20 HALAMAN
NOMOR 145 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
selasa umanis, 16 januari 2018
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Mantan Polisi yang 77 Orang Luka-luka Gagal Nyalon Bisa Balik Jadi Polisi Selasar Tower II BEI Ambruk Jakarta (Bali Post) – Lantai selasar di Tower II Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (15/1) siang ambruk. Tercatat 77 orang mengalami luka-luka, baik karena jatuh maupun tertimpa reruntuhan. Sebagian besar di antaranya adalah mahasiswa yang sedang melakukan kunjungan ke BEI. Tetty, saksi yang juga korban, mengatakan lantai yang roboh berada persis di atas Bagian Informasi, sehingga dia memperkirakan yang mengalami luka parah antara lain adalah karyawan di bagian tersebut. ‘’Lantai yang roboh di atas bagian informasi, resepsionis. Saya sendiri tidak tahu bagaimana keadaan mereka karena setelah itu banyak debu sehingga tidak terlihat,’’ kata Tetty Siahaan saat ditemui di Rumah Sakit Siloam Semanggi, Jakarta. Hal. 19 Selamatkan Diri
Jakarta (Bali Post) – Sejumlah perwira tinggi, menengah dan bintara Polri dipastikan ikut dalam kostestasi pilkada serentak 2018. Setelah mendaftar ke KPU mereka juga telah mengajukan pengunduran diri sebagai anggota Polri.
Bali Post/rtr
KORBAN LUKA - Korban yang terluka ditolong sejumlah kerabatnya di luar gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam kejadian ambruknya selasar di gedung BEI, sebanyak 77 orang mengalami luka-luka di mana 75 di antaranya dirawat di sejumlah rumah sakit di Jakarta.
Bali Post/rtr
MEMERIKSA KERUSAKAN - Pekerja dan petugas keamanan memeriksa kerusakan pasca-ambruknya lantai salasar Gedung Bursa Efek Indonesia, Senin (15/1) kemarin.
Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian mengakui bahwa sepuluh anak buahnya maju dalam pilkada mendatang. Namun, ia mengatakan, mantan anggota Polri yang gagal dalam proses pencalonannya pada pilkada, boleh kembali mengabdi sebagai polisi. ‘’Kita nunggu sampai penetapan. Kalau saat tahapan penetapan mereka tidak maju dan mereka ingin tetap mengabdi sebagai polisi, tidak ada larangan untuk menolak mereka,’’ ujar Tito di Kemendagri, Jakarta, Senin (15/1) kemarin. Penegasan Kapolri ini berbeda dengan pernyataan Kadivhumas Polri Irjen Pol. Setyo Wasisto, seminggu lalu. Wasisto mengatakan, anggota Polri yang ikut kontestasi dalam pilkada serentak harus mengundurkan diri. Apabila tidak terpilih, yang bersangkutan tidak boleh kembali lagi menjadi anggota Polri. ‘’Itu konsekuensi,’’kata Wasisto kala itu. Sementara itu, Tito menegaskan tidak akan memaksa mantan polisi yang gagal maju menjadi kepala daerah untuk kembali masuk Polri. ‘’Kalau seandainya mereka ingin tetap pensiun dini, kita juga akan memfasilitasi. Ini juga tidak ada larangan,’’ tambahnya. Sebelumnya, Tito menyebutkan sepuluh anggota Polri aktif ikut menjadi peserta Pilkada 2018 dan mereka telah mengajukan surat pengunduran diri ke Biro Sumber Daya Manusia Polri. Tiga di antaranya perwira tinggi dan sisanya merupakan perwira menengah serta bintara. Seperti berita sebelumnya, Kadi-
Tito Karnavian vhumas Polri Irjen Pol. Setyo Wasisto mengatakan bahwa tiga perwira tinggi Polri yang akan mengikuti kontestasi pilkada serentak 2018 telah mengundurkan diri dari institusi Polri. ‘’Bahwa tiga pati yang mengikuti kontestasi cagub-cawagub sudah mengajukan pengunduran diri,’’ kata Irjen Setyo di Mabes Polri, Jakarta, Senin lalu. Selain itu sejumlah perwira menengah dan brigadir juga sudah mengajukan surat pengunduran diri. Hal. 19 Pengunduran Diri
Dilantik sebagai Ketua DPR-RI
Soesatyo Janji Perkuat KPK
Jakarta (Bali Post) Tudingan bahwa DPR di era Setya Novanto berupaya memperlemah KPK, rupanya tak akan terulang pada kepemimpinan Bambang Soesatyo. Ia yang dilantik Senin (15/1) kemarin sebagai Ketua DPR-RI menggantikan Novanto telah menyatakan akan memperkuat dan mendorong sinergi dari tiga lembaga hukum yang ada, yaitu KPK, Kejaksaan, dan Kepolisian. ‘’Jika ketiga lembaga ini semakin kuat dan efektif, maka harapan akan sebuah negeri yang bersih dengan pemerintahan yang kuat serta berwibawa akan semakin mudah untuk terwujud,’’ katanya dalam sambutannya usai diambil sumpahnya oleh Ketua MA. Hal. 19 Rapat Paripurna
Jaga Ketahanan Pangan
Tak Cukup Sawah Abadi Alih fungsi lahan telah menjadi kekhawatiran sejak lama. Bahkan sekarang juga tetap berlangsung. Walaupun wacana untuk menyetor sering kali diwacanakan. Sejumlah desa pakraman telah menuangkan dalam pararem. Namun hasilnya tetap saja terjadi alih fungsi lahan. Tak hanya di Denpasar dan Badung, hampir di seluruh kabupaten di Bali terjadi alih fungsi. Penetapan sawah abadi kini dijadikan solusi. DPRD Bali telah menggagas dan memasukkan dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Provinsi Bali. Sasarannya untuk mewujudkan kedaulatan pangan.
Bali Post/ant
UCAPKAN SUMPAH - Ketua DPR-RI Bambang Soesatyo mengucapkan sumpah dipimpin Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali, Senin (15/1) kemarin.
Hanura Pecah
Ketua Umum dan Sekjen Saling Pecat Jakarta (Bali Post) Praktik mahar politik yang dilakukan oleh orang per orang di internal partai yang dilakukan tanpa sepengetahuan partai menjadi titik pangkal aksi saling pecat Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Oesman Sapta Odang (OSO) dengan Sekjen DPP Partai Hanura Sarifuddin Sudding. Hal. 19 Bendahara Umum
Mempertahankan Kepribadian ’’Nak Bali’’
Denpasar (Bali Post) Secara garis besar penetapan sawah abadi tidak ada dalam Perda No.16 Tahun 2009 tentang RTRWP Bali. Perda tersebut hanya memuat soal lahan basah tidak boleh dipergunakan untuk bangunan fisik. Di sisi lain, di mana tempat-tempat yang bisa ditentukan menjadi sawah abadi merupakan kewenangan kabupaten/kota melalui Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) masing-masing. ‘’Dalam perda itu disebutkan lahan basah untuk menjaga ketahanan pangan dan ruang terbuka hijau. Di RDTR itu sebenarnya harus dibuat mengenai sawah abadi. Umpama di Tabanan itu di Jatiluwih,’’ ujar Sekretaris Komisi III DPRD Bali Ketut Kariyasa Adnyana, Senin (15/1) kemarin. Hal. 19 Lahan Pribadi
GURU Besar Fakultas Pertanian Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Sucipta, M.P. mengatakan, menjaga ketahanan pangan tidak cukup hanya dengan mengandalkan sawah abadi. Perlu inovasi teknologi di bidang pertanian. Diakui, antusias petani Bali merespons teknologi pertanian dan penggunaan bibit unggul cukup baik, sehingga beras yang dihasilkan petani cukup baik. Untuk itu pemerintah mesti fokus membela kepentingan petani. Tak hanya dalam penyediaan pukup dan
bibit, juga teknologi pascapanen. Ini penting, jangan sampai petani mengalami kerugian akibat kesalahan dalam penanganan pascapanen. Selain itu, kepastian harga gabah yang dipatok pemerintah mesti ditetapkan secara pasti. Jangan sampai harga dipermainkan dengan alasan kandungan air yang melebihi persyaratan. ‘’Jadi komitmen pemerintah pusat sampai daerah harus sama. Semuanya membela dan memberdayakan kepentingan petani,’’ tandasnya.
Sementara itu, pemerhati pertanian Djaya Wirata mengatakan lahan sawah abadi sangat berpengaruh dalam mewujudkan ketahanan pangan. Namun bukan sebatas swah abadi, tetapi harus ada upaya untuk menggairahkan generasi muda terjun di sektor pertanian. ‘’Percuma sawahnya ada, namun petaninya tidak ada. Sebab, sebagian dari mereka memilih ke kota untuk bekerja di sektor yang lain,’’ ingatnya. Hal. 19 Subsidi Pupuk
Di Denpasar, Menyusut 20-30 Ha Setiap Tahun
Bali Post/dok
TERJEPIT - Seorang petani mengerjakan sawahnya yang terjepit bangunan.
Denpasar (Bali Post) Denpasar sebagai kawasan perkotaan menghadapi persoalan yang krusial dalam pertanian. Selain semakin kecilnya minat generasi muda menekunipertanian, lahan pun semakin menyusut. Diperkirakan setiap tahun lahan sawah di Denpasar menyusut 20-30 hektar (ha). Alih fungsi lahan ini akibat semakin banyaknya kebutuhan akan perumahan. Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar I Gede Ambara Putra, Senin (15/1) kemarin, mengatakan luas sawah di Kota Denpasar awal tahun 2017 sebanyak 2.464 hektar, namun karena banyaknya alih fungsi dan pembuatan LC hingga awal tahun 2018 mengalami penyusutan men-
jadi 2.444 hektar. Di antara empat kecamatan yang ada di Kota Denpasar, lahan yang paling sempit saat ini adalah wilayah Kecamatan Denpasar Barat yang hanya menyisakan lahan pertanian sebanyak 300 hektar dibanding kecamatan lainnya. Ambara Putra mengatakan, pihaknya belum bisa membatasi penjualan tanah persawahan yang ada di Kota Denpasar. Karena saat ini belum ada perda yang mengikat penjualan lahan, apalagi lahan tersebut milik pribadi. Ia mengungkapkan, saat ini hanya bisa melakukan upaya pelestarian untuk menangkal hilangnya lahan pertanian di Kota Hal. 19 Subak Lestari
denpasar
2
Selasa Umanis, 16 Januari 2018
figur
Bali Post/rah
Target Dua Bulan KUTA sebagai tujuan wisatawan dunia harus mampu menciptakan suasana aman, nyaman dan kondusif. Sementara semakin banyaknya turis berkunjung ke Kuta, pelaku kriminal juga ambil bagian merampas, mencuri bahkan merampok wisatawan asing. Kepolisian tidak bisa perpangku tangan melihat kondisi tersebut. Kompol I Nyoman Wirajaya yang baru beberapa pekan menjabat Kapolsek Kuta, berkomitmen memerangi pelaku jambret, copet, money changer nakal dan pembobol ATM. “Kasus-kasus ini menjadi konsentrasi saya. Selama dua bulan ke depan akan saya sikat mereka,” tegas Wirajaya, Senin (15/1) kemarin. Untuk money changer ilegal dan nakal, kata mantan Kapolsek Ubud, Gianyar ini, modusnya menyiapkan meja dimodifikasi yang ada lubangnya. Saat tamu asing menukarkan uangnya, beberapa lembar masuk ke dalam meja lewat lubang tersebut. “Tidak hanya money changer illegal yang ditindak tegas. Kalau ada money changer berizin tapi nakal (menipu - red), pasti akan saya tindak tegas juga,” ujar perwira melati satu asal Buleleng ini. Sedanhkan untuk kasus jambret dan copet, belasan pelaku sudah ditangkap dan dominan asal Karangasem. “Ini tidak main-main. Kalau dibiarkan akan jadi virus. Semua orang akan melakukan pekerjaan seperti ini. Lama-lama akan ditinggal sama wisatawan dan akan berdampak buruk bagi Bali,” tegas mantan Kasat Reskrim Polres Tabanan ini. (rah)
Proyek Pelebaran Jalan Imam Bonjol
Dishub Diminta Antisipasi Kekroditan Lalin
Denpasar (Bali Post) – Jalur padat lalu lintas di Jalan Imam Bonjol kini mulai mendapat penanganan. Salah satunya, yakni pengerjaan proyek pelebaran jalan di kawasan tersebut. Namun selama proyek berlangsung, kekhawatiran akan terjadi kekroditan di jalur itu sangat besar. Untuk mengantisipasi kekroditan yang cukup parah, Dinas Perhubungan (Dishub) diharapkan bisa mengantisipasinya dengan berbagai terobosan. Anggota DPRD Denpasar Drs. I Wayan Duaja mengatakan hal itu, Senin (15/1) kemarin. Duaja yang juga warga Jalan Imam Bonjol mengaku sangat mengapresiasi langkah instansi terkait untuk melakukan pelebaran jalan yang selalu padat lalu lintas tersebut. Dikatakan, saat ini proyek pelebaran Jalan Imam Bonjol berupa penutupan Tukad Teba mulai dikerjakan. Proyek tersebut dipastikan akan mengganggu kelancaran arus lalin yang sehari-harinya cukup padat. ‘’Masyarakat mengharapkan agar kekroditan lalin tidak semakin parah. Terlebih, kini di sepanjang Jalan Imam Bonjol ada dua proyek. Selain proyek pelebaran jalan, juga ada proyek mercusuar yaitu pembangunan Transtudio Imam Bonjol. Oleh karena itu, kami mohon agar Dishub berkoordinasi dengan kepolisian untuk ikut mengatur arus lalin di Jalan Imam Bonjol,’’ ujarnya. Politisi Partai Golkar itu mengatakan, masyarakat Pemecutan Kelod sangat berterima kasih atas perjuangan pemerintah provinsi hingga aparat terbawah seperti perbekel dan kepala dusun, sehingga proyek pelebaran jalan tersebut bisa terealisasi. Menurut anggota Komisi I DPRD Denpasar ini, rencana proyek ini sudah beberapa kali disosialisasikan kepada warga. Karena itu, warga di kawasan itu sudah mengetahui tentang proyek dimaksud, karena sebelumnya sudah dimusyawarahkan di Kantor Perbekel Pemecutan Kelod. ‘’Intinya, sosialisasi sudah berjalan baik. Sekarang tinggal bagaimana mengantisipasi kekroditan lalin, terutama saat pengerjaan proyek berlangsung,’’ katanya. Duaja menambahkan, proyek tersebut akan dikerjakan selama 400 hari, terhitung sejak 27 November 2017 hingga 31 Desember 2018, dengan memanfaatkan dana APBN. Proyek pelebaran Jalan Imam Bonjol Selatan tersebut sepanjang 2,25 kilometer. Pelebaran dimulai dari simpang Jalan Sunset Road hingga simpang Jalan Imam Bonjol-Gunung Soputan, tepatnya di depan Balai Banjar Abiantimbul. ‘’Selain mengantisipasi kekroditan lalin, kami juga berharap pengerjaan proyek rampung tepat waktu,’’ ujarnya. (kmb12)
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : KELESTARIAN HUTAN DI KINTAMANI TERANCAM Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
JALAN RUSAK - Pengendara sepeda motor berusaha menghindari jalan rusak di Jalan Tukad Balian, Denpasar, Senin (15/1) kemarin.
Bali Post/eka
Beroperasi Tiga Minggu
Omzet Judi Dingdong Ratusan Juta Rupiah
Denpasar (Bali Post) -
Anggota Ditreskrimum Polda Bali, Sabtu (13/1) lalu menggerebek ruko di Jalan Setiabudi Nomor 234, Kuta, Badung. Dari hasil penyelidikan, di sana dicurigai ada judi dingdong JB Zones. Alhasil, aparat menangkap 14 orang pelaku perjudian dan mengamankan sejumlah barang bukti. Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali AKBP Sugeng Sudarso mengatakan, aktivitas perjudian di ruko itu baru beroperasi tiga minggu. Meskipun baru beroperasi, namun omzet yang berhasil diraup tidak tanggung-tanggung yakni mencapai Rp 630 juta. ‘’Mereka (pelaku - red) ada yang berperan sebagai manajer, pengawas, kasir dan wasit,’’ tegas Sugeng Sudarso, Senin (15/1) kemarin. Belasan tersangka tersebut, kata Sugeng Sudarso, terdiri dari 10 wanita dan empat laki-laki. Pelaku berinisial HAR (44), GUN (45), NUK (35), IN (29), PI (15), DI (22), YU (29), BA (24), IW (20),
IS (31), KO (30), MI (20), DW (48) dan ER (37). Namun bandar judi dingdong ini lolos dari sergapan polisi. Wadir Reskrimum ini berdalih masih dalam proses pengejaran sehingga identitasnya belum bisa diekspos. Mantan Kapolres Karangasem ini mengungkapan, berdasarkan hasil penyidikan, arena judi ini baru beroperasi selama tiga minggu. Per hari gelanggang permainan yang bernama JB Zones ini mampu meraup omzet sekitar Rp 20 juta sampai Rp 30 juta. Modusnya, bandar yang identitasnya masih dirahasiakan ini menyisiati perjudian ini agar sulit dilacak. Caranya, pemenang
taruhan bukan mendapatkan uang melainkan emas. Pemenang judi dapat menukar koin yang didapat dengan emas dan beratnya tergantung dari jumlah koin yang dimenangkan. ‘’Di TKP tidak ada penukaran uang. Ini modus saja untuk mengelabui. Padahal emas juga alat penukaran atau transaksi yang berlaku di Indonesia,’’ ujarnya. Menurut Sugeng Sudarso, teknis permainan yaitu di TKP pemain membeli voucher yang disediakan dengan harga Rp 500 ribu. Satu voucher nilainya 1.000 koin yang digunakan saat berjudi. Selanjutnya, penjudi menuju ke meja yang telah disiapkan dan
akan ditemui wasit. Tugas wasit ini adalah memasukkan koin ke dalam mesin dingdong yang akan dimainkan. ‘’Kalau menang, voucher tersebut bisa ditukar dengan emas di toko emas yang ditunjuk. Emas ini asli, ada kuitansinya. Lokasi toko emas ini berada di luar arena dingdong,’’ tegasnya. Pada penggerebekan tersebut, kata Sugeng Sudarso, petugas menyita kuitansi emas dari salah satu toko emas, satu set PCB mesin dingdong, satu brankas, 15 dompet kecil berisi 16 cincin emas untuk pemenang masingmasing 1.000 poin, dua dompet berisi tiga cincin emas bagi pemenang yang mendapat poin dua ribu, 22 bendel voucher nilai seribu poin, 77 bendel voucher nilai seratus poin, tiga buku laporan, 60 unit mesin dingdong merk Paman dan dua unit mesin dingdong merk Doraemon serta mesin hitung uang. Selain itu,
juga diamankan barang bukti buku catatan uang tip pengunjung, uang Rp 10,2 juta, satu bendel voucher nilai 100 poin dan barang bukti lainnya. ‘’Kami akan mendalami kerja sama antara toko emas dengan tempat judi tersebut,’’ tegasnya. Terkait dengan izin dingdong, Sugeng Sudarso mengungkapkan, izin usaha berbeda di alamatnya. ‘’Izin yang dimiliki sudah lama, tapi alamatnya berbeda. Terkait kasus ini, para tersangka dikenakan Pasal 303 KUHP junto Pasal 2 Undangundang RI Nomor 7 Tahun 1974. Ancaman hukumannya maksimal 10 tahun penjara,’’ ujarnya. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Target Inflasi Tahun 2018 Turun
Bali Hadapi Tantangan Berat Denpasar (Bali Post) Tahun 2017, capaian inflasi Bali 3,32 persen. Lebih rendah dari capaian nasional yang angkanya 3,61 persen. Namun tahun 2018, Bali menghadapi tantangan yang cukup berat dalam mengendalikan inflasi. Pasalnya, Kementerian Keuangan menurunkan target inflasi yaitu dari 4 persen menjadi 3,5 persen. Bali sendiri target inflasinya 3,5 persen plus minus satu, yang berarti range target inflasinya 2,5 persen sampai 4,5 persen. Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan (BI KPw) Bali Causa Iman Karana mengatakan, target inflasi yang terlalu rendah juga tidak bagus karena untuk berinvestasi jadi tidak menarik dan capaian inflasi juga mendorong pertumbuhan ekonomi juga. “Tapi jika inflasi terlalu tinggi, dikhawatirkan daya beli masyarakat juga terpengaruh. Sehingga kita targetkan 3,5 plus minus satu,” kata Causa Iman Karana, belum lama ini.
Target inflasi ini lebih rendah dari tahun sebelumnya karena pemerintah optimis dengan kinerja pengendalian inflasi di masing-masing daerah yaitu Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang dinilai efektif. “TPID sudah terbentuk lebih banyak di daerah. Masing-masing daerah kan sudah ada TPID juga. Kenapa ada TPID? Karena mayoritas pembentuk inflasi nasional itu kan dari daerah, makanya harus dikendalikan di daerah,” jelasnya. Jika dipetakan secara nasional, kata Causa Iman Karana, Bali termasuk zona hijau. Artinya, capaian inflasinya terkendali. Sementara daerah lain ada yang zona merah dan oranye. Terkadang suatu daerah mengalami kondisi forcemajeur yang menyebabkan inflasi tinggi. Seperti Manado dulu pernah banjir, di Yogyakarta gunung meletus sehingga memengaruhi inflasi. Inflasi juga digunakan sebagai acuan untuk menaikkan
gaji karyawan dan menentukan Upah Minimum Provinsi (UMP), termasuk anggaran. Causa Iman Karana menambahkan, inflasi Bali tahun 2017 yaitu 3,32. Angka ini masih dalam range sasaran yang ditetapkan di awal tahun yaitu 4 persen plus minus satu. Artinya, yang paling rendah 3 persen dan yang paling tinggi 5 persen. Inflasi ini secara tahunan juga lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang mencapai 3,61 persen. Secara keseluruhan tahun 2017 inflasi di Bali diwarnai volatile food dan administered price. “Yang mengagetkan yaitu pada Desember itu kenaikan harga dari beras. Sedangkan dari administered price lebih banyak disumbang oleh kenaikan tarif listrik dan juga adanya kenaikan cukai tembakau,” bebernya. Selain target inflasi yang diturunkan, kata Causa Iman Karana, Bali khususnya juga menghadapi tantangan berat.
Yaitu luas tanam yang berkurang akan memengaruhi inflasi. Karena dari sisi produksi tentu juga akan terpengaruh. Inflasi dari sisi volatile food dikhawatirkan kenaikan harga beras dan bawang. Selain itu, adanya peningkatan kunjungan wisatawan juga akan memengaruhi permintaan akan bahan pangan, listrik dan BBM. Permintaan yang naik akan memengaruhi supply sehingga harga pun menjadi naik. Tarif listrik juga diperkirakan akan naik serta faktor cuaca yang memengaruhi produksi hasil pertanian. Adanya kunjungan wisatawan meski Bali sudah terbiasa menghadapinya yaitu ada makanan yang perlu disiapkan. Di sisi lain, IMF WB yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Bali juga akan menyebabkan demand (permintaan) naik. “Memang tantangan cukup berat tahun 2018 ini. Tapi, kita punya TPID yang sudah solid,” tandasnya. (kmb42)
Simulasi Pengamanan Pilkada 2018
Bubarkan Massa Anarkis, Polisi Tembakkan Gas Air Mata
PERSIAPAN pengamanan Pilkada 2018 terus dilakukan Polres Badung. Setelah menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota di Lapangan Umum Mengwi, Sabtu (13/1) lalu, selanjutnya dilakukan kegiatan sama di Lapangan Kopral Surem, Abiansemal, Senin (15/1) kemarin. Dalam simulasi tersebut petugas melepaskan tembakan gas air mata untuk membubarkan massa yang anarkis. Simulasi tersebut diikuti seluruh personel Polres Badung dan diasumsikan terjadinya kericuhan pada saat pencoblosan surat suara di TPS. Beberapa petugas yang berperan menjadi pelaku pembuat keonaran ingin melakukan pencoblosan. Padahal mereka tidak membawa kartu identitas. Selain memaksa ingin mencoblos, mereka melakukan perusakan di TPS dan melarikan kotak suara hasil pencoblosan sebelumnya. Anggota Polres yang berjaga di TPS tersebut langsung mengamankan kotak suara dan
menangkap pelaku. Diasumsikan ada massa yang tidak terima dengan penangkapan tersebut. Mereka mendatangi Posko Gakkumdu untuk meminta rekannya dibebaskan. Tim negosiator berupaya mengimbau agar massa tidak anarkis. Pasalnya, massa yang datang ke Posko Gakkumdu menbawa kayu dan batu. Upaya negosiasi gagal, jumlah massa makin bertambah banyak dan semakin beringas. Anggota dari Unit Pengurai Massa langsung diterjunkan ke TKP dan mereka dilengkapi persenjataan pembubaran maupun pelumpuhan. Massa tidak menghiraukan peringatan petugas untuk membubarkan diri. Terpaksa petugas melepaskan tembakan gas air mata dan mengamankan provokatornya. “Kegiatan ini merupakan serangkaian simulasi pengamanan pilkada,” kata Wakapolres Badung Kompol Supriadi Rahman. Menurut Supriadi, pihaknya akan terus mengasah kemam-
puan personel dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Terutama terkait pen-
gamanan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali. “Kami harapkan peran serta masyara-
kat untuk bersama-sama menciptakan Pilgub Bali 2018 aman dan kondusif,” ujarnya. (rah)
Bali Post/ist
SIMULASI - Polres Badung menggelar simulasi pengamanan pilkada di Lapangan Kopral Surem, Abiansemal, Senin (15/1) kemarin.
BADUNG
Selasa Umanis, 16 Januari 2018
3
Wabup Suiasa Hadiri Pengajian Akbar di Central Parkir Kuta
PENGAJIAN - Wabup Suiasa saat menghadiri Pengajian Akbar Shalawat dan Doa Bersama untuk Bali bersama KHR ACH Azaim Ibrahimy dan Jam’iyah Shalawat “Bhenning” di Central Parkir Kuta, Sabtu (13/1) malam.
FORUM Silaturrahim Majelis Dzikir Robitul Haddad Masyarakat Muslim Bali dan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kuta menyelenggarakan Pengajian Akbar Shalawat dan Doa Bersama untuk Bali bersama KHR ACH Azaim Ibrahimy dan Jam’iyah Shalawat “Bhenning” di Central Parkir Kuta, Sabtu (13/1) malam. Secara khusus, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa juga menghadiri pengajian akbar tersebut didampingi Anggota DPRD Badung Dapil Kuta I Gusti Ngurah Anom Gumanti. Pengajian ini turut dihad-
iri Keluarga Besar Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo, Jawa Timur. Selain itu, juga hadir pada kesempatan tersebut para kyai dan kalangan pengurus PWNU Bali, umat Muslim se-Bali dan beberapa utusan dari luar daerah Bali seperti dari Banyuwangi, Jember dan Probolinggo. Ketua Paniria Pengajian Akbar Ustad Boy Syamsuddin dalam laporannya mengajak seluruh umat Muslim mengumandangkan doa serta tetap menjaga kebersamaan untuk menjaga Badung dan Bali secara umum aman dan ten-
teram. “Dengan doa yang kita panjatkan dan kumandangkan serta saling menghargai dengan umat yang lainnya, niscaya Bali akan tenteram dan damai. Mari jaga Bali dengan kedamain seperti apa yang telah para kyai dan pinisepuh ajari kepada kita semua,” ajaknya. Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PWNU Bali H. Abdul Aziz menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pengajian akbar tersebut. Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pengajian, sehingga pengajian akbar
dapat terselenggara dengan lancar. Pada kesempatan tersebut, Wabup Suiasa menyampaikan ucapan terima kasih kepada umat Muslim se-Bali, karena dari Badung shalawat dan doa bersama untuk Bali dikumandangkan dengan harapan terciptanya kedamaian dan ketenteraman bagi seluruh warga Bali. Wabup Suiasa juga mengingatkan dan mengajak selalu umat Muslim menjaga kebersamaan dan rasa persaudaraan yang telah ditanamkan oleh para ulama. “Mari bersama menjaga Bali, jauhkan diri
dari radikalisme yang dapat memecah belah persaudaraan dan kebersamaan kita. Mari kita bangun kenyamanan dan rasa persaudaraan ini dengan saling menghargai serta bergandengan untuk membangun NKRI yang aman dan tenteram. Kalau negeri kita damai, aman dan tenteram, tentu segala sesuatu yang kita laksanakan dan kerjakan akan berjalan lancar. Dengan doa yang dikumandangkan dengan ketulusan hati, niscaya negeri kita NKRI akan kuat dan tenteram sampai akhir masa,” kata Wabup Suiasa. (ad761)
Tinggalkan Golkar, Suiasa Kantongi KTA PDI Perjuangan
Tegaskan Bukan Pelarian Mangupura (Bali Post) – Ketut Suiasa kini resmi mengantongi Kartu Tanda Anggota (KTA) PDI Perjuangan. Politisi yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati Badung ini memutuskan meninggalkan Partai Golkar lantaran tidak mendapat restu dalam Pilkada Badung 2015. Ditemui di KanBali Post/kmb27 tor DPC PDI PerKetut Suiasa juangan Badung, Suiasa mengatakan pihaknya resmi masuk PDI Perjuangan sejak November 2017 lalu. “Kepindahan saya ini juga bagian dari korelasi atas partai yang dulu yang tidak lagi memakai saya. Namun saya tegaskan ini bukan pelarian atas hal itu,” ujar Suiasa, Senin (15/1) kemarin. Menurut Suiasa, keputusan untuk bergabung dengan partai moncong putih juga dilatari dengan ideologi partai yang sejalan dengan perjuangan yang diinginkan. “Kita masuk partai ada karakter pribadi yang harus diperhatikan. Jika itu ada kemiripan dengan karakter pribadi, maka merasa nyaman kita untuk bergabung dalam satu ideologi partai itu,” terangnya. Alasan lain yang juga mengetuk politisi asal Desa Pecatu itu pindah partai adalah jasa PDI Perjuangan yang mengusung dirinya bersanding dengan I Nyoman Giri Prasta saat pencalonan sebagai Wakil Bupati Badung. Sehingga sudah kewajibannya untuk menjalankan moral politik dalam menyukseskan ideologi partai yang telah mengusungnya itu. “Saya dulu diusung PDI Perjuangan, jadi sudah kewajiban menjalankan moral politik,” ungkapnya. Informasi yang diperoleh, di internal PDI Perjuangan Ketut Suiasa diberikan mandat sebagai Ketua Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali. Bahkan dalam perhelatan Pilgub 2018 mendatang, Suiasa juga terus melakukan sosialisasi dan pelatihan terhadap saksisaksi pasangan calon dari PDI Perjuangan di seluruh Bali. (kmb27)
Diharapkan Jadi Solusi
Jalan di Bawah Jembatan Tukad Mati Mangupura (Bali Post) Guna mengatasi kendala yang sempat dialami masyarakat di kawasan Patasari akibat penutupan U-turn, berbagai solusi mulai muncul. Seperti yang disampaikan anggota DPRD Badung Dapil Kuta I Gusti Anom Gumanti, ada tiga opsi yang bisa dilakukan untuk memecahkan permasalahan tersebut. Ketiga opsi tersebut, di antaranya membuat lorong bawah tanah dari Patasari tembus ke Jalan Kendedes. Opsi kedua, penyeberangan dengan jalan layang. Namun, hal itu perlu dipertimbangkan, apakah itu sesuai dengan sosial budaya. Kemudian opsi ketiga yang paling efektif dan tidak memerlukan anggaran yang besar adalah membuat jalan di bawah jembatan Tukad Mati. Anom Gumanti mengatakan, jalan itu nantinya menghubungkan Patasari dengan Jalan Tuan Lange yang berada di sisi barat By-pass I Gusti Ngurah Rai. Sedangkan peruntukan jalan itu nantinya khusus untuk sepeda motor saja. Namun, permasalahan yang perlu dikaji yaitu ketika terjadi air laut pasang tertinggi. “Sepanjang yang saya tahu, belum pernah air laut sampai setara jembatan. Masih jauh di bawah, sehingga di situ masih bisa dibuatkan kajian. Kalau itu layak, berarti lebih efektif. Tak merugikan siapa-siapa dan anggarannya juga kecil,” tegasnya. Anom Gumanti menambahkan, pihaknya belum nengetahui apakah diperbolehkan membangun jalan di bawah jembatan. Kalau memang boleh, tentu itu bisa menjadi salah satu alternatif untuk kepentingan jangka panjang. “Kalau jalan itu jadi, maka dapat digunakan secara permanen. Masyarakat pun tidak ada lagi yang berbicara masalah akses,” katanya. Terhadap gagasan tersebut, sejumlah tokoh setempat mulai menindaklanjuti dengan melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Salah seorang tokoh masyarakat setempat, Nyoman Sukra, menyambut baik gagasan tersebut. Menurutnya, membangun sebuah akses baru di pinggiran Tukad Mati dan melintas di bawah jembatan By-pass I Gusti Ngurah Rai adalah hal yang sangat mungkin untuk dilakukan. “Rencananya, kami akan sampaikan usulan itu saat sosialisasi proyek long storage lanjutan nanti. Kami rasa pembuatan akses tersebut bisa dijadikan satu paket dengan proyek tersebut,” ujarnya. (kmb23)
Bali Post/eka
MENATA - Seorang petani tengah menata lahan pertaniannya di Canggu, Badung. Dalam upaya mengatasi alih fungsi lahan, DPRD Badung kembali menggulirkan rencana penyusunan peraturan pertanian abadi.
Diskop ”Warning” Penjual Beras di Atas HET
Mangupura (Bali Post) –
Beredarnya beras premium yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) di Bali, menjadi perhatian serius Dinas Koperasi (Diskop), UKM dan Perdagangan Badung. Instansi ini secepatnya akan menurunkan tim guna melakukan pengawasan terhadap harga beras di pasaran. Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdangangan Badung I Ketut Karpiana menegaskan, pihaknya akan memberikan warning atau peringatan kepada para pedagang yang menjual beras premium melampui HET. Terlebih melakukan penimbunan untuk mendapatkan keuntungan yang berlipat. “Besok (hari ini - red)
kami akan turun bersama tim. Kalau ada yang menjual di atas HET, jelas akan kami peringati. Apalagi sampai menimbun, berat sanksinya itu,” ujar Karpiana, Senin (15/1) kemarin. Selain menurunkan tim dari Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Badung, kata birokrat asal Cemagi, Kuta Utara ini, pihaknya
juga akan melibatkan Bulog. “Ini merupakan pemantauan rutin kami setiap Selasa untuk mengecek harga kebutuhan pokok di pasaran,” katanya. Kendati demikian, Karpiana mengakui belum ada sanksi tertulis yang mengatur terkait penjualan di atas HET. Hanya sebagai fungsi kontrol, pihaknya
wajib memperingatkan pedagang yang menjual beras jauh di atas HET. “Kalau aturan tertulis (larangan menjual beras di atas HET - red) memang belum ada. Yang diatur di Permendag adalah sanksi bagi penimbun beras, tapi kami tetap akan memperingati jika ditemukan,” tegasnya. Karpiana menambahkan, ketersediaan stok beras di Kabupaten Badung mencapai 118,7 ton. Ketersediaan stok beras saat ini dikarenakan Pemkab Badung telah menyusun program strategis
untuk mengantisipasi kekurangan beras di daerahnya, sehingga ketersediaannya dapat mencukupi secara berkelanjutan. Sedangkan untuk konsumsi beras masyarakat Badung, rata-rata kisaran 7,65 kilogram per kapita per bulan dengan jumlah penduduk di Badung saat ini mencapai 464.622 jiwa. “Untuk harga eceran beras di Badung Rp 12.000 per kilogram untuk beras C4 dan beras putri Rp 13.000 per kilogram. Ada sedikit kenaikan dari harga normal Rp 11.800 per kilogram,” katanya. (kmb27)
Tahanan Anak Harus Dipisah Fakultatif, Disdukcapil Layani Ratusan Permohonan dengan Orang Dewasa BELAKANGAN ini tersiar kabar terpidana anak-anak yang terlibat aksi kriminalitas, dipindah dari tahanan Lapas Anak Karangasem ke Lapas Kelas II A Denpasar di Kerobokan. Banyak pihak yang menyesalkan terjadinya pemindahan itu karena sifat penahanan anak adalah pembinaan. Sementara jaksa selaku eksekutor sudah menjalankan perintah putusan hakim, yakni menahan terdakwa anak di Lapas Anak Karangasem. Kasus tersebut adalah soal penahanan seorang terpidana anak di bawah umur yang terlibat aksi pembunuhan terhadap oknum TNI. Di samping itu, penahanan perlu dilakukan pemisahan antara tahanan orang dewasa dengan anak-anak. Karena hal tersebut secara psikis akan dapat mengubah pola pikir anak. Belakangan ini, banyak aksi kriminalitas yang pelakunya justru anak-anak. Yang lagi heboh adalah komplotan begal yang menyerang pemuda asal Sumba, NTT hingga tewas. Sejumlah pelaku ditangkap dan kini ditangani petugas Polsek Denpasar Barat. Belum lagi kasus pengeroyokan yang terjadi di Jalan Marlboro, Denpasar. Pelakunya juga anak di bawah umur. Pemerhati anak sekaligus aktivis perempuan dan anak, Siti Sapurah alias Ipung berpendapat, ada beberapa faktor yang menyebabkan anak yang menjadi pelaku kriminal. Di antaranya yang paling dominan adalah orangtua. “Yang menjadi faktor utama mengapa anak kerap tersangkut masalah hukum adalah pola asuh orangtua yang cenderung permisif. Yakni orangtua cenderung membiarkan anak berkembang dengan sendirinya tanpa pengawasan,” kata Ipung, Senin (16/1) kemarin. Menurut Ipung, anak-anak yang masih berumur belasan tahun adalah anak yang masih mencari jati diri dan identitas dirinya. Jika orangtua membiarkan
anaknya tanpa pengawasan, maka anak tersebut akan berkumpul dengan sesama temannya dan mencari identitas diri karena merasa sanggup dan mampu hidup tanpa orangtuanya. Akhirnya, kata Ipung, anakanak mulai mencari cara bagaimana mereka bisa hidup tanpa pengawasan langsung orangtua. “Karena merasa bebas, lama-lama akhirnya berbuat kriminal untuk bisa bertahan hidup di luar,” jelasnya. Perempuan yang sudah banyak mendampingi kasus anak itu menambahkan, tidak sedikit orangtua yang merasa bangga jika anaknya yang masih ABG tapi sudah bisa memberi uang kepada orangtuanya tanpa mencari tahu dari mana asal muasal uang tersebut. Faktor lain anak berbuat kriminalitas adalah orangtua tidak mengawasi anaknya secara detail, jika di atas pukul 22.00 tidak ada di kamarnya. Sementara itu, anaknya berkeliaran di luar rumah saat tengah malam. “Faktor ketiga adalah lingkungan. Faktor ini berperan dalam membentuk karakter anak, bahkan hingga sampai ke tindakan kriminal,” sebut wanita yang juga sebagai praktisi hukum anak itu. Lantas apa solusinya? Ipung mengatakan, orangtua berperan penting dalam membentuk karakter anak. “Jadi orangtua harus bisa menjadi contoh baik buat anaknya. Jika orangtua jujur, maka anak akan menjadi anak yang jujur. Jika orangtua rajin beribadah, maka anakpun akan ingat akan Tuhan. Sedangkan jika orangtua tak berbuat kriminal, maka anak pun tak akan menyentuh perbuatan tersebut,” jelasnya. Dalam menjaga anak agar terhindar dari aksi kriminalitas, kata Ipung, juga sangat penting ditanamkan pendidikan agama sejak dini. “Juga ajarkan anak berani bertanggung jawab atas konsekuensi atas perbuatan yang dilakukannya. Jika kita berbuat baik, maka kita akan dapat pahala
Administrasi Kependudukan
Siti Sapurah
Bali Post/asa
dan jika kita berbuat jahat maka kita harus berani mengambil risikonya, yaitu masuk penjara,” tegasnya. Ipung menegaskan, dalam Undang-undang Perlindungan Anak (UUPA) sudah sangat tegas mengatakan, bahwa jika anak berhadapan dengan hukum harus mengacu pada Sistem Peradilan Pidana Anak yakni UU Nomor 11 Tahun 2012. “Tapi hal ini menurut saya juga belum efektif karena semakin banyak anak menjadi pelaku,” tegasnya. Menurut Ipung, mesti ada UU yang juga mengatur jika anak yang berbuat kriminal ada pertanggung jawaban orangtua untuk bisa dikenakan sanksi pidana. Mengapa? Karena mereka telah lalai dalam pendidikan terhadap anak-anaknya sehingga anaknya terlibat dalam kasus, khususnya sebagai pelaku tindak kriminal. Menyikapi adanya anak yang dipindah penahanannya ke Lapas Kerobokan, Ipung berpendapat itu sebenarnya tidak diperbolehkan. “Ini tidak bisa dibiarkan. Kan di Kerobokan tahanan dewasa,” jelasnya. (asa)
Mangupura (Bali Post) – Serangkaian perayaan hari raya Siwaratri, instansi pemerintahan di Bali termasuk Pemkab Badung menerapkan kebijakan libur fakultatif, sehingga pegawai yang beragama Hindu dapat lebih berkonsentrasi untuk melaksanakan persembahyangan tersebut. Kendati demikian, Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Badung, Senin (15/1) kemarin tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat. Setidaknya 168 warga mengajukan permohonan perekaman/pencetakan eKTP, mengurus Kartu Keluarga (KK), surat pindah, pencetakan Kartu Identitas Anak dan mengurus Surat Keterangan Tempat Tinggal (SKTT) untuk Warga Negara Asing (WNA). Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Badung Putu Suryawati mengatakan, pelayanan telah
dibuka dari pukul 08.00-15.00 Wita. “Kami sifatnya adalah pelayanan, karena itu kami tetap buka. Hari ini (kemarin - red), ada 168 orang yang kami layani,” ujar Suryawati, Senin (15/1) kemarin. Menurut Suryawati, pelayanan di Disdukcapil Badung akan tutup Selasa (16/1) hari ini. Permohonan masyarakat akan dilayani kembali Rabu (17/1) besok. Namun, warga yang akan mengurus administrasi kependudukan tidak perlu khawatir. “Hanya besok (Selasa hari ini - red) saja libur. Kami akan kembali membuka pelayanan hari Rabu,” tegasnya. Suryawati mengatakan, sejak pagi masyarakat terus berdatangan untuk mengurus keperluan administrasi kependudukan. “Hari ini paling banyak kepengurusan KTP, kemudian ada juga beberapa lainnya, seperti mengurus KK, KIA, hingga SKTT untuk orang asing,” katanya. (kmb27)
Bali Post/kmb27
ANTRE - Warga Badung terlihat antre di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Badung untuk mengurus adminitrasi kependudukan, Senin (15/1) kemarin.
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Unmas Tuan Rumah ’’International Master Class Plant Biosecurity’’ UNIVERSITAS Mahasaraswati (Unmas) Denpasar dipercaya sebagai tuan rumah kursus singkat International Master Class Plant Biosecurity 2018 bidang ketahanan pangan dan hayati dunia. Program ini terselenggara atas bantuan dana ATSE Crawford Fund Australia bersama CABI Malaysia dan CRC Plant Biosecurity Australia. International Master Class 2018 dibuka Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, Senin (15/1) kemarin. Wali Kota menegaskan masalah ketahanan pangan penting dibicarakan termasuk bagaimana mengelola pertanian di perkotaan seperti di Denpasar. Acara dihadiri Ketua Pusat Badan Karantina Tumbuhan dan Pertanian Antario Dikin, Ph.D. Menurut Penanggung Jawab Program Dr. Ir. I Gusti Gede Eka Martiningsih, M.Si., International Master Class adalah kursus singkat tentang ketahanan hayati dan pangan. Program ini didanai oleh ATSE Crawford yang sudah mengadakan kursus serupa di 100 lokasi di dunia. Program International Master Class ini diikuti oleh para peneliti muda atau yang termasuk dalam midel carieer berusia 25-45 tahun. Tahun 2018, kursus gratis ini melibatkan 26 dosen muda. Mereka datang dari seluruh Indonesia yang akan berada di Bali selama dua minggu. Programnya selama enam jam materi setiap hari diberikan oleh instruktur dari ATSE Crawford dan CRC Plant Biosecurity Australia. Peserta juga diajak melakukan kunjungan ke lapangan. Menariknya, karena Unmas Denpasar sejak lama menjalin kerja sama dengan CRC maka pendanaan International Master Class di Unmas didanai dua yayasan yakni ATSE Crawford dan CRC. Implikasi kursus ini bagi Bali, kata Eka Martiningsih, adanya kesadaran dan aksi untuk selalu
BIOSECURITY - Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra bersama Rektor Unmas Made Sukamerta saat membuka IMC Biosecurity. melakukan upaya meningkatkan ketahanan pangan dan hayati di daerah Bali dan Indonesia. SDM lulusan kursus ini nantinya sebagai agen dalam penyelamatan ketahanan pangan dan hayati dunia, termasuk dalam bidang pertanian. Rektor Unmas Dr. I Made Sukamerta, M.Pd. mengaku bangga karena pihak penyandang dana ATSE Crawford Fund dan CRC Plant Biosecurity mempercayakan Unmas sebagai penyelenggara International Master Class 2018. Bahkan di Indonesia, Unmas dipercaya sebagai penyelenggara kursus pertama. Ini berkat kerja sama Unmas dengan CRC Plant Biosecurity yang sudah berjalan sejak 2009 lalu. Kerja sama internasional yang dilakukan Unmas bukan hanya di atas kertas, melainkan diwujudkan dalam bentuk nyata seperti penelitian bersama dan kursus berkualitas dunia seperti sekarang ini. Sukamerta didampingi Wakil Rektor IV Dr. I Nyoman Ar-
nawa menilai program ini sangat penting bagi Bali dan Indonesia yang belum mandiri dalam hal ketahanan pangan dan hayati. Bali yang diserbu oleh sektor pariwisata yang menyebabkan alih fungsi lahan sangat cepat terjadi memerlukan kesadaran akan pentingnya kembali menumbuhkan kembangkan sektor pertanian. Di sisi lain, Bali juga belum mampu mandiri dalam hal pangan dan pemakaian obatobatan pestisida tak terkontrol, sedangkan kebijakan pemerintah belum menyentuh pertanian secara luas. Ia berharap mereka yang lulus dengan sertifikat dalam kursus internasional ini direkrut sebagai konsultan oleh pemerintah dalam melahirkan kebijakan yang proketahanan pangan dan hayati. SDM ini juga menjadi agen dan duta di daerahnya guna memperjuangkan ketahanan pangan melalui kajian dan penelitiannya, termasuk memikirkan agar anak muda berminat menjadi petani. (ad759)
Coca-Cola Amatil Indonesia dan ROLE Foundation
Terus Dukung Program Pemberdayaan Perempuan di Bali
COCA-COLA Amatil Indonesia (CCAI) bersama organisasi ROLE (River, Ocean, Land & Environment) Foundation Bali menyelenggarakan upacara kelulusan bagi 33 peserta pelatihan yang telah berhasil menyelesaikan program pengembangan selama enam bulan, periode Juli 2017 hingga Januari 2018. Melalui program yang telah dirancang oleh ROLE Foundation, para peserta pelatihan dibekali keterampilan secara gratis agar mereka dapat menunjang kehidupan secara signifikan dan mengurangi angka kemiskinan. CCAI telah mendukung ROLE Foundation selama beberapa tahun terakhir untuk memaksimalkan program-program pemberdayaan perempuan dan anakanak, seperti program pelatihan untuk mengasah kemampuan berinteraksi dengan komputer, kemampuan berbahasa Inggris serta pengembangan usaha skala kecil. ROLE Foundation juga akan membantu pengembangan komunitas masyarakat dan memberikan pendidikan di daerah sekitar pantai. ROLE Foundation yang memiliki fokus pada peningkatan pendidikan dan kesejahteraan keluarga tidak mampu di Bali dan seluruh Indonesia, meluluskan lebih dari 850 perempuan dari latar belakang ekonomi rendah agar mendapatkan lapangan ker-
PELATIHAN – Para perempuan peserta pelatihan program pengembangan yang diselenggarakan Coca-Cola Amatil Indonesia dan ROLE Foundation Bali. ja dan mendidik anak-anak dari keluarga tidak mampu. ROLE Foundation juga mendukung kegiatan Bali Beach Clean-Up (BBCU) yaitu program pembersihan lima pantai di Bali dengan partisipasi 75 anggota tim dalam kegiatan tersebut. Diatur oleh empat pilar keberlanjutan terintegrasi yaitu People, Wellbeing, Environment dan Community, CCAI telah menjalankan berbagai inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) meliputi Bali Beach Clean-Up, Kuta Beach Sea Turtle Conservation, Water for Life,
Coke Kicks, program bantuan edukasi dan penanaman pohon. ‘’Kami ingin terus meningkatkan kualitas dari program CSR CCAI di Bali, agar dapat memberikan perubahan positif ke depannya. Kami yakin dengan semua pengalaman dan keterampilan yang diberikan pada saat pelatihan ini, ROLE Foundation dapat mendukung program-program CSR CCAI dalam memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat dan lingkungan di Bali,’’ ujar Indah Triyanti, Public Affairs and Communications CCAI. (bns1)
Pembangunan Dua Bendungan di NTT Tertunda Akibat Lahan
Kupang (Bali Post) – Rencana pembangunan dua bendungan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih tertunda akibat kondisi lahan yang masih dipersoalkan. Dari tujuh bendungan yang sudah dialokasikan pemerintah pusat untuk NTT, Bendungan Kolhua dan Lambo terkendala persoalan lahan. Tujuh bendungan yang sudah dialokasikan untuk NTT yaitu Kolhua di Kota Kupang, Manikin dan Raknamo di Kabupaten Kupang, Temef di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Rotiklot di Kabupaten Belu, Napunggete di Kabupaten Sikka dan Lambo di Kabupaten Nagekeo. Kepala Dinas Pekerajaan Umum NTT Andre W. Koreh di Kupang, Senin (15/1) kemarin, mengatakan Bendungan Kolhua merupakan yang pertama dialokasikan, namun sampai hingga saat ini belum bisa direalisasikan karena masalah lahan yang belum diselesaikan. ‘’Masih ada penolakan-penolakan
dari masyarakat akibat lahan ini. Demikian pula lahan untuk Bendungan Lambo di Kabupaten Nagekeo, Pulau Flores, belum dibangun meskipun anggarannya sudah disiapkan,’’ ujarnya. Menurutnya, kesiapaan lahan masih menjadi kendala utama pembangunan bendungan yang membuat NTT tertinggal dari daerah lainnya seperti Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Sejak tahun 1998, NTT mulai membangun Bendungan Tilong di Kabupaten Kupang dengan kapasitas 19 juta kubik air bersamaan dengan pembangunan bendungan di NTB. Saat ini NTB sudah memiliki sekitar 18 bendungan, sedangkan NTT baru mempunyai satu bendungan. ‘’Kendala lahan ini membuat kita tertinggal meskipun bertahap akan ditambah dengan Bendungan Raknamo yang sudah diresmikan, kemudian Bendungan Rotiklot dan Napunggete yang masih dalam proses pembangunan,’’ katanya. Untuk itu, Andre berharap du-
kungan penuh dari pemerintah daerah yang masih tersandung masalah lahan agar secepatnya diselesaikan. ‘’Alokasi anggarannya sudah ada, tinggal daerah siapkan lahan agar mulai dibangun sehingga bisa menjawab kebutuhan air baku dan irigasi masyarakat kita di daerah ini,’’ sebutnya. Peran pemerintah daerah untuk mempersiapkan lahan juga dikemukakan Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya untuk meresmikan Bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang, beberapa waktu lalu. ‘’Pemerintah daerah baik kabupaten, kota maupun provinsi sangat penting perannya terutama dalam pembebasan lahan agar sebuah proyek infrastruktur bisa masuk dan dimulai konstruksinya. Kalau pemerintah daerah tidak ikut mati-matian untuk pembebasan lahan, pembangunan infrastruktur akan terus diundur,’’ ungkap Jokowi di Bendungan Raknamo, Selasa (9/1) lalu. (ant)
Selasa Umanis, 16 Januari 2018
RS BaliMéd Rayakan HUT Ke-10
Bersinergi Tingkatkan Produktivitas dan Mengedepankan Efisiensi RS BaliMéd merayakan HUT ke-10 pada Minggu (14/1). Tema HUT satu dasawarsa ini adalah ‘’Bersinergi Meningkatkan Produktivitas dan Mengedepankan Efisiensi’’. Sekitar 480 karyawan dari PT BDM yang menaungi RS BaliMéd berkumpul dan berkegiatan untuk menguatkan rasa kebersamaan. Ketua Panitia I Nyoman Radiastra, S.E.Ak. membeberkan berbagai kegiatan yang telah dilakukan, mulai dari ilmiah hingga sosial. Seminar ilmiah yang dilaksanakan meliputi seminar diabetes, bayi tabung dan tentang kesehatan mata. Sementara kegiatan sosial terdiri atas donor darah, penyuluhan ke sekolah menengah tingkat atas dan melakukan outbound di Bali Safari Marine Park untuk meningkatkan kinerja tim karyawan RS BaliMéd. Dalam rangka meningkatkan kebersamaan keluarga besar PT BDM dan pendalaman spiritual, diselenggarakan kegiatan tirtayatra di sekitar Denpasar dan Badung. Tak kalah pentingnya, pada HUT satu dasawarsa RS BaliMéd, seluruh keluarga besar RS BaliMéd mem-viral-kan kegiatannya melalui lomba selfie-wifi di instagram dengan hastag #1dasawarsabalimed dan #balimedhospital. Kemudian pada Minggu (14/1) yang merupakan acara puncak perayaan HUT RS BaliMéd dilaksanakan acara pemotongan tumpeng, pelepasan balon serta persembahan spesial tari Pendet lanang dari karyawan RS BaliMéd. ‘’Untuk meningkatkan rasa kebersamaan dan keakraban antarkaryawan dan owner RS BaliMéd, dilakukan lomba-lomba melibatkan owner dan karyawan serta pengisi acara sebagian besar dari
spontanitas internal karyawan sebagai wujud kebanggaan atas prestasi selama 10 tahun. Pada hari itu juga Komisaris Utama PT BDM dr. I Putu Gde Wardhiana, Sp.OG.(K) memberikan kenangkenangan kepada karyawan yang telah pensiun dan penghargaan kepada 164 karyawan yang sudah mengabdi selama 10 tahun di RS BaliMéd. Dokter I Putu Gde Wardhiana mengatakan, pada ulang tahun kali ini rasa kebersamaan lebih kuat daripada tahun sebelumnya. Selama 10 tahun berdiri, kekompakan antara karyawan dan owner semakin terasa. ‘’Ke depan kami berharap RS BaliMéd lebih maju lagi,’’ ujarnya. Direktur RS BaliMéd dr. Oka Dharmawan, MARS. menambahkan, tahun lalu ada beberapa layanan baru yang mulai dibuka, seperti pelayanan kemoterapi, mulai memfokuskan untuk pelayanan orang tua/geriatri dan membentuk kelompok-kelompok pendukung untuk pasien sakit kronis. RS BaliMéd juga mengembangkan layanan homecare.
‘’Kesuksesan tahun lalu akan dilanjutkan tahun ini dengan membuka layanan bayi tabung. Semua pendukung menyangkut layanan bayi tabung sedang disiapkan. Kami juga menyiapkan CT-scan 128 slice dan memasang MRI awal tahun 2018, serta beberapa layanan unggulan akan dilaksanakan tahun ini,’’ paparnya. Layanan RS BaliMéd yang terus dikembangkan membuat jumlah kunjungan meningkat, terutama layanan rawat jalan. Pasien dewasa dengan penyakit kronik metabolik mendominasi jumlah kunjungan. Meningkatnya jumlah kunjungan mengharuskan pihaknya menyiagakan dokter spesialis yang praktik pagi hari. Hal ini dilakukan untuk pasien orangtua yang tidak bisa datang pada sore harinya. RS BaliMéd juga memiliki dokter spesialis gizi klinik untuk konseling pasien sakit kronik yang memerlukan terapi gizi serta dokter akupunktur untuk membantu pasien yang membutuhkan terapi komplementer. (ad760)
Mataram (Bali Post) – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) segera memasifkan sistem pembayaran nontunai di setiap transaksi termasuk gaji yang dilaksanakan pemerintah kota pada semua Organisasi Perangkat Daerah di kota itu. Penerapan sistem transaksi nontunai pada semua OPD ditargetkan dimulai Februari 2018. ‘’Saat ini kami masih menunggu pemecahan OPD Bagian Administrasi dan Pengendalian Program (APP) dengan LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik) untuk dijadikan satu surat keputusan (SK) dengan sekretariat,’’ kata Sekretaris Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram H. Nizar Deny Cahyadi di Mataram, Senin (15/1) kemarin. Menurutnya, jika tidak ada pemecahan OPD itu, sistem pembayaran nontunai sudah dapat di-
laksanakan secara masif di Kota Mataram. Sembari menunggu pemecahan OPD tersebut, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Bank NTB sebagai mitra kerja sama pemerintah kota dalam pelaksanaan transaksi nontunai. Bank NTB saat ini sedang melakukan persiapan maksimal mengingat banyaknya transaksi yang akan dilakukan oleh jajaran pemerintah kota. Dengan demikian, akan banyak notifikasi yang harus dikirim oleh pihak bank. ‘’Jangan sampai karena tidak adanya notifikasi bisa menjadi kendala dan masalah ke depan,’’ ujarnya. Deny melanjutkan, berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan transaksi nontunai pada enam OPD yang diuji coba tahun 2017, sudah berjalan lancar dengan capaian keberhasilan 99 persen. Enam OPD yang menjadi uji coba penerapan transaksi nontunai
adalah BKD, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Sekretariat Pemerintah Kota Mataram, Inspektorat, Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda), serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kota Mataram. Khusus untuk OPD yang memiliki tenaga harian lepas (TLH), dikecualikan sehingga masih boleh menerima gaji secara tunai, karena pertimbangan sumber daya manusia para THL yang kurang memungkinkan. Transaksi nontunai memberikan beberapa dampak positif antara lain mengurangi risiko saat mengambil uang di bank, mencegah terjadinya pungutan liar, semua transaksi tercatat termasuk pajak serta mengurangi peredaran uang. Dengan sistem transaksi nontunai, berapa triliun biaya cetak uang bisa dihemat negara, karena semua pembayaran bermain pada sistem elektronik. (ant)
Kupang (Bali Post) – Pemerintah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) akan menyalurkan bantuan benih ikan dan pakan kepada 1.000 pembudi daya ikan air tawar guna meningkatkan produksi dalam memenuhi permintaan pasaran lokal. Kadis Perikanan Kota Kupang Orson Nawa di Kupang, Senin (15/1) kemarin mengungkapkan, pihaknya sudah mengalokasikan anggaran dalam APBD II Kota Kupang untuk pengadaan benih ikan air tawar yang akan didistribusikan kepada 1.000 pembudi daya ikan air tawar. ‘’Kami sedang melakukan identifikasi terhadap penerima manfaat bantuan itu,’’ katanya. Jumlah pembudi daya ikan
air tawar di Kupang terus bertambah hingga menembus jumlah 1.000 yang dilakukan secara mandiri menyusul semakin meningkatnya permintaan pasar. ‘’Permintaan ikan air tawar untuk kebutuhan lokal di Kota Kupang semakin tinggi, sehingga pemerintah menyalurkan bantuan benih dan pakan agar usaha perikanan air tawar yang dilakukan masyarakat tetap bertahan,’’ tegas Nawa. Bantuan pakan ikan bagi pembudi daya ikan air tawar yang akan didistribusikan sangat terbatas karena harga pakan ikan yang mahal. Untuk memangkas harga pakan ikan yang mahal itu, Pemerintah Kota Kupang juga akan melakukan pengadaan dua unit mesin
pembuat pakan ikan air tawar untuk memenuhi kebutuhkan pakan. ‘’Kami segera datangkan dua unit mesin pembuat pakan ikan air tawar, sehingga pembudidayaan ikan air tawar di Kota Kupang mendapatkan harga pakan yang lebih murah daripada harga dari luar NTT,’’ ujarnya. Menurutnya, pakan ikan yang dibuat terdiri atas beberapa jenis makanan lokal yang mudah didapatkan di Kota Kupang seperti jagung dan sisa potongan ikan. Dua unit mesin pembuat pakan ikan air tawar ini akan dikelola pembudi daya ikan air tawar yang telah membentuk kelompok sehingga dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan produksi. (ant)
TARI PENDET - Hiburan tari Pendet lanang mengisi perayaan HUT ke-10 RS BaliMed pada Minggu (14/1).
Pemkot Mataram Masifkan Sistem Transaksi Nontunai
Pemkot Kupang Bantu Benih Ikan Air Tawar
Bali Post/ant
GIRI MENANG - Foto udara kawasan bundaran Giri Menang di Kecamatan Gerung, Lombok Barat, NTB, Senin (15/1) kemarin. Bundaran Giri Menang merupakan bundaran dengan taman dan kubah air mancur yang menjadi landmark serta tempat wisata baru di Kabupaten Lombok Barat.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Selasa Umanis, 16 Januari 2018
DAERAH
5
Coklit Data Pemilih
Kawil Diminta Proaktif
Amlapura (Bali Post) – KPU Karangasem dihadapkan dengan tugas berat menjelang Pilgub Bali 2018. Sebab, untuk proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih misalnya, banyak dusun yang ditinggal mengungsi penduduknya. Oleh karenanya, KPU Karangasem minta komitmen para kepala wilayah (kawil) selaku Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di dusunnya. Menurut Ketua KPU Karangasem Made Arnawa, pihaknya masih menunggu keputusan KPU Pusat menyangkut mekanisme coklit untuk warga di pengungsian. ‘’Sambil menunggu turunnya regulasi, kawil (kadus) yang warganya mengungsi kami harapkan membantu proses itu dengan maksimal,’’ katanya usai menggelar rapat koordinasi dengan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Selat di Sekretariat KPU Karangasem, Senin (15/1) kemarin. Dijelaskannya, banjar yang benar-benar kosong karena ditinggal mengungsi, proses coklit akan dilawatkan dulu. Meski begitu, kawilnya diharapkan tetap proaktif dengan menginventarisir posisi warganya. Selanjutnya pada hari pertama proses coklit, 20 Januari nanti, data tersebut disetorkan kepada KPU atau jajaran di bawahnya. Laporan kadus nantinya disampaikan ke KPU Bali dan KPU Pusat sebagai laporan. Koordinasi KPU Karangasem dengan PPK Selat juga berkaitan dengan kondisi tersebut. Dalam kesempatan itu, Arnawa mengingatkan seluruh jajaran PPK agar memantapkan koordinasi dengan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan (PPDP) terkait komitmen dan kesediaan menjalankan tugas terutama dalam pendataan pemilih. Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) di Kabupaten Karangasem tercatat 404.984 orang. Pada hari pertama coklit yang berlaku secara nasional, masing-masing komisioner KPU Karangasem, PPK, PPS dan PPDP akan mendatangi masing-masing lima rumah. Proses coklit melibatkan 1.497 petugas PPDP hingga 18 Februari mendatang. (kmb)
BERAS HABIS - Posko pengungsian di Dinas UPTD Rendang tidak berisi beras karena sudah habis dibagikan kepada pengungsi. Disos Karangasem dijadwalkan mengirim beras, Selasa (16/1) ini.
Pesta Sabu-sabu
Masalah Koordinasi
Lima Warga Diamankan Mataram (Bali Post) – Petugas Kepolisian Sektor Langgudu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengamankan lima warga yang tertangkap tangan sedang pesta sabu-sabu (SS) di sebuah rumah di wilayah Waworada. Kapolsek Langgudu Iptu Sirajudin yang dikonfirmasi melalui Kabid Humas Polda NTB AKBP Tri Budi Pangastuti di Mataram, Senin (15/1) kemarin, membenarkan lima warga diamankan oleh petugas bersama dengan barang bukti yang diduga narkoba jenis sabu-sabu. “Ketika tim kepolisian datang, mereka diduga sedang menikmati narkoba secara bersama-sama. Dugaan itu muncul dari barang bukti yang ada di hadapan para pelaku,” kata Tri Budi. Perwira melati dua itu menyampaikan keterangannya sesuai dengan laporan yang diterima dari anggota Polsek Langgudu, Kabupaten Bima, pada Minggu (14/1) malam. Lima warga yang diamankan petugas kepolisian ketika sedang asyik berpesta di rumah salah seorang pelaku berinisial SU (30) adalah AK (27), MU (28), AM (27) dan AN (30). Dari hasil penggeledahan yang turut disaksikan sejumlah tokoh masyarakat serta didampingi salah seorang petugas Babinsa, polisi menemukan tiga poket plastik bening kecil berisi serbuk kristal putih yang diduga sabu. Polisi turut mengamankan peralatan yang diduga biasa digunakan untuk mengkonsumsi zat berbahaya tersebut. Penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika golongan satu ini telah diserahkan ke penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bima Kota. “Tindak lanjut dari aksi penangkapan ini sekarang sudah diserahkan ke penyidik Polres Bima Kota. Karena itu, barang bukti beserta ke lima pelaku telah dipindahkan ke rumah tahanan Mapolres Bima Kota,” ujar Tri Budi. (ant)
Bali Post/kmb41
Disos Karangasem Tak Salurkan Beras ke Posko UPTD Rendang Amlapura (Bali Post) Sejak beberapa hari belakangan ini stok beras di posko pengungsian di Dinas UPTD Pertanian Rendang, Karangasem kosong, sehingga pengungsi tidak mendapatkan beras untuk dimasak. Hal ini akibat Dinas Sosial (Disos) Kabupaten Karangasem tidak menyalurkan beras kepada pengungsi setempat. “Oh, itu karena masalah koordinasi saja. Untuk pengajuan tanggal 2 sudah kami dipenuhi. Setelah pengajuan kedua pada awal Januari 2018, tak ada usulan berikutnya, sehingga beras tidak lagi dikeluarkan,” ujar Kepala Dinas Sosial Karangasem Ni Ketut Puspa Kumari Puspa Kumari saat diminta konfirmasinya, Senin (15/1) kemarin.
Menurut mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Karangasem ini, lantaran tidak ada yang mengajukan permohonan, beras tidak bisa dikirim ke posko pengungsian. Sabtu (13/1) lalu koordinator pengungsi berkomunikasi dengan Dinas Sosial dan berjanji membawa surat permohonan, Senin kemarin. “Ternyata Senin libur, jadi
kami sarankan langsung mengambil beras di gudang Bulog di Banjarangkan, Klungkung. Dengan membawa surat permohonan by name by address, sudah bisa. Nanti ongkos sewa mobil diganti pemerintah. Stok beras aman,” jelasnya. Sebelumnya, Koordinator Logistik di Posmo Pengungsian UPTD Dinas Pertanian Rendang I Wayan Sudiarta mengungkapkan stok beras di Posko UPTD kosong sejak empat hari lalu. Atas kondisi ini, pihaknya mengajukan permohonan bantuan beras sebanyak 31 ton ke Dinas Sosial Karangasem. Disos merealisasikan 11 ton beras dan sudah habis diberikan
Polisi Gagalkan Penyelundupan Benur di Jaket
Ikut Pilkada
Lima Anggota DPRD Mundur Mataram (Bali Post) – Lima orang anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi mengajukan surat pengunduran diri sebagai anggota legislatif karena mengikuti kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018. Surat pengunduran diri kelima anggota legislatif ini masih dalam proses. Sekretaris DPRD NTB H. Mahdi Muhammad di Mataram, Minggu (14/1), menyatakan surat pengunduran kelima anggota DPRD NTB tersebut sudah ditindaklanjuti oleh Ketua DPRD NTB Hj. Baiq Isvie Rupaedah kepada KPU NTB sebagai salah satu syarat pencalonan pendaftaran ke KPU NTB dan KPU Kabupaten. Bahkan, surat tersebut sudah dikirimkan ke Kementerian Dalam Negeri melalui Gubernur NTB terkait pemberhentian kelimanya sebagai anggota DPRD NTB. “Surat pemberhentian kelima anggota DPRD NTB tersebut dari Mendagri harus keluar sebelum tanggal 27 Juni 2018 atau sebelum pencoblosan,” jelasnya. Mori Hanafi yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD NTB dari Partai Gerindra, Dapil VI Kabupaten Bima, Kota Bima dan Kabupaten Dompu, mengundurkan diri dari anggota DPRD NTB karena ikut dalam kontestasi Pilgub NTB menjadi calon wakil gubernur berpasangan dengan TGH Ahyar Abduh. TGH Muammar Arafat, politisi dari Partai Golkar yang berasal dari Dapil Lombok Barat (Lobar) dan Kabupaten Lombok Utara (KLU), mengundurkan diri dari anggota DPRD NTB karena ikut kontestasi dalam Pilkada Lobar dengan menjadi calon wakil bupati berpasangan dengan Nauvar Furqani Farinduan. (ant)
Bentuk Tim Pengawas ASN Berpolitik Mataram (Bali Post) – Dinas Komunikasi, Informasi, dan Statistik Nusa Tenggara Barat (NTB) membentuk tim pengawas untuk memantau kegiatan Aparatur Sipil Negara (ASN) di media sosial untuk menjaga netralitas para abdi negara dalam Pilkada 2018. Lima orang disiapkan sebagai tim pengawas untuk mengawasi para ASN bermain di media sosial (medsos) agar tidak terlibat dalam politik praktis. Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik Pemerintah Provinsi NTB Tri Budiprayitno di Mataram, Senin (15/1) kemarin, menegaskan memasuki Pilkada 2018, netralitas ASN menjadi sangat penting. Netralitas ASN diatur dalam surat edaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi Nomor 7 Tahun 2017 tentang Larangan ASN untuk terlibat dalam politik praktis. “Dalam surat edaran tersebut ASN dilarang menggunggah, menanggapi seperti like, komen atau sejenisnya, menyebarluaskan gambar atau foto, visi dan misi bakal calon kepala daerah di medsos apa pun,” jelasnya. Tim akan bekerja mengawasi gerak-gerik ASN di medsos. Jika ditemukan ASN terlibat politik praktis, pihaknya akan melaporkan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk segera ditindak dan diberikan sanksi sesuai dengan tingkat pelanggarannya. Untuk itu, ASN diimbau lebih berhati-hati dalam menggunakan medsos. Sementara masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan ASN melakukan kegiatan yang dilarang di medsos dengan tangkapan layar (screenshot) sebagai bukti agar pihaknya bisa memberikan tindakan lebih lanjut. (ant)
kepada pengungsi. Sementara sisanya masih dalam proses. ‘’Mudah-mudahan besok (hari ini - red) bantuan beras sudah datang,” ungkapnya. Dikatakannya, meskipun stok beras kosong di UPTD, akan tetapi tidak ada pengungsi yang sampai kelaparan. Sebab, masih ada donasi dari pihak ketiga yang memberikan bantuan beras dan lainnya. “Tidak ada warga yang sampai ribut-ribut akibat stok beras kosong, karena masih bisa ditanggulangi oleh beras dari pihak ketiga. Di samping itu, pengungsi masih mempunyai sedikit stok beras untuk dimasak,” imbuh Sudiarta. (kmb41)
Bali Post/kmb30
AMBRUK - Jembatan di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, ambruk diterjang banjir yang terjadi Jumat (12/1) hingga Sabtu (13/1) lalu.
Diterjang Banjir, Empat Jembatan Ambruk Banyuwangi (Bali Post) Banjir yang melanda kawasan Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (12/1) hingga Sabtu (13/1) lalu, menimbulkan kerugian cukup besar. Sedikitnya empat jembatan ambruk. Total kerugian mencapai Rp 2 miliar. Akibat kejadian ini, 77 kepala keluarga (KK) atau sekitar 100 jiwa masih terisolir. Mereka memanfaatkan jembatan darurat, namun tidak bisa dilalui kendaraan. Selain jembatan, beberapa infrastruktur jalan juga rusak. Terkait kejadian ini, jembatan permanen baru bisa dilakukan tiga bulan kemudian. ‘’Kami akan gerak cepat membangun jembatan yang rusak. Tak perlu lelang, tapi langsung penunjukan,’’ kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di sela mengunjungi dampak banjir di Desa Sumberagung, Senin (15/1) kemarin. Kawasan yang terdampak banjir masuk kawasan Perhutani, namun banyak dihuni warga pendatang yang kebanyakan bekerja sebagai perajin gula merah. Oleh karena itu, pihaknya tak banyak memiliki wewenang untuk membangun infrastruktur. ‘’Kalau jalan, bukan ranah kami. Tapi jembatan, kami bisa membangunnya karena darurat,’’ tegas Anas. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Penataan Ruang Kabupaten Banyuwangi Mujiono menjelaskan, diperlukan waktu sekitar tiga bulan untuk me-
nyelesaikan pembangunan jembatan yang rusak, karena pengerjaan jembatan beton harus ekstra hati-hati. Dari empat jembatan yang hancur, dua akan dikerjakan dahulu. Keduanya akan disambungkan untuk akses warga, sehingga warga tak terisolir. Dua jembatan akan dibangun menyusul. Menurutnya, jembatan yang rusak itu tak mampu menahan aliran air Sungai Babatan yang deras ketika banjir. Apalagi, aliran sungai di kawasan tersebut tidak teratur dalam satu arah, sehingga merusak empat jembatan. ‘’Menurut warga, ini fenomena banjir 15 tahunan. Jadi, yang terparah, tapi tidak ada korban jiwa,’’ jelas Mujiono. Ditambahkannya, pembangunan awal jembatan harus menghitung alur sungai dan kondisi struktur tanah. Setelah itu, dipikirkan bentuk dan struktur jembatan, sehingga kokoh ketika ada banjir. Di luar jembatan, beberapa jaringan drainase juga rusak, termasuk jaringan pipa PDAM. Mengantisipasi dampak banjar, tahun 2018 pihaknya menyiapkan peralatan biopori di sejumlah titik. Diberitakan sebelumnya, banjir mengepung dua desa di Kecamatan Pesanggaran, Jumat (12/1) hingga Sabtu (13/1). Banjir dipicu hujan lebat yang mengguyur kawasan setempat. Meski banjir sudah mereda, hingga Senin (15/1) kemarin beberapa titik masih terendam banjir, namun tak sampai di kawasan permukiman. Ketinggiannya juga tak membahayakan. (kmb30)
Banyuwangi (Bali Post) Aksi penyelundupan benur atau anakan lobster masih saja terjadi di Banyuwangi. Para pelaku mulai menggunakan modus baru. Salah satunya menyembunyikan benur di dalam jaket. Aksi ini berhasil dibongkar jajaran Satpolair Polres Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (15/1) dini hari kemarin. Pelakunya, Miswat (43), warga Dusun Grajagan Pantai, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Dari tangan pelaku diamankan 806 ekor benur yang dibungkus delapan plastik. Total nilainya sekitar Rp 15 juta. ‘’Pelaku ditangkap di jalan, sedianya akan mengirimkan benur ke pengepul,’’ kata Wakapolres Banyuwangi Kompol Dony Setiawan Handaka didampingi Kasat Polair AKP Subandi. Penangkapan berawal dari laporan warga. Akhirnya, polisi yang menyamar di bawah kendali Kasat Polair AKP Subandi meluncur ke lokasi. Pelaku yang mengendarai sepeda motor bernopol P 1624 EK dipergoki melintas di Jalan Raya Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Awalnya, pelaku tak curiga ketika dipepet petugas. Ia
mulai panik ketika petugas menginterogasinya. Ternyata di balik jaket yang dikenakan, ditemukan delapan plastik benur. ‘’Saat kami sergap, pelaku berniat mengirimkan benur ke pengepul,’’ ujarnya. Pelaku hanya bisa pasrah ketika digiring petugas. Awalnya polisi berusaha memancing sang pengepul berinisial ML agar mau menjemput Miswat, namun pelaku keburu curiga. Ketika didatangi ke rumahnya, pelaku keburu kabur. Pelaku sempat menyuruh orang suruhan, Salim. Pria ini juga ikut diamankan polisi. Akibat perbuatannya, Miswat harus mendekam di sel Satpolair Banyuwangi. Penyidik menjeratnya dengan Pasal 88 dan 92 UU No.45/2009 tentang Perikanan. Barang bukti benur yang diamankan langsung dilepasliarkan di Selat Bali. Menurut Wakapolres, pihaknya terus gencar memburu jaringan penangkapan dan pengiriman benur, tetapi masih ada saja pelaku yang nekat. Selama ini para pelaku mengirim benur ke sejumlah daerah, salah satunya Bali. Pihaknya juga melakukan pendekatan ke nelayan agar tidak memburu anakan lobster, sebab melanggar UU. (kmb30)
Bali Post/kmb30
DIAMANKAN - Pelaku penyelundupan benur diamankan di Markas Satpolair Banyuwangi, Senin (15/1) kemarin.
OPINI
6
Selasa Umanis, 16 Januari 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Belajar untuk Penyempurnaan Hidup BELAJAR bisa dilakukan di mana saja, kapan saja, mulai dalam keluarga, di tempat kerja, di masyarakat, dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan. Bahkan, perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) saat ini telah memperluas kesempatan belajar itu bagi masyarakat. UNESCO, badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang membidangi masalah pendidikan telah memprogramkan Lifelong Learning (pembelajaran sepanjang hayat) untuk memungkinkan semua orang di seluruh dunia dapat memanfaatkan potensi besar TIK untuk pembelajaran dan pemberdayaan diri. Belajar sepanjang hayat atau pendidikan seumur hidup tidaklah harus diartikan kita harus terus sekolah (mengejar pendidikan formal) sepanjang hidup kita. Pendidikan seumur hidup lebih bersifat holistik, belajar segala hal yang arahnya pada penyempurnaan hidup. Karena hidup itu sendiri sebenarnya merupakan sebuah pelajaran, dan interaksi manusia dengan sesama, dengan alam lingkungan merupakan bahan ajar (pelajaran) yang paling berkesan dan berarti. Itu berarti, pendidikan merupakan suatu proses kontinu sejak seseorang dilahirkan hingga meninggal dunia. Karenanya, pendidikan awal dimulai dari keluarga. Bahkan, ada yang mengatakan kesuksesan seseorang dimulai dari keluarga. Pendidikan dalam keluarga mengambil peran dan porsi paling besar. Mengingat, hampir semua individu dipastikan mempunyai keluarga, sekecil apa pun keluarganya itu. Jika pendidikan dalam keluarga terabaikan, maka sebagian besar pendidikan seumur hidup juga telah terabaikan. Mengingat, hampir sebagian besar kita menghabiskan hidup bersama keluarga. Setelahnya, baru hidup kita habiskan dalam pendidikan formal. Katakanlah duduk di bangku TK, SD, SMP, SMA dan di perguruan tinggi (bagi yang melanjutkan ke perguruan tinggi). Dan sepanjang mengikuti pendidikan formal ini, hidup kita juga belum lepas dari lingkungan keluarga (pendidikan di keluarga). Pendidikan di lingkungan masyarakat dinilai mempunyai pengaruh cukup kuat. Karena, di sinilah interaksi yang lebih luas sebenarnya terjadi. Lingkungan terkecil seperti banjar (di Bali), individu akan berinteraksi dengan berbagai karakter individu lainnya dengan aneka ragam rupa, kepentingan dan latar belakang sosial, pendidikan dan pengetahuan. Karena itu pula, lingkungan ini juga harus mendapatkan pendidikan untuk memberi keseimbangan. Dengan perkembangan TIK seperti sekarang, hal ini sangatlah memungkinkan. Dengan meningkatnya melek huruf di masyarakat, minat baca masyarakat haruslah mengiringi meningkat. Untuk meningkatkan minat baca masyarakat ini, tentu budaya literasi perlu ditingkatkan. Budaya literasi masyarakat, diakui saat ini masih sangat rendah. Hal ini harus menjadi perhatian semua pihak utamanya pemerintah. Sebab, rendahnya budaya literasi masyarakat juga tidak lepas dari ketersediaan bahan bacaan (lietaratur) yang ada. Masyarakat sampai saat ini masih mengandalkan cerita-cerita, adat dan kebiasaan yang literasinya sangat minim. Kalaupun ada literasi seperti kitab suci, lontar dan sejenisnya, sudah jumlahnya sangat terbatas, yang mampu/ menguasai membaca lebih terbatas lagi. Jadilah budaya bercerita dari mulut ke mulut (mendongeng dan sejenisnya) sebagai sebuah literasi lisan, yang sudah tentu penuh versi hingga kebenaran/ keasliannya terkadang menjadi kabur. Di sisi lain, kemajuan TIK telah pula membawa dampak banyaknya bertebaran literasi hoax. Literasi abal-abal ini banyak yang ditelan mentahmentah masyarakat yang baru melek TIK. Akibatnya, masyarakat dijejali berbagai informasi/literasi menyesatkan, yang tentu malah menjerumuskan. Cita-cita belajar sepanjang hayat pun ternodai dan jadi melenceng. Sisa waktu yang semestinya dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi pendidikan seumur hidup, malah diisi bahan ajar yang salah dan menyesatkan. Di sinilah pentingnya ketersediaan bahan ajar (literatur) yang cukup dan valid untuk mengimbangi dan menunjang upaya peningkatan budaya literasi masyarakat. Bagaimanapun, belajar sepanjang hayat haruslah berdasarkan literasi valid agar tujuan belajar yang holistik benar-benar tercapai. Belajar sepanjang hidup untuk penyempurnaan hidup.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Kenyamanan Menggunakan ATM
Kami dari Grabas (Gerakan Rakyat Bali Shanti) menyampaikan kepada publik bahwa manyimpan uang itu bagus dan benar daripada di rumah. Namun, rekan kami kehilangan uang melalui ATM dengan nilai total Rp 5 juta. Hal ini membuat rekan kami dengan cepat bereaksi melaporkan ke bank setempat agar memperoleh solusi dalam problem tersebut. Hingga 4 bulan dari sekarang, laporan tersebut tidak ada tindak lanjut sehingga menghubungi kami untuk menyikapi secara saksama dalam tempo sesingkat-singkatnya. Kami memperoleh kepastian bahwa bank akan mengembalikan uang rekan kami sejumlah Rp 5 juta ditambah bunga Rp 300 ribu. Hal ini tidak menyelesaikan masalah karena kerugian inmaterial rekan kami tidak termasuk di dalamnya, kepanikan, memblokir ATM sendiri dan siap menutup semua rekening yang ada di bank tersebut. Kami mengimbau agar pejabat terkait secara cepat merespons dari tingkat pusat maupun daerah Bali agar masyarakat merasa nyaman menggunakan ATM. I Gusti Ketut Agung CR Koordinator Grabas (Gerakan Rakyat Bali Santi)
Bangun Desa Lewat Program Belajar Sepanjang Hayat Mungkin jargon belajar sepanjang hayat benar-benar sebatas jargon. Arti pendidikan adalah sekolahan dan universitas. Dua arena pembelajaran manusia, keluarga, dan lingkungan masyarakat, tidak dianggap pendidikan. Karena itu, makna belajar atau pendidikan dipersempit. Setelah seseorang tamat dari jenjang satuan pendidikan tertentu, ia dipandang telah bebas dari segala urusan belajar. Benar adanya jika konteksnya dibatasi, yakni pada pendidikan formal. Karena itulah dalam kehidupan, pada umumnya anggota masyarakat tidak memiliki kesadaran belajar.
Oleh Dr. I Wayan Artika, S.Pd., M.Hum. pa yang terjadi, yang mereka kerjakan dalam kehidupan sehari-hari tidak dimaknai sebagai belajar. Karena itu, sesungguhnya tidak pernah mengerti, memahami, dan memetik makna yang dalam atas semua peristiwa hidup. Satu contoh, sebuah peristiwa sosial, yaitu pernikahan, tetap saja dilakoni dan hal ini berulang-ulang, dengan sedikit kesadaran atas jika ternyata ada perubahan. Namun, apa makna sebuah upacara pernikahan bagi manusia, misalnya tidak pernah dirumuskan, sebagai wujud adanya proses belajar dalam hidup dari peristiwa sosial yang sering berulang. Ketika gaya upacara pernikahan berkembang, hingga seperti saat ini, pun tidak dijadikan objek belajar dan berpikir. Semuanya diterima dan dilakoni bersama. Tidak ada daya kritis masyarakat yang tumbuh dalam menyikapi perubahan yang mungkin tampak alamiah namun sesungguhnya ada karena campur tangah suatu kekuatan, misalnya modal. Dalam tata pernikahan baru, yang seragam, dari wujud dekorasi pintu masuk, tata rias pasangan pengantin, atribut keris dan kipas, gaya foto, buku tamu, hingga dokumentasi acara; bermain kekuatan modal yang mengemas sebuah upacara adat Bali menjadi barang dagangan. Maka walaupun harga sebuah upacara pernikahan semakin mahal, namun hal ini di-
A
terima sebagai hal yang wajar. Sikap tidak kritis ini menyuburkan industri pernikahan. Tidak dikritisi karena dalam kehidupan masyarakat tidak ada proses belajar. Salah satu ciri masyarakat tidak belajar adalah tidak adanya kehidupan pikiran kritis di tengahtengah masyarakat. Demikianlah, satu kasus pada peristiwa gaya pernikahan dan hampir di berbagai sektor kehidupan sosial masyarakat Bali terjadi sikap pembiaran yang bukan karena masyarakatnya putus asa atau apatis tetapi karena tidak berdaya pikir kritis karena apa pun yang terjadi dipahami secara panta rey, dari sampah plastik, reklamasi, hingga harga mahal upacara adat, suatu misal. Keadaan masyarakat yang antibelajar seperti ini sesungguhnya telah banyak dimanfaatkan oleh agenagen sosial yang cerdik dan meraih segala tujuan pribadi dengan sangat mudah karena tidak ada resistensi sosial berfondasi daya pikir kritis. Sementara itu, lembaga pemerintahan desa, yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat di akar rumput, harus menyadari keadaan ini, dengan mengubah konsep pembangunan yang didominasi oleh program fisik menjadi pembangunan belajar sepanjang hayat, membelajarkan masyarakat, membangun dan mengembangkan daya pikir kritis, sehingga tanggung jawab sosial kemasyarakatan tidak hanya dipikul oleh pemimpin desa
dan aparatnya tetapi oleh seluruh anggota masyarakat. Pembangunan desa belajar sepanjang hayat dilakukan dengan program pembangunan yang menyasar perilaku belajar. Karena itu, program pembangunan ini nonfisik yang juga sangat penting sebagai fondasi pembangunan desa yang utuh. Memang program pembangunan desa kurang menyasar pembelajaran masyarakat karena hasil program ini tidak secara langsung tampak. Di kalangan masyarakat berkembang pandangan, pembelajaran masyarakat hanya membuang atau menyita waktu bekerja atau manyama braya. Pihak lembaga pemerintahan desa pun mengikuti pandangan tersebut, tanpa usaha untuk mengubah atau menawarnya dengan rintisan program pembelajaran masyarakat. Sementara ini, program pembelajaran masyarakat di desa yang diterima adalah yang bermuara pada penguasaan keterampilan usaha. Program sejenis ini tidak termasuk dalam kategori pembelajaran masyarakat, yang menyasar terbentuknya struktur masyarakat berpikir. Jadi, sasarannya adalah pendidikan nalar masyarakat. Hal inilah yang terasa masih timpang dalam pembangunan masyarakat, semata-mata mengejar ekonomi. Fondasi masyarakat terbentuk di atas dua hal penting yaitu ekonomi yang kuat dan masyarakat yang berpikir kritis. Struktur ekonomi dibangun melalui sektor usaha atau
industri barang dan jasa. Struktur masyarakat berpikir dibentuk melalui belajar sepanjang hayat. Di tengah masyarakat Bali yang sudah melek aksara maka program pembangunan desa yang bertajuk pembelajaran masyarakat sesungguhnya; tidak sulit dilakukan karena semua anggota masyarakat bisa belajar sendiri dengan membaca. Banjir informasi harus dimanfaatkan sebagai bahan atau sumber belajar. Pendekatan yang bisa dilakukan dalam program pembelajaran masyarakat, belajar sepanjang hayat, ialah pendekatan konteksual. Masyarakat mempelajari suatu topik yang sedang aktual di masyarakat. Misalnya, di kebun salah seorang warga tumbuh bunga bangkai dengan aroma tajam. Terhadap fakta dan konteks ini, anggota masyarakat harus membaca sumber-sumber yang berkaitan dengan bunga bangkai yang mana informasi sudah sangat banyak tersedia. Lalu, di tengah-tengah masyarakat terbangun struktur pengetahuan, yang merupakan pengetahuan bersama untuk memahami peristiwa-peristiwa yang kontekstual dan aktual, demikian pula halnya dengan kasus bunga bangkai. Dalam kehidupan masyarakat Bali telah ada kebiasaan sosial bercerita dari mulut ke mulut mengenai apa saja. Namun, informasi yang dikelola di dalamnya sangat dangkal karena tidak bersumber pada kedalaman akar-akar pengetahuan. Kebiasaan bercerita dari mulut ke mulut ini bisa dimanfaatkan dalam program pembelajaran masyarakat, dengan catatan, harus dilandasi oleh terbentuknya struktur masyarakat belajar dan berpikir kritis. Agar program pembelajaran masyarakat ini bisa dirintis dan diharapkan dapat menjadi program pembangunan berkelanjutan di desa-desa, kantor pemerintah di desa, harus bisa memprogramkan pembangunan yang tidak melulu
Andai Saya Cakada Bali Dinamika politik nasional dan lokal, khususnya di 171 daerah, termasuk Bali, semakin panas. Hal ini seiring kerasnya rivalitas kontestasi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) serentak 2018. Variasi peta politik terjadi dengan pola acak. Konsistensi koalisi tidak terjadi. Hal ini membuktikan cairnya politik di tanah air. Sentimen bipolarisasi politik sebagai efek Pilpres 2014 sekaligus jelang Pilpres 2019 tidak terbentuk sempurna. Parpol pemerintahan dan oposisi di skala nasional tidak otomatis turun polanya dalam Pemilukada 2018 ini. Hanya di beberapa daerah, hal tersebut terjadi. Misalnya di Jawa Barat. Tahapan kini masuk pada pendaftaran calon kepala daerah (cakada). Meskipun demikian, perang gosip politik, kampanye negatif, hingga kampanye hitam antarkubu tidak terhindarkan. Kondisi ini diprediksikan akan terus ramai terjadi hingga detik-detik puncak pemilihan. Di tingkat Provinsi Bali terdapat dua pasang cagub-cawagub yang mendaftar. Pertama adalah pasangan Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta). Paket Mantra-Kerta diusung oleh Koalisi Rakyat Bali (KRB) yang terdiri dari Golkar, NasDem, Demokrat, dan Gerindra. Kemudian didukung PKS, PBB, dan Perindo. Kedua adalah pasangan I Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (KBS-Ace). Pasangan ini diusung oleh PDI-P bersama PAN dan PKPI. Penulis ingin berandai-andai jika menjadi salah satu cakada ingin menggebrak khalayak melalui tawaran solutif membangun negeri. Rakyat tentu sudah muak dengan obral pencitraan dan tontonan konflik politik. Andai saya cakada akan menyempurnakan visi, misi, dan program secara komprehensif, tegas, dan jelas. Masukan publik terkait visi dan misi penting
Oleh Ribut Lupiyanto dipertimbangkan sebagai bahan evaluasi. Bangsa ini memiliki permasalahan kompleks di semua lini. Prioritas program akan kutawarkan demi menjawab hajat hidup rakyat. Isu-isu seputar pengentasan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, pendidikan terjangkau, kesehatan, dan penegakan hukum berkeadilan merupakan kebutuhan mendesak rakyat. Program yang kutawarkan tidak sekadar normatif namun realistis. Tawaran program akan kurancang dalam peta jalan sistematis minimal lima tahun kepemimpinan. Presiden Indonesia tidak cukup hanya dijabat sosok yang sederhana, tegas, mandiri, atau berpengalaman saja. Saya akan berusaha menyatukan perwujudan dari semua karakter tersebut. Andai saya cakada akan mengumumkan rancangan tim ahli hingga calon kepada dinas sejak sekarang. Tawaran program membutuhkan tim yang kuat demi menjamin kepercayaan rakyat. Formasi tim akan saya publikasikan sejak dini, minimal strukturnya. Tim Ahli meskipun diusulkan parpol mesti profesional. Saya sebagai cakada juga akan membuka masukan publik demi menyempurnakannya. Andai saya cakada akan memberikan teladan kepribadian. Kepala daerah adalah panutan puluhan juta rakyat, sehingga saya akan berusaha menampilkan karakter pribadi yang penuh keteladanan. Jika ada rekam jejak negatif yang kumiliki, maka permohonan maaf dengan lapang hati akan kusampaikan. Saya menyadari rakyat sudah muak melihat tampilan topeng elite politik yang manis di media, tetapi berlumuran cela di belakangnya. Saya
akan menampilkan kepribadian sejati tanpa kepura-puraan. Andai saya cakada akan berusaha menampilkan karakter negarawan. Kepala daerah adalah perwajahan daerah. Konsekuensinya sosok kenegarawanan menjadi harapan mutlak yang tidak bisa ditawar lagi. Saya akan menunjukkan karakter kenegarawanan, seperti sikap prorakyat, obsesif, dan bijak. Saya juga akan menguatkan daya saing nasional hingga global. Di level global, turut menguatkan peran Indonesia dalam geopolitik internasional yang tidak sekadar mengekor apalagi didikte bangsa lain. Andai menjadi cakada, saya akan jujur menampilkan diri dan ksatria dalam berjanji. Janji politik merupakan etika sosial dan bagian dari peradaban (Kristiadi, 2014). Hal ini terkait dengan niat, komitmen, dan iktikad untuk melakukan sesuatu atau tidak melakukan sesuatu. Janji politik misalnya akan menyejahterakan rakyat atau tidak akan melakukan korupsi. Rakyat silakan jeli menilai gerak-gerik dan tingkah polahku sebagai cakada. Pendidikan politik akan kugencarkan agar rakyat melek politik. Sekali saya terindikasi menampilkan kepura-puraan dan melakukan akal-akalan, rakyat pasti tidak akan memilihku. Harapan besar rakyat tentu tidak ingin bertepuk sebelah tangan pascapemilukada. Semua pihak perlu mengkritisi sejak awal agar visi dan misi yang ditawarkan kontestan dapat komprehensif dan holistik. Visi dan misi akan menjadi peta jalan menuntun kemajuan daerah dan bangsa. Cakada jangan sampai miskin gagasan meski sekadar memberi jalan mengantarkan mimpi rakyat.
fisik. Pembangunan fisik harus diimbangi oleh pembangunan pendidikan masyarakat, menyasar pembangunan wawasan dan daya pikir, melalui implementasi belajar sepanjang hayat. Hal ini bisa berupa kursus-kursus singkat mengenai pemahaman suatu topik pengetahuan yang untuk meluaskan wawasan masyarakat mengenai suatu subjek. Misalnya dibuka kelas ibu-ibu desa yang belajar mengenai sampah plastik. Adalah tidak cukup hanya dengan menyalahkan plastik dan memaksa ibu-ibu agar mengurangi penggunaan plastic. Yang harus diketahui oleh ibu-ibu adalah serangkain pengetahauan terkait topik plastik, seperti sejarah, struktur kimia (dibahasakan secara sederhana), keunggulan, dan bahaya bagi lingkungan. Hasil kursus kelas ini adalah terbentuknya struktur wawasan atau pengetahuan ibu-ibu mengenai sampah plastik, yang mungkin dicapai dalam satu bulan secara intensif atau mungkin juga lebih. Lalu, jika terbentuknya kesadaran ibu-ibu desa untuk berhati-hati menggunakan plastik, misalnya memisahkannya dengan sampah organik, adalah efek ikutan program pembelajaran masyarakat dalam topik plastik. Demikianlah secara sepintas program pembelajaran masyarakat desa bisa dirancang secara sederhana. Namun, hambatan terbesar adalah sikap masyarakat desa yang menilai kegiatan belajar tiada manfaat dan hanya menyita waktu, yang harus terlebih dulu diatasi dengan berbagai trik atau strategi oleh aparat pemerintah desa. Esai ini hanya mengingatkan para aparatur pemerintahan desa untuk membangun fondasi masyarakat yang bukan hanya melalui raskin, asuransi kesehatan, semenisasi jalan desa, dan lain-lain, tetapi juga jangan dilupakan program belajar sepanjang hayat. Penulis, dosen Undiksha Singaraja, Bali
POJOK Mantan polisi yang gagal nyalon bisa balik jadi polisi. - Makin banyak yang akan coba-coba. *** Ribut soal dugaan mahar, pengurus DPP Hanura saling pecat. - Mahar makin mahal. *** Ketua DPR-RI yang baru Bambang Soesatyo janji perkuat KPK. - Nasib Pansus KPK makin tak jelas.
Penulis, Deputi Direktur Center for Public Capacity Acceleration (C-PubliCA)
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
www.iklanbalipost.com
MENUNGGU BUS Sejumlah pedagang perlengkapan alat dapur menunggu bus Transarbagita di halte bus Transargbagita di Terminal Batubulan, Sukawati, Gianyar, Sabtu (14/1) lalu.
Balipost on Gadget
Bali Post/wan
Selasa Umanis, 16 Januari 2018
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Paslon ’’Full’’ Cuti Selama Masa Kampanye
Figur
Denpasar (Bali Post) -
Pasangan calon (paslon) dalam pilkada serentak 2018 harus mengambil cuti secara penuh atau full cuti selama masa kampanye. Utamanya, calon yang selama ini duduk di eksekutif. Sementara calon yang berlatar belakang anggota dewan, harus mengundurkan diri sejak ditetapkan sebagai pasangan calon.
Bali Post/ist
Penyuluh Bahasa Bali PEREKRUTAN tenaga penyuluh Bahasa Bali rencananya dibuka Maret mendatang. Dinas Pendidikan Provinsi Bali yang kini menangani penyuluh, akan merekrut 179 tenaga. Mereka akan ditempatkan menyebar di 179 desa yang belum memiliki tenaga penyuluh Bahasa Bali. Di antaranya 16 desa di Kabupaten Badung, 1 desa di Klungkung, 70 desa di Buleleng, 53 desa di Tabanan, dan 29 desa di Jembrana. “Proses rekrutmen rencananya akan dimulai bulan Maret dengan tiga tahap seleksi yaitu administrasi, tes tulis, dan wawancara,” ujar Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Bali Ni Made Metti Utami, di Denpasar, Minggu (14/1) lalu. Metti menambahkan, tenaga penyuluh Bahasa Bali memiliki fungsi sebagai tenaga informatif, edukatif, konsultatif, serta fasilitator di tengah-tengah masyarakat. Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkuat eksistensi Bahasa Bali, terutama dari pengaruh globalisasi. “Mereka juga akan membina dan menumbuhkembangkan penggunaan bahasa, aksara dan sastra Bali, memfasilitasi dan menjembatani kebutuhan masyarakat dalam hal pengembangan dan pelestarian bahasa, aksara dan sastra Bali serta memotivasi dan mengajak masyarakat dalam melestarikan bahasa Bali,” jelas mantan Kepala UPT Balai Pengembangan Teknologi Pendidikan dan Tugas Pembantuan Disdik Provinsi Bali yang baru dilantik menjadi sekdis, Jumat (12/1) lalu. (rin)
Penadah Hasil Kejahatan Komplotan Begal Ditangkap Denpasar (Bali Post) Polsek Denpasar Barat (Denbar) terus mengembangkan penangkapan komplotan begal. Pada Senin (15/1) kemarin, giliran penadah barang hasil kejahatan komplotan begal ini yaitu Evi Andriani (39) beralamat di Jalan Cokroaminoto dan Muslimin M.(51) tinggal di Jalan Kebo Iwa Selatan, Denbar. “Kami terus melakukan pengembangan kasus ini. Kami menduga pelaku beraksi di banyak TKP,” kata Kanit Reskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra. Dari hasil interogasi, pelaku mengaku beraksi di Jalan Angsoka, Denpasar, tepatnya di warung depan SMPN 5 Denpasar. Korbannya Sudarsono (41) kehilangan uang Rp 1,8 juta, HP, 18 bungkus rokok, dan 6 botol minuman penambah stamina. “Modusnya mengambil dengan mudah saat korban tertidur. Barang curian itu dijual kepada penadah atas nama Evi Andriani,” ujar Iptu Aan. Selain itu, mereka juga beraksi di Jalan Himalaya, Pemecutan Kaja, Denpasar. Warung yang dibobol milik Nyoman Suryani (41) dan kehilangan tabung elpiji serta beberapa minuman kaleng. Tabung elpiji tersebut dijual kepada Muslimin M. Komplotan begal masih ABG ini mengaku membobol warung milik Wayan Putrayasa di Jalan Gunung Fujiyama, Denbar. Setelah mencongkel pintu warung menggunakan linggis, pelaku mengambil 8 botol bir besar, beberapa bungkus rokok, 7 ban dalam sepeda motor dan celengan berisi uang Rp 3 juta. Sedangkan saat beraksi di rumah Iskandar di Jalan Nusa Penida, Denbar, pelaku mencuri Iphone 5, HP Xiomi dan uang Rp 100 ribu. “Kami mengimbau kepada masyarakat yang kehilangan, silakan lapor ke Polsek Denbar. Laporan itu akan kami cross check dengan pelaku,” kata mantan Kanit Reskrim Polsek Mengwi, Badung ini. Seperti diberitakan, pelarian pelaku pembunuh Darius Taba Kababa (32) asal NTT diakhiri oleh tim Opsnal Polsek Denpasar Barat (Denbar) dipimpin Kanit Reskrim Iptu Aan Saputra. Pelakunya anak baru gede (ABG) berjumlah 8 orang tapi baru 7 yang ditangkap, Jumat (12/1) lalu. Pelaku berinisial AN (15), Ar (15), MR (16), FAP (17), Yu (13), DR (17) dan SGIR (14). Sedangkan kasus ini ditangani Polsek Kuta Utara karena TKP-nya di depan Sekolah Dasar Imanuel Dalung di Jalan Raya Dalung, Kwanji, Kuta Utara, Badung. Komplotan ini terlibat kasus begal di depan masjid di Jalan Gatot Subroto Barat, Denbar, Selasa (9/1) lalu. Korbannya, Abdul Rohman beralamat di Jalan Panji, Dalung. Sedangkan di wilayah Tabanan, mereka mencuri sepeda motor Honda Scoopy, di wilayah Canggu mencuri Honda Vario, Scoopy dan Honda Beat. Sementara di warung Jalan Bung Tomo, Denbar, merampas HP dan jam tangan. (kmb36)
Ketua KPU Bali I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi yang dikonfirmasi Senin (15/1) kemarin, mengatakan masa kampanye berlangsung mulai 15 Februari hingga 23 Juni mendatang. Sebelumnya akan didahului penetapan bakal pasangan calon menjadi pasangan calon pada 12 Februari dan pengundian nomor urut pada 13 Februari. “Full cuti selama masa kampanye. Artinya, sejak dimulainya masa kampanye sampai masa kampanye berakhir. Untuk bakal calon yang berlatar belakang anggota dewan tidak cuti, tapi mengundurkan diri sebagai anggota dewan sejak ditetapkan sebagai pasangan calon,” ujarnya. Raka Sandi menambahkan, selama tiga hari setelah masa kampanye merupakan masa
tenang mulai 24 hingga 26 Juni. Setelah itu, barulah dilakukan pemungutan dan penghitungan suara pada 27 Juni 2018. “Siapa yang akan ditentukan oleh KPU sebagai pasangan calon terpilih tentu prosesnya masih panjang, dan kami akan menunggu suara rakyat yang akan diberikan pada hari H nanti,” tandasnya. Sebelumnya, anggota KPU Bali Ni Wayan Widiastini meminta agar masyarakat memastikan dirinya sudah terekam KTP elektronik. Mengingat itu merupakan syarat mutlak untuk menyalurkan hak pilih pada perhelatan pilkada serentak khususnya pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, 27 Juni 2018. “Saya mengajak masyarakat Bali yang memiliki hak pilih untuk menyalurkan aspirasinya. Hal
ini penting untuk menentukan pemimpin Bali lima tahun ke depan,’’ ujarnya. Sementara itu, Bawaslu Bali justru sudah menemukan adanya dugaan pelanggaran meski masa kampanye belum dimulai. Sedikitnya, ada empat pelanggaran yang jadi temuan Bawaslu di Jembrana, Bangli, Buleleng, dan Denpasar. Mayoritas justru dilakukan Aparatur Sipil Negara (ASN), kepala desa (perbekel) dan lurah yang dilarang terlibat dalam politik praktis karena harus netral. “Kami menemukan adanya keterlibatan ASN dan perbekel dalam kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh bakal paslon sebelum mendaftar di KPU Bali. Seperti di Kabupaten Jembrana, ada ASN dan perbekel yang hadir
Diringkus, Sindikat Jambret Spesialis WNA Mangupura (Bali Post) Perburuan terhadap pelaku jambret dan copet yang selama ini beraksi di wilayah Kecamatan Kuta, terus dilakukan. Setelah menangkap belasan orang, kini Polsek Kuta menangkap sindikat jambret terdiri atas pelaku utama dan penadah, Jumat (12/1) lalu. Sindikat tersebut, tersangka I Nengah Cery (31), I Komang Patkai (15), I Wayan No alias Fendi (18), I Putu Agus Andre (26), dan I Made Mahendra Putra (22). Barang bukti yang diamankan puluhan HP, uang Rp 30 juta, dan 3 sepeda motor. “Kalau total HP hasil jambret sekitar ratusan. Sasarannya dominan warga negara asing,” kata Kapolsek Kuta Kompol I Nyoman Wirajaya didampingi Kanit Reskrim Iptu Ario Seno Wiboko, Senin (15/1) kemarin. Menurut Kapolsek, berawal dari penangkapan tersangka Patkay, dilakukan pengembangan lebih lanjut. Tim Opsnal Polsek Kuta dipimpin Panit Buser Iptu Putu Budi Artama menangkap tersangka Kerry di Jalan Raya Pemogan Gang Puseh, Denpasar Selatan, Senin (8/1) lalu. Setelah dikembangkan, giliran Fendi di rumahnya di Jalan Gunung Agung, Denpasar, beserta barang bukti berupa HP Samsung S6. Hasil interogasi Fendi, dia mengaku menjambret bersama Patkay sebanyak 3 kali yaitu dua kali di Jalan Sunset Road dan underpass Kuta. Selanjutnya dilakukan pengembangan dan
Bali Post/rah
RILIS KASUS - Kapolsek Kuta Kompol Nyoman Wirajaya merilis pengungkapan kasus jambret dan copet. ditangkap pelaku lain termasuk penadahnya. “Berdasarkan hasil interogasi, pelaku sementara baru mengakui beraksi di sebelas TKP di wilayah Kecamatan Kuta,” ujar mantan Kasat Reskrim Polsek Tabanan ini. Barang bukti yang diamankan dari penadah, Mahendra Putra, yaitu puluhan HP dan uang Rp 33 juta. Sedangkan dari tersangka Andre yaitu 24 Iphone 6S+, 5 Iphone 7, 5 Iphone 7S, 5 Iphone 5, 2 HTC, buku catatan transaksi jual beli, dan uang Rp 30 juta. “Kami akan terus memburu pelaku jambret. Kami komit menekan kasus jambret di wilayah Kecamatan Kuta,” ungkap Wirajaya. Salah satu korbannya, Enja-
min Fridnt (27) asal Prancis. Kejadiannya Kamis (27/12), korban berhenti di Jalan Sunset Road, Kuta, untuk melihat google map. Tiba-tiba datang pelaku langsung merampas Iphone 7 milik korban. Korban sempat mengejar tapi kehilangan jejak. “Kebanyakan korbannya orang asing sehingga HP yang diambil harganya mahal seperti Iphone dan Samsung yang saat ini lagi tren,” ungkap mantan Kapolsek Ubud, Gianyar ini. Selain itu, juga ditangkap copet, Komang Putra Laksana (25), di Jalan Juwet Sari, Pemogan, Densel. Korbannya, Lisa Cecilia Remsu (18) asal Finland. Modusnya, pelaku menawarkan jasa ojek kepada korban sambil mengambil Iphone di saku belakang celana korban. (kmb36)
pada saat deklarasi salah satu bakal paslon,” ujar Ketua Bawaslu Bali I Ketut Rudia. Rudia mengaku sudah mengklarifikasi dan meneruskan ke bupati setempat. Kasus serupa melibatkan ASN dan perbekel terjadi pula di Buleleng. Sementara di Denpasar, lurah yang diduga melakukan pelanggaran. Selain ASN, Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Bangli juga kedapatan foto bersama sebuah sekaa. Masalahnya, foto itu kemudian dicetak menjadi baliho yang berisi paslon dan dipasang di sejumlah ruang publik di Kelurahan Bebalang, Kecamatan Bangli. “Karena terbukti, kami merekomendasikan pada KPU Bali
7
agar memberhentikan yang bersangkutan,” imbuhnya. Rudia menambahkan, Bawaslu akan bertindak sesuai dengan ketentuan yang ada jika ada ASN, perbekel/perangkat desa/kelurahan ditemukan melanggar atau ada yang melaporkan. Terlebih, sudah ada paslon yang mendaftar di KPU Bali. ASN bisa dikenai sanksi sesuai Undang-undang No. 4 Tahun 2014 tentang ASN, selain surat edaran Menteri PANRB serta surat edaran Komisi ASN (KASN). Sedangkan sanksi bagi perbekel, sesuai Undangundang No.6 Tahun 2016 tentang Desa atau Undang-undang No.10 Tahun 2016 jika mengarah ke pidana. (kmb32)
n Penetapan bakal paslon menjadi paslon 12 Februari. n Pengundian nomor urut 13 Februari. n Masa kampanye mulai 15 Februari hingga 23 Juni. n Masa tenang mulai 24 hingga 26 Juni. n Pemungutan dan penghitungan suara pada 27 Juni 2018.
Selama 2017, Realisasi Asuransi Nelayan Capai Rp 5,28 Miliar Denpasar (Bali Post) Realisasi klaim Bantuan Premi Asuransi Nelayan (BPAN) selama 2017 mencapai Rp 5.285.662.925. Bantuan ini meng-cover sedikitnya 38 kasus yang dialami nelayan di Bali. Yakni, 28 klaim nelayan meninggal dunia alami, 4 klaim nelayan meninggal dunia karena kecelakaan laut, serta 6 klaim untuk biaya pengobatan nelayan. “Secara keseluruhan selama tahun 2017, ada sebanyak 6.952 orang yang menjadi penerima BPAN dari rencana 8.145 orang. Tidak tercapainya target karena masalah kelebihan umur dan sebagian memang masih dalam proses,” ujar Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali I Made Gunaja, Senin (15/1) kemarin. Menurut Gunaja, sepanjang 2016 hingga 2017, tercatat 16.192 nelayan yang sudah memiliki polis asuransi. Sementara pemegang kartu nelayan saat ini mencapai 20.289 orang. Selama ini, cukup sulit untuk mendorong nelayan agar memberikan data kepada Dinas Perikanan dan Kelautan kabupaten/kota. Oleh karena itu, dinas di kabupaten/kota diminta untuk melakukan pendataan dan mendaftarkan nelayan secara online. “Nelayan yang belum ter-cover asuransi perlu diperjuangkan kembali di tahun 2018 ini, ditambah lagi dengan nelayan-nelayan yang kita dorong untuk mengurus kartu nelayan,” imbuhnya. Gunaja menambahkan, jatah penerima BPAN untuk Bali di tahun 2018 baru akan diketahui setelah ada rapat koordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Rapat biasanya baru dilakukan pada Februari atau Maret mendatang. Dikatakan, asuransi nelayan merupakan kebijakan yang sangat strategis. Mengingat di Bali, masih ditemukan kasus nelayan yang mengalami musibah di laut. Pencairan klaim pun cukup sederhana dan tidak berbelit-belit. “Sederhana sebetulnya, yang penting ada klaimnya, ada ahli warisnya, dan ada rekeningnya. Siapa yang menerima asuransi kan ada dalam polisnya,” tandasnya. (kmb32)
Teknologi Picu Kejahatan Anak-anak TEKNOLOGI selalu melahirkan pembaruan, berkembang dengan berbagai varian. Ketika pilihan dan penggunaannya benar, maka akan mendapatkan manfaat yang benar pula. Akan tetapi, jika disalahgunakan maka akan mendapatkan ‘’aib’’ atau kesalahan. Apalagi jika disalahgunakan oleh mereka yang belum waktunya mendapatkan ‘’informasi’’ tersebut. “Inilah salah satu penyebab maraknya tindakan kejahatan yang terjadi yang melibatkan anak-anak di bawah umur, baik menjadi korban maupun pelaku kejahatan,” ujar praktisi hukum Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, S.H., M.H., Senin (15/1) kemarin. Radendra memaparkan, makin banyaknya kejahatan yang melibatkan anak-anak, tidak terlepas dari makin terbukanya akses anak pada internet atau media sosial (medsos) yang bisa diakses dari genggaman tangan atau gadget. Sementara, isi dari internet dan medsos tidak selalu baik dan mendidik. Penggunaan internet masih minim untuk mencari ilmu pengetahuan. Itu pun karena diarahkan orangtua dan guru. “Internet yang diakses
secara bebas tanpa batas, akibat orangtua sebatas membelikan gadget dan pulsa tanpa mengawasi apa yang diakses menyebabkan banyak inspirasi buruk dan jahat yang merasuki anak-anak yang memang belum punya daya saring atau filtrasi atas informasi yang diterimanya,” tandasnya. Secara hukum, dikatakan, anak pelaku kejahatan di bawah umur tetap diproses, namun diperlakukan berbeda dengan penjahat dewasa. Hal ini dilakukan dengan dasar pemikiran bahwa anak-anak lebih lemah, rentan, dan berpotensi tereksploitasi. Sehingga, jangan sampai perlakuan yang keliru justru menjadikan anak bersangkutan menjadi kandidat penjahat kawakan sepanjang hidupnya. “Peran orangtua menjadi terpenting di sini. Sekadar membelikan gadget untuk anak, tanpa mengambil tanggung jawab untuk mendampingi dan mengawasi penggunaannya secara sehat, pada hakikatnya sedang meracuni anak kita sendiri. Maksudnya ingin menyayangi tapi efeknya justru meracuni mental anak sendiri,” imbuhnya. Oleh karena itu, Radendra menyarankan agar para orangtua bisa membatasi anaknya dalam
menggunakan HP atau gadget di rumah. Sebab, bisa menjadi candu bagi anak-anak, seperti narkoba. “Mungkin mereka akan protes dan menangis saat diberlakukan demikian, tetapi itu tidaklah masalah. Sama seperti rehabilitasi pecandu narkoba maka harus dibuat lepas secara paksa dan mereka sampai menangis. Tapi itu pasti terlewat dan demi kebaikan. Dengan demikian tidak masalah. Daripada efek buruk melanda anak-anak kita ke depannya. Apa pun yang mencandu atau kecanduan adalah buruk. Termasuk kecanduan gadget,” saran Radendra. Sementara itu, pengamat pendidikan Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si., IAI. mengatakan, kecanggihan teknologi tidak dapat dimungkiri. Bahkan, teknologi didapatkan dengan harga yang tidak terlalu mahal, sehingga memudahkan setiap insan yang tidak dibatasi oleh umur, jenis kelamin, maupun posisinya sebagai siswa maupun mahasiswa untuk memiliki kesempatan yang sama untuk mencari berbagai informasi yang diperlukan. Rumawan mencontohkan, seorang guru berhadapan dengan siswa, yang tentunya mempunyai ikatan emosional tertentu, baik
Bali Post/win
Bali Post/win
Prof. Putu Rumawan Salain
Dr. Ida Bagus Radendra Suastama
marah maupun tertawa di dalam kelas yang akan dikenang dan diingat oleh siswa. Namun, pada saat siswa berhadapan dengan komputer ataupun gadget, siswa tersebut tidak ada ikatan emosi dengan orang-orang di sekitarnya. Bahkan, kalau komputer dianggap sebagai “dewanya” berarti itulah yang dianggap informasi yang paling benar. Hal itulah yang menjadi masalah yang harus dihindarkan terhadap anak. “Tetapi saya menyarankan, apa pun yang ada di dalam informasi tersebut kalau kita belum cukup umur jangan coba-coba untuk mengambil informasi itu, karena semua informasi yang didapat belum tentu semuanya benar,” tandas Prof. Rumawan Untuk itu, pihaknya berharap para guru memberitahukan atau
mensosialisasikan dampak positif dan negatif dari teknologi informasi setiap saat kepada siswanya. Bahkan, bila perlu instansi terkait mengadakan sweeping, jika hal itu menyangkut keselamatan anak-anak di bawah umur. Sebab, moral dan etika merupakan tameng yang kuat untuk melindungi para siswa agar terhindar dari pengaruh kejahatan. Bila perlu siswa harus paham dengan ajaran Catur Asrama. Siswa harus mengetahui kapan dan apa yang boleh dilakukan dalam tahapan Brahmacari, Grhasta, Wanaprastha dan Bhiksuka. “Tetapi saya kira orangtua sudah sangat bijak memberikan hal itu. Jadi, manfaatkan teknologi informasi ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya. (win)
BANGLI
8
Selasa Umanis, 16 Januari 2018
Minimnya Infrastruktur Jadi Pemicu Kemiskinan
Bangli (Bali Post) Pemkab Bangli di tahun 2017 telah melakukan penelitian terkait penyebab tingginya angka kemiskinan di Bangli. Sesuai hasil penelitian yang dilakukan di 15 desa pendukung Geopark Kintamani terungkap bahwa ada beberapa faktor yang memicu tingginya angka kemiskinan di Bangli. Faktor tersebut yakni minimnya pendidikan, sarana kesehatan dan Bali Post/ina kurangnya infrastruktur. Kepala Dinas Sosial Nengah Sukarta (Dinsos) Kabupaten Bangli Nengah Sukarta, Senin (15/1) kemarin, menjelaskan penelitian tersebut dilaksanakan Pemkab Bangli bekerja sama dengan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). Penelitian dilakukan di 15 desa pendukung geopark. Alasan dipilihnya 15 desa tersebut sebagai lokus penelitian karena kantong kemiskinannya cukup banyak. Sementara di sisi lain, wilayah desa tersebut menjadi tempat pariwisata. Terkait rendahnya tingkat pendidikan, Sukarta menyampaikan, sampai sekarang cukup banyak warga yang drop out dari sekolah. Di sisi lain, fasilitas kesehatan juga sangat minim. Faktor lain berupa infrastruktur jalan dan air bersih yang masih sulit diakses masyarakat kerap menyebabkan hasil pertanian warga anjlok. Sementara di tengah kondisi itu, masyarakat tetap harus membeli kebutuhan hidup dengan harga tinggi. ‘’Masih sulitnya masyarakat mendapatkan air bersih juga berpengaruh terhadap angka kemiskinan di Bangli,’’ terangnya. Sukarta mengatakan, hasil penelitian yang dibuat 2017 lalu dan telah diseminarkan itu kini dijadikan sebagai dasar untuk membuat program pengentasan kemiskinan di Bangli. Program pengentasan kemiskinan di Bangli akan dilakukan menggunakan konsep tat twam asi. Sesuai konsep itu, kemiskinan akan diatasi dengan cara bergotong-royong antara pemerintah dan masyarakat. (kmb40)
Bali Post/ina
SAMPAH - Tumpukan sampah di areal hutan di Kintamani.
Jadi Tempat Pembuangan Sampah
Kelestarian Hutan di Kintamani Terancam Bangli (Bali Post) –
Pembuangan sampah di kawasan hutan lindung di Kintamani masih cukup marak terjadi. Hal itu terbukti dari banyaknya tumpukan sampah di sejumlah titik areal hutan. Meski kondisi yang mengancam kelestarian hutan itu sudah berlangsung cukup lama, hingga saat ini belum pernah ada tindakan tegas dari pemerintah terhadap oknum pembuang sampah sembarangan.
Bali Post/ina
MEMINTA KETERANGAN - Petugas Polsek Kintamani meminta keterangan sejumlah saksi di rumah korban.
Berdasarkan pantauan, Senin (15/1) kemarin, salah satu titik hutan yang banyak terdapat tumpukan sampah, yakni di depan SD 1 Kintamani. Tak hanya sampah organik, sampah anorganik seperti plastik pun banyak menumpuk di areal hutan. Banyaknya tumpukan sampah secara tidak langsung menandakan bahwa pembuangan sampah di hutan sudah berlangsung cukup lama.
Camat Kintamani Wayan Dirgayusa tidak menampik banyaknya areal hutan yang dijadikan tempat pembuangan sampah. Dari pantauannya, areal hutan yang banyak dijejali sampah seperti hutan di Gelagah Linggah, di jalur Desa Belancan, dekat Pasar Desa Katung dan seberang masjid. Bahkan di areal hutan yang berada persis di depan kantor camat Kintamani pun diakuinya sempat menjadi tempat pem-
Pria di Songan Gantung Diri
Telepon Penting Bangli RSU Bangli
: 0366-91521/91002
Polsek Bangli
: 0366-91062
Polsek Susut
: 0366-5501596
Polsek Tembuku
: 0366-5595484
Polsek Kintamani
: 0366- 51122
Damkar
: 0366-92869
PDAM
: 0366-91094
PLN
: 0366-91268
Telkom
: 0366-91108
BPBD
: 0366-91448
Kodim
: 0366-91024
Kantor Bupati
: 0366-91032
jelasnya. Untuk menyadarkan masyarakat agar tidak lagi membuang sampah di areal hutan, menurut Dirgayusa, diperlukan gerakan bersama dari seluruh pihak yang terkait. Agar ada efek jera, pemberian sanksi tegas perlu diterapkan kepada mereka yang terbukti membuang sampah ke hutan. Penegakan hukum tentunya tidak bisa dilakukan pihaknya, melainkan KPH selaku pengelola hutan lindung di Kintamani. ‘’Kami di Camat akan terus melakukan kampanye untuk menyadarkan masyarakat agar tidak membuang sampah ke hutan,’’ kata Dirgayusa. (kmb40)
KPU Segera Cocokkan Data Pemilih
Sakit Tak Kunjung Sembuh
Bangli (Bali Post) Kasus bunuh diri dengan cara gantung diri kembali terjadi di Kintamani. Kali ini dilakukan I Made Surat (30), warga Desa Songan A, Kintamani. Pria yang telah memiliki istri dan anak itu diduga nekat mengakhiri hidupnya lantaran depresi akibat penyakit hepatitis B yang dideritanya tak kunjung sembuh. Kasus bunuh diri tersebut terjadi di rumah korban di Desa Songan A, pada Minggu (14/1) malam. Sebelum ditemukan tewas gantung diri, korban sekitar pukul 17.00 wita sempat mengeluhkan sakit pada bagian perut kepada istrinya, Jero Dani. Namun ketika itu keluhan korban tidak terlalu diperhatikan Jero Dani. Korban ketika itu memilih becanda dengan anaknya. Di saat yang sama, Jero Dani ketiduran. Sekitar pukul 21.00 Wita, Jero Dani terjaga dari tidurnya dan mendapati kamar tidur dalam keadaan gelap. Dia pun langsung bangun dan menghidupkan lampu. Betapa terkejutnya, saat lampu dihidupkan, Jero Dani mendapati suaminya sudah dalam kondisi leher tergantung dengan seutas selendang tepat di hadapannya. Dia spontan berteriak meminta pertolongan anggota keluarganya. Beberapa anggota keluarga dan tetangganya yang datang karena mendengar teriakan korban langsung membantu menurunkan tubuh korban. Namun malang, saat berhasil diturunkan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Polsek Kintamani yang mendapat laporan kejadian itu langsung mendatangi TKP dan melakukan olah TKP. Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan medis, kuat dugaan korban meninggal dunia murni akibat bunuh diri. ‘’Polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,’’ kata Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi, Senin (15/1) kemarin. Dia mengatakan, dari hasil keterangan saksi-saksi dan pihak keluarga, disimpulkan bahwa korban nekat mengakhiri hidupnya lantaran depresi akibat sakit hepatitis B yang dideritanya tak kunjung sembuh. Sesuai keterangan istri korban, sebelum ditemukan gantung diri, korban sering mengeluh sakit. Pada Jumat lalu korban juga sempat muntah darah. ‘’Korban sudah beberapa kali berobat namun sakitnya tdak kunjung sembuh. Diduga hal tersebut menyebabkan korban depresi dan nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri,’’ jelas Sulhadi. (kmb40)
buangan sampah. ‘’Yang di depan kantor Camat Kintamani, sekarang sudah bergeser jauh ke belakang (di dalam areal) hutan,’’ terangnya. Dirgayusa mengaku tidak mengetahui siapa pelaku dan dari mana asal sampah tersebut. Menurutnya, selama ini kesadaran warga di Kintamani untuk ikut menjaga kelestarian hutan cukup tinggi. Hal itu terbukti dari keterlibatan warga
dalam pembersihan hutan di depan kantor camat beberapa waktu lalu. Dia pun menyebut, tidak tertutup kemungkinan sampahsampah itu dibuang oleh orang luar. Lebih lanjut Dirgayusa mengklaim pihaknya sudah cukup sering melakukan edukasi ke masyarakat termasuk ke pasar. Hanya saja dengan melihat kondisi sekarang, dia mengakui upayanya itu belum maksimal. ‘’Selama ini tempat pembuangan sampah di Kintamani juga tidak jelas dan tidak ada. Masyarakat hanya mengandalkan pengiriman sampah yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup,’’
Dewa Agung Lidartawan
Bali Post/ina
Bangli (Bali Post) Berbagai persiapan terus dimatangkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangli jelang pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali, Juni mendatang. Dalam waktu dekat, KPU akan segera melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih ke rumahrumah penduduk. Dalam pelaksanaan coklit, KPU akan melibatkan 635 orang Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Ketua KPU Bangli Dewa Agung Lidartawan, Senin (15/1) kemarin, mengatakan coklit dilaksanakan untuk mendapatkan data valid pemilih dalam pilgub. Petugas PPDP nantinya akan
mencocokkan data dari Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) dengan kondisi riil di lapangan. Penduduk yang masuk dalam DP4 harus dipastikan keberadaannya dan data terkait lainnya. ‘’Jadi nanti petugas mencocokkan, betul gak masih ada orangnya? Apakah namanya sudah betul? Apakah ada yang jadi TNI-Polri? Setelah divalidasi baru direkap,’’ jelasnya. Sela m a p ro ses coklit , petugas yang dikerahkan ke rumah-rumah penduduk akan melakukan perbaikan termasuk melakukan penambahan pemilih yang belum tercatat. ‘’Di samping itu PPDP nantinya juga akan menyampaikan soal E-KTP.
Warga yang belum melakukan perekaman akan didata dan dikumpulkan,’’ terangnya. Sesuai jadwal, coklit dilaksanakan mulai 20 Januari hingga 19 Februari mendatang. Sebelum dikerahkan ke lapangan, petugas PPDP terlebih dahulu akan dibimtek mulai Selasa (16/1) hari ini. ‘’Bimteknya menyangkut bagaimana cara mencoklit dan memutakhirkan data,’’ terangnya. Lidartawan menyebutkan, sesuai DP4, jumlah pemilih di Bangli tercatat sebanyak 199.556 orang. Jumlah itu meningkat dibandingkan DP4 Pilbup 2015 lalu yakni 184.569 orang. Jumlah TPS yang dirancang dalam pilgub sebanyak 466 buah. (kmb40)
Dampak Cuaca Buruk dan Hujan Abu
Petani Bawang Gagal Panen Bangli (Bali Post) Cuaca buruk ditambah hujan abu akibat erupsi Gunung Agung yang sempat melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bangli, berdampak kurang baik pada hasil pertanian. Di Desa Songan, Kintamani, sejumlah petani bawang mengaku mengalami gagal panen lantaran tanamannya menguning terpapar abu dan hujan deras. Jero Saba, petani bawang di desa setempat, Senin (15/1) kemarin, mengungkapkan cuaca buruk dan hujan abu yang beberapa kali melanda wilayah Songan menyebabkan tanaman bawang miliknya layu dan menguning. Hal itu berdampak tidak maksimalnya pertumbuhan tanaman. Tanaman bawang miliknya yang kini sudah berumur 60 harian banyak yang tidak berumbi. ‘’Kalau tanaman bawang memang rentan sekali dengan hujan abu,’’ terangnya. Akibat cuaca buruk dan hujan abu yang melanda tanaman bawang di Songan, sebagian besar petani termasuk dirinya mengalami
gagal panen. Hanya sedikit petani yang bisa panen dengan hasil normal. Lantaran tidak maksimalnya hasil panen yang didapat, Jero Saba mengaku harus rela menanggung kerugian yang tidak sedikit. ‘’Kalau dihitung, kerugiannya puluhan juta per hektar,’’ ujarnya. Selain Jero Saba, petani bawang lainnya di Desa Songan, Jero Gunawan juga mengakui hal yang sama. Dia mengatakan, akibat cuaca buruk dan hujan abu vulkanik, tanaman bawangnya tidak bisa dipanen maksimal. Jika biasanya dia bisa memanen hingga 3 ton dari keseluruhan luas lahan miliknya, kini akibat dampak cuaca buruk dan hujan abu dia hanya bisa mendapatkan hasil panen bawang merah 500 kg. ‘’Sekitar dua kali sempat ada hujan abu. Lumayan berpengaruh terhadap tanaman bawang,’’ terangnya. Sementara itu, disinggung mengenai harga bawang, Gunawan menyebutkan, saat ini mencapai Rp 15 ribu di tingkat petani. Dia mengatakan, saat ini produksi bawang di petani hanya sedikit. (kmb40)
Bali Post/ina
BAWANG - Salah seorang petani mengecek tanaman bawangnya. Perkembangan tanaman bawang di sejumlah wilayah di Kabupaten Bangli kurang baik lantaran terpapar abu vulkanik dan hujan deras.
Selasa Umanis, 16 Januari 2018
GIANYAR
9
Bali Post/nik
POHON TUMBANG - Petugas BPBD Gianyar saat menangani pohon tumbang di Jalan Jaba Geria Gede, Desa Singapadu Tengah, Sukawati.
Pohon Tumbang di Sukawati
Sejumlah Bangunan Rusak Berat
Gianyar (Bali Post) Bencana pohon tumbang terus terjadi. Di Jalan Jaba Geria Gede, Desa Singapadu Tengah, Sukawati, pohon dengan ketinggian 20 meter dan diameter sekitar tiga meter tumbang pada Minggu (14/1) sore. Sejumlah bangunan mengalami kerusakan parah. Proses evakuasi pun harus dilakukan selama dua hari. Menurut Kepala BPBD Gianyar Anak Agung Oka Digjaya, Senin (15/1) kemarin, tidak ada korban jiwa dari kejadian ini. Namun pohon itu menimpa sejumlah bangunan sehingga menimbulkan kerugian jutaan rupiah. Bangunan yang rusak antara lain dapur dan panyengker milik I.B Agatsya (29) dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 20 juta dan candi milik Ida Pedanda Putu Padang Rata dengan kerugian ditaksir Rp 100 juta. Selain itu, warung milik I Nyoman Raka juga rusak dengan kerugian sekitar Rp 10 juta. Di hari yang sama, di Desa Keramas Kecamatan Blahbatuh, pohon setinggi 25 meter tumbang dan menimpa bale pesandekan di Pura Dalem Kauripan. Kejadian itu baru dilaporkan ke BPBD Gianyar kemarin. Petugas pun langsung melakukan penanganan, mengingat kemarin malam dilakukan persembahyangan Siwaratri. Klian Pemaksan Pura, Ketut Sukerta menyatakan, pohon yang tumbang itu adalah pohon Ae yang tumbuh bukan di areal pura melainkan di luar, tepatnya di seberang sungai setempat. ‘’Tapi karena tinggi, maka satu pohon tumbang menimpa bale pesandekan,’’ ujar Sukerta. Beruntung yang tertimpa adalah ujung atap bale pesandekan. Tetapi ada juga sedikit rantingnya masuk ke dalam pura namun tidak sampai mengenai palinggih. ‘’Pohon itu langsung dibersihkan oleh petugas BPBD dibantu dengan warga setempat,’’ ucapnya. Pembersihan dipercepat lantaran kemarin merupakan rahinan Siwaratri. ‘’Kami merencakan persiapan Siwaratri. Krama masak untuk nanti malam (kemarin red). Makanya pohon tumbang ini harus bersih segera,’’ jelasnya. Dikatakan Sukerta, pohon itu tidak bisa dimanfaatkan lantaran serat kayunya tidak baik. ‘’Kalau dijual dipakai patung atau dipakai talenan tidak bagus,’’ ungkapnya. Pihaknya pun bersyukur karena kerusakan tidak terlalu parah. Oka Digjaya menyatakan, pohon tumbang tersebut langsung ditangani. Petugas memerlukan waktu dua jam untuk membersihkan material pohon. Dahan pohon yang besar dipotong kecil-kecil. Sedangkan dedaunan langsung dibersihkan. (kmb35)
”Palebon” A.A. Niang Agung Digelar 2 Maret Gianyar (Bali Post) Prosesi palebon Anak Agung Niang Agung digelar 2 Maret 2018 mendatang. Bade gunung tujuh pun segera dibangun sebagai persembahan terakhir untuk ibunda dari Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau Cok Ace tersebut. Menurut panglingsir Puri Ubud Tjokorda Gde Raka Sukawati, Senin (15/1) kemarin, waktu pelaksanaan palebon itu merupakan kesepakatan setelah memohon petunjuk di Geria Aan, Klungkung. Sebelum palebon yang akan dilangsungkan di Setra Dalem Puri, Ubud, akan dilaksanakan beberapa rangkaian prosesi di Puri Ubud. Prosesi dimaksud seperti nyiramin yang diagendakan pada 15 Februari. ‘’Upacara nyiramin nanti dilaksanakan di puri juga,’’ jelas adik dari Cok Ace ini. Sementara pada Purnama yang jatuh pada 31 Januari akan dilaksanakan nuasen karya. ‘’Jadi, tanggal 31 dilaksanakan nuasen karya sebagai tanda memulai karya palebon di Puri Ubud,’’ katanya. Sebagai seorang undagi, pria yang akrab disapa Cok De ini akan mulai mempersiapkan pembuatan bade gunung tujuh. Pembuatan bade yang diperkirakan memiliki tinggi 24 meter itu akan dimulai lebih awal bersama sekitar 20 hingga 30 orang pangayah di Puri Ubud. ‘’Kita kerjakan lebih awal bersama para pangayah yang memang rutin membantu pembuatan bade di Puri Ubud,’’ ucapnya. Dijelaskannya, pengerjaan lebih awal ini dikarenakan waktu yang cukup mepet, bahkan diperkirakan tidak sampai 40 hari. Menurut Cok De, idealnya pembuatan bade memerlukan waktu dua bulan lebih. ‘’Kemungkinan nanti saya bersama para pangayah akan lembur dalam beberapa hari,’’ katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, A.A. Niang Agung meninggal dunia di RS Bros, Denpasar pada Minggu (14/1) lalu. Perempuan yang merupakan istri kedua dari Tjokorda Gde Agung Sukawati (alm) ini wafat di usia 96 tahun. ‘’Menurut dokter, sakit beliau murni karena faktor usia. Jadi beberapa bagian tubuh sudah tidak berfungsi dengan baik hingga terakhir mengalami masalah pada paru-paru dengan gejala sesak nafas, sampai akhirnya meninggal,’’ jelas Cok Ace. (kmb35)
Telepon Penting gianyar Kantor Bupati - 943056
PLN - 947166
DPRD - 943144
Kodim 1616 Gyr - 943069
BPBD - 7844717/7844718
Koramil Gianyar - 942289
PMK - 943113
Koramil Blahbatuh - 941167
Kantor Satpol PP - 944436
Koramil Tegallalang - 974792
RSUD Sanjiwani - 943020
Koramil Tampaksiring - 901601
PDAM - 944225/943233
Koramil Sukawati - 297564
KPA Gianyar - 942184
Koramil Ubud - 975314
PMI Gianyar - 8958414
Koramil Payangan - 974793
KONI Gianyar - 947261
Siaga Lantas/
BNN Kab. Gyr. - 946122
TMC Gianyar - 945820
Bali Post/nik
SIMULASI - Simulasi gangguan kamtibmas saat pilkada yang dilangsungkan di Lapangan Astina Raya, Gianyar, Senin (15/1) kemarin.
Hadiri Simulasi di Lapangan Astina Raya
Kapolda Sebut Gianyar Siap Gelar Pilkada
Gianyar (Bali Post) -
Suasana mencekam terjadi di Lapangan Astina Raya, Gianyar, Senin (15/1) kemarin. Seribuan anggota Polres Gianyar dan Polda Bali berupaya keras menghalau ratusan simpatisan yang merasa tidak terima dengan perhitungan suara pilkada. Massa bertindak anarkis dan berusaha meringsek masuk kantor KPU. Bahkan ada dua benda diduga bom sengaja dibawa massa untuk membuat onar. Tim Gegana Jibom Brimob Polda Bali juga turut terjun mengamankan benda diduga bom itu. Langkah cepat dilakukan untuk meminimalkan daya ledak. Suasana mencekamnya Lapangan Astina Raya yang banyak disaksikan masyarakat itu merupakan bagian dari Simulasi Pengamanan Kota (Sispamkota) Polres Gianyar dalam menghadapi pilkada serentak, di mana di Gianyar juga akan melangsungkan pemilihan Bupati Wakil Bupati (Pilbup). Hadir menyaksikan langsung Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Drs. Petrus Reinhard Golose, M.M. didampingi Wakapolda Brigjen Pol. I Gede Alit Widana, Kapolres seluruh Bali, Bupati Gianyar A.A. Gede Agung Bharatha, Kapolsek se-Gianyar, jajaran TNI-AD serta dua pasangan yang akan bertarung di Pilbup Gianyar, yakni paket KerthaMaha dan paket Aman. Kapolda Bali Irjen Petrus Golose mengatakan, menjelang hajatan pilkada serentak, kondisi Bali saat ini masih kondusif. Menurut perwira tinggi Polri asal Su-
lawesi Utara ini, tidak ada yang rawan di Bali. ‘’Bali secara keseluruhan tidak ada masalah, kondusif. Bali aman. Turis sudah meningkat yang masuk Bali,’’ terangnya. Meski demikian, pihaknya tetap mengimbau masyarakat agar tidak terpancing isu SARA. Hal ini guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. ‘’Mohon tidak ada yang terprovokasi isu hoax, terutama di sosmed. Saya yakin orang Bali tidak akan terpengaruh,’’ jelasnya. Kapolda juga mengapresiasi kesiapan pengamanan pilkada di Gianyar, yang diperkuat dengan besarnya anggaran digelontor untuk Polres Gianyar yakni mencapai Rp 10 miliar. ‘’Saya lihat dukungan anggaran dari Pemda luar biasa pada aparat keamanan. Mudah-mudahan model seperti ini, kerja sama antara Polres dan Bupati bisa jadi model dalam menghadapi setiap
tahanan pilkada,’’ harapnya. Sementara terkait simulasi, Petrus Golose menyampaikan apresiasinya. ‘’Amat sangat saya apresiasi sinergi Kapolres dan Bupati. Ini bukti Gianyar siap laksanakan pilkada,” tegasnya. Sementara itu, Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo menjelaskan, pelaksanaan simulasi ini telah melalui beberapa kali latihan dan gladi, sehingga personel polisi dapat berperan dengan baik sesuai karakter masing-masing. ‘’Sispamkota ini digelar dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan saat berlangsungnya pilkada Gianyar 2018,’’ katanya. Dia mengungkapkan, dalam keadaan sesungguhnya, jika terjadi pelanggaran hukum saat berlangsungnya pilkada, polisi akan menindak secara tegas. ‘’Sesuai dengan protap, tindakan kepolisian dan undang-undang, pelanggaran
Diparkir di Sawah
Mesin Traktor Lenyap Gianyar (Bali Post) Aksi pencurian mesin traktor kembali terjadi. Kali ini pelaku menyasar mesin traktor milik Konim (43) yang diparkir di lahan sawah seputar Desa Sian-
gan, Gianyar. Polisi masih melakukan penyelidikan atas kasus ini. Informasi dihimpun, awalnya pada Minggu (14/1) lalu sekitar pukul 08.00 Wita, Konim menyuruh anak
buahnya, Herry (35) untuk membajak sawah milik I Wayan Murka yang berada di sekitar lokasi tersebut. Namun setibanya di lokasi, Herry mendapati sejumlah mesin traktor sudah rusak.
hukum akan ditindak secara keras dan terukur,’’ tegasnya. Menurutnya, simulasi meliputi semua tahapan pilkada mulai dari pendistribusian kotak suara sampai protes dan ketidakpuasan peserta pemilu. Dalam simulasi Sispamkota, gangguan kamtibmas diawali dari keberatan salah seorang saksi pasangan calon saat penghitungan suara di TPS. Pendukung salah satu kandidat yang keberatan dengan hasil penghitungan suara karena dianggap tidak sah, melarikan kotak suara. Pengejaran pun dilakukan oleh petugas Polres Gianyar dan TNI yang sedang berpatroli menjaga keamanan. Sampai akhirnya petugas berhasil melumpuhkan pelaku yang membawa kabur kotak suara. Di sisi lain, puluhan massa dari paslon lainnya berunjuk rasa ke KPU Gianyar untuk mendesak pemilihan ulang. Petugas TNI dan Polri yang menjaga kantor KPU kemudian berupaya menghentikan massa yang ingin memasuki kantor KPU. Dari massa yang berjumlah puluhan kemudian bertambah menjadi ratusan, sehingga petugas kewalahan menghadapi massa yang bertambah banyak. Pasukan Dalmas Gabun-
Sejumlah alat seperti dek samping prospam, filter pendingin udara dan knalpot traktor hilang. Atas kejadian itu Herry tidak bisa bekerja. Dia pun menyampaikan hal ini ke Konim. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke kantor polisi. Kapolsek Kota Gianyar Kompol Ketut Sugiarta Yoga yang dihubungi Senin (15/1) kemarin, membena-
gan Polda Bali dan Polres Gianyar pun diturunkan untuk menghalau massa yang sudah tidak terkendali berunjuk rasa di depan kantor KPU. Massa juga melempari petugas dengan berbagai benda. Karena massa yang berunjuk rasa semakin anarkis dengan melakukan pembakaran ban dan merusak fasilitas umum, Pasukan Anti huru-hara Brimob Polda Bali juga turun tangan mengamankan kota Gianyar dari amukan massa. Kerusuhan meluas dengan penjarahan toko dan pembakaran di sudut-sudut kota oleh sekelompok massa. Tim Raimas yang diterjunkan berhasil menangkap para pelaku kerusuhan dan penjarahan. Pada bagian akhir simulasi, diceritakan situasi di mana petugas yang sedang berpatroli menemukan sebuah tas tak bertuan yang mencurigakan dengan kabel ke luar dari dalam tas. Petugas patroli pun melaporkan penemuan tersebut yang ditindaklanjuti dengan pengamanan sekitar area penemuan dan menerjunkan tim Jibom Brimob Polda Bali. Tas yang dicurigai berisi bom tersebut kemudian diledakkan untuk menetralisir kejadian lebih luas. (kmb35)
rkan adanya laporan mengenai kejadian tersebut. Dikatakannya, petugas sudah mendatangi lokasi kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi. ‘’Sejumlah alat mesin traktor hilang karena tidak ada penjagaan dan ditaruh di tengah sawah. Terhadap kasus ini, kini polisi masih melakukan penyelidikan,’’ katanya. (kmb35)
Seleksi Jabatan Sekda
Wisnu Wijaya Raih Nilai Tertinggi Gianyar (Bali Post) Seleksi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gianyar mulai mendekati titik akhir. Hasil seleksi pun mengerucut, di mana Asisten II Setda Gianyar yang juga Plt. Sekda I Made Gede Wisnu Wijaya meraih hasil tertinggi dalam seleksi. Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Kabupaten Gianyar I Ketut Artawa, Senin (15/1) kemarin, membenarkan bahwa Wisnu Wijaya meraih nilai tertinggi dibandingkan empat kandidat lainnya. ‘’Ya, setelah kita ajukan ke Jakarta dan dilakukan rekap nilai, memang Bapak Wisnu Wijaya dengan nilai tertinggi,’’ jelasnya. Di urutan kedua dan ketiga masing-masing A.A. Bagus Ari Brahmanta (Kadisparda Gianyar) dan Dewa Alit Mudiarta (Kepala Kesbangpolinmas Gianyar). Dengan munculnya tiga besar tersebut, artinya dua peserta lain yakni I Made Watha dan Made Raka gugur dalam seleksi. Hasil seleksi ini akan diserahkan ke Bupati. Sementara itu, Bupati Gianyar
A.A. Gde Agung Bharata menegaskan, seleksi itu sudah sesuai prosedur dan bukan sekadar formalitas untuk mendefinitifkan Wisnu Wijaya yang saat ini menjabat Plt. Sekda. Dia pun menyampaikan, transparansi dikedepankan dalam semua tahapan seleksi. ‘’Transparan dong. Saya tidak main-main untuk ini,’’ ujar Agung Bharata. Dikatakannya, beberapa tahapan telah dilalui, salah satunya tes wawancara terhadap para kandidat. Wawancara dilakukan oleh 15 akademisi. Hasil tes itu kemudian dibawa ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Hasil penilaian dan kajian KSAN telah diumumkan. Nama tiga besar ini selanjutnya akan disetorkan ke Gubernur Bali, selanjutnya dibawa lagi ke Kemendagri. Untuk hasil akhir, lanjut Agung Bharata, dia belum bisa menyebutkannya karena masih ada tahapan yang harus dilalui. ‘’Untuk hasilnya masih diproses,’’ terang panglingsir Puri Agung Gianyar itu. Sementara itu, salah satu kandidat Sekda menyampaikan, seleksi
wawancara oleh akademisi terbilang sulit. ‘’Kalau dilihat, seleksi ini benar-benar serius, tidak mainmain. Karena ada pertanyaan dari profesor yang harus dijawab dengan baik,’’ ujarnya. Menurutnya, dari lima nama yang bertarung menjadi Sekda, Wisnu Wijaya memiliki jam kerja lebih banyak dibanding kandidat lainnya. ‘’Pak Wisnu lebih dari dua kali menjabat Kepala OPD. Kalau yang lainnya hanya dua kali menjabat Kepala OPD, termasuk saya,’’ ungkapnya. Untuk diketahui, kekosongan kursi Sekda telah berlangsung sejak 2016 lalu. Saat itu Sekda sebelumnya, Ida Bagus Gaga Adisaputra dinonaktifkan lantaran dianggap melawan bupati. Setelah penonaktifan Sekda, untuk melancarkan proses anggaran menjelang tutup tahun ditunjuklah Plt. Sekda. Setelah itu berlanjut dengan keluarnya surat mengenai pemberhentian Gus Gaga sebagai ASN. Gus Gaga diberhentikan sebagai ASN dengan alasan namanya masuk sebagai pengurus di salah
Bali Post/nik
I Made Gede Wisnu Wijaya
satu partai politik. Pada Rabu (10/1) lalu merupakan batas akhir Gus Gaga melawan lewat PTUN. Namun itu tidak dia lakukan. Gus Gaga memilih menerima keputusan tersebut. (kmb35)
JEMBRANA
10
Selasa Umanis, 16 Januari 2018
Sempat Dihentikan, Pengurukan Lahan di Banyubiru Berlanjut Negara (Bali Post) Meski sempat disemprit dan dihentikan pihak Kecamatan Negara lantaran tidak mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB), pengurukan lahan di wilayah Banyubiru, kini ternyata terus berlanjut. Bahkan pondasi yang dibangun pemilik lahan bertambah hingga lebih luas. Dari pengamatan, Senin (15/1) kemarin, pondasi yang sebelumnya sudah dibangun itu kini lebih luas, baik panjangnya maupun lebar. Bahkan, pembangunan pondasi itu juga terlihat di luar pondasi sebelumnya. Pondasi tersebut lebih panjang ke belakang (selatan), namun belum diuruk. Di tengah-tengah urukan tanah yang lama juga terdapat bangunan semipermanen dari kayu. Sementara Camat Negara Agus Adinata saat dikonfirmasi kemarin mengaku belum mengetahui apakah sudah berizin atau belum. “Saya belum mengecek, tapi memang dulu sebelum saya (menjabat camat) pernah dihentikan,” terangnya. Pihaknya juga belum mengetahui pasti fungsi pengurukan dan pembuatan pondasi tersebut untuk bangunan apa. Perlu diketahui, alih fungsi lahan sawah di pinggir jalan Denpasar-Gilimanuk masih terus terjadi. Selain digunakan untuk kepentingan umum, seperti SPBU di Pulukan dan terminal di Baluk, pengurukan lahan juga diduga untuk kepentingan pribadi. Seperti yang terlihat di wilayah Banyubiru, Kecamatan Negara. Urukan tanah, berikut pondasi hingga sejajar dengan jalan raya. Sejatinya, upaya pengurukan itu sempat dihentikan pihak Kecamatan Negara beberapa waktu lalu. Namun, belakangan ternyata upaya tersebut berlanjut bahkan pondasi bertambah lebih luas lagi. Saat itu, Kecamatan Negara sempat menghentikan lantaran upaya pengurukan lahan berikut pembangunan pondasi ini belum mengantongi IMB (Izin Mendirikan Bangunan). (kmb26)
Bali Post/olo
GAS METAN - Genangan air di TPA Peh, Kaliakah terlihat menyembul seperti air mendidih. Rupanya, semburan itu merupakan gas metan yang ditimbulkan dari pembusukan sampah.
Gas Metan di TPA Peh Belum Dimanfaatkan
Negara (Bali Post) -
Semburan gas metan di Tempat Pengolahan Sampah (TPA) Peh, Desa Kaliakah, Jembrana, terlihat di sejumlah titik. Adanya gas metan itu, tentu bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat (sebagai pengganti gas elpiji). Sayangnya, sampai sekarang, keberadaan gas metan itu belum dimanfaatkan. Alasannya, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jembrana masih melihat potensi untuk pemanfaatnnya. Bali Post/olo
LAHAN - Pengurukan lahan sawah di pinggir jalan Denpasar-Gilimanuk di Banyubiru berikut pembangunan pondasinya kembali dilakukan. Padahal sempat dihentikan lantaran belum mengantongi IMB.
Isu Mutasi Gelombang II Merebak
Negara (Bali Post) Setelah adanya mutasi puluhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) eselon II dan III di jajaran Pemkab Jembrana pekan lalu, kini kembali tersiar kabar akan ada mutasi gelombang II. Isu mutasi gelombang II ini bukan hanya untuk penyegaran mengisi kekosongan, tetapi juga untuk menggantikan pejabat yang terlibat masalah hukum. Informasi yang dihimpun Senin (15/1) kemarin, pergeseran ini merupakan evaluasi dan penyegaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Termasuk pegawai yang terlibat masalah hukum. Beberapa PNS yang tersangkut kasus korupsi, baik yang ditangani kepolisian maupun kejaksaan. Para PNS tersebut saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka, seperti kasus Terminal Manuver Gilimanuk dan Pepadu. Beberapa pejabat juga telah dimutasi beberapa waktu lalu. Tetapi saat dikorek lebih lanjut, info mutasi gelombang II ini tertutup. Seperti mutasi sebelumnya, yang dilakukan secara mendadak. Beberapa pegawai bahkan baru mengetahui beberapa jam sebelum mutasi. Kepala Bagian Humas dan Protokol Jembrana Komang Suparta saat dikonfirmasi membantah adanya informasi terkait mutasi gelombang II tersebut. Menurutnya belum ada kabar akan adanya mutasi lagi. Seperti diberitakan sebelumnya, mutasi telah dilakukan, Kamis (11/1) lalu. Dalam mutasi ini, 73 pejabat eselon II, III dan IV digeser (2 eselon II/b, 6 es III/a, 9 es III/b, 46 es IV/a, 8 es IV/b). Khusus untuk eselon II mengisi kekosongan yakni jabatan Kadis Pertanian dan Pangan yang diberikan kepada I Wayan Sutama serta Staf Ahli Pemkab Jembrana dijabat I Made Aryana. Keduanya merupakan hasil seleksi jabatan tinggi pratama untuk eselon II. Selain itu, mutasi jabatan juga menyasar hampir seluruh OPD hingga tingkat kelurahan. (kmb26)
Pantauan Bali Post di lokasi, Senin (15/1) kemarin, ada beberapa titik semburan ges metan di TPA Peh. Semburan itu terlihat jelas di genangan air di lokasi. Namun, semburan gas itu sampai saat ini masih liar sehingga dinilai sangat berbahaya. Gas itu keluar dari celah-celah tanah urukan sampah. Tanah di TPA Peh melalui program sanitary
landfill (menanam sampah) itu nampak lebih tinggi dibandingkan di pabrik kompos yang lokasinya bersebelahan. Di atas lahan timbunan tersebut muncul genangan yang airnya menyembul seperti mendidih. Di atas genangan itu nampak pipa peralon yang belum terpasang. Sejumlah warga yang mengais rezeki dari memilah sampah
di TPA mengaku gas itu mulai tercium sejak adanya perluasan lahan TPA. Namun, para warga yang merupakan pemulung ini sebagian besar sudah mengetahui hal itu dan terbiasa. Mereka mengatakan bau gas itu sangat menyengat sehingga para pemilah sampah ini jarang ke lokasi tersebut. Gundukan tanah yang di bawahnya sampah ini lebih
RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana (0365) 3944 Kejari Negara (0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN (0365) 41135
Kantor Agama (0365) 41087 Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110
faatkan bagi masyarakat. Namun, pihaknya saat ini baru mengalokasikan dalam bentuk biomembran. Untuk pemanfaatan, pihaknya masih melihat potensi. Bila berpeluang akan dikerjasamakan dengan ahlinya. Menurut Kariadi, volume sampah di TPA Peh setiap harinya berkurang dari tahun-tahun sebelumnya, yakni berkisar 10 ton. Sebab, program dari masyarakat untuk memilah sampah hingga di tingkat keluarga kini mulai dilakukan. “Mudah-mudahan dengan adanya program ini, semakin hari sampahnya semakin berkurang,” harapnya. (kmb26)
Jalan di Depan ACJN Kebanjiran
Telepon Penting jembrana
tinggi dibandingkan tanah di sisi utara. Sebelumnya lahan perluasan itu merupakan jalan masuk ke TPA. Sebagian merupakan bangunan dari pabrik kompos. Bangunan itu sempat digunakan untuk Kantor UPT pabrik kompos dan berubah fungsi menjadi gudang Perusda. Saat ini bangunan tersebut telah diratakan. Kepala DLH Kabupaten Jembrana I Ketut Kariadi Erawan saat dikonfirmasi kemarin mengatakan, gas metan yang muncul dari timbunan sampah itu timbul karena ada proses pembusukan. Menurutnya, gas tersebut berpotensi untuk diman-
Bali Post/olo
GENANGAN AIR - Jalan di depan proyek Anjungan Cerdas Jalan Nasional (ACJN) tergenang air. Genangan air ini membuat arus lalu lintas tersendat.
Negara (Bali Post) Diduga akibat drainase yang tidak lancar, jalur jalan nasional di depan proyek Anjungan Cerdas Jalan Nasional (ACJN) Rambut Siwi, Yehembang kebanjiran, Senin (15/1) kemarin. Adanya genangan air membuat kendaraan, baik dari arah Jawa maupun Denpasar, kesulitan melintas. Kondisi itu menyebabkan arus kendaraan sempat macet dari kedua arah. Selain jalan, sejumlah rumah warga dan hektaran sawah di Subak Tegak Gede, Desa Yehembang juga tergenang air. Menurut warga, genangan air itu mulai muncul sekitar pukul 16.00 Wita. Selain badan jalan nasional sepanjang kurang lebih 500 meter di depan ACJN, air juga menggenangi bagian depan pintu masuk ACJN. Tingginya air mengakibatkan sejumlah kendaraan yang melintas sangat berhati-hati. Bahkan, beberapa pengemudi memilih menunggu air surut. Sejumlah kendaraan roda dua (sepeda motor) juga nampak harus dituntun lantaran mesin mati akibat kemasukan air saat melintas jalan tersebut. Genangan air yang ditimbul-
kan dari hujan deras itu sudah berangsur surut. Surutnya air itu juga membuat arus lalu lintas di jalan nasional itu kembali normal. Dengan adanya genangan air itu, tentunya sangat disayangkan. Apalagi berada di depan lokasi ACJN yang nantinya menjadi rest area percontohan dari Kementerian Pekerjaan Umum. Lahan yang dibangun saat ini sebelumya merupakan areal persawahan. Kuat dugaan terjadinya banjir itu akibat saluran drainase dari arah utara tak lancar. Saluran drainase di bawah jalan itu diduga masih sempit sehingga tak dapat menampung air ketika volume air yang mengalir banyak. Untuk itu, air meluap hingga ke jalan. Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana I Ketut Eko Susilo mengatakan telah memantau adanya banjir yang juga menggenangi sejumlah rumah di Yehembang tersebut. Saat dikonfirmasi sore kemarin, petugas dari BPBD sedang berada di lokasi untuk mengatasi banjir tersebut. (kmb26)
Anakan Jalak Bali Rawan Mati Saat Umur Dua Minggu SELAIN di alam liar, sejumlah hewan yang berada di kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB) juga ada yang mati di kandang penangkaran. Termasuk salah satunya burung jalak Bali (Leucopsar rothschildi). Matinya burung yang dilindungi di Unit Pembinaan Khusus Populasi Jalak Bali (UPKPJB) ini disebabkan faktor bertahan hidup. Kendati ada yang mati, sejak tahun 2012 populasi curik Bali di TNBB mengalami peningkatan. Jumlah burung endemik di Bali Barat di Breeding Center Tegalbunder, tahun 2016 mencapai 197 ekor. Bertambah dibanding awal tahun 2012, yakni hanya 50 ekor. Sedangkan di alam liar kawasan TNBB, kini sudah mencapai 81 ekor. Dari mulanya tahun 2012 hanya 15 ekor. “Kalau yang mati bisa karena kalah saing makanan dalam satu sarang. Bisa juga karena sifat indukan yang tidak sayang ke anak,” ujar Kasubag TU TNBB Wiryawan, Minggu (14/1) lalu. Terkait jumlah jalak Bali yang mati selama tahun 2017,
Wiryawan belum mengetahui pasti. Namun di akhir tahun lalu, ada dua ekor yang mati. Satu di UPKPJB Tegalbunder dan satu ekor mati di alam. Burung yang menjadi lambang Provinsi Bali ini, sangat rawan mati ketika masuk fase umur 0-14 hari (dua minggu). Selain kalah bersaing mencari makan dengan burung lain, burung ini juga rawan berkelahi dengan burung yang sudah dewasa. “Kalau yang mati diburu, tidak ada. Ada yang mati karena ditubruk kucing,” ujarnya. Setiap menemukan kematian fauna apa pun di
kawasan TNBB, petugas melakukan pelaporan dan pencatatan. Tidak hanya burung jalak Bali, tetapi seluruh hewan yang ditemukan mati. Termasuk burung cipow/cipoh kacat (Aeghtina tiphia) yang mati akibat diburu di wilayah Cekik pekan lalu. “Untuk hewan yang mati, kita buat berita acara kematian. Kalau mati karena mekanisme alam kita hanya melaporkan kejadian,” tambahnya. Namun, bila hewan itu diduga mati karena sebab lain, TNBB menurunkan tim untuk identifikasi. Di alam liar, burung curik Bali juga rawan mati. Dengan demikian selalu mendapat pengawasan dari petugas di masing-masing site. Penyebaran burung jalak Bali saat ini dilakukan di sejumlah site, seperti di Labuan Lalang, Tanjung Gelap, Brumbun, Lampu Merah atau Segara Rupek dan Cekik. Selain predator, curik Bali ini juga rawan
Bali Post/olo
JALAK BALI - Burung jalak Bali yang berada di kandang penangkaran. Burung endemik hutan Bali Barat ini rawan mati saat umur 0-14 hari. dicuri atau diburu. Sebab, di pasaran, curik Bali memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Harga curik Bali mencapai belasan juta rupiah. Sejatinya pencurian tidak perlu dilakukan karena masyarakat bisa menangkarkan burung dengan prosedur izin pen-
angkaran dari BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam). Hasil dari perngembangbiakan turunannya bisa diperdagangkan dengan legal. Hasil penangkaran dari masyarakat itu juga dilengkapi dengan cincin dan sertifikat. (olo)
Selasa Umanis, 16 Januari 2018
BULELENG
11
Puluhan Hektar Lahan Ditanami Tebu
Pura Bale Agung Jadi Destinasi ’’City Tour’’
Singaraja (Bali Post) – Buleleng masuk dalam proyek percontohan pengembangan budi daya tebu. Tercatat 75 hektar lahan di Kecamatan Gerokgak dan Kecamatan Seririt akan ditanami tebu. Kepala Dinas Pertanian Nyoman Swatantra, Senin (15/1) kemarin, mengatakan Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan) RI mengucurkan bantuan untuk Buleleng untuk budi daya tebu. Menunggu bantuan itu cair, sejauh ini Distan telah menyiapkan lahan. Dengan upaya ini, Buleleng akan menghasilkan tebu dengan kualitas baik. Tidak menutup kemungkinan kalau budi daya ini berhasil selanjutnya akan diikuti dengan pembangunan pabrik pengolahan tebu menjadi gula. Namun, sementara waktu tebu yang dihasilkan petani Buleleng akan dipasarkan ke Banyuwangi sebagai wilayah terdekat yang memiliki pabrik pengolahan tebu. (kmb38)
Ratusan Personel Ikuti Simulasi Pengamanan TPS Pilgub Bali
Singaraja (Bali Post) – Ratusan personel pengamanan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali 2018 mengikuti uji coba (simulasi) terkait pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Lapangan Bhuana Parta, Jalan Udayana Singaraja Senin (15/1) kemarin. Simulasi ini untuk memberikan gambaran sekaligus menguji teknik pengamanan berdasarkan prosedur tetap (protap) yang ada. Dalam simulasi ini, polisi diuji mengamankan proses pencoblosan yang diwarnai chaos (keributan). Simulasi dipimpin Wakapolres Kompol Ronny Riantoko bersama Kabag Ops. Polres Buleleng Kompol I Made Joni Antara Putra. Semua peralatan dan personel pengamanan dari lintas satuan di Polres diturunkan untuk diperagakan. Pada simulai kemarin, polisi sengaja membuat skenario pencoblosan di TPS 01 Kelurahan Kaliuntu, Singaraja. Berawal dari pengumuman kepada warga untuk menginformasikan bahwa pada hari itu dilakukan pencoblosan Pilgub Bali. Dari pagi hari hingga batas waktu pencoblosan berakhir situasi di TPS 01 tetap kondusif. Namun di tengah-tengah proses penghitungan suara, suasana mendadak tegang. Diawali protes pihak tertentu yang mencurigai ada kecurangan dalam pencoblosan. Aparat pengaman TPS berusaha menenangkan kelomok yang protes, namun hal itu gagal. Saat itulah, datang kelompok massa yang lebih banyak untuk menuntut penghitungan ulang. Suasana semakin memanas hingga pasukan pengamanan yang turun ke lokasi berusaha membubarkan aksi masa tersebut. Pembubaran masa dengan paksa menggunakan water cannon, menembakkan gas air mata hingga menerjunkan dua ekor anjing pelacak. Sekelompok massa tadi berhasil dipukul mundur. Namun setelah polisi menangkap provokator, tiba-tiba ada kelompok massa yang nekat mencuri kotak suara. Beruntung, pelaku pencurian berhasil ditangkap dan kotak suara berhasil diamankan. Akhir skenario simulai kemudian dilakukan dengan uji coba penyelidikan kasus oleh tim penyidik dari Satuan Reksrim Polres Buleleng. Wakapolres Kompol Ronny Riantoko mengatakan, simulasi ini sengaja dilakukan untuk mengevaluasi sekaligus menguji sejauh mana kesiapan personel pengamanan Pilgub Bali. Semakin sering personel dilatih mempraktikan protap pengamanan hajatan politik, maka ketika pada situasi yang sebenarnya nanti diwarnai keadaan chaos, maka situasinya dapat dikendalikan, hingga tidak memunculkan gangguan kamtibmas di daerah. “Hari ini, kami melakukan simulasi pengamanan TPS dan ini untuk mengukur dan memberikan kesempatan kepada anggota dalam mempraktikkan protap pengamanan yang ada,” katanya. Di sisi lain, Kompol Ronny mengatakan, secara umum pengamanan pada saat pencoblosan Pilgub Bali 27 Juni 2018 mendatang, pihaknya sudah melakukan pemetaan terhadap TPS rawan satu, rawan dua, dan TPS khusus. Untuk TPS kategori rawan satu akan dijaga oleh dua personel polisi. Sedangkan TPS rawan dua dijaga oleh satu orang anggota polisi. “Pada intinya, kami sudah siap dan pemetaan TPS rawan satu, dua dan TPS khusus sudah dipersiapkan. Data ini kami pelajari berdasarkan pengalaman pada penyelenggaraan Pilgub Bali lima tahun lalu dan pengalaman pengamanan saat Pilkada Buleleng 2017 lalu,” jelasnya. (kmb38)
Bali Post/kmb38
DIPUGAR – Pura Bale Agung, Desa Pakraman Buleleng, Kecamatan Buleleng selesai dipugar. Pura ini ke depan akan dijadikan pendukung destinasi city tour andalan di Buleleng.
Singaraja (Bali Post) – Pura Bale Agung Desa Pakraman Buleleng, Kecamatan Buleleng dikembangkan sebagai pendukung city tour andalan di Buleleng. Mengawali upaya ini, Pura Bale Agung dipugar dengan mempertahankan desain aslinya. Bagian yang dipugar itu meliputi candi bentar, paduraksa, bale kulkul, wantilan, dan kori agung. Pemugaran ini dimulai September 2017 lalu dan menghabiskan dana Rp 850 juta. Selesai dipugar, Senin (15/1) kemarin digelar upacara pamelaspasan. Ketua Panitia Pemugaran Pura Bale Agung Jro Made Arsana mengatakan, alasan pemugaran dengan desain seperti aslinya untuk melestarikan ukiran khas Buleleng yang berkarakter. Selain itu, Pura Bale Agung sebagai pintu masuk ke Kota Singaraja, perbaikannya dilakukan dengan skala prioritas. Anggaran terbatas, sehingga rehab dilakukan pada bagian depan saja. “Kita ingin mengembalikan bentukbentuk aslinya. Tidak ada perubahan apa pun. Misalnya, ada bagian yang keropos ya itu saja yang diperbaiki,” katanya. Klian Desa Pakraman Bule-
leng Ir. Nyoman Sutrisna, M.M. mengatakan, pemugaran Pura Bale Agung sesuai aslinya menambah daya tarik bagi wisatawan. Selain itu, ukiran khas Buleleng yang dipertahankan pada ornamen menambah kesan kuno dan sakral dari pura yang diperkirakan ada sejak tahun 1930. Di samping itu, Pura Bale Agung sebagai heritage di Singaraja akan menambah destinasi di Buleleng. Bahkan, keberadaan pura ini nantinya bisa berkolaborasi dengan Taman Bung Karno di Sukasada, sehingga saling menopang. “Kami sangat setuju kalau Pura Bale Agung dikembangkan sebagai destinasi wisata. Apalagi pura ini merupakan pintu masuk bagi wisatawan yang akan menuju Kota Singaraja. Setelah ditata, bisa menjadi daya tarik tersendiri sebagai bagian dari city tour di Kota Singaraja,” katanya. Sejak dipugar, Pura Bale Agung ini mulai ramai dikunjungi wisatawan mancanegara. Wisatawan lebih banyak beraktivitas untuk ber-selfie dan mengabadikan candi bentar, kori agung dan paduraksa yang menonjolkan ukiran khas Buleleng. (kmb38)
Cuaca Buruk, Aktivitas Wisata Pantai Penimbangan Terganggu Singaraja (Bali Post) – Jika biasanya suasana Pantai Penimbangan, Singaraja selalu ramai pengunjung, namun sejak seminggu terakhir mulai sepi. Ini terjadi karena cuaca buruk. Jasa wisata bahari di pantai ini pun tutup dan nelayan mulai mengungsikan perahu dan peralatan tangkap mereka agar tidak dihempaskan gelombang pasang. Pantauan Bali Post di Pantai Penimbangan Senin (15/1) kemarin, tidak terlihat aktivitas wisata di tepi pantai terutama di sebelah selatan Pura Penimbangan, Singaraja. Dua tempat usaha penyewaan papan kano atau ban yang biasa disewa oleh pengunjung tampak tutup. Belasan jukung milik nelayan yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) Sari Segara telah diungsikan ke tempat yang lebih aman. Sementara, itu angin kencang memicu ombak semakin besar. Kemarin, ketinggian ombak sekitar 1,5 hingga dua meter. Ombak bertambah tinggi ketika pada malam hari, sehingga nelayan waswas untuk tinggal di pinggir pantai seperti pada cuaca normal. Salah seorang nelayan, Made Wisata, saat ditemui kemarin menuturkan, sejak cuaca buruk, jumlah pengunjung mulai turun dibandingkan
hari biasanya. Meskipun masih ada beberapa pengunjung, aktivitasnya hanya berkunjung sebentar. Pengunjung inginnya berenang, namun karena ombak tinggi, mereka memilih meninggalkan pantai. Tak pelak, situasi ini membuat usaha jasa sewa kano atau ban bekas yang dikelolanya terpaksa tutup. Atas kondisi ini, pria yang akrab dipanggil Kadekan ini masih bertahan di pantai. Dia bersama istrinya belum memikirkan untuk mengungsi ke tempat yang aman. Ini karena dirinya ingin memberikan informasi kalau ada pengunjung agar memerhatian situasi laut untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. “Ini baru tadi pagi (Senin 15/1), ombak naik dan beberapa hari sebelumnya ombaknya kembali tenang. Mungkin ini karena sudah menjelang Tilem dan mendekati hari Imlek, dan ombak kadang besar kadang
Bali Post/kmb38
CUACA BURUK – Sejak seminggu, cuaca buruk melanda kawasan Pantai Penimbangan, Singaraja. Aktivitas wisata terganggu hingga nelayan tidak berani melaut karena ombak secara tiba-tiba bertambah tinggi disertai angin kencang. kembali normal,” katanya. Hal senada diungkapkan nelayan lain, Kadek Agus. Dia mengatakan, sejak cuaca buruk, perahu dan perlengkapannya sudah dipindahkan ke tempat yang lebih aman. Sejak itu, dia dan nelayan lain tidak berani melaut mengantar wisatawan melihat atraksi dolfin atau snorkeling di beberapa spot penyelaman
Pantai Penimbangan. Sebaliknya, kalau ombak kembali normal dan angin bertiup normal, Agus mengaku nekat menurunkan perahunya untuk melaut seperti biasa. Akan tetapi, aktivitasnya tidak sama dengan saat cuaca normal. Ini karena cuaca laut sewaktuwaktu berubah dan kalau tidak dipelajari dengan baik, bisa saja mengancam keselamatan
nelayan itu sendiri. “Sudah semua dipindah dan kalau cuaca kembali normal ya lagi jukung diturunkan. Tapi kalau terlalu sering jukung dipindah apalagi dibongkar akan mudah rusak dan buang-buang waktu. Untuk sementara ya tak melaut dan menunggu sampai musim cuaca buruk ini berakhir Februari 2018 mendatang,” tegasnya. (kmb38)
Memasuki Usia Ke-25
Dosen Undiksha 46 Persen Doktor
Bali Post/kmb38
SIMULASI – Simulasi pengamanan TPS dilangsungkan di Lapangan Bhuana Patra, Singaraja, Senin (15/1) kemarin.
Telepon Penting BULELENG SMS Pengaduan DPRD Buleleng Polres Buleleng
3477 22713 22510, 21841
Polsek Tejakula
28541
Polsek Kubutambahan
23012
Polsek Sawan
24900
Polsek Singaraja
22566
Polsek Sukasada
25791
Polsek Banjar
93347
Polsek Seririt
92450
Polsek Busungbiu
92126
Polsek Gerokgak
92999
KP3 Celukan Bawang
92842
Pospol Wisata Lovina
41010
Pospol Pancasari
25755
Siaga Reskrim
27511
Siaga Intel
29973
Siaga Lantas
22531
Pemadam Kebakaran
21113
RSUD Buleleng
22046
RS Kerta Usada
26278
SUDAH 25 tahun Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) keluar dari bagian Universitas Udayana (Unud) Denpasar. Di usianya itu, perguruan tinggi yang berjuluk “Kampus Seribu Jendela” ini mengklaim para dosennya 46 persen menyandang gelar doktor (S-3). Tidak itu saja, Undiksha yang spesial mencetak guru ini hingga sekarang mendidik 14.900 mahasiswa dari berbagai jurusan yang dibuka di lembaga ini. Selain sukses melakukan berbagai perbaikan, ke depan, Undiksha memiliki tantangan untuk mewujudkan target sebagai salah satu perguruan tinggi terdepan di Asia Tenggara pada 2045 mendatang. Demikian diungkapkan Wakil Rektor II Undiksha Prof. Dr. Wayan Lasmawan saat membuka Malam Gelar Seni serangkaian Dies Natalis XXV 2018 di kam-
pus setempat, Minggu (14/1) malam. Lebih jauh, Lasmawan mengatakan, perbaikan dari segi pelayanan pendidikan kepada mahasiswa hingga di usianya XXV ini merupakan kemajuan yang luar biasa. Pasalnya, dengan komitmen meningkatkan kualifikasi pendidikan para dosennya itu membutuhkan modal yang tidak sedikit. Akan tetapi, berkat dukungan semua stakeholders tuntutan menyiapkan dosen berkualitas itu pun bisa dicapai. Sekarang, lembaga pendidikan terbesar di Buleleng itu 46 persen dosennya menyandang gelar doktor. Dengan capaian ini, dia mengklaim di Undiksha sekarang tidak ada lagi dosen yang menyandang gelar strata satu (S-1). Meski sudah mencapai kemajuan dari segi kualifikasi para dosen, ke depan, lembaganya dituntut mampu menerapkan manaje-
men berbasis entrepreneurship skill. Tak itu saja, dari segi pengelolaan keuangan, Undiksha juga sudah mampu memenuhi tuntutan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) yang membebankan 24 persen keuangan ditanggung lembaga sendiri. Ini sejalan dengan perubahan status lembaga yang ditetapkan sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Selain itu, 2017 lalu, Undiksha diberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam hal pengelolaan keuangan. Capaian lain di usia XXV ini, lanjut Lasmawan, jumlah mahasiswa yang menempuh pendidikan di Undiksha tercatat 14.900 orang. Selain dari semua kabupaten di Bali, mahasiswa ini berasal dari beberapa provinsi di Indonesia. Pilihan ribuan mahasiswa menempuh pendidikan di Undiksha menun-
GELAR SENI – Para pimpinan Rektorat Undiksha menyaksikan pementasan Malam Gelar Seni serangkaian Dies Natalis XXV, Minggu (14/1) malam, di kampus setempat.
jukkan bahwa lembaga sudah mampu berperan dalam pembangunan pendidikan dalam memperkuat dan memajukan pilar-pilar kemajuan bagi bangsa dan juga di mata dunia sekalipun. “Melalui momentum Dies Natalias XXV kami mengajak semua civitas akademika Undiksha untuk berbuat lebih baik, karena tantangan kami ke depan adalah membawa Undiksha menjadi Perguruan Tinggi terdepan di Asia Tenggara pada 2045 mendatang,” katanya. Di sisi lain, Lasmawan mengatakan, sejalan dengan perayaan Dies Natalis XXV, mulai 1 Februari 2018 ini Undiksha akan membuka pelayanan kependidikan dengan model satu pintu. Dengan model pelayanan ini, Undiksha ingin memberikan pelayanan kepada masyarakat yang efektif dan efisien, serta meningkatkan kepercayaan kepada masyarakat itu sendiri. Selain itu, mulai tahun ini, Undiksha akan menjalin kerja sama dengan Pemprov Papua, Papua Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Kerja sama ini tentu saja harus diisi dengan kegiatan untuk pengembangan Undiksha sendiri dan bermanfaat untuk pihak yang diajak bekerja sama. “Ini ide pimpinan kami dan kerja sama ini bukan sekadar dokumentatif, tapi bagaimana bisa untuk pengembangan lembaga dan pihak diajak kerja sama mendapatkan menfaatnnya,” jelasnya.
Parodi ”Jaya Mrana dan Layon Juari” Sementara itu, dalam Malam Gelar Seni, secara khusus Undiksha mementaskan sebuah garapan parodi berjudul “Jaya Mrana dan Layon Juari”. Naskah parodi yang dimainkan beberapa pimpinan di Undiksha ini ditulis oleh dosen Undiksha yang juga sastrawan modern Kade Sonia Piscayanti. Sonia mengatakan, alasan mementaskan parodi ini karena Undiksha ingin menggali cerita lokal di daerah yang menjadi ikonik bagi Buleleng. Untuk membuat suasana pementasan lucu dan “heboh”, Sonia mengemas pementasan yang beda dari pementasan pada umumnya. Dia mencontohkan, dalam adegan terbunuhnya pemain Jaya Mrana di Tanjung Tolak sengaja ditiadakan dan diganti dengan sebuah adegan lucu dan “heboh”. Tantangan dalam dalam menggarap parodi ini adalah sulitnya menyesuaikan cerita dengan karakter pemain. Ini karena pemain umumnya terbiasa situasi serius, tiba-tiba harus membawakan sebuah kesan lucu dan heboh. “Ini permintaan pimpinan untuk menampilkan garapan lucu dan memang tidak ada adegan bunuh-bunuhan atau berdarah seperti pada cerita aslinya. Ini upaya lembaga untuk menggali cerita yang ikonik dan tidak ada di daerah lain. Kalau sulitnya menyesuaikan agar cerita bisa masuk dengan karakter pemain yang terbiasa serius,” tegasnya. (ad762)
KLUNGKUNG
12
Selasa Umanis, 16 Januari 2018
Pohon Tumbang, Rusak Dua Bangunan Semarapura (Bali Post) Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Klungkung memicu pohon tumbang di dua lokasi pada Senin (15/1) kemarin. Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun dua bangunan atapnya rusak akibat tertimpa pohon. Berdasarkan informasi yang dihimpun, cuaca buruk itu menumbangkan pohon kelapa setinggi 20 meter di Banjar Cempaka, Desa Pikat Kecamatan Dawan sekitar pukul 06.00 Wita. Ini menimpa atap rumah warga I Wayan Sunendra (56) hingga rusak cukup parah. Kerugiannya mencapai jutaan rupiah. Hal serupa juga terjadi di Dusun Buayang, Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan. Pohon aren menimpa dapur warga, I Ketut Pleser (90), hingga rusak parah. Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian yang berlangsung sekitar pukul 15.20 Wita itu. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung Putu Widiada mengungkapkan, sesaat setelah adanya laporan kejadian, Tim Reaksi Cepat (TRC) langsung melakukan penanganan. Menggunakan 2 unit gergaji mesin, termasuk alat sederhana dan dibantu warga, itu
bisa dituntaskan sekitar satu jam. “Kerugian masih didata. TRC baru melakukan penanganan darurat,” jelasnya. Potensi hujan disertai angin kencang masih berlangsung dalam beberapa bulan ke depan. Atas hal itu, pejabat asal Penebel, Tabanan ini meminta masyarakat untuk waspada akan adanya kejadian serupa, termasuk tanah longsor. “Sebagai bentuk antisipasi pohon tumbang, kami berharap pohon tinggi sekitar rumah yang kiranya membahayakan, bisa dipangkas,” ucapnya. Terkait longsor, kembali ditegaskan itu berpotensi terjadi di 23 desa. Kecamatan
Klungkung, di Desa Selisihan, Manduang, Selat, Akah, Tangkas, Kelurahan Semarapura Kangin, dan Kelurahan Semarapura Kelod Kangin. Kecamatan Banjarangkan, berpotensi di Desa Tohpati, Bungbungan, Nyalian, Tusan, Getakan, Aan, dan Nyanggekan. Sementara untuk Kecamatan Dawan, berpotensi di Desa Paksebali, Gunaksa, Besan, dan Pikat. Kecamatan Nusa Penida, ada di Desa Kutampi, Batu Kandik, Bungamekar, Suana dan Pejukutan. “Daerah ini kondisi geografisnya berbukit. Berpotensi terjadinya longsor,” ungkapnya. (kmb45) Bali Post/sos
BERAS - Salah satu distributor beras di Semarapura, Klungkung. Sejak sepekan terakhir, harga beras di sejumlah pasar di Klungkung bergejolak.
Bali Post/sos
POHON TUMBANG - Pohon aren tumbang menimpa dapur warga Dusun Buayang, Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Senin (15/1) kemarin.
Menurun, Animo Masyarakat Kerja di Kapal Pesiar
Semarapura (Bali Post) Animo masyarakat Kabupaten Klungkung untuk bekerja di kapal pesiar cenderung menurun setiap tahunnya. Ketatnya persaingan ditambah dengan gaji yang tak sefantastis dulu menjadi penyebab hal tersebut. Kepala Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan Klungkung I Gede Kusumajaya mengakui itu, Senin (15/1) kemarin. Pejabat asal Desa Selisihan Kecamatan Klungkung ini mengungkapkan, sesuai data 2017, jumlah naker kapal pesiar sebanyak 322 orang. Itu sebagian besar berusia muda yang bekerja di bagian Food and Beverage (FB), room service dan lain sebagainya. “Tetapi akhir-akhir ini, jumlah yang berangkat cenderung turun. Itu karena pendapatannya tak lagi seperti dulu. Katanya juga persaingan semakin ketat. Banyak warga negara lain yang kerja seperti itu,” ung-
kapnya. Peningkatan animo justeru terjadi pada keberangkatan ke Turki sebagai TKI. Pada 2017, tercatat mencapai 400 orang yang bekerja di Spa. Sesuai informasi yang diterima, pendapatan setiap bulannya kisaran Rp 7 juta. Lebih tinggi dari pendapatan saat bekerja dalam daerah. “Ini menjadi salah satu alasan untuk bekerja ke sana,” sebutnya. Sebelum diberangkatkan, Kusumajaya mengatakan naker itu sudah memiliki pengalaman kerja sebelumnya. Beberapa juga ada yang mengikuti pelatihan sekitar dua bulan. “Ini difasilitasi Lembaga Pelatihan Kerja (LPK). Mereka tidak langsung berangkat,” jelasnya. Mengadu nasib ke luar negeri dipandang menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi angka pengangguran. Meski demikian, itu bukan cara satu-satunya.
Pemkab tetap melakukan upaya lain dengan menggencarkan pemberdayaan melalui penciptaan wirausaha baru yang bergulir mulai tahun ini. Program tersebut juga menyasar lansia, penyandang disabilitas, wanita dan TKI bermasalah. Usaha yang diajarkan menyesuaikan dengan potensi yang ada di masing-masing desa. Langkah ini juga penting untuk mengurangi persaingan pencarian kerja pada satu sektor, di samping untuk memunculkan lapangan pekerjaan. “Program ini sudah berjalan. Kami ingin wirausaha baru ini bisa menjadi lapangan pekerjaan untuk pengangguran,” katanya. Penyelenggaraan job fair juga masih dijadikan senjata. Program itu membuka ribuan lowongan hingga ribuan dengan berbagai jenis. “Job fair juga masih jadi alternatif untuk mengurangi pengangguran” sebutnya. (kmb45)
Pengungsi Gunung Agung Budi Daya Bunga Gumitir
Sewa Lahan, Berikan Warna Baru Pertanian di Banjarangkan PENGUNGSI Gunung Agung yang sudah empat bulan berada di Kabupaten Klungkung memunculkan sejumlah cerita. Tak hanya dalam pembangkitan manyama braya. Namun juga pada sektor pertanian. Beberapa di antaranya menyewa lahan persawahan di Desa/Kecamatan Banjarangkan. Lahan itu ditanami bunga gumitir yang sangat laris di pasaran. Bahkan, budi daya ini memberikan warna baru untuk petani lokal. Lahan persawahan di Desa Banjarangkan masih terbentang luas. Musim ini tak tertanami padi. Situasi itu dimanfaatkan warga untuk membudidayakan bunga gumitir. Seperti yang dilakukan I Wayan Sumarta. Ia bukanlah petani lokal. Namun, warga Desa Besakih, Kecamatan Rendang yang mengungsi di Kabupaten Klungkung sejak Gunung Agung erupsi. Lahan itu ia sewa Rp 50 ribu per are. “Yang disewa ada dua lokasi. Totalnya 40 are,” ucapnya, Senin (15/1) kemarin. Sembari menanam bibit bunga jenis hibrida itu, ia melawan sengatan matahari. Pria berumur 44 tahun ini tak malu berbagi cerita. Langkahnya untuk menyewa lahan tak lain untuk menghilangkan suntuk
di pengungsian. Sebuah tempat yang sangat tidak diharapkan sebelumnya. Bergelut di bidang pertanian bukan menjadi hal baru baginya. Namun, sudah menjadi rutinitas sejak di kampung halaman. Tak ada keluh kesah saat kaki dan tangannya berbalut lumpur yang lengket. Tak pula melontarkan keluhan saat didera panas dan hujan. Seluruhnya sudah menjadi “sahabat”. “Kalau di pengungsian hanya diam. Jadinya mencoba nyewa lahan untuk bertani. Dulu di desa juga menamam bunga gumitir,” ucapnya. Berstatus sebagai pengungsi, modal yang dimilikinya tak banyak. Ia pun mengaku beruntung. Keluarganya yang kehidupannya lebih mampu bisa meminjamkan uang untuk
Bali Post/sos
BUNGA GUMITIR - I Wayan Sumarta (kanan), pengungsi asal Besakih, tengah menanam bunga gumitir di lahan persawahan di Desa Banjarangkan.
membeli bibit bunga ke wilayah Tabanan seharga Rp 1.000 per pohon. Beberapa juga dibelikan plastik penutup tanah dan obat-obatan. Mengerem pengeluaran, pengolahan tanah pun diakali. Mencangkul secara mandiri bersama enam anggota keluarganya. Begitu juga dengan penanaman bibit dan perawatannya. “Modal yang diperlukan cukup besar. Per are bisa habis kisaran Rp 700 ribu,” tuturnya. Aktivitasnya itu dilakoni sejak pagi hingga sore. Alasannya untuk menanam bunga gumitir karena umurnya relatif pendek. Panennya pun bisa berlangsung cepat. Selain itu, perawatannya tak sesulit padi. “Kalau hasilnya juga cukup laku dijual,” sebut pria berperawakan kurus ini. Selain dirinya, budi daya serupa juga dilakukan pengungsi lain. Caranya pun sama, dengan menyewa lahan. Panennya yang berlangsung tiga hari sekali cukup menjanjikan. Mendapatkan kisaran 10 kilogram. Ini dijual ke pengepul seharga Rp 5.000 sampai 7.000 per kilogram. “Hitung-hitung biar ada pemasukan saja. Mumpung ada tempat juga,” ucapnya. Menariknya, gerakan pengungsi untuk menanam bunga itu memberikan warna baru untuk pertanian setempat. Pasalnya, petani lokal belum pernah membudidayakan sebelumnya. Yang ada hanya cabai, bunga pacah, kacang panjang, padi dan jagung. “Ini tumben ada yang menanam bunga. Ternyata hasilnya bagus,” ucap seorang warga, Ni Wayan Boki. Indahnya warna bunga yang menguning, kata perempuan paruh baya ini cukup sering dijadikan background berfoto oleh wisatawan yang kebetulan melintas. (sos)
Pasokan Merosot, Harga Beras Terus Bergejolak
Semarapura (Bali Post) Harga beras di Kabupaten Klungkung sejak sepekan terakhir terus bergejolak. Menurunnya produksi gabah diduga menjadi salah satu pemicu hal tersebut. Kondisi itu juga membuat transaksi jual beli kena imbas.Berdasarkan pantauan di Pasar Semarapura, Senin (15/1) kemarin harga beras di tingkat distributor untuk jenis premium atau kualitas terbaik Rp 295.000 per 25 kilogram (sak), naik dari sebelumnya yang hanya Rp 280.000. Hal serupa juga terjadi pada beras medium yang sebelumnya Rp 220.000 menjadi Rp 230.000. Salah seorang pedagang, Nyoman Surini, mengungkapkan kenaikan harga salah satu kebutuhan pokok itu sudah berlangsung sejak sepekan terakhir, namun secara bertahap. “Tiap hari harganya naik kisaran Rp 2.500 per sak,” katanya. Beras jenis premium didatangkan dari Banyuwangi. Jumlahnya mengalami penurunan hingga 50 persen. Itu
pun terkadang harus dibagibagi dengan distributor lain. “Biasanya sekali datang satu truk. Sekarang hanya dapat setengahnya,” sebutnya. Hal senada juga diungkapkan pedagang di Pasar Galiran, Klungkung, Nyoman Dasni. Kenaikan harga ini mengakibatkan penjualannya turun hingga 50 persen. “Pasokan juga turun. Katanya produksi gabah berkurang karena gagal
panen,” ucapnya. Pedagang paruh baya ini menyebutkan lonjakan harga dari tingkat pemasok berbanding lurus dengan harga eceran. Untuk jenis medium yang sebelumnya Rp 9.500 per kilogram menjadi Rp 10.500. Angka tersebut melampui Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 9.450 per kilogram. Sementara untuk premium yang sebelumnya Rp 10.500
menjadi kisaran Rp 11.500 hingga Rp 12.000. Lebih rendah dari HET yang mencapai Rp 12.800. “Dengan kenaikan ini, pembeli jadi hitung-hitungan,” sebutnya. Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Klungkung I Wayan Ardiasa tak menampik kenaikan bahan pokok tersebut. Penyebabnya diduga akibat adanya gagal panen di sejumlah daerah. Di tengah situasi itu, pihaknya belum mengambil langkah-langkah untuk menormalkan harga. “Untuk operasi pasar belum dilakukan. Masih dikoordinasikan dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID),” tandasnya. (kmb45)
Minus Produksi Beras
Pelanggaran Jalur Hijau Bermunculan Semarapura (Bali Post)Produksi beras di Kabupaten Klungkung masih berada di bawah kebutuhan konsumsi masyarakat. Di tengah situasi itu, pelanggaran alih fungsi jalur hijau menjadi lokasi permukiman terus bermunculan. Pemkab pun sangat sulit melakukan langkah antisipasi lantaran terbentur kepentingan masyarakat. Berdasarkan pantauan, alih fungsi jalur hijau salah satunya terjadi di Subak Delod Banjarangkan, Kecamatan Banjarangkan. Sejumlah bangunan telah berdiri. Beberapa juga ada yang masih tahap pembangunan. Padahal, di dekatnya sudah terpasang pengumuman yang menyatakan kilometer 6.911 sampai dengan 8.590, sepanjang 1.679 meter dan kedalaman 500 meter dilarang membangun. Hal tersebut mengacu pada Perda Kabupaten Klungkung Nomor 3 Tahun 1998 tentang Jalur Hijau.
Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran Klungkung Putu Suarta, Senin (15/1) kemarin tak menampik hal tersebut. Mengantisiasi hal itu, pihaknya telah gencar memberikan imbauan kepada masyarakat. Namun, banyak yang beralasan pembangunan dilakukan karena tak memiliki lahan lain. “Yang membangun di sana karena lahan pekarangannya sudah habis,” jelasnya. Disampaikan lebih lanjut, di sejumlah jalur hijau juga terdapat aspek permukiman. Hal tersebut juga memunculkan kesan dilema untuk melakukan penertiban. “Ini menjadikan serba sulit. Kami tetap mengimbau, jangan membangun di jalur yang tidak diizinkan,” pintanya. Data yang dihimpun, luas sawah di Kabupaten Klungkung pada 2015 mencapai 3.843 hektare dan pada 2016 menjadi 3.779 hektare atau berkurang 64 hektare dalam kurun
Bali Post/sos
JALUR HIJAU - Jalur hijau di Subak Delod Banjarangkan, Kecamatan Banjarangkan beralih fungsi. Hal ini berpotensi mengakibatkan minus beras. setahun. Di tengah situasi itu, Kabupaten Klungkung pada 2017 kekurangan beras mencapai 2.146 ton untuk memenuhi kebutuhan 177.400 orang. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Klungkung,
I Wayan Durma, menyebutkan itu dikarenakan adanya peralihan komoditi dan berkurangnya produktivitas lahan persawahan. Menutupi kekurangan itu, beras didatangkan dari berbagai daerah. (kmb45)
Selasa Umanis, 16 Januari 2018
KARANGASEM
13
Gunung Agung Masih Awas
’’Ngusaba’’ Dalem Puri Hanya Berlangsung Tiga Hari Amlapura (Bali Post) Upacara Ngusaba di Pura Dalem Puri, Desa Besakih, Rendang, Karangasem bakal dilaksanakan pada Tilem Sasih Kapitu, Selasa (16/1) hingga Jumat (19/1). Pelaksanaan ngusaba tahun ini lebih singkat dari tahun sebelumnya. Sebab, tahun lalu Ida Batara nyejer selama tujuh hari dan tahun ini hanya nyejer tiga hari. “Ngusaba sekarang waktunya diperpendek, mengingat situasi Gunung Agung masih tinggi dan status tetap level IV (Awas). Jadi, pelaksanaan ngusaba sekarang ini hanya selama tiga hari,” ujar Jro Mangku Pura Dalem Puri, I Gusti Mangku Ngurah Kubayan, Senin (15/1) kemarin. Menurut Jro Kubayan, pangayah sudah mulai melakukan persiapan sejak dua hari lalu. Dalam hal ini, setelah mereka pulang dari pengungsian pascadipersempitnya radius perkiraan bahaya dari 8-10 km menjadi 6 km. Para pangayah antara lain memasang pangangge, umbul-umbul, dan penjor. Sementara untuk dudonan upacara akan dimulai 16 Januari yang diawali dengan upacara patabuhan pangembak lawang di Pura Ulunkulkul (membuka semua pintu pitra) dan selanjutnya nuur Ida Batara. Pada 19 Januari 2018, dilakukan puncak Ngusaba dan Ida Batara langsung masineb. “Upacara tahun ini sama seperti tahun-tahun sebelumnya, karena tidak ada pengurangan dudonan upacara. Waktu pelaksanaannya saja yang diperpendek,” imbuhnya. Jro Kubayan menambahkan, pamedek yang tangkil untuk melakukan persembahyangan memang sudah mulai berdatangan sejak dua hari lalu. Namun, jumlah pamedek jauh lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya. Saat ngusaba tahun lalu, sekitar lima hari menjelang upacara sudah banyak umat yang tangkil untuk bersembahyang. Namun sekarang ini, baru beberapa umat yang tangkil melakukan persembahyangan karena khawatir akibat kondisi Gunung Agung belum normal. “Sekarang, pamedek mulai agak ramai yang tangkil. Kalau dua hari dan kemarin (Minggu - red) memang sudah ada pamedek, tapi tidak ramai, hanya satu dua rombongan saja. Tapi kalau sekarang sedikit lebih ramai dari hari sebelumnya. Kemungkian besok bisa lebih ramai dari sekarang,” jelasnya sembari mempersilakan umat Hindu untuk bersembahyang ke Pura Dalem Puri. Kalaupun tidak berani, tidak apa-apa karena tergantung keyakinan masing-masing. Di sisi lain, pedagang lokal maupun dari luar Besakih justru mulai ramai berjualan menjelang Ngusaba Dalem Puri Besakih. Mulai dari pedagang pakaian, mainan, hingga kacamata. Padahal, jumlah pembeli bisa dikatakan tidak seramai tahun lalu. Seperti diungkapkan salah seorang pedagang, Ni Nyoman Sumiati. “Kalau tahun lalu, mendekati upacara, pamedek sudah ramai sembahyang, bahkan bisa macet di sini. Tapi sekarang pamedek masih sepi dan jarang mau belanja. Ada yang belanja tapi hanya satu-dua saja,” ucapnya. (kmb41)
Bali Post/kmb41
ERUPSI - Gunung Agung kembali mengalami erupsi dengan ketinggian asap mencapai 2.500 meter, bertepatan dengan hari raya Siwaratri.
Siwaratri, Gunung Agung Kembali Erupsi
Tinggi Kepulan Asap Mencapai 2.500 Meter Amlapura (Bali Post) -
kanik masih kategori sedang dan abunya belum sampai ke Bandara Ngurah Rai karena tiupan angin tidak keras,” imbuhnya. Menurut Dewa Mertayasa, potensi letusan susulan ke depannya masih tetap terjadi. Mengingat aktivitas Gunung Agung masih cukup tinggi. Hanya, pihaknya tidak bisa memastikan kapan erupsi akan terjadi kembali. Namun, erupsi umumnya diawali oleh gempa-gempa vulkanik dalam, dangka-, maupun tremor menerus.
Sampai saat ini, Gunung Agung masih dalam status level IV atau Awas. Masyarakat dan wisatawan di sekitar Gunung Agung direkomendasikan untuk tidak melakukan pendakian dan aktivitas apa pun di dalam zona perkiraan bahaya yaitu di dalam area kawah Gunung Agung dan di seluruh area di dalam radius 6 km. Zona perkiraan bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi, serta dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan aktivitas Gunung Agung yang terbaru. “Untuk 12 desa yang masuk di dalam radius 6 km yakni Desa Nawakerti, Desa Jungutan, Desa Buana Giri, Desa Sebudi, Desa Besakih,
Desa Datah, Desa Pempatan, Desa Tulamben, Desa Dukuh, Desa Kubu, Desa Baturinggit, dan Desa Ban harus tetap mengungsi. Sementara masyarakat yang berada di luar radius 6 km dapat beraktivitas seperti biasa namun agar tetap menjaga kewaspadaan,” katanya. Sementara itu, Sekretaris Pasemetonan Jagabaya (Pasebaya) Lingkar Gunung Agung I Wayan Suara Arsana mengungkapkan, erupsi yang terjadi mengakibatkan sejumlah desa terpapar abu vulkanik. Desa yang yang terkena abu di antaranya Desa Tribuana, Desa Datah, Desa Kesimpar, dan Desa Dukuh. “Intensitas paparan abu masih tipis,” ujarnya. (kmb41)
Amlapura (Bali Post) Kodam IX/Udayana memasukkan tenaga baru untuk tugas perbantuan menjaga pos batas Kawasan Rawan Bencana (KRB) erupsi Gunung Agung. Sebanyak 35 personel Yon Mekanik 741 dikirim ke Karangasem, Senin (15/1) kemarin, untuk menggantikan peran yang selama tiga bulan terakhir digawangi personel Yon Zipur 18/YKR. Sebelum ditempatkan di pos-pos jaga, personel Yon Mekanik 741 itu diberikan pembekalan di Posko Induk Tanah Ampo, Kecamatan Manggis. Dandim 1623/Karangasem, Letkol Inf. Beny Rahardian, meminta personel korp baju loreng itu menjaga kewaspadaan karena berada di garis depan. Keselamatan diri harus diperhatikan mengingat saat ini aktivitas Gunung Agung masih cukup tinggi. ‘’Dalam melaksanakan tugas
agar memerhatikan faktor keamanan,’’ tegasnya. Personel yang kemarin, langsung diarahkan ke pos jaga masing-masing juga diharapkan membangun koordinasi yang baik dengan jajaran koramil yang membawahi daerah tugasnya. Selanjutnya dalam menjalankan tugas, personel BKO harus menjalin komunikasi dengan masyarakat. Tak kalah pentingnya, Dandim mengingatkan personel Yon Mekanik 741 untuk selalu melaporkan setiap perkembangan situasi secara berjenjang dilengkapi dokumentasi dengan open camera. Rombongan Yon Mekanik 741 dipimpin Serda Alpian Andika akan ditugaskan dalam waktu yang belum ditentukan. Pergantian disesuaikan dengan kondisi lapangan. Yang jelas, mereka akan ditempatkan di sejumlah pos jaga yang dibangun di ruasruas jalan masuk zona KRB.
Dandim Beny Rahardian selaku Dansatgas Siaga Bencana Penanganan Erupsi Gunung Agung mengatakan, pengamanan batas zona KRB dilakukan dengan memasang tanda larangan di 21 titik pintu masuk. Untuk jalurjalur yang rawan, dibangun pos jaga yang dilengkapi portal. Tapi misi dari pemasangan tanda larangan dan penempatan pos jaga bukan untuk melarang masyarakat pulang ke rumahnya. Itu lebih berfungsi sebagai tanda peringatan, media edukasi dan sosialisasi. Sekaligus bukti bahwa negara telah hadir di tengahtengah masyarakat dalam menyikapi bencana erupsi Gunung Agung. ‘’Portal dan pos jaga untuk mengingatkan warga bahwa mereka sudah memasuki zona berbahaya. Masyarakat agar selalu menjaga kewaspadaan,’’ ungkapnya. (kmb)
Bertepatan dengan hari raya Siwaratri, Gunung Agung kembali mengalami erupsi, Senin (15/1) kemarin. Letusan dengan ketinggian asap mencapai 2.500 meter ini merupakan erupsi kali ketiga pada tahun 2018. Kepulan asap letusan condong mengarah ke timur dan timur laut. Kepala Pos Pemantauan Gunung di Desa Rendang, Karangasem, Dewa Mertayasa, mengungkapkan Gunung Agung kembali erupsi pukul 07.23 Wita. Kolom asap berwarna kelabu dengan tekanan sedang mencapai ketinggian 2.500 meter di atas puncak. Dikatakannya, sebelum erupsi per enam jam terakhir memang terjadi gempa vulkanik dangkal sebanyak 1 kali, vulkanik dalam 2 kali dengan amplitudo 3-12 mm dan gempa tremor menerus. “Kepulan asap lebih con-
dong mengarah ke timur laut dan timur. Lamanya paparan abu selama 130 detik,” ungkapnya. Meskipun kembali erupsi, Dewa Mertayasa menyebut Volcano Observatory Notice for Aviation (VONA) penerbangan masih berwarna orange. Artinya, erupsi ini belum mengganggu penerbangan di Bandara Internasional Ngurah Rai. Mengingat, erupsi yang terjadi juga tidak secara menerus. “Penerbangan sejauh ini masih aman karena abu vul-
Yon Mekanik 741 Jaga Pos Batas KRB Bali Post/kmb41
SEMBAHYANG - Umat Hindu melakukan persembahyangan lebih awal di Pura Dalem Puri, Desa Besakih, Rendang, Karangasem, Senin (15/1) kemarin.
Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya
Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura
0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483
Bali Post/kmb
PEMBEKALAN - Personel Yon Mekanik 741 mendapat pembekalan dari Dansatgas Letkol Inf. Beny Rahardian di Posko Induk Tanah Ampo.
Cerita Pengungsi di Rendang
Ingin Kembali Pulang, Kebingungan Setelah Berada di Kampung PENGUNGSI yang wilayahnya berada di luar radius bahaya 6 km sejatinya sudah diperbolehkan pulang pascadipersempitnya radius bahaya oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) beberapa hari lalu. Akan tetapi, masih ada ribuan pengungsi yang tinggal di luar radius 6 km dari puncak gunung memilih tetap bertahan di pengungsian. Mengingat, gunung tertinggi di Bali itu aktivitasnya masih tinggi dan sewaktu-waktu bisa terjadi erupsi. Namun, ada pula pengungsi yang sudah kembali ke kampung halaman mereka masing-masing lantaran sudah merasa aman. Salah seorang pengungsi asal Banjar Batumadeg, Desa Besakih, I Kadek Lanus, mengungkapkan keluarga beserta kerabatnya masih tetap mengungsi meskipun sudah banyak warga Besakih yang pulang ke rumah mereka masing-masing. Dirinya belum pulang ke kampung halamannya karena akan berembuk dengan keluarga beserta kerabat yang masih bertahan di pengungsian. “Kalau sebelum radius bahaya diturunkan, warga dari Banjar Batumadeg yang mengungsi di sini (Posko Pertanian
- red) sebanyak 99 KK dengan jumlah 434 jiwa. Namun setelah banyak pulang, warga Batumadeg yang masih bertahan di pengungsian tinggal 12 KK dengan jumlah pengungsi 39 jiwa. Rencana pulang ada, tapi kami masih harus merembukkan dengan keluarga dan kerabat. Jika sudah ada keputusan pulang, baru akan pulang ke Besakih secara bersama-sama sehingga bisa ngusaba di Pura Dalem Puri,” ungkapnya. Menurut Lanus, masalah tempat pengungsian juga menjadi pertimbangan dirinya
belum pulang kampung. Pasalnya, sempat ada isu kalau shelter ditinggal pulang akan ditempati oleh pengungsi lain. Meski setelah ditanyakan kepada koordinator posko, pengungsi lain dikatakan tidak bisa dengan mudah menempati shelter tersebut. Jika pengungsi lain ingin masuk, maka mereka lebih dulu harus melaporkan ke koordinator posko, kadus, dan pemilik shelter. Kalau ketiganya sudah mengizinkan, barulah pengungsi lain yang ingin menempati shelter bisa masuk. Kalau tidak diizinkan oleh pemiliknya, maka mereka tidak bisa menempati shelter itu. “Memang tanahnya milik pemerintah, tapi bangunan shelter ini didirikan oleh pengungsi secara mandiri. Bahkan, bambu dibawa langsung oleh pengungsi untuk membangun shelter. Bahkan, ada pengungsi yang membeli langsung bambunya. Jadi, tidak mudah menempati shelter meski sudah ditinggal
pengungsi. Mengingat, kondisi Gunung Agung belum normal. Karena kalau Gunung Agung erupsi, saya akan kembali ke posko ini,” paparnya. Lanus menjelaskan, dirinya memang sangat senang kalau bisa kembali ke rumah. Mengingat, sebagian besar warga Besakih sudah kembali ke rumah mereka masing-masing dan tidak lagi mengungsi. Hanya, dirinya masih dirundung rasa waswas, mengingat aktivitas Gunung Agung masih tinggi dan masih sering erupsi. “Rasa takut memang masih tetap saja menghantui. Namun, karena sebagian besar warga sudah pulang, setidaknya dapat mengurangi kecemasan itu. Nanti kalau ada apa-apa, saya kembali akan mengungsi,” imbuh pria anak satu ini. Pengungsi yang memilih pulang, Ni Wayan Warta, mengaku sangat senang bisa kembali ke kampung halamannya di Besakih. Namun ternyata tidak banyak ak-
tivitas yang bisa dilakukannya ketika pulang. Paling banter hanya mencari kayu bakar, karena ternak yang dimiliki semuanya sudah dijual saat erupsi pertama Gunung Agung beberapa waktu lalu. Sementara untuk bercocok tanam atau membeli ternak baru, Warta mengaku belum berani karena khawatir Gunung Agung kembali erupsi. Imbasnya, ternak yang baru dibeli terpaksa harus dijual lagi seperti dulu. “Saya sudah dua kali rugi. Awalnya, saat erupsi pertama sudah menjual sapi empat ekor. Tapi setelah Gunung Agung sempat tenang, saya kembali memutuskan membeli sapi. Tapi sebulan saya pelihara sapi, Gunung Agung kembali meletus besar yang membuat semua tumbuhan kering dan sapi terpaksa kembali saya jual. Saya rugi sekitar Rp 8 juta lebih,” keluhnya. Hal senada diungkapkan I Putu Suyasa, yang juga tidak memiliki aktivitas di
Bali Post/nan
MASIH MENGUNGSI - Warga Besakih yang wilayahnya di luar radius 6 km masih bertahan di Posko Pengungsian Dinas UPTD Rendang. Mereka berencana pulang kampung, namun bingung jika sudah di kampung tidak bisa beraktivitas apa-apa akibat ternak yang mereka miliki sudah dijual semuanya. pertanian. Mengingat ternak yang dimiliki sudah semuanya dijual pasca-Gunung Agung erupsi pertama 21 September lalu. Namun, Suyasa lebih beruntung karena masih bisa menjadi pemandu wisata lokal di Besakih. Terlebih setelah objek wisata Pura Besakih kembali dibuka oleh Badan Pengelola.
“Hanya itu kegiatan saya selama balik ke rumah. Kalau pas dapat giliran mengantar tamu baru saya keluar. Tapi jika tidak ya diam saja di rumah bersama orang tua, istri, dan anak-anak. Kalau dapat uang, saya pakai memenuhi kebutuhan dapur dan untuk bekal anak sekolah,” ujarnya. (nan)
TABANAN
14
Selasa Umanis, 16 Januari 2018
2018, Tabanan Lakukan Pemeriksaan Tera Mandiri
Tabanan (Bali Post)Pemeriksaan tera saat ini dilimpahkan tanggung jawabnya ke masing-masing kabupaten/kota. Namun untuk bisa melakukan pemeriksaan tera secara mandiri, setiap kabupaten/kota harus memenuhi persyaratan minimal terlebih dahulu. Pascamemenuhi syarat tersebut, Kabupaten Tabanan dipastikan mampu melakukan pemeriksaan tera secara mandiri di tahun 2018 ini. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan I Gusti Nyoman Arya Wardana, Senin (15/1) kemarin, mengatakan layanan pemeriksaan tera ini sesuai dengan undang-undang no.23 tahun 2014 mengenai perlindungan konsumen yang ada di Kabupaten tentang metrologi legal pelayanan tera-tera ulang dan pengawasannya. Untuk bisa melayani pemeriksaan tera secara mandiri, syarat minimal yang harus dipenuhi adalah gedung pelay-
anan tera ulang, serta SDM yang mencakup dua penera dan dua pengamat tera. ‘’Tabanan sudah memiliki gedung layanan dan SDM minimal telah terpenuhi. Begitu juga standar peralatan sudah punya yang didapatkan dari bantuan hibah Direktorat Metrologi Bandung,’’ ujar Arya. Dari sisi peraturan, Tabanan sudah memiliki perda tentang retribusi pelayanan tera ulang. Sementara untuk Perbup-nya masih dalam proses. Kepala Bidang Kemetrologian Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tabanan I Gusti Ayu Sri Wahyuni menambahkan, dengan terpenuhinya syarat minimal ini, Disperindag Tabanan kemudian mengajukan penilaian ke Kementerian Perdagangan melalui Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga. Penilaian sudah berlangsung pada 12-14 Desember 2017 lalu. ‘’Saat ini SK untuk mendapatkan pelayanan
Stabilkan Harga Beras, PDDS Gelar Pasar Murah
Tabanan (Bali Post) Kenaikan harga beras medium di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang terjadi di seluruh Bali disikapi dengan menggelar pasar murah. Di Tabanan kegiatan ini dilakukan oleh Perusahaan Daerah Dharma Santhika (PDDS) Tabanan. Pasar murah antaralain telah digelar di Abiantuwung Kediri pada Kamis (11/1) dan Jumat (12/1) serta di Lapangan Alit Saputra Tabanan pada Sabtu (13/1) dan Minggu (14/1). Kegiatan pasar murah akan kembali digelar di Desa Pejaten Kediri pada Kamis (18/1) dan Jumat (19/1) serta Desa Bengkel Kediri pada Kamis (25/1) dan Jumat (26/1) mendatang. Kegiatan yang sama akan terus dilakukan di desa-desa yang ada di Tabanan setiap akhir pekan hingga harga kebutuhan pokok, khususnya beras kembali stabil. Direktur PDDS Tabanan I Putu Sugi Darmawan, Senin (15/1) kemarin, mengatakan pasar murah juga digelar untuk memperkenalkan PDDS Tabanan ke masyarakat. Dalam menyediakan beras dan kebutuhan pokok lainnya, pihak PDDS Tabanan bekerja sama dengan Bulog. ‘’Selain beras kita juga jual gula dan minyak goreng dari Bulog,’’ujarnya. Adapun harga beras, gula dan minyak goreng yang dijual sesuai dengan harga HET. Untuk beras medium dijual ukuran lima kilogram dengan harga Rp 47.500 sementara beras premium juga tersedia dengan harga Rp 52.000 per 5 kilogram. Sebagai perbandingan harga beras medium ukuran lima kilogram saat ini di pasaran berkisar antara Rp 60.000 hingga Rp 65.000 per lima kilogram. Selain menyediakan beras medium, gula dan minyak dalam kegiatan pasar murah, PDDS juga memajang produk andalan BUMDes Tabanan. Baik itu beras merah, beras hitam maupun produk lainnya. Menurut Sugi, selain menyediakan kebutuhan pokok bagi masyarakat dengah harga terjangkau, pasar murah tersebut juga dijadikan ajang untuk lebih memperkenalkan PDDS Tabanan kepada masyarakat dan produk-produk yang dijual. ‘’Kegiatan pasar murah ini akan terus dilakukan setiap akhir pekan. Rencananya kami akan berkoordinasi dengan Disperindag Tabanan, sehingga bisa mendapatkan bantuan subsidi. Dengan adanya subsidi tambahan nantinya tentu harga yang dijual kepada masyarakat bisa lebih murah lagi,’’ ujarnya. Selain kegiatan pasar murah, menurut Sugi pihak PDDS juga berusaha menjaga ketersediaan stok beras di toko-toko yang bekerja sama dengan PDDS. Untuk ini pihaknya menggandeng Perpadi Tabanan. Saat ini ada 90 toko yang bekerja sama dengan PDDS. ‘’Untuk menjaga kualitas dan stok beras kami menggandeng Perpadi di Tabanan. Diharapkan ketersediaan beras akan menjaga kualitas beras, stok dan bisa menstabilkan harga,’’ imbuhnya. (kmb24)
Pemkab Fasilitasi Toko Modern Tak Berizin
Tabanan (Bali Post) Menjamurnya toko modern di Tabanan mendapat perhatian khusus dari pemkab setempat. Terlebih keberadaan toko modern yang belum memiliki izin. Mengatasi hal ini, Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu mencarikan solusi dengan cara memfasilitasi toko modern tak berizin tersebut. Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu I Made Sumertayasa menyebutkan, pihaknya akan memfasilitasi izin bagi toko modern yang belum memilikinya. Hal ini berdasarkan hasil rapat pada Senin (8/1) lalu. “Akan kami coba fasilitasi, karena ini terkait dengan perekonomian. Apalagi ada rencana Pemkab Tabanan akan memasukkan produk UKM ke minimarket,” ujarnya. Sumertayasa melanjutkan, pihaknya akan kembali melakukan pendataan jumlah toko modern di Tabanan agar bisa memastikan berapa jumlahnya. Berdasarkan data terakhir tahun 2017, jumlah toko modern non-berjejaring di Tabanan sebanyak 126 toko. Dari jumlah itu, 14 belum berizin dan 112 sudah berizin. Toko modern berjejaringan di Tabanan berjumlah 89 toko, di mana 56 toko belum berizin dan 33 yang sudah berizin. Tabanan sendiri saat ini telah memiliki peraturan daerah (perda) yang mengatur tentang toko modern, yakni Perda Nomor 1 Tahun 2016 tentang Penataan Toko Swalayan. Dalam peraturan itu tercantum peraturan jarak di mana untuk minimarket non-berjejaring harus berjarak 500 meter dari pasar tradisional dan 50 meter dari minimarket lainnya. Sementara minimarket berjejaringan berjarak seribu meter dari pasar tradisional dan 250 meter dari minimarket lainnya. Ketua Komisi I DPRD Tabanan I Putu Eka Nurcahyadi saat dikonfirmasi menyebutkan akan ada revisi Perda Nomor 1 Tahun 2016 ini karena ada kendala terkait jarak. Menurutnya, yang menjadi persoalan adalah ketika ada masyarakat yang memiliki usaha toko berjaringan tetapi tidak bisa melanjutkan usaha karena terbentur aturan jarak yang ada dalam perda. “Oleh karenanya kami berencana akan atur dalam kuota. Seperti apa detailnya belum ada keputusan,” ujarnya. Politisi PDI-P asal Marga itu menerangkan, yang dimaksud revisi adalah adanya rekomendasi dari DPRD agar bisa memberikan perlindungan hukum kepada masyarakat yang akan membuat usaha toko berjejaring dan tidak berbenturan dengan perda yang ada. “Bentuknya belum pasti seperti apa. Tetapi ini untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat yang ingin membuka usaha. Tapi, jika yang menanamkan modal investor besar, tentu tidak diperbolehkan,” paparnya. (kmb24)
sedang dalam proses. Paling cepat turun Februari dan Maret ini, sehingga tahun 2018 ini Disperindag sudah bisa melayani tera ulang secara mandiri,’’ ujar Wahyuni. Menurutnya, Tabanan memiliki 17 SPBU yang membutuhkan pemeriksaan tera secara berkala setiap tahunnya. Pemeriksaan tersebut penting karena berkaitan dengan perpanjangan izin SPBU. Selama ini, dalam memenuhi layanan tera ulang pihak Disperindag Tabanan sebatas melakukan fasilitasi antara SPBU di Tabanan dengan penera. Dalam hal ini, Balai Standarisasi Metrologi Legal Yogyakarta. Karena hanya sebatas fasilitasi, lanjut Wahyuni, tugas Disperindag Tabanan juga wajib melakukan pendampingan. Sementara untuk biaya dalam peneraan ditanggung oleh SPBU secara penuh yang dibayarkan langsung kepada pihak Penera.
Bali Post/kmb24
PEMERIKSAAN - Pemeriksaan tera di SPBU Tabanan beberapa waktu lalu. Tabanan melalui Disperindag tahun 2018 ini sudah mampu melayani pemeriksaan tera secara mandiri. Karena biayanya cukup mahal, biasanya beberapa SPBU di Tabanan melakukan tera ulang secara bersamaan.’’Jadi kegiatan tera ulang biasanya tidak untuk satu SPBU ,teta-
pi beberapa SPBU yang masa tera-nya habis dalam waktu berdekatan,’’jelas Wahyuni. Dengan dapat dilakukannya pemeriksaan tera secara mandiri oleh Pemkab Tabanan,
tentunya biaya yang dikeluarkan pengusaha SPBU bisa ditekan dan bisa menjadi pemasukan daerah bagi Tabanan sendiri. Meski diakui pemasukan lewat pemeriksaan
tera ke daerah tidak banyak, sebab tujuan mendapatkan lisensi untuk memeriksa tera secara mandiri ini adalah untuk memberikan perlindungan kepada konsumen. (kmb24)
Panwaslu Kirim Surat Edaran
Perbekel Diimbau Netral dalam Pilkada
Tabanan (Bali Post) -
Panwaslu Tabanan terus mengingatkan para Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk perbekel untuk tetap menjaga netralitas. Terutama untuk mencegah adanya mobilisasi ASN dan perbekel dalam perhelatan politik Pilgub Bali. Salah satunya dengan mengeluarkan surat edaran bagi seluruh perbekel di Tabanan. “Perbekel wajib netral dalam setiap perhelatan pemilu, bahkan hal ini sudah jelas diatur dalam UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa,” ujar Ketua Panwaslu Tabanan I Made Rumada, Senin (15/1) kemarin. Untuk itulah pihaknya telah mengeluarkan surat kepada seluruh perbekel, camat, bupati, partai politik untuk tetap menjaga netralitas. Bagi mereka yang melanggar akan ada sanksi tegas. Begitu pun dengan ASN harus netral dalam setiap hajatan politik. Hal ini juga diatur dengan UU maupun peraturan pemerintah. Terkait Pilkada kali ini, Rumada mengaku sudah berkoordinasi dengan bupati
untuk netralitas ASN di lingkungan Pemkab Tabanan. “Sesuai UU ASN harus netral, kalau sampai melanggar dan terbukti terlibat politik praktis, ASN bisa kena sanksi, termasuk pemecatan,“ jelasnya. Namun demikian, sejauh ini pihaknya belum mendapatkan laporan adanya keterlibatan ASN maupun para perbekel dalam politik praktis. Apalagi pihaknya juga meminta aparat di kecamatan untuk ikut melakukan pengawasan, baik ASN terutama guru, maupun perbekel dalam setiap hajatan politik. “Terutama dalam kegiatan 21 Januari ini, kami kembali menegaskan agar perbekel dan ASN netral. Kami telah
melakukan upaya pencegahaan dini,” sergahnya. Rumada menambahkan, untuk meningkatkan pengawasan dalam pelaksanaan Pilkada, pihaknya juga telah membentuk pengawas pemilu lapangan/desa. “Besok (hari ini) rencananya mereka akan dilantik,” imbuhnya. Disisi lain, sebelumnya Sekkab Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa menegaskan, PNS harus netral dalam setiap perhelatan pilkada. Begitu pula jelang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali yang akan digelar 27 Juni 2018 mendatang. Pihaknya juga sudah mengeluarkan surat edaran terkait netralitas ASN pada
seluruh perangkat daerah, sekaligus menindaklanjuti surat Komisi Aparatur Sipil Negara. “Jika terbukti terlibat dalam politik praktis, apalagi sampai menjadi anggota atau pengurus partai politik langsung dipecat,” tegas Sekkab Wirna. Isi surat edaran dikatakan mengacu pada UU No. 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), peraturan pemerintah No. 42/2004 tentang pembinaan jiwa korps dan kode etik Pegawai Negeri Sipil, dan yang terpenting Peraturan Pemerintah No. 53/2010 tentang disiplin pegawai negeri sipil. Untuk itu, pihaknya telah menindaklanjuti aturan tersebut dengan membuat edaran kepada seluruh PNS di lingkungan Pemkab Tabanan untuk menjaga netralitas. Dijelaskan, isi dari surat edaran tersebut adalah melarang seluruh pegawai negeri sipil terlibat dalam
Bali Post/kmb28
I Made Rumada
kegiatan kampanye, baik menjadi anggota ataupun terlibat di dalamnya. Kalau ada indikasi keterlibatan, ia menambahkan, oknum itu akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. “Tentu kami akan memberikan hukuman yang proporsional,” katanya. (kmb28)
Pengelola Objek Wisata Didorong Terapkan Transaksi Nontunai
Bali Post/kmb28
SOSIALISASI - Kegiatan sosialisasi transaksi nontunai oleh pemda pada tiket masuk objek wisata di Tabanan, belum lama ini. Tabanan (Bali Post) Seluruh transaksi kini diharapkan memakai sistem e-money atau nontunai. Dengan kata lain, tidak lagi diarahkan melakukan transaksi secara tunai. Upaya untuk mening-
katkan pendapatan dan transparansi ini juga berlaku pada tiket masuk ke objek wisata. Pemerintah mulai mendorong transaksi tiket masuk dengan sistem e-ticketing atau e-billing. Ke depan wisatawan tidak
perlu membayar tiket, melainkan cukup membawa kartu yang sudah ada nilai nominalnya. Untuk di Kabupaten Tabanan sendiri, Kepala Dinas Pariwisata Tabanan I Made Yasa mendorong tiga objek wisata dengan sumber pendapatan tinggi bisa menerapkan hal itu. Seperti DTW Tanah Lot, DTW Ulun Danu Beratan dan DTW Jatiluwih. “Ke depan transaksi nontunai diharapkan bisa diterapkan secara menyeluruh di sektor pariwisata untuk meningkatkan efisiensi transaksi keuangan,”ucapnya. Terkait program tersebut, mantan Kepala BKD Tabanan ini mengatakan sejauh ini masih tahap sosialisasi dari pihak BI dan perbankan tentang manfaat penerapan transaksi nontunai. “Jadi untuk kelanjutannya seperti apa bentuk kerja samanya nanti dan bagaimana penerapannya, belum dibahas lebih lanjut,” terangnya. Meski demikian, ia mengaku ada beberapa keuntungan dengan menerapkan sistem ini. Selain mempercepat proses pembayaran, juga mempermudah pembayaran tanpa harus membawa uang tu-
nai. “Tingkat kriminalitas juga bisa diminimalisir, seperti pencurian ataupun perampokan, karena tidak perlu bawa uang tunai, cukup dengan kartu saja,” ucapnya. Terkait penerapan transaksi nontunai ini, dikatakan oleh Made Yasa, Dinas Pariwisata hanya berupa mendorong objek wisata untuk bisa menerapkannya, karena untuk persiapan baik itu alat/mesin dan SDM memang menjadi tanggung jawab badan pengelola objek wisata setempat. “Kami hanya bantu untuk promosi wisatanya saja,” katanya. Di Kabupaten Tabanan sendiri penerapan transaksi nontunai sebenarnya sudah lama diwacanakan di DTW Tanah Lot sejak tahun 2015. Dan sampai saat ini masih terus dilakukan beragam persiapan sebelum nantinya benar-benar bisa diterapkan. Bahkan rencana penerapan transaksi elektronik di Tanah Lot memang direncanakan pada 2018. Penerapan itu dilakukan untuk mengoptimalkan pendapatan daerah dari pemasukan tiket. Apalagi DTW Tanah Lot memang penyumbang PAD tertinggi di Tabanan. (kmb28)
Camat Marga Antar 55 Pengungsi Pulang Kampung
Pengungsi Gunung Agung di Baturiti Masih Bertahan Radius berbahaya erupsi Gunung Agung yang dipersempit menjadi 6 km, tidak serta merta membuat pengungsi di Kabupaten Tabanan memutuskan untuk pulang ke kampung halamannya. Pasalnya, sejumlah pengungsi masih ada yang berasal dari Kawasan Rawan Bencana atau KRB 1. Meski ada juga yang sudah pulang karena berasal dari desa yang berjarak tujuh sampai delapan kilometer dari puncak Gunung Agung. Seperti 55 pengungsi asal Banjar Gelundungan, Desa Ban, Kecamatan Kubu Karangasem yang selama ini ditampung di rumah dinas Camat Marga. Mereka diantar pulang ke kampung halaman langsung oleh Camat Marga I Gusti Agung Alit Adiatmika dan sejumlah petugas Tagana dari Kecamatan Marga, Minggu (14 /1) lalu. “Bendesa setempat sudah berkoordinasi ke saya terkait pulangnya pengungsi,” ujar Alit Adiatmika, Senin (15/1) kemarin. Alit Adiatmika mengatakan, pemulangan pengungsi ini menindaklanjuti instruksi dari Klian Dinas dan Bendesa Adat setempat di desa Ban, kecamatan Kubu Karangasem pasca-adanya penurunan radius erupsi Gunung Agung. Apalagi desa tempat mereka berasal rencananya akan menggelar
upacara ngaben. Di samping itu, jarak rumah dari 55 pengungsi ini sekitar tujuh kilometer dari Gunung Agung. Puluhan pengungsi ini diberangkatkan menggunakan kendaraan oleh relawan Kecamatan Marga. Ada juga yang menggunakan kendaraan sendiri. “Kami bersama dengan tagana, relawan, ikut mengantarkan sampai di Desa Ban Kecamatan Kubu Karangasem,” jelasnya. Selain pengungsi di Marga, pengungsi lainnya di Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Tabanan juga sudah pulang. Sebanyak 33 pengungsi tersebut berasal dari Banjar Gula, Desa Bhuana Giri, Kecamatan Bebandem, Karangasem. “Sudah semua
pulang, sekitar lima hari lalu, sekarang posko sudah sepi,” jelas Perbekel Desa Samsam, Dewa Ketut Ari Wibawa. Dikatakan, pengungsi yang pulang tersebut atas keinginan sendiri. Mengingat jarak rumahnya dengan Gunung Agung sekitar 7,5 sampai 8 kilometer. “Mereka memilih pulang karena keinginan mereka sendiri,” tegasnya. Jika para pengungsi di posko Marga dan Kerambitan sudah mulai kembali ke kampung halaman, berbeda dengan pengungsi di Kecamatan Baturiti. Tepatnya di Posko Banjar Kembang Merta, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Tabanan. Sebanyak 192 pengungsi masih berada
Bali Post/ist
ANTAR PENGUNGSI - Camat Marga beserta Tagana dan relawan Kecamatan Marga mengantar pengungsi yang pulang ke Karangasem. di Posko Kembang Merta. “Memang ada yang pulang tetapi kembali lagi,” ujar Perbekel Candikuning, I Made Mudita. Dikatakan, pengungsi yang ada di Desa Candikuning secara keseluruhan berjumlah sekitar 400-an lebih dan tinggalnya menyebar. Ada di rumah keluarga ataupun bergabung di posko.
“Lebih banyak masih tinggal di pengungsian dan mayoritas berasal dari Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Karangasem,” jelas Mudita. Dari data BPBD Tabanan jumlah pengungsi sebanyak 615, kini menjadi 527 pengungsi. Mereka tinggal mengungsi di rumah keluarga ataupun sewa kos. (kmb28)
15
Selasa Umanis, 16 Januari 2018 Jadwal --------------- Liga Prancis ---------------------------------------Rabu (17/1) dini hari Bordeaux vs Caen Olympique Marseille vs Strasbourg Monaco vs Nice --------------- FA Cup ---------------------------------------------Rabu (17/1) dini hari Leicester City vs Fleetwood Town Mansfield Town vs Cardiff City Sheffield Wednesday vs Carlisle United West Ham United vs Shrewsbury Town Reading vs Stevenage
Bali Post/rtr
PERTAMA - Petenis Swiss Belinda Bencic berhasil menyingkirkan Venus Williams di putaran pertama Grand Slam Australia Terbuka, Senin (15/1) kemarin.
Unggulan Berguguran Melbourne Sejumlah petenis unggulan berguguran di putaran pertama Grand Slam Australia Terbuka, Senin (15/1) kemarin. Petenis veteran Venus Williams dan juara AS Terbuka Sloane Stephens tak mampu memperpanjang penampilannya di turnamen yang digelar di Melbourne ini. Belinda Bencic membuat kejutan awal di Australia Terbuka dengan menyingkirkan finalis tahun lalu Venus Williams pada pertandingan putaran pertama dengan skor 6-3, 7-5. Petenis berusia 20 tahun asal Swiss itu tampil sempurna menghadapi rivalnya 17 tahun lebih tua. Ia dengan melancarkan serangan dan juga servis keras yang membuat Venus tak berkutik di Rod Laver Arena. Dalam pertandingan pembukaan grand slam yang penuh ketegangan serasa final itu, Venus bertarung sengit pada set kedua, namun Bencic memenangi pertarungan forehand untuk menutup perlawanan pada game ke-12 itu. Dengan hasil kemenangan itu Bencic di pertandingan putaran selanjutnya akan menghadapi pemenang antara Johanna Larsson dan Luksika Kumkhum. Stephens menjadi korban kedua di Grand Slam pembuka ini saat ia di ditundukan petenis Tiongkok Zhang Shuai. Petenis unggulan ke-13 asal AS yang sudah tidak pernah menang lagi sejak dia meraih gelar di Flushing Meadows, September lalu. Ia sempat tampil meyakinkan pada set pertama, namun Zhang mampu memukul balik untuk menang 2-6, 7-6(2), 6-2 di Margaret Court Arena. Juara Prancis Terbuka Jelena Ostapenko tampil lebih baik lewat kemenangan mudah 6-1, 6-4 atas Francesca Schiavone dari Italia. Schiavone, yang pernah memenangi Prancis Terbuka 2010, sempat memberi perlawanan pada set kedua namun petenis unggulan tujuh asal Latvia Ostapenko, mengunci permainan untuk memastikan menang mudah. (rtr/ant)
Peterhansel Masih Tertinggal Satu Jam dari Sainz
La Paz Juara bertahan Stephane Peterhansel berjuang keras untuk memenangi etape kedelapan Reli Dakar di Bolivia, Senin (15/1) kemarin. Namun rekan setimnya di Peugeot Carlos Sainz tetap unggul lebih dari satu jam. Sehari sebelumnya, Peterhansel kehilangan waktu satu jam 45 menit. Dalam kondisi memimpin, dia harus memperbaiki mobilnya setelah menabrak batu. Pereli Prancis ini turun ke peringkat ketiga, sedangkan pereli Spanyol Sainz mengambil alih posisi terdepan. Pada balapan kemarin, pada etape khusus terpanjang di reli ini dan harus berhadapan dengan dataran tinggi, hujan serta persinggahan tanpa bantuan mekanik, juara 13 kali yang kini populer sebagai ‘’Tuan Dakar’’ mengamankan kemenangan tahapan untuk ke-40 kali sepanjang kariernya. Ini juga menjadi kemenangan tahapan keduanya di reli musim ini. ‘’Bagusnya, setidaknya kami tidak mengarah menuju masalah,’’ ucapnya mengenai tahapan khusus sepanjang 498 kilometer dari area bergaram Uyuni menuju Tupiza. Sainz berada di peringkat kelima di tahapan, lebih lambat tujuh menit dan empat detik dari Peterhansel. Namun tetap unggul satu jam enam menit atas penantang dari Qatar Nasser Al Attiyah yang mengendarai Toyota. Peterhansel tertinggal satu jam 13 menit dari puncak klasemen. ‘’Kami akan berusaha untuk mengeluarkan kemampuan terbaik dalam enam hari mendatang,’’ kata Al Attiyah, juara Dakar sebanyak dua kali. ‘’Jika Carlos melakukan kesalahan, kami dapat mengejar dia. Namun satu jam... itu akan sulit.’’ Pada kategori sepeda motor, pereli Yamaha asal Prancis Adrien van Beveren tetap memimpin namun keunggulannya dipangkas oleh kemenangan Antoine Meo yang memenangi tahapan. Van Beveren kini hanya unggul 22 detik atas pereli Argentian Kevin Benavides. Reli akan diteruskan pada Selasa ini untuk tahapan antara Salta dan Belen. Reli Dakar akan berakhir di Cordoba, Argentina pada 20 Januari. (afp/ant)
Bali Post/rtr
ETAPE KE-8 - Pembalap sepeda motor (dari belakang ke depan) Adrien Van Beveren (Yamaha), Toby Price (KTM), Kevin Benavides (Honda) dan Matthias Walkner (KTM) menyelesaikan etape ke-8 Reli Dakar dari Uyuni menuju Tupiza, Senin (15/1) kemarin.
BU Waspadai Postur Pemain Tampines Rovers Gianyar (Bali Post) -
Tim tuan rumah Bali United (BU) mewaspadai postur pemain Tampines Rovers Singapura yang jangkung, terutama dalam mencetak gol ke gawang pada babak play-off Liga Champions Asia (LCA), di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (16/1) malam ini. Apalagi, Tampines memiliki sederet pemain naturalisasi yang dipastikan bakal merepotkan lini pertahanan Tim Serdadu Tridatu. Pelatih BU Widodo Cahyono Putro, di Gianyar, Senin (15/1) kemarin, meminta kepada asuhannya supaya mampu mengantisipasi kemungkinan bola-bola yang dilesakkan pemain naturalisasi Singapura. ‘’Kami mewaspadai pergerakan berikut sontekan bolanya yang mengarah ke gawang, utamanya yang dilakukan pemain naturalisasi,’’ ungkap Widodo. Dia juga meminta kepada Fadil Sausu dan kawan-kawan agar mampu mengukir prestasi setelah BU mendapat kepercayaan mewakili Indonesia di level Asia. ‘’Saya mematok target memenangkan laga, supaya anak-anak bisa melaju ke babak berikutnya,’’ pesan Widodo. Persiapan asuhannya juga cukup matang, berlatih sejak Desember 2017 lalu, meskipun sempat libur Natal dan Tahun Baru. ‘’Intinya, anak-anak sudah siap kok menjamu Tampines Rovers, sekaligus ingin memenangkan laga,’’ katanya. Widodo juga mengakui telah mempe-
lajari video rekaman permainan Tampies Rovers, bahkan telah menganalisisnya. Sementara itu, pelatih Tampines Rovers Juergen Raab mengungkapkan dirinya buta terhadap peta kekuatan Serdadu Tridatu. ‘’Saya hanya mendapatkan secuil cuplikan permainan Bali United,’’ sebut Raab. Ia menilai sosok tim BU adalah tim tangguh. Apalagi didukung puluhan ribu pendukung setianya, dipastikan motivasi pemainnya berlipat-ganda. ‘’Kalau kami bertanding di Singapura, jumlah penonton paling banyak 1.000 orang, dan media yang meliput tak lebih dari 10 reporter,’’ katanya. Juergen Raab pun mengakui skuadnya sama sekali tak ada pemain naturalisasi, bahkan ditinggal dua bomber andalannya. Untuk itu, dirinya telah merekrut pemain klub lain untuk diboyong ke Bali ini, termasuk menurunkan pemain U-23. Dijelaskannya, kompetisi Liga Singa-
Bali Post/ant
PEMANASAN - Pesepak bola Tampines Rovers Singapura melakukan pemanasan dalam sesi latihan jelang pertandingan Liga Champion Asia 2018 di Stadion Dipta, Gianyar, Senin (15/1) kemarin. Kesebelasan Bali United akan menghadapi tim tamu Tampines Rovoers Singapura tersebut pada Selasa (16/1) ini. pura berakhir November 2017 lalu, dan timnya mulai berlatih Desember, bahkan sempat istirahat tiga pekan. Kendati demikian, Juergen tetap optimis Safirul Sulaiman dan kawan-kawan mampu memetik kemenangan. ‘’Saya ingin Tampines Rovers bisa memenangkan laga, dan sukses menjebol gawang
Sanchez Tinggalkan Arsenal, Ronaldo Ingin ke MU
Bali Post/rtr
Penyerang Real Madrid Cristiano Ronaldo. London Penyerang Arsenal Alexis Sanchez dikabarkan akan segera meninggalkan Stadion Emirates dan bergabung dengan Manchester jika tidak United maka City. Namun koran Spanyol, Senin (15/1) kemarin memberitakan jika Cristiano Ronaldo ingin kembali membela MU. Pelatih Arsenal Arsene Wenger menjelaskan jika posisi Sanchez kini half in, half out yang mengindikasikan jika pemain Chile itu tak lama lagi ditransfer. ‘’Half in half out, anda tidak mengetahui situasi pada periode transfer seperti ini,’’ kata Wenger usai timnya dibekuk Bournemouth 1-2 di kompetisi Liga Utama Inggris, Minggu malam. Penyerang berusia 29 tahun itu didatangkan dari
Barcelona pada 2014, kontraknya habis pada akhir musim ini. Tak berbeda dengan gelandang Mesut Ozil, keduanya jika tidak ditransfer pada Januari ini, akan meninggalkan Stadion Emirates dengan status agen bebas. Jika bergabung dengan City maka Sanchez akan bertemu kembali dengan mantan pelatihnya di Barca, Pep Guardiola, yang kini menangani klub pemimpin klasemen Liga Utama Inggris itu. Sebaliknya, Manajer MU Jose Mourinho menyebut Sanchez menjadi opsi karena kesulitan untuk mendapatkan penyerang Atletico Madrid Antoine Griezmann atau Gareth Bale (Real Madrid). Sementara memburu Ronaldo menjadi misi mustahil baginya.
Koran Spanyol AS melaporkan Ronaldo merasa dikecewakan presiden klub Real Florentino Perez karena tidak segera ditawari kontrak jangka panjang. Padahal kontrak itu dijanjikan saat Real berhasil mempertahankan trofi Liga Champions lalu. Ronaldo mulai kehabisan kesabaran dan menyatakan pada rekanrekannya ingin balik ke MU. Setelah musim lalu mendapatkan banyak penghargaan, Ronaldo seperti antiklimaks musim ini dengan hanya mengoleksi 4 gol di Liga Spanyol dan 9 gol di Liga Champions. Pemegang trofi Ballon d’Or diklaim sebagai pemain terbaik sepanjang masa yang mengimbangi rival utamanya Lionel Messi di Barcelona. Saat membela MU, Ronaldo menyumbang tiga trofi Liga Utama Inggris, Piala FA, 2 Piala Liga dan 1 Liga Champions. Total pemain yang kinis berusia 32 tahun itu mencetak 118 gol dalam 292 pertandingan sepanjang kariernya dari 2003-2009. Ia menjadi pemain termahal di dunia saat Real membelinya dengan transfer sebesar 80 juta pound. Penampilan penyerang Portugal itu kian mengkilap di Santiago Bernabeu dengan mengoleksi 422 gol dalam 418 pertandingan. Real kebagian 2 trofi Liga Spanyol, 2 Piala Raja dan Liga Champions 2015, 2016 serta 2017. (kmb39/rtr/net)
BU, sebiji atau dua butir gol,’’ ujarnya. Ia pun sudah biasa melatih asuhannya hingga cekatan dalam mencetak gol ke gawang lawan. ‘’Bagi kami, pemain yang menjebol gawang lawan bukan hanya barisan penyerang, pemain posisi bek pun bisa mengoyak gawang lawan,’’ kata Juergen Raab. (022)
The Reds Akhiri Rekor Kemenangan City
Liverpool Drama tujuh gol tersaji di Stadion Anfield saat Liverpool menghentikan rekor kemenangan beruntun Manchester City dengan skor 4-3 pada pertandingan Liga Utama Inggris, Senin (15/1) kemarin. Ini menjadi kemenangan terbaik the Reds musim ini dan pertama sepeninggal pengatur serangan Philippe Coutinho. The Reds langsung unggul saat pertandingan baru berjalan 9 menit melalui sepakan jarak dekat Alex Oxlade-Chamberlain. Pemain tengah itu menggiring bola dari tengah lapangan setelah menerima umpan Roberto Firmino sebelum mengirim si kulit bundar ke sisi kanan kiper City Ederson. Leroy Sane menyamakan skor sebelum babak pertama berakhir lewat pergerakan dari sisi gawang, mengelabui dua pemain bertahan dan mengakhirinya dengan tembakan keras. Liverpool kembali unggul melalui sepakan cungkil Firmino menit ke-59 dan semakin menjauh lewat tembakan Sadio Mane menit ke-61. Bintang baru Liverpool Mohamed Salah tak mau ketinggalan dengan menyumbang satu gol lewat tembakan jarak jauh setelah Ederson salah menghalau bola. Pemain City Bernardo Silva dan gelandang Ilkay Gundogan mencetak gol
balasan yang membuat suasana di Stadion Anfield semakin tegang menjelang akhir pertandingan. Namun hingga peluit panjang dibunyikan tak ada tambahan gol tercipta. Ini menjadi kekalahan pertama City setelah tak terkalahkan dalam 23 pertandingan. Namun kekalahan tandang tak menggoyahkan tim asuhan Pep Guardiola di puncak klasemen dengan keunggulan 15 poin dari tim perigkat kedua Manchester United, Liverpool (3) dan Chelsea (4). Ketiga tim samasama mengoleksi 47 poin. ‘’Selamat Liverpool atas kemenangan ini,’’ kata Guardiola usai pertandingan dalam wawancara dengan Sky Sports. ‘’Kami tahu betapa sulitnya menghadapi tim Juergen Klopp yang begitu agresif dan di Anfield lagi.’’ Bagi Guardiola, kekalahan pertama itu wajar. Sebaliknya Klopp tak bisa menutupi kegembiraannya menyaksikan reaksi timnya sepeninggal pengatur serangan Philippe Coutinho yang pindah ke Barcelona. ‘’Mungkin dia (Coutinho) meloncat-loncat di kamar barunya di Barcelona dan gembira menyaksikan kemenangan (Liverpool) malam ini,’’ kata Klopp. ‘’Bagi kami, ini penting menunjukkan bahwa kami bisa bermain tanpa dia dan kami berhasil. Inilah pesan pentingnya.’’ (kmb39/rtr)
PSG Kokoh di Puncak Paris Gol tunggal Angel Di Maria mengantarkan Paris St Germain (PSG) meraih kemenangan tipis 1-0 atas tuan rumah Nantes pada pertandingan Liga Prancis (L1), Senin (15/1) kemarin. Tambahan tiga angka di tade de la Beaujoire, memperkokoh posisi PSG di puncak klasemen L1. Pemain sayap Argentina Di Maria mengemas gol sebelum turun minum untuk mengangkat PSG, yang tidak diperkuat Neymar dan Thiago Motta karena cedera, mengoleksi 53 poin dari 20 pertandingan. Tim asuhan Unay Emery itu kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan 11 poin dari Monaco. Peringkat kedua Monaco mengoleksi 42 poin setelah bermain imbang tanpa gol di markas Montpellier. Sedangkan tim peringkat ketiga Olympique Lyonn kalah selisih gol setelah bermain imbang 1-1 dengan Angers. Nantes yang dilatih Claudio Ranieri tetap berada di peringkat kelima dengan 33 poin. Pada laga kemarin tuan rumah menyelesaikan pertandingan dengan sepuluh pemain setelah Diego Carlos mendapatkan kartu kuning kedua pada menit terakhir. PSG menikmati banyak
penguasaan bola meski sebagai tim tamu. Dengan permainan cepat, tuan rumah langsung kebobolan. Di Maria mencetak gol dari dalam kotak penalti setelah menguasai bola umpan silang dari Edinson Cavani pada menit ke-12. Di Maria nyaris menggandakan keunggulan timnya delapan menit sebelum turun minum, namun tembakannya dari jarak dekat membentur mistar gawang. Nantes memiliki peluangpeluang bagus pada awal babak kedua, namun kiper Alphone Areola melakukan penyelamatan bagus untuk menggagalkan peluang Emiliano Sala. Pada pertandingan yang dimainkan lebih awal, pemain Lyon Nabil Fekir menyamakan skor 1-1 setelah Karl Toko Ekambi mencetak gol dari titik putih untuk Angers. Tuan rumah menyianyiakan sejumlah peluang untuk menduduki peringkat kedua. Angers menyelesaikan pertandingan dengan sepuluh pemain dengan Flavien Tait diusir keluar lapangan karena mendapatkan kartu kuning kedua enam menit sebelum laga usai. Angers membuka keunggulan pada menit ke-14 ke-
tika Toko Ekambi mengecoh Anthony Lopes dari titik penalti. Wasit menunjuk titik putih setelah Angelo Fulgini dilanggar di kotak terlarang. Lyon menyamakan kedudukan pada dua menit babak kedua ketika Fekir mencetak gol dengan tembakan melengkung memanfaatkan umpan silang Maxwel Cornet. Tim tuan rumah memiliki peluang terbaik untuk menambahi gol pada menit ke-70, ketika Memphis Depay menaklukkan Ludovic Butelle dengan tandukannya, namun bek Romain Thomas mampu
menyapu bola sebelum melewati garis gawang. Liga Jerman Borussia Dortmund ditahan imbang 0-0 oleh tamunya VfL Wolfsburg setelah klub tersebut menskors pencetak gol terbanyak mereka PierreEmerick Aubameyang karena pelanggaran disiplin. Pemain internasional Gabon itu, yang telah mencetak 13 gol di liga, dicoret dari tim hanya beberapa saat sebelum pertandingan setelah ia absen pada pertemuan tim pada Sabtu. Penyelesaiannya sangat diperlukan oleh lini
Bali Post/rtr
Gelandang Paris St Germain Angel Di Maria.
depan Dortmund yang minim presisi. Pemain Ukraina Andriy Yarmolenko menyia-nyiakan peluang emas dari assist Mario Goetze dan melepaskan tembakan ke atas mistar gawang dari jarak empat meter, sedangkan pemain muda Alexander Isak dan Sancho, memiliki peluang yang membentur tiang gawang. Kiper Wolfsburg Koen Casteels menyelamatkan timnya dengan sejumlah aksi penting pada fase akhir pertandingan, ketika Dortmund kehilangan poin untuk pertama kalinya di bawah asuhan pelatih baru Peter Stoeger setelah dua kemenangan dari dua pertandingan terakhirnya. Hasil ini membuat klub Lembah Ruhr tersebut menghuni peringkat keempat dengan 29 poin. Juara bertahan Bayern Munich memperbesar keunggulan mereka di puncak klasemen menjadi 13 poin setelah mereka menang 3-1 atas Bayer Leverkusen pada Jumat. RB Leipzig, dengan koleksi 31 poin, merebut kembali peringkat kedua dengan kemenangan 3-1 atas Schalke 04 yang menghentikan laju 11 pertandingan tanpa kekalahan mereka. (rtr/ant)
olah raga
16
Selasa Umanis, 16 Januari 2018
’’Test Event’’ Atletik Digelar di SUGBK Pertengahan Februari Jakarta (Bali Post) -
Sebanyak 13 negara telah mengonfirmasi keikutsertaan mereka dalam kejuaraan uji coba Asian Games cabang atletik yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada 10-18 Februari. ‘’Stadion Utama GBK sudah pernah mendapatkan kunjungan dari para delegasi teknis Asosiasi Atletik Asia pada 2017. Mereka menilai GBK sudah layak dipakai untuk perlombaan internasional atletik,’’ kata Manajer Kejuaraan Uji Coba Atletik Asian Games Dwi Priyono, Senin (15/1) kemarin.
Ni Putu Pande Lisa Primasari
Bali Post/ist
Pande Lisa Perenang Terbaik Nasional Denpasar (Bali Post) Perenang Bali Ni Putu Pande Lisa Primasari, yang mengusung bendera sekolahnya Home Schooling Primagama Denpasar, mendulang delapan keping emas, berikut dua medali perak, pada kejurnas renang antrasekolah dan perguruan tinggi se-Indonesia di Kolam Renang Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), 13-14 Januari lalu. Lisa yang turun di KU-4 menyabet delapan emas di nomor 50 meter dan 100 meter gaya bebas, gaya punggung, dan gaya dada, serta dua emas lagi di nomor 200 meter gaya bebas, serta 200 meter gaya ganti. Sedangkan tambahan dua medali perak dipersembahkan Lisa di nomor 50 meter dan 100 meter gaya kupu-kupu. Selama ini Lisa bergabung di klub Takahide Swimming Centre (TSC) Klungkung, dan biasa berlatih di Kolam Renang Dharma Pala, Gatsu Denpasar, ditangani pelatih Putu Takahide Valentino. Atas prestasi ini, Lisa dinobatkan menjadi Perenang Terbaik Nasional untuk kategori KU-4. Ketua Umum TSC Klungkung Putu Sudana yang dikontak masih berada di Kota Gudeg, Senin (15/1) kemarin menerangkan, berkat prestasi yang ditorehkan pada Kejurnas Siswa Antarsekolah dan Mahasiswa Antarperguruan Tinggi ini maka Lisa berhak mewakili Indonesia pada event bertajuk ‘’Singapore National Age Group Championship Junior’’ di Singapura, 9-11 Maret mendatang. ‘’Event ini adalah kejuaraan pelajar ASEAN, dan Lisa bakal berlatih serius di Kolam Renang Dharma Pala menghadapi kejuaraan tersebut,’’ jelas Putu Sudana. (022)
Turnamen Piala Presiden untuk Pembentukan Tim Utama
Bandung (Bali Post) Persib Bandung akan memaksimalkan gelaran Piala Presiden 2018 sebagai bahan evaluasi serta untuk membentuk kerangka tim sebelum Liga 1 Indonesia dimulai. ‘’Besok adalah turnamen yang penting karena besok juga turnamen penting di Indonesia. Kami berharap bisa mendapat hasil yang bagus dan memberi dampak bagus bagi tim,’’ ujar pelatih Persib Bandung Roberto Carlos Mario Gomez di Bandung, Senin (15/1) kemarin. Persib tergabung dalam grup A bersama Sriwijaya FC, PSMS Medan, dan PSM Makassar. Saat laga pembuka nanti, tim Maung Bandung akan langsung berhadapan dengan Sriwijaya FC yang ditukangi Rahmad Darmawan. Menurut Gomez, laga melawan Sriwijaya merupakan tes sebenarnya untuk menguji kemampuan anak-anak asuhnya. Selama ini, Persib selalu menjalani uji coba dengan klub yang tidak selevel, sehingga sulit untuk mengukur kemampuan tim. ‘’Kita punya banyak pemain baru dan lawan kami hadapi besok adalah lawan bagus untuk mengukur kekuatan (tim) kita,’’ katanya. Senada dengan Gomez, pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan menilai turnamen Piala Presiden sangat penting untuk membentuk strategi ke depannya. Sehingga saat kompetisi Liga 1 Indonesia dimulai, ia telah memiliki komposisi pemain utama. ‘’Pertandingan besok saya rasa baik dalam rangka menyiapkan diri untuk liga. Piala presiden untuk menguji kemampuan tim dan untuk mengintip belajar untuk memenangan pertandingan,’’ katanya. Laga Kedua Tim sepak bola PSMS Medan siap meladeni permainan PSM Makassar dalam laga perdana kedua tim di Piala Presiden 2018 yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kabupaten Bandung, Jabar, Selasa (16/1) malam ini. ‘’Melawan PSM kami tidak diunggulkan. Tapi, dengan kekuatan yang ada, kami akan memberikan perlawanan berimbang. Mudah-mudahan bisa memberikan hasil yang baik,’’ kata Pelatih PSMS Medan Djajang Nurdjaman yang dihubungi dari Medan, Senin kemarin. Posisi kedua tim saat ini memang cukup berbeda. PSM Makassar pada Liga 1 Indonesia musim lalu berhasil menempati peringkat ketiga, sementara PSMS Medan merupakan tim yang baru promosi dari Liga 2 Indonesia. PSM Makassar, lanjut Djajang, merupakan tim yang impresif dan banyak diperkuat oleh pemain-pemain dengan kemampuan cukup baik. ‘’Sementara kami pendatang baru di Liga 1, dengan kualitas pemain-pemain muda dan pemain asing baru dua orang. Kami masih terus mendatangkan pemain asing, tapi untuk pemain lokal sepertinya sudah tidak lagi,’’ katanya. Meski dalam skuat PSMS banyak dihuni pemain muda, ia menilai secara kualitas anak-anak asuhnya tidak jauh berbeda dengan tim lawan. ‘’Pemain muda pasti kalah pengalaman dibanding pemain senior. Namun, kalau secara kualitas saya melihatnya tidak terlalu jauh. Tapi, insya Allah kekurangan pengalaman mereka bisa ditutupi dengan semangat juang dan motivasi. Begitu juga dengan kondisi fisik pemain muda diharapkan lebih bugar dibanding yang senior,’’ katanya. Sementara itu, Kapten tim PSMS Legimin Rahadjo mengatakan, meski timnya tidak diunggulkan di Piala Presiden tahun ini, hal itu justru menjadi motivasi ia dan rekannya tampil tanpa beban. Menurutnya, laga nanti juga sangat penting terutama demi menjaga harga diri PSMS sebagai tim legendaris di pesepakbolaan nasional. (ant)
Tiga belas kontingen yang telah mengonfirmasi keikutsertaan dalam kejuaraan uji coba cabang atletik itu adalah Tiongkok, Filipina, Hongkong, India, Indonesia, Iran, Jepang, Malaysia, Myanmar, Saudi Arabia, Sri Lanka, Taiwan, dan Thailand. Enam negara memastikan absen dalam kejuaraan uji coba cabang atletik Asian Games. Mereka adalah Bahrain, Korea Selatan, Qatar, Singapura, Uzbekistan, dan Vietnam. Sedangkan dua negara yaitu Kazakhstan dan Maladewa belum mengonfirmasi keikutsertaan mereka. Selain Stadion Utama GBK, Dwi mengatakan kejuaraan uji coba cabang atletik juga akan menggunakan Stadion Madya
Senayan sebagai lapangan pemanasan. ‘’Stadion Madya akan diresmikan sebelum dipakai dalam kejuaraan uji coba Februari nanti. Baik lintasan maupun lapangan di kedua stadion itu sudah mendapatkan penilaian dari delegasi teknis asal India dan Hongkong,’’ kata Ketua Komisi Teknik Perlombaan dan Perwasita Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) itu. PASI akan mengerahkan tenaga berjumlah 300 orang dari pengurus pusat maupun pengurus daerah yang akan terlibat dalam kejuaraan uji coba sebagai tenaga ofisial teknis maupun tenaga lapangan. ‘’Jadwal kejuaraan uji coba tidak bentrok dengan jadwal kejuaraan lain tingkat Asia meskipun ada
Bali Post/ant
TEST EVENT - Suasana Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUBGK) Jakarta setelah tuntas direnovasi dan diresmikan Presiden Joko Widodo. SUBGK yang akan digunakan untuk Asian Games 2018 akan dijadikan venue test event atletik pertengahan Februari mendatang. Kejuaraan Atletik Asia Indoor pada awal Februari,’’ ujar Dwi. Dwi mengatakan, para peserta dari 13 negara itu
Kejuaraan Beregu Asia 2018
Indonesia Turunkan Tim Terbaik
Gregoria Mariska Tunjung Jakarta (Bali Post) Tim bulu tangkis Merah Putih memusatkan kekuatannya di Kejuaraan Beregu Asia 2018 dengan menurunkan pebulu tangkis terbaik dalam kejuaraan yang juga merupakan kualifikasi Piala Thomas dan Uber pada Mei mendatang di Bangkok, Thailand. Dalam data yang dirilis Senin (15/1) kemarin, tercatat ada 10 pemain putra dan 10 pemain putri terbaik telah terpilih untuk memperkuat tim inti Kejuaraan Beregu Asia 2018 yang dihelat di Alor Setar, Malaysia, pada 6-11 Februari 2018. Nama-nama seperti Anthony Sinisuka Ginting dan Kevin Sanjaya Sukamuljo/ Marcus Fernaldi Gideon menjadi ujung tombak di tim putra ditambah dua pemain senior, Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan yang makin menambah kekuatan tim. Sedangkan nama Gregoria Mariska, peraih medali emas World Junior Champiohsips 2017, kembali masuk jajaran tim inti sektor putri. Di sektor ganda, pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu masih menjadi andalan untuk mendulang angka.
Bali Post/net
‘’Kami memang sengaja menurunkan pemain-pemain terbaik di ajang ini. Kami enggak mau kecolongan dan mau dapat hasil maksimal di sini. Makanya pertimbangan dipilihnya pemain-pemain ini adalah mereka yang mampu menyumbang poin. Harapannya kami dapat dua kemenangan dari sektor ganda dan minimal satu dari tunggal, kalau bisa lebih ya bagus,’’ ujar Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susi Susanti. Dua tahun silam, tim putra dengan gemilang menjadi kampiun di kejuaraan ini. Titel tim terbaik Asia 2016 disandang
putra-putra Indonesia usai mengalahkan Jepang dengan skor 3-2. Sedangkan tim putri harus terhenti di perempatfinal oleh Tiongkok dengan skor 0-3. ‘’Target kami, tim putra setidaknya bisa ke final bahkan bisa juara lagi seperti dua tahun lalu. Kami bukan cuma ingin tim putra sekadar lolos ke putaran final tetapi mau hasil sebaik mungkin,’’ kata Susi. ‘’Sementara untuk tim putri, walaupun berat kami akan tetap kerja keras. Paling tidak ada peningkatan dari sebelumnya,’’ tuturnya. Disebutkan Susi, namanama pemain yang menjadi tim inti di kejuaraan ini bisa saja berubah pada putaran final Mei mendatang. Susi menegaskan bahwa PBSI memberi kesempatan kepada pemain-pemain muda untuk mengemban tanggung jawab di pertandingan beregu. Namun performa mereka tetap akan dipantau, apakah mereka layak dipertahankan pada putaran final mendatang atau tidak. ‘’Karantina jelang kualifikasi Piala Thomas dan Uber sih tidak ada, karena waktunya mepet. Tetapi jelang putaran final Piala Thomas dan Uber rencananya akan ada sesi khusus seperti team building atau simulasi, untuk mempererat kebersamaan tim,’’ ucap Susi. (ant)
Tim inti Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia 2018 Putra : Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Ihsan Maulana Mustofa, Firman Abdul Kholik, Kevin Sanjaya Sukamuljo, Marcus Fernaldi Gideon, Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan, Angga Pratama, Rian Agung Saputro. Putri : Gregoria Mariska, Fitriani, Hanna Ramadini, Ruselli Hartawan, Greysia Polii, Apriyani Rahayu, Della Destiara Haris, Rizki Amelia Pradipta, Ni Ketut Mahadewi Istarani, Anggia Shitta Awanda Pelatih : Hendry Saputra (tunggal putra), Herry Iman Pierngadi (ganda putra), Minarti Timur (tunggal putri) dan Eng Hian (ganda putri)
Tinggalkan Terengganu Cycling Team, Dadi Suryadi Perkuat PGN
Jakarta (Bali Post) Pembalap Indonesia yang sebelumnya berkarier bersama tim asal Malaysia, Dadi Suryadi dipastikan pindah tim dan pada kejuaraan Tour d’Indonesia (TdI) 2018 dari Candi Prambanan menuju Bali, 25-28 Januari bakal memperkuat PGN Cycling Team. ‘’Sejak awal bulan ini saya pindah ke PGN, dan tidak lagi memperkuat Terengganu Cycling Team yang selama dua tahun terakhir saya bersama mereka,’’ kata Dadi Suryadi, Senin (15/1) kemarin. Dadi Suryadi merupakan salah satu pembalap Indonesia yang terbilang sukses prestasi. Dengan kemampuan yang dimiliki, pembalap asal Sumedang ini bahkan dua tahun dikontrak oleh salah satu tim kontinental besar asal Negeri Jiran yang juga sarat dengan prestasi. Namun, kebersamaan dengan Terengganu Cycling
Team sudah berakhir dan pembalap Indonesia terbaik pada Tour de Singkarak 2016 itu bertekad menunjukkan kemampuan yang dimiliki untuk klub kontinental baru asal Indonesia itu. Apalagi persiapan yang dilakukan untuk TdI cukup panjang. ‘’Insya Allah, saya akan terus berusaha,’’ kata pembalap yang mempunyai spesialisasi tanjakan itu. Peluang Dadi untuk menyodok ke papan atas klasemen kejuaraan balap sepeda kalender UCI dengan level 2.1 ini memang terbuka, mengingat tim ini dihuni oleh pembalap yang sudah berpengalaman. Apalagi lintasan yang bakal dilalui juga cukup dikenal. Dadi Suryadi pada TdI 2018 bakal bergabung dengan pembalap yang terlebih dahulu bergabung yang di antaranya adalah Jamalidin Novardianto, Robin Manullang, Dani Lesmana hingga Arin Iswana. Pemusatan
latihan juga sudah dilakukan di Yogyakarta dan sekitarnya. ‘’Kita sudah siap untuk TdI nanti, mohon doanya,’’ ujar pembalap PGN lainnya, Jamalidin Novardianto. Kejuaraan balap sepeda internasional TdI 2018 terbilang istimewa karena kembali berlangsung setelah tujuh tahun vakum. Bahkan, kejuaraan ini menjadi level tertinggi di Indonesia setelah sebelumnya hanya berkutat di level 2.2 UCI. Namun, untuk rute belum sepanjang sebelumnya dari Jakarta menuju Bali. Pada TdI 2018, pembalap dari 16 tim akan melintasi lintasan dari Candi Prambanan, Yogyakarta menuju Denpasar, Bali yang terbagi empat etape yaitu Prambanan menuju Ngawi, Madiun menuju Mojokerto, Probolinggo menuju Banyuwangi dan dari Gilimanuk menuju Denpasar, Bali. (ant)
sudah mengirimkan namanama atlet mereka yang akan turun dalam kejuaraan uji coba atletik. ‘’Saya rasa mereka akan menurunkan
atlet-atlet utama karena mereka juga perlu untuk menguji cuaca dan lapangan baru di Jakarta,’’ katanya. (ant)
Ratusan Atlet NPC Jalani Pelatnas Solo (Bali Post) Ratusan atlet National Paralympic Committee (NPC) Indonesia mulai menjalani pemusatan latihan nasional di beberapa venue di Kota Solo, Senin (15/1) kemarin, untuk persiapan pesta olahraga Asian Para Games (APG) 2018 yang digelar di Jakarta dan Palembang, Oktober mendatang. Menurut Presiden NPC Indonesia Senny Marbun, ada 300 atlet mulai berdatangan di Kota Solo sejak Selasa (2/1) hingga Minggu (14/1), tetapi mereka mulai mengikuti pemusatan latihan di beberapa venue pada Senin ini. Senny Marbun mengatakan para atlet Pelatnas APG 2018 yang dipusatkan di Solo tersebut menginap di Hotel Lor in, Hotel Alana, Kusuma Sahid dan Sahid Raya. Mereka akan mengikuti pemusatan latihan di Solo selama 10 bulan ke depan. Para atlet yang datang dari berbagai daerah di Indonesia tersebut menjalani Pelatnas di Stadion Sriwedari, Gelora Manahan, GOR Sritex, Kolam Renang Tirtomoyo, Lor in, dan lainnya, semuanya di Kota Solo. ‘’Para atlet ini, tidak bisa datang secara serentak sesuai jadwal, karena mereka masih harus mengurus surat-surat di daerahya. Namun, para atlet dari 18 cabang olahraga di APG itu sudah lengkap untuk menjalani pelatnas,’’ kata Senny Marbun. Menurutnya, soal tempat latihan sarana prasarana sudah siap, dan peralatan akan segera menyusul tetapi
semuanya sudah dipersiapkan dengan baik di Solo. Menyinggung soal target NPC Indonesia pada APG 2018 di Jakarta dan Palembang, Senny Marbun mengatakan ditargetkan menempati lima besar. Hal ini, diakui memang cukup berat, tetapi para atlet akan berupaya tampil yang terbaik sebagai tuan rumah. ‘’Kontingan NPC Indonesia diharapkan mampu menyumbang sekitar 23 medali emas untuk mencapai posisi lima besar Asia,’’ katanya. Senny Marbun mengatakan yang diharapkan berpeluang mendapatkan medali antara lain cabang olahraga bulu tangkis, renang, catur, tenis meja, atletik, dan angkat berat. Namun, atlet cabang olahraga lainnya juga diharapkan bisa mencuri medali emas untuk kontingan Indonesia. NPC Indonesia pada APG 2018 di Jakarta dan Palembang akan mengikuti semua nomor yang dilombakan yakni atletik, bulu tangkis, boccia, catur, goalball, judo, lawn ball, panahan, angkat berat, menembak, renang, tenis meja, anggar kursi roda, judo tuna netra, paracycling, voli duduk, tenis kursi roda, dan basket kursi roda. NPC Indonesia sekarang menyiapkan lima dari 18 cabang olahraga yang belum mempunyai atletnya yakni basket, anggar, boccia, judo, dan balap sepeda. Dari lima cabang olahraga baru itu, tuan rumah Indonesia baru mengikuti perlombaan yang pertama kalinya. (ant)
PGN Popsivo Polwan Siap Buat Kejutan Jakarta (Bali Post) Tim bola voli putri PGN Popsivo Polwan siap membuat kejutan pada kompetisi Proliga 2018, 19 Januari - 15 April, mengingat tim ini sudah bersiap diri dengan baik termasuk mendatangkan mantan pelatih Thailand, Apichat Kongsawat. Tidak hanya itu. Dalam pernyataan tertulis, Senin (15/1) kemarin, PGN Popsivo Polwan yang musim lalu hanya finis di urutan ketiga di bawah Jakarta Elektrik dan Jakarta Pertamina juga banyak mendatangkan pemain baru. Pemain rekrutan baru itu mayoritas diambil dari tim Bank Jatim. Sebut saja Megawati Hangestri yang tampil cukup bagus pada SEA Games 2017 Malaysia, begitu juga dengan Rianita Panirwan, Dhini Indah Sari dan Faiska Dwi Pertama Sari. PGN Popsivo Polwan juga akan kembali diperkuat oleh Amalia Fajrina yang musim lalu harus absen pada kompetisi bola voli tertinggi di Tanah Air karena sedang mengikuti pendidikan kepolisian. Kembalinya Amalia
diharapkan mampu menjadi kunci dalam semua pertandingan. ‘’Sesuai dengan rencana, tim ini secara resmi akan diperkenalkan besok, Selasa (16/1) bersamaan dengan pengenalan tim putra Surabaya Bhayangkara Samator,’’ kata Sekretaris Perusahaan PGN Rahmat Hutama. Terkait target musim ini, kata Rahmat, pihaknya berharap PGN Popsivo Polwan mampu memperbaiki peringkat dibandingkan musim lalu. Apalagi tim ini sudah didukung pelatih maupun pemain baru yang sudah kenyang pengalaman. ‘’Selain mampu memperbaiki peringkat, kami harapkan kejuaraan ini mampu melahirkan bintang-bintang baru yang berkualitas dan berprestasi,’’ tutur Rahmat menegaskan. Untuk pelatih, rekrutan baru PGN Popsivo Polwan terbilang cukup moncer. Selain menjadi pelatih nasional Thailand Apichat Kongsawat juga pernah membesut timnas Thailand saat turun di ajang FIVB Girl’s U-18 World Championship 2013. (ant)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Selasa Umanis, 16 Januari 2018
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
Cr Karyawati Min.SMK Multimedia Usia Max.23Th H.081338251999
LOWONGAN Dcr Pembantu utk Villa Alamat: Jl.Kesambi, Gg.Kesambi Indah No.22 Kerobokan H.081381302935
B.BP.001.01.18.0000488
B.BP.001.01.18.0000743
Sopir Pribadi.Bs Matic, Pengalaman,Jujur,Rajin,tahu Jln Dps/Kuta.SMS/WA data:08223 3668883/calculus2050@gmail.com
B.BP.004.01.18.0000758
Toko Ayam Panggang Fast Food Cari Staff Koki Basic Full Time.Bisa Bahasa Inggris Lokasi Uluwatu.082144093787
B.BP.004.01.18.0000748
Sales/Marketing,for Health Care/BeautyCare,Experience, National Area,Apply to: versaindustries4@gmail.com
Dcr PRT Gaji Menarik Hub.085238421320/081999009178
B.BP.031.01.18.0000756
Bekerja Perkebunan Australia Daerah Queennsland Cpt Trbatas Hub.082 221 627 678
B.BP.004.01.18.0000752
B.BP.001.01.18.0000727
BIRO JASA
ATASI :
WC Garansi 1 bulan
081 338 013 066
C.0000198-BRJ
BIRO JASA
WANGI BALIBALI WANGI
AHLINYA MELANCARKAN
WC MAMPET SALURAN AIR, WASTAVEL DLL TANPA BONGKAR Garansi
WA. 085237466203
WC
Grand Max PU DP 5 jt
TERIOS DP 30 JT
DP 12 JT Xenia DP 13 jt Sigra DP 16 jt Bunga 0,3% Discount Gede Tenor s/d 8 th
KLOSET, WASTAFEL BATHUB SALURAN AIR SALURAN DAPUR
0877 6129 5235 081 238 450 210
PROMO SUZUKI
Peluang BIT COIN Profit Perhari 3% selama 200 Hari (Tanpa Bekerja)
ERTIGA
CARRY
FUTURA
15
DP 5 Jt-an
DP
Jt-an
IGNIS
C.0000710-BRJ
WCWC
DP
5
Jt-an
HUB AYU 085238555858
Modal Min 10$ = Rp.139.000
Hub 081386216001, 081318274567 https://cryptosystem.biz.
C.0000395-MBL
SERVICE
MITRA JAYA TEKNIK SERVICE PANGGILAN KERJA DITEMPAT
SERVICE MAMPET
C.0000620-brj C.0000620-brj
CHELEER FREZEER
AC
Bongkar / Pasang AC Isi / Nambah Freon AC
BERGARANSI 6 BULAN
M. CUCI KULKAS
FOTOCOPY
082 236 620 990 081 939 797 598
�
081236774491
C.0000620-SRV
C.0000509-BRJ
JASA KONSTRUKSI
INTERIOR
ANTI MAMPET
JASA KONSTRUKSI
RADITYA JAYA
GARANSI
BIRO JASA
C.00000511-BR
B.BP.001.01.18.0000603
B.BP.001.01.18.0000621
Spesialis:Kolam Hias + Tebing Buatan Hub:081237586699(Eko)
B.BP.001.01.18.0000356
B.BP.001.01.18.0000738
Mobilio
0,3%
3JT-AN
DP.
HR-V DP.
30JT
*Syarat & ketentuan berlaku
081 337 098 405 081 9999 818 63
- KONSTRUKSI BAJA, - PINTU BESI HARMONIKA - PINTU BESI GRANT - ROLLING DOOR - KUSEN ALUMINIUM - ATAP TWINLITE
JL. PULAU BACAN 27 TELP. 224778, 082144223388, 085108632727, 222538 FAX. 224778 DENPASAR - BALI
� DESAIN ARSITEKTUR � JASA GAMBAR � KONSTRUKSI / BANGUN BARU � RENOVASI � RUMAH BOCOR � LAS PAGAR/KANOPI � SUMUR BOR
HUB.
081 338 744 141 087 860 300 744 C.0000674-JK
C.0000045-BKL
PROMO ALL NEW DAIHATSU
HONDA promo di awal tahun Discount Puluhan Juta DP Ringan Bunga Murah, 0,3% Syarat Kredit Mudah dan Tidak Ribet Proses Kredit di Bantu Sampai Deal
A TERIM R TUKAAH TAMB
DISKON BESARBESARAN
PROSES CEPAT & MUDAH
READY STOCK NEW VARIAN
KTP LUAR BISA
BUNGA RINGAN 0,3%
TENOR s/d 8TH
C.0000659-PB
BENGKEL LAS
BIRO JASA
0877 5235 6129 5235 0877 6129 081 238 450 210 081 238 450 210
BIRO JASA Sy Punya Brevet A/B siap Bantu Adm Pjk,Bayarkn/Laporkn Pjk Bln Thn/SPT Tahunan HP082146461910
RUPA-RUPA Dcari Property macet di Bank/ Kena Rentenir Sms 087760451006
PROMO AWAL TAHUN
HUB. SALES
PELUANG BISNIS
B.BP.004.01.18.0000740
C.0000098-MBL
MELAYANI MAMPET BERGARANSI
BERGARANSI BERGARANSI KLOSET, WASTAFEL, KLOSET, WASTAFEL, BATHUB BATHUB SALURAN AIR, SALURAN AIR, SALURAN DAPURSALURAN DAPUR
081 239 534 731
B.BP.141.01.18.0000747
LIMBAH
MELAYANI MAMPET MELAYANI MAMPET
GARANSI
B.BP.141.01.18.0000746
PUTU AGUS DHARMA
DIJUAL TANAH Dijl Tnh Ls.7,8 Are Akasia XV. Jl Masuk 5 Mtr.HP:085100854585
Rush S’2009 Matic AsBali (Pmk dokter) 138Jt T.087861230199
All new CRV
C.0000510-mbl
B.BP.158.01.18.0000755
KONTAK JODOH Pria cr wnt Bali Single 30th kbwh srius&stia H.087754455442
B.BP.001.01.18.0000742
B.BP.141.01.18.0000753
AT BESAR
JASA KURAS
LIMBAH LIMBAH
WC
TOYOTA
HONDA
BUNGA RINGAN READY STOCK
B.BP.141.01.18.0000663
Hlg BPKB I-05857000 O AN Kt Sukadana H.087762575793
KOST Kamar Kost Putri Bagus, murah K.Mandi dalam Hub.082145705412
AvanzaG’2010 Silver AsBali Mls Prbd,082341251453/081933610070
HONDA
KEHILANGAN Telah Hilang BPKB No.E8054588-O Atas Nama: I Putu Oka Nurija, 085238075111
B.BP.001.01.18.0000734
DISCOUNT SANG
AYLA
DIJUAL MOBIL
B.BP.001.01.18.0000460
Jual Rmh Tkt L.1,5 SHM Citarum No.8B Renon,Dps H:081999548111
Mobilio RS’2015 Putih AT KM27Rb 178Jt, 085100856999 Prbd
DIJUAL RUMAH
085100499473 / 085737578282
JASA KURAS JASA KURAS
KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL,DLL
B.BP.154.01.18.0000754
ASTRA DAIHATSU
C.0000707-BRJ
BALI WANGI
Dicari Staf wanita utk kantor Notaris diKuta Hb.0361-758761
B.BP.001.01.18.0000735
Djl Rmh TP45/72F Jl.Pura Demak Hub:0811398086,0361-245460
DIJUAL MOBIL
B.BP.001.01.18.0000479
B.BP.001.01.18.0000741
DIJUAL MOBIL
RAJA BUNTU ANTI BUNTU - SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS
Dcr Staff Rent Car Bhs Inggris Aktif, Lam:Bali Vidi Villa, Jln Pasekan Batubulan/087761493063
DIJUAL TANAH Tnh 1A,2A Jl. Keboiwa Utr Perum Gn.Sari Tahap 5,H:081337141817
B.BP.001.01.18.0000728
B.BP.001.01.18.0000592
B.BP.001.01.18.0000161
Dicari Pelaksana Lapangan Interior Hub 081353443737
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
DIJUAL RUMAH Dijual Rumah Elit,LT.5,4A, 2Lt, 4Kmr, Swimming pool + Garden Jl.Sekar Tunjung, di Kawasan Elit, Gatsu Tmr HP.08123830201
Dcari:1.Drafter:Arsitek/Sipil, B.BP.001.01.18.0000730 Exp 1th,2.Admin:Skill Ms.Excel Dibthkan sgr Pramuniaga Wnt/Lk Exp.1th,3.Marketing:Exp 1th, & Kasir u/Supermarket.Lam.Lsg Bisa Nyetir,Min D3,4.SPG Min. Kemari Super Store Jl. Hangtuah SMU/SMK,Good Looking, 35 Sanur.Telp:0361-288460 B.BP.001.01.18.0000729 Jln.Sunset Road No.168 Badung Dicr Sopir Max 35Th SIM A Umum Hub:085238821612/0361-4480420/ HB:085100480049.Jl.Apit Telaga Email:hrd.dintara@gmail.com No.12/16 Banjar Batur B.BP.001.01.18.0000737 Peguyangan Dps Utara Dcr Karyawan/ti,Admin,Security B.BP.001.01.18.0000315 D3Akunt,SopirL300,081999251555 Ymh Bisma Dicr:1.Mekanik, B.BP.001.01.18.0000732 2.Supir SIM B1,3.SMA/SMK/S1 Ek Dcr Llsn SMU,Max 25Th u/Kru Hub: T.Umar 142 Dps Bandara,Ada Dklat.081808095111
B.BP.001.01.18.0000745
Dibthkan Staff Barista,Waiter /s, Asst Cook utk Area Denpasar Hubungi:08113988099 (Bapak Ery)
B.BP.817.01.18.0000597
BIRO JASA
Butuh!Staf Villa&Laundry Sanur ada Mes!Cepat Hub.085102077800
Dcr Sopir L300, Helper,Cleaning Servis,Security, Produksi. Hub:085103012935/0361-4701252
Informasi pasang iklan Telepon
Interior & Furniture Melayani : Kitchen Set Bed Set, Sofa Partisi Butik, S p a Wallpaper Interior Villa Meubelair Kantor & Sekolah
081999940833, 081999940819 C.0000736-INT
BRIO HUBUNGI :
PUTU OKA
JAZZ
HR-V
081 337 565 872 081 805 536 640 C.0000431-MBL
PICK UP DP 5Jtan
NEW TERIOS DP 30Jtan
081336764836 | 082244459698 | 081999745123 C.0000496-MBL
18
EKONOMI
Selasa Umanis, 16 Januari 2018
Perdagangan Indonesia Surplus 11,84 Miliar Dolar
Harga Beras Naik, Daya Beli Buruh Anjlok Jakarta (Bali Post) – Daya beli buruh awal tahun 2018 ini anjlok akibat naiknya harga beras, komoditas yang menjadi konsumsi utama rakyat Indonesia. ‘’Setelah tahun 2017 harga listrik dan beberapa kebutuhan bahan pokok naik, serta terjadi gelombang PHK yang menimpa kaum buruh; pada awal tahun 2018 ini kehidupan masyarakat semakin sulit akibat naiknya harga beras sebagai konsumsi utama rakyat Indonesia,’’ ujar Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (15/1) kemarin. Ia mengatakan, kenaikan harga beras ini merupakan kado pahit dari pemerintahan Jokokwi-JK di awal tahun 2018 untuk buruh dan rakyat kecil. Menurut Said Iqbal, kebutuhan pokok masyarakat yang mengalami kenaikan signifikan adalah tarif listik (yang dampaknya masih terasa hingga sekarang), naiknya biaya kontrakan/kos, dan kini diperparah dengan naiknya harga beras. ‘’Dari ketiga kenaikan harga kebutuhan tersebut, mengakibatkan daya beli buruh turun berkisar antara 20 sampai 25 persen,’’ ucapnya. Padahal, kenaikan upah di tahun 2018 hanya sebesar 8,71 persen. Dengan demikian buruh dalam kehidupan sehari-seharinya pada tahun 2018 akan nombok (berutang) berkisar antara 300 ribu hingga 500 ribu rupiah per bulan. ‘’Dengan berutang karena upah yang mereka terima tidak mencukupi untuk membiayai kebutuhan hidup, itu artinya daya beli buruh makin anjlok,’’ ujarnya. Lebih lanjut pria yang juga Presiden FSPMI ini menegaskan, KSPI dan buruh Indonesia mendesak pemerintah untuk mengendalikan harga beras dengan cara menurunkan harga beras menjadi lebih murah. Buruh juga dengan tegas menolak impor beras. Ia mengungkapkan alasan buruh menolak impor beras yang akan dilakukan Pemerintah sebesar 500 ribu ton, karena hal ini akan memukul daya beli petani. Apalagi, diperkirakan bulan Februari akan ada panen besar. Dengan adanya impor beras, maka harga jual beras dari petani akan terpukul. Harga beras petani jatuh. Sehingga pendapatan petani semakin turun, yang membuat daya beli petani anjlok. Buruh dan petani adalah kelompok masyarakat yang paling rentan terpukul daya belinya dengan kenaikan harga beras dan listrik dan kenaikan harga sewa kontrakan. Oleh karena itu, sekali lagi, KSPI mendesak Presiden Joko Widodo agar jangan terlena dengan adagium tahun 2018 adalah tahun politik sehingga melupakan kesejahteraan buruh, petani, dan rakyat kecil. Untuk merespons hal tersebut, kata Said Iqbal, KSPI dan FSPMI sedang mempersiapkan aksi besarbesaran di 50 kota besar yang melibatkan puluhan ribu buruh bilamana sampai dengan akhir Januari 2018 pemerintah tidak bisa menurunkan harga beras. Aksi yang akan digalang KSPI dan FSPMI tersebut direncanakan akan digelar serentak pada tanggal 6 Februari dengan tiga tuntutan rakyat atau Tritura, yaitu ‘’Turunkan Harga Beras - Stop Impor Beras, Naikkan Daya Beli - Tolak Upah Murah, Jangan Pilih Pimpinan Daerah yang Busuk’’. (ant)
Harga Emas Naik, Rupiah Menguat Chicago Harga emas dalam kontrak berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih tinggi untuk hari ketiga berturut-turut pada Jumat waktu setempat, mendapat dukungan karena dolar AS memperpanjang penurunan. Dalam kontrak paling aktif untuk pengiriman Februari harga emas naik 12,4 dolar AS atau 0,94 persen menjadi ditutup di 1.334,90 dolar AS per ounce. Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam pesaingnya, turun 0,9 persen menjadi 90,98 pada pukul 19.30 GMT. Karena sebagian besar harga-harga komoditas dalam dolar AS, pelemahan mata uang AS dapat memberikan dukungan bagi aset-aset seperti emas, meningkatkan daya tarik mereka di antara para pembeli yang menggunakan mata uang kuat. Sedangkan logam mulia lainnya, seperti perak, untuk pengiriman Maret harganya bertambah 17,5 sen atau 1,03 persen menjadi menetap di 17,147 dolar AS per ounce dan platinum untuk pengiriman April harganya bertambah 5,4 dolar AS atau 0,55 persen menjadi ditutup pada 996,2 dolar AS per ounce, demikian menurut siaran kantor berita Xinhua. Sementara itu nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (15/1) pagi, bergerak menguat sebesar 18 poin ke posisi 13.335 dibandingkan sebelumnya 13.353 per dolar Amerika Serikat (AS). ‘’Pergerakan nilai tukar rupiah melanjutkan kenaikannya seiring data pertumbuhan kredit di dalam negeri, data itu cukup direspons positif pelaku pasar uang,’’ kata Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Senin kemarin. Ia mengemukakan bahwa data kredit perbankan di dalam negeri sepanjang 2017 tumbuh sebesar 8,1 persen (yoy), atau meningkat tipis dibandingkan 2016 yang sebesar 7,8 persen (yoy). Kredit perbankan diperkirakan akan terus tumbuh seiring dengan kondisi ekonomi domestik yang membaik dan konsolidasi perbankan yang segera tuntas. Di sisi lain, lanjutnya, menguatnya sejumlah mata uang di kawasan Asia dan Eropa yang juga mengalami apresiasi terhadap dolar AS turut berdampak positif pada nilai tukar domestik. Hal itu dipicu dari pemberitaan bank sentral Eropa (ECB) yang akan menghentikan program stimulus moneternya. Ia menambahkan bahwa harga minyak mentah dunia yang kembali mengalami apresiasi menambah sentimen positif bagi mata uang berbasis komoditas. Terpantau, harga minyak jenis WTI Crude pada Senin (15/1) ini naik 0,17 persen ke level 64,41 dolar AS per barel. Sementara minyak jenis Brent Crude naik 0,03 persen ke posisi 69,89 dolar AS per barel. Pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Rully Nova menambahkan bahwa pelaku pasar uang di dalam negeri juga optimistis terhadap data perdagangan ekspor dan impor Indonesia yang sedianya akan dirilis pada pekan ini akan kembali mencatatkan surplus. Ia mengatakan bahwa dengan kinerja ekspor dan impor yang mencatatkan hasil positif maka akan mendukung perbaikan prospek pertumbuhan ekonomi dan kinerja nerava transaksi berjalan Indonesia ke depannya. (ant)
Jakarta (Bali Post) – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada 2017 surplus sebesar 11,84 miliar dolar AS, naik dibandingkan surplus pada 2016 yang sebesar 9,53 miliar dolar AS. Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers di Kantor BPS Jakarta, Senin (15/1) kemarin, mengatakan surplus neraca perdagangan pada 2017 menunjukkan level tertinggi sejak 2013 dan 2014 yang mengalami defisit kemudian kembali surplus pada 2015 dan 2016.
Bali Post/ant
AKSI TUNGGAL - Petani membentangkan poster bertuliskan ‘‘Stop Impor Beras’’ dalam aksi tunggal di area persawahan Desa Undaan, Kudus, Jawa Tengah, Senin (15/1) kemarin. Aksi itu sebagai wujud harapan petani setempat agar pemerintah tidak mengimpor beras saat musim panen tiba karena dianggap akan mengakibatkan turunnya harga gabah dan akan merugikan petani.
‘’Tahun 2017 kita mengalami surplus yang jauh lebih tinggi dibandingkan 2016. Surplus pada 2017 sebesar 11,84 miliar dolar AS,’’ kata Suhariyanto. Ia memaparkan neraca perdagangan pada 2013 menunjukkan defisit sebesar 4,08 miliar dolar, kemudian 2014 defisit 2,20 miliar dolar. Surplus ditunjukkan terjadi mulai 2015 sebesar 7,67 miliar dolar AS dan meningkat pada 2016 sebesar 9,53 miliar dolar AS. Adapun surplus neraca perdagangan 2017 dipengaruhi karena surplus sektor nonmigas sebesar 20 miliar dolar AS, namun ada defisit sebesar 8,56 miliar dolar pada sektor migas. Neraca perdagangan Indonesia surplus terhadap tiga negara yakni India, Amerika Serikat dan Belanda, sedangkan defisit terjadi pada Tiongkok, Thailand dan Australia. ‘’Dengan India, kita surplus 10,16 miliar dolar, AS surplus 9,44 miliar dan Belanda 3,03 miliar,’’ kata Suhariyanto. Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia Januari-Desember 2017 mencapai
168,73 miliar dolar atau meningkat 16,22 persen dibanding periode yang sama pada 2016. Sementara itu, impor kumulatif Januari-Desember 2017 mencapai 156,89 miliar dolar atau meningkat 15,66 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Dengan selisih nilai ekspor dan impor kumulatif, neraca perdagangan tahun 2017 menghasilkan surplus sebesar 11,84 miliar dolar. Secara rinci, nilai neraca perdagangan Indonesia khusus Desember 2017 mengalami defisit 0,27 miliar dolar AS, yang dipicu dari defisit sektor migas 1,04 miliar dolar. Namun, neraca perdagangan sektor nonmigas surplus sebesar 0,77 miliar dolar. Dari sisi volume perdagangan, neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus 34,03 juta ton pada Desember 2017. Hal tersebut didorong oleh surplusnya neraca sektor nonmigas 34,90 juta ton. Namun, neraca volume perdagangan sektor migas defisit 0,87 juta ton. (ant)
Triwulan IV 2017
Uang Beredar di Bali Menurun
Denpasar (Bali Post) Triwulan IV tahun 2017 outflow di Bali Rp 4,4 triliun. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan triwulan IV tahun 2016 yang mencapai Rp 4,9 triliun. Outflow artinya uang yang keluar dari Bank Indonesia (BI) ke perbankan. Triwulan IV yang biasanya terjadi outflow yang lebih tinggi, namun tahun 2017 outflownya menurun. Hal itu salah satunya karena peningkatan aktivitas Gunung Agung yang memengaruhi berbagai sektor di Bali. ‘’Kenapa saya highlight triwulan IV? Karena biasanya triwulan IV itu meningkat. Dibandingkan triwulan IV tahun 2015 itu outflow-nya Rp 4,01 triliun, dibandingkan tahun 2016 itu
Rp 4,9 triliun dan tahun 2017 Rp 4,4 triliun,’’ beber Teguh Setiadi, Kepala Divisi Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah (SP PUR) BI KPw Bali. Penurunan uang yang beredar di masyarakat ini salah satunya karena sejak bulan September terjadinya peningkatan aktivitas vulkanis Gunung Agung yang memengaruhi berbagai sektor di Bali. Hal ini ditengarai pengaruhnya terhadap permintaan uang kartal, karena mulai berkurangnya kunjungan wisatawan ke Bali. Sementara inflow (uang yang masuk ke BI) triwulan IV 2016 mencapai Rp 3,5 triliun. Dibandingkan triwulan IV tahun 2016, angka tersebut juga mengalami penurunan karena triwulan IV 2016 inflow-nya Rp 4,1
triliun. ‘’Ini juga mengalami penurunan dan kalau kita kaitkan dengan wisatawan yang sedikit, uang yang masuk juga lebih sedikit,’’ ujarnya. Selain faktor peningkatan aktivitas vulkanis Gunung Agung, permintaan uang kartal juga dipengaruhi faktor ‘’tradisional’’, yaitu lebaran, libur panjang keagamaan lokal seperti Galungan, Kuningan dan Pagerwesi. Berdasarkan pengamatan BI, bulan Desember kondisi uang kartal biasanya menunjukkan posisi outflow, yaitu permintaan uang kartal yang tinggi karena liburan. Mulai pertengahan tahun akan terjadi inflow. ‘’Saat liburan atau menjelang akhir tahun orang akan menarik uang,’’ imbuhnya.
Untuk memenuhi kebutuhan uang kartal BI melakukan kas keliling yaitu melayani penukaran uang. Tahun 2017, tercatat sebanyak 93 kali BI melakukan kas keliling. Kegiatan kas keliling tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun 2016 yang melakukan kas keliling sebanyak 113 kali. Karena, BI Bali memiliki kas titipan di Buleleng sehingga mengurangi kegiatan kas keliling BI di wilayah Buleleng dan sekitarnya. Sementara kegiatan kas keliling tahun 2015 mencapai 89 kali kegiatan. Kegiatan kas keliling tahun itu juga lebih sedikit dibandingkan tahun 2016 karena pada waktu itu penukaran uang lebih banyak dilakukan di kantor BI. (kmb42)
Aksi Beli Investor Asing, IHSG Menguat
Jakarta (Bali Post) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (15/1) ditutup menguat sebesar 12,13 poin seiring aksi beli investor asing. IHSG BEI ditutup menguat 12,13 poin atau 0,19 persen menjadi 6.382,19, sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 1,15 poin (0,14 persen) menjadi 1.084,08. Analis Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya di Jakarta, Senin kemarin mengatakan, investor asing yang melanjutkan aksi beli menjadi salah satu faktor yang menjaga IHSG bergerak di area positif. ‘’Pola gerak IHSG masih menunjukkan potensi menguat yang cukup besar mengingat dana asing masih mengalir ke pasar saham domestik,’’ katanya. Berdasarkan data BEI, investor asing membukukan beli bersih atau foreign net buy di pasar reguler sebesar Rp 2,33 triliun pada Senin (15/1). Menurutnya, masih masuknya investor asing menunjukkan industri pasar
modal Indonesia masih menjadi salah satu tujuan investasi yang menarik, itu tentunya tidak terlepas dari kondisi perekonmian nasional yang kondusif. Ia mengharapkan bahwa kinerja emiten tahun buku 2017 mencatatkan hasil positif sehingga dapat menambah dorongan bagi investor tetap melakukan transaksi beli. ‘’Dengan kinerja emiten yang positif maka kepercayaan investor dapat tetap terjaga,’’ katanya. Sementara itu tercatat frekuensi perdagangan sebanyak 298.540 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 18,021 miliar lembar saham senilai Rp 8,297 triliun. Sebanyak 175 saham naik, 168 saham menurun, dan 133 saham tidak bergerak nilainya atau stagnan. Bursa regional, di antaranya indeks bursa Nikkei naik 61,06 poin (0,26 persen) ke 23.714,88, indeks Hang Seng melemah 73,67 poin (0,23 persen) ke 31.338,87 dan Straits Times menguat 15,85 poin (0,45 persen) ke posisi 3.536,41. (ant)
Memasuki Masa Menopause? Kenapa Harus Takut
Perwakilan Bali 081 338 904 749 Sub. Badung 089629266361 | Sub. Tabanan 08124674562 | Sub. Gianyar 081237773563 Sub. Bangli 085238056500 | Sub. Klungkung 081246387032 | Sub. Jembrana 081916268341 Sub. Buleleng 081933117962 | Sub. Karangasem 085338534631 ADV.0000172-ADV-16
19
Selasa Umanis, 16 Januari 2018
Bawaslu Tolak Gugatan Partai Idaman Jakarta (Bali Post) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menolak gugatan yang diajukan Partai Idaman terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait kelengkapan persyaratan administrasi pemilu. ‘’Menetapkan menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya,’’ kata anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo saat membacakan putusan dalam sidang penyelesaian sengketa proses pemilu di Gedung Bawaslu RI, Jakarta, Senin (15/1) kemarin. Bawaslu RI menolak gugatan Partai Idaman lantaran partai yang dipimpin Rhoma Irama itu dinilai tidak mampu
menunjukkan bukti kelengkapan persyaratan peserta pemilu. Bukti kelengkapan yang dimaksud yakni persyaratan keanggotaan, hingga kepemilikan kantor cabang di daerah. Partai Idaman sebelumnya menggugat KPU ke Bawaslu karena tidak lolos dalam proses administrasi di KPU. Selain Partai Idaman, KPU juga menyatakan Partai Indonesia Kerja, dan Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia, Partai Rakyat, Partai Republik, Partai Bhinneka Indonesia, Partai Parsindo, serta Partai Republik tidak memenuhi persyaratan. (ant)
DOMPET PUNIA PURA BALI POST DOMPET PUNIA PURA BALI POST BCA CABANG DPS NO:040-3966000 BRI KANTOR CABANG DPS GAJAH MADA NO: 0017-01-001274-30-8 (Bukti transfer mohon difax ke 0361-227418)
Punia Pura Penegil Dharma, Buleleng NN Rp Gung De, Denpasar (4/1/18) Rp AAK, Denpasar Rp Gung Is , Denpasar Rp Raka Denpasar Rp Raka, Denpasar Rp Gung De, Denpasar (1/12/16)) Rp Gung Raka Denpasar Rp A Dewi Rp Semeton Hindu Carnival Legend Th 2016 Rp NN Rp NN Rp Made Sudiri Kerta Rp Agus Darmendra Rp Putu Agus Darmendra Rp Ni Made Yulistiari Rp Alit Rp Gede Yudha Rp Agus Darmendra Rp DP Rp Duara Jaya Keliki Rp Ketut Sandiasa Rp Is PDD MD Rp Pdd Is MD Rp Made Anindia Kayana Rp PDD IS MD (22/12/16) Rp
521.500 500.000 500.000 500.000 500.000 500.000 500.000 500.000 500.000 300.000 250.000 200.000 150.000 120.000 100.000 100.000 100.000 100.000 100.000 100.000 100.000 60.000 50.000 50.000 50.000 50.000
DP Rp 50.000 Pdd Is MD (19/1/17) Rp 50.000 DP Rp 50.000 PDD is MD Rp 50.000 BP Rp 50.000 AA Gde Oka Putra Rp 50.000 DP Rp 50.000 DP Rp 50.000 DP Rp 50.000 AA Gde Putra Rp 50.000 DP Rp 50.000 PDD is MD Rp 50.000 AA Gede Oka Rp 50.000 DP Rp 50.000 PDD is MD Rp 50.000 DP Rp 50.000 PD Rp 50.000 DP Rp 50.000 Pdd is MD Rp 50.000 I Ketut Sandiasa Rp 15.000 I Ketut Sandiasa Rp 10.000 I Ketut Sandiasa Rp 10.000 Ketut Sandiasa Rp 10.000 Jumlah penerimaan hari ini Rp 7.496.500 Jumlah penerimaan sebelumnya Rp 6.595.000 Jumlah penerimaan seluruhnya Rp 14.091.500
Lahan Pribadi Dari Hal. 1
Menurut Kariyasa, penetapan sawah abadi dalam RDTR kabupaten/kota juga memiliki konsekuensi. Salah satunya, harus ada kompensasi untuk masyarakat terutama soal pajak. Mengingat, lahan basah yang akan dijadikan sawah abadi merupakan lahan pribadi atau bukan milik pemerintah. ‘’Harus dipikirkan juga, mungkin harus ada subsidi dari provinsi bersama kabupaten,’’ imbuh politisi PDIP ini. Lanjut Kariyasa, pelarangan lahan basah untuk bangunan fisik sebetulnya sudah banyak dilanggar. Bila mengacu pada Perda RTRWP, pemerintah kabupaten/kota mestinya tidak boleh mengeluarkan IMB di lahan-lahan basah. Oleh karena itu, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota perlu mendiskusikan di mana saja lahan basah yang bisa dijadikan sawah abadi. ‘’Sehingga itu lebih tegas lagi. Kalau sudah ada acuan be-
gitu, otomatis kompensasi akan jelas ketika lahan masyarakat dijadikan sawah abadi. Kemudian izin-izin seperti IMB juga jelas, di mana boleh di mana tidak. Ini salah satu poin yang harus dibahas bersama kabupaten/kota,’’ paparnya. Menurut Kariyasa, keberadaan sawah abadi tidak hanya untuk menjaga ketahanan pangan atau Bali go green. Tapi juga mengembalikan identitas dan kepribadian asli orang Bali (nak Bali). Kalau sawah tidak ada, maka subak juga akan hilang. Sekalipun masih ada subak kering, namun Bali lebih dikenal karena subak basahnya. ‘’Ikon Bali yang terkenal dengan budaya pertanian itu sangat kuat sekali. Mulai dari penanganan masalah hama ada nangluk merana, pengaturan airnya ada subak, kemudian organisasi kegotongroyongan seperti sekaa manyi, sekaa mula, atau sekaa ngetig. Inilah sebenarnya kepribadian asli yang harus dipertahankan,’’ pungkasnya. (kmb32)
Pengunduran Diri
Dari Hal. 1
‘’Sementara suratnya dalam proses. Khusus pati, kami harus ajukan lagi ke presiden. Diharapkan sebelum 12 Februari, sudah keluar keputusan pengunduran dirinya,’’ katanya. Dalam kesempatan itu, Setyo pun mengimbau mereka agar tidak lagi mengenakan atribut Polri. Selain itu, bagi anggota polisi yang bertugas melakukan pengawalan diim-
bau tidak berfoto dengan para bakal cagub-cawagub dari Polri tersebut. Setyo menegaskan bahwa nanti setelah surat keputusan pengunduran diri keluar, maka para bakal cagub-cawagub tersebut tidak bisa kembali menjadi anggota Polri, terlepas mereka menang ataupun kalah dalam Pilkada 2018. ‘’Begitu keluar penetapan, sudah keluar (dari Polri), tidak bisa kembali. Konsekuensinya itu,’’ katanya. (ant)
Rapat Paripurna Dari Hal. 1
Bambang Soesatyo resmi dilantik menjadi Ketua DPR-RI dalam rapat paripurna pelantikan Ketua DPR-RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Rapat paripurna DPR dipimpin tiga pimpinan DPR yaitu Agus Hermanto, Taufik Kurniawan, dan Fahri Hamzah. Turut hadir dalam acara pelantikan tersebut Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Pengambilan sumpah Bambamg Soesatyo dilakukan langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali. Usai dilantik dan diambil sumpah jabatan sebagai Ketua DPR, Bamsoet -- biasa dia dipanggil -- menyampaikan pidato yang diberi judul ‘’Senayan Pelangi Indonesia’’. ‘’Senayan adalah pelangi Indonesia. Di sinilah kita bertemu dengan semua spektrum politik kebangsaan kita. Kita harus merawat keragaman ini, sambil berupaya agar masyarakat Indonesia yang diwakilinya mampu untuk terus melangkah mengejar kemajuan bersama,’’ kata Bamsoet. Secara khusus, Bamsoet menyampaikan keinginannya terhadap lembaga pemerintahan (eksekutif) sebagai mitra kerja DPR. ‘’Dan lebih khusus lagi terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo, saya akan membantu untuk memosisikan lembaga perwakilan yang terhormat ini sebagai sebuah mitra yang kontributif, produktif, akrab dan bersahabat,’’ ujarnya. Sebagai mitra, DPR akan
Dari Hal. 1
mendorong berbagai program dan kebijakan yang memang baik dan perlu. Namun, sebagai mitra sejatinya, DPR juga harus siap dan sanggup mengingatkan, serta turut memberikan solusi bagi berbagai hal yang masih perlu dibenahi. Semua yang sudah berjalan baik harus dilanjutkan, namun berbagai hal yang memang masih perlu dibenahi tentu harus dicarikan jalannya. Sementara kepada rekanrekannya di DPR, dia mengajak agar memperhatikan masalah korupsi. ‘’Terus terang, dalam soal ini, di dalam masyarakat sudah berkembang sebuah citra yang sangat negatif terhadap DPR-RI. Kita harus menyadari hal ini serta melakukan langkah-langkah mendasar untuk mengubahnya, terutama dimulai dari diri dan ‘rumah’ kita terlebih dahulu,’’ tegasnya. Terkait itu, Bamsoet berjanji akan memperkuat dan mendorong sinergi dari tiga lembaga hukum yang ada, yaitu KPK, kejaksaan, dan kepolisian. ‘’Jika ketiga lembaga ini semakin kuat dan efektif, maka harapan akan sebuah negeri yang bersih dengan pemerintahan yang kuat serta berwibawa akan semakin mudah untuk terwujud,’’ imbuhnya. Selain itu, DPR yang disebutnya sebagai Senayan adalah juga refleksi dari dinamika dan perkembangan Tanah Air. Dalam situasi kekinian, ia menyebut DPR sekarang adalah DPR ‘’Zaman Now’’. Sebab, saat ini zaman berputar sangat
cepat, politik kian berubah, dan generasi baru mulai tumbuh dan berkembang. Sebagai lembaga politik di zaman now, DPR terus menjadi sorotan, dan di tengah terpaan arus sosial media. Oleh karena itu, DPR harus terus terbuka untuk mengadopsi kehendak serta tuntutan zaman baru. ‘’Kita tidak boleh tenggelam dalam zaman yang lewat. Kita harus bergerak bersamanya, atau terancam untuk menjadi lembaga perwakilan yang semakin tersudut. Insya Allah, atas kesadaran dan kerja keras kita bersama, hal semacam ini tidak akan terjadi,’’ ujarnya. Bamsoet akan menjabat sebagai Ketua DPR kurang lebih selama 1,5 tahun. Ia akan menjabat hingga tahun 2019 atau menghabiskan masa jabatan Ketua DPR sebelumnya, Setya Novanto, yang berakhir tahun 2019. Pada periode 2014-2019, sudah ada tiga ketua DPR yaitu Setya Novanto, Ade Komaruddin, dan Bambang Soesatyo. ‘’Dalam waktu sisa yang tidak terlalu lama, saya juga akan berupaya memperkuat fungsi dasar DPR-RI yaitu legislasi, pengawasan, dan anggaran. Ketiga fungsi ini harus berjalan seiring dan saling mendukung. Termasuk penguatan terhadap tugas, fungsi dan kewenangan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), sebagai benteng kehormatan tidak saja kepada para anggota. Tetapi juga kepada DPR sebagai institusi lembaga tinggi negara,’’ katanya. (kmb4)
tidak mempersoalkan asalkan pemecatan sesuai dengan AD/ ART partai. Sebaliknya, dia meyakini pemecatan dirinya oleh kubu Sarifuddin Sudding yang menggelar rapat harian tandingan DPP Hanura tidak akan diakui oleh Wiranto. ‘’Sudah pasti Pak Wiranto enggak setuju, karena enggak ada dasar memecat. Kalau saya dipecat, saya pecat balik Wiranto-nya. Enggak mungkinlah. Pak Wiranto kan orang tua. Dia mengerti organisasi. Dia mengerti politik. Dan, dia yang meminta saya menjadi ketua sampai tiga kali datang menemui saya untuk meminta saya menjadi ketua umum partai ini,’’ ungkapnya. OSO yang juga Ketua DPDRI mengatakan dalam waktu dekat akan melaporkan pemecatan Sarifuddin Sudding sebagai Sekjen Partai Hanura kepada Kementerian Hukum dan HAM. ‘’Jadi kemarin itu sudah kita putuskan bahwa pergantian sekjen sudah kita lakukan karena ini merusak marwah partai. Kalaupun kita ingin melakukan pergantian, perubahan kan sah-sah saja. Bisa dilakukan secara prosedural, secara administrasi, secara organisatoris,’’ jelasnya. Ia meminta semua pihak dapat mememahami keputusannya memecat pengurus partai yang dinilai melanggar aturan partai termasuk sekjen partai sekalipun. ‘’Semua kan mengerti organisasi dan aturan partai. Inikan bukan anak kemarin. Mengerti kok siapa yang bikin masalah dan siapa yang bermasalah,’’ tegas OSO. Di tempat berbeda, Sekjen Partai Hanura Sarifuddin Sudding bersama sejumlah elite Partai Hanura menggelar rapat di Hotel Ambhara, Jakarta, Senin (15/1) kemarin. Salah satu keputusan yang diambil adalah memecat Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketua Umum (Ketum) Partai Hanura. Menurut Sudding, pemecatan OSO sebagai Ketum Ha-
nura berdasarkan aspirasi dari sejumlah pengurus DPD dan DPC. ‘’Saya menerima aspirasi 27 DPD dan lebih dari 400 DPC, saya selaku pimpinan partai mendengar aspirasi pengurus daerah,’’ kata Sudding. Ada tiga keputusan yang ambil kubu yang melawan kepemimpinan OSO yaitu (1) Menerima mosi tidak percaya dari DPD-DPD; (2) Memberhentikan Oesman Sapta Odang dari jabatan Ketua Umum DPP Partai Hanura; (3) Mengangkat Marsekal Daryatmo sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum DPP Partai Hanura. Keputusan itu merujuk pada AD/ART Partai Hanura Pasal 16. Sudding menjelaskan, setelah mendapat mosi tidak percaya dari daerah, maka misi tersebut dibawa ke rapat harian DPP Partai Hanura. ‘’Setelah kita sampaikan tentang dasardasar tingkat daerah, semua setuju untuk menonaktifkan ketua umum,’’ ujarnya. Ada sejumlah alasan yang disampaikan pengurus daerah terkait pemecatan OSO dari Ketum Partai Hanura. ‘’Alasannya cukup banyak, salah satunya membuat kondusivitas tidak baik, melakukan pemecatan dengan tidak jelas alasannya, terkait rekomendasi pilkada ganda,’’ jelas Sudding. Rapat juga memutuskan menunjuk Wakil Ketua Umum Hanura Marsekal Madya (Purn) Daryatmo sebagai Plt. ketua umum. Daryanto menyatakan kesiapannya menjadi Plt. Ketum Partai Hanura. Menurutnya, hal itu dilandasi rasa tanggung jawab terhadap partai besutan Wiranto tersebut. ‘’Menunjuk saya sebagai Plt. Ketua Umum Partai Hanura Marsekal Madya (Purn) Daryatmo. Saya siap untuk melaksanakan tugas Plt. karena dilandasi rasa tanggung jawab saya terhadap Partai Hanura,’’ kata Daryatmo saat jumpa pers usai rapat harian DPP tandingan di Hotel Ambhara. (kmb4)
Bendahara Umum
‘’Jadi ini (permintaan sumbangan ke partai) di luar (sepengetahuan partai). Itu tanggung jawabnya mereka. Kita tidak mau bertanggung jawab. Dan di sini ada bendahara umum. Bendahara umum sekarang berfungsi sebagai bendahara umum yang mengatur tentang keuangan dan tahu persis apaapa yang terjadi, sehingga kita melakukan tindakan-tindakan dalam rangka menertibkan organisasi,’’ kata OSO usai Rapat Harian DPP Partai Hanura di Hotel Manhattan, Jakarta, Senin (15/1) kemarin. Salah satu isu santer yang membuat OSO geram adalah isu yang mengatakan bahwa calon legislatif DPR-RI untuk pemilu serentak 2019 akan dimintai sumbangan yang besarnya mencapai miliaran. Ia pun membantah partainya melakukan praktik transaksional dalam perekrutan caleg. ‘’Ada isu-isu yang mengatakan bahwa kalau nanti calon-calon untuk legislatif DPR-RI akan dikenakan sumbangan Rp 1 - 2 miliar, itu bohong. Yang ada kalau calon berpotensi maka justru partai yang akan membiayainya,’’ tegasnya. Bagi OSO, sumbangan ke partai atau uang mahar sebenarnya ada aturan mainnya. ‘’Dalam organisasi kepartaian semua juga tahu kalau ada cost dalam partai. Itu sah-sah saja. Cuma harus sumbangansumbangan yang tulus ikhlas dan tidak memaksa. Itu boleh saja dan resmi. Dan itu diakui dan disahkan oleh UU. Jadi bukan untuk pribadi. Kalau untuk pribadi enggak bisa dapat, terus bikin macam-macam, ya… terpaksa kita pecat,’’ tegasnya. Terkait pemecatan terhadap Sekjen Sarifuddin Sudding, OSO mengatakan sudah membicarakannya kepada Wiranto selaku Ketua Dewan Pembina Partai Hanura yang juga pendiri partai ini. Menurut OSO, Wiranto menyatakan
Subsidi Pupuk Dari Hal. 1
Oleh karena itu, pemerintah agar terus memberikan perhatian, khususnya kepada petani yang penggarap sawah abadi tersebut. Kemudahan dapat berupa subsidi pupuk, bibit, serta pajak bumi dan bangunan. Kalau tidak, jumlah petani di Bali akan terus mengalami penurunan. Selain itu, pemerintah harus membuat kebijakan yang tepat
dan bisa meningkatkan kesejahteraan. ‘’Pemerintah mesti membangun kelembagaan yang mampu menyediakan berbagai kebutuhan petani, semacam corporate farming yang mampu menyediakan bibit, pupuk, obatobatan sampai pada pembelian hasil pertanian. Bila perlu petani diberi harga di depan dengan keuntungan yang layak, juga kebutuhan asuransi ketika gagal panen,’’ imbuhnya. (win)
Subak Lestari Dari Hal. 1
Denpasar, dengan membentuk Subak Lestari. Subak lestari tersebut nantinya diperkuat dengan awig-awig yang ditetapkan oleh masingmasing desa yang di dalamnya akan mengikat tentang pembangunan di kawasan persawahan. Saat ini di Denpasar sudah ada lima subak lestari
dengan luas 300 hektar. Lima subak tersebut yakni Subak Sembung, Subak Anggabaya, Subak Umadesa, Subak Umalayu, dan Subak Intaran. Subak lestari ini sudah ada di tiga kecamatan, yakni Denpasar Utara, Denpasar Timur, dan Denpasar Selatan. ‘’Untuk Denpasar Barat kami masih programkan walaupun Di sana paling banyak alih fungsi lahannya,’’ tandasnya. (kmb12)
Selamatkan Diri Dari Hal. 1
Tetty mengatakan, setelah kejadian lantai roboh itu semua orang berusaha menyelamatkan diri. Ia sendiri bersembunyi di bawah meja sehingga tidak mengalami luka serius. Ia juga menilai pengelola tampaknya cukup melakukan perawatan terhadap Gedung BEI. Ia yang bekerja di salah satu perusahaan yang menyewa ruangan itu menyebut tidak terdengar atau terlihat tanda-tanda akan terjadi lantai roboh. ‘’Setelah kejadian air pemadam kebakaran langsung menyala. Sepertinya pengelola gedung cukup melakukan perawatan,’’ tuturnya. Kadivhumas Polri Irjen Pol. Setyo Wasisto mengatakan jumlah korban luka akibat robohnya selasar Gedung Bursa Efek Indonesia sebanyak 77 orang yang terdiri dari 75 orang dirawat di RS dan dua orang diperbolehkan rawat jalan.
‘’Korban luka atau trauma tumpul atau patah tulang akibat robohnya selasar BEI berjumlah 75 orang. Dua orang sudah rawat jalan,’’ kata Irjen Setyo di Mabes Polri, Jakarta, Senin kemarin. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono mengatakan, petugas telah memeriksa tiga orang saksi terkait kejadian tersebut yakni petugas keamanan Aston dan Andi Sisworo, serta pengemudi Johanan. Argo mengungkapkan kronologi kejadian berawal ketika para saksi berada di sekitar lobi Tower II BEI di kawasan SCBD Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Senin (15/1) sekitar pukul 11.55 WIB. Saat itu, terdengar suara kencang dari dalam Tower II BEI. ‘’Kemudian alarm gedung berbunyi dan areal mulai diamankan dan segera menghubungi polisi dan medis,’’ ujar Argo. (ant)
Selasa, 16 Januari 2018 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Meningkatkan Sradha dan Bhakti (6)
06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Kartun Ball Krisna (1) 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 09:05 Wita Gatra Praja 10:05 Wita Lejel Homeshopping
10:30 Wita Yowana Magz Putu Leong Pranatha 11:05 Wita Bali Channel Tourist TV 12:00 Wita Puja Trisandya 12:05 Wita Dharma Wacana Karya Mamungkah Mupuk Padagingan, Ngenteg
Linggih, Caru Balik Sumpah (1) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Lejel Homeshopping 14:00 Wita Klip Bali 14:30 Wita Lila Cita Sanggar Tari Surjana (1) 15:30 Wita Bali Channel
Tourist TV 16:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 16:05 Wita Upakara 17:00 Wita Healthy Life 17:30 Wita Kartun Ball Krisna (2) 18:00 Wita Puja Trisandya
18:05 Wita Seputar Bali 19:30 Wita Giliran Anda 20:00 Wita Orti Bali 20:30 Wita Folk Song 21:00 Wita Ista Dewata Pura Karang Semadi 21:30 Wita Ajeg Bali Upaya Eksistensi
Gambuh Sakral Pedungan 22:00 Wita Lila Cita Calonarang Windu Segara Sanur (2) 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:05 Wita Folk Song
Manfaat Madu Pahit itu pun Dirasakan Oleh Panca dan Pandwa
Made Sudarsana beralamat di Dusun Banjar Peh, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana. Lelaki 46 tahun ini memelihara 2 ekor kerbau balap. Yang seekor bernama Panca dan satunya lagi Pandwa. Keduanya kini telah berusia 3 tahun, dan menjadi kerbau balap Makepung baru setahun lalu. Karena tertarik dan suka pada Panca
dan Pandwa, Made Sudarsana membeli mereka 5 bulan lalu. Sebagai kerbau balap, tentu saja Panca dan Pandwa mesti selalu fit dan berstamina. Hal inilah yang menjadi perhatian utama Made Sudarsana. “Panca dan Pandwa mesti mengonsumsi madu bermanfaat,” putus hatinya yang diungkapkan saat ditemui 5 Juni 2016 lalu. Pilih punya pilih, akhirnya pilihan itu jatuh kepada Madu Bima 99, yaitu campuran antara madu hitam pahit dan Madu Kesuburan Pria. Itulah yang menjadi salah satu asupan buat kerbau-kerbaunya satu
Pagi hari sebelum bertanding, diberikannya setengah botol untuk kerbaukerbaunya ini. Apa yang dirasakan oleh Panca dan Pandwa setelah mengonsumsi 3 bulan lamanya? “Lari makin kencang, napas makin panjang, nafsu makan bertambah, dan mereka jadi lebih agresif dan lincah,” beber sang pemelihara kerbau ini dengan senang. Sebuah majalah kesehatan 8 Februari 2012 lalu menulis, madu mengandung berbagai komponen gizi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Karbohidatnya berupa glukosa dan fruktosa, yang berbeda
dengan gula pasir, yang sebagian besar sukrosa. Glukosa dan fruktosa dapat langsung diserap darah, tapi sukrosa harus melalui proses pencernaan. Nilai kalori madu sangat besar, 3.280 kal/kg, setara dengan kalori 50 butir telur ayam atau 5,7 liter susu. Mineral madu terdiri atas K,
S, Cl, P, Mn, dan Mg. Asam lemaknya berupa vitamin B kompleks, vitamin D, vitamin E, dan vitamin K, serta berbagai macam enzim. Ada berbagai enzim pada madu, seperti diastase, invertase, katalase, peroksidase, dan lipase yang membantu pencernaan sehingga memperlancar metabolisme. Dalam madu pun banyak terdapat asetil kolin, untuk melancarkan metabolisme, seperti memperlancar peredaran dan menurunkan tekanan darah. Ia berfungsi sebagai neurotransmitter (zat pengantar rangsangan saraf). Makin banyak ia disintesis, makin
banyak ia dilepaskan ke dalam sistem saraf, sehingga makin baik proses memori dan atensi yang terjadi dalam jaringan otak. Saat ini berbagai madu dengan berbagai merek telah beredar di pasaran. Tapi, yang banyak digemari, karena manfaatnya yang nyata, memang Madu Bima 99. Apalagi, dari hasil uji laboratorium Fakultas Farmasi UI dan Sucofindo September 2014, Madu Bima 99 terbukti bebas dari bahan kimia obat, patogen, logam berbahaya, dan zat berbahaya lainnya. Bahkan, saat ini juga tersedia Madu
Bima 99 khusus, yakni Madu Kesuburan Pria, Madu Kesuburan Wanita, dan Madu Kecerdasan Otak. Untuk mendapatkannya, Anda bisa datang ke apotek, toko obat, dan outlet-outlet lainnya di kota Anda. Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa mengunjungi @madubima99, www.madubima.com, dan www.facebook.com/Madu Bima 99.
Distributor Bali 08123644754, Subdist : Jembrana 081936459563, Klungkung 085954158293, Tabanan 087761444100, Buleleng 08174708396 / 0817351071, Karangasem 081239707770, Gianyar&Bangli 081338916680, Denpasar 08123644754, Badung 081999945381 ADV.0001364-ADV-16
16 Pages
30 Number 10th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
st.co.id e-mail: info_ibp@balipo st.com. ernationalbalipo
om. http://epaper.int
L O N A A T I E R N I N T
online: http://www.intern
Tuesday,
Tuesday, January
16, 2018
Members
of Japan’s
idol group
“Virtual
Currency
Scores injured as Indonesia stock exchange building lobby floor collapses
Cast member Dwayne Johnson attends a news conference promoting his new film “Jumanji: to Welcome the Jungle” in Beijing, China, 4, January
p pop grou y Japanese ocurrenc chants crypt choruses
the same Don’t use dangers the your password! pop group one!” to warn against y, and also A Japanese such TOKYO - bitcoin bandwagon of trading cryptocurrenc in English, the obscure ones, myself, go to hopped on dedicating themselves the more forget “Hot day, on Friday, and dancing about taken as moon.” on the to singing the ies that have to Naruse emphasized cryptocurrencstorm, and especially it is not out by website that but rather to the world “Vir- group’s investment, their homeland. the eight cryptocurrenpromote Kasotsuka teach people about way. In their debut, Girls”, or maid aimed to tual Currency cavorted in full- cies in an entertaining costumes with The maid skirts and Shojo in Japanese, popularity e with frilly the group’s costumes wrestling-styl ears, raiseuse of a globally recognisable Naturally, face professional the fuzzy pom-pom she added. the venue masks withthe virtues of decenat “uniform,” such as all merchandise sold as are concert extolling currencies for in bitcoin, salaries. tralised digital you is paid and the members’ nothing bitcoin. tickets so convenient absolutelycryptocur“They’re to wonder why we “I know other said Rara about bitcoin and to make sure kind of have them before,” I want “We didn’t have the group’s leader. rencies, but on hand for further about 18, some more Naruse, merchandise,” I have to learn and to buy 46. want everyone the concerts Kensaku Nagao, are them.” member adopted y, said fan and South Korea digital Each group Japan of the bigger piling different cryptocurrencion guise of a brief self-introduct in home to some with investors offering a gathered at the venue exchanges, in bitcoin and other year, to 20 fans Tokyo. in as growth ies soared last into “The concerns. downtown launched and Me”, cryptocurrenc regulators’ Then they ies provoking Moon, Cryptocurrenc anthem incorporating (rtr) a stirring as “Be careful about lines such
ationalbalipost.c
2018 January 16,
2018.
inates ‘Jumanji’ Domd, ‘The MLK Weeken comers New Post’ Leads REUTERS/Jason
Lee
American the North is dominating about $33.4 million with to the Jungle” Welcome King Jr. weekend behav- Sony’s “Jumanji:Martin Luther and is now the four-day LOS ANGELES the reset buttona film in its second to easily win showed Sunday. of “Insidimore like its fourth,” box office estimates second weekend with about ing rather than n, senior at 3,849 sites,
versal’s weekend leading ous: The Last Chapter” “In Sony’s launch said Paul Dergarabedia Post” is comScore. run Mary” Fox’s “The pack handily and $14.1 million each. analyst with late r “Proud the milat media of a startling one spot, the rest of with $22.2 of action-thrille $12 million the wake the for Friday- came in eighth with by Universal’s ascension to the number topped forecasts to energize locations 36 followed continues marketplace lion at 2,819 expanding from 2,125 sites “Pitch Perfect” ‘Jumanji’ weekend of sites and early 2018 box office Lionsgate’s on a host Monday after opening of “The Com- fourth$6.7 million at 2,505 of weekend taking sites. The with thriller while this eighth weekend newcomers.” Features’ Liam Neeson’s $5.7 million of wide release Sunday that “Star topped expectations at Focus Hour” with muter” also with $16 million Disney noted Jedi” had reached “Darkest was solid Wars: The Last of $1.264 billion, in third place at 1,693 venues. business with a four- a worldwide total “Beauty and the Overall 2,892 venues.weekend of Disneyrange, The Last rather than spectacular UniThe fifth topping Disney’sbillion) and “Star Wars: $190 million Furious” Lucasfilm’s$14.7 million at 3,090 day total in thecomScore. “Jumanji: Beast” ($1.263 Fate of the to fourth will the Jedi” with and Fox’s Show- according to the Jungle,” which$290 versal’s “The to become the sites is fourth Welcome 2017 and all with nearly as ($1.236 billion) of “The Greatest release of of the holiday weekend $14.5 million at 2,938 now ranks top global global release at the finish in 29 days, man” with million highest grosser released tenth-highest fifth place takes (rtr) screens the eighth office. hit time. holiday box Bros.’ launch of fam- in 2017. has in essence 2” was Warner. “’Jumanji’ “Paddington Uniily comedy sixth place with REUTERS No. 106 Dps battling for Jl. Raya Puputan 148 at: Renon No Girls”. Made Bali Post Niti Mandala
You can
Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor
onal
find Internati
Cafee 19 Smirnof No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan
Kopi Jl. Raya 148 Renon Sanur 28 Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama No.88 Renon Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget
Antara Foto/Elo
building
in Jakarta,
Indonesia
via REUTERS
January
15,
sia stock es red as Indone Scores inju g lobby floor collaps ldin exchange bui
the damage examine Foto. and security by Antara Workers photo taken 2018 in this
after a mezzanine
floor collapsed
at the Indonesia
Stock Exchange
dust. Water was lots of Megha Kafall, there said
direcpresident Stock exchange said the exchange of the tor Tito Sulistio for the treatment Minister would pay
Finance burst,” said she in the building Stock Exchange pipes had visiting students. Indonesian under slabs of poor, who works at the time. Sri Mulyani Indrawati not affect the lobby lobby of the collapse would the main many of them students,is part of a two- and was in off the complex in the tropical hoped the The cordoned and the 1990s, confidence floor overlooking of people, in the late other offices including Police fled the building taken investor Asian archipelago.in the - A mezzanine of 2000. injuring scores constructed as people Southeast injured were JAKARTA resumed business(rtr) on Monday, high-rise building, and houses dozens seriously in September exchange militants The noise more by stretcher. district building collapsed business afternoon as per schedule. away a rumbling other debris. the financial bombing by Islamist “There wasan explosion. It was at MRCC concrete and in the heart of Triana Tambunan, also be heard of a car manager the hossudNews can the target at Global tower complex are not disturbed,” but it wasn’t had fallen, and on development one of in “Bali Image” from 9.30 Bank. It was exchange hospital, something were standing said 30 96.5 a stock the World told reporters. loose- like Radio FM am. Listen to 20, Siloam the building, floor we far. a bomb as Baswedan are often out denly the said student Alfita, pitals near been admitted so Police ruled Last year, escaped Safety standards at four had collapse. They away,” in Indonesia.a fireworks fell uses one name. She CCTV people were being treated had been cause of Monday’s fractures who through than 70 people had been ly enforced bruises. Dramaticshowed Victims “The bone to carry said more fire that rippedoutskirts of Jakarta with light no deaths We need Anies a of hospitals. on the in one of footage aired on television injured, but she said, in a matter may be serious. Jakarta governor said factoryaround 50 people acciReuters out further evaluations,” shearing away reported. visited the site and killed at least three worst industrialfound a floor under the students. country’s Baswedan “audit the building”, authenticate adding there were seconds au- the A police investigation Many of could not immediately fractures. the city will last inspected by dents. violations. suspected which was May. started to multiple safety university students the video. concrete thorities in conveyed to the build- the injured werethe mezzanine floor “Slabs of “I have that the audit who were on start ing’s management should the when it collapsed. of of the construction that the activities tonight so
until 10.00 FM at http:// m Global Radio ten2myradio.co at http:// globalfmbali.lis streaming http:// or live video ali.com and li. radioglobalfmb nel/global-fm-ba ustream.tv/chan
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
Selasa Umanis, 16 Januari 2018
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
MAESTRO
Ida Bagus Oka Wirjana “Blangsinga”
Tersohor Lewat Tari Kebyar Duduk Penari Ida Bagus Oka Wirjana atau yang lebih dikenal dengan Ida Bagus Oka Blangsinga merupakan seniman tari Bali yang sudah tersohor. Ia menjadi terkenal karena kepiawaiannya dalam menarikan Kebyar Duduk. Lahir di Banjar Blangsinga, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh pada tahun 1929, Wirjana sudah belajar menari sejak usia 8 tahun. Banyak tarian yang bisa ditarikannya. Namun, ia lebih dikenal sebagai maestro tari Kebyar Duduk. Tari Kebyar Duduk sendiri diciptakan oleh I Ketut Mariya (Mario) dari Tabanan. Di usia belia, ia belajar menari Baris dari pamannya, Ida Bagus Kompiang. Hal ini menjadikan beliau mempunyai bekal kuat untuk menarikan tari Bali. Ida Bagus Oka Wirjana mulai mempelajari tari Kebyar
Duduk saat ia masih d u d u k di Sekolah Rakyat di Tabanan semasa penjajahan Jepang. Ia mempelajari tari Kebyar Duduk secara otodidak melalui pengamatan langsung sewaktu maestro I Ketut Mariya menari dan mengajar tari. Kemudian, ia mendalami tari Kebyar Duduk dengan bimbingan dari tokoh-tokoh kesenian di Gianyar, seperti Anak Agung Gede (Puri Sukawati), Cokorda Oka (Puri Singapadu), Geriya dan Geredek (Singapadu). Di kancah kesenian Bali dan internasional, Oka Blangsinga paling sohor sebagai penari Kebyar Duduk yang mumpuni. Beliau juga pernah tampil menari di Istana Kepresidenan masa Soekarno dan menjadi duta negara dalam kunjungan di Eropa, Asia, Amerika, dan Jepang. Di tahun 1954 bersama Made Darmi Rupawati, Gadung Arwati dan Gusti Ayu Manjawati, Oka Blang-
singa mewakili Indonesia dalam sebuah festival tari di Pakistan. Ia juga pernah tampil di Hawaii, Tokyo, Hongkong, Singapura bersama Sekaa Gong Sanur (1962), dan juga ke Swedia (Stockholm) pada tahun 1991. Dalam sebuah wawancara, Oka Blangsinga mengaku pernah menjadi penari Angkatan Perang pada 1950-an. Kala itu ia sempat mengalami situasi terjebak selama empat jam dalam suasana perang. Atas dedikasinya berkesenian, Ida Bagus Oka Wirjana memperoleh sejumlah penghargaan. Antara lain dari Panglima Daerah Angkatan Kepolisian XVI Nusa Tenggara Barat (1969), sekolah-sekolah di Kota Nara Jepang (1981), WijaKesuma dari Bupati Gianyar (1985), Dharma Kusuma Media dari Gubernur Bali (1987), Penghargaan dari Gubernur Sapporo Jepang (1988), Penghargaan dari Dewan Kesenian Pusat Jakarta (1999), Siwa Nataraja dari Institut Seni Indonesia Denpasar (2008). Pada 3 Februari 2017 lalu, seniman tari ini telah berpulang di usianya yang ke-87 tahun. Hingga akhir hidupnya, ia masih tekun membimbing anak-anak menari Bali klasik secara gratis. Ia juga menjadi tempat belajar bagi para penari lainnya. (pusat data)
Bom Bunuh Diri Kembar di Irak Tewaskan 26 Orang Putri Ayudya
Bali Post/ist
Baghdad (Bali Post) -
Setidaknya 26 orang tewas dan 63 orang mengalami luka-luka karena serangan bom bunuh diri kembar di pusat kota Baghdad, Senin (15/1) kemarin. Kabar terkait jumlah korban jiwa dan luka tersebut ditulis dalam akun Facebook Kementerian Kesehatan Irak.
Dipuji Sutradara Tiongkok Sutradara asal Tiongkok, Wang Yiming, memuji profesionalitas aktris Putri Ayudya, yang belakangan terlibat dalam film kolaborasi Indonesia dan Tiongkok berjudul “Boundless Love”, karyanya. Wang mengatakan, Putri giat menghapal dan menerjemahkan dialog yang menggunakan bahasa Mandarin. Dia memuji Putri sebagi aktris yang hebat. “Di waktu syuting saya melihat tatapannya, Putri benar-benar giat menghapal dan menerjemahkan dialog yang ada ke dalam bahasa Mandarin. Putri aktris yang hebat,” katanya di Jakarta, Jumat. Selain itu, sambung Wang, Putri mampu menirukan gestur dalam adegan yang dia arahkan. Wang mengaku terkesan. “Saya melihat Putri belajar bahasa Mandarin. Dia menginspirasi dan memiliki semangat yang hebat. Putri cepat menirukan gestur dalam adegan yang saya arahkan,” tutur Wang. Mendengar pujian itu, sang aktris tersenyum sembari sesekali menunduk. Putri mengatakan, Wang merupakan sutradara yang ekspresif. Sejak awal masa syuting, Putri mengaku berusaha memperhatikan seksama arahan Wang, kendati tak bisa memahami seutuhnya omongan Wang. Beruntung, ada penerjemah bahasa Mandarin dan Indonesia. Di samping Putri juga sempat belajar bahasa Mandarin, walau tak lama. (ant)
Bali Post/rtr
OLAH TKP - Aparat keamanan melakukan olah TKP serangan bom bunuh diri kembar di pusat kota Baghdad.
Penyerangan itu menyasar Baghdad’s al-Tayaran Square. Menurut Dr. Abdel Ghani alSaadi, Pimpinan Kesehatan Baghdad Timur, banyak korban tewas dan luka-luka. “Terdapat 26 orang tewas dan sekitar 90 orang luka,” katanya. Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Irak, Saad Maan, mengumumkan setidaknya 80 orang terluka. Bom dibawa oleh dua orang pria yang mengenakan rompi yang berisi detonator dan bom. Sebulan lalu, Irak mengumumkan kemenangan melawan kelompok Negara Islam (Islamic State -- IS) yang menduduki sekitar sepertiga wilayah Irak dalam kurun waktu 3 tahun terakhir. Namun, para militan tetap melanjutkan serangan dan mengebom sejumlah wilayah di negara itu. (iah/rtr/afp)
Corridor Film Festival, Perayaan Kolaborasi Australia dan Bali Sekitar 80 penonton dari Bali dan Australia memenuhi area Taman Baca Kesiman, Sabtu (13/1). Beberapa di antaranya menikmati kudapan khas Bali dan Australia yang terhidang di atas meja mulai dari jaja Bali, beef sausage roll, sate ayam, lamington, mirengue, hingga babi guling. Sementara lainnya asik berbincang di depan layar yang terbentang. Tak berapa lama, proyektor mulai memutarkan film dalam rangkaian Corridor Film Festival edisi pertama. Corridor Film Festival merupakan sebuah perayaan kolaborasi dua institusi pendidikan, University of Western Australia (UWA) School of Design dan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, yang pada tahun
ini bekerja sama dengan Taman Baca Kesiman. Kegiatan ini didukung oleh Australian Consulate-General Bali dan Department of Foreign Affairs and Trade, Australian Government. Acara ini menghadirkan 15 film pendek pilihan, 9 film dari UWA dan 6 film dari ISI Denpasar. Paul Trinidad, salah satu pengajar UWA adalah inisiator pertama dari acara ini. Paul juga merupakan koordinator dari Bali Studio VISA2270, sebuah program studi tur dari School of Design UWA. Bali Studio memiliki 18 mahasiswa yang saat ini tengah menempuh studi di Bali selama periode 8 hingga 19 Januari. Salah satu agendanya adalah menghadiri Corridor Film Festival.
Corridor Film Festival adalah festival film pertama yang diselenggarakan oleh UWA School of Design. Dalam perjalanannya menginisiasi acara ini, Paul kemudian menggandeng Program Studi Fakultas Film dan Televisi (FTV) ISI Denpasar, yang dalam hal ini sama-sama memiliki agenda produksi film secara reguler. Paul Trinidad menambahkan meskipun karya-karya mahasiswa yang ditampilkan dalam festival ini masih terbilang pemula, namun itu tidak menyurutkan semangat dari festival ini. “Kami datang ke Bali untuk belajar mengenai kebudayaan, sekaligus berusaha untuk melakukan hal-hal bermanfaat selama kami di sini.
Kami berharap dapat belajar banyak dari pertukaran budaya ini dan semoga bermanfaat pula bagi semua orang,” tandas Paul. Nyoman Arba Wirawan, salah satu pengajar yang juga sempat menjadi ketua program studi FTV ISI Denpasar menyambut baik kolaborasi ini. “Sebagaimana makna katanya, Corridor, atau koridor dalam bahasa Indonesia, yang dalam KBBI berarti tanah yang menghubungkan dua bagian negara, saya berharap kolaborasi ini dapat menjadi penghubung kebudayaan dua negara, Indonesia dan Australia,” ujarnya, Sabtu (13/1). Film-film dari UWA School of Design yang berpartisipasi dalam festival ini, yakni Ah Ma, Bohram, Do You Sense
What I Sense, En Route, Would You Like That Rare, Medium Or Well Done?, Shape of An Idea, The Surveyors, Blueprints For Rabbit Tales, dan Place In Space and Time. Sementara film-film dari ISI Denpasar yang dikurasi oleh Nyoman Arba Wirawan sebagian adalah film-film tugas akhir mahasiswa yang merekam lokalitas masyarakat Bali dengan berbagai problematikanya. Mulai dari pernikahan beda kewarganegaraan, fenomena ilmu hitam, hingga persaudaraan antara warga Hindu dan Muslim. Film-film dari ISI Denpasar yang diputar dalam festival ini adalah Kiwa Tengen, Misteri Giri Tolangkir, Nganten, Lintang Ayu, Bersaudara, dan Siap Selem. (win)