Skip to main content

Edisi 01 Juli 2016 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com

Pengemban Pengamal Pancasila

Jumat, 1 Juli 2016

No. 125 tahun X

TNI Tunggu Perintah

Bebaskan Sandera BALIKPAPAN - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan bahwa TNI tinggal menunggu perintah untuk bergerak membebaskan sandera para Anak Buah Kapal (ABK) Indonesia yang ditahan milisi bersenjata di Filipina. ‘’Kami siap kapan pun. Kalau perintah untuk berangkat sekarang, ya berangkat,” tandasnya kepada para jurnalis setelah Shalat Isya dan Tarawih di halaman Markas Kodam tersebut, kemarin. Namun demikian, dalam hal pembebasan tujuh ABK Tug Boat (TB) Charles yang dijadikan sandera oleh milisi Abu Sayyaf dan Al Habbsy, kelompok separatis di Filipina Selatan tersebut. Panglima TNI menegaskan bahwa diperlukan kerja sama operasi dengan pihak terkait di Filipina. ‘’Karena, konstitusi Filipina tidak mengizinkan militer asing beroperasi di wilayahnya. Kami perlu kerja sama resmi, hitam di atas putih, kesepakatan dari pemerintah RI dan pemerintah Filipina, seandainya untuk membebaskan sandera diperlukan operasi militer,” papar Panglima. Pada kesempatan yang sama, Panglima juga menegaskan bahwa dalam kasus penyanderaan ini sebelumnya sudah dimulai dengan pelanggaran larangan berlayar ke Filipina yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan. Setelah melanggar larangan berlayar ke Filipina, juga ditengarai terjadi perubahan pilihan jalur pelayaran. Diduga untuk menghemat waktu dan bahan bakar pelayaran sepanjang 18 mil, TB Charles memotong jalur melingkar yang menghindari perairan rawan Pulau Jolo. ‘’Ini kami dalami terus kasusnya dan melihat perkembangannya,” kata Panglima. (ant)

Kasus Setnov Tetap Jalan JAKARTA - Kejaksaan Agung masih menunggu putusan Mahkamah Konstitusi terkait uji materi Pasal 15 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi sebelum menuntaskan kasus dugaan permufakatan jahat yang ditudingkan terhadap eks Ketua DPR RI Setya Novanto. ‘’Masih menunggu di MK (Mahkamah Konstitusi) kan, lagi digugat Pasal 15 UU Tipikor,” kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Arminsyah di Jakarta, kemarin. Setya Novanto mengajukan uji materi Pasal 88 KUHP dan Pasal 15 UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) khususnya menyangkut makna permufakatan jahat dalam pasal itu. Kejagung pernah sesumbar memiliki

bukti kuat adanya permufakatan jahat itu dan bahkan mulai melakukan penyelidikan, padahal kasus itu tengah ditangani oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Maroef Sjamsoeddin yang saat itu tengah menjabat sebagai Presdir PT Freeport Indonesia dimintai keterangan tengah malam. Setelah Setya Novanto mengundurkan diri dari Ketua DPR RI justru penyelesaian kasus itu di Kejagung seolah terhenti. Kejagung berdalih bahwa kunci utamanya adalah pengusaha Riza Chalid yang sampai sekarang tidak diketahui keberadaannya. Untuk diketahui, Setya Novanto yang kini menjabat Ketua Umum Partai Golkar terseret kasus papa minta saham. (ant)

Suluh Indonesia/ant

I Putu Sudiartana

OTT KPK Kembali

Tangkap Panitera

Suluh Indonesia/ant

JALUR PANTURA RAMAI LANCAR - Kendaraan pemudik melintas di jalur pantura, Tegal, kemarin malam. Pada H-6 Lebaran jalur pantura ramai lancar, dan diprediksi puncak arus mudik pada H-3 dan H-4 Lebaran.

JAKARTA - KPK menangkap seorang panitera pengganti PN Jakpus yang diduga menerima suap. Selain itu, KPK menyita uang ratusan juta. Informasi yang didapat dari seorang sumber, KPK juga menangkap dua orang laki-laki selain panitera tersebut. Uang ratusan juta yang disita disebut dalam pecahan mata uang asing. ‘’Tiga orang yang ditangkap, laki-laki semua,” kata sumber tersebut. Sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan adanya penangkapan tersebut. ‘’Betul (panitera pengganti PN Jakpus ditangkap),” kata Agus. Namun Agus belum merinci tentang kasus apa penangkapan tersebut. Sebelumnya pada beberapa minggu lalu, KPK juga telah menangkap

panitera pengganti PN Jakpus Edy Nasution yang menerima suap dari pihak berperkara. Tim KPK sudah melakukan penyegelan terhadap ruang panitera yang ditangkap. Sayang, wartawan tidak diperbolehkan masuk oleh pihak keamanan PN Jakpus sehingga belum diketahui ruangan siapa yang disegel. Tim KPK langsung melakukan penyegelan terhadap ruang panitera PN Jakpus. Penyegelan dilakukan sesaat setelah KPK menangkap seorang panitera PN Jakpus yang sedang melakukan transaksi. Sebelumnya, tim KPK tidak bisa langsung masuk ke gedung PN Jakpus. Mereka tertahan di gerbang karena awalnya tidak diizinkan masuk oleh pihak keamaan.

Setelah beberapa menit berbicara dengan pihak keamanan, akhirnya tim KPK boleh masuk. Mereka langsung masuk ke lantai atas gedung itu. Sayang, wartawan tetap tidak diizinkan masuk. Padahal saat ini tim KPK sedang menyegel ruangan panitera yang ditangkap sore tadi. Sementara itu, hakim Agung Suhadi mengaku pusing melihat tingkah pola panitera itu. ‘’Aduh, pusing...” kata Suhadi yang juga juru bicara MA ini. Suhadi belum tahu detail siapa yang ditangkap. Ia tengah mencari identitas tersebut ke bawahannya. ‘’Di mana mata hatinya. Apa dikira enak tidur di tahanan,” ujar Suhadi. Sebelumnya, KPK juga menangkap panitera pengganti PN Jakut Rohadi. (ant/son)

Koalisi Anti Katebelece Desak

Fadli Zon dan Rachel Diperiksa Mahkamah Kehormatan Dewan KOALISI Anti Katebelece melaporkan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon dan anggota Komisi I DPR, Rachel Maryam, ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR di Jakarta, kemarin. Apa alasannya ? Koalisi terdiri dari sejumlah lembaga swadaya masyarakat antara lain Indonesia Corruption Watch (ICW), Indonesia Budget Center, dan Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem). ‘’Hari ini kami dari koalisi antikatabelece DPR terdiri dari beberapa organisasi, ICW, Indonesia Budget Center dan Perludem. Kami melaporkan dugaan pelanggaran etik yang diduga di lakukan oleh Fadli Zon dan Rachel Maryam terkait dengan surat ke kedutaan besar. Fadli ke Kedubes Washington DC dan Rachel Kedubes Prancis,” kata Peneliti Indonesia Corruption Watch Donal Faris usai menyerahkan berkas laporan dan bukti-bukti yang ada. Koalisi menduga kedua politisi Gerindra tersebut melang-

gar kode etik DPR tentang larangan menyalahgunakan jabatan. ‘’Dua-duanya kami duga, surat tersebut melanggar kode etik DPR RI pasal 6 ayat 4 yang menyebutkan larangan bagi anggota DPR untuk menyalahgunakan jabatan untuk memperoleh kemudahan dan keuntungan secara pribadi ataupun keluarga,” imbuhnya. Donald mengatakan meski keduanya telah memberikan klarfikasi dan bantahan, namun pihaknya tetap merasa perlu menguji kebenaran klarifikasi tersebut. ‘’Kami tentu apresiasi klarifikasi yang disampaikan Fadli Zon. Tetapi, penting untuk dibuktikan dan diuji di MKD agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat,” kata Donal. Mengenai katabelece Rach-

el Maryam, Donal menilai pelanggarannya cukup serius, sebab surat yang berkop atas nama yang bersangkutan, langsung ditandatangani Rachel sendiri. Dalam laporannya, koalisi membawa dokumen berupa surat kedubes yang ditandatangani Kesekretariatan Jenderal DPR RI untuk Fadli Zon. Koalisi juga menyertakan surat Rachel yang dikirim ke Kedubes Perancis. ‘’Dengan pelaporan ke MKD, kami mendorong dan berharap ada info yang sama yang juga dibuka dalam proses di MKD. Misal adakah keterlibatan pimpinan atau anggota lain yang melaku-

kan hal sama,” kata Donal. Anggota MKD Syarifudin Sudding mengatakan mahkamah akan memverifikasi laporan dari koalisi lembaga swadaya masyarakat atas kasus Wakil Ketua DPR dari Fraksi Gerindra Fadli Zon dan anggota Fraksi Gerindra ?Rachel Maryam yang diduga melanggar etika wakil rakyat. ‘’Setiap orang punya hak untuk melaporkan anggota DPR ke MKD. Kami menerima siapapun, tapi tidak mungkin setiap laporan serta merta ditindaklanjuti. Harus ada verifikasi terlebih dulu,” kata Sudding. (har)

TIDAK TERBIT Sehubungan dengan Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriyah yang merupakan libur nasional, Suluh Indonesia/Bisnis Jakarta mulai Senin (4/7) tidak terbit. Suluh Indonesia/Bisnis Jakarta akan terbit seperti biasa pada Senin (18/7). Untuk itu, kepada pembaca dan pemasang iklan mohon maklum adanya. Redaksi

Suluh Indonesia/ant

ZAKAT PARA MENTERI - Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Wapres Jusuf Kalla (kiri) dan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Bambang Sudibyo (kanan) dalam acara penyerahan zakat oleh menteri-menteri Kabinet Kerja dan pejabat eselon I di Istana Negara, Jakarta, kemarin.

Kemunculan Teman Ahok

Kritik Bagi Partai Politik JAKARTA - Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz berpendapat kemunculan kelompok Teman Ahok merupakan bentuk kritik terhadap partai politik. Menurut dia, keberhasilan Teman Ahok dalam mengumpulkan satu juta dukungan kepada calon independen Basuki Tjahaja Purnama patut diapresiasi. ‘’Kalau dilihat mereka cuma sekelompok kecil anak muda, tapi bila melihat KTP dukungan yang diperoleh, gerakan ini bisa dibilang besar,’’ tu-

turnya di Jakarta, kemarin. Berdasarkan pemaparannya, dalam ukuran tertentu partisipasi politik untuk mewujudkan proses seleksi kepemimpinan daerah melalui jalur perseorangan dapat terjadi dan sedang berlangsung. Melalui kelebihan generasi muda yang lebih erat dengan digitalisasi dan akses informasi, proses pencarian maupun pengumpulan dukungan bisa lebih mudah dilakukan. Berdasarkan klaim Teman Ahok, dukungan yang telah diperoleh mencapai 1.024.632. Apabila dikomparasikan dengan perolehan suara PDIP

pada pemilu legislatif 2014 yang sebesar 1.231.843, maka selisihnya hanya 207.211 suara. ‘’Jumlah KTP Ahok mengalahkan perolehan Gerindra sebesar 592.568, PPP sebesar 452.224, PBB sebesar 60.759 dan partai lainnya,” tutur Masykurudin. Kemudian, jika rata-rata harga satu kursi di Jakarta 41.000, maka jumlah KTP Ahok setara dengan 25 kursi di DPRD Jakarta. Masykurudin berpendapat, capaian dukungan tersebut tentu cukup untuk mengusung pasangan calon sendiri tanpa berkoalisi. (ant)


K ta

Suluh Indonesia, Jumat 1 Juli 2016

2

Kasus Vaksin Palsu

Seorang Bidan Jadi Tersangka JAKARTA - Seorang bidan berinisial ME ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus praktik peredaran vaksin palsu untuk bayi. ‘’Pada Rabu (29/6) malam, satu orang ditetapkan sebagai tersangka,” kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Agung Setya, di Mabes Polri, Jakarta, kemarin . Brigjen Agung Setya mengatakan bidan ME yang ditangkap di Ciracas, Jakarta Timur itu berperan sebagai tenaga medis yang memberi suntikan vaksin ke bayi sekaligus berperan sebagai distributor vaksin. Selain ME, ada dua orang lainnya yang turut ditangkap dalam operasi pada Rabu malam. Namun dua orang

yang ditangkap di lokasi berbeda itu masih diperiksa. ‘’Dua orang lainnya ditangkap di Cakung (Jakarta Timur). Keduanya masih diperiksa,” katanya. Dalam kasus ini, diketahui ada empat komplotan pembuat vaksin palsu yakni tersangka P (ditangkap di Puri Hijau Bintaro), tersangka HS (ditangkap di Jalan Serma Hasyim Bekasi Timur), tersangka H dan istrinya R (ditangkap di Kemang Regency) serta tersangka M dan T (ditangkap di Semarang). Agung mengatakan, hingga saat ini ada 17 tersangka yang ditangkap dalam kasus praktik peredaran vaksin palsu. Belasan tersangka itu ada yang berperan sebagai produsen vaksin palsu, pengum-

Kilas

pul botol vaksin bekas, pembuat label vaksin, distributor hingga tenaga medis. Agung mengatakan vaksin-vaksin palsu itu didistribusikan di Jabodetabek, Banten, Jawa Barat, Semarang (Jawa Tengah), Yogyakarta dan Medan (Sumatera Utara). ‘’Mereka (para pelaku) sudah menggeluti usaha ini sejak tahun 2003,” katanya. Secara terpisah, Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti mengungkapkan dua tersangka kasus praktik peredaran vaksin palsu untuk bayi tergolong masih berusia di bawah umur. ‘’Dua orang (tersangka) tidak ditahan karena masih di bawah umur,” kata Kapolri. (kmb)

Bisnis Jakarta/ant

MENANTI MALAM LAILATUL QADAR - Umat muslim tidur sebelum menjalankan salat malam (tahajud) ketika beritikaf di Masjid Istiqlal, Jakarta, kemarin. Sepuluh hari menjelang berakhirnya Bulan Ramadan, umat muslim memadati masjid untuk beritikaf di malam hari guna menanti malam Lailatul Qadar yang dalam Alquran digambarkan sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan.

DKI Siap

Petugas PPSU Tak Boleh Cuti GUBERNUR DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama meminta kepada petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) untuk mengambil cuti setelah Lebaran. Sebab kebersihan Jakarta tetap harus selalu dijaga. Basuki mengatakan, sebaiknya mereka (PPSU) cuti setelah Lebaran saja. Basuki mengatakan, meski banyak warga yang mudik, namun dirinya tak ingin Jakarta terlihat kotor selama libur Lebaran. Sehingga mereka diminta untuk tetap bekerja seperti biasanya. Menurut Basuki, karena tidak ingin Jakarta jadi kotor, tidak ada yg ngangkut sampah segala macam ketika Lebaran. Selain PPSU, beberapa pekerja lainnya yang juga diminta untuk tidak cuti seperti Pekerja Harian Lepas (PHL), petugas Satpol PP, petugas Dinas Perhubungan dan Transportasi (Diahubtrans), petugas Penanggulangan Bencana dan Kebakaran, serta petugas kesehatan. Basuki ingin pelayanan masyarakat khususnya di bidang kesehatan bisa tetap berjalan dengan baik. Karena tak sedikit juga wisatawan yang datang ke Jakarta saat libur Lebaran. (kmb)

Bantu Operasi Ramadniya JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengapresiasi Polri yang telah menggelar Operasi Ramadniya 2016 dalam rangka pengamanan kegiatan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2016. Basuki menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta siap membantu dan mendukung pihak kepolisian dengan menurunkan petugas Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta dan satgas. ‘’Petugas Satpol PP, Dishub, PPSU, dan SKPD terkait tidak boleh mengambil cuti dan akan disebar ke tempat-tem-

pat jalur mudik,” kata Basuki usai apel Operasi Ramadniya 2016 di Mapolda Metro Jaya. Operasi Ramadniya 2016 sendiri akan diselenggarakan selama 16 hari, mulai dari H-7 sampai dengan H+7 usai lebaran, yakni tanggal 30 Juni sampai 15 Juli 2016. Sementara Kapolri Jenderal Badrodin Haiti berpesan, warga perlu waspada terhadap gangguan kantibmas, terlebih bagi mereka yang hendak mudik agar menitipkan rumah mereka kepada tetangga dan melapor pada pengurus RT/RW. ‘’Rumah biasa ditinggal mudik tanpa men-

itipkan kepada tetangganya atau RT/RW setempat, sehingga begitu kembali rumah dalam keadaan dibobol orang. Saya berharap yang mudik dititipkan ke tetangganya, RT/ RW atau Babinkantibmas,” ungkap Badrodin. Untuk wilayah DKI Jakarta kekuatan pasukan yang dikerahkan berjumlah 6.984 personel dengan rincian Satgasda 2.889 personel, Satgasres 3.450 Personil, TNI 90 Personel, Pemda DKI Jakarta 455 Personel, dan Jasa Marga 100 Personel. (kmb)

PMKS Akan Dipidana CARA Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menghalau Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) saat bulan Ramadan dengan ancaman pidana cukup ampuh. Hal ini dibuktikan turunnya jumlah PMKS tahun 2016.Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, PMKS yang terjaring tidak hanya dipulangkan ke kampung halaman. Mereka juga diminta menandatangani surat pernyataan agar tidak kembali ke Jakarta. Jika tetap nekat akan dipidanakan. Basuki mengatakan, akan tetap pulangin, terus buat pernyataan, kalau kamu balik lagi kami akan pidana. Basuki menjelaskan, jika mereka kembali ke Jakarta, maka ada unsur penipuan. Sehingga bisa dipidanakan dengan menyertakan surat pernyataan yang ditandatangani oleh PMKS.Kepala Seksi Informasi dan Promosi Dinas Sosial DKI Jakarta, Miftahul Huda menyatakan, hingga saat ini belum ada PMKS yang dipidanakan. “Untuk sementara belum ada yang dipidanakan. Rata-rata mereka takut untuk kembali, karena ancamannya kan pidana,” tandasnya. Dia mencatat jumlah PMKS yang terjaring selama Ramadan tahun ini dengan tahun lalu berkurang banyak. Selama Juni 2015 PMKS yang terjaring sebanyak 980 orang dan 1.143 PMKS selama Juli 608 orang. (kmb)

Bisnis Jakarta/son

APEL OPERASI RAMADNIYA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (kiri) melakukan salam komando dengan Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) Moechgiyarto (kanan) usai apel Operasi Ramadniya Jaya 2016 di Polda Metro Jaya, Jakarta, kemarin. Apel yang diikuti oleh 1.966 aparat gabungan dari unsur Polri, TNI, dan Pemprov DKI Jakarta ini merupakan rangkaian pengamanan hari raya Idul Fitri 1437 Hijriah.

Banyak Aset Pemprov Dikemplang Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengakui pencatatan aset di Ibukota belum baik. Sehingga banyak aset DKI yang dikemplang oleh orang tak bertanggung jawab Basuki mengatakan, ini memang di Jakarta saya bilang, namanya aset DKI dikemplangin orang itu luar biasa banyaknya. Termasuk di jual. Basuki telah mengganti beberapa kali Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk bisa memperbaiki aset DKI. Bahkan dirinya juga menarik pejabat dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan

Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk masuk sebagai PNS DKI. ‘’Ini kami lagi beresin, makanya ini kan bertahun-tahun. Waktu Bu Endang kan enggak beres, makanya kami masukin Pak Heru. Tapi juga enggak begitu ngerti, kami tarik lagi dari BPK dua orang, BPKP satu orang,” ucapnya. Saat ini, diakui Basuki pencatatan aset DKI mulai membaik. Beberapa lahan yang

sempat diduduki oleh warga sudah diambil alih untuk dijadikan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA). “Nah sekarang mulai kami telusuri, mulai ketahuan nih makanya aset kami banyak sudah diambil balik buat bangun RPTRA. Kami sudah kumpulin banyak nih tapi ada juga yang sudah terlanjur kecolongan kan,” tandasnya. Dalam kesempatan tersebut, Basuki mendukung langkah DPRD DKI Jakarta yang akan membuat panitia khusus (pansus) terkait pembelian lahan di Cengkareng Barat. Diharapkan dengan adanya pansus tersebut bisa terungkap jelas siapa saja yang

bermain. ‘’Mau bikin pansus, bikin saja supaya lebih jelas terungkap. Karena lahan tersebut sudah tercatat sebagai aset kami,” katanya. Basuki mengatakan, meski Pemprov DKI tidak memilikisertifikat, namun sudah tercatat sebagai aset, berarti lahan adalah milik pemda. Kasus tersebut sama seperti lahan di kawasan Monas, dimana Pemprov DKI hanya memiliki girik. Namun itu sudah tercatat sebagai aset pemda. ‘’Tidak disertifikatkan pun bukan berati bukan tanah kami loh. Saya tanya, Monas tanah siapa? Itu tanah negara. Nggak ada sertifikat, pakai girik,” ujarnya. (kmb)

DKI Pelajari

Rekomendasi Audit Terkait Reklamasi JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, akan mempelajari keputusan Komite Gabungan Pantai Utara. Berdasarkan audit yang dilakukan, ada tiga pelanggaran dalam reklamasi kawasan Pantai Jakarta. ‘’ Makanya saya lihat dulu pelajari dasar hukumnya bagaimana. Kalau dia alasan banyak kabel berarti pulau lain nggak boleh dong. Makanya saya lihat dulu, pelajari dasar hukumnya bagaimana. Kalau dia alasan banyak kabel berarti pulau lain nggak boleh dong,” kata Basuki di Balai Kota DKI Jakartam, kemarin. Kendati demikian pihaknya akan mengikuti keputusan dari tim gabungan. Basuki berharap agar putusan ini bisa dilaporkan kepada Presiden RI, Joko Widodo. Sehingga bisa diambil keputusan lebih lanjut. ‘’Ini kan sudah tim gabungan, kan kami sudah keluarkan izin. Ini mestinya naik ke Presiden yang mutusin,” ucapnya. Basuki memperkirakan putusan dari komite gabungan ini akan memicu gugatan dari pihak pengembang. Terlebih ada beberapa pengembang yang sudah membangunkan kontribusi bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. ‘’Masa kami lawan pusat? Nanti paling pengusahanya bisa gugat saya kira. Sejauh ini belum ada,” ucapnya. Menurut Basuki, ada beberapa kerugian yang diakibatkan penghentian reklamasi ini. Salah satunya kerugian ekonomi. ‘’Kerugian ekonomi yang banyak dong. Iklim investasi mundur,” tegasnya. Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Sumber Daya, Rizal Ramli mengatakan, pelanggaran pertama yang termasuk kategori berat, yakni ada pulaupulau yang keadaannya membahayakan lingkungan hidup, proyek vital strategis, dan pelabuhan lalu lintas laut. Karena itu, reklamasi Pulau G, dihentikan secara permanen. Sementara pelanggaran kedua kategori sedang, yakni pulau reklamasi tidak dibangun sesuai proposal dan masih bisa diperbaiki. Sebagai contoh Pulau C, Pulau D, dan Pulau N. Seharusnya pulau C dan Pulau D dibangun secara terpisah. Harus ada kanal kedalaman delapan meter, ada wilayah untuk arus laut untuk jalur kapal. Sedangkan pelanggaran ketiga merupakan kategori ringan, yakni meliputi administrasi dan perizinan. Karena itu, pihaknya meminta pengembang untuk menjalankan sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan. ‘’Kami minta pengembang untuk menjalankan sesuai posedur supaya jadi sumber inklusifititas. Kami minta untuk disediakan bagi nelayan dan umum,” tandasnya. (kmb)

Operasi Binduk

Digelar Usai Lebaran JAKARTA - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta akan melakukan operasi Bina Kependudukan (Binduk) H+15 Lebaran. Sebab perpindahan penduduk ke Jakarta diprediksi akan cukup tinggi pasca lebaran. ‘’Kita lakukan monitoring di posko terpadu Dishubtrans bekerjasama dengan instansi terkait. Rencananya H+15 lebaran biduk kita gelar serentak,” ujar Edison Sianturi, Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Jakarta, kemarin.

Menurutnya dari pendataan pendatang baru DKI tahun 2014 sebanyak 68.537 orang dan ýtahun 2015 jumlah pendatang baru 70.504 orang. Pendataan diperlukan untuk memonitoring tertib administrasi kependudukan di wilayah DKI Jakarta. ‘’Untuk alasan pendatang baru di Jakarta hasil survei dengan lembaga demografi UI tahun 2014 umumnya mencari pekerjaan 32,14 persen, ada pekerjaan 28,57 persen, ikut suami/istri 19,64 persen, pendidikan 10,71 persen, perubahan perkawinan 1,79 persen dan lainnya 7,14 persen,” katanya.

Lebih lanjut dari pendataan daerah asal pendatang baru diketahui terbesar Jawa Barat 39,11 persen, Jawa Tengah 33,19 persen, Banten 8,36 persen, Jawa Timur 7,48 persen. Selain itu dari Yogyakarta 4,39 persen, ýdari luar Jawa 7,03 persen dan luar negeri 0,44 persen. ‘’Jakarta sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi terbuka bagi pendatang, hanya untuk bertempat tinggal di DKI harus mematuhi tertib hunian dan tertib kependudukan,” katanya. (kmb)


Metr politan

Suluh Indonesia, Jumat 1 Juli 2016

3

KPK Soroti

Peran Donator Dalam Pilkada

Suluh Indonesia/ant

PRESIDEN BAGI SEMBAKO - Presiden Joko Widodo menyapa warga saat pembagian sembako di RW 5, Kelurahan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta, kemarin.

Gerak Cepat Parpol

Perkecil Peluang Independen JAKARTA - Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz memperkirakan gerak cepat partai politik untuk menentukan calon kepala daerah bisa memperkecil peluang calon independen atau perseorangan untuk maju di Pilkada. ‘’Jika setiap partai politik merepresentasikan aspirasi pemilihnya

sejak awal secara baik, maka peluang calon perseorangan dengan sendirinya mengecil,” kata Masykurudin saat dihubungi di Jakarta, kemarin. Menurut dia, segala ketidakpuasan warga dapat diminimalisir dengan mengakomodasi aspirasi sekuat-kuatnya, yaitu dengan cara menentukan pasangan calon secepat mungkin.

Sehubungan dengan upaya tersebut, JPPR menghitung terdapat empat pasangan calon yang mewakili unsur DPRD yang dapat muncul dalam Pilkada Jakarta. Dengan syarat kepemilikan 22 kursi dari total 106 kursi untuk mengajukan calon, sangat potensial akan adanya jumlah pasangan calon yang maksimal. ‘’Jika kondisi itu terwu-

jud, maka ada empat calon gubernur dan calon wakil gubernur dari unsur DPRD yang dapat mengakomodasi hampir seluruh kepentingan pemilih Jakarta,” katanya. Selain meningkatkan partisipasi pemilih, jumlah pasangan calon yang maksimal akan menguatkan legitimasi calon pemimpin Jakarta. ‘’Para tokoh-tokoh yang sudah ber-

niat sejak awal untuk ikut berkompetisi, juga semakin banyak yang bisa diakomodir oleh partai,” ujarnya menegaskan. Sebaliknya, jika partai politik menentukan pasangan calon di menit terakhir, maka calon tidak dapat banyak bergerak untuk menghimpun kepentingan pemilih, pungkasnya. (ant)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi merilis riset tentang pendanaan kampanye yang terutama menyoroti peran dan motivasi perseorangan atau badan hukum swasta menjadi donatur bagi calon kepala daerah. Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan dalam konferensi pers di Jakarta, kemarin menyebutkan ada beberapa motivasi para donatur memberikan bantuan dana dalam pilkada. Riset KPK menunjukkan motivasi donatur tersebut antara lain untuk memperoleh kemudahan perizinan bisnis (65 persen), kemudahan terlibat pengadaan barang dan jasa (65 persen, keamanan dalam menjalankan bisnis (61,5 persen), dan kemudahan akses menjabat di pemerintah daerah atau BUMD (60 persen). Temuan lain yang diperoleh dalam riset KPK yaitu terkait pendekatan yang dilakukan oleh donatur dan calon kepala daerah, di antaranya 42 persen donatur berinisiatif mendatangi calon kepala daerah, 29 persen calon kepala daerah tidak aktif menggalang dana, 19 persen kombinasi donatur aktif dan calon yang menghubungi donatur, dan 8 persen calon dan tim sukses ak-

tif mencari sumbangan. Riset KPK juga menghasilkan temuan bahwa penggalangan dana untuk calon kepala daerah jalur partai justru lebih banyak dibandingkan jalur perseorangan. Sebanyak 73 persen penggalangan dana dilakukan kepada calon jalur partai, sedangkan independen hanya 64 persen. KPK melakukan riset tentang pendanaan saat kampanye dengan mewawancara langsung 286 orang calon pemimpin daerah yang kalah dalam Pilkada 9 Desember 2015. Tingkat pendidikan para narasumber adalah 50 persen berpendidikan lebih dari 38 persen S1, dan sisanya di bawah S1. KPK berharap riset tersebut dapat ditindaklanjuti oleh semua pemangku kepentingan terkait pemilihan kepala daerah dalam merancang peraturan dan menjalankan peran pengawasan. Terkait peran donatur, KPK ingin agar seluruh ‘stakeholders’ pilkada bersedia menindaklanjuti risetnya guna menginternalisasi nilai demokrasi tanpa terikat dengan penyumbang karena hal tersebut dikhawatirkan berpotensi memengaruhi pengambilan kebijakan oleh kepala daerah terpilih. (ant)

Partai Islam

Harus Percaya Diri JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyatakan, partai berbasis massa Islam harus memiliki tingkat kepercayaan diri yang lebih besar dari keadaan sekarang, agar bisa memimpin di masa mendatang. ‘’Partai Islam harus percaya diri agar bisa memimpin bangsa dan umat,” ucap Fahri Hamzah disela kegiatan itikaf di Masjid Syuhada, Pulogadung, Jakarta Timur, kemarin. Kader PKS itu mengemukakan, setiap aktivis Islam atau parpol Islam harus punya keyakinan dalam dirinya yang kuat bahwa mereka bisa memimpin bangsa. Fahri juga menyampaikan bahwa kekuatan keyakinan, kemampuan membaca zaman dan kompetensi diri yang dimiliki oleh aktivis Islam adalah kunci memimpin ke depan. ‘’Aktivis Islam harus memiliki

narasi yang diyakininya dan masuk ke semua lini kehidupan masyarakat dan bernegara. Tanpa itu semua maka aktivis Islam akan terisolasi dari zamannya,” katanya Politisi PKS itu mengatakan bahwa Ramadhan adalah momentum bagi calon pemimpin Islam menempa dirinya agar memiliki kepercayaan diri untuk memimpin umat dan bangsa ini dengan baik. Ibadah Ramadhan akan menempa karakter aktivis Islam menjadi pribadi-pribadi yang kuat secara karakter, berilmu dan percaya diri yang kuat dalam memimpin bangsa ke arah yg lebih baik. Menurut anggota DPR daerah pemilihan NTB ini, partai Islam harus introspeksi mengapa mereka sulit melampaui angka 10 persen dalam tiap pemilu. ‘’Partai Islam akan terkena kutukan partai kecil dan menen-

gah jika tidak mampu melahirkan lapisan generasi yang memiliki kapasitas dan kepercayaan diri dalam jumlah besar, apalagi jika partai Islam terjebak dalam kultur feodal dan tidak menghargai perbedaan pendapat,” katanya. Fahri Hamzah memberikan solusi bagaimana agar partai Islam bisa memenangkan pemilu di era digital dan demokrasi. “Kita harus melampaui kapasitas dan kepercayaan diri yang dimiliki oleh partai lain, barulah kita bisa memenangkan pertarungan politik,” katanya meyakinkan. Kegiatan itikaf yang dihadiri oleh ratusan pemuda di sekitar Pulogadung ini dilaksanakan oleh Yayasan Cahaya Umat yang fokus pada pengembangan sumber daya pemuda untuk lebih berkontribusi pada umat dan bangsa. (ant)

Suluh Indonesia/ant

KPK BAGIKAN MAKANAN BERBUKA PUASA - Wakil KPK Saut Situmorang memberikan makanan untuk berbuka puasa kepada anak di dalam gerobak yang melintas di depan Gedung KPK, Jakarta , kemarin. Wakil Ketua dan karyawan KPK membagikan makanan untuk berbuka puasa kepada pengendara agar dapat menikmati santapan berbuka walau masih dalam perjalanan.

APPSI Berharap

Pemerintah Tingkatkan Koordinasi ASOSIASI Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) meminta Pemerintah untuk meningkatkan koordinasi antarlembaga pemerintah dan kementerian terkait penyampaian program percepatan pembangunan di seluruh daerah Tanah Air. Hal itu disampaikan jajaran ketua APPSI saat menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden Jakarta. ‘’Beberapa hal yang kami harapkan dari Bapak Wapres bersama Bapak Presiden adalah koordinasi kelembagaan, khususnya yang masuk ke provinsi tetap bisa terintegrasi dan terkoordinasi dengan gubernur sebagai wakil pemerintah pusat,” kata Ketua Umum APPSI Syahrul Yasin Limpo. Menurut Syahrul, sebagai perwakilan pemerintah pusat di daerh, gubernur memiliki peran penting

untuk menjalankan programprogram yang menjadi fokus percepatan pembangunan Kabinet Kerja di bawah kendali Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla. ‘’Oleh karena itu, semua konsepsi dan program apa pun sebaiknya dikoordinasikan dengan gubernur, sehingga kita menghindari bias, yang satu merencanakan ke kanan, yang lain merencanakan ke kiri, sehingga jadinya kita tidak satu gerakan,” jelas Gubernur Sulawesi Selatan itu. Selain itu, APPSI juga berharap supaya Pemerintah tetap konsisten mempercepat program pembangunan

hingga ke daerah sehingga dukungan bagi pemerintah daerah dalam pembangunannya dapat terlaksana, khususnya melalui alokasi anggaran transfer untuk

Syahrul Yasin Limpo daerah. ‘’Itu yang tadi dari berbagai daerah kita coba untuk amati, apa saja yang bisa menyatukan gerakan ini supaya lebih cepat dari Sabang sampai Merauke, den-

gan apa yang ada di sini (pusat),” tambahnya. Terkait penambahan alokasi dana transfer daerah, melalui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Perubahan Tahun 2017, salah satu Ketua APPSI Ahmad Heryawan mengatakan hal itu akan berpengaruh pada penerimaan daerah. ‘’Daerah kan punya target masing-masing. Jadi ketika pemerintah pusat membuat target naik, maka daerah pun bisa membuat target yang sama,” kata Gubernur Jawa Barat tersebut. Dalam pertemuan dengan Wapres tersebut hadir pula Ketua APPSI sekaligus Gubernur Jawa Timur Soekarwo serta anggota APPS sekaligus Gubernur Sulawesi Barat Adnan Anwar Saleh. Untuk diketahuii, selama ini banyak pembangunan infrastruktur yang sering kali tidak sejalan dengan pemerintah daerah, karena didania dengan APBN. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Jumat 1 Juli 2016

4

Lebaran di Bogor

Petugas Pelayan Publik Dilarang Libur

Suluh Indonesia/ant

TERMINAL BUS BAYANGAN - Sejumlah bus diparkir di terminal bayangan di Jalan Layang di Cibinong, Kabupaten Bogor, kemarin. Keberadaan bus yang diparkir di pinggir jalan tersebut menyebabkan sebagian badan jalan tertutup dan mengganggu arus lalu lintas setempat.

Bekasi Pastikan

TKK Tak Terima THR BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, memastikan tidak akan menyalurkan uang Tunjangan Hari Raya kepada sekitar 5.000 pegawai Tenaga Kerja Kontrak (TKK) di lingkup pemerintah setempat menjelang Idul Fitri 1437 H/2016. “TKK memang tidak akan dapat THR, karena pada aturannya non Aparatur Sipil Negara

(ASN) dilarang menerima THR,” kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Bekasi, Rabu. Menurut dia, tidak diberikannya THR kepada TKK bukan karena ketiadaan anggaran yang dimiliki Pemkot Bekasi, namun bila dipaksakan berpotensi melanggar aturan hukum. “Kalau kita paksakan kasih THR kepada TKK, nanti bisa

ada temuan. Siapa yang mau mengembalikan uangnya kepada kas negara,” katanya. Dia mengatakan, kesejahteraan TKK di lingkup Pemkot Bekasi selama ini tidak pernah luput dari kebijakan pemerintah daerah. “Meski tidak dapat THR, tapi kan kami tetap pada komitmen menyejahterakan TKK

dengan meningkatkan besaran honorarium mereka setiap tahun,” katanya. “Pemerintah daerah mengupayakan setiap tahun honor mereka (TKK) naik agar pada 2017 mendatang bisa setara dengan UMK Kota Bekasi Rp3,3 juta,” katanya. Dia mengatakan, saat ini upah yang diberikan Pemerin-

tah Kota Bekasi masih jauh tertinggal dengan Kota Surabaya dan Pemprov DKI Jakarta dalam hal kesejahteraan guru. Pada 2015 lalu honor TKK berada di kisaran Rp1 juta per bulan. “November 2015, kita sepakati ada kenaikan menjadi Rp2 juta per bulan dan direalisasikan mulai 2016,” katanya. (ant)

Di Bogor

Puluhan Armada Tidak Layak Operasi dua hal yang dilakukan pengecekan keamanan mudik Idul Fitri 2016 di Bogor ini, yaitu kelaikan kendaraan, yang kedua cek kondisi pengemudi atau sopir. “Memang kebanyakan armada di sini masih laik jalan, tapi faktanya masih kita temukan beberapa armada yang sebetulnya itu sudah tidak laik jalan. Makanya armada itu harus dikembalikan ke pol-nya masing masing untuk diperbaiki, kalau tidak ya gak boleh jalan nanti,” tegas walikota. Bima Arya menyampaikan, bahwa kalau ada sopir yang positif memakai narkoba maka yang bersangkutan dan PO nya akan diberikan peringatkan, agar tidak kembali terulang. “Ya, tentu para petugas dari BNN yang lebih tau itu,” ujarnya. Dari beberapa armada yang dinyatakan tidak jalan tersebut misalnya, masih ditemukan ada lampu kendaraan yang tidak berfungsi dengan baik, tidak ada palu darurat, wiper hanya sebelah, dll. (bas)

BOGOR - Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama pimpinan Muspida Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) di terminal Baranangsiang Bogor, kemarin. Dalam sidak ini petugas berhasil menemukan puluhan armada (bus) AKDP dan AKAP yang akan digunakan sebagai angkutan lebaran ternyata belum memenuhi standar kelayakan operasi. Wali Kota Bogor, Bima Arya, Kepala Badan Narkotika Provinsi (BNP) Jawa Barat, Iskandar Ibrahim, Kapolresta Bogor, AKBP Adi Herindra yang terjun langsung melakukan pengecekan armada angkutan lebaran di terminal itu mengaku terkejut dengan fakta tersebut. ‘’Saya minta petugas terkait lebih selktif dalam memantau dan mengecak semua armada angkutan Lebaran di sini. Ini penting demi keselamatan bersama,” printah Walikota Bogor, Bima Arya. Bima Arya mengatakan, ada

BOGOR -Walikota Bogor, Bima Arya, minta para pegawai dilingkungan dinas maupun instansi pelayanan public di kotanya untuk tetap siaga 24 jam, tidak cuti/ libur bersama selama dan sesudah (H+) Lebaran mendatang. ‘’Saya berharap kerjasama dan dukungannya untuk ini. Silahkan setiap dinas atau SKPD menyusun jadwal atau sistim piketnya masing masing. Intinya saya tidak mau ada kantor pelayanan public selama lebaran nanti terganggu gara gara pegawainya semua libur,” kata Walikota Bogor, Bima Arya, saat memimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Lebaran di halaman Mapolresta Bogor, kemarin. Walikota menyampaikan, bahwa semua lembaga dan dinas terkait itu yakni mulai dari Satpol PP, Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Dinas Kesehatan, DLLAJ dan laionnya harus siap siaga selama lebaran. “Berdasarkan pengalaman tahun lalu waktu yang paling rawan adalah pada saat malam takbiran, hari kedua dan ketiga. Pada saat itu harus di-

pastikan bahwa personil akan turun bersama instansi terkait untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya. Pada kesempatan ini Walikota Bima Arya, juga sempat menyampaikan imbauan sekaligus larangan adanya kegiatan persta mercon (kembang api/petasan), konvoi kendaraan bermotor dan lainnya pada saat malam takbiran di kotanya. “Demi keamanan dan ketertiban bersama, saya berharap tidak ada kegiatan konvoi kendaraan bermotor pada malam takbiran. Untuk itu saya minta para petugas menjaga titik titik rawan itu khusunya di wilayah perbatasan antara kota dengan wilayah Kabupaten Bogor,” jelasnya. Bima juga sempat menyarankan, bahwa masyarakat pada saat malam takbiran nanti akan jauh lebih memanfaatkannya dengan melakukan kegiatan takbiran dan lainnya di dalam masjid, mushola atau tempat-tempat lain yang telah ditentukan. “Konvoi keliling mengunakan kendaraan bermotor itu beresiko,’’ tegasnya. (bas)

Kilas Bus Dikandangkan DINAS Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kota Bogor, Jawa Barat, akan ‘mengandangkan’ bus yang beroperasi pada mudik Idul Fitri 1437 Hijriah/2016 apabila tidak memenuhi syarat laik jalan. Kepala Bidang Keselamatan dan Ketertiban DLLAJ Kota Bogor Prihatna saat ditemui di Terminal Baranangsiang, kemarin mengatakan, apabila bus tidak laik jalan kami kasih kesempatan untuk memperbaiki, jika tidak mampu kami kandangkan, tidak boleh beroperasi. Ia mengatakan selama empat hari berturut-turut DLLAJ Kota Bogor telah melaksanakan uji kelayakan jalan (KIR) di Terminal Baranangsiang. Rata-rata setiap hari ada 30 kendaraan yang diperiksa secara sampling. Total ada 120 kendaraan bus berukuran besar baik melayani AKAP maupun AKDP yang diperiksa. Hasilnya sekitar 60 persen yang memenuhi standar kelaikkan jalan. (bas)

Gepeng Ditertibkan SATPOL-PP Kabupaten Tangerang, Banten melakukan penertiban gelandangan dan pengemis (gepeng) dengan menangkap mereka yang berkeliaran di lampu lalu lintas dan kantor pemerintahan. Kepala Satpol-PP Pemkab Tangerang Yusuf Herawan di Tangerang, kemarin mengatakan, mendekati Lebaran, jumlah gepeng terus bertambah, kami harus gencar melakukan penertiban. Yusuf mengatakan petugas setiap hari menangkap belasan gepeng dan anak jalanan yang sengaja beraksi di lampu lalu lintas karena dianggap mengganggu penguna jalan. Bahkan gepeng yang menyerbu kantor pemerintahan juga terkena penertiban dan digiring ke dalam kendaraan untuk dibawa ke panti sosial. Para gepeng yang ditangkap tersebut mayoritas pasrah ketika digiring petugas ke dalam kendaraan yang sudah disiapkan. (ant)

Operasi Ramadaniya

Suluh Indonesia/ant

PEMUDIK SEPEDA MOTOR - Pemudik pengguna sepeda motor melintas di Jalan M Hasibuan, Bekasi, kemarin. Memasuki H-7 Lebaran sejumlah pemudik pengguna sepeda motor yang melintasi jalan menuju jalur Pantura tersebut mulai mengalami peningkatan dan diprediksi puncak arus mudik pada H-3 Lebaran.

Bima Arya Sebut

TRADISI mudik, yang menjadi salah satu aktivitas dalam perayaan Idul Fitri, bisa dipastikan tahun ini bakal meningkat jumlah kendaraan pemudik. Untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik, Pemkot Depok beserta Polresta Depok menggelar Ops Ramadaniya 2016, yang dilaksanakan selama 16 hari mulai 30 Juni-15 juli mendatang. Dalam di apel Pasukan Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna saat menjadi Inspektur upacara mengatakan, mudik dilaksanakan untuk berkumpul dan bersilaturahmi dengan sanak keluarga di kampung halaman. Tentunya dengan peningkatan aktivitas masyarakat tersebut, mempunyai implikasi terhadap lonjakan arus pergerakan orang dan barang serta mobilitas transportasi dan transaksi perekonomian di seluruh tanah air. Sedangkan jumlah pemudik tahun ini yang menggunakan angkutan umum diperkirakan mencapai 17, 6 juta orang. (ant)

Pembinaan Generasi Muda Telah Gagal WALI KOTA Bogor Bima Arya Sugiarto menilai pembinaan terhadap generasi muda telah gagal dan kegagalan tersebut menjadi tanggung jawab semua pihak.

KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA

SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan

Bima saat memanggil sejumlah pimpinan sekolah yang terlibat tawuran pelajar di Balai Kota, kemarin mengatakan, situasi saat ini sangat darurat, jika kita tidak segera merapatkan barisan, ini akan menjadi bom waktu. Wali Kota Bogor memanggil sejumlah kepada sekolah dan Dinas Pendidikan menindaklanjuti hasil razia gabungan yang menangkap puluhan serta mengamankan ratusan pelajar yang terlibat tawuran saat melakukan “sahur on the road” (SOTR). Bima menyampaikan, saat melakukan razia gabungan, terlihat nafsu membunuh yang begitu besar dari para remaja tersebut. Mulai dari

senjata tajam yang mereka bawa hingga kenekatannya melakukan perlawanan. ‘’Dari semua remaja yang terciduk operasi gabungan selama tiga hari, ada yang statusnya masih sekolah, ada juga alumni dan ada juga yang putus sekolah,” katanya. Menyikapi situasi tersebut, dia menyampaikan langsung secara khusus kepada Presiden Joko Widodo dan Pangdam Siliwangi terkait situasi generasi muda saat ini khususnya yang dihadapi Kota Bogor. ‘’Dalam pertemuan kemarin dengan Presiden dan Pangdam Siliwangi saya sampaikan kondisi ini, saya menginformasikan agar kita rapatkan barisan, jangan

sampai kejadian ini dianggap sesuatu yang biasa,” katanya. Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Edgar Suratman menyatakan, siap untuk menindaklanjuti penanganan penyimpangan perilaku para pelajar di Kota Bogor lebih intensif dari hulu hingga hilir. ‘’Kita berupaya mengeliminir potensi yang mengarah pada perilaku negatif para remaja,” katanya. M e n u r u t E d g a r, s i t u a s i saat ini menjadi pelajaran bagi semua pihak agar dapat melakukan pembenahan dan perbaikan dalam pembinaan generasi muda di Kota Bogor suaya dapat menjadi sumber daya manusia yang potensial. (bas)

Suluh Indonesia/ant

KUKANG JAWA - Seekor Kukang Jawa (Nycticebus Javanicus) keluar dari kandang saat pemindahan ke kandang habituasi di Kawasan Suaka Margasatwa (SM) Gunung Sawal, Ciamis.


pini

Suluh Indonesia, Jumat 1 Juli 2016

Demokrat Kembali Diguncang ‘’Badai’’

F OKUS Cerdas Memilih Kader Partai

L

AGI-LAGI kader Partai Demokrat tertangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tidak jauh-jauh berbeda, menurut berita yang muncul, kader partai terlibat dalam ‘’mengatur’’ proyek yang bernilai ratusan miliar. Konon proyek tersebut adalah pembuatan 12 ruas jalan di Sumatera Barat. Mungkin secara singkat bisa dikatakan hal ini terkait suap-menyuap. Sebelumnya kader partai ini juga terkait dengan ‘’pengaturan’’ proyek kompleks olahraga. Persoalan-persoalan seperti ini, seolah tidak pernah membikin takut para legislator tersebut. Padahal sebelumnya, sudah banyak kader partai yang berfungsi sebagai legislator tertangkap tangan juga. Menjadi pertanyaan bagi kita semua, apakah yang menjadi penyebab hal itu berulang-ulang terjadi? Sebagai seorang kader partai, memang diperlukan biaya cukup banyak untuk bisa masuk menjadi anggota legislatif. Di tengah masyarakat sudah menjadi lumrah isu bagaimana banyaknya uang yang diperlukan untuk dapat lolos terpilih dan mendapat dukungan. Inilah yang paling dipandang sebagai penyebab praktik korupsi yang terjadi di kalangan anggota DPR. Sesunggunya mereka tidak punya modal uang untuk maju menjadi anggota legislatif. Dan justru saat menjadi anggota legislatif inilah dimanfaatkan mencari uang sebagai tebusan atas demikian banyaknya biaya yang dikeluarkan. Dengan demikian, apa yang dapat kita harapkan dari politisi yang kerjanya hanya untuk memikirkan mendapat uang balasan tersebut? Banyak yang menyalahkan partai politik yang keliru melakukan perekrutan kader. Partai politik terlalu pragmatis dalam mencari kader. Akibatnya tindakan di dalam partai juga terlalu pragmatis. Bentuknya, ya… seperti mencari-cari kesempatan untuk mendapatkan uang, bagaimanapun caranya. Namun, rakyat juga harus ikut bertanggung jawab dengan adanya kader seperti ini. Kini sudah saatnya rakyat itu rela untuk memilih sesuai dengan hati nurani. Katakan pada diri sendiri bahwa uang seratus ribu sebagai suap atau sumbangan pembangunan gedung desa itu, sangat tidak ada artinya dengan kejujuran. Jika ada calon anggota legislatif yang menyumbang sesuatu, harus ditolak, dan harus tidak dipilih. Kita berupaya membalik keadaan yang terjadi saat ini. Percuma rasanya uang sejumlah itu didapatkan, jikalau kualitas politisi kita bobrok dan mudah korupsi. Khusus di Bali, kiranya harus hati-hati memilih kader partai yang berlatar belakang tukang jual tanah, atau makelar yang mencoba menghancurkan tanah lingkungan yang subur. Jika ada politisi seperti itu, seharusnya cepat–cepat dijauhi. Kalau mau cermat, bisa dilihat berapa banyak politisi di Bali yang mempunyai latar belakang seperti ini. Tentu saja, orang-orang seperti ini, di samping merusak partainya sendiri, juga akan merusak citra orang Bali. Dulu orang dari Bali dikenal jujur karena ada falsafah phalakarma. Kini hal itu nampaknya sudah mulai luntur. Sungguh sangat disayangkan hal ini terjadi, dan justru dilakukan oleh tokoh-tokoh politik. Tidak ada cara yang lain lagi bagi partai politik untuk membersihkan dirinya, kecuali melakukan tindakan kepada kadernya yang merusak partai, dan secepatnya mengganti pola perekrutan politik. Ini yang menjadi kunci perbaikan ke depan. Dalam hal melakukan tindakan tersebut, ada baiknya apabila juga orang-orang dekat dari kader yang negatif ini juga diperiksa. Sebab, cara berkorupsi itu tidak bisa sendirian, tetapi memakai pihak lain agar jalannya menjadi lancar. Orang dekat di partai ini pun harus diberikan peringatan. Dalam perjalanan ke depan, partai politik akan semakin mendapat tantangan. Ke dalam, dia akan digerogoti oleh kader-kadernya yang busuk. Dan di luar, dia akan mendapat tantangan dari calon independen. Meskipun calon independen kini diperberat syaratnya, akan tetapi apabila perilaku politisi kita seperti ini, bukan tidak mungkin rakyat akan semakin memilih calon-calon independen yang lebih jujur, jauh dari sikap korup. Mudah-mudahan rakyat semakin sadar dengan hal ini. ***

Bang D

el

Kejagung tunggu putusan Mahkamah Konstitusi terkait kasus Setya Novanto minta saham

Sekarang minta jabatan menteri ...

5

LEMBAGA wakil rakyat kembali terguncang setelah salah seorang anggota Komisi III yang berasal dari Partai Demokrat, daerah pemilihan Bali tertangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia menjadi tersangka korupsi dalam kasus proyek (jalan raya) yang ada di Sumatera Barat. Peristiwa ini jelas mencoreng banyak pihak, terutama lembaga DPR, Partai Demokrat, masyarakat Bali, dan tentu saja juga keluarga besar dan kampung halamannya.

Saat ini proses hukum masih terus berlanjut dan tentu juga pembelaannya. Namun karena telah menyangkut masalah korupsi, pastilah kemudian memberikan akibat bagi perkembangan sosial partai tempatnya bernaung di masa mendatang. Kalau dilihat dari perkembangan sebelumnya, kader-kader Partai Demokrat cukup banyak yang terkena kasus ini, dan boleh dikatakan sebagian besar melibatkan orang-orang berpengaruh di partai tersebut. Anggota Komisi III partai yang tertangkap tangan KPK menduduki jabatan sebagai wakil bendahara umum partai. Partai Demokrat kini seolah terguncang untuk kesekian kalinya. Melihat perkembangan kasus seperti ini di partai politik (dan kemudian di lembaga DPR), ada keprihatinan terhadap masa depan dari lembaga tersebut. Secara teoretik, banyaknya muncul kader partai yang korup (bukan saja dari Partai Demokrat), boleh dikatakan bahwa rekrutmen kader sudah jelas gagal. Dalam hal demikian banyak kader Partai Demokrat yang terkena kasus besar (paling tidak delapan orang), harus menjadi cermin besar bagi partai ini dalam merekrut kader. Mestinya ada perubahan mendasar dalam metode perekrutan kader. Selama ini, hampir semua partai politik mempunyai pola yang sama dalam melakukan perekrutan kader. Ciri yang paling kelihatan dari kader yang terekrut adalah mereka yang memiliki modal ekonomi (kaya, pengusaha). Selanjutnya adalah orang-orang yang mempunyai sumber daya massal. Di sini bisa berupa tokoh feodal, preman, bebotoh atau tukang- tukang pukul. Yang lain adalah rekrutan ‘’kutu loncat’’, buangan dari partai lain. Jarang ada yang merekrut aktivis politik yang mempunyai latar belakang pendidikan. Misalnya sarjana yang mempunyai latar belakang aktivis mahasiswa, atau intelektual. Tentu yang dimaksudkan paling belakang ini adalah aktivis mahasiswa dan intelektual yang bersih. Perekrutan tersebut terkesan tanpa metode. Artinya tidak ada strategi tertentu yang benar-benar bermanfaat bagi partai. Wawancara, penelusuran rekam jejak, observasi kepada teman de-

Oleh GPB Suka Arjawa*

kat tentang latar sang politisi, pengetahuan tentang politik, dan yang segaris, hampir tidak pernah dilakukan dalam perekrutan ini. Padahal, justru itulah yang akan menentukan berhasil tidaknya yang bersangkutan duduk dalam partai politik dan menjadi indikator kemampuan mereka untuk memajukan partai. Siapa pun yang hendak masuk ke lingkungan partai, memang harus diberlakukan seperti seorang siswa, mesti diuji sampai ke hal-hal yang paling kecil. Rekrutmen pragmatis sering kali tidak menghasilkan masukan yang baik bagi partai. Katakanlah seorang yang mempunyai modal ekonomi yang kuat (uang). Ini justru yang paling berbahaya, sebab cara-cara mereka memperoleh uang itu, bisa sangat dipertanyakan. Di Bali, misalnya, di tengah bom pariwisata atau banyaknya pendatang di pulau ini, boleh dikatakan mencari uang banyak itu relatif mudah. Banyak orang yang kaya mendadak sematamata karena menjual tanah, lalu menjadi politisi. Atau tiba-tiba memberanikan diri menjadi calo tanah, membongkar dan merusak lingkungan di Bali, lalu menjadi kaya dan kemudian menjadi politisi. Sebaliknya, ada juga politisi

yang secara tidak malu-malu menjadi pengembang dengan merusak dan membabat persawahan yang sebelumnya menghijau. Bisnis tanah di Bali demikian marak, seolah-olah pebisnis dan politisi seperti ini tidak tahu malu dan tidak mengerti kalau dirinya lahir dan hidup di Bali. Kaya uang tanpa pendidikan dan pengetahuan yang memadai di bidang kepartaian atau perpolitikan, sangat berbahaya bagi partai politik. Mereka kaya dan mampu memiliki modal uang dengan cara mengompas, seperti menjadi makelar. Maka, ketika menjadi politisi, entah di legislatif, di partai atau di luar partai, profesi kemakelarannya itu sangat potensial melekat. Akibatnya, dalam mencari dukungan politik dan mencari modal partai pun mereka akan menjadi makelar juga. Tidak akan mungkin seorang makelar itu mampu menumbuhkan partai karena mempunyai juntrungan yang berbeda. Partai politik secara ideal berupaya mendidik masyarakat dan menyalurkan aspirasi, sedangkan makelar secara umum boleh dikatakan kencari keuntungan. Sesungguhnya bisa ditelusuri latar belakang para politisi yang kini tertuduh korupsi tersebut untuk melihat ‘’jiwa

makelar’’ di belakangnya. Khusus bagi Partai Demokrat, tertangkap tangannya salah satu kadernya ini pasti mempunyai imbas negatif. Jika tidak keliru, partai ini berupaya mencari pencitraan untuk mencari jalan tengah dalam konstelasi antara Koalisi Merah Putih dengan Koalisi Indonesia Hebat. Pilihan itu secara politis sesungguhnya mendukung eksistensi partai ini, apalagi di bawah kendali Susilo Bambang Yudhoyono. Sebagai partai tengah, citra yang terbangun adalah partai yang benar-benar tidak mau terlibat dalam konflik politik, tetapi menjalankan tugas kepartaian dengan sisi perjuangan kepada rakyat. Sebagai mantan presiden yang dua periode mengendalikan pemerintahan, Susilo Bambang Yudhoyono mempunyai citra disukai rakyat. Maka sesungguhnya pilihan partai tengah itu klop untuk secara perlahan-lahan meraih dukungan, dan dapat mengembalikan kedudukan partai seperti saat mengusung SBY sebagai presiden. Akan tetapi, kasus korupsi yang melanda para kader partai ini, kemudian mampu membalik semuanya itu. Di tengah dalam persaingan partai, tetapi justru di tengah kutub-kutub konflik tersebut. Partai Demokrat justru terinjak oleh kader-kadernya sendiri yang terlibat korupsi. Citra ini bisa-bisa membuat partai ini mirip dengan Golkar di masa Orde Baru: menjalankan pemerintahan akan tetapi di tengah perjalanan itu merebakkan kolusi dan nepotisme di antara kader-kadernya sendiri. Karena para pembesar Partai Demokrat telah melakukan tindakan negatif seperti ini, maka yang harus dikhawatirkan adalah budaya korupsi tersebut. Harus dipertimbangkan, bahwa pihak yang paling mudah mempelajari cara berkorupsi tersebut adalah pihak-pihak yang paling dekat dengan kerabat koruptor. Artinya haruslah hati-hati dengan kader lain di tubuh partai ini. Maka, untuk mengimbangi perilaku politik dari kader maupun partai politik ini, kelompok-kelompok kepentingan harus mulai aktif lagi menyuarakan sikap kritis terhadap partai politik di Indonesia. Kelompok kepentingan ini dapat dibentuk oleh beberapa orang saja, menggali pihak-pihak yang seide dan kemudian memperjuangkannya di ranah publik. Dengan cara inilah diharapkan akan mampu memberikan perbaikan kepada insan politik Indonesia ke depan. *Penulis adalah staf pengajar FISIP Universitas Udayana

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Tayangan Televisi Semakin Rusak Moral Bangsa KEADAAN ini sudah berlangsung sangat lama. Sebuah keadaan yang sangat mengerikan dari sebuah bangsa yang semakin jauh dari belajar dan merenungkan arti sebuah kemajuan teknologi. Televisi saat ini sudah menjadi salah satu sahabat terdekat kita yang menemani disaat santai di ruang keluarga. Televisi juga bisa kita jumpai di tempat-tempat umum yang biasanya berada di ruang tunggu seperti di rumah sakit, terminal dan bahkan sekarang sudah ada di dalam kendaraan umum. Sayangnya manusia yang mengisi layar kaca hanya membuat penonton senang semata tanpa memikirkan dampak lainnya. Seperti yang selama ini terjadi adalah anak-anak yang masih

menginjak masa pertumbuhan SD,SMP dan kaum remaja yang cenderung mencari idola tanpa bekal pemikiran yang cukup. Mereka meniru aksi konyol para penghibur yang biasa melakukan adegan yang tak layak disaksikan di depan jutaan mata penonton dari sabang sampai sampai merauke. Aksi mereka yang tak bisa saya sebutkan adalah aksi yang seharusnya hanya dimengerti oleh suami istri yang telah menikah karena mengandung gerakan terselubung yang meliarkan pikiran para remaja. Pemerintah harap segera cepat tanggap untuk mencekal semua acara televisi yang tak berguna itu. Abi Fatihah Jakarta

Acara Televisi Semakin Jelas Pada Perbuatan Amoral SAYA sebagai masyarakat Indonesia sangat kecewa dengan acara televisi yang ada terutama acara yang ‘ga jelas’ mempertontonkan apa. Apakah hal yang lucu atau sekedar pamer paha dan lekuk tubuh wanita selama jam jam pagi atau sore yang menurut saya tak layak disiarkan. Acara pagi yang sering dipertontonkan adalah lelucon yang menurut saya adalah pembodohan masal. Ditonton oleh penonton palsu yang diberi imbalan uang alias joki penonton dalam suatu acara yang sampah dan tak mendidik anak bangsa untuk menjadi lebih cerdas lebih kritis atau lebih berakhlak. Tapi acara tersebut hanyalah sampah yang menampilkan artis nikahan yang pamer kemewahan dan bahkan artis

‘beranak’ pun sampai sedemikian detil sampai ke detik-detik keluarnya sang bayi. Bagi saya ini acara sampah yng dipertontonkan oleh stasiun televisi yang tak mengerti tentang bangsa Indonesia yang mayoritas miskin dari segi ekonomi dan intelektual. Sebenarnya mau kemana kita jika acara televisi sedemikian sampahnya. Saya sudah sulit membayangkan negeri ini. Bangsa ini sedemikian kasihannya sehingga mungkin kelak akan semakin rusak atau ada orang yang benar-benar menjadi pemimpin yang mampu merubah kebiadaban ini. Abdurrahman Kalideres-Jakarta Barat

Kesejahteraan yang Merata Harus Terwujud PEMERINTAH harus terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan serta pengangguran. Jika dibiarkan meningkat dan tidak cepat ditanggulangi secara sistematis dan terprogram bisa membahayakan, karena dapat menimbulkan kerawanan sosial dan keamanan yang berakibat bisa terpengaruhnya pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor industri memiliki peran strategis dalam menyumbang kinerja ekspor. Dalam kenyataannya Indonesia memiliki banyak para sarjana yang lulus tetapi sulit mendapat kesempatan kerja sesuai bidangnya. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan keterkaitan sektor industri relatif lebih dinamis

dibanding sektor lain. Dan pada akhirnya, sektor industri mampu menyediakan kesempatan kerja yang berkualitas dibandingkan sektor lainnya. Jadi, persoalan kemiskinan dan pengangguran akan berlanjut, jika tidak terjadi perubahan pola pertumbuhan ekonomi. Tetapi sebenarnya, peningkatan jumlah pengangguran yang terus terjadi di Indonesia ini, diduga akibat program penanganan yang bersifat sementara. Akibat penanganan yang sementara dan program yang terkesan monoton itu membuat jumlah pengangguran sulit bisa ditekan. Alamsyah K Kampung Melayu, Jakarta Timur

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Percetakan : PT SATRIA NARADHA PERS, Cikarang, Bekasi Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Jumat 1 Juli 2016

6 PSM

Tak Gentar Hadapi Persib di Bandung

Suluh Indonesia/ap

TIMNAS U-19 - Menpora Imam Nahrawi minta PSSI segera membentuk tim nasional U-19 tahun untuk menghadapi kejuaraan piala AFF U-19.

Menpora Minta

Timnas U-19 segera Dibentuk JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi meminta tim nasional di bawah usia 19 tahun harus segera dibentuk untuk menghadapi kejuaraan piala AFF. “Timnas U-19, harus segera dibentuk. Tidak ada alasan waktunya sedikit, kalau tidak nanti akan dipakai dari liga pelajar saja,” kata Imam Nahrawi usai melantik PP SOIna di Kemenpora, Senayan, Jakarta, kemarin. Jika tak segera terbentuk dengan alasan waktu yang sempit, kemudian membutuhkan anggaran yang besar untuk membentuk materi tim,

Tim Beregu

Ditarget Tembus Final AJC JAKARTA - Tim beregu Indonesia ditargekan menembus babak final kejuaraan U-19 Badminton Asia Junior Championships 2016 di Bangkok, Thailand pada 9-12 Juli 2016. Untuk mencapai target itu, Indonesia harus bisa mengatasi dulu lawan di grup C, yakni Malaysia, Taiwan, Mongolia dan Myanmar. “Untuk beregu lawan terberat di grup memang Malaysia. Karena ada tunggal putrinya yang kuat, Goh Jin Wei. Sementara untuk nomor lainnya masih meraba-raba,” tutur Manajer tim Indonesia Fung Permadi dikutip dari laman PBSI di Jakarta, kemarin. Menurut Fung Permadi, ganda putri Indonesia kuat, tunggal putri bisa bersaing dan ganda putra juga cukup kuat. Jika lolos dari grup C, Indonesia akan berhadapan dengan juara atau runner up grup A yang terdiri atas Tiongkok, Korea Selatan ,Singapura dan Kazakhstan. “Kalau melihat drawing sementara ini di semifinal, kami mau tidak mau lebih memilih ketemu Korea. Kalau dilihat dari seeding untuk beregu, Korea ada di peringkat delapan,” ujar Fung. Ia berharap tim beregu dapat menjadi juara grup untuk memudahkan mencapai target menembus final. Sebanyak 22 pebulu tangkis muda Indonesia akan diturunkan pada kejuaraan yang mempertandingkan nomor beregu dan perorangan itu. Pertandingan beregu akan berlangsung pada 9-12 Juli 2016, sementara nomor perorangan akan dimainkan pada 13-17 Juli 2016. (ant)

maka Indonesia akan mendelegasikan Pusat Pendidikan Latihan Mahasiswa (PPLM) yang saat ini bermarkas di Purwakarta, Jawa Barat. PPLM diakui Imam Nahrawi sudah sering melakukan uji coba melawan tim PON dari daerah-daerah serta selalu meraih hasil yang positif. Sehingga apabila dibutuhkan untuk delegasi timnas maka sudah siap untuk menjadi timnas U-19. Hingga saat ini materi timnas U-19 belum terbentuk, agenda terdekat adalah Piala AFF U-19. Sementara itu, sebelumnya, untuk timnas se-

nior, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akhirnya menunjuk kembali Alfred Riedl sebagai pelatih Timnas Indonesia senior yang akan menghadapi Piala AFF 2016 akhir tahun ini meskipun pelatih asal Austria itu tidak masuk hitungan. “Suasana saat ini memang tidak ideal. Kami harus memutuskan dengan cepat. Sebelumnya kami telah berdiskusi dengan Ketua Umum dan pihak internal lainnya, sehingga memberikan keputusan ini,” kata Wakil Ketua Umum PSSI Hinca Panjaitan. Menurut dia, atas keputu-

san ini PSSI juga tidak menampik jika akan ada pro dan kontra baik di kalangan media maupun di masyarakat umum. Namun, pihaknya menaruh harapan besar pada mantan pelatih PSM Makassar ini untuk memberikan yang terbaik. Alfred Riedl mengaku siap untuk kembali melatih Timnas Garuda. Apalagi, sebelumnya saat menjadi pelatih timnas Indonesia meraih hasil yang cukup bagus yaitu menjadi finalis Piala AFF 2010 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, namun gagal di ajang berikutnya. (ant)

MAKASSAR - Pelatih Kepala PSM Makassar, Robert Rene Albert mengaku tidak gentar menghadapi tuan rumah Persib dalam lanjutan Kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) di Stadion Bandung Lautan Api, Jawa Barat, 2 Juli 2016. Robert mengatakan, tetap mengusung optimisme tinggi meski mengakui jika laga terakhir sebelum lebaran ini akan jauh lebih sulit dan butuh kerja keras. “Kami tidak takut. Kami sudah pasti ingin merebut poin dimanapun kita bertanding baik itu di kandang atau tandang,” jelasnya. Mengenai tidak adanya tenaga asing dalam lawatan kali ini setelah sebelumnya memecat empat pemain impor, dirinya mengaku tidak akan menjadikannya sebagai alasan untuk bersikap pesimistis. Apalagi kualitas para pemain lokal yang ada baik senior atau pemain muda juga telah memperlihatkan kinerja yang menjanjikan dalam beberapa laga terakhir. Begitupun dengan tiga kekalahan beruntun yang dialami tim Juku Eja, kata dia, juga

tidak menjadi beban dan bahkan menjadi cambuk bagi seluruh pemain untuk membuktikan memang layak memperkuat tim PSM Makassar yang punya nama besar di persepak-bolaan nasional. “Kualitas para pemain muda juga cukup menjanjikan. Apalagi PSM juga hingga kini terus mendapatkan dukungan suporter untuk bisa bangkit. Intinya kami tidak ingin pulang dengan tangan hampa dalam lawatan ke Bandung,” katanya. Sementara itu, Media Officer PSM, Ramli Manong mengatakan pihaknya memboyong sebanyak 18 pemain menghadapi Persib Bandung di antaranya Dimas Dalih, David Ariyanto, Ardan Aras, Jajang Maulana, Erick Setiawan, Achmad Sumardi, Hendra Wijaya dan Valentino Telaubun. Kemudian Syamsul Chaeruddin, Rizky Pellu, Rasyid Bakrie, Basri Lohy, Ferdinand Sinaga, dan Rahmat serta beberapa pemain muda seperti Muchlis Hadi Ning, Maldini Pali, Ridwan Tawainella, dan Andri yang berasal dari PSM U-21. (ant)

Panitia Asian Games 2018

Dituntut Kerja Cepat JAKARTA - Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (Inasgog) dituntut kerja cepat mengingat pelaksanaan kejuaraan empat tahunan yang dipusatkan di Jakarta dan Palembang itu menyisakan waktu 865 hari, apalagi persiapan yang dilakukan saat ini belum sepenuhnya maksimal. “Kepanitiaan sudah terbentuk. Ada 199 personel yang terlibat. Kemungkinan besar jumlah ini akan bertambah menyusul banyaknya pekerjaan yang bisa diselesaikan dengan cepat,” kata Wakil Ketua KOI Mudai Maddang di Jakarta. Menurut dia, dengan terbentuknya susunan kepengurusan panitia pelaksana Asian Games 2018 yang dipimpin oleh Ketua KOI Erick Thohir ini, pihaknya berharap apa yang telah diprogramkan bisa segera jalan. Apalagi persiapan Indonesia sebagai

tuan rumah terus dipantau oleh Dewan Olimpiade Asia (OCA). Indonesia selain harus menyiapkan infrastruktur pendukung pertandingan juga harus mempersiapkan sumber daya manusia yang cukup banyak. Hal tersebut terjadi karena akan ada 13 ribu atlet dan official dari negara Asia yang akan menjadi tamu negara. “Tidak hanya atlet dan official. Asian Games 2018 dijadwalkan akan dihadiri 45 pemimpin negara peserta. Untuk itu dibutuhkan tanggung jawab dan komitmen yang kuat dari seluruh panitia,” katanya menambahkan. Terkait personel panitia pelaksana Asian Games 2018, mantan Ketua KONI Sumatera Selatan ini mengaku banyak melibatkan banyak kalangan mulai pengusaha, birokrat, pengamat olahraga hingga profesional. Selain itu dari 199 personel yang ter-

daftar dan 80 personel dari insan olahraga. “Atlet, mantan atlet hingga perwakilan pengurus besar cabang olahraga dilibatkan dalam kepengurusan. Jadi banyak pihak yang terlibat,” kata pria yang juga seorang pengusaha itu. Terkait logo dan maskot, Mudai Maddang menjelaskan saat ini sudah ada tiga penyaji terbaik hasil seleksi yang dilakukan oleh KOI, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) sudah didapat dan tinggal penetapan. Penetapan logo dan maskot Asian Games 2018 ini dijadwalkan akan dilakukan oleh Presiden J o k o Wi d o d o . S e l a n j u t nya, dengan adanya penetapan ini akan mempermudah sosialisasi baik didalam maupun luar negeri atau kepada negara-negara peserta. (ant)


lahraga

7

Suluh Indonesia, Jumat 1 Juli 2016

Belgia Bidik Kejayaan Atas Generasi Emas Wales BORDEAUX - Wales tetap gembira untuk menempatkan dirinya sebagai tim papan bawah dalam putaran perempat final kejuaraan sepak bola Piala Eropa 2016 melawan Belgia yang membidik kejayaan di Stadion Pierre Mauroy Lille Metropole pada Jumat (1/7). Namun, kerendahan hati tim Wales yang dimotori Gareth Bale bukan lantas tanpa kekuatan karena mereka dapat merobek lini belakang Diables Rouges. Tim Belgia, yang melaju ke perempat final selepas menemukan kembali jati diri sebagai tim dan menang atas Hongaria 4-1 pada babak 16 besar, tentu akan menjadi tim unggulan dibanding Wales. Tapi, Belgia justru tertekan untuk membuktikan janji merebut Piala Eropa ketika bertanding di Lille yang akan dipenuhi para penggemarnya. Keberanian The Dragons terhadap Belgia juga terbukti pada

kualifikasi Piala Eropa dengan kemenangan 1-0 di Cardiff dan hasil imbang di Brussels. “Kami biasanya bermain bagus ketika kami berhadapan langsung. Belgia akan menjadi tim dengan banyak dukungan dan mereka sudah berada di depan pintu rumahnya. Tapi, itu adalah kondisi yang dapat kami manfaatkan sebagai keuntungan,” kata pemain belakang Wales Chris Gunter. Tim asuhan Marc Wilmots tentu akan mewaspadai dua pemain andalan Wales yaitu Bale. Bale, sebagai pemain termahal, telah mencetak tiga gol dan sangat dominan saat timnya menang 1-0 atas Irlandia Utara pada babak 16 besar meskipun kemenangan itu merupakan gol bunuh diri Irlandia Utara. Kemampuan Bale adalah memanfaatkan peluang pada saat yang tepat selain kehebatan eksekusi ten-

dangan bebas. Sementara, Belgia juga punya pemain jagoan mereka Eden Hazard. Hazard tampil mengesankan dalam laga kontra Hongaria. Hazard memberikan umpan pada gol kedua untuk Michy Batshuayi dan menghasilkan gol dengan kemampuan individunya setelah dua menit berselang. Meskipun melewatkan dua kali sesi latihan akibat cedera paha, Hazard yang merupakan kapten tim Belgia akan berusaha tampil dalam pertandingan perempat final. Hazard justru khawatir dengan kekuatan Wales yang mungkin tampil sebagai tim dan tidak sekedar mengandalkan Bale. “Mereka adalah lawan yang sangat lincah. Mereka punya susunan pemain yang kompak dan punya pemain andalan di depan (Bale),” kata Hazard. Wales tampil dalam kejuaraan

sepak bola besar setelah mereka tersingkir pada perempat final Piala Dunia 1958 oleh tim juara Brazil. “Wales merupakan tim yang bagus dan bukan hanya Gareth Bale. Mereka punya pemain-pemain lain yang juga bagus,” ujar Wilmots tentang tim lawannya. Di sisi lain, Belgia punya dua pemain andalan lain yaitu Kevin De Bruyne sebagai palymaker dan Romelu Lukaku yang selalu tampil mengancam lawan setelah meraih 27 gol dalam 52 penampilan bersama Everton pada musim 2015-2016. “Mereka punya banyak pemain di lapangan dan bangku cadangan yang akan mengesankan bagi tim-tim internasional. Tapi, kami telah bertemu sebanyak empat kali dalam empat tahun terakhir. Kami menang sekali dan imbang dua kali sehingga tidak ada yang perlu kami takutkan,” kata pelatih Wales Chris Coleman. (ant)

Suluh Indonesia/ap

PEMANASAN - Pelatih Belgia Marc Wilmots memperhatikan para pemainnnya melakukan pemanasan pada sesi latihan di Bordeaux menjelang pertandingan perempat final melawan Wales, Jumat (1/7).

Jerman Nilai

Italia bukan Tim yang Menakutkan

Suluh Indonesia/ap

BERI INSTRUKSI - Pelatih Jerman, Joachim Loew memberi instruksi kepada para pemainnya saat latihan menjelang babak perempat final Piala Eropa 2016 melawan Italia, Sabtu besok. Para pemain Jerman menilai Itali bukanlah tim yang menakutkan meski Jerman punya catatan kekalahan dari Italia pada babak-babak gugur kompetisi sepak bola internasional sejak 1970.

Simeone Bersumpah

Bertahan dan Kembangkan Atletico MADRID - Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone, sebulan selepas kekalahan pada Liga Champions dari Real Madrid, telah menegaskan masa depannya masih bersama klub asal Spanyol itu. Pelatih asal Argentina, yang telah melatih Atletico sejak 2011 dan memperpanjang kontrak hingga empat tahun, mengatakan akan mempertimbangkan pilihannya setelah kekalahan pada drama adu penalti dari Real Madrid. Tapi, Simeone kini mengatakan hanya akan fokus untuk membuat tim yang bermarkas di Vicente Calderón Stadium. “Saya berbicara dalam kondisi panas saat itu. Kami orang Argentina seperti itu. Orang lain tidak bersalah karena mengalahkan Anda. Saya belajar hal itu sudah sejak lama,” kata Simeone di Buenos Aires pada Rabu waktu setempat. “Mengingat sakitnya dan penderitaannya merupakan hal baik untuk diri kita,” katanya. Simeone telah memenangkan Liga Europa, Piala King, dan La

Liga sepanjang karirnya empat setengah musim bersama klub Atletico. Pelatih berusia 46 tahun itu mengatakan hanya segelintir tim yang punya “lebih banyak sumber daya” yang dapat melampaui Atletico dan mengharapkan timnya untuk melanjutkan pertarungan perebutan gelar di Spanyol dan internasional. “Kami telah menciptakan sebuah kelompok yang kuat. Untuk menjadi lebih baik dibanding Atletico merupakan hal yang sulit karena kami bermain sebagai tim. Hanya Barcelona, Real Madrid, dan Bayern Munich yang lebih baik dari Atletico, bukan yang lain. Kami selalu gelisah untuk terus berkembang,” ujar Simeone. Presiden Atletico Enrique Cerezo masih akan mempertahankan pemain-pemain inti sembari juga merekrut pemain-pemain baru. Sebelumnya pada awal Juni, penyerang asal Prancis Antoine Griezmann telah memperpanjang kontrak untuk satu tahun. (ant)

PARIS - Para pemain Jerman tak tertarik memikirkan kekalahan lama dari Italia ketika akan menghadapi tim Azzuri pada putaran perempat final kejuaraan sepak bola Piala Eropa 2016 pada Sabtu, demikian pernyataan pemain gelandang Toni Kroos. Tim Jerman punya catatan kekalahan dari Italia pada babak-babak gugur kompetisi sepak bola internasional sejak 1970. Tapi pemain playmaker itu tidak tertarik untuk membahas rekam jejak itu. “Mengapa saya harus trauma terhadap Italia? Seberapa sering saya hadir ketika itu? Saya tidak punya persoalan membahas Italia. Saya hanya tidak punya trauma terhadap mereka,” kata Kroos. Tim Panser kalah pada final Piala Dunia 1982, dua semifinal Piala Dunia pada 1970 dan 2006

Neymar

tang, kami akan mengumumkan pembaruan kontraknya untuk lima musim. Ini adalah hal wajar banyak klub yang tertarik untuk membelinya,” ujar Bartomeu. Neymar telah menyelesaikan penampilan selama tiga tahun sejak pindah dari klub Santos Brazil. Pemain bernomor punggung 11 itu telah menghasilkan 31 gol dalam 48 kali penampilan bersama Barca dalam La Liga dan Piala Raja. (ant)

Bidik Posisi Manajer Timnas Spanyol MADRID - Joaquin Caparros dan Paco Jemez telah menyatakan niat mereka untuk menjadi manajer timnas Spanyol berikutnya jika Vicente del Bosque tidak lagi melanjutkan jabatannya. Mantan pelatih Sevilla Caparros dan Jemez, yang bergabung dengan tim Liga Spanyol (La Liga) Granada dengan kontrak tiga tahun pada awal bulan ini, menjadi salah satu kandidat untuk memimpin tim nasional yang tersingkir dari Piala Eropa 2016 setelah kalah dari Italia dengan skor 2-0 pada babak 16 besar, Senin. Del Bosque, 65, mengatakan setelah kekalahan itu dia akan melakukan pembicaraan dengan Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) Angel Maria Villar sebelum mengumumkan rencana masa depannya. “Tentu saja saya akan senang untuk menjadi pelatih Spanyol berikutnya seperti pelatih-pelatih lainnya,” kata Caparros kepada stasiun Radio Cadena Ser. “Tapi itu masalah rumit karena Del Bosque masih ter-

JAKARTA

us bertugas dan dia adalah pelatihnya pelatih. Del Bosque mengambil kendali timnas Spanyol setelah kemenangan Piala Eropa 2008 dan memimpin tim meraih juara di Piala Dunia 2010 dan di Piala Eropa 2012, tapi Spanyol gagal menembus babak penyisihan grup di Piala Dunia 2014 dan kemudian kembali berjuang pada musim panas ini. Caparros menjadi pelatih Sevilla untuk 226 pertandingan dari tahun 2000 hingga 2005 dan ia menjadi manajer terlama klub itu. Pelatih berusia 60 tahun itu telah berhenti dari pekerjaannya sejak dipecat Granada pada Januari 2015. Ketika ditanya apakah ia masih ingin menjadi pelatih klub, Caparros mengatakan: “Setelah 14 tahun dan 500 pertandingan di Divisi Primera, itu akan cukup bagi saya.” Jemez, calon favorit untuk menggantikan Del Bosque dalam jajak pendapat yang dilakukan oleh harian olahraga Marca, mengatakan kepada Cadena Ser: (ant)

BOGOR

KINI.....

Suluh Indonesia - Bisnis Jakarta Koran Gratis Terbesar Pertama Di Indonesia

Koran Suluh Indonesia - Bisnis Jakarta Terbesar Di Indonesia Terbit di Jakarta, Bogor, Bekasi, Depok Dan Bandung

Hanya Rp. 200.000/BW 20 Kali Muat GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat Telp. 021-5357602 Fax. 021-53670771

annya. Mereka adalah tim yang disiplin dan terkonsentrasi,” kata Bierhoff. Bierhoff mengatakan sekarang adalah saat yang tepat bagi Jerman untuk berhenti membahas kemenangan pada 1996 dan menuliskan sejarah kemenangan mereka pada Piala Eropa. “Para pemain sangat bersemangat. Tapi, saya kira tidak ada siapapun yang akan kalah. Para pemain kami bertanding dalam kapasitas yang tinggi secara konstan. Mereka tekun dan termotivasi. Tapi, mereka juga tidak terlau gugup atau tegang,” kata Bierhoff. Jerman, terbiasa bermain pada babak-babak penentuan dan tak akan menemui masalah menghadapi tim Italia yang tampil mengesankan sejak awal babak penyisihan. (ant)

Caparros dan Jemez

Hampir Selesaikan Kontrak di Barcelona BARCELONA - Pemain sepak bola asal Brazil Neymar hampir menyelesaikan perpanjangan kontrak selama tiga tahun di Barcelona yang mengikatnya hingga Juni 2021 dalam La Liga, demikian pengumuman resmi Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu kemarin. Pemain penyerang berusia 24 tahun itu tengah dibidik oleh klub-klub besar di Eropa menyusul akhir kontraknya di Barca pada Juni 2018. El Mundo Deportivo melaporkan, pada Kamis, bahwa klub Manchester United melancarkan serangan total untuk mendapatkan Neymar. Surat kabar lokal di Catalan melaporkan Paris Saint-Germain juga telah menawar pemain asal Amerika Selatan itu dengan gaji bersih 30 juta euro per minggu per musim yang setara dengan dua kali lipat gaji yang diterimanya di Barcelona. Namun, Bartomeu mengatakan, “Neymar tidak ingin meninggalkan Barca dan kami tidak ingin dia pergi.” “Dalam beberapa hari menda-

dan pada semifinal Piala Eropa 2012 dari Italia selain beberapa kali meraih hasil imbang. “Jadi, kami tidak pernah menang. Kami tidak dapat mengubah itu. Tapi, pertandingan pada Sabtu merupakan hal yang penting. Kami ingin menyiapkannya dengan sempurna lalu keluar dan mengalahkan mereka. Saya sangat optimistis,” kata Kroos. Tim Jerman mengalahkan Italia 4-1 dalam pertandingan persahabatan pada Maret. Tapi, manajer tim Jerman Oliver Bierhoff mengatakan hasil itu hanya berarti kecil untuk pertandingan Sabtu. “Tim Italia sangat terorganisasi dengan baik, bersatu, dan sangat kuat dalam kompetisi ini. Kita dapat melihat permainan mereka yang tampil total dan mereka berulangkali mempelajari permain-

Bisa diakses Melalui www.bisnisjakarta.com

Hanya Rp. 300.000/FC 20 Kali Muat Kantor Jakarta : Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No.32 Palmerah Jakarta Pusat Telp: (021) 537602 Fax: (021) 53670771

Kantor Jakarta : Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No.32 Palmerah Jakarta Pusat Telp: (021) 537602 Fax: (021) 53670771

PASANG IKLAN

CEPAT LAKU Hanya

Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771

(021) 5357602

Pasang Iklan Baris

Koran Suluh Indonesia - Bisnis Jakarta Terbesar Di Indonesia Terbit di Jakarta, Bogor, Bekasi, Depok Dan Bandung

Rp. 50.000 (10 Baris - 10x Tayang) Hubungi Kantor Jakarta : Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No.32 Palmerah Jakarta Pusat Telp: (021) 537602 Fax: (021) 53670771

G.47-Dir


Nasi nal

Suluh Indonesia, Jumat 1 Juli 2016

8

Dinkes Merauke

Ajak Masyarakat Perangi Gizi Buruk MERAUKE - Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, Provinsi Papua, mengajak masyarakat memerangi gizi buruk dan kekurangan gizi dengan mengonsumsi sayur dan buah selain beras dan ikan. Kepala Dinas Kesehatan Merauke dr Stefanus Osok di Merauke, Kamis, mengatakan selama ini masyarakat hanya mengonsumsi nasi ataupun sagu dengan ikan tanpa mengonsumsi sayur karena kekurangan sayur-mayur dan buah. ‘’Kami anjurkan agar ada kebun desa/kampung karena dengan begitu makanan bergizi terpenuhi,” katanya. Masyarakat Kabupaten Merauke, kata dia, tidak seharusnya terserang gizi buruk dan kurang gizi sebab pemer-

intah telah menyalurkan dana yang besar ke setiap kampung di Papua, termasuk Merauke. ‘’Dana desa sekarang Rp1 miliar-Rp2 miliar per tahun, itu bisa dimanfaatkan sebagian untuk kebun kampung,” katanya. Menurut Stefanus, persoalan gizi buruk itu sudah harus teratasi dan instansi terkait harus memprogramkan kegiatan yang mampu menekan angka kemiskinan. Misalnya, katanya, kebun kampung karena mampu memenuhi kebutuhan masyarakat untuk pola makan yang sesuai standar gizi dan kesehatan. ‘’Selama ini masyarakat hanya mengandalkan beras raskin dan ikan bakar. Sayur dan buah tidak ada. Ini harus

diperbaiki dan menjadi perhatian bersama,” katanya. Akibat selalu mengonsumsi makanan seadanya, kata dia, pada awal 2016 tercatat 20 persen balita kekurangan gizi, empat persen balita terserang gizi buruk, serta 15 persen ibu hamil menjadi sasaran kekurangan gizi. ‘’Umumnya masyarakat di pedalaman Papua hanya mengonsumsi makanan seadanya karena kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan ekonomi,” katanya. Ia menjelaskan, selama ini petugas kesehatan di puskesmas selalu memberikan sosialisasi tentang konsumsi makanan bergizi namun hal itu berkaitan erat dengan kesra. (ant)

Masalah Pelayanan Kesehatan

Bupati Ancam Pegawai Puskesmas PANDEGLANG - Bupati Pandeglang, Provinsi Banten, Irna Narulita meminta jangan lagi ada keluhan dari masyarakat terkait pelayanan kesehatan. ‘’Kepada pegawai yang berada di Puskesmas dan unit pelayanan kesehatan lainnya agar tidak malas dalam melayani pasien yang datang. Sebab tugas seorang pegawai itu harus melayani siapa pun yang datang tidak pilih kasih, kaya atau miskin,” katanya di Pandeglang, kemarin. Selain itu, kata dia, pegawai juga harus bersikap ramah dan selalu tersenyum dalam memberikan pelayanan. Jangan lagi ada pegawai yang ketus dalam

memberikan melayani masyarakat. Khusus petugas kesehatan, kata dia, harus maksimal karena berbicara masalah kesehatan maka bicara hidup dan mati seseorang, maka semua petugas harus sigap dan cekatan. ‘’Saya ingin warga benarbenar merasakan kehadiran pemerintah dalam pelayanan mereka, khususnya bidang kesehatan,” ujarnya. Petugas medis harus memperteguh komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Hal ini untuk mendukung upaya dan langkah menghilangkan citra negatif dalam pelayanan kese-

hatan di Pandeglang. Irna Narulita berkomitmen untuk memaksimalkan pelayanan pada masyarakat, terutama bidang kesehatan. Karena itu minimal dua kali dalam sebulan melakukan sidak RSUD Berkah. Khusus untuk RSUD Berkah, ia menekankan agar pelayanan di RSUD Berkah berjalan baik dan jika ada kekurangmaksimalan diharapkan masyarakat langsung melaporkannya. ‘’Saya minta warga meloporkan jika ada pelayanan yang diberikan petugas di RUSD yang tidak baik,” katanya. (ant)

Suluh Indonesia/ant

PENYAPU UANG KOIN PANTURA - Sejumlah warga menunggu pengguna jalan memberikan uang di Jalur Pantura Sewoharjo, Pusaka Jaya, Subang, kemarin. Warga setempat memanfaatkan musim arus mudik untuk mengais uang koin dengan menggunakan sapu. Dalam sehari mereka mampu mengumpulkan Rp30 ribu per hari.

Untuk Kesejahteraan Guru

Kudus Anggarkan Rp16 Miliar KUDUS - Pemerintah Kabupaten Kudus menyediakan Rp16 miliar untuk bantuan kesejahteraan tenaga pendidik di Kudus mulai dari guru TK hingga SMA, guru Taman Pendidikan Alquran (TPQ), Madrasah Diniyah serta lembaga pendidikan keagamaan lain. ‘’Bantuan ini merupakan bukti tanggung jawab sebagai hubungan sosial dengan sesama dan rasa terima kasih kepada guru,” kata Bupati Kudus Musthofa di sela-sela menyerahkan bantuan kesejahteraan kepada ribuan guru di Pendopo Kabupaten Kudus, kemarin. Pada tahun mendatang, kata dia, bantuan serupa juga akan

diberikan dengan upaya agar nominalnya jauh lebih besar. Ia berharap, guru tetap ihlas dan tulus dalam bekerja dan mendidik generasi penerus bangsa ini. Bupati berpesan kepada perwakilan penerima, bahwa bantuan ini harus diberikan kepada yang benar-benar berhak menerima. ‘’Jangan sampai ada data yang tidak sesuai sehingga menimbulkan masalah nantinya. Kami menjamin bahwa bantuan ini tidak ada potongan. Jangan sampai ada pihak yang berani memotong,” ujarnya. Pada kesempatan terse-

but, dia juga berpesan agar para guru Madin/TPQ/diakonia untuk terus memiliki semangat belajar, termasuk belajar bahasa asing. Hal itu, kata dia, merupakan kebutuhan era modern yang serba maju dan penuh dengan persaingan yang ketat. Penyerahan bantuan kesejahteraan tenaga pendidik di Kudus diberikan serempak hari ini (29/6) di Pendopo Kabupaten Kudus. Adapun guru yang mendapat kesempatan pertama menerima bantuan kesejahteraan tersebut, yakni 5.162 guru swasta mulai dari Taman Kanak-kanak (TK) hingga

SMA dengan anggaran tahap pertama sebesar Rp3,8 miliar. Atas kebijakan bupati, akhirnya bantuan tersebut diserahkan seluruhnya dan dijadwalkan diserahkan Kamis (30/ 6) siang, meskipun sudah ada penyerahan secara simbolis. Sementara pada Rabu (29/6) siang, juga diserahkan bantuan serupa untuk para guru madrasah diniyah (Madin), TPQ dan diakonia yang total anggarannya sebesar Rp8,4 miliar. Adapun jumlah penerima bantuannya sebanyak 5.295 guru yang berasal dari 429 TPQ, 3.842 guru berasal dari 253 Madin, dan 261 guru diakonia dari 10 lembaga. (ant)

Bupati Muratara

PNS Dilarang Ikut Pilkades

Suluh Indonesia/ant

ARUS MUDIK PULAU - Warga melihat kapal nelayan yang dimodifikasi menjadi kapal muatan penumpang tiba di Pelabuhan Pendaratan Ikan Ulee Lheu, Banda Aceh, Aceh, kemarin. Warga pulau Aceh dan beberapa pulau lainnya selain pulau Weh lebih memilih menggunakan kapal nelayan yang dimodifikasi untuk mudik dan transportasi sehari-hari daripada kapal roro yang disediakan pemerintah karena perbedaan waktu tempuh.

MUSIRAWAS UTARA - Bupati Musirawas Utara, Sumatera Selatan, M. Syarif Hidayat, mengharapkan calon kepala desa bukan berasal dari pegawai negeri sipil karena mereka harus keluar dari status kepegawaiannya itu, sedangkan daerah setempat masih kekurangan PNS. ‘’Saya sudah tegas kepada para camat saat pendafataran para calon kepala desa beberapa hari lalu, jangan sampai menjaring PNS,” katanya di Muratara, kemarin. Ia menjelaskan bila PNS dibebaskan menjadi calon kepala desa, otomatis harus mereka harus dicopot dari kepegawaiannya, padahal Pemkab Musira-

was Utara hingga saat ini masih kekurangan PNS. Untuk merekrut PNS baru, ujarnya, belum ada instruksi dari pemerintah pusat. Ia juga mengatakan calon kades jangan sampai dari pecandu narkoba. Bila terjaring warga yang selama ini pecandu narkoba menjadi kepala desa, katanya, kepemimpinan desanya tidak akan berjalan sesuai harapan masyarakat. Bisa saja dana desa dan anggaran dana desa setempat, katanya, habis untuk membeli narkoba. ‘’Pada pemilihan serentak 50 kepala desa bulan depan, jangan

sampai menjaring tenaga PNS dan pecandu narkoba, karena saat dilakukan tes urine para kepala desa belum lama ini banyak yang melarikan diri,” katanya. Para kepala desa yang tidak menjalani tes urine belum lama ini, ujarnya, juga jangan diikutkan lagi sebagai calon karena sudah ada indikasi sebagai pengguna barang haram tersebut. Ia mengatakan pencalonan kepala desa terbuka untuk masyarakat umum yang memiliki niat baik untuk membangun desa masing-masing. ‘’Tapi kalau sudah terlibat narkoba, jangan coba-coba mencalonkan diri,” katanya.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa Kabupaten Musirawas Utara Suhardiman menyambut baik instruksi bupati tersebut, meskipun tak dituangkan dalam peraturan daerah, Ia mengatakan hal itu merupakan harapan masyarakat terhadap sosok kepala daerah agar desa dipimpin “orang-orang bersih”. ‘’Kalau berdasarkan undang-undang memang diperbolehkan PNS mencalonkan diri sebagai kepala desa, namun kebijakan bupati juga beralasan karena mengingat PNS di Musirawas Utara masih kurang,” katanya. (ant)

Di Jatim

Kecamatan Teweh Tengah

Membutuhkan Sarana Air Bersih Angka Pernikahan Dini Memprihatinkan PALANGKA RAYA - Legislator Kalimantan Tengah Agus Susilasani meminta Pemerintah Provinsi segera membangun sarana air bersih berupa 40 sumur bor di Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara. ‘’Kami berharap Pemprov segera merealisasikan permintaan masyarakat tersebut, karena memang sangat dibutuhkan. Kasihan masyarakat di Teweh Tengah sering mengalami kesulitan air saat musim kemarau,” tambahnya. Selain sarana air bersih, dirinya juga menerima aspirasi dari masyarakat Kabupaten

Barito Utara agar diperhatikan bendungan air berhih yang didirikan pada tahun 2013 di Desa Sei Rahayu II. Mantan Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara mengatakan bendungan yang dibangun Pemerintah Kabupaten setempat pada tahun di tahun 2013 ternyata kondisinya sekarang ini sudah rusak dan terbengkalai. ‘’Kita berharap Pemkab Barito Utara bersama Pemprov Kalteng memberikan perhatian terhadap bendungan tersebut. Bendungan itu ternyata juga dibutuhkan masyarakat sekitar,” ucap Susilasani.

Wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) Kalteng IV meliputi Kabupaten Murung Raya, Barut, Barito Timur dan Barito Selatan ini mengatakan, masyarakat juga meminta perhatian dari pemerintah untuk perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan di wilayahnya. Permintaan tersebut diantaranya perbaikan jalan dari jalan Negara sampai jalan Hajak Kecamatan Teweh Baru, jalan Desa Liang Bawah sampai jalan Negara sepanjang 7 kilometer dan tiga buah jembatan yang ada di jalan tersebut. (ant)

SURABAYA - Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional Perwakilan Jawa Timur mengaku prihatin dengan angka pernikahan di daerah ini yang pada tahun 2015 jumlahnya mencapai 3.000 pasangan. ‘’Data itu berdasarkan permintaan dispensasi menikah di bawah umur ke Pengadilan Agama Jawa Timur,” ujar Kepala BKKBN Jatim Dwi Listywardhani kepada wartawan di Surabaya, kedmarin. Sedangkan pada 2016, pihaknya belum menerima laporan pasti karena masih dalam proses pendataan, namun catatan Januari hingga Mei tahun ini di sejumlah daerah, diakuinya cukup tinggi. ‘’Di Kabupaten Ma-

lang ada sekitar 200 permintaan dispensasi dan 100 permintaan di Bondowoso. Untuk sementara penelitian masih di dua daerah tersebut,” ucapnya. Tingginya permintaan dispensasi pernikahan dini, kata dia, karena pasangan ingin diakui secara resmi oleh Negara sehingga harus memiliki surat nikah dari Kantor Urusan Agama (KUA). Di sisi lain, sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 disebutkan bahwa perempuan boleh menikah jika usianya sudah 16 tahun, dan 19 tahun untuk laki-laki. ‘’Agar diakui, mereka menga-

jukan dispensasi dan diketahui jumlahnya cukup tinggi. Ini yang membuat keprihatinan semua,” kata Dhani, sapaan akrabnya. Menurut dia, banyak faktor pasangan usia dini memilih menikah karena sejumlah faktor, seperti tradisi, ekonomi maupun hamil di luar nikah. ‘’Pengadilan ini sebenarnya juga tidak menginginkan keluarnya dispensasi. Namun, mempertimbangkan kondisi yang mendesak pada kedua mempelai maka diproses pengajuannya,” katanya. Ia menjelaskan, awalnya pasangan mengajukan permohonan nikah di KUA, namun

karena tidak mau menikahkan dengan alasan melanggar undang-undang maka diajukan dispensasi ke Pengadilan Agama. ‘’Pertimbangan dikeluarkannya dispensasi ini untuk menyelamatkan anak dan ibunya. Kemudian agar sang anak nantinya memiliki status,” katanya. BKKBN, lanjut dia, mengakui jika program generasi berencana belum gencar, bahkan kewenangan BKKBN dalam program ini sebatas pemberian pengetahuan maupun informasi saja. ‘’Kami hanya bisa mengingatkan dan prihatin terhadap persoalan ini,’’ katanya. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook