Skip to main content

Edisi 15 Januari 2018 | Balipost.com

Page 1

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

Senin Kliwon, 15 Januari 2018

Bali Restart

Membangun Pariwisata dari Pertanian

Pengemban Pengamal Pancasila

Bali Post/eka

Murjana Yasa

Menurut Murjana Yasa, pertanyaan itulah yang wajib dipikirkan dan dijawab oleh segenap komponen masyarakat Bali khususnya para decision maker di Bali. Ditegaskan, ekonomi yang inklusi secara makro adalah pertumbuhan yang stabil dan meningkat serta diikuti oleh penurunan kemiskinan dan kesenjangan serta penurunan angka pengangguran. Artinya, pertumbuhan ekonomi yang benar-benar dinikmati oleh masyarakatnya. ‘’Bali harus menuju ke situ. Mewujudkan ekonomi yang inklusi itu,’’ tegasnya. Selama ini, ada kesan Bali

Mahar Politik Jelang Pilkada

Tugas Pertama Satgas Antipolitik Uang POLITIK uang rupanya tidak terjadi saat pencoblosan, namun dikhawatirkan terjadi menjelang penentuan calon. Hal ini mengacu pada pengakuan La Nyalla Mattalitti tentang adanya permintaan mahar politik sebesar Rp 40 miliar. Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menyatakan, pengakuan La Nyalla perlu ditelusuri kebenarannya agar praktik politik uang di balik pilkada serentak 2018 bisa terbongkar. Dia mengatakan penelusuran dapat dilakukan Satgas Antipolitik Uang yang baru saja dibentuk oleh Polri untuk memastikan pilkada berlangsung bersih dan berkualitas. Neta mengingatkan jauh sebelum La Nyalla, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi juga mengaku pernah diminta dana sebesar Rp 10 miliar untuk bisa memperoleh surat rekomendasi maju di Pilgub Jawa Barat 2018. Hal ini perlu nendapat perhatian Satgas Antipolitik Uang Polri. Sebab, praktik politik uang merupakan salah satu penyebab berkembangnya politik biaya tinggi dan maraknya korupsi yang melibatkan kepala daerah. Kasus La Nyalla dapat menjadi momentum bagi Pol-

ri untuk memantau, memburu, dan menciduk para pelaku politik uang di balik Pilkada 2018. Sehingga keberadaan Satgas Antipolitik Uang Polri benar-benar nyata dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sebaliknya jika pengakuan adanya politik uang tidak benar, maka pihak yang merasa dirugikan dapat mengklarifikasi hingga melaporkannya ke polisi dengan tuduhan pencemaran nama baik. Seperti diketahui Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Tito Karnavian, telah membentuk Satgas Antipolitik Uang untuk mencegah terjadinya politik uang pada tahapan-tahapan pilkada serentak 2018. Satgas yang dipimpin Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol. Ari Dono Sukmanto akan mengawasi empat tahapan pilkada yakni tahap pencalonan, tahap pemilihan, tahap penetapan calon terpilih hingga tahap pengajuan keberatan di Mahkamah Konstitusi. Adapun isu politik uang dalam Pilkada 2018 juga turut ditanggapi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal. 19 Mahar Politik

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Jokowi Resmikan SUGBK Pascarenovasi

Antivandalisme dan Antibanjir Jakarta (Bali Post) –

Presiden Joko Widodo meresmikan penggunaan kembali Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (14/1) kemarin, usai stadion terbesar di Asia Tenggara itu direnovasi. Peresmian ditandai dengan menggelar pertandingan uji coba internasional antara tim nasional Indonesia versus Islandia. Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden M. Jusuf Kalla juga menyaksikan laga yang berkesudahan 1-4 untuk Islandia.

KONDISI ekonomi Bali diklaim sangat bagus, senantiasa di atas rata-rata nasional. Begitu juga dalam keberhasilan penanganan masalah kemiskinan dan pengangguran, prestasi Bali juga disebut-sebut di atas rata-rata nasional. Namun, ada satu pertanyaan yang menggelitik, apakah ekonomi Bali itu sudah inklusi atau tidak? Pertanyaan itulah yang dilontarkan pengamat dan pakar ekonomi pembangunan Universitas Udayana Dr. I Gusti Wayan Murjana Yasa, S.E., M.Si. pada diskusi ‘’Bali Restart’’, pekan lalu. begitu mengagung-agungkan pariwisata. Namun, Murjana Yasa justru mempertanyakan apakah pariwisata itu sudah menyejahterakan rakyat Bali? Apakah pemilik-pemilik hotel dan input pariwisata yang digunakan di hotelhotel, akomodasi termasuk makanan, minuman dan sebagainya yang konon menyumbang pendapatan terbesar sudah dinikmati masyarakat Bali yang notabene sebagai penopang pariwisata tersebut? ‘’Kalau itu belum, maka kita harus restart. Pariwisata Bali harus menuju ke arah itu,’’ katanya lagi. Selanjutnya, Murjana Yasa mengharapkan Bali membangun pariwisata dari pertanian karena sejatinya di situlah rohnya. Membangun pariwisata dari adat dan budaya dengan menggerakkan kreativitas UMKM dan usaha kecil masyarakat Bali. Pasalnya, ketika pertanian Bali yang merupakan roh pariwisata maju, sektor UMKM maju dan kreativitas sosial budaya yang berbasis budaya Bali maju, maka di situlah akan lahir produk-produk unggulan yang berjati diri kuat. Hal. 19 Kopi Pupuan

20 HALAMAN

NOMOR 144 TAHUN KE 70

Bali Post/ant

LAGA PERSAHABATAN - Presiden Joko Widodo berbincang dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di sela-sela menyaksikan laga persahabatan antara Indonesia melawan Islandia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (14/1) kemarin. Pertandingan tersebut menandai peresmian renovasi SUGBK yang dipersiapkan untuk menyambut Asian Games XVIII Agustus mendatang.

Stadion Utama Gelora Bung Karno dibangun Bung Karno pada 1960 dan diresmikan pada 1962. Stadion olahraga terbesar di Asia Tenggara inilah yang menjadi saksi penyelenggaraan Asian Games IV pada 1962 dan GANEFO Games pada 1963. Kini, Stadion Utama Gelora Bung Karno juga dipersiapkan untuk menjadi arena utama penyelenggaraan Asian Games XVIII 2018 di Jakarta dan Palembang, Sumatera Selatan. Dinyatakan bahwa Stadion Utama Gelora Bung Karno kini telah memenuhi standar internasional sesuai aturan FIFA. Daya tampung stadion adalah 80.000 tempat duduk dengan kualitas kursi lebih bagus, yang terbagi dalam dua kategori, yaitu satu kursi tunggal dan kursi lipat yang telah memenuhi standar aksesibilitas evakuasi. ‘’Setiap kursi mampu menahan beban hingga 250 kilogram dan tidak mudah ditarik sehingga (mampu) menahan aksi vandalisme,’’ kata Presiden Jokowi dalam akun facebook-nya, Sabtu (13/1). Salah satu persyaratan keselamatan dan keamanan sesuai standar FIFA itu adalah jika kondisi kekacauan atau kedaruratan terjadi seluruh orang di dalam stadion ini harus sudah dapat keluar dari dalam stadion dalam waktu 15 menit sejak keputusan pengosongan stadion itu dinyatakan. Hal lain adalah kualitas pencahayaan. Stadion ini diterangi lampu berkekuatan 3.500 lux. Ini tiga kali lebih terang dari sebelumnya, tetapi 50 persen lebih hemat energi listrik, karena menggunakan LED, bukan lagi lampu konvensional. Pencahayaan sesuai standar keperluan penyiaran televisi profesional-digital dan foto berita internasional menjadi salah satu keharusan. Pemirsa televisi di seluruh dunia akan lebih mampu menikmati pertandingan yang digelar, juga para pembaca berita cetak ataupun media dalam jaringan. ‘’Dari segi pencahayaan, ini salah satu yang terbaik di dunia saat ini,’’ kata Jokowi. Sistem pencahayaan stadion yang berusia 57 tahun ini terintegrasi dengan sistem tata suara yang berkekuatan hingga 80.000 Watt PMPO. Yang pokok juga adalah rumput di lapangan sepak bolanya adalah rumput berstandar internasional untuk sepak bola, yaitu Zoysia matrella, yang dilengkapi alat penyiram otomatis hingga sistem drainase antibanjir. (ant)

Longsor di California, 18 Tewas

EVAKUASI - Petugas penyelamat berupaya mengevakuasi mobil setelah terjadi longsor di Montecito, California.

Bali Post/rtr

Los Angeles Jumlah korban meninggal akibat tanah longsor di California menembus angka 18 setelah petugas evakuasi menemukan jasad seorang laki-laki tua. Sheriff Santa Barbara, Bill Brown, mengatakan laki-laki berusia 87 tahun ini ditemukan regu penyelamat di rumahnya, seperti diberitakan AFP. Sementara itu, jumlah korban hilang saat ini menjadi tujuh orang, termasuk seorang anak kecil perempuan yang berusia dua tahun. Hujan deras pada Selasa, setelah 10 bulan kekeringan, menyebabkan lumpur dan puing-puing lengket mengalir dari perbukitan ke Montecito. Selain menyebabkan korban tewas dan korban luka, 65 rumah dilaporkan hancur, sedangkan sisanya mengalami kerusakan. Bencana longsor ini terjadi dua pekan setelah mereka mengalami kebakaran, sehingga harus mengungsi dari daerah tempat tinggal mereka. Sebelumnya, topan kuat musim dingin melanda wilayah West Coast AS pada Senin, membawa salju tebal dan mengirim lumpur serta puing ke daerah permukiman sebelum fajar pada Selasa. Di Santa Barbara County, sebanyak 100 rumah hancur dan 300 rumah rusak akibat diterjang lumpur longsor, kata Eliason, sebagaimana dikutip Xinhua. Ia menambahkan, delapan harta komersial juga rusak dan 20 lagi hancur. ‘’Awak pertolongan dengan susah-payah membersihkan jalan raya untuk membebaskan 300 warga yang telah terjebak sejak Selasa di Romero Canyon,’’ tambah Eliason. Hal. 19 Sangat Mendukung

Lubdaka Zaman Now, Berburu Kepentingan

Oleh I Gusti Ketut Widana

NARASI kisah Lubdaka, sang pemburu masuk surga, menginspirasi banyak umat melaksanakan ritual Siwaratri dengan hasrat meneladani perilakunya lalu berharap, meski seorang pendosa sekalipun, atas kuasa Tuhan dapat mencapai sekaligus menikmati pahala surga. Tak heran, setiap kali hari suci Siwaratri datang dan diperingati, Pura-pura terutama di daerah perkotaan relatif membeludak, dengan satu pemaknaan sebagai ‘’malam penebusan dosa’’. Saking antusiasnya umat melaksanakan Siwaratri sampai lupa menaati tribrata sebagai

sadhana spiritual yang mesti dijalani, yaitu: upawasa, mengosongkan tubuh material dari asupan makanan dan minuman; mona brata, perilaku berdiam diri, tapakur dalam renungan mendalam, meniadakan kata/ bicara, fokus menyucikan pikiran; dan jagra, mengondisikan diri selalu dalam keadaan sadar, eling, tan mrema, tan aturu, atanghi, bukan sekadar melek alias begadang, yang selama ini dipahami dan dilakoni umat. Apa pun yang namanya ritual, sesungguhnya adalah simbolisasi tattwa dalam tataran susila, sehingga sim-

bol-simbol upacara dengan upakara bebanten yang sarat makna dapat diaktualisasikan ke dalam bentuk laksana, bukan hanya berhasrat ‘’menebus’’ dosa lalu ‘’bermimpi’’ menikmati rasa bahagia di surga. Terlalu dangkal pemahaman ritual suci Siwaratri sebagai ajaran Siwa Tattwa yang begitu dalam kandungan maknanya itu. Apalagi jika kemudian praktik ritual Siwaratri dilaksanakan seperti lazimnya upacara yadnya lainnya yang lebih menampakkan bahkan menonjolkan aksi penghiburan daripada misi pengluhuran. Akibatnya, tribrata yang

sepatutnya menjadi inti pelaksanaan Siwaratri pun kebanyakan diabaikan, hingga terjebak kembali seperti acara seremonial belaka yang tak lepas dari suasana kemeriahan/kesemarakan dengan aksen bernuansa eufo-ritual, belum menuju zona zero (spiritual). Padahal teladan sosok Lubdhaka jelas-jelas melakoni perjalanan perburuannya ke tengah hutan belantara dalam keadaan sepi (sipeng) hingga memasuki kegelapan malam yang paling gelap, saat menjelang tilem kapitu. Dalam konteks zaman now, meski tidak lagi harus memasuki tengah hutan, seti-

daknya aura ritualistik magis dengan vibrasi spiritualistik semestinya tetap bisa dihadirkan tatkala melaksanakan ritual Siwaratri. Sebab, sangat berbeda dengan ritual yadnya lainnya, peringatan Siwaratri benar-benar sarat dengan tuntutan sekaligus tuntunan pelaksanaan tribrata, dengan tujuan agar sang Diri yang adalah sang Atman itu sendiri disadarkan agar tidak terus terjebak pada kemelekatan badan material yang tidak kekal. Penyadaran untuk misi pembebasan sang Atman dari belenggu badan material itulah sejatinya inti pokok ajaran Siwaratri,

sampai kemudian berhasil mencapai puncak kesadaran spiritual, atutur sang Atma ri jatinya. Sebab, hakikat badan material dalam konsep Siwa Tattwa adalah sebagai media berkarma bagi sang Atman yang ber-sthana dalam diri. Sehingga pesan moral yang dititipkan pada ritual Siwaratri, bagaimana umat sedari awal menyadari bahwa sang Atman yang ber-sthana dalam diri akan menjadi bermakna jika berkarma berdasar dharma, yang menyebabkan sang Atman berkesadaran Siwa. Hal. 19 Kepuasan Duniawi


denpasar

2

Senin Kliwon, 15 Januari 2018

figur Tebar Ikan di Sawah Warga BUDI DAYA ikan air tawar di lahan persawahan akan menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung di tahun 2018. Rencananya, ikan jenis nila dan mujair ini akan ditebar di persawahan milik warga Badung. Menurut Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung Putu Oka Swadiana, program tersebut akan dibiayai oleh pemerintah, sehingga masyarakat tinggal menyukseskan program tersebut. “Kita akan kembangkan di lahan persawahan warga. Seluruh biaya termasuk bibit ikan pemerintah yang tanggung. Masyarakat hanya mengelola saja,” ujar Oka Swadiana, Minggu (14/1) kemarin. Pejabat berambut tipis ini mengatakan, budi daya ikan air tawar merupakan salah satu program prioritas pada tahun 2018. Tahap awal, pemerintah akan memanfaatkan lahan pertanian yang telah memanfaatkan pupuk organik. “Pada tahap awal tidak semua lahan pertanian warga bakal ditebar bibit ikan. Namun terbatas pada areal persawahan yang telah menggunakan pupuk organik,” katanya. Dia menambahkan, sawah yang akan menjadi proyek pencontohan pengembangan ikan air tawar adalah di wilayah Abiansemal. Sebab, luas areal persawahan yang mencapai puluhan hektar di wilayah tersebut tanpa menggunakan pupuk kimia. “Dengan memanfaatkan saluran air pada lahan persawahan warga, kami berharap dapat makin memberdayakan masyarakat. Dari Abiansemal, baru akan menyasar kecamatan lain seperti Petang, Mengwi dan Kuta Utara,” terangnya. Terkait anggaran, Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Pertanian dan Pangan ini mengakui belum merancang sejauh itu. Badra mengatakan pihaknya baru pada tahap menyosialisasikannya kepada masyarakat. “Kami masih menyosialisasikan kepada masyarakat. Jadi anggarannya belum,” tegasnya. (par)

Proyek Pasar Badung Tahap II

Lagi, Pemkot Siapkan Dana Rp 70 Miliar Denpasar (Bali Post) Komitmen Pemkot Denpasar dalam mewujudkan pembangunan Pasar Badung yang representatif cukup besar. Bukitnya, pada tahun ini proyek tersebut kembali mendapat kucuran dana yang tidak sedikit. Pemkot sudah menyiapkan dana Rp 70 miliar agar pembangunan Pasar Badung bisa tuntas akhir tahun 2018 ini. Dana tersebut bersumber dari APBD Denpasar. Asisten II Setda Kota Denpasar I Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta dalam pertemuan dengan jajaran Disperindag, PD Pasar Denpasar, Inspektorat dan Tim TP4D menegaskan, pihaknya berkomitmen bulat untuk melanjutkan pembangunan Pasar Badung hingga tuntas. ‘’Kita sekarang lagi proses untuk bisa lelang, sambil menunggu proses hibah,’’ kata Jimmy Sidharta, belum lama ini. Jimmy Sidharta yang juga Plt. Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) ini mengatakan, pembangunan tahap II ini akan melanjutkan pembangunan di lantai tiga dan empat sampai finishing. Artinya, setelah tahap II ini selesai, Pasar Badung sudah bisa dioperasikan kembali. ‘’Yang jelas, akan ada waktu yang lebih panjang dalam pengerjaan tahap II ini,’’ ujarnya. Sementara itu, Kadisperindag Wayan Gatra mengatakan, proses pembangunan tahap I sudah rampung. Kini, pihaknya sedang melakukan proses untuk realisasi hibah dari Kementerian Perdagangan, karena bangunan Pasar Badung tersebut masih menjadi hak kementerian. Oleh karena itu, perlu ada hibah kepada Pemkot Denpasar. ‘’Sebelum ada hibah, proyek berikutnya belum bisa dilakukan,’’ katanya. Menurut Gatra, proses hibah untuk Pasar Badung diperlukan waktu yang lebih lama. Pasalnya, dana yang dihibahkan lebih dari Rp 10 miliar. Hibah yang nilainya di atas Rp 10 miliar harus mendapat persetujuan Presiden. ‘’Mudah-mudahan proses hibah ini bisa rampung dalam waktu dua bulan, sehingga pas bisa dikerjakan setelah proses lelang selesai. Kedua proses ini, yakni hibah dan lelang dilakukan secara bersamaan,’’ tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, pembangunan Pasar Badung tahap pertama ditangani Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). Sedangkan untuk tahap berikutnya yang dilaksanakan pada tahun 2018 ini, akan ditangani Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pembangunan Pasar Badung tahap I ini meliputi pembuatan dua lantai basement dan lantai dasar serta lantai dua. Pola ini dilakukan menindaklanjuti rekomendasi Kementerian Perdagangan, terkait penggunaan dana tugas perbantuan (APBN) sebesar Rp 75 miliar. Sedangkan dana pendampingnya sudah dialokasikan dari APBD sebesar Rp 15 miliar. (kmb12)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : ERUPSI GUNUNG AGUNG JANGAN DIJUAL Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/wan

BERSANTAI – Warga Kota Denpasar memanfaatkan Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Ngurah Made Agung sebagai tempat bersantai. Lapangan ini juga dilengkapi sejumlah fasilitas permainan yang sangat digemari anak-anak.

Komplotan ABG Terlibat Kasus Pembunuhan dan Begal

Kerap Pesta Miras, Hasil Kejahatan Dijual Lewat Medsos

Denpasar (Bali Post) -

Siapa sangka bila pembunuh Darius asal Nusa Tenggara Timur (NTT) sekelompok anak usia belasan tahun. Meski masih belia, tetapi aksi mereka tergolong sadis. Ironisnya lagi, komplotan anak baru gede (ABG) ini ternyata merupakan anak putus sekolah dan sering pesta arak di areal Pasar Senggol Pidada, Ubung. Sedangkan barang hasil kejahatan berupa sepeda motor, HP dan jam tangan dijual lewat media sosial (medsos). ‘’Komplotan ini tidak punya nama geng. Mereka hanya sering jalan bergerombol untuk mencari korban,’’ kata Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat (Denbar) Iptu Aan Saputra Ramadhan Amrullah, Minggu (14/1) kemarin.

Berdasarkan hasil penyidikan, kata Aan Saputra, para tersangka ini mengaku saat melakukan begal biasanya berjumlah enam orang. Sedangkan waktu membunuh Darius, mereka berjumlah 10 orang. ‘’Jadi, hanya enam orang yang ditahan di Polsek Denbar. Sedangkan sisanya (AN dan SGIR alias Codet) diserahkan ke Polsek Kuta Utara terkait kasus pembunuhannya,’’ kata mantan Kanit Reskrim Polsek Mengwi, Badung ini. Aan Saputra menambahkan,

untuk wilayah Denbar komplotan kriminal ini terlibat kasus begal dan pencurian atau pembobolan rumah. Selama ini mereka biasa mangkal atau kumpul di Jalan Pidada dan Jalan Bung Tomo, Denbar. ‘’Hampir tiap malam mereka keluyuran, mulai dari pukul 00.00 sampai pukul 06.00 Wita. Sebenarnya mereka punya orangtua tapi tidak ada perhatian. Kalau sepeda motor curian rata-rata dijual Rp 1,5 juta lewat online,’’ ujar lulusan Akpol 2012 ini. Seperti diberitakan sebelumnya, pelarian pelaku pembunuh Darius Taba Kababa (32) asal NTT diakhiri oleh Tim Opsnal Polsek Denpasar Barat (Denbar) dipimpin Kanit Reskrim Iptu Aan

Saputra. Pelakunya anak baru gede (ABG) berjumlah delapan orang, tetapi baru tujuh orang yang ditangkap, Jumat (12/1) lalu. Pelaku berinisial AN (15), Ar (15), MR (16), FAP (17), Yu (13), DR (17) dan SGIR (14). Sedangkan kasus ini ditangani Polsek Kuta Utara karena TKP-nya di depan Sekolah Dasar Imanuel Dalung di Jalan Raya Dalung, Kwanji, Kuta Utara, Badung. Hasil penyelidikan terlacak bila pelaku tidur di areal Pasar Senggol Pidada, Ubung, Denpasar. Saat digerebek, ditangkap FAP dan DR. Tersangka Yu dan MR dibekuk di Terminal Ubung, SGIR di RSUD Mangusada. Selanjutnya, pengejaran dilakukan ke Jalan Pidada XIII

dan diamankan AN dan Ar. Komplotan ini terlibat kasus begal di depan masjid di Jalan Gatot Subroto Barat, Denbar, Selasa (9/1) lalu. Korbannya Abdul Rohman beralamat di Jalan Panji, Dalung. Sedangkan di wilayah Tabanan, mereka mencuri sepeda motor Honda Scoopy, di wilayah Canggu mencuri Honda Vario, Scoopy dan Honda Beat. Sementara di warung Jalan Bung Tomo, Denbar, mereka merampas HP dan jam tangan. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Mengaku Pemilik Tanah, Justru Diadili sebagai Terdakwa

Denpasar (Bali Post)Sang Putu Suastika Budaya, Kamis (11/1) lalu diadili di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Dia dilaporkan atas kasus dugaan penipuan. Jaksa penuntut umum (JPU) Supartha Jaya dan Raka Arimbawa mengatakan, pada tahun 2014 lalu Sang Putu Suastika mengaku memiliki tanah yang akan dijual dan meminta Ni Ketut Sriasih untuk memasarkannya. Sriasih kemudian mengiklankan tanah yang berlokasi di Subak Kembang Kuning, Desa Melinggih Kelod, Payangan, Gianyar via internet. Juni 2014, Ketut Sriasih dihubungi Ir. Julianto Maliang dari PT Nest Estate Sakti Tata Graha yang berminat membeli tanah tersebut. Pascadilihat lokasinya dan berminat, Julianto Mailing dipertemukan dengan Sang Putu Suastika yang mengaku sebagai pemilik tanah tersebut. Beberapa kali bertemu, sebagaimana dakwaan jaksa pada Juli 2014 terjadi kesepakatan untuk transaksi.

Menurut JPU Supartha Jaya, dalam proses jual beli tanah ada yang ditutuptutupi atau disembunyikan oleh terdakwa Sang Putu Suastika. Yakni pemilik tanah sebenarnya adalah Ni Nyoman Kartini, sebagai ahli waris dari I Rijek dengan luas 5.850 meter persegi dan atas nama I Made Puja seluas 2.000 meter persegi. Tidak hanya itu, terdakwa Putu Suastika Budaya mengatakan bahwa jalan yang menuju lokasi tanah yang dijual adalah jalan milik desa dan tanah milik warga yang harus dibebaskan untuk akses jalan. Padahal akses jalan yang dikatakan sebagai milik desa tersebut adalah milik PT Milenium Dewata Bersama. Masih kata jaksa, saksi korban Julianto Mailing tertarik untuk membeli tanah tersebut dan kemudian terjadi kesepakatan harga dengan Putu Suastika Budaya, Rp 1.500.000 per meter persegi. Proses jual beli tanah ini kemudian terjadi di kantor Notaris Ketut Alit Narisih. Pembayaran dilakukan secara bertahap. Tahap pertama pada

18 Agustus 2014 dengan ceque BCA sebesar Rp 1.350.000.000 yang dikirim kepada Notaris/PPAT Ketut Alit Nariasih Dadu. Begitu juga pembayaran tahap kedua tanggal 20 Oktober 2014 sebesar Rp 3.900.000.000 melalui ceque Bank Permata, dikirim kepada Notaris Alit Nariasih Dadu. Pembayaran tahap ketiga pada 4 November 2014 dengan menggunakan ceque Bank Permata sebesar Rp 3.900.000.000 diberikan kepada terdakwa Sang Putu Budaya. Pembayaran tahap ketiga ini, selain untuk melunasi pembayaran tanah juga untuk pembelian lahan untuk akses jalan masuk menuju lokasi tanah seluas 400 meter persegi yang dibeli dari pemilik tanah Wayan Kertayasa dan 550 meter persegi dari Dewa Ngakan Made Putra Sanjaya, serta mengurus surat keterangan jalan utama dan peruntukannya. Untuk akses jalan masuk, terdakwa tidak berhasil dan tidak mampu mendapatkan surat keterangan ja-

lan utama dan peruntukan. Akhirnya Julianto Maliang melalui Robbyanto Maliang melakukan pendekatan dan negosiasi dengan PT Milenium Dewata Bersama untuk mendapatkan akses jalan dengan membayar kompensasi Rp 6 miliar. Sementara terdakwa akhirnya mengembalikan uang Rp 1,5 miliar dari uang yang sudah diterimanya untuk mengurus akses jalan masuk tersebut. Sang Putu Suastika Budaya menyatakan bahwa proses jual beli tersebut batal dan berjanji akan mengembalikan uang yang sudah diterimanya pada Agustus 2016. Masih dalam sidang, disebut bahwa apa yang dijanjikan tidak terealisasi sehingga Julianto Maliang melaporkan terdakwa ke Polda Bali. Akibat perbuatan terdakwa ini, korban Julianto Maliang dan PT Nest Estate Sakti Tata Graha menderita kerugian Rp 4,2 miliar atau kurang lebih Rp 2.003.200.000. Terdakwa Sang Putu Suastika dijerat JPU dengan pasal 378 dan pasal 372 KUHP. (kmb37)

Dukung ”Heritage City Tour”

Program Dokar Hias Gratis Berlanjut Denpasar (Bali Post)Keberadaan dokar hias ‘’Denpasar Heritage City Tour’’ disambut baik oleh warga Kota Denpasar. Dokar gratis sebagai alat transportasi tradisional ini menjadi program Pemkot Denpasar untuk memanjakan para turis yang sedang berkunjung. Sejak resmi diluncurkan Oktober 2017 lalu, tidak hanya wisatawan yang memanfaatkan transportasi ini, warga Kota Denpasar juga banyak memanfaatkan momen bersama keluarga dengan mengendarai dokar berkeliling kota. Melihat antusiasme para wisatawan dan masyarakat, Pemkot Denpasar melalui Dinas Pariwisata Kota Denpasar mengeluarkan kebijakan untuk memberikan layanan transportasi dokar ini secara gratis sepanjang tahun 2018 pada hari Sabtu dan Minggu, mulai pukul 09.00 – 15.00 Wita. Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, pemanfaatan dokar hias ini adalah salah satu terobosan untuk mening-

katkan kunjungan wisatawan. ‘’Saya rasa ini tepat dilakukan. Kita masih punya angkutan tradisional dokar yang harus dilestarikan. Kusir dokar yang awalnya sudah tidak ada lapangan pekerjaan, kini bersemangat kembali. Jadi, itu yang saat ini kami dukung dan berikan wadah,’’ ujarnya. Hal senada juga disampaikan Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara yang sempat berkeliling kota menggunakan dokar hias ini. ‘’Melalui program ini, kusir dokar kembali bisa eksis seperti zaman dulu. Saya sangat mengapresiasi program ini, apalagi terbukti berkeliling menggunakan dokar di Kota Denpasar di hari libur sangat menyenangkan,’’ katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar Dezire Mulyani mengatakan, pihaknya akan melanjutkan program ini sebagai inovasi pengembangan pariwisata di Kota Denpasar. ‘’Pada Sabtu dan Minggu, dokar hias akan menghiasi Kota Denpasar dan gratis. Kami sangat senang

dapat merealisasikan program ini. Semoga masyarakat dan wisatawan dapat memanfaatkannya dengan baik,’’ ujarnya. Dezire Mulyani menambah-

kan, kawasan Heritage City Tour menawarkan objek city tour yang dikenal dengan objek pura, puri dan pasar. Tidak saja mengelilingi kawasan Heritage

City Tour, dengan dokar hias para wisatawan juga disuguhkan berbagai keterampilan seperti menari, menabuh hingga majejahitan. (kmb12)

PROGRAM - Dokar gratis ini merupakan salah satu program Pemkot Denpasar untuk memanjakan para turis yang sedang berkunjung ke Denpasar.


Senin Kliwon, 15 Januari 2018

BADUNG

Deklarasi Kebulatan Tekad Komponen Masyarakat Kacamatan Baturiti

KBS-ACE Siap Lanjutkan JKBM dan Canangkan Wajib Belajar 12 Tahun

KEBULATAN TEKAD - Antusiasme ribuan krama se-Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan menghadiri deklarasi kebulatan tekad mendukung pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. – Dr. Ir. Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (KBS-ACE) di Wantilan Pura Puncak Padang Dawa Desa Bangli, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Minggu (14/1) kemarin. RIBUAN krama se-Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan menghadiri deklarasi kebulatan tekad mendukung pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. – Dr. Ir. Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (KBS-ACE) di Wantilan Pura Puncak Padang Dawa Desa Bangli, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Minggu (14/1) kemarin. Mulai dari bendesa adat, pakaseh, sekaa teruna, PKK, pecalang, sekaa gong hingga lansia menyatakan siap memenangkan pasangan calon yang diusung PDI Perjuangan, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) Indonesia dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) serta didukung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Kader-kader tangguh PDI Perjuangan Tabanan kompak hadir pada acara yang dihadiri langsung calon Gubernur Wayan Koster alias KBS (Koster Bali Satu) didampingi Ketua Tim Pemenangan KBS-ACE Provinsi Bali I Nyoman Giri Prasta. Mereka di antaranya

Ketua DPP Made Urip, I Nyoman Adi Wiryatama yang juga Ketua DPRD Provinsi Bali Ni Putu Eka Wiryastuti, petugas partai sebagai Bupati Tabanan, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan Komang Gede Sanjaya yang juga Wakil Bupati Tabanan, I Ketut “Boping” Suryadi petugas partai sebagai Ketua DPRD Tabanan, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali Dapil Tabanan, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tabanan, jajaran pengurus DPC, PAC, Ranting, Anak Ranting, kader, simpatisan, anggota partai, tokoh-tokoh masyarakat serta berbagai komponen masyarakat se-Kecamatan Baturiti. Kedatangan KBS di lokasi sekitar pukul 10.00 Wita, langsung disambut tabuhan baleganjur dan kesenian Okokan khas Tabanan. Acara dimulai dengan persembahyangan bersama di Pura Kahyangan Jagat Puncak Padang Dawa. Sekitar 500 ibu-ibu menari tarian penyambutan mengantarkan KBS yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali menuju wantilan lokasi acara. Dukungan dari masyarakat Ke-

camatan Baturiti ditunjukkan dengan deklarasi kebulatan tekad dari berbagai komponen masyarakat. “Kami mewakili pakaseh seKecamatan Baturiti menyatakan siap memenangkan KBS-ACE pada Pilkada Bali 27 Juni tahun 2018,” ucap perwakilan pakaseh. Deklarasi ini disampaikan berbagai komponen, seperti bendesa adat, sopir, pakaseh, PKK, sekaa teruna, sekaa gong, lansia dan komponen masyarakat lainnya se-Kecamatan Baturiti. Adi Wiryatama selaku tokoh masyarakat Baturiti menegaskan, tidak ada friksi-friksi di tubuh partai, partai di Tabanan dalam keadaan yang sangat solid. “Partai sudah memutuskan, Ibu Ketua Umum sudah memutuskan KBSACE sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. Jadi, wajib hukumnya kita memenangkan. Harus lurus, jangan pasang reting kanan dan kiri, satu jalur menangkan KBS-ACE,” tegas Adi Wiryatama yang juga sebagai Pengarah Tim Pemenangan KBSACE Provinsi Bali. Di bagian lain, tekad memenangkan KBS-ACE di Tabanan juga dilontarkan Putu Eka Wiryastuti. Sebagai Kader dirinya akan semaksimal mungkin bekerja “memerahkan” Tabanan. “Memenangkan KBS-ACE adalah untuk kepentingan rakyat, bukan untuk kekuasaan. KBS sudah menyatakan komitmennya membangun Tabanan dan Bali, memberikan kehidupan dan kesejahteraan untuk masyarakat,” katanya. Yang menarik, menurutnya, KBS menyatakan akan mensinergikan antarkepala daerah secara bersama-sama agar pembangunan Bali bisa dilaksanakan secara komprehensif. Eka Wiryastuti menambahkan, kebulatan tekad memenangkan KBS-ACE akan terus bergulir di seluruh kecamatan se-Kabupaten Tabanan. Ketua Tim Pemenangan KBSACE Provinsi Bali, Giri Prasta menegaskan bila KBS-ACE membangun Bali dirinya menjamin pembangunan di Pulau Dewata ini akan terintegrasi dengan baik. Dengan semboyan satu jalur, pembangunan akan terintegrasi dan terpola dari pemerintah pusat,

pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten. Giri Prasta yang juga Bupati Badung ini menambahkan, kesehatan gratis dan pendidikan 12 tahun gratis merupakan sebagian dari kebijakan yang akan dilaksanakan oleh KBS-ACE. Dengan dukungan pemerintah pusat yang notabena Presiden Joko Widodo adalah kader PDI Perjuangan dan bupati/ wali kota yang juga sebagian besar kader moncong putih, programprogram yang dicanangkan KBSACE bisa terlaksana dengan baik. Sementara itu, KBS dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas dukungan dari masyarakat Baturiti. Dirinya memang telah bertekad ngayah sekala-niskala untuk membangun dan mensejahterakan masyarakat Bali secara keseluruhan. KBS memaparkan sejumlah program yang akan dijalankan bila dipercaya memimpin Bali lima tahun ke depan. Perlindungan dan pengembangan adat, agama, tradisi, seni dan budaya menjadi salah satu prioritas, dengan menyusun regulasi untuk memperkuat posisi desa adat. KBS juga telah memiliki konsep pelayanan kesehatan masyarakat yang terjangkau, merata, adil dan berkualitas serta didukung dengan pengembangan sistem dan database riwayat kesehatan krama Bali berbasis kecamatan yang diselenggarakan secara terintegrasi di seluruh Bali. Menerapkan sistem jaminan kesehatan gratis bagi krama Bali, seperti JKBM dengan memperbaiki konsep dan tata laksananya dalam format KBS (Krama Bali Sehat). “JKBM yang menjadi program Bapak Gubernur Made Mangku Pastika akan kita laksanakan secara terintegrasi di seluruh Bali, dengan menyempurnakan tata laksana serta memperluas cakupannya,” katanya. KBS yang selama ini dikenal sangat perhatian dengan dunia pendidikan juga ingin memastikan tersedianya pelayanan pendidikan yang terjangkau, merata, adil, dan berkualitas. KBS akan melaksanakan wajib belajar 12 tahun (SD, SMP dan SMA/SMK) secara gratis bagi anak-anak seBali. (ad721)

3

Kereta Gantung Tukad Bangkung-Air Terjun Nunung Dibahas Mangupura (Bali Post) -

Rencana pembangunan kereta gantung yang menghubungkan Tukad Bangkung dan Air Terjun Nunung mulai dibahas. Proyek pengembangan pariwisata di Badung Utara ini mulai memasuki proses studi kelayakan (feasibility study). Kepala Dinas Pariwisata I Made Badra mengatakan, studi kelayakan akan dilakukan tahun ini. Program ini sebagai upaya pemerataan pertumbuhan pariwisata di Badung Utara. “Kami berharap kereta yang meluncur dari Jembatan Tukad Bangkung ke Air terjun Nunung serta sebaliknya menjadi ikon bagi pariwisata di Utara,” ujar Badra, Minggu (14/1) kemarin. Dengan dukungan agrowisata yang telah berkembang selama ini di wilayah tersebut, Badra mengaku optimis progrom kereta gantung dapat menggaet wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. “Di samping agrowisata, di wilayah itu juga akan dibangun wahana-wahana pendukung di sepanjang lintasan kereta. Dengan begitu, wisatawan bisa turun dan menikmatinya. “Tahun ini secepatanya akan dilaksanakan feasibility study untuk mengetahui layak atau tidaknya program tersebut dikembangkan,” tegasnya. Menurut Badra, studi kelayakan yang diperkirakan menghabiskan anggaran Rp 500 juta itu akan segera dilelang. “Feasibility study itu sedang dipersiapkan pada anggaran induk 2018. Tim menyusun KAK dan untuk proses lelang di ULP,” ujarnya. Dikonfirmasi terpisah, anggota DPRD Dapil Petang Nyoman Suka mengaku sangat mendorong program tersebut secepatnya terealisasikan. Sebab, Badung Utara memerlukan ikon pariwisata khusus. “Selama ini sudah ada Jembatan Tukad Bangkung yang cukup dikenal oleh wisatawan. Jadi, pengembangan pariwisata ini kami dorong. Apakah bentuknya kereta gantung dan sebagainya untuk ikon,” katanya. Dengan adanya fasilitas pendukung pariwisata, anggota Komisi II DPRD Badung ini berharap pertumbuhan pariwisata dapat dinikmati merata. “Ini

sebagai wujud nyata dukungan pemerintah terhadap Badung Utara. Selama ini, pengembangan pariwisata lebih pesat di Badung selatan,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa menyampaikan, pengembangan pariwisata berbasis masyarakat (development community base tourism) seperti wisata di wilayah Badung Utara akan terus digenjot. Pemkab Badung akan merancang feasibility study terhadap pembangunan kereta gantung/cable car untuk membuat ikon pariwisata baru yang atraktif. Selain itu, pembangunan kereta gantung itu bertujuan untuk pemerataan kue pariwisata antara wilayah Badung Selatan dengan Badung Utara. Hal ini merupakan penambahan daerah tujuan wisata, khususnya di Badung Utara yang dapat menciptakan multiflier efect terhadap pertumbuhan perekonomian masyarakat. Suiasa menambahkan, pada tahun 2018 juga telah dirancang kegiatan berupa penyusunan perencanaan penataan desa wisata pada Desa Bongkasa, Desa Belok, Desa Munggu dan Desa Baha. Selain itu, juga telah dirancang kegiatan penataan desa wisata antara lain di Desa Wisata Bongkasa Pertiwi, Desa Wisata Sangeh, Desa Wisata Carangsari, Desa Wisata Pangsan, Desa Wisata Petang, Desa Wisata Pelaga serta Desa Mengwi, Penarungan dan Kuwum di Kecamatan Mengwi. Pada tahun 2018 juga telah dirancang kegiatan penataan daya tarik wisata air panas di Banjar Penikit serta penyusunan perencanaan studi kelayakan atraksi wisata kereta gantung pada agrowisata Desa Pelaga serta pengembangan wisata minat khusus. Total anggaran penyusunan perencanaan dan penataan desa wisata di tahun 2018 sebesar Rp 20,7 miliar lebih. (kmb27)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Dilaksanakan Rutin Dua Kali Setahun

BPR Group Sri Partha Pusaka Gelar Donor Darah

PENJELASAN - Panitia Donor Darah BPR Group Sri Partha Pusaka Ni Made Dwi Aryawati didampingi para direksi mewakili dewan penasihat dan komisaris memberikan penjelasan di Gedung BPR Sri Partha, Jalan Moh. Yamin, Renon, Denpasar. SELURUH direksi, PSP, staf dan karyawan/wati BPR Group Sri Partha Pusaka yang terdiri atas BPR Sri Partha, BPR Ashi, BPR Pusaka, BPR Tish, BPR Antenk, Koperasi Mustika, Omatta, Parta Sedana dan Pusat Perbelanjaan Boby 76, Sabtu (13/1) melaksanakan aksi sosial donor darah. Acara juga melibatkan komisaris seluruh BPR Group Sri Partha bekerja sama dengan PMI Bali di Gedung BPR Sri Partha, Jalan Moh. Yamin, Renon, Denpasar. Pengambilan darah dilakukan oleh dr. I Nyoman Artana bersama timnya. Ketua Panitia Donor I Ketut Kadi dan Ni Made Aryawati didampingi para Direksi BPR Group Sri Partha Pusaka, Dewan Penasihat BPR Group Sri Partha I Wayan Gatha, Wakil Pemegang Saham I Nyoman Dasmiartha, Komisaris Utama I

Made Meiarthayasa, Ni Wayan Yuniarti, Ni Made Suratni dan Ni Made Sarmi mengungkapkan, SDM BPR Group Sri Partha termasuk para direksi dan komisaris sudah mendonorkan darahnya lebih dari 100 kali sejak tahun 1978. BPR Group Sri Partha Pusaka sudah pernah menerima penghargaan dari pemerintah RI dan jauh sebelumnya telah memiliki Persatuan Donor Darah Indonesia (PPDI) Unit BPR Group Sri Partha Pesaka. Ia mengharapkan seluruh lapisan masyarakat ikut memberikan dukungan menyumbangkan darahnya untuk kepentingan masyarakat yang memerlukan donor darah segar. SDM Group Sri Partha setiap saat dan waktu menyumbangkan darahnya bila diperlukan masyarakat, baik mendadak maupun keperluan donor berencana.

Dijelaskannya, aksi sosial donor darah digelar rutin dua kali dalam setahun dalam rangka melaksanakan fungsi sosial Group Sri Partha Pusaka kepada seluruh masyarakat yang memerlukan donor darah dalam perawatan di rumah sakit. Seluruh anggota Group Sri Partha Pusaka bersama karyawan/watinya selalu siaga darahnya diambil bila ada masyarakat Bali yang memerlukan darah segar. BPR Group Sri Partha Pusaka juga tidak melupakan fungsi sosial lainnya untuk kepentingan masyarakat kurang mampu, anak didik dan warga yang menderita cacat fisik. Sebagai Dewan Penasihat BPR Group Sri Partha Pusaka, Wayan Gatha selalu hadir sekaligus ikut aktif mendonorkan darahnya melalui kerja sama BPR Group Sri Partha Pusaka dengan UTD PMI daerah Bali. Seperti halnya pelaksanaan donor darah mengawali tahun baru 2018, Sabtu (13/1), siapa pun yang mendonorkan darahnya adalah langkah dan melakukan perbuatan sangat mulia, karena setetes darah yang disumbangkan mampu menyelamatkan jiwa orang lain. Kegiatan donor darah dibina dan diarahkan oleh para Direksi BPR Group Sri Partha Pusaka yaitu Direksi BPR Sri Partha A.A. Gde Sayang Adnyana, S.H., Direksi BPR Ashi I Ketut Diri Adnyana, Direksi BPR Pusaka I Made Buda didampingi I Wayan Tama, Direksi BPR Tish I Ketut Kadi didampingi I Made Damendra dan Direksi BPR Antenk Ni Made Dwi Aryawati. BPR Group Sri Partha Pusaka menampung SDM sebagai tenaga kerja menjalani roda bisnis perbankan sebanyak 225 orang serta direksi dan komisaris 18 orang. Aset yang dikelola semua Group BPR Sri Partha Pusaka tercatat Rp 428 miliar, kredit yang disalurkan Rp 260 miliar, tabungan masyarakat Rp 102 miliar dan deposito Rp 239 miliar. (ad719)

Ujian Promosi Doktor FIB Unud

Dian Rahmani Ungkap Bahasa Kolok di Desa Bengkala

FAKULTAS Ilmu Budaya (FIB) Universitas Udayana (Unud) menggelar ujian promosi doktor untuk Dian Rahmani Putri, Jumat (12/1) lalu. Dalam disertasinya, Dian Rahmani mengungkap Kata (Bahasa) Kolok di Desa Bengkala, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng. Rupanya, rasa penasarannya terhadap bahasa kolok ini telah membawanya melakukan observasi sejak tahun 2012, jauh sebelum ia melanjutkan studi program doktor. Dian Rahmani yang sehariharinya dosen ini mengatakan bahasa yang disepakati di desa tersebut sebagai alat untuk berkomunikasi yaitu kata kolok. Desa yang dihuni sekitar 2.800 orang tersebut, sebanyak 1.200 orang merupakan penutur bahasa kolok. Namun, dari 1.200 orang penutur bahasa kolok, tidak semuanya kolok. Hanya 43 orang yang kolok berdomisili di desa tersebut. Seluruhnya ada 47 orang kolok di desa itu. ‘’Di Desa Bengkala ada orangorang berkebutuhan khusus yakni kesulitan mendengar. Mereka mengalami congenital deafness, tuli sejak lahir,’’ kata Dian Rahmani. Penelitian ini bertujuan melestarikan dan mengumpulkan bahasa isyarat, karena bahasa isyarat ini hanya ada di Bali. Di desa ini merupakan penutur terbanyak di Indonesia. Karena di dalam satu desa ada 43 penutur yang kolok dari seluruhnya 1.200 orang penutur bahasa kolok.

UJIAN - FIB Unud menggelar ujian promosi doktor untuk Dian Rahmani Putri (kiri). Sebanyak 1.200 orang terseb ut m e ski p un b uka n o ra ng kolok, namun dapat bertutur bahasa kolok. Hal ini karena kebutuhan. ‘’Sebab, mereka masih saudara dan bertetangga. Meskipun lokasinya menyebar, semua warga desa merasa perlu berkomunikasi dengan mereka (orang kolok),’’ ungkap Dian Rahmani. Hal inilah yang menjadi kelebihan Desa Bengkala. Karena orang kolok di sana tidak dipinggirkan, melainkan tetap dirangkul, sehingga mempunyai semangat untuk melanjutkan kehidupan. Bahasa kolok atau bahasa isyarat di desa ini terbilang unik karena mereka menggu-

nakan natural sign language (isyarat alami). ‘’Yang kita kenal adalah sistem isyarat bahasa Indonesia yang dibuat oleh bukan murni orang tuli bisu. Namun, pada kata kolok ini merupakan bahasa isyarat yang disepakati oleh kelompok kolok, lalu disepakati oleh warga Desa Bengkala. Akhirnya juga digunakan menyebar ke desa tetangga,’’ jelasnya. Bahkan, di sana sekarang ada Sekolah Dasar (SD) inklusi. Banyak anak dari desa tetangga seperti Desa Bila dan Desa Kubutambahan yang bersekolah di SDN inklusi tersebut. ‘’Ketut Kanta merupakan salah satu relawan pengajar di SDN inklusi,’’ imbuh Dian Rahmani Putri. (ad542)

Ratusan TKI Ilegal NTT Kantongi KTP Riau Kupang (Bali Post) – Sebanyak 232 tenaga kerja ilegal asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berhasil lolos masuk Malaysia, karena mengantongi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari Kabupaten Siak, Provinsi Kepulauan Riau. ‘’Mereka direkrut secara ilegal untuk mencari pekerjaan di Malaysia. Namun, mereka berhasil lolos masuk ke negeri jiran itu karena ber-KTP Siak, Provinsi Kepulauan Riau,’’ kata Kapolres Kupang AKBP Adjie Indra Dwiatma di Kupang, Minggu (14/1) kemarin. Ia mengemukakan, legalitas pengiriman tenaga kerja asal Kabupaten Kupang itu, terkait penanganan kasus perdagangan orang dengan modus sebagai pembantu rumah tangga di wilayah kerjanya. Kasus pengiriman

tenaga kerja ilegal di wilayah Kabupaten Kupang masih terjadi melibatkan jaringan perekrut tenaga kerja ilegal yang belum tertangkap hingga saat ini. Menurutnya, 232 orang tenaga kerja asal NTT yang berhasil masuk ke Malaysia itu setelah dokumen kependudukan milik calon tenaga kerja dibuat jaringan pengiriman TKI ilegal yang berada di Siak. Sekitar 80 orang dari 232 tenaga kerja ilegal yang sudah melintas ke wilayah Malaysia itu merupakan warga Kabupaten Kupang. Terungkapnya pengiriman 232 orang tenaga kerja asal NTT tahun 2017 itu setelah adanya koordinasi dilakukan Polres Kupang dengan pihak imigrasi di Siak. ‘’Polres Kupang sudah berangkat ke Jakarta untuk berkoordinasi

dengan Mabes Polri dalam mengungkap jaringan pengiriman TKI ilegal itu,’’ ujar Adjie. Kepolisian di daerah ini akan terus bekerja keras dalam mengatasi kasus perdagangan orang dengan modus pengiriman tenaga kerja sebagai pembantu rumah tangga ke luar NTT. Kapolres Kupang menambahkan, pemerintah tidak melarang mereka mencari nafkah hidup yang lebih layak di luar negeri, tetapi harus melalui prosedur yang benar. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Kupang terus melakukan sosialisasi kepada warga di daerah ini untuk tidak mudah tergiur dengan imingiming dari calo tenaga kerja dengan menjanjikan akan mendapat gaji tinggi apabila bekerja di luar negeri. (ant)

Senin Kliwon, 15 Januari 2018

Wedakarna Siap Bentuk ’’Renewable Energy Bali Concortium’’

Dukung Perubahan Aturan di Pusat agar Daerah Bisa Kelola Listrik Mandiri

SENATOR DPD-RI Dr. Shri Ngurah Arya Wedakarna MWS III dipercaya oleh sejumlah kalangan internasional yang dipimpin oleh beberapa konglomerat dunia yang peduli tentang lingkungan, untuk memfasilitasi pembentukan Konsorsium Energi Bali dalam rangka transfer teknologi di bidang penanganan sampah dan teknologi terbarukan khususnya di bidang tenaga surya. Hal itu disampaikan oleh Ms. Gozde Dizdar (Director GD Global) yang berbasis di Ankara, Turki, saat hadir bersama delegasi internasional bertemu Gubenur Bali Made Mangku Pastika di Kantor Gubernur, Niti Mandala, Renon, Denpasar. Ia mengatakan Bali sebagai destinasi pariwisata kelas dunia sudah sepantasnya memiliki pusat pengolahan sampah kelas dunia yang juga bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan energi surya. ‘’Saat ini saya membawa delegasi internasional untuk melihat Indonesia dan ASEAN guna menjajaki kerja sama di bidang energi. Ketergantungan terhadap minyak bumi ke depan akan semakin berkurang mengingat semakin hilangnya sumber daya alam. Saat ini Bali menjadi perhatian karena levelnya internasional. Maka dari itu, saya minta pertolongan dari Senator RI Dr. Arya Wedakarna untuk membantu dan memfasilitasi pembentukan konsorsium energi Bali yang akan membantu banyak masyarakat. Teknologi Amerika dan Jerman akan dibawa ke Bali oleh perusahaan sindikasi yang sudah mencatatkan asetnya sekitar US$ 6 miliar (setara Rp 81 triliun). Saya ingin proyek di Indonesia jadi atas bantuan Senator Arya Wedakarna. Selain Bali, sejumlah wilayah akan disasar,’’ ungkap Gozde Dizdar. Senator Arya Wedakarna menyampaikan aspresiasi terhadap pandangan Gubernur Bali terkait energi terbarukan yang secara

KANTOR GUBERNUR - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Gubernur Bali, Fakultas Teknik Universitas Mahendradatta serta delegasi energi Turki dan Arab Saudi di Kantor Gubernur. regulasi masih terganjal UU. ‘’Dalam UU ada sistem monopoli, dan harga beli listrik di Indonesia per kWh sangat rendah hanya di kisaran 9. Jauh dari angka ideal 20. Malaysia saja sudah di angka 30. Jika ini disubsidi, anggaran akan jebol. Satu–satunya cara harus mengubah kebijakan regulasi di tingkatan kementerian, tanpa harus mengubah isi UU, mengingat setiap daerah, setiap provinsi sangat wajar memiliki perusahan listrik mandiri. Kita tidak bisa hanya memberikan pada satu perusahan listrik. Bukan hanya Bali yang berkepentingan tapi juga seluruh Indonesia. Saya akan dorong agar tuntas di tingkatan pemerintah pusat saja,’’ ujarnya. Terkait penanganan sampah di Bali, pihaknya sangat setuju ada intervensi anggaran dan dukungan pusat untuk membantu Sarbagita dan TPA Suwung yang diperkirakan memiliki cadangan sekitar 13 juta ton, dengan potensi

1.500–2.500 ton sampah di Bali. ‘’Bali harus bersatu dalam urusan sampah. Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan (Sarbagita) harus seirama dalam menyiasati aturan pusat. Bali sudah darurat sampah, ini bisa ditangani dengan teknologi yang tepat. Ada opsi sistem menggunakan gas (gasification) dalam pengelolaan sampah. Saya minta mereka kirim satu unit mesin dari negaranya ke Bali. Jika perlu demontrasikan. Jika ini bermanfaat bagi Bali saya akan dukung, apalagi teknologi ramah lingkungan. Saya segera bentuk Konsorsium Energi Bali Terbarukan (Renewable Energy Bali Concortium) agar Bali berdaulat di bidang energi,’’ imbuh Gusti Wedakarna. Sebelum bertemu Gubernur Bali, tim delegasi energi yang dipimpin Turki dan Arab Saudi menghadap Wakil Presiden Jusuf Kalla dan menteri terkait di Jakarta. (ad720)

SMK Penerbangan Cakra Nusantara Sambut Panglima TNI dan Kapolri Di Base Ops Pangkalan Udara Ngurah Rai Bali

SMK Penerbangan Cakra Nusantara menyambut kehadiran Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Base Ops Pangkalan Udara Ngurah Rai, Badung, Bali. Kedatangan Panglima TNI dan Kapolri ke Bali ini dalam rangka peresmian Kapal Perang Republik Indonesia KRI Ngurah Rai 332 di Pelabuhan Benoa, Denpasar. Taruna-taruni yang bergabung dalam organisasi ekstrakurikuler kesenian Cakra Taksu menyuguhkan tarian Pendet. Cakra Taksu merupakan organisasi kesenian di sekolah yang memiliki berbagai macam kegiatan di antaranya seni musik, seni tari tradisional Bali dan modern, seni gamelan tradisional dan seni drama teater tradisional Bali. I Putu Surya Darma, S.Sn., M.Sn. selaku Pembina Organisasi Kesenian Cakra Taksu SMK Penerbangan Cakra Nusantara mengatakan kepercayaan dan partisipasi SMK Penerbangan Cakra Nusantara yang diwakili oleh Taruna-Taruni Cakra Taksu dalam penyambutan kedatangan Panglima TNI dan Kapolri ini merupakan suatu penghargaan bagi pihak sekolah. SMK Penerbangan Cakra Nusantara merupakan sekolah berbasis industri. Pembelajaran dilakukan berdasarkan Kurikulum 2013 dengan 70% praktik dan 30% teori. SMK Penerbangan Cakra Nusantara sangat tepat dan sesuai dengan kebutuhan generasi milenia dalam meraih cita-citanya karena dunia penerbangan, kebandaraan dan kedirgantaraan tumbuh dan berkembang pesat

serta memerlukan tenaga kerja yang banyak. ‘’Kami menyiapkan lulusan SMK Penerbangan Cakra Nusantara untuk dapat berkiprah baik di dalam maupun luar negeri, oleh karena itu setiap lulusan bersetifikasi internasional,’’ ujar Putu Surya Darma. Menurutnya, SMK Penerbangan Cakra Nusantara merupakan sekolah pelopor pertama dan satu-satunya di Bali yang memiliki visi dan misi yang kuat untuk membentuk taruna-taruni unggul, tangguh dan mandiri. SMK Penerbangan Cakra Nusantara memiliki empat jurusan yaitu Otomatisasi dan Tata Kelola

Perkantoran (Bandara), Pemeliharaan dan Perbaikan Motor dan Rangka Pesawat Udara (Airframe Power Plant), Pemeliharaan dan Perbaikan Instrumen Elektronika Pesawat Udara (Electrical Avionics) serta Teknik Transmini dan Telekomunikasi (Bandara). SMK Penerbangan Cakra Nusantara memberi kesempatan yang seluas-luasnya untuk bergabung dan berkarier di dunia penerbangan, kebandaraan dan kedirgantaraan. Silakan datang langsung ke Jalan Drupadi Nomor 27 Denpasar atau hubungi nomor pendaftaran (0361) 474 2600. (ad722)

Kupang (Bali Post) – Ekspor ikan cakalang dari Nusa Tenggara Timur (NTT) sebanyak 157 ton pada 2017 umumnya ke Jepang. Ekspor ikan cakalang ke negeri Sakura di antaranya cakalang beku 25 ton dan cakalang asap 132 ton lebih. Kepala Stasiun Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (KIPM) Kelas 1 Kupang Edi Santoso di Kupang, Sabtu (13/1), mengatakan Jepang menjadi satu-satunya negara yang meminati ikan cakalang dari NTT selain Brunei Darusalam, Singapura, Malaysia, Australia, Timor Leste, Hongkong dan Amerika Serikat. Meskipun demikian, KIPM Kupang mencatat jumlah ekspor ikan cakalang pada 2017 mengalami penurunan dibanding tahun 2016 yakni cakalang

beku 449 ton dan cakalang asap 201 ton lebih. Menurutnya, penurunan jumlah ekspor ikan tersebut disebabkan faktor cuaca buruk dalam tahun bersangkutan yang berdampak pada penurunan produktivitas tangkapan nelayan. Secara keseluruhan jumlah hasil laut dari provinsi dengan luas wilayah laut mencapai 200.000 kilometer persegi itu, sebanyak 689 ton yang diekspor pada 2017 dengan nilai 3,4 juta dolar AS. Jumlah hasil laut yang ekspor tersebut mengalami penurunan cukup signifikan dibandingkan pada 2016 yang tercatat di KIPM Kupang sebanyak 1.200 ton lebih dengan nilai 4 juta dolar AS. Berbagai hasil laut yang diekspor pada 2017 di antaranya ikan

cakalang, tuna loin, skipjack loin, demersal, anggoli, kakap beku, tenggiri beku. Selain itu, ada pula produksi gurita beku, ikan kering, ikan sardine, udang putih beku, dan ikan air tawar beku. Produksi ikan kering berada pada urutan pertama terbanyak yang diekspor ke Timor Leste mencapai 245,9 ton lebih dengan nilai ekspor lebih dari 759.000 dolar AS. Humas HNSI Kota Kupang Abdul Wahab Sidin menyatakan, ekspor ikan cakalang dari NTT turun disebabkan banyak nelayan dari Bali datang menangkap ikan di wilayah perairan selatan NTT. Nelayan pole and line di NTT sangat kecewa dengan maraknya kapal purse seine dari Bali yang memasang rumpon di perairan selatan Pulau Timor dan di Laut Sawu. (ant)

TARI PENDET - Taruna-taruni SMK Penerbangan Cakra Nusantara yang tergabung dalam Cakra Taksu menyuguhkan tari Pendet saat menyambut Panglima TNI dan Kapolri di Pangkalan Ngurah Rai.

Ekspor Cakalang NTT Terbanyak ke Jepang

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Senin Kliwon, 15 Januari 2018

DAERAH

5

Pengungsi di Bangli Tersisa 702 Jiwa Bangli (Bali Post) – Jumlah pengungsi di Kabupaten Bangli terus berkurang sejak radius bahaya ancaman erupsi Gunung Agung dipersempit. Sesuai data Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Gunung Agung di Kabupaten Bangli, pengungsi asal Karangasem yang masih menempati dua pos pengungsian di Bangli tersisa 702 jiwa. Di Pos Pengungsian Kubu, pengungsi yang masih bertahan sebanyak 383 jiwa (92 KK), sedangkan di Pos Pengungsian SKB tersisa 319 jiwa (90 KK). Jumlah tersebut berkurang sekitar 200 jiwa dibanding sebelumnya yang mencapai 997 jiwa. Komandan Posko Penanganan Darurat Bencana Gunung Agung di Kabupaten Bangli Letkol Cpn. Andy Pranoto mengatakan belum semua pengungsi bisa pulang ke rumahnya masing-masing. Mereka yang masih bertahan di pengungsian berasal dari desa yang masuk radius 6 km. Selama ini pengungsi yang pulang ada yang secara mandiri dan ada juga yang minta difasilitasi pihak posko menggunakan truk Kodim. Sementara itu, salah seorang petugas di Posko Pengungsian Kubu, Agung Sutresna, menyampaikan sejauh ini kebutuhan logistik untuk pengungsi berupa beras masih aman. Sementara persediaan telur, bumbu dapur dan air mineral menipis, sedangkan persediaan cabai besar, cabai kecil serta sayursayuran sudah habis. Terkait habisnya beberapa stok seperti cabai dan sayuran, pihak posko mengharapkan bantuan dari donator. Jika ada donator yang ingin menyumbang diharapkan bisa memberikan jenis sayuran yang lebih tahan lama seperti terong, buncis dan kacang tanah. (kmb40)

Dua Warga Lombok Tengah Tenggelam di Pantai

Mataram (Bali Post) – Dua warga Lombok Tengah bernama Eka Madayati dan Dedi Suriadi (26), dilaporkan tenggelam setelah terseret arus di Pantai Semeti, Desa Selong Belanak, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (14/1) kemarin, sekitar pukul 13.00 Wita. Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Mataram I Gusti Lanang Wiswananda dihubungi dari Mataram, membenarkan peristiwa yang menyebabkan satu korban meninggal dunia atas nama Eka Madayati. “Korban ditemukan oleh warga bersama anggota polisi tidak lama setelah kejadian. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Sengkol, namun nyawanya tidak tertolong,” katanya. Dari Puskesmas Sengkol, anggota Kepolisian Sektor Sengkol kemudian mengawal korban meninggal dunia ke Rumah Sakit Umum Kabupaten Lombok Tengah untuk dilakukan visum et repertum. Sementara Dedi Suriadi belum ditemukan hingga Minggu (14/1) petang. Tim SAR gabungan sudah menghentikan upaya pencarian pada pukul 18.00 karena kondisi di perairan laut gelap. Upaya pencarian korban yang belum ditemukan akan dilanjutkan Senin (15/1) ini mulai pukul 07.00. Tim SAR Mataram melakukan upaya pencarian menggunakan perahu karet dan peralatan SAR air. Upaya pencarian kedua warga Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, itu juga melibatkan anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lombok Tengah, anggota Polsek Selong Belanaq, dan warga setempat. Lanang mengatakan dari informasi diperoleh, peristiwa tersebut bermula ketika Eka Madayati berswafoto di pinggir tebing, namun tiba-tiba terpeleset kemudian terbawa arus hingga ke tengah perairan laut. Melihat kejadian itu, Dedi Suriadi mencoba memberi pertolongan, namun naas. Pemuda ini ikut terpeleset dan terbawa arus hingga tenggelam di tengah perairan laut. (ant)

Perantai Anak Terancam Penjara Delapan Tahun

Padang (Bali Post) – Dua pelaku yang merantai kaki anak ZRA (11) di Padang, Sumatera Barat, terancam pidana penjara selama delapan tahun atas perbuatannya. Kedua pelaku yang merupakan ayah tiri dan ibu kandung dari sang anak, ditangkap pada Jumat (12/1) malam. Setelah pemeriksaan intensif, keduanya ditetapkan sebagai tersangka. Kepala Kepolisian Resor Kota Padang Kombes Pol. Chairul Aziz di Padang, Minggu (14/1) kemarin, menyatakan pihaknya menjerat kedua tersangka bernama Muklis (47) dan Noflinda (30) dengan pasal 333 ayat (1) KUHP tentang perampasan kemerdekaan. Pasal tersebut berbunyi barang siapa dengan sengaja dan dengan melawan hukum merampas kemerdekaan seseorang atau meneruskan perampasan kemerdekaan yang demikian, diancam pidana penjara paling lama delapan tahun. Tidak tertutup kemungkinan keduanya juga dikenakan pasal eksploitasi anak dalam UU Perlindungan Anak. Kedua tersangka itu ditangkap petugas di kediamannya di Kelurahan Flamboyan Baru, Kecamatan Padang Barat. Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Muklis ditahan di sel tahanan Polresta Padang, sedangkan Noflinda di sel tahanan perempuan Kepolisian Sektor Padang Timur. Peristiwa ini berawal ketika ZRA (11) ditemukan di asrama polisi kawasan Lolong, Kelurahan Flamboyan Baru, Kecamatan Padang Barat, Kamis (11/1) malam lalu sekitar pukul 23.00 WIB. Ia ditemukan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar Kombes Pol. Margiyanta dengan kaki terpasang rantai gembok dan minta tolong. Anak tersebut dibawanya rumah karena merasa prihatin, menanyai apa yang terjadi, kemudian menyerahkan ZRA ke Polsek Padang Barat. Dari Polsek Padang Barat, bocah malang itu dibawa ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Padang, Jumat (12/1). Petugas harus menghadirkan ahli kunci untuk membuka rantai. Kepada petugas, ZRA menyatakan dirantai oleh ayah tirinya dan diketahui oleh ibu kandungnya agar tidak kabur dari rumah saat malam hari. Sementara pada pagi hari ia disuruh mengemis untuk mencari uang. (ant)

Bali Post/dok

PANTAI KUTA – Wisatawan memadati Pantai Kuta tahun lalu. Tokoh di Kuta mengharapkan abrasi pantai setempat segera ditangani oleh pemerintah demi kenyamanan pengunjung sekaligus menjaga nama Kuta sebagai daerah tujuan wisata dunia.

Abrasi Pantai di Badung Mesti Dapat Penanganan

Mangupura (Bali Post) Sambil menunggu penataan keseluruhan pada tahun 2019, penanganan sementara abrasi pantai di kawasan Kabupaten Badung, khususnya Pantai Kuta, diharapkan bisa dilakukan. Menurut salah seorang tokoh Kuta, I Gusti Anom Gumanti, penanganan sementara kondisi abrasi di Pantai Kuta layak dilaksanakan, karena sebagai destinasi pariwisata, image Kuta harus tetap dijaga. Ia menilai sangat tidak bagus apabila menunjukkan kondisi pantai yang compang-camping terkena abrasi kepada wisatawan. Kalau dibiarkan kondisi pantai seperti ini dan menunggu penataan tahun 2019, tentu akan membuat seolah-olah pemerintah daerah dan dinas terkait lepas tangan akan masalah itu. Jadi, minimal ada penanganan sementara untuk kondisi

abrasi ini. ‘’Kami harap ada penanganan sementara, entah dengan cara apalah. Seperti ketika ada jalan bolong ya ditambal dululah, sambil menunggu perbaikan tahun 2019,’’ kata Anom Gumanti, Minggu (14/1) kemarin. Pihaknya juga menyayangkan selama ini penataan tersebut seolah muncul dan hilang dari permukaan. Selaku masyarakat Kuta dan ang-

gota DPRD Badung, dirinya belum mendapatkan informasi terkait penataan ini. ‘’Kami di dewan saja belum mendapat sosialisasi. Saya harap PU provinsi bisa berkomunikasi dengan PU kabupaten, begitu juga sebaliknya, sehingga kita mengetahui apa yang dikerjakan tahun ini,’’ ujarnya. Anom Gumanti minta Balai Wilayah Sungai Bali Penida semakin gencar melakukan sosialisasi. Hal ini sangat diperlukan agar masyarakat mengerti maksud penataan tersebut. ‘’Dengan adanya sosialisasi, masyarakat tidak bertanya-tanya lagi terkait penataan,’’ pungkasnya. Kepala Dinas PUPR Badung Ida Bagus Surya Suamba sebelumnya men-

Petani Padi NTB Terancam Lima Kecamatan Dapat Harga Rendah di Bima Terendam Banjir Mataram (Bali Post) – Lima kecamatan di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) diterjang banjir yang terjadi sejak Sabtu (13/1) pukul 17.30 Wita hingga Minggu (14/1) kemarin. Banjir tersebut menyebabkan warga mengungsi, rumah, sekolah, sawah dan fasilitas umum terendam serta akses jalan terputus. Kepala Seksi Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, Bambang, dihubungi dari Mataram menyatakan pihaknya masih melakukan pendataan. Sebanyak 13 desa di lima kecamatan dilanda banjir, yakni Desa Soki, Ngali, Cenggu dan Runggu di Kecamatan Belo, sedangkan di Kecamatan Woha tiga desa terdampak banjir, yakni Desa Nisa, Naru dan Penapali. Di Kecamatan Palibelo, dua desa terendam banjir, yakni Desa Belo dan Padolo. Selanjutnya di Kecamatan Madapangga, Desa Monggo dan Ncand, sedangkan di Kecamatan Monta merendam Desa Monta dan Sie. Menurut Bambang, banjir terjadi ketika hujan lebat melanda desa-desa di sekitar Dam Ncera, Kecamatan Belo, Sabtu (13/1) pukul

15.30 Wita. Dam Ncera diduga tidak mampu menampung air hujan yang turun selama dua jam sehingga meluap ke permukiman penduduk dan merendam sawah yang ditanami padi. ‘’Ketinggian air pada Sabtu (13/1) malam setinggi lutut orang desawa. Pada Minggu (14/1) pagi air mulai surut dan warga sudah ada yang membersihkan rumah,’’ ujarnya. BPBD Kabupaten Bima sudah menyalurkan bantuan logistik ke masyarakat terdampak banjir di 13 desa berupa air mineral, minyak goreng, mi instan dan makanan siap saji. Selain itu, mengerahkan tim untuk membantu membersihkan rumah penduduk dan menyedot air yang menggenangi permukiman dengan lima unit alat pompa air. ‘’Rencananya BPBD NTB menyalurkan bantuan logistik berupa peralatan keluarga, jeriken air dan kebutuhan dasar lainnya,’’ ucap Bambang. Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri bersama Sekda Kabupaten Bima H.M. Taufik Hak sudah turun lapangan untuk melihat kondisi warganya yang terdampak banjir serta mengecek kondisi fasilitas umum dan persawahan yang terendam air. (ant)

BPBD Diminta Siaga Bencana

Kupang (Bali Post) – Badan Penanggangan Bencana Daerah (BPBD) di Nusa Tenggara Timur diminta selalu siaga, terutama pada daerahdaerah yang rentan terjadi bencana. BPBD juga harus memberi perhatian khusus pada persiapan logistik untuk bantuan tanggap darurat. Hal itu dikatakan Wakil Ketua DPRD Nelson Matara di Kupang, Sabtu (13/1), terkait peringatan BMKG tentang cuaca di NTT. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi selama Januari-Februari 2018. Sementara itu, Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG El Tari Kupang Ota Welly Jenni Thalo menyatakan pada Januari terjadi hujan dengan durasi lama dan intensitas sedang-deras yang bisa menimbulkan bencana alam. “Hujan dengan durasi yang lama, dengan intensitas sedang-deras dapat mengakibatkan bencana hidrologi seperti banjir, tanah longsor, genangan air serta menyebabkan terganggunya aktivitas transportasi darat, laut dan udara,” katanya. Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai angin kecang yang menyebabkan rumah, pohon/ baliho tumbang/roboh dan gelombang tinggi yang berbahaya bagi kapal laut yang membawa penumpang dan barang serta berbahaya bagi nelayan. Nelson Matara menambahkan, peringatan dini yang dikeluarkan BMKG tentu sudah diketahui oleh BPBD NTT, sehingga sudah harus mempersiapkan diri lebih awal. (ant)

gungkapkan akan melakukan penataan sementara terhadap kondisi abrasi di Pantai Kuta. Saat ini pihaknya masih menunggu perkembangan laut dan ombak yang belum bersahabat. Meski ada rencana penataan sementara, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida Ketut Jayada ternyata berpendapat berbeda. Ia menyarankan Pemerintah Kabupaten Badung tidak usah melakukan penataan sementara pantai abrasi saat ini karena akan membuang-buang uang. ‘’Akan lebih baik pemerintah daerah menunggu penataan kondisi abrasi pantai di Bali oleh pihak BWS Bali Penida tahun 2019,’’ tegasnya. (kmb23)

Bali Post/ant

SAWAH - Lahan sawah terlihat dari ketinggian di Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Minggu (14/1) kemarin. Kementerian Pertanian mengalokasikan Rp 710 miliar untuk rencana cetak sawah seluas 37.360 hektar dalam RAPBN 2018.

Mataram (Bali Post) – Petani padi di Nusa Tenggara Barat (NTB) terancam mendapatkan harga rendah ketika musim panen raya karena target pembelian Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) jauh berkurang. Menurut Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Willgo Zainar, petani hanya mendapat sekadar upah tanam saja. Tengkulak yang dapat untungnya. Kondisinya sangat memprihatinkan kalau benar pembelian Bulog jauh berkurang,’’ katanya di Mataram, Minggu (14/1) kemarin. Ia juga mengkhawatirkan pedagang besar dari luar NTB akan memanfaatkan ketidakberdayaan Bulog menyerap hasil panen petani dengan melakukan pembelian dengan harga nisbi murah untuk kemudian dijual ke daerah lain. Jika kondisi tersebut sampai terjadi, menunjukkan bahwa salah satu peran Bulog sebagai stabilisator harga di pasar pasti tidak terwujud. Di satu sisi, kata Willgo, petani padi di NTB diperkirakan akan melakukan panen pada Februari dan puncaknya Maret 2018. Momen ini bertepatan dengan rencana pemerintah mendatangkan beras impor pada Februari 2018. ‘’Dengan target serapan Bulog yang berkurang dan kedatangan beras impor, tentu tengkulak yang diuntungkan. Apalagi petani NTB mampu memproduksi gabah hingga 2,5 juta ton pada 2017,’’ ujar Ketua Dewan Penasihat Pemuda Tani Indonesia Wilayah NTB ini. Melihat posisi petani yang dilematis, anggota Komisi XI DPR-RI Fraksi Gerindra itu menginginkan agar harga pembelian pemerintah (HPP) untuk gabah dan beras ditinjau lagi. Berdasarkan Inpres Nomor 5 Tahun 2015, HPP untuk GKP sebesar Rp 3.750 per kilogram (kg), sedangkan GKG Rp 4.600/kg, dan HPP beras Rp 7.300/kg. ‘’Terkadang beda Rp 25/kg, Bulog tidak berani membeli dari petani karena sudah ada patokan harga standar, sementara harga beli bersaing dengan tengkulak,’’ ungkapnya. Sementara itu, Kepala Divisi Regional Bulog NTB H Achmad Ma’mun menyebutkan target penyerapan beras produksi petani 71.000 ton pada 2018. Target ini lebih rendah dibandingkan target pada 2017 dengan realisasi 97.000 ton. Penurunan target serapan gabah dan beras ini merupakan instruksi yang diberikan oleh Bulog Pusat. Menurutnya, berkurangnya target serapan terjadi secara nasional. Hal ini disebabkan adanya penurunan jatah bantuan sosial dari 15 kilogram per keluarga penerima manfaat (KPM) menjadi 10 kilogram. Penyerapan gabah atau beras petani oleh pemerintah melalui Bulog bertujuan menyatukan bantuan sosial berupa beras sejahtera melalui program bantuan pangan nontunai (BPNT), sehingga jumlah kebutuhan disesuaikan. (ant)


OPINI

6 Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Optimalisasi Pertanian Menuju Ketahanan Pangan PEMENUHAN konsumsi pangan melalui sisi penyediaan, merupakan tema sentral pembangunan pertanian saat ini. Kendati suplai bahan pangan yang dibutuhkan mungkin lebih murah melalui impor, namun pemenuhan melalui produksi nasional maupun lokal tetap menjadi penting dalam rangka mengurangi ketergantungan pada pasar dunia. Inilah yang kini menjadi sorotan pasca-Kementerian Pertanian menyatakan Indonesia tak perlu lagi impor beras tahun 2018. Namun nyatanya, Kementerian Perdagangan malah memproyeksikan impor 500.000 ton beras khusus dari berbagai negara. Beras yang akan diimpor dari Vietnam dan Thailnad itu akan tiba di Tanah Air akhir Januari ini. Dinyatakan pula bahwa impor beras khusus ini tidak akan menyaingi harga beras yang dihasilkan petani Indonesia. Impor beras khusus ini diharapkan akan mengerem laju harga beras yang sebulan terakhir ini mengalami lonjakan. Harganya lebih besar dari ketentuan pemerintah yang dituangkan dalam keputusan Mendag terkait harga eceran tertinggi (HET) beras. Lalu bagaimana dengan Bali? Ada beberapa catatan terkait dengan situasi ketahanan pangan serta ketersediaan dan konsumsi beras di Bali. Pertama, dengan jumlah penduduk Bali 4,5 juta jiwa dan luas wilayah hanya 0,29 persen dari luas wilayah Indonesia atau 563.666 hektar memberi konsekuensi bahwa pangan dan pemenuhannya merupakan agenda yang penting dalam pembangunan ketahanan pangan dan ekonomi Bali secara menyeluruh. Betapa pentingnya pengembangan sistem ketahanan pangan ini dilakukan secara dinamis dan berkelanjutan. Walaupun Bali sudah menjadi pariwisata sebagai sektor penggerak ekonomi yang utama, namun pertanian jangan sampai diabaikan. Bahkan harus dijadikan sektor pendamping yang satu sama lain saling membutuhkan dan melengkapi. Apalagi sektor pariwisata sangat rentan terhadap dampak bencana. Apakah itu bencana alam seperti erupsi Gunung Agung, atau bencana buatan manusia seperti Bom Bali I dan II. Ini tentu harus menjadi pelajaran bahwa Bali jangan hanya tergantung pada satu sektor. Harus ada sektor pendamping yang sama kuat. Seperti pertanian, perkebunan dan perikanan. Ketiganya sudah terbukti bisa menyelamatkan ekonomi Bali ketika pariwisata mengalami krisis. Wacana pemerintah untuk menggapai swasembada pangan merupakan hal yang sangat bagus dan sepatutnya didukung oleh semua pihak. Sebutan sebagai negara swasembada pangan dulu sempat disematkan ketika awal orde baru. Julukan ini semakin hari semakin memudar seiring menurunnya produksi hasil pertanian karena rendahnya minat masyarakat pada sektor pertanian, menurunnya luas lahan pertanian. Di samping hal tersebut, perkembangan sektor pertanian kalah bersaing dengan sektor pariwisata, sehingga terjadi ketimpangan antara sektor pariwisata dengan sektor pertanian. Begitu juga dukungan pemerintah terhadap sektor pertanian masih belum maksimal seolah dukungannya terhadap pertanian masih setengah hati. Luas lahan pertanian juga semakin hari semakin menyempit. Perkembangan teknologi dan pembangunan infrastruktur pertanian juga kurang mendukung. Sekarang teknologi sudah mengalami kemajuan pesat, namun petani di wilayah pedesaan belum sepenuhnya dapat memanfaatkan dan menikmati teknologi tersebut. Keberadaan tim penyuluh pertanian yang ada saat ini masih sangat minim dan penyuluh pertanian sejatinya sangat dibutuhkan oleh petani karena merupakan jembatan antara praktik atau kegiatan yang dijalankan petani dengan pengetahuan dan teknologi yang selalu berkembang dan senantiasa dibutuhkan oleh petani. Sehingga dapat menumbuhkan perubahan-perubahan dalam diri petani yang mencakup tingkat pengetahuan, kecakapan, kemampuan, sikap, dan motivasi petani terhadap kegiatan usaha tani yang dilakukan. Kunci keberhasilan peningkatan produksi pangan, antara lain optimalisasi sumber daya pertanian, penerapan teknologi maju dan spesifik lokasi, dukungan sarana produksi dan permodalan, jaminan harga gabah yang memberikan insentif produksi serta dukungan penyuluhan pertanian dan pendampingan. Sementara strategi yang dapat dilakukan untuk mewujudkan keberhasilan swasembada pangan, yakni dengan peningkatan produktivitas, perluasan areal tanam, pengamanan produksi, dan pemberdayaan kelembagaan pertanian serta dukungan pembiayaan usaha tani.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Pilkada di Kawasan Pengungsi

Saya sempat membaca di harian Bali Post, bahwa kini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali sedang melakukan pemetaan di wilayah pengungsi terkait dengan pendataan pemilih. Saya sependapat dengan langkah ini, mengingat data penduduk yang valid akan menentukan kualitas Pilkada Bali. Saya berharap KPU segera memestikan sistem pemilihan atau pemungutan suara di kawasan pengungsi. Nanti suara pemilih di kawasan ini masuk kemana dan TPS-nya bagaimana. Tingginya warga yang mengungsi juga berpotensi menimbulkan masalah, mengingat penghitungan suaranya akan masuk kabupaten mana? Ini tentu harus dijelaskan. Pemilihan Panitia Pemungutan Suara (PPS) juga harus cermat dan diawasi betul. Ini penting mengingat penduduk yang ada adi kawasan pengungsian memiliki banyak beban sosial. Sebagai masyarakat Bali, saya juga berharap perekaman data e-KTP segera dituntaskan. Masih ada waktu untuk menyelaraskan hal ini sebelum pencoblosan. Sosialisasi dan koordinasi harus dilakukan dengan pusat jika masalahnya ada pada blangko. Saya hanya berharap Pilkada Bali yang berlangsung di tengah bayang-bayang erupsi Gunung Agung ini partisipasi pemilihnya tetap bagus. Jangan sampai banyak pemilih gagal menggunakan hak pilihnya karena situasi alam dan terkendala aturan teknis. Mudah-mudahan pilkada bisa berjalan lancar sesuai jadwal KPU. I Wayan Sumarsana Gianyar, Bali

Senin Kliwon, 15 Januari 2018

Pelapisan Jalan ”Hotmix” Merusak Aset Pusaka Bali Pembuatan jalan baru maupun perbaikan jalan sejak beberapa dekade dilakukan dengan hotmix. Sadar atau tidak, pelapisan dengan hotmix telah mengubah bentang alam lingkungannya, bahkan beberapa di antaranya ada yang menenggelamkan bangunan bersejarah disekitar jalan. Pulau Bali yang kecil dengan panjang jalan 7.843,98 Km, seharusnya memilih teknik yang lebih melindungi lingkungan, seperti hotmix dengan recycle, beton ataupun plastik. Jika tidak pemerintah berikthiar secara terencana dan terstruktur menjerumuskan masyarakat kepada bencana lingkungan.

Oleh Putu Rumawan Salain alan merupakan urat nadi kehidupan dan penghidupan. Keberadaannya sama tua dengan tumbuhnya wilayah permukiman ataupun kota-kota kerajaan masa lalu untuk kegunaan perdagangan, logistik, menghubungkan wilayah, sampai dengan kepentingan keamanan “perang”. Bahannya tentu sesuai dengan potensi alam di sekeliling wilayah, apakah berupa tanah, lime stone, ataupun bebatuan. Di Indonesia, setelah era Kerajaan besar yang berniaga dengan bangsa asing, pembangunan jalannya semakin pesat terutama setelah Jenderal Daendels pada 1808 membangun jalan yang kita warisi kini sepanjang sekitar 1.500 km dari Anyer hingga Panarukan. Pembangunan Trans Sumatera di era Jokowi sebagai Preside ke-7 RI, memiliki peran yang sangat strategis dalam mempercepat pemerataan pembangunan sedang berlangsung sebagai realisasi janji mengedepankan persoalan infrastruktur. Panjang jalan di seluruh wilayah Bali menurut data Bali dalam angka 2014, ternyata pada tahun 2013 tercatat sepanjang 7.843,98 km, terdiri dari jalan negara 535,23 km, jalan provinsi 860,53 km, dan jalan kabupaten dan kota sepanjang 6.448,22 km. Masing-masing pemilik jalan memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing. Dalam persoalan pelapisan jalan dengan hotmix sepertinya dari kota/kabupaten, provinsi dan negara memiliki kesamaan, namun tidak diaturan pemasangan atau penggan-

J

tian traffic light, pepohonan, reklame dan lainnya, masih terjadi ego sektoral. Berapa dibutuhkan biaya untuk melakukan pelapisan jalan dengan hotmix? Seandainya seluruh jalan yang ada di Bali memiliki lebar badan jalan enam meter, maka luas jalan dimaksud menjadi 47.063.880 m 2. Jika harga pelapisan diasumsikan Rp 80.000, maka dibutuhkan seketika dana sejumlah Rp 3.765.110.400.000. Dana tersebut oleh para pihak dapat dilaksanakan dengan tahapan dan prioritas, namun yang menjadi pertanyaan berikutnya adalah berapa banyak bahan campuran yang digunakan, di mana memperolehnya. Jika diperoleh dengan cara menggali berarti ada upaya penambangan yang berdampak pada ekosistem di sekitarnya. Ada informasi bahwa mutu bahan batu yang diperoleh dari muntahan Gunung Agung tahun 1963 yang lalu sudah kurang memadai. Di samping itu, jumlah persediaannya juga sudah menipis. Ketebalan lapisan setiap pelapisan hotmix rata-rata diasumsikan sekitar 5 cm. Dengan demikian, di pusat-pusat kota yang jalannya paling sering dilapisi akan berdampak pada berubahnya ketinggian permukaan jalan sampai dengan 0,50 meter atau lebih. Sehingga tidak jarang di antaranya membuat ketinggian halaman bangunan berada di bawah permukaan jalan. Contohnya dapat dilihat pada Kantor PU dan Bappeda Bali di Renon dan lainnya. Demikian pula di lokasi Batik Popiler di Jalan Supratman. Jika Jalan Gajah Mada tidak

dilapisi dengan paving stone, diduga akan membuat tenggelamnya lantai depan “koridor” toko. Kasus yang sama juga terlihat di stasiun RRI di Jalan Surapati-Denpasar. Bahkan dapat diperhatikan Puri Gianyar di pusat Kota Gianyar yang Ancak Saji-nya hampir rata dengan jalan. Demikian pula nasib lapangan yang kondisinya sudah di bawah permukaan jalan. Perbaikan di sekitar kawasan Terminal Batubulan rupanya berpedoman pada perbaikan saluran drainase, sehingga kepentingan saluran air menjadi utama. Akibatnya, di bagian selatan terminal di mana di sisi masing-masing ja l a n a d a y a ng t e ng g e l a m hingga mendekati 0,60 hingga 100 cm sehingga halaman depan toko sulit untuk parkir karena terjalnya perbedaan. Di depan terminal terdapat pasar yang kini halaman depannya berada di bawah permukaan jalan. Ada dugaan pembangunan tersebut sejak perencanaan tidak menyertakan masyarakat. Keberhasilan pembangunan tersebut akhirnya mengenyampingkan masyarakat pemilik bangunan dan merugikan dan membahayakan publik. Konsep jalan untuk kelancaran, keamanan, kenyamanan, keselamatan, kiranya tidak atau kurang tercapai. Tidak ada evaluasi pascaberfungsi, setidaknya sampai dengan masa pemeliharaan! Bila terus menerus dilaksanakan pelapisan jalan dengan hotmix, maka akan terjadi perubahan topografi yang berdampak pada perubahan aliran air atau bahkan tidak mampu mengalir karena saluran drai-

nasenya lebih tinggi dari permukaan halamannya. Bagi air halaman yang berlebihan, bila tidak menggenangi bangunan akan meluber memenuhi permukaan jalan, sehingga jalan yang berfungsi sebagai sarana transportasi berubah menjadi saluran air hingga banjir. Memang penyebab banjir bukan hanya persoalan jalan belaka, namun juga disebabkan oleh debit air hujan yang tinggi dan durasi hujan yang panjang dan lebat, akan tetapi juga disebabkan oleh budaya membuang sampah di saluran drainase yang ditutup oleh trotoar untuk pejalan kaki. Dengan memperhatikan uraian singkat di atas, kiranya sistem pelapisan overlay jalan dengan hotmix di Bali memiliki beberapa kelemahan, misalnya: 1). Perubahan bentang alam, 2). Berdampak pada Lingkungan, 3). Bangunan, pagar dan telajakan yang lebih rendah dari jalan, 4). Keberadaan penutup saluran IPAL terhadap ketinggian lapisan jalan yang baru. Jika pelapisan jalan disertai dengan perbaikan drainase akan ikut terdampak adalah: 5). Trotoar atau pedestrian berubah terus mengikuti ketinggian jalan, 6). Saluran drainase juga turut serta berubah dan 7). Gangguan kabel telepon (kawasan Terminal Batubulan mengalami kerusakan telepon sekitar 3 bulan), bahkan mungkin saja kesulitan air bersih karena saluran PDAM ikut terbongkar dan lainnya. Dan telajakan yang merupakan warisan budaya sebagai identitas lokal ikut terdampak dan cenderung dialih fungsikan. Jika pekerjaan pelapisan jalan berlangsung terus-menerus, maka dapat dibayangkan perubahan bentang permukaan alam yang akan mempengaruhi seluruh jaringan infrastruktur yang ada pada jalur jalan akan terjadi penurunan mutu lingkungan hidup, potensi terjangkitnya penyakit menular, dan akhirnya bermuara pada perubahan budaya dan sosialnya. Jalan telah menjadi objek dan bukan sebagai subjek

Siwaratri, Malam Siwa Penuh Pencerahan

BAGI orang yang larut dalam urusan duniawi, setiap malam dianggap sama saja ditandai dengan gelap. Sedangkan orang yang asyik memuja Siwa, setiap malam dianggap Siwaratri, ditandai dengan munculnya penerangan atau pencerahan. Salah satu yang terungkap di dalam sastra, bahwa Mahasiwaratri pertama kali dirayakan setelah dunia diselamatkan oleh Dewa Siwa dari ancaman racun halahala. Penduduk dunia memohon akan keselamatan dunia yang terancam hancur oleh dampak uap racun halahala yang muncul dari lautan susu. Siwa hadir di bumi dengan menelan racun halahala, dan dampak dari itu kerongkongan Siwa pun merasakan seperti terbakar, dan uap panasnya yang begitu kuat yang menyebabkan air Gangga dialirkan tiada henti dari atas kepala Siwa. Walaupun demikian, hawa panas itu hanya mampu diredakan oleh aliran air Gangga sebagian saja. Karena itu bulan pun ikut menyejukkan sebagian panas yang timbul dari racun tersebut, karena itu di atas kepala Siwa nampak bulan sabit di samping aliran air Gangga. Kehadiran Siwa yang telah menyelamatkan dunia inilah akhirnya diperingati sebagai Hari Mahasiwaratri. Sebenarnya Siwaratri tidak bisa lepas dari hubungan antara bulan dan waktu malam (ratri). Malam hari itu sebenarnya didominasi oleh pengaruh Dewa Bulan (Chandra). Dewa Bulan sendiri adalah dewanya pikiran (mind), dan pikiran itu sendiri adalah manas. Bulan memiliki 16 bagian waktu (kala) untuk menghilang hari demi hari sejak bulan Purnama hingga melewati hari malam penuh gelap (Tilem). Karena itu pikiran (manas) itu sangat dipengaruhi oleh keadaan Bulan. Perubahan besar kecilnya Bulan yang nampak sangat berpengaruh pada pikiran karena Dewa Bulan adalah dewa pikiran. Semakin besar bulan itu nampak, kekuatan pikiran akan semakin bertambah sehingga sulit dikendalikan. Sebaliknya, semakin kecil bulan itu nampak, semakin mudahlah mengendalikan pikiran. Itulah sebabnya malam hari tanpa bulan atau Tilem itu adalah saat-saat di mana pikiran itu ada dalam kendali atau kontrol sepenuhnya. Dengan pengendalian pikiran sepenuhnya,

Oleh I Gst. Ngr. Bagus Suryawan merupakan malam hari yang paling mudah untuk berhubungan atau memuja Siwa, sehingga disebut malam Siwa (Siwaratri). Jadi Siwaratri sebenarnya muncul setiap bulan, pada saat malam hari menjelang bulan mati (Tilem). Di Bali, Mahasiwaratri dirayakan pada bulan mati (Tilem) Kapitu, dan dibesarkan oleh bayangan citra Lubdaka, seorang pemburu yang terampuni dosanya pada malam Siwararti. Masalahnya adalah, mengapa Mahasiwaratri jatuh pada Tilem Kapitu, dan bagaimana mungkin seorang pemburu terampuni dosanya di malam Siwaratri? Hidup ini sebenarnya memiliki makna untuk berburu atau mengatasi sifat binatang pada diri. Ketika Lubdaka tidak lagi mendapat buruan binatang, itu artinya ia sudah bersih dari sifat binatang. Orang yang sudah kehilangan sifat binatang tentu lebih mudah mendapat karunia dari Tuhan. Di dalam tubuh manusia ada pusat-pusat penyaluran energi yang mengontrol bagianbagian tubuh manusia yang disebut cakra utama, seperti: cakra muladara yang terletak antara anus dan kelamin, cakra swadistana dekat kelamin, cakra manipura dekat pusar, cakra anahata dekat jantung, cakra wisudi di tenggorokan, cakra ajna antara kedua alis, dan sahasrara di atas kepala. Bila ketujuh cakra seseorang bersih, maka akan sangat mudah mengharmonisasikan diri untuk berhubungan untuk memuja Siwa. Itulah sebabnya malam yang paling baik untuk memuja Siwa adalah Tilem Kapitu yang disebut Mahasiwaratri. Naiknya Lubdaka pada pohon bilwa menandakan bangkitnya kesadaran Atma yang belum disadarinya. Setelah kehabisan binatang buruan, sifat binatangnya dapat dilenyapkan, timbullah kesadaran baru yang bangkit atau bangun (jagra) dari sifat malas (tamas) dan Lubdaka berusaha mempertahankan kesadarannya (jagra) tersebut. Sekalipun seseorang sudah dapat membebaskan diri dari sifat binatang, tentu saja bisa jatuh lagi dikuasai oleh sifat bi-

natang itu, karena itu di dalam pendakian spiritual, kapan seseorang tercerahi dan kapan dosanya akan diampuni akan ada media yang menunggunya. Karena itu, bukan hal kebetulan Lubdaka dapat naik di atas pohon bilwa, lalu memetiknya dan pas pula ada Arca Siwa yang disentuh oleh lemparan daun bilwa oleh Lubdaka. Ini adalah karunia yang menunggu seorang yogi harus mendapat karunia dari tapanya. Itulah sebabnya mengapa Lubadaka berusaha untuk terus sadar di atas pohon agar tidak jatuh lagi pada keganasan sifat binatang. Kesadaran Atma yang muncul setelah pembersihan sifat binatang itu adalah jalan penebusan dosa. Penebusan dosa ini disimboliskan sebagai persembahan daun bilwa kepada Siwa. Satu daun bilwa yang terutama bertangkai tiga mirip senjata Siwa (Tri Sula), bila dipersembahkan akan mendapat pembersihan dosa untuk tiga kelahiran. Walaupun tidak mudah mendapat karunia seperti ini, tetapi apabila kita melakukan perayaan Siwaratri dengan tulus dari kejernihan hati, asyik dengan Siwa apalagi tidak ingat makan, tidak ingat tidur, semalaman, tentu tetap akan mendapat pengampunan dosa. Seperti halnya sapi, susunya mungkin bisa diambil setiap saat dari putingnya, tetapi susu itu akan dapat diambil dari putingnya secara berlimpah hanya pada jam-jam tertentu saja. Begitu juga walaupun karunia Tuhan akan kita rasakan mengalir setiap saat, tetapi pada saat hari raya tertentu akan dirasakan aliran karunia itu sangat berlimpah. Berusahalah puasa, tetapi bila kurang kuat cukup puasa 12 jam, dan bila merasa lapar dan tidak tahan, bisa makan hanya satu jenis umbi, atau sedikit nasi tanpa lauk. Bila tidak tahan, bisa makan sedikit nasi dengan hanya satu jenis sayur saja, dan hindari makan ikan, daging dan telor untuk mencegah dorongan nafsu yang mengganggu keharmonisan. Lantunkan nama-nama Siwa saat melakukan pemujaan, baik itu dengan lagu spiritual (bhajan) atau mengulang nama Siwa (kirtanam).

pembangunan sehingga tidak dilibatkan dalam perencanaan dan tidak diganti rugi ketika terjadi perubahan ketinggian antara bangunan dengan jalan (bangunan di bawah ketinggian jalan). Berkurangnya pendapatan akibat berkurangnya pengunjung karena tidak bisa parkir dan lamanya pengerjaan menjadi sesuatu yang harus diterima dengan lapang dada di tengah-tengah sulitnya perekonomian Bali. Beberapa di antaranya ada hubungannya dengan telajakan dan bangunan pusaka heritage yang harus dilindungi sesuai dengan undang-undang. Guna mengantisipasi kerusakan lingkungan dan aset pusaka di Bali, disarankan agar pekerjaan pelapisan hotmix dengan recycling. Memang biaya akan lebih mahal, namun dampak lingkungan yang biayanya tinggi dapat di eleminasi. Ataupun pada tempat-tempat yang memiliki aset pusaka atau potensi menenggelamkan bangunan di sekelilingnya dibangun dengan jalan beton ataupun dengan perkerasan dari paving stone. Jika karena alasan drainase, seharusnya kedalaman drainase yang dikejar dan bukan menambal jalan. Di sadari bahwa biaya untuk itu mahal, oleh karenanya jangan mengejar kuantitas akan tetapi utamakan mutu khususnya mutu lingkungan. Terkesan ada ini efisiensi pada pengerjaan jalan seperti yang terlihat di kawasan Terminal Batubulan, tepatnya di Jalan yang menuju ke Batuyang, di mana beberapa tahun yang lalu saluran drainasenya dikerjakan sekaligus dengan jalannya, kini dibongkar lagi! Pertanyaannya adalah di mana dan bagaimana peran pengawas? Sudahkah memiliki perencanaan yang menyeluruh yang terkait dengan perbaikan dan perawatan jalan dengan segala jaringan infrastruktur yang menyertainya? Penulis, Guru Besar Arsitektur-Fakultas Teknik Universitas Udayana

POJOK Pertumbuhan ekonomi agar benar-benar dinikmati krama Bali. - Bukan semua lari keluar. *** Perajin bambu di Desa Belega banyak beralih pekerjaan. - Kalah bersaing kerajinan luar. *** Praktik mahar politik, tugas pertama Satgas Antipolitik Uang. - Jangan sampai ikut main uang.

Penulis, Pensiunan Telkom

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

KURSI RODA - Seseorang duduk di atas sebuah kursi roda di depan sebuah rumah makan di Jalan Gatot Subroto Timur, Denpasar, Minggu (14/1) kemarin.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Senin KLIWON, 15 JANUARI 2018

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Puncak Musim Penghujan

FIGUR

Masyarakat Diimbau Waspadai Angin Kencang Denpasar (Bali Post) –

Wilayah Bali saat ini sudah mulai memasuki puncak musim penghujan. Selama tiga hari ke depan, potensi hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di wilayah Bali Tengah, Timur dan sebagaian Bali Barat. Hujan biasanya terjadi pada siang hingga sore hari. Sementara untuk malam hari, potensi hujan cenderung terjadi di wilayah Bali Selatan.

Bali Post/win

Sinergikan Modal Politik, Sosial dan Ekonomi

TAHUN 2018 merupakan tahun politik. Pasalnya, sebanyak 171 daerah di Indonesia akan mengikuti pilkada serentak untuk memilih pasangan calon pemimpin pada 27 Juni 2018. Begitu juga di Provinsi Bali yang akan melangsungkan pemilihan gubernur/wakil gubernur dan pemilihan bupati/wakil bupati di Kabupaten Gianyar dan Klungkung. Menilai dari sisi penyelenggaraan, proses pilkada yang dilakukan secara serentak ini akan lebih efisien. Namun, kecenderungan masyarakat dalam menentukan pilihannya belum tentu mengurangi tingkat golput secara signifikan, terutama di daerah yang hanya melaksanakan pilkada untuk memilih gubernur/wakil gubernur atau memilih wali kota/wakil wali kota atau hanya memilih bupati/wakil bupati. Demikian diungkapkan pengamat politik Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., beberapa waktu lalu. Namun untuk pemilihan di Bali, mantan KPU Provinsi Bali ini mengatakan kesadaran politik masyarakat sangat tinggi. Hal ini karena masyarakat Bali sudah saling menerima perbedaan dalam menentukan pilihannya dan tidak terlalu euforia jika pasangan yang diunggulkan menang ataupun kalah. Oleh karena itu, untuk menarik simpati masyarakat pemilih, peran partai politik sangat berpengaruh untuk memilih dan menentukan calon kandidat yang akan diusungnya, sehingga bisa diterima dan dipilih oleh masyarakat. “Partai politik sangat berpengaruh signifikan terhadap pencalonan kader, karena jarang calon kepala daerah maju secara independen. Partai politik menjadi mesin pendukungnya. Karena itu, partai politik benar-benar harus menjalankan fungsinya untuk mengidentifikasi kader yang akan diusungnya,” tandas Wisnumurti. Selain itu, Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Bali ini juga mengutarakan bahwa calon pemimpin tidak hanya cukup mempunyai modal dukungan dari partai politik saja, juga harus mempunyai modal sosial (ketokohan) di dalam masyarakat dan bisa berbaur serta mudah dimengerti dan dipahami oleh masyarakt yang dipimpinnya. Di samping itu, calon kandidat juga harus mempunyai modal ekonomi untuk bisa menggerakkan mesin politiknya. “Ketiga poin ini (partai politik, modal sosial dan modal ekonomi) harus bisa disinergikan oleh calon kandidat, karena ketiga kekuatan ini merupakan poin utama untuk merebut hati masyarakat. Sebab yang menentukan mereka menang adalah masyarakat pemilih itu sendiri,” pungkasnya. (win)

Dikonfirmasi Minggu (14/1) kemarin, Forecaster on Duty BBMKG Wilayah III Denpasar Lia mengatakan, kondisi angin sempat meningkat beberapa hari terakhir ini. Namun hal itu hanya berdurasi singkat. “Kecepatan-

nya tidak tentu, tapi rata-rata maksimal mencampai 30-40 kilometer per jam selama beberapa menit saja,” katanya. Lia menjelaskan, peningkatan angin selama beberapa menit belakangan masih wajar, terutama pada saat musim

Bali Post/rah

penghujan saat ini. Untuk itu masyarakat diminta agar lebih berhati-hati dalam menghadapi potensi ini. Utamanya terkait hujan lebat disertai angin kencang dan kilat atau petir. “Kalau kondisi angin normalnya saat ini berkisar

Karyawan THM Dites Urine, Lima Positif Narkoba Mangupura (Bali Post) Awal tahun ini BNNK Badung menggelar operasi di tempat hiburan malam (THM) Karaoke Lavender di Jalan Bypass Ngurah Rai, Kuta, Jumat (12/1) lalu. Meski tidak ditemukan barang terlarang, tapi hasil tes urine terhadap puluhan karyawan yang bekerja di sana, lima orang positif mengonsumsi narkotika dan benzo. Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini, Minggu (14/1) kemarin mengungkapkan, pihaknya tidak akan pernah berhenti atau bosan menekan peredaran narkoba di Bali, terutama di wilayah Badung. Pasalnya, narkoba sangat berbahaya dan bisa merusak generasi penerus bangsa. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melakukan sweeping di THM yang selama ini dipakai sarana oleh sindikat narkoba untuk menjual barang terlarang tersebut. ‘’Kami sangat bersyukur karena banyak pemilik atau pengelola THM sudah sadar akan bahaya narkoba. Oleh karena itu, mereka meminta kami melakukan sweeping dan tes urine terhadap karyawannya. Ini salah satu bentuk pengawasan internal,’’ ujarnya. Sweeping itu dilakukan mulai pukul 18.00 sampai 22.00

Wita. Kegiatan tersebut diawali dengan sosialisasi oleh AKBP Masmini, bertujuan menggugah kesadaran karyawan dan karyawati untuk mewujudkan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba. Selain itu, supaya mereka memahami bahaya narkoba dan melaporkan kepada BNN apabila ada indikasi pengedaran atau penyalahgunaan narkoba di lingkungan kerja. Setelah itu dilanjutkan dengan pemeriksaan urine. Tes urine ini terlaksana atas permintaan dari manajemen Karaoke Lavender terhadap 59 karyawan dan karyawati yang bekerja di sana. Hasil tes

Bali Post/rah

Dr. Gede Wirata, S.Sos., S.H., M.AP.

I Made Somya Putra, S.H., M.H.

ada jaringannya. Maka tugas kita bersama memutus jaringan tersebut dengan meningkatkan kewaspadaan, termasuk pada kecerdasan dan kedewasaan masyarakat dalam menerima informasi eletronik di media sosial. Kemudian dipilihnya Bali sebagai tempat melakukan kejahatan cyber crime, lanjut pemilik The Somya International Low Office ini, ada beberapa faktor di antaranya budaya hukum masyarakat belum sampai sepenuhnya waspada pada kejahatan berbasis cyber crime. Masyarakat akan lebih perhatian pada kasus-kasus kesusilaan atau pembunuhan yang nyatanyata langsung dapat dilihat dan dirasakan. Selain itu, lembaga negara belum mampu mengawasi orang asing secara detail, khususnya atas kejahatan terorganisir. Akibatnya sering kali kecolongan dan memudahkan kejahatan terorganisir melakukan kejahatannya di Bali. Lemahnya pengawasan terhadap keberadaan orang asing adalah catatan serius yang tidak hanya menjadi soal represif saja, preventif menjadi langkah yang lebih penting sehingga perlu sin-

ergitas. ‘’Tapi saya menilai walaupun tiap tahun ada pengungkapan kasus cyber crime seperti ini, citra Bali tidak akan berubah sebagai pulau yang ramah dan jauh dari stigma markas penipu asing,’’ jelas pengacara asal Desa Sukawana, Kintamani, Bangli ini. Sementara itu, Dr. Gede Wirata, S.Sos., S.H., M.AP. selaku akademisi mengungkapkan, pengungkapan kasus ini menandakan masih lemahnya penegakkan hukum sehingga orang luar dengan mudah masuk ke Indonesia, khususnya ke Bali. Apalagi untuk melakukan tindak ke-

urine ditemukan lima orang positif menggunakan narkoba jenis amphetamine (ekstasi), metamphetamine (sabu-sabu) dan benzodeasepine. ‘’Selanjutnya lima orang tersebut kami arahkan ke Kantor BNNK Badung untuk dilakukan assesment hari Rabu tanggal 17 Januari 2018. Kalau karyawannya pengguna narkoba, dampaknya ke tempat usaha juga. Selain kerja karyawan tidak fokus, juga merusak citra tempat hiburan malam tersebut. Ini yang mesti disadari sehingga timbul kesadaran memerangi narkoba,’’ tegas mantan Kabag Sumda Polres Badung ini. (kmb36)

Bali Post/ist

TES URINE - Petugas BNNK Badung melakukan tes urine karyawan THM di Kuta.

Ratusan Ditangkap, Sindikat Penipu Asing Tak Jera

KASUS cyber crime melibatkan warga negara asing (WNA), khususnya penipuan via online, tiap tahun diungkap di Bali. Sejak 2015 hingga awal 2018, sebanyak 264 pelaku dari Tiongkok dan Taiwan ditangkap pihak kepolisian dan imigrasi. Walau sudah banyak ditangkap, tidak membuat sindikat ini kapok. Modus mereka sama, menyewa vila atau rumah dan ditempati puluhan orang. Bermodal HP, alat penguat sinyal internet, printer dan laptop, mereka menyasar korban di luar negeri. Di Bali hanya dipakai markas mereka karena sampai sekarang belum ada korbannya dari Bali. Anehnya, keberadaan mereka luput dari pantauan masyarakat setempat dan instansi terkait. ‘’Dengan teknik mengelabui sehingga luput dari pantauan masyarakat dan pihak terkait, sudah pasti kejahatan yang mereka lakukan sangat terorganisir dan sistematis. Tentunya dengan kemampuan cyber yang dimilikinya, pelaku termasuk dalam kategori berintelektualitas tinggi,’’ kata praktisi hukum I Made Somya Putra, S.H., M.H., Minggu (14/1) kemarin. Oleh karena kemampuan mengorganisir ditambah dengan intelektualitas yang dimiliki, lanjut Somya, maka penanganannya juga tidak bisa secara konvensional. Perlu kerja sama instansi yang terkait dengan kepolisian, seperti imigrasi, kedutaan atau konsulat, maupun masyarakat sendiri. ‘’Saya mengapresiasi kinerja tim Mabes Polri dan Polda Bali atas pengungkapan kasus ini,’’ ujarnya. Tentunya kasus ini menjadi catatan serius bagi kepolisian, sebab kejahatan terorganisir seperti ini pasti

7

jahatan. Di samping itu juga orang Bali kurang memperhatikan lingkungan sekitarnya. ‘’Seharusnya orang yang memiliki rumah kontrakan atau vila, wajib meminta KTP serta melaporkan kepada pihak terkait. Terutama klian dinas dan atau klian adat. Masyarakat Bali punya peran sesuai dengan kapasitasnya masing-masing menjaga keamanan lingkungannya,’’ tegasnya. Tanpa peran serta masyarakat, katanya, pihak berwenang tidak akan bisa bekerja maksimal. Begitu juga kepada pihak berwenang tidak hanya menunggu laporan dari masyarakat baru bergerak. ‘’Artinya, bagian intelijen harus bekerja maksimal untuk menjawab tuntuntan masyarakat. Dengan demikian Bali aman. Dalam kasus ini imigrasi yang memiliki kewenangan memantau orang asing seharusnya lebih tahu. Tahu aktivitas yang dilakukan orang asing di Bali, artinya lemah kontrol imigrasi terhadap orang asing sehingga leluasa melakukan tindak kejahatan. Ini yang harus dievaluasi dan dibenahi,’’ ungkap Dekan Fisipol Universitas Ngurah Rai ini. (rah)

Kasus Penipuan Via ”Online” yang Diungkap

------------------------------------------------------------n 48 orang (Tiongkok dan Taiwan) ditangkap di Vila Bali Resident di Jalan Goa Gong, Jimbaran, Badung, Agustus 2015. n 46 orang (Tiongkok dan Taiwan) ditangkap di Jalan Sri Krisna dan Jalan Dewi Sri, Kuta, Oktober 2015. n 38 WNA Tiongkok diamankan di Vila Wayan di Jalan Sekar Sari Gang Nusa Indah, Denpasar Timur, April 2015. n 36 orang (Tiongkok dan Taiwan) digerebek di sebuah vila di Jalan Bukit Damai, Jimbaran, Kuta Selatan, Mei 2015. n 32 orang (Tiongkok dan Taiwan) diamankan di vila di Jalan Puri Bendesa, Lingkungan Mumbul, Kuta Selatan, Juli 2017. n 64 orang (Tiongkok, Malaysia dan Taiwan) di Jalan Tukad Badung XXI No. 22, Renon, Denpasar Selatan (Densel), dua t empat di Jalan Sahadewa dan Jalan Darmawangsa, Gang SD N.2, Kuta Selatan, Januari 2018.

5-20 kilometer per jam. Kondisi ini terkadang meningkat tiba-tiba mengikuti hujan atau bahkan tanpa disertai hujan,” jelasnya. Menyikapi kondisi tersebut, kata Lia pihak BBMKG wilayah III Denpasar memberikan imbauan kepada masyarakat. Terutama terkait potensi angin kencang yang bertiup secara tiba-tiba belakangan ini. Bahkan Minggu (14/1) sore sekitar pukul 14.30 Wita, angin kencang sempat

terjadi beberapa menit dan membuat barang dagangan warga di Jalan Batu Mejan Echo Beach diterbangkan angin. Selain angin, kata Lia peningkatan juga terjadi pada gelombang laut di perairan Bali Selatan. Menurutnya, ketinggian gelombang di perairan Bali Selatan bisa mencapai ketinggian maksimal 3,5 meter. “Ini sudah terjadi sejak dua hari yang lalu,” ujarnya. (kmb23)

Penyakit Metabolik Bawaan Akibat Mutasi Gen

Denpasar (Bali Post) Dari 400-an jenis penyakit langka, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Bali menemukan beberapa di Bali. Salah satunya penyakit metabolik bawaan. ‘’Penyakit ini muncul lantaran kelainan gen bawaan. Orangtuanya pembawa sifat. Artinya, di tingkat gen terganggu, mengalami mutasi,” ungkap Ketua IDAI Cabang Bali Dr. dr. I Gusti Lanang Sidiartha, Sp.A.(K), Minggu (14/1) kemarin. Sementara itu, diskusi kasus penyakit langka dilangsungkan Minggu (7/1) lalu. Prevalensinya kurang dari 2.000 kasus setahun. Secara keseluruhan dari 400-an jenis penyakit langka bila digabung prevalensinya satu dari seribu kelahiran. Menurutnya, angka ini termasuk tinggi, sehingga perlu mendapat perhatian khusus. “Meskipun kasusnya jarang ditemukan, tapi akibatnya fatal. Jika tidak ditangani sejak dini, bisa plus (meninggal),” ungkapnya. Penyakit metabolik bawaan tipe kronis memang tidak menyebabkan kematian yang cepat. Namun akan berakibat retardasi mental sehingga kehidupannya ke depan menjadi tidak bagus. Sedangkan pada tipe akut, jika pada masa bayi cepat mendapat penanganan, kemungkinan kehidupannya ke depan lebih baik. Penyakit ini ditandai dengan kondisi bayi yang mengalami perburukan tiba-tiba setelah dilahirkan. “Bayi yang tiba-tiba kondisinya memburuk dalam waktu 3-5 hari, padahal lahirnya baik, maka itu dicurigai penyakit metabolik bawaan,” ungkapnya. Ia menjelaskan ketika dalam kandungan, bahan-bahan toksik yang masuk ke bayi akan dibersihkan oleh ibu melalui ari-ari. Sehingga bayi baik-baik saja.Namun begitu lahir, bayi mendapat asupan makanan dari luar. Saat itulah mulai timbul dampak dari gangguan metabolisme. Racun-racun yang muncul meracuni tubuh bayi. Sementara tubuh bayi tidak bisa mengendalikan racun tersebut. Racun tersebut menumpuk dan mengganggu kehidupan bayi. “Gejalanya bayi tidak mau makan, kejang, tidak sadar,” imbuhnya. Di Bali kasus penyakit langka yang ditemui yaitu Maple Syrup Urine Disease (MSUD). “Kita sempat tangani dengan baik. Namun setelah sebulan rawat jalan, sayangnya terjadi perburukan. Akhirnya tidak tertolong,” tuturnya. Kasus penyakit langka yang lain adalah perut membesar karena hatinya membesar. Penyakit ini juga akibat dari penyakit metabolik bawaan. (kmb42)


BANGLI

8

Senin Kliwon, 15 Januari 2018

Jelang Pilkada, ASN Diingatkan Jaga Netralitas Bangli (Bali Post) – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemkab Bangli diingatkan untuk selalu menjaga netralitas dalam menghadapi pemilihan kepala daerah (pilkada) yang akan berlangsung Juni mendatang. ASN diimbau untuk tidak menunjukkan keberpihakan pada salah satu calon sekalipun di media sosial. Sekretaris Daerah (Sekda) Bangli Ida Bagus Giri Putra, Minggu Bali Post/ina (14/1) kemarin, mengatakan untuk menIda Bagus Giri Putra jaga netralitas ASN, pihaknya sudah membuat instruksi yang ditujukan kepada seluruh ASN di Bangli. Intruksi tersebut berdasarkan surat edaran Menpan RB yang berisikan mengenai beberapa hal yang harus diperhatikan ASN untuk tetap menjaga profesionalitas dan netralitasnya. ASN diimbau tidak mendukung salah satu pasangan calon dengan cara menghadiri deklarasi, berfoto bareng, memberi like maupun berkomentar di jejaring media sosial. ‘’ASN agar betul-betul menjaga jati dirinya sebagai ASN yang profesional dan netral,’’ terangnya. Jika ditemukan ada ASN yang melakukan hal-hal demikian oleh Panwaslu, maka ASN bersangkutan dipastikan akan ditindak tegas. Sanksi yang akan diterima pun beragam hingga penundaan kenaikan pangkat. Giri Putra mengatakan, selain menyiapkan instruksi tertulis, untuk menjaga netralitas ASN di lingkungan Pemkab Bangli pihaknya selama ini sudah rutin memberikan imbauan kepada ASN saat pelaksaanaan apel maupun melalui WA ke seluruh kepala OPD. (kmb40)

Dinilai Kurang, Dukungan Pemkab untuk Pengembangan Desa Wisata

Bangli (Bali Post) Keberadaan desa wisata di Bangli selama ini terkesan berjalan sendiri-sendiri. Kondisi itu tidak terlepas dari kurangnya dukungan Pemkab Bangli dalam pengembangan desa wisata. Hal itu dikatakan Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata, Minggu (14/1) kemarin. Kutha Parwata menyebutkan, saat ini di Bangli terdapat 26 desa wisata. Dia menilai puluhan desa wisata tersebut berjalan optimal. Hanya beberapa desa saja yang berkembang. Menurutnya, ini terjadi karena dukungan Pemkab Bangli dalam hal pembangunan sarana dan prasarana di desa wisata, masih sangat kurang. ‘’Sekarang desa wisata kesannya berjalan sendirisendiri,’’ katanya. Kutha Parwata mengatakan, potensi di desa wisata yang muncul dari geliat masyarakat harusnya disikapi instansi terkait. Politisi asal Desa Bangbang ini menyebutkan, dalam mengembangkan desa wisata, bentuk dukungan yang bisa diberikan Pemkab salah satunya berupa perbaikan infrastruktur. Dalam mendukung desa wisata, OPD di Pemkab Bangli harus bersinergi. Pengembangan desa wisata tidak bisa ditangani satu OPD, yakni Disparbud. Misalnya, untuk memperbaiki infrastruktur jalan, harus ditangani Dinas PU. Sementara untuk keasrian pertamanan, dibantu Dinas Lingkungan Hidup. Kutha Parwata mengakui, selama ini pihaknya sangat mendukung keberadaan desa wisata di Bangli. Pihaknya membuktikannya dengan mendorong anggaran pembentukan Pokdarwis tahun 2017 lalu. Melalui Pokdarwis ini, desa wisata sudah diberikan pelatihan-pelatihan. Sementara itu, Kabid Bina Objek Disparbud Kabupaten Bangli Wayan Bona menjelaskan, Pemkab Bangli berperan memfasilitasi dengan memberikan payung hukum bahwa desa bersangkutan berstatus desa wisata. Sementara mengenai pembangunan dan pengembangannya dilakukan oleh desa wisata masing-masing. Sesuai perbup terkait desa wisata, pembangunan fasilitas pendukung untuk pegembangan desa wisata bisa menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD) yang dimiliki masing-masing desa. ‘’Terkait aset, kita kan susah sekarang. Lebih-lebih aset ini kan harus jelas. Supaya aman, desa kan bebas membangun sendiri, yang penting sudah menyandang status desa wisata,’’ kata Bona. (kmb40)

Bali Post/ina

AIR - PDAM Bangli menyuplai air bersih ke pelanggan di Tembuku dengan menggunakan mobil tangki.

Jaringan Pipa Tertimbun Longsor

Layanan PDAM di Tujuh Dusun Terganggu Bangli (Bali Post) –

Warga di tujuh dusun di Desa Tembuku kesulitan air bersih sejak beberapa hari terakhir. Hal ini akibat jaringan pipa PDAM di Dusun Kedui, desa setempat rusak tertimbun tanah longsor. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga, PDAM menyuplai air bersih ke dusun-dusun yang terdampak dengan menggunakan mobil tangki.

Askara. Sementara menunggu proses perbaikan, pihaknya telah menyuplai air bersih ke dusun-dusun yang terdampak sejak Sabtu lalu. Hal itu dilakukan guna memenuhi kebutuhan air bersih warga. Suplai air dilakukan dengan menggunakan mobil tangki. Dalam sehari pihaknya mendatangkan hingga 5 tangki atau sekitar 25 ribu liter. ‘’Bisa lebih itu dalam sehari, tergantung kebutuhan pelanggan,’’ terangnya. Untuk memudahkan su-

plai air bersih, pihaknya sudah menyampaikan ke warga agar menyiapkan ember atau tempat penampungan air. Sehingga ketika mobil tangki datang, petugas PDAM tinggal mengalirkannya dari tangki. Sejauh ini belum ada kendala yang dihadapinya dalam suplai air bersih. ‘’Malahan masyarakat jadi tertangani, air yang kita droping dimanfaatkan untuk masak dan minum. Sementara untuk mandi, warga sementara ini kebanyakan ke sungai,’’ imbuhnya. (kmb40)

Direktur PDAM Bangli I Wayan Gede Yuliawan Askara, Minggu (14/1) kemarin, mengatakan tanah longsor yang terjadi pada Jumat (12/1) lalu, mengakibatkan pipa PDAM ukuran 6 dim yang ada di Dusun Kedui tertimbun. Dampaknya, pelayanan air bersih di tujuh

dusun terganggu. Beberapa dusun yang terdampak antara lain Tembuku Kelod, Tembuku Kawan, Penida dan dusun lainnya. ‘’Sekitar 493 sambungan rumah terganggu,’’ katanya. Terkait kerusakan jaringan pipa, pihaknya sudah melakukan perbaikan sejak

Sabtu (13/1) lalu. Diperkirakan, proses perbaikan pipa memakan waktu sekitar 15 hari. Perbaikan membutuhkan waktu cukup lama lantaran pipa yang harus diganti cukup banyak. ‘’Panjang pipa 300 meter. Pipa yang harus diganti 50 batang dengan ukuran 6 dim,’’ ujar Yuliawan

Bangli (Bali Post) – Rencana Pemkab Bangli menata keberadaan keramba jaring apung (KJA) di Danau Batur, Kintamani segera direalisasikan tahun ini. Hal itu menyusul telah rampungnya kajian yang dibuat Pemkab bekerja sama dengan Fakultas Perikanan Unud. Selain menata KJA, Pemkab melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) juga akan membuat percontohan KJA ramah lingkungan. Kepala Bidang Perikanan Dinas DKP Kabupaten Bangli Nyoman Widiada seizin Kepala Dinas PKP Wayan Sukartana, Minggu (14/1) kemarin, mengatakan kajian yang dibuat Pemkab menyangkut tentang daya dukung dan zonasi KJA sudah selesai 2017 lalu. Dalam penataan nanti, KJA yang sudah rusak akan ditarik ke darat menggunakan boat. Sementara KJA yang masih bagus akan kembali ditata dan diatur posisinya. Penataan akan dilakukan Dinas PKP bersama pemilik KJA. Widiana menyebutkan, saat ini jumlah KJA yang ada di Danau Batur mencapai 8 ribuan. Dalam proses penataan, KJA yang masih bagus

akan diatur untuk ditempatkan di 8 zona yang telah disepakati dengan petani ikan. ‘’Terutama yang di wilayah Seked. Nanti itu akan kita tata dulu karena kelihatannya belum bagus estetikanya,’’ terangnya. Terkait rencana penataan KJA tersebut, Widiana mengaku sudah mensosialisasikan ke seluruh pemilik KJA di Danau Batur. Sosialisasi itu pun mendapat respons positif. Selain melakukan penataan KJA, Dinas PKP Bangli tahun ini juga akan membuat percontohan KJA ramah lingkungan. Sesuai rancangan, KJA ramah lingkungan akan dilengkapi dengan jaring pada bagian bawahnya yang berfungsi untuk menampung sisa-sisa pakan dan kotoran ikan. Hal itu dimaksudkan untuk mengurangi pengendapan di dasar danau yang dapat menyebabkan sedimentasi. Rencananya, jumlah KJA ramah lingkungan yang akan dibuat Dinas PKP sebanyak 3 unit. KJA ramah lingkungan tersebut diharapkan bisa ditiru oleh petani ikan lainnya sehingga masalah di Danau Batur bisa diminimalisir. (kmb40)

KJA - Petani ikan di Danau Batur mengecek kondisi KJA.

Bangli (Bali Post) – Sejumlah pura di Bangli dipastikan akan ramai dikunjungi pamedek saat hari raya Siwaratri, Senin

(15/1) hari ini. Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam melaksanakan persembahyangan, Kapolres Bangli AKBP I G.N.

Agung Panji Anom meminta seluruh personelnya yang melaksanakan piket di Polres maupun Polsek untuk meningkatkan patroli ke pura yang

Maret, KJA di Danau Batur Mulai Ditata

Bali Post/ina

Siwaratri, Personel Polres Diminta Tingkatkan Patroli ke Pura

Penglipuran - Desa Wisata Penglipuran.

Bali Post/ina

Telepon Penting Bangli RSU Bangli

: 0366-91521/91002

Polsek Bangli

: 0366-91062

Polsek Susut

: 0366-5501596

Polsek Tembuku

: 0366-5595484

Polsek Kintamani

: 0366- 51122

Damkar

: 0366-92869

PDAM

: 0366-91094

PLN

: 0366-91268

Telkom

: 0366-91108

BPBD

: 0366-91448

Kodim

: 0366-91024

Kantor Bupati

: 0366-91032

Bali Post/ina

DUDUK - Kapolres Bangli AKBP I G.N. Agung Panji Anom duduk bersama seluruh anggotanya usai memberikan siraman rohani, Minggu (14/1) kemarin.

ada di wilayah masing-masing. Arahan itu disampaikan Kapolres saat apel, Minggu (14/1) kemarin. Dalam apel tersebut, Kapolres juga memberikan pembinaan mental kepada seluruh personelnya. Para personel Polres Bangli juga diminta untuk selalu mendekatkan diri dengan Tuhan. ‘’Sengaja saya lakukan ceramah tentang keagamaan karena kebetulan besok (hari ini - red) adalah hari raya Siwaratri, agar seluruh personel melakukan introspeksi diri baik dalam kegiatan keagamaan maupun dalam tugas sehari-hari dan melakukan kegiatan keagamaan dan tugas harus dilaksanakan dengan tulus ikhlas. Bagi yang kuat menjalankan ibadah, laksanakan dengan ikhlas,’’ katanya. Dia juga menekankan kepada seluruh personelnya untuk bisa memahami tugasnya masing-masing dalam rangka pilkada 2018. Di samping menjaga netralitas, personel

Polres Bangli juga diminta ikut mensukseskan Pilgub Bali 2018. Dalam melaksanakan tugasnya nanti, personel yang melaksanakan pengamanan di TPS akan dibekali dengan buku saku pedoman tentang pengamanan pemilukada. Personel Dalmas yang nantinya akan mempunyai tugas yang sangat berat dalam pengamanan pilgub, akan terus dilatih baik fisik maupun mental serta akan dibekali pengetahuan tentang tahapan-tahapan maupun prosedur tentang penanganan unjuk rasa. ‘’Apabila nanti terjadi unjuk rasa di wilayah Bangli, maka pasukan Dalmas sudah siap menghadapinya. Hal yang harus diingat adalah prosedur yang harus dipedomani oleh mereka agar nantinya tidak terjadi kesalahan prosedur dalam penanganan unjuk rasa yang dapat mencederai Pilgub Bali 2018,’’ tegas pria asal Buleleng ini. (kmb40)


Senin Kliwon, 15 Januari 2018

GIANYAR

9

SOSOK Kehendak Rakyat I Made Mahayastra memiliki perjalanan panjang dalam perpolitikan di Kabupaten Gianyar. Terang saja, pria berkulit sowo matang ini dua periode menjabat Ketua DPRD Gianyar dan satu periode sebagai Wakil Bupati Gianyar. Namun siapa yang menduga, dia bukanlah anak dari orangtua yang berkiprah di dunia politik. Dia anak dari seorang guru SD dan pedagang kopi. Mahayastra memasuki dunia politik di usia 21 tahun, tepatnya pada 1992. Kala itu ia langsung menduduki posisi Ketua Koordinator Kecamatan (Korcam) atau yang sekarang setingkat Ketua PAC. ‘’Nah, pada 1999 saya dilantik sebagai Ketua DPC Gianyar. Kemudian saat mengikuti pemilihan legislatif pada 2004, saya langsung memperoleh suara tertinggi dan menjabat Ketua DPRD Gianyar,’’ kata bakal calon Bupati Gianyar ini. Bagi Mahayastra, posisinya saat ini merupakan perjuangan yang tidak bisa diraih oleh diri sendiri, namun merupakan kehendak rakyat Gianyar dan restu dari Ketum PDI-P Megawati Soekarnoputri. ‘’Sebab itu saya akan berusaha semaksimal mungkin. Jangan sampai kesempatan ini lewat. Saya harap ini juga menjadi inspirasi bahwa dengan kerja keras dan sungguh-sungguh mengabdi, siapa pun bisa memimpin Gianyar,’’ tegasnya. (nik)

Tunggakan Membengkak

Aset Nasabah Disita LPD

Gianyar (Bali Post) Tunggakan nasabah yang membengkak dapat mengakibatkan persoalan serius bagi Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Untuk itu, tindakan tegas perlu diambil, sesuai peraturan yang berlaku. Di Kabupaten Gianyar, terdapat sejumlah LPD yang terpaksa menyita aset nasabah lantaran tunggakan tak kunjung dibayar. Di Kecamatan Ubud, rumah seorang nasabah LPD Petulu, Anak Agung Raka Blusung, harus dikosongkan segera. Raka Blusung sudah diberikan peringatan dan diberikan tenggang waktu untuk segera melunasi kredit macet di LPD tersebut. Lantaran utang terlampau besar dan tidak sanggup membayar, maka jalan satu-satunya adalah mengosongkan rumahnya. Pada Sabtu (13/1) lalu, Bendesa Petulu bersama Ketua LPD setempat didampingi Polsek Ubud mendatangi kediaman nasabah tersebut. Kedatangan petinggi desa untuk memberi tahu supaya si nasabah angkat kaki dari kediamannya. Kapolsek Ubud Kompol Raka Sugita yang dikonfirmasi hal ini membenarkan bahwa pihak desa sudah mengambil langkah tegas tersebut. Dikatakannya, pengosongan rumah sudah harus dilakukan mulai 13 Januari. ‘’Batas waktu pengosongan sampai 18 Januari. Baru kemudian diambil alih menjadi aset LPD,’’ terang Kompol Raka. Dikatakannya, pengambilalihan aset nasabah ini sudah melalui beberapa kali rapat. Selanjutnya, nanti ada paruman membahas pengambilan aset menjadi milik LPD. ‘’Untuk pengamanan hanya Bhabinkamtibmas. Tapi kegiatan itu terus dipantau oleh Unit tertutup, yaitu dari Intelkam Polsek Ubud,’’ tegasnya. Sementara di Kecamatan Payangan, menurut informasi, LPD Desa Pakraman Melinggih Kelod hendak menyita 29 aset nasabah. Disebutkan, pada Minggu (14/1) kemarin sekitar pukul 10.00 Wita, seluruh nasabah penunggak kredit dikumpulkan. Beberapa petinggi desa hadir, mulai dari bendesa, klian dinas, pecalang dan Wakil Ketua Tim Penanganan Kasus LPD Melinggih Kelod. Tim ini mendatangi rumah-rumah para penunggak kredit. Pendekatan ini sudah berjalan hingga enam kali sampai sekarang. Selanjutnya, masalah ini akan dimasukkan dalam pembahasan rapat bersama warga desa setempat. Bendesa Pakraman Melinggih Kelod Made Suarjana menolak berkomentar mengenai rencana penyitaan aset puluhan nasabah tersebut. ‘’Saya belum bisa komentar apa karena itu masih dalam proses,’’ ujarnya. Sementara itu, Kapolsek Payangan AKP Gde Endrawan mengaku tidak turut campur menangani kasus ini sebab itu kewenangan di internal desa adat setempat. ‘’Saya tidak turut menengahi. Hanya, laporan dari Bhabin saya, benar demikian,’’ ucapnya. Dikatakannya, memang ada beberapa nasabah LPD tersebut yang lama tidak membayar kredit hingga akhirnya pengelola LPD berencana mengambil langkah tegas sesuai awig-awig. ‘’Itu masih akan dibahas di internal, apakah dilakukan penyitaan aset atau bagaimana,’’ ujarnya. (kmb35)

PENGUNGSI - Sejumlah pengungsi di Posko Lapangan Sutasoma, Minggu (14/1) kemarin.

Jumlah Pengungsi di Posko Sutasoma Terus Berkurang

Gianyar (Bali Post) -

Seiring penciutan radius bahaya Gunung Agung, para pengungsi di Posko Lapangan Sutasoma kini jumlahnya terus menyusut. Berdasarkan data per Minggu (14/1) kemarin, jumlah pengungsi sebanyak 112 orang. Sebagian besar pengungsi di luar radius bahaya sudah meninggalkan pengungsian. Menurut salah satu petugas di Posko Sutasoma, Desak, sejauh ini pengungsi ada yang bekerja di wilayah Gianyar. Banyak juga pengungsi yang izin pulang kampung. ‘’Kalau yang pulang kampung ini artinya mereka akan kembali lagi. Karena rumah yang pulang kampung di radius terdekat dengan gunung,’’ ucapnya. Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar Anak

Agung Oka Digjaya me nyatakan, walaupun banyak yang pulang, pihaknya tetap akan menerima mereka kembali jika sewaktu-waktu harus mengungsi lagi. Kepulangan ratusan pengungsi ini dikatakannya tidak untuk seterusnya menetap di kampung halaman. ‘’Walaupun pulang, kebanyakan masih khawatir jika terjadi letusan lagi. Maka itu, mereka bilang pulang sebentar. Nanti bilang akan balik lagi ke posko,’’ ujarnya.

Alasan pengungsi untuk pulang lebih banyak karena mengikuti upacara keagamaan. Lama tinggalnya pun hanya sebentar. Diungkapkannya, ada yang izin karena piodalan, upacara di banjar dan lainnya. ‘’Paling lama mereka seminggu di kampung, balik lagi. Bahkan ada yang cuma dua hari atau sehari, cuma tengok rumah, lalu balik lagi ke posko,’’ jelasnya. Oka Digjaya mengungkapkan, pengungsi yang

Pemkab Persilakan Masyarakat Ajukan Bantuan

Bali Post/wan

JALAN RUSAK - Kerusakan jalan lingkungan cukup mengganggu aktivitas warga. Seperti di Jalan Batuyang, Gang Pipit yang kondisinya rusak parah.

tadinya sempat menghuni posko, tetap dicatat. Jadi, ketika mereka kembali ke posko sudah ada catatan dan memudahkan koordinasi. Dia kembali menegaskan, pintu Posko Sutasoma akan terbuka untuk para pengungsi. Dalam rangka menjaga keamanan pengungsi selama di perjalanan hingga tiba di kampung, Oka Digjaya menyatakan, pihaknya terus memantau, yakni melalui koordinasi dengan BPBD Karangasem. ‘’Kami selalu berhubungan sama petugas di sana melalui radio udara. Bahwa sekian banyak pengungsi bergerak pulang ke Karangasem, agar dipantau bersama,’’

terangnya. Meski suasana posko semakin sepi ditinggal pengungsi, aktivitas petugas posko tidak berhenti. Seperti posko kesehatan, dapur umum dan penerimaan sumbangan, petugas yang berjaga selalu siaga. ‘’Tadi (kemarin - red) ada dua donasi yang masuk. Artinya kegiatan di posko ini tetap biasa. Tidak ada yang dikurangi, meskipun pengungsi mulai pulang,’’ jelasnya. Aktivitas pengungsi yang masih tinggal di posko pun masih tetap seperti biasa. Bahkan bagi pengungsi yang sejak awal menetap di posko, tempat pengungsian sudah ibarat rumah kedua. (kmb35)

Ibunda Cok Ace Berpulang

Perbaiki Kerusakan Jalan Lingkungan

Gianyar (Bali Post) Kerusakan infrastruktur jalan yang terkategori jalan lingkungan menjadi sorotan masyarakat. Terlebih persoalan ini cukup banyak terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Gianyar. Seperti di Desa Batubulan Kecamatan Sukawati. Di beberapa titik dapat dijumpai jalan lingkungan yang kerusakannya sangat parah. Contohnya adalah di Jalan Batuyang, Gang Pipit. Jalur ini cukup banyak dilintasi pengendara. Kondisinya yang rusak parah, dirasakan sangat mengganggu kenyamanan pengendara dan masyarakat sekitar. Dikonfirmasi terkait penanganan jalan lingkungan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gianyar Nyoman Nuadi, Minggu (14/1) kemarin, mengungkapkan kewenangan perbaikan jalan lingkungan tergantung status aset jalan. Pihaknya tidak bisa serta merta melakukan penanganan. Jika jalan tersebut sudah masuk SK Bupati, maka penanganannya menjadi kewenangan Dinas PUPR Gianyar. ‘’Tetapi kalau asetnya milik desa atau lingkungan bersangkutan, itu menjadi tanggung jawab pihak-pihak tersebut,’’ kata Nuadi. Meski demikian, pihaknya mempersilakan masyarakat mengajukan permohonan bantuan perbaikan jalan lingkungan. Masyarakat bisa mengajukan bantuan ke Bupati. ‘’Tetapi nanti aset itu harus diserahkan ke Pemkab. Baru nanti selanjutnya Pemkab yang seterusnya menangani. Pada intinya kita siap membantu masyarakat,’’ jelasnya. (kmb25)

Bali Post/nik

Bali Post/nik

JENAZAH - Jenazah A.A. Niang Agung disambut masyarakat saat tiba di Puri Ubud, Minggu (14/1) kemarin. Gianyar (Bali Post) Anak Agung Niang Agung yang merupakan ibunda dari Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace, meninggal dunia di Rumah Sakit Bros, Denpasar, Minggu (14/1) kemarin. Perempuan yang merupakan istri kedua dari Tjokorda Gde Agung Sukawati (alm) ini wafat di usia 96 tahun. ‘’Ibu saya ini wafat Minggu pagi tadi (kemarin - red) sekitar pukul 05.00 Wita,’’ ucap Cok Ace didampingi adiknya, Dr. Tjokorda Gede Raka Sukawati, di Puri Ubud. Dikatakannya, A.A. Niang Agung yang memasuki usia senja sudah beberapa kali bolak-balik rumah sakit. Beberapa hari lalu, dia kembali dibawa ke RS Bros. ‘’Menurut dokter, sakit beliau murni karena faktor usia. Jadi beberapa bagian tubuh sudah tidak berfungsi dengan baik hingga terakhir mengalami masalah pada paru-paru dengan gejala sesak napas sampai akhirnya meninggal,’’ jelas mantan Bupati Gianyar itu. Jenazah A.A. Niang Agung lantas dibawa ke Puri Ubud sekitar pukul 10.00 Wita. Masyarakat Ubud bersama sejumlah anak yang kala itu belajar menari di Ancak

Saji Puri Ubud langsung menyambut jenazah almarhum. Cok Ace menerangkan, A.A. Niang Agung adalah istri kedua dari almarhum ayahnya, Tjokorda Gde Agung Sukawati. Sementara istri pertama, A.A. Niang Mengwi (alm), wafat tahun 2000 lalu di usia 80 tahun. Istri ketiga yang merupakan ibu kandung Cok Ace yakni A.A. Niang Rai (alm) meninggal pada 2011 lalu di usia

76 tahun. ‘’Walau bukan ibu kandung, tetapi bagi beliau, saya sudah seperti anak kandungnya. Begitu pun saya bersama saudara yang lain merasa beliau sudah seperti ibu kandung saya sendiri,’’ jelasnya. Ditambahkannya, semasa hidupnya, A.A. Niang Agung hanya memiliki seorang anak perempuan yakni Tjokorda Istri Sri Atun Sukawati.

Selain anak, almarhum meninggalkan 10 orang cucu. ‘’Termasuk dari saya dan saudara saya yang lain, ibu memiliki 10 orang cucu yang selama ini sangat disayangi,’’ ungkap Cok Ace. Sebelum meninggal, lanjut Cok Ace, A.A. Niang Agung selalu berpesan agar menjaga dengan baik ikatan persaudaraan di keluarga puri. Ikatan keluarga ini harus terus dijalin turun-temurun. ‘’Astungkara sampai saat ini, saya hingga ke cucu dan cicit beliau sudah menjalankan pesan yang selalu disampaikan ibu,’’ ujarnya. Semasa hidupnya, A.A. Niang Agung lebih banyak beraktivitas di lingkungan puri khususnya dalam pemenuhan kegiatan upacara. ‘’Di puri, kegiatan upacara itu kan padat sekali. Jadi keseharian beliau memang demikian,’’ ujar pria yang kini mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur Bali itu. Selain itu, A.A. Niang Agung juga disebutnya memiliki peran besar dalam mendampingi Tjokorda Gde Agung Sukawati menumbuhkan pariwisata di Ubud. Seperti saat turut serta menyambut sejumlah tokoh dunia yang dulu berkunjung ke Ubud. ‘’Saat pendengaran

dan bicara ibu masih baik, sering sekali saya diceritakan saat dulu menyambut Presiden, Walter Spice dan tamu lainnya. Tapi ini yang saya sesalkan karena sedikit memori foto yang tersimpan, padahal keterlibatan beliau memang sangat besar membantu membangun sektor pariwisata di Ubud,’’ ucapnya. Untuk prosesi palebon, Cok Ace mengaku akan melakukan paruman dengan keluarga besar Puri Ubud termasuk nunas petunjuk kepada orang suci di Geria Aan Klungkung. Sementara itu, Tjokorda Gede Raka Sukawati mengatakan, setelah mendapat petunjuk hari baik, dirinya bersama krama di Ubud akan langsung menyiapkan bade untuk almarhum. ‘’Untuk ibu nanti akan disiapkan bade gunung tujuh dengan ketinggian lebih dari 20 meter,’’ ucapnya. Prosesi pembuatan bade beserta lembu akan memakan waktu hingga sebulan. Seremonial palebon di Puri Ubud juga dipastikan akan menjadi daya tarik wisata. ‘’Kalau ada palebon di Ubud, wisatawan dari Singapura bisa langsung mengarah ke Bali. Homestay dan hotel di Ubud pasti akan penuh semua,’’ ujarnya. (kmb35)


JEMBRANA

10

Senin Kliwon, 15 Januari 2018

Bali Post/kmb

DITANGKAP - Pelaku penggelapan sepeda motor ditangkap saat hendak menyeberang di Pelabuhan Gilimanuk. Pelaku kini ditahan di Polsek Kawasan Laut Gilimanuk.

Bawa Kabur Motor Majikan, Rizaldi Ditangkap Negara (Bali Post) Jajaran Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, Minggu (14/1) kemarin menangkap salah satu pelaku tindak kriminal. Dia adalah M. Rizaldi Febrian Aditya (20) asal Jember Jawa Timur. Pelaku diamankan polisi ketika hendak menyeberang di Pelabuhan Gilimanuk ke Pulau Jawa. Penangkapan pelaku ini atas laporan Nur Fauzi (29) dan Nanang Kosim (30). Sementara, motor tersebut milik majikannya, Sri Wahyuningsih. Pelapor mengaku motor Honda Beat nopol P 2213 UB milik Sri Wahyuningsih itu dibawa kabur oleh pelaku. Setelah diselidiki lebih lanjut, pelaku akhirnya berhasil dibekuk di Gilimanuk dan langsung digiring ke Polsek Kawasan Laut Gilimanuk Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol I Nyoman Subawa melalui Kanit Reskrim AKP I Komang Muliyadi membenarkan penangkapan pelaku penggelapan motor tersebut. Sebelumnya, kedua pelapor datang ke Polsek membawa dan melaporkan pelaku kasus pencurian dan penggelapan sepeda motor di Mengwi, Badung. Kejadiannya pada Sabtu (13/1) lalu. Dikatakan, pelaku ini merupakan karyawan Sri Wahyuningsih, pemilik warung bakso. Pelaku bekerja dan diberi tugas untuk berbelanja kebutuhan warung. Majikannya pun memberikan sepeda motor tersebut untuk memudahkan pekerjaannya. Kepercayaan majikannya itu rupanya disalahgunakan pelaku. Pelaku justru membawa kabur motor tersebut. Bahkan, sebelumnya pelaku juga sempat mengambil STNK di laci warung dan 2 unit HP merek Samsung. Dari 2 HP yang diambil, satu di antaranya sudah dijual pelaku dengan harga Rp 350.000. (kmb)

Bali Post/olo

KAFE - Deretan kafe yang beroperasi saat malam hari di seputaran Pantai Delodberawah. Wacana untuk menutup kafe-kafe tersebut hanya isapan jempol.

Masih Tetap Beroperasi

Rencana Penutupan Kafe di Delodberawah Hanya Wacana Negara (Bali Post) -

Kendati sudah mendapat surat peringatan pertama dari pihak kecamatan, namun sejumlah kafe di Delodberawah hingga kini masih beroperasi seperti biasa. Bahkan, kafe tersebut menjual minuman beralkohol (mikol). Hal ini menunjukkan rencana penutupan kafe di wilayah pariwisata itu nampaknya hanya wacana. Faktanya, hingga kini desakan dari masyarakat setempat ternyata belum ada tanggapan tegas dari pihak terkait. Pada akhir tahun 2016 lalu, pihak dari Kecamatan Mendoyo telah melayangkan peringatan pertama karena tidak sesuai izin, yakni Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK). Dalam izin usaha warung yang dikeluarkan pihak kecamatan itu, tidak boleh menjual mikol. Namun, faktanya saat sidak gabungan akhir tahun lalu hampir

sebagian besar kafe menjual mikol. Di sisi lain, warga di Delodberawah meminta agar penutupan kafe itu segera dilakukan. Mereka bahkan melayangkan desakan lagi kepada pemerintah daerah bila tidak ada tindakan riil. Sebab, keberadaan kafe remang-remang itu dinilai meresahkan dan mengganggu masyarakat

Negara (Bali Post) Pembuangan limbah ke pantai masih mudah ditemui di pesisir Jembrana. Seperti di sejumlah usaha yang berada di pinggir pantai di Desa Yeh Kuning, Kecamatan Jembrana dan Cupel, Kecamatan Negara. Sejumlah pipa dijulurkan langsung ke pantai yang fungsinya untuk pembuangan limbah. Ironisnya, saluran limbah yang keluar dari pipa itu berada di pantai lokasi melasti. Seperti yang terlihat di Pantai Yeh Kuning, Kecamatan Jembrana, Minggu (14/1) kemarin. Pipa pembuangan limbah yang menjulur ke arah pantai itu menyebabkan lekungan di pantai akibat pembuangan air limbah. Dari pantauan belum lama ini, terlihat dua pipa berukuran sedang mengeluarkan air keruh dan berbau. Di sekitar pantai dekat Pura Segara Yeh Kuning ini sejatinya, selain dikunjungi warga juga sering digunakan untuk nganyut dan melasti. Namun, di tengah pantai

berpasir gelap ini terbelah oleh cekungan yang menjadi saluran air. Cekungan itu muncul lantaran adanya pipa pembuangan air ke pantai. Air yang diduga limbah itu berwarna pekat dan berbau. Kebetulan siang itu, air sedang mengalir dengan bau yang cukup menyengat. Pipa tersebut menjulur dari dalam bangunan berpagar tinggi di pinggir pantai. Menurut warga sekitar, pipa itu diduga merupakan saluran pembuangan dari tambak udang di pinggir pantai. Air yang keluar dari pipa hanya saat tertentu saja, terutama setelah panen. Sejatinya kondisi ini sering dikeluhkan warga, terutama yang melakukan kegiatan di lokasi tersebut. Sebab bau yang ditimbulkan cukup menyengat terutama saat terjadi pembuangan. Selain di pantai Yeh Kuning, kondisi serupa juga tampak di Desa Cupel. Saluran air yang terhubung ke pantai itu berasal dari usaha tambak udang. Kepala Dinas Lingkungan

sekitar. Camat Mendoyo I Gede Sujana saat dikonfirmasi, Minggu (14/1) kemarin, mengatakan pihaknya sudah melakukan tindakan proses pencabutan izin IUMK karena dari pengawasan sebelumnya diketahui tidak sesuai peruntukan. Pengawasan terkait IUMK itu bukan hanya di wilayah Delodberawah, me-

lainkan juga di desa-desa lain. IUMK akan dicabut bila memang tidak sesuai. Menurut prosedur, surat peringatan pertama telah dilayangkan. Pihaknya masih menunggu waktu untuk melakukan pengawasan lagi dan akan melayangkan peringatan kedua. Jika hingga peringatan ketiga tidak dihiraukan maka izin akan dicabut. Diberitakan sebelumnya, permintaan penutupan kafe-kafe di Delodberawah dicetuskan masyarakat setempat. Melalui surat dari Bendesa Pakraman Delodberawah yang diketahui Perbekel Delodberawah nomor 25/Dp.Dlb/

VI/2017 tanggal 29 Juni 2017, masyarakat memohon tindak lanjut penutupan tempat hiburan malam tersebut. Pemkab menindaklanjuti dengan melayangkan surat peringatan yang ditandatangani Sekretaris Daerah Jembrana I Made Sudiada tertanggal 2 Oktober 2017. Para pemilik atau pengelola kafe diminta untuk menutup operasional paling lambat 15 hari setelah diterimanya surat tersebut. Namun, para pengelola bertahan dan diketahui kafe-kafe ini memiliki izin usaha berupa IUMK dari Kecamatan Mendoyo. (kmb26)

Marak, Limbah Dibuang ke Pantai

Bali Post/olo

PENYOSOHAN â&#x20AC;&#x201C; Salah satu usaha penyosohan beras di Jembrana saat produksi. Sejak akhir tahun lalu harga kebutuhan pokok itu terus naik.

Perpadi Tolak Pemerintah Impor Beras

Negara (Bali Post) â&#x20AC;&#x201C; Kelangkaan produksi gabah petani berdampak pada harga beras di sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk di Kabupaten Jembrana. Lonjakan harga beras di Jembrana sudah terjadi menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) lalu, khususnya beras medium. Saat ini harga untuk beras medium dari produsen (pabrik penyosohan) berkisar Rp 10.400 per kilogram, naik hampir Rp 1.000 dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah Rp 9.450 per kilogram. Ketua Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) Jembrana I Putu Sentana, Minggu (14/1) kemarin, mengatakan kenaikan ini terus terjadi sejak akhir tahun lalu. Pabrik-pabrik penyosohan beras kesulitan mendapatkan gabah dan ketika mendapatkan harganya naik. Kondisi ini merupakan dampak musim hujan yang berdampak pada kualitas padi menurun. Gabah mudah rusak ketika terus bersentuhan dengan air. Diperkirakan pada Februari nanti sudah mulai banyak padi yang panen, termasuk di Kabupaten Jembrana. Dengan situasi seperti itu, pihaknya kurang setuju bila pemerintah melakukan ekspor beras. Bila hal itu dilakukan, dikhawatirkan akan berdampak pada anjloknya harga beras saat panen sebulan ke depan ini. Ketika produksi melimpah dan di sisi lain ada pasokan beras dari luar negeri membuat harga tidak stabil. Mengapa setelah harga naik baru ada rencana impor beras tersebut. Menurutnya, harga dari produsen untuk beras medium tembus Rp 10.400 per kg. Harga itu di atas HET. Harga tersebut dipastikan naik lagi di tingkat pengecer atau pasaran. Di sisi lain, untuk beras premium masih di bawah HET Rp 12.000. Untuk beras premium di kisaran Rp 11.400. Pemicu melonjaknya harga beras, khususnya premium, karena kelangkaan padi. Sentana sejak akhir tahun lalu sudah berkeliling ke sejumlah kabupaten di Bali dan harganya memang naik. Untuk itu, berdampak pada penyosohan beras. Sementara itu, Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian (Diskoperindag) Jembrana juga terus memantau harga beras di pasaran, baik premium maupun medium. Kadis Koperindag Jembrana I Made Gede Budhiarta mengatakan untuk beras premium saat ini di pasaran sudah menembus harga Rp 12 ribu per kilogram. Secara umum, menurut mantan Kabag Humas dan Protokol ini, harga beras di Jembrana masih tergolong stabil. (kmb26)

lantaran belum membawa surat tugas. â&#x20AC;&#x153;Nanti untuk mengetahui pasti apakah ada pelanggaran atau tidak, kami cek dulu tempat usaha tersebut,â&#x20AC;? ujar mantan Camat Negara ini. Pengecekan itu termasuk air yang dibuang

ke pantai, apakah tidak mengandung bahan berbahaya atau tidak. Menurutnya, masalah lingkungan hidup sangat penting, sehingga ada atau tidak informasi, pihaknya wajib melakukan pengecekan. (kmb26)

Tawarkan Pemandangan Alam yang Dipoles Kekinian

jembrana (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087 Kantor Camat Negara(0365) 41012

Hidup Jembrana I Ketut Kariadi Erawan mengatakan pihaknya langsung melakukan pengecekan ke lokasi dan berkoordinasi dengan desa setempat. Namun, petugas belum dapat memastikan hingga masuk ke lokasi usaha tersebut

Objek Wisata Bukit Mawar

Telepon Penting RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara

Bali Post/olo

PIPA LIMBAH - Pipa pembuangan limbah yang ada di Pantai Yeh Kuning. Airnya terlihat sangat keruh dan mengeluarkan bau menyengat.

Bali Post/olo

BUNGA MAWAR - Salah satu spot anjungan yang berbentuk bunga mawar raksasa dengan latar belakang pemandangan alam dari atas bukit.

SEJUMLAH desa di Jembrana belakangan ini banyak mengembangkan wisata pedesaan dengan memanfaatkan landscape alam yang dimiliki. Salah satu lokasi yang sedang dikembangkan adalah Bukit Mawar di Lingkungan Dewasana, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana. Spot wisata desa yang berada di perbukitan Dewasana ini menawarkan pemandangan alam yang dipoles secara kekinian. Awalnya, areal yang masih asri dan sejuk ini sulit dijangkau masyarakat. Hanya segelintir orang yang bisa mendaki hingga ke lokasi yang cukup terjal tersebut. Namun, secara bertahap kawasan di lereng bukit ini dilakukan penataan dan layak dikunjungi. Nama Bukit Mawar sendiri sejatinya bukan karena banyaknya bunga mawar seperti saat ini. Melainkan berawal dari nama pemilik lahan di bawah lokasi yang akrab disapa Pak Mawar. Oleh warga yang sering masuk ke lokasi selanjutnya lokasi

tersebut akrab disebut Bukit Mawar. Belakangan objek wisata bunga mawar juga menyumbang ide untuk penataan. Mulai dari penanaman 748 bunga mawar, hingga menempatkan anjungan berbentuk bunga mawar di pinggir bukit untuk tempat berfoto. Saat akhir pekan, wisata desa ini ramai dikunjungi, terutama kalangan anak muda. Pascaditata, bukti ini menyuguhkan spot-spot foto khas perbukitan. Tamantaman dengan batu alam yang berukuran besar dengan ayunan dan rumah kecil. Di puncak bukit, pengunjung dapat memanfaatkan anjungan berbentuk bunga mawar berukuran besar dengan latar belakang pemandangan bawah bukit. Di sekitarnya, banyak spot-spot yang sengaja ditata dengan berbagai ornamen untuk tempat berfoto. Kendati medan menuju bukit ini sangat terjal, para pengunjung tidak bosan dengan suasana yang sejuk dan asri. Bahkan rasa lelah serasa

hilang ketika berhasil menginjakkan kaki di puncak. Bendesa Kertha Jaya Pendem I Wayan Diandra mengatakan saat ini Bukit Mawar ini mulai ramai dikunjungi warga terutama anak muda. Wisata perdesaan ini dikelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Air Macebur Batu Belah. Sejak dibuka pada November lalu, di saat akhir pekan kunjungan mencapai puluhan orang dalam sehari. Para pengunjung tidak dipungut biaya (retribusi masuk), hanya cukup memberikan sumbangan sukarela. Bukit Mawar ini berada dekat dengan wisata Air Macebur Batu Belah yang juga berada di Dewasana. Agar tidak terpaku dengan dua lokasi tersebut, pihak desa juga akan mengembangkan spot lainnya. Salah satunya dengan membuka wisata spiritual di sekitar lokasi. Di beberapa titik terdapat kumpulan bebatuan yang berbentuk mirip ular serta bongkahan batu mirip lingga yoni. (olo)


Senin Kliwon, 15 Januari 2018

BULELENG

11

Proyek Listrik Bali Crossing

Tunggu Penetapan Izin Lokasi Singaraja (Bali Post) – Masih ingat dengan proyek jaringan listrik Bali Crossing? Hingga sekarang proyek itu masih menunggu terbitnya izin penetapan lokasi (penlok) oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. Beredar kabar bahwa izin penlok belum ditetapkan karena masih adanya polemik terkait lokasi tower Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) Bali Post/kmb38 yang melintasi kawasan Pura Nyoman Swarjoni Astawa Segara Rupek di kawasan hutan lindung Taman Nasional Bali Barat (TNBB). Kendati demikian, proyek ini tetap menjadi agenda besar PLN Distribusi Bali dalam menambah pasokan listrik. General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Bali Nyoman Swarjoni Astawa akhir pekan lalu mengatakan, proyek listrik Bali Crossing ini merupakan salah satu agenda PLN yang sudah dituangkan dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2017–2026. Itu artinya, proyek ini tetap akan berjalan sesuai target. Terkait adanya isu penolakan karena dianggap mengganggu lingkungan dan pelanggaran radius kesucian Pura Segara Rupek, PLN tetap akan mencari jalan keluarnya. Di samping itu, PLN masih menunggu terbitnya izin Penlok oleh Pemprov Bali. Sebenarnya proses permohonan berdasarkan syarat yang ditentukan sudah dipenuhi oleh PLN. Hanya karena ada polemik terkait isu gangguan lingkungan dan radius kesucian pura itu, sehingga pemprov belum mengambil keputusan untuk proyek kelistrikan di Bali tersebut. Dari sosialisasi yang sudah dilakukan, PLN sangat mengharapkan muncul gagasan dan solusi yang baik, termasuk soal dalih pembangunan tower SUTET akan menganggu lingkungan serta masalah radius kesucian pura perlu dikomunikasikan dengan baik. “Memang sampai sekarang belum ada perkembangan yang berarti. Penlok juga belum diterbitkan, dan kita maklumi mungkin karena masih adanya isu penolakan dan menunggu itu, PLN akan tetap melakukan sosialisasi untuk memberikan pemahaman terkait keberadaan listrik Bali Crossing ini,” katanya. Menurut Swarjoni, untuk jarak kordinat tower SUTET PLN sendiri sudah melakukan pergeseran dari rencana awal. Tadinya jarak kordinat dengan pura sejauh 50 meter sekarang sudah digeser hingga jaraknya 400 meter dari kawasan Pura Segara Rupek. Setidaknya dengan pergeseran itu PLN telah menunjukkan komitmennya bahwa dalam proyek ini mengikuti segala regulasi yang ada. Selain itu, PLN sendiri tetap berpegang teguh pada komitmennya dalam menyediakan listrik selalu memperhatikan kelestarian lingkungan. Hal ini juga sejalan dengan tuntutan pemerintah untuk penyediaan energi listrik dengan konsep green energy. “Mari kita diskusikan dan kalau misalnya Bali Crossing tidak layak, lalu mungkin solusi yang bisa diambil apa, sehingga energi listrik di Bali betul-betul aman. Demikian juga soal radius kesucian pura itu kami termasuk pihak lain perlu ada penjelasan secara komprehensif,” jelasnya. Stop Pembangkit Mulai tahun ini PLN Distribusi Bali menghentikan menambah pembangkit dalam menambah pasokan listrik di Pulau Dewata. Komitmen ini tidak lepas karena kondisi pasokan listrik di daerah ini sudah aman. Sementara untuk memenuhi kebutuhan listrik yang diprediksi terus meningkat solusinya dari pasokan listrik dari Jawa melalui proyek listrik Bali Crossing itu sendiri. Selain itu, PLN mendorong pengembangan pembangkit dengan konsep energi terbarukan. Dia mencontohkan, Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH) termasuk melanjutkan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB). Seperti diberitakan sebelumnya, proyek listrik Bali Crossing mencuat beberapa waktu lalu. PLN telah menetapkan titik kordinat tower SUTET dari wilayah Watu Dodol, Banyuwangi, Jawa Timur yang melintasi hutan lindung TNBB. Penetapan lokasi tower yang diklaim lebih tinggi dari menara Eiffel menimbulkan reaksi karena dikhawatirkan akan menganggu lingkungan dan posisinya berada dalam radius kesucian Pura Segara Rupek. Sejak muncul reaksi itu, rencana proyek ini seperti tidak ada kelanjutan. (kmb38)

Temuan BPK di RSUD dan Dinkes

Polisi Tak Temukan Unsur Tindak Pidana

Singaraja (Bali Post) – Unit Reskrim Polres Buleleng tidak menemukan adanya unsur tindak pidana pada belasan poin temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Bali pada penyelenggaraan keuangan di RSUD dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Buleleng. Polisi melakukan klarifikasi dan bahkan memanggil beberapa direksi RSUD dan pejabat di Dinkes. Namun penyelidikan itu tidak menemukan adanya unsur pidana pada temuan tersebut. BPK-RI Perwakilan Bali menerbitkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dengan tujuan tertentu, 24 November 2017 lalu. Polisi kemudian mendalami 13 poin temuan itu. Dari seluruh poin temuan BPK, polisi tidak menemukan unsur pelanggaran pidana. Kasat Reskrim AKP Mikael Hutabarat, seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. akhir pekan lalu mengatakan, pihaknya sudah mendalami seluruh poin temuan LHP tersebut. Termasuk dugaan keterlibatan oknum tenaga kontrak di RSUD dalam proses pengadaan pekerjaan di rumah sakit plat merah tersebut. Penyelidikan secara khusus pada dugaan keterlibatan tenaga kontrak itu, karena perusahaan yang dikelolanya memenangkan belanja cetak rekam medis tahun anggaran 2016 pada RSUD Buleleng. “Tiga belas poin temuan itu sudah kita klarifikasi, termasuk keterlibatan oknum tenaga kontrak. Semua dokumen sudah kami cek untuk dipelajari, tapi hasilnya kami belum menemukan adanya unsur pelanggaran pidana,” katanya. Di sisi lain AKP Hutabarat mengatakan, sejauh ini polisi belum pernah melakukan pemanggilan saksi. Namun polisi sempat mengundang beberapa pejabat terkait di RSUD Buleleng dan Dinas Kesehatan Buleleng untuk meminta penjelasan. Upaya ini sifatnya hanya mengklarifikasi dan bukan pemeriksaan. “Kita hanya mengklarifikasi dan bukan pemeriksaan, karena belum ada laporan polisi,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, BPK Perwakilan Bali melalui LHP No. 22/LHP/XIX.DPS/11/2017 tanggal 24 November 2017 menemukan 13 poin dalam pelaksanaan keuangan di RSUD dan Dinkes Buleleng. Temuan itu merujuk pada kelemahan sistem pengendalian internal, serta beberapa hal tidak patut yang perlu mendapat perhatian pemerintah. Dari 13 poin temuan itu, dua poin yang saling berhubungan, yakni dugaan oknum pegawai kontrak RSUD yang terlibat dalam proses penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS - red) belanja cetak rekam medis pada tahun anggaran 2016 dan 2017. Dari lima perusahaan percetakan yang konon disurvei oleh oknum pegawai tersebut, hasilnya dua perusahaan diragukan keabsahannya. Perusahaan yang memenangkan pekerjaan itu diketahui milik oknum tenaga kontrak itu sendiri. Setelah memenangkan proyek, pekerjaannya justru dialihkan atau disubkontrakan kepada rekanan lain. Temuan LHP BPK ini telah direkomendasikan oleh DPRD kepada Bupati Buleleng, yaitu 13 poin rekomendasi sesuai jenis temuan di dua lembaga tersebut. Isi rekomendasi pada setiap poin itu terkesan sama dengan penjelasan yang disampaikan BPK-RI. Rekomendasi dinilai kurang tajam. Khusus untuk temuan di RSUD, dewan mendesak agar Bupati melakukan pergantian direksi RSUD karena dianggap tidak mampu melaksanakan penyelenggaraan kesehatan dengan baik. Dewan juga mengusulkan pemerintah tidak melibatkan tenaga kontrak dalam melaksanakan proyek di tahun-tahun berikutnya. Selain itu, rekanan pemenang tender tidak melakukan praktik mengsubkan (mengalihkan) pekerjaannya kepada kontraktor lain. Hal ini untuk menghindari terjadinya temuan seperti yang terjadi di RSUD dan Dinkes Buleleng. (kmb38)

Bali Post/kmb38

LANSIA MISKIN - Ni Nengah Jukrini (80), warga Banjar Dinas Belulang Desa Sepang, Kecamatan Busungbiu hidup memperihatinkan. Rumahnya rusak parah akibat tertimpa pohon aren.

Rumah Tertimpa Pohon Aren

Lansia Miskin di Sepang Harapkan Bantuan

Singaraja (Bali Post) – Seorang lansia Ni Nengah Jukrini (80), warga Banjar Dinas Belulang Desa Sepang Kecamatan Busungbiu, hidup memprihatinkan. Rumah yang ditempatinya berada di perbukitan yang jauh dari pusat desa. Atapnya bocor dan lantainya dari tanah. Ketika hujan, air masuk menggenangi rumah dan lantainya pun becek. Mirisnya lagi, rumah tersebut rusak karena tertimpa pohon aren akibat hujan disertai angin kencang, Kamis (11/1) lalu. Saat tumbangnya pohon itu, Jukrini sedang beristirahat di tempat tidur. Saat itu tiba-tiba atap rumahnya tertimpa pohon aren sepanjang 15 meter. Beruntung dia berhasil menyelamatkan diri. Pada paha sebelah kiri luka lecet dan memar karena tertimpa reruntuhan plafon. Menantu Jukrini, Nyoman Nadi, ditemui akhir pekan lalu menceritakan, dirinya tinggal bersama dengan Jukrini selama dua tahun terakhir. Hal ini karena kondisi kesehatan

Jukrini semakin menurun. Sakit asam urat yang diderita menyebabkannya kesulitan berjalan. Sehari-hari dia membantu Jukrini dan terkadang dibantu dengan sebuah tongkat. Saat peristiwa pohon tumbang, hujan disertai angin kencang melanda Banjar Dinas Belulang. Mengetahui Jukrini tertidur, Nadi menghangatkan dirinya di depan sebuah tungku api di dalam rumah. “Diawali ada suara gemuruh dan genteng ber-

jatuhan. Tempat tidur hancur dan syukur mertuanya selamat, hanya paha kirinya saja yang terkena tertimpa kayu patah saat kejadian pohon tumbang,” katanya. Pascakejadian itu, Jukrini dipindahkan ke rumah yang lebih nyaman. Pasalnya, dia sendiri khawatir kalau atap rumah kembali ambruk, karena memang kondisi rumah itu sudah tidak layak ditempati. Tetapi Jukrini memilih kembali dan ingin tetap tinggal di rumah itu, walaupun hingga

kini bagian atap rumah masih mengalami kerusakan. Kerabatnya bersama warga dan juga aparat desa sudah membantu membersihkan puingpuing reruntuhan atap rumah. Sementara tempat tidur yang hancur telah diperbaiki. Nadi dan suaminya tidak dapat berbuat banyak. Karena mereka kesulitan biaya untuk memperbaiki rumah Jukri. Untuk memperbaiki kerusakan rumah itu, mereka pun membutuhkan uluran bantuan. Sehingga rumah itu bisa kembali ditempati dengan nyaman. Perihatin dengan kondisi itu, Dinas Sosial (Dinsos) menyerahkan bantuan berupa sembako dan bantuan lainnya, seperti kasur tipis untuk tempat tidur. Bantuan diser-

ahkan Kepala Seksi (Kasi) Kesejahteraan Lansia Dinas Sosial Buleleng, Niken Puji Astuti. Bantuan ini untuk meringankan kebutuhan seharihari. sementara terkait dengan kerusakan rumah yang terjadi, Dinsos berjanji akan berupaya secepat mungkin melakukan perbaikan. Salah satu cara yang ditempuh dengan berkoordinasi dengan sejumlah yayasan sosial yang bisa menyalurkan bantuan. “Kami akan koordinasikan dulu bersama yayasan sosial yang bisa membantu untuk merehab rumah. Keluarga sudah siap mengerahkan tenaga membangun dengan swadaya. Sedangkan bahan, nanti kami upayakan bantu dari yayasan dan donatur yang peduli,” jelasnya. (kmb38)

Dies Natalis XXV

130 Anak Disabilitas Menari Pendet, Undiksha Targetkan Raih Rekor Muri PERAYAAN Dies Natalis XXV Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja semakin meriah. Memasuki perayaan ke14, Minggu (14/1) kemarin, perguruan tinggi berjuluk Kampus Seribu Jendela ini melakukan pencatatan Museum Rekor Indonesia (Muri) untuk kategori pagelaran tari Pendet oleh penyandang cacat tunarungu terbanyak yakni 130 penari. Pergelaran ini merupakan kegiatan baru pertama di Indonesia. Rektor Universitas Pendidikan Gansesha (Undiksha) Singaraja Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. mengatakan, jumlah penyandang disabilitas yang mengikuti pagelaran tari Pendet ini sebanyak 130 orang. Penari ini datang dari berbagai daerah di Provinsi Bali. ‘’Sebanyak 130 penari tampil dengan memukau. Mereka merupakan binaan mahasiswa kami dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) bekerja sama dengan pelatih tari. Kami

MURI – Mementaskan tari Pendet dengan peserta terbanyak, Undiksha targetkan raih rekor Muri, Minggu (14/1) kemarin. berharap kegiatan tari Pendet ini terjadi pemecahan rekor Muri, karena ini belum ada di nasional sehingga ini menjadi peluang besar bagi Undiksha untuk bisa masuk Muri,’’ katanya.

Menurut Jampel, anak berkebutuhan khusus utamanya mereka yang mengalami cacat tunarungu merupakan aset yang sama nilainya dengan anak pada umumnya. Untuk itu, Jam-

sir rata-rata 45 derajat sampai 50 derajat celsius dapat dijadikan alternatif kesehatan. Peluang itu dapat dilakukan mulai pukul 09.00 Wita sampai pukul 17.00 Wita. Cukup dengan menggali kedalaman pasir maksimal 50 centimeter. Waktu yang diperlukan selama 15 menit, kemudian masa pemulihan setelah bangkit dari timbunan pasir perlu waktu selama lima menit. Menurut Agus, penelitian tersebut berdasar teknik pengobatan kuno dengan hawa panas pasir yang ada di sebuah daerah di Jepang. Hanya pengobatan di negara tersebut diperkirakan sudah berlangsung 400 tahun silam, menfaatkan hawa panas pasir yang muncul dari bawah. Kemunculan itu karena di daerah tersebut ada hawa panas gunung yang muncul dari bawah pasir. Sedangkan untuk

di Bali Utara, hawa panas yang muncul dari atas yang dipicu terik matahari. Dengan terapi itu bisa secara empiris hasil penelitian agar pasir yang tadinya kotor penuh sampah, dapat dibersihkan sehingga dapat dijadikan alternatif kesehatan. “Kami masih melanjutkan penelitian untuk memberikan hasil lebih detail terkait penyakit apa yang dapat disembuhkan,” tegasnya. Sementara itu, Ketua LPPM Unud Prof. Dr. Ir. I Gede Rai Maya Temaja mengatakan, hasil penelitian di Pantai Desa Kerobokan tersebut akan ditindaklanjuti untuk dikembangkan di pantai-pantai di sepanjang Bali Utara. LPPM Unud selain menggelar demostrasi pemanfaatan hawa panas pasir hitam sebagai terapi kesehatan, juga melaksakan aksi tanam pohon dan penenggelaman satu buah Hexadome yang dipusatkan

pel berharap anak-anak berkebutuhan khusus dapat diberikan kedudukan yang sama. Salah satu perhatian itu dari bidang pendidikan, mereka harus turut dilibatkan dalam berbagai jenis program. Untuk itu, Undiksha menampilkan tari Pendet dari anak berkebutuhan khusus ini karena menjadi fondasi dasar dari sektor kepariwisataan yang berkembang begitu pesat di Pulau Dewata. Apalagi dengan melakukan pencatatan rekor Muri, diharapkan dapat meningkatkan status akreditasi Undiksha, khususnya Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). ‘’Melalui seni, anakanak berkebutuhan khusus ini akan merasakan nilai positif yang tertinggi, yaitu kebahagiaan. Mereka akan merasakan hidupnya berarti dan diperlukan, sehingga semangat menjalani kehidupan dapat terus dilalui meskipun memiliki berbagai keterbatasan,’’ jelasnya.

Koordinator Muri Tari Pendet Massal Made Agus Dharmadi mengatakan, sebelumnya pada penari disabilitas dilatih secara intensif bersama sejumlah instruktur yang berpengalaman. Saat pentas para penari dituntun oleh satu orang derigen yang memperagakan beberapa jenis gerakan sebagai simbol beberapa bagian tari. ‘’Kami lumayan bekerja keras agar mereka paham beberapa gerakan. Selain untuk Muri, kami juga meneliti dalam hal pendidikan disabilitasnya,’’ tegasnya. Selain pentas tari Pendet massal, perayaan Dies Natalis XXV Undiksha juga akan me-lauching kamus dasar tari Bali untuk anakanak berkebutuhan khusus. Di mana kamus tersebut merupakan hasil penelitian mahasiswa FIP Undiksha. Hasil penelitian ini sebelumnya berhasil meraih medali perak dalam kejuaraan Timnas 2017. (ad717)

Pasir Hitam Bali Utara Cocok untuk Terapi Kesehatan

Singaraja (Bali Post) – Pasir hitam yang halus di Pantai Bali Utara cocok untuk terapi kesehatan. Berdasarkan hasil penelitian LPPM Universitas Udayana (Unud), pasir hitam di Buleleng dapat menghasilan panas dengan suhu tertentu. Hawa panas inilah yang dapat dijadikan terapi kesehatan. Kordinator Peneliti dari LPPM Unud Dr. Agus Dharma saat mengadakan demonstrasi pemanfaatan hawa panas pasir sebagai alternatif kesehatan di Pantai Desa Kerobokan, Minggu (14/1) kemarin mengatakan penelitian tersebut dilakukan di pesisir Pantai Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan sejak 2017. Selama itu, tim dari LPPM Unud mengamati dan mengambil sampel pasir hitam yang ada di pantai sebagai data penelitian. Hasil penelitian itu menyebutkan bahwa dengan hawa panas pa-

Bali Post/kmb38

TERAPI - Pasir hitam di Pantai Utara layak untuk terapi kesehatan. Hal ini berdasarkan hasil penelitian LPPM Unud. di Pantai Kerobokan. LPPM Unud juga telah membentuk regu penyelamat pantai (Balawista). Perbekel Desa Kerobokan, Putu Wisnu Wardana mengatakan, dengan ada hasil penelitian itu, pihaknya optimis mampu

m ena m b a h ket ert a rika n warga datang ke Pantai Kerobokan. Desa Dinas bersama Desa Adat juga terus berupaya mengembangkan Pantai Kerobokan menjadi sebuah kawasan rekreasi. (kmb38)


KLUNGKUNG

12

Senin Kliwon, 15 Januari 2018

Pemkab Moratorium Pembangunan Toko Modern Berjaringan Semarapura (Bali Post) Pemkab Klungkung menerapkan moratorium toko modern berjaringan. Hal ini lantaran penerbitan izin toko modern masih menunggu tuntasnya penyusunan Rancangan Detail Tata Ruang (RDTR). ‘’Pemkab tidak mengeluarkan izin untuk itu sebelum RDTR rampung. Ini masih menunggu perubahan Perda RTRW Provinsi,’’ tegas Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, belum lama ini. Sesuai pantauan, toko modern berjaringan di bumi serombotan tidak banyak. Di kawasan perkotaan hanya ada lima unit. Sedangkan di Kecamatan Banjarangkan terdapat dua unit dan Dawan satu unit. Bupati Suwirta menyatakan, secara nasional, toko modern berjaringan memang memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi. Namun di balik itu, masyarakat lokal harus bisa mengambil peran. ‘’Lebih baik kita (masyarakat lokal) yang mengambil peran,’’ ucapnya. Di tengah penerapan moratorium, Pemkab akan mengambil langkahlangkah penguatan sektor Usaha Menengah, Mikro dan Kecil (UMKM) dengan

menggencarkan pembinaan. Langkah serupa juga dilakukan pada minimarket lokal, koperasi dan Badan Usaha Milik Desa (BUMBDes). Tak kalah penting, penciptaan ekonomi alternatif, yakni Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) dan produksi garam beryodium di Desa Kusamba Kecamatan Dawan. ‘’Yang terakhir akan mengajak pebisnis retail lokal untuk membuat holding bersama,’’ ungkapnya. Guna menggerakkan ekonomi kerakyatan, Pemkab juga akan melaksana k a n revi t al i s as i pas ar . Khusus tahun ini, program tersebut menyasar lima pasar desa, yakni di Desa Gunaksa Kecamatan Dawan, Desa Kamasan Kecamatan Klungkung, Desa

Om Swasti Astu, Salam hangat dari Bali Kepundung Hotel, peristirahatan yang nyaman di tengah keramaian. Berada di pusat keramaian, tapi tetap bisa merasakan kenyamanan dan ketenangan dengan pelayanan yang penuh rasa kekeluargaan tapi tetap professional. Bali Kepundung hotel, yang berlokasi di Jalan Kepundung no. 62 Denpasar, adalah hotel Melati yang menjanjikan kenyamanan seperti di hotel berbintang. Berlokasi di tengah kota, sangat memudahkan untuk mencapai tempat2 seperti Pusat Pemerintahan, GOR dan Pusat pembelanjaan.

ruang meeting

Nyalian, Tusan dan Tihingan Kecamatan Banjarangkan. Anggarannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang secara keseluruhan mencapai Rp 5,4 miliar. Nantinya, setiap pasar kemungkinan tak mendapatkan anggaran sama. Anggaran menyesuaikan dengan volume pembangunan. Selain lima pasar tersebut, Pemkab juga memastikan adanya pembangunan ulang blok A Pasar Semarapura. Anggaran yang dipersiapkan mencapai Rp 11 miliar yang bersumber dari APBD 2018. Sebelumnya, Ketua Fraksi Hanura DPRD Klungkung I Wayan Budha Parwata mengungkapkan, sesuai pengamatannya, pembangunan toko modern berjaringan ada yang

Dampak Serangan Hiu

Tangkapan Ikan Anjlok Semarapura (Bali Post) Nelayan di Desa Kusamba Kecamatan Dawan, gigit jari. Hal ini menyusul anjloknya hasil tangkapan ikan. Kondisi ini bukan akibat musim paceklik, melainkan serangan hiu yang menyebabkan jaring nelayan robek. Salah seorang nelayan, Nengah Broken, menuturkan, kondisi tersebut sudah berlangsung sejak tiga bulan terakhir. Sekali melaut, jaring yang dirobek ikan ganas itu mencapai tiga set yang harganya Rp 3,5 juta. ‘’Sekali melaut kadang bawa 27 set. Hiu banyak di selatan Pantai

8 x Lebih Efektif dari Lingzhi 10 × Lebih Efektif dari Echinacea 15 × Lebih Efektif dari Cordyceps 19 × Lebih Efektif dari Colostrum 29 × Lebih Efektif dari Noni 30 × Lebih Efektif dari Ginseng, Spirulina, Royal Jelly, Chlorophyl, Bee Propolis dan sejenisnya.

Transfer Factor merupakan Molekul Cerdas Pendidik Sistem Imun (Kekebalan) tubuh yang mampu meningkatkannya s/d 437% sehingga mampu melawan infeksi akibat infeksi virus, bakteri, jamur, dan kuman lainnya (Kasus Imun Lemah seperti Kanker, Miom, Kista, TBC, Diabetes, Hepatitis, DB, Herpes, Bronchitis, Stroke, Thyroid, dll) serta Menyeimbangkannya untuk membatu kasus Auto Immune/ Imun Hyper Active seperti Lupus, GBS, Psoriasis, Leukimia, Alergi, Asthma, Epilepsi, dll).

Bali Kepundung Hotel

ROMI ALEXANDER DHARMA

082 144 991 687 (T-Sel) | PIN BB : 2A61B44F

L.0000122-bls

SPESIALIS STANDAR/MODIF INTERIOR MOBIL & SALON MOBIL DETAIL THE NEXT GENERATION COATINGS

1.

Melindungi cat mobil dari sinar UV sehingga cat tidak mudah kusam

2. Permukaan cat menjadi lebih licin

3.

Mengurangi terjadinya baret halus

Ahli Mengatasi Kerak Closet

JOK SEMI (KULIT) SARUNG/PATEN KARPET DOOR TRIM DASBOARD (BUNGKUS/CAT) PLAFON WWW.BABUONLINE.TK

0895360327143, 085737121286 JANGAN DIBUANG, SUATU SAAT PASTI DIBUTUHKAN

L.0001269-bls

Nusa Lembongan,’’ terangnya, Minggu (14/1) kemarin. Parahnya lagi, hiu juga memangsa ikan tongkol dan menyebabkan ikan banyak lepas. Alhasil, ia bersama nelayan lain gagal menikmati rezeki. ‘’Karena seperti itu, bisa rugi Rp 2 juta sampai Rp 3 juta,’’ ungkapnya. Fenomena itu sangat sulit ditangani. Nelayan tak bisa menangkap hiu lantaran dilindungi. ‘’Peraturan keras. Hiu tidak boleh ditangkap, tapi ikan tongkol dimakan,’’ ucap nelayan tiga anak ini. Nelayan lain, I Komang Lego juga menyampaikan hal serupa.

Produk Kesehatan Pertama dan Satu-Satunya di Dunia tanpa Pesaing, melalui Ribuan Riset dan Bukti Klinis. Terdaftar di PDR (Physicians Desck Reference) Buku Panduan Para Dokter di USA. Masuk dalam Jurnal Kedokteran Woodland yang memuat Temuan-Temuan Terbaik di Bidang Kesehatan.

Untuk reservasi, silahkan hubungi kami di :

L.0000116-BLS

Bali Post/sos

NELAYAN - Nelayan di Desa Kusamba. Tiga bulan belakangan, hasil tangkapan ikan merosot akibat serangan hiu.

TELAH HADIR !!!

fasilitas lengkap

Jalan Kepundung No. 62 Denpasar 80232 Telp. 0361 – 222976, Fax 0361 – 242666 Email : rsv_balikepundung@yahoo.com Website : www.balikepundunghotel.com

cukup dekat dengan pasar tradisional. Hal ini pun sangat disayangkannya. ‘’Kami mengingatkan kepada saudara Bupati untuk memberikan perlindungan konsumen dan pengamanan pedagang lokal mengingat maraknya toko modern berjejaring yang akan mematikan ekonomi kerakyatan di kota maupun desa,’’ tegasnya. Perlindungan ekonomi kerakyatan ini dapat dilakukan dengan pembentukan regulasi baik dari Pemkab, pemerintah desa maupun desa pakraman. ‘’Yang seperti ini perlu payung hukum. Jadi ada acuan untuk bergerak,’’ sebutnya. Politisi asal Desa Timuhun, Banjarangkan ini menyampaikan, perhatian yang memihak pada ekonomi kerakyatan sudah ditunjukkan Pemkab dengan melakukan penataan terhadap pasar tradisional. Kebijakan ini pun diharapkan bisa berjalan secara berkelanjutan. (kmb45)

- POLES BODY / PAINT PROTECTION (NANO CERAMIC COATING) - POLES KACA TAHPROM O U - CLEANING INTERIOR DISKO N BARU N1 0 % - CLEANING MESIN - PEREDAM

READY STOCK SARUNG JOK & KARPET!

AVANZA, INNOVA, AGYA, XENIA, AYLA, MOBILIO, APV, R3 Auto Nyaman autonyaman.bali

JL. GUNUNG AGUNG 183 DENPASAR - BALI TELP (0361) 424390 www.nyamanautomotive.com

L.0000918-BLS

4.Mobil selalu tampak Wet & Glosy

5. 6.

Efek Hydrophobic sehingga air tidak mudah menempel dan mengurangi jamur

Dapat diaplikasikan pada kaca, fiber/ plastic, grill, lampu, dan chrome

7.Harga jual mobil anda lebih tinggi Auto Nyaman autonyaman.bali

P TAH ROMO DIS UN BA KON RU 20%

Produk Paint Protection (Nano Ceramic Coating “Teknologi Germany” dengan bahan dasar Silica Oxide Yang akan mengeras dan berbentuk seperti Kristal sehingga melindungi cat mobil Anda dan membuatnya selalu berkilau Dapatkan Perawatan Nano-Ceramic Coating Hanya di: Distributor : Bali - NTB - NTT

JL. GUNUNG AGUNG 183 DENPASAR - BALI TELP (0361) 424390 www.nyamanautomotive.com

L.0000919-bls

Selain hiu, serangan juga datang dari lumba-lumba. Hanya saja serangan lumba-lumba tak sampai merusak jaring dan memangsa ikan di dalamnya. Meski demikian, hal ini mempengaruhi keberadaan ikan di tengah laut. Supaya tak merugi, sebagian besar nelayan memilih untuk tidak melaut. ‘’Nanti kalau situasi sudah membaik, baru melaut,’’ katanya. Keluhan tersebut, katanya, sudah sempat disampaikan ke Pemkab. Hanya belum mendapat tanggapan. ‘’Semoga ini bisa direspons. Terutama untuk penanganan hiu,’’ katanya. (kmb45)


Senin Kliwon, 15 Januari 2018

KARANGASEM

13

Monyet Kelaparan

Pedagang Buah Sumbangkan Sisa Dagangan Amlapura (Bali Post) -

Bali Post/kmb41

TUTUP - Pemkab Karangasem diminta tidak menjual bencana erupsi Gunung Agung untuk promosi pariwisata dan juga diharapkan bisa tutup pendakian ke puncak.

Erupsi Gunung Agung Jangan Dijual Tutup Wisata Pendakian ke Puncak

Amlapura (Bali Post) Pemkab Karangasem diminta supaya tidak menjual bencana erupsi Gunung Agung untuk mempromosikan pariwisata di bumi lahar kepada wisatawan. Selain itu pemkab juga diharapkan bisa menutup wisata pendakian ke gunung tertinggi di Bali itu. Permintaan itu dilontarkan mantan Bupati Karangasem I Wayan Gredeg, Minggu (14/1) kemarin. Pihaknya minta supaya pemkab tak menjual erupsi Gunung Agung karena masih banyak objek wisata yang ada di wilayah Karangasem yang bisa ditawarkan kepada wisatawan. Harapan itu dilontarkan, mengingat erupsi Gunung Agung itu merupakan bencana alam. Sehingga jangan kondisi ini justru dimanfaatkan untuk mempromosikan pariwisata. ‘’Kan masih banyak tempat wisata di Karangasem yang bisa dijual kepada wisatawan sebagai pendapatan daerah melalui sektor pariwisata. Jangan eruspi Gunung Agung ini dijadikan sebagai momen untuk dijual ke wisatawan karena ini bencana,’’ ungkapnya. Selain diminta untuk tidak menjual erupsi Gunung Agung untuk promosi pariwisata, Gredeg juga berharap pemerintah daerah harus bisa menutup wisata pendakian ke puncak Gunung Agung. Pasalnya, Gunung Agung merupakan gunung sangat disucikan. Sebab, di puncak gunung tertinggi di Bali itu sering kali dipakai upacara keagamaan, yakni ngaturang pakelem jika ada upacara besar di Pura Besakih maupan di pura yang lainnya di Karangasem termasuk di luar Karangasem. Pasalnya, selama ini aksi pendakian banyak dilakukan wanita yang menstruasi. Bahkan, informasi yang didapat ada wisatawan yang sampai berhubungan badan di puncak Gunung Agung. Jelas hal itu dapat menodai kesucian Gunung Agung secara niskala. Pemangku Pura Penataran Agung, Jro Mangku Made Sueca, juga sempat berharap agar wisata pendakian ke Gunung Agung ditutup untuk tetap menjaga kesucian gunung tertinggi di Bali itu. Mengingat secara niskala Gunung Agung mulai leteh atau ‘’kotor’’. Pasalnya, selama ini banyak pendaki yang naik ke puncak Gunung Agung kerap kali melanggar pantangan pendaki perempuan yang sedang menstruasi tetap naik ke puncak. Termasuk mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas juga dapat membuat Gunung Agung kotor. ‘’Untuk menjaga kesucian Gunung Agung tamu jangan dikasi naik. Pendakian harus ditutup. Karena selama ini banyak pendaki yang naik ‘kotor’ seperti ada perempuan yang sedang menstruasi tetap naik ke puncak. Belum lagi aksi- aksi negatif lainnya yang dilakukan pendaki di puncak. Kalau tetap mereka diberikan, Gunung Agung tetap akan ‘kotor’ secara niskala. Inilah yang membuat kesucian Gunung Agung menjadi ternodai,’’ ungkapnya. (kmb41)

Bedah Pilgub di Polres

Disdukcapil Pusingkan Data Pemilih

Amlapura (Bali Post) Berbagai persoalan menjeleng bergulirnya Pilgub Bali dibedah dalam diskusi yang menghadirkan sejumlah stakeholder di Aula Polres Karangasem. Selain masalah alat peraga kampanya (AKP) yang masih tak berujung pangkal, pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Karangasem rupanya masih dipusingkan masalah data pemilih. Selain Disdukcapil dan para pejabat Polres Karangasem, diskusi Sabtu (13/1) itu mengundang para netizen, penggelut media sosial, media massa, KPU, Panwaslu dan Dinas Kesbangpolinmas Karangasem. Kegiatan itu awalnya hanya merupakan silaturahmi, namun kemudian berkembang menjadi diskusi cukup berat. Menyangkut masalah data pemilih, Kadisdukcapil I Nengah Sumidia mengatakan saat ini sekitar 6.000 penduduk Karangasem belum melakukan perekaman e-KTP. Padahal, perekaman e-KTP itu menjadi syarat mutlak untuk bisa menyalurkan hak pilih. Kondisi itu menjadi ironi karena saat ini persediaan blanko e-KTP dalam posisi mencukupi. Sumidia menyebutkan akhir Desember lalu pihaknya mendapat pasokan 16.000 blanko. Dan berdasarkan perhitungan nantinya masih akan ada saldo sekitar 2.000 blanko. Disdukcapil bekerja sama dengan kecamatan sudah berusaha agar semua penduduk melakukan perekaman, bahkan sampai jemput bola. Namun kenyataannya, banyak masyarakat yang enggan datang ke tempat perekaman dengan beragam alasan. ‘’Kita juga koordinasi dengan kadus, tetapi ada juga kadus yang tidak proaktif,’’ jelasnya tanpa merinci identitas kadus dimaksud. Dalam diskusi terungkap penduduk Karangasem yang punya hak pilih pada Pilgub nanti sebanyak 435.775 orang. Jumlah itu sudah termasuk pemilih pemula dan pensiunan TNI/Polri. Namun, banyak penduduk yang sudah meninggal masuk data calon pemilih. Untuk masalah itu, KPU Karangasem diwakili Gede Krisna Adi Widana meminta Disdukcapil mengeluarkan rekomendasi atau surat keterangan kematian atau akte kematian. Dengan demikian maka saat coklit nanti data tersebut bisa dihapus. ‘’Tanpa itu kita tidak berani menghapus, karena sangat rentan,’’ ujarnya. Kapolres AKBP Wayan Gede Ardana mengatakan kepolisian siap mengamankan jalannya pesta demokrasi itu. Terkait kesulitan perekaman e-KTP, pihaknya berjanji memantu melalui Bhabinkamtipmas dan personel Intelkam. (kmb)

BAHAS PILGUB - Diskusi membahas persoalan-persoalan menyambut Pilgub Bali di Mapolres Karangasem.

Pedagang buah di Pasar Amlapura Timur beramairamai mengumpulkan sisa dagangan mereka yang tidak terjual. Oleh Pecalang Jaga Baya Desa Pakraman Karangasem, Minggu (14/1) kemarin, buah yang masih layak konsumsi itu kemudian diangkut ke dua titik tempat eksodus monyet liar Gunung Agung, di wilayah Banjar Kesimpar dan Banjar Temukus, Desa Besakih, Rendang. ‘’Ada lima jenis buah yang kita bawa, pisang, salak, apel, buah naga dan jeruk. Sekitar satu pick-up, sebagian sisa dagangan dan sebagian sumbangan warga. Khusus untuk pisang, sebagian kita ambil dari kebun pelaba pura,’’ ungkap Ketua Pecalang Jaga Baya Desa Pakraman Karangasem I Gusti Ketut Raka Grantipala di selasela persiapan aksi, di Pos Pasemetonan Jagabaya (Pasebaya) Gunung Agung, di Desa Duda Timur, Kecamatan Selat. Rombongan pengantar buah untuk kawanan monyet itu tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 Wita dengan personel sekitar 40 orang dan 10 orang di antaranya merupakan personel Pasebaya Gunung Agung. Relawan dan pecalang itu naik sampai di radius 3,5 km dari puncak gunung, tetapi sebelum menerobos zona merah itu mereka mengamati aktivitas vulkanik Gunung Agung, melalui jaringan radio komunikasi yang terkoneksi seismograf di Pos Pantau Rendang. Tidak mudah bagi relawan dan pecalang itu menjangkau titik sasaran. Setelah memarkir kendaraan di perkampungan penduduk, mereka kemudian

melanjutkan dengan berjalan kaki sejauh dua kilometer. Medannya berat dan berbahaya. Malah, katanya, di beberapa titik ada jalan setapak yang kita dipaksa melewati pinggir tebing sangat curam. ‘’Saya tidak berani melihat ke bawah, tebingnya memang curam sekali,’’ ucap I Wayan Turun (45), salah seorang relawan Pasebaya Gunung Agung.

PEMKAB Karangasem sejauh ini sudah melakukan beragam terobosan dan inovasi utamanya untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakatnya. Pembangunan pusat-pusat pelayanan kesehatan tingkat pertama juga sudah dimodernisasi lebih memadai. Meski begitu, Dewan tetap mendorong partisipasi dan peran pihak swasta di bidang tersebut. ‘’Bahwasanya saat ini Karangasem masih membutuhkan tempat-tempat pelayanan kesehatan yang bersifat mendukung program pemerintah,’’ ungkap Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi di sela-sela menghadiri hari jadi ketiga RS BaliMed Karangasem, di Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, Karangasem, Minggu (14/1) kemarin. Politisi Golkar ini mengatakan, saat ini kesadaran

masyarakat Karangasem di bidang kesehatan sudah meningkat. Ketika sakit mereka langsung berobat ke pusat pelayanan kesehatan terdekat. Perkembangan positif itu selain dipengaruhi dinamika pembangunan dan perkonomian, juga sangat dipengaruhi hadirnya program-program stimulan dari pemerintah seperti Jaminan Kesenatan Nasional (JKN). Kondisi tersebut, menurut Sumardi, memerlukan antisipasi termasuk dari sisi sarana-prasarananya. Partisipasi pihak swasta dinilai penting untuk mendukung program pemerintah terutama di bidang kesehatan yang sangat berkaitan dengan bidang pendidikan. ‘’Tapi, dalam melaksanakan kegiatan pelayanan kepada masyarakat, lembaga pelayanan kesehatan swasta itu harus selalu berkoordinasi dengan pemerintah.

Selamatkan Kebun Warga Ketua Pasebaya I Gede Pawana yang memimpin aksi penyelamatan satwa liar itu mengatakan, rombongan terpaksa mengambil risiko semata-mata relatif berat. Hal itu dilakukan demi menyelamatkan kebun warga dari amukan monyet itu. Sebelumnya kawanan kera itu turun sampai areal perkebunan warga. Di sana mereka menjarah dan merusak kebun warga. Sasarannya pisang dan buah nangka. Serangan monyet itu belakangan ini dikatakan menjadi tambah parah saja. Padahal sebelumnya sudah pernah ada kegiatan serupa penempatan buah-buahan untuk monyet liar namun di

Bali Post/kmb

KOORDINASI - Pecalang Jaga Baya Desa Pakraman Karangasem berkoordinasi dengan relawan Pasebaya Gunung Agung untuk kegiatan pengiriman buah-buahan untuk makanan monyet liar Gunung Agung. kawasan perkebunan warga. Nah, dengan titik penempatan buah sekarang ini lebih di atas. Diharapkan kondisi yang tidak menguntungkan petani itu tidak terjadi lagi. “Daripada merugikan warga, mendingan kita naik lebih tinggi. Lagipula tadi (kemarin - red) kondisinya aman. Tidak ada tremor terpantau dari jaringan HT,’’ terangnya. Jika melihat kondisi hutan dalam kegiatan kemarin, Pawana meyakini turunnya

hewan liar ke lereng Gunung Agung lebih disebabkan karena faktor kelaparan. Rentetan hujan abu vulkanik di lerang selatan dan barat Gunung Agung itu mengakibatkan vegetasi tanaman di daerah puncak rusak. Kondisi vegetasi tumbuhan di radius 3,5 km sedikit lebih baik, tetapi pepohonan yang menjulang tinggi nyaris semuanya meranggas. Untuk menjaga populasi monyet di kawasan tersebut,

Pasebaya menyatakan aksi serupa akan dilakukan lagi, sepanjang kondisi Gunung Agung memungkinan. Pecalang Jaga Baya Desa Pakraman Karangasem mengaku sangat mendukung upaya tersebut. ‘’Tadi kita sempat lihat ada kawanan monyet, tetapi hanya lima ekor saja. Kita akan datang lagi, apalagi pedagang buah di Pasar Amlapura sangat antusias,’’ pungkas Gusti Raka Grantipala. (kmb)

Bangun Kesehatan Masyarakat, Dewan Dorong Peran Swasta Untuk di Karangasem ya… dengan RSUD Karangasem,’’ tegasnya. Selain berkoordinasi dengan pemerintah, Sumardi menekankan bahwa lembaga pelayanan kesehatan swasta itu harus berpihak kepada masyarakat kurang mampu. Caranya, lembaga pelayanan kesehatan swasta itu mesti menyiapkan fasilitas dan pelayanan yang mampu dijangkau masyarakat miskin. Menanggapi pernyataan Direktur RS BaliMed Karangasem dr. I Nengah Suranten bahwa rumah sakit itu akan menambah ruang rawat inap kelas III, Sumardi sangat mengapresiasi rencana tersebut. Pihaknya menegaskan, hal itu memang harus dilakukan. Alasannya ruang inam kelas III itu memang sangat dibutuhkan. Di antaranya untuk optimalisasi pelaksanaan program BPJS. (ad718)

I Nengah Sumardi

Pascaradius Bahaya Diturunkan 6 Km

3.167 Warga Masih Mengungsi di Rendang Amlapura (Bali Post) Pascaditurunkannya radius perkiraan bahaya oleh Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dari 10 km menjadi 6 km, jumlah warga

yang pulang dari pengungsian di Kecamatan Rendang mencapai ribuan orang. Namun, warga yang tetap bertahan di pengungsian juga masih mencapai ribuan pengungsi.

Bali Post/kmb41

MASIH MENGUNGSI - Ribuan warga masih mengungsi di Kecamatan Rendang, Karangasem pascaditurunkannya radius bahaya menjadi 6 km oleh PVMBG.

Mereka tersebar di sejumlah desa. Camat Rendang I Wayan Mastra, Minggu (14/1) kemarin, mengungkapkan pascaditurunkannya radius bahaya oleh PVMBG dari 10 km menjadi 6 km sejak beberapa hari lalu, cukup banyak warga yang pulang ke kampung halaman masing-masing, khususnya pengungsi yang wilayahnya berada di luar zona bahaya 6 km. Kata Mastra, dari 7 ribu lebih pengungsi sebelumnya kini masih ada ribuan warga yang tetap bertahan di tempat pengungsian yang tersebar di lima desa. ‘’Pengungsi di Desa Pempatan sebanyak 167 orang, Desa Menanga (82), Rendang (1.716), Desa Nongan (993) dan Desa Pesanan (209) orang. Jadi total jumlah pengungsi di Kecama-

Stok Beras di Posko UPTD Rendang Kosong

Pengajuan Masih Dalam Proses

PERSEDIAAN logistik terutama beras di Posko Pengungsian Dinas UPTD Pertanian Rendang sejak beberapa hari lalu malah sudah kosong. Atas kondisi, itu koordinator logistik sudah pengajukan permohonan beras di Dinas Sosial Kabupaten Karangasem yang saat ini masih dalam proses. Bagaimanakah mekanisme distribusi logistik itu sehingga menyebabkan bantuan beras kepada pengungsi ke UPTD Rendang itu kosong? Koordinator Logistik di Posko Pengungsian UPTD Dinas Pertanian, Rendang, Karangasem I Wayan Sudiarta, Minggu (14/1) kemarin mengungkapkan, stok beras di Posko UPTD kosong sejak tiga hari lalu. Atas kondisi itu pihaknya memang sudah mengajukan permohonan bantuan beras ke Dinas Sosial Kabupaten Karangasem. Namun, sampai saat ini belum diberikan. ‘’Kami sudah

mengajukan bantuan beras sebanyak 31 ton. Dari pengajuan itu sudah terealisasi sebanyak 11 ton. Dan beras itu sudah habis diberikan kepada pengungsi. Sementara sisanya masih dalam proses. Mudah-mudahan besok (hari ini - red) bantuan beras itu sudah datang,’’ ungkap Sudiarta. Meskipun stok beras itu kosong di UPTD, tetapi tidak ada pengungsi yang sampai

kelaparan. Sebab, masih ada donasi- donasi dari pihak ketiga. Para dermawan itulah yang memberikan bantuan berupa beras dan keperluan lainnya. Bahkan tadi (kemarin - red) ada bantuan beras sekitar 700 kg, namun sudah habis dibagikan kepada pengungsi. ‘’Namun warga tidak ada yang ribut-ribut akibat stok beras kosong. Karena beras itu masih bisa ditanggulangi dari pihak ketiga. Pengungsi juga masih punya stok beras sedikit untuk dimasak. Kalau sampai tidak makan sejauh ini tidak ada,’’ imbuhnya. Pemberian beras kepada pengungsi itu tidak lagi setiap empat hari sekali. Hal itu disesuaikan dengan kondisi stok beras yang ada

tan Rendang sebanyak 3.167 jiwa,’’ ungkapnya. Dikatakannya, warga yang pulang ke kampung secara mandiri tanpa ada paksaan. Mereka pulang, karena merasa wilayanya sudah aman khususnya bagi warga di luar radius 6 km. Sementara bagi warga yang masuk 6 km diimbau supaya tetap harus mengungsi. ‘’Kepulangan mereka memang secara mandiri. Barang bawaan yang dibawa selama mengungsi diangkut menggunakan mobil bagi warga yang punya mobil. Ada juga yang menyewa atau nebeng dengan kerabatnya yang punya mobil. Tapi tidak sedikit warga mengangkut barang bawaannya mereka menggunakan sepeda motornya,’’ katanya. Pengungsi yang masih ber-

tahan bukan saja yang di radius 6 km, kata Mastra, warga di luar wilayah radius 6 km itu juga masih ada yang tetap bertahan di pengungsian. Pasalnya mereka masih takut dan juga waswas kembali ke kampung halamannya. Alasannya, aktivitas Gunung Agung masih tinggi dan sewaktu-waktu bisa kembali terjadi erupsi. ‘’Untuk sementara ini sampai hari ini (kemarin - red) belum ada laporan warga yang pulang kampung. Kalau besok (hari ini - red) dan seterusnya kita belum bisa pastikan. Kemungkinan saja warga yang di luar 6 km yang pulang ke kampung halaman mereka karena sudah merasa aman. Kalaupun tidak pulang kami tetap memfasilitasi mereka jika tetap berada di pengungsian,’’ imbuh Mastra. (kmb41)

di posko. Pada intinya, jika pengungsi kehabisan beras, mereka bisa mengajukan bantuan beras dan lainnya ke bagian logistik. Hanya saja bantuan yang diberikan itu menyesuaikan dengan stok yang ada di pokso. ‘’Artinya jenis-jenis logistik yang ada di posko itulah yang akan diberikan kepada pengungsi,’’ imbuhnya. Selain mengamprah beras, kata Sudiarta, pihaknya juga akan mengamprah keperluan lainnya seperti air minum, mie instan dan lainnya. Rencananya, pengajuan logistik ke posko Induk di Tanah Ampo itu akan dilakukan setelah hari raya Siwaratri. ‘’Pengajuan kita lakukan kalau stok di posko sudah mulai menipis sebagai antisipasi kekosongan persediaan logistik di UPTD Rendang ini,’’ tambahnya. Disinggung bagaimana warga pengungsi di radius bahaya di luar 6 km seandainya mereka masih bertahan di pengungsian. Mereka

itu apa tetap saja diberikan bantuan logistik? Sudiarta menegaskan, kalau bantuan itu tetap diberikan kepada pengungsi yang belum berani pulang ke kampung halaman mereka meskipun diluar radius perkiraan 6 km. Hanya, untuk memberikan batuan itu pihaknya menyalurkan melalui kadusnya masingmasing. Itu sengaja dilakukan supaya ada pengecekan kepada warganya yang masih mengungsi. Sebab, pihaknya tidak ingin ada warga yang tidak mengungsi, namun mereka masih menyatakan mengungsi. Inilah yang harus dicek oleh kadus itu. ‘’Kalau memang mereka sudah tidak mengungsi, namun tetap bilang mengungsi, seandainya ada apa-apa maka kadusnya yang harus bertanggung jawab. Sebab, sewaktuwaktu diadakan pemeriksaan oleh petugas. Karena itu kalau ada warga seperti itu, supaya tidak difasilitasi mendapatkan logistik,’’ pinta Sudiarta. (nan)


TABANAN

14

Senin Kliwon, 15 Januari 2018

Spesies Baru Beras Merah Cendana

Tabanan (Bali Post) -

Setelah melalui tahap penyeleksian dari mulai penyinaran hingga penanaman berulang di dataran yang beragam, Pemkab Tabanan melalui Dinas Pertanian mendapatkan dua klon unggulan. Dua klon unggulan itu adalah Gnol dan G10. Keduanya diputuskan menjadi spesies baru beras merah cendana.

Bali Post/kmb28

TRUK TERGULING - Karena tanah tempat parkir labil, truk bermuatan dedak terguling.

Kepala Dinas Pertanian Tabanan I Nyoman Budana, Minggu (14/1) kemarin, mengatakan beberapa waktu lalu di sela-sela uji coba keseragaman di dataran tinggi dan rendah. Hasilnya klon Gnol selain usianya lebih pendek, bulir yang dihasilkan juga lebih banyak dibandingkan klon lainnya. Warnanya dan

Truk Muat Dedak Terguling

Tabanan (Bali Post) Sebuah truk bermuatan dedak terguling di sungai, tepatnya di Banjar Babahan Kanginan, Desa Babahan, Penebel, Minggu (14/1) sekitar pukul 06.45 Wita. Truk itu terguling saat pengemudi tengah beristirahat dan mencari pemilik dedak itu. Tidak ada korban jiwa pada musibah kecelakaan tunggal tersebut. Musibah itu bermula ketika truk dengan nomor polisi P 9030 parkir sejak Sabtu (13/1) malam di pinggir jalan. Namun, karena kondisi tanah labil dan tidak kuat menahan beban truk itu, tanah pijakan longsor dan truk beserta muatannya terguling. Sontak kejadian itu sempat menjadi perhatian sejumlah pengguna jalan yang melintas. Kapolsek Penebel AKP I Ketut Mastra Budaya mengatakan, karena tanah labil dan tidak kuat menahan beban, truk itu akhirnya amblas. “Beruntung tidak sampai ada korban jiwa,” ucapnya. Dikatakannya, truk itu dikemudikan Baihaki (36) yang beralamat di RT 06, RW 01 Sumurwati, Sumberasih, Probolinggo, Jawa Timur yang membawa pesanan dedak kepada I Wayan Kardiasa di Banjar Babahan Kangin, Desa Babahan, Penebel. Truk itu diparkir di tepi jalan raya. Selain itu tampak tumpukan dedak masuk ke dalam got. “Kerugian sekitar Rp 20 juta, akibat kerusakan truk itu,” jelasnya. (kmb28)

Telepon Penting tabanan Polres Tabanan 0361-812519 Polsek Kediri 0361-812280 Polsek Marga 0361-8946155 Polsek Kerambitan 0361-8943991 Polsek Selemadeg 0361-8943669

Polsek Pupuan 0362-71110 Polsek Penebel 0361-819194 Polsek Baturiti 0368-21110 Polsek SelTim 0361-8509985 Damkar 0361-812113 BPBD 0361-7809054

Bali Post/kmb24

Beras Merah Dinas Pertanian Tabanan bekerja sama dengan BATAN untuk mendapatkan spesien beras merah yang unggul.

juga wanginya menyerupai induknya. Sedangkan klon G10 itu keunggulan ciri fisik seperti induknya. Hanya saja produksinya tidak sebanyak Gnol.’’Jika G10 itu memiliki bulu panjang seperti induknya dan produksinya tidak banyak. Gnol memiliki ciri bulu lebih pendek. Dua-duanya memiliki umur tanam lebih pendek,’’ jelas Budana. Dari ke dua jenis ini diakuinya pihak Dinas Pertanian lebih cenderung memilih Gnol yang memiliki keunggulan lebih banyak dalam hal produksinya. Pihak Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) sendiri

malah menyarankan G10 yang bentuk fisiknya serupa dengan induknya. Pihaknya belum memutuskan yang mana akan dijadikan spesies dari dua klon unggulan ini. Alasannya, masih melanjutkan sekali lagi penanaman uji keseragaman. Tanah yang menjadi sasarannya adalah di daerah Angseri Baturiti untuk dataran tinggi. Di Bengkel Kediri untuk dataran rendahnya. Setelah uji tanam ini, maka akan diputuskan dari dua klon ini mana yang akan dipilih untuk uji pengembangan di lahan yang lebih luas. (kmb24)

Penerapan Perda Gayo Sasar Warung dan Pasar Tabanan (Bali Post) Masih rendahnya konsumsi garam beryodium di Tabanan menyebabkan Pemkab Tabanan mengeluarkan Perda Garam Beryodium (Gayo). Dalam peraturan itu diwajibkan produsen garam maupun penjual garam menjual garam yang ada kandungan yodiumnya. Untuk memastikan peraturan ini diterapkan di masyarakat, tahun 2018 ini instansi Dinas Perindustrian dan Perdagan-

gan (Disperindag), sebagai pelaksananya akan turun ke lapangan menyasar pedagang garam di pasar maupun warung-warung yang ada di Tabanan. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tabanan I Gusti Nyoman Arya Wardana, Minggu (14/1) kemarin, mengatakan di Tabanan dulu ada produsen garam di Pantai Yeh Gangga maupun Pantai Pasut. Dengan adanya perda Gayo ini pihaknya akan

mendata kembali, apakah produsen garam ini masih ada. Dikatakan, memantau pemakaian yodium pada produsen garam lokal lebih gampang. Alasannya, bisa langsung diadakan pengetesan dan pembinaan jika memang tidak menambahkan yodium. Hal yang agak sulit dilakukan memantau produsen garam dari luar Bali yang menjadi pemasok garam ke Tabanan. ‘’Untuk memantau ini tentu kita harus menyisiri pedagang baik

di pasar maupun warungwarung,’’ ujarnya. Meski sudah ada pemantauan dan pembinaan, tetapi jika produsen yang memasok garam itu tidak menambahkan yodium, maka yang diterima pedagang itu akan kembali garam tidak beryodium. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika, beberapa waktu lalu mengatakan, Perda Gayo ini dibuat karena konsumsi garam beryodium di Tabanan itu rendah.

Kondisi itu dikhawatirkan menyebabkan peningkatkan penyakit gondok, ataupun permasalahan tumbuh kembang generasi muda ke depannya. Konsumsi gayo diperlukan saat pertumbuhan bayi dan balita pada ibu hamil dan janin dalam kandungan. Kekurangan yodium akan menyebabkan anak menjadi kerdil, tingkat kecerdasan rendah serta sering dijumpai penyakit gondok atau pembengkakan kalenjar tyroid. (kmb24)

Eksekutif Ajukan Ranperda KLA JAJARAN eksekutif dan legislatif Kabupaten Tabanan sepakat membahas dua puluh ranperda di tahun 2018 ini. Salah satu ranperda yang siap diajukan eksekutif ke legislatif sejauh ini baru Ranperda tentang Kota Layak Anak (KLA). Bagaimanakah prestasi kerja legislatif pada tahun 2017 dan rencana kerja 2018? Ranperda lainnya yang diestimasi menjadi prioritas membahasan adalah Ranperda Zonasi. Namun, ranperda itu masih belum bisa

diajukan. Pasalnya, pihak legislatif justru lebih siap membahas dua ranperda inisiatif dewan itu sendiri. Kabag Hukum dan HAM

Setda Tabanan I Gusti Ayu Sumarpatni menyebutkan, untuk tahap awal pihaknya baru siap menyampaikan Ranperda tentang Kota Layak Anak (KLA). Ranperda itu akan diajukan ke dewan agar segera dibahas dewan. “Saat ini draf Ranperda Kota Layak Anak (KLA) itu sudah rampung dan siap disampaikan ke eksekutif,” ungkapnya, beberapa waktu lalu.

Ranperda lainnya yang menjadi prioritas utama yakni Ranperda tentang Zonasi. Hal itu masih pembahasan di eksekutif khususnya di Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPRKP). Sekretaris Komisi I DPRD Tabanan I Guti Nyoman Omardani dikonfirmasi terpisah menyebutkan, pihaknya tetap menunggu dua

ranperda prioritas yakni Ranperda Zonasi atau Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Jatiluwih dan Kawasan Perkotaan. Bahkan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas PUPRKP terkait hal tersebut. Diakui masih ada beberapa hal yang harus dibahas di eksekutif sebelum diajukan ke dewan. Pasalnya, dari draft yang sudah ada harus ada perbaikan mengacu regu-

lasi dari pusat. “Eksekutif masih melakukan sinkronisasi dengan aturan yang baru terkait tata ruang dari pusat,” jelas Omardani, Minggu (14/1) kemarin. Dikatakan, dari pengalaman sebelumnya eksekutif baru akan mengajukan ranperda ke dewan paling cepat Maret. Untuk itu pihaknya kini tetap menunggu draft Ranperda yang akan diajukan eksekutif lebih awal. “Seperti

biasa, ranperda baru diajukan paling cepat Maret,” sebutnya. Dari rapat koordinasi antara eksekutif dan legislatif di tahun 2018 agendanya akan membas 20 ranperda seperti ranperda wajib, prioritas, ranperda inisiatif dan lainnya. Jumlah itu ternyata menurun bila dibandingkan kinerja dewan tahun 2017 yang telah berhasil menetapkan 38 Perda. (bit)


15

Senin Kliwon, 15 Januari 2018 Hasil Pertandingan --------------- Liga Spanyol --------------------------------------Girona vs Las Palmas 6-0 Real Madrid vs Villarreal 0-1 Eibar vs Atletico Madrid 0-1 Deportivo La Coruna vs Valencia 1-2 1. Barcelona 2. Atletico 3. Valencia 4. Real Madrid 5. Villarreal 6. Sevilla 7. Eibar 8. Getafe 9. Girona 10. Athletic Club

18 19 19 18 19 18 19 19 19 18

15 3 12 6 12 4 9 5 9 4 9 2 8 3 7 5 7 5 6 6

0 1 3 4 6 7 8 7 7 6

48- 7 28- 8 40-19 32-17 26-21 23-27 24-31 23-18 28-28 20-19

48 42 40 32 31 29 27 26 26 24

Pencetak gol : 16 - L. Messi (FC Barcelona). --------------- Liga Inggris -----------------------------------------Chelsea vs Leicester City 0-0 Crystal Palace vs Burnley 1-0 Huddersfield Town vs West Ham United 1-4 Newcastle United vs Swansea City 1-1 Watford vs Southampton 2-2 West Bromwich vs Brighton & HA 2-0 Tottenham Hotspur vs Everton 4-0 1. Man City 2. Man Utd 3. Chelsea 4. Liverpool 5. Tottenham 6. Arsenal 7. Burnley 8. Leicester 9. Everton 10. Watford

22 22 23 22 23 22 23 23 23 23

20 2 14 5 14 5 12 8 13 5 11 6 9 7 8 7 7 6 7 5

0 64-13 3 45-16 4 41-16 2 50-25 5 46-21 5 40-28 7 19-20 8 34-32 10 25-38 11 33-42

62 47 47 44 44 39 34 31 27 26

Pencetak gol : 20 - H. Kane (Tottenham Hotspur) --------------- Liga Jerman ----------------------------------------Werder Bremen vs Hoffenheim 1-1 Eintracht Frankfurt vs Freiburg 1-1 Augsburg vs Hamburger SV 1-0 Hannover vs Mainz 3-2 Stuttgart vs Hertha BSC 1-0 RB Leipzig vs Schalke 3-1 1. Bayern München 18 14 2 2 40-12 44 2. Leipzig 18 9 4 5 30-26 31 3. Schalke 18 8 6 4 29-24 30 4. Dortmund 17 8 4 5 39-24 28 5. Leverkusen 18 7 7 4 35-26 28 6. M’gladbach 17 8 4 5 27-28 28 7. Augsburg 18 7 6 5 28-23 27 8. Hoffenheim 18 7 6 5 28-23 27 9. Frankfurt 18 7 6 5 21-19 27 10. Hannover 18 7 5 6 27-28 26 Pencetak gol : 15 - R. Lewandowski (FC Bayern Munchen). --------------- Liga Prancis --------------------------------------Rennes vs Olympique Marseille 0-3 Caen vs Lille 0-1 Dijon vs Metz 1-1 Montpellier vs Monaco 0-0 Nice vs Amiens SC 1-0 Troyes vs Bordeaux 0-1 1. PSG 2. Monaco 3. Lyon 4. Marseille 5. Nantes 6. Nice 7. Guingamp 8. Montpellier 9. Dijon 10. Rennes

19 20 19 20 19 20 20 20 20 20

16 2 13 3 12 5 12 5 10 3 9 3 8 5 6 9 7 4 7 4

1 4 2 3 6 8 7 5 9 9

58-15 46-19 46-20 41-22 18-18 25-29 23-24 17-13 29-34 24-29

50 42 41 41 33 30 29 27 25 25

Kane Lewati Rekor Sheringham London -

Harry Kane melanjutkan penampilan impresifnya dengan menectak dua gol yang mengantarkan Tottenham Hotspur meraih kemenangan 4-0 atas Everton pada pertandingan Liga Utama Inggris, Minggu (14/1) kemarin. Penyerang timnas Inggris itu melewati rekor Teddy Sheringham dengan 98 gol.

Kane menyamai rekor Sheringham saat menuntaskan umpan Son Heung-min sesaat setelah babak kedua dimulai. Gol keduanya tercipta dengan mendorong umpan tembakan mendatar Eric Dier sekaligus melewati rekor mantan penyerang Tottenham Sheringham. Dengan total 20 gol, Kane kini menempati puncak daftar pencetak gol terbanyak Liga. Namun secara keseluruhan rekornya masih jauh tertinggal dari pencapaian Jimmy Greaves yang membukukan 220 gol sepanjang kariernya. Bermain di Stadion Wembley, Tottenham unggul 1-0 setelah Son membelokkan tembakan Eric Dier pada menit ke-26. Setelah Kane mencetak dua gol beruntun, pertahanan Everton tercerai berai. Dele Alli berulang kali mendapat peluang namun gagal menghasilkan tembakan akurat. Gelandang timnas Inggris akhirnya memberi umpan cerdik pada Christian

Eriksen yang diselesaikan dengan tembakan keras. Gol pada menit ke-81 memastikan tuan rumah membukukan tiga poin kemenangan. Tottenham mengemas 44 poin dan menduduki posisi ke-5 klasemen menyamai Liverpool yang berada satu tingkat di atasnya. Tetapi the Reds akan menghadapi Manchester City pada Senin dini hari. Manager Tottenham Mauricio Pochettino memuji penampilan apik Kane dan mendukung pemain berusia 24 tahun itu untuk terus menectak rekor. ‘’Dengan mentalitas dan profesionalismenya, dia dapat mewujudkan mimpi-mimpinya. Dia terus berusaha untuk memperbaiki diri dan itulah yang membuat dirinya menjadi pemain yang istimewa,’’ jelas Pochettino. Kemenangan telak itu juga menambah kepercayaan diri Tottenham dalam bersaing dengan Manchester United, Chelsea serta Liverpool dalam

Bali Post/rtr

GOL - Penyerang Tottenham Hotspur Harry Kane merayakan gol yang mengantarkan klubnya menang 4-0 atas Everton pada pertandingan Liga Utama Inggris, Minggu (14/1) kemarin. memperebutkan kelompok empat besar. ‘’Itulah tantangan kami, sekaligus target kami pula,’’ tambahnya. Sementara itu, Manager Everton Sam Allardyce men-

Melbourne Petenis Swiss Roger Federer, Minggu (14/1) kemarin mengaku tak pantas dirinya menempati unggulan pada Australia Terbuka. Namun dengan usia 36 tahun, ia lebih tenang menatap Grand Slam pembuka musim ini untuk mempertahankan gelar. Kendati merendah, ucapan Federer itu tak akan dipandang remeh lawan-lawannya. Sebaliknya itu dianggap sebagai bagian perang urat saraf sebelum petenis veteran itu mempertahankan gelarnya musim ini. Musim lalu, Federer merebut gelar turnamen ini dengan menumbangkan rival sejatinya, Rafael Nadal, di final. Kemenangan itu mengakhiri paceklik gelar Grand Slamnya selama lima tahun. Beberapa bulan kemudian Fe-

derer menjuarai Wimbledon dan membuat koleksi trofi Grand Slamnya kini menjadi 19 buah. ‘’Dengan usia seperti ini, saya seperti mencoba-coba. Saya pikir dengan usia 36 tahun tidak seharusnya difavoritkan di sebuah turnamen,’’ katanya kepada wartawan kemarin. ‘’Saya memandang segala sesuatunya kini lebih relaks di penghujung akhir karier saya,’’ tambahnya. Juara enam kali Novak Djokovic dan juga Stan Wawrinka akan tampil kembali setelah menjalani jeda cukup panjang akibat memulihkan diri dari cedera. Keduanya akan diuntungkan dengan kondisi yang lebih bugar seperti dialami Federer seperti saat menjuarai Australia Terbuka musim lalu

setelah absen selama enam bulan. ‘’Tahun ini saya berharap bisa memenangkan sejumlah pertandingan lebih dahulu sebelum meluncur ke babak selanjutnya,’’ katanya sambil membandingkan dengan musim lalu yang lebih relaks. Mengawali tahun, Federer memenangkan empat pertandingan tunggal dan bersama Belinda Bencic membantu Swiss merebut Piala Hopman di Perth. ‘’Persiapan yang baik sepanjang tahun lalu. Ini akan membantu saya menghadapi pertandingan musim ini karena akan berlaga di tempat yang sama Perth dan di sini Melbourne,’’ kata Federer yang ingin mengulang kesuksesan 2006 dan 2007 dengan berhasil mempertahankan gelar Australia Terbuka. (kmb39/rtr)

Arsenal Telan Kekalahan di Stadion Vitality

Bali Post/rtr

GOL - Pemain Bournemouth Jordon Ibe (kanan) berhasil menjebol gawang Arsenal yang dikawal Petr Cech pada pertandingan Liga Utama Inggris, Minggu (14/1) kemarin. Bournemouth menang 2-1 pada laga yang digelar di Stadion Vitality

lewat golnya di pengujung laga. ‘’Saya bertanggung jawab atas kekalahan ini. Saya lebih banyak menurunkan pemain yang bertipe menyerang,’’ katanya. (kmb39/rtr)

Federer Lebih Tenang

Pencetak gol : 19 - E. Cavani (Paris Saint-Germain).

London Minus dua pemain bermasalah, Alexis Sanchez dan Mesut Ozil, Arsenal menyerah 1-2 saat melawat ke kandang Bournemout pada pertandingan Liga Utama Inggris, Minggu (14/1) kemarin. Meski the Gunners unggul lebih dahulu, tim asuhan Arsene Wenger tak mampu mempertahankan keunggulannya di Stadion Vitality. Bek Arsenal Hector Bellerin menaklukkan kiper Asmir Begovic pada menit ke-52. Namun, Callum Wilson dan Jordon Ibe mencetak gol dalam rentang waktu lima menit sekaligus membalikkan skor untuk kemenangan Bournemouth. Wilson menuntaskan umpan silang Ryan Fraser pada menit ke-70 yang menyamakan skor menjadi 1-1. Lima menit kemudian Ibe yang mengakhir pergerakan Wilson di wilayah pertahanan Arsenal. Pada pertandingan ini Arsenal tak diperkuat Sanchez yang dalam incaran dua Manchester City dan United. Tapi Wenger menegaskan kepergian Sanchez dari Stadion Emirates dinilai terlalu dini. Sanchez akan habis kontraknya pada akhir musim ini. Kondisi serupa juga dialami Ozil yang juga diincar sejumlah klub Inggris lainnya. Arsenal yang hanya memenangkan satu dari lima pertandingan terakhir Liga, tertambat di posisi ke-6 klasemen dengan koleksi 39 poin. Sementara Bournemouth merangkak ke peringkat ke-13. (kmb39/rtr)

gakui timnya tidak belajar dari kekalahan melawan Liverpool 1-2 pada pertandingan Piala FA pekan lalu di mana bek baru Virgil van Dijk memastikan kemenangan the Reds

Petenis Swiss Roger Federer.

Bali Post/rtr

Bali Post/rtr

KALAH - Pemain Real Madrid Cristiano Ronaldo tak menyangka timnya dikalahkan Villarreal 0-1 pada pertandingan Liga Spanyol, Minggu (14/1) kemarin di Stadion Santiago Bernabeu.

Real Madrid Krisis

Madrid Juara bertahan Liga Spanyol Real Madrid berada dalam kondisi krisis setelah menelan kekalahan kandang 0-1 atas Villarreal, Minggu (14/1) kemarin pada kompetisi Liga Spanyol. Kekalahan di Santiago Bernabeu itu kian menyurut peluang Real mempertahankan gelar musim ini. Pasukan Zinedine Zidane mendominasi permainan namun kemasukan pada menit ke-87 oleh gol dari Pablo Fornals, yang mencungkil bola melewati kiper Keylor Navas. Gol itu terjadi lewat formasi serangan balik cepat ketika tim tamu menyapu bola tendangan sudut Real. Real memiliki peluang tendangan penalti yang diabaikan wasit pada babak pertama ketika bek tim tamu Alvaro Gonzalez terlihat memblok tembakan Gareth Bale dengan lengannya. Cristiano Ronaldo gagal memanfaatkan peluang menjelang turun

minum akibat penyelamatan gemilang kiper Villarreal Sergio Asenjo. Real tetap berada di peringkat keempat di klasemen liga dengan 32 poin dan hanya unggul satu poin dan satu posisi dari Villarreal. Mereka berpeluang tertinggal 19 poin dari pemuncak klasemen Barcelona jika pasukan Ernesto Valverde menang atas Real Sociedad pada Senin dini hari. Tim peringkat kedua Atletico Madrid mengalahkan tuan rumah Eibar 1-0 melalui gol Kevin Gameiro menit ke-27. Tambahan tiga angka itu membawa pasukan Diego Costa mengoleksi 42 poin. Tim peringkat ketiga Valencia menggulung tuan rumah Deportivo La Coruna 2-1. Gol Andone di akhir pertandingan gagal menyalamtkan tuan rumah dari kekalahan setelah tertinggal 0-2 oleh tamunya lewat Goncalo Guedes dan Rodrigo. (kmb39/rtr/ant)

Tommy Sukses Pertahankan Gelar di Thailand Jakarta (Bali Post) Satu gelar berhasil direbut Indonesia dalam ajang Thailand Masters 2018 yang merupakan bagian dari BWF Tour – Super 300. Tommy Sugiarto berhasil mempertahankan gelar yang diraihnya tahun lalu dengan menekuk Leong Jun Hao (Malaysia) dengan skor 21-16, 21-15, Minggu (14/1) kemarin. Dalam perjalanannya merebut juara, Tommy mengalahkan Lucas Corvee (Prancis) di babak pertama dengan skor 21-13, 21-14. Di babak kedua, giliran Pannawit Thongnuam (Thailand) yang menjadi korban Tommy dan takluk dengan skor 18-21, 14-21. Pada laga perempatfinal, Tommy pun menang straight game atas Hashiru Shimono (Jepang) dengan skor 21-17, 21-8. Dalam perebutan tiket final, Tommy menekuk Daren Liew (Malaysia) dengan berjuang tiga game, 17-21, 21-17, 21-18. ‘’Alhamdulillah saya bisa

juara lagi di sini. Kunci kemenangan saya di sini adalah bermain dengan sabar dan memikirkan keluarga. Karena motivasi terbesar saya adalah keluarga,’’ ujar Tommy seperti dilaporkan website PBSI. ‘’Di turnamen ini banyak pemain muda yang sedang menanjak. Saya bisa mengatasi mereka karena mungkin saya menang dari segi pengalaman dan saya masih bisa menjaga stamina,’’ tambah putra dari Icuk Sugiarto ini. Ke depannya, Tommy berharap dapat tampil di Asian Games 2018, apalagi Indonesia menjadi tuan rumah. ‘’Soal target, saya maunya jalani dulu saja turnamen demi turnamen. Saya ingin tampil di Asian Games 2018, supaya keluarga saya juga bisa menonton kalau tanding di Jakarta. Tetapi ini kan kebijakan PBSI,’’ sebut Tommy. Sementara itu, dua wakil Indonesia gagal di laga puncak. Pasangan ganda putri

Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani harus mengakui keunggulan Jongkolphan Kittiharakul/ Rawinda Prajongjai (Thailand) dengan skor 19-21, 17-21. Unggulan ketujuh ganda putra, Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf Santoso, juga dihentikan tuan rumah, Tinn Isriyanet/Kittisak Namdash, lewat duel sengit selama 60 menit dengan kedudukan akhir 18-21, 21-11, 20-22. Tuan rumah juga menjuarai nomor tunggal putri setelah unggulan pertama mengalahkan rekan senegaranya Nitchaon Jindapol vs Pornpawee Chochuwong 2111, 21-18. Gelar ganda campuran direbut unggulan kelima dari Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying yang menghentikan unggulan tujuh Thailand Dechapol Puavaranukroh/Puttita Supajirakul 21-15, 14-21, 2116. (kmb39/net)

Bali Post/net

Tunggal putra Indonesia Tommy Sugiarto.


olah raga

16 Petembak Talitha Bertekad Masuk Timnas AG Denpasar (Bali Post) Petembak Kota Denpasar Talitha Judith Almira meraih medali emas di nomor 10 meter air pistol putri senior pada Anniversary Cup di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, sekaligus Road to Asian Games (AG) 2017 lalu. Talitha di Denpasar, Minggu (14/1) kemarin menjelaskan, dirinya bertekad masuk skuad timnas Merah-Putih pada AG di Indonesia 2018 ini. ‘’Saya sendiri masih menunggu event kejurnas, yang juga penjaringan atlet AG. Kabarnya akan digelar di Palembang, Sumsel, tetapi saya belum tahu persis, turnamen apa berikut jadwalnya,’’ kata petembak kelahiran Surabaya, 31 Mei 1995 ini. Sebelumnya, Talitha pada PON XVIII di Riau (2012) mendulang emas di nomor air pistol 10 meter youth untuk Jatim, sedangkan pada PON XIX di Jabar (2016), Talitha mendulang emas untuk Jatim di nomor air pistol 10 meter beregu bersama Dwi Yulia dan Onny Rajaloa. ‘’Saya masih berstatus mutasi dari Jatim ke Kota Denpasar, termasuk kuliah saya pindah dari FH Unair ke FH Unwar,’’ terang Talitha. Dijelaskannya, dirinya belum bisa memperkuat Kota Denpasar pada Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar, September tahun lalu. Namun, Talitha berharap dirinya bisa mengibarkan bendera Kota Denpasar pada Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan. ‘’Saya sudah mengurus perpindahan, dan telah keluar surat pelepasan atlet Jatim dan Pengprov Perbakin Jatim, termasuk KONI Jatim,’’ ujarnya. Ia pun hampir tiap hari berlatih menembak di Lapangan Tembak Bhayangkara, Tohpati. ‘’Saya mematok target bisa masuk timnas AG,’’ terangnya. (022)

Senin Kliwon, 15 Januari 2018

Pelajaran Berharga dari Islandia Jakarta (Bali Post) -

Tim nasional Indonesia mendapat pelajaran berharga dari Islandia pada pertandingan persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (14/1) kemarin. Meski sempat unggul lebih dahulu, pasukan Luis Milla itu akhirnya takluk 1-4 atas tim peserta putaran final Piala Dunia 2018. Gol Indonesia dalam partai tersebut dicetak Ilham Udin Armaiyn di menit ke-28. Sementara gol Islandia dibuat Albert Gudmundsson di menit ke-45+2, 66-penalti dan 71 dan Arnor Smarason pada menit ke-59. Berlaga di tengah guyuran hujan di babak pertama, Indonesia yang mendapat dukungan lebih dari 36.000 penonton berusaha tampil menekan melalui kedua sisi sayap yang diisi Febri Hariyadi dan Osvaldo Haay. Hasilnya, beberapa kali Febri dan Osvaldo tampak merepotkan pertahanan Islandia. Di menit ke-21, Osvaldo Haay yang berakselerasi dari sisi kiri pertahanan Islandia berhasil masuk ke kotak penalti lawan sebelum jatuh karena gerakannya diganggu bek Islandia. Namun wasit Araki Yusuke tidak menganggapnya sebuah pelanggaran. Indonesia secara mengejutkan sukses mencetak gol di menit ke-28 melalui Ilham Udin Armaiyn yang diplot sebagai penyerang tengah. Gol tercipta berkat kejelian Ilham yang dengan cepat menyambar bola hasil tangkapan tak sempurna penjaga gawang Islandia berusia 22 tahun Runar Alex Runarsson. Skor 1-0 untuk keunggulan Indonesia. Islandia yang tersentak berusaha membalas. Akan tetapi justru Indonesia memiliki beberapa peluang lain melalui Muhammad Hargianto dan Osvaldo Haay yang tendangannya melambung tinggi di atas gawang Islandia. Upaya keras Islandia akhirnya membuahkan hasil. Di akhir babak pertama, saat gelandang serang Islandia yang baru berumur 20 tahun Albert Gudmundsson sukses menyarangkan bola ke gawang Indonesia yang dikawal Andritany Ardhiyasa. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Bali Post/ant

SUNDUL BOLA - Pemain Timnas Indonesia Bayu Pradana (depan) menyundul bola mendahului pemain Islandia Andre Runnar Bjarnasson (belakang) dalam pertandingan persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (14/1) kematin. Indonesia yang memimpin lebih dahulu akhirnya ditundukkan Islandia 1-4. Di babak kedua, kendali permainan berada di tangan Islandia yang mengandalkan umpan-umpan pendek cepat. Anak-anak asuh pelatih Heimir Hallgrimsson itu pun sukses membuat gol keduanya pada menit ke-59 melalui Arnor Smarason yang memanfaatkan kemelut di depan gawang Indonesia. Indonesia semakin tertinggal di

menit ke-66 usai Albert Gudmundsson mengonversi tendangan penalti dengan sempurna. Skor kemudian berubah menjadi 4-1 untuk keunggulan Islandia setelah di menit ke-71 Gudmundsson menorehkan gol ketiganya di pertandingan ini. Gol ini sendiri tercipta cukup apik karena dalam prosesnya sang ge-

Tangerang (Bali Post) Kongres PSSI 2018 yang digelar di Tangerang, Sabtu (13/1), menyetujui pelaksanaan Piala Indonesia atau Copa Indonesia 2018 yang rencananya digelar pada April hingga Desember 2018. ‘’Turnamen domestik ini akan diikuti total 128 tim dari Liga 1, 2 dan 3. Juaranya mewakili Indonesia

di AFC Cup,’’ ujar Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha usai kongres. Ratu mengatakan Piala Indonesia menjadi kesempatan klub-klub amatir dari Liga 3 beradu kualitas dengan tim-tim profesional. ‘’Masyarakat di daerah-daerah pun memiliki kesempatan untuk menyaksikan secara langsung para pemain

bintang bertanding,’’ tuturnya. Sementara itu, Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi menegaskan pelaksanaan Piala Indonesia yang digelar dengan sistem gugur, tidak akan mengganggu jalannya liga. ‘’Pelaksanaannya di sela-sela pertandingan liga,’’ kata Edy. Piala Indonesia atau Copa Indone-

Samarinda (Bali Post) Mantan penjaga gawang Persipura Jayapura asal Korea Selatan, Yoo Jae Hoon, ingin meraih prestasi maksimal bersama klub barunya Mitra Kukar pada ajang kompetisi sepak bola Indonesia. “Target ya pasti ingin juara, saya selalu tanamkan itu di klub manapun yang saya bela. Puji Tuhan saya masih diberi kesempatan,” kata Yoo Jae Hoon usai menjalani latihan bersama Mitra Kukar di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kaltim, Minggu (14/1) kemarin. Penjaga gawang yang cukup lama membela Persipura Jayapura ini telah resmi bergabung dengan tim berjuluk “Naga Mekes” menghadapi Liga 1 musim 2018. Ia terlihat sudah langsung mengikuti latihan perdana dengan tim berjuluk “Naga Mekes” untuk persiapan menghadapi turnamen Piala Presiden 2018, di bawah arahan pelatih kiper Joyce Sorongan. Jae Hoon mengungkapkan kebahagiaannya bisa bergabung dengan Mitra Kukar dan menjelaskan alasannya memilih gabung dengan tim asal Tenggarong, Kutai Kartanegara itu. “Sebenarnya banyak tawaran dari klub-klub lain, tapi Mitra Ku-

kar yang paling serius,” ujar kiper berusia 34 tahun ini. Ia mengaku sudah lama didekati manajemen Mitra Kukar, namun belum ada kesempatan yang tepat untuk bergabung ke klub kebanggaan publik Kota Raja itu. Barulah musim ini Yoo Jae Hoon memutuskan untuk melanjutkan karier bersama Mitra Kukar. “Sebenarnya Mitra Kukar sudah lama menawari saya untuk bergabung, tapi baru kali ini saya bisa,” tambahnya. Yoo Jae Hoon merupakan kiper asing penuh berpengalaman di kancah Liga Indonesia dan turut membawa Persipura Jayapura dua kali menjuarai Liga Super Indonesia dan satu kali Indonesia Soccer Championship 2016. Prestasi tertingginya bersama Mutiara Hitam adalah saat membawa Persipura Jayapura menembus babak semifinal kompetisi antarklub Asia Piala AFC pada 2014. Dengan segudang pengalaman juara itu, Yoo Jae Hoon ingin menularkan mental juara kepada seluruh pemain Mitra Kukar, sehingga mampu bersaing di papan atas Liga 1 musim 2018. (ant)

Denpasar (Bali Post) Klub-klub peserta Kongres PSSI tak setuju rencana digulirkannya Kompetisi Liga 4 (U-16) pada musim kompetisi 2018 ini. Dengan demikian, kompetisi yang dihelat PSSI tetap Kompetisi Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 (U-23). Kepala Departemen Sepak Bola Asprov PSSI Bali Nasser Atthamimy, di Denpasar, Minggu (14/1) kemarin, menjelaskan banyak klub menolak rencana digelarnya Kompetisi Liga 4. ‘’Jadi, model kompetisi tetap sebagaimana tahun 2017 lalu,’’ ujar Nasser. Dikemukakan, agenda Asprov PSSI Bali menggelar kegiatan Kompetisi Liga 3, Piala Soeratin U-15 dan U-17. ‘’Untuk ketiga kompetisi ini, tim juara Rayon Bali berhak mewakili Bali ke putaran nasional,’’ tuturnya. Selain itu, juga diselenggarakan Galanita sepak bola wanita, sepak bola pantai (beach soccer). Menurut Nasser, para peserta Kongres PSSI menagih bantuan atau subsidi PSSI Pusat kepada seluruh Asprov PSSI, terkait penyelenggaraan Kompetisi Liga 3, serta Kompetisi Piala Soeratin U-15 dan U-17. ‘’Untuk penyelenggaraan ketiga kompetisi Rayon Bali tersebut, PSSI Pusat sedianya mengucurkan dana Rp 200 juta pada 2017

lalu. Kenyataannya, sampai sekarang belum cair,’’ jelasnya. Padahal, kabarnya khusus Kalbar telah menerima dana Rp 150 juta. ‘’Hampir semua Asprov PSSI menanyakan subsidi Liga ini,’’ ungkapnya. (022)

Jakarta (Bali Post) Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) menyatakan jumlah pertandingan Asian Games sebanyak 462 nomor pertandingan masih mungkin berubah menyusul konfirmasi keikutsertaan negaranegara peserta pada April hingga Mei 2018. ‘’Kami tidak dapat memaksakan negara peserta untuk ikut dalam Asian Games. Jika ada pertandingan olahraga yang diikuti kurang dari enam negara peserta, pertandingan itu akan dihapuskan dan tidak dapat diganti pertandingan dari cabang lain,’’ kata Deputi I Bidang Sport and Games Operation Harry Warganegara selepas Rapat Koordinasi Komite Asian Games ke-8 di Jakarta, Minggu (14/1) kemarin. INASGOC, menurut Harry, akan menunggu konfirmasi keikutsertaan atlet-atlet dari 45 negara Asia dalam Asian Games pada April hingga Mei. Konfirmasi itu juga berarti negara peserta turut menyertakan nama at-

let dan ofisial mereka ke situs resmi Asian Games 2018. ‘’Jumlah nomor pertandingan yang telah disepakati sebanyak 462 nomor, kita akan melihat perkembangannya nanti apakah akan menjadi 400, 410, 450, atau tetap 462 nomor pertandingan,’’ kata Harry. Harry meminta pengurus cabang olahraga yang menjadi unggulan kontingen Indonesia untuk merebut medali Asian Games agar memastikan kehadiran peserta negara lain sehingga memenuhi jumlah minimal peserta yaitu enam negara. ‘’Jangan sampai peserta yang ikut dalam nomor andalan Indonesia kurang dari enam peserta karena akan terhapus,’’ ujarnya. INASGOC mencatat kejuaraan uji coba Asian Games pada 10-24 Februari akan diikuti 21 negara peserta dari 32 negara Asia yang diundang oleh Indonesia. ‘’Kami masih akan menunggu penambahan peserta hingga Rabu (17/1), terutama untuk cabang olahraga bola basket, bola

voli, dan sepak bola yang belum memenuhi jumlah minimal empat negara peserta,’’ kata Harry. Kejuaraan uji coba pada Februari akan ajang kolaborasi semua bidang INASGOC untuk menggelar pertandingan baik dari bidang registrasi peserta, bidang transportasi, akomodasi, catering, penyiaran, dan sistem teknologi informasi, termasuk para sukarelawan. ‘’Kami juga akan menguji sistem tiket, tapi bukan terkait penjualannya. Sistem tiket yang kami uji yaitu bagaimana menangani penonton sejak mereka datang hingga duduk. Bagaimana mereka masuk dan keluar arena pertandingan agar tidak melalui pintu masuk atlet dan ofisial,’’ kata Harry. Sebelumnya Ketua INASGOC Erick Thohir selepas Rapat Koordinasi Komite Ke-8, menyatakan pihaknya dan Dewan Olimpiade Asia (OCA) menyepakati nomor pertandingan Asian Games dengan peserta kurang dari jumlah minimal akan dihapus atau batal diselenggarakan. ‘’Kami sudah

menerima konfirmasi keikutsertaan dari 21 komite olimpiade negaranegara di Asia dalam kejuaraan uji coba Asian Games. Sedangkan jumlah atlet total yang sudah terkonfirmasi mencapai 1.024 atlet,’’ kata Erick. Penghapusan nomor pertandingan cabang olahraga itu berlaku baik dalam kejuaraan uji coba Asian Games pada 10-24 Februari maupun kejuaraan utama Asian Games pada 18 Agustus-2 September. Jumlah peserta minimal dari negara-negara Asia untuk kejuaraan uji coba Asian Games adalah empat negara. Sedangkan jumlah peserta minimal pada kejuaraan utama Asian Games sebanyak enam negara peserta. ‘’Kami juga sudah menyepakati jika ada federasi cabang olahraga Asia yang meminta pengurangan nomor pertandingan, maka OCA akan langsung mengurangi nomor itu tanpa menambah nomor pertandingan lain ataupun nomor pertandingan dari cabang olahraga lain,’’ kata Erick. (ant)

landang serang belia itu berlari sendirian (solo run) hampir setengah lapangan. Skor 4-1 bertahan hingga pertandingan selesai. Bagi Islandia, kemenangan ini menjadi yang kedua di Indonesia setelah di laga pertamanya, Kamis (11/1) di Sleman, mereka mengalahkan Indonesia Selection dengan skor 6-0. (ant)

Piala Indonesia Digelar April-Desember Talitha Judith Almira

Bali Post/ist

Pelatih Kempo Ikuti Penataran Teknik

Denpasar (Bali Post) Pelatih berikut asisten pelatih kempo mendapat penataran dan penyeragaman teknik pada acara gashame pelatih, yang dihelat Pengprov Perkemi Bali di GOR Ngurah Rai, Minggu (14/1) kemarin. Gashame pelatih dibuka Ketua Harian Perkemi Bali Fredrik Billy. Gashame diikuti seluruh pelatih dan asisten pelatih yang berjumlah 60 orang, yakni para kenshi pemegang DAN I sampai dengan DAN IV, yang tersebar di seluruh pengkot dan pengkab Perkemi se-Bali. Billy mengemukakan, pembinaan teknik ini sangat penting bagi pelatih, sebab berbekal penguasaan teknik yang matang, diharapkan mampu menelorkan atlet dan kenshi berkualitas. ‘’Kami harapkan tiap pelatih mampu mencetak kenshi andal yang mampu mengharumkan kabupaten dan kota, serta nama Bali di kancah nasional,’’ kaat Billy. Oleh sebab itu, katanya, para pelatih berikut asisten memilik tugas berat, yakni memoles siswa SD, SMP. Dan SMA/SMK, mengingat cabor Shorinji Kempo sudah dipertandingkan pada Porjar, meskipun masih ekshibisi. (022)

Bali Post/ist

GASHAME PELATIH - Suasana penataran dan penyeragaman teknik para pelatih berikut asistennya pada acara gashame pelatih, di GOR Ngurah Rai, Minggu (14/1) kemarin.

Sumsel Pasang Papan Hitung Mundur AG

Palembang (Bali Post) Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah memasang papan hitung mundur Asian Games 2018 agar masyarakat dapat mengingat waktu pelaksanaan pesta olahraga internasional itu. Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Sumsel Akhmad Najib di Palembang, Minggu (14/1) kemarin mengatakan, pemasangan papan digital Countdown itu untuk mengingatkan bahwa Sumsel akan menjadi tuan rumah pesta olahraga yang diikuti 45 negara. Selain itu juga sebagai sosialisasi karena Sumsel akan kedatangan tamu dari berbagai negara. ‘’Sehubungan itu papan hitung mundur pelaksanaan pesta olahraga akbar itu perlu di pasang pada kantor Gubernur Sumsel,’’ ujarnya. Menurutnya, pemasangan papan digital itu dilakukan bekerja sama dengan INASGOC sebagai pelaksana. Dengan adanya pemasangan itu diharapkan masyarakat dan pegawai mengetahui kapan Asian Games dimulai. ‘’Asian Games akan membantu promosi daerah Sumsel ke dunia, oleh karena itu, pesta olahraga regional itu harus disukseskan bersama,’’ lanjut Akhmad Najib yang juga panitia daerah Asian Games itu. Papan hitung mundur Asian Games itu dipasang di atas gerbang utama depan Kantor Pemerintah Provinsi Sumsel. (ant)

Jae Hoon Bergabung dengan Mitra Kukar

sia awalnya digelar pada 2005 dengan format layaknya Piala FA di Inggris. Piala Indonesia terakhir kali dilangsungkan pada 2012 dengan Persibo Bojonegoro keluar sebagai kampiun. Adapun juara Piala Indonesia penyelenggaraan pertama pada 2005 adalah Arema Malang yang menaklukkan Persija Jakarta di final. (ant)

Peserta Kongres Tak Setuju Digulirkan Liga 4

Bali Post/eka

Nasser Atthamimy

Keikutsertaan Peserta AG Tentukan Jumlah Nomor Pertandingan


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Senin Kliwon, 15 Januari 2018

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Dcr Staf Cafe New Asri T.Dalam !Dicari PRT Daerah Kerobokan Dicari Tenaga Cetak Batako Cari Investor/Join Venture unt Dcr PRT Wnt Tgl Dlm, Area Kuta LOWONGAN Jl.Soputan I/73 H.081236756964 tinggal dalam Hub.082340363493 Serius Telp/WA 081235887887 Proyek di Uluwatu.087862275114 Gj 1,8Jt Hub/SMS.087862389529 Dcr Mekanik Pglm Min 1Th, B.BP.001.01.18.0000702 B.BP.166.01.18.0000723 B.BP.001.01.18.0000664 B.BP.001.01.18.0000661 B.BP.154.01.18.0000711 Sales Advisor&Kasir Min D3 u/ Dcr karyawan pria SMU/Sedrajat Dicr Sopir Max 35Th SIM A Umum Looking for Buttler Villa, Cr sopir SMA Serius Tdk SMS Dcr Pembantu Min SMP Lam:Indi Ditempatkan di Nusa Dua. KTP, SIM C utk Bag Teknisi LapaHigh salary in area Seminyak HB:085100480049.Jl.Apit Telaga Hotel Jl.Danau Buyan 33 Sanur CV Email ke:nmd_mey@yahoo.com Hub.087860886822/081337306169 ngan Fasilitas:Gaji UMR,Bonus Hub.(0361)4490319,CV to Email: No.12/16 Banjar Batur B.BP.001.01.18.0000662 B.BP.001.01.18.0000699 B.BP.001.01.18.0000715 Tunjangan Kesehatan termasuk asavillasproperty@gmail.com Peguyangan Dps Utara Dcr Security&Sopir Lam:Indi B.BP.001.01.18.0000579 anak istri.Lam ke CV Gong DewaB.BP.001.01.18.0000315 Hotel Jl.Danau Buyan 33 Sanur Distributor Unilever cr sales ta Tlp.0361-722709/0361-728443 B.BP.001.01.18.0000716 Dcr Guru Private Renang,sabar, exclusif, teknisi Ktr SMK -30th 081246383864 Dcr Guru Home Schooling sabar, tlaten, dsiplin, pglm min 2th, P. B.BP.001.01.18.0000670 tlaten,dsiplin,pglm min 2th,F. time.CV:hrdbali2018@gmail.com pengalaman/tidak Hb.0811394946 Dcr teknisi,sales,spv,adm gdg B.BP.001.01.18.0000625 B.BP.001.01.18.0000695 Time,CV: hrdbali2018@gmail.com Gj+bns+Komisi+BPJS,Lam Jl. Looking for Staff IT/Web,Good B.BP.001.01.18.0000696 Sales/Marketing,for HealthCare Tukad Banyumas No.1 Denpasar English,Good Salary in Dps Bekerja Perkebunan Australia /Beauty Care, Experience, B.BP.821.01.18.0000477 Hub.(0361)4490319,CV to Email: Daerah Queennsland Cpt Trbatas National Area,Apply to: Dibthkan Staff Admin Menguasai asavillasproperty@gmail.com Hub.082 221 627 678 versaindustries4@gmail.com Komputer,Bhs.Inggris, utk Villa B.BP.817.01.18.0000597 B.BP.001.01.18.0000580 B.BP.031.01.18.0000667 Area Sanur.Telp:0361-4490319/ Cooker/Koki Masak,Pengalaman PT.Mitra Cipta Pratama Bth Kry Looking for Experienced Villa CV:asavillasproperty@gmail.com Hub : Dewi : 081236222509 Gj 2,6-3,5Jt/Bln,Pss:Csir,MD, Garden maintenance,hard worker B.BP.001.01.18.0000581 B.BP.031.01.18.0000666 Adm,Acct,Gdg,OB,Spv.Hub Putu: Good salary in area Seminyak Dibutuhkan segera Marketing Dcr Krywti Butik Min SMU Indi berpengalaman u/ Rumah Makan Hub.(0361)4490319,CV to Email: 087849278348 (11 Plm Lgs Krj) Butik&Jewelry.Jl.D.Buyan 33 Snr B.BP.001.01.18.0000709 asavillasproperty@gmail.com B.BP.001.01.18.0000714 Hub:082233222269 B.BP.001.01.18.0000578 Urgent Kontraktor di Dps Membu“Pojok Italia”,buka di Jalan B.BP.001.01.18.0000605 Cr Guru Private B.Inggris,Sabar Dcr Sopir SIM A,PRT,Tdur makan tuhkan:Supervisor Lapangan, LoTeknisi Listrik/SMK Listrik, PeDewi Sri (Depan Puri Mimi Dicari Mekanik Penglmn utk Jln telaten, dsiplin, pglm min2th,F. dlm, KTP Bali 08123928624 gistic, QS/Estimator (SMK D3/S1 Hotel) Dicari:Cook,Pastry,PR, Raya Ulakan.Hub:085339487420 ngalaman Hub:Dewi:081236222509 B.BP.001.01.18.0000551 B.BP.031.01.18.0000665 Time,CV: hrdbali2018@gmail.com Teknik Sipil/Arsitektur,Peng B.BP.004.01.18.0000638 Waiter,Barista,CS,Kasir.Kirim B.BP.001.01.18.0000697 Dcr Guru Private memasak,sabar Ymh Bisma Dicr:1.Mekanik, Min 2Th Dibidangnya) Kirim CV Dicari Peg.Toko Min SMA/SMK Lamaran ke telaten,dsiplin, pglm min 2th, F. Dcr PRT Tinggal dlm,Umur25-36 2.Supir SIM B1,3.SMA/SMK/S1 Ek ke:accounting@pansa-karya.com H:Krisna Mart Jl Gn Catur 100X sommaandi@yahoo.com Hub: T.Umar 142 Dps Th,Pengalaman.Tlp:081239189929 Time,CV: hrdbali2018@gmail.com Gatsu Brt Dps/082145521880.Sgr Up.Dewi Hub.0361-8947645/47 081936222939 B.BP.004.01.18.0000591

SERVICE

B.BP.001.01.18.0000451

BIRO JASA

KERJA DITEMPAT BERGARANSI

POMPA AIR KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER, KOMPOR GAS

BUNTU ANTI MAMPET ANTI AHLINYA MELANCARKAN GARANSI

SERVICE PANGGILAN

WC MAMPET

HUB. GARUDA SERVICE Jl. WR. Supratman No. 9, Denpasar

Telp. 085100493221

081 239 534 731 C.00000511-BR

C.0000680-SRV

SERVICE MAMPET

SERVICE

BIRO JASA

WC

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL,DLL

GARANSI

SALURAN AIR, WASTAVEL DLL TANPA BONGKAR Garansi

WA. 085237466203

WC

KUNCI KAYU UTAMA Kami menyediakan kayu dengan berbagai macam jenis dan segala ukuran, seperti kayu

BANGKIRAI, ULIN, MERBAU, KAMPER, KERUING GRATIS ONGKOS KIRIM Untuk Informasi dan pemesanan hubungi

0878-5395-7650 (XL) 0852-3714-0236 (AS) C.0000352-BBN

PELUANG BISNIS

HONDA

B.BP.001.01.18.0000704

All new CRV

HR-V

HUB. SALES

DP.

30JT

Profit Perhari 3% selama 200 Hari (Tanpa Bekerja) Modal Min 10$ = Rp.139.000

HONDA

JASA KURAS

LIMBAH

Avanza G’09 Slv Manual Ban Br2 Ors LuarDlm,085100584428 bsKrd

SERVICE

BALI JAYA TEKNIK KULKAS M. CUCI FREZZER W.HEATER

Service panggilan BERGARANSI

RUPA-RUPA

DIJUAL RUMAH

Djl Toyota Hilux, Dcab’14 Kond. Istmw Hrg.265Jt HP:08124118228

B.BP.001.01.18.0000547

B.BP.001.01.18.0000693

Siap Bnt Adm Pjk Bln/Th-SPT TaDISEWAKAN TOKO hunan&Byrkn Pjk H.082146447060 Toko Uk.15x5m Parkir Sgt Luas, DIJUAL TANAH B.BP.001.01.18.0000355 Lok Tk.YehAya Rnn,085100584428 Djl Tanah 2A dekat Induk Dama B.BP.001.01.18.0000706 KEHILANGAN BU 600Jt/Are Hub.082147454248 DICARI GUDANG Telah Hilang B.BP.164.01.18.0000703 1A Green view Jl.Majapahit DenBPKB No.E8054588-O Atas Nama: Dicari gudang tertutup mobil bantas Tbn,205jt, 081339911954 besar masuk -40jt, 08175235999 I Putu Oka Nurija, 085238075111 B.BP.001.01.18.0000713

B.BP.001.01.18.0000701

3JT-AN

*Syarat & ketentuan berlaku

HONDA promo di awal tahun Discount Puluhan Juta DP Ringan Bunga Murah, 0,3% Syarat Kredit Mudah dan Tidak Ribet Proses Kredit di Bantu Sampai Deal

A TERIM R TUKAAH TAMB

BRIO HUBUNGI :

B.BP.141.01.18.0000663

B.BP.001.01.18.0000624

PROMO ALL NEW DAIHATSU DISKON BESARBESARAN

PROSES CEPAT & MUDAH

READY STOCK NEW VARIAN

KTP LUAR BISA

BUNGA RINGAN 0,3%

TENOR s/d 8TH

NEW TERIOS DP 30Jtan

PICK UP DP 5Jtan

ASTRA DAIHATSU BALI PROMO AWAL TAHUN � PROSES CEPAT � DISKON PULUHAN JUTA

� BUNGA RINGAN 0,3% � READY STOCK

� KTP LUAR BISA � TENOR 6-8TH

HR-V

JAZZ

081 337 565 872 081 805 536 640 C.0000431-MBL

PICK UP DP 6JT ALL NEW XENIA CUSTOM READY STOCK ALL NEW TERIOS Terima Tukar Tambah

081246730700, 081999043890

www.daihatsukreditbali.com C.0000478-MBL

0361-490729 - 085100448999

ATASI :

RAJA BUNTU

WC Garansi 1 bulan

Paket Hemat HDCVI Rp. 3.000.000

- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS

081 338 013 066

4 Unit Camera 1 Megapixel + HCVR 4 Ch + HDD1 TB 500

2

(Selama Persediaan Masih ada)

JASA KONSTRUKSI

DIJUAL MOBIL

C.0000198-BRJ

PROMO SUZUKI

BALI WANGI JASA KONSTRUKSI

WC

JASA KURAS

LIMBAH MELAYANI MAMPET BERGARANSI

KLOSET, WASTAFEL BATHUB SALURAN AIR SALURAN DAPUR

0877 6129 5235 081 238 450 210 C.0000710-BRJ

� DESAIN ARSITEKTUR � JASA GAMBAR � KONSTRUKSI / BANGUN BARU � RENOVASI � RUMAH BOCOR � LAS PAGAR/KANOPI � SUMUR BOR

HUB.

081 338 744 141 087 860 300 744 C.0000674-JK

Garansi produk CCTV 2 thn

TerimaServiceStavol&Ups

Website : www.stavolbali.com C.0000305-ELK ERTIGA

CARRY

FUTURA

15

DP 5 Jt-an

DP

Jt-an

IGNIS

DP

5

Jt-an

HUB AYU 085238555858

C.0000395-MBL

C.0000606-SRV

BENGKEL LAS n

Desig

Money Back Guarantee �

B.BP.001.01.18.0000587

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815

DICARI MOTOR 081338294465 Beli Motor Bekas Segala Merk

C.0000098-MBL

PUTU OKA

082331838863

Free

B.BP.164.12.17.0001412

Akuisisi PT.Luga Indonesia Berkedudukan Di Kota Denpasar Bali

B.BP.001.01.18.0000705

081 337 098 405 081 9999 818 63 081336764836 | 082244459698 | 081999745123

CENTRAL JAYA MANDIRI

C.0000193-SRV

RUPA-RUPA Dana 1Hr Cair,BPKB,Srtfkt,KPR 0,5% Hb.430373/74-081999290387

B.BP.001.01.18.0000637

C.0000620-brj

081237914340

B.BP.001.01.18.0000677

DISEWAKAN GEDUNG Dikontrakan Gedung+Gudang Lok.Mertanadi No.101 Kerobokan LT/LB 3500/3900m2,08123812222

C.0000659-PB

BERGARANSI KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR

AC

DIJUAL RUMAH Djl Murah Rmh 2Lt Jl.Gatsu No.1 Hub.082236702739

B.BP.153.01.18.0000712

TOYOTA

Hub 081386216001, 081318274567 https://cryptosystem.biz.

MELAYANI MAMPET

D L L

B.BP.001.01.18.0000700

Dijual Mobil Accord Thn 2014 Putih Km 9000 Super Istimewa Original,AsBali Harga 375 Nego HP:085100917410/081934308340

Mobilio DP.

Tnh 95m2 Jl.Tendean Kediri(200 M Utr Dodik)160jt,081339911954

Ayla X’14 Pth Manual LowKM Mls Trwt,AsDK 085101978746 bs Krd

READY STOCK

Peluang BIT COIN

C.0000509-BRJ

SERVICE 0877 6129 5235 081 238 450 210

KULKAS M. CUCI AIR PANAS

B.BP.001.01.18.0000603

DAIHATSU

PROMO AWAL TAHUN

,3% BUNGA RINGAN 0

Dijl Tnh Ls.7,8 Are Akasia XV. Jl Masuk 5 Mtr.HP:085100854585

DIJUAL MOBIL

B.BP.145.01.18.0000678

AT BESAR DISCOUNT SANG

PUTU AGUS DHARMA

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

C.0000496-MBL

081236774491 BALI WANGI

BAHAN BANGUNAN

C.0000707-BRJ

RUPA-RUPA

B.BP.001.01.18.0000592

B.BP.001.01.18.0000595

B.BP.001.01.18.0000698

Informasi pasang iklan Telepon

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas � Design Lengkap, & Coating Berkelas Finishing dgn AntiElegan Karat & � Pengalaman 15 Tahun Tahun Pengalaman lebih dari 10 � Tenaga (Arsitek & & Sipil) Sipil) Tenaga Profesional (Arsitek

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 0099 257028,744 8955748 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl C.0000599 -BKL

FOTOCOPY G.0000015-RPA


EKONOMI

18

Senin Kliwon, 15 Januari 2018

Desa Belega

Bertahan dengan Tas Pandan dan Produk Bambu SEJAK tahun 1970, sebagian besar penduduk di Desa Belega, Blahbatuh, Gianyar memiliki usaha produk furniture dari bambu. Hampir tiga dekade, desa itu berjaya akan produk bambunya. Setiap hari toko-toko di sepanjang Jalan Raya Belega dikunjungi tamu asing, baik yang kebetulan lewat maupun yang secara khusus datang ke tempat itu. Bahkan banyak toko yang disinggahi truk kontainer untuk mengangkut barang-barang kerajinan dari bambu tersebut. Jalur itu merupakan jalur utama yang kerap dilalui ketika tamu pergi ke berbagai daerah di Bali. Sayangnya, setelah dibuatnya jalan bypass, jalur itu jarang dilalui lagi. Ditambah dengan peristiwa bom Bali semakin membuat artshop di sekitar

wilayah itu terpuruk. Kunjungan ke artshop-artshop pun menjadi sepi. Sama halnya dengan artshop milik orangtua Ni Kadek Ana Yuliani. Dulu, artshop orangt ua ny a menjadi incaran para tamu karena produk furniturenya. Berbagai produk dari bambu, pandan dan tempurung kelapa berjejer di artshop-nya. Seperti tempat makan dan minuman, gelas dari tempurung kelapa, keben, alat-alat upakara, kap lampu, lampu taman, obor, sendok sumpit, tempat tisu, tempat lampu, sendok nasi, dll. Memahami kebutuhan pasar, Ana melanjutkan usaha orangtuanya dengan membuka artshop baru. Tas pandan dan tas katun menjadi andalannya. Selain bambu, produk yang terbuat

dari daun pandan yang dikeringkan menjadi ciri khas Desa Belega. Ia berusaha tidak meninggalkan ciri khas desa tersebut. Sistem penjualan dengan membuka artshop tidak menjadi pilihan utamanya. Ketika memulai usaha di tahun 2015, ia memulainya dari online. Seakan bisa membaca situasi pasar, produk Ana mulai dikenal. Bahkan hingga kini tahun 2017 sistem penjualan online seakan merajai sistem penjualan berbagai produk. Meski demikian, setelah hampir tiga tahun berdiri, Ana akhirnya membuka artshop. Hal itu dilakukan demi menguatkan kepercayaan customer-nya bahwa ia adalah pengusaha yang serius. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Sekarang sudah punya toko, jadi pelangganpelanggan yang sebelumnya

semakin percaya,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; tuturnya. Sebelumnya dengan online ia bisa menjual hingga 10 paket produk. Dengan membuka artshop, hampir setiap hari ada pengiriman barang yang dilakukan. Ditambah pembelian langsung ke artshop. Tas pandan dipilihnya menjadi produk unggulan lantaran unik dan lebih ramah lingkungan. Ia tinggal membawa desain, bahan dan ukuran ke perajin di sekitar rumahnya. Ana menuturkan, perajin kini jumlahnya telah berkurang. Tidak sebanyak dulu di era tahun 1990-an. Banyak perajin yang beralih profesi menjadi karyawan dan satpam. Hal itu lantaran, produk dari bambu tak lagi diminati. Namun, Ana tak mau meninggalkan kerajinan tersebut. Ia yakin produk kre-

atif yang ia hasilkan dapat menjadi tulang punggung perekonomian. Benar saja, saat ini produk-produknya lebih diminati pasar lokal bahkan anak muda. Menjadi karyawan tak membuatnya berhenti berkarya. Di selasela pekerjaan kantornya, Ana tetap memenuhi pesanan pelanggannya. Hingga kini ia memutuskan berhenti bekerja dan fokus berwirausaha. Di usia 26 tahun, Ana ingin menjadi wirausaha muda yang menciptakan lapangan kerja bagi warga sekitarnya. (kmb42)

BELEGA - Berbagai produk yang dihasilkan masyarakat Desa Belega, Blahbatuh, Gianyar.

Bali Post/ist


19

Senin Kliwon, 15 Januari 2018

Kepuasan Duniawi

Bali Post/ant

BOM THAMRIN - Sejumlah korban dan keluarga korban bom Thamrin meletakkan karangan bunga di lokasi terjadinya ledakan bom di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta, Minggu (14/1) kemarin. Selain untuk memperingati dua tahun terjadinya ledakan bom Thamrin, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mendorong kepedulian pihakpihak yang berwenang dalam pemenuhan hak korban terorisme.

Peduli Pengungsi Gunung Agung Bali Post menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi Gunung Agung. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang kini berada di pengungsian, bisa menitipkan sumbangan ke Bali Post. Sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000. PHDI Lombok Tengah Rp 15.275.000 Kuliner Denpasar Festival Rp 5.000.000 I Wayan Astra Jaya Rp 1.570.000 I Ketut Oka Wiluga Rp 800.000 Freddy Syahbudin M Rp 520.000 Dr. Agus Putu Adi Rp 500.000 Ni Wayan Sucini Rp 500.000 Gung De, Dps Rp 500.000 NN 7670 (14/12/17) Rp 300.000 Iwan Budianto Rp 216.000

Ni Putu Sudiheni Rp 200.000 Ni ketut Sukerti A Rp 100.123 I Nyoman Rastika Rp 100.000 Ida Ayu Made Mayon Rp 50.000 I Wayan Suwali Kar Rp 50.000 Jumlah diterima kemarin Rp 25.681.123 Jumlah sebelumnya Rp 603.758.598 Jumlah seluruhnya Rp 629.439.721

Kopi Pupuan Dari Hal. 1

Misalnya, produk-produk kopi Kintamani dan kopi Pupuan yang berdaya saing serta produk-produk khas Bali lainnya yang luar biasa. ‘’Kreativitas ini muncul dari situ. Ketika pertanian dan UMKM maju, dengan sendirinya saya yakin bahwa pariwisata juga akan maju,’’ ujarnya. Yang menjadi persoalannya kembali, bagaimana membangun pertanian Bali? Menurut Murjana Yasa, kita tidak boleh lagi berpikir tentang usaha tani yang berskala usaha tani rumah tangga. Yang harus digulirkan sekarang adalah usaha tani subak atau beberapa subak bahkan sekian banyak subak. ‘’Kita jangan berpikir usaha tani kecil-kecil lagi, itu tidak penting. Yang harus kita kedepankan adalah usaha tani berbasis subak atau beberapa subak. Sebenarnya, konsep di era Presiden Soeharto dengan Koperasi Unit Desa itu bagus. Tapi sayang, implementasi yang tidak bagus,’’ ujarnya. Ketika Bali membangun pariwisata dari pertanian sebagai basis budayanya, kata Murjana Yasa, lantas SDM pertanian itu di mana? Ia mengaku sempat observasi ke desa-desa. Ternyata, aspek penduduk dari sisi demografi di daerah pedesaan pada orang-orang tua dan anak-anak kecil. Oleh karena itu, ia mengingatkan agar Bali kembali mengoptimalkan pemanfaatan dana desa untuk benar-benar membangun infrastruktur desa. Baik infrastruktur dari segi pendidikan, kesehatan dan khususnya ekonomi. Selanjutnya, bangun agro-industri di desa. ‘’Itu baru

memungkinkan. Sebab, yang sekarang terjadi adalah ketimpangan dalam infrastruktur tersebut. Orang mencari sekolah orientasinya masih ke kota. Orang mencari kesehatan masih ke kota urusannya. Bagaimana mungkin kita menahan SDM-SDM kita yang muda-muda dan produktif itu di desa, jika kondisinya tetap seperti itu? Jadi, pembangunan infrastruktur di pedesaan itu harus benar-benar diperhatikan. Tentunya, ini butuh proses dan perubahan mindset yang panjang. Sejatinya, inilah restart kita. Restart Bali,’’ tegasnya. (ian)

Mahar Politik Dari Hal. 1

Lembaga antirasuah itu menyatakan mahar politik dan politik uang dalam pemilihan umum mencederai proses demokrasi dan berpotensi memicu praktik korupsi. Mahalnya biaya maju sebagai kepala daerah bisa memicu kepala daerah tersebut melakukan korupsi untuk mengembalikan ‘’modal’’ kampanyenya, jika terpilih di kemudian hari. Menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, KPK sejauh ini telah menerima laporan dari sejumlah pihak mengenai dugaan adanya praktik politik uang jelang pilkada serentak 2018. Sementara itu, Bawaslu (BP, 14/1) menyatakan berencana memanggil La Nyalla Mahmud Mattalitti dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Anggota Badan Pengawas Pemilu RI Rahmat Bagja mengatakan, pemanggilan Prabowo tergantung dari kralifikasi La Nyalla. ‘’Kita tunggu dulu perkembangan klarifikasi dari La Nyalla, itu yang menentukan kami akan panggil Pak Prabowo atau tidak,’’ kata Bagja, Sabtu (13/1). Sementara itu dalam berbagai kesempatan, petinggi Gerindra membantah adanya mahar politik bagi calon yang direkomendasi. Hal ini dikuatkan pula sejumlah calon yang telah mendapat rekomendasi dari Gerindra untuk maju pada pemilihan gubernur. Bahwasnya tidak ada mahar politik untuk mendapatkan rekomendasi. (ant/kmb)

Dari Hal. 1

Bahwa sejatinya diri ini adalah sang Atman, bukan sang badan yang sarat hasrat menikmati kepuasan duniawi. Sementara sang Atman itu sendiri adalah energi Siwa; kesucian, kebenaran, dan keabadian, tiada lain Tuhan Sang Maha Kekal, asal dan tujuan final umat manusia. Mengupayakan pemahaman ke arah itu, hari suci Siwarati yang diperingati setiap prawani tilem kapitu, sepatutnya dapat menginspirasi dan memotivasi umat, agar tidak hanya melakukan aktivitas ritual pemujaan lewat persembahan banten Siwaratri semata, tetapi lebih utama lagi melakoni sadhana yoga melalui kepatuhan menjalankan disiplin tribrata (upawasa, mona, dan jagra). Semua gerak sang diri senantiasa berada dalam kesadaran, lewat kendali ucap (meneng, nengil), menahan nafsu lapar-minum (mangan, nginum), dan selalu eling, sadar pada kesejatian diri. Laku-laku yang wajib dilakukan umat, di antaranya : penyucian diri lahir-batin, memusatkan pikiran (wahya-adyatmika) untuk memuja, menuju dan akhirnya memuncak pada pencapaian kesadaran Siwa, saat mana sang Atman tercerahkan, kembali kepada sinar suci-Nya, yang selanjutnya dapat membersih-sucikannya diri dari pertikel

papa klesa (hina dan dosa). Begitulah kisah naratif simbolik Lubdaka zaman kuno, berburu di rimba hutan belantara (ketidaktahuan) hingga memasuki kegelepapan malam (ketidaksadaran) untuk mencari penghidupan dengan memburu satwa (kebenaran). Caranya dengan meningkatkan atau meninggikan kualitas intelektual (naik pohon bilwa) dan selalu menjalankan brata rohani dengan disiplin (memetik-metik daun) agar tidak jatuh pada mulut singa, simbol arogansi intelektual dan spiritual. Sehingga setelah matahari bersinar di pagi hari yang cerah (mendapat pencerahan), Lubdaka baru keluar dari hutan, bebas lepas dari kegelapan dan berhasil menjalankan laku spiritual di malam Siwaratri, yang membuatnya layak mendapat anugerah surga di Siwaloka. Lalu bagaimana halnya dengan Lubdaka zaman now, tentu tidak lagi harus masuk menjelajahi hutan belantara, yang kenyataannya memang sudah banyak digunduli lantaran tak henti dieksplorasi dan dieksploitasi. Sebab, kehidupan zaman sekarang yang sudah masuk era postmodern atau poststruktural ini, tak ubahnya seperti rimba raya kehidupan dengan segala tuntutan, tentangan dan tantangan, di mana manusia satu dengan lainnya sama-

sama menggelorakan semangat berburu kepentingan yang acapkali membuatnya mengalami kegelapan juga (gelap mata, gelap hati, dan gelap rohani). Sehingga pola perilaku manusia zaman now cenderung lebih mementingkan diri sendiri (ahamkara) daripada hidup dalam kebersamaan diliputi suasana persahabatan, kekeluargaan, kerukunan dan kedamaian. Menilik makna naratif fragmemtaris kisah Lubdaka di atas, meski tampil sebagai seorang pemburu dengan label pembunuh yang tentunya banyak dosa, dan selayaknya mendapat hukuman neraka, tetapi ternyata berkat anugerah Siwa, mengantarkan sosok Lubdaka seorang pendosa sekalipun akhirnya masuk surga juga. Inspirasi yang diambil, bukan pada persoalan pendosa masuk surga yang paradoks dengan ajaran karmaphala, tetapi pada pesan moralnya, sebagaimana juga dinyatakan di dalam kitab Bhagawad-Gita, IX.30: ‘’Bahkan seandainya seorang yang terjahat sekalipun yang memuja Aku dengan pengabdian yang terpusat ia harus dipandang ada di jalan yang benar sebab ia telah bertindak menuju ke arah yang benar’’. Penulis, dosen Fakukultas Pendidikan Agama dan Seni Unhi Denpasar

Sangat Mendukung Dari Hal. 1

Upaya pertolongan dikerahkan sepenuhnya, katanya. Ia menambahkan, sekarang ada 683 petugas pertolongan, naik dari 450 pada Rabu, yang terlibat dalam upaya pertolongan korban bencana. ‘’Cuaca sangat mendukung bagi dilanjutkannya semua upaya pertolongan, dan kami masih sangat berharap bahwa orang lain yang terjebak akan ditemukan dalam keadaan hidup oleh awak yang bekerja keras,’’ katanya. Kebanyakan korban meninggal di Montecito dan sekitarnya, daerah kantung kaya yang dihuni oleh sebanyak 9.000 orang di sebelah baratlaut Los Angeles. Sementara itu, banyak rumah disapu oleh lumpur longsor setelah kebakaran hutan yang meluluh-lantakkan membuat lereng bukit tak memiliki tanaman untuk melindunginya dari air bah. Sebagian rumah dan tempat usaha di daerah itu masih tak memperoleh pasokan listrik dan air. Montecito Water District pada Kamis terus membagikan pasokan air bantuan buat warga lokal yang memerlukan. (ant)

dijual tanah

Sub. Badung 089629266361 | Sub. Tabanan 087860701455 | Sub. Gianyar 081237773563 Sub. Bangli 085238056500 | Sub. Klungkung 081916268341 | Sub. Jembrana 081936083440 Sub. Buleleng 081933117962 | Sub. Karangasem 085338534631 C.0000171-RPA-05

Duryodhana Minta Karna Menjadikan Abu Putra-putra Pandu

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Tujuh Puluh Sembilan)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

KARNA berdiri di atas kereta itu yang ditarik dengan kuda-kuda yang memiliki kecepatan seperti angin itu. Tali-tali kekang kudakuda itu dipegang erat dengan anggun oleh Prabu Shalya. Dalam sekejap penguasa Angga itu berdiri dan sudah merentangkan busurnya yang hebat itu. Busur Karna itu tampak seperti matahari itu sendiri di dalam sebuah lingkaran cahaya. Karna berdiri tegak dan sangat berwibawa di atas kereta yang dikendalinya Shalya itu. Karna macan di antara manusia itu juga membawa semua anakanak panahnya yang merupakan sinar-sinarnya. Kelihatan indah seperti matahari di Gunung Mandara. Putra Radha yang berlengan perkasa, prajurit yang energinya tak terukur itu berada di atas kereta itu untuk tujuan bertempur sebagai panglima perang membela kubu Kuru. Duryodhana mengucapkan kata-kata ini, ‘’Oh putra Adhiratha, oh pahlawan, capailah prestasi sulit dan sempurna itu. Prestasi itu tidak dapat dicapai Guru Drona maupun kakek Bhishma. Engkau Karna, benar-benar dalam pandangan semua para pemanah itu. Aku selalu percaya kedua prajurit kereta perkasa itu, baik kakekku

Bhishma dan Guru Drona, tanpa diragukan seharusnya membantai Arjuna dan kakaknya, Bhimasena, dalam pertempuran. Seperti pemegang Halilintar yang kedua, oh putra Radha, capailah prestasi yang pantas sebagai seorang pahlawan yang tidak dicapai kedua beliau ksatria-ksatria utama Kuru itu. Apakah menangkap Prabu Yudhishthira yang adil atau membantai Dhananjaya dan Bhimasena, oh putra Radha, termasuk si Kembar putra-putra Madri. Terberkatilah engkau, biarlah kemenangan itu menjadi milikmu. Berangkatlah bertempur, oh macan di antara manusia. Jadikanlah abu semua pasukan putra-putra Pandu itu.’’ Kemudian ribuan terompet dan puluhan ribu genderang mengeluarkan suara bersama-sama. Hal itu membuat sebuah suara seperti awan-awan turun dari langit. Setelah menerima kata-kata itu dari Duryodhana yang utama dari para prajurit kereta itu berdiri gagak di keretanya, putra Radha itu menyapa Prabu Shalya, prajurit yang sempurna pada pertempuran itu berkata, ‘’Paculah kuda-kuda, oh paduka yang berlengan perkasa. Dengan demikian aku bisa membantai Dhananjaya dan juga

Bhimasena dan kedua Kembar itu selain Prabu Yudhishthira. Oh Raja Shalya. Biarlah Dhananjaya hari ini menyaksikan kekuatan lengan-lenganku. Ketika aku rajin menembakkan panah-panahku yang bersayap bulu kanka itu dalam jumlah ratusan bahkan ribuan. Hari ini, oh Prabu Shalya, aku akan menembakkan panahpanah itu dengan energinya yang besar untuk kehancuran para Pandava sekaligus kemenangan Prabu Duryodhana.’’ Prabu Shalya berkata, ‘’Oh putra Suta, kenapa engkau berpikir begitu dan sangat merendahkan putra-putra Pandu yang perkasa itu. Putra-putra Pandu itu semuanya dilengkapi kekuatan besar. Semuanya adalah pemanahpemanah yang sangat hebat. Dan mereka semua mengetahui dan memiliki senjata-senjata surgawi. Mereka pantang mundur selain itu juga memiliki nasib sangat baik. Mereka juga tidak terkalahkan. Memiliki keberanian yang tak dapat digagalkan. Mereka mampu menimbulkan ketakutan di hati Dewa Indra itu sendiri. Ketika, oh putra Radha, engkau mendengarkan suara dentingan suara Gandiva Arjuna dalam pertempuran. Suara

Gandiva itu menyerupai suara gemuruh guntur itu sendiri. Engkau tidak akan mengucapkan kata-kata seperti itu. Ketika engkau melihat putra Dharma dan si Kembar yang menyebabkan sebuah kanopi di langit. Seperti awan-awan berarak di langit. Dengan anak-anak panah mereka yang tajam, dan raja-raja lain yang tidak terkalahkan dari pihak bala tentara Pandava yang dilengkapi kelincahan tangan-

tangan hebat, menembakkan hujan panah-panah. Serangan itu melemahkan musuh-musuh mereka. Kemudian engkau tidak akan mengucapkan kata-kata seperti itu.’’ Sanjaya melanjutkan, ‘’Dengan mengabaikan kata-kata yang diucapkan penguasa Madra itu, Karna yang dilengkapi gerakan hebat itu menyampa Prabu Salya dengan berkata, ‘’Teruskan.’’ (bersambung)

Sloka 17. 26-27 Sad-bhave sadhu-bhave ca sad ity etat prayujyate prasate karmani tatha sac-chabdah partha yujyate yajne tapasi dane ca sthitih sad iti cocyate karma civa tad-arthiyam sad ity evabhidhiyate Kebenaran mutlak adalah tujuan korban suci bakti. Kebenaran mutlak ditunjukkan dengan kata ‘sat’. Pelaksanaan korban suci seperti itu juga disebut ‘sat’. Segala pekerjaan korban suci, pertapaan dan kedermawanan yang dilaksanakan untuk memuaskan kepribadian Tuhan Yang Maha Esa dan setia kepada sifat mutlak juga disebut ‘sat’, wahai putra Prtha.


16 Pages

29 Number 10th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos

om. http://epaper.inte

on h runway off Turkis urt Plane skids st, passengers unh coa Black Sea

L O N A A T I E R N I N T

ationalbalipost.c

online: http://www.intern

Monday,

Monday, January

15, 2018

and Dua Ed Sheeran inate Brit Lipa dom inations Award nom

January 15,

2018

Airlines described which Pegasus “runway excur-

the happy with a I am extremely reached Dua well, so far... We just written never success - Ed Sheeran, had Stormzy billion streams. I have LONDON have never Payne and this number, I backstage at Lipa, Liam the nominees for down that said are among Awards, Britain’s most the need,” Payne the nominees event to announce year’s Brit pop music prizes. four an it and prestigious is in the running in in London. You look at solo artist, Sheeran “It’s amazing. it’s one-sixth of of - British male wow, categories and single for “Shape you’re like, population, incredworld’s best video best album. the the for You”, and Dua Lipa received ible.” will compete the likes Singer . Her single Dua Lipa artist against winner out hit most nominations best female was a break and 2015 nominated of Jessie Ware “New Rules” and she is best Hus last year including best Paloma Faith. rapper J and East London ing songwriter in five categories female artist platinum-sellhave three nomialbum, best star and Man for best single. One Direction best Rag’n’Bone including for And former nations apiece, Stormzy’s “Gang nominated That also nomiPayne was video for “Strip hit album, while a Prayer” is single and Signs and has now been and United nated. (rtr) Down”, which Australia in Britain, song’s done extremely States. “The

wrote one those passengers!” Twitter. (rtr) person on heard

as a in a statement coastal airport in the of a Turkish crew were sion”. situated same the runway no passengers or The airport, of the skidded off Sea, but province several hours Airlines flight into the Black Air- Turkish closed for - A Pegasus steep slope name, was but has since reopened. to Trabzon ISTANBUL halfway down a Sunday. to the capital Ankara afterwards on up users reacted caused Ankara to and ended Social media crash, with some media reported known what flying from excursion port. It is not yet off on to the cliff footage of the aircraft, it stopped hurt, Turkish a runway on Sat- Trabzon, “had the 162 the plane to skid Yucel happened landed but The incident Trabzon airport in incident” as it and four face. The local governor, had at the two pilots an investigation urday night Pictures from passengers, the incident Yavuz, said unhurt. Boeing been launched into nose close cabin crew were northeast Turkey. Airline’s the plane’s The Pegasus from the Turkish site showed edge. said in a state- 737 was flying to the water’s 737-800 Pegasus Airlines the Boeing ment that

“incredible lucky are saying it was did”. “How where it

also be News can at Global in “Bali Image” from 9.30 96.5 Radio FM am. Listen to until 10.00 FM at http:// m Global Radio ten2myradio.co at http:// globalfmbali.lis streaming http:// or live video li.com and li. radioglobalfmbanel/global-fm-ba ustream.tv/chan

Plane skids off Turkish runway on Black Sea coast, passengers unhurt

ile Photo

e Archambault/Pool/F

REUTERS/Christoph

to star in DiCaprio nson-era Charles Mamovie Tarantino U.S. actor

Leonardo

DiCaprio

Charles Manson around the will not play the a movie set but he will star in on Friday, DiCaprio reported Pitt and - Leonardo nt publications be Cruise, Brad LOS ANGELES entertainme Tate. Tom are also rumored to for Hollywood 20th cenmurders, American cult leader. one of the criminals, Al Pacino or are being sought, Manson, interested, the role of the

Anzuoni/File

take most notorious the age of of Sony movie. will instead actor tury’sin November at a life the Sony Pictures, partrequest for DiCaprio a aging, out-of-work being died He had been serving murders did not return part of an 83. untitled movie ordering the actress Corp, on the casting. first in the as-yet directed by Oscar- sentence for comment including will be the and Variety produced The movie to be released withof nine people Tarantino, to be folfilm winner Quentin said. Sharon Tate. Pictures movie is Tarantino Company been rethan exactly The Sony and Deadline.com have not in Noout the Weinstein by more Aug. 9, 2019, Plot details said released on Tate and four friends lowing allegations misconduct Tarantino of sexual executive leased but it was not a biographi- 50 years after or shot dead. 70 women chief said that against its former (rtr) vember thatbut a story set during were stabbed and Variety RobWeinstein. Deadline cal movie of 1969, when a string actress MargotSharon Harvey the summer killings in Southern by Australian asked to play of gruesomewere carried out bie has been California followers. No. 106 Dps Manson’s Jl. Raya Puputan No 148

Photo

Tour at Jingle Ball 1, 2017. during iHeartRadio U.S., December performs Ed Sheeran in Inglewood, California, The Forum REUTERS/Mario

You can

Scret 10 Malaika 11 Snack Shack Lokal 12 Warung 13 Cokro Cafee

Sari Kuta Jl. Bakung Jl. Pantai Kuta Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor

find Internati

onal Bali

Cafee 19 Smirnof No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

aircraft is Airlines the A Pegasus it skidded off by after pictured at Trabzon airport Turrunway Sea in Trabzon, 14, 2018. the Black key, January

balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

Post at:

Mandala Renon Renon Kopi Made Jl. Raya Niti 148 Sanur 28 Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama No.88 Renon Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

Senin KLIWON, 15 JANUARI 2018

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Gunung Mayon di Filipina Erupsi, Dua Desa Dievakuasi Manila (Bali Post) -

Filipina menaikkan satu level tingkat aktivitas Gunung Mayon pada Minggu (14/1) kemarin setelah gunung tersebut mengalami peningkatan produksi magma yang bisa menimbulkan erupsi besar. Penduduk di dua desa dekat gunung yang merupakan atraksi wisata di Provinsi Albay itu dievakuasi karena adanya erupsi freatik pada Sabtu (13/1) lalu. Pada erupsi freatik yang terjadi, abu, batuan, dan bau sulfur keluar diiringi suara gemuruh dan perci-

kan api di kawah tersebut, menurut Philippine Institute of Volcanology and Seismology (Phivolcs).

Phivolcs meningkatkan level gunung tersebut menjadi level 2 yang artinya aktivitas yang sedang ber-

langsung bisa mengarah pada letusan freatik yang lebih banyak dan erupsi magmatik. Erupsi asap yang kedua terekam pada Minggu siang, namun Phivolcs mengatakan masih mempertahankan level 2 untuk aktivitas gunung itu. Erupsi Mayon yang

paling besar terjadi pada Februari 1841, ketika lava mengalir dan meluluhlantakkan sebuah kota serta menewaskan 1.200 orang. Erupsi terakhir gunung ini yang mengeluarkan lava terjadi pada 2014 dan membuat ribuan orang terpaksa dievakuasi. “Publik diminta berhati-

hati dan waspada untuk tidak mendekati kawasan 6 kilometer dari radius bahaya untuk menghindari risiko saat terjadinya erupsi mendadak, batu berjatuhan, dan longsor,” demikian Phivolcs. Bagi mereka yang tinggal di radius lebih dari 6 kilometer diminta untuk mengambil langkah-lang-

kah pencegahan terhadap kemungkinan ambruknya atap karena akumulasi abu dan air hujan. Kepala Phivolcs Renato Solidum mengatakan bahwa gunungapi itu kemungkinan akan meletus kembali setelah menunjukkan aktivitas tidak normal sejak akhir tahun lalu. (iah/rtr)

Ayu Saraswati

Luncurkan ”Siwa Ratri” Banyak cara untuk memaknai perayaan hari raya suci agama Hindu, tak terkecuali lewat sebuah karya musik. Terinspirasi Siwaratri, biduanita pop Bali, Ayu Saraswati, merilis video klip lagu berjudul “Siwa Ratri”. Ayu meluncurkannya sebelum hari Siwaratri yang jatuh Senin (15/1) ini. Ayu mengatakan, kecintaannya kepada Dewa Siwa, membuatnya semangat merampungkan proyek spontan ini. Selain itu, dorongan kuat dari putra semata wayang, Sathya, juga membesarkan semangatnya untuk menyelesaikan lagu bertema sosial kerohanian tersebut. “Anak saya selalu bilang, Mama rekaman saja, lagunya bagus, nanti musiknya dibuat modern. Kan pas mau dekat hari raya Siwaratri. Saya bilang kerjaan banyak, belum bisa ngurusin yang lain, apalagi rekaman. Dia terus bilang, nanti keburu lewat hari Siwaratri,” ujar wanita

kelahiran Denpasar, 27 Mei 1979 ini saat presscon, Minggu (14/1) kemarin. Pembuatan video klip single “Siwa Ratri” semuanya bermula saat Ayu Astra dan Arick yang menggarap lagu itu memperdengarkan draft rekaman kepadanya. Bahkan, hingga lagu itu jadi direkam dan dibuatkan musik oleh Gung Dea, perempuan yang menjabat manager di Holding Krisna Company ini mengaku sudah tertarik dengan lagu tersebut. Ia siap untuk menyanyikannya. “Saya sampaikan saya mau, tapi semuanya akan berubah. Karena rekaman semula nuansa musiknya mandarin, vokal agak India, jadi kalau saya yang membawakan, saya pikir harus dirombak total. Musiknya juga diaransemen ulang. Sempat sih agak ragu, tapi akhirnya Astra setuju dan menyerahkan ke saya,” tandas wanita lulusan S-1

Jurusan Pedalangan ISI Denpasar ini. Proses mulai bergulir, Ayu menghubungi Dek Artha untuk menggarap musik dan proses rekaman. Setelah rekaman tahap awal jadi dan berulang kali didengarkan, Ayu berpikir akan bagus jika ada tambahan vokal sesendon. Ia tidak mau bahasanya yang umum atau biasa-biasa saja. Merasa hal ini penting dan tak mau asal jadi, ia pun menghubungi seniman tradisional senior yang juga dalang, yaitu Anom Ranuara. Setelah mencoba menyanyikan, ia malah merasa kurang pas, kalah bagus jika dinyanyikan oleh Nik Swasti. Perlu perjuangan bagi Ayu untuk dapat menemukan dan meminta tokoh ini untuk mau mengisi suara sesendon. Bak gayung bersambut, semuanya berjalan mulus. Namun, setelah mendengarkan hasil akhir, Ayu merasa masih ada

bagian yang kosong saat interlude. Akhirnya muncul ide mengisinya dengan palawakya. Lewat proses cukup unik, campur tangan Anom Ranuara dan Nik Swasti sekali lagi menyempurnakan semuanya. Ayu Saraswati pun tak mau sembarangan dalam menggarap video klipnya. Setelah bertimbang-timbang, akhirnya ia menjatuhkan pilihan kepada Mas Nyo, videographer senior yang sudah cukup banyak menggarap video klip penyanyi pop Bali di awal 2000-an. Proses syuting juga dikebut di dua lokasi, di Sangeh untuk mengambil adegan Lubdaka, sembahyang dan lip sync, serta di Bali Traditional House di Gianyar untuk mengambil gambar kegiatan masyarakat Bali Kuno. “Target saya simpel saja, semoga lagu ini bisa menjadi inspirasi saat menyambut hari raya Siwaratri,” pungkas pemilik nama lengkap Ni Wayan Ayu

Ayu Saraswati (kiri) dan Ayu Astra. Yuni Lestari. Ketua Pramusti Bali I Gusti Ngurah Rahman Murthana mengapresiasi dan merasa bangga Kepada Ayu Saraswati yang telah merilis single terbarunya. Sebab, Ayu Saraswati telah lama vakum

di dunia tarik suara. Apalagi, single yang dirilis bertemakan religi yang kini sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama generasi muda. “Lagu ini cukup surprise dan momennya tepat dengan hari Siwaratri. Semo-

Bali Post/win

ga lagu ini bisa menginspirasi generasi muda, karena lagu seperti ini jarang ditemukan di zaman saat ini. Dan lagu ini bisa menjadi jembatan buat Ayu untuk membuat album terbarunya,” harap Rahman. (win)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 15 Januari 2018 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu