20 HALAMAN
NOMOR 147 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
kamis pon, 18 januari 2018
217
sungai
162
sungai
JUMLAH SUNGAI
401sungai
22
sungai
Berair Mati sepanjang (Berair saat tahun hujan)
lintas kota
KEBUTUHAN AIR SEKTOR PARIWISATA Spa
Mandi
rata-rata 1.300 liter/wisatawan/hari
Kuta 800 liter/wisatawan/hari Jimbaran Seminyak
Kolam renang
1.300
liter/wisatawan/hari
1.400
liter/wisatawan/hari
3.270
Ubud
liter/wisatawan/hari sumber: PusDat Bali Post
KAWASAN hutan di Bali kerap mendapat sorotan. Selain luasnya mengalami penyusutan, juga terjadi penebangan yang masif. Hutan Bali Barat, contohnya. Di kawasan tersebut banyak areal hutan yang sudah gundul. Hanya ditumbuhi semak. Ini tentu akan berdampak pada ketersediaan air di Bali. Selain itu, Bali juga menghadapi pencemaran sungai. Dari 22 sungai lintas kabupaten, Tukad Mati berkategori cemar berat. Sementara Tukad Badung mengalami pencemaran sedang. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Bali I Gede Suarjana mengatakan, kawasan hulu tidak saja wajib dijaga oleh pemerintah, juga semua pihak harus menjaganya termasuk kalangan bisnis. DLH khususnya bertugas melakukan evaluasi dan monitoring, serta pengawasan. ‘’Pemerintah khususnya DLH, berupaya menjaga agar jangan sampai ada kegiatan yang bertentangan dengan tata ruang di kawasan hulu. Kalau sudah bertentangan dengan tata ruang, itu namanya pelanggaran,’’ ujarnya, Rabu kemarin. Suarjana menambahkan, DLH juga berkewajiban untuk menjaga sempadan danau, sungai, dan pantai dari pelanggaran. Oleh karena itu, segala izin tidak boleh dikeluarkan sebelum ada persetujuan dari tata ruang. Apabila dari pantauan DLH ditemukan ada pelanggaran, maka akan disampaikan kepada instansi terkait seperti misalnya Dinas Kehutanan. ‘’Tidak ada anggaran khusus di Dinas Lingkungan Hidup, di Dinas Kehutanan atau BKSDA, itu yang punya (anggaran menjaga kawasan hulu - red),’’ imbuhnya. Menurut Suarjana, DLH selama ini lebih fokus pada kegiatan pengawasan dan pemantauan kualitas air. Sementara kegiatan pemeliharaan dilakukan oleh instansi lain seperti Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, Balai Wilayah Sungai Bali Penida, dan Dinas PU. ‘’Kita kan memantau, misalnya kalau ada
yang membuang sampah. Kemudian, menetapkan status mutu sungai dan kelas air,’’ ujarnya. Terkait sungai di Bali, lanjut Suarjana, ada satu dari 22 sungai lintas kabupaten yang masuk dalam kategori cemar berat yakni Tukad Mati. Selanjutnya, Tukad Badung dari segi kualitas termasuk cemar sedang, dan sisanya cemar ringan. ‘’Terjadinya cemar sedang atau cemar berat artinya bahwa beberapa parameter ada yang melampaui baku mutu. Katakanlah seperti BOD (Biochemical Oxygen Demand), COD (Chemical Oxygen Demand), kemudian TSS (berkaitan dengan kekeruhan air - red),’’ ujarnya. Suarjana melanjutkan, air sungai yang mengalami cemar itu sebetulnya masih bisa diolah untuk air minum. Namun, biaya pengolahan akan semakin besar tergantung tingkat pencemarannya. ‘’Sungai itu semuanya bisa diolah, tidak ada yang tidak bisa diolah. Tapi semakin tercemar akan semakin besar biaya pengolahannya,’’ tandasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Bali IGN Wiranatha memaparkan, perlindungan kawasan hulu, utamanya hutan merupakan hal yang vital untuk menjaga ketersediaan air. Hutan di Bali luasnya 136.831,66 hektar (ha). Setiap tahun, anggaran untuk menjaga keberadaan hutan mencapai kurang lebih Rp 7,5 miliar. Hal. 19 Kawasan Hutan
Bali Post/dok
TUKAD BADUNG - Aliran Tukad Badung yang membelah pusat Kota Denpasar. Tukad Badung merupakan satu-satunya yang berkategori cemar sedang. Sementara Tukad Mati mengalami pencemaran berkategori berat.
Presiden Jokowi Pertahankan Hartarto
Perguruan Tinggi Belum Peka Ancaman Korupsi Medan (Bali Post) – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengatakan perguruan tinggi di Indonesia belum terlalu peka soal ancaman dan dampak korupsi. ‘’Meski kita tertatih, prestasi Indonesia dieradikasi korupsi ada. Indeks Persepsi Korupsi Indonesia jika dilihat di ASEAN awalnya paling rendah. Data 2016, angka Indonesia 3,7 berada di posisi tiga dan Malaysia justru ada di angka 4,7,’’ kata Ketua KPK dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2018 Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) di Universitas Sumatera Utara (USU), Medan, Rabu (17/1) kemarin. Hal itu, menurutnya, merupakan gambaran bahwa hasil pemberantasan korupsi ada, tetapi masih perlu keterlibatan semua pihak. Persoalannya, menurutnya, masih banyak yang melihat seolah korupsi itu hal biasa saja, padahal kelaparan di Papua salah satu cermin. ‘’Dana otonomi khusus begitu besar, larinya ke mana?’’ kata Agus. ‘’Gambaran pendidikan Indonesia dengan anggaran Rp 400 triliun, tetapi masih ada ditemukan sekolah bobrok, terutama untuk sekolah dasar,’’ ujarnya. Keadaan semacam itu, dinilainya mengherankan. Apalagi, dikemukakannya pula, perguruan tinggi Indonesia di jajaran dunia peringkatnya pun masih kalah dari negara-negara lain. Hal. 19 20 Negara
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Tukad Badung Cemar Sedang
CADANGAN AIR DI BALI
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
JK: Urus Partai Malam Hari Jakarta (Bali Post) – Airlangga Hartarto, Ketua Umum Golkar, masih dipertahankan sebagai Menteri Perindustrian oleh Jokowi. Sementara itu, Menteri Sosial yang dijabat Khofifah Indar Parawansa diganti oleh Idrus Marham yang juga Sekjen DPP Golkar. Usai pelantikan, Presiden Jokowi mengatakan tidak mudah untuk mencari pengganti Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto, mengingat sisa masa jabatan yang tinggal satu setengah tahun. Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) juga mengatakan ketua partai yang menjadi menteri bisa mengurus partai pada malam hari, sehingga tetap bisa lebih berkonsentrasi menjalankan tugas sebagai pejabat pemerintah. ‘’Urusan partai itu kan bisa diurus malam-malam,’’ katanya setelah pelantikan pejabat negara di Istana Negara
Bali Post/ant
PELANTIKAN - Mantan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa (kiri) bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti usai upacara pelantikan Mensos, Rabu (17/1) kemarin. Presiden melantik Idrus Marham sebagai Menteri Sosial (Mensos) menggantikan Khofifah yang maju dalam Pilgub Jawa Timur.
Jakarta, Rabu kemarin, mengenai Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, yang menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar sejak pertengahan Desember 2017. Posisi Airlangga, menurut JK, berbeda dengan Khofifah Indar Parawansa, yang mengundurkan diri sebagai Menteri Sosial karena akan mengikuti pemilihan gubernur Jawa Timur. ‘’Beda dengan Khofifah karena di Jawa Timur. Ini Jakarta, jadi masih ada waktu untuk mengurus kebijakan di kabinet dan tentu akan ada penegasan-penegasan lagi,’’ katanya. Saat ditanya apakah itu berarti Airlangga tetap akan di kabinet, JK hanya mempersilakan apabila ada yang menafsirkannya demikian. JK juga mengatakan bahwa setiap partai punya kebijakan yang berbeda. ‘’Kalau Pak Airlangga jelas kebijakannya, bahwa dia menteri dulu baru ketua umum, kemudian ada waktu yang harus setidaknya 90 persen tetap mengurus kemeteriannya, itu pesan kita,’’ kata JK. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo melantik empat pejabat pemerintah yaitu Idrus Marham, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar dan Marsekal TNI Yuyu Sutisna. Sejumlah menteri Kabinet Kerja menghadiri acara tersebut sejak pukul 08.30 WIB. Hal. 19 Dewan Pertimbangan
Kemelut Hanura
Wiranto Pastikan Tak Ada Munaslub
Bali Post/ade
NELAYAN - Ribuan nelayan dari berbagai daerah menggelar aksi demonstrasi di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (17/1) kemarin. Mereka mendesak pemerintah melegalkan penggunaan cantrang bagi para nelayan. Presiden Joko Widodo didampingi Mensesneg Pratikno serta Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menerima perwakilan nelayan di Istana Merdeka, Jakarta.
Jakarta (Bali Post) – Pendiri Partai Hanura Wiranto yang juga Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) menegaskan tidak ada musyawarah nasional luar biasa (munaslub) pascamosi tidak percaya kepada Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang. ‘’Tidak ada itu istilah munaslub, kami akan lakukan evaluasi,’’ kata Wiranto di lingkungan Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/1) kemarin. Kata Wiranto, konflik internal biasa dalam kepartaian. ‘’Kami introspeksi, tapi tidak harus menghancurkan partai. Prinsipnya saya mengajak ayo rukun karena tugas ke depan berat. OSO saya ajak bicara, kami sepakat introspeksi dan tetap melakukan usaha untuk kompak karena ini Partai Hanura,’’ tambah Wiranto. Wiranto mengaku dirinya sebagai Ketua Dewan Pembina Hanura yakin konflik tersebut akan diselesaikan dalam satu hari. ‘’Hari ini juga selesai kok, akan kami atur, tidak akan kami jelaskan dulu. Tapi kami kembali lakukan langkah-langkah zero option, tidak ada pemecatan itu,’’ ungkap Wiranto. Wiranto juga menilai bahwa dirinya masih
percaya kepada OSO. ‘’Tidak usah bicara teknis, partai saya dirikan dan bangun, dan saya percaya OSO melanjutkan itu. Hanura kekuatannya di hati nurani, kami menyelesaikannya secara hati nurani, pecat-memecat urusan internal kami, kami tidak mau urusan internal terkespos ke publik karena yang bisa selesaikan hanya kita,’’ jelas Wiranto. Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Hanura I Gede Pasek Suardika mengatakan, DPP Partai Hanura masih memberi kesempatan kepada sejumlah DPD Provinsi dan DPC Kabupaten/Kota yang sempat membelot untuk kembali merapatkan barisan di bawah kepemimpinan Ketua Umum Oesman Sapta Odang (OSO). ‘’Saat ini yang sudah resmi bergabung kembali adalah DPD dan DPC Jatim, Yogyakarta, Jawa Barat, Maluku, Kaltara, Kaltim. Dan sejumlah wilayah lainnya,’’ kata Suardika dalam keterangan pers usai Rapat Koordinasi Pimpinan DPD Hanura di seluruh Indonesia di Hotel Manhattan, Jakarta, Rabu kemarin. Hal. 19 Pemilu 2019
Bali Post/ant
BERBINCANG -- Menkopolhukam sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto (kanan) berbincang dengan Ketua DPD-RI sekaligus Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/1) kemarin.
denpasar
2
Kamis Pon, 18 Januari 2018
figur Antisipasi Kenaikan Harga BerasKenai-
kan harga beras belakangan ini mendapat perhatian semua pihak. Bahkan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar Bali Post/dok bekerja sama dengan Bulog Bali menyediakan sedikitnya 10 ton beras per hari dalam operasi pasar. Kegiatan ini dilakukan guna menekan kenaikan harga beras medium yang terus melonjak di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) dari Rp 9.450 per kilogram menjadi Rp 11.500 per kilogramnya. Hal ini ditegaskan Kepala Disperindag Kota Denpasar I Wayan Gatra saat dikonfirmasi, Rabu (17/1) kemarin. Gatra menegaskan, harga beras premium di Kota Denpasar cenderung masih stabil, yakni ratarata per kilogramnya di bawah HET atau di kisaran Rp 11.900. Dikatakan, pada operasi pasar yang dilakukan tersebut, pihaknya menjual Rp 9.350 per kilogramnya. Operasi pasar dilakukan pada dua pasar, yakni Pasar Kereneng dan Pasar Badung yang berlokasi di eks Tiara Dewata. Untuk penjualan pada operasi pasar tersebut, pihak Disperindag juga mengingatkan pedagang untuk membatasi maksimalnya 50 kilogram. Menurut Gatra, operasi pasar dilakukan selama harga beras di pasaran belum stabil. Hal itu dilakukan setiap hari pada dua pasar tersebut yang bekerjasama dengan Bulog Bali, sehingga kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi. “Kami menggunakan operasi pasar sebagai antisipasi dampak kenaikan harga beras medium saja. Karena untuk premium sekarang masih cukup stabil,” ujarnya. Gatra menambahkan, kurang stabilnya harga beras medium saat ini sebenarnya karena ada dua faktor yang menyebabkan terjadinya lonjakan harga. Pertama, karena gagal panen yang dihadapi oleh petani di Indonesia yang menyebabkan harga cenderung menurun. Yang kedua adalah kekhawatiran masyarakat yang cenderung melakukan pembelian beras sebanyak-banyaknya sebagai bahan stok karena naik turunnya harga tersebut. Operasi pasar ini, kata Gatra, kendati dianggap tidak menekan secara signifikan, namun harapannya bisa memberikan sentuhan psikologis bagi masyarakat. Dengan begitu, masyarakat tidak khawatir dengan adanya kenaikan harga beras ini. Untuk saat ini, rata-rata per hari dari 10 ton beras yang disediakan hanya menghabiskan 5 ton di dua pasar tersebut. Sehingga, sisanya bisa dijual kembali pada hari selanjutnya. “Ratarata habis hanya 5 ton per hari dalam dua tempat karena yang membeli adalah masyarakat umum di Denpasar. Namun, untuk pembeli pedagang, kami batasi maksimal pembelian 50 kilogram,” katanya. (ara)
Satpol PP Tertibkan Baliho Kedaluwarsa
Denpasar (Bali Post) Keberadaan baliho yang terpasang di sejumlah tempat strategis cukup banyak yang sudah melewati batas waktu pemasangan. Akibatanya, wajah kota menjadi tercoreng. Mengantisipasi kondisi tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar menertibkan puluhan baliho kedaluwarsa tersebut, Rabu (17/1) kemarin. Lokasi yang disasar, di antaranya Jalan Asoka, Jalan Kamboja dan By-pass I.B. Mantra di wilayah Kecamatan Denpasar Timur. Penertiban juga dilaksanakan di wilayah Kecamatan Denpasar Selatan, yakni di Jalan Pemogan. ‘’Penertiban ini dilaksanakan untuk menjaga keindahan dan kebersihan Kota Denpasar,’’ ujar Kepala Satpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga didampingi Kasi Kerja Sama Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Ida Bagus Udiana. Anom Sayoga mengatakan, puluhan baliho yang ditertibkan adalah baliho yang sudah lewat masa izin pemasangannya. Tidak hanya itu, pihaknya juga menertibkan baliho dan spanduk yang sudah rusak. Sebelum penertiban dilakukan, pihaknya telah melakukan koordinasi bersama-sama elemen masyarakat untuk bersama-sama menurunkan baliho yang masa berlakunya sudah habis. Meskipun demikian, di lapangan masih banyak baliho yang sudah kedaluwarsa tidak mau diturunkan pemiliknya. Maka dari itu, pihaknya melakukan langkah cepat dengan menertibkan bersama anggota Satpol PP Kecamatan. Menurut Anom Sayoga, baliho yang rusak dapat membuat wajah perkotaan menjadi semrawut, kumuh dan merusak pemandangan kota. Maka dari itu, pihaknya gencar melakukan penurunan baliho kedaluwarsa dengan menerjunkan belasan anggota Satpol PP dan menyiapkan armada truk untuk mengangkut baliho-baliho yang telah dibongkar atau dicabut. Anom Sayoga menambahkan, penurunan baliho tersebut akan dilakukan secara berkelanjutan agar Kota Denpasar bersih dan asri, tidak kumuh dengan baliho dan spanduk. “Kami akan melanjutkan penurunan baliho sampai bersih menyasar ruas jalan di Kota Denpasar hingga wajah perkotaan terlihat bersih dan asri,” tegasnya. (kmb12)
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : GABAH PETANI DIKHAWATIRKAN TAK TERSERAP Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/dedok
NGANYUT - Ratusan puspa mengikuti ritual nganyut di Pantai Matahari Terbit, Denpasar, Rabu (17/1) kemarin. Ritual nganyut ini merupakan rangkaian dari prosesi mamukur di Geria Telaga, Sanur.
Narkoba Senilai Rp 2,4 Miliar Diamankan Dipasok Dua Napi di Jatim
Denpasar (Bali Post) -
Awal tahun 2018, tim gabungan Direktorat Resnarkoba Polda dan Satgas Counter Transnational Organized Crime (CTOC) menggagalkan peredaran sabu-sabu (SS) seberat 1,2 kilogram senilai Rp 2,4 miliar dengan estimasi 1 gram seharga Rp 2 juta. Narkotika tersebut dipasok oleh dua napi dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Madiun dan Lapas Porong, Jawa Timur. Terkait kasus tersebut, polisi menangkap Rommy Andrean Gunawan (34), Dedik Supramono (33) dan Ni Luh Putu Mega Karisma (25). “Tersangka Mg (Mega-red) setahun lalu sempat kami amankan. Tapi, waktu itu tidak tidak ada barang bukti dan Mg dalam kondisi hamil,” kata Wakil Direktur Resnarkoba Polda Bali AKBP Sudjarwoko seizin Direktur Kombes Pol. Muhammad Arief Ramdhani, Rabu (17/1) kemarin. AKBP Sudjarwoko menambahkan, pada Kamis (4/1) sekitar pukul 20.30 Wita, pihaknya menangkap Mega di kamar kosnya di Jalan Majapahit, Kuta. Selanjutnya dilakukan penggeledahan di kamarnya. Petugas curiga saat melihat boneka monyet di kamar tersebut dan isi perut boneka tersebut dibedah. Alhasil, di perut boneka monyet
tersebut ditemukan enam paket plastik klip berisi SS seberat 605,4 gram bruto, satu buah bong, satu timbangan, empat bendel plastik klip, satu buku tabungan BCA serta satu buah HP merek Oppo. “Barang bukti tersebut baru diambil di koskosan di Jalan Darmawangsa, Kuta. Pengakuannya, sabu-sabu itu dikirim dari seorang napi yang saat ini berada di Lapas Madiun bernama Deni,” ujar Sudjarwoko didampingi Kasubbid Penmas AKBP Dewi. Menurut Sudjarwoko, di hari yang sama timnya juga menangkap tersangka Dedik Supramono. Kurir SS yang tangannya penuh dengan tato ini ditangkap di Jalan Kebo Iwa Selatan Gang Nangka, Denpasar Barat. Selain itu, petugas mengamankan satu paket SS seberat 126,70 gram brutto dan satu buah HP merk
Aldo. “Waktu diperiksa, tersangka mengaku barang bukti itu dikirim sekitar seminggu lalu. Pengirimnya seorang napi di Lapas Madiun,” ujarnya. Sedangkan tersangka Rommy ditangkap di depan SPBU daerah Selemadeg, Tabanan, Sabtu (13/1) pukul 07.30 Wita. Saat digeledah, tidak ditemukan barang bukti narkotika tapi diamankan resi bukti pengiriman lewat jasa pengiriman barang. Dia berdalih tidak langsung membawa narkoba demi keamanannya. Selanjutnya, pelaku diajak ke kosnya di Jalan Pulau Flores Gang VII, Denbar. Di kamar pelaku asal Surabaya, Jatim ini, ditemukan sebuah timbangan digital, plastik klip, alat isap SS dan buku catatan transaksi narkoba. Pelaku selanjutnya digiring ke salah satu perusahaan jasa pengiriman barang
Bali Post/eka
DIAMANKAN - Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali menggelar tersangka dan barang bukti sabu-sabu di Mapolda Bali, Rabu (17/1) kemarin. Dari ketiga tersangka, diamankan sabu-sabu sekitar 1,2 kilogram. di Sanur, Denpasar Selatan. Saat paket tersebut digeledah, ditemukan empat plastik berisi SS seberat 400 gram. Pengakuan pelaku, barang bukti itu dikirim napi Lapas Porong. “Ketiga tersangka ini mengaku mendapat upah masing-masing Rp 5 juta. Para tersangka dikenakan Pasal
114 KUHP dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” tegas Sudjarwoko. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Mantan Hakim Dihukum 16 Bulan Penjara Denpasar (Bali Post)Pengadilan Tipikor Denpasar melalui majelis hakim pimpinan Made Sukereni, akhirnya menyatakan terdakwa I.B. Rai Patiputra bersalah dalam dakwaan subsider. Terdakwa yang merupakan mantan hakim tersebut dipidana penjara selama setahun empat bulan atau selama 16 bulan dalam sidang, Rabu (17/1) kemarin. Majelis hakin menyatakan terdakwa tidak terbukti dalam dakwaan primer. Oleh karena itu, membebaskan terdakwa dari dakwaan primer. Namun, terdakwa dinyatakan terbukti bersalah dalam dakwaan subsider. I.B. Rai Patiputra terbukti melanggar ketentuan Pasal 23 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi. Terdakwa bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja menarik suatu barang yang disita berdasarkan ketentuan UU atau yang dititipkan atas perintah hakim. Selain dihukum selama 16 bulan, oleh
majelis hakim terdakwa juga dihukum membayar denda Rp 100 juta subsider tiga bulan kurungan. Atas vonis itu, terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya, Hario Kristajudo, menyatakan pikir-pikir. Begitu juga dengan JPU Hary Soetopo. Jaksa dari Kejati Bali ini sebelumnya menuntut terdakwa selama dua tahun penjara. Aspek yuridis yang disampaikan jaksa dalam surat tuntutannya adalah terdakwa IB Rai Patiputra telah menarik suatu barang yang disita berdasarkan ketentuan UU atau yang dititipkan atas perintah hakim. Yakni menghalang-halangi, yaitu dengan membangun bangunan semipermanen di dua bidang tanah yang menjadi objek perkara di Jalan By-pass Prof. Mantra, Desa Blahbatuh, Gianyar. Selain itu, terdakwa juga dituding menghapus dengan cat putih papan plang penyitaan dari Kejati Bali, sehingga penuntut umum tidak bisa melalukan eksekusi terhadap tanah tersebut. Sementara itu, Rai Pati dalam pem-
belaanya mengedepankan aspek yuridis yang dinilai bahwa apa yang dia lakukan sudah sesuai dengan mekanisme hukum dan didukung oleh bukti otentik seperti SK Bupati Gianyar, surat BPN
Bali Post/kmb37
DIHUKUM - Terdakwa I.B. Rai Patiputra meninggalkan ruang sidang didampingi kuasa hukumnya pascadivonis bersalah dan dihukum 16 bulan, denda Rp 100 juta subsider tiga bulan kurungan.
serta bukti pembayaran atas sewa tanah. Sehingga dalam pledoinya, dia minta keadilan. Walau di dalam persidangan disebut bahwa SK Bupati palsu, namum terdakwa menilai justru tidak ada fakta hukum yang mengatakan SK itu palsu dan sebaliknya SK itu masih berlaku. Diuraikan dalam persidangan yang dipimpin majelis hakim Made Sukereni, Rai Patiputra menjelaskan dasar dia mengelola lahan di Jalan By-pass Prof. Mantra adalah kesepakatan sewa dengan pejabat Pemkab Gianyar dan BPN Gianyar. Terdakwa dalam pledoinya mengatakan, ada hembusan isu yang mengatakan SK itu rekayasa dan sengaja dibuat I.B. Sukadana dan Nyoman Pasek (terpidana kasus korupsi) dan mengatakan SK Bupati Gianyar palsu, Rai Patiputra mengatakan itu sangatlah kontradiktif. “Karena Sukadana ditekan oleh atasannya sesuai dengan surat pernyataan yang ditandatangani,” jelas Rai Patiputra. Selain itu dia sudah membayar uang sewa ke Pemda Gianyar lengkap dengan kuitansinya. (kmb37)
Dekranasda Denpasar Gelar Monitoring Evaluasi
Ny. Selly Beri Motivasi Perajin, Ingatkan Daya Saing Produk
MONITORING - Ketua Dekranasda Denpasar Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Ketua Ny. Antari Jaya Negara, Wakil Ketua Harian Dekranasda Denpasar Ny. Kerti Rai Iswara berdiskusi dengan A.A. Indra Dwipayani sebagai pemilik bisnis fashion Agung Bali Collection pada kegiatan monitoring evaluasi, Rabu (17/1) kemarin. DEWAN Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Denpasar memiliki program kerja
dalam memberikan motivasi kepada para perajin Denpasar. Monitoring evaluasi (monev) menjadi
program rutin dalam memberikan peningkatan daya saing produk perajin. Rabu (17/1) kemarin, kegiatan monitoring evaluasi dilakukan Ketua Dekranasda Denpasar Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Ketua Ny. Antari Jaya Negara, Wakil Ketua Harian Dekrnasda Denpasar Ny. Kerti Rai Iswara serta didampingi Sekretaris Dekranasda Made Saryawan yang menyasar tiga perajin. Perajin tenun ikat surface desain endek menjadi kunjungan pertama Dekranasda Denpasar. Kehadiran Ketua Dekranasda Ny. Selly bersama anggota diterima langsung A.A. Indra Dwipayani sebagai pemilik bisnis fashion Agung Bali Collection. Ny. Selly memberikan motivasi untuk selalu memperhatikan daya saing produk. Seperti usaha kreatif tenun ikat surface desain endek ini yang mampu memiliki daya saing produk. Motivasi dalam merangkul perajin di setiap pameran juga sebagai langkah bersama dalam mempromosikan produk yang dimiliki.
Menurut Ny. Selly, produk perajin Denpasar memiliki ciri khas, tidak saja pada tenun ikat endek, namun juga berbagai produk aksesoris perak hingga produk kreatif interior rumah tangga, hotel dan vila. Tentu langkah ini terus didorong yang nantinya para perajin Denpasar terus memiliki ciri khas produk. “Pelaksanaan monev menjadi agenda rutin Dekranasda Denpasar dalam meningkatkan bersama daya saing produk perajin Denpasar. Komitmen dalam pengembangan produk perajin Denpasar, di samping mendukung dengan kegiatan rutin berpameran dalam mempromosikan produk namun juga penting dilakukan dengan pelaksanaan monev. Dari kegiatan ini diharapkan mampu bersama-sama mencari solusi dan memotivasi dalam meningkatkan daya saing produk perajin Denpasar,’’ ujarnya Sementara itu, A.A. Indra Dwipayani pemilik bisnis fashion Agung Bali Collection mengatakan tenun ikat dan songket berbahan
katun ditambah sentuhan surface desain yang menonjolkan motif kain dengan tambahan ornamen gold dari prada dengan tehnik canting pijat sangat baik digunakan untuk berbagai kebutuhan fashion. Dia sendiri menemukan teknik baru untuk menambahkan ornamen di atas permukaan endek yang dinamai surface desain endek, model teknik dan model ini hanya ada di tempatnya. Kisaran harga endek yang dijualnya, mulai Rp 150 ribu hingga Rp 350 ribu. “Terima kasih atas kunjungan dan pelaksanaan monitoring evaluasi yang dilakukan Ketua Dekranasda Denpasar Ny. Selly bersama anggota. Pelaksanaan kegiatan ini menjadi dorongan kami sebagai perajin untuk terus berkreativitas,’’ ujarnya. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi dilanjutkan dengan mengujungi Meiga Collection yang merupakan usaha sandal dan tas kulit serta Kreasi Slaka Bali, perajin perak yang telah memiliki pasar ekspor Amerika dan Jerman. (ad836)
BADUNG
Kamis Pon, 18 Januari 2018
3
Bupati Giri Prasta Resmikan Balai Banjar Ganggasari Kapal
MERESMIKAN - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta meresmikan Balai Banjar Ganggasari, Desa Adat Kapal, Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, Selasa (16/1) lalu.
BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta meresmikan Balai Banjar Ganggasari, Desa Adat Kapal, Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, Selasa (16/1) lalu. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan Bupati Giri Prasta juga menyerahkan bantuan secara pribadi sebesar Rp 15 juta yang diterima Klian Adat Banjar Ganggasari I Ketut Nugera. Kehadiran Bupati disambut Camat Mengwi I Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra beserta Tripika Kecamatan, Lurah
Kapal I Nyoman Sudiarta, Bendesa Adat Kapal Ketut Sudarsana serta seluruh tokoh masyarakat di Banjar Ganggasari. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyampaikan apresiasi atas pelaksanakan upacara melaspas Balai Banjar Ganggasari seperti panyengker, palinggih dan Ida Begawan Penyarikan. Dikatakan, banjar merupakan simbol budaya dan banjar menjadi akar pelestarian seni dan budaya Bali. Bupati juga mendukung keberadaan sekaa teruna di
masing-masing banjar. Diharapkan, organisasi sekaa teruna dapat melaksanakan program kegiatan berlandaskan konsep ajaran agama Hindu Tri Hita Karana, yaitu hubungan manusia dengan Tuhan (parahyangan), hubungan manusia dengan manusia (pawongan), hubungan manusia dengan lingkungan (palemahan). ‘’Pemkab Badung selalu mendukung kegiatan sekaa teruna. Di tahun 2018 ini, sekaa teruna dibantu Rp 20 juta untuk kegiatan Ngerupuk dan kegiatan Nyepi,’’
terangnya. Klian Adat Ganggasari I Ketut Nugera menyampaikan terima kasih atas bantuan hibah Bupati Badung senilai Rp 900 juta melalui APBD 2017, sehingga renovasi dan pembangunan Balai Banjar Adat Ganggasari dapat terwujud maksimal. Pembangunan balai banjar dilaksanakan dalam waktu yang sangat singkat, yakni sejak tanggal 20 September 2017 dengan pengerjaan selama tiga bulan. Pembangunan yang dikerjakan meliputi Balai Banjar Gang-
gasari, Apit Surang Ratu Ngurah dan Panyengker Apit Surang, pekerjaan Gedung Serbaguna dan Bale Gong. ‘’Kami atas nama krama Banjar Ganggasari menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Badung dan Bapak Bupati Badung yang telah banyak membantu dan kami masyarakat telah merasakan implementasi program Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB), khususnya bidang seni, adat, agama dan budaya,’’ terangnya. (ad839)
Tunggu Jawaban Pemprov
Perubahan Belasan Kelurahan Jadi Desa Mangupura (Bali Post) -
Perubahan kelurahan menjadi desa di Kabupaten Badung telah memasuki tahap akhir. Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Pemerintahan Desa (BPMD dan Pemdes) setempat kini tinggal menunggu jawaban dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. Kepala BPMD dan Pemdes I Putu Gede Sridana mengatakan, perubahan kelurahan menjadi desa diusulkan ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui Pemprov Bali. “Pemprov Bali belum memberikan jawaban atas surat yang dilayangkan oleh Pemkab Badung,” ujar Sridana, Rabu (17/1) kemarin. Menurut Sridana, usulan perubahan kelurahan menjadi desa dalam bentuk Ranperda telah disampaikan berbarengan dengan verifikasi APBD 2018, sekitar
Desember 2017 lalu. Setidaknya, ada 16 kelurahan yang diusulkan menjadi desa. “Surat itu kita sampaikan bersamaan dengan verifikasi APBD tahun 2018 ke Pemprov. Namun, hingga sekarang belum ada balasan,” katanya. Sridana menambahkan, pihaknya menunggu jawaban Pemprov, sehingga kekurangan administrasi dan perihal lainnya dapat segera dilengkapi. Sesuai aturan, bila dalam 20 hari sejak surat dilayangkan tidak ada
jawaban, artinya surat tersebut sudah disetujui. “Kami berharap, Pemprov segera memberikan jawaban agar usulan perubahan kelurahan menjadi desa segera bisa diteruskan ke Mendagri,” ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya, secara aturan administratif dan teknis, 16 kelurahan yang diajukan perubahan statusnya menjadi desa itu sudah memenuhi syarat seperti yang diatur dalam Permendagri Nomor 1 Tahun 2017. (kmb27)
Jadi Ketua Tim Pemenangan
Giri Prasta Wajib Ajukan Cuti Kampanye
Mangupura (Bali Post) cuti. Cuti diajukan ke GuBupati Badung I Nybernur baru dikeluarkan oman Giri Prasta yang izin,’’ katanya. ditunjuk menjadi Ketua Raka Nakula menegasTim Pemenangan I Waykan, saat menjalankan an Koster-Tjokorda Oka tugas negara para pejabat Artha Ardana Sukawati daerah harus bersikap ne(KBS-ACE) dalam Pemilitral. Untuk itu, diperlukan han Gubernur (Pilgub) surat cuti yang diajukan Bali 2018, wajib mengajutiga hari sebelum kamkan cuti saat kampanye. panye. ‘’Ini sudah diatur Untuk sementara, roda dalam undang-undang dan pemerintahan akan diPKPU,’’ ujarnya. jalankan oleh Wakil BuMenurut Raka Nakula, pati dan Sekda. pihaknya telah melakuKetua Komisi Pemilikan sosialisasi kepada han Umum (KPU) Badung pemilih. Sosialisasi ini A.A. Gede Raka Nakula untuk meningkatkan dan mengatakan, hal tersemenggugah partisipasi but telah diatur dalam masyarakat, khususnya Undang-undang Nomor pemilih pemula serta pra 10 Tahun 2016 dan pada pemilih pemula. ‘’Kami Pasal 63 Peraturan KPU di KPU Badung sudah (PKPU) pada Bab VII tenBali Post/dok melaksanakan sosialiatang Kampanye Pemilihan si ke sekolah-sekolah di I Nyoman Giri Prasta oleh Pejabat Negara. ‘’Kadalam penyelenggaraan lau sebagai tim pemenanpilkada,’’ ujarnya. gan, dia (Bupati - red) harus cuti saat Berdasarkan data terakhir, jumlah melakukan kampanye. Cuti diajukan penduduk di Kabupaten Badung tercatat tiga hari sebelum kampanye,’’ ujar Raka 468.346 jiwa. Penduduk yang sudah meNakula, Rabu (17/1) kemarin. miliki hak pilih, semuanya sudah masuk Menurut Raka Nakula, tugas pemer- dalam data KPU. Data ini akan terus intahan bisa dilakukan setelah cuti be- disempurnakan, sehingga data betulrakhir. Sebab, tidak dimungkiri banyak betul akurat. ‘’Dalam pemilihan nanti, pejabat negara dan pejabat daerah akan masyarakat yang belum mengantongi menjadi juru kampanye atau tim pe- KTP elektronik bisa membawa surat ketmenangan mengingat kedudukan mereka erangan telah rekaman KTP elektronik sebagai petinggi partai. ‘’Menjalankan untuk menggunakan hak pilihnya,’’ tugas pemerintahan dia tetap bisa, tapi tegasnya. (kmb27) kalau sedang tugas kampanye dia harus
Bali Post/kmb23
MELINTAS - Seorang warga negara asing melintas di kawasan Pasar Ikan Kedonganan, Rabu (17/1) kemarin.
Tunjang Pariwisata
Pasar Ikan Kedonganan akan Ditata
Mangupura (Bali Post) Pasar ikan yang berada di kawasan Kedonganan saat ini kondisinya sangat kumuh. Untuk itu, pihak desa adat setempat berencana menata pasar ikan tersebut. Bendesa Adat Kedonganan I Ketut Pudja mengatakan hal itu, Rabu (17/1) kemarin. Menurut Pudja, saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Bahkan, pemerintah saat ini sudah memberikan lampu hijau untuk penataan tersebut. Penataan ini perlu dilakukan karena pasar ikan yang ada di Kabupaten Badung ini juga sebagai salah satu penunjang pariwisata. ‘’Desa adat sendiri rencananya melaksanakan paruman desa untuk membahas rencana penataan pasar adat yang ada agar lebih repre-
sentatif, nyaman, asri dan higienis,’’ ujarnya. Dalam perencanaannya, kata Pudja, pasar ikan tradisional terbesar di Bali itu akan ditata menjadi lantai tiga atau lantai empat. Penataan bangunan pasar juga akan dibarengi dengan pembangunan infrastruktur yang memadai. Misalnya, perluasan areal parkir yang representatif dan pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang ramah lingkungan. ‘’Saat ini pasar ikan itu memang kelihatan kumuh sekali. Kami akui pengelolaannya belum maksimal. Infrastruktur dan pembuangan limbah dan lainnya juga belum maksimal. Melihat kondisi ini, kami berkeinginan untuk menata ulang,’’ tegasnya. Menurut Pudja, di ka-
wasan tersebut ada dua pasar ikan dan dikelola oleh dua pengelola. Satu dikelola oleh pribadi atau warga yang berada di sisi selatan dan satunya lagi dikelola oleh desa adat yang berada di sisi utara. ‘’Yang dikelola oleh desa adat sudah ada rencana untuk dilakukan penataan ulang. Pasar yang ada itu berada pada tanah Desa Adat Kedonganan. Penataan itu nanti bekerja sama dengan kelompok nelayan,’’ paparnya. Pudja mengatakan, kekumuhan di kawasan Pasar Ikan Kedonganan juga dipengaruhi oleh lingkungan luarnya. Misalnya, penataan parkir dan penataan pedagang. Pihaknya berkeinginan agar warungwarung yang berada di sekitar pasar bisa ditata lagi. Selama ini, pihaknya tidak mengambil tindakan tegas untuk menert-
ibkan karena pertimbangan kemanusiaan. ‘’Kami mau melakukan penertiban rasanya kurang elok. Mereka menggantungkan hidup dari usaha jualannya itu. Kalau kami mematikan langkah mereka rasanya kasihan,’’ ujarnya. Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung Putu Oka Swandiana mengatakan, pengelolaan pasar ikan di Kedonganan diserahkan kepada desa adat. Nantinya, tentu saja akan ada bantuanbantuan baik dari pemerintah kabupaten maupun provinsi. ‘’Segala jenis bantuan itu nantinya mau dibangun apa saja, tergantung pihak desa adat. Misalnya kalau dana cukup untuk penataan tempat parkir, silakan dilakukan. Pemerintah hanya memantau,’’ ujarnya. (kmb23)
DIDUGA melakukan perbuatan cabul terhadap siswi SMP, pria berusia 29 tahun berinisial Ys diadili di PN Denpasar, Rabu (17/1) kemarin. Salah satu kuasa hukum terdakwa, Benny Hariyono, mengatakan Ys melakukan percobaan pencabulan, Selasa (31/10) tahun lalu. Kejadiannya di semak-semak di Jalan Tukad Citarum, Denpasar Selatan. Siang itu, terdakwa yang melintas di pinggir jalan melihat korban berjalan kaki di Jalan Tukad Citarum. Terdakwa membuntuti
korban dengan menggunakan sepeda motornya. Terdakwa kemudian menyalip dan berusaha menghentikan langkah korban sambil berucap, ‘’Dik, sini om mau kasih uang.’’ Namun oleh korban dijawab, ‘’Saya punya uang sendiri.’’ Korban tak menghiraukan tawaran terdakwa dan pergi begitu saja. Tak lama berselang, korban berhenti di poskamling dekat rumahnya untuk beristirahat. Saat itu terdakwa menghampiri. Ys kembali menawari korban
uang, namun korban bersikeras menolak dengan alasan takut dimarahi bapaknya. Terdakwa Ys tetap memaksa dan memberikan selembar uang Rp 5.000. Korban tetap menolak dengan membuang uang itu dan pergi meninggalkan terdakwa. Namun sayang, terdakwa tiba-tiba menarik tangan kanan korban dan membawanya ke semak-semak. Di sana terdakwa meraba-raba tubuh korban hingga memaksa mencium bibirnya. Terdakwa juga membuka baju dan celana
korban sambil mengancam. Terdakwa juga memaksa tangan korban untuk menyentuh kemaluan terdakwa dan membalikkan badan korban dengan posisi membelakangi. Begitu hendak disetubuhi, orangtua korban datang. Dia langsung teriak maling dan terdakwa ditangkap. Jaksa menjerat Ys dengan Pasal 76 E jo Pasal 82 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (asa)
Pelaku Pencabulan Siswi SMP Diadili
Selama IMF Annual Meeting
TNI-AL akan Lakukan Pengamanan di Empat Sektor
Bali Post/kmb23
JAJARAN - Danlanal Denpasar Kolonel Laut (P) GB Oka (empat dari kiri) bersama jajaran, Rabu (17/1) kemarin.
Mangupura (Bali Post) Serangkaian penyelenggaraan IMF Annual Meeting yang digelar Oktober mendatang, jajaran TNI Angkatan Laut (AL) akan mengoptimalkan pengamanan perairan. Untuk perairan di Bali akan dilakukan pengamanan di empat sektor. Yaitu, di sektor utara, selatan, timur dan barat. Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Denpasar Kolonel Laut (P) GB Oka mengatakan hal itu, Rabu (17/1) kemarin. Menurut Oka, pengamanan di empat sektor itu sudah cukup untuk keamanan Bali. Ditegaskan, pihaknya mengajak seluruh jajaran TNI-AL
yang berada di Bali, terutama masing-masing pos yang berada di semua kabupaten/kota serta seluruh pemerintah daerah untuk terlibat aktif dalam pengamanan perairan di wilayah Bali tersebut. “Pengamanan nanti juga akan diperkuat tim dari pusat,” ujarnya. Oka mengatakan, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Denpasar meliputi seluruh kabupaten di Bali. Selama ini, tugas dan tanggung jawab Lanal Denpasar selain mendukung logistik untuk unsur-unsur KRI, juga bisa mengamankan perairan secara terbatas. Dalam hal ini, jarak pengamanan bisa dilakukan pada jarak 5-7
mil. “Kami bisa melakukan pengamanan perairan secara terbatas dan tentunya dicover oleh KRI-KRI besar. Untuk persiapan dalam rangka IMF, nantinya akan ada rapat khusus. Dalam rapat tersebut akan dibicarakan lebih lanjut dari sisi pengamanan laut, khususnya di matra TNI-AL,” katanya memaparkan. Oka juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Badung atas bantuan sarana dan prasarana berupa unit kendaraan. “Bantuan ini sangat berguna bagi TNI-AL dalam melaksanakan tugas. Apalagi, di Bali begitu banyak kegiatan, baik wisata, tamu dan lain sebagainya,” ujarnya. (kmb23)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Ikuti Seminar Cara Mudah Jadi Importir Barang Murah dari Tiongkok
KITA sudah tidak asing lagi mendengarkan banyaknya barang produksi Tiongkok yang harganya jauh lebih murah dan berkualitas. Karena itu, banyak masyarakat khususnya pelaku bisnis yang ingin mengimpor barang-barang tersebut. Alasannya tentu agar bisa meraih untung besar. Mau tahu ‘’Cara Mudah Menjadi Importir Barang Murah dari Cina’’? Anda wajib datang ke seminar ini. Seminar akan disampaikan oleh Team Export Import Community (EIC) yang sudah bertahun-tahun menjalankan bisnis ini dan sarat pengalaman. Berbagai rahasia di era pasar bebas bakal dipaparkan dalam seminar ini. Materi yang akan dibahas dalam seminar adalah bagaimana cara menjadi penyalur barang-barang dari Cina dengan modal terjangkau. Siapa pun pasti bisa. Macam-macam produk yang bisa diimpor, legalitas yang harus dipersiapkan sebelum impor, perkiraan harga beli dari Tiongkok berapa dan potensi dijual di Indonesia berapa. Produk yang bisa diimpor terdiri atas kebutuhan rumah tangga, aksesoris HP, mainan anak-anak, mesin industri, baju, tas, sepatu dan masih banyak yang lainnya sesuai dengan aturan pemerintah Indonesia (sekitar 1,2 juta produk). Di seminar juga akan dipraktikkan bagaimana cara mengorder barang sistem eceran melalui online dengan modal terjangkau (bisa mulai modal Rp 500 ribu – Rp 1 juta). Setelah seminar diadakan pelatihan yang akan membahas detail seluk-beluk impor, mulai dari cara
TUR KE CINA – Peserta pelatihan mendapat kesempatan mengikuti tur mengunjungi pabrik dan tempat grosir di Cina. mengurus perizinan, cara order skala grosir dan pabrikan, sistem pembayaran aman, cara pengiriman lewat udara dan laut. Bagi yang bergabung di komunitas ini akan diberikan aplikasi untuk berkomunikasi dengan suplayer yang ada di Cina. Cukup Anda mengetik bahasa Indonesia maka di Cina terbaca bahasa Mandarin dan sebaliknya, juga fasilitas video call. Setelah pelatihan juga ada tur jalan-jalan ke Tiongkok (kunjungan pabrik dan tempat grosir). Biaya pelatihan dan tur ke Cina akan diinfokan pada saat seminar. Siapa yang harus ikut seminar ini? Para pengusaha baik yang sudah maju atau berkembang yang ingin menambah penghasilan dari peluang bisnis impor barang dari Cina, karyawan yang ingin menambah penghasilan, ibu rumah tangga yang ingin maju, mahasiswa yang
ingin pensiun muda, PNS, TNI, pensiunan yang mau mewariskan kekayaannya serta pengangguran yang butuh ilmu tentang dunia bisnis agar bisa mapan kondisi keuangannya. Seminar akan diadakan pada hari Sabtu (20/1/2018). Sesi pertama pukul 09.30-13.00 Wita dan sesi kedua pukul 14.00-17.00 Wita di Hotel Ibis Styles, Jalan Teuku Umar, Denpasar. Tiket Rp 100.000/orang, Rp 250.000/tiga orang, beli di tempat Rp 200.000/orang. Booking tiket dengan melakukan pembayaran melalui transfer ke BCA 03300 81210 a.n. Dedi Hermanto. (Bukti transfer ditukar tiket saat seminar). Untuk pendaftaran ketik DAFTAR IMPOR/NAMA/ KOTA/SESI, kirim ke 0822–10005900. Info lanjut bisa hubungi nomor tersebut. (br790)
LPM di Badung Minta Digaji
Dewan Janji Tindak Lanjuti Melalui Perda
TERIMA LPM - Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi Ketua Komisi I I Wayan Suyasa beserta anggota menerima Forum LPM se-Badung di gedung Dewan Badung. KETUA DPRD Badung I Putu Parwata, Rabu (17/1) kemarin menerima kedatangan Forum Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) se-Badung di gedung Dewan Badung. Kedatangan 20 orang anggota Forum LPM tersebut menuntut hak berupa tunjangan dari Pemerintah Kabupaten Badung yang selama ini tidak mereka dapatkan. Putu Parwata yang didampingi Ketua Komisi I DPRD Badung I Wayan Suyasa beserta anggota I Made Ponda Wirawan dan Nyoman Ardana serta I.B. Putu Darma Wijaya dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMD) berjanji segera menindaklanjuti aduan tersebut. ‘’Kami apresiasi ad-
uan yang disampaikan Forum LPM se-Badung. Ini akan kami tindak lanjuti. Kami akan dorong melalui Perda LPM,’’ katanya. Menurutnya, secara undangundang keberadaan LPM sah diakui dalam pemerintahan desa. Tugas LPM pun cukup berat dalam mengawasi pemerintah desa dan menampung aspirasi masyarakat. ‘’Tapi, payung hukum agar LPM diberikan tunjangan ini kan belum ada. Nah, ini yang perlu kita buat dulu sekarang,’’ jelasnya. Putu Parwata mendorong agar DPMD Badung segera mengusulkan di program legislasi daerah (prolegda) tentang Perda LPM, baik di kabupaten maupun desa. Paling tidak Feb-
ruari atau Maret sudah dibuatkan draf tentang Perda LPM tersebut. ‘’Jadi, perdanya dari eksekutif. Kalau kami pakai inisiatif bisa, tapi lama. Saya akan kawal ini bersama Komisi I yang membidangi pemerintahan. Minimal persidangan ketiga sudah disahkan,’’ ujarnya. Ketua Komisi I DPRD Badung I Wayan Suyasa menambahkan, LPM yang memiliki tugas cukup berat selama ini memang belum mendapatkan haknya berupa tunjangan setiap bulan. Pihaknya sudah sempat berkomunikasi dengan bupati mengenai hal ini, namun aturan yang jelas belum ada. ‘’Tugas kami, apa pun masukan akan kami fasilitasi. Kami akan perjuangkan agar bisa di perubahan. Minimal Maret sudah masuk,’’ ungkapnya. Sementara itu, Ketua Forum LPM Badung Made Sukayasa menyatakan selama ini pihaknya merasa tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah. Ia berterima kasih kepada DPRD Badung yang telah memberikan titik terang. ‘’Kami sangat berterima kasih. Pertemuan kami hari ini akhirnya mendapatkan petunjuk yang jelas sesuai harapan. Mudahmudahan ini memang benar akan direalisasikan,’’ sebutnya. Sebelumnya pihaknya tidak mempermasalahkan LPM tidak digaji karena dana yang dikucurkan ke desa tidak besar seperti sekarang. ‘’Dulu tidak apa-apa kami mengabdi. Tapi sekarang kami melihat pemerintah mampu, makanya kami menuntut,’’ pungkas Sukayasa. (ad838)
BEM FKIP Universitas Dwijendra
Gelar Aneka Lomba Kreasi Budaya Dalam Keberagaman BADAN Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP Universitas Dwijendra (Undwi) selalu membuat terobosan dalam hal penguatan pendidikan karakter lewat budaya. Tiap tahun BEM FKIP Undwi menggelar aneka lomba. Rabu (17/1) kemarin digelar lomba bertema ‘’Kreasi Budaya Dalam Keberagaman’’. Lomba dibuka Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. Ketua BEM FKIP Undwi Ni Made Asri Dewi melaporkan, lomba yang digelar meliputi menulis lontar, dharma wacana, musikalisasi puisi, essay dan speech contest. Lomba diikuti ratusan siswa SMA dan SMK se-Bali. Dekan FKIP Undwi Drs. I Made Sila, M.Pd. mengungkapkan, aneka lomba kreasi budaya serangkaian HUT ke-65 Yayasan Dwijendra Denpasar dipakai ajang untuk menguji kompetensi dan hasil pembinaan bidang essay, bahasa Inggris, tradisi sastra Bali dan nasionalisme di sekolah. Lewat lomba ini Dwijendra memperkuat keragaman budaya dimulai dari Dwijendra. Di samping itu, dipakai media untuk memerkenalkan keberadaan FKIP Undwi yang memiliki Prodi PPKn, Bahasa Indonesia, Bahasa Daerah Bali, PGSD dan Pendidikan Bahasa Inggris. Dikatakannya, memperkuat keberagaman dan budaya juga sesuai dengan visi dan misi Yayasan Dwijendra sebagai pusat pelestarian dan pengembangan budaya Bali dan agama Hindu dengan motto ‘’Manyamabraya Rahayu Kapangih’’. Agenda ini juga bagian
Kamis Pon, 18 Januari 2018
Hari Ini, Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. Dilantik
Rektor Diharapkan Bisa Rangkul Semua Instansi Menuju Unhi Denpasar Satu-kesatuan
UNIVERSITAS Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar dipimpin rektor baru pada masa bakti 2018-2022. Rektor terpilih Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. dilantik secara resmi, Kamis (18/1) pagi ini di Gedung Rektorat Unhi Denpasar. Prof. Damriyasa merupakan Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana (Unud) dan pernah menjabat Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Unud dua periode (2006-2010 dan 2010-2014). Selain itu, lulusan doktor di Justus Liebieg University Giessen, Jerman dengan predikat Magna Cumlaude ini pernah menjabat Pembantu Rektor Bidang Akademik Unud periode 2013-2017. Ketua Dewan Pengurus Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Unhi Denpasar Prof. Dr. Phil. I Ketut Ardhana, M.A. berharap dengan adanya rektor baru maka sistem tata kelola kelembagaan Unhi Denpasar berada dalam satu pintu, yaitu berpusat pada yayasan, baik itu dalam hal pembayaran SPP yang kerap kali membingungkan mahasiswa maupun dalam hal kegiatan kampus. Semua kegiatan yang dilakukan harus berbasis rencana strategis serta mempunyi arah dan tujuan untuk lima tahun ke depan. Dengan demikian, kegiatan yang dilakukan bisa menghasilkan output yang dapat meningkatkan kualitas Unhi Denpasar, baik dalam bidang pendidikan, penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat (Tri Dharma Perguruan Tinggi). Di samping itu, terus meng-update kurikulum pembelajaran yang disesuaikan dengan perubahan zaman dan kebutuhan pasar dunia kerja, sehingga lulusan Unhi Denpasar bisa menghadapi perubahan yang terjadi dan mampu bersaing dalam dinamika perubahan secara global. ‘’Terobosan seperti inilah yang kita minta kepada rektor baru untuk lima tahun ke depan. Kalau tidak mempunyai kegiatan berbasis output, yayasan tidak akan mau membiayai kegiatan. Sebab, persyaratan universitas bisa akreditasi jika memiliki dokumen atau output seperti buku dan jurnal,’’ tegas Prof. Ardhana, Rabu (17/1) kemarin. Untuk mencapai hal tersebut, ada beberapa program yang harus dilakukan oleh rektor baru. Di antaranya melaksanakan seminar, baik tingkat nasional maupun internasional, yang melibatkan instansi pemerintahan, institusi pendidikan lainnya, pengusaha, masyarakat dan umat lintas agama. Dari seminar dibuatkan jurnal internasional, sehingga kedudukan Unhi Denpasar diketahui dan bisa memberikan kontribusi terhadap instansi, agama lainnya, bangsa dan negara.
DILANTIK - Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. dilantik menjadi Rektor Unhi Denpasar masa bakti 2018-2022, Kamis (18/1) ini. ‘’Yang paling khusus harus dilakukan oleh rektor baru adalah menunjukkan bahwa Unhi Denpasar adalah satu. Merangkul semuanya dari berbagai bidang disiplin ilmu, etnis, agama menuju Unhi Denpasar satu-kesatuan. Kalau ini bisa dilakukan, semuanya akan lebih mudah dikerjakan dengan melibatkan stakeholder terkait, baik pemerintah, pengusaha maupun masyarakat,’’ ujarnya. Sementara itu, Prof. I Made Damriyasa mengatakan, untuk memajukan Unhi Denpasar lima tahun ke depan, ada tiga tahapan yang akan dilakukan yaitu menguatkan organisasi di bidang tata kelola, meningkatkan kualitas dan pengembangan program studi yang relevan dengan kebutuhan pasar untuk meningkatkan daya saing nasional serta mengembangkan potensi indeks Unhi Denpasar untuk meningkatkan daya saing internasional. Untuk mewujudkan ketiga tahapan ini, strateginya memperbaiki manajemen sistem informasi. Sejauh ini, data yang terintegrasi di Unhi Denpasar belum tersedia. Strategi lain yang dijalankan adalah mengembangkan prodi-prodi yang dibutuhkan oleh masyarakat dan menguatkan prodi berbasis agama. Prodi yang akan dikembangkan di antaranya Teknik Informatika, Kesehatan (Fisioterapi dan Perawatan) dan Prodi TransDisiplin Ilmu antara sistem informasi, manajemen dan pariwisata. (ad837)
Promosi Doktor Prodi Doktor Ilmu Linguistik FIB Unud
Veronika Genua, S.Pd., M.Hum. Lulus dengan Predikat ’’Cumlaude’’
UJIAN - Veronika Genua (lima dari kiri) bersama Ketua Sidang Prof. Ni Luh Sutjiati Beratha, promotor, kopromotor I dan II, serta anggota tim penyanggah lainnya usai ujian terbuka. PROGRAM Studi Doktor (Prodi S-3) Ilmu Linguistik Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (FIB Unud) menggelar ujian terbuka Promosi Doktor Ilmu Linguistik, Veronika Genua, S.Pd., M.Hum. di Ruang Soekarno Gedung Purbacaraka Kampus FIB Unud, Rabu (17/1) kemarin. Veronika Genua merupakan doktor ke-28 di FIB Unud dan doktor ke-127 di Prodi Doktor Ilmu Linguistik FIB Unud. Ujian Terbuka Promosi Doktor ini dipimpin oleh Ketua Sidang Prof. Dr. Ni Luh Sutjiati Beratha, M.A. Selaku promotor Prof. Dr. I Wayan Simpen, M.Hum., Kopromotor I Prof. Dr. Aron Meko Mbete, Kopromotor II Prof. Dr. IB Putra Yadnya, M.A. dan enam anggota penyanggah ujian lainnya. Veronika Genua membawakan disertasi berjudul ‘’Ekoleksikon Nijo pada Guyub Tutur Lio Flores’’. Ia dinyatakan lulus dengan predikat Istimewa (Cumlaude). Veronika Genua menjelaskan, guyub tutur Lio Flores memiliki
cara pengobatan tradisional yang disebut nijo. Nijo merupakan teks monologis yang diucapkan menggunakan bahasa yang berbeda dengan bahasa sehari-hari. Nijo (doa pengobatan) untuk orang sakit biasanya menggunakan ramuan tradisional sesuai petunjuk yang diberikan oleh ata bhisa (dukun) yang memiliki kelebihan dan kekuatan khusus. Guyub Tutur Lio Flores tidak memiliki tradisi tulis, sehingga semua pengetahuan atau tradisi dituturkan secara lisan. Terlebih, berbagai ramuan obat tradisional dan teks nijo telah tersebar di beberapa masyarakat. ‘’Penelitian ini untuk mengungkap fenomena kebahasaan secara khusus ekoleksikon nijo yang merupakan pengobatan tradisional pada Guyub Tutur Lio Flores dalam kajian ekolinguistik yang memiliki relevansi dengan linguistik dalam mengkaji hubungan antara bahasa dan lingkungan alam, karena memiliki interaksi, interrelasi dan interdependensi dengan guyub tutur setempat.
Kehidupan guyub tutur bergantung pada lingkungan alam karena merupakan sumber penghidupan yang selalu dijaga dan dilestarikan antargenerasi,’’ jelas Veronika Genua. Dikatakannya, seiring perkembangan zaman ekoleksikon nijo yang merupakan budaya warisan leluhur makin hari makin bergeser dan mulai ditinggalkan oleh generasi baru di Lio Flores. Oleh karena itu, penelitiannya ini diharapkan mampu memberikan gambaran kepada guyub tutur Lio Flores tentang ekoleksikon nijo yang berkaitan dengan pengobatan tradisional dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat antargenerasi dalam memperkaya khazanah keilmuan, terutama fakta tentang cara kerja ekolinguistik dan bidang linguistik secara umum. Wanita kelahiran Besei, 12 Februari 1971 ini berharap pemerintah menyiapkan wadah atau kelompok dukun untuk mendapat perlindungan dan persetujuan tentang praktik pengobatan dan menyusun pendokumentasian dalam bentuk bahan ajar atau bahan bacaan dari tingkat dasar agar generasi muda tetap mengenal leksikon jenis ramuan serta manfaat dalam pengobatan berbagai jenis penyakit. Dekan FIB Unud Prof. Dr. Ni Luh Sutjiati Beratha, M.A. sangat mengapresiasi penelitian luar biasa yang telah dilakukan Veronika Genua. Penelitian yang dilakukannya tidak menggunakan sumber tulis melainkan sumber lisan dari berbagai narasumber masyarakat Flores. Ia mengharapkan penelitian ini ke depannya bisa dikembangkan lebih lanjut dan hasilnya disusun dalam bentuk kamus pengobatan yang dilengkapai dengan gambargambar tanaman obat beserta manfaatnya. (ad543)
Yayasan Handayani Bangga atas Kesuksesan Alumni STIMI Handayani
BUDAYA - Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati didampingi Dekan I Made Sila dan Sekretaris Yayasan Wayan Abdinegara membuka aneka lomba Kreasi Budaya Dalam Keberagaman. dari Tri Dharma Perguruan Tinggi serta membangun karakter menuju generasi emas Indonesia yang berbudaya dan berdaya saing tinggi. Untuk itu, para pemenang disiapkan kursi gratis jika melanjutkan ke FKIP Undwi. Sementara itu, Sekretaris Yayasan Dwijendra Ir. I Wayan Abdinegara, M.Si. menekankan, Yayasan Dwijendra selalu mendukung upaya penguatan pendidikan karakter budaya dan nasionalisme remaja Bali. Apalagi Dwijendra dilahirkan oleh para veteran dan tokoh agama Hindu. Untuk itu, kreasi budaya dalam keberagaman harus terus digelorakan di Dwijendra. Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. memberi apresiasi luar biasa atas kreativitas BEM dan FKIP Undwi menggelar
aneka lomba berbasis budaya dan keberagaman. Apalagi agenda ini melibatkan siswa SMA dan SMK se-Bali sebagai salah satu bentuk apresiasi Undwi dalam pengembangan kreativitas anak muda. Semua lomba ini merupakan identitas program studi di FKIP Undwi sebagai wujud implementasi Pola Ilmiah Pokok Undwi serta berlandaskan budaya Bali dan agama Hindu. Budaya menjadi pilar kekuatan Bali sehingga mampu memberi inspirasi dalam upaya pelestarian budaya Bali. Sebab, bangsa yang besar menjunjung tinggi nilai-nilai keberadaban budaya bangsanya. Rektor Dyatmikawati mengharapkan peserta mengikuti lomba dengan penuh kegembiraan serta menjaga solidaritas, sehingga akhirnya berujung pada keindahan. (ad841)
KETUA Yayasan Pendidikan Handayani Denpasar Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, S.H., M.H. menyampaikan kebanggaannya kepada para Alumni STIMI Handayani Denpasar yang telah terorganisasi dalam Ikamida (Ikatan Alumni ASMI/STIMI Handayani) dalam rangka peringatan 11 tahun berdirinya Ikatan Alumni Handayani tersebut, di Denpasar, Minggu (14/1) lalu. Pada kesempatan itu, Radendra menyatakan dari penelusuran dan pengamatan terhadap para Alumni Handayani, diketahui bahwa para Alumni Handayani sangat terserap dan berprestasi di berbagai bidang pekerjaan dan profesi, baik di sektor pemerintahan, swasta maupun wiraswasta/entrepreneur. Yayasan Pendidikan Handayani sebagai Badan Penyelenggara STIMI Handayani sangat mengapresiasi kiprah para Alumni STIMI Handayani di masyarakat, yang secara langsung atau tidak langsung telah membantu dan mendukung dalam memperkuat kredibilitas dan kepercayaan masyarakat akan kualitas STIMI
PERINGATAN - Ketua Yayasan Handayani (Badan Penyelenggara STIMI Handayani) Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, S.H., M.H. (duduk, acungkan dua jempol) bersama dosen STIMI Handayani dan Pengurus Ikamida pada peringatan 11 tahun Ikamida, Minggu (14/1) lalu. Handayani Denpasar. Radendra berharap kerja sama dan kemesraan hubungan alumni dan almamaternya ini akan tetap terjaga sepanjang masa, bahkan semakin meningkat dari waktu ke waktu. ‘’Alumni bukan sekadar
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
bernostalgia akan masa-masa kuliahnya dulu, tetapi juga berusaha sesuai bidang dan kemampuan masing-masing untuk memajukan almamaternya, sehingga semakin bangga menjadi Alumni Handayani,’’ tandas Radendra. (ad842)
DAERAH
Kamis Pon, 18 Januari 2018
5
Desa Dalung Buka BUMDes Senator RI Hadiri Peresmian Museum Of World Culture di Ubud Tri Manunggal Jaya Dalung Wedakarna Sambut Baik Mangku Pastika Jabat President World Hindu Parishad DESA Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Badung membuka Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tri Manunggal Jaya Dalung, Selasa (16/1) malam. Selain pembukaan BUMDes juga digelar pameran produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) masyarakat yang ada di Desa Dalung, seperti kuliner, kerajinan dan konveksi. Prosesi pembukaan dilakukan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa. Dalam acara tersebut hadir pula Ketua DPRD Badung Putu Parwata, sejumlah dinas yang ada di Badung, Camat Kuta Utara, dan undangan lainnya. Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Dalung I Gusti Ngurah Agung Diatmika menerangkan, BUMDes Tri Manunggal Jaya Dalung didirikan berdasarkan akta notaris Nomor 20 Tanggal 19 Desember 2016. Akta dibuat berdasarkan hasil musyawarah desa pada 9 November 2016. BUMDes ini intinya untuk mengembangkan ekonomi kerakyatan di Desa Dalung, sehingga ekonomi kerakyatan di desa tumbuh. BUMDes tidak boleh mematikan usaha yang ada di Dalung, justru bersinergi dengan UMKM yang ada. ‘’Dengan adanya BUMDes ini usaha-usaha kecil yang ada di Desa Dalung akan tumbuh lagi. Jadi, mereka bersinergi satu dengan yang lainnya,’’ terang Gusti Ngurah Agung Diatmika. Panitia pembetukan BUMDes Dalung I Made Pustika menambahkan, sementara ini usaha BUMDes Desa Dalung masih bergerak di bidang jasa, seperti parkir dan pemungutan sampah. Khususnya pemungutan sampah akan dikembangkan lagi. Tujuannya tidak sematamata mencari untung, namun untuk menjaga kebersihan lingkungan. Usaha yang ke-
BUMDES - Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung Putu Parwata bersama yang lainnya meninjau minimarket BUMDes Dalung, Selasa (16/1) malam. tiga baru membuat model minimarket. Ini merupakan perangsang untuk mengembangkan usaha-usaha kecil di Dalung. Khususnya produk rumah tangga yang ada akan ditampung dan disalurkan ke pemesan. Nantinya untuk UMKM akan dibantu pemasarannya, kemasan dan peningkatan servis ke pelanggan. Produk yang dijual di minimarket ini sementara baru sembako dan alat tulis kantor serta beberapa keperluan ritual. Terkait pemasaran, Made Pustika menyampaikan bahwa di tengah ketatnya persaingan toko modern, akan dikembangkan kerja sama dengan sejumlah instansi, baik instansi pemerintah, swasta, sekolah maupun lembaga lainnya yang ada di desa. Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa dalam sambutannya menjelaskan, BUMDes bukanlah barang baru. Pembentukan BUMDes tengah digenjot Pemerintah Kabupaten Badung. Hal itu dikarenakan arah pemerintah ke depan untuk menjadikan desa mampu
memberdayakan desanya sendiri dan menjadikan desa yang mandiri. Kemandirian dimaksud adalah mampu memanfaatkan potensi yang ada di daerahnya dengan membentuk lembaga-lembaga yang efektif dan produktif, sehingga bisa membiayai segala kebutuhan desa dalam mengembangkan pembangunan dan pemerintahan untuk mempercepat kesejahteraan masyarakatnya. ‘’Karena itu, pembentukan BUMDes ini harus diapresiasi. Untuk mendorong itu semua, khusus di Kabupaten Badung tiap desa diwajibkan membentuk BUMDes,’’ ujarnya. Suiasa menekankan bahwa BUMDes dapat memanfaatkan ruang, peluang kosong yang tidak dapat dicapai oleh LPD dan koperasi. BUMDes hadir selain bersifat ekonomis juga bertujuan menyelesaikan masalah sosial. Ia berharap BUMDes ini berjalan dengan baik dan semakin jaya ke depannya. ‘’Untuk dapat menjalankan BUMDes ini diperlukan keikhlasan, kesabaran, ketabahan dan kerja keras,’’ katanya kepada pengelola. (ad843)
Pemprov Bali Anggarkan Rp 10 Miliar
Persiapkan 500 Tenaga Kerja ke Luar Negeri Denpasar (Bali Post) Pemprov Bali tahun ini akan mempersiapkan 500 tenaga kerja untuk bekerja di luar negeri. Baik di kapal pesiar, perhotelan, maupun spa. Tidak tanggung-tanggung, biaya yang dianggarkan mencapai Rp 10 miliar. Anggaran ini pun sebetulnya hanya setengah dari rancangan awal Rp 20 miliar untuk mempersiapkan hingga seribu tenaga kerja. “Banyak masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri tapi tidak memiliki biaya,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali Luh Made Wiratmi dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPRD Bali di Gedung Dewan, Rabu (17/1) kemarin. Selain itu, lanjut Wiratmi, rupanya masih banyak lulusan SMK terutama SMK perhotelan di Bali yang belum diterima bekerja. Hal tersebut sesuai hasil peninjauan langsung ke sekolah-sekolah bersama Gubernur dan Kepala Dinas Pendidikan. Secara kebetulan, angka pengangguran di Bali saat ini memang lebih banyak disumbang oleh lulusan SMK sebesar 1,48 persen. Menurutnya, program ini diprioritaskan untuk masyarakat miskin agar bisa bekerja ke luar negeri. Pihaknya segera melakukan konsolidasi dengan pemerintah kabupaten/ kota untuk merekrut calon tenaga kerja yang benar-benar miskin dari sembilan daerah secara adil dan merata. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan BP3TKI, Pelaksana Penempatan TKI Swasta (PPTKIS), serta OPD terkait di Pemprov Bali. Setiap tenaga kerja khusus ke kapal pesiar dianggarkan kurang lebih Rp 20 juta untuk biaya pelatihan atau training penyeragaman sebelum dikirim ke luar negeri, medical check-up di Jakarta atau Surabaya, biaya visa, paspor, basic
safety training, buku pelaut, hingga BPJS Ketenagakerjaan. Dalam hal ini, keseluruhan anggaran Rp 10 miliar tidak termasuk dengan biaya tiket keberangkatan karena akan ditanggung oleh user tenaga kerja. “Sekarang tinggal membuat juklak-juknis. Maret-April kami harapkan selesai. Jadi, nanti perlu ada seleksi yang ketat. Selain memiliki kartu kuning, juga harus ada rekomendasi benar-benar miskin dari kabupaten/ kota. Bali baru pertama kali melaksanakan program ini di Indonesia. Kalau berhasil, kita akan diberikan kuota lebih banyak lagi,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Parta menilai terobosan Pemprov Bali ini bagus sehingga dewan mendukung penuh. Dinas Tenaga Kerja dan ESDM diminta untuk bekerja secara serius agar program yang dibiayai APBD ini bisa terealisasi dengan baik. Terutama dalam mengatasi segala kendala teknis yang mungkin muncul. Mulai dari mekanisme tender, persyaratan, hingga hubungan dengan pihak imigrasi dan user. Pasalnya, ada user yang memang menyediakan biaya tiket dan akomodasi. Namun, ada pula yang tidak. Diwawancara terpisah, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Bali Ida Bagus Ngurah Arda mengatakan, tender belanja jasa tenaga kerja pihak ketiga disiapkan untuk tiga jenis kompetensi. Yakni, belanja jasa penempatan TKI Perhotelan untuk 100 paket masing-masing Rp 17,65 juta, belanja jasa penempatan TKI Kapal Pesiar untuk 250 paket masing-masing Rp 20 juta, serta belanja jasa penempatan TKI Spa untuk 150 paket masing-masing Rp 17,65 juta. (kmb32)
Hasil Panen Turun, Harga Gabah Naik
Banyuwangi (Bali Post) Petani padi di Banyuwangi, Jawa Timur, mulai sumringah. Beberapa pekan terakhir ini harga gabah merangkak naik. Meski hasil panen turun, naiknya harga ini mengobati kegelisahan petani. Mereka berharap naiknya harga gabah stabil, tidak anjlok lagi akibat rencana impor beras. Harga gabah di kabupaten tetangga Bali ini mencapai Rp 5.400 – Rp 5.500 per kilogram. Sebelumnya, harga gabah berkisar Rp 5.000 per kg, bahkan sempat tembus Rp 4.200 per kg. ‘’Harga gabah saat ini cukup tinggi, meski hasil panen kami cenderung turun akibat cuaca dan hama,’’ kata Muklisudin (54), petani asal Desa Pakistaji, Kecamatan Kabat, Rabu (17/1) kemarin. Dalam kondisi normal, hasil panen rata-rata 5,5 ton per hektar. Akibat cuaca hujan dan serangan hama, hasil panen berkurang hingga 1 ton per hektar. Kondisi ini dipicu kualitas bulir padi yang kurang bagus. Lalu, bulir padi kosong setelah diserang hama penggerek batang dan wereng. Untungnya harga gabah meroket naik,
sehingga petani bisa merasakan hasil yang lumayan. Tingginya biaya tanam menuntut hasil panen melimpah dan harga yang stabil. Biaya tanam padi rata-rata Rp 5,5 juta per hektar. Jika hasil panen turun dan harga tak sampai Rp 5.000 per kg, petani dipastikan merugi. ‘’Idealnya harga padi Rp 5.000 per kg. Kalau di kisaran Rp 4.200 pasti merugi. Biaya tanam kan mahal,’’ jelas pria yang memiliki empat hektar lahan ini. Muklisidin menambahkan, keinginan petani padi tidak muluk-muluk. Selain saluran irigasi yang cukup, pemerintah diharapkan menyediakan bibit padi berkualitas yang bisa menghasilkan 8 ton gabah per hektar. Selama ini bibit yang tersedia hanya mampu menghasilkan 5 ton per hektar. Selain itu, harga gabah cenderung berubah-ubah. ‘’Apalagi muncul kebijakan impor beras, otomatis harga gabah di tingkat petani akan anjlok. Lagi-lagi kami yang rugi,’’ ujarnya. Karena itu, pihaknya menolak keras jika pemerintah melakukan impor beras, sebab akan berdampak buruk ke petani. (kmb30)
MEMPERTAHANKAN Bali sebagai pulau dengan nilainilai budaya Hindu sebagaimana bhisama leluhur merupakan tugas kaum kesatria. Bali yang bertahan sebagai basis Hindu di Nusantara pasca-Sandyakalaning Majapahit di Tanah Jawa memiliki beban berat secara niskala untuk menjaga keseimbangan alam. Maka dari itu, langkah-langkah untuk mencerdaskan generasi muda Hindu di Bali harus didukung oleh semua pihak. Demikian disampaikan Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III di sela-sela menghadiri acara peresmian Museum of World Culture di Anand Ashram Ubud, Gianyar. Tampak hadir Dirjen Bimas Hindu Kemenag RI, Gubenur Bali, Konsul Jenderal untuk Bali, sejumlah tokoh Hindu di antaranya Prof. L.K. Suryani, Dr. Sayoga, Sonia Kaur (Semeton India Bali/BIFA) dan ratusan undangan dari dalam dan luar negeri. ‘’Mempertahankan Bali sebagai pusat studi Veda adalah mutlak bagi setiap kesatria, karena Hindu di Bali telah memberikan teladan bagi komunitas dunia. Walau Hindu di Bali hanya berjumlah 4 juta orang dibanding 1,2 miliar umat Hindu dunia, ajaran Hindu Bali telah memenga-
DI UBUD - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Gubernur Bali, Konsul Jenderal India, Dirjen Bimas Hindu, Anand Krishna, L.K. Suryani dan Pinisepuh Seruling Dewata di Ubud. ruhi globalisasi. Hindu Bali sangat bangga menjadi bagian dari Hindu dunia, tanpa harus melepaskan identitas aslinya. Seperti kata Bung Karno saat Jawaharlah Nehru (Perdana Menteri India) datang ke Bali, ‘jika engkau ingin melihat Majapahit, lihatlah Bali’. Kita harus belajar sejarah bahwa apa yang kita pertahankan di Bali adalah bagian dari nilainilai Pancasila dan Tri Sakti berkepribadian dalam bidang budaya,’’ ungkap Senator Arya Wedakarna. Ia memuji peran Anand Ash-
ram Ubud sebagai center of excellent untuk mendistribusikan nilai-nilai Weda dalam wujud kekinian. ‘’Sudah sepatutnya tokoh Hindu di Bali menyelaraskan ajaran Veda Vedanta dengan sebuah institusi yang serius. Salah satu syarat keseriusan seorang tokoh Hindu dalam menjalankan misinya adalah membangun ashram. Saya puji keberadaan Anand Ashram dan peresmian Museum Of World Culture ini. Hal ini perlu dicontoh oleh tokoh Hindu lainnya,’’ jelas Gusti Wedakarna.
Terkait penunjukan Made Mangku Pastika sebagai President World Hindu Parishad (WHP) menggantikan (swargi) Ida Pedanda Sebali Tianyar Arimbawa, pihaknya menyambut baik dan berharap WHP menjadi lebih maju. ‘’Secara pribadi dan sebagai wakil rakyat di DPD-RI, saya mendukung Gubernur Bali Mangku Pastika menjabat President WHP. Beliau punya kapasitas yang pas. Kegiatan World Hindu Summit 2012 pun berkat dukungan Gubernur Bali. Begitu juga fasilitas gedung PHDI Provinsi Bali yang kini berdiri megah. Semoga WHP bisa lebih maju dengan program-program yang bisa melahirkan generasi muda Hindu Bali semakin militan positif terhadap agama Hindu dan budaya Bali,’’ paparnya. Gusti Wedakarna mengaku bangga di sebuah negara dengan penduduk mayoritas Islam terbesar di dunia, Indonesia memiliki Sekretariat World Hindu Parishad di Bali. ‘’Ini berarti Indonesia tegas bukan negara agama, tapi negara Pancasilais yang mengayomi semua agama termasuk Hindu sebagai minoritas. Apalagi tahun 2018 ini, salah satu simbol Hindu Indonesia kebanggaan kita yakni Garuda Wisnu Kencana (GWK) akan diresmikan. Ini menambah kekaguman dunia pada Bali,’’ sebut President The Hindu Center Of Indonesia ini. (ad844)
Diskusi Terbatas Kerja Sama BKOW dan KPK
Perempuan GTS Mampu Cegah Korupsi, Selamatkan NKRI BADAN Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Bali memprakarsai digelarnya diskusi terbatas di Ruang Sidang Perdiknas Denpasar, Rabu (17/1) kemarin. Diskusi bertajuk ‘’Perempuan Good, Trust, Smart (GTS) Mampu Cegah Korupsi untuk Selamatkan NKRI’’ ini terselenggara atas kerja sama BKOW Provinsi Bali dengan KPK, Perdiknas Denpasar, DPW Asosiasi Profesi Hukum Indonesia (APHI) Provinsi Bali dan STIE Satya Dharma Singaraja. BKOW Provinsi Bali yang mewadahi 24 organisasi telah melakukan audiensi dengan KPK pada 8 September 2017 lalu. Enam narasumber dihadirkan yaitu Ketua BKOW Provinsi Bali Dr. AAA Ngurah Tini Rusmini Gorda, S.H., M.M., M.H., Wakil Ketua KPK Irjen Pol. (Purn) Basaria Panjaitan, S.H., M.H., Prof. Dr. dr. L.K. Suryani, MD., Ph.D., Prof. Dr. I Wayan Ramantha, S.E., M.M., Ak.CPA., Prof. Dr. Ida Bagus Raka Suardana, S.E., M.M. dan Dr. A.A. Ngurah Suryadinata Gorda, S.E., M.M. ‘’Perempuan zaman now harus tetap on the track dan yang terpenting harus berani memotong mata rantai korupsi,’’ ujar Tini Gorda mengawali diskusi. Menurutnya, perempuan memiliki peran yang sangat signifikan untuk mencegah lahirnya pelaku-pelaku korupsi. Terlebih jika mereka mengimplementasikan good, trust, smart sebagai
DISKUSI - Suasana diskusi terbatas yang digelar BKOW Provinsi Bali bekerja sama dengan KPK di ruang sidang Perdiknas Denpasar, Rabu (17/1) kemarin. dasar untuk membentuk karakter yang kuat dan mumpuni mulai dari keluarga. ‘’Sebenarnya potensi perempuan masih bisa digerakkan, baik itu di keluarga yang paling penting dan menjadi fondasi utama, maupun peranan perempuan di bidang pendidikan, ekonomi dan lingkungan,’’ jelasnya. Langkah strategisnya, lanjut Tini Gorda, perempuan harus mengambil jalan Catur Marga. Pertama, Bhakti Marga yakni keikhlasan perempuan yang menyadari posisinya dalam kaitan bersama KPK menumpas korupsi. Kedua, Karma Marga yaitu perempuan harus bekerja
untuk kemandirian ekonomi. Ketiga, Jnana Marga yakni pentingnya perempuan menambah wawasan atau literasi. Terakhir, Yoga Marga yaitu fokus pada apa yang menjadi tujuan. ‘’Ketika fokus, kita bisa memanfaatkan Panca Indera karena yang paling dominan menyebabkan korupsi. Sebagai contoh, kalau kita bisa mengendalikan mata, kita tidak akan menjadi konsumtif,’’ imbuh Tini Gorda. Sementara itu, Basaria Panjaitan mengatakan, KPK tidak akan bisa mengatasi semua kasus korupsi di Indonesia. Masyarakat harus ikut mem-
bantu, termasuk perempuan dan aparat penegak hukum lainnya. Salah satu strategi yang dimiliki oleh KPK adalah SPAK atau Saya Perempuan Anti-Korupsi. Hasil kajian KPK tahun 2012 dan 2013 di Yogyakarta menemukan hanya 4 persen ibu yang mengajarkan anaknya tentang kejujuran. Padahal, 86 persen anak-anak menerima pendidikan dari ibunya. ‘’Andaikan semua perempuan berbicara tentang pencegahan korupsi, paling tidak 80 persen korupsi akan turun drastis. Akan lebih baik kalau kita masuk dari anak usia dini untuk penguatan karakter,’’ tuturnya. Narasumber lainnya, L.K. Suryani, mengatakan perempuan dan laki-laki harus bisa menjadi tim dalam keluarga untuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi. I Wayan Ramantha menyatakan perempuan ketika menjadi seorang istri yang GTS harus bisa menekankan kepada suami untuk mencari nafkah secara halal. Raka Suardana mengungkapkan, nilai-nilai antikorupsi yang ditanamkan seorang ibu akan selalu membekas dan membentuk karakter anak yang antikorupsi hingga dewasa. Terakhir, menurut Suryadinata Gorda, perempuan harus menjadi garda terdepan dalam pemberantasan korupsi. Bali juga harus mengatasi angka buta huruf dan kemiskinan untuk mewujudkan hal itu. (ad845)
Terjerat Dugaan Perzinahan
Mantan Wabup Klungkung Diadili Semarapura (Bali Post) Mantan Wakil Bupati Klungkung Ngakan Putu Gede Bawa menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Semarapura, Rabu (17/1) kemarin. Hal ini terkait dugaan kasus perzinahan yang terkuak pada September 2017. Menariknya, istri sirinya, Indira Ayu Regina Gitaloka, juga menjalani sidang pada hari yang sama dalam perkara yang sama pula. Sidang Wabup periode 2003-2008 itu dipimpin hakim ketua I Putu Gede Astawa didampingi dua anggota Ni Luh Made Kusuma Wardani dan Mei Melianawati serta jaksa penuntut umum (JPU) Dewa Gede Agung Mahendra. Sidang berlangsung tertutup.
Usai sidang sekitar pukul 12.00 Wita, Ngakan Bawa tak banyak berkomentar kepada awak media. Ia hanya minta untuk menunggu press confrence pada 24 Januari mendatang dengan agenda pembacaan eksepsi (nota keberatan) terdakwa. “Biar terang semuanya,” ungkapnya seraya bergegas meninggalkan PN Semarapura. JPU Dewa Gede Agung Mahendra menyatakan pria asal Desa Tusan Kecamatan Banjarangkan itu dijerat Pasal 279 ayat 1 ke 2 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara, subsider Pasal 280 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dan Pasal 284 ayat 1 ke 1a KUHP atau subsider Pasal 284 ayat 1 ke 2a KUHP. Sementara istri sirinya didakwa Pasal
279 ayat 1 ke 1 KHUP, subsider Pasal 280 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 dan Pasal 284 ayat 1 ke 1 KUHP. Di tengah proses persidangan, keduanya ditetapkan sebagai tahanan rumah. “Waktu di penyidik mereka sempat ditahan kemudian ditangguhkan, sekarang menjalani tahanan rumah,” sebutnya. Ngakan Bawa diketahui mengawini Indira Ayu Regina Pitaloka Pidada pada 18 September 2017 di Banjar Belimbing, Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan. Padahal, perempuan berkulit putih ini masih berstatus sebagai istri Ida Bagus Mahayondara yang saat itu tengah bertugas di Surabaya. Setelah diketahui, hal ini langsung dilaporkan ke polisi. (kmb45)
Denpasar (Bali Post) – Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Denpasar periode 2007-2011 Tri Nugraha, Rabu (17/1) kemarin bersaksi dalam kasus korupsi tahura. Ia menjadi saksi untuk terdakwa I Wayan Suwirta, pemilik lahan dan I Wayan Sudarta alias Agus yang mengurus pensertifikatan. Di hadapan majelis hakim tipikor pimpinan I Wayan Sukanila, Tri Nugraha dicerca berbagai pertanyaan soal mekanisme pensertifikatan tanah. Di muka persidangan atas dakwaan pensertifikatan dan penjualan lahan Tahura seluas 835 m3 itu, ia mengaku sempat mengembalikan berkas karena ada keberatan dari kehutanan. Namun,
pihak BPN meminta pemohon sertifikat melengkapi bukti autentik seperti surat penguatan pernyataan fisik dan blangko ditandatangani kepala desa. Apakah BPN punya back-up data tentang tanah? Saksi mengatakan tidak ada. Yang ada di BPN didaftarkan secara sporadik atau sudah didaftarkan dan bersertifikat. Lantas, bagaimana proses pensertifikatan tahura bisa berlanjut? Tri Nugraha menyatakan secara prosedural saja. ‘’Karena sudah diparaf oleh kasi, ya… saya tanda tangan,’’ jelas mantan Kepala BPN Denpasar ini. Atas terbitnya sertifikat yang diklaim sebagai lahan tahura seluas 835 m3 itu, Tri Nugraha menyampaikan sampai
sekarang tidak ada pencabutan sertifikat. Itu artinya sertifikat masih berlaku dan sebagai bukti kepemilikan yang sah. Dikonfirmasi usai sidang, Tri Nugraha ngotot dan yakin bahwa tanah itu milik terdakwa Suwirta. ‘’Karena diketahui desa. Yang paling mengetahui kondisi lapangan kan pihak desa. Tanah itu tidak berbatasan dengan hutan,’’ tegasnya. Soal keberatan pihak tahura, Tri Nugraha mengatakan bahwa hal itu diuji dalam TUN. Di TUN yang teruji, itu milik Suwirta. Karenanya, sertifikat yang diklaim tanah tahura yang dikantongi Suwirta sampai saat ini sah dan berlaku milik Suwirta. (kmb37)
Mantan Kepala BPN Bersaksi Kasus Tahura
OPINI
6
Kamis Pon, 18 Januari 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Kaderisasi dan Pendekatan Bisnis Mengelola Pilkada BERITA seorang bakal calon pimpinan daerah yang diminta menyediakan sejumlah uang untuk hajatan pilkada menyita perhatian masyarakat belakangan ini. Setidaknya, seperti biasa ada beberapa kubu yang memosisikan dirinya terhadap hal ini. Yang pertama yang kontra tentu saja menganggap hal ini tidaklah etis. Menjadikan sebuah partai politik ibaratnya sebuah perusahaan yang sangat mengutamakan keuntungan. Bukan sebuah partai politik yang semestinya berjalan di koridor kepentingan rakyat. Yang kedua, tentu yang setuju. Asumsinya adalah merujuk kepada fakta yang terjadi belakangan ini. Artinya, masyarakat melihat, partai politik sering kali main comot tanpa melalui proses pengkaderan. Yang dijagokan sering kali nonkader. Dari pihak luar yang serta merta masuk partai dan mendapatkan pelayanan istimewa. Kader model kutu loncat sangat banyak. Di sinilah sangat kelihatan bahwa proses kaderisasi itu tidak jalan. Kader yang militan justru tersingkir oleh kader yang loncat pagar. Kalaupun dia kemudian mendapat perlakuan istimewa tentu bukan tanpa sebab. Bukan hanya karena dia public figure, bukan semata-mata vote getter, bukan karena mantan pejabat dan sebagainya tetapi lebih daripada itu. Percaya tidak percaya ada semacam mahar yang mesti dibayarkan. Ada semacam mas kawin yang diserahkan. Kalau tidak begitu, bagaimana kondisi ini bisa terjadi? Faktanya, katakanlah uang saksi. Bagaimana sebuah partai politik bisa menanggung semua itu tanpa ada cawecawe dari kandidat yang diusungnya? Yang ketiga adalah masyarakat yang tidak mau tahu. Bersikap skeptis dan membangun sebuah kecenderungan ketidakpercayaan terhadap sebuah partai politik. Ini tentu akan berimbas kepada persentase tingkat pemilihan pada hari ‘’H’’ pencoblosan. Hal ini terjadi karena akumulasi kekecewaan yang menumpuk akibat output pimpinan atau pejabat yang dicalonkan oleh partai politik. Ada semacam ketidaksesuain antarmasa kampanye dan pascakampanye. Masa sebelum dan sesudah menjabat. Apalagi kalau kemudian ada istilah petugas partai dan bukan lagi petugas rakyat. Hal ini semakin menokohkan anggapan bahwa seorang pemimpin itu memang perpanjangan tangan sebuah partai politik. Apalagi kalau kemudian dimulai berhitung pengeluaran semasa kampanye yang mesti dikembalikan ketika dia menjabat. Apalagi yang kemudian terjadi? Sebuah daerah akan dikelola seperti perusahaan. Muaranya adalah untung rugi. Tidaklah mungkin mau rugi. Mesti akan selalu mencari keuntungan. Nah kalaupun ada ruginya, yang dirugikan itu siapa? Yang masyarakat, ya rakyat yang secara totalitas, absolut memilihnya saat pencoblosan.
S URAT PEMBACA
Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Waspadai Kebocoran UN SMP 2018
Kebocoran mata uji saat Ujian Nasional 2018 hendaknya diwaspadai. Peluang bocornya UN tetap terbuka terlebih kini zaman teknolgi canggih. Hal ini saya sampaikan untuk mengingatkan karena saat UAS I 2017 lalu, saya mencermati ada indikasi kebocoran soal. Ini saya dapat dari pengakuan anak saya yang mengaku rekan-rekannya dari salah satu bimbingan belajar mendapat suplai soal sebelum ujian dilangsungkan. Bahkan, ada indikasi kunci jawaban beredar. Untuk itu, saya berharap untuk UN 2018 mendatang, pengawasan dilakukan secara lebih serius jika memang benar-benar ingin mencetak generasi cerdas dan berbudi pekerti. Untuk apa anak mendapat nilai tinggi namun dengan cara-cara yang tidak membuat mereka tekun belajar. Bimbingan belajar hendaknya menjalankan programnya dengan bermartabat dan tetap menunjung tinggi asas pembelajaran. Jangan meracuni anak dengan memberikan bocoran soal terlebih memberikan kunci jawaban. Ini meracuni siswa. Mari kita jaga mentalitas positif anak-anak kita agar untuk menghadapi UN mereka belajar secara serius. Bimbingan belajar hendaknya dilakukan secara terukur jangan dibisniskan. Para orangtua siswa hendaknya juga ikut menjadi pihak yang mendukung terciptanya pendidikan yang berkualitas. Awasi jam belajar anak dan berikan mereka pemahaman yang benar. Tanggung jawab guru juga harus ditingkatkan menjelang UN tahun ini. Prestasi akademik siswa dan nama baik sekolah harus dicapai dengan cara-cara yang sehat. I Wayan Sudana Gianyar, Bali
Mencegah Munculnya ’’Perusahaan’’ Partai Politik Isu mutakhir pada bidang politik saat ini, tidak lain adalah masalah uang mahar yang diminta oleh tokoh Partai Gerindra terhadap calon gubernur yang ingin berkompetisi. Padahal, undang-undang menyatakan tidak boleh adanya praktik seperti ini. Bawaslu pusat mulai bersikap dan bertindak terhadap calon gubernur yang menyatakan itu dan berupaya memanggil partai politik yang dinyatakan terlibat. Uang mahar politik menjadi bahan pergunjingan secara nasional akhir-akhir ini, padahal sesungguhnya pada tingkat masyarakat jenis uang seperti ini sudah dipandang biasa. Meski dipandang biasa oleh masyarakat, ada muncul kesan bahwa cara-cara untuk mencari uang seperti ini, ternyata dapat dilakukan oleh partai politik dan juga tokohnya. Jika partai politik itu besar, berpengaruh dan signifikan dalam perolehan suara, apalagi konsisten, tentu saja akan menjadi potensial didatangi oleh para politisi untuk mencalonkan diri.
Oleh I Nyoman Darta isikonya, sebagai “sumber daya” yang berpengaruh, tentu calon pejabat politik tersebut harus bersedia menyediakan uang demi perolehan suaranya. Partai politik dengan demikian, berpotensi menjadi sebuah perusahaan dan “perusahaan” seperti ini akan mempunyai kewajiban untuk memenuhi tuntutan dari “pembelinya”. Kewajiban itu adalah mengaryakan karyawannya (mesin politik) untuk turun lapangan dan menggalang dukungan. Para “karyawan” inilah yang harus dibayar untuk tugas-tugas perusahaan tersebut. Belum lagi uang yang harus diberikan kepada “pemilik” perusahaan, dan membayar para pelindung perusahaan tersebut. Jadi, di sinilah posisi uang mahar tersebut difungsikan. Partai politik besar mempunyai potensi tinggi untuk menjadi perusahaan partai tersebut. Jadi, seluruh partai besar dan berpengaruh mempunyai potensi
seperti ini, apakah itu Gerindra, Golkar, PDI Perjuangan, Partai Demokrat, NasDem, PKS, PKB, sampai partai yang lebih kecil. Jadi, benar-benar diperlukan pasukan-pasukan yang idealis dari partai politik untuk menghindari kejadian tersebut berlangsung di tingkat masyarakat. Sebab, apabila kejadian ini dibiarkan berlangsung, ada dua kemungkinan yang terjadi. Yang pertama, politisi yang menyewa jasa partai politik besar tersebut akan berpotensi korupsi apabila berhasil memegang kekuasaan. Bisa dibayangkan, bagaimana mungkin mengembalikan uang puluhan miliar rupiah hanya dalam waktu empat tahun jika gaji seorang gubernur atau bupati hanya Rp 10 juta, kecuali dengan korupsi atau memungut uang dari para pejabat yang didudukkan di daerah. Pejabat ini pun akan berpotensi korupsi lagi di lingkungannya masingmasing untuk membayar sogokannya kepada pejabat atasnya. Yang rugi adalah rakyat karena
kualitas pembangunan akan menurun dan tidak sesuai dengan tupoksi. Kedua, ada pihak yang kecewa dan rugi besar apabila ternyata cita-citanya menjadi pejabat gubernur atau bupati gagal. Meski uang mahar tersebut tidak terbayarkan penuh, tetapi kemungkinan juga ada pembayaran sebagian dan nilainya bisa jadi bermiliar-miliar rupiah juga. Bagaimanapun petugas yang diturunkan untuk mencari dukungan perlu dibayar. Kekecewaan ini akan dapat berkembang menjadi konflik, mulai dari tingkat keluarga sampai dengan tingkat partai politik. Ketidakberhasilan menjadi pejabat akan menjadi tuduhan macam-macam, dan itulah yang menimbulkan konflik. Pada konflik di tingkat partai politik, akan menimbulkan segmentasi di masyarakat karena masing-masing tokoh yang ada, mempunyai pengikut dan anakbuah masing-masing dengan jumlah yang signifikan. Konflik social pun bisa terjadi pada konteks seperti ini.
Karena politik di Indonesia memerlukan uang untuk pelaksanaannya, maka mau tidak mau cara “belanja” seperti ini sulit dicegah pada masa mendatang. Yang cukup mengganggu dalam hal ini adalah uang itu justru dipakai untuk mendekati rakyat dan celakanya rakyat mau menerima hal demikian, bagaimanapun bentuknya. Itulah yang membuat uang mahar tersebut agak sukar untuk mencegahnya. Apalagi rakyat sudah mengetahui hal ini dan seolah menerima itu sebagaimana adanya. Dengan konteks demikian untuk menekan praktik mahar ini, Bawaslu haruslah cepat tanggap karena hal ini tidak dibolehkan dalam undang-undang. Bawaslu mempunyai kesempatan bagus sekarang mumpung kejadiannya sedang hangat-hangatnya. Ini akan menjadi penting, bukan saja untuk mencegah kejadian itu terjadi, atau minimal politik pasar itu dapat ditekan, akan tetapi untuk memberikan penyadaran kepada masyarakat bahwa politik mahar seperti itu tidak dibolehkan, tidak dibenarkan oleh undang-undang dan tidak patut pada iklim demokrasi. Jadi, rakyat yang sebelumnya memandang hal ini sebagai praktik yang biasa dan wajar, akan menjadi sadar bahwa tindakan itu salah sehingga rakyat pun akan berupaya ikut mencegahnya. Namun, yang paling penting dipikirkan adalah kesempatan untuk calon perorangan untuk tampil dalam perhelatan pilkada ini. Selama ini, calon perorangan terbelenggu untuk maju ke dalam pilkada karena begitu banyaknya surat dukungan suara yang harus dikumpulkan. Di sini, bukan persoalan uang yang barangkali men-
jadi masalah tetapi mencari dan menemukan ribuan bahkan ratusan ribu surat dukungan tersebut. Jadi di sini, mobilitaslah yang ikut menjadi persoalan untuk mengumpulkan dukungan tersebut sehingga banyak dari mereka yang mau ikut mencalonkan diri, menjadi urung. Partai politiklah yang paling bersuara lantang dulu manakala ada keinginan untuk mengurangi persyaratan calon perorangan ini. Padahal kemungkinan besar, calon yang berkualitas ada pada ranah calon perorangan ini. Untuk menekan adanya partai politik yang menjadi perusahaan seperti yang kini ramai diributkan, perlu dipikirkan agar calon perorangan ini dapat lebih mudah tampil. Persyaratan dukungan sebaiknya diperlunak karena dengan adanya calon perorangan ini, pilihan menjadi jauh lebih variatif. Partai politik memiliki kesempatan yang lebih kecil untuk menjagokan kandidatnya dan semakin kecil juga kesempatan untuk menjadi “perusahaan’’. Jika calon perorangan ini mendapat kesempatan lebih ringan untuk maju, soal pembiayaan itu akan ditanggung oleh dirinya sendiri tanpa perlu harus tawar-menawar dengan partai politik. Perlu juga dipertimbangkan pegawai negeri atau TNI atau kepolisian untuk boleh mancalonkan diri. Para calon ini baru diputus statusnya sebagai abdi negara setelah betul-betul diterima sebagai pejabat maupun menjadi anggota legislatif. Ini adalah beberapa alternatif untuk menekan maraknya partai politik yang bertindak seolah-olah menjadi perusahafn. Dan para tokoh mereka menjadi pengusaha.
MK (Tak) Melegalkan Zina dan LGBT POJOK
Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya memberi putusan menolak secara keseluruhan permohonan uji materi (judicial review) mengenai pasal 284, pasal 285, dan pasal 292 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP). Dalam putusannya, MK menyatakan permohonan pemohon tidak beralasan menurut hukum karena pemohon meminta MK untuk memperluas ruang lingkup (jenis dan objek pidana) pasal-pasal tersebut. Atas putusan tersebut, maka aturan pidana mengenai perzinahan, perkosaan, dan pencabulan menjadi tidak berubah. Yakni, perzinahan (pasal 284) dapat dipidana hanya jika pelakunya telah terikat pernikahan yang sah, perkosaan (pasal 285) dapat dipidana jika pelakunya lakilaki, dan pencabulan (pasal 292) dapat dipidana bila korbannya patut diduga masih anak-anak. Dalam perspektif yang lain, hal ini berarti pula bahwa setiap orang yang memiliki kehidupan “tak lazim”, seperti lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) tetap tidak dapat dipidanakan karena “ketidaklazimannya” itu. Tak heran, putusan MK dalam perkara nomor 46/ PUU-XIV/2016 itu pun kemudian bergulir menjadi isu bahwa MK melegalkan zina dan LGBT. Tidak Melegalkan Jika dicermati secara saksama, putusan MK mengenai uji materi pasal-pasal kesusilaan
Oleh Pangki T. Hidayat di dalam KUHP tersebut sebenarnya jauh dari frasa “MK melegalkan”. Faktanya, di dalam putusan perkara nomor 46/PUUXIV/2016 tersebut tidak ada satu pun kalimat yang menyatakan bahwa MK melegalkan zina dan LGBT. Hanya, imbas dari putusan MK memang kemudian membuat kekosongan hukum, terutama terhadap kondisi-kondisi tertentu sebagaimana yang dimaksud dalam permohonan uji materi. Misalnya, perzinahan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang belum terikat pernikahan yang sah tidak bisa serta merta dikatakan perbuatan legal, meski di sisi yang lain tidak pula bisa dikatakan ilegal. Pun setali tiga uang dengan LGBT, pascaputusan MK pilihan (gaya) hidup demikian tidak bisa dikatakan legal, meski di lain sisi juga tidak bisa dikatakan ilegal. Sehingga dalam tataran ini mudah saja untuk memahami putusan MK tersebut, yakni tidak sama sekali memberikan legalitas terhadap perzinahan, perkosaan, maupun LGBT. Dalam perspektif lain, seumpama MK memang berniat melegalkan perzinahan, perkosaan, dan LGBT tentu MK akan mengeluarkan putusan yang menyatakan bahwa pasal 284, 285, dan 292 KUHP inkon-
stitusilonalitas dengan UndangUndang Dasar (UUD) 1945. Sehingga dengan sendirinya ketiga pasal mengenai kesusilaan di KUHP itu menjadi tidak berlaku. Kulminasinya tentu perzinahan, perkosaan, dan LGBT menjadi tidak bisa dipidanakan. Faktanya, MK tidak mengeluarkan putusan demikian dan hanya menolak keinginan pemohon untuk memperluas ruang lingkup perbuatan pidana di ketiga pasal mengenai kesusilaan tersebut. Pada titik ini, tentu bisa dipahami MK sejatinya sejalan dengan nalar berpikir pemohon bahwa pada hakikatnya perzinahan, perkosaan, dan LGBT perlu untuk dilarang. Hanya, keberanian hakim-hakim MK untuk menciptakan terobosan dengan membuat putusan yang mengarah pada positive legislature masih minim. Terbukti, hanya empat dari sembilan hakim konstitusi yang pada dasarnya menyetujui dikabulkannya permohonan uji materi perkara nomor 46/PUUXIV/2016 tersebut. Tidak dikabulkannya permohonan uji materi mengenai pasal 284, pasal 285, dan pasal 292 KUHP bukan berarti tidak ada jalan lain untuk meminimalkan pelbagai bentuk praktik perzinahan, perkosaan, dan LGBT. Sebagaimana pendapat
umum MK ketika membacakan putusan mengenai uji materi, bahwa ketertiban sosial hanya akan tercipta dengan pemenuhan kaidah-kaidah kesusilaaan, kesopanan, dan agama. Ada pun kaidah hukum menempati posisi terakhir, apabila ketiga kaidah tersebut tidak dapat berjalan. Maka, dalam konteks saat ini kekosongan hukum yang ditimbulkan akibat putusan MK tersebut mesti ditindaklanjuti dengan penguatan terhadap kaidahkaidah kesusilaan, kesopanan, dan agama. Cara yang paling rasional bisa ditempuh untuk memperkuat kaidah-kaidah demikian tentu melalui jalur pendidikan yang berkarakter. Lebih dari itu, lingkungan masyarakat sekitar juga perlu untuk diberdayakan agar interaksi norma kesusilaan, kesopanan, dan agama di masyarakat bisa menjadi lebih hidup lagi. Sehingga, pelbagai perilaku menyimpang yang mungkin bisa menghinggapi individu-individu tertentu dapat dicegah dengan saling mengingatkan dan kesadaran akan dirinya sendiri. Namun, mempertegas kekosongan hukum dalam kondisi-kondisi tertentu di pasal 284, pasal 285, dan pasal 292 KUHP pasca-MK menolak secara keseluruhan uji materi perkara tersebut tetap perlu dan penting dilakukan.
Kata JK, para menteri yang merangkap bisa urus partai malam hari. - Semua bisa diatur. *** Perguruan tinggi di Indonesia tidak peka akan ancaman korupsi. - Bila perlu jadi ‘’pemain’’. *** Para pebisnis mesti ikut menjaga keberlangsungan hutan. - Apalagi bisnis air.
Penulis, Direktur Eksekutif Research Center for Democratic Education
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta.Ombudsman:Jimmy Silalahi Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
ROMPES POHON Sejumlah petugas melakukan perompesan dahan pohon perindang di Jalan Raya Puputan, Niti Mandala Renon, Denpasar, Rabu (17/1) kemarin. www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Bali Post/wan
Kamis Pon, 18 Januari 2018
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Generasi Muda Lintas Organisasi Perlu Bersinergi
Paiketan Krama Bali Gelar ’’Dharmatula’’ Denpasar (Bali Post) – Generasi muda Bali lintas organisasi perlu bersinergi mengambil langkah strategis menyikapi situasi lokal, nasional dan global. Gerakan yang dilakukan akan lebih kuat apabila mengedepankan sinergisitas. Hal itu terungkap dalam pertemuan Paiketan Krama Bali, di Denpasar, Rabu (17/1) kemarin. Sinergisitas itu perlu dibangun, sebab masih banyak PR yang mesti dikerjakan bersama demi kepentingan Bali. Karena itu, Paiketan Krama Bali melalui Departemen Pemuda dan Kaderisasi memandang penting untuk membuat kegiatan dalam rangka memperkuat sinergi antarorganisasi tersebut. ‘’Kami akan menggelar dharmatula bertajuk ‘Yowana Bali Metangi, Saling Asah, Asih lan Asuh’, Sabtu (20/1) mendatang. Kegiatan yang akan dilangsungkan di Danes Art Veranda, Jalan Ayam Wuruk 159 Denpasar itu dikemas santai ala anak muda. Kegiatan ini bertujuan untuk sharing program antarorganisasi kepemudaan dan mahasiswa Hindu di Bali dalam mengambil
langkah strategis bersama untuk Bali tercinta,’’ ujar Ketua Umum Paiketan Krama Bali Ir. AAP Agung Suryawan Wiranatha, Ph.D. didampingi Ketua Departeman Pemuda dan Kaderisasi I Made Dwija Suastana, S.H., M.H. beserta sejumlah pengurus. Dwija Suastana menambahkan, dalam dharmatula itu masing-masing organisasi kepemudaan akan melakukan sharing program. Di antaranya DPP Peradah Bali, Pimpinan Daerah KMHDI Bali, FPMHD Unud, PMHD Universitas Warmadewa, STIKI Indonesia, STP Nusa Dua, Stikom Bali, Gerakan Bhagavadgita Indonesia, Vivekananda Spirit Indonesia, Youth Sakki, Forum Komunikasi STT se-Badung STT Banjar Sebudi Tanjung Bungkak, dll. Kegiatan itu akan dimeriahkan penampilan Aya dan Laras BTMDG Performance. Dalam kegiatan ini akan ada sinergi program Yowana Bali dan penandatanganan kerja sama (MoU). Juga akan ada acara pengantar Bhagavad-Gita oleh Yayasan Dharma Duta Indonesia sekaligus pembagian buku Bahagavad-Gita. (08)
Bali Post/kmb36
REKONSTRUKSI – Rekonstruksi kasus pembunuhan Aiptu (Purn) I Made Suanda digelar di rumah kontrakan di Jalan Nuansa Kori Utama, Ubung Kaja, Denpasar Utara, Rabu (17/1) kemarin.
Rekonstruksi Pembunuhan Pensiunan Polisi Ricuh Denpasar (Bali Post) -
Satuan Reskrim Polresta Denpasar dipimpin Kanit 1 AKP Fajar Nuur Akbar menggelar rekonstruksi pembunuhan Aiptu (Purn) I Made Suanda di rumah kontrakan di Jalan Nuansa Kori Utama No. 30, Ubung Kaja, Denpasar Utara, Rabu (17/1) kemarin. Keempat tersangka dihadirkan yaitu I Gede Ngurah Astika alias Sandi, Dewa Putu Alit Sudiasa alias Alit, Putu Veri Permadi alias Veri dan Dewa Made Budianto alias Tongas. Namun istri Astika, Ni Komang Libryantini, tidak dihadirkan dan perannya digantikan Polwan. Reka ulang tersebut sempat ricuh. Warga yang melihat rekonstruksi itu meneriaki pelaku dan terlontar kata-kata makian.
Bali Post/wan
YOWANA BALI - Paiketan Krama Bali menggelar pertemuan, Rabu (17/1) kemarin, serangkaian akan digelar acara Dharmatula Yowana Bali, Sabtu (20/1) mendatang.
Residivis Curi Burung
Denpasar (Bali Post) Kasus pencurian marak terjadi di Jalan Gunung Resimuka, Monang Maning, Denpasar Barat (Denbar). Setelah melakukan penyelidikan, ternyata pelakunya Bambang Hermansyah (32) dan ditangkap usai beraksi di Jalan Resimuka Utama, Denpasar, Sabtu (13/1) lalu. Diduga residivis kasus narkoba ini nekat mencuri karena tidak punya uang untuk beli barang terlarang tersebut. “Pelaku ini residivis narkoba dan pernah ditangkap
anggota Ditresnarkoba Polda Bali. Selain itu, dia juga residivis pencurian helm ditangani Polsek Denbar,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra, Rabu (17/1) kemarin. Menurut Iptu Aan, korbannya Noviar dan kejadiannya di Jalan Resimuka Gang Abang 1, Denpasar. Pada Sabtu (13/1) pukul 03.00 wita, saat korban bangun tidur dan dilihat kotak berisi burung hilang. Selanjutnya, korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Denbar. Pada saat itu, tim Opsnal
dipimpin Ipda Nengah Seven Sampeyana melakukan penyelidikan di seputaran TKP. Pukul 03.15 wita, pelaku melintas membawa kotak burung. Karena curiga, polisi langsung mengamankannya dan dia mengakui baru saja melakukan pencurian. Barang bukti yang diamankan satu pasang love bird, kotak tempat burung bertelur dan dua obeng. “Kasus ini masih kami kembangkan. Kami curiga pelaku merupakan pencuri spesialis burung,” ujarnya. (kmb36)
Dari pantauan di lapangan, saat reka ulang dilaksanakan di dalam rumah mulai pukul 11.15 Wita, berjalan aman dan kondusif. Namun saat tersangka Astika memeragakan adegan mengemudikan mobil Honda Jazz milik korban dan naik sepeda motor bersama tersangka lainnya, terjadi kericuhan. Seorang pria diduga keluarga korban berlari ke arah tersangka Astika sambil teriakteriak. Dia tidak terima korban dibunuh. Anggota Reskrim dan Sabhara yang melihat hal itu bergerak cepat mengamankan pria tersebut. Sedangkan Astika langsung dibawa masuk ke dalam rumah. “Informasinya, pria itu menantu korban. Siapa pun akan begitu (emosi),” kata seorang petugas. Setelah itu, situasi kembali tenang, petugas akan membawa keempat tersangka yaitu Astika, Dewa Putu Alit Sudiasa alias Alit, Putu Veri Permadi alias Veri, dan Dewa Made Budianto alias Tongas ke dalam
mobil karena rekonstruksi selesai. Saat itulah, keluarga korban berusaha mendekati para pelaku sambil teriak-teriak. Petugas bergerak cepat memasukkan pelaku ke mobil. Sementara eksekusi korban dimulai dari adegan 21 sampai 28. Tersangka Astika memeragakan saat berdiri lalu memukul muka korban sebanyak satu kali. Akibatnya, korban terjatuh ke belakang dan kepala belakangnya membentur tembok ruang tamu. Selain itu, Astika mengkrip (mengempit) leher korban dengan tangan kanan. Selanjutnya, dengan menggunakan tangan kiri, Astika memegang kepala korban lalu membenturkan korban ke lantai berkali-kali sampai terluka dan berdarah. “Lengan kanan tersangka Astika sempat digigit oleh korban. Saat itu, Astika minta tolong kepada pelaku lainnya,” ungkap petugas yang enggan disebut identitasnya ini. Selanjutnya, Budianto alias Tonges menindih dan menekan leher belakang korban meng-
KBS-ACE Imbau Semua Pihak Berdemokrasi Secara Sehat Denpasar (Bali Post) Kampanye hitam (black campaign) hingga berita bohong (hoax) tidak bisa dihindari dalam setiap perhelatan pilkada. Padahal, tindakan negatif seperti itu bisa menciptakan praktik demokrasi yang tidak sehat. ‘’Di medsos atau media lain sudah cukup lama saya lihat sering ada ungkapan, ucapan, yang menurut saya tidak faktual, sangat tendensius, bersifat kampanye hitam dan juga tidak pantas. Saya sendiri sudah mengalami itu di medsos sejak setahun lalu, tapi saya mentoleransi,’’ ujar bakal calon gubernur Bali I Wayan Koster yang juga Ketua DPD PDI-P Bali, di Denpasar, Rabu (17/1) kemarin. Koster sendiri bersama Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati yang dikenal dengan paket KBS-ACE berkomitmen untuk mengedepankan nilai-nilai demokrasi yang sehat dengan taat asas dan
konsisten. Termasuk menghormati hak politik setiap individu atau kelompok dalam mengikuti mekanisme dan tahapan pilkada serentak 2018. Ajakan dan imbauan sama juga diserukan paket yang diusung PDI-P bersama PKPI, PAN, dan Hanura ini kepada semua pihak. Baik penyelenggara pemilu, elite politik, massa pendukung pasangan calon maupun masyarakat luas. ‘’Kita ingin proses demokrasi dari setiap hajatan semakin maju, semakin bisa memberikan pencerahan, pendidikan politik kepada masyarakat dalam rangka menggunakan hak pilih. Terutama dalam menghasilkan pemimpin yang benar-benar sesuai dengan pilihan dan harapan masyarakat,’’ jelasnya. Kepada KPU dan Bawaslu Bali beserta jajarannya sampai tingkat terbawah, Koster mengajak dan mengimbau agar melaksanakan tugas
Bali Post/rin
KETERANGAN - I Wayan Koster (tengah) saat memberikan keterangan pers mengenai ajakan dan imbauan kepada semua pihak untuk melaksanakan proses pilkada yang sehat, jujur, adil, dan berkeadaban serta menjunjung nilai-nilai kemanusiaan, persatuan-kesatuan, dan persaudaraan.
secara profesional sesuai dengan peraturan perundangundangan, tidak diskriminatif, jujur, dan adil dalam setiap tahapan pelaksanaan pilkada serentak. Sementara aparat kepolisian diminta agar selalu menjaga netralitas dan melaksanakan tugas pengamanan dengan sebaik-baiknya. Dengan demikian, semua tahapan pilkada dapat terlaksana dengan nyaman, aman, damai, tertib, lancar, dan sukses. ‘’Kami juga memohon agar para ASN bersikap netral dalam pilkada serentak tahun 2018 sesuai peraturan perundang-undangan agar bisa fokus bekerja melayani masyarakat,’’ imbuhnya. Koster secara khusus juga meminta para tokoh masyarakat agar membimbing, mengayomi, dan memberikan contoh kepada masyarakat atau pendukungnya untuk selalu menjaga persatuan, kesatuan, toleransi, menjalankan nilai-nilai Pancasila serta menjunjung spirit Bhinneka Tunggal Ika, paras-paros sarpanaya segilik seguluk selunglung sebayantaka. Di internal KBS-ACE sendiri, tim dan pendukung diminta selalu mengedepankan kesantunan, etika dan moralitas dalam berpikir, berkata, dan bertindak saat memberi dukungan kepada KBS-ACE. ‘’Untuk itu, dilarang keras mengeluarkan pernyataan, opini, dan sikap negatif seperti menyerang, menjelekkan, memfitnah pasangan calon lain dan keluarganya, menyebarkan berita bohong, ujaran kebencian, baik melalui media sosial, media cetak maupun media elektronik,’’ jelasnya. Koster menambahkan, jika di kemudian hari ditemukan ada perorangan atau
sekelompok orang yang mengatasnamakan pendukung KBS-ACE melakukan halhal yang dilarang itu, maka pihaknya menyatakan dan menegaskan bahwa itu bukan bagian dari pendukung KBS-ACE. Selanjutnya, bila ada pihak yang menyerang,
menjelekkan, memfitnah atau melakukan tindakan merugikan atau mencemarkan nama KBS-ACE beserta keluarga, pihaknya akan menggunakan hak untuk melakukan proses atau upaya hukum sebagaimana diatur dalam UU ITE. (kmb32)
gunakan tangan kanannya. Sedangkan tangan kiri memegang bahu kiri korban. Tersangka Veri memegang kedua kaki korban dan memukul pinggang korban dua kali dengan tangan kiri. Sedangkan Alit memegang kedua tangan korban dengan tangan kiri dan memukul pinggang serta punggung korban dengan tangan kanan sebanyak dua kali. Tersangka Astika lalu megambil helm warna hitam di samping pintu ruang tamu. Helm tersebut dipakai memukul kepala belakang korban berkali-kali sampai luka parah. Setelah tidak bergerak, keempat pelaku menyeret tubuh korban ke kamar tidur. “Rekonstruksi berakhir pukul 13.35 Wita. Diperegakan 43 adegan,” tegasnya. Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Aris Purwanto saat dikonfirmasi reka ulang tersebut untuk melengkapi berita acara pemeriksaan. Selain itu,
untuk mencocokkan keterangan pelaku saat diperiksa dengan di lapangan. Saat ditanya tidak dihadirkannya istri Astika, mantan Kapolsek Denpasar Selatan ini mengatakan Libryantini tidak ada saat eksekusi korban. “Dia kan hanya tahu saat ngontrak rumah dan pembagian uang di Tabanan,” tegasnya. Seperti diberitakan, I Made Suanda (56), pensiunan polisi dan tugas terakhir di Pospol Renon, Denpasar Timur, ditemukan membusuk di rumah kontrakan di Jalan Nuansa Kori No. 30 Banjar Tegal Kori, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara, Selasa (19/12) lalu. Korban dengan pangkat terakhir Aiptu ini diduga dibunuh setelah menjual mobil Honda Jazz. Tim gabungan Polda Bali, Polresta Denpasar, dan Polsek Denpasar Barat (Denbar) kemudian memburu pelaku. (kmb36)
BANGLI
8
Kamis Pon, 18 Januari 2018
SOSOK Fokus Bekerja PADA 27 Juni mendatang akan dilangsungkan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (pilgub) Bali. Terkait hal ini, para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bangli kembali diingatkan untuk menjaga netralitas. Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Rabu (17/1) kemarin, mengungkapkan tahun ini merupakan tahun politik yang tentunya ada banyak kegiatan politik. Untuk itu pihaknya menekankan seluruh ASN di Bangli untuk tidak terpengaruh dengan situasi politik ini dan tetap Bali Post/nan fokus melaksanakan tugas dan kewajibannya. ‘’Dengan begitu, tidak akan mengurangi dan menghambat kinerja serta capaian dari realisasi APBD Bangli yang sudah dirancang dan disepakati,’’ katanya. Meskipun dalam hajatan lima tahun sekali itu ASN memiliki hak pilih, pihaknya meminta ASN di Bangli tidak ikut terlibat dalam politik praktis dan tetap menjaga netralitas. Selain itu, dia meminta seluruh ASN bekerja dengan paradigma baru dan meninggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk seperti malas atau suka menunda pekerjaan yang dapat berdampak pada kurang maksimalnya serapan dan realisasi anggaran. ‘’Jadi, ASN harus bisa bekerja lebih cepat, efektif, efisien dan profesional. Terlebih lagi, mulai tahun ini Pemkab Bangli akan menerapkan sistem Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) berbasis kinerja. ASN yang rajin dengan yang malas, jumlah TPP yang didapat akan berbeda. Semakin banyak bisa mengambil dan menyelesaikan pekerjaan, maka semakin besar pula TPP yang akan didapat,’’ tegas Sedana Arta. (nan)
Perlu Ada Pasal Terkait Lingkungan di Ripda
Bangli (Bali Post) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Induk Pariwisata Daerah (Ripda) terus digodok Pansus I DPRD Bangli. Demi sempurnanya ranperda tersebut, rapat pembahasan yang dilaksanakan, Rabu (17/1) kemarin, melibatkan sejumlah komponen mulai dari pelaku pariwisata, adat, desa dan keamanan untuk dimintai pendapat dan masukan. Salah satu masukan yang diberikan yakni perlunya pencantuman pasal khusus tentang Lingkungan. Rapat pembahasan dipimpin Ketua Pansus I Nengah Darsana dan Koordinator Pansus Komang Carles. Rapat dihadiri Kapolres Bangli AKBP I G.N. Panji Anom, PHRI, sejumlah pengelola desa wisata, perbekel, camat, serta pimpinan dan perwakilan OPD terkait. Dalam rapat yang diawali dengan pemaparan tujuan penyusunan Ranperda tentang Ripda oleh Kadisparbud, Wayan Adnyana, ada beberapa pendapat dan masukan yang disampaikan Putu Winastra selaku perwakilan PHRI Bangli. Dia berpendapat, rancangan Ripda yang disusun sudah bagus. Namun, ada beberapa hal perlu diubah dan disesuaikan dengan iklim pariwisata sekarang dan akan datang. Pariwisata Bangli yang menganut konsep Tri Hita Karana khususnya palemahan (hubungan manusia dengan lingkungan) harusnya dituangkan dalam pasal di Ranperda tersebut. ‘’Tapi di dalam rancangan ini tidak ada pasal khusus yang menekankan lingkungan. Sementara kerusakan lingkungan saat ini menjadi masalah global di sektor pariwisata,’’ terangnya. Demikian juga dengan penataan Pokdarwis yang menurut Winastra perlu dilakukan perbaikan pasal karena belum dituangkan peran pemerintah. Beberapa kegiatan pariwisata juga disebutnya tidak dituangkan dalam rancangan ini seperti tracking, cycling, farming dan lainnya. Mengenai keberadaan 26 desa yang mendapat SK desa wisata dari Bupati, Winastra juga berpendapat bahwa perlu diatur mengenai hal-hal yang akan diberikan pemerintah kepada desa wisata dalam rancangan Ripda. Dia mengatakan, saat ini belum ada kejelasan apakah desa wisata hanya diberikan SK saja, lalu ditinggalkan begitu saja. ‘’Mohon konsep pariwisata di Bangli selatan lebih banyak eco tourism. Kalau bisa jangan ada istilah pembatasan pembangunan hotel berbintang. Karena di Bangli memang tidak boleh ada pembangunan hotel berbintang. Yang perlu, hotel ramah lingkungan,’’ jelasnya. Sementara itu, Pengelola Desa Wisata Penglipuran Nengah Moneng mengoreksi salah satu pasal yang menurutnya perlu disempurnakan. Di mana dalam pasal yang disebutkannya soal kerja sama promosi hanya diatur kerja sama antarpemerintah. Hal ini perlu ditambahkan agar kerja sama juga dilakukan dengan kalangan akademisi, organisasi profesi di bidang kepariwisataan, termasuk media. Wayan Merta dari STPI menyampaikan soal penetapan sebuah desa menjadi desa wisata. Ke depan, harus dibuatkan kriteria yang lebih jelas lagi. Jangan sampai ada desa yang sudah ditetapkan jadi desa wisata malah tidak berkembang. Menurutnya akan lebih baik desa wisata ditetapkan jika potensinya sudah muncul dari masyarakat. Ketua MMDP Bangli Made Rijasa dalam rapat kemarin memberi masukan agar desa-desa wisata yang sudah berkembang seperti Penglipuran dan Undisan bisa menjadi tutor untuk menggali dan mengelola potensi yang dimiliki seluruh banjar di Bangli. Sementara dari sisi keamanan, Kapolres Bangli AKBP IGN Panji Anom menyampaikan masukan bahwa perlu diatur tentang mitigasi bencana dalam kepariwisataan. Dia menilai penting adanya jaminan terhadap wisatawan tentang keamanan dan kenyamanan selama berkunjung ke Bangli. ‘’Promosi pariwisata tidak bisa dipisahkan dengan promosi jaminan kepada wisatawan,’’ ujarnya. (kmb40)
Bali Post/ina
RAPAT KERJA - Suasana rapat kerja Pansus I DPRD Bangli dengan komponen pariwisata.
Bali Post/ina
JALAN - Jalan TMMD di Dusun Madia Desa Terunyan yang sulit dilalui kendaraan.
Masyarakat Minta Jalan TMMD di Terunyan Segera Diaspal
Bangli (Bali Post) Badan jalan yang dibuka melalui program TMMD 2014 lalu di Dusun Madia Desa Terunyan, Kintamani menuju Pedahan, Karangasem tak kunjung diaspal. Saat ini badan jalan itu kondisinya sudah rusak parah dan tidak bisa dilalui kendaraan. Kadus Madia Wayan Besar, Rabu (17/1) kemarin, m eng a t a ka n ka re na t a k kunjung diaspal, kondisi
jalan tersebut sekarang rusak. Badan jalan sudah tidak rata karena sering digerus air hujan. Kondisi itu membuat kendaraan terutama roda empat sulit melintas. Adapun panjang jalan tanah yang kondisinya demikian mencapai 6 kilometer. Untuk pengaspalan, pihaknya sudah berulang kali menyampaikan usulan ke pemerintah. Dia mengaku sempat mengusulkan hal itu ke Gubernur dalam
simakrama beberapa waktu lalu. Bupati Bangli I Made Gianyar ketika berkunjung ke balik bukit juga dikatakannya sempat menjanjikan akan mengoordinasikan pengaspalan jalan tersebut ke Pemprov Bali. Wayan Besar menjelaskan, keberadaan jalan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat baik untuk akses perekonomian, pendidikan maupun kesehatan. ‘’Masyarakat berharap jalan ini segera diaspal,’’
harapnya. Dikonfirmasi terpisah, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Kawasan Pemukiman (PUTRKP) Kabupaten Bangli Putu Wida Gunawan mengatakan, badan jalan di kawasan balik bukit yang dibuka melalui program TMMD itu akan diaspal tahun ini. Panjang jalan TMMD yang diaspal tahun ini mencapai 3 km. Untuk rencana tersebut, pihaknya
sud a h m e ny ia p ka n a ng garan sebesar Rp 5 miliar bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemprov Bali. Sementara untuk sisa badan jalan yang belum diaspal tahun ini akan diaspal di tahun berikutnya. Dengan diperbaikinya infrastruktur tersebut tahun ini, diharapkan nantinya masyarakat tidak lagi kesulitan mengakses berbagai hal. (kmb40)
Bupati Tak Setujui Pemekaran Kintamani
Bangli (Bali Post) –
Wacana pemekaran Kecamatan Kintamani yang sempat mencuat di tahun 2010, dinilai tidak perlu dilanjutkan. Bupati Bangli I Made Gianyar menyebutkan, meski wilayah Kintamani cukup luas dengan jumlah desa hingga 48 desa, kecamatan yang berada paling utara di Kabupaten Bangli itu tidak perlu dimekarkan. ‘’Saya tidak setuju kalau Kintamani dimekarkan,’’ kata Made Gianyar di sela-sela kunjungannya di Desa Bayunggede, Kintamani, Selasa (16/1). Made Gianyar mengungkapkan, wacana pemekaran Kecamatan Kintamani sudah muncul beberapa tahun lalu. Rencananya Kecamatan Kintamani dimekarkan menjadi tiga bagian. Dia yang ketika itu masih menjabat sebagai Wakil Bupati mengaku sempat menjadi bagian yang ikut menyetujui wacana pemekaran Kintamani. Alasannya, saat itu ada kegiatan Pembangunan Berbasis Kecamatan (PPK) dari pusat. Namun dalam perjalanannya, ditemukan kendala yang menyebabkan wacana pemekaran kecamatan tidak bisa terwujud hingga saat ini. Kini setelah wacana itu berlalu beberapa tahun lalu, Made Gianyar menyatakan dirinya tidak setuju jika Kintamani dimekarkan. Kintamani
yang terdiri dari puluhan desa disebutnya sebagai kecamatan terluas di Bali. Jika Kintamani dimekarkan maka tidak akan ada hal istimewa yang dimiliki Bangli. ‘’Tidak istimewa. Kalau dipecah akan biasa saja,’’ ujarnya. Menurutnya, walaupun terdiri dari puluhan desa dengan luas wilayah dan penduduk yang banyak, sejauh ini tidak pernah ada kendala bagi pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Terlebih di zaman sekarang yang sudah berkembang, pelayanan bisa dilakukan dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi. ‘’Jadi tidak ada alasan terkait pelayanan. Sekarang jangan mimpi memekarkan Kecamatan Kintamani,’’ jelasnya.
Disinggung terkait adanya rencana mengubah nama Kintamani menjadi Cintamani, sebagaimana yang pernah diwacanakannya sekitar 2015 lalu, Made Gianyar mengatakan itu akan diproses jika sudah ada aspirasi dari masyarakat. Menurutnya, Cintamani merupakan nama sebenarnya dari Kintamani. Cintamani memiliki arti yang sangat baik. ‘’Kalau ada aspirasi masyarakat soal itu, kita siap rancang perdanya,’’ imbuhnya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, wacana pemekaran Kecamatan Kintamani sempat mencuat di tahun 2010. Rencana itu sudah diajukan ke DPRD Bangli. Namun akhirnya terhenti di tengah jalan karena ada moratorium dari pusat. Kabag Tapem Setda Bangli
I Made Gianyar Pasek Lanang Sadia yang diwawancarai beberapa waktu lalu mengatakan, untuk melanjutkan rencana pemekaran Kecamatan Kintamani, harus menunggu turunnya Peraturan Pemerintah (PP) tentang Kecamatan. Pemekaran harus
Bali Post/ina
diusulkan oleh masyarakat melalui musyawarah desa, setelah itu ditindaklanjuti oleh Pemkab dengan membentuk perda. Perda lalu disampaikan ke provinsi. Setelah disetujui, baru diajukan ke pemerintah pusat. (kmb40)
Stok Cukup untuk Dua Bulan
Beras di Gudang Dinsos akan Dipindahkan ke Posko Kubu
PETANI - Petani di Subak Aya Badung tengah merawat tanaman padinya.
Bali Post/nan
Di Subak Aya Badung
Tanaman Padi Diserang Walang Sangit dan Tungro Bangli (Bali Post) Puluhan are tanaman padi di Subak Aya Badung, Banjar Sedit Kelurahan Bebalang, Bangli, diserang hama walang sangit. Selain walang sangit, tanaman padi juga diserang hama tikus dan penyakit tungro. Para petani pun khawatir hasil panen mendatang akan anjlok. Petani Subak Aya Badung, I Nengah Mudara, Rabu (17/1) kemarin, mengungkapkan puluhan are tanaman padi yang baru mulai berbuah diserang walang sangit. Hal ini menyebabkan bulir padi rusak. ‘’Walang sangit yang menyerang padi sangat banyak. Serangan ini sudah terjadi sejak 20 hari lalu. Padi yang diserang hama walang sangit ini umurnya baru masuk 70 hari,’’ ungkapnya. Tak hanya itu, tanaman
padi milikinya juga diserang hama tikus dan tungro. Akibat tungro, tanaman padi tidak bisa tumbuh dengan sempurna karena daun berubah menjadi kuning dan padi tidak berbuah. Untuk mengantisipasi agar serangan hama dan penyakit tidak meluas, dia sudah melakukan penyemprotan memakai obat pembasmi hama. Hanya saja, serangan walang sangit masih saja terjadi. ‘’Meski sudah beberapa kali saya lakukan penyemprotan masih saja banyak serangan walang sangit. Karena meskipun saya sudah melakukan penyemprotan, tapi petani yang lainnya tidak rutin melakukan, maka walang sangitnya akan tetap marak. Karena disemprot di sini, walangnya pindah ke padi milik petani lain.
Tapi dengan dilakukan penyemprotan itu, setidaknya serangan walang sangit sedikit berkurang. Begitu juga dengan racun tikus juga tidak mempan, karena racun yang diberikan tidak mau dimakan. Malahan tikusnya semakin banyak,’’ Dia pun berharap instansi terkait turun tangan melakukan penyemprotan massal untuk menanggulangi hama. Sebab dia khawatir, jika kondisi ini berlangsung dalam waktu lama, hasil panen akan anjlok. ‘’Kalau tidak diserang walang sangit dan penyakit, dengan luas 25 are mampu menghasilkan sekitar 30 kampil gabah. Kalau sekarang dengan serangan walang sangit dan penyakit ini, palingan hanya dapat hasil panen kisaran 10-15 kampil saja,’’ ungkapnya. (kmb41)
Bangli (Bali Post) Stok beras untuk pengungsi di Kabupaten Bangli masih aman. Saat ini, stok mencapai 11 ton lebih dan diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan pengungsi selama dua bulan ke depan. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bangli I Nengah Sukarta didampingi Kepala Bidang Linjamsos I Made Wista Asta, Rabu (17/1) kemarin. Menurutnya, sejauh ini stok beras untuk pengungsi tidak ada masalah. Kebutuhan pengungsi yang cukup mendesak justru berupa telur dan ikan teri yang habis sejak beberapa hari lalu. ‘’Kebutuhan lainnya masih aman. Jika menipis, kita akan amprah ke posko induk di Tanah Ampo, Manggis,’’ ungkapnya. Dijelaskannya, untuk memenuhi kebutuhan pengungsi di Bangli khususnya beras, selama ini pihaknya langsung mengamprah ke provinsi. Semenjak warga Karangasem mengungsi di wilayah Bangli pada pertengahan September 2017 lalu, pihaknya sudah tiga kali mengamprah beras ke provinsi. Pengamprahan pertama dilakukan pada 25 Septem-
ber sebanyak 3.662,40 kg. Pengamprahan kedua dan ketiga masing-masing pada 27 September sebanyak 9.882,2 kg dan 30 September 2017 sebanyak 14.999,6 kg. ‘’Jadi, selama tiga kali itu kita sudah mengambil 28 ton lebih beras untuk pengungsi. Kita mengambil beras itu di Gudang Bulog Klungkung. Kalau sisa beras ini sudah habis, baru kita akan kembali mengamprah beras ke provinsi. Jadi pada intinya persoalan terkait permasalahan beras di Karangasem untuk pengungsi tidak ada pengaruh di Bangli, mengingat kita tidak penah mengambil beras ke Kabupaten Karangasem,’’ tegas Sukarta. Lebih lanjut dikatakannya, saat ini di gudang Dinsos Bangli masih ada sekitar 7 ton beras. Beras ini bakal dipindahkan ke Posko Kubu. Tujuannya agar petugas lebih dekat mengambil beras untuk disalurkan ke pengungsi. Terkait pengangkutan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kodim 1626/Bangli. ‘’Pemindahan akan kita lakukan Jumat. Beras akan diangkut menggunakan mobil TNI,’’ katanya. (kmb41)
Bali Post/nan
STOK BERAS - Stok beras di gudang Dinsos Bangli. Beras ini rencananya dipindahkan ke Posko Kubu.
Kamis Pon, 18 Januari 2018
gIANYAR Memilih
Sebelum Dilantik, Puluhan PPL Dites Urine
Gianyar (Bali Post) Puluhan Petugas Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) mengikuti tes urine yang digelar Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gianyar, Selasa (16/1). Kegiatan tersebut guna memastikan PPL untuk tujuh kecamatan di Gianyar bebas narkoba, sebelum dilantik pada Kamis (18/1) ini. Tes urine untuk mendeteksi penyalahgunaan narkotika ini dilangsungkan di kantor BNNK Gianyar. Ada 70 PPL yang mengikuti tes tersebut yang rinciannya, 12 orang untuk Kecamatan Sukawati, 17 orang ditugaskan di Kecamatan Gianyar, 9 orang di Kecamatan Blahbatuh, 8 orang di Kecamatan Tampaksiring, 7 orang di Kecamatan Tegallalang, 8 orang di Kecamatan Ubud, dan 9 orang untuk Kecamatan Payangan. Kepala BNNK Gianyar AKBP Made Pastika, Rabu (17/1) kemarin, mengatakan kegiatan ini dilaksanakan atas kerja sama BNNK Gianyar dan Badan Kesbangpol Gianyar, dalam rangka mewujudkan PPL yang bersih dari penyalahgunaan narkotika. ‘’Setelah dites urine di klinik BNNK Gianyar, hasilnya baru keluar hari ini (kemarin -red) dan semua negatif penyalahgunaan narkotika,’’ katanya. Sementara itu, Ketua Panwaslu Gianyar I Wayan Hartawan mengaku sudah menerima hasil tes urine tersebut. Dikatakannya, usai melaksanakan tes urine, puluhan PPL itu akan dilantik hari ini. ‘’Mereka dilantik di Balai Budaya. Setelah pelantikan, puluhan PPL ini akan diberi bimbingan teknis terkait melaksanakan tugas pokoknya,’’ katanya. (kmb35)
Bali Post/nik
RUSAK - Salah satu bangunan di SDN 2 Abianbase yang rusak berat.
Ruang Guru SDN 2 Abianbase Rusak Berat
Gianyar (Bali Post) Ruang guru SDN 2 Abianbase yang rusak menuai keluhan warga. Pasalnya, siswa yang menuntut ilmu di sekolah yang berada di Kelurahan Abianbase ini harus belajar dua shift, karena salah satu ruang kelas dialihfungsikan sebagai ruang guru. Kondisi ini sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan Gianyar, namun belum ada respons. Pantauan Rabu (17/1) kemarin, bangunan yang rusak parah di SDN 2 Abianbase itu terpisah dengan bangunan lain. Genteng sudah banyak yang jatuh. Kayu atapnya pun sudah dominan busuk dan patah. Kepala Lingkungan Tedung Kelurahan Abianbase I Ketut Ardawa menjelaskan, bangunan untuk ruang guru itu rusak sejak 10 tahun lalu. Sebagai penggantinya, ruang perpustakaan yang dialihfungsikan jadi ruang guru. ‘’Namun belakangan ini ruangan itu juga bocor dan mengalami kerusakan,’’ katanya. Akibatnya, ruang guru kembali dipindah, dengan memanfaatkan ruang kelas. Siswa pun dibagi menjadi double shift. ‘’Siswa kelas II masuk siang,’’ ujar Ardawa. Menurut Ardawa, bangunan yang rusak parah itu sangat mengkhawatirkan, karena siswa yang kerap bermain di sekitar bangunan itu. Atas kondisi tersebut pihak sekolah melalui Komite Sekolah sudah beberapa kali mengajukan proposal perbaikan, namun hingga saat ini belum ada realisasinya. ‘’Kalau memang tidak akan direhab, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihak banjar berencana akan membongkar bangunan tersebut,’’ tegasnya. Kepala SDN 2 Abianbase Ni Ketut Cangkir membenarkan, akibat kerusakan itu pihaknya kekurangan ruang kelas. Alhasil, siswa kelas II masuk siang mulai pukul 11.30 Wita hingga pukul 14.30 Wita. Ia pun mengaku sudah beberapa kali melapor ke Dinas Pendidikan Gianyar namun belum ada tindak lanjut. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar Made Suradnya mengaku belum menerima laporan dari pihak sekolah, perihal bangunan rusak tersebut. Dikatakannya, sekarang perbaikan bangunan sekolah menggunakan data pokok pendidikan (dapodik), sehingga bila ada yang rusak akan diperbaiki melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). ‘’Kalau memang benar sudah mengajukan proposal, pasti saya tindak lanjuti,’’ jelasnya. Meski demikian, Suradnya menegaskan akan melakukan pengecekan ke sekolah itu Kamis (18/1) hari ini bersama jajarannya. ‘’Kalau bisa akan secepatnya kami perbaiki,’’ tegasnya. (kmb35)
GIANYAR
9
Subsidi Biaya Kesehatan Belum Banyak Dimanfaatkan Warga
Gianyar (Bali Post) -
Pemkab Gianyar tahun ini melaksanakan program subsidi biaya kesehatan untuk warga miskin yang menggunakan kamar kelas III di RSUD Sanjiwani Gianyar. Namun, program bebas biaya ini masih minim digunakan warga kurang mampu. Bahkan data per Rabu (17/1) kemarin, baru 15 warga yang menggunakan program ini. Berdasarkan data di RSUD Sanjiwani Gianyar, ada 15 pasien nonBPJS yang ber-KTP Gianyar menggunakan program ini. Dari jumlah itu, 12 di antaranya sudah sembuh dan diperbolehkan pulang. Total biaya untuk 12 pasien mencapai Rp 36 juta lebih. Sementara, 3 pasien lainnya masih menjalani rawat inap kelas III. Direktur RSUD Sanjiwani Gianyar dr. Ida Komang Upeksa menjelaskan, program yang ditangani Dinas Kesehatan Gianyar ini telah direspons oleh masyarakat. Upeksa menyebutkan, program ini baru berjalan sehingga belum banyak dimanfaatkan masyarakat. ‘’Ini kan khusus untuk masyarakat yang belum ter-cover BPJS Kesehatan maupun asuransi lain. Kalau memang belum punya asuransi dan itu warga miskin, pasti segera kami fasilitasi,’’ jelas Upeksa. Diterangkannya, RSUD Sanjiwani Gianyar memiliki kapasitas 266 bed. Sebanyak 90 bed disediakan untuk pasien kelas III. Diungkapkannya, pelayanan kesehatan untuk pasien dengan bantuan kesehatan ini sama halnya dengan pasien menggunakan asuransi lainnya. ‘’Pelayanan sama dengan pasien BPJS maupun pasien umum. Berbeda jika pasien minta naik kelas II, itu artinya pasien sudah mampu bayar, ya tidak bisa menggunakan program ini,’’ jelasnya. Salah satu pasien yang menggunakan program bantuan kesehatan
tersebut dan masih menjalani perawatan di RSUD Sanjiwani adalah I Nyoman Rapi. Pria 69 tahun asal Banjar Sema Desa Pering Kecamatan Blahbatuh ini harus menjalani perawatan setelah telapak kaki kanannya menginjak paku karatan. Sang anak, Ketut Okantara mengungkapkan, ayahnya tidak memiliki kartu BPJS Kesehatan maupun asuransi lain sehingga ia merasa sangat terbantu dengan kebijakan baru ini. ‘’Awalnya bingung juga gimana biaya berobat. Bapak gak punya BPJS. Kemudian dokternya menjelaskan bisa tetap rawat inap gratis, tapi harus di kelas III. Ya syukur,’’ jelasnya. Menurutnya, Rapi mengalami kecelakaan tertusuk paku karatan sekitar 8 hari lalu. Namun, kejadian tersebut dianggap hal biasa sehingga hanya diobati seadanya. Berselang beberapa hari kemudian, Rapi mulai menggigil kedinginan dan merasakan badannya kaku. Sejak itulah, ia baru mengatakan kepada anak cucunya sehingga diajak berobat ke puskesmas terdekat. ‘’Oleh puskesmas, dirujuk ke sini karena bakteri tetanus sudah menyebar,’’ jelasnya. Untuk diketahui, biaya gratis untuk pasien rawat inap kelas III di RSUD Sanjiwani Gianyar resmi berlaku per 1 Januari 2018. Anggaran yang disediakan cukup besar yakni Rp 10 miliar di APBD 2018. Menurut rencana, anggaran akan ditambah Rp 3 miliar di APBD Perubahan 2018.
Bali Post/nik
PASIEN - Pasien di RSUD Sanjiwani Gianyar yang menggunakan program bantuan kesehatan. Kepala Dinas Kesehatan Gianyar Ida Ayu Cahyani menjelaskan, syarat bagi pasien yang bisa menikmati program ini adalah bersedia dirawat di kelas III RSUD Sanjiwani Gianyar dengan catatan harus mendapat rujukan dari puskesmas tempat asal mereka. Pasien tidak perlu pakai surat miskin, cukup pernyataan bahwa dia
warga Gianyar atau ber-KTP Gianyar dan bersedia dirawat di kelas III. Menurutnya, anggaran Rp 10 miliar tidak saja untuk membiayai pasien yang dirawat di kelas III, tetapi juga untuk meng-cover perawatan di puskesmas yang melayani rawat inap seperti Ubud, Tegallalang, Pejeng, dan Payangan. (kmb35)
Napi di Rutan Gianyar
Kreatif Membuat Aneka Kerajinan ’’Keben’’
Gianyar (Bali Post) Puluhan narapidana (napi) yang menghuni Rutan Kelas II B Gianyar kini mulai produktif membuat kerajinan keben. Pesanan untuk kerajinan berbahan koran ini pun cukup tinggi. Bahkan, tak jarang para napi kewalahan memenuhi pesanan. Wajar saja, selain hasilnya yang dijamin kuat, kerajinan ini pun tampak menarik dengan tambahan ornamen khas Bali. Plh. Kepala Rutan Gianyar Made Astra mengatakan, sekilas hasil kerajinan para napi
tampak seperti berbahan bahan bambu. Namun, bila diperhatikan lebih teliti, hasil karya mereka terbuat dari lintingan Koran. ‘’Keben yang karya para napi ini terbuat dari kertas koran berwarna dalam satu terbitan,’’ ucapnya saat ditemui, Rabu (17/11) kemarin. Dijelaskannya, cara membuat keben ini gampang-gampang susah. Awalnya, untuk satu halaman koran dipotong menjadi empat bagian. Lalu per bagian dilinting menyerupai lidi. ‘’Lintingan ini kemudian di-
rangkai, ditempel-tempel pakai lem. Awalnya bikin alas dulu, baru lingkarannya,’’ jelas pria yang juga Kasubit Perawatan Tahanan Rubasan Kanwil Hukum dan HAM Bali itu. Menurut Astra, teknik pembuatan keben tersebut diperkenalkan oleh mantan napi. Keahlian mantan napi itu diturunkan ke napi di Rutan Gianyar. Astra memastikan, semua napi di Rutan Gianyar bisa membuat kerajinan ini. Dikatakannya lebih lanjut, keben dari lintingan koran itu
bukan ala kadarnya. Sebab, napi yang kreatif menempelkan lintingan kertas koran itu untuk hiasan di pinggiran keben. Bahkan, bagi yang punya kemampuan lebih, mampu membuat ukiran barong. Ada juga yang membuat bentuk menyerupai bunga. Setelah jadi, keben ini dicat. Untuk finishing, diberikan vernis untuk memperkuat sehingga anti-air dan tampak lebih cantik dari segi warna. Dikatakan pejabat asal Pecatu itu, para napi sengaja
KEBEN - Plh. Kepala Rutan Gianyar Made Astra saat menunjukkan kerajinan keben karya napi.
Bali Post/nik
menonjolkan serat koran. ‘’Ini masih ada tulisan koran di lintingan. Juga warna-warni ini alami diambil dari gambar yang ada di koran,’’ jelasnya. Astra menyebutkan, mengajak para napi untuk menggeluti kerajinan ini merupakan upaya menghilangkah rasa jenuh para napi. Kegiatan ini juga untuk mengasah kreativitas para napi. ‘’Semua napi bisa membuat keben ini, tidak memandang dari kasus apa, mereka semua mengisi waktu,’’ ungkapnya. Tidak saja napi dengan kasus ringan macam pencurian dan penipuan, napi kelas berat juga tak mau kalah membuat kerajinan ini. Untuk diketahui, di Rutan Gianyar ada empat napi kasus pembunuhan di Dentiyis, Desa Batuan. ‘’Beberapa dari pelaku dari kasus itu memang masih ditahan di sini dan mereka malah rajin sekarang. Mereka mau menurut dan juga bisa membuat keben ini,’’ ungkapnya. Disinggung terkait produksi keben, Astra mengaku semua sesuai pesanan. Setiap ada pesanan, langsung dicarikan bahan. Hasil penjualan keben dikembalikan ke napi. Mengenai harganya, berkisar Rp 150 ribu. Itu pun tergantung tingkat kerumitan seni yang dibuat. Tidak hanya keben, beberapa kerajinan lain juga terpajang di ruangan Kepala Rutan Gianyar. Di ruangan itu, terdapat kerajinan vas bunga yang terpajang berjejer dengan beberapa piala. (kmb35)
JEMBRANA
10
Kamis Pon, 18 Januari 2018
Jelang Panen, Petani Siaga Usir Burung Negara (Bali Post) Sejumlah petani di Subak Pangkung Jajung, Desa Berangbang Negara, Rabu (17/1) tampak sibuk mengusir burung yang hinggap di padinya. Dengan menggunakan orang-orangan sawah, kain yang dibentangkan dan juga pernak-pernik untuk mengusir burung, mereka mondarmandir di sekitar sawah. Maklum, padi mereka akan panen sekitar 25 hari ke depan. Puluhan hektar sawah yang padinya sudah mulai berisi dan sebagian menguning tampak dihinggapi sejumlah burung. Para penjaga padi juga tampak tiduran di gubuk tengah sawah, sambil memegang tali yang sudah disambungkan ke beberapa petak sawah sehingga sekali tarik terdengar suara untuk mengusir burung. Nengah Siwi dan suaminya, Putu Sitra, saat ditemui kemarin mengaku mereka siaga di sawah sejak dua minggu lalu ketika padi mulai ada bulirnya. Mereka berjaga di sawah dari pagi hingga pukul 19.00. ‘’Ketika sudah mulai gelap kami baru pulang. Burungnya sangat banyak dan bergerombol. Cukup kewalahan. Bagaimana caranya menghalau serbuan burung,’’ katanya. Siwi mengatakan dirinya menggarap lahan sawah milik orang lain. Sebagian petani yang memiliki modal lebih memasang jaring di atas padi mereka. ‘’Kalau kami caranya begini saja. Meski pakai jaring, tapi tetap saja burungburung masuk lewat samping jaring,’’ tandasnya. Hal senada juga dikatakan Putu Susila asal Berangbang. Tiap hari, dia berada di sawah untuk mengusir burung. ‘’Ya namanya pekerjaan di sawah seperti ini. Kendala ada saja,’’ tandasnya. Sementara itu, petani lainnya mengatakan harga beras sekarang ini sedang naik dan pihaknya berharap harga gabah juga bagus sehingga mereka bisa bernapas lega. ‘’Ya kami sudah berjuang agar padi tidak diserang wereng dan selamat. Sekarang berjuang menghalau burung-burung yang makin banyak,’’ ucapnya. (kmb)
Bali Post/olo
PERAHU BERSANDAR - Suasana di Pantai Air Kuning dipenuhi dengan perahu nelayan yang bersandar.
Meski Cuaca Buruk
Sejumlah Nelayan Nekat Melaut Negara (Bali Post) -
Bali Post/kmb
PADI - Jelang panen, petani mulai sibuk dan bersiaga mengusir burung. Terlihat, orang-orangan sawah sengaja dipasang di tengah padi untuk menakuti burung.
Soal Uang Rastra Belum Disetor
Ternyata Digunakan Oknum Perangkat Desa
Negara (Bali Post) Belum disetornya uang hasil penjualan beras sejahtera (rastra) ke Bulog oleh pihak Desa Melaya diduga karena ulah oknum petugas di desa setempat. Kepala Dinas Sosial Jembrana, I Wayan Gorim, saat konfirmasi, Rabu (17/1) kemarin mengatakan terkait uang hasil penjualan rastra yang belum disetorkan itu, pihaknya sudah melakukan pengecekan ke desa dan sudah ditindaklanjuti. Nilainya sekitar Rp 30 juta untuk tiga bulan berturutturut (Oktober hingga Desember-red). Dipastikan warga yang menerima rastra tersebut sudah membayar, termasuk klian-klian juga telah menyetor ke desa. Untuk itu permasalahan ini ada di perangkat desa, yakni yang menangani rastra. Menurutnya upaya tindak lanjut sudah dilakukan, dimana oknum perangkat desa tersebut membuat perjanjian untuk pembayaran pada Januari ini. Gorim mengaku sudah sering melakukan pembinaan. Begitu juga kepala desa setempat kerap memberikan peringatan kepada staf agar tidak terjadi lagi. Sebab, tunggakan ini ternyata untuk kedua kalinya. Tahun lalu, kejadian yang sama terjadi dan petugas tersebut langsung diganti. Tetapi belakangan penggantinya juga melakukan hal yang sama. Sementara itu, Perbekel Desa Melaya I Made Mara menjelaskan setelah dilakukan pengecekan, ternyata pembayaran dari masyarakat sudah semuanya dan diserahkan ke desa. Namun, rupanya uang itu digunakan oknum kepala seksi di desa tersebut. Setelah diketahui uang itu digunakan salah satu petugas desa setempat, selanjutnya diminta membuat surat pernyataan untuk segera menyetor seluruhnya. Adanya persoalan ini, sudah sebagian disetorkan ke bendahara desa. Dari informasi rencananya pola penyaluran rastra ini akan diubah untuk menghindari permasalahan. Pemberian beras diganti dengan uang tunai yang digunakan untuk membeli beras senilai Rp 110 ribu per Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Tetapi sementara, tahun 2018 ini masih menggunakan sistem lama. (kmb26)
Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana (0365) 3944 Kejari Negara (0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN (0365) 41135
Kantor Agama (0365) 41087 Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110
Hasil tangkapan nelayan di perairan Jembrana, belakangan ini merosot. Selain karena faktor cuaca, para nelayan juga kesulitan mendapatkan spot ikan. Kondisi itu membuat harga jual ikan merangkak naik. Naiknya harga ikan ini membuat para nelayan nekat melaut, meski dalam kondisi cuaca buruk. Hal itu terpaksa dilakukan lantaran untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sejumlah nelayan, Rabu (17/1) kemarin mengakui memang kesulitan mendapatkan tangkapan ikan saat musim hujan. Daripada diam, mereka terpaksa melaut. Namun, tak sedikit pula yang memilih tidak melaut karena situasi di tengah yang tak menentu. ‘’Kalau tak melaut, tak ada pendapatan Pak. Kalau tidak saya, ya anak saya yang melaut,’’ ujar Yakob (60), seorang nelayan asal Melaya. Kendati hanya ikut melaut (tidak punya jukung), Yakob
menerangkan biasanya ada saja hasil tangkapan, tapi tidak banyak. Apalagi belakangan ini, harga ikan naik. Walaupun hasilnya tidak banyak, namun harganya lumayan. Untuk melaut para nelayan harus berhadapan dengan cuaca buruk. ‘’Banyak juga yang tidak melaut karena cuacanya kurang bagus,’’ tambahnya. Apalagi pada pekan ini masuk masa bulan gelap (tilem), jarang nelayan yang turun ke laut. Saat tak melaut itu, mereka tetap bek-
erja serabutan seperti buruh harian. Kondisi serupa juga dialami para nelayan di Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana. Sejak sepekan ini, sebagian besar nelayan memilih menambatkan perahu mereka karena kondisi cuaca yang kurang bagus. Di pesisir pantai antara Perancak dan Yeh Kuning, terlihat deretan perahu yang ditambatkan. Beberapa nelayan tetap mencari ikan, namun dengan cara menjaring dari pinggir pantai secara bersama-sama. ‘’Di sini ada
yang turun ke laut. Ada pula yang di darat mencari ikan. Saya akui masih banyak yang menggunakan jaring pakis,’’ ujar Perbekel Air Kuning, Samanuri, belum lama ini. Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Perhubungan Jembrana, I Made Dwi Maharimbawa, mengatakan salah satu kendala yang dihadapi nelayan adalah saat tidak ada tangkapan. Karena itu, sejumlah upaya dilakukan pihaknya untuk mencari solusi ketika paceklik ikan agar taraf hidup nelayan lebih baik. Kendati hampir di sepanjang pesisir ada nelayan, namun tiap desa memiliki karakter yang berbeda. Termasuk cara tangkap
dan pengelolaan pendapatan mereka. Misalnya di Air Kuning dan Cupel, serta daerah lainnya seperti di Yeh Sumbul dan Pekutatan. Salah satu yang digenjot adalah bantuan perahu dan alat tangkap agar para nelayan bisa mandiri, tidak tergantung dengan pemilik perahu saat paceklik. Sementara itu, Kasi Tata Kelola dan Pelayanan Usaha Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, Bagus Sudananjaya, menerangkan sejatinya untuk tangkapan ikan sudah ada peningkatan. Kendati tidak sebanyak saat normal. Dalam sehari rata-rata 1 sampai 5 ton. ‘’Kecuali saat terang bulan tidak ada hasil tangkapan,’’ terangnya. (kmb26)
pemerintah menyiapkan bibit yang didatangkan dari daerah lain, berikut peralatan maupun pakan. Sementara petani tambak menyiapkan lahan dan perawatan melalui kelompok tani di desa setempat. Dalam perjalanan, usaha yang sempat panen sekali ini tak jalan lagi. Upaya budi daya kesulitan mendapatkan bibit kepiting sehingga tidak berlanjut. Perbekel Budeng Putu Libra Setiawan saat dikonfirmasi mengakui pembudidayaan kepiting soka tidak ada yang berlanjut. Sebagian petani tambak yang dulunya membudidayakan kepiting soka sudah berhenti. Mereka beralih ke kepiting biasa dan budi daya udang. Mereka mengaku kesulitan mengembangkan karena kendala
bibit. Di samping harga mahal, bibitnya juga sulit didapat karena harus mencari keluar daerah, ke Pulau Jawa. Karena itu mereka beralih ke budi daya kepiting biasa. Mereka mencari bibit di sekitar tambak dan hutan mangrove di kawasan desa, lanjut dipelihara hingga pemasaran masih sebatas lokal. Libra menjelaskan, dari sisi hasil budi daya kepiting soka lebih menjanjikan. Sebab, nilai pasarnya lebih tinggi dari kepiting biasa. Namun prosesnya sampai menjadi kepiting soka juga membutuhkan kesabaran dan ketelatenan. Sebab, saat berkembang biak, tak sedikit kepiting lolos dari tambak. Dengan kondisi itu akhirnya petani beralih ke cara lama memelihara udang. (kmb26)
Tak Jalan, Budi Daya Kepiting Soka di Budeng
Bali Post/olo
LAHAN – Lahan yang sebelumnya digunakan untuk budi daya kepiting soka di Budeng kini kosong karena terkendala bibit.
Negara (Bali Post) Budi daya kepiting soka di Desa Budeng, Kecamatan Jembrana, tak jalan lantaran tidak adanya bibit. Pembudidayaan kepiting bercangkang lunak ini sebelumnya dipusatkan di desa ini yang berpenduduk sedikit. Lahan pembudidayaan yang merupakan bekas tambak dan rawa dinilai strategis untuk pengembangbiakan kepiting. Namun, setelah beberapa kali panen, lahan budi daya itu berubah menjadi lahan kosong. Dari informasi Rabu (17/1) kemarin, pembudidayaan kepiting soka berawal dari wilayah Budeng yang dikenal dengan daerah tambak. Kemudian dilirik pemerintah dan dijadikan percontohan budi daya kepiting dengan pola kerja sama. Di mana
Keberadaan Rumah Panggung di Loloan
Banyak Dijual karena Biaya Pemeliharaan Mahal RUMAH panggung Kampung Loloan yang merupakan bangunan khas di bantaran sungai Ijogading, Jembrana tergerus seiring berkembangnya zaman. Deretan rumah panggung berbahan kayu ini tiap tahun terus menyusut. Satu per satu bangunan rumah kayu itu berganti dengan rumah berbahan beton. Selain faktor pembagian warisan, biaya pemeliharaan menjadi penyebab banyak rumah panggung itu dijual. Saat ini jumlah rumah panggung yang masih tersisa di Kelurahan Loloan Timur dan Loloan Barat, kurang lebih 85 rumah. Dibanding di desa lainnya, seperti Air Kuning, eksistensi rumah di perkampungan padat penduduk ini memang masih bertahan kendati setiap tahun terus berkurang. Dari data yang dihimpun di Kelurahan Loloan Timur, dalam kurun dua tahun terakhir sudah ada empat rumah yang dibongkar lalu dijual. ‘’Sebenarnya kalau ditempati masih layak, walaupun umurnya sudah ratusan tahun. Tapi pemeliharaan diakui memang sulit,’’ ujar Kepala Lingkungan Loloan Timur, Kelurahan Loloan Timur, Mustahidin (33), Rabu (17/1) kemarin. Pria yang juga tergabung dalam Gerakan Pemuda Loloan ini mengatakan rumah yang di-
jual itu biasanya digunakan lagi. Baik vila maupun dipilah untuk bahan rumah. Biasanya yang diambil itu adalah tiang-tiang berukuran besar dan berusia tua. Secara umum, bentuk rumah panggung ini hampir sama. Yang membedakan luas bangunan dan jumlah kamar. Warga yang berstrata mampu, luas bangunan biasanya lebih luas dan memanjang. Minimal dalam setiap bangunan rumah memiliki delapan tiang. Genteng yang digunakan juga khusus didatangkan dari Palembang. Untuk membedakan asal muasal warga (keturunan) yang menempati rumah dapat dilihat dari tinggi dan pendek anak tangga. ‘’Kalau anak tangganya lebih tinggi itu warga keturunan Melayu. Kalau pendek biasanya dari Bugis. Jumlah anak tangga pasti
ganjil,’’ tambahnya. Di tiap bagian memiliki istilah, misalnya penyangga disebut gelegar dan geladak untuk lantai. Di tiap penyangga gelegar disebut sunduk untuk mengikat satu kayu dengan lainnya. Seiring berjalannya waktu, hampir sebagian besar rumah panggung dimodifikasi menjadi rumah bertingkat. Bagian bawah rumah ditembok dijadikan ruang dan bentuknya mengikuti zaman. Tetapi, ada juga yang masih terjaga membiarkan bagian bawah rumah kosong. Fungsi utama dibangunnya rumah panggung ini mulanya untuk menghindari banjir dan serangan hewan. Dulunya di bantaran sungai Ijogading tersebut merupakan hutan lebat dan banyak pohon tangi. Oleh raja saat itu, para saudagar yang masuk dari Desa Air Kuning diberikan lahan sekitar 80 hektar di bantaran sungai yang membelah Kota Negara. Untuk itu, mereka mulai membuka permukiman dan memanfaatkan kayukayu yang ditebang sebagai bahan bangunan rumah. Sementara Lurah Loloan Timur, Ida Bagus Ketut Wibawa Manuaba, menjelaskan
Bali Post/olo
RUMAH PANGGUNG – Rumah panggung yang hingga kini masih eksis di Kelurahan Loloan Timur. Banyak pemiliknya menjual karena faktor biaya pemeliharaan dan pembagian warisan. rumah panggung ini merupakan salah satu ciri khas di Kampung Loloan. Di areal Kantor Lurah juga ditempatkan contoh rumah panggung. Sejatinya, masyarakat dan kelurahan berkeinginan untuk mempertahankan atau merenovasi. Namun terbentur karena bukan termasuk cagar budaya. ‘’Sebenarnya, inginnya di satu gang ada deret rumah panggung. Tujuannya sebagai percontohan dan menggambarkan Kampung Loloan tempo dulu,’’
ujarnya. Namun, usulan tersebut terganjal dengan anggaran. Sebab untuk membuat rumah panggung seperti yang sudah ada membutuhkan biaya yang cukup besar. Dari sekitar 85 rumah panggung yang masih eksis, terbagi di Loloan Barat dan Loloan Timur. Selama dirinya menjabat, sudah ada sekitar empat rumah yang dijual pemiliknya. Pemicunya karena terkait pembagian waris dan faktor ekonomi. (olo)
Kamis Pon, 18 Januari 2018
Panwaslu Lantik 148 Orang PPL
Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 148 orang Petugas Pengawas Lapangan (PPL) dilantik Rabu (17/1) kemarin, di Singaraja. Ratusan PPL ini akan ditugaskan mengawasi tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali 2018. Tidak hanya mengawasi tahapan pilgub, mereka dituntut memetakan adanya potensi rawan konflik di masing-masing wilayahnya. Dengan demikian, Bali Post/kmb38 Panitia Pengawas Pemilu Ketut Ariyani (Panwaslu) Buleleng bisa melakukan pengawasan lebih optimal dan menghindari agar bibit konflik tidak sampai mengganggu tahapan pilgub. Ketua Panwaslu Buleleng Ketut Ariyani usai pelantikan PPL mengatakan, sesuai mekanisme panwaslu diwajiban untuk merekrut PPL di setiap kelurahan dan desa. Menindaklanjuti hal itu, pihaknya kemudian merekrut PPL dari berbagai kalangan yang kemudian dipilih 148 orang. Satu orang PPL nantinya mengawasi tahapan pilgub di satu kelurahan atau desa. Untuk memberikan tambahan wawasan dalam teknik pengawasan, ratusan PPL ini langsung mengikuti pembekalan dengan narasumber dari Panwaslu Buleleng dan jajarannya. Selain itu, mereka juga dibekali dengan lembar kerja pengawasan yang harus diisi setiap melakuan tugas di lapangan. “Jumlah sesuai dengan data kelurahan dan desa di daerah kita. Jadi, satu desa atau kelurahan kami tugaskan satu orang PPL. Setelah dilantik, mereka sudah bisa bekerja sesuai kewenangan dan tugas-tugas yang kita berikan,” katanya. Selain fokus mengawasi segala kegiatan yang berkaitan dengan tahapan Pilgub Bali 2018, Ariyani menuntut semua PPL yang baru dilantik agar mampu melakukan pemetaan di wilayahnya masing-masing terkait munculnya potensi-potensi rawan konflik politik. Hal ini penting karena, kalau potensi rawan konflik dari awal bisa dipantau, maka panwaslu dan jajarannya otomatis dapat melakukan pengawasan dengan optimal. “Tugas ini PPL memang berat, karena setiap hari mereka harus memantau kegiatan yang menyangkut politik dan memetakan potensi rawan konflik. Kalau ini bisa kita tangkal sejak awal, maka kami akan bisa melakukan pengawasan dengan optimal dan tujuan bersama pilgub tidak diwarnai pelanggaran mekanisme yang sudah ada,” jelasnya. Di sisi lain, Ariyani mengatakan, menyusul digulirkannya tahapan pilgub pihaknya kembali mengingatkan terkait aturan yang melarang PNS atau perangkat desa dalam kegiatan politik praktis. Panwaslu sudah melakukan upaya cegah dini dengan melayangkan surat resmi kepada pimpinan PNS tertinggi di daerah dan juga kepada para perbekel desa dan perangkatnya. Untuk itu, surat cegah dini itu diharapkan diperhatikan kembali dan diingatkan agar tidak dilanggar. Jika dengan upaya cegah dini nantinya ditemukan indikasi yang melanggar, panwaslu akan menindak pelanggaran yang terjadi. (kmb38)
HUT Ke-70 Monumen Bhuana Kerta Desa Panji
Singaraja (Bali Post) – Pemkab Buleleng menggelar apel memperingati HUT ke-70 Monumen Bhuana Kerta dan HUT ke-61 LVRI, Rabu (17/1) kemarin. Apel diikuti unsur TNI, Polri, PNS, Linmas, pelajar SMA/SMK, SMP dan SD di Kecamatan Sukasada. Sementara Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana tampil sebagai pembina upacara. Dalam apel itu, Bupati mengajak agar pemuda penerus bangsa dan mengingatkan para pemuda penerus bangsa agar senantiasa menghormati jasa-jasa para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan bangsa. Selain itu, dia mengajak untuk menyatukan tekad mewujudkan cita-cita pahlawan, dengan bekerja keras, ulet, jujur dan semangat mengabdi pada bangsa. Tak itu saja, Bupati berharap agar generasi muda selalu mengamalkan nilai luhur yang diwariskan oleh pahlawan dan diaktualisasikan melalui sikap dalam kehidupan sehari-hari. ‘’Bagaimana sulitnya masa perjuangan pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan sampai titik darah penghabisan. Sekarang nilai perjuangan para pahlawan perlu kita tanamkan untuk menjaga NKRI,’’ katanya. Ketua LVRI Buleleng Wayan Suanda mengatakan, pahlawan dulu berjuang tanpa pamrih tanpa ada satu kemauan atau angan-angan lainnya, tidak mengharapakan jabatan, harta, pangkat atau kedudukan. Sebaliknya, semangat perjuangannya adalah untuk NKRI. Kepada generasi dia mengajak agar tetap mempertahankan jiwa semangat Perjuagngan 45. ‘’Revolusi mental agar jiwa kita tidak goyah, tetap berjuang membela negara,’’ jelasnya. (kmb38)
Suara Buleleng Contoh yang Baik Selamat bertugas kepada Ketua DPR-RI Bambang Soesatyo. Ke depan diharapkan dapat memberikan contoh yang baik dan memperbaiki kredibilitas dewan di tingkat pusat. Gung Surya, Lovina
Perlu Kerja Sampingan Nelayan agar memiliki pekerjaan sampingan. Ketika tidak dapat melaut akibat cuaca buruk, minimal mampu mencari nafkah di tempat lain. Gung Surya, Lovina
Beli Gabah Petani
BULELENG
11
Tiga Pelaku Curanmor Ditangkap Seorang Berstatus Pelajar
Singaraja (Bali Post) –
Tiga orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil ditangkap jajaran Reskrim Polres Buleleng. Tiga pelaku tersebut masing-masing SP alias Didik (35) asal Jalan Patimura, IGB AWG (16), warga salah satu desa di Kecamatan Seririt, dan seorang pelajar Kadek AW alias Anom (18) asal Tabanan. Selain itu, satu tersangka Yudi masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO - red). Kasat Reskrim AKP Mikael Hutabarat seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Rabu (17/1) kemarin mengatakan, sebelum menangkap tiga tersangka ini pihaknya menerima laporan kasus pencurian secara berturut-turut. Pertama, Dahlia Yusuf (32), warga Jalan Patimura, melaporkan sepeda motornya hilang pada 7 Juli 2017. Disusul Kadek Yuniarti (18) alamat Jalan Sudirman melapor kehilangan sepeda motor pada 12 Januari 2018, dan Putu Arsana Yasa (24) asal Desa Patemon Kecamatan Seririt juga melaporkan kejadian yang sama pada 7 Juli 2017 yang lalu. Menindaklanjuti laporan itu, polisi melakukan perburuan terhadap tersangka. Upaya itu membuahkan hasil. Tersangka SP alias Didik ditangkap di Jalan Dewi Sar-
tika, Singaraja, Jumat (12/1) lalu sekitar pukul 12.00 Wita. Tersangka IGB AWG ditangkap di Seririt, Rabu (10/1) sekitar pukul 20.00 Wita. Satu rekannya berhasil kabur dan masih DPO. Sementara tersangka Kadek AW alias Anom ditangkap Minggu (14/1) lalu di Kesiman, Denpasar sekitar pukul 08.00 Wita. Dari penangkapan tiga tersangka ini, polisi mengamankan tiga sepeda motor sebagai barang bukti. Dua unit sepeda motor itu masingmasing DK 7584 VD bersama STNK-nya dan DK 5874 UF. Sedangkan satu sepeda motor lagi saat disita sudah telanjur dimodifikasi agar tidak mudah dikenali. ‘’Setelah kami melakukan lidik dan mengumpulkan bukti, tiga tersangka ini kita tangkap, dan kami masih kembangkan terus kasusnya karena satu orang maish DPO,’’ katanya.
Menurut AKP Hutabarat, dari penanganan kasus ini, tersangka beraksi dengan modus operandi berbeda. Seperti kasus di Jalan Merak dan Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng pelaku mengambil sepeda motor yang tidak dikunci stangnya. Pelaku kemudian menuntun dan setelah situasi aman, pelaku membuatkan kunci duplikat. Sementara kejadian di pinggir Jalan Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, pelaku mengambil motor korban dengan menuntun dan kemudian berusaha menghidupkan sepeda motor curiannya menggunakan obeng. Untuk menghilangkan jejak, pelaku menitipkan sepeda motor curiannya di sebuah warung. Hingga sekarang, tersangka meringkuk di sel tahanan Mapolres Buleleng untuk menjalani pemeriskaan lebih lanjut. (kmb38)
CURANMOR – Polisi merilis kasus curanmor, Rabu (17/1) kemarin.
korban jiwa atau kerusakan fasilitas lain akibat pohon tumbang, BPBD menebang pohon perindang tersebut. Rabu (17/1) kemarin, sejumlah personel posko siaga bencana menebang pohon yang tumbuh di ruas jalan Singaraja – Seririt, tepatnya di Desa Kalibukbuk, Lovina. Pohon yang cukup tinggi dan diameter batang bawahnya mencapai 1,5 meter itu ditebang karena khawatir akan tumbang kalau terjadi hujan disertai angin kencang. Apalagi, di sekitar pohon tersebut banyak rumah penduduk, restoran, hingga pertokoan yang bisa saja akan terdampak jika pohon itu akan tumbang. Bahkan, beberapa waktu lalu, satu cabang pohon yang lumayan besar itu sudah patah dan menimpa empat bangunan milik tiga orang warga di Kalibukbuk. Satu rumah, 1 toko listrik, dan 2 warung itu rusak karena tertimpa batang dan ranting pohon yang patah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Setelah itu, BPBD bersama
instansi terkait akan mengganti pohon rawan tumbang itu dengan pohon baru, sehingga tidak lagi mengancam keselamatan banyak pihak. Kepala Pelaksana BPBD Buleleng Made Subur mengatakan, pencegahan ini dilakukan karena puncak cuaca buruk diprediksi akan terjadi hingga Februari 2018 ini. Dari pengalaman sebelumnya, hujan disertai angin kencang ini berpotensi menumbangkan pohon. Untuk itu, pihaknya tidak ingin pohon tumbang akan mengancam keselamatan atau dampak kerusakan fasilitas umum. Karena itu, pohon perindang rawan tumbang itu ditebang. Selain itu, pohon perindang yang dahannya tidak terpelihara dengan baik juga ikut dipangkas untuk memperkecil risiko ketika terjadi hujan dan angin kencang. “Sebulan ini, kami akan fokus tebang pohon perindang dari Tejakula sampai Gerokgak dan di Kecamatan Sukasada dan Busungbiu. Ini hanya untuk meminimalisir dampak kalau ada hujan dan angin kencang yang
BPBD Tebang Pohon Perindang Rawan Tumbang
Bali Post/kmb38
POHON PERINDANG – BPBD dalam satu bulan ini fokus menebang dan memangkas pohon perindang yang rawan tumbang. Singaraja (Bali Post) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng tetap dalam status siaga, mengantisipasi dampak cuaca ekstrem. Dalam satu bulan ini, personel posko siaga bencana akan fokus menebang atau memangkas pohon perindang yang
rawan tumbang dari wilayah Kecamatan Tejakula hingga Gerokgak. Juga di Kecamatan Sukasada dan Busungbiu. Hal ini dilakukan karena pohon perindang di ruas jalan nasional, provinsi, dan jalan kabupaten, kondisinya rawan tumbang. Tidak ingin menimbulkan
akan memasuki puncak-nya,” jelasnya. Selain itu, mantan Sekretaris Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) yang kini sudah menjadi Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) ini mengatakan, warga di daerah perbukitan diimbau tetap waspada dengan terjadinya pergerakan tanah. Situasi ini kalau terjadi hujan dengan intensitas tinggi berpotensi akan menimbulkan tanah longsor. Dia mencontohan, daerah di Gitgit (Kecamatan Sukasada), Lemukih (Kecamatan Sawan), Desa Tejakula (Kecamatan Tejakula), dan desa di Kecamatan Busungbiu rawan akan terjadi tanah longsor akibat pergerakan tanah. Pihaknya sudah bersurat kepada kecamatan dan diteruskan kepada desa untuk mengingatkan agar warga tetap waspada kalau terjadi hujan lebat untuk mencari tempat lebih aman untuk mencegah terjadinya bencana yang tidak bisa diprediksi kapan datangnya. (kmb38)
Pengedar SS Jaringan Buleleng Timur Ditangkap
Singaraja (Bali Post) – Peredaran narkotika di wilayah Buleleng Timur belakangan dicurigai makin marak. Hal ini terbukti dari hasil penangkapan Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Buleleng terhadap seorang pengedar Made AW (44) asal Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula. Dia ditangkap dengan total barang bukti yang diduga sabu-sabu (SS) seberat 16,76 gram. Tersangka berhasil ditangkap tanpa perlawanan pada Jumat (12/1) lalu sekitar pukul 23.00 wita di Desa Bondalem. Penangkapan ini setelah polisi mendapatkan informasi dari masyarakat yang menyebutkan bahwa ada transaksi narkotika. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dan tersangka akan bertransaksi narkotika. Tidak ingin tersangka melarikan diri, polisi melakukan penangkapan. Dalam penangkapan itu, polisi menemukan barang bukti yang dicurigai SS dike-
mas dalam dua plastik plip. Setelah berhasil menangkap tersangka, polisi kemudian menggiring tersangka ke rumahnya untuk menunjukkan barang bukti lain. Hasilnya, polisi kembali menemukan lima paket SS yang juga dikemas dalam plastik plip. Dari hasil penangkapan ini, total barang bukti yang diamankan ada tujuh paket SS siap edar dengan total berat 16,76 gram. Atas perbuatannya itu, tersangka melanggar Pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. didampingi Kasat Narkoba AKP Ketut Adnyana Tunggal Jaya, Rabu (17/1) kemarin, mengatakan tersangka merupakan target operasi (TO) yang sejak lama menjadi pantauan petugas. Dari penyelidikan anggotanya, tersangka masuk dalam jaringan peredaran narkotika untuk Buleleng Timur. Dengan tertangkapnya tersangka ini,
pihaknya belum juga menjamin ujung timur Buleleng itu bebas dari narkotika. Untuk itu, pihaknya masih melakukan pengembangan lebih lanjut agar jaringan lain bisa ditangkap. “Tersangka memang TO kami sejak lama dan wilayah peredarannya di Buleleng Timur, dan dari penangkapan ini kami masih kembangkan untuk memburu pengedar lain yang masuk jaringan Buleleng Timur,” katanya. Sementara itu, seorang pelaku penyalah guna narkotika lain juga berhasil ditangkap pada Senin (8/1) lalu. Tersangka itu I Made SD (40), asal Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar. Dia ditangkap saat melintas di pertigaan jalan Desa Pedawa, Kecamatan Banjar. Saat diperiksa, polisi menemukan plastik plip yang berisi kristal bening yang diduga narkotika seberat 0,33 gram. Polisi kemudian menggiring tersangka ke Mapolres Buleleng untuk pemeriksaan lebih lanjut. (kmb38)
Saya setuju pemerintah mengimpor beras dari luar. Tetapi di musim panen nanti pemerintah harus mampu membeli gabah dari petani. Gabah dibeli tentu dengan harga tinggi, supaya tidak merugikan masyarakat petani. Direksen, Teratai
Impor Beras untuk Rakyat Pemerintah sudah baik berupaya meningkatkan perhatian kepada masyarakat. Salah satunya masalah beras cepat diantisipasi lewat impor beras. Mologan, Mayong
Cegah HIV/AIDS Generasi muda harus dipikirkan masa depannya. Baik dengan wajib menempuh pendidikan, maupun pelatihanpelatihan kreatif untuk meningkatkan sumber daya manusia. Ini sekaligus mencegah remaja terkena penyakit HIV/ AIDS akibat pergaulan bebas. Gung De, Ngurah Rai
Bali Post/kmb38
Bali Post/kmb38
BARANG BUKTI – Kapolres Buleleng AKBP Suratno (tengah) saat memberikan keterangan pers terkait penangkapan pengedar narkoba, Rabu (17/1) kemarin, di Mapolres Buleleng.
Ketut Suparta Wijaya
Bali Post/kmb38
Pelihara Jalan Kabupaten, PUPR Siapkan Rp 2 Miliar Singaraja (Bali Post) – Setelah merampungkan perbaikan jalan dengan hotmix, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Buleleng kembali mangalokasikan anggaran untuk biaya pemeliharaan rutin ruas jalan kabupaten. Dalam APBD Induk 2018 ini, PUPR menyiapkan anggaran pemeliharaan jalan kabupaten mencapai Rp 2 miliar. Perbaikan ini untuk penambalan jalan yang berlubang hingga perbaikan saluran di pinggir jalan dan perbaikan berskala ringan lainnya. Kepala Dinas PUPR Buleleng Ketut Suparta Wijaya, Rabu (17/1) kemarin, mengatakan jalan kabupaten yang sudah tuntas diaspal hotmix belum menjamin akan tetap mulus alias tanpa kerusakan. Apalagi, ruas jalan yang tergolong ramai, maka ancaman akan terjadi kerusakan dalam kurun waktu tertentu pasti akan terjadi. Untuk memecahkan persoalan itu, PUPR menga-
lokasikan anggaran pemeliharaan yang mencukupi. Dengan demikian, kerusakan jalan yang terjadi dapat ditangani segera dan tidak sampai menimbulkan keluhan berkepanjangan di kalangan warga. “Kita sadari bahwa jalan yang digunakan terus-menerus pasti akan mengalami kerusakan. Kita tidak ingin kerusakan yang terjadi ada kesan dibiarkan, maka dengan anggaran pemeliharaan rutin untuk jalan kabupaten yang sudah kita aspal hotmix itu bisa ditangani segera,” katanya. Sementara untuk melakukan perbaikan kerusakan jalan yang berskala besar dan membutuhkan waktu dan prosedur yang cukup panjang, PUPR akan menyiapkan anggaran penanganan tambal sulam. Upaya ini sebagai komitmen pemerintah daerah memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mengeluhkan kerusakan jalan di daerahnya. (kmb38)
KLUNGKUNG
12 Dewan Sambut Positif Pembentukan Perda PLP2B
Kamis Pon, 18 Januari 2018
Perkembangan Pariwisata Makin Pesat
Nusa Penida Masih Punya Segudang Masalah
Semarapura (Bali Post)Rencana Pemkab Klungkung menyiapkan Peraturan Daerah (Perda) Perlindungan Lahan Pertanian dan Pangan Berkelanjutan (PLP2B) mengantisipasi alih fungsi menjadi kawasan permukiman mendapat tanggapan positif dari kalangan legeslatif. “Itu sangat positif. Apalagi pembangunan semakin pesat,” ungkap Sekretaris Komisi II DPRD I Wayan Buda Parwata, Rabu (17/1) kemarin. Politisi Partai Hanura ini menekankan dalam merancang perda itu, pemkab harus melakukan kajian secara mendalam. Harus ada sosialisasi ke masyarakat dan subak supaya nantinya tidak muncul polemik. “Harus benar-benar dikaji secara serius. Komunikasikan dengan subak maupun masyarakat,” sebutnya. Kajian matang, menurutnya, juga untuk mengantisipasi produk hukum yang mubazir. Dalam artian, bisa diterapkan secara berkelanjutan. “Kalau perda jalur hijau sekarang, baru pengumuman terpasang, sudah ada bangunan. Kami ingin ke depannya tidak ada seperti ini lagi,” ungkapnya. Pembangunan permukiman belakangan ini semakin pesat. Oleh sebab itu, rancangan perda tersebut diharapkan bisa secepatnya tuntas untuk selanjutnya dibahas bersama dewan. “Lebih cepat, lebih baik,” imbuh wakil rakyat asal Desa Tiimuhun, Banjarangkan ini. Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian Klungkung Ida Bagus Gde Juanida menyatakan, melengkapi rancangan perda, pihaknya masih menginventarisasi potensi lahan dan faktor-faktor pendukung lainnya. Mengingat arus pembangunan semakin deras, hal tersebut diupayakan bisa tuntas secepatnya. “Kami tengah bekerja menyiapkan data,” jelasnya. Pada 2015, pemkab sejatinya sudah sempat melayangkan surat edaran kepada pemerintah desa maupun subak yang meminta tidak memberikan izin kepada kegiatan alih fungsi lahan produktif pertanian. “Dari dulu imbauan sudah kami sampaikan,” sebutnya. Mewujudkan lahan pertanian berkelanjutan, pemkab juga sudah menggulirkan program pembelian gabah petani di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Melalui ini, pendapatannya menjadi terdongkrak. Selain itu, penggelontoran alat mesin pertanian berupa traktor, mesin tanam dan panen juga telah berlangsung setiap tahun. “Gabah dibeli KUD kisaran Rp 4.900 sampai Rp 5 ribu. Lebih tinggi dari HET Bulog Rp 3.750 per kilogram,” ungkap mantan Kepala Kantor Ketahanan Pangan Klungkung ini. (kmb45)
Semarapura (Bali Post) -
Perkembangan pariwisata di Nusa Penida Kabupaten Klungkung semakin pesat. Kunjungan tak hanya diramaikan wisatawan domestik, namun juga mancanegara. Hal tersebut menempatkan kepulauan yang dikenal dengan sebutan the blue paradise island ini sebagai sumber pendapatan daerah. Akan tetapi, di balik hal itu masih ada “segudang” masalah, seperti kerusakan lingkungan dan maraknya transportasi wisata ilegal. Oleh sebab itu, Komisi I DPRD Klungkung mendesak pemkab untuk segera menuntaskan hal itu. Demikian terungkap dalam rapat kerja bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Dinas Perhubungan dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (P2TSP), Rabu (17/1) kemarin. Pada rapat yang dihadiri Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru, anggota Komisi I Made Jana menyatakan sesuai hasil observasi, kerusakan terumbu karang di perairan Nusa Penida masih cukup marak. Upaya rehabilitas dan antisipasi kerusakan lebih lanjut oleh pemerintah Provinsi Bali selaku pemilik kewenangan pengelolaan dinilai belum berjalan maksimal. Jika mengacu pada UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pen-
gelolaan Lingkungan Hidup, pasal 82 ayat 1 dinyatakan Menteri, Gubernur atau Bupati/Wali Kota berwenang untuk memaksa penanggung jawab usaha dan atau kegiatan untuk melakukan pemulihan lingkungan hidup akibat pencemaran dan atau perusakan lingkungan hidup yang dilakukannya. “Kami mendorong ini diterapkan oleh pemkab sebagai senjata menuntaskan itu (kerusakan - red). Jangan hanya berlindung di bawah statmen kewenangan pengelolaannya ada di pemprov. Kita tak boleh berpangku tangan,” tegasnya. Disampaikan lebih lanjut, penggunaan jetty, ponton dan penepatan dermaga juga harus mendapatkan penanganan. Sebab, banyak belum sepenuhnya memperhatikan aspek
Bali Post/sos
RAPAT KERJA - Rapat Kerja Komisi I DPRD Klungkung bersama pemkab membahas persoalan Nusa Penida, Rabu (17/1) kemarin. sosiokultural, legalitas dan lingkungan. Demikian juga dengan transportasi wisata yang masih banyak ilegal. Kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berkecimpung dalam sektor pariwisata juga dipandang masih perlu peningkatan. Baik dalam penerimaan wisatawan hingga pemahamannya terhadap potensi yang ada di Nusa Penida. Hal tersebut disepakati Ketua Komisi, Nengah Mudiana. “Pada intinya jangan sampai kerusakan terumbu karang maupun persoalan lainnya terus berlanjut. Jangan sampai
mahkota yang kita banggakan ini hancur,” tegasnya. Anggota Komisi I, I Komang Gede Ludra, menyebutkan pemkab sangat ingin menjadikan Nusa Penida sebagai telur emas Kabupaten Klungkung. Oleh sebab itu, perlu ada langkah-langkah yang lebih maksimal dalam menuntaskan persoalan yang masih membelit. Tak hanya dari sisi lingkungan, namun juga pengelolaan parkir. Sementara itu, Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru menyebutkan di balik gencarnya pemkab menggalang pendapatan dari retribusi perizinan, di kepu-
Curi Unggas, Buruh Bangunan Diringkus
Bali Post/sos
RILIS - Polres Klungkung, Rabu (17/1) kemarin merilis pengungkapan pencurian ayam di belasan TKP.
Semarapura (Bali Post) Pria asal Banjar Dinas Pakel, Desa Gegelang, Kecamatan Manggis, Karangasem, I Wayan Suarjana (28), diringkus Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klungkung, Senin (15/1) sore. Ia ditangkap karena mencuri puluhan unggas di belasan TKP di wilayah hukum Polres Klungkung. Parahnya lagi, hasil curiannya diduga dipanggang untuk dijual. Pengungkapan kasus ini dirilis, Rabu (17/1) kemarin. Wakapolres Klungkung, Kompol I Ketut Widiada, menjelaskan penangkapan tersebut diawali adanya informasi dari masyarakat yang
mengaku kehilangan ayam aduan dan bebek, tiga bulan lalu. Hal tersebut langsung diselidiki dengan mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Kemudian, pelaku mengarah pada pria yang bekerja sebagai buruh bangunan ini. “Dari hasil interogasi, yang bersangkutan mengakui dan membenarkan telah melakukan pencurian ayam dan bebek,” terangnya. Berdasarkan hasil pengembangan, perwira asal Kelurahan Banyuning, Buleleng ini menyebutkan aksi tak terpuji itu dilakukan di sebelas TKP berbeda di wilayah Klungkung. Beberapa di antaranya di Sidayu, Desa Takmung, Kecamatan
Banjarangkan. Delapan ayam aduan senilai Rp 4.500.000 milik Kadek Antara Wijaya berhasil digondol dengan karung. Ada pula di Banjar Ambengan, Desa Tangkas, Kecamatan Klungkung dengan menggondol dua ayam milik I Gede Agus Suarya Putra seharga Rp 1.250.000 dan empat ayam milik I Kadek Ari Pradita dengan seharga Rp 950.000. “Secara keseluruhan di sebelas lokasi, hasil curian yang diakui, 27 ayam, 21 bebek dan 10 burung merpati. Kemudian setelah kami melakukan penggeledahan ke rumahnya di Desa Antiga, Karangasem, ditemukan 18 ayam, 21 bebek dan 4 merpati,” bebernya.
Unggas tersebut langsung dijual. Uangnya dipakai untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari. Di beberapa lokasi, dalam melancarkan aksinya, pelaku menggunakan linggis untuk mencongkel kandang. “Ayam itu dijual di wilayah Karangasem. Sangat laku dijual dan bawanya gampang. Makanya dia memilih nyuri itu,” sebutnya. Kanit I Sat Reskrim Ipda Ibnu Rudi Hartono menyatakan sesuai hasil pemeriksaan, pelaku juga diketahui memiliki usaha jual ayam panggang dan bebek guling. Ayam curiannya diduga dijadikan itu. “Setelah kami lihat, memang benar jual itu,” ucapnya.
TELAH HADIR !!! Om Swasti Astu, Salam hangat dari Bali Kepundung Hotel, peristirahatan yang nyaman di tengah keramaian. Berada di pusat keramaian, tapi tetap bisa merasakan kenyamanan dan ketenangan dengan pelayanan yang penuh rasa kekeluargaan tapi tetap professional. Bali Kepundung hotel, yang berlokasi di Jalan Kepundung no. 62 Denpasar, adalah hotel Melati yang menjanjikan kenyamanan seperti di hotel berbintang. Berlokasi di tengah kota, sangat memudahkan untuk mencapai tempat2 seperti Pusat Pemerintahan, GOR dan Pusat pembelanjaan.
Produk Kesehatan Pertama dan Satu-Satunya di Dunia tanpa Pesaing, melalui Ribuan Riset dan Bukti Klinis. Terdaftar di PDR (Physicians Desck Reference) Buku Panduan Para Dokter di USA. Masuk dalam Jurnal Kedokteran Woodland yang memuat Temuan-Temuan Terbaik di Bidang Kesehatan.
8 x Lebih Efektif dari Lingzhi 10 × Lebih Efektif dari Echinacea 15 × Lebih Efektif dari Cordyceps 19 × Lebih Efektif dari Colostrum 29 × Lebih Efektif dari Noni 30 × Lebih Efektif dari Ginseng, Spirulina, Royal Jelly, Chlorophyl, Bee Propolis dan sejenisnya. Transfer Factor merupakan Molekul Cerdas Pendidik Sistem Imun (Kekebalan) tubuh yang mampu meningkatkannya s/d 437% sehingga mampu melawan infeksi akibat infeksi virus, bakteri, jamur, dan kuman lainnya (Kasus Imun Lemah seperti Kanker, Miom, Kista, TBC, Diabetes, Hepatitis, DB, Herpes, Bronchitis, Stroke, Thyroid, dll) serta Menyeimbangkannya untuk membatu kasus Auto Immune/ Imun Hyper Active seperti Lupus, GBS, Psoriasis, Leukimia, Alergi, Asthma, Epilepsi, dll).
fasilitas lengkap ruang meeting Untuk reservasi, silahkan hubungi kami di :
Bali Kepundung Hotel Jalan Kepundung No. 62 Denpasar 80232 Telp. 0361 – 222976, Fax 0361 – 242666 Email : rsv_balikepundung@yahoo.com Website : www.balikepundunghotel.com L.0000116-BLS
ROMI ALEXANDER DHARMA
082 144 991 687 (T-Sel) | PIN BB : 2A61B44F L.0000122-bls
SPESIALIS STANDAR/MODIF INTERIOR MOBIL & SALON MOBIL DETAIL THE NEXT GENERATION COATINGS
1.
Melindungi cat mobil dari sinar UV sehingga cat tidak mudah kusam
2. Permukaan cat menjadi lebih licin
3.
Mengurangi terjadinya baret halus
Ahli Mengatasi Kerak Closet
JOK SEMI (KULIT) SARUNG/PATEN KARPET DOOR TRIM DASBOARD (BUNGKUS/CAT) PLAFON WWW.BABUONLINE.TK
0895360327143, 085737121286 JANGAN DIBUANG, SUATU SAAT PASTI DIBUTUHKAN L.0001269-bls
- POLES BODY / PAINT PROTECTION (NANO CERAMIC COATING) - POLES KACA TAHPROM O U - CLEANING INTERIOR DISKO N BARU N1 0% - CLEANING MESIN - PEREDAM
READY STOCK SARUNG JOK & KARPET! AVANZA, INNOVA, AGYA, XENIA, AYLA, MOBILIO, APV, R3 Auto Nyaman autonyaman.bali
JL. GUNUNG AGUNG 183 DENPASAR - BALI TELP (0361) 424390 www.nyamanautomotive.com L.0000918-BLS
4.Mobil selalu tampak Wet & Glosy
5. 6.
Efek Hydrophobic sehingga air tidak mudah menempel dan mengurangi jamur
Dapat diaplikasikan pada kaca, fiber/ plastic, grill, lampu, dan chrome
7.Harga jual mobil anda lebih tinggi Auto Nyaman autonyaman.bali
P TAH ROMO DIS UN BA KON RU 20%
Produk Paint Protection (Nano Ceramic Coating “Teknologi Germany” dengan bahan dasar Silica Oxide Yang akan mengeras dan berbentuk seperti Kristal sehingga melindungi cat mobil Anda dan membuatnya selalu berkilau Dapatkan Perawatan Nano-Ceramic Coating Hanya di: Distributor : Bali - NTB - NTT
JL. GUNUNG AGUNG 183 DENPASAR - BALI TELP (0361) 424390 www.nyamanautomotive.com L.0000919-bls
lauan itu masih banyak terdapat akomodasi pariwisata ilegal. “Ini harus disikapi. Retribusi parkir juga begitu,” imbuhnya. Asisten II Sekda Klungkung, Wayan Sumarta, yang hadir pada rapat tersebut tak menampik persoalan itu masih muncul. Supaya tak terus berlanjut, pemkab sudah melakukan langkah-langkah penanganan. Terkait akomodasi pariwisata bodong, Kepala Dinas Penanaman Modal dan P2TSP, Made Sudiarkajaya, mengatakan itu banyak yang terbangun sebelum adanya Perda RTRW. (kmb45) Selain unggas, sambungnya, polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor Honda DK 3920 PC dan karung yang dipakai saat beraksi. “Laporan kehilangan sudah ada dari tiga bulan lalu. Kami selidiki. Tetapi yang melapor baru tiga. Ini akan terus dikembangkan,” imbuhnya. Pelaku mengaku melakukan aksinya itu untuk menutupi kebutuhan sehari-sehari. Sebelum menyasar TKP, ia memantau terlebih dahulu. Ia dijerat pasal 363 KUHP, dengan ancaman penjara paling lama 7 tahun. Korban I Gede Agus Suarya Putra menuturkan, ayamnya dicuri 13 Januari malam. “Saat itu anjing terus menggonggong. Saya kira ada apa. Baru besok paginya dilihat, ternyata ayam tidak ada,” tandasnya. (kmb45)
Kamis Pon, 18 Januari 2018
KARANGASEM
13
SOSOK Jangan Berlebihan TAHUN 2018 menjadi tahun politik bagi Bali. Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali akan diselenggarakan 27 Juni nanti. KPU Karangasem maupun Panwaslu Karangasem juga sudah mempersiapkan petugasnya sejak awal hingga ke tingkat desa. Menangkap adanya potensi konflik, Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa meminta perhelatan pemilihan umum ini tidak direspons berlebihan oleh peserta pemilu maupun publik. Sebab, pemilihan ini hanyalah rutinitas biasa yang tetap harus disikapi dengan santun dan damai. Hal itu disampaikan Wabup Artha Dipa saat hadir pada pelantikan Pengawas Pemilihan Lapangan (PPL) se-Kabupaten Karangasem terkait pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali tahun 2018 di Gedung UKM Center, Amlapura, Rabu (17/1) kemarin. Kegiatan yang bersifat rutinitas, itu menurutnya tidak usah dikemas berlebihan. Apalagi, kalau sampai menimbulkan permusuhan, antarwarga hingga antarbanjar dalam memilih pemimpin. Kalau sikap berlebihan seperti ini terjadi terus-menerus, ini dinilainya berbahaya. Sebab, setiap pelaksanaan pemilihan nantinya justru merusak kerukunan hidup masyarakat. Selain itu, guna mencegah terjadi konflik, netralitas penyelenggara dan pengawas pemilu sangat diperlukan. “Kejujuran pengawas memegang peranan penting. Panwaslu harus bisa mencegah terjadinya bibit konflik dalam penyelenggaraan pemilu ini. Mampu menjawab tuntutan integritas,” kata Artha Dipa, seraya menegaskan agar penyelenggaraan pemilihan memperoleh hasil yang adil, jujur dan berkualitas, sesuai undang-undang yang berlaku. (gik)
’’Selimputan’’, Nenek Tewas Nyemplung Jurang Amlapura (Bali Post) Pamit mau cari makanan ternak namun pulang sudah menjadi mayat. Begitulah gambaran nasib Ni Wayan Suti (65). Nenek yang merupakan warga Banjar Batu Gede, Desa Duda Timur, Selat, Karangasem itu tewas terjerembab ke dalam jurang di tegalan tak jauh dari rumahnya, Rabu (17/1) kemarin. Pihak kepolisian memastikan peristiwa tragis yang menimpa korban itu tidak ada unsur keterlibatan orang lain, meskipun pada tubuh korban ditemukan beberapa luka. Diduga korban nyemplung hingga ke dasar jurang setelah kakinya selimputan (tersandung) akar pepohonan saat melintas di atas tebing. ‘’Dugaan kita korban jatuh setelah sandalnya tersangkut akar pohon. Sandalnya kita temukan di atas tebing,’’ terang Kapolsek Selat AKP Made Sudiartawan. Sudiartawan mengatakan korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Badannya tertelungkup dengan kepala terendam di air. Ada memar di bagian kepala belakang korban, lecet di alis kiri dan kaki kiri, serta perdarahan pada bagian hidung. Berdasarkan hasil visum dr. Adhi Surya Negara dari Puskesmas Selat, luka-luka itu diduga akibat benturan dengan bebatuan. ‘’Korban jatuh ke tebing sedalam sembilan meter,’’ jelasnya. Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 13.00 Wita. Tak ada yang melihat secara langsung kejadiannya. Kerabat korban, I Wayan Pasek Suarjana, mengaku baru tahu setelah mendapat kabar dari dua orang tetangganya. “Kasusnya masih kita dalami. Namun, dari pemeriksaan sementara, kuat dugaan korban terjatuh sendiri,” ujar Sudartawan. (kmb)
Sembahyang ke Dalem Puri
Tewas Disambar Truk
Amlapura (Bali Post) – Kecelakaan maut menewaskan seorang pengendara sepeda motor di depan SMPN 2 Selat, di Banjar Umasari Kangin, Desa Peringsari, Kecamatan Selat, Rabu (17/1) pagi kemarin. Ni Wayan Canis (38) asal Banjar Batudawa, Desa Tulamben, Kubu meregang nyawa karena mengalami cedera parah di bagian kepala. Informasi yang dihimpun, lakalantas itu terjadi sekitar pukul 06.30 Wita. Saat itu korban dibonceng Ni Nengah Alit (21) meluncur dari arah timur dengan sepeda motor Yamaha Jupiter Z biru DK 6429 IG. Setiba di lokasi, Alit terpaksa membuang motornya ke kanan setelah sepeda motor yang melaju di depannya berbelok mendadak. Sepeda motor itu minggir ke kiri masuk ke areal SMPN 2 Selat. Petaka terjadi karena pada saat bersamaan dari arah barat (Mucan menuju Selat - red) meluncur truk DK 9488 MM yang dikemudikan I Wayan Sumerta (48). Truk kosong tersebut memang melaju kencang, namun hasil penyelidikan polisi bukan itu yang menjadi penyebab utama terjadinya kecelakaan maut itu. Truk yang dikemudikan warga asal Banjar Meranggi, Desa Muncan, Selat itu menyambar motor korban karena motor korban melaju terlalu ke kanan hingga memakan jalur truk. Kedua korban yang saat itu sedang dalam perjalanan sembahyang ke Pura Dalem Puri, Besakih, sama-sama mengalami luka berat. Namun, Canis kemudian meninggal sesaat setelah dilarikan ke RSUD Karangasem. Korban mengalami perdarahan hebat dari kedua telinganya. Alit juga kritis karena mengalami luka robek di kepala belakang dan lecet-lecet di sekujur tubuhnya. Luka parah itu terjadi karena keduanya sempai masuk ke kolong truk bersama sepeda motornya. Kapolsek Selat AKP I Made Sudartawan mengatakan, sepeda motor korban menghantam bumper depan kanan truk. Kerasnya benturan itu mengakibatkan bumper dari pelat besi itu penyok. Berdasarkan hasil olah TKP (tempat kejadian perkara) dan keterangan saksi-saksi, dikatakan lakalantas itu lebih disebabkan kelalaian pengendara sepeda motor. Meski begitu, untuk proses hukum lebih lanjut, truk dan sepeda motor korban yang ringsek itu tetap diamankan di Mapolsek Selat. ‘’Sebelum dievakuasi ke RSUD Karangasem, kedua korban sempat mendapat penanganan di Puskesmas Selat,’’ jelasnya. (kmb)
Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya
Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura
0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483
Bali Post/kmb
PUJAWALI DALEM PURI - Relawan Pasebaya Gunung Agung dipimpin Ketua Gede Pawana memantau aktivitas persembahyangan pujawali di Pura Dalem Puri Besakih.
’’Pujawali’’ di Dalem Puri Tetap Dilaksanakan
’’Pamedek’’ Tak Seramai Biasanya Amlapura (Bali Post) Meski Gunung Agung masih berstatus Awas, pujawali di Pura Dalem Puri, Besakih, tetap dilaksanakan. Hanya, pada piodalan kali ini pamedek tidak seramai biasanya. Kondisi itu disebabkan karena kawasan Pura Besakih termasuk Pura Dalam Puri berada di radius berbahaya. Piodalan Ngusaba Besakih di Pura Dalem Puri itu puncaknya bertepatan dengan Tilem Sasih Kapitu, Selasa (16/1) lalu. Sama seperti tahuntahun sebelumnya, Ida Batara nyejer selama tiga hari sejak puncak karya.
Salah seorang pamedek, I Nengah Sueca (40), mengatakan setiap tahun dirinya rutin nangkil ke Pura Dalem Puri. Menurutnya, biasanya pamedek selalu padat mulai hari pertama hingga penutupan. Tapi kali ini, umat yang melakukan persembahyangan jauh berkurang. ‘’Menurut perhitungan saya berkurang sampai 60 persen,’’ ujarnya, Rabu (17/1) kemarin. Pria asal Banjar Bukit, Desa Sukadana, Kecamatan Kubu itu mengatakan kemarin, pamedek bahkan bisa dibilang lengang. Pihaknya meyakini kondisi itu dipengaruhi faktor
kondisi Gunung Agung. Namun, dia sendiri tidak terlalu risau meskipin saat ini Gunung Agung masih berstatus Awas. ‘’Saya bersama rombongan 25 orang berangkat dari Kubu pukul 07.00,’’ ungkapnya. Camat Rendang I Wayan Mastra mengakui pamedek memang tidak sepadat biasanya. Pihaknya bahkan memastikan situasi itu sebagai dampak dari aktivitas vulkanik Gunung Agung. Menurutnya, banyak warga yang melakukan persembahyangan ngayeng dari pura dalem masing-masing. Hanya prajuru yang pedek ke Dalem
Puri untuk ngalungsur tirta lalu air suci itu dipergunakan untuk persembahyangan di masing-masing pura dalem. ‘’Sejak hari pertama memang relatif sepi. Pamedek jauh berkurang,’’ katanya. Selama piodalan, pengamanan juga di-back-up personel relawan Pasebaya Gunung Agung. Relawan bertugas bergilir dengan memaksimalkan peran relawan dari Besakih. Ketua Pasebaya, I Gede Pawana, mengatakan, Pasebaya juga sudah memasang peralatan untuk memantau aktivitas gunung di dekat
Pura Dalem Puri. Selain itu, setiap relawan dibekali HT yang terkoneksi dengan jaringan radio di Pos Pasebaya di Desa Duda Timur, Kecamatan Selat. Pos induk memantau alat perekam yang dipasang di Gunung Agung (SSR), jika terjadi aktivitas vulkanik seperti tremor, embusan dan gempa maka alat tersebut akan mengeluarkan bunyi mendengung. Jika sudah seperti itu maka akan disampaikan kepada relawan yang memantau lewat HT. ‘’Dua hari lalu juga aman meski sempat terjadi beberapa kali embusan,’’ jelasnya. (kmb)
Atasi Kelangkaan Beras Pengungsi
Pusat Keluarkan Tambahan CBP 214 ton
Amlapura (Bali Post) -
Kelangkaan beras di tempat pengungsian sejak sepekan terakhir ini, akhirnya teratasi. Kementerian Sosial RI sudah meminta Perum Bulog untuk mengakomodasi tambahan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk Provinsi Bali sebanyak 214 ton. Itu dilakukan guna keperluan penanganan pengungsi. Perum Bulog juga sudah menindaklanjuti permintaan itu dengan menugaskan Kadivre Bali agar berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Bali, untuk segera didistribusikan ke pos-pos pengungsian. Dinas Sosial Provinsi Bali juga sudah menindaklanjuti arahan pusat. Sesuai surat Dinas Sosial Provinsi Bali, nomor 360/149/Dissos tertanggal 16 Januari 2018. Surat itu ditandatangani Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali Nyoman Wenten kepada Kadivre Bali, dari total tambahan CBP 214 ton, agar Bulog Bali sementara mengeluarkan CBP sekitar 207 ton. Sebab, dari data terakhir jumlah pengungsi masih sekitar 47 ribu orang, dengan hitung-hitungan 400 gram per jiwa jumlah itu dipergunakan selama 11 hari ke depan. Terkait kelangkaan beras pengungsi itu, Kepala Dinas Sosial Karangasem Puspa Kumari memberi tanggapan saat rapat rutin pimpinan OPD di Wantilan Pemkab Karangasem, Rabu (17/1) kemarin. Wakil Bupati Karangasem Wayan Artha Dipa meminta penjelasan Kepala Dinas Sosial, karena kelangkaan logistik beras ini ramai
menjadi sorotan publik. Pemkab Karangasem sebelumnya memang sempat kesulitan memenuhi keperluan beras. Ini juga sempat dibahas dengan Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri bersama Komandan Satgas di Pos Komando Tanah Ampo, Manggis, belum lama ini. Untuk mengatasi persoalan itu, sementara keperluan beras itu sempat ditutupi dengan meminjam beras rastra, yang biasanya didistribusikan untuk warga miskin di Karangasem. Sebagai gantinya, CBP Karangasem sebesar 100 ton dipotong untuk mengganti beras rastra itu untuk enam desa tersebut yang sebelumnya dipinjam untuk keperluan pengungsi. “Klungkung juga sudah menggunakan 12 ton. Sekarang, CBP kita tinggal 21 ton,” kata Puspa Kumari. 100 Ton Didistribusikan Terkait tambahan CBP dari pusat 214 ton, 100 ton
Bali Post/kmb31
RAPAT RUTIN - Seluruh pimpinan OPD saat rapat rutin yang dipimpim Wakil Bupati Wayan Artha Dipa. di antaranya, katanya, sudah cair dan didistribusikan ke pos-pos pengungsian. Di antaranya ke Pos Pengungsian di UPT Rendang, yang paling merasakan kelangkaan logistik beras ini. “Urusan pinjam-meminjam beras rastra sudah selesai. Tidak ada masalah,” tegasnya. Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa mengatakan, sejalan dengan Kepala Dinas Sosial, pihaknya menegaskan stok beras untuk pengungsi di 229 titik pengungsian itu masih aman. Tinggal bagaimana pendis-
tribusiannya tetap diawasi bersama agar tepat sasaran kepada yang berhak. Sebelumnya diberitakan, persoalan logistik pengungsi Gunung Agung, sepekan terakhir ini semakin runyam. Lemahnya koordinasi Dinas Sosial Karangasem dengan lembaga terkait seperti Bulog, membuat ketersediaan logistik sempat terganggu. Bulog menilai Dinas Sosial Karangasem sejak awal sangat gabeng terkait pertanggungjawabannya mengamankan urusan logistik beras itu. Situasi ini akhirnya memun-
cak, setelah Bulog sempat tak mau lagi membantu penanganan pengungsi di Karangasem, sebagai bentuk protesnya. Bulog Bali sempat tak mau meminjamkan beras rastra itu lagi, karena jumlah yang dipinjam sudah melebihi batas yang dipertanggungjawabkan Bulog Bali. “Kami sudah meminjamkan beras rastra sebanyak 65 ton. Lebih dari itu, sama saja dengan mempertaruhkan pekerjaan dan masa depan kami di Bulog,” kata Winarta, Koordinator Bulog Karangasem, Selasa (15/1) lalu. (kmb31)
Warga Tak Cemas Erupsi
Usaha Kecil Mulai Menggeliat Aktivitas Gunung Agung sejak September tahun lalu sampai sekarang telah menimbulkan kekacauan ekonomi. Banyak usaha kecil pada akhirnya gulung tikar. Akan tetapi, beberapa di antara usaha lainnya masih tetap bertahan. Setelah memasuki tahun 2018, sejumlah usaha kecil kini kembali menggeliat lagi. Bagaimanakah kiat-kiat yang dilakukan pihak pengusaha ekonomi kecil itu dalam upaya mempertahankan eksitensinya pada situasi sulit seperti saat ini? SEPERTI usaha kecil tukang cukur rambut di kota Amlapura, yang ditekuni Wayan Supradnya alias Ranyok. Ketika status Awas pertama diumumkan 22 September 2017, Ranyok mengaku sempat tersentak kaget. Tiga hari usahanya sepi tak satu orang pun yang datang menggunakan jasanya. Pelanggannya banyak mengungsi, tetapi ia tidak ikut mengungsi. Alasannya, tempat tinggalnya tidak termasuk kawasan rawan bencana. Sempat Renyok berbulan-bulan kelimpungan, sebab usaha yang dirintis sejak tahun 2007 itu nyaris mati total. Dia mengaku sempat pesimis, usaha kecilnya ini bakal
berakhir. Tetapi, memasuki tahun 2018, dia kembali optimis usaha kecilnya bisa bangkit lagi, setelah para pelanggannya satu per satu kembali lagi. Hal itu seiring warga Karangasem, khususnya di Kota Amlapura mulai terbiasa melihat Gunung Agung erupsi. Justru sekarang kalau Gunung Agung erupsi, warga tak ramai-ramai mengungsi. Tetapi, mereka sibuk mengambil HP untuk mengabadikan momen erupsi kecil atau freatik tersebut. “Meski kini status Gunung Agung tetap Awas, usaha saya tak terpengaruh. Kini tetap ramai seperti sebelumnya, sebelum peristiwa 22 September tahun lalu itu,” kata
Ranyok saat ditemui di selasela kesibukannya, Rabu (17/1) kemarin. Sejak tahun 2007, Ranyok memberanikan diri dibantu istrinya membuka usaha tukang cukur rambut ‘’Wajah Baru” di tempat kontrakannya itu. Lokasi usaha cukur rambutnya itu berada di sekitar Banjar Kerti Celuk Negara, Jalan Teuku Umar, Amlapura. Dia cukup sukses menjalankan usaha kecilnya itu sejak 11 tahun silam. Sehingga Ranyok, bisa menghidupi seorang istri dan dua anaknya. Dalam sehari, puluhan pelanggannya berdatangan. Pelanggan setianya banyak dari kalangan anak muda, dewasa, tua, bahkan para pejabat. Berbagai model gaya rambut anak muda dikuasainya. Bahkan, ia kerap terima panggilan ke luar bagi pelanggan yang sakit. Kelebihannya dibandingkan tukang cukur yang lain, Ranyok punya keterampilan untuk layanan pijat. Setelah mencukur, lanjut pelanggan dipijat bahunya agar terasa lebih segar. Bahkan, sejak
Bali Post/kmb31
MELAYANI PELANGGAN - Ranyok saat melayani pelanggannya di tempat kerjanya di sekitar Banjar Kerti Celuk Negara, Jalan Teuku Umar, Amlapura. merintis tahun 2007, belasan bekas anak buahnya kini sudah buka usaha sendiri. Dia juga kerap berbagi ilmu cukur dengan teman-temannya di luar Karangasem, seperti Denpasar dan Buleleng. “Saya memperoleh ilmu dari orang lain, saya juga wajib berbagi ilmu kepada orang lain yang membutuhkan,” kata Ranyok, lelaki paruh baya, kelahiran Desa Tegallinggah ini. Dia berharap aktivitas Gunung Agung kembali normal, sehingga perekonomian Karangasem yang sudah sempat bangkit itu bisa menggeliat lagi. Saat ini, berbagai macam usaha lainnya juga mulai ra-
mai, seperti usaha sarana upacara, distributor buah-buahan segar dan kompleks pertokoan sepanjang Jalan Gajah Mada itu mulai lebih ramai dari sebelumnya. Tetapi, beberapa usaha lainnya masih susah kembali beroperasi seperti semula. Misalnya usaha rumah makan, di sepanjang Jalan Untung Surapati maupun di Jalan Veteran, Amlapura. Banyak usaha rumah makan yang baru buka, langsung tutup sejak 22 September tahun lalu. Sampai sekarang beberapa rumah makan itu tak buka lagi. Padahal, masa kontrak tempatnya masih beberapa tahun lagi. (kmb31)
TABANAN
14 Sempat Hilang
Kakek Sukra Ditemukan di Tengah Sawah
Tabanan (Bali Post) Warga Banjar Gunung, Desa/Kecamatan Penebel, Rabu (17/1) kemarin digegerkan hilangnya salah seorang warganya, I Ketut Sukra. Kakek berusia 75 tahun itu ikut dicari oleh krama banjar, personel Kepolisian/TNI dan tim SAR. Beruntung kakek itu ditemukan dalam kondisi sehat di lahan persawahan di wilayah Desa Sunantaya. Tempat ditemukan itu berjarak sekitar dua kilomeBali Post/kmb28 DITEMUKAN KEMBALI - ter dari rumahnya. Hilangnya Sukra, Kakek Sukra (baju kuning kecokelatan) yang sempat tidak pelak membuat hilang akhirnya diketemu- pencarian dilakukan sankan kembali dalam keadaan gat gencar dengan cara sehat. Ia ditemukan tengah warga dan aparat menyberjalan di areal persawahan. isir sejumlah lokasi yang kemungkinan didatangi yang bersangkutan. Bahkan proses pencariannya menggunakan cara sekala dan niskala. Selain itu, baleganjur juga terus dibunyikan. Beruntung, setelah melalui proses pencarian yang cukup panjang, akhirnya pukul 17.30 Wita, kakek Sukra berhasil ditemukan dalam kondisi sehat sekitar dua kilometer dari rumahnya. ‘’Warga yang hilang saat ini sudah ditemukan dalam keadaan sehat di daerah Sunantaya,’’ ucap Kapolsek Penebel AKP I Ketut Mastra. Dikatakannya, pasca-adanya laporan orang hilang, dirinya bersama sejumlah anggota dibantu jajaran TNI, tim SAR, BPBD, dan sejumlah warga setempat melakukan pencarian. Untuk diketahui, Ketut Sukra diketahui hilang meninggalkan rumah dini hari sekitar pukul 02.30 Wita oleh istrinya, Sekar (65). Menurut keterangan istrinya, Sukra memiliki kondisi lupa ingatan, penglihatan kurang bagus, pendengaran kurang bagus dan tidak kuat berjalan. Dari penuturan istrinya, kakek Sukra sekitar pukul 22.00 Wita sempat pergi buang air kecil. Namun tidak berselang lama dia kembali melanjutkan tidur. Tetapi saat Sekar terbangun sekitar pukul 02.30 Wita, dia tidak mendapati suaminya di tempat tidur. Dia pun memutuskan mencari keberadaan suaminya namun tidak ketemu. Dikatakannya lagi, Sukra kakek berusia 74 tahun ini sebenarnya tinggal bersama anaknya di wilayah Dalung Permai. Hanya karena hendak ada upacara adat, dirinya memutuskan tinggal di kampung sejak tanggal 3 Desember 2017, dan rencananya menetap kembali di kampung karena merasa kasihan rumah kosong. Proses pencarian pun dilakukan dengan menyisir aliran sungai kecil yang ada di sebelah timur rumah Sukra sampai ke sungai yang ada di sebelah barat rumahnya. Pencarian juga dilakukan di jalan dan persawahan yang ada di seputaran Banjar Gunung dan desa tetangga. Dan benar saja, Sukra akhirnya ditemukan di sebuah lahan persawahan di Desa Sunantaya. ‘’Jadi kakek ini sudah bongol dan pikun. Kejadian menghilangnya Sukra ini tercatat sudah untuk ketiga kalinya,’’ ucap AKP Mastra Budaya. Usai ditemukan, Sukra kemudian diserahkan ke pihak keluarga. (kmb28)
Terkendala Alat
Penanganan Pohon Tumbang Ngadat
Tabanan (Bali Post) Tumbangnya pohon jenis santen di hutan Kota Tabanan tepatnya di sebelah barat Patung Adipura, Rabu (17/1) dini hari kemarin, masih menimbulkan rasa waswas sejumlah pengguna jalan raya. Pasalnya, meski sudah dievakuasi oleh petugas tim reaksi cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan, khususnya batang dan ranting yang melintang di jalur utama Denpasar- Gilimanuk, pascakejadian itu, ternyata masih menyisakan dahan pohon dengan posisi miring. Sebagian dahan pohon itu masih bertahan karena disangga kabel yang melintang. Tentunya banyak pihak khawatir pohon itu tumbang kembali. Hal itu sangat berisiko bagi pengguna jalan yang melintas apalagi jika ada angin di sertai hujan. Terkait hal itu, Kasi Kedaruratan dan Kelogistikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan, I Putu Trisna Widiatmika, menjelaskan setelah mendapatkan laporan pohon jenis santen dengan ketinggian 10 meter itu tumbang melintang di jalur utama Denpasar- Gilimanuk, hingga mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas sekitar pukul 02.30 wita. Pihaknya, kata Trisna, telah menerjunkan enam orang anggota untuk melakukan proses evakuasi hingga pukul 04.30 wita. “Tadi, kami juga mengecek kembali ke lokasi kejadian setelah ada laporan dari masyarakat yang cemas lewat di jalur tersebut. Benar memang masih ada sisa dahan pohon yang belum sepenuhnya dievakuasi. Tetapi itu merupakan ranah Dinas Lingkungan Hidup,” ucapnya. Pihaknya sejauh ini sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup. Dikatakan pembersihan dahan pohon yang tersisa itu akan dilakukan Kamis (18/1) ini. Kasi pemeliharaan lingkungan hidup, I Putu Agus Sumartananda seizin Kepala Dinas Lingkungan Hidup mengatakan, ada 12 petugas yang disiapkan melakukan pemeliharaan dan kebersihan di lokasi hutan kota tersebut. Untuk pemeliharaan serta perawatan kawasan hutan kota itu dianggarkan Rp 25 juta setahun. (kmb28)
Kamis Pon, 18 Januari 2018
Dana LUEP Dihentikan
Gabah Petani Dikhawatirkan Tak Terserap Tabanan (Bali Post) -
Untuk memastikan harga gabah petani terjual sesuai HPP (harga pokok petani) terutama saat panen raya, Pemprov Bali sebelumnya menurunkan program Dana Penguatan Modal Lembaga Usaha Ekonomi Pedesaan (DPM-LUEP). Namun, ada wacana pada tahun 2018, kucuran dana itu dihentikan. Tidak adanya dana LUEP pada tahun 2018 itu dikhawatirkan menyebabkan harga gabah petani tidak sesuai HPP dan juga tidak terserap maksimal. Kepala Dinas Pertanian Tabanan Nyoman Budana, beberapa waktu lalu, mengatakan dana LUEP pada tahun 2018 ini sementara tidak ada. Sejauh ini belum ada informasi terkait program penggantinya. Adanya dana LUEP itu sebenarnya sangat membantu para petani terutama terkait penyerapan gabah dan menjaga stabilitas harga itu sesuai HPP. Dengan tidak adanya dana itu pengusaha penggilingan padi sebagai penerima dana LUEP itu tentu akan terbatas membeli gabah petani. Sebab dilakukan pembelian, tentu akan sesuai modal yang mereka miliki. Namun, Budana berharap gabah petani itu bisa terserap meski dana LUEP ini dihentikan. Begitu juga dengan harga jualnya, bisa sesuai HPP. ‘’Untuk kondisi normal saya rasa masih bisa dijual pada kisaran HPP,’’ ujarnya. Ketua Persatuan Pegusaha Penggilingan Padi (Perpadi) Tabanan, I Ketut Sukarta, Rabu (17/1) kemarin, mengatakan
dana LUEP tahun 2017 akan berakhir Maret 2018 ini. Dari hasil koordinasi dengan Dinas Pertanian maupun BPD Bali, dana ini akan dikembalikan ke kas daerah. Selanjutnya, dana tersebut tidak akan cair lagi. Dengan tidak adanya dana LUEP itu, kata Sukarta, Perpadi tidak lagi memiliki tanggung jawab membeli gabah petani yang tidak terbeli itu. ‘’Jadi, kemampuan membeli kami terbatas. Karena itu, kami membeli sesuai modal yang kami punya,’’ ujarnya. Tabanan lanjut Sukarta, memiliki 70 pengusaha penggilingan padi, 47 di antaranya mendapatkan dana LUEP dengan besaran total Rp 10 miliar lebih. Dana ini dikenakan bunga ringan sekitar dua persen setahun. Adanya bunga yang ringan itu mempermudah pengusaha penggilingan padi membeli semua gabah petani sesuai harga HPP. Namun, pinjaman bank komersial dengan bunga 12 persen setahun itu lanjut Sukarta, akan sulit dilakukan. Pengusaha penggilingan
Bali Post/kmb24
GABAH TAK TERSERAP - Gabah produksi petani yang dikeringkan relatif banyak, namun tak adanya dana LUEP pada tahun 2018 ini dikawatirkan tidak menyerap semua gabah petani terutama saat panen raya. padi tentu meminjam modal itu sesuai kemampuannya, sehingga gabah bisa dibeli sesuai kemampuan dan sesuai harga pasar saat itu. Harga gabah tidak bisa dipastikan dibeli sesuai HPP, lantaran pengusaha penggilingan padi mengikuti harga pasar. Ia mengkhawatirkan harga gabah petani itu akan turun saat panen raya.
‘’Karena tidak ada LUEP, kami tentu tidak memiliki tanggung jawab lagi membeli gabah sesuai HPP. Biasanya saat panen raya, gabah itu dilepas petani dengan harga di bawah HPP,’’ ujar Sukarta. Saat ini, karena panen sedang jarang, dan gabah susah diperoleh karena harganya tinggi di pasaran sekitar Rp 5.300 per kilogram. Sedangkan
harga HPP gabah itu Rp 3.700 per kilogram. Jika panen raya biasanya akan ada deal-deal-an antara pembeli dengan petani. Biasanya harga gabah yang dijual itu di bawah HPP. ‘’Dengan tidak adanya dana LUEP itu sebenarnya yang dirugikan tetap petani. Kami berharap ada langkah lain dari pemerintah untuk mengatasi hal itu,’’ujar Sukarta. (kmb24)
Perlu Dikelola dengan Baik Manajemen Pensiun ASN Tabanan (Bali Post) Program pensiun saat ini menjadi salah satu perhatian Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti terutama untuk Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, banyak program pensiun yang ditawarkan dan prosesnya dikatakan gampanggampang susah. Meski demikian, tidak dimungkiri pula jaminan pensiun bagi ASN sangatlah penting. Karenanya ke depan diperlu-
kan manajemen yang baik terkait manajemen program pensiunan ASN itu. Bupati Eka Wiryastuti mengatakan hal itu ketika menerima kunjungan Bank Bukopin Bali di ruang kerjanya Rabu (17/1) kemarin. Kedatangan Tim Bank Bukopin itu untuk melakukan sosialisasi terkait program-program khususnya kepada ASN menjelang masa pensiun. Pada audiensi itu, Bupati
Eka memaparkan program-program tersebut dapat bermanfaat dan pihaknya berharap segera mensosialisasikan program itu kepada para ASN. “Program ini sangat bagus, karena hari pensiun pasti akan datang. Saya berharap program ini tepat guna dan bermanfaat bagi para ASN khususnya mereka yang segera atau bahkan sudah memasuki masa pensiun. Ke de-
pan, kami akan mengagendakan sosialisasi itu, sehingga kami tetap bersemangat dan tidak memiliki kekhawatiran menjelang pensiun,’’ ungkapnya. Bupati Eka juga mendukung adanya asuransi dalam setiap program, karena dengan begitu, program yang dilakukan akan terjamin dan bila seandainya terjadi sesuatu, para ahli waris tidak akan terbebani. (kmb24)
Ratusan Massa Brutal Merangsek Masuk ke TPS Kerumunan warga yang merasa tidak puas terhadap hasil penghitungan suara merangsek salah satu tempat pemungutan suara (TPS) di Kecamatan Tabanan, Rabu (17/1) kemarin. Petugas kepolisian yang melakukan penjagaan di lokasi pun tidak bisa menahan ratusan massa yang mulai brutal, mencoba masuk ke dalam TPS. Bahkan, satu kotak suara berhasil dilarikan oleh sejumlah oknum. Seperti apakah langkah-langkah antisipasi efektif dikondisikan pihak kepolisian?
Bali Post/bit
SIMULASI - Simulasi pengamanan pemilukada sebagai upaya mengantisipasi kerusuhan.
MERASA kewalahan menghadapi reaksi warga tersebut, petugas kepolisian meminta bantuan. Dalam tempo cepat datanglah pasukan Dalmas (Pengendalian Massa) itu tahap awal menuju TKP. Aksi itu dikoordinir Kapolsek Kota Tabanan. Sayangnya, upaya pertahanan anggota Dalmas itu tetap tidak mampu mengatasi amukan warga. Namun, anggota Dalmas yang bertugas kemudian dengan cepat mengambil alih situasi. Anggota Dalmas itu tam-
pak menggunakan tameng. Mereka terus secara intensif menghalangi massa yang justru berusaha membuat kerusuhan lain. Tindakan tegas pun selanjutnya harus dilakukan. Personel Dalmas yang dibantu mobil water cannon menyemprotkan air. Upaya itu dilakukan guna mendesak massa agar mereka cepat mundur. Sejumlah polisi wanita dengan motor trailnya juga berusaha embubarkan massa dengan tembakan gas air mata. Kejadian itu merupakan sekelumit skenario simulasi penanganan pilkada, jika seandainya terjadi kerusuhan. Namun, hal itu tetap tidak diinginkan saat pelaksanaan Pemilukada khususnya pemilihan gubernur dan wakil gubernur Bali, Juni mendatang. “Simulasi ini dilakukan di
samping untuk meningkatkan keterampilan personel juga menyesuaikan dengan keadaan riil jika ada kondisi terburuk terjadi. Selain itu, juga sebagai persiapan serangkaian lomba yang digelar Polda Bali,” ucap Kapolres Tabanan AKBP Marsdianto. Simulasi itu melibatkan 200 personel dari fungsi Reskrim, Sat. Intel, maupun Sat. Lalu Lintas. Apakah ada wilayah yang memiliki potensi rawan saat pelaksanaan pemilu melihat pengalaman tahun tahun sebelumnya, AKBP Marsdianto mengatakan di wilayah Kabupaten Tabanan potensi konflik itu hingga saat ini belum ada. Meski demikian, pihaknya akan tetap mengawasi tahapan Pemilukada sesuai kekuatan personel yang dimiliki. (bit)
15
Kamis Pon, 18 Januari 2018
Carroll Dalam Incaran Chelsea
Hasil Pertandingan --------------- Liga Prancis ---------------------------------------Bordeaux vs Caen 0-2 Olympique Marseille vs Strasbourg 2-0 Monaco vs Nice 2-2 1. PSG 2. Marseille 3. Monaco 4. Lyon 5. Nantes 6. Nice 7. Guingamp 8. Montpellier 9. Caen 10. Dijon
20 21 21 20 20 21 20 20 21 20
17 2 13 5 13 4 12 6 10 3 9 4 8 5 6 9 8 3 7 4
1 59-15 3 43-22 4 48-21 2 47-21 7 18-19 8 27-31 7 23-24 5 17-13 10 14-22 9 29-34
53 44 43 42 33 31 29 27 27 25
Pencetak gol : 19 - E. Cavani (Paris Saint Germain). --------------- FA Cup ------------------------------------------------Putaran III Leicester City vs Fleetwood Town 2-0 Mansfield Town vs Cardiff City 1-4 Sheffield Wednesday vs Carlisle United 2-0 Reading vs Stevenage 3-0 West Ham United vs Shrewsbury Town 1-0 Penyerang West Ham United Andy Carroll.
Bali Post/rtr
London -
Manager West Ham David Moyes tak menyadari jika striker andalan Andy Carroll dalam incaran Chelsea. Fokusnya di bursa transfer Januari ini adalah menambah kekuatan bukan menjualan pemain. Media Inggris, Rabu (17/1) kemarin, melaporkan Chelsea berusaha mempertajam lini depan pasukan Antonio Conte dan telah mengadakan kontak
dengan kubu West Ham untuk mendapatkan tanda tangan Carroll. Ketertarikan itu bahkan dipertegas dengan pengajukan kontrak permanen.
Bali Ppost/rtr
Peterhansel Dekati Sainz
Emosi Kyrgios Diuji
Melbourne Petenis Australia Nick Kyrgios mendapatkan momentum ketika favorit tuan rumah itu mengalahkan petenis Serbia Viktor Troicki untuk melaju ke putaran ketiga Grand Slam Australia Terbuka tanpa kehilangan satu set pun, Rabu (17/1) kemarin. Emosi unggulan ke-17 itu diuji oleh salah satu penggemar yang berisik dan kemudian oleh helikopter yang terbang di atas lapangan. Namun Kyrgios tetap cukup fokus untuk meraih kemenangan 7-5, 6-4, 7-6(2) di Hisense Arena. Ia kini akan menghadapi mantan runner-up asal Prancis Jo-Wilfried Tsonga pada pertandingan yang berpotensi menghasilkan laga menarik pada Jumat nanti. Tsonga menyingkirkan Denis Shapovalov 3-6, 6-3, 1-6 pada laga sebelumnya. Kyrgios mendominasi set pertama namun harus menunggu sampai game ke-11 untuk mematahkan servis lawan. Ia menyelesaikan set ini dengan memegang servis. Ia mematahkan servis lawan pada awal set kedua, namun sempat sedikit terganggu ketika seorang penggemar berdiri dan mulai mengayun-ayunkan ponselnya dari baris depan. Beberapa game kemudian, sebuah helikopter merah terbang rendah di atas arena yang kembali dikeluhkan Kyrgios, namun hal itu tidak mencegahnya untuk memimpin dua set. Troicki menyelamatkan tiga break point pada game pembukaan set ketiga dan mencatatkan satu break pada game berikutnya, ketika pukulan backhand Kyrgios melambung jauh. Petenis 22 tahun itu kalah pada putaran kedua dari Andreas Seppi pada tahun lalu setelah memimpin dua set, namun kali ini tidak ada kekecewaan ketika ia membawa pertandingan menuju tiebreak. Troicki secara tidak sengaja mengarahkan bola ke wasit James Keothayong, yang menyebabkan para penonton tertawa. Namun Kyrgios tetap bersikap dingin untuk kemudian melaju tanpa peringatan-peringatan lanjutan. Kemenangan juga dibukukan unggulan utama Rafael Nadal yang menyingkirkan Leonardo Mayer dari Argentina 6-3, 6-4, 7-6(4). Unggulan ketiga Grigor Dimitrov dan Marin Cilic (6) juga meraih tiket ke putaran ketiga. Sementara Ivo Karlovic menjadi petenis tertua yang lolos ke putaran ketiga. Petenis Serbia itu berusia 40 tahun saat meraih kemenangan lima set 7-6(3), 6-7(3), 7-5, 4-6, 12-10 atas Yuichi Sugita dari Jepang. (kmb39/rtr/ant)
‘’Andy kondisinya masih cedera engkel sekarang. Jadi kami berharap dia cepat sembuh dan kembali menjalani latihan segera,’’ tambah Moyes yang timnya lolos ke putaran ke-4 Piala FA usai bekerja keras hingga babak tambahan sebelum menang tipis 1-0 atas tim Divisi III Shrewsbury Town. (kmb39/rtr)
Geser Monaco, Marseille Mulai Ancam PSG
TES KESEHATAN - Penyerang Arsenal Theo Walcott menjalani tes kesehatan di Everton, Rabu (17/1) kemarin, sebelum menandatangani kontrak senilai 20 juta pound. Walcott membela Arsenal selama 12 tahun dan menghasilkan 108 gol di semua kompetisi.
Buenos Aires Juara bertahan Stephane Peterhansel memenangi tahapan kesepuluh Reli Dakar di Argentina, Rabu (17/1) kemarin, sekaligus mendekati rekan setimnya di Renault Carlos Sainz di catatan waktu secara keseluruhan. Meski kemenangan pereli Prancis itu di tahapan ketiga membawa ia naik ke peringkat kedua, juara Dakar 13 kali ini masih tertinggal 50 menit dari Sainz dengan empat hari tersisa sebelum finis di Cordoba. Juara Dakar dua kali asal Qatar Nasser Al Attiyah turun ke peringkat ketiga secara keseluruhan dengan mobil Toyotanya, tertinggal satu jam 12 menit di belakang Sainz. ‘’Ini kembali menjadi hari yang benar-benar panjang dan kami berusaha untuk menekan. Kami tidak melakukan kesalahan apa pun, namun kami sedikit lelah malam ini,’’ kata Peterhansel. Sainz masih terkena dampak penalti sepuluh menit karena dugaan benturan dengan pereli quadbike Belanda Kees Koolen. Peugeot telah mengatakan bahwa mereka berniat untuk melakukan banding terhadap sanksi itu. Drama terbesar hari ini terjadi di kategori sepeda motor, di mana pereli Prancis Adrien van Beveren terjatuh dan tidak dapat meneruskan perjalanannya, serta harus memberikan puncak keunggulan secara keseluruhan kepada Matthias Walkner asal Austria. Pereli Yamaha itu dievakuasi menggunakan helikopter setelah terjatuh dalam kecepatan tinggi tiga kilometer dari finis di tahapan sepanjang 373 kilometer antara Salta dan Belen. Panitia pelaksana mengatakan ia mengalami patah pada tulang selangka kanannya dan mengalami cedera pada rongga dada dan tulang belakangnya. Walkner memenangi tahapan ini dan mengambil alih posisi pemuncak klasemen, unggul 39 menit atas pereli Spanyol Joan Barreda. Tahapan ke-11 dimulai dari Belen menuju Fiambala dan Chilecito. (afp/ant)
‘’Mereka belum mengontak saya. Jika mereka kontak dengan orang lain, saya tidak tahu tentang itu,’’ ujar Moyes yang timnya menempati peringkat
ke-11 klasemen Liga Utama Inggris. ‘’Saat ini, Andy Corroll merupakan bagian dari skuad saya. Saya ingin menambah pemain bukan menjual.’’ Kontrak Carroll masih tersisa 18 bulan dan fisiknya belum bugar. Ia tidak masuk skuad utama West Ham akibat belum pulih dari cedera engkel.
Bali Post/rtr
BANTUAN VAR - Penyerang Leicester City Kelechi Iheanacho mencetak gol pembuka pada pertandingan ulangan putaran III Piala FA melawan Fleetwood Town di King Power Stadium, Rabu (17/1) kemarin. Gol Iheanacho dipastikan setelah wasit menggunakan bantuan video (VAR) untuk memastikan golnya sah.
VAR Pastikan Gol Iheanacho London Pemain Leicester City Kelechi Iheanacho mencetak gol pertama di sepak bola Inggris yang didapat melalui bantuan Video Asisten Wasit (VAR), ketika tim asuhan Claude Puel itu mencapai putaran keempat Piala FA berkat kemenangan 2-0 pada pertandingan ulangan melawan tim divisi ketiga Fleetwood Town, Rabu (17/1) kemarin. Iheanacho, yang membawa tuan rumah unggul pada babak pertama, awalnya dinyatakan offside ketika ia mencungkil bola melewati kiper pada menit ke-77. Namun gol tersebut dinyatakan sah setelah konsultasi antara wasit Jon Moss dengan VAR. Video-video tayangan ulang memperlihatkan mantan penyerang Manchester City Iheanacho selevel dengan kaki belakang bek Fleetwood Nathan Pond sebelum pemain internasional Nigeria itu memaksimalkan peluangnya. Iheanacho, rekrutan yang didatangkan dengan nilai transfer 25 juta pound dari Manchester City pada Agustus, kesulitan mencetak gol sejak kepindahannya. Namun, ia mendapat peluang untuk bersinar saat rekan setimnya yang mantan penyerang Fleetwood Jamie Vardy menghuni bangku pemain cadangan. Pemain Nigeria berusia 21 tahun itu membuka gol pada menit ke-43, ketika Islam Slimani memainkan bola untuk melewati pemain bertahan dan Iheanacho dengan tenang mengonversinya. Keputusan VAR Ia kembali memperlihatkan ketajamannya saat laga
- KONSTRUKSI BAJA, - PINTU BESI HARMONIKA - PINTU BESI GRANT - ROLLING DOOR - KUSEN ALUMINIUM - ATAP TWINLITE
tinggal menyisakan 13 menit ketika ia berlari mengejar umpan terobosan Riyad Mahrez dan mencungkilnya secara akurat untuk melewati kiper Fleetwood Chris Neal, namun perayaannya terhenti sementara akibat naiknya bendera hakim garis. Bagaimanapun, gol itu disahkan 68 detik kemudian ketika petugas video Mike Jones mengatakan kepada Moss bahwa kaki belakang Pond membuat Iheanacho berada dalam posisi onside. Gol kedua itu secara efektif mengakhiri kegigihan Fleetwood dan menyiapkan Leicester untuk menuju putaran keempat, di mana mereka akan berhadapan dengan tim League One Peterborough United. Klub Liga Inggris West Ham United mendapat ujian berat dari tim divisi ketiga Shrewsbury Town, namun mampu melaju pada masa perpanjangan waktu berkat gol perdana Reece Burke. West Ham akan bermain melawan Bournemouth atau Wigan Athletic di putaran selanjutnya. Cardiff menang 4-1 atas tim League Two Mansfield untuk menyiapkan pertemuan kandang melawan pemuncak klasemen Liga Inggris Manchester City, yang manajernya Pep Guardiola menyaksikan pertandingan ulangan putaran ketiga ini dari tribun penonton. Sheffield Wednesday menaklukkan tamunya yang berasal dari League Two Carlisle dengan skor 2-0. Penyerang Reading Jon Dadi Bodvarsson mengemas tiga gol saat timnya menang 3-0 atas Stevenage. (rtr/ant)
JL. PULAU BACAN 27 TELP. 224778, 082144223388, 085108632727, 222538 FAX. 224778 DENPASAR - BALI C.0000045-BKL
Paris Olympique de Marseille mencatatkan kemenangan kandang kelima secara beruntun dengan mengalahkan Strasbourg 2-0, Rabu (17/1) kemarin. Marseille naik ke peringkat kedua Liga Prancis dengan menggeser Monaco dan kini mulai menjadi ancaman Paris Saint Germain. Clinton Njie dan Dmitri Payet mengemas gol untuk membawa Marseille mengoleksi 44 poin dari 21 pertandingan. Tim asuhan Rudi Garcia itu masih tertinggal sembilan poin dari pemuncak klasemen PSG yang berhadapan dengan Dijon pada Kamis dini hari. Monaco berada di peringkat ketiga dengan 43 poin setelah ditahan imbang Nice 2-2. Penyerang kontroversial Nice Mario Balotelli memborong dua gol pada laga di Stadion Louis II pada derby Azurean. Marseille kesulitan memecah kebuntuan pada babak pertama. Namun mereka kemudian mampu mencetak gol setelah turun minum. Valere Germain gagal memasukkan penalti pada menit ke-73, namun tuan rumah mendapatkan ganjaran atas dominasi mereka sepuluh menit sebelum pertandingan usai, ketika Njie mencetak gol melalui sepakan voli dari jarak dekat. Payet memastikan ke-
Bali Post/rtr
Gelandang Marseille Dimitri Payet (kiri) mengelabui kiper Strasbourg Alexandre Oukidja sebelum mencetak gol. menangan timnya pada menit ke-87, memasukkan bola ke gawang lawan setelah mengecoh kiper Alexandre Oukidja. Aksi itu juga menyebabkan Oukidja cedera dan dibawa dengan tandu keluar lapangan. Juara bertahan Monaco membuka keunggulan pada menit ke-33, ketika Adama Diakhaby memaksimalkan umpan silang Thomas Lemar. Nice kemudian mampu menyamakan kedudukan melalui Balotelli pada menit kedua babak kedua, saat pe-
main Italia itu memanfaatkan umpan silang Allan Saint Maximin dari sisi kanan. Balotelli membawa Nice berbalik unggul pada menit ke-68, melewati Andrea Raggi untuk kemudian menaklukkan kiper Danijel Subasic dari jarak dekat. Ini merupakan ketiga kalinya pemain Italia itu mengemas dua gol dari empat pertandingan melawan Monaco. Radamel Falcao menyelamatkan satu poin untuk tuan rumah dengan golnya pada fase akhir pertandingan. (kmb39/rtr/ant)
olah raga
16
Kamis Pon, 18 Januari 2018
PBSI Bali Inventarisasi Pebulu Tangkis Pra-PON Denpasar (Bali Post) Pengprov PBSI Bali mulai menginventarisasi pebulu tangkis unggulan yang bisa dipesiapkan membela Bali pada Pra-PON. Para pebulu tangkis yang dibidik seperti Made Deya Surya Saraswati, Ni Made Ade Pranita Sulistya Devi (PB Exist), Ayu Gemilang dan Komang Cahya (PB Djarum), sedangkan di sektor putra seperti Ekayana (PB Exist), Komang Arya (PB Jaya Raya), serta Agus Aldi, dan Putu Agus Aditya. Wakil Ketua Pengprov PBSI Bali Wayan Winurjaya, Rabu (17/1) kemarin, mengakui sejauh ini pihaknya memang belum merekomendasikan nama-nama tersebut, namun setidaknya melalui hasil Porprov Bali XIII/2017, setidaknya mereka menunjukkan skill individu dan prestasinya. Apalagi, kata Winurjaya, bagi pebulu tangkis yang bergabung dengan klub di luar Bali, otomatis pola latihan berikut memiliki jam terbang dibandingkan atlet yang berlatih di Bali. Dicontohkan, Ade dan Deya yang berlatih di PB Exist, otomatis berkesempatan mengikuti seri sirkuit nasional, termasuk grand prix seri internasional, guna meningkatkan peringkatnya di Badminton World Federation (BWF). ‘’Ade dan Deya sudah termasuk kategori dewasa, dan bisa turun di nomor tunggal,’’ terangnya. Ade juara pada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) dan menempati posisi runner-up pada Sirnas. Winurjaya menambahkan, pihaknya masih menunggu calendar event yang diluncurkan PB PBSI, seperti Sirnas, Kejurnas, maupun event nasional dan internasional lainnya yang digelar di Tanah Air. ‘’Sejauh ini, kami belum tahu agenda kegiatan turnamen bul tangkis,’’ terangnya. (022)
Bali Post/ant
LATIH TANDING - Pasangan Tontowi Ahmad (kanan) dan Liliyana Natsir (kedua kanan) berlatih tanding melawan tiga orang saat latihan di Pelatnas Bulu Tangkis, Cipayung, Jakarta, Rabu (17/1) kemarin. Cabang bulu tangkis ditargetkan meraih tiga emas dalam Asian Games 2018.
PBSI Prioritaskan Delapan Turnamen
Jakarta (Bali Post) -
Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memprioritaskan delapan turnamen pada musim kompetisi 2018 dengan Asian Games di Indonesia sebagai salah satu target utama.
Bali Post/ist
Ni Made Ade Pranita Sulistya Devi (kiri) bersama Made Deya Surya Saraswati.
Atlet Kabaddi Jalani ’’Character Building’’
Denpasar (ali Post) Timnas kabaddi putra dan putri yang dipersiapkan ke event Asian Games (AG), saat ini masing-masing berjumlah 15 atlet. Mereka akan menjalani penempaan fisik dan mental berupa character building pada Januari ini, sebelum berlatih ke India. Manajer Timnas Maryoto Subekti di Denpasar, Rabu (17/1) kemarin menjelaskan, para pemain kabaddi yang tergabung dalam timnas Merah-Putih dominan berasal dari Bali, ditambah atlet dari Kaltim, Jatim, Jabar, dan Sulsel. ‘’Penggenjotan fisik semi militer, kemungkinan kami akan menitipkan atlet di Rindam IX/Udayana di Kediri, Tabanan,’’ kata Maryoto. Dikemukakan, para atlet ini telah melakoni test event di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) 2017 lalu, dan tim putri keluar sebagai juara, sedangkan tim putra juaranya Malaysia. ‘’Thailand dan Korea dipastikan mengirimkan terbaiknya di ajang Asian Games,’’ jelasnya. Pasca program character building, pihaknya berniat melanjutkan latihan ke India. ‘’Para pemain akan menjalani training camp, pada klub-klub kabaddi di India, mengingat di India, banyak terdapat klub kabaddi, dan prestasinya lumayan di level internasional,’’ jelas Wakil Ketua PB Federasi Olahraga Kabaddi Seluruh Indonesia (FOKSI) ini. Menurut Maryoto, menjelang pelaksanaan AG, komposisi pemain bakal diciutkan dan di antara 15 pemain baik putra maupun putri, bakal dipangkas tiga atlet. ‘’Untuk tim definitif, baik putra maupun putri berkekuatan 12 pemain,’’ ungkap Maryoto. (022)
Bali Post/ist
Para pemain kabaddi putra dan putri timnas Asian Games.
Di pesta olahraga multicabang terbesar negara-negara Asia tersebut, Indonesia membidik dua emas atau menyamai capaian Merah Putih di Asian Games Incheon, Korea Selatan pada empat tahun lalu. ‘’Kami paham akan tugas yang diberikan kepada tim bulu tangkis. Kami punya tanggung jawab. Kami pun ingin memberikan sumbangsih medali. Empat tahun yang
lalu kami dapat dua medali emas, tahun ini setidaknya sama, kalau bisa lebih banyak lagi,’’ kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susi Susanti di Cipayung, Jakarta, Rabu (17/1) kemarin. Sebelum Asian Games, di awal musim 2018 (Februari), PBSI membidik target di Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia 2018 yang akan menjadi ajang kualifikasi Piala Thom-
as dan Uber 2018. Setelah itu, federasi menargetkan prestasi di kejuaraan bergengsi paling tua di dunia yaitu All England pada bulan Maret, di mana Indonesia memiliki catatan positif di ajang tersebut seperti pada tahun 2017, Indonesia memiliki gelar lewat Marcus Fernaldi Gideon/ Kevin Sanjaya Sukamuljo. Pada bulan Mei, ada kejuaraan beregu putra dan putri yang memperebutkan
Laos dan India Diusahakan Ikut ’’Test Event’’ Bola Basket
Jakarta (Bali Post) Manajer Arena cabang olahraga bola basket Asian Games 2018 Riska Natalia Dewi menyebut baru satu negara yaitu Thailand yang memastikan diri berpartisipasi dalam turnamen uji coba atau test event Asian Games 2018 di awal Feruari 2018. Perempuan yang akrab disapa Baby itu menyebut pihaknya kini masih mengusahakan dua negara lain yaitu India dan Laos agar bisa mengikuti jejak Thailand agar test event bola basket bisa diikuti oleh empat negara termasuk Indonesia. ‘’Sebenarnya federasi bola basket India dan Laos sudah mengonfirmasi bahwa mereka ikut test event ke federasi bola basket Indonesia, dalam hal ini Perbasi. Namun kedua negara tersebut belum mendaftar melalui komite olimpiade atau NOC masing-masing negara yang menjadi syarat test event Asian Games 2018,’’ ujar Riska di Jakarta, Rabu (17/1) kemarin. Untuk itu, pihaknya dan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) terus berkomunikasi dengan India dan Laos agar segera melakukan pendaftaran melalui NOC mereka ke NOC Indonesia yakni Komite Olimpiade Indonesia (KOI). Hal tersebut dilakukan karena pihak Panitia Pelaksana Asian Games 2018 INASGOC menegaskan test event untuk olahraga permainan seperti bola basket minimal harus diikuti empat negara termasuk Indonesia. ‘’Pendaftaran
melalui NOC inilah yang masih kami tunggu. KOI sendiri sudah membantu kami berkomunikasi dengan NOC di India dan Laos, untuk menjelaskan bahwa timnas bola basket mereka sudah setuju bermain di test event, tinggal mendaftarkan saja,’’ tutur Riska. Perempuan yang juga menjabat sebagai Manajer klub Satria Muda Pertamina ini melanjutkan, sampai saat ini belum memiliki alternatif rencana jika seandainya India dan Laos tidak memberikan kepastian dalam waktu satu minggu ke depan. Satu minggu merupakan batas waktu yang diberikan INASGOC bagi tim bola basket untuk memberikan daftar peserta test event. Terkait test event bola basket, Riska mengungkapkan bahwa kompetisi akan digelar di Istora Senayan, Jakarta, pada 8-14 Februari 2018. Untuk kegiatan ini, pihak Perbasi termasuk penyelenggara kompetisi sebelumnya mengundang sebanyak 10 negara tetapi hanya Thailand, India dan Laos yang memberikan tanggapan. Test event Asian Games 2018 diadakan dalam rentang waktu 10-24 Februari 2018 dan mempertandingkan sembilan cabang olahraga yaitu panahan, atletik, angkat besi, bola basket, tinju, sepak bola, pencak silat, taekwondo dan bola voli indoor. Namun dari kesembilan cabang olahraga tersebut hanya sepak bola, bola basket dan bola voli indoor yang belum bisa memberikan kepastian peserta kepada INASGOC. (ant)
Piala Thomas dan Piala Uber di Bangkok, Thailand. ‘’Harapan kami di 2018, bukan cuma konsisten, tapi kami mau meningkatkan lagi. Pembinaan juga lebih baik, regenerasi lebih baik, salah satunya dengan menetapkan sistem rekrutmen pelatnas dengan SK, pemantauan dan magang,’’ kata Susi. Setelah Piala Thomas dan Uber, Kejuaraan Dunia pada bulan Juli di Nanjing, Tiongkok, menjadi daftar target utama selanjutnya dengan mengharapkan satu gelar yang diraih Tantowi Ahmad/ Liliyana Natsir pada 2017
lalu dapat terulang lagi pada 2018 ini. Adapun tiga prioritas selanjutnya datang dari level junior. PBSI akan fokus pada tiga turnamen junior yaitu Kejuaraan Asia Junior, Kejuaraan Dunia Junior dan Olimpiade Remaja. ‘’Saya tidak mau atlet-atlet dalam zona nyaman, tujuan akhir mereka bukan masuk pelatnas, tapi masih ada lagi tugas lain. Tetapi kalau dipantau, mereka akan lebih mawas diri dan lebih bersaing, kalau ada kesempatan kenapa tidak digunakan lebih baik,’’ kata Susi menambahkan. (ant)
Atlet Berprestasi Diresmikan Jadi PNS
Jakarta (Bali Post) Atlet berprestasi di beberapa kejuaraan internasional diresmikan menjadi PNS oleh dua menteri yaitu Men-PAN RB Asman Abnur dan Menpora Imam Nahrawi di halaman Kantor Kementerian Pemuda (Kemenpora) Jakarta, Rabu (17/1) kemarin. ‘’Saat ini istilahnya diresmikan. Setelah SK pengangkatan keluar dan dilanjutkan dengan prajabatan selanjutnya dilantik menjadi PNS,’’ kata Menpora Imam Nahrawi usai peresmian atlet berprestasi. Pada peresmian CPNS khusus ini, beberapa atlet berprestasi juga dihadirkan. Mereka yang hadir mulai yang meraih medali olimpiade, kejuaraan dunia, Asian Games dan Paragames hingga SEA Games dan Paragames sesuai dengan aturan yang ada. Atlet yang hadir di antaranya atlet angkat besi Eko Yuli, atlet renang I Gede Siman Sudartawa dan Triady Fauzi, atlet wushu Lindswell dan Juwita Niza Wasni serta atlet Paragames yang sukses mengharumkan nama bangsa seperti atlet angkat besar I Nengah Widiasih. Saat peresmian mereka bergabung dengan PNS atau Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungkungan Kemenpora, meski menggunakan seragam yang berbeda. Untuk ASN Kemenpora menggunakan seragam Korpri, sedangkan dari kalangan atlet menggunakan batik. Menpora usai peresmian juga mengatakan jika pihaknya berterima kasih atas prestasi yang telah diberikan oleh atlet. Dan pengangkatan menjadi PNS merupakan bukti kepedulian pemerintah terhadap atlet berprestasi.
‘’Ini adalah komitmen besar dari pemerintah terhadap atlet berprestasi. Untuk saat ini yang akan diangkat menjadi PNS adalah peraih medali olimpiade dan kejuaraan dunia, Asian Games dan Paragames hingga medali perak serta medali emas SEA Games dan Paragames 2015 dan 2017,’’ tutur Menpora menjelaskan. Terobosan baru ini juga diapresiasi oleh Men-PAN RB Asman Abnur. Menurutnya, apa yang dilakukan adalah sebuah komitmen untuk mendukung atlet berprestasi dan merupakan janji yang sebelumnya dicanangkan dengan memberikan formasi khusus untuk atlet berprestasi. ‘’SK sudah kami siapkan. Yang jelas ini adalah wujud dari janji saya memberikan formasi khusus bagi atlet berprestasi tingkat dunia,’’ ujar Menpan Asman Abnur di sela peresmian atlet berprestasi diangkat jadi CPNS. Peresmian ini juga disambut dengan senang oleh atlet berprestasi. Seperti yang disampaikan oleh atlet renang, I Gede Siman Sudartawa. Menurutnya, menjadi atlet masa depannya semakin cerah. Pihaknya menyadari jika menjadi atlet masanya tidak lama. ‘’Masa depan kami akan lebih terjamin. Dengan seperti ini, jerih payah selama menjadi atlet dihargai oleh pemerintah,’’ katanya saat dikonfirmasi. Meski sudah diresmikan, proses menjadi PNS masih panjang. Semua atlet harus melengkapi semua persyaratan yang telah ditetapkan. Dan rencananya pengangkatan menjadi CPNS akan keluar per Mei tahun ini. Setelah itu, akan menjalani prajabatan sebelum dilantik menjadi PNS satu tahun berikutnya. (ant)
Tim Rugbi Indonesia Jalani Pemusatan Latihan di Luar Negeri Jakarta (Bali Post) Tim nasional rugbi Indonesia menjadwalkan pemusatan latihan di Australia dan Selandia Baru pada April 2018 sebagai bagian dari persiapan menuju Asian Games 2018, kata Sekretaris Jenderal Persatuan Rugby Union Indonesia Iswahyudi. Menurut Iswahyudi, Rabu (17/1) kemarin, Australia dan Selandia Baru dipilih karena tim nasional rugbi kedua negara itu berada di jajaran yang terbaik di dunia. ‘’Untuk komposisi pemain yang dibawa ke sana semua bergantung pada
keputusan pelatih kepala George Daniel William,’’ kata Iswahyudi. Dia mengatakan, saat ini skuad timnas rugbi Indonesia untuk Asian Games 2018 dihuni oleh total 36 pemain, masing-masing 18 pemain untuk timnas putra dan putri. Ada pun nantinya dari 18 pemain, akan dipilih 12 pemain putra dan putri untuk masuk skuat timnas rugbi di Asian Games 2018. Seluruh pemain timnas kini sedang menjalani latihan intensif dalam TC yang digelar di Gumuk Pasir Parangkusumo, Daerah Istimewa Yogyakarta sejak Senin
(15/1) hingga delapan bulan ke depan. ‘’Kami sengaja memilih Gumul Pasir sebagai tempat TC setelah mendapatkan inspirasi dari tim nasional rugbi Fiji yang juga berlatih di bukit pasir sebelum menjadi juara rugbi di Olimpiade 2016,’’ tutur Iswahyudi. Sementara terkait target di Asian Games 2018, Iswahyudi menegaskan pihak federasi tidak menargetkan medali baik untuk timnas putra dan putri mengingat kualitas para pesaing. Yang penting, lanjutnya, tim
nasional rugbi Indonesia bisa bertanding tanpa kenal menyerah dan kalaupun kalah, tidak takluk dengan skor terlalu jauh. ‘’Harus lebih baik dari catatan SEA Games 2017 lalu,’’ ujar Iswahyudi. Prestasi Indonesia memang tidak terlalu baik di SEA Games 2017 lalu. Dikeikutsertaannya yang pertama kali di SEA Games dan hanya mengirimkan timnas putra, timnas rugbi Indonesia tidak bisa mendapatkan medali dan bahkan sempat kalah dengan skor 0-50 dari Thailand dan 5-52 dari Singapura. (ant)
Bali Post/ant
CPNS - Sejumlah atlet dari berbagai cabang olahraga meninggalkan tempat upacara untuk pengesahan CPNS bagi para atlet di halaman Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (17/1) kemarin. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men-PAN RB) Asman Abnur mengatakan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk para atlet akan melalui jalur khusus yaitu dengan tes kompetensi bidang.
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Kamis Pon, 18 Januari 2018
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
Dcari Adm&FO,Wanita,SMA/D3/S1, Dicari Admin Wanita Bisa SIM C,Bisa Ms.Office,Max 28Th. Computer.Hubungi:081916313968 B.BP.001.01.18.0000796 Hub PT.Satriacipta 03614712553 Dicari FO,HK,Bisa Bhs.Inggris Jl.Sekar Jepun No4 Gatsu Timur Hub:0361-4719434 B.BP.001.01.18.0000816 B.BP.001.01.18.0000817 Dcr Karyawan/wati u/Toko variasi Mobil SMS/WA:0895370015882 Dicr FO Male SIM A bs Comp.Krm CV ke info@thebuahbali.com or B.BP.001.01.18.0000769 Dibthkan sgr Pramuniaga Wnt/Lk 0361-8476626 Sgr Lsg Interview B.BP.001.01.18.0000798 & Kasir u/Supermarket.Lam.Lsg Dicr Sls Mtr Dist Rokok u/Buleleng Kemari Super Store Jl Hangtuah Fs.Gj,Int,Um,Ub,Motor Prs 35 Sanur.Telp:0361-288460 B.BP.001.01.18.0000729 H:081338686808/0811392708(Rudi B.BP.001.01.18.0000821 Dibthkan sgr Rsv&GM u/Fastboat E:info@goldenqueenfastboat.com Yamaha Bisma Dicari:1.Mekanik, 2.Supir SIM B1,3.SMA/SMK/S1 Ek Jl.By Pass Ngrh Rai 126 Sanur Hub:Teuku Umar 142 Denpasar T.0361-283580,Diutmkan penglmn
LOWONGAN Dcr PRT Gaji Menarik Hub.085238421320/081999009178
B.BP.004.01.18.0000752
Toko Ayam Panggang Fast Food Cari Staff Koki Basic Full Time.Bisa Bahasa Inggris Lokasi Uluwatu.082144093787
B.BP.004.01.18.0000748
Dcr HouseKeeping/HK,FO,Puri Asih Htl.Jl.Pantai Kuta40 Kuta
B.BP.001.01.18.0000809
Bekerja Perkebunan Australia Daerah Queennsland Cpt Trbatas Hub.082 221 627 678 B.BP.817.01.18.0000597
Dcr Admin,Kasir,Waitress,Tkg Masak,Hub:8451152/082237175378
B.BP.135.01.18.0000834
SERVICE
DIJUAL MOBIL
ANTI MAMPET
CENTRAL JAYA MANDIRI KULKAS M. CUCI AIR PANAS
081 239 534 731
AC
081237914340
C.00000511-BR
SERVICE MAMPET
WC GARANSI
KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL,DLL
D L L
Melayani : Grand Max PU DP 5 jt
TERIOS DP 30 JT
AYLA
DP 12 JT Xenia DP 13 jt Sigra DP 16 jt Bunga 0,3% Discount Gede Tenor s/d 8 th
085100499473 / 085737578282
Kitchen Set Bed Set, Sofa Partisi Butik, S p a Wallpaper Interior Villa Meubelair Kantor & Sekolah
081999940833, 081999940819 C.0000736-INT
C.0000510-mbl
SERVICE PANGGILAN
PROMO SUZUKI
KERJA DITEMPAT BERGARANSI
POMPA AIR KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER, KOMPOR GAS HUB. GARUDA SERVICE Jl. WR. Supratman No. 9, Denpasar C.0000680-SRV
C.0000509-BRJ
WC
RADITYA JAYA Interior & Furniture
C.0000193-SRV
081236774491 Telp. 085100493221 BALI WANGI JASA KURAS BALI JAYA TEKNIK LIMBAH BIRO JASA
ASTRA DAIHATSU
INTERIOR
MELAYANI MAMPET
KULKAS M. CUCI FREZZER 0877 6129 5235 W.HEATER 081 238 450 210 BERGARANSI KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR
Service panggilan BERGARANSI
082331838863
C.0000620-brj
RUPA-RUPA
CHELEER FREZEER
AC
Bongkar / Pasang AC Isi / Nambah Freon AC
BERGARANSI 6 BULAN
M. CUCI KULKAS
WC
JASA KURAS
LIMBAH MELAYANI MAMPET BERGARANSI
KLOSET, WASTAFEL BATHUB SALURAN AIR SALURAN DAPUR
0877 6129 5235 081 238 450 210 C.0000710-BRJ
PELUANG BISNIS Peluang BIT COIN Profit Perhari 3% selama 200 Hari (Tanpa Bekerja) Modal Min 10$ = Rp.139.000
Hub 081386216001, 081318274567 https://cryptosystem.biz. C.0000659-PB
KURSUS
BENGKEL LAS
SPA
DIJUAL RUMAH
082 236 620 990 081 939 797 598
�
BALI WANGI
C.0000620-SRV
Djl Rmh TP45/72F Jl.Pura Demak Hub:0811398086,0361-245460 B.BP.001.01.18.0000460
Rmh 2Lt F.Furnis,Garuda Kencana Dlng,082146166444-081916015959 KONTRAKTOR Dicari Kontraktor Survei Untuk Proyek Hotel Ternama di Kuta Pengalamn Pek Marking & Survei pd Proyek Skala Besar.Hubungi: Pak Jeffry 085772926547
Dicari Karyawan/Karyawati Hub Dewa Silver,Telp:(0361)8446108
All new CRV
3JT-AN
HR-V
HUB. SALES
PUTU AGUS DHARMA
Mobilio DP.
DP.
30JT
PENGUMUMAN Di Umumkan PT.Bali Indah Perdana Di Bubarkan
BIRO JASA Sy Punya Brevet A/B siap Bantu Adm Pjk,Bayarkn/Laporkn PjkBln Thn/SPT Tahunan HP082146461910
B.BP.001.01.18.0000810
B.BP.001.01.18.0000356
PROMO ALL NEW DAIHATSU
PROMO AWAL TAHUN
0,3%
KEHILANGAN Hlg BPKB I-05857000 O AN Kt Sukadana Hub.087762575793
B.BP.158.01.18.0000835
B.BP.001.01.18.0000770
B.BP.001.01.18.0000813
RUPA-RUPA Jual izin BPW(Biro Perjalanan Wisata) & Izin Angkutan Wisata 7Wisata 5 Sewa HP:081236116355
B.BP.001.01.18.0000828
B.BP.164.01.18.0000830
AT BESAR DISCOUNT SANG BUNGA RINGAN READY STOCK
B.BP.001.01.18.0000763
DISKON BESARBESARAN
PROSES CEPAT & MUDAH
READY STOCK NEW VARIAN
BUNGA RINGAN 0,3%
TENOR s/d 8TH
NEW TERIOS DP 30Jtan
PICK UP DP 5Jtan
*Syarat & ketentuan berlaku
KTP LUAR BISA
081 337 098 405 081 9999 818 63 081336764836 | 082244459698 | 081999745123 C.0000496-MBL
C.0000098-MBL ERTIGA
CARRY
FUTURA
15
DP 5 Jt-an
DP
ASTRA DAIHATSU BALI PROMO AWAL TAHUN
Jt-an
IGNIS
DP
5
Jt-an
HUB AYU 085238555858
C.0000395-MBL
� PROSES CEPAT � DISKON PULUHAN JUTA
� BUNGA RINGAN 0,3% � READY STOCK
� KTP LUAR BISA � TENOR 6-8TH
HONDA promo di awal tahun Discount Puluhan Juta DP Ringan Bunga Murah, 0,3% Syarat Kredit Mudah dan Tidak Ribet Proses Kredit di Bantu Sampai Deal
A TERIM R TUKAAH TAMB
FOTOCOPY
JASA KONSTRUKSI
PICK UP DP 6JT ALL NEW XENIA CUSTOM READY STOCK ALL NEW TERIOS Terima Tukar Tambah
081246730700, 081999043890
C.0000606-SRV
MITRA JAYA TEKNIK SERVICE PANGGILAN KERJA DITEMPAT
HONDA
B.BP.001.01.18.0000829
Tnh 7,7A pgr jl Raya ± 2KM dr RS Kasih Ibu Saba 081337561687
B.BP.001.01.18.0000812
B.BP.001.01.18.0000831
B.BP.004.01.18.0000811
B.BP.001.01.18.0000161
B.BP.001.01.18.0000488
GARANSI
BIRO JASA
B.BP.001.01.18.0000797
Djl Rmh De’Vilage Tulikup Tnpa Bunga&Tdk Ribet H:081236338841
B.BP.001.01.18.0000814 Dibutuhkan Staf Adm & Customer Koperasi Artha Dwi Tunggal Mencari Kolektor Tabungan.H.08124 Tkg Masak Utk Wrg Nasgor Jln Service,D1/D2,B.Inggris,Komp. Dcr Llsn SMU,Max 25Th u/Kru 646421 Jl.Gn.Seraya No.4 Dps Tibungsari 29.Tlp:081936030034 Bandara,Ada Dklat.081808095111 Krm CV ke hrdsil2011@gmail.com
B.BP.001.01.18.0000744
Cr Cpt2PRT+1B.siter G1.8jt tdrdlm Cr Karyawati Min.SMKMultimedia 082237496717,081999776071 Usia Max.23Th H.081338251999
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
DIJUAL RUMAH DIJUAL TANAH Dijual Rmh 2Lt & Dikontrkn Rmh Jl Tanah 130m2 Jl.Raya Munggu 1Lt Lok.Tabanan H.087860910878 Badung,SHM,250jt,081337141817
B.BP.001.01.18.0000795
B.BP.001.01.18.0000825
Informasi pasang iklan Telepon
JASA KONSTRUKSI � DESAIN ARSITEKTUR � JASA GAMBAR � KONSTRUKSI / BANGUN BARU � RENOVASI � RUMAH BOCOR � LAS PAGAR/KANOPI � SUMUR BOR
HUB.
081 338 744 141 087 860 300 744 C.0000674-JK
www.daihatsukreditbali.com C.0000478-MBL
BRIO HUBUNGI :
PUTU OKA
JAZZ
HR-V
081 337 565 872 081 805 536 640 C.0000431-MBL
EKONOMI
18
Sektor Perdagangan Membaik karena Pengaruh Ekonomi Global
Jakarta (Bali Post) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan kinerja sektor perdagangan yang membaik dan tercatat surplus dalam tiga tahun terakhir terpengaruh oleh pulihnya kondisi perekonomian global. ‘’Kalau ekonomi dunia membaik, perdagangan juga membaik. Tapi, kalau ekonomi dunia tidak membaik, perdagangan juga tidak akan membaik,’’ kata Darmin di Jakarta, Rabu (17/1) kemarin. Darmin menambahkan, momentum pulihnya situasi pereko-
nomian dunia ini harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kinerja ekspor yang sudah memberikan kontribusi kepada pertumbuhan ekonomi sejak awal 2017. Mengenai neraca perdagangan pada Desember 2017 yang tercatat defisit, Darmin tidak terlalu mengkhawatirkan hal tersebut karena defisit lebih banyak dipengaruhi oleh sektor migas. ‘’Defisit lebih banyak urusannya karena migas, apa dia akan naik terus sendiri, belum tahu kita,’’ ujarnya. Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai
neraca perdagangan Indonesia pada Desember 2017 mengalami defisit 0,27 miliar dolar AS, yang dipicu dari defisit sektor migas 1,04 miliar dolar. Namun, neraca perdagangan sektor nonmigas surplus sebesar 0,77 miliar dolar AS. Dari sisi volume perdagangan, neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus 34,03 juta ton pada Desember 2017. Hal tersebut didorong oleh surplusnya neraca sektor nonmigas 34,90 juta ton. Namun, neraca volume perdagangan sektor migas defisit 0,87 juta ton. (ant)
Kamis Pon, 18 Januari 2018
Apkasi Minta Impor Beras Dikaji
Jakarta (Bali Post) – Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) minta pemerintah untuk mengkaji soal rencana kebijakan impor beras 500.000 ton dari Vietnam dan Thailand dengan melihat kembali (crosscheck) data riil beras di daerah-daerah. “Berdasarkan data, fakta dan masukan rekanrekan bupati kepada dewan pengurus, maka Apkasi memberikan masukan kepada pemerintah pusat agar mengkaji dengan serius kebijakan impor beras tersebut sehingga tidak merugikan petani di daerah,” kata Ketua Umum Apkasi Mardani H Maming, Rabu (17/1) kemarin. Mardani yang juga menjabat sebagai Bupati Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan ini juga tengah menggalakkan pembangunan sektor pertanian di daerahnya, terutama menjadikannya sebagai pusat pembibitan tanaman padi dan jagung untuk regional Kalimantan. “Kebijakan impor merupakan upaya pemerintah yang sangat wajar dalam upaya
menstabilkan harga sebuah komoditi di dalam negeri. Namun, kebijakan yang diambil ini harus benar-benar dipelajari. Kalau tidak, kebijakan impor ini justru bisa kontraproduktif dan dapat memukul kondisi petani dalam negeri,” ujarnya. Hal senada juga dikemukakan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah. Ia mengatakan, pemerintah seharusnya
mendengar suara dari para bupati yang mengetahui secara langsung kondisi komoditas beras di daerah. Menurutnya, kebijakan impor beras itu sangat tidak berpihak kepada rakyat. “Kami jajaran pemerintah dan rakyat Kabupaten Serang berharap rencana impor beras dikaji lebih jauh terlebih dahulu,” ujar Tatu Chasanah. (ant)
19
Kamis Pon, 18 Januari 2018
DOMPET PUNIA PURA BALI POST DOMPET PUNIA PURA BALI POST BCA CABANG DPS NO:040-3966000 BRI KANTOR CABANG DPS GAJAH MADA NO: 0017-01-001274-30-8 (Bukti transfer mohon difax ke 0361-227418)
Punia Pembangunan Pura Candi Jawar/ Pura Majapahit Gung De Dps Wayan Sumerta AAK, Denpasar Gung Is, Denpasar A. Dewi NN NN NN Agus Darmendra Agung Wijaya Agung Wijaya Putu Agus Darmendra Panadin Warung Aye Syobak, Jl. Surapati No. 38 Kampung Tinggi Singaraja Is PDD MD
Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp
500.000 500.000 500.000 500.000 500.000 300.000 250.000 200.000 120.000 100.000 100.000
Rp 100.000 Rp 100.000
Rp 100.000 Rp 50.000
Pdd is Md Made Anindia Kayana AA Gde Oka Putra DP PDD is MD DP DP DP Pdd is Md I Ketut Sandiasa
Rp
50.000
Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp
50.000 50.000 50.000 50.000 50.000 50.000 50.000 50.000 15.000
Jumlah penerimaan kemarin Rp 4.385.000 Jumlah penerimaan sebelumnya Rp 18.741.375 Jumlah penerimaan seluruhnya Rp 23.126.375
20 Negara Dari Hal. 1
Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia ada di urutan 15 besar dunia, sehingga menjadi salah satu alasan masuk Kelompok 20 Negara (Grup 20/G-20). Kondisi tersebut, menurut Agus, seharusnya juga dibarengi perubahan tingkah laku, dan perlu kesadaran untuk betul-betul berubah karena untuk menjadi negara maju diperlukan mentalitas yang jauh dari korupsi. Jika dilihat, ia mengungkapkan, berapa perguruan tinggi negeri (PTN) yang sudah memasukkan tema korupsi? Ternyata, ia menyatakan baru lima dengan yang menonjol melakukannya adalah Institut Teknologi Bandung (ITB). ITB menerapkan aturan bahwa mahasiswa dan dosen yang
nyontek dalam berkarya akan diskors selama satu semester. Adapun perguruan tinggi swasta (PTS) yang sudah memulai hal serupa, dinyatakannya, adalah Universitas Bina Nusantara (Binus), di mana mahasiswa yang menyontek akan dikeluarkan, sedangkan lulusan yang melakukan korupsi akan dicabut ijazahnya. Oleh karena itu, Agus menilai terlihat bahwa perguruan tinggi belum peka untuk isu korupsi, terbukti pula sulitnya KPK untuk mendapat saksi ahli untuk kasus dugaan korupsi kartu tanda penduduk berbasis database tunggal secara elektronik (e-KTP). ‘’Fakultas-fakultas hukum seharusnya juga bisa membantu mendorong cepatnya aturan pemberantasan korupsi sektor swasta,’’ ujarnya. (ant)
Kawasan Hutan
Dari Hal. 1
Kata Wiranatha, kawasan hutan di Bali terbagi dalam 8 jenis. Yakni hutan lindung seluas 97.407,95 ha, Taman Wisata Alam (4.113,19 ha), Cagar Alam (1.773,80 ha), Taman Nasional (23.143,86 ha), Taman Hutan Raya (Tahura) seluas 1.129,19 ha, hutan produksi tetap (1.872,80 ha), hutan produksi terbatas (7.204,09 ha) dan hutan produksi konversi seluas 186,78 ha. ‘’Upaya yang dilakukan pemerintah untuk menjaga kawasan hutan adalah
melakukan penataan hutan sesuai kaidah kehutanan,’’ ujarnya. Wiranatha menambahkan, pemanfaatan hutan salah satunya memakai pola perhutanan sosial. Selain itu, penggunaan kawasan hutan juga dilakukan sesuai dengan aturan demi menjaga ketersediaan air. Sebagai contoh untuk pembangunan embung. ‘’Pemerintah juga melakukan perlindungan hutan, serta melakukan rehabilitasi hutan dan lahan. Ratarata anggaran setiap tahun kurang lebih Rp 7,5 miliar,’’ jelasnya. (kmb32)
Dewan Pertimbangan Dari Hal. 1
Presiden melantik politisi Partai Golkar Idrus Marham sebagai Menteri Sosial menggantikan Khofifah Indar Parawansa. Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko dilantik oleh Presiden sebagai Kepala Staf Presiden menggantikan Teten Masduki. Sementara Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar dilantik sebagai
anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres). Sementara itu, Marsekal Madya TNI Yuyu Sutisna dilantik menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Udara. Yuyu sebelumnya merupakan Wakil Kasau. Para pejabat yang diangkat juga telah menandatangani berita acara pelantikan di hadapan Presiden. Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri juga menghadiri pelantikan itu. (ant)
DPR dan Pemerintah Sepakat Sipol Sudah Wakili Verifikasi Faktual
Jakarta (Bali Post) Pemerintah dan Komisi II DPR-RI meminta Komisi Pemlihan Umum (KPU) merevisi ketentuan verifikasi faktual dalam menyeleksi parpol peserta pemilu serentak 2019. Perintah diberikan karena ketentuan verifikasi faktual hanya diatur melalui Peraturan KPU (PKPU). ‘’Kemudian kita periksa kembali pasal 173 yang dipersoalkan. Kita lihat itu hanya persoalan verifikasi parpol dalam undang-undang, verifikasi faktual ada di PKPU,’’ terang Ketua Komisi II DPR Zainudin Amali usai Rakor Pengendalian Realisasi Pengelolaan Perbatasan Negara dan Pembangunan Kawasan Perbatasan, di Jakarta, Rabu (17/1) kemarin. Amali menjelaskan, kesepakatan DPR dengan pemerintah ini tidak berlawanan dengan putusan MK. Sebab, putusan MK hanya meminta semua parpol wajib melalui tahap verifikasi untuk ditetapkan sebagai peserta pemilu. Tidak ada amanat putusan MK menyebut tentang verifikasi faktual. Politisi dari Partai Golkar ini mengatakan kesepakatan itu sudah melalui amatan dan analisis mendalam. Dalam rapat Komisi II DPR dengan pemerintah yang juga diikuti KPU dan DKPP, rapat membedah putusan MK yang membatalkan Pasal 173 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang berisi amanat MK agar ada asas keadilan dalam proses verifikasi faktual antara partai lama dengan partai baru. Dengan dicabutnya aturan tersebut maka semua parpol peserta pemilu serentak 2019 termasuk partai lama yang memilikii kursi di parlemen harus mengikuti verifikai faktual. Namun, perintah MK tersebut sulit dipenuhi pemerintah karena tidak bisa mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undangundang (perppu). Sedangkan DPR juga tidak bisa merevisi undang-undang karena akan memakan waktu. Di sisi lain, untuk melakukan verifikasi fak-
tual kepada semua parpol dinilai tidak mungkin, karena keterbatasan waktu yang dimiliki KPU. ‘’Pemerintah tidak mau keluarkan perppu. Kita juga tidak mau merevisi UU. Kami melihat putusan MK lebih memudahkan kita, bukan menyulitkan,’’ kata Amali. Setelah diamati, ternyata amanat UU maupun perintah MK hanya menyatakan bahwa menyebut ‘’verifikasi partai politik’’ sesuai persyaratan dan asas keadilan. Pemisahan proses verifikasi menjadi verifikasi administrasi dan verifikasi faktual sesungguhnya hanya terdapat di PKPU. Atas dasar itu, baik DPR maupun pemerintah saling menyatukan persepsi bahwa saat mendaftar pertama kali ke KPU, sebenarnya semua parpol sudah mendaftar ke KPU sebagai peserta pemilu serentak 2019. Proses itu bahkan disertai dengan keharusan mengisi Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) yang disyaratkan KPU. Karena dinilai lebih rumit, maka DPR dan pemerintah bersepakat bahwa penerapan Sipol sudah menerapkan prinsip yang sama dengan verifikasi faktual. ‘’Menurut kami Sipol itu lebih sulit, karena harus menyertakan keseluruhan dan KPU pun memverifikasi. Contoh ada nama 1 orang yang dobel di dua partai maka itu secara faktual diverifikasi oleh KPU,’’ ungkap Amali. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengamini pendapat DPR. Menurut Tjahjo, sebenarnya parpol peserta pemilu yang mendaftar ke KPU sebagai peserta pemilu serentak 2019 dan telah mengikuti Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) sudah bisa dianggap telah melakukan verifikasi faktual. ‘’Sipol yang dibuat KPU juga hampir sama dengan konsep bagaimana faktual verifikasinya tadi. Sehingga kemarin diputuskan diserahkan sepenuhnya pada KPU mengubah peraturan PKPU agar tidak melanggar UU termasuk di dalam UU itu ada keputusan MK,’’ paparnya.(kmb4)
Pemilu 2019
Dari Hal. 1
Rapat koordinasi dipimpin langsung Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang. Rapat yang mengumpulkan pimpinan DPD Provinsi dan DPC Kabupaten/Kota itu juga dihadiri pengurus pusat DPP Hanura. Tema pertemuan adalah ‘’Konsolidasi Organisasi menghadapi Verifikasi Faktual KPU Menuju Pemilu 2019’’. Suardika mengaku tidak bisa menyebut persis berapa jumlah DPD I dan DPC II yang hadir pada pertemuan itu, karena kehadiran pimpinan DPD I dan DPC II bergelombang. Sebelumnya, Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta mengungkapkan bahwa ikhwal dari kemelut di internal partainya karena adanya isu ketidaktransparanan sejumlah oknum di DPP. Ada di antara oknum yang melakukan praktik meminta sumbangan, namun dilakukan tanpa bertanggung jawab. Uang sumbangan yang diterima si oknum itu, ternyata tidak dilaporkan ke bendahara umum. Mendapati fakta itu, OSO kemudian melakukan penertiban dengan melakukan
pemecatan terhadap sejumlah pimpinan DPD yang dianggapnya nakal, bahkan pemecatan hingga ke elite DPP di antaranya Sekjen DPP Partai Hanura Sarifuddin Sudding. Bali Kompak Ketua dan Sekretaris DPD Partai Hanura Provinsi Bali dan DPC Partai Hanura Kabupaten/Kota se-Bali kompak menghadiri rapat konsolidasi yang digelar Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang. ‘’Bali solid. Kita solid mendukung kepemimpinan Pak OSO,’’ kata Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Bali Made Sudarta. Sudarta menegaskan sikap DPD Bali tegas tetap mendukung kepemimpinan OSO karena sesuai AD/ART partai, Oesman Sapta dipilih melalui munaslub menggantikan Wiranto karena tidak boleh rangkap jabatan sebagai Menko Polhukam. ‘’Jadi kalau Pak OSO dianggap melanggar apa
05:00 Wita Gayatri Mantra dasarnya? Dia tidak melanggar AD/ART dan hubungannya dengan Ketua Dewan Pembina Wiranto, oke-oke saja,’’ ujarnya. Soal isu mahar yang disebut-sebut menjadi pangkal persoalan ketegangan di internal partainya itu, Sudarta mengatakan, persoalan ini menjadi bermasalah ketika kepentingan pribadi masuk dan bermain untuk mencari keuntungan sendiri. Sudarta menolak penyebutan uang mahar, karena menurutnya, uang dari calon kepala daerah maupun calon legislatif (caleg) yang jumlahnya bisa mencapai jutaan rupiah, disebut sebagai uang bantuan atau sumbangan calon. ‘’Karena itu sumbangan, pada akhirnya untuk pribadi calon sendiri, seperti untuk kegiatan biaya penyediaan saksi-saksi dan lain-lain. Itu wajar karena bantuan itu pada akhirnya kan untuk kepentingan calon juga,’’ ujarnya. (kmb4/ant)
05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Karya Mamungkah Mupuk Pedagingan, Ngenteg Linggih, Caru Balik Sumpah (2) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Serial Kartun Ball Ganesh (1) 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 09:00 Wita Lila Cita Gong Kebyar SMA 3 dps 10:05 Wita Lejel Homeshopping 11:05 Wita Bali Channel Tourist TV 12:00 Wita Puja Trisandya 12:05 Wita Dharma Wacana Karya Mamungkah Mupuk Pedagingan, Ngenteg Linggih, Caru Balik Sumpah (3) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita PT Dinamika Tiga Pilar Home Shoping
Kamis, 18 Januari 2018 14:05 Wita Klip Bali 14:30 Wita Lila Cita Sanggar Tari Surjana (3) 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:05 Wita Dialog Interaktif Dedy Susanto 17:00 Wita Nangun Yadnya Karya Padudusan, Makebat Daun, Bangun Ayu lan Mupuk Pedagingan Desa Sumampan, Kemenuh 17:30 Wita Kartun Ball Ganesh (2) 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:00 Wita Giliran Anda 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Dialog Interaktif Dedy Susanto 21:00 Wita Lila Cita Calonarang Kediri Tabanan (1) 22:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 22:05 Wita Foks Song 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:05 Wita Lila Cita Calonarang Payangan (2)
16 Pages
32 Number 10th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
st.co.id e-mail: info_ibp@balipo st.com. ernationalbalipo
om. http://epaper.int
en ot dead seve police sho hin Myanmar s in troubled Rak protester
L O N A A T I E R N I N T
ationalbalipost.c
online: http://www.intern
, Thursday
Thursday,
January 18,
2018 January 18,
was once The kingdomthe old silk in 1784. on
2018
stop in troubled an important risen were injured turned trade route. rs and 12 kingdom Rakhine have army Tensions in demonstrato Buddhist Arakan in the northern Myanmar comdead seven inflamed U townshipthe Rakhine state since a sweeping police shot celebrating an ancient in August triggered an in Mrauk of - Myanmar operation and the secretary YANGON after a local gathering late on Tuesday Rohingya munal tension kingdom, rs gathered of Sittwe, exodus of over 650,000 (rtr) Rakhine State, demonstrato the end of the Arakan state capital anBangladesh. taken to the drive south of the violent. The to mark Muslims to Reuters. approval Buddhist Swe, told also be heard part of Rakhine News can did not seek the gath- a three-hour at Global studded with , Tin Maung for cient town in “Bali Image” from 9.30 un- Organizers government as local authorities FM 96.5
ashian Kim Kard s birth announce , this of 3rd child gate one by surro
and her rapper child on - Kim Kardashian their third I are LOS ANGELES West announced “Kanye and beautiful to a surrogate. husband Kanye a girl born arrival of our healthy, on her app. Tuesday, the “who said in a message happy to announce surrogate one Kardashian gift baby girl,” thanked the unidentified the greatest true with The couple dreams come could give.” was the baby made our Photo They said but they McErlane/File REUTERS/Paul Lawler born on Monday a name. and Fergal in did not announce O’Riordan Point Theatre 37, and West at the Kardashian, parents to Hogan, Dolores Music Awards Hogan, Mike are already4, and Saint, (L-R) Noel the Meteor Ireland North, at Cranberries 2. The “Keeping group The s after performing the KaIrish pop Up with reality photograph pose for dashians” media 4, 2002. and social Dublin, March she star has saiduse a decided to after surrogate doctors warned health of serious berisks if she came pregnant again. ian Kardash dehas given tailed accounts about native on her blog leaving her the and later the difficulties sionment years to avoid she experienced Dolores Ireland for several her two lead singer to headd u r i n g of Karof Cranberries said on Tuesday, spotlight. she pleaded guilty in London suspicious, police an Irish police labors. Two After artists. sisters are spitting at an interviewer as - The death dashian’s butting and DUBLIN not being treated Ireland’s most successful babies. she told bipois of 33, was catapulted officer in 2014, diagnosed with the also expecting O’Riordan flowed in for one O’Riordan in 1993 that she had been struggling with Khloe Kardashian, ment said. was in December as tributes dead in to fame as a shy 22-year-old album were lar disorder and marriage. announced six months 46, was found of her from her debut whose joined a that she is basO’Riordan, on Monday morning when songs MTV. The band, breakdown Prime Minister work, with her ahead by hotel Ireland’s and “Zombie” pregnant O’Riordan’s picked up a London boyfriend trip to London said. No hits included “Linger” of praise for the “voice of her ketball player million records while during a recording that lling chorus her as tour, her publicist sell over 40 Tristan Thomas, Kylie describing U2 said in a tweetof her went on to second-best-se of a planned has been given. statement to become Ireland’s their half-sister by the news generation.” cause of death said in a U2. is reported “floored” with the Jenner, 20, London police woman was discov- rock band after her first at times of a tour they were Park Lane out of She struggled to be expecting death. (rtr) that a 46-year-old dropping in London’s The arrival disilluchild soon. and West’s band’s success,exhaustion and ered at a hotel and was pronounced death is not in 1996 citing Kardashian early on Monday swiftly became statescene. “The third child five trending No. 106 Dps dead at the as suspicious,” the Jl. Raya Puputan 148 at: on of the top (rtr) being treated Renon No Post Mandala Twitter. Made 28 Kopi Jl. Raya Niti topics on onal Bali No. 148 Renon
from demonstration temples. also knownoffibullets The violent challenges facing ering, he said. 135 The Rakhine, used rubber the one of the San Suu Kyi “The police crowd didn’t leave. Arakanese, are ethnic groups in derscores leader Aung had to but the closely Myanmar where dozens of ethnic identity is for initiallythe security members when cially recognized in a country been clamouring Finally happened guns Myanmar. Theirthe once powerful to the groups have independence from shoot. The conflict connected kingdom along tried to seize since conautonomy said. some people which was 1947. police,” he regional MP Arakanese Britain in people surrounded from the Bay of Bengal,Burmese kingdom Sein, Some 4,000building after the anTun Ther U, said some of the quored by the were Mrauk a government marking the demise 200 from injured protesters nual ceremony kingdom over critically Swe said. of the Arakan Tin Maung years ago,
to Radio am. Listen until 10.00 FM at http:// m Global Radio ten2myradio.co at http:// globalfmbali.lis streaming http:// or live video ali.com and li. radioglobalfmb nel/global-fm-ba ustream.tv/chan
Myanmar police shoot dead seven protesters in troubled Rakhine
ies Cranberr Death of dan not star O’Rior - police s suspiciou
You can
Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor
find Internati
Cafee 19 Smirnof No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan
daily line up for refugees Balukhali Rohingya distribution at Banglaessentials Cox’s Bazar,15, 2018. camp, near desh January
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
Sanur Manan Mandala Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama No.88 Renon Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget
Kamis Pon, 18 Januari 2018
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
Ricuh di Rakhine, Polisi Myanmar Tembak Mati Tujuh Demonstran Yangon (Bali Post) -
Polisi Myanmar menembak mati tujuh orang demonstran dan 12 lainnya mengalami luka-luka di Rakhine State. Pada saat itu warga lokal sedang berkumpul untuk merayakan berakhirnya Arakan Kingdom. Demonstran berkumpul pada Selasa (16/1) tengah malam di Mrauk U di sebelah utara Rakhine untuk merayakan berakhirnya Kerajaan Arakan, demikian pernyataan dari Sekretaris Pemerintah Rakhine State, Tin Maung Swe.
Bali Post/ist
Sissy Priscillia
Bangga Lihat Adik Berakting
Aktris Sissy Priscillia bangga melihat penampilan perdana adiknya, Vanesha Prescilla, dalam film “Dilan 1990”. Vanesha Priscilla berperan sebagai Milea, tokoh utama perempuan dalam film yang diangkat dari novel Pidi Baiq. “Lihat Sasha, happy banget,” kata Sissy usai pemutaran perdana “Dilan 1990” di Jakarta, Selasa malam. Sissy sempat khawatir bagaimana sang adik, yang disebutnya pendiam dan pemalu, beradaptasi di dunia akting. “Aku sebagai kakak, kepikiran. Pas di sana (lokasi syuting di Bandung), dia luwes banget, ekspresi seperlunya, enggak berlebihan,” kata Sissy yang lebih dulu malang-melintang sebagai aktris. Seraya berseloroh, dia mengaku terkejut melihat adegan Milea mencuci sepatu di rumah. “Kaget lihat Milea cuci sepatu, (Vanesha) di rumah enggak pernah,” candanya. Bintang “Ada Apa Dengan Cinta” itu ikut berpartisipasi dalam “Dilan 1990”, sebagai pengisi suara untuk tokoh Milea versi dewasa. “Mood sudah disiapin buat hari ini, ingin lihat pertama kali Sasha di film perdana, tapi karena diminta isi suara Milea dewasa, mau enggak mau nonton sepotong-sepotong,” tuturnya. Meski tidak mengetahui seperti apa cerita novel Dilan, Sissy ikut terharu ketika menyelami karakter Milea dewasa yang mengenang kekasihnya di masa SMA. “Nangis, (merasakan) bagaimana Milea bahagia banget sama Dilan,” katanya. (ant)
Demonstrasi yang berubah menjadi ricuh itu menggarisbawahi tantangan yang dihadapi pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi, di negara yang sejumlah kelompok etniknya menginginkan otonomi dari negara yang merdeka
dari Inggris sejak 1947. Sekitar 4 ribu orang berkumpul mengepung sebuah gedung pemerintah setelah upacara tahunan menandai pembubaran Kerajaan Arakan sekitar 200 tahun lalu, demikian dikatakan Tin Maung
Swe. Ia juga mengatakan penyelenggara tidak mencari izin dari otoritas lokal untuk menggelar acara tersebut. “Polisi menggunakan peluru karet untuk membubarkan demonstrasi namun gagal. Akhirnya aparat keamanan harus menembak. Konflik terjadi ketika sejumlah orang berupaya untuk merebut senjata dari polisi,” ujarnya. Menurut anggota Dewan dari
Evie Band
Kim Kardashian
Anak Ketiga
Karya Terbaru Evie band bukanlah kelompok musisi yang baru kemarin menghiasi belantika musik Bali. Pasalnya, personelnya terdiri dari orang-orang lama yang memang sudah lama mengenal bagaimana pasang surutnya hawa musik di Bali. Salah satu contohnya, yakni sang vokalis, Evie Marheni, salah satu vokalis wanita yang dikenal dengan suara khasnya yang penuh energi. Berbicara tentang karya, band yang hingga kini masih mengisi sejumlah panggung musik di Bali ini telah mengeluarkan album yang bertajuk “Swara Hari” beberapa tahun lalu. Terakhir, pada 2016 lalu, band yang beranggotakan Evie (vokal), Sigit SP (gitar), dan Eza (drum) ini juga telah melepas single bertajuk “Kisah Kita”. Pada 2018 ini, Evie Band akan kembali melepas karya terbaru mereka yang akan dirilis Februari mendatang yang berjudul “Ngukuhang”. Selain melepas single terbaru, sebuah perubahan juga terjadi di tubuh band itu pada tahun ini. Perubahan ini berkaitan dengan munculnya personel baru yang akan mengisi bass. Ia adalah Prizca, ba-
sist wanita yang juga sudah cukup berpengalaman. “Soal pergantian personel itu sudah biasa dialami oleh siapapun yang memiliki band dan bagi kami pergantian personel itu wajar agar band tidak bubar,” ujar Evie, Selasa (16/1) lalu. Sementara itu, terkait single baru, wanita yang juga berprofesi sebagai FDJ (Female Disc Jockey) ini, menjelaskan bahwa lagu yang berdurasi kurang lebih 4 menit ini menceritakan tentang keikhlasan. Lagu yang diciptakan sendiri oleh sang vokalis ini cukup berbeda dengan single sebelumnya. Perbedaan ini terletak pada komposisi musik yang terkesan cukup sederhana. “Lagu ini tentang sebuah rasa ikhlas dan merelakan kekasihnya pergi,” ujar wanita yang juga memiliki ukiran tato di beberapa bagian tubuhnya ini. “Kami masih mencari hari yang tepat untuk meluncurkan single ini. Namun yang pasti single ini akan kami luncurkan di bulan Februari. Kami akan merilisnya bersamaan dengan video klip yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan,” imbuhnya. (win)
Mrauk U, Tun Ther Sein, sejumlah demonstran mengalami luka kritis dan dibawa ke ibu kota Sittwe, tiga jam perjalanan ke selatan dari kota tua yang banyak terdapat kuil Buddha itu. Ketegangan di Rakhine meningkat sejak operasi sweeping digelar militer Myanmar pada Agustus lalu yang menyebabkan mengungsinya 650 ribu muslim Rohingya ke Bangladesh. (iah/rtr)
Evie Band
Bali Post/ist
Kim Kardashian dan suaminya, Kanye West, mengumumkan kelahiran anak ketiganya pada Selasa (16/1). Anak perempuan tersebut lahir lewat surogasi. “Kanye dan saya sangat senang mengumumkan kelahiran anak perempuan kami yang cantik d a n seha t ,” ka t a Bali Post/ist Kardashian dalam Kim Kardashian sebuah pesan di aplikasinya. Pasangan itu berterima kasih pada ibu surogasi yang mengandung anak mereka dengan mengatakan bahwa ibu yang tidak diidentifikasi itu memberikan hadiah terhebat yang bisa diberikan seseorang dan membuat mimpi mereka menjadi nyata. Mereka mengatakan bayi tersebut lahir pada Senin lalu namun tidak mengumumkan namanya. Kardashian (37) dan West sudah memiliki dua anak, yakni North (4) dan Saint (2). Pemeran drama realitas “Keeping Up with the Kadashians” dan bintang sosial media ini telah mengatakan bahwa ia memutuskan menggunakan cara surogasi setelah doktor memperingatkan kemungkinan risiko kesehatan serius jika hamil lagi. Kardashian membagi detail kelahiran dua anaknya yang sulit di blognya. Dua dari saudara perempuan Kardashian juga sedang menunggu kelahiran bayi mereka. Khloe Kardashian (33) mengumumkan pada Desember lalu bahwa dirinya hamil 6 bulan dengan pacarnya yang seorang pemain bolabasket, Tristan Thomas. Sementara Kylie Jenner (20) dikabarkan juga tengah menunggu kelahiran anak pertamanya. (iah/rtr)