Zona Masjid Gholo
Masjid
Gholo
juga merupakan situs utama setelah Makam Sunan Pandanaran karena letaknya yang berada di jalan utama Kecamatan Bayat yaitu jalan kolektor dan berada pada jalur masuk menuju Makam Sunan Pandanaran. Selain itu, Masjid Gholo juga merupakan kawasan bersejarah yang berkaitan dengan Sunan Pandanaran sehingga sudah berdiri sejak dahulu. Zona Masjid Gholo ini dibangun kedua setelah Makam Sunan Pandanaran selain karena letaknya yang berdekatan juga eksistingnya sudah ramai pengunjung.
Pembangunan Zona Masjid Gholo ini termasuk didalamnya peremajaan kawasan dan bangunan masjid. Adapun pembangunan yang dilakukan antara lain pembangunan taman sebagai ruang terbuka hijau sekaligus kawasan publik bagi pengunjung untuk beristirahat, bersantai dan menikmati pemandangan. Pembangunan Zona Masjid Gholo juga dibuat agar dapat mendukung kawasan religi melalui ruang yang luas untuk pengunjung dapat menikmati waktu tenang.
Zona Homestay
Zona Homestay
dibangun pada urutan ketiga setelah Makam Sunan Pandanaran dan Masjid Gholo karena zona ini juga berisikan kawasan yang dapat memberikan keuntungan baik bagi investor maupun masyarakat. Adapun homestay sendiri memiliki konsep yaitu lahannya menjadi satu dengan tempat tinggal penduduk namun penduduk menyediakan kamar – kamar dan fasilitas penginapan lainnya agar dapat disewakan untuk pengunjung. Pada kondisi eksistingnya terdapat sejumlah 10 homestay yang menyebar dan kurang tertata sehingga mempersulit pengunjung untuk mencari, memilih maupun melakukan perbandingan antar homestay. Pembangunan zona homestay ini menggunakan pola loop dan cul-de-sac dengan pengadaan ruang terbuka yang cukup disetiap kawasannya sehingga dapat mempermudah sirkulasi pergerakannya, maupun pengolahan limbahnya melalui septictank komunal.
Zona Sendang Maerokoco
Sendang Maerokoco
merupakan salah satu obyek wisata yang menjadi salah satu obyek rencana pengembangan di Kawasan perancangan. Alasan Sendang dijadikan sebagai salah satu rencana pengembangan adalah karena Sendang merupakan obyek wisata yang diproyeksi akan menghasilkan keuntungan bagi Kawasan perancangan. Kondisi eksisting sendang yang kurang terawat juga menjadi salah satu alasan mengapa Sendang Maerokoco perlu dikembangkan. Beberapa hal yang akan dilakukan dalam pengembangan Kawasan Sendang Maerokoco adalah sebagai berikut: 1. Toko dan Showroom untuk penjualan serta atraksi gerabah 2. Peremajaan Kawasan Sendang secara keseluruhan 3. Joglo yang digunakan bagi pengunjung sebagai tempat beristirahat dan menikmati pemandangan sendang
4. Jalur pejalan kaki untuk mendukung aksesibilitas di Kawasan Sendang 5. Tempat parkir bagi pengunjung 6. Pos dan ruang maintenance sebagai tempat penjaga mengontrol Kawasan Sendang serta papan informasi 7. Open Theater untuk pertunjukan budaya serta keperluan umum lainnya