Skip to main content

Edisi 13 Mei 2016 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com

Jumat, 13 Mei 2016

No. 89 tahun X

Pengemban Pengamal Pancasila

3 Bocah Tenggelam di Kalimalang BEKASI - BPBD Kota Bekasi tengah melakukan pencarian terhadap sejumlah anak hilang yang diduga tenggelam di aliran Kalimalang Kelurahan Jakasampurna, Bekasi Barat. ‘’Kami sudah memperoleh identitas anak hilang tersebut dari keluarganya dan saat ini sedang dilakukan pencarian di lokasi pertama hilangnya para korban,” kata Petugas Pusat Pengendalian Operasi BPBD Kota Bekasi Aditya Dwi di Bekasi, kemarin. Menurut dia, anak hilang tersebut diketahui bernama Raka (12), Maryono (12), dan satu rekannya yang belum diketahui identitasnya. Korban diketahui hilang sekira pukul 13.00 WIB saat mereka tengah berenang di Kalimalang tepatnya di Kp2 RT05/

RW02 sekitar Jembatan Layang Lingkar Luar Jakarta Jalan KH Noer Alie, Jakasampurna, Bekasi Barat. Selain itu, sejumlah saksi mata kejadian juga melaporkan sempat melihat ada tangan yang meminta tolong dari dalam aliran sungai, namun saat dicari, korban telah hilang. Dikatakan Aditya, pihak keluarga hingga saat ini masih mencari keberadaan korban pascadinyatakan hilang. BPBD Kota Bekasi saat ini telah mengerahkan sekitar 20 anggotanya serta dua unit perahu karet untuk menyisir keberadaan korban di Kalimalang. ‘’Kami cari korban dengan radius sekitar 5 kilometer dari titik hilang hingga ke lokasi bendungan,’’ jelasnya. (ant)

Suluh Indonesia/ant

DIPERIKSA KPK - Tersangka kasus suap di Kemen PUPR Andi Taufan Tiro memasuki Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, kemarin. Anggota F-PAN itu diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pada Kementerian PUPR tahun anggaran 2016.

Mahasiswa Sebut

Reformasi Belum Tuntas Suluh Indonesia/ant

PASAR TERAPUNG - Pedagang tradisional melakukan transaksi jual beli di Pasar Terapung Lok Baintan, Kabupaten Banjar, Kalsel, kemarin. Pasar Terapung Lok Baintan merupakan pasar tradisional di atas jukung (sampan) yang menjual beragam dagangan kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Wapres Sebut

JAKARTA - Mahasiswa Trisakti yang melakukan aksi demonstrasi di depan Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin bermaksud untuk memperingati 18 tahun tragedi Mei 1998 sekaligus menyatakan bahwa tugas reformasi belum tuntas. Sekretaris Senat Universitas Trisakti Dadan Umar Dayhani mengatakan reformasi yang merupakan perjuangan para mahasiswa untuk masa depan ini harus tetap dijaga, sebab yang

berhak hidup di masa depan adalah anak muda. ‘’Nilai ini harus tetap dijaga oleh mahasiswa. Trisakti sebagai nilai perjuangan dan reformasi belum sepenuhnya tuntas. Dan keempat, adalah perlindungan ketenagakerjaan dengan memberikan rasa aman, nyaman dan perlindungan,” ujarnya. Dia juga menegaskan korban Mei 1998 seharusnya diberi penghormatan yang layak dengan pengibaran bendera setengah tiang yang dilaksanakan dalam skala nasional di seluruh Indonesia

dan tak hanya berkibar di lingkungan Universitas Trisakti saja karena mereka merupakan martir reformasi. ‘’Kami berharap bendera setengah tiang ini ada dalam skala nasional seluruh Indonesia karena ini martir reformasi, Trisakti, setiap 12 Mei bertekad mewariskan nilai ini kepada generasi muda seterusnya,” kata dia. Terkait dengan tuntutan utama para mahasiswa dalam aksi tersebut agar Presiden Joko Widodo menyelesaikan seluruh kasus pelanggaran

HAM termasuk Mei 1998, salah satu orator aksi menyatakan mahasiswa dalam kurun waktu maksimal sampai dua minggu, akan mengadakan pertemuan dengan Komnas HAM, Kejaksaan Agung, Sekretariat Negara dan Kemenkopolhukam. ‘’Jadi kawan-kawan sekalian, kita akan ada pertemuan dengan Komnas HAM, Kejaksaan Agung, Sekretariat Negara dan Kemenkopolhukam maksimal dua minggu, jika tidak minggu depan maka minggu depannya lagi,” ujar orator. (ant)

Upaya Pemberantasan Korupsi Timbulkan Ketakutan Berlebihan WAKIL Presiden Jusuf Kalla menyoroti upaya pemberantasan korupsi yang dianggapnya memberikan dampak ketakutan berlebihan di kalangan pemerintah sehingga secara tidak langsung menghambat program pembangunan, baik di pusat maupun daerah. Menurut Wapres, sebagai bagian dari pemerintah, tolong diberikan suatu batasan (pemberantasan korupsi) agar tidak perlu ada ketakutan terlalu besar atau berlebihan. Saat menghadiri acara peluncuran buku berjudul “Sisi Lain Akuntabilitas KPK dan Lembaga Pegiat Antikorupsi: Fakta dan Analisis” karya Prof Romli Atmasasmita, Wapres menginginkan lembaga antirasuah seperti KPK lebih

mendahulukan hal-hal yang berkaitan dengan pemulihan ekonomi negara daripada pencegahan korupsi. ‘’Kita dukung pemberantasan korupsi. Tentu bukan seperti ini sebagai akibat dari banyaknya aturan. Semakin banyak aturan, semakin banyak yang melanggar,” ujarnya. Ia memaparkan beberapa hal yang mendorong kasus korupsi meningkat, di antaranya kenaikan anggaran pendapatan

dan belanja, baik di pusat maupun daerah, sekitar 100 persen setiap lima tahun. Selain itu, aturan hukum korupsi yang makin melebar. ‘’Formula hukum yang makin melebar, maka seakan-akan negara ini jumlah kasus korupsinya besar,” tutur Wapres. Dia sangat setuju pemberantasan korupsi harus keras. Namun, Kalla tidak menginginkan pemberantasan korupsi justru memperlambat program pembangunan untuk kesejahteraan rakyat karena pemerintah takut menggunakan anggaran. ‘’Hari ini bupati dan gubernur tidak bisa bebaskan tanah kalau tidak ada Keppres (Keputusan Presiden). Pembebasan lahan pelabuhan di Jabar, menteri minta Keppres,” ujarnya. Pemerintah, lanjut dia, menghadapi dilema. Proses birokrasi dikurangi, namun aturan bertambah. ‘’Bikin pelabuhan minta Keppres, bikin pembangkit listrik minta Keppres, bangun tol minta Keppres. Akhirnya pembangunan berjalan lambat. Ujung-ujungnya kesejahteraan rakyat telantar,” katanya, menuturkan. Dalam berbagai kesempatan bertemu dengan investor asing yang meminta kepastian hukum, Wapres cukup bangga dengan upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. ‘’Saya bilang kepada mereka, selama 12 tahun di Indonesia ada sembilan menteri yang masuk penjara, 19 gubernur, 46 anggota DPRD, 100 lebih bupati, dan empat ketua umum partai. Begitu juga dengan di yudikatif,” pungkasnya. Untuk diketahui, upaya untuk memberantas korupsi di kalangan eksekutif tidaklah mudah, mengingat mereka yang berniat jahat selalu menggunakan modus yang sulit terpantau. (ant)

Suluh Indonesia/ant

MELAWAN KEKERASAN SEKSUAL - Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri (tengah) bersama Menkum HAM Yasonna Laoly (kedua kiri), Wakil Ketua DPD GKR Hemas (keempat kanan), anggota DPR Melani Leimena Suharli (ketiga kanan) menunjukkan naskah akademik dan draft RUU Penghapusan Kekerasan Seksual saat Deklarasi Indonesia Melawan Kejahatan Seksual di Jakarta, kemarin. Deklarasi tersebut sebagai bentuk reaksi terkait kondisi darurat kekerasan seksual akhir-akhir ini.

Investor Diingatkan

JanganAbaikan Kepentingan Warga KAPUAS HULU Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang (OSO) mengaku prihatin dengan sikap investor yang kerap mengabaikan kepentingan ma-syarakat setempat.. Penegasan tersebut disampaikan Oesman Sapta saat kunjungan kerja di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalbar, kemarin. Dalam kunjungan kerjanya Oesman Sapta melihat secara langsung kondisi RSUD Achmad Dipo-

negero, berdialog dengan Bupati Kapuas Hulu AM Nasir, menerima aspirasi 23 camat dan 238 lurah di aula DPRD Kapuas Hulu, seluruh jajaran SKPD dan meninjau budidaya Ikan Arwana Super Red yang menjadi ikan habitat Danau Sentarum. Kabupaten Kapuas Hulu merupakan salah satu titik perbatasan yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Wilayah tersebut berbatasan dengan Labuan Ulu, salah satu wilayah di wilayah timur

Malaysia. Oesman mengungkapkan infrastruktur di wilayah ini sangat memprihatinkan. ‘’Saya sedih, bayangkan saat tadi mampir ke Rumah Sakit Umum Daerah, ada yang sakit tapi tidak bisa berobat ke sini, karena dokternya nggak ada. Mau operasi, dokter bedahnya nggak ada. Seharusnya perusahaan-perusahaan besar itu punya kontribusi buat daerah sekitar. Tapi anggaran CSR nya saja nggak ada," ujarnya. Menurut Oesman, dengan

penduduk berjumlah 230 ribu penduduk, RSUD Kapuas Hulu sudah tidak layak lagi masuk kategori RS tipe C, tetapi sudah saatnya masuk dalam kategori tipe B. "Investor harusnya bisa didorong. Rakyat 250 ribu jumlahnya masa nggak bisa diperhatikan. Ini kebangetan. Saya mau tegur" katanya. Dia menegaskan sudah saatnya segala hal yang menghambat pembangunan di masyarakat harus dihilangkan. (har)


K ta

Suluh Indonesia, Jumat 13 Mei 2016

2

Kilas Rampok Penumpang Angkot POLRES Metro Jakarta Timur meringkus tiga perampok bermoduskan menyamar jadi sopir dan penumpang angkutan umum yang menyasar penumpang lain. Kapolres Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Polisi Agung Budijono di Jakarta, kemarin mengatakan, para tersangka berpura-pura jadi penumpang. Ketiga tersangka itu yakni Iwan Kurniawan sebagai pimpinan kelompok, Syamsul Hidayat (eksekutor) dan Tomi Sihombing (sopir). Agung menjelaskan para tersangka mengincar korban yang turun dari Stasiun Kereta Api Jatinegara Jakarta Timur dengan berpura-pura sebagai penumpang angkutan umum. Saat penumpang tersisa satu hingga dua orang, tersangka merampok korban yang menumpang angkutan umum Mikrolet 06A jurusan Kampung Melayu-Gandaria. Tersangka membawa mikrolet ke arah UKI Cawang menuju Jalan Tol Jagorawi, selanjutnya pelaku menodong korban menggunakan senjata tajam. (kmb)

Pengedar Narkoba Diciduk PENGEDAR narkoba jenis sabu di minimarket Jalan KH Abdullah Safei, Tebet, Jakarta Selatan, dibekuk polisi, kemarin. Pria berinisial RW (32) ini ditangkap polisi saat hendak bertransaksi dengan pelanggannya. Kanit Reskrim Polsek Tebet, AKP Mudiran mengatakan, penangkapan berawal dari laporan masyarakat terkait adanya peredaran narkoba di kawasan Jalan KH Abdullah Safei. Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa pelaku RW kerap mengedarkan barang haram itu di minimarket itu. Setelah mengantongi identitas pelaku, polisi membuntutinya hingga ke minimarket. Polisi langsung membekuk pelaku di dalam minimarket. Bersama dengan pelaku, polisi juga mengamankan tiga bungkus narkoba jenis sabu di kantong jaketnya. Menurut Mudiran, pelaku itu biasa bertransaksi di minimarket. Kami lalu membututi pelaku. (kmb)

Penyuluhan HIV/AIDS PUSKESMAS di Kepulauan Seribu Utara memiliki klinik khusus penyuluhan penyebaran virus HIV/ AIDS orangtua ke balita. Klinik ini dibuat agar warga dapat melakukan pencegahan lebih dini. Edwin, Kepala Puskesmas Kepulauan Seribu Utara, kemarin mengatakan, utamanya adalah penyuluhan bagi orang tua Balita dengan HIV/AIDS yang meliputi pemahaman pola asuh dan pencegahannya. Edwin menambahkan, penderita HIV/AIDS klinik akan mendampingi pasien hingga merekomendasikan rujukan jika diperlukan untuk dirujuk di RS atau penanganan intensif lebih lanjut. Di Puskesmas Kecamatan Kepulauan Seribu Utara juga memiliki berbagai macam program unggulan seperti pengobatan kesehatan jiwa, penyakit menular, penyakit tidak menular seperti hipertensi dan kencing manis. (kmb)

Suluh Indonesia/ant

PENGHAPUSAN ATURAN THREE IN ONE - Petugas Dishub Pemprov DKI Jakarta membalik spanduk peraturan 'three in one' di Jalan Imam Bonjol, Jakarta, kemarin. Sistem lalu lintas 'three in one' di Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin dihapuskan mulai Senin (16/5).

Pilgub DKI Jakarta

PNS Harus Netral JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan surat edaran (SE) Nomor 22 Tahun 2016 tentang Netralitas Aparatur Sipil Negara Dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Tahun 2017. Surat edaran yang ditandatangani Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah pada Selasa (10/5) itu bertujuan agar Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja di Pem-

prov DKI Jakarta dapat menjaga netralitasnya dan bekerja secara profesional sehingga tidak terlibat dalam proses Pilgub 2017 mendatang. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kebangkesbangpol) DKI Jakarta, Ratiyono mengatakan, surat edaran itu menindaklanjuti keinginan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, agar PNS DKI tidak terlibat politik maupun bergabung

dengan partai politik. ‘’Pada awal tahun 2016, Pak Basuki saat melantik pejabat DKI mengutarakan seluruh PNS harus kerja profesional, tidak berpolitik. Nah, tindak lanjutnya dituangkan ke dalam surat edaran ini,” katanya di ruangan Bakesbangpol DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, kemarin. Ia menjelaskan dalam surat edaran dipaparkan, jika PNS terlibat berpolitik menjadi ang-

gota ataupun pengurus politik akan dikenakan sanksi. Hal itu sesuai dengan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentan Aparatur Sipil Negara, Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri tanggal 4 Agustus 2015 nomor 270/4211/SJ tentang Netralitas Pegawai Aparatur Sipil Negara dan Larangan Penggunaan Fasilitas Pemerintah Daerah

Dalam Masa Kampanye Pemilihan Kepala Daerah. Kemudian ada juga Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tanggal 22 Juli 2015 Nomor B/2355/ M.PANRB/07/2015 tentang Netralitas ASN dan Larangan Pengunaan Aset Pemerintah Dalam Pemilihan Kepala Daerah Serentak menjadi dasar hukum terbitnya surat edaran itu. (kmb)

Empat Pasar di Jaktim

Belum Bebas Zat Berbahaya JAKARTA - Petugas gabungan kembali mengamankan sejumlah produk panganan yang mengandung zat kimia berbahaya, saat merazia lima pasar tradisional, di Jaktim. Dari 360 sampel makanan yang diuji, enam jenis produk panganan mengandung zat kimia yang berbahaya bagi kesehatan. Razia yang dipimpin Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Husein Murad menyasar ke lima pasar. Yakni Pasar Jatinegara, Rawamangun, Palmeriam, Pramuka dan Pasar Am-

pera. Razia melibatkan unsur Sudin Kelautan, Perikanan dan Ketahanan Pangan (KPKP), Satpol PP, Sudin Kesehatan, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) DKI dan unit terkait lainnya. Murad mengatakan, dari lima pasar yang dirazia, pihaknya mengambil 360 sampel produk pangan. Mulai dari produk makanan olahan mentah, produk pertanian hingga peternakan. Selanjutnya, dari 360 sampel yang diuji, ada enam jenis produk yang positif mengand-

ung zat kimia berbahaya, seperti formalin, pestisida dan rodhamin B. Zat berbahaya tersebut ditemui di Ikan tuna, kue mangkok, tahu putih, mie bogor, cumi kering dan ikan asin jambal roti. ‘’Razia kita gelar untuk menekan peredaran produk pangan berbahaya. Ternyata masih saja ditemukan pangan berbahaya. Warga harus waspada dengan produk pangan,” ujarnya. Sementara Kepala Seksi Ketahanan Pangan Sudin KPKP Jakarta Timur, Halimah mengatakan, dari lima pasar yang dira-

zia, hanya Pasar Ampera yang tidak ditemukan panganan mengandung zat berbahaya. Seperti Pasar Jatinegara, ditemukan tomat dan cabe merah besar mengandung pestisida. Kemudian, cumi, tahu somay dan mie Bogor mengandung formalin. ‘’Tahu berformalin ditemukan di Pasar Rawa Mangun dan Pasar Palmeriam. Sedangkan di Pasar Pramuka ditemukan ikan asin jambal roti dan tuna yang mengandung formalin,” tandasnya. (kmb) Suluh Indonesia/ant

FKDM Diminta Siaga Antisipasi Kerawanan Pemilukada JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat meminta Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) meningkatkan kesiagaan mengantispasi kerawanan sosial. Apalagi, saat memasuki tahapan Pemilukada Juni nanti, diperkirakan rawan gesekan yang memicu konflik sosial. ‘’FKDM merupakan mitra strategis untuk membuat situasi Jakarta aman. Terutama menjelang tahapan pemilukada,” ujarnya, saat pembekalan dan pengarahan pada pertemuan koordinasi kesiagaan dan kewaspadaan anggota FKDM Kota Jakarta Pusat, di Kantor Wali Kota Jakpus, kemarin. Karena itu, dalam menghadapi tahapan Pemilukada, Djarot meminta FKDM bisa mendeteksi dini hal yang bisa merugikan masyarakat. Menurutnya jangan sampai ada konflik sosial yang dapat memecah toleransi kemasyarakatan. ‘’Terutama jika ada yang mendirikan posko diwilayah itu kita dengar sudah ada pro dan kontra. Boleh mendirikan posko namun tetangganya harus meny-

etujui juga,” katanya. Menurutnya jika memang ada indikasi yang dapat menyebabkan kerawanan agar FKDM segera berkoordinasi

dengan aparat setempat. Menurutnya memang mendirikan posko untuk calon perorangan dan politik diatur dalam undang-undang. ‘’Kita antisi-

pasi kerawanan yang mungkin terjadi saja, jangan ada unsur pemaksaan di masyarakat yang berpotensi konflik sosial,” tandasnya. (kmb)

PENGOSONGAN PERUMAHAN TNI - Warga menangis saat prajurit TNI membongkar dan mengosongkan beberapa rumah di kawasan perumahan TNI, Pesanggrahan, Jakarta, kemarin. Sejumlah rumah dinas di kawasan tersebut dikosongkan dan dibongkar petugas karena akan digunakan kembali oleh anggota TNI yang baru.

Pemprov DKI Jakarta

Segera Tertibkan Tenda Pasar Ikan PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta akan menertibkan tenda yang berdiri di lokasi bekas reruntuhan bangunan yang direlokasi di Pasar Ikan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Suluh Indonesia/ant

OPERASI LINTAS JAYA - Petugas lalu-lintas Polda Metro Jaya menilang pengendara yang tidak memiliki SIM saat Operasi Lintas Jaya di Lebak Bulus, Jakarta, kemarin. Razia gabungan Kepolisian, Dishub DKI dan Denpom TNI tersebut bertujuan untuk mengantisipasi kejahatan jalanan serta tertib lantas.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama yang akrab dipanggil Ahok di Jakarta, kemarin mengatakan, akan ada solusi, tapi biarin dulu yang mestinya ditertibkan. Logikanya begini mereka mengklaim kalau kawasan itu dari dulu sudah ada kampung. Termasuk beberapa tenda yang diberi oleh Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto kepada warga yang bertahan di kawasan penggusuran itu. Menurutnya kalau mengklaim kampung itu tidak masuk akal, karena adanya bangunan pasar

heksagonal di tengah-tengahnya kosong dan dibangun rumah, sedangkan kawasan Akuarium LIPI dipindahkan dari kawasan itu 1984. ‘’Berarti rumah-rumah yang kami bongkar itu dibangun di atas tahun 1980-an. Terus yang kami bongkar punya siapa tembok pinggir panjang-panjang, itu punya PD Pasar Jaya, kami punya sertifikat,” kata Ahok. Dan pasar heksagonal mau dibahas dulu, selanjutnya mau dibuat apa. Bisa buat orang dagang di Pasar Ikan dan akan dibuat tanggul. Ahok menegaskan yang dibongkar tersebut adalah rumah-rumah liar yang dibangun di kawasan

Sunda Kelapa. Pemprov DKI juga memberikan solusi terbaik bagi warga yang telah bermukim sejak lama dan memiliki rumah tinggal di lingkungan RT 001, 002, 011 dan 012 di RW 04 Pasar Ikan untuk mendapatkan hunian layak di rumah susun (rusun) Marunda dan Rawa Bebek. Saat dilakukan penggusuran pada Senin pagi (11/4), ratusan warga Pasar Ikan mencoba menolak dan bertahan. Bahkan petugas pengamanan gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Polisi dan TNI sebanyak 4.218 personel melakukan upaya paksa dengan membawa beberapa warga ke dalam bus yang telah disediakan. Petugas pengamanan gabungan juga sempat mengamankan aktivis perempuan, Ratna Sarumpaet saat terjadinya penolakan oleh warga yang mencoba bertahan. (kmb)


Metr politan

Suluh Indonesia, Jumat 13 Mei 2016

3

LPIKP Rekomendasikan

Kelembagaan KPK Direformasi JAKARTA - Lembaga Pengkajian Independen Kebijakan Publik (LPIKP) merekomendasikan reformasi kelembagaan KPK untuk memaksimalkan kinerja lembaga antirasuah itu. ‘’Sejak didirikan tahun, kinerja KPK belum maksimal, terutama dalam pengembalian kerugian keuangan negara,” kata Direktur LPIKP Romli Atmasasmita di Jakarta, kemarin. Berbicara dalam bedah buku karyanya sendiri berjudul “Sisi Lain Akuntabilitas KPK dan Lembaga Pegiat Antikorupsi: Fakta dan Analisis” yang dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, dia menyebutkan bahwa dalam periode 2009-2014, KPK hanya mampu menyetorkan uang kerugian

negara akibat korupsi senilai Rp722,7 miliar. ‘’Padahal dana yang dialokasikan untuk kegiatan-kegiatan KPK selama periode tersebut mencapai Rp1,3 triliun,” ucap Romli. Sementara kepolisian mampu mengembalikan kerugian negara sebagai pendapatan negara bukan pajak (PNBP) pada periode yang sama telah mencapai Rp3 triliun, sedangkan kejaksaan Rp6 triliun. Dia mengamati bahwa pemberantasan korupsi selama ini hanya menciptakan ketakutan yang mengakibatkan minimnya serapan dana pembangunan, bukan sebagai upaya yang menjerakan pelakunya.

Oleh sebab itu pula, LPIKP merekomendasikan perubahan kebijakan hukum pemberantasan korupsi. ‘’Butuh orientasi baru. Dari yang semula pemberantasan korupsi menitikberatkan pada fungsi penindakan menjadi fungsi pencegahan,” ujarnya. Ia juga mendorong KPK melalukan kerja sama dengan lembaga lain dan masyarakat tanpa membedakan fungsi dan peranan setiap institusi. Revisi UU KPK, lanjut dia, juga diperlukan guna memberikan flelsibilitas atas tindakan pencegahan tanpa mengurangi koordinasi dan supervisi serta penindakan yang sudah dilakukan. (ant)

Suluh Indonesia/ant

MENGHADAP PRESIDEN - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (kanan) didampingi Sekjen Partai Golkar Idrus Marham (kiri) meninggalkan Istana Merdeka usai menghadap Presiden Joko Widodo untuk membicarakan Munaslub Partai Golkar, Jakarta, kemarin. Aburizal menyampaikan undangan untuk penyelenggaraan Munaslub di Bali, 14-16 Mei 2016.

Mendagri Ingatkan

Kekerasan Seksual Anak

Status Darurat

Pemda Fokus Bangun Infrastruktur JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengingatkan kepada jajaran pemerintah daerah untuk fokus pada pembangunan infrastruktur di daerah masing-masing, baru kemudian mengembangkan kreativitas di bidang lain. Hal itu disampaikan Mendagri dalam menjabarkan maksud dan keinginan Presiden Joko Widodo bagi pembangunan daerah. ‘’Sebagaimana arahan

Bapak Presiden, kepala daerah dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan darshnua fokus pada satu atau dua program. Lebih baik fokus ke pembangunan infrastruktur, baru kemudian bidang lain,” kata Tjahjo di Jakarta, kemarin. Program pemerintah daerah untuk pembangunan, lanjut Tjahjo, sebaiknya dilakukan secara bertahap, namun konsisten. Hal itu supaya manfaat

pembangunan dapat dirasakan bagi masyarakat daerah setempat. ‘’ Dengan demikian ‘output’-nya pun tampak dan kontrol pembangunan terukur langsung oleh kepala daerah. Sehingga, anggaran (daerah) itu jangan dibuat program secara keseluruhan di semua sektor,” jelasnya. Jika pemda menggunakan pola pikir pembangunan di segala bidang, tanpa mengklas-

ifikasikan bidang yang mendesak, maka hasilnya tidak akan terfokus. Pada penutupan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) di Manado, Rabu (11/5), Presiden Joko Widodo mengajak seluruh pemerintah daerah, baik provinsi, kabupaten dan kota untuk membangun ciri khas daerah atau “Brand Positioning Focus”.

Hal itu dimaksudkan agar daerah memiliki ciri khas dan karakteristik yang dapat membawa nilai lebih, khususnya di sektor ekonomi, bagi masyarakat daerah tersebut. Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla juga pernah menyerukan agar pemerintah daerah dapat meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam mengelola produk-produk lokal. (ant)

Jakarta - Ketua Komisi VIII DPR Saleh Partaonan Daulay mengatakan kekerasan seksual pada anak sudah semakin memprihatinkan dan sudah dapat dikategorikan sebagai situasi darurat sehingga perlu penanganan khusus dan tindakan cepat. ‘’Desakan masyarakat agar pemerintah dan DPR melakukan revisi peraturan perundangan terkait kekerasan seksual pada anak perlu segera ditindaklanjuti,” katanya di Jakarta, kemarin. Saleh mengungkapkan keprihatinannya di saat kisah sedih dan pilu Yy dari Rejang Lebong masih diperbincangkan masyarakat, muncul kembali kasus pemerkosaan disertai pembunuhan anai usia 2,5 tahun di Cibungbulang, Kabupat-

en Bogor. Karena itu, Saleh mendesak pemerintah segera melakukan langkahlangkah cepat yang diperlukan. Selain agenda revisi aturan hukum, pemerintah juga diharapkan dapat menggunakan seluruh kekuatan yang ada dalam membangun suatu gerakan nasional siaga kekerasan seksual pada anak. Saleh menilai seluruh elemen masyarakat perlu dilibatkan dalam upaya tersebut. Ketahanan paling kokoh untuk mencegah kejadian serupa terulang adalah keluarga dan masyarakat sekitar. ‘’Perlu ada kesadaran kolektif akan bahaya kekerasan seksual pada anak. Dari sisi dampaknya, kekerasan seksual tidak kalah berbahayanya dibandingkan narkoba,’’ katanya. (ant)

Informasi di Papua

Harus Lebih Terbuka

Suluh Indonesia/ant

INDONESIA RAIH LISENSI FLEGT UN EROPA - (dari kiri) Menlu Retno Marsudi, Menteri LHKSiti Nurbaya, Mendag Thomas Lembong dan Menperin Saleh Husin menunjukkan poster usai memberikan keterangan pers terkait lisensi Forest Law Enforcement, Governance and Trade (FLEGT) Uni Eropa di Kementerian LHK Jakarta, kemarin. Indonesia menjadi negara pertama yang mendapatkan lisensi FLEGT ekspor produk kayu ke-28 negara di Uni Eropa berkat komitmennya dalam menjaga perdagangan kayu legal selama 15 tahun.

Megawati Inginkan

Saatnya Wanita Menjadi Lebih Kuat PRESIDEN Republik Indonesia ke-5 Megawati Soekarno Putri menginginkan agar wanita Indonesia menjadi lebih kuat sehingga bisa terhindar atau membela diri jika mendapat kekerasan seksual dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Megawati dalam sebuah diskusi bertajuk “Indonesia Melawan Kekerasan Seksual” di Jakarta, kemarin mengatakan, dirinya suka gemas jika lihat wanita yang lembek. Bukan berarti tidak dandan atau kelaki-kelakian, bukan seperti itu. Tapi yang bisa membela dirinya. Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) itu menyarankan, akan sangat membantu apabila kaum perempuan berlatih bela diri sehingga memiliki perlindungan dari tindak kekerasan apapun. ‘’Atau minimal punya semprotan merica (pepper spray) seperti

yang dimiliki Polisi untuk jaga diri. Kita harus lebih peduli dan ajari anak-anak untuk waspada, sehingga peristiwa seperti Yuyun tidak terjadi lagi,” tutur Megawati, menambahkan. Sehubungan dengan peristiwa pemerkosaan dan pembunuhan yang terjadi di Bengkulu itu, Megawati menceritakan bahwa dirinya meminta kepada para cucunya agar lebih waspada dan jangan bepergian seorang diri sehingga ada pengawasan yang bisa dilakukan dengan mudah. Selain itu, Megawati juga meminta kepada para orang

Megawati Soekarno Putri

tua, khususnya kaum ibu, agar mau memberitahu dan memberi pemahaman kepada anakanak mengenai bahaya kekerasan seksual. ‘’Apa susahnya menyampaikan seperti itu? Menjaga keamanan dan membela harga diri adalah hak kita,” kata Megawati dengan tegas. Sementara itu dalam

kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komnas Perempuan Budi Wahyuni mengatakan, tindakan kekerasan seksual tidak hanya sebatas pemerkosaan, namun juga berupa pemaksaan berhubungan intim, penyiksaan seksual, hingga perbudakan seksual dan lain sebagainya. Ia pun memaparkan, hingga saat ini akses korban untuk mendapatkan pembelaan dan proses di jalur hukum masih buruk, terlebih hingga tahap mendapatkan kebenaran. ‘’40 persen kasus yang dilaporkan berhenti di kepolisian, 10 persen sampai ke pengadilan. Sisanya hanya diselesaikan dengan cara mediasi,” ucap Budi, memaparkan. Ia menambahkan, kejahatan seksual tidak boleh terjadi dan kompleksnya masalah tersebut menekankan agar dibentuk sebuah peraturan tegas untuk menindak kejahatan jenis tersebut. (ant)

JAKARTA - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) meminta pemerintah untuk lebih membuka akses informasi dan menjamin kebebasan berpendapat di Papua. ‘’Selama akses masyarakat Papua untuk mendapat informasi, berpendapat dan berkumpul masih dibatasi maka hal yang terjadi pada Timor Leste dapat terjadi pula di Papua,” kata Sekretaris Jenderal AJI Arfi Bambani Amri di Jakarta, kemarin. Dia mengatakan pemerintah saat ini telah membuka akses bagi wartawan asing untuk datang dan meliput keadaan di Papua. Tetapi dalam praktiknya, wartawan yang da-

tang ke Papua masih harus melalui prosedur. Dia juga mengatakan wartawan asli Papua masih didiskriminasi. ‘’Wartawan asli Papua juga kesulitan menjalankan tungasnya sebagai jurnalis. Kalau mereka meliput sering kali dianggap pro kemerdekaan,” kata dia. Sementara itu, Jaringan Damai Papua (JDP) mengatakan kebebasan berserikat di Papua belum terjamin karena pada 2 Mei lalau sebanyak 2024 orang ditangkap karena mendukung United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) diterima sebagai anggota penuh Melanesian Spearhead Grup (MSG). (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Jumat 13 Mei 2016

4

Kekerasan Seksual Anak

Keluarga Korban Minta Pelaku Dihukum Mati

Suluh Indonesia/ant

ALAT PENDETEKSI BANJIR SEDERHANA - Guru memberikan penilaian kepada para siswa SD yang membuat alat pendeteksi banjir sederhana di Lapangan SD Insan Kamil, Kota Bogor, kemarin. Kegiatan membuat alat pendeteksi banjir sederhana yang merupakan ujian praktek IPA untuk kelas 6 sebelum Ujian Nasional tersebut untuk melatih siswa mengembangkan daya kreativitas dalam bidang sains dalam kehidupan.

BOGOR – Ratusan pelajar dan guru dari Sekolah Islam Terpadu (SIT) Birrulwaalidain Bogor melakukan aksi keprihatinan terhadap maraknya kasus kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur yang terjadi akhir-akhir ini. Aksi keprihatinan tersebut mereka lakukan di depan sekolahnya, di Jalan Raya Parakan Jaya, Kelurahan Semplak, Bogor, kemarin. Pemerhati anak, sekalaigus Ketua Yayasan Perguruan Birrulwaalidain, Drs. H. Memed Jalaudin dalam orasinya menyampaikan, bahwa Budiansyah (26 th), tersangka pelaku pemerkosaan dan pembunuhan terhadap LN bocah berusia 2,5 tahun, warga Cibungbulang Kabupaten Bogor sudah sepantasnya dijatuhi hukum seberat mungkin, untuk memebrikan efek jera bagi pelaku dan masyarakat luas agar kasuskasus kekerasan seksual dan pembunuhan terhadap anak dibawah umur ini tidak terulang kembali. ‘’Kami keluarga besar Perguruan Birrul

Waalidain bersama seluruh insane pendidikan di Bogor mengutuk dan mengcam keras perbuatan tersangka yang memperkosa dan membunuh bocah itu,” kata Memed. Kasus pemerkosaan dan pembunuhan terhadap LN yang terjadi di Bogor sudah seharunya menjadi perhatian serius dari semua pihak, khususnya bagi para orang tua,guru dan aparat di Pemerintahan Kabupaten Bogor agar lebih perduli dan tanggap terhadap prilaku anak dan lingkungan sekitar. “Kemarin baru saja tersiar kabar ada pelajar diperkosa rame-rame oleh 12 orang hingga meninggal, kemudian di Bogor terjadi kasus perkosaan dan pembunuhan terhadap anak 2,5 tahun, kemudian masih banyak lagi kasus kekerasan seksual pada anak lainnya yang terjadi di negari ini. Kondisiini membuktikan bahwa saat ini kita benar-benar sudah darurat kekarasan seksual pada anak,” katanya. (bas)

Siswi SD Jatiasih

Kilas Pengedar Shabu Ditangkap BANDAR narkotika jenis shabu dibekuk Satuan Reserse Narkoba Polres Kota Tangsel, kemarin. Gerakgerik ZE (63), sudah lama dicurigai petugas lantaran terindikasi kuat menjadi pengedar narkoba jenis sabu. Kepala Sub Bagian Humas Polres Kota†Tangsel, Ajun Komisaris Mansuri kemarin mengatakan, menurut informasi masyarakat rumah tersangka sering didatangi tamu asing. Mansuri mengatakan, setelah mendapat laporan polisi langsung melakukan pengintaian ke kediaman tersangka di perumahan Puri†Serpong 1, Kecamatan Serpong. Mansuri menambahkan, polisi†langsung mendatangi tempat kejadian perkara dan melakukan penggeledahan rumah tersangka ZE. Kerja keras polisi pun membuahkan hasil setelah ditemukan barang bukti. Di kantong jaket tersangka yang digantungkan di dinding kamar tersangka. Adapun barang bukti sabu milik ZE yang disita petugas ada 7 tujuh bungkus. Total jumlah barang bukti narkoba jenis sabu yang dikuasai oleh tersangka ada sebanyak 38,968 gram. Saat ini sedang dikembangkan, untuk menangkap tersangka lainnya. (nov)

Alami Pelecehan Seksual BEKASI - Polsek Jatiasih Kota Bekasi telah memperoleh gambaran fisik pelaku tindakan asusila terhadap siswi sekolah dasar berinisial PT (12) pada Senin (9/5). ‘’Pelakunya diduga kuat masih warga Bekasi. Kita sudah dapat cirinya dan sedang kita kejar,” kata Kapolsek Jatiasih Kompol Aslan di Bekasi, kemarin. Menurut dia, ciri pelaku yang digambarkan oleh sejum-

lah saksi merupakan pria dewasa dengan tubuh kurus, kulit hitam, tingginya sedang dan berambut ikal. Ciri tersebut, kata dia, diungkapkan oleh keluarga korban saat tengah menjalani pemeriksaan di Mapolsek Jatiasih. Pihaknya sejauh ini telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di sebuah kebun kosong RT03/05 Kam-

pung Cakung, Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih. Dikatakan Aslan, pihaknya telah membentuk tim khusus untuk menangkap pelaku yang saat ini tengah disebar ke sejumlah lokasi pengejaran. ‘’Pelaku masih berpindah-pindah tempat. Mudah-mudahan dalam waktu dekat tertangkap,” katanya. Korban PT (12) sebelumnya mengalami tindakan pelece-

Pertama di Indonesia

AJUN Komisari Besar Polisi Harry Kurniawan akhirnya resmi menjabat sebagai Kapolresta Depok baru. Untuk memjaga kemanan dan ketertiban di wilayah Kota penyangga ibu kota tersebut, Kapolres mengaku telah menyiapkan sederet program kerja dengan melakukan pembenahan di internal. Harry mengatakan, dirinya akan fokuskan pada pembenahan internal terlebih dahulu, terutama saya mohon dukungannya pada rekan-rekan. Untuk siap melayani, warga selama 24 jamHarry usai melakukan pisah sambut dengan Komisaris Besar Dwiyono, yang menjabat sebagai Kapolresta Depok. Selain itu, Harry juga mengaku bakal lebih memperhatikan beberapa kasus yang ada di wilayah Kota Depok yang hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah. Salah satunya, misteri pembunuhan mahasiswa Universitas Indonesia, Akseyna Ahad Dori. kasus yang sampai saat ini belum terungkap di Depok, piohaknya akan melakukan pendalaman. Termasuk juga kasus Akseyna, mahasiswa UI. (jif)

Minum Susu Massal

KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA

SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan

Kampung Cakung RT 3/5, Jatisari, Jatiasih, Kota Bekasi. ‘’Pelaku melakukan pelecehan pada korban dengan cara mengancam dengan cutter dan golok yang dibawa pelaku,” kata keluarga korban. Pascakejadian itu, pelaku pun melepas korban untuk pulang dan langsung melarikan diri. Kasus tersebut saat ini ditangani Kepolisian Sektor Jatiasih. (ant)

BPN Tangsel Gelar Sensus Pertanahan

Kapolres Depok Dilantik

TAK kurang dari 750 Siswa Sekolah Dasar (SD) di tiga Kecamatan, Kota Depok, di undang minum susu dan makan telur bersama walikota secara gratis di halaman depan gedung Dibaleka 2, Balaikota Depok, kemarin. Walikota Depok, Mohammad Idris mengatakan kegitan yang diberi nama GERIMIS Telur (Gerakan Intensif Minum Susu dan Makan Telur) merupakan inisiatif Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Depok guna mewujudkan perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) terhadap gizi anak Kota Depok. Idris mengatakan, untuk mempersiapkan anak-anak yang hebat, kami sangat perhatian terhadap gizi yang akan meningkatkan kecerdasan anak sekaligus mencetak anak yang cerdas. Selain itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Etty Suryahati menuturkan, GERIMIS Telur juga dapat memberi pembelajaran bagi siswa untuk memahami dan membiasakan diri menerapkan pola makan yang Bergizi, Berimbang, Beragam, Sehat, dan Halal (B2Sah). (jif)

han seksual oleh orang yang tidak dikenal sepulang sekolah. Korban dibohongi oleh pelaku yang berpura-pura menanyakan alamat rumah karena tersasar. Korban pun langsung menolong pelaku dengan mengantarnya ke alamat tujuan menggunakan sebuah sepeda yang biasa dibawa korban ke sekolah. Namun korban justru dibawa ke sebuah kebun kosong

Suluh Indonesia/jif

MINUM SUSU MASSAL - Ratusan siswa di tiga Kecamatan Kota Depok menyantap telur dan susu di halaman depan gedung Dibaleka 2 Depok, kemarin.

TANGSEL - Untuk pertama kalinya di Indonesia, BPN Kota Tangsel dan Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) setempat mengadakan Sensus Pertanahan. Sensus ini merupakan pendataan tanah secara yuridis dan fisik secara keseluruhan di wilayah Kecamatan Ciputat yang juga melibatkan Kecamatan, Kelurahan, RT/RW dan para Karang Taruna setempat. ‘’Tujuan dari sensus pertanahan ini adalah untuk mendata seluruh kepemilikan tanah yang ada di Kota Tangsel, khususnya Kecamatan Ciputat yang terbagi atas penggunaan, pemanfaatan dan kepemilikan tanah agar tidak lagi terbit sertifikat ganda,” ungkap Kepala Kantor BPN Kota Tangsel, Alen Saputra di Tangsel, kemarin. Alen mengatakan, dengan wilayah yang sedang berkembang dan baru terbentuk, Kota Tangsel juga sebagai penyangga Ibukota Jakarta. Oleh sebab itu, pelayanan akan dituntut untuk semakin cepat dan

apa yang diminta masyarakat agar cepat terdata agar cepat dalam pembuatan sertifikat. Alen menambahkan nantinya akan ada 57.000 bidang tanah yang akan di sensus di wilayah Kecamatan Ciputat. Namun, menurutnya baru seminggu berjalan sudah ada 1500 yang terdata. Untuk melakukan sensus pertanahan ini, sambung Alen, ada tahapan yang harus diisi oleh pemilik tanah, seperti mengisi kuisioner yang akan dilakukan oleh petugas sensus. Jika tahun ini wilayah Ciputat berhasil, maka nantinya akan ada tiga kecamatan lagi yang akan dilakukan sensus pertanahan. ‘’Jadi tanahtanah perumahan, perdagangan, fasos-fasum, membayar PBB dan sengketa atau tidak bisa terlihat dari data yang diperoleh. Kemudian, kalau belum ada yang memiliki sertifikat, kami akan berkomunikasi dengan Pemda untuk anggarkan sertifikat secara gratis,’’ pungkasnya. (nov)

Disnakersostran Bogor

Tingkatkan Kemampuan Pekerja Sektor Jasa DINAS Tenaga Kerja Sosial dan Transmigrasi Kota Bogor, Jawa Barat menyiapkan tenaga kerja di sektor jasa agar dapat memenuhi kebutuhan lapangan pekerjaan yang dominan dibutuhkan saat ini. Kadisnaker Sostran Bogor Annas S Rasmana di Bogor, kemarin mengatakan, pertumbuhan ekonomi di Kota Bogor didominasi sektor jasa yang berkembang pesat selama kurun waktu lima tahun terakhir. Peluang kerja terbuka di sektor ini, dibandingkan industri. Annas mengatakan, selama lima tahun terakhir pertumbuhan sektor jasa di Kota Bogor cenderung meningkat. Ada penambahan lima rumah sakit

baru, 15 hotel/penginapan baru, dan 30 restoran atau kafe. Menurutnya, kondisi ini berbeda dengan pertumbuhan industri di Kota Bogor yang sejak 30 tahun terakhir tidak mengalami penambahan pabrik baru. Justru dari 11 pabrik yang ada, salah satu akan tutup yakni pabrik garmen Krakatau. Tantangan yang dihadapi Pemerintah Kota Bogor saat ini lanjutnya adalah pemutusan kerja yang akan menambah jum-

lah penggangguran di Kota Bogor. Saat ini angka pengangguran yang ada berdasarkan pengajuan kartu kuning di Disnakersostran sebanyak 17 ribu orang. Jumlah tersebut bila ditambah dengan angka pengangguran yang ada di lapangan menjadi dua kali lipatnya yakni sekitar 32 ribu orang termasuk pekerja yang di PHK. ‘’Dari satu juta penduduk Kota Bogor, angka pengangguran sekitar empat persen. Sedangkan angkatan kerja kita sebesar lima persen atau sekitar 670 hingga 700 ribu orang pekerja,” katanya. Ia mengatakan, dari 700 ribu angkatan kerja, sekitar 60 persen adalah lulusan SMA, dan

hanya 25 persen yang lulusan Sarjana Strata Satu. Untuk mengantisipasi bertambahnya jumlah penggangguran di Kota Bogor, lanjut Annas, upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota adalah penanganan di sektor hilir yakni memastikan hak para pekerja yang dirumahkan tersalurkan dan pengalihan sektor pekerja. “Karena sektor ekonomi saat ini bergerak ke sektor jasa, kami berupaya meningkatkan kapasitas pekerja di sektor tersebut,” katanya. Disnakersostran memiliki Balai Latihan Kerja (BLK) yang selama 10 tahun terakhir bertugas memberikan pelatihan keterampilan kepada masyarakat

maupun pekerja yang kehilangan pekerjaannya. Pelatihan yang diberikan berupa pelatihan otomotif, kecantikan, perhotelan dan tata boga. ‘’Kami juga bekerja sama dengan 40 perusahaan sebagai tempat magang mereka yang sudah mengikuti pelatihan di BLK,” katanya. Setiap tahun BLK melatih sekitar 280 orang peserta pelatihan. Mereka mengikuti pelatihan selama tiga bulan, lalu dimagangkan selama dua bulan di perusahaan mitra yang sudah menjalin kerja sama dengan Disnakersostran. ‘’Banyak dari pekerja yang kita latih di BLK direkrut langsung oleh perusahaan,’’ katanya. (ant)


pini

Suluh Indonesia, Jumat 13 Mei 2016

F OKUS Kesenjangan Pembangunan dan Masyarakat Pinggiran RAGEDI Yuyun, anak sekolah menengah di Bengkulu, boleh dikatakan sebagai cermin kegagalan kita dalam mensistematika pembangunan nasional. Mengapa disebutkan soal sistematika tersebut? Dalam proses pembangunan di negara berkembang, pokok yang menjadi perhatian paling utama adalah masyarakat yang terpinggirkan. Dalam arti, mereka yang tidak mendapatkan fasilitas seperti yang dinikmati oleh masyarakat lain yang telah menerima. Di negara berkembang, orang yang berpredikat seperti ini banyak yang ada di pelosok, jauh di perkotaan. Untuk itulah pembangunan itu harus sistematis, memerlukan perencanaan sosial yang tinggi, dengan menyerap berbagai aspirasi dari masyarakat. Apa yang kita lihat pada tragedi yang menimpa Yuyun, sungguh menyesakkan. Dia adalah orang miskin, berjalan sendirian hampir satu kilometer untuk sekolah, dengan orangtua yang bekerja jauh sampai puluhan kilometer dan lokasi sekolahnya sepi. Kondisi itulah yang membuat Yuyun terkena tragedi tersebut. Ini adalah cermin kurang meratanya pembangunan di Indonesia. Kalau kita mau jujur, cara untuk melihat kesenjangan pembangunan ini gampang. Lihat saja menterengnya pembangunan di kota, entah Jakarta, Surabaya atau Denpasar. Lalu cobalah kita berkendaraan satu jam dari pinggiran kota tersebut. Akan terlihat bagaimana kontrasnya pembangunan itu. Di Kabupaten Badung, Bali, misalnya, fenomena ini sangat jelas. Badung bagian selatan kontras mentereng dengan Badung bagian utara. Bahkan di Badung bagian selatan pun masih dijumpai kemiskinan. Jadi, apa yang harus kita ambil hikmah dari tragedi yang menimpa Yuyun ini? Dari sisi pembangunan, kita mesti benar-benar mengkaji ulang strategi pembangunan. Harus mengambil banyak pendapat dan masukan dari masyarakat. Dan yang sesungguhnya paling penting adalah dua pilar dari komponen sistem sosial yaitu pemerintah (elite) dengan kelas menengah. Keduanya harus mampu menyinergikan diri. Pemerintah adalah pihak manajerial, pembuat keputusan dan kebijakan dalam proses pembangunan. Kelas menengah adalah dia yang menjalankan keputusan tersebut. Secara khusus boleh disebutkan para pemegang dan pelaksana proyek, yang mungkin merupakan pihak swasta. Pemerintah harus mampu membuat keputusan untuk menggeser pembangunan itu ke pedesaan dan pedalaman dan pihak kelas menengah juga bersedia melakukan pembangunan di pedalaman. Atau membiarkan tumbuhnya kelas menengah baru yang berdomisili di pedalaman. Inilah yang kurang kelihatan di Indonesia sekarang. Tragedi yang menimpa Yuyun juga mencerminkan kegagalan pembangunan secara lebih komplit. Para pemerkosa dan pembunuhnya adalah orang bejat dan jahat dan harus mendapatkan hukuman berat. Presiden pun mendukung hukuman ini. Namun, munculnya para penjahat itu amat mungkin juga disebabkan oleh kurang meratanya pembangunan. Kurangnya akses pendidikan, tidak adanya kesempatan kerja, kurangnya sarana untuk mengekspresikan diri, akan memicu orang untuk berbuat jahat. Jadi, sarana pendidikan dan ekspresi diri sangat penting. Sekolah-sekolah, balai-balai seni, sanggar dan sebagainya harus didirikan untk menghindari kekerasan seperti ini. Dan tantangannya adalah mendirikan sarana seperti itu di pelosok. Pemerintah pasti mempunyai cara untuk mengatasi ini. Di kota pun harus ada sarana ekspresi seperti itu. Apabila di kota sekolah berjejalan tetapi sarana untuk mengekspresikan diri tidak ada, maka kekerasan juga akan muncul. Inilah yang menjadi pekerjaan dari pemerintah daerah. Mudah-mudahan tragedi seperti yang menimpa Yuyun ini tidak akan terulang. Kita menyambut positif pemerintah dengan cepat menangani kasus ini. Pengadilan kepada para pemerkosa dan pembunuhnya segera dilakukan. Ini jelas untuk memberi efek jera kepada anggota masyarakat yang mempunyai sifat seperti itu. ***

T

Bang D

el

Wapres Sebut Upaya Pemberantasan Korupsi timbulkan ketakutan kalan gan pemerintah

Jujur itu tidak takut ...

5

Tragedi Yuyun dan Kegagalan Pola Pembangunan Nasional PERISTIWA pemerkosaan dan pembunuhan Yuyun di Bengkulu, merupakan sebuah tragedi sosial pada masyarakat Indonesia. Seperti yang juga diungkapkan dalam sebuah media, tragedi ini mungkin merupakan puncak gunung es dalam gerak kemasyarakatan, yang tidak bisa terungkap karena berbagai alasan. Keterbatasan ruang informasi, ketakutan akan ancaman sampai dengan rasa malu menjadi beberapa dari alasan tersebut. Tetapi, di tengah demikian banyaknya suara dan lembaga yang menyuarakan tentang hak asasi manusia serta perbaikan kualitas hidup masyarakat, maka tragedi yang menimpa Yuyun harus dicari jalan keluar untuk mengatasinya. Sangat mengharukan dan menyakitkan bahwa tragedi tersebut menimpa anak Sekolah Menengah Pertama berusia 14 tahun yang berjalan kaki di tempat sepi sepanjang dua kilometer menuju sekolahnya. Sementara 14 anak yang melakukan kejahatan kepadanya, mempunyai tingkat pendidikan yang masih rendah.

Persoalan awal adalah masalah klasik, yaitu kegagalan pembangunan. Lebih jelasnya adalah prioritas dan penyebaran pembangunan. Menilik beritanya, tragedi yang menimpa Yuyun terjadi karena beberapa hal, yaitu jalanan sepi, sekolah berjarak dua kilometer dari rumah, ditinggal bekerja pada jarak 100 kilometer oleh orangtua dan pelakunya dilakukan oleh orang mabuk-mabukan. Seluruh indikator yang disebutkan itu merupakan indikator dari ketidakmerataan pembangunan. Orangtua Yuyun pun harus sekian hari bermobil untuk bekerja, yang artinya si anak harus di rumah tanpa orangtua komplit. Daerah seperti ini, pastilah tidak mendapatkan sentuhan pembangunan secara merata dibanding dengan apa yang ada di Jawa atau Bali. Padahal Indonesia telah merdeka lebih dari 70 tahun. Mungkin persoalan ini terlalu jauh apabila dibawa ke ranah pembangunan nasional. Akan tetapi, harus dilihat bahwa pembangunan nasional jangka panjang Indonesia, justru mesti melihat lokus keadaan sosial pada daerah yang paling minor. Peristiwa yang menimpa Yuyun itu, terjadi di daerah jauh dari perkotaan. Esensi pembangunan kemanusiaan itu sesungguhnya ada tiga, yaitu melindungi, menghargai dan meringankan. Pada konteks meringankan, pembangunan biasanya menitikberatkan pada sarana, infrastruktur. Memperbaiki jalan raya, membangun kamar mandi umum, mendirikan telepon umum, pelabuhan dan sebagainya adalah upaya meringankan masyarakat dalam melakukan kontak sosial. Pembangunan jalan pedesaan (seperti yang juga dilakukan oleh ABRI di masa Orde Baru) adalah upaya meringankan kemanusiaan tersebut. Dengan sarana demikian, paling tidak secara fisik masyarakat dapat lebih menghemat tenaga untuk menjalankan kehidupan sosialnya. Pembangunan yang mempunyai sasaran melindungi kemanusiaan, tertuju kepada upaya untuk menjaga fisik, psikologis dan lingkun-

Oleh I Nyoman Lara Diatmika

gan manusia dari gangguan. Pembangunan puskesmas di zaman Orde Baru adalah upaya untuk melindungi fisik manusia dan menjaga agar kesehatan terjamin. Pembangunan bendungan bertujuan agar lingkungan terpelihara dengan baik. Sedangkan pembangunan yang mempunyai tujuan untuk menghargai kemanusiaan, bertujuan untuk menampung kreasi olah dari gerak dinamika kehidupan sosial. Pembangunan teater, sarana olahraga, balai seni, ruang pertemuan termasuk laboratorium adalah untuk menghargai dari kemampuan umat manusia. Ketiga esensi pembangunan tersebut, tidaklah mesti harus dilakukan di kota saja tetapi juga harus ke seluruh daerah sampai di pelosok. Maka daerah seperti tempat tinggal Yuyun yang mengalami peristiwa sangat mengenaskan itu, kelihatan tidak memerhatikan tiga esensi pembangunan tersebut. Jika jalanan masih sepi, maka seharusnya ada petugas keaman-

an yang patroli. Secara teoretis, mungkin banyak yang sinis kalau menerjunkan polisi di tempat yang jauh dari keramaian. Tetapi justru di situlah pentingnya pihak keamanan ditempatkan di lokasi demikian karena kejahatan biasa berdamingan dengan tempat yang sepi. Para penjahat yang melakukan pembunuhan tersebut kelihatan tidak mampu menyalurkan hasratnya ke dalam wujud yang lain. Sangat mungkin ini disebabkan oleh kurangnya tempat hiburan di daerah itu, kurangnya lokasi untuk menyalurkan karya-karya emosional, sampai dengan kurangnya menyalurkan kreativitas. Kekurangan saluran seperti ini membuat manusia kalap dan hanya tertuju kepada kejahatan dan seks. Berjalan sampai satu kilometer, mungkin tidak terlalu jauh. Namun jika itu dilakukan secara sendirian, inilah yang membuat persoalan menjadi berat. Untuk itulah pemerintah harus memikirkan strategistrategi keamanan bagi sekolah

yang terpencil, terutama di pegunungan atau di pedesaan. Jadi tidak hanya di kota diperlukan penjemputan. Jika memungkinkan, strategi untuk berjalan berkelompok menuju sekolah, penting untuk mengatasi jalan sepi seperti ini. Tidak keliru kalau justru pemerintah membiayai angkutan khusus (istimewa) untuk pendidikan di tempat terpencil ini. Jadi, jangan dibalik. Pemerintah Indonesia justru harus memikirkan bagaimana melindungi anak-anak sekolah di tempat terpencil. Di kota sudah banyak angkutan dan sudah banyak swasta yang terlibat untuk persoalan pendidikan. Dengan demikian, energi dan konsentrasi bagi pemerintah seharusnya untuk lebih memikirkan bagaimana meningkatkan, menambah kekuatan sumber daya untuk melindungi persoalan-persoalan seperti ini yang ada di daerah pelosok. Bukan sekadar masalah pendidikan saja tetapi juga untuk masalah yang lain. Tragedi Yuyun dalam masalah pembangunan Indonesia, dapat mempunyai makna yang kompleks. Ia berarti kelalaian dalam mengatasi persoalan di daerah terpencil. Juga menyoroti kegagalan dalam mengatasi pendidikan menengah (bahkan mungkin dasar) dan tentu saja juga melindungi hal paling mendasar dalam kemanusiaan. Pembangunan di Indonesia tidak boleh hanya berorientasi kota saja karena sebagian besar masyarakat tinggal di pedesaan. Di antara yang tinggal di pedesaan itu, sebagiannya adalah di daerah terpencil (di pegunungan). Yang juga tidak boleh ditinggalkan pemikirannya adalah efek komunikasi dan informasi sekarang. Jangkauan internet dan ikutannya, saat ini justru telah sampai ke daerah-daerah pelosok di Indonesia. Bahkan mungkin lebih baik di pegunungan. Demikian juga televisi bersaluran internasional yang melaksanakan siaran lebih bebas dibanding dengan di Indonesia. Pada pihak lain, kemampuan intelektual, penyaluran kreativitas, sampai dengan kemampuan pengendalian diri itu, justru semakin minim di daerah pedalaman. Ini sangatlah tidak imbang dengan apa yang ada di kota. Termasuk juga kekurangan sarana penjaga keamanan di daerah pedalaman. Inilah yang harus menjadi perhatian pemerintah di masa depan. Tidak boleh lagi ada kesenjangan perhatian bagi pemerintah Indonesia dalam melaksanakan pembangunan. Di kota maupun di pelosok sekarang mempunyai risiko yang sama apabila gagal menjalankan pembangunan. ***

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Keresahan di Dalam Bus Kota KEBERADAAN para pengamen mengundang rasa kasihan dan miris. Melihat mereka yang rata-rata adalah para anak muda dalam usia yang produktif dan seharusnya bersekolah, kuliah, atau bekerja pada profesi yang lebih layak. mereka harus berkejar-kejaran dengan petugas dan hidup menghadapi tantangan kekerasan di Jalanan. Seiring dengan kerasnya penertiban yang ingin diterapkan Pemda DKI untuk memberantas para pengemis, pengasong, atau pengamen Jalanan. Pemaksaan dengan gaya ala mereka yang seperti preman meminta uang kepada para penumpang membuat rasa takut penumpang bus. Bahkan modus gerombolan or-

ang yang tanpa mengamen tapi langsung meminta uang para penumpang dengan mengaku sebagai mantan narapidana hampir seperti rampok sangat membuat masyarakat penguna jasa bus kota semakin depresi. Hanya karena tak mengangkat tangan saat tak memberi mereka uang sudah bisa menjadi alasan mereka untuk berlaku anarkis. Saya sangat mengharapkan kota Jakarta tak lagi rawan. Di tempat apapun yang sifatnya umum saya harap pemerintah menjamin dan melindungi keselamatan warganya. Semoga saja ada tindakan tegas solusi masalah ini. Rutth Oktavia Kali Bata, Jakarta Selatan

Jangan Terpengaruh Jebakan Kapitalis PRIHATIN menyaksikan anakanak remaja yang masih duduk dibangku SD, SMP, SMA sampai Mahasiswa dengan gaya hidup yang rusak. Semua itu terjadi karena bangsa Indonesia masih belum mampu untuk menghadapi serbuan ideologi dari pihak ‘asing’. Patokan kesuksesan menjadi sangat sesat dan sempit. Akhlak yang benar dan lurus bukan lagi menjadi tujuan para remaja dan bukan lagi menjadi hal penting yang harus diraih dalam kehidupan remaja saat ini. Sangat kasihan sekali mereka yang sudah menjadi orangtua hanya dapat mengikuti kemauan anaknya agar bisa dianggap tidak ketinggalan zaman. Semua ini adalah salah satu akibat ilmu yang

sangat kurang dalam memahami perubahan zaman. Sehingga serbuan negara-negara adidaya dalam hal pemikiran telah menggusur moral bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia menjadi sangat materialistis. Sesuai keinginan negara adidaya dan sekutunya yang menyebarkan paham pemikiran yang sesat itu. Negara ini menjadi semakin miskin bukan hanya karena persoalan dalam negeri yang tak kunjung sembuh namun juga ‘cekokan asing’ yang terus menerus menjejeli para gerasi muda kita agar menjadi ‘bodoh’ dalam menyikapi semua isu dunia yang ada. Alimin Idris Lenteng Agung, Jak-Sel

Kesenjangan Sosial Merusak Kerukunan Bangsa PEMERINTAH harus terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan serta pengangguran. Jika dibiarkan meningkat dan tidak cepat ditanggulangi secara sistematis dan terprogram bisa membahayakan, karena dapat menimbulkan kerawanan sosial dan keamanan yang berakibat bisa terpengaruhnya pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor industri memiliki peran strategis dalam menyumbang kinerja ekspor. Dalam kenyataannya Indonesia memiliki banyak para sarjana yang lulus tetapi sulit mendapat kesempatan kerja sesuai bidangnya. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan keterkaitan sektor industri relatif lebih dinamis

dibanding sektor lain. Dan pada akhirnya, sektor industri mampu menyediakan kesempatan kerja yang berkualitas dibandingkan sektor lainnya. Jadi, persoalan kemiskinan dan pengangguran akan berlanjut, jika tidak terjadi perubahan pola pertumbuhan ekonomi. Tetapi sebenarnya, peningkatan jumlah pengangguran yang terus terjadi di Indonesia ini, diduga akibat program penanganan yang bersifat sementara. Akibat penanganan yang sementara dan program yang terkesan monoton itu membuat jumlah pengangguran sulit bisa ditekan. Alamsyah K Kampung Melayu, Jakarta Timur

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Percetakan : PT SATRIA NARADHA PERS, Cikarang, Bekasi Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Jumat 13 Mei 2016

6

Rio Haryanto Lebih Optimis

Menatap Race Kelima SEMARANG - Pebalap nasional Rio Haryanto yang tergabung dalam tim Manor Racing merasa lebih optimistis menatap pelaksanaan race kelima lomba balap mobil Formula Satu (F1) di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol, 13-15 Mei 2016. “Kesiapannya seperti biasa (seperti menghadapi eveneven sebelumnya), tetapi sekarang ini optimistis lebih baik dibanding yang lalu-lalu,” kata Ibunda Rio Haryanto, Indah Pennywati ketika dihubungi dari Semarang, Jawa Tengah, kemarin. Pengalaman tampil di sirkuit tersebut (saat tampil pada lomba balap mobil GP2 Series) mudah-mudahan bisa menjadi bekal saat berlaga pada F1 di Catalunya, Barcelona, Spanyol mendatang. Sirkuit Catalunya Barcelona Spanyol memang bukan hal yang baru bagi pebalap berusia 23 tahun tersebut, karena selama berkecimpung di lomba balap mobil GP2 Series yang bersangkutan sudah empat musim berlomba di sirkuit sepanjang 4.655 kilometer tersebut. Yang pertama adalah pada

2012 saat Rio Haryanto bergabung dengan tim Carlin (Inggris) kemudian pada 2013 saat bergabung dengan tim Addax Barwa (spanyol), kemudian pada 2014 saat bergabung dengan Caterham Racing, dan terakhir —berlomba di GP2Series— adalah pada 2015 bergabung dengan Campos Racing. Sementara itu Media Relations Rio Haryanto, Cep Goldia dalam surat elektroniknya yang diterima di Semarang, Kamis menyebutkan, keakraban dengan trek menghasilkan paket mobil yang baru minggu ini di Sirkuit Catalunya. Lintasan ini adalah barometer yang cukup mewakili sirkuit F1 yang lebih konvensional di sepanjang seriseri Eropa musim ini. Rio Haryanto mengatakan, dirinya benar-benar suka di sini, cuaca bagus dan sebuah kota yang keren dengan banyak tempat-tempat yang menarik baginya untuk berlatih. “Pelatih saya adalah orang Spanyol, sehingga ia tahu semua tempat terbaik dan saya sekarang hafal daerah di sini,” kata pebalap asal Solo, Jawa Tengah tersebut. (ant)

Suluh Indonesia/ist

HARAPKAN BANTUAN PEMERINTAH - PSSI bakal membentuk tim nasional untuk menghadapi Piala AFF 2016 yang akan digelar di Filipina dan Myanmar pada akhir tahun ini. Untuk itu, Exco PSSI berharap bantuan dana dari pemerintah.

Jabar segera Luncurkan

Lagu Resmi PON XIX BANDUNG - Panitia Besar PON XIX/2016 dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV/2016 Jawa Barat segera meluncurkan lagu resmi Berjaya di Tanah Legenda pada gelaran hitung mundur 111 hari menjelang perhelatan pesta olahraga empat tahunan itu. “Lagu resmi PON XIX/2016 dan Peparnas XV/2016 telah rampung, dan secepatnya akan diluncurkan dan disosialisasikan kepada masyarakat Indonesia,” kata Wakil Gubernur Jawa Barat H Deddy Mizwar di Bandung, Kamis (12/5). Lagi Berjaya di Tanah Legenda aransemennya digarap musisi nasional Dwiki Dharmawan sedangkan liriknya digarap oleh budayawan Eddy D Iskandar. Rencananya lagu resmi PON XIX/2016 itu akan diluncurkan pada perhelaran 111 hari menjelang PON XIX/ 2016 Jabar yang akan digelar akhir Mei 2016 di Kota Bandung. Lagu yang menuangkan serta membangkitkan spirit perhelatan PON dan Peparnas di Jawa Barat itu juga telah visualisasikan dalam media visual

Tim Thomas-Uber

Latihan Penyesuaian

JAKARTA - Tim Thomas dan Uber Indonesia langsung menjalani latihan penyesuaian kondisi fisik setelah sampai di kota Kunshan, Jiangsu, Tiongkok, Kamis, jelang turnamen final Piala Thomas-Uber mulai Minggu (15/5). “Sore nanti kami akan mulai latihan pertama. Latihan ini merupakan latihan pemulihan kondisi fisik atlet setelah menempuh perjalanan jauh. Intensitas latihan tentu tidak berat,” kata Ketua Kontingen Tim Thomas dan Uber Indonesia Achmad Budiharto dalam situs resmi PP Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) yang dipantau Antara di Jakarta, kemarin. Tim Indonesia sampai di kota Kunshan pukul 10.30 waktu setempat setelah menempuh penerbangan selama lima jam dari Jakarta menuju Shanghai dan perjalanan darat selama 90 menit menuju Kunshan. Sebanyak 20 atlet tim Thomas dan Uber Indonesia akan mulai berlatih pemulihan fisik pada pukul 15.00 waktu setempat di gedung bulu tangkis yang telah disewa oleh tim Merah-Putih. “Cuaca di Kunshan tidak jauh berbeda dengan cuaca di Jakarta. Sampai sekarang kami tidak menemui kendala,” kata Budiharto yang juga Wakil Sekretaris Jenderal PBSI itu tentang suhu sekitar 26 derajat Celcius di Kunshan. Tim Indonesia mulai bertanding pada Sabtu (15/5). Tim Uber akan berhadapan dengan Bulgaria pada penyisihan grup C, pukul 08.30. Sedangkan tim Thomas melawan Hong Kong pada malam harinya pukul 19.00 waktu Kunshan. (ant)

yang nantinya menjadi ujung tombak sosialisasi kepada masyarakat. “Lagu itu dipadukan dengan karya visual yang nantinya akan menjadi bagian dari sosialisasi dan iklan layanan masyarakat yang akan menyampaikan pesar bahwa PON XIX/2016 akan digelar di Jawa Barat dengan tema besar Berjaya di Tanah Legenda,” kata Deddy Mizwar. Menurut Deddy Mizwar, lagu ini akan memberikan spirit bagi Jabar dan juga peserta PON untuk menghadirkan prestasi dan menjadi legenda baru di bidang olehraga. Selain itu sosialisasi maskot sepasang Surili yang diberi nama “Lala dan Lili” juga akan terus digencarkan kepada masyakat dengan menghadirkan dua karakter tersebut di sejumlah agenda kegiatan masyarakat. Selain akan menggulirkan lagu resmi PON, PB PON juga akan meluncurkan yel-yel resmi PON XIX/2016. Satria menyebutkan untuk kegiatan hitung mudur 111 Hari menjelang PON akan dikemas dengan melibatkan masyarakat. (ant)

Timnas segera Dibentuk

Exco PSSI minta Dana dari Pemerintah JAKARTA- PSSI bakal membentuk tim nasional (Timnas) untuk menghadapi Piala AFF 2016 yang akan digelar di Filipina dan Myanmar pada akhir tahun ini. Langkah itu akan dilakukan jika FIFA mencabut hukuman kepada Indonesia melalui Kongres di Meksiko, 12-13 Mei ini. Menurut anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Djamal Aziz, untuk membentuk skuad Garuda butuh ulur tangan pemerintah. Sebab, selama PSSI dibekukan Menpora Imam Nahrawi, induk sepak bola nasional tersebut tak memperoleh pemasukan sama sekali. Kondisi itu masih sama ketika SK Pembekuan PSSI telah dicabut pada 10 Mei lalu, kas PSSI masih nol. “Boleh dong

terima dana dari APBN karena kami habis istirahat satu tahun (dibekukan). Sesuai peraturan, dana pembinaan boleh diberikan kepada induk cabang olahraga, jadi PSSI berhak mendapatkan itu karena statusnya sekarang sudah tak dibekukan. Dengan demikian, kami akan segera membentuk timnas untuk Piala AFF,” kata Djamal Aziz usai menjadi pembicara Okezone.com, Official Broadcaster UEFA 2016 di Jakarta, kemarin. Meski butuh anggaran dari pemerintah, pihaknya mengaku tak akan meminta-minta kepada Kemenpora. Alasannya, rasa gengsi masih menyelimuti PSSI setelah berkonflik dengan Kemenpora selama satu tahun lebih. “Kalau urusan timnas,

boleh langsung jemput bola. Tapi kalau urusan dana, kami tidak akan jemput bola, gengsi dong,” jelasnya. Saat ini, pihaknya ingin melupakan sengketa yang terjadi dengan Kemenpora. Menurut Djamal, PSSI akan memulai menjalankan program karena statusnya sudah diaktifkan kembali. Bahkan, Djamal berharap Kemenpora bisa masuk ke PSSI jika ingin membuat perubahan terhadap sepak bola Indonesia. “Lupakan yang lalu, mari songsong ke depan. Ayo pemerintah masuk, punya ide apa untuk membenahi sepak bola kita,” terangnya. Menurut Djamal, yang terpenting saat ini adalah bagaimana sanksi FIFA kepada Indonesia bisa dicabut. Pihaknya sedang menunggu informasi dari Wakil Ketua Umum PSSI Hinca Pandjaitan dan Sekjen PSSI Azwan Karim yang sedang berada di area Kongres

FIFA di Meksiko. “Meski PSSI tidak mendapat surat tembusan pencabutan SK pembekuan, tapi Pak Hinca dan Azwan sedang berjuang di Kongres FIFA agar masalah Indonesia bisa diselesaikan, kemudian sanksi FIFA dicabut. Itu yang kita harapkan bersama,” ujar dia. Terkait adanya desakan dari Kelompok 85 (K-85) yang menginginkan Kongres Luar Biasa (KLB) dengan agenda pemilihan ketua umum PSSI, pihaknya mempertanyakan niatan kelompok tersebut. Sebab sebulan sebelum mengajukan desakan KLB, lanjut Djamal, mereka juga membuat surat yang intinya menolak KLB. “Saya bukannya bilang ada tekanan, tapi ada apa dengan mereka? Sebelumnya menolak KLB, tau-tau sekarang malah minta KLB,” kata Djamal. Meski demikian, pria asal

Malang ini tak mempersoalkan jika K-85 mengharapkan KLB. Hanya saja, prosesnya harus sesuai Statuta. “Saya tidak anti KLB, tidak alergi KLB. Kalau sesuai proses yang ada, silakan. Tapi sekarang lebih baik tunggu Pak Hinca dan Azwan yang berada di Meksiko, kita tunggu apa yang dibawa pulang dari sana. Setelah itu Exco PSSI akan konsolidasi dan kami akan tentukan clue yang paling tepat,” terangnya. Desakan untuk menggelar KLB memang cukup kuat dari para pemilik suara (voter). Para voter yang sebelumnya loyal kepada PSSI, saat ini sudah berseberangan, seperti halnya Johar Lin Eng dan Gusti Randa yang mundur dari anggota Exco PSSI. Mereka telah bergabung dengan K-85 untuk menyuarakan KLB supaya persepakbolaan nasional kembali normal. (pts)


lahraga

7

Suluh Indonesia, Jumat 13 Mei 2016

Sunderland

Lolos dari Degradasi LONDON - Lamine Kone secara mengejutkan menjadi pahlawan ketika Sunderland memastikan mereka tetap berkompetisi di Liga Inggris musim depan, dan membuat rival timur laut mereka Newcastle United dan Norwich City terdegradasi melalui kemenangan atas Everton pada Rabu. Bek tengah Kone membukukan dua gol untuk membawa pasukan Sam Allardyce mengoleksi 38 angka dengan satu pertandingan tersisa, unggul empat angka atas Newcastle dan Norwich yang akan bergabung dengan Aston Villa di Championship pada musim depan. Sunderland membuka keunggulan enam menit sebelum turun minum ketika tendangan bebas Patrick van Aanholt keliru diantisipasi oleh kiper Everton Joel Robles sebelum bersarang di gawangnya. Tiga menit kemudian skor berubah menjadi 2-0, ketika Kone merangsek ke dalam kotak penalti untuk mencetak gol, sebelum pemain Pantai Gading itu memicu perayaan saat babak kedua berlangsung sepuluh menit ketika ia mengonversi peluang dari tendangan sudut, di mana Robles menepis bola lurus ke arah dirinya. (ant)

Suluh Indonesia/ap

LEWATI LAWAN - Guard Golden State Warriors Stephen Curry (kanan) mencoba melewati pertahanan guard Portland Trail Blazers Mason Plumlee pada babak kedua Game ke-5 babak playoff NBA di Oakland, California, Kamis WIB.

Curry Bukukan 29 Angka

Saat Warriors Singkirkan Blazers OAKLAND - Stephen Curry melepaskan tembakan tiga angka dengan 24,9 detik waktu pertandingan tersisa pada Rabu (Kamis WIB), ketika Golden State Warriors menang 125-121 atas Portland Trail Blazers untuk mengunci seri playoff semifinal Wilayah Barat mereka dengan skor 4-1. Warriors, yang melaju ke final Wilayah Barat untuk tahun kedua secara beruntun, menunggu pemenang semifinal antara Oklahoma City Thunder melawan San Antonio Spurs. Seandainya Thunder mengalahkan Spurs pada Game Enam yang berlangsung pada Kamis (Jumat WIB), final Wilayah Barat yang menggunakan format “best of seven” akan dimulai pada Senin (Selasa WIB) di Oakland. Unggulan kelima Trail Blazers membuat Warriors harus berjuang keras pada Game Lima, memimpin

sebanyak 11 angka pada awal pertandingan dan hanya tertinggal tipis 118-116 pada 50 detik terakhir permainan. Bagaimanapun, Klay Thompson menggagalkan upaya Damian Lillard, dan Curry, yang berada dalam posisi bebas, menambah angka untuk membuat Golden State memimpin 121-116. Curry menutup raihan 29 angka di pertandingan ini dengan empat lemparan bebas pada 18,2 detik terakhir permainan, membantu Golden State mencatatkan kemenangan kedelapan mereka dari sepuluh pertandingan playoff tahun ini. Thompson memimpin perolehan angka Warriors dengan koleksi 33 angka, memasukkan 13 dari 17 percobaan lemparan, dan memasukkan enam dari sembilan lemparan tiga angka. Torehan 29 angka yang dibukukan Curry merupakan hasil dari sepuluh keberhasilan dari 20 temba-

kan, termasuk lima keberhasilan dari 11 lemparan tiga angka. Pada penampilan perdananya sejak mengalami cedera lutut kanan sepanjang rangkaian seri putaran pertama melawan Houston Rockets, ia tampil selama 36 menit dan mendapatkan waktu untuk menyumbang 11 assist. Draymond Green menambahi 13 angka, 11 rebound double-double, dan Shaun Livingston menambahi sepuluh angka untuk Warriors, yang mengoleksi tujuh kemenangan kandang beruntun atas Trail Blazers. Lillard menjadi pencetak angka terbanyak Portland dengan 28 angka, namun ia hanya memasukkan tujuh tembakan dari 24 percobaan. Ia juga melakukan tujuh rebound dan tujuh assist. CJ McCollum tampil bagus pada kuarter keempat untuk menyelesaikan pertandingan dengan 27 angka,

melalui 11 keberhasilan dari 23 tembakan. Allen Crabbe (20), Al-Farouq Aminu (16), dan Moe Harkless (13) juga mencatatkan dua dijit angka bagi Portland, di mana mereka bermain untuk pertama kalinya pada rangkaian seri playoff melawan Golden State. Portland mencatatkan 16 keberhasilan dari 36 lemparan tiga angkanya, mengungguli Warriors 48-42 melalui tembakan tiga angka. Trail Blazers, yang memimpin untuk 29 menit pertama pertandingan ini, menggenggam keunggulan 96-95 melalui pergerakan drive yang dilakukan McCollum saat pertandingan menyisakan waktu 10:45. Golden State kemudian melaju untuk mendapatkan keunggulan terbesarnya malam ini, mendapatkan dua dan tiga angka dari center pelapis Marreese Speights saat melaju 11-3 yang membuat mereka memimpin

106-99. Trail Blazers tidak tertinggal jauh. McCollum memasukkan lemparan tiga angka dan mengonversi permainan tiga angka untuk membuat Portland mengejar 110-109 dengan sisa waktu 4:02. Andre Iguodala dan Curry membalas dengan lemparan-lemparan tiga angka untuk Warriors, namun McCollum melengkapi keaktifannya meraih 11 angka dengan upaya dan lemparan dua angka lainnya, yang membuat Portland masih memiliki harapan pada kedudukan 118-114 dengan waktu tersisa 2:24. Trail Blazers menggunakan laju 10-0 untuk membangun keunggulan. Harkless dan Lilard mencetak lemparan-lemparan tiga angka, yang membuat Portland memimpin 18-8 pada menit kelima game ini Dua lemparan tiga angka merupakan dua kali lipat yang dilakukan Warriors pada 16 menit pertama

pertandingan ini. Sementara itu, Trail Blazers hanya memiliki enam angka dari kuarter pertama. Dan ketika Aminu memaksimalkan tiga penguasaan bola timnya pada pertengahan periode kedua, Portland meraih keunggulan terbesar mereka yakni 4938 dengan sisa waktu 5:35 sebelum pergantian babak. Warriors balik memimpin, unggul 63-58 pada pergantian babak, dengan 13 angka di kuarter kedua dari Thompson. Momentum Golden State melonjak setelah turun minum, dan ketika Curry memasukkan lemparan tiga angka keduanya dari delapan percobaan saat waktu menunjukkan 7:01 di kuarter ketiga, Warriors unggul untuk pertama kalinya, 75-73. Dengan Curry memasukkan lemparan tiga angka ketiganya pada detik-detik akhir di kuarter itu, Warriors meraih keunggulan 93-91 untuk memasuki kuarter keempat. (ant)

Pelatih Belgia

Benteke

Amankan Satu Angka untuk Liverpool

LONDON - Tandukan Christian Benteke dari jarak dekat membuat Liverpool mampu menyamakan kedudukan pada fase akhir pertandingan untuk meraih satu angka saat melawan Chelsea, ketika kedua tim bermain imbang 1-1 pada Rabu setelah Eden Hazard mengemas gol pembukaan bagi tim tamu. Pemain pengganti Benteke dapat menyelesaikan peluang setelah kiper Chelsea Asmir Begovic gagal mengantisipasi umpan silang dengan sempurna, namun pertandingan ini akan lebih dikenang melalui gol Hazard yang dibukukan pada babak pertama. Pengatur permainan asal Belgia itu, yang kesulitan untuk mengulang penampilan gemilangnya musim lalu, bergerak menuju jantung pertahanan tuan rumah dan melepaskan sepakan melengkung yang gagal dihalau Simon Mignolet pada menit ke-32. Liverpool, yang tetap menghuni peringkat kedelapan di klasemen dan unggul sembilan angka atas tim peringkat kesepuluh Chelsea, menurunkan tim dengan kekuatan penuh meski mereka masih harus mempersiapkan diri untuk final Liga Europa pekan depan, namun mereka kesulitan untuk memberi inspirasi pada sebagian besar jalannya pertandingan yang dimainkan di Anfield ini. (ant)

Kecilkan Peluang Timnya Juarai Piala Eropa BRUSSEL - Tim sepak bola Belgia bukan unggulan untuk menjuarai Piala Eropa 2016, kata pelatih Marc Wilmots kepada surat kabar, sekaligus memfavoritkan Spanyol, Jerman, dan Prancis untuk merajai turnamen yang akan dimulai pada Juni itu. Memuncaki daftar peringkat dunia FIFA sampai April, dan saat ini berada di peringkat kedua di bawah Argentina, Belgia telah dijagokan sejumlah pengamat sebagai tim yang berpotensi menjuarai Piala Eropa. Namun pada wawancara yang dipublikasikan oleh Gazzetta dello Sport dari Italia, Wilmots mengecilkan peluangpeluang tim asuhannya. “Hanya karena orangorang menjadi gila, tidak berarti saya pun demiki-

an,” kata Wilmots. “Terdapat tim-tim seperti Spanyol, Jerman, dan Prancis yang memiliki banyak kualitas. Kami berada di luar (daftar tim-tim unggulan) seperti Italia dan Portugal.” Dengan kapten tim Vincent Kompany yang dipastikan absen untuk Piala Eropa 2016, Wilmots mengatakan Belgia akan perlu menghindari cedera-cedera untuk dapat mencapai fase lanjutan di turnamen itu. Pemain Liverpool Divock Origi, yang saat dipilih Wilmots untuk Piala Dunia 2014 di Brazil masih belum dikenal banyak orang, juga masih belum tentu dapat diikut sertakan setelah ia menderita cedera pergelangan kaki. Wilmots mengatakan tim Belgia telah matang sejak disingkirkan Ar-

gentina di perempat final Piala Dunia, seperti yang diperlihatkan dari transfer pemain-pemain seperti Christian Benteke dan Kevin de Bruyne ke klubklub baru dan lebih besar. “Itu membuat mereka lebih percaya diri pada kemampuan-kemampuan mereka. Kami semua semakin tenang,” kata Wilmots, yang juga pernah bermain memperkuat timnas Belgia. Para penjudi menempatkan Belgia sebagai favorit kelima untuk Piala Eropa 2016, di bawah Prancis, Jerman, Spanyol, dan Inggris. “Jika kami dapat menghindari cedera-cedera kami dapat mencapai semifinal, dan saat Anda berada di sana siapa yang tahu apa yang dapat terjadi,” tutur Wilmots. (ant)

JAKARTA

KINI.....

Suluh Indonesia - Bisnis Jakarta Koran Gratis Terbesar Pertama Di Indonesia

Koran Suluh Indonesia - Bisnis Jakarta Terbesar Di Indonesia Terbit di Jakarta, Bogor, Bekasi, Depok Dan Bandung

Hanya Rp. 200.000/BW 20 Kali Muat GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat Telp. 021-5357602 Fax. 021-53670771

Bisa diakses Melalui www.bisnisjakarta.com

Hanya Rp. 300.000/FC 20 Kali Muat Kantor Jakarta : Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No.32 Palmerah Jakarta Pusat Telp: (021) 537602 Fax: (021) 53670771

Kantor Jakarta : Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No.32 Palmerah Jakarta Pusat Telp: (021) 537602 Fax: (021) 53670771

PASANG IKLAN

CEPAT LAKU Hanya

Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771

(021) 5357602

Pasang Iklan Baris

Koran Suluh Indonesia - Bisnis Jakarta Terbesar Di Indonesia Terbit di Jakarta, Bogor, Bekasi, Depok Dan Bandung

Rp. 50.000 (10 Baris - 10x Tayang) Hubungi Kantor Jakarta : Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No.32 Palmerah Jakarta Pusat Telp: (021) 537602 Fax: (021) 53670771

G.47-Dir


Nasi nal

Suluh Indonesia, Jumat 13 Mei 2016

8

Penerima PKH Jabar

Bertambah 420.000 Keluarga BANDUNG - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan jumlah penerima bantuan sosial untuk Program Keluarga Harapan di Jawa Barat akan ditambah 420.000 keluarga sangat miskin yang menjadi keluarga sasaran program itu. ‘’Dari tambahan 2,5 juta seIndonesia hasil dari verifikasi dan validasi yang dilakukan Kemensos dan Dinsos provinsi dan kabupaten/kota, maka di Jawa Barat ada tambahan 420 ribu keluarga sangat miskin,” katanya usai menghadiri Annual Summit Program Keluarga Harapan Provinsi Jabar, di Bandung, kemarin. Ia mengatakan secara na-

sional mulai Juni 2016 jumlah penerima bantuan PKH akan bertambah dari 3,5 juta menjadi 6 juta keluarga sangat miskin (KSM). ‘’Kalau sekarang 7 persen masyarakat dengan status sosial ekonomi terendah, maka mulai Juni nanti akan menjadi 11 persen masyarakat dengan status sosial ekonomi terendah,” kata dia. Menurut dia penambahan jumlah keluarga sasaran yang menerima bantuan PKH tersebut adalah sebagai upaya pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan yang ada saat ini. ‘’Tapi memang itu harus tetap diintegrasikan, apakah dengan program ke-

menterian lembaga lain atau program dari pemprov, pemkab dan pemkot,” kata dia. Sebagai contohnya, kata Mensos, bagi rumah keluarga yang menerima bantuan PKH yang kondisinya tidak layak huni maka keluarga tersebut harus juga mendapat program bantuan pembangunan rumah tidak layak huni. ‘’Inilah yang dimaksud dengan integrasi program pemprov, pemkab dan pemkot. Berikutnya adalah kita harus menghitung supaya penerima PKH itu bisa mandiri dalam jangka waktu maksimal lima tahun,” katanya. (ant)

Kekeringan di Sumut

Rusak Tanaman Jagung MEDAN - Hingga April 2016, seluas 12.273,5 hektare tanaman jagung di Sumatera Utara mengalami kerusakan akibat kekeringan, ujar Kepala Subbagian Program Dinas Pertanian Sumut Marino. ‘’Musim panas yang melanda Sumut berdampak pada kerusakan tanaman pangan seperti padi, kacang tanah, dan jagung,” katanya di Medan, kemarin. Dari 12.273,5 hektare tanaman jagung tersebut, seluas 1.850 hektare mengalami puso. Sementara sisanya rusak berat 4.145,5 hektare, sedang 1.641 hektare, dan ringan 4.647 hektare. Untuk mengantisipasi keru-

sakan lebih banyak dan parah, Dinas Pertanian mengambil beberapa kebijakan, di antaranya menggunakan pompa untuk mengairi lahan. ‘’Walaupun sejumlah daerah penghasil seperti Karo dan Dairi sudah mulai memasuki musim hujan,” katanya. Penanganan kerusakan dan antisipasi perlu dilakukan mengingat Pemprov Sumut pada 2016 menargetkan produksi jagung sebanyak 1.723.783 ton pipil kering. Target produksi itu dari hasil luas panen 274.791 hektare dengan produktivitas 62,73 kuintal per hektare.. Luas panen itu sendiri meru-

pakan bagian dari target luas tanam 2016 yang seluas 284.417 hektare. Dinas Pertanian berupaya agar produksi bisa dicapai karena pemerintah menargetkan kenaikan produksi jagung Sumut hingga 2017 mencapai 536.892 ton untuk mendukung program swasembada pangan di tahun itu. Pelaksana Tugas Gubernur Sumut H T Erry Nuradi mengatakan Sumut terus mengejar swasembada bahan pangan untuk terlepas dari impor. ‘’Impor jagung, misalnya, harus ditekan agar petani tertarik menanam jagung,’’ katanya. (ant)

Suluh Indonesia/ant

SEKOLAH RUSAK - Sejumlah murid SDN Kalitimbang I belajar di ruang kelas tanpa plafon di Cebeber, Cilegon, kemarin. Pihak sekolah mengaku sudah beberapa kali mengajukan permintaan perbaikan namun baru dijanjikan oleh Pemda setempat akan dianggarkan pada tahun anggaran 2017.

Minim Curah Hujan

Sebagian Besar Desa Terancam Rawan Pangan KUPANG - Sebagian besar desa di Provinsi NTT, dalam tahun 2016 ini dilaporkan terancaman rawan pangan. Ancaman rawan pangan itu menyusul minimnya curah hujan pada musim tanam 2015/2016, sebagai dampak dari el nino. ‘’Kami sudah selesai melakukan pengumpulan data ke semua kabupaten di NTT. Dari data tersebut menggambarkan bahwa sebagian besar desa terancam rawan pangan,’’ kata Kepala Badan Ketahanan Pangan dan

Penyuluhan (BKP2) Provinsi NTT Hadji Husein di Kupang, kemarin. Hanya saja, dia belum bisa mengungkap jumlah desa dan kecamatan di NTT yang terancam rawan pangan, karena data yang dikumpulkan dari daerah-daerah masih diolah. ‘’Data resminya akan kami sampaikan kepada publik. Saat ini masih diolah. Gambaran sementara adalah hampir semua desa di NTT terancam rawan pangan,” ujarnya.

Bahkan Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur yang selama ini dikenal sebagai lumbung pangan, juga terkena imbas dari el nino. Dia mengatakan daerah yang paling parah terancam rawan pangan adalah desadesa di Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Lembata. Empat strategi Dia menambahkan, sejak akhir 2015 lalu, pemerintah telah menyiapkan empat strate-

gi dalam menghadapi ancaman rawan pangan akibat kekeringan. Empat strategi itu adalah percepatan pengelolaan tanah dan penanaman sisa areal tanam pada MT 2015, meningkatkan pengawalan terhadap MT 2015. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan langkah intervensi pangan melalui cadangan pangan pemerintah, baik yang tersedia di kabupaten/kota maupun provinsi, serta optimalisasi lahan beririgasi, katanya. (ant)

Di Musirawas

Penyaluran Raskin Baru 51,64 Persen Suluh Indonesia/ant

TRANSPORTASI SUNGAI - Sejumlah penumpang menaiki perahu kelotok yang berlayar di Sungai Martapura, Kalimantan Selatan, kemarin. Transportasi sungai mengunakan perahu kelotok dan jukung (sampan) masih menjadi pilihan sebagian warga yang hidup di sepanjang Sungai Martapura untuk berpindah tempat.

Pelayanan RSUD Mukomuko

Dinilai Sangat Buruk MUKOMUKO - Sejumlah warga di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengeluhkan buruknya pelayanan kesehatan di rumah sakit umum daerah (RSUD) setempat. ‘’Pelayanan di RSUD Mukomuko sangat buruk. Cara tenaga medis memberikan pelayanan kesehatan terlalu kasar,” kata warga Kelurahan Bandar Ratu Tono, di Mukomuko, kemarin. Ia mengatakan, selama istrinya melahirkan dan dirawat beberapa di RSUD tersebut, selalu mendapat perlakuan yang tidak baik dari petugas medis di RSUD. Ia mengatakan, setiap dia

bertanya mengenai kondisi kesehatan istri dan bayinya, bahkan terkait obat-obatan untuk keduanya, petugas medis di RSUD tersebut selalu menjawab dengan bahasa yang kasar. Bahkan sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), ia mengatakan, tetap mengeluarkan uang untuk membeli beberapa jenis obat untuk istrinya. ‘’Alasan petugas medis itu, rumah sakit sudah sudah memberikan obat jenis tersebut, selanjutnya saya harus membayar untuk mendapatkan obat jenis tersebut seharga membayar

Rp110 ribu,” ujarnya. Selain itu, katanya, dia mempertanyakan sumber daya manusia (SDM) tenaga medis di RSUD tersebut yang mendiagnosa istrinya menderita hepatitis. Tetapi, katanya, setelah dilakukan pengecekan di rumah sakit di Padang, Provinsi Sumatera Barat, ternyata kondisi istrinya baik-baik saja. Kejadian yang sama dialami oleh Tanjung warga Desa Ujung Padang yang terpaksa membawa bayinya ke Kota Bengkulu yang berjarak sejauh 270 kilometer dari Mukomuko. (ant)

Petani Kolaka

Keluhkan Bendungan Rusak KOLAKA - Petani padi di Desa Awa, Kabupaten Kolaka, Sultra mengeluhkan kerusakan bendungan yang menjadi pasokan air yang terjadi tiga tahun terakhir. Meski kerusakan itu sudah disampaikan kepada pemerintah namun hingga belum ada perbaikan sehingga para petani bergotong royong dengan membuat irigasi sementara dari karung pasir untuk mendapatkan pasokan air untuk sawah. ‘’Kita sudah bergotong royong untuk membuat irigasi namun air yang diharapkan tidak maksimal,” kata Azis, petani di Kolaka, kemarin.

Menurutnya, jebolnya bendungan air itu sudah terjadi sejak tiga tahun lalu dan berdampak terhadap hasil panen petani. ‘’Kami harapkan pemerintah bisa membantu dengan memperbaiki bendungan itu agar hasil panen bisa kembali maksimal,” katanya. Kades Awa, Andi Nakir mengatakan persoalan ini telah disampaikan saat pemerintah saat menggelar musyawarah rencana pembangunan (musrembang) di tingkat kecamatan. ‘’Bahkan saat reses, anggota DPRD Kolaka juga telah kami sampaikan keluhan petani itu,” katanya.

Nakir menjelaskan luas sawah di wilayahnya sekitar 200 hektar dan bendungan yang rusak itu menjadi urat nadi para petani untuk mendapatkan pasokan air. ‘’Seandainya anggaran yang digunakan kecil untuk memperbaiki bendungan itu kita bisa menggunakan dana desa namun anggarannya sangat besar sehingga butuh bantuan dari pihak Pemkab Kolaka,” jelasnya. Kadis PU Kolaka Abbas mengatakan perbaikan bendungan yang ada di Desa Awa akan dianggarkan tahun 2016. (ant)

MUSIRAWAS - Penyaluran beras bagi warga miskin di Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan, hingga saat ini baru mencapai 51,64 persen dari sasaran 509.805 ton untuk jatah 21.940 rumah tangga sasaran. Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kabupaten Musirawas Supriyadi, kemarin mengatakan penyaluran beras bagi warga miskin (Raskin) itu agak terlambat akibat pengaruh rendahnya harga hasil perkebuan karet dan kelapa ssawit akhir-akhir ini. Ia menjelaskan hingga saat ini ada tiga dari 14 kecamatan warganya sama sekali belum menebus raskin tersebut yaitu di Kecamatan Purwodadi, Bulang Tengah Suku (BTS) Ulu dan Ke-

camatan Tuah Negeri, sedangkan kecamatan lain sebagian besar sudah ada yang menebus. Terlambat kecamatan yang menebus raskin itu antara lain disebabkan belum terkumpulnya dana dari masyarakat, sedangkan pihak kecamatan tak ada dana cadangan untuk menanggulanginya. Meskipun tiga kecamatan itu belum melakukan penebusan, tapi pihaknya masih tetap menunggu karena raskin itu masih distok di gudang Bulog, Kota Lubuklinggau. Keterlambatan seperti itu sering terjadi setiap tahun dan tergantung dari kesia-

pan keuangan masyarakat, bila sudah terkumpul pihak kecamatan akan mengambil beras itu ke Bulog setempat. ‘’Penebusan raskin di wilayah itu tidak setiap bulan dilakukan, kadang kala antara lima hingga enam bulan sekali dan sangat tergantung dengan kesiapan keuangan masyarakat,” katanya. Kabid Distribusi dan Kelembagaan Pangan BKP Musirawas Jemani mengatakan tahun 2016 ini ada tiga kecamatan yang belum melakukan penebusan raskin, kemungkinan terkendala belum adanya uang terkumpul dari RTS untuk penebusan tersebut. Ia mengatakan pihak Bulog

tidak akan menyalurkan raskin itu sebelum ada dana kontan, karena dikhawatirkan terjadi penunggakan dampaknya akan berurusan dengan hukum. Untuk harga penebusan raskin itu tetap seperti biasa sebesar RP1.600 per kilogram, tapi bilamana ada desa yang melakukan penjualan harga diluar ketentuan tersebut maka dapat dilaporkan kepada BKP ataupun inspektorat untuk diproses secara hukum. Meski demikian bisa saja harga tebus di atas Rp1.600 per kilogram asalkan sudah ada koordinasi terhadap penerima, bila sudah ada kesepakatan dengan RTS dan tidak memberatkan mereka tak masalah. (ant)

SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yan g m e n g u a s a i kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas

atas. Untuk yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-

konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)

Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.154, Jati Makmur, Pondok Gede. WA: 088809706553 Tlp :081311326629


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 13 Mei 2016 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu