Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com
Kamis, 12 November 2015
No. 205 tahun IX
Pengemban Pengamal Pancasila
Pengedar Senpi Ditangkap JAKARTA - Sebanyak delapan pengedar senjata api (senpi) ilegal ditangkap Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) dalam operasi pemeriksaan peredaran alat pertahanan diri tersebut. ‘’Direktorat Reskrimum Polda Metro telah mengamankan delapan orang pada operasi yang dilakukan selama seminggu di sejumlah tempat berbeda,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti di Mapolda, Jakarta, kemarin. Delapan orang tersebut, yakni KS (42), WH (30), HRA (32), KMR (29), MS (30), AS (37), KV (36), dan HW kemudian ditetapkan sebagai tersangka karena terbukti melakukan jual beli senjata api tanpa izin sah, katanya. Kombes Krishna menuturkan patroli
yang dipimpin AKBP Herry Heryawan serta mencakup sejumlah wilayah di DKI Jakarta ini, dilakukan terkait semakin maraknya kejahatan di ibu kota yang menggunakan senapan maupun senjata jenis “air gun” sebagai alat untuk mengancam korban dalam tindak kekerasan. Kepemilikan senjata yang tidak digunakan secara tepat sasaran dinilai kepolisian menjadi ancaman bagi keamanan masyarakat. Oleh karena itu, Polda Metro Jaya kemudian melaksanakan razia besar-besaran terhadap penyalah guna senpi, mencakup pemilik, pengguna, dan pengedar, tambahnya. Bahkan, menurut Krishna, ketika penindakan sedang berlangsung, seorang pelaku pengedar senjata api tewas ditembak. (ant)
Suluh Indonesia/ade
MEREGAWA DIPERIKSA - Tersangka kasus dugaan korupsi alat kesehatan (Alkes) Rumah Sakit Khusus untuk Pendidikan Penyakit Infeksi dan Pariwisata Universitas Udayana, Bali, Made Meregawa menjalani pemeriksaan di gedung KPK Jakarta, kemarin.
Cegah Radikalisme
UU NSA Mendesak
Suluh Indonesia/ant
10 TAHUN PERDAMAIAN ACEH - Wapres Jusuf Kalla (kiri) disambut Wagub Aceh Muzakir Manaf (ketiga kiri), bersama Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud (kedua kiri), Ketua DPRA Tgk Muharuddin (ketiga kanan), mantan Ketua Aceh Monitoring Mission (AMM) Peter Feith (kedua kanan), dan Pangdam Iskandar Muda Mayjen Tni Agus Kriswanto (kanan) saat tiba di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, kemarin.
Serangan Teroris
Ciptakan Konflik Lebih Luas BOM di Paris, Perancis yang menelan ratusan korban jiwa mengundang reaksi masyarakat internasional. Kelompok Negara Islam Irak Siria (ISIS) menyatakan bertanggung jawab atas pengeboman dan penembakan di Paris yang menewaskan 128 orang tersebut. Anggota Parlemen Indonesia, menilai siapapun pelakunya, serangan teroris di Paris ini bertujuan memberi dampak yang dapat menciptakan konflik yang lebih besar lagi. ‘’Jika pelakunya benar dari ISIS maka ini adalah bagian dari skenario untuk menarik negara-negara Eropa masuk terlibat dalam konflik bersenjata di Timur Tengah,” kata Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, kemarin. Mahfudz menjelaskan,
konflik di Timur Tengah (Timteng) berawal ketika AS melakukan invansi ke Irak yang ketika itu berada di bawah rezim Saddam Husain. Setelah itu, berlanjut ke Libya, Suriah dan termasuk Yaman. “Perubahan rezim politik tidak segera menghasilkan rezim dan format politik baru. Yang muncul adalah model konflik baru yang multi faktor dan actor,” kata pimpinan Komisi DPR yang membidangi hubungan luar negeri ini. ISIS, menurutnya hanyalah
satu faktor dan aktor dalam pola konflik yang terus berkem-bang seperti sekarang ini. ‘’Timur Tengah sesungguhnya telah dijadikan lapangan konflik untuk target merekonstruksi peta negara dan kekuasaan dengan melibatkan aktor negara dan nonnegara,” katanya. Saat ini, Rusia secara terang-terangan membantu memerangi ISIS di Suriah, atas permintaan Presiden Suriah. ‘’Kita tahu ISIS sarat dengan campur tangan dan kepentingan sejumlah negara. Pola konflik kawasan yang sedang terjadi di Timteng memang akan terus diperluas ke berbagai negara lain,” sebut politisi dari PKS ini. Setelah AS, Rusia, Arab Saudi dan Turki terlibat, menurut Mahfudz, maka sangat mungkin kasus pembantaian di Paris bertujuan untuk menyeret Eropa menjadi faktor dan aktor tambahan. “Pemerintah Indonesia harus memahami dan menyikapi situasi dan kondisi ini. Karena pola konflik ini akan terus diperluas termasuk ke kawasan Asia Barat, Asia Selatan dan kemudian Asia Tenggara,” jelasnya. Di kawasan Asia Timur juga sudah menghadapi potensi konflik kawasan yaitu isu Laut Cina Selatan. ‘’Jika kedua pola konflik kawasan ini bertemu maka layak kita memproyeksi terjadinya konflik baru yang sangat besar,” ujarnya. Anggota Komisi I DPR Sukamta mengakui ada keinginan dari pelaku yang motifnya menciptakan konfik lebih besar dengan melibatkan negara-negar di Eropa. ‘’Sepertinya ini skenario untuk menciptakan konflik yang lebih besar,” kata Sukamta. Indonesia, dinilainya bisa menjadi target dalam arus konflik mengingat mayoritas penduduknya beragama Islam, dalam beberapa temuan menunjukkan adanya kelompok ISI sudah bercokol di negeri ini. (har)
MALANG - Sekretaris Jenderal International Conference of Islamic Scholars (“ICIS”) KH Hasyim Muzadi mengatakan keberadaan “National Security Act” (NSA) atau Undang-Undang Keamanan Nasional di Indonesia cukup mendesak guna menangkal radikalisme di negeri ini. ‘’Indonesia memerlukan program yang utuh untuk mengatasi radikalisasi. Sebab, selama ini upaya yang dilakukan oleh sejumlah instansi tidak cukup karena belum adanya
aksi bersama dan koordinasi, bahkan tidak ada Undang-undang yang menaunginya sebagai acuan,” kata Hasyim Muzadi usai konferensi pers terkait penyelenggaraan konferensi Internasional ICIS di kampus Universitas Islam Negeri Maulana Malik ibrahim (UIN Maliki) Malang, kemarin. Karena belum adanya Undang-undang Keamanan Nasional (NSA) tersebut, aparat keamanan hanya dibolehkan untuk menangkap seorang teroris setelah aksi terorisme terjadi. Dan, tanpa adanya NSA,
kondisi bangsa Indonesia akan terus seperti ini. Ia mengemukakan kaum fundamentalis juga enggan untuk segera membuat Undang-undang itu karena dikhawatirkan akan bersentuhan dengan hak asasi manusia (HAM). Padahal, Undang-undang Keamanan Nasional ini mutlak dibutuhkan dan sangat mendesak guna mempertahankan eksistensi dan menjaga keutuhan wilayah NKRI. ‘’Penanganan keamanan nasional ini harus mulai dari hulu hingga hilir. Oleh karena itu, dibu-
tuhkan sebuah Undang-undang. Hanya saja, kita ini masih takut dicap sebagai pelanggar HAM, sehingga Undang-undang yang seharusnya sudah ada sejak beberapa tahun silam itu harus jalan di tempat pembahasannya,” ujarnya. Undang-undang Keamanan Nasional menekankan kepada kemampuan Pemerintah dalam melindungi integritas rakyat dan bangsa Indonesia serta menjaga keutuhan teritorial negara dari ancaman yang datang dari luar dan dalam negeri. (ant)
Suluh Indonesia/ant
JEMBATAN SELING - Warga melintasi jembatan seling darurat di Desa Simpur Jaya, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh. kemarin. Jembatan itu merupakan jalur utama warga petani desa itu menuju perkebunan dan membawa hasil kebun untuk dijual.
PPATK : Telusuri Rekening Gatot JAKARTA - Hingga saat ini, baik KPK maupun pihak Kejagung belum mengusut dugaan pencucian uang yang dilakukan Gubernur Sumut (non aktif) Gatot Pujo Nugroho, meskipun telah menetapkan Gatot beberapa kasus dugaan korupsi.Sebagai pihak yang turut menyelidiki dugaan transaksi keuangan mencurigakan yang dilakukan Gatot, PPATK pun mendorong agar KPK maupun Kejagung mengembangkan kasus dugaan korupsi yang dilakukan politisi PKS tersebut,
pasalnya pihak sudah menyerahkan Laporan Hasil Analis (LHA) transaksi mencurigakan para pihak terkait kasus Gatot ke KPK dan Kejagung. ‘’Sudah kami serahkan, ke KPK dan Kejagung, (LHA), Iya mungkin kita dorong ke Kejagung (kembangkan kasus pencucian uang Gatot-red), kan kasus bansosnya ditangani mereka,” Kata Wakil Kepala PPATK Agus Santoso ketika dikonfirmasi di Jakarta, kemarin. Secara terpisah, perihal adannya dorongan dari pihak PPATK, Plt Wakil Ketua KPK Indriyanto Seno Adji
mengatakan, pihaknnya belum mengembangkan kasus dugaan korupsi yang dilakukan Gatot, pasalnya masih me-ngembangkan kasus dugaan penyuapan yang dilakukan Gatot, ke arah para Anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019. ‘’Sampai saat ini kami masih fokus pada pengembangan status anggota DPRD terkait penerimaan dana dan suap,” katanya. Sebelumnya, Gatot ditetapkan tersangka oleh KPK karena menyuap Panitera PTUN Medan Syamsir Yusfan sebesar 2000 ribu dollar AS, bersama sejumlah Hakim PTUN Medan
seperti Tripeni Irianto Putro (dituntut terpisah) selaku Hakim PTUN Medan sebesar 5 ribu dolar Singapura dan 15 ribu dollar AS, Dermawan Ginting (dituntut terpisah) dan Amir Fauzi (dituntut terpisah) selaku Hakim PTUN Medan sebesar 5 ribu dolar AS. Pemberian duit suap tersebut dilakukan untuk mengabulkan gugatan Pemerintah Provinsi Sumut atas pengujian kewenangan Kejati Sumut terkait penyelidikan terjadinya dugaan tindak pidana korupsi dana bansos. (wnd)
K ta
Suluh Indonesia, Senin 16 November 2015
2
Polda Metro
Perketat Pengamanan Kedubes Asing JAKARTA - Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) memperketat pengamanan sejumlah Kedutaan Besar di Jakarta, guna mengantisipasi adanya serangan lanjutan dari kejadian teror Paris pada kantor perwakilan negara-negara sahabat tersebut. ‘’Kapolda Metro Jaya telah merespon kejadian di Paris dengan memaksimalkan pencegahan,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Mohammad Iqbal di Mapolda, Jakarta, kemarin. Ia menuturkan hingga saat ini patroli sudah dilakukan di Kedutaan Besar Amerika, Australia, dan sejumlah kantor perwakilan negara-negara Eropa. Tim gabungan dari Brigade Mobil (Brimob), Samapta Bhayangkara (Sabhara) Polda Metro Jaya serta personel dari Polres dan Polsek sekitar,telah
dikirim kepolisian sejak sehari yang lalu untuk mengamankan lokasi selama 24 jam. ‘’Penjagaan juga dibantu teman-teman dari Direktorat Pengamanan Objek Vital Polda Metro, yang tadinya hanya dikirim satu unit, sekarang sudah ditambah menjadi dua unit,” tambahnya. Menurut Iqbal, tim gabungan tersebut akan tetap “menebalkan” pengawasan masing-masing kawasan itu, sampai adanya pernyataan aman yang didapatkan dari evaluasi kepolisian. ‘’Ini bukan permintaan pihak kedubes, tapi murni pelayanan kepolisian karena kejadian di Paris itu kita anggap sebuah ‘warning’, dan kita tidak mau kecolongan, misalnya ‘jebol’ di sini, negara kita kan namanya juga jadi gak bagus,” ujar Iqbal. Sebelumnya, terjadi serangan bersenjata yang menewaskan lebih dari 100 orang di Paris, Perancis. (kmb)
Kilas Suluh Indonesia/ant
GELAR PERKARA SENJATA API - Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes (Pol) Khrisna Murti (kiri), bersama Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Muhammad Iqbal (kedua kiri) memberi keterangan saat gelar perkara senjata api ilegal di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, kemarin. Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengamankan delapan tersangka dan ratusan senjata jenis 'airgun' dan 'airsoft gun', belasan senjata api, belasan selongsong revolver, ribuan peluru jenis gotri.
Pemprov DKI Jakarta
Hapus Denda Pajak Ranmor JAKARTA - Terhitung mulai 16 November hingga 31 Desember 2015 mendatang, Pemprov DKI Jakarta kembali mengeluarkan kebijakan penghapusan sanksi administrasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). KadisPelayanan Pajak (DPP) DKI Jakarta, Agus Bambang Setyowidodo mengatakan, kebijakan dilakukan
dalam rangka peningkatan penerimaan pajak daerah. Kebijakan penghapusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Kepala Dinas Pelayanan Pajak Nomor 2829 Tahun 2015 tentang penghapusan sanksi administrasi pembayaran PKB dan BBNKB. Penghapusan sanksi administrasi dilakukan dengan cara penyesuaian sistem PKB dan BBNKB terhadap wajib pajak yang telah berakhir
masa pajaknya. Kebijakan ini hanya berlaku hingga tanggal 31 Desember. Setelah batas waktu yang ditetapkan maka akan dikenakan sanksi administrasi sesuai dengan ketentuan peraturan perpajakan daerah. ‘’Pemberian pelayanan penghapusan sanksi administrasi PKB dan BBNKB dilaksanakan pada Kantor Unit Pelayanan di seluruh Kantor Bersama Samsat, dimulai 16 No-
vember sampai dengan 31 Desember 2015,” kata Agus, kemarin. Dikatakan Agus, kesempatan ini dapat menghapuskan atau mengurangi sanksi administrasi PKB dan sanksi administrasi BBNKB berupa bunga yang terhutang sesuai ketentuan menurut peraturan daerah. Dalam hal sanksi tersebut dikenakan karena kekhilafan wajib pajak bukan karena kesalahannya. ‘’Kami
mengimbau seluruh masyarakat pemilik kendaraan yang terdaftar di Jakarta agar memanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan ini,” ujarnya. Dia menyebutkan, kebijakan ini juga untuk menghapus pembayaran tunggakan tahun-tahun sebelumnya. Diharapkan, penghapusan tersebut dapat memaksimalkan pendapatan pajak. (kmb)
Dinkes DKI Siapkan
10 Puskesmas Tangani Diabetes
Suluh Indonesia/ant
AKSI SIMPATIK - Sejunlah aktivis Komunitas Kopdar Pengicau (Kopcau) dengan membawa Poster dan sepasang Ondel Ondel melakukan aksi simpatik Hari Perenungan bagi Korban Kecelakaan Sedunia, di ruas jalan Medan Merdeka Selatan Jakarta, kemarin.
JAKARTA - Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyiapkan 10 puskesmas yang tersebar di kota-kota administratif ibu kota untuk mengendalikan diabetes melitus. ‘’Kesepuluh puskesmas tersebut adalah Puskesmas Menteng, Puskesmas Tanah Abang, Puskesmas Kelapa Gading, Puskesmas Penjaringan, Puskesmas Tebet, Puskesmas Kebayoran Baru, Puskesmas Cipayung, Pus-kesmas Matraman, Puskesmas Kebon Jeruk, dan Pus-kesmas Cengkareng,’’ kata Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan setempat Widyastuti di Jakarta, kemarin. Dalam melaksanakan program tersebut, Dinkes DKI dibantu oleh pihak swasta. Para praktisi kesehatan di puskesmas-puskesmas tersebut akan diberitakan pelatihan terkait diabetes.
Dengan melakukan hal tersebut, pemerintah Ibu Kota berharap bisa meningkatkan layanan untuk penderita diabetes di tempat pelayanan kesehatan primer, termasuk puskesmas, yag sudah menyediakan obat untuk mengontrol gula darah, baik obat minum (oral) maupun insulin. Menurut Widystuti, diabetes melitus merupakan satu dari 10 penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat Ibu Kota. Oleh karena itu, selain memperkuat pelayanan pasien, pemerintah DKI juga melakukan tindakan pencegahan (preventif) dan publikasi (promotif). ‘’Kami datang ke lingkungan warga untuk melakukan pemeriksaan dan pendataan penduduk terkait diabetes melitus, disebut program ketuk pintu,” tutur Widyastuti. (kmb)
9 PNS Terancam Dipecat SEBANYAK tujuh PNS eselon 3 dan 4 serta dua pegawai kesekretariatan di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Administrasi Kepulauan Seribu, terancam dipecat. Sekretaris Kabupaten Kepulauan Seribu, Ismer Harahap menyatakan, sembilan PNS tersebut tidak mengindahkan surat peringatan yang diberikan, karena itu Pemkab melayangkan surat ke Gubernur DKI Jakarta agar dua dari sembilan PNS tersebut dipecat. Ismer mengatakan, tujuh orang dari eselon 3 dan 4 itu sudah tidak sanggup mengikuti irama kita, ya kita non-job kan. Sementara dua pegawai kesekretariatan kita minta gubernur agar dipecat saja, disurati (dipanggil) sudah tidak mau hadir mereka. Dikatakan Ismer, ritme kerja di Kabupaten Kepulauan Seribu saat ini berbeda dengan yang terdahulu, harus siap dan memberi contoh yang baik kepada warganya. Ini merupakan upaya untuk menghilangkan anekdot, pegawai kabupaten seperti plesiran. (kmb)
Saluran Air Tertutup Beton APARATUR Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat akan membongkar coran beton gedung bertingkat yang menutupi saluran air di kawasan Palmerah. Pasalnya, akibat penutupan itu, membuat saluran menjadi mampet dan dipenuhi sampah. Anas mengatakan, pihaknya akan undang para pengelola gedung bertingkat. Ini harus ditata ulang, dan dibongkar agar saluran air tidak mampet atau tersumbat. Dikatakan Anas, pihaknya secara rutin menggelar kerja bakti setiap Minggu yang difokuskan pada pembersihan saluran air mengingat musim hujan akan tiba. Menurut dia, Gubernur telah memerintahkan seluruh satuan kerja perangkat daerah terkait untuk mengantisipasi datangnya banjir. Salah satunya dengan membersihkan sampah yang menyumbat saluran. Sekadar diketahui saat peninjauan, Anas didampingi Camat Palmerah, Zeri Ronazy sempat tercengang melihat kondisi saluran air. (kmb)
Tujuh Anak Mengemis SUKU Dinas Sosial Jakarta Selatan mengamankan tujuh anak di bawah umur yang sedang mengemis di perempatan Duren Tiga, Pancoran. Ini tindaklanjut dari pengaduan masyarakat, yang resah dengan pengemis anak-anak. Dari tujuh anak dua diantaranya putus sekolah. Sehingga pihaknya meminta izin kepada orangtuanya untuk dibawa ke Panti untuk disekolahkan hingga SMA atau SMK secara gratis. Dan mereka setuju. Kepala Seksi Pelayanan Rehabilitasi Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Maria April Astuti mengatakan, selain membahayakan diri sendiri, aksi mereka membahayakan para pengguna jalan. Ada tujuh anak yang kami amankan dan ratarata usianya antara 10 sampai 13 tahun. Meskipun diamankan, lanjut April, anak-anak tersebut karena masih di bawah umur langsung dibawa ke orangtuanya masing-masing. Peringatan diberikan kepada orangtua anak, untuk bisa lebih memperhatikan dan melarang anaknya mengemis. Upaya untuk menertibkan penyandang masalah sosial ini akan terus dilakukan. (kmb)
Djarot :
Semua Anak Harus Sekolah WAKIL Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat berharap, semua anak di Jakarta bisa mengenyam bangku sekolah baik itu dibiayai Kartu Jakarta Pintar (KJP) maupun Kartu Indonesia Pintar (KIP). Dikatakan Djarot, bagi mereka yang sudah mendapatkan KIP, tidak boleh memperoleh KJP, begitu juga sebaliknya. ‘’Mereka yang tidak terjangkau dengan KJP, yang masih membutuhkan, baru itulah yang akan mendapatkan KIP. Saya harapkan betul yang mendap-
atkan dana KJP atau KIP, digunakan untuk anaknya, bukan untuk memenuhi kebutuhan ibu bapaknya,” ujar Djarot, saat menghadiri Penyerahan Seremonial Surat Keputusan (SK) Program Indonesia Pintar dan Sosialisasi Pencairan dan Program Indonesia Pin-
tar 2015 di GOR Otista, Jatinegara JAkarta, kemarin. Djarot menilai, tolak ukur kesuksesan orang tua mendidik anak adalah ketika anak lebih pintar dari orangtua. Kesempatan itu, saat ini terbuka lebar dengan adanya program KJP dan KIP. ‘’Orangtua, mungkin juga saya, sekarang kalah pintar sama anak kita, kalau orangtua bisa mendidik anak lebih pintar dari orangtuanya, berarti ibu bapak adalah orangtua yang berhasil. Tapi kalau kita tidak bisa mendidik mereka, berarti kita bukan orangtua yang berhasil,” tutur Djarot. Dikatakan Djarot, dirinya
bisa menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta seperti sekarang ini tentu tidak lepas dari dukungan dan hasil didikan orangtuanya. ‘’Saya bisa seperti ini, bukan karena saya pintar, tapi karena bapak ibu saya yang mendidik,” ucap Djarot. Dengan adanya KJP maupun KIP, tegas Djarot, orang tua harus benar-benar mendidik anak-anak mereka agar lahir generasi yang bermanfaat dan berguna bagi bangsa dan negara. Untuk diketahui, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan penyisiran terhadap kemungkinan adanya anak-anak yang putus sekolah. (kmb)
Suluh Indonesia/ant
JAKARTA DIABETES WALK - Wagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat (kanan) bersama Presdir PT Sunlife Financial Elin Waty (keempat kanan) dan Direktur Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes Lily Sulistyowati (kedua kanan) melepas peserta Jakarta Diabetes Walk 2015 di Jakarta, kemarin.
Metr politan
Suluh Indonesia, Senin 16 November 2015
3
Kapolri Perintahkan
Kedubes Asing Diamankan JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti memerintahkan jajarannya agar memperketat pengamanan kedutaan besar dan konsulat jenderal negara Prancis dan negara-negara lainnya pascaperistiwa serangan teror di Paris. ‘’Sejak kejadian di Paris, Kapolri memberikan instruksi kepada kapolda dan seluruh jajarannya yakni para kapolres untuk memperketat keamanan kedutaan dan konsulat jenderal negara-negara sahabat, terutama negara Prancis, termasuk juga objek vital lainnya seperti sekolah khusus berbahasa Prancis,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divhumas Polri Kombes Suharsono di Jakarta, kemarin. Kombes Suharsono mengata-
kan Kapolri juga memerintahkan jajarannya untuk meningkatkan deteksi dini dalam pengamanan dan patroli pada objek-objek yang banyak dikunjungi seperti pusat perbelanjaan dan tempat rekreasi. Sementara untuk masyarakat, diimbau agar tidak khawatir dan tetap menjalankan aktifitas rutin seperti biasa. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk segera memberikan informasi kepada aparat setempat bila mengetahui atau melihat orang- orang yang mencurigakan hadir di lingkungan tinggal mereka. ‘’Bila masyarakat melihat orang-orang yang dicurigai, kontaklah aparat kepolisian terdekat. Dengan demikian hal-hal yang
tidak diinginkan bisa dicegah,” katanya. Sebelumnya pada Jumat waktu setempat, terjadi rangkaian serangan yang terkoodinasi dan dilancarkan oleh para pria bersenjata dan pengebom bunuh diri di Paris, yang menewaskan 129 orang di gedung konser, restoran-restoran dan stadion nasional. Para anggota kelompok ISIS menyatakan bertanggung jawab atas peristiwa mengerikan tersebut. Sebelumnya, aksi teroris memporakporandakan ibukota Perancis itu. Akibatnya, ratusan warga tewas akibat serangan secara bersamaan di sejumlah lokasi di Paris. (ant)
Suluh Indonesia/ant
TOLAK PUTUSAN MA - Jubir DPW PPP kubu Muktamar Surabaya Agus Setiawan (kelima kiri) didampingi sejumlah Ketua dan Sekretaris DPW memberikan keterangan di Jakarta, kemarin. DPW PPP kubu Muktamar Surabaya menolak putusan Mahkamah Agung yang memenangkan kubu Muktamar Jakarta dan mendukung langkah pengajuan kembali (PK).
Pengawas TPS Harus
Mathla’ul Anwar :
Menjadi Ujung Tombak Pengawasan Pilkada
Bentengi Remaja Dari Krisis Moral
JAKARTA - Ketua Bawaslu Muhammad mengatakan pada tahapan pemungutan dan penghitungan suara Pilkada Serentak 2015 pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) merupakan ujung tombak pengawasan pilkada. ‘’Maka, seharusnya pengawas TPS nantinya memiliki komitmen yang kuat untuk memastikan kualitas dan integritas pilkada
sehingga dalam merekrut pengawas TPS, pastikan integritas dan netralitasnya. Pastikan juga bukan bagian dari tim sukses,’’ kata Muhammad dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pemungutan dan Penghitungan Suara serta Rekapiltulasi Hasil Perhitungan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota
dan Wakil Wali Kota Tahun 2015 di Jakarta, kemarin. Lebih lanjut, Muhammad mengatakan selain masalah integritas, perlu juga dipastikan pengawas TPS adalah orang yang mampu melokalisasi masalah karena pada hari pemungutan dan penghitungan suara semua jenis pelanggaran akan berpotensi terjadi. “Sehingga masalah di
tingkat TPS tidak akan muncul lagi pada proses rekapitulasi hasil perhitungan di tingkat kecamatan. Pengawas TPS perlu diberi kesadaran bahwa karena saya bertanggung jawab di TPS ini, maka saya pastikan setelah ditutup proses penghitungan di TPS tidak akan ada masalah,” ujarnya. Muhammad mengingatkan bahwa seharusnya petugas
Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) mengikuti rekomendasi yang dikeluarkan oleh pengawas pemilu di TPS dan ketika rekapitulasi di tingkat kecamatan, pengawas TPS sebaiknya juga dihadirkan. ‘’Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi jika terjadi masalah pada rekapitulasi di TPS tempatnya bertugas,” katanya. (ant)
Suluh Indonesia/ade
MURAL SENI LAWAN KORUPSI - Warga melintas di depan mural Seni Lawan Korupsi di Kawasan Kebayoran Lama, Jakarta, kemarin. Mural tersebut sebagai bentuk kritik masyarakat terhadap perilaku korupsi yang terjadi di Indonesia.
Kontras :
Segeralah Tuntutan Pidana Terhadap Pembakar Hutan KOMISI untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mendesak Pemerintah menyegerakan tuntutan pidana terhadap berbagai pihak yang diduga melakukan pembakaran hutan yang mengakibatkan tragedi kemanusiaan kabut asap di Tanah Air. Koordinator Badan Pekerja Kontras Haris Azhar dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, kemarin mengatakan, presiden instruksikan Kepala Kepolisian RI agar menyegerakan upaya penuntutan pidana terhadap individu termasuk perusahaan yang telah melakukan kerugian signifikan kepada seluruh warga Indonesia terkait dengan tindakan pembakaran hutan. Untuk itu ujar dia, pemerintah juga harus menjamin bahwa ketersediaan hak atas informasi adalah mutlak disediakan, serta tidak boleh ada pejabat
negara yang menggunakan dalih “informasi yang dikecualikan” untuk membatasi hakhak publik. Selain itu, Kontras juga mendesak Presiden RI harus segera memerintahkan kementerian terkait untuk melakukan sejumlah tindakan yang bersifat urgen maupun dalam jangka waktu menengah, seperti memerintahkan Menteri Kesehatan untuk menyediakan secara gratis rumah sehat untuk setiap warga yang berada di wilayah dampak asap, dan obat-obatan yang bisa meminimalisir dampak buruk dan pen-
Haris Azhar gobatan akibat buruknya kualitas udara sampai setiap warga masuk dalam kategori sehat. ‘’Proses ini tidak bisa dibatasi oleh waktu,” katanya. Haris Azhar juga ingin Presiden Joko Widodo memerintahkan Menteri Pendidikan untuk memastikan sekolah atau ruang
belajar yang aman dan sehat dari asap, bagi setiap anakanak, baik anak siswa yang bersekolah baik di sekolah negeri maupun swasta. Koordinator Kontras juga ingin Presiden Jokowi memerintahkan Menteri Perhubungan untuk menyediakan alternatif moda transportasi yang bisa memudahkan mobilitas warga baik untuk kegiatan usaha dan kerja maupun untuk kebutuhan evakuasi akibat dampak buruk asap. Selain itu, Presiden melalui badan-badan negara terkait juga diminta agar segera melakukan koordinasi untuk mendorong pemaksimalan bantuan dan kerjasama yang ditawarkan oleh negara-negara di kawasan Asia Tenggara. ‘’Persoalan asap di kawasan ini tidak bisa ditangani secara parsial dari tahun ke tahun,’’ jelasnya. (ant)
Ormas Islam Mathla’ul Anwar yang selama ini bergerak di bidang pendidikan, dakwah, dan sosial mengajak para tokoh agama untuk membentengi remaja Indonesia agar terhindar dari krisis moral melalui dakwah yang lebih efektif, efisien, dan mengikuti perkembangan teknologi. Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar KH Sadeli Karim di Jakarta, kemarin mengatakan, perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat telah menggeser norma kepantasan yang selama ini dipegang erat masyarakat. Maka, saat ini mulai nampak dampak buruk dari krisis moralitas ini. Ia menjelaskan Pemerintah harus bahu-membahu dengan para tokoh agama untuk membentengi generasi muda dari krisis akhlak seperti semakin banyaknya penyalahgunaan narkoba dan kecanduan konten pornografi serta perkelahian di kalangan pelajar dan mahasiswa. KH Sadeli Karim mengemukakan keterangan tersebut kepada wartawan sesaat menjelang melantik pengurus baru Mathla’ul Anwar periode 2015-2020 di Masjid Istiqlal Jakarta. Sebelumnya, Ormas Islam yang kini memiliki perwakilan pada lebih dari 20 provinsi di Indonesia itu melaksanakan Muktamar ke-19 di Pandeglang Banten dari tanggal 7 hingga 9 Agustus 2015. Pada muktamar yang dilaksanakan bersamaan dengan peringatan satu abad (100 tahun) Ormas Islam tersebut, KH Ahmad Sadeli Karim terpilih kembali menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar pe-
KH Sadeli Karim riode 2015-2020. Mathla’ul Anwar itu sendiri didirikan pada 10 Ramadhan 1334 Hijriah atau 10 Juli 1916 oleh KH E Mohammad Yasin, KH Tb Mohammad Sholeh, dan KH Mas Abdurrahman di daerah Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten. Ormas Islam itu didirikan berselang empat tahun setelah berdirinya Muhammadiyah serta sepuluh tahun lebih awal dibanding NU. Muhammadiyah dirikan pada 18 November 1912 di Kauman Yogyakarta oleh KH Ahmad Dahlan dan NU didirikan pada 31 Januari 1926 di Surabaya, Jawa Timur oleh KH Hasyim Asy’ari. KH Sadeli Karim menyatakan sependapat dengan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia KH Ma’ruf Amin yang mengemukakan bahwa Indonesia yang penduduknya mayoritas Muslim kini cenderung berada dalam kondisi “darurat akhlak”, (ant)
Megap litan
Suluh Indonesia, Senin 16 November 2015
4
Kilas Bandar Narkoba Ditangkap POLRESTA Bekasi, Jawa Barat, berhasil menangkap seorang bandar narkoba berinisial LS (27) yang beroperasi di wilayah hukum setempat dengan barang bukti kejahatan senilai total Rp1 miliar. Kapolresta Bekasi Komisaris Besar Awal Chairuddin, di Cikarang, kemarin mengatakann, barang bukti yang disita polisi berupa pil ekstasi sebanyak 1.070 butir dan sabusabu seberat 306 gram senilai Rp1 miliar. Menurut dia, penangkapan terhadap pelaku bermula saat polisi menangkap konsumen pelaku berinisial DP serta seorang pengedar berinisial MB pada 16 September 2015 di Cikarang Barat. “Dikatakan Awal, pihaknya masih mendalami asal narkoba tersebut dengan memeriksa kesaksian pelaku untuk membuka seluruh jaringannya. Dia menduga, peredaran gelap narkoba itu dilakukan melalui jaringan yang telah tersusun rapi dan terencana. (ant)
Aktivis Lakukan Penipuan KASUS penipuan kini tak lagi pandang bulu. Bahkan seorang tokoh masyarakatpun tak lagi segan melancarkan aksi menipu. Seperti yang dilakukan seorang oknum aktivis lingkungan di Tangerang Selatan (Tangsel) yang diduga menggelapkan mobil rental sekaligus penipuan uang sebesar Rp23 juta kepada warga Kecamatan Pamulang. Salah seorang korban, Iding kemarin mengatakan, pihaknya sudah mendatangi rumah pelaku Rd dan orangtuanya sudah angkat tangan dan tidak mau ikut campur permasalahan anaknya. Lebih lanjut Iding yang merupakan pemilik mobil rental mengatakan, dirinya sudah tidak dapat menemui Rd yang awalnya menyewa mobil Daihatsu Xenia warna silver B 1481 ZFB, sejak 11 hari lalu. Bahkan telepon selularnya juga tidak aktif. (nov)
Pelaku Curanmor Diciduk APARAT Polresta Tangerang, Banten, menciduk My (30) dan Zr (26) pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang saat melakukan aksinya meengkapi diri dengan senjata api. Kapolresta Tangerang Kombes Pol Irman Sugema di Tangerang, Sabtu kemarin mengatakan, keduanya sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) petugas karena meresahkan pemilik sepeda motor dan mobil. Irman mengatakan petugas menciduk para pelaku setelah mendapatkan informasi dari warga bahwa mereka sering membawa senjata api saat berada di pasar tradisional. Namun atas laporan warga itu, kemudian dilakukan pengintaian gerak gerik pelaku oleh tim Resmob Polresta Tangerang. Petugas kemudian menyamar untuk membeli sepeda motor hasil curian melalui perantara warga dan akhirnya. (kmb)
Suluh Indonesia/ant
KOMITMEN PENGENDALIAN GRATIFIKASI - Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG) Priyadi Kardono (kiri) menerima Drop box laporan gratifikasi dari Direktur Gratifikasi KPK Giri Suprapdiono (kanan) seusai Penandatangan Pernyataan Komitmen dan Penerapan Program Pengendalian Gratifikasi di lingkungan BIG, Cibinong, Bogor, kemarin. BIG yang bergerak dalam penyediaan informasi geospasial tersebut berkomitmen menolak gratifikasi dalam bentuk apapun dalam menjalankan program kerja BIG.
Disengat Tawon
Seorang Kakek Tewas BOGOR - Seorang kakek berusia 69 tahun warga Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tewas diduga setelah disengat segerombolan tawon yang menyerangnya saat sedang mencari rumput. ‘’Korban bernama Indris usia 69 tahun warga Kampung Poncol RT 03/RW 02 Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Puteri,” kata Kasubag Humas Polres Bogor,
AKP Ita Puspitalena, di Cibinong, kemarin. Ita menyebutkan, dugaan korban tewas usai disengat tawon diperkuat oleh keterangan dua saksi mata yang melihat kejadian yakni Indra (40) dan Junaedi (45) yang merupakan Ketua RT 03/RW 02. Kronologis kejadian, peristiwa terjadi Jumat (13/11) siang kemarin sekitar pukul 14.30 WIB. Korban sebagai buruh
tani, sedang mencari rumput di lapangan kosong belakang pangkalan angkot 38 di Kampung Poncol, Desa Tlajung Udik. ‘’Menurut saksi, saat memotong rumput diduga ada sarang tawon yang terkena oleh korban. Selanjutnya sekumpulan tawon menyerang korban hingga mengalami luka dan langsung meninggal,” kata Ita. Banyaknya jumlah tawon
Tiga Lembaga Sinergi
kinerja kejaksaan dalam mengungkap kasus korupsi seperti saat ini menjadi sinyalemen positif. Dan ini merupakan implementasi dari kinerja KPK. Ia mengatakan ada persaingan yang sifatnya positif dalam hal ini. Bagaimana lembaga-lembaga pemberantas korupsi bisa menunjukkan prestasinya dalam membongkar dan mengusut kasus korupsi. Lebih lanjut ia mengatakan agar Kejaksaan bisa bekerja secara lebih maksimal baik di pusat dan daerah. Kekuatan personil yang ada di seluruh wilayah sebaiknya dimanfaatkan dengan maksimal dalam upaya pemberantasan korupsi. Untuk itu ia berharap jangan hanya mengandalkan KPK. (ant)
mengalami lempuhan atau bahkan bisa bermasalah pada jantung korban. Tawon yang hidup dalam kumpulan banyak tawon sering kali menyerang siapapun jika tawon merasa terusik akibat kehadiran manusia di sekitarnya. Serangan tawon khususnya di kota-kota besar termasuk langka lantaran hidup tawon cendreung di rerimbunan. (ant)
Tangerang Harapkan
Bisa Mewujudkan Area Bebas Korupsi DEPOK - Guru Besar Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) Maswadi Rauf berharap sinergitas tiga lembaga penegak hukum, yakni KPK, Kejaksaan dan Kepolisian dapat mewujudkan Indonesia bebas korupsi. ‘’Ini kan harapan semua rakyat Indonesia. Kejaksaan bisa meningkatkan kinerjanya dengan membongkar dan mengusut kasus korupsi,” katanya ketika dihubungi wartawan di Depok, kemarin. Menurut dia munculnya KPK sebagai lembaga anti rasuah menjadi pemicu untuk meningkatkan pemberantasan korupsi sebagai pelengkap kejaksaan dan polisi. Dikatakannya kejaksaan juga berperan dalam memberantas korupsi. Kejaksaan kini semakin intensif dalam memberantas korupsi baik di pusat dan daerah. ‘’Meningkatnya
yang menyerang, ditambah usia korban yang sudah lanjut, diduga menjadi pemicu korban tewas setelah tersengat. Kondisi jenazah juga banyak bekas gigitan baik di wajah maupun tubuh korban. ‘’Korban sudah dievakuasi, dan dimakamkan oleh pihak keluarga,” kata Ita. Untuk diketahui, tawon memiliki senjata berupa sengatan yang menyebabkan orang terkena sengatan towon bisa
Warga Siaga Luapan Air Laut
Suluh Indonesia/ant
PENANGKAPAN PERAMPOK - Anggota kepolisian berjaga saat gelar perkara pengungkapan kasus pencurian, kekerasan sasaran minimarket dan nasabah di Polresta Bekasi, Jawa Barat, Jumat (13/11).
Nelayan Tangerang Minta
TPI Segera Direhabilitasi TANGERANG - Para nelayan di Kecamatan Kronjo dan Kresek, Kabupaten Tangerang, Banten, meminta pemerintah setempat untuk merehabilitasi tempat pelelangan ikan karena kondisinya memprihatinkan. “Bila kawasan TPI dapat diperbaiki menjadi luas dan bersih maka dapat menambah pemasukan ke kas daerah,” kata Junaidi (46) seorang nelayan di
Kronjo di Tangerang, kemarin. Junaidi mengatakan saat ini kondisi TPI sempit dan kumuh padahal jumlah nelayan yang menjual ikan melalui lelang terus bertambah. Bahkan para nelayan harus berdesak-desakan akibat areal yang luasnya terbatas ketika melakukan lelang. Para nelayan harus bersabar karena tempat lelang yang kecil
dan banyak tumpukan ikan serta kondisi bangunan yang memprihatinkan. Ketika hujan turun, air membasahi tempat pelelangan tersebut karena atap bocor serta sebagian lainnya telah hancur. Pendapat serupa juga disampaikan nelayan lainnya, Carsim (52) dan Rindawan (50) yang bermukim di pesisir Kecamatan Kronjo. (ant)
TANGERANG - Pemkab Tangerang mengharapkan warga yang bermukim di kawasan pantai utara terutama di Kecamatan Kosambi untuk siaga terhadap luapan air laut saat musim hujan. ‘’Agar secepatnya warga mengungsi ke tempat yang lebih aman karena biasanya air meluap pada malam hari,” kata Camat Kosambi Bambang Misbahudin di Tangerang, kemarin. Bambang mengatakan luapan air itu sudah menggenangi perkampungan penduduk di kawasan Cheng In Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi dengan ketinggian mencapai 30 cm. Namun Kawasan Cheng In itu merupakan langganan luapan air karena letaknya lebih rendah dari perkampungan penduduk nelayan sekitarnya. Sedangkan lokasi rawan luapan air laut di Kecamatan Kosambi lainnya berada di Desa Salembaran Jaya dan Desa Salembaran Jati
yang pada musim tahun lalu ketinggian air mencapai 70 hingga 80 cm dalam rumah penduduk. Kawasan Cheng In di Kecamatan Kosambi belakangan ini rutin terkena luapan air akibat daerah sekitar lebih tinggi akibat dibangun pergudangan. Bahkan kawasan yang berbatasan dengan Jakarta itu dikeliling gudang untuk menyimpan aneka barang dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Pihaknya mengharapkan agar pemerintah pusat untuk dapat mencari solusi terbaik untuk mengatasi masalah luapan air laut itu sehingga setiap tahun warga tidak mengalami bencana banjir. Belakangan ini memang Pemkab Tangerang sudah membangun tanggul penahan, tapi belum berfungsi maksimal karena areal cakupan terlalu luas menyebabkan air merembes dari berbagai arah. (ant)
Pemilahan Sampah
Kunci Utama Penanganan Sampah Suluh Indonesia/ant
UNITE FOR EDUCATION - Sejumlah warga beraktivitas di tenda mereka ketika mengikuti "Piknik" pada kegiatan Unite For Education (UFE) di Bintaro Xchange, Tangerang, kemarin.
KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA
SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan
GURU Besar Teknologi Pertanian IPB Prof Nastiti Siswi Indrasti menyebutkan pemilihan sampah mulai dari masyarakat menjadi sangat penting sebagai kunci utama dalam menangani masalah persampahan yang terus menumpuk. Nastiti yang sudah meneliti soal sampah sejak 1996, saat ditemui di Kampus IPB Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kemarin mengatakan, apabila sampah terkelola dengan baik, maka persoalan sampah dapat diselesaikan secara bertahap. Nastiti mengatakan, untuk bisa keluar dari persoalan penumpukan sampah, perlu ada kemauan yang didukung kebijakan politik dari pemerintah, termasuk etika menangani sampah. ‘’Yang paling penting
mengedukasi masyarakat supaya memilah-milah sampah mulai dari rumah, karena 65 persen sampah yang dihasilkan dapat diolah,” katanya. Ia mengatakan, sejak awal proses penanganan sampah di Indonesia mulau dari produksi di rumah tangga, perkantoran, industri, restoran, tingkat RT, berlanjut tingkat RW, kelurahan hingga kekecamatan dan kota madya dicampur semua baik organik dan non organik. Produksi sampah di masyarkaat 65 persen organik
dan sisanya non organik. Dikatakannya, kalaupun sudah ada Bank Sampah, atau masyarakat yang mulai melakukan pemilahan sampah dari rumah, tetapi sampah yang diangkut oleh petugas ditingkat RT, RW, kelurahan dan kecamatan, hingga diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir masih tetap mencampurkan sampah yang sudah terpilah. ‘’Sarana dan prasaran, serta edukasi terkait pemilahan dilakukan secara berjenjang, mulai dari masyarakat, petugas pengangkut sampah, dinas, instansi hingga pemerintah, bahkan pemerintah pusat sekaligus,” katanya. Menurutnya, apabila pola pembuangan sampah yang dilakukan masyarakat tetap
menggunakan metode lama tanpa melakukan pemilahan, seluas apapun lahan tempat penampungan sampah (TPA) tidak akan mampu menampung sampah yang tidak terkelola dengan baik. ‘’Meski sampah yang dibuang ke TPA, contohnya Bantar Gebang, akan terurai, tapi karena tercampur dengan sampah non organik, maka prosesnya akan lebih lama. Selain itu, kompos yang dihasilkan kualitasnya jelek karena tercampur dengan sampah lainnya,” kata dia. Dikatakannya, bila sudah ada kesadaran untuk melakukan pemilihan sampah dari tingkat masyarakat, 65 persen sampah organik yang dihasilkan sudah mengurangi beban pengangkutan ke TPA, karena sudah diolah sendiri oleh
masyarakat untuk dijadikan kompos. Kompos yang dihasilkan juga dapat digunakan untuk pupuk tanaman, ataupun mereklamasi bekas tambang. Ia mengatakan, jika masyarakat diberikan pelatihan untuk mengolah sampah non organik menjadi bahanbahan bernilai ekonomis, maka akan semakin sedikit sampah yang dikirim ke TPA. ‘’Perlu ada payung hukum yang kuat dari pemerintah, agar aturan mengenai sampah ini ditegakkan. Misalnya kalau sudah disepakati pengolahan, apabila ada yang melanggar sanksinya tegas berlaku. Bisa juga aturan untuk mewajibkan developer perumahan menyediakan fasilitas umum pengolahan sampah organik sebagai kompos,” katanya. (ant)
pini
Suluh Indonesia, Senin 16 November 2015
F OKUS Memberi Pengertian dan Peringatan kepada Penambang OAL pertambangan, nampaknya kita harus berpikir lebih luas. Dalam arti, tidak hanya pada pertambangan besar semacam batu bara atau bauksit. Rentang pertambangan itu mulai dari kecil sampai dengan besar yang mempunyai dampak yang sama. Penambangan pasir, tidak boleh dianggap enteng. Juga pencarian batu yang dikeruk demi mendapatkan batu bangunan, batu mulia, termasuk batu akik. Paling sederhana, apabila tidak dilihat kelayakan studinya, akan dapat membuat tanah longsor, menjadikan lahan itu tidak dapat ditanami sepanjang usia. Atau bahkan mengganggu kesehatan seperti yang terjadi di Pulau Botak, Maluku. Pertambangan emas di pulau ini mendatangkan malapetaka bagi penduduk setempat karena terpapar mercury, yaitu bahan kimia yang dipakai untuk memisahkan butiran emas dari lumpur. Titik persoalannya terletak pada ketidakpahaman manusia tentang akibat dari perilaku yang dilakukan. Di Bali, fenomena penambangan pasir dan batu menjadi sorotan akhirakhir ini. Mungkin di Bali masih belum ditemukan emas atau batu mulia. Akan tetapi siapa tahu di masa mendatang penelitian dan eksplorasi tanah, menemukan batu incaran manusia ini. Di Bedugul saja ternyata telah ditemukan panas bumi dan sumber daya laut kita ternyata kaya dengan pemandangan alami. Kita tidak tahu, bagaimana keadaannya di masa depan. Akan tetapi penambangan pasir dan pengambilan batu bekas lahar di Batur sering mendapat sorotan masyarakat. Banyak yang terperanjat sekaligus mengeluhkan kondisinya ketika melihat penambangan pasir yang dilakukan di wilayah dekat Gunung Agung. Ini menjadi pekerjaan ke depan bagi masyarakat Bali, terutama yang berdekatan dengan penambangan itu. Bagaimanapun, gunung berapi pasti menimbulkan dua hal yang bebeda, yaitu bencana dan berkah. Kita tahu, letusan Gunung Agung tahun 1963 telah memporakporandakan wilayah Karangasem. Tetapi kemudian juga menyuburkan tanah yang terkena debu vulkaniknya. Yang kini menjadi rebutan adalah berkah pasir yang tersimpan di sekitar aliran lahar tersebut. Penambangan yang dilakukan merusak kondisi alam yang seharusnya dapat dipakai bercocok tanam dan bertempat tinggal. Aktivitas penambangan pasir selalu menimbulkan polemik. Munculnya alat berat yang terlibat dalam penambangan itu membuat bopeng dan rusaknya lingkungan bertambah parah. Padahal yang harus dilakukan adalah justru memperkuat tanah yang ada di sekitar itu, bukan malah menghancurkannya menjadi bopeng. Kondisi seperti ini sulit dipakai sebagai tempat hunian maupun bercocok tanam. Ekses lain dari penambangan itu adalah munculnya semakin banyak perusahaan yang datang dengan berbagai kelengkapannya, seperti tenaga kerja, alat berat dan seterusnya. Ini akan menimbulkan persaingan, konflik dan akhirnya bukan tidak mungkin tukang palak yang memungut dana seenaknya. Situasi sosial pada akhirnya juga tidak stabil. Bahkan konon sekarang kemacetan pun telah muncul di wilayah pedesaan yang masuk di tengah Pulau Bali. Padahal dulu tidak demikian keadaannya. Dengan adanya penambangan seperti itu, kita harus mengambil pelajaran dari apa yang terjadi di Pulau Botak. Pemerintah daerah harus segera melakukan tindakan terhadap eskalasi penambangan yang merugikan tersebut. Mungkin benar, penambangan pasir atau pengambilan batu lahar, tidak membuat efek samping bagi kesehatan manusia. Akan tetapi kerusakan lingkungan dan preseden buruk yang dibuatnya, pada akhirnya juga akan merugikan manusia. Munculnya tebing pasir, bukan tidak mungkin bisa menimbulkan longsor di masa depan. Kita harus memberi pengertian kepada para penambang agar mengerti kerugian-kerugian sosial yang potensial dibuatnya. ***
S
Bang D
el
PPATK dorong KPK-Kejagung usut pencucian uang Gubernur Sumut (non aktif) Gatot Pujo Nugroho
Biar tambah gaduh ...
5
Bali Mesti Memetik Pelajaran dari Ekses Pertambangan PENAMBANGAN emas liar yang dilakukan oleh warga di Gunung Botak, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku, telah menimbulkan dampak negatif. Masyarakat di sekitar terpapar mercury yang berdampak besar bagi kesehatannya. Zat kimia ini dipakai oleh warga penambang untuk memisahkan emas dari lumpur dan kemudian mencemari lingkungan, sampai kemudian berdampak negatif bagi kesehatan. Pemerintah telah bertahuntahun melarang usaha tambang emas liar ini, tetapi selalu gagal. Namun, beberapa hari yang lalu usaha ini mulai dikosongkan masyarakat, menyusul adanya tenggat pengosongan pemerintah (gubernur) tanggal 13 November 2015. Dalam perjalanannya, pertambangan liar ini pernah dijamah oleh 20.000 penambang yang pada akhirnya menyusut menjadi 4.000 penambang saat ini. Pembangkangan terhadap aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah sempat terjadi sebelumnya. Bahkan Presiden pun sempat mengimbau untuk penutupan usaha liar ini. Bahwa kemudian warga bersedia meninggalkan areal pertambangan, ini merupakan tindakan positif setelah sebelumnya berkali-kali gagal. Ini menjadi pelajaran penting bagi Bali yang alamnya kini banyak ditambang, terutama tambang pasir dan batu. Dalam konteks geografi dan sosial di Indonesia, tambang dengan masyarakat seolah menyatu. Kekayaan alam ini berada di dalam lingkungan kehidupan sosial masyarakat. Usaha membikin bata, genteng, pasir, minyak, batu bara, sampai emas, tidak lain berada di dalam lingkungan sosial itu. Maka, untuk memenuhi kehidupan, manusia mencari daerah yang paling dekat dengan lingkungannya, yaitu dengan mengeksplorasi alam. Boleh dikatakan ini merupakan cara “primitif” yang masih tersisa sampai sekarang dalam upaya memenuhi keperluan hidup manusia. Di zaman primitif, cara paling dasar untuk memenuhi keperluan hidup, tidak lain dengan mengeksplorasi alam, termasuk membuat gua untuk tempat tinggal. Yang berbeda sekarang adalah metode eksplorasinya. Metode eksplorasi modern itulah yang membahayakan, karena modernisasi selalu “menumbangkan” alam. Modernisasi yang berpangkal pada teknologi dengan tujuan untuk meringankan beban tenaga manusia, melimpahkan tanggung jawab tenaga itu kepada mesin atau perkakas lainnya demi memudahkan kerja manusia. Sayangnya manusia selalu gagal mengontrol mesin ini agar tidak merusak lingkungan. Secara filosofis kegagalan mengontrol mesin itu memperlihatkan keraku-
Oleh GPB Suka Arjawa* Metode eksplorasi modern itulah yang membahayakan, karena modernisasi selalu “menumbangkan” alam. Modernisasi yang berpangkal pada teknologi dengan tujuan untuk meringankan beban tenaga manusia, melimpahkan tanggung jawab tenaga itu kepada mesin atau perkakas lainnya demi memudahkan kerja manusia. Sayangnya manusia selalu gagal mengontrol mesin ini agar tidak merusak lingkungan. Secara filosofis kegagalan mengontrol mesin itu memperlihatkan kerakusan sekaligus kekerdilan manusia. Inilah yang membuat segala pertambangan pasti meninggalkan kerusakan. san sekaligus kekerdilan manusia. Inilah yang membuat segala pertambangan pasti meninggalkan kerusakan. Ada beberapa jenis upaya keberlanjutan pertambangan dan pembenaran (sepihak) pertambangan itu dilakukan. Secara sederhana, yang pertama adalah pandangan manusia yang menyatu dengan alam. Pandangan ini mengambil cara berpikir yang hampir sama dengan masyarakat nomaden. Bahwa alam menyediakan makanan dan cara hidup untuk manusia, maka tidak ada salahnya manusia itu mengambil bahan kehidupan dari alam. Selanjutnya melangkah ke tempat yang lain apabila sumber kehidupan itu sudah habis di sana. Kedua, penambang yang berupaya memanfaatkan “kebaikan” pemerintah yang membiarkan penambangan terjadi semata-mata karena merupakan penghasilan
pokok rakyat. Penambangan itu dibiarkan sebagai dalih membuka lapangan pekerjaan akibat pemerintah tidak mampu membuka lapangan kerja baru. Ketiga, penambang yang mempunyai aturan, taat kepada perundang-undangan yang ada. Penambangan skala kecil, sesungguhnya berdasar pada pemikiran yang pertama, yaitu mereka yang melakukan aktivitas penambangan dengan alasan penyatuan dengan alam. Jika ini berlangsung secara tradisional, mungkin tidak terlalu membahayakan. Akan tetapi, aktivitas bekerja dengan alam, dipandang relatif mudah karena lebih banyak memerlukan tenaga dibanding dengan teknologi. Namun, inilah yang justru berbahaya karena dapat mengundang pihak lain yang lebih besar dan pada akhirnya mengundang kehadiran teknologi juga. Penambangan demikian
akan berpotensi membesar. Dari kondisi inilah kemudian muncul jenis pemahaman kedua, yaitu pembiaran penambangan itu sebagai akibat ketidakmampuan pemerintah untuk mengendalikan dan kemudian dipakai alasan membuka lapangan kerja. Penambangan liar bermula dari sini. Sebagian dari kasus yang terjadi di Kabupaten Buru itu disebabkan oleh cara pandang seperti ini, yang akhirnya melibatkan pemakaian mercury untuk mengisolasi emas dari endapan lumpur. Bencana kemanusiaan yang muncul (akibat terpapar mercury) dipicu oleh kelalaian pemerintah yang tidak memperhatikan aktivitas penambangan pada saat awal perkembangan dari skala kecil dan tradisional ke skala besar. Kalaupun kemudian peraturan dibuat belakangan, pasti akan menimbulkan pembangkangan dan penolakan, bahkan dapat menyulut perlawanan (pemberontakan). Merambah ke Mana-mana Bagaimana dengan Bali? Pengerukan pasir boleh juga dikatakan sebagai aktivitas penambangan. Bagaimanapun, pasir digali dari permukaan bumi, memunculkan kerusakan lingkungan dan pasir digunakan sebagai bahan bangunan. Laju pembangunan hotel dan perumahan di Bali yang demikian kemaruk, membuat perubahan cara masyarakat untuk mendapatkan pasir. Jika sebelumnya pasir digali dari sungai (misalnya di Lukluk di masa lalu), kini aktivitas itu secara drastis langsung menggali dari permukaan tanah, seperti yang terjadi di Klungkung, Karangasem, dan kini di Gunung Batur, Kintamani (untuk batu). Awalnya adalah penambangan kecil-kecilan. Tetapi manakala pembiaran terjadi, akan muncul pengembangan dan pelibatan teknologi berat pasti terjadi. Itulah yang berlangsung di tempat tersebut. Pemerintah daerah harus cepat turun tangan untuk bertindak agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah. Jika di Maluku, mercury yang menjadi bahayanya, di Karangasem dan Batur (setelah di Klungkung habis), akan terjadi kerusakan alam. Kegagalan menghentikan penambangan di tempat itu, akan merembet ke tempat lain. Habis di Klungkung, lari ke Karangesem, berlanjut ke Gunung Batur. Setelah itu akan merambah ke mana-mana. *Penulis, staf pengajar Sosiologi, FISIP, Universitas Udayana
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Tawuran Merupakan Budaya Masyarakat Indonesia BEBERAPA hari yang lalu kita dihebohkan oleh stasiun televisi yang mengabarkan adanya gerakan penolakan Bobotoh masuk ke Jakarta oleh suporter Persija atau Jakmania dalam laga final antara Persib vs Sriwijaya VC di Gelora Bung Karno. Siaga 1 yang dilakukan aparat keamanan mungkin menjadi hal yang meyakinkan bahwa Polisi sangat siap untuk mencegah terjadinya hal-hal buruk. Kesigapan aparat kemanan sangat luar biasa dan terlihat mantap dalam upaya pencegahan, penanganan dan penyelesaian. Saya rasa ini semua adalah sesuatu yang sangat serius namun ada hal yang lebih serius dibalik perseteruan antara Bobot-
oh dan Jakmania. Pengamanan siaga 1 itu adalah seperti sesuatu yang sangat berbahaya. memang suporter Jakmania sudah menunjukkan aksi anarkis sesuai kapasitasnya sebagai sipil. Namun pikiran saya tertuju pada suatu tempat yang kosong tanpa pengamanan bahkan longgar untuk suatu kegiatan yang penting. Entah kegiatan apa. Saya hanya menerka saja sebagai masyarakat awam. Sebab kita sama-sama paham bahwa tawuran adalah salah satu kebudayaan anak muda Indonesia yang terus ada hingga hari ini. Sebab musababnya pun kadang tidak ada. Abi Fatihah Jakarta
Rakyat Indonesia Belum Lepas dari Perbudakan? SUDAH pernah media mengangkat berita tentang ada praktek perbudakan dalam suatu rumah mewah UKM yang mempekerjakan buruhnya dengan cara yang tidak manusiawi. Namun akhirnya kasus ini hilang begitu saja tanpa pemberitaan lebih lanjut tentang jaringan yang melakukan perbuatan keji itu. Apakah sudah dihukum sesuai hukum yang berlaku atau bagaimana? entahlah. Indonesia masih belum aman dari perbudakan. Cobalah tengok disekitar kita ada perusahaan keluarga yang melakukan aturan semaunya. Tidak ada aturan jam kerja yang sehat untuk karyawan. Karyawan bekerja seperti kuda bahkan lebih. Disalah satu perusahaan yang
tidak saya sebutkan namanya. Ada perusahaan keluarga yang kebetulan etnis tertentu yang merajai perekomian Indonesia. Telah melanggar peraturan Depnaker karena ada karyawatinya cuti melahirkan hanya diberi waktu dua bulan. Padahal seharusnya tiga bulan. Pemerintah mungkin sudah sangat sibuk. Jadi pasti sangat butuh bantuan do’a agar mampu menyelesaikan persoalan yang terus bertumpuk ini. Saya sarankan pemerintah harus berhenti memaksakan diri memikul tanggung jawabnya yang berat itu. Jika memang sudah tidak mampu lagi. Lebih baik terus terang. Sinto Kemanggisan, Jakarta
Benarkah Janji Gubernur Saat Kampanye? MASIH ditemukan keadaan jalan yang membahayakan di ruas jalan kota Jakarta. Proses perbaikan yang menurut saya terkesan main-main dan sangat lama. Ada guratan yang berbahaya di aspal yang hendak diperbaiki di sekitar jalan Daan Mogot tepatnya di lampu merah perempatan Green Garden bawah fly over pesing. Bekas guratan di aspal yang terkena air hujan dapat menggelincirkan sepeda motor. Mungkin hal ini tidak berarti apa-apa bagi mereka yang bermobil. Di jalan Puri menuju lampu merah Puri perempatan ada jalan yang sedang diperbaiki. Saya bersyukur karena area ini rawan banjir. Saya melihat ada niat baik dari pemerintah yang fokus untuk
mengantisipasi banjir dari musim penghujan yang segera datang. Jakarta masih terseok-seok untuk menjadi kota yang modern. Saya rasa Jakarta akan tidak pernah mengalami kota yang modern jika yang dimaksud ingin seperti New York, Singapura, bahkan Kuala Lumpur atau Bangkok. Hal ini karena terlalu gawat keadaan masyarakat yang sudah terlanjur mengandalkan Jakarta sebagai pusat Ekonomi. Terlalu lama Pemerintah mencari jalan keluar atas masalah ini. Tak menemukan juga jalan keluar. Karena mereka terlalu mengandalkan teori-teori asing. Alamsyah K Meruya Ilir, Jakarta Barat
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Senin 16 November 2015
6
Hendra-Ashan
Bidik Gelar Hong Kong Terbuka
Suluh Indonesia/ant
PERTAHANKAN GELAR - Pasangan Hendra Setiawan - Mohammad Ahsan membidik sekaligus mempertahankan gelar juara dalam turnamen super series Hong Kong Terbuka 2015.
Arema Waspadai Tiga Pemain Asing PBR MALANG - Arema Indonesia Malang bakal mewaspadai tiga pemain asing yang memperkuat Persipasi Pelita Bandung Raya (PBR) dalam laga lanjutan babak penyisihan Grup A Piala Jenderal Sudirman di Staduion Kanjuruhan Kepanjen, Malang, Senin (16/11). Tiga pemain asing PBR yang menjadi perhatian Joko adalah Gaston Castano, Antonio Telles, dan Ibrahim Conteh. “Kami masih buta dengan kemampuan dan skill dua pemain asing PBR yang baru, yakni Antonio Tellwes dan Ibrahim Conteh karena baru bergabung dengan PBR menjelang digulirkannya turnamen Piala Jenderal Sudirman tersebut,” kata pelatih Arema Joko Susilo di Malang, Jatim, Minggu. Menurut dia, ketiga pemain asing PBR punya peran besar untuk menopang serangan tim
Lindswell
Kembali Sumbang Emas JAKARTA - Atlet wushu andalan Indonesia, Lindswell Kwok kembali mempersembahkan medali emas sekaligus melampaui target yang ditetapkan Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) di Kejuaraan Dunia Wushu 2015. Emas kedua Lindswell dipersembahkan di nomor taijijian pada hari kedua kejuaraan di Istora Senayan, Jakarta. Atlet asal Medan tersebut dinobatkan sebagai pemenang karena berhasil memukau para juri lewat gerakan jurus pedang dan mengumpulkan nilai 9,61. “Sebenarnya dari awal itu aku targetnya satu emas, satu lagi perak. Tapi karena China tidak turun di dua nomor itu, jadi bisa peluangnya lebih besar untuk dapat emas,” kata Lindswell usai pertandingan di Jakarta, kemarin. Dengan torehan ini, Lindswell mengaku puas atas prestasi yang diraih kali ini. “Pastinya lega karena sudah selesai semua. Cukup senang dan lega,” imbuhnya. Prestasi Lindswell di hari kedua Kejuaraan Dunia Wu s h u t i d a k b i s a d i i k u t i Achmad Hulaefi yang bertanding di nomor dadao putra, Hulaefi tidak mampu mempersembahkan medali. To t a l s a a t i n i I n d o n e s i a sudah mengoleksi tiga medali emas, dua dari Lindswell dan satu lagi dari Charles Sutanto di nomor jianshu putra. (pts)
yang diarsiteki Pieter Huistra tersebut. “Secara individu, kita tahu kualitas permainan dari PBR, namun secara tim mereka pasti akan berbeda. Yang jelas PBR punya penyerang dan lini tengah yang bagus,” kata Joko. Sebagai langkah antisipasi, kini Joko menyiapkan kekompakan pasukannya, terutama pemain asing Arema yang baru bergabung, sebab pemain asing mereka belum memperlihatkan performa maksimal pada laga perdana menghadapi Persegres Gresik united sepekan lalu (10/11). Ia menilai PBR punya kekuatan yang bagus, Oleh karena itu, Arema harus fokus pada kerja sama antarlini. Hadirnya dua pemain asing tiga hari menjelang pertandingan juga harus segera dipadukan dengan pemain yang ada. Belum lagi Esteban Vizcarra yang perlu ada chemistry dengan
pemain Arema lainnya. Apalagi, lanjutnya, PBR sekarang berbeda dengan sebelumnya. Beberapa faktor harus jadi pertimbangan, seperti adanya pelatih baru yang berkualitas, Pieter Huistra, serta beberapa pemain berkualitas. Dan, kondisi itu pasti bakal menyulitkan Singo Edan. “Di ajang Piala Jenderal Sudirman ini, PBR makin serius. Dan, anak-anak juga harus mewaspadai pemain asing yang dimainkan PBR dan kerja sama tim mereka yang cukup bagus, apalagi PBR juga memiliki penyerang dan gelandang yang energik,” ujarnya. Sementara itu Asisten Pelartih Arema I Made Pasek Wijaya mengatakan pada laga kedua Arema bakal mengoptimalkan pemain U-21. Padaa pertandingan pertama lawan Persegres GU pemain muda belum beradaptasi, namun
dengan jangka waktu selama sepekan dan latihan intensif, pemain Arema U-21 diharap bisa bermain lebih baik. “Sekarang mental mereka lebih terangkat sedikit, apabila mereka (pemain U-21) yang dimainkan pada babak pertama bagus, bisa dimainkan sampai babak kedua. Akan tetapi, semua keputusan ada di tangan pelatih,” ucapnya. Selain menyiapkan mental dan kerja sama tim yang tangguh, sejumlah pemain juga telah disiapkan khusus untuk mengeksekusi tendangan bola-bola mati, termasuk penalti sebagai antisipasi jika selama 90 menit pertandingan tidak terjadi gol. Regulasi dalam Piala Jenderal Sudirman tidak ada skor imbang, jika selama 90 menit skor tetap imbang, akan dilanjutkan dengan babak adu pinalti hingga ada selisih gol. (ant)
JAKARTA - Pasangan ganda putra pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Hendra Setiawan- Mohammad Ahsan membidik gelar juara dalam turnamen super series Hong Kong Terbuka 2015. “Kami berharap Hendra-Ahsan dapat mempertahankan gelar. Tapi, saya berharap mereka tampil sebaik mungkin dan tidak kalah pada pertandingan putaran awal,” kata pelatih ganda putra pelatnas PBSI Herry Iman Pierngadi di Fuzhou, Tiongkok, seperti dikutip Tim Humas dan Media Sosial PBSI dalam siaran persnya yang diterima di Jakarta, kemarin. Pada turnamen Hong Kong Terbuka 2014, Hendra-Ahsan sukses tampil sebagai juara setelah mengalahkan pasangan Tiongkok Liu Xiaolong-Qiu Zihan dalam putaran final dengan skor 21-16, 17-21, 2115. “Kami lebih menekankan motivasi pemain sebagai persiapan tampil di Hong Kong pekan depan. Kami terus memotivasi mereka untuk me-
nampilkan usaha maksimal,” kata Herry tentang persiapan atlet-atlet ganda putra pelatnas PBSI dalam turnamen yang akan digelar pada 1722 November itu. Sebelumnya pada turnamen Tiongkok Terbuka 2015, Hendra-Ahsan tersingkir pada pertandingan putaran kedua dari pasangan Tiongkok Wang Yilv-Zhang Wen dengan skor 21-15, 11-21, 14-21. Hendra-Ahsan akan menjadi satu dari empat pasangan putra Indonesia yang bertanding dalam turnamen berhadiah total 350 ribu dolar AS itu. Tiga pasangan lain yang juga mewakili Merah-Putih pada Hong Kong Terbuka 2015 yaitu Angga PratamaRicky Karanda Suwardi, Ade YusufWahyu Nayaka Arya Pankaryanira, dan Kevin Sanjaya Sukamuljo-Marcus Fernaldi Gideon. “Kami menargetkan Angga-Ricky untuk mencari poin sebanyak mungkin demi keikutsertaan mereka dalam turnamen Super Series Finals 2015 dan Olimpiade 2016,” kata Herry. (ant)
Momen Kebangkitan
Hoki Indonesia ke Internasional JAKARTA - Kejurnas hoki outdoor yang digelar pada 1522 November 2015 di Lapangan Hoki Baru kawasan Senayan, diharapkan bisa menjadi kebangkitan bagi para atlet untuk meraih prestasi puncak baik nasional maupun internasional. Menurut Sekjen KOI, Doddy Iswandi, Kejurnas Hoki tersebut bukan saja untuk meraih tiket ke PON XIX di Jabar tahun 2016, namun merupakan momentum meningkatkan prestasi hingga melangkah ke Asian Games (AG) XVIII di Jakarta tahun 2018. “Saya mengingatkan agar para atlet yang tampil di Kejurnas lebih mengutamakan sportifitas yang tinggi dalam mendukung timnya mengejar tiket menuju PON XIX di Jabar. Melalui sportifitas, tentunya mampu meningkatkan prestasi yang dimiliki hingga melangkah ke multi event nasional maupun ke SEA Games XXIX Malaysia tahun 2017
dan Asian Games XVIII di Jakarta tahun 2018,” ucap Doddy saat membuka Kejurnas Hoki di Jakarta, kemarin. Seperti diketahui cabang Hoki mengalami beberapa cobaan ketika induk organisasinya bermasalah beberapa waktu lalu, bahkan hoki sempat didegradasi dari keanggotaan KONI dan KOI. Kini cabang tersebut mulai bangkit dan diupayakan hoki masuk kembali dalam anggota KOI. Doddy berharap, Pengurus Pusat Fedeerasi Hoky Indonesia (PP FHI) segera menyerahkan kembali persyaratan untuk menjadi anggota KOI, sehingga bisa diajukan dan dipetandingkan di Asian Games XVIII tahun 2018 tanpa mengalami masalah dan hambatan dengan Komite Olimpiade Asia (OCA). “Cabang hoki bisa diterima dan dipertandingkan di Asian Games XVIII tahun 2015 ketika Indonesia menjadi tuan rumah di Jakarta,” tutur Doddy.
Sementara itu, Ketua Umum PP FHI Erizal Azhar berharap, dengan kepemimpinan baru KOI, cabang hoki bisa masuk kembali menjadi anggotanya, sehingga tim hoki nasional tidak menemui hambatan lagi ketika ditampilkan di SEA Games maupun Asian Games, apalagi saat tampil di SEA Games Myanmar tahun 2013 dan SEA Games di Singapura tahun 2015 dibawah wewenang KONI Pusat. “Ini bukti keseriusan kami, dan setelah diberi peluang tampil lagi di PON XIX Jabar tahun 2016, cabang hoki langsung mempertandingkan dua kategori sekaligus yaitu di indoor dan outdoor. Hal itu merupakan momentum yang harus dimanfaatkan para atlet, pelatih dan ofisial agar memberikan dukungan moril pada anak asuhnya untuk berprestai seoptimal mungkin melalui Kejurnas hoki ini,” kata Erizal. (pts)
lahraga
7
Suluh Indonesia, Senin 16 November 2015
Lingard
Masuk Timnas Inggris
Suluh Indonesia/ap
LONDON - Pemain depan Manchester United Jesse Lingard untuk pertama kalinya dipanggil masuk timnas Inggris menjelang pertandingan pada Selasa melawan Prancis. Pemain berusia 22 tahun itu akan bergabung dengan skuad pada hari Minggu setelah dua pemain terpaksa menepi karena cedera. Rekan setim Lingard di United, Michael Carrick, dikeluarkan dari timnas pada menitmenit terakhir saat Inggris kalah dengan skor 2-0 dari Spanyol pada Jumat dan akan absen untuk pertandingan terakhir Inggris tahun ini. Sementara itu, Jamie Vardy, yang tidak dimainkan saat laga di Alicante setelah kekalahan berkelanjutan Leicester dalam pertandingan Liga Premier Inggris dari Watford akhir pekan lalu, juga menghilang. Inggris kembali akan berlaga dengan Spanyol pada Sabtu dan, setelah terjadi peristiwa tragis di Paris pada Jumat malam, diputuskan bahwa pertandingan dengan Perancis akan tetap dilanjutkan seperti yang direncanakan. (ant)
Swedia Buka Peluang ke Prancis
LUAPKAN KEGEMBIRAAN - Pemain Swedia, Emil Forsberg meluapkan kegembiraannya usai mencetak gol ke gawang Denmark dalam leg pertama babak playoff Piala Eropa 2016 di Praha kemarin.
STOCKHOLM - Swedia mencetak gol di masing-masing babak untuk menang 2-1 atas Denmark pada pertandingan leg pertama playoff Piala Eropa 2016. Hasil ini membuka peluang Swedia tampil di Piala Eropa yang akan berlangsung di Prancis tahun depan. Meski demikian, pelatih “Tim Dinamit” Morten Olsen meyakini timnya dapat membalikkan defisit pada pertandingan berikutnya. Emil Forsberg mencetak gol pembukaan untuk tim tuan rumah dan juga membuat timnya mendapat hadiah penalti yang dikonversi dengan sempurna oleh Zlatan Ibrahimovic, sebelum Nicolai Jorgensen mence-
tak gol balasan untuk menjaga peluang timnya menjelang pertandingan Selasa di Kopenhagen. Pertandingan berjalan ketat, bahkan berlangsung panas pada 45 menit pertama, dan kemudian semakin seru menjelang turun minum ketika pemain sayap Forsberg menyambar operan Mikael Lustig yang gagal dihalau kiper Denmark Kasper Schmeichel. Para penonton bangkit dari kursinya masing-masing pada awal babak kedua ketika Forsberg dilanggar Thomas Kahlenberg setelah merangsek ke kotak penalti, dan kapten Swedia Ibrahimovic mengeksekusi penalti yang didapat dari pe-
Derek Fathauer
Dekati Kemenangan Tur PGA Pertama di Meksiko
MEKSIKO Derek Fathauer dekati kemenangan Tur PGA ketika dia memastikan memimpin satu pukulan menjelang putaran terakhir di OHL Classic di Mayakota, setelah pada permainan putaran ketiga mencatat 66 pukulan, Sabtu waktu setempat. Fathauer yang sedang mencoba menjadi pemenang pertama kali dari enam turnamen yang pernah di ikutinya di Tur PGA AS, membukukan total pukulan selama tiga putaran 197 pukulan atau 16 di bawah par, unggul satu pukulan atas pegolf veteran Jas-
langgaran itu dengan sukses. Denmark, yang gagal mencetak gol pada tiga pertandingan terakhirnya di fase grup, menciptakan sedikit peluang sampai pemain pengganti Jorgensen mencuri bola di sudut jauh untuk memasukkan bola ke gawang tuan rumah pada menit ke-80 dan menjaga peluang timnya. Dengan bagian Stadion Friends Arena dihiasi warna merah, putih, dan biru yang melambangkan bendera Prancis, dilakukan mengheningkan cipta untuk para korban serangan Paris pada Jumat sebelum pertandingan. Kedua tim mengenakan ban tangan berwarna hitam untuk men-
genang 129 orang yang tewas. Digadang-gadang sebagai pertempuran Skandinavia antara penyerang Ibrahimovic dan Necklas Bendtner, pendekatan lebih langsung yang dilakukan Swedia menuai hasilnya ketika tim Denmark bermain lebih datar sampai gol larut mereka. Rekan Ibra di lini depan Marcus Berg menyia-nyiakan sejumlah peluang pada awal pertandingan, meski Bentner dapat membuat Denmark memimpin sebelum gol Forsberg ketika sepakannya melebar. Gol larut Jorgensen membuat Swedia tertekan dan Denmark mendominasi sepuluh
menit terakhir tanpa mampu menyamakan kedudukan. “Selalu mengecewakan untuk kemasukan gol,” kata pelatih Swedia Erik Hamren. “Saya pikir pertahanan kami cukup bagus selama 60 menit.” “Kami harus memenangi pertandingan pertama. Kami tahu itu hanya turun minum dan ... (pertandingan) Selasa akan menjadi menarik.” Pada pertandingan leg pertama playoff Piala Eropa lainnya, Ukraina menang 2-0 atas Slovenia di Lviv. Pemenang dari kedua pertandingan itu akan melaju ke putaran final di Prancis. Di pertandingan lainnya, Ukraina menerjemahkan dominasi mereka
menjadi gol-gol dengan menang 2-0 atas Slovenia pada pertandingan leg pertama playoff Piala Eropa 2016 pada Sabtu. Pemain sayap Andriy Yarmolenko membuka gol melalui tembakan mendatar ke sudut jauh pada menit ke-22, dan penyerang Yevhen Seleznyov memastikan kemenangan ketika ia menyelesaikan serangan balik pada menit ke-54. Pertandingan leg kedua akan dimainkan pada Selasa. Mengheningkan cipta dilakukan sebelum pertandingan dimulai, untuk mengenang 129 orang yang tewas dan 352 orang lukaluka pada berbagai serangan di Paris pada Jumat malam. (ant)
Sharapova Bawa Rusia Memimpin PRAHA - Maria Sharapova membawa Rusia hanya terpaut satu angka lagi untuk memenangi Piala Fed setelah bangkit dari tertinggal satu set, saat mengalahkan Petra Kvitova pada rubber final di Praha kemarin. Pada pertarungan antara kedua petenis nomor satu dari kedua tim, Sharapova, peringkat keempat dunia, mengalahkan petenis peringkat keenam dunia Kvitova, dengan skor 3-6, 6-4, 6-2 pada pertandingan yang berlangsung selama dua setengah jam. Karolina Pliskova kini akan berhadapan dengan Anastasia Pavlyuchenkova pada rubber kedua hari ini di lapangan keras di O2 Arena Praha. Kvitova memiliki rekor head to head 4-6 dengan Sharapova sebelum pertandingan rubber Minggu, setelah memenangi pertandingan mereka sebelumnya di semifinal WTA Tour Finals bulan lalu, ketika Sharapova kembali dari empat bulan absen karena masalah-masalah pada kaki dan lengannya. Mendapat dukungan hangat dari publik tuan rumah, Kvitova mematahkan serve Sharapova pada game satu dan membuat lawannya ter-
on Bohn yang mengemas 198 pukulan atau 65 di bawah par. Sementara pimpinan klasemen skor setelah putaran kedua Graeme McDowell dari Irlandia Utara (70) mampu memperbaiki dari kesalahan membuat double bogey, beradad di posisi ketiga dengan total 200 pukulan. Dia bergabung satu kelompok posisi bersama pegolf Skotlandia Russell Knox. Sedang pegolf AS Justin Leonard (67) dan Harold Varner (68) serta pegolf AS Johnson Wagner berada di posisi berikutnya dengan 201 pukulan. “Saya baru saja bercanda di sana, membuat lelucon bersama caddie saya dan selalu menjaga mood dan bermain golf dengan baik,” kata Fathauer yang mencetak empat birdie pada permainan sembilan lubang pertama. “Saya hanya ingin bersenangsenang dan memainkan golf dengan irama permainan saya sendiri,” tambahnya. (ant)
us tertekan dengan pengembalian-pengembalian bolanya, memenangi set dengan break lainnya ketika pukulan voli Sharapova mengenai net. Memainkan pertandingan Piala Fed kelimanya, Sharapova, juara Grand Slam sebanyak lima kali, mendapatkan momentum pada set kedua ketika Kvitova (25) terlihat kehilangan konsentrasi. Sharapova (28) menyianyiakan dua break point pada game satu, namun memaksimalkan break point berikutnya pada empat game selanjutnya. Kvitova, petenis kidal yang menjuarai Wimbledon 2011 dan 2014, tiba-tiba mematahkan servenya untuk membuat kedudukan “love,” kemudian mengalihkan dua break point pada game tujuh yang dramatis sebelum kembali kehilangan serve pada game sembilan, yang sudah cukup bagi Sharapova untuk memenangi set dalam waktu lebih dari satu jam. Pada set penentuan, Sharapova mematahkan serve lawannya untuk melaju 3-2 pada dua pukulan backhand beruntun Kvitova yang mengenai net, kemudian kembali mematahkan serve
lawannya untuk memastikan kemenangan ketika Kvitova melakukan sejumlah kesalahan. Pada Sabtu, Kvitova bangkit dari tertinggal satu set untuk mengalahkan Pavlyuchenkova dengan skor 26, 6-1, 6-1, dan Sharapova kemudian memenangi pertemuan perdananya dengan Pliskova dengan skor 6-3, 64, 6-4 untuk membuat Rusia menyamakan kedudukan. Jika skor terkunci 2-2 setelah pertandingan-pertandingan kategori tunggal pada Minggu, pasangan petenis Ceko Lucie Safarova dan Barbora Strycova akan bermain melawan Ekaterina Makarova dan Elena Vesnina pada final rubber kategori ganda. Ceko mengincar gelar keempat mereka dalam lima tahun dan yang kesembilan secara keseluruhan, termasuk lima gelar saat masih menjadi negara Cekoslovakia yang kemudian terbelah menjadi Republik Ceko dan Slovakia pada 1993. Rusia, yang memiliki rekor head to head 2-3 dengan Ceko — termasuk tiga pertandingan antara mantan negara Cekoslovakia dan Uni Soviet — sejauh ini telah memenangi empat gelar. (ant)
JAKARTA
KINI...
Pasang Iklan Baris
CEPAT LAKU Hanya
Rp. 50.000 (10 Baris - 10x Tayang) Hubungi
(0251) 8401018 (021) 5357602
GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat Telp. 021-5357602 Fax. 021-53670771
BISA DIAKSES MELALUI www.bisnisjakarta.com
PASANG IKLAN Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771 G.47-Dir
Nasi nal
Suluh Indonesia, Senin 16 November 2015
8
Insiden di Lubuk Linggau
TNI-Polri Baku Tembak JAKARTA - Kepala Penerangan Kodam II/Sriwijaya Kolonel Arh Saeful Mukti Ginanjar membenarkan telah terjadi baku tembak antara angota TNI dan Polri di Lubuklinggau, kemarin. Kapendam II/Sriwijaya ketika dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Sabtu, mengatakan, kejadian berlangsung sekitar pukul 23.30 WIB di depan sebuah minimarket di Jalan Sumatra, Desa Megang, Kecamatan Lubuklinggau. Ketika itu, sebanyak delapan anggota Detasemen Intel Kodam III/Siliwangi, Jawa Barat, sedang mengintai tersang-
ka pencurian mobil Innova milik Denintel Kodam III/Siliwangi. Tersangka juga diduga salah satu bandar narkoba. Namun, sekitar pukul 23.35 WIB, lima kendaraan roda empat dari Polres Muara Enim datang ke depan minimarket dan langsung mengepung delapan anggota Denintel yang sedang berada di dalam mobil. Anggota Polres Muara Enim langsung menodongkan sejata laras panjang dan pistol. ‘’Terjadi kesalahpahaman akibat ‘miss’ informasi sehingga terjadi insiden letusan senjata antara anggota Polres Muara Enim dengan Anggota Denin-
teldam III/Siliwangi,” kata Saeful. Saat pengintaian, Denintel III/Siliwangi tak berkoordinasi dengan Kodam II/Sriwijaya. ‘’Akibat kejadian ini korban luka di kedua pihak dan tidak ada korban jiwa,” kata dia. Kejadian ini sedang ditangani Polda Sumsel dan Kodam II/Sriwijaya. Dua anggota TNI yakni Kapten Chb Edi Sutrisno dan Serda Deden menderita luka tembak akibat insiden tersebut. Djaroed mengatakan tak ada korban meninggal dalam peristiwa itu. (ant)
Pemkab Karawang Tidak Bisa
Perbaiki Tanggul Citarum Suluh Indonesia/ant
KARAWANG - Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, tidak bisa memperbaiki sejumlah titik tanggul sungai Citarum yang rusak dan rawan jebol saat musim hujan karena perbaikan tanggul itu wewenang Balai Besar Wilayah Sungai Citarum. ‘’Pemerintah Kabupaten Karawang tidak berwenang memperbaiki kerusakan tanggul Citarum,” kata Sekretaris Daerah setempat Teddy Rusfendi Sutisna di Karawang, kemarin. Ia mengatakan, untuk mengantisipasi kemungkinan jebolnya tanggul Sungai Citarum saat musim hujan, Pemkab
Karawang akan berkoordinasi ke Balai Besar Wilayah Sungai Citarum. Dalam koordinasi itu, Pemkab Karawang meminta Balai Besar Wilayah Sungai Citarum segera memperbaiki sejumlah titik tanggul sungai Citarum yang rusak. Menurut dia, Pemkab Karawang tidak bisa langsung melakukan perbaikan karena bukan wewenangnya. Selain itu, pemerintah daerah Karawang juga tidak ada anggaran untuk memperbaiki kerusakan tanggul Sungai Citarum. Ketua DPRD setempat Toto Suripto sebelumnya mendesak
agar pemerintah daerah setempat segera memperbaiki tanggul Sungai Citarum yang rawan jebol, berbahaya saat musim hujan. ‘’Tanggultanggul Sungai Citarum di wilayah Kecamatan Batujaya banyak yang rusak. Bahkan ada tiga titik yang sangat parah. Jadi sudah waktunya diperbaiki sendiri, tanpa harus menunggu Balai Besar Wilayah Sungai Citarum,” katanya. Ia mengaku mengetahui perbaikan tanggul Sungai Citarum sebenarnya bukan wewenang pemerintah daerah. (ant)
SINABUNG KEMBALI ERUPSI - Gunung Sinabung mengeluarkan material vulkanis disertai awan panas ketika erupsi dilihat dari Desa Tiga Serangkai, Karo, Sumut, kemarin. Gunung Sinabung masih berstatus Awas (Level IV) sejak 2 Juni 2015 dan sedikitnya 7.000 warga masih mengungsi.
Truk Masuk Jurang
Lima Tentara Tewas MAKASSAR – Insiden kecelakaan truk yang membawa anggota Linud Kostrad 433/ JS masuk jurang di Padeha, Desa Sedoa, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, kemarin sekitar pukul 10.00 Wita. Dalam kecelakaan maut itu, sebanyak lima orang dilaporkan meninggal dunia. Seluruh korban dievakuasi ke Puskesmas Wuasa sebelum diter-
bangkan menggunakan helikopter menuju Kota Palu. Informasi yang dihimpun pojoksulsel.com, kecelakaan maut truk TNI masuk jurang tersebut berawal saat rombongan Satgas Operasi Camar Maleo 4 (Yon Linud 433/ JS Kostrad) bersama 5 unit truk berangkat dari Mayonif 711/Rks menuju sektor 4 (Napu).
Sekitar pukul 04.30 Wita konvoi pasukan Yonif Linud 433/Js mampir di Polsek Palolo Kabupaten Sigi untuk beristirahat. Sekitar 08.00 Wita rombongan konvoi berangkat menuju sektor 4 Napu. Dalam perjalanan itulah insiden kecelakaan terjadi. Satu unit truk masuk jurang sekitar Padeha Desa Wuasa.Sejumlah korban kecelakaan maut rom-
bongan truk Kostrad yang masuk jurang di Poso, dievakuasi menggunakan helikopter ke Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Evakuasi via udara tersebut dikarenakan medan berat di sekitar TKP. Selain itu, sejumlah korban luka-luka harus secepatnya mendapatkan penanganan medis akibat pendarahan serius yang dialaminya. (ant)
Tiga Warga Mukomuko Tewas Tenggelam MUKOMUKO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyebutkan selama bulan November 2015 sebanyak tiga orang warga setempat tewas akibat tenggelam di sungai di daerah itu. ‘’Tiga orang itu yakni warga Desa Medan Jaya, warga Desa Talang Arah, dan warga
Desa Pondok Batu,” kata Kepala BPBD Mukomuko Ramdani di Mukomuko, kemarin. Ia mengatakan, korban tenggelam pertama Toto (40) warga Desa Medan Jaya, Kecamatan Ipuh. Korban ini tenggelam saat menjaring ikan di Sungai Batang Muar di wilayahnya hari Kamis (5/11). Toto hanyut di sungai itu
KUNKER MENSOS - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa (kanan) berdialog dengan salah warga penerima program rumah tidak layak huni di Desa Kayu Abang, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalsel, kemarin.
SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk
BPBD Lebak Catat
42 Desa Rawan Banjir adaan terhadap ancaman banjir. ‘’Dengan waspada itu, tentu bisa mencegah korban jiwa akibat bencana banjir dan longsor,” katanya. Menurut dia, ke-42 desa langganan banjir itu berada di Kecamatan Wanasalam, Banjarsari, Rangkasbitung, Warunggunung, Cileles, Cibadak, Leuwidamar, dan Bayah. Selain itu, Cikulur, Cimarga, Kalanganyar, Sobang, Cibeber, Cilograng, dan Sajira. ‘’Kami berharap masyarakat selalu siaga saat hujan turun agar tidak menjadi korban banjir,” kata Kaprawi.
Ia juga mengatakan, selama ini Lebak memang termasuk daerah langganan banjir karena adanya beberapa daerah aliran sungai (DAS), seperti Sungai Ciberang, Cisimeut, Ciujung, Cibinuangeun, Cicinta, dan Ciipuh. Dtambah lagi, lanjut dia, dengan kehadiran ratusan anak sungai yang berada di kawasan hulu TNGHS dan kawasan hutan lindung Badui. ‘’Saya minta warga yang tinggal di desa rawan banjir jika hujan pada malam hari sebaiknya mengungsi ke tempat yang lebih aman,” katanya. (ant)
Pemkab Musirawas Utara
Butuh Bendungan Raksasa MUSIRAWAS UTARA - Pemerintah Kabupaten Musirawas Utara membutuhkan pembangunan bendungan raksasa untuk mengairi lahan rawa yang luasnya mencapai belasan ribu hektare. Lahan rawa lebak itu bila musim kemarau kekeringan dan tak bisa dimanfaatkan petani untuk bercocok tanam padi dan lainnya, namun bila dialiri air irigasi teknis maka akan menjadi lumbung beras, kata Penjabat Bupati Musirawas Utara, Agus Yudiantoro, kemarin. Ia mengatakan, selama musim kemarau seperti kondisi sekarang ini banyak mendapat keluhan masyarakat terkait pe-
manfaatan lahan rawa lebak, karena dari belasan ribu hektare lahan itu hanya bisa dimanfaatkan bercocok tanam padi sekitar 1.500 hektare, sisanya kering. Bercocok tanam padi itu hanya sekali saja saat tanahnya masih lembab, usai mereka panen lahan tersebut juga ikut kekeringan, sedangkan untuk ditanam dengan kelapa sawit atau tanaman keras lainnya tidak boleh. Lahan rawa lebak itu sudah dikhususkan untuk lahan sawah tadah hujan, karena cukup subur bila dibandingkan lahan lainnya yang saat ini sebagian besar menjadi kebun
kelapa sawit perorangan maupun perusahaan besar. ‘’Kami sudah memprogramkan untuk meneruskan rencana pembangunan bendungan Air Rawas yang dirintis mantan Bupati Musirawas, Ridwan Mukti, namun terkendala anggaran,” katanya. Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Musirawas Utara, Ilyas menjelaskan dari belasan ribu hektare lahan rawa lebak itu, terdapat 7.131 hektare lahan persawahan efektif. Selama musim hanya bisa digarap sekitar 5.200 hektare. (ant)
menyeberangi Sungai Batang Muar, sekitar pukul 14.00 WIB. Jasad Abil (40) ditemukan sehari setelah itu Minggu (8/ 11) di pinggir pantai Desa Retak Ilir sekitar pukul 11.30 WIB. Terakhir, lanjutnya, Seorang warga Desa Pondok Batu Sulaiman yang hilang sejak empat hari yang lalu ditemukan tewas tenggelam. (ant)
SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM
Suluh Indonesia/ant
LEBAK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Banten, mencatat 42 desa masuk kategori rawan banjir. ‘’Semua desa yang rawan banjir itu karena daerah aliran sungai (DAS),” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Lebak Kaprawi di Lebak, kemarin. Selama ini, kata dia, Kabupaten Lebak sudah dilanda hujan dengan kapasitas ringan dan sedang. Peluang hujan terjadi sore hari hingga berlangsung antara 1 dan 2,5 jam. Untuk itu, pihaknya minta warga meningkatkan kewasp-
sekitar pukul 12.00 WIB dan jasad korban ditemukan oleh warga setelah 1,5 jam setelah tenggelam, dalam kondisi tubuhnya terlilit jaring. Kemudian, katanya, dua hari setelah itu Sabtu (7/11) Seorang warga Desa Talang Arah Abil karyawan PT Alno Devisi Air Ikan. Korban ini hilang setelah terseret arus saat
Bunda Norma
yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-
konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)
Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.154, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629