewi Angelina dan Ni Made Ayu Kirana Astra. Mereka memaparkan soal ‘’Sintesis Material Super Kapasitor Berbasis Limbah Batang Ubi Kayu’’. Anak asuh Ni Wayan Atiri Dana dan Sri Rahayu ini menemukan alat penyimpan energi listrik yang lebih tinggi dua kali lipat dibandingkan kapasitor biasa. Batang ubi kayu mengandung selulosa jika dibakar dan menghasil-
kan karbon sebagai bahan material elektroda sumber kapasitor. Anak asuh Ni Wayan Atiri Dana dan Ni Made Sri Rahayu menyabet emas keempat melalui prestasi yang diukir Ni Putu Ayu Laksmi Subadra dan Sophia Kardiana Bertha Sugiarto. Mereka meneliti soal ‘’Rub Zone sebagai Implementasi Penemuan Inovatif bagi Anak-anak untuk Membuang Sampah, Studi Kasus SMPN 7 Denpasar’’. Alat ini sangat edukatif dan menghibur. Medali perak dihasilkan Putu Yasodhara Sthita Brahmani Duarsa bersama adiknya Putri Yasoda Maharani Duarsa lewat penelitian berjudul ‘’Kombinasi Antara Ekstrak Bunga dan Daun Buttercup sebagai Sumber Antibiotic untuk Melawan Bakteri Ecoli dan Streptoccus Speyogenes’’. Anak asuh Ananta Wijaya ini menemukan antibiotik yang alami dari ekstrak daun dan bunga buttercup. Perunggu diraih Luh Putu Nia Wijayanti yang diwakili oleh panitia ke Thailand. Ia meneliti soal ‘’Pengunaan Bahasa Bali di Kawasan Nusa Dua’’. Anak asuh Ni Wayan Atiri Dana dan Sri Rahayu ini menemukan bahasa Bali termarginalkan karena pengaruh pariwisata. Setiap siswa Trisma ini mengeluarkan dana Rp 7 juta termasuk mempersiapkan stan lomba. ‘’Kami sangat puas dan semua tim meraih medali,’’ ujar Gede Triadi. Kepala SMAN 3 Denpasar Drs. I Ketut Suyastra, M.Pd. memberi jempol atas semangat dan prestasi anak-anaknya di ajang internasional. Prestasi ini dijadikan kado HUT ke41 Trisma. Ia berharap lahir prestasi lebih luar biasa lagi ke depannya karena sebagai sekolah kemitraan keluarga, semua program sekolah didukung orangtua siswa. (ad939)
Senin Kliwon, 19 Februari 2018
Undiknas ’’From Zero to Hero’’
UNDIKNAS University kembali melahirkan human capital yang memiliki kompetensi dan siap berkontribusi untuk pembangunan bangsa. Sabtu (18/2) lalu, Rektor Undiknas Prof. I Gede Sri Darma, DBA. mewisuda 417 sarjana S-1 dan S-2. Acara wisuda ke-78 ini dihadiri Edith Cowan University, Associate Profesor Adrian Geri Djajadikerta, pendiri utama Perdiknas Drs. Ketut Sambreg, M.M. beserta Ni Nyoman Kundri dan Ketua Umum Perdiknas Dr. AAA Ngurah Tini Rusmini Gorda, S.H., M.M., M.H. Hingga kini alumni Undiknas mencapai 40.876 orang. Yang menarik saat Dies Natalis ke-49 Undiknas yang mengambil tema ‘’Glory of The Second Generation’’ itu juga diluncurkan Prodi Teknonogi Informasi dan buku ‘’Kepemimpinan Profesor Sri Darma; From Zero to Hero’’. Buku ini memaparkan perjuangan Undiknas dari nol hingga menjadi pahlawan dan pemenang. Menurut Prof. Gede Sri Darma, buku ini mencerminkan usia 49 tahun Undiknas bukanlah usia yang muda, melainkan sebuah prasasti keberadaan Undiknas yang telah melalui banyak lika-liku pahit-manisnya perjuangan. Perjalanan yang cukup lama ini merupakan bekal bagi Undiknas bertransformasi menjadi lebih matang dan dewasa. Prestasi ini juga berkat dukungan segenap civitas akademika Undiknas, termasuk pengurus Perdiknas. ‘’Mari kita berpikir positif, berucap dan berlaksana baik guna membangun citra Undiknas menjadi kampus yang berwawasan Global, Smart dan Digital,’’ tegasnya. Rektor Prof. Gede Sri Darma sukses membawa Undiknas pada era keemasan dan menjadi kampus go global. Undiknas mampu menjawab kepercayaan masyarakat dengan berbagai prestasi. Pertama,
BUKU - Rektor Undiknas Prof. I Gede Sri Darma (kiri) menyerahkan buku kepada Ketua Perdiknas Dr. AAA Ngurah Tini Rusmini Gorda saat acara wisuda dan dies natalis. Kemenristek Dikti 2017 menetapkan Undiknas menempati peringkat 73 dari 4.300 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia. Peringkat ini membawa Undiknas menjadi PTS nomor satu terbaik di wilayah Bali, NTB dan NTT serta peringkat 24 PTS se-Indonesia. Kedua, Undiknas menjalin kerja sama dengan PT luar negeri seperti Southern Cross University (SCU) Australia, Edith Cowan University (ECU) Australia, Murdoch University Australia dan Mastrich School of Management (MSM) Belanda. Undiknas juga menjadi satu-satunya PTS di Indonesia Timur yang membuka kelas internasional. Mahasiswa Undiknas mulai berbicara di panggung internasional seperti di Asia Student Summit 2017, Asian Future Leader dan Facebook Global Digital Challenge. Sri Darma juga mengantarkan Undiknas sebagai kampus pertama di Indonesia Timur yang menjadi member akreditasi internasional ABEST21 yang
berpusat di Jepang. Yang istimewa lagi, Prof. Gde Sri Darma memaparkan berita gembira kepada keluarga wisudawan bahwa Undiknas kini membuka program studi baru Teknologi Informasi. Bahkan, Undiknas segera menghadirkan prodi baru Digital Business yang mengombinasikan ilmu bisnis dengan teknologi informasi digital. Pada kesempatan itu, Sri Darma yang didampingi Wakil Rektor Dr. Nyoman Sri Subawa, S.E., M.M. menyerahkan penghargaan kepada lulusan terbaik masing-masing I.A. Wika Martani Manuaba dari Prodi Manajemen, Ni Made Rai Onika Virgantini Pratiwi (Akuntansi), Luh Wulan Anggreyani (Ilmu Administrasi Negara), Ayu Nirmala Noviyanthi (Ilmu Komunikasi), I Ngurah Gede Dwipayana (Fakultas Hukum), Thomas Kurniadi Watu Dai (Teknik Sipil) dan Komang Adi Gunawan (Teknik Elektro). Lulusan terbaik MM diraih Tiwik Setyawati, MAP oleh Made Jayantara dan MIH diraih GAA Mas Triwulan. (ad932)
Ciptakan Prototype Digitalisasi Koperasi
Mahasiswa Stikom Bali Juara Favorit di Bandung
BERSAMA - I Komang Dharmendra (dosen pembimbing/kiri) bersama I Made Suparsana, Ketua Stikom Bali Dr. Dadang Hermawan (tengah), Zinedine Zidane Bawazir dan Eksa Pramindanata. MAHASISWA Stikom Bali kembali mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional. Kali ini ditorehkan oleh tiga mahasiswa semester I yakni I Made Suparsana, Eksa Pramindanata dan Zinedine Zidane Bawazir. Sebelumnya I Wayan Dharmana, Adithya Harun Tular dan I Made Suparsana yang tergabung dalam tim Colony Lab pada Oktober 2017 keluar sebagai juara dalam lomba aplikasi Asian Games 2018 dan Dharmana sebagai ketua tim mendapat hadiah mengunjungi kantor pusat Ericsson di Swedia. Lalu pada November 2017 giliran I G.M. Surya Dwipayana tampil sebagai juara Starting LINE Champion 2017 dan meraih hadiah mengunjungi kantor pusat LINE di Tokyo. Made Suparsana, Eksa Pramindanata dan Zinedine Zidane Bawazir yang tergabung dalam tim Cup of
Coffee memberi kado istimewa buat kampus Stikom Bali pada awal tahun 2018. Ketiganya dinobatkan sebagai juara favorit dalam ajang Informatics and IT Festival Arkavidia 2018 yang digelar oleh HMIF Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 9-10 Februari lalu. Suparsana sebagai juru bicara tim Cup of Coffe menjelaskan, dalam event ini ada empat kategori yang dilombakan yakni Programming Competition, Technovation, Capture The Flag dan Hackavidia. Tim Cup of Coffee Stikom Bali mengikui lomba kategori Hackavidia. Lomba dimulai pada pertengahan Desember 2017. Para peserta dari seluruh Indonesia diminta mengirimkan proposal materi lomba secara online untuk diseleksi oleh panitia. ‘’Pada kategori Hackavidia terpilih 10 tim terbaik untuk diadu di babak final pada 9-10
Februari,’’ katanya. Eksa Pramindanata dan Zidane Bawazir menambahkan, pada babak final mereka bertiga harus menyelesaikan prototype digitalisasi koperasi dalam waktu 24 jam. Sesuai proposal lomba, sebelumnya ketiga alumni SMKN 1 Denpasar ini melakukan studi awal pada sebuah koperasi simpan-pinjam di Dalung, Kuta Utara, milik mantan gurunya di SMKN 1 Denpasar. Dari sinilah mereka membuat prototype digitalisasi koperasi, mulai sistem administrasi simpanan, sistem administrasi kredit, sistem accounting, sistem pengelolaan aset hingga SDM. ‘’Di babak final semua sistem itu harus kami selesaikan dalam waktu 24 jam. Praktis kami begadang sampai pagi, tapi akhirnya keluar sebagai juara favorit, padahal saingan kami adalah mahasiswa senior,’’ ucap Eksa dibenarkan oleh Zidane dan Suparsana. Bagi Suparsana, inilah prestasi keduanya setelah sebelumnya juara aplikasi Asian Games 2018 bersama Dharmana dan Adithya. Atas prestasi itu, ketiga mahasiswa ini bersama dosen pembimbingnya Komang Dharmendara, S.Kom. diundang Ketua Stikom Bali Dr. Dadang Hermawan ke ruang kerjanya untuk berbincang-bincang. Dadang berjanji menyosialisasikan karya ketiga mahasiswanya ini ke Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar agar menjadi model pengembangan koperasi di Denpasar. ‘’Ini sesuatu yang sangat dibutuhkan koperasi. Sudah saatnya koperasi di Denpasar berbasis IT,’’ ujar Dadang Hermawan. (ad933)
Wuling Motors Luncurkan Wuling Cortez Made Urip Gali Aspirasi Krama Subak Penataran Produk Kedua Setelah Wuling Confero
PT SGMW yang menaungi produk Wuling Motors meluncurkan produk terbarunya, Wuling Cortez. Sebelumnya pada 8 Februari, Wuling Cortez diluncurkan di Jakarta. Setelah itu, dalam rangkaian launching di beberapa kota besar di Indonesia pada Sabtu (17/2) lalu, Wuling Cortez diluncurkan di Bali, tepatnya di Mall Bali Galeria. Pengenalan produk baru Wuling Cortez ini berlangsung 16-18 Februari 2018. Pada kesempatan itu, Wuling Motors juga memberikan kesempatan kepada para pengunjung untuk mencoba MPV terbaru dari Wuling yaitu Wuling Cortez. Selain itu, tersedia program promo menarik bagi pelanggan yang melakukan pembelian selama acara berlangsung. Sales Area Regional III Wuling Motors Achmad Rasyid Rafiqi mengatakan, mengikuti jejak Wuling Confero yang terjual 5.050 unit mulai Agustus sampai Desember 2017, maka pada produk Wuling Cortez, ia optimis dapat menyamai penjualan Wuling Confero. Hanya tidak sebesar Wuling Confero, karena segmen market-nya berbeda. Segmen market Wuling Cortez menyasar kalangan menengah ke atas karena harganya di atas Rp 200 juta yaitu antara Rp 234 juta – Rp 280 juta. Wuling Confero tahun 2016 mampu mencapai 2,13 juta unit dan tahun 2017 meningkat menjadi 2,15 juta unit. Angka ini memosisikan Wuling Confero atau di Cina disebut Wuling Hongguang, sebagai mobil MPV terlaris di dunia. Angka ini juga sekaligus menunjukkan bahwa produk buatan Cina ini diterima
Terus Berkomitmen Bantu Petani dan Pelestarian Subak
DILUNCURKAN - Produk baru Wuling Motors yaitu Wuling Cortez diluncurkan di Mall Bali Galeria, Sabtu (17/2) lalu. oleh masyarakat karena harganya kompetitif, nomor satu di kelas MPV dan fiturnya lengkap. Branch Manager Wuling Motors Bali Suhud Budiman S, S.E. mengungkapkan, tahun 2018 target penjualan 30.000 unit se-Indonesia untuk produk Wuling. Dari 30.000 unit, Wuling Cortez ditargetkan terjual 13.000 unit. Ia sendiri telah menerima pemesanan 22 unit di Bali untuk Wuling Cortez. Wuling Cortez ditawarkan dengan depot tenaga berkapasitas 1.800 cc dan daya 129 HP serta torsi 174 Nm. Spesifikasi ini didukung dua pilihan transmisi yakni manual 6-percepatan dan i-AMT (intelligent Automated Mechanical Transmission). Ditambah lagi transmisi i-AMT ini menawarkan dua mode berkendara yaitu Otomatis dengan pilihan mode Eco (E) dan
Sport (S) atau Manual 5-percepatan. Terkait fitur, The New Choice of MPV ini memiliki peranti keselamatan yang lengkap seperti Antilock Braking System (ABS), Electronic Brake force Distribution (EBD), Brake Assist (BA), Automatic Vehicle Holding (AVH), Hill Hold Control (HHC), Electric Parking Brake (EPB), hingga Electronic Stability Control (ESC). Untuk mendukung akomodasinya, Cortez disematkan Advanced 8” Entertainment System, Convenient Electric Front Seat Adjuster dan Classy Electric Sunroof. Wuling Cortez memiliki lima pilihan warna yaitu Burgundy Red, Starry Black, Dazzling Silver, Sand Brown dan Pristine White. Selain itu, medium MPV ini ditawarkan dua varian yaitu Wuling Cortez 1.8C dan Wuling Cortez 1.8L. (ad928)
ANGGOTA Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. tak henti-hentinya turun menemui masyarakat, khususnya kaum petani dan krama subak. Ketua DPP PDI-P ini menyerap aspirasi dan bertatap muka dengan krama Subak Penataran di Pura Ulun Suwi Banjar Lebah, Desa Marga, Kecamatan Marga, Tabanan, Kamis (15/2) lalu, bertepatan dengan Karya Macaru Rsi Gana di pura setempat. Kedatangan anggota Badan Anggaran (Bangar) MPR ini disambut hangat oleh ratusan krama subak yang berjejer di sekitar pura bersama bendesa adat, Bhabimkamtimas, Bimas Hindu, pekaseh dan warga Subak Penataran. Made Urip yang sejak empat periode menjabat anggota DPR-RI memang dikenal sangat rajin memperhatikan petani dan krama subak di seluruh daerah. Hal itu diakui oleh Pekaseh Subak Penataran Made Sudarsa yang secara spontan mengucapkan terima kasih kepada Made Urip. “Kami salut atas perhatian Pak Urip dan selalu menghadiri kegiatan di tengah masyarakat. Apalagi beliau juga putra Marga. Pak Made Urip membidangi pertanian yang secara histori sebagai tempat kelahirannya. Kami bangga dan berharap beliau juga menyaksikan komitmen pelestarian subak dan peningkatan pertanian di sawah,” tandasnya. Menurut Perbekel sekaligus Bendesa Adat Marga I Made Rai Darmawan, warga Marga sekitar 80 persen berprofesi sebagai petani. Ia berharap melalui komitmen Made Urip bisa meningkatkan hasil per-
TEMUI PETANI – Anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. turun menemui kaum petani dan krama Subak Penataran. tanian untuk menunjang ekonomi masyarakat. “Bapak Made Urip perwakilan kita di pusat yang membidangi sektor pertanian. Selama ini beliau sangat perhatian membantu masyarakat. Jadi, program Pak Made Urip dan kendaraan partai yang mengusungnya terus kita dukung,” ujarnya. Selaku Wakil Rakyat di DPR-RI, Made Urip menegaskan banyak program yang dapat diakses, salah satunya alat mesin pertanian (alsintan) baik berupa traktor, pompa air maupun power thresher untuk meningkatkan produktivitas petani. Ada pula bantuan subsidi pupuk yang dianggarkan APBN tahun 2017 sekitar Rp 30 triliun. Persoalan di hilir ikut ditangani terutama masalah pascapanen dengan Terminal Agrobisnis termasuk pemasarannya bekerja sama dengan Menteri Perdagangan. Petani dan krama dapat
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
mengajukan bantuan pertanian dengan proposal lewat e-Program yang usulannya konkret dan mekanismenya benar. “Bantuan yang selama ini kita perjuangkan berupa program UPPO, power thresher, combine dan corn sheler bisa dipergunakan untuk meningkatkan produksi pertanian di Tabanan,” ungkapnya. Made Urip menyebut petani dan krama subak sering menghadapi persoalan saat pascapanen, sehingga pemerintah daerah harus serius menanganinya. “Kami harapkan momentum ini bisa melestarikan subak. Tolong juga bantu seluruh jajaran PDI-P, karena sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan berkewajiban memenangkan Pilgub 2018 mengusung paket nomor urut 1 di satu jalur. Kami mohon bantuan dari krama subak,” tegasnya seraya menyerahkan sejumlah dana tali kasih. (ad931)
TEM kaum p
Foto
daerah
Senin Kliwon, 19 Februari 2018
Denpasar Tuan Rumah HUT Ke-30 WHDI Provinsi Bali
5
Senator RI Terima Audiensi DPC Ansor di Istana Mancawarna
Nyonya Bintang Puspayoga Ajak Tingkatkan Shri Arya Wedakarna Minta Hindu Muda Soliditas Antarumat Beragama dan Ansor Kerja Sama Tangkal Paham Radikal KOTA Denpasar menjadi tuan rumah peringatan puncak HUT ke30 WHDI (Wanita Hindu Dharma Indonesia) Provinsi Bali. Puncak perayaan HUT yang jatuh pada 12 Februari lalu dilaksanakan di Gedung Natya, ISI Denpasar, Minggu (18/2) kemarin. Tema yang diangkat pada HUT kali ini yakni ‘’Tingkatkan Soliditas Bersama Antar-Umat Beragama untuk Mewujudkan Kepekaan Sosial Dalam Rangka Menjaga Keutuhan NKRI’’. Peringatan HUT WHDI diawali lomba membuat gebongan diikuti pengurus WHDI masing-masing kabupaten/kota, lomba macepat remaja dan lomba tari Legong Tri Sakti. Acara dihadiri Ketua WHDI Provinsi Bali Nyonya Bintang Puspayoga, Nyonya Sri Mega Sandjojo (istri Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi), Nyonya Nora Ryamizard Ryacudu (istri Menteri Pertahanan), Plt. Wali Kota Denpasar I G.N. Jaya Negara, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Ketua WHDI Kota Denpasar Nyonya Antari Jaya Negara dan Ketua DWP Kota Denpasar Nyonya Kerti Rai Iswara. Ketua WHDI Kota Denpasar Nyonya Antari Jaya Negara mengatakan, saat ini Kota Denpasar ditunjuk sebagai tuan rumah HUT ke-30 WHDI. Serangkaian kegiatan dilaksanakan sejak pagi mulai dari lomba-lomba dan melaksanakan berbagai pameran dari masing-masing kabupaten/ kota. ‘’Kami harapkan melalui HUT WHDI ini dapat meningkatkan kreativitas anggota WHDI di seluruh kabupaten/kota se-Bali,’’ ujarnya. Menurut Nyonya Antari, ada beberapa kriteria yang harus
HUT WHDI - WHDI Provinsi Bali merayakan HUT ke-30 di Gedung Natya, ISI Denpasar, Minggu (18/2) kemarin. diikuti oleh semua peserta dalam lomba. Lomba membuat gebogan yang diikuti pengurus WHDI kabupaten/kota, waktu yang disediakan hanya 90 menit dan harus menggunakan buah lokal yang dikombinasikan dengan jajan tradisional. Lomba macepat yang diikuti anak-anak remaja, waktu yang disediakan hanya 15 menit. Dalam lomba ini materi yang dibawakan peserta dapat dipilih di antaranya pucung, ginanti dan mas kumambang. Sementara untuk lomba tari Legong Tri Sakti, masing-masing kabupaten/kota mengirim satu grup dari sanggar tari. Tiap-tiap grup terdiri atas tiga orang penari. ‘’Rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat melestarikan adat dan budaya Bali melalui generasi muda,’’ kata Nyonya Antari Jaya Negara. Ketua Panitia Penyelenggara I.A. Suwamini menyampaikan, berkaitan HUT ke-30 WHDI telah dilaksanakan berbagai kegiatan. Sebelumnya WHDI mengadakan
Tiga Hari Hilang di Perairan Batu Melawang
Wisatawan Asal Bulgaria Masih Misterius
Semarapura (Bali Post) Tiga hari menghilang di perairan Batu Melawang, Nusa Ceningan, Kecamatan Nusa Penida, keberadaan wisatawan asing asal Bulgaria, Kastadin Zdravkov Kanavrov (41), masih misterius hingga Minggu (18/2) kemarin. ‘’Tiga pulau di Nusa Penida sudah dikelilingi, tapi belum ketemu juga,’’ ungkap Kapolsek Nusa Penida Kompol Ketut Suastika. Pencarian terus dilakukan melibatkan Basarnas, Satpol Air dan nelayan. Hal ini juga telah dikoordinasikan dengan Polsek lain. ‘’Mudah-mudahan segera ditemukan,’’ katanya. Sesuai informasi awal, kejadian tersebut berawal saat korban bersama dua temannya, Leyben Lovchev (42) dan Dancho Dimitrov Hristanov, berangkat menembak ikan sekitar pukul 07.15 Wita dengan menumpangi jukung nelayan I Ketut Wiarda, warga Banjar Kaja, Desa Lembongan. Sampai di TKP, ketiganya menyelam dan sekitar pukul 07.45 muncul ke permukaan dengan membawa seekor ikan besar. Korban bersama Leyben Lovchev kembali menyelam dan sekitar pukul 09.15 kembali muncul ke permukaan. Kastadin tak berhenti sampai di situ. Korban nekat kembali menyelam seorang diri, namun tak muncul lagi ke permukaan. ‘’Karena seperti itu, temannya dan nelayan mencarinya di areal penyelaman tapi tidak ditemukan,’’ ujarnya. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke polisi. Sebelumnya, anggota Komisi I DPRD Klungkung I Made Jana mengatakan, untuk mengantisipasi kejadian serupa, tim penyelamat pantai sangat perlu ada di kepulauan Nusa Penida yang dijuluki The Blue Paradise Island. ‘’Di Nusa Penida ada yang memiliki skill yang bisa memberikan pelatihan seperti itu. Mereka bisa dilibatkan,’’ tegasnya. Politisi Demokrat itu menyebutkan, pembentukan tim harus menyasar seluruh pantai yang kunjungan wisatawannya banyak. ‘’Jangan yang hanya ada akomodasinya, tetapi melihat dari kunjungan. Seperti Pantai Atuh, secara akomodasi memang tidak banyak namun kunjungan ramai. Ini perlu diperhatikan. Rambu tanda bahaya juga perlu diperbanyak,’’ jelasnya. (kmb45)
Lomba Ceki, Wadah Jaga Persatuan Tabanan (Bali Post) STT Manusmrtti, Tempek Pengabetan, Banjar Dauhpala, Desa Dauh Peken, Tabanan, menggelar lomba meceki di Balai Pertemuan Desa setempat, Minggu (18/2) kemarin. Lomba sebagai ajang penggalian dana dalam menyambut hari raya Nyepi ini ditutup Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya. Hadir anggota DPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana, Camat Tabanan Putu Arya Suta dan tokoh masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Wabup Sanjaya memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan lomba meceki tersebut. Selain untuk penggalangan dana, lomba ini dapat menjadi wadah silaturahmi di antara masyarakat. “Saya menyambut baik dan memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Dengan adanya kegiatan ini, para pemuda dan krama bisa bertemu, berkumpul bersama, bersenda gurau, bersatu dan bersuka cita. Jadi, hubungan akan terjalin lebih kuat. Saya senang melihat kalian bisa bersatu,” ungkapnya. Wabup Sanjaya juga memberikan apresiasi atas semangat gotong royong warga dan meminta agar selalu menjaga persatuan dan kesatuan, sehingga dapat membantu mewujudkan Tabanan yang serasi, sejahtera, aman dan berprestasi. “Permainan ceki adalah olahraga rekreasi yang telah diresmikan oleh Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Bali. Saya juga mengharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan rasa kebersamaan dan gotong royong warga dalam mewujudkan pembangunan,” imbuhnya. Sebagai bentuk dukungan dan partisipasi, Wabup Sanjaya menyerahkan punia Rp 3 juta. Ketua Panitia STT Manusmrtti I Putu Joni Raditya Putra mengatakan, lomba dilaksanakan untuk penggalian dana hari raya Nyepi sekaligus menunjang kreativitas seni dan budaya. “Terima kasih kepada Pemkab Tabanan dan semua pihak yang sudah mensuport. Semoga acara ini berjalan lancar,” ungkapnya. Lomba diikuti 125 peserta yang berasal dari masyarakat umum. Peserta memperebutkan hadiah total Rp 3,5 juta. Masing-masing peserta membeli kupon seharga Rp 100 ribu dan dipilih enam pemenang. (kmb28)
bakti sosial bekerja sama dengan Prima Medika memberikan pelayanan kesehatan pada para pengungsi Gunung Agung dan menyelenggarakan pelatihan banten otonan di Desa Dangin Puri Kauh. Sementara pada puncak HUT ditampilkan tari Telek, Barong dan tari Sekar Jepun. Ketua WHDI Provinsi Bali Nyonya Bintang Puspayoga mengharapkan di usia ke-30 WHDI Bali bisa meningkatkan soliditas, baik internal umat Hindu, dengan umat agama lainnya maupun dengan pemerintah. Hubungan yang telah terjalin baik dengan semua stakeholder akan membuat visi-misi WHDI dapat diwujudkan yaitu wanita Hindu yang cerdas, mandiri dan profesional. Dalam waktu dekat, WHDI juga akan meluncurkan buku swadharmaning bagi wanita Hindu yang ada di Bali. Buku ini diharapkan bisa dijadikan pedoman karena dibuat seperti buku saku yang singkat, padat dan mudah diterima. (ad938)
TOKOH Hindu Indonesia yang juga Senator DPD-RI Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menerima audiensi pengurus DPC Ansor Kota Denpasar ditemani tokoh Islam Bali Gus Yadi (pimpinan Pondok Pesantren Soko Guru Abdurahman Wahid III) di Istana Mancawarna Tampaksiring, Gianyar. Kedatangan pemuda NU ini untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan sejumlah program kebangsaan di Bali. Apresiasi atas eksistensi DPC Ansor Kota Denpasar disampaikan oleh Shri Arya Wedakarna yang juga anggota DPD-RI Komite III Bidang Pemuda dan Agama. ‘’Dalam sejarah Istana Mancawarna, ada dua keluarga Gus Dur yang pernah hadir di sini yakni Mba Inayah Wahid dan Bapak Solahuddin Wahid (Gus Sholah). Saya jamu beliau makan siang bersama tokoh lintas agama. Saya dan putri Gus Dur sama-sama Founder Bali International Interfaith Youth Forum. Kerja sama akan dialog plurarisme dan interfaith harus menjadi agenda besar anak-anak muda bangsa. Saya berharap ke depan Bali dapat memberikan teladan dari konsepsi toleransi dua arah di Indonesia,’’ ungkap Shri Arya Wedakarna. Dalam kesempatan itu, Senator RI mendengar sejumlah pemaparan tentang adanya kekhawatiran terkait situasi bangsa Indonesia yang sangat rentan isu SARA khususnya pada tahun tahun politik. ‘’Tokoh-tokoh muda antaragama di Bali harus mampu mendobrak pemikiran orang tua yang mungkin memiliki pandangan berbeda dalam menyikapi sejumlah persoalan bangsa. Itu sebabnya Bung Karno sangat menggandrungi anak muda, sampai-sampai menciptakan kalimat yang diingat oleh kaum muda Indonesia yakni ‘Berikan aku 10 pemuda yang cinta Tanah Air
BERSAMA - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama pimpinan Ponpes Founder dan penerus DPC Ansor Denpasar di The Sukarno Center. dan bangsa, maka akan aku guncangkan dunia’. Jadi, pesan saya kepada saudara bahwa organisasi bukanlah tujuan, tapi hanya alat untuk memperjuangkan nilai-nilai yang kita yakini. Nama Anda harus lebih besar daripada nama organisasi, dan jadilah tokoh bangsa karena NKRI saat ini butuh anak muda yang mampu menjaga Pancasila dari rongrongan kelompok yang akan mendirikan negara agama. Peran NU dan Ansor sangat strategis untuk memerangi radikalisme agama. Saya percaya Ansor mampu bersinergi dengan umat Hindu khususnya pemuda Hindu di seluruh Indonesia karena visi kita sama yakni Pancasila dan NKRI harga mati,’’ ungkap Shri Arya Wedakarna. Dalam kesempatan itu, Senator RI mendukung rencana acara ‘’Kemah Kebangsaan Lintas Agama’’ yang akan diadakan di Petilasan Pahlawan I Gusti Ngurah Rai dalam waktu dekat. ‘’Pesan saya, jadilah tokoh pemuda yang diterima oleh mereka di luar kelompok saudara. Kalau
saudara cuma besar di komunitas Anda, itu belum maksimal. Jika Anda diterima di kalangan Hindu, adat Bali dan komunitas tradisional Bali, baru saya akui hebat. Menjadi tokoh haruslah mengayomi semua kelompok dan golongan,’’ tegasnya. Menurutnya, yang pasti ke depan perubahan akan ada di tangan anak muda. ‘’Jangka pendeknya, bantu saya dan umat Hindu di Bali memerangi paham-paham radikal dan jadikan Bali sebagai tempat hidupnya Pancasila. Jangan sampai Bom Bali I dan II terjadi lagi. Saya yakin leluhur orang Bali akan memberikan restu dan jalan pada siapa pun yang ikut menjaga Bali. Tiru Bung Karno, seorang tokoh muslim Indonesia yang sangat hormat pada budaya Bali. Dia tidak berusaha mengubah tradisi Bali yang dijiwai oleh nilai Hindu, bahkan saat mendirikan Istana Presiden di Tampaksirng. Mari kita hormati, di mana bumi dipijak di sana langit dijunjung. Sukses untuk Ansor,’’ ujar Shri Arya Wedakarna yang juga Duta Besar Perdamaian UPF–PBB. (ad927)
Teken Deklarasi
Dua Paslon Sepakat Kampanye Damai Semarapura (Bali Post) Dua pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Bagus Oka-I Ketut Mandia dan I Nyoman Suwirta-I Made Kasta, sepakat melakukan kampanye damai selama masa kampanye pemilihan Bupati dan Wakil Klungkung berlangsung. Kesepakatan tersebut dibuktikan kedua paslon dengan menandatangani naskah deklarasi kampanye damai saat acara deklarasi kampanye damai yang diselenggarakan KPU Klungkung di Balai Budaya I Dewa Agung Istri Kanya, Minggu (18/2) kemarin. Acara deklarasi kampanye damai dihadiri Ketua KPU, Ketua Panwaslu, Kapolres, Dandim, DPRD dan unsur forum komunikasi pimpinan daerah Kabupaten Klungkung lainnya. Penandatanganan deklarasi juga disaksikan oleh tim pemenangan dan simpatisan pasangan calon. Acara deklarasi kampanye damai diawali orasi dua pelajar SMA yang mewakili pemilih pemula. Ketua KPU Klungkung Made Kariada mengatakan, kampanye damai adalah syarat utama untuk menyukseskan Pilkada Klungkung 2018. Untuk itu, selama pelaksanaan kampanye, semua pihak jangan menginformasikan kebohongan. Pelaksanaan kampanye mesti mengutamakan persaudaraan sehingga tercipta situasi pilkada yang aman dan damai. Ia juga mengingatkan kepada kedua paslon untuk tidak melakukan politik uang karena berpotensi besar mendorong terjadinya korupsi. Menurut Ketua Panwaslu Klungkung I Komang Artawan, pihaknya memiliki komitmen dan tanggung jawab untuk mewujudkan pilkada yang berintegritas. Pihaknya juga mengajak semua pihak untuk menolak politik uang yang dapat merusak kualitas pilkada. Demikian juga politik SARA yang berpotensi mengganggu persatuan dan persaudaraan agar dihindari. “Kami mengajak seluruh komponen bersama-sama mewujudkan pemilu
yang bersih, berintegritas dan berkualitas. Tolak politik uang dan politik SARA,” tegasnya. Sekda Klungkung Gede Putu Winastra mewakili Pjs. Bupati Klungkung menyampaikan menyambut baik kegiatan deklarasi kampanye damai. Ia berharap pemilihan bupati dan wakil bupati Klungkung 2018 benar-benar menjadi pesta demokrasi dan pesta rakyat untuk memilih pemimpin ke depan. Lepas Burung Dalam acara deklarasi kampanye damai, kedua paslon diberikan kesempatan oleh KPU untuk menyampaikan orasi politik. Dalam orasinya, paslon nomor urut 1, Tjokorda Bagus Oka-I Ketut Mandia (Bagia), menyerukan kepada seluruh pendukung dan simpatisannya untuk menaati apa yang dideklarasikan demi menjaga Klungkung tetap santhi dan bagia. Keduanya juga memaparkan visi-misi yang akan dilaksanakan ke depan jika diberi kepercayaan oleh masyarakat untuk memimpin Klungkung, di antaranya dalam bidang pangan, kesehatan, pendidikan, adat, agama dan pariwisata. Sementara paslon nomor urut 2, I Nyoman Suwirta-I Made Kasta (Suwasta), di awal orasinya menegaskan komitmennya untuk menolak dan melawan korupsi. Paslon petahana ini menyampaikan visinya untuk menjadikan Klungkung sebagai kabupaten yang unggul dan sejahtera. Beberapa program unggulan yang dilaksanakan ke depan jika kembali dipercaya memimpin Klungkung di antaranya meningkatkan pelayanan kesehatan gratis, menuntaskan program satu TK negeri di setiap desa, memberangkatkan anak KK miskin ke kapal pesiar dengan gratis dan mewujudkan pelabuhan segi tiga emas untuk meningkatkan sumber pendapatan daerah. Acara deklarasi damai ditutup dengan pelepasan burung merpati secara bersama-sama oleh kedua paslon, KPU dan unsur FKPD di Lapangan Puputan Klungkung. (kmb40)
Bali Post/kmb40
LEPAS BURUNG - Kedua paslon Bupati-Wakil Bupati Klungkung, KPU dan unsur FKPD melepas burung merpati serangkaian acara deklarasi kampanye damai di Lapangan Puputan Klungkung, Minggu (18/2) kemarin.
Bali Post/ist
TOLONG KORBAN - Warga bersama turis mencoba menolong korban tenggelam di Pantai Berawa, Kuta Utara, Minggu (18/2) kemarin.
Digulung Ombak
Turis Asal Finlandia Tewas
Mangupura (Bali Post) Turis warga negara Finlandia, Pitkanen Ville Juhani (36), digulung ombak saat berenang di Pantai Berawa, Kuta Utara, Badung, Minggu (18/2) kemarin. Upaya pertolongan sudah dilakukan warga dan turis lainnya, tetapi korban mengembuskan napas terakhirnya. Petugas Polres Badung mengatakan, kejadian di Pantai Berawa tepatnya di depan Hotel LV-8 itu terjadi pukul 17.15 Wita. Berdasarkan keterangan saksi-saksi, sekitar pukul 17.00 korban yang menginap di Nyoman Guest House, Jalan Raya Pantai Berawa, Gang Batun Kepuh, Kuta Utara, berenang ke tengah laut. Saat itu korban terseret arus dan digulung ombak besar yang membuatnya langsung tenggelam. Melihat kejadian itu, warga dan turis yang menggunakan papan surfing berusaha menolong korban. ‘’Korban berhasil dievakuasi di tengah laut dalam keadaan pingsan. Saat dievakuasi posisinya tengadah,’’ ujar petugas tersebut. Selanjutnya tubuh korban dinaikkan ke atas papan surfing dan dibawa ke bibir pantai. Sesampainya di tepi pantai, beberapa turis mencoba memberikan bantuan napas buatan. Beberapa menit kemudian, petugas medis dari Canggu Medical tiba di TKP. Setelah diperiksa korban dinyatakan telah meninggal dunia. Jasad korban lalu dibawa ke RSUP Sanglah. ‘’Memang benar ada kejadian itu. Anggota kami masih memeriksa saksi-saksi,’’ kata Kanitreskrim Polsek Kuta Utara Iptu I Putu Ika Prabawa saat dikonfirmasi kejadian tersebut. (kmb36)
Mobil Ditabrak KA
Lima Wisatawan Luka-luka
Banyuwangi (Bali Post) Nahas menimpa rombongan wisatawan asal Sidoarjo, Jawa Timur. Mobil yang ditumpanginya tertabrak kereta api (KA) di lintasan tanpa palang pintu, Dusun Labanasem, Desa/Kecamatan Kabat, Minggu (18/2) kemarin. Tak ada korban jiwa dalam insiden ini. Lima penumpang mobil termasuk sopir mengalami luka-luka. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Kala itu mobil Toyota Avanza bernopol W 1238 RB melaju dari arah barat. Tiba di lokasi, mobil dengan lima penumpang yang dikemudikan Udin (30) asal Mojokerto, Jatim ini mendadak mati. Sopir berusaha memundurkan kendaraan, namun apes KA Pandanwangi jurusan Jember-Banyuwangi mendadak meluncur dari arah samping. Kontan saja, moncong mobil tersambar lokomotif KA. Saking kencangnya, mobil terseret, terpental ke sungai dan ringsek. “Saya lihat mobil mati, lalu dihantam kereta api,” kata Abdul Kohar (45), salah satu saksi mata di lokasi. Menurutnya, kereta api sempat berhenti beberapa menit setelah kejadian, lalu melanjutkan perjalanan. Warga yang melihat kejadian langsung memberikan pertolongan. Karena kondisi gelap, warga kesulitan mengevakuasi korban. “Para korban seluruhnya selamat, hanya luka-luka,” terangnya. Para korban dirawat di PKU Muhamadiyah, Rogojampi. Mereka masing-masing Gerry Biskia Tangkerego (27), Anita Megacinta (14), Amanda Sriayu Teni Ekel (18), Denok (32) dan Dwi (32). Sementara bangkai mobil langsung dievakuasi menggunakan mobil derek. Saat kejadian, para korban baru saja berwisata di salah satu air terjun di Banyuwangi. Mereka berombongan menggunakan lima mobil. Mobil yang tertabrak berada di iringan nomor dua. Mariam, salah satu kerabat korban, menyayangkan palang pintu KA tanpa ada penjaganya. Insiden kecelakaan ini menambah daftar panjang kasus serupa di lintasan tanpa palang pintu di Banyuwangi. (kmb30)
OPINI
6
Sekolahku, Bukan Surgaku
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Pendidikan Kita Jangan ‘’Dinodai’’ Kepalsuan DUNIA pendidikan kita seringkali memunculkan kejutan. Sayangnya, hal itu seringkali juga tidak bermuara kepada hal-hal yang lebih kondusif bagi dunia pendidikan kita secara umum, tetapi seringkali sebaliknya. Semua negara di dunia mengakui bahwa pendidikan akan mampu membawa bangsanya lebih baik. Pendidikan pula yang mampu mengangkat kualitas hidup warga negaranya dari kemiskinan. Oleh karenanya setiap bangsa yang ingin maju dan membebaskan warganya dari cengkraman kemiskinan dan kebodohan, menjadikan pendidikan sebagai ‘’kunci’’ sukses utama. Sebab, tanpa pendidikan yang berkualitas sangat tidak mungkin menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas pula. Lalu bagaimana dengan pendidikan di Indonesia? Pascareformasi, perhatian terhadap dunia pendidikan di negeri ini lebih baik dari sebelumnya. Salah satu yang dapat dijadikan tolok ukur adalah ditetapkannya anggaran pendidikan 20 persen dari anggaran pendapatan dan belanja nasional/daerah. Walaupun banyak daerah yang belum menaati aturan yang dituangkan dalam undang-undang pendidikan tersebut, namun harus diakui bahwa berangsur-angsur lebih baik dari sebelumnya. Selain itu ada upaya terus-menerus dari daerah untuk memperbaiki komposisi APBD-nya utamanya dalam anggaran pendidikannya. Namun di tengah upaya peningkatan kualitas tersebut, masih ada upaya-upaya untuk ‘’melemahkan’’ semangat peningkatan kualitas pendidikan. Salah satunya adanya indikasi ‘’membantu’’ siswa dalam mencapai kelulusan saat ujian nasional. Walaupun sudah ada ‘’tukar’’ penjaga ujian, namun peluang membantu siswa dalam menjawab soal tetap terbuka. Hal ini dikarenakan ada gengsi dari sekolah apabila NEM siswanya lebih kecil dari sekolah lainnya. Di samping itu upaya ‘’membantu’’ siswa dalam menjawab soal juga berupaya meloloskan siswanya ke sekolah favorit. Upaya ini tentu bertentangan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di negeri ini. Oleh karenanya perlu dilakukan perubahan besar-besaran dalam paradigma peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Kalau tidak segera dilakukan maka dikhawatirkan kerusakan semakin menjadi. Selain itu perlu dicari rumusan sistem pendidikan yang tepat, sehingga mampu mengubah kualitas pendidkan di Indonesia. Sistem saja tentu tak cukup, kalau tidak dibarengi oleh perubahan pola pikir para pendidik dan orangtua murid yang sangat berperan dalam menentukan mutu sumber daya manusia. Sebab, tidak jarang para orangtua juga memaksa para guru untuk membantu anaknya walaupun telah diketahui anaknya belum punya kemampuan untuk naik ke tingkat yang lebih tinggi. Pendidikan sebagai suatu proses membiasakan dan mengembangkan psikologi, intelektual, etika, dan disiplin harus dijadikan ke dalam suatu sistem yang benar-benar mengarah pada pendidikan tingkat dasar dan menengah. Bakat dan kemampuan siswa juga harus dievaluasi dan peserta didik dapat diarahkan kepada bidang menurut bakat dan kemampuannya. Sebab, selama ini peserta didik dipaksa untuk menuruti kemauan orangtua tanpa melihat kemampuan dan bakat anak. Oleh karena itu ke depan, semua komponen bangsa harus punya satu visi dalam memajukan pendidikan. Pemerintah bersama wakil rakyat harus komitmen untuk melaksanakan undangundang pendidikan dengan menggulirkan anggaran seperti yang disyaratkan. Demikian pula orangtua harus mendorong terciptanya cendekia yang nantinya mampu menjadi pemimpin bangsa untuk mewujudkan kesejahteraan secara berkeadilan.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Revisi Perda RTRW Bali
Selama ini berita tentang proses revisi Perda RTRW Bali sering saya baca di Harian Bali Post, termasuk media online. Saya mengikuti proses ini dan terus berharap agar para wakil rakyat di DPRD Bali tetap memperhatikan aspirasi masyarakat Bali dan kepentingan umat Hindu secara jelas. Semoga revisi kali ini tak hanya untuk mengakomodasi kepentingan strategis investor dan kekuasaan. Hal lain yang saya ingatkan agar perda ini tetap mengakomodasi pembentukan sawah abadi, jalur hijau dan sempadan sungai. Sedangkan untuk kepentingan permukiman yang selama ini mendapat perhatian semua pihak saya tetap berharap aturan 15 meter tetap dipertahankan, belum perlu ditinjau. Untuk itu, saya sebagai masyarakat Bali berharap agar Pansus yang membahas revisi Perda RTRW Bali ini mau mendengar semua komponen yang ada di Bali. Jangan terburuburu mengambil keputusan. Menurut saya, walaupun perda ini bisa ditinjau dalam kurun waktu lima tahun, namun hal-hal mendasar yang menjadi inti dari perda ini harus dipertahankan. Untuk kepentingan-kepentingan strategis nasional, saya bisa memahami. Namun jika revisi mengabaikan hak-hak tradisional adat Bali, saya berharap cendekiawan Bali hendaknya urun pendapat. Jangan sampai perda hasil revisi kali ini membawa masalah baru bagi upaya penyelamatan alam Bali. Mari kita kawal revisi Perda RTRW ini demi kepentingan generasi Bali ke depan. I Wayan Arsana, S.Pd. Gianyar, Bali
Senin Kliwon, 19 Februari 2018
Akhir-akhir ini orangtua cukup sensitif terhadap isu-isu kekerasan di sekolah yang menimpa siswa. Guru pun seperti kehilangan nyali bertindak tegas atas nama mendidik. Kasus orangtua datang ke sekolah bak jagoan membela anaknya bukan isapan jempol belaka. Guru cari selamat! Ini sikap yang mungkin sangat baik. Seperti memasuki lorong mall, pada artikel barang pecah belah, seorang guru mesti waspada dan hatihati karena “pecah berarti membeli”.
Oleh Dr. I Wayan Artika, S.Pd., M.Hum. ebagai sebuah arena hidup, sering kali kecelakaan terjadi di sekolah dan meminta korban, baik di tingkat SD, sekolah menengah, maupun di perguruan tinggi. Kasus terbaru adalah seorang guru yang menjadi korban tindak kekerasan siswanya sendiri di Madura. Kasus seperti ini amat melukai nurani. Semua menyalahkan siswa, si pelaku. Semua membela dan bersimpati kepada guru yang jadi korban. Memang sekolah-sekolah tidak hanya mendidik siswa pintar, penurut, santun, bertata krama tinggi, hormat, rajin belajar dan gemar menabung, serta taat beribadah, tetapi ada kisah-kisah siswa nakal, bodoh, malas. Mereka sumber gangguan di sekolah. Mereka kelompok siswa yang populer karena ulah nakalnya. Mereka sebenarnya terkucil di sekolahnya. Namun demikian, siswa nakal, bodoh dan malas ini yang sebenarnya ’’dimusuhi’’ oleh para guru dan rekan-rekannya, toh tetap datang ke sekolah sebagaimana siswa lainnya. Mungkin sekolah bagi kelompok siswa nakal ini, adalah arena mengaktualisasikan dirinya. Namun demikian adanya, kenakalan mereka hanya dipahami sebagai gangguan ketertiban umum sekolah yang kadang membuat guru tak berkutik.
S
Secara historis dan sosiologis, siswa di sebuah sekolah adalah potret masyarakatnya. Maka sebuah sekolah, di desa, kecamatan, atau daerah nelayan, bukanlah entitas sosial terasing atau terisolasi. Sekolah pada tempat-tempat itu menjadi sebuah gambar yang lengkap dalam skala yang memang lebih kecil dari msyarakatnya. Ada kesalahan klasik pendidikan sebagai lembaga yang berwujud fisik dan organisatorik, bahwa sekolah dipandang sebagai lembaga yang berasal dari pusat pemerintahan negara. Sehingga sekolah tidak menjadi bagian dari masyarakat setempat. Dengan cara ini sekolah membawa keterasingan atau isolasi sosial, menjadi dunia lain di tengah-tengah masyarakat. Karena itu, guru tidak sanggup mengembangkan paradigma lokalitas dalam mengajar, apalagi pendidikan beriklim tunggal: satato sentris atau pendidikan berpusat pada negara. Guru cenderung mengabaikan dimensi-dimensi lokal, tempat sekolah bersangkutan dibangun dan melayani. Tanpa disadari oleh guru sendiri, paradigma pendidikan yang antilokalitas adalah agen nasionalisasi atau pembangsaan, ruang hadirnya negara. Karena pengaruh pendidikan itu sangat hebat, maka dalam waktu enam tahun saja siswa mengalami transformasi dari pola-pola lokalitas fisik dan sosial menuju
pola-pola nasionalitas, kebangsaan dan global. Dengan perspektif ini, kasus luar biasa yang menimpa seorang guru di Madura baru-baru ini dapat kiranya dipahami serta diberi catatan. Meskipun guru bekerja untuk menghadirkan negara di wilayah-wilayah yang jauh dari pusat, namun fakta di lapangan menyatakan bahwa guru tidak bisa menutup mata atau menolak segisegi lokalitas. Mungkin hal ini bertabrakan dengan kurikulum nasional karena sudah nyata tidak mengakomodasi lokalitas. Namun lokalitas sosio historis, ekonomi dan politik, menjadi jiwa atau roh pedagogi atau pengajaran yang laten. Karena itu, adopsi ikon-ikon lokalitas permukaan, seperti salam, upacara adat, pakaian daerah misalnya adalah tidak cukup karena hal itu tidak bersentuhan langsung dengan ideologi sosial masyarakatnya, seperti ekonomi nelayan, sistem patriarki, masyarakat berkasta, atau carok. Karena dengan pemahaman tersebut, tentunya kasus kematian guru di Madura di tangan muridnya sendiri akan dipahami secara berbeda antara pemahaman dari dalam masyarakat Madura sendiri dan pemahaman dari luar masyarakat Madura. Hanya dengan pedagogi berasas nilai-nilai lokal, kasus yang mencengangkan seperti ini bisa diantisipasi. Karena pedagogi
lokal selalu melibatkan kondisikondisi sosial kontemporer yang berbasis kuat pada sejarah, kultur, dan ideologi setempat, yang akan sanggup mengantisipasi kejadian buruk dalam dunia pendidikan. Satu hal lagi, kasus Madura ini tidak bisa dipandang sebagai kekalahan sekolah yang mengundang rasa simpati mendalam yang luas dan membangkitkan rasa geram terhadap siswa pelaku. Hal ini pula tidak bisa dijelaskan dalam sistem hierarki gurusiswa pada sebuah sekolah yang terasing dari kultur masyarakat Madura sendiri. Peristiwa ini harus dipahami dari perspektif bahwasannya sekolah adalah bagian dari dunia luas atau masyarakat, di mana sekolah tersebut beroperasi. Maka kehidupan sekolah sehari-hari adalah hidup yang sebenarnya. Bukan dunia artifisial atau dunia virtual. Siswa adalah potret demografik masyarakatnya. Pada diri siswa melekat status-status sosial orangtua. Karena itu, harus disadari bahwa guru-guru memang mengajar anak-anak tetapi sesungguhnya yang mereka hadapi adalah masyarakat, orangtua siswa. Adalah salah jika guru semata-mata mengira dan berharap bahwa dirinya berhubungan hanya dengan siswa-siswa “malaikat” di sekolahnya. Karena itu, guru-guru menikmati suasana kerja yang sangat nyaman, aman dan damai, seperti berada di sorga. Karena sekolah adalah kehidupan itu sendiri, harus diingat dan disadari oleh para guru bahwa di sekolah tersebut tidak hanya ada malaikat tetapi juga siswa-siswa “bandit”. Siswa bandit tentu adalah “musuh” para guru karena menjadi sumber gangguan dalam pembelajaran. Tapi sayang sekolah jarang
Pilkada Mirip Seni Perang Mahabharata ADA kemiripan gemuruh pilkada Bali dengan perang Mahabharata. Masing-masing pihak yang bersaing menunjukkan seni untuk memenangkan persaingan dan sama-sama mengerahkan segala daya upaya yang dimiliki untuk menduduki kursi kepala daerah. Hanya aturan main yang diberlakukan dalam memenangkan pilkada tentu beda jauh, dan tidak diperkenankan mencapai kemenangan dengan cara kekerasan, tidak boleh curang, apalagi membunuh lawan sekadar ingin menjadi kepala daerah. Pada zaman Mahabharata, kemenangan bukan dihitung dari jumlah dukungan suara, melainkan adu kekuatan, adu senjata, uji keyakinan dan kemampuan menggunakan kecerdasan spiritual, sehingga memungkinkan Panca Pandawa yang hanya lima bersaudara itu bisa menang melawan Seratus Kurawa. Hal seperti ini tidak mungkin terjadi pada pilkada, mengingat kemenangan itu harus diraih melalui keunggulan jumlah suara pemilih yang sah. Persaingan dalam pilkada lebih mengarah pada cara untuk merebut suara pemilih, karena itu diperlukan cara-cara dan strategi untuk meraup suara dan tidak melulu karena penonjolkan karakter rajarsi, seperti bersih, jujur, adil, bijaksana, pengabdian, spiritual dan ini tergantung selera para pemilihnya. Seperti halnya air mudah menyatu dengan air, minyak bersatu dengan minyak, tentu yang jujur cenderung berpihak pada yang jujur, yang berhati bersih akan menyukai yang bersih. Karena itu, bila calon pemilih berindikasi menginginkan calon yang dipilih itu jujur, maka calon pemimpin itu harus berusaha keras untuk meyakinkan dirinya jujur. Dan bila para pemilih ada indikasi akan memilihnya karena sentuhan aliran dana, akankah calon yang memahami itu berdiam atau diam-diam memainkan strategi yang apik agar tidak melawan aturan hukum. Bila ini yang terjadi, maka tidak bisa dihindari adanya cara-cara curang secara sembunyi untuk meraih keuntungan bersama dan kadang harus melanggar etika moral, tidak perduli den-
Oleh I Gst. Ngr. Bagus Suryawan gan hukum karma pala. Disisi lain mungkin Tuhan juga hanya diyakini bisa diajak berbisnis untuk memenangkan pilkada, di mana-mana nunasica, ngaturan sesauadan demi sebuah kursi kepala daerah. Belum lagi mencari dukungan jimat kemenangan, dukungan para normal, balian sakti, jero dasaran, dan segenap lapisan yang suaranya ingin diraup diberi harapan, dengan kata lain kerik tingkih, ketog semprong, aud kelor, pesan celengis pun suaranya ingin diraup kalau itu bisa mendukung kemenangan. Inilah dinamika untuk meraih kemenangan yang tidak diharapkan oleh masyarakat yang beradab, di mana yang baik dan yang buruk diberi harapan untuk dikerjakan hanya untuk sebuah kemenangan. Geger kedengarannya, dan kadang terkesan serem, bergemuruh bagaikan alunan gema perang Mahabharata, padahal sesungguhnya hanya heroik sesaat bagi mereka yang telanjur penuh rasa fanatik terhadap calonnya. Pada zaman Mahabharata, pemimpin itu dimuliakan karena memiliki karakter rajarsi dan dipilih secara turun temurun. Dan kini di zaman now, karakter rajarsi ini hanya indah diwacanakan walaupun kenyataannya tidak mudah menemukan seseorang calon pemimpin yang dikategorikan berkarakter rajarsi. Kalaupun ada calon pemimpin yang memiliki karakter rajarsi di zaman now, tentu tidak semudah itu untuk diusung sebagaimana memilih calon pemimpin atau raja di zaman old yang dipilih berdasarkan turun-temurun. Namun kini kepala daerah dipilih oleh rakyat secara langsung dan calonnya ditentukan berdasarkan aturan dan tidak bisa ditunjuk begitu saja. Tentu saja ada masalah manakala masyarakat tidak menemukan calon kepala daerah sebagaimana kriteria yang diharapkannya, dan akankah masyarakat akan menjatuhkan pilihan suaranya sebagai golput? Tentu pilihan terakhir ini tidak diharapkan
walaupun itu adalah hak pribadi seseorang untuk menggunakan hak pilihnya. Karakter rajarsi memang indah diwacanakan walaupun tidak semudah itu untuk mengusungnya. Karena itu, apa pun imbauan, usulan, saran yang diajukan oleh para pakar, para pemerhati, para cendekiawan, pemuka agama, pandita, pinandita, tokoh agama, tokoh adat untuk memilih calon pimpinan, baik melalui seminar, paruman, iklan, promosi agar masyarakat cerdas memilih pemimpin yang berkarakter rajarsi, itu tidak akan bisa terwujud manakala calon yang telah diusung itu tidak memiliki karakter yang diharapkan. Pilkada tidak bisa lepas dari strategi politik yang menempatkan politik sebagai bagian dari seni untuk memenangkan persaingan untuk meraup suara. Tidak bisa dihindari munculnya calon kepala daerah secara dogmatis, dan dipilih melalui strategi sentimenisme, dan dilakukan secara briuksiu. Dogmatisme memunculkan keyakinan yang kuat pada orang-orang tertentu, seperti halnya meyakini aksioma dan dalam bahasa Balinya mirip dengan jaag mula keto. Di sinilah perannya politik memainkan dogma, cara politik memainkan pemahaman dogmatisme untuk menggiring orang-orang yang mudah dipengaruhi tanpa berpikir, dan mau ikut-ikutan untuk menjagokan calon tertentu untuk menjadi pemimpin mereka. Politik tanpa dogma bagaikan sayur tanpa garam, begitu juga politik bisa dimanfaatkan seperti karya seni untuk memanfaatkan cara atau bagian seni seperti halnya pengembala yang dapat menghela ternak kerbaunya dengan tenang. Sebenarnya “perang pilkada” adalah bagian dari uji kejujuran, uji keyakinan, uji panca srada. Manusia sesungguhnya diliputi sifat ketuhanan, sedangkan binatang tidak. Karena itulah binatang tidak punya wiweka, daya diskriminasi untuk membedakan yang baik dan yang buruk, yang benar dan yang salah, yang
sementara dan yang kekal, yang curang dan yang jujur. Cerminan ketuhanan seseorang diuji oleh batinnya, apakah ia mau diajak curang dan mau memilih, misalnya karena tertarik pada sumbangan yang asal-usul uangnya tidak diketahui, atau bahkan tertarik memilih hanya mendapat sebungkus nasi. Bila ini yang terjadi, sepertinya hidup sebagai manusia belum punya nilai kemanusiaan, apalagi hanya dihargai sebungkus nasi untuk mau mendukung calon tertentu. Semoga masyarakat menyadari arti hidup yang sebenarnya di mata batin, karena semua perilaku akan berdampak sesuai hukum karma pala. Tentu perlu memberi contoh yang baik bagi generasi muda kita agar tidak meniru gaya atau caracara meraih sesuatu dengan cara curang. Ingat karma pala tidak serta merta berbuah, ia menunggu waktu dan pemicu yang tepat munculnya, dan bahkan baru muncul hingga melewati reinkarnasi berulangulang. Seperti halnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang membutuhkan dua alat bukti sebagai pemicu untuk memberi ganjaran bagi pelaku korupsi, begitu juga karma pala juga mempertimbangkan dua hal, yaitu pemicu dan waktu yang tepat untuk muncul. Munculnya buah karma seseorang kadang tidak disadari adanya pertanda keinginan yang sangat kuat begitu ngebet untuk meraih sesuatu. Dan di balik itu tentu yang dikhawatirkan adanya simpanan buah karma buruk yang akan muncul dari perbuatan masa lalu atau dari perbuatan kelahiran sebelum ini. Tidak sedikit kepala daerah yang awalnya begitu bahagia meraih kursi terhormat, merasa diri dimuliakan dan berakhir dengan kasus pidana. Mari kita doakan semoga gemuruh pilkada Bali hanya sebuah hiburan seni yang menarik, sebuah ritual pembelajaran yang indah bagi masyarakat dan dijauhkan dari keinginan menang dengan kecurangan dan ketidakjujuran.
berhasil mengubah siswa bandit menjadi siswa malaikat. Paling-paling hanya mampu menegosiasi agar siswa bandit tersebut tidak berulah ketika guru mengajar. Seharusnya ada cara khusus menangani siswa bandit ini, misalnya melakukan program rehabilitasi. Namun demikian, hal ini pastilah merupakan tugas yang sangat berat bagi sekolah. Akhirnya sekolah memilih mengejar ketuntasan belajar dan tidak mau berkubang dalam membantu siswa-siswa bandit menjadi malaikat. Semua itu dipandang sebagai bukan tugas pendidikan. Apalagi tugas-tugas seperti itu berisiko tinggi bagi keselamatan guru. Belum lagi sikap orangtua yang kurang mempercayai guru dalam hal pembentukan disiplin siswa. Atau memang semua itu terjadi karena pergeseran paradigma pendidikan dari pendidikan sikap, karakter, atau budi pakerti menuju pendidikan kognitif. Sampai pada suatu tahap, memecat siswa bandit sering dipilih sebagai jalan elegan atau pernyataan kuasa sekolah tetapi hal ini sesungguhnya jalan pintas dalam kegagalan sekolah untuk mengubah siswa bandit menjadi siswa malaikat. Para guru jangan berpikir bahwa sekolah sebagai sorga tetapi sekolah adalah realitas sosial di mana beroperasi. Mendidik dengan pedagogi lokal, satu cara menerima sekolah sebagai kehidupan itu sendiri, di mana malaikat dan bandit hidup secara berdanpingan. Dan sesungguhnya guru-guru ada di antara mereka. Maka sekolah bukanlah sebuah biara kudus atau apalagi sorga. Penulis, Dosen Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja, Bali
POJOK Sejumlah pimpinan partai politik ambil undian nomor urut.
- Bisa-bisa jadi nomor togel.
***
Malaysia keberatan Indonesia hentikan pengiriman PRT.
- Syaratnya, hentikan kekerasan.
***
Paslon Pilgub Bali mengikuti deklarasi kampanye damai.
- Terpenting damai di akar rumput.
Penulis, Pensiunan Pegawai Telkom
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
MANCING - Sejumlah warga mengisi waktu senggang dengan memancing ikan di tepi Tukad Badung di dekat jembatan Jalan Gajah Mada, Denpasar, Minggu (18/2) kemarin. Bali Post/wan
SENIN KLIWON, 19 FEBRUARI 2018
7
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
USBN SMP 2018
BONGKAR TROTOAR
Mencakup Seluruh Mata Pelajaran
- Sejumlah petani di
Denpasar (Bali Post) Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) telah merilis Prosedur Operasional Standar (POS) penyelenggaraan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tahun 2018. Di Denpasar, pelaksanaan USBN SMP rencananya digelar pada 9-13 dan 16 April 2018. ‘’POS USBN merupakan ketentuan yang mengatur penyelenggaraan dan teknis pelaksanaan USBN. Seperti penyusunan kisikisi, indikator, penyusunan dan perakitan soal ujian, pelaksanaan, dan pengolahan hasil ujian,’’ kata Kabid Pembinaan Pendidikan SMP Disdikpora Kota Denpasar, AA Gede Wiratama, baru-baru ini. Menurut Agung Wiratama, perbedaan yang mendasar antara USBN 2017 dan 2018 adalah pada jumlah mata pelajaran yang diujikan. ‘’USBN tahun 2017 hanya untuk mata pelajaran tertentu, dan USBN 2018 mencakup seluruh mata pelajaran,’’ ujar Agung Wiratama. Agung Wiratama menyebutkan, mata pelajaran yang diujikan pada USBN meliputi, bahasa Indonesia, seni budaya, matematika, PPKn, IPA, PJOK, prakarya, mulok, agama dan budi pekerti. Bentuk soal USBN meliputi soal pilihan ganda sebanyak 90 persen dan soal esai sebanyak 10 persen. Menurut Agung Wiratama, nantinya penilaian soal esai dilakukan oleh dua orang guru. Jika terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua guru penilai, dilakukan pemeriksaan oleh pihak ketiga. ‘’Hasil USBN menentukan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan. Penetapan kriteria kelulusan dilakukan oleh masing-masing satuan pendidikan melalui rapat dewan guru,’’ jelas dia, sembari menyebutkan pengumuman kelulusan SMP/MTs tanggal 28 Mei 2018. Sementara itu, jadwal pelaksanaan try out (pemantapan) UN SMP se-Kota Denpasar digelar mulai 19-22 Februari 2018. Ujian pemantapan ini masih dilaksanakan untuk melatih anak-anak untuk kesiapannya menghadapi ujian nasional mendatang. ‘’Di samping itu, dari pelaksanaan try out dilakukan evaluasi, sehingga para guru dapat menambah atau pengayaan terhadap bahan-bahan mata pelajaran yang perlu ditingkatkan melalui kepala sekolah masing-masing,’’ terang Agung Wiratama. (kmb)
Gianyar terpaksa mem-
Stroke Tak Kunjung Sembuh, Kakek Gantung Diri
Tabanan (Bali Post) Lantaran sakit stroke yang tak kunjung sembuh, I Wayan Arsa alias Pan Suastika, kakek usia 61 tahun asal Banjar Dinas Yeh Kayu, Desa Mundeh, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Ia ditemukan telah tergantung di kebun belakang rumah oleh istrinya, Ni Wayan Seniti (57). Dari informasi yang dihimpun, Sabtu (17/2) sekitar pukul 15.30 Wita korban mengaku hendak buang air besar di kamar mandi belakang rumah. Sekitar pukul 15.45 Wita, istri korban baru pulang usai menjenguk keluarganya yang sakit, yang rumahnya berjarak 50 meter dari rumah korban. Tiba di rumah sang istri pun menanyakan keberadaan suaminya pada putranya, Putu Suastia, dan dijawab jika yang bersangkutan sedang ke kamar mandi. Merasa khawatir dengan kondisi suaminya, Seniti pun mengecek ke belakang rumah. Ia terkejut saat melihat tubuh suaminya tergantung dengan tali plastik di cabang ranting pohon kakao setinggi 2,5 meter. Spontan istri korban berteriak histeris minta tolong dan didengar anak dan sejumlah tetangga dekat. Bahkan istri korban sempat meraba tubuh suaminya yang masih hangat. Setelah tubuh korban diturunkan, pihak keluarga memanggil petugas medis Puskesmas dengan harapan dapat pertolongan. Namun sayang, saat dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan sudah meninggal. Kapolsek Selemadeg Barat AKP Wayan Suastika saat dikonfirmasi membenarkan bahwa memang ada laporan kasus gantung diri di wilayah hukum Polsek Selbar. Setelah anggotanya melakukan olah TKP dan pemeriksaan dari petugas Puskesmas Selamadeg Barat menerangkan bahwa korban murni meninggal gantung diri. “Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau benturan benda tumpul pada tubuh korban. Hasil olah TKP tidak ditemukan tindak pidana terkait kematian korban,” ucapnya. Hal ini makin dikuatkan dengan keterangan sejumlah saksi, bahwa korban selama hampir dua tahun ini sakit stroke. Jadi kuat dugaan korban nekat gantung diri lantaran depresi sakitnya tidak kunjung sembuh. Terkait kasus ini, pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dan mengiklaskan kepergian sebagai jalan hidup korban, selanjutnya, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dapat diupacarai sebagaimana mestinya. (kmb28)
Cek CCTV, Warga Australia Baru Tahu Kemalingan
Mangupura (Bali Post) Kasus pencurian dialami Gayna Clark (67), warga negara Australia, di tempat tinggalnya di Villa Eddy Gang House di Jalan Arjuna, Seminyak, Kuta, Badung. Pelakunya tak lain pembantunya, Ena Omi (43), dan ditangkap di kosnya di Jalan Gunung Soputan III, Denpasar, Jumat (16/2) lalu. Korban baru sadar kemalingan setelah melihat CCTV yang terpasang di TKP. Kapolsek Kuta Kompol I Nyoman Wirajaya didampingi Kanitreskrim Iptu Ario Seno, Minggu (18/2) kemarin mengatakan, kronologinya pada Selasa (13/2) pukul 20.00 Wita korban mengecek rekaman CCTV yang ada di dalam kamar. Terlihat pelaku ketika membersihkan kamar korban, membuka lemari dan mengambil barang-barang yang disimpan di situ lalu disembunyikan di balik bajunya dan dibawa pergi. Adapun barang-barang yang hilang yaitu satu botol burbone, dua botol vodka, lauder pace dan peralatan makeup. Akibat kejadian itu korban mengaku rugi Rp 13 juta. Setelah menerima laporan kejadian itu, tim Opsnal dipimpin Iptu I Putu Budiartama mendatangi TKP. Berdasarkan hasil rekaman CCTV terlihat pelaku melakukan pencurian di TKP saat korban tidak ada di sana. “Selanjutnya anggota kami mencari pelaku dan ditangkap di tempat kosnya,” ujarnya. Hasil interogasi, pelaku mengakui perbuatannya tersebut. Barang-barang tersebut diambil untuk digunakan sendiri. Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke polsek. (kmb36)
kawasan Batubulan
bongkar trotoar untuk membuat lubang agar air dapat mengairi lahan sawah mereka, Minggu (18/2) kemarin.
Denpasar Terapkan Sistem Zonasi Berbasis KK pada PPDB SMP Negeri Denpasar (Bali Post) -
Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar sudah mulai merancang pola Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang TK, SD dan SMP negeri, kendati PPDB tahun pelajaran 2018/2019 masih lima bulan lagi. Kadisdikpora Kota Denpasar I Wayan Gunawan mengatakan, pola PPDB SMP negeri masih tetap mempertahankan sistem online (daring). Namun terobosan barunya adalah menerapkan sistem zonasi berbasis kartu keluarga (KK). ‘’Untuk jalur PPDB masih tetap menggunakan empat jalur yakni jalur siswa miskin, prestasi, penghargaan dan NUSBN (Nilai Ujian Sekolah Berstandar Nasional) SD. Yang kami tiadakan itu adalah jalur bina lingkungan terzonasi yaitu pola penerapan jarak menggunakan google map tempat tinggal siswa dengan sekolah seperti yang diterapkan tahun lalu, karena sangat riskan mengundang kegaduhan,’’ jelas Gunawan, Minggu (18/2) kemarin. Gunawan menjelaskan, dalam pola zonasi yang akan diterapkan, dari 12 SMP negeri di Denpasar dipecah menjadi empat zona dengan peta wilayah desa/lurah terdekat dengan sekolah calon peserta
didik baru. Misalnya, zona satu meliputi SMPN 3, SMPN 8 dan SMPN 12 Denpasar. SMPN 3 Denpasar terdiri atas Desa Dangin Puri Kangin, Kelurahan Kesiman, Desa Sumerta Kaja, dan Desa Sumerta Kauh. SMPN 8 Denpasar meliputi Desa Kesiman Kertalangu, Desa Kesiman Petilan, Kelurahan Penatih, Desa Sumerta Kelod, dan Kelurahan Sumerta. SMPN 12 Denpasar meliputi Desa Peguyangan Kaja, Desa Peguyangan Kangin, dan Desa Penatih Dangin Puri. Sekolah yang berada di zona dua yakni SMPN 1 Denpasar meliputi Desa Dangin Puri Kauh, Desa Dangin Puri Kelod, Kelurahan Dangin Puri, Desa Dauh Puri Kangin, dan Kelurahan Dauh Puri. Untuk SMPN 5 Denpasar meliputi Kelurahan Peguyangan, Kelurahan Ubung, Desa Padangsambian Kaja, dan Desa Ubung Kaja. Sedangkan SMPN 10 Denpasar meliputi Desa Dangin Puri Kaja, Desa Dauh Puri Kaja, dan Kelurahan Tonja. Sementara sekolah yang berada pada zona tiga yakni,
SMPN 2 Denpasar meliputi Desa Pemecutan Kaja, dan Kelurahan Padangsambian. SMPN 4 Denpasar meliputi Kelurahan Pemecutan dan Desa Dauh Puri Kelod. Untuk SMPN 7 Denpasar meliputi Desa Dauh Puri Kauh, Desa Pemecutan Kelod, Desa Padang Sambian Kelod, Desa Tegal Harum, dan Desa Tegal Kertha. Sementara sekolah yang berada pada zona empat yakni SMPN 6 Denpasar meliputi Kelurahan Panjer, Kelurahan Pedungan, Desa Pemogan, dan Kelurahan Sesetan. SMPN 9 Denpasar meliputi Kelurahan Renon, Desa Sanur Kaja, Desa Sanur Kauh, dan Kelurahan Sanur. Sementara SMPN 11 Denpasar meliputi Desa Sidakarya dan Kelurahan Serangan. ‘’Satu zona terdiri atas tiga SMP negeri dan satu SMP negeri terdiri atas dua sampai lima desa/lurah,’’ terangnya. Untuk komposisi PPDB, dijelaskan Gunawan, jalur siswa miskin 10 persen, jalur prestasi 20 persen, jalur penghargaan 20 persen, serta jalur NUSBN dalam zonasi 40 pers-
KASUS pembunuhan yang terjadi di Perumahan Dalung Permai, Kuta Utara, beberapa waktu lalu membuat geger. Bagaimana tidak, seorang kakak menghabisi adik kandungnya. Pemicunya karena mereka dalam pengaruh minuman keras jenis arak. Atas kejadian tersebut, pelaku yaitu Putu Adi Permana Jaya harus meringkuk di balik jeruji besi. Sedangkan adik kandungnya, Kadek Ari Permana Putra, pergi untuk selama-lamanya. Kasus ini jelas membuat orangtua korban dan pelaku terpukul. Apalagi ayah mereka, Made Suardita, merupakan anggota Polri yang saat ini bertugas di Polresta Denpasar. “Hasil autopsi penyebab kematian korban karena luka tusuk mengenai jantung. Saat kejadian korban dan pelaku sama-sama mabuk sehingga tidak bisa mengontrol emosi,” kata Kanitreskrim Polsek Kuta Utara Iptu Putu Ika Prabawa, Minggu (18/2) kemarin. Kata dia, situasi memanas saat pelaku tidak mengizinkan teman korban, Dhandi, menginap di TKP. Dia berdalih supaya mereka berhenti minum karena sudah mabuk. “Karena mereka mabuk sehingga terjadi percekcokan antara korban dan pelaku. Pelaku kalap, lalu menusuk adik kandungnya hingga meninggal dunia,” ungkapnya. Meski mereka masih bersaudara, pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku. Apalagi sampai menghilangkan nyawa seseorang yaitu korban. “Dalam waktu dekat kami akan menggelar rekonstruksi. Tujuannya supaya jelas antara hasil penyidikan dan fakta di lapangan,” ungkap mantan Kanitreskrim
Polsek Denpasar Barat ini. Sementara itu, praktisi hukum Edy Hartaka, S.H. menyampaikan arti Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) sesuai Undang-undang No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) yaitu setiap perbuatan terhadap seseorang terutama perempuan yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual, psikologis, dan atau penelantaran rumah tangga termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan, pemaksaan, atau perampasan kemerdekaan secara melawan hukum dalam lingkup rumah tangga. “Jadi, jika kita mengacu pada undangundang tersebut, perbuatan kakak yang membunuh adiknya bisa dikatakan sebagai KDRT. Selama perbuatan tersebut memenuhi unsur-unsur dalam Pasal 2 ayat 1 junto Pasal 6 UU PK-
DRT, maka pelakunya dapat dipidanakan,” ungkapnya. Ia mencontohkan ada kasus mirip dengan kejadian di Perumah Dalung Permai di Pengadilan Negeri Kabupaten Semarang. Dalam putusan tersebut diceritakan bahwa terdakwa dipancing-pancing emosinya oleh korban sehingga terdakwa berontak dan memukul korban. Akibat perbuatan terdakwa, korban mengalami luka memar. “Hakim dalam putusannya menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana penganiayaan yaitu Pasal 351 ayat 1 KUHP. Hakim menjatuhkan pidana terhadap terdakwa. Apalagi sampai menghilangkan nyawa orang, proses hukum tetap lanjut,” tegas Edy. Di samping itu, masalah dalam keluarga sudah sepatutnya bisa diantisipasi dan diselesaikan secara baikbaik. Namun dengan hi-
Wayan Gunawan en. Sisanya untuk 10 persen disiapkan untuk calon siswa di luar zonasi, terdiri atas tiga persen untuk untuk calon siswa luar Denpasar dan tujuh persen untuk calon siswa dalam Kota Denpasar luar zonasi. Gunawan menyebutkan, pola PPDB ini baru akan di-
Bali Post/kmb
lakukan sosialisasi akhir Februari atau paling lambat pada awal Maret 2018. “Draf juknisnya sudah kami buat, kami tunggu selesai aplikasinya dulu. Setelah itu, baru kami sosialisasikan ke SD, termasuk ke pihak desa/lurah dan DPRD,’’ pungkasnya. (kmb)
Pengaruh Miras, Nyawa Adik Kandung Melayang
Bali Post/rah
Bali Post/rah
Iptu Putu Ika Prabawa
Edy Hartaka, S.H.
langnya nyawa salah satu anggota keluarga, harus diselesaikan secara hukum. “Kakak yang membunuh adiknya dapat dikenakan Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Tapi tergantung hasil penyidikan oleh pihak berwajib tanpa
menyampingkan perkara yang terjadi di dalam rumah tangga,” tandasnya. Kata dia, kalau pelakunya tergolong anak di bawah umur bisa dimohonkan untuk dibina. Namun karena pelakunya sudah dewasa dan menyangkut menghilangkan nyawa maka hukum tetap dijalankan. (rah)
BANGLI
8
Senin Kliwon, 19 Februari 2018
Layanan SIM ”Online” Belum Banyak Dimanfaatkan Warga Bangli (Bali Post) Polres Bangli telah menerapkan layanan mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) secara online. Hanya saja, sejak diberlakukan awal Februari lalu, warga masih jarang menggunakan layanan tersebut. Kasat Lantas Polres Bangli AKP Dewa Gede Ariana, Minggu (18/2) kemarin, mengatakan layanan SIM online sudah diujicobakan pada Januari dan mulai efektif berlaku awal Februari. Dengan Bali Post/nan adanya layanan ini, AKP Dewa Gede Ariana masyarakat bisa lebih mudah mengurus SIM baru maupun melakukan perpanjangan. ‘’Sekarang ini warga dari mana saja bisa mencari SIM di Polres terdekat. Termasuk masyarakat dari luar Bali sekarang juga sudah bisa mendapatkan layanan ini. Yang penting melampirkan e-KTP,’’ ucapnya. Menurutnya, sudah ada beberapa orang yang menggunakan layanan ini. Namun untuk di Bangli, jumlahnya masih minim. Pihaknya tidak tahu pasti penyebab persoalan ini. Ke depannya masyarakat agar lebih banyak menggunakan layanan SIM online, pihaknya berencana membuat baliho mengenai layanan ini. Baliho akan dipasang di lokasi strategis. Untuk pelayanan SIM Online, lanjut Ariana, saat ini Polres Bangli memiliki enam unit peralatan yang masingmasing bisa melayani sebanyak 24 orang. Dalam sehari, bisa melayani 144 orang. ‘’Warga yang mengurus SIM setiap harinya kisaran 30-40 orang. Jadi, untuk peralatan masih memadai,’’ tegasnya. (kmb41)
Dewan Dorong Pengembangan Kopi di Kintamani
Bangli (Bali Post) Guna meningkatkan produksi kopi Arabika Kintamani, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli berencana menanam jutaan bibit kopi. Program ini untuk memenuhi kebutuhan pasar yang cukup tinggi. Rencananya, pembibitan kopi dilakukan di wilayah Desa Catur Kecamatan Kintamani. Ketua Komisi II DPRD Bangli Ketut Mastrem belum lama ini mengungkapkan, saat ini yang telah dikembangkan baru satu juta bibit kopi. Pembibitan tersebut dibiayai pemerintah pusat. Menurutnya, pabrik kopi milik Pemkab Bangli di Desa Mengani, Kintamani, memiliki daya tampung sekitar 3 ribu ton. Namun, saat ini yang baru berhasil dipenuhi sekitar 2 ribu ton. Program pengembangan jutaan bibit kopi pun diharapkan mampu memenuhi dan menggenjot produksi untuk menutupi kekurangan tersebut. ‘’Sesuai penyampaian Dinas PKP, bibit kopi yang dikembangkan merupakan kualitas unggul. Buahnya berantai, penuh hingga ke tangkai,’’ terangnya. Selain menggenjot produksi kopi, Komisi II DPRD Bangli juga berharap desa-desa di Kabupaten Bangli menganggarkan pelatihan untuk petani. Anggaran bisa melalui Alokasi Dana Desa (ADD). Selama ini, baru 11 desa di Kintamani yang telah menggelar pelatihan bagi petani. Di Kecamatan Susut bahkan baru satu desa, di Kecamatan Bangli empat desa dan di Kecamatan Tembuku sebanyak tiga desa. ‘’Kita sangat berharap dianggarkan pelatihan lewat ADD, mengingat anggaran yang dikucurkan sangat besar. Di samping itu, kita juga mendorong kelompok tani di Kabupaten Bangli untuk mencari badan hukum sehingga bisa dikucurkan bantuan lewat APBD,’’ tegasnya. Sementara itu, Sekretaris Dinas PKP Wayan Sarma mengatakan, tujuan pengembangan bibit kopi adalah memaksimalkan potensi pertanian kopi di Kabupaten Bangli. Jika dibandingkan luas lahan yang tersedia, pengembangan kopi masih belum maksimal. ‘’Pengembangan kopi selama ini sangat bagus karena dibantu APBD dan APBN. Dan di Provinsi Bali, Bangli memproduksi kopi Arabika terbesar dibandingkan daerah lainnya,’’ kata Sarma. (kmb41)
Bali Post/nan
KOPI - Bibit kopi yang disediakan pemerintah. Rencananya, Dinas PKP Bangli mengembangkan kopi di Desa Catur, Kintamani.
Telepon Penting Bangli RSU Bangli
: 0366-91521/91002
Polsek Bangli
: 0366-91062
Polsek Susut
: 0366-5501596
Polsek Tembuku
: 0366-5595484
Polsek Kintamani
: 0366- 51122
Damkar
: 0366-92869
PDAM
: 0366-91094
PLN
: 0366-91268
Telkom
: 0366-91108
BPBD
: 0366-91448
Kodim
: 0366-91024
Kantor Bupati
: 0366-91032
Bali Post/nan
TERENDAM - Lahan pertanian di Desa Buahan, Kintamani, yang terendam air Danau Batur.
Air Danau Batur Meluap
Lahan Pertanian di Kedisan dan Buahan Terendam
Bangli (Bali Post) -
Meluapnya air Danau Batur tidak hanya membuat puluhan rumah warga Desa Terunyan terendam. Air danau juga merendam hektaran lahan pertanian di Desa Kedisan dan Desa Buahan, Kintamani. Imbasnya, para petani tidak bisa bercocok tanam. Petani asal Desa Buahan, Kintamani, Made Permana, Minggu (18/2) kemarin, mengatakan meluapnya air Danau Batur bukanlah kali pertama terjadi. Fenomena ini terjadi hampir setiap tahunnya,
khususnya saat musim hujan. ‘’Yang sekarang, air naik sejak awal Januari. Ketinggian air tidak setinggi tahun lalu,’’ ungkapnya. Naiknya air danau, kata Permana, membuat lahan per-
tanian milik warga yang lokasinya berdekatan dengan danau, terendam. Petani pun tidak bisa mengolah lahan tersebut. Jika lahan tidak terendam air danau, warga biasanya membudidayakan tanaman horti-
kultura seperti bawang merah, kol, tomat dan cabai. ‘’Kalau yang terendam jelas tidak bisa dipakai petani untuk bercocok tanam. Kalau lahan yang tidak kena baru bisa ditanami. Warga yang ingin menanam bawang dan kol, mereka memakai lahan lain yang lokasinya lebih di atas, yang tidak terendam air. Kalau dihitung, semua lahan yang terendam dari selatan sampai di
barat cukup luas, bisa mencapai hektaran,’’ katanya. Dikatakan Permana, berdasarkan pengalaman-pengalaman sebelumnya, air surut membutuhkan waktu hingga berbulan-bulan. ‘’Kalau sebelumnya sekitar enam bulan air tidak surut-surut. Biasanya Sasih Kapat air baru surut. Tapi saya harap air bisa lebih cepat surut dari sebelumnya,’’ kata Permana. (kmb41)
Jalan Jebol di Jalur Utama Bangli-Buleleng
Warga Berharap Segera Diperbaiki Bangli (Bali Post) Jalan utama penghubung Kabupaten Bangli dengan Kabupaten Buleleng, tepatnya di wilayah Banjar Bugbugan Desa Batur, Kintamani, jebol sejak dua pekan lalu. Sebagian badan jalan tak bisa digunakan. Atas kondisi itu, warga berharap pemerintah bisa segera melakukan perbaikan. Menurut warga setempat, Wayan Nekel, Minggu (18/2) kemarin, setiap hujan lebat, debit air dari utara cukup besar sehingga perlahan membuat jalan tergerus dan akhirnya jebol. Di kawasan setempat tidak ada saluran drainase. ‘’Kalau turun hujan, air besar pasti mengalir melewati jalan tersebut. Sebelumnya hanya sedikit yang jebol. Karena air terus ke sana, akhirnya jebol besar,’’ katanya. Nekel menyampaikan, kondisi cukup membahayakan pengguna jalan karena lalu lintas setempat cukup padat. Agar pengguna jalan lebih waspada, instansi terkait memasang drum bekas serta
pasir yang dimasukkan dalam karung di sekitar lokasi jalan jebol. Polisi juga memasang barrier agar pengguna jalan berhati-hati. ‘’Jika berpapasan, salah satu pengendara harus mengalah karena sebagian badan jalan tak berfungsi. Saya berharap jalan ini segera diperbaiki sehingga tidak lagi mengganggu arus lalu lintas,’’ ujarnya. Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas PUTRKP Bangli I Putu Wida Gunawan menjelaskan, jalan yang jebol tersebut merupakan jalan provinsi sehingga kewenanagan untuk perbaikan ada di Pemprov Bali. ‘’Saya sudah berkoordinasi dengan PU Provinsi, katanya segera akan dilakukan perbaikan. Karena jika tidak segera diperbaiki, nantinya jalan akan tambah rusak. Apalagi pada Purnama Kedasa nanti akan ada upacara di Pura Ulun Danu Batur. Kalau tidak segera diperbaiki nantinya bisa mengganggu kelancaran lalu lintas bagi para pamedek yang tangkil,’’ katanya. (kmb41)
JEBOL - Jalan jebol di wilayah Banjar Bugbugan Desa Batur, Kintamani.
Bali Post/nan
Pemerintah Desa Diminta Anggarkan Pembangunan Perpustakaan Bangli (Bali Post) Di era teknologi informasi, minat baca khususnya membaca buku di kalangan anak muda justru semakin menurun. Hal ini pun mengundang keprihatinan berbagai ka-
langan. Guna meningkatkan minat baca generasi muda, Pemkab Bangli mendorong Pemerintah Desa untuk membangun perpustakaan desa. Sumber pembiayaan bisa menggunakan Alokasi Dana
Bali Post/nan
PERPUSTAKAAN - Perpustakaan Daerah Bangli saat masih berada di Terminal Loka Crana.
Desa (ADD). Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bangli Nyoman Sumantra, Minggu (18/2) kemarin mengungkapkan, meskipun kini dengan gadget anak muda bisa mendapatkan informasi yang diinginkan, namun budaya membaca buku dengan mengunjungi perpustakaan harus tetap dilestarikan agar tidak hilang. Untuk itu, pihaknya terus mengupayakan agar generasi muda senang berkunjung ke perpustakaan. ‘’Kita sudah memberikan pelayanan perpustakaan keliling untuk mengajak anakanak muda agar tetap melestarikan budaya membaca. Kita harap upaya yang kita lakukan ini mampu menggugah minat baca mereka di zaman teknologi ini,’’ ung-
kapnya. Pihaknya pun berharap setiap desa di Kabupaten Bangli memiliki perpustakaan desa. Beberapa desa sudah memiliki perpustaaakn desa. Bagi yang belum, ke depannya agar disediakan perpustakaan desa guna memenuhi kebutuhan masyarakatnya. ‘’Sebelumnya Desa Bunutin, Kintamani yang membangun perpustakaaan desa memakai ADD. Rencananya, Juli, Desa Landih yang akan membangun perpustakaan desa. Jadi kita harap desa yang lainnya bisa mengikuti desa ini untuk pembangunan perpustakaan desa,’’ katanya. Disinggung kapan perpustakaan daerah yang dipindahkan ke Kubu mulai dioperasikan, Sumantra menegaskan, saat ini masih dalam tahap persiapan. Petugas masih
mengangkut buku-buku dan perlengkapan ke tempat yang baru. Ditargetkan, Maret perpustakaan sudah mulai dibuka untuk umum. Dipilihnya Kubu sebagai lokasi perpustakaan daerah mengingat daerah tersebut merupakan pusat pendidikan di Bangli. Selain ada IHDN, di wilayah tersebut juga terdapat SMPN 2 Bangli dan SMAN 2 Bangli yang jaraknya sangat dekat. ‘’Kalau perpustakaan yang sebelumnya di Terminal Loka Crana, lokasinya kurang strategis. Pasalnya, posisi gedung berada di dalam, sehingga tidak kelihatan dari jalan raya kalau ada perpustakaan. Jadi, kita harap dengan dipindahnya ke Kubu, pengunjung yang datang bisa lebih ramai,’’ harap Sumantra. (kmb41)
GIANYAR
Senin Kliwon, 19 Februari 2018
9
Pascaturunnya Status Gunung Agung
Okupansi ”Homestay” di Ubud Sentuh 50 Persen Gianyar (Bali Post) Pascaturunnya status Gunung Agung dari Awas menjadi Siaga, angka kunjungan wisatawan ke Bali khususnya Kabupaten Gianyar terus meningkat. Bahkan, okupansi homestay di Ubud yang sebelumnya sempat anjlok hingga 20 persen, kini sudah meningkat hingga menyentuh angka 50 persen. Peningkatan diprediksi terus berlangsung hingga pelaksanaan palebon di Puri Ubud yang diagendakan awal Maret mendatang. Ketua Ubud Homestay Association (UHSA) I.B. Wiryawan, Minggu (18/2) kemarin, mengatakan di awal bencana Gunung Agung khususnya saat erupsi berlangsung, tingkat kunjungan wisatawan sempat merosot. Kondisi paling parah yakni saat penutupan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
Bali Post/nik
TUMBANG - Pohon sawo kecik di areal Puri Gianyar Kauhan yang tumbang, Minggu (18/2) kemarin.
Pohon Sawo Kecik di Puri Gianyar Tumbang
Gianyar (Bali Post) Pohon sawo kecik yang tumbuh di areal Puri Gianyar Kauhan tiba-tiba tumbang, Minggu (18/2) kemarin, sekitar pukul 16.45 Wita. Pohon tersebut ditanam oleh Raja Gianyar terakhir, Raja Manggis VIII, sekitar tahun 1896. Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata pun memantau langsung proses pembersihan pohon tersebut. Bupati Agung Bharata mengatakan, pohon berusia ratusan tahun ini ukurannya besar. Beruntung, pohon ini tumbang ke arah barat laut sehingga tidak menimpa apa pun, termasuk bangunan di dekatnya. ‘’Pohon ini sudah tua, pantas dia roboh,’’ katanya. Menurutnya, pohon sawo kecik dengan buah kecil-kecil ini menjadi ciri khas kerajaan. Tak hanya di Bali, bahkan di setiap areal kerajaan di Indonesia ratarata tumbuh pohon jenis ini. Menurut Agung Bharata, tumbangnya pohon ini seakan isyarat menjelang berakhirnya masa jabatannya pada 21 Februari sebagai Bupati Gianyar. ‘’Pengganti saya kan sudah ada yang baru,’’ jelasnya. Namun, Agung Bharata tidak mau mengaitkan kejadian ini dengan nasib adiknya, A.A. Gde Mayun, yang saat ini maju sebagai calon wakil Bupati Gianyar mendampingi calon Bupati Gianyar Made Mahayastra. ‘’Tidak ada kaitan dengan pilkada. Ini hanya karena pohon sudah tua,’’ katanya. Lebih lanjut dia mengaku senang karena di bawah pohon yang tumbang tersebut tumbuh dua pohon sejenis. Ia pun menganggap dua pohon yang baru tumbuh itu sebagai regenerasi kepemimpinannya. ‘’Aneh juga. Seharusnya bibit baru tumbuh di sekitar buah sawo itu jatuh. Tapi pohon yang baru justru tumbuh dekat batang, persis di bongkol atau pangkal pohon,’’ ujarnya. Menurutnya, pohon sawo kecik merupakan lambang kekuasaan. Dahulu, di manapun tumbuh pohon ini selalu merupakan pusat pemerintahan. (kmb35)
I.B. Wiryawan
Bali Post/nik
Beberapa bulan pascakejadian itu, kunjungan wisatawan ke Bali khususnya Ubud mulai membaik. Kondisi ini juga terpantau dari padatnya kendaraan serta wisatawan yang lalu lalang
di kampung turis itu. ‘’Kalau sekarang, okupansi sudah menyentuh kisaran 45-50 persen,’’ ungkapnya. Pria yang akrab disapa Gus De Wiryawan ini menjelaskan,
pascaturunnya status Gunung Agung, perlu waktu dua sampai tiga bulan bagi pariwisata untuk recovery. Pihaknya berharap bisa lebih cepat. ‘’Kalau bisa lebih cepat, tentunya lebih bagus. Ak-
tivitas di Ubud bisa berjalan normal lagi. Ini juga penting untuk para tenaga kerja,’’ imbuhnya. Dikatakannya, di Ubud tercatat ada 340 homestay dengan jumlah kamar 2.000 lebih. Saat ini, beberapa kamar di setiap homestay di Ubud sudah terisi. Tingkat hunian diperkirakan meningkat menjelang palebon di Puri Ubud yang selama ini kerap menjadi magnet menarik wisatawan. ‘’Sementara memang belum berpengaruh. Tapi kita masih menunggu seminggu lagi melihat responsnya,’’ tegasnya. (kmb35)
GIANYAR MEMILIH
Revitalisasi Pasar Seni Sukawati Jadi Prioritas
Gianyar (Bali Post) Pasar Seni Sukawati merupakan ikon Kabupaten Gianyar yang sudah terkenal di mancanegara. Wisatawan dari berbagai negara mengunjungi pasar ini setiap harinya untuk membeli barang kerajinan. Namun, kondisi bangunan pasar yang menampung ratusan pedagang ini sekarang memprihatinkan. Revitalisasi terhadap pasar yang berlokasi di Jalan Raya Sukawati ini pun menjadi prioritas kedua pasangan calon (paslon) bila terpilih sebagai bupati dan wabup Gianyar periode 2018-2023. Calon Bupati Gianyar Tjokorda Raka Kerthyasa mengatakan, perbaikan terhadap Pasar Seni Sukawati sudah menjadi program yang ia siapkan bila terpilih sebagai Bupati Gianyar. Bahkan, penataan pasar ini menjadi skala prioritas tokoh Puri Ubud yang akrab disapa Cok Ibah itu. ‘’Ini salah satu agenda kita, karena penataan untuk ini (Pasar Seni Sukawati - red) sangat penting dan ini menjadi tanggung jawab besar pemerintah,’’ ucapnya, Minggu (18/2) kemarin. Menurut Cok Ibah, penataan Pasar Seni Sukawati dipandang penting, mengingat secara historis, pasar ini sudah menjadi tempat untuk menampung buah karya para seniman Kabupaten Gianyar
sehingga begitu dikenal di mata wisatawan. ‘’Ini tempat masyarakat kita, yang kita ajak melaksanakan adat agama dan budaya di Bali. Secara produksi, juga menyalurkan karya pematung, pemahat, tukang ukir hingga pelukis,’’ katanya. Cok Ibah sebagai cabup yang berpasangan dengan Pande Istri Maharani Primadewi sebagai cawabup ini menjelaskan, selain sebagai ikon Bali khususnya Gianyar, Pasar Seni Sukawati juga telah membuka lapangan kerja untuk ratusan warga lokal. Pasar ini sudah memberi peran besar menyalurkan tenaga kerja. ‘’Selain untuk inovasi seni, juga menciptakan lapangan kerja sehingga membantu pemerintah mengurangi pengangguran dan juga kan ada pajak masuk ke pemerintah. Jadi, sumber seperti ini harus diperhatikan betul,’’ kata cabup dari Koalisi Gianyar Bangkit (KGB) ini. Disinggung terkait peningkatan daya saing Pasar Seni Sukawati, Cok Ibah menyebutkan, pemerintah harus mulai membatasi pemberian izin toko modern. Menurut mantan anggota DPRD Bali ini, pemerintah tidak bisa hanya terpaku memenuhi target PAD, tanpa memperhatikan kesejahteraan masyarakat lokal yang harus berjuang mati-matian bersaing dengan pemodal yang membuka toko dengan kapasitas besar. ‘’Kalau
hanya dikaitkan pada finansial, untuk PAD yang dalam konteks ini dijadikan target prioritas, maka semua bisa mubazir,’’ ucapnya. Pihaknya pun sudah menyiapkan rencana dengan format terstruktur dalam penataan izin akomodasi pariwisata hingga izin toko modern selama lima tahun pemerintahan. ‘’Bukan kita tidak suka, tetapi ini masalah bagaimana kita memanajemen, sehingga warga kita mempunyai lapangan dan ruangan mencari kerja,’’ tegasnya. Sementara itu, bagi Cabup I Made Mahayastra, beratnya persaingan Pasar Seni Sukawati sudah ia pahami sejak menjabat dua periode Ketua DPRD Gianyar dan lima tahun sebagai Wabup Gianyar. ‘’Mereka (pedagang - red) mengalami persaingan yang berat melawan pasar oleh-oleh yang menawarkan standar modern seperti ruangan nyaman, ber-AC, harganya jelas dan pelayanan ramah, bisa berbahasa Inggris,’’ katanya. Khawatir Pasar Seni Sukawati tidak bisa eksis lagi, pihaknya pun merancang penataan terhadap pasar yang menampung ratusan pedagang itu. Melalui perjuangan keras bersama Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata, pemerintah pusat pun akhirnya bersedia menggelontorkan anggaran sebesar Rp 60 miliar pada 2016
lalu. ‘’Sayangnya pada tahun itu, DIPA-nya lambat turun, yakni setelah Juni sehingga saat kita lelangkan tidak ada rekanan yang mau mengambil. Akhirnya dana itu ditarik kembali oleh pusat,’’ ungkapnya. Pihaknya pun tidak menyerah. Pada 2017, kembali diajukan permohonan, namun tidak terealisasi. Tahun ini dana pusat tersebut dimohonkan lagi dengan ditambah dana pendamping sebesar Rp 15 miliar dari APBD 2018. ‘’Sekarang karena masa jabatan kami sudah habis, saya harap Pj. Bupati bisa mengawal sehingga revitalisasi ini bisa dilaksanakan di 2018 ini. Kalau ini sudah bisa dikerjakan, kita yakin Pasar Seni akan bisa bersaing dengan pasar oleh-oleh,’’ terangnya.
Bali Post/nik
Tjokorda Raka Kerthyasa
Ditegaskannya, selama menjabat sebagai Wabup, dia terus berupaya maksimal membangun pasar tradisional di Gianyar. Bahkan jelang masa akhir jabatannya, politisi PDI-P asal Payangan ini sudah mengarahkan APBD 2018 untuk pembangunan enam unit pasar tradisional. Pasar tradisional yang tahun ini akan dibangun meliputi Pasar Batubulan Kangin dengan anggaran Rp 3 miliar, Pasar Desa Keramas dengan anggaran Rp 4,6 miliar, Pasar Silakarang Rp 5,2 miliar, pasar di Desa Lebih dengan anggaran Rp 4 miliar, dan Pasar Ponggang di Desa Puhu dengan anggaran Rp 1,5 miliar. ‘’Ini untuk 2018 sudah sah, tinggal menunggu pengerjaan,’’ ungkapnya. (kmb35)
Bali Post/nik
Made Mahayastra
JEMBRANA
10
Senin Kliwon, 19 Februari 2018
Bali Post/olo
TERBAKAR – Bus pariwisata yang membawa rombongan tirtayatra asal Tabanan terbakar di Tegalasih, Negara, Minggu (18/2) kemarin.
Bus Rombongan Tirtayatra Terbakar Negara (Bali Post) – Sebuah bus pariwisata rombongan pamedek yang melintas di Jalan Sudirman, Negara, Minggu (18/2) sore, terbakar. Bus dengan nomor polisi DK 9141 AD yang dikemudikan Wayan Kamayasa ini sebelumnya mengantar rombongan ke Pura Pulaki di Kabupaten Buleleng. Rencananya rombongan ini hendak kembali ke Tabanan dengan melintasi kota Negara. Dari informasi saksi di lokasi, rombongan yang berasal dari Desa Soka, Kabupaten Tabanan ini seketika berhamburan keluar dari bus begitu mengetahui bagian belakang terbakar. Kebakaran diketahui sekitar pukul 18.00 Wita. Beruntung api yang membakar mesin di bagian belakang segera bisa dipadamkan. Sejumlah warga sekitar yang mendapati bus terbakar membantu memadamkan api dengan mengambil air dari dekat lokasi bus terbakar. Kendati api bisa dipadamkan, namun seluruh bagian mesin nampak hangus, sehingga bus belum dapat melanjutkan perjalanan. Dari informasi, api diketahui pertama kali oleh penumpang yang duduk di bangku belakang. Salah seorang penumpang bus mencium bau terbakar dan semakin menyengat. Sesampai di TKP, tepatnya di sekitar Banjar Tegalasih, Dauhwaru, bus dihentikan. Para penumpang berhamburan keluar melalui pintu depan. Tiga unit mobil pemadam kebakaran turun ke lokasi. Namun saat tiba di lokasi, api sudah berhasil dipadamkan. Salah seorang penumpang, Made Parsa, sebelum bus terbakar, sopir bus sempat dua kali mengisi oli. Pertama di Gilimanuk dan terakhir di sekitar Negara. Salah satu penumpang yang di belakang sempat berteriak ada api, sehingga bus berhenti dan para penumpang keluar. Lantaran mesin terbakar, bus masih berada di lokasi. Sementara sekitar 39 penumpang yang di antaranya anak-anak dialihkan ke bus yang lain. Sementara sopir, Kamayasa, juga mengakui sempat mengganti oli 15 liter karena bocor. Menurutnya, api diduga muncul dari kabel mesin yang korslet akibat panas. (kmb26)
Bali Post/olo
STAN – Sejumlah stan pedagang di areal Festival Durian Jembrana yang berakhir Minggu (18/2) kemarin.
Pedagang Durian Pertanyakan Nasib Usai Festival
Negara (Bali Post) Para pedagang durian yang ditampung dalam Festival Durian Jembrana di areal parkir Peken Ijogading mempertanyakan nasib mereka setelah festival rampung. Minggu (18/2) kemarin merupakan hari terakhir pelaksanaan festival yang digelar sejak Rabu (14/2) lalu. Para pedagang musiman yang sebelumnya berjualan di bilangan jalan DenpasarGilimanuk ini berharap agar mereka bisa terus berjualan. Seperti yang disampaikan salah satu pedagang durian, Ketut Suci (55), asal Banjar Palungan Batu, Desa Batuagung. Mereka mempertanyakan lokasi setelah mereka ditampung usai event Festival Durian ini. Suci yang setiap tahun berdagang musiman ini biasanya paling lama hanya berjualan cuma tiga bulan saja. Selama masih ada persedian durian dari petani. Suci sebelumnya memang berjualan durian di atas trotoar di sekitar Lapangan Umum Negara dan sempat ditertibkan Satpol PP Kabupaten Jembrana. Oleh pemerintah, para pedagang musiman ini lantas diarahkan berjualan di lokasi Festival Duren tersebut. Suci memaparkan saat berjualan di festival, dibandingkan dengan di pinggir jalan, pendapatannya jauh menurun hingga ratusan ribu. Bila berjualan di pinggir jalan omsetnya Rp 1,3 juta per hari. Setelah ditampung di Peken Ijogading, turun menjadi Rp 1 juta. Segmen pembeli juga berbeda. Bila sebelumnya para pengguna jalan Denpasar-Gilimanuk (antar daerah), saat ini sebagian besar dari lokalan Jembrana saja. Selain itu, di Peken Ijogading, ia juga harus bersaing dengan pedagang durian lainnya. Baik dari sisi kualitas buah, cara menarik pembeli dan harga. Sementara itu, pedagang lainnya, Salahidin (50), asal Lingkungan Terusan, Kelurahan Lelateng mengaku pendapatannya masih stagnan saat berjualan di ruko di Jalan Gatot Subroto dengan saat ini di Peken Ijogading. Namun, bila diperbolehkan, selama berjualan ini, ia berharap tetap berada di areal Peken Ijogading. Selain lebih efektif, juga adanya dorongan dan promosi dari pemerintah daerah. Ia mengaku menerima omset jualan Rp 1,2 juta per hari. Memang harus bersaing dengan banyak pedagang lainnya. Terkait hal tersebut, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Jembrana, I Wayan Sujana, Minggu (18/2) kemarin mengatakan para pedagang buah ini tetap akan difasilitasi agar tidak berjualan di pinggir jalan seperti sebelumnya. Dengan dipusatkannya penjualan durian di areal Peken Ijogading ini menurutnya juga merangsang menjadi pusat penjualan buah. Pihaknya akan mencarikan solusi terbaik agar mereka tidak kembali ke pinggir jalan. (kmb26)
Bali Post/olo
PARUMAN – Puluhan krama serta panglingsir Desa Pakraman Pohsanten menggelar paruman menyikapi permasalahan Bendesa dan Ketua Panitia Pembangunan Pura Khayangan Tiga yang ditetapkan sebagai tersangka. Bendesa akhirnya dinonaktifkan dan Wakil Bendesa ditunjuk menggantikan posisinya sementara.
Diduga Terlibat Kasus Penggelapan
Bendesa Pakraman Pohsanten Dinonaktifkan Negara (Bali Post) -
Ratusan krama serta pamucuk Desa Pakraman Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Minggu (18/2) kemarin menggelar paruman terkait status bendesa dan ketua panitia pembangunan Pura Khayangan Desa setempat. Selain dihadiri unsur-unsur prajuru, tribaga, klian adat, serta pangnglisir dalam pertemuan di lantai dua gedung LPD Pohsanten itu juga dihadiri Majelis Alit Kecamatan Mendoyo I Nengah Suwindia dan Saba Kerta Majelis Alit I Gusti Ketut Suastika. Bendesa Pakraman Pohsanten I Made Sarka akhirnya memilih mundur sementara (nonakftif) selama proses hukum terkait kasus dugaan penggelapan dana pembangunan Khayangan Tiga Pohsanten.
Dalam rapat yang mendapat pengawalan Polsek Mendoyo ini, sebagian besar krama yang berbicara mendesak bendesa mundur dari jabatannya. Status bendesa sebagai tersangka ini menjadi buah bibir dan dinilai membuat kegaduhan. Kondisi ini juga dinilai sudah membuat cuntaka. Karena itu, bendesa sebagai panutan di desa pakraman diminta dengan legowo mundur. Majelis Alit I Nengah Suwindia di hadapan krama juga
memaparkan tentang definisi cuntaka. Tetapi, Majelis Alit tidak dalam posisi memutuskan posisi bendesa. Pihaknya menyerahkan penuh kepada krama melalui paruman tersebut. “Kami (Majelis Alit) tidak bisa ikut campur, kewenangan penuh ada di paruman desa,” ujar mantan Bendesa Penyaringan ini. Akhirnya, menjelang akhir pertemuan, yang bersangkutan (Sarka red) bersedia mundur, namun hanya bersifat sementara sehingga berstatus nonaktif
selama proses hukum dijalani. Untuk menggantikan posisi sementara, ditunjuk Wakil Bendesa Gede Armadiasa. Pemucuk Desa Pohsanten Wayan Ridarta Kusuma seusai pasamuan mengungkapkan ada beberapa poin yang diputuskan. Pertama, bendesa mundur sementara sampai status hukum jelas. Kedua, menunjuk wakilnya sebagai pejabat bendesa sementara. Selain itu juga ada permintaan perombakan total struktur Panitia Pembangu-
nan Pura Khayangan Tiga. Namun untuk yang ketiga ini akan dibahas lebih lanjut, menunggu pertanggungjawaban yang jelas. Pasalnya dari permasalahan inilah menyebabkan munculnya kasus penggelapan tersebut. “Tadi Bendesa sudah legowo mundur sementara. Pertimbangan kami juga ada permintaan dari bendesa dan beberapa krama,” terangnya. Terkait keputusan ini dilandasi sejumlah pertimbangan, yakni cuntaka dan ujarpara. Agar tidak ada imbas apalagi mau menyambut Nyepi dan lain-lain, maka bendesa dinonaktifkan dulu. Ridarta Kusuma juga tak menampik kemungkinan akan ada paruman selanjutnya, menyikapi status nonaktif tersebut. “Kalau ada kasus lebih lanjut, kalau SP-3 (misal-
nya), kita akan menyikapi. Karena kena cuntaka tetap pemilihan ulang. Karena kami tidak ingin ada masalah lagi. Karena sudah cacat,” terangnya. Apabila diputuskan untuk diganti (secara permanen), menurutnya pasti ada yang tidak terima. Diberitakan sebelumnya, kasus dugaan penggelapan yang ditangani Polda Bali ini terkait pembangunan Pura Khayangan Tiga. Dua orang ditetapkan sebagai tersangka yakni Bendesa Pakraman Pohsanten I Made S dan Ketua Panitia Pembangunan Pura Khayangan Tiga I Ketut G. Dari pemaparan yang disampaikan sebelumnya dalam rapat desa, kasus ini terkait pembelian ijuk untuk pembangunan Pura Puseh. Ada dugaan penggelembungan harga dan jumlah ijuk. (kmb26)
Peringatan Dua Tahun Kepemimpinan
Momen Evaluasi Sekaligus ”Launching” Slogan ”Demi Jembrana” PEMKAB Jembrana menggelar peringatan dua tahun kepemimpinan Bupati I Putu Artha serta wakilnya, I Made Kembang Hartawan, di periodenya yang kedua, bertempat di stage Gedung Kesenian Bung Karno (GKBK), Sabtu (17/2) malam. Dengan konsep sederhana, acara malam itu diisi penampilan band lokal, bondres serta bintang tamu KIS Band, doa syukur, sambutan-sambutan, dan pemotongan tumpeng. Pemotongan tumpeng pertama dilakukan Bupati Artha kepada Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa berlanjut ke wakilnya, Made Kembang Hartawan dan Sekda Jembrana I Made Sudiada. Dalam sambutannya, Bupati Artha mengatakan peringatan malam ini merupakan momen evaluasi sekaligus perbaikan terhadap berbagai kelemahan pelaksanaan sejumlah program. Jembrana masih konsisten mengusung jargon “Membangun Jembrana dari desa/kelurahan”. Harapannya, sebagai bagian dari NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) juga ingin aktif, berjuang tegak lurus mewujudkan Nawacita. Momen perayaan
itu juga memaparkan berbagai capaian kinerja selama ini. Di bidang Pendidikan, Bupati Artha mengatakan telah melakukan rehabilitasi sarana dan prasarana sekolah, baik TK, SD maupun SMP. Di samping itu, program beasiswa mahasiswa berprestasi asal Jembrana terus dilanjutkan dalam mengoptimalkan peran Akademi Komunitas (AK). Juga sudah dibangun Politeknik Kelautan Perikanan di Pengambengan guna mengoptimalkan potensi kelautan yang dimiliki Jembrana. “Tujuannya agar putra-putri Jembrana mampu mengenyam pendidikan tinggi secara adil, mudah dan merata. Sehingga mereka dapat bersaing di dunia kerja dan mengurangi pengangguran,” ucap Bupati Artha. Di bidang kesehatan, layanan ini dirancang dengan peningkatan layanan puskesmas rawat inap yang sudah ada di semua kecamatan serta pengembangan RSU Negara. Di bidang infrastruktur, ditandai dengan renovasi kantor desa/kelurahan, pembuatan serta rehabilitasi jalan, jembatan serta ganggang menggunakan hotmix maupun readymix. Capaian
ini berbuah manis dengan pengakuan dari Presiden Joko Widodo, sehingga Kabupaten Jembrana dinobatkan sebagai terbaik kedua penggunaan dana desa tahun 2017. Tak kalah penting, tambah Bupati Artha adalah sektor pariwisata. Beberapa titik daerah wisata telah dibenahi agar bersih dan rapi, sehingga menarik wisatawan berkunjung. Rencana besar lainnya adalah pembangunan Kebun Raya Jagatnatha yang ditarget launching pada akhir 2018, rest area Pengeragoan, Anjungan Cerdas Rambut Siwi Mendoyo serta berbagai penataan di kawasan Gilimanuk guna menambah atmosfer Bali di wilayah Bali Barat itu.“Untuk mewujudkan berbagai program yang telah kita rancang itu, tentu kami mengharapkan sumbangsih berupa pikiran, dukungan semangat baru agar segera terwujud,” pinta Bupati Artha. Selain berbagai hiburan, malam perayaan dua tahun kepemimpinan digunakan untuk me-launching slogan baru Jembrana, yakni “Demi Jembrana”. Bupati Artha mengatakan slogan ini bentuk nasionalisme daerah, berupa kesadaran bersama untuk
Bali Post/ist
POTONG TUMPENG – Bupati Jembrana I Putu Artha memotong tumpeng didampingi Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan diserahkan kepada Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa saat peringatan dua tahun kepemimpinan di GKBK, Sabtu (17/2) malam. Momen peringatan ini selain evaluasi program juga sekaligus launching slogan “Demi Jembrana”. ikut membangun daerahnya lewat berbagai bidang, apapun profesinya. “Tiap orang bisa berkarya dengan menunjukkan sumbangsih demi Jembrana,“ terangnya. Kalimat ini bukanlah sesuatu yang sederhana, tapi mencakup hal yang lebih luas untuk pembangunan,
kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Jembrana. “Sehingga ‘Demi Jembrana’ bukan hanya sebuah kalimat, tapi ada makna dan hakikat yang terkandung untuk dijadikan acuan perilaku kita bersama seperti nilai-nilai ketulusan dan keiklasan,” imbuh Bupati Artha. (ad930)
Rusak, Jalan Denpasar-Gilimanuk Terus Menuai Protes Warga Minta Jangan Hanya Ditambal
Negara (Bali Post) – Rusaknya sejumlah ruas jalan nasional, DenpasarGilimanuk belakangan ini terus menuai protes para
pengguna jalan. Kendati telah dilakukan perbaikan dengan menambal jalan yang berlubang, namun tidak bertahan lama. Sejumlah titik
yang sudah ditambal tersebut kembali mengelupas dan membahayakan para pengguna jalan. Dari pengamatan akhir pe-
Bali Post/olo
RUSAK - Jalan nasional di wilayah Sumbersari, Melaya yang mengalami kerusakan kendati beberapa kali ditambal.
kan lalu, ruas jalan yang masih mengalami kerusakan berada di Melaya hingga menuju Gilimanuk. Jalur jalan nasional yang sering dilalui kendaraan dengan kecepatan tinggi itu mengalami kerusakan di sejumlah titik. “Yang paling parah di Sumbersari, sebelumnya bahkan (lubang) sempat dipasangi pisang oleh warga,” tandas Kusyandi, salah seorang warga di Melaya. Kondisi ini juga sering dikeluhkan para pengguna jalan khususnya sepeda motor. Setelah sempat ditambal, kini kerusakan kembali muncul di beberapa ruas jalan. Akibatnya material yang digunakan untuk menambal berserakan di jalan. Kerusakan hampir terlihat di kedua ruas jalan, baik arah Gilimanuk maupun arah Denpasar. Warga berharap agar ruas jalan nasional ini segera diperbaiki. Penanganan bukan sekadar tambal sulam, tetapi semestinya juga harus dibongkar dan diaspal kembali. Sehingga jalan yang diperbaiki bertahan lama. “Sudah beberapa kali ditambal, lagi berlubang malah lebih parah,” tandas Putu
Agus sembari mencontohkan kondisi jalan di Yehembang. Di sepanjang jalan Denp asar-Gilimanuk masuk wilayah Jembrana, dari Pekutatan hingga Gilimanuk terdapat sejumlah lubang jalan yang membahayakan pengguna jalan. Seperti di Pengeragoan, Yehembang, Pekutatan, Penyaringan hingga Melaya dan Sumbersari. Sementara itu, pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah VIII, melalui PPK 03, Cekik-Batas Kota Tabanan, Gede Agus Punarta, dikonfirmasi Minggu (18/2) kemarin mengakui adanya kondisi jalan yang rusak di Melaya tersebut. Namun, pihaknya telah melakukan upaya pekerjaan penambalan untuk perbaikan, sambil menunggu proses lelang. Perbaikan jalan menurutnya akan dilakukan tahun ini dengan paket long segment mulai dari awal ruas batas Kota Tabanan hingga Cekik, Gilimanuk. Namun, saat ini menurutnya masih proses lelang. “Pekerjaan penambalan tetap berjalan perbaikannya, sambil menunggu proses lelang,” ujar Punarta. (kmb26)
Senin Kliwon, 19 Februari 2018
BULELENG
11
SOSOK Tak Sekadar Naik Motor
MOTOR trail makin diganderungi para pecinta otomotif di Buleleng. Tidak sekadar untuk konvoi mengendari motor trail di jalan, namun kemunculan tren ini dengan sendirinya membuat tumbuhnya organisasi untuk mewadahi para penggemarnya. Salah satu organisasi motor trail yang eksis sekarang ini adalah Bali Aga Trail Adventure (BATA). Organisasi ini mewadahi anakanak muda dan orang dewasa di Desa Bali Aga (Sidatapa, Cempaga, Tigawasa, dan Desa Pedawa -red) yang hobi ngetrail. Aktivitas yang dilakukan tidak hanya sekadar mengendari motor trail, tetapi ingin berpartsipasi membangun potensi desa wisata Bali Aga. Ketua BATA Kadek Yogi Suliartana mengatakan, organisasinya ini terlahir dari berkumpulnya penggemar motor trail di lingkungan keluarga dekatnya. Saat itu hanya beberapa orang keluarganya yang bergabung. Semakin booming-nya motor trail, anak-anak muda dan orang dewasa di Desa Bali Aga semakin banyak yang ikut bergabung. Sekarang ini BATA yang bermarkas di Desa Cempaga, Kecamatan Banjar ini beranggotakan 85 orang yang berasal dari Desa Sidatapa, Cempaga, Tigawasa, dan Desa Pedawa (SCTP). “Berawal saya dan kakak suka naik motor trail dan kebetulan motor trail sedang tren, banyak yang gabung, sehingga sekarang anggota sudah mencapai 85 orang. Syaratnya tidak harus punya motor trail, tapi siapapun dapat gabung sebagai anggota BATA dan ini sebagai wadah saja untuk kami bersama bersinergi membangun desa,” jelasnya. Yogi menambahkan, visi organisasi yang dipimpinnya itu dari awal memang tidak sekadar menyalurkan hobi naik motor. Akan tetapi, dia dan rekan-rekannya ingin lewat wadah organsiasi ini berpartisipasi untuk membangun potensi desa SCTP yang belakangan ini mulai ramai dikunjungi wisatawan baik lokal dan mancanegara. Khusus untuk bidang desa wisata ini, Yogi berusaha untuk menghapuskan stigma publik bahwa desa dulunya ‘’keras” sekarang dirinya meyakinkan bahwa desa ramah, sopan dan siap menerima siapapun yang datang berkunjung. Bahkan, satu visi yang sekarang digarap adalah mendorong investasi di bidang pariwisata masuk ke desanya, sehingga desa wisata Bali Aga semakin berkembang ke depannya. “Siapapun yang datang ke seini (SCTP) akan diterima dengan baik dan dijamin aman. Saya juga mendorong investasi pengembangan desa wisata masuk, sehingga ke depan potensi desa Bali Aga terkelola dengan optimal,” jelas Yogi. (mud)
Rehabilitasi Pascabencana 2016
BNPB Kucurkan Dana Rp 15 Miliar Singaraja (Bali Post) – Masih ingat dengan bencana banjir bandang yang terjadi di Desa Musi, Penyabangan dan Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak pada 2016 lalu? Dua tahun setelah bencana berlalu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat merealisasikan dana rehabilitasi pascabencana yang diusulkan Pemkab Buleleng sebesar Rp 15 miliar. Kucuran dana pusat itu, dalam waktu dekat ini akan dimanfaatkan untuk menuntaskan rehabilitasi kerusakan sarana infrastruktur di tiga desa terdampak banjir bandang Bali Post/kmb38 tersebut. Made Subur Banjir bandang ini melanda tiga desa di Buleleng barat menjelang tutup tahun 2016 silam. Banjir dari sungai di perbukitan merusak rumah penduduk, merusak infrastruktur jalan, jembatan, memutus pipa air bersih, dan menghanyutkan ternak peliharaan warga. Tidak hanya itu, banjir yang menghayutkan batu dan kayu gelondongan meluluhlantakan areal Pura Blatung di Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak. Satu-satunya yang masih berdiri kokoh di pura ini adalah Patung Ganesa. Tak pelak keajaiban ini sempat menyita perhatian umat Hindu di Buleleng dan beberapa daerah di Bali. Pascabencana itu, umat di Bali dan berbagai organisasi masyarakat ramai menggelar persembahyangan sekaligus mendonasikan dana untuk percepatan penanganan perbaikan kawasan Pura Blatung. Sementara itu, kerusakan rumah penduduk, infrastruktur jalan, air minum dan jembatan perbaikannya ditangani langsung oleh Pemkab Buleleng. Penanganan pascabencana itu belum tuntas seratus persen. Sambil berjalan, pemkab lewat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng mengusulkan proposal ke BNPB. Dari usulan proposal itu, BPBD mengusulkan total bantuan ke pemerintah pusat mencapai Rp 45 miliar. Setelah berproses hingga dua tahun, usulan itu baru disetujui sebesar Rp 15 miliar. Kepala Pelaksana BPBD Buleleng Made Subur, Minggu (18/2) kemarin, membenarkan kalau usulan dana rehabilitasi pascabencana di Gerokgak telah disetujui. Subur mengatakan, kendati dana yang didapat tidak seratus persen sesuai nilai usulan, namun dana tersebut sangat membantu untuk penuntasan penanganan rehabilitasi pascabencana di daerahnya. Untuk itu, dana pusat itu akan dimanfaatkan dengan mempertimbangkan skala prioritas yang belum tertangani. Saat ini BPBD sudah mengajukan dokumen lelang program penanganan rehabilitasi pascabencana ke Bagian Layanan Pengadaan (BLP) Barang dan Jasa Pemkab Buleleng. Beberapa paket pekerjaan perbaikan itu seperti rekonstruksi jalan desa, rekonstruksi jembatan, dan rekonstruksi Daerah Aliran Sungai (DAS). “Hibah yang kita terima sebesar Rp 15 miliar. (kmb38)
Telepon Penting BULELENG SMS Pengaduan DPRD Buleleng Polres Buleleng Polsek Tejakula Polsek Kubutambahan Polsek Sawan Polsek Singaraja Polsek Sukasada Polsek Banjar
3477 22713 22510, 21841 28541 23012 24900 22566 25791 93347
Bali Post/kmb38
SPAM – Empat desa di Kecamatan Seririt akan di-’’cover’’ dengan jaringan air bersih setelah BWS Bali-Pendia membangun SPAM Bendungan Titab-Ularan.
Targetkan Seribu Pelanggan Baru
PDAM Manfaatkan Air Bendungan Titab-Ularan Singaraja (Bali Post) – Empat desa di Kecamatan Seririt mulai tahun 2019 mendatang dipastikan akan mendapatkan layanan air minum dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Buleleng. Hal ini menyusul beroperasinya Bendungan Titab-Ularan. Di empat desa tersebut, PDAM memastikan akan mendapat seribu pelanggan baru meliputi, Desa Lokapaksa, Uma Anyar, Patemon dan Desa Banjar Asam. Dirut PDAM Buleleng Made Lestariana, Minggu (18/2) kemarin mengatakan, kepastian pemanfatan sumber air baku di bendungan setelah beberapa kali pihaknya diundang rapat bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida membahas pembangunan Sarana Prasarana Air Minum (SPAM) Bendungan Titab-Ularan. Dari
rapat itu, pemanfaatan SPAM secara penuh pada 2020 mendatang. Untuk tahap awal, tahun 2019 ini BWS mulai membangun jaringan SPAM Bendungan Tita-Ularan dengan membangun reservoar di Desa Lokapaksa. Selain itu, di tahun yang sama juga dibangun jaringan pipa transmisi. Dari penyiapan SPAM pada tahap awal ini, air baku tersebut dialirkan untuk memperluas cakupan pelayanan air bersih di Kecamatan Seririt. “Kami sudah sering diundang rapat dan memang tahun depan itu sudah dibangun reservoir-nya dan jaringan pipanya dan tambahan air baku akan kita gunakan menambah cakupan pelayanan air bersih di Kecamatan Seririt, utamanya di empat desa tersebut,” katanya. Menurut pria yang hobi
main tenis meja ini, dengan pengoperasian SPAM air baku Bendungan Titab-Ularan, maka pihaknya akan mendapatkan tambahan pelanggan baru sebanyak seribu sambungan baru (SR-red). Perluasan cakupan pelayanan ini juga untuk mengatasi krisis air bersih di empat desa tersebut pada musim kemarau. “Selain memperluas cakupan pelayanan, kami optimis pemanfaatan air baku dari bendungan itu akan mengatasi krisis air bersih yang sering terjadi ketika musim kemarau melanda empat desa tersebut,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, selain mengendalikan banjir, Bendungan Titab-Ularan sebagai penyedia air baku. Sesuai perencanaan, BWS akan membangun jaringan pipa transmisi untuk distribusi air
baku mulai 2018 ini. Kepala BWS Bali-Penida Ketut Jayada belum lama ini mengatakan, air baku yang ditampung di areal genangan bendungan dialirkan ke reservoar yang dibangun di Desa Ularan dan Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt. Dari sana air baku kemudian didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan air bersih sebagian untuk Kecamatan Banjar, Seririt dan Gerokgak. Bahkan sebagian wilayah di Gilimanuk (Jembrana) akan dicover setelah SPAM Bendungan Titab-Ularan beroperasi hingga seratus persen. Aliran air baku dari bendungan itu setelah dihitung mencapai 350 liter per detik. “BWS akan membangun pipa transmisi dan terintegrasi dengan Cita Karya serta pemerintah daerah, sehingga fungsi untuk penyedian air baku ini
akan terealisasi setelah waduk berfungsi dan dijadwalkan serah terima di akhir tahun ini,” jelasnya. Sementara untuk kepentingan irigasi, Jayada memastikan saat musim hujan seperti sekarang volume air dialirkan ke hilir. Namun sebagian besar air sudah ditabung di areal genangan dan ini akan dialirkan untuk menyediakan pasokan irigasi pertanian pada musim kemarau mendatang. “Kalau sekarang musim hujan memang airnya besar kita keluarkan. Di hilir bendungan ada 1.700 hektar lahan pertanian dan sekarang bendungnya berfungsi dengan baik, dan nanti memasuki musim kemarau air yag sudah kita tabung di musim hujan ini akan kita alirkan, sehingga ribuan sawah itu tetap teraliri air. (kmb38)
Perjelas Batas, Warga Pagari ”Palaba” Pura Tukadmungga
Singaraja (Bali Post) – Sengketa tanah palaba pura di Desa Pakraman Dharmajati Tukadmungga, Kecamatan Buleleng berlanjut. Setelah mediasi gagal, Minggu (18/2) kemarin warga memasang pagar di atas tanah palaba pura yang telah diklaim oleh Jro Wayan Angker sebagai tanah hak milik. Warga ngotot bahwa tanah seluas 13,5 are yang sudah disertifikatkan oleh Wayan Angker adalah palaba pura milik desa pakraman. Tidak ingin tanah palaba pura itu hilang, warga memasang pagar untuk memperjelas batas dengan tanah milik warga. Pantauan Bali Post di lapangan, warga dengan berpakaian adat madya dan membawa peralatan seperti sabit dan cangkul mulai memasang pagar di atas tanah palaba pura sekitar pukul 07.00 Wita. Aksi spontanitas dipimpin Klian Desa Pakraman Dharmajati Tukadmungga Jro Ketut Wicana. Warga menancapkan satu per satu batang pohon kayu santen sebagai pagar hidup di atas tanah palaba pura yang telah bersertifikat hak milik (SHM) tersebut. Selain itu, pagar dari beton di atas bangunan pengaman pantai juga dirobohkan. Aksi warga dikawal aparat kepolisian yang dipimpin langsung Kapolsek Kota Singaraja AKP A.A. Wiranata Kusuma. Jro Ketut Wicana mengatakan, pemagaran ini dilakukan atas kesepakatan warga yang tidak ingin tanah palaba pura dikuasai menjadi hak milik perorangan. Apalagi tanah itu sangat diperlukan untuk menunjang ritual keagamaan dan kegiatan adat di wewidangan (lingkungan) desa pakraman. Selain itu, dengan pagar warga ingin memperjelas batasbatas antara tanah pelaba pura dengan tanah milik Jro Wayan Angker. Berdasarkan histori dari pengelingsir dan mantan pemimpin di desa
pakraman menyebut bahwa tanah seluas 13,5 are itu adalah palaba pura yang digunakan untuk tempat ritual adat dan keagamaan. Hanya batas-batasnya sampai sekarang belum jelas, sehingga pemagaran itu untuk memperjelas batas-batas sementara sampai nantinya ada pengukuran ulang tanah milik Jro Wayan Angker. “Ini kemauan warga secara spontanitas dan juga mediasi antara desa adat dengan Pak Jro Wayan Angker belum ada keputusan. Warga tetap menginginkan tanah ini palaba pura yang sangat diperlukan. Kami ingin dengan pemagaran ini pihak yang mengklaim itu sadar dan kalau memang bukan miliknya, supaya dikembalikan ke desa adat,” katanya. Menurut Wicana, tanah palaba pura dengan posisi memanjang itu diketahui luasnya 13,5 hektar dan berbatasan dengan tanah milik Jro Wayan Angker yang dibelinya beberapa tahun yang lalu di sebelah selatan. Tanah milik Jro Wayan Angker awalnya sekitar 85 are. Kemudian luasnya bertambah setelah dijadikan satu dengan akses jalan menjadi lebih dari satu hektar. “Kalau bukti administrasi desa adat memang tidak ada. Tapi saksi hidup dari mantan pemimpin di
Bali Post/kmb38
PALABA PURA – Warga Desa Pakraman Dharmajati Tukadmungga memasang pagar di atas tanah pelaba pura Minggu (18/2) kemarin. Tanah seluas 13,5 are itu diklaim sebagai tanah hak milik Jro Wayan Angker dengan bukti sertifikat hak milik. desa dan pangelingsir di desa sudah jelas menyebut kalau tanah itu palaba pura dengan luas 13,5 are berbatasan dengan tanah Pak Jro Wayan Angker,” tegasnya. Ditanya hasil mediasi oleh Muspika Buleleng, Wicana mengaku kedua belah pihak gagal menemukan keputusan. Dari mediasi yang sudah dilakukan oleh Muspika Buleleng, pihak Jro Wayan Angker berjanji menyumbang ( mapuni a) berupa tanah seluas enam are. Tanah itu lokasinya di luar wewidangan desa adat yakni di daerah Lebah Pupuan. Desa adat menolak tawaran itu, karena desa adat ingin memanfaatkan tanah palaba pura yang sudah diwariskan oleh para pendahulunya. Walaupun ngotot mempertahankan tanah palaba pura, warga belum menempuh upaya hukum,
karena sengketa ini ingin diselesaikan dengan kekeluargaan. “Mediasi belum ada keputusan dan memang dia (Jro Wayan Angker-red) akan ngaturang punia berupa tanah di luar desa pakraman, dan tujuan kami bukan ingin dapat tanah pengganti, tapi menyelematkan tanah palaba pura ini untuk kegiatan keagamaan dan adat. Kami sudah sampaikan kalau ingin menggunakan mari sama-sama menggunakan, karena Pak Jro Angker juga warga berdomisili di Tukadmungga,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, sengketa tanah palaba pura ini mencuat secara beberapa bulan lalu. Diawali dengan proyek pemasangan beton pengaman pantai oleh pemerintah pusat. Saat itu Jro Wayan Angker memasang pagar beton di pinggir beton pengaman pantai yang baru
saja selesai dibangun. Saat itu warga tidak merespons, karena kebetulan sedang melakukan pemugaran pura yang dilanjutkan upaya Ngenteg Linggih. Setelah kegiatan itu, warga menelusuri tanah palaba pura yang sudah dipagari tersebut. Dari mediasi dengan Jro Wayan Angker terungkap kalau tanah yang dipangarinya itu adalah hak milik dengan bukti SHM yang diterbitkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Buleleng. Warga menanyakan histori sampai tanah itu bersertifikat. Namun BPN menolak memberikan data-data terbitnya SHM itu sebelum kedua belah pihak atau salah satu pihak mengajukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri (PN) Singaraja. Sejak itu, berkali-kali dilakukan mediasi namun hingga sekarang belum ada keputusan. (kmb38)
KLUNGKUNG
12
Masa Kampanye, Baliho Paslon Masih Marak
KLUNGKUNG MEMILIH
Bagia
Suwasta
Bali Post/sos
Tumbuhkan Perekonomian
Suwasta Sebut Perlu Penguatan SDM, Bagia Tingkatkan Fasilitas
Semarapura (Bali Post) Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Klungkung dalam kurun waktu dua tahun, 2015-2016, posisinya di atas pertumbuhan ekonomi Bali. Ada banyak sektor yang berkontribusi untuk itu. Tiga tertinggi di antaranya, pertanian, kehutanan dan perikanan 23,11 persen, bidang penyediaan akomodasi dan makan minum 13,76 persen dan 9,30 persen bersumber dari bidang industri pengolahan. Namun, di tengah persaingan global, peluang akan terjadinya penurunan masih ada. Hal tersebut sangat perlu diantisipasi. Pada tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak, masing-masing pasangan calon sudah mempersiapkan langkah strategis. Cabup I Nyoman Suwirta yang berpasangan dengan Cawabup I Made Kasta (Suwasta) menilai dalam pembangkitan perekonomian, melepaskan dari keterpurukan, perlu ada langkah-langkah strategis. Dalam hal ini, pemerintah tidak hanya cukup dengan menggulirkan program. Namun lebih mendasar dari itu, harus ada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). “Yang pertama kita lihat harus orangnya. Seberapa pun hebat programnya, tapi kalau penerimanya tidak memiliki integritas dan kemauan, maka tidak akan berjalan dengan baik,” tegasnya, belum lama ini. Selama ini, masih ada fenomena program yang digagas pemerintah, terutama dalam bi-
dang perekonomian, kurang sejalan keinginan masyarakat. Dicontohkan, dalam kegiatan pelatihan, seperti kewirausahaan yang hanya berjalan beberapa saat. Langkah untuk menerapkan secara berkelanjutan masih sangat kecil. “Jika dipecaya menjabat lagi, pertama yang kita bentuk adalah manusianya. Pembentukan intrepreneurship menjadi prioritas. Ini akan mampu menumbuhkan daya juang untuk bersaing,” ungkapnya. Langkah demikian, menurut pria asal Nusa Ceningan, Kecamatan Nusa Penida ini sudah diterapkan pada kepemimpinan periode pertamanya. “Di awal saya menjabat, justru memperkuat SDM dulu. Gaya-gaya yang dipergunakan seperti saat di swasta. Ada building karakter, penemuan jati diri, semua saya lakukan,” katanya. Paslon yang diusung dan didukung Partai Gerindra, Golkar, DasDem, Demokrat, PBB dan PKS ini telah mempersiapkan berbagai program yang mengarah pada peningkatan perekonomian masyarakat. Beberapa di antaranya revitalisasi pasar, pembangunan pelabuhan segi tiga emas yang menjadi akses transportasi Klungkung daratan menuju Kepulauan Nusa Penida, penataan eks galian C di Desa Tangkas menjadi pusat pariwisata skala besar, produksi garam yodium maupun memaksimalkan penggarapan sektor pertanian. “Dengan ini, lapangan pekerjaan tersedia untuk masyarakat. Ini
Senin Kliwon, 19 Februari 2018
salah satu cara menumbuhkan perekonomian masyarakat,” tandasnya. Sementara itu, Tjokorda Bagus Oka yang berpasangan dengan Ketut Mandia (Bagia) menyebutkan pasar menjadi salah satu bagian untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat. Menurutnya, itu belum mendapat penanganan yang maksimal dari pemerintah. Jika dirinya terpilih untuk menjadi orang nomor satu di Klungkung, hal tersebut menjadi skala prioritas untuk mendapat perhatian. “Zaman dulu Klungkung sempat menjadi pusat perekonomian Bali Timur. Tapi kenapa kok sekarang tidak ada lagi. Kita harus bangkitkan lagi. Langkahnya melakukan peningkatan fasilitas, seperti tempat bongkar muat barang. Itu harus kita lihat potensinya,” katanya. Calon bupati yang kalah melawan Suwasta pada Pilkada 2013 ini menyebutkan sektor pariwisata pun masih sangat bisa menjadi sumber perekonomian. Ini pun akan semakin dikembangkan, sehingga mampu memberikan dampak ke masyarakat yang lebih luas. “Contoh, sekarang city tour kan tidak jalan. Kenapa? Karena kan hanya ada satu (objek - red). Kita harus bangun yang baru lagi yang memang dinikmati wisatawan. Pembangunan infrastruktur juga harus digenjot,” pungkasnya. Sementara itu, untuk peningkatan kualitas SDM tidak ada disinggung. (kmb45)
Semarapura (Bali Post) Alat Peraga Sosialisasi (APS) berupa baliho milik pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Klungkung masih marak bertebaran di beberapa titik di Kabupaten Klungkung. Padahal, sesuai ketentuan, seluruh APS yang selama ini dipasang para relawan harus sudah diturunkan paling lambat 14 Februari lalu atau sehari sebelum masa kampanye dimulai. Terkait masih maraknya APS yang masih terpasang tersebut, Panwaslu Klungkung menyatakan akan menurunkannya pada Senin (19/2) ini bersama Satpol PP dan kepolisian. Berdasarkan pantauan, Minggu (18/2) kemarin, baliho pasangan calon bupati dan wakil bupati Klungkung masih marak terpampang di seputaran Kota Klungkung. Seperti yang terlihat di ruas Jalan Puputan Klungkung, Jalan Untung Surapati dan beberapa titik lainnya. Ketua Panwaslu Klungkung I Komang Artawan tak menampik masih adanya APS yang terpampang di sejumlah ruas jalan. Padahal, tiga hari jelang masa kampanye dimulai, pihaknya sudah menyurati parpol pengusung paslon agar segera mencabut baliho yang dipasang paling lambat 14
Februari atau sehari sebelum masa kampanye dimulai. “Semestinya tanggal 15 Februari sudah bersih. Kami sudah kirim surat cegah dini ke parpol. Kami minta 14 Februari sudah tidak ada lagi baliho, tapi ternyata masih ada,” katanya. Artawan menyebutkan, jika diprosentasekan APS yang masih belum dicabut pendukung paslon sekitar 7 persen. Tidak hanya terpampang di kota, APS tersebut juga masih terpasang di desa. Rencananya keberadaan APS tersebut akan diturunkan pihak Panwaslu. Untuk menurunkannya, Artawan mengatakan pihaknya
Bali Post/ina
BALIHO - Baliho paslon yang dipasang relawan/pendukung masih terpampang di sejumlah ruas di Kota Klungkung. akan berkoordinasi dengan KPU dan Satpol PP. Pihaknya juga akan mohon pengamanan dari kepolisian dan TNI. “Tadi (kemarin - red) kesempatan bertemu pada saat deklarasi damai. Kami sudah sampaikan dengan LO, tim pemenangan, tim kampanyenya. Kami minta agar balihonya diturunkan dengan hati yang ikhlas. Nantinya alat peraga kampanye (APK) akan dipasang oleh KPU,” jelasnya. Di tempat terpisah, Ketua
KPU Klungkung Made Kariada mengatakan, pihaknya saat ini sudah melakukan pengadaan alat peraga kampanye (APK). Rencananya pemasangannya akan mulai dilakukan Maret mendatang. Adapun jenis APK yang akan dipasang KPU yakni berupa baliho paslon ukuran 3x5 meter sebanyak 5 buah, umbul-umbuh sebanyak 20 buah per masing-masing kecamatan, dan spanduk sebanyak dua buah di masing-masing desa. (kmb40)
Dukung ”Smart City”
Diskominfo Pasang Wifi Gratis di Titik Strategis Semarapura (Bali Post) Pesatnya perkembangan infomasi teknologi sekarang ini menuntut akses informasi yang super cepat dan ada di manamana. Kebutuhan akses internet menjadi sangat penting dan tak bisa diabaikan, agar masyarakat bisa mendapat informasi dengan mudah. Pada era yang serba berbasis informasi teknologi ini semakin banyak orang atau masyarakat sudah memutuskan untuk menggunakan koneksi internet melalui wifi karena mempunyai banyak manfaat. Untuk itu, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Klungkung kembali berinovasi dalam menyediakan layanan internet kepada masyarakat, dengan memasang wifi gratis di beberapa titik strategis. Hal ini juga untuk mendukung program smart city yang di-launching tahun 2017. Menurut Kadis Kominfo Klungkung I Wayan Parna,
I Wayan Parna
Bali Post/ist
ada 15 wifi gratis yang akan dipasang di berbagai tempat publik. Ini dimaksudkan untuk mempermudah layanan akses internet yang telah menjadi kebutuhan sebagian besar masyarakat, salah satunya da-
lam urusan mempercepat pekerjaan. “Produktivitas menjadi sangat penting bagi masyarakat yang harus terus-menerus mengakses internet karena tuntutan dari pekerjaannya,” ungkapnya. Disampaikan lebih lanjut, produk Usaha Kecil Menengah (UKM) cukup banyak di Klungkung. Di tengah pesatnya pemasaran online, sangat tepat adanya dukungan penyediaan wifi ini. “Begitu juga untuk mendapatkan data informasi yang diperlukan. Bisa lebih mudah dan cepat,” sebutnya. Tahun ini, ada lima belas titik wifi gratis dengan kecepatan 20 Mbps disebar di empat kecamatan. Lokasinya berada di ruang publik, seperti wantilan Pura Jagatnatha, Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Wantilan Pura Goa Lawah, dan areal parkir Pura Kentel Gumi. “Mengenai penempatannya masih dikoordinasikan
dengan para camat sehingga benar-benar tepat sasaran. Ini juga harus didukung jaringan,” kata mantan Kabag Humas Protokol ini. Ke depan, pemasangan terus ditambah, menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran. Selain itu untuk mempercepat perluasan jangkauan, Diskominfo Klungkung akan mendorong pihak perbekel untuk bisa juga menyediakan paling tidak satu atau dua wifi gratis di wilayahnya. “Bisa dibayangkan kalau setiap desa dapat menyediakan satu atau dua titik wifi gratis, maka akan tersedia ratusan titik di seluruh wilayah Klungkung,” kata Wayan Parna. Mendukung city tour, pemkab juga telah memasang CCTV di 12 titik. Selain itu, ada pula aplikasi “Klungkung Masadu” yang dapat dipergunakan masyarakat untuk menyampaikan keluhan. (kmb45)
Om Swasti Astu, Salam hangat dari Bali Kepundung Hotel, peristirahatan yang nyaman di tengah keramaian. Berada di pusat keramaian, tapi tetap bisa merasakan kenyamanan dan ketenangan dengan pelayanan yang penuh rasa kekeluargaan tapi tetap professional. Bali Kepundung hotel, yang berlokasi di Jalan Kepundung no. 62 Denpasar, adalah hotel Melati yang menjanjikan kenyamanan seperti di hotel berbintang. Berlokasi di tengah kota, sangat memudahkan untuk mencapai tempat2 seperti Pusat Pemerintahan, GOR dan Pusat pembelanjaan.
ruang meeting
fasilitas lengkap
Untuk reservasi, silahkan hubungi kami di :
Bali Kepundung Hotel Jalan Kepundung No. 62 Denpasar 80232 Telp. 0361 – 222976, Fax 0361 – 242666 Email : rsv_balikepundung@yahoo.com Website : www.balikepundunghotel.com L.0000116-BLS
Senin Kliwon, 19 Februari 2018
KARANGASEM
13
Pendamping Desa Didorong Tingkatkan Produktivitas
Amlapura (Bali Post) Personel pendamping desa dari Program Pembangunan dan Pemberdayaan Desa (P3MD) dari Kementerian Desa yang ada di Kabupaten Karangasem mendapatkan sorotan dan didorong untuk lebih produktif. Hal ini sebagai upaya mewujudkan percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat di tengah kompleksitas pembangunan yang ada. Sorotan tersebut dilontarkan Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Karangasem I Komang Agus Sukasana dalam rapat koordinasi P3MD Karangasem di Desa Bungaya Kangin, Bebandem, Sabtu (16/2) lalu. Pemkab Karangasem saat ini juga disokong 41 personel P3MD. ‘’Pendamping desa mesti dapat merangkum persoalan yang ada di desa, kemudian membantu desa dalam memecahkan persoalan-persoalan tersebut,’’ tegasnya. Pernyataan mantan Kepala Badan Lingkungan Hidup Karangasem itu menyambung pernyataan Bupati IGA Mas Sumatri. Sebelumnya Mas Sumatri mengharapkan pendamping desa mendorong terciptanya produk-produk unggulan dari potensi delapan kecamatan yang ada di Karangasem seperti salak di Bebandem, endek di Sidemen, batu cadas di Selat, mete di Kubu dan unggulan kecamatan lainnya. Mas Sumatri mendorong pengembangan one village one product (satu desa satu produk unggulan). Pendamping desa juga diharapkan mampu mendorong desa mengembangkan badan usaha milik desa (Bumdes) yang tidak berhenti pada usaha simpan pinjam, tapi juga mengembangkan usaha ekonomi produktif sehingga Bumdes bisa menjadi yang menguntungkan, bisa menjadi andalan pendapatan desa. Bumdes setelah berkembang baik, bisa menjadi badan hukum baik CV maupun PT sehingga jangkauannya lebih luas dan dapat bersinergi dengan pemerintah. ‘’Pendamping desa juga agar terjun membantu bumdes membenahi permasalahan internal,’’ kata Agus Sukasena. Harapan yang sama dilontarkan Fasilitator Kabupaten P3M Karangasem I Ketut Wijaya Mataram. Menurutnya, pendamping desa wajib membantu perbekel dan Kepala Bumdes dalam menangkap peluang usaha ekonomi produktif. Untuk mendukung upaya tersebut, perbekel bisa menjalin kerja sama dengan pihak ketiga atau pemangku kepentingan desa seperti BPD, LPM maupun Mitra Bumdes. (kmb)
Balipost/gik
AKSI BERSIH - Kasat Polair Polres Karangasem AKP I Made Wartama saat mengumpulkan sampah dengan alat jaring dalam aksi bersihbersih sampah plastik di perairan Karangasem.
Laut Karangasem Tercemar Sampah Plastik
Amlapura (Bali Post) -
Potensi laut Karangasem yang memiliki sekitar 87 km panjang garis pantai seharusnya dapat dikembangkan lebih luas terutama untuk pariwisata. Namun, sayangnya potensi laut Karangasem ini tertutup banyaknya sampah di tengah laut. Bahkan, mayoritas sampah di tengah laut adalah sampah plastik yang sangat susah terurai. Selain merusak kenyamanan wisatawan, sampah plastik juga membuat tangkapan ikan menjadi sulit. Demikian disampaikan Ketua Kelompok Nelayan Rukun II Tanah Ampo I Wayan Suartana ditemui Sabtu (17/2) di sela-sela kegiatan aksi bersih-bersih sampah plastik. Suartana mengakui, sangat terganggu dengan tumpukan sampah plastik di permukaan laut. Tumpukan sampah ini juga membuat ikan tangkapan semakin menjauh, karena merasa tak nyaman di lingkungan sekitar. “Sampah plastik, selain mencemari laut, juga sangat
mengganggu aktivitas nelayan saat menangkap ikan,” ujar Suartana Aksi bersih-bersih sampah plastik digerakan oleh 14 orang anggota Satuan Polair Polres Karangasem yang turun langsung ke tengah laut. Personel Sat Polair Karangasem dipimpin langsung Kasat Polair AKP I Made Wartama. Mereka menjalin kerja sama dengan Kelompok Nelayan Rukun II Tanah Ampo. Lebih lanjut, Wartama
mengatakan pihaknya menginisiasi aksi bersihbersih untuk menjaga dan mencegah terjadinya pencemaran sampah plastik di kawasan laut. Dia berharap, semakin banyak warga yang disadarkan untuk bersamasama menjaga kelestarian laut. Terlebih, kawasan laut Padangbai merupakan habitat terumbu karang, sebagai primadona untuk diving dan snorkeling. “Kami juga sering menerima keluhan para nelayan. Karena laut
banyak sampah plastik, jadi kesulitan menangkap ikan. Masalah sampah plastik, mari kita ciduk, kumpulkan lalu eksekusi,” tegasnya Pelabuhan Padangbai menjadi lokasi awal aksi bersih-bersih sampah plastik dan dilanjutkan ke Blue Lagoon, dan areal perairan Tanah Ampo. Mereka menggunakan dua kapal milik Sat Polair Karangasem dan juga menggunakan jukung milik kelompok nelayan. Wartama menegaskan, ini sangat bermanfaat untuk membersihkan laut dari pencemaran sampah plastik, guna menjaga keberlangsungan ekosistem laut agar tidak tercemar. “Sudah kami rancang bersama nelayan di sekitar Perairan Padangbai
untuk melakukan ini setiap bulan sekali,” katanya. Menurutnya, kawasan ini merupakan kawasan pariwisata yang sering dijadikan tempat oleh wisatawan untuk diving maupun snorkeling. Jika tak dibersihkan, tentu akan memberi citra buruk bagi wisatawan. Selain itu, ini juga akan menjadi gangguan bagi para nelayan pada saat menangkap ikan di laut. Sementara itu, Suartana selaku Ketua Kelompok Nelayan Rukun II Tanah Ampo menyatakan pihaknya sangat antusias sekali dilibatkan dalam kegiatan ini. Para nelayan di kelompoknya juga siap melakukan agenda ini setiap sebulan sekali, sesuai rencana Sat Polair Polres Karangasem. (kmb31)
Dua Tahun Kepemimpinan Masdipa
Pemulihan Dampak Erupsi Jadi Tantangan Sekaligus Peluang
Balipost/gik
rapat P3MD - Rapat koordinasi P3MD Karangasem di Desa Bungaya Kangin, Kecamatan Bebandem yang menyoroti kinerja Pendamping Desa.
Telepon Penting
Dua tahun sudah Bupati I Gusti Ayu Mas Sumatri memimpin Karangasem. Setahun terakhir, nampak menjadi perjalanan terberat, lantaran harus menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan di tengah suasana erupsi Gunung Agung. Meski demikian, kepemimpinan Masdipa tetap meraih sejumlah prestasi. Kini, memasuki tahun ketiga, Bupati Mas Sumatri bersama Wakil Bupati Wayan Artha Dipa, dihadapkan pada tugas berat untuk mempercepat proses
pemulihan pasca-erupsi di segala sektor terdampak di Karangasem. Dua tahun kepemimpinan Bupati Mas Sumatri, dikemas khusus dalam acara temu wirasa di kediaman pribadinya di Jro Subagan, Sabtu (17/2) lalu. Agenda temu wirasa di kediamannya itu menghadirkan sejumlah tokoh adat dan tokoh masyarakat, termasuk para Koordinator Kecamatan (Korcam) dan Koordinator Desa (Kordes) di dalam Gerakan Masyarakat Terpadu (GMT).
kARANGASEM Besakih (SWIB)
0363 21791
0363 21220
PMI
0363 21789
Polsektif Karangasem 0363 23222
PDAM
0363 21363
Polsek Kota
0363 21167
PLN
0363 21711
Polsek Manggis
0363 41768
BPBD/ESR
0363 22173
Polsek Rendang
0363 23082
Badan SAR
0363 21135
Polsek Selat
0363 24187
Pemadam Kebakaran 0363 21113
Polsek Abang
0363 23330
URD RSUD
0363 21011
Polsek Kubu
0363 22988
11 RSUD
0363 21470
Polsek Sidemen
0363 21709
12 SMAN 1 Amlapura 0363 21152
Polsek Bebandem
0363 22110
13 SMAN 2 Amlapura 0363 21254
Polsek Candidasa
0363 41677
Polres Karangasem Penjagaan Polres
14 SMAN 1 Manggis
0363 41668
Polsek KP3 Padangbai 0363 41388
15 SMPN 1 Amlapura 0363 21288
Radio Suara Widya
16 SMPN 2 Amlapura 0363 21483
Balipost/gik
BERTEMU - Bupati Mas Sumatri saat bertemu dengan Korcam hingga Kordes di kediaman pribadinya, di Jro Subagan terkait Dua Tahun Pemerintahan Masdipa.
Bupati Mas Sumatri menganggap erupsi ini selain sebagai bencana, juga tantangan untuk bisa memecahkan persoalan di lapangan. “Di tengah situasi erupsi, kita masih bisa meraih peringkat ketiga di Bali, dalam bidang tata administrasi pemerintahan,” ujar Bupati Mas Sumatri di hadapan Tim Pemenangan di tingkat kecamatan hingga desa, yang dulu berjuang memenangkannya. Untuk mendorong percepatan pembangunan di Karangasem, Bupati Mas Sumatri menegaskan akan semakin gencar melakukan lobi ke pusat. Momentum perhatian pusat terhadap Karangasem, dari kejadian erupsi Gunung Agung ini, menurutnya, harus dimanfaatkan untuk mempercepat agenda pembangunan yang sempat tertunda. Salah satunya adalah proyek Dermaga Tanah Ampo. Saat ini proyek Dermaga Kapal Pesiar, Tanah Ampo, Manggis, sudah kembali dilanjutkan dan tengah dalam pengerjaan. Pihaknya berharap Dermaga Cruise Tanah Ampo bisa segera tuntas dan beroperasi, sehingga kapal cruise singgah dan berlabuh di Karangasem. “Ini akan memberikan efek domino yang cukup besar bagi perkem-
bangan pariwisata di Karangasem, mengingat ribuan wisatawan asing akan datang dan berlibur di Karangasem,” katanya. Selain Dermaga Cruise Tanah Ampo, dalam waktu dekat ini Dermaga Rakyat Padangbai yang menjadi pelabuhan wisata di Karangasem, juga akan segera diperbaiki dan dilakukan penataan. Ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan terhadap wisatawan yang menggunakan jasa penyeberangan kapal cepat di Dermaga Rakyat Padangbai. “Kami juga baru saja meresmikan pengoperasian lima kapal cepat di Dermaga Rakyat Padangbai, untuk peningkatan pelayanan terhadap wisatawan,” sebutnya. Penanggung jawab GMT I Gusti Made Tusan mengatakan berkumpulnya tim pemenangan dalam dua tahun kepemimpinan Masdipa ini, juga sebagai momentum untuk menyempurnakan kerja tim guna menunjang kerja pemerintahan dalam tiga tahun ke depan. Ini sekaligus untuk menyerap aspirasi dari bawah dan melakukan evaluasi terkait perkembangan yang terjadi belakangan ini. Ini sebagai komitmen GMT dalam mengawal dan mendukung program-program yang
digulirkan oleh pemerintah. “Pemerintahan sekarang dengan Bupati Mas Sumatri, kan lahir dari kerja keras tim pemenangan ini. Sekarang tim ini harus bekerja keras mengawal kerja pemerintahan ini, agar mampu menuntaskan setiap persoalan masyarakat di lapangan. Kita harus tetap punya rasa tanggung jawab,” katanya. Gusti Tusan menegaskan, selama dua tahun pemerintahan, capaian yang paling membanggakan adalah diraihnya penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK-RI dalam hal pengelolaan keuangan dan aset daerah, dalam dua tahun berturut-turut. Tetapi, pihaknya melihat masih banyak yang belum dicapai. Oleh karena itu, dia berharap sisa tiga tahun ini mampu menuntaskan sisa program yang belum tuntas. Program yang dicanangkan oleh Pemkab Karangasem, semuanya tertuang dalam Nawa Satya Darma, di antaranya program mengentaskan kemiskinan, buta huruf atau buta aksara serta meningkatan mutu pendidikan di Bumi Lahar Karangasem dalam rangka peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). (kmb31)
20 Tahun Berpisah
Akhirnya Bertemu Lagi dalam Reuni Alumni Smundapura 98 Rentang 20 tahun bukanlah waktu yang singkat. Setelah sekian lama berpisah selepas lulus SMU, alumni SMUN 2 Amlapura (Smundapura) angkatan 1998 akhirnya bisa berkumpul kembali dalam sebuah reuni Smundapura angkatan 98. Reuni berlangsung dalam suasana hangat dan penuh nuansa kasih sayang, karena adanya rasa kangen dan rasa persaudaraan selama menempuh pendidikan di sekolah. Reuni akbar yang digelar pertama kali ini, dipusatkan di Warung Mina Abian Base di Jalan Veteran Amlapura, Minggu (18/2) kemarin. Ketua Panitia Reuni dr. I Komang Budi Lastiawan, Sp.An. mengatakan, reuni ini diawali dari keinginan sebagian alumni untuk membuat grup di sosmed. Kemudian, mengumpulkan kembali alumni yang sudah tersebar di berbagai daerah baik di luar Karangasem maupun di luar Bali. Keinginan untuk berkumpul, adanya rasa kangen dan rasa persaudaraan selama menempuh pendidikan di sekolah tingkat atas, mengantarkan para alumni ini untuk membuat acara reuni. Rasa persaudaraan itu tercermin dari kesepakatan, bahwa dalam ikatan alumni ini melepas semua atribut sta-
tus sosial, jabatan, gelar, warna politik untuk menjadi satu ikatan, Keluarga Besar Smundapura 98. “Reuni ini untuk meningkatkan rasa persaudaraan dari semeton Alumni Smundapura 98 dan meningkatkan silahturahmi, sekaligus memberikan ucapan terima kasih kepada dewan guru yang telah mendidik alumni 98,” kata Budi Lastiawan, yang kini sudah sukses meniti karier menjadi seorang Dokter Spesialis Anastesi dan Reanimasi di RSUD Karangasem. Selain alumni, para guru juga berkesempatan hadir. Jumlah alumni yang tercatat di grup sosmed sebanyak kurang lebih 115 orang dari sekitar total kurang lebih 210 orang alumni. Total yang hadir sekitar 70 orang dan undangan guru kurang lebih 26 orang.
Saat ini, sebagian besar alumni sudah bekerja dan tersebar dalam berbagai bidang pekerjaan. Seperti menjadi guru, pekerja sektor pariwisata, anggota Polri dan TNI, pengusaha dan wiraswasta, kesehatan, properti, kejaksaan dan hukum, hingga penyanyi dan Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam reuni ini sekaligus diputuskan menetapkan Pengurus Ikatan Alumni Smundapura 98, dengan Ketua dr. I Komang Budi Lastiawan, SpAn., Wakil Ketua Made Sulastra, Sekretaris/Bendahara Ni Komang Ari Astiti, S.E. Dalam kepengurusan juga dibentuk korlap di setiap kabupaten, untuk memudahkan komunikasi. Ikatan alumni ini ke depan sudah merencanakan reuni akbar setiap tahun. Setelah kas mencukupi, juga ada misi sosial yang menyasar keluarga alumni. Salah satu guru yang hadir I Putu Astika, S.Pd. sangat mengapresiasi terbentuknya ikatan alumni ini. Dia berharap ikatan alumni Smundapura 98 ini mampu mempererat ikatan persaudaraan yang sama derajatnya seperti saat mengikuti pendidikan di SMU dulu. Diharapkan nantinya adanya saling dukung, saling bantu antarsesama alumni baik itu suka maupun duka. “Bagi yang
REUNI - Para alumni Smundapura 98 berfoto bersama usai acara reuni akbar di Warung Mina Abian Base, Minggu (18/2) kemarin. belum bergabung, silakan hubungi temannya. Sehingga, ke depan sesama alumni bisa saling mendukung,” kata guru yang kini sudah bertugas di SMKN 1 Kubu ini. Pada akhir kegiatan, reuni terasa semakin hangat dengan hiburan dari para alumni. Mereka bernyanyi bersama melepas rindu setelah puluhan tahun tak pernah bertemu. Dari dulu masih
remaja, sampai kini sudah berkeluarga. Salah satu alumni yang memeriahkan acara Nengah Wiraguna, S.E. berharap para almuni di dalam ikatan alumni Smundapura 98 ini bisa terus saling suport. “Dulu kita sama-sama menempuh pendidikan, sekarang mari tetap saling dukung agar masing-masing sukses dalam setiap kariernya,” kata alumni dari kelas IPS 1 ini. (k200)
TABANAN
14
Senin Kliwon, 19 Februari 2018
Dituduh Buat ”Leteh”, Pastika Tebas Ruja dengan Sabit Tabanan (Bali Post) Gara-gara dituduh sebagai penyebab leteh (kotor secara niskala - red), I Wayan Ruja asal Banjar Wanasara Kaja Desa Bongan Kecamatan Tabanan Kabupaten Tabanan dianiaya I Ketut Pastika (44), kerabatnya sendiri, dengan menggunakan sabit. Ruja mengalami pendarahan pada bagian kanan kepala dan harus menjalani operasi. Sementara pelaku kini diamankan di Polsek Kota Tabanan untuk proses penyidikan lebih lanjut. Dari informasi yang dihimpun, kasus penganiayaan terjadi Minggu (18/2) kemarin pukul 06.15 Wita. Awalnya korban (Wayan Ruja) keluar dari halaman rumah saksi Ni Wayan Sutami. Sewaktu pulang melalui jalan keluarga dalam pakarangan milik terlapor, korban berpapasan dengan terlapor yang tiba-tiba mengayunkan sabit ke arah kepala korban sebanyak satu kali, sambil mengeluarkan kata-kata, “garagara kamu tanah pakarangan saya jadi leteh (kotor)”. Karena terdengar suara keributan, warga sekitar melapor kepada pihak kepolisian yang segera datang ke tempat kejadian perkara bersama saksi I Made Wirka dan beberapa warga sekitar. Korban pulang ke rumahnya lalu oleh kerabatnya diantar ke RS Kasih Ibu Tabanan untuk menjalani perawatan. Korban mengalami luka terbuka pada bagian kanan kepala serta mengenai pembuluh darah, sehingga mengalami pendarahan. Sementara itu, petugas kepolisian lanjut mengamankan terlapor beserta barang bukti. Kapolsek Kota Tabanan, Kompol Surya Atmaja saat dikonfirmasi perihal kasus tersebut membenarkan. Dan saat ini terlapor sudah diamankan di polsek kota untuk proses penyidikan lebih lanjut. “Masih kita dalami, apa motif pelaku melakukan penganiayaan,” ucapnya. (kmb28)
Bali Post/kmb28
PELAKU - I Ketut Pastika, pelaku penganiayaan, saat proses penyidikan lebih lanjut di Polsek Tabanan.
Desa Wisata Munduk Temu Kembangkan Berbagai Atraksi Wisata
Bali Post/kmb28
STOP HOAX - Penandatanganan kesepakatan stop hoax dan ujaran kebencian yang dilakukan di wilayah Kecamatan Kediri, Tabanan.
Stop ”Hoax” dan Ujaran Kebencian Saat Pilgub 2018
Tabanan (Bali Post) Masa kampanye pemilihan kepala daerah seperti Pilgub Bali 2018, sangatlah rawan dengan penyebaran berita bohong (hoax) dan ujaran kebencian. Untuk itu, upaya memberantas peredaran hoax terus dilakukan berbagai kalangan. Di Kabupaten Tabanan, gerakan melawan hoax disampaikan melalui kegiatan pentas seni. Seperti pentas seni yang digelar Sabtu (17/2) di Balai Banjar Delod Puri, Desa/Kecamatan Kediri, Tabanan. Dalam kegiatan pentas seni tersebut, tekad melawan hoax diwujudkan melalui penan datanganan kesepakatan “Stop Hoax, Stop Ujaran Kebencian dan Politik Identitas Berjubah Sara Kita Pupuk Rasa Persatuan dan Kesatuan Demi Bali yang Damai NKRI Harga Mati”. Kesepakatan ditandatangani pembina Relawan Probo I Ketut ‘‘Boping’’ Suryadi, yang juga menjabat Ketua DPRD Tabanan, Kasat Intelkam Polres Tabanan AKP Luh Komang Sri Subakti, Kadis Kebudayaan Tabanan I Gusti Ngurah Supanji dan tokoh masyarakat Kediri. Boping selaku Pembina Relawan Probo menyampaikan parade seni budaya ini bekerja sama dengan Polres Tabanan untuk mengajak seluruh komponen masyarakat stop berita hoax dan NKRI harga mati. Menurutnya, belakangan ini
L.0001252-BLS-1
cukup banyak oknum yang menginginkan kekacauan di wilayah NKRI dengan memanfaatkan isuisu keanekaragaman, baik suku, ras dan agama. “Mari kita satukan komitmen dan menentang berita hoax maupun ujaran kebencian antar sesama. Dengan kegiatan parade seni ini, mari kita jadikan kekuatan untuk mempersatukan generasi muda kita, dan saya berharap kepada seluruh komponen masyarakat untuk menjaga kamtibmas jelang Pilgub 2018,” tegasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Tabanan I Gusti Ngurah Supanji mengatakan, pentas seni ini sudah dilakukan sejak tahun 2017 sehingga kegiatan ini bisa berlanjut untuk seterusnya yang nantinya dapat diwariskan kepada generasi muda khususnya di wilayah Kediri. “Kami harap seluruh sanggar seni yang ada
di Tabanan tetap memberikan pelatihan-pelatihan kepada generasi muda yang memiliki jiwa seni maupun taksu di bidang seni tari, karena kegiatan ini akan dilaksanakan di 10 kecamatan dengan tiga zona yaitu zona timur, tengah dan barat,” paparnya. Terkait situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Kediri, Kapolsek Kediri Kompol I Nyoman Sumarajaya mengatakan masih kondusif. “Pesan-pesan kamtibmas baik penyuluhan narkoba pada generasi muda sudah terus dilakukan. Dan kami mengajak masyarakat untuk tetap menjaga situasi kondusif, apalagi tahun 2018 memasuki perhelatan politik, meski ada perbedaan tetap jaga persatuan dan kesatuan dan berita hoax di dunia maya diharapkan dapat di saring, sehingga kita tidak terpecah belah,” ucapnya. (kmb28)
Tabanan (Bali Post) Desa-desa di Kabupaten Tabanan mulai banyak yang menjadi desa wisata. Masing-masing menawarkan kelebihan yang dimiliki dan tidak hanya menawarkan pemandangan lahan pertanian. Salah satu desa yang berkembang menjadi desa wisata adalah Desa Munduk Temu, Pupuan. Dalam menopang desa wisata ini, salah satu banjar di Munduk Temu yaitu Banjar Kebonjero mulai menata potensi alam yang ada dan berencana menawarkan atraksi panen salak gula pasir kepada para wisatawan. Petani salak gula pasir, Banjar Kebonjero, Desa Munduk Temu, Ketut Suardika, men gatakan secara kelembagaan pengelolaan desa wisata Munduk Temu akan berada di bawah Lembaga Ekonomi Masyarakat Desa Munduk Temu (LEMM). Saat ini sudah ada 97 orang bergabung dalam LEMM yang nantinya akan menggarap desa wisata dalam wadah organisasi Pokdarwis Desa Munduk Temu. Ia melanjutkan, nantinya dalam program kerja LEMM akan mengangkat berbagai atraksi wisata, khususnya potensi perkebunan hingga wisata spiritual yang ada di Desa Munduk Temu. Wisatawan yang datang ke Desa Munduk Temu akan dapat melihat beragam komoditi perkebunan yang selama ini menjadi potensi terbesar di Kecamatan Pupuan. Di antaranya, kebun kopi, di mana wisatawan akan disuguhkan atraksi mulai dari cara pembenihan kopi, menyangrai hingga menikmati minuman kopi. Desa Munduk Temu sendiri sudah memiliki merek kopi bernama Kopi Leak yang sudah banyak dipasarkan melalui BUMDes. Khusus untuk lokasi
di Banjar Kebonjero, menurut Suardika, melalui kelompok P4S Batur Sari, wisatawan yang datang akan disuguhkan pemandangan hamparan kebun salak gula pasir, manggis, duku, pohon kelapa, matoa, hingga jengkol. Nantinya wi satawan yang datang bisa mengetahui cara pembibitan tanaman, informasi terkait budi daya, hingga menikmati salak gula pasir dengan memanen langsung di kebun. “Saat ini kami sudah persiapkan terkait infrastruktur, khususnya jalan bagi wisatawan, sehingga wisatawan yang datang nyaman menikmati pemandangan, sekaligus bisa foto selfie di kebun nantinya,” ujarnya. Selain itu, ke depan akan dipersiapkan lahan untuk dikembangkan sebagai objek bagi wisatawan yang ingin mencoba menanam komoditi perkebunan. Setelah wisatawan yang datang mengakhiri kunjungan, di pengujung kegiatan akan diajak untuk melakukan penanaman pohon. Nantinya pohon tersebut akan disertai name tag sesuai nama wisatawan yang menanamnya. Selanjutnya, si penanam tersebut secara berkelanjutan dalam periode tertentu akan diinformasikan terkait perkembangan tanaman yang ia tanam. Di antaranya, mengenai pertumbuhan, hingga kapan memasuki musim panen. Harapan dari kegiatan ini akan muncul rasa kedekatan, sehingga menarik wisatawan bersangkutan untuk datang kembali ke Desa Munduk Temu, guna melihat kembali tanaman yang sebelumnya ditanam. “Secara tidak langsung cara itu akan membuat jumlah kunjungan ke objek desa wisata Munduk Temu akan terjadi secara berkelanjutan,” harapnya. (kmb24)
15
Senin Kliwon, 19 Februari 2018 Jadwal Pertandingan --------------- Liga Spanyol --------------------------------------Selasa (20/2) dini hari Getafe vs Celta de Vigo --------------- Liga Italia -------------------------------------------Selasa (20/2) dini hari Lazio vs Hellas Verona --------------- Liga Jerman ---------------------------------------Selasa (20/2) dini hari Eintracht Frankfurt vs RB Leipzig --------------- Liga Champions ----------------------------------Rabu (21/2) dini hari Chelsea vs Barcelona Bayern Munich vs Besiktas Kamis (22/2) dini hari Shaktar Donetsk vs AS Roma Sevilla vs Manchester United Hasil Pertandingan --------------- Liga Spanyol --------------------------------------Las Palmas vs Sevilla 1-2 Eibar vs Barcelona 0-2 Deportivo Alaves vs Deportivo La Coruna 1-0 Malaga vs Valencia 1-2 --------------- Liga Italia --------------------------------------------Udinese vs Roma 0-2 Chievo vs Cagliari 2-1 Genoa vs Internazionale 2-0 --------------- Liga Jerman ----------------------------------------Koln vs Hannover 1-1 Freiburg vs Werder Bremen 1-0 Hamburger SV vs Bayer Leverkusen 1-2 Wolfsburg vs Bayern Munich 1-2 Schalke vs Hoffenheim 2-1 1. Bayern Munich 23 19 2 2 55-18 59 2. Leverkusen 23 10 8 5 43-30 38 3. Leipzig 22 11 5 6 35-29 38 4. Dortmund 22 10 7 5 47-29 37 5. Schalke 23 10 7 6 36-30 37 6. Frankfurt 22 10 6 6 30-25 36 7. Hannover 23 8 8 7 32-33 32 8. Augsburg 22 8 7 7 32-28 31 9. Hoffenheim 23 8 7 8 37-37 31 10. M’gladbach 22 9 4 9 30-34 31 Pencetak gol : 20 - R. Lewandowski (Bayern Munich)
Bali Post/rtr
TEMBAKAN - Pemain Juventus Federico Bernardeschi melepaskan tembakan yang dihadang pemain Torino Federico Bernardeschi pada pertandingan Liga Italia, Minggu (18/2) kemarin di Stadio Olimpico Grande Torino.
Juve Menangi ’’Derby della Mole’’
Turin -
Juara bertahan Liga Italia Juventus memenangi Derby della Mole dengan menundukkan Torino 1-0, Minggu (18/2) kemarin. Kemenangan ini harus dibayar mahal setelah penyerang Gonzalo Higuain harus ditarik keluar lapangan karena cedera. Higuain hanya tampil selama 15 menit akibat cedera engkel. Pemain Argentina itu diganti Federico Bernadeschi yang kemudian memberi assist pada Alex Sandro untuk mencetak satu-satunya gol pada pertand-
Bali Post/rtr
SATU GOL - Penyerang Barcelona Luis Suarez melewati hadangan pemain Eibar Ivan Ramis pada pertandingan Liga Italia, Minggu (18/2) kemarin. Suarez menyumbang satu gol saat Barca menang 2-0.
Kembali ke Jalur Kemenangan Eibar Barcelona kembali ke jalur kemenangan setelah hanya meraih hasil seri di dua pertandingan sebelumnya di kompetisi Liga Spanyol. Luis Suarez dan Jordi Alba masingmasing menyumbang gol saat tim Katalan itu meraih kemenangan 2-0 di markas Eibar, Minggu (18/2) kemarin. Suarez memaksimalkan operan dari Lionel Messi untuk mengecoh kiper tuan rumah Marko Dmitrovic dan memasukkan bola ke gawang yang kosong pada menit ke-16. Sementara upaya Messi mengenai tiang gawang pada kesempatan berikutnya, serupa dengan peluang yang dimiliki pemain Eibar Fabian Orellana, yang diusir keluar lapangan saat pertandingan menyisakan waktu 25 menit akibat menerima kartu kuning kedua. Pelatih Eibar Jose Luis Mendilibar juga diusir dari area teknik karena protes bercampur kemarahannya terhadap wasit Alejandro Hernandez Hernandez. Operan Messi kepada Suarez membuat ia selevel dengan pemain legendaris Real Madrid Michel sebagai pemberi assist terbanyak dalam sejarah Liga Spanyol, dengan 147 operan yang berbuah gol. Messi juga terlibat ketika Barca akhirnya memaksimalkan keunggulan jumlah pemain mereka pada menit ke-88. Umpannya diteruskan Alba ke gawang Dmitrovic yang memastikan Barca unggul 10 poin di puncak klasemen. Ini menjadi kemenangan pertama Barca dalam tiga pertandingan. Sebelumnya Barca secara mengejutkan ditahan imbang Espanyol dan Getafe, yang memangkas keunggulan mereka di puncak klasemen liga dari 11 menjadi tujuh poin. ‘’Sangat penting bagi kami untuk menang pada hari ini setelah dua hasil imbang,’’ kata pelatih Barca Ernesto Valverde. Kemenangan yang didapat dengan susah payah ini membua Barca mengoleksi 62 poin di musim ini, unggul sepuluh poin atas penantang terdekat Atletico Madrid, yang akan bermain melawan Athletic Bilbao, Senin dini hari. Juara bertahan Real akan melawat ke markas Real Betis di hari yang sama. Kemenangan Barca juga memperpanjang laju tidak terkalahkan mereka di liga menjadi 31 pertandingan dalam dua musim, menyamai rekor klub yang diukir oleh pasukan Pep Guardiola pada April 2011. Valverde menurunkan tim dengan kekuatan penuh meski akan menghadapi pertandingan pertama babak 16 besar Liga Champion di markas Chelsea pada Rabu mendatang. Ia memulai pertandingan dengan memainkan gelandang veteran Andres Iniesta bukannya rekrutan termahal Philippe Coutinho. Pemain Brazil itu tidak bisa tampil pada pertandingan-pertandingan level Eropa. Di tempat lain di Liga Spanyol, Valencia mampu meraih kemenangan 2-1 di markas klub juru kunci Malaga dan memastikan mereka akan mengakhiri akhir pekan dengan menduduki peringkat ketiga. Sedangkan Sevilla melakukan pemanasan untuk pertandingan Liga Champions mereka melawan Manchester United pekan depan dengan kemenangan 2-1 atas Las Palmas. (rtr/ant)
ingan itu menit ke-33. Forino mempunyai peluang menyamakan skor. Namun Andrea Belotti gagal menguasai bola umpan Joel Obi di depan gawang Juve yang dikawal Wojciech Szc-
zesny. Pada laga sebelumnya, Inter Milan menelan kekelahan 0-2 di markas Genoa. Kekalahan ini ditandai dengan gol bunuh diri yang melibatkan dua pemain Inter. Penyerang veteran asal Macedonia Goran Pandev mencetak gol kedua ke gawang bekas klubnya Menjelang turun minum, Ervin Zukanovic mengirimkan umpan silang, yang dapat disapu Milan Skriniar. Namun bola sapuannya justru
membentur Andra Ranocchia dan masuk ke dalam gawang, tanpa dapat dihalau kiper Samir Handanovic. Inter semain tertinggal pada menit ke-60 ketika tembakan Diego Laxalt dari tepi kotak penalti dipotong Pandev kemudian menaklukkan Handanovic. AS Roma, yang akan melawat ke Ukraina menghadapi Shaktar Donetsk di Liga Champions menang 2-0 atas Udinese. Cengiz Under
membuka jalan untuk meraih kemenangan, ketika pemain Turki ini melepaskan tembakan dari jarak 20 meter yang gagal diantisipasi Albano Bizarri, dan Diego Perotti mengamankan kemenangan dengan memaksimalkan kesalahan pada menit terakhir. Chievo mengakhiri laju sepuluh pertandingan tanpa kemenangan dengan menaklukkan Cagliari dengan skor 2-1 untuk menjauhi zona merah. (kmb39/rtr/ant)
Hasil imbang ini membawa Koln mengoleksi 14 poin, tertinggal tiga poin dari Hamburg yang kalah 1-3 dari Bayer Leverkusen. Hamburg menjadi satu-satunya tim yang selalu berpartisipasi di Bundesliga namun musim ini semakin terancam degradasi. Masalah degradasi juga mengancam Werder Bremen yang menelan kekalahan 0-1 dari Freiburg. Hasil buruk itu menempatkan mereka di posisi ke-15, hanya unggul selisih gol atas peringkat ke16 Mainz.
Liga Prancis Paris St Germain (PSG) meneruskan laju kemenangan di Liga Prancis dengan menghancurkan tamunya, Racing Strasbourg, dengan skor 5-2. Tim asuhan Unai Emery itu menambah keunggulan mereka di puncak klasemen menjadi 12 poin. Strasbourg, satu dari dua tim yang mampu mengalahkan PSG di liga musim ini, membuka keunggulan melalui Jean-Eudes Aholou. Bagaimanapun, tim ibu kota itu mampu menyamakan
kedudukan melalui Julian Draxler sebelum gol-gol dari Neymar dan Angel Di Maria membawa mereka berbalik unggul. Tim tamu sempat mengancam untuk bangkit ketika Stephane Bahoken memperkecil ketertinggalan namun PSG, yang kini mengoleksi 68 poin dari 26 pertandingan, memastikan kemenangannya melalui dua gol Edinson Cavani. Tim peringkat kedua Monaco mengoleksi 56 poin setelah menang 4-0 atas Dijon. (rtr/ant)
Pemanasan Jelang Hadapi Besiktas Berlin Bayern Munich memerlukan gol akhir pertandingan sebelum meraih kemenangan tipis 2-1 atas Vfl Wolfsburg pada pertandingan Liga Jerman, Minggu (18/2) kemarin. Bayern memerlukan kemenangan di Stadion Volkswagen Arena sebagai persiapan menghadapi Besiktas di kompetisi Liga Champions. Bayern memerlukan pemanasan yang tepat jelang menghadapi wakil Turki di kompetisi Eropa itu. Tim asuhan Jupp Heynckes itu akan menjamu Besiktas pada pertandingan pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu mendatang. Robert Lewandowski menjadi penentu kemenangan Bayern saat menghadapi tuan rumah Wolfsburg. Penalti penyerang Polandia itu pada menit ke-90 mengantarkan Bayern mencatatkan kemenangan beruntun ke-10 di liga. Daniel Didavi mengantarkan Wolfsburg unggul lebih dahulu pada menit ke-8 lewat sundulan kepala. Bayern mendominasi penguasaan bola dan mendapatkan penalti pada awal babak kedua, namun tembakan Robben dapat ditepis ke tiang gawang
oleh kiper Koen Casteels. Robben menebusnya pada menit ke-67 ketika ia mengirim umpan silang untuk ditanduk Sandro Wagner ke tiang dekat sekaligus menyamakan skor 1-1. Robben kemudian memenangi penalti kedua setelah ia dilanggar pemain muda Gian Luca Itter. Kali ini pemain pengganti Lewandowski menjadi eksekutor dan sukses mengonversinya, meski Casteels kembali mampu menebak arah bola. Tambahan tiga poin itu membawa Bayern kokoh di puncak klasemen dengan 58 poin. Wolfsburg tercecer di peringkat ke-13 dengan 24 poin, hanya unggul satu poin atas Mainz 05 yang berada di peringkat ke-16, spot playoff degradasi. Laga lainnya, Koln gagal meraih kemenangan setelah gol penyerang Peru berusia 39 tahun Claudio Pizarro dibatalkan. Wasit berkonsultasi dengan asisten video (VAR) dan membatalkan gol Pizarro karena offside yang dilakukan Marcel Risse. Pertandingan pun berakhir dengan skor imbang 1-1, mencegah ‘’The Billy Goats’’ untuk meraih kemenangan kemenangan keempat mereka musim ini.
Bali Post/rtr
MENANG - Penyerang Bayern Munich Robert Lewandowski melakukan selesabrasi setelah memastikan kemenangan timnya atas Wolfsburg di kompetisi Liga Jerman, Minggu (18/2) kemarin.
olah raga
16
Senin Kliwon, 19 Februari 2018
Dojang Udayana Jimbaran Raih Juara Umum
Mangupura (Bali Post) Tim tekwondo Dojang Udayana Jimbaran keluar sebagai juara umum dalam Bali Open Taekwondo International Tournament 2018, di GOR Purna Krida, Kerobokan, Badung, yang berakhir Minggu (18/2) kemain. Dalam event yang dirangkaikan dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Challenge Taekwondo Tournament 2018, tim Udayana menyabet 8 emas, 5 perak, dan 5 perunggu. Posisi kedua direbut Mahameru Sukoharjo, Jateng, dengan meraih 6 emas, 6 perak, dan 5 perunggu, kemudian Dojang Waringin A mendulang 6 emas, 4 perak, 4 perunggu. Udayana, Mahameru, dan Waringin Berjaya pada kategori prestasi. Manajer Tim Udayana Sang Made Widarta mengungkapkan, para atletnya menyiapkan diri sebulan penuh, seraya optimis merebut gelar juara umum. Sementara pada kategori pemula, yang hanya bersifat festival, juaranya Spartan Bali yang merebut 18 emas, 11 perak, 13 perunggu, kemudian Dinasty TNI-AL meraih 12 emas, 6 perak, dan 16 perunggu, serta Kapal. Terpilih sebagi atlet terbaik prestasi kyorugi Made Vendra Sahisma Dewa (junior -59 kg/Udayana), dan Cannantya Westri Sekarningtyas (senior -46 kg/Mahameru). Atlet terbaik poomsae AA Ananda Caesar Jagadhita (Waringin A), dan April Dwi Rahayu (Pamekasan). Atlet terbaik kyorugi pemula Harish Bazli Bin M. Imran (-21 kg/ Hypermax, Malaysia), dan Keysierra Novenansa Mutu (-44 kg/Karya Ruteng, NTT. Atlet terbaik poomsae yemula, yakni I Komang Kunta Ariyoga (Shadow), Zahra Novindra Aulia (Gugus Ceria). Terpilih sebagai suporter favorit Dojang Semesta, tim favorit Udayana, dan wasit terbaik M Adkan (Sumut). (022) Bali Post/ant
ULAH SUPORTER - Direktur Utama Pusat Pengelola Kompleks Gelora Bung Karno (PPK GBK) Winarto memeriksa kondisi pagar pembatas lapangan yang rusak di Stadion Utama GBK, Senayan, Jakarta, Minggu (18/2) kemarin. Kerusakan tersebut akibat ulah suporter tidak bertanggung jawab salah satu tim yang bertanding pada perhelatan final Piala Presiden.
Bali Post/wan
SALING TENDANG - Dua taekwondoin saling melakukan tendangan pada Bali Open Taekwondo International Tournament 2018, di GOR Purna Krida, Kerobokan, Badung, yang berakhir, Minggu (18/2) kemarin.
PSSI Bali Sahkan Tiga Klub Liga 3
Denpasar (Bali Post) Asprov PSSI Bali mengesahkan tiga tim kontestan Kompetisi Liga 3 Rayon Bali pada musim 2018 ini. Ketiga tim yang disahkan yakni Bintang Parsi dan Persekaba Bali, keduanya dari wilayah Badung, serta Singaraja FC dari Buleleng. Ketua Umum Asprov PSSI Bali Ketut Suardana pascaKongres Tahunan PSSI Bali, di Denpasar, Minggu (18/2) kemarin, menerangkan ketiga tim bakal melakoni Kompetisi Liga 3 Rayon Bali. Selain itu, kongres juga memutuskan untuk mengurangi hukuman bagi ofisial tim Persekaba Bali, dari 24 bulan tidak boleh mendampingi tim menjadi 12 bulan. Hukuman diberikan mengingat Persekaba Bali pada musim 2017 lalu memasukkan pemain tidak sah Noldi Saputra. Disinggung apakah pendirian kembali Persekaba Bali, padahal sebelumnya lisensi Persekaba Badung dijual kepada Yahukimo Papua, Suardana menegaskan, saat ini dibentuk Persekaba Bali, bukan Badung. ‘’Sebagaimana regulasi PSSI Pusat, jika lisensi sudah dijual dan berpindah tangan. Apalagi, sampai bertahun-tahun otomatis dianggap telah hangus, dan bisa didirikan Persekaba lagi,’’ jelasnya. Di sisi lain, Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi menjelaskan, pihaknya tetap berpatokan memberangkatkan atlet cabor ke PON XX Papua 2020 mendatang, minimal tembus semifinal atau empat besar. ‘’Kalau sampai prestasi atlet perorangan maupun cabor beregu urutan kesepuluh atau lebih, jangan mimpi bisa tampil pada hajatan mulit-event empat tahunan antarprovinsi se-Indonesia,’’ tandasnya. Ia pun mengagendakan kepada seluruh pengprov cabor untuk sosialisasi pemberangkatan atlet PON hanya yang posisinya semifinalis atau empat besar di kelasnya. Dicontohkan, kuota PON hanya 6.500 atlet, seandainya tuan rumah Papua menerjunkan 500 atlet, jatahnya tinggal 6.000 atlet dibagi 33 provinsi. (022)
Panitia Janji Ganti Kerusakan di Stadion GBK
Jakarta (Bali Post) -
Panitia pengarah (SC) Piala Presiden 2018 berjanji mengganti semua kerusakan yang terjadi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) setelah berlangsungnya partai final Piala Presiden 2018. ‘’Kami dari SC bertanggung jawab. Nanti tinggal didata mana saja yang rusak, kami akan menyelesaikannya. Berapapun nilainya kami ganti,’’ ujar Ketua SC Piala Presiden 2018 Maruarar Sirait di SUGBK, Senayan, Jakarta, Sabtu (17/2) malam. Partai final Piala Presiden 2018 yang mempertandingkan Persija Jakarta versus Bali United memang menyisakan kerusakan di beberapa bagian stadion. Salah satunya adalah pagar pembatas antara penonton dan lapangan yang hancur setelah oknum suporter Persija yang disebut The Jakmania memaksa masuk untuk merayakan
kemenangan timnya. Adapun pernyataan Maruarar mendapat tanggapan dari Direktur Utama Pusat Pengelola Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK) Winarto. Menurutnya, pihaknya akan segera mendata dan menilai kerusakan yang terjadi. ‘’Hari ini juga akan kami akan menginventarisasi semuanya. Semuanya bisa dihitung,’’
tutur Winarto. Winarto sendiri memaklumi kerusakan di beberapa stadion yang baru saja selesai direnovasi tersebut. Menurutnya, itu merupakan risiko dari menonton sepak bola. ‘’Menonton bola kalau tidak ramai tidak seru, berbeda dengan menonton bioskop. Jadi kerusakan itu wajar, apalagi itu relatif kecil bila
Los Angeles Rookie Donovan Mitchell dari tim Utah Jazz menyingkirkan Larry Nance Jr. (Cleveland Cavaliers) untuk memenangkan kontes Slam Dunk serangkaian NBA AllStar di stadion Staples Center, Los Angeles, Minggu (18/2) kemarin. Mitchell mencetak nilai sempurna 50 di aksi pertama
dalam kontes yang berlangsung dua putaran di fase final itu. Sementara Nance menghasilkan 50 poin di fase kedua. Mitchell menghasilkan 48 poin di fase kedua, memenangkan kontes ini dengan skor keseluruhan 98-96. ‘’Saya benar-benar menginginkan kemenangan ini. Ini salah satu event favorit saya di All-Star. Ambil ba-
SLAM DUNK - Guard Utah Jazz Donovan Mitchell melakukan aksi slam dunk dalam kontes, Minggu (18/2) kemarin, serangkaian pertandingan All Star kompetisi NBA.
gian di event ini dan memenangkannya merupakan hal yang mengagumkan,’’ kata Mitchell. Ironinya, Mitchell tampil di kontes ini menggantikan forward Orlando Magic Aaron Gordon yang mengundurkan diri karena cedera pinggang. Kontes Slam Dunk diikuti empat peserta. Dua peserta tereleminasi di putaran pertama yakni Dennis Smith Jr. (Dallas Mavericks) dan Victor Oladipo (Indiana Pacers). Sementara itu kontes Tembakan Tiga Angka dimenangkan pemain Phoenix Suns Devin Booker. Ia mencetak rekor baru dengan menghasilkan 28 poin dan peluang 34 poin di fase final. Booker mengalahkan andalan Golden State Warriors Klay Thompson, juara 2016 dengan nilai 25 poin. Sementara Tobias Harris (LA Clippers) hanya menghasilkan 17 poin. Juara bertahan Eric Gordon (Houston Rockets) tersingkir di putaran pertama bersama Kyle Lowry (Toronto Raptors), Bradley Beal (Washington Wizards), Paul George (Oklahoma City Thunder) dan Wayne Ellington (Miami Heat). Kontes Skills Challenge yang meliputi tembakan tiga angka, dribling, passing dan layup, menjadi milik Spencer Dinwiddie (Brooklyn Nets). Di final Dinwiddie mengalahkan Lauri Markkanen (Chicago Bulls). (kmb39/rtr)
agai pengganti turnamen uji coba cabang olahraga sepak bola menjelang Asian Games 2018 yang sedianya digelar pada Februari 2018, tetapi urung berjalan salah satunya karena kurang peserta. Dikatakan ‘’anniversary’’ yang berarti ulang tahun, karena kompetisi ini sekaligus untuk memperingati 88 tahun usia PSSI yang berdiri pada tanggal 19 April 1930. Tujuan utama penyelenggaraan ini adalah mempersiapkan tim nasional U-23 asuhan Luis Milla menghadapi Asian Games 2018. ‘’Tim nasional butuh uji coba di setiap akhir pemusatan latihan dan turnamen ini adalah salah satu yang disiapkan untuk itu,’’ tutur Ratu. Terkait dengan lokasi
pertandingan, Ratu menyebut semuanya masih dalam pertimbangan. Akan tetapi, sudah mengerucut ke dua lokasi, apakah di Jakarta yaitu di Stadion Utama Gelora Bung Karno atau di salah satu stadion di Jawa Timur. Adapun ‘’Anniversary Cup’’ akan diikuti oleh empat negara, termasuk Indonesia. Nantinya, semua tim di kompetisi ini akan saling berhadapan dan juaranya ditentukan dari poin kemenangan. Sistem ini sama dengan yang diterapkan di turnamen internasional Aceh World Solidarity Games pada bulan Desember 2017 yang juga mempertandingkan empat Negara, yaitu Indonesia, Brunei Darussalam, Kyrgyzstan, dan Mongolia. (ant)
Mitchell Menangi Kontes ’’Slam Dunk’’
SSB MU U-12 dan Singa U-10 Boyong Piala Wirasatya
Denpasar (Bali Post) Kesebelasan Sekolah Sepak Bola (SSB) Mandala United (MU) U-12 keluar sebagai juara dalam turnamen Wirasatya Cup, pasca di final menaklukkan Jima Putra Dalung melalui adu penalti, di Lapangan Makorem 163/Wirasatya, Minggu (18/2) kemarin. Sementara juara III direbut Guntur dan juara IV Mandala Putra. Pada kategori U-10, juaranya Singa Blahbatuh, disusul Jima Putra Dalung juara II, kemudian Bina Putra juara III, dan Bangli United juara IV. Atas hasil ini, para tim juara menerima piala berikut piagam, termasuk uang pembinaan Rp 2 juta bagi tim juara, Rp 1,5 juta untuk tim juara II, Rp 1 juta untuk tim juara III, serta Rp 750.000 bag tim juara IV. Kajasrem 163/Wirasatya Lettu (Arh) Wayan Taya menjelaskan, ajang ini digelar serangkaian HUT ke-57 Korem 163/Wirasatya. Bertujuan mempererat tali silaturahmi antarpemain usia dini, serta manjaring bibit-bibit pesepak bola yang berbakat dan bertalenta. Diakunya, event ini sekaligus sebagai wadah bagi pesepak bola usia dini. ‘’Kami harapkan turnamen sepak usia dini ini bisa digulirkan rutin dua kali dalam setahun,’’ kata Wayan Taya. Ia berharap pembinaan sepak bola usia dini yang makin menggeliat di Bali ini, mampu membawa tim usia dini Bali, berkiprah di kancah internasional, bahkan jika perlu sampai berlaga di Piala Dunia. (022)
Bali Post/022
WIRASATYA CUP - Tim sepak bola SSB Mandala United (MU) U-12 memboyong piala Wirasatya Cup, pascamengalahkan Jima Putra Dalung pada laga final di Lapangan Makorem 163/Wirasatya, Minggu (18/2) kemarin.
Bali Post/rtr
Tiga Negara Ikuti ’’Anniversary Cup’’
Jakarta (Bali Post) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengundang tiga negara untuk bertanding di turnamen internasional bertajuk ‘’Anniversary Cup’’ yang rencananya mulai 27 April hingga 6 Mei 2018. Namun, menurut Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria di Jakarta, Minggu (18/2) kemarin, dari tiga negara yang diundang, baru dua negara yang memastikan ikut berkompetisi, yaitu Malaysia dan Bahrain. ‘’Berikutnya kami ingin ada peserta dari Asia Timur karena sudah ada perwakilan dari Asia Barat dan Asia Tenggara,’’ ujar Ratu. ‘’Anniversary Cup’’ sendiri dilaksanakan oleh PSSI seb-
dibandingkan kerusakan yang disebabkan suporter di masa lalu,’’ kata Winarto, sembari menyebut bahwa saat ini The Jakmania sudah mengalami perubahan perilaku yang lebih baik. Seperti diketahui, Persija Jakarta berhasil menjadi juara Piala Presiden 2018 setelah menaklukkan Bali United dengan skor 3-0 di final. Dari tiga gol itu, dua gol dicetak oleh penyerang Marko Simic masing-masing dengan sundulan di menit ke-20 dan tendangan salto di menit ke 45+2, sementara satu gol lainnya diciptakan Novri Setiawan di menit ke-63.
Pertandingan ini sendiri disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo bersama sekitar 70.000 penonton, yang lebih dari 80 persennya merupakan The Jakmania. Sementara peringkat ketiga direbut oleh Sriwijaya FC usai menaklukkan PSMS Medan 4-0. Sebagai juara, Persija mendapatkan hadiah Rp 3,3 miliar, Bali United sebagai runner-up memperoleh Rp 2,2 miliar, Sriwijaya FC peringkat ketiga meraup hadiah Rp 1,1 miliar dan terakhir PSMS Medan sebagai peringkat keempat meraih Rp 550 juta. (ant)
Bali Post/ant
KALAH - Pebasket CLS Knights Indonesia Mario Wuysang (kanan) berusaha melewati hadangan pebasket Saigon Heat Maxie Kunie Esho (kiri) dalam lanjutan Asean Basketball League (ABL) di GOR Kertajaya Surabaya, Jawa Timur, Minggu (18/2) kemarin. CLS menyerah 88-93 atas lawannya dari Vietnam itu.
Joko Driyono Ditetapkan Jadi Plt. Ketum PSSI Jakarta (Bali Post) Komite Eksekutif Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menetapkan Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Umum PSSI setelah komite menyetujui permohonan cuti Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi. Meskipun rapat Komite Eksekutif PSSI dengan agenda penetapan tersebut pada hari Jumat (16-2-2018), Kepala Staf Ketua Umum/Wakil Ketua Umum II PSSI Iwan Budianto baru menyampaikan hal itu dalam konferensi pers di Kantor PSSI, Jakarta, Minggu (18/2) kemarin. ‘’Saudara Joko Driyono akan menjabat Plt. Ketua Umum PSSI mulai hari keputusan sampai 30 Juni 2018,’’ ujar Iwan. Adapun Edy Rahmayadi mengajukan cuti sejak 12 Februari hingga 30 Juni 2018 karena dirinya sedang menjalani proses pemilihan kepala daerah. Mantan Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) itu mencalonkan diri sebagai gubernur Sumatera Utara. Sebagai informasi, pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara memasuki tahapan masa kampanye sejak 15 Februari hingga 23 Juni 2018. Keputusan Edy untuk cuti dari tugasnya sebagai Ket-
ua Umum PSSI diapresiasi oleh Komite Eksekutif PSSI. ‘’Kami apresiasi kebijakan beliau agar organisasi ini terjaga independensinya, lepas dari kepentingan politik,’’ tutur Iwan. Terkait dengan jabatan barunya, Joko Driyono menggambarkan dirinya sebagai pilot yang membawa pesawat bernama PSSI. ‘’Jadi, tugas pilot ini memastikan pesawat tetap terbang sesuai dengan jalurnya. Harus selalu fokus,’’ kata Joko. Artinya, ungkap Joko, selaku Plt. Ketua Umum PSSI, dirinya akan tetap membawa organisasi berjalan sesuai dengan program yang telah ditetapkan, terutama mengacu pada hasil Kongres PSSI pada bulan Januari 2018. Hal itu juga dipastikan oleh Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria. Tisha menjamin persiapan tim nasional untuk Asian Games 2018 tidak akan terganggu karena program pemusatan latihan serta jadwal uji coba sudah disusun dengan cermat. Terkait dengan cuti ketua umum, Ratu mengungkapkan PSSI telah menyiapkan laporan ke FIFA untuk dikirimkan pada Senin (19/2) pagi. Sepanjang 2018, Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Games dan tujuh turnamen Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF), serta final Piala AFC. (ant)
Senin Kliwon, 19 Februari 2018
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN *Dcr Pengasuh lok,Kwanji Dalung Gaji mulai 1,5jt H.081999108170
Looking for Secretary experienced,must good English oral&written CV to team@diaspora.legal
B.BP.001.02.18.0000857
B.BP.166.02.18.0000924
Resto Kerobokan,Tkg Bakery/Pastry,Tnp Pglmn Dilatih dg Cara Profesional,Hub:087861378730
B.BP.001.02.18.0000829
Coco Group Bali Looking For: - Operation Manager - Asst.Accounting Manager All Candidate Having Experience in The Same Position Min. 1 years. Send Email To: asthrm@cocogroupbali.com
Cr Karyawan(pria)Money Changer Hub.08123636456 B.BP.001.02.18.0000890
Dcr Sgr 2Karyawan/ti, Bag.Input Pembelian. Hub:087860560187 B.BP.001.02.18.0000880
Dibthkn Packer Laki2 Usia Max 28Th Pendidikn Min SMA,Krm Lam info@navalcargo.com/Jl. Raya Celuk Gg Nyuh Gading/2.T:4711337 B.BP.001.02.18.0000879
Dicari Oprasional Transport bs IT Kreatif jujur 081237943777
B.BP.803.02.18.0000827
B.BP.001.02.18.0000914
Dcr:Pengepul Rayon Muding Sari Kerobokan telp.087862115992
Dicari Sales/Marketing Hub:03618445532/085106872020
B.BP.001.02.18.0000906
B.BP.001.02.18.0000915 NISSAN
X-Trail 2.5 A/T Th’2014 Tangan 1 Orange Metalik,295Jt Nego, Hub.0817342811 B.BP.001.02.18.0000913
B.BP.004.02.18.0000909
B.BP.821.02.18.0000592
Akuntansi/Sekretariat tamat D1 Akuntansi. Lamaran Jl.Gatot Kaca 23 Denpasar
SERVICE
BIRO JASA
B.BP.164.01.18.0001515
G.03
Marketing/Sopir SIMA tamat SMTA. Lamaran ke Jl.Gatot Kaca 23 Denpasar.
B.BP.164.02.18.0000925
B.BP.001.02.18.0000584
B.BP.004.02.18.0000095
B.BP.004.02.18.0000832
B.BP.001.02.18.0000911
Tanah 10 are/SHM bisa dibeli sebagian Hub.081998392361/TP
B.BP.001.02.18.0000631
SUZUKI
Dilelang Suzuki Pick up’15, Asli Bali.Hub:089619874461
B.BP.001.02.18.0000824
Inova’2014 Hitam Luxury AsBali KM55rb,087860856999 Pribadi B.BP.141.02.18.0000922
Dijual Cepat, Harga Miring, Rumah Lingkungan Elit Renon Hub.081339357512/081907545707
PENGUMUMAN Program Doktor Ilmu Hukum S3 Unissula Semarang.Hadirilah Sosialisasinya pd tgl 23 dan 24 di Hotel Harris Sunsetroad Denpasar.Program Doktor dgn Basic Penerimaan dr berbagai Bidang Ilmu. contak utk info & daftar -WA Azis 081328181813 WA 085729094540 WA Nyoman Adi 087700525201
B.BP.033.02.18.0000891
BIRO JASA Bntu Mrah SPT Tahunan/Bln Byarkn Lporkn Pjak HP.082146461910 B.BP.001.01.18.0001410
DIJUAL RUMAH
KEHILANGAN BPKB No:N5536024-O DK 1658 GE An.I Gusti Ketut Budiasna
B.BP.141.02.18.0000921
RUPA-RUPA
n
Desig
SINGARAJA
Kav Siap Bgun Vila L265 Hdp Pantai Pemaron Lovina 0811306171
TOYOTA
G.05
Free
B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815
Djl Tnh 2A Dama 1,5A 2A 10A Buduk Gunung,082147454248 BU
Msk 50M dr Jl Ry Padang Luwih Dalung Tnh 96m2(8,5x11,5)450jt bebas biaya Hub.081337185967
G.04
B.BP.001.02.18.0000916
B.BP.001.02.18.0000912
Waiter Kasir SMK Tata Boga/FB / Front Office/cook helper belum kerja belum pengalaman kerja. Lamaran ke Shankara Kuta. Jl Bakung Sari komplek Matahari Kuta Square depan Buger King Tlp 756302
Sopir SIM A dan D1 domisili Denpasar, Tabanan. Lamaran ke Jl.Veteran 66 Denpasar Arowana Food Street utara Pasar Burung Distributor Philips Butuh 1.Salesman/Girl 2.Admin Gudang Hub.Bedahulu No. 12 Dps
RUPA-RUPA Dana 1Hr Cair,BPKB,Srtfkt,KPR 0,5%Hb.430373/74-085101520139
DIJUAL TANAH
Jl cpt Tnh Kavling bagus 1are TemesiGianyarHub081236785862
G.02
B.BP.004.02.18.0000840
B.BP.004.02.18.0000770
Dikontrakan Rumah Kos 7Kmr Tdr penuh 25th Hub.081337185967 BU
Guru Komputer SMP min S1 Komp LamarankechandbsQ@gmail.com
KasirTamat SMTA-SMEA Akuntansi baru tamat th 2017 belum k erja. Lamaran ke Jl.Veteran 66 Denpasar, Arowana Food Street (sebelah utara Pasar Burung Satria)
Dibutuhkan Waitress dan Cook berpngalaman.Kirim CV ke Taman Nauli Kitchen & Lounge, Jl.Raya Canggu 176 dkt Pepito Canggu/ linda@tamannauli.com/T.9077257
B.BP.001.02.18.0000519
DISEWAKAN RUMAH
Dicr Manager Produk,Penglmn,Gj 20Jt Hub:081999677757/8446530
G.01
B.BP.004.02.18.0000883
B.BP.155.02.18.0000910
Hlg Buku IMB No.660 Thn’2006 An.Teddy Frans Sridana, SE.,MM
B.BP.001.02.18.0000839
B.BP.001.02.18.0000919
Dicari Therapist Laki-Laki & Perempuan Tinggi Min 160,Min Tamatan SMA,Max 35 Thn,Punya Kendaraan Sndiri,Sabar&Pekerja Keras.Pnglmn tidak diutamakan, Bhs.Inggris Basic.Kirim CV ke:Jalan Pratama 88x,Tanjung Benoa.Hp:081338991999/0361 778084/Email ke:jarimenarinusa dua@jarimenari.com
Hilang Buku Tabungan Bank BPD Bali A.N I Wayan Warsa antara Jl.Denpasar - Bedugul
Djl Rmh TP45/72F Jl.Pura Demak Hub:0811398086,0361-245460
Dijual Tnh Kav Kaliasem Sgrj DP 10% Bunga Krd 1% Perbln Hub:082236881191/081805374433
B.BP.001.02.18.0000504
Dcr Sales,Spv,Gj+Bns+Kms+BPJS, Lam PT.PMA,Bedahulu XVII/7 Dps
081558041018 Dijual Rumah di Siulan Siap Huni hanya 595Jt
BUC Djl Tanah Kav 1Are Lok.Gn Mas Pds Kelod Dps,081338792660
B.BP.001.02.18.0000902
Dcr PRT Wnt bs Masak Tinggal dlm Gj.2Jt Hub:087860007800
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
B.BP.001.02.18.0000918
Dicari karyawan u/Resto Hub:085238311111
B.BP.001.02.18.0000923
B.BP.001.01.18.0000922
HONDA
Honda Freed PSD’2011 Slvr+Jazz 2012 RS MT Pth DK Tgn1 Almt: Jl.Nangka Utara Griya Mulya 40 Dps HP.085240184888
B.BP.001.02.18.0000789
Cr Sopir Kanvas Wil-Bali SMA niat kerja 087860886882 tdkSMS
Dicari Salesman/Girl,Gaji, Transport, Komisi, Bonus Hub:087761391444 (Tidak SMS)
DIJUAL MOBIL
Informasi pasang iklan Telepon
B.BP.004.02.18.0000926
B.BP.001.02.18.0000833
HONDA PROMO IMLEK DISCOUNT SANGAT BESAR
Money Back Guarantee �
BUNGA RINGAN
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
HUB. SALES
PUTU AGUS DHARMA
C 0000051 bkl
TOUR
Mobilio
READYK STOC
ANUGERAH DEWATA
SERVICE
0,3%
DP RINGAN
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
BIRO JASA
KAR BISA TUBAH M A T
PULUHAN JUTA
AC
All new CRV
HR-V *Syarat & ketentuan berlaku
081 337 098 405 081 9999 818 63 C.0001237-MBL
K.B.A TUR BALI TOUR JOIN 2018
WC
0361-490729 - 085100448999
* BKK HUAHIN 4D3N Rp. 5.799.000 (2.5 Mar, 9-12 Mar, 23-26 Mar) * JPN TOKYO KAWAGUCHI Rp. 17.975.000 (1-5 Apr 2018) * KOREA SEOUL NAMI ISLAND 5D4N RP. 13.975.000 (11-15 Apr 2018)
BALI LESTARI JASA KURAS HUB : 085101540362 XL 087860189607 AS 085253103978
Paket Hemat HDCVI Rp. 3.000.000
4 Unit Camera 1 Megapixel + HCVR 4 Ch + HDD1 TB 500
Mengatasi Mampet, Saluran air, Wastapel, Closet, Tanpa Bongkar C.0001501-BRJ
DIJUAL MOBIL
FOTO COPY
Garansi produk CCTV 2 thn
PROMO MURAH DAIHATSU BALI
DP 20 Jt-an DP 40 Jt-an DP 20 Jt-an
BIRO JASA
DIJUAL RUMAH
BALI WANGI
WC
DP 4 Jt-an DP 20 Jt-an DP 20 Jt-an
JASA KURAS
TERIMA TUKAR TAMBAH PROSES CEPAT SYARAT RINGAN
LIMBAH
HUB : 0817356452/ 085101456084
MELAYANI MAMPET
BERGARANSI KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR
C.0000246-MBL
0877 6129 5235 081 238 450 210 C.0000620-brj
SULASTRI - BIRO JASA GUNUNG WAYANG RESIDENCE
Jl. Gunung Wayang 24, Denpasar
� 08124651138-085103005620 Melayani : IJIN PRINSIP, IMB, UKL/UPL, SITU/HO, NPWP, SIUP, TDP, IJIN APOTIK, API, PATEN,PAJAK,PASPOR, SIM, SAMSAT, NPPBKC, AKAD NIKAH C.0001098-BRJ
DIJUAL RUMAH
2
(Selama Persediaan Masih ada)
Hubungi : 0361-8495858 Jl. Gatot Subroto Tengah No. 46 Blok E Dps C.0001149-TOUR
Terima Service Stavol & Ups
Website : www.stavolbali.com C.0001454-ELK
EKONOMI
18
Siklus Bisnis Tak Bisa Ditentukan
Denpasar (Bali Post) Siklus 10 tahunan yang telah melanda dunia perbankan Indonesia sejak 1998 dan berulang lagi 2008, ada kemungkinan berpengaruh terhadap perbankan di Bali. Jika mengacu kepada siklus 10 tahunan, mestinya tahun 2018 ini akan ada kemungkinan terjadi semacam krisis perbankan. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Bali Causa Iman Karana mengatakan, memang ada business cycle atau siklus bisnis. Namun waktunya tidak bisa diten-
tukan. Siklus bisnis adalah naik dan turunnya pertumbuhan ekonomi yang terjadi seiring berjalannya waktu. Siklus ini adalah alat yang berguna untuk menganalisis ekonomi. Ini juga dapat membantu membuat keputusan keuangan yang lebih baik. Setiap siklus bisnis memiliki empat fase. Yaitu ekspansi, peak, kontraksi dan trough. Fase tersebut tidak terjadi secara berkala. Tapi fase tersebut mempunyai indikator yang bisa dikenali. Justru ia melihat tahun ini menuju ke fase ekspansi. (kmb42)
Senin Kliwon, 19 Februari 2018
Uji Kompetensi Penata Rias Pengantin Bali MENJALANKAN perannya sebagai Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP), LKP Agung kembali menggelar workshop dan uji kompetensi Tata Rias Pengantin Bali. Uji kompetensi juga ditujukan untuk berpartisipasi dalam mewujudkan gerakan Indonesia kompeten. LKP Agung yang sekaligus merupakan Tempat Uji Kompetensi/TUK Agung, Minggu (18/2) kemarin menggelar uji kompetensi tata rias pengantin Bali. Uji kompetensi yang digelar TUK Agung sebagai komitmen pemilik TUK Agung Dr. Dra. AA Ayu Ketut Agung, M.M. dalam mencetak SDM di bidang kecantikan yang kompeten. M. Rais, S.Pd., M.M. dari Lembaga Sertifi-
kasi Kompetensi (LSK) Pusat mengharapkan semua penata rias pengantin mengikuti uji kompetensi. ‘’Uji kompetensi itu untuk mengukur, sejauh mana penata rias memiliki kompetensi yang maksimal,’’ katanya. Ia menambahkan, untuk di Bali, TUK Agung sangat aktif sekali dalam melaksanakan uji kompetensi tersebut. Selain itu dalam berbagai kegiatan pemberdayaan dan pendidikan nonformal TUK Agung selalu berkiprah. ‘’Saya rasa TUK Agung dapat menjadi percontohan, tidak hanya bagi LKP lain di Bali, juga di seluruh Indonesia,’’ katanya. Kabid Paud & PNF Disdikpora Kota Denpasar Drs. Made Merta, M.Si. yang membuka
kegiatan mengatakan, uji kompetensi tersebut merupakan keharusan bagi LKP, sebagai bukti telah melakukan proses tahapan kursus. ‘’Ini adalah tahapan evaluasi, sejauh mana proses pembelajaran telah berlangsung. Hasil dari uji kompetensi ini merupakan pengakuan sah dari pemerintah,’’ katanya. Pemilik TUK Agung Dr. Dra. AA Ayu Ketut Agung, M.M. berharap masyarakat memahami pentingnya uji kompetensi, sehingga semua pihak yang bergerak di bidang kecantikan agar mengantongi sertifikat kompeten. Hal tersebut semangat penting untuk menyukseskan gerakan Indonesia kompeten. (kmb)
19
Senin Kliwon, 19 Februari 2018
Dukung ”IMF Annual Meeting”
Dikebut, Pengerjaan 4,8 Hektar Apron Sisi Barat Bandara Mangupura (Bali Post) Pengembangan perluasan Bandara I Gusti Ngurah Rai mulai dikebut. Untuk perluasan apron atau area parkir pesawat di sisi barat bandara, saat ini memang belum ada pekerjaan konstruksi. Hanya persiapan untuk pemasangan pagar perimeter pembatas untuk area pengerjaan. Menurut Communication Head and Legal Section Head Bandara Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim, untuk luasan apron di sisi barat, nantinya akan dikembangkan seluas 47,25 hektar. Namun untuk mendukung pelaksanaan IMF Annual Meeting pada Oktober mendatang, pihak Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai akan menyelesaikan seluas 4,8 hektar saja terlebih dahulu. ‘’Dari total kontrak, memang
yang akan dikerjakan seluas 47,25 hektar. Tapi akan ada tambahan untuk jalan dan pendukung lain sehingga total menjadi 58 hektar,’’ katanya. Untuk perluasan apron di sisi barat, kata Arie Ahsanurrohim, saat ini masih menunggu izin lingkungan tambahan. Selama ini pihaknya mengaku sudah mempunyai izin lingkungan terkait reklamasi tersebut, namun hanya seluas 1,5
hektar pada tahun 2014. Sedangkan untuk luasan lahan 47,25 hektar tersebut harus disusul dengan izin baru karena ada penambahan lokasi dari izin yang dikantongi semula. Arie Ahsanurrohim menambahkan, izin tersebut masih berada di Kementerian Lingkungan Hidup. Pihaknya berharap izin itu bisa keluar pada Maret mendatang. ‘’Sambil menunggu izin tersebut, kita berjalan pararel mengurusnya. Baik pendekatan kepada Pemprov Bali untuk mengurus izin lokasi, izin pelaksanaan dan izin lingkungan. Sebab, Pemprov Bali tidak akan bisa menilai jika izin lingkungan belum ada,’’ tambahnya.
Tommy Soeharto Dari Hal. 3
Megawati tersenyum saat bersalaman, begitu juga Prabowo. Mereka juga bertegur sapa sejenak sebelum Megawati beranjak ke kursinya. Presiden kelima RI itu kemudian duduk didampingi Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto. Di sebelah Hasto, ada Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Tommy Soeharto. Sosok Tommy juga menjadi pusat perhatian yang menyedot publik. Putra mantan Presiden Soeharto, Hutomo Mandala Putra atau lebih dikenal Tommy Soeharto, itu
hadir selaku Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya. Tommy tiba di KPU sekitar pukul 19.10 WIB. Saat ditanya berapa target suara dan kursi yang akan diraihnya pada Pemilu 2019, Tommy hanya mengatakan diplomatis. ‘’Intinya kami akan berbakti kepada bangsa dan negara,’’ jawab Tommy. Untuk pertama kalinya Partai Berkarya mengikuti pemilu. Partai ini didirikan pada Juli 2016 dan disahkan pemerintah pada bulan Oktober 2016. Partai Berkarya merupakan fusi dari dua partai yakni Partai Nasional
Produk Lokal
Dari Hal. 1
Dikatakannya, beberapa strategi yang dapat dilakukan di antaranya mengoptimalkan potensi produk lokal, mengembangkan pertanian dan peternakan, mengurangi penggunaan produk-produk impor, meningkatkan kualitas sumber daya lokal, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusianya. Pemerintah juga harus ambil bagian dalam mengurangi kebocoran dengan membuat kebijakan-kebijakan yang mengurangi dominasi asing dalam industri pariwisata Bali. Sementara itu, penulis dan editor buku ‘’Metamorfosis Pariwisata Bali’’ Prof. Darma Putra menyampaikan, kata metamorfosis dalam buku ini terinspirasi dari artikel karya I Putu Anom dkk. yang berjudul ‘’Turis Memorfosis: Tahapan Selama Seratus Tahun Perkembangan dan Prediksi Pariwisata Bali’’. Dalam artikelnya, Anom yang mantan Dekan Fakultas Pariwisata Unud mengkaji perkembangan pariwisata Bali yang dibagi dalam beberapa tahapan periode. Di buku ini dibahas 13 topik yang berkaitan dengan pariwisata. Kontributor tulisan dalam buku ini sebagian besar dari dosen Unud dan mahasiswa Magister
Pariwisata Unud. Di luar itu ada juga dosen dari Politeknik Negeri Bali, dosen Undhira, staf Kebun Raya Bedugul Bali dan dosen University of Sydney yaitu Adrian Vickers. Tulisan Adrian Vickers merupakan contoh kajian mikro mengenai perkembangan pariwisata Bali. Prof. Darma Putra menambahkan, dalam seratus tahun terakhir, pariwisata Bali mengalami metamorfosis yang dinamis. Melihat fakta dan fenomena pembangunan pariwisata yang cenderung tanpa batas, pertanyaan muncul: Mampukah Bali membangun pariwisata berkelanjutan? Sebagian jawaban dari pertanyaan tersebut tertuang dalam buku ini. Sementara itu, narasumber dalam seminar ini Ida Rsi Acharya Waisnawa Agni Budha Wisesanatha (walaka Ir. Made Suryawan, M.M., CHSP., CHA.) menyampaikan, Bali sesungguhnya tidak perlu lagi terlalu banyak promosi di luar negeri yang banyak menghabiskan dana. Upaya yang perlu dilakukan adalah meningkatkan kualitas produk dan layanan pariwisata. Di antaranya adalah melakukan pengelolaan pariwisata Bali dengan konsep One Island Destination Management, dengan membuat link dengan destinasi lainnya dalam
Secara Simpatik Dari Hal. 1
‘’Bagi tim pemenangan Koster-Ace, saya imbau agar kampanye dilaksakan secara simpatik, berbudaya, santun dan bermantabat serta mengedepankan kepentingan Bali yang tentu jadi perhatian nasional dan internasional,’’ ajak Koster. Ia juga mengajak semua pihak berkomitmen melaksanakan pemilu secara aman dan damai. ‘’Seperti harapan kita semua agar masyarakat menjatuhkan pilihannya sesuai hati nurani mereka untuk memilih pemimpin yang terbaik. Ini harus jadi komitmen semua pihak,’’ tegas Koster. Dikatakannya, pilkada serentak tahun 2018 meru-
pakan proses demokrasi untuk memilih kepala daerah dan wakil kepala daerah provinsi maupun kabupaten/kota yang harus berlangsung dengan nyaman, aman, damai, lancar dan sukses. Melalui pilkada ini diharapkan dapat menghasilkan kepemimpinan yang berintegritas, jujur, memiliki visi dan komitmen yang kuat untuk membangun Bali guna mewujudkan kesejahteraan rakyat. Praktik demokrasi yang tidak sehat selayaknya tidak perlu terjadi; yang harus menjadi kesadaran dan komitmen secara bersama-sama oleh segenap komponen, baik penyelenggara pemilu, elite politik, massa pendukung pasangan calon maupun masyarakat luas. ‘’Sebagai pasangan calon
Republik dan Partai Beringin Karya. Sementara itu, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berhalangan hadir. Pengambilan nomor urut dilakukan dua putra SBY yaitu Agus Harimurti Yudhoyono selaku Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) pemenangan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019 beserta adiknya, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas). Berikut ini daftar partai serta nomor urut yang mereka dapat untuk dipakai pada Pemilu 2014 mendatang. (kmb4)
bentuk paket-paket wisata yang menarik, sehingga dapat saling memperkuat daya tarik bagi wisatawan. Menurut Ida Rsi, sejumlah peluang pariwisata yang masih terbuka untuk dikembangkan seperti sport destination, man made creative production, culinary, spa, spiritual tourism, culture and art development, dll. Di sisi lain, Ida Rsi menyampaikan tantangan sebagai paradoks dari kegiatan pariwisata yang masih terjadi selama ini. Yakni, pertama, persoalan sampah di pantai pada saat musim tertentu. Sampah kiriman ini tetap ada sejak bertahun-tahun namun sampai saat ini masih ditangani dengan cara-cara yang konvensional. Kedua, kriminalitas masih menjadi permasalahan bagi pariwisata Bali walaupun tingkat kriminalitas di Bali jauh di bawah rata-rata nasional. Untuk pariwisata dibutuhkan zero crime rate. Ketiga, kemacetan juga menjadi momok bagi pariwisata Bali karena tidak ada usaha untuk menguranginya. ‘’Sudah saatnya Bali mengembangkan quality tourism yang harus disepakati dan dikerjakan bersama-sama dengan meninggalkan ego sektoral maupun ego kedaerahan,’’ ujarnya. (ad940)
yang mengikuti kontestasi pada pilkada serentak tahun 2018 di Provinsi Bali ini, kami merasa berkewajiban untuk turut serta memberikan andil bagi terlaksananya proses pilkada yang sehat, jujur, adil dan berkeadaban serta senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, persatuan-kesatuan dan persaudaraan. Sebagaimana ajaran agama Hindu yang memberikan tuntunan bahwa untuk mencapai tujuan yang baik harus dijalankan dengan cara yang baik pula. Dan apabila menggunakan cara yang tidak baik dalam mencapai sebuah tujuan maka hasilnya pun menjadi tidak baik; tidak akan memberikan manfaat dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat,’’ pungkasnya. (kmb)
Sub. Badung 089629266361 | Sub. Tabanan 087860701455 | Sub. Gianyar 081237773563 Sub. Bangli 085238056500 | Sub. Klungkung 081916268341 | Sub. Jembrana 081936083440 Sub. Buleleng 081933117962 | Sub. Karangasem 085338534631 C.0000171-RPA-05
Terkait perluasan apron di sisi barat yang menggunakan opsi reklamasi, kata Arie Ahsanurrohim, pihaknya akan segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Saat proyek tersebut dikerjakan, kondisi arus laut harus diperhatikan. ‘’Terkait hal ini, kami sudah memiliki kajian arus laut tersebut,’’ tegasnya. Dalam pengembangan perluasan bandara ini, kata Arie Ahsanurrohim, ada tiga paket pengerjaan. Yakni perluasan apron sisi barat bandara, pembangunan apron di sisi timur bandara dan pembangunan gedung VVIP pada sisi timur bandara. Ketiga paket tersebut saat ini sedang dalam tahap Detail Engineering Design. (kmb23)
Bali Post/kmb23
APRON - Perluasan apron sisi barat Bandara I Gusti Ngurah Rai akan dikebut untuk mendukung pelaksanaan IMF Annual Meeting yang digelar Oktober mendatang.
Akhirnya, Dana Ogoh-ogoh Dicairkan Giri Prasta Minta Tak Ada Bazar Lagi
Mangupura (Bali Post) Dana kreativitas bagi sekaa teruna se-Kabupaten Badung akhirnya dicairkan, Sabtu (17/2) lalu. Bantuan pemerintah untuk pembuatan ogoh-ogoh menyambut hari raya Nyepi ini sebelumnya dijanjikan cair awal Februari lalu. Dana sebesar Rp 23 juta untuk masing-masing sekaa teruna itu diserahkan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta kepada 536 sekaa teruna. Dengan adanya bantuan ini, sekaa teruna di Badung tidak perlu bingung lagi mencari dana dalam lomba ogoh-ogoh, karena telah mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Badung. Kadis Kebudayaan Badung I.B. Anom Bhasma mengatakan, total dana yang diserahkan oleh Pemerintah Kabupaten Badung
sebesar Rp 12.300.000.000. “Dengan adanya bantuan dari pemerintah ini, setiap sekaa teruna dapat melakukan kreativitasnya dalam pembuatan ogoh-ogoh menyambut perayaan Nyepi tahun ini,” ujarnya. Pada kesempatan itu, Bupati Giri Prasta meminta masyarakat khususnya sekaa teruna di Badung pada saat Pangerupukan dan Nyepi agar tetap menjaga kondusivitas wilayah masing-masing, sehingga perayaan hari suci tersebut dapat dilaksanakan dengan baik. “Bantuan dana ini sebagai bentuk komitmen Pemkab Badung dalam mendukung kreativitas dari sekaa teruna di Badung, terutama dalam pembuatan ogoh-ogoh, sebagai salah satu upaya pengembangan dan pelestarian seni budaya di Badung,”
ujarnya. Giri Prasta juga meminta sekaa teruna tidak minumminuman keras pada saat Pangerupukan. Terlebih sampai merugikan orang lain atau membuat kerusuhan. “Kalau sampai terjadi seperti itu, kami akan turun tangan dan tindak tegas,” tegasnya. Bupati Giri Prasta juga menyampaikan telah sepakat dengan sekaa teruna se-Kabupaten Badung untuk meniadakan bazar duduk. Apalagi, tidak ada yang menjamin bahwa setiap bazar duduk tidak ada minuman beralkohol. “Anak yang masih duduk di bangku SMP sudah menjadi waitres di banjar sampai pagi dan tidak ada yang menjamin bila terjadi masalah pada saat bazar duduk. Saya minta kegiatan bazar ini bisa
diganti dengan kegiatan lain. Contohnya membuat turnamen voli, lomba mancing, lomba layang-layang dan masih banyak lagi kegiatan lainnya,” katanya menyarankan. Seperti diberitakan sebelumnya, masing-masing sekaa teruna di Badung diberikan dana partisipasi sebagai peserta lomba ogoh-ogoh. Tidak tanggungtanggung, jumlah bantuan yang dijatahkan Rp 23 juta dengan dipotong pajak 15 persen sehingga total dana yang diterima Rp 20 juta. Bagi pemenang lomba akan diberikan hadiah berupa uang tunai. Juara I berhak atas uang tunai Rp 15 juta, juara II Rp 12 juta dan juara III Rp 10 juta. Sedangkan juara harapan I hingga harapan III berhak atas uang tunai masing-masing Rp 5 juta. (kmb27)
Dari Hal. 1
lawan Semeton Mantra-Kerta Bali Brigjen TNI (Purn) Made Sumantra mengatakan, pihaknya memutuskan mendukung Mantra-Kerta dikarenakan melihat sosok Mantra-Kerta yang visioner dan ideologis dalam menjadikan Bali sebagai pulau yang mengutamakan adat dan budaya. ‘’Yang memutuskan relawan mendukung Mantra-Kerta, pertama kami melihat figur. Bapak Rai Mantra merupakan figur pemimpin yang ideologis, visioner yang akan menjadikan Bali sebagai pulau yang mengutamakan adat dan budaya. Sosok Pak Sudikerta itu sosok yang berpengalaman dalam manajemen pemerintahan, sehingga nantinya saat terpilih kembali sudah siap untuk berlari, bukan meraba-raba lagi,’’ katanya. Pihaknya juga melihat bahwa Mantra-Kerta merupakan sosok yang bersih dari kasus korupsi. Ini terbukti dari kedua tokoh tersebut yang tidak pernah berurusan dengan KPK, bahkan Rai Mantra justru mendapat
penghargaan dari KPK. Sedangkan Sudikerta sebagai Wagub Bali juga berhasil membuat Bali selalu mendapatkan berbagai penghargaan salah satunya Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI. Untuk memenangkan Mantra-Kerta, Sumantra juga menegaskan akan mengedepankan cara-cara yang santun untuk meraih simpati masyarakat guna memilih pasangan nomor urut 2 ini. ‘’Kita namanya berperang punya strategi, karena kita
ingin masyarakat Bali dalam kesantunannya. Maka kami akan melakukannya dengan cara-cara santun untuk meraih simpati,’’ tegasnya. Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya sudah bekerja sejak setahun yang lalu saat berupa Relawan Semeton Sudikerta. Sumantra juga mengatakan telah memiliki ribuan anggota di seluruh Bali. ‘’Ini sudah satu tahun, relawan ini, kami ada ribuan relawan di seluruh Bali,’’ paparnya. (kmb)
Hal ini agar selalu mendapat apresiasi dari seluruh elemen masyarakat Bali. ‘’Pesan saya kepada tim relawan ini, untuk selalu bekerja, bersosialisasi yang baik, yang bagus yang berakhlak, yang bermoral, kepada masyarakat. Sehingga masyarakat memberikan apresiasi kepada Mantra-Kerta agar masyarakat memilih kami Mantra-Kerta,’’ tegasnya. Dukungan dari Semeton Mantra-Kerta ini membuat pihaknya semakin optimistis akan memenangi pilgub di angka 60 hingga 70 persen. Apalagi, sampai saat ini sudah ada lebih dari 11 komunitas masyarakat yang mendukung Mantra-Kerta. ‘’Saya tentu tetap berasumsi kita bisa menang di angka 60 sampai 70 persen, ini kan bisa dilihat banyak relawan, ini ada 11 komunitas masyarakat yang akan mendukung, dari berbagai elemen,’’ paparnya. Sementara itu, Ketua Re-
Dapat Apresiasi
16 Pages
53 Number 10th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos
ationalbalipost.c
online: http://www.intern
en pert glad wom nt Isabelle Hup French star g up about harassme are speakin Monday, February
All 66 passengers, crew feared dead in Iranian plane crash
om. http://epaper.inte
L O N A A T I E R N I N T
Monday,
February
19, 2018
19, 2018
she was pleased abuse and said on Saturday of sexual Isabelle Huppert experiences about their - French actress at BERLIN were speaking up for so long. is in the limelight discussion that women after staying silent But the movement - several a can visit harassment in more than this year’s Berlinale held, guests
director film being who has starred and festivalfilms were at the Berlin in events are Huppert, was speaking called “Eva” is counselling corner, abuse has said some 100 films, a movie prostitute due to sexual Dieter Kosslick festival, where involved. plays a high-class from the programme ha- cut which she against people film industry on sexual allegations European “Speak premiering. a growing debate movement On Saturday, a campaign called There is by the #MeToolaunched by to sexual harassment workers launched rassment driven and Time’s Up, to put an end in workplaces. industry figures Up!” to try tolerated on social media out incidents assault and and abuse being 300 Hollywood people to point of power more than in response to sexual powerful men and abuse It encourages in January allegations against know what harassment other fields. businesses of sexism, misharassment politics and that has and wants to ensure and sexual behaviour of in entertainment, on everything with a lot for “I have looked that inappropriate with this movement it’s so long it conduct is. one of 19 films competing to happened and Silver Bears and hope because “Eva” is been said Golden and sympathy should have few months,” the Berlinale’s on Feb. 24. all this stuff said for the last it tells the been handed out Benoit Jacquot, who finally has Schmidt why be by Bertrand reasons Directed REUTERS/Axel man called he stole Huppert said. been one of the of women of young the screen“And that’s cinema - to speak speaking story to fame with a manuscript in arrive for doing Julia Roy Festival Berlinale I’ve been way - and personally to write a finally shootsa dead writer. Ulliel and l Film pressure from things have Gaspard in a certain is under same kind that some definitively Huppert, 68th Berlin Internationa Bertrand that will enjoy the attractive Isabelle I’m very happyout into the open, at the piece meets the he their Actors movie Eva 17, 2018. when been broughtadded. and second so transcribing ing of the February Deneuve I hope,” sheactress Catherine a column in of success Eva he begins basis of his next Berlin,Germany, yet distant French to form the women signed the #MeToo conversations saying 99 other French was fuelled literary work. (rtr) in January Le Mondehad gone too far and campaign of men”. by a “hatred in search of the Wild West by Austrafilm traversesPenelope, played his love comedy period Mia Wasikowska. in the western lian actress true, pure love? Robert Nathan I believe in yeah, I mean “Do - British actor in true “Damsel”. by David and it’s, as BERLIN not believe Directed No, I think stars Pattinson does Film “Damsel” Alabaster who No. obviously more complicated,” after Pattinson at the Berlin it’s to Zellner, Samuel a news conference love, he saidFriday, in contrast the wealthy he said at Festival on pioneer he portrays the screening. is one of 19 films a arthe lovestruck “Damsel” the festival’s GoldWasikowskat the for Mia and competing (rtr) Pattinson the movie Damsel in en Bear award. of Berlinale Actors Robert the screening l Film Festival rive for Internationa 16, 2018. 68th Berlin any, February Berlin,Germ 106 Dps
son says Robert Pattin British actor believe in true love he does not
You can Scret 10 Malaika 11 Snack Shack Lokal 12 Warung 13 Cokro Cafee
Sari Kuta Jl. Bakung Jl. Pantai Kuta Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor
onal Bali
find Internati
Cafee 19 Smirnof No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan
No. Jl. Raya Puputan No 148 Mandala Renon Renon Kopi Made Jl. Raya Niti 148 Sanur 28 Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama No.88 Renon Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget
Post at:
BPM/rtr
red , crew fea ssengers All 66 pa nian plane crash Ira dead in The destroyed
Iran plane
plane of
crash
200 miles 200 km
Caspian Sea
Tehran
IRAN
IRAK
Semirom Yasuj
Dena mountainoperated The ATR plane, Aseman carrier by Iranian near the Airlines, crashed town of Semirom. Sources: Maps4News; 18/2/2018 G. Cabrera,
Aseman
Airlines
is seen on
the picture.
in plane crashbad in killed in a to have been flight came down the plane were believed the domestic Airlines, and crew said, after carrier Aseman airport, news spokesman Mehrabad All 66 passengers Iranian Tehran’s as saying. DUBAI - on Sunday, an airline Operated by off from region. Khaledi central Irana mountainous after taking of conMojtaba spokesman weather in town of Semirom
and crew All 66 passengers to have been were believed crash in central plane killed in a 18, an airline Iran on Feb. said. The domestic the spokesman Tehran for in down flight departed but came city of Yasuj bad weather.
Iranian carrier
KUWAIT S. ARABIA
Persian Gulf
messages asked Rouhani issued and the president lead an dolences minister to on it the transport into the crash. 6 making plane was to page investigation city said. snow is Continued The ATR-made “Heavy rescuers to find the the southwestern the also be heard a flight to a spokesman for difficult for crash,” a television News can at Global g rescue of Yasuj andthere were 60 passen- site of the in “Bali Image” from 9.30 96.5 Media airline said crew aboard. “All...y reporter accompanyin Radio FM am. Listen to television. six told state gers and were unfortunatel until 10.00 FM at http:// the twin-engined Mo- teams m Global Radio on board disappeared spokesman state reports said ten2myradio.co ATR 72 told at http:// killed,” Aseman turboprop screens 50 minutes globalfmbali.lis Tabatabai streaming http:// radar Mehrabad hammad Taqi or live video li.com and li. un- from taking off from radioglobalfmbanel/global-fm-ba television. helicopters were after Ali ustream.tv/chan Rescue the probable fog airport. Leader Ayatollah land at Hassan Supreme able to because of heavy were and President crash site workers area Khamenei and emergency the mountainous searching
the services report crashed near quoted emergency the television agency ISNA by land,
Reuters.
SENIN KLIWON, 19 FEBRUARI 2018
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
5.555 Penari Kecak akan Tampil di Pantai Berawa Lima ribuan penari Kecak, tepatnya sebanyak 5.555 penari akan tampil di Pantai Berawa, Desa Tibubeng, Kuta Utara. Mereka akan memeriahkan Berawa Beach Arts Festival (BBAF) 2018. “Festival ini juga untuk mempromosikan pariwisata Bali di tengah kondisi pariwisata yang masih lesu akibat erupsi Gunung Agung. Semoga dengan festival ini kunjungan wisatawan ke Bali, khususnya ke Desa Tibubeneng mengalami peningkatan,” ujar Camat Kuta Utara Drs. AA Ngurah Arimbawa didampingi Perbekel Desa Tibubeneng I Made Kamajaya, Minggu (18/2) kemarin. Festival yang pertama kalinya digelar ini mengusung tema “Pasisi Lango: Gate of Transition”. Festival ini berupaya memberi ruang dan kemungkinan transformasi, kreasi inovatif dengan bahasa ungkap personal maupun komunal. Menurut Arimbawa, festival akan digelar pada 22-25 Februari, dengan mengolaborasikan berbagai macam aktivitas seni. Salah satunya adalah pertunjukan Kecak kolosal tersebut. Selain itu ada juga pameran seni visual dan patung, pertunjukan wayang inovatif, workshop seni lukis, live sketch, topeng dan recycle art, parade budaya, musik kolaborasi, workshop kuliner tradisional, hingga pembuatan lawar dari hasil laut. Berbagai lomba juga akan digelar seperti kompetisi patung pasir, tari hingga lomba mancing. UMKM Bali juga turut terlibat di dalamnya. Di sela festival, akan digelar Semiloka bertajuk “Pasisi Lango: Pesisir Sebagai Tonggak Peradaban”. Wakil Ketua Umum BBAF Made Dwijantara menjelaskan, Kecak 5555 adalah sebuah karya musik kecak instrumental yang akan disajikan secara konser. Mengambil format instrumental, karena ingin memberikan ruang eksplorasi terhadap elemen-elemen kecak, seperti warna suara dan formulasi kilitan Kecak secara murni. “Keunikan dari Kecak 5555 ini tidak hanya menampilkan peserta laki-laki, tetapi juga melibatkan peserta perempuan. Makna angka 5555 diambil dari tarian Kecak yang menggunakan tangan atau lima dalam bahasa Bali-nya, dan dalam tarian Kecak terdiri dari beberapa orang, sehingga banyak tangan yang digunakan. Tentu maknanya sebagai persatuan dari beberapa tangan tersebut,” jelasnya. (win)
Bali Post/rtr
PETI MATI - Warga menggotong peti mati berisi korban tewas tertimpa helikopter yang jatuh saat membawa para pejabat, salah satunya Mendagri Meksiko, yang sedang memeriksa kerusakan akibat gempa di sebuah kota kecil Oaxaca.
Helikopter Bawa Mendagri Meksiko Jatuh, 13 Tewas Santiago Jamiltepec -
Setidaknya 13 orang, termasuk tiga anak-anak, tewas tertimpa helikopter militer Meksiko yang jatuh saat membawa para pejabat yang sedang memeriksa kerusakan akibat gempa di sebuah kota kecil Oaxaca, di bagian selatan Meksiko, demikian pejabat setempat, Sabtu (17/2) waktu setempat atau Minggu (18/2) WIB. Helikopter yang ditumpangi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Meksiko Alfonso Navarrete dan Gubernur Oaxaca Alejandro Murat, jatuh menimpa dua mobil van di area terbuka saat berusaha mendarat pada malam hari di Santiago Jamiltepec, setelah meninjau wilayah yang terkena gempa, Jumat lalu. Para pejabat yang berada di atas helikopter tersebut selamat. Tapi 12 orang yang berada di lokasi tewas seke-
Maudy Ayunda
Kangen Rumah Merantau selama tiga tahun di Inggris untuk melanjutkan studi di Universitas Oxford sedikit banyak menimbulkan rasa kangen rumah di hati Maudy Ayunda. Rasa itu dituangkan dalam lagu “Home To You” yang menjadi bagian dari album ketiga “Oxygen” yang diluncurkan Kamis (15/2). Kendati demikian, sebenarnya lagu ini sudah pasti familier bagi penggemar setia Maudy yang setia menonton video-videonya saat di Inggris yang diunggah di YouTube. “Lagu ini sempat dirilis untuk vlog di UK, di situ terdengar teaser Home To You,” kata Maudy di Jakarta, Kamis lalu. Lagu ini mengisahkan perasaan rindu yang membentang di antara jarak dan waktu. Dari sekian lagu dalam album baru, ternyata lagu ini yang paling disukai oleh ibunda Maudy, Mauren Jasmedi. Mauren mengatakan “Home To You” mengingatkannya pada perjuangan putrinya menimba ilmu di tempat yang jauh dari kampung halaman. Lagu tersebut awalnya dibawakan dengan gitar akustik, tapi diaransemen ulang dengan tambahan iringan biola untuk versi album. Album ketiga ini juga menjadi kali pertama Maudy Ayunda berada di bangku produser. Dalam “Oxygen”, aktris “Trinity, The Nekad Traveler” itu meracik segala sesuatu mengikuti isi hatinya. Gadis 23 tahun itu pun menentukan sendiri siapa musisi yang diajak bekerja sama, seperti Rendy Pandugo, Simhala Avadana, Ifa Fachir, Teddy Adhitya dan Tatsuro Miller. (ant)
tika, sementara satu orang lainnya meninggal di rumah sakit. Insiden tersebut juga melukai 15 orang lainnya. Luis Cabrera, pejabat perlindungan sipil yang berada di lokasi saat kejadian, mengatakan bahwa pihak berwajib sedang menyelidiki penyebab kecelakaan. Gempa berkekuatan 7,2 SR membuat aliran listrik di Kota Santiago Jamiltepec, sekitar 45 km dari pusat gempa, padam total dan membuat
Robert Pattinson
seluruh kota gelap gulita. Seorang wartawan yang berada di dalam rombongan helikopter mengatakan bahwa helikopter yang berusaha mendarat, menerbangkan debu tebal sebelum terjatuh. Di sebuah rumah dekat lokasi kejadian, para anggota keluarga berkumpul dan meratapi mereka yang tewas. Banyak di antara mereka yang menumpahkan kemarahan kepada para pejabat yang ada di atas pesawat
Tak Percaya Cinta Sejati Aktor Inggris, Robert Pattinson, mengatakan dirinya tidak percaya dengan cinta sejati. Ia mengutarakan hal ini saat hadir dalam Berlin Film Festival, Jumat (16/2) lalu. Pandangannya ini berbeda dengan peran yang dimainkan dalam “Damsel”. Ia berperan sebagai seseorang yang jatuh cinta pada pandangan pertama. Film “Damsel” yang disutradari David dan Nathan Zellner ini mengharuskan Pattinson berperan sebagai pria kaya raya bernama Samuel Alabaster yang melakukan perjalanan ke belantara barat untuk mencari cintanya, Penelope, yang diperankan artis Australia, Mia Wasikowska. “Apakah saya percaya dengan cinta sejati yang murni? Tidak. Saya berpikir hal itu lebih rumit,” katanya dalam sebuah konferensi pers setelah pemutaran film itu. “Damsel” merupakan salah satu dari 19 film yang memperebutkan penghargaan Golden Bear di festival tersebut. (iah/rtr)
tersebut. “Gubernur seharusnya datang membantu, tapi apa bantuan yang kita terima? Inilah bantuannya,” kata Eduardo Juarez, anggota keluarga salah satu korban. Menteri Pertahanan Meksiko, Jendral Salvador Cienfuegos, langsung mendatangi lokasi kejadian dan berbicara dengan penduduk lokal, menyampaikan permintaan maaf dan menyatakan bertanggung jawab atas insiden tersebut. “Kami akan melakukan apa yang harus kami lakukan dan melakukan apa pun sesuai dengan kemampuan kami untuk mengobati kejadian malang ini,” katanya.
Cienfuegos menyalahkan pendaratan pada malam hari dan debu tebal yang mengakibatkan pilot mengalami “disorientasi”. Tapi kemudian mengakui bahwa ia tidak yakin kalau awak helikopter telah melakukan kecerobohan. Bencana gempa membuat hampir satu juta rumah dan bisnis tanpa listrik di Meksiko City dan merusak setidaknya 50 rumah di Oaxaca. Negara bagian tersebut dan juga Meksiko City, sebenarnya masih dalam tahap pemulihan usai dihantam gempa pada September 2017 lalu yang menewaskan 471 orang, serta kerusakan parah. (ant)