LAPORAN AKTUALISASI PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN 2
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN MATA KULIAH DIAGNOSTIK MOLEKULER UNTUK MENUNJANG PROSES PEMBELAJARAN DARING DI JURUSAN TLM POLTEKKES KEMENKES JAKARTA III TAHUN 2021
Disusun oleh: PUJI LESTARI NIP. 199105162020122004
BAPELKES CIKARANG KEMENTERIAN KESEHATAN RI 2021
i
LAPORAN AKTUALISASI PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN 2
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN MATA KULIAH DIAGNOSTIK MOLEKULER UNTUK MENUNJANG PROSES PEMBELAJARAN DARING DI JURUSAN TLM POLTEKKES KEMENKES JAKARTA III TAHUN 2021
Disusun oleh: PUJI LESTARI NIP. 199105162020122004
BAPELKES CIKARANG KEMENTERIAN KESEHATAN RI 2021
i
LEMBAR PENGESAHAN LAPORAN AKTUALISASI
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN MATA KULIAH DIAGNOSTIK MOLEKULER UNTUK MENUNJANG PROSES PEMBELAJARAN DARING DI JURUSAN TLM POLTEKKES KEMENKES JAKARTA III TAHUN 2021
Telah di seminarkan Tanggal 9 Agustus 2021, di Bapelkes Cikarang
Coach,
Mentor
Erlinawati Pane, SKM., MKM NIP. 197202201994022001
Dra. Mega Mirawati, M.Biomed NIP. 196703111998032001
Penguji
Siti Hayati, SKM, M.Kes NIP. 196207141982032002
ii
KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadiran Allah SWT yang telah memberikan kesempatan, kesehatan, dan segala kemudahan dalam pelaksanaan sekaligus penyelesaian laporan aktualisasi yang berjudul “Pengembangan Video Pembelajaran Mata Kuliah Diagnostik Molekuler untuk Menunjang Proses Pembelajaran Daring di Jurusan TLM Poltekkes Kemenkes Jakarta III Tahun 2021”. Laporan aktualisasi ini merupakan salah satu syarat untuk menyelesaikan Latihan Dasar CPNS Kemenkes RI Golongan III Angkatan 2 tahun 2021 di Bapelkes Cikarang. Laporan ini dapat diselesaikan atas bantuan dari beberapa pihak. Oleh karena itu, Penulis sampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada: 1. Bapak Drs. Suherman, M.Kes selaku Kepala Balai Pelatihan Kesehatan Cikarang yang telah memfasilitasi kegiatan pelatihan dasar CPNS Kemenkes RI. 2. Ibu Yupi Supartini, S.Kp., M.Sc selaku Direktur Poltekkes Kemenkes Jakarta III yang telah mengijinkan dan mendukung berlangsungnya kegiatan Pelatihan Dasar CPNS. 3. Ibu Dra. Mega Mirawati, M.Biomed selaku mentor yang telah memberikan arahan dan dukungan dalam pelaksanaan aktualisasi. 4. Ibu Erlinawati Pane, SKM., MKM selaku coach yang telah berkenan membimbing sejak penyusunan rancangan aktualisasi, memantau pelaksanaan aktualisasi, serta memberikan arahan dan koreksi terhadap laporan aktualisasi ini. 5. Ibu Siti Hayati, SKM., M.Kes selaku penguji pada seminar hasil aktualisasi yang telah memberikan masukan untuk penyempurnaan laporan aktualisasi ini. 6. Seluruh panitia pelaksana kegiatan Diklat Pelatihan Dasar CPNS Golongan III angkatan 2 Balai Pelatihan Kesehatan Cikarang yang telah menyelenggarakan kegiatan dengan sangat baik. 7. Dosen dan seluruh Civitas Akademika di Poltekkes Kemenkes Jakarta III yang telah mendukung dalam proses latsar hingga terselesaikannya laporan aktualisasi ini. 8. Seluruh rekan CPNS 2020 di Poltekkes Kemenkes Jakarta III atas doa dan dukungannya dalam penyelesaian kegiatan aktualisasi ini. 9. Seluruh rekan pelatihan dasar CPNS Kemenkes RI Golongan III Angkatan 2 Tahun 2021 Bapelkes Cikarang. 10. Seluruh pihak yang tidak dapat disebutkan satu demi satu. iii
Penulis menyadari bahwa laporan aktualisasi ini masih tidak sempurna. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun baik dalam penulisan dan penyajian hasil aktualisasi ini. Semoga kegiatan aktualisasi ini memberikan manfaat bagi Instansi dan akan terus dilanjutkan seusainya pelaksanaan latsar.
Bekasi, 9 Agustus 2021 Penulis
iv
DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ............................................................................... i LEMBAR PENGESAHAN ........................................................................ ii KATA PENGANTAR .............................................................................. iii DAFTAR ISI ........................................................................................ v BAB I GAMBARAN ORGANISASI DAN PROFIL PESERTA A. Gambaran Organisasi .................................................................. 1. Sejarah Poltekkes Kemenkes Jakarta III .............................. 2. Visi, Misi dan Tujuan Poltekkes Kemenkes Jakarta III ........... 3. Struktur Organisasi Poltekkes Kemenkes Jakarta III ............. 4. Nilai-nilai Budaya Organisasi Poltekkes Kemenkes Jakarta III B. Profil Peserta ..............................................................................
1 1 4 5 5 7
BAB II RANCANGAN AKTUALISASI A. Identifikasi Isu ............................................................................. B. Penetapan Isu Utama ................................................................... C. Penyebab Isu ............................................................................... D. Gagasan Pemecahan Isu ............................................................... E. Matriks Rancangan Aktualisasi .......................................................
9 11 12 14 15
BAB III PELAKSANAAN AKTUALISASI A. Pelaksanaan Kegiatan Aktualisasi ................................................... B. Capaian Penyelesaian Isu .............................................................. C. Manfaat Terselesaikannya Isu ....................................................... D. Rencana Tindak Lanjut (RTL) ........................................................
21 35 35 35
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan .................................................................................. 37 B. Saran .......................................................................................... 37 JADWAL KEGIATAN ........................................................................ REFERENSI ..................................................................................... LAMPIRAN 1 ................................................................................... LAMPIRAN 2 ................................................................................... LAMPIRAN 3 ................................................................................... LAMPIRAN 4 ...................................................................................
v
38 38 39 44 46 51
BAB I GAMBARAN ORGANISASI DAN PROFIL PESERTA
A. Gambaran Organisasi 1.
Sejarah Poltekkes Kemenkes Jakarta III Keputusan Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial RI nomor 298/MENKES-
KESOS/SK/IV/2001 tentang Organisasi dan Tata Kerja Politeknik Kesehatan mendasari terbentuknya Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta III, kemudian diperbaharui dengan keputusan Kepmendikbud RI No.355/E/0/2012 tanggal 10 Oktober 2012 tentang Alih Bina Penyelenggaraan Program Studi Poltekkes Kemenkes. Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta III ini pada awalnya adalah akademi-akademi (Keperawatan, Kebidanan, Anestesi dan Analis Kesehatan) yang berada di bawah Kementerian Kesehatan. Jurusan Keperawatan pada awalnya terdiri dari 3 Program Studi (Program Studi D III Keperawatan Kimia 17, Program Studi D III Keperawatan Persahabatan, Program Studi D III Keperawatan Anestesi). Program studi D III Keperawatan Kimia 17 berasal dari Akademi Keperawatan Depkes RI yang telah berdiri sejak tahun 1962. Prodi D III Keperawatan Persahabatan berasal dari Akademi Keperawatan Depkes RI Persahabatan yang merupakan konversi dari Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) Depkes RI yang berdiri sejak tahun 1976. Program Studi D III Keperawatan Anestesi pada awalnya merupakan program pendidikan penata anestesi yang berdiri pada tahun 1962 dan menjadi Akademi Anestesi Depkes RI pada tahun 1966. Mulai tahun 1986 terjadi perubahan nama menjadi Akademi Keperawatan Anestesi (Akpernes). Pada tahun 2007 Program Studi D III Keperawatan Anestesi berubah menjadi Program Studi D III Keperawatan dengan muatan institusi Keperawatan anestesi, sehubungan dengan diberlakukannya undang-undang praktik kedokteran, maka Program Studi D III Keperawatan Anestesi ditutup. Kedua program studi Keperawatan Kimia 17 dan Persahabatan melebur menjadi Program Studi D III Keperawatan di Jl. Arteri JORR Jatiwarna tahun 2015. Pada tahun 2017, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta III mulai menerima mahasiswa Program Profesi Ners berdasarkan SK Kemenristekdikti No. 436/KPT/I/2016 tentang Pembukaan Program Studi Profesi Ners pada Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta III, dengan lokasi kampus di Jl. Kimia 17 Jakarta Pusat.
1
Jurusan Kebidanan pada awalnya terdiri dari 2 (dua) program studi yang berasal dari Program Studi D III Kebidanan Cipto Mangunkusumo yang berlokasi di Jl. Pulomas Barat VI Jakarta Timur dan Program Studi D III Kebidanan Harapan Kita yang berlokasi di Jl. Letjen. S. Parman-Slipi Jakarta Barat. Program Studi D III Kebidanan yang berlokasi di Jl. Pulo Mas Barat VI Jakarta Timur berawal dari Akademi Kebidanan Depkes RI Cipto Mangunkusumo pada tahun 1996 yang merupakan konversi dari Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) Depkes RI yang berdiri sejak tahun 1980. Sedangkan Program studi D III Kebidanan yang berlokasi di Jl. Letjen. S. Parman - Slipi Jakarta Barat, berawal dari Akademi Kebidanan Depkes RI Harapan Kita (1998) yang merupakan konversi dari Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) Depkes RI yang berdiri sejak tahun 1983. Program studi Cipto Mangunkusumo dan Harapan Kita melebur menjadi 1 (satu) sejak tahun 2014 dengan kampus di Jl. Arteri JORR Jatiwarna, Bekasi. Pada tahun 2005 sampai dengan 2011 Jurusan Kebidanan menyelenggarakan Program Studi D IV Bidan Pendidik. Pada Tahun 2014 Jurusan Kebidanan menyelenggarakan Program Studi D IV Kebidanan yang berasal dari lulusan SMA. Pada tahun 2017 Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta III mulai menerima mahasiswa bidan program profesi berdasarkan Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 521/KPT/I/2016 tentang pembukaan Program Studi Bidan Program Profesi pada Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta III di kota Bekasi. Lokasi kampus di Jl. Arteri JORR Jatiwarna Kec. Pondok Melati Kota Bekasi dan di Jl. Pulomas Barat VI Kota Jakarta Timur. Jurusan Analis Kesehatan awalnya memiliki 1 (satu) Program Studi D III Analis Kesehatan. Program studi berasal dari Akademi Analis Kesehatan Depkes RI merupakan konversi dari Sekolah Menengah Analis Kesehatan Depkes RI yang berdiri sejak tahun 1995 berlokasi di Jl. Raya Hankam Gg Melati II Kec. Pondok Gede Bekasi. Pada tahun 2010 Jurusan Analis Kesehatan mengembangkan program studi baru yaitu Program Studi D IV Analis Kesehatan. Pada tahun 2017 Jurusan Analis Kesehatan berubah nomenklatur menjadi Teknologi Laboratorium Medik (TLM) berdasarkan Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 257/M/KPT/2017 tentang nama program studi pada perguruan tinggi. Pada tahun 2011 Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta III telah mengembangkan Jurusan Fisioterapi dengan Program Studi D IV Fisioterapi sesuai dengan Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor SK Diktinya. Pada tahun 2016 mengusulkan pembentukan Program Studi Profesi Fisioterapis dan terbit SK perijinan sesuai dengan Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik
2
Indonesia Nomor 1190/KPT/I/2018 tentang Pembukaan Program Studi Pendidikan Profesi Fisioterapis Program Profesi pada Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta III. Pada tahun 2019 akan diselenggarakan Program Studi tersebut dengan mulai menerima mahasiswa baru pada semester ganjil tahun akademik 2019/2020. Pengembangan Kampus terpadu di Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta III yang berlokasi di Jl. Arteri JORR Jatiwarna, Kec. Pondok Melati, Bekasi dimulai pada tahun 2007 sampai dengan tahun 2009 dengan diselesaikan kampus Jurusan Analis kesehatan dan gedung Direktorat yang diresmikan di Manado secara simbolis dan serentak pada tahun 2011. Pada bulan Agustus tahun 2009 Kantor Direktorat yang semula beralamat di Jl. Kimia No 17 Jakarta Pusat pindah ke alamat Jl. Arteri JORR Jatiwarna, Pondok Melati Bekasi. Selanjutnya pada tahun 2010 diselesaikannya pembangunan gedung Asrama dan Laboratorium terpadu dengan nama gedung Puspa Husada. Maka sejak tahun 2013 lokasi kampus Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta III terdiri dari 3 lokasi yaitu Jl. JORR Jatiwarna Kec. Pondok Melati Bekasi, Jl. Pulomas Barat VI Jakarta Timur, dan Jl. Kimia 17 Jakarta Pusat. Tahun 2021 Poltekkes Kemenkes Jakarta III memiliki 4 (empat) jurusan dengan 11 Program Studi yang terletak di tiga kampus utama yaitu kampus Jatiwarna di Kota Bekasi, Kampus Kimia di Jakarta Pusat dan kampus Pulomas di Jakarta timur. Adapun pembagian jurusan dan program studi yang tersedia adalah sebagai berikut: 1) Jurusan Keperawatan -
Program Studi DIII Keperawatan
-
Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan
-
Program Studi Pendidikan Profesi Ners
2) Jurusan Kebidanan -
Program Studi DIII Kebidanan
-
Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan
-
Program Studi Pendidikan Profesi Bidan
-
Program Studi Sarjana Terapan Promosi Kesehatan
3) Jurusan Teknologi Laboratorium Medis (TLM) -
Program Studi DIII Teknologi Laboratorium Medis
-
Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis
4) Jurusan Fisioterapi -
Program Studi Sarjana Terapan Fisioterapi
3
Program Studi Pendidikan profesi Fisioterapis
2.
Visi, Misi dan Tujuan Poltekkes Kemenkes Jakarta III a. Visi Menjadi institusi Pendidikan Tinggi yang Unggul Berbasiskan IPTEK Kesehatan di Tingkat Asia Tenggara pada Tahun 2028 b. Misi 1) Menyelenggarakan pendidikan tinggi berbasis IPTEK, berbudaya dan berkarakter untuk menghasilkan tenaga kesehatan berkualitas. 2) Mengembangkan IPTEK terkini melalui penelitian dan pengabdian masyarakat yang berkesinambungan dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. 3) Membangun jejaring kerja dengan pemangku kepentingan pada tingkat Nasional dan International dalam pengembangan IPTEK kesehatan untuk menghadapi tantangan global. 4) Menguatkan tata kelola bidang akademik dan umum yang akuntabel, profesional dan transparan. c. Tujuan Secara umum Tujuan Institusi berdasarkan Rencana Strategis Tahun 2019 – 2023 adalah sebagai berikut: 1) Menjadikan Poltekkes Kemenkes Jakarta III sebagai institusi pendidikan tinggi kesehatan yang dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas, terdidik dengan penguasaan IPTEK Kesehatan, berbudaya dan berkarakter. 2) Meningkatkan peran Poltekkes Jakarta III dalam penelitian yang berkesinambungan untuk mengembangkan IPTEK baru di bidang kesehatan. 3) Meningkatkan peran civitas akademika Poltekkes Jakarta III dalam memberdayakan potensi masyarakat dan membantu masyarakat agar mandiri untuk menolong dirinya sendiri dalam hidup sehat. 4) Meningkatkan kegiatan kerjasama dengan pemangku kepentingan dalam upaya peningkatan dan pengembangan proses pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.
4
3.
Struktur Organisasi Poltekkes Kemenkes Jakarta III
Gambar 1. Struktur Organisasi Poltekkes Kemenkes Jakarta III 4.
Nilai-nilai Budaya Organisasi Poltekkes Kemenkes Jakarta III Budaya kerja serta nilai (value) mutu Poltekkes Kemenkes Jakarta III yang telah
ditetapkan untuk dilakukan dalam pelaksanaan tugas oleh seluruh pegawai, mulai dari staf hingga ke tingkat pimpinan adalah: -
Beriman dan Bertaqwa kepada Tuhan Yang Naha Esa, yaitu seluruh warga Poltekkes Kemenkes Jakarta III dalam penyelenggaraan proses pendidikan percaya dan meyakini adanya Tuhan Yang Maha Esa, ditunjukkan dengan menjalankan perintahNya dan menjauhi larangan-Nya.
-
Etika, yaitu seluruh warga Poltekkes Kemenkes Jakarta III dalam penyelenggaraan proses pendidikan harus memiliki norma, nilai, kaidah dan ukuran untuk mengatur cara bergaul/berhubungan dengan saling menghormati, menunjukan sikap sopan santun, dan tata karma.
-
Rasional, yaitu seluruh warga Poltekkes Kemenkes Jakarta III dalam penyelenggaraan proses
pendidikan
mampu
menyelesaikan
masalahnya
dengan
menggunakan
kemampuan berpikir/menggunakan akal daripada menggunakan batin dan perasaannya
5
serta memiliki sikap dalam menjalankan tugasnya berdasarkan pikiran dan pertimbangan yang logis dan cocok dengan akal manusia. -
Amanah, yaitu seluruh warga Poltekkes Kemenkes Jakarta III dalam penyelenggaraan proses pendidikan memiliki sifat yang mampu memelihara stabilitas rohaninya, tidak berkeluh kesah bila ditimpa kesusahan, tidak melampaui batas ketika mendapat kesenangan dalam melaksanakan tugas keagamaan maupun kemanusiaan.
-
Dedikasi, yaitu seluruh warga Poltekkes Kemenkes Jakarta III dalam penyelenggaraan proses pendidikan mampu mengorbankan tenaga, pikiran, dan waktu demi keberhasilan suatu usaha mencapai tujuan yang mulia.
-
Akuntabilitas dan Transparan, yaitu seluruh warga Poltekkes Kemenkes Jakarta III dalam penyelenggaraan proses pendidikan harus dapat mempertanggungjawabkan secara ilmiah, terbuka dan senantiasa mengacu pada perkembangan keilmuan yang mutakhir dan dinamis, berorientasi pada rasa saling percaya untuk terselenggaranya suasana akademik yang kondusif dan menjamin terwujudnya sinergisme.
-
Berkarakter,
yaitu
seluruh
warga
Poltekkes
Kemenkes
Jakarta
III
dalam
penyelenggaraan proses pendidikan memiliki watak, sifat, akhlak, tabiat, dan budi pekerti yang membedakannya antara seorang individu dengan individu yang lain. 5. Tugas dan Fungsi Poltekkes Tugas dan Fungsi Poltekkes tercantum dalam PMK No 38 tahun 2018 tentang Organisasi dan Tata Kerja Politeknik Kesehatan Lingkungan Badan PPSDM KEMENKES. Tugas dan fungsi Poltekkes tercantum dalam bab III pasal 4 dan 5, berikut ini adalah bunyi pasal tersebut: Tugas Poltekkes: 1) Poltekkes mempunyai tugas melaksanakan penyelenggaraan Pendidikan Vokasi bidang kesehatan. 2) Poltekkes sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat menyelenggarakan Pendidikan Profesi setelah memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan. Fungsi Poltekkes: 1) penyusunan rencana, program, dan anggaran; 2) pelaksanaan dan pengembangan Pendidikan Vokasi bidang kesehatan; 3) pelaksanaan penelitian dalam rangka pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi;
6
4) pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat; 5) pelaksanaan pembinaan sivitas akademika; 6) pelaksanaan penjaminan mutu penyelenggaraan Pendidikan Vokasi bidang kesehatan; 7) pelaksanaan kerja sama di bidang Pendidikan Vokasi bidang kesehatan; 8) pengelolaan sistem, data, dan informasi; 9) pelaksanaan urusan hubungan masyarakat; 10) pemantauan, evaluasi, dan pelaporan di bidang Pendidikan Vokasi bidang kesehatan; dan 11) pelaksanaan urusan ketatausahaan Poltekkes.
B. Profil Peserta
Nama
: Puji Lestari, S.Si., M.Biotech
Tempat/Tanggal Lahir : Pacitan, 16 Mei 1991 NIP
: 199105162020122004
Pangkat/Golongan
: Penata Muda Tk. I/IIIb
Jabatan
: Asisten Ahli (Dosen)
Pendidikan Terakhir
: S2 – Bioteknologi
Unit Kerja
: Prodi D IV Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Poltekkes Kemenkes Jakarta III
Instansi
: Kementerian Kesehatan
MK yang diampu
: Diagnostik Molekuler dan Instrumentasi
Uraian SKP
:
1. Membimbing seminar mahasiswa, kuliah kerja nyata (KKN), praktik kerja nyata (PKN), praktik kerja lapangan (PKL) dan tugas akhir penelitian mahasiswa termasuk membimbing pembuatan laporan hasil penelitian tugas akhir
7
2. Melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (pengabmas) 3. Melaksanakan perkuliahan/tutorial dan membimbing, menguji serta menyelenggarakan pendidikan di laboratorium 4. Membimbing dan ikut membimbing dalam menghasilkan disertasi, tesis, skripsi dan laporan akhir studi sebagai pembimbing pendamping/pembantu skripsi 5. Menjadi anggota dalam suatu Panitia/Badan pada perguruan tinggi sebagai anggota 6. Bertugas sebagai penguji pada ujian akhir sebagai anggota penguji 7. Melakukan kegiatan pengembangan diri untuk meningkatkan kompetensi lamanya 10-30 jam 8. Menghasilkan karya ilmiah hasil penelitian atau pemikiran yang dipublikasikan dalam bentuk jurnal ilmiah nasional
8
BAB II RANCANGAN AKTUALISASI
A. Identifikasi Isu Telah ditemukan tiga isu sesuai dengan tugas dan fungsi sebagai Dosen di Poltekkes Kemenkes Jakarta III. Berikut ini adalah isu-isu yang berkaitan dengan tugas dan fungsi: 1. Belum optimalnya proses pembelajaran daring di jurusan TLM Poltekkes Kemenkes Jakarta III tahun 2021 (SKP ke-3) 2. Belum optimalnya pemanfaatan sarana pembelajaran daring di jurusan TLM Poltekkes Kemenkes Jakarta III tahun 2021 (SKP ke-3) 3. Belum optimalnya ketertiban presensi perkuliahan di jurusan TLM Poltekkes Kemenkes Jakarta III tahun 2021 (SKP ke-3) Berikut ini adalah deskripsi dari masing-masing isu: 1. Belum optimalnya proses pembelajaran daring di jurusan TLM Poltekkes Kemenkes Jakarta III tahun 2021 Pandemi Covid-19 menuntut perubahan model pembelajaran, dari yang semula luring/offline menjadi daring/online. Sebagaimana yang diamanatkan oleh UU nomor 12 tahun 2012 ayat (1) yang berbunyi “Dosen sebagai Sivitas Akademika memiliki tugas mentransformasikan ilmu pengetahuan dan/atau teknologi yang dikuasainya kepada Mahasiswa dengan mewujudkan suasana belajar dan pembelajaran sehingga Mahasiswa aktif mengembangkan potensinya”. Berdasarkan tugas tersebut, maka bagaimanapun kondisinya seorang Dosen dituntut harus mampu mentransfer ilmu kepada Mahasiswa. Kondisi pembelajaran daring/online kurang mampu memfasilitasi Mahasiswa untuk dapat memperoleh tujuan pembelajaran untuk mengembangkan potensi mereka. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai hasil ujian yang masih di bawah rata-rata batas minimal kelulusan. Serta, keluhan secara lisan maupun tulisan dari beberapa mahasiswa yang menyampaikan lemah dan sulitnya penyerapan materi saat mengikuti perkuliahan daring. 2. Belum optimalnya pemanfaatan sarana pembelajaran daring di jurusan TLM Poltekkes Kemenkes Jakarta III tahun 2021 Pandemi Covid-19 telah menuntut banyak penyesuaian, terutama penyediaan sarana dalam kegiatan belajar mengajar. Pihak kampus telah mengembangkan sarana pembelajaran daring yang diberi nama ViLC (Virtual Learning Center), yaitu aplikasi yang
9
dapat diakses oleh Dosen dan Mahasiswa yang berisi aktifitas pembelajaran, mulai dari bahan ajar, tugas, dan soal ujian. Cara penggunaan ViLC belum sepenuhnya dipahami oleh seluruh civitas akademika, sehingga pemanfaatannya belum optimal. Dengan kata lain, platform tersebut belum digunakan secara massif oleh para Dosen dan Mahasiswa. Pemanfaatan ViLC akan lebih memudahkan Proses Belajar Mengajar (PBM), mengorganisir kegiatan perkuliahan dengan lebih rapi. 3. Belum optimalnya ketertiban presensi perkuliahan di jurusan TLM Poltekkes Kemenkes Jakarta III tahun 2021 Presensi perkuliahan merupakan salah satu ketertiban administrasi akademik. Pihak kampus telah mengembangkan sistem presensi online yang terintegrasi dengan data di Bagian Akademik. Absensi tersebut dirancang untuk memudahkan monitoring kegiatan PBM, namun dalam praktiknya ternyata menggunakan kode yang berbeda-beda pada setiap jam perkuliahan. Sebagai contoh, dalam satu periode mengajar ada empat kode absen berbeda di jam-jam tertentu. Hal ini meningkatkan resiko lupa untuk melakukan absen tepat pada waktunya. Selain itu, gangguan server di aplikasi presensi online juga sering menjadi kendala. Kedua hal tersebut menyebabkan waktu rekam absen tidak sesuai dengan jadwal yang tercantum dalam Rencana Perkuliahan Semester (RPS). Kesenjangan yang terjadi akibat adanya isu tersebut adalah sebagaimana ditunjukkan oleh tabel di bawah ini.
No.
1.
Identifikasi isu
Belum optimalnya proses pembelajaran daring di jurusan TLM Poltekkes Kemenkes Jakarta III tahun 2021
Kaitan dengan Agenda III
Kondisi saat ini
Pelayanan Publik
Banyak mahasiswa yang mengeluhkan terkait sulitnya menyerap materi perkuliahan yang dilaksanakan secara daring
10
Kondisi yang diharapkan Tersedianya fasilitas pembelajaran yang dapat mendukung tercapainya tujuan pembelajaran meskipun perkuliahan secara daring
2.
3.
Belum optimalnya pemanfaatan sarana pembelajaran daring di jurusan TLM Poltekkes Kemenkes Jakarta III tahun 2021 Belum optimalnya ketertiban presensi perkuliahan di jurusan TLM Poltekkes Kemenkes Jakarta III tahun 2021
Pelayanan Publik
Penggunaan media 70% dosen TLM tidak belajar ViLC (Virtual menggunakan ViLC, Learning Center) oleh otomatis termasuk Dosen dan Mahasiswa mahasiswanya dapat dimaksimalkan
Whole of Kode presensi sangat Government banyak dan server (WoG) dan Manajemen ASN
aplikasi presensi sering down
Penyederhanaan kode presensi dan aplikasi presensi online yang lancar (tanpa gangguan)
B. Penetapan Isu Utama Seluruh isu ditapis menggunakan analisis APKL (Aktual, Problematik, Kekhalayakan dan Kelayakan) untuk menentukan isu yang paling prioritas. Hasil skoring penapisan tersebut ditunjukkan oleh tabel di bawah ini. ISU A P K L JUMLAH Belum optimalnya proses 5 3 5 5 18 pembelajaran daring di jurusan TLM Poltekkes Kemenkes Jakarta III tahun 2021 Belum optimalnya 5 3 4 3 15 pemanfaatan sarana pembelajaran daring di jurusan TLM Poltekkes Kemenkes Jakarta III tahun 2021 Belum optimalnya ketertiban 3 3 3 4 13 presensi perkuliahan di jurusan TLM Poltekkes Kemenkes Jakarta III tahun 2021 setiap kriteria diberi skor nilai 1-5 dimana angka 5 berarti “sangat”
11
PRIORITAS 1
2
3
Berdasarkan hasil penapisan isu tersebut, diketahui bahwa isu yang mendapatkan skor/prioritas tertinggi adalah belum optimalnya proses pembelajaran daring di jurusan TLM Poltekkes Kemenkes Jakarta III tahun 2021. Isu dengan peringkat tertinggi ini perlu untuk segera dirumuskan solusinya. C. Penyebab Isu Sebelum merumuskan solusi, akan diidentifikasi terlebih dahulu akar permasalahan atau latar belakang timbulnya isu tersebut. Akar permasalahan tersebut akan ditampilkan dalam bentuk diagram fishbone. Diagram Fishbone merupakan pendekatan yang berupaya untuk memahami sebuah permasalahan dengan memetakan isu berdasarkan cabang-cabang terkait, dan menekankan pada hubungan sebab-akibat yang disebut dengan Cause-and-Effect Diagram. Hasil analisis dengan menggunakan metode fishbone dapat dilihat pada gambar di bawah ini.
Berdasarkan diagram Fishbone di atas, isu dapat terjadi karena beberapa sebab, yaitu: 1. Faktor metode: berkaitan erat dengan cara penyampaian perkuliahan. Selama masa pandemi Covid-19, proporsi perkuliahan daring lebih banyak daripada perkuliahan luring. Bahkan perkuliahan luring hanya dikhususkan untuk mata kuliah praktikum yang memang tidak bisa disampaikan secara daring. Untuk perkuliahan teori, seluruhnya disampaikan secara daring menggunakan alat bantu berupa aplikasi ZOOM meeting,
12
google meet, dan sejenisnya. Dalam pelaksanaannya, dari sisi metode penyampaian materi, mengalami kendala yang berujung pada tidak tercapainya tujuan pembelajaran yang diharapkan. Perkuliahan sistem on the spot atau tatap maya langsung menuntut pada saat itu juga kegiatan harus berjalan dengan lancar, jika ada hambatan teknis (bukan disengaja) maka tidak akan dapat diputar ulang lagi. Kendala ini umumnya berupa delay pada saat penyampaikan materi, misalnya suara dosen terputus-putus sehingga penjelasan dosen sulit dipahami. Hal ini yang menjadikan penyerapan mahasiswa terhadap materi perkuliahan menjadi tidak optimal. 2. Faktor lingkungan: berkaitan dengan kestabilan jaringan internet saat pelaksanaan perkuliahan daring. Kendala ini tidak sepenuhnya dapat dikontrol oleh dosen maupun mahasiswa, padahal sifatnya sangat krusial dalam pelaksanaan pembelajaran daring. 3. Faktor materi: sarana prasarana perkuliahan daring juga menentukan kesuksesan pelaksanaan perkuliahan. Contoh paling mudah adalah perangkat computer/laptop. Terkadang, tidak semua computer/laptop support terhadap banyaknya aplikasi yang digunakan. Ada juga yang support namun tidak maksimal jika penggunaannya secara bersamaan dengan aplikasi yang lain. Sebagai contoh, saat pelaksanaan ujian, mahasiswa harus mengakses soal ujian melalui aplikasi CBT dan di waktu yang sama harus tetap dalam ruang ZOOM meeting dan on camera. Saat kondisi seperti itu, laptop seringkali loading terus menerus (error) dan hal ini merupakan kendala yang paling umum terjadi. 4. Faktor manusia: manusia sebagai operator utama proses belajar mengajar. Apabila mengalami permasalahan dalam proses tersebut, seharusnya ada cara lain yang dilakukan supaya masalah teratasi. Namun, ternyata dalam pelaksanaannya tidak semudah itu. Beberapa pengajar masih bertahan dengan sesuatu yang sudah rutin dikerjakan, serta kurang termotivasi untuk mempelajari hal baru. Dampak yang dapat terjadi jika isu utama tidak diselesaikan adalah: 1. Melemahnya motivasi belajar mahasiswa 2. Tidak tercapainya kompetensi yang diharapkan untuk mata kuliah terkait 3. Nilai ujian mahasiswa di bawah rata-rata kelulusan
13
D. Gagasan Pemecahan Isu Berdasarkan uraian akar permasalahan di atas, maka gagasan penyelesaian isu yang diusulkan adalah pengembangan video pembelajaran mata kuliah diagnostik molekuler untuk menunjang proses pembelajaran daring di jurusan TLM Poltekkes Kemenkes Jakarta III tahun 2021. Pembuatan video ini akan dibatasi pada mata kuliah (MK) diagnostik molekuler karena 2 alasan, yaitu: 1) Penulis adalah dosen pengampu MK tersebut 2) MK tersebut merupakan visi dari program studi D IV TLM Poltekkes Kemenkes Jakarta III, yaitu: “menjadi program studi D IV Teknologi Laboratorium Medis yang unggul di bidang diagnostik molekuler pada tahun 2025” Pembuatan video ini juga akan dibatasi pada satu bagian materi dari mata kuliah (MK) Diagnostik Molekuler. Sampai pada tahap akhir kegiatan aktualisasi, hanya akan ada 1 (satu) video pembelajaran. Namun, akan dibuat susunan perencanaan rencana pembuatan video pembelajaran berbasis online secara komperehensif sesuai dengan RPS MK tersebut. Inovasi ini diharapkan dapat menyediakan materi pembelajaran yang dapat diakses secara
online kapan saja, dimana saja, dan dapat diulang-ulang sesuai dengan kebutuhan. Tujuan akhirnya adalah tercapainya tujuan pembelajaran, yaitu kompetensi yang diharapkan. Cara seperti ini dipandang efektif karena user (dalam hal ini mahasiswa) dapat mengkondisikan kestabilan jaringan internet saat akan mengakses materi perkuliahan. Adapun tahap-tahap untuk implementasi gagasan adalah sebagai berikut: 1) Melakukan koordinasi persiapan pembuatan video pembelajaran MK diagnostik molekuler dengan tim dosen pengampu MK 2) Menyiapkan konten video pembelajaran MK diagnostik molekuler 3) Melakukan pemaparan hasil pembuatan video pembelajaran MK diagnostik molekuler kepada mentor, tim dosen pengampu, serta pihak lain yang terkait 4) Melakukan evaluasi terhadap uji coba penggunaan video pembelajaran MK diagnostik molekuler
14
E. Matriks Rancangan Aktualisasi Nama
: Puji Lestari, S.Si., M.Biotech
Jabatan
: Asisten Ahli (Dosen)
Unit Kerja Penempatan
: Program Studi D IV Teknologi Laboratorium Medis
Instansi
: Poltekkes Kemenkes Jakarta III
Identifikasi Isu
1. Belum optimalnya proses pembelajaran daring di jurusan TLM Poltekkes Kemenkes Jakarta III tahun 2021 2. Belum optimalnya pemanfaatan sarana pembelajaran daring di jurusan TLM Poltekkes Kemenkes Jakarta III tahun 2021 3. Belum optimalnya ketertiban presensi perkuliahan di jurusan TLM Poltekkes Kemenkes Jakarta III tahun 2021
Isu Terpilih
: Belum optimalnya proses pembelajaran daring di jurusan TLM Poltekkes Kemenkes Jakarta III tahun 2021
Gagasan Pemecahan Isu
: Pengembangan video pembelajaran mata kuliah diagnostik molekuler untuk menunjang proses pembelajaran daring di jurusan TLM Poltekkes Jakarta III tahun 2021 (keterkaitan dengan MP Agenda III: Pelayanan Publik)
Penerapan Nilai-Nilai ANEKA dalam Gagasan dan Kontribusinya terhadap Visi dan Misi Instansi No . 1.
Kegiatan Melakukan koordinasi persiapan pembuatan video pembelajaran MK diagnostik molekuler dengan tim dosen pengampu MK
Tahapan Kegiatan 1) Menyiapkan bahan paparan terkait gagasan
2) Menghubungi tim dosen dan membuat janji bertemu
Output/ Hasil 1) Materi paparan
2) Waktu pertemuan
Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan (penerapan ANEKA) Akuntabilitas: bertanggung jawab penuh terhadap jalannya koordinasi, mengorganisir pertemuan dengan baik membuat perencanaan implementasi gagasan dan menetapkan tujuan yang ingin dicapai
Nasionalisme:
15
Kontribusi terhadap Visi Misi Organisasi Memenuhi Visi dan Misi Poltekkes Kemenkes Jakarta III, yaitu: Menjadi institusi pendidikan tinggi yang unggul berbasiskan IPTEK kesehatan di tingkat Asia Tenggara pada tahun 2028 (Visi) dan menyelenggarakan pendidikan tinggi berbasis IPTEK, berbudaya dan berkarakter untuk menghasilkan tenaga kesehatan berkualitas (Misi)
Penguatan Nilai Etika, Rasional, Dedikasi, Akuntabilitas dan Transparan
3) Pelaksanaan koordinasi persiapan pembuatan video pembelajaran
4) Menyusun rencana pembuatan video pembelajaran berbasis online secara komperehens if
3) Notulensi
4) Daftar rencana pembuatan video pembelajaran
Melakukan musyawarah dengan saling menghormati dan menghargai perbedaan pendapat Etika publik: berpakaian bersih dan rapi; menyampaikan gagasan dengan bahasa sopan dan santun tidak arogan dan terkesan menggurui tidak memotong pembicaraan orang lain Komitmen mutu: efisiensi waktu (singkat, padat, jelas dan terarah) menyampaikan gagasan dengan bahasa yang sistematis (tidak berbelit-belit) mencatat poin-poin penting selama jalannya koordinasi Anti korupsi: melaksanakan pertemuan sesuai jadwal yang disepakati; disiplin waktu
16
Memenuhi Visi dan Misi program studi D IV Teknologi Laboratorium Medis (TLM), yaitu: Menjadi program studi D IV Teknologi Laboratorium Medis yang unggul di bidang diagnostik molekuler pada tahun 2025 (Visi) dan menyelenggarakan pendidikan tinggi yang profesional sesuai dengan perkembangan teknologi di bidang molekuler (Misi)
2.
Menyiapkan konten video pembelajaran MK diagnostik molekuler
1) Mencari, mengumpulk an, serta melakukan
1) Kumpulan materi
mapping materi dari berbagai sumber 2) Membuat bahan presentasi
3) Mendesain video pembelajaran
3.
Melakukan pemaparan hasil pembuatan
1) Menghubungi seluruh pihak terkait
2) Bahan presentasi berupa ppt
3) Video pembelajaran
1) Jadwal pemaparan
Akuntabilitas: mempelajari materi yang akan dibuat dengan seksama melaksanakan kegiatan sesuai dengan target waktu yang direncanakan Nasionalisme: memilih sumber materi yang terpercaya dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya Etika publik: tidak mengabaikan tugas lain dan membebankan tugas tersebut kepada sejawat selama proses pembuatan konten video pembelajaran Komitmen mutu: menyusun materi secara lengkap dan sistematis dengan kalimat yang mudah untuk dipahami mahasiswa menjamin kebenaran ilmu/informasi yang disampaikan Anti korupsi: mencantumkan sumber pada setiap materi yang dirujuk tidak melakukan plagiasi Akuntabilitas: mencatat waktu yang telah disetujui dan memasang pengingat (alarm)
17
Memenuhi Visi dan Misi Poltekkes Kemenkes Jakarta III, yaitu: Menjadi institusi pendidikan tinggi yang unggul berbasiskan IPTEK kesehatan di tingkat Asia Tenggara pada tahun 2028 (Visi) dan menyelenggarakan pendidikan tinggi berbasis IPTEK, berbudaya dan berkarakter untuk menghasilkan tenaga kesehatan berkualitas (Misi)
Rasional, Amanah, Dedikasi, Akuntabilitas dan Transparan, Berkarakter
Memenuhi Visi dan Misi program studi D IV Teknologi Laboratorium Medis (TLM), yaitu: Menjadi program studi D IV Teknologi Laboratorium Medis yang unggul di bidang diagnostik molekuler pada tahun 2025 (Visi) dan menyelenggarakan pendidikan tinggi yang profesional sesuai dengan perkembangan teknologi di bidang molekuler (Misi)
Memenuhi Visi dan Misi Poltekkes Kemenkes Jakarta III, yaitu:
Etika, Amanah, Dedikasi, Akuntabilitas
video pembelajaran MK diagnostik molekuler kepada mentor, tim dosen pengampu, serta pihak lain yang terkait
2) Pelaksanaan pemaparan video pembelajaran
2) Notulensi
3) Revisi/perbai kan konten video pembelajaran
3) Video pembelajaran yang akan diujicobakan dalam pembelajaran daring MK diagnostik molekuler
4) Mengunggah file video pembelajaran ke akun Youtube, kemudian menyalin alamat tautan ke akun ViLC
4) Link unggah video
5) Melakukan uji coba penggunaan video pembelajaran
5) Bukti bahwa mahasiswa telah menggunakan video pembelajaran
mencatat masukan/poin-poin penting koreksi saat paparan menyiapkan paparan dengan totalitas untuk dapat menyampaikan dengan jelas dan terstruktur Nasionalisme: memberi kesempatan yang sama kepada setiap orang untuk menyampaikan koreksi atas video pembelajaran yang sedang dipaparkan Etika publik: menghubungi para pihak terkait dengan bahasa yang baik dan tidak memaksakan kehendak menyampaikan paparan dengan bahasa yang sopan dan santun, serta terbuka terhadap kritikan meminta bantuan kepada mahasiswa untuk menjadi obyek/relawan dalam uji coba dengan bahasa yang baik Komitmen mutu: melakukan revisi sesuai dengan masukan/koreksi yang didapatkan setelah proses pemaparan untuk perbaikan yang lebih komperehensif Anti korupsi:
18
Menjadi institusi pendidikan tinggi yang unggul berbasiskan IPTEK kesehatan di tingkat Asia Tenggara pada tahun 2028 (Visi) dan menyelenggarakan pendidikan tinggi berbasis IPTEK, berbudaya dan berkarakter untuk menghasilkan tenaga kesehatan berkualitas (Misi) Memenuhi Visi dan Misi program studi D IV Teknologi Laboratorium Medis (TLM), yaitu: Menjadi program studi D IV Teknologi Laboratorium Medis yang unggul di bidang diagnostik molekuler pada tahun 2025 (Visi) dan menyelenggarakan pendidikan tinggi yang profesional sesuai dengan perkembangan teknologi di bidang molekuler (Misi)
dan Transparan, Berkarakter
4.
Melakukan evaluasi terhadap uji coba penggunaan video pembelajaran MK diagnostik molekuler
1) Menyusun instrumen evaluasi
1) Instrumen evaluasi
2) Meminta user 2) Pengumuman (mahasiswa) untuk user untuk (mahasiswa) mengisi instrumen evaluasi
3) Membuat laporan hasil evaluasi
3) Laporan hasil evaluasi
4) Menyampaika 4) Laporan hasil n hasil evaluasi telah evaluasi diterima oleh kepada pihak-pihak mentor terkait dan/atau pihak yang akan memanfaatka n teknologi ini
melaksanakan pertemuan sesuai jadwal yang disepakati dan disiplin terhadap waktu Akuntabilitas: memastikan komponen dalam instrumen evaluasi mencakup semua parameter yang ingin diukur Menyampaikan laporan hasil evaluasi sesegera mungkin setelah pelaksanaan evaluasi selesai dilakukan Nasionalisme: mendiskusikan dengan tim dosen terkait instrumen evaluasi yang paling cocok, kemudian menyusun sesuai kesepakatan bersama Etika publik: meminta kesediaan mahasiswa untuk mengisi instrumen evaluasi dengan bahasa yang baik dan persuasif Komitmen mutu: berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu penerapan video pembelajaran sebagai salah satu instrumen penunjang kesuksesan pembelajaran di era daring Anti korupsi:
19
Memenuhi Visi dan Misi Poltekkes Kemenkes Jakarta III, yaitu: Menjadi institusi pendidikan tinggi yang unggul berbasiskan IPTEK kesehatan di tingkat Asia Tenggara pada tahun 2028 (Visi) dan menyelenggarakan pendidikan tinggi berbasis IPTEK, berbudaya dan berkarakter untuk menghasilkan tenaga kesehatan berkualitas (Misi) Memenuhi Visi dan Misi program studi D IV Teknologi Laboratorium Medis (TLM), yaitu: Menjadi program studi D IV Teknologi Laboratorium Medis yang unggul di bidang diagnostik molekuler pada tahun 2025 (Visi) dan menyelenggarakan pendidikan tinggi yang profesional sesuai dengan perkembangan teknologi di bidang molekuler (Misi)
Etika, Akuntabilitas dan Transparan, Berkarakter
menyampaikan hasil evaluasi dengan jujur dan bersedia memperbaiki kekurangan
20
BAB III PELAKSANAAN AKTUALISASI
A. Pelaksanaan Kegiatan Aktualisasi Kegiatan aktualisasi telah dilaksanakan di Poltekkes Kemenkes Jakarta III pada jurusan Teknologi Laboratorium Medis (TLM) pada minggu pertama bulan juni hingga minggu pertama di bulan juli dengan total 4 kegiatan. Namun, 2 tahapan dalam kegiatan 4 tidak mampu dilaksanakan tepat pada waktunya. Berikut adalah deskripsi untuk masing-masing kegiatan. Kegiatan
: Melakukan koordinasi persiapan pembuatan video
1
pembelajaran MK diagnostik molekuler dengan tim dosen pengampu MK
Tahapan Kegiatan dan
1. Menyiapkan bahan paparan terkait gagasan
Dilaksanakan pada tanggal 3 Juni 2021 dengan laptop sebagai
Waktu
media
Pelaksanaan
2. Menghubungi tim dosen dan membuat janji bertemu
Dilaksanakan pada tanggal 4 Juni 2021 dengan aplikasi
WhatsApp sebagai media
3. Pelaksanaan koordinasi persiapan pembuatan video pembelajaran
Dilaksanakan pada tanggal: Ibu Dewi (4 Juni 2021) secara luring Bapak Ahmad (5 Juni 2021) dengan media ZOOM
21
Bapak Maro (9 Juni 2021) dengan media ZOOM 4. Menyusun rencana
Dilaksanakan pada tanggal 6-11
pembuatan video
Juni 2021 dengan laptop sebagai
pembelajaran berbasis
media
online secara komperehensif Deskripsi
Pada kegiatan pertama ini, saya melakukan koordinasi dengan tim
Kegiatan
dosen pengampu mata kuliah (MK) diagnostik molekuler. Koordinasi dilakukan dengan 3 (tiga) dosen pengampu MK, yaitu 1.
Ibu Dewi Inderiati, S.Si, S.Pd, M.Biomed (pada tanggal 4 Juni 2021)
2. Bapak Ahmad Fahrurozi ZS, M.Sc (pada tanggal 5 Juni 2021) 3. Bapak Maroloan Aruan, M.Si (pada tanggal 9 Juni 2021) Koordinasi dilakukan secara langsung (dengan Ibu Dewi) dan secara daring menggunakan ZOOM (dengan Pak Ahmad dan Pak Maro). Pada tahap ini, diperkenalkan terkait kegiatan aktualisasi yang akan dilaksanakan, memohon dukungan dan masukan supaya kegiatan dapat berjalan dengan baik. Tujuan
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada tim
Kegiatan
dosen pengampu MK diagnostik molekuler terkait dengan gagasan yang ingin direalisasikan selama masa aktualisasi. Sekaligus meminta dukungan serta masukan terkait dengan rancangan pelaksanaannya.
Output
Tahap 1: bahan paparan koordinasi (menggunakan presentasi saat
Kegiatan
seminar aktualisasi dengan beberapa tambahan yang diperlukan) Tahap 2: waktu (4 Juni 2021, 5 Juni 2021, 9 Juni 2021) Tahap 3: foto kegiatan dan notulensi (terlampir) Tahap 4: daftar rencana pembuatan video pembelajaran secara komperehensif (terlampir)
22
Dokumentasi Terlampir berikut dengan keterangannya. Kegiatan Kendala
Pelaksanaan koordinasi tidak dapat dilakukan dalam waktu
selama
bersamaan (serentak). Hal ini disebabkan karena kesibukan dari
Kegiatan
masing-masing dosen, sehingga pelaksanaannya terpisah-terpisah. Penyusunan rencana pembuatan video pembelajaran berbasis online secara komperehensif juga cukup lama karena harus dimulai dengan mapping materi biosel, biomol diamol 1 dan diamol 2 supaya tidak saling overlape.
Keterkaitan dengan
Akuntabilitas:
Nilai-Nilai Dasar PNS
bertanggung jawab penuh terhadap jalannya koordinasi, serta mengorganisir pertemuan dengan baik
membuat perencanaan implementasi gagasan dan menetapkan tujuan yang ingin dicapai dengan jelas
Nasionalisme:
melakukan musyawarah dengan saling menghormati dan menghargai perbedaan pendapat (sila ke-2)
Etika publik:
menyampaikan gagasan dengan bahasa sopan dan santun
tidak arogan dan terkesan menggurui
tidak memotong pembicaraan orang lain
Komitmen mutu:
efisiensi waktu (singkat, padat, jelas dan terarah)
menyampaikan gagasan dengan bahasa yang sistematis (tidak berbelit-belit)
mencatat poin-poin penting selama jalannya koordinasi
Anti korupsi:
23
melaksanakan pertemuan sesuai jadwal yang disepakati dan disiplin waktu Dampak jika Tidak
Diskusi/koordinasi/pertemuan tidak dapat berjalan dengan lancar dan efisien
Menerapkan
Sulit mendapatkan dukungan dari pihak-pihak terkait
Nilai-Nilai
Penyampaian gagasan akan terkendala dan sulit dimengerti
ANEKA
oleh orang lain jika bahan paparan dan bahasa yang digunakan tidak sistematis
Kontribusi
Memenuhi Visi dan Misi Poltekkes Kemenkes Jakarta III, yaitu:
terhadap Visi Menjadi institusi pendidikan tinggi yang unggul berbasiskan IPTEK dan Misi
kesehatan di tingkat Asia Tenggara pada tahun 2028 (Visi) dan
Organisasi
menyelenggarakan pendidikan tinggi berbasis IPTEK, berbudaya dan berkarakter untuk menghasilkan tenaga kesehatan berkualitas (Misi) Memenuhi Visi dan Misi program studi D IV Teknologi Laboratorium Medis (TLM), yaitu: Menjadi program studi D IV Teknologi Laboratorium Medis yang unggul di bidang diagnostik molekuler pada tahun 2025 (Visi) dan menyelenggarakan pendidikan tinggi yang profesional sesuai dengan perkembangan teknologi di bidang molekuler (Misi)
Penguatan
Etika, Rasional, Dedikasi, Akuntabilitas dan Transparan
Nilai Organisasi
Kegiatan 2
Tahapan Kegiatan
: Menyiapkan konten video pembelajaran MK diagnostik molekuler
1) Mencari,
Dilaksanakan pada tanggal 12-16 Juni
mengumpulkan, serta
2021 dengan laptop (e-book, mesin
melakukan mapping
pencari google) sebagai media
24
dan Waktu
materi dari berbagai
Pelaksanaan
sumber 2) Membuat bahan
Dilaksanakan pada tanggal 17-21 Juni
presentasi
2021 dengan laptop (menggunakan
Ms. Power Point) sebagai media 3) Mendesain video
Dilaksanakan pada 22 Juni-2 Juli 2021
pembelajaran
dengan laptop sebagai media (mencermati dan memahami tutorial
youtube kemudian mempraktekannya) Deskripsi
Kegiatan ini diawali dengan pencarian bahan literatur. Bahan untuk
Kegiatan
membuat presentasi diperoleh melalui online (e-book) dengan alamat tautan: https://id1lib.org/s/molecular%20diagnostic https://id1lib.org/s/cell%20biology Berdasar pada sumber tersebut (ada 2 e-book), saya membuat presentasi di ms. power point dengan tema yang sesuai dengan hasil koordinasi dengan tim dosen di kegiatan pertama, yaitu tentang “pengenalan terhadap diagnostik molekuler”. Sebelum membuat video pembelajaran, terlebih dahulu saya mempelajari tutorial cara membuat video pembelajaran sederhana melalui
youtube dengan alamat tautan: https://www.youtube.com/watch?v=03Cqp5IGFdI https://www.youtube.com/watch?v=tJsJDiuNksY Sebelumnya telah berusaha memahami metode yag lain menggunakan bandicam namun belum berhasil install aplikasinya. Tujuan
Kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan bahan literatur dan
Kegiatan
menjadikannya sebagai bahan untuk membuat presentasi video pembelajaran
Output
Tahap 1: e-book yang menjadi rujukan (screenshoot halaman
Kegiatan
muka) (terlampir)
25
Tahap 2: presentasi power point (screenshoot halaman muka) (terlampir) Tahap 3: video pembelajaran (screenshoot halaman muka) (terlampir) Dokumentas
Terlampir berikut dengan keterangannya
i Kegiatan Kendala
Perlu waktu dalam memahami cara pembuatan video pembelajaran
selama
meskipun sederhana, ditambah lagi dengan laptop saya yang
Kegiatan
ternyata tidak support saat akan digunakan untuk membuat video pembelajaran sesuai dengan tutorial yang ada di youtube. Pada akhirnya, harus meminjam laptop teman. Pada tanggal 28 Juli-2 Agustus juga mengikuti pelatihan PEKERTI dalam rangka melaksanakan PKTBT substantif, ditambah workshop item
development dan tugasnya. Selain itu, pekan ini juga padat jadwal menguji KTI dan skripsi, koreksi KTI dan skripsi, melaksanakan kegiatan remidi mahasiswa serta koreksi dan merekap seluruh nilai MK yang harus segera di unggah ke EUIS. Keterkaitan
Akuntabilitas:
Nilai-Nilai
mempelajari materi yang akan dibuat dengan seksama
Dasar PNS
melaksanakan kegiatan sesuai dengan target waktu yang direncanakan
Nasionalisme:
memilih sumber materi yang terpercaya dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya
Etika publik:
tidak mengabaikan tugas lain dan membebankan tugas tersebut kepada sejawat selama proses pembuatan konten video pembelajaran
Komitmen mutu:
26
menyusun materi secara lengkap dan sistematis dengan kalimat yang mudah untuk dipahami mahasiswa
menjamin kebenaran ilmu/informasi yang disampaikan
Anti korupsi:
mencantumkan sumber pada setiap materi yang dirujuk dan tidak melakukan plagiasi
Dampak jika
Tidak mampu menghargai hasil karya orang lain
Tidak
Bersikap acuh dan tidak bertanggungjawab terhadap kewajiban
Menerapkan Nilai-Nilai
yang lain (selain tugas aktualisasi) Tidak mampu menyajikan hasil kerja yang maksimal
ANEKA Kontribusi
Memenuhi Visi dan Misi Poltekkes Kemenkes Jakarta III, yaitu:
Terhadap
Menjadi institusi pendidikan tinggi yang unggul berbasiskan IPTEK
Visi dan Misi
kesehatan di tingkat Asia Tenggara pada tahun 2028 (Visi) dan
Organisasi
menyelenggarakan pendidikan tinggi berbasis IPTEK, berbudaya dan berkarakter untuk menghasilkan tenaga kesehatan berkualitas (Misi) Memenuhi Visi dan Misi program studi D IV Teknologi Laboratorium Medis (TLM), yaitu: Menjadi program studi D IV Teknologi Laboratorium Medis yang unggul di bidang diagnostik molekuler pada tahun 2025 (Visi) dan menyelenggarakan pendidikan tinggi yang profesional sesuai dengan perkembangan teknologi di bidang molekuler (Misi)
Penguatan
Rasional, Amanah, Dedikasi, Akuntabilitas dan Transparan,
Nilai
Berkarakter
Organisasi
27
Kegiatan
: Melakukan pemaparan hasil pembuatan video
3
pembelajaran MK diagnostik molekuler kepada tim dosen pengampu
Tahapan Kegiatan dan
1) Menghubungi tim dosen
Tidak dilakukan tahap menghubungi karena hasil pembuatan video
Waktu
pembelajaran dikirimkan melalui email
Pelaksanaan 2) Melakukan sosialisasi
Melalui email di tanggal 3 Juli 2021
hasil pembuatan video pembelajaran MK diagnostik molekuler kepada tim dosen pengampu
3) meminta kesediaan
Pemberian tautan g-form kesediaan
mahasiswa menjadi
menjadi subyek uji coba dilakukan pada
subyek uji coba
tanggal 19 Juni 2021, lalu dilakukan
penerapan video
pembagian kelompok. Kemudian,
pembelajaran
pengarahan mahasiswa dilakukan pada tanggal 25 Juni 2021.
4) Mengunggah file
File video pembelajaran di unggah di
video pembelajaran
akun youtube pada tanggal 3 Juli 2021
ke akun youtube
dengan setelan “tidak publik”
5) Melakukan uji coba penggunaan video pembelajaran
28
Uji coba dilakukan pada kelompok VIDEO pada tanggal 3 Juli 2021
Deskripsi
Tahap paparan tidak dilaksanakan secara langsung, baik melalui
Kegiatan
media daring maupun luring. Namun, dilaksanakan dengan cara mengirimkan email hasil pembuatan video pembelajaran dan menunggu feedback masukan melalui email. Setelah itu, video pembelajaran diunggah ke akun youtube dan meminta mahasiswa kelompok VIDEO untuk mengakses link materi tersebut. Pada kegiatan ini juga dilakukan tahap perekrutan mahasiswa yang akan menjadi subyek uji coba. Tahap perekrutannya adalah: mahasiswa semester V diminta untuk mengisi formulir inform
consent (IC), pembagian kelompok (kelompok ZOOM dan kelompok VIDEO), serta pengarahan. IC kepada mahasiswa untuk menjadi subyek uji coba dilakukan menggunakan g-form dengan link https://forms.gle/MEUHSWoDP5wwbjrn8 (diperoleh 46 mahasiswa yang bersedia). Tujuan
Kegiatan ini bertujuan untuk:
Kegiatan
meminta tanggapan dan masukan kepada tim dosen terkait dengan video pembelajaran yang telah dibuat untuk dijadikan bahan masukan kedepannya mendapatkan subyek uji coba penerapan video pembelajaran melakukan uji coba penggunaan video pembelajaran yang telah di unggah di akun youtube
Output
Tahap 1: bukti screenshot pengiriman email kepada tim dosen
Kegiatan
(terlampir) Tahap 2: bukti screenshot feedback dari tim dosen (terlampir) Tahap 3: daftar subyek uji coba dan pembagian kelompok subyek uji coba (terlampir) Tahap 4: link unggah video (https://youtu.be/oFnLlTvkbmk) dengan
screenshot (terlampir) Tahap 5: screenshot instruksi pelaksanaan uji coba (terlampir)
29
Dokumentasi Terlampir berikut dengan keterangannya Kegiatan Kendala
Tidak ada
selama Kegiatan Keterkaitan Nilai-Nilai
Akuntabilitas:
Dasar ASN
menyiapkan paparan dengan baik dan sistemaris supaya mudah untuk dimengerti oleh orang lain
Nasionalisme:
memberi kesempatan yang sama kepada setiap orang untuk menyampaikan feedback atas video pembelajaran yang telah dibuat
Etika publik:
menghubungi para pihak terkait dengan bahasa yang baik dan santun
meminta bantuan kepada mahasiswa untuk menjadi sukarelawan dalam uji coba dengan cara dan bahasa yang baik
Komitmen mutu:
bersedia melakukan perbaikan sesuai dengan feedback yang didapatkan untuk perbaikan yang lebih komperehensif
Anti korupsi:
Jujur terhadap feedback, tidak menutupi meskipun hal itu berupa kritikan
Dampak jika Tidak
Tidak mampu menyajikan video pembelajaran dengan kualitas yang baik
Menerapkan
Tidak mampu melakukan perbaikan secara terus menerus
Nilai-Nilai
Tidak mendapatkan koreksi atau masukan yang membangun
ANEKA
30
Kontribusi
Memenuhi Visi dan Misi Poltekkes Kemenkes Jakarta III, yaitu:
Terhadap
Menjadi institusi pendidikan tinggi yang unggul berbasiskan IPTEK
Visi dan Misi
kesehatan di tingkat Asia Tenggara pada tahun 2028 (Visi) dan
Organisasi
menyelenggarakan pendidikan tinggi berbasis IPTEK, berbudaya dan berkarakter untuk menghasilkan tenaga kesehatan berkualitas (Misi) Memenuhi Visi dan Misi program studi D IV Teknologi Laboratorium Medis (TLM), yaitu: Menjadi program studi D IV Teknologi Laboratorium Medis yang unggul di bidang diagnostik molekuler pada tahun 2025 (Visi) dan menyelenggarakan pendidikan tinggi yang profesional sesuai dengan perkembangan teknologi di bidang molekuler (Misi)
Penguatan
Etika, Amanah, Dedikasi, Akuntabilitas dan Transparan, Berkarakter
Nilai Organisasi
Kegiatan
: Melakukan evaluasi terhadap uji coba penggunaan
4
Tahapan Kegiatan dan
video pembelajaran MK diagnostik molekuler
1) Menyusun instrumen evaluasi
Dilakukan pada tanggal 2 Juli 2021 dengan menggunakan media laptop
Waktu Pelaksanaan 2) Meminta user
Dilakukan pada tanggal 3 Juli 2021
(mahasiswa) untuk
dengan menggunakan media laptop
mengisi instrumen
dan HP (melalui pesan WhatsApp)
evaluasi
3) Membuat laporan hasil evaluasi
Dilakukan pada tanggal 4 Agustus 2021 dengan media laptop (tidak terlaksana sesuai dengan jadwal)
31
4) Menyampaikan hasil
Dilakukan pada tanggal 5 Agustus 2021
evaluasi kepada
dengan media laptop (tidak terlaksana
mentor dan/atau
sesuai dengan jadwal)
pihak yang akan memanfaatkan teknologi ini Deskripsi
Tahap pertama adalah menyusun instrumen evaluasi. Terdapat 2
Kegiatan
buah instrumen yang disusun, yaitu: instrumen evaluasi pemahaman (berupa soal-soal PG) dan instrumen testimoni penggunaan video pembelajaran. Instrumen evaluasi digunakan untuk menilai pemahaman mahasiswa terhadap materi dan disajikan dalam bentuk soal-soal PG di g-form dengan link https://forms.gle/gEPkm6Js9iGzBopB9. Perlu diinformasikan, bahwa sebelumnya mahasiswa yang bersedia menjadi subyek uji coba telah dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok yang akan menggunakan VIDEO dan kelompok yang akan menggunakan ZOOM. Pengelompokkannya didasarkan atas data yang diberikan oleh mahasiswa saat menyatakan kesediaan sebagai subyek uji coba, yaitu data terkait tingkat keseringan mengalami kendala jaringan dan nilai mata kuliah prasyarat sebelumnya (mata kuliah biologi molekuler). Kedua kelompok ini selanjutnya dimasukkan ke dalam grup WhatsApp masing-masing dan seluruh instruksi disampaikan di grup tersebut. Pembuatan 2 kelompok tersebut dimaksudkan untuk menilai apakah penggunaan video pembelajaran ini akan lebih baik jika dibandingkan dengan penggunaan ZOOM. Instrumen testimoni digunakan untuk menilai antusiasme mahasiswa terhadap penggunaan video pembelajaran. Instrumen tersebut disajikan di g-form dengan link https://forms.gle/paMDmeiNGzKFsjqu8
32
Tujuan
Tujuan dari kegiatan ini adalah:
Kegiatan
menyusun instrumen evaluasi
melakukan evaluasi
menghasilkan laporan evaluasi
Output
Kegiatan 1: Instrumen evaluasi (terlampir)
Kegiatan
Kegiatan 2: Pengumuman untuk user (mahasiswa) (terlampir) Kegiatan 3: Laporan hasil evaluasi (terlampir) Kegiatan 4: Laporan hasil evaluasi telah diterima oleh pihak-pihak terkait dibuktikan dengan screenshot pengiriman laporan melalui email (terlampir)
Dokumentasi Terlampir berikut dengan keterangannya Kegiatan Kendala
Pelaksanaan tahap penyusunan laporan evaluasi tidak mampu
selama
dilaksanakan tepat pada waktunya. Ini disebabkan karena tidak
Kegiatan
mampu memanajemen waktu dengan baik, dan juga bersamaan dengan kegiatan penyusunan laporan pelatihan PEKERTI.
Keterkaitan Nilai-Nilai
Akuntabilitas:
Dasar ASN
memastikan komponen dalam instrumen evaluasi mencakup semua parameter yang ingin diukur
Menyampaikan laporan hasil evaluasi sesegera mungkin setelah pelaksanaan evaluasi selesai dilakukan
Nasionalisme:
mendiskusikan dengan tim dosen terkait instrumen evaluasi yang paling cocok, kemudian menyusun sesuai kesepakatan bersama
Etika publik:
meminta kesediaan mahasiswa untuk mengisi instrumen evaluasi dengan bahasa yang baik dan persuasif
Komitmen mutu:
33
berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu penerapan video pembelajaran sebagai salah satu instrumen penunjang kesuksesan pembelajaran di era daring
Anti korupsi:
menyampaikan hasil evaluasi dengan jujur dan bersedia memperbaiki kekurangan
Dampak jika
Tidak mendapatkan responden yang bersedia menjadi
Tidak Menerapkan
sukarelawan uji coba Tidak mampu melaksanakan seluruh atau sebagian tahapan
Nilai-Nilai
kegiatan sesuai dengan waktu yang telah ditargetkan
ANEKA Kontribusi
Memenuhi Visi dan Misi Poltekkes Kemenkes Jakarta III, yaitu:
Terhadap
Menjadi institusi pendidikan tinggi yang unggul berbasiskan IPTEK
Visi dan Misi
kesehatan di tingkat Asia Tenggara pada tahun 2028 (Visi) dan
Organisasi
menyelenggarakan pendidikan tinggi berbasis IPTEK, berbudaya dan berkarakter untuk menghasilkan tenaga kesehatan berkualitas (Misi) Memenuhi Visi dan Misi program studi D IV Teknologi Laboratorium Medis (TLM), yaitu: Menjadi program studi D IV Teknologi Laboratorium Medis yang unggul di bidang diagnostik molekuler pada tahun 2025 (Visi) dan menyelenggarakan pendidikan tinggi yang profesional sesuai dengan perkembangan teknologi di bidang molekuler (Misi)
Penguatan
Etika, Akuntabilitas dan Transparan, Berkarakter
Nilai Organisasi
34
B. Capaian Penyelesaian Isu Kegiatan
Keterangan
Kegiatan 1 terdiri dari 4 tahap
Tercapai 4 tahap
Kegiatan 2 terdiri dari 3 tahap
Tercapai 3 tahap
Kegiatan 3 terdiri dari 5 tahap
Tercapai 5 tahap
Kegiatan 4 terdiri dari 4 tahap
Tercapai 2 tahap, sedangkan 2 tahap yang lain tidak tercapai sesuai dengan batas waktu kegiatan aktualisasi
C. Manfaat Terselesaikannya Isu Isu
Dampak Langsung
Manfaat Terselesaikannya Isu
Belum optimalnya
Melemahnya
Meningkatnya
proses pembelajaran
motivasi belajar
motivasi belajar
daring di jurusan TLM
mahasiswa
mahasiswa
Poltekkes Kemenkes Jakarta III tahun 2021
Tidak tercapainya
Tercapainya
kompetensi yang
kompetensi yang
diharapkan untuk
diharapkan untuk
mata kuliah terkait
mata kuliah terkait
Nilai ujian
Nilai ujian mahasiswa
mahasiswa di bawah
minimal sama
rata-rata kelulusan
dengan nilai rata-rata kelulusan
D. Rencana Tindak Lanjut (RTL) Rencana tindak lanjut dari kegiatan ini diantaranya adalah: mempelajari tata cara pembuatan video pembelajaran yang baik dan benar, mempelajari teknik pembuatan blended learning dan mengaplikasikannya pada MK diagnostik molekuler secara keseluruhan, melakukan sosialisasi blended learning kepada tim
35
dosen MK diagnostik molekuler dan melakukan sosialisasi blended learning kepada dosen-dosen TLM. No
Kegiatan
Output
Durasi dan Waktu
Para Pihak yang Terlibat Tidak ada
Sumber Biaya
Keterangan
Nihil
Nihil
Tujuannya untuk dapat membuat video pembelajaran sesuai kaidah yang baik dan benar Tujuannya adalah mempelajari teknik
1
Mempelajari tata cara pembuatan video pembelajaran yang baik dan benar
Video pembelajaran yang baik dan benar
1 bulan (SeptOkt 2021)
2
mempelajari teknik pembuatan pembelajaran
Pembelajaran
6 bulan (Nov 2021Apr 2022)
Tidak ada
2 bulan (Mei 2022Juli 2022)
Tim dosen MK diagnostik molekuler
blended learning
dan mengaplikasikannya pada MK diagnostik molekuler secara keseluruhan
3
melakukan sosialisasi pembelajaran
blended learning
kepada tim dosen MK diagnostik molekuler
4
melakukan sosialisasi blended learning kepada dosen TLM
blended learning pada LMS (ViLC) pada MK diagnostik molekuler
Teknik pembuatan pembelajaran
blended learning telah
tersosialisasikan dan diterapkan oleh tim dosen MK diagnostik molekuler Teknik pembuatan pembelajaran
tersosialisasikan kepada dosendosen di jurusan TLM
Nihil
untuk dapat menyajikan materi dengan menarik di LMS Tujuannya adalah supaya perkuliahan MK diagnostik molekuler dapat menggunakan pembelajaran
blended learning di 1 bulan (AgtSept 2022)
blended learning telah
blended learning
Kajur TLM, para kaprodi, dosendosen di jurusan TLM
Nihil
LMS Tujuannya adalah supaya seluruh dosen di jurusan TLM mengetahui dan dapat mendesain pembelajaran
blended learning di LMS
36
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan Berdasarkan hasil aktualisasi “pengembangan video pembelajaran mata kuliah diagnostik molekuler untuk menunjang proses pembelajaran daring di jurusan TLM Poltekkes Kemenkes Jakarta III tahun 2021” maka dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut: 1. Penggunaan media berupa video pembelajaran dapat
membantu
mahasiswa dalam memahami materi perkuliahan mata kuliah diagnostik molekuler karena dapat diulang-ulang secara fleksibel dari segi waktunya. 2. Kendala mahasiswa dalam memahami materi perkuliahan diantaranya adalah: mengantuk saat perkuliahan, malu bertanya, takut salah dalam menjawab pertanyaan dosen, kendala jaringan dan keluar-masuk ruang ZOOM, suara dosen terputus-putus dan terlalu cepat saat menjelaskan. Kendala tersebut akan dapat diatasi dengan teknik pembelajaran online berupa blended learning, yaitu cara penyajian materi yang tidak monoton, mudah dipahami, mudah diakses dan dapat memberikan dorongan kepada mahasiswa untuk belajar. B. Saran Berdasarkan
seluruh
rangkaian
kegiatan
aktualisasi
yang
telah
dilaksanakan, maka dapat dikemukakan saran-saran sebagai berikut: 1. Bagi penulis: melakukan penerapan ANEKA di segala bidang dan melanjutkan penyusunan desain pembelajaran daring yang lebih baik lagi untuk menunjang kesuksesan pembelajaran sebagai bentuk pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi yaitu pengajaran. 2. Bagi instansi: memberikan fasilitas pelatihan kepada dosen supaya mampu mendesain pembelajaran daring yang baik dan aktif melakukan monitoring terkait penerapan metode pembelajaran daring 3. Bagi Bapelkes: melaksanakan pelatihan yang terus update dan diikuti dengan penyajian yang menarik
37
JADWAL KEGIATAN No
Kegiatan
Tahapan Kegiatan minggu I
1 Melakukan koordinasi persiapan pembuatan video pembelajaran MK diagnostik molekuler dengan tim dosen pengampu MK
minggu II
Juni minggu III
minggu IV
minggu V
1) Menyiapkan bahan paparan terkait gagasan 2) Menghubungi tim dosen dan membuat janji bertemu 3) Pelaksanaan koordinasi persiapan pembuatan video pembelajaran
2 Menyiapkan konten video pembelajaran 1) Mencari, mengumpulkan, serta MK diagnostik molekuler melakukan mapping materi dari berbagai sumber 2) Membuat bahan presentasi 3) Mendesain video pembelajaran 3 Melakukan pemaparan hasil pembuatan 1) Menghubungi seluruh pihak terkait video pembelajaran MK diagnostik 2) Pelaksanaan pemaparan video molekuler kepada mentor, tim dosen pembelajaran pengampu, serta pihak lain yang terkait 3) Revisi/perbaikan konten video pembelajaran 4) Mengunggah file video pembelajaran ke akun Youtube , kemudian menyalin alamat tautan ke akun ViLC 5) Melakukan uji coba penggunaan video pembelajaran 4 Melakukan evaluasi terhadap uji coba 1) Menyusun instrumen evaluasi penggunaan video pembelajaran MK 2) Meminta user (mahasiswa) untuk diagnostik molekuler mengisi instrumen evaluasi 3) Membuat laporan hasil evaluasi 4) Menyampaikan hasil evaluasi kepada mentor dan/atau pihak yang akan memanfaatkan teknologi ini
DAFTAR PUSTAKA PMK No 38 tahun 2018 tentang Organisasi dan Tata Kerja Politeknik Kesehatan Lingkungan Badan PPSDM KEMENKES Poltekkes Kemenkes Jakarta III. (2019). Rencana Strategis Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta III Tahun 2019 – 2023. Jakarta: Poltekkes Kemenkes Jakarta III Republik Indonesia. (2005). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun
2005 tentang Guru Dan Dosen
Republik Indonesia. (2014). Undang-undang Republik Indonesia No.5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. In Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 6. Sekretariat Negara. PMK No 38 tahun 2018 tentang Organisasi dan Tata Kerja Politeknik Kesehatan Lingkungan Badan PPSDM KEMENKES
38
Juli minggu 1
Lampiran 1: Bukti-bukti kegiatan 1 Bukti 1: Screenshoot pembuatan janji dengan tim dosen untuk melakukan sosialisasi terkait rancangan aktualisasi
Bukti 2: Foto-foto kegiatan koordinasi dengan tim dosen pengampu MK diagnostik molekuler
Pertemuan dengan Ibu Dewi Inderiati
Pertemuan dengan Bapak Ahmad Fahrurrozi
39
Pertemuan dengan Bapak Maroloan Aruan
Bukti 3: Notulensi hasil diskusi NOTULENSI Nama Kegiatan
: Rapat Koordinasi Pelaksanaan Aktualisasi dengan Tim Dosen
Hari/Tanggal
: 3, 4 dan 9 Juni 2021
Lokasi
: Poltekkes Kemenkes Jakarta III
Jumlah Peserta
: 3 orang
================================================= Sehubungan dengan pelaksanaan kegiatan aktualisasi Latsar CPNS oleh Puji Lestari, S.Si., M.Biotech dengan kegiatannya berupa “pembuatan video pembelajaran mata kuliah (MK) diagnostik molekuler”, maka telah dilakukan koordinasi dengan tim dosen pengampu MK tersebut. Adapun tim dosen pengampu berjumlah 3 orang, dan pertemuan tersebut dilakukan secara terpisah dengan waktu yang berbeda-beda. Hal ini karena sulitnya menemukan waktu yang tepat untuk dapat bertemu secara serentak. Dengan tidak mengurangi manfaat dari pertemuan tersebut, bersama ini kami sampaikan hasil pertemuan sebagai berikut: 1. Peserta pertemuan: Dewi Inderiati, S.Si, S.Pd, M.Biomed (pada tanggal 4 Juni 2021), Ahmad Fahrurozi ZS, M.Sc (pada tanggal 5 Juni 2021) dan Maroloan Aruan, M.Si (pada tanggal 9 Juni 2021) 2. Hasil pertemuan:
Seluruh tim dosen mendukung untuk dilaksanakannya proses pembuatan video pembelajaran MK diagnostik molekuler berbasis online untuk dapat memfasilitasi mahasiswa dalam mengakses materi.
40
Usul materi yang akan dibuat videonya adalah: peran diagnostik molekuler dalam profesi ATLM dan teknologi diagnostik molekuler terbaru (misal: NGS).
Subyek evaluasi penerapan penggunaan video pembelajaran adalah mahasiswa yang baru saja akan masuk ke semester V program studi D4. Mahasiswa dalam satu kelas akan dibagi menjadi 2 kelompok dengan jumlah yang sama, satu kelompok mengikuti perkuliahan daring seperti biasanya,
sedangkan
kelompok
yang
lain
menggunakan
video
pembelajaran.
Instrumen evaluasinya berupa: soal-soal evaluasi terkait dengan materi yang dipaparkan.
Unggah video disarankan di platform google classroom, dimana ada akses untuk forum diskusi mahasiswa secara langsung. Jika di upload ke youtube maka forum diskusinya akan sedikit lebih sulit.
Diperlukan pemahaman yang baik terkait dengan fitur-fitur media ViLC, jika tetap akan menggunakan media tersebut sebagai media utama. Termasuk di dalamnya terkait dengan faslitas forum diskusi di dalamnya.
Demikian notulensi kami sampaikan. Semoga dapat bermanfaat kedepannya.
Notulen,
Puji Lestari, S.Si., M.Biotech NIP 199105162020122004
41
Bukti 4: Timeline rencana pembuatan video pembelajaran MK diagnostik molekuler Daftar Rencana Pembuatan Video Pembelajaran Nama Jabatan Unit Kerja Penempatan Instansi Identifikasi Isu
Isu Terpilih Gagasan Pemecahan Isu
No 1
: Puji Lestari, S.Si., M.Biotech : Asisten Ahli (Dosen) : Program Studi D IV Teknologi Laboratorium Medis : Poltekkes Kemenkes Jakarta III 4. Belum optimalnya proses pembelajaran daring di jurusan TLM Poltekkes Kemenkes Jakarta III tahun 2021 5. Belum optimalnya pemanfaatan sarana pembelajaran daring di jurusan TLM Poltekkes Kemenkes Jakarta III tahun 2021 6. Belum optimalnya ketertiban presensi perkuliahan di jurusan TLM Poltekkes Kemenkes Jakarta III tahun 2021 : Belum optimalnya proses pembelajaran daring di jurusan TLM Poltekkes Kemenkes Jakarta III tahun 2021 : Pengembangan video pembelajaran mata kuliah diagnostik molekuler untuk menunjang proses pembelajaran daring di jurusan TLM Poltekkes Jakarta III tahun 2021 (keterkaitan dengan MP Agenda III: Pelayanan Publik)
Materi Perkuliahan (sesuai RPS) Pengantar diagnostik molekuler
2
Teknik PCR
3
Master Mix PCR
dan cara perhitungannya 4
Kondisi reaksi PCR
5
Primer PCR
Tujuan Menyediakan media pembelajaran asynchronous untuk mahasiswa TLM Menyediakan media pembelajaran asynchronous untuk mahasiswa TLM Menyediakan media pembelajaran asynchronous untuk mahasiswa TLM Menyediakan media pembelajaran asynchronous untuk mahasiswa TLM Menyediakan media pembelajaran
42
PJ Puji Lestari, S.Si., M.Biotech
Target Waktu Pelaksanaan 18 Juni 2021
Puji Lestari, S.Si., M.Biotech
20 Agustus 2021
Puji Lestari, S.Si., M.Biotech
30 Agustus 2021
Puji Lestari, S.Si., M.Biotech
10 September 2021
Kristanti Herietrenggi,
20 Agustus 2021
asynchronous untuk 6
Cara mendesain primer
7
Optimasi reaksi PCR
8
DNA fingerprinting
9
Nested PCR
10
Gene bank dan alignment
11
Pohon filogenetik
12
Marker genetik
mahasiswa TLM Menyediakan media pembelajaran asynchronous untuk mahasiswa TLM Menyediakan media pembelajaran asynchronous untuk mahasiswa TLM Menyediakan media pembelajaran asynchronous untuk mahasiswa TLM Menyediakan media pembelajaran asynchronous untuk mahasiswa TLM Menyediakan media pembelajaran asynchronous untuk mahasiswa TLM Menyediakan media pembelajaran asynchronous untuk mahasiswa TLM Menyediakan media pembelajaran asynchronous untuk mahasiswa TLM
43
BSc, M.BiomedSc Kristanti Herietrenggi, BSc, M.BiomedSc Kristanti Herietrenggi, BSc, M.BiomedSc Kristanti Herietrenggi, BSc, M.BiomedSc Maroloan Aruan, M.Sc
30 Agustus 2021 10 September 2021 20 September 2021 20 Agustus 2021
Maroloan Aruan, M.Sc
30 Agustus 2021
Maroloan Aruan, M.Sc
10 September 2021
Maroloan Aruan, M.Sc
20 September 2021
Lampiran 2: Bukti-bukti kegiatan 2 Bukti 1: e-book yang menjadi rujukan
44
Bukti 2: Bahan presentasi power point
Bukti 3: Bahan presentasi power point yang telah dikonversi ke bentuk video
45
Lampiran 3: Bukti-bukti kegiatan 3 Bukti 1: Bukti pengiriman email kepada tim dosen pengampu MK diagnostik molekuler
46
Bukti 2: Feedback dari tim dosen
47
Bukti 3: daftar subyek uji coba dan pembagian kelompoknya Timestamp
Nilai mata kuliah Biologi Molekuler
6/19/2021 17:44:09
B+
Tingkat keseringan mengalami kendala jaringan saat perkuliahan jarang
085695712202
andinimaharani635@gmail.com Bersedia
6/19/2021 17:46:47
B+
jarang
085773856774
annisarizqulloh23@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 18:09:52
A
tidak pernah
0895327494303
arndaff@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 18:14:13
A
sering
088225764706 (wa)
riskadwyn6@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 18:14:14
A-
jarang
085695341071
ghanirehan24@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 18:15:54
A- (3.67)
jarang
082122289859
kharismadwii.kd@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 18:20:08
3.33/B+
jarang
087809680574
nurfirdar@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 18:21:40
3.67
jarang
089655698832
noviastia28@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 18:25:02
A
jarang
Saya sendiri dan keluarga tya.tuyul2014@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 18:26:04
B+ (3.33)
jarang
089526209077
fentynurkhn@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 18:28:10
A
sering
085767008669
mlysari@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 18:28:36
A
jarang
085893117225
octavianiazzya04@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 18:30:22
A
jarang
+6285311935536
yasminenugroho01@gmail.com Bersedia
6/19/2021 18:31:55
A-
jarang
087883350058
indahprasetyow2@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 18:36:04
B+
jarang
08991481907
fransiskaaayaw@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 18:37:17
A
sering
0895331043012
dianchomala@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 18:38:46
B+
sering
083899346457
vionalianita@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 18:38:51
A-
jarang
085883774749
anisaputri.cas@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 18:41:21
A-
sering
089665702254
liandrydea@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 18:43:31
A-
tidak pernah
087789900625
Ctraulya@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 18:45:47
B
sering
081385466995
sugaricev@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 18:46:10
B+
jarang
083819958346
tyastridian@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 18:47:56
A
sering
088975815592
nurulsetianingrum1012@gmail.com Bersedia
6/19/2021 18:49:59
A
jarang
0812-1925-4315
zahrasalsabila562@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 18:51:31
B+ (3.33)
jarang
08558537395
salsabilamu27@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 18:51:45
A
jarang
+6285311935536
yasminenugroho01@gmail.com Bersedia
6/19/2021 18:55:03
A-
jarang
087875229414
Indpus91@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 18:55:08
B
jarang
081296984278
syahidahsalma@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 18:55:50
A
jarang
081293790202
oliviariandi99@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 18:59:05
A
jarang
0811822317
pradityadhimas237@gmail.com Bersedia
6/19/2021 19:04:11
A-
jarang
081293091890
annisaaditiya@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 19:05:07
A
jarang
085880841342
alfina.aulia01@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 19:05:27
A
sering
085776474966
Natasari27@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 19:10:23
A-
sering
087771288464
zahramhrn28@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 19:12:23
A-
sering
081316065878
rosaindriyani40@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 19:13:45
A-
jarang
081315129502
putri3tri@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 19:27:58
A-
jarang
0895333134710
risdhyani@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 20:11:21
A-
sering
0895348595086
Maulinaafifah76@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 20:13:34
A-
jarang
081236285529
kusumacicik@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 20:27:04
A-
jarang
085814682964
nadiatrioct@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 20:49:06
B+
jarang
089699456926
irenepsari@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 21:00:03
B+
jarang
085289372534
evanurhaliza0213@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 21:40:41
A-
sering
087826117741
tsubita321@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 22:05:01
A
jarang
0895333825818
risma3006@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 22:55:03
A-
jarang
085817350096
tezaarizky18@gmail.com
Bersedia
6/19/2021 22:57:20
A-
jarang
085893102959
wahyupamungkassari1@gmail.com Bersedia
+6285311935536
yasminenugroho01@gmail.com Bersedia
087789900625
Ctraulya@gmail.com
6/20/2021 14:54:49
A
jarang
6/24/2021 1:41:51
A-
tidak pernah
48
Kontak yang dapat dihubungi
Alamat email
Kebersediaan menjadi responden
Bersedia
KELOMPOK ZOOM No.
Timestamp
Nama/NIM
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23
6/19/2021 18:09:52 6/19/2021 19:05:27 6/19/2021 19:10:23 6/19/2021 19:12:23 6/19/2021 20:11:21 6/19/2021 21:40:41 6/19/2021 18:45:47 6/19/2021 18:25:02 6/19/2021 18:28:36 6/19/2021 18:30:22 6/19/2021 18:49:59 6/19/2021 19:04:11 6/19/2021 19:13:45 6/19/2021 19:27:58 6/19/2021 20:13:34 6/19/2021 20:27:04 6/19/2021 22:55:03 6/19/2021 22:57:20 6/19/2021 17:44:09 6/19/2021 17:46:47 6/19/2021 18:20:08 6/19/2021 18:26:04 6/19/2021 21:00:03
Arnando Daffa / P3.73.34.2.19.007 Amanda Nata Sari Zahra Maharani Rosa Indriyani Maulina Afifah Tsubita Mahmudatush Sholihah/P3.73.34.2.19.041 Radhita Az Zahrah/P3.73.34.2.19.033 Hofsiah Restu Agustiani P3.73.34.2.19.008 Yasmine Amira Fadhila/P3.73.34.2.19.045 Zahra Salsabila Sherly Rohendi Annisa Aditiya Nanda Putri Hadi Risma Diah Prasetyani/ P3.73.34.2.19.035 Cicik Ari Kusuma Nadia Tri Octaviani Teza Rizky Afrazi/P3.73.34.2.19.040 Wahyu Pamungkas Sari Andini Maharani Annisa Rizqulloh/ P3.73.34.2.19.006 Nurfirda Ramadani Fenty Nurkholifah / P3.73.34.2.19.015 Eva Nur Haliza / NIM: P3.73.34.2.19.014
Nilai Biologi Molekuler A A AAAAB A A A A AAAAAAAB+ B+ B+ B+ B+
Kendala Jaringan tidak pernah sering sering sering sering sering sering jarang jarang jarang jarang jarang jarang jarang jarang jarang jarang jarang jarang jarang jarang jarang jarang
KELOMPOK VIDEO No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23
Timestamp 6/19/2021 18:43:31 6/19/2021 18:14:13 6/19/2021 18:28:10 6/19/2021 18:37:17 6/19/2021 18:38:46 6/19/2021 18:41:21 6/19/2021 18:47:56 6/19/2021 18:51:45 6/19/2021 18:55:50 6/19/2021 18:59:05 6/19/2021 19:05:07 6/19/2021 22:05:01 6/19/2021 18:14:14 6/19/2021 18:15:54 6/19/2021 18:21:40 6/19/2021 18:31:55 6/19/2021 18:38:51 6/19/2021 18:55:03 6/19/2021 18:36:04 6/19/2021 18:46:10 6/19/2021 18:51:31 6/19/2021 20:49:06 6/19/2021 18:55:08
Nama/NIM Citra Aulya Rahman Riska Dwy Nurainy / P3.73.34.2.19.034 Mulya Sari Dian Chomala Dewi/ P3.73.34.2.19.013 Viona Lianita Liandry Dea Dwi Ananda / P3.73.34.2.19.022 Nurul Setianingrum Yasmine Amira Fadhila/P3.73.34.2.19.045 Olivia Riandi Dhimas Praditya Rezky/P3.73.34.2.19.012 Alfina Aulia Risma Widianti M Raihan Ghani F Kharisma Dwi Rakhmawati Kipin / P3.73.34.2.19.021 Novi Astia Tri Cahyanti/P3.73.34.2.19.029 Indah Prasetyowato Cornellia Anisa Saputri/P3.73.34.2.19.011 Indah Puspita Fransiska Yubilia Ayu Wardani / P3.73.34.2.19.016 Tyas Tridianti Salsabila Maya Utami Irene Puspita Sari Salma Nur Syahida/P3.73.34.2.19.038
49
Nilai Biologi Molekuler AA A A B+ AA A A A A A AAAAAAB+ B+ B+ B+ B
Kendala Jaringan tidak pernah sering sering sering sering sering sering jarang jarang jarang jarang jarang jarang jarang jarang jarang jarang jarang jarang jarang jarang jarang jarang
Bukti 4: Unggah video pembelajaran ke akun youtube
Link video adalah sebagai berikut: https://youtu.be/oFnLlTvkbmk
Bukti 5: Pelaksanaan uji coba penerapan video pembelajaran mata kuliah diagnostik molekuler
50
Lampiran 4: Bukti-bukti kegiatan 4 Bukti 1: Instrumen evaluasi, yang meliputi instrumen evaluasi pemahaman (berupa soal-soal PG) dan instrumen testimoni penggunaan video pembelajaran mata kuliah diagnostik molekuler Soal Evaluasi kelompok ZOOM Salah satu manfaat dari Diagnostik Molekuler adalah untuk preventif. Diagnostik Molekuler adalah metode diagnostik yang berdasarkan pada urutan basa nukleotida. Kromosom merupakan bagian kecil dari DNA. Gen adalah fragmen kecil dari DNA. Kromosom terletak di dalam sitoplasma. Alel terdiri dari dua pasang gen yang terletak pada lokus yang berbeda pada kromosom. Salah satu penerapan personalized medicine adalah penggunaan obat target terapi pada pasien kanker. Diagnostik molekuler yang dilakukan pada sekuen gen yang mengalami mutasi merupakan diagnostik molekuler pada penyakit non-genetik. Sekuen mRNA yang menjadi cetakan bagi protein pada proses translasi terdiri dari gabungan beberapa intron. Pada DNA, basa nitrogen Timin berpasangan dengan basa nitrogen Urasil. 6 basa nukleotida mengkode satu jenis asam amino. Perubahan 1 basa nukleotida tidak menyebabkan bentuk protein berubah. Perubahan konformasi 3 dimensi (bentuk) protein hanya menyebabkan fungsi biologis dari protein tersebut berkurang dari yang seharusnya. Terkait dengan penggunaan obatobatan "targeted therapy", dapat diartikan bahwa ada sekelompok orang tertentu yang merespon baik terhadap obat-obatan tertentu, sedangkan orang yang lainnya tidak.
51
Soal Evaluasi kelompok VIDEO Diagnostik Molekuler tidak dapat digunakan untuk prediktif. Diagnostik Molekuler adalah metode diagnostik yang berdasarkan pada urutan asam nukleat. Alel merupakan bagian kecil dari DNA. Gen yang terletak pada lokus yang sama di dalam kromosom disebut ekson. Kromosom terletak di dalam inti sel. Alel yang bersifat dominan menentukan fenotip seseorang. Personalized medicine ada karena faktanya setiap menunjukkan hasil yang sama terhadap pengobatan. Diagnostik molekuler yang dilakukan pada sekuen gen yang mengalami mutasi merupakan diagnostik molekuler pada penyakit genetik. Sekuen mRNA yang menjadi cetakan bagi protein pada proses translasi terdiri dari gabungan beberapa ekson. Pada RNA, basa nitrogen Adenine berpasangan dengan basa nitrogen Urasil. 3 basa nukleotida mengkode satu jenis asam amino. Perubahan 1 basa nukleotida dapat menyebabkan bentuk protein berubah. Perubahan konformasi 3 dimensi (bentuk) protein menyebabkan fungsi biologis dari protein tersebut berkurang dari yang seharusnya, serta bisa saja fungsi biologisnya hilang sama sekali. Pasien kanker Paru yang tidak mengalami mutasi pada gen EGFR, tidak akan merespon baik terhadap obat targeted therapy.
Instrumen testimoni penggunaan video pembelajaran berupa g-form yang berisi pertanyaan di bawah ini: No. Pertanyaan 1 apa kendala utama anda saat melakukan perkuliahan daring melalui ZOOM dan sejenisnya? tulis yang menjadi kendala anda?... 2 apakah penggunaan video pembelajaran dirasa akan cukup membantu anda dalam memahami materi perkuliahan... 3 tuliskan harapan anda, inovasi apa yang seharusnya dilakukan oleh bapak/ibu dosen untuk dapat meningkatkan semangat belajar mahasiswa/i di masa sekarang ini... Bukti 2: Pengumuman untuk user (mahasiswa) untuk mengisi kuesioner yang telah disiapkan
52
Bukti 4: Laporan hasil evaluasi yang dikirimkan kepada pihak-pihak terkait terdapat di g-drive dengan link sebagai berikut: https://drive.google.com/drive/u/0/folders/11DRJbP5Rgy5vL9dY2OupB2lLgcPCx9 Ug
Bukti 5: Pengiriman laporan evaluasi hasil aktualisasi ke email masiing-masing pihak terkait
53