Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com
Kamis, 18 Oktober 2012
No. 197 tahun VI
Pengemban Pengamal Pancasila
MA Perberat Hukuman Hari Sabarno JAKARTA - Mahkamah Agung (MA) mengabulkan kasasi Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas terdakwa mantan Mendagri Hari Sabarno dari 2,5 tahun menjadi 5 tahun penjara. “Mengabulkan permohonan kasasi pemohon JPU pada KPK, membatalkan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, PT DKI Jakarta 28 Maret 2012. Hari Sabarno terbukti sah dan meyakinkan melakukan korupsi secara bersama-sama. Menjatuhkan pidana penjara 5 tahun dan denda Rp200 juta subsider 6 bulan kurungan,” kata Kepala Biro Hukum dan Humas MA Ridwan Mansyur, dalam konferensi pers di Jakarta, kemarin. Ridwan mengungkapkan, putusan kasasi ini dijatuhkan secara bulat oleh majelis hakim yang dipimpin Djoko Sarwoko beranggotakan Abdul Latief, Leopold Hutagalung, Krisna Harahap, Sri Murwahyuni pada Selasa (16/10). Dasar pertimbangannya kerugian negara cu-
kup besar, dan terjadi di berbagai provinsi menyedot keuangan APBN dan APBD dan melibatkan banyak sekali pelaku yang sudah dipidana yang ada lebih dari kurang 15 provinsi. Ridwan juga mengatakan majelis juga menyatakan bahwa barang bukti 1-1384 kasus pengadaan mobil pemadam kebakaran dan uang diperintahkan dirampas untuk negara dan dikembalikan kepada pemerintah. Seperti diketahui, Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan vonis bersalah kepada Hari Sabarno karena dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana korupsi dalam kasus pengadaan mobil pemadam kebakaran di 22 provinsi dengan hukuman 2 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp150 juta subsider 3 bulan kurungan. Putusan ini lebih rendah dari tuntutan JPU yang menuntut Purnawirawan jenderal TNI Angkatan Darat itu selama lima tahun penjara dan denda Rp250 juta subsider enam bulan kurungan. (ant)
Polisi Belum Pastikan
Keterlibatan Teroris di Poso
Diamankan
Oknum Hakim Pesta Narkoba JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengamankan seorang hakim berinisial PW karena diduga tengah berpesta narkoba jenis sabu dan ekstasi. “Hakim PW diamankan bersama dua orang rekannya berinisial SP dan MF, serta empat orang wanita penghibur, di kamar 331, lantai empat tempat karaoke Illigals, Jakarta Pusat, pada hari Selasa (16/10), sekitar pukul 17.00 WIB,” kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) BNN, Kombes Pol Sumirat Dwiyanto di Jakarta, kemarin. Penangkapan oknum hakim ini bermula dari info masyarakat yang mengatakan adanya hakim nakal yang diduga kerap mengonsumsi Narkoba. Petugas BNN kemudian melakukan penyelidikan terhadap tersangka PW. “Petugas selanjutnya melakukan penggerebekan di room 331 dan mengamankan PW beserta rekan-rekannya inisial SP dan MF termasuk empat orang wanita penghibur inisial KN, FA, NA, DMR di dalamnya,” kata Sumirat. Saat ini, hakim PW berdinas di Pengadilan Negeri Bekasi. Sebelumnya PW berdinas di Jayapura. “Hakim PW mengonsumsi narkoba jenis ekstasi secara aktif enam bulan yang lalu, akan tetapi pada saat dinas di Jayapura pada tahun 2010 Hakim PW sudah menggunakan ekstasi,” kata Sumirat. Dari keterangan tersangka PW, ekstasi tersebut didapatkan dari Tangerang. Petugas BNN kemudian membawa PW dan para tersangka lainnya ke BNN untuk menjalani pemeriksaan urine. “Hingga kini petugas BNN masih melakukan penyidikan dan pengembangan lebih lanjut mengenai kasus ini. Diduga masih ada hakim lainnya yang terlibat kasus serupa,” kata Sumirat. Menanggapi hal ini, Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsudin mengatakan hakim juga manusia biasa yang bisa saja mengalami khilaf dan salah dalam bertingkah. “Jangan terlalu jauh, itu manusia, seorang oknum hakim, oknum polisi, oknum jaksa, oknum kemenkumham, sipir penjara mungkin saja kena, karena narkoba sudah cukup merebak luas. Mudah-mudahan kita tidak seburuk negara-negara yang lebih bermasalah dengan narkoba,” katanya. Menurut dia, hal itu tinggal diproses hukum seperti warga negara lainnya. Sebab menurut dia, di negara hukum semua sama di dalam hukum. “Kan hakim warga negara yang tidak ada keistimewaan apapun. Hanya pemberhentiannya saja yang memerlukan,” imbuh Amir. Sementara itu, Juru Bicara Mahkamah Agung Djoko Sarwoko mengatakan, pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada hakim berinisial PW yang ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) karena kedapatan membawa Narkoba. (ant)
JAKARTA - Kepolisian belum bisa memastikan keterlibatan jaringan teroris terkait ditemukannya dua jenazah polisi dengan luka di leher yang diduga dari senjata tajam. “Masih dilakukan pendalaman terhadap penemuan jenazah itu dan indikasi siapa pelakunya,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Agus Rianto di Jakarta, kemarin. Agus mengatakan hingga kini tim Brimob Polres Poso dan TNI masih melakukan penyelidikan terhadap penemuan kedua jenazah pada Selasa (16/10) petang, yang terkubur dalam satu lubang di hutan di Dusun Tamanjeka, Desa Masani, Poso, Sulawesi Tengah. Kabag Penum membenarkan lokasi itu memang berdekatan dengan wilayah yang diduga sebagai area latihan kelompok teror.
“Namun masih harus dilakukan penyelidikan lebih lanjut dari hasil di TKP,” ujarnya. Awalnya, tim gabungan Polisi dan TNI yang sedang melakukan pencarian curiga dengan adanya gundukan tanah di sekitar lokasi tersebut. Pada pukul 17.10 WIB, penggalian dimulai dan ditemukan dua jenazah dengan luka yang diduga akibat senjata tajam. Di leher jenazah Briptu Andi Sapa ditemukan dua luka di bagian leher, sedangkan Brigadir Sudirman ditemukan satu luka. Kedua jenazah polisi tersebut langsung dibawa ke RSUD Poso dan Rabu pagi, diserahkan kepada keluarga dalam sebuah upacara penyerahan jenazah di halaman Polres Poso. Agus menjelaskan, kedua polsi itu pada Senin 8/10 sedang bertugas menjaga keamanan wilayah. Pada keesokan harinya (Sela-
sa, 9/10) istri Brigadir Sudirman mengaku kehilangan kontak dengan suaminya dan kemudian melaporkannya kepada polisi. Sejak saat itu polisi segera melakukan pencarian, termasuk melakukan razia di sejumlah perbatasan Kabupaten Poso, namun pada Selasa petang (16/10) dua polisi itu ditemukan dalam keadaan tewas. Sebelumnya, kepolisian menduga hilangnya kedua polisi itu terkait dengan beberapa aksi teror yang melanda Poso beberapa waktu lalu, termasuk peristiwa penembakan yang terjadi pada Agustus dan mengakibatkan satu orang tewas. Surat Tantangan Kepada Densus 88 Sementara itu, polisi akan menyelidiki surat berisi tantangan kepada Densus 88 Antiteror yang tertulis dari Mujahidin Indonesia
Timur dan dimuat di situs resmi Polda Sumatera Barat serta laman salah satu media. “Surat itu harus dikroscek secara menyeluruh lebih dulu, tulisan itu bisa dibuat oleh siapa saja dan bisa ditulis bukan berdasarkan fakta,” kata Kombes Pol Agus Rianto. Agus juga belum bisa memastikan keterkaitan surat tantangan ini dengan penemuan mayat polisi dan beberapa peristiwa yang diduga aksi teror di beberapa kota di wilayah Indonesia Timur. “Kami akan lakukan penyelidikan lebih dahulu dan keterkaitan dengan ini,” ujarnya. Surat tantangan yang mengatasnamakan Komandan Mujahidin Indonesia Timur dan ditulis pada 14 Oktober 2012 berisi tantangan kepada Densus 88 untuk berduel secara langsung. Di surat itu juga tertulis permintaan kepada TNI agar tidak
mencampuri urusan mereka berdua. Beberapa tulisan ditulis dengan Bahasa Arab dan Indonesia dengan kata-kata yang terkesan menantang. Dalam surat itu, juga berisi tuduhan-tuduhan terhadap pasukan Densus 88. Agus mengimbau masyarakat agar tak terpengaruh terhadap surat tantangan itu. Dia juga mengajak masyarakat agar bekerja sama dengan cara melaporkan segala macam informasi mengenai gangguan, dan ancaman terutama terkait terorisme. Dia menjamin Kepolisian akan selalu berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Apabila ada pihak-pihak lain yang mencoba untuk memperkeruh, atau berbuat hal-hal yang mengacaukan situasi kondusif di negara ini, kita berharap untuk dihentikan,” ujarnya. (ant)
Suluh Indonesia/ade
WARTAWAN KECAM KEKERASAN - Aksi teatrikal wartawan yang tergabung dalam Solidaritas Wartawan Anti Kekerasan saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, kemarin. Aksi tersebut dilakukan untuk mengutuk kekerasan yang dilakukan oknum TNI AU kepada wartawan ketika meliput jatuhnya pesawat tempur Hawk 200 di Kampar, Riau, Selasa (16/10) dan menuntut pelaku dihukum karena telah melanggar UU Pers yang menghalangi wartawan dalam tugas peliputan.
Pelaku Kekerasan Terhadap Wartawan Ditindaklanjuti JAKARTA - Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono telah memerintahkan untuk menindaklanjuti proses hukum terhadap Anggota TNI AU yang melakukan tindakan kekerasan terhadap wartawan peliput saat mengamankan lokasi jatuhnya pesawat tempur Superhawk 200 Selasa kemarin. Menurut Panglima, tindakan anggota TNI AU tersebut sebenarnya untuk menjaga keselamatan masyarakat agar tak terkena hal-hal yang membahayakan dari pesawat
yang jatuh tersebut. Namun sayangnya dilakukan secara berlebihan. “Namun demikian saya memahami bahwa tindakan atau cara-cara yang dipakai mereka diluar batas kepatutan. Oleh karena itu, sekali lagi selaku pimpinan TNI saya mohon maaf dan tentunya saya sudah perintahkan kepada KSAU ( Marsekal TNI Imam Sufaaat,red)untuk tindak lanjuti proses hukumnya dari prajurit yang melakukan pelanggaran tersebut,” katanya. Untuk itu, Panglima dalam
hal ini, secara langsung meminta maaf kepada wartawan atas insiden yang terjadi tersebut terutama mereka yang terlibat langsung dalam kejadian itu. “Tentunya saya juga prihatin atas kejadian yang tidak terduga tersebut. Oleh karena itu selaku pimpinan TNI saya juga mohon maaf kepada media massa kepada wartawan khususnya yang terlibat situasi tersebut,” katanya. Ia menambahkan, TNI dalam melakukan tugasnya memiliki protap yang didasari
oleh etika dan memiliki delapan kewajiban yang harus dipenuhi. “Kalau mereka menerapkan itu pasti mereka tidak akan melakukan pelanggaran-pelanggaran sebagaimana yang terjadi,” katanya. Sebanyak enam wartawan telah menjadi korban penganiayaan sejumlah prajurit TNI saat meliput insiden jatuhnya pesawat Hawk 200 milik TNI AU di sekitar pemukiman warga RT 03, RW 03, Dusun 03, Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar,
Selasa, sekitar 09.47 WIB. Enam wartawan tersebut diantaranya Didik Herwanto, fotografer Riaupos (Jawapos Grup), Fakhri Rubianto, reporter Riau Televisi, Rian FB Anggoro (pewarta kantor berita ANTARA), Ari (TV One) dan Irwansyah (reporter RTV) serta Andika (fotografer Vokal). Tidak hanya penganiayaan, sejumlah prajurit TNI yang berjaga-jaga di lokasi insiden pesawat jatuh juga merampas beberapa kamera milik pewarta foto yang sedang bertugas. (ant)
K ta
Suluh Indonesia, Kamis 18 Oktober 2012
2
K ilas 336 WNI “Overstay “Dipulangkan SEBANYAK 336 warga negara Indonesia (WNI) yang masa izin menetapnya telah melampaui batas waktu (overstayer) dijadwalkan tiba di Jakarta, Rabu sore, dengan menggunakan pesawat haji dari Arab Saudi. “Sebanyak 336 orang diberangkatkan dari Jeddah, Rabu dini hari, pukul 01.00 dengan GA 5119, dan dijadwalkan tiba di Jakarta pada sore hari,” demikian pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri (Kemlu) di Jakarta, kemarin. Sebanyak tujuh penerbangan pesawat haji kloter terakhir akan disediakan agar tidak mengganggu rotasi dan jadwal penerbangan haji. Ratusan WNI tersebut merupakan kelompok terbang (kloter) pertama yang dipulangkan. Rencananya, Pemerintah akan memulangkan secara bertahap sebanyak 2.468 WNI overstayer di Arab Saudi. Semula, jumlah WNI overstayer yang akan dipulangkan pada kloter pertama sebanyak 337 orang, namun karena salah satu di antara mereka ada yang melahirkan maka keberangkatannya ditunda. (ant)
Pria Bertopeng Rampok Pool Taksi AKSI perampokan di pool taksi Blue Bird Jalan Pegangsaan Dua KM 4,4 Kelapa Gading, Jakarta Utara, menggunakan pistol mainan diringkus karyawan Blue Bird. Pelaku Tohap Sihombing (34) warga Tanjung Priok, Jakarta Utara, kepergok saat hendak melakukan aksinya hingga akhirnya dapat diringkus. Kapolsek Metro Kelapa Gading Kompol Ardiyanto Tedjo Baskoro, Rabu, mengatakan aksi perampokan ini terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu seorang pria masuk ke ruangan kasir dan menodongkan pistol mainan. “Dia menggunakan pistol mainan dan juga pisau untuk melakukan aksinya, belum perampokan, baru percobaan perampokan, karena pelakunya tertangkap,” kata Ardiyanto di Jakarta, kemarin. Kapolsek menambahkan, pelaku menggunakan topeng dan masuk ke ruangan kasir dan menodong Army Robinsont, kasir Blur Bird yang ada di ruangan itu. Beruntung, aksi Tohap berhasil dihentikan. (ant)
Suluh Indonesia/ant
PEMBINAAN SISWA TAWURAN - Para siswa SMK saat akan dipindahkan dari Polres Metro Jakarta Selatan menuju Polda Metro Jaya, kemarin. Mereka dipindahkan ke Polda untuk mendapatkan pembinaan.
Kinerja Pegawai Pemprov
Dipantau Langsung Lewat CCTV
Jokowi Lanjutkan Monorail MEGAPROYEK transportasi massal berbasis rel Monorel yang terhenti sejak 2007, tampaknya akan dilanjutkan kembali di bawah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi). Rencananya, Jokowi akan mendengarkan presentasi mengenai pembangunan Monorel di Jakarta dari PT Adhi Karya (Persero) Tbk yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Gubernur DKI Jakarta, Jokowi di Jakarta, Rabu mengatakan, presentasi tersebut paling lambat akan digelar pada pekan depan. Presentasi akan dilakukan oleh Direktur PT Adhi Karya (Persero) Tbk kepada dirinya. Jokowi sangat menginginkan pembangunan monorel segera dilakukan. Namun, Gubernur DKI ingin mendengar penjelasan terlebih dahulu alasan terhentinya pembangunan megaproyek senilai Rp3,9 triliun tersebut. “Pokoknya saya mendengarkan presentasinya dahulu, baru diputuskan. Kalau ternyata bisa, ya langsung jalan lah. Saya belum bisa banyak komentar, apalagi tentang dampak pembangunan monorel akan ada pergeseran koridor busway,” katanya. (ant)
JAKARTA - Untuk mengetahui secara langsung kinerja para pegawainya, pemprov DKI Jakarta berinisiatif memasang kamera CCTV di sejumlah tempat pelayanan publik tersebut. Lokasi CCTV dikhususkan di tempat-tempat strategis seperti puskesmas, kelurahan dan kecamatan. Dengan memantau secara langsung kegiatan jajarannya di lapangan, diharapkan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo
dan Wakil Gubernur Basuki Tjahaya Purnama, bisa mengetahui situasi dan kondisi pelayanan yang diberikan kepada masyarakat Jakarta. Wagub Basuki mengatakan, dalam waktu dekat pemprov akan menempatkan CCTV di setiap tempat pelayanan masyarakat di seluruh wilayah Jakarta. Dia menegaskan pemasangan CCTV tidak membutuhkan anggaran tinggi. Apalagi, menurutnya sarana pen-
dukungnya sudah terbangun lebih dulu seperti jaringan internet, sehingga Pemprov DKI Jakarta hanya tinggal menyiapkan kamera saja. Pemasangan CCTV tersebut ditargetkan bisa terealisasi dalam waktu tiga bulan ke depan. “Dengan begitu kita bisa lihat dan pantau pelayanan masyarakat. Tiga bulan ini sudah ada hasilnya,” kata Basuki di Balaikota, kemarin.
○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○
Malinda Dee Ditolak
Dibekuk di Jakarta
JAKARTA - Mahkamah Agung(MA) RI menolak permohonan kasasi yang diajukan oleh terdakwa kasus tindak pidana perbankan dan pencucian uang, Inong Malinda Dee. Dalam amar putusannya, majelis hakim yang diketuai Hakim agung Djoko Sarwoko memperberat hukuman subsider Malinda dari 3 (tiga) bulan kurungan di tingkat pengadilan negeri dan tinggi menjadi satu tahun kurungan. “Menyatakan terdakwa Inong Malinda Dee terbukti secara sah melakukan tindak pidana perbankan secara bersama-sama dan berulang dan pencucian uang yang dilakukan secara berulang,” terang Kepala Biro Hukum dan Humas MA Ridwan Mansyur, kemarin. Putusan tersebut, mengubah putusan sebelumnya di tingkat pengadilan negeri
di Jakarta, kemarin. Penangkapan kedelapan buronan Kejati Bengkulu ini dilakukan secara bertahap. Berawal dari penangkapan empat buronan yakni Syarius bin Sukardi, Suwaryo, dan Siswandi yang tertangkap di flyover pasar Cipulir Jakarta Selatan. Serta Arsyad Hamzah di daerah pasar Senen Jakarta Pusat yang ditangkap pada Minggu (14/10). Kemudian menangkap tiga buronan lainya pada pada Senin (15/10) kemarin, yakni Sugeng dan Wawan wahyudi yang ditangkap di Riau. Serta Yun Zainudin ditangkap di Desa Karang Anyar, Bengkulu Utara. Dari penangkapan Zaenuddin didapatkan informasi perihal keberadan DPO Slamet Bintoro. Kemudian tim bergerak hingga berhasil menciduk Slamet di Bekasi Delapan mantan anggota dewan ini terlibat perkara korupsi APBD Kabupaten Bengkulu Utara tahun 20012003, masing-masing senilai Rp 288 juta sehingga totalnya Rp 2,3 miliar. (wnd)
dan tinggi yang menghukum istri siri Andhika Gumilang itu dengan hukuman delapan tahun serta denda sebesar Rp 10 miliar subsider sebelumnya tiga bulan menjadi satu tahun. Putusan yang memberatkan Malinda kata Ridwan, dijatuhkan secara bulat pada Selasa (16/10) kemarin oleh majelis hakim agung yang diketuai Djoko Sarwoko. Penasehat hukum Malinda Dee Batara Simbolon mengaku belum memutuskan langkah hukum selanjutnya. “ Saya belum bisa berkomnetra nanti dululah dalam satu atau dua hari ini, saya baca dulu putusanya,” ucap Batara. Pada 7 Maret 2012, PN. Jaksel memvonis Malinda Dee selama (8) delapan tahun penjara dan denda Rp10 miliar dengan subsider tiga bulan kurungan. Malinda terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana perbankan dan pencucian uang. (wnd)
Beijing Siap
Suluh Indonesia/ant
TOLAK RUU KAMNAS - Massa dari berbagai elemen berunjuk rasa di depan pintu gerbang Gedung DPR, kemarin. Mereka menuntut DPR menolak Rancangan Undang-undang Keamanan Nasional (RUU Kamnas).
Turun ke Lapangan
Cara Efektif Benahi Jakarta GUBERNUR DKI Jakarta, Joko Widodo kembali turun ke lapangan meninjau secara langsung berbagai persoalan warga Jakarta. Kali ini, dia menyasar terminal untuk mengetahui dari dekat persoalan transportasi di Ibukota. Jokowi meluncur ke Terminal Kampung Melayu, Jakarta, kemarin setelah mendampingi Presiden SBY di sebuah acara di Kemayoran. Di terminal ini, Jokowi mendapati banyak bus kota yang tidak layak jalan. Oleh karena itu, dia berencana melakukan peremajaan total terhadap bus-bus yang tak laik jalan tersebut dengan memberikan subsidi atau hibah.
Dengan demikian, jika ada petugas yang terlihat tidak memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, pegawai bersangkutan bisa mengdapat teguran dari dirinya. Dia berharap cara ini dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Kita pasang CCTV, jadi kalau ada yang bentak-bentak akan terekam, karena CCTV tersambung ke kantor kerja saya dan gubernur,” ujarnya. (kmb)
Kasasi
8 Mantan Anggota DPRD Bengkulu JAKARTA - Setelah sebelumnya pada Minggu(14/10) dan Senin(15/10) lalu berhasil menangkap 7(tujuh) orang mantan anggota DPRD Kota Bengkulu Utara periode 19992004 yang menjadi buronan terpidana kasus korupsi dana APBD Provinsi Bengkulu tahun 2001-2003,tim satgas intelijen pada Jaksa Agung Muda Intelijen(Jamintel) Kejaksaan Agung akhirnya berhasil menuntaskan perburuan 8 orang buron Kejati Bengkulu dengan menangkap 1 orang buronan terakhir. Ihwal adanya penangkapan kembali buronan tersebut dibenarkan oleh Jaksa Agung Muda Intelijen(Jamintel) Kejaksaan Agung Edwin P. Situmorang. “Tim satgas intelijen pada Jaksa Agung Muda Intelijen(Jamintel) Kejaksaan Agung berhasil menuntaskan perburuan delapan orang buron Kejati Bengkulu dengan menangkap 1 orang buronan terakhir atas nama Slamet Bintoro. Ia di tangkap di Jl. Rasamala No. 263, Komplek Harapan Jaya, Bekasi Utara, Selasa,(16/10) malam,” kata Edwin
Rencananya, CCTV akan dipasang di 44 kecamatan, 267 kelurahan, dan 340 puskesmas yang ada di Jakarta. Sehingga segala aktivitas yang ada di tempat pelayanan masyarakat tersebut bisa langsung terpantau. Selain itu, pembenahan birokrasi akan difokuskan kepada tiga hal utama yaitu, penghematan, transparansi pengelolaan keuangan daerah, dan standar pelayanan minimum yang jelas.
“Kita sudah diskusikan peremajaan ini dengan Kepala Dishub DKI. Apakah polanya subsidi atau hibah masih kita kaji. Yang pasti kita harus membangun nilai-nilai baru dan sistem kontrol di lapangan yang ketat,” ujar Jokowi, saat di Terminal Kampungmelayu, kemarin. Saat tiba di terminal ini, Jokowi heran karena menemukan banyak bus kota yang tidak
layak beroperasi seperti tidak adanya spedometer, rem yang tidak berfungsi maksimal, bodi bus keropos dan lain sebagainya. Bahkan, sejumlah awak bus pun terlihat tidak tertib dan tidak mengenakan seragam. “Kalau bus kota itu usianya ada yang 20 tahun, 30 tahun, artinya mobil itu sudah tidak laik jalan. Rem gak jelas, spedometernya gak ada. Coba, ini di ibu kota negara loh. Perlu ada peremajaan total. Gak tahu itu pakai pola subsidi atau pola hibah. Jangan suruh mereka untuk beli, gak mungkin Sampai kapan pun gak mungkin,” kata Jokowi.
Selain peremajaan total, awak bus pun akan diupgrade dan ditingkatkan kesejahteraannya. Sehingga ke depan tidak akan ada lagi yang namanya sopir tembak. Upaya Jokowi sering turun ke lapangan, rupanya untuk memberi contoh jajarannya untuk mengikuti cara kerjanya. Dia mengimbau para kepala dinas lebih sering turun ke lapangan, sehingga mengetahui akar permasalahan Ibukota. “Saya hanya ingin menyampaikan sebuah pesan kepada para kepala dinas bahwa menguasai medan lapangan itu perlu, jadi lebih memahami permasalahan,” kata Jokowi.
Selain itu, dengan turun ke lapangan para kepala dinas dapat mendengarkan keluhan dan mengetahui persoalanpersoalan yang dihadapi oleh masyarakat Jakarta secara langsung. “Jadi, daripada hanya duduk di dalam ruangan kantor, lebih baik sering-sering turun ke lapangan. Bahkan kalau perlu hal ini dilakukan setiap hari,” ujarnya. Selain menyindir kepala dinas, Jokowi juga mengintruksikan lurah dan camat sering turun ke lapangan melihat kondisi warganya. Jokowi enggan percaya laporan di atas kertas, apalagi jika laporannya ABS (Asal Bapak Senang). (kmb)
Bantu Kelola Sungai BEIJING - Pemerintah Kota Beijing siap membantu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam pengelolaan daerah aliran sungai dan pengendalian banjir, kata wakil Ketua Hubungan Internasional Pemerintah Kota Beijing Tian Yan saat menerima Beijing, kemarin . Tian Yan yang pernah berkunjung ke Jakarta menyatakan keprihatinannya saat melihat sungai-sungai di Jakarta dipenuhi sampah dan limbah. “Beberapa waktu lalu saya pernah mengadakan kunjungan ke Jakarta. dan saya melihat betapa sungaisungainya penuh dengan sampah dan limbah,” ungkapnya saat menjamu rombongan Pemprov DKI Jakarta dan seorang anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta. Tian Yan menambahkan Pemkot Beijing sebagai kota kembar Jakarta akan membantu peralatan atau infor-
masi terkait pengelolaan dan penataan daerah aliran sungai. Pada kesempatan terpisah Wakil Dinas Perairan Kota Beijing Zhang Shiqing mengatakan di Beijing mengalir lima sungai utama dan besar, serta sekitar 4.000 sungai kecil dan menengah. Beijing menjadi ibukota negara China sejak 800 tahun silam, sedangkan perencanaan tata kelola sungai di Beijing sudah ditetapkan ribuan tahun silam. “Namun baru pada tahun 1970-an tata kelola daerah aliran sungai di Beijing, benarbenar dilakukan dan menjadi salah satu fokus untuk menjadikan Beijing sebagai ibukota, kota megapolitan yang asri dan ramah lingkungan,” katanya. I Untuk menjaga kebersihan sungai dan danau, Pemkot Beijing memberlakukan pengawasan dan penegakan hukum ketat, terutama untuk pembuangan limbah. (ant)
Metr politan
Suluh Indonesia, Kamis 18 Oktober 2012
3
Revisi UU KPK Dihentikan
Suluh Indonesia/ant
REVISI UU KPK - Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Ignatius Mulyono (kanan) dan Ketua Panja revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) Baleg DPR, Dimyati Natakusumah, memimpin rapat pengambilan keputusan revisi UU KPK di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin. Badan Legislasi DPR memutuskan menghentikan revisi Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK).
JAKARTA - Rapat pleno Badan Legislasi DPR RI menyepakati menghentikan usulan revisi UU No 30 tahun 2002 tentang KPK setelah mendengarkan pandangan mini fraksi dari seluruh fraksi di DPR RI. “Hasil keputusan rapat pleno Baleg (Badan Legislasi) ini akan segera kami sampaikan kepada pimpinan DPR RI untuk ditindaklanjuti,” kata Ketua Baleg DPR RI, Ignatius Mulyono, usai memimpin rapat pleno Baleg DPR RI, di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, kemarin. Menurut Mulyono, pada rapat pleno Baleg, dari seluruh mini fraksi yang ada ketika dimintai pandangannya menyatakan sepakat agar usulan revisi
DPR Tak Peduli Uji Komnas HAM JAKARTA - Pakar politik Mochammad Nur Hasim mengatakan tak pernah kuorumnya anggota Komisi III dalam uji kepatutan dan kelayakan anggota Komnas HAM menunjukkan ketidakpedulian DPR terhadap penegakan HAM. “Itu merupakan masalah yang sudah sering terulang di DPR. Hal itu menunjukkan kepedulian DPR terhadap suatu persoalan tidak utuh,” kata Mochammad Nur Hasim saat dihubungi di Jakarta, kemarin. Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) itu mengatakan, bila anggota Komisi III tak mau terlibat secara intensif menunjukkan mereka tak peduli arti pentingnya uji kepatutan dan kelayakan anggota Komnas HAM.
Akibatnya, masyarakat kemungkinan juga bisa meragukan kemampuan dan kredibilitas orang-orang yang dipilih DPR sebagai komisioner Komnas HAM. “Bisa saja ada pemikiran, uji kepatutan dan kelayakan hanya formalitas. Janganjangan sudah ada deal atau kapling-kapling fraksi tertentu di Komnas HAM,” katanya. Pakar politik Universitas Diponegoro Semarang Priyatno Harsasto juga mengatakan hal serupa. Menurut dia, tidak kuorumnya anggota Komisi III dalam uji kepatutan dan kelayakan anggota Komnas HAM menunjukkan DPR kurang serius. “Bisa dikatakan juga, mereka serius untuk tak menghasilkan keputusan apa-apa. Dalam ilmu politik itu disebut non-decision making,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III Muhammad Nasir Djamil mengatakan, anggota Komisi III tak kuorum karena ada sebagian anggotanya yang merangkap di alat kelengkapan DPR yang lain. “Namun setiap fraksi sudah menetapkan siapasiapa anggotanya yang akan menguji calon anggota Komnas HAM. Setiap anggota itu akan melaporkan hasil uji kepatutan dan kelayakan kepada fraksinya,” katanya. Pada uji kepatutan dan kelayakan anggota Komnas HAM, para calon komisioner diberi waktu untuk memaparkan dan mendalami makalah yang sudah dibuat sebelumnya. Setelah itu, masing-masing fraksi diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan kepada calon komisioner. (ant)
UU KPK dihentikan karena menilai waktunya belum tepat. Pimpinan Baleg DPR RI, akan menyampaikan keputusan rapat pleno Baleg DPR RI kepada pimpinan DPR RI, pada Kamis (18/10), untuk ditindaklanjuti. Politisi Partai Demokrat ini menambahkan, pada rapat pleno Baleg tersebut, beberapa fraksi juga mengusulkan agar RUU KPK juga dicabut dari daftar di program prioritas legislasi nasional (prolegnas) 2012 tapi ada juga fraksi yang meminta ditinjau ulang. “Untuk mencabut dari daftar di prolegnas, maka DPR harus membahasnya bersama pemerintah yang diwakili oleh Menteri Hukum dan HAM,” katanya. Anggota Baleg dari Fraksi
Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin mengatakan, Fraksi Partai Demokrat sepakat agar usulan pembahasan RUU KPK dihentikan karena menilai waktunya belum tepat. Menurut dia, saat ini masyarakat menginginkan dilakukan penguatan kewenangan KPK, sehingga Fraksi Partai Demokrat tidak sepakat jika ada upaya untuk pelemahan kewenangan KPK. “Kami mengusulkan agar pimpinan Baleg menyampaikan laporan hasil rapat pleno ini pada rapat paripurna DPR RI,” katanya. Anggota Baleg DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Taufik Hidayat mengatakan, Fraksi Partai Golkar berpandangan saat ini belum tepat melakukan revisi UU KPK, sehingga mengusul-
kan kepada Baleg DPR RI untuk menghentikan usulan tersebut. Anggota Baleg DPR RI dari Fraksi PDI perjuangan, Honning Sany juga menyatakan pandangan yang sama yakni agar Baleg DPR RI menghentikan usulan revisi UU KPK dan dicabut dari prolegnas 2012. Anggota Baleg DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Buchori Yusuf, juga menyatakan pandangan yang sama agar Baleg menghentikan usulan revisi UU KPK karena rakyat menginginkan penguatan kewenangan KPK. Demikian juga pandangan Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) yang disampaikan Taslim Chaniago menyatakan agar revisi UU KPK dihentikan. (ant)
KI BAGUS SETIA JAYA GUNA – GUNA KEMBANG MAYANG s p i r i t u a l pribadinya. Siapakah selebritis itu? Tentu saja tidak etis jika disebutkan nama, yang pasti dia wanita muda, cantik dan familiar. Ki Bagus Setia Jaya sang Maharaja pesona
KI BAGUS
Wajah tampan berkulit putih, tubuh tinggi semampai berambut panjang. Tutur katanya sopan,santun dan ramah, itulah sekilas sosok dari seorang spiritual muda bergelar Ki Bagus Setia Jaya. Spiritual yang akrab disapa Ki Bagus ini terbilang ngetop di kalangan artis, terbukti hingga saat ini ada beberapa selebritis yang mem-percayakan Ki Bagus sebagai penasehat
penggila populernya, sejak usia muda telah mewarisi keilmuan kedua orang tuanya, namun karena baginya menuntut ilmu tiada batas usianya dan untuk mengobati dahaganya yang selalu haus akan keilmuan, setelah kian lama berkeliling Pulau Jawa, Sumatera, Kalimalantan, dan Bali, kini beliau kembali lagi dipadepokannya di Jalan Raya Pasar Kecapi, gang Cemara
Parhoed No.55 Pondok Melati, Bekasi. Kemampuan olah supranatural tingkat tinggi yang di kuasai Ki Bagus Setia Jaya mampu mengatasi berbagai problema kehidupan. Banyak orang kembali berkunjung ke padepokan Ki Bagus karena merasa cocok dan tertolong dari berbagai belenggu persoalan duniawi. Dengan temuan Pusaka ‘ Tua dan KeIlmuan ‘ langkah yang keampuhannya sangat luar biasa dan dapat di buktikan langsung. Guna - Guna Kembang Mayang salah satunya, yang
mana ilmu ini selain sangat ampuh untuk memikat atau menaklukan hati lawan jenis, ilmu ini juga sangat ampuh untuk membuat jera pasangan yang selingkuh, menjatuhkan rival atau persaingan bisnis, bahkan untuk urusan-urusan yang bersifat menghancurkan, dan luar biasanya semua tanpa harus menunggu waktu yang cukup lama. Sebagai ungkapan rasa saling menghargai Waktu, Tenaga, Fikiran, Keilmuan dan Profesionalisme: Konsultasi Rp. 100.000,Rek. BCA. 6870581031 dan Mandiri. 129-00-0687074-1
Jln. Raya Pasar Kecapi Gg. Cemara Parhoed No. 155 Rt. 006/013 Jatirahayu Pondok Melati BEKASI Hub: 087883054545-0815888275002193791388,- Pin 2A083E11 C.004598-Adv2
KI LAWANG DARI GUNUNG CIREMAI
Ki Lawang yang merupakan pendekar dari gunung Ciremai dengan keahliannya siap memberikan kekebalan, kejantanan dan persugihan. Disamping itu Ki Lawang juga membuka konsultasi spiritual healing yang meliputi: ramal, hipnoterapi, susuk, buka aura, problema rumah tangga,
harmonisasi rumah tangga, karier, kedudukan atau jabatan dan ruwatan. Ki Lawang sudah menekuni profesinya sebagai paranormal sejak masih kecil tepatnya sejak duduk dibangku kelas 6 Sekolah Dasar. Ki Lawang pun berasal dari keluarga kesepuhan yang sudah
tiga turunan memawarisi keahlihan paranormal secara turun temurun dan Ki Lawang merupakan keturunan kesepuhan yang ke empat yang menyandang ilmu ini. Saat ini Ki Lawang ikut ke anggotaan Forum Komunikasi Paranormal dan Pengobatan Alternatif Indonesia (FKPPAI), sebuah perkumpulan yang mewadahi paranormal sebagai profesi yang profesional. Ki Lawang berkisah bahwa, suatu hari pernah didatangi oleh pasien yang menginginkan pesugihan seperti beliau tuturkan sebagai berikut “ Saya pernah menolong orang susah, orang tersebut mau minta pesugihan, tapi saya melarang, akan tetapi orang tersebut tetap ngotot mau pesugihan,
sehingga saya tetap melayani orang tersebut dan Alhamdulilah pesugihan tersebut membuahkan hasil yang memuaskan, sampai sekarang hidupnya lebih dari cukup bahkan bisa dikatakan makmur” Saat ini Ki Lawang membuka praktek dan bisa ditemui di Kampung Pabuaran Rt 005/003 Jatirangon kecamatan Jatisampurna Bekasi. Dengan motto “Kekuatan Hati Dapat Mengalahkan Segalanya Yakin dan Optimis Pasti Ada Solusi dan Jalan Keluar”. Ki Lawang siap memberikan solusi terhadap permasalahan permasalahan anda. Segera hubungi Ki Lawang atau datang langsung pada alamat yang tertera di bawah ini:
Alamat : Kampung Pabuaran RT.005 RW.003 Kelurahan Jatirangon Kec. Jatisampurna. Bekasi Telepone : 082125543191/083897820558
Megap litan
Suluh Indonesia, Kamis 18 Oktober 2012
4
L intas Pers Kota Depok Dapat Dukungan PULUHAN wartawan yang berasal dari berbagai media lokal dan nasional di wilayah Depok melakukan aksi solidaritas atas tindakan kekerasan anggota TNI AU kepada salah seorang wartawan di Riau. Pengunjuk rasa yang tergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja) wartawan Kota Depok, menuntut agar para pelaku tindak kekerasan diberikan hukuman yang berlaku. Menurut ketua Pokja Kota Depok, Feru Lantara, aksi kekerasan yang dialami wartawan Riau Post merupakan pelanggaran undang-undang kebebasan pers. ‘’Kejadian seperti ini bukan yang pertama kali terjadi, oleh karena itu adili dan hukum berat pihak yang melakukan tindak kekerasan terhadap wartawan, agar kejadian penganiayaan tak terulang lagi,” ungkapnya, kemarin. Ketua DPRD Kota Depok, Rintis yanto juga menyampaikan keprihatinannya terhadap kebebasan pers. Selain itu, pihaknya juga akan meneruskan tuntutan wartawan yang tertuang dalam sebuah petisi ke DPR RI. “Kami akan layangkan surat ke sejumlah instansi agar mengerti UU keterbukaan publik.” ujarnya di Gedung DPRD Depok. (jif)
Ribuan Buruh Blokir Jalan RIBUAN buruh di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia memblokir JalanSurotokunto, saat berunjuk rasa menolak sisten tenaga kerjha alih daya. Dalam aksinya, para buruh yang menggunakan sepeda motor memarkirkan kendaraannya dari pinggir hingga ke tengah jalan, tepatnya di Bundaran Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Karawang di wilayah Warung Bambu, Kecamatan Karawang Timur. Ribuan buruh tidak hanya berasal dari Karawang, tetapi juga ada yang berasal dari Bekasi dan Purwakarta itu melakukan konvoi dengan menggunakan sepeda motor di sepanjang jalan raya Ahmad Yani hingga jalan Surotokunto. Di sepanjang melakukan konvoi, para buruh meneriakkan yel-yel serta ada pula yang menggerung-gerungkan suara knalpot sepeda motornya. Akibatnya jalan di Bundaran Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi setempat terganggu. (ant)
ATM Diseruduk Mobil MOBIL Daihatsu Terios warna silver dengan Nopol B 1827 VX tiba-tiba menabrak bangunan ATM Bersama, di stasiun pengisian bahan bakar Umum (SPBU), di Jalaan Raya Ciawi - Gadog, Puncak Kabupaten Bogor, kemarin. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kecalakaan tunggal ini sempat menimbulkan kepanikan para petugas SPBU dan warga sekitar. Saksi mata di lokasi mengatakan, saat itu sopir mobil Terios yang diketahui baru mengisi angin ban di lokasi SPBU, tiba - tiba tancap gas dan melaju kencang menabarak bangunan tempat mesin ATM. “Saya terkejut, tiba - tiba mobil itu tancap gas dan menabrak tempat atm itu hingga hancur,” kata Imam, petugas SPBU. Sopir dari mobil naas tersebut sempat ketakutan dan bersuaha melairikan diri. Beruntung warga dengan sigap mengamankan sang sopir dan menyerahkan ke Polsek Ciawi. (bas)
Suluh Indonesia/ant
DITERJANG PUTING BELIUNG - Warga memindahkan sejumlah barang tersisa dari rumah mereka akibat diterjang angin puting beliung atau angin kebo di Rt.2/Rw.4 Kelurahan Bojong Pondok Terong, Depok, Jawa Barat, Rabu (17/10). Sebanyak 199 rumah dari 13 RW di Kelurahan tersebut rusak diterjang angin puting belung saat cuaca buruk
Gadis 10 Tahun di Seterika
Ibu-Ibu Demo Usir Keluarga TANGSEL - Sedikitnya 80 ibu rumah tangga di Jalan Masjid Daruul Saadah Cirendeu, Ciputat Timur, menggelar aksi demonstrasi. Mereka protes atas kekerasan yang dialami Nabila ( 10 tahun ) oleh keluarga tirinya sendiri. Aksi unjuk rasa sekaligus menggalang tanda tangan menyampaikan surat pernyataan untuk mengusir keluarga tiri Nabila dari wilayah mereka.
“Ibu-ibu ini melakukan aksi demo karena prihatin terhadap kekerasan yang menimpa Nabila” kata Ketua RT setempat, Rohid, kemarin. Rohid mengatakan, kecurigaan adanya kekerasan terhadap Nabila diawali saat dirinya dimintai tolong oleh guru Nabila untuk mengantarkan surat. Saat dia datang ke rumah kontrakan Nabila, Rohid terkejut dengan kondisi Nabila yang banyak dipenuhi
luka bekas codetan dan setrika di kaki kiri, kanan, hingga wajahnya. “Saat itu kami yakin Nabila mengalami kekerasan oleh keluarga tirinya sendiri” ujarnya. Rohid lantas melaporkan kasus ini ke Kepolisian Sektor Ciputat. Di polsek Ciputat, masalah ini selesai begitu saja, karena dianggap urusan keluarga kasusnya berakhir damai. Namun, warga tetap keberatan kemudian melakukan aksi
demo dan melaporkannya pada aktifis anak, Kak Seto. “Kekerasan terhadap anak seperti ini tidak boleh dibiarkan terjadi. Kami akan teruskan kasus ini ke Polres Jakarta selatan” ungkap Kak Seto yang hadir di lokasi. Saat ditemui kak Seto dan Satgas perlindungan anak, awalnya nenek tiri Nabila, Munika ( 50 tahun ) tidak mau mengaku, namun karena terus diinterogasi akhirnya dirinya
mengaku pernah mencubit Nabila. Namun mengenai luka setrika, dirinya masih mengelak. “Kalau luka setrika itu karena kejatuhan setrika bukan disengaja. Saya hanya pernah mencubit Nabila karena nakal, itupun sudah diberi salep tapi bukannya sembuh malah semakin memar” kelitnya. Ibu tiri Nabila, Monica Prima Astuti menuding Nabila memang anak bandel, karena Nabila kerap berkelahi. (nov)
○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○
Aher
Setoran Awal BPIH
Tampil Jadi Guru SD
Bakal Naik
TANGERANG - Pemerintah berencana menaikkan setoran awal biaya penyelenggaraan ibadah haji. Jika sebelumnya untuk memperoleh kursi keberangkatan ke Tanah Suci calon haji harus menyetor Rp25 juta, pada awal 2013 naik menjadi Rp3032,5 juta. “Insya Allah tahun depan setoran awal BPIH akan dinaikkan menjadi Rp30 juta sampai Rp32,5 juta, ini untuk menekan antrean,” kata Menteri Agama Suryadharma Ali di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, kemarin, menjelang keberangkatan menuju Tanah Suci bersama rombongan Amirul Haj. Saat ini daftar tunggu haji Indonesia mencapai 2 juta
orang. Dengan demikian dana setoran awal telah terkumpul mencapai lebih dari Rp42 triliun. Menurut Menag, semakin besar dana setoran awal yang dikelola Kementerian Agama, semakin besar pula manfaat yang akan diperoleh jamaah haji Indonesia. “Semakin besar subsidi untuk jamaah,” ujarnya. Soal dana setoran awal yang kemudian terkumpul dalam jumlah besar termasuk bunga banknya telah dimanfaatkan untuk jamaah juga. Bunga bank haji yang kemudian disebut dana optimalisasi itu telah dimanfaatkan untuk subsidi jamaah di Tanah Suci sebesar Rp8,4 juta per orang. (ant)
Pengadilan Bekasi Benarkan
PW Sebagai Hakim
BEKASI - Pengadilan Negeri Bekasi, Jawa Barat, membenarkan tersangka pengguna narkoba yang ditangkap Badan Narkotika Nasional, Selasa (16/10), PW, berprofesi sebagai hakim di pengadilan setempat. “Tadi pagi istrinya sudah datang ke rumah ketua PN dan memberitahu bahwa suaminya (PW) ditangkap BNN,” ujar Humas PN, Jamaludin Samosir, di Bekasi, kemarin. Menurut dia PW sudah bekerja di PN Bekasi Jalan Pramuka, Margahayu, Bekasi Selatan, sejak dirinya dipindahtugaskan dari Jayapura pada 2010 lalu. “Penanganan kasus terakhir yang dilakukan PW adalah
kasus perceraian dan pencurian. Tapi, sejak Senin (15/10) lalu dia sudah tidak nampak di PN Bekasi,” katanya. Rekan PW, Barita Lumban Gaol, salah satu hakim PN Bekasi yang baru dua pekan lalu dimutasi ke PN Bandung, mengatakan dirinya tidak heran jika PW terlibat kasus narkoba. Sekitar tiga bulan lalu, Hakim Pengawas dari Mahkamah Agung (MA) melakukan pemeriksaan terhadap hakim PW di Polres Metropolitan Bekasi. Sampel darah dan urine diambil lalu dicek di laboratorium, meski saat itu hasilnya negatif. “Dia sudah menjadi TO (target operasi),” kata Barita. (ant)
KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA
SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan
Suluh Indonesia/bas
KUNJUNGAN – Gubernur Jawa Barat, Ahmad heryawan (Aher), saat mengunjungi SDIT Birrul Waalidain, Bogor, Jawa Barat, kemarin.
Limbah Jamur Merang
Ahmad Heryawan
selama 15 menit untuk menyampaikan motifasi dan pengetahun seputar Jawa Barat. “Sabisa-bisa, kudu bisa, pasti bisa,” begitu slogan pria yang akrab disapa Aher yang kemudian secara bersama-sama ditirukan oleh ratusan siswa dan guru sekolah tersebut. Gubernur juga berpesan, agar para guru dan siswa tidak gampang menyarah dengan keadaan. Sebab, jika sesuatu dilakukan dengan sungguh-sungguh, pasti akan berhasil dalam menggapai cita cita. “Saya guru ngaji, tapi alhamdulillah bisa jadi gubernur,” ujar Aher. (bas)
Jadi Media Tanam
PEMANFAATAN limbah jamur merang sebagai media tanam saat ini makin diminati petani di daerah Pantura Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Pasalnya, Jamur Merang ternyata sangat baik sebagai media tanam untuk menanam sayuran di daerah dataran rendah seperti di pesisir pantai Indramayu. Adalah Andi Kusnanto, pemuda pelopor sayuran dataran rendah di Kabupaten Indramayu, kepada wartawan di Indramayu, Rabu mengatakan, petani di Pantura manfaatkan limbah jamur merang sebagai media tanam sayuran mereka. “Jamur merang memudah-
BOGOR – Kedatangan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (AHER), di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT), Birrul Waalidain, Semplak Bogor disambut antusiasme ratusan siswa dan guru sekolah. Pihak sekolah mengaku tidak menyangka kalau orang nomor wahid di Jawa Barat itu berkenan datang dan hadir di tengah meraka, kemarin. “Ini surpres untuk anakanak dan para guru. Sebab selama ini meraka hanya tahu gubernurnya dari TV atau koran. Alhamdulillah hari ini meraka bisa bertatap muka langsung dengan beliau,” ujar Ketua Yayasan Birrul Waalidain, H. Memed Jalaludin. Kedatangan gubernur di SDIT Birrul Waalidain diharapkan mampu memotifasi semangat anak anak dan guru dalam melaksanakan tugas belajar mengajar. “Pak Gubernur hari ini ada acara mengunjungi Rumah Sakit Dhuafa di Kemang. Dan belaiu berkenan mampir ke sekolah kami,” jelasnya. Gubernur Jawa Barat, dalam kunjungnnya di sekolah tersebut selain berkenalan dan berfoto bersama anak murid dan guru, beliau juga tampil jadi guru
kan panen sayuran dataran rendah seperti sawi pakcoy, karena tanah menjadi gembur, stuktur lahan pertanian pesisir pantai memiliki kepadatan cukup tinggi,” katanya. Jamur merang dapat membantu pertumbuhan sayuran dataran rendah, kata dia, disamping
menjaga kegemburan tanah, selain itu ramah lingkungan. Pola tanam memanfaatkan berbagai limbah dan pupuk organik, kata Andi, kesuburan tanah stabil dibandingkan penggunaan pupuk kimia, perlu ditingkatkan kesadaran petani Pantura. Sementara itu H Asikin petani asal Haurgeulis Indramayu menuturkan, penggunaan berbagai pupuk dan limbah nabati perlu ditingkatkan oleh petani, karena ramah lingkungan selain itu hasil panen bisa tembus pasar ekspor. “Usaha pengembangan tani dengan pola tanam kembali ke
alam, terus digalakan oleh warga Pantura Indramayu, mereka mulai sadar bahaya yang ditimbulkan dari obat kimia,” kata Asikin. Kini, sebagian lahan pertanian di Kabupaten Indramayu, mulai kembangkan padi organik, sayuran organik meski bu-
tuh dorongan, dukungan semua pihak, karena tidak mudah mengubah pola tanam yang sudah berlangsung puluhan tahun. Limbah atau sampah dari Jamur Merang tergolong limbah organik yang baik untuk media tanam. (ant)
pini
Suluh Indonesia, Kamis 18 Oktober 2012
F OKUS Jadi Incaran Investor Bali Harus Cerdas Kelola Air ANDANGAN yang menyebutkan air selalu ada, merupakan kekeliruan mendasar. Dengan cara berpikir seperti itu, kesewenang-wenangan akan terjadi. Perilaku seenaknya membuang sampah, limbah, dan kotoran ke sungai merupakan salah satu contoh cara pandang seperti yang diungkap tadi. Padahal, limbah mempunyai risiko bahaya tidak hanya kepada manusia, juga kepada hewan dan tumbuhan. Limbah bisa membuat hewan air terpapar racun, yang membuat bukan saja binatang itu mati tetapi manusia pengkonsuminya bisa terpapar racun. Air yang terkena limbah kimia jelas berbahaya bagi manusia. Tumbuhan sayur pun bisa terkena racun. Itulah sebabnya, kita harus mempunyai cara berpikir matang tentang air. Yang paling awal, air sebagai penopang utama kehidupan manusia. Tanpa air manusia tidak akan bisa bertahan lama. Dunia kedokteran telah membuktikan bahwa air lebih mampu menahan kehidupan manusia dibanding dengan makanan lain. Pada era tujuh puluhan, aktivis Irlandia Utara, Bobby Sands, melakukan mogok makan. Ia hanya meminum air. Tetapi mampu bertahan hidup sampai tiga bulan. Dengan pemikiraan begitu, kita harus menghargai air, juga menghargai sumbersumber air. Cara pandang berikutnya adalah bahwa air di dunia semakin terbatas. Semakin banyak manusia yang lahir, membuat keterbatasan air itu semakin terasa. Perserikatan Bangsa Bangsa telah memperingatkan umat manusia di seluruh dunia bahwa air semakin terbatas, karena itu haruslah memanfaatkan air secara benar dan maksimal. Kalaupun kita mandi, haruslah mengggunakan air secara efisien. Para ahli menyarankan kita memakai shower untuk mengirit pernggunaannya. Cara pandang seperti itulah kini semakin pudar dari masyarakat, terutama di wilayah-wilayah padat. Di berbagai kota besar di Indonesia, kini semakin dijumpai kesesakan jumlah penduduk. Salah satu problem muncul di sini adalah ketersediaan air untuk keperluan penduduk. Yang paling mebuat kita khawatir adalah semakin banyaknya sumber air dipakai oleh masyarakat perkotaan, membuat sumber air di desadesa semakin berkurang. Ini persoalan serius. Kejadian ini tidak saja ada di Jawa, juga di daerah lain di Indonesia. Tentu juga termasuk di Bali. Dikatakan serius karena aliran sungai di pedesaan menjadi berkurang, dan bahkan hilang. Masyarakat kita adalah masyarakat agraris yang sangat tergantung pada air. Kehilangan sumber daya utama ini akan bisa membuat petani kita konflik. Penderitaan yang semakin berat, membuat petani bisa nekat. Di sinilah kita khawatir. Memang sekarang masih belum kelihatan. Akan tetapi di masa depan, potensi itu ada. Hal seperti ini mampu memicu konflik horizontal antara masyarakat pedesaan dengan perkotaan. Jadi, kita harus cerdas dan cermat menggunakan air. Cerdas artinya membuat pola pikir dasar kita terhadap air itu kritis. Air adalah penopang kehidupan dan karena itu kita bertanggung jawab terhadapnya. Dengan kecerdasan yang ditopang oleh sikap bertanggung jawab itu kita harus memelihara segala yang mampu menyelamatkannya. Kita tidak sembarangan menebang hutan, tidak seenaknya membuka permukiman di pegunungan sebab hutan adalah penyimpan air yang paling potensial. Ini harus diresapi. Cerdas juga mengandung berbagai upaya yang mampu menyiasati penggunaan air. Tidak mesti menggunakan air sumber alam untuk keperluan air rumah tangga. Mengolah air sungai untuk keperluan rumah tangga, harus menjadi pertimbangan. Dalam konteks Bali, ini perlu dipikirkan. Bukankah banyak air sungai di Bali yang 'terbuang' percuma ke laut. Kalau ini mampu dimanfaatkan, pasti tidak akan membuat berbagai sumber air di Bali menjadi incaran investor untuk dibawa ke berbagai hotel yang ada. Kita juga harus cermat menggunakannya. Dalam arti, gunakan air seperlu dan secukupnya. Dengan cara pemikiran demikian, kita harapkan pada masa depan kita mampu mengatasi persoalan air. ***
P
Bang D
el
BNN Tangkap Oknum Hakim Pesta Narkoba
Siapa Donk yang Nanti Memberi Vonis???
5
Gejala Demoralisasi Picu Kelangkaan Air Bersih di Bali SELAIN akibat musim, kelangkaan air bersih di Bali ditengarai disebabkan jumlah pembangunan vila dan hotel yang tidak terkendali. Sebab kedua fasilitas itu membutuhkan air bersih dalam jumlah besar. Vila dan hotel banyak menyedot air tanah, sehingga sumur masyarakat sekitarnya menjadi kering kerontang (Bali Post, 1/10). Bila kondisi ini tidak ditangani, maka Bali, sebagai destinasi pariwisata ke depan akan masuk pada kondisi frigthen the frech (menakutkan). Oleh karena itu, pengelolaan sumber air harus dilakukan secara arif. Selain itu, kelangkaan air bersih di Bali juga disebabkan oleh beberapa hal. Pertama, penggunaan air tanah belum maksimal diatur oleh pemerintah. Kedua, kawasan hulu sebagai penyangga ketersediaan air, kurang mendapat perhatian dari masyarakat maupun pemerintah. Ketiga, wilayah resapan, kian menipis jumlahnya karena alasan ekonomi. Keempat, teknologi irigasi pertanian belum menerapkan teknologi modern dalam penggunaan air, sehingga tidak efisien. Pada titik ini lantas bisa dimengerti, ketika pemerintah abai terhadap jejaring yang menyebabkan air tanah tidak lestari, maka kelangkaan air ke depan akan menjadi semacam hantu bagi masyarakat Bali. Kondisi demikian, membenarkan tesis Rajendra Singh (2001) dalam bukunya yang berjudul, Social Movement Old and New : Post Modernist is Critique, menyebutkan bahwa pemerintah telah mengalami perubahan paradigma dalam pengelolaan sumber daya pembangunan. Perubahan paradigma yang dimaksud adalah lepas dari adagium Foucoldian, yang menganggap pengetahuan adalah kekuasaan, namun kini berubah menjadi kekuasaan adalah kemerdekaan (freedom), kebebasan (liberty) dan keamanan pribadi (personal security). Pengetahuan bukan menjadi ideologi sang penguasa. Artinya, penguasa bisa jadi tidak paham akan pentingnya daya dukung lingkungan, yang lebih penting bagaimana caranya memperpanjang kekuasaan dengan segala cara. Akibatnya, penguasa kurang paham terhadap pengelolaan sumber daya lingkungan, sehingga memberikan toleransi tinggi pada pengembangan kapital dan pertumbuhan ekonomi semata. Dalam tataran itu, konsep pengembangan ekonomi menganut mazhab neoliberalisme sulit ditampik. Celakanya, kondisi itu sulit dipungkiri oleh penguasa di negeri ini, termasuk juga di Bali. Cirinya adalah membebaskan swasta dari campur tangan pemerintah. Misalnya tentang perburuhan, investasi, harga, dan membiarkan swasta mengatur sendiri agar mereka bisa menam-
Oleh : I Nyoman Tika* bah keuntungannya. Kedua, menghentikan subsidi pemerintah pada rakyat, sebab subsidi diyakini bertentangan dengan prinsip dasar pasar bebas dan persaingan. Ketiga, abai terhadap kesejahteraan bersama dan pemilikan komunal seperti kebanyakan dianut oleh masyarakat tradisional seperti Bali. Manajemen sumber daya alam pada ahlinya (swasta) dan bukan kepada masyarakat 'tradisional' yang mereka anggap tidak mampu mengelola sumber daya alam secara efisien dan efektif. Dalam ranah perubahan paradigma kekuasaan itu, maka konsekuensi logisnya adalah melahirkan kekuasaan yang diisi oleh mereka yang serakah dan tak bermoral serta penjahat kerah putih masuk secara leluasa di panggung kekuasaan dan politik. Di terminal itu, demoralisasi menjelma pada diri penguasa yang sungguh-sungguh destruktif. Sindikasi Kepentingan Demoralisasi kian menampakkan jati dirinya pada penguasa ketika mereka tak mampu menghentikan pembangunan vila dan hotel, walaupun sudah ada moratorium untuk itu, toh akhirnya dilabrak juga. Di sudut itu, peraturan berdiri menyepi sendiri di kolong laci pejabat yang berdebu, sehingga tak jarang penguasa berpihak pada pemodal. Pada akhirnya kerap terbukti, penguasa ikut andil dalam penananaman modal dengan hanya memuluskan izin pembangunan dan operasional yang kerap diwujudkan dalam bentuk saham gratis. Dalam koridor itu, sulit menampik, kalau tidak ada sindikasi untuk kepentingan penguasa, karena telah terjadi pembengkokan struktur birokrasi. Artinya birokrasi yang semestinya melayani rakyat, lebih dominan memihak kepentingan investor. Pada saat yang bersamaan menurut Tauraine (1985), akan memunculkan pengorganisasian diri secara kolektif, yang beraksi dengan gerakan-gerakan sosial untuk memperjuangkan civil
society, sehingga kondisi menjadi tidak harmoni. Hal ini kerap dilawan dengan kekerasan, pemerintah bedalih telah melakukan analisis dampak lingkungan (amdal) terhadap suatu proyek. Walaupun kerap amdal lebih sering hadir sebagai pelengkap administrasi belaka. Perolehan sertifikat amdal dengan mudah bisa didapat, karena sering institusi amdal ini lebih mengikuti keinginan investor, ketimbang menegakkan profesionalismenya. Di bingkai itu, pembiaran pembangunan vila, hotel, dan usaha sejenis yang menggunakan air tanah, dilakukan tanpa ada hambatan dalam pengisapan sumber daya alam yang sangat mudah dan gratis. Misalnya, penyedotan air tanah untuk air kemasan dan soft drink dengan merek global, adalah sekadar contoh. Itu membuktikan bahwa tata kelola air tanah belum sepenuhnya memihak masyarakat luas. Padahal masyarakat hulu mempertahankan hutan untuk tetap ajegnya keberadaan sumber airnya. Keuntungan apa pun tak dinikmati oleh para komunitas adat yang mempertahankan kelesterian hutannya. Kondisi demikian juga melahirkan demoralisasi kalangan pengusaha, sehingga tercipta situasi non-creating value. Kenikmatan yang dirasakan oleh para pengusaha berbanding terbalik dengan kemampuan menghasilkan produkproduk unggulan yang diperhitungkan di pasar internasional. Pengusaha dimanja, maka mereka tumbuh bak istana pasir dan mudah ambruk ketika ombak serta badai krisis datang. Bisa dilihat kemudian, bahwa perekonomian nasional selalu disesaki oleh kehadiran para aktor yang sepenuhnya berorientasi profit, namun lalai terhadap misi profetik mewujudkan keunggulan kompetitif. Meminjam perspektif humanis Mohandas Gandhi tentang dosa dunia (sins in the world), itulah realisme wealth without work yang semakin menggejala di masyarakat kita.
Selain itu, minimnya perhatian pemerintah terhadap daerah resapan air di wilayah ulu, akan melahirkan ‘masyarakat apatis, karena telah mengalami disparitas pemikiran yang amat serius. Alasannya adalah keterdesakan ekonomi yang kian mengancam mereka, karena mereka jarang mendapat penguatan ekonomi. Kondisi ini melahirkan masyarakat yang berpikir pragmatis, sehingga hutan yang dulunya sebagai kawasan suci sudah mulai terkikis. Masalah pun muncul beragam, antara lain: (1) perluasan lahan perkebunan dan tegalan yang semakin marak. (2) Hutan dirabas karena dibangun vila dan hotel (lihat di sekitar danau Tamblingan, Beratan dan Buyan), (3) penebangan pohon di hutan (dicuri atau perobohan), bila ketahuan oleh polisis hutan sering dilakukan transaksi yang sama-sama menguntungkan. (4) banyak kawasan hutan heterogen diubah menjadi hutan produksi. Ditanami pohon sengon yang lebih menjanjikan. Ketika penebangan serentak, maka ekosistem hutan terganggu, dan dibutuhkan waktu lama untuk menyehimbangkan ke kondisi semula. Kondisi penggunaan air tanah dan air permukaan juga kerap tak efisien. Air permukaan kerap menjadi ajang perebutan antara PDAM, subak dan masyarakat, manakala tidak ditata dengan baik. Alasannya adalah, permintaan air bersih semakin meningkat seiring dengan jumlah penduduk dan tingkat kesejahteraan masyarakat membaik. Padahal sumber-sumber air bersih semakin menurun. Akibatnya keberadaan subak menjadi terganggu. Sistem irigasi subak seharusnya sudah dibuat melek efisiensi dengan pengembangan teknologi pertanian. Selama ini, setiap intensifikasi pertanian pasti akan meningkatkan konsumsi air. Air menjadi bahan yang semakin diperebutkan dan menjadi lahan konflik yang paling serius. Oleh karena itu, perlu dikembangkan teknologi yang jauh lebih efektif dari pada sekadar membajiri ladang dengan air, yang membuat kebanyakan air menguap, atau mengering di tanah. Metode irigasi yang hemat air dengan membuat air menetes pelanpelan ke akar tanaman baik di permukaan tanah maupun langsung ke akar, melalui jaringan katup pipa, ini adalah cara yang tampaknya perlu diadopsi untuk penghematan air di subak-subak di Bali. *Penulis, Sekretaris Program Studi Pendidikan IPA, PPs Undiksha, alumnus Doktor ITB
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Perilaku Pengendara Tak Disiplin PEMBERLAKUAN jalur kiri sepeda motor yang sudah efektif beberapa waktu lalu ternyata tidak begitu efektif. Di beberapa tempat, seperti di Suprapto dan Ahmad.Yani (arah Senen), sepeda motor masih sering terlihat melaju di jalur cepat, terutama kalau sudah siang. Pertanyaannya, apakah peraturan tersebut diberlakukan kalau pagi dan sore saja. Larangan jalur cepat bagi motor ini sering juga dilakukan razia, namun kelihatannya memang karena pengendara yang bandel, mereka nekat lagi memasuki jalur cepat. Sebab, meski razia dilakukan, sebentar hilang, tapi kemudian penyakit ini muncul lagi. Rupanya memang kesadaran dari bikers belum ada. Yang sering memprihatinkan, kecelakaan selalu menyalahkan kendaraan yang lebih besar. Mobil dengan motor, orang cenderung
mobil disalahkan. Motor dan sepeda, motor disalahkan dan seterusnya. Padahal tidak selamanya demikian. Kecelakaan banyak disebabkan oleh keteledoran kita sendiri. Saya juga melihat, pemindahan jalur yang tidak diimbangi dengan penertiban di sepanjang jalur lambat justru memindahkan kemacetan. Di beberapa titik seperti Pangkalan Asem (Suprapto) ojek-ojek yang mangkal seenaknya makin membuat jalur tambah macet. Begitu juga di Jalan Ahmad Yani yang akan berbelok ke Casablanca. Mikrolet dan metromini dengan seenaknya saja berhenti mencari penumpang. Kalau memang mau membaut Jakarta lancar jangan setengah-setengah menegakkan aturan. Kusnanto Rawasari, Jakarta
Kecewa Pada Tayangan Sinetron KECEWA pada tayangan sinetron kejar tayang yang di siarkan di stasiun TV swasta karena semakin menampilka adegan-adegan yang tak bermoral. Banyak hal yang seharusnya dapat dijadikan inspirasi untuk diangkat menjadi cerita sinetron yang baik untuk ditonton oleh semua usia setidaknya bisa menjadi tontonan yang juga tuntunan yang memiliki nilai moral kehidupan yang baik untuk ditiru. Tapi sekarang kita dapat saksikan sendiri televisi yang didominasi oleh sinetron kejar tayang banyak mempraktekkan adegan pelecehan, kekerasan, perselingkuhan, pacaran (adegan mesra antar sepasang remaja), yang menurut saya itu semua dimainkan secara berlebihan dan jikapun itu semua terjadi di dunia nyata tak seharusnya para kreatif film menjadikannya tontonan publik. Kesadaran para kreatif film untuk berpartisipasi membangun bangsa lewat karya film yang la-
yak ditonton sangat diharapakan semua kalangan yang pro dengan karya seni yang bermutu di negeri ini. Masih ada memang sinetron yang dibuat dengan kreatifitas cukup tinggi yang juga menghibur namun tanpa melupakan nilai-nilai hidup yang baik dan benar tapi masih sangat seidikit. Indonesia memiliki masalah yang besar dan dalam masa yang rumit untuk menemukan pola demokrasi yang cocok untuk diterapkan di negeri ini. Cobalah kita membuka pikiran agar lebih dewasa dan bijaksana dalam memilih acara televisi. Apalagi anakanak kecil sekarang sangat dekat dengan acara sinetron maka, dengan sangat saya mohon kepada para kreatif film agar memproduksi film yang menginspirasi agar orang yang menontonnya menjadi lebih baik moralnya. Satiri Ali Pesanggrahan
Ranjau Paku Masih Mengancam RANJAU paku apakah sudah menjadi hal yang lumrah sehingga dari tahun ke tahun tak ada penanganan yang berarti. Kita seringkali melihat dan mendengar bagaimana para pengendara, terutama sepeda motor yang sering menjadi korban ranjau paku. Tetapi anehnya, tak juga bisa ditindak para pelakunya. Beberapa razia memang dilakukan, dan terbukti paku atau alat lain yag digunakan untuk menjebak korbannya dalam jumlah yang mencengangkan. Untuk satu ruas di Gatsu saja, konon, bisa dikumpulkan hingga tiga kiloan. Bisa dibayangkan betapa meratanya ranjau-ranjau itu bertebaran. Ada berbagai macam cara untuk melancarkan aksi menebar ranjau paku di jalan. Memang aparat sulit sekali menangkap para pelaku karena tidak punya bukti. Mereka han-
ya bisa ditanggap jika tertangkap tangan saja. Dan, bisa diduga penebar ranjau itu pasti ada kaitannya dengan para penambal ban pinggir jalan. Hampir bisa dipastikan, ketika pengendara terkena ranjau, takkan jauh dari sana akan ada penambal ban. Apakah ini tidak mencurigakan. Untuk mengatasi, menurut saya, tertibkan saja para penambal-penambal itu beroperasi. Perlakukan mereka layaknya pedagang kaki lima yang mengganggu ketertiban karena beroperasi di trotoar. Tanpa penambal pun rasanya pengendara justru lebih aman. Terbukti keberadaan mereka justru membuat kegelisahan. Jangan para penambal ban itu menjadi musuh masyarakat. Bayu Sanyata Margonda, Depok
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
fax ke (021) 53670771,
Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki, Depok : Rina Ratna, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI ‰ Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Kamis 18 Oktober 2012
6
Pecatur China Raih Peringkat Pertama IOCC JAKARTA - Setelah bersaing selama 9 babak dengan sistem Swiss di Indonesia Open Chess Championsih (IOCC), pecatur asal China Yu Yangyi dan Li Chao berhasil meraih peringkat peringkat pertama dan kedua dengan total poin masing-masing 7,5 poin, sedangkan peringkat ketiga ditempati Surya Sekhar Ganguly dari India. Dalam turnamen ini, GM Yu Yangyi yang berada di unggulan keempat terus menjaga peluang juaranya setelah terus
memimpin hingga babak ke tujuh pada 15 Oktober lalu, dan bermain imbang dibabak ketujuh saat bertemu rekan senegaranya, GM Li Chao. “Saya cukup bermain baik saja, dan tidak pernah membayangkan untuk menjadi pemimpin klasemen.saya hanya terus bermain dengan seluruh kemampuan dan menantikan kesalahan lawan,” ungkapnya kepada wartawan di Hotel Sahid Jakarta, kemarin. Bagi GM Li Chao, persaingan
tahun ini diakuinya sangat ketat, dan dirinya sangat beruntung bisa berada di urutan kedua, dan gagal mempertahankan gelar juara tahun lalu. “Target saya tahun ini adalah bermain dengan baik, karena pada tahun ini lebih sulit, karena banyak pemain yang memilki elo yang tidak terlalu tinggi tapi mereka sangat kuat, seperti pada babak kedua, saya menghadapi pemain muda Indonesia yang bergelar IM,” tuturnya. Pada tahun ini para pecatur Indonesia tak bisa memberikan
perlawanan, tercatat GM Susanto Megaranto berhasil menduduki peringkat 27 dengan poin 5,5. WGM Irene Kharisma berada diperingkat 63 dengan meraih poin 4, dan menjadi pecatur putri Indonesia dalam turnamen ini. “Walaupun pecatur Indonesia tidak berhasil meraih prestasi tertinggi, tetapi saya yakin, kesempatan bermain di turnamen terbesar dan terkuat didunia seperti IOCC, akan menjadikan pengalaman yang berharga, karena dihadiri sejumlah
GM ternama yang memiliki elo tinggi,” tutur Ketua PB Percasi, Hashim Djojohadikusumo. Sementara itu pecatur putri Indonesia, Medina yang diharapkan bisa meraih gelar GM ke 3 nya di turnamen ini gagal. Dirinya hanya menduduki peringkat 67 dengan mengumpulkan poin 4. Dan Chelsie Monica Sihite sendiri berada di peringkat 64. “Walau Medina gagal, semoga di turnamen internasional lainnya bisa memperbaiki prestasinya dan segera menambah
norma gelar GMW nya sehingga IOCC ini bermanfaat sebagai pemanasan dan evaluasi bagi Media. Maka kedepan kami dan tim pelatih akan segera melakukan evaluasi agar semua pengalaman IOCC memacu semangat dan prestasi lebih baik,” tutur Kepala Bidang Pembina PB Percasi, Kristianus Liem. Bagi Ketua panitia IOCC, Vickner Sinaga menilai bahwa dari segi jumlah dan kualitas rating serta banyaknya GM yang ikut serta, maka turnamen
ini mencatatkan kemajuan. “Kami sangat bangga, bahwa selain kemajuan keikutsertaan para pecatur, IOCC juga mencatat kemajuan dibidang teknologi informasi, dimana penyelenggara turnamen ini telah membangun sebuah kerjsama dengan Chessdom, salah satu situs catur terbesar didunia. Sehingga pertandingan ini disiarkan secara langsung melalui situsnya, dan disaksikan oleh jutaan pengamat catur dunia,” tambahnya. (pts)
Thierry Gattusi
Perkuat AremaPelita JAKARTA - Setelah dipastikan diperkuat Alberto Goncalves di lini depan, kini AremaPelita kembali menambah kehadiran pemain asing lainnya, yaitu Thierry Gattusi untuk memperkuat lini pertahanan. Kepastian Thierry Gattusi tersebut dikatakan pelatih AremaPelita, Rahmad Darmawan yang mengaku kehadiran pemain yang musim lalu membela Sriwijaya FC tersebut sangatlah dibutuhkan untuk memperkuat lini belakang. ‘’Gattusi sangat kita butuhkan untuk tim ini, agar memperkuat lini belakang kita, demi menghadapi persaingan dengan klub-klub lain musim depan, yang tentunya semakin ketat,” ungkap Rahmad ketika dihubungi wartawan di Jakarta, kemarin. Kehadiran Gattusi bukan hanya bagian dari kebutuhan
tim ini, tetapi juga melihat penampilannya yang berhasil membawa Sriwijaya FC meraih juara ISL musim lalu. ‘’Kemampuan dia sudah terlihat dalam menjaga pertahanan Sriwijaya musim lalu, jadi tidak diragukan lagi penampilannya, sehingga saya meminta kepada manajeman untuk merekrutnya, agar lini pertahanan bisa semakin kuat,” tuturnya. Saat ini Gattusi sudah berada di Malang untuk mengikuti latihan bersama dengan para pemain lainnya, termasuk Beto sapaan Alberto Goncalves yang juga baru diboyong untuk mempertajam lini depan. ‘’Kehadiran Beto tentunya menjadi kebutuhan bagi skuad ini, karena saya melihat kemampuannya sangat dibutuhkan agar menambah daya gedor tim dan juga mempertajam lini depan. Dan kehadiran Beto sudah melengkapi
komposisi pemain depan untuk menerapkan berbagai startegi yang akan saya lakukan,” tambah Rahmad. Menanggapi hal ini, pihak Manager media officer Arema, Sudarmaji mengaku pihaknya sedang dengan kehadiran Beto dan Gattusi di skuad ini, agar bisa bersaing di kompetisi ISL musim depan. ‘’Jadi baik Beto dan Gattusi sudah kami kontrak selama satu musim, hal ini kita lakukan karena rekomendasi diberikan oleh pelatih yang membutuhkan pemain tersebut, terlebih lagi kedua pemain tersebut telah membuktikan kemampuannya sebagai pemain yang layak direkrut, karena keberhasilan Gattusi membawa Sriwijaya FC, dan gelar pencetak gol terbanyak ISL musim lalu yang dotorehkan Beto, sangatlah menjanjikan,” ucapnya ketika dihubungi terpisah. (pts)
Persiba Gantikan
Timnas Senior di Batik Cup
Suluh Indonesia/ant
DIHADANG LAWAN - Pebasket Satria Muda Britama Jakarta, Arki Dikania Wisnu (kanan) dihadang pebasket Pasific Caesar Surabaya, Eko Sasmito dalam Turnamen Pramusim NBL Indonesia 2012 di DBL Arena, Surabaya, Jatim, kemarin. Satria Muda berhasil menang atas Pasific Caesar dengan skor 81-49.
Penarikan Pemain SP Tunggu
Rekonsiliasi PSSI-KPSI PADANG - Rencana klub Semen Padang (SP) menarik seluruh pemainnya yang tergabung dalam tim nasional masih menunggu rekonsiliasi antara Komite Penyelamat Sepak bola Indonesia (KPSI) dengan PSSI. Direktur Utama PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP) Erizal Anwar di Padang, kemarin menjelaskan, rencana penarikan itu sebagai bentuk keprihatinan klub terhadap masalah yang terjadi antara KPSI dan PSSI yang sampai saat ini masih belum menemukan solusinya. Selain itu, masalah tersebut juga mempengaruhi persiapan tim SP dalam mengikuti kompetisi Liga Champion Asia (LCA) yang akan digelar pada Januari 2013. “Ini bentuk sikap kita terhadap permasalahan yang terjadi, seharusnya KPSI dan PSSI harus mencari solusi terbaik untuk untuk menuntaskan masalah ini,” katanya. Saat ini, ada sembilan pemain inti SP yang tergabung di Timnas yang dilatih Nil Maizar, dan beberapa di antaranya merupakan pemain yang baru direkrut dari klub lain untuk memperkuat SP di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim kompetisi 2012-2013. Ia menyebutkan, pemain yang saat ini memperkuat Indonesia untuk piala AFF tersebut yakni Ellie Aiboy, Novan Setya, Hengky Ardiles, Vendry Mofu, Hendra Adi Bayauw, Nur Iskandar, Wahyu Wijiastanto, Jajang Paliama dan Titus Bonai. Khusus dengan Titus Bonai, Erizal mengakui pemain tersebut sudah dicoret PSSI, dan hingga kemarin manajemen SP juga kehilangan kontak dengan mantan Pemain Persipura Jayapura tersebut. Manajemen KSSP sudah mengusulkan kepada kedua pihak tersebut agar terjadi penyatuan tim baik dari komponen KPSI maupun dari PSSI. Hal ini dimaksudkan agar pemain yang bermain di kompetisi ISL dan IPL bisa di-
panggil masuk Timnas. “Banyak pemain andal yang berkompetisi di ISL dan IPL, jika mereka disatukan akan membentuk suatu tim yang bagus
untuk piala AFF mendatang,” katanya. Ia mengharapkan, pihak KPSI dan PSSI secepat mungkin mencari solusi terbaik dengan masalah tersebut, agar
kompetisi untuk Liga Indonesi bisa bergulir dengan lancar dan semua klub yang terlibat juga bisa mempersiapkan timnya dengan baik. (ant)
JAKARTA – Timnas Senior dipastikan batal tampil dalam Turnamen Batik Cup yang digelar di Solo 19-21 Oktober mendatang. Kondisi ini terjadi akibat padatnya jadwal uji coba dan mepetnya persiapan menghadapi Piala AFF nanti. Hal tersebut dikatakan Ketua Pelaksana Batik Cup, Sihar Sitorus yang mengaku keputusan ini diambil untuk menjaga kebugaran para pemain dalam menghadapi Piala AFF November-Desember mendatang di Malaysia dan Thailand. “Awalnya memang sudah diagendakan sejak seminggu yang lalu. Namun melihat kondisi para pemain yang mengalami kelelahan dalam
mengikuti beberapa uji coba, mengakibatkan manajemen timnas harus mengistirahatkan para pemain. Jadi dipastikan timnas senior tidak jadi kami ikut sertakan, karena saya rasa mereka harus beristirahat dan biarkan konsentrasi pada persiapan Piala AFF mendatang,” ungkapnya kepada ketika dihubungi wartawan di Jakarta, kemarin. Untuk itu, Sihar mengaku telah mempersiapkan Persiba Bantul menggantikan timnas senior dalam turnamen ini. “Kita sudah menunjuk Persiba Bantul sebagai pengantinya, alasannya karena Persiba merupakan salah satu klub yang telah melakukan seleksi pemain saat ini dan telah siap, terlebih lagi
pada musim lalu, berada diurutan 4 klasemen IPL,” ucapnya. Dengan kehilangan timnas senior ini, berarti peserta yang tampil adalah Divisi Utama IPL Selection, Solo Selection, timnas U-23, dan Persiba Bantul. Sihar mengaku turnamen ini nantinya bisa dimanfaatkan secara baik oleh timnas U-23, yang dipersiapkan untuk SEA Games Myanmar 2013 mendatang. “Kami berharap turnamen ini dapat memberikan sebuah manfaat bagi timnas U-23 dan peserta lainnya. Sehingga dapat menjaring bibit-bibit baru dari Divisi Utama yang dinilai potensial untuk masuk ke dalam skuad timnas U-23,” tutup anggota Komite Eksekutif PSSI ini. (pts)
PICKUP POINT
Baca dan Dapatkan Harian Suluh Indonesia - Bisnis Jakarta Pada Lokasi Di Bawah Ini
HOTEL
TRANSJAKARTA -
Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor
1 2 3 4 5 6 7 8
: Kota – Blok M : Harmoni – Pulo Gadung : Kali Deres – Pasar Baru : Pulo Gadung – Dukuh Atas : Ancol – Kampung Melayu : Halimun – Ragunan : Kp. Melayu – Kp. Rambutan : Harmoni – Lebak Bulus
SPBU PERTAMINA -
SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU
34.115.10, Arteri Panjang 34.132.09, Rawamangun 34.106.05, Let.Jend. Soeprapto 34.135.05, Kramat Jati 34.138.06, Kampung Rambutan 34.131.02, Matraman 34.111.03, KS. Tubun 34.129.02, Gatot Subroto 31.129.03, HR. Rasuna Said 34.125.07, Cilandak KKO 34.154.15, Jl. RE Martadinata, Ciputat 34.164.02, Jl. Margonda Raya, Depok 34.124.10, Karang Tengah 34.165.12, Jl. Raya Limo, Depok 34.165.03, Cinere Raya 34.114.01, Jl. Raya Jelambar 34.113.01, Jl. Raya Jembatan Besi 34.144.03, Jl. Raya Pluit Selatan 34.144.01, Jl. Raya Pluit Selatan 34.124.07, Jl. Raya Terogong, Jak-Sel
RESTORAN & CAFE Hertz Chiken, HR. Rasuna Said Bumbu Desa, Jl. Suryo, Senopati The Bondies, Jl. Ampera Raya D’Cost Seafood, Jl. Kemang Raya Black Canyon Coffee, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Gatot Subroto Sari Ratu, Jl. Raya Barito Suryo Cafe & Steak, Jl. Warung Buncit Suryo Café & Steak, Pasar Raya Grande Gumati Café, Jl. Paledang Bogor De-leuid, Jl. Padjajaran Bogor Restoran Kawasan Puncak Bogor -
RUMAH SAKIT RS. PAD Gatot Subroto RS. Bhineka Bakti Husada RS. Islam Jakarta RS. Dharmais, Jakarta RS. Siloam Hospital Cikarang RS. Harapan Keluarga Cikarang RS. Hasana Medica Cikarang Hotel Ambara
-
Hotel Grand Mahakam Hotel Batavia Hotel Manhattan Hotel Paninsula Hotel Ibis Hotel Santika Hotel Kartika Chandra Hotel Crown Hotel Century Park Hotel Sultan Hotel Mulia Hotel Le Meridien Hotel Sahid Hotel Grand Hyatt Hotel Millennium Hotel Arya Duta Hotel Nikko Hotel Saripan Pacifik Hotel Papaho Bogor TRADE CENTER
-
Blok M Plaza Mall Cilandak Depok Town Square Cilandak Town Square Plaza Setia Budi Bogor Trade Mall Pusat Grosir Bogor Plaza Depok Mall Depok Pamulang Square OFFICE BUILDING
-
BCA RMK, Jl. Raya Kedoya Plaza Sudirman, Jl. Jend. Sudirman FIF Finance, Jl. Raya Kedoya FIF Finance, Jl. Padjajaran Bogor Bank Mandiri, Jl. H. Juanda Bogor Bank BTN, Jl. Pengadilan Bogor Bank BTN, Jl. Bojong Gede Kantor Telkom, Jl. Padjajaran Bogor Kimia Farma, Jl. H. Juanda Bogor Green Lake View, Ciputat Kantor Pos , Ciputat Plaza Telkom, Ciputat TEMPAT UMUM
-
Stasiun Kereta Api Bogor Pertokoan Tas Tajur, Bogor Taman Matahari, Bogor Taman Safari, Bogor
lahraga
Suluh Indonesia, Kamis 18 Oktober 2012
7
Argentina Kokoh Di Puncak Klasemen BUENOS AIRES - Para pemain depan kelas dunia Argentina berperan penting dan bermain apik dalam kemenangan tandang mereka 2-1 atas Chile pada Selasa waktu setempat atau Rabu pagi WIB. Kemenangan Argentina tersebut membuat tim tamu kokoh di puncak klasemen sementara
Kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Amerika Selatan dengan keunggulan tiga poin atas peringkat kedua yang ditempati Ekuador. Lionel Messi dan Gonzalo Higuain masing-masing menyumbang satu gol yang hanya berselisih beberapa menit di babak pertama, sama-sama menambah koleksi
mereka menjadi tujuh gol pada kompetisi itu. Sementara Chile hanya memperkecil kedudukan melalui pemain pengganti Felippe Gutierrez di pertambahan menit menjelang akhir pertandingan. Argentina kini memiliki 20 poin dari sembilan pertandingan, unggul tiga poin dari Ekuador
yang bermain imbang 1-1 melawan tim tuan rumah Venezuela, dan terpaut empat poin dengan Kolombia yang masih harus memainkan satu pertandingan lagi. Pada babak pertama, Argentina membuka keberuntungan saat Chili berhasil sebenarnya juga menciptakan banyak
peluang. Kemudian Argentina menunjukkan permainan berkelas mereka untuk memenangkan pertandingan itu. “Kami memiliki sejumlah pemain depan kelas dunia yang biasanya tidak pernah berbuat kesalahan. Argentina menjadi lebih tajam penyelesaian akhir mereka,” kata pelatih timnas
Argentina Alejandro Sabella kepada wartawan. “Kami mengetahui Chili akan berusaha mencuri bola dari kami dan kami harus berkonsentrasi penuh pada lini pertahanan kami,” ujar Sabella. Uruguay, yang menjadi tim unggulan Amerika Selatan di putaran final Piala Dunia 2010
di Afrika Selatan menduduki posisi keempat kalah 1-4 dari Bolovia di La Paz. “Kami masih memiliki kesempatan (di kualifikasi). Jika Bolivia (5 poin) optimis menuju Piala Dunia dan akan melanjutkan kemenangan, kenapa dengan kami yang punya 12 poin tidak?” kata Oscar Tabarez. (ant)
DIREKTORI SULUH INDONESIA - BISNIS JAKARTA BOGOR
JAKARTA
BOGOR
JAKARTA KENTANG
UJIAN PERSAMAAN/KONVERSI KELAS KARYAWAN DLL.
TERI KACANG BALADO Suzuki Paket Hemat, Pembayaran Jadi Ringan
DIBUTUHKAN KARYAWATI 1. Usia Max 22 Thn 2. SLTA/Sederajat 3. Ramah & Supel 4. Diutamakan Berpengalaman 5. Berdomisili Di Sekitar BINTARO
Rasa Pedas Manis & Ekstra Pedas Jual Grosir & Eceran Hubungi 0857 1174 7992 - (021) 4070 683 Counter GIANT PONDOK BETUNG Work Shop : Jl. Aren 2 RT. 1 RW. 1 NO. 1 Pondok Betung - Pondok Aren Tangerang Selatan
Lamaran Ke “CHA CHA FASHION” Ruko Victorian Blok C No. 3 Bintaro Jaya Sektor 3A
DP 15% PEBRYAN : 0813 1118 0881 0856 8155 901
Terima Pendaftaran Siswa Baru Program: Paket B/C, Akta-4 D3, S1.S2,S3
LEGAL CONSULTAN
Jurusan : Ekonomi, Hukum, Teknik, Pendidikan, Fisip, Komputer, Pertanian, Peternakan, Psikologi, Kesehatan, Sekretaris, dll
Jika Anda bermasalah CC/KTA, Tidak mampu bayar, stres dikejar debtcoll kami solusinya Marni : (021) 99306921/08176682240
Hub : 085255564971
(Disc 50%-80%)
KAMI MENANGANI JASA Mengatasi : v Sertifikat palsu v Tanah Sengketa v Perceraian v Pidana Hukum v Kasus Perdata dll
MARNI (021) 99306921 08176682240
NEW THINKING NEW POSSIBILITIES
Grand Avega
Tucson
? Bisa tukar tambah ? Proses Cepat ? Cash/Kredit ? Data Bisa Dibantu Hub: Putra 0812 1899 5879 / 021-9838 7515 Pin BB 229F2261 G.27-Dir
Nasi nal
Suluh Indonesia, Kamis 18 Oktober 2012
8
Mantan Ketua DPRD Boyolali
Dituntut Tiga Bulan Penjara BOYOLALI - Mantan Ketua DPRD Boyolali Miyono dituntut hukuman tiga bulan penjara oleh jaksa penuntut umum dalam sidang kasus penganiayaan di Pengadilan Negeri setempat, Rabu. Jaksa Penuntut Umum Saptanti Lastari dalam tuntutannya, mengatakan terdakwa dituntut tiga bulan karena terbukti sesuai dakwaan Pasal 351 KUHP ayat (1) tentang Penganiayaan. Menurut jaksa, hal-hal yang memberatkan terdakwa yakni dia sudah pernah dijatuhi hukuman oleh PN Boyolali dengan kasus korupsi APBD 2004. Sedangkan yang meringankan terdakwa antara lain terdakwa menunjukkan perilaku sopan dan menyesali perbuatannya selama persidangan. “Terdakwa juga menyata-
kan ada perdamaian dengan korban saat sidang sebelumnya,” katanya. Saptanti lastari menjelaskan, dari hasil keterangan para saksi selama persidangan, terdakwa mengaku hanya menampar korban sebanyak dua kali. Majelis Hakim yang memimpin sidang, Bambang Eka Putra, kemudian memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk melakukan pembelaan. Namun, agenda pembelaan terdakwa tersebut akan dilakukan pada sidang selanjutnya yang digelar di PN Boyolali, Jumat (19/10). Sementara terdakwa Miyono, usai sidang tidak mau berkomentar banyak soal tuntutan hukuman tiga bulan penjara yang disampaikan oleh jak-
sa penuntut umum. Namun, terdakwa menyatakan siap memberikan pembelaan pada persidangan yang digelar Jumat (19/10). Sementara Ketua DPRD periode 1999—2004 Boyolali Miyono, sebelumnya telah menjalani hukuman penjara di Rutan Boyolali, karena terlibat kasus korupsi APBD 2004. Miyono dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi APBD 2004 yang merugikan keuangan negara senilai Rp3,2 miliar, oleh Majelis PN Boyolali, pada tanggal 2 Oktober 2009. Miyono kini dituntut hukuman tiga bulan penjara oleh jaksa penuntut umum, terkait kasus penganiayaan terhadap Ketua RW 10 Desa Mojosongo, Surono. (ant)
Gorontalo
Miliki Perda HIV/AIDS GORONTALO - Kota Gorontalo resmi memiliki Peraturan Daerah (Perda) tentang Penanggulangan HIV/AIDS, setelah disahkan oleh DPRD setempat, pada 16 Oktober 2012. “Perda HIV/AIDS merupakan peraturan perdana di tingkat Provinsi Gorontalo,” kata ketua Pansus II DPRD Kota Gorontalo, Taufiqurrahman Latif, Rabu. Sebelumnya, perda ini belum
ada di kabupaten lain di daerah itu, maupun di tingkat Provinsi Gorontalo sendiri. Dia mengatakan, perda yang baru saja disahkan itu, akan lebih memperkuat kerja Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) di Kota Gorontalo, terutama dalam hal pendanaan. “Selama ini, pendanaan KPA hanya mengandalkan APBN dan pemerintah Provinsi Gorontalo, maka dengan disahkan-
nya Perda ini, maka akan ada dana APBD Kota Gorontalo yang dialokasikan untuk kerja KPA,” katanya. Selain itu, menurutnya Perda penanggulangan AIDS yang akan segera dikonsultasikan pihaknya ke Kementerian Dalam Negeri RI itu, diharapkan dapat memperkuat pengawasan lokasi-lokasi yang selama ini menjadi tempat praktek dan transaksi para pekerja seks. (ant)
Suluh Indonesia/ant
STIKER CAGUB JATIM - Stiker bergambar Gubernur Jatim, Soekarwo berslogan “sudah terbukti nyata, membangun Jawa Timur Sejahtera. Pak De Karwo, Gubernur Jawa Timur” kemarin. Poster ini dinilai mencuri start kampanye karena pilgub Jatim baru dilaksanakan 2013.
Dua Polisi Tewas di Poso
Naik Pangkat JAKARTA - Kepala Polisi RI Jenderal Pol Timur Pradopo menaikan pangkat dua polisi yang ditemukan tewas di Poso, Sulawesi Tengah, yakni Brigadir Sudirman menjadi Bripka (anumerta) dan Briptu Andi Sapa menjadi Brigadir (anumerta). Kepala Bagian (Kabag) Penerangan Umum (Penum) Kombes Pol Agus Rianto, Rabu, mengemukakan penga-
ngkatan itu yang tercantum di Keputusan Kapolri No : Kep/ 621/X/2012. Bripka (anumerta) Sudirman merupakan anggota satuan Polsek Pesisir sedangkan Brigadir (anumerta) Andi Sapa merupakan anggota Buser Polres Poso. Dua jenazah polisi tersebut ditemukan pada Selasa (16/10) petang, dengan keadaan terkubur dalam satu
lubang di hutan di Dusun Tamanjeka, Desa Masani, Poso, Sulawesi Tengah. Di leher mereka terdapat luka yang diduga akibat dari hantaman senjata tajam. Hingga kini, Agus mengatakan Tim Brimob, Polres Poso dan TNI masih melakukan penyelidikan terhadap penemuan kedua jenazah pada Senin (16/10) petang. Kedua polisi itu dinyatakan
hilang sejak Senin (8/10) pada saat menjalankan tugas di wilayah yang berdekatan dengan tempat yang diduga sebagai latihan kelompok teror. Namun Agus belum berani menyimpulkan kedua polisi yang tewas itu apakah ada hubungannya dengan aksi kelompok teror atau tidak. “Masih harus dilakukan penyelidikan lebih lanjut dari hasil di TKP,” ujarnya. (ant)
Desa Adat Terapkan
Denda Warung Tengah Malam BALI - Desa Adat Asah Duren, Kabupaten Jembrana, Bali, menerapkan denda terhadap warung yang buka pada tengah malam demi terwujudnya keamanan lingkungan. Kepala Desa Adat Asah Duren, I Nyoman Gara, Rabu, mengatakan, denda ditetapkan sebesar Rp500 ribu kepada para pemilik warung dan Rp200 ribu kepada pembelinya. “Hal ini untuk menjaga
AKHIRI KELILING DUNIA - KRI Dewaruci bersandar di Dermaga Koarmatim Ujung, Surabaya, Jatim, kemarin, usai berkeliling dunia selama 10 bulan menempuh jarak 27.006 mil laut dan menyinggahi 21 negara.
SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk
Pembentukan Wali Nonggroe
Jadi Alat Pemersatu dalam literatur sejarah Kerajaan Aceh, tidak dikenal istilah Wali Nanggroe. Penyebutan wali itu mulai muncul pada masa gejolak DI-TII, dan GAM. Namun begitu, katanya, karena undang-undang telah memerintahkannya, maka perlu dibicarakan bagaimana harusnya lembaga itu nantinya dijalankan. Ia menambahkan Lembaga Wali Nanggroe yang dibentuk nantinya jangan mengganggu sistem dan struktur pemerintahan dan lembaga adat yang telah ada. Untuk itu, dia berharap lembaga itu dapat berperan sebagaimana lembaga yang mempersatukan rakyat Aceh “Kalau kewenangan Wali
Nanggroe itu sesuai dalam wewenangnya yakni mengurusi adat dan sebagai pemersatu masyarakat Aceh, saya pikir tidak ada masalah. Kalau Wali Nanggroe bicara hal lain yang bukan menjadi bagiannya, maka pasti akan bermasalah,” ujarnya. Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua Majelis Adat Aceh Tgk M. Aiyub. Ia mengatakan, struktur pemerintahan dan adat istiadat Aceh tidak mengenal istilah Wali Nanggroe. “Memang, Wali Nanggroe tidak terdapat dalam struktur pemerintah Aceh di masa kerajaan. Tapi, Kalau kita sepakat ini dibentuk, kenapa tidak,” kata Tgk M Aiyub. (ant)
ga yang masih nongkrong di pinggir jalan tanpa ada tujuan jelas juga diberikan teguran. “Dengan aturan tersebut, kami jadi lebih bisa menjaga dan mengontrol keamanan desa karena kalau ada orang yang mencurigakan cepat diketahui,” ujar Gara. Terkait sistem keamanan yang diterapkan Desa Asah Duren ini, Bupati Artha mengatakan, pihaknya tidak mem-
permasalahkan sepanjang sudah menjadi kesepakatan warga setempat. Namun dia juga mengingatkan bahwa tidak berarti dengan adanya aturan tersebut, warga lain dilarang memasuki desa itu. “Harus diingat, kita tidak boleh menghalangi warga negara Indonesia yang masuk, sepanjang orang tersebut memiliki tujuan baik dan identitas yang jelas,” katanya. (ant)
BUNDA NORMA SERING DIDATANGI PEJABAT
Suluh Indonesia/ant
BANDA ACEH - Sejumlah kalangan mengharapkan Lembaga Wali Nanggroe menjadi alat pemersatu bagi masyarakat Provinsi Aceh. “Pembentukan Wali Nanggroe disebut dalam MoU Helsinki dan juga Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang pemerintahan Aceh. Dan diharapkan lembaga ini menjadi persatu masyarakat Aceh,” kata Adli Abdullah, akademisi Universitas Syiah Kuala, di Banda Aceh, Rabu. Hal itu disampaikannya dalam seminar membahas rancangan Qanun Wali Nanggroe. Rancangan qanun itu sendiri saat ini masih dalam pembahasan di DPR Aceh. Adli Abdullah menyebutkan
keamanan desa dan sudah disepakati warga serta masuk dalam ‘awig’awig’ (aturan adat),” katanya saat menerima kunjungan Bupati Jembrana, I Putu Artha. Menurut Gara, untuk menegakkan aturan itu, para petugas keamanan desa adat atau pecalang setiap malam melakukan patroli. Selain denda terhadap warung dan pembeli, bagi war-
Bunda Norma
yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-
konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)
Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.54, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629