Skip to main content

Optimalisasi Instalasi Perangkat Hardware Pada Pelaksanaan Elektronic Medical Record

Page 1

LAPORAN AKTUALISASI PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN II ANGKATAN 1

Optimalisasi Instalasi Perangkat Hardware Pada Pelaksanaan Elektronic Medical Record di Poliklinik Penyakit Dalam Instalasi Rawat Jalan RS Hasan Sadikin Bandung

Disusun Oleh : SIGIT ZAKARIYA, AMD 199009242020121003 BAPELKES CIKARANG KEMENTERIAN KESEHATAN RI 2021


DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ………………………………………………………………………… iii PROFIL ORGANISASI DAN PESERTA ………………………………………………………………………………………..…… 1 1.

Profil RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung …………………….……….……… 1 1.1 Sejarah RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung …………………………..

1

1.2 Visi , Misi ,Tata Nilai dan Motto RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung ….…………………………………………………………………………..… 3 1.2.1 V i s i ………..…………………………………………………………………… 3 1.2.2 M i s i ….………………………………………………………………………… 3 1.2.3 Tata Nilai ………………………………………………………………………… 3 1.2.4 Motto ……………………………………………………………………………... 3 1.3 Struktur Organisasi RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung …….…… 4 1.4 Profil Instalasi Sistem Informasi RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung ………………………………………………………………………………….. 5 1.5 Struktur Organisasi Instalasi SIRS ………….………………………….…. 6 1.6 Tugas Pokok Dan Fungsi Instalasi SIRS………………………………… 7 1.6.1 Tugas Pokok ……………………………………………………………………… 7 1.6.2 Fungsi ……………………………………………………………………………..

7

1.7 Profil Penulis ……………………………………………………..………………………. 7 i


RANCANGAN AKTUALISASI…………………………………………………………..……

9

2.1 Latar Belakang ………………………………………………………………………….. 9 2.2 Identifikasi Isu …………………………………………………………………………..

10

2.2.1 Tabel Isu Berdasarkan Tugas dan Fungsi …………………………….. 10 2.2.2 Identifikasi Isu …………………..……………………………............…..

12

2.3 Penapisan Isu ............................................................................…

12

2.3.1 Metode AKPL…………………………………………………………………….

12

2.3.1 Tabel Penapisan Isu AKPL……………………………………………………

12

2.3.2 Metode USG .....................................................................… 13 2.3.2.1 Tabel Penapisan USG…………………………………………….. 15 2.3.2.1 Analisis Isu…………………………………………………………….. 15 2.4 Gagasan Pemecahan Isu ........................................................................…………………………. 16 2.5 Rancangan Kegiatan Aktualisasi…………………………………………………… 17 2.5.1

Tabel Rancangan Kegiatan Aktualisasi………………………………. 17

2.6 Rencana Pelaksanaan Kegiatan Aktualisasi ..................................….. 25 2.6.1 Time Table Kegiatan Aktualisasi…………………………………………… 25

PEMBAHASAN DAN HASIL AKTUALISASI………………………………………………

26

3.1. Kegiatan 1…………………………………………………………………………………………… 26 3.2. Kegiatan 2…………………………………………………………………………………………… 34 3.3. Kegiatan 3…………………………………………………………………………………………… 40 3.4. Kegiatan 4…………………………………………………………………………………………… 45 ii


3.5. Kegiatan 5……………………………………………………………………………………………. 49 3.6. Kegiatan 6…………………………………………………………………………………………… 58 3.7. Kegiatan 7…………………………………………………………………………………………… 63

KESIMPULAN DAN SARAN……………………………………………………………………….. 76 4.1 Kesimpulan……………………………………………………………………………………………. 76 4.2 Saran……………………………………………………………………………………………………. 76

iii


KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan pada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat-Nya yang berlimpah dalam penyusunan laporan rancangan aktualisasi ini. Laporan rancangan aktualisasi ini merupakan syarat yang harus saya penuhi dalam menyelesaikan pelatihan latihan dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II sebelum melakukan aktualisasi. Dalam penyusunan laporan rancangan aktualisasi ini, tentunya tak lepas dari pengarahan dan bimbingan dari berbagai pihak. Oleh sebab itu, saya ucapkan rasa hormat dan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Pihakpihak yangterkait itu diantaranya sebagai berikut: 1. Kepala Instalasi Sistem Informasi RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung Dadan Teja Nugraha,. ST., M.Kom. selaku mentor yang senantiasa membimbing, memberikan dukungan dan arahan dalam menyusun rancangan aktualisasi. 2. Ir. Miftahur Rohim, M.Kes, selaku coach yang telah mendampingi dan memberikannasihat serta arahan terkait laporan aktualisasi. 3. Kepala Balai Pelatihan Kesehatan (BAPELKES) Cikarang yakni Bapak Drs. Suherman, M.Kes 4. Semua pihak yang sudah memberikan banyak dukungan dan bantuan bagi saya. Saya menyadari bahwa laporan yang saya buat ini masih jauh dari nilai sempurna, maka saya akan menerima dengan senang hati setiap kritik dan saran yang membangun. Semoga laporan rancangan aktualisasi yang telah saya buat ini memberikan manfaat untuk setiap pembaca dan juga menambah ilmu bagi saya sendiri. Terima kasih. Bandung, 28 Juni 2021

Penulis

iv


PROFIL ORGANISASI DAN PESERTA

I

Profil RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung

Rumah sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Hasan Sadikin Bandung adalah rumah sakit yang terletak di Kota Bandung, tepatnya di Jalan Pasteur Nomor 38 Bandung 40161. Sebelumnya rumah sakit ini bernama RS Rancabadak. Pada tahun 2006 satatus rumah sakit ini berubah menjadi Pola Pengelolaan keuangan BadanLayanan Umum (PPK-BLU). 1.1

Sejarah RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung

Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin Bandung dibangun pada tahun 1920 dan diresmikan pada tanggal 15 Oktober 1923 dengan nama “Het Algemeene

Bandoengsche Ziekenhuijs“. Pada tanggal 30 April 1927 namanya diubah menjadi “Het Gemeente Ziekenhuijs Juliana” dengan kapasitas 300 tempat tidur. Selama penjajahan Jepang, rumah sakit ini dijadikan Rumah Sakit Militer. Setelah Indonesia merdeka, dikelola oleh pemerintah daerah, yang dikenal oleh masyarakat Jawa Barat dengan nama “Rumah Sakit Ranca Badak“. Pada tahun 1954 Rumah Sakit Ranca Badak ditetapkan menjadi rumah sakit propinsi

dan

berada

di

bawah

pengawasan

Departemen

Kesehatan.

Selanjutnya pada tahun 1956 dijadikan rumah sakit umum dengan kapasitas 600 tempat tidur, bersamaan dengan didirikannya Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran. Sejak itu pula Rumah Sakit Ranca Badak digunakan sebagai tempat pendidikan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran dan merupakan awal kerjasama antara Rumah Sakit Ranca Badak dengan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran. Pada tanggal 8 Oktober 1967 nama Rumah Sakit Ranca Badak diubah menjadi Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Hasan Sadikin (RSHS) yang berfungsi sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT)dan bertanggungjawab langsung kepada Direktur Jenderal Pelayanan Medik. Pada tahun 1992-1997 RSHS ditetapkan menjadi 1


unit swadana. Keluarnya Undang-undang nomor 20 tahun 1997 tentang PNBP yang ditindaklanjuti dengan Surat Keputusan Menteri Keuangan nomor 124 tahun 1997 menyebabkan status RSHS berubah menjadi Rumah Sakit Pengguna Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang harus menyetorkan seluruh pendapatan ke kas Negara. Bersamaan dengan keluarnya Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 119 tanggal 12 Desember 2000, status RSHS secara yuridis berubah menjadi perusahaan jawatan (Perjan).Pada tahun 2006 RSHS bersama 12 rumah sakit lainnya, berubah status menjadi unit yang menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PPK-BLU). Status RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung adalah sebagai berikut :

a. Rumah Sakit Pemerintah. b. Di bawah dan bertanggungjawab langsung kepada Direktur Jenderal Bina Pelayanan Medik, Kementerian Kesehatan RI.

c. Termasuk rumah sakit tipe A. d. Rumah Sakit Pendidikan. e. Rujukan utama untuk Provinsi Jawa Barat. f. Pusat Unggulan Nasional dalam Bidang Jantung, Onkologi, dan Kedokteran Nuklir.

g. Terakreditasi Paripurna Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) dan Joint Commitee International (JCI).

2


1.2

Visi , Misi ,Tata Nilai dan Motto RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung

1.2.1 Visi Visi RSHS yang selaras dengan Visi Pemerintah Kabinet Indonesia Maju Terwujudnya Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong royong. 1.2.2

Misi Peningkatan Kualitas Manusia Indonesia

1.2.3

Tata Nilai PAMINGPIN PITUIN Kepemimpinan, Profesional, Inovatif, Tulus, Unggul, Integritas

1.2.4

Motto

Your Health is Our Priority

3


1.3 Struktur Organisasi RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung

4


1.4

Profil Instalasi Sistem Informasi (SIRS) RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung

Visi Teknologi Informasi sebagai strategic partner bisnis untuk menjadi rumah sakit yang unggul dalam pelayanan, pendidikan dan penelitian Misi 1. Menyediakan informasi untuk mendukung peningkatan mutu, kontinyuitas layanan dan efisiensi biaya 2. Mendukung transformasi proses bisnis untuk meningkatkan efisiensi biaya dan waktu pelayanan 3. Mengintegrasikan sistem informasi untuk mendukung integrasi proses bisnis 4. Menyediakan informasi berkualitas untuk mendukung riset dan pendidikan 5. Menyediakan channeling untuk mendukung partnership strategis. Tugas Pokok Melaksanakan

penyiapan/penyediaan

fasilitas

untuk

melakukan

pengumpulan,pengolahan dan penyajian data dan informasi yang terintegrasi bagi seluruh unit kegiatan RS, yang berfungsi sesuai Sarana SIM yang tersedia termasuk pemeliharaan perangkatnya.

5


1.5 Struktur Organisasi Instalasi Sistem Informasi RS Hasan Sadikin Bandung


1.6 Tugas Pokok Dan Fungsi Instalasi Sistem Informasi RS 1.6.1

Tugas Pokok Melaksanakan

penyiapan/penyediaan

fasilitas

untuk melakukan pengumpulan,pengolahan dan penyajian data dan informasi yang terintegrasi bagi seluruh unit kegiatan RS, yang berfungsi sesuai Sarana SIM yang tersedia termasuk pemeliharaan perangkatnya 1.6.2

Fungsi Dalam melaksanakan tugas sebagaimana tersebut di atas, Instalasi Sistem Informasi RS menyelenggarakan fungsi:

1.7

1.

Fungsi pelayanan informasi

2.

Fungsi penjaminan mutu pelayanan (Quality Assurance)

3.

Fungsi integrasi bisnis

Profil Penulis Peserta pelatihan dasar CPNS golongan II merupakan salah

satu CPNS Kementerian Kesehatan RI yang bertugas di RSUP dr. Hasan Sadikin Bandung. Berikut adalah profil peserta :

Nama

: Sigit Zakariya, Amd

NIP

: 199001142020122005

Jabatan

: Pranata Komputer Terampil/IIc

Unit Kerja

: Instalasi Sistem Informasi RS (SIRS) RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung

Pendidikan

7

: D-III Teknik Informatika


Sebagai Pranata komputer Terampil, peserta memiliki tugas pokok dan fungsi sebagai berikut : 1. Supervisi lapangan terkait laporan error pada hardware dan jaringan komputer 2. Melakukan restart ulang dan setting sederhana perangkat jaringan 3. Pemasangan dan pemindahan hardware dan jaringan komputer 4. Pemeliharaan perangkat jaringan dan perapihan kabel 5. Membuat laporan bulanan 6. Melakukan tugas kedinasan lain

8


RANCANGAN AKTUALISASI

2.1

Latar Belakang Salah satu tugas dan tanggung jawab dari Rumah Sakit adalah pelayanan

pasien yang memerlukan pengobatan rawat jalan. Dalam Struktur Organisasi Rumah Sakit RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung (RSHS) Instalasi yang berfungsi memberikan pelayanan bagi pasien yang akan berobat jalan adalah Instalasi Rawat Jalan (IRJ), Klinik Spesialis, IGD, ODS dan Instalasi Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi Medik. Dan pelayanan bagi pasien yang akan melakukan pengobatan rawat inap adalah instalasi rawat inap, ICU, HCCU, GICU, dan Ruangan perawatan lainnya. Sebagai ujung tombak pelayanan dan dalam upaya mewujudkan Visi, Misi dan Tujuan Rumah Sakit, maka kami secara terus menerus menerus menerapkan prinsip pelayanan yang berorientasi pada pasien dan prinsip keselamatan pasien sebagai dasar pelayanan kesehatan publik sekaligus juga memperhatikan dan menerapkan standar pelayanan essensial dengan penuh rasa tanggung jawab dilandasi dengan 5 S ( senyum, salam, sapa, sopan, santun ) dan 2 P ( perasaan, perhatian ) . RSHS sebagai Rumah Sakit Rujukan Utama Provinsi Jawa Barat (PPK 3) maka kami akan mendapatkan peningkatan kunjungan pasien seiring dengan semakin baiknya cakupan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dengan sistem Jaminan Kesehatan Masyarakat. Di dalam pelayanan pasien terdapat berbagai tahap proses administrasi pelayanan pengobatan, diantaranya adalah dokumentasi kesehatan yang dicatat dalam buku rekam medis. Tujuan dari adanya buku rekam medis itu sendiri adalah sebagai berikut : 1. Pasien, rekam kesehatan merupakan alat bukti yang mampu membenarkan adanya pasien dengan identitas yang jelas dan telah mendapatkan berbagai pemeriksaan dan pengobatan. 2. Pelayanan pasien, rekam kesehatan mendokumentasikan pelayanan yang 9


diberikan oleh tenaga kesehatan, penunjang medis dan tenaga lain yang bekerja dalam berbagai fasilitas pelayanan kesehatan. 3. Manajemen pelayanan, rekam kesehatan yang lengkap memuat segala aktivitas yang terjadi dalam manajemen pelayanan sehingga digunakan dalam mengevaluasi mutu pelayanan yang diberikan. 4. Menunjang pelayanan, rekam kesehatan yang rinci akan mampu menjelaskan aktivitas yang berkaitan dengan penanganan sumber-sumber yang ada pada organisasi pelayanan di RS, menganalisis kecenderungan yang terjadi dan mengomunikasikan informasi di antara klinik yang berbeda. 5. Pembiayaan, rekam kesehatan yang akurat mencatat segala pemberian pelayanan kesehatan yang diterima pasien. Informasi ini berguna untuk menentukan besarnya pembayaran yang harus dibayar. dari atas di atas dapat disimpulkan bahwa rekam medis adalah suatu himpunan data ilmiah dari banyak sumber, dikoordinasikan pada satu dokumen dan disediakan untuk bermacam-macam kegunaan. Semua data inilah yang di tampung oleh sebuah dokumen berkas atau buku rekam medis yang digunakan di setiap pelayanan pasien yang berobat, baik berobat jalan maupun berobat inap. Di zaman sekarang ini keberadaan Buku rekam medis menjadi kendala pada proses pelaksanaan pelayanan pasien dan sekaligus penyelenggaraan pendidikan karena semakin meningkatnya kunjungan pasien dan kebutuhan data pendidikan di RS Hasan Sadikin Bandung. Maka dari itu kami berinovasi untuk melakukan

perubahan

dokumentasi

rekam

medis

dengan

digitalisasi yaitu Elektronik Medical Record. Tentunya ini akan sangat berat karena membutuhkan perangkat yang komplek untuk implementasi E-Medical Record. Instalasi Sistem Informasi RS selaku unit penanggungjawab Teknologi

Informasi

penyiapan/penyediaan

di

RSHS

fasilitas

yang

melaksanakan

untuk

melakukan

pengumpulan,pengolahan dan penyajian data dan informasi yang 10


terintegrasi bagi seluruh unit kegiatan RS, yang berfungsi sesuai Sarana SIM yang tersedia termasuk pemeliharaan perangkatnya. Salah satu Inovasi untuk melakukan perubahan pelayanan yang lebih baik adalah dokumentasi rekam medis dengan digitalisasi yaitu Elektronik Medical Record. dimana penentuan instalasi perangkat hardware harus efektif, efisien dan tepat guna karena tidak sedikit anggaran pengadaan dan pemeliharaan yang dibutuhkan. Dan SIRS berperan besar dalam pengkajian instalasi perangkat hardware yang akan didistribusikan kesetiap ruangan. Instalasi SIRS merupakan jantung teknologi informasi di RSHS. bertanggungjawab sepenuhnya terhadap pelayanan di rumah sakit yang terkait dengan sistem software dan perangkat hardware. dengan tugas yang kompleks ini tentunya muncul hambatanhambatan yang berpengaruh pada pelayanan RS dalam implementasi sistem software dan perangkat hardware. Tentunya di dalam pelaksanaan pemeliharaan perangkat hardware sendiri, muncul masalah lama yang belum teratasi dan muncul masalah baru seiring perubahan di dalam pelayanan RS. maka dari itu muncul isu-isu dalam pemeliharaan perangkat hardware.

11


Maka dari itu , saya sebagai penulis mencoba untuk mengidentifikasi isu-isuyang terjadi di Hardware dan jaringan Instalasi Sistem Informasi RS untuk dapat ditemukan akar permasalahannya dan dapat dicarikan solusi pemecahan masalah dari isu tersebut. 2.2

Identifikasi Isu

2.2.1

Identifikasi Isu :

Setelah melakukan observasi di Instalasi Sistem Informasi RS Hasan Sadikin Bandung di dapatkan Isu : 1. Tidak pastinya penentuan instalasi perangkat hardware yang dibutuhkan untuk pelaksanaan E-Medical Record di Instalasi Rawat Jalan 2. Tidak jelasnya data inventaris SIRS yang tersimpan atau tercatat di unit dengan di lapangan 3. Tidak jelasnya pencatatan perbaikan perangkat hardware yang sudah direparasi di SIRS Hasil identifikasi isu ini kemudian ditapis dengan metode AKPL (Aktual, Kekhalayakan, Problematika, Layak )

12


2.3 Penapisan Isu 2.3.1

Metode AKPL Hasil identifikasi isu ini kemudian ditapis dengan metode AKPL

(Aktual,Kekhalayakan, Problematika, Layak )

2.3.1

No 1

Tabel Penapisan Isu AKPL

Isu Tidak

akuratnya

A penentuan +

K

P

L

Ket

+

+

+

Terpenuhi

-

+

+

Tidak terpenuhi

-

+

+

Tidak terpenuhi

instalasi perangkat hardware yang

dibutuhkan

untuk

pelaksanaan E-Medical Record di Instalasi Rawat Jalan. 2

Ketidaksesuain data inventaris + SIRS yang tersimpan atau tercatat di unit dengan di lapangan.

3

Belum tertatanya dengan baik

+

pencatatan perbaikan perangkat hardware yang sudah direparasi di SIRS. (sesuaikan dengan USG) Keterangan: A = Aktual

→ benar terjadi dan sedang hangat diperbincangkan

K = Khalayak

→ menyangkut hidup orang banyak

P = Problem

→ Harus segera dicari solusinya

L = Layak

→ Masuk akal dan realisti

13


dan dilanjutkan dengan metode USG (Urgent, Seriousness and Growth) sehingga terpilih isu utama untuk dibuat gagasan pemecahan masalah melalui serangkaian kegiatan.

2.3.2

Metode USG 2.3.2.1 Tabel Penapisan USG

Kegiatan Pemilihan Isu dengan USG NO

Isu Kontemporer

U

S

G Total Prioritas

4

4

5

13

I

2

5

5

12

II

2

2

4

8

III

Tidak pastinya penentuan instalasi perangkat hardware yang 1

dibutuhkan untuk pelaksanaan EMedical Record di Instalasi Rawat Jalan. Tidak jelasnya data inventaris SIRS

2

yang tersimpan atau tercatat di unit dengan di lapangan. Tidak jelasnya pencatatan

3

perbaikan perangkat hardware yang sudah direparasi di SIRS

Kesimpulan dari teknik penapisan isu diatas didapatkan isu prioritas yang perlu dibahas, dianalisis dan ditindaklanjuti dan harus ditangani segera yaitu Tidak akuratnya penentuan instalasi perangkat hardware yang dibutuhkan untuk pelaksanaan E-Medical Record di tiap ruangan di Instalasi Rawat Jalan RS Hasan Sadikin Bandung. Keterangan : Berdasarkan skala likert 1-5 (1= sangat kecil; 2 = kecil; 3 = sedang; 4 = besar; 5 = sangat besar)

14


Urgency (Urgensi)

: seberapa mendesak dikaitkan dengan waktu yang Tersedia

Seriousness (Keseriusan)

: apabila masalah tidak ditangani maka akan timbul masalah lain yang lebih besar

Growth (perkembangan isu)

: apabila masalah dibiarkan maka masalah akan memburuk.

15


2.3.3

Analisis Isu Metode GAP Analisis


2.4

Gagasan Pemecahan Isu :

No

Kegiatan

1

Menetapkan atau memastikan jumlah dokter dan perawat yang ada di ruangan

2

Membuat usulan stop kontak dan meja yang diperlukan

3

Menetapkan jumlah pasien di ruangan / klinik

4

Mengakomodasi kebutuhan jaringan wifi maupun jaringan kabel LAN

5

Mencari index waktu pelayanan masing-masing ruangan atau klinik

6

Menetapkan titik-titik instalasi perangkat hardware di tiap ruangan / klinik

7

Mendistribusikan & instalasi perangkat hardware sesuai data yang disetujui

17


2.5

Rancangan Kegiatan Aktualisasi

2.5.1 Tabel Rancangan Kegiatan Aktualisasi

Matriks Rancangan Aktualisasi

No

Kegiatan

Tahapan Kegiatan

Output/Ha

Keterkaitan Substansi

Kontribusi terhadap

sil

Mata Pelatihan

Visi Misi Organisasi

. 1.

Menetapkan

a. Melakukan

daftar

untuk

pertanyaan

assesement yang akuntabel RSHS

menghasilkan Kontribusi terhadap Visi Kepemimpinan,

atau

koordinasi

memastikan

wawancara dengan untuk

diperlukan

kepala

pemahaman mendasar dan yang

jumlah dokter dan perawat

dokter dan perawat

yang ada di b. Merekap ruangan (Inovasi)

lantai, wawancara

jadwal

DPJP dan dokter di ruangan / klinik

c. Mencari

informasi

dan

pembelajaran

:

/ institusi

menjadi Profesional, kesehatan

unggul

Hasil menyeluruh terhadap objek transformative

wawancara

yang

di

teliti. meningkatkan

& observasi (Akuntabilitas, integritas) lapangan (dokumen)

Penguatan Nilai

dan dalam

meningkatkan kualitas ilmu Misi

Tulus,

status Unggul,

kesehatan masyarakat.

proses belajar dalam rangka Kontribusi

Inovatif,

Integritas.

terhadap Profesional. RSHS :


perihal pelayanan di

pengetahuan.

menyelenggarakan

ruangan / klinik

(Akuntabilitas,

pelayanan

Tanggungjawab)

paripurna dan prima,

d. Melakukan observasi lapangan

mencari

informasi

dengan

( ruangan / klinik )

konsultasi dengan berbagai pihak terkait dengan sopan dan yang

santun

dengan

terintegrasi

dengan pendidikan dan penelitian.

etika Menyelenggarakan

Publik, system

baik.(Etika

Sopan dan Santun) Melakukan koordinasi dengan pihak

terkait

rujukan

pelayanan

kesehatan

berjenjang

yang

bermutu.

Nasionalisme, Melakukan transformasi

(

Kerjasama,

Konsultasi dalam

dan Musyawarah ) Melakukan kegiatan

yang

kesehatan

status

tiap

proses

dengan

sungguh-

sungguh menghasilkan

mewujudkan kesehatan

masyarakat yang lebih baik.

sehingga Kontribusi terhadap visi output SIRS

:

teknologi


kegiatan

yang

bermutu informasi

(Komitmen Mutu, efektif) Anti

korupsi

strategic partner bisnis :

menumbuhkan sikap mandiri dalam kegiatan,

melakukan

sebagai

segala

peduli terhadap

dampak kegiatan yang akan

untuk menjadi rumah sakit

yang

dalam

pelayanan,

pendidikan

dan

penelitian.

dirasakan oleh orang lain dan Kontribusi kerja

keras

unggul

dalam Misi

terhadap SIRS

:

melaksanakan tugas. (Anti menyediakan informasi

Korupsi, keras)

Mandiri,

Kerja untuk

mendukung

peningkatan

mutu,

kontinyuitas layana dan efisiensi biaya. Mendukung transformasi bisnis

proses untuk

meningkatkan efisiensi biaya

dan

waktu


pelayanan. Mengintegrasikan sistem informasi untuk mendukung

integrasi

proses bisnis Menyediakan informasi berkualitas

untuk

mendukung riset dan pendidikan Menyediakan channeling

untuk

mendukung partnership strategis

2.

Membuat usulan

- Data

a. Identifikasi

stop

kebutuhan

stop

kontak & meja yang

untuk

kebutuha n

yang

menghasilkan akuntabel

data

diperlukan

stop pembelajaran / pemahaman


kontak meja

dan yang

diperlukan (Inovasi)

sudah

ada

dan

belum ada b. Membuat

mendasar

dan

menyeluruh

dan meja terhadap objek yang di teliti. rekap

data stop kontak &

(Akuntabilitas, Kejelasan)

tiap ruangan

Membuat

draft

dengan

- Draft usulan benar, sesuai dengan kondisi

meja. c. Membuat usulan

kontak

draft

permintaan

kebutuhan

stop

kontak & meja d. Melakukan diskusi / wawancara dengan petugas terkait dan observasi lapangan

permintaa n

stop (Akuntabilitas,

kontak meja

yang dibutuhkan lapangan.

& Transparansi) Untuk

menghasilkan

data

valid yang diperlukan untuk menunjang

kelancaran

pelaksanaan

kegiatan

agar

tidak terjadi berlebihan atau pemborosan diperlukan kejujuran

pengadaan komitmen

dan

( Anti Korupsi,

Jujur ) Melakukan

usaha


peningkatan pelayanan agar lebih

baik

sehingga

menghasilkan kegiatan

output

yang

bermutu

( Komitmen Mutu, Efektif

dan Efisien ) 3.

Menetapkan

- Form

a. Melakukan

Untuk

menghasilkan

jumlah pasien

koordinasi

Laporan

yang

di ruangan /

wawancara dengan

data

pembelajaran / pemahaman

kepala lantai

pasien

mendasar

klinik (Inovasi)

- Laporan

b. Melakukan koordinasi

dengan

data

bagian

Rekam

pasien

Medis

untuk

mendapatkan

data

kunjungan klinik. c. Mengumpulkan data

kunjungan

tiap

akuntabel

data

menyeluruh

terhadap objek yang di teliti. (Akuntabilitas, Kejelasan,

Transparansi ) Proses

ruangan / pelayanan klinik

dan

diperlukan

meningkatkan publik

untuk

masyarakat (Nasionalisme,

menghargai Orang lain) mencari

informasi

dengan


pasien tiap ruangan

konsultasi dengan berbagai

/ klinik / bagian

pihak terkait dengan sopan

d. Merekap kunjungan

dan dengan etika yang baik.

data

(Etika

pasien

Publik,

Sopan,

Santun)

tiap ruangan / klinik / bagian

Melakukan

usaha

peningkatan pelayanan agar lebih

baik

sehingga

menghasilkan kegiatan

yang

output bermutu

(Komitmen Mutu, Efisien,

Efektif) Kegiatan ini menumbuhkan sikap

mandiri,

peduli

dan

kerja keras, amanah ( Anti

Korupsi ) 4

Mengakomod

- Data

a. Melakukan observasi

tiap

Kebutuha

untuk yang

menghasilkan akuntabel

data

diperlukan


asi

ruangan

kebutuhan jaringan

b. Mengecek

wifi

maupun LAN

(Tugas dan

Fungsi)

kondisi

jalur jaringan kabel

c. Merekap

data

kebutuhan jaringan kabel LAN / Wifi d. Membuat usulan

draft

permintaan

kebutuhan LAN / Wifi

kabel LAN mendasar dan Wifi - Draft usulan

LAN / Wifi

jaringan kabel

n jaringan pembelajaran / pemahaman

kabel

permintaa n

Wifi

menyeluruh

terhadap objek yang di teliti. (Akuntabilitas, Integritas) Patuh

dan

taat

dalam

Kabel melaksanakan

Jaringan LAN

dan

tugas.

Menyelesaikan tugas sampai (Akuntabilitas,

dan tuntas.

Tanggungjawab) Melaksanakan

tugas

meningkatkan publik

untuk

yang

demi

pelayanan masyarakat

lebih

baik

(Nasionalisme,

Menghargai orang lain) Membuat draft sesuai dengan kenyataan

yang

ada

di

lapangan dan tidak dilebih-


(Akuntabilitas,

lebihkan

Kepercayaan) Rela berkorban kepada tugas yang

di

emban

demi

pelayanan

public

(Nasionalisme, Adil) Sopan, Santun : mencari informasi dengan konsultasi dengan

berbagai

pihak

terkait dengan spoan dan dengan etika yang baik. Melakukan

usaha

demi

peningkatan pelayanan agar lebih

baik

menghasilkan kegiatan

yang

sehingga output bermutu

(Komitmen Mutu, Efektif,

Efisien)


dalam melaksanakan tugas, menumbuhkan sikap mandiri, peduli

dan

kerja

amanah

(Anti

Mandiri,

Jujur,

keras,

Korupsi, Peduili,

Tanggungjawab, Disiplin) 5

Mencari index a. Melakukan

Laporan

waktu

koordinasi

pelayanan

wawancara dengan pelayanan

masingmasing ruangan atau klinik. (Delegasi)

data

kepala

lantai, klinik dan

dokter

dan

perawat. b. Mencari

waktu

Alur pelayanan

informasi klinik

pelayanan pasien di ruangan / klinik

laporan

yang

artinya

akuntabel,

bermanfaat dengan stakeholder

dan

sesuai

ekspektasi dan

review

dengan mentor dan pihakpihak

terkait.

(Akuntabilitas,

Integritas) Menggunakan

c. Melakukan

bahasa

Indonesia yang baik dan

observasi lapangan d. Mempelajari

Menyampaikan

alur

benar didalam penulisan laporan. Selain itu, atas


pelayanan ruangan / klinik

di

solusi yang disampaikan diharapkan

mampu

meningkatkan

budaya

sharing knowledge dalam rangka membangun SDM Indonesia

yang

lebih

berkualitas. (Nasionalisme,

Kerjasama, Adil) Menyampaikan/ mempresentasikan laporan dengan sopan dan etika yang baik.. (Etika Publik, Sopan, Santun) Laporan

ini

diharapkan

mampu

menjawab

permasalahan

pengkajian

pengadaan yang perangkat hardware

yang

tepat


guna. (Komitmen Mutu,

Efektif, Efisien) Terjalinnya

budaya

anti

korupsi, selalu amanah dalam melayani pasien dan jujur dengan

tanggungjawab

terhadap

kompetensi

pekerjaan

yang

kita

laksanakan (Anti Korupsi,

Jujur, Amanah, Peduli) 6.

Menetapkan

a. Membuat

rumus Laporan

titik-titik

nilai satuan index rumus kajian

instalasi

pelayanan

perangkat hardware

b. Menghitung satuan

di

kebutuhan

tiap ruangan /

kebutuhan nilai index tiap

ruangan / klinik

klinik c.

Sinkronisasi

perangkat hardware dan titik-titik instalasi

draft

Menyampaikan

laporan

yang

artinya

akuntabel,

bermanfaat dengan ingin

dan

harapan dicapai,

mengada-ada (Akuntabilitas,

Integritas)

sesuai yang tidak


(Inovasi)

data-data d. Membuat titik-titik

draft

perangkat

Menyusun draft titik-titik

hardware

instalasi perangkat hardware demi menunjang system

instalasi

pelayanan RS lebih baik dan

perangkat hardware

demi pelayanan pasien yang

tiap

lebih baik (Komitmen

ruangan / klinik

mutu, Efektif, Efisien, Mutu) Terjalinnya budaya anti korupsi, selalu amanah dalam melayani pasien dan jujur dengan tanggungjawab terhadap kompetensi pekerjaan yang kita laksanakan (Anti Korupsi,

Jujur, Amanah, Peduli) 7

Mendistribusik an instalasi

dan

a. Menyiapkan

Laporan

Membuat laporan, isi laporan

perangkat

distribusi

sesuai dengan yang telah

hardware

dan instalasi dilaksanakan

di

lapangan


perangkat

b. Setting Perangkat

hardware (Tugas

Fungsi)

dan

Hardware c. Distribusi Perangkat Hardware d. Instalasi Perangkat Hardware

perangkat hardware

(Akuntabilitas, Integritas) Melaksanakan tugas dengan tertib, disiplin agar semua bisa segera selesai tanpa ada masalah

(Akuntabilitas,

Tanggungjawab) Melaksanakan perangkat

instalasi

hardware

demi

menunjang system pelayanan RS

lebih

baik

dan

demi

pelayanan pasien yang lebih baik

(Komitmen

mutu,

Efektif, Efisien, Mutu)


2.6 Rencana Pelaksanaan Kegiatan Aktualisasi 2.6.1 Time Table Kegiatan Aktualisasi

TIMELINE IMPLEMENTASI NO

AKTIFITAS

MINGGU

MEI 2

1

Menetapkan atau memastikan jumlah dokter dan perawat yang ada di ruangan

1

2

Membuat usulan stop kontak dan meja yang diperlukan

1

3

Menetapkan jumlah pasien di ruangan / klinik

1

4

Mengakomodasi kebutuhan jaringan wifi maupun jaringan kabel LAN

2

5

Mencari index waktu pelayanan masing-masing ruangan atau klinik.

3

3

JUNI 4

1

2

3


6 7

Menetapkan titik-titik instalasi perangkat hardware di tiap ruangan / klinik Mendistribusikan dan instalasi perangkat hardware

1 2


PEMBAHASAN DAN HASIL AKTUALISASI

3.1 Kegiatan 1 Nama Kegiatan

Menetapkan atau memastikan jumlah dokter dan perawat yang ada di ruangan/klinik

Tanggal

17-21 Mei 2021

Tahapan Kegiatan

a.

Melakukan koordinasi wawancara dengan kepala lantai, dokter dan perawat

b.

Merekap jadwal DPJP dan dokter di ruangan / klinik

c.

Mencari informasi perihal pelayanan di ruangan / klinik

d.

Melakukan observasi lapangan ( ruangan / klinik )

Output

Daftar pertanyaan untuk wawancara dan Hasil wawancara & observasi lapangan (dokumen)

Daftar Lampiran

Foto Dokumentasi

Nilai ANEKA

untuk

menghasilkan

assesement

yang

akuntabel

diperlukan

pembelajaran

/

pemahaman mendasar dan menyeluruh terhadap objek yang di teliti. (Akuntabilitas,

integritas) proses

belajar

dalam

rangka

(Akuntabilitas, Tanggungjawab)

meningkatkan

kualitas

ilmu

pengetahuan.


mencari informasi dengan konsultasi dengan berbagai pihak terkait dengan sopan dan santun dengan etika yang baik.(Etika Publik, Sopan dan Santun) Melakukan koordinasi dengan pihak terkait ( Nasionalisme, Kerjasama, Konsultasi

dan Musyawarah ) Melakukan tiap proses kegiatan dengan sungguh-sungguh sehingga menghasilkan output kegiatan yang bermutu (Komitmen Mutu, efektif) Anti korupsi : menumbuhkan sikap mandiri dalam melakukan segala kegiatan, peduli terhadap dampak kegiatan yang akan dirasakan oleh orang lain dan kerja keras dalam melaksanakan tugas. (Anti Korupsi, Mandiri, Kerja keras) Kuesioner Koordinasi Pelayanan Poliklinik Ilmu Penyakit Dalam Instalasi Rawat Jalan Klinik Ginjal Hipertensi NO

PERTANYAAN

JAWABAN

1

berapa Jumlah dokter yang ada di ruangan / klinik ?

2 Dokter

2

berapa Jumlah perawat yang ada di ruangan / klinik ? 1 Orang

KETERANGAN Kadang 1 dokter kurang SDM


3

berapa lama pelayanan di dalam klinik dari dilayani

5 - 10

untuk pasien baru, rata2 5 menit dan pasien lama

perawat sampai dilayani dokter?

menit

10 menit tergantung jumlah pasien, karena setiap hari tidak

4

bagaimana kondisi pelayanan di dalam klinik?

terlayani

sama. Dengan kasus yang berbeda-beda. Memiliki 2 ruangan ( no 250 dan 252 )

Klinik Endokrin

NO

PERTANYAAN

JAWABAN

KETERANGAN

1

berapa Jumlah dokter yang ada di ruangan / klinik ?

4 Dokter

2

berapa Jumlah perawat yang ada di ruangan / klinik ?

1 Orang

berapa lama pelayanan di dalam klinik dari dilayani

10 menit - 1

untuk pasien diabetes atau tiroid, 25 - 30 menit.

perawat sampai dilayani dokter?

jam

Pasien baru dengan kelainan hormon bisa 1 jam

3

untuk saat ini, kadang 2 dan kadang 3 dokter


dan pasien lama 15 menit tergantung jumlah pasien, karena setiap hari 4

bagaimana kondisi pelayanan di dalam klinik?

terlayani

tidak sama. Dengan kasus yang berbeda-beda. Dan jumlah dokter yang hadir.

Klinik Paru

NO

PERTANYAAN

JAWABAN

KETERANGAN dokter 1, tapi banyak pegang klinik yang lain.

1

berapa Jumlah dokter yang ada di ruangan / klinik ?

1 Dokter

(Klinik DOTS, MDR, Paru dan Ruang Rawat Fresia)

2 3 4

berapa Jumlah perawat yang ada di ruangan / klinik ?

1 Orang

berapa lama pelayanan di dalam klinik dari dilayani

30 - 60

lama pemeriksaan tergantung kondisi pasien,

perawat sampai dilayani dokter?

menit

tergantung diperlukannya tindakan atau tidak.

bagaimana kondisi pelayanan di dalam klinik?

terlayani

tergantung jumlah pasien, karena setiap hari tidak sama. Dengan kasus yang berbeda-beda.


Dan jumlah dokter yang hadir.

Klinik Gastro

NO

PERTANYAAN

JAWABAN

KETERANGAN dokter 1, tapi banyak pegang klinik yang lain.

1

berapa Jumlah dokter yang ada di ruangan / klinik ?

1 Dokter

(Klinik DOTS, MDR, Paru dan Ruang Rawat Fresia)

2 3

berapa Jumlah perawat yang ada di ruangan / klinik ? berapa lama pelayanan di dalam klinik dari dilayani perawat sampai dilayani dokter?

1 Orang 5 - 30 menit

lama pemeriksaan tergantung kasus dan kondisi pasien.


tergantung jumlah pasien, karena setiap hari 4

bagaimana kondisi pelayanan di dalam klinik?

terlayani

tidak sama. Dengan kasus yang berbedabeda.(Ruangan no 249)

Klinik Rheumatologi

NO

PERTANYAAN

JAWABAN

1

berapa Jumlah dokter yang ada di ruangan / klinik ?

3 Dokter

2

berapa Jumlah perawat yang ada di ruangan / klinik ?

2 Orang

3 4

berapa lama pelayanan di dalam klinik dari dilayani perawat sampai dilayani dokter? bagaimana kondisi pelayanan di dalam klinik?

5 - 20 menit terlayani

KETERANGAN

lama pemeriksaan tergantung pasien baru atau lama, kasus dan kondisi pasien. tergantung jumlah pasien, karena setiap hari tidak sama. (Ruangan no 251,253,256)


Klinik Penyakit Dalam Wanita

NO

PERTANYAAN

JAWABAN

1

berapa Jumlah dokter yang ada di ruangan / klinik ?

1 Dokter

2

berapa Jumlah perawat yang ada di ruangan / klinik ?

1 Orang

3 4

berapa lama pelayanan di dalam klinik dari dilayani perawat sampai dilayani dokter? bagaimana kondisi pelayanan di dalam klinik?

5 - 20 menit terlayani

KETERANGAN

untuk saat ini pegang 2 klinik (Dalam Laki dan Dalam Wanita) lama pemeriksaan tergantung kasus dan kondisi pasien. tergantung jumlah pasien, karena setiap hari tidak sama. (1 Ruangan)

Klinik Penyakit Dalam Laki

NO 1

PERTANYAAN berapa Jumlah dokter yang ada di ruangan / klinik ?

JAWABAN 1 Dokter

KETERANGAN


2 3 4

berapa Jumlah perawat yang ada di ruangan / klinik ? berapa lama pelayanan di dalam klinik dari dilayani perawat sampai dilayani dokter? bagaimana kondisi pelayanan di dalam klinik?

1 Orang 5 - 20 menit terlayani

untuk saat ini pegang 2 klinik (Dalam Laki dan Dalam Wanita) lama pemeriksaan tergantung kasus dan kondisi pasien. tergantung jumlah pasien, karena setiap hari tidak sama. (1 Ruangan)

Klinik TB-MDR

NO

PERTANYAAN

JAWABAN

1

berapa Jumlah dokter yang ada di ruangan / klinik ?

1 Dokter

2

berapa Jumlah perawat yang ada di ruangan / klinik ?

3 Orang

3

berapa lama pelayanan di dalam klinik dari dilayani perawat sampai dilayani dokter?

5 - 15 menit

KETERANGAN

lama pemeriksaan pasien lama 5 menit - pasien baru 15 menit


4

bagaimana kondisi pelayanan di dalam klinik?

terlayani


Dokumentasi Kegiatan 1

Melakukan wawancara dengan dokter terkait kondisi pelayanan di klinik gastro yang berjalan saat ini.

43


Melakukan wawancara dengan kepala lantai terkait kondisi pelayanan di poliklinik ilmu penyakit dalam yang berjalan saat ini.

44


Melakukan observasi monitoring terkait kondisi pelayanan di klinik ilmu penyakit dalam yang berjalan saat ini.

45


3.2 Kegiatan 2 Nama Kegiatan

Membuat usulan stop kontak dan meja yang diperlukan

Tanggal

24-28 Mei 2021

Tahapan Kegiatan

e.

Identifikasi kebutuhan stop kontak & meja yang sudah ada dan belum ada

f.

Membuat rekap data stop kontak & meja

g.

Membuat draft usulan permintaan kebutuhan stop kontak & meja

h.

Melakukan diskusi / wawancara dengan petugas terkait dan observasi lapangan

Output

Data kebutuhan stop kontak dan meja tiap ruangan (dokumen), Draft usulan permintaan stop kontak & meja (dokumen)

Daftar Lampiran

Foto Dokumentasi

Nilai ANEKA

untuk menghasilkan data yang akuntabel diperlukan pembelajaran / pemahaman mendasar dan menyeluruh terhadap objek yang di teliti. (Akuntabilitas, Kejelasan) Membuat

draft

dengan

benar,

sesuai

dengan

kondisi

yang

dibutuhkan

lapangan.

(Akuntabilitas, Transparansi) Untuk menghasilkan data valid yang diperlukan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan kegiatan agar tidak terjadi berlebihan atau pemborosan pengadaan diperlukan komitmen dan kejujuran ( Anti Korupsi, Jujur ) Melakukan usaha peningkatan pelayanan agar lebih baik sehingga menghasilkan output


kegiatan yang bermutu ( Komitmen Mutu, Efektif dan Efisien )


Identifikasi kebutuhan stop kontak & meja yang sudah ada dan belum ada DAFTAR KEBUTUHAN STOP KONTAK DAN MEJA RAWAT JALAN KONDISI EKSISTING NO KAMAR

MEJA PERIKSA KEBUTUHAN (YANG

MEJA

KEBUTUHAN STOP

KETERANGAN

KONTAK

ADA) 201

1

0

2 METER

JIWA

202

1

0

0

JIWA

203

3

0

2 METER (2)

JIWA

204

2

0

2 METER

JIWA

219

0

0

0

BEDAH MULUT

220

1

0

0

GIGI MULUT

221

1

0

0

BEDAH MULUT

222

1

0

0

GIGI MULUT

223

1

0

0

BEDAH MULUT

224

1

0

0

GIGI MULUT

225

1

0

0

BEDAH MULUT

226

2

0

0

GIGI MULUT

227

2

0

0

BEDAH MULUT

228

1

0

0

GIGI MULUT

229

1

0

3 METER

BEDAH MULUT

230

1

0

3 METER

GIGI MULUT

234

1

0

0

LANSIA

235

1

0

0

JANTUNG

236

1

0

0

LANSIA

237

1

0

0

JANTUNG

239

1

0

0

JANTUNG

241

1

0

0

JANTUNG

48


242

1

0

2 METER

LANSIA

243

1

0

0

JANTUNG

242

1

0

0

LANSIA

245

1

0

0

JANTUNG

246

1

0

0

LANSIA

248

2

0

0

IPD

249

2

0

3 METER (2)

IPD

250

2

0

0

IPD

251

1

0

3 METER

IPD

252

1

0

3 METER

IPD

253

2

0

0

IPD

254

1

0

0

IPD

255

1

0

0

IPD

256

1

0

0

IPD

257

1

0

0

IPD

258

3

0

0

IPD

259

2

0

0

IPD

JUMLAH

50

0

28 METER

Membuat draft usulan permintaan kebutuhan stop kontak & meja

49


50


Dokumentasi Kegiatan 2

Layout Ruangan Klinik di Instalasi Rawat Jalan yang membutuhkan stop kontak

51


Melakukan wawancara dengan kepala lantai terkait kondisi pelayanan di poliklinik ilmu penyakit dalam yang berjalan saat ini.

52


Kondisi Ruangan klinik yang membutuhkan meja untuk perangkat hardware E-Medical Record

53


3.3 Kegiatan 3 Nama Kegiatan

Menetapkan jumlah pasien di ruangan / klinik

Tanggal

31 Mei dan 1-4 Juni 2021

Tahapan Kegiatan

i.

Melakukan koordinasi wawancara dengan kepala lantai

j.

Melakukan koordinasi dengan bagian Rekam Medis untuk mendapatkan data kunjungan klinik.

Output

k.

Mengumpulkan data kunjungan pasien tiap ruangan / klinik / bagian

l.

Merekap data kunjungan pasien tiap ruangan / klinik / bagian

Form Laporan data pasien Laporan data pasien tiap ruangan / klinik

Daftar Lampiran

Foto Dokumentasi

Nilai ANEKA

Untuk menghasilkan data yang akuntabel diperlukan pembelajaran / pemahaman mendasar dan menyeluruh terhadap objek yang di teliti. (Akuntabilitas, Kejelasan, Transparansi ) Proses meningkatkan pelayanan publik untuk masyarakat (Nasionalisme, menghargai

Orang lain) mencari informasi dengan konsultasi dengan berbagai pihak terkait dengan sopan dan dengan etika yang baik. (Etika Publik, Sopan, Santun)


Melakukan usaha peningkatan pelayanan agar lebih baik sehingga menghasilkan output kegiatan yang bermutu (Komitmen Mutu, Efisien, Efektif) Kegiatan ini menumbuhkan sikap mandiri, peduli dan kerja keras, amanah ( Anti Korupsi )


Mengumpulkan data kunjungan pasien tiap ruangan / klinik / bagian Jumlah Kunjungan Pasien Poliklinik Ilmu Penyakit Dalam Instalasi Rawat Jalan Tahun 2019

No

Jenis Pelayanan Rawat

Kunjungan

Kunjungan

Jumlah

Jalan

Baru

Lama

Kunjungan

Jumlah Kunjungan per Hari

1

Dalam Laki-Laki

2256

2588

4844

20

2

Dalam Wanita

3444

4172

7616

31

3

Dalam Endokrin

1172

10040

11212

45

4

Dalam Kardio

2480

14736

17216

69

5

Dalam Pulmo

808

1961

2769

11

6

DOTS

1227

7898

9125

37

7

Dalam Ginjal Hipertensi

686

3148

3834

15

8

Dalam Gastro

2284

8133

10417

42

9

Klinik Hematologi

1956

17717

19673

79

10

Dalam Rheumatologi

885

14763

15648

63

11

Klinik Infeksi

219

294

513

2

12

Dalam Lansia

205

4304

4509

18

13

TB MDR

983

9633

10616

43

56


Jumlah Kunjungan Pasien Poliklinik Ilmu Penyakit Dalam Instalasi Rawat Jalan Tahun 2020

No

Jenis Pelayanan

Kunjungan

Kunjungan

Rawat Jalan

Baru

Lama

Jumlah

Jumlah

Kunjungan

Kunjungan

per tahun

per Hari

1

Dalam Laki-Laki

1364

2191

3555

14

2

Dalam Wanita

1689

3394

5083

20

3

Dalam Endokrin

770

7418

8188

33

4

Dalam Kardio

1574

11486

13060

53

5

Dalam Pulmo

559

1335

1894

8

6

DOTS

820

6438

7258

29

7

Dalam Ginjal Hipertensi

491

3215

3706

15

8

Dalam Gastro

1279

5104

6383

26

9

Klinik Hematologi

1388

14223

15611

63

10

Dalam Rheumatologi

584

13457

14041

57

11

Klinik Infeksi

97

156

253

1

12

Klinik Infeksi Khusus

704

319

1023

4

13

Dalam Lansia

71

2889

2960

12

14

TB MDR

477

5685

6162

25

Sumber data : Aplikasi Pendaftaran Rawat Jalan (Bagian Rekam Medik)

57


Koordinasi Pelayanan Instalasi rawat jalan Tentang kunjungan pasien

58


59


3.4 Kegiatan 4 Nama Kegiatan

Mengakomodasi kebutuhan jaringan wifi maupun jaringan kabel LAN

Tanggal

7 - 11 Juni 2021

Tahapan Kegiatan

m. Melakukan observasi tiap ruangan

Output

n.

Mengecek kondisi jalur jaringan kabel LAN / Wifi

o.

Merekap data kebutuhan jaringan kabel LAN / Wifi

p.

Membuat draft usulan permintaan kebutuhan kabel LAN / Wifi

- Data Kebutuhan jaringan kabel LAN dan Wifi Draft usulan permintaan Kabel Jaringan LAN dan Wifi

Daftar Lampiran

Foto Dokumentasi

Nilai ANEKA

untuk menghasilkan data yang akuntabel diperlukan pembelajaran / pemahaman mendasar dan menyeluruh terhadap objek yang di teliti. (Akuntabilitas, Integritas) Patuh dan taat dalam melaksanakan tugas. Menyelesaikan tugas sampai tuntas. (Akuntabilitas,

Tanggungjawab) Melaksanakan tugas demi meningkatkan pelayanan publik untuk masyarakat yang lebih baik (Nasionalisme, Menghargai orang lain) Membuat

draft

sesuai

dengan

kenyataan

yang

ada

di

lapangan

dan

tidak

dilebih-lebihkan


(Akuntabilitas, Kepercayaan) Rela berkorban kepada tugas yang di emban demi pelayanan public (Nasionalisme, Adil) Sopan, Santun : mencari informasi dengan konsultasi dengan berbagai pihak terkait dengan spoan dan dengan etika yang baik. Melakukan usaha demi peningkatan pelayanan agar lebih baik sehingga menghasilkan output kegiatan yang bermutu (Komitmen Mutu, Efektif, Efisien) dalam melaksanakan tugas, menumbuhkan sikap mandiri, peduli dan kerja keras, amanah (Anti

Korupsi, Mandiri, Jujur, Peduili, Tanggungjawab, Disiplin)


A. Melakukan Observasi tiap Lapangan Menyisir semua ruangan klinik yang akan di pasang komputer, dengan memastikan jaringan wifi atau LAN tersedia atau tidak. Dan melihat kondisi lapangan apabila membutuhkan jaringan LAN.

62


B. Mengecek kondisi jalur jaringan kabel LAN / Wifi Bagaimana ketersedian jalur LAN dan berapa meter yang dibutuhkan. Untuk sinyal Wifi dengan mengecek sinyal wifi yang terdeteksi di ruangan / klinik. Sudah terdeteksi apa belum.

63


C. Data kebutuhan Jaringan LAN dan WIFI Adapun setelah dilakukan observasi lapangan, tidak banyak dibutuhkan kebutuhan jaringan LAN dan WIFI. Hanya saja ada beberapa ruangan atau klinik yang membutuhkan jaringan LAN dan WIFI. a) Klinik TB-MDR dan Klinik TB-DOTS Karena terletak diluar gedung, yaitu gedung anggrek. Sehingga ruangan / klinik berdiri bangunan sendiri dan setelah di cek. Ternyata harus menggunakan jaringan LAN. Ada 4 titik yang membutuhkan kabel jaringan LAN saat instalasi perangkat harrdware (komputer). 2 titik membutuhkan

64


masing-masing 3 meter kabel dan 2 titik lagi membutuhkan 5 meter kabel. Dan sebuah hub (penghubung / terminal jaringan kabel LAN) b) Klinik Teratai Terletak

diluar

lingkungan

RSHS

dan

berdiri

sendiri,

sehingga

membutuhkan jaringan kabel LAN. Ada 2 titik masing-masing 10 meter dan sebuah hub (penghubung / terminal jaringan kabel LAN) Untuk klinik penyakit dalam yang lain tidak ada kebutuhan jaringan LAN. Karena sudah ada sinyal WIFI yang terdeteksi di setiap klinik. No

Klinik

Kabel Jaringan

Wifi

Keterangan

1

TB-MDR

3 meter & 5 meter

-

-

2

TB-DOTS

3 meter & 5 meter

-

1 Hub

3

Teratai

10 meter (2)

-

1 Hub

D. Membuat draft usulan permintaan kebutuhan kabel LAN / Wifi Usulan permintaan kebutuhan jaringan kabel LAN dan WIFI sesuai dengan draft data kebutuhan. Draft usulan permintaan akan dibuat dari divisi Hardware ke Kepala Instalasi SIRS (melalui konsultasi secara lisan) apabila di setujui, akan dibuatkan surat permintaan usulan dari Instalasi SIRS kepada Direktur Perencannaan, Umum dan Operasional. Sebelum permintaan usulan dibuat. Dari Divisi Hardware dan Jaringan, akan memastikan ketersediaan jaringan LAN dan WIFI di gudang. Guna meminimalisir ketersediaan yang ada dan memangkas waktu birokrasi demi efektivitas dan efisiensi waktu penyelesaian pekerjaan.

65


3.5 Kegiatan 5 Nama Kegiatan

Mencari index waktu pelayanan masing-masing ruangan atau klinik.

Tanggal

7 - 11 Juni 2021

Tahapan Kegiatan

a. Melakukan koordinasi wawancara dengan kepala lantai, dokter dan perawat. b. Mencari informasi pelayanan pasien di ruangan / klinik c. Melakukan observasi lapangan d. Mempelajari alur pelayanan di ruangan / klinik

Output

Laporan data waktu pelayanan klinik dan Alur pelayanan klinik

Daftar Lampiran

Foto Dokumentasi Menyampaikan laporan yang akuntabel, artinya bermanfaat dan sesuai dengan ekspektasi stakeholder dan review dengan mentor dan pihak-pihak terkait. (Akuntabilitas, Integritas) Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar didalam penulisan laporan. Selain itu, atas solusi yang disampaikan diharapkan mampu meningkatkan budaya sharing knowledge dalam rangka membangun SDM Indonesia yanglebih berkualitas. (Nasionalisme, Kerjasama, Adil) Menyampaikan/ mempresentasikan laporan dengan sopan dan etika yang baik.. (Etika Publik, Sopan, Santun)


Laporan ini diharapkan mampu menjawab permasalahan pengkajian pengadaan yang perangkat hardware yang tepat guna. (Komitmen Mutu, Efektif, Efisien) Terjalinnya budaya anti korupsi, selalu amanah dalam melayani pasien dan jujur dengan tanggungjawab terhadap kompetensi pekerjaan yang kita laksanakan (Anti Korupsi, Jujur, Amanah, Peduli)


A. Melakukan koordinasi wawancara dengan kepala lantai, dengan dokter dan perawat

68


69


70


B. Mencari informasi pelayanan pasien di ruangan / klinik Berdasarkan Waktu Tunggu Rawat Jalan dari bulan Januari - Mei 2021 dan ketetapan dari kementerian kesehatan untuk Waktu tunggu rawat jalan adalah 60 menit.

CAPAIAN WAKTU TUNGGU RAWAT JALAN 2021 RataNo

Klinik

Januari

Februari

Maret

April

Mei

Standar

rata

WTRJ

(JanMei)

1

Dalam Wanita

81

79

60

65

47

60

66

2

Dalam Laki

78

80

78

63

69

60

73

3

Ginjal H

63

48

45

32

54

60

48

4

Gastro

32

35

20

56

57

60

40

5

Pulmo

24

28

21

25

22

60

24

6

DOTS

41

51

36

45

46

60

44

7

Rheumato

74

58

66

60

63

60

64

8

Endokrin

28

29

31

42

37

60

34

9

Lansia

21

19

21

20

18

60

20

10

Hemato

18

14

18

22

14

60

17

11

Kardio

35

22

31

26

21

60

27

71


Alur Pelayanan Instalasi Rawat Jalan - Gedung Anggrek


Deskripsi Pelayanan di Klinik Instalasi Rawat Jalan 1. Pasien melakukan pendaftaran online, dimana pasien baru yang pertama kali berobat akan didaftarkan onthespot oleh petugas atau mendaftar online mandiri via telpon 255-111 contact center. 2. Pasien lama atau yang kedua kalinya dan seterusnya yang akan berobat ke klinik di instalasi rawat jalan. Bisa melakukan pendaftaran online via Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM) melalui petugas di klinik masing-masing. 3. Pasien yang sudah melakukan pendaftaran online. Menunggu di klinik tujuan masing-masing 4. Pasien di panggil oleh petugas administrasi untuk pengecekan kelengkapan berkas 5. Pasien di panggil oleh Perawat untuk dilakukan pemeriksaan assesment awal 6. Pasien

di

panggil

dokter

untuk

melakukan

konsultasi

dan

tindakan

pemeriksaan 7. Pasien selesai dan melakukan pendaftaran online apabila dijadwalkan kontrol oleh dokter Dari setiap klinik mempunyai waktu yang berbeda-beda dalam melayani pasien, sehingga waktu untuk perhitungan pelayanan pasti berbeda. Seperti yang tersaji dalam grafik waktu tunggu rawat jalan. Kebutuhan Komputer tiap Ruangan atau Klinik Untuk menghitung prediksi kebutuhan komputer berdasarkan data-data yang didapatkan adalah sebagai berikut : 1. Jumlah rata-rata kunjungan pasien di setiap ruangan/klinik setiap hari 2. Total Waktu pelayanan klinik setiap hari (menit) 3. Waktu Tunggu Rawat Jalan (WTRJ) Tiap Klinik 4. Data observasi lapangan dengan petugas klinik (Waktu Pelayanan Medis)

74


Formula Perhitungan :

Perhitungan Waktu Pelayanan Medis

Contoh :

75


Perhitungan Kebutuhan Komputer

76


3.6 Kegiatan 6 Nama Kegiatan

Menetapkan titik-titik instalasi perangkat hardware di tiap ruangan / klinik

Tanggal

7 - 11 Juni 2021

Tahapan Kegiatan

q.

Membuat rumus nilai satuan index pelayanan

r.

Menghitung nilai satuan index kebutuhan tiap ruangan / klinik

s.

Sinkronisasi data-data

t.

Membuat draft titik-titik instalasi perangkat hardware tiap ruangan / klinik

Output

Laporan rumus kajian kebutuhan perangkat hardware dan draft titik-titik instalasi perangkat hardware

Daftar Lampiran Nilai ANEKA

Foto Dokumentasi Menyampaikan laporan yang akuntabel, artinya bermanfaat dan sesuai dengan harapan yang ingin dicapai, tidak mengada-ada (Akuntabilitas, Integritas) Menyusun draft titik-titik instalasi perangkat hardware demi menunjang system pelayanan RS lebih baik dan demi pelayanan pasien yang lebih baik (Komitmen mutu, Efektif, Efisien, Mutu) Terjalinnya budaya anti korupsi, selalu amanah dalam melayani pasien dan jujur dengan tanggungjawab terhadap kompetensi pekerjaan yang kita laksanakan (Anti Korupsi, Jujur, Amanah, Peduli)


A. Membuat Rumus Nilai Satuan Index Pelayanan Membuat suatu fungsi yang menjadi dasar perhitungan kebutuhan perangkat hardware agar tepat dan efektif membutuhkan berbagai datadata yang mendukung. Diantaranya adalah data-data pelayanan sebagai berikut : 1.

Waktu Tunggu Rawat Jalan (WTRJ) & Waktu Pelayanan Medis

Waktu Tunggu Rawat Jalan (WTRJ) adalah satuan waktu pasien dalam mendapatkan pelayanan di klinik instalasi rawat jalan. Mulai dari mendaftar, dilayani petugas administrasi, dilayani perawat dan sampai selesai dilayani dokter. Itu menjadi proses rangkaian waktu pelayanan pasien. Dimana di setiap bagian pelayanan membutuhkan waktu yang berbeda-beda dan dengan pengaruh dari kondisi di lapangan itu sendiri. Dari data Waktu Tunggu Rawat Jalan akan diambil data Waktu Pelayanan Medis, yaitu pada saat dilayani perawat dan dilayani dokter. Itu adalah waktu yang dibutuhkan pada saat mengisi buku rekam medis dan nantinya akan digantikan dengan Elektronik Rekam Medis yang akan dijalankan di setiap klinik. Pengambilan data waktu pelayanan medis selain dari waktu tunggu rawat jalan, juga akan mengambil data dari hasil koordinasi di setiap klinik atau ruangan. Contoh : Data Waktu Tunggu Rawat Jalan

78


Dari data diatas bisa disimpulkan Waktu Pelayanan Medis adalah dari waktu tertera di karcis sampai waktu dilayani dokter dan waktu dilayani perawat sudah termasuk di dalamnya. 2.

Jumlah Kunjungan pasien / hari

Pelayanan klinik di Instalasii Rawat Jalan melayani seluruh pasien, dalam arti khusus. Pasien yang datang bisa dilayani lebih dari 1 klinik. Sehingga menyebabkan kunjungan pasien lebih banyak daripada pasien yang datang. Dari data ini yang diperlukan adalah data rata-rata kunjungan pasien di tiap klinik dalam 1 hari. Dimana kunjungan setiap hari tidaklah sama. Sehingga rata-rata kunjungan pasien di tiap klinik akan diambil dalam 1 periode tertentu (Tahun) dan dibagi berdasarkan detail waktu periode tersebut (hari kerja).

79


80


3.

Total Waktu Pelayanan Klinik / Hari

Waktu Pelayanan Klinik setiap hari di hitung dari mulainya pelayanan jam kerja, yaitu mulai jam 07.30 - 15.30. total waktu pelayanan klinik setiap hari adalah 8 jam. Dikonversikan menjadi satuan menit, didapatkan 480 Menit/hari dengan ada jeda istirahat selama 1 jam (60 menit) sehingga dihasilkan waktu efektif pelayanan adalah 420 Menit/hari. Dari data diatas, maka disimpulkan formula perhitungan perangkat hardware untuk E-Medical Record sebagai berikut :

81


B. Waktu Pelayanan Medis :

82


C. Perhitungan Kebutuhan Komputer :

83


3.7 Kegiatan 7 Nama Kegiatan

Mendistribusikan dan instalasi perangkat hardware (Tugas dan Fungsi)

Tanggal

7 - 11 Juni 2021

Tahapan Kegiatan

a.

Membuat rumus nilai satuan index pelayanan

b. Menghitung nilai satuan index kebutuhan tiap ruangan / klinik c. Sinkronisasi data-data d. Membuat draft titik-titik instalasi perangkat hardware tiap ruangan / klinik Output

Laporan rumus kajian kebutuhan perangkat hardware dan draft titik-titik instalasi perangkat hardware

Daftar Lampiran Nilai ANEKA

Foto Dokumentasi Menyampaikan laporan yang akuntabel, artinya bermanfaat dan sesuai dengan harapan yang ingin dicapai, tidak mengada-ada (Akuntabilitas, Integritas) Menyusun draft titik-titik instalasi perangkat hardware demi menunjang system pelayanan RS lebih baik dan demi pelayanan pasien yang lebih baik (Komitmen mutu, Efektif, Efisien, Mutu) Terjalinnya budaya anti korupsi, selalu amanah dalam melayani pasien dan jujur dengan tanggungjawab terhadap kompetensi pekerjaan yang kita laksanakan (Anti Korupsi, Jujur, Amanah, Peduli)


85


86


87


88


89


90


91


92


93


94


95


96


KESIMPULAN DAN SARAN

Dalam melaksanakan rancangan aktualisasi di lingkungan kerja kita. Kita menjadi tahu betapa kompleknya suatu lingkungan kerja yang saling berkaitan dengan unit-unit lain. Di dalam menerapkan nilai-nilai ANEKA di dalam suatu lingkungan kerja. Itu sangat dibutuhkan dan sangat penting. Demi cita-cita mensukseskan pelayanan publik terhadap masyarakat untuk indonesia yang sejahtera dan makmur. Mudah-mudahan cita-cita indonesia untuk mewujudkan ASN yang mampu memberikan kepuasan masyarakat dalam pelayanan dapat tercapai. Berikut penulis sampaikan kesimpulan dan saran sebagai bahan pertimbangan untuk perbaikan dan kemajuan pelayanan dimasa yang akan datang. 4.1 Kesimpulan 1. SIRS Mempunyai pedoman penempatan perangkat hardware yang akan diadakan untuk memenuhi kebutuhan suatu unit, agar tepat dan efektif sesuai kebutuhan dan kegunaannya. 2. Mempunyai suatu penunjang indikator atau tools untuk menghitung anggaran pengadaan hardware berdasarkan data-data sehingga tepat dalam menentukan anggaran. 3. Sebagai tolak ukur pemeliharaan perangkat hardware pada saat berjalannya operasional komputer. 4. Dalam pelaksanaan aktualisasi nilai-nilai ANEKA telah mampu diterapkan. 4.2 Saran 1. Semoga bisa menjadi referensi bagi peserta diklatsar sebagai salah satu sumber bahan belajar 2. Lebih fokus untuk bisa memahami setiap sudut lingkungan kerja. Guna kelancaran dan kesuksesan aktualisi. 3. Hal-hal yang tertulis dalam laporan ini tentu menjadi tidak berarti

jika Calon ASN tak mampu menjaga nilai-nilai yang sudah diberikan selama diklatsar dalam 97


pekerjaannya. Justru yang terpenting adalah bagaimana membentuk situasi bahwa “kesadaran” untuk terus menjunjung tinggi nilai ANEKA selama bertugas jauh lebih tinggi nilainya daripada kemampuan untuk menulis laporan dengan baik 4. Calon ASN diklatsar harus mampu dan mau untuk meneruskan serta menemukan program-program atau inovasi-inovasi dalam meningkatkan kinerja sebagai upaya untuk memberikan kepuasan pelayanan terhadap masyarakat

98


99


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook