
He my lover
Chapter 1: awal jumpa
Mungkin hari itu aku sudah tidak peduli dengan cinta, ya cinta hanya tentang sakit dan kehilangan. Semua cinta itu sama saja, di bahagiakan lalu di tinggalkan.
Apakah ada cinta yang berakhir bahagia?
Aku sekarang berada di semester akhir kelas 2 SMA, masa masa libur gini aku selalu bermain game online dan bertemu dengan teman online.
Dia Nanda,lelaki yang aku temui pada saat bermain game online.
Setelah bermain kita memutuskan untuk tukeran nomor.
Kita pun lanjut berbincang di wa, sampai di mana kita coba bicara lewat telpon.
Di situ kita masih malu-malu, terlihat Nanda yang gugup ketika bicara.
“eh jangan gugup gitu dong Nan, biasa aja” ucap ku
“haha maaf baru pertama kali telponan sm cwe soalnya” balas nanda
Apa benar dia baru telfon sama aku?
Selama ini dia ga pernah telfonan sama cwe?
Apa dia ga pernah deket sama cwe?
Pertanyaan itu muncul dalam pikiran ku
Aku pun hiraukan pikiran ku dan asik ngobrol dengan nya.
Sampai malam pun tiba dan kita memutuskan untuk tidur.
*hari esok nya
Hari itu adalah hari graduation Nanda, ya lelaki itu sudah lulus SMA dan ingin lanjut kuliah, Sangat jauh dengan ku yang bahkan lulus SMA saja belum
Happy graduation Nanda 10.33
Thanks dear, i’ll catch up yeah♥ 10.35
Kan Hati aku jadi dag dig dug ser 10.37
Hahaha so cute, i’m happy 10.37
Aku tersipu malu membaca pesan dari dia.
Tak sadar malu membuat pipi ku merona
“dia lucu ya”
“masa cwo selucu dia ga pernah deket sama cwe si”
Ucap ku sambil tersenyum salting
Hari demi hari kita makin dekat, semakin banyak yang kita obrolkan di wa.
Nindya pun mulai ada sedikit rasa, namun rasa suka nya masih terkalahkan oleh rasa sakit nya. Hubungan nindya di masa lalu memanglah kejam, dimana nindya di beri cinta dan lalu di tinggalkan begitu saja. Sehingga itulah yang membuat Nindya ragu unuk memulai hubungan.
Apakah aku akan di sakiti lagi?
Apakah kejadian sebelum nya akan terulang lagi?
Bukan kah semua cinta itu sama saja?
Pertanyaan iu terus menghantui pikiran Nindya, Nindya semakin ragu dengan perasaan nya, dia kubur perasaan itu dalam dalam dan tidak berharap bahwa dia dan Nanda akan menjalin hubungan.
Chapter 2: will u be my girlfriend?
“You’re the one that i want, ooh ooh ooh, honey.” –olivia newton –john, “You’re the one that i want”
Nindya dan Nanda kini semakin dekat, tiada hari tanpa berbincang lewat pesan, bahkan sesekali mereka berbincang lewat telfon.
Sekarang kini kita sudah lebih tau satu sama lain dan ternyata banyak yang sama dari diri kita, makanan favorit kita, warna favorit, bahkan playlist kita.
Nin, kamu tau lagu penjaga hati ga? 19.18
tau, yang ciptaan nadhif kan? 19.19
Iyaa, lagunya indah yaa 19.19
Iyaa indah banget 19.20
Kring kring
Nindya kaget mendengar ponsel nya bunyi, ternyata itu telfon dari Nanda
“kenapa Nanda telfon? Apa dia mau ngajak main game?”
Nindya pun mengangkat panggilan itu
“halo? Ada apa nan? Tiba tiba telfon” ucap Nindya
“haha tidak ada apa apa kok, kangen aja” balas Nanda sambil ketawa
“haha iyaa aku emang ngangenin” ucap Nindya dengan nada sombong
“iyaa deh iyaa, oh yaa dengerin aku nyanyi yaa” ucap Nanda
“mau nyanyi apa emang?” tanya Nindya
“penjaga hati” jawab Nanda
“awas yaa jelekk nantii akuu pingsan” ucap Nindya ngeledek Nanda
Tak sadar ku temukan~
Temukan wanita rupawan yang sadarkan~
Dia seorang tiada lain tiada bukan~
Hanya ‘Nindya’
Nindya yang mendengar namanya di sebut pun kaget, kenapa nama ku di sebut?
Apa dia sengaja?
“gimana bagus ga suara aku?” ucap Nanda sombong
“haha lumayan” balas Nindya
“nan, mau nanya boleh?” tanya Nindya
“dengan senang hati, mau nanya apa?” ucap Nanda
“kenapa kamu nyebut namaku dalam lagunya?” tanya nindya penasaran
“haha ituu yaa, karna aku suka kamu” ucap Nanda
“ih serius nanda, aku lagi gamau bercanda” ucap Nindya marah
“bener Nindya cantik, dari awal kita ketemu aku mulai ada rasa kamu, apalagi pas aku tau kita punya banyak persamaan, rasa aku ke kamu semakin besar nin, aku tau ini membuat kamu heran tapi aku bener suka sama kamu Nindya, jadi... mau ga kamu jadi pacar aku?” ucap Nanda
“.....”Nindya yang shok dengan semua ini
“ oke kalau diem berarti mau, yess mulai detik ini nindya pacar Nandaa” ucap Nanda senang
Nindya yang tidak tau harus bilang apa pun meng iyakan saja semua ini,dia masih tidak menyangka bahwa ternyata Nanda suka pada nya.
“padahal kan aku ga secakep itu ya kok bisa si cwo seganteng Nanda suka sama aku, kan pasti di luar sana juga lebih cantik dari aku” ucap Nanda dalam hati
Chapter 3: rasa ini
Masa lalu emang sungguh menyakitkan tapi apa salah nya kita mencoba buka lembaran baru.
Cinta memang menyakitkan, kamu harus menemukan cinta yang setara sehingga tidak ada lagi patah hati, mengerti?.
Haha iyaa dong kan kita uda resmi
Morning juga sayang, haha ciee udah manggil sayang nii
Haha lucu banget kamu kak 06.31
Pesan pagi itu membuat Nindya makin salah tingkah, apa Nindya sudah mulai ada rasa padanya?
Apa dia sudah tidak takut cinta lagi? Apa cinta berhasil membuatnya bangkit lagi?
*Esok Malam hari
Nindya yang nyadar bahwa dirinya dengan Nanda makin mesra dia makin mulai bisa menerima cinta baru lagi. Nindya pikir tiada salahnya dia memberi Nanda kesempatan untuk menjalin hubungan.
Kali saja hubungan kali ini adalah hubungan yang indah untuk Nindya, tidak semua cinta itu sama bukan?
Gapapakan ini gua berharap sama dia?
Dia ga akan nyakitin gua kan?
Lagian kalau di sakitin ya gapapa uda biasa ini kan
Nindya terus membatin dalam hati, dan dia berusaha untuk menyakinkan dirinya bahwa tidak semua cinta itu menyakitkan. Tidak semua cinta itu menyakitkan mungkin saja kau belum menemukan cinta yang indah dan setara.
Chapter 4: inikah cinta
“To me, you are perfect” –love actually [2003]
Cantik gaa aku pake baju ini
Omg cantik banget sayang
Kamu bohong yaa, pasti jelek banget
Haha bener sayang, kamu cantik banget, selalu cantik
Bohong jika Nindya tidak tersipuh malu membaca pesan dari Nanda, pipi nya mulai merona, dia tidak bisa menahan rasa malu nya.
“apasih kok pipi aku merah” ucap Nindya sambil memegang pipinya Nindya tidak tau apa yang terjadi padanya, apa ini yang namanya era butterfly? Dirinya tidak pernah lupa sama kejadian itu, dia rasa kejadian itu adalah kejadian paling indah yang dia temui.
*esok hari
Good morning sayangg
Nindya yang menatap pesan dari Nanda langsung bingung sama dirinya, dia tidak percaya bahwa dia sudah menjalin hubungan baru, bahkan hubungan dia sama Nanda sangat romantis,humoris dan jarang sekali berantem.
Inikah cinta setara?
Inikah cinta sebenarnya?
Cinta memang lah bukan sekedar di sakiti dan di tinggalkan, ada masanya cinta itu memang indah mungkin saja kamu yang belum menemukan sosok nya.
Hari demi hari Nindya jalankan seperti biasa hanya saja kini ada Nanda yang ikut mengisi harinya,hari yang awalnya biasa biasa saja kini berubah menjadi indah sejak hadirnya Nanda yang mewarnai hidup Nindya.
Chapter 5: he?
“bertemu dengan mu adalah hal paling indah yang selalu aku ingin kan” -3726 mdpl
Punya hubungan yang indah adalah hal yang di inginkan semua orang, apalagi punya pacar yang tipe kita banget, yang selalu sabar,baik, tulus, setia, dan romantis. Pasti semua orang mau kan?
Itulah anugrah yang di dapatkan Nindya, dia berhasil mendapatkan cwo yang dia ingin ingin kan, gatau doa apa yang Nindya panjatkan di setiap malam sehingga dia bisa meraih hati Nanda. Nindya emang bukanlah cewe sempurna, bahkan masih banyak di luar sana yang cantiknya melebihi Nindya, tapi Nindya mampu meraih cowo yang ganteng nya luar biasa, kesabarannya seluas dunia juga tidak pernah marah sama sekali, ya ‘he my lover’
Hubungan Nindya dan Nanda kini makin humoris dan romantis, kadang ada beberapa masalah di hubungan mereka tapi itu bukan menjadi alasan mereka untuk mengakhiri hubungannya, mereka 1 sama lain selalu menjaga hubungan mereka agar hubungan mereka semakin humoris, rasa cinta pun sama besarnya, sehingga mereka tidak punya alasan untuk mengakhiri hubungan mereka.
Itulah yang di namakan cinta setara, keduanya harus sama sama mengusahakan.