Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com
Kamis, 29 Desember 2016
No. 241 tahun X
Pengemban Pengamal Pancasila
Polri Tegaskan
Intensifkan Cari Bahrun Naim JAKARTA - Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan Polri mengintensifkan pencarian terhadap teroris asal Indonesia, Bahrun Naim. “Bahrun Naim ini kami masih melakukan kerja sama dengan negaranegara terkait mempelajari jaringan komunikasi yang mereka lakukan dengan sel-selnya terus kami intensifkan dan juga tentu tempat keberadaannya yang kami duga berada di Suriah dan Irak,” kata Boy di Mabes Polri, Jakarta, kemarin. Menurut Boy, Polri sudah bekerja sama dengan jaringan kerja sama internasional dan juga dibantu oleh Kemenlu. “Mudah-mudahan suatu saat dapat dilakukan penangkapan dengan perbantuan dari otoritas setempat tetapi kami kan
juga menyadari kondisi keamanan di negara-negara tersebut tengah terjadi gejolak sedang berlangsung dapat dikatakan konflik antarpemerintah dengan pemberontak terutama dari ISIS,” tuturnya. Oleh karena itu, kata dia, bekerja sama dengan negaranegara yang dimaksud saat ini memang tidak mudah komunikasinya. “Tetapi yang jelas bagaimana mereka berkomunikasi dengan anak-anak Indonesia, ini jadi bagian yang kami soroti mereka-mereka yang kembali dari sana terus kami pantau intinya kami ingin mengeliminir jangan sampai potensi bahaya yang dibawa akibat pengaruh dari paham ISIS ini menjadi suatu hal yang berdampak buruk kepada bangsa kita,’’ katanya. (ant)
70.000 Jiwa Belum Terdaftar JAKARTA - KPU RI menyatakan terdapat sedikitnya 70.000 jiwa warga negara Indonesia belum masuk basis data kependudukan dan terancam tidak bisa menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada 2017. “Ada orang yang sama sekali tidak punya data kependudukan. Hasil analisis KPU dari total 41 juta jumlah pemilih Pilkada serentak 2017, terdapat 70 ribuan yang belum memiliki identitas kependudukan dan tidak ada dalam data base kependudukan,” ujar Ketua KPU RI Juri Ardiantoro di Jakarta, kemarin. Juri mengatakan 70.000 orang itu tersebar di 101 daerah yang akan menyelenggarakan Pilkada serentak dan harus menjadi perhatian khusus dari pemangku kebijakan. “Ini jadinya semacam orang yang tidak jelas tetapi nyata-nyata mere-
ka ada,” kata Juri. Selain 70.000 orang yang belum masuk basis data kependudukan itu, terdapat pula orang yang sudah merekam data KTP elektronik namun belum memperoleh KTP elektroniknya. Menurut Juri, bagi masyarakat kategori ini masih bisa menggunakan hak pilihnya dengan cara meminta surat keterangan kependudukan di Kantor Dukcapil karena datanya sudah terekam. “Persoalannya apakah mereka mempunyai niat dan mau mengurus surat keterangan itu di kantor kependudukan, yang seperti kita ketahui kantor kependudukan itu letaknya di kabupaten kota. Bisa jadi ada orang yang rumahnya jauh, lantas apakah demi bisa memilih mereka mau mengurus surat itu,” kata Juri. (ant)
Suluh Indonesia/ant
LAPORAN KINERJA POLRI - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjawab pertanyaan dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, kemarin.
Pembunuh Warga Pulomas Ditembak
Suluh Indonesia/ant
ATTY SUHARTY DIPERIKSA KPK - Tersangka kasus dugaan suap pembangunan Pasar Atas Baru Cimahi tahap II Atty Suharti Tochija berjalan keluar gedung KPK seusai menjalani pemeriksaan di Jakarta, kemarin. Wali Kota Cimahi nonaktif yang tertangkap tangan menerima suap itu diperiksa sebagai saksi.
JAKARTA - Petugas gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Timur menembak dua pelaku yang diduga terlibat pembunuhan terhadap enam orang di kawasan Pulomas Jakarta Timur pada Rabu (28/ 12). “Iya dua diduga pelaku sudah ditangkap,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, kemarin. Berdasarkan informasi, petugas meringkus pelaku berinisial RM dan ES di rumah adiknya RM sekitar Bekasi Jawa Barat. Saat ini, tim khusus masih mengembangkan guna memburu pelaku lainnya di lokasi yang dicurigai menjadi tempat persembunyian tersangka.
Sebanyak enam orang tewas dan lima orang lainnya selamat ditemukan dalam kondisi disekap di toilet salah satu rumah kawasan Jalan Pulomas Utara Nomor 7A RT12/16 Kayuputih Pulogadung Jakarta Timur. Keenam korban itu yakni Dodi Triono (59), Diona Arika Andra Putri (16), Dianita Gemma Dzalfayla (9), Amel, Yanto dan Tasrok (40). Sementara korban yang masih hidup yakni Emi (41), Zanette Kalila Azaria (13), Santi (22), Fitriani (23) dan Windy (23). Diketahui awalnya saksi Seorang saksi Sheila Putri mendatangi Pospol Kayuputih melaporkan dugaan perampokan sehingga petugas piket Reserse dan Kriminal menuju lokasi kejadian. Petugas menemukan seluruh korban dimasukkan ke dalam
satu kamar berukuran 1,5 meter x 1,5 meter dengan kondisi dikunci dari luar. Petugas mendapati enam orang dalam kondisi meninggal dunia dan lima orang masih hidup. Sementara itu, anggota Polda Metro Jaya menangkap dan menembak dua pelaku diduga terlibat pembunuhan enam orang di Pulomas Jakarta Timur berinisial RB dan ES, namun keduanya masih hidup. “Petugas menembak, namun pelaku masih hidup,” kata Kabid Humas P:olda Metro Jaya Kombes Pol. Argo Yuwono. Argo menyebutkan pelaku berada di Rumah Sakit Polri Kramatjati Jakarta Timur, guna menjalani perawatan. Dikatakan Argo, petugas melumpuhkan kedua pelaku dengan melepaskan tembakan
karena tersangka berusaha melawan dan melarikan diri. Argo menambahkan petugas masih mengembangkan kasus pembunuhan dan penyekapan enam orang itu, namun belum diketahui motif kejadian tersebut. Terkait pencarian pelaku lainnya, perwira menengah kepolisian itu menyebutkan petugas menyelidiki dengan cara “scientific crime” menggunakan “database”, sidik jari dan analisa kamera tersembunyi. Anggota tim khusus Polda Metro Jaya menembak dua orang terduga pelaku penyekapan yang menewaskan enam orang dan lima orang masih selamat, berinisial RB dan ES. RB dan ES ditangkap tim khusus di rumah adiknya RB kawasan Bekasi, Jawa Barat pada Rabu. (ant)
Refleksi Akhir Tahun
Ujaran Kebencian Bisa Timbulkan Konflik KALANGAN dewan menekankan tentang pentingnya ideologi Pancasila sebagai perekat NKRI yang harus dilaksanakan secara konsisten. Salah satu persoalan besar di tahun 2016 yang akan terus berkembang di tahun 2017 mendatang adalah bahaya ujaran kebencian setelah maraknya penggunaan media sosial di masyarakat. Ketua F-PPP DPR Reni Marlinawati dalam ‘Refleksi Akhir Tahun 2016 FPPP MPR/DPR di Gedung DPR RI Jakarta, kemarin mengatakan, FPPP mencermati meledaknya ujaran kebencian (hate speech) dan hilangnya kesantunan dalam berko-
munikasi, baik di ruang publik maupun media sosial adalah ekses reformasi. Ekses tersebut bila dibiarkan dapat menimbulkan konflik horisontal di tengah-tengah masyarakat. Untuk itu, dia mengingatkan seluruh pihak agar kembali ke-
pada nilai-nilai agama dan Pancasila serta budaya asli Indonesia dalam berkomunikasi dalam menyampaikan pendapat maupun gagasan baik secara langsung maupun melalui media sosial maupun sarana media lainnya. “FPPP juga meminta aparat penegak hukum untuk mengedepankan proses mediasi, musyawarah dan perdamaian sebagaimana tersirat dalam Pancasila,” kata Reni. Senada Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah memandang adanya ancaman konflik dan perpecahan yang terjadi di masa mendatang apabila wabah media sosial di masyarakat tidak mampu dikelola secara baik oleh pemerintah. Sebab saat ini ancaman konflik dan perpecahan terjadi bukan hanya di tingkat elit tetapi juga di tingkat masyarakat bawah yang menghambat upaya membangun kebersamaan. Diakuinya, saat ini ada kelompok kecil yang melakukan teror dan menyebarluaskan isu ekstrem dari luar negeri melalui sosmed secara mencolok. Seperti isu perpecahan dan penggulingan kekuasaan alias makar terhadap pemerintahan melalui aksi demo beberapa waktu lalu. “Padahal yang aktual dan resmi seperti berkumpulnya massa pada aksi 411 dan 212 semua berjalan damai,” kata Fahri Hamzah saat menyampaikan narasi atas Refleksi Akhir Tahun 2016 dan Menyongsong Tahun 2017. (har)
Suluh Indonesia/ant
KASUS PERAMPOKAN PULOMAS - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan memperlihatkan foto dua pelaku perampokan Pulomas saat memberi keterangan pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, kemarin. Menurut pihak kepolisian motif para tersangka adalah perampokan barang berharga dengan jumlah pelaku empat orang.
Pejabat Pupera
Didakwa Terima Belasan Miliar JAKARTA - Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku dan Maluku Utara Amran Mustary didakwa menerima belasan miliar untuk mengatur dan merencanakan pengadaan barang/jasa serta menetapkan pemenang pelaksana proyek di wilayah Maluku dan Maluku Utara. Dalam dakwaan kedua, Amran selaku Kepala BPJN IX Maluku dan Maluku Utara bersama-sama dengan Imran S Djumadil (rekan Am-
ran, politisi PAN di Maluku), Zulkhairi Muchtar alias Heri (rekan Amran dari swasta), Quraish Lutfi (Kepala Satuan Kerja Wilayah I BPJN IX), Abdul Hamid Payapo (pejabat pembuat komitmen Halmahera IV PJN Wilayah 2 Maluku Utara BPJN IX). Rincian pemberian uang tersebut adalah pertama untuk pemilihan dirinya sebagai kepala BPJN IX. Amran menerima Rp8 miliar yang berasal dari Dirut PT Windhu Tunggal Utama Abdul Khoir sebesar Rp4,5
miliar dan Direktur PT Shareleen Jaya Hong Arta John Alfred sebesar Rp3,5 miliar yang diserahkan pada 13 Juli 2015 melalui Zulkhairi Muchtar alias Heri. Tapi Heri mengambil Rp1 miliar untuk keperluannya sendiri. Kedua, penerimaan Rp1 miliar dari Abdul Khoir untuk menutup kekurangan dana suksesi Amran sebagai Kepala BPJN IX yang diserahkan pada Juli 2015. Ketiga, penerimaan 202.816 dolar Singapura (Rp2 miliar) dari Abdul Khoir untuk uang
Tunjangan Hari Raya (THR) Natal yang diberikan pada 21 Desember 2016 di kanti Kementerian PUPR. Keempat, penerimaan 303.124 dolar AS dan Rp873,285 juta yang dikumpulkan Abdul Hamid Payapo dari para kontraktor di wilayah Ternate yaitu Direktur PT Intimkara Budi Liem (Rp1 miliar), direktur PT Aibinabi Hasanuddin (Rp1,1 miliar0, Direktur CV Gema Gamahera Anfiqurahman (Rp400 juta). (ant)
K ta
Suluh Indonesia, Kamis 29 Desember 2016
2
Kilas Kapal Ojek Utamakan Selamat MENJELANG perayaan malam pergantian tahun baru 2017 di Kepulauan Seribu, pemesanan homestay dan resort telah penuh. Terkait hal itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu meminta agar pemilik kapal ojek tetap menerapkan standar keselamatan dan tidak memanfaatkan situasi. Ismer Harahap, Sekretaris Kabupaten Kepulauan Seribu, kemarin mengatakan, alat keselamatan penumpang, performa mesin kapal dan jumlah penumpang harus diperhatikan mengingat cuaca masih buruk saat ini, jangan memanfaatkan situasi. Menurutnya, Sudin Hubtrans Kepulauan Seribu juga harus melakukan pemantauan dan pengawasan hingga ke mesin kapal, serta melarang kapal tak laik jalan untuk membawa penumpang ke Kepulauan Seribu apalagi hingga overload. Tidak hanya pemilik ojek kapal, pemandu wisata juga harus sebanding dengan jumlah wisatawan yang ada. Diawasi rombongannya dan diingatkan agar tidak berenang atau snorkeling saat cuaca kurang baik. Untuk diketahui, saat ini ada sebanyak 39 kapal ojek yang biasanya berangkat melayani wisatawan dan warga Pulau Seribu dari dermaga Kaliadem. (kmb)
Kali Sunter Dikeruk SUKU Dinas Tata Air Jakarta Utara melakukan pengerukan hilir Kali Sunter, Koja. Sebanyak empat unit eskavator amphibi dikerahkan mengangkut lumpur di bagian kali sepanjang satu kilometer tersebut. Kepala Seksi Tata Air Kecamatan Koja, Sarkam mengatakan, pengerukan sudah dilaksanakan sejak Sabtu (24/12), lalu. Pengerjaan bertujuan memperdalam bagian hilir kali hingga kedalaman sekitar delapan meter. Ia mengatakan, lebaran kali sekitar 20 meter dengan kedalaman rata-rata empat meter. Kita akan tambah antara 2-4 meter. Dikatakan Sarjam, pendalaman bagian hilir akan memperlancar aliran dari bagian hulu kali ke laut. Sehingga potensi kali meluap saat puncak musim penghujan nanti bisa diminimalisir. Pengerjaannya mulai dari jembatan Jalan Deli hingga jembatan Bogasari. (kmb)
Suluh Indonesia/ant
PEMBANGUNAN STASIUN SUDIRMAN BARU - Kereta Rel Listrik (KRL) melaju di samping lokasi pembangunan Stasiun Sudirman Baru di Jakarta, kemarin. Stasiun kereta yang akan melayani rute Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang tersebut ditargetkan rampung pada Juli 2017.
Tiga Indikator
Evaluasi Ganjil Genap
PKL Tanah Abang Ditertibkan PETUGAS Satpol PP kembali melakukan penyisiran pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, kemarin. Puluhan lapak dan gerobak PKL yang berjualan di atas fasilitas umum ditertibkan. Kasatgas Pol PP Kecamatan Tanah Abang, Aries Cahyadi mengatakan, penyisiran dilakukan mulai dari depan Stasiun Tanah Abang, kemudian Blok G, F dan Blok B. Dalam satu hari penyisiran dilakukan dua hingga tiga kali dilakukan. Menurut Aries, ada 15 lapak dan dua gerobak yang kami amankan. Dalam penertiban tersebut, dikatakan Aris, pihaknya mengerahkan 20 petugas. Selanjutnya lapak dan gerobak yang diamankan petugas langsung dibawa ke gudang Satpol PP di Cakung, Jaktim. Hasil penertiban langsung dibawa petugas ke gudang Satpol PP Cakung. (kmb)
JAKARTA - Dishubtrans DKI Jakarta menyampaikan tiga indikator yang menjadi hasil evaluasi dari pelaksanaan kebijakan ganjil genap di sejumlah wilayah di ibukota. “Hasil evaluasi ganjil genap itu bukan berhasil atau tidak berhasil, tetapi dilihat dari tiga indikator, yakni waktu tempuh, kecepatan kendaraan dan jumlah penumpang Bus Transjakarta,” kata Kepala Dishubtrans DKI Andri Yansyah di
Jakarta, kemarin. Menurut dia, indikator pertama yang dievaluasi, yakni waktu tempuh kendaraan. Sebelum uji coba, waktu tempuh kendaraan tercatat 18 menit, saat uji coba 14,6 menit dan saat pelaksanaan 14,3 menit. Kemudian, dia menambahkan, indikator kedua, yaitu kecepatan kendaraan sebelum uji coba adalah 24,16 kilometer per jam, pada saat uji coba 28,8 kilometer per jam dan saat pel-
aksanaan 29,5 kilometer per jam. “Sementara itu, indikator ketiga, yaitu jumlah penumpang Bus Transjakarta, tercatat tiga koridor bus Transjakarta yang bersinggungan dengan area penerapan ganjil genap dan menunjukan adanya peningkatan penumpang,” ujar Andri. Koridor pertama, dia menuturkan, yaitu Koridor 1 (Blok M-Kota). Di koridor itu, tercatat jumlah penumpang se-
banyak 53.471 orang, saat uji coba 70.850 orang dan saat pelaksanaan meningkat menjadi 74.358 orang. Kedua, sambung dia, yakni Koridor VI (Ragunan-Dukuh Atas) dengan jumlah penumpang Bus Transjakarta sebelum uji coba sebanyak 22.517 orang, saat uji coba 28.636 orang dan saat pelaksanaan meningkat menjadi 34.522 orang. Ketiga, dia mengungkapkan, yaitu Koridor IX (Pinang
Ranti-Pluit) dengan jumlah penumpang sebelum uji coba sebanyak 32.302, saat uji coba 42.170 orang dan saat pelaksanaan meningkat menjadi 47.944 orang. “Evaluasi dari ketiga indikator itu menunjukan hasil yang cukup baik. Lagi pula, ganjil genap itu merupakan kebijakan transisi sebelum diterapkannya sistem jalan berbayar elektronik atau Electronic Road Pricing (ERP),” ungkap Andri. (kmb)
Dinilai Pemborosan
APBD 2017 Dikoreksi Kemendagri
Suluh Indonesia/ant
TERMINAL PULO GADUNG AKAN DITUTUP - Suasana di Terminal Pulo Gadung tampak lengang, Jakarta, kemarin. Pemprov DKI Jakarta akan menutup Terminal Bayangan Pulo Gadung dan Rawamangun serta akan memusatkan semua bus antar-kota antar-provinsi (AKAP) yang melintas dari dan menuju Jakarta Timur untuk beroperasi di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur.
“Car Free Night”
Pesta Malam Tahun Baru JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menggelar malam bebas kendaraan atau car free night di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin pada malam pergantian tahun. “Saat malam tahun baru nanti akan digelar kegiatan car free night. Ada lima panggung yang akan didirikan di sepanjang Sudirman sampai Thamrin,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Catur Laswanto di Jakarta, kemarin. Menurut dia, lima panggung itu akan didirikan di sejumlah
titik di sepanjang Jalan MH Thamrin hingga Jalan Jenderal Sudirman, sehingga diharapkan dapat menghibur warga yang akan merayakan pergantian tahun. Lokasi lima panggung tersebut, antara lain di Bundaran Hotel Indonesia (HI), lapangan futsal Monumen Nasional (Monas), di depan Gedung Jaya, di Bendungan Hilir (Benhil) serta di depan Gedung Chase Plaza. Sementara itu, dia mengungkapkan dari lima panggung tersebut, terdapat satu panggung utama yang akan
didirikan di kawasan Bundaran HI, atau lebih tepatnya di Jalan Imam Bonjol. “Untuk panggung utama akan kami dirikan di Kawasan Bundaran HI, tepatnya di Jalan Imam Bonjol. Kami dirikan disitu karena arealnya cukup luas untuk menampung warga,” ungkap Catur. Lebih lanjut, dia menambahkan sesuai dengan arahan dari Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono, nantinya seluruh panggung akan dilengkapi dengan dekorasi khas Betawi. (kmb)
JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengkoreksi dua anggaran yang diusulkan oleh DPRD DKI Jakarta. Kedua anggaran tersebut masuk dalam pos anggaran Sekretariat Dewan (Sekwan). Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono mengatakan, pihaknya telah menerima hasil evaluasi dari Kemendagri sejak 23 Desember lalu. Kemudian dibahas oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). “Prinsipnya bahwa pembahasan APBD itu selalu yang disusun pemda mesti dikirim ke Kemendagri
untuk evaluasi. Apa yang dicoret Kemendagri. Itu berarti ada sesuatu yang salah,” kata Sumarsono, di Balai Kota DKI Jakarta, kemarin. Dalam hasil evaluasi ada dua kegiatan yang diusulkan DPRD DKI Jakarta dikoreksi. Keduanya yakni gaji untuk sopir anggota DPRD dan perbaikan kolam ikan. Khusus untuk perbaikan kolam ikan, anggarannya dikurangi dari Rp 579 juta menjadi sekitar Rp 300 juta. “Setahu saya yang besar ada dua yang dikoreksi. Yang pertama untuk sopir anggota dewan. Itu sudah dihilangkan. Kedua perbaikan kolam
dikurangi anggarannya,” ujarnya. Pria yang akrab disapa Soni ini menambahkan, anggaran untuk sopir anggota dewan semula diusulkan sebesar Rp 4 miliar. Namun karena tidak semua anggota dewan mendapatkan fasilitas kendaraan maka itu menjadi perhatian Kemendagri. “Karena memang aturannya nggak ada pemberian mobil kepada anggota DPRD, ketua dan pimpinan saja,” ucapnya. Soni mengaku telah memberitahu kalangan dewan atas hasil evaluasi dari Kemendagri. DPRD pun menerima dengan
koreksi yang dilakukan. “DPRD juga sudah menerimanya. Karena apa yang menjadi evaluasi harus diikuti, tidak boleh ditabrak,” tandasnya. Sementara itu, APBD 2017 DKI sudah siap digunakan. Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diminta untuk mempercepat proses administrasi penggunaan APBD. Plt Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono mengatakan, APBD 2017 sudah bisa digunakan mulai awal tahun depan. Namun tetap harus menunggu penempatan pejabat baru sesuai dengan Perda. (kmb)
Terminal Pulogebang
Resmi Jadi Percontohan di Indonesia Terminal Terpadu Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur pada hari ini diresmikan Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi menjadi terminal percontohan di Indonesia. Budi menyampaikan, Terminal Terpadu Pulogebang merupakan terminal kedua yang diresmikan sebagai terminal percontohan setelah Terminal Solo, Jawa Tengah. Meski terminal ini Tipe A, pengelolaannya akan diserahkan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di bawah pengawasan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).
“Kami akan tetap melakukan pengawasan agar terminal beroperasi secara intensif,” katanya di lokasi, kemarin. Ia menjelaskan, dengan adanya kerjasama yang solid antara Pemprov DKI dan pemerintah pusat serta didukung para asosiasi, terminal ini diyakini dapat dioperasikan dengan maksimal. “Kita harap Terminal Pulogebang ini memberikan
contoh bagi daerah lain di Indonesia. Terutama dalam hal pelayanan pada masyarakat,” ujarnya. Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono mengapresiasi pemerintah pusat yang telah mendukung penuh beroperasinya Terminal Tipe A Pulogebang. “Kami mengucapkan terimakasih pada pemerintah pusat yang telah memberikan kepercayaan pada DKI untuk mengelola Terminal Tipe A ini,” tandasnya. Sekedar diketahui, Terminal Terpadu Pulogebang ini dibangun di atas lahan seluas sekitar 12,5 hektare dengan biaya
sekitar Rp 450 miliar. Pembangunan mengacu pada arsitektur modern dan multi level yang ditangani PT Jaya Konstruksi mulai 15 Desember 2010 lalu. Sementara itu, untuk memaksimalkan penggunaan Terminal Pulogebang, Dishubdan Transportasi DKI Jakarta mewajibkan seluruh bus AKAP masuk ke Terminal Pulogebang. Kebijakan ini berlaku mulai 2 Januari untuk seluruh armada yang akan berangkat maupun masuk dari dan ke Jakarta. “Semua bus AKAP wajib masuk Terminal Pulogebang,’’ kata Wakadishubtran Sigit Wijatmiko. (kmb)
Metr politan
Suluh Indonesia, Kamis 29 Desember 2016
3
Pemerintah Didesak
Transparan Soal TKA China ANGGOTA DPR RI dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan Irghan Chairul Mahfiz mendesak Pemerintah agar bersikap transparan soal keberadaan tenaga kerja asing (TKA) terutama dari China. Irghan Chairul Mahfiz, di Gedung MPR/DPR/ DPD RI, Jakarta, kemarin mengatakan, informasi soal TKA dari China cukup masif, ada TKA profesional dan ada juga TKA dengan keterampilan rendah atau buruh kasar. Menurut Irghan, TKA profesional bekerja di Indonesia dengan memenuhi persyaratan tidak ada masalah, tapi TKA buruh kasar menjadi masalah karena masih banyak warga negara Indonesia (WNI) yang belum memiliki pekerjaan layak. Jika mencermati keberadaan TKA, khususnya dari China, menurut Irghan, ada TKA legal dan ada ilegal, tapi belum diketahui secara rinci berapa jumlahnya, karena data
soal TKA berbeda-beda dari beberapa instansi terkait. Irghan mendesak, agar Pemerintah bersikap transparan data dan keberadaan TKA, khususnya dari China. “Maraknya TKA masuk ke Indonesia, karena adanya kebijakan bebas visa dari Pemerintah Indonesia kepada negara-negara sahabat.” katanya. Pada kesempatan tersebut, Irghan meminta Pemerintah untuk mengevaluasi kebijakan bebas visa kepada China dan negara di Afrika. Menurut dia, TKA dari China datang ke Indonesia merupakan bagian dari investasi, tapi jika TKA yang hadir adalah buruh kasar akan menjadi masalah di Indonesia. “Pemerintah jangan terlalu mudah memberikan izin kepada TKA. Izin menggunakan TKA harus diperketat,” katanya. Irghan menambahkan, proses izin kepada TKA harus ketat dan tepat, misalnya, izin untuk proyek di lokasi A maka hanya berlaku di lokasi A, tidak dapat pindah lagi ke lokasi lainnya. Dalam kesempatan tersebut, PPP juga mendukung revisi UU No 42 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD (MD3) soal komposisi pimpinan DPR dan MPR kembali ke pola proporsional. “Sejak orde baru sampai era reformasi, pimpinan selalu dengan pola proporsional,’’ katanya. (har)
Suluh Indonesia/ant
DISKUSI AKHIR TAHUN KPU - Ketua KPU Juri Ardiantoro (kanan) didampingi anggota KPU Arief Budiman (kiri), Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraini (kedua kiri), Presidium KIPP Kaka Suminta (tengah) dan Deputi Koordinator JPPR Masykurudin Hafidz (kedua kanan) menyampaikan pandangannya dalam diskusi akhir tahun di Kantor KPU Pusat, Jakarta, kemarin. Diskusi itu membahas catatan penyelenggaraan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati serta walikota dan wakil walikota serentak tahun 2017 serta persiapan menuju pemilu nasional 2019.
KPU Optimistis
Pilkada Digelar Serentak JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI optimistis Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017 dapat diselenggarakan secara serentak sepenuhnya di 101 daerah. “Pilkada serentak tahun 2017 diselenggarakan di 101 daerah, kami optimistis tidak akan ada lagi pilkada susulan atau tidak serentak karena sengketa pencalonan kepala daerah,” ujar Ketua KPU RI Juri Ardiantoro dalam Diskusi
Akhir Tahun yang diselenggarakan KPU RI di Jakarta, kemarin. Juri mengatakan pada pilkada serentak tahun 2015, yang melibatkan 269 daerah terdapat lima daerah yang mengalami pengunduran jadwal karena adanya sengketa pencalonan, sehingga kelima daerah itu tidak mengikuti pilkada serentak. Menurut Juri, KPU optomistis sengketa serupa tidak
akan terjadi lagi dalam Pilkada serentak 2017. “Walau ada satu sengketa di Papua tapi secara umum bisa diselesaikan,” kata dia. Juri menyampaikan secara umum catatan Pilkada 2017 dari sisi kepesertaan calon kepala daerah menurun drastis dari pilkada-pilkada sebelumnya. Rata-rata jumlah pasangan calon dalam Pilkada 2017 berjumlah dua hingga tiga pasangan calon. “Memang ada daer-
ah yang jumlah pasangan calonnya empat, lima dan enam, tapi sebagian besar hanya dua-tiga pasangan saja, bahkan ada sembilan daerah yang memiliki calon tunggal,” kata dia. Sedangkan catatan dari daftar pemilih yakni masih adanya masyarakat yang belum memiliki KTP elektronik sebagai salah satu syarat seseorang untuk memiliki hak pilih, serta adanya sebagian
masyarakat yang selama hidupnya di suatu daerah yang menyelenggarakan pilkada serentak, namun belum pernah memiliki data kependudukan apapun. “Pertanyaannya untuk warga yang belum memiliki data kependudukan apapun, apakah kita akan keluarkan mereka dari daftar pemilih atau ada kebijakan pemerintah agar mereka tetap punya hak pilih. Ini catatan kita bersama,” jelas Juri. (ant)
PPP Dukung
Kebijakan Keterbukaan Dana Parpol
Suluh Indonesia/ant
CATATAN KEBEBASAN PERS LBH - Direktur dari LBH Pers Nawawi Bahrudin (kedua Kiri) memberikan keterangan Catatan Kebebasan Pers dan berekspresi di Kalibata, Jakarta Selatan, kemarin. Dari catatan LBH Pers sepanjang 2016 mereka telah membantu 33 kasus yang diantaranya delapan kasus Perdata, 15 Kasus Pidana, dan 10 Kasus sengketa Ketenagakerjaan yang menyangkut Jurnalis.
JAKARTA - PPP mendukung kebijakan pemerintah dalam keterbukaan dana partai politik untuk memenuhi asas transparansi sehingga masyarakat bisa tahu sumber dan alokasi pendanaan di internal. ‘’PPP setuju dan mendukung regulasi keterbukaan dan partai politik,’’ kata Sekjen PPP Arsul San di Gedung Nusantara I Jakarta, kemarin. Arsul mengatakan DPP PPP saat ini sebenarnya memiliki tekad untuk melakukan pengungkapan atas informasi, terutama keuangan dan penggunaan dana publik. Namun menurut dia, PPP menghadapi kendala yaitu semua dokumen dan file tahun 2015 dan sebelumnya tidak bisa diakses akibat konflik dualisme kepemimpinan yang pernah dialami partai tersebut. “Semua
JPPR Nilai
Partai Kian Rasional Dalam Pilkada Serentak 101 daerah.
KOORDINATOR nasional lembaga pemantau pemilu Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz mengatakan partai politik kian rasional dalam mengusung pasangan calon di Pilkada serentak 2017.
Masykurudin di dalam acara Diskusi Akhir Tahun yang diselenggarakan KPU RI di Jakarta, kemarin mengatakan, partai politik kita semakin rasional dalam mengusung pasangan calon, di mana pertimbangan dalam mengusung pasangan calon kepala daerah adalah yang kemungkinan kemenangannya tinggi. Menurut Masykurudin, persoalan kaderisasi, kemampuan pasangan calon memanfaatkan anggaran dan lain sebagainya belum menjadi pemikiran utama partai politik dalam menyikapi Pilkada serentak 2017. Partai lebih mementingkan
pasangan calon yang diusung memiliki peluang kemenangan yang tinggi. Dia menyatakan kian rasionalnya partai dalam mengusung calon kepala daerah tercermin dari minimnya jumlah pasangan calon kepala daerah yang diusung total 12 partai politik di 101 daerah yang akan menyelenggarakan Pilkada serentak 2017. Dia menjelaskan, dalam Pilkada serentak 2017 hampir seluruh pimpinan partai politik mengeluarkan surat rekomendasi kepada perwakilan-perwakilannya di daerah untuk mengusung pasangan calon di
Surat Rekomendasi Namun, berdasarkan data yang dihimpun JPPR, dari 101 daerah yang akan menyelenggarakan Pilkada serentak 2017, pasangan calon yang ada hanya berjumlah 311 pasangan, di mana 67 pasangan di antaranya adalah calon perseorangan. “Artinya hanya 244 pasangan calon yang diusung partai politik. Jadi tidak nyambung antara surat rekomendasi yang dikeluarkan partai politik dengan jumlah pasangan calon,” kata dia. Minimnya jumlah pasangan calon yang diusung 12 partai politik di 101 daerah juga menunjukkan banyaknya pasangan calon Pilkada serentak 2017 yang diusung oleh lebih dari satu partai politik. Ketua KPU RI Juri Ardiantoro mengatakan secara umum jumlah pasangan calon di Pilkada serentak 2017 memang menurun drastis dibandingkan pilkada-pilkada sebelumnya.
Menurut Juri, rata-rata jumlah pasangan calon dalam Pilkada 2017 berjumlah dua hingga tiga pasangan calon. “Memang ada daerah yang jumlah pasangan calonnya empat, lima dan enam, tapi sebagian besar hanya dua-tiga pasangan saja, bahkan ada sembilan daerah yang memiliki calon tunggal,” ucap Juri. Sementara itu, berdasarkan data yang dikeluarkan JPPR, dari 101 daerah yang akan menyelenggarakan Pilkada serentak 2017, sebanyak tujuh wilayah akan menyelenggarakan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur dengan total pasangan calon sebanyak 24 pasangan. Kemudian sebanyak 76 wilayah akan menyelenggarakan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati dengan total pasangan calon sebanyak 236 pasangan, serta 18 wilayah akan menyelenggarakan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota dengan total pasangan calon sebanyak 51 pasangan. (ant)
dokumen dan file tahun 2015 dan sebelumnya tidak bisa diakses akibat kantor DPP diduduki oleh kubu Djan Faridz,” ujarnya. Namun menurut dia dengan bahan-bahan yang ada, pihakmya berusaha membuat transparansi yang tentunya seadanya. Sebelumnya Komisi Informasi Publik (KIP) menilai partai politik di Indonesia dinilai kurang informatif dalam menyampaikan informasi kepada publik, bahkan dari 10 partai, enam partai politik tidak merespons upaya verifikasi yang dilakukan KIP. Ketua KIP John Fresly mengatakan enam parpol itu adalah Partai Golkar, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Nasdem, Partai
Kebangkitan Bangsa, dan Partai Demokrat. Sementara empat parpol lainnya, yakni Partai Gerindra, Partai Hanura, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Amanat Nasional masuk dalam kategori tidak informatif. John mengatakan, enam partai politik tidak merespons positif terhadap proses verifikasi yang dilakukan tim monitoring dan evaluasi (Monev) KIP. “Baru pada tahapan pertama yang mereka diberi kuisioner itu tidak merespons secara baik sehingga tidak mungkin dilanjutkan lagi ke tahap kedua,” ujarnya. Sementara itu menurut John, Gerindra, Hanura, PKS dan PAN tidak dapat memberikan informasi secara terbuka saat diverifikasi oleh tim monev KIP. (ant)
Megap litan
Suluh Indonesia, Kamis 29 Desember 2016
4
Gaji Kecil di Bekasi
Bidan Tolak Jadi Honorer BEKASI - Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mendapat penolakan 30 bidan yang diminta menjadi tenaga honorer pada periode 2016-2017. “Penolakan itu terjadi lantaran gaji yang diberikan oleh pemerintah daerah tidak sesuai dengan upah minimum kabupaten yang berkisar tiga juta rupiah,” kata Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Khusus Dinkes Kabupaten Bekasi Masrikoh di Bekasi, kemarin. Upah yang ditawarkan kepada bidan hanya sebesar Rp460.000 per bulan tanpa tambahan lainnya. Tentu saja dengan upah yang didapat oleh bidan itu, tidak sebanding UMK dan seringkali mengeluhkan biaya hidup daerah setempat
yang tinggi, sehingga membuat para bidan itu harus berpikir untuk menutupi kekurangannya. Guna menyikapi masalah itu, Dinkes Bekasai sudah melayangkan surat resmi kepada pemerintah daerah agar lebih memperhatikan nasib bidan serta tenaga medis yang masih berstatus honorer. Tetapi peningkatan upah itu berjalan lambat dikarenakan pemerintah daerah mengacu pada penetapan standar gaji honorer, sehingga untuk menaikkan upah itu terasa berat. “Memang tidak dapat dipungkiri bila upah tenaga honorer yang ada di Kabupaten Bekasi biasanya diambilkan dari pendapatan daerah dan kekurangannya dibayar pada bulan
depan,” katanya lagi. Ia menambahkan bahwa dalam pelaksanaan peningkatan pelayanan ini, Dinkes berencana untuk menugaskan 30 bidan itu ke rumah sakit swasta maupun pemerintah. Tujuannya agar lebih meningkatkan kualitas pelayanan bidang kesehatan kepada masyarakat sekitar. Dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan itu, katanya lagi, memang 30 bidan tersebut sudah memiliki banyak pengalaman yang dapat menunjang kinerjanya. Hingga saat ini, masih banyak rumah sakit yang mempersulit pasien miskin yang berobat menggunakan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) dengan alasan klasik. (ant)
FKDM Tangerang Diminta
Deteksi Dini Gangguan Kamtib
Suluh Indonesia/ant
KEMACETAN JALUR PUNCAK - Antrean kendaraan memasuki jalur Puncak di Simpang Gadog, Puncak, Kabupaten Bogor, kemarin. Kemacetan tersebut disebabkan oleh tingginya volume kendaraan yang memasuki kawasan Puncak dalam rangka wisata libur sekolah dan menjelang Tahun Baru 2017.
TANGERANG - Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin meminta anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) berpartisipasi aktif dalam menjaga kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan. “Pemerintah tidak bisa bertindak sendiri tanpa partisipasi masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Kota Tangerang,” ujar Sachrudin di hadapan 400 anggota FKDM se-Kota Tangerang di Tangerang, kemarin.
Menurut dia, dengan terbangunnya kesadaran maka tercipta kepedulian dari anggota FKDM untuk menginformasikan kemungkinan gejala-gejala atau isu-isu yang ada maupun yang akan timbul di masyarakat sehingga potensi konflik bisa dideteksi sedini mungkin. Lebih lanjut Sachrudin menjelaskan menjaga kamtibmas harus dimulai dari kelompok terkecil dalam lingkungan masyarakat yakni keluarga. Oleh karena itu bila dari lingkungan keluarga sudah diajarkan disiplin dan berlaku tertib di tingkat yang lebih luas pun akan tercipta lingkun-
Sungai Cisadane
Kilas Siapkan 18 Aplikasi Izin PEMERINTAH Kota Tangerang melalui Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) akan menambah 18 aplikasi izin dalam jaringan (online) pada 2017. Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP), Karsidi di Tangerang, kemarinmengatakan untuk tahun ini telah ada dua aplikasi izin online yakni tanda daftar perusahaan (TDP) dan surat izin usaha perdagangan (SIUP). “Pada 2017, sejumlah perijinan yang akan dibuatkan aplikasi online yakni izin praktik dokter mandiri, izin bidan mandiri, surat izin praktik apoteker, izin praktik dokter hewan, izin klinik, izin apotek, izin toko obat, izin optik, izin laboratorium kesehatan, izin produksi pangan indrustri rumah tangga. Selain itu, izin pendirian sekolah, izin pendirian kursus, izin pembuangan air limbah, izin memperkerjakan tenaga asing, surat izin usaha jasa konstruksi, tanda daftar gudang izin usaha pusat perbelanjaan, surat izin praktik paramedis veteriner. (ant)
5 Kilometer Dinormalisasi TANGERANG - Kegiatan normalisasi di sungai Cisadane selama kurun waktu 2016 telah menyelesaikan pekerjaan sepanjang lima kilo. Kepala Bidang SDA Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni di Tangerang Rabu, mengatakan kegiatan normalisasi akan kembali dilanjutkan pada tahun depan dengan target seluruhnya yakni 26 kilometer. Untuk tahun selanjutnya, diharapkan proses normalisasi akan lebih panjang lagi karena beberapa kendala yang dihadapi tahun ini sudah bisa diselesaikan. Khusus untuk kali-kali kecil secara bertahap pemkot Tangerang juga telah melakukan normalisasi di beberapa titik, namun karena terbatasnya peralatan maka normalisasi tersebut kurang optimal. Persoalan banjir yang selalu hadir hampir tiap
tahun di Kota Tangerang, memerlukan penanganan yang tepat. Untuk itu pemkot Tangerang terus melakukan usaha guna meminimalisir banjir yang sebagian besar diakibatkan oleh meluapnya kali sebagai dampak tingginya curah hujan. Dimulai dari penurapan kali, pembangunan saluran air yang memadai, dan juga normalisasi kali dan situ yang ada di Kota Tangerang. Khusus untuk normalisasi kali dan situ, hal ini dinilai sangat mendesak untuk dilakukan disamping usaha penurapan. Mengingat kondisi kali dan situ di Kota Tangerang yang telah mengalami sedimentasi di beberapa titik, sehingga ketika musim hujan datang debit air yang bertambah tidak bisa ditampung oleh kali maupun situ yang sudah mengalami pendangkalan. (ant)
gan masyarakat yang aman, tertib dan nyaman. “Di sinilah peran penting masyarakat dalam mewujudkan kamtibmas di lingkungan masing-masing sangat dibutuhkan,” jelasnya. Selain itu, lanjut Sachrudin, penanganan persoalan atau gangguan kamtibmas harus juga memperhatikan soal komunikasi antarelemen masyarakat mulai dari RT/ RW termasuk organisasi kemasyarakatan dan pihak pemerintah. ‘’Komunikasi dan koordinasi menjadi hal penting dalam penanganan kamtibmas,’’ katanya. (ant)
Tujuh Warga Depok
Siap Jadi Transimigran DEPOK - Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial (Disnakersos) Kota Depok mengaku tahun ini Depok telah mengirim 7 Kepala Keluarga (KK) ke Desa Sinyoyoy, Kecamatan Kaluku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) dalam program transmigrasi. Pengiriman transmigran telah dilakukan sejak 1-5 Desember 2016 lalu, melalui jalur laut ke daerah yang sebagian besar wilayahnya merupakan perkebunan dan pegunungan tersebut. “Di sana, para transmigran tersebut akan melakukan kegiatan bercocok tanam di lahan kakao dan penggilingan nilam,” jelas Kabid Pelatihan dan
Perbanyak Jembatan ANGGOTA DPRD Kota Tangerang Wawan Anwar meminta Pemerintah Kota Tangerang untuk memperbanyak pembangunan jembatan guna mengatasi kemacetan. Wawan mengatakan, emacetan yang terjadi di Jalan Teuku Umar Karawaci misalnya karena disebabkan jembatan yang ada hanya satu dan digunakan untuk dua arah berbeda. Hal ini, kata dia, yang menyebabkan kemacetan. Jalan dari karawaci dan cikokol ada tiga ruas tetapi ketika melewati jembatan, harus bergantian. Ini yang jadi penyebab kemacetan. Solusinya adalah menambah pembangunan jembatan. Dijelaskannya, DED pembangunan jembatan di Teuku Umar telah ada. Hanya saja, tahun ini belum bisa direalisasikan. Maka itu, pada tahun mendatang harus bisa terlaksana. Apalagi, volume kendaraan setiap waktunya terus bertambah. Belum lagi kendaraan dari daerah luar Kota Tangerang yang melintas. Sebab, kemacetan masih menjadi tugas utama yang harus diselesaikan Wali Kota. (ant)
Bikers Tangsel
Desak Bangun Alun
Suluh Indonesia/ant
KARNAVAL HUT KABUPATEN TANGERANG - Peserta karnaval HUT Kabupaten Tangerang ke-73 memainkan alat musik saat parade di Pagedangan, Kabupaten Tangerang, kemarin. Kabupaten Tangerang memperingati hari jadi ke-73 dengan mengusung tema mandiri, kreatif, dan berbudaya.
Jelang Tahun Baru 2017
Hotel dan Vila di Puncak Full Booking
JELANG pergantian tahun 2016/2017, sejumlah tempat penginapan, seperti hotel dan vila di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor terus kebanjiran pesanan (dibooking).
KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA
SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan
Penempatan Produktifitas Tenaga Kerja Disnakersos Kota Depok, Ema Komariah, di Depok, beberapa waktu lalu. Ema mengatakan, untuk tahun 2016 dipilih dari tiga Kecamatan, yaitu Beji, Tapos dan Sukmajaya. Sebelumnya mereka telah mendapatkan pelatihan bercocok tanam dari pihak Disnakersos yang berkerjasama dengan Trubus. “Mereka juga mendapatkan pelatihan oleh Balai Pelatihan Ketransmigrasian dan Kewirausahaan (Balatrans) Bandung, intinya agar mereka siap,” ujarnya. Sebelum transmigran asal daerah ini diberangkatkan, Disnakersos mengadakan seleksi yang dilakukan 7 Oktober lalu. (jif)
Ketua Perhimpunan Pengusaha Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Kabupaten Bogor, Agus Candra Bayu, mengatakan tingkat hunian hotel dan vila, di wilayah Puncak meningkat 80 persen dari hari biasa. Bahkan beberapa hotel dan vila di wilayah itu dikabarkan mulai ada yang menolak bookingan dari konsumen karena telah kehabisan kamar atau vila yang disewakan untuk acara malam tahun baru nanti. “Untuk saat ini memang sudah ada hotel atau vila yang menolak bookingan tamu untuk malam tahun baru nanti. Tapi masih ada beberapa hotel maupun vila lainnya yang masih menerima,” katanya di Bogor, kemarin.
Tingginya permintaan kamar hotel atau vila di wilayah Puncak pada saat liburan akhir tahun ini mulai dirasakan para pengelola hotel dan vila di Bogor sejak awal bulan lalu. “Mudah mudahan tingkat hunian kamar hotel dan vila ini akan terus meningkat sampai dengan malam tahun baruan nanti. Apalagi sekarang ini waktunya bertepatan dengan masa liburan anak sekolah,” harapnya. Untuk menarik minat konsumen, sejumlah pengelola tempat hiburan, wisata, hotel dan restoran yang ada di Bogor dan Puncak, telah menyiapkan berbagai acara special akhir tahun. Bahakn tidak sedikit dari mereka yang mengaku akan
mendatangkan sejumlah artis kondang Ibu Kota untuk memeriahkan malam tahun baru di Bogor dan Puncak. “Rekan rekan pengelola hotel dan restoran di kami malah menawarkan menu-menu special dan discount khusus bagi para konsumennya,” ungkapnya. Tingginya permintaan akan kamar hotel dan vila di kawasan Puncak dan Bogor jelang akhir tahun ini ternyata dimanfaatkan sebagian besar pengelolanya untuk meraup untung lebih dengan menaikkan tariff hotel dan vilanya. “Kalau ada kenaikan tarif saat ini, itu saya rasa masih wajar. Sebab mereka kan juga siap meberikan fasilitas dan hiburan kepada para tamu,” kilahnya. (bas)
TANGSEL - Ratusan pemuda pecinta motor atau bikers yang tergabung dalam wadah Komunitas 1 Jiwa mendesak dibangunnya alun-alun di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Hal ini lantaran komunitas bikers dapat berkumpul tanpa harus bergerombol disembarang tempat. “Kami seluruh anggota sangat merindukan kota pemekaran dari Kabupaten Tangerang ini memiliki alunalun seperti di kota lain sehingga anak-anak muda memiliki tempat atau pusat untuk bersilahturahmi antar komunitas yang ada,” ungkap Ketua Umum Komunitas 1 Jiwa Arif di Depok, kemarin. Arif mengatakan pihakn-
ya berharap aspirasinya dapat direspon oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten agar diteruskan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel. Menanggapi hal ini, Anggota DPRD Provinsi Banten Suryadi Nian mengatakan pihaknya menyambut baik aspirasi yang disampaikan oleh Komunitas 1 Jiwa. Suryadi juga mengatakan bahwa Pemkot Tangsel akan membebaskan lahan di seberang Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Maruga, yang salah satu rencananya diperuntukan untuk taman kota ataupun alun-alun di pusat kota. “Sabar ya, karena membebaskan lahan itu tidak mudah,’’ kata dia. (nov)
Suluh Indonesia/ant
TAMAN BAMBU - Dua anak berjalan di area Taman Bambu, Cikokol, Tangerang, kemarin. Taman seluas 1000 meter persegi ini baru selesai pengerjaannya oleh pemerintah kota Tangerang dengan mengusung konsep bangunan dari bambu.
pini
Suluh Indonesia, Kamis 29 Desember 2016
Makna di Balik Pesan ‘’Om Telolet Om’’
F OKUS Membaca Ungkapan Jujur Anak-anak ANYAK fenomena sosial menarik yang dapat kita tafsirkan sebagai ungkapan dari pelakunya. Yang lebih menarik, ungkapan itu bisa dilihat sebagai pandangan umum. Seluruh komponen masyarakat seharusnya mampu membaca hal itu, dan khusus bagi pembuat kebijakan, yaitu pemerintah dan politisi, mencermatinya dengan baik. Kebijakan akan semakin baik dan mewakili, jika politisi dan pemerintah mampu membaca hal ini. Atau paling tidak mampu memberikan contoh perilaku yang lebih baik. Seperti yang kita lihat akhir-akhir ini, banyak anak-anak, bahkan remaja, yang bergerombol di pinggir jalan memperlihatkan kertas bertuliskan ‘’om telolet om’’. Meski ini umumnya terjadi di daerah pantura Jawa, tetapi melalui media, beritanya telah menyebar ke mana-mana. Ini peristiwa lucu, mirip dengan ketika anak-anak dekade awal tujuh puluhan meneriakkan ‘’adik manis’’ untuk direspons klakson kendaraan yang lewat. ‘’Adik Manis’’ sendiri merupakan lagu populer dari Mus Mulyadi dekade itu. Kita coba kaitkan fenomena demikian dengan kondisi sosial yang ada pada saat sekarang. Bagi anak-anak, ini tentu saja sebuah permainan yang menarik, meski terkadang membahayakan karena dilakukan di pinggir jalan raya. Tetapi, jauh di kedalaman fenomena itu jangan-jangan mengandung unsur protes kepada orang tua yang sibuk dengan berbagai aktivitasnya. Lebih khusus lagi kepada orang tua yang suka membikin gaduh negara. Tentu juga semacam sindiran kepada media-media cetak dan elektronik yang hanya memuat kegaduhan itu sebagai berita yang disebar kepada masyarakat. Dengan kegaduhan itu, perhatian kepada anak-anak seolah menghilang. Pada kenyataannya, demam ‘’telolet’’ ini mampu menarik perhatian orang bahkan seluruh dunia. Maka, para pembuat kebijakan dan orang tua haruslah mampu mengubah sikapnya. Terutama politisi yang suka bikin heboh dengan berkata seenaknya di hadapan publik, harus mengerti dengan tanda-tanda sosial yang diperlihatkan oleh anak-anak itu. Jangan dilupakan juga, para guru dan pembuat kebijakan pendidikan harus memperhatikan fenomena ini. Ungkapan itu juga kemungkinan dilatarbelakangi oleh keterkungkungan mereka dalam menghadapi pelajaran. Bayangkan bagaimana kerasnya pembelajaran sekarang. Setelah sekolah sekian jam, sore harinya anak-anak kembali ikut les dan setelah les pelajaran, banyak ditargetkan oleh orangtua untuk mendapatkan ranking di kelas. Mereka seolah dijejali dengan berbagai tugas yang dihadapi sehingga waktu luangnya menjadi hilang. Padahal, hikmat anak-anak itu adalah bermain. Baik ‘’telolet’’ maupun ‘’adik manis’’ adalah permainan, permainan anak-anak. Para pembuat kebijakan pendidikan harus mengerti masalah ini. Bukankah ini terjadi pada saat liburan, saat mereka sedang bebas ‘’tekanan’’. Kebetulan fenomena seperti ini dapat dilakukan oleh anak-anak yang berada di pinggir jalan, dan masih lebih bebas bergerak dan bebas mengungkapkan ekspresinya. Dalam konteks struktur sosial, kita menduga ‘’protes’’ demikian juga ada pada anak-anak yang tinggal di lokasi gedongan, di kompleks perumahan yang mewah atau apalagi anakanak yang tinggal di flat, apartemen atau rumah susun. Ungkapan ekspresif anak-anak itu juga berasal dari keterkungkungan dalam kehidupan mereka. Sebagai sebuah fenomena sosial yang diciptakan anak-anak, hal ini pasti tidak akan berlangsung lama. Akan berhenti dengan sendirinya seperti halnya demam ‘’adik manis’’ tahun 1973 itu. Yang perlu diperhatikan, karena permainan itu ada di pinggir jalan raya, ingatkan saja kepada mereka bahaya yang mengancam. Apalagi musim libur sekarang sudah mulai berakhir, dengan sendirinya fenomena itu juga akan ‘’terserap’’ oleh aktivitas belajar para siswa di sekolahnya masing-masing. ***
B
Bang D
el
Polisi menembak dua pelaku yang diduga terlibat pembunuhan terhadap enam orang di kawasan Pulomas Jakarta Timur
Semoga tak kehilangan jejak ...
5
DEMAM “om telolet om” yang sekarang melanda anak-anak di pinggir jalan, terutama di pantura Jawa, sesungguhnya mempunyai kemiripan dengan demam ‘’adik manis’’ tahun 1973 lalu di Bali. Paling tidak ini terjadi di ruas jalan Tabanan-Penebel. Saat itu, anak-anak baik berkelompok maupun individual, akan berteriak ‘’…adik manis…’’ saat kendaraan lewat di depannya. Kendaraan kemudian menjawab ‘’…tin…tin…’’ melalui klaksonnya. Hampir mirip dengan klakson balasan ‘’telolet’’ yang dibunyikan oleh bus atau truk besar yang melintas di jalanan di pantura Jawa.
Munculnya fenomena ‘’adik manis’’ tahun 1973 merupakan improvisasi guyon dari anak-anak muda yang berakar dari lagunya Mus Mulyadi, saat bergabung dengan OM Pancaran Muda yang berjudul ‘’Adik Manis’’. Pada lagu itu, bagian refrain ada suara penyanyi Mus Mulyadi ‘’…adik maniiiss…’’ lalu dijawab dengan suara gitar melodi ‘’…ting…ting…’’. Itulah yang coba disepadankan dengan bunyi klakson kendaraan ‘’…tin…tin…’’ oleh anak-anak generasi tujuh puluhan. Sedangkan fenomena ‘’telolet’’ sekarang hanya meminta kepada sopir truk atau bus untuk membunyikan klakson tanpa ada variabel lain sebelumnya sebagai pembanding. Dengan demikian, dua fenomena yang hampir mirip tersebut, berulang kembali lebih dari empat dekade setelahnya. Dengan bantuan media massa, deman “telolet” mewabah ke mana-mana bahkan mendunia. Fenomena ini menarik dikomentari sebagai sebuah gejala sosial yang muncul di arena anak-anak. Komentar awal yang muncul di berbagai media massa, adalah bahwa anak-anak justru lebih “berprestasi” dibanding orang tua, para pejabat dan para politisi. Pendapat ini ada benarnya juga. Para pejabat, politisi, atau orang tua sekarang banyak yang bisanya cuma membikin kerut kening masyarakat bertambah karena tegang atau terkejut. Banyak berita kalau orang tua menjadi pemicu ketegangan hubungan antaragama, antarsuku atau antarras. Banyak juga orang dewasa yang tidak menghadiri sidang paripurna parlemen atau banyak yang melakukan korupsi, malah ada juga yang rebutan kekuasaan. Tidak ketinggalan orang tua yang menjadi sponsor untuk unjuk rasa menegangkan. Semua itu memberikan kebingungan kepada masyarakat banyak yang khawatir dengan adanya ketidakstabilan sosial. ‘’Om telolet om’’ yang disebar anak-anak melalui media sosial, justru mampu membikin tersenyum, bahkan terpingkalpingkal masyarakat di seluruh dunia. Sungguh berkebalikan dengan “prestasi” yang dicapai orang tua. Polah anak-anak itu, meski sedikit membahayakan karena berdiri di pinggir jalan, justru mampu menurunkan tensi pikiran, menyerap piki-
Oleh I Nengah Sulaba
Hal terakhir ini memesankan kepada orangtua atau pemerintah Indonesia, bahwa sesungguhnya anakanak kita masih memerlukan permainan tradisional. Tidak dapat disangkal lagi, budaya bersama, gotongroyong menjadi landasan permainan itu. Maka, sudah seharusnya orang tua, pemerintah daerah atau lembaga swadaya masyarakat menggalakkan permainan tradisional dan menciptakan permainan yang berbasis budaya gotong-royong Indonesia.
ran segar dari kesumpekan dan ketegangan yang diciptakan politisi konyol Indonesia. Dikaitkan dengan unjuk rasa besar-besaran 4 November dan 2 Desember yang lalu, fenomena “om telolet om” ini sedikit banyak mampu mendinginkan suasana dan menghibur banyak orang. Baik “adik manis” maupun “om telolet om” secara teoritik memesankan keinginan dasar manusia untuk berinteraksi secara sosial. Bahwa interaksi sosial itu tidak mengenal sekat struktural (apalagi sekat SARA!), karena dapat dilakukan antaranak-anak dengan orang dewasa, antaranak-anak dengan anak-anak, atau antarorang dewasa dengan orang dewasa. Apabila interaksi sosial mampu berlangsung dengan positif, berarti hubungan sosial berlangsung normal dan sehat. Masyarakat yang mampu bercanda, menandakan hubungan sosial tersebut
sehat. Dalam hal anak-anak, interaksi sosial itu merupakan bentuk bermain atau permainan. “Adik manis” dan “om telolet om” adalah permainan. Mereka tertawa gembira setelah permintaannya dibalas. Dua feneomena tersebut digeluti oleh anak-anak dari golongan pinggiran dan tertuju kepada objek yang juga pinggiran. Dengan konteks demikian, berarti hubungan interaksi sosial dan permainan yang sehat masih terjadi dan berlangsung pada golongan masyarakat pinggiran. Hal ini patut dilihat positif karena justru tekanan ekonomi dan gaduh politik yang terjadi saat ini, tidak terlalu berdampak pada keinginan bermain bagi anak-anak pinggiran. Namun demikian, yang harus diwaspadai adalah bahwa fenomena “deman” seperti ini, bisa juga mewabah ke berbagai daerah. Justru suasana akan menjadi gaduh apabila kemudian de-
man “telolet” tersebut menyebar ke desa, apalagi ditambah dengan “adik manis” itu. Akan terjadi saling sahut-sahutan klakson kendaraan di berbagai tempat di Indonesia, mengingat sekarang baik kendaraan roda empat maupun roda dua telah merasuk ke berbagai tempat di Indonesia. Jika ini terjadi, maka kegaduhan suara pasti akan terjadi. Pada sisi lain di tengah demikian banyaknya telepon seluler dengan berbagai permainan yang ditawarkannya, munculnya demam “telolet” ini menjadi menarik apabila dikaitkan dengan hal-hal yang berbau tradisional di Indonesia. Sebagai sebuah permainan, “telolet” ini identik dengan ketradisionalan. Ciri permainan tradisional adalah berlangsung di alam, merespons keadaan lingkungan, dapat dilakukan secara beramai-ramai dan saling interaktif. Meski menggunakan teknologi modern, yaitu klakson, masih ada unsur-unsur tradisional dalam “telolet” ini, yaitu permainannya di ruang terbuka, interaksi dengan sesama dan lingkungan. Seperti juga dengan permainan “adik manis”, jelas anak-anak yang bermain ini mendapatkan perhatian. Ciri anak-anak adalah suka mencari perhatian, dan kepuasan itu didapatkan apabila upaya untuk mencari perhatian itu mendapatkan respons. Balasan bunyi “telolet” dan ..tin..tin.. merupakan bentuk keberhasilannya mendapatkan perhatian. Kepuasan pun didapatkan. Tidak ada yang lebih besar dari anak-anak dibanding dengan perhatiannya direspons. Permainan modern yang didapatkan dari berbagai gadget atau yang didapatkan di toko-toko modern, tidak akan mampu memberikan kepuasan seperti itu, kecuali pemborosan dan tekanan kepada anak-anak. Dan sudah pasti memberatkan orang tua. Hal terakhir ini memesankan kepada orangtua atau pemerintah Indonesia, bahwa sesungguhnya anak-anak kita masih memerlukan permainan tradisional. Tidak dapat disangkal lagi, budaya bersama, gotong-royong menjadi landasan permainan itu. Maka, sudah seharusnya orang tua, pemerintah daerah atau lembaga swadaya masyarakat menggalakkan permainan tradisional dan menciptakan permainan yang berbasis budaya gotong-royong Indonesia. Demam “telolet” ini membuktikan bahwa anak-anak Indonesia masih merindukannya, mereka lebih suka dengan fenomena tradisional dibanding modern. Tentu juga pesan “om telolet om” yang muncul di tengah kesibukan orang tua dan politisi konyol Indonesia itu, memperlihatkan anak-anak kita masih perlu perhatian. ***
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Mungkinkah Acara Televisi Kita Memberikan Ilmu yang Baik KEADAAN ini sudah berlangsung sangat lama. Sebuah keadaan yang sangat mengerikan dari sebuah bangsa yang semakin jauh dari belajar dan merenungkan arti sebuah kemajuan teknologi. Televisi saat ini sudah menjadi salah satu sahabat terdekat kita yang menemani disaat santai di ruang keluarga. Televisi juga bisa kita jumpai di tempattempat umum yang biasanya berada di ruang tunggu seperti di rumah sakit, terminal dan bahkan sekarang sudah ada di dalam kendaraan umum. Sayangnya manusia yang mengisi layar kaca hanya membuat penonton senang semata tanpa
memikirkan dampak lainnya. Seperti yang selama ini terjadi adalah anak-anak yang masih menginjak masa pertumbuhan SD,SMP dan kaum remaja yang cenderung mencari idola tanpa bekal pemikiran yang cukup. Aksi mereka yang tak bisa saya sebutkan adalah aksi yang seharusnya hanya dimengerti oleh suami istri yang telah menikah karena mengandung gerakan terselubung yang meliarkan pikiran para remaja. Pemerintah harap segera cepat tanggap untuk mencekal semua acara televisi yang tak berguna itu. Abi Fatihah Jakarta
Pemerintah Semakin Jelas PEMERINTAH kita saat ini semakin jelas dan terlihat kinerjanya. Saya sebagai rakyat sangat bisa merasakan kinerja pemerintah yang dipimpin oleh Pak Joko Widodo. Saya hidup di tengah masyarakat ekonomi kelas bawah dan memang itulah kenyataan wajah Indonesia tidak bisa ditutup-tutupi. Walaupun jalanan dipenuhi berbagai merk mobil mewah ratusan juta yang ditumpangi sendirian dan itu terjadi pada banyak individu mengendari mobil mewah sendiri-sendiri dan di sela-selanya ada berduyunduyun sepeda motor dengan berbagai kelas juga tentunya namun mayoritas adalah sepeda motor kalangan bawah yang hanya un-
tuk sekedar menembus kemacetan bukan untuk gaya-gayaan seperti kalangan motor tertentu. Dari zaman Pak Harto kita selalu dilatih untuk malu dengan wajah kita yang sebenarnya. Inilah wajah kita. Dari dahulu hingga sekarang adalah samar dan gak jelas. Sangat jelas terlihat pemerintah seperti orang bingung. Pemerintahan tanpa arah. Seakan akan elit politik seperti anak bayi yang lagi sibuk ngaduk-ngaduk makanannya sendiri lalu dimasukkan kemulutnya lalu blepotan dan tumpah karena masih baru belajar makan. Semoga Pemerintah menemukan Jati Dirinya. Sujatmiko Srengseng, Jakarta Barat
Kesejahteraan yang Merata Harus Terwujud PEMERINTAH harus terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan serta pengangguran. Jika dibiarkan meningkat dan tidak cepat ditanggulangi secara sistematis dan terprogram bisa membahayakan, karena dapat menimbulkan kerawanan sosial dan keamanan yang berakibat bisa terpengaruhnya pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor industri memiliki peran strategis dalam menyumbang kinerja ekspor. Dalam kenyataannya Indonesia memiliki banyak para sarjana yang lulus tetapi sulit mendapat kesempatan kerja sesuai bidangnya. Selain itu, beberapa penelitian
menunjukkan keterkaitan sektor industri relatif lebih dinamis dibanding sektor lain. Dan pada akhirnya, sektor industri mampu menyediakan kesempatan kerja yang berkualitas dibandingkan sektor lainnya. Tetapi sebenarnya, peningkatan jumlah pengangguran yang terus terjadi di Indonesia ini, diduga akibat program penanganan yang bersifat sementara. Akibat penanganan yang sementara dan program yang terkesan monoton itu membuat jumlah pengangguran sulit bisa ditekan. Alamsyah K Kampung Melayu, Jakarta Timur
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Bogor : Aris Basuki, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Percetakan : PT SATRIA NARADHA PERS, Cikarang, Bekasi Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Kamis 29 Desember 2016
6
Kemenpora Keluarkan
Rekomendasi Kongres PSSI di Bandung
Suluh Indonesia/ant
PERTANGGUNGJAWABAN - Salah satu pertandingan di kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC). Kemenpora menagih pertanggungjawaban pelaksanaan kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 yang dipromotori PT Gelora Trisula Semesta (GTS) karena pelaksanaannya telah tuntas.
Kemenpora Tagih
Pertanggungjawaban Kompetisi ISC JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menagih pertanggungjawaban pelaksanaan kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 yang dipromotori PT Gelora Trisula Semesta (GTS) karena pelaksanaannya telah tuntas. Kepala Komunikasi Publik Kemenpora Gatot S Dewa Broto di Jakarta, Rabu, mengatakan pertanggungjawaban pelaksanaan kompetisi sangat penting karena akan dijadikan bahan referensi pemerintah maupun PSSI untuk menggelar kompetisi musim 2017. “Kompetisi ini berlangsung berdasarkan rekomendasi dari
Polisi Tangkap
Penganiaya Wasit Piala Wali Kota Ternate
TERNATE - Aparat Kepolisian Polres Ternate, Maluku Utara (Malut) berhasil menangkap dua orang pelaku berinisial Adi dan Riki pelaku penganiayaan wasit Ishak Ibrahim saat memimpin pertandingan Piala Walikota Ternate antara PS Banteng melawan PS Puma. “Dua pelaku bernama Jainul Andi Aco dan Zainudin itu tengah diburu polisi,” kata Kasat Reskrim Polres Ternate, AKP Moch Arinta Fauzi di Ternate, kemarin. Riki dan Adi ditangkap di rumah mereka masing-masing dan keduanya merupakan pendukung tim PS Banteng yang telah menganiaya wasit Ishak Ibrahim hingga babak belur. Namun, kata Arinta, pihaknya belum bisa memberikan informasi secara detail terkait penangkapan dua pelaku tersebut dengan alasan masih mengejar dua pelaku lainya. “Nanti kalau pelaku sudah ditangkap semuanya, baru saya sampaikan secara detail sementara ini kan baru dua yang kita amankan untuk perkembangan,” kata Arinta. Sementara Ketua Panitia Walikota Cup Amin Subuh mengatakan insiden pengeroyokan dan penganiayaan wasit dalam turnamen sepak bola walikota Cup yang mempertemukan tim PS Banteng dan PS Puma berakhir kericuhan itu disesalkan. (ant)
Kemenpora tertanggal 18 April, jadi kami punya hak untuk mengingatkan agar laporan kegiatan untuk segera dilaporkan ke Menpora. Surat sudah kami kirimkan,” katanya. Gatot yang juga menjabat sebagai Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora ini menjelaskan selama ini pihaknya juga sudah proaktif dalam menyampaikan laporan pertanggungjawaban atas sejumlah insiden selama ISC 2016 seperti kejadian konflik di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta antara suporter Jakmania dengan aparat Polda Metro Jaya. Selain itu kerusuhan saat pertandingan
PSS Sleman melawan Persinga. Selain itu, pemerintah juga turun tangan terkait dengan validitas sejumlah pemain asing yang sempat menjadi kontroversi atas dasar data dari Save Our Soccer (SOS). Kesemuanya direspons dengan baik oleh GTS dan untuk itu pihaknya meminta pertanggungjawaban terbaik ISC 2016. Pertanggungjawaban yang diminta pemerintah, kata Gatot, di antaranya adalah untuk mengetahui sejauh mana tingkat fair play dari setiap klub, sejauh mana tanggung jawab setiap tuan rumah dalam menyelengarakan pertandingan, sejauh mana
perberlakukan FIFA Safety Guidelines bisa diterapkan. “Kami juga ingin tahu sejauh mana kewajiban finansial klub terhadap pemainnya dapat dipenuhi. Selain itu sejauh mana hak siar dapat diterapkan secara konsisten dan transparan,” kata Gatot. Meski saat ini meminta pertanggungjawaban pelaksanaan ISC, Kemenpora juga mengakui bahwa pelaksanaan kompetisi ini tidak mudah karena berlangsung saat pembekuan PSSI berlangsung. Kompetisi ini juga dinilai cukup efektif untuk mengisi kekosongan sebelum kompetisi resmi digelar. (ant)
JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengeluarkan surat rekomendasi pelaksanaan Kongres PSSI di Bandung, Jawa Barat, 8 Januari setelah sebelumnya Sekjen PSSI Ade Wellington mengajukan surat permohonan kepada Menpora. “Surat rekomendasi sudah kami kirimkan hari ini. Surat juga ditembuskan ke Kepala Kepolisian Republik Indonesia,” kata Kepala Komunikasi Publik Kemenpora, Gatot S Dewa Broto di Jakarta, kemarin. Dalam surat rekomendasi dengan nomor surat 1416/D. IV/XII/2016 tertulis jelas jika pemerintah dalam hal ini Kemenpora memberikan rekomendasi Kongres PSSI di Bandung sesuai dengan keputusan PSSI. Kondisi ini berbeda dengan sebelumnya yang terjadi tarik ulur. Pada kongres sebelumnya antara pemerintah dengan PSSI beda pendapat soal lokasi kongres meski akhirnya mendapatkan kesepakatan kongres digelar di Jakarta. Sebelumnya PSSI menginginkan kongres dengan agenda pemilihan pengurus di Makassar, sedangkan
pemerintah ingin di Jakarta. Kemenpora dalam suratnya berharap pelaksanaan kongres pertama PSSI dibawah pimpinan Edy Rahmayadi ini berlangsung dengan lancar dan diselenggarakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sementara itu Sekjen PSSI Ade Wellington mengatakan jika pihaknya telah menetapkan lokasi kongres yaitu Hotel Aryaduta Bandung. Sebelum memutuskan lokasi tersebut pihaknya terlebih dahulu melakukan verifikasi terhadap beberapa hotel yang ada di kota kembang itu. Dalam kongres perdana dibawah pimpinan Edy Rahmayadi ini ada beberapa agenda yang bakal digelar diantaranya pengukuhan kepengurusan PSSI periode 2016-2020. Selain itu terkait pembagian tugas 12 anggota Komite Eksekutif (Exco). Selain itu, ada agenda yang tidak kalah penting yaitu membahas masa depan atau status tim yang pada kongres sebelumnya tidak jadi dibahas. Tim yang bakal dibahas adalah Persebaya Surabaya, Arema Indonesia, Persibo Bojonegoro, Persema Malang, Persewangi Banyuwangi, Persipasi Kota Bekasi dan Lampung FC. (ant)
Ikasi Jalin Kerja Sama
Pembinaan dengan Korea JAKARTA - Pengurus Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB Ikasi) menjalin kerja sama dengan Korea National Sport University dalam pembinaan atlet yang dipersiapkan untuk menghadapi kejuaraan internasional. Ketua Umum PB Ikasi Agus Suparmanto dalam keterangannya kepada media di Jakarta, Rabu, mengatakan kerja sama yang dijalin dengan Korea ini merupakan salah satu proses pembinaan berkesinambungan untuk meningkatkan prestasi atlet Indonesia. “Korea merupakan salah satu negara kuat untuk cabang olahraga anggar. Bahkan pada Olimpiade 2016 lalu atletnya juga mampu menyumbang medali emas. Makanya kami sangat mengapresiasi kerjasama ini. Semoga bisa memotivasi dan memberi semangat pada atlet Indonesia,” katanya. Kerja sama PB Ikasi dengan Korea sebenarnya
sudah terjalin cukup lama. Sebelum mendapatkan kunjungan dari Korea National Sport University, atlet Indonesia yang menjalani pemusatan latihan ini juga mendapatkan kunjungan dan latih tanding bersama dengan timnas Korea. Khusus dari Korea National Sport University, ada 12 atlet yang didatangkan dan selanjutnya berlatih bersama dengan atlet Indonesia di Cilandak Comercial Estate, Cilandak, Jakarta Selatan. Latihan bersama ini diharapkan mampu mengejar ketertinggalan atlet Indonesia dengan atlet internasional yang lain. Perwakilan dari Korea National Sport University, Tae Suk mengatakan jika potensi atlet Indonesia sebenarnya sangat besar. Saat ini tinggal bagaimana atlet yang ada saat ini dimaksimalkan. Sistem latihan harus ditingkatkan sehingga target bisa tercapai. “Atlet Indonesia sebenarnya memiliki kemampuan yang bagus, saat ini tinggal dilatih
dengan giat saja sehingga bisa sama dengan atlet Korea. Kami sangat mengapresiasi pembinaan yang dilakukan Ikasi,” kata Tae Suk. Sementara itu ketua penyelenggara latih tanding Indonesia-Korea, Khairuman mengatakan sebagai tuan rumah pihaknya tidak ingin melawatkan kesempatan untuk menambah pengetahuan dari atlet yang telah menunjukkan kualitasnya. Apalagi Indonesia sudah dihadapkan dengan SEA Games 2017. “Yang paling penting kita mendapatkan pelatihan yang merupakan rangkaian persiapan untuk SEA Games 2017 di Malaysia. Kedatangan mereka sangat menguntungkan bagi kita,” katanya. Selain SEA Games 2017, atlet anggar Indonesia juga harus bersiap diri menghadapi Asian Games 2018. Apalagi kejuaraan empat tahunan ini bakal digelar di Jakarta dan Palembang. (ant)
lahraga
Suluh Indonesia, Kamis 29 Desember 2016
7
Mourinho Desak Martial Ikuti Jejak Mkhitaryan LONDON - Jose Mourinho mendesak Anthony Martial untuk mengikuti jejak Henrikh Mkhitaryan dan membuka jalannya untuk masuk ke tim inti Manchester United. Martial mendapati dirinya tidak masuk dalam rencana-rencana tim inti Mourinho, setelah empat kali tampil sebagai pemain pengganti dari 11 penampilannya di Liga Inggris musim ini, namun sang manajer berkata
bahwa ia tidak memiliki rencana untuk menjual penyerang Prancis berusia 21 tahun itu. “Anthony masih sangat, sangat muda — orang-orang melupakannya — dan pada musim terakhir Manchester United bermain sangat berbeda. Ia pada dasarnya bermain di depan,” kata Mourinho kepada media Inggris. “Tim memiliki banyak penguasaan bola yang pasif,
hanya menunggu untuk memberikannya ke ruang untuk dikejar Anthony dan mencetak gol. Musim ini lebih sulit. Ia sedikit memerlukan waktu untuk memperbaiki diri.” Pemain internasional Armenia Mkhitaryan juga kesulitan untuk menembus tim inti pada fase awal musim ini, namun ia berhasil masuk ke sana dengan penampilan gemilang di Liga Europa saat
melawan Zorya Luhansk pada awal bulan ini. “Setiap pemain berbeda. Saya mendapati musim ini bahwa situasinya (Mkhitaryan) lebih sulit daripada Anthony,” tambah Mourinho. “Mkhiatryan sangat terbuka dan memahami perbedaan antara saya dan pelatihpelatih lain yang pernah mengasuhnya.” “Perbedaan antara keperluan Liga Inggris dan Liga
Ukraina, atau bahkan Liga Jerman: filosofi permainannya sangat berbeda. Dan ia banyak memperbaiki diri tanpa bermain, namun ia banyak bekerja untuk mencapai level (yang diperlukan).” United, yang menghuni peringkat keenam di liga, tertinggal 13 angka dari pemuncak klasemen Chelsea setelah 18 pertandingan, akan menjamu tim peringkat ke-15 Middlesbrough pada Sabtu. (ant)
Klopp Berharap Pertandingan Istimewa
Hadirkan Ancaman Bagi Guardiola LONDON - Juergen Klopp tak sabar menanti pertandingan Liga Inggris antara Liverpool melawan Manchester City setelah mendengar manajer mereka, Pep Guardiola, menghadiri laga saat timnya menang 4-1 atas Stoke City di Anfield kemarin. Liverpool menghuni peringkat kedua di klasemen, unggul satu angka atas City setelah memainkan 18 pertandingan, namun mereka akan berharap dapat melanjutkan peluang meraih gelar dengan mengalahkan pasukan Guardiola pada Sabtu untuk tetap menempel pemuncak klasemen Chelsea, yang menggenggam keunggulan enam angka. “Ini merupakan pertandingan sulit namun menyenangkan bagi kedua tim, dan hal terbaik adalah itu ada di sini di Anfield,” nilainya.
Di atas lapangan, cedera demi cedera telah membatasi Daniel Sturridge sehingga ia hanya memainkan peran minor dalam rencana-rencana tim inti Klopp musim ini, memicu spekulasi mengenai masa depan jangka panjang sang penyerang di Anfield. Bagaimanapun, Sturridge menegaskan ia hanya fokus pada mendapatkan kembali tempatnya di tim inti setelah mencetak gol pertamanya di Liga Inggris musim ini ketika timnya meraih kemenangan pada Selasa. “Merupakan hal yang menyenangkan untuk bermain dan mencetak gol-gol. Itu hal penting yang dilakukan tim dan memberikan tekanan. Hal terpenting adalah saya menjaga pola pikir saya sepositif mungkin,” kata pemain internasional Inggris itu kepada Sky Sports. (ant)
Suluh Indonesia/ap
EKSPRESI KLOPP - Ekspresi pelatih Liverpool Juergen Klopp saat menyaksikan asuhannya melawan Stoke City pada lanjutan Liga Inggris di Anfield kemarin. Klopp berharap pertandingan Liverpool melawan Manchester City nanti menghadirkan ancaman bagi Guardiola.
Westbrook Kembali Usung Kemenangan Thunder MIAMI - Bintang Oklahoma City Thunder, Russell Westbrook, kembali mengusung timnya meraih kemenangan dalam laga lanjutan NBA dengan mencatatkan triple-double lewat 29 poin, 17 rebound dan 11 assist saat membekap Miami Heat 106-94 di American Airlines Arena, Florida, Amerika Serikat, Rabu WIB. Enes Kanter dan Steven Adams juga turut berkontribusi untuk kemenangan Thunder dengan masing-masing mengantongi 19 dan 15 poin. Sementara itu di kubu tuan rumah, Josh Richardson memimpin daftar pencetak angka terbanyak dengan 22 poin disusul 16 poin James Johnson dan 15 poin Tyler Johnson, demikian statistik pertandingan laman resmi NBA. Kemenangan itu membuat Thunder yang menempati urutan kelima klasemen sementara Wilayah Barat semakin menajamkan catatan mereka menjadi 20 kemenangan dan 12 kekalahan (20-12), sementara Heat (10-22) tertahan di urutan ke-13 Wilayah Timur. Thunder segera melesat meraih keunggulan 33-19 di kuarter pertama, yang diwarnai alleyoop dunk Adams menyambut umpan Westbrook di sisa waktu empat menit sembilan detik. Heat unggul 29-28 dalam perolehan poin kuarter kedua, namun hanya mampu sedikit memangkas ketertinggalan menjadi 48-61 di pengujung paruh pertama pertandingan. Tim tamu kembali menjauh dengan mengantongi 26 poin tambahan demi memperbesar keunggulan 87-69 atas Heat kala menutup kuarter ketiga. Modal selisih keunggulan 18 poin membuat Thunder tetap menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan 106-94 meski hanya mencetak 19 poin di kuarter pamungkas. Kedua tim akan melakoni laga lanjutan pada Jumat (30/12) WIB, kala Thunder menyambangi kandang Memphis Grizzlies (20-14) dan Heat bertandang ke markas Charlotte Hornets (17-14). (ant)
Suluh Indonesia/ap
TEMBAKAN TIGA ANGKA – Guard Oklahoma City Thunder Russell Westbrook (0) melakukan tembakan tiga angka dihadang forward Miami Heat Justise Winslow (20) pada babak kedua kompetisi NBA di Miami, kemarin.
Dukungan Penambahan
Jumlah Peserta Piala Dunia Bertambah
DUBAI - Federasi-federasi sepak bola mendukung rencana-rencana untuk menambah jumlah peserta Piala Dunia melampaui 32 tim, kata Presiden FIFA Gianni Infantino di Dubai kemarin. Petinggi federasi sepak bola global itu ingin menambah jumlah tim yang bermain pada turnamen final Piala Dunia menjadi 48 tim, dengan berargumen bahwa hal itu dapat dilakukan dengan kerangka waktu yang sama dengan turnamen saat ini. Federasi-federasi sepak bola global sepakat mendukung ditambahnya jumlah tim peserta turnamen, kata Infantino, yang juga sempat menyarankan turnamen berisi 40 tim. Infantino, yang berbicara di konferensi pers, mengatakan turnamen berisi 48 tim merupakan turnamen dengan struktur keuangan yang paling menguntungkan. Presiden FIFA itu sebelumnya menyarankan turnamen berisi 48 tim namun dengan satu putaran kualifikasi yang melibatkan 32 tim, di mana 16 pemenang akan mengikuti fase grup berisi 32 tim dan bergabung dengan dengan 16 tim yang akan mendapatkan “bye.” Ketika ia terpilih pada Februari, Infantino berjanji untuk menambah jumlah peserta Piala Dunia dari 32 tim menjadi 40 tim. Infantino belakangan mengatakan kepada para pewarta bahwa hal itu akan diserahkan kepada para anggota dewan FIFA untuk menentukan “proses demokratis” perihal penambahan tim tersebut. (ant)
Nasi nal
Suluh Indonesia, Kamis 29 Desember 2016
8
Bupati Minta
Setiap Desa Miliki Taman Baca PANDEGLANG - Bupati Pandeglang Provinsi Banten Irna Narulita meminta setiap desa/kelurahan memiliki minimal satu Taman Baca Masyaraat (TBM). “Saya harapkan satu desa/kelurahan satu TBM ini untuk mendukung program Gerakan Indonesia Membaca,” katanya pada kegiatan pencanangan program Gerakan Membaca di Kecamatan Cibaliung, Pandeglang, kemarin. Pemkab Pandeglang sangat mendukung Gerakan Membaca Nasional yang dicanangkan oleh pemerintah pusat dan sebagai bentuk nyata dukungan itu maka kegiatan di Kecamatan Cibaliung dinamakan program “Pandeglang Untuk Indonesia Membaca”. “Kami dan seluruh SKPD sangat mendukung sekali Gerakan Indonesia Membaca untuk memeran-
gi buta aksara secara nasional, termasuk yang ada di Pandeglang. Irna juga menekankan agar setiap desa/kelurahan, selain memiliki minimal satu TBM, juga ada taman pintar, taman Al-Quran sahabat keluarga yang diselaraskan dengan Taman Baca Masyarakat (TBM). Bupati berharap Gerakan Pandeglang Membaca itu tidak hanya seremonial saja, melainkan jadi agenda rutin dan berkelanjutan, sehingga secara bertahap buta huruf yang saat ini jumlah penderitanya masih tinggi, bisa dientaskan. “Buta huruf yang saat ini masih di kisaran 19 ribu yang ada di Pandeglang, dengan dukungan dari pemerintah pusat, melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kami
yakin akan terentaskan,” ujarnya. Menurut dia, jika pengentasan buta huruf bisa dilakukan, atau minimal dapat dikurangi jumlahnya, maka Indeks Pembangunan Manusia di Pandeglang dapat meningkat. Selama ini Pemkab Pandeglang berupaya untuk menuntaskan penderita buta huruf/aksara, di antaranya dengan memperbanyak pendirian lembaga pandidikan nonformal. Ia juga menyatakan untuk mencapai warga melek huruf 100 persen sulit karena berbagai faktor diantaranya karena usia, namun paling tidak bisa hingga 99 persen. “Masih banyak masyarakat yang kurang memandang penting pendidikan,’’ katanya. (ant)
PKH Lebak
Suluh Indonesia/ant
Diterima 19.000 Warga LEBAK - Sebanyak 19.000 warga Kabupaten Lebak menerima dana Program Keluarga Harapan (PKH) triwulan IV guna membantu pendidikan anak juga kesehatan ibu dan bayi. “Semua warga yang menerima bantuan dana sosial itu adalah dari keluarga rumah tangga sangat miskin,” kata Koordinator Pendamping PKH Kabupaten Lebak Iswadi di Lebak, Rabu. Selama ini, penyaluran dana PKH di Lebak berjalan lancar guna mendukung program kesejahteraan masyarakat. Sebab, tujuan PKH itu untuk memutus mata rantai kemiskinan. Para penerima dana PKH itu untuk pelajar SD sebesar Rp450 ribu, SMP Rp750 ribu dan SMA/SMK Rp1 juta per tahun.
Sedangkan, penerima PKH untuk anak bawah lima tahun atau balita Rp1,2 juta dan ibu hamil Rp1,2 juta per tahun. “Kami minta dana PKH itu digunakan sebaik-baiknya untuk peningkatan kesejahteraan sosial,” katanya. Menurut dia, selama ini pencairan PKH sejak triwulan pertama sampai saat ini tepat waktu melalui Kantor Pos Rangkasbitung dan 10 Kantor Pos Cabang Kecamatan. Bahkan, penyaluran PKH sejak tahun 2010 hingga saat ini dinilai berhasil dengan indikator tingkat anak melanjutkan pendidikan cukup tinggi hingga SMA/SMK. Selain itu juga tingkat kematian ibu dan bayi semakin berkurang. Karena itu, pihaknya ber-
harap PKH terus dilanjutkan karena secara langsung dapat meningkatkan kesejahteraan. Penyaluran PKH pada triwulan IV menjadi 19.000 jiwa dari sebelumnya 18.036 jiwa. Mereka para penerima PKH itu memenuhi persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. Persyaratan penerima PKH, kata dia, berdasarkan mekanisme pemilihan sesuai kriteria yang ditetapkan, seperti ibu hamil/ nifas, memiliki bayi sampai usia 6 tahun dan anak usia sekolah sampai dengan 18 tahun. “Kami akan menindaktegas jika dana PKH itu untuk konsumtif. Tindakan tegas itu dengan pencabutan sebagai peserta PKh,” ujarnya. (ant)
PEMBATASAN KENDARAAN - Kendaraan melintas di jembatan Ploso di Jombang, kemarin. Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jatim membatasi kendaraan bermuatan lebih dari delapan ton melintas di jembatan Ploso karena pertimbangan keamanan dan kondisi jembatan yang dibangun tahun 1986 tersebut semakin memprihatinkan.
Penderita HIV/AIDS di Kalteng
Termasuk Usia Produktif PALANGKA RAYA - Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Kalteng mencatat, penderita penyakit mematikan itu di provinsi setempat tercatat 71,1 persen merupakan penduduk usia produktif. “Persentase tersebut merupakan akumulasi data sampai tahun 2015 yang di dalamnya dibagi menjadi enam kategori berdasarkan kelompok usia,” kata Sekretaris KPA Kalteng, William Katopo di Palangka Raya, kemarin. Dia menerangkan, 71,1 persen tersebut merupakan
masyarakat dengan kelompok masyarakat produktif yakni usia 25-49 tahun. Pria perantauan asal Manado itu menambahkan, urutan kedua penderita HIV/ AIDS pada kategori tersebut ialah mereka yang berada dengan kisaran usia 20-24 tahun dengan persentase mencapai 13,8 persen. “Sementara untuk urutan ketiga terbanyak penderita HIV/ AIDS ialah mereka yang usianya 50 tahun ke atas dengan persentase 6,7 persen,”
ucapnya. Urutan selanjutnya berada pada kelompok usia kurang dari empat tahun dengan jumlah 3,1 persen. Sementara urutan terakhir berada pada usia 15-19 tahun dan 5-14 tahun yang sama-sama menempati angka 2,6 persen dari seluruh penderita golongan usia. Sampai akhir semester satu 2016, sebanyak 810 orang juga terdata tertular penyakit HIV/ AIDS, sementara pada semester yang sama pada 2015 terdata 647 orang di Kalteng men-
ingkat 4,7 persen. Data yang dirilis KPA Kalteng pada golongan jenis pekerjaan menunjukkan kalangan ibu rumah tangga juga berada di urutan kedua terbanyak penderita penyakit HIV/AIDS di Kalimantan Tengah, atau 19,4 persen dari total temuan kasus pada rentang 2005-2015. “Data itu menunjukkan penyebaran HIV/AIDS telah mengancam seluruh lapisan dan golongan masyarakat sehingga perlu dukungan seluruh elemen masyarakat,’’ katanya. (kmb)
DPRD Bantul Minta
Pemkab Evaluasi Pegawai Honorer BANTUL - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta meminta pemerintah setempat melakukan evaluasi kinerja pegawai honorer atau tidak tetap di lingkungan pemerintahan daerah ini. “Momentum akhir tahun anggaran ini dapat digunakan untuk melakukan evaluasi atas kinerja pegawai honorer, apakah benarbenar menunjang kebutuhan setiap SKPD atau tidak,” kata anggota Badan Anggaran DPRD Bantul Setiya di Bantul, kemarin.
Suluh Indonesia/ant
PENAMBANGAN PASIR SUNGAI LUKULO - Warga menambang pasir secara tradisional di Sungai Lukulo di Klirong, Kabupaten Kebumen, kemarin. Pasir untuk dikirim ke sejumlah daerah di Jateng itu dijual seharga sekitar Rp300 ribu per truk.
JKN KIS Sigi
Dialokasikan Rp 4 Miliar PALU - Pemerintah Kabupaten Sigi mengalokasikan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) tahun 2017 sebesar Rp4 miliar untuk penerima bantuan iuaran (PBI), integrasi jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) ke Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS). “APBD Sigi tahun 207 sebesar Rp1,53 triliun, sekitar Rp4 miliar, akan kami dorong untuk integrasi Jamkesda ke JKN KIS,” kata Bupati Sigi, Muhammad Irwan Lapata di Palu, kemarin. Irwan menjelaskan jumlah itu diperuntukan untuk membiayai sekitar 13 ribu penduduk yang telah diverifikasi dan masuk dalam kategori miskin. Penduduk di Sigi sekitar 224.014
jiwa. Dari data itu, terdapat 23 ribu jiwa yang telah dilakukan pendataan masuk dalam kategori miskin oleh kelompok kerja yang telah dibentuk. “Namun setelah dilakukan proses verifikasi dan validasi, ditemukan 13 ribu jiwa yang ditemukan berdasarkan nama, alamat dan nomor induk kependudukan (NIK) atau by name, by adress dan by NIK,” katanya. Bupati optimis, target per 1 Januari 2019, seluruh masyarakat Indonesia sudah terdaftar sebagai peserta JKN KIS, akan diselesaikan khususnya Kabupaten Sigi. Karena program itu kata dia, juga memiliki hubungan dengan visi misi pemerintah Sigi periode 2016-2021.
Visi Pemkab Sigi yakni terwujudnya Kabupaten Sigi yang maju, mandiri berbasis ekonomi kerakyatan, dengan salah satu misinya meningkatkan akses dan kualitas pelayanan pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. “Saya berharap di pertengahan tahun 2017, angka 13 ribu dapat dituntaskan. Mudahmudahan teman-teman di unit yang bekerja dalam pokja juga dapat membantu merealisasikannya. Karena datanya akan terus diperbaharui,” tutup Bupati. Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan cabang Palu, Gerry Adhikusuma memberikan apresiasi atas kinerja Pemkab Sigi. (ant)
Menurut dia, evaluasi pegawai honorer dilakukan sebagaimana amanah evaluasi gubernur atas APBD Bantul 2017 yang merekomendasikan agar pengadaan tenaga honorer harus menyesuaikan standar kebutuhan pegawai dimaksud. Selain itu, kata dia, juga harus berdasarkan rekomendasi BKD sesuai dengan Undang Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN. “Saya tidak tahu persis di
mana saja pegawai honorer itu ditempatkan. Namun saya yakin setiap SKPD ada, sehingga anggaran honorarium pegawai itu, saya harapkan digunakan secara efektif dan efisien,” katanya. Ia menyebutkan, seperti di Pasar Seni Gabusan dengan sekitar 30 honorer, sehingga SKPD yang bersangkutan dapat melakukan evaluasi, kirakira seimbang tidak dengan capaian kinerjanya, termasuk juga di tempat-tempat lain. “Kami
berharap ada standar beban kerja termasuk juga standar pemberian honor, kami tidak ingin ada yang kerja keras dan kontribusi besar diberi honor kecil dan sebaliknya. Ini bagian dari semangat keadilan dan kesejahteraan,” katanya pula. Setiya menegaskan bahwa penekanan DPRD adalah soal evaluasi kinerja, karena kontraknya diperbaharui tiap tahun, sementara terkait standar honor, pihaknya berharap sesuai UMR. (ant)
SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yan g m e n g u a s a i kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas
atas. Untuk yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-
konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)
Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.154, Jati Makmur, Pondok Gede. WA: 081210851111 Tlp :081311326629