AGENDA
Halal Bihalal + Pengenalan Paguyuban Orang Tua Mahasiswa JSi Sabtu, 2 Oktober 2009
Peresmian Workshop Perusahaan Oktober 2009
Corporate Gathering Minggu ke2/3, Oktober 2009
Road Show JSi November / Desember 2009
Sesindo 2009 7 Desember 2009
SI Fiesta + Open House + Lomba bagi siswa – siswi SMA 13-14 Februari 2010
Seminar IT Preneur Februari 2010
GengSi Volume03.No03
Cover // Erma
Pelindung // Ketua Jurusan Sistem Informasi ITS Pemimpin Redaksi // Bekti Cahyo
Redaktur // Raras, Addy, Defir, Asif, Eka, Wildan, Ika, Lala Koordinator Liputan //
-EditorialEkuivalensi telah berjalan sebagaimana mestinya, perkuliahan telah dimulai. Tiba saat memulai rutinitas sebagai mahasiswa. Meskipun sedikit mengejutkan dengan jadwal pukul 07.00 namun tidak akan menyurutkan semangat untuk mengemban amanah orang tua dan kewajiban mencari ilmu. Agaknya ada yang berbeda pada semester ini sebagai efek dari kurikulum baru beberapa waktu lalu, materi yang dipadatkan tentunya, metode pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa (dikenal dengan istilah “Student Center Learning� yang disingkat SCL), dan tak kalah pentingnya adalah metode pengajaran. Perbedaan mencolok yang dapat kita lihat dari perkuliahan tahun ajaran 2009/2010 ialah perkuliahan Keterampilan Interpersonal (KI). Dimana metode pengajarannya ada yang berwujud seperti outbond yang memanfaatkan Plasa Garden JSi, dengan berbagai macam game. Tentunya metode pengajaran seperti ini membutuhkan human resources yang tidak sedikit. Oleh karena itu, dosen pengajar merekrut beberapa mahasiswa sebagai fasilitator. Tugas fasilitator tidak jauh berbeda dengan tugas asisten praktikum, yaitu sebagai pendamping mahasiswa. Diharapkan dengan variasi pengajaran seperti ini mahasiswa lebih mudah menangkap materi yang disampaikan. (redaksi)
Anggi
Reporter // Faza, Rizal, Fatih, Gemala, Sari, Ririn, Ardiaz, Dona Photographer //
Dedy
Ways To Boost Your Soft Skills
06
Sirkulasi //
The English Class
10
Alamat // Gedung Teknologi Informasi Lt. 2 Ruang TC 209 Kampus ITS Surabaya
SI’s GEMASTIK warriors goes to Bandung
12
url : http://www.si.its.ac.id/ email : gengsi@is.its.ac.id
Ramadhan di kampus SI
14
Something Warm in Blogosphere
18
Layouter //
Dedy, Ongki
Arianto, Jarwo
Telepon/Fax // 031-5922949 / 031-5964965
H
T O
S
NUANSA NUANSA BARU BARU BELA BELA
iapa yang tak kenal mata kuliah Keterampilan Interpersona (KI)? Di benak para mahasiswa JSi pasti akan tertuju kepada sosok Edi Setiawan, trainer Komunikasi Interpersonal yang selama ini mengajarkan teknik-teknik berkomunikasi yang efektif. Namun jangan salah, pada tahun ajaran dan kurikulum yang baru ini. Mata kuliah Keterampilan Interpersonal diajarkan dengan suasana serta format berbeda yang tentunya jauh menyenangkan. Mahasiswa akan menghadapi empat dosen berbeda dengan fokus materi yang berbeda pula. Sistem perkuliahan KI sendiri terbagi menjadi dua bagian yaitu indoor dan outdoor. Untuk indoor dibagi menjadi tiga sesi yang terdiri dari cara belajar efektif (organisasi belajar, membaca efektif, mengenal pustaka, teknik mencatat) oleh Mahendrawathi Er, komunikasi efektif (diskusi, debat, dialog) oleh Edi Setiawan,
04
serta penggalian gagasan (menggali ide, mencari materi pendukung, menulis artikel, membuat profil diri) oleh Bekti Cahyo H. Ketiga sesi ini juga akan didampingi oleh Amna Shifia N. dan Anisah Herdiyanti. Yang paling menarik adalah kolaborasi antara A. Holil beserta fasilitator dalam KI outdoor dengan konsep alam terbuka. Mahasiswa belajar secara aktif di luar kelas yang tentunya memberikan pengalaman berbeda dibanding mata kuliah biasa yang diajarkan di dalam kelas. Wow! Seru sekali bukan? Membicarakan kuliah ini sepertinya tak ada habis-habisnya. Kelihatannya mungkin sepele, tapi ternyata komunikasi tidak semudah yang dibayangkan. Tipikal karakter mahasiswa yang bermacam-macam tentunya sangat berbeda pula dong cara penanganannya. Seperti yang ada pada mata kuliah Mahendrawathi. Para mahasiswa diberi tugas presentasi suatu
JAR JAR KOMUNIKASI KOMUNIKASI DI DI JSI JSi
piranti keras yang disampaikan nantinya di depan kelas. Yang menarik, mahasiswa lain akan mengomentari penampilan dan cara presentasi mahasiswa yang maju tersebut. Wow! Berasa seperti Indonesian Idol aja ya pake komentar-komentaran segala? Apalagi mahasiswa lain boleh mengkritik habis-habisan mahasiswa yang presentasi sepedas mungkin. Alhasil perkuliahan KI ini berlangsung meriah. Yang pasti kalau mengikuti perkuliahan ini harus No hard feeling saat dikritik, karena semua komentar yang ada semuanya untuk pengembangan diri mahasiswa itu sendiri. Tentunya Mahendrawathi sendiri tidak ragu dalam memberitahukan kesalahan-kesalahan umum yang dilakukan mahasiswa dalam berinteraksi dengan orang lain. Gimana gak mantap nih kuliah KI ini?
Tidak jauh berbeda dengan kelas Edi Setiawan, keterampilan berkomunikasi yang berhubungan dengan tata perilaku begitu ditekankan di mata kuliah kelas ini. Bagaimana cara mengenal karakter orang lain dengan melihat raut wajah, serta bagaimana cara memperlakukan orang lain dengan penyesuaian karakternya menjadi bahasan menarik d kelas. Mahasiswa tampak antusias untuk lebih menyelami dunia komunikasi yang tentunya jarang sekali didapatkan. Apalagi interaksi mahasiswa SI sebagian besar dengan perangkat komputer yang tentunya tak sefleksibel manusia. Salut banget deh buat tim pengajar KI. Mata kuliahnya sungguh menarik dan tentunya sangat memberikan arti untuk lebih memahami komunikasi dan interaksi dengan berbagai macam tipe manusia di dunia nyata secara komprehensif. (wild)
05
H
T O
M
ata kuliah Keterampilan Interpersonal (KI) tahun ini memang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Apa yang membuat berbeda? Yang jelas, kuliahnya lebih seru dan dari segi materinyapun juga lebih mantap. Dari namanya saja sudah berbeda. Dulu KI adalah Komunikasi Interpersonal, sekarang berubah menjadi Keterampilan Interpersonal dimana kompetensi yang lalu sudah tercakup di dalamnya. Selain itu, sistem perkuliahan yang dijalankan menerapkan SCL. KI menjadi salah satu inovasi JSi dalam mendukung sistem SCL. Tujuan KI adalah untuk mendukung pengembangan softskill mahasiswa. Buktinya, banyak juga perubahan yang dirasakan mahasiswa setelah mengikuti KI. Contohnya
06
Ways To Boost Your Soft Skills
saat kuliah KI outdoor, seorang fasilitator didatangi seorang mahasiswa (sebut saja Bunga ;)) yang tiba-tiba berterima kasih dan berkata bahwa awalnya dia memang pendiam sekali dan jarang berani mengutarakan pendapat. Namun setelah mengikuti kuliah KI, dia merasa lebih percaya diri. Membahas lebih dalam tentang kelas outdoor, uniknya ia menawarkan sistem perkuliahan seperti training/outbond. Poin-poin yang disampaikan meliputi mendengarkan dan mempengaruhi, mengatasi perubahan, dan kerja sama dalam tim. Kuliah KI outdoor diadakan setiap hari Rabu, Kamis, dan Jumat setiap jam tiga sampai setengah enam sore. Diadakan di Plasa Garden JSi, KI dibimbing oleh beberapa fasilitator keren yang
S u ka Duka Fasilitator KI d a l am membimbing peserta KI Outd o o r
Gengsi: maaf bu…mau Tanya-tanya Bu Raras: hai Gengsi..iya,,tanya apa?.. Gengsi: enak ga bu jadi fasilitator KI? Raras: Yang pasti saya sangat menikmati, ikut terbawa lho sama semangatnya peserta kuliah KI outdoor, apalagi banyak kreatifitas baru yang muncul di sini mulai dari yang aneh, lucu, sampai brilliant, sungguh pelepas stres. Gengsi: pesertanya gimana bu? Raras: karena bersifat belajar sambil bermain jadi peserta punya curiousity yang tinggi. Walopun ada yang bandel juga, ya selalu ada peserta yang susaaah untuk dituntun, sabar aja, klo menurut saya itu sudah ketutup sama sukanya. Justru segala rintangan itu jd tantangan buat fasilitator utk bikin timnya tetap semangat dan mencapai kompetensi yang diinginkan.
sudah terseleksi sebelumnya diantaranya terdapat para GengSiesta yang penuh semangat yaitu Holil, Ninda, Raras, Adi, Rizal, Hatta, Kiky, Vian, Riska , Diaz, Neta, dan Faza. Mereka ini dapat langsung dikenali dengan atribut kaos olahraga JSi biru putihnya. Materi di KI outdoor disampaikan melalui permainan dan simulasi yang bersifat santai, fun, namun tetap fokus. Pesertapun jadi sangat bersemangat, apalagi kalau ada award bagi pemenang ^_^. ”Hore! Kita menang! enak.. enak..bisa dapet coklat beng-beng satu kotak, lumayan buat ta’jil buka puasa”, sorak Dion. Walaupun dijadwalkan pada jam kuliah terakhir, namun peserta tetap on fire, salut lho buat mereka yang bisa menghasilkan ide kreatif,
Gengsi: hai enak ga mas jadi fasilitator KI? Rizal: game yang dikonsep seru, inovasi baru yang tepat untuk mendukung pengembangan softskill mahasiswa, banyak ilmu dan pengalaman baru juga. Gengsi: pesertanya gimana mas? Rizal: pesertanya semangat, ada yang g bisa diem namun ada juga yang kurang aktif. Ya kita harus bersabar dalam menghadapi peserta yang sifatnya beragam. Kita harus fokus untuk mendorong peserta yang ‘jarang tampil’ menjadi lebih percaya diri. Pastinya keren kok..salut deh buat peserta KI yang kreatif dan unik ..applause!
contohnya ketika peserta diminta untuk menjual monitor rusak, wow bisa bayangin khan lucunya …. Jangan dipikir permainan dan simulasi yang dilakukan hanya asal dilakukan saja, ada tujuan positif lho di dalamnya. Untuk itu pentingnya ada feedback dari fasilitator di akhir permainan. Misalnya, dalam game yang bertajuk ‘popcorn lover’, peserta diminta untuk membuat lingkaran, ditutup matanya, lalu secara bersamaan meyuapkan popcorn ke teman di samping kiri sekaligus memakan popcorn dari teman sebelah kanan. Ini untuk menguji kekompakan dan kepedulian antar anggota di dalam tim. Yang paling baru ni, akan ada talent show dari peserta, tunggu liputannya di GengSi edisi berikutnya ya...(zhaa)
07
H
T O Kesan Pesan Tentang KI
Agung, 2006 Gak kebayang dulunya cuman 2 SKS sekarang jadi 4, ada yang di dalam kelas dan di luar kelas. Meski rada sedikit gugup awal2nya tapi setelah dirasa memang ada manfaatnya. Ke depannya ya kalo bisa, dipertahanan. Kalo perlu kenapa ga dicoba maen keluar kampus, supaya seru dan langsung berinteraksi dengan orang lain.
Ninda (HRD ) KI ini akan membentuk softskill mahasiswa. Ini penting, karena banyak para lulusan penguruan tinggi ketika diminta berbicara, menyampaikan ide atau gagasan serta mempresentasikan karyanya, ternyata tidak siap. Semoga saja,KI di JSi ini,bisa menjadi pioneer perkembangan softskill mahasiswa di ITS.
Kukuh, 2008 KI yang sekarang lebih interaktif, menghibur dan ga terlalu mengekang mahasiswa,tapi kadang materinya ga nyambung sama games yang dikasi, waktunya juga kadang sampai maghrib.Moga kedepannyya bisa lebih jelas dan waktunya ga ngaret lagi.
Putu, 2007 Mata kuliah ini menarik sekali, soalnya materinya juga ada bersenang-senangnya, tapi emang kadang materinya ada ga nyambungnya sama gamesnya, selain itu fasilitasnya juga harus dilengkapi, supaya kompetensinya juga bisa tercapai.
Hafiz 2009 Kuliahnya rame,waktu puasa kemaren jadi ga berasa, juga lebih akrab sama yang lain, tapi sayangnya pelaksaannya sering molor gara-gara temen-temen ga on-time, kadang jg ada yang datang setelah yel-yel.
08
CO
Erma Suryani GengSiesta mungkin banyak yang tidak mengenal sosok satu ini, beliau adalah Erma Suryani yang merupakan salah satu dosen JSi yang saat ini tengah menuntut ilmu di NTUST (National Taiwan University of Science dan Techology) Taiwan untuk mendapatkan gelar Phd. Dosen gemar berpenampilan kasual dan santai ini telah menjalani pendidikan S3 di Taiwan selama tiga tahun, dan tentunya dalam kurun waktu tiga tahun banyak suka duka yang dirasakan oleh Erma. Salah satunya adalah pengalamannya ‘berteman’ dengan gempa, sebab Taiwan merupakan Negara yang sering terjadi gempa dan angin topan. Pengalaman yang lucu dan menegangkan pernah dialami oleh dosen yang merupakan alumni S2 dari Teknik Industri ITS ini, “Pertama kali saya merasakan gempa di Taiwan, saya sangat panik dan berujar earthquake berulangkali, tapi saya heran mengapa teman sekamar yang merupakan penduduk Taiwan tenang-tenang saja, saya jadi malu sendiri” ujar wanita yang mengambil kuliah Industrial Management di NTUST. Ternyata setelah mendapatkan info dari teman-teman yang juga berasal dari luar Taiwan, gempa memang sering terjadi dan tidak perlu panik setiap kali ada gempa, selama warga asli tenang-tenang saja, anda tidak perlu merasa panik, sebaliknya jika mereka panik sebaiknya anda mengungsi ke tempat yang lebih aman seperti di bawah meja, di samping meja atau di dekat lift. “Kamar saya berada di lantai sembilan, jadi jika terjadi gempa hebat saya memilih tetap di kamar dan berlindung di samping meja” kata dosen yang pernah mengajar mata kuliah pengantar manajemen sebelum belajar di Taiwan. Menurut dosen yang menyukai bidang permodelan dan simulasi ini bahkan pernah merasa jika tempat tidur bergerak seperti gelombang air laut yang disebabkan gempa berkekuatan di atas 7 skala ritcher, “Waktu itu pernah terjadi gempa hebat di malam hari dan teman saya yang merupakan anak Taiwan langsung membangunkan saya untuk berlindung, tapi mau bagaimana lagi karena kamar saya di lantai sembilan, jadinya saya tetap di kamar sembari berdoa” jelas Erma dengan tertawa. (sari)
Name Place and Date of Birth Address E-mail address Telephone
VE
R
: ERMA SURYANI : Sumenep, 27th April 1970 : Dormitory III – Room 913 Keelung Road 43 Sec. 4 Taipei 106 - Taiwan Tenggilis Mejoyo Selatan II / 41 Surabaya 60292 : erma.suryani@gmail.com : 0958005270 / (+62318495106)
09
On
T
he
S
T O P
The English Class: When English is your lecturing language…
A
da lagi yang baru di JSi. Bukan hanya tampilan gedungnya, bukan cuma kurikulum dan sistem SCLnya yang baru, tapi juga proses perkuliahannya. Selain mata kuliah Keterampilan Interpersonal yang tampil beda, ada juga mata kuliah lain yang jadi sensasi.
Mata kuliah apa itu? Apa yang membuat beda? Sensasi baru ini tak lain dan tak bukan adalah digunakannya bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar selama proses perkuliahan di kelas. Ide ini muncul dari Mukhlason , seorang dosen muda yang juga lulusan Sistem Informasi. Berawal dari adanya kompetensi lulusan SI yang salah satunya adalah ‘menguasai kemampuan berkomunikasi dalam bahasa asing’, Mukhlason kemudian memutuskan untuk mulai menerapkan penggunaan bahasa Inggris, yang tentunya sudah dikuasai sebagian besar orang dalam perkuliahan. Hal tersebut berkaitan pula dengan cita – cita ITS untuk menjadi salah satu universitas yang dikenal dalam taraf internasional. “Bagaimana bisa masuk kelas internasional, kalau perkuliahannya tidak ada yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.”, tutur dosen yang akrab disapa ‘Cak Son’ oleh teman – temannya ini. Untuk sementara ini, mata kuliah yang menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantarnya hanyalah mata kuliah Bisnis Cerdas dan Matematika Diskrit. Kedua mata kuliah tersebut adalah mata kuliah yang yang diajarkan oleh Mukhlason. Memang, saat ini hanya dua mata kuliah yang full bahasa Inggris, tapi selanjutnya siapa tahu dosen – dosen lain ingin mengikuti jejak sang dosen yang melanjutkan studi S2nya di Malaysia ini. Lalu, bagaimana dalam pelaksanaannya? Apakah perkuliahan berbasis bahasa Inggris tersebut bisa berjalan dengan lancar?
10
Hmm… jangan salah, hingga saat ini para mahasiswa yang mengikuti mata kuliah dengan Mukhlason sebagai dosen pengampunya masih tetap exist, bahkan dilihat dari nilai quiz atau test yang dilaksanakan tiap pertemuan, tampaknya GengSiesta tidak mengalami kesulitan dalam menyerap materi. Meskipun sering harus mengulang penjelasan untuk memastikan semua mahasiswa memahami materi yang disampaikan, akan tetapi interaksi selama di kelas tetap terjaga. Para mahasiswa juga tetap memberanikan diri untuk bertanya dan berpendapat walaupun menggunakan bahasa gado – gado Inggris-Indonesia. Pada awalnya memang mahasiswa tidak terbiasa mendengarkan penjelasan dalam bahasa Inggris, namun menurut sang dosen pengajar, lama kelamaan para mahasiswa dapat membiasakan diri. “Pada dasarnya semua bisa berbahasa Inggris, hanya saja tidak terbiasa menggunakannya. Oleh karena itu, mereka (mahasiswa, red) harus dibiasakan”, jelas Mukhlason. Selain itu, buku – buku acuan yang digunakan dalam perkuliahan sebagian besar adalah buku – buku bahasa Inggris, jadi lebih mudah jika materi diajarkan dalam bahasa Inggris, karena banyak istilah yang kurang pas jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia.
What they say?? Apa sih pendapat temen – temen Sistem Informasi yang ikut mata kuliah berbahasa Inggris ini??
Fatih (peserta Bisnis Cerdas) “Challenging… IT’s cool,, but…”
Lina (peserta Bisnis Cerdas) “Ada serunya, ada susahnya… Serunya soalnya bisa dijadikan wadah untuk berlatih bahasa Inggris.. Susahnya… kalo pas harus berinteraksi,, nangkepnya sih mudah, tapi pas mau mengutarakan sesuatu jadi susah…”
Untuk mengurangi kendala akibat penggunaan bahasa Inggris ini, Mukhlason menyiapkan materi perkuliahan Matematika Diskrit (Matdis) dalam dua bahasa, Indonesia dan Inggris. Jadi, mereka yang mengambil kelas Matdis dapat mempelajari materi berbahasa Indonesia untuk mempermudah pemahamannya. Akan tetapi sayangnya untuk mereka yang mengikuti mata kuliah Bisnis Cerdas, fasilitas materi bahasa Indonesia ini tidak disediakan dengan pertimbangan bahwa pesertanya adalah mahasiswa di tingkat atas sehingga penguasaan bahasa Inggrisnya juga lebih mantap. Yap, bisa dikatakan proses perkuliahan berbahasa Inggris ini merupakan pembaruan juga dalam sistem perkuliahan di JSi. Karena di zaman yang semuanya serba global ini, perlu sekali bagi kita untuk menguasai setidaknya satu bahasa asing, tentunya untuk mempermudah komunikasi dengan orang – orang dari mancanegara. Terakhir, Mukhlason, sebagai pioneer dari English Class, berpesan kepada seluruh mahasiswa agar berani dan melihat proses ini sebagai tantangan, bukan sebagai permasalahan, serta agar menikmatinya sebagai proses belajar. Yooshhh,, fight!! (gem2)
Yasin (peserta Bisnis Cerdas) “Karena TOEFL saya masih belum bagus, jadi bisa dijadikan sarana untuk meningkatkan TOEFL…
Arman (peserta Bisnis Cerdas) “Challenging sih… tapi kalo mata kuliahnya udah susah, sulitnya jadi berlipat…”
Ezra (peserta Matematika Diskrit) “Asik kok.. tapi sering agak kurang nyambung soalnya susah memahami bahasanya…”
Hendra (peserta Bisnis Cerdas) “Matdisnya (Matematika Diskrit,red) sih nggak ada problem, tapi kalo pake bahasa Inggris sering salah persepsi, soalnya banyak istilah – istilah yang nggak paham”
Dino (peserta Bisnis Cerdas) “Mmm… susah…”
11
Fa
a t k
T
SI’s GEMASTIK warriors goes to Bandung…
ahun ini, tim dari mahasiswa JSi kembali lolos ke babak final geMasTIK (Pagelaran Mahasiswa Nasional bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi) di Bandung. Siapa sajakah
mereka? AKIRAMENAIDE
Tim yang beranggotakan Nur Safira Assyifa, Yuli Aria Winata, Adityan Novananda P.R., dan Riyanto Jayadi ini lolos ke babak final geMasTIK di kategori Game Development Contest. Dengan game yang terinspirasi dari salah satu tokoh pewayangan Indonesia, mereka ingin wayang menjadi lebih dikenal oleh kalangan remaja. Game yang dikembangkan dengan bahasa pemrograman Java ™ ini bercerita tentang BIMA yang berjuang melawan musuh-musuhnya untuk menumpas kejahatan. Game ini bergenre Role Playing Game (RPG) dan dikemas menarik sehingga cocok dimainkan oleh anak kecil hingga dewasa. “Pengennya kita bisa mempopulerkan wayang sehingga menjadi lebih dikenal oleh anak muda Indonesia,” ungkap Nova. Selama dua bulan menyelesaikan game yang bernama B.I.M.A tersebut, anggota tim AKIRAMENAIDE menghadapi banyak tantangan, salah satunya adalah mereka harus merelakan waktu liburan mereka untuk menyelesaikan game ini. Namun, pengorbanan mereka tidak sia-sia. Kini nama JSi ada di pundak mereka. REMOX REMOX lolos di kategori Business Game Contest. Kategori ini adalah kontes yang menguji keahlian peserta dalam memulai bisnis penjualan telepon seluler di dunia simulasi geMasTIK. Walaupun awalnya tim REMOX jauh tertinggal dibandingkan tim-tim pesaingnya, namun mereka tidak jera untuk terus memperjuangkannya. “Kita di awal babak pertama sudah tertinggal banyak oleh tim lain, karena kita baru memulai beberapa hari setelah kontes dimulai,” terang Abi,
12
salah satu anggota tim REMOX. “Secara internal tim, untuk menyatukan seluruh anggota itu sulit, namun hal itu bisa di atasi dengan sikap legowo,” ungkap Huda F.A., ketua tim REMOX. Jalan terang mulai terlihat. melalui produk mereka yang pertama, Vertical Six, mereka menganalisa kondisi pasar yang mereka hadapi. Sehingga,mereka bisa merancang strategi untuk produk-produk yang akan dirilis berikutnya. Berhasil! Illumination, EOS 1000D, Simple, Maxtor, dan produkproduk mereka yang lain memberikan keuntungan yang berlipat. Sehingga mereka berhasil menjadi salah satu tim yang lolos ke babak final. Luar biasa! AVICENNA Sukses yang diraih Fitri Linawati di geMasTIK kategori Business Game Contest tahun lalu menginspirasinya untuk kembali mengikuti geMasTIK di kategori yang sama tahun ini. Nama AVICENNA sendiri diambil dari nama eropanya seorang cendekiawan muslim yang terkenal, Ibnu Sina. Sejak awal kontes dimulai, AVICENNA langsung membuat banyak produk yang sangat beragam jenisnya dan target pasarnya pun juga sangat beragam, di antaranya officemate (ponsel untuk pekerja kantor), soundevice (ponsel untuk pecinta music), netterz (ponsel untuk berinternet), callerz (ponsel sederhana dengan harga yang sangat terjangakau), ACG-Gear (ponsel yang memiliki fitur super lengkap dan ketahanan yang kuat),dan masih banyak produk lain. Mereka berhasil menjual produk dengan jumlah yang jauh lebih banyak dari tim lainnya. “Kita sudah menguasai pasar sebelum adanya resesi global. Penjualan kita mencapai ribuan produk. Sehingga pada saat resesi global, walaupun penjualan menurun drastis, kita sudah memiliki keuntungan dalam jumlah yang besar,” ungkap Lina. Saat ditanya tentang kunci sukses kemenangan tim, Husni, salah satu anggota AVICENNA, menerangkan bahwa dalam game online seperti ini yang diperlukan adalah tingginya frekuensi
log in ke permainan dan melakukan manuver-manuver bisnis. “Rajin membuka internet dan berdiskusi dengan kelompok minimal dua kali sehari.� terangnya. “Evaluasi dan dokumentasi,� tambah Hatta. Selain mereka bermain bisnis dengan mengandalkan analisis dan naluri berbisnis, anggota tim ini juga dengan cerdas dalam membaca cara kerja sistem. Sehingga, sejak di babak pertama game ini, mereka sudah bisa menemukan celah pada cara kerja sistem. Hal tersebut cukup membantu kinerja tim AVICENNA.
Nova, Safir, Yanto, Yuli
Rahmad, Huda, Aby
Lina, Husni, Hatta
Berenang-renang Mencapai Juara Menjadi juara 2 dalam kompetisi renang beregu dalam POMDA (Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah) se-Jawa Timur, merupakan kebanggan tersendiri bagi Alda Raharja. Bersama rekan-rekan lain yang berasal dari jurusan teknik sipil, teknik informatika dan teknik lingkungan, Alda berusaha semaksimal mungkin untuk mengharumkan nama ITS, dengan giat berlatih di KONI Surabaya. Keikutsertaan Alda dalam POMDA dikarenakan sebelumnya dia telah meraih juara 3 dalam POMITS, Alda sendiri tidak menyangka dapat meraih juara sebab sudah lama dia tidak berlatih sehingga kemampuannya menurun. Selain renang, Alda juga mengikuti lomba tenis, namun dari renanglah dia kemudian dipanggil ke rektorat untuk dipercaya mengikuti POMDA yang diadakan di Unesa. Ketika berlomba di Unesa, Alda sempat merasa tidak percaya diri dikarenakan tim lawan yang terdiri dari para atlit dan memiliki bentuk tubuh yang profesional. Pria yang lahir dan bersekolah di Dumai hingga SMA kelas 2 ini memang hobi renang sejak kecil, yang diyakini dapat melatih pernapasan. Bahkan hobinya ini membawa dia meraih berbagai penghargaan sejak duduk di bangku sekolah dasar, yakni menjadi 10 besar perenang tingkat nasional, dan ketika beranjak SMP dia berhasil meraih juara 2 POPDA (Pekan Olahraga Pelajar Daerah) Dumai dan juara 2 PORDA (Pekan Olahraga Daerah). Ketika SMA, pria yang memiliki kenangan tidak menyenangkan dengan anjing ini, pernah pengikuti seleksi PON. Alda menginginkan agar pihak ITS sering-sering mengadakan kegiatan non-akademik sehingga bisa berimbang antara prestasi akademis dan non-akademis. (rak)
13
t c A
n o i
Ramadhan Di Kampus Sistem Informasi
R
amadhan merupakan bulan suci umat muslim sedunia, bulan penuh barokah untuk saling berbagi dengan sesama. KMSI, Keluarga Mahasiswa Sistem Informasi (baca: himpunan mahasiswa) memiliki acara menarik untuk menyambut bulan suci yang penuh rahmat ini. Yup, RDK SI, Ramadhan Di Kampus Sistem Informasi. RDK SI merupakan suatu kegiatan berantai, yaitu (1) JK-day. Jilbab Koko Day, dimana semua warga Sistem Informasi diharapkan berbusana sopan dengan menggunakan pakaian taqwa/ koko untuk mahasiswa, dan menggunakan jilbab untuk mahasiswi, hal ini dimaksudkan untuk menghormati bulan suci Ramadhan. (2) Kajian Ramadhan. Diadakan setiap Kamis sore di Mushollah Amanah, mengupas masalah-masalah keagamaan, terutama mengenai puasa dan bulan suci Ramadhan. (3) Shodaqoh, berupa penggalang sumbangan dana untuk disalurkan kepada anak yatim. (4) BuBer Si bareng anak yatim, yaitu buka puasa bersama seluruh civitas akademi Sistem Informasi dan anak yatim. Tujuan acara ini antara lain adalah sebagai Ibadah di bulan yang suci yang penuh berkah, Mempererat ukhuwah, serta menambah pengetahuan agama Islam.
14
Buka Bersama seluruh civitas akademi Sistem Informasi bareng anak yatim, yang merupakan acara puncak dari acara RDK SI ini diadakan pada hari Selasa, tanggal 1 September 2009 lalu, dimulai dari pukul 16.00 wib di Plasa Garden JSi. Acara informatif ini, diawali dengan sambutan oleh Holil Noor Ali, selaku Ketua JSi, yang diikuti dengan acara pemotongan kue sebagai lambang peringatan 8 tahun usia JSi. Syukuran “sewindu”-nya JSi ini merupakan peringatan ulang tahun yang penuh berkah karena tepat jatuh di bulan Ramadhan, dan juga dihadiri oleh 100 anak yatim yang telah di undang. Siraman Rohani oleh K.H. Imam Syuhadak, dari Tandes, menambah suasana Ramadhan semakin terasa dan syarat akan ilmu. ‘Dengan Semangat Ramadhan kita tingkatkan rasa persaudaraan dan jiwa sosial di kampus Sistem Informasi’, yang menjadi tema acara ini benar – benar tergambarkan pada suasana acara saat itu. Bagaimana tidak, rasa persaudaraan antara peserta, yaitu All warga Sistem Informasi, mulai dari dosen, karyawan, mahasiswa semua angkatan, serta tamu kehormatan, 100 anak yatim dari yayasan panti asuhan Ibnu Sina, yayasan Cinta Pelajar Mandiri, serta yayasan Cahaya Umat begitu terasa. Tidak
adanya batasan dari tiap peserta menambah Ukhuwah Islamiyah yang ada. Tidak hanya itu, dana sejumlah Rp. 3.000.300,- terkumpul dari semua warga JSi, yang kemudian disumbangkan ke tiga yayasan tersebut, menggambarkan jiwa sosial warga SIstem Informasi yang begitu bijaksana. Subanallah,, mulia sekali acara ini ya Allah.. muliakan pula orang – orang yang terlibat di dalamnya. Amiin.. Suasana buka bersama saat setelah melaksanakan Sholat Maghrib berjama’ah begitu sempurna diiringi alunan Sholawat serta musik akustik persembahan dari mahasiswa JSi. Acara ini ditutup dengan menyerahan bingkisan bagi setiap anak yatim yang hadir serta uang yang telah tersebut di atas bagi setiap yayasan. Benar – benar saling berbagi kebahagiaan di bulan yang penuh akan kebahagiaan bagi umat Islam. “Seneng banget, ada lagu-lagunya, saya juga jadi banyak teman baru dari yayasan lain”. Seru Heru, salah satu peserta dari yayasan Cahaya Umat. Ekspresi kebahagiaan terpancar dari wajahnya yang tidak bisa membohongi bahwa dirinya bahagia serta gembira usai acara buka bersama tersebut. “aku tadi juga dapat hadiah, tapi belum dibuka isinya apa”, imbuhnya, di
iringi dengan senyuman. Walaupun ada beberapa yang miss dari penyajian acara tersebut, yaitu dalam hal penyajian makanan yang kurang tepat waktu, tetapi rasa kebersamaan dan saling berbagi kebahagiaan masih tetap terpancar dari seluruh peserta yang hadir pada saat itu. “Alhamdulillah, senang sekali bisa diundang buka bersama di sini, terimakasih juga atas bantuan yang telah diberikan kepada yayasan”. Ungkap Hardian selaku Pembina yayasan Cahaya Umat. “ Yah, semoga JSi semakin baik di tahun ke depannya”. Do’a baik di waktu yang baik pula semoga menjadi awalan menuju kehidupan yang membawa berkah bagi seluruh umat manusia pada umumnya dan seluruh warga JSi pada khususnya untuk menuju JSi yang penuh dengan attitude serta jiwa solidaritas yang tinggi bagi agama, nusa dan bangsa. (nes)
15
G
A
R LE
I
Penutupan Rapat Kerja Manajemen JSi 2009 jam 2 malam masih semangat lo...
sosialisasi SCL tetap asyik meskipun lesehan di plaza jurusan kita tercinta...
kata anak band JSi, �Musik juga bisa untuk siraman rohani�
wih, lagi serius membicarakan masa depan kampus kita. Semangat ya, Pak dan Bu!
ayo.. dengarka n Pak Uztad (Acara Buber JSi 2009)
membaca hasil yu
disium kelulusan
C E T
O N H SOMETHING WARM IN THE BLOGOSPHERE
Perkembangan teknologi dan penggunaan internet yang meningkat pesat mendorong banyak orang memunculkan ide-ide baru seputar teknologi dan internet, salah satu diantaranya yaitu media untuk tulis menulis “MICROBLOGGING”. Apa itu microblogging? Microblogging sebenarnya tidak jauh berbeda dengan Blog. Blog adalah salah satu bentuk aplikasi internet yang memuat catatan informasi dengan susunan berdasarkan urutan waktu (kronologis) yang dapat di update secara berkala dan isi serta tema catatan dalam blog bisa apa saja tergantung dari tujuan pembuat blog, namun kebanyakan blog memuat jurnal pribadi pembuat blog. Sedangkan Microblogging adalah Blog yang berukuran mini, karena hanya bisa memuat 140 karakter untuk membuat post (ngeblog). Ada beberapa perbedaan antara blog dan microbloging yaitu:
Sejarah Microblogging Microblogging pertama dipopulerkan oleh Twiiter. Twitter hanya menyediakan layanan sederhana untuk menuliskan apa yang sedang kita lakukan saat ini atau mendiskripsikan apa yang ada dalam diri anda secara singkat atau dapat disebut juga tools untuk personal
18
branding. Saat ini dapat kita temui banyak sekali layanan Microblogging yang ditawarkan oleh media internet, diantaranya: Twitter, Plurk, jaiku, pownce, identi ca, Moodmill, Kronologger dan lainnya. Tetapi tidak semua layanan di atas populer di kalangan pengguna internet Indonesia. Layanan microblogging yang cukup populer di Indonesia diantaranya adalah: 1.
Sebagai pelopor situs microblogging yang muncul di tahun 2006, Twitter sangat populer di dunia internet internasional. Fitur yang ditawarkan Twitter sangatlah sederhana, yaitu kolom isian dengan pertanyaan ‘What Are You Doing’. Di sini kita bisa menuliskan apa saja yang sedang kita lakukan, begitu ter-update maka teman – teman anda akan bisa melihat status terbaru anda. Di sini sistem pertemanannya dibagi menjadi 2, Follow & Follower. Follow adalah orang – orang yang anda ingin ikuti perkembangan update Twitternya sementara Follower adalah teman yang mengikuti update Twitter anda. 2.
Kronologger
Kronologger-situs microblogging lokal buatan anak negeri yang diluncurkan pada tahun 2007 silam. Secara umum antar muka yang ditawarkan hampir sama
dengan pendahulunya,twitter. Ada perbedaan yang dapat kita temui antara keduanya, pengguna Kronologger bisa menambahkan file foto di dalam posting. Selain itu Kronologger juga memungkinkan kita untuk mengirimkan posting melalui SMS. Bahkan baru – baru ini, Kronologger menyediakan aplikasi tambahan yang menghubungkan Kronologger dengan Twitter, Plurk dan Facebook.
mereka tidak akan masuk di timeline anda. Satu lagi, di Plurk ada sistem Karma untuk memotivasi anda agar akun anda tetap aktif. Karma adalah jumlah poin yang anda peroleh dari aktivitas Plurk anda, jadi semakin aktif Plurk anda tentu poin karma anda akan bertambah. Karma ini berguna untuk mengaktifkan fitur-fitur tambahan dari Plurk jika Karma anda sudah mencapai jumlah tertentu.
Ada 4 tips memanfaatkan Microblogging untuk mendukung blog anda.
3.
Plurk
1. Save The Ideas, jika mempunyai ide baru untuk blog dan tidak sempat menulis dalam posting anda, maka sebaiknya catat posting tersebut dengan Microblogging dan jika ada teman yang membaca posting anda dan menurut mereka ide anda bermanfaat, tidak menutup kemungkinan anda akan dibantu dengan melengkapi ide anda. 2. Promosi dan Marketing, saat ini banyak orang dapat mempromosikan blognya melalui media Microblogging dengan cara mengirimkan link blog anda ke status Microblogging.
Plurk merupakan microblogging generasi baru yang lahir tahun 2008, meski terbilang paling muda, namun popularitas Plurk telah berkembang pesat. Bahkan di Indonesia, Plurk bisa di katakan yang paling populer saat ini. Yang unik dari Plurk, update status anda dan teman – teman anda ditampilkan dalam bentuk timeline. Sistem pertemanan dalam Plurk terdiri atas Friends & Fans. Friends-semua orang yang postingannya akan muncul di timeline anda demikian juga sebaliknya, sementara Fans – semua orang yang mengikuti posting anda di timeline-nya tapi postingan
3. Share Information, informasi memang penting, jadi jika anda mempunyai informasi yang berguna dan bagus, maka link dari informasi itu dapat di masukkan ke dalam update status. 4. Conversation, dengan berkomunikasi hubungan pertemanan bisa lebih baik. (ri2n)
19
OP
I N I
Hmmm…… BEM FTIf?
Adityan Novananda Presiden terpilih BEM FTIf 2009/2010
S
eperti yang kita tahu bahwa wacana pembentukan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FTIf sudah lama terdengar dan ramai dibicarakan akhir-akhir ini. Pada bulan Agustus, BEM FTIf sudah resmi terbentuk. Sebagai presiden terpilih BEM FTIf 2009/ 2010, ada beberapa yang perlu dilakukan dan penting diketahui untuk mencapai visi dan misi BEM FTIf tersebut, antara lain : 1. Memperkenalkan BEM FTIf ke lingkungan Keluarga Mahasiswa (KM) ITS dan menjalin hubungan baik.
Sebagai organisasi yang baru terbentuk dan berada di lingkungan ITS, tidak bisa dipungkiri bahwa BEM FTIf tidak dapat berdiri sendiri, karena itu sudah sepantasnya BEM FTIf memperkenalkan diri ke lingkungan KM ITS. Tidak hanya menunjukkan keberadaannya, namun juga sebagai sarana benchmarking untuk kemajuan BEM FTIf ini sendiri. Letak geografis fakultas yang relatif jauh dari pusat kegiatan Keluarga Mahasiswa ITS memungkinkan aliran informasi dan wacana yang sedang marak dibicarakan tidak diterima atau terdengar di lingkungan FTIf. Karena itulah BEM FTIf berusaha untuk menjadi penghubung, agar mahasiswa FTIf tidak ketinggalan informasi dan dapat berperan aktif untuk kemajuan KM ITS. Salah satunya dengan menjalin hubungan dengan berbagai pihak di lingkungan ITS ini. 2.
Mempererat tali silaturahmi antar jurusan yang ada di Fakultas Teknologi Informasi.
Kita mengetahui bahwa di fakultas Teknologi Informasi saat ini ada dua jurusan, yaitu Teknik Informatika dan Sistem Informasi. Sejak awal terbentuknya fakultas ini, hampir tidak ada kegiatan yang melibatkan dua jurusan tersebut. Sehingga komunikasi antar keduanya bisa dibilang kurang baik. Apalagi sejak Teknik Informatika menempati gedung baru dan terpisah dari JSi, nyaris tidak ada komunikasi di antara keduanya. Di sinilah salah satu peran BEM FTIf, yang dipandang sangat krusial. Menjembatani komunikasi antara dua jurusan tidak hanya dengan berbagai acara dan
kegiatan, namun juga pertemuan yang bisa diadakan secara rutin. Karena kita tidak tinggal di lingkungan jurusan kita saja, melainkan ada entitas yang lebih besar di atasnya. 3.
Sebagai sarana pengembangan diri mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi.
Hal ini sesuai dengan yang tertulis di Anggaran Dasar BEM FTIf. Melalui BEM FTIf ini, diharapkan mahasiswa FTIf mempunyai sarana, untuk dapat mengembangkan potensi dirinya secara maksimal dalam hal keilmiahan, minat bakat, dan kesejahteraan mahasiswa. Tahun 2009/2010 adalah tahun kepengurusan yang pertama. Dalam membentuk kabinet, Himpunan Mahasiswa Jurusan seperti Himpunan Mahasiswa Tehnik Computer (HMTC) dan Keluarga Mahasiswa Sistem Informasi (KMSI), serta BEM fakultas lain yang sudah berdiri terlebih dahulu banyak memberikan bahan pelajaran dan pengalaman sebagai gambaran membentuk kabinet. Untuk tahun kepengurusan ini, fokus BEM FTIf mengarah kepada pembangunan internal BEM FTIf ini sendiri. Hal ini bisa dianalogikan seperti membangun rumah. Untuk membangun sebuah diperlukan fondasi dan dinding yang kuat sebelum rumah tersebut terlihat indah dari luar. Dalam BEM FTIf, yang harus dilakukan antara lain dengan membuat administrasi yang teratur dan baik serta membangun suasana kondusif dan komunikasi yang baik di antara pengurus. Walaupun demikian,bukan berarti BEM FTIf tidak melakukan kegiatan ke arah luar, namun porsi untuk kegiatan ke luar memang minim. Kegiatan ke luar yang dilakukan BEM FTIf seperti kunjungan ke BEM fakultas lain (Benchmarking) dan berperan aktif dalam forum BEM ITS. Jadi, tertarik bergabung dengan BEM FTIf dan ikut memajukan FTIf? Tahun kepengurusan yang akan datang GengSiesta bisa bergabung dan menambah pengalaman keorganisasian di sini.
21
KA
A Y R “Penerapan Teknologi Mobile Web Application,SMS Gateway & J2ME Pada Toko Bunga Online Sebagai Bentuk Multi Touch Point E-Commerce” Purnama Anaking
Purnama Anaking, mahasiswa angkatan 2005 yang akan diwisuda bulan Oktober 2009, merupakan sosok yang sangat familiar di kampus SI. Pur begitu ia biasa dipanggil ketika ditemui kru gengsi di plasa SI ingin berbagi cerita tentang Tugas Akhir yan mengantarkannya memperoleh gelar S.kom. Sarjana yang lahir di Jakarta ini menjelaskan tentang Tugas Akhirnya yang berjudul “Penerapan Teknologi Mobile Web Application, SMS Gateway & J2ME Pada Toko Bunga Online Sebagai Bentuk Multi Touch Point E-Commerce” merupakan teknologi yang masih belum banyak diangkat dalam tugas akhir mahasiswa SI, sehingga Pur ingin mencoba mengangkat mobile technology sebagai judul TA-nya, apalagi ide ini didukung oleh dosen pembimbingnya, Nuraini R dan Bambang S. Pur mencoba menerapkan sebuah teknologi mobile web catalog toko bunga online yang didukung oleh sistem sms gateway dan juga pemanfaatan teknologi J2ME yang bisa diinstal pada ponsel yang bertujuan untuk memberikan fleksibiltas lebih dalam akses transaksi, kecepatan dan ketepatan informasi mengenai katalog bunga kepada masyarakat.”Tujuannya agar Informasi dapat diakses dengan beberapa pilihan, dimana pilihan tersebut menyesuaikan dengan kondisi konsumen pada saat itu”, tegas pria yang pintar bermain gitar ini. Selain itu, konsumen dapat melakukan akses informasi dan transaksi pembelian bunga di mana pun dan kapan pun serta mendapatkan informasi yang tepat sebagai pertimbangan untuk memilih bunga mana yang akan dipesan.
Pur menyadari bahwa ketahanan kinerja sistem, khususnya SMS Gateway harus didukung oleh semua elemen yang ada. Infrastruktur modem dan proses program di dalam sistem merupakan contoh lain elemen yang mempengaruhi sistem. Karena akan dimungkinkan terjadi kendala buffer SMS pada modem dan instruksi kepada modem untuk pengiriman SMS balasan pada saat kondisi penerimaan SMS secara massal. Namun disamping itu, menurutnya dengan penerapan teknologi mobile yang tepat guna dengan kondisi pebisnis toko bunga dan kondisi masyarakat secara umum akan dapat membangun sistem yang lebih fleksibel dan saling menguntungkan Selama menyelesaikan TA ini,banyak pengalaman suka dan duka yang didapat Pur.”Sukanya ya,waktu mau ngerjain TA, bisa dapat Lab baru (E-bis), apalagi koneksi internetnya lumayan cepat, jadi bisa tambah semangat. Kalau dukanya,kadang ada konflik batin waktu ingin melakukan hal lain, tapi TA yo kudu mari rek”, katanya sambil tertawa. Selama pembuatan TA ini, banyak pihak yang terlibat, khususnya teman-teman E-bis yang sangat mendukung TA ini.”Mulai dari suasana, kerjaan dan lain-lain didukung oleh E-bis family”, kata alumnus SMA 2 Surabaya ini. Akhir dari wawancara, Pur berharap, TA-nya bisa jadi inspirasi dan bermanfaat buat mahasiswa SI khususnya dalam pengembangan mobile technology. Selamat dan sukses buat gelar S.Kom nya.(y2k)
Rista Yulia Asti adalah salah satu mahasiswa ITS JSi angkatan 2005. Gadis yang mempunyai hobi shopping ini membuat suatu aplikasi yang berhubungan dengan JSi sebagai judul TA nya. Dengan Tugas Akhir yang berjudul “PEMBUATAN TATA LAKSANA TUGAS AKHIR DI JURUSAN SISTEM INFORMASI” ini, Rista nama panggilan akrabnya mendapatkan nilai sempurna untuk Tugas Akhirnya yaitu “A”. Perasaan dia sangat senang ketika nilai itu muncul, karena dengan kerja kerasnya selama kurang lebih selama 2 minggu, dukungan dari beberapa pihak khususnya dari dosen pembimbing TA dan orang tua sangat besar.
Rista Yulia Asti Rista yang mengambil bidang minat PSSI ini memilih judul Tugas Akhir itu tidak lain karena usulan dari dosen pembimbingnya yaitu Holil. Beliau memberikan masukan sebuah judul TA yang materinya tidak membutuhkan kemampuan pemrograman dalam pengerjaannya nanti kepada alumni SMA negeri 1 Gresik ini. Alasan mengapa judul tugas akhir tersebut diberikan adalah karena atas dasar permintaan gadis yang merayakan ulang tahun pada 16 Juli ini agar Tugas Akhirnya tidak mengandung materi pemograman sama sekali karena dia tidak terlalu suka dengan materi yang berhubungan dengan pemrograman. Sebenarnya judul tersebut tidak jauh dengan TA tahun-tahun sebelumnya yaitu sama-sama membuat tugas akhir yang berkaitan dengan Tata Laksana, tetapi tugas akhir pada tahun sebelumnya membahas tentang Tata Laksana untuk perkuliahan sedangkan Rista mengambil bahasan tugas akhir tata laksana untuk Tugas Akhir. Alasan gadis ini menerima usulan judul dari dosen pembimbing TA nya, agar para mahasiswa yang sedang menjalani TA atau mulai mengajukan proposal TA mengetahui prosedurprosedur yang berkaitan dengan pelaksanaan TA yang dibutuhkan sehingga lebih mudah dan lebih terarah. Ketika mengerjakan TA, gadis yang masih menja-
DID YOU KNOW? Balapan Sidang TA Biasanya pada saat semester genap banyak mahasiswa akhir yang biasanya jarang terlihat, namun belakangan ini mahasiswa semester akhir sering terlihat mondar – mandir di sekitar koridor ruang dosen maupun ruangan untuk sidang TA. Hal ini di karenakan mahasiswa semester akhir akan menempuh sidang TA yang akan diuji oleh dosen penguji JSi. Suasana sidang TA ini sangat berbeda dengan tahun sebelumnya, karena sidang TA yang berlangsung sangat melelahkan dan tak jarang sidang tersebut berlangsung dari pagi sampai malam, dan itu berlangsung hampir tiap hari. Saat ditanya apa yang menyebabkan sidang TA terkesan diforsir tersebut, Pak Bekti mengatakan bahwa kekurangan dosen yang akan menguji TA, kemudian kesibukan beberapa dosen yang menjadi pejabat di lingkungan ITS bisa menjadi salah satu faktor penyebab. Selain itu, jadwal yang bertepatan dengan persiapan dan pelaksanaan ekuivalensi jurusan. Ditambah lagi adanya peraturan baru yang mengharuskan dosen penguji minimal lulusan S2 dan kalaupun dosen pengujinya S1, sebelumnya dosen tersebut harus sudah pernah menjadi dosen pembimbing. Maka dari itu, dosen yang dapat menguji TA hanya dapat dihitung jari. Semoga tahun depan sidang TA lebih baik dan lebih kondusif lagi. (ri2n)
lani perkuliahan saat menyusun TA ini mempunyai pengalaman yang menyenangkan dan menyedihkan. Senangnya Rista sudah membayangkan dapat lulus dengan cepat dan sedihnya yaitu waktu untuk mengerjakan TA sangat sedikit karena banyaknya Final Project yang harus diselesaikan saat kuliah dan 4 kali revisi TA. Walaupun demikian cewek yang diuji oleh 2 dosen penguji yaitu Danu T dan Bekti C.H. ini tetap optimis dan semangat, karena menurut Rista revisi itu bukan hal yang menyedihkan dan menyeramkan, karena justru dengan revisi dia dapat mengetahui kesalahan-kesalahan dalam buku TA nya sehingga saat sidang Rista telah siap dengan berbagai macam pertanyaan dari dosen penguji. (r2n)
23
A
M U L
NI
Adhilaras Putro Pamungkas Mantan Ketua Keluarga Mahasiswa Sistem Informasi tahun 2007 merupakan salah satu lulusan cumlaude. Adhilaras Putro Pamungkas atau yang sering dipanggil dengan nama Dila, pernah menjadi asisten dosen untuk mata kuliah Pengantar Teknologi Informasi serta Pemodelan dan Simulasi. Alumni SMA Negeri 5 Surabaya ini memiliki hobi megotakatik komputer. Judul TA yang diambil adalah �Implementasi Metode Self-Organizing Radial Basis Function Network dalam Menyelesaikan Permasalahan Aproximasi Real Time Sistem Dinamis Waktu Kontinu� mendapatkan nilai A, walaupun nyaris tidak dapat disidangkan dikarenakan kesalahan konsep yang diketahui seminggu sebelum sidang. Selama kuliah di JSi, Dila merasa senang karena dapat menimba ilmu yang bermanfaat dari dosen-dosen yang keren. Namun juga terdapat dukanya yakni pada awal perkuliahan ketika kerabat dan teman menanyakan jurusan apa yang Dila ambil, banyak orang yang tidak mengetahui apa itu Sistem Informasi, namun dengan berjalannya waktu mereka akhirnya semakin mengenal JSi melalui prestasi-prestasi yang ditorehkan Dila, yang salah satunya adalah finalis lomba ACM yang berhubungan dengan logika dan pemrograman bersama rekan-rekan yang lain. Rencananya Dila ingin membuat suatu badan usaha yang selama ini telah dia jalani dengan rekan-rekan seangkatan JSi, yakni usaha yang menangani proyek pembuatan software, atau ingin bekerja di perusahaan yang benar-benar murni IT. Harapan untuk JSi ke depannya ialah supaya JSi menemukan jati diri setelah masa transisi dan menjadi JSi yang sesuai dengan visi dan misinya. (vbs)
Barkhah Pudya Permana Barkhah, begitulah mahasiswa pemilik wajah ramah ini biasa dipanggil, Alumnus JSi angkatan 2005 ini gemar sekali jika disuruh mencoba aplikasi baru, tak heran menjadi Asisten dosen mata kuliah programming seperti Alpro 1, Alpro 2, Struktur Data, dan PIBJ pun sempat dilakoninya. Pemilik nama lengkap Barkhah Pudya Permana ini, ternyata adalah salah satu mahasiswa ITS JSi yang mendapat predikat cumlaude pada wisuda bulan Oktober ini. Bukan hanya itu saja, ternyata cowok yang aktif di Kajian Islam Sistem Informasi (KISI) ini juga adalah mahasiswa yang masuk ke ITS dengan melalui jalur PMDK berbeasiswa. Dapat lulus tepat waktu dengan tidak merepotkan orang tua tentu adalah hal yang membanggakan dan patut ditiru. Saat ditanya tentang apa rancananya setelah lulus, Barkhah mengaku ingin mengumpulkan modal untuk membuka usaha dengan bekerja terlebih dulu. “Dari saya masuk sampai sekarang, sudah cukup banyak perbaikan yang telah dilakukan oleh JSi. Fasilitasnya juga sudah cukup mapan. Tetapi perbaikan infrastruktur masih belum signifikan terutama infrastruktur pendukung perkuliahan seperti laboratorium. Karena tidak semua mahasiswa JSi punya laptop atau komputer pribadi.� Tambahnya saat ditanya tentang harapan untuk JSi ke depan. Ok, sukses terus buat Barkhah. (fatih)
Taurisa Wijaya Satu lagi mahasiswa Sistem Informasi turut menorehkan prestasi dan mengibarkan nama JSi. Taurisa Wijaya tidak sia-sia menyusun Tugas Akhir dengan judul “Penerapan Teknologi Mash Up Pada Aplikasi Pariwisata Berbasis Web Nusantaraview : Moda Transportasi” . Tugas Akhir tersebut tidak hanya mengantarkannya meraih gelar S.Kom. Bersama timnya, tugas akhir tersebut berhasil masuk Special Mention Award pada INAICTA 2009. Ketika ditanya apa sebenarnya isi Tugas Akhirnya, sosok yang akrab disapa Taurisa ini menjelaskan tugas akhirnya menyajikan data2 mengenai moda transportasi pada NusantaraView dengan menggunakan teknologi mashup. Moda Transportasi yang dimaksud antara lain informasi jadwal penerbangan, Informasi biro perjalanan wisata (travel) dan sarana transportasi yang tersedia dari kota terdekat ke tempat objek wisata berada. Selain sukses mencatatkan prestasi dengan Tugas Akhirnya, ternyata GengSiesta yang pernah menjadi asisten dosen untuk matakuliah PTI dan ERP ini juga termasuk salah satu mahasiswa yang lulus berpredikat cumlaude, dengan IPK 3.52. “Laboratorium TA dan Ebussiness jangan menggunakan komputer bekas”, ujar Taurisa ketika ditanya apa yang kurang dari JSi. Mahasiswa kelahiran Kediri ini mengungkapkan hal yang paling berkesan selama kuliah di JSi ini adalah “sense of belonging angkatan 2005” dan selama menjadi bagian dari KMSI. “ ‘keterbatasan’ membuat kreativitas semakin berkembang”, ungkap cowok penyuka Travelling ini mengenai KMSI. Tidak ada duka selama kuliah di JSi, “Hanya sering mengerjakan tugas mantap jaya sampe pagi” lanjut Taurisa. (vbs)
Margaretty Pitrianella Naolin Retty, begitu ia biasa disapa, gadis mungil yang hobi nyanyi dan baca ini memang merupakan salah satu mahasiswa yang berprestasi di JSi ITS. Lulus tepat waktu dan cumlaude telah membawa dirinya menyandang gelar S.kom. Pemilik nama lengkap Margaretty Pitranella Naolin ini, menyelesaikan kuliahnya di JSi dengan Judul tugas akhir “Implementasi algoritma Dynamic Programming untuk menyelesaikan Permasalahan Cutting stock Dua Dimensi”. “Isinya tentang menemukan pola pemotongan terbaik untuk industri bahan-bahan dua dimensi dengan algoritma dynamic programming. Pola terbaik adalah pola yang dapat menghasilkan luas produk maksimal dan menyisakan luas produk minimal” jelas cewek yang pernah menjabat sebagai Ketua Departemen KWU KMSI periode 2006-2007 ini. Cewek yang pernah menjadi asisten mata kuliah PMS dan ERP ini mengaku telah menemukan banyak sekali teman pelipur lara selama kuliah di JSi. Rumahnya yang berada di pojok kota tak menghalanginya untuk selalu bersemangat datang ke kampus, karena Retty mengaku menemukan banyak teman seperjuangan yang suka menolong dan cinta sesama di kampus. Alumnus SI angkatan 2005 sepertinya sangat menikmati sekali saat-saat mengerjakan TA, karena sering bisa makan-makan bareng teman-teman satu angkatannya, selain itu saat menunggu dosen pembimbing adalah momen untuk mengobrol dengan puas. Saat ditanya tentang apa rancananya setelah lulus, cewek yang melewatkan masa SMA nya di SMA 5 Surabaya ini mengaku ingin membangun karir yang baik. “Tujuan, visi dan misi jurusan sebaiknya lebih jelas.” Tambahnya saat ditanya tentang harapan untuk JSi ke depan. Last, Selamat membangun karir mbak. (fatih)
25 25
Andre Parvian Aristio Andre Parvian Aristio, sosok yang satu ini tentu sudah familiar di kalangan mahasiswa SI. Andre, nama panggilan akrabnya, memang sangat aktif di berbagai kegiatan KMSI, selain itu aktivitasnya menjadi Asisten Mata Kuliah Alpro 1, Alpro 2, Struktur Data, Statistik, dan Aljabar Linier ini sudah barang tentu menjadi orang yang paling dicari para praktikannya kala praktikum dan asistensi. Mahasiswa yang hobi baca buku dan travelling ini teryata adalah salah satu mahasiswa ITS JSi yang mendapat predikat cumlaude pada wisuda bulan Oktober’09. Lulus tepat waktu dengan IPK mencapai cumlaude dan memiliki seabrek aktivitas positif sewaktu menjadi mahasiswa, kira-kira itulah sosok yang mengaku excited banget kuliah di JSi, karena sesuai dengan minatnya terutama di mata kuliah yang berbau algoritma. Andre menyelesaikan kuliahnya di JSi dengan judul tugas akhir “Implementasi Penyederhanaan Pembobotan Koefisien Kappa Untuk Permasalahan Data Yang Berskala Ordinal”. Topik ini menggunakan Study Kasus “Sekolah Teladan Nasional (STN) SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya-Indonesia”. Saat ditanya tentang suka dan duka saat mengerjakan TA, pemenang Juara 1 Acer Intel E-Learning Competition 2008 dan Finalis IAAS OLYMPIC 2008 ini mengatakan bahwa sukanya saat mengerjakan TA adalah karena TA ini diproyekkan, jadi sekali dayung dua, tiga pulau terlampaui. “Lanjut sekolah S2” jawabnya mantap saat ditanya tentang rencananya setelah lulus dari JSi. Andre berharap ke depannya JSi bisa menghasilkan prestasi yang semakin banyak. Ok, Sukses terus buat Andre. (fatih)
Deeper
Masih dalam bulan Syawal ini, segenap kru Gengsi mengucapkan “Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin atas segala khilaf juga kelemahan dalam penulisan di tiap edisinya�. Semarak Lebaran masih terasa dalam minggu-minggu awal perkuliahan, masih banyak mahasiswa yang berjabat tangan sebagai tanda saling meminta maaf. Dengan semangat selepas liburan pula, kita akan berkenalan dengan kru GengSi yang baru saja bergabung. Mereka di antaranya ialah : 1. Panca Kusuma Reporter 2. Renny Sari Dewi Reporter 3. Sarah Astiti Reporter 4. Faturrahman Reporter 5. Aulia Ardy Reporter 6. Wiga Ayu Puspaningrum Reporter 7. Berta Sihite Reporter 8. Abdillah Yafi Reporter 9. A. Taufiqul Hafizh Reporter 10. Ruruh Estiningtyas Reporter 11. Khairu Rahman Desain Grafis 12. Qurrotu A’yun Desain Grafis 13. Tirta Mutiara Desain Grafis 14. Riza Hadiatullah Marketing 15. Siti Mariatul Haniah Marketing 16. M. Rashid Ridho Marketing & Reporter 17. Fia Mahanani Marketing & Reporter Regenerasi yang telah dilakukan semoga semakin memperindah perbedaan, menambah kekayaan ide, dan mampu menyuntikkan semangat baru dalam penerbitan-penerbitan GengSi edisi berikutnya.
Redaksi
n a t a i g e K n a t u Lip
Buber SI bare
ng Anak Yat
im
diatahunan yang satu kegiatan an ak an ad ak di up ng er m ya Buber han. Acara ad am er R ub n B la da bu upakan dakan JSi pa 2009 lalu mer r a be m uk B te , ep ak S 1 mana tid pada tanggal ng lain. Bagai sa ya ra te da tu pa gi ri be asi yang yang lain da Sistem Inform 100 anak Bareng Warga gaannya, juga di hadiri oleh ak ar D lu dang. an tid suasana keke ng telah di un ti ya ga n rin sa pe ya di ya ), (sewindu 8 yatim dari 3 ke ng ya i ri jadi JS hanya itu, ha !,, ga ju itu saat hwa meJSi terlihat ba ga ar w , la pu i in kekeluargaan Pada acara rsaudaraan, pe a. s, m ita sa ar se lid miliki rasa so tinggi kepada sebesar berbagi yang pulnya dana dan saling um rk te a an ng ti de kan kepada tig Hal ini terbuk h di sumbang la in te la se ng ya an , D . Rp.3.000.3000 lah di undang yatim yang te han dari JSi ba em rs pe n yayasan anak sa ki ng r bi la pu nyak tim yang hadi itu, masih ba luruh anak ya se da pa ke yang diberikan sif) . (a pada waktu itu
MaBa SI ‘09 Wisuda Perubahan nama dengan penamb ahan gelar S.kom di belakang nama panjang nya, pasti diimpikan oleh seluruh mahasiswa JSi. Kuliah selama kurang lebih 4 tahun harus di tempuh dengan susah payah, serta mati – matian untuk menyelesaikan Tugas Akhir , harus dilalui oleh mahasiswa JSi demi mencapai Impiannya. Walaupun diadakan saat bulan puasa, Yudisium, September lalu, begitu meriah. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan yang begitu erat sangat terasa pada saat itu. Uca pan selamat atas tercapainya impian mahasiswa JSi yang telah menyandang gelar S.kom juga di berikan oleh mahasiswa JSi Junior kepada Sen iornya. Jabatan tangan, dan lantunan lagu dari mahasiswa Junior seakan menandakan bahwa rasa persaudaraan kita tak ingin terpisahkan begitu saja. Selamat jalan… semoga karierm u sukses, dan membawa nama besar almama ter kita tercinta, Sistem Informasi, ITS,, ^^ (asif)
Tahun ajaran baru, Mata kuliah baru, Dosen baru, dan tentunya, Mahasiswa Baru. JSi pada tahun angkatan 2009 ini menerima mahasiswa baru sejumlah 178 mahasiswa yang didapat dari ujian seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) serta dari beberapa program seleksi PMDK yang telah di sediakan oleh ITS. Mahasiswa – mahasiswa terpilih ini begitu antusias mengikuti acara internal yang diadakan oleh Jurusan untuk mengenalkan lingkuan baru yang akan mereka tinggali selama masa perkuliahan. (asif)
CONGRATULATION FOR YOUR GRADUATION
M. Ikhwanul N.A.P.
Anastasia Trimayani
Hafid Sanjaya
Rista Yulia Asti
Fachrudin Afandi
Muhammad Yusuf Afandi
Muhammad Izdan
Pusparani Solikhah
Mohammad Ali Rakhmadi
Ika Putri Septyana
Asra Alfathoni
Yeni Setyaningrum
Ika Kusuma Wardhani
M Rohmatullah S
Rizka Hadiwiyanti
Muhammad Nur Taufix
Noventy Nia Andono
Ekawati Kemastuti
Mega Sriantari
Dhanika Budhi Atyanto
Danu Firmansyah
Hinsa Adi Pratama
Barkah Pudya Permana
Danu Koeswara
Rhizzajian Oktanty
Adhilaras Putro Pamungkas
Good Luck for your future endeavor
Ariyanto Adi Nugroho Alim Mufadhol Sani Yuliana Handayati Reny Nadlifatin Wahyu Andy Prasetya Budi Yanuar Risky Pratama Galuh Trianto Wibisono Aditya Saputra Purnama Anaking Satria Fadil Persada Kartika Sari Kiki Ahmadi Taurisa Wijaya
Margaretty Pitranella Naolin Angga Rajasa Aditya Tanjung Yupit Sudianto Andre Parvian Aristio Desy Putri Purnamasari Anita Wulansari Rachmawati Findiana M. Afandi Sasmita Aan Ukmila
sistem Informasi sangat berperan untuk menata penerapan teknologi informasi dan menyesuaikan seluruh fungsi bisnis dalam suatu perusahaan hingga menjadi proses bisnis yang menyeluruh dan padu. Masa kini, peran teknologi informasi yang baik tidak sebatas men-support suatu aktivitas bisnis, tetapi juga harus mampu menciptakan peluang-peluang bisnis baru. Program pendidikan Sistem Informasi di ITS ditujukan untuk menjadi pusat keunggulan penyelenggaraan pendidikan yang dapat membantu meningkatkan kinerja perusahaan melalui utilitas teknologi informasi. Prospek lulusannya Lulusan Sistem Informasi sangat dibutuhkan oleh perusahaan yang menjadikan teknologi informasi sebagai solusi dalam mendukung proses, memenangkan kompetisi atau bahkan untuk mendorong terciptanya bisnis-bisnis baru. Fasilitas Ruang kuliah yang nyaman, sejuk dan kreatif dengan LCD yang terpasang permanen di setiap kelas. Akses internet cepat tanpa batas di seluruh areal kampus. Staf pengajar minimal bergelar master dan pakar dibidangnya. Empat buah laboratorium berperalatan terbaru yang representatif untuk praktikum dan sarana meningkatkan ketrampilan diri. Yang dipelajari Matakuliah yang fokus untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan bisnis dan inisiatif yang memungkinkan mereka mendapatkan keunggulan bersaing. Informasi lebih lanjut Jurusan Sistem Informasi FTIf ITS Gedung Teknologi Informasi Kampus ITS Sukolilo Surabaya Email. : jurusan@is.its.ac.id Telp. : 031-5922949 Fax. : 031-5964965