Oasis Fajar Edisi : September - Oktober 2025

Page 1


September-Oktober2025

OASIS FAJAR OASIS FAJAR

Renungan Kristen untuk pribadi, keluarga dan kelompok

OASIS FAJAR

Renungan untuk pribadi, keluarga dankelompok

Pendiri:WilliamBooth

Jenderal: Lyndon Buckingham

Pemimpin: Kolonel Hosea

Makagiantang

Penulis:

Kapten Aprilian Mbuku

Kapten Yuwan Turu

Letnan Anggriani Bala

Letnan Cindy Kandou

Kandidat Febe Sinuraya

Mayor Merling Sandjo

Mayor I ketut Darto Yasa

Kapten Verdianto Lago

Mayor Evi Rosna Bala

Letnan Kolonel Anastasia Poa

Letnan Kolonel Sri Widaja

Letnan Kolonel Marisa Mangela

Mayor Hanny Tuhumury

Mayor Bambang White

Letnan Jefrianto Kasinna

Mayor San White

Mayor Berta Fadanur Hea

Letnan Charmelia Ndai

Letnan Selviana Ntolaki

Kapten Yeni Susanto

Editor:

Letnan Kolonel Marisa Mangela Sekretaris:

Letnan Cindy Kandou

Dewan Redaksi:

Let. Kol Alberth D Sarimin

Let. Kol Ezra Mangela

Let. Kol Marisa Mangela

Let. Kol Sri Widaja G

Let. Kol Erik Kape

Let. Kol Yakub Sipi

Mayor Yudawan Lesbasa

Mayor Ary Setyo Wibowo

Mayor Stefanus Tulumang

Kapten Yusran Todjulo

Wayan Caleb Chrishermawah

Penerbit:

Jl. Jawa 20, Bandung 40117

Telp. (022) 4207029

Bala Keselamatan Online: WWW.Salvaonarmy.or.id

Salam Dari Editor

DamaiSejahteradalamTuhankitaYesusKristus.

Pembaca Renungan Harian Kristen Oasis Fajar yang diberka, bulan September adalah bulan Persembahan Seminggu Sangkal diri atau PSSD. Saatnya kita memberi untuk pelayanan Misi Internasional , Allah sumber berkat akan melimpahkan-Nyabagikita.

Dari sosok Raja yang dak Tampak Seper Seorang Raja, hingga Yesus yang Dicobai Iblis, akan menjadi renungan yang membawa kita lebih dekat pada kebenaran yang sering tersembunyi. Kisah ini dirangkai untuk menguatkan langkah dan membuka mata ha kita. Karena di mata Allah, yang Hina Dipandang Dunia justru berharga, dan yang kita cari bukanSinggasana,tapiBaitAllahtempatDiaberdiam. Dalam edisi ini, kita juga diajak melihat siapa Yesus sebenarnya—bukan hanya lewat perkataanNya, tapi juga ndakan-Nya berkuasa. Ia yang berkuasa atas badai, hingga perjalanan dari penolakan menuju kemuliaan, semuanya menunjukkan bahwa Dia adalah Mesias yang mulia. Temukan bagaimana iman bertumbuh, jiwa disembuhkan, dan misi Tuhan terus berjalan—meski takselalumudahdipercaya.

Menyangkal diri, meninggalkan segalanya, hingga hidup dalam ketergantungan penuh kepadaNya—semua bukan hal mudah, tapi penuh makna.

Mari belajar dari pengajaran Yesus tentang berdoa, dan bertanya pada diri sendiri: apakah hidup kita sudah berbuah, atau justru perlu dibentuk kembali?

Temukan semangat baru untuk mengikut Dia dengan sepenuhha.

Semangatmemberitakankabarbaikyangtak bisa dibendung! Dari perintah yang menghidupkan, kuasa yang ditampakkan, hingga Injil yang menjangkau segala bangsa kita diajak melihat bagaimana terang Kristus terus menyala, bahkan saat dihambat. Bukan karena perbuatan, tapi karena kasih-Nya, kita dibenarkan dan diselamatkan bukan hanya untuk segelinr orang, tapi untuk segala bangsa.

Selamat menikma kebersamaan dengan TuhanYesusdalamrenunganOasisFajar.

Let. Kolonel Marisa Mangela - Editor

September-Oktober2025

OASIS FAJAR

Renungan Kristen untuk pribadi, keluarga dan kelompok

Bala Keselamatan Publikasi pertama 1996

KETIKA IMAN DAN PENGORBANAN BERTEMU

Judul diatas mengambil inspirasi yang luar biasa dari kisah Abraham dalam

Kejadian22,saatdimanaAllahmemintahalyangpalingiastimewadanberharga dalam hidupnya yakni anak yang dikasihi dan dijanjikan yakni Ishak. Dalam ketaatan dan keyakinan dengan tidak berkata tetapi..., atau mencari-cari alasan, Abraham menaati perintah Tuhan, percaya bahwa Allah sanggup melakukan semua yangterbaik,bahkansampaipadakematiansekalipun.

Kisah Abraham yang mempersembahkan Ishak adalah salah satu peristiwa paling menggugah dalam Alkitab. Dan mungkin saja ada yang berpendapat bahwa peristiwa ini sebagai perkara sadis, tanpa hati, yang dilakukan seorang ayah kepada anaknya. Namun ternyata tidaklah demikian karena di puncak gunung Moria, Abraham menunjukkan iman yang sejati-menyangkal dirinya dan menyerahkan segalanya kepada Allah. Allah memberi perintah yang tampaknya mustahil untuk dilakukan yakni mempersembahkan anak satu-satunya yang sangat dikasihi, anak perjanjian,sebagaikorban.

Bayangkan, bagaimana bergolaknya batin Abraham ketika malam itu, Ishak adalahjawabanataspenantianpuluhantahun.Allahyangmemerintahkannya,dandi pagi hari, Abraham bangun, mempersiapkan diri dan segala keperluan untuk pengorbanan tersebut. Berjalan bersama Ishak menuju gunung yang ditunjukkan Allah, tempat keterpisahannya dengan anaknya. Di sana, saat ia hendak mengorbankan anaknya, Allah menghentikannya dan menyediakan seekor domba sebagaiganti.

Ketaatan Abraham menunjukkan bahwa iman sejati tidak menuntut penjelasan, melainkan bersandar penuh pada karakter Allah. Ia percaya bahwa Allah sanggup membangkitkan Ishak sekalipun harus mati (Ibrani 11:19). Inilah iman yang sejati,tidakbergantungpadasituasi,tetapibergantungpadapribadiAllahyangsetia.

Beigitujugadenganpersembahansaatini,yangmerupakanungkapannyata dari penyangkalan diri: menanggalkan egoisme, kenyamanan, dan keinginan pribadi demi menjawab panggilan misi Allah bagi dunia. Setiap rupiah yang kita berikan menjadi bagian dari karya penyelamatan dan kemanusiaan: memberi makan yang lapar, merawat yang sakit, menolong yang tertindas, dan memberitakan Injil kepada yangbelummendengar.

Persembahan Sangkal Diri bukan soal jumlah, tetapi berkemurahan hati karena dipenuhi Roh Kudus. Hati yang rela seperti Abraham, yang bersedia mempersembahkan yang paling berharga karena percaya bahwa Allah layak menerimasegalanya.

Mari, di tanggal 14 September 2025 ini, kita berikan dengan sukacita dan pengabdian berdasarkann hati yang dipenuhi Roh Tuhan. Sebab persembahan kita adalah bagian dari gerakan kasih yang menjangkau dunia. Tuhan memberkati setiap tangan yang memberi dengan tulus, dan kita mempraktekkan ketika iman dan pengorbananbertemu.Haleluya.

Keterangan Gambar Cover Depan

Senin, 01 September 2025

Pengakuan Yohanes

Matius 3 : 13 – 17

“Lalu Yesus menjawab, 'biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah.' Dan Yohanes pun menurutinya” (Ayat 15)

Berbicaratentang“Pengakuan”menurutKBBIdijelaskanbahwa,katainidapat

diartikan mengakui, menyatakan, suatu fakta atau kebenaran. Hari ini dalam perenungan kita, tentang sebuah peristiwa yang penting dalam kehidupan dan pelayanan Tuhan Yesus Kristus, melalui pengakuan Yohanes. Peristiwa itu adalah hal baptisan yang tercatat dalam Injil Matius, bukan hanya sekadar momen seremonialsaja.Adahalpentingyangharuskitapahamdenganlebihdalam, bahwa baptisan yang dimaksudkan adalah ketaatan pada Allah. Salah satu alasan Tuhan Yesus di baptis oleh Yohanes adalah untuk menggenapi Kehendak Allah (ayat 15). Peristiwa inilah yang menjadi titik awal pelayanan-Nya sebagai Mesias yang datang untukmisipenyelamatanmanusia didunia.

Yohanes Pembaptis menyerukan, agar orang bertobat dan dibaptis. Sesuatu yang tidak terpikirkan oleh Yohanes, bahwa Yesus ada di sana, dan meminta Yohanes untuk melakukan juga bagi-Nya. Matius mencatat bahwa Yohanes menolak untuk membaptisnya karena Yohanes tahu bahwa Yesus adalah Allah yang kudus, bukanlah manusia berdosa yang harus bertobat dan di baptis. Yohanes berkata: Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan,(ayat11) Pengakuan Yohanes membuktikan bahwa , Yesus adalah Tuhan. Baptisan yang di lakukan Yohanes mengajarkan kita untuk hidup taat pada kehendakdanperintah AllahBapadisurga.

Terkadang dalam kehidupan kita, ada situasi yang memaksa kita untuk tidak taatkepadaTuhan. KetikakehendakAllahtampaknyasulit,atautidakmasuk dalam akal kita sebagai manusia, maka kita berani melakukan hal yang bertentangan dengan kehendak Tuhan. Melalui pribadi Yesus, menjadi teladan yangjelas.bahwa,sebagaianakAllahkitaharushidupdalamketaatanyangmenjadi buktipertobatankita.

Penegasan: Yesus adalah Anak Allah, itu berarti semua orang yang menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat memiliki keyakinan, dan ketaatan kepada Tuhan Yesus, sehingga setiap aspek kehidupan kita hanya berpusat pada Dia.

DOA: Bapa di surga, tolonglah agar kami memiliki iman yang kokoh dalam ketaatanmengikutEngkausebagaiTuhandanJuruselamatdisepanjanghidupkami. DalamnamaYesuskamiberdoa,amin.

Selasa, 02 September 2025

Yesus Dicobai Iblis

Matius 4 : 1 – 4

“Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai iblis.” (Ayat 1)

Setelah Yesus dibaptis dan dipenuhi Roh Kudus, Yesus dibawa ke padang

gurun. Di sanalah Ia dicobai oleh iblis. Pencobaan yang dilakukan kepada TuhanYesusmerupakanupayayang dilakukan untukmengujiketaatan-Nya kepada kehendak Allah. Kita perhatikan dalam peristiwa tersebut, bahwa Yesus dalam pencobaan selalu tunduk pada Kuasa Allah. Hal penting yang menjadi penuntunkitamelaluikebenaranFirmanTuhaniniadalah:HiduplahdalamRoh. Roh kudus menolong kita untuk tunduk pada Allah, sekalipun iblis berusaha menjatuhkan kita dalam pencobaan. Iblis adalah musuh terbesar kita sebagai orang percaya. Kita harus sadar, bahwa kita semua terlibat dalam peperanganrohaniyangdahsyatyaitumelawankuasa-kuasakejahatanyangtidak terlihatolehmatajasmanikita (Efesus6:12).Olehsebabitukitaharusselaluhidup dalam Roh, sehingga kita tidak mudah jatuh dalam dosa. Tanpa Roh Kudus dan Firman Allah, kita tidak mungkin bisa mengalahkan dosa dan pencobaan yang kita hadapi.

Sebagai manusia, kita tidak memiliki kekuatan yang besar untuk mengalahkan kuasa iblis, tetapi Roh Kudus Allah yang tinggal dan hidup di dalam kita akan menolong untuk tetap bertahan dalam kehendak Allah. Kekuatan kita terletakpadaimanyangberserahpenuhkepadaAllah. Melaluiteksini,kitadiajar untuk hidup dalam penyerahan dan penundukan diri kepada Allah sehingga Roh Kudus akan terus menuntun langkah hidup Kita. Saudara-saudara yang kekasih, pencobaan adalah bagian dari perjalanan iman kita orang percaya. Yesus sudah menang, dan Ia menunjukkan caranya yaitu, mengandalkan Roh Kudus dan Firman-Nya, sehingga tidak mudah di goyahkan oleh bujukan iblis, tetapi menyadaribahwahidupkitaharustundukpadaKehendakBapa.

Penegasan: HadapicobaandengantuntunanAllahmelaluiRohkudus,dan Firman-NyasehinggakitamemperolehkemenanganbersamadenganKristus.

DOA: Tuhan Yesus, tolonglah kami, agar dengan iman yang teguh dapat menghadapi pencobaan-pencobaan yang datang dalam hidup kami. Tuntunlah kamidengan kekuatanRoh Kudus-Mu untukmempraktikkan Firman-Musehingga kamitidakmudahjatuhdalampencobaan.DalamnamaTuhanYesuskamiberdoa, amin.

Rabu, 03 September 2025

Kuasa Yang Nyata

Matius 8 : 1 – 4

“Lalu Yesus berkata kepadanya: “Ingatlah, jangan engkau memberitahukan hal ini kepada siapa pun, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah persembahan yang diperintahkan Musa, sebagai bukti bagi mereka.” (Ayat 4)

Kitasemuapercaya kuasayangadapadaYesusadalahkuasayangmelampaui

kuasa apa pun yang ada di dalam dunia ini. Dan dari sekian banyak mujizat yang telah Yesus lakukan, inilah salah satu bukti kuasa Yesus yang nyata, yaitu mentahirkan orang sakit kusta. Teks ini mencatat bahwa, Yesus melakukan mujizat penyembuhan setelah Ia turun dari bukit, dan Orang banyak berbondongbondongmengikutiDia.ketikabertemudenganorangyangmenderita,makaYesus menyatakankuasanyayangAjaibuntuk menyembuhkannya.Peristiwainimenjadi halindah, yangdapatkitarenungkandariTuhankitaYesusKristus.

Kuasa-Nya di nyatakan bagi orang yang tersisihkan. Dalam teks ini, berbicara tentang orang yang mengalami kusta. Penyakit ini membuat orang dikucilkan, baik secara sosial maupun keagamaan. Mereka harus hidup terpisah dengan masyarakat umum, dan di jauhi. Penyakit kusta di pandang orang Yahudi sebagaisuatukutukanbagiorangyangmengalaminya.TetapiYesushadirditengahtengahorangyangditolak.

Kuasa-Nya dinyatakan dengan kasih (Ayat 3). Kalimat “lalu Yesus mengulurkantangan-Nya”menunjukkantindakankasihYesus, tidakpeduliseperti apa keadaan orang yang Ia jumpai. Budaya yang di pegang teguh orang Yahudi saat itu, adalah Najis jika orang tahir bersentuhan dengan orang yang mengalami penyakit kusta. Tetapi Yesus dengan kasih-Nya menyatakan Kuasa-Nya melalui kesembuhan. Kita semua adalah orang yang berdosa, suatu penyakit (Dosa) yang membuat kita tidak berkenan di hadapan Allah, tetapi Yesus datang menghampiri kitadenganKasih-Nya,menyatakanKuasa-NyamelaluikaryasalibyangIakerjakan, untuk mendatangkan kesembuhan bagi kita sehingga kita dilayakkan sampai saat ini.

Penegasan: Kuasa Yesus tidak hanya menyembuhkan secara fisik, tetapi kuasa Yesus menyembuhkan jiwa yang terluka, kuasa-Nya menyelamatkan dan mengampunikitadaridosadanpelanggarankita.

DOA: Tuhan Yesus, kami bersyukur karena kuasa-Mu bagi kami, sehingga kamilayakdihadapan-Mu.DalamnamaYesuskamiberdoa,amin!

Kamis, 04 September 2025

Iman yang Terlihat

Matius 9:1-5

“Maka dibawa oranglah kepada-Nya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidurnya. Ketika Yesus melihat iman mereka berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu:” percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah di ampuni.” (Ayat 2)

Dalam perjalanan hidup kita sebagai orang percaya bukanlah hal yang

mudah, karena dibutuhkan ketekunan iman yang harus berakar kuat di dalamTuhan,Karenajikatidakmakaakanmudahmengalamikekecewaan dalammenghadapitantanganatausakitpenyakit.

Dalam Matius 9:2, kita membaca tentang sekelompok orang yang membawa seorang lumpuh kepada Yesus. Tindakan ini, bukan hanya sekedar usahaatauhanyasimpatikepadasahabatmereka yangmengalamisakititu,tetapi karena iman mereka. Kisah ini merujuk pada sebuah peristiwa yang luar biasa, sebab para pengusung orang lumpuh, sungguh percaya bahwa Yesus sanggup menyembuhkan. Mereka menunjukkan imannya melalui tindakan yang nyata yaitu mengangkat, membawa, dan menurunkannya dari atap tepat di depan Yesus. Menariknya adalah bahwa Yesus melihat iman mereka. Iman bukanlah sesuatuyangtersembunyidalamhati, tetapiimanyangsejatiakantampakdalam tindakan.Sekelompokoranginitidakmenungguwaktuyangtenang,merekatidak menyerahkarenakesulitan.Danjugatidakberhentiditengahjalan,tetapipercaya bahwa Yesus pasti melakukan yang terbaik. Tuhan Yesus tidak hanya menyembuhkan secara fisik, namun orang lumpuh ini juga mengalami pengampunan dosa. Hal ini menunjukkan bahwa, bukan saja masalah mujizat tetapi soal percaya yang menyelamatkan untuk memulihkan secara sempurna. Apayangbisakitapelajaridarikisahini?

Imandapatdilihatmelaluitindakan.Imantidakhanyadiucapkantetapidi wujudkan dalam tindakan nyata mengangkat, membawa, dan memperjuangkan orang lain agar mereka bisa bertemu dengan Yesus. Orang lumpuh ini tidak bisa datangsendiri,tetapibisaberjumpadenganYesuskarenateman-temannya.

Penegasan: Ingatlah bahwa orang-orang di sekitar butuh kita, untuk membawamerekakepadaYesuslewatdoadantindakannyata.

DOA: Bapa yang baik, biarlah pada hari ini, kami juga menyadari bahwa iman yang terlihat oleh Tuhan Yesus, menyerahkan seluruh hidup dan hati kepada Tuhan.Jadikanlahkamimenjadipribadi-pribadiyangpercayadanbertindakuntuk kemuliaannama-Mu.DeminamaYesus,amin.

Jumat, 05 September 2025

Jalan yang Diratakan bagi Raja

Matius 11: 7 -10

“Karena tentang dia ada tertulis: Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau , ia akan mempersiapkan jalan-Mu di hadapan-Mu.”( Ayat 10)

Ketikaseorangpemimpinnegaraataupemimpindaerahakandatangkesuatu

kota, maka pasti ada utusan yang dikirim lebih dahulu untuk memastikan bahwa jalan menuju kota itu rata bersih dan aman. Inilah gambaran yang digunakan dalam nubuat nabi Yesaya yang di genapi oleh Yohanes. Tetapi yang dimaksudkan bukan hanya sekedar meratakan atau memperbaiki dan membersihkan jalan saja. Yohanes memanggil orang untuk bertobat, ia menyerukan supaya terjadi transformasi hidup atau pertobatan. Jalan yang rata bagi sang raja, bukanlah jalan yang dibangun dari batu dan pasir, tapi hati manusia yangharusdisiapkanuntukmenerimakehadiranAllah.

Dalam pembacaan Alkitab hari ini, Yesus berbicara tentang Yohanes Pembaptis sebagai utusan yang mempersiapkan jalan bagi-Nya. Dalam kitab perjanjian lama Yesaya menggambarkan sosok yang di utus Allah untuk meratakan jalan, sebelum kedatangan Sang Raja. Yohanes pembaptis melakukannya, bukan dengan membangun jalan atau mempersiapkan jalan untuk dilewati Sang Raja. Tetapi, sebagai gambaran pertobatan dan kesiapan hati untuk kedatangan-Nya. Dia juga berkhotbah untuk memanggil semua orang untuk kembali kepada Allah, agar meninggalkandosadanmenantikanMesiasdenganhatiyangsiap.

Makna apa yang kita temukan dari bagian ini? Kita tidak sedang menanti kelahiran Yesus secara fisik, tetapi kita menantikan kedatangannya kembali. Sama seperti Yohanes kita pun dipanggil untuk menjadi suara yang berseru di padang gurun,padazamansekarangini.Meratakanjalanbagirajaberartikitaharus?

· Membersihkanhatidarikesombongan,irihatidankepahitan.

· Menjadi pembawa damai di tengah dunia yang terkadang kehilangan damaisejahtera.

· Mempersiapkan jalan bagi karya Kristus dalam hidup orang lain, dengan menjaditerangdangaram.

Penegasan: Mari memeriksa hati kita saat ini, apakah kita benar-benar siap untuk kedatangan Sang Raja? Ataukah masih ada batu dan lubang yang perlu diratakan?

Doa: Bapa di surga, kami menyadari bahwa tugas sebagai orang-orang yang percaya adalah, menyiapkan jalan bagi mereka yang membutuhkan keselamatanMu. Pakailah kami menjadi alat-Mu agar berdampak bagi keluarga, orang-orang di sekitarkamidanoranglainnya.Deminama-Mukamiberdoa,amin.

Sabtu, 06 September 2025

Penolong bagi yang sesat

Matius 18:12-14

“Dan Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jika ia berhasil menemukannya, lebih besar kegembiraannya atas yang seekor itu dari pada atas yang kesembilan puluh sembilan ekor yang tidak sesat.” (Ayat 13)

Dalam perjalanan hidup ini, kita kerap menjumpai orang-orang yang

tersesat, dan tak jarang kita pun merasa seperti domba yang hilang, yang terpikat oleh gemerlap dunia, hingga menjauh dari suara gembala yang sejati. Namun kasih luar biasa; Ia menggambarkan diri-Nya sebagai gembala yang relameninggalkansembilanpuluhsembilandombademimencarisatuyanghilang, karena bagi-Nya, setiap jiwa begitu berharga dan layak untuk diselamatkan. Dia tidak membiarkan yang lemah atau terjatuh tetap tersesat, Ia mencari dan memulihkan-Nya.

Perumpamaan tentang domba yang hilang adalah salah satu gambaran kasih Allah yang paling dalam. Ketika Yesus menyampaikan kisah ini, Ia ingin menunjukkan kepada kita betapa berharganya satu jiwa bagi Allah. Dalam perumpamaan ini, Yesus menggambarkan kasih dan kepedulian-Nya yang luar biasa melalui sosok gembala yang rela meninggalkan sembilan puluh sembilan, demimencarisatuyanghilang.Ketikadombaituakhirnyaditemukan,sukacitasang gembala begitu besar, bahkan melebihi kebahagiaannya atas sembilan puluh sembilan yang tidak tersesat itu. Tuhan Yesus tidak hanya mengasihi orang yang benar, tetapi, Ia juga peduli dan mencari mereka yang telah menjauh. Kita juga pernah menjadi domba yang sesat. Masa-masa ketika kita menyimpang dari kehendakAllah,memilihjalankitasendiri sehinggakitamengalamikekosongan.

MungkinkitamenjauhdariTuhankarenaterluka,ataukecewa.Yesustidak menunggukitakembalisendiri.Diadatangmenjemputkitadengankasih-Nya.Saat melihatoranglainjatuhapakahkitamencarimereka?Ataumalahmenghakimidan menjauhi mereka? Yesus mengajarkan tentang kasih yang dapat memulihkan, bukan menolak atau meninggalkan, dan kita telah di temukan oleh sang Gembala yangpenuhkasih.

Penegasan:KitadipanggiluntukmeneladaniKristus,bukanhanyamelihat mereka yang terhilang, tersesat, dalam kesepian, dan putus asa, tetapi mari kita mendekat,mengasihidanmembimbingmerekakepadaterangkasih-Nya.

DOA:Tuhanyangpenuhkasih,yangtidakpernahmenyerahataskamiyang berdosa. Ajari kami untuk selalu mendengar suara-Mu dan berjalan dalam terang kasih-Mu.DalamnamaYesus,kamiberdoa.Amin.

Minggu, 07 September 2025

Hina Dipandang Dunia , Tidak Bagi Allah

Matius 25: 41 – 46

“Maka Ia menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku.” (Ayat 45).

Dalamkehidupanini,kitamendapatiadaorangyangseringmenilaisesuka

hati, baik berdasarkan penampilan atau status seseorang. Namun Allah memiliki pandangan yang berbeda. Apa yang dianggap hina di mata dunia,tidaksamadenganapayangdilihatAllah.TerkadangTuhanmemilihorangorangyang dianggaphinadimataduniauntukmelakukanhal-halbesar.

Yesus sebagai hakim akan meminta pertanggungjawaban semua orang, melalui cara hidup yang tepat. Bukan sejauh mana kebenaran, kesetiaan kita dalam ibadah dan doa, atau jumlah orang yang telah bertobat melalui dampak hidup kita, tetapi apa yang telah kita lakukan terhadap sesama kita. Perbuatan yang nyata seperti: memerhatikan mereka yang miskin, memberi makan saudara yang lapar, memberi pakaian bagi yang membutuhkan, menolong yang sakit dan mengunjungi mereka yang di penjara, serta mengasihi mereka yang tersisihkan adalahbuktipertanggungjawabankitakepadaAllah.

Dengantegas,dalamMatius25ayatke-4Yesusberkata:”ketikaakulapar, kamumemberiakumakan,ketikaakuhaus,kamumemberiakuminum,ketikaaku telanjang kamu memberi aku pakaian, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang saudaraku yang paling hina ini, kamu telah melakukanuntukAku.” Teks ini menjelaskan bahwa, menolong orang yang paling hina berarti kita sedang melayani Tuhan. Sebaliknya, mengabaikan orang yang palinghinaberartimengabaikan-Nya.

Hendaknya kita memuliakan Tuhan bukan hanya sekadar dengan katakata belaka, tetapi dengan tindakan yang nyata yang penuh kesungguhan. Mengasihi dan menerima mereka yang hidup dalam penderitaan. Kita harus peduli kepada sesama kita, terutama mereka yang paling membutuhkan pertolongan. Dengan melayani mereka yang membutuhkan, kita melayani Kristus.

Penegasan: Bersikap peduli terhadap sesama, terutama untuk mereka yang membutuhkan, Dengan tindakan yang nyata, kita melayani Kristus, dan kita akanditetapkansebagaianakAllahdanmendapatkankehidupankekal.

DOA: Bapa di surga ajarlah kami untuk menolong sesama kami dengan penuhkasih,danajarlahkamiuntuksalingmengasihisatudenganyanglain.Amin

Senin, 08 September 2025

Bukan Singgasana Tapi Bait Allah

Matius 26 : 52 - 56

“ Pada saat itu Yesus berkata kepada orang banyak : Sangkamu Aku ini penyamun, maka kamu datang lengkap dengan pedang dan pentung untuk menangkap Aku ? padahal tiap-tiap hari Aku duduk mengajar di Bait Allah dan kamu tidak menangkap Aku . “ ( Ayat 55).

Sebagai pengikut Kristus, kita sering kali dihadapkan pada pilihan untuk

memilih antara kekuatan duniawi dan kekuatan rohani. Kekuatan duniawi hanya bersifat sementara dan berdosa di hadapan Allah, tetapi kekuatan rohani membuat hidup kita diberkati dan menjadi berkat. Bukan singgasana (takhta) tetapi Bait Allah. Mengapa? Karena Yesus mengajarkan kita tentang pentingnya hidup dalam damai dan pengampunan, serta menaati rencana Allah. Dalam hal ini, dapat dipahami bahwa, kehidupan kita bukanlah soal mencari kekuatandankekuasaanduniawi.

Dalam Matius 26:55 berisi pertanyaan Yesus kepada orang banyak yang datang menangkap-Nya, "Sangkamu Aku ini penyamun, maka kamu datang lengkap dengan pedang dan pentung untuk menangkap Aku? Padahal tiap-tiap hariAkududukmengajardiBaitAllah,dankamutidakmenangkapAku?".Ayatini menekankan perbedaan antara tindakan yang mengajarkan dengan cara terbuka diBaitAllahbahwacarapenangkapanYesusyangsepertimenangkappenjahat.

Ketika menghadapi setiap masalah, kita harus mencari solusi yang baik dan mendatangkan kedamaian, dengan tidak menggunakan kekerasan. Percaya dan memahami bahwa Allah memiliki rencana yang baik untuk umat yang menaati-Nya, selalu mengutamakan Kristus dalam hidup. Dengan tekun terus mengikuti setiap teladan Yesus dalam hidup kita, termasuk dalam hal menghadapikesulitandantantangandenganimandanpercayakepadaAllah.

Penegasan: Percayalah bahwa Allah punya rencana yang terbaik dalam kehidupan kita dan tidak ada rencananya yang gagal, asal kita setia. Sebab bukan singgasana(takhta)yangdapatmembuatkitabahagiatetapiBaitAllah.

DOA: Bapa di surga, berikan kemampuan bagi kami untuk menjadi pribadi-pribadi yang bukan mencari kekuatan duniawi, melainkan kekuatan rohani untuk menikmati hadirat-Mu yang kudus. Ajarlah kami untuk selalu mengutamakan Allah dalam setiap rencana-Mu dalam kehidupan kami. Dalam YesusKristus,kamiberdoa,amin.

Selasa, 09 September 2025

Teladan Kerendahan Hati

Markus 1:9-11

“Pada waktu itu datanglah Yesus dari Nazaret di tanah Galilea, dan Ia dibaptis di sungai Yordan Oleh Yohanes.” (Ayat 9)

Markus 1:9-11 mencatat peristiwa pembaptisan Yesus, yang dilakukan

oleh Yohanes. Dalam peristiwa ini, Yesus menunjukkan kerendahan hati-Nya sebagai Anak Allah, bukan kekuasaannya sebagai Tuhan.

Sering kali dalam perjalanan kehidupan ini, kita melihat bahwa manusia cenderung ingin ditinggikan, dihormati, dan dipandang hebat. Namun dalam

Markus 1:9–11, kita melihat satu pribadi yang justru memilih untuk merendahkan diri-Nya,padahalIaadalahPribadiyang layakuntukmenerimasemuapujian,dan ditinggikan. Teks ini mencatat peristiwa pembaptisan Yesus yang dilakukan oleh Yohanes di sungai Yordan. Yesus menunjukkan kerendahan hati-Nya dengan rela dibaptis oleh Yohanes. kita dapat melihat dengan jelas teladan dari Tuhan kita Yesus Kristus. Peristiwa ini menunjukkan ketaatannya dalam proses yang telah ditetapkan bagi-Nya. Kerendahan hati dari Tuhan Yesus di buktikan dalam kesediaannya dibaptis oleh Yohanes, sebenarnya Dia adalah Tuhan yang tidak pantasuntukdibaptis.

Duniaselalumemperlihatkankepadakitahal-halyangbertentangandengan cara hidup orang percaya. Misalnya: gengsi, kuasa, dan kehormatan. Tetapi Tuhan Yesus datang, mengajar kita untuk tidak hidup sama seperti yang dunia tawarkan. Dalam Filipi 2:6-8, dikatakan bahwa Yesus "mengosongkan diri-Nya, mengambil rupa seorang hamba, dan taat sampai mati." Baptisan-Nya adalah awal dari pelayanan, yang penuh kerendahan hati. Tuhan Yesus tidak menjadikan Gelarnya sebagai Anak Allah untuk menyombongkan diri. Tetapi membuktikan dirinya sebagaiTuhan,yangmemilikikerendahanhati.

Sebagai pengikut Kristus, kita dipanggil untuk meneladani kerendahan hati Tuhan Yesus. Kita harus hidup dalam kerendahan hati, taat dan menghormati proses yang telah ditetapkan Allah, serta mengakui dan menghormati Tuhan dalamkehidupankita.

Penegasan: Mari kita belajar dari Kristus, biarlah hidup kita menjadi cerminan dari kerendahan hati. Mencari perkenanan Allah, bukan pengakuan manusia.

DOA: Tuhan Yesus, terima kasih atas teladan-Mu bagi kami, melalui kerendahan hati. Tolonglah kami untuk meneladani-Mu dalam kehidupan kami. DalamnamaTuhanYesuskami.Amin.

Rabu, 10 September 2025

Fokus Pada Misi Allah

Markus 2 : 13 – 17

“kemudian ketika Ia berjalan lewat di situ, Ia melihat Lewi anak Alfeus duduk di rumah cukai lalu ia berkata kepadanya: “ikutlah Aku!” maka berdirilah Lewi lalu mengikuti Dia.” (ayat 14)

Ketika manusia pertama jatuh ke dalam dosa manusia telah kehilangan

kemuliaanAllahyangmenyebabkanmanusiatidaklayakdihadapanTuhan, sehingga mereka harus menerima konsekuensi dari Dosa yang mereka lakukan (Kejadian 3), yaitu terusir dari Taman Eden dan harus menjalani hidup dengan bersusah payah, dan akan menerima Hukuman kekal akibat dari ke tidak TataanmerekakepadaAllah.

Sejak awal kejatuhan manusia itulah, Allah berinisiatif untuk melakukan sebuahMisiyangsangatmuliayaituuntukmenyelamatkanmanusiadarihukuman kekal, dan tidak ada yang dapat melakukan Misi tersebut selain Allah. Ia meninggalkan takhta-Nya yang mulia, lalu turun ke dalam Dunia yang penuh dengan Dosa melalui Yesus Kristus. Kristus datang untuk memulihkan Hubungan antara Allah dan Manusia, sebuah tindakan yang menggambarkan bagaimana kasih Allah yang begitu besar bagi manusia. (ayat 17) dalam proses penyelamatan tersebut Yesus sangat fokus pada Misi Allah. Dalam perjalanan misi ini, Ia harus berhadapan dengan Ahli Taurat dan orang-orang Farisi, yang dipakai oleh Iblis untukmenggagalkanMisiAllahbagimanusia.

ApapoinpentingdarimisiAllah?

Pertama: Pemulihan Hubungan. Pada awal penciptaan, hubungan manusia dengan Tuhan terlihat sangat harmonis. Namun semua itu berubah, ketika manusia jatuh ke dalam dosa. Pelanggaran mereka menyebabkan, adanya keterpisahan antara Allah dan manusia. Misi itulah yang harus dikerjakan melalui pengorbanan-Nya dikayuSalib.

Kedua: Kehidupan yang kekal. Ketika manusia jatuh ke dalam Dosa, mereka telah memastikan tempat mereka di neraka. Tidak ada pilihan lain bagi manusia, selain harusmenerimahukumanyangkekalakibatdaridosayangmerekalakukan.untuk itulah Allah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal agar manusia tidak binasa melainkanmemperolehhidupyangkekal(Yohanes3:16).

Penegasan: Tanpa adanya Misi Allah dalam dunia ini maka manusia tidak akanmemperolehpengampunandosadanhidupyangkekal.

DOA: Tuhan Yesus yang baik terima kasih untuk Kasih-Mu yang begitu besar dan ajarlah kami untuk terus taat dan setia menjalankan Misi Kasih-Mu dalamhidupkami.DalamnamaTuhanYesus.Amin.

Kamis, 11 September 2025

Yesus, Tabib Jiwa dan Raga

Markus 3:7-12

“Sebab Ia menyembuhkan banyakorang, sehingga semua penderita penyakit berdesak-desakan kepada-Nya hendak menjamah-Nya.” (Ayat 10)

Ketika kita manusia harus mengalami suatu penyakit, yang membuat tubuh

akan merasa tidak nyaman dan sulit untuk beraktivitas, pasti kita akan mencari cara supaya tubuh bisa sembuh dan pulih kembali. Demikian juga denganKesehatanjiwayangsamapentingnyadenganKesehatantubuhkita.Tentu kitaakanberusahauntukmenjaganyatetapsehat,bahkantidakakansegan-segan mengeluarkan uang yang banyak untuk mendapatkan pengobatan yang terbaik. Mencari dokter paling ahli dibidangnya, dan rumah sakit ternama yang memiliki fasilitasterlengkap.Namun,perludiingatbahwasemuayangadadibawahkolong langit ini, memiliki keterbatasan dan tidak dapat menjamin kesembuhan jiwa dan raga kita secara sempurna. Hanya ada satu pribadi yang dapat menyembuhkan jiwadanragakitasecarasempurnayaituYesusKristussangJuruselamatdunia.

Dalam pembacaan kita, ketika Yesus dan murid-muridnya menyingkir ke danau, banyak orang dari Galilea, Yudea, Yerusalem, Idumea, seberang Yordan, daridaerahTirusdanSidondatanguntukmengikutiYesus,merekamendengarkan segala yang dilakukan-Nya (Ayat 7). Tentunya mereka percaya akan kuasa dan mujizat yang dilakukan Yesus yang dapat menjamin kesembuhan penyakitpenyakityangmerekaderita,sehinggawaktuitubanyakorangyangdisembuhkan olehYesus.

SaatkitapercayadanyakinbahwahanyaYesussumberkesembuhanyang sempurna, Tabib yang ajaib yang berkuasa menyembuhkan kita dari segala sakit penyakit yang mungkin kita alami, kita pasti mengalami dan menerima kesembuhanyangsempurna.

Allah menjanjikan kesehatan dan kesembuhan bagi umat-Nya apabila tetap taat dan setia pada perintah-perintah-Nya. Yeremia 33:6 “Sesungguhnya, Aku akan mendatangkan kepada mereka kesehatan dan kesembuhan, dan Aku akan menyembuhkan mereka dan akan menyingkapkan kepada mereka kesejahteraandankeamananyangberlimpah-limpah.”

Penegasan : Yesus satu-satunya Tabib yang Ajaib yang dapat menyembuhkanjiwadanragakita,bahkanmenyelamatkankitadarilumpurdosa.

DOA: Bapa kami yang di surga, kami percaya bahwa hanya Engkau satusatu-Nya yang berkuasa, tabib yang Ajaib yang dapat menyembuhkan segala sakit penyakit yang kami alami, sembuhkanlah jiwa dan raga kami ya Tuhan, dalam namaYesus,kamiberdoa,amin.

Jumat, 12 September 2025

Tuhan Menabur, Kita Bertumbuh

Markus 4:10-14

“Penabur itu menaburkan Firman” (ayat 14)

Menabur adalah bagian dari proses penanaman benih. Para petani

dengan kesabarannya melakukannya. Ketika musim hujan maupun musim panas, menyediakan lahan yang sudah di bersihkan, adalah hal yangutamaagarbenihitudapatbertumbuhdenganbaik.jikatanahitusuburmaka akan menghasilkan buah yang baik. Kalau tanahnya tidak di persiapkan maka hasil benih pasti tidak akan memuaskan. Perumpamaan dalam teks ini, menjelaskan bahwa Tuhan adalah penabur, dan firman-Nya adalah benih yang akan di tabur ke dalamhatimanusiasebagailadangtempatbenihituakanbertumbuh.

Sebagai Penabur, Tuhan dengan setia menabur Firman dengan kuasa-Nya, untuk membuat kita hidup dapat bertumbuh. Firman yang ditabur, menguatkan, menghibur dan menuntun kita, agar dapat menjadi terang bagi jalan hidup kita. Pemazmur berkata:” Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku..” Mazmur119:105.

Sebagai ladang, kita harus mempersiapkan tanah (hati kita) dengan baik, agar benih (firman) yang di tabur oleh Sang Penabur yakni Tuhan Yesus Kristus, dapat berakar, bertumbuh, dan berbuah dalam hidup kita. Rahasia untuk bertumbuh dengan baik, kita harus memperhatikan kualitas ladang (hati kita) agar benih firman yang di tabur oleh Tuhan, akan bertumbuh dalam hidup kita. Tuhan rindu agar kita menyiapkan hidup dengan baik untuk Kebenaran Firman-Nya. Kita tidak bisa bertumbuh, bila ladang (hati kita) seperti tanah yang dipinggir jalan. Firman tidak bisa berakar dalam hati , jika kita menyimpan kebencian. tanah yang penuh dengan semak duri, tidak bisa membuat benih bertumbuh. Demikian hidup kita tidak akan bertumbuh, jika hati kita dikuasai kekawatiran, dan keinginan duniawi. semuanya akan menjadi penghalang bagi kita untuk bertumbuh dan berbuahdidalamTuhan.

Penegasan: Sambutlah benih Firman dari sang Penabur, dan siapkan ladang hati kita yang terbaik untuk Tuhan, agar kita bertumbuh di segala tempat olehkarenaDIA.

DOA: Tuhan dengan hati terbuka kami memohon. Tolonglah agar Engkau menuntun kami untuk mengalami pertumbuhan iman yang terus menerus. Bantulah kami untuk semakin mengenal-Mu dengan hikmat dan pengertian yang Engkauberi,agarkamiterusberakar,bertumbuhdanberbuahdalamKristus,inidoa kami.Amin!

Sabtu, 13 September 2025

Yesus Menguasai Badai

Markus 4:35-41

“Ia pun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: “Diam! Tenanglah!” Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali.” (Ayat 39)

Mendengar kata badai, kita pasti merasa takut. Badai adalah suatu

kejadian alam yang sangat mengerikan, biasanya disertai hujan deras, petir dan gelombang besar yang dapat mengancam jiwa manusia, merusak bangunan dan lain sebagainya. Dalam pengertian rohani, badaiitulambangdaripersoalan,atautantanganyangdihadapi.Tekananhidup yangmengimpit,membuatkitatidakberdaya.

Perjalanan hidup kita sering kali mengalami rasa takut. Ada saatnya seperti dihantam badai yang membuat goyah bahkan terjatuh. Persoalan hidup bagaikan badai yang datang tiba-tiba, dan membuat kita takut, dan khawatir. Samasepertiteksini,badai yangdialamiolehparamuridyangsedangberadadi danau Galilea. Mereka tidak menduga hal itu akan terjadi, badai itu membuat mereka takut, karena mereka akan binasa! Tuhan Yesus ada bersama dengan mereka. Dalam badai, Kehadiran Kristus memberi kemenangan, sekalipun lebih dulu merasakan ketakutan besar. Ayat ini menjelaskan, bahwa hidup di dalam Tuhan bukan berarti bebas dari persoalan, badai pasti berlalu! karena ada jaminan bagi setiap orang yang hidup di dalam Tuhan kita mendapat kemenangan atas setiap masalah yang kita hadapi. Tuhan Yesus berkata: “ Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetap kuatkanlah hatimu, Aku telahmengalahkandunia.. ”Yohanes16:33a. Tuhan berkuasa atas badai. Kata Yesus : “ Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya? Markus 4:40. Tuhan ingin kita percaya akan kehadiran-Nya dalam kehidupan kita, sampai saat ini Allah Roh Kudus menjadi Penolong dan Penghibur bagi kita dalam segala keadaan sehingga kita tidak takut dengan tantangan hidup, melainkan tetap percaya bahwa Tuhan berkuasa dan memberikankemenanganuntukkita.

Penegasan: Tuhan Yesus tidak hanya menguasai badai alam, tetapi juga dengan badai kehidupan, Ia hadir dan berkuasa atas hidup kita, sehingga kita berolehkemenangan.

DOA: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkaulah yang berkuasa atas kehidupan kami, tolonglah kami agar selalu percaya dan berserah penuh kepadaMu.DalamnamaTuhanYesus. Amin!

Minggu, 14 September 2025

Sampai Kapan Kamu Tidak Percaya?

Markus 9:14-19

“Maka kata Yesus Kepada mereka: Hai kamu angkatan yang tidak percaya, berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kamu? Berapa lama lagi Aku harus sabar terhadap kamu? Bawalah anak itu kemari!” (Ayat 19)

Teks ini menjelaskan kekecewaan Tuhan Yesus terhadap murid-murid-Nya,

dan orang yang melihat seorang anak bisu yang dirasuki roh jahat. Para murid tidak dapat membuktikan iman dan kuasa Tuhan yang ada di dalam dirimereka,untukmelawankuasakegelapan.PerkataanYesuskepadamuridnya “ sampai kapankah kamu tidak percaya?” menjadi koreksi iman kita saat ini. Para murid tahu bahwa Yesus kecewa, bukan karena kejadian yang terjadi tidak dapat diselesaikan, tetapi karena keraguan iman mereka, akan kuasa-Nya. Tuhan katakan:”HaikamuAngkatanyangtidakpercaya.”BagiTuhan,tidakadamasalah yangterlalubesar.Yesussanggupmenyelesaikan!

Iman yang sungguh mendatangkan kemenangan, melalui Kuasa yang Tuhan letakkan dalam hidup kita. Keraguan iman yang terlihat pada murid-Nya, membuatYesuskecewa.Terkadang,masalahdanpencobaan membuatiman kita ragu kepada Tuhan, ada masalah yang membutuhkan waktu untuk menyelesaikannya. Pakailah keadaan itu untuk memperkuat Iman percaya kita. Tuhansedihketikamelihatumat-NyatidaklagipercayapadaKuasa-Nya,dantidak sungguh-sungguhhidupberserahkepada-Nya.

Tanpa Iman, tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Ibrani 11:6. Iman memiliki peran penting dalam hidup orang percaya. Iman tidak diliputi dengan keraguan, mempersembahkan seluruh hidup kepada-Nya adalah bukti Iman yang sungguhkepadaKristus.KataYesus:“Bawalahanakitukepada-Ku..”Yesusmencari orang yang beriman Iman, dan berserah penuh kepada-Nya. Saat seorang ayah membawaanaknyadenganiman,kuasaMujizatTuhandinyatakan,anakitubebas dari roh yang merusaknya. Melalui Teks ini, kita belajar untuk membawa hidup, dan apa yang kita miliki, sebagai penyangkalan diri , menjadi bukti Iman yang sungguhkepadaTuhan.BawalahpersembahanmuuntukkemuliaanTuhan.

Penegasan: Bawalah hidup, dan persembahanmu kepada Tuhan dengan penuhpercaya.MujizatdanBerkat-Nyamenjadibagianmu.

DOA: Tuhan Yesus tolonglah kami untuk dapat mempersembahkan yang terbaik dari apa yang kami miliki dengan penuh iman. Kami percaya, ketika kami melakukannya Tuhan pasti dimuliakan, kasih dan kuasa-Mu dinyatakan dalam hidupkami.Amin.

Senin, 15 September 2025

Dari Penolakan Menuju Kemuliaan

Markus 12:9-12

“Tidakkah Kamu Pernah membaca nas ini: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru; hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan Ajaib di mata kita.” (Ayat 10)

Pada dasarnya penolakan itu bersifat menyakitkan. Mungkin ada kita yang

pernah mengalami penolakan. Seperti ditolak dalam hubungan, pekerjaan, pelayanan, bahkan dalam keluarga sendiri. Sebagai orang percaya Tuhan memberi harapan bagi kita, bahwa penolakan bukanlah akhir, melainkan awal dari rencanaTuhanbagikita.Mengapademikian?

Pertama:Karena penolakanadalahbagiandariperjalananhiduporangbenar

Yesus Kristus Tuhan kita, pernah mengalami penolakan oleh umat-Nya. Ia adalah "batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan". Namun penolakan itu bukan karena Ia tidak layak, melainkan karena manusia tidak mengenal siapa Yesus. Terkadang kita juga mengalami penolakan bukan karena kita tidak berguna, tetapi karenaoranglainterbatasuntukmengenalsiapakita.Merekatidakmampumelihat nilaiBerhargayangTuhantempatkandalamhidupkita. kedua:Tuhansanggupmengubahpenolakan menjadikemuliaan Batu yang dibuang itu justru menjadi batu penjuru. Penolakan tidak membuat Yesus gagal, dalam misi-Nya sebagai Anak Allah. Sebaliknya melalui jalan salib yang hina, Ia dimuliakan oleh Allah Bapa. Begitu juga kita, mungkin kita tidak menguntungkanuntukoranglain,tidakadahalyangbisadiharapkandarikita,tetapi ada saatnya Tuhan akan memakai hidup kita dengan ajaib, sekalipun dengan cara yang sederhana. Mungkin hari ini kita ditolak, ada waktunya Tuhan mengubah hidup kita menjadi berkat bagi orang lain. Tuhan sanggup memakai kita untuk kemuliaan-Nya. Proses Tuhan sering kali tidak terduga, tetapi penuh keajaiban. Markus mencatat bahwa, “Hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan Ajaib di mata kita.” Artinya, ketika Tuhan bertindak, hasilnya selalu melampaui pemikiran manusia.Kemuliaansejatibukandatangdaripengakuanmanusia,tetapidaritangan Tuhan.

Penegasan: Percayalah bahwa Tuhan tidak pernah menolak orang yang dikasihi-Nya. Jangan pernah menyerah ketika ditolak ; baik oleh orang lain, situasi, keadaan di sekeliling kita, bahkan pelayanan kita. Lakukan yang terbaik, andalkan TuhandanizinkanDiaberkaryadalamhidupkita.

DOA: Bapa, terima Kasih untuk kasih-Mu yang telah menerima hidup kami, DalamnamaTuhanYesus.Amin.

Selasa, 16 September 2025

Misteri Mesias yang Mulia

Markus 12:35-37

"Daud sendiri menyebut Dia Tuan, bagaimana mungkin Ia anaknya pula?" Maka orang banyak yang besar jumlahnya mendengarkan Dia dengan penuh minat. (Ayat 37)

TuhanYesusselalu mengajardenganpertanyaanyangmenggugahhati.Dalam

Markus12:37,IamengungkapkansebuahkebenaranbesartentangidentitasNyayangdatangsebagaiTuhan.MesiasbukanhanyaanakDaud,tetapiTuhan atasDaud.Inilahmisterikemanusiaan,dankeilahianMesias. Melalui ayat ini menjelaskan bahwa Mesias lebih Besar, dari statusnya sebagai keturunanDaud.

Dalam tradisi Yahudi, Mesias dikenal sebagai "Anak Daud", pemimpin politik, dan raja yang akan membebaskan umat Israel. Tapi Yesus menentang pemahaman ini. Mazmur pasal 110, mencatat bahwa Mesias bukan hanya keturunan Daud secara jasmani, tetapi juga Tuan atas Daud secara rohani. Ini menunjukkanbahwaMesiasmemilikiotoritasIlahi.

Pada waktu itu orang beranggapan Mesias datang membawa pembebasan duniawi, tetapi Mesias datang dengan kemuliaan, dalam Misi penyelamatan manusia dari dosa. Inilah kemuliaan yang tidak bisa dipahami oleh logika manusia, tetapi kita mampu memahaminya melalui iman yang sungguh, pada pribadi Yesus Kristus sebagai Juruselamat. Karya-Nya yang Misteri telah menyelamatkan, dan mengubah hidup banyak orang. Ayat ini ditutup dengan kalimat: "orang banyak mendengarkan Dia dengan penuh minat." Misteri tentang Mesias menarik hati orang yang haus akan kebenaran. Demikian juga hari ini, ketika kita merenungkan siapa Mesias sesungguhnya. kita tidak hanya belajar secara intelektual, tetapi hati kita dibaharuiuntukmengenal,percaya,kepada-Nya dengansungguh.

Jangan membatasi kuasa Kristus hanya, sebagai "penolong duniawi” tetapi percaya kepada Dia sebagai Tuhan yang Maha tinggi, yang melakukan perkara yang besar dan Ajaib atas hidup kita. Teruslah belajar dengan kerinduan untuk memahami siapa Yesus yang kita layani. Mesias bukan hanya sekedar tokoh sejarah yang tertulis dalam Alkitab, tetapi Yesus yang disebut Mesias adalah Tuhan kita yang mulia dan hidup, yang menyelamatkan kita dari dosa melalui pengorbananNyadikayuSalib.

Penegasan:MesiasdatangtidakhanyasebagaiketurunanDaud,tetapiMesias adalahTuhanyangmemilikiKuasadanOtoritasIlahiatassemuaciptaan-Nya.

DOA:YaTuhan,tolonglahkamiuntuktetappercayapadakuasa,danotoritasMudalamhidupkamisebagaiciptaan-Mu.DalamnamaTuhanYesus.AMIN

Rabu,17 September 2025

Berbagi Adalah Tindakan Sangkal Diri

Lukas 3:8-11

“Jawabnya: ”Barangsiapa mempunyai dua helai baju, hendaklah ia membaginya dengan yang tidak punya ,dan barangsiapa mempunyai makanan, hendaklah ia berbuat juga demikian ( ayat 11)

Arti kata berbagi adalah memberikan sesuatu yang kita miliki kepada orang lain.

baikitubarang,uang,makanan,waktu,pengetahuansertapengalaman.

Berbagi merupakan wujud kepedulian kita terhadap sesama dan memiliki dampakpositifbagiyangmemberimaupunyangmenerima.Bagiyangmemberi,berbagi memberikan rasa kepuasan serta bahagia. Dan bagi penerima manfaat, berbagi memberikanrasadiperhatikankarenakebutuhannyadapatterpenuhi.

Berbagi sesuatu yang kita miliki untuk memberikan manfaat kepada orang lain bukanlahhalyangmudahuntukdilakukan.Haltersebutmembutuhkanpengorbanandan penyangkalan diri, karena kita harus mengesampingkan kesenangan pribadi. Perasaan yang tak pernah cukup, merupakan salah satu hal yang menyebabkan seseorang merasa sayang untuk menyalurkan apa yang dimilikinya. Hari ini, Firman Tuhan di dalam Lukas 3:11 menekankan pentingnya berbagi dan berbelas kasih kepada sesama, khususnya merekayangberkekuranganataumerekayangmembutuhkan.

Tindakan nyata yang menunjukkan kepedulian terhadap sesama menandakan bahwa seseorang telah mengalami pertobatan sejati. Perubahan yang tidak hanya tercermin hanya dalam kata-kata semata. Pesan ini mengingatkan kepada umat Kristen untuk tidak egois, tidak tamak, dan selalu siap untuk membantu mereka yang membutuhkan uluran tangan. Yohanes memberikan contoh praktis bahwa berbagi bisa dimulai dengan hal -hal yang kecil yang kita miliki, dengan menyebutkan makanan dan baju sebagai kebutuhan dasar yang perlu dibagikan. Itulah panggilan untuk terus hidup dalam kepedulian dan kasih yang tidak pura-pura, karena berbagi merupakan pembuktianimanmelaluiperbuatan.“Imantanpaperbuatan,hakikatnyamati”(Yakobus 2:17) adalah sebuah ungkapan yang menekankan bahwa iman yang hidup dan bernilai akanterlihatdariperbuatanbaikyangdilakukanseseorang.

Penyangkalan diri untuk bisa berbagi adalah proses yang menantang dan tidak semua orang sanggup untuk melakukannya. Hal ini mengajak orang percaya untuk meletakkanrasacintadiridanberaniberbagiuntuksesama.

Penegasan: Pembuktian iman melalui perbuatan akan terlihat dari kerelaan berbagidankepedulianseseorangterhadapkebutuhanoranglain.

DOA: Bapa di surga ajar kami untuk peduli dengan sesama yang berkekurangan, dan tidak mengutamakan kesenangan pribadi. Tolong kami untuk dapat berbagi dengan kerelaanhati.DalamnamaTuhanYesuskamiberdoa,amin.

Kamis, 18 September 2025

Menolak Pemenuhan Diri

Lukas 4:1-4

“Jawab Yesus kepadanya: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja.” (Ayat 4)

Pembacaan Alkitab hari ini, dilatarbelakangi dengan peristiwa Pemenuhan

Roh Kudus dalam diri Yesus yang sedang berdoa, maka terbukalah langit. (Lukas 3:21). Kemudian Yesus yang penuh dengan Roh Kudus, dibawa ke padang gurun dan tinggal selama empat puluh hari lamanya tidak makan apa-apa dan dicobai. Di tengah kelaparan yang memuncak, Iblis datang dengan tawaran yang tampaknya masuk akal: “Jika Engkau Anak Allah, suruhlah batu ini menjadi roti.” Sebuah kalimat yang sangat wajar, sebab Iblis mengetahui ke-Ilahian Yesus, yangwalaupundalamrupamanusiatetapimemilikikuasaAllah.

Peristiwa ini bukan saja sekadar soal makanan, tetapi ini adalah satu godaan yang ditawarkan, agar Yesus menggunakan kuasa Ilahi demi kepentingannya. Tawaran untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri sebagai manusia, tanpa bergantung pada kehendak Allah Bapa. Namun Yesus menolaknya, denganmengutipUlangan8:3 “...bahwamanusiahidupbukandarirotisaja,tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan TUHAN.” Yesus tidak melawan pencobaan dengan logika manusia, atau kekuatan pribadi. Tetapi dengan pernyataan iman, bahwa hidup sejatinya tidak bergantung pada makanan, namun denganketaatanpadaseluruhkebenaranyangtertulisdalamKitabSuci.

Bagaimana dengan kita saat ini? Bukankah terkadang godaan datang bertubi-tubi untuk memenuhi berbagai bentuk keinginan diri sendiri. Misalnya: keinginan untuk diakui, untuk merasa aman, tercukupi malah berlimpahnya kebutuhan, atau juga memuaskan hasrat pribadi. Namun, Yesus menunjukkan bahwa, hidup yang sejati adalah hidup yang taat pada kehendak Allah, bukan pada doronganpribadi.

Pencobaan yang datang untuk memenuhi keinginan sendiri secara instan, memang sering datang dalam hidup menawarkan kepuasan sesaat, namun berakibat fatal bagi kita. Yesus menolak untuk mengubah batu menjadi roti karena IatahubahwaketaatanakanFirmanlebihpentingdaripadapemenuhandiri.

Penegasan: Ketaatan pada Firman Allah lebih berharga dari pada sekadar pemenuhan diri yang instan, karena sejatinya hidup yang berharap kepada Kristus itulahyangmenyempurnakanimankita.

DOA: Tuhan Yesus, terima kasih untuk keteladanan-Mu bagi kami umat yangpercaya.AjarkanlahkamiuntuktetaphidupdarisetiapFirmanyangkeluardari Allah,bukandaritawarandunia.DalamNamaTuhanYesus,kamiberdoa.Amin.

Jumat, 19 September 2025

Meninggalkan Segalanya Demi Mengikut Yesus

Lukas 5:5-11

“Dan sesudah mereka menghela perahu-perahunya ke darat, ,mereka ,meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Yesus.” (Ayat 11)

Lukas mencatat peristiwa Yesus memanggil Petrus, Yakobus, dan Yohanes untuk

menjadi murid-Nya. Dalam pembacaan ini, kita melihat bagaimana Petrus dan teman-temannya menerima panggilan langsung dari Tuhan Yesus. Panggilan itu diresponsdengankeputusanuntukmeninggalkansegalasesuatu,danmengikutYesus. Peristiwainimenjadi awalperjalananpanggilandan pelayananmerekasebagaimurid Yesus. Mereka menunjukkan kesediaan mereka untuk meninggalkan segala sesuatu demi mengikuti menjawab panggilan Tuhan. Di Galilea,nelayan adalah pekerjaan yang umum. Banyak orang di daerah tersebut mencari nafkah dengan menangkap ikan di LautGalilea,termasukmerekayangdipanggiluntukmenjadiMuridYesus. Dalamnarasidariteksinimencatat,bagaimanaTuhanYesusmenunjukkankuasaNya dengan melakukan mujizat melalui penangkapan ikan. setelah sepanjang malam mereka berusaha, tetapi tidak menghasilkan apa-apa. Peristiwa itu, yang membuat Petrus dan teman-temannya sadar akan kebesaran dan kuasa Tuhan, yang ada bersama dengan mereka. Kuasa yang membuat mereka kagum, dan berani mengambil keputusan untuk mengikut Yesus, dan meninggalkan semua kesibukan mereka.

SebagaipengikutKristus,kitadipanggiluntukmeninggalkansegalasesuatu,yang menghalangikitauntukmengikutdanmenjawabpanggilanTuhanYesus. Bukanhanya sekedar meninggalkan harta benda, atau pekerjaan, dan hal-hal yang membuat kita nyaman, tetapi juga meninggalkan keinginan dan ambisi kita, yang bertentangan dengan apa yang Tuhan kehendaki, dan yang membuat kita sulit untuk memahami rencana Tuhan dalam kehidupan, dan juga panggilan kita. Seperti Petrus dan temantemannya yang menjadi penjala manusia, kita juga dipanggil untuk menjalankan misi Tuhan dalam hidup kita, percaya bahwa Tuhan memiliki rencana yang lebih baik untuk hidup kita, meskipun kita tidak mengerti sepenuhnya, bagaimana cara Tuhan memanggilkitauntukmenjadiHamba-Nya.

Penegasan: orang yang menjawab panggilan Tuhan, harus siap meninggalkan kepentinganduniawi,danberfokuspadapanggilandanpelayanannya.

DOA: Tuhan Yesus, terima kasih atas panggilan-Mu bagi kami. Tolonglah kami untuk meninggalkan segala sesuatu yang menghalangi kami, mengikuti Engkau. Dalam namaTuhanYesusKamiBerdoa.Haleluya.Amin.

Sabtu, 20 September 2025

Merendahkan Hati Atas Otoritas Allah

Lukas 7: 6 –10

“Setelah Yesus mendengar perkataan itu, Ia heran akan dia, dan sambil berpaling kepada orang banyak yang mengikuti Dia, Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, iman sebesar ini 1 tidak pernah Aku jumpai, sekalipun di antara orang Israel!" (Ayat 9)

Otoritas memiliki arti, kekuasaan atau wewenang. Otoritas berlaku untuk

memerintah, mengatur, memutuskan atau mempengaruhi orang lain. Jadiotoritasadalahhakresmiuntukmengambilkeputusanataumemberi perintah. Contoh pemerintah, polisi, guru, orang tua yang punya otoritas dalam perannyamasing-masing.OrangyangberimankepadaAllah,haruspercayabahwa dalamkehidupanini,AllahmelaluiTuhanYesusmemilikiOtoritasPenuh.

Mengapademikian?

Ÿ KarenaTuhanBerkuasaatashidup,danmatikita

Ÿ Tuhanpengendaliatassegalayangdiciptakannya.

Dalam teks saat ini kita belajar dari seorang perwira di Kapernaum, ketika Yesus kagumdenganimanyangdimiliki-Nya.

ApayangmembuatimanperwirainimenjadibesardihadapanYesus?

Pertama:KarenaIamengakuiOtoritasYesusdalamdirinya(7-8)

Berawal dari mendengar tentang Yesus, ia meminta agar Yesuslah yang turut campur tangan dalam sakit penyakit yang dialami oleh hamba-Nya. Ia menyadari bahwa sakit yang di alami oleh hambanya membutuhkan kuasa kesembuhandariYesus.KitamembutuhkanKuasaTuhanyang memulihkanhidup kita.

Kedua:Memilikikerendahanhati(Luk7:6-7)

Pernyataan yang diucapkan oleh perwira ini, adalah: “Tuhan aku tidak layakmenerimaEngkaudidalamrumahku”.Kitadapatmelihatbahwa,perwiraini ketika berjumpa dengan Yesus, ia tidak memperkenalkan dirinya sebagai seorang perwira atau pejabat. Tetapi ia menjumpai Yesus dengan kerendahan hati. Karena diatahubahwakekuasaan-NyatidaksetaradenganKekuasaan yangdimilikiYesus Kristus.

Penegasan: Bagaimana pun keberadaan hidup kita, mari kita mengakui bahwa Otoritas tertinggi dalam perjalanan hidup kita adalah Yesus. Marilah kita selalumerendahkanhatiuntukselalurindubersekutudengan-Nya

DOA: Tuhan tolong hidup kami, untuk selalu merendahkan hati mau berjumpadengan-Musetiaphari,agarkamitidakmengandalkandirikamisendiri. DalamnamaTuhanYesus.Amin

Minggu, 21 September 2025

Menjadi Murid Yang Siap Berkorban

Lukas 9: 22-27

“Kata-Nya kepada mereka semua: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku”. (Ayat 23)

Siap berkorban berarti bersedia melakukan sesuatu, demi kepentingan orang

lain. Entah itu waktu, tenaga, pikiran, atau yang bersifat materi. Berkorban menuntutkitauntukmengesampingkankepentinganpribadikita.

Dalam Lukas 9:23 Tuhan Yesus menegaskan kepada murid-murid-Nya bahwa, setiap orangyangmaumengikut-Nyaharusmenyangkaldiri(berkorban).

Mengapa mengikut Tuhan harus siap berkorban? Pengorbanan, bukti dari kesungguhanhatiseseoranguntukmelakukansesuatu.

Orangyangsiapberkorban,harus:

Pertama:Siapmemikulsalibsetiaphari(23) setiap hari! Adalah satu penegasan serius dari perkataan Tuhan Yesus, terkait dengan pengorbanan yang di tulis dalam teks ini. Siap berkorban berarti harus mampu untuk menjalani, menghadapi beban, atau kesulitan, dan penderitaan yang Tuhan izinkan terjadi demi kemuliaan-Nya. Melakukan kehendak-Nya dalam hidup kita, dengan keikhlasan, dan ketulusan sambil berserah penuh kepada Tuhan sang pengendali hidup. Berkorban adalah bagian dari perjalanan Iman orang percaya. Kristus Mengorbankan diri-Nya mati di kayu Salib demi melayakkan hidup kita yang berdosa, agar berdamai dengan Allah. Tidak ada satu-pun pengorbanan Manusia yang dapat di bandingandenganpengorbananKristus.

Kedua:SiapmengikutKehendakTuhan Mengikutberatimeniru,apayangdilakukanoranglaindankitaterapkandalamhidup kita.OrangpercayaharusMenerapkankebenaranyangadadalamperintahTuhankita. Ada di antara kita, hanya sebatas mengikut Tuhan, tetapi belum mengikuti apa yang Tuhanperintahkan.MengikutTuhanberartimenjadikanDiateladandalamperjalanan Hidup ini. Taat pada Perintah-Nya, dan melakukan kehendak Tuhan sesuai dengan Firman-Nya.OrangpercayaharussiapberkorbandalamsetiapaspekHidupnya.

Penegasan: Menjadi murid yang siap berkorban membutuhkan pembuktian yangserius dalamkehidupankita,selakuorangpercaya.Kesiapanhatiuntukmemikul salibsetiaphari, membuktikanbahwakitaadalahmuridKristusyangsejati.

DOA: Bapa di surga tolong kami, untuk membuktikan diri kami sebagai muridmu yang setia, dan siap berkorban demi kemuliaan-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus.Haleluya.Amin.

Senin, 22 September 2025

Hidup Dalam Ketergantungan Kepada Kristus

Lukas 10:1-4

“Janganlah membawa pundi-pundi atau bekal atau kasut, dan janganlah memberi salam kepada siapa pun selama dalam perjalanan.“ (Ayat4)

Ketergantungan adalah satu keadaan di mana seorang, bergantung atau

berharap pada pihak lain. Seorang anak kecil memiliki ketergantungan kepada kedua orang tuannya, untuk memenuhi sesuatu yang di butuhkah. Teks Firman Tuhan ini, Yesus mengutus 70 puluh murid untuk mendahului-Nya ke kotadantempatdimanaIaakanberkunjung.Diamengatakanbahwatuaianbanyak tapi pekerja sedikit. Ayat ketiga Yesus memberi perintah: “pergilah” Aku mengutus kamu. TeksinimenegaskankepadakitabahwasetiaporangyangdiutusTuhanharus hidup bergantung kepada Allah. Karena Ia menyediakan apa yang menjadi kebutuhankita.

MengapaharusbergantungkepadaKristus? Pertama:Karnapelayananbukansekadarmateri,tetapiImanyangbenar.

Yesus ingin murid-murid belajar mengandalkan Dia dalam hidup dan pelayananmereka.SebabKristusmampumenyediakanapayangmerekabutuhkan. setiap utusan Allah harus berfokus pada tugas pelayanan yang di percayakan, tidak berfokus pada hal yang bersifat materi. Melalui teks ini, Tuhan mengingatkan kita untuktetapbergantungkepadaKristus,melaluiimankitakepada-Nya,danberfokus pada pelayanan-Nya. Utusan Allah harus percaya, Dia sanggup menyediakan yang kita butuhkan. Seperti Firman-Nya dalam Matius 6:33 “Tetapi carilah dahulu kerajaanAllahdankebenarannya,makasemuaakanditambahkankepadamu”

Kedua:KarnakeberhasilanpelayananberasaldariTuhan.

Kasut adalah perlengkapan kaki manusia ketika berjalan. Bekal biasa berkaitan dengan persiapan kebutuhan jasmani manusia. Kasut dan bekal adalah dua hal yang di butuh oleh manusia pada umumnya. Tuhan mengatakan jangan membawa bekal atau kasut. Ini bukan berarti Tuhan menyuruh murid telanjang kaki secara harfiah, tapi mengingatkan mereka bahwa, yang utama di persiapan sebagai utusanKristusadalahMisiKristus.Keberhasilanpelayananbukandariperlengkapan ataupersiapankita,tetapiMisiyangdikerjadengantepat.

Penegasan:KehidupandariUtusanKristusharusbergantungpenuhkepada TuhanYesus,yangmempercayakanpelayanankepadasetiaporangyangdiutus-Nya.

DOA: Tuhan tolong supaya kami tidak mengandalkan apa yang ada pada kami dalam menjalani hidup ini, tetapi kami selalu hidup dalam ketergantungan kepadaKristusdalamsetiaphal.Amin

Selasa, 23 September 2025

Pengajaran Yesus Tentang Berdoa

Lukas 11 : 1 - 4

“ Jawab Yesus kepada mereka “ Apabila kamu berdoa , katakanlah : Bapa , dikuduskanlah nama-Mu; datanglah kerajaan-Mu.” ( ayat 2)

Hidup manusia yang sepenuhnya berserah dan mengandalkan Yesus Kristus

dalam segala hal, menunjukkan bahwa kita tidak dapat berbuat apa-apa tanpa-Nya. Karena pengharapan kepada Yesus, akan membantu kita untuk menjalankan kehendak-Nya, dan mencari-Nya dalam setiap situasi. Karena itu Yesus mengajarkan tentang bagaimana seharusnya kita berdoa, karena menjadi bagian pentingdarikehidupanKristen.Kitaharusbelajarbagaimanaberdoadenganbenar. Ketika Yesus berkhotbah di bukit, maka Ia memberi pedoman bagi manusia melalui “Doa Bapa Kami” yang menjadi contoh yang baik dan juga mengajarkan kita, bagaimana cara berdoa dengan benar. Doa ini mengajarkan kita untuk memuji Allah, memohon kebutuhan, mengampuni dosa, dan memohon perlindungan dari kejahatan. Doa ini mengandung satu pesan yang sangat penting bagi semua orang Kristen di dalam dunia yakni mengakui Allah, Sang Pembawa Damai Sejahtera, yang merancangkan kebaikan bagi umat-Nya. Doa "Bapa, dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu" menekankan pentingnya mengakui kekudusan nama Allah dalam kehidupan kita sehari-hari dengan tindakan dan perkataan, sambil merindukan kedatangan-Nyayangmemberikankesejahteraan(Lukas11:2).

Pengajaran Yesus tentang cara berdoa, khususnya Doa Bapa Kami. Dalam ayat ini, Yesus mengajarkan murid-muridnya untuk memulai doa dengan mengakui kekudusan nama Allah dan kerinduan agar kerajaan Allah datang. Ini menekankan pentingnyamenempatkankehendakdankemuliaanAllahdiatassegala-galanyadalam doa.DoaBapaKamimenjadikebiasaanbagiumatKristendalamberdoa,mengajarkan bagaimana mendekati Allah dengan iman, kerendahan hati, dan kesadaran akan kebutuhan rohani dan jasmani. Doa ini juga mengingatkan pentingnya hidup sesuai dengan kehendak Allah, mengampuni sesama, dan mencari perlindungan dari dosa dan pencobaan. Doa Bapa Kami adalah anugerah dari Yesus, yang memberi kita lebih dekatuntukberkomunikasidenganTuhandanhidupsesuaidengankehendak-Nya.

Penegasan: Berdoalah dengan berfokus kepada Allah dan kemuliaan-Nya. Kita harus meminta agar kehendak Allah dilakukan dalam hidup kita dan mengutamakankepentingan-Nya.

DOA: Bapa kami yang di Surga, tolong kami untuk terus hidup bergantung kepada-Mu,, agar hidup kami terus memuliakan nama-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus kamiberdoa.Amin.

Rabu, 24 September 2025

Berbuah Atau Di Tebang

Lukas 13 : 6-9

“Lalu Ia berkata kepada pengurus kebun anggur itu: Sudah tiga tahun aku datang mencari buah pada pohon ara ini dan aku tidak menemukannya. Tebanglah pohon ini! Untuk apa ia hidup di tanah ini dengan percuma. “ (Ayat 7)

Ada di antara kita yang senang melakukan pekerjaan yang berkaitan

dengan tanaman. Dengan berbagai alasan orang mengerjakannya, entah itu untuk mempercantik rumah, atau yang menghasilkan keuntungan, dan mencukupi kebutuhan kita. Setiap hari akan mengamati perkembangan dari tanaman itu, apakah bisa menghasilkan buah atau tidak. Hasil pengamatan itu menolong untuk mengambil sebuah pilihan, melanjutkan perawatannya atau menebangtanamannya.

Teks Lukas 13:7 Perumpamaan tentang pohon ara yang tidak berbuah, dan pemilik kebun anggur yang kecewa atas tanaman yang tidak berbuah dalam waktu yang lama, memperlihatkan kekecewaan Allah terhadap kita, yang hidup tetapitidakmenghasilkanapa-apauntukkemuliaanAllah.Dalamteksselanjutnya mencatat ungkapan permohonan dari pengurus kebun itu, untuk diberikan kesempatan merawatnya, agar bisa menghasilkan buah. Perumpamaan ini berbicara tentang kesabaran Allah melalui pribadi Yesus Kristus yang datang memberi kita kesempatan untuk bertumbuh dengan baik, dan menghasilkan buah pertobatan bagi kerajaan Allah melalui sikap hidup kita. Perumpamaan ini menegaskan kepada kita orang percaya, agar tidak hidup dengan sia-sia di dunia, tetapi menghasilkan hal yang bermanfaat dalam hidup pribadi dan orang lain. Pergunakan kesempatan yang diberikan Tuhan kepada kita untuk bertobat dan berbuat baik. Sama seperti pohon ara yang diberi kesempatan kedua, kita juga dipanggiluntukmenghasilkanbuahyangbaikdalamhidupkitasebagaibuktiiman kita.

Penegasan: Allah, sebagai pemilik kebun anggur, memberikan kesempatan bagi orang-orang untuk bertobat dan menghasilkan buah yang baik. Jika tidak, mereka akan menghadapi hukuman. Perumpamaan ini menekankan pentingnya menghasilkan buah yang baik dalam hidup, yang mencerminkan pertobatandanketaatankepadaAllah.

DOA: Bapa di Surga, tolong kami untuk bertumbuh dengan baik, agar kami mampu menghasilkan buah yang terbaik untuk kemuliaan nama-Mu. DalamnamaTuhanYesus.Amin.

Kamis, 25 September 2025

Iman Tidak Bergantung Pada Mujizat

Yohanes 4 : 46 - 50

“Maka kata Yesus kepadanya: "Jika kamu tidak melihat tanda dan Mujizat, kamu tidak percaya." (Yohanes 4 : 48).

Banyak orang mendasari imannya berdasarkan pada mujizat yang dilihat

dan dialaminya. Tetapi tidak bagi pegawai istana yang anaknya sedang sakit. Karena dia mendasari imannya tidak pada mujizat yang dilihatnya, tapipadafirmanyangdiucapkanoleh TuhanYesus(ayat50).

Karena itulah dia langsung pergi, ketika Tuhan Yesus berfirman bahwa anaknya hidup. Itu berarti, pegawai istana ini tidak mendasari imannya pada mujizat yang dilihatnya, karena dia pergi tidak menunggu bukti fisik kesembuhan dari anaknya. Tindakannya membuktikan Iman yang sungguh percaya pada kebenaranFirmanAllah.

Sebagai orang percaya, Iman seperti itu yang seharusnya juga kita miliki. Jangan menggantungkan iman kita hanya pada mujizat yang kita alami, hanya pada kesembuhan yang Tuhan berikan, hanya pada pertolongan dahsyat yang terjadi, dan jangan menggantungkan iman kita pada peristiwa- peristiwa ajaib yang kita alami. Tapi kita harus menggantungkan iman kita pada perkataan Firman-Nya.InilahimanyangTuhankehendakiuntukkitamilikidalamperjalanan hidup orang percaya. Iman yang tidak di didasari pada mujizat yang dilakukanNya,bukapadatanda-tandaajaibyangdikerjakan-Nya.ItusebabnyaTuhanYesus menegur Tomas yang tidak percaya pada kebangkitan-Nya, dengan berkata : “KarenaengkautelahmelihatAku,makaengkaupercaya.Berbahagialahmereka yangtidakmelihat,namunpercaya."(Yohanes20:29b).

OrangpercayaharusmemilikiimanberdasarkanpadafirmanTuhanyang kita baca, dengar, dan imani. Tuhan Menyatakan mujizat-Nya pada setiap orang yangpercayapadakebenaranFirman-Nya

Penegasan: Miliki iman yang teguh berdasarkan pada kebenaran firman Tuhan. iman orang benar tidak hanya berfokus pada mujizat Tuhan Yang dinyatakan.

DOA: Bapa kami dalam Surga, kami mohon ampun pada-Mu, jika selama ini kami mengimani-Mu hanya berdasarkan pada mujizat yang kami alami. Tapi mulai sekarang, kami akan menggantungkan iman kami pada kebenaran firmanMu.TolonglahkamiyaTuhan,untukmemilikiimanyangdemikian.Amin.

Jumat, 26 September 2025

Kuasa Yesus Menyembuhkan

Yohanes 5 : 4 – 9

“Dan pada saat itu juga sembuhlah orang itu lalu ia mengangkat tilamnya dan berjalan. Tetapi hari itu hari Sabat” ( Yohanes 5 : 9 )

Orang lumpuh yang ada di tepi kolam Betesda dalam teks ini, sepertinya

belum pernah mendengar dan mengetahui tentang Tuhan Yesus, yang memiliki kuasa untuk menolong orang yang sakit. Karena itulah, dia berharap pada guncangan air yang ada di kolam Bethesda untuk menyembuhkannya. Bahkan ketika Tuhan Yesus bertanya padanya pun, orang lumpuhtersebutmasihmenjawabnyademikian.

Namun Tuhan Yesus yang penuh kasih, menyatakan kekuasaan-Nya ketika melihat kondisi orang lumpuh itu. Orang itu menderita, selamatiga puluh delapan tahun lamanya. Karena itulah, walaupun orang tersebut tidak meminta kesembuhan pada Yesus, Dia tetap menjamah dan menyembuhkannya. Tuhan Yesusdatangmembawakesembuhanbagiorangyangberusahauntukmendapat kesembuhan. Mujizat Tuhan Yesus di Nyatakan penuh Otoritas kepada siapa pun yang berusaha untuk memulihkan dirinya. Kesembuhan yang dialami orang lumpuh terjadi tepat pada waktunya. Ketika Tuhan bersabda, maka Dia pun sembuh, hal itu terjadi bukan karena ritual, obat ataupun tempat di mana orang lumpuh berada, tetapi kesembuhan itu dinyatakan ketika Tuhan hadir. Peristiwa tersebut terjadi di hari Sabat, dan hal itu menunjukkan pada kita, bahwa kuasa, kasih, dan pemulihan Yesus melampaui aturan apa pun yang ada di dunia ini. Yesusberkuasauntukmenyembuhkansetiaprasasakit.

Kesembuhan yang di terima orang lumpuh membuktikan kepada kita, bahwa Tuhan Yesus Kristus adalah Allah yang ajaib. orang yang sakit selama tiga puluh delapan tahun lamanya, ketika bertemu dengan Yesus, menerima kesembuhanyangtotal.Jikaoranglumpuhberjalankarenakuasa-Nya,makakita pun akan dibangkitkan, dari setiap penderitaan yang kita alami, sakit penyakit, putusasadankesulitanhidup.Kuasanyamemulihkankeadaankita.

Penegasan: Mengalami perjumpaan pribadi dengan Tuhan Yesus, membuat kita mengalami kuasa-Nya melalui pemulihan dan kesembuhan yang sejati.

DOA: Terima kasih Tuhan, untuk kuasa-Mu yang dapat menyembuhkan hidupjasmanidanrohanikami.DalamnamaTuhanYesuskamiberdoa.Haleluya. Amin.

Sabtu, 27 September 2025

Keajaiban Yang Memberi Hidup Yang Kekal

Yohanes 6 : 25 – 27

“Yesus menjawab mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang” ( Yohanes 6 : 26 ).

Pada peristiwa ini diceritakan, tentang orang banyak yang mencari Yesus,

setelah mereka menikmati makanan yang diberikan-Nya melalui mujizat lima roti dan dua ikan, dan Tuhan Yesus tahu tentang hal tersebut. Karena itulah,Diaberkatasepertipadaayatpenekanandiatas.

Melalui ayat tersebut, Tuhan Yesus ingin menegur mereka yang memiliki motivasi yang salah dalam mengikuti-Nya. Mereka mencari dan mengikut Yesus hanya karena roti fisik yang telah mereka nikmati, dan bukan karena makna rohani dari mujizat itu. Mereka tertarik hanya pada keajaiban yang memuaskan kebutuhanjasmani,danbukanpadapribadiYesusyangdapatmemberikanhidup yang kekal pada mereka. Mujizat seharusnya menuntun kita untuk beriman kepada-Nya, dan bukan semata-mata untuk mengejar kepuasan jasmani kita.

Melalui peristiwa memberi makan pada lima ribu orang laki-laki, Yesus ingin mengajar mereka, bahwa roti yang diberikan menunjuk pada diri-Nya sebagaiRotiHidup,sepertiyangditulisdalamInjilYohanes6:35KataYesuskepada mereka: "Akulah roti hidup; barang siapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi,danbarangsiapapercayakepada-Ku,iatidakakanhauslagi” .Kristusdatang bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan jasmani kita, tetapi Kristus datang untukmemberikepuasandankelegaanbagikehidupanRohanikita.

Kiranya melalui peristiwa ini kita diajar untuk memahami, bahwa keajaiban sejati bukan hanya memberikan kenyang sesaat, tapi akan membawa kitakepadaDiayangdapatmemberikanhidupyangkekal.

Penegasan: Jangan mengikut Yesus karena mencari apa yang kita mau, tapi kita harus percaya penuh kepadanya yang sanggup melakukan mujizat dan memberikanhidupyangkekalbagisetiaporangyangsetiakepadanya.

DOA: Tuhan ampuni kami, jika selama ini kami mengikut Engkau hanya untuk mencari kepentingan diri kami sendiri. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa,amin

Minggu, 28 September 2025

Yohanes 7 : 14 -18

“Jawab Yesus kepada mereka: "Ajaran-Ku tidak berasal dari diri-Ku sendiri, tetapi dari Dia yang telah mengutus Aku” ( Yohanes 7 : 16 ).

Melalui ayat penekanan di atas, Yesus ingin menegaskan pada mereka

yang mendengarkan-Nya, dan juga kepada kita. Bahwa ajaran yang disampaikan-Nyabukanberasaldaripikiranmanusia,tapiberasaldari Bapa di surga, dan ini menunjukkan pada kita bahwa pengajaran-Nya memiliki kuasaIlahidanotoritassurgawi.kuasaajaran-Nyabukanhanyasekedarkata-kata, tapi merupakan kebenaran yang hidup, dari Allah.Itu sebabnya pengajaran Yesus memiliki kuasa untuk menghidupkan semangat orang yang letih lesu dan berbeban berat, juga memiliki kuasa untuk menegur orang yang hidup dalam dosa, dan berkuasa untuk mengubah pola pikir manusia yang salah. Bahkan, pengajaran-Nya juga menyelamatkan orang dari belenggu dosa. Itulah kuasa pengajaran-Nya yang membalut hati, menjawab kebutuhan jiwa manusia dan memperbaharui pikiran manusia bukan sekadar intelektual saja, tetapi pikiran yang selalu berpaut kepada-Nya. Melalui ayat di atas, Yesus juga ingin menyatakan diri-Nya sebagai Utusan Allah, yang datang untuk menjalankan misi Ilahi dan bukan sekadar sebagai guru biasa, tetapi yang diutus untuk membawa kemenangan. Karena itulah, siapa pun yang menerima ajaran-Nya, sama dengan menerimaAllahBapayangMahaKuasa.

Kuasa dalam pengajaran Yesus berasal dari sumber tertinggi, yaitu Allah. Dia mengajar bukan untuk kepentingan-Nya sendiri, tapi untuk menyampaikan kehendak Allah yang ingin menyelamatkan manusia. Karena itu, jangan kita meragukan-Nya, melainkan kita harus ikut serta mewartakan pengajaran Kristus melalui sikapHidupkitayangtepatsepertiapayangdiKehendaki-Nya.

Penegasan:YesusmengajarsebagaiUtusanAllahyangmahakuasa,yang memiliki otoritas untuk menghidupkan semangat kita, menegur kesalahan kita, mengubahhidupkitadanmenyelamatkanjiwakita.

DOA: Bapa kami dalam surga, kami bersyukur kepada-Mu untuk pengajaran yang disampaikan Tuhan Yesus bagi kami semua. Karena berkat pengajaran-Nya, kami dapat lebih mengenal cinta kasih-Mu, dapat semakin mengasihi-Mu dan dapat memperoleh keselamatan-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus.Amin.

Senin, 29 September 2025

Kebenaran Yang Membebaskan

Yohanes 8 : 30 – 36

“Dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu." ( Yohanes 8 : 32 )

Ucapan dalam ayat penekanan di atas disampaikan oleh Tuhan Yesus pada

para murid-Nya. Artinya jika mereka mau mengenal Yesus sebagai jalan kebenaran, makamerekaharusmengenalYesussecarapribadidanhidup dalam firman-Nya. Karena pada kenyataannya, walaupun mereka adalah muridmurid-Nya, namun tidak semua mengenal Yesus secara pribadi dan hidup dalam firman-Nya.KarenaitulahDiamengucapkankalimatsepertipadaayatpenekanan di atas, supaya dengan demikian para murid dapat memperoleh kemerdekaan dalam makna yang sesungguhnya. sepeti yang diucapkan Yesus ketika Dia mengatakan : "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yangdatangkepadaBapa,kalautidakmelaluiAku”(Yohanes14:6).

Hal itu juga dapat terjadi dalam hidup kita. Kalau kita ingin memperoleh kemerdekaan dalam arti yang sesungguhnya, maka kita harus mengenal Yesus secara pribadi dan hidup dalam firman-Nya, supaya dengan demikian kita dapat memperoleh ketenangan dalam hati kita, dapat menyadari ketika berbuat dosa, dapatmemperbaikidiriketikamelakukankebohongan,dandapatdibebaskandari belenggudunia.KebenaranFirmanTuhanmembawakitapadakeselamatan.

Pada kenyataannya, ada banyak orang merasa bebas secara lahiriah, dapat pergi ke mana-mana, tapi sesungguhnya secara batin dan rohaninya, merekaterikatolehberbagaimacamketakutandankekawatiranyangmenghantui hidupnya. Dalam kondisi yang demikian, maka satu-satunya cara yang harus kita lakukan hanyalah datang kepada Tuhan Yesus, dan meminta agar kebenaran-Nya membebaskankitadariketakutan,kekawatiran,dosadankebinasaan.

Mengenal Yesus secara pribadi melalui firman-Nya, menjadikan kita memperoleh kelegaan, ketenangan dalam kebebasan yang sesungguhnya. Kebenaran-Nyaitulahyangmembebaskankitadaridosayangmerusakpikirandan kehidupankita.

Penegasan: Kebenaran Yesus, sanggup membebaskan kita untuk hidup jauhdariketakutan.

DOA: Terima kasih Tuhan, karena dalam nama Yesus ada kebenaran yang membebaskankami,untuktetapmerasakanhadirat-Mu.Tolongkamiuntuktetap tinggalsetiadalampelayanankami,dalamnamaTuhanYesus.Amin.

Selasa, 30 September 2025

Mata yang Dibuka, Hati Jadi Percaya

Yohanes 9 : 1 – 7

“Selama Aku di dalam dunia, Akulah terang dunia." (Yohanes 9 : 5)

Dalam pembacaan kita dikisahkan, tentang Tuhan Yesus yang

menyembuhkan orang yang buta sejak lahirnya. Itu berarti, orang tersebutbelumpernahmelihatterangdalamhidupnya.Tapiberkatbelas kasihan Yesus, orang ini dapat melihat alam semesta yang diciptakan oleh Tuhan yangmahakuasa.

Ketika Tuhan menolong manusia, ada berkat melimpah yang diterimanya.Teristimewayangditerimaolehorangbutaini.Diamenerimaberkat dari Tuhan bukan hanya, mata jasmaninya saja yang terbuka dan dapat melihat, tetapi juga mata rohaninya dapat melihat kasih Allah yang Ajaib, sehingga dia menjadipercaya.KarenaitulahdiamenyembahdanpercayakepadaKristusYesus AnakAllahdanperistiwaini,dicatatjelasdalamInjilYohanes9:38Katanya:"Aku percaya,Tuhan!"Laluiasujudmenyembah-Nya.

Mujizat yang terjadi bukti pernyataan Yesus bahwa Dia adalah terang dunia. Karena bukan hanya kegelapan fisik saja yang dapat diterangi-Nya, tapi kegelapan batin kita pun dapat diterangi-Nya, sehingga hati yang gelap karena dosa, dapat diterangi-Nya untuk menerima pengampunan dosa dari pada-Nya. Demikian bagi kita yang mungkin mengalami kekecewaan, tawar hati dan putus asa, yangmembuatkitamengalamikebutaanrohani.

Percayalah kepada-Nya maka kita dapat melihat dengan Jelas bahwa di dalam Dia ada harapan, ada jalan keluar, ada kesembuhan dan masa depan yang cerah bagi kita. Itulah yang terjadi ketika mata rohani kita terbuka untuk menerima kasih karunia Allah. Hati kita akan menjadi percaya pada semua kebaikan-Nya, pada mujizat yang dilakukan-Nya, dan pada keajaiban yang terjadi dalamhidupkita.Karenaitukitaharusmembukahatibagi-Nya.

Penegasan: Yesus sebagai Terang dunia bukan hanya dapat menerangi mata jasmani kita saja, tapi Dia juga dapat menerangi mata hati kita, agar selalu hidupdalamkehendak-Nya

DOA: Tuhan tolonglah kami, agar selalu membuka mata hati kami untukMu, supaya kami dapat melihat jalan yang harus kami tempuh sebagai anak-Mu. DalamnamaTuhanYesus.Amin.

Rabu, 01 Oktober 2025

Kabar Baik yang diberitakan

Kisah Rasul 3:15-21

“Kristus itu harus tinggal di sorga sampai waktu pemulihan segala sesuatu, seperti yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu.” (Ayat 21)

Banyakdiskusiyangkontroversialsehubungandengansorga,apakahsorga

itu ada atau tidak; ada juga yang bercerita tentang sorga dari sudut pengalamanspiritualnya,dimanapribaditersebutpernahnaikturundari sana. Pengalaman "turunnaiksorga" adalah klaim pribadi saja bukan bagian dari ajaranKristenyangdidasaripadakebenaranAlkitab.Apakahsorgaituada?Dalam agama-agamasamawi(Yahudi, Kristen,danIslam),meyakinibahwasorgaituada, suatu tempat kebahagiaan kekal, penuh sukacita, tidak ada kesusahan dan tidak ada kematian lagi. Surga ini tersedia dan dijanjikan bagi orang-orang yang taat, berimandanberamalsalehsesuaidenganajaranAllah.

Penegasan dalam konteks pembacaan hari ini, Rasul Petrus ingin agar orangbanyakyangmelihatmujizatkesembuhanseoranglumpuhsejaklahir(ayat 2),dapatberjalan,danbahwakuasakesembuhanitudatangnyadarinamaYESUS, oleh sebab itu sadarlah, bertobatlah dan kembali hidup seperti yang Allah kehendaki,agarkelakmasuksorga(ayat19-21).InilahkerinduanterbesarYESUS, yaitu kita akan ada bersama dengan Dia di Sorga (Yohanes 14:3). Mari! Beritakan kabarbaikinibagioranglain,agarmerekajugapunyakesempatanuntukmemiliki tempatyangsenang,yaitusorgayangmulia.

Penegasan: Tidak ada orang yang pernah naik ke surga lalu turun lagi untuk mengajar kalian tentang hal-hal surgawi. Hanya Aku, Sang Anak Adam, yangpantasmengajarkanhal-halitu,karenahanyaAkuyangturundarisanadan tetapberadadisana(TSI.Yohanes3:13).

DOA:BapaSorgawi,terimakasihuntuksorgayangEngkautelahsediakan bagi kami. Ajar kami untuk terus taat dan beriman di dalam situasi apa pun sehingganantinyadapatmasukkeSorga.DidalamnamaYesus,amin.

Kamis, 02 Oktober 2025

Ancaman tidak menghalangi Kabar Baik

Kisah Rasul 5:17-21

"Pergilah, berdirilah di Bait Allah dan beritakanlah seluruh firman hidup itu kepada orang banyak.” (Ayat 20)

Setelah peristiwa Pentakosta, pada abad pertama dan kedua pelayanan

gerejawi mulai bertumbuh, menyebar dan memberi dampak yang luar biasa kepada orang-orang yang bertobat kemudian menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi (ayat 17-18). Namun pada sisi lain, para Rasul, murid-murid Yesus dan orang Kristen baru, mendapat perlawanan fisik dariparaimambesardankelompokSaduki.

Mengapa para Rasul tidak takut dipenjara? Mengapa murid-murid Yesus terus memberitakan Firman Hidup itu? Karena Firman Hidup itulah yang mulamula telah menebus dosa dan menyelamatkan hidup mereka dari maut dan sekarangmerekahidupdenganjaminanhidupkekalyangpasti(ref.Yohanes3:1516).

“Pergilah, berdirilah di Bait Allah dan beritakanlah seluruh firman hidup itu kepada orang banyak” (ayat 20). Mengapa harus pergi ke Bait Allah? Kenapa tidak ke pasar yang banyak orang, atau ke (amfiteater,) stadion besar tempat orang berkumpul untuk menyaksikan pertandingan para gladiator? Di bait Allah tentunya ada banyak orang juga, namun terpenting di sana ada para imam besar serta pengikutnya, golongan Saduki, mahkamah agama, para majelis tua-tua bangsa Israel (ayat 21). Mereka inilah yang iri hati dan menghambat pemberitaan Injil yang beri hidup. Konsep berpikir mereka harus diubah terlebih dahulu lewat Firman hidup itu, agar umat dapat pengajaran yang benar dari mereka. Oleh sebab itu Firman Hidup itu juga harus memberi perubahan bagi hidupkita,agarkitadapatmemberidampakbagioranglain.

Penegasan: Pribahasa, "Ikan busuk dari kepala" artinya masalah atau keburukan dimulai dari pimpinan. Jika pimpinan tidak baik, maka perilaku buruk akanmenularkebawahannya”.

DOA: Bapa Sorgawi, jadikan kami sebagai teladan yang hidup agar dapat memberidampakpositifbagioranglain.DidalamnamaYesus,amin.

Kisah Rasul 8:30-33 Jumat, 03 Oktober 2025

Keluhan yang membawa sukacita

“Jawabnya: "Bagaimanakah aku dapat mengerti, kalau tidak ada yang membimbing aku?" Lalu ia meminta Filipus naik dan duduk di sampingnya.” (Ayat 31)

Martin Luther, reformator gereja dikenal dengan 5 sola (lima “hanya”)

dan salah satunya adalah solaScriptura. Sola Scriptura adalah doktrin yang menyatakan bahwa hanya Alkitab adalah satu-satunya sumber otoritas yang mutlak, benar dan final dalam hal iman dan praktik hidup Kristen. Saat membaca Alkitab, ada bagian yang dimengerti namun ada juga bagian yang tidak dimengerti. Faktor itulah yang membuat kita kadang mengurung niat untuk membacaAlkitabselanjutnya.

Dalam konteks ini, ada seorang sida-sida dari Ethiopia, yang memiliki jabatan tinggi di kerajaan Ethiopia, yang sedang membaca kitab nabi Yesaya, namun ada bagian yang tidak dimengertinya. Kemudian atas petunjuk Tuhan, Rasul Filipus disuruh menemuinya dan memberikan bimbingan untuk menjelaskanbagianyangtidakmengerti.

Ada banyak orang kadang tidakmengertibagian Alkitab tertentu, namun ada petunjuk yang dapat membimbing kita untuk mengerti isi Alkitab tersebut. Pertama, Peran Roh Kudus. Alkitab adalah Firman Allah, maka Roh Kudus akan menuntun kita untuk memahaminya. Martin Luther pernah mengatakan, “Scriptura sui ipsius interpres, artinya Alkitab adalah penafsir dirinya sendiri. Kedua, PeranHambaTuhan.MerekayangbelajarAlkitabdenganbaikdanketat di sekolah teologi, mereka dapat berperan seperti Rasul Filipus untuk membimbing kita untuk memahami isi Alkitab dengan tepat dan benar. Jadi bacalah terus Alkitab, Ia akan menuntun hidup kita untuk lebih mengenal Allah yangbenar,sekaligusmengenalsiapadirikita.

Penegasan: “Ketika untuk keseratus kalinya saya membacanya, saya merasa bahwa Alkitab itu jauh lebih indah dari pada waktu saya pertama kali membacanya”(CharlesH.Spurgeon)

DOA: Bapa Sorgawi, kami bersyukur untuk kesempatan yang TUHAN berikanuntukkamimembacaAlkitabsetiaphari.DidalamnamaYesus,Amin.

Sabtu, 04 Oktober 2025

Kasih Tuhan yang melampaui batas

Kisah Rasul 10:27-33

“Jawab Kornelius: "Empat hari yang lalu kira-kira pada waktu yang sama seperti sekarang, yaitu jam tiga petang, aku sedang berdoa di rumah. Tiba-tiba ada seorang berdiri di depanku, pakaiannya berkilau-kilauan.” (Ayat 30)

Kornelius adalah seorang perwira Italia, yang berpengaruh, Ia pemimpin

pasukanItalia.Darisisikeagamaan,Iadisebutorang saleh,seisirumahnya hidup takut akan Allah, Ia suka memberi sedekah kepada orang-orang Yahudi yang miskin serta suka berdoa kepada Allah (ayat 2). Pada bagian lain, PetrusadalahseorangYahudi,yangtidakbolehbergauldenganorangnonYahudi, dan bahkan tidak boleh masuk ke rumah orang non Yahudi (ayat 28). Tradisi dan kepercayaan seperti ini membuat Injil tidak leluasa diwartakan oleh Rasul Petrus. Kemudian Tuhan memberi penglihatan kepada Petrus, ada berbagai jenis binatangyangharam(ayat9-16).

Petrus menolak untuk makan, tetapi Tuhan katakan, “Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram” (ayat 15-16). Arti dari penglihatan itu adalah Allah ingin Injil itu diberitakan melampaui batasbatas wilayah dan menjangkau semua orang, termasuk Kornelius bersama keluarganya (ayat 22). Akhirnya Petrus mengerti arti penglihatan tersebut dan mau memberitakan Injil Kristus kepada Kornelius dan orang-orang non Yahudi lainnya(ayat28-35).

Injil itu kabar baik, tentang Yesus yang mengasihi umat manusia, yang mati untuk menebus dosa semua orang, Yesus yang bangkit untuk menyatakan kemenangan atas kuasa maut, sehingga setiap orang yang percaya kepada-Nya akandiselamatkan.Sampaikanhalitukepadasemuaorang.

Penegasan: Kasih Allah untuk semua orang, Ia tidak membeda-bedakan orang.Kasih-Nyatetapsama.

DOA: Bapa Sorgawi, terima kasih karena Engkau mengasihi semua orang tanpa melihat latar belakang hidup kami, ajar kami juga untuk mengasihi sesama tanpapandangbulu.DidalamnamaYesus,amin.

Injil untuk segala bangsa

Kisah Rasul 11:19-21 Minggu, 05 Oktober 2025

“Dan tangan Tuhan menyertai mereka dan sejumlah besar orang menjadi percaya dan berbalik kepada Tuhan." (Ayat 21)

Ketika kekristenan semakin bertumbuh, berkembang dan banyak orang

menjadi percaya kepada Kristus, namun tantangan, pergumulan dan penganiayaan jemaat mula-mula juga semakin besar. Mereka tersebar ke Fenisia, Siprus dan Antiokhia. Mereka dianiaya karena menjadi Kristen (pengikut Yesus). Stefanus dihukum mati dengan cara dilempar dengan batu sampai mati (Kisah para rasul 7:54-60). Namun penginjilan terus berjalan di kalangan orangorang Yahudi maupun orang-orang Yunani, karena “tangan Tuhan” menyertai mereka dan sejumlah besar orang menjadi percaya dan berbalik kepada Tuhan" (ayat21).

"Tangan Tuhan" merupakan ungkapan (antropomorfik) Perjanjian Lama yang menggambarkan kekuasaan Tuhan (Yes. 59:1; 66:14) yang merespons pekerjaan penginjilan sehingga berkembang dan maju dengan pesat. istilah "Tangan Tuhan" juga merujuk pada kuasa, otoritas, dan tindakan Allah dalam berbagai aspek kehidupan manusia dan alam semesta. Ini bukan berarti Tuhan benar-benar memiliki tangan fisik, melainkan menggunakan istilah "tangan" untuk membantu kita memahami tindakan dan pengaruh-Nya dalam setiap aktivitas orang percaya, di mana Ia memberikan pertolongan, bimbingan dan pemeliharaan bagikita.

Kekhawatiran, kecemasan, ketakutan dapat saja muncul di setiap aspek kehidupan kita, namun tidak perlu kita takut, sebab “tangan Tuhan” tidak akan pernah meninggalkan kita sendiri. “Tangan Tuhan” akan selalu berperan dalam hiduporangyangselaluberharapdanmengandalkanpertolongan-Nya.

Penegasan: Quintus Septimius Florens Tertullianus (155–230) berkata, "Sanguismartyrum,semenchristianorum"artinya"Darahparamartiradalahbenih Gereja." Ungkapan ini merujuk pada keyakinan bahwa pengorbanan dan kematian para martir justru memperkuat dan memperluas penginjilan, bukan melemahkannya.

DOA:BapaSorgawi,TerimakasihuntukpenyertaanTangankanan-Muyang penuhkuasasehinggakamiselaluterluputdaribahaya.DidalamnamaYesus.Amin.

Senin, 06 Oktober 2025

Dihambat tapi merambat

Habakuk 1 : 5 – 11

“Maka firman Tuhan makin tersebar dan makin banyak didengar orang.” (Ayat 24)

Dalam sebuah artikel terbitan Yayasan komunikasi bersama, ada

pernyataan dari seorang tokoh militer juga tokoh gereja di Indonesia, Panglima TNI, TB Simatupang, Ia berkata “Saat dihambat terus merambat,saatdihadangharustetapberkembang!”Kalimatpenyemangatinilah yang membuat mereka tetap dapat bertahan meskipunpersenjataan dan logistik seadanya serta perjalanan jauh dan berpindah terus-menerus harus ditempuh. Namun, dengan tekad kuat dan semangat membara, rintangan yang ada tidak menjadihalangan.

Dalam sejarah penginjilan mula-mula, para Rasul dan murid-murid Yesus banyak alami penganiayaan, mereka dipaksa untuk berpaling dari imannya kepada Kristus. Algojo-algojo dikerahkan untuk menyiksa mereka dengan berbagai cara, seperti Stefanus dirajam dengan batu sampai mati; Polikarpus Uskup Smirna yang dibakar hidup-hidup; para Rasul dibunuh dengan cara yang keji.ApakahpemberitaanInjilterhambat?TIDAK!“firmanTuhanmakintersebar danmakinbanyakdidengarorang”.(ayat24)

Ada satu pertanyaan penting. Mengapa Injil tidak bisa dihambat? Meskipunpemberitanyabanyakyangdibunuh,dianiayadandipersekusi?Karena “Injil adalah kekuatan Allah” (Roma 1:16). Kata Yunani untuk kekuatan Allah adalah dunamis theos. "kekuatan" adalah dunamis, dari mana kata "dinamit" berasalyangdapatmenghancurkangunungbatu;jugakatadinamisdandinamika yang sifatnya cepat bergerak dan penuh daya, mudah menyesuaikan diri dengan keadaan. Oleh karena itu, Injil selalu menghasilkan perubahan dalam kehidupan individudanbahkandalamsejarah.

Penegasan: Injil itu indah; Injil itu ajaib dan Injil itu beri hidup! Karena dapatmenyelamatkansetiaporangyangpercayakepadaYesus.

DOA: Bapa Sorgawi, terima kasih untuk keteladanan iman para martir, imankamimenjadikuatsaatmenghadapikesulitan. DidalamnamaYesus,amin.

Selasa, 07 Oktober 2025

Pintu berkat bagi bangsa-bangsa

Kisah Rasul 14:23-28

“Setibanya di situ mereka memanggil jemaat berkumpul, lalu mereka menceriterakan segala sesuatu yang Allah lakukan dengan perantaraan mereka, dan bahwa Ia telah membuka pintu bagi bangsa-bangsa lain kepada iman." (Ayat 27)

Paulus dan Barnabas adalah mitra sepelayanan dalam perjalanan

penginjilan pertama mereka di Siprus dan Asia Kecil (sekarang Turki).

Mereka menjadi simbol dalam penginjilan karena memberikan inspirasi dan keberanian bagi orang Kristen dewasa ini dalam melakukan penginjilan praktis lewat kehidupan sehari-hari. Bagi institusi gereja, mereka membentuk kepengurusan dengan mengangkat penatua-penatua sebagai pemimpin jemaat yang memiliki peran dalam membina dan menggembalakan anggota. Mereka bertugas memberikan pengajaran, nasihat, dan bimbingan rohani, serta turut sertadalampengambilankeputusanterkaitkehidupangereja.

Paulus dan Barnabas merupakan contoh bagi seorang pelayan, karena penderitaan dan penganiayaan serta percobaan untuk membunuh mereka, mereka hadapi dengan tenang, berserah kepada Allah yang mereka layani dan bersyukur kepada Tuhan, karena Allah selalu menolong dan meluputkan mereka darisegalamarabahaya.Dimanapunmerekaberada,PaulusdanBarnabasselalu mengundang jemaat berkumpul untuk mendengarkan berita Injil, mereka bercerita bagaimana Allah sudah menolong dalam segala sesuatu. Mereka juga menceritakan bagaimana Allah telah membuka pintu bagi bangsa-bangsa lain untukpercayakepadaTuhanYesus.

Seperti Paulus dan Barnabas, kita pun memiliki fungsi dan tanggung jawab yang dipercayakan dalam menjalani hidup ini. Milikilah iman yang teguh dan sikap yang bertanggung jawab terhadap apa yang Tuhan percayakan kepada kita. Muliakanlah Allah melalui apa yang kita kerjakan sehingga menjadi pintu berkatjugabagisesama.

Penegasan: Kita adalah alat di tangan Tuhan sehingga keberhasilan yangdicapaibukanlahsebuahkehormatanatauprestise.

DOA: Bapa Sorgawi, terima kasih untuk kehormatan yang diberikan untuk melayani dan bekerja di ladang-Mu. Pakailah kami untuk menjadi pintu berkatbagiorang-oranglain.DidalamnamaYesus,amin.

Rabu, 08 Oktober 2025

Kasih Karunia Penebusan

Roma 3:21-26

“... dan oleh anugerah-Nya telah dibenarkan dengan cuma-cuma melalui penebusan dalam Kristus Yesus....” (ayat 24 TB2).

Sebagai salah satu promosi agar konsumen membeli produknya adalah

dengan memberi produk gratis. Misalnya beli satu gratis satu, atau beli tiga gratis satu. Sebenarnya produk gratis tersebut tidaklah benar-benar gratis, karenaharganyasudahtermasukdalamprodukyangkitabeli.

Jika membaca surat Roma dari pasal 1:18-3:19, maka di sana kita mendapati keadaan manusia yang seharusnya berada di bawah hukuman akibat dosanya. Tidak ada satu pun cara yang bisa dilakukan manusia untuk membebaskan dirinya dari hukuman tersebut. Dalam Roma 7:19 Paulus menulis, “Sebab, bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku lakukan, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku lakukan.”

Adakeinginanuntukberbuatbaik,namunyangdilakukanjustruhalyangjahat.

Haleluya! Oleh karena anugerah-Nya yang begitu besar, maka Allah tidak membiarkan manusia kehilangan harapan. Karena kasih-Nya yang begitu besar itulah, maka Allah rela melakukan apa yang tidak bisa dilakukan manusia agar manusia memperoleh keselamatan. Agar manusia bebas dari hukuman dosa. Agarmanusiamemperolehpengharapandanhidupkekal.

Keselamatan yang kita terima adalah keselamatan karena anugerah, bukan karena perbuatan baik atau karena melakukan hukum Taurat, seperti membeli produk beli satu gratis satu. Perbuatan baik adalah bukti dan tujuan keselamatan. Kita berbuat baik bukan agar kita diselamatkan, tetapi kita berbuat baik karena kita diselamatkan. Keselamatan itu dikerjakan melalui Putra-Nya, Yesus Kristus. “Kristus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian melalui iman,dalamdarah-Nya” (ayat 25a). Namun perlu dicatat bahwa keselamatan itu harus diimani. Walaupun keselamatan itu anugerah, namun perlu tanggapan iman dari manusia sehingga “Ia ... membenarkan orang yang percaya kepada Yesus”.

Penegasan: Keselamatan kita, tergantung kepada iman kepada Yesus Kristus.

DOA: Ya, Tuhan Yesus Kristus, Juruselamatku, terima kasih atas kasih dan pengorbanan-Mu bagi kami. Engkau telah menjadi jalan pendamaian bagi umat yangberimankepada-Mu.Ajarlahkamiselaluhidupdalam kasihdankebenaranMu.DemiYesus,PutraAllah,amin.

Kamis, 09 Oktober 2025

Iman Yang Diperhitungkan

Roma 4:1-5

“Namun, kepada orang yang tidak bekerja, tetapi percaya kepada Dia yang membenarkan orang fasik, imannya diperhitungkan sebagai kebenaran” (ayat 5 TB2).

Salah satu program prioritas pemerintah saat ini adalah bantuan subsidi

upah(BSU).Bantuaninidiberikankepadapekerjayangmenerimaupah/gaji paling banyak sebesar Rp. 3.500.000,-. Program ini diberikan dalam bentuk uang tunai. Salah satu syarat dari penerima bantuan ini adalah aktif dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Sebelumnya ada program lain bagi keluarga miskin dan rentan tanpa syarat apa pun yaitu bantuan langsung tunai (BLT). Bantuaninijugadikenalsebagaiuangkaget.

Abraham disebut juga sebagai bapa orang beriman, baik bagi orang yang bersunat atau orang Yahudi, maupun bagi orang yang tidak bersunat atau nonYahudi.MengapaAbrahamsampaidisebutbapaorangberiman?“Lalupercayalah Abraham kepada Allah dan Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran” (ayat 3). Abraham dibenarkan bukan karena perbuatan baiknya, tetapi karena imannya. Ini bukan berarti perbuatan-perbuatan baik itu tidak penting. Justru orang yang percaya kepada Allah, akan menunjukkan iman percayanya melalui perbuatan-perbuatan baik seperti yang dikehendaki Allah. Jadi, perbuatan baik tersebut dilakukan dengan kerendahan hati untuk memuliakanTuhan.

Setiap perbuatan baik yang dilakukan bukan untuk mendapatkan pahala atau agar diselamatkan, tetapi benar-benar dilakukan dengan ketulusan hati sebagai rasa syukur kepada Tuhan yang telah memindahkan hidupnya dari gelap kepada terang, dari maut kepada hidup. Dulunya kita adalah orang fasik, namun karena iman kita telah menerima anugerah keselamatan, maka hidup kita harus meneladani kehidupan Abraham, yaitu setia dan taat kepada Allah dalam situasi apa pun, dan memiliki iman yang benar di dalam Yesus Kristus, Sang Firman Allah yang telah menjadi manusia. Kiranya Roh Kudus menolong kita agar iman kita terusbertumbuhdanhidupkitadibenarkanAllah.

Penegasan:Imanbukansekadarharapanbagikita,tetapikeyakinanyang diperhitungkanolehAllahsebagaikebenaranyangmenyelamatkan.

DOA: Bapa terkasih, kami percaya dengan segenap hati, bahwa pengorbanan-Mu bagi kami adalah sempurna. Engkau tidak memperhitungkan kesalahan kami tetapi iman yang kami miliki. Tolonglah kami dalam menjalani hidupini.DeminamaYesus,amin.

Jumat, 10 Oktober 2025

Buah Dari Pembenaran Iman

Roma 5:1-5

“Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman hidup dalam damai sejahtera dengan Allah melalui Tuhan kita Yesus Kristus” (ayat 1 TB2).

Dalam nas ini Paulus mengawali dengan menunjukkan langkah pertama

yang sangat penting di jalan ini, yaitu iman. Perjalanan menuju yang lebih baik ini dimulai dengan dibenarkan oleh iman. Namun, apa artinya dibenarkan? Dibenarkan dengan cara ini berarti dibenarkan di hadapan Allah, ditempatkandalamhubunganyangbenardenganAllah.

Jika kita ingin menjadi lebih baik, bukan menjadi pahit, itu dimulai dari hubungan kita dengan Tuhan. Selalu. Jika itu tidak benar, maka tidak ada hal lain yang penting, dan tidak ada hal lain yang akan menuntun kita pada jalan menuju harapan. Namun jika hubungan kita dengan Tuhan benar, maka Anda mungkin juga mengatakan bahwa tidak ada hal lain yang penting. Atau, paling tidak, tidak ada hal lain yang lebih penting. Dan ketika kita melakukan itu, Paulus memberi tahu kita bahwa sesuatu yang sangat indah terjadi – kita memperoleh kedamaian dengan Allah melalui Tuhan kepada Yesus Kristus. Ketika kita dibenarkan oleh iman, kita memperoleh kedamaian dengan Allah. Dan tidak ada yang lebih berharga, dan yang mengubah hidup, daripada anugerah kedamaian dengan Allah. Dan ketika kita memperoleh kedamaian dengan Allah, kita berada di jalan menujuyanglebihbaik,bukanyangpahit,tentunya.

NamunpentinguntukdiingatbahwakedamaiandenganTuhantidaksama dengan kehidupan yang damai. Tuhan tidak pernah menjanjikan kita kehidupan yang damai. Sebaliknya, Dia menjanjikan kita kehidupan yang penuh dengan kedamaian bersama dengan Tuhan. Dia berjanji kepada kita bahwa apa pun yang kita hadapi dalam hidup, ada kedamaian yang dapat Dia berikan kepada kita yang lebihbesar.Kedamaianyangmelampauisegalaakal.

Damai sejahtera kita nikmati bukan karena kita sedang dalam keadaan atauposisinyaman-nyamansajatanpaadamasalah,tetapikarenakitadibenarkan oleh Allah karena iman. Kita akan hidup di dalam damai sejahtera dengan Allah melaluiYesusKristus.

Penegasan:Damaisejahterakitatidaktergantungkeadaan,tetapikarena pemberianAllah.

DOA: Ya Tuhan yang Kudus, kami bersyukur karena telah dibenarkan dalam iman. Teguhkanlah iman kami, agar damai sejahtera-Mu meliputi hidup kamisetiaphari.DalamnamaYesuskamiberdoa,amin.

Sabtu, 11 Oktober 2025

Kasih Karunia, Bukan Perbuatan

Roma 11:6-10

“Jika hal itu terjadi berdasarkan anugerah, maka bukan lagi berdasarkan perbuatan, sebab jika tidak demikian, anugerah bukan lagi anugerah” (ayat 6 TB2).

Alkitab memberi tahu kita bahwa kita diselamatkan oleh kasih karunia dan

kita mengakses keselamatan ini melalui iman: " Karena kamu diselamatkan oleh kasih karunia melalui iman." Keselamatan tidak ada hubungannya dengan perbuatan baik kita, kemurahan hati kita, persembahan kita, ibadah kita, membaca Alkitab, berdoa--karena semua itu adalah perbuatan. Alkitab memberi tahu kita bahwa keselamatan hanya oleh kasih karunia. Keselamatan tidak ada hubungannya dengan diri kita sendiri, tidak ada hubungannya dengan aturan, regulasi, atau hukum yang harus kita patuhi, karena keselamatan adalah oleh kasih karunia, dan itu adalah anugerah cuma-cuma dari Allah bagi semua orang yang telah percaya kepada Yesus: " Keselamatan itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberianAllah."

Banyak orang menganggap bahwa kesempatan untuk berbuat dosa lagi adalahjalanmenerimakasih.Padahal,bukandemikianseharusnya.Seseorangyang telah menerima kasih karunia seharusnya hidup dalam pertobatan dan ketaatan seperti Raja Yosia. Di usianya yang ke-26 tahun, setelah memerintah Yehuda, dan kepadanya dibacakan kitab Taurat yang ditemukan, maka ia mengadakan penyesalan dan pertobatan dengan tanda: ia mengoyakkan pakaiannya, dan mencaritahuapayangharusiadanbangsanyalakukan.2Raja-raja22:13

Mencari apa yang Tuhan perintah dan Firmankan, itulah yang menjadi perintah Yosia kepada imam Hilkia, kepada Ahikam bin Safan, kepada Akhbor bin Mikha, kepada Safan, panitera itu, dan kepada Asaya, hamba raja. Bagaimana sikap kita kepada Firman Tuhan, setelah kita juga menerima kasih karunia? Apa yang kita lakukan dalam hidup kita? Apakah kita mencari kebenaran itu dengan terus berusaha membaca Alkitab, Firman Tuhan yang diberikan kepada kita, supaya kita mencaridanmendapatkankehendakTuhandalamhidupkita?

Penegasan: Mendapat kasih karunia di dalam Tuhan bukan berarti tidak melakukanapa-apa.Justrumestisemakinmendekatkepada-Nya.

DOA: Terima kasih Tuhan atas kasih karunia-Mu yang telah mengajar kami bahwa semua yang kami rasakan, bukan karena perbuatan kami, tetapi karena hidupyangsemakindekatkepada-Mu.DeminamaYesus,amin.

Minggu, 12 Oktober 2025

Kasih dalam Tindakan

Roma 13:8-11

“Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia, karena itu kasih adalah kegenapan hukum taurat.” (Ayat 10)

Berita utama Injil adalah Allah sumber kasih, dan kabar baiknya manusia

sebagai tujuan dari kasih itu. Hukum taurat merupakan bayangan dari kebenaran yang mengatur hukum Religius dan sipil bangsa Israel. Taurat mengatur penyembahan kepada Allah serta mengatur hubungan sosial bangsa Israel saat itu. Melalui hukum taurat bangsa Israel memahami perintah Allah, untuktidakhidupdalamdosa.Namunhalitu tidak membawamerekalepasdari hukuman dosa. Allah sumber Kasih menggenapi Janji-Nya datang ke dunia, mengambilrupaseoranghamba dalampribadiYesusKristus.

KehadiranYesusmembaharuisetiappikirandantindakanorangpercaya. Dalam teks ini Paulus dengan tegas mencatat maksud Allah. Bahwa Kristus datang untuk menerangi hati dan pikiran manusia, sehingga tidak merencanakan kejahatan bagi sesamanya, namun selalu siap untuk berbuat baik bagi sesamanya. Bukti dari penerapan hukum kasih adalah saat manusia dapat tersenyum melihat sesamanya, tanpa kebencian dalam hati. Kitab Injil sudah mencatat tiga tahun pelayanan Yesus di dunia, Yesus menjalani pelayanan dengan kerendahan hati, dan kasih sebagai landasan utama. Yesus hadir untuk orangmiskinyangterpinggirkan,Yesushadirbagiorangberdosa,yangkelaparan, sakit, dan yang berduka. Sekalipun pada akhirnya Yesus mengalami penolakan, pengkhianatandariorangterdekatnya.

Menjelang kematian-Nya di kayu salib tidak ada satu kata pun terucap sumpah serapah, tetapi Yesus mengucapkan pengampunan bagi manusia yang dapat mengubahkan dunia . Bagaimana dengan hidup kita? Apakah kasih kita hanya sekedar slogan tanpa aksi ? Orang yang beriman kepada Kristus, harus membuktikan kasihnya melalui sikap dan tindakan yang benar agar Kasih itu tetap terpelihara, dalam kehidupan orang percaya. Mari hadirkan kasih di lingkungan pelayanan, pekerjaan, komunitas sosial kita, dengan menjadi gembala yang benar, guru yang benar, manajer yang benar, karyawan yang benaryangberlandaskankasihKristus.

Penegasan: Kuasa Injil yang mengubahkan dapat terjadi jikalau setiap pribadidankelompok menerapkanKasihKristussebagaigayahidup.

DOA:Bapayangbaik,tolonglahagarkamisenantiasahidupdalam kasihMumelaluitindakanyangbenar.DalamnamaTuhanYesuskamiberdoa,amin.

Senin, 13 Oktober 2025

Injil yang mengubahkan

Roma 14: 14 – 18

“Sebab kerajaan Allah bukan soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran , damai sejahtera, dan sukacita oleh Roh Kudus .“ (Ayat 17)

Injil dalam Bahasa Yunani “Euaggalion“ yang berarti Kabar baik dan kabar

gembira. Rasul Paulus lewat tuntunan Roh Kudus menjabarkan dengan baik inti dari Injil. Paulus menegaskan tidak ada sesuatu pun yang masuk ke dalam perutmanusiayangdapatmenajiskandirinya(ayat14).

DalamkacamataInjilhalinisesuatuyangsia-siakarenatidakakanpernah menjamin kebutuhan dasar umat manusia yaitu Keselamatan. Injil hadir untuk menerangi Hal-hal lahiriah yang tidak menjamin keselamatan agar berjumpa dengan pokok kebenaran Tuhan Kita Yesus Kristus sebagai jalan keselamatan. Pesan utama dari Injil adalah transformasi dari kegelapan dan kutuk menuju kepada kebenaran dan kehidupan yang kekal. Hal itu di awali dari setiap pribadi yangmeresponsberitaInjildenganhidupdalampertobatan.

Ketika manusia mampu berbalik kepada Allah maka hidupnya akan di pulihkan, mindsetnya dipulihkan, tindakannya di pulihkan , tutur katanya di pulihkan. Dalam kehidupan di dunia setiap pribadi yang telah di pulihkan Allah hidupnya pasti membawa damai, membawa kebaikan, membawa sukacita serta menanamkan buah-buah dari kebenaran. Untuk memelihara berita Injil dalam hati dan pikiran, manusia butuh Kuasa Roh Kudus untuk meneguhkan buah-buah kebenaranyangtelahditerima.

Jangan andalkan kekuatan manusia yang terbatas, jangan andalkan pikiran manusia yang terbatas tetapi bergantunglah pada kuasa Roh Kudus agar mampu bertahan menghadapi badai kehidupan. Karena Roh Kudus hadir untuk menghibur,menopang,menguatkan,danmemeliharakehidupanumatmanusia. Penegasan: berita Injil yang utama adalah sanggup mengubahkan pikiran, tindakan , ucapan manusia yang sia-sia kepada pertobatan yang sejati untukmendorongmanusiabergantungpadaKuasaRohKudussepanjangzaman.

DOA: Bapa di surga, berikan kemampuan bagi kami membaharui pikiran, tindakan dan perkataan kami seturut dengan kehendak-Mu, agar kami memperoleh hikmat bijaksana untuk dapat berdampak bagi orang lain, dalam namaTuhan Yesuskamiberdoa.Amin.

Selasa 14 Oktober 2025

Kristus Bagi Segala Bangsa

Roma 16 : 25 – 27

“ Bagi Dia, yang berkuasa menguatkan kamu, - menurut Injil yang kumasyhurkan dan pemberitaan tentang Yesus Kristus, sesuai dengan penyingkapan rahasia, yang tersembunyi berabad-abad lamanya,” (Ayat 25 TB 2)

Kristus merupakan terjemahan Yunani dari kata Ibrani Mashiach atau

Mesias yang artinya “ yang diurapi “ . Yesus di sebut Tuhan, karena Dialah yang dipilih Allah menjadi penyelamat bagi umat manusia. Kristus bagi segala bangsa, sudah dinubuatkan oleh nabi Yesaya tujuh ratus tahun sebelum kelahirannya “Bangsayangberjalandalamkegelapan telahmelihatterangyang besar, mereka yang tinggal di negeri kekelaman atasnya terang telah bersinar “ (Yesaya9:1TB2)danpesanmalaikat kepadaparagembaladalamInjilLukas2:1011 TB2, “Kata malaikat kepada mereka, jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakankepadamukesukaanbesaruntuksegalabangsa:Hariinitelahlahir bagimuJuruselamatyaituMesias,Tuhan,dikotaDaud”.

Ayat nubuatan dan penggenapan ini, dengan jelas menyatakan bagi kita bahwa Kristus datang, bukan hanya untuk orang Kristen saja, melainkan bagi setiap suku bangsa yang ada di dunia ini, yang merespons berita Injil di dalam kehidupan mereka. Rasul Paulus menempatkan Kristus sebagai tokoh utama, yang menjadi sumber kehidupan manusia. Kepenuhan Allah dinyatakan dalam PribadiYesusKristus,yang kuasanyasanggupmemeliharakehidupanmanusia.

Paulus mengingatkan kepada kita, penting bertahan dalam ketaatan iman, di dalam Kristus. Ia telah ditetapkan Allah, menjadi satu-satunya jalan keselamatan bagi manusia. Dalam Injil Roma 10:9 menyatakan “Jika engkau mengaku dengan mulutmu bahwa Yesus adalah Tuhan , dan percaya dengan hatimu bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka engkau akan di selamatkan.” Kristus untuk segala bangsa adalah tawaran keselamatan, pembenaran dan pendamaian antara Allah, dan manusia. Namun keselamatan itu ditetapkan bagi setiap orang yang mengerjakan keselamatan melaluisikaphidupnya.

Penegasan: Kristus bagi segala bangsa, haruslah di respons dengan ketaatanimanyang terpeliharadenganteguhsampaiakhirzaman.

DOA: Bapa di surga, terima kasih untuk karya keselamatan-Mu melalui Yesus Kristus bagi setiap suku bangsa yang ada di dunia ini. Demi nama Tuhan Yesuskamiberdoa.Amin

Rabu, 15 Oktober 2025

Persiapan Untuk Ujian

I Korintus 3: 10-15

“Jika pekerjaannya terbakar, ia akan menderita kerugian, tetapi ia sendiri akan diselamatkan, tetapi seperti dari dalam api.” (Ayat 15)

Cucukami,Abby,sangatsukabermainLego.Suatuharikamimembawanyake

tempat bermain di sebuah Mall. Dari semua permainan yang tersedia, dia memilih untuk menyusun rumah menggunakan lego. Dengan tekun dan hati-hati dia mulai menyusunnya, sampai sudah cukup tinggi dan terlihat indah. Tiba-tiba kami mendengar dia menangis dengan keras, ternyata seorang anak lakilaki autis duduk di atas rumah yang dia bangun. Meskipun keluarga dari anak lakilaki tersebut datang memohon maaf, tidak cukup untuk meredakan tangis Abby. Ia sangat kecewa. Saat itu usianya baru 3 tahun dan dia belum mengerti bahwa anak laki-lakitersebutmenderitaAutisme.

DemikianRasulPaulusmengingatkanjemaatdiKorintus,bahwasuatuhari, semuabangunanpelayananyangkitabangundimukabumiiniakandiujiolehapi.

RasulPaulusmembagiparaahlibangunanmenjadi2kelompok:

Pertama: Kelompok yang membangun dengan emas, perak dan batu permata, kelompokinimenggunakanbahanberhargadantahanlama.Bahan-bahaninitidak mudahdidapat,perlupengorbanandankerjakeras.

Kedua: Kelompok yang membangun dengan kayu, rumput kering atau Jerami, kelompok ini menggunakan bahan-bahan murah. Barangkali di jaman itu bahanbahan ini dengan mudah di dapat, karena masih terdapat banyak hutan. Mutu setiapbangunanakanterlihatketikaujiandatang.

Rasul Paulus menulis dalam ayat ke -15 bahwa pembangunan pekerjaan Tuhan akan diuji dengan api. Semua bangunan yang terbakar akan membuat para ahli bangunan mengalami kerugian, meskipun para ahli dijamin keselamatannya oleh Tuhan. Sangat disayangkan bahwa bangunan-bangunan yang dikerjakan tidak berguna,tidakbermanfaatdantidakmenjadiberkat.

Salah satu pesan Jendral Buckingham adalah “Legacy” , beliau berharap kepada semua umat untuk meninggalkan sesuatu yang bermanfaat dan menjadi berkatbagiumatmanusia.

Penegasan: Pastikan apa yang sedang kita kerjakan berguna bagi kemaslahatanumum,kebaikanyangbesardanlanggenguntukmasyarakat.

DOA:Bapayangbaik,berilahhikmat,bimbingandalamsetiaplangkahyang kami ambil. Kami memohon kekuatan dan kebijaksanaan untuk dapat membangun denganbaik,sehinggabergunabagiumatmanusia.DeminamaYesus,amin.

Kamis, 16 Oktober 2025

Fleksibel

I Korintus 4: 6-10

“Kami bodoh oleh karena Kristus, tetapi kamu arif dalam Kristus. Kami lemah, tetapi kamu kuat. Kamu mulia, tetapi kami hina.” (Ayat 10)

Ada bermacam ragam model kepemimpinan di dunia ini, Kepemimpinan

Situasional, Visioner, Birokratis, Otokratis, Demokratis, Transaksional, dll. Dalam pelayanan Rasul Paulus dan Apolos di Korintus, mereka menerapkanKepemimpinanHamba(ServantLeadership),yangtentusajadimasa itu masih jarang ditemukan. Kepemimpinan yang biasa digunakan adalah Otokratis. Seorang pemimpin menggunakan otoritasnya untuk memberi perintah,modeliniterbuktilebihefisiendancepatdalammencapaitujuan,tetapi melukaibanyakorang.

Paulus dan Apolos tidak memilih gaya Kepemimpinan Otokratis tetapi Kepemimpinan Hamba, itu sebabnya beliau dengan fleksibel menempatkan diri diposisiyangpalingrendah.

Ayat ke – 9 : “Sebab, menurut pendapatku, Allah memberikan kepada kami, para rasul, tempat yang paling rendah, sama seperti orang-orang yang telahdijatuhihukumanmati,sebabkamitelahmenjaditontonanbagidunia,bagi malaikat-malaikat dan bagi manusia.” Berbeda dengan posisi pemimpin pada masaitu,merekaselalupalingdepan,palingatas.

Kepemimpinan Hamba diajarkan oleh Tuhan Yesus , Matius 20 : 25b-27 “ Kamu tahu bahwa pemerintah-pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi dan pembesar-pembesar menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka. Tidaklah demikian di antara kamu, barang siapa ingin menjadibesardiantarakamu,hendaklahiamenjadipelayanmu”.

Apa pun yang kita pilih sebagai model kepemimpinan kita dalam rumah tangga, dalam lingkungan masyarakat, di kantor, di gereja, satu hal jangan kita lupa jadilah fleksibel. Rasul Paulus telah mempraktikkannya di lingkungan jemaat Korintus,iatidakmerasarugimenjadibodoh,menjadilemahdanmenjadihina.

Penegasan:Adalahsuatukasihkaruniajikakitadapatmenjadihamba.

DOA: Bapa di surga kami berterima kasih apabila kami dapat menjadi hambademikemajuanInjilKasihKarunia.DeminamaYesusKristus,amin.

Kamis, 17 Oktober 2025

Bersukacita karena hidup baru

I Korintus 5 : 4-8

“Karena itu marilah kita berpesta, bukan dengan ragi yang lama, bukan pula dengan ragi keburukan dan kejahatan, tetapi dengan roti yang tidak beragi, yaitu kemurnian dan kebenaran” (Ayat 8)

Semua yang baru selalu menyenangkan. Itu sebabnya banyak produk yang

menuliskan kata “new” di sampulnya. Kata ini memiliki daya tarik, yang mengundang pembeli memilih produk tersebut, sebab sesuatu yang baru membawa kesan menyenangkan. Memakai baju baru, sepatu baru, laptop baru membuat kita setidaknya senyum-senyum sendiri sepanjang hari. Apalagi istri baru atau suami baru dengan semua orang mengucapkan : “ Selamat menempuh hidupbaru”.Setidaknyamembuatkitatersenyum-senyumsebulan.

Dalam pembacaan di atas Rasul Paulus menawarkan gaya hidup baru, yaituhidupdalamkemurniandankebenaran.

Kata murni menurut KBBI Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah tidak tercampur dengan unsur lain. Kata ini sering dipakai untuk emas murni, susu murni artinya tidak ada campuran. Orang Kristen yang memiliki hati yang murni adalah orang Kristen yang tidak munafik, apa adanya, transparan, tulus, tidak ada kepalsuan di dalamnya.

Kata 'Benar' menurut KBBI Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sesuai, sebagaimanaadanya(seharusnya);betul;tidaksalah:apayangdikatakannyaitu ;jawabannya--semua;2tidakberatsebelah;adil:keputusanhakimhendaknya--; 3 lurus (hati): orang ini amat --; 4 dapat dipercaya (cocok dengan keadaan yang sesungguhnya);tidakbohongartinyayakatakaniyadantidakkatakantidak.

Para pengikut Kristus menikmati sukacita hidup baru dan menikmati prosespemurniandarikehari.

Penegasan: Semua orang yang hidup baru di dalam Kristus hidup dalam Kemurnian dan Kebenaran, mereka menikmati sukacita dan menjadi saksi Kristus kemanapunmerekapergi.

DOA:TuhanYesusyangpenuhkasih,kamibersyukuratashidupbaruyang Engkau anugerahkan, dan telah menyucikan kami. Bantu kami untuk menjadikan setiap hari menjadi manusia baru bagi Kristus. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa.Amin.

Jumat, 18 Oktober 2025

Bersatu Dengan Kristus

I Korintus 6: 12-17

“Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia.” (Ayat 17)

Pepatah mengatakan: “Birds of a feather flock together”? Artinya, spesies

burung yang sama akan selalu berkumpul. Kita dapat mengenal seseorang dari teman-teman pergaulannya, sebab biasanya makhluk hidup senang bergauldengansesamayangpunyapemikiranyangsama.

Orangtuabiasanyaberanimelepaskanremajanya,jikamerekatahuanaknyaakan bergaul dengan remaja-remaja yang baik. Sebab pengaruh dari teman, sahabat, rekansekerja,pimpinansangatbesar.

Di dunia ini terdapat begitu banyak perkumpulan, persekutuan, organisasi, dan gereja, masing-masing dengan ciri khas dan pendekatannya sendiri. Setiap kelompok ini, secara langsung maupun tidak langsung, turut memberi kontribusi dalam pembentukan kepribadian, pola pikir dan nilai-nilai hidup anggota-anggotanya. Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk bijak dalam memilih komunitas yang membangun iman, karakter, dan tujuan hidupyangbenar.

Rasul Paulus memberi gambaran bagaimana kedekatan itu memberi pengaruh dalam hidup kita, jika kita dekat dengan percabulan maka cepat atau lambatkitaakanterdampak.

Dalam ayat terakhir pembacaan hari ini kita di anjurkan untuk mengikatkan diri pada Kristus, supaya kita menjadi satu Roh dengan Dia. Jika Roh Kristus bekerja dalam hidup kita maka kita akan berpikir, bertindak seperti Kristus. Jika semua orangKristenmemilikipikirandantindakansepertiKristusbetapaindahnyahidup ini.

Penegasan: Kubersatu dengan Tuhan, takut dan ragu hilang. Bersatu padudenganTuhan,hatikus'lalusenang.

DOA: Terima kasih Tuhan telah mengizinkan kami menyatu dengan Tuhan,janganbiarkankamiterpisah darikasih-Mu.Amin

Minggu, 19 Oktober 2025

Surat Kristus Yang Terbaca

2

Korintus 3:1-6

“Kamu adalah surat pujian kami yang tertulis dalam hati kami dan yang dikenal dan yang dapat dibaca oleh semua orang.” (Ayat 2)

Ayat pembacaan kita pada hari ini, Rasul Paulus menulis tentang

pentingnya memahami peran sebagai pelayan Tuhan. Bagaimana kita dapat menjadi surat Kristus yang terbuka dan dibaca dunia. Paulus menekankan bahwa kita tidak perlu membawa surat pujian karena sesungguhnya hidup kita sebagai pengikut Kristus sendiri, sudah menjadi surat pujianyangterbukadandapatdibacaolehsemuaorang.

Dalam ayat ketiga, Rasul Paulus menyatakan bahwa: surat itu ditulis oleh pelayan kami, ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Allah yang Hidup,bukanpadaloh-lohbatu,melainkanpadaloh-lohhatimanusia.Mengapa Allahmenulisnyadidalamhati?Karenahatiadalahcerminankehidupan“seperti Airmencerminkanwajah,demikianlahhatimanusiamencerminkanmanusiaitu (Amsal4:23).Sikaphidupadalahcerminandarihatikita. Rasul Paulus menegaskan bahwa, menjadi surat Kristus yang terbaca, kita tidak mementingkan pujian dari dunia, dan juga tidak memegahkan diri. Kita adalah surat Kristus yang terbuka, yang harus di baca oleh semua orang, maka pastikan Roh dari Allah, harus tinggal dalam hati kita. Sehingga cara hidup kita, menampilkansikapyangharusnyadimilikiolehpelayanKristus.Menjadipelayan Kristus harus menyadari bahwa, kekuatan dan kemampuan yang di miliki, datangnya dari Allah (Ayat 6). Ketegasan Paulus dalam teks ini, mengingatkan kehidupan orang percaya untuk menampilkan hidup yang mencerminkan karakterKristus.

Sebagai pengikut Kristus, kita dipanggil untuk menjadi surat Kristus yang terbuka bagi dunia. Ini berarti bahwa, harus hidup dalam kuasa Roh Kudus dan mempercayakan segala sesuatu kepada Tuhan. Tidak perlu mencari pujian atau pengakuandarioranglain,karenakeberadaankitasebagaipengikutKristus,dan pelayan-Nya,sudahmenjadikesaksianbagidunia.

Penegasan: Menjadi Surat Kristus yang terbaca, harus dibuktikan melalui sikapHidupyangbenardihadapanTuhandanmenjadiberkatsesamakita.

DOA:Bapadisurga,tolongkamiuntukmenampilkancarahidupyangbenar untuk kemuliaan nama-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Haleluya. Amin.

Senin, 20 Oktober 2025

Bukan Hanya Kata Tapi Tindakan

2 Korintus 4:16-18

“Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.” (Ayat 18)

Dalamteksini,RasulPaulussedangmenulissuratkepadajemaatdiKorintus,

yang sedang menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan dalam kehidupan mereka sebagai pengikut Kristus. Paulus juga menghadapi kesulitan,danpenderitaandalampelayanannyasebagairasulKristus.Sehinggateks ini mencatat, surat Paulus yang memberi penguatan mereka yang sedang mengalami kesulitan. Di ayat 17 mencatat pernyataan Iman Paulus yang sungguh kepada Tuhan, dan di buktikan melalui semangatnya dalam pelayanan sekalipun menghadapikesulitan.(Ayat16)

Paulus ingin memotivasi jemaat di Korintus untuk tetap kuat dalam iman sekalipun ada di dalam situasi yang sulit. Tidak menjadi lemah, tidak tawar hati dalam menghadapi kesulitan dan penderitaan. Paulus memandang tantangan, sebagai kesempatan untuk bertumbuh dalam iman kepada Kristus dan tidak berfokus pada penderitaan itu. Ia menekankan pentingnya, memandang kepada kemuliaan kekal yang Tuhan sediakan bagi orang yang beriman. Bukan pada kesulitandanpenderitaanyangsementara.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering dihadapkan dengan kesulitan dan penderitaan, yang membuat iman kita goyah. Penderitaan melalui sakit penyakit, ekonomi maupun hal-hal yang lain. Namun, sebagai pengikut Kristus, kita memiliki pengharapan yang kekal di dalam Tuhan Yesus Kristus. Teks ini mengajar kepada kita, agar tidak berfokus dengan apa yang nampak di hadapan kita saat ini, tetapi berfokuspadakuasadankemuliaanyang Allahsediakanbagikita.

Sebagai pengikut Kristus, kita tidak perlu memiliki kata-kata yang banyak, tetapi perlu memiliki tindakan yang sesuai dengan firman Tuhan. Kita harus menunjukkanimankitamelaluitindakanyangnyata,bukanhanyadengankata-kata kosong.

Penegasan: Iman bukan hanya sekadar perkataan, tetapi dibuktikan melalui hidup yang mengandalkan Tuhan dalam setiap situasi perjalanan hidup orangpercaya.

DOA: Tuhan Yesus, terima kasih atas firman-Mu yang memberi kami pengharapan dan kekuatan dalam menghadapi kesulitan dan penderitaan. Tolonglah kami untuk terus memandang kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin.

Selasa, 21 Oktober 2025

Jangan Sama Dengan Dunia

2 Korintus 5:6-10

“-Sebab Hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat-“ (Ayat 7)

Dalam 2 Korintus 5:6-10, Rasul Paulus menulis tentang pentingnya hidup

yang berbeda dengan dunia ini sebagai orang percaya. Rasul Paulus sebagai hamba Allah, berusaha untuk hidup sesuai dengan KehendakNya. Ia menyatakan bahwa mereka memiliki keberanian, dan lebih suka menanggalkan keinginan duniawi, dan tinggal dalam kehendak Tuhan. Ini menunjukkan bahwa tujuan hidupnya hanya berfokus pada Tuhan, dan menikmatikehadiran-Nya.

Paulusmenegaskanbahwa,tujuannyaadalahuntukmenyenangkanTuhan, baik ketika berada di dunia, maupun ketika mereka meninggalkan dunia. Teks ini memperlihatkan bagaimana Paulus berusaha untuk hidup sesuai dengan kehendak Tuhan (Ayat 9). Dari perjalanan hidup Paulus kita belajar bahwa, ketika seseorang telah mengalami pertobatan dan menerima keselamatan dalam hidupnya maka segala hal yang dia lakukan Berbeda dengan apa yang dunia inginkan.

Sebagai pengikut Kristus, kita dipanggil untuk tidak sama seperti dengan gayahiduporang dunia,sekalipunkitaadadidunia.Roma12:2“Janganlahkamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yangberkenankepadaAllahdanyangsempurna”.Artinyabahwa,segalahalyang dilakukanolehorangpercayaadalahsesuatuyangselaluberkenankepadaAllah.

Kita harus hidup dalam kesadaran bahwa, kita adalah orang-orang yang beradadidalamdunia,tetapiyangdipimpinolehRohAllah.Makakitatidakhidup menurutdenganstandardunia,tetapihidupdalamkehendakAllah, melaluisikap dan imanpercayakepadaTuhanyangmemimpinkita.

Penegasan: Orang Percaya harus memiliki standar hidup, dan perspektif yang berbeda dengan dunia ini, tidak terpengaruh oleh cara hidup yang bertentangandengankehendakAllah.

DOA: Tuhan Yesus, terima kasih atas firman-Mu yang memberi kita petunjuk untuk tidak sama dengan dunia, yang menyesatkan kami. Tolonglah kamiuntukhidupdalamkesadaranuntukmelakukanapayangEngkaukehendaki. DeminamaTuhanYesuskamiberdoa.Haleluya.Amin.

Selasa, 22 Oktober 2025

Gelap dan Terang Tidak Bisa Bersatu

2 Korintus 6:14-18

“Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap? “ (Ayat 14)

Dalam kehidupan setiap hari, sering kita diperhadapkan dengan pilihan-

pilihan yang mengarahkan kita dalam menetukan apa saja. Mulai dari hal yangsepelebahkanpadahal-halrumityangsangatmenentukanarahhidup kita. Satu hal yang sangat penting adalah dengan siapa kita memilih untuk berjalan dalam hidup ini, menentukan tempat pertemanan, pekerjaan, pernikahan sampai kepadamasalahkehidupanspiritualkita.

Menyadari pentingnya memilih, Rasul Paulus berbicara pada kita dengan sangat tegas dan terang melalui jemaat di Korintus bahwa terang dan gelap tidak bisa bersatu. Kedua hal ini, sangat bertentangan, karena memiliki nilai-nilai dasar kerohanianKristenyangdapatmenghidupkanataumematikanimanseseorang.Hal ini bukan hanya masalah perbedaan pendapat atau tradisi keluarga yang bisa saja berbeda, tetapi juga berkenaan dengan keselamatan dalam dunia bahkan sampai selamanya.ItusebabnyaRasulPaulusmengingatkanagarketikahidupdalamterang secara rohani, bukan dalam persekutuan dengan dunia, apalagi berada di antara terangdangelap.

Terang yang melambangkan kebenaran dan tanda kehadiran Allah memanggil kita untuk tidak saja hanya percaya kepada Kristus tetapi menjadi pembawa terang melalui tindakan kita. Membangun relasi yang baik dalam hidup pernikahan, membina persahabatan yang mencerminkan karakter Kristus, kepada orang lain yang tidak mengenal-Nya. Menjalin kerjasama spiritual yang hangat dengan orang yang tidak percaya, sambil tetap menjaga diri dalam keteguhan dan kekudusan. Hal-hal seperti ini akan menjauhkan konflik batin, kompromi iman, bahkan kemungkinan kita terseret pada hal-hal gelap yang akan menghancurkan, malahan sebaliknya kita dapat menerapkan hukum kasih kepada semua orang. Jangan biarkan gelap yang melambangkan dosa dan ketidak hadiran Allah terjdi dalamkitaumatyangpercayakepadaKristus.

Penegasan: Tetaplah menjadi terang di tengah dunia yang gelap, dan janganbiarkanterangmupadamkarenakompromi.

Doa: Tuhan Yesus, tolonglah kami untuk selalu hidup dalam terang-Mu setiaphari.Berikamikeberanianuntukberkata“tidak”danmenjauhdarihubungan yang tidak kudus, serta tuntunlah kami untuk tetap menetap dalam terang kasihMu.Amin.

Hidup Untuk Allah

Galatia 2:15-19 Kamis, 23 Oktober 2025

“Sebab aku telah mati oleh hukum Taurat untuk hukum Taurat, supaya aku hidup untuk Allah. Aku telah disalibkan dengan Kristus.” (Ayat 19)

Setiap daerah tentu memiliki aturan berupa adat istiadat, budaya, aturan

tertulis, maupun kebiasaan tidak tertulis namun mengikat, yang harus ditaati. Ada sebuah perintah yang mengikat dan sangat ketat, yang harus dilakukan oleh bangsa Israel sejak zaman Nabi Musa. Perintah tersebut adalah hukum Taurat. Hukum Taurat mencakup hal-hal yang harus dipatuhi seperti; harusbersunatagardiselamatkan,tentangmakananyangnajisatautidak.

HukumTauratmenjadiperintahyangharusterusdilakukanhinggatibadi zaman Paulus. Ketika penganutnya melakukan hukum Taurat dengan setia, tetapi tetap melakukan dosa lainnya, mereka tetap menganggap dirinya suci, atau tidak berdosasamasekali.MerekaterlalumengagungkanisiTaurat,denganakalpikiran mereka, tetapi penuh kemunafikan. Di sisi lain, mereka sering kali sangat cepat menghakimi orang lain dengan keras, namun melupakan bahkan mengabaikan hidup dalam kasih yang merupakan hukum utama (Matius 22:34-40). Mereka dengan ketaatan dan percaya pada semua hukum Taurat bahwa mereka akan selamat, tanpa menyadari hukum kasih yang adalah inti dari seluruh hukum Taurat. Jika kita menyimak teks Galatia 2:11, saat itu Rasul Paulus menentang Kefas yang melakukan hukum Taurat. Tetapi jika kita merenungkan lebih dalam lagi, maka kita akan mendapatkan jawaban di ayat 19. Rasul Paulus paham benar, yang menyelamatkan orang bukanlah ketaatannya melakukan seluruh hukum Taurat. Tetapi tentang iman dan ketaatan kepada Yesus Kristus, yang menjadi satu-satunya Juruselamat. Bagaimana mungkin melakukan hukum Taurat tetapi tidaktaatmemeliharaiman?

Halnyatadalamkehidupansehari-hari,kitaseringaktifdalampelayanan, setia mengikuti persekutuan, tetapi semua hanya rutinitas tanpa iman. Selepas ibadah kita menjadi orang yang mudah emosi, tidak punya belas kasihan, tidak membaca Alkitab, bahkan masih suka menghakimi orang lain melalui gosip yang kitasebarkan.HidupuntukAllahartinya,kitamemprioritaskanKristusdansemua teladan-Nyadalamhidupkita.

Penegasan: Ikutlah Tuhan dengan setia. Lakukanlah perintah-Nya tentu Iaakanselalumenolongkita.

DOA: Ya Tuhan, tolong kami untuk melakukan kehendak-Mu dengan benardanbertanggungjawab.DeminamaTuhanYesuskamiberdoa Amin.

Jumat, 24 Oktober 2025

Roh Bukan Daging

Galatia 3:1-5

“Adakah kamu sebodoh itu? Kamu telah mulai dengan Roh, maukah kamu sekarang mengakhirinya dalam daging?”. (Ayat 3)

Sejakkecilorangtuaselalumengupayakanyangterbaikuntukanaknya,danmulai

memperkenalkan benda apa pun kepada mereka. Mengajar untuk berjalan, berbicara, dan bahkan ketika usianya sudah cukup, maka orang tua berusaha untuk memilih sekolah yang terbaik, dengan harapan anaknya harus pintar Itulah yang membuktikan, tanda kasih mereka .Tidak ada seorang pun yang menginginkan kebodohandalamdirinyamaupunkepadaorangyangdikasihinya.Bodohberartitidak memiliki,ataukurangpengetahuan,tidakmengerti,danmudahuntuk terpengaruh.

Dalam teks ini di Ayat 1a, Rasul Paulus menyapa mereka dengan perkataan “hai orang-orang Galatia yang bodoh…” perkataan ini adalah ungkapan kegeraman Paulus terhadap jemaat Galatia pada saat itu, karena mereka mudah sekali terpengaruh dengan keadaan, untuk melakukan perbuatan daging (dosa). Perbuatan yang kelihatannya sangat memesona dan indah namun bertentangan dengan Roh (kebenaran). Mereka meninggalkan Tuhan, mengikuti ajaran hukum Taurat, dan mengesampingkan iman kepada Kristus. Mereka merasa, perlu untuk mengikuti hukum Musa agar benar di hadapan Allah. Sangat jelas upaya Paulus, dalam pelayanan untukmenyadarkanjemaatGalatia.Merekamengalamibanyakberkatdari Tuhan, menyaksikan mujizat dan perkara yang Tuhan lakukan, tetapi masih menduakanTuhan.

Sering kali dalam hidup ini, kita juga menjadi jemaat yang bodoh. Kita menerimaberkat,setiapharidariTuhan.menyaksikan,bahkanmengalamikemurahan Tuhan, tetapi tidak bersyukur, dan sering melalaikan waktu untuk berjumpa secara pribadi dengan-Nya. Kita terlalu sibuk, dan menunda kesempatan untuk bersekutu dengan-Nya. Kita merasa diri kuat, dan sanggup untuk berjalan sendiri tanpa Tuhan. Tetapi pada kenyataannya, kita terbatas, dan sangat membutuhkan Tuhan dalam hidup ini. Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita, bahwa hanya Tuhan yang sanggup menyatakan berkat dan mujizat, tidak ada seorang pun yang memiliki kekuatan yang besar selainTuhan.Jadimasihkahkitabodoh,dan melupakan-Nya?

Penegasan:carilahTuhanselamahidupmu,peliharalahimanmukepada-Nya, makatentumujizatdanberkat-Nyaakanselaluengkaujumpai.

DOA: Tuhan Yesus terima kasih untuk kasih-Mu yang tak pernah usai atas hidup kami.Ajar kamiuntuk tetap setia mengikuti-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa,amin.

Sabtu, 25 Oktober 2025

Kasih Tanpa Syarat

Galatia 4:12-15

“Sungguhpun demikian keadaan tubuhku itu, yang merupakan pencobaan bagi kamu, namun kamu tidak menganggapnya sebagai sesuatu yang hina dan yang menjijikkan, tetapi kamu telah menyambut aku, sama seperti menyambut seorang malaikat Allah, malahan sama seperti menyambut Kristus Yesus sendiri.” (Ayat 14)

“Kalau memang cocok bisa datang ke rumah.. stecu, stecu, stelan cuek barumalu,aduhadeinimaujugaabangyangrayu”.Demikiansepenggalliriklagu yang popular beberapa waktu yang lalu. Lagu ini menceritakan pernyataan seorang wanita yang dilanda cinta asmara. Makna dalamnya adalah “kalau memang cocok silakan datang ke rumah”. Maka terlihat jelas, bahwa ada kasih yangbersyaratdisana.Kalautidakcocok,makajangandatangkerumah. Firman Tuhan hari ini, Galatia 4:14 mengungkapkan rasa syukur seorang Paulus terhadap jemaat Tuhan di Galatia. Ia mengingatkan mereka, tentang bagaimana ketika pada awalnya dia memberitakan Injil Kristus kepada jemaat di Galatia. Paulus disambut dengan sukacita. Hal ini disampaikan Paulus dengan semangat, agar jemaat tersebut mengingat dan merenungkan kembali bagaimana Allah mengizinkan mereka menyaksikan Injil itu diberitakan dengan keajaiban Allah. Paulus berusaha membangkitkan kembali semangat umat Tuhan, untuk mengikut Tuhanyangmemberikeselamatanitu.

Tuhan Yesus dengan kasih yang tanpa syarat, telah memberikan nyawaNya ganti dosa umat manusia. Dengan kasih-Nya Ia mencukupi semua kebutuhan kita. Bahkan diberi-Nya kesempatan hidup dengan berkat tak ternilai yakni nafas hidup, sebab tidak seorang pun dapat memberikan bagi kita. Tak dapat dibantah, bahwa pergumulan hidup sering kali dapat membawa kita melangkah jauh tanpa Tuhan.Bahkankesenanganjuga,bisamembuatmenjauhdarikasihTuhan.FirmanNyahariini,menolongkitauntuk mengingatkasih-Nyayangtidakbersyarat.Kasih yang dinyatakan melalui kematian Yesus Kristus, telah memberi hidup. Jika kita ada di dalam Tuhan, maka apa pun yang terjadi, tetaplah melangkah bersama Tuhan.

Penegasan: Jika kita mengalami kesusahan, tetaplah katakan “puji Tuhan”. Kalau kita mencapai keberhasilan, tetaplah rendah hati dan katakan “puji Tuhan”.SemuahanyakarenaKasihTuhan.

DOA: Terima kasih Tuhan Yesus untuk semua kasih dan karya-Mu dalam hidup kami. Ajar kami untuk tetap merendahkan diri di hadapan-Mu. Di dalam namaTuhanYesusKamiBerdoa. Amin.

Minggu, 26 Oktober 2025

Warisan Kristus Yang Dijanjikan

Efesus 1:11-14

“Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji Kemuliaan-Nya.” (Ayat 14)

Dalam keseluruhan pasal ini, Paulus menekankan bahwa Allah telah

melakukan banyak hal bagi kita melalui Tuhan Yesus Kristus. Allah telah memilih kita, memberkati kita, dan memberikan kita keselamatan yang dijanjikannyamelaluipengorbananAnak-Nyadikayusalib.

Teks Efesus 1:11-14, Rasul Paulus menulis tentang warisan Kristus yang dijanjikanbagikitasebagaipengikutKristus.Paulusmenekankanbahwakitatelah dipilih oleh Tuhan sebelum dunia dijadikan, dan menganugerahkan Roh Kudus sebagai jaminan warisan untuk kita sebagai umat Allah. Kristus adalah warisan yang kekal dari Allah. Kita telah dimuliakan oleh Allah, melalui kasih karunia-Nya yangdiberikankepadakitadidalamTuhanYesusKristus. ApayangkitaperolehdariKristus,sebagaiwarisanAllah?

Yang pertama, Pengampunan dosa. Orang percaya telah menerima pengampunandosamelaluidarahKristus(Efesus1:7). Yangkedua,Keselamatan. Orang percaya telah menerima keselamatan melalui Injil (Efesus 1:13). Ketiga, Roh Kudus. Orang percaya telah menerima Roh Kudus sebagai jaminan warisan yangmemberikekuatandanpenghiburandalammenjalanikehidupansetiaphari (Efesus1:13-14).

Sebagai pengikut Kristus, kita telah menerima warisan yang luar biasa dari Allah.Kitatelahdipiliholeh-NyadantelahmenerimaRohKudussebagaijaminan. Kita harus hidup sesuai dengan rencana, dan kehendak Tuhan. Mensyukuri kesempatan, karena kita dapat menikmati warisan yang telah dianugerahkan kepada kita melalaui hidup yang di pulihkan dari segala dosa. sehingga kita dapat merasakan, penyertaan dan kasih Tuhan dalam kehidupan setiap hari melalui kesehatan, kekuatan, Bisnis yang berhasil, orang-orang yang selalu ada untuk menolong, dan pelayanan. Allah telah memberikan hikmat dan pengertian kepadakitauntukmengertitujuan-Nyaataskehidupankita.

Penegasan: Jadilah pewaris yang meneladani Kristus dalam kehidupan setiaphari.BersediahidupdalamtuntunanRohKudusAllah.

DOA: Tuhan Yesus, terima kasih atas warisan Kristus yang dijanjikan bagi kami. Tolonglah kami untuk hidup sesuai dengan rencana-Mu dan menikmati kehadiran-Mudalamkehidupankami.Amin.

Senin, 27 Oktober 2025

Rahasia Kristus

Efesus 3:1-6

“Apabila kamu membacanya, kamu dapat mengetahui dari padanya pengertianku akan rahasia Kristus. “ (Ayat 4)

Saudara yang diberkati Tuhan, hari ini kita akan merenungkan tentang judul di

atas yakni “Rahasia Kristus” melalui Kitab Efesus. Rasul Paulus berbicara tentang sebuah rahasia yang besar yang diterimanya melalui pengalaman rohani dan penampakan Yesus Kristus melalui wahyu dari Allah. Rahasia itu adalah “Rencana Keselamatan Allah“ yang mencakup semua manusia, tanpa memandang latar belakang dan statusnya. Kisah Para Rasul 16:10, 18:9 yang berkata “Setelah Paulus melihat penglihatan itu, segeralah kami mencari kesempatan untuk berangkat ke Makedonia, karena dari penglihatan itu kami menarik kesimpulan, bahwaAllahtelahmemanggilkamiuntukmemberitakanInjilkepadaorang-orangdi sana."Jangantakut!Teruslahmemberitakanfirmandanjangandiam!”

Paulus menjelaskan ia menerima wahyu dari Allah tentang Injil yang ia beritakan. Injil ini bukanlah hasil dari pemikiran manusia, melainkan berasal dari Allah. Rahasia yang sangat penting bagi kehidupan kita sebagai orang Kristen, yang menyatakan bahwa keselamatan hanya ada dalam Yesus Kristus sebab di bawah kolong langit ini, tidak ada nama lain yang dapat menyelamatkan manusia. Rahasia Injil ini juga menunjukkan keselamatan bagi semua orang yang percaya dan taat hanyakepadaYesusKristusmelaluiimanyangterusmenerusdiperbaharui-Nya.

SebagaiorangyangtelahmengalamihidupyangbarudidalamKristusmaka kita dipanggil untuk menjadi saksi Kristus di mana pun kita berada. Dengan berdoa danmembacaFirmanTuhan,kitadiberanikanoleh-Nyauntukmenyampaikankabar baikinikepadasemuaorangdalamkasih,baikdalamperkataanmaupunperkataan. Selama hidup kemanusiaan Yesus Kristus dalam dunia ini, Ia sudah memberikan teladan hidup dalam kebenaran kepada setiap orang, khususnya orang yang percaya.Dengandemikianbaiklahkitajugamenjaditeladanyangbenardalamiman panggilankita sebagai anak-anak Allahyang hidup dalam terang-Nya, bahkan ketika tidakadayangmelihat.

Penegasan:DenganrahasiaKristusini,kitaharusmemberitakannyakepada semuaorangdimanapunkitaberadatanparaguatautakut.

DOA: Tuhan, tolonglah kami untuk memberitakan Injil-Mu di dalam kehidupan kami setiap hari, dan menyampaikannya kepada setiap orang, tanpa melihat latar belakang atau status mereka. Berikan kami keberanian dan hikmat untuk dapat menjadi saksi-saksi yang setia bagi Kerajaan Allah. Demi nama Tuhan Yesuskamiberdoa,amin.

Selasa, 28 Oktober 2025

Hidup Dalam Kasih Allah

Efesus 5:1-6

“Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak-anak yang kekasih” (Ayat 1)

Saudara-saudara yang diberkati Tuhan, kita dipanggil Allah untuk hidup

dalam kasih-Nya dan menunjukkan kasih yang kita miliki itu di dalam kehidupansehari-hari.FirmanTuhandalamEfesus5:1-6mengingatkankita akan pentingnya hidup dalam kasih Allah dan meneladani kasihnya. Rasul Paulus mengajarkanjemaatdiEfesus,bahwaorangpercayaharusmeniruteladanKristus dengan menunjukkan kasih yang nyata. Sebab kita tahu bahwa Kristus telah menyatakankasih-Nyadenganmengorbankandiriuntukdipersembahkandikayu salib. Pengorbanan-Nya melalui kematian di kayu salib itulah bukti Kasih Allah yangsempurnabagiumatnya.

Sebagai orang yang percaya kepada-Nya, kita semua dipanggil untuk menunjukkan kasih melalui tindakan pengorbanan, baik kepada Allah maupun sesama manusia. Namun, ada beberapa hal yang harus kita hindari yaitu perkataan yang tidak patut yang dapat menyakiti orang lain; keserakahan yang menjadi kerugian bagi yang lain; kecemaran dan percabulan yang sangat tidak disukaiAllah,danlainnyayangtidakmenunjukkankasihdidalamnya.

PesanRasulPaulusmenegaskanidentitasyangmelekatpadakitasebagai orang kudus, yang bukan hasil upaya manusia, tetapi anugerah Allah. Sesuai dengan identitas, maka semua perilaku yang tidak sesuai dengan kehendak Allah harus dihindari. Bukan supaya umat menjadi kudus, melainkan karena umat adalah kudus dan berdampak bagi orang lain. Oleh karena itu kita harus hidup sebagaimanaseharusnyaorangkudushidup.

JikakerajaanAllah,hidupdidalamdirikitamakatransformasihidup akan terjadi.OrangyangpercayakepadaKristusakanhidupdalamkebenarandanakan menghindarkandiridarisetiappelanggaranyangmembawanyakepadadosa.Kita dipanggil untuk menghindari kehidupan yang tidak kudus dan hidup sesuai dengankesuciandankemuliaan Allah.

Penegasan: Marilah kita hidup meniru teladan Yesus Kristus, yaitu menirukasih,kekudusan,kebajikan,dansikapyangmemuliakanAllah.

DOA: Tuhan Yesus, ajarilah kami untuk selalu mengandalkan-Mu dan mempercayakan segala sesuatu kepada-Mu. Tuntunlah setiap langkah hidup kami kepada jalan-jalan kebenaran-Mu, ya Tuhan. Tambah-tambahkanlah hikmat-Mu agar kami dapat hidup dalam kasih dan kekudusan Allah. Demi nama YesusKristus,kamiberdoa,amin.

Rabu, 29 Oktober 2025

Berdiri Teguh Dalam Satu Roh

Filipi 1:27-30

“Hanya, hendaklah hidupmu berpadanan dengan Injil Kristus, supaya, apabila aku datang aku melihat, dan apabila aku tidak datang aku mendengar, bahwa kamu teguh berdiri dalam satu roh, dan sehati sejiwa berjuang untuk iman yang timbul dari

Berita Injil,” (ayat 27).

Menjadi orang Kristen, dalam keadaan sadar atau tidak, keberadaan kita

di tengah dunia yang rusak ini pasti sulit. Dunia akan menentang iman dan kebenaran yang kita percayai di dalam Yesus Kristus. Siapa saja mereka yang menentang kita? Mereka mungkin adalah orang-orang terdekat kita. Seperti orang tua, saudara, teman kerja kita dan lain sebagainya. Konsekuensi yang diterima saat kita menyatakan sungguh-sungguh taat kepada Tuhan, maka kitaakanditinggalkan,dihina,diejek,bahkanmungkinkitaakandianiaya.

Dalam merespons setiap penolakan tersebut, tetap tenang dan sabar adalah satu hal yang harus kita lakukan. Mungkin saja kurangnya pemahaman menjadialasanbagikitauntukmemahamipenolakan.Sangatdiharapkanbagikita dapatmenjaditeladanbagikehidupanoranglain,yangbelumpercaya.

DemikianpulasituasiyangdihadapijemaatdiFilipi,ketikapemimpinrohani yangmerekahormatidankasihisedangdipenjara(ayat13).Jemaatmenjadicemas dan takut, namun, Rasul Paulus menekankan bahwa sekalipun dalam penjara, tetapi berita tentang Kristus dapat lebih meluas disampaikan. Jemaat tidak perlu takut dan terhadap pihak lain yang menekan, tetapi diharapkan jemaat dapat berdiriteguhdalamsatukesatuanorangyangPercayakepadaKristus.

Kecemasan,tekanandanketakutanyangmencekamdapatsajamenjadikan kita tergoda untuk menyangkali iman atau identitas sebagai orang Kristen. Tetapi dalam hal ini, Paulus dengan tegas menyatakan bahwa komitmen hidup kepada Injil Kristus tidak seharusnya dipengaruhi oleh situasi sulit yang sedang dihadapi. Siapa yang mau berjuang demi iman yang timbul dari berita Injil maka ia harus tetapteguhberdiridiatasimanitu.

Penegasan: Sebagai orang percaya kita dipanggil untuk hidup secara konsisten dengan Injil. Menunjukkan kesatuan dalam iman, dan berjuang untuk kebenaran.

DOA: Tuhan Yesus, meskipun kami diperhadapkan dengan berbagai tekanan dan ketakutan, tolong kami untuk tetap berdiri teguh dalam iman kami. Sebabkamimenyadaribahwakamidipanggiluntukhidupdalamkasih-Mu. Amin.

Kamis, 30 Oktober 2025

Jangan Menjadi Musuh Kristus

Filipi 3:17-21

“Karena, seperti yang telah kerap kali kukatakan kepadamu, dan yang kunyatakan pula sekarang sambil menangis, banyak orang yang hidup sebagai seteru salib Kristus.” (ayat 18).

Kita adalah warga kerajaan surga, yang hidup di dunia dan berjalan

menantikan kehadiran Kristus kembali dan menantikan Kristus mengubahkan hidup kita. Dan kita harus hidup sesuai identitas yang kita miliki, yang dibuktikan melalui, perkataan maupun perbuatan. Namun, sadarkah kita bahwa masalah kita yang sebenarnya adalah, ada orang yang membangun identitasnya berdasarkan hal-hal yang duniawi. Rasul Paulus mengingatkan jemaat di Filipi dan kita juga, bahwa adanya kapasitas seteru salib itu juga bisa memasuki hiduporangpercayaYesusKristus.

Lawankitabukanlahsecarafisiktetapidaricarahiduptertentuyangberasal dari dunia ini, yang mempengaruhi cara berpikir anak-anak Tuhan. Dalam bagian lainPaulusjugapernahmengatakansupayakitatidakserupadenganduniainitetapi berubahlah oleh pembaharuan bagimu (Rm. 12:2).Itu sebabnya dalam nasehatnya di ayat 18 Paulus berkata: “seperti yang telah kerap kali kukatakan kepadamu”. Artinya hal ini bukan kali pertama dia menyinggung tentang para seteru salib. Lalu siapaseterusalib,ataumusuhKristusitu?

Perlu diketahui bahwa tujuan hidup Paulus adalah “mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya” (3:10). Demikian pula, setiap jemaat perlu untuk memiliki “pikiran dan perasaan yang sama dalam Kristus Yesus” (2:5). Jadi, musuh Kristus tidak lain adalah orang-orang tertentu, yang mengaku percaya pada Kristus, tetapi hidupnya tidak selaras dengan pengakuan itu. Itulah sebabnya Paulus mengatakan keprihatinannya sambil menangis (3:18). Dalam hal ini, Paulus hanya mengacu pada hidup mereka dan bukan pada konsep atau ajaran mereka.

Dalam hidup kita setiap hari, mari kita membangun jati diri berdasarkan InjildananugerahAllahyangmenyelamatkan,sertamenghidupiidentitasitusetiap hari.sehinggaduniabisamelihatkitasebagaimurid-muridKristusdengannilai-nilai yangberbeda.

Penegasan: Kita adalah orang-orang yang sudah diselamatkan oleh salib Kristus,makadariitu,hargailahanugerahkeselamatan sebagaipengikutKristus.

DOA: Tuhan Yesus tolonglah kami agar tetap hidup selaras dengan firmanMu,denganhidupdalamkuasa-Mu.DalamnamaTuhanYesus,amin.

Jumat, 31 Oktober 2025

Bersukacita Dalam Segala Keadaan

Filipi 4:10-13

“Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan." (ayat 12).

Dalam realitas kehidupan hal yang tidak dapat dipungkiri adalah tidak sedikit

orang yang menjadi sombong manakala kelimpahan menghampirinya. Acapkalimemandangrendahoranglaindanmerasatidaklagimembutuhkan mereka, serta mengukur segala sesuatunya dengan uang. Sebaliknya, ketika masa sukar menghampiri orang tersebut, ia menjadi mudah menyerah, tidak memiliki pengharapandanberputusasa,bahkanironisnyalagijustrumenyalahkanTuhan.

Dimasa-masasulityangdialami,Paulusmengakuidenganpenuhsyukuratas kebaikan jemaat Filipi yang mengirimkan pemberian kepadanya saat ia menjadi tahanan di Roma. Bahkan mereka bersepakat untuk tetap melayani kebutuhan Paulus baik dalam perjalanan dari Makedonia ke Tesalonika. Hal tersebut diterima oleh Rasul Paulus bukan karena takut berkekurangan, atau supaya jemaat terus memenuhi kebutuhannya dengan mengirimkan kepadanya. Tetapi dalam hal ini, Paulus telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Paulus sering dibelenggu, ditahan dan berkekurangan. Tetapi ia belajar menyesuaikan pikirannya dengan kondisi hidup yang ia sedang alami, sehingga ia mampu berpikir tenang dalammelewatisegalamacamkeadaan.

Meskipun Paulus bersukacita karena orang-orang Kristen di Filipi telah mendukung pelayanannya dengan baik, ia ingin menyampaikan kepada mereka bahwa baik kita memiliki sedikit maupun banyak, kita harus tetap merasa cukup dan bersukacitadalamsegalahal.Iainginorang-orangpercayadiFilipimemahamibahwa tidak ada hal dalam hidup ini yang dapat kita lakukan tanpa Kristus dan tidak ada hal yang kita terima yang tidak berasal dari tangan-Nya, karena Dialah kekuatan kita, Dialah penopang kita, dan Dialah sumber kekuatan kita. Yohanes 15:5d dituliskan demikian“SebabdiluarAkukamutidakdapatberbuatapa-apa.”

Penegasan: Sebagaimana Paulus, marilah kita mampu untuk menerima segalakeadaandalamhidupinidenganpenuhsukacita.

DOA: TuhanYesusberikankeberanianbagikami,untuktetapsiapmenjalani hari-hari hidup ini dengan kerendahan hati, dalam rasa cukup yang penuh sukacita, tanpa mengindahkan apa itu kekurangan atau kelimpahan. Dalam nama Tuhan Yesus,amin.

Jalan Jawa 20, Bandung 40117

Telp. (022) 420 7029 - Fax (022) 423 6754

9.000
Alamat Redaksi:

Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.