BULETIN KICAU
KELOMPOK PENGAMAT BURUNG BIONIC
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

![]()
KELOMPOK PENGAMAT BURUNG BIONIC
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

Kamis (7/11), beberapa anggota KPB Bionic FMIPA UNY mengadakan
Bird Watching For Kids (BW4K) yang dilaksanakan di MI Ma'rifah dan TK Masyitoh Sambeng 3, Srandakan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta
Kegiatan ini dilaksanakan atas permintaan Mas Helmi, salah satu anggota
Bionic yang sedang melaksanakan program PPG di sekolah tersebut
Kegiatan ini juga termasuk ke dalam rangkaian acara untuk memperingati Hari Anak yang diselenggarakan di sekolah tersebut
Acara BW4K ini dibuka dengan sambutan Mas Helmi sebagai salah satu penanggung jawab kegiatan ini Selanjutnya, para siswa mulai dari kelas 1 hingga kelas 4 diberikan pengarahan terkait kegiatan birdwatching ini
Siswa tersebut terbagi menjadi tiga kelompok yang terdiri dari kelas 1 dan 2, kelas 3 dan kelas 4 Masing-masing kelompok didampingi oleh anggota Bionic dan guru pendamping dari sekolah tersebut
Kegiatan B4WK ini dimulai sejak pagi yakni pukul 08 00 hingga kurang lebih pukul 10 00 WIB Kegiatan berlangsung dengan menggelilingi sekitaran MI tersebut Jarak yang ditempuh tidak terlalu jauh agar siswasiswa tidak merasa lelah Selama kegiatan berlangsung antusias dari anak-anak begitu bersemangat Mereka sangat asyik ketika menggunakan binocular Malah terkadang mereka saling berebutan untuk menggunakan alat tersebut Bagi mereka kegiatan pengamatan burung adalah kegiatan yang menyenangkan dan mengasyikan Dapat melihat objek burung secara langsung dan dapat mengamati dari burung dari kejauhan merupakan hal baru yang dapat membuat anak-anak tersenyum sekaligus menambah wawasan bagi mereka Pengenalan pengamatan burung dan burung itu sendiri dalam kegiatan BW4K merupakan salah satu wujud nyata dari Bionic dalam mengamalkan triolgi Bionic itu sendiri, terutama dalam hal education Pengenalan sejak dini kepada anak-anak akan membuka mata anak bahwa objek pembelajaran dapat diperoleh dari sekitar Kegiatan ini juga berguna untuk memberikan edukasi dini untuk menjaga dan melestarikan alam sekitar terutama burung (Damar)
Bird Watching For Kids
KPB Bionic At LBWC
PAGE 02
Festival Burung Pantai
PAGE 03
Kampung Satwa Festival III
PAGE 04
Kunjungan
PAGE 05
Status Konservasi Burung di Indonesia
PAGE 06
Sketsa dan Fotografi
PAGE 07
TIM REDAKSI
PENANGGUNG JAWAB Tharik Caesar Kurniawan
PENASIHAT
Sudarsono, Drs , M Si
PIMPINAN REDAKSI
M Luthfi Asad
PENULIS
Damar Alfian Arma Tharik Hammas Pawes, Zahra
EDITOR & LAYOUT Sebrina
Hari Jumat tanggal 10 Oktober 2019 adalah hari yang dinanti Indonesia, hari tersebut merupakan hari pembukaan lomba L lawu terkenal sebagai objek pendakian yang angker dan m birdwatcher lawu memiliki pesonanya tersendiri dengan be sangat banyak KPB Bionic UNY berpartisipasi dalam lomba ter yang terdiri dari Alfian, Hammas, Otto, Lutfi, Yoga, Risma, Seb Damar
Penyelenggara acara tersebut adalah Himabio UNS yang be Tujuan dari kegiatan ini adalah menggerakkan minat masyar bidang konservasil, promosi bahwa KGPAA Lawu memiliki tinggi, dan menjadi ajang kompetisi serta silaturahim bagi para


p p p eeting (TM) mengenai lokasi dan jalur pengamatan Pada perlombaan ini lokasi pengamatan terbagi menjadi 2 yaitu di jalur kandang rusa dan jalur belakang kantor pusat konservasi KGPAA Kategori perlombaan meliputi pengamatan burung, sketsa, dan fotografi
Lomba pengamatan burung dan fotografi dinilai oleh empat dewan juri yang terdiri dari IGN Pramana Yuda (Dosen UAJY), Imam Taufiqurrahman (Direktur Kutilang Indonesia), Jarot Wahyudi (PEH TNG Merbabu), dan Ignatius Dwi Wardhana (Wildlife photographer) dengan dibantu sie lomba menetapkan juara birdwatching: Juara I Tim Cari teman dari Jogjakarta dengan perolehan nilai 53,33; Juara 2 Tim pilemon dan juragan obat ternak dari jakarta dengan perolehan nilai 51,33; Juara 3 tim GC mamen dengan perolehan nilai 44,67
KPB bionic memperoleh peringkat 10 besar dengan perolehan nilai 37 00 Selain itu Bionic juga mendapatkan penghargaan sebagai penyumbang tim terbanyak Meskipun belum memperoleh juara
KPB bionic UNY harus puas dengan peringkat tersebut dan belajar dari lomba ini Di sisi lain ada beberapa burung yang menjadi primadona di LAWU birdwatching yaitu Luntur harimau, Bondol hijau Binglis, dan ada Seriwang asia yang berhasil diperoleh oleh para peserta lomba (Alfian)

KPB Bionic UNY menyelenggarakan Festival Burung
Pantai 2019 pada tanggal 26-27 Oktober 2019 di Muara Sungai Progo Mereka menginap di Sanggar Budaya Resi Bisma Dewab Poncosari, Srandakan, Bantul Pantai ini adalah kegiatan rutin ya tahun dengan tujuan untuk mela kalangan umum untuk mengena terutama burung pantai migran pentingnya bagi alam Selain itu, mampu menjadi ajang bertemuny kelompok pengamat burung di Yog Burung Pantai kali ini diikuti oleh pengamat burung dari KP3 Burun Kemenkes Yogyakarta, PPBJ, da Bionic UNY dengan total peserta 25
Sabtu siang (26/10) peserta samp pukul 14 00 dan dilanjutkan pembukaan serta Sholat As pengamatan sore di Muara Sungai pada pukul 15 30 Malam harinya a materi dari Ahmad Arif tentang Id Pantai dilanjutkan oleh Aghnan tentang Mengenal Pantai Trisik P terdapat sesi tanya jawab dan jug membuat peserta semakin antusias
Minggu pagi (27/10) peserta berangkat lagi menuju ke Muara Sungai Progo setelah sebelumnya mengisi perut dengan sarapan Mereka bersiap untuk mengamati burung pantai migran Sesampainya di sana, para peserta sudah disambut oleh ratusan burung pantai yang siap diamati dan diidentifikasi Minggu pagi itu, hingga pukul 08 30 WIB, telah banyak jenis burung migran yang mereka catat Cerek kernyut, Cerek pasir besar, Biru laut, Trinil pantai, Kedidi, dan beberapa burung migran lain
Pukul 09,00 peserta kembali ke penginapan untuk melakukan diskusi Sesi diskusi dipimpin oleh Alfian Surya Fathoni dan diisi dengan tebak menebak jenis burung yang ditemui Hasil diskusi menunjukkan bahwa terdapat beberapa list burung pantai yang teramati diantaranya adalah Cerek krenyut, Cerek jawa, Cerek pasir mongol, Kedidi golgol, Kedidi leher merah, Kedidi besar, Trinil pantai, Trinil semak, Trinil kaki hijau, Trinil ekor kelabu, Biru laut ekor kelabu, Biru laut ekor blorok, dan Gajahan penggala Selain itu, ada jenis burung air lainnya seperti Kuntul karang, Blekok sawah dan Cangak abu,
Pada akhir sesi, ada pengumuman pemenang kuis semalam yaitu Alfian Adhi Chandra (Poltekes Kemenkes Yogykarta) dan Faris Ardianto (KP3 Burung UGM Selain itu, ada penyampaian kesan dan pesan dari beberapa peserta dan dilanjutkan dengan penutupan acara (Arma)


Pada hari Sabtu, 16 November 2019, temanteman perwakilan dari KPB Bionic UNY ikut meramaikan kegiatan tahunan Kampung Satwa Festival III, dengan tema “Konservasi Satwa dan Budaya” Kegiatan Kampung Satwa Festival III diinisiasi oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) kampung wisata bekerjasama dengan Dinas Pariwisata DIY Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi ke masyarakat terkait konservasi satwa
Selain itu, diharapkan dapat memberikan pemahaman ke masyarakat dalam hal pemeliharaan satwa dengan baik Lokasi kegiatan terletak di Kampung Satwa, Kedung Banteng, Desa Sumberagung, Kecamatan Moyudan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
Kegiatan Kampung Satwa ini, diikuti oleh berbagai macam komunitas dan instansi terkait konservasi satwa, seperti komunitas herpetofauna, avifauna, serta satwa-satwa lainnya Setiap komunitas dan instansi diberikan tempat untuk mendirikan pameran Temanteman Bionic memamerkan berbagai buku, foto burung dan alat- alat untuk pengamatan burung seperti binokuler dan kamera
Selain masyarakat umum, pengunjung dalam acara ini merupakan anak-anak TK dan SD dari berbagai sekolah di Kabupaten Sleman Dalam acara ini, teman-teman Bionic berkesempatan memberikan edukasi kepada pengunjung khususnya anak-anak tentang pentingnya kelesatarian burung di alam Anak-anak yang menghampiri stand, dapat melihat dan belajar tentang burung melalui buku, video dan foto burung Selain itu, setiap pengunjung juga diajak untuk praktek mengamati burung menggunakan binokuler Partisipasi Bionic dalam acara kampung satwa ini selaras dengan salah satu program kerja KPB Bionic yaitu BW4K (Birdwatching for Kids) yang bertujuan untuk memberi pengetahuan anak-anak terhadap lingkungan sekitar khususnya burung dan untuk menanamkan jiwa konservasi sejak dini (Tharik)



Sore itu tampak sebuah keramaian ada di depan student center Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta Hari itu ada sebuah acara yang di gelar oleh pihak MAPALA carabiner yaitu mengenai diksar dan mengundang bionic sebagai pembicara dalam acara tersebut. Acara di mulai dengan perkenalan masing masing anggota dari pihak carabiner dan dilanjutkan dengan sesi pematerian yang dibawakan oleh Hammas Dalam materinya di sampaikan banyak hal penting mengenai perburungan dan isu - isu tanah air yang sedang hangat saat ini Materi inti yang disampaikan adalah tentang identifikasi burung dan tata cara pengamatan burung Dimulai dengan memperkenalkan jenis burung yang ada di sekitar itu, para peserta tampak sangat antusias dengan materinya yang kebanyakan berupa gambar burung yang mempunyai banyak warna. Sesi materi kurang lebih berlangsung selama satu jam tiga puluh menit dengan tanya jawab pula di dalamnya
Acara di lanjutkan dengan praktik lapangan yang dilakukan di sekitar Fakultas teknik universitas negeri yogykarta Sebelum pengamatan, kami membagi menjadi beberapa kelompok agar memudahkan para pemandu memberikan materi lapangan. Banyak sekali burung yang ditemukan pada saat pengamatan, salah satunya burung punai. Burung ini menyita banyak perhatian para peserta karena memiliki warna yang cantik dan mudah untuk dilihat dan ditemui di bandingkan burung lain yang memiliki gerakan sangat gesit dan lincah ketika meloncat dari ranting satu ke ranting lainnya Apalagi burung ini memiliki ukuran yang lumayan besar, sebesar burung dara Ketika menunjukkan pukul 5 sore, kami mengakhiri kegiatan pengamatan karena di rasa hari mulai gelap dan burung - burung mulai kembali ke sarang untuk beristirahat. Banyak sekali pengaaman yang diambil ketika mengajarkan sesuatu kepada orang lain, salah satunya adalah rasa senang ketika bisa bermanfaat bagi orang lain dan menyaurkan ilmu yang kita punya untuk dimanfaatkan orang lain ( Hammas )

KUNJUNGAN KPB BIONIC KE KSB ATMAJAYA
Pada hari Kamis, tanggal 28 November 2019 Kelompok Pengamat Burung BIONIC UNY berkunjung ke KSB
Atmajaya Tujuan dilakukan kunjungan ini adalah untuk menjalin hubungan dan kerjasama diantara kedua organisasi dalam bidang konservasi perburungan maupun penelitian Beberapa rangkaian kegiatan kunjungan ini adalah perkenalan, sharing kegiatan antar bidang, dan pemaparan tentang agenda penelitian oleh kedua organisasi Dalam sharing kegiatan antar bidang dilakukan dengan membentuk grup diskusi kecil yang berisi bidangbidang dari kedua organisasi yang sama dalam arahan kerjanya Dengan kegiatan tersebut, harapannya agar setiap bidang pada masing-masing organisasi dapat saling memaparkan kegiatan-kegiatan yang dilakukan dan dapat memperoleh ilmu maupun pembelajaran dari satu sama lain Selanjutnya yaitu pemaparan tentang agenda penelitian, dalam hal ini ketua KSB Atmajaya memaparkan tentang penelitian-penelitian burung khususnya pada tingkat molekuler dan dilanjutkan pemaparan penelitian burung dari KPB Bionic Di akhir sesi, Panji selaku humas dari KSB Atmajaya berharap semoga kedepannya KSB Atmajaya dan KPB Bionic dapat berkolaborasi baik kegiatan bersama maupun penelitian tentang burung pada tingkat molekuler (Pawes)


Sudah pernah m
Bagi kalangan y List adalah kate
hidup dari kepu internasional ya berbagai spesie
IUCN Red List informasi paling tanaman IUCN sekedar status kelestariannya, perubahan keb memberikan inf atau perdagang konservasi yang
Kategori konser (Extinct in the W (Endangered/Te diberikan kepad terancam


eberapa jenis Aves memiliki status jenis burung yang mengalami

referensi : iucn org









B I O N I C D I W A N A L A B I R D I N G
A N D P H O T O G R A P H Y
C O M P E T I T I O N S U R A B A Y A

BIRDWATCHING FOR KIDS

FOTO BERSAMA
PENGAMATAN BURUNG
RAPTOR DI BUKIT JARUM

FESTIVAL BURUNG PANTAI DI PANTAI TRISIK



PENYAMPAIAN MATERI DI KELAS BIOLOGI E 2017

PEREKRUTAN ANGGOTA MUDA (PERGAM) DI KLANGON

