Skip to main content

Edisi 12 November 2015 | suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com

Kamis, 12 November 2015

No. 205 tahun IX

Pengemban Pengamal Pancasila

DPR Tunggu BNN

Pulau Penjara Narkoba SURABAYA - Komisi III DPR hingga kini masih menunggu usulan resmi dari Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Polisi Budi Waseso tentang pulau terpencil sebagai penjara khusus narkoba. ‘’Sampai sekarang, usulan dari Pak Budi Waseso itu belum masuk DPR. Kalau ada nanti akan kita pelajari, tentu kita harus selektif untuk menyesuaikan dengan anggaran,” kata Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond Junaedi Mahesa saat ke Mapolda Jatim, kemarin. Dalam kunjungan yang tidak sempat bertemu Kapolda Jatim Irjen Pol Anton Setiadji yang sedang mendampingi Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerja ke Tuban itu, ia mengatakan pihaknya akan melihat program mana yang paling menguntungkan rakyat. ‘’Kalau penting untuk rakyat dan anggarannya ada, tentu akan kita dukung, tapi kalau ada program lain yang lebih penting untuk rakyat, maka anggarannya untuk program itu terlebih dulu,” katanya dalam kunjungan bersama belasan anggota Komisi III DPR RI itu. Sebelumnya, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso berencana membuat penjara khusus narkoba di pulau terpencil guna memutus akses pengedaran narkoba, termasuk jaringan komunikasi dan transportasi, bahkan LP khusus narkoba itu juga memiliki program rehabilitasi. Menurut Desmond J Mahesa, maksud dan tujuan kunjungan Komisi III DPR RI ke Kapolda Jatim tidak hanya membahas masalah narkotika, namun banyak kasus, diantaranya kasus Cinderella (sengketa lahan PT Cinderella, Jalan Tanjungsari, Surabaya). (ant)

Napi Dituntut Hukuman Mati BANDA ACEH - Narapidana narkoba yang kembali menjadi terdakwa penyalahgunaan narkotika Shofyan bin Yahya Daud (51) asal Sigli, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh dituntut hukuman mati atas kepemilikan sabu-sabu di atas lima gram. Tuntutan tersebut dibacakan Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Banda Aceh Mairia Efita Ayu dalam sidang dengan ketua Majelis Hakim Eddy di PN Banda Aceh, kemarin. Terdakwa hadir ke persidangan mengenakan rompi tahanan Kejaksaan Negeri Banda Aceh didampingi penasihat hukumnya Kadri Sufi. Terdakwa merupakan narapidana narkoba yang divonis majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur dengan hukuman 19 tahun penjara. Terdakwa dipen-

jara sejak Februari 2011. Sebelumnya terdakwa ditahan di penjara di Jakarta dan dipindah ke penjara. Terdakwa Shofyan kembali ditangkap di sebuah rumah di Neusu, Banda Aceh, karena memproduksi sabu-sabu, pada 12 Januari 2015. JPU dalam amar tuntutannya, terdakwa Shofyan terbukti bersalam memproduksi narkoba golongan satu jenis sabu-sabu lebih dari lima gram. ‘’Menuntut terdakwa dengan pidana mati. Membebaskan terdakwa dari membayar perkara. Barang bukti sabu-sabu lebih 200 gram disita untuk negara,” kata JPU. JPU mengatakan, perbuatan terdakwa melanggar Pasal 113 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. (ant)

Suluh Indonesia/ant

ORIENTASI CALON DUBES - Menko PMK Puan Maharani (kiri) berbincang dengan Menlu Retno LP Marsudi (kanan) saat menjadi pembicara dalam pembekalan dan orientasi calon Duta Besar dan Kepala Perwakilan RI di Kantor Kemenlu di Jakarta, kemarin.

Politisi Peras Freeport

Nama JokowiKalla Dicatut

Suluh Indonesia/ade

CONTOH SURAT SUARA - Petugas KPU menunjukan contoh surat suara yang akan digunakan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di kantor KPU Pusat Jakarta, kemarin. KPU mulai mendistribusikan surat suara ke beberapa daerah yang akan melaksanakan pilkada serentak untuk dicetak.

Kasus Pelindo

Siapa Menjadi Target ? KETUA Panitia Khusus Pelabuhan Indonesia (Pansus Pelindo) II DPR Rieke Diah Pitaloka mengatakan saat ini Pansus Pelindo berupaya memperoleh sejumlah bukti dan data-data awal mengenai ketaatan pajak dari PT Pelindo II dan hasil pengelolaan Pelabuhan Peti Kemas Jakarta (Jakarta International Container Terminal/JICT). Menurut Rieke,sehingga kita memanggil Dirjen Pajak untuk meminta keterangan, ada yang ingin kita telusuri lebih, investigasi. Namun, rapat pansus dengan Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Sigit Priadi Pramudito kemarin ditunda pada Senin (16/11) pekan depan. Penundaan lantaran Dirjen Pajak tidak bisa melanjutkan rapat, karena ada agenda lain di luar gedung parlemen. Sigit yang terlihat buru-buru meninggalkan ge-

dung DPR, kemudian menugaskan anak buahnya mengikuti rapat dengan Pansus DPR. ‘’Seharusnya Pansus ini dengan Dirjennya, eselon I, supaya punya kekuatan hukum untuk bicara di sini. Jadi untuk sementara ditunda dan sekalian melengkapi data-data yang harus dijelaskan nanti,” kata Rieke. Wakil Ketua Pansus Pelindo II, Teguh Juwarno mengatakan permintaan bukti-bukti dan data pendukung dari

Ditjen Pajak diperlukan untuk memberikan analisa terkait pendapatan pajak yang diberikan Pelindo II dari hasil pengelolaan JICT. “Kami ingin tahu mana yang lebih menguntungkan JICT dikelola sendiri atau diserahkan ke pihak asing,” kata Teguh. Hasil analisa pajak tersebut dinilai penting, sebab perpanjangan kontrak yang dilakukan Pelindo II kepada perusahaan asal Tiongkok dinilai janggal. Sebab, dalam pernyataannya Direktur Utama PT Pelindo II RJ Lino mengaku perusahaan banyak memberikan keuntungan bagi negara. Dengan demikian, apabila memang menguntungkan mengapa pengelolaannya tidak dikelola sendiri tetapi justru diserahkan kepada perusahaan asing. Teguh mengatakan Dirut Pelindo II R.J Lino mengklaim perusahaannya memberikan keuntungan bagi negara, sementara laporan lain yang masuk kepada pansus menyebutkan klaim Lino itu tidak sesuai dengan kenyataan. “Kami diinformasikan bahwa Pelindo II di bawah kepemimpinan Lino tidak masuk dalam 20 perusahaan BUMN pemberi pajak terbesar bagi Indonesia,” kata Teguh. Anggota Pansus Pelindo II, Sukur Nababan mengatakan pansus meminta Dirjen Pajak memberikan bukti dan data lengkap baik SPT tahunan, PPN dan PPH Badan JICT dari tahun 1999 hingga 2014. Selain itu, keterangan dari Dirjen Pajak juga diperlukan utnuk mengetahui apakah Ditjen Pajak pernah memeriksa JICT dalam kurun waktu 1999-2014 beserta anak perusahaan Pelindo II. “Kalau pernah, temuan apa yang ditemukan dan penyelesaiannya seperti apa,” kata politisi dari PDI Perjuangan ini. Sejauh ini, Bareskrim sudah melayangkan panggilkan kepada sejumlah pegawai untuk diperiksa sebagai saksi. (wnd)

JAKARTA - Wapres Jusuf Kalla mengaku telah mendengar adanya politisi yang menjual namanya dan Presiden Joko Widodo dalam upaya perpanjangan izin operasi yang tengah dilakukan PT Freeport di Indonesia. Sebagai kompensasi, pencatut nama presiden dan wapres meminta sejumlah saham Freeport yang saat ini diwajibkan melepas sebesar 10,64 persen sahamnya sesuai ketentuan perundangan yang berlaku. ‘’Kalau dikatakan presiden

dan saya minta jatah, memang benar saya marah. Dilaporkan saja yang ngomong itu (ke polisi),” kata Jusuf Kalla di Jakarta, kemarin. Sejumlah pihak dikabarkan telah menawarkan diri menjadi “pelobi” Freeport dengan Jokowi dan JK, agar perusahaan asal Amerika Serikat itu mendapat restu perpanjangan izin operasi dan kontrak karya. Secara bertahap Freeport diwajibkan melepaskan sahamnya sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 77 Tahun 2014 tentang Perubahan Ketiga Atas

Peraturan Pemerintah Nomor 23 tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba). Untuk tahun ini, tahap pertama saham yang harus dilepas sebesar 10,64 persen yang jatuh tempo 14 Oktober 2015. Namun, hingga saat ini masih terjadi tarik menarik dalam divestasi saham PT Freeport. Meski telah mengantongi nama pihak yang menjual namanya dan Presiden Jokowi, JK enggan mengungkap indetitas politisi dimaksud.

“Ada, tanya sama Sudirman saja (Menteri ESDM Sudirman Said),” ujarnya. Informasi mengenai adanya pihak yang mencatut nama Presiden dan Wapres untuk mendapat saham Freeport berawal dari pernyataan Menteri ESDM Sudirman Said beberapa waktu lalu. Dalam pernyataannya, Sudirman mengatakan bahwa dirinya sudah melaporkan pihak tersebut ke Jokowi dan JK. ‘’Di luar istana itu (orang) yang jual-jual. Responsnya Presiden-Wapres marah,’’ katanya. (son)

Suluh Indonesia/ant

PRESIDEN KE PELABUHAN JIIPE - Presiden Joko Widodo (kiri) meberikan arahan kepada Dirut Pelindo III Djarwo Suryanto (kedua kanan) dan Kepala BKPM Franky Sibarani (kanan) saat meninjau Pelabuhan JIIPE, Gresik, kemarin. Selain meninjau pelabuhan JIIPE Presiden juga meresmikan peluncuran program penciptaan lapangan kerja melalui sinergi investasi dengan pondok pesantren di kawasan itu.

Pemerintah Mulai Impor Beras JAKARTA - Pemerintah Republik Indonesia mulai menerima pengiriman beras impor di sejumlah daerah di Indonesia untuk menjaga stok pangan akibat gejolak cuaca El Nino yang memicu kekeringan di sejumlah tempat. ‘’Sudah (beras impor masuk). Ada di banyak pelabuhan, bukan hanya Jakarta,” kata Wakil Presiden Jusuf Kalla ditemui di Istana Wapres, Jakarta, kemarin. Menurut JK, pelaksanaan impor beras dilakukan untuk memenuhi persediaan stok beras di beberapa

daerah di Indonesia akibat panen yang mundur karena kekeringan. Menurut data dari Bulog, sejumlah daerah telah menerima beras luar negeri untuk persediaan. ‘’Yang paling penting pemerintah menyiapkan cadangan (beras) nasional yang cukup. Nah termasuk dari impor tidak apaapa,” kata JK. Wapres menjelaskan kekeringan pada Agustus hingga November 2015 memicu mundurnya masa panen gabah sehingga persediaan beras untuk tahun depan berkurang. ‘’Demi rakyat, bu-

kan demi hanya satu orang untuk menjaga citra, tidak. Demi menjaga jangan harga beras naik,” tegas JK. Sebelumnya, sebanyak 4.800 ton beras asal Vietnam tiba di Manado, Provinsi Sulawesi Utara. Kepala Perum Bulog Divre Sulawesi Utara (Sulut) Sabaruddin Amrulla mengatakan impor beras dilakukan untuk menjaga stok pangan di provinsinya yang mulai minim. Sabaruddin mengatakan impor beras dilakukan bagi daerah yang bukan merupakan daerah surplus beras dan stok pangannya menipis.

Sementara itu, Bulog Merauke berencana mendatangkan beras impor dari Vietnam karena persediaan menipis akibat petani yang tidak mampu memenuhi kebutuhan. ‘’Untuk memenuhi kebutuhan beras di wilayah sub Divre Merauke maka harus didatangkan dari luar sebanyak 3.000 ton,” kata Kepala Bulog Sub Divre Merauke Zulkarnaen Nurdin. Untuk diketahui, impor beras kerap dikecam petani karena dapat mengganggu dan mempengaruhi harga gabah petani. (ant)


K ta

Suluh Indonesia, Kamis 12 November 2015

2

Jakarta Barat

Marak Kasus Gizi Ganda JAKARTA - Kasudin Kesehatan Jakarta Barat, Dewi Satiasari mengungkapkan, wilayah Jakarta Barat memiliki banyak kasus gizi ganda bukan gizi buruk. Kasus itu sebagian besar akibat ketidakpahaman para orangtua saat proses mengandung hingga melahirkan selama 1.000 hari atau tiga tahun. ‘’Menentukan masa keemasan balita itu ada dalam proses 1.000 hari. Jadi ini harus benar-benar diperhatikan, jangan salah, kerusakan otak pada usia itu fatal. Sehingga jangan sampai si ibu memberi makanan yang tidak bergizi,” kata Dewi di Jakarta, kemarin. Menurut Dewi, selama proses kehamilan hingga pasca melahirkan 1.000 hari itu sang ibu wajib melakukan program Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA). Setelah melahirkan, kewajiban berikutnya adalah pola asuh yang baik.

‘’Sekarang itu kita bukan lagi bicara empat sehat lima sempurna, tetapi gizi seimbang. Jadi anak-anak yang montok itu bukan berarti sehat, mereka malah rentan beresiko penyakit tidak menular seperti diabetes,” ujar Dewi. Gizi Buruk Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat membentuk tim kerja penanganan masalah kesehatan masyarakat untuk menangani persoalan gizi buruk. Nantinya, tim tersebut akan disebar di delapan kecamatan di Jakarta Barat. ‘’Tim kerja seperti pelayanan ketuk pintu sekaligus melakukan pemantauan terhadap anak, merekalah yang akan mengisi pos gizi kecamatan,” kata Endang Tri Rahayu, Koordinator Program Gizi, Sudin Kesehatan Jakbar. Menurut Endang, tim tersebut sudah dibekali berbagai

Kilas

materi sejak beberapa bulan lalu, misalnya pengetahuan dasar pendeteksian dini fisik balita yang memiliki gizi buruk serta pemantauan pola asuh ibu. ‘’Mereka juga dibekali buku panduan KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) sebagai buku wajib baca, setelahnya buku itu akan dibagikan pada setiap ibu, tapi saat ini pendistrubusianya masih dalam proses,” ujar Endang. Ditambahkan Endang, hasil kerja tim tersebut akan dievaluasi setelah proses pendataan balita selesai dalam waktu yang belum ditentukan. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menemui pasien anak yang disebut mengalami gizi buruk. Namun saat didatangi Ahok menjumpai nenek bocah yang gemuk. (kmb)

Suluh Indonesia/ant

RAZIA PARKIR LIAR - Petugas Dinas Perhubungan merazia motor parkir liar di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, kemarin. Razia parkir liar dilakukan untuk menertibkan kawasan tersebut dan membuat jera para pelaku atau pengendara yang memarkir kendaraan bukan pada tempatnya.

Warga Bantaran Kali Sekretaris

Agen Judi Online Bola PETUGAS Polda Metro Jaya menangkap agen judi online sepakbola Tan Handoko (41) di Jalan Sunter Garden Sunter Agung Tanjung Priok Jakarta Utara. Kepala Subdirektorat Reserse Mobil Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Eko Hadi Santoso di Jakarta, kemarin mengatakan, tersangka ditangkap pada Selasa (10/11) kemarin. Eko mengatakan tersangka Handoko mampu meraup penghasilan hingga Rp500 juta per bulan dari praktik judi online sepakbola. Eko mengungkapkan Handoko berperan sebagai agen judi online sepakbola dari laman internet “www.ibc.com”. Eko menjelaskan tersangka menerima pelanggan yang sebelumnya terdaftar sebagai member untuk memasang taruhan. Pelanggan mendaftar kemudian mentransfer uang taruhan melalui rekening penampung. Kepada penyidik, tersangka mengaku telah beroperasi menjadi agen judi sejak 2013. (kmb)

Segera Direlokasi ke Rusun JAKARTA - Penertiban bangunan di bantaran Kali Sekretaris, Jalan Gili Sampeng, Kebon Jeruk, Jakarta Barat sempat diprotes warga. Warga meminta pembongkaran ditunda sebelum warga mendapatkan kunci rumah rusun (rusun). Selain itu, pembongkaran sempat terhenti lantaran warga menolak musala di tempat tersebut ikut dibongkar. Berdasarkan pemantauan, sejumlah warga bersikukuh bertahan saat petugas gabungan memulai penertiban. Satu

eksavator pun disiapkan untuk membongkar bangunan liar di sepanjang bantaran Kali Sekretaris tersebut. Puluhan petugas Satpol PP dikerahkan untuk meminta warga segera mengosongkan rumah yang terkena penertiban. Perwakilan warga sempat menemui Wakil Wali Kota Jakarta Barat, M Zen yang hadir pada saat pembongkaran untuk meminta pembongkaran ditunda. Wakil Wali Kota Jakarta Barat, M Zen menegaskan, pihaknya telah menyediakan relokasi di tiga rumah susun bagi warga

bantaran Kali Sekretaris yakni Rusun Daan Mogot, Marunda dan Komaruddin. ‘’Warga menolak direlokasi ke rusun Marunda dan Komarudin karena jaraknya jauh. Kami juga menjanjikan warga bisa direlokasi ke rusun di Rawa Buaya, tapi saat ini masih dalam proses pembangunan. Jadi, kalau mau pindah ke sana, tunggu tahun depan dan semuanya sudah didata,” katanya. Ditambahkan M Zen, sebagian bangunan musala terpaksa dibongkar. Bangunan baru yang berdiri di sebelahnya sudah siap dipergunakan. (kmb)

Pencuri Modus Hipnotis APARAT Polda Metro Jaya memburu pelaku pencurian dengan modus hipnotis “Bolong” dan “Penmbah” dengan sasaran rumah yang hanya ditempati pembantu rumah tangga. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Krishna Murti di Jakarta, kemarin mengatakan, kelompok ini sudah beraksi sebanyak 40 kali sejak 1998. Krishna mengatakan pengejaran terhadap Bolong dan Penmbah berdasarkan pengakuan tersangka yang sudah ditangkap yakni Abdul Hakim dan David. Polisi menangkap Abdul Hakim dan David sesuai Laporan Polisi Nomor : 111/K/X/2025/Sektor Kembangan tertanggal 28 Oktober 2015. Para pelaku menggasak rumah milik Ratny Visma dengan kerugian mencapai Rp400 juta di Kavling Pertahanan dan Keamanan Blok I-2 Nomor 10 RT08/ 02 Joglo Kembangan Jakarta Barat. (kmb)

WNA Terkait Pornografi APARAT Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) membekuk seorang pria asal Singapura R yang diduga menyebarkan video porno mantan kekasihnya. Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol Mujiyono di Jakarta, kemarin mengatakan, tersangka sudah ditahan. Mujiyono mengatakan penyidikan kasus penyebaran video porno yang melibatkan pengusaha asal Negeri Singa itu terus berjalan. Bahkan penyidik kepolisian akan melimpahkan berkas berita acara pemeriksaan tahap pertama ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta hari ini. Sebelumnya, seorang wanita melaporkan pria asal Singapura berinisial R terkait penyebaran video tidak senonoh pada akhir September 2015 ke Polda Metro Jaya. Pengacara korban, Bonardo PH Sinaga mengungkapkan tersangka R menyebarluaskan empat video porno kliennya saat berhubungan intim. (kmb)

Suluh Indonesia/ant

SIDANG OC KALIGIS - Terdakwa kasus suap kepada Panitera dan Hakim PTUN Medan Otto Cornelis Kaligis melambaikan tangan saat menjalani sidang lanjutan dengan agenda pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tipikor, Jakarta, kemarin. Dalam sidang tersebut pengacara senior itu membantah pernah memberikan uang kepada Hakim PTUN Medan Tripeni Irianto.

Ribuan Tenaga Honorer DKI Diangkat Jadi CPNS JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta secara resmi mengangkat sebanyak 3.257 tenaga honorer kategori dua menjadi CPNS. Pengangkatan tersebut ditandai dengan prosesi penyerahan SK CPNS Kategori Dua yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Lapangan IRTI Monas Jakarta, kemarin. Kepada seluruh CPNS yang baru diangkat, mantan Bupati Belitung Timur itu berpesan agar senantiasa menjaga kredibilitas dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab melayani masyarakat. ‘’Saudara-saudara harus ingat bahwa menjadi CPNS merupakan sebuah amanah. Ini merupakan tanggung jawab, baik di hadapan Tuhan maupun manusia. Saya berharap semuanya dapat bekerja dengan baik,” kata Basuki di Kawasan Monas, Jakarta Pusat, kemarin. Selain bekerja, menurut dia, selurub CPNS juga harus dapat mengawasi kinerja antarpegawai ataupun atasannya, baik di SKPD maupun Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD). ‘’Saudara-saudara harus bekerja lebih baik. Kalau ada atasan yang melakukan kecurangan, harus berani lapor. Intinya, mari kita berjuang bersama-sama. Bantu saya mengidentifikasi kalau-kalau ada pejabat yang tidak baik,” ujar Basuki. Kepala BKD DKI Jakarta, Agus Suradika menuturkan proses pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS itu masih akan berlangsung hingga Desember 2015. Proses penyerahan SK CPNS tersebut, kata dia, sudah berlangsung sejak Agustus 2015, yakni sebanyak 233 orang. Kemudian pada Oktober 2015, SK CPNS diserahkan kepada sebanyak 292 orang. ‘’Hari ini kami serahkan SK kepada 3.257 orang dari 38 SKPD. Jadi secara keseluruhan, sudah 3.782 yang menerima SK. Sedangkan sisanya sebanyak 794 orang juga sudah diproses dan akan diberikan SK pada Desember 2015,” ungkap Agus. Berdasarkan data BKD DKI Jakarta, tahun ini terdapat 4.756 tenaga honorer Pemprov DKI yang lulus seleksi dan diusulkan diangkat menjadi CPNS. Sejak Agustus hingga November tahun ini, sebanyak 3.782 orang telah diproses. (kmb)

Pergub Larangan Merokok Akan Dikaji Ulang PERATURAN Gubernur (Pergub) mengenai larangan merokok akan dikaji ulang. Terutama dalam penentuan lokasi-lokasi yang memang dilarang merokok. DKI Jakarta memiliki 3 Pergub larangan merokok, yakni Pergub nomor 75 tahun 2005, Pergub nomor 88 tahun 2010 dan Pergub nomor 50 tahun 2012. Di dalamnya juga mengatur gedung pusat perbelanjaan menjadi kawasan bebas rokok. ‘’Yang harus kita pikirkan di mal atau tempat hibu-

ran. Kalau dia di luar gedung yang tidak ada AC boleh nggak merokok, boleh. Jadi jangan salah paham, kita nggak bisa maksa semua orang untuk tidak merokok,” ujar Basuki Tjahja Purnama, Gubernur DKI Jakarta, kemarin. Menurut Basuki, lokasi penerapan kawasan larangan mer-

okok yang perlu dikaji ulang ialah gedung pusat perbelanjaan dan tempat hiburan. Sebab, seperti di beberapa gedung pusat perbelanjaan dan hiburan, larangan merokok justru mematikan usaha kafe dan hiburan. ‘’Pergub kita ngaco juga. Kadang-kadang Pergub yang saya tanda tangan terlalu banyak jebakan batmannya,” ucap Basuki. Basuki mengatakan, seharusnya dalam membuat peraturan disesuaikan dengan kondisi dan kesanggupan

melaksanakan. Sebab, bila seperti ini dirinya justru curiga aturan yang dibuat menjadi alat oleh oknum petugas untuk melakukan pemerasan pada pengusaha. ‘’Tuhan saja kasih aturan tidak melebihi kemampuan manusia. Masa anda bikin Pergub membuat semua mal tidak boleh merokok ,yang penting tidak merugikan orang lain,” tandasnya. Untuk diketahui, pergub ini dinilai tidak efektif karena masih banyak perekok yang mnerekok sembarangan. (kmb)

Suluh Indonesia/ant

HARI CILIWUNG - Dua pendekar betawi beraksi pada perayaan Hari Ciliwung di bantaran sungai Ciliwung, Jakarta, kemarin. Dalam perayaan tersebut, para aktivis sungai yang melintas mulai dari wilayah Puncak, Depok dan Jakarta melakukan sejumlah aksi penyelamatan lingkungan.


Metr politan

Suluh Indonesia, Kamis 12 November 2015

3

Elite Golkar Diminta

Utamakan Kader Muda menyisakan persoalan di internal partai. Saat ini sejumlah kader muda dari kedua kubu Golkar telah merapatkan barisan dan bersepakat menyatukan dua kekuatan elite Agun di Jakarta, kemarin mengapartai beringin yang selama ini bertakan, sangat mendukung dan memseteru dibawah kepemimpinan berikan apresiasi kepada anak-anak Aburizal Bakrie dan Agung Lakmuda Golkar saat ini yang sedang sono. bergerak dan terus menuntut adanCara yang ditempuh kader muda ya keutuhan kembali diantara mereGolkar antara lain dengan melakuka yang bertikai. Kepada para senior kan dialog bersama tokoh-tokoh sudah saatnya mengutamakan masa senior dan sesepuh Golkar, serta depan anak muda partai Golkar. mempersatukan kader muda daerah. Agun mengatakan kader muda Mereka juga menyuarakan opsiGolkar adalah peneopsi penyatuan Partai rus masa depan parGolkar, salah satunya tai yang membutuhterkait peluang pemkan kepastian jamibentukan kepengunan masa depan unrusan gabungan dari tuk berkiprah secara dua kubu bertikai, maksimal dalam dunhingga penyelenggaia politik. raan mudyaearah naHal itu, kata dia, sional bersama. hanya mungkin terjaSementara itu, di apabila para elite Ketua Umum DPP politik Partai Golkar Partai Golkar Aburyang bertikai dapat izal Bakrie (Ical) menmemberikan kepasyatakan menyerahAgun Gunandjar Sudarsa tian melalui penyatukan keputusan an kembali diantara penyelenggaraan dua kekuatan yang bertikai. ‘’HentiMusyawarah Nasional partai berkanlah perseteruan antarelite partai lambang pohon beringin ini kepayang sedang berkuasa saat ini, sudah da Dewan Pimpinan Daerah (DPD) saatnya masing-masing pihak lebih Golkar tingkat I. ‘’Munas terganmengedepankan penyelesaian konftung keputusan 2/3 DPD I Golkar. lik kepengurusan melalui musyaSemua berdasarkan anggaran dasar warah/mufakat untuk mengonsolidan anggaran rumah tangga, mudasikan kembali struktur organisasi nas pasti ada dan bisa 2016, 2017, yang sudah terbelah,” jelasnya. 2018 atau 2019,” kata Ical. Dia menekankan pertikaian yang Ical mengatakan bahwa DPD diakhiri melalui mekanisme hukum yang dimaksud adalah DPD Golkar semata, hanya berujung pada kepascaputusan Mahkamah Agung, menangan atau kekalahan salah yakni DPD Golkar di bawah kepensatu pihak, dan diyakini akan tetap gurusan yang sah. (ant)

POLITISI Golkar Agun Gunandjar Sudarsa meminta seluruh elite partai beringin mengutamakan aspirasi kader muda, selaku penerus, yang menghendaki keutuhan Golkar.

Suluh Indonesia/ant

KEDATANGAN TKI 'OVERSTAY' - Sejumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang dipulangkan pemerintah Indonesia tiba di terminal TKI Bandara SoekarnoHatta,Tangerang, Banten, kemarin. Sebanyak 450 WNI bermasalah terkait kelebihan masa tinggal dan tidak memiliki kelengkapan dokumen dipulangkan pemerintah Indonesia dari Arab Saudi untuk kemudian dikembalikan ke daerah asal masing-masing.

Dubes Harus Mencari Peluang JAKARTA - Wapres Jusuf Kalla meminta 33 calon duta besar Indonesia untuk memerhatikan peluang pengembangan kerja sama ekonomi, selain diplomasi politik seperti pada umumnya. ‘’Sekarang ini tantangan dubes itu selain diplomasi politik, tentu juga lebih banyak tekanannya kepada ekonomi, karena dunia juga mengalami tekanan,” katanya di Kantor Kemenlu Jakarta, kemarin. Selain menjaga nama serta kepentingan Indonesia di dunia in-

ternasional, kata Wapres, para duta besar juga diminta memberi perhatian lebih kepada pengembangan kerja sama sektor ekonomi seperti kondisi pasar, perdagangan, dan potensi investasi. JK mengatakan upaya untuk mengatasi tantangan tersebut tergantung kepada masing-masing negara. Sementara itu, MenluRetno Marsudi menjelaskan arahan tersebut menjadi pembuka tugas para dubes yang akan menjadi wakil

Indonesia di negara asing. ‘’Intinya adalah bagaimana kepentingan nasional kita bisa diperjuangkan oleh para duta besar kita di luar negeri,” kata Retno. Selain itu, Menlu mengharapkan dengan arahan yang diberikan dapat mendorong peningkatan kinerja para dubes untuk menjalin kerja sama di negara yang merupakan tempat aktivitas masing-masing. Hingga saat ini, terdapat 132 perwakilan Indonesia yang berada di luar negeri. ‘’Para dubeskita

harus memberikan pengayoman yang optimal kepada warga negara kita yang hidup di luar negeri. Para dubes kita harus responsif dalam bidang proteksi bagi warga negara kita, kemudian aktif dalam diplomasi ekonomi dan mempromosikan produk Indonesia, serta mencari peluang kerja sama,” kata Menlu. Menlu menambahkan sejumlah duta besar yang diberi arahan oleh Wapres merupakan hasil penunjukan prerogatif dari Presiden Joko Widodo. (ant)

Kasus Pelindo

Ditemukan Penyimpangan

Suluh Indonesia/ant

SEMINAR MEMBANGUN INDONESIA - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro (kedua kanan) didampingi Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (kedua kiri) dan Wakil Ketua Umum Fadel Muhammad (kanan) dan Ketua Fraksi Golkar di DPR Ade Komarudin (kiri) saat menghadiri seminar Membangun Indonesia di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, kemarin. Seminar tersebut bertemakan 'Kemampuan Pemenuhan Target Pembangunan APBN 2016'.

JAKARTA - Anggota Panitia Khusus Angket Pelindo II, Junimart Girsang mengatakan selama tiga pekan bekerja, pansus menemukan dugaan penyimpangan di PT. Pelindo II, misalnya data yang diungkapkan Deutch Bank Hongkong. ‘’Kami sudah periksa (data) Deutch Bank Hongkong sebagai konsultan keuangan Pelindo II dan itu tidak pernah ditender serta tidak ada kontraknya meskipun mereka sudah bekerja tujuh bulan,” katanya, di Gedung Nusantara II, Jakarta, Rabu. Menurut dia, dari pemaparan Deutch Bank itu ditemukan bahwa ada revisi yang diminta pihak Pelindo II dan hasilnya menambah

Pengadilan Peristiwa 1965

Upaya Memecah Belah Elemen Bangsa Indonesia ANGGOTA Komisi III DPR Arsul Sani menyayangkan diselenggarakannya pengadilan peristiwa 1965 di Den Haag, Belanda, pada 1013 November 2015 karena dinilai tidak bijak dalam menyikapi masalah tersebut. Arsul Sani menilai kawankawan elemen masyarakat sipil yang mengajukan soal ekses G30S ke pengadilan rakyat internasional tidak bijak dalam menyikapi persoalan yang sensitif. Dia mengatakan, jika forum pengadilan tersebut mengandung hal-hal yang menyalahkan pemerintah atau kelompok tertentu maka berpotensi memecah belah elemen bangsa. Politikus PPP itu menyarankan agar penyelenggaraan pengadilan rakyat dipertimbang-

kan antara manfaat dan kerugiannya sebelum membawa persoalan tersebut ke panggung internasional. ‘’Saya menilai pemerintah tidak perlu meng-entertain terhadap upaya di pengadilan rakyat internasional Den Haag,” ujarnya. Menurut dia, apabila ada putusan yang menghendaki pemerintah meminta maaf, namun mayoritas masyarakat menolak maka pemerintah tidak akan memenuhi putusan forum informal tersebut. Di sisi lain, ujar dia, pemer-

Arsul Sani intah perlu lebih fokus dan menunjukkan keseriusan lebih dalam terkait penyelesaian kasus dugaan pelanggaran HAM berat di masa lalu. ‘’Saya menilai apabila muncul sorotan dari dunia internasional, pemerintah perlu menjelaskan bahwa peristiwa yang terjadi setelah

G30S adalah rangkaian sebab akibat dan bahkan bisa ditarik ke belakang pada peristiwa pemberontakan PKI di Madiun,” katanya. Sebelumnya, pengadilan rakyat atau “International People’s Tribunal” kejahatan kemanusiaan di Indonesia pada 1965 akan digelar di Den Haag, Belanda. Anggota panitia pengadilan rakyat, Reza Muharam, mengatakan pengadilan itu digelar untuk membuktikan terjadinya ‘genosida selama periode 1965 hingga 1966’ yang selama ini tidak pernah diakui negara. Menurut dia, persidangan diikuti tujuh hakim berlatar kalangan akademisi, pegiat hak asasi manusia, dan praktisi hukum, termasuk mantan hakim mahkamah kriminal internasional untuk Yugoslavia. (ant)

hasil audit. Selain itu, menurut dia, ada temuan dari Pansus Pelindo II, bahwa pendapatan Pelindo II berkurang 250 juta dolar AS tahun ini. ‘’Pendapatan Pelindo II tahun sebelumnya plus 250 juta dolar AS. Kami akan menggali informasi itu,” ujarnya. Selain itu Junimart mengatakan, Pansus mendapatkan keterangan dari Jaksa Agung bahwa Lino meminta pendapat hukum dari Jaksa Agung Muda Pidana dan Tata Usaha Negara lalu dijadikan landasan hukum perpanjangan konsensi JICT. Menurut dia, pendapat hukum tidak bisa dijadikan dasar hukum bagi perusahaan untuk melakukan perjanjian. ‘’Pendapat hukum tidak bisa dijadikan dasar hukum perpanjangan kon-

sensi,” katanya. Politikus PDIP itu menegaskan dalam UU nomor 17 tahun 2008 tentang Pelayaran disebutkan bahwa perpanjangan konsensi harus mendapatkan persetujuan Kementerian Perhubungan. Dia mengatakan, perpanjangan konsensi itu seharusnya dilakukan 2019 namun dilakukan tahun lalu sehingga terkesan aneh kebijakan tersebut. ‘’UU menyebutkan bahwa konsensi harus ke Kemenhub dan itu tidak pernah dilakukan,” katanya. Untuk diketahui, kasus Pelindo ini sempat membuat gaduh secara politik karena banyak pihak berkepentingan untuk mengamankan BUMN ini. Puncaknya dengan lengsernya Kabareskrim Komjen Pol. Budi Waseso. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Kamis 12 November 2015

4

Kilas Tabrak Kereta Api KEPALA Sub Bagian Humas Polresta Bekasi Kota AKP Siswo mengungkapkan Agus Faturahman (20) tewas akibat menabrakan diri ke kereta di Stasiun Kranji, kemarin. Menurut Siso, hasil olah Tempat Kejadian Perkara dan kesaksian warga, korban melakukan bunuh diri. Menurut Siswo, Agus diketahui menabrakan diri ke kereta api Arya Dwi Pangga jurusan Gambir-Solo yang datang dari arah Jakarta sekira pukul 08.00 WIB. Keterangan sejumlah saksi menyebutkan korban tiba-tiba melompat ke perlintasan kereta api saat kereta melintas. Akibatnya menyebabkan korban meninggal dunia di TKP dengan luka kepala bagian depan pecah, pergelangan kaki kanan patah, betis kaki kiri patah. Dikatakan Siswo, pihaknya masih mendalami motif Agus hingga nekat menabrakan dirinya ke kereta. (ant)

E-KTP Didistribusikan SEBANYAK 7.322 Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP El) warga kota Tangsel kembali didistribusikan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) setempat. Pendistribusian cetakan KTP El ini merupakan tahap ketiga. Kepala Disdukcapil Kota Tangsel, Toto Sudarto kemarin mengatakan, bagi warga yang merasa cetakan KTP El belum jadi, bisa datang ke kantor pelayanan kecamatan, sesuai domisili masing-masing. Menurut Toto, masyarakat Tangsel bisa mengecek nama mereka di masing-masing Kecamatan tempat tinggal mereka. Bagi warga yang belum mendapatkan KTP-El dapat mengecek di masingmasing Kecamatan, karena pihak kecamatan menempelkan nama-nama penerima KTP-El yang belum diambil. (nov)

Suluh Indonesia/ant

EVALUASI KERJA SAMA TPST BANTAR GEBANG - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi (kiri) berbincang dengan anggota DPRD Kota Bekasi saat rapat evaluasi kerja sama Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, di Bekasi, kemarin. Pemerintah Bekasi akan mengirimkan surat undangan kepada Pemrov DKI Jakarta untuk melakukan musyawarah terkait kajian perjanjian kerja sama TPST Bantar Gebang.

Pelajar Depok

Jadi Target Sindikat Narkoba D E P O K - Te r u n g k a p n y a Marlis alias Bonel pria setengah baya berusia 65 tahun, yang kedapatan mengengedarkan narkoba jenis di kalangan pelajar, dikatakan Kepala Satuan Narkoba Polresta Depok Kompol Vivick Tjangkung merupakan pengembangan Satuan Narkoba Polresta Depok yang lebih dulu meringkus Johan alias Encek di kawasan Sukatani, Kecamatan Tapos. Pihaknya mengaku meringkus Johan dengan barang bukti berupa 12 bungkus pa-

ketan ganja. Dari Johan, pihaknya mengembangkan kasus lebih dalam dengan menangkap pelaku, Wahyu, berikut barang bukti 17 paketan ganja. “Dari keduanya kami berhasil membekuk Bonel, tukang parkir yang menjadi bandar narkoba,” katanya di Depok, kemarin. Dalam mengedarkan barang haram itu, pelaku mengincar remaja yang masih berstatus pelajar. Ganja dan sabu-sabu juga diedarkan di kalangan pelajar pun dibandrol dengan san-

gat murah dan terjangkau yakni seharga Rp500 ribu per gram. ‘’Kami tidak putus sampai sini, pengembangan terus kami lakukan guna mengungkap pelaku lainnya,” tegas Vivick. Vivick menjelaskan, narkoba yang dimiliki Bonel didapatnya dari seorang bandar besar di kawasan Cileungsi, Bogor, yang hingga saat masih buron. ‘’Kami terus melakukan pengejaran pelaku lainnya dalam sindikat ini, yang namanya berinisial N telah kami kantongi,” pungkasnya.

Karena peredaran narkoba sudah masuk di kalangan pelajar Depok, ke depan Polresta Depok berkoordinasi dengan berbagai instansi pemerintah kota akan melakukan tes urine pada setiap pelajar guna memutus peredarannya. Kapolresta Depok, Kombes Pol. Dwiyono menuturkan, pelaku juga merupakan pemain lama di dunia barang haram tersebut, tepatnya sejak 2003. Pelaku nekat menjual narkoba karena kesulitan keuangan. (jif)

Situasi Mulai Memanas

Panwaslu Diminta Bertindak DEPOK - KPU Kota Depok mendorong Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) dan pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus spanduk berbau SARA yang memojokan salah satu pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Depok. ‘’KPU Depok sangat menyayangkan adanya pemasangan spanduk berbau SARA. Karena itu kami mendorong agar Panwaslu dan kepolisian mengusut kasus itu,” kata Komisioner KPU Kota Depok, Suwarna di Depok, kemarin. Seperti diberitakan sebelumnya, di Kecamatan Sawangan dan Bojongsari ditemukan adanya spanduk yang berbau SARA. Pada spanduk itu tertulis: ‘Hale-

luya Puji Tuhan, Sukseskan Satu Kelurahan Satu Gereja’. Di sebelah kanan spanduk itu ada foto Dimas-Babai dan tulisan Pro db. Untuk itu, kata Suwarna, pihaknya mendorong pihak keamanan dan Panwaslu untuk mengusut tuntas kejadian ini. Selain itu, KPU Kota Depok, juga selalu mengingatkan semua pasangan calon dan semua pihak yang berkepentingan dalam penyelenggaraan Pilkada Depok 2015 agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban. ‘’KPU selalu mengingatkan supaya pasangan calon dan tim suksesnya menggunakan cara-cara yang santun dan tidak melanggar peraturan perundang-undangan,” kata Suwarna. Pasangan calon Dimas-Ba-

bai yang merasa dirugikan dengan pemasangan spanduk itu langsung melapor ke Panwaslu dan Polresta Kota Depok. Babai sempat menuding pasangan calon IdrisPradi yang sengaja memasang spanduk itu. Tapi belakangan Babai meralat pernyataan itu dengan menyebut yang dipersoalkan adalag pemasangan spanduk berbau SARA itu. Sebab, menurutnya spanduk itu telah menebarkan kebencian kepada Dimas-Babai “Kami tidak menuduh pihak tertentu, kami tidak melaporkan pihak tertentu, yang kami laporkan adalah adanya spanduk berbau SARA yang merugikan Dimas-Babai,” kata Babai, beberapa waktu lalu. (jif)

450 TKI Overstayer Dipulangkan TANGERANG - Pemerintah memulangkan sebanyak 450 WNI ‘overstayer’ dan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang tak memiliki dokumen dari Arab Saudi. Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kementrian Luar Negeri, Muhammad Iqbal di Tangerang, kemarin mengatakan, pemulangan WNI dan TKI tersebut bagian

dari program pemulangan yang dicanangkan Presiden dan dipercepat pelaksanaannya sejak awal September 2015. Pemulangan tersebut akan dibagi dalam dua gelombang yakni 320 WNI dan TKI memakai pesawat Air Asia Extra dan 130 orang menggunakan penerbangan emirates. Selanjutnya, para TKI dan WNI tersebut akan diserahkan dari Kementrian Luar Negeri

kepada BNP2TKI untuk dilakukan pendataan dan fasilitas pemulangan ke daerah asal. ‘’Para TKI dan WNI dari Arab Saudi akan dipulangkan ke daerah masing-masing tanpa dipungut biaya apa pun,” katanya di Bandara Soetta. Pantauan di lapangan, para TKI dan WNI yang sebagian besar wanita tersebut, terdapat 77 yang termasuk anak-anak dan balita.

Mereka menggunakan pakaian hitam dan kerudung serta membawa tas dengan tampak raut wajah yang lelah setelah menempuh perjalanan panjang. Deputi Bidang Koordinasi Perempuan dan Anak Kementrian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Sujatmiko mengatakan, TKI dan WNI yang tak memiliki dokumen resmi. (ant)

38 % SPPT PBB Bermasalah

Suluh Indonesia/ant

PENGELOLA PARKIR BELUM BAYAR PAJAK - Petugas Dinas pendapatan pengelolahan keuangan aset daerah (DPPKAD) Tangsel melakukan penempelan stiker tanda belum membayar pajak usahanya sebuah tempat pengelolaan parkir di stasiun Serpong, Tangerang Selatan, kemarin.

TANGSEL - Akumulasi nilai Surat Pajak Pemberitahuan Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan (SPPT PBB) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menjelang penghujung 2015 totalnya lebih dari Rp308,9 miliar. Piutang itu berasal dari aset rumah milik warga kalangan ekonomi menengah ke atas atau borjuis yang ada di kota termuda Provinsi Banten ini. “Secara keseluruhan ada Rp527 miliar dikarenakan banyak faktor,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota Tangsel, Muhammad kemarin. Lebih lanjut Muhammad mengatakan, dari 62 persen SPPT yang ada 38 persen belum jelas hingga menyebabkan piutang daerah. Jika dari 38 persen SPPT PBB masih bermasalah dalam penyaluran, maka masih ada dana cadangan

yang perlu diselesaikan. Untuk itu, pihaknya menginstruksikan kepada petugas di tingkat kelurahan dan kecamatan harus lebih pro aktif mencari sumber penyebabnya. “Yang (SPPT PBB) nyangkut harus diverifikasi, biar piutang bisa berkurang,” terangnya. Muhammad menambahkan, pegawai kelurahan dan kecamatan harus bisa menelusuri sumber penyebab piutang. Pemerintah Kota Tangsel pun perlu terus meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat wajib pajak agar sadar pada kewajibannya. Jadi tak hanya menuntut haknya. “Banyak ditemukan ada SPPT ada namanya namun tidak ada tanahnya, maka untuk itu kita lakukan verifikasi kelapangan dan kita akan hapus,” pungkasnya. (nov)

100 Pelajar Tangerang

Ikuti BPJS Ketenagakerjaan Mengajar” SEBANYAK 100 pelajar tingkat SMA di Kabupaten Tangerang mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan Mengajar. Demikian dikatakan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangerang Cikupa, Mustofa Hardi di Tangerang, kemarin.

KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA

SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan

Mustafa mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan sebagai sosialisasi kepada pelajar tingkat SMA dalam mempersiapkan diri masuk ke dalam dunia kerja setelah lulus. Apalagi, pelajar sebagai generasi penerus bangsa sangat berperan dan terlibat dalam pembangunan bangsa ke depan. Oleh karena itu dinilai perlu diberikan pemahaman sejak dini tentang BPJS Ketenagakerjaan kepada para pelajar agar membentuk kepedulian terhadap Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. ‘’Sehingga ketika nantinya masuki dunia kerja, pelajar mengerti sangat pentingnya fungsi dari BPJS Ketenagakerjaan dalam melindungi kegiatannya sehari-hari,”

ujarnya. Tak hanya pelajar, para guru juga diberikan pemahaman mengenai BPJS Ketenagakerjaan karena memiliki banyak manfaat dalam perlindungan bekerja. Diharapkan dengan adanya program BPJS Ketenagakerjaan Mengajar maka pesan pemerintah kepada masyarakat dapat tersampaikan. Sebab BPJS Ketenagakerjaan sangat berbeda dengan BPJS Kesehatan dan Mustofa mengatakan masyarakat perlu diberikan pemahaman akan hal itu. ‘’Kalau selama ini para pelajar mendengar tentang Jamsostek, maka sekarang telah berubah menjadi BPJS ketenagakerjaan,” ujarnya. Latif, salah satu pelajar men-

yambut baik sosialisasi itu karena merasa mendapatkan informasi penting untuk bekal menyongsong dunia kerja. Sejak 1 Juli 2015 BPJS Ketenagakerjaan secara resmi beroperasional penuh sesuai amanah Undang-Undang No.24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Empat program BPJS Ketenagakerjaan yaitu Jaminan Hari Tua, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian dan Jaminan Pensiun. Untuk diketahui BPJS Ketenaga Kerjaan merupakan kewajiban perusahan untuk membayar premi, yang sesuai dengan katagori BPSJ Ketenaga Kerjaan yang dimanfaatkan. (ant)

Suluh Indonesia/ant

BONGKAR BANGUNAN HOTEL - Petugas Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tangerang Selatan membongkar bangunan hotel di Serpong, Tangsel, kemarin.


pini

Suluh Indonesia, Kamis 12 November 2015

F OKUS Belajar Demokrasi dari Pendiri Negara UMPUNG masih hangat, banyak yang mencoba menafsirkan makna Hari Pahlawan masa kini. Ada yang mengaitkannya dengan perjuangan kaum muda dalam mencari pekerjaan. Ada pula yang mengaitkannya dengan kerja keras untuk memberantas korupsi, memenangkan persaingan global dan sebagainya. Akan tetapi, kepahlawanan juga dapat dikaitkan dengan demokrasi. Bagaimana kita memperjuangkan demokrasi agar benar-benar mampu menopang kesejahteraan rakyat. Banyak yang demikian optimis bahwa Indonesia akan mampu bergerak dengan lebih baik apabila demokrasi kita lebih terbuka. Kenyataannya bukan hanya keterbukaan yang menjadi alat demokrasi untuk memberikan kesejahteraan warga negara. Sampai kini, Indonesia masih sering diganggu oleh hal-hal lain untuk mengejar cita-cita tersebut. Malah empat presiden setelah Soeharto pun kelihatannya masih belum mampu. Memang benar, kita sekarang boleh bebas berbicara. Akan tetapi bebas mengeluarkan pendapat saja tidak cukup. Itulah yang kiranya membuat kita sampai sekarang masih bertanya-tanya tentang apakah pilihan ini sudah cocok buat kita. Demokrasi memang sudah menjadi pilihan. Akan tetapi, faktor apa yang harus dipilih sebagai pendampingnya? Apakah budaya, kesadaran, intelektual, kesediaan belajar atau apa? Dalam banyak kasus, katakanlah di Timur Tengah, mulai dari Libya, Mesir dan Suriah, ternyata pilihan demokrasi tersebut justru menggelincirkan rakyatnya. Libya yang telah menjungkalkan Khadafi, ternyata sampai sekarang terbelah rakyatnya. Terdapat pemberontakan dari masing-masing kelompok. Mesir masih transisi dan Suriah, seperti kita tahu, hancur lebur dilanda perang saudara. Di sini kita belajar bahwa mentransisi masyarakat ‘’tadisional’’ menuju demokrasi memang memerlukan waktu. Benar kata-kata intelektual, bahwa seluruh pembaruan itu memerlukan pembelajaran. Demokrasi di negara-negara tersebut mungkin belum dipelajari dengan baik, sehingga membuat kehancuran di negaranya. Dalam hal ini kita merasa jauh lebih baik karena demokratisasi kita tidak sampai membuat rakyat terpecah. Tetapi tampaknya kita tetap harus terus-menerus belajar untuk membenahi demokrasi kita. Yang paling awal adalah mencoba mengaitkan demokrasi yang kini berlangsung dengan budaya nasional. Boleh kita sebutkan budaya nasional itu pada apa yang tercantum di dalam Pancasila. Di situ terkandung nilai-nilai yang disarikan dari berbagai unsur budaya yang ada di seluruh Indonesia. Yang menarik adalah soal musyawarah dan mufakat. Demokrasi mungkin saja digabungkan dengan musyawarah di mana konsensus tanpa konflik menjadi akar dari musyawarah ini. Kebebasan berpendapat merupakan ciri demokrasi, lalu kita debatkan. Kalaupun muncul perdebatan, harus dicari titik temu untuk kemudian disepakati. Pasti ada titik temu. Dan budaya Indonesia mengenal apa yang disebut dengan sifat menekan ego. Jadi, pendapat yang paling banyak mendapat dukunganlah yang diterima. Tentu ini disadari oleh logika kebenaran, bukan semata-mata suryak siu. Dan karena itu yang lain mesti memahami keunggulan ini yang kemudian membuat keseimbangan. Demokrasi sebaiknya berlandaskan musyawarah untuk kemufakatan bersama. Sesungguhnya, jika mau belajar dan mengembangkan demokrasi, Indonesia bukan saja mempunyai banyak budaya untuk mengembangkannya tetapi juga sejarah. Bekal sejarah ini begitu banyak dan begitu agungnya, sehingga dapat dipelajari oleh generasi sekarang. Dwi Tunggal Soekarno-Hatta menjadi salah satunya. Kedua tokoh ini bersatu untuk memerdekakan Indonesia, meskipun mempunyai cara pandang berbeda untuk mengisi kemerdekaan. Konon juga secara politik, mereka berbeda haluan. Akan tetapi demi Indonesia mereka bersatu. Bahkan dalam persahabatan pribadi pun tetap akur. Dari pahlawan inilah kita seharusnya dapat belajar demokarsi. ***

M

Bang D

el

Pemerintah mulai menerima pengiriman beras impor di sejumlah daerah untuk menjaga stok pangan

Petani menanam,

petani merugi ...

5

Pembuktian Demokrasi Tak Dapat Dikekang PARTAI Liga Nasional Demokrasi di Myanmar meraih suara terbanyak dalam pemilihan umum yang berlangsung beberapa waktu lalu. Partainya Aung San Suu Kyi, pemimpin oposisi ini, diperkirakan akan meraih suara mutlak setelah penghitungan suara (keputusan) resmi mendatang. Sekitar 20 tahun lalu, partai ini juga berhasil memenangkan pemilu sebelum kemudian ‘’dibreidel’’ oleh junta militer. Hal inilah yang selanjutnya makin memopulerkan partai tersebut dan menimbulkan tekanan internasional di mana-mana, mengangkat citra Aung San Suu Kyi, sampai kemudian kembali memenangkan pemilu tiga hari yang lalu. Ada beberapa catatan menarik dari demokrasi yang berlangsung di Myanmar, terutama sebagai model bagi negara-negara sedang berkembang. Sebagai negara yang berasal dari kawasan Asia Tenggara, tentunya ini juga merupakan gambaran dari bagaimana kehidupan demokrasi itu di kawasan ini, termasuk juga terhadap praktik demokrasi di Indonesia. Pertama, harus dilihat bahwa sebagai sebuah paham, demokrasi terbukti merupakan keperluan dari rakyat. Minimal ia diperlukan untuk mengungkapkan sikap dan pendapatnya, dan itu melintasi negara. Bolehlah dikatakan secara intelektual, rakyat Myamnar tidaklah seperti kondisi masyarakat Eropa. Demokrasi sebagai sebuah praktik politik, memerlukan rakyat dengan inteletual yang matang agar demokrasi dapat berjalan lebih baik. Tetapi sebagai sebuah ide, sesungguhnya demokrasi tidak memerlukan tingkat intelektual seperti yang dimaksud. Ia hanya memerlukan pengaruh citra, imajinasi dan mungkin juga percontohan atau cerita-cerita. Rakyat Myanmar mungkin terkategori pada yang kedua, yaitu memahami demokrasi sebagai sebuah ide dan imanjinasi, dan itulah yang kiranya memberikan mereka inspirasi untuk memenangkan pemilu bagi Partai Liga Nasional Demokrasi. Kira-kira itulah yang juga menjadi fenomena di Indonesia. Dengan demikian, demokrasi yang berkembang di Myanmar, minimal untuk pemilu kali ini, merupakan model dari demokrasi yang berlangsung di Asia Tenggara. Praktik demokrasi dalam pemerintahan di negara itu, masih memerlukan waktu untuk menonton dan mengkajinya. Ini menjadi hal menarik untuk kajian masa depan di Myanmar sebagai bagian dari kawasan Asia Tenggara. Kedua, demokrasi muncul ke permukaan akibat dari tekanan-tekanan politik terhadap masyarakat melalui ikon simbolik mereka. Tidak saja di Indonesia (Megawati Soekarnoputri), Filipina (Corry Aquino), Myanmar (Aung San Suu Kyi) pun demokrasi muncul sebagai fenomena yang sama. Tekanan kepada hak politik

Oleh Nyoman Suwigna Bagi demokrasi, inilah yang menjadi tantangan sesungguhnya. Kebebasan mengeluarkan pendapat dan eksistensi politik sebagai ajang untuk mencari pengaruh serta kekuasaan, menjadi “musuh” partai politik dan pemerintahan untuk mempertahankan demokrasi itu sendiri. Dengan bebas mengeluarkan pendapat, masing-masing tokoh di dalam partai itu akan mencoba mengartikulasikan keinginannya untuk mendapatkan pengaruh dan kekuasaan. Berbagai adu pengaruh inilah yang kemudian dapat memecahkan pemerintahan atau stabilitas itu sendiri.

masyarakat pada hakikatnya mirip dengan tekanan psikologis karena rakyat tidak mampu mengeluarkan ide dan unek-unek politik yang ada. Akibatnya, impian demokrasi tersebut semakin mengental dan tidak dapat ditahan. Itulah yang membuat demokrasi sebagai sebuah impian menjadi menyebar. Ke dalam, ia akan meluas menjadi pemahaman dan impian masyarakat. Sedangkan ke luar menjadi simpati dari negara-negara penganut paham demokrasi. Dan yang lebih penting, demokrasi itu menjadi menurun kepada generasi-generasi baru melalui cerita yang justru

bertambah merangsang. Dalam hal kekangan demokrasi yang berlangsung puluhan tahun, seperti yang terjadi di Indonesia, Filipina dan Myanmar itu, maka kekuatan psikologisnya sangat kuat untuk menjadi sebuah gerakan sosial dan politik. Bahkan gerakan moral. Sebagai gerakan sosial, paham demokrasi ini akan mampu membentuk kelompok-kelompok diskusi yang menyebarkan pemahaman. Sebagai gerakan politik, ia akan mampu melakukan protes, unjuk rasa, sampai petisi dengan berbagai argumentasi. Dan sebagai gerakan moral, ia meraih simpati dari

mana-mana. Bisa dibayangkan, bagaimana kalau ketiga unsur ini bersatu padu dalam satu tindakan. Inilah yang muncul di Myamnar saat pemilu tiga hari yang lalu dan itu pula yang membentuk People Power tahun 1998 sampai dengan penjatuhan rezim Orde Baru di Indonesia. Gaya demokrasi di Asia Tenggara ternyata sama. Ketiga, sebuah kemenangan pasti akan diikuti oleh euforia. Secara psikologis, ini mungkin disebabkan oleh letupan dari hambatan yang sebelumnya demikian lama mengendap atau mencerminkan adanya harapan besar di masa mendatang, entah harapan untuk maju, sejahtera atau stabil. Kemenangan Corry Aquino diikuti euforia tahun 1986, lalu PDI Perjuangan di tahun 1998 dan seperti yang terlihat di gambar-gambar media massa, adalah pada kemenangan dukungan Aung San Suu Kyi di Myanmar ini. Akan tetapi, euforia merupakan salah satu hal saja dibandingkan dengan keberhasilan pemerintahan dan keutuhan partai. Bagi demokrasi, inilah yang menjadi tantangan sesungguhnya. Kebebasan mengeluarkan pendapat dan eksistensi politik sebagai ajang untuk mencari pengaruh serta kekuasaan, menjadi “musuh” partai politik dan pemerintahan untuk mempertahankan demokrasi itu sendiri. Dengan bebas mengeluarkan pendapat, masing-masing tokoh di dalam partai itu akan mencoba mengartikulasikan keinginannya untuk mendapatkan pengaruh dan kekuasaan. Berbagai adu pengaruh inilah yang kemudian dapat memecahkan pemerintahan atau stabilitas itu sendiri. Di Filipina ini nyata terlihat hanya beberapa tahun setelah Corry menumbangkan Marcos tahun 1986. Juan Ponce Enrile dan Gringo Honnasan yang menjadi sekutunya saat mendongkel Marcos, justru memberontak di dalam pemerintahan. Untuk kemenangan Aung San Suu Kyi di Myanmar ini menjadi menarik untuk melihat gejala-gejala demikian di masa yang akan datang ketika ia berkuasa untuk menjalankan pemerintahan di Myamnar. Jika memang kelak kemenangan Partai Liga Nasional ini berhasil menjaga stabilitas nasional, termasuk stabilitas partainya, maka ini akan menjadi pembelajaran bagi negara-negara lain di Asia Tenggara. Indonesia semestinya juga melihat dengan cermat perkembangan demokrasi di negeri ini. Sebab, Indonesia memerlukan banyak belajar tentang demokrasi yang mampu menyejahterakan rakyat. ***

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Tawuran Merupakan Budaya Masyarakat Indonesia BEBERAPA hari yang lalu kita dihebohkan oleh stasiun televisi yang mengabarkan adanya gerakan penolakan Bobotoh masuk ke Jakarta oleh suporter Persija atau Jakmania dalam laga final antara Persib vs Sriwijaya VC di Gelora Bung Karno. Siaga 1 yang dilakukan aparat keamanan mungkin menjadi hal yang meyakinkan bahwa Polisi sangat siap untuk mencegah terjadinya hal-hal buruk. Kesigapan aparat kemanan sangat luar biasa dan terlihat mantap dalam upaya pencegahan, penanganan dan penyelesaian. Saya rasa ini semua adalah sesuatu yang sangat serius namun ada hal yang lebih serius dibalik perseteruan antara Bobot-

oh dan Jakmania. Pengamanan siaga 1 itu adalah seperti sesuatu yang sangat berbahaya. memang suporter Jakmania sudah menunjukkan aksi anarkis sesuai kapasitasnya sebagai sipil. Namun pikiran saya tertuju pada suatu tempat yang kosong tanpa pengamanan bahkan longgar untuk suatu kegiatan yang penting. Entah kegiatan apa. Saya hanya menerka saja sebagai masyarakat awam. Sebab kita sama-sama paham bahwa tawuran adalah salah satu kebudayaan anak muda Indonesia yang terus ada hingga hari ini. Sebab musababnya pun kadang tidak ada. Abi Fatihah Jakarta

Rakyat Indonesia Belum Lepas dari Perbudakan? SUDAH pernah media mengangkat berita tentang ada praktek perbudakan dalam suatu rumah mewah UKM yang mempekerjakan buruhnya dengan cara yang tidak manusiawi. Namun akhirnya kasus ini hilang begitu saja tanpa pemberitaan lebih lanjut tentang jaringan yang melakukan perbuatan keji itu. Apakah sudah dihukum sesuai hukum yang berlaku atau bagaimana? entahlah. Indonesia masih belum aman dari perbudakan. Cobalah tengok disekitar kita ada perusahaan keluarga yang melakukan aturan semaunya. Tidak ada aturan jam kerja yang sehat untuk karyawan. Karyawan bekerja seperti kuda bahkan lebih. Disalah satu perusahaan yang

tidak saya sebutkan namanya. Ada perusahaan keluarga yang kebetulan etnis tertentu yang merajai perekomian Indonesia. Telah melanggar peraturan Depnaker karena ada karyawatinya cuti melahirkan hanya diberi waktu dua bulan. Padahal seharusnya tiga bulan. Pemerintah mungkin sudah sangat sibuk. Jadi pasti sangat butuh bantuan do’a agar mampu menyelesaikan persoalan yang terus bertumpuk ini. Saya sarankan pemerintah harus berhenti memaksakan diri memikul tanggung jawabnya yang berat itu. Jika memang sudah tidak mampu lagi. Lebih baik terus terang. Sinto Kemanggisan, Jakarta

Benarkah Janji Gubernur Saat Kampanye? MASIH ditemukan keadaan jalan yang membahayakan di ruas jalan kota Jakarta. Proses perbaikan yang menurut saya terkesan main-main dan sangat lama. Ada guratan yang berbahaya di aspal yang hendak diperbaiki di sekitar jalan Daan Mogot tepatnya di lampu merah perempatan Green Garden bawah fly over pesing. Bekas guratan di aspal yang terkena air hujan dapat menggelincirkan sepeda motor. Mungkin hal ini tidak berarti apa-apa bagi mereka yang bermobil. Di jalan Puri menuju lampu merah Puri perempatan ada jalan yang sedang diperbaiki. Saya bersyukur karena area ini rawan banjir. Saya melihat ada niat baik dari pemerintah yang fokus untuk

mengantisipasi banjir dari musim penghujan yang segera datang. Jakarta masih terseok-seok untuk menjadi kota yang modern. Saya rasa Jakarta akan tidak pernah mengalami kota yang modern jika yang dimaksud ingin seperti New York, Singapura, bahkan Kuala Lumpur atau Bangkok. Hal ini karena terlalu gawat keadaan masyarakat yang sudah terlanjur mengandalkan Jakarta sebagai pusat Ekonomi. Terlalu lama Pemerintah mencari jalan keluar atas masalah ini. Tak menemukan juga jalan keluar. Karena mereka terlalu mengandalkan teori-teori asing. Alamsyah K Meruya Ilir, Jakarta Barat

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Kamis 12 November 2015

6

Satlak Prima

Pangkas 50 Persen Pengurus Lama

Suluh Indonesia/ant

TERIMA CENDERA MATA - Menpora Imam Nahrawi (kanan) mendampingi Presiden Joko Widodo yang menerima cendera mata yang serahkan Delegasi Federation Internationale de Football Assosiation (FIFA) dan The Asian Football Confederation (AFC) Mariano Araneta (tengah), Abdullah Ibni Sultan Ahmad Shah (kiri) serta Kozo Tashima (kedua kiri) seusai pertemuan membahas masalah persepakbolaan Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, belum lama ini. Presiden memutuskan membuat tim kecil yang akan menjadi mediator antara pemerintah dengan FIFA untuk mencari jalan keluar atas kisruh sepak bola di Indonesia.

Menpora

Kirim Surat Apresiasi Ke FIFA JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengirim surat apresiasi kepada FIFA setelah perwakilan dari federasi sepak bola dunia itu datang ke Indonesia guna melihat langsung permasalahan persepakbolaan nasional. “Kemarin, Selasa (10/11), surat sudah ditandatangani oleh Pak Menteri. Dan hari ini surat dikirim,” kata Kepala Komunikasi Publik Kemenpora, Gatot S Dewa Broto di Kantor Kemenpora Jakarta, kemarin. Menurut dia, surat yang ditandatangani oleh orang nomor satu di Kemenpora itu ditujukan ke pelaksana tugas

55 Atlet Ikuti ACSG JAKARTA - Sekitar 55 atlet Indonesia yang bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) disertakan Kemenpora untuk mengikuti ASEAN Civil Service Games (ACSG) I, 1520 November, di Kuala Lumpur Malaysia. “Even ini merupakan yang pertama kalinya diselenggarakan. Mudahmudahan melalui event ini, nantinya bisa diperoleh atlet berprestasi dari kalangan PNS,” kata Sesmenpora Alfitra Salamm kepada wartawan di Wisma Kemenpora, Senayan Jakarta, kemarin. Selain Indonesia, peserta lainnya yang ikut adalah negara ASEAN lainnya, seperti Thailand, Vietnam dan Laos. Yang akan mempertandingkan lima cabang olahraga, seperti bulutangkis, tenis meja, futsal, boling, dan golf. “Selain mencari prestasi, even ini juga dimaksudkan untuk silaturahmi di kalangan PNS se-ASEAN, dan melalui perhelatan ini kedepannya bisa terjalin kerja sama diplomatis negara-negara ASEAN,” ucap Alfitra. Namun dirinya menegaskan walau perhelatan ini sifatnya kompetisi, Alfitra menegaskan Indonesia tidak mencanangkan target, lebih difokuskan pada silaturahmi antar pegawai se-ASEAN. Tercatat 55 atlet Indonesia ini diseleksi melalui tahapan yang sudah ditentukan, yaitu Porpri, bahkan beberapa pemain yang berlabel nasional pun ikut serta, seperti mantan pemain timnas era 90an Yaris Riadi. (pts)

Sekjen FIFA selain bentuk apresiasi juga sebagai ucapan terima kasih atas kedatangan delegasi federasi sepak bola dunia itu ke Indonesia. Pria yang juga Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora itu menjelaskan, dalam surat tersebut juga dijelaskan terkait dibentuknya tim kecil sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo. Hanya saja, dalam surat tersebut belum dicantumkan nama-namanya. “Memang benar. Belum ada nama-namanya. Yang jelas tim kecil akan secepatnya dibentuk sesuai dengan arahan Presiden,” katanya menambahkan.

Tim kecil yang akan dibentuk oleh pemerintah ini berbeda dengan tim ad hoc yang diprakarsai oleh PSSI. Bahkan pihaknya menghormati posisi Agum Gumelar sebagai ketua. Hanya saja, pihak pemerintah belum memutuskan hal lebih lanjut terkait tim tersebut. Pihak Kemenpora saat ini terus melakukan komunikasi dengan Manajer of Member Association FIFA James Johnson. Pria ini merupakan salah satu delegasi FIFA yang hadir di Indonesia yang dipimpin oleh anggota Komite Eksekutif asal Jepang, Kohzo Tashima. “Komunikasi terus kami lakukan. Responsnya juga cukup

bagus. Bahkan James Johnson memberikan email untuk pengiriman surat dari Menpora untuk FIFA,” kata Gatot menegaskan. Kehadiran delegasi FIFA ke Indonesia diharapkan mampu menjadi titik terang penyelesaian polemik sepak bola nasional yang saat ini dibekukan oleh federasi sepak bola dunia itu. Hanya saja antara pemerintah dan PSSI hingga kini belum ada titik temu. Bahkan, pemerintah hingga kini belum berpikir untuk bergabung dengan tim ad hoc yang dibentuk PSSI. Padahal dalam tim tersebut juga akan menempatkan perwakilan pemerintah. (ant)

JAKARTA - Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima), mulai mewujudkan rencanauntuk merampingkan jumlah pengurus organisasinya, dengan hanya mempekerjakan sekitar 58 orang. Jumlah ini merupakan pemangkasan hampir 50 persen pengurus lama, yang nantinya akan dimasukkan ke dalam enam departemen. Keenam departemen tersebut adalah Departemen Operasi dan Manajemen, Departemen Lomba, Departemen Tanding, Departemen Permainan, Departemen Iptek Olahraga (Sport Science), serta Departemen Paralimpik. “Pengurus lama banyak kritikan karena terlalu banyak, tidak efektif, dan otomatis menambah pengeluaran biaya. Sekarang kami menerapkan pendekatan kepelatihan modern (High Perfomance Programme), sehingga ada keterlibatan penuh dari sport science,” tutur Achmad Sutjipto di Jakarta, kemarin. Bagi Achmad yang biasa disapa Pak Cip ini menjelaskan, Prima juga akan

melakukan penekanan pendekatan pada performance tracking, yaitu dengan memonitor setiap perkembangan dan kemajuan unit, program, dan organisasi secara keseluruhan. “Langkah ini untuk memudahkan kami menyelesaikan setiap ada penyimpangan, agar bisa masuk ke jalur awal,” tegasnya. Terkait persiapan menghadapi Olimpiade 2016, pihaknya akan memakai program lama yang dimodifikasi, yang menambahkan unsur-unsur penting. “Dengan sisa waktu 2015 ini, Satlak hanya akan melanjutkan program yang sudah dibuat pengurus periode sebelumnya. Tapi melanjutkannya tidak dengan cek kosong, melainkan dengan melakukan evaluasi tracking monitoring, bahkan kalau perlu penghalusan terhadap program-program yang sudah disetujui Dewan Pelaksana Prima pada waktu itu, sehingga pada tahun ini selesai dan emua program bisa berjalan dengan baik,” tuturnya. (pts)

Kendala Peralatan

Kejuaraan Dunia Wushu Teratasi JAKARTA - Kendala peralatan yang akan digunakan untuk Kejuaraan Dunia Wushu 2015 di Istora Senayan, Jakarta, pada 13-19 November, sudah teratasi setelah sebelumnya tertahan di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta dan Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten. Wakil Ketua Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) Khairul Azmi dalam keterangan persnya mengatakan, dengan teratasinya masalah peralatan yang akan digunakan pada kejuaraan paling bergengsi di dunia itu diharapkan semua persiapan bisa berjalan sesuai dengan rencana. “Untuk masalah peralatan semuanya sudah teratasi. Mudahmudahan semua sudah bisa terpasang besok, Kamis (12/

11),” katanya. Menurut dia, peralatan pertandingan yang sempat tertahan tersebut adalah bantuan dari federasi wushu dunia atau IWUF. Peralatan tersebut di antaranya adalah matras dan body protector yang semuanya dikirim dari Tiongkok. Semua peralatan sudah diambil, kata dia, setelah pihaknya membayar anggaran Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) dan Pajak Penghasilan (PPh) sebesar Rp170 juta untuk mengeluarkan peralatan. “Dana yang dikeluarkan itu sesuai dengan aturan dari Departemen Keuangan. Itu sudah dikurangi dengan biaya masuk,” katanya menambahkan. Kejuaraan Dunia Wushu ke 13 di Indonesia akan diikuti sekitar 904 atlet dari 73 negara dan

sesuai dengan rencana akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo. Selain itu juga akan dihadiri Duta wushu dunia yaitu aktor Jet Li. Sesuai dengan rencana, sebelum pertandingan dimulai akan dilakukan welcome party yang akan diikuti oleh semua peserta di JCC Jakarta, Kamis (12/11). Selain itu juga akan dilakukan Kongres IWUF yang akan diikuti oleh federasi wushu negara peserta. Pada kejuaraan ini, Indonesia akan menurunkan atlet terbaiknya seperti Lindswell. Atlet asal Sumatera Utara ini tetap menjadi andalan untuk meraih emas karena pada kejuaraan dunia sebelumnya mampu menjadi yang terbaik. Pada kejuaraan dunia ini akan mempertandingkan nomor taolu dan Sanda. (ant)


lahraga

7

Suluh Indonesia, Kamis 12 November 2015

Fabregas Yakin Penampilannya segera Membaik MADRID - Apakah memberi umpan untuk Andres Iniesta untuk dikonversi menjadi gol kemenangan pada final Piala Dunia 2010 atau mencetak penalti-penalti menentukan pada Piala Eropa 2008 dan Piala Eropa 2012, Cesc Fabregas telah menjadi kunci kekuatan pendorong di balik laju penuh kesuksesan Spanyol. Tambahi dengan assistnya untuk David Silva untuk menjadi gol pembukaan pada final Piala Eropa 2012, maka mudah untuk melihat mengapa gelandang Chelsea berusia 28 tahun itu pada bulan lalu menjadi pemain termuda peringkat kedua setelah

Sergio Ramos yang mencatatkan 100 penampilan untuk “La Roja.” Fabregas semestinya berada di puncak kekuatannya menjelang putaran final Piala Eropa tahun depan, ketika Spanyol akan mengejar gelar level benua untuk ketiga kalinya. Saat ini kemerosotan penampilannya untuk Chelsea telah menjadi faktor signifikan dari buruknya start klub London itu di Liga Utama Inggris. Setelah membantu Chelsea memenangi gelar pada musim lalu dengan 18 assist dari 34 pertandingan, Fabregas baru mengukir satu assist dari 12 penampilannya musim ini. Den-

gan kompetisi ketat untuk mendapatkan tempat di lini tengah Spanyol, ia tidak dijamin mendapatkan posisi dalam skuad untuk turnamen di Prancis yang akan dimulai Juni mendatang. Berbicara kepada radio Spanyol dari pemusatan latihan Spanyol di luar Madrid pada Selasa malam, ia mengatakan secara pribadi dirinya merasa baik-baik saja dan ia yakin bahwa ia dan rekan-rekannya di Chelsea akan segera memperbaiki keadaan. “Tentu saja, hasil-hasil tidak sesuai yang kami akan inginkan namun level permainan kami tidak seburuk yang diperlihatkan hasil-hasil,” kata Fabregas

kepada Cadena Cope. “Saya merasa baik-baik saja di tengah semua ini, namun tentu saja ketika hasil-hasil tidak sesuai dalam sepak bola semuanya negatif, dan Anda melihat segalanya dalam cahaya yang buruk.” “Namun saya masih percaya diri pada grup ini dan tim ini, dan saya yakin kami akan mampu memperbaiki keadaan.” Fabregas akan berharap mencatatkan penampilan ke-101nya untuk Spanyol ketika La Roja memainkan pertandingan persahabatan melawan Inggris di Alicante pada Jumat,

sebelum mereka melawat ke Brussel untuk bermain melawan Belgia pada pertandingan persahabatan lainnya pada Selasa. Ia mengatakan dirinya merasa menjadi sorotan untuk kritik, karena statusnya sebagai salah satu pemain terbaik Chelsea musim lalu. “Jika Anda bermain baik, maka Anda menjadi orang pertama yang ditunjuk ketika berbagai hal berlangsung buruk,” ucapnya kepada Cope. “Ketika berbagai hal berlangsung dengan baik, Anda merupakan yang terbaik, dan ketika berbagai hal berlangsung buruk Anda selesai, Anda tidak berguna.” (ant)

LeBron James

Bawa Cavs Kalahkan Jazz CLEVELAND - Forward Cleveland LeBron James mengingatkan bahwa ia masih memiliki kekuatan di NBA pada Selasa (Rabu WIB), dengan mencetak 31 angka, termasuk 17 angka pada kuarter keempat, ketika Cavaliers menang 118-114 atas Utah Jazz. Cavaliers tertinggal sembilan angka pada kuarter keempat, namun James mencuri operan dan mendribel bola ke seluruh lapangan untuk menorehkan permainan tiga angka. Guard Jazz Rodney Hood melakukan penampilan terbaiknya untuk menghadang James dan mencegah ia melakukan tembakan, namun forward Cavs itu melesak ke ring basket dan dilanggar. Ia menatap kepada Hood dan menampar tangannya ketika para penonton bersorak gembira. “Bron merupakan pemain terhebat sepanjang pertandingan. Saya tidak berpikir ada orang lain dengan IQ bola basket yang lebih tinggi atau pemahaman yang lebih besar saat ini,” kata pelatih Cavs David Blatt. “Saya pikir ia memahami saat ini. Ia mengambil permainan dan mengangkat rekan-rekannya bersama dia. Ia melakukan hal-hal yang seperti pemain seperti dia, hanya dia, dapat melakukannya.” Permainan tiga angka James membuat Cavs mengejar 95-94 namun membuat mereka

mendapat momentum. Hal itu membangkitkan semangat tim yang masih tidak terkalahkan di kandang (5-0) dengan kemenangan beruntun ketujuh mereka. Bagaimanapun, Cleveland (7-1) memiliki pekerjaan untuk itu ketika mereka tercatat mendapatkan 17 turnover dan tampil di luar ritme terbaiknya. “Kemenangan ini merupakan satu-satunya hal yang penting bagi saya,” kata James. “Kami memiliki nilai-nilai yang bagus, kami memiliki nilai-nilai yang buruk, namun kami terperangkap dengan hal itu.” James menambahi delapan assist dan tujuh rebound, sedangkan Mo Williams mencatatkan 29 angka, enam rebound, dan enam assist. Ia melakukan delapan tembakan pertamanya dan tidak melakukan kesalahan sampai tersisa 1:37 menit. Kevin Love mencatatkan 22 angka dan delapan rebound untuk Cavaliers. Alec Burks mencetak 24 angka sebagai pemain pengganti untuk Jazz (4-3), sedangkan dua forward Gordon Hayward dan Derrick Favors masing-masing mencetak 17 angka. Rudy Gobert mencetak 15 angka, tujuh rebound, dan lima assist, dan Hood mencatatkan 16 an-

gka. “Mereka merupakan tim veteran yang tahu bagaimana menutup permainan dan bagaimana memenangi pertandingan-pertandingan bola basket,” kata Hayward. “Itu adalah sesuatu yang dapat kami pelajari.” Jazz tertinggal pada sebagian besar jalannya pertandingan sampai akhir kuarter ketiga. Mereka memperbesar keunggulan menjadi 95-86 melalui dunk Gobert dengan 7:22 tersisa, sebelum James dan Cavs mulai bangkit. Hood merespon terhadap permainan James dengan melesakkan lemparan tiga angka pada sisi lain, namun itu merupakan satu-satunya angka yang dibukukan Jazz pada hampir lima menit di kuarter keempat. Mereka kemudian kesulitan mencetak angka untuk membuat Cavaliers dapat kembali meraih keunggulan.” “Anda dapat melihat bagaimana bagusnya mereka,” kata pelatih Jazz Quin Snyder. “Saya gembira dengan cara kami bertahan di sana... Kami tidak terguncang.” “Para pemain kami perlu untuk merasa bagus mengenai kerasnya kami bermain, dan kami perlu mengetahuinya untuk memenangi halhal ini juga.” (ant) Suluh Indonesia/ap

JUMP SHOT - Forward Cleveland Cavaliers LeBron James (23) melakukan jump shot yang tak mampu dihadang center Utah Jazz Rudy Gobert pada kompetisi NBA di Cleveland, kemarin.

Blatter Dirawat Di Rumah Sakit JENEWA - Presiden FIFA yang sedang terkena skors Sepp Blatter masuk rumah sakit setelah ditempatkan di bawah pemeriksaan medis karena stress, namun ia diperkirakan akan meninggalkan rumah sakit pada awal pekan depan, kata juru bicaranya pada Rabu. “Ia sekarang, saat ini, berada di rumah sakit,” kata juru bicara Blatter Klaus Stoehlker kepada AFP melalui telepon. Stoehlker menambahi bahwa Blatter (79) “telah mendapatkan kembali selera humornya” dan berjanji untuk gigih dalam “perjuangannya melawan komite etik (FIFA)” yang menskorsnya selama 90 hari karena tuduhan-tuduhan korupsi. Blatter, sosok yang berkuasa paling lama dalam sepak bola, menderita kecelakaan medis akhir pekan silam dan harus menjalani observasi medis dari rumahnya. Putri Blatter, Corinne, mengatakan, terpaksa membatalkan semua perjanjian sampai 15 November. Stoehlker sebelumnya mengatakan bahwa insiden medis terkait stress telah menambah tekanan kepada pria asal Swiss itu dalam beberapa pekan terakhir. Blatter merupakan pusat dari skandal terburuk yang pernah menimpa dunia sepak bola. Para penyelidik Swiss membuka kasus kriminal terhadap dirinya pada September, pengumuman yang memicu diskorsnya ia dari FIFA. Sebelum diskors, Blatter, yang telah memimpin FIFA sejak 1998, mengatakan dirinya akan mengundurkan diri pada 26 Februari tahun depan, ketika kongres FIFA memilih presiden baru. (ant)

Aguero

Incar Tempat Lawan Liverpool LONDON Penyerang Manchester City Sergio Aguero meyakini dirinya akan bugar untuk kembali bermain setelah jeda internasional, dan mengincar pertandingan melawan Liverpool untuk bermain di dalamnya saat ia telah pulih dari cedera. Aguero telah absen sejak awal Oktober karena cedera otot paha belakang, yang didapatnya saat bermain untuk Argentina. “Saya tidak berpikir saya sekarang ini masih jauh (untuk kembali bermain),” kata Aguero kepada situs resmi City (www.mcfc.com). “Secara fisik, saya merasa baik dan saya menjaga diri untuk sebugar mungkin semampu saya saat sedang absen.” “Saya masih perlu bekerja keras untuk pekan lainnya dan jika bukan pekan ini, maka mungkin (pekan) berikutnya, saya berharap untuk mulai berlatih dengan segenap anggota tim dan target saya ad-

alah Liverpool.” Pemuncak klasemen Liga Utama Inggris City akan berhadapan dengan Liverpool pada 21 November, dan akan melawat ke markas Juventus di Liga Champions sepekan kemudian. Aguero menorehkan rekor klub yakni mendulang lima gol saat timnya menang 6-1 atas Manchester City pada penampilan terakhirnya untuk City. “Saya akan melakukannya dengan perlahan dan tidak terburu-buru, namun saya tidak jauh lagi,” ucapnya. (ant)

JAKARTA

KINI...

Pasang Iklan Baris

CEPAT LAKU Hanya

Rp. 50.000 (10 Baris - 10x Tayang) Hubungi

(0251) 8401018 (021) 5357602

GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat Telp. 021-5357602 Fax. 021-53670771

BISA DIAKSES MELALUI www.bisnisjakarta.com

PASANG IKLAN Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771 G.47-Dir


Nasi nal

Suluh Indonesia, Kamis 12 November 2015

8

Polda Sumut Diminta

Tuntaskan Kasus Mafia Tanah JAKARTA - Polda Sumatera Utara diminta menuntaskan kasus mafia tanah yang menyerobot lahan milik PT Bumi Mansyur Permai (BMP), padahal sejak 2014 telah ditetapkan sebanyak 13 tersangka. ‘’Bahkan kami juga sudah mengirimkan surat kepada Presiden RI Joko Widodo untuk menyelesaikan kasus itu,” kata Direktur Utama PT BMP, Marthin Sembiring di Jakarta, kemarin. Kasus tersebut terkait dengan mafia tanah yang modusnya memalsukan surat tanah milik perusahaannya. Polda Sumut bahkan sudah menetapkan 12 tersangka.

Ia mengatakan awalnya pihaknya melaporkan kasus tersebut ke Polda Sumut atas pemalsuan tanda tangan untuk menguasai tanah milik PT BMP di Kecamatan Medan Selayang dan Sunggal, Medan, Sumatera Utara seluas 15 hektare. Dalam laporan itu, pihak penyerobot tanah itu telah memalsukan tanda tangan pihak kelurahan setempat. ‘’Anehnya, mereka dalam waktu seminggu sudah memiliki sertifikat melalui proses panitia pemeriksaan tanah Kantor Badan Pertanahan setempat,” ujarnya.

Mereka juga memalsukan stempel kantor kelurahan untuk menguatkan dapat memiliki sertifikat tanah tersebut. ‘’Yang menjadi pertanyaan, sampai sekarang belum ada perkembangan kasus tersebut. Bahkan orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka belum juga ditahan,” katanya. Padahal, para ahli sudah dimintai keterangan terkait dugaan pemalsuan surat dan tanda tangan itu. ‘’Hasil Labkrim Polda Sumut juga menyebutkan benar ada pemalsuan hingga ditetapkan tersangka,” katanya. (ant)

Warga Lebak Diimbau

Waspadai Masa Pancaroba LEBAK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mengimbau warga mewaspadai masa pancaroba dari musim kemarau ke musim hujan. ‘’Biasanya, masa pancaroba itu diawali cuaca buruk, seperti hujan deras disertai angin kencang juga sambaran petir,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Lebak Kaprawi di Lebak, kemarin. Selama beberapa hari terakhir ini masa peralihan dari kemarau ke musim hujan terjadi Kabupaten Lebak. Bahkan, diantaranya angin kencang merusak rumah warga

di Desa Pasir Tanjung Kecamatan Rangkasbitung. Karena itu, pihaknya telah menyebarkan surat peringatan imbauan kewaspadaan kepada masyarakat agar mewaspadai cuaca buruk tidak menimbulkan korban jiwa. Sebab diperkirakan beberapa hari ke depan hujan deras disertai angin kencang cukup berpotensi terjadi di Lebak. Peluang hujan dan angin kencang terjadi sore hingga malam hari. ‘’Kami mengajak masyarakat pada masa pancaroba itu dapat meningkatkan kewaspadaan cuaca buruk,” katanya.

Menurut dia, berdasarkan BMKG Serang diperkirakan kecepatan angin di atas 30 knot atau 60 Km per jam. Masyarakat yang tinggal di daerah dataran tinggi diharapkan waspada, sebab peluang cuaca buruk itu akan terjadi sore hingga malam hari. Karena itu, saat hujan dan angin kencang berlangsung diminta warga berada di rumah dan dilarang berada di tanah lapang, di bawah pohon dan di atas atap genteng. ‘’Kami mengimbau warga tetap mewaspadai hujan disertai angin kencang,” katanya. (ant)

Suluh Indonesia/ant

TABUNGAN TERNAK SAPI - Seorang laki-laki merawat ternak sapi miliknya di Desa Sembalun Lawang, Kecamatan Sembalun, Selong, Lombok Timur, NTB, kemarin. Memelihara ternak sapi bagi masyarakat diperkampungan yang jaraknya jauh dari aktivitas kantor perbankan di wilayah NTB, merupakan bentuk investasi dan tabungan untuk biaya menyekolahkan anak, naik haji serta biaya mendesak lainnya.

Di Simalungun

Penderita DBD Meningkat SIMALUNGUN - Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Simalungun, Sumut mengalami peningkatan memasuki musim penghujan dalam dua bulan ini. Kepala Dinas Kesehatan Simalungun dr Jan Mauresdo Purba di Pamatang Raya, kemarin mengatakan dari 150 fokus atau titik kejadian penanganan yang disiapkan anggarannya

pada tahun 2015 sampai saat ini sudah 148 yang dilakukan penanganan kasus. ‘’Merata di hampir seluruh (31) kecamatan,” sebut Jan Mauresdo. Meski belum ada korban jiwa terkait kasus DBD di Kabupaten Simalungun, karena langsung cepat ditangani dan diantisipasi penyebarannya, Jan Mauresdo mengimbau masyarakat untuk tetap waspada

dengan membersihkan lingkungan. ‘’Jika ada keluarga yang terkena, segera bawa ke puskesmas untuk penanganan dini,” pesan Jan Mauresdo. Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK), Serubabel Saragih mengatakan, Dinas Kesehatan sudah menurunkan tim pemantau jentik di seluruh kecamatan untuk mengantisipasi

penyebaran DBD. Pihaknya juga melakukan fogging di seluruh kecamatan dan mensosialisasikan gerakan menguras, menutup dan menimbun atau 3M. Menurut Serubabel, upaya tersebut untuk mengantisipasi perkembangan jentik nyamuk aedes agepty, sehingga diharapkan penyakit DBD tidak mewabah. (ant)

Korban Longsor di Garut Mengungsi BANDUNG - Sejumlah warga yang rumahnya terimpa bencana alam longsor di Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, mengungsi untuk menghindari ancaman bahaya longsor susulan. ‘’Warga yang rumahnya tertimpa longsor bahkan yang terancam juga mengungsi karena khawatir datang longsor susulan,” kata Camat

Banjarwangi Enjang Juanda di Bandung, kemarin. Ia menuturkan bencana longsor tanah tebing itu menimpa delapan rumah di Kampung Pasuketan, Desa Mulyajaya, Banjarwangi, Selasa. Seluruh warga yang menghuni rumah tersebut, kata dia, sementara diungsikan ke rumah warga terdekat yang di-

KAPAL WISATA - Kapal Marina Srikandi 16 merapat di dermaga Pulau Menjangan Bali saat ujicoba jalur wisata dari Banyuwangi, kemarin. Kapal wisata berkapasitas 50 - 2.000 penumpang tersebut melayani rute Jimbaran Bali ke Pantai Boom Banyuwangi dan sebaliknya mulai 15 November 2015.

SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk

Gorontalo Utara

Masih Alami Krisis Air pelabuhan Kwandang tersebut. Hal senada diungkap Nurhayati Mobilingo yang mengaku masih kesulitan mendapatkan pasokan air bersih. ‘’Kami terus berupaya menyuarakan kondisi ini kepada pemerintah daerah, agar fasilitas air bersih bisa menjangkau wilayah ini sebab musim hujan tidak berpengaruh pada krisis air yang masih dirasakan ratusan rumah tangga di dusun tersebut,” ujarnya. Mages, warga lainnya meminta agar pemerintah daerah khususnya pihak Badan Layanan Umum (BLU) SPAM menertibkan pelaku pengrusakan

pipa sambungan air yang menyebabkan pasokan air bersih ke wilayah tersebut tidak terpenuhi. ‘’Harus ada tindakan tegas bagi pelaku pengrusakan pipa, sebab sikap egois mereka untuk mendapatkan pasokan air bersih sangat menyusahkan warga lainnya,” ujar Mages. Pihak BPBD sendiri, telah menghentikan distribusi air bersih gratis di wilayah rawan. ‘’Musim hujan sudah tiba, sehingga kami menghentikan distribusi air bersih namun jika masyarakat masih meminta penyaluran tetap dilakukan,’’ katanya. (ant)

bagi warga korban longsor, termasuk warga lain yang rumahnya terancam longsor harus diungsikan,” katanya. Sebelumnya, musim penghujan sudah terjadi di Kabupaten Garut sejak sepekan lalu. Sejak awal turun hujan dilaporkan telah terjadi bencana tanah longsor dibeberapa titik di Garut. (ant)

SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM

Suluh Indonesia/ant

GORONTALO - Sebagian wilayah di Kabupaten Gorontalo Utara masih mengalami krisis air bersih, meskipun curah hujan di wilayah tersebut cukup intensif. Seperti yang dirasakan masyarakat Dusun Pelabuhan, Desa Katialada Kecamatan Kwandang, yang masih mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Lina Djafar, warga setempat, Rabu di Gorontalo mengatakan, mereka tidak bisa mengandalkan air hujan untuk keperluan konsumsi rumah tangga, sedangkan air dari Sarana Penyedia Air Minum (SPAM) tidak menjangkau wilayah di ujung

nilai aman dari bahaya bencana longsor. ‘’Terutama yang empat rumah sudah tidak bisa ditempati lagi, makanya harus diungsikan ke rumah warga dekat sana,” katanya. Ia mengatakan pemerintah berencana mencari lahan baru bagi warga yang terkena dampak bencana longsor tersebut. ‘’Kita akan mencari lokasi baru

Bunda Norma

yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-

konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)

Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.154, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 12 November 2015 | suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu