Laporan Akhir Studio Perancangan dan Pembangunan Kota

Page 136

Zona Masjid Gholo

Masjid

Gholo

juga merupakan situs utama setelah Makam Sunan Pandanaran karena letaknya yang berada di jalan utama Kecamatan Bayat yaitu jalan kolektor dan berada pada jalur masuk menuju Makam Sunan Pandanaran. Selain itu, Masjid Gholo juga merupakan kawasan bersejarah yang berkaitan dengan Sunan Pandanaran sehingga sudah berdiri sejak dahulu. Zona Masjid Gholo ini dibangun kedua setelah Makam Sunan Pandanaran selain karena letaknya yang berdekatan juga eksistingnya sudah ramai pengunjung.

Pembangunan Zona Masjid Gholo ini termasuk didalamnya peremajaan kawasan dan bangunan masjid. Adapun pembangunan yang dilakukan antara lain pembangunan taman sebagai ruang terbuka hijau sekaligus kawasan publik bagi pengunjung untuk beristirahat, bersantai dan menikmati pemandangan. Pembangunan Zona Masjid Gholo juga dibuat agar dapat mendukung kawasan religi melalui ruang yang luas untuk pengunjung dapat menikmati waktu tenang.

Zona Homestay

Zona Homestay

dibangun pada urutan ketiga setelah Makam Sunan Pandanaran dan Masjid Gholo karena zona ini juga berisikan kawasan yang dapat memberikan keuntungan baik bagi investor maupun masyarakat. Adapun homestay sendiri memiliki konsep yaitu lahannya menjadi satu dengan tempat tinggal penduduk namun penduduk menyediakan kamar – kamar dan fasilitas penginapan lainnya agar dapat disewakan untuk pengunjung. Pada kondisi eksistingnya terdapat sejumlah 10 homestay yang menyebar dan kurang tertata sehingga mempersulit pengunjung untuk mencari, memilih maupun melakukan perbandingan antar homestay. Pembangunan zona homestay ini menggunakan pola loop dan cul-de-sac dengan pengadaan ruang terbuka yang cukup disetiap kawasannya sehingga dapat mempermudah sirkulasi pergerakannya, maupun pengolahan limbahnya melalui septictank komunal.

Zona Sendang Maerokoco

Sendang Maerokoco

merupakan salah satu obyek wisata yang menjadi salah satu obyek rencana pengembangan di Kawasan perancangan. Alasan Sendang dijadikan sebagai salah satu rencana pengembangan adalah karena Sendang merupakan obyek wisata yang diproyeksi akan menghasilkan keuntungan bagi Kawasan perancangan. Kondisi eksisting sendang yang kurang terawat juga menjadi salah satu alasan mengapa Sendang Maerokoco perlu dikembangkan. Beberapa hal yang akan dilakukan dalam pengembangan Kawasan Sendang Maerokoco adalah sebagai berikut: 1. Toko dan Showroom untuk penjualan serta atraksi gerabah 2. Peremajaan Kawasan Sendang secara keseluruhan 3. Joglo yang digunakan bagi pengunjung sebagai tempat beristirahat dan menikmati pemandangan sendang

4. Jalur pejalan kaki untuk mendukung aksesibilitas di Kawasan Sendang 5. Tempat parkir bagi pengunjung 6. Pos dan ruang maintenance sebagai tempat penjaga mengontrol Kawasan Sendang serta papan informasi 7. Open Theater untuk pertunjukan budaya serta keperluan umum lainnya


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook

Articles inside

Tabel 22. Analisis Pengaruh Stakeholder Rencana Zona Sendang Maerakoco

3min
pages 149-150

Tabel 39 Analisis Kelayakan Finansial PPCP

2min
pages 182-183

Tabel 44 Benefit Sosial Ekonomi PPCP

3min
pages 196-198

Gambar 36 Cash Flow dan Payback Period BOO

1min
page 190

Tabel 13. Analisis Stakeholder Eksisting Zona Makam Sunan Pandanaran

1min
page 144

Tabel 10. Justifikasi Konsep PPCP

4min
pages 136-138

Gambar 32. Peta Tahapan Pembangunan Kawasan Perancangan Desa Paseban berdasarkan Zoning

1min
page 130

Gambar 24 Visualisasi Prescrptive Sistem Ruang Terbuka Publik

1min
page 116

Gambar 31 Visualisasi Prescrptive dan Performance Sistem Prasarana dan Utilitas bagian 2

6min
pages 123-129

Gambar 28 Visualisasi Prescrptive dan Performance Sistem Sirkulasi Pejalan Kaki dan Sepeda

1min
pages 120-121

Gambar 26 Visualisasi Prescrptive dan Performance Sistem Jaringan Jalan dan Pergerakan

1min
page 118

Gambar 25 Visualisasi Prescrptive Tata Hijau

1min
page 117

Gambar 22 Visualisasi Prescrptive GSB Intensitas Pemanfaatan Lahan

1min
pages 114-115

Gambar 20 Visualisasi Prescrptive KDB Intensitas Pemanfaatan Lahan

1min
page 112

Gambar 18 Visualisasi Struktur Peruntukan Lahan Mikro

1min
page 110

Gambar 13. Rute Integrasi Wisata Peninggalan Sunan Pandanaran

2min
pages 27-29

Gambar 12. Penggunaan Ruang Kawasan Makam Sunan Giri saat Haul Sunan

2min
pages 24-26

Tabel 1. Analisis Skoring Justifikasi

1min
page 16

Tabel 6. Proyeksi Jumlah Wisatawan

1min
page 32

Tabel 7. Kebutuhan Ruang

2min
pages 33-36

Tabel 4. Karakteristik Aktivitas

1min
pages 30-31

Gambar 9. Bagan Penentuan Isu Perancangan

2min
pages 19-22

Gambar 1 Peta Administrasi Kabupaten Klaten

1min
page 5
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.
Laporan Akhir Studio Perancangan dan Pembangunan Kota by Fathiyyah Nur Andina - Issuu